Syarat pendirian Usaha Dagang

PROSEDUR PERMOHONAN 1. 2. Perusahaan mengambil formulir, mengisi dan mengajukan permohonan SIUP beserta persyaratannya melalui Kantor Dinas Perindustrian & Perdagangan Kota/Wilayah sesuai domisili perusahaan untuk permohonan SIUP Menengah dan SIUP Kecil Sedangkan untuk permohonan SIUP-BESAR diajukan melalui Kanwil Perindustrian dan Perdagangan Kota/Propinsi sesuai domisili perusahaan

PERSYARATAN Copy Akta pendiran (asli diperlihatkan) Copy Akta perubahannya & Laporannya, jika ada (asli diperlihatkan) Copy SK. Menteri Hukum & HAM RI (asli diperlihatkan) atau Bukti PNBP untuk PT-Baru Copy Surat Keterangan Domisili perusahaan, (asli diperlihatkan) Copy SITU-Surat Izin Tempat Usaha (bagi perusahaan yang dipersyaratan) Copy Kontrak/Sewa T.Usaha/Surat Keterangan dari pemilik gedung Copy NPWP-Nomor Pokok Wajib Pajak (asli diperlihatkan) Copy KTP Pemegang Saham atau NPWP jika Badan Usaha Copy KTP Pengurus Perseroan (Direksi & Komisaris) Copy KK jika Pimpinan/Penanggung Jawab perusahaan adalah Wanita Pas Photo Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan (3 x 4) 2 lembar Copy Neraca Awal Perusahaan MASA BERLAKU SIUP berlaku selama perusahaan masih menjalankan kegiatan usaha perdagangan barang/jasa sejak tanggal dikeluarkan. BIAYA PENGURUSAN SIUP GOLONGAN — BIAYA —– PROSES —— BIAYA SUDAH TERMASUK - BESAR —— Rp. 2.750k – 10 Hari Kerja — Pengambilan Formulir & Persyaratannya - MENENGAH - Rp. 1.750k – 10 Hari Kerja — Persiapan dan Pemeriksaan - KECIL —— Rp. 850k – 10 Hari Kerja — Pengajuan Permohonan SIUP Biaya Administrasi & Fee Jasa Kami – Legalisir Copy SIUP oleh Notaris – Pas Photo 3 x 4= 2 lembar

Syarat Pt TAHAP 1 : Persiapan (Konsultasi, Pengisian Formulir Pendirian PT dan Surat Kuasa) 1. 2. 3. Konsultasi diperlukan untuk mengetahui ruang lingkup pendirian PT, biaya dan cara pembayaran, prosedur dan persyaratan yang dibutuhkan untuk pendaftaran dan perizinan serta berbagai aspek terkait dengan kegiatan usaha yang akan dilaksanakan perseroan. Persiapan dilakukan oleh para pendiri peseroan dengan mengisi formulir dan surat kuasa pendirian PT. Lama Proses; tergantung para pendiri perseroan

2 (dua) hari kerja setelah permohonan diajukan Persyaratan lain yang dibutuhkan : 1. Pengecekan dilakukan untuk mengetahui Apakah nama perseroan yang anda pilih sudah dimiliki perusahaan lain atau belum. Proses pendaftaran dilakukan oleh Notaris untuk mendapatkan Persetujuan dari Instansi terkait (Menteri Hukum dan HAM RI) sesuai dengan Undang-undang No. Draf/Notulen anggaran dasar dibuat berdasarkan informasi yang dibuat oleh para pendiri perseroan didalam Formulir pendirian PT dan Surat Kuasa. TAHAP 4 : Pembuatan Draft/Notulen Anggaran Dasar PT 1. Surat kuasa dan Pengecekan Nama PT 1. 3. Melampirkan asli Formulir dan Surat Kuasa Pendirian CV 2. Copy Kontrak/Sewa tempat usaha atau bukti kepemilikan tempat usaha 2. 1 (satu) hari kerja setelah permohonan diajukan Persyaratan yang dibutuhkan. Persyaratan. 3. Melampirkan copy KK pimpinan perusahaan (pesero aktif/direktur perseroan) Lama Proses. 1. maka anda harus mengganti dengan nama yang lain. 2. Melampirkan copy KTP para pendiri dan pengurus 3. jika belum nama tersebut langsung bisa didaftarkan oleh NOTARIS melalui SISMINBAKUM Jika nama perseroan sudah dimiliki. Permohonan Surat Keterangan Domisili diajukan kepada Kepala Kantor Kelurahan setempat sesuai dengan Alamat Kantor perusahaan berada. 2.TAHAP 2 : Pemeriksaan Formulir. 3. 26 Tahun 1998 tentang “PEMAKAIAN NAMA PERSEROAN TERBATAS” Lama Proses Persetujuan. 5 (lima) hari kerja setelah permohonan diajukan 2. Surat keterangan dari pemilik gedung apabila bedomisili di gedung perkantoran 3. 1 (satu) hari kerja setelah Formulir & Surat kuasa diterima 5. Lama Proses. 4. TAHAP 3 : Pendaftaran dan Persetujuan pemakaian nama PT 1. Copy PPB tahun terakhir sesuai tempat usaha untuk perusahaan yang berdomisili di RUKO/RUKAN TAHAP 7 : NPWP-Nomor Pokok Wajib Pajak dan Surat Keterangan sebagai Wajib Pajak . Pemeriksaan formulir dan surat kuasa dilakukan untuk memastikan kebenaran data yang disampaikan. Proses pembuatan Akta Pendirian dilakukan setelah Nama PT disetujui AKTA PENDIRIAN PT akan dibuat dan ditandatangani oleh NOTARIS yang berwenang dan dibuat dalam bahasa Indonesia sesuai dengan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang “PERSEROAN TERBATAS” Lama Proses. 1 (satu) hari kerja setelah permohonan diajukan Persyaratan : melampirkan Copy KTP Pendiri Perseroan dan Copy KTP Pengurus jika berbeda dengan Pendiri Perseroan TAHAP 6 : Surat Keterangan Domisili Perusahaan 1. 40 tahun 2007 tentang PT dan Peraturan Pemerintah No. 2. Lama proses. sama dengan Tahap 2 TAHAP 5 : Pembuatan Akta Pendirian PT oleh Notaris yang berwenang 1. sebagai bukti keterangan/keberadaan alamat perusahaan. 4. 2. 3.

3. Permohonan pendaftaran diajukan kepada Kantor Dinas Perindustrian & Perdagangan 2. 2 (dua) hari kerja setelah permohonan diajukan Persyaratan lain yang dibutuhkan : Bukti PPN atas sewa/kontrak tempat usaha bagi yang berdomisili di gedung perkantoran TAHAP 8 : Pengesahan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia 1. Lama Proses. Untuk informasi prosedur dan persyaratan SIUP. 37/M-DAG/PER/9/2007 tentang “PENYELENGGARAAN PENDAFTARAN PERUSAHAAN” Lama Proses. 4. 3. 2. 25 (duapuluh lima) hari kerja setelah Permohonan diajukan Persyaratan lain yang dibutuhkan : Melampirkan bukti setor bank senilai modal disetor dalam Akta Pendirian. klik disini TDP TAHAP 12 : Pengumuman Dalam Berita Acara Negara RI 1. maka harus diumumkan dalam berita negara dan Perusahaan . SIUP Kecil untuk Modal disetor s. Permohonan pendaftaran nomor pokok wajib pajak diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak sesuai dengan keberadaan domisili perusahaan. 14 (empatbelas) hari kerja setelah permohonan diajukan 3. 2. 3.1. Untuk informasi prosedur dan persyaratan Tanda Daftar Perusahaan. TAHAP 10 : SIUP-Surat Izin Usaha Perdagangan 1. 2 (dua) hari kerja setelah permohonan diajukan dan Lama Proses SKT wajib pajak. 5. 10 (sepuluh) hari kerja setelah permohonan diajukan Penggolongan SIUP terdiri dari SIUP Besar. Menengah dan Kecil dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Kantor Pendaftaran perusahaan sesuai dengan domisili perusahaan. 3. SIUP Besar untuk Modal disetor diatas 500 Juta. 2. TAHAP 9 : UUG/SITU-Surat Izin Tempat Usaha UUG/SITU Ini diperlukan untuk proses Izin Usaha Industri/Tanda Daftar Industri atau SIUP-Surat Izin Usaha Perdagangan atau untuk Izin kegiatan usaha yang dipersyaratkan adanya UUG/SITU berdasarkan Undang-undang Gangguan. Kota/Kabupaten cq. Lama Proses NPWP. klik disini SIUP TAHAP 11 : TDP-Tanda Daftar Perusahaan 1.d 200 juta. 2. Permohonan SIUP diajukan kepada Dinas Perdagangan Kota/Kabupaten/Propinsi sesuai dengan keberadaan domisili Perusahaan. Bagi perusahaan yang telah terdaftar akan diberikan sertifikat TANDA DAFTAR PERUSAHAAN sebagai bukti bahwa Perusahaan/Badan Usaha telah melakukan Wajib Daftar Perusahaan sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. Setelah perusahaan melakukan wajib daftar perusahaan dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman & HAM RI.d 500 juta. SIUP Menengah untuk Modal disetor diatas 200 juta s. Permohonan ini diajukan oleh Notaris kepada Menteri Hukum dan HAM RI untuk mendapatkan pengesahan ANGGARAN DASAR PERSEROAN (AKTA PENDIRIAN) sebagai Badan Hukum PT sesuai Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang “PERSEROAN TERBATAS” Lama Proses.

setidaknya mengatur 10 ketentuan: a. 8. (Pasal 6). nama dan tempat kedudukan. 7. maksud dan tujuan serta bidang usaha. dijelaskan dalam Pasal 8. Lama Proses. . g. ketentuan mengenai permodalan. ketentuan mengenai pembagian sisa hasil usaha. Orang-seorang pembentuk Koperasi adalah mereka yang memenuhi persyaratan keanggotaan dan mempunyai kepentingan ekonomi yang sama. i. syarat pembentukan diatur dalam bab IV. b. ketentuan mengenai keanggotaan. c. daftar nama pendiri. Pembentukan Koperasi dilakukan dengan Akta Pendirian yang memuat AD (Pasal 7). yang telah diumumkan dalam berita negara. Koperasi Primer dibentuk oleh sekurang-kurangnya 20 (dua puluh) orang. d. h. Sedangkan Koperasi Sekunder dibentuk oleh sekurang-kurangnya 3 (tiga) Koperasi (Pasal 6). Syarat Pembentukan: 1. maka perusahaan tersebut telah sempurna statusnya sebagai Badan Hukum. 3. Pasal 6. e. ketentuan mengenai Rapat Anggota. f.2. Alamat kantor Koperasi harus jelas (Pasal 7). 2. Isi Anggaran Dasar. ketentuan mengenai jangka waktu berdirinya. Persyaratan ini dimaksudkan untuk menjaga kelayakan usaha dan kehidupan Koperasi. 4. ketentuan mengenai pengelolaan. 90 (sembilanpuluh) Hari kerja Syarat Komprasi Sesuai UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Cara memperoleh status badan hukum. di Indonesia tidak ada peraturan perundang-undangan yang secara khusus mengatur tentang Yayasan. Sementara Belanda sudah mempunyai Wet Op Stichtingen sejak tahun 1956. Yayasan di Indonesia selama ini hanya merujuk pada Yurisprudensi putusan Hoogerechtshof tahun 1884 dan Putusan Mahkamah Agung tanggal 27 Juni 1973 No. Kata Yayasan memang terdapat dalam beberapa pasal dalam KUHPerdata (Pasal 365. Terhadap pengajuan ulang ini. namun dalam pasal-pasal tersebut tidak terdapat definisi ataupun “aturan main” yang jelas tentang Yayasan. ketentuan mengenai sanksi.j. 900. b. para pendiri harus mengajukan secara tertulis dengan disertai akta pendirian. maka saya memilih untuk menjawab pertanyaan ini sesuai dengan undang-undang tersebut. Bila permintaan diterima maka pengesahan akta pendirian dimumkan dalam Berita Negara RI. pendiri dapat mengajukan kembali setelah satu bulan sejak menerima pemberitahuan penolakan. Pemerintah memiliki waktu 1 (satu) bulan sejak menerima pengajuan untuk memberi keputusan. Namun demikian karena mulai 6 Agustus 2002 nanti Undang-Undang No. dan pasal 236). . Pemerintah memiliki waktu paling lama 3 bulan sejak menerima permintaan tertulis tersebut untuk memutuskan menerima atau menolak permintaan pendirian. Bila ingin mengajukan ulang setelah ditolak. 124/Sip/1973. 1680) dan Rv (Pasal 6 ayat 3. Status Badan Hukum Koperasi memperoleh status badan hukum setelah akta pendirian disahkan oleh Pemerintah (Pasal 9) a. Bila permintaan ditolak maka pendiri akan menerima pemberitahuan tertulis yang disertai alas an penolakan. Syarat Yayasan Ijin apa saja yang kita perlukan untuk mendirikan suatu Yayasan? Apakah ada aturan yang mengaturnya? Jawaban: Sebelum disahkannya Undang-Undang Yayasan. 899.16 Tahun 2001 Tentang Yayasan sudah mulai berlaku.

maka penolakan pengesahan oleh Menteri wajib diberitahukan secara tertulis disertai dengan alasannya. maka Yayasan tersebut telah sah menjadi suatu badan hukum. 3. 2. Dalam hal diperlukan pertimbangan instansi terkait. Tahapan tersebut ialah : 1. Pengesahan dari pemerintah tersebut harus diberikan paling lambat 30 hari sejak tanggal permohonan diterima secara lengkap. Pengesahan Status badan hukum bagi Yayasan baru timbul setelah akta pendirian yang dibuat oleh notaris memperoleh pengesahan dari MenkehHAM yang dilaksanakan oleh Kanwil DepkehHAM setempat.Pada dasarnya ada 3 tahapan dalam proses pendirian Yayasan. . Dasar pendirian Yayasan ini dapat berupa kesepakatan para pendiri Yayasan untuk melakukan kegiatan sosial. pengesahan. Pengumuman 1. dan pengumuman). pengesahan ataupun penolakan pengesahan diberikan paling lambat 14 hari sejak jawaban dari instansi terkait. Konsekwensi dari tidak dilakukannya pengumuman ialah bahwa selama pengumuman belum dilakukan. keagamaan. dan kemanusiaan. kecuali untuk pendirian Yayasan oleh orang asing atau bersama-sama dengan orang asing akan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah. Pendirian Pendirian Yayasan dapat dilakukan oleh satu orang atau lebih (“orang” disini dapat berarti perseorangan ataupun badan hukum). Apabila permohonan pengesahan ditolak. ataupun dapat berdasar kepada suatu surat wasiat. Pendirian 2. dengan memisahkan sebagian harta kekayaan pendirinya sebagai kekayaan awal. Setelah ketiga proses tersebut dijalankan (pendirian. Pengumuman Akta pendirian Yayasan yang telah disahkan sebagai badan hukum wajib diumumkan dalam tambahan berita negara (besarnya biaya pengumuman akan ditetapkan dengan peraturan pemerintah). ataupun 30 hari sejak tidak diterimanya jawaban dari instansi terkait. Proses pendiriannya sendiri dilakukan dengan akta notaris. pengurus Yayasan bertanggungjawab secara tanggung renteng atas seluruh kerugian Yayasan. Namun demikian dalam memberikan pengesahan Kepala Kanwil dapat meminta pertimbangan dari instansi terkait. Pengumuman tersebut harus diajukan permohonannya paling lambat 30 hari sejak akta pendirian disahkan. Pengesahan 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful