Permainan Dalam Dinamika Kelompok (Materi MOS/MOPD

)
Juli 13, 2010 — awan sundiawan Dalam mengisi acara MOS/MOPD saya mencoba akan membuat berbagai permainan untuk siswa dalam materi dinamika kelompok, mudah-mudahan berjalan baik dan bermanfaat. Saya berharap permainan ini membawa dampak baik dalam kehidupannya. Menyusun Batang Koreng Api Baha: batang korek api minimal 30 batang, botol bekas Waktu: 15 menit Instruksi: Buatlah kelompok kecil (7-10 orang), kemudian tiap kelompok berbaris ke belakang (buat 1 banjar). Dihadapan barisan masing-masing kelompok sediakan batang korek api dan botolnya. Secara berurutan mulai dari orang paling depan mengambil satu batang korek api simpan di atas mulut botol, kemudian orang kedua mengil satu batang koreng api simpan juga diatas tutup botol, begitu terus sampai batang korek api habis/atau waktu habis. Kalau berhasil maka akan tersusun batang korek api denga rapi di atas mulut botol. Tujuan: 1. 2. 3. 4. kekompakan kelompok menyelesaikan ide/kreativitas dalam menyusun batang korek api harmonisasi dalam melakukan penyusunan batang korek api melatih kecepatan dan ketepatan berpikir.

Membuat Sebuah Bangunan dari Sedotan Bahan : sedotan sebanyak 50 buah Waktu : 30 menit Instruksi: Buatlah bangunan apa saja, bisa rumah, gedung, rumah ibadah, dan lain lain dengan menggunakan sedotan ini. Bangunan yang kalian buat harus kokoh dan tidak gampang roboh ketika ditiup angin. Bagunan tersebut kokoh atau tidak akan dibuktikan dengan apakah bangunan tersebut roboh atau tidak ketika ditiup oleh fasilitator. Tujuan dari Games ini: 1. kerelaan untuk menerima dan mendengarkan pendapat dari teman sekelompok 2. melatih kepekaan imaginer (kecerdasan spatial) dapat berimajinasi bangunan apa yang bisa dibuat dari sedotan

Langkah-langkah: 1. Menggambar bersama Latar Belakang Sebuah kelompok baru dapat berfungsi sebagaimana mestinya apabila terjadi komunikasi antar orang-orang yang terlibat di dalamnya. tangan kanan memegang tangan si B) sampai membentuk suatu belitan besar. dan seterusnya sampai seluruh anggota kelompok memperoleh bagian waktunya masing-masing untuk menggambar. Peserta dibagi dalam kelompok kecil (5 orang) dan setiap anggota kelompok memiliki nomor urut sendiri-sendiri dari nomor 1 sampai 5. melatih kecepatan berfikir 4. mau menerima kegagalan untuk dijadikan pelajaran untuk yang akan datang Review: 1. lalu menjulurkan kedua tangannya ke depan. Tujuan Peserta menyadari arti pentingnya komunikasi dalam suatu kelompok. Apa kesan dan perasaan setiap orang terhadap hasil gambar kelompoknya? . Langkah-langkah: 1. apakah maksud dari permainan ini? 2. Berapa kelompok yang mampu menghasilkan gambar yang utuh dan jelas? b. melatih mengambil keputusan dengan cepat dan tepat 5. kemudian dilanjutkan oleh yang lain pada kertas yang sama menurut apa yang dimaui dan dipikirkan sendiri pula. setiap orang dalam kelompok masing-masing diminta menggambar pada kertas plano yang ada. 3. Semua kerjasama untuk coba membentuk kembali lingkaran sempurna tanpa melepaskan tangan yang dipegang dan tanpa berbicara. Bahan Diskusi : a. Secara berurutan setiap menit. dan tepat? 4. bagaimana cara berfikir dengan cepat. Kemudian memegang tangan 2 peserta lainnya (missal : tangan kiri memegang tangan si A.3. ketika gagal apakah yang anda lakukan?? Lingkaran Berbelit Tujuan Menyadarkan peserta tentang pentingnya rasa 1 tim untuk memudahkan proses belajar dan bekerja dalam kelompok. dengan syarat : tidak boleh bertanya atau bicara satu sama lain. bagaimana menahan emosi ketika sedang membuat bangunan? 5. setiap orang menggambar apa yang dimaui dan dipikirkan sendiri. 2. Peserta berdiri dalam lingkaran. sudahkah setiap anggota kelompok menyumbangkan pemikirannya? 3. Tiap kelompok mendapat selembar kertas plano dan sebuah spidol untuk menggambar. 2.

Membantu peserta untuk memandang langsung ke dalam mata pasangannya. Langkah-langkah: 1.c. saling mengenal cirri-ciri wajahnya. keluarga dan sebagainya. Gambarlah sebuah guci dengan berisi berbagai benda di dalamnya. hal ini akan sangat mempengaruhi konsentrasi mereka untuk mengikuti kegiatan berikutnya. mengenai nama. Setelah selesai menggambar. di papan tulis (atau di tempat yang bisa dilihat oleh sluruh peserta). Bagaimana seharusnya proses yang ditempuh agar hasil kerja bersama itu memuaskan semua orang dalam kelompok yang bersangkutan ? Menggambar Wajah Pasangan Tujuan: 1. Pecah Balon Latar Belakang Bila peserta terlalu banyak menguras pikiran atau berdebat tanpa penyelesaian yang memuaskan pada kegiatan sebelumya. 3. Mutiara Dalam Guci Tujuan Merangsang kreativitas dan keberanian peserta untuk berpendapat. Langkah-langkah: 1. 4. tempat tinggal…. umur. Dengan sehelai kertas setiap pasangan saling berhadapan dan mulai menggambar wajah pasangannya. Waktunya cukup 5 menit saja untuk setiap peserta. Tanyakan kepada peserta. Gerakkan tangan mengikuti arah gerak pandangannya yang menelusuri garis wajah pasangannya.dan seterusnya. Di bagian dasar ada mutiara yang sangat mahal harganya. 2. dan batu-batu yang tidak berguna. Diskusikan apa hikmah yang bisa dipetik dari permainan ini. dengan harapan hal ini bisa membantu peserta untuk saling terbuka dan tidak lagi kikuk dengan yang lainnya. 2. Bisa mulai dari mana saja tetapi tidak boleh melihat kertas sama sekali. 2. Tujuan Memberikan kesegaran kepada peserta dengan melampiaskan emosinya. masing-masing pasangan bergantian mewawancarai pasangannya. 3. Kemudian setiap pasangan tampil di depan kelompok memperkenalkan pasangannya dengan cara menunjukkan gambar pasangannya sambil menyebutkan :”Nama saya…(nama pasangannya). tempat tinggal. bagaimana caranya mengeluarkan mutiara itu dalam waktu yang singkat dan gampang. Melatih peserta satu cara sederhana tentang menggambar dan menghilangkan perasaan peserta bahwa mereka tidak mampu menggambar. Langkah-langkah: . Katakan kepada peserta bahwa itu adalah gambar sebuah guci yang berisi penuh dengan bermacam kerilik. pecahan beling. pekerjaan. 4.

Mintalah mereka meniup balon masing-masing. Pemandu menjelaskan aturan permainan sebagai berikut : Salah seorang menyebutkan namanya dengan suara keras agar terdengar oleh setiap peserta. dimulai dari peserta yang terakhir menyebutkan rantai nama tersebut. Bahas bersama peserta apa saja yang mereka rasakan. 4. Variasi Buat lingkaran. Proses ini diulangi lagi dengan arah berlawanan. 7. Bagikan kepada setiap peserta sebuah balon dan seutas tali raffia (kira-kira sepanjang 2 jengkal). agar lebih akrab. tempat asal. lihat dan dengar selama kegiatan tadi. begitu seterusnya sampai selesai satu putaran. semua peserta mengulangi lagi secara bersama-sama data pribadi tersebut. Mintalah mereka mengikatkan balon tersebut di kaki kirinya. 2. 5. Peserta besama pemandu berdiri di dalam lingkaran 2. setiap peserta secara bergiliran menyebutkan nama panggilan. begitu seterusnya sampai selesai. lalu peserta yang lain menirukan. serta memberi pengalaman tampil di depan forum. Kenapa begitu ? Apa kesimpulan yang dapat ditarik? 8. Jelaskan kepada peserta bahwa tujuan kegiatan ini adalah memecahkan balon orang lain sebanyak mungkin dengan cara menginjak balon-balon tersebut. Bahan-bahan: Balon dan tali raffia sebanyak jumlah peserta. Rantai Nama Tujuan Permainan ini dimaksudkan bagi kelompok yang belum saling kenal nama masing-masing. dengan urutan seperti semula. Beri aba-aba untuk mulai. kemudian peserta yang berdiri di sebelahnya (kiri atau kanan) menyebutkan nama peserta pertama tadi ditambah dengan namanya sendiri. . Mintalah seluruh peserta berdiri di tengah ruang belajar. Langkah-langkah: 1.1. 6. Putaran kedua. 3. Sekarang topic yang direncanakan sudah bisa dimulai. umur. pekerjaan. Peserta ketiga menyebutkan nama peserta pertama dan kedua ditambah dengan namanya sendiri. 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful