P. 1
makalah ekonomi pembangunan

makalah ekonomi pembangunan

|Views: 215|Likes:
Published by Mukhlis Ulis

More info:

Published by: Mukhlis Ulis on Jul 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/03/2013

pdf

text

original

makalah ekonomi pembangunan ‘masalah pengangguran di jakarta’

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Pengangguran di Negara-negara berkembang seperti Indonesia, dalam pembangunan ekonomi di Negara seperti ini pengangguran yang semakin bertambah jumlahnya merupakan masalah yang lebih rumit dan lebih serius daripada masalah perubahan dalam distribusi pendapatan yang kurang menguntungkan penduduk yang berpendapatan terendah. Keadaan di Negara-negara berkembang dalam beberapa dasawarsa ini menunjukan bahwa pembangunan ekonomi yang telah tercipta tidak sanggup mengadakan kesempatan kerja yang lebih cepat daripada pertambahan penduduk yang berlaku. Oleh karenanya, masalah pengangguran yang mereka hadapi dari tahun ke tahun semakin bertambah serius. Pengangguran terjadi disebabkan antara lain, yaitu karena jumlah lapangan kerja yang tersedia lebih kecil dari jumlah pencari kerja. Juga kompetensi pencari kerja tidak sesuai dengan pasar kerja. Selain itu juga kurang efektifnya informasi pasar kerja bagi para pencari kerja. Fenomena pengangguran juga berkaitan erat dengan terjadinya pemutusan hubungan kerja, yang disebabkan antara lain; perusahaan yang menutup/mengurangi bidang usahanya akibat krisis ekonomi atau keamanan yang kurang kondusif; peraturan yang menghambat inventasi; hambatan dalam proses ekspor impor, dan lain-lain. Penelitian Biro Pusat Statistik (BPS) membedakan angkatan kerja menjadi penduduk yang bekerja dan penduduk yang mencari pekerjaan atau dapat di sebut sebagai pengangguran terbuka. Pengertian BPS tentang angkatan kerja adalah penduduk usia kerja (10 tahun ke atas) yang bekerja atau punya pekerjaan sementara tidak bekerja dan yang mencari pekerjaaan. Sedangkan yang di maksud bukan angkatan kerja adalah penduduk usia kerja yang kegiatannya tidak bekerja maupun mencari kerja. Mereka adalah penduduk dengan kegiatan sekolah, menjurus rumah tangga tanpa mendapat upah dan tidak mampu melakukan kegiatan seperti pension atau cacad jasmani. Data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) ini sangat boleh jadi masih lebih rendah daripada kenyataan riil yang ada di lapangan. Bisa saja dalam kenyataannya angka pengangguran di Indonesia masih lebih tinggi dari data dan angka resmi itu. 1.2 Perumusan Masalah Meski menyandang predikat sebagai kota besar sekaligus Ibukota Negara, ternyata Jakarta masih menyimpan masalah serius. Selain masalah kemacetan lalu lintas, tingginya jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), dan buta huruf, Jakarta juga dihadapkan pada masalah tingginya angka pengangguran. Buktinya, jumlah pengangguran di DKI

3. menurut Deded. Disnakertrans sedang memilah-milah dari jumlah 543 ribu pengangguran ini. 1. kata Deded. melainkan juga menjadi masalah provinsi-provinsi lain di Indonesia. Hingga Agustus 2008 ini. 1.5 Metode Penelitian . Saat ini. Pemilahan ini berguna untuk mencari pemecahan masalah yang tepat. 1. hasil penelitian ini juga dapat dimanfaatkan dan dijadikan salah satu bahan masukan ataupun bahan pertimabangan dalam kegiatan penelitian selanjutnya. Peningkatan jumlah pengangguran ini salah satunya disebabkan oleh derasnya laju urbanisasi dari daerah ke Jakarta. Sebab. Kepala Disnakertrans DKI mengatakan peningkatann jumlah pengangguran ini bukan hanya masalah Pemprov DKI saja. Deded Sukandar.selalu meningkat setiap tahun.Masyarakat Masyarakat juga dapat mengetahui penyebab apa saja yang menimbulkan pengangguran serta masyarakat juga dapat bertindak langsung dalam upaya mengatasi masalah pengangguran. Kondisi ini tak pelak membuat Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta bekerja ekstra keras.4 Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi : 1. Disnakertrans juga berupaya menurunkan jumlah pengangguran hingga 20 persen di tahun 2008. Penganggur itu rata-rata berusia 19 hingga 23 tahun.002 orang.Rekan-rekan Mahasiswa Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai Masalah pengangguran. pengangguran di Jakarta berjumlah 543 ribu orang atau bertambah 998 orang dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah 542. mana yang memang asli usia produktif yang menganggur asal Jakarta dan mana yang berasal dari luar Jakarta. Selain juga diakibatkan banyaknya lulusan SMA yang tidak mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.Penulis Karena dengan tugas ini dapat menambah pengetahuan serta wawasan bagi si penulis mengenai masalah pengangguran 2. tingginya jumlah pengangguran di DKI disebabkan oleh tak terbendungnya laju urbanisasi dari berbagai daerah ke Jakarta. Bahkan sudah menjadi masalah nasional yang juga turut dipikirkan oleh pemerintah pusat. serta untuk mengetahui factor-faktor apa saja yang menimbulkan terjadinya pengangguran dan juga untuk mengetahui bagaiamana sikap pemerintah dalam mengatasi pengangguran.3 Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besarnya pengangguran yang terjadi di Indonesia khususnya Jakarta. Selain itu tujuan penelitian ini juga untuk melengkapi tugas Ekonomi Pembangunan yang juga sebagai tugas Softskill program Diploma III Jurusan Manjemen Pemasaran.

tetapi . mencatat serta melihat keadaan secara langsung maupun dari pemberitaan media elektronik selain itu penulis juga mendapatkan informasi ini melalui internet. perumusan masalah. di beberapa Negara miskin bukan saja jumlah pengangguran menjadi bertambah besar. Keadaan di Negaranegara berkembang dalam beberapa dasawarsa ini menunjukan bahwa pembangunan ekonomi yang telah tercipta tidak sanggup mengadakan kesempatan kerja yang lebih cepat daripada pertambahan penduduk yang berlaku. penulis memakai metode observasi dengan membaca. tujuan penelitian. masalah pengangguran yang mereka hadapi dari tahun ke tahun semakin bertambah serius. manfaat penelitian. 1. BAB IV ◊ PENTUP Penutup ini berisi mengenai Saran serta Kritik dan Daftar pustaka. BAB II LANDASAN TEORI 2.Dalam melakukan penelitian ini. yang dimana tiap-tiap bab membahas mengenai materi sebagai berikut : BAB 1 ◊ PENDAHULUAN Pada bab ini berisi mengenai latar belakang. 2. Lebih malang lagi. Oleh karenanya. maka penulisan tugas makalah ini dikelompokan dalam 4 bab.6 Sistematika Penulisan Untuk mengetahui gambaran yang lebih jelas mengenai makalah ini. dalam pembangunan ekonomi di Negara seperti ini pengangguran yang semakin bertambah jumlahnya merupakan masalah yang lebih rumit dan lebih serius daripada masalah perubahan dalam distribusi pendapatan yang kurang menguntungkan penduduk yang berpendapatan terendah. Menganggur adalah mereka yang tidak mempunyai pekerjaan dalam kurun waktu seminggu sebelum pencacahan dan sedang berusaha mencari pekerjaan dan ini mencangkup mereka yang sedang menunggu panggilan terhadap lamaran kerja yang di ajukan atau sedang tidak mencari kerja karena beranggapan tidak ada kesempatan kerja yang tersedia untuk dirinya walaupun dia sanggup.1 Pengertian pengangguran Pengertian penganguran adalah sebutan untuk suatu keadaan di mana masyarakat tidak bekerja.2 Keadaan Masalah pengangguran Di Negara-negara berkembang seperti Indonesia. metode penelitian serta sistematikan penulisan BAB II ◊ LANDASAN TEORI Pada bab ini berisi mengenai pengertian serta factor-faktor apa saja yang menimbulkan terjadinya pengangguran dan Jenis pengangguran BAB III ◊ ANALISA MASALAH DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini dibahas mengenai berbagai masalah masalah dalam pengangguran serta pemecahan solusi dalam masalah ini.

penurunan ini mungkin di sebabkan kemrosotan harga – harga komoditas. Kolusi dan Nepotisme. Jenis Pengangguran Berdasarkan Cirinya Pengangguran Terbuka. kebanyakan investor asing tidak mau menanamkan modalnya di Indonesia karena biaya ekonominya sangat tinggi akibat masih kuatnya praktek Korupsi.juga proporsi mereka dari keseluruhan tenaga kerja telah menjadi bertambah tinggi. Para pengangguran ini tidak ada pekerjaan bukan karena tidak dapat memperoleh kerja. dan ekspor produksi industri itu sangat menurun oleh karena persaingan yang lebih serius dari Negara. Pengangguran teknologi. di sebabkan oleh perubahan struktur kegiatan ekonomi . Pengangguran Tersembunyi. Pengangguran ini tercipta sebagai akibat pertambahan lowongan kerja yang lebih rendah dari pada bertambahan tenaga kerja.3 Jenis pengangguran Jenis Pengangguran Berdasarkan Penyebabnya Pengangguran Normal atau Friksional yaitu pengangguran sebanyak dua atau tiga persen dari tenaga kerja. 2. biaya pengeluaran sudah sangat tinggi dan tidak mampu bersaing. Contohnya banyak Negara berkembang terjadi bahwa jumlah pekerja dalam suatu kegiatan ekonomi adalah lebih banyak dari yang sebenarnya di perlukan supaya dia dapat menjalankan kegiatannya secara efisien. dan sebagian pekerja terpaksa di berhentikan dan menjadi penganggur. tetapi karena sedang mencari kerja yang lebih baik. Pada musim hujan penyadap karet dan nelayan tidak dapat melakukan pekerjaan mereka dan terpaksa menganggur. Kemrosotan ini mengakibatkan perusahaan – perusahaan mengurangi pekerja atau menutup perusahaannya.kemajuan teknologi mengurangi permintaan atas barang tersebut. Dalam proses mencari kerja baru ini untuk sementara para pekerja tergolong sebagai penganggur. Pengangguran ini terutama terdapat di sector pertanian atau perikanan. Di pabrik-pabrik ada kalanya robot telah menggantikan pekerjaan manusia. . Pengangguran ini pada umumnya terjadi di sector pertanian atau jasa.Negara lain. Misalnya pelayan retoran yang lebih banyak dari yang di perlukan. Pengangguran bermusim. Pengangguran Siklikal . Kemerosotan itu akan menyebabkan kegiatan produksi dalam industry tersebut menurun. Pengangguran Stuktural. misalnya : di Negara-negara produsen bahan mentah pertanian. Wujudnya barang baru yang lebih baik. di sebabkan oleh penggantian tenaga manusia oleh mesin-mesin dan bahan kimia. Apabila dalam masa di atas para penyadap karet dan nelayan tidak dapat pekerjaan lain maka terpaksa menganggur.

Memperbaiki pembagian pendapatan .Menyediakan lowongan pekerjaan dari tahun ke tahun 2.Menghindari masalah kejahatan .5 Tindakan Pemerintah Tindakan pemerintah dalam mengatasi pengangguran: mengurangi pajak mendorong lebih banyak investasi membari subsidi -Meningkatkan taraf kemakmuran masyarakat . karena semakin tinggi pengangguran maka semakin tinggi kasus kejahatan. 2. 2.Memperbaiki pembagian pendapatan Tujuan Bersifat social dan politik 1. 2.Menambah keterampilan masyarakat BAB III ANALISA PEMECAHAN MASALAH 3.Meningkatkan taraf kemakmuran masyarakat 3. di dalam suatu rumah tangga harus ada yang mempunyai pekerjaan guna memenuhi kebutuhannya. di sebabkan karena jam kerja mereka adalah jauh lebih rendah dari yang normal. 3. dalam perekonomian yang tingkat penganggurannya tinggi masyarakat sering kali melakukan demontrasi dan mengemukakan kritik atas pemimpin pemerintah dan ini dapat menghambat kegiatan ekonomi.1 Sikap Pemerintah 1.Meningkatkan kemakmuran keluarga dan kestabilan keluarga.seharusnya pemerintah membuka kursus untuk ketermpilan bagi masyarakat.Menghindari masalah kejahatan. Keterampilan yang di sediakan .4 Kebijakan Pemerintah Beberapa Tujuan Kebijakan Pemerintah Tujuan Bersifat Ekonomi 1. Sebagai akibatnya perkembangan ekonomi yang terlambat berakibat pangangguran memburuk. Mereka mungkin hanya bekerja satu hingga dua hari dalam seminggu atau satu hingga empat jam sehari. Menangani Lapangan Pekerjaan Sikap Pemerintah pada saat bertambahnya para penganggur dan juga manusia-manusia yang tidak berpendidikan yang menjadi salah satu penyebabnya.Setengah Menganggur. Salah satunya ada dengan meningkatkan peranan Balai Latihan Kerja (BLK) 2.Mewujudkan kestabilan politik.

2 Mengenai Tingkat Penganguran Terjadi karena Urbanisasi tidak bisa di tekan ini terlihat pada setiap akhir tahun seusai labaran . perusahaan garmen. pembangunan di luar Jakarta harus dapat diakselarasikan dengan di ibukota. 3. di BLK Jakarta Timur. perdagangan anak. prostitusi. mantan Walikota Jakarta Pusat ini menyatakan perlu kerja sama dengan pemerintah provinsi lain. Ketidak Stabilan angka Pengangguran Salah satunya disebabkan jumlah pencari kerja lebih banyak dari lowongan kerja yang ditawarkan dan penempatan kerja dari pencari kerja yang dianggap memenuhi kriteria yang dipersyaratkan perusahaan-perusahaan. Penyakit sosial ini sangat berbahaya dan menghasilkankorban-korban sosial yang tidak ternilai. pengamen dan sebagainya sudah menjadi patologi sosial atau kuman penyakit sosial yang menyebar bagaikan virus kankeryang sulit diberantas. Disnakertrans juga membina kerja sama dengan berbagai perusahaan untuk mengadakan pelatihan keterampilan. Karena di daerahnya telah memberikan kesempatan pekerjaan yang lebih luas dari ibukota. Contohnya. sambungnya. masalah pengangguranberdampak luas terhadap kehidupan sosial dan politik yang pada gilirannya akanmemukul balik kestabilan makro-ekonomi yang telah dicapai dengan susah payah. Disnakertrans telah mengadakan pelatihan kerja sama bengkel dengan Perusahaan Toyota Astra. angkayang kurang akurat tidak akan menghasilkan perumusan kebijakan yang tajam danlangkah-langkah penanganan yang saksama.4 Kepedulian Masyarakat Mengapa kita peduli terhadap angka-angka tersebut? Pertama. bengkel. Saat ini. 3 Mutu para lulusan BLK yaitu memiliki keterampilan yang tidak kalah kualitasnya dengan lulusan perguruan tinggi.Seperti menjahit. Buktinya mantan didikan BLK sudah ada yang diminta oleh hotel-hotel ternama. aborsi.5 Dampak Negatif dari pengangguran dan Penuntasanya Seperti:beragamnya tindakan kriminal. Menurunnya kualitas sumber daya manusia. Kedua. Dengan azas otonomi daerah. dan instansi pemerintah yang membutuhkan tenaga kerja. sehingga tidak ada lagi warga yang berbondong-bondong datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan. 4 Disnakertrans bekerja sama Cara lainnya. anak jalanan. Dari hasil pelatihan tersebut. tidak dihargainya martabat dan harga diri manusia yang merupakan korbansosial dari penyakit sosial ini sudah sangat merusak sendi-sendi kehidupankemanusiaan yang . hampir 50 persen diminta beberapa perusahaan untuk menjadi pegawai mereka. komputer. Toyota Astra akan melihat peserta didik yang dinilai berkualitas baik lalu diajak bergabung untuk bekerja di perusahaannya 3. dan keterampilan lainnya yang diperlukan oleh hotel.Untuk menekan arus urbanisasi. tata boga. pengemis. perusahaan motor bahkan instansi pemerintahan daerah setempat. 3. Dari 60 orang yang menempuh pelatihan kerja di sana. Jakarta akan menampung masyarakat yang dating dari provinsi lain.

Sector informal dinilai sangat membantu menyerap orang-orang yang menganggur tetapi kreatif dan menjadi peredam di tengah pasar global. Tentunya untuk menghilangkan pengangguran dalam situasi kehidupan ekonomi Bangsa yang sedang morat-marit ini adalah sesuatu yang tidak mungkin. 3. Anggaran ini bisa digunakan untuk dijadikan modal pengembangan usaha ekonomis produktif bagi pekerja-pekerja informal. Tidak tercapainya pemenuhan kebutuhan ekonomi ini akan menciptakan masalah-masalah social. maka sudah waktunya sektor informal ini didukung oleh pemerintah dengan menyiapkan anggaran. kolusi dan nepotisme (KKN) yang menggurita dan sistematik pada semua lembaga negara dan swasta. Masih bisa dicari lagi sebab-sebabnya misalnya dekadensi(kemerosotan moral). Budaya KKN ini disebabkan oleh pemerintahan yang kotor(tidak bersih). pangan dan papan menjerumuskan sebagaian besar manusia Indonesia ke jurang kemelaratan.7 Sebagai pihak yang Netral kaum akademisi/intelektual atau LSM harus menciptakan modelmodel penyadaran ini sebagai cara menjembatani(bridging the gap) keadaan yang sekarang dengan keadaan yang diinginkan. PHK disebabkan oleh perusahaan bangkrut. Keterbatasan mereka di dalam pendidikan sangat mudah dijadikan alat komoditas politik untuk melakukan berbagai konflik sosial di tengah masyarakat Pengangguran erat kaitannya dengan kemiskinan dan kemelaratan. Ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar seperti sandang. 3. 4) Rasionalisasi karyawan dll. pola sikap dan pola tindak yang positip dalam rangka menciptakan kehidupan sosial yang baik di . Cara yang realistis dalam jangka pendek mengurangi pengangguran adalah memberdayakan sektor informal. Tetapi upaya mengurangi pengangguran bukanlah hal yang mustahil. Usaha mengkomunikasikan segala hal yang bertujuan agar terbentuk pola pikir. Perusahaan bangkrut disebabkan oleh karena kredit macet/tidak mampu mengangsur pinjaman Bank. Krisis ekonomi disebabkan oleh krisis moneter(melemahnya nilai rupiah terhadap dolar AS). Jika ternyata sektor informal ternyata dapat menjawabi sebagian dari masalah pengangguran yang dihadapi Bangsa kita. Sebab langsung ini pada saat yang sama menjadi akibat dari sebab-sebab yang lain. Namun bukan berarti sektor formal diabaikan. padat karya dll disamping strategi jangka panjang seperti pemerataan wilayah pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan desentralisasi. 3) Pemulangan TKI ke Indonesia. Krisis moneter disebabkan oleh rusaknya ekonomi Indonesia.beradab. Kredit macet disebabkan oleh krisis ekonomi yang melanda bangsa ini sejak tahun 1997. Karena itu persoalah pengangguran ini harussecepatnya dipecahkan dan dicarikan jalan keluarnya yang terbaik. Kerusakan ekonomi ini disebabkan oleh adanya mental korup. 2) Kelangkaan Lapangan Kerja.6 sebab langsung(direct causes) Ada beberapa sebab langsung(direct causes) terjadinya pengangguran besar-besaran di Indonesia yakni: 1) terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja.

Untuk mengatasi masalah ini. Karena para penganggur berpendidikan rendah ini sangat banyak maka mereka bisa disalurkan dalam kegiatan-kegiatan padat karya yang bias mendatangkan upah bagi mereka. tetapi juga recognition(pengakuan) dan harga diri. Bisa saja usaha penyadaran ini bagi sebagian besar penganggur dirasakan membuang-buang waktu karena mereka harus mencari kerja untuk bisa menghidupi anak istrinya atau keluarganya. 2)kebutuhan akan keselamatan.kalangan para penganggur kurang terdidik ini harus dibangun dalam konteks penghormatan terhadap martabat manusia(human dignity) itu sendiri.keamanan. Kebutuhan para penganggur dan keluarganya dalam jangka pendek adalah kebutuhan akan makan dan minum Pemenuhan kebutuhan dasar ini harus didahulukan dan menjadi perhatian utama. Pada pemberdayaan ekonomi ini 3. Berbagai cara penyadaran dengan penggunaan audio visual. minum dan pakaian. Harus lebih banyak diskusi dan sharing pengalaman untuk membangkitkan gairah mereka di dalam situasi-situasi sulit menghadapi kerasnya kehidupan sebagai penganggur. 3) kebutuhan akan rasa memiliki atau sosial. bukan saja sumber nafkah. pekerja dan pengangguran terbuka menurut pendidikan masih didominasi oleh tamatan Sekolah Dasar (SD) ke bawah. Direktur Ketenagakerjaan dan Analisis Ekonomi Bappenas9. 4) kebutuhan akan penhargaan dan 5) kebutuhan akan aktualisasi diri. lima tahun ke depan negara ini masih harus mengembangkan industri padat pekerja dan sangat tidak mungkin beralih ke teknologi modern karena struktur angkatan kerja. Kehilangan jati diri inilah yang membuat orang yang menganggur akan mengalami stress yang tinggi dan apabila tidak mampu dikendalikan maka akan menjadi depresi yang mengarah kepada sakit mental atau gila. Karena pertimbangan itulah maka proses penyadaran ini harus melibatkan banyak pihak termasuk para psikolog dan psikiater. sangat membantu di dalam prosesnya sehingga tidak menimbulkan kebosanan.maka upaya pertama(penyadaran) diikuti dengan upaya yang kedua yang lebih konkret dan realistis yakni Pemberdayaan secara ekonomis dan social Penyadaran melalui pembentukan sikap dan mental yang dilakukan pada tahap pertama di atas harus diikuti dengan pemberdayaan tahap kedua yang lebih bersifat ekonomis dan konkret. Bahkan menurut Bambang Widianto.8 Upaya Memecahkan masalah Penganguran Abraham Maslow menyebut 5 kebutuhan manusia dalam 5 tingkatan hierarkis yaitu : 1 ) kebutuhan akan makan. Metode-metode ceramah dan bersifat menggurui harus dihindari mengingat pesertanya adalah para penganggur yang kehilangan matamepencaharian. Tenaga-tenaga para penganggur kurang terdidik ini bisa dimanfaatkan di kegiatan-kegiatan padat karya sehingga mereka bisa mendapatkan kembali harga dirinya yang telah hilang oleh karena terkena pemutusan hubungan kerja atau karena tidak adanya ketrampilan di dalam bekerja. Kondisi menganggur adalah kondisi dimana segala-galanya hilang dan tercabut dari seseorang. slide. . film.

2) dibutuhkannya Tenaga Kerja Indonesia(TKI) di luar negeri. anak jalanan dan lain-lain merupakan dampak dari pengangguran. 2)kebutuhan akan Relatedness(hubungan) dan 3) kebutuhan akan Growth(pertumbuhan) meliputi penghargaan. Bab IV Kesimpulan dan Penutup Pengangguran di Indonesia yang telah mencapai puluhan juta orang merupakan suatu masalah yang mendesak yang harus segera dipecahkan karena dampak pengangguran itu akan sangat berbahaya bagi tatanan kehidupan sosial. Karena itulah maka melalui strategi komunikasi pembangunan. pengangguran telah menjadi kuman penyakit sosial yang relatif cepat menyebar. maka penyebab dari berbagai patologi sosial yang dialami masyarakat saat ini dapat dikurangi. pelacuran. lancar TKI pintar.trampil ekonomi membaik stabilitas moneter bersih dari KKN bersih clean goverment clean goverment clean goverment Note : Semua variable bersifat positif Seperti terlihat pada pohon tujuan di atas. 4) adanya jaminan bahwa tidak ada pemutusan hubungan kerja dan sebagainya. Adalah fakta bahwa berbagai kejahatan sosial seperti pencurian/penodongan/perampokan. Dilihat dari dampaknya yang luas terhadap tatanan kehidupan sosial. 3) adanya ekspansi usaha. martabat dan harga diri manusia. kebijakan-kebijakan jangka pendek dan jangka panjang yang realistis mutlak dilakukan agar angka pengangguran dapat ditekan/dikurangi. aktualisasi diri Ultimate goal Masyarakat sejahtera Masyarakat bermartabat Negara kuat Goal/core objective Upaya intervensi tdk ada PHK tersedianya TKI dibutuhkan ekspansi usaha lap. berbahaya dan beresiko tinggi menghasilkan korban sosial yang pada gilirannya menurunkan kualitas sumber daya manusia.Alderfer memformulsikannya menjadi tiga dan disebutnya ERG 1) kebutuhan akan Eksistensi.kerja langsung upaya intervensi Perusahaan pertumbuhan demand thdp TKI efisiensi usaha tinggi maju ekon. Dengan kebijakan yang langsung menyentuh permasalahan pengangguran. ada sejumlah elemen yang menjadi faktor penentu ada tidaknya pekerjaan baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung seperti: 1) tersedianya lapangan kerja.tinggi tak langsung kredit lancar aktivitas ekon. Berbagai masalah sosial perkotaan yang meresahkan masyarakat saat ini . jula beli anak.

22 tahun 1999 10. 2. Tesis. 1993.com 14 Kompas Kamis 5 Februari 2009 . 11. Jelamu Ardu Marius. Dilema Pembauran Golongan Minoritas Cina. Perencanaan Sosial di Dunia Ketiga. Studi Kasus di Kupang NTT. Harian Kompas. 4.Sadono Penerbit Raja Grafindo Persada. Penerbit Ghalia Indonesia 12. Jakarta. Undang-Undang Otonomi Daerah No. Buku Ekonomi Pembangunan. DAFTAR PUSTAKA 1. John Naisbit dan Patricia A. Gramedia. Delapan Jalan Menuju Perubahan. Buku Makro Ekonomi ‘Teori Pengantar’ Edisi ketiga. Pascasarjana UI. Prayitno. 20 Juni 2003. WWW. 1999. 3. Harian Kompas.Sukirno. Harian Pos Kupang. 8. 27 September 2003. Yogyakarta : Gajah Mada University Press. Conyer Diana. 7. 9. Dok.berakar dari kesulitan hidup atau kesulitan ekonomi yang disebabkan oleh ketiadaan sumber hudup(pekerjaan). Novermber 2003. Hadi . 10 September 2003 6. 25 Oktober 2003. 1994. 5.Google. Suarapublika.com 13. Harian Kompas./ Beritajakarta.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->