KEPOLISIAN NEGERA REPUBLIK INDONESIA DAERAH KEPULAUAN BANGKA BELITUNG RESORT BELITUNG

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) FUNGSI SAT INTELKAM TENTANG PENERBITAN SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN (SKCK)
BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang a. Dalam rangka pelayanan kepada masyarakat yang mana Polri masih diberikan kepercayaan oleh pemerintah untuk menerbitkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dimana pada pelaksanaannya telah diberlakukan pungutan kepada masyarakat setiap diterbitkan nya Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) untuk dimasukkan ke dalam PNBP mulai dari tingkat Polsek, maka sebagai bidang administrasi khususnya dalam bidang pelayanan harus mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cepat. b. Untuk mencapai tujuan tersebut di atas, Polri berupaya dengan cara membentuk suatu standart operasional prosedur guna terciptanya kelancaran dalam pelaksanaan tugas operasional Kepolisian khususnya dalam bidang perencanaan Polri. 2. Dasar a. Undang – Undang nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. b. Peraturan Presiden nomor : 81 tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010 – 2025 c. Peraturan Kapolri Nomor 22 tahun 2010 tanggal 28 September 2010 tentang susunan organisasi dan tata kerja tingkat Polda. d. PP 50 tahun 2010 tanggal 25 Mei 2010 tentang tarif atas jenis penerimaan Negara Bukan pajak e. TR dari Kapolda Kep. Babel STR / 721 / VII / 2010 tanggal 12 Juli 2010. f. Rencana Pelaksanaan Kegiatan Nomor : Renlak Giat / 01 / VIII / 2010 tentang pelatihan identifikasi sidik jari bagi Bapulbaket Polsek dalam rangka pelayanan permohonan SKCK di tingkat Polsek jajaran Polres Belitung.

/ Maksud .........

PENDAHULUAN 1). Ruang Lingkup 5). Latar Belakang 2). Maksud dan tujuan 4). Ketentuan larangan dan kewajiban 5). Ruang Lingkup SOP ini hanya mengatur tentang Prosedur penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) pada tingkat Polres beserta Polsek jajaran. Dasar 3). PELAKSANAAN 1). Personel yang dilibatkan 2). TUGAS POKOK c. Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan penyusunan SOP ini adalah untuk memberikan gambaran kepada personel Polri pengemban fungsi Sat Intelkam khususnya tentang adanya penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di mana pada saat ini telah dilakukan pungutan biaya berdasarkan PP 50 tahun 2010 tanggal 25 Mei 2010 tentang jenis dan tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak . Sistematika Sistematika Penyusunan Pedoman Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah sebagai berikut : a. Pengawasan dan Pengendalian d. Sarana Prasarana yang digunakan 4).2 3. . 4. Urutan tindakan 3). Sistematika b. ADMINISTRASI dan ANGGARAN e. 5. PENUTUP BAB II TUGAS POKOK Tugas Pokok adalah memberikan pelayanan prima untuk menerbitkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) serta menjelaskan kepada pemohon atau masyarakat yang akan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Tindakan Dalam melakukan pelayanan prima untuk tindakan yang dilakukan adalah memberikan blanko atau cek lis pengisian data riwayat hidup serta mengecek persyaratan – persyaratan yang di bawa oleh pemohon dan apabila persyaratan sudah lengkap SKCK baru bisa diterbitkan. d). Banum sebagai pelaksana penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). f). Personil yang dilibatkan Dalam pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) melibatkan personil sebagai berikut : a. berpakaian sopan. 2). b). 1 (satu) lembar foto copi identitas lain bagi yang belum memenuhi syarat untuk mendapatkan KTP. pas foto harus tampak muka dan tidak boleh menggunakan cadar). 4 (empat) lembar pas foto ukuran 4x6 dengan latar belakang merah. Surat Rekomendasi dari Polsek setempat g). a. Surat keterangan dari Ketua RT yang disahkan oleh RW. Sarana dan Prasarana yang digunakan. 1 (satu) lembar foto copi KTP pemohon c). b. 3. lurah atau kepala desa / Camat setempat. tampak muka dan kedua telinga (bagi pemohon yang menggunakan jilbab. d.3 BAB III PELAKSANAAN 1. Kaur Mintu sebagai pelayanan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Bamin sebagai pembantu Bendahara Penerimaan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) 2. Urutan untuk memperoleh Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) 1). 1 (satu) lembar foto copi akta kelahiran e). Urutan Tindakan a. sedangkan sebelum pengisian terlebih dahulu memberikan penjelasan kepada pemohon SKCK tentang pengisian cek lis atau blanko SKCK. d. wajib dilengkapi dengan menyerahkan foto copi Pasport. c. b. Persyaratan Bagi WNI meliputi a). ATK Komputer Bolpoin dan Cap Stempel Dokumentasi . Dalam hal WNI yang akan ke luar Negeri selain melengkapi persyaratan sebagaimana dimaksud pada persyaratan di atas . 1 (satu) lembar foto copi kartu keluarga. c. b. Kasat Intelkam sebagai penanggung jawab penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

2.. . BAB IV ADMINISTRASI DAN ANGGARAN 1. Dilingkungan kantor b. Ketentuan larangan dan kewajiban a. Babel. Dalam penyusunan laporan bulanan dengan penyetoran PNBP ke bendahara penerimaan harus sesuai dengan jumlah yang ada di laporan bulanan. Kewajiban 1.. Membuat laporan bulanan dan melaporkan hasilnya ke Dir Intelkam Polda Kep. Diluar lingkungan kantor 3. Menyetorkan PNBP ke bendahara penerimaan tepat pada waktunya. Larangan 1). Pengawasan dan Pengendalian Melakukan pengawasan tentang tata cara pengisian blanko atau cek lis yang diberikan oleh fungsi Sat Intelkam dan melakukan pengecekan terhadap latar belakang para pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang berasal dari luar daerah. / BAB V . 2).. 2.4 4. Tidak boleh memungut biaya lebih sesuai dengan ketentuan PP 50 tahun 2010 tanggal 25 Mei 2010 tentang tarif atas jenis penerimaan Negara Bukan Pajak.. 3). Sistem Administrasi dilaksanakan sesuai dengan PP 50 tahun 2010 tanggal 25 Mei 2010 tentang jenis dan tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak. 5. b. Aspek Dukungan Anggaran Anggaran menggunakan anggaran sebagaimana tercantum dalam PP 50 tahun 2010 tanggal 2010 tentang jenis dan tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak. tidak diperbolehkan melalui joki atau orang kedua pada waktu pembuatan dan pengambilan SKCK.. Aspek Dukungan Logistik Didukung oleh sarana dan prasarana a.

SIK AJUN KOMISARIS POLISI NRP 79052174 .5 BAB V PENUTUP Demikian Standar Operasional Prosedur (SOP) ini dibuat untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas penyusunan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) fungsi Sat Intelkam Polres Belitung. Tanjungpandan. 13 Desember 2011 KASAT INTELKAM JOKO TRIYONO.

. Dasar 1. Dalam rangka pelayanan kepada masyarakat yang mana Polri khususnya Sat Intelkam masih diberikan kepercayaan oleh pemerintah untuk menerbitkan rekom permohonan izin Senpi Non Organik TNI / Polri maka pelayanan rekom permohonan izin senpi non organik TNI / Polri sebagai bidang administrasi khususnya dalam bidang pelayanan harus mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dengan cepat.KEPOLISIAN NEGERA REPUBLIK INDONESIA DAERAH KEPULAUAN BANGKA BELITUNG RESORT BELITUNG STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) FUNGSI SAT INTELKAM TENTANG REKOM PERMOHONAN IZIN SENPI NON ORGANIK TNI / POLRI BAB I PENDAHULUAN 1. : JUKLAK/29/VII/1991 tanggal 23 Juli 1991 tentang Pengamanan. b. 3. Surat Keputusan Kapolri No. /4. Ruang Lingkup …. Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan penyusunan SOP ini adalah untuk memberikan gambaran kepada personel Polri pengemban fungsi Sat Intelkam khususnya tentang adanya rekom permohonan izin senpi non organik TNI / Polri dimana dalam penerbitan rekom permohonan izin senpi non organik TNI / Polri tidak dipungut biaya. Untuk mencapai tujuan tersebut di atas. Juklak Kapolri No. namun untuk pengajuan Ke Polda Kep. Polri berupaya dengan cara membentuk suatu standart operasional prosedur guna terciptanya kelancaran dalam pelaksanaan tugas operasional Kepolisian khususnya dalam bidang perencanaan Polri. Pol : SKEP/82/II/2004 tanggal 16 Februari 2004. 3. Pengawasan dan Pengendalian Bahan Peledak Non Organik TNI/POLRI. 2 tahun 2002 tanggal 08 Januari 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. 2. Pol. Latar Belakang a. 2. . tentang Petunjuk Pengawasan dan Pengendalian Senpi Non Organik TNI/POLRI. Undang – undang No. Babel maupun ke Mabes Polri dikenakan biaya PNBP.

. PENUTUP BAB II TUGAS POKOK Tugas Pokok adalah memberikan pelayanan prima untuk menerbitkan rekom permohonan senpi non organik TNI / Polri serta menjelaskan kepada pemohon yang akan mengajukan permohonan Izin Senpi Non Organik TNI / Polri. 5. PELAKSANAAN 1). Personel yang dilibatkan 2). Sarana Prasarana yang digunakan 4). Urutan tindakan 3).. Ketentuan larangan dan kewajiban 5). Ruang Lingkup 5). Kasat Intelkam sebagai penanggung jawab penerbitan rekom Izin senpi non organik TNI / Polri. Latar Belakang 2). PENDAHULUAN 1). Maksud dan tujuan 4). Sistematika b. BAB III PELAKSANAAN 1.2 4. Dasar 3). Personil yang dilibatkan Dalam menerbitkan rekom permohonan izin senpi non organik TNI / Polri melibatkan personil sebagai berikut : a. Ruang Lingkup SOP ini hanya mengatur tentang Prosedur penerbitan rekom permohonan izin senpi non organik TNI / Polri yang hanya bisa diterbitkan oleh Pihak Polres. Pengawasan dan Pengendalian d. Sistematika Sistematika Penyusunan Pedoman Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah sebagai berikut : a. TUGAS POKOK c.

.3 b. 2. Komputer c. .. 2. Urutan Tindakan a. Foto Copy SIUP / SKEP penunjukan penggunaan senpi. Tindakan Dalam melakukan pelayanan prima untuk tindakan yang dilakukan adalah memberikan penjelasan tentang persyaratan mengajukan rekom permohonan Izin senpi non organik TNI / Polri dan apabila persyaratan sudah lengkap rekom akan diterbitkan dan diajukan ke Polda dan Mabes Polri. SKCK Pemohon 6). Larangan Tidak diizinkan menggunakan senjata api Non Organik TNI / Polri selama izin senpi masih dalam proses ( digudangkan di Polres) b. Kanit Wassendak sebagai pelaksana penerbitan rekom permohonan Izin senpi non organik TNI / Polri. Bolpoin dan Cap Stempel 4. Foto Copy Kartu Pas Senpi dan Buku Pas Senpi 8). ATK b. Foto Copy KTP pemohon 2).000 sebanyak 4 lembar. Foto Copy KK pemohon 3).. . 5).. Membuat laporan bulanan dan melaporkan kepada Dir Intelkam Polda Kep. Materai 6. / BAB IV . Adapaun persyaratan dalam mengajukan rekom permohonan izin senpi non organik TNI / Polri adalah : 1). Pengawasan dan Pengendalian Melakukan pengawasan dan pengecekan fhisik terhadap Senpi Non Organik Tni / Polri yang akan diajukan serta melakukan pengamanan selama penggunaan senpi non Organik TNI / Polri. a. Surat permohonan dari pemohon. Kewajiban 1.. b. 5.. Babel. Ketentuan larangan dan kewajiban a. Sarana dan Prasarana yang digunakan. 3. 7). Pas Photo 2x3 6 lembar 4). Membuat penoomoran dalam buku register penerbitan rekom permohonan izin senpi non organik TNI / Polri..

SIK AJUN KOMISARIS POLISI NRP 79052174 .4 BAB IV PENUTUP Demikian Standar Operasional Prosedur (SOP) ini dibuat untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas penerbitan rekom permohonan Izin senpi non organik TNI / Polri. 13 Desember 2011 KASAT INTELKAM JOKO TRIYONO. Tanjungpandan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful