Tugas Kelompok Ilmu Bahan

“BAHAN SEMIKONDUKTOR”

DI SUSUN OLEH :

KELOMPOK 2
1. KHAIRUNNISA PATSAL 2. KIKI RESKI ANDRIANI 3. MUHAMMAD ARSIL 4. MUHAMMAD SYIFAAI 321 11 031 321 11 032 321 11 033 321 11 034

IB TEKNIK LISTRIK

PROGRAM STUDI TEKNIK LISTRIK JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG MAKASSAR 2012

Istilah semikonduktor dipergunakan untuk zat dengan tahanan jenis dalam selang harga antara 10-5 sampai 105 ohm-meter.BAB I PENDAHULUAN Bahan semikonduktor ( setengah penghantar ) adalah bahan selain penghantar dan penyekat yang pada temperatur mutlak yaitu pada 0 K. Penggolongan zat menurut tahanan jenis disertakan dalam tabel: Kategori Isolator Semikonduktor Logam dan semi-logam Tahanan jenis Ohm-meter 105 .1017 10-5 . minat ilmuwan untuk mempelajari sifat semikonduksi bahan padat meningkat tajam. Bahan yang dapat berubah sifat kelistrikannya apabila temperatunya berubah-ubah. . Dalam keadaan murninya mempunyai sifat sebagai penyekat . sedangkan pada temperatur kamar ( 27 ˚ C ) dapat berubah sifatnya menjadi bahan penghantar.105 10-8 – 10-5 Setelah piranti elektronik dasar terbuat dari kristal semikonduktor yang dikenal sebagai transistor yang dibuat oleh Bardeen dkk (1954).

karena bahan ini memang bukan konduktor murni.BAB II TEORI 1. Dibutuhkan energi yang sangat besar untuk dapat melepaskan ikatan elektronelektron ini. Hanya dengan energi yang sedikit saja elektron terluar ini mudah terlepas dari ikatannya. Orbit terluar ini disebut pita valensi dan elektron yang berada pada pita ini dinamakan elektron valensi. Bahan . ikatannya tidaklah terlalu kuat. Tabel periodic semikonduktor 3.bahan logam seperti tembaga. timah disebut sebagai konduktor yang baik sebab logam memiliki susunan atom yang sedemikian rupa. Bahan pembentuk semikonduktor Bahan pembentuk semikonduktor yaitu : Germanium Konduktivitas tinggi Digunakan untuk dioda dan transistor daya rendah dan sedang . Sebanyak 28 elektron menempati orbit-orbit bagian dalam membentuk inti yang disebut nucleus. berada pada orbit paling luar. 2. Pengertian Umum Disebut semi atau setengah konduktor. Karena hanya ada satu elektron dan jaraknya 'jauh' dari nucleus. sehingga elektronnya dapat bergerak bebas. Sebuah atom tembaga (Cu) memiliki inti 29 ion positif (+) dikelilingi oleh 29 elektron (-). Satu buah elektron lagi yaitu elektron yang ke-29. besi.

Struktur Kristal dan Muasal Sifat Semikonduksi pada Germanium dan Silikon  Germanium (Ge) dan Silikon (Si) berstruktur intan. karena momentum dari kedua “partikel” sama. maka. foton dapat diemisikan sebagai konsekuensi dari hokum konservasi energy. dimana. nilai minimum dari pita konduksi dan nilai maksimum dari pita valensi bertemu pada satu harga momentum yang sama. . Ini berarti agar terjadi eksitasi dan rekombinasi dari pembawa muatan diperlukan perubahan yang besar pada nilai momentumnya atau dapat dikatakan dibutuhkan bantuan sebuah partikel dengan momentum yang cukup (seperti phonon) untuk mengkonservasi momentum pada semua proses transisi. Sifat ini menyebabkan silikon tidak layak digunakan sebagai piranti fotonik/optoelektronik. Ditunjukkan dalam sketsa di bawah. di mana nilai minimum dari pita konduksi dan nilai maksimum dari pita valensi tidak bertemu pada satu harga momentum yang sama. silikon sulit memancarkan cahaya. Dengan kata lain. Ciri-ciri silicon : Konduktivitas lebih rendah dari Germanium Digunakan untuk dioda dan transistor daya tinggi Ketahanan termal lebih tinggi daripada Germanium - Galium Arsenide GaAs adalah material semikonduktor dengan struktur pita energy langsung (direct bandgap).- Silikon Silikon adalah material dengan struktur pita energi tidak langsung (indirect bandgap). Pada material ini electron bebas pada minimum pita konduksi dapat melakukan rekombinasi denganhole di maksimum pita valensi. Memiliki sifatsifat yang dapat diatur mengikuti sifat Germanium dan Silikon 4. Tetangga terdekat setiap atom berjumlah empat buah (bilangan koordinat: 4).

5. Artinya konsentrasi elektron bebas naik. Resistivitas bahan semikonduktor 6. Tempat kosong yang ditinggalkan di pita valensi merupakan suatu hole. Hal ini menerangkan mengapa tahanan jenis menurun apabila suhu kristal dinaikkan. Ikatan atom tembaga .  Dalam diagram energi. Setiap atom saling berbagi & menerima 4 elektron kulit terluarnya dengan 4 tetangga yang terdekat.  Dalam proses de-ionisasi elektron bebas. Karena proses itu. Energi sebesar 1.8 eV hilang diserap kristal. satu elektron bebas di pita konduksi dan satu hole di pita valensi sirna. elektron bergabung kembali dengan hole di pita valensi. Bilamana suhu kristal ditingkatkan maka akan naik pula kebolehjadian terlepasnya elektron ikatan. ionisasi elektron ikatan dipresentasikan dengan perpindahan satu elektron dari pita valensi ke pita konduksi.  Ikatan kovalen antara atomnya membentuk kristal Ge dan Si.

Penentuan jurang energi. Dapat ditebak. semikonduktor adalah unsur yang susunan atomnya memiliki elektron valensi lebih dari 1 dan kurang dari 8. menyangkut :    Tahanan jenis (atau konduktivitas listrik σ) Konsentrasi. Tentu saja yang paling "semikonduktor" adalah unsur yang atomnya memiliki 4 elektron valensi. Bahan baku harus memiliki kemurnian 99. medan listrik. Pengukuran untuk mengetahui sifat dasar bahan semikonduktor.  Intrinsik : semikonduktor murni yang tidak diberi doping  Ekstrensik : semikonduktor murni yang diberi doping Semikonduktor intrinsic dan ekstrinsik  Teknologi dan penelitian ilmiah semikonduktor mempersyaratkan bahan yang sangat murni.99% yang kemudian harus diproses lebih lanjut menjadi sekurang-kurangnya 10 kali lebih murni. 7. dan dibutuhkan energi yang besar untuk dapat melepaskan elektron-elektron ini. menurut persamaan 2. Jenis – jenis semikonduktor Berdasarkan tingkat kemurnian . (melalui pengukuran koefisien Hall dan hasil pengukuran konduksi). .Isolator adalah atom yang memiliki elektron valensi sebanyak 8 buah. cahaya yang menyinarinya. Ciri fisik utama bahan semikonduktor dan pengukuran untuk mengetahui sifat dasar bahan semikonduktor Ciri fisik utama bahan semikonduktor. dan mobilitas pembawa muatan listrik. Pengukuran koefisien Hall dan tahanan jenis memberikan pembawa muatan yang berpolaritas negatif (elektron) dan positif. menurut persamaan 1. 8. polaritas. sedang tahanan jenis logam meningkat dengan kenaikan suhu. antara lain : Selang harga tahanan jenis 10-5 – 105 ohm-meter Tahanan jenis menurun dengan kenaikan suhu. Tahanan jenis semikonduktor sangat dipengaruhi oleh ketidakmurnian kimiawi di dalamnya. dan medan induksi magnetik.

Kontribusi elektron oleh atom donor terhadap konduktivitas dapat diabaikan terhadap kontribusi dari hasil perpindahan elektron dari pita valensi ke pita konduksi. Pada suhu yang relatif lebih tinggi. bahan yang dibubuhi atom donor merupakan bahan semikonduktor intrinsik.    Bahan semikonduktor bersifat intrinsik bilamana konduktivitasnya tidak ditentukan oleh konsentrasi ketidakmurnian kimiawi dalam kristal. . namun bersifat intrinsik pada suhu yang lebih tinggi. Karena menyumbang elektron apabila terionisasi. satu elektron terionisasi menjadi elektron bebas. Bahan semikonduktor yang sama dapat bersifat ekstrinsik pada suhu rendah.    Pada suhu yang lebih tinggi. Konduktivitas dipengaruhi suhu kristal Semikondukor yang Dibubuhi Atom Donor atau Atom Aseptor  Bila unsur As (gol.V) dibubuhkan pada kristal silikon yang murni dengan berikatan seacara kovalen. akan lebih banyak elektron di pita valensi akan tereksitasi ke pita konduksi. maka dinamakan donor. Semikonduktor bersifat ekstrinsik bilamana konduktivitas bahan ditentukan oleh ketidakmurnian kimiawi dalam kristal.

Dalam semikonduktor jenis ini banyaknya elektron bebas sama dengan banyaknya hole yang terjadi. kedua-duanya bisa terjadi bersama-sama. yang diharapkan akan dapat mengahantarkan listrik. tetapi apabila suhu menjadi naik.  Presentasi peredaran hole mengelilingi ion B. Atom semikonduktor murni pada suhu nol mutlak (-2730 C atau 0 Kelvin). perpindahan muatan berarti terjadinya pengaliran arus. Semikonduktor Intrinsik Pada semikonduktor murni atau intrinsik. Pada suhu yang agak tinggi (1/T berharga rendah) bahan semikonduktor bersifat intrinsik.  Pembubuhan unsur B pada silikon menyumbang hole pada kristal Si. semikonduktor dapat mengalir arus. dan kristalnya merupakan semikonduktor tipe p. atom B dinamakan atom aseptor. karena menyumbang pembawa muatan berpolaritas positif. Perpindahan muatan terjadi karena dua sebab yaitu : karena adanya perpindahan elektron bebas dan karena adanya perpindahan hole (lubang). pada suhu yang agak lebih rendah (1/T berharga agak lebih rendah) semikonduktor bersifat ekstrinsik. walaupun sangat kecil sekali Ciri-ciri semikonduktor intrinsic : . bersifat sama dengan isolator.dan kedudukan „acceptor state‟ dalam diagram pita energi ditampilkan dalam 2 sketsa di bawah Doping Pemberian doping dimaksudkan untuk mendapatkan elektron valensi bebas dalam jumlah lebih banyak dan permanen.

 Semikonduktor yang belum mengalami penyisipan oleh atom akseptor atau atom donor  Pada suhu tinggi elektron valensi dapat berpindah menju pita konduksi. oleh karena itu komponen ini sering disebut sebagai pembawa muatan minoritas. yaitu jenis p dan jenis n. Misalnya unsur Ge bercampur dengan gallium (Ga). Kelebihan elektron membentuk semikonduktor tipe-n. dengan menciptakan hole pada pita valensi  Pengahantar listrik pada semikonduktor adalah elektron dan hole Semikonduktor ekstrinsik Terdapat dua jenis semikonduktor ekstrinsik. lubang (hole) bertindak sebagai muatan positif . Pada semikonduktor jenis p . Tipe N Bahan silikon diberi doping phosphorus atau arsenic yang pentavalen yaitu bahan kristal dengan inti atom memiliki 5 elektron valensi. Doping atom pentavalen . Dengan doping. Semikonduktor tipe-n disebut juga donor yang siap melepaskan elektron. Silikon yang tidak lagi murni ini (impurity semiconductor) akan memiliki kelebihan elektron. 1. Semikonduktor jenis p adalah semikonduktor yang terdiri dari campuran atom-atom yang tidak memiliki elektron bebas dan bersifat menerima elektron.

maka akan didapat semikonduktor tipe-p. Untuk mendapatkan silikon tipe-p. Gallium atau Indium. Karena ion silikon memiliki 4 elektron.Kalau silikon diberi doping Boron. dengan demikian ada ikatan kovalen yang bolong (hole). Dengan demikian. As Atom pengotor disebut atom donor Pembawa muatan disebut elektron . Contoh . bahan dopingnya adalah bahan trivalen yaitu unsur dengan ion yang memiliki 3 elektron pada pita valensi. P . Doping atom trivalen Pengotoran oleh atom pentavalent yaitu. bahan kristal dengan inti atom memiliki 5 elektron valensi. Hole ini digambarkan sebagai akseptor yang siap menerima elektron. kekurangan elektron menyebabkan semikonduktor ini menjadi tipe-p.

Ga Atom pengotornya disebut atom akseptor Pembawa muatan disebut hole 3. Tipe P Pengotoran oleh atom trivalent yaitu. maka elektron akan berdifusi menuju daerah tipep.2. sehingga terbentuk daerah persambungan. dan sebaliknya hole akan berdifuso menuju daerah tipe-n. . bahan kristal dengan inti atom memiliki 3 elektron valensi. PN JUNCTION  Jika semikonductor disambungkan. tetapi terjadi dipole muatan sehingga timbul medan listrik dan terjadi potensial halang.  Pada daerah persambungan ini terbebas dari muatan mayoritas. Contoh . B.

Memiliki jumlah elektron valensi berbeda satu dengan atom murni 9. Sifat bahan semikonduktor 10. Tidak semua atom dapat digunakan sebagai atom akseptor atau atom donor. ada beberapa persyaratan : 1. Ukuran atom yang hampir sama dengan atom murni 2. Komponen menggunakan semikonduktor  Dioda  Transistor  Sel Surya .

Sensor dibuat dari bahan semikonduktor padatan SnO2-La2O3 dengan metoda lapisan tebal pada substrat alumina. Sebenarnya ada suhu optimum yang dibutuhkan agar daging bisa bertahan lama. dan transistor . Gas Ethil Asetat akan bereaksi dengan La203 yang membentuk lapisan deplesi  IC Merupakan aplikasi yang paling banyak dalam pemanfaatan semikonduktor. Sensor dari semikonduktor mendeteksi gas ethil-asetat yang muncul ketika daging mulai membusuk.komponen elektronika berbahan dasar semikonduktor Sel surya polycristal Sel surya monocrystal 11. Penggabungan semikonduktor jenis p dan jenis n pada komponen elektronika diantaranya adalah dioda. Dalam sebuah IC terdapat beberapa jenis semikonduktor baik berupa transistor maupun dioda. Aplikasi  Detektor Kualitas Daging Pada umumnya daging diawetkan dengan cara dibekukan.

Dioda Transistor .