BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Kesenian Riau adalah merupakan kesenian yang terdapat di wilayah Riau. Salah satu kesenian nusantara ini paling kental dengan budaya Melayu, sehingga layak kiranya jika kesenian Riau disebut sebagai pusat budaya Melayu dunia, dan menjadi tujuan utama pelacakan sumber budaya Melayu. Letak geografis Riau sebagai ―markas besar‖ dari kesenian Riau yang berada pada jantung perlintasan bahari membuat wilayah ini telah ramai dikunjungi masyarakat asing sejak zaman dulu. Kondisi ini bisa disikapi sebagai beban sekaligus berkah. Di satu sisi, Riau menjadi ladang perhimpunan berbagai potensi kesenian dengan pengaruh budaya asing, dan di sisi lain muncul pula potensi korosi terhadap nilai-nilai budaya setempat oleh budaya asing yang kurang selaras. Dari zaman ke zaman, budaya Melayu dengan ciri sosiologis semacam itu, telah menjadi sistem scanning dalam interaksi antarbudaya yang saling berakulturasi. Dalam perkembangannya, kesenian Riau adalah bagian dari nilai keindahan yang tertata apik namun tak lepas dari tuntunan nilai norma Melayu yang bercorak Islam. Riau sangat kaya dengan ragam bentuk kesenian, baik seni pertunjukan seperti teater, tari, musik, dan nyanyian; maupun sastra. Dalam perkembangannya, kesenian Riau tersebut memiliki kaitan erat dengan kegiatan adat, tradisi, maupun keagamaan yang terwarisi turun temurun. Pulau Sumatera memang satu-satunya pulau di Indonesia yang masih kental memiliki kesenian bernuansa melayu. Nuansa melayu nyatanya bukan hanya dimiliki oleh kesenian Riau, kesenian di daerah lain yang masih berada di wilayah Sumatera pun memiliki nuansa yang sama. Maka janganlah heran jika ada beberapa bagian dari kesenian Riau yang mengingatkan kita akan kebudayaan melayu yang cukup kental. Sebagai salah satu kesenian yang dimiliki oleh Indonesia, kesenian Riau berbeda dengan kesenian yang dimiliki oleh wilayah Indonesia lainnya. Hal yang membedakan adalah tentu saja nuansa melayu yang sangat kental. Jika mau melihat ke belakang, sejarah atau identitas bangsa Indonesia sesungguhnya memang tidak jauh dari kebudayaan melayu. Rumpun bahasa yang kita pakai sehari-hari pun merupakan rumpun bahasa melayu. Pengaruh melayu masih sangat kental terasa di sepanjang

1

Pulau Sumatera. Tidak mengherankan jika kesenian Riau yang memang berada di Pulau Sumatera memiliki nuansa melayu yang cukup kental. Pengaruh kebudayan rumpun melayu yang ada di kawasan Pulau Sumatera memang tidak bisa dihindari. Kebiasaan dan kehidupan masyarakat yang memang tinggal di kawasan Sumatera itulah yang melatarbelakangi kesenian khas Pulau Sumatera, salah satunya kesenian Riau. 2. Rumusan Masalah Masalah yang dapat ditarik dari pembahasan ini adalah bagaimana Seni, Asitektur Melayu dan Filosofi 3. Tujuan Tujuan dalam penulisan Makalah ini adalah untuk membahas mengenai Seni, Asitektur Melayu dan Filosofi 4. Metode Penulisan Metode yang digunakan penulis dalam penulisan makalah ini adalah browsing internet

2

BAB II PEMBAHASAN / ISI

 Kesenian Melayu Kesenian Melayu didefinisikan sebagai hal-hal yang menyangkut hasil olah rasa dan raga orang Melayu dalam mengekspresikan bentuk-bentuk hasil proses penghayatan yang indah, menyenangkan dan bisa memberi kepuasan baik kepada pribadi penciptanya maupun kepada para penikmat. Keseniam Melayu terbagi dalam aspek seni gerak, warna, bunyi atau kombinasi dari semua aspek tersebut. Kesenian Melayu diciptakan oleh masyarakat Melayu dan menjadi hak miliki baik secara pribadi maupun bersama-sama. Secara singkat Kesenian Melayu bisa didefinisikan sebagai representasi dari budaya Melayu. Sebagai masyarakat yang mayoritas beragama Islam, kesenian Melayu dianggap sebagai salah satu bentuk untuk mengekspresikan pemujaan kepada Allah Swt. Dengan demikian, kesenian Melayu sedapat-dapatnya tidak membawa kejelekan, kerusakan apalagi yang haram dalam pandangan agama. Kesenian Melayu adalah perihal keahlian orang Melayu dalam mengekspresikan ide-ide estetika, sehingga menghasilkan benda, suasana, atau karya lainnya yang menimbulkan rasa indah dan decak kagum. Kesenian ini diciptakan sendiri oleh masyarakat Melayu dan menjadi milik mereka secara bersama. Oleh sebab itu, kesenian Melayu merupakan representasi budaya Melayu. Bisa dikatakan pula bahwa, kesenian Melayu ini merupakan bagian dari usaha orang Melayu untuk merespons, memahami, menafsirkan dan menjawab permasalahan yang mereka hadapi. Yang membedakan kesenian Melayu dari kesenian lainnya adalah latar belakang tradisi dan sistem budaya yang melahirkan kesenian tersebut. Latar belakang tradisi dan sistem budaya berkaitan dengan pengetahuan, gagasan, kepercayaan, nilai, norma dan lain-lain. Karena tradisi dan sistem budaya Melayu berbeda dengan sistem budaya lain, misalnya Jawa, maka pola ekspresi, tujuan dan falsafah nilai dalam kesenian Melayu juga berbeda dengan kesenian Jawa. Dalam pengertian ini, kesenian tidak hanya sebagai ekspresi keindahan, tapi juga sebagai media penyampai pesan. Ide-ide estetika dan pesan budaya di atas terwujud dalam seni tari, seni musik, seni tenun, seni ukir, seni lukis, seni bela diri, seni teater dan permainan rakyat. Masing-masing bagian dikategorisasi lagi berdasarkan fase historis dan profanitas. Berdasarkan fase historis, kesenian Melayu terbagi dua: tradisional dan kontemporer; berdasarkan profanitas, kesenian ini juga terbagi dua: sakral dan profan.

3

Sebelum tahun 1960. Namun kini sudah biasa ditarikan oleh penari perempuan bahkan penari campuran laki-laki dengan perempuan. berdasarkan fase historis dan profanitas. sebuah tarian terkadang diiringi pula dengan nyanyian yang sesuai dengan makna dan tujuan tarian itu. Masyarakat Melayu termasuk seniman dan budayawannya memiliki daya kreasi yang tinggi. 4 . Gerak merupakan gejala primer dan juga bentuk spontan dari kehendak yang terdapat di dalam jiwa. Semenanjung Malaysia. Gerak tarian biasanya diinspirasikan dari pengalaman hidup sehari-hari. ada tari tradisional-klasik dan modernkontemporer. Tarian tradisional ini bersifat edukatif dan sekaligus menghibur. Dalam portal ini. Berdasarkan kategori pertama. menyambut tamu-tamu penting ataupun sekedar untuk mempererat pergaulan dan meramaikan peristiwa penting. Menurut versi lain tari ini diiringi oleh musik ensemble yang terdiri dari pemain marwas. irama dan nyanyian ini. harmonium. seperti pesta pernikahan. 1. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan kreasi tari Zapin yang identik dengan budaya Melayu maupun dalam hal berpantun. tidak mandek tapi penuh dinamika yang selalu dapat diterima dalam setiap keadaan. Tari Zapin sangat banyak ragam gerak tarinya. dan vokal. suling. upacara ritual. digunakan sebagai media dakwah Islamiyah melalui syair lagu-lagu zapin yang didendangkan. kepulauan Riau. dumbuk.1. Menurut sejarah. sementara irama adalah bunyi teratur yang mengiringi gerak tersebut. Oleh karena itu. Seni Tari. ditarikan oleh rakyat di pesisir timur dan barat Sumatera. Tarian ini diinspirasikan oleh keturunan Arab yang berasal dari Yaman. Selain gerak dan bunyi. tarian Zapin pada mulanya merupakan tarian hiburan di kalangan raja-raja di istana setelah dibawa dari Yaman oleh para pedagang-pedagang di awal abad ke-16. ada tari ritual-keagamaan dan tari biasa. Seni Tari adalah gerak indah dan berirama yang mengandung dua unsur penting: gerak dan irama. zapin hanya ditarikan oleh penari laki-laki. Tari Zapin. Tarian yang berkembang dalam kebudayaan Melayu mengandung aspek gerak. gendang. Tarian Zapin merupakan salah satu dari beberapa jenis tarian Melayu yang masih eksis sampai sekarang. Seniman dan budayawannya mampu membuat seni tradisinya. walaupun pada dasarnya gerak dasar zapin-nya sama. biola. berdasarkan kategori kedua. gerak ini memiliki muatan emosional yang tinggi. akordion. biasanya dipertunjukkan dalam upacara adat. seni tari Melayu dibagi menjadi dua. Musik pengiring tari zapin terdiri dari dua alat utama.  Tari Klasik / Tradisional. yaitu alat musik petik gambus dan tiga buah alat musik tabuh gendang kecil yang disebut marwas. keberhasilan panen. pesisir Kalimantan dan Brunei Darussalam.

Moro. sekitar pukul 20. zapin dikenal dalam 2 jenis. sengaja mengadakan pertunjukan keliling (sekarang tidak pernah ada lagi). sedangkan di Jawa umumnya menyebut zafin. Pulau Panjang. Nama joged dangkung konon berasal dari bunyi-bunyian yang keluar dari alat musik pengiring tarian yaitu: gendang yang berbunyi ―dang‖ dan gong yang berbunyi ―gung‖. Lepas dari itu. Urutan pementasannya adalah sebagai berikut: pertama. Mantang. Kesenian ini biasanya dipergelarkan atau dipentaskan pada malam hari. Sebutan zapin umumnya dijumpai di Sumatera Utara dan Riau. Lagu-lagu yang dimainkan adalah. Sementara di Nusatenggara dikenal dengan julukan dana-dani. adalah semacam pemberitahuan kepada para ―penunggu‖ setempat yang berupa makhluk halus agar 5 .Di nusantara. maka zapin Melayu sangat beragam dalam gayanya. Jenis kedua adalah zapin Melayu yang ditumbuhkan oleh para ahli lokal. hari-hari besar nasional Indonesia (terutama hari kemerdekaan Indonesia). Betabik. dan Batam. dan nyanyi yang tumbuh subur di perkampungan nelayan ini dikenal sejak abad ke-17. Begitu pula sebutan untuk tari tersebut tergantung dari bahasa atau dialek lokal di mana dia tumbuh dan berkembang. Dondang Sayang. atau event-event khusus lainnya. yaitu zapin Arab yang mengalami perubahan secara lamban. tanjung Katung. Peralatan musik yang mengiringinya antara lain gendang (tambur). dan masih dipertahankan oleh masyarakat turunan Arab. dan di Maluku lebih akrab mengenal dengan nama jepen. Seni tari dengan iringan musik dan nyanyian ini tersebar di daerah Tembeling. Sumatera Selatan dan Bengkulu menyebutnya dana. biasanya ketika ada upacara di lingkaran hidup individu (perkawinan dan khitanan). setiap penari sekaligus penyanyi. Jambu Merah. 3 orang pemusik dan seorang penyanyi. Sedangkan saat-saat pementasannya. Jumlah pemainnya terdiri atas 4—8 penari. tari gembira (rancak). tari lembut dan tari penutup. dan mengisi acara suatu peringatan agar menjadi lebih semarak. kesenian yang memadukan unsur tari. dengan nama Joged Tandak atau Joged Lambak. Tandak Udang Gantung. musik. Gunung Banang. Tanjung Balai dan Gule Batu. di Sulawesi disebut jippeng. tetapi sekarang jarang sekali orang bisa menari dan sekaligus bisa menyanyi. Johor Siput Kelapa. Dahulu.000 WIB sampai dengan tengah malam. Sedangkan pakaian yang dikenakan oleh para penarinya adalah baju kebaya pendek dengan bawahan sarung atau kain batik.  Joged Dangkung. Julukan bedana terdapat di Lampung. peringatan hari-hari besar agama (Islam). biola dan gong. dan disesuaikan dengan lingkungan masyarakatnya. Kalau zapin Arab hanya dikenal satu gaya saja. Serampang Lau. Masyarakat Kalimantan cenderung memberi nama jepin. sedangkan di Jambi. Misalnya. katanya juga. Tariannya meliputi tarian pembukaan (betabik).

api. seperti kebal terhadap senjata tajam. sehingga banyak tentara Belanda yang tewas. tetapi juga sebagai kontribusi untuk mempertahankan kedaulatan serta mengangkat martabat suatu bangsa. atau minum air keras dan lain-lain. Bugis dan Perak (Malaysia) dengan sebutan dabus. Tarian dengan semangat kepahlawanan ini dijadikan sebagai simbol-simbol keberanian yang banyak digemari oleh masyarakat ramai. Dan keempat. Selama berada di daerah ini. dabus ini sebenarnya ada hubungan dengan tarikat Rifaiah yang dibawa oleh Nurrudin ar-Raniry ke Aceh pada tahun 1637 M. bergelar Panglima Kulop Mentok yang sangat membenci penjajah Belanda. dua orang pedagang dari Batu Bahara. Bagan Datoh dan Kuala Selangor. dan lain-lain. mereka selalu berlatih dengan memainkan dabus pada malam hari. Ketiga. Dabus adalah kesenian yang mempertunjukkan kemampuan manusia luar biasa. Di setiap daerah tersebut mereka sempat mengajari penduduk setempat. Kedua. Malaysia pada masa penjajahan Belanda (1680-1690). tarian ini dikenal juga dengan tarian kepahlawanan. ada pahlawan Melayu.pertunjukan berjalan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu. Sitiawan. Dalam sejarah kesenian Melayu. lalu dabus dipelajari dan dikembangkan di sana.  Tari Dabus. Setelah itu. Konon. melainkan salah satu jenis seni bela diri. Kesenian ini pernah berkembang di Aceh dengan sebutan daboh melalui pedagang Arab yang datang ke daerah ini. di antaranya Banten dengan sebutan debus. Babak ini sering disebut dengan buka tanah. dalam konteks kekinian. yaitu tarian yang memperagakan bahwa para penari itu kebal dengan senjata tajam atau api. karena memperlihatkan ―keluarbiasaan‖ dalam pertunjukannya. pelantunan lagu dan tarian bertabik (suatu tarian yang bermakna ucapan selamat datang). Perbedaan ini hanya pada sebutan (dialek) bahasa. pelantunan lagu yang berjudul Cik Cilik yang sekaligus penutup pertunjukan. dabus ini hanya bertujuan untuk hiburan. Namun. mereka pindah ke daerah Pasir Panjang Laut. Dabus ini pada awalnya bukanlah sebuah tarian. Menurut catatan sejarah. seperti yang pernah terjadi di Perak. sehingga tarian dabus ini 6 . bergelar Nakhoda Lembang dan Nakhoda Topah merantau ke Perak dan tinggal di daerah Telaga Nenas. Karena kalah. Ia menyerang tentara-tentara Belanda dengan menggunakan ilmu dabus. kemudian menyebar ke seluruh nusantara. tentara Belanda yang masih hidup akhirnya melarikan diri dan meninggalkan daerah yang direbut oleh Panglima Kulop Mentok tersebut. kemudian disusul lagu-lagu sesuai dengan permintaan penandak berjudul Tanjung Katung. Tarian ini hingga sekarang masih berkembang di daerah yang berkebudayaan Melayu. Pada waktu itu. pelantunan lagu Dondang Sayang. Dari Aceh. dabus tidak sekedar hiburan semata. tarian dabus diperkenalkan oleh pengikut Sayidina Ali (kaum Syiah) yang dipersembahkan untuk memperlihatkan kehebatan dan kekebalan orang Syiah dalam suasana perang agar pihak lawan tidak berani mengganggu mereka. sehingga menarik perhatian penduduk setempat. sekitar tahun 1600 M. tidak pada substansinya.

beras kunyit dan beras biasa. atau anak dabus. maka tarian tersebut tidak bisa dikatakan tarian dabus. pemain alat musik. Sumatra Utara. pisau belati dan areal pementasan. Tarian ini diciptakan oleh Sauti pada tahun 1940-an dan digubah ulang oleh penciptanya antara tahun 1950-1960. yaitu (1) areal pentas pertunjukan harus bersih. api dan lain-lain. karena ciri khas tarian ini adalah penggunaan jenis senjata tajam tersebut. nama Pulau Sari kurang tepat karena tarian ini bertempo cepat (quick step). tali. atau yang terluka akibat tusukan anak dabus dan senjata lainnya. seperti 7 . tarian dan pertunjukan keberanian yang dilakukan para penari dengan menusukkan anak dabus atau senjata tajam di tubuh mereka. khalifah juga bertanggung jawab untuk memulihkan penari yang tidak sadarkan diri. terdiri dari penari dan pemain alat musik. Selain itu. Di samping itu.  Asal-usul Tari Serampang Duabelas merupakan tarian tradisional Melayu yang berkembang di bawah Kesultanan Serdang. Jumlah pemain tarian dabus lebih kurang 22 orang. khalifah akan mengasapi dan memercikkan air ke setiap pemain. kapak. kapak dan pisau belati. (2) para pemain tidak boleh berbicara kotor dan tidak memendam rasa permusuhan antara mereka. keris. para pemain juga harus bersih dan suci. keris. Tarian ini sebenarnya gabungan dari tiga jenis seni: nyanyian. Sebelum bernama Serampang Duabelas. yaitu lagu Pulau Sari Sedikitnya ada dua alasan mengapa nama Tari Pulau Sari diganti Serampang Duabelas. Selain itu. dan (3) anak dabus harus dipelihara supaya tidak dilangkahi oleh para pemain dan tidak boleh pula jatuh atau tertancap ke tanah. disediakan pula air pemulih yang digunakan oleh khalifah untuk memulai pertunjukan dan memulihkan pemain dari berbagai gangguan. Salah satu ciri khas tarian dabus adalah. Salah satu di antara mereka ditunjuk sebagai pemimpin yang disebut khalifah. Sebelum tarian dimulai. ada beberapa bahan yang disediakan sebelum pertunjukan dimulai. Khalifah ini bertanggung jawab atas keselamatan para pemain lainnya dari berbagai gangguan yang dapat mengganggu kelancaran pertunjukan. Pertama. terdapat beberapa pantangan yang harus dipatuhi.  Serampang Duabelas Tari Tradisional Melayu Kesultanan Serdang. Menurut Tengku Mira Sinar. nama tarian yang diawali kata ―pulau‖ biasanya bertempo rumba. antara lain: bertih. Dalam permainan dabus. baik penari. setiap penari harus menggunakan sejenis senjata tajam yang disebut anak dabus. seperti gangguan makhluk halus dan orang-orang yang sengaja menguji kekebalan para pemain. Selain itu. Bila para penari ini tidak menggunakannya. tarian ini bernama Tari Pulau Sari. ada pula peralatan lain seperti batu giling.berkembang dengan pesat sampai sekarang. sesuai dengan judul lagu yang mengiringi tarian ini.

jawaban. seperti Riau. masih belum percaya. yaitu: pertemuan pertama. mengantar pengantin. Tari Pelipur Lara mempunyai karakter riang yang menggambarkan pergaulan di antara para pemuda maupun pemudi. dan Hongkong . cinta meresap. tarian ini merupakan hasil perpaduan gerak antara tarian Portugis dan Melayu Serdang. gerakan kaki yang melompat-lompat dan lenggok badan serta tangan yang lincah persis seperti tarian Portugis. penamaan Tari Serampang Duabelas merujuk pada ragam gerak tarinya yang berjumlah 12.Tari Pulau Kampai dan Tari Pulau Putri. dan pertemuan kasih. terlihat dari gerak tari tradisionalnya (Folklore) dan irama musik tari yang dinamis. Kalimantan. Seni Budaya Portugis memang mempengaruhi bangsa Melayu. Namun kecepatannya (2/4) digandakan. Jambi. 8 . tetapi juga menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Nama duabelas sendiri berarti tarian dengan gerakan tercepat di antara lagu yang bernama serampang. Sesuai dengan namanya. balasan isyarat.  Tari Pelipur Lara: Tari Tradisional Melayu dari Sumatra Utara. Sebagai seorang penari tentu saya takjub dengan adanya kaitan budaya antara kedua negara ini. isyarat tanda cinta. maka tarian ini biasanya dimainkan secara berpasangan. Kedua. Tari Serampang Duabelas berkisah tentang cinta suci dua anak manusia yang muncul sejak pandangan pertama dan diakhiri dengan pernikahan yang direstui oleh kedua orang tua sang dara dan teruna. Singapura. memendam cinta. Penjelasan tentang ragam gerak Tari Serampang Duabelas akan dibahas kemudian. Sulawesi. Oleh karena menceritakan proses bertemunya dua hati tersebut. sehingga tercipta tari Serampang XII yang terkenal di seluruh dunia itu.. Bahkan. Berdasarkan hal tersebut. pinang-meminang. Thailand. Tari Pulau Sari lebih tepat disebut Tari Serampang Duabelas. tarian ini sering dipentaskan di manca negara. Sedangkan Tari Serampang Duabelas memiliki gerakan bertempo cepat seperti Tari Serampang Laut. Pengaruh Portugis tersebut dapat dilihat pada keindahan gerak tarinya dan kedinamisan irama musik pengiringnya. Menurut Tengku Mira Sinar. laki-laki dan perempuan. Sungguh betapa cerdas beliau dengan imajinasinya menggabungkan gerak tari Portugis dan Melayu Serdang. Serampang Duabelas tidak hanya berkembang dan dikenal oleh masyarakat di wilayah Kesultanan Serdang. menduga. dan sebagai puteri Melayu Serdang. Tari Pelipur Lara adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Sumatra Utara. dapat kita lihat dari tarian Serampang XII yang iramanya tari lagu dua. menggila mabuk kepayang. bahkan sampai ke Maluku. dalam khayalan saya bayangkan ketika guru Sauti menari di hadapan Sultan Sulaiman di Istana Kota Galuh Perbaungan. seperti Malaysia.

Kemudian. Tarian ini berkisah tentang sepasang anak muda yang sedang memadu kasih. yaitu tubuh relatif pendek dari rata-rata ukuran tubuh sukubangsa lainnya di Jambi. Melalatoa (1995:402) menyebutkan bahwa mereka adalah keturunan bangsa Proto Melayu (Melayu Tua) karena banyak persamaannya dengan ciri-ciri manusia tipe mongoloid. termasuk di Kesultanan Serdang. Tarian ini menggambarkan kegembiraan muda-mudi dalam pergaulan mereka. dan mata agak sipit. ed. yaitu Kabupaten Kerinci. Ragam tarian ini hampir sama dengan Tari Lagu Dua dan Tari Melenggok. tari melengggok atau hitam manis memiliki kemiripan dengan tari Lagu Dua. Di sana ada sukubangsa yang disebut sebagai Kerinci. Gerakan dan langkah dari ketiga tarian ini serupa. Asal-usul Tari Pelipur Lara atau Tari Anak Lara merupakan tarian dengan jenis tempo joget. Sumatra Utara. 2001). Secara umum. Oleh karena itu. Sumatra Utara. 2009). Mereka mendiami salah satu kabupaten yang tergabung dalam provinsi Jambi yang namanya sama dengan sukubangsa tersebut. Asal-usul Tari melenggok atau yang dikenal juga dengan sebutan tari hitam manis merupakan kesenian tari Melayu yang hingga kini masih terus dipentaskan dalam acara-acara adat di kawasan Melayu serumpun. Suasana seperti ini terlihat pada gerakan saling mengejar di antara para penari. Asal-usul Jambi adalah salah satu provinsi yang tergabung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).. baik gerakan kaki maupun tangan menggunakan langkah dua. kulit putih. Hanya saja.  Tari Rangguk (Jambi). 1. Lah Husny. 9 . Tari melenggok atau yang disebut juga dengan tari hitam manis adalah salah satu tarian tradisional Melayu Serdang. 1. tari ini lekat sebagai tari kasih sayang khas Melayu (Haji Tengku M. seperti gerakan ajuk-mengajuk yang menggambarkan dua orang muda-mudi yang saling tertarik sedang saling berbicara dengan berbisik untuk mengetahui isi hati masing-masing (Sinar. terutama pada ragam dua dan ragam empat. rambut lurus.  Tari Melenggok (Hitam Manis): Tari Tradisional Melayu Serdang. khususnya ketika perayaan perkawinan adat Melayu. 2009). Tari ini sering ditarikan sebagai hiburan sekaligus visualisasi kisah cinta sepasang manusia (Tengku Mira Sinar. Tari ini diciptakan sebagai gambaran dua anak muda yang sedang dilanda asmara. Suasana dalam tarian ini adalah suasana riang dan penuh sendau-gurau. ada beberapa tambahan gerak.1.

tetapi juga mempelajari salah satu kesenian yang ada di sana. Al kisah. Dengan cara demikian. sedikit-demi sedikit para pemuda menjadi tertarik. Sepulangnya dari Mekkah. Dari sinilah kemudian melahirkan satu kesenian yang disebut sebagai “rangguk”. yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Lepas dari berbagai dialek itu. Orang Sungai Penuh menyebutnya “ranggok”. terutama di Sungai Penuh yang sering memperpendek dua atau tiga kata menjadi satu kata. Pendapat ini didasarkan pada kebiasaan penduduk di Kerinci. dan sedikit demi sedikit pula Beliau. yaitu rebana yang ketika itu sangat disukai oleh para remaja Arab. mereka semakin tenggelam dalam perbuatan-perbuatan yang justeru dilarang oleh agama. . Pendapat pertama mengatakan bahwa kata rangguk berarti ―tari‖ karena dalam bahasa Kerinci Hulu kata ―merangguk” berarti ―menari‖. di sekitar awal abad ke-19 ulama tersebut pergi ke tanah suci (Mekah). Dalam perkembangan selanjutnya kata uhang nganggok berubah menjadi ranggok. terutama para pemudanya. minum-minuman keras (tuak) dan sabung ayam. Beliau menggabungkan silat Melayu yang disukai oleh para pemuda dengan rebana yang berasal dari Arab. Beliau berusaha untuk mempelajarinya. tidak tertarik akan dakwahnya. sambil menunggu para pemuda berkumpul untuk belajar silat Melayu. melalui rebana. Jadi. Konon. Malahan. menyelipkan ajaran-ajaran agama Islam.Di kalangan orang Kerinci ada satu tarian yang disebut sebagai rangguk. yang jelas asal-usul tarian yang disebut sebagai rangguk ini ada kaitannya dengan seorang ulama yang berasal dari Dusun Cupak Kerinci. Masyarakat. khususnya para laki-lakinya (pemudanya). Rangguk adalah dialek orang Kerinci Hulu. Beliau melakukan dakwah (menyebarkan agama Islam) ke berbagai tempat di daerah Kerinci. Adanya berbagai dialek itu akhirnya memunculkan beberapa pendapat mengenai kata ―rangguk”. bukan hanya menunaikan ibadah haji dan memperdalam ilmu agama saja. dan ―rangguk ayak‖ berarti ―tari ayak”. Kepergiannya itu tidak hanya sematamata untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima (ibadah haji). ―rangguk dua belas‖ berarti ―tari dua belas‖. di tanah suci Sang ulama tertarik pada salah satu kesenian yang ada di sana. sedangkan orang Pulau Tengah menyebutnya “rangguek”. maka Sang ulama merubah taktik penyampaian dakwahnya. Untuk itu. Jadi. Misalnya. khususnya kepada para pemuda dan warga Dusun Cupak. Namun. pendapat lainnya mengatakan bahwa kata rangguk adalah gabungan dari kata ―uhang‖ yang berarti ―orang‖ dan ―nganggok‖ yang berarti ―mengangguk‖. tetapi sekaligus memperdalam pengetahuan tentang agamanya (Islam). “rangguk rabbieih‖ berarti ―tari rabbieih”. Melihat kenyataan bahwa apa yang dilakukan tidak membuahkan hasil. seperti judi. Sedangkan. Beliau melantunkan pantun yang berisi puji-pujian kepada Allah SWT dan para Rasul-Nya sambil menabuh rebana dan mengangguk-anggukan kepalanya. 10 .

namun beberapa gerakan dasar tarian masih dipertahankan. Tempo ini disebut tempo rumba atau mambo yang di kalangan orang-orang Melayu disebut tempo Mak Inang. yaitu 2/4. para pemainnya akan menabuh rebana sambil menganggukanggukkan kepalanya. Jumlah penari dalam tarian ini ada dua orang. 11 . Tiap-tiap ragam dibagi menjadi dua bagian. Tari Makan Sirih adalah salah satu tari tradisional atau tari klasik Melayu yang umumnya dipentaskan untuk menyambut dan dipersembahkan untuk menghormati tamu agung yang datang. Acara ini menjadi ajang berkumpul semua orang kampung. antara rebana dan silat Melayu sudah menjadi dua jenis kesenian yang berbeda. perjalinan kasih mereka. Bagian kedua dari ragam-ragam tersebut merupakan pengulangan bagian pertama. Namun. yakni laki-laki dan perempuan. 1. Masyarakat Melayu di Sumatra Utara biasanya mementaskan tarian ini dalam berbagai upacara dan acara-acara yang melibatkan banyak orang. Dalam hal ini silat Melayu tetap sebagai silat Melayu. tarian ini telah mengalami perubahan. 2009: 15).Setelah Sang Ulama wafat. sedangkan rebana menjadi satu jenis kesenian baru yang disebut sebagai ―tari rangguk‖. hingga akhirnya pasangan itu melangsungkan pernikahan. Tari Lenggok Mak Inang terdiri dari empat ragam di mana setiap ragam terdiri dari 8x8. Tari Lenggok Mak Inang merupakan salah satu tari tradisional Melayu dari Sumatra Utara. Tari Lenggok Mak Inang menggunakan tempo sedang.  Tari Lenggok Mak Inang: Tari Tradisional Melayu Sumatra Utara.  Tari Makan Sirih: Tari Tradisional Melayu untuk Menyambut Tamu. Tari Lenggok Mak Inang menceritakan pertemuan antara bujang dan dara. yang masing-masing bagian 4x8. kebiasaan bersenandung sambil berpantun dengan diiringi rebana tetap dilakukan oleh masyarakat Cupak. Proses pencarian jodoh dalam bingkai kearifan Melayu tersebut kemudian menjadi inspirasi dalam gerakan-gerakan Tari Lenggok Mak Inang. Asal-usul Tari Lenggok Mak Inang merupakan tarian dasar dalam tradisi di masyarakat Melayu. ed. Bagi masyarakat Melayu menyelenggarakan kenduri besar atau pesta panen setelah menuai padi menjadi suatu budaya yang berkesinambungan. termasuk juga lajang dan dara yang sedang dalam proses mencari pasangan hidup (Tengku Mira Sinar. karena dengan duduk secara melingkar. Seiring dengan perkembangan zaman. Hal ini demi menjaga maksud dan pesan yang ingin disampaikan.

2001).. yakni setiap satu kali gerakan menggunakan dua ketukan. Oleh karena itu. Tari ini memiliki gerakan yang khas. Lah Husny. Adanya tari penyambutan untuk tamu menunjukkan bahwa. liuk (gerakan menundukkan atau menganyunkan badan). Penari Tari Makan Sirih ini harus memahami istilah-istilah khusus dalam tarian Melayu. legar (menari sambil berkeliling 180 derajat). Tari ini berkisah tentang pertemuan seorang jejaka dengan seorang gadis dalam sebuah perjalanan. dan lainnya (Sinar. seperti igal (menekankan pada gerakan tangan dan badan). titi batang (berjalan dalam satu garis bagai meniti batang). ed. Pertemuan tersebut menimbulkan debaran jiwa di antara keduanya. Sumatra Utara... gentam (menari sambil menghentakkan tumit kaki).1. orang Melayu sangat menghargai hubungan persahabatan dan kekerabatan (Haji Tengku M. 2009). 2009). Secara umum. Nama Lagu Dua diambil dari gerakan tari ini yang seluruhnya menggunakan langkah dua atau langkah berganda. cicing (menari sambil berlari kecil). Karena cukup melegenda. yaitu gerakan lenggang patah sembilan tunggal dan ganda. yaitu lenggang di tempat. Asal-usul Tari Lagu Dua atau dikenal juga dengan nama tari Tanjung Katung merupakan kesenian tari Melayu yang hingga kini masih terus dipentaskan dalam acara-acara adat di daerah Melayu serumpun. tari ini disebut juga dengan Tari Persembahan Tamu. lenggang memutar satu lingkaran. Sedangkan pada Tari Lenggang Patah Sembilan terdapat 3 bagian gerakan. tari Lagu Dua mengambil pola tarian yang berasal dari Portugis. ada perbedaan nama gerakannya di mana untuk Tari Makan Sirih hanya terdapat 2 gerakan saja. Tari Lagu Dua merupakan ajaran leluhur yang banyak diinspirasi dari adat kebudayaan Melayu. Gerakan Tari Makan Sirih umumnya menggunakan gerakan pada Tari Lenggang Patah Sembilan. ed. lenggang (berjalan sambil menggerakkan tangan). Keduanya akhirnya saling berkunjung 12 . 1. 2009). Lah Husny. dan lenggang maju atau berubah arah (Tengku Mira Sinar. ed. Tari Lagu Dua atau yang disebut juga sebagai tari Tanjung Katung adalah jenis tarian tradisional Melayu yang ditarikan di berbagai daerah rumpun Melayu. Meskipun demikian. yakni gerakan tarinya menggunakan langkah dua atau berganda. Sedangkan sebutan Tanjung Katung merujuk pada salah satu lagu yang mengiringi tari ini (Tengku Mira Sinar.  Tari Lagu Dua (Tari Tanjung Katung): Tari Tradisional Melayu. 2001). seperti di Kesultanan Serdang. tari ini dijadikan salah satu identitas penting dalam kebudayaan tari Melayu (Haji Tengku M. Asal-usul Tari Makan Sirih hingga kini masih sering dipertunjukkan dalam perhelatan-perhelatan besar untuk menyambut tamu.

panjang. kombinasi yang baik antara irama dan melodi melahirkan bunyi yang harmoni. Nanggroe Aceh Darussalam. yang oleh orang Melayu disebut tempo menari atau joget. pendek dan temponya. 2. Lukah Gilo: Tari Magis Orang Minangkabau.        Tari Ritual / Keagamaan. Tari Bulian Tari Mayang (Berasik) . Tari Badabus . tari Lagu Dua biasa ditarikan oleh pasangan laki-laki dan perempuan (Sinar. setengah langkah kaki kiri menyusul kaki kanan secara bergantian. seni musik ini terbagi menjadi musik vokal. Sumatera Barat. 3.         Tari Zikir Barat . kedua sejoli saling penjajakan untuk hubungan lebih lanjut. dan ini memberikan karakter tersendiri pada setiap musik. Tari Menjunjung Duli .ke rumah masing-masing untuk mempererat tali silaturahmi. Oleh karena itu. dan harmoni. melodi. suara alat musik berfungsi sebagai pengiring suara vokal atau tarian. Bisa dikatakan. Tari Gandrung. Tari Jepin Lembut: Tari Tradisional Kalimantan Barat . Irama adalah pengaturan suara dalam suatu waktu. 2009). Tari Modern / Kontemporer. Bahkan bisa dikatakan. Dengan ciri tempo 2/4 cepat. Tari Saman. Alat-alat musik yang berkembang di kalangan masyarakat Melayu di 13 . Seni musik adalah cetusan ekspresi perasaan atau pikiran yang dikeluarkan secara teratur dalam bentuk bunyi. Simbolisasi Budaya Masyarakat Sasak di Lombok . Seni Musik. Meusare-saree: Tari Tradisional Banda Aceh. bunyi (suara) adalah elemen musik paling dasar. Kombinasi beberapa tinggi nada dan irama akan menghasilkan melodi tertentu. termasuk sejarah peradaban Melayu. 2. Selama saling kunjung ini. Musik termasuk seni manusia yang paling tua. Selanjutnya. tidak ada sejarah peradaban manusia dilalui tanpa musik. Tari Lukah . Tari Lenggang Patah Sembilan: Tari Klasik Kesultanan Serdang di Sumatra Utara. Dalam musik gabungan. yaitu: irama. pola langkah dalam tari ini berupa selangkah kaki kanan maju. Tari Campak Bunga: Tarian Tradisional Melayu dari Sumatra Utara . Dalam masyarakat Melayu. instrument dan gabungan keduanya. Suara musik yang baik adalah hasil interaksi dari tiga elemen. Tari Alu. Tari Air Mawar .

Ada juga yang mengatakan bahwa kompang berasal dari Parsi dan digunakan untuk menyambut kedatangan Rasulullah S. seruling. 25 cm. Dalam portal ini. biola dan akordeon. 27. alat musik ini juga diiringi dengan alat musik lain. gambus. lengkara. marwas. Alat-alat musik di atas menghasilkan irama dan melodi tersendiri yang berbeda dengan alat musik lainnya. Kompang terdiri dari berbagai ukuran.5 cm dan ada juga yang mencapai 35 cm. beduk. rebab. Alat Musik. gendang. Alat musik ini berasal dari Arab dan diperkirakan dibawa masuk ke kawasan tanah Melayu pada masa Kesultanan Malaka oleh pedagang India Muslim. alat-alat musik di atas dijelaskan secara lebih rinci. Alat musik gambus juga dianggap penting dalam nyanyian Ghazal yang berasal dari Timur Tengah pada masa kesultanan Malaka. Bentuknya yang unik seperti bentuk buah labu siam atau labu air (My) menjadikannya mudah dikenal. tetawak. atau melalui Jawa pada abad ke-13 oleh pedagang Arab. rebana. Ia termasuk dalam kategori musik gendang. Kulit kompang biasanya terbuat dari kulit kambing. Jenis musik ini mendapat sambutan yang baik di kalangan penduduk Rumpun Melayu. Nada yang paling rendah adalah nada G.  Gambus. khususnya orang Jawa. pada waktu itu.antaranya: canang. Selain itu.  Biola. 1. Alat musik ini dibawa ke Nusantara oleh pedagang seperti yang dijelaskan sebelumnya. kompang juga digunakan untuk memberi semangat kepada tentara-tentara Islam ketika berperang. seperti marwas untuk memperindah irama nyanyian. Biola adalah sebuah alat musik gesek berdawai yang memiliki empat senar yang disetel berbeda satu sama lain dengan interval sempurna kelima. Biola memiliki nada tertinggi di antara keluarga biola.  Kompang. Alat musik ini memiliki fungsi sebagai pengiring tarian zapin dan nyanyian pada waktu diselenggarakan pesta pernikahan atau acara syukuran. nobat.W. kecapi. Kedatangan pedagang-pedagang Timur Tengah pada zaman Kesultanan Melayu Melaka telah membawa budaya masyarakat mereka dan memperkenalkannya kepada masyarakat di Tanah Melayu. kompang. Ada yang berukuran garis pusat sepanjang 22. yaitu viola dan cello. Dalam mengiringi penyanyi.5 cm. Kompang ialah sejenis alat musik tradisional yang sangat dikenal di kalangan masyarakat Melayu. gong. Alat musik gesek 14 . Gambus merupakan salah satu alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik. Alat musik ini identik dengan nyanyian yang bernafaskan Islam. serunai.A. nafiri.

Leher biola biasanya terbuat dari kayu mapel yang setipe dengan bagian belakang dan samping badan biola. untuk menambah massa serta kekerasan permukaan atas biola. Perangkat pembantu tersebut antara lain pasak penyetel untuk setiap senar. senar. Tonjolan tersebut penting untuk sambungan antara leher dan badan biola. Badan biola menyerupai bentuk jam pasir. namun pada saat mengukur panjang biola bagian ini tidak dihiraukan. beberapa penyetel tambahan pada ekor biola bila diperlukan. disebut luthier. orang yang memainkan biola biasa hanya disebut pemain biola. Sebuah tonjolan setengah lingkaran kecil yang terdapat pada bagian yang dekat dengan leher biola memberikan permukaan tambahan pada saat pengeleman. jembatan biola. bagian bawah. dibentuk suatu lekukan garis yang disebut purfling. Biola dilem menggunakan lem kulit binatang. termasuk biola. Beberapa biola antik dibubuhi tulisan tangan atau diberi lapisan cat sebagai ganti purfling pada bagian belakang biola. dan garis tipis yang disebut lapisan dalam. Bagian ini sering pula dibentuk purfling walaupun dalam hal ini tidak seberapa berpengaruh terhadap biola itu sendiri. Bagian-bagian biola dibuat dari kayu mapel. yang membantu mempertahankan lekukan pada iga biola. diberi nama demikian karena bentuknya). biasa dipilih yang memiliki alur sama. Bagian belakang biola umumnya dibuat dari kayu utuh yang dipahat secara simetris. Pada pinggir permukaan ini. Dua buah lekukan menyerupai huruf C pada kedua sisi samping biola dan memberikan ruang bagi busur biola untuk bergerak. sejajar dengan jembatan biola di atasnya. dan sebuah penyangga dagu. dan juga sebagai "lubang nafas" biola pada saat udara beresonasi di dalamnya. sejenis kayu cemara. atau resin. belum ada istilah khusus untuk hal tersebut. Sebuah nama yang lazim dipakai untuk biola ialah fiddle. ekor biola untuk menahan senar. Lubang suara tersebut mempengaruhi kelenturan suara biola. Kertas musik untuk biola hampir selalu menggunakan atau ditulis pada kunci G.berdawai yang lainnya. Sebuah biola dibagi menjadi beberapa bagian: badan biola. bas. disatukan oleh kayu yang disebut iga biola. Umumnya bagian biola dibuat dari kayu spruce. yang dipahat sehingga memiliki bentuk yang simetris dan diberi dua lubang suara (atau lubang-F. Tujuannya ialah menghalangi retakan yang berasal dari pinggir. (Penyangga dagu tersebut dapat tergabung dengan ekor biola ataupun dipasang di sebelah kirinya. pin dan tali untuk menahan ekor biola. dan biola seringkali disebut fiddle jika digunakan untuk memainkan lagu-lagu tradisional. Orang yang membuat atau membetulkan alat musik berdawai. batang penghubung. Sebuah balok kayu kecil dipasang di dalam permukaan atas biola. dan memperluas permukaan untuk pengeleman. Pada leher biola terdapat papan jari yang dibuat dari kayu eboni atau kayu lain yang 15 . leher biola. secara teknis masuk ke dalam keluarga viol. Di dalam bahasa Indonesia.) Badan biola terdiri atas dua papan suara yang melengkung. Iga biola biasanya terdiri dari bagian atas keempat sudut. dan beberapa macam perangkat pembantu.

Alat musik ini dapat juga berfungsi sebagai roffle ketukan atau mat. yaitu gendang kecil. Gendang mempunyai banyak fungsi.  Marwas. biasa kayu eboni atau gading. Rebana adalah sejenis gendang satu muka yang digunakan untuk mengiringi tarian dan nyanyian rakyat. Rebana dipukul dengan satu tangan seperti juga teknik yang digunakan 16 . dan dipernis dengan kayu eboni. yang disebut sadel atas. Kayu eboni sering dipilih oleh pengrajin biola karena sifatnya yang keras. ada juga gendang yang kedua sisinya ditutup dengan kulit yang diikat dengan tali yang terbuat dari kulit atau rotan sedemikian rupa sehingga dapat dikencangkan dan dilonggarkan. menawan. Pergerakan udara ini disalurkan ke lidah akordeon sehingga menimbulkan bunyi. Gendang kecil biasa disebut rebana. Pemusik memainkan tombol-tombol akord dengan jari-jari tangan kirinya. Pada ujung papan jari yang atas terdapat segaris kayu yang menonjol. Pada saat dimainkan. Gendang terbuat dari kayu dengan selaput (membran) yang menghasilkan bunyi bila dipukul. atau sering juga hanya sebagai pelengkap untuk lebih meramaikan suasana. Gendang yang berukuran sedang dan besar ada juga yang menyebutnya redap. Akordeon merupakan alat musik sejenis organ. Marwas termasuk salah satu alat dalam tarian musik zapin. Selain itu.  Gendang.  Rebana. Beberapa biola yang sangat tua menggunakan kayu mapel untuk papan jarinya. Cara memainkan gendang dengan dipukul. terbuat dari kulit kambing. akordeon didorong dan ditarik untuk menggerakkan udara di dalamnya. Ada berbagai ukuran gendang. sedang dan besar.dicat hitam. Alat musik ini digunakan sebagai peningkah dalam musik pentas Mak Yong. baik dengan tangan saja atau dengan alat pemukul gendang. marwas berfungsi menjaga kestabilan intro dan melahirkan harmoni musikal. Alat musik ini relatif kecil. Dalam tataran musik zapin. sama seperti jembatan biola digunakan untuk hal yang sama di bagian badan biola.  Akordeon. kayu cempedak dan rotan. di antaranya sebagai pengiring tarian atau pencak silat. sedangkan tangan kanannya memainkan melodi lagu yang dibawakan. dan dimainkan dengan cara digantungkan di leher. Beaufort dan Sipitang. pembawa tempo atau penegasan dinamik sebuah orkes. Gendang termasuk dalam klasifikasi alat musik perkusi. Marwas adalah sebuah gendang yang berukuran lebih kecil dari gendang biasa. Tonjolan ini digunakan untuk menahan senar. dan tahan lama. disebut juga ‗Adai-Adai‗ oleh masyarakat Melayu berketurunan Brunei di daerah Papar.

 Rebab. tali-talinya dipetik untuk memainkan mode rithme sebagai suara nemonik. Bedug terbuat dari sepotong batang kayu besar atau pohon enau sepanjang kira-kira satu depa atau lebih. alat musik ini digunakan dalam acara meratok (meratap). Kecapi buluh mempunyai enam tali yang ditegangkan dengan diperkuat oleh kayu penungkat (bridge). terdapat juga sejenis rebana (gendang panjang) yang mempunyai satu muka. Bagian tengah batang dilubangi sehingga berbentuk tabung besar. bedug menimbulkan suara berat. gendang rebana sering juga disebut ‗rempana‗.untuk rebana yang terdapat dalam ensemble musik sinkretik yang lain. Bagi suku-bangsa Bajau. gantian kepada gendang secara meningkah dengan suara yang dihasilkan dari tepukan di sebelah permukaannya yang tampak terbuka. Rebab berfungsi sebagai alat musik penghibur diri. Sedangkan bagi masyarakat Brunei yang berdomisili di Sabah. rendah. Gendang ini biasanya digunakan dalam kesenian musik ‗Bertitik‗ untuk memainkan pola pukulan seperti irama ‗Kedidi‗.bila ditabuh. Di kalangan masyarakat Brunei terdapat juga sejenis gendang kecil yang disebut ‗gendang labik‗ dan ‗dombak‗. Gendang itu diposisikan tegak di atas lantai dan dipukul dengan tangan. ‗Ayas‗ dan ‗Tidong‗. Ujung batang yang berukuran lebih besar ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang. Kecapi buluh dibuat dari tabung-tabung buluh yang terpilih dan tali-talinya juga dikupas dari sebagian kulitnya tanpa diputuskan hujungnya. Beduk adalah gendang satu atau dua membran yang menutupi lubang depannya dan bentuknya memanjang (elongated). Selain itu.  Bedug. tetapi dapat terdengar sampai jarak yang cukup jauh. Peranannya dalam budaya masyarakat Melayu khususnya di Nusantara adalah bersifat non-musical. dua lubang berbentuk empat persegi dilubangi untuk menghasilkan suara gong ibu dan anak melalui kaedah petikan tali. Rebab dimainkan dengan sendiri untuk mengiringi nyanyian yang dikumandangkan oleh pemainnya. Dalam suatu pertunjukan. Kemban rotan juga dipasang pada kedua- 17 . yaitu mengiringi dari tempat tersembunyi ketika sanak keluarga menangisi anggota keluarga yang meninggal.  Kecapi. Bedug biasanya dikenal sebagai salah satu kelengkapan masjid untuk memberi tanda waktu dan memanggil orang Islam bersembahyang. yaitu sejenis gendang satu muka. Pada sisi tabung berkenaan. Kecapi Buluh juga dikenali sebagai ‗Gendang Kecapi‗. Pukulan rebana serta nyanyian Adai-Adai diadakan untuk merayakan pesta atau menyambut tamu kehormatan. bernada khas.

dua bagian penghujung badan Kecapi untuk menentukan jarak getaran bagi tali-tali tersebut apabila proses penalaan dilakukan.  Canang. Canang adalah alat musik idiofon dari perunggu yang terdapat di Jambi. Canang terdiri atas 4 - 5 alat berbentuk bonang dengan garis tengah antara 30 dan 40 cm. Alat ini diletakkan berjejer di atas kerangka kayu atau rentangan rotan. Sebagai pemukul, digunakan sepotong kayu atau rotan. Sepasang canang dapat dimainkan oleh satu orang, adakalanya dimainkan oleh dua orang.  Tetawak. Tetawak adalah sejenis alat musik berbentuk gong yang terdapat di Jambi. Alat ini dibuat dari perunggu dengan ukuran yang lebih kecil dari gong dan ditabuh dengan alat pukul khusus seperti penabuh gong. Tetawak di Jambi bergaris tengah 35 sampai 40 cm. cara menabuhnya mirip dengan cara menabuh gong. Tetawak termasuk salah satu barang pusaka bagi suku-bangsa Melayu di Sumatera. Pada masa lampau tetawak berfungsi sebagai alat musik dan alat pemberi tanda bahasaya. Sebagai alat musik, tetawak digunakan dalam orkes tradisional, orkes Melayu, atau perangkat gending untuk mengiringi tari pencak.  Nobat. Salah satu contoh musik yang berperan besar di kalangan Istana adalah seni Nobat. Di Tanah Melayu, Nobat merupakan musik yang berfungsi besar di Istana. Nobat adalah salah satu jenis musik kesenian Melayu sejak 400 tahun yang lalu. Nobat dikenal sebagai seni persembahan Istana Di Raja Melayu, khususnya di Negeri Perak, Kedah, dan Kelantan. Nobat Kedah adalah nobat yang paling lama dalam sejarah kesenian Melayu. Bahkan masih kekal hingga saat ini. Nobat adalah sejenis pancaragam Di Raja yang hanya dimainkan di istana dan pemain musiknya terdiri dari orang-orang tertentu. Sudah berabad-abad, nobat hanya sinonim di telinga penduduk yang tinggal di sekitar kawasan nobat, sering dimainkan seperti Alor Setar, Kuala Kangsar, Kelang dan Kula Terengganu. Sedangkan masyarakat luar tidak banyak yang mengetahui mengenai Nobat. Bertitik tolak dari sini, Yang Dipertuan Agong pertama yang dilantik selepas negara mencapai kemerdekaanm, yang Yang Dipertuan Besar Negeri Sembilan meniadakan musik Nobat sebagai musik istana. Nobat telah dimainkan di istana negara sebagai pengesahan kepada pertabalan itu. Sejak itu Nobat mulai dikenal masyarakat umum. Namun seiring dengan perubahan zaman dan pertukaran waktu, pertabalan ini semakin dilupakan dan banyak generasi muda yang tidak mengetahui tentang Nobat.  Nafiri.

18

Nafiri ialah sejenis alat tiup horn seperti seruling yang dibuat dari perak dan berukuran panjang 32 inci atau 33 cm. Bunyinya terdengar sayup-sayup sampai. Nafiri dimainkan dalam musik nobat dalam majlis hiburan kaum kerabat diRaja (kerajaan), mengiringi istiadat-istiadat istana, istiadat pertabalan, hari keputeraan Sultan, perkahwinan Diraja dan upacara sambutan Raja.            Lengkara . Katambung (Kalimantan Tengah). Guriding: Alat Musik Tradisional Orang Banjar, Kalimantan Selatan. Rapai, Alat Musik Tradisional Aceh. Serune Kalee, Alat Musik Tradisional Aceh. Dambus: Alat Musik Tradisional Pangkalpinang, Kepulauan Riau. Sampe: Alat Musik Tradisional Melayu Dayak di Kalimantan Timur. Kelentangan: Alat Musik Tradisional Orang Melayu Kalimantan Timur. Serunai . Gong . Seruling .

2. Kesenian Musik Tradisional.  Musik Bambu Hitada Kesenian Tradisional Maluku Utara. A. Asal-usul Kebudayaan merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan Tuhannya, antara manusia dengan sesamanya, dan antara manusia dengan alam dimana mereka hidup. Oleh karena polapola interaksi yang terjadi berbeda-beda, maka kebudayaan yang dihasilkan berbeda-beda dan mempunyai keunikan masing-masing. Salah satu kebudayaan yang cukup unik tersebut adalah Musik Bambu Hitada. Musik tradisional ini merupakan salah satu kesenian tradisional masyarakat Halmahera, Maluku Utara. Menurut Tengku Ryo, musik tradisional lahir dari proses panjang interaksi manusia dengan alam. Oleh karena alam yang menjadi sumber inspirasi berbeda-beda, maka musik yang dihasilkannyapun juga berbeda-beda, tidak hanya pada bunyi-bunyiannya, tetapi juga pada alatalat yang digunakan untuk menghasilkan bunyi-bunyian tesebut. Lebih lanjut, Tengku Ryo mengatakan bahwa musik tradisional tidak saja digunakan untuk hiburan, tetapi juga digunakan oleh masyarakat yang memegang teguh tradisi untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Mereka berkomunikasi dengan Tuhan menggunakan irama musik dan nyanyian . Pendapat Tengku Ryo di atas dapat kita gunakan untuk membaca sejarah munculnya kesenian tradisional, seperti halnya Musik Bambu Hitada yang pada kesempatan kali ini menjadi fokus
19

pembahasan. Bambu bagi masyarakat Halmahera, tidak saja dapat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat rumah, pagar, tiang, dipan, rakit sungai, dan permainan bambu gila, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai alat musik. Kesenian dengan bambu sebagai peralatan utamanya oleh masyarakat Halmahera disebut Musik Bambu Hitada atau Hitadi Bagi masyarakat Halmahera, Musik Bambu Hitada merupakan hasil kreativitas yang tidak saja berfungsi untuk menghibur masyarakat, tetapi juga untuk kelengkapan upacara, seperti upacara perkawinan dan upacara syukuran hasil pertanian. Seiring perkembangan zaman, dan semakin gencarnya musik-musik modern memasuki relung-relung kehidupan masyarakat desa, musik tradisional, seperti halnya Musik Bambu Hitada, semakin tersisihkan. Selain tersisihkan, fungsi musik tradisional ini juga mengalami reduksi, dari musik sakral-profan menjadi sekedar musik profan yang sengaja diproduksi untuk kepentingan pasar. Jika pada awalnya Musik Bambu Hitada berada pada ranah sakral-profan, maka saat ini telah mengalami reduksi fungsi sehingga hanya berada di ranah profan. Kondisi ini harus disikapi secara arif dan bijaksana oleh segenap stake holder agar musik tradisional, seperti Musik Bambu Hitada, tidak musnah tergilas musik modern yang lebih canggih dan tidak kehilangan fungsi-fungsi tradisionalnya. Menurut penulis, ada tiga hal yang harus dilakukan untuk menyelamatkan Musik Bambu Hitada. Pertama, perlu ditumbuhkan rasa memiliki masyarakat, khususnya anak-anak, terhadap Musik Bambu Hitada. Sejak dini anakanak harus dikenalkan tidak saja kepada bagaimana membuat dan memainkan Musik Bambu Hitada, tetapi juga nilai-nilai apa saja yang dikandungnya. Kedua, melakukan pengembangan Musik Bambu Hitada sehingga dapat diterima oleh masyarakat, namun harus tetap berlandaskan nilai-nilai lokal. Munculnya kelompok-kelompok Musik Bambu Hitada merupakan fenomena positif terhadap keberlangsungan musik ini. Namun pengembangan harus dilakukan secara hati-hati agar Musik Bambu Hitada tidak kehilangan ruhnya. Ketiga, mengembangkan dan mengemas Musik Bambu Hitada menjadi paket-paket wisata. Dengan cara ini, Musik Bambu Hitada akan mampu menjadi penopang kebutuhan ekonomi para pelestarinya. Agar mampu menjadi paket-paket wisata yang menarik, maka pemerintah harus memfasilitasi masyarakat untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan memainkan Musik Bambu Hitada, serta kemampuan menejerial pengelolaan kelompok musik. B. Peralatan Untuk memainkan Musik Bambu Hitada, peralatan-peralatan yang diperlukan antara lain Ruas Bambu. Sebagaimana namanya, maka peralatan utama Musik Bambu Hitada adalah batangan bambu. Batangan bambu yang dijadikan peralatan Musik Bambu Hitada biasanya hanya terdiri dari 2 ruas dan panjangnya tidak lebih dari 1,75 m. Biasanya batang bambu ini sudah sudah
20

 2. maka ukuran bambu baik panjang maupun besarnya berbeda-beda. Juk. suara musik yang dihasilkan akan semakin semarak. Cek personel sangat diperlukan untuk mengetahui kesiapan masingmasing anggota kelompok untuk memainkan alat musik sesuai dengan tugasnya masingmasing. Alat musik ini terbuat dari batok buah kelapa yang masih utuh. personel musik ini semuanya laki-laki. D. Alat musik ini biasanya juga dicat warna-warni. Cikir. ada dua tahapan untuk memainkan Musik Bambu Hitada. dan tahap memainkan. Agar tampilan bambu lebih menarik dan indah. Mengecek personel. Di dalam batok kelapa tersebut kemudian diisi dengan beberapa butir kerikil bulat atau biji kacang hijau kering. dan Juk. Peralatan seperti Bambu Hitada. Alat ini dibutuhkan jika Musik Bambu Hitada dimainkan di atas ubin.dilobangi sesuai nada tone. 1. dan karung goni harus dicek apakah dalam kondisi siap pakai atau tidak. Tahap Persiapan Pada tahap ini. Agar menghasilkan nada tone yang berbeda-beda.  Cikir. Pemain Satu grup kelompok Musik Bambu Hitada biasanya beranggotakan 5 hingga 13 orang. biasanya berperan sebagai vokalis. permukaan bambu dicat warna-warni.   C. Satu atau dua buah biola tradisional. Beberapa buah Juk. Alat ini berbentuk gitar kecil yang dibuat sendiri dan dicat warna-warni. Dengan kata lain. Cikir. bukan pemain alat musik. Biasanya. Semakin banyak orang. Seperti halnya Bambu Hitada. Cara Memainkan Secara garis besar. biola tradisional. Tahap memainkan 21 . Kesiapan peralatan sangat menentukan sukses tidaknya permainan Musik Bambu Hitada. karung goni dipakai agar ubin dan batang bambu tidak mudah rusak ketika dibenturkan. Karung goni. hal-hal yang harus dilakukan antara lain:  Mengecek peralatan. yaitu tahap persiapan. Jika pun ada perempuan. biola tradisional ini juga dicat warna-warni.

Semua alat musik dimainkan secara bersamaan sehingga menghasilkan satu irama musik yang enak didengar. Menurut penulis. Selain itu. maka dengan sendirinya Musik Bambu Hitada menjadi benda sakral. Keempat. dan biola tradisional dengan cara talinya dipukul-pukul. nilai sakral. kita dituntut untuk tidak saja menghormati orang lain. nilai kebersamaan. kreativitas. Musik Bambu Hitada mengajarkan kepada kita agar senantiasa patuh dan taat terhadap ketentuan yang telah 22 . sebagai mana disebutkan pada nilai sakral di atas. Ia dapat menjadi benteng perisai musik ini sehingga tidak punah pada satu sisi. Keberadaan Musik Bambu Hitada merupakan salah satu bukti kreativitas masyarakat Halmahera. dan ketaatan kepada sistem. Pertama. Setiap orang harus taat dan mematuhi sistem aturan yang berlaku. Di tengah kondisi masyarakat yang semakin individualis. kebersamaan. Dalam kebersamaan. Nilai-nilai tersebut di antaranya adalah: nilai sakral. Batang bambu dibunyikan dengan cara dibanting tegak lurus di tanah. label sakral ibarat pisau bermata dua. Ketiga. musik ini menjadi pelengkap upacara-upacara sakral. dan melakukan komunikasi dengan sakral. Tanpa kebersamaan. seperti upacara perkawinan. juk dengan cara dipetik. bambu tidak sekedar bahan baku untuk membuat rumah dan benda-benda lainnya. ketaatan kepada sistem aturan. E. tetapi pada awal perkembangannya. tetapi juga dapat menjadi media untuk berkreativitas dalam berkesenian. Bagi masyarakat Halmahera. pada sisi yang lain. nilai kreativitas. Tujuannya untuk meredam efek dari benturan dua benda keras (bambu dan ubin). Sebagai pelengkap upacara-upacara. maka permainan Musik Bambu Hitada bisa segera dimulai. Walau kini Musik Bambu Hitada lebih menonjol aspek hiburannya. niscaya akan tercipta tata kehidupan yang tertib. Maluku Utara. maka di atas tersebut diberi alas karung goni.Setelah semua peralatan dan para pemain musik telah siap. tetapi juga rela dengan peran-peran yang dilakukan masing-masing personel. tidak mungkin Musik Bambu Hitada menghasilkan irama musik yang menarik. Dalam permainan musik ini. Jika di atas ubin. dan menjadi penghambat perkembangan musik ini. Kedua. Cikir dibunyikan dengan digoyang-goyang. Nilai-nilai Musik Bambu Hitada merupakan bagian dari khazanah kebudayaan Halmahera. Musik Bambu Hitada juga menjadi media kreatif untuk membangun relasi sosial dengan masyarakat pada satu sisi. Dengan cara ini. Musik Bambu Hitada mengajarkan kepada kita untuk senantiasa membangun kebersamaan dengan pihak lain. setiap orang hanya mampu memegang dua batang bambu yang masing-masing hanya memiliki nada satu tone. Posisi sakral Musik Bambu Hitada harus disikapi secara cerdas. Musik ini merupakan pengejawantahan dari nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam masyarakat Halmahera.

Langgam memiliki ciri khusus pada penambahan instrumen antara lain siter. saron. Solo. musik jenis moresco adalah irama tari Bangsa Mor yang tumbuh di Portugal dan Spanyol pada abad ke-15. Sekitar abad ke-19. Asal Usul Pengaruh kaum kolonialis ternyata tidak selamanya buruk. Kristanto. Perkembangan musik keroncong menemui titik penting saat muncul istilah periode ―keroncong abadi‖ (1920-1959). Di daerah inilah para tawanan perang memainkan musik fado. tapi perlu diakui di sini bahwa keroncong mendapat pengaruh musik atau alat musik dari Barat. atau sistem organisasi permainan. A. 23 . Keroncong akhirnya menyebar ke Nusantara.B. Malabar. 2000: 419). edisi 18 November) Para tawanan perang ini kemudian dibawa ke Batavia (Jakarta) dan ditempatkan di kawasan yang waktu itu disebut Tanah Serani (Jakarta Utara).  Keroncong Johor: Keroncong dengan Irama Melayu. Pengaruh Portugis pada keroncong dapat dirunut melalui kisah jatuhnya Malaka dari Portugis ke Belanda pada 1648. Goa (India). dan opsir Portugis. Di bidang kebudayaan misalnya.kompas. Kekalahan perang memberi konsekuensi munculnya para tawanan perang yang umumnya berasal dari keturunan Bengali. Dirunut dari kisahnya. moresco sudah dikenal dengan nama musik keroncong. lalu dikenal di Belanda pada abad ke-16. Malaysia. Meskipun terdapat pro dan kontra apakah keroncong termasuk musik asli Melayu atau tidak. (www. (J. Maluku. ternyata pengaruh baik kaum kolonialis tetap dilestarikan. bahkan ke luar negeri. moresco cepat terkenal dan diminati banyak kalangan. Langgam sendiri adalah bentuk adaptasi keroncong terhadap musik gamelan Jawa. Bentuk awal musik fado disebut moresco yang diiringi oleh alat musik dawai (ukulele).com. dan Langgam. Malaysia. Salah satu pengaruh baik itu terdapat pada seni musik keroncong. Malaka. Mulai dari Yogyakarta. Salah satu bangsa yang diduga kuat mempengaruhi musik keroncong sampai menjadi salah satu kebudayaan Melayu adalah Bangsa Portugis. Pada periode ini muncul bentuk keroncong jenis Stambul. sejenis musik yang memiliki hubungan historis dengan Portugis. kendang (bisa diwakili dengan modifikasi permainan cello ala kendang). Apa jadinya jika masing-masing personel Musik Bambu Hitada membuat aturan sendiri? Tentu sebuah irama musik yang sumbang dan tidak akan enak untuk didengar. dan adanya suluk berupa introduksi vokal tanpa instrumen untuk membuka sebelum irama dimulai secara utuh . Kini kawasan tersebut dikenal sebagai Kampung Tugu. Salah satunya mewabah di Johor. Keroncong Asli. Asia. Seperti efek domino. baik menyangkut mikanisme memainkan alat. Pengaruh periode ―keroncong abadi‖ inilah yang kemudian turut terbawa sampai ke Johor.ditetapkan.

Zainal Ibrahim. Mohd. Selain orang Jawa. Sudar Mohammad. Johar Bahar. Tapi revolusi musik keroncong mulai terjadi selepas Perang Dunia ke-II. biasanya para grup mempertunjukkan musik keroncong di berbagai jamuan atau pesta. perkembangan musik keroncong di Johor didukung pula oleh Yayasan Warisan Johor (Johor Heritage Foundation) yang berlokasi di JKR 293. Munculnya lagu keroncong dengan irama Melayu ini diikuti pula dengan tumbuhnya beberapa grup keroncong. Keroncong dapat tumbuh subur di daerah yang mempunyai penduduk orang Jawa. musik keroncong mulai digubah ke dalam orkestra. kumpulan gitar rancak. 07-2266172. Selain radio. Yayasan ini sengaja dibentuk untuk mendukung tumbuhnya kelompok seni keroncong dan gamelan di seluruh distrik di Johor. beberapa lagu dengan irama Melayu mulai memasuki musik keroncong. 80100 Johor Bahru. 07-2267549.Perkembangan keroncong di Malaysia sendiri tidak lepas dari kedatangan pekerja dari Jawa dan masuknya gamelan pada abad ke-18. Daerah tersebut misalnya di daerah Johor (Batu Pahat dan sekitarnya). Akulturasi keroncong-Melayu turut memberi andil munculnya musisi keroncong dari Johor. Telp. Johor. Tapi seiring perkembangan zaman dan komunitas penikmat. Mereka menciptakan lagu-lagu keroncong dengan corak Melayu seperti Zubir Said. hingga disiarkan di beberapa stasiun radio di Johor. Fax. Perkembangan keroncong semakin pesat dengan banyaknya minat dari warga Johor pada kesenian ini (keroncong). Mulai saat itu. khususnya di Johor Bahru telah terbentuk beberapa grup musik keroncong seperti ‗Suara Timur Keroncong Orkes‗ di Kampung Stulang Darat. Orang-orang inilah yang kemudian mengembangkan keroncong. Sebagai langkah awal. Puteh Ramlee. dan Perak Di Johor sendiri. Dua di antara 5 24 . Di sinilah akulturasi antara budaya keroncong dengan Melayu dimulai. Wan Yet. serta ‗Mawar Puteh Keroncong Party‗ di Kampung Chik Ami Ngee Heng yang diketui oleh Encik Omar bin Abu Samah. masuk ke dunia rekaman. Program pengembangan musik keroncong telah dimulai sejak 1997. Amin Johor Bahru. pantai barat negeri Selangor. warga di kalangan kaum Baba dan Nyonya (sebutan untuk orang-orang Cina di Semenanjung Malaka) juga sangat menggemari musik keroncong. Jalan Mariamah. ‗Pepat Keroncong Party‗ di Kampung Tambatan dan Mohd. perkembangan musik keroncong awalnya didominasi lagu-lagu yang berasal dari Indonesia. Sekitar tahun 1950-an di Johor. Mahzan Manan dan Muhammad Ariff Ahmad. dalam program ini diambil 5 orang tenaga pengajar keroncong dari Indonesia. Daerah sekitar semenanjung menjadi tempat dengan populasi orang Jawa yang cukup banyak. Ipoh. Ahmad Jaafar. Di awal terbentuknya grup keroncong tersebut.

Kota Tinggi. peralatan yang dipakai dalam setiap jenis musik keroncong secara umum sama. Violin dan Viola mempunyai sedikit perbedaan. Peralatan tersebut antara lain: 1. sering digelar lomba musik keroncong dan nyanyian lagu-lagu keroncong di seluruh daerah negeri Johor. Kluang. musik keroncong dengan sentuhan irama Melayu B. Dari sini muncul pembentukan bengkel-bengkel musik atau tempat latihan musik keroncong. Seruling (Flute) Sejenis alat musik tiup. Bengkel ini telah diresmikan keberadaannya pada 15-18 Juni 1999 di Pusat Kegiatan Seni. Biola (Violin) Alat musik berdawai empat ini dimainkan dengan cara digesek dengan alat penggeseknya yang khas. Viola lebih besar daripada violin dan bunyi viola lebih kasar. Tidak kurang dari 25 album keroncong dengan irama khas Melayu. Acara ini diikuti 15 peserta dari Indonesia dan 1 dari Malaysia yang diwakili oleh Yayasan Warisan Johor. Yayasan Warisan Johor. 2. Acara ini rutin digelar di setiap tahun.orang pengajar tersebut adalah Kuntoro Edhi S.R. dan Segamat. Salah satu eksistensi tersebut ditunjukkan oleh Yayasan Warisan Johor dalam International Keroncong Festival (IKF) 2008 yang diselenggarakan pada 4-6 Desember 2008 di Pendopo Pagelaran Sitihinggil Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Tidak hanya di dalam negeri. Flute menghasilkan bunyi yang lembut sehingga sesuai dengan musik keroncong. Mersing. Meski demikian. Dari bengkel musik keroncong ini lahir pula grup keroncong di beberapa daerah. lagu ―Gerimis Mengundang‖ yang dibawakan oleh Yayasan Warisan Johor dengan vokalisnya Wahidah A. 3. Dalam IKF 2008.Pd dan Suranto Hadi Widodo. Johor Bahru. seperti di Batu Pahat. musik keroncong di Johor dipadukan dengan irama Melayu. Pontian. sanggup memberikan warna tersendiri. Surakarta. Masih melalui Yayasan Warisan Johor. Sebutan umum untuk alat ini ialah biola. sepanjang tahun 2000. muncul atas kerja keras Yayasan Warisan Johor. Selain itu usaha keras dari Yayasan Warisan Johor tampak pula pada keberhasilan yayasan ini dalam mengeluarkan album keroncong. bahkan di luar negeri Yayasan Warisan Johor juga menunjukkan eksistensinya. Peralatan (Alat Musik) Agak berbeda dengan musik keroncong di Indonesia. Violin digunakan dalam musik keroncong sebagai alat melodi. Cuk (Ukulele) 25 .

Dari dua tipe yang bersatu (Langgam dan Stambul). C. yaitu aroma irama Melayu. Mochtar. Ciri Langgam merupakan sebuah ciri yang melekat kuat pada musik keroncong yang menjamur di wilayah Jawa. 7. khususnya Yogyakarta dan Solo. Irama cengkok Melayu sendiri dapat dirujuk ketika S.M. Tipe Musik Keroncong Johor Tipe musik keroncong yang ada di Johor bisa dirujuk dari akulturasi antara budaya Jawa dan Melayu. Dalam orkestra simfoni alat ini dimainkan dengan cara digesek. Tapi dalam musik keroncong dimainkan dengan cara dipetik dan hanya tiga dawai saja yang dipakai. Sumatera Barat ini sangat khas bergaya Melayu. bisa disimpulkan jika tipe yang dipakai dalam musik keroncong di Johor bercirikan Langgam. Double-Bass Alat musik paling besar ini mempunyai empat dawai. D. musik keroncong di Johor tetap mempunyai ciri khas tersendiri. maka sebenarnya musik keroncong di Johor bisa pula berbaur dengan tipe Stambul. yaitu G. Di sinilah celah yang memungkinkan masuknya irama Melayu ke dalam keroncong. alat musik berdawai empat ini dimainkan dengan cara dipetik seperti gitar. Tapi dalam musik keroncong. perkembangan keroncong melahirkan lagu jenis Stambul. Selo (Cello) Sebenarnya cello dimainkan dengan cara digesek. pianis orkes studio NIROM Surabaya menggubah lagu ―Pulau Brandan‖ sekitar tahun 1918-1919. Dari akulturasi ini. Lagu-lagu dari daerah ini (Jawa) sifatnya lebih tenang dan lembut. 26 . Akibatnya. Cak (Tenor Banjo) Alat musik berdawai empat ini berpasangan dengan cuk (ukulele) dan digunakan dalam musik keroncong untuk meningkatkan irama. 4.Merupakan alat musik berdawai empat. yaitu keroncong yang dimainkan di pagelaran komedi khas Melayu yang disebut komedi stambul. Cuk adalah alat utama untuk musik keroncong. Irama dan perpindahan nadanya lambat. 5. sehingga memungkinkan banyak cengkok dalam menyanyikan lagunya. Inilah yang membedakan antara Langgam di Jawa dengan musik keroncong di Johor. dan A. Gitar Alat musik berdawai enam ini digunakan dalam musik keroncong. Biasanya dipergunakan gitar akustik 6. Tapi meski bercirikan Langgam. Cengkok keroncong gubahan pianis asal Padang.

. . . . . . Asal usul Sasak adalah nama suku yang mendiami pulau Lombok. ... |V . . |I . . .|IV . ..| . . | Verse A |V7 . . 27 . | V . | IV . . . |I . | |I . . . |V . . . |I . . | V7 . |I . . .. | |I . . |IV . . . Tipe Langgam Tipe Langgam sendiri mempunyai dua versi.. . . | V7 . karena musik dan tari terekspresi melalui bunyi dan gerak dalam pertunjukan gedang beleq. | I . . . . . . . . . |V . Nama "stambul" diambil dari nama Istambul di Turki. |I . | |I . |I . . . | Bridge B |I7 . | I . | |V . . |V . . . . | I . . | dibuka dg broken chord I utk mencari nada |IV . . Kedua pandangan di atas ada benarnya.| . Suku ini mempunyai tradisi kebudayaan berupa kesenian gendang beleq. Akan tetapi pada beberapa grup gendang beleq saat ini. . . . . . . . Meski sudah memiliki bentuk baku. yakni pengulangannya langsung pada bagian B.Bridge B .A dengan pengulangan dari bagian A kedua seperti lagu standar pop: Verse A . . penari dan penabuh gendang beleq dimainkan oleh orang yang berbeda. | I . |I . . |IV . | V7 . . . . | V7 . | 2. hal ini dikarenakan sang penabuh menari sambil membunyikan gendang beleq. .. . |IV . |IV . . . | IV . | I . Alur akord Langgam sebagai berikut:     Verse A | V7 . | I . . panjang 32 birama. . . . . | I . . . . .1.| Verse A |V7 . . Tipe Stambul Nama Stambul merupakan jenis keroncong yang namanya diambil dari bentuk sandiwara yang dikenal pada akhir abad ke-19 hingga paruh awal abad ke-20 di Indonesia dengan nama Komedi stambul. | I . |  Gendang Beleq : Musik Perang Suku Sasak. . | I . V . . | IV . Kedua.|I . . |V .Verse A.. . | |IV . | I . | V7 . . Tentang kesenian ini masyarakat Lombok ada yang menyebut musik gendang beleq dan ada yang menyebut tari gendang beleq. . . . .A . . . V . . . . |I . | I . . . . |I . . Pertama A . | V7 . .adalah tacet atau iringan tidak dibunyikan):         |I .Verse A . . .. . | IV . . V7 . |I . V . . |IV . namun pada perkembangannya irama ini lebih bebas diekspresikan. | II# . . | II# . |I . . |V . . . . . . Alur akord Stambul Keroncong adalah sebagai berikut. |IV . . | |V . . . . . V7 . . V7 . pulau yang ketika zaman Belanda bernama Sunda Kecil.B . A. . . (tanda . | I . . .

ikut-ikutan menari. Saat dimainkan sekilas akan terdengar tidak teratur bunyinya. Para penonton biasanya akan berdiri menunggu di pinggir jalan. dan seruling. orang-orang Makasar dari Sumbawa menyeberang Selat Alas dan membnagun kontrol politik di wilayah Lombok Timur (Kraan. 1970). salah satu pemerhati kesenian Sasak. Kesan pertama kali mendengar.. Maret 2009). ngurisang (potong rambut bayi). Adapun awalan gen hanyalah pelengkap untuk memudahkan penyebutan.dang atau dung. serta suara yang paling keras. Setyaningsih (2009) dalam tesisnya menulis bahwa tradisi sasak seperti merariq. alat musik yang lain dimainkan sambil duduk‖(Wawancara. Lombok menjadi perebutan antar Raja Bali Karangasem dan Makasar dari Sumbawa. dengan kedua sisinya berlapis kulit kambing. terumpang. Musik gendang beleq konon pada zaman dahulu digunakan sebagai musik perang. Saat ini sekaha direkrut dengan cara mengundang siapa saja yang ingin berlatih menjadi sekaha (biasanya di rumah pemimpin sekaha yang sudah ada). Musik gendang beleq difungsikan juga sebagai pengiring upacara adat seperti merarik (pernikahan). dan jika dipukul (tabuh) akan berbunyi dang. pada saat yang sama. Dengan demikian gendang beleq berarti gendang besar. Musik gendang beleq dimainkan oleh dua orang pemain yang disebut sekaha. bahkan zaman dulu yang berdiri hanya gendang dan beberapa penari saja. Sejarah mencatat bahwa Lombok pernah dikuasai oleh Kerajaan Bali yaitu Klungkung (abad 17) dan Karangasem (abad 18) dalam rentang waktu sangat lama (Suhartono. juga begawe beleq (upacara besar). sapi atau kerbau. Musik gendang beleq dilengkapi juga dengan gong. irama. atau hanya sekedar bersorak gembira.. oncer. ritme dan suara serulingnya nampak seperti pada musik Bali. dari mulai anak muda sampai orangtua. lebih besar ukurannya dari gendang yang dipakai di Lombok dan daerah lain umumnya. orang Bali dari Karangasem menyeberang Selat Lombok dan mendirikan beberapa perkampungan serta membangun kontrol politik diwilayah Lombok Barat . Latar belakang sejarah kolonialisasi Bali yang cukup panjang. 1980 : 2)..dung. Bunyi dang. Pada Abad 17. dan ulang tahun provinsi. acara ulang tahun kota. pencek. Kata beleq dalam bahasa Sasak berarti besar. gedang beleq. gendang dalam pertunjukannya menempati posisi paling depan sendiri. dinamai gendang beleq karena .Gendang beleq merupakan sebuah alat musik tabuh berbentuk bulat panjang. dan ramai. dan perisean merupakan pengaruh dari Kerajaan Bali. yaitu untuk mengiringi dan memberi semangat para ksatria dan prajurit kerajaan Lombok yang pergi atau pulang dari medan perang. ―Selain bentuknya yang besar. tampaknya juga berbekas pada musik gendang beleq ini. terbuat dari pohon meranti yang dilubangi tengahnya. Pada permulaan abad 17. Menurut Mamiq Hidayat. Para sekaha ini 28 . Pada zaman dahulu sekaha berasal dari masyarakat yang dipilih oleh sekaha senior. Gendang beleq dipertunjukkan juga untuk hiburan semata seperti festival.dang itulah nampaknya yang diabadikan untuk menamainya. ngitanang atau potong loloq (khitanan).

bahkan sesuai dengan pesanan sponsor. bukan memainkannya.kebanyakan adalah keturunan. Mereka menganggap kelompok gendang beleq seperti ini tidak melestarikan budaya dengan utuh. masyarakat tertentu (baca : orangtua Sasak) memandang perilaku ini negatif. Melihat kondisi ini. sekarang saya bisa tabuh gendang. pemimpin sanggar Bao Daya. Masyarakat membiayai aktifitas mereka dari hasil manggung seperti untuk festival budaya. dan bebet (kain yang melapisi pinggang seperti pada pakaian Melayu Minangkabau). bergaya pakai handphone atau mode baju atau kaos daripada diajak belajar musik gendang beleq. nongkrong di jalan atau gang. Lotim saat mengobrol disanggarnya pertengahan juni 2009 lalu. dan yang paling sering untuk mengiringi upacara adat merarik. karena dianggap satu-satunya identitas yang membedakan dengan musik modern. menghabiskan waktunya di depan televisi menonton sinetron atau acara musik populer yang memang menjamur saat ini. dodot. Namun sekarang karena pengaruh zaman modern. Cemoohan juga sering ditujukan pada sekaha yang berusia muda. baju dan celana sekaha berbeda-beda warna antar kelompok gendang beleq. B. dodot (ikat pinggang). bebet sembarangan. seruling atau gong‖. lebih banyak suka naik motor kebut-kebutan. yang tidak boleh ditingalkan dan harus dipakai serta bercorak batik adalah sapo„ (ikat kepala). Satu hal yang menjadi keluhan para pelestari gendang beleq saat ini adalah sulitnya mencari sekaha. penggembira kampanye salah satu partai tertentu. Lenek. ―Saya jadi begini juga keturunan. Beberapa kelompok gendang beleq saat ini membuat seragam sendiri. dimana ketika pertunjukan gendang beleq mereka memakai sapo„. memakai anting-anting atau hanya sekedar memakai kaos. Anak-anak muda Lombok sekarang. Musik gendang beleq dikelola sendiri oleh masyarakat secara mandiri. Peralatan Berikut marilah kita mengenal alat-alat yang terdapat dalam musik gendang beleq : 29 . Kata Mamieq Atun. biasanya mereka mendirikan komunitas-komunitas budaya di beberapa kampung Lombok. ulang tahun kota. artinya mereka saat ini menjadi sekaha karena dahulunya bapak atau kakeknya adalah sekaha juga. Kedua atribut ini diangggap penting. dulunya bapak saya penabuh gendang. Ini berbeda dengan zaman dahulu dimana gendang beleq masih banyak terdapat di kampung-kampung Lombok. karena tidak memakai seragam adat. Musik gedang beleq sejak dahulu dipertunjukan dengan cara tradisional. Semua sekaha dalam pertunjukan gendang beleq harus memakai pakaian adat Sasak lengkap dengan atributnya. Namun demikian. dengan bordir atau sablon tulisan nama kelompok di belakang seragam. seperti rokok Dji Sam Soe seperti pada foto.

terbuat dari pohon meranti besar gelondongan yang dipotong. berbentuk silinder dengan lubang yang besar ditengahnya berdiameter kurang lebih 50 centimeter dan panjang 1.5 meter. karena berat menggendongnya. dengan sekaha cadangan untuk penabuh gendang atau peniup seruling. jika dipukul akan menghasilkan suara yang mendengung. Alat penabuh dan pemukul. Biasanya perempuan hanya sebagai penari tambahan saja. Bunyi dan irama kenceng inilah yang membuat musik gendang beleq terdengar sama dengan musik Bali. 3. Gong. terlihat tidak menyulitkan pemain untuk memukulnya. 6. dari mulai anak kecil umur 7 tahun sampai orangtua umur 60 tahun. Menurut keterangan beberapa sekaha. berbentuk seperti gong tetapi ukurannya lebih kecil dari terumpang. Bentuknya yang besar. lubang kayu ditutup dengan kulit sapi atau kambing yang telah disamak. berbentuk seperti kenceng tetapi bentuknya kecil-kecil dan diletakkan pada sebuah papan kayu yang digantung di leher. 7. masing-masing orang memegang sepasang. Terdapat dua model seruling yang di pakai dalam gendang beleq. panjang dan berat. yang panjangya kurang lebih 50 centimeter dan 30 centimeter. dirajut benang dan dilapisi lem agar kuat (bentuk mondol). C. Jenis kelamin semua sekaha adalah laki-laki. hampir sama dengan terumpang hanya ukurannya lebih besar. 2. 8. terkadang 20 atau lebih. Pemain atau Sekaha Pemain gendang beleq dalam bahasa Sasaknya disebut Sekaha. terbuat dari kuningan atau tembaga. Terumpang. Oncer atau petuk. sejak dulu pemain gendang beleq pasti laki-laki. berbentuk seperti piring dengan tengah luarnya diberi tonjolan dan tali untuk pegangan. Di ujung kanan kiri gendang dipasang pengait untuk memasang tali atau selendang agar dapat diselampirkan (digantungkan) di leher atau bahu. alat tabuh gendang berupa kayu pohon kelapa sepanjang 50 centimeter dengan ujungnya dibalut kain.1. Pencek. Terumpang terbuat dari kuningan. dalam gendang beleq terdapat dua buah terumpang. 5. Dalam satu rombongan musik gendang beleq terdapat kurang lebih 17 sekaha. 4. Suling atau seruling. Kenceng (dibaca seperti kata kelereng). Gendang beleq. alat ini berbentuk seperti wajan besar yang tengahnya terdapat bundaran kecil yang berupa benjolan. terbuat dari kuningan juga. dibuat dari bambu dengan lubang-lubang kecil di tubuh bambu untuk menghasilkan bunyi merdu. Ada juga 30 . Alat pemukul sama dengan penabuh hanya balutan kain agak kecil dan tipis. Kenceng ini terdiri dari dua pasang. terbuat dari kuningan atau tembaga.

Latihan Proses latihan merupakan proses yang paling vital sebelum memulai permainan. dengan cadangan satu sekaha. setiap sekaha memainkan sepasang kenceng. 7. Jika sudah dirasa memadai beranjak pada proses selanjutnya. 3. cara memainkan musik ini terlihat begitu rumit dan harus hati-hati. konsentrasi dan semangat. Enam sekaha pemukul kenceng. Jika belum lengkap alatnya harus dicari.rombongan gendang beleq yang dilengkapi dengan kelompok penari khusus. dan jika sekaha nya tidak hadir akan dicari penggantinya. Itu sebagai tanda untuk alat selanjutnya siap 31 . proses latihan ini akan mensiasitanya. Dua sekahan pemukul oncer atau petuk. Cara memainkan Saat pertama kali menyaksikan pertunjukan gendang beleq. 4. maka umumnya itu akan berdampak pada pertunjukannya. namun tidak sedikit ditemukan penabuh gendang yang berbadan kurus. apakah sudah lengkap atau belum. Lebih jelas uraiannya di bawah ini : 1. akan diteruskan pada proses selanjutnya. biasanya dipilih sekaha yang berbadan besar karena dianggap kuat. 2. juga untuk mengecek apakah alat-alatnya bisa dipergunakan dengan baik. Namun karena para sekaha itu sudah terbiasa memainkan. yang sulit adalah jika sekaha yang mahir berhalangan dan diganti dengan sekaha baru. Satu sekaha untuk peniup suling atau seruling dengan satu peniup cadangan. Pelaksanaan Alat yang pertama dibunyikan adalah gendang beleq. 5. Jika sudah lengkap semua. Biasanya sekaha akan menabuh dua kali kanan dan satu kali kiri dengan pukulan berirama. dengan cadangan satu sekaha. karena proses ini bertujuan untuk melihat apakah para sekaha sudah siap semua. karena iramanya monoton. Dua sekaha pemukul pencek. maka kesalahan itu dapat teratasi dengan cepat. 2. seperti menangkupkan dua piring secara bersamaan. D. yaitu : 1. Kenceng dimainkan dengan cara ditepuk. sehingga terlihat banyak sekali personelnya. Empat sekaha penabuh gendang beleq. 6. Jika dicermati. Dua sekaha pemukul terumpang. Apabila dalam proses latihan ini tidak bagus. Persiapan Proses ini dimulai dengan menyiapkan mengecek alat dan sekaha. jika belum maka akan diperbaiki terlebih dulu. secara umum memainkan musik gendang beleq terbagi dalam tiga proses. Empat sekaha penabuh Gong. Dari semua alat musik petuk mudah untuk dipukul. 3.

cara memainkan gendang beleq cukup perlu konsentrasi yang tinggi. ―Karena jika ada satu saja sekaha yang salah dalam memainkan alat musiknya. seruling dan kenceng. Keterikatan akan satu imajinasi yang sama. Nilai-nilai Nilai adalah imajinasi orang atau komunitas terhadap perilaku atau lingkungan yang dialaminya (Anderson. Berdasar penilaian ini. kesabaran. seruling dan lainya. Musik gendang beleq memiliki beberapa makna. ketelitian. salah seorang sukaha gendang beleq geger girang. Pancor. maka suara musik akan tidak enak didengarkan mas‖. ibarat sebuah orchestra. Gendang beleq dalam bayangan manusia Sasak memiliki makna yang luhur. Jika dilihat dari alunan musiknya yang ramai. 2002). bahkan sambil makan plecing (sayur khas Lombok).menyambut. Nilai psikologis. 2. Mereka mentradisikannya agar difahami oleh keturunan mereka dan dipelajari muatannya. musik gendang beleq bagi orang Sasak dianggap sakral. budaya bahkan mungkin agama. Musik gendang beleq dimulai berdasar komando dari penabuh gendangnya. Seni musik gendang beleq dapat menjadi ajang untuk interaksi sosial yang terbuka tanpa sekat status sosial. yaitu sama-sama manusia Sasak yang memiliki berbagai kesamaan. semenjak itu seruling tidak pernah berhenti berbunyi. Nilai filosofis. dan akan disambut oleh kenceng dengan tepukan berirama langsung menghentak. karena di dalam musik gendang beleq terkandung keindahan. 3. misal terlambat atau kecepatan saat memukul. F. penabuh gendang adalah konduktornya. Umumnya irama musik yang dimainkan adalah lagu-lagu Sasak. namun karena bunyinya paling keras. Musik ini tidak mungkin ada tanpa nilai-nilai filosofis tersebut difahami terlebih dahulu oleh nenek moyang Sasak. kebijakan dan kepahlawanan. Realitas ini tentu saja bertujuan untuk terus menyambung imajinasi Sasak sebagai manusia yang terikat secara psikologis dengan tanah leluhurnya. namun sekarang sering terdengar irama dangdut dan Melayu ikut mewarnai. musik ini tetap dikomando oleh suara gendang. seperti nenek moyang. pendidikan. Mengenal dan 32 . Melestarikan gendang beleq dimaknai manusia Sasak sebagai menata dan memelihara diri sendiri. ketekunan. Jogjakarta. Seterusnya diikuti oleh petuk. Nilai sosiologis. geografis. Di asrama mahasiswa Lombok di Condong Catur. juga terdapat alat-alat gendang beleq. antara lain : 1. Kata Lalu Samsudin. Walaupun dalam permainannya didominasi oleh suara terumpang. Lotim suatu ketika. atau keturunan. Orang Lombok yang lama kuliah di Jogjakarta selalu membicarakan gendang beleq dan berbagai budaya mereka jika bertemu.

ikut rombongan gendang beleq dapat menjadi alternatif untuk dapat uang walaupun hanya sekedar untuk rokok dan makan. tidak sedikit mereka akhirnya menikah setelah berkenalan ketika bersama menonton gendang beleq. gong. Nilai ekonomis. dan gandang labik.mencari jodoh bagi muda-mudi.  Orkes Gulintangan: Musik Tradisional Brunei Darussalam. Pada setiap perayaan festival budaya di Brunei. Asal-usul Brunei Darussalam merupakan salah satu negara rumpun Melayu di Asia Tenggara. canang (gong yang berjumlah tiga buah). alat-alat musik ini akan menghasilkan sebuah musik 33 . Tanpa gulintangan. Nama gulintang diambil dari salah satu alat musik yang paling penting dalam orkes tersebut. gulintang menjadi identitas budaya yang unik dan dihormati. yaitu gulintangan. Bagi masyarakat yang apabila dalam perkawinan anaknya dimeriahkan oleh gendang beleq. sejenis alat musik tradisional Brunei yang terdiri daripada beberapa gong kecil (delapan biji) yang disusun di atas tali (Kamus Bahasa Melayu Brunei dalam www. tawak-tawak. namun ketika sulit mendapatkan pekerjaan serta banyak pengangguran. identitas) penting dirinya dimata orang Sasak yang lain (kecuali bangsawan yang beragama Islam dan menganggap gendang beleq negatif). Peralatan orkes ini terdiri dari lima macam. Kenyataan ini menandakan bahwa orkes gulintang memiliki posisi penting dalam tradisi masyarakat Brunei. tawak-tawak (gong yang berjumlah dua buah). Pertama adalah orkes yang terdiri dari beberapa jenis alat bunyi-bunyian. Kedua. 4. gendang Beleq menjadi penanda (baca. karena secara kebudayaan. gulintang selalu dimainkan oleh kelompokkelompok musik tradisional. Baiq. Jika dicermati. Raden atau Dende). orkes ini dirasakan kurang dan tidak lagi disebut gulintang. Orkes gulintang adalah musik tradisional khas Brunei Darussalam. yakni gulintangan. Pertemanan dan kekerabatan baru. Dalam bahasa Melayu Brunei. walaupun hasilnya tidak banyak. Negara ini dikenal sebagai salah satu penjaga tradisi budaya Melayu yang masih terus dilestarikan oleh masyarakatnya hingga kini. Namun demikian.com). Bagi golongan bangsawan Sasak (Lalu. gulintang memiliki dua arti.MelayuOnline. Gendang beleq dapat menjadi profesi yang menghasilkan. 1. sering terjadi jika ada pertunjukan gendang beleq. Jika dimainkan bersama. orkes gulintang mirip dengan musik kulintang pada masyarakat Minangkabau. seperti satu gong besar. canang. pertunjukan ini akan menaikkan status sosial mereka di masyarakat (semakin naik statusnya jika pengiring kelompok gendang beleq lebih dari satu). salah satunya adalah musik tradisional gulintang atau yang oleh masyarakat Brunei disebut dengan nama orkes (sebutan ―musik‖ bagi orang Brunei) gulintangan. semua alat musik dalam orkes gulintang harus ada dan saling melengkapi. gandang labik (gendang kembar) dan gulintangan (gong kecil-kecil yang berjumlah delapan buah).

Gulintang adalah musik tradisional ber-genre gembira. gulintang dipercaya berasal dari ajaran nenek moyang. canang. Adapun lima peralatan orkes gulintang tersebut adalah sebagai berikut:      Gulintangan. 1976). Canang berfungsi sebagai pelengkap yang mengiringi gulintangan. khususnya pantun. Dalam khazanah budaya Melayu Brunei. Gandang labik. gong. Canang. yakni tiga gong yang digantung dengan tali pada sebuah tiang kayu dan dimainkan secara berurutan. seperti biola atau gitar. yakni seperangkat gong kecil berjumlah delapan buah yang ditata di atas rajutan tali dan di dalam sebuah bingkai kayu memanjang. Awang bin Ahmad. 2002). Tawak-tawak. baik dari sisi wujud peralatannya. Hal ini terlihat dari irama rancak yang dihasilkan peralatan dalam orkes tersebut. 1985-1986. dan orkes gulintang merupakan media untuk menuangkan pantun menjadi sebuah lagu (Mahmud Haji Bakyr. Realitas ini menjadikan orkes gulintang sebagai ruang untuk bergembira dan berdendang bersama. 2. Namun demikian. tawak-tawak disebut sebagai peningkah atau peningkul yang berfungsi untuk merespon irama gulintangan dan canang. misalnya dalam sebuah pesta perkawinan (Hajah Kaipah binti Abdullah.tradisional yang enak dinikmati dan enak didengar (Md. tawak-tawak. dan gandang labik. yakni sebagai pemandu bagi alat-alat lainnya. Orkes ini merupakan hasil karya seni leluhur Brunei yang memang dikenal sebagai orang yang menyukai seni. anggapan ini penting untuk diapresiasi sebagai usaha untuk memajukan kebudayaan dan tradisi Melayu secara umum. Nilai-nilai ini menjadi media penting bagi orang Brunei untuk terus mengikatkan kepribadian mereka dengan kebudayaan leluhur. biasanya ada kelompok gulintang tertentu yang memadukannya dengan alat musik modern. Sebagai hasil karya leluhur yang masih dihargai hingga sekarang. yakni sebuah gong yang yang digantung dengan tali pada sebuah tiang kayu. Peralatan Orkes gulintang terdiri dari beberapa alat musik yang harus dimainkan dengan aturan dan ritme tertentu. Dalam setiap pentas. yaitu gulintangan. yakni alat musik yang berbentuk bulat yang terbuat dari besi yang ditempa dan dibentuk benjol di tengahnya. maupun dari sisi busana yang dipakai oleh para pemain dan penyanyinya. 34 . Gong. Dalam bahasa Brunei. Peralatan tersebut ada yang dimainkan dengan cara dipukul dan ada juga yang ditabuh. Gong berfungsi sebagai penegas irama alat musik yang lain. 1985). cara memainkannya. Fungsi gandang labik sama dengan gulintangan. yakni dua gendang dari kayu yang dilubangi tengahnya lalu ditutup dengan kulit kambing atau sapi. gulintangan harus ada karena alat ini merupakan inti dari orkes gulintang. Peralatan yang dibutuhkan dalam orkes gulintang sebenarnya ada lima macam. Daud bin Tuah. orkes gulintang mengandung nilai-nilai bagi kehidupan orang Brunei. Dalam konteks pelestarian budaya.

Saat pementasan. Jika sembarangan dalam memukul. dan penari gulintang pada umumnya berbusana adat Brunei. yaitu enam orang. biasanya juga akan digelar kesenian Melayu lainnya. hal ini disesuaikan dengan selera kelompok gulintang. Hal ini untuk merangsang para penonton agar ikut berjoget atau menyanyi. Warna-warna ini dianggap tepat karena sesuai dengan irama orkes gulintang yang berusaha mengajak orang untuk bergembira. yakni seperti hanya sekadar dipukul dan ditabuh. dan bernyanyi bersama. hijau. Dalam pentas perayaan pesta perkawinan. Selain itu. gulintang biasanya menampilkan tarian dan nyanyian yang berisi kisah percintaan muda-mudi. yakni celana dan baju dari bahan satin yang licin dan mengkilap. Namun. 4. seperti tari-tarian semisal Tari Zapin. canang. Warna busana dapat berubah-ubah. atau biru. sedangkan kaum perempuan biasanya menjadi penari atau penyanyi yang mengiringi pementasan gulintang. dengan rincian: satu pemain untuk gulintangan. di Brunei. orkes gulintang harus dimainkan oleh orang-orang yang sudah piawai. ditambah dengan satu orang penyanyi dan dua hingga empat orang penari. merah. sarung yang lilitkan di paha seperti rok. dalam perayaan festival budaya atau hari jadi kota. tawak-tawak. 35 . Para penarinya pun biasanya akan dipilih yang cantik-cantik dan tampan-tampan dengan busana yang indah dan menawan. maka bunyi yang dihasilkan menjadi tidak enak didengar. festival budaya. para pemain. Oleh karena itu. memainkan alat-alat orkes gulintang sebenarnya cukup sulit karena terdapat not-not nada tertentu yang harus ditaati. Selain itu. serta berkopiah hitam (seperti busana adat laki-laki Minangkabau). cara memainkan peralatan orkes gulintang cukup mudah. Mereka umumnya adalah keturunan dari orang yang dahulunya juga seniman orkes gulintang. atau perayaan hari jadi kota. pada umumnya busana mereka berwarna krem. berjoget. 5. Acara ini biasanya digelar di sepanjang jalanan kota atau di gedung-gedung milik kerajaan. gulintang biasanya memainkan irama-irama rancak dan nyanyian gembira. Cara Memainkan Jika dilihat sekilas. Waktu dan Tempat Pementasan Orkes gulintang dipentaskan pada beberapa acara adat budaya Brunei. dan gong serta dua orang penabuh gandang labik. Pemain dan Busana Orkes gulintang umumnya dimainkan oleh laki-laki.3. juga disertai dengan pantun-pantun tentang pengantin dan petuah tentang bagaimana hidup berbahagia. Sementara itu. Akan tetapi. penyanyi. Jumlah pemain musik sesuai dengan jumlah alat musiknya. seperti perayaan pesta perkawinan. Untuk pentas di pesta perkawinan ini biasanya bertempat di rumah mempelai perempuan atau di gedung. Dalam acara ini.

apalagi jika gerakannya selaras dengan bunyi ―dang‖ atau ―tak‖ dari gandang labik. yakni sebagai pemandu bagi alat-alat lainnya. orkes 36 . Canang dipukul dengan ritme yang jarang namun harus selalu memperhatikan bunyi alat musik yang lain. hal itu menandakan penyanyi harus bernyanyi dengan cepat dan penari melakukan gerakan yang rancak. yaitu potongan kayu sepanjang lebih kurang setengah meter. taat kepada aturan agama. Gandang labik. Alat pemukul gulintang ini dibuat oleh orang khusus supaya bisa seimbang antara pukulan dan bunyi yang dihasilkan sehingga enak didengar. hidup rukun dalam keluarga. Biasanya. Gong kecil berjumlah delapan buah ini biasanya akan dimainkan pertama kali dengan dipukul berdasarkan irama tertentu karena gulintangan berfungsi sebagai pembuka dan penuntun bagi alat musik lainnya. semua alat orkes gulintang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat. Cara ini lebih mendidik dan tidak terkesan menggurui. Gong. gulintangan sering dimainkan dengan cara akustik lebih dahulu sebagai intro (nada sebelum masuk lagu). Hal ini karena canang berfungsi sebagai pelengkap yang mengiringi gulintangan. Nasehat yang disampaikan dalam bentuk lagu lebih enak didengar dan berkenan dalam hati. Tawak-tawak. misalnya. Alat musik inilah yang membuat irama menjadi dinamis. Tiga gong ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan sebatang kayu yang dibuatkan benjolan di ujungnya. Alat musik ini dipukul dalam irama jarang-jarang dengan menyesuaikan irama dari gulintangan. gulintangan akan dipukul secara bergantian dari kedua tangan seorang pemain. 6. dan sebagainya.Kecuali gandang labik yang dimainkan dengan cara ditabuh menggunakan telapak tangan. Alat ini fungsinya sama pentingnya dengan gulintangan. dan tawak-tawak. Gandang labik menjadikan orkes menjadi rancak dan gerakan penyanyi serta penarinya tampak lebih semangat. Nilai ini tampak jelas dari nasehat yang terkandung dalam syair dan pantun yang dilantunkan dalam lagu-lagu di orkes gulintang. Canang. Gong menjadi alat musik yang penting dan biasanya akan berhenti dipukul untuk terakhir kali sesaat sebelum pementasan usai. Kayu tersebut ada yang dipotong begitu saja dan ada pula yang dibuat benjolan pada ujungnya. Saat tawak-tawak dipukul dengan irama cepat. terdapat dua gandang labik yang ditabuh menggunakan telapak tangan oleh dua orang ahli gendang. Nasehat dalam lagu-lagu orkes gulintang biasanya berkisar tentang bagaimana mencari jodoh yang baik. maka orkes gulintang sudah menemukan irama yang enak dinikmati. berbakti kepada orangtua. Nilai-nilai Kesenian musik tradisional Brunei Darussalam orkes gulintang mengandung nilai-nilai positif sebagai berikut:  Pendidikan. canang. alat-alat musik dimainkan sesuai urutan. Saat pementasaan orkes gulintang. yakni sebagai berikut:      Gulintangan. Ibarat gitar. Biasanya. Dalam konteks ini. Jika canang dipukul dengan bit yang pas.

Nilai ini tampak dari busana dan tari-tarian dalam orkes gulintang. Simbol. 2008: 13). Ghazal memadukan keindahan musik dan kedalaman makna syair. Dalam kondisi yang demikian. Mayoritas masyarakat Pulau Penyengat beragama Islam dan inilah yang menjadi alasan mengapa kesenian yang berkembang di pulau ini kental dengan kebudayaan Islam. dan budi pekerti Melayu yang efektif dan menghibur. kebudayaan. Selain bermaksud untuk berniaga. Kebersamaan. salah satunya di Kepulauan Riau. Perpaduan konsep musik ghazal dengan budaya dan tradisi setempat ini memunculkan bentuk budaya baru. sosial. 1. Interaksi seperti inilah yang semakin mempererat rasa kebersamaan tersebut. Pelestarian budaya. simbol merupakan ekpresi jiwa manusia terhadap realitas yang dihadapinya. karena direkatkan oleh tradisi dan budaya. Salah satu wilayah yang menjadi tempat berkembangnya permainan musik ini adalah Pulau Penyengat yang merupakan salah satu dari gugusan pulau-pulau di Kepulauan Riau. Dalam kajian budaya. Nilai ini tampak dari interaksi sosial antara penonton dengan para pemain orkes. Asal-usul Ghazal merupakan salah satu jenis musik yang berkembang di Kepulauan Riau. Salah satu kekhasan musik ghazal masyarakat 37 . Musik ghazal merupakan hasil perpaduan antara kebudayaan yang dibawa oleh pendatang dengan kebudayaan setempat. Musik ghazal merupakan salah satu jenis musik tradisional yang berkembang di tanah Melayu. Simbol ini mengajarkan agar manusia mencintai keindahan dan tradisi leluhur. Hal ini sangat terasa khususnya ketika gulintang dipentaskan dalam pesta perkawinan. kaum pedagang asing itu ersebut juga membawa agama.   gulintang telah menjadi media pendidikan agama. Pulau Penyengat terletak di sebelah Pulau Bintan (Asri.  Ghazal: Musik Tradisional Masyarakat Melayu Kepulauan Riau. Dari pementasan ini diharapkan pelestarian orkes gulintang terus digalakkan sehingga akan menumbuhkan rasa memiliki terhadap kesenian tradisional. Salah satu jenis kesenian yang bercorak Islam itu adalah musik ghazal. dan berbagai macam kesenian. di mana penonton dapat mengusulkan lagu tertentu kepada pemimpin orkes. Pementasan orkes gulintang merupakan bentuk nyata dari upaya pelestarian kebudayaan tradisional Brunei Darussalam. Baju adat Brunei merupakan simbol kebudayaan Melayu yang memiliki nuansa keindahan dalam berkesenian. Islam yang dibawa oleh kaum saudagar Arab dan persia mulai masuk ke wilayah Kepulauan Riau sejak abad ke-18. rasa kebersamaan menjadi semakin erat. Pementasan secara berkala juga akan menjadikan gulintang sebagai musik tradisional yang dapat bertahan dalam gempuran zaman.

Saat kini. Selanjutnya menyusul penyair Fuzuli Azeri pada abad ke-16. adalah orang pertama yang menulis jenis syair ini pada abad ke-13. Kesenian ghazal mulai menyebar ke Asia Selatan sejak abad ke-12. sebelum musik ini berkembang. termasuk Pulau Penyengat. Namun. Di daerah asalnya. permainan musik ghazal mendapat sambutan positif. Masyarakat Melayu menggunakan musik ghazal sebagai sarana dakwah Islam melalui pelantunan Rubaiyat Oemar Khayam. ghazal berkembang ke berbagai daerah di sekitarnya. Puisi ini merupakan bentuk ekspresi rasa sakit karena kehilangan atau perpisahan.org). Kiprah Rumi dilanjutkan oleh Hafez selang satu abad kemudian. Di Pulau Penyengat. namun juga pemerintah daerah. Begitu pula dengan musik tradisional Melayu ghazal. Persia dan kawasan Arab lainnya. Suasana yang kondusif itulah yang mendorong kemunculan berbagai kelompok musik ghazal di Pulau Penyengat. Musik Melayu ghazal terus dimainkan dalam berbagai kesempatan dan menjadi hiburan dalam berbagai upacara adat atau ketika menyambut tamu kehormatan. bentuk kesenian ini telah berkembang di berbagai daerah dan bentuk puisinya ditemukan dalam berbagai bahasa (wikipedia. Dua orang ini menulis ghazal dalam bahasa Persia dan Urdu. Ini terbukti dengan pemberian ruang kepada musik ini untuk berkembang. ghazal merupakan bentuk puisi berima yang setiap barisnya memiliki bentuk yang sama. 2. Jalaludin Rumi. Masuknya musik ghazal di Kepulauan Riau tidak lepas dari peran seorang tokoh bernama Lomak. Lomak menyebarkan ghazal di daerah Johor. mereka pun melakukan berbagai inovasi dengan menambah jumlah lagi dalam musik tersebut. permainan musik Melayu ghazal terus berkembang.Melayu dibanding bentuk musik ghazal aslinya adalah adanya syair-syair Melayu dalam permainan musik tersebut. Fungsi Musik Ghazal bagi Masyarakat Melayu Selain sebagai bagian dari entitas kebudayaan. serta Mirza Ghalib (1797-869) dan Muhammad Iqbal (18771938). Para pemain tidak saja semakin piawai dalam memainkan peralatan musiknya. Lambat-laun. 2008: 37-38) disebutkan beberapa fungsi musik Melayu ghazal. Hingga saat ini. Dalam buku Selayang Pandang Musik Melayu Ghazal (Asri. Sambutan itu muncul bukan hanya dari kalangan masyarakat. Musik ghazal yang mulanya kental dengan budaya Arab kemudian ―dimelayukan‖ dengan variasi alat musik dan syairnya. Malaysia. musik juga mempunyai nilai fungsi tertentu bagi masyarakat. Penyair mistik Persia. Awalnya. Ghazal juga merupakan bentuk ekspresi rasa cinta meski di dalamnya terdapat rasa sakit yang diderita itu. yakni antara lain: 38 . yang pertama kali dilakukan oleh Lomak adalah mengembangkan musik ghazal agar diterima oleh masyarakat Melayu.

Emosi muncul sebagai respon atau reaksi personal terhadap sebuah situasi. yang tentunya tidak hanya membutuhkan kekompakan para pemain. Kita akan secara langsung dan tanpa sadar merespon musik tersebut ketika mendengarkannya dan mengatakan musik tersebut bagus. peralatan yang digunakan mempunyai peranan yang sangat penting. Sarana Komunikasi Menurut Asri (2008:39). Musik ghazal dapat menjadi sarana yang dijadikan sebagai alat untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Kekompakan alat musik inilah yang terdapat dalam musik Melayu ghazal. pandangan atau perasaan setiap orang yang mendengar suatu musik berbeda-beda. d. Sebagai Hiburan Musik selalu menjadi sarana hiburan bagi sebagian besar orang. c. musik dapat digunakan untuk berkomunikasi dalam hubungannya dengan Tuhan (hablum minallah) dan manusia (hablum minannas). Fungsi kenikmatan estetis dalam musik ghazal sangat jelas dan berlaku bagi semua orang. Meskipun demikian. Semakin banyak pemain menguasai nilai dan ajaran dalam syair. baik secara musikal maupun dari lirik lagu tersebut. Musik sebagai sarana berkomunikasi dengan Tuhan dapat dirasakan pada waktu para pemain memahami dan menghayati syair dan lagu yang dibawakan. Peralatan Musik Dalam sebuah pementasan musik. Namun. semakin tinggi pula ketundukannya kepada Tuhan. Dalam pandangan psikologi umum.a. meskipun pandangan antara satu orang dengan yang lain tentunya tidak sama. Pendengar musik seolah-olah mempunyai hubungan yang kuat dengan lagu yang sedang didengarkan. Emosi tertentu dapat muncul ketika seseorang mendengarkan musik Melayu ghazal. Musik Ghazal dalam Pertunjukan Berikut ini adalah hal-hal penting terkait dengan pementasan musik Melayu ghazal: a. Kenikmatan Estetis Kenikmatan estetis juga terkandung dalam musik Melayu ghazal. Begitu pula dengan musik tradisional ghazal yang dapat menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. misalnya ketika menyambut tamu atau sebagai hiburan dalam acara-acara tertentu. Sarana Mengungkapkan Emosi Musik mempunyai kekuatan sebagai sarana untuk mengungkapkan perasaan atau emosi pendengarnya. b. Lewat alat musik 39 . namun juga peralatan musiknya. secara umum nilai estetis dalam sebuah karya seni dapat diakui secara bersama-sama. emosi merupakan respon yang khusus yang berorientasi untuk merespon pelaku. 3. Apalagi pementasan tersebut merupakan gabungan dari beberapa alat musik.

gambus menggantikan sitar. Alat ini dimainkan dengan cara digesek dan mengeluarkan suara yang khas ketika dimainkan. Dalam budaya Melayu. yang bentuk awalnya adalah pantun. Alat musik ini mirip dengan piano. Bagian atasnya terdapat tutup dari bahan kulit yang ditali dari atas ke bawah yang berfungsi untuk mengatur tinggi dan rendah nada irama tabla. musik ghazal memunculkan suara yang khas dan unik untuk diperdengarkan (Asri. Pada perkembangannya kemudian. Selain itu. begitu pula dengan cara memainkannya. Syarenggi merupakan alat musik yang berbentuk seperti tongkat kayu. selain irama yang disuguhkannya. alat musik memegang peranan penting. Dua alat musik yang masih dipertahankan adalah harmonium dan tabla.yang digunakan. menggunakan kata-kata kiasan. Dalam permainan musik Melayu ghazal. Tabla merupakan alat musik pukul berbentuk bundar. peralatan musik ghazal mengalami perubahan. 2008: 45). Alat musik ini akan menghasilkan irama yang memberikan kesan bagi para pendengarnya. 2007: 20). Ada beberapa alat musik dalam permainan musik Melayu ghazal menurut Asri (2008: 46). Syair merupakan jalan masuk untuk menjiwai musik. tetapi mempunyai fungsi edukasi dan informasi. sitar. Meskipun mengalami perubahan dalam peralatan musiknya. pantun merupakan media sastra yang paling utama dalam berkomunikasi (Agus Trianto. Sebaliknya. 40 . Sitar berbentuk seperti gitar dan sama-sama merupakan alat musik petik. dan tabla. yaitu syarenggi. Berbeda dengan gitar. musik Melayu ghazal bukan hanya berfungsi sebagai hiburan. pada bagian pangkal sitar atau bagian yang dipetik berbentuk lebih bundar dan gembung seperti buah labu. melalui syair. Harmonium adalah alat musik yang berbentuk kotak seperti balok kayu. Untuk menghasilkan nada tinggi. terkadang juga pantun. tali dikaitkan dengan pengatur nada. tali ditarik dengan lebih kencang. harmonium. b. serta gitar sebagai tambahan. Dalam hal ini. Tali senar sitar berjumlah tujuh buah yang terkait dari ujung ke pangkal. Di ujung sitar. Syair dalam musik Melayu ghazal berupa puisi. untuk nada rendah. musik Melayu ghazal menyampaikan pesan moral dan spiritual kepada para pendengarnya. maka tali harus dikendorkan. Pada peralatan ini terpasang tiga tali yang ketika dimainkan akan menghasilkan suara. Bahasa yang digunakan dalam syair lagu. namun irama musik ghazal tetap dipertahankan sebagaimana aslinya. Biola menggantikan syarenggi. Syair dalam Pementasan Musik Ghazal Syair dalam pementasan musik Melayu ghazal memegang peranan penting.

hingga dihasilkannya kebudayaan baru. Kebudayaan selalu mengalami perkembangan. Nilai Tradisi Musik Melayu ghazal adalah musik lintas generasi yang diwariskan secara turun-temurun. Nilai Akulturasi Budaya Kebudayaan bukan sesuatu yang sudah ―jadi‖ atau entitas yang kaku. Nilai-nilai Musik Melayu ghazal mempunyai nilai-nilai yang dapat dijadikan panutan bagi generasi sekarang. 41 . Sebagai sebuah tradisi. Sedangkan Patah Hati menceritakan tentang seseorang yang merantau dan teringat akan kampung halamannya.Contoh pantun dalam pementasan musik Melayu ghazal misalnya Embun Berderai dan Patah Hati. perpaduan. Kemajuan peradaban tersebut terkait dengan sejauh mana masyarakat menciptakan dan mengembangkan potensi dan kemampuannya. Pantun Embun Berderai mengisahkan tentang seseorang yang sebenarnya tidak ingin berpisah dari pasangannya. musik Melayu ghazal dapat menjadi salah satu ukuran sampai sejauh mana perkembangan peradaban masyarakat. terutama di Riau. Berikut dua pantun berjudul Embun Berderai dan Patah Hati yang dikutip dari Asri (2008: 51): Embun Berderai Tiup api embun berderai Patah galah di haluan perahu Niat hati tak mau bercerai Kuasa Allah siap yang tahu Patah Hati Patah hati terus merajuk Merajuk sampai ke belukar Hati panas kembali sejuk Ibarat burung kembali ke sangkar 4. yakni: a. b. namun mereka ditakdirkan berpisah. Keduanya merupakan pantun yang sangat terkenal di masyarakat Melayu. Beberapa nilai yang terdapat dalam musik Melayu ghazal.

dengan cara memasukkan pakan secara melintang pada lungsin. Seni tenun ini berkaitan erat dengan sistem pengetahuan. benda angkasa. Nilai Edukasi Musik juga dapat berfungsi sebagai sarana edukasi. seni tenun suatu masyarakat selalu bersifat partikular (khas) dan bagian dari representasi budaya masyarakat tersebut. kapas. merupakan cerminan pandangan hidup dan kearifan masyarakat Melayu. sutra dan lain-lain.c. lengkung anak bulan dsb. serat kayu. budaya. Sebagai bagian dari sistem budaya di masyarakat. hasil tenun berkaitan dengan aspek estetis. keindahan tata warna. upacara adat. o o o o o Tenun Siak Kain Tradisional Riau. Dalam masyarakat Melayu. religi dan simbol status. daun. seperti lentik bersusun. agama. Syair-syair pada musik Melayu ghazal. Tenun Songket Palembang (Sumatera Selatan). buah dan akar). Nilai Keindahan Bermain musik selalu mensyaratkan kekompakan. motif dan ragi hiasannya. hasil tenun yang berupa pakaian berfungsi untuk menutup malu. Tenun Bengkalis (dalam proses penulisan). d. Tenun Indragiri (dalam proses penulisan). musik Melayu ghazal cukup berperan penting dalam proses edukasi masyarakat 3. yakni jajaran benang yang terpasang membujur. termasuk masyarakat Melayu. seni pertenunan masing-masing juga berbeda. Keindahan musik ini terciptakan dari keselarasan nada dan irama. menjunjung adat dan menolak bala. kekompakan. Dengan demikian. bisa dilihat kuatnya muatan adat. Nilai-nilai kearifan tersebut dapat menjadi pedoman bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. Karena sistem di atas berbeda antara masyarakat satu dengan lainnya. 42 . Oleh karena itu. dan syair lagu tersebut. menjemput budi. Dalam portal ini. baik yang berbentuk pantun atau puisi. lingkungan alam dan sistem organisasi sosial masyarakat pemilik budaya pertenunan tersebut. ada ungkapan pantang memakai memandai-mandai. etis dan estetis pada pakaian. kepercayaan. Dari sini. pucuk rebung. Oleh sebab itu. kuntum. seni tenun tersebut akan dibahas berdasarkan daerah yang terdapat dalam kawasan Melayu. hewan. Seni Tenun merupakan hasil kerajinan manusia di atas bahan kain yang terbuat dari benang. Seni Tenun. Corak ragi tertentu biasanya mengandung makna tertentu pula. Kualitas sebuah tenunan biasanya dinilai dari mutu bahan. Hal ini juga yang ada pada musik Melayu ghazal. Kekhasan tenun Melayu terutama tampak dalam corak dan ragi yang terinspirasi oleh tumbuhan (bunga. maka. kaligrafi dan dari bentuk tertentu. bintang-bintang. Keindahannya terletak pada syair lagu yang dimainkan dan spontanitas para pemain dalam mementaskan musik Melayu ini. Tenun Songket Silungkang (Sumatera Barat).

Portal ini akan memaparkan tentang seni ukir Melayu yang pernah ada dan berkembang di masyarakat Melayu dari berbagai kawasan. logam dan bahan lainnya. seringkali penonton menyela pembicaraan para pemain. Dalam tradisi ukiran Melayu. dengan bagian-bagian yang cekung dan cembung yang disebut relief. seperti alam dan kaligrafi juga berkembang. Ukiran biasanya memiliki berbagai tema. seni pertunjukan rakyat juga merupakan sarana pelepasan emosi. nisan makam. perhiasan dan benda lainnya. emosi dan keresahan yang tidak dapat dikatakan secara terus terang. Pertunjukan rakyat diselenggarakan pada tempat dan waktu tertentu untuk menyalurkan hasrat rasa keindahan. Hasil ukiran ini dapat dilihat pada benda-benda seperti perahu. tembikar. spontan dan menyatu dengan kehidupan sehari-hari. terjadi hubungan yang erat antara pemain dan penonton. manusia. lebah bergantung. biasanya terinspirasi dari tumbuhan. Seni ukir adalah seni membentuk gambar pada kayu. naga dan burung. regalia kerajaan. Bahkan. Kekhasan seni ukir Melayu tampak dalam corak dan ragi yang didominasi oleh unsur tumbuhan dan hewan. teater. ornamen rumah dan masjid.o Tenun Songket Pandai Sikek (Sumatera Barat . walaupun unsur lain. tempurung. senjata. Kalimantan Timur. bambu. hewan. Dalam tataran ini. Sebagai contoh. Seni Ukir Indragiri Hilir. 43 . Wujud pertunjukan rakyat ini adalah seni tari. Dengan eratnya relasi emosional antara pemain dan penonton. maka pesan-pesan yang dikandung oleh pertunjukan jadi semakin mudah ditangkap dan dipahami oleh para penonton. dsb. o Tenun Sambas Kain Tradisional Kalimantan Barat. alam. contohnya Riau. 4. ukiran ada juga yang berlubang (tembus). o Tenun Doyo: Kain Tradisional Suku Dayak Benuaq. nyanyi. atau bahkan suatu cerita. o Ragam Hias Kain Tenun di Sulawesi Selatan. batu. Seni Ukir. Teater Rakyat. bunga-bungaan dan pucuk rebung. itik sekawan. Kalimantan Selatan. o Tenun Bugis Pagatan. terdapat tiga kelompok induk corak dan ragi ukiran dari unsur tumbuhan (flora). Sulawesi Selatan 5. terdapat ukiran semut beriring. Hasilnya berupa gambar atau hiasan yang indah. yaitu: kaluk pakis. hiburan. Di samping berbentuk relief.Indonesia). alat musik.    Seni Ukir Pekanbaru. Ragam Jenis Ukiran Toraja. Teater Rakyat merupakan seni pertunjukan yang biasanya mengekspresikan dan menggambarkan kehidupan suatu masyarakat. dalam pertunjukan randai. o Tenun Buton. sementara dari unsur hewan (fauna). Seni pertunjukan rakyat ini biasanya bersifat sederhana.

sebagai pengisi waktu luang di sela-sela rutinitas kesehariannya. Boria. 7. Kalimantan Barat. Bamadihin: Seni Bertutur Orang Banjar. biasanya. mereka akan menumbuh-kembangkan permainan yang berorientasi pada lingkungan alamnya yang berupa daratan tinggi dan atau pegunungan. dengan berbagai tujuannya. Makyong. 2. manusia tidak segan-segan berkorban demi memenuhi kebutuhan hiburan. Drama Tradisional Minangkabau . Tumbuh dan berkembangnya suatu permainan tidak lepas dari lingkungannya dalam arti luas (alam. Dikir Barat. mereka akan menumbuh-kembangkan permainan yang berorientasi pada kelautan. 17. 5. Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir misalnya. akan dipaparkan beberapa pertunjukan rakyat yang pernah berkembang di masyarakat Melayu sejak dulu hingga saat ini. Kegiatan apa pun. adalah berbagai bentuk permainan rakyat. Nandai Batebah (Bengkulu). 8. Permainan Rakyat. 1. Manusia senantiasa mendambakan selingan sebagai hiburan yang dapat menimbulkan kegairahan hidupnya. agar menimbulkan kegairahan hidup manusia. 9. 10. Wayang Cecak . 14. 6. 15. diangkat dari kisah-kisah teladan dan kepahlawanan orang-orang terdahulu. Untuk itulah. 13. Dul Muluk. kemudian dikemas sesuai dengan konteks tempat dan waktu seni itu dipertunjukkan. Melemang. Barzanji: Tradisi Melayu-Islam Masyarakat Riau. Randai. Kalimantan Selatan. Mamanda. 44 . Becerite dan Bedande: Seni Bertutur Orang Melayu Sambas. Mendu. Permainan dalam suatu masyarakat berawal dari rasa ketidakpuasan mereka terhadap kondisi kehidupan yang monoton. 16. Lingkungan alam. Diantara kegiatan yang dapat dilakukan. 18. Bangsawan. 3.Berkaitan dengan ide cerita. 4. Gazal 12. sosial. 11. Dalam portal ini. 6. dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kebosanan yang timbul akibat kegiatan yang berulang-ulang sepanjang hari. Tabot . sosial dan budaya yang berbeda pada gilirannya akan membuahkan permainan yang berbeda. Menora . Burdah. Sedangkan masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman. budaya).

Permainan Isutan Jarat (Kalimantan Selatan). Permainan Rampuat Kakaran (Maluku). Permainan Abbatu Samba (Sulawesi Selatan). Permainan Gasing. 11. 2. 5. 7. Meriam Bambu: Permainan Tradisonal Melayu Nusantara. 6. Permainan Galo-galo (Maluku). Permainan Congkak. 8. 11. 3. Permainan Ingkling. 10. 12. Permainan Ancong-Ancong (Maluku). Permainan Marraga/Akraga (Bugis). Permainan Makahi (Maluku). Permainan Maggassing/Akagasing (Bugis). Kepulauan Riau).  Bersifat Hiburan 1. 13.Permainan yang ditumbuh-kembangkan. 8. 13. yaitu hiburan dan kompetisi. Permainan Tuju Lubang (Bunguran. 4. Maqgalaceng: Permainan Tradisional Melayu dari Sulawesi Selatan. Kedua kategori permainan itu sendiri berdasarkan sifatnya dapat dikategorikan menjadi dua pula. Permainan Massaung Manuk (Sulawesi Selatan). 6. 7. 45 .  Bersifat Kompetisi 1. Permainan Akbombo-Bombo (Sulawesi Selatan). 12. 10. Permainan Aklobang (Sulawesi Selatan). 2. Gasing: Permainan Rakyat Kalimantan Timur. Permainan Abbahi-bahi (Sulawesi Selatan). Permainan Paka-paka (Maluku). 1. Permainan Tali Merdeka (Kuantan Singingi). Permainan Rakyat Individual. baik oleh masyarakat pesisir maupun masyarakat pedalaman pada dasarnya dapat dikategorikan menjadi dua. Permainan Ali Oma (Riau). Permainan Madudutu Lese (Maluku). Berikut ini adalah berbagai bentuk permainan yang tiumbuh-kembangkan oleh masyarakat Melayu di Nusantara. 14. Permainan Tadu Lada (Maluku). Permainan Layang-layang Bengkalis. 9. yaitu permainan kelompok dan individual. 4. 5. Massaung Manuq: Sabung Ayam dalam Tradisi Orang Melayu di Sulawesi Selatan. 3. 15. Permainan Carompang (Sulawesi Selatan). Maccuke: Permainan Tradisional Melayu dari Sulawesi Selatan. 9.

14. Tempong: Permainan Rakyat dari Kalimantan Barat. 4. 6. Permainan Besimbang (Riau). 4. Tak Tek: Permainan Tradisional Melayu Bangka Belitung. Permainan Lu Lu Cina Buta (Riau). 8. 9. Permainan Canang (Riau).  Bersifat Kompetisi 1. Permainan Tan Besi (Maluku). Permainan Rakyat Kolektif. 15. 7. 13. Permainan Balogo (Banjar . 15. 11. 7. Permainan Rbintin Vatuk (Maluku). 14. Permainan Batewah (Kalimantan Selatan). Permainan Gallak-Gallak (Sulawesi Selatan). Beluncur: Permainan Tradisional Melayu Bulungan. 46 . 7.Kalimantan Selatan). Permainan Makkatto (Sulawesi Selatan). Permainan Kolek (Kepulauan Riau). Permainan Mallulok (Sulawesi Selatan). Permainan Sife Siflyoi/Manut Selarmanat (Maluku). 2. Seni Lukis. 17. Permainan Harimau dan Kancil (Kuantan Singingi). Permainan Akmemu-Memu (Sulawesi Selatan). 5. 16. Pindah Bintang: Permainan Tradisional Melayu Kalimantan Timur. 12.  Bersifat Hiburan 1. 18. Maraga: Permainan Tradisional dari Sulawesi Selatan. Permainan Makbenteng (Sulawesi Selatan). Permainan Sepak Raga. 3. Kalimantan Timur . Permainan Kola-kola (Maluku). 10. Permainan Makah-Makah (Nanggroe Aceh Darussalam). 2. Karet Penci: Permainan Tradisional Melayu dari Bangka Belitung. Permainan Kuda Kepang (Johor). 3. Permainan Guli. 5. 2. 16. Permainan Galah (Riau). Permainan Sum Lere Radu Bulan Nir Ouwe (Maluku). 6.

Malaysia). Nyanyi Panjang Orang Petalangan: Identitas atas Hutan Tanah Wilayat dalam Bentuk Sastra Lisan. 2.Seni Lukis adalah salah satu dari cabang kesenian Melayu yang berbentuk visual. Beberapa jenis silat yang dibawa pendatang dan dapat berkembang di Riau antara lain adalah:    Kuntau. 3. Silambam (Malaysia). 2. 1. 5.Indonesia). Bakaba. dan merupakan hasil dari pengolahan berbagai unsur seni. Seni Bela Diri. 47 . Pertunjukan Sastra Lisan Minangkabau. Silat sebenar silat. yaitu silat yang digunakan dalam upacara-upacara. Contohnya adalah silat pedang. Silat Kampar. Silat Kumango (Sumatera Barat . 6. Di daerah Riau terdapat beberapa jenis silat. 9. silat ini dibagi menjadi:   Silat Permainan. Seni Pertunjukan Lain. 8. Berdasarkan penggunaannya. Kuntau (Kelantan . dan silat sembah. Silat Cekak. dan sebagainya. Silat Bayang Buayo (Sumatera Barat . Silat Tuo.Indonesia). Silat ini dipelajari dengan persyaratan tertentu dan dibagi dalam beberapa tingkatan. Silat Cekak (Malaysia). Silat Tumbuk. warna. Silat yang terkenal antara lain adalah:     Silat Pangean. 1. 4. yang dipelajari secara turun temurun menurut tata cara tertentu. diekspresikan pada bidang datar (dua dimensi). Mammencaq: Seni Beladiri Melayu dari Sulawesi Selatan. Seni bela diri ditandai dengan adanya pencak silat. seperti bentuk. silat parisai. bidang atau garis. adalah silat yang benar-benar digunakan untuk membela diri dalam menghadapi lawan. Silat ini umumnya terlihat indah. Silat Lintau.

Kain Tapis. Kain Ulos. Kain Sasirangan (Kerajinan Tradisional Kalimantan Selatan). 1. Sultan Abu Hayat kepada raja João III di Portugal dan bertarikhkan tahun 1521Masehi. tugas orang tua kepada anak. cerita. Semenjak itu sampai sekarang gaya bahasanya tidak banyak berubah. Bentuk Sastra Melayu Gurindam Gurindam adalah satu bentuk puisi Melayu lama yang terdiri dari dua baris kalimat dengan irama akhir yang sama. 4. kewajiban anak terhadap orang tua. 2. Baris pertama berisikan semacam soal. Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang 48 . Gurindam Lama contoh : Pabila banyak mencela orang Itulah tanda dirinya kurang Dengan ibu hendaknya hormat Supaya badan dapat selamat Gurindam Dua Belas Kumpulan gurindam yang dikarang oleh Raja Ali Haji dari Kepulauan Riau. budi pekerti dan hidup bermasyarakat. masalah atau perjanjian dan baris kedua berisikan jawabannya atau akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama tadi. Kerajinan Khas Masyarakat Donggala. 3. Provinsi Sulawesi Tengah. 10. Hikayat Hikayat adalah salah satu bentuk sastra prosa yang berisikan tentang kisah. Kain Kulit Kayu. Kain Tradisional Lampung 11. dongeng maupun sejarah. Seni Kerajinan. Pertunjukan Lamut Kabupaten Indragiri Hilir. Dokumen pertama yang ditulis dalam bahasa Melayu klasik adalah sepucuk surat dari raja Ternate. Sastra Melayu Klasik Sastra Melayu Klasik bermula pada abad ke-16 Masehi. Dinamakan Gurindam Dua Belas oleh karena berisi 12 pasal. Kerajinan Tradisional Batak Provinsi Sumatra Utara. yang merupakan satu kesatuan yang utuh.3. kewajiban raja. antara lain tentang ibadah.

Karmina Karmina atau dikenal dengan nama pantun kilat adalah pantun yang terdiri dari dua baris. Biasanya terdiri dari 4 baris. Contoh Pantun Kayu cendana diatas batu Sudah diikat dibawa pulang Adat dunia memang begitu Benda yang buruk memang terbuang Seloka Seloka merupakan bentuk puisi Melayu Klasik. a-b-b-a. 2 baris terakhir yang mengandung maksud).lengkap dengan keanehan. Syair berasal dari Arab. contoh seloka lebih dari 4 baris: Baik budi emak si Randang Dagang lalu ditanakkan Tiada berkayu rumah diruntuhkan Anak pulang kelaparan Anak dipangku diletakkan Kera dihutan disusui Syair Syair adalah puisi atau karangan dalam bentuk terikat yang mementingkan irama sajak. Baris pertama merupakan sampiran dan baris kedua adalah isi. Memiliki pola sajak lurus (a-a). kadang-kadang dapat juga ditemui seloka yang ditulis lebih dari empat baris. berisikan pepetah maupun perumpamaan yang mengandung senda gurau. yang umumnya tentang alam (flora dan fauna). Biasanya ditulis empat baris memakai bentuk pantun atau syair. Salah satu hikayat yang populer di Riau adalah Yong Dolah. yang merupakan tujuan dari pantun tersebut. dua baris terakhir merupakan isi. kesaktian serta mukjizat tokoh utama. Dua baris pertama merupakan sampiran. 49 . 1 baris terdiri dari 4-5 kata. Contoh Sudah gaharu cendana pula Sudah tahu masih bertanya pula Pantun Pantun merupakan sejenis puisi yang terdiri atas 4 baris bersajak a-b-a-b. a-a-b-b. Biasanya digunakan untuk menyampaikan sindiran ataupun ungkapan secara langsung. berirama aaaa. sindiran bahkan ejekan. 8-12 suku kata. keempat baris tersebut mengandung arti atau maksud penyair (pada pantun.

6. abcdeabcde. Arsitektur Melayu Tradisional di Bengkulu. tetapi lebih dari 4 baris ( mulai dari 6 baris hingga 20 baris). 2. tempat beradat berketurunan. Arsitektur Melayu Tradisional di Lampung. 14. Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Utara. 12. 11. Arsitektur Melayu Tradisional di Riau. 10. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Utara. Contoh Talibun : Kalau anak pergi ke pekan Yu beli belanak beli Ikan panjang beli dahulu Kalau anak pergi berjalan Ibu cari sanakpun cari Induk semang cari dahulu  Arsitektur Melayu Arsitektur Melayu Tradisional di Indonesia 1. 9. rumah merupakan bangunan utuh yang dapat dijadikan tempat kediaman keluarga. 8. 17. Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Timur. 19. abcd-abcd. Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Selatan.Talibun Talibun adalah sejenis puisi lama seperti pantun karena mempunyai sampiran dan isi. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Tengah. Dalam masyarakat Melayu tradisional. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Tenggara. Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Barat. Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Barat. 13. dan seterusnya. 3. Berirama abc-abc. Arsitektur Melayu Tradisional di Aceh. Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Selatan. 5. 50 . 15. 16. 20. 7. Arsitektur Melayu Tradisional di Nusa Tenggara Timur (NTT). Arsitektur Melayu Tradisional di Kepulauan Bangka Belitung. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Selatan. Arsitektur Melayu Tradisional di Maluku. Arsitektur Melayu Tradisional di Nusa Tenggara Barat (NTB). Arsitektur Melayu Tradisional di Jambi. Arsitektur Melayu Tradisional di Kepulauan Riau. tempat bermusyawarah. 4. 18.

38). kemudian dibawahnya beratap dengan sudut kemiringan landai. maka pemilihan bahan atap menggunakan 51 . Secara umum. jenis rumah Melayu meliputi rumah kediaman. Penamaan itu disesuikan dengan fungsi dari setiap bangunan. sikap dan perilaku anak dara tersebut berkaitan dengan kehormatan serta harga diri keluarga (h. masyarakat melayu memilliki kebanggan dengan adanya bentuk yang di latar belakangi oleh tampilan ‗rumah belah bubung‘. Misalnya. dan ada kalanya juga dihiasi dengan kaligrafi Arab. Dalam bidang arsitektur. terdapat pula beberapa macam arsitektur untuk setiap bagian rumah yang memiliki arti tersendiri. pintu. dimaksudkan untuk menjaga keselamatan dan mengontrol perilaku si anak dara. lisplank utama ini memiliki sudut kemiringan atap yang curam. Ciri lain dari rumah berbudaya melayu adalah konstruksinya yang berupa rumah panggung dan bahan kayu. dinding. rumah Melayu juga selalu berbentuk panggung atau rumah berkolong. rumah ibadah dan rumah penyimpanan. rumah balai. atap. dan lain sebagainya. karena sifat. Atap lontik ini berciri kedua perabungnya melentik ke atas. Oleh sebab itu.80). tiang. Misalnya atap lontik. rumah Melayu tradisional umumya berukuran besar. jendela. Tampilan rumah ini mencirikan bentuk atap di mana pada lisplank yang mencapai bubungan menjadi terbelah dan membentuk hiasan huruf ‗V‘. kamar dara yang terletak di atas loteng atau para-para dengan jalan masuk dan keluarnya dari ruang tengah. biasanya bertiang enam. hampir seluruh elemen yang ada dalam rumah Melayu mengandung nilai budaya. yang melambangkan bahwa pada awal dan akhir hidup manusia akan kembali kepada penciptanya. Yang paling menarik dari arsitektur rumah Melayu ialah simbol-simbol yang terdapat pada bagian-bagian rumah. Sulitnya transportasi untuk mencapai pulau-pulau kecil di wilayah Kepulauan Riau membuat beberapa orang membangun rumahnya menggunakan bahan yang berasal dari pulau tersebut. Bisa dikatakan. Hal ini sangat penting dilakukan. dengan menghadap ke arah matahari terbit. Demikian pula dengan atap bangunan yang akan menyulitkan pemilik rumah jika harus menyediakan bahan berupa genteng. Sementara lekukan pada pertengahan perabungnya melambangkan ‗lembah kehidupan‗ yang terkadang penuh dengan berbagai macam cobaan (h. maka penggunaan bahan kayu banyak dipilih sebagai material bangunan rumah. tiang enam berserambi dan tiang dua belas atau rumah serambi. Dan. Hal ihwal dan detail tentang rumah Melayu cukup terangkum dalam buku ini. karena masih ada hutan. Simbol-simbol itu biasa diiringi dengan ornamen yang khas dan memiliki makna tertentu pula. tangga.tempat berlindung bagi siapa saja yang memerlukan. Selain berukuran besar.

Kebanggaan tersebut tampak dalam pola kehidupan. Ruangan kolong rumah biasanya digunakan sebagai tempat bekerja sehari-hari dan menyimpan alat-alat rumah. Ruangan serambi tengah atau ruang induk berfungsi sebagai tempat menerima tamu agung. Bentuk yang khas dari ‗rumah belah bubung‘ tidak hanya digunakan untuk rumah tinggal saja. dan memiliki tiang-tiang tinggi. Rumah Tiang Enam Berserambi. tetangga dekat. Selang depan berfungsi sebagai tempat meletakkan barang-barang tamu. Tipologi rumah tradisional Melayu adalah rumah panggung atau berkolong. Setiap ruangan pada rumah Melayu memiliki nama dan fungsi tertentu. namun juga untuk bangunan umum seperti gedung pertemuan. Selebihnya pemilik rumah akan merehabilitasi rumah dengan atap rangkaian daun kelapa yang baru. Kepulauan Riau adalah sebuah propinsi di Indonesia yang terbentang dari daratan di sebelah Timur Sumatra Barat sampai pada pulau-pulau kecil di Selat malaka dan Laut Natuna. dan Rumah Tiang Dua Belas. atau Rumah Serambi. Tinggi tiang penyangga rumah sekitar dua sampai dua setengah meter. dan yang sangat dihormati. Karena masyarakat kepulauan riau tinggal di pulau-pulau kecil. termasuk juga arsitekturnya. Rumah Tiang Dua Belas atau Rumah Serambi merupakan rumah besar dengan tiang induk sebanyak dua belas buah. 52 . Atap dengan rangkaian daun kelapa ini akan tahan dipakai untuk banguunan permanen selama lima tahun. dan yang dituakan. yang tidak dibawa ke dalam ruangan. Karena susunan papan lantainya jarang. KARAKTERISTIK RUMAH MELAYU Ditinjau dari tipologi dan fungsi ruang. Tinggi rumah induk bagian atas sekitar tiga atau tiga setengah meter. pelabuhan laut dan sebagainya. Ruang selang samping berfungsi sebagai tempat meletakkan barang yang tidak dibawa ke dalam ruang serambi belakang. yaitu Rumah Tiang Enam. bahkan banyak pula yang berdirinya tepat di atas laut. Ruang serambi depan berfungsi sebagai tempat menerima tamu pria. Kebesaran Kerajaan Malaka pada masa lampau masih berbekas kuat pada masyarakat Kepulauan Riau dengan kebanggannya sebagai bangsa Melayu. adat dan budaya yang bernafaskan melayu. Bahkan beberapa gapura masuk permukiman juga ada yang menggunakan bentuk tersebut. maka sampah dapat langsung dibuang ke tanah. Dengan demikian sebagian besar rumah penduduk juga berdiri dekat dengan pantai. Ruang dapur dipergunakan untuk memasak dan menyimpan barang-barang keperluan dapur. Suasana di dalam ruangan sejuk dan segar karena banyak memiliki jendela serta lubang angin (ventilasi). rumah tradisional Melayu pada umumnya terdiri atas tiga jenis. Tempat ini merupakan jalan masuk bagi tamu perempuan. orang-orang terhormat.rangkaian daun kelapa. maka matapencaharian terbesarnya adalah nelayan. Hal ini sesuai dengan iklim setempat serta kebiasaan yang sudah turun temurun.

rumah kediaman wajib dijaga dan dipelihara dengan sebaik-baiknya agar lebih memberi kenyamanan dan kebahagiaan bagi penghuninya.40 Meter. Di samping sebagai tempat menyimpan sebagian alat pertanian dan alat nelayan. rumah kediaman dinamakan Rumah Bubung Melayu atau Rumah Belah Rabung atau Rumah Rabung. Pada rumah yang didirikan di daerah tepi sungai atau pantai. Rumah didirikan di atas tiang yang tingginya antara 1. yaitu rumah yang khusus untuk tempat kediaman keluarga. Rumah yang dibuat dengan perabung atap sejajar dengan jalan raya di mana rumah itu terletak. singkatan dari Perabung. Sebutan lain yang diberikan untuk rumah adalah berdasarkan pada bentuk kecuraman dan variasi atap. Nama Rumah Bubung Melayu diberikan oleh para pendatang bangsa asing.Sedangkan WC dan kandang ternak (kambing atau ayam) letaknya agak di belakang rumah. disebut Rumah Perabung Melintang. Di dalam kehidupan seharihari. dan bila atapnya diberi tambahan di bagian bawah (kaki atap) dengan atap lain maka disebut rumah Atap Layar atau Rumah Ampar Labu. disebut Rumah Perabung. Berdasarkan bentuk atapnya. penduduk asal Melayu dan Orang Asli di Semenanjung Tanah Melayu dan Sumatera serta kaum Bumiputra/Pribumi lain di Borneo dan bagian lain di alam Melayu telah mempunyai sistem perumahan yang canggih. Rumah dengan atap curam disebut rumah Lipat Pandan. karena berbeda dengan bentuk rumah mereka. rumah kediaman lazim disebut rumah tempat tinggal atau rumah tempat diam. Sedangkan bila perabung rumah tegak lurus terhadap jalan raya di mana umah itu menghadap. Jika atapnya agak mendatar disebut rumah Lipat Kajang. lama sebelum kedatangan pengaruh luar dan telunjuk moden. Sedangkan nama Rumah Belah Rabung diberikan oleh orang Melayu. Karena bentuk atapnya terbelah oleh bubungannya. Kolong rumah sering digunakan untuk tempat bertukang membuat perahu atau pekerjaan lain. Sumatera dan pulau-pulau lain biasanya membina rumah sesebuah (ala banglo) yang didiami oleh sekeluarga besar. Sebetulnya. terutama Cina dan Belanda. Besar kecilnya bangunan bergantung kepada kemampuan pemiliknya. Penamaan lain adalah berdasarkan pada posisi rumah terhadap jalan raya. Nama Rumah Rabung berasal dari kata Rabung. Ukuran rumah tidak ditentukan. tiang dibuat tinggi supaya rumah tidak terendam air pasang. Orang tua-tua menyebut dengan nama Belah Krol yaitu rambut yang disisir terbelah dua. cantik dan serasi dengan gaya hidup dan alam sekitar. Dari antara jenisnya. sesetengah suku-kaum di Borneo lebih gemar kepada konsep ‗rumah panjang‘ yang memuatkan seluruh kampung! Yakni setiap keluarga menghuni satu bahagian seperti ‗apartment‘ yang dideretkan 53 . Manakala orang Melayu dan Orang Asli di Semenanjung.50—2. yaitu seperti kelenteng maupun rumah limas yang mereka sebut sebagai rumah Eropa. Penyebutan ini untuk membedakan dengan bentuk atap yang tidak memakai perabung seperti bangunan pondok ladang atau gubuk yang disebut Pondok Pisang Sesikat.

sebelah-menyebelah. ada juga elemen bukan struktur seperti isian dinding yang memakai paku. yang dipindahkan dari negeri Kedah ke Kuala Lumpur. persis yang dibuat oleh Badan Warisan Malaysia untuk Rumah Penghulu Abu Seman. peneduhan (shading). Pelbagai kelebihan muncul dari ‗keterapungan‘ ini. Ia menjadi tempat pengantara di antara luar dan dalam rumah untuk duduk bekerja. serta terangkat dari aras banjir. sehingga ianya boleh diangkat melalui ‗gotong-royong‘ orangramai dan dialih tempat. termasuklah mengelakkan dari mudah masuknya binatang liar. Ini dipanggil ‗serambi‘. lagi kena dengan gaya hidup selesa mengikut adat dan alam. Ciri-ciri pintar ini termasuklah penyejukan atau pengudaraan semulajadi (natural ventilation). Contohnya sifat paling ketara pada rumah tradisi Melayu ialah ianya didirikan atas tiang. selalunya di depan rumah mesti ada bahagian lantai yang lebih rendah dari aras Rumah Ibu. tepi-tepi dan bawah). beristirehat atau menerima tetamu yang tak perlu masuk ke dalam Rumah Ibu. Selain itu. Selain itu. ruang kosong di bawah rumah (juga disebut ‗polong‘) menjadi tempat yang sesuai untuk menyimpan segala macam barang perkakas. Rumah juga lebih sejuk akibat pengudaraan pada semua bahagian (dari atas. lebih mudah mengawal sebahagian tertentu seperti Rumah Dapur saja dan mengurangkan bahaya Rumah Ibu juga dijilat api dengan cepat. Walaupun rumah yang benar-benar tradisional tidak menggunakan sebatang paku pun. Rumah Melayu juga selalunya terbahagi dua bahagian: yang utama dipanggil ‗Rumah Ibu‘ (sempena menghormati peranan ibu sebagai pengelola rumah dan penyeri keluarga). dengan anjung terbuka di hadapan (dipanggil ‗ruai‘ di Sarawak) yang menyambungkan semua unit menjadi sebuah bangunan panjang. Maka rumah itu boleh juga ‗ditanggal-buka‘ dan di pasang semula di tempat lain. Selain itu. Jika rumah perlu dibesarkan. Yakni pembinaan rumah papan Melayu sebenarnya ialah suatu sistem pasang-siap. keselamatan dan keamanan (safety and security) serta ‗kepersendirian‘ (privacy). Kerangka atau struktur rumah pula menggunakan sistem tebuk-tembus dan pasak yang tidak memerlukan paku. Bahan binaan yang digunakan diambil dari sumber alam yang boleh diperbaharui. cuma berpagar susur (railings). yakni pelbagai jenis kayu-kayan. ataupun ‗selasar‘ di setengah tempat di Pantai Timur. sementara bahagian kedua ialah ‗Rumah Dapur‘. yakni tidak mengganggu keluarga. maka jika dapur terbakar. cara binaan tanpa paku juga membuatkan rumah lebih anjal (flexible). Dari sudut rekabentuk juga. Pengasingan ini juga pintar – kebakaran selalunya terjadi dari api masakan. 54 . namun diakui bahawa bagi rumah kayu yang lebih baru. rumah adat Melayu boleh dikatakan amat canggih dan memuatkan ciri-ciri bistari. juga buluh dan rotan hinggalah kepada daun-daun pelepah. struktur ‗Rumah Tengah‘ pula boleh ditambah di antara Rumah Ibu dan Rumah Dapur. Ianya berbumbung tapi selalunya tak berdinding.

dan banyak yang amat halus pengukirannya. dengan struktur tanpa sebarang paku pun. Malaysia selain juga di Sumatera. guna untuk masuk angin dan cahaya. Bumbung panjang ialah jenis yang lebih mudah. Bahan penutup bumbung tradisi. yakni hanya satu perabung membentuk bukaan segitiga di kedua-dua hujung yang membenarkan pemasangan penutup tebar layar. Lebih canggih lagi. ‗bumbung lima‘ ini ditambah struktur segitiga di atasnya lalu dipanggil ‗limas‘ (dari ‗lima emas‘ karena suatu masa dulu hanya rumah orang berada atau pembesar yang berbumbung limas. Rumah tradisi yang memang terangkat atas tiang bagi menambah pengudaraan itu juga ada pelbagai gaya tingkap. Malangnya sekarang ini kepingan zink lebih disukai-ramai kerana ianya murah dan senang dipasang. Sulawesi. hatta membuat rumah yang sedia terangkat atas tiang itu menjadi rumah tiga tingkat. Bumbung rumah Melayu sentiasa jenis condong untuk kesesuaian cuaca hujan panas tropika (tiada bumbung rata atau leper). Bumbung rumah tradisi juga pasti ada unjuran (emper/overhangs) untuk teduh dari panas dan hujan lebat. termasuk jenis tingkap sependiri seperti ‗French window‘. Satu contoh indah ialah Istana Seri Menanti di Negeri Sembilan. Borneo dan Tanah Bugis. yakni anyaman pelepah daun seperti nipah ataupun bumbung genting tanah liat seperti yang dipanggil genting ‗Senggora‘ di Pantai Timur Semenanjung Melayu. Sesetengah rumah pula ada bilik di dalam rongga bumbung (iaitu seperti ‗attic‘. tapi juga bagi menggalakkan udara dan cahaya masuk menceriakan rumah. dan ada dua kategori utama: gaya ‗bumbung panjang‘ (atap pelana) dan keduanya ‗bumbung lima‘ atau ‗limas‘ (atap perisai). 55 . Dengan adanya berbagai keping ukiran berlubang di dinding bukan saja sebagai perhiasan. kadangkala dipanggil ‗loteng‘ atau ‗lenting‘). ‗Bumbung lima‘ ialah jenis yang ada lima perabung (atau juga empat perabung bagai piramid untuk struktur ringkas seperti pondok wakaf). dan mungkin mula digunakan semasa Kesultanan Johor-Riau). yakni sama juga seperti konsep ‗ruang kerja‘ atau ‗work area‘ bagi apartmen dan rumah moden. Sepanjang tepian hujung bumbung pula selalu dipasang cucur atap atau 'papan cantik' berukir. juga memainkan peranan menyejukkan rumah. dan ada tempat yang mempunyai corak bumbung tersendiri seperti bumbung rumah Minangkabau Negeri Sembilan (yakni sejenis bezaan ‗bumbung panjang‘). Malahan telah ada istana kayu lama yang dibina setinggi lima atau enam tingkat. Dua-dua jenis bumbung ini boleh melahirkan apa jua kombinasi bentuk bumbung yang boleh difikirkan.Di belakang rumah pula ada ‗pelantar‘ yang menjadi tempat kerja basah atau basuhan. tapi menyebabkan rumah lebih berbahang dan bising pula semasa hujan. Ukiran-ukiran pada rumah Melayu berunsur corak geometrik atau tumbuhan (tiada corak fauna hidupan kerana larangan agama).

Kemudian direndam ke dalam air. kulit bambu atau kulit pelepah rumbia. lebih lagi jika ilmu senibinanya juga hilang dari kalangan orang Melayu. lebih tebal dan lebih tahan dari atap Kelarai. Jika atap dibuat dari satu lapis daun saja maka disebut Kelarai. dijalin dengan rotan. Pekerjaan memasang atap disebut dengan Menyangit. Untuk membuat liet bambu atau rotan dilayuh dengan api. dalam menimba dan mengejar senibina ala Barat. Bubungan Perak d). memanjang menurun sampai ke bagian yang sejajar dengan tutup tiang. tidak mengendahkan lagi ilmu binaan tradisi. Dengan demikian bentuk pamelas ini melengkung mengikuti bentuk rangka atapnya. Isi perut rotan atau bambu dipakai sebagai penjalin atau disebut liet. dibuat seperti helai-helai rotan yang lazim dipakai sebagai anyaman. menambah seni kecantikan arsitektur rumah Melayu. Bagian ini disebut Gajah Minum atau Gajah Menyusu. Bubungan Panjang Sederhana b). Pada ujung rabung yang terjungkit diberi sekeping papan bertebuk sebagai hiasan. Sesudah beberapa waktu dibelah dan diambil isinya. yang juga berfungsi sebagai penutup ujung kayu perabung. 56 . Rumah Melayu asli memiliki bubungan panjang sederhana dan tinggi. Dilihat dari bentuknya. Pada pertemuan atap dibuat talang yang berguna untuk menampung air hujan. Untuk memasang atap dipergunakan tali rotan. Hal ini tampak pada lisplang tutup angin yang memiliki ragam hias Ricih Wajit. Atap Mata Ketam lebih rapat. Pada bengkawan tersebut atap diletakkan. bubungan rumah Melayu dapat dibedakan menjadi a). Pada kedua ujung perabung rumah induk dibuat agak terjungkit ke atas. Atap dari daun nipah atau rumbia dibuat dengan cara menjalinnya pada sebatang kayu yang disebut bengkawan. Ada kalanya terdapat bubungan panjang kembar. ATAP DAN BUBUNGAN Bahan utama atap adalah daun nipah dan daun rumbia. Kebanyakan arsitek/jurubina tempatan. Dalam bahasa Melayu papan lisplang berukir ini disebut Pamelas. Sedangkan untuk memasang perabung dipergunakan pasak yang terbuat dari nibung. berjungkit. BAGIAN-BAGIAN RUMAH MELAYU 1. Maka warisan rumah papan ini akan pupus tanpa adanya pembinaan rumah asli baru. Sedangkan ilmu senibina lama masih mampu dikaji untuk memberi penyelesaian atau dimajukan lagi buat kesesuaian hidup gayakini. Pada bagian belakang dapur bubungan atap dibuat lebih tinggi. Sedangkan jika terdiri atas dua lapis disebut Mata Ketam. Selanjutnya pada bagian bawah. Tetapi pada perkembangannya sering dipergunakan atap seng. papan penutup rabung ini dibuat semacam lisplang berukir. Dan pada bagian bawah bubungan atapnya melengkung. bangunan sehebat manapun dari bahan organik seperti kayu tidak tahan jika tidak disenggara rapi. Bubungan Lima c). Ukiran pada papan pamelas ini ada yang selapis dan ada pula yang dua lapis.Malangnya. Biasanya dibuat dari nibung atau bambu.

Pada bagian yang menjorok keluar diberi lantai yang disebut Teban Layar atau Lantai Alang Buang atau disebut juga Undan-undan. Tiang ini tidak boleh bersambung. Sanding Tiang adalah sudut segi-segi tiang. Untuk menjaga supaya rumah tidak miring. harus utuh dari tanah sampai ke tutup tiang.Bubungan Kombinasi e). maka 57 . Sifat lurus itu haruslah dijunjung tinggi di atas kepala dan menjadi pakaian hidup. Tiang dapat berbentuk bulat atau bersegi. merupakan tiang pokok rumah tersebut. Lazimnya hanya dipergunakan pada perabung istana. tiang-tiang itu didirikan dalam enam baris. Bubungan Gajah Minum. Tiang Seri adalah tiang-tiang yang terdapat pada keempat sudut rumah induk. Ebek atau Bidai. Bubungan Panjang Berjungkit g). termasuk tiang seri. Sedangkan tiang yang terletak di antara tiang seri pada bagian depan rumah. Sanding Tiang yang bersegi diketam dengan ketam khusus yang disebut Kumai. disebut Tiang Penghulu. Jika keadaan tanah tempat rumah itu didirikan lembek atau rumah itu terletak di pinggir. Bahan untuk Tiang Seri haruslah kayu pilihan. Tiang-tiang lainnya mempergunakan kayu keras dan tahan lama. bidai dua (bidai dua tingkat) dan bidai tiga (bidai tiga tingkat). 2. Jumlah tiang rumah induk paling banyak 24 buah. Hiasan yang terdapat pada perabung rumah adalah hiasan yang terletak di sepanjang perabung. Di antara tiang-tiang itu terdapat tiang utama. Biasanya teras kayu Kulim. Untuk Tiang Tongkat atau Sulai cukup mempergunakan kayu biasa. Tiang tambahan itu disebut Tiang Tongkat. Tiang ini disebut Sulai. Sedangkan tiang untuk bagian bangunan lainnya tidaklah ditentukan jumlahnya. dipasang tiang pembantu sebagai penopang ke dinding atau ke tiang lainnya. Bila di daerah itu kayu sukar dicari. Masing-masing baris 4 buah tiang. Bidai lazimnya dibuat dalam tiga bentuk. Bubungan Limas f). Sebagai lambang lurusnya hati orang Melayu. Adapun Teban Layar biasa pula disebut Singap. Balai Kerajaan dan balai penguasa tertinggi wilayah tertentu. yakni bidai satu (bidai rata). Pada rumah bertiang 24. disebut Kuda Berlari. Bagian ini biasanya dibuat bertingkat dan diberi hiasan yang sekaligus berfungsi sebagai ventilasi. Naling. Hiasan ini amat jarang dipergunakan. Resak dan Tembesu. maka tiang-tiang itu ditambah dengan tiang yang berukuran lebih kecil. 3. yang disebut Tiang Tua dan Tiang Seri. PERABUNG DAN TEBAN LAYAR Perabung memiliki bentuk lurus. TIANG Bangunan tradisional Melayu adalah bangunan bertiang. Setiap nama itu mempunyai lambang tertentu. Tiang Tongkat biasanya hanya sampai ke rasuk atau gelegar.

Di situ diletakkan kursi malas. pintu yang menghubungkan bilik dengan bilik disebut pintu malim atau pintu curi. dan dibuat terutama untuk menjaga supaya jika penghuni rumah memiliki keperluan dari satu bilik ke bilik lainnya tidak melewati ruangan tengah. Di samping itu ada pula pintu yang dibuat khusus disebut Pintu Bulak. Pintu masuk di bagian muka rumah disebut pintu muka. tinggi 1. mengandung lambang yang dikaitkan dengan agama dan kepercayaan yang dianut masyarakat. Dari tempat orang tua-tua itu memperhatikan anak-anak bermain di halaman. tempat orang tua duduk berangin-angin. Bentuk tiang secara tradisional.Nibung (kayu dari pohon kelapa) dipergunakan sebagai Tiang Tongkat atau Sulai. 4. bahwa ruangan tengah dipergunakan untuk menerima tamu yang terdiri dari orang tua-tua. Untuk menghindarkan hal yang dilarang tersebut. Di situ pulalah orang tua-tua duduk sambil membaca kitab dan minum kahwa (kopi). Pintu berbentuk persegi empat panjang. Ukuran maksimum dan minumum sebuah tiang tidak ditentukan. melainkan hanya tiang seri atau beberapa tiang lainnya. hanya ukurannya yang berbeda. terutama anak gadis. Amatlah tabu kalau anak-anak. yaitu pintu yang tidak memiliki tangga keluar. Biasanya bagian bawah pintu ini diberi pagar pengaman berupa kisi-kisi bubut atau papan tebuk.50 sampai 2 Meter. PINTU Pintu disebut juga Lawang. atau pemilik rumah lalu lalang di depan tamu untuk mengambil sesuatu dari biliknya. Lambang-lambang itu kemudian dijalin dengan makna tertentu yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Apalagi bila di ruangan tersebut sedang ada tamu. Pintu yang ada di ruangan tengah pada rumah yang berbilik. Tetapi bagi yang kurang mampu. Ukuran ini bergantung kepada besar atau kecilnya rumah. atau bahkan semuanya bulat. maka dibuat pintu khusus yang disebut pintu malim atau pintu curi. Untuk pemilik rumah yang mampu. Tetapi Nibung tidak dapat dipergunakan untuk Tiang Seri atau tiang-tiang lainnya. seluruh tiangnya dibuat persegi. Pintu ini khusus untuk keluarga perempuan terdekat atau untuk anak gadis. Pada prinsipnya pintu ini sama seperti jendela. Semakin besar rumahnya. Untuk 58 . Tiang yang kelihatan di bagian dalam rumah selalu diberi hiasan berupa ukiran. Termasuk kaitannya dengan alam lingkungan dan arah mata angin. besar pula tiang-tiangnya. atau kerabat terdekat yang dihormati. Sudah menjadi adat. Ukuran pintu umumnya lebar antara 60 sampai 100 Cm. yakni kursi goyang. Sedangkan pintu di bagian belakang disebut pintu dapur atau pintu belakang. Pada mulanya pintu tidak memakai engsel. tidak seluruh tiang persegi.

Sama seperti pintu. Jendela mengandung makna tertentu pula. Pada kosen ini dipasang kisi-kisi atau Telai yang tingginya 80—9. ada yang berdaun satu dan kebanyakan berdaun dua. TANGGA 59 . Ada pula yang berkaitan dengan adat istiadat. Tingkap ini merupakan jendela anak dara yang lazimnya berada di ruangan atas (para). Ketinggian letak jendela di dalam sebuah rumah tidak selalu sama. Daun jendela dapat terdiri atas dua atau satu lembar daun jendela. Kunci dibuat dari kayu yang disebut Pengkelang. Hiasan ini melambangkan bahwa pemilik bangunan adalah orang yang tahu adat dan tahu diri. di jendela dipasang jerajak panjang yang disebut Kisi-kisi atau Jerajak yang terbuat dari kayu segi empat atau Bubutan (Larik). Perbedaan ketinggian ini adakalanya disebabkan oleh perbedaan ketinggian lantai. JENDELA Jendela lazim disebut Tingkap atau Pelinguk.Cm. Tetapi ukurannya lebih kecil dan lebih rendah. jendela pun pada awalnya tidak memakai engsel. Bentuknya sama seperti bentuk pintu. Tetapi mempergunakan Putting. Bila pipih disebut Papan Tebuk. Jendela dibuka keluar. Pintu sebaiknya terletak di kiri rumah atau dekat ke bagian kiri rumah.membuka dan menutup pintu dipergunakan semacam Putting yang ditanamkan ke bendul atau balok sebelah bawah dan balok sebelah atas pintu. 6. selalu menerima tamu dengan ikhlas dan terbuka. Kuncinya juga dibuat dari kayu yang disebut Pengkelang. Belah pintu adalah sebatang Broti yang dipalangkan pada kedua Jenang atau kosen pintu. Tingkap yang terletak pada bubungan dapur disebut Angkap. Pintu masuk ke rumah harus mengarah ke jalan umum. yang tingginya antara 30 sampai 40 Cm. Kalau jendela itu tidak memakai jerajak. Sedangkan letak yang rendah melambangkan pemilik bangunan adalah orang yang ramah tamah. Kalau bentuknya bulat disebut Pinang-pinang atau Larik. Tingkap pada singap disebut tingkap bertongkat. Umumnya jendela tengah di rumah induk lebih tinggi dari jendela lainnya. dan biasanya diberi ukiran. biasa pula diberi panel di sebelah bawahnya. Di atas pintu kebanyakan dibuat tebukan yang indah bentuknya menunjukkan ketinggian martabat di empunya rumah. Jendela yang sengaja dibuat setinggi orang dewasa berdiri dari lantai. Hiasan pada jendela dan pagar selasar disebut juga Kisi-kisi atau Jerajak. 5. Jendela dibuat dari papan dan digantung dengan engsel pada kosen. Pintu dapat terdiri atas satu atau dua daun pintu. Pintu dikunci memakai belah pintu atau Pengkelang (palang pintu dari sebelah dalam). melambangkan bahwa pemilik bangunan adalah orang baik-baik dan patut-patut dan tahu adat tradisinya. Sebagai pengaman.

Dalam bangunan tradisional Melayu. Semakin tinggi rumah itu. cara mengikat tali tangga dan bagian-bagian induk tangga mengandung makna tertentu. Sedangkan di ruangan Dapur. hanya menurut kebiasan yakni sekitar satu hasta. Lantai nibung ini tidak dipaku. maka disebut Pahatan Tebuk atau Tangga Bercekam. LANTAI Lantai rumah induk umumnya diketam rapi dengan ukuran lebar antara 20 sampai 30 Cm. atau di tempat yang selalu kena air. Lantai di rumah induk selalu disusun rapat. Lazimnya tangga yang mengandung lambing tertentu hanya tangga muka bangunan. akan semakin banyak pula anak tangganya. 7. Kepala tiang tangga selalu diberi ukiran yang disebut Kumaian. Lantai biasanya dibuat dari papan kayu meranti. Anak tangganya diikat dengan rotan ke induk tangga. Anak tangga dapat berbentuk bulat atau pipih. 60 . medang atau punak atau anak-anak kayu yang disebut Anak Laras. Jika anak tangga menembus tiang tangga. seperti dapur.Tangga naik ke rumah pada umumnya menghadap ke jalan umum. Tetapi bergantung kepada tinggi atau rendahnya rumah tersebut. tempat pusaka melangkah turun. Bahkan diberi lidah yang disebut Pian. Sebab menurut kepercayaan. tetapi dijalin dengan rotan dan lebarnya antara 5 sampai 10 Cm. Cara merapatkan papan atau bilah lantai dalam sebuah rumah tidak selalu sama. yakni tangga bulat dan tangga picak tangga bulat yakni tangga dari kayu bulat. Bagian atas disandarkan miring ke ambang pintu dan terletak di atas bendul. untuk merawat lantai dipergunakan minyak kayu yang disebut Minyak Kuing. Dan selalu diberi hiasan berupa Kisi-kisi Larik (Bubut) atau Papan Tebuk (Papan Tembus). Anak tangga kebanyakan berjumlah ganjil. Selain dirapatkan dengan cara Pian. Tangga penghubung setiap ruangan terdiri atas satu atau tiga buah anak tangga. Kaki tangga terhunjam ke dalam tanah atau diberi alas dengan benda keras. tempat mengisik-ngisik debu dan tempat membasuh-basuh kaki. demikian pula pada sisi tiang tangga. bilangan genap kurang baik artinya. Di sebelah kiri dan kanan tangga ada kalanya diberi tangan tangga yang dipasang sejajar dengan tiang tangga. Anak tangga adakalanya diikat dengan tali kepada tiang tangga. terdapat dua jenis tangga. Sedangkan jarak antara anak tangga-anak tangga itu tidak pula ditentukan. kepala bersandar ke jenang pintu. anak bersusun tingkat bertingkat. Tangga inilah yang disebut leher berpangkak pada bendul. di beberapa tempat disusun jarang atau agak jarang. Tetapi kalau pipih dipahatkan (Purus) ke dalam tiang tangga. di mana ujungnya dibatasi oleh bendul. Tangga picak adalah tangga pipih yang terbuat dari papan tebal. Tiang tangga berbentuk segi empat atau bulat. Jumlah anak tangga tidak ditentukan. Tangga depan selalu berada di bawah atap dan terletak pada pintu serambi muka atau selang muka. Tali pengikat umumnya terbuat dari rotan. Susunan lantai sejajar dengan rasuk dan melintang di atas gelagar. Susunan anak tangga. Lantai yang terbuat dari belahan nibung biasanya ditempatkan di ruang belakang.

lebar 15—20 Cm. dalam upacara tertentu atas (loteng) ditutup dengan kain penutup yang disebut Langit-langit. Setiap bentuk itu mempunyai makna tertentu. pelepah rumbia atau bamboo. Pada rumah berloteng. Pada rumah yang tidak berloteng. Lantai dapur lebih rendah lagi dari lantai beranda belakang dan yang paling rendah adalah lantai Selang atau Pelataran. Lantai beranda lebih tinggi dari lantai selasar. Namun tidak banyak rumah yang memiliki loteng. dan dijahit 61 . disebut Para. Lantai serambi depan lebih rendah satu kaki dari lantai ruang duduk. pemasangan tersebut hanya untuk variasi. Ada kalanya sama dengan lantai Penanggah. Lantai rumah induk lebih tinggi dibandingkan dengan lantai beranda depan dan beranda belakang. dengan kemirinan rata-rata 45 derajat. Lantai selasar lebih tinggi dari lantai dapur. Demikian pula beranda belakang. Kain ini dibuat dari perca-perca kain aneka warna. Tetapi untuk dinding dapur. Namun cara ini jarang dipakai.bilah lantai dapat dirapatkan dengan cara Bersanding. Makna dinding selalu dikaitkan dengan sopan santun. ada kalanya dipergunakan kulit kayu meranti. yakni sebagai batas kesopanan. Loteng yang terletak di atas bagian belakang rumah. sedangkan panjangnya bergantung kepada tinggi jenang. Cara lain adalah dengan pasangan horizontal dan saling menindih yang disebut Susun Sirih. Tinggi lantai rumah induk biasanya lima sampai enam kaki dari permukaan tanah. Loteng disebut Langa. punak. Papan dinding umumnya berukuran tebal 2—5 Cm. hanya ukran lantai loteng lebih kecil dan lebih tipis. Lantai selang dibuat jarang berjarak sekitar dua jari dengan lebar papan empat inci. Atau dengan susunan bertindih yang disebut Tindih Kasih. LOTENG Dalam bahasa Melayu. 8. Dinding rumah dibuat dari papan yang dipasang vertical dan dijepit dengan kayu penutup (dinding kembung). Cara memasang dinding umumnya dirapatkan dengan Lidah Pian. Pada lubang angin ini diberi hiasan dengan tebukan. DINDING Papan dinding dipasang vertical. Pada umumnya dinding terbuat dari kayu meranti. Makin tinggi nilai tebukan ini. makin tinggilah martabat serta makin terpandang se empunya rumah 9. lantai loteng dibuat dari papan yang disusun rapat. Sama seperti rumah induk. Untuk variasi sering pula dipasang miring searah atau miring berlawanan. medang atau kulim. Kira-kira 20 Cm di bawah tutup tiang biasanya dibuat lubang angin. Kalau pun ada yang dipasang miring atau bersilangan. Tinggi lantai rumah Melayu tidak sama.

Tangga rumah biasanya ganjil. Dari beberapa bentuk rumah ini hampir serupa. karena itu dikatakan Salaso Jatuh. Semua bangunan baik rumah adat maupun balai adat diberi hiasan terutama berupa ukiran. susunan ruangannya sama saja. didesa-desa tempat musyawarah dilakukan di rumah Penghulu. sedangkan yang menyangklut keagamaan dilakukan di masjid. Balai Kerapatan dan lain-lain. baik tangga. Rumah Melayu Atap Limas. Rumah Adat Melayu Riau Jenis-jenis rumah adat Melayu Riau ada 5 :      Balai Salaso Jatuh. Sesuai dengan fungsinya bangunan ini mempunyai macam-macam nama antara lain : Balairung Sari. Rumah lontik diperkirakan dapat pengaruh dari kebudayaan Minangkabau karena kabanyakan terdapat di daerah yang berbatasan dengan Sumatera Barat. Loteng di bagian belakang (para) dibuat dalam bentuk yang sangat sederhana.menjadi sebuah bidang besar menurut pola tertentu. berbentuk siku-siku atau berbentuk huruf L. BALAI SALASO JATUH Balai salaso jatuh adalah bangunan seperti rumah adat tapi fungsinya bukan untuk tempat tinggal melainkan untuk musyawarah atau rapat secara adat. dengan lantai papan yang disusun jarang. pintu. Rumah Melayu Lipat Kajang dan Rumah Melayu Atap Lontik. Rumah Adat Salaso Jatuh Kembar. Balai Salaso Jatuh mempunyai selasar keliling yang lantainya lebih rendah dari ruang tengah. Begitu pula Balai adat di Kabupaten Kampar yang disebut Balai Gadang kini tidak ada lagi. Banyak pula loteng yang dibuat tidak menutup seluruh bagian atas ruangan. Bangunan tersebut kini tidak ada lagi. Pada bagian yang tidak berdinding dipasang hiasan kisi-kisi yang terbuat dari kayu bubutan atau Papan Tebuk. Hal ini melambangkan penghormatan kepada Tuhan dan terhadap sesama. Balai Penobatan. 62 . RUMAH LONTIK /LANCANG (RUMAH KAMPAR) & RUMAH LIMAS MELAYU Rumah lontik yang dapat juga disebut rumah lancang karena rumah ini bentuk atapnya melengkung keatas dan agak runcing sedangkan dindingnya miring keluar dengan hiasan kaki dinding mirip perahu atau lancang. Bentuk rumah tradisional daerah Riau pada umumnya adalah rumah panggung yang berdiri diatas tiang dengan bangunan persegi panjang. loteng tidak seluruhnya berdinding. dinding. Hal ini ada kaitannya dengan ajaran islam yakni rukun islam lima. bahkan rumah lontik beranak tangga lima. Tetapi hanya sebagian saja. Kecuali rumah lontik.

yaitu spekulasi. filsafat Budha. bahkan agama tempat tradisi filsafat itu dibangun.[1] Filsafat tidak didalami dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaan-percobaan. tetapi dengan mengutarakan masalah secara persis.  Filosofi/Filsafat Filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. filsafat biasa diklasifikasikan menurut daerah geografis dan latar belakang budayanya. filsafat bisa dibagi menjadi: filsafat barat.ف ل س فة‬yang juga diambil dari bahasa Yunani. sesuatu yang biasanya tidak tersentuh oleh disiplin ilmu lain dengan sikap skeptis yang mempertanyakan segala hal. filsafat Hindu. Logika merupakan sebuah ilmu yang sama-sama dipelajari dalam matematika dan filsafat. Filsafat juga bisa berarti perjalanan menuju sesuatu yang paling dalam. dan meneruskan karya-karya pendahulunya sesuai dengan latar belakang budaya. cinta dsb. Kata filosofi yang dipungut dari bahasa Belanda juga dikenal di Indonesia.Di puncak atap selalu ada hiasan kayu yang mencuat keatas bersilangan dan biasanya hiasan ini diberi ukiran yang disebut Salembayung atau Sulobuyung yang mengandung makna pengakuan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. menurut latar belakang agama. memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. Bentuk terakhir ini lebih mirip dengan aslinya. Φιλοσοφία philosophia. Menurut wilayah. Oleh karena itu. 63 . filsafat dibagi menjadi: filsafat Islam. filsafat timur. mencari solusi untuk itu. Sehingga arti harafiahnya adalah seorang ―pencinta kebijaksanaan‖. dan filsafat Timur Tengah. Dalam bahasa Indonesia seseorang yang mendalami bidang falsafah disebut "filsuf". bahasa. Untuk studi falsafi. mutlak diperlukan logika berpikir dan logika bahasa. Etimologi Kata falsafah atau filsafat dalam bahasa Indonesia merupakan kata serapan dari bahasa Arab ‫ . Dewasa ini filsafat biasa dibagi menjadi dua kategori besar menurut wilayah dan menurut latar belakang agama.) dan (sophia = "kebijaksanaan"). menanggapi. Dalam bahasa ini. Klasifikasi Dalam membangun tradisi filsafat banyak orang mengajukan pertanyaan yang sama . keraguan. Akhir dari proses-proses itu dimasukkan ke dalam sebuah proses dialektika. rasa penasaran dan ketertarikan. Hal itu membuat filasafat menjadi sebuah ilmu yang pada sisi-sisi tertentu berciri eksak di samping nuansa khas filsafat. kata ini merupakan kata majemuk dan berasal dari kata-kata (philia = persahabatan. dan filsafat Kristen. Sementara.

Meskipun hal ini kurang lebih juga bisa dikatakan untuk Filsafat Barat. tetapi diDunia Barat filsafat ‘an sich‘ masih lebih menonjol daripada agama. Immanuel Kant. dan JeanPaul Sartre. Friedrich Nietzsche. Dalam tradisi filsafat Barat.Filsafat Barat Filsafat Barat adalah ilmu yang biasa dipelajari secara akademis di universitas-universitas di Eropa dan daerah-daerah jajahan mereka. Epistemologi membahas berbagai hal tentang pengetahuan seperti batas. Nama-nama beberapa filsuf Timur. dikenal adanya pembidangan dalam filsafat yang menyangkut tema tertentu. sumber. Réne Descartes.  Metafisika mengkaji hakikat segala yang ada.  64 .    Estetika membahas mengenai keindahan dan implikasinya pada kehidupan. serta kebenaran suatu pengetahuan. Kong Hu Cu. Dari aksiologi lahirlah dua cabang filsafat yang membahas aspek kualitas hidup manusia: etika dan estetika. hakikat yang ada dan keberadaan (eksistensi) secara umum dikaji secara khusus dalam Ontologi. Thomas Aquinas. Dari estetika lahirlah berbagai macam teori mengenai kesenian atau aspek seni dari berbagai macam hasil budaya. dan sebagainya. membahas tentang bagaimana seharusnya manusia bertindak dan mempertanyakan bagaimana kebenaran dari dasar tindakan itu dapat diketahui. Georg Hegel. suara hati. Epistemologi mengkaji tentang hakikat dan wilayah pengetahuan (episteme secara harafiah berarti ―pengetahuan‖). Filsafat ini berkembang dari tradisi filsafat orang Yunani kuno. Republik Rakyat Cina dan daerah-daerah lain yang pernah dipengaruhi budayanya. Adapun hakikat manusia dan alam semesta dibahas dalam Kosmologi. Aksiologi membahas masalah nilai atau norma yang berlaku pada kehidupan manusia. kebenaran. Sebuah ciri khas Filsafat Timur ialah dekatnya hubungan filsafat dengan agama. antara lain Sidharta Budha Gautama/Budha. Karl Heinrich Marx. khususnya di India. atau filsafat moral. Dalam bidang ini. Lao Tse. Zhuang Zi dan juga Mao Zedong. Etika. Tokoh utama filsafat Barat antara lain Plato. Beberapa topik yang dibahas di sini adalah soal kebaikan. tanggung jawab. Filsafat Timur Filsafat Timur adalah tradisi falsafi yang terutama berkembang di Asia. terutama di Abad Pertengahan. Bodhidharma. Arthur Schopenhauer.

Saat itu dunia barat yang Kristen tengah berada dalam zaman kegelapan (dark age). pembahasan Tuhan hanya menjadi sebuah pembahasan yang tak pernah ada finalnya. Pertama. Sebab para filsuf Timur Tengah yang pertamatama adalah orang-orang Arab atau orang-orang Islam dan juga beberapa orang Yahudi. Ibnu Tufail. Lalu mereka menterjemahkan dan memberikan komentar terhadap karya-karya Yunani. Filsafat Kristen banyak berkutat pada masalah ontologis dan filsafat ketuhanan. para filsuf Timur Tengah ini mempelajari karya-karya yang sama dan bahkan terjemahan mereka dipelajari lagi oleh orang-orang Eropa. Filsafat Kristen Filsafat Kristen mulanya disusun oleh para bapa gereja untuk menghadapi tantangan zaman di abad pertengahan. dunia. dalam filsafat Islam justru Tuhan 'sudah ditemukan. Filsafat muncul ketika orang-orang mulai memikirkan dan berdiskusi akan keadaan alam.Filsafat Timur Tengah Filsafat Timur Tengah dilihat dari sejarahnya merupakan para filsuf yang bisa dikatakan juga merupakan ahli waris tradisi Filsafat Barat. dan lingkungan di sekitar mereka dan tidak menggantungkan diri kepada [agama] lagi untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini. Sebagai contoh: Santo Thomas Aquinas dan Santo Bonaventura Munculnya Filsafat Filsafat. meski semula filsuf-filsuf muslim klasik menggali kembali karya filsafat Yunani terutama Aristoteles dan Plotinus. Kedua.. Ada sejumlah perbedaan besar antara filsafat Islam dengan filsafat lain. Yudea (Israel) atau Mesir. dalam arti bukan berarti sudah usang dan tidak dibahas lagi. Islam adalah agama tauhid. yang menaklukkan daerah-daerah di sekitar Laut Tengah dan menjumpai kebudayaan Yunanidengan tradisi falsafah mereka. namun kemudian menyesuaikannya dengan ajaran Islam. Masyarakat mulai mempertanyakan kembali kepercayaan agamanya. terutama Filsafat barat muncul di Yunani semenjak kira-kira abad ke 7 S. Bahkan ketika Eropa setalah runtuhnya Kekaisaran Romawi masuk ke Abad Pertengahan dan melupakan karya-karya klasik Yunani. bila dalam filsafat lain masih 'mencari Tuhan'. namun filsuf islam lebih memusatkan perhatiannya kepada manusia dan alam. Filsafat Islam Filsafat Islam merupakan filsafat yang seluruh cendekianya adalah muslim. Jawabannya sederhana: di 65 filsuf Timur Tengah adalah Ibnu Sina. Hampir semua filsuf Kristen adalah teologian atau ahli masalah agama. Banyak yang bertanya-tanya mengapa filsafat muncul di Yunani dan tidak di daerah yang beradab lain kala itu seperti Babilonia.M. Maka. Kahlil . karena sebagaimana kita ketahui. Nama-nama beberapa Gibran dan Averroes.

Hal ini menunjukkan pengaruh Plato yang sangat besar pada sejarah filsafat. Istilah filsafat budaya bukan lagi hal yang asing bagi mereka yang memang berkecimpung di dunia filsafat dan budaya. tidak seperti di daerah lain-lainnya tidak ada kasta pendeta sehingga secara intelektual orang lebih bebas. Postmodernisme Bagian dari Filsafat Budaya Filsafat budaya lalu melahirkan banyak gejala perubahan dalam tubuh budaya itu sendiri. apologi. orang Indonesia istilah postmodern masih asing ditelinga. Tahukan Anda bahwa kita sudah hidup. Sokrates adalah guru Plato sedangkan Aristoteles adalah murid Plato. sekarang di pesisir barat Turki. Semuanya telah menggunakan mesin dengan teknologi tinggi. Zaman modern itu sudah berlalu sejak seratus tahun silam. Bagi orang kita. jauh melampaui zaman modern. Filsafat budaya sebenarnya telah lahir jauh sebelum istilah postmodern itu muncul. Renaisance dapat diartikan sebagai lahirnya kembali jiwa atau semangat baru dari manusia setelah terbelenggu dan diliputi mental incactivity pada abad pertengahan.Yunani. 66 .  Filsafat Budaya Filsafat budaya merupakan filsafat atau filosofi yang berkaitan dengan kebudayaan suatu daerah atau masa. Kita hanya mengenal istilah “ ini zaman modern” kata orang Indonesia sambil mereka tidak tahu modern itu apa? Yang kita tahu bahwa zaman modern itu adalah zaman canggih. Filsafat budaya melandasi pemikiran para pelaku di dunia budaya. begitulah kira-kira. dan krito". cara pandang terhadap sesuatu. Plato danAristoteles. Filsafat adalah filosofi. Sebuah pemikiran yang pada akhirnya tetap mengena pada filsafat maupun budaya. Tokoh-tokoh dalam Filsafat Budaya Dalam filsafat budaya. phaedo. Tetapi filsuf-filsuf Yunani yang terbesar tentu saja ialah: Sokrates. dan salah satunya adalah istilah postmodern. republik. Ranaisance dianggap sebagai tokoh permulaan pelaku dari budaya zaman modern. Bahkan ada yang berpendapat bahwa sejarah filsafat tidak lain hanyalah ―Komentar-komentar karya Plato belaka‖. Buku karangan plato yg terkenal adalah berjudul "etika. Orang Yunani pertama yang bisa diberi gelar filsuf ialah Thales dari Mileta. di benua eropa. Kedua cabang keilmuan tersebut telah melahirkan semacam pemikiran baru yang lahir dari penggabungan keduanya. Zaman yang dikatakan modern adalah zaman saat berkembangan pesatnya ilmu pengetahuan saat zaman Renaissance pada abad ke-15.

Ketika seseorang mengeluarkan sebuah filsafat budaya. Modern hanya alat untuk memisah-misahkan pemikiran dan budaya. Hal-hal yang mendukung berjalannya kebudayaan atau hal-hal yang memengaruhi kebudayaan baik secara langsung maupun tidak langsung juga ikut dibicarakan. Pemikiran seperti itu merupakan satu hal yang berperan penting dalam cara pandang filsafat budaya. Akan tetapi manusia dalam menggunakan kesempatan itu pada akhirnya tetap sengsara. Salah satu tokoh penggagas era postmo adalah Nietzshe dan Heidegger mereka melontarkan kritiknya bahwa modern telah kehilangan kritisnya. maka apa yang ada dipikirannya bukan hanya sebatas budaya. Seperti yang dikatakan Nietzsche dalam buku yang berjudul the Genology of morals. Pemikiran-pemikiran baru itulah yang berjalan seiring dengan pemikiran tentang filsafat budaya. tapi lebih dari itu. Manusia-manusia sekarang 67 . dan tidak bebas. toh filsafat modern ternyata tidak mampu menjawab semua tuntutan zaman.” Hal ini dapat tergambar oleh kita. Filsafat Budaya dan Gejala Postmodernisme Kelahiran potsmodernisme dalam pemikiran budaya atau filsafat budaya juga taklepas dari pengaruh para tokoh yang berdiri dibelakangnya. begitupun dengan teknologi. terbelenggu. Teknologi tersebut dapat menjamin kehidupan manusia. sebaliknya. Seperti yang telah disebutkan tadi. Hal yang tidak bisa dipungkiri adalah budaya juga berkembang sesuai zaman. jika filsafat budaya bukan hanya membicarakan budaya. bahwa kita tidak lagi melihat penemuan-penemuan baru di bidang sains yang sangat fenomenal seperti pada zaman modern. Salah satu tokoh dalam filsafat budaya yang berpengaruh adalah Immanuel Kant dan Herbert Marcuse yang mengatakan bahwa kebebasan pemikiran itu harus diperjuangkan meskipun pada akhirnya manusia akan terbelenggu karena di dunia ini sering terjadi pertentangan dan ketegangan antara kebebasan pemikiran dan ilmu pengetahuan. tapi faktor pendukung dari budaya itu sendiri. Herbert Marcuse menggambarkan lingkaran hidup manusia yang pada akhirnya akan tetap terkurung oleh kemuajuan teknologi karena berkat teknologi manusia dapat mengendalikan alam. Seiring dengan perkembangan zaman dan semakin bebasnya pemikiran maka selalu terjadi kegelisahankegelisahan yang menimbulkan pemikiran baru.Pada saat zaman Renaissance orang-orang mulai meninggalkan tradisi lama yang dianggap kolot dan mengadakan pembaharuan dengan mencari nilai-nilai baru sebagai usaha untuk mendobrak paham-paham ortodok yang umumnya menolak pemikiran-pemikiran baru atau menentang kebebasan berpikir. kita curiga bahwa segalanya akan terus merosot turun. “ Kini kita tidak melihat lagi Sesuatu yang akan tumbuh besar. apapun bentuknya. Pada akhir abad ke-19 segala perkembangan pemikiran sebenarnya telah terhenti.

Postmodernisme telah memunculkan berbagai klaim atau pengakuanya yang berpretensi subtansif-objektif atau empiris-positivitistik. Postmodern dikatakan konkret karena menyangkut apa pun yang nyaris ada di dunia sekarang. dan lain-lain. skeptis dan penuh kontroversi. Lalu. mengatakan bahwa banyak karya seni yang mencipta bentuk-bentuk yang hyperreal dan kepalsuan dikemas sebagai kebenaran. Begitulah kiranya jika berbicara filsafat budaya dalam lingkup postmodernisme. Seperti yang dilakukan Malaysia terhadap beberapa budaya Indonesia. nyatanya juga berpengaruh terhadap hasil kebudayaan yang secara langsung juga membentuk filsafat budaya sendiri. akan tetapi secara tak henti-hentinya mengaduk-ngaduk fragmenfragmen yang sudah ada. Berhentinya terciptanya karya-karya baru juga ikut memengaruhi filsafat budaya itu sendiri. seperti Thomas Alpa Edison. siapa pun yang mengikuti kebudayaan postmo akan melihat kekacauan makna dalam melihat realitas. Jika kemudian ada budaya yang serupa. Alexander Grahambel. 68 . Maka jika begitu dimanakan relalitas pada zaman ini kalau ia memang ada. Postmodern dikatakan abstrak karena kebudayaan telah berkembang begitu rumit. Inilah yang dinamakan era postmo. sebuah filsafat pun dihasilkan. hal ini sesuatu yang wajar karena zaman dulu sebelumnya terbentuk sebuah negara Malaysia dan Indonesia merupakan satu kawasan nusantara. Dalam budaya postmo semua telah membaur menjadi satu. Jika dilihat secara filsafat budaya. sebuah filsafat budaya yang lahir dari pemikiran dan proses pemahaman. sebenarnya kita tidak perlu marah dengan kelakuan Malaysia karena kebudayaan dareah itu berkembang bukan secara politis. Stagnansi pada dunia penemuan. Antara realitas dan idealitas sudah tidak memiliki batas.hanya melanjutkan perkembangan yang sudah memang canggih sejak zaman dulu. Mungkin kita tak pernah sadar bahwa postmodermisme telah masuk dalam diri kita. Tak ada lagi tokoh tokoh baru yang menciptakan mesin baru. James Watt. Budaya daerah tumbuh dan berkembang dalam masyarakat yang egaliter kemudian secara arbitrer atau sesuka hati mereka menerima budaya setiap kebudayaan yang masuk. Ini adalah sebuah pandangan. melainkan secara sosialis. referensi dan realitas bersama-sama lenyap dan bahkan makna dihadapkan pada suatu masalah. Kita dibiarkan dalam permainan acak penanda-penanda yang kita sebut posmodernisme yang tak lagi menghasilkan karya-karya yang monumental seperti pada modernisme. Dan teori semiotika dijadikan alat untuk berdusta.

Inilah posmodernisme yang segalanya menjadi kacau dalam melihat kebenaran realitas. 69 . kita tak akan kehabisan bahan untuk membicarakan budaya ini. Bicara filsafat budaya. toh perkara budaya bisa diselesaikan dengan jalan diplomatis. terutama budaya postmo memang sangat menarik kita bahas dalam berbagai sudut pandang dan teori.Jika kemudian malaysia mengaku-ngaku kebudayaan kita sebagai kebudayaannya. Agar kesimpulan yang dapat kita ambil adalah kesimpulan yang paling mendekati kebenaran. Marilah kita berpikir lebih objektif dengan melihat berbagai sudut pandang dalam menyikapi masalah. Apalagi dengan segera mempopulerkan ke dunia internasional dan mengajak perang Malaysia. Rasanya. kita tidak harus mengaku-ngaku bahwa itu memang kebudayan kita.

kesenian ini juga terbagi dua: sakral dan profan. Filsafat budaya melandasi pemikiran para pelaku di dunia budaya. 8. Tampilan rumah ini mencirikan bentuk atap di mana pada lisplank yang mencapai bubungan menjadi terbelah dan membentuk hiasan huruf ‗V‘. cara pandang terhadap sesuatu. Seni Sastra Melayu Klasik  Dalam bidang arsitektur. 3. masyarakat melayu memilliki kebanggan dengan adanya bentuk yang di latar belakangi oleh tampilan ‗rumah belah bubung‘. Simpulan  Kesenian Melayu adalah perihal keahlian orang Melayu dalam mengekspresikan ide-ide estetika. Filsafat adalah filosofi. Teater Rakyat. Seni Lukis. Berdasarkan fase historis. Masing-masing bagian dikategorisasi lagi berdasarkan fase historis dan profanitas. 9. Seni Tari. Seni Tenun. 70 . kesenian Melayu terbagi dua: tradisional dan kontemporer. 7.  Filsafat budaya merupakan filsafat atau filosofi yang berkaitan dengan kebudayaan suatu daerah atau masa. Permainan Rakyat. sehingga menghasilkan benda. 6. berdasarkan profanitas. 1. Seni Ukir. 10. 5. 2. suasana. Seni Pertunjukan Lain. 4. Seni Musik. Seni Kerajinan. atau karya lainnya yang menimbulkan rasa indah dan decak kagum. Seni Bela Diri. 11.BAB III PENUTUP 1. begitulah kira-kira.