BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Kesenian Riau adalah merupakan kesenian yang terdapat di wilayah Riau. Salah satu kesenian nusantara ini paling kental dengan budaya Melayu, sehingga layak kiranya jika kesenian Riau disebut sebagai pusat budaya Melayu dunia, dan menjadi tujuan utama pelacakan sumber budaya Melayu. Letak geografis Riau sebagai ―markas besar‖ dari kesenian Riau yang berada pada jantung perlintasan bahari membuat wilayah ini telah ramai dikunjungi masyarakat asing sejak zaman dulu. Kondisi ini bisa disikapi sebagai beban sekaligus berkah. Di satu sisi, Riau menjadi ladang perhimpunan berbagai potensi kesenian dengan pengaruh budaya asing, dan di sisi lain muncul pula potensi korosi terhadap nilai-nilai budaya setempat oleh budaya asing yang kurang selaras. Dari zaman ke zaman, budaya Melayu dengan ciri sosiologis semacam itu, telah menjadi sistem scanning dalam interaksi antarbudaya yang saling berakulturasi. Dalam perkembangannya, kesenian Riau adalah bagian dari nilai keindahan yang tertata apik namun tak lepas dari tuntunan nilai norma Melayu yang bercorak Islam. Riau sangat kaya dengan ragam bentuk kesenian, baik seni pertunjukan seperti teater, tari, musik, dan nyanyian; maupun sastra. Dalam perkembangannya, kesenian Riau tersebut memiliki kaitan erat dengan kegiatan adat, tradisi, maupun keagamaan yang terwarisi turun temurun. Pulau Sumatera memang satu-satunya pulau di Indonesia yang masih kental memiliki kesenian bernuansa melayu. Nuansa melayu nyatanya bukan hanya dimiliki oleh kesenian Riau, kesenian di daerah lain yang masih berada di wilayah Sumatera pun memiliki nuansa yang sama. Maka janganlah heran jika ada beberapa bagian dari kesenian Riau yang mengingatkan kita akan kebudayaan melayu yang cukup kental. Sebagai salah satu kesenian yang dimiliki oleh Indonesia, kesenian Riau berbeda dengan kesenian yang dimiliki oleh wilayah Indonesia lainnya. Hal yang membedakan adalah tentu saja nuansa melayu yang sangat kental. Jika mau melihat ke belakang, sejarah atau identitas bangsa Indonesia sesungguhnya memang tidak jauh dari kebudayaan melayu. Rumpun bahasa yang kita pakai sehari-hari pun merupakan rumpun bahasa melayu. Pengaruh melayu masih sangat kental terasa di sepanjang

1

Pulau Sumatera. Tidak mengherankan jika kesenian Riau yang memang berada di Pulau Sumatera memiliki nuansa melayu yang cukup kental. Pengaruh kebudayan rumpun melayu yang ada di kawasan Pulau Sumatera memang tidak bisa dihindari. Kebiasaan dan kehidupan masyarakat yang memang tinggal di kawasan Sumatera itulah yang melatarbelakangi kesenian khas Pulau Sumatera, salah satunya kesenian Riau. 2. Rumusan Masalah Masalah yang dapat ditarik dari pembahasan ini adalah bagaimana Seni, Asitektur Melayu dan Filosofi 3. Tujuan Tujuan dalam penulisan Makalah ini adalah untuk membahas mengenai Seni, Asitektur Melayu dan Filosofi 4. Metode Penulisan Metode yang digunakan penulis dalam penulisan makalah ini adalah browsing internet

2

BAB II PEMBAHASAN / ISI

 Kesenian Melayu Kesenian Melayu didefinisikan sebagai hal-hal yang menyangkut hasil olah rasa dan raga orang Melayu dalam mengekspresikan bentuk-bentuk hasil proses penghayatan yang indah, menyenangkan dan bisa memberi kepuasan baik kepada pribadi penciptanya maupun kepada para penikmat. Keseniam Melayu terbagi dalam aspek seni gerak, warna, bunyi atau kombinasi dari semua aspek tersebut. Kesenian Melayu diciptakan oleh masyarakat Melayu dan menjadi hak miliki baik secara pribadi maupun bersama-sama. Secara singkat Kesenian Melayu bisa didefinisikan sebagai representasi dari budaya Melayu. Sebagai masyarakat yang mayoritas beragama Islam, kesenian Melayu dianggap sebagai salah satu bentuk untuk mengekspresikan pemujaan kepada Allah Swt. Dengan demikian, kesenian Melayu sedapat-dapatnya tidak membawa kejelekan, kerusakan apalagi yang haram dalam pandangan agama. Kesenian Melayu adalah perihal keahlian orang Melayu dalam mengekspresikan ide-ide estetika, sehingga menghasilkan benda, suasana, atau karya lainnya yang menimbulkan rasa indah dan decak kagum. Kesenian ini diciptakan sendiri oleh masyarakat Melayu dan menjadi milik mereka secara bersama. Oleh sebab itu, kesenian Melayu merupakan representasi budaya Melayu. Bisa dikatakan pula bahwa, kesenian Melayu ini merupakan bagian dari usaha orang Melayu untuk merespons, memahami, menafsirkan dan menjawab permasalahan yang mereka hadapi. Yang membedakan kesenian Melayu dari kesenian lainnya adalah latar belakang tradisi dan sistem budaya yang melahirkan kesenian tersebut. Latar belakang tradisi dan sistem budaya berkaitan dengan pengetahuan, gagasan, kepercayaan, nilai, norma dan lain-lain. Karena tradisi dan sistem budaya Melayu berbeda dengan sistem budaya lain, misalnya Jawa, maka pola ekspresi, tujuan dan falsafah nilai dalam kesenian Melayu juga berbeda dengan kesenian Jawa. Dalam pengertian ini, kesenian tidak hanya sebagai ekspresi keindahan, tapi juga sebagai media penyampai pesan. Ide-ide estetika dan pesan budaya di atas terwujud dalam seni tari, seni musik, seni tenun, seni ukir, seni lukis, seni bela diri, seni teater dan permainan rakyat. Masing-masing bagian dikategorisasi lagi berdasarkan fase historis dan profanitas. Berdasarkan fase historis, kesenian Melayu terbagi dua: tradisional dan kontemporer; berdasarkan profanitas, kesenian ini juga terbagi dua: sakral dan profan.

3

gendang. dumbuk. tidak mandek tapi penuh dinamika yang selalu dapat diterima dalam setiap keadaan. keberhasilan panen. seni tari Melayu dibagi menjadi dua. Menurut versi lain tari ini diiringi oleh musik ensemble yang terdiri dari pemain marwas. Tarian yang berkembang dalam kebudayaan Melayu mengandung aspek gerak. berdasarkan fase historis dan profanitas. Oleh karena itu. sebuah tarian terkadang diiringi pula dengan nyanyian yang sesuai dengan makna dan tujuan tarian itu. tarian Zapin pada mulanya merupakan tarian hiburan di kalangan raja-raja di istana setelah dibawa dari Yaman oleh para pedagang-pedagang di awal abad ke-16. zapin hanya ditarikan oleh penari laki-laki. sementara irama adalah bunyi teratur yang mengiringi gerak tersebut. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan kreasi tari Zapin yang identik dengan budaya Melayu maupun dalam hal berpantun. pesisir Kalimantan dan Brunei Darussalam.1. suling. ada tari tradisional-klasik dan modernkontemporer. Seni Tari. seperti pesta pernikahan. Tarian Zapin merupakan salah satu dari beberapa jenis tarian Melayu yang masih eksis sampai sekarang. irama dan nyanyian ini. Tari Zapin sangat banyak ragam gerak tarinya. ada tari ritual-keagamaan dan tari biasa. Seni Tari adalah gerak indah dan berirama yang mengandung dua unsur penting: gerak dan irama. yaitu alat musik petik gambus dan tiga buah alat musik tabuh gendang kecil yang disebut marwas. upacara ritual. Menurut sejarah. Dalam portal ini. biasanya dipertunjukkan dalam upacara adat. digunakan sebagai media dakwah Islamiyah melalui syair lagu-lagu zapin yang didendangkan. 4 . Masyarakat Melayu termasuk seniman dan budayawannya memiliki daya kreasi yang tinggi. Tarian ini diinspirasikan oleh keturunan Arab yang berasal dari Yaman. Seniman dan budayawannya mampu membuat seni tradisinya. Gerak merupakan gejala primer dan juga bentuk spontan dari kehendak yang terdapat di dalam jiwa. gerak ini memiliki muatan emosional yang tinggi. Tari Zapin. Sebelum tahun 1960. dan vokal. Semenanjung Malaysia. akordion. berdasarkan kategori kedua. Namun kini sudah biasa ditarikan oleh penari perempuan bahkan penari campuran laki-laki dengan perempuan. ditarikan oleh rakyat di pesisir timur dan barat Sumatera. Gerak tarian biasanya diinspirasikan dari pengalaman hidup sehari-hari. harmonium. 1. Musik pengiring tari zapin terdiri dari dua alat utama. menyambut tamu-tamu penting ataupun sekedar untuk mempererat pergaulan dan meramaikan peristiwa penting. kepulauan Riau. biola. Selain gerak dan bunyi. walaupun pada dasarnya gerak dasar zapin-nya sama. Berdasarkan kategori pertama.  Tari Klasik / Tradisional. Tarian tradisional ini bersifat edukatif dan sekaligus menghibur.

Gunung Banang. sengaja mengadakan pertunjukan keliling (sekarang tidak pernah ada lagi). tetapi sekarang jarang sekali orang bisa menari dan sekaligus bisa menyanyi. Urutan pementasannya adalah sebagai berikut: pertama. Seni tari dengan iringan musik dan nyanyian ini tersebar di daerah Tembeling.000 WIB sampai dengan tengah malam. Sedangkan pakaian yang dikenakan oleh para penarinya adalah baju kebaya pendek dengan bawahan sarung atau kain batik. Kalau zapin Arab hanya dikenal satu gaya saja. setiap penari sekaligus penyanyi. Tandak Udang Gantung. Johor Siput Kelapa. dan disesuaikan dengan lingkungan masyarakatnya. hari-hari besar nasional Indonesia (terutama hari kemerdekaan Indonesia). musik. Peralatan musik yang mengiringinya antara lain gendang (tambur). Pulau Panjang. tari lembut dan tari penutup. Dondang Sayang. di Sulawesi disebut jippeng. peringatan hari-hari besar agama (Islam). Begitu pula sebutan untuk tari tersebut tergantung dari bahasa atau dialek lokal di mana dia tumbuh dan berkembang. Jumlah pemainnya terdiri atas 4—8 penari. kesenian yang memadukan unsur tari. sedangkan di Jawa umumnya menyebut zafin. atau event-event khusus lainnya. Nama joged dangkung konon berasal dari bunyi-bunyian yang keluar dari alat musik pengiring tarian yaitu: gendang yang berbunyi ―dang‖ dan gong yang berbunyi ―gung‖. Mantang. Jambu Merah. Sementara di Nusatenggara dikenal dengan julukan dana-dani. dan di Maluku lebih akrab mengenal dengan nama jepen. Misalnya. Dahulu. Jenis kedua adalah zapin Melayu yang ditumbuhkan oleh para ahli lokal. Serampang Lau.Di nusantara. dan mengisi acara suatu peringatan agar menjadi lebih semarak. tari gembira (rancak). zapin dikenal dalam 2 jenis. Sumatera Selatan dan Bengkulu menyebutnya dana. Tariannya meliputi tarian pembukaan (betabik). maka zapin Melayu sangat beragam dalam gayanya. Masyarakat Kalimantan cenderung memberi nama jepin. dan masih dipertahankan oleh masyarakat turunan Arab. Kesenian ini biasanya dipergelarkan atau dipentaskan pada malam hari. biola dan gong. biasanya ketika ada upacara di lingkaran hidup individu (perkawinan dan khitanan). dan Batam. Betabik. Sedangkan saat-saat pementasannya. dan nyanyi yang tumbuh subur di perkampungan nelayan ini dikenal sejak abad ke-17. Lepas dari itu. 3 orang pemusik dan seorang penyanyi. sekitar pukul 20. katanya juga. dengan nama Joged Tandak atau Joged Lambak. sedangkan di Jambi. Julukan bedana terdapat di Lampung. yaitu zapin Arab yang mengalami perubahan secara lamban. Lagu-lagu yang dimainkan adalah. Tanjung Balai dan Gule Batu. adalah semacam pemberitahuan kepada para ―penunggu‖ setempat yang berupa makhluk halus agar 5 .  Joged Dangkung. tanjung Katung. Sebutan zapin umumnya dijumpai di Sumatera Utara dan Riau. Moro.

Kedua. Setelah itu. pelantunan lagu yang berjudul Cik Cilik yang sekaligus penutup pertunjukan. melainkan salah satu jenis seni bela diri. Ia menyerang tentara-tentara Belanda dengan menggunakan ilmu dabus. pelantunan lagu Dondang Sayang. ada pahlawan Melayu. di antaranya Banten dengan sebutan debus. dabus ini hanya bertujuan untuk hiburan. mereka selalu berlatih dengan memainkan dabus pada malam hari. Oleh karena itu. Pada waktu itu. seperti yang pernah terjadi di Perak. yaitu tarian yang memperagakan bahwa para penari itu kebal dengan senjata tajam atau api. pelantunan lagu dan tarian bertabik (suatu tarian yang bermakna ucapan selamat datang). Malaysia pada masa penjajahan Belanda (1680-1690). bergelar Panglima Kulop Mentok yang sangat membenci penjajah Belanda. sekitar tahun 1600 M. sehingga menarik perhatian penduduk setempat. Dabus ini pada awalnya bukanlah sebuah tarian. tidak pada substansinya. bergelar Nakhoda Lembang dan Nakhoda Topah merantau ke Perak dan tinggal di daerah Telaga Nenas. Perbedaan ini hanya pada sebutan (dialek) bahasa. Bugis dan Perak (Malaysia) dengan sebutan dabus. seperti kebal terhadap senjata tajam. mereka pindah ke daerah Pasir Panjang Laut. kemudian menyebar ke seluruh nusantara. Sitiawan. Babak ini sering disebut dengan buka tanah. tetapi juga sebagai kontribusi untuk mempertahankan kedaulatan serta mengangkat martabat suatu bangsa. Bagan Datoh dan Kuala Selangor. dan lain-lain. Menurut catatan sejarah. Tarian ini hingga sekarang masih berkembang di daerah yang berkebudayaan Melayu. atau minum air keras dan lain-lain. sehingga banyak tentara Belanda yang tewas. tarian dabus diperkenalkan oleh pengikut Sayidina Ali (kaum Syiah) yang dipersembahkan untuk memperlihatkan kehebatan dan kekebalan orang Syiah dalam suasana perang agar pihak lawan tidak berani mengganggu mereka. Selama berada di daerah ini. dalam konteks kekinian. Tarian dengan semangat kepahlawanan ini dijadikan sebagai simbol-simbol keberanian yang banyak digemari oleh masyarakat ramai. Di setiap daerah tersebut mereka sempat mengajari penduduk setempat.pertunjukan berjalan sebagaimana mestinya. tentara Belanda yang masih hidup akhirnya melarikan diri dan meninggalkan daerah yang direbut oleh Panglima Kulop Mentok tersebut. Konon. dabus ini sebenarnya ada hubungan dengan tarikat Rifaiah yang dibawa oleh Nurrudin ar-Raniry ke Aceh pada tahun 1637 M. kemudian disusul lagu-lagu sesuai dengan permintaan penandak berjudul Tanjung Katung. Dan keempat. karena memperlihatkan ―keluarbiasaan‖ dalam pertunjukannya. Dari Aceh. Namun. Dalam sejarah kesenian Melayu. Dabus adalah kesenian yang mempertunjukkan kemampuan manusia luar biasa. Ketiga. dabus tidak sekedar hiburan semata.  Tari Dabus. Kesenian ini pernah berkembang di Aceh dengan sebutan daboh melalui pedagang Arab yang datang ke daerah ini. Karena kalah. lalu dabus dipelajari dan dikembangkan di sana. tarian ini dikenal juga dengan tarian kepahlawanan. api. sehingga tarian dabus ini 6 . dua orang pedagang dari Batu Bahara.

tarian dan pertunjukan keberanian yang dilakukan para penari dengan menusukkan anak dabus atau senjata tajam di tubuh mereka. Salah satu di antara mereka ditunjuk sebagai pemimpin yang disebut khalifah. ada pula peralatan lain seperti batu giling. Menurut Tengku Mira Sinar. baik penari. karena ciri khas tarian ini adalah penggunaan jenis senjata tajam tersebut. pisau belati dan areal pementasan. Di samping itu. Bila para penari ini tidak menggunakannya. seperti 7 . tarian ini bernama Tari Pulau Sari. atau yang terluka akibat tusukan anak dabus dan senjata lainnya. dan (3) anak dabus harus dipelihara supaya tidak dilangkahi oleh para pemain dan tidak boleh pula jatuh atau tertancap ke tanah. terdapat beberapa pantangan yang harus dipatuhi. kapak dan pisau belati. antara lain: bertih. seperti gangguan makhluk halus dan orang-orang yang sengaja menguji kekebalan para pemain. Selain itu. Selain itu. Khalifah ini bertanggung jawab atas keselamatan para pemain lainnya dari berbagai gangguan yang dapat mengganggu kelancaran pertunjukan. Jumlah pemain tarian dabus lebih kurang 22 orang. khalifah juga bertanggung jawab untuk memulihkan penari yang tidak sadarkan diri. sesuai dengan judul lagu yang mengiringi tarian ini. maka tarian tersebut tidak bisa dikatakan tarian dabus. Sumatra Utara. api dan lain-lain.  Serampang Duabelas Tari Tradisional Melayu Kesultanan Serdang.berkembang dengan pesat sampai sekarang. Dalam permainan dabus. kapak. Sebelum tarian dimulai. khalifah akan mengasapi dan memercikkan air ke setiap pemain. (2) para pemain tidak boleh berbicara kotor dan tidak memendam rasa permusuhan antara mereka. terdiri dari penari dan pemain alat musik. Sebelum bernama Serampang Duabelas. yaitu (1) areal pentas pertunjukan harus bersih. disediakan pula air pemulih yang digunakan oleh khalifah untuk memulai pertunjukan dan memulihkan pemain dari berbagai gangguan. Selain itu. Tarian ini sebenarnya gabungan dari tiga jenis seni: nyanyian. Pertama. keris. nama Pulau Sari kurang tepat karena tarian ini bertempo cepat (quick step). beras kunyit dan beras biasa. pemain alat musik. nama tarian yang diawali kata ―pulau‖ biasanya bertempo rumba. tali. keris. yaitu lagu Pulau Sari Sedikitnya ada dua alasan mengapa nama Tari Pulau Sari diganti Serampang Duabelas. setiap penari harus menggunakan sejenis senjata tajam yang disebut anak dabus. Tarian ini diciptakan oleh Sauti pada tahun 1940-an dan digubah ulang oleh penciptanya antara tahun 1950-1960. Salah satu ciri khas tarian dabus adalah. atau anak dabus.  Asal-usul Tari Serampang Duabelas merupakan tarian tradisional Melayu yang berkembang di bawah Kesultanan Serdang. ada beberapa bahan yang disediakan sebelum pertunjukan dimulai. para pemain juga harus bersih dan suci.

seperti Riau. Tari Serampang Duabelas berkisah tentang cinta suci dua anak manusia yang muncul sejak pandangan pertama dan diakhiri dengan pernikahan yang direstui oleh kedua orang tua sang dara dan teruna. dan Hongkong . Menurut Tengku Mira Sinar. Sungguh betapa cerdas beliau dengan imajinasinya menggabungkan gerak tari Portugis dan Melayu Serdang. mengantar pengantin. menggila mabuk kepayang. Kalimantan. Kedua. Nama duabelas sendiri berarti tarian dengan gerakan tercepat di antara lagu yang bernama serampang. dan sebagai puteri Melayu Serdang. Tari Pelipur Lara adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Sumatra Utara. balasan isyarat. dan pertemuan kasih. terlihat dari gerak tari tradisionalnya (Folklore) dan irama musik tari yang dinamis. tetapi juga menyebar ke berbagai daerah di Indonesia.. Sebagai seorang penari tentu saya takjub dengan adanya kaitan budaya antara kedua negara ini. Sulawesi. dalam khayalan saya bayangkan ketika guru Sauti menari di hadapan Sultan Sulaiman di Istana Kota Galuh Perbaungan. gerakan kaki yang melompat-lompat dan lenggok badan serta tangan yang lincah persis seperti tarian Portugis. masih belum percaya. bahkan sampai ke Maluku.Tari Pulau Kampai dan Tari Pulau Putri. laki-laki dan perempuan. Serampang Duabelas tidak hanya berkembang dan dikenal oleh masyarakat di wilayah Kesultanan Serdang. cinta meresap. isyarat tanda cinta. sehingga tercipta tari Serampang XII yang terkenal di seluruh dunia itu. Namun kecepatannya (2/4) digandakan. jawaban. yaitu: pertemuan pertama. Oleh karena menceritakan proses bertemunya dua hati tersebut. Tari Pelipur Lara mempunyai karakter riang yang menggambarkan pergaulan di antara para pemuda maupun pemudi. Singapura. dapat kita lihat dari tarian Serampang XII yang iramanya tari lagu dua. Penjelasan tentang ragam gerak Tari Serampang Duabelas akan dibahas kemudian. tarian ini sering dipentaskan di manca negara. maka tarian ini biasanya dimainkan secara berpasangan. seperti Malaysia. Bahkan. Sedangkan Tari Serampang Duabelas memiliki gerakan bertempo cepat seperti Tari Serampang Laut. pinang-meminang. Tari Pulau Sari lebih tepat disebut Tari Serampang Duabelas. Berdasarkan hal tersebut. Sesuai dengan namanya. menduga. Thailand. memendam cinta. Pengaruh Portugis tersebut dapat dilihat pada keindahan gerak tarinya dan kedinamisan irama musik pengiringnya. tarian ini merupakan hasil perpaduan gerak antara tarian Portugis dan Melayu Serdang. Jambi. 8 .  Tari Pelipur Lara: Tari Tradisional Melayu dari Sumatra Utara. Seni Budaya Portugis memang mempengaruhi bangsa Melayu. penamaan Tari Serampang Duabelas merujuk pada ragam gerak tarinya yang berjumlah 12.

seperti gerakan ajuk-mengajuk yang menggambarkan dua orang muda-mudi yang saling tertarik sedang saling berbicara dengan berbisik untuk mengetahui isi hati masing-masing (Sinar. 1. Sumatra Utara. Tari ini sering ditarikan sebagai hiburan sekaligus visualisasi kisah cinta sepasang manusia (Tengku Mira Sinar.  Tari Rangguk (Jambi). 2009). Ragam tarian ini hampir sama dengan Tari Lagu Dua dan Tari Melenggok. Lah Husny. tari melengggok atau hitam manis memiliki kemiripan dengan tari Lagu Dua. termasuk di Kesultanan Serdang. Tarian ini menggambarkan kegembiraan muda-mudi dalam pergaulan mereka. khususnya ketika perayaan perkawinan adat Melayu. Asal-usul Jambi adalah salah satu provinsi yang tergabung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tari ini diciptakan sebagai gambaran dua anak muda yang sedang dilanda asmara. Asal-usul Tari Pelipur Lara atau Tari Anak Lara merupakan tarian dengan jenis tempo joget. terutama pada ragam dua dan ragam empat. 9 . Gerakan dan langkah dari ketiga tarian ini serupa. dan mata agak sipit. ed. yaitu tubuh relatif pendek dari rata-rata ukuran tubuh sukubangsa lainnya di Jambi. Oleh karena itu.1. 1. Suasana seperti ini terlihat pada gerakan saling mengejar di antara para penari. Melalatoa (1995:402) menyebutkan bahwa mereka adalah keturunan bangsa Proto Melayu (Melayu Tua) karena banyak persamaannya dengan ciri-ciri manusia tipe mongoloid. Suasana dalam tarian ini adalah suasana riang dan penuh sendau-gurau. 2001). Hanya saja. Tarian ini berkisah tentang sepasang anak muda yang sedang memadu kasih. Asal-usul Tari melenggok atau yang dikenal juga dengan sebutan tari hitam manis merupakan kesenian tari Melayu yang hingga kini masih terus dipentaskan dalam acara-acara adat di kawasan Melayu serumpun. ada beberapa tambahan gerak. rambut lurus. Di sana ada sukubangsa yang disebut sebagai Kerinci. yaitu Kabupaten Kerinci. Kemudian. Tari melenggok atau yang disebut juga dengan tari hitam manis adalah salah satu tarian tradisional Melayu Serdang. baik gerakan kaki maupun tangan menggunakan langkah dua. 2009). Secara umum. Mereka mendiami salah satu kabupaten yang tergabung dalam provinsi Jambi yang namanya sama dengan sukubangsa tersebut. tari ini lekat sebagai tari kasih sayang khas Melayu (Haji Tengku M.  Tari Melenggok (Hitam Manis): Tari Tradisional Melayu Serdang.. kulit putih. Sumatra Utara.

Malahan. pendapat lainnya mengatakan bahwa kata rangguk adalah gabungan dari kata ―uhang‖ yang berarti ―orang‖ dan ―nganggok‖ yang berarti ―mengangguk‖. yang dilakukan tidak membuahkan hasil. tetapi sekaligus memperdalam pengetahuan tentang agamanya (Islam). Konon. 10 . terutama di Sungai Penuh yang sering memperpendek dua atau tiga kata menjadi satu kata. Adanya berbagai dialek itu akhirnya memunculkan beberapa pendapat mengenai kata ―rangguk”. Beliau melakukan dakwah (menyebarkan agama Islam) ke berbagai tempat di daerah Kerinci. sedikit-demi sedikit para pemuda menjadi tertarik. dan sedikit demi sedikit pula Beliau. melalui rebana. mereka semakin tenggelam dalam perbuatan-perbuatan yang justeru dilarang oleh agama. Jadi. terutama para pemudanya. Misalnya. Beliau berusaha untuk mempelajarinya. Rangguk adalah dialek orang Kerinci Hulu. Pendapat pertama mengatakan bahwa kata rangguk berarti ―tari‖ karena dalam bahasa Kerinci Hulu kata ―merangguk” berarti ―menari‖. “rangguk rabbieih‖ berarti ―tari rabbieih”. Lepas dari berbagai dialek itu. Namun. Dari sinilah kemudian melahirkan satu kesenian yang disebut sebagai “rangguk”. Dengan cara demikian. seperti judi. maka Sang ulama merubah taktik penyampaian dakwahnya. ―rangguk dua belas‖ berarti ―tari dua belas‖. Orang Sungai Penuh menyebutnya “ranggok”. yaitu rebana yang ketika itu sangat disukai oleh para remaja Arab. Melihat kenyataan bahwa apa yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Al kisah. menyelipkan ajaran-ajaran agama Islam. dan ―rangguk ayak‖ berarti ―tari ayak”. minum-minuman keras (tuak) dan sabung ayam. di sekitar awal abad ke-19 ulama tersebut pergi ke tanah suci (Mekah). Dalam perkembangan selanjutnya kata uhang nganggok berubah menjadi ranggok. Beliau menggabungkan silat Melayu yang disukai oleh para pemuda dengan rebana yang berasal dari Arab. Pendapat ini didasarkan pada kebiasaan penduduk di Kerinci. khususnya para laki-lakinya (pemudanya). sambil menunggu para pemuda berkumpul untuk belajar silat Melayu.Di kalangan orang Kerinci ada satu tarian yang disebut sebagai rangguk. khususnya kepada para pemuda dan warga Dusun Cupak. bukan hanya menunaikan ibadah haji dan memperdalam ilmu agama saja. . Kepergiannya itu tidak hanya sematamata untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima (ibadah haji). Sedangkan. yang jelas asal-usul tarian yang disebut sebagai rangguk ini ada kaitannya dengan seorang ulama yang berasal dari Dusun Cupak Kerinci. Beliau melantunkan pantun yang berisi puji-pujian kepada Allah SWT dan para Rasul-Nya sambil menabuh rebana dan mengangguk-anggukan kepalanya. Sepulangnya dari Mekkah. Jadi. Untuk itu. tidak tertarik akan dakwahnya. tetapi juga mempelajari salah satu kesenian yang ada di sana. di tanah suci Sang ulama tertarik pada salah satu kesenian yang ada di sana. Masyarakat. sedangkan orang Pulau Tengah menyebutnya “rangguek”.

termasuk juga lajang dan dara yang sedang dalam proses mencari pasangan hidup (Tengku Mira Sinar. Seiring dengan perkembangan zaman. 11 . ed. para pemainnya akan menabuh rebana sambil menganggukanggukkan kepalanya. antara rebana dan silat Melayu sudah menjadi dua jenis kesenian yang berbeda. Tari Lenggok Mak Inang menceritakan pertemuan antara bujang dan dara. 2009: 15). perjalinan kasih mereka. Acara ini menjadi ajang berkumpul semua orang kampung. karena dengan duduk secara melingkar. Jumlah penari dalam tarian ini ada dua orang. hingga akhirnya pasangan itu melangsungkan pernikahan. Tari Lenggok Mak Inang menggunakan tempo sedang. namun beberapa gerakan dasar tarian masih dipertahankan. yaitu 2/4. Tari Lenggok Mak Inang terdiri dari empat ragam di mana setiap ragam terdiri dari 8x8. Dalam hal ini silat Melayu tetap sebagai silat Melayu. tarian ini telah mengalami perubahan. sedangkan rebana menjadi satu jenis kesenian baru yang disebut sebagai ―tari rangguk‖. yakni laki-laki dan perempuan. Hal ini demi menjaga maksud dan pesan yang ingin disampaikan. Bagian kedua dari ragam-ragam tersebut merupakan pengulangan bagian pertama. Tari Lenggok Mak Inang merupakan salah satu tari tradisional Melayu dari Sumatra Utara.Setelah Sang Ulama wafat.  Tari Makan Sirih: Tari Tradisional Melayu untuk Menyambut Tamu. Tari Makan Sirih adalah salah satu tari tradisional atau tari klasik Melayu yang umumnya dipentaskan untuk menyambut dan dipersembahkan untuk menghormati tamu agung yang datang. Masyarakat Melayu di Sumatra Utara biasanya mementaskan tarian ini dalam berbagai upacara dan acara-acara yang melibatkan banyak orang. kebiasaan bersenandung sambil berpantun dengan diiringi rebana tetap dilakukan oleh masyarakat Cupak. Asal-usul Tari Lenggok Mak Inang merupakan tarian dasar dalam tradisi di masyarakat Melayu. Tempo ini disebut tempo rumba atau mambo yang di kalangan orang-orang Melayu disebut tempo Mak Inang. 1. Namun. Bagi masyarakat Melayu menyelenggarakan kenduri besar atau pesta panen setelah menuai padi menjadi suatu budaya yang berkesinambungan. yang masing-masing bagian 4x8. Proses pencarian jodoh dalam bingkai kearifan Melayu tersebut kemudian menjadi inspirasi dalam gerakan-gerakan Tari Lenggok Mak Inang.  Tari Lenggok Mak Inang: Tari Tradisional Melayu Sumatra Utara. Tiap-tiap ragam dibagi menjadi dua bagian.

Sedangkan pada Tari Lenggang Patah Sembilan terdapat 3 bagian gerakan. 2009).. Tari Lagu Dua merupakan ajaran leluhur yang banyak diinspirasi dari adat kebudayaan Melayu. Adanya tari penyambutan untuk tamu menunjukkan bahwa. seperti igal (menekankan pada gerakan tangan dan badan). dan lenggang maju atau berubah arah (Tengku Mira Sinar. Tari ini memiliki gerakan yang khas. lenggang memutar satu lingkaran.1. Nama Lagu Dua diambil dari gerakan tari ini yang seluruhnya menggunakan langkah dua atau langkah berganda. Asal-usul Tari Lagu Dua atau dikenal juga dengan nama tari Tanjung Katung merupakan kesenian tari Melayu yang hingga kini masih terus dipentaskan dalam acara-acara adat di daerah Melayu serumpun. ed. titi batang (berjalan dalam satu garis bagai meniti batang). Karena cukup melegenda. Sedangkan sebutan Tanjung Katung merujuk pada salah satu lagu yang mengiringi tari ini (Tengku Mira Sinar. seperti di Kesultanan Serdang. dan lainnya (Sinar. Oleh karena itu. Meskipun demikian. Keduanya akhirnya saling berkunjung 12 . yakni setiap satu kali gerakan menggunakan dua ketukan. yaitu lenggang di tempat. Lah Husny. Pertemuan tersebut menimbulkan debaran jiwa di antara keduanya. liuk (gerakan menundukkan atau menganyunkan badan). orang Melayu sangat menghargai hubungan persahabatan dan kekerabatan (Haji Tengku M. 1. gentam (menari sambil menghentakkan tumit kaki). 2009). Penari Tari Makan Sirih ini harus memahami istilah-istilah khusus dalam tarian Melayu. lenggang (berjalan sambil menggerakkan tangan).  Tari Lagu Dua (Tari Tanjung Katung): Tari Tradisional Melayu. tari ini dijadikan salah satu identitas penting dalam kebudayaan tari Melayu (Haji Tengku M. yaitu gerakan lenggang patah sembilan tunggal dan ganda. yakni gerakan tarinya menggunakan langkah dua atau berganda. ed. tari Lagu Dua mengambil pola tarian yang berasal dari Portugis.. tari ini disebut juga dengan Tari Persembahan Tamu. Secara umum. Gerakan Tari Makan Sirih umumnya menggunakan gerakan pada Tari Lenggang Patah Sembilan. ed. 2001).. cicing (menari sambil berlari kecil). Tari Lagu Dua atau yang disebut juga sebagai tari Tanjung Katung adalah jenis tarian tradisional Melayu yang ditarikan di berbagai daerah rumpun Melayu. Sumatra Utara. ada perbedaan nama gerakannya di mana untuk Tari Makan Sirih hanya terdapat 2 gerakan saja. Tari ini berkisah tentang pertemuan seorang jejaka dengan seorang gadis dalam sebuah perjalanan. legar (menari sambil berkeliling 180 derajat). Lah Husny. Asal-usul Tari Makan Sirih hingga kini masih sering dipertunjukkan dalam perhelatan-perhelatan besar untuk menyambut tamu. 2009). 2001).

Selama saling kunjung ini. Dalam masyarakat Melayu. Tari Air Mawar . Lukah Gilo: Tari Magis Orang Minangkabau. Tari Saman. 2. Tari Bulian Tari Mayang (Berasik) . yang oleh orang Melayu disebut tempo menari atau joget. Bahkan bisa dikatakan. termasuk sejarah peradaban Melayu. Tari Menjunjung Duli . seni musik ini terbagi menjadi musik vokal.        Tari Ritual / Keagamaan. dan harmoni. Seni Musik. setengah langkah kaki kiri menyusul kaki kanan secara bergantian. pendek dan temponya. Dalam musik gabungan. Suara musik yang baik adalah hasil interaksi dari tiga elemen. kedua sejoli saling penjajakan untuk hubungan lebih lanjut. Tari Alu. bunyi (suara) adalah elemen musik paling dasar. Sumatera Barat. yaitu: irama. 3. Dengan ciri tempo 2/4 cepat. Tari Gandrung. dan ini memberikan karakter tersendiri pada setiap musik. Alat-alat musik yang berkembang di kalangan masyarakat Melayu di 13 . Tari Modern / Kontemporer. suara alat musik berfungsi sebagai pengiring suara vokal atau tarian. Irama adalah pengaturan suara dalam suatu waktu. tidak ada sejarah peradaban manusia dilalui tanpa musik.         Tari Zikir Barat . 2. Kombinasi beberapa tinggi nada dan irama akan menghasilkan melodi tertentu. 2009). Oleh karena itu. Seni musik adalah cetusan ekspresi perasaan atau pikiran yang dikeluarkan secara teratur dalam bentuk bunyi. Simbolisasi Budaya Masyarakat Sasak di Lombok . pola langkah dalam tari ini berupa selangkah kaki kanan maju.ke rumah masing-masing untuk mempererat tali silaturahmi. melodi. Nanggroe Aceh Darussalam. Tari Badabus . kombinasi yang baik antara irama dan melodi melahirkan bunyi yang harmoni. Meusare-saree: Tari Tradisional Banda Aceh. Tari Campak Bunga: Tarian Tradisional Melayu dari Sumatra Utara . Selanjutnya. Tari Jepin Lembut: Tari Tradisional Kalimantan Barat . instrument dan gabungan keduanya. Tari Lukah . Tari Lenggang Patah Sembilan: Tari Klasik Kesultanan Serdang di Sumatra Utara. tari Lagu Dua biasa ditarikan oleh pasangan laki-laki dan perempuan (Sinar. panjang. Musik termasuk seni manusia yang paling tua. Bisa dikatakan.

seperti marwas untuk memperindah irama nyanyian. Alat-alat musik di atas menghasilkan irama dan melodi tersendiri yang berbeda dengan alat musik lainnya. 1. Ada juga yang mengatakan bahwa kompang berasal dari Parsi dan digunakan untuk menyambut kedatangan Rasulullah S. 25 cm. nafiri. kompang. Dalam portal ini. Jenis musik ini mendapat sambutan yang baik di kalangan penduduk Rumpun Melayu. beduk. Ada yang berukuran garis pusat sepanjang 22. Biola adalah sebuah alat musik gesek berdawai yang memiliki empat senar yang disetel berbeda satu sama lain dengan interval sempurna kelima.W. Alat musik gambus juga dianggap penting dalam nyanyian Ghazal yang berasal dari Timur Tengah pada masa kesultanan Malaka. seruling. yaitu viola dan cello. tetawak. kecapi.  Kompang. Alat Musik. Alat musik ini identik dengan nyanyian yang bernafaskan Islam. Gambus merupakan salah satu alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik. Alat musik ini memiliki fungsi sebagai pengiring tarian zapin dan nyanyian pada waktu diselenggarakan pesta pernikahan atau acara syukuran. kompang juga digunakan untuk memberi semangat kepada tentara-tentara Islam ketika berperang. Kedatangan pedagang-pedagang Timur Tengah pada zaman Kesultanan Melayu Melaka telah membawa budaya masyarakat mereka dan memperkenalkannya kepada masyarakat di Tanah Melayu. Alat musik ini berasal dari Arab dan diperkirakan dibawa masuk ke kawasan tanah Melayu pada masa Kesultanan Malaka oleh pedagang India Muslim. Biola memiliki nada tertinggi di antara keluarga biola.A. serunai. gong. Ia termasuk dalam kategori musik gendang. rebana.  Gambus. Bentuknya yang unik seperti bentuk buah labu siam atau labu air (My) menjadikannya mudah dikenal.antaranya: canang. Nada yang paling rendah adalah nada G. atau melalui Jawa pada abad ke-13 oleh pedagang Arab. alat musik ini juga diiringi dengan alat musik lain. biola dan akordeon. gambus.  Biola. Kompang terdiri dari berbagai ukuran. Alat musik gesek 14 .5 cm. rebab.5 cm dan ada juga yang mencapai 35 cm. Selain itu. 27. alat-alat musik di atas dijelaskan secara lebih rinci. gendang. marwas. pada waktu itu. nobat. Dalam mengiringi penyanyi. Kompang ialah sejenis alat musik tradisional yang sangat dikenal di kalangan masyarakat Melayu. lengkara. Alat musik ini dibawa ke Nusantara oleh pedagang seperti yang dijelaskan sebelumnya. khususnya orang Jawa. Kulit kompang biasanya terbuat dari kulit kambing.

pin dan tali untuk menahan ekor biola. Sebuah biola dibagi menjadi beberapa bagian: badan biola. Beberapa biola antik dibubuhi tulisan tangan atau diberi lapisan cat sebagai ganti purfling pada bagian belakang biola. sejajar dengan jembatan biola di atasnya. sejenis kayu cemara. orang yang memainkan biola biasa hanya disebut pemain biola. senar. dan beberapa macam perangkat pembantu. untuk menambah massa serta kekerasan permukaan atas biola. Sebuah nama yang lazim dipakai untuk biola ialah fiddle. namun pada saat mengukur panjang biola bagian ini tidak dihiraukan. dibentuk suatu lekukan garis yang disebut purfling. dan sebuah penyangga dagu. yang membantu mempertahankan lekukan pada iga biola. Bagian belakang biola umumnya dibuat dari kayu utuh yang dipahat secara simetris. dan juga sebagai "lubang nafas" biola pada saat udara beresonasi di dalamnya. yang dipahat sehingga memiliki bentuk yang simetris dan diberi dua lubang suara (atau lubang-F. dan memperluas permukaan untuk pengeleman. Biola dilem menggunakan lem kulit binatang. Dua buah lekukan menyerupai huruf C pada kedua sisi samping biola dan memberikan ruang bagi busur biola untuk bergerak. ekor biola untuk menahan senar. bas. Pada leher biola terdapat papan jari yang dibuat dari kayu eboni atau kayu lain yang 15 . bagian bawah. diberi nama demikian karena bentuknya). Sebuah tonjolan setengah lingkaran kecil yang terdapat pada bagian yang dekat dengan leher biola memberikan permukaan tambahan pada saat pengeleman. disebut luthier. Sebuah balok kayu kecil dipasang di dalam permukaan atas biola.berdawai yang lainnya. Di dalam bahasa Indonesia. biasa dipilih yang memiliki alur sama. Leher biola biasanya terbuat dari kayu mapel yang setipe dengan bagian belakang dan samping badan biola. leher biola. secara teknis masuk ke dalam keluarga viol. Orang yang membuat atau membetulkan alat musik berdawai. Perangkat pembantu tersebut antara lain pasak penyetel untuk setiap senar. dan garis tipis yang disebut lapisan dalam. batang penghubung. Lubang suara tersebut mempengaruhi kelenturan suara biola. Bagian-bagian biola dibuat dari kayu mapel. Tujuannya ialah menghalangi retakan yang berasal dari pinggir. Umumnya bagian biola dibuat dari kayu spruce. termasuk biola. Tonjolan tersebut penting untuk sambungan antara leher dan badan biola. atau resin. belum ada istilah khusus untuk hal tersebut. beberapa penyetel tambahan pada ekor biola bila diperlukan.) Badan biola terdiri atas dua papan suara yang melengkung. disatukan oleh kayu yang disebut iga biola. Iga biola biasanya terdiri dari bagian atas keempat sudut. Pada pinggir permukaan ini. Bagian ini sering pula dibentuk purfling walaupun dalam hal ini tidak seberapa berpengaruh terhadap biola itu sendiri. jembatan biola. Badan biola menyerupai bentuk jam pasir. dan biola seringkali disebut fiddle jika digunakan untuk memainkan lagu-lagu tradisional. (Penyangga dagu tersebut dapat tergabung dengan ekor biola ataupun dipasang di sebelah kirinya. Kertas musik untuk biola hampir selalu menggunakan atau ditulis pada kunci G.

Marwas termasuk salah satu alat dalam tarian musik zapin. dan tahan lama. Alat musik ini relatif kecil. sedangkan tangan kanannya memainkan melodi lagu yang dibawakan. Pada ujung papan jari yang atas terdapat segaris kayu yang menonjol. Tonjolan ini digunakan untuk menahan senar. Selain itu. dan dimainkan dengan cara digantungkan di leher. Gendang yang berukuran sedang dan besar ada juga yang menyebutnya redap. baik dengan tangan saja atau dengan alat pemukul gendang. dan dipernis dengan kayu eboni. Pemusik memainkan tombol-tombol akord dengan jari-jari tangan kirinya. terbuat dari kulit kambing. Beaufort dan Sipitang. atau sering juga hanya sebagai pelengkap untuk lebih meramaikan suasana. biasa kayu eboni atau gading. akordeon didorong dan ditarik untuk menggerakkan udara di dalamnya. sedang dan besar.  Akordeon. Beberapa biola yang sangat tua menggunakan kayu mapel untuk papan jarinya. ada juga gendang yang kedua sisinya ditutup dengan kulit yang diikat dengan tali yang terbuat dari kulit atau rotan sedemikian rupa sehingga dapat dikencangkan dan dilonggarkan. yang disebut sadel atas. Ada berbagai ukuran gendang. Cara memainkan gendang dengan dipukul. Pergerakan udara ini disalurkan ke lidah akordeon sehingga menimbulkan bunyi. Gendang kecil biasa disebut rebana. yaitu gendang kecil. Rebana dipukul dengan satu tangan seperti juga teknik yang digunakan 16 . pembawa tempo atau penegasan dinamik sebuah orkes.  Gendang. menawan. disebut juga ‗Adai-Adai‗ oleh masyarakat Melayu berketurunan Brunei di daerah Papar. Kayu eboni sering dipilih oleh pengrajin biola karena sifatnya yang keras. Pada saat dimainkan.dicat hitam. di antaranya sebagai pengiring tarian atau pencak silat. Rebana adalah sejenis gendang satu muka yang digunakan untuk mengiringi tarian dan nyanyian rakyat. Gendang termasuk dalam klasifikasi alat musik perkusi. kayu cempedak dan rotan. sama seperti jembatan biola digunakan untuk hal yang sama di bagian badan biola.  Marwas. marwas berfungsi menjaga kestabilan intro dan melahirkan harmoni musikal. Alat musik ini digunakan sebagai peningkah dalam musik pentas Mak Yong. Akordeon merupakan alat musik sejenis organ. Dalam tataran musik zapin. Gendang mempunyai banyak fungsi. Alat musik ini dapat juga berfungsi sebagai roffle ketukan atau mat. Gendang terbuat dari kayu dengan selaput (membran) yang menghasilkan bunyi bila dipukul.  Rebana. Marwas adalah sebuah gendang yang berukuran lebih kecil dari gendang biasa.

bernada khas. Rebab berfungsi sebagai alat musik penghibur diri. Gendang ini biasanya digunakan dalam kesenian musik ‗Bertitik‗ untuk memainkan pola pukulan seperti irama ‗Kedidi‗. Dalam suatu pertunjukan. Kemban rotan juga dipasang pada kedua- 17 .  Kecapi. Pukulan rebana serta nyanyian Adai-Adai diadakan untuk merayakan pesta atau menyambut tamu kehormatan. dua lubang berbentuk empat persegi dilubangi untuk menghasilkan suara gong ibu dan anak melalui kaedah petikan tali. tetapi dapat terdengar sampai jarak yang cukup jauh. tali-talinya dipetik untuk memainkan mode rithme sebagai suara nemonik. Gendang itu diposisikan tegak di atas lantai dan dipukul dengan tangan. Bedug biasanya dikenal sebagai salah satu kelengkapan masjid untuk memberi tanda waktu dan memanggil orang Islam bersembahyang. ‗Ayas‗ dan ‗Tidong‗. Peranannya dalam budaya masyarakat Melayu khususnya di Nusantara adalah bersifat non-musical. Di kalangan masyarakat Brunei terdapat juga sejenis gendang kecil yang disebut ‗gendang labik‗ dan ‗dombak‗. alat musik ini digunakan dalam acara meratok (meratap). gantian kepada gendang secara meningkah dengan suara yang dihasilkan dari tepukan di sebelah permukaannya yang tampak terbuka. Bagi suku-bangsa Bajau.  Bedug. yaitu mengiringi dari tempat tersembunyi ketika sanak keluarga menangisi anggota keluarga yang meninggal. rendah. bedug menimbulkan suara berat. Sedangkan bagi masyarakat Brunei yang berdomisili di Sabah. Pada sisi tabung berkenaan. gendang rebana sering juga disebut ‗rempana‗. Kecapi buluh dibuat dari tabung-tabung buluh yang terpilih dan tali-talinya juga dikupas dari sebagian kulitnya tanpa diputuskan hujungnya. Bedug terbuat dari sepotong batang kayu besar atau pohon enau sepanjang kira-kira satu depa atau lebih. Kecapi Buluh juga dikenali sebagai ‗Gendang Kecapi‗. Bagian tengah batang dilubangi sehingga berbentuk tabung besar. Kecapi buluh mempunyai enam tali yang ditegangkan dengan diperkuat oleh kayu penungkat (bridge). Selain itu. yaitu sejenis gendang satu muka.bila ditabuh.  Rebab. terdapat juga sejenis rebana (gendang panjang) yang mempunyai satu muka. Beduk adalah gendang satu atau dua membran yang menutupi lubang depannya dan bentuknya memanjang (elongated).untuk rebana yang terdapat dalam ensemble musik sinkretik yang lain. Rebab dimainkan dengan sendiri untuk mengiringi nyanyian yang dikumandangkan oleh pemainnya. Ujung batang yang berukuran lebih besar ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang.

dua bagian penghujung badan Kecapi untuk menentukan jarak getaran bagi tali-tali tersebut apabila proses penalaan dilakukan.  Canang. Canang adalah alat musik idiofon dari perunggu yang terdapat di Jambi. Canang terdiri atas 4 - 5 alat berbentuk bonang dengan garis tengah antara 30 dan 40 cm. Alat ini diletakkan berjejer di atas kerangka kayu atau rentangan rotan. Sebagai pemukul, digunakan sepotong kayu atau rotan. Sepasang canang dapat dimainkan oleh satu orang, adakalanya dimainkan oleh dua orang.  Tetawak. Tetawak adalah sejenis alat musik berbentuk gong yang terdapat di Jambi. Alat ini dibuat dari perunggu dengan ukuran yang lebih kecil dari gong dan ditabuh dengan alat pukul khusus seperti penabuh gong. Tetawak di Jambi bergaris tengah 35 sampai 40 cm. cara menabuhnya mirip dengan cara menabuh gong. Tetawak termasuk salah satu barang pusaka bagi suku-bangsa Melayu di Sumatera. Pada masa lampau tetawak berfungsi sebagai alat musik dan alat pemberi tanda bahasaya. Sebagai alat musik, tetawak digunakan dalam orkes tradisional, orkes Melayu, atau perangkat gending untuk mengiringi tari pencak.  Nobat. Salah satu contoh musik yang berperan besar di kalangan Istana adalah seni Nobat. Di Tanah Melayu, Nobat merupakan musik yang berfungsi besar di Istana. Nobat adalah salah satu jenis musik kesenian Melayu sejak 400 tahun yang lalu. Nobat dikenal sebagai seni persembahan Istana Di Raja Melayu, khususnya di Negeri Perak, Kedah, dan Kelantan. Nobat Kedah adalah nobat yang paling lama dalam sejarah kesenian Melayu. Bahkan masih kekal hingga saat ini. Nobat adalah sejenis pancaragam Di Raja yang hanya dimainkan di istana dan pemain musiknya terdiri dari orang-orang tertentu. Sudah berabad-abad, nobat hanya sinonim di telinga penduduk yang tinggal di sekitar kawasan nobat, sering dimainkan seperti Alor Setar, Kuala Kangsar, Kelang dan Kula Terengganu. Sedangkan masyarakat luar tidak banyak yang mengetahui mengenai Nobat. Bertitik tolak dari sini, Yang Dipertuan Agong pertama yang dilantik selepas negara mencapai kemerdekaanm, yang Yang Dipertuan Besar Negeri Sembilan meniadakan musik Nobat sebagai musik istana. Nobat telah dimainkan di istana negara sebagai pengesahan kepada pertabalan itu. Sejak itu Nobat mulai dikenal masyarakat umum. Namun seiring dengan perubahan zaman dan pertukaran waktu, pertabalan ini semakin dilupakan dan banyak generasi muda yang tidak mengetahui tentang Nobat.  Nafiri.

18

Nafiri ialah sejenis alat tiup horn seperti seruling yang dibuat dari perak dan berukuran panjang 32 inci atau 33 cm. Bunyinya terdengar sayup-sayup sampai. Nafiri dimainkan dalam musik nobat dalam majlis hiburan kaum kerabat diRaja (kerajaan), mengiringi istiadat-istiadat istana, istiadat pertabalan, hari keputeraan Sultan, perkahwinan Diraja dan upacara sambutan Raja.            Lengkara . Katambung (Kalimantan Tengah). Guriding: Alat Musik Tradisional Orang Banjar, Kalimantan Selatan. Rapai, Alat Musik Tradisional Aceh. Serune Kalee, Alat Musik Tradisional Aceh. Dambus: Alat Musik Tradisional Pangkalpinang, Kepulauan Riau. Sampe: Alat Musik Tradisional Melayu Dayak di Kalimantan Timur. Kelentangan: Alat Musik Tradisional Orang Melayu Kalimantan Timur. Serunai . Gong . Seruling .

2. Kesenian Musik Tradisional.  Musik Bambu Hitada Kesenian Tradisional Maluku Utara. A. Asal-usul Kebudayaan merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan Tuhannya, antara manusia dengan sesamanya, dan antara manusia dengan alam dimana mereka hidup. Oleh karena polapola interaksi yang terjadi berbeda-beda, maka kebudayaan yang dihasilkan berbeda-beda dan mempunyai keunikan masing-masing. Salah satu kebudayaan yang cukup unik tersebut adalah Musik Bambu Hitada. Musik tradisional ini merupakan salah satu kesenian tradisional masyarakat Halmahera, Maluku Utara. Menurut Tengku Ryo, musik tradisional lahir dari proses panjang interaksi manusia dengan alam. Oleh karena alam yang menjadi sumber inspirasi berbeda-beda, maka musik yang dihasilkannyapun juga berbeda-beda, tidak hanya pada bunyi-bunyiannya, tetapi juga pada alatalat yang digunakan untuk menghasilkan bunyi-bunyian tesebut. Lebih lanjut, Tengku Ryo mengatakan bahwa musik tradisional tidak saja digunakan untuk hiburan, tetapi juga digunakan oleh masyarakat yang memegang teguh tradisi untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Mereka berkomunikasi dengan Tuhan menggunakan irama musik dan nyanyian . Pendapat Tengku Ryo di atas dapat kita gunakan untuk membaca sejarah munculnya kesenian tradisional, seperti halnya Musik Bambu Hitada yang pada kesempatan kali ini menjadi fokus
19

pembahasan. Bambu bagi masyarakat Halmahera, tidak saja dapat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat rumah, pagar, tiang, dipan, rakit sungai, dan permainan bambu gila, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai alat musik. Kesenian dengan bambu sebagai peralatan utamanya oleh masyarakat Halmahera disebut Musik Bambu Hitada atau Hitadi Bagi masyarakat Halmahera, Musik Bambu Hitada merupakan hasil kreativitas yang tidak saja berfungsi untuk menghibur masyarakat, tetapi juga untuk kelengkapan upacara, seperti upacara perkawinan dan upacara syukuran hasil pertanian. Seiring perkembangan zaman, dan semakin gencarnya musik-musik modern memasuki relung-relung kehidupan masyarakat desa, musik tradisional, seperti halnya Musik Bambu Hitada, semakin tersisihkan. Selain tersisihkan, fungsi musik tradisional ini juga mengalami reduksi, dari musik sakral-profan menjadi sekedar musik profan yang sengaja diproduksi untuk kepentingan pasar. Jika pada awalnya Musik Bambu Hitada berada pada ranah sakral-profan, maka saat ini telah mengalami reduksi fungsi sehingga hanya berada di ranah profan. Kondisi ini harus disikapi secara arif dan bijaksana oleh segenap stake holder agar musik tradisional, seperti Musik Bambu Hitada, tidak musnah tergilas musik modern yang lebih canggih dan tidak kehilangan fungsi-fungsi tradisionalnya. Menurut penulis, ada tiga hal yang harus dilakukan untuk menyelamatkan Musik Bambu Hitada. Pertama, perlu ditumbuhkan rasa memiliki masyarakat, khususnya anak-anak, terhadap Musik Bambu Hitada. Sejak dini anakanak harus dikenalkan tidak saja kepada bagaimana membuat dan memainkan Musik Bambu Hitada, tetapi juga nilai-nilai apa saja yang dikandungnya. Kedua, melakukan pengembangan Musik Bambu Hitada sehingga dapat diterima oleh masyarakat, namun harus tetap berlandaskan nilai-nilai lokal. Munculnya kelompok-kelompok Musik Bambu Hitada merupakan fenomena positif terhadap keberlangsungan musik ini. Namun pengembangan harus dilakukan secara hati-hati agar Musik Bambu Hitada tidak kehilangan ruhnya. Ketiga, mengembangkan dan mengemas Musik Bambu Hitada menjadi paket-paket wisata. Dengan cara ini, Musik Bambu Hitada akan mampu menjadi penopang kebutuhan ekonomi para pelestarinya. Agar mampu menjadi paket-paket wisata yang menarik, maka pemerintah harus memfasilitasi masyarakat untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan memainkan Musik Bambu Hitada, serta kemampuan menejerial pengelolaan kelompok musik. B. Peralatan Untuk memainkan Musik Bambu Hitada, peralatan-peralatan yang diperlukan antara lain Ruas Bambu. Sebagaimana namanya, maka peralatan utama Musik Bambu Hitada adalah batangan bambu. Batangan bambu yang dijadikan peralatan Musik Bambu Hitada biasanya hanya terdiri dari 2 ruas dan panjangnya tidak lebih dari 1,75 m. Biasanya batang bambu ini sudah sudah
20

 2. D. personel musik ini semuanya laki-laki. maka ukuran bambu baik panjang maupun besarnya berbeda-beda.dilobangi sesuai nada tone. Cara Memainkan Secara garis besar. permukaan bambu dicat warna-warni. bukan pemain alat musik. Di dalam batok kelapa tersebut kemudian diisi dengan beberapa butir kerikil bulat atau biji kacang hijau kering. yaitu tahap persiapan. Cek personel sangat diperlukan untuk mengetahui kesiapan masingmasing anggota kelompok untuk memainkan alat musik sesuai dengan tugasnya masingmasing. Mengecek personel. Cikir. Juk. Alat ini berbentuk gitar kecil yang dibuat sendiri dan dicat warna-warni.  Cikir. Peralatan seperti Bambu Hitada. dan karung goni harus dicek apakah dalam kondisi siap pakai atau tidak. Tahap Persiapan Pada tahap ini. Cikir. Alat ini dibutuhkan jika Musik Bambu Hitada dimainkan di atas ubin. biola tradisional ini juga dicat warna-warni. Agar menghasilkan nada tone yang berbeda-beda. Alat musik ini biasanya juga dicat warna-warni. Pemain Satu grup kelompok Musik Bambu Hitada biasanya beranggotakan 5 hingga 13 orang. Biasanya. biola tradisional. Satu atau dua buah biola tradisional. Beberapa buah Juk. Karung goni. Jika pun ada perempuan. biasanya berperan sebagai vokalis. Kesiapan peralatan sangat menentukan sukses tidaknya permainan Musik Bambu Hitada. Tahap memainkan 21 . Semakin banyak orang. dan tahap memainkan. 1. Dengan kata lain. suara musik yang dihasilkan akan semakin semarak. dan Juk. hal-hal yang harus dilakukan antara lain:  Mengecek peralatan. Alat musik ini terbuat dari batok buah kelapa yang masih utuh. Seperti halnya Bambu Hitada. Agar tampilan bambu lebih menarik dan indah. ada dua tahapan untuk memainkan Musik Bambu Hitada. karung goni dipakai agar ubin dan batang bambu tidak mudah rusak ketika dibenturkan.   C.

kita dituntut untuk tidak saja menghormati orang lain. seperti upacara perkawinan. Musik Bambu Hitada juga menjadi media kreatif untuk membangun relasi sosial dengan masyarakat pada satu sisi. Nilai-nilai tersebut di antaranya adalah: nilai sakral. ketaatan kepada sistem aturan. Dengan cara ini. Sebagai pelengkap upacara-upacara. musik ini menjadi pelengkap upacara-upacara sakral. nilai kebersamaan. setiap orang hanya mampu memegang dua batang bambu yang masing-masing hanya memiliki nada satu tone. tidak mungkin Musik Bambu Hitada menghasilkan irama musik yang menarik. tetapi juga dapat menjadi media untuk berkreativitas dalam berkesenian. dan melakukan komunikasi dengan sakral. dan menjadi penghambat perkembangan musik ini. kreativitas. dan biola tradisional dengan cara talinya dipukul-pukul. sebagai mana disebutkan pada nilai sakral di atas. Ia dapat menjadi benteng perisai musik ini sehingga tidak punah pada satu sisi. Di tengah kondisi masyarakat yang semakin individualis. Cikir dibunyikan dengan digoyang-goyang. Kedua. Walau kini Musik Bambu Hitada lebih menonjol aspek hiburannya. E. Setiap orang harus taat dan mematuhi sistem aturan yang berlaku. Dalam permainan musik ini. Jika di atas ubin. tetapi pada awal perkembangannya. Musik Bambu Hitada mengajarkan kepada kita agar senantiasa patuh dan taat terhadap ketentuan yang telah 22 . kebersamaan. Selain itu. Pertama. bambu tidak sekedar bahan baku untuk membuat rumah dan benda-benda lainnya. nilai sakral. Keberadaan Musik Bambu Hitada merupakan salah satu bukti kreativitas masyarakat Halmahera. Posisi sakral Musik Bambu Hitada harus disikapi secara cerdas. Ketiga. maka permainan Musik Bambu Hitada bisa segera dimulai. Tujuannya untuk meredam efek dari benturan dua benda keras (bambu dan ubin). Musik Bambu Hitada mengajarkan kepada kita untuk senantiasa membangun kebersamaan dengan pihak lain. Musik ini merupakan pengejawantahan dari nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam masyarakat Halmahera. pada sisi yang lain. maka dengan sendirinya Musik Bambu Hitada menjadi benda sakral. Dalam kebersamaan. Maluku Utara. Semua alat musik dimainkan secara bersamaan sehingga menghasilkan satu irama musik yang enak didengar. maka di atas tersebut diberi alas karung goni. nilai kreativitas. Bagi masyarakat Halmahera. Keempat. Batang bambu dibunyikan dengan cara dibanting tegak lurus di tanah. tetapi juga rela dengan peran-peran yang dilakukan masing-masing personel. dan ketaatan kepada sistem. Nilai-nilai Musik Bambu Hitada merupakan bagian dari khazanah kebudayaan Halmahera.Setelah semua peralatan dan para pemain musik telah siap. juk dengan cara dipetik. niscaya akan tercipta tata kehidupan yang tertib. label sakral ibarat pisau bermata dua. Tanpa kebersamaan. Menurut penulis.

edisi 18 November) Para tawanan perang ini kemudian dibawa ke Batavia (Jakarta) dan ditempatkan di kawasan yang waktu itu disebut Tanah Serani (Jakarta Utara). Goa (India). Malaka. 23 . Di bidang kebudayaan misalnya. atau sistem organisasi permainan. (www.kompas. Apa jadinya jika masing-masing personel Musik Bambu Hitada membuat aturan sendiri? Tentu sebuah irama musik yang sumbang dan tidak akan enak untuk didengar. (J. Bentuk awal musik fado disebut moresco yang diiringi oleh alat musik dawai (ukulele). Malabar. Mulai dari Yogyakarta. Asal Usul Pengaruh kaum kolonialis ternyata tidak selamanya buruk. dan adanya suluk berupa introduksi vokal tanpa instrumen untuk membuka sebelum irama dimulai secara utuh . moresco cepat terkenal dan diminati banyak kalangan. Pengaruh Portugis pada keroncong dapat dirunut melalui kisah jatuhnya Malaka dari Portugis ke Belanda pada 1648. dan opsir Portugis. moresco sudah dikenal dengan nama musik keroncong. Dirunut dari kisahnya.com. Meskipun terdapat pro dan kontra apakah keroncong termasuk musik asli Melayu atau tidak. Keroncong akhirnya menyebar ke Nusantara.B. Kekalahan perang memberi konsekuensi munculnya para tawanan perang yang umumnya berasal dari keturunan Bengali. Salah satu pengaruh baik itu terdapat pada seni musik keroncong. Solo. Seperti efek domino. sejenis musik yang memiliki hubungan historis dengan Portugis. musik jenis moresco adalah irama tari Bangsa Mor yang tumbuh di Portugal dan Spanyol pada abad ke-15. baik menyangkut mikanisme memainkan alat. Langgam memiliki ciri khusus pada penambahan instrumen antara lain siter. tapi perlu diakui di sini bahwa keroncong mendapat pengaruh musik atau alat musik dari Barat. Perkembangan musik keroncong menemui titik penting saat muncul istilah periode ―keroncong abadi‖ (1920-1959). Kini kawasan tersebut dikenal sebagai Kampung Tugu. Malaysia. Salah satu bangsa yang diduga kuat mempengaruhi musik keroncong sampai menjadi salah satu kebudayaan Melayu adalah Bangsa Portugis. lalu dikenal di Belanda pada abad ke-16. Di daerah inilah para tawanan perang memainkan musik fado. Pengaruh periode ―keroncong abadi‖ inilah yang kemudian turut terbawa sampai ke Johor. dan Langgam. Pada periode ini muncul bentuk keroncong jenis Stambul. ternyata pengaruh baik kaum kolonialis tetap dilestarikan. Malaysia. bahkan ke luar negeri. Asia. kendang (bisa diwakili dengan modifikasi permainan cello ala kendang). 2000: 419). Langgam sendiri adalah bentuk adaptasi keroncong terhadap musik gamelan Jawa. saron. Maluku. A. Keroncong Asli.  Keroncong Johor: Keroncong dengan Irama Melayu. Kristanto. Salah satunya mewabah di Johor. Sekitar abad ke-19.ditetapkan.

Tapi revolusi musik keroncong mulai terjadi selepas Perang Dunia ke-II. Perkembangan keroncong semakin pesat dengan banyaknya minat dari warga Johor pada kesenian ini (keroncong). Puteh Ramlee. Telp. Fax. musik keroncong mulai digubah ke dalam orkestra. serta ‗Mawar Puteh Keroncong Party‗ di Kampung Chik Ami Ngee Heng yang diketui oleh Encik Omar bin Abu Samah. dan Perak Di Johor sendiri. Mereka menciptakan lagu-lagu keroncong dengan corak Melayu seperti Zubir Said. Wan Yet. Ipoh. Tapi seiring perkembangan zaman dan komunitas penikmat. Daerah sekitar semenanjung menjadi tempat dengan populasi orang Jawa yang cukup banyak. Mulai saat itu. Johor. Johar Bahar. hingga disiarkan di beberapa stasiun radio di Johor. Munculnya lagu keroncong dengan irama Melayu ini diikuti pula dengan tumbuhnya beberapa grup keroncong. Akulturasi keroncong-Melayu turut memberi andil munculnya musisi keroncong dari Johor. 07-2266172. perkembangan musik keroncong di Johor didukung pula oleh Yayasan Warisan Johor (Johor Heritage Foundation) yang berlokasi di JKR 293. Jalan Mariamah. biasanya para grup mempertunjukkan musik keroncong di berbagai jamuan atau pesta. warga di kalangan kaum Baba dan Nyonya (sebutan untuk orang-orang Cina di Semenanjung Malaka) juga sangat menggemari musik keroncong. Sudar Mohammad. kumpulan gitar rancak. pantai barat negeri Selangor. Di awal terbentuknya grup keroncong tersebut. Sekitar tahun 1950-an di Johor. Sebagai langkah awal. Program pengembangan musik keroncong telah dimulai sejak 1997. Yayasan ini sengaja dibentuk untuk mendukung tumbuhnya kelompok seni keroncong dan gamelan di seluruh distrik di Johor. Zainal Ibrahim. perkembangan musik keroncong awalnya didominasi lagu-lagu yang berasal dari Indonesia. Ahmad Jaafar. masuk ke dunia rekaman. ‗Pepat Keroncong Party‗ di Kampung Tambatan dan Mohd. dalam program ini diambil 5 orang tenaga pengajar keroncong dari Indonesia. Keroncong dapat tumbuh subur di daerah yang mempunyai penduduk orang Jawa. Di sinilah akulturasi antara budaya keroncong dengan Melayu dimulai. 80100 Johor Bahru. Mahzan Manan dan Muhammad Ariff Ahmad. beberapa lagu dengan irama Melayu mulai memasuki musik keroncong. Mohd. Selain orang Jawa. Amin Johor Bahru. Orang-orang inilah yang kemudian mengembangkan keroncong. Dua di antara 5 24 . khususnya di Johor Bahru telah terbentuk beberapa grup musik keroncong seperti ‗Suara Timur Keroncong Orkes‗ di Kampung Stulang Darat.Perkembangan keroncong di Malaysia sendiri tidak lepas dari kedatangan pekerja dari Jawa dan masuknya gamelan pada abad ke-18. Selain radio. Daerah tersebut misalnya di daerah Johor (Batu Pahat dan sekitarnya). 07-2267549.

muncul atas kerja keras Yayasan Warisan Johor. Viola lebih besar daripada violin dan bunyi viola lebih kasar. Dalam IKF 2008. Dari bengkel musik keroncong ini lahir pula grup keroncong di beberapa daerah. Tidak hanya di dalam negeri. Flute menghasilkan bunyi yang lembut sehingga sesuai dengan musik keroncong. Masih melalui Yayasan Warisan Johor. Peralatan (Alat Musik) Agak berbeda dengan musik keroncong di Indonesia.orang pengajar tersebut adalah Kuntoro Edhi S. Selain itu usaha keras dari Yayasan Warisan Johor tampak pula pada keberhasilan yayasan ini dalam mengeluarkan album keroncong. Violin digunakan dalam musik keroncong sebagai alat melodi. Bengkel ini telah diresmikan keberadaannya pada 15-18 Juni 1999 di Pusat Kegiatan Seni. Kota Tinggi.Pd dan Suranto Hadi Widodo. Surakarta. Seruling (Flute) Sejenis alat musik tiup. sering digelar lomba musik keroncong dan nyanyian lagu-lagu keroncong di seluruh daerah negeri Johor. Violin dan Viola mempunyai sedikit perbedaan. Kluang. sanggup memberikan warna tersendiri. 3. Yayasan Warisan Johor. Johor Bahru.R. Acara ini diikuti 15 peserta dari Indonesia dan 1 dari Malaysia yang diwakili oleh Yayasan Warisan Johor. Acara ini rutin digelar di setiap tahun. Dari sini muncul pembentukan bengkel-bengkel musik atau tempat latihan musik keroncong. lagu ―Gerimis Mengundang‖ yang dibawakan oleh Yayasan Warisan Johor dengan vokalisnya Wahidah A. Meski demikian. peralatan yang dipakai dalam setiap jenis musik keroncong secara umum sama. sepanjang tahun 2000. bahkan di luar negeri Yayasan Warisan Johor juga menunjukkan eksistensinya. Biola (Violin) Alat musik berdawai empat ini dimainkan dengan cara digesek dengan alat penggeseknya yang khas. 2. Cuk (Ukulele) 25 . musik keroncong di Johor dipadukan dengan irama Melayu. seperti di Batu Pahat. Peralatan tersebut antara lain: 1. musik keroncong dengan sentuhan irama Melayu B. Mersing. dan Segamat. Salah satu eksistensi tersebut ditunjukkan oleh Yayasan Warisan Johor dalam International Keroncong Festival (IKF) 2008 yang diselenggarakan pada 4-6 Desember 2008 di Pendopo Pagelaran Sitihinggil Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Sebutan umum untuk alat ini ialah biola. Pontian. Tidak kurang dari 25 album keroncong dengan irama khas Melayu.

Dalam orkestra simfoni alat ini dimainkan dengan cara digesek. Inilah yang membedakan antara Langgam di Jawa dengan musik keroncong di Johor. Irama cengkok Melayu sendiri dapat dirujuk ketika S. Dari akulturasi ini. C. Sumatera Barat ini sangat khas bergaya Melayu. Biasanya dipergunakan gitar akustik 6. 4. Cak (Tenor Banjo) Alat musik berdawai empat ini berpasangan dengan cuk (ukulele) dan digunakan dalam musik keroncong untuk meningkatkan irama. Cengkok keroncong gubahan pianis asal Padang. yaitu keroncong yang dimainkan di pagelaran komedi khas Melayu yang disebut komedi stambul.Merupakan alat musik berdawai empat. Tipe Musik Keroncong Johor Tipe musik keroncong yang ada di Johor bisa dirujuk dari akulturasi antara budaya Jawa dan Melayu. bisa disimpulkan jika tipe yang dipakai dalam musik keroncong di Johor bercirikan Langgam. Tapi dalam musik keroncong. 26 . yaitu G. alat musik berdawai empat ini dimainkan dengan cara dipetik seperti gitar. Mochtar. Ciri Langgam merupakan sebuah ciri yang melekat kuat pada musik keroncong yang menjamur di wilayah Jawa. perkembangan keroncong melahirkan lagu jenis Stambul. sehingga memungkinkan banyak cengkok dalam menyanyikan lagunya. yaitu aroma irama Melayu. D. 7. 5. Lagu-lagu dari daerah ini (Jawa) sifatnya lebih tenang dan lembut. Tapi dalam musik keroncong dimainkan dengan cara dipetik dan hanya tiga dawai saja yang dipakai. musik keroncong di Johor tetap mempunyai ciri khas tersendiri. maka sebenarnya musik keroncong di Johor bisa pula berbaur dengan tipe Stambul. Di sinilah celah yang memungkinkan masuknya irama Melayu ke dalam keroncong. Cuk adalah alat utama untuk musik keroncong. Selo (Cello) Sebenarnya cello dimainkan dengan cara digesek. dan A. khususnya Yogyakarta dan Solo. Tapi meski bercirikan Langgam. Double-Bass Alat musik paling besar ini mempunyai empat dawai. Dari dua tipe yang bersatu (Langgam dan Stambul). Irama dan perpindahan nadanya lambat. Gitar Alat musik berdawai enam ini digunakan dalam musik keroncong.M. Akibatnya. pianis orkes studio NIROM Surabaya menggubah lagu ―Pulau Brandan‖ sekitar tahun 1918-1919.

| II# . . . | I . . . |V . .A . |I . . .. . |I . |I . | V7 . . . . . . | |I . V7 .. . . Nama "stambul" diambil dari nama Istambul di Turki. |IV . | I . 27 . . . | 2. .Verse A.Verse A . . | V7 .. . . . | I . | |V . | |IV . . | IV . . |IV . Alur akord Stambul Keroncong adalah sebagai berikut.1. yakni pengulangannya langsung pada bagian B. . Pertama A . | I . | V7 . | IV . | I . . . . |  Gendang Beleq : Musik Perang Suku Sasak. V . . . . (tanda . Suku ini mempunyai tradisi kebudayaan berupa kesenian gendang beleq.| . . | V7 . . | |I . . Kedua. . . . |V . .. Alur akord Langgam sebagai berikut:     Verse A | V7 .B . .|I . . . V7 . . Tentang kesenian ini masyarakat Lombok ada yang menyebut musik gendang beleq dan ada yang menyebut tari gendang beleq. | |I . . | I . . . . . | IV . . ... . | I . | Bridge B |I7 . | V . A. | IV .adalah tacet atau iringan tidak dibunyikan):         |I . .| Verse A |V7 . . . . . . . . . . |I . . . | I . . |I .A dengan pengulangan dari bagian A kedua seperti lagu standar pop: Verse A . | V7 . .Bridge B . . . .. Tipe Stambul Nama Stambul merupakan jenis keroncong yang namanya diambil dari bentuk sandiwara yang dikenal pada akhir abad ke-19 hingga paruh awal abad ke-20 di Indonesia dengan nama Komedi stambul. |V . . .| . |I . . . V7 . . namun pada perkembangannya irama ini lebih bebas diekspresikan. . V . . Asal usul Sasak adalah nama suku yang mendiami pulau Lombok. . |IV . . . |IV . . | V7 . |I .|IV . . . . |V . . . . . . . Meski sudah memiliki bentuk baku. |V . . . . . . . penari dan penabuh gendang beleq dimainkan oleh orang yang berbeda. . | I . panjang 32 birama. . . | I . |V . . . |I . |IV . |IV . . . | I . |I . . . Akan tetapi pada beberapa grup gendang beleq saat ini. . V . pulau yang ketika zaman Belanda bernama Sunda Kecil. hal ini dikarenakan sang penabuh menari sambil membunyikan gendang beleq. |I . . | |V . | dibuka dg broken chord I utk mencari nada |IV . .. | II# . karena musik dan tari terekspresi melalui bunyi dan gerak dalam pertunjukan gedang beleq. . . | Verse A |V7 . Tipe Langgam Tipe Langgam sendiri mempunyai dua versi. . |I . . . | I . Kedua pandangan di atas ada benarnya.

. Para penonton biasanya akan berdiri menunggu di pinggir jalan. Setyaningsih (2009) dalam tesisnya menulis bahwa tradisi sasak seperti merariq. irama..dang atau dung. serta suara yang paling keras. dinamai gendang beleq karena . sapi atau kerbau. Maret 2009). Saat ini sekaha direkrut dengan cara mengundang siapa saja yang ingin berlatih menjadi sekaha (biasanya di rumah pemimpin sekaha yang sudah ada). juga begawe beleq (upacara besar). dan ulang tahun provinsi. gendang dalam pertunjukannya menempati posisi paling depan sendiri. Pada zaman dahulu sekaha berasal dari masyarakat yang dipilih oleh sekaha senior. atau hanya sekedar bersorak gembira. salah satu pemerhati kesenian Sasak. gedang beleq. ngitanang atau potong loloq (khitanan). acara ulang tahun kota. Musik gendang beleq difungsikan juga sebagai pengiring upacara adat seperti merarik (pernikahan). dan jika dipukul (tabuh) akan berbunyi dang.. Musik gendang beleq dilengkapi juga dengan gong. orang-orang Makasar dari Sumbawa menyeberang Selat Alas dan membnagun kontrol politik di wilayah Lombok Timur (Kraan. bahkan zaman dulu yang berdiri hanya gendang dan beberapa penari saja. lebih besar ukurannya dari gendang yang dipakai di Lombok dan daerah lain umumnya. tampaknya juga berbekas pada musik gendang beleq ini. dan perisean merupakan pengaruh dari Kerajaan Bali. pada saat yang sama.dang itulah nampaknya yang diabadikan untuk menamainya. oncer. terbuat dari pohon meranti yang dilubangi tengahnya. Menurut Mamiq Hidayat. orang Bali dari Karangasem menyeberang Selat Lombok dan mendirikan beberapa perkampungan serta membangun kontrol politik diwilayah Lombok Barat . dan ramai. Lombok menjadi perebutan antar Raja Bali Karangasem dan Makasar dari Sumbawa.dung. Dengan demikian gendang beleq berarti gendang besar. 1970). Bunyi dang. dan seruling. alat musik yang lain dimainkan sambil duduk‖(Wawancara. 1980 : 2). pencek. ikut-ikutan menari. Sejarah mencatat bahwa Lombok pernah dikuasai oleh Kerajaan Bali yaitu Klungkung (abad 17) dan Karangasem (abad 18) dalam rentang waktu sangat lama (Suhartono. Pada Abad 17. ngurisang (potong rambut bayi). terumpang. Gendang beleq dipertunjukkan juga untuk hiburan semata seperti festival. Kesan pertama kali mendengar.Gendang beleq merupakan sebuah alat musik tabuh berbentuk bulat panjang. Pada permulaan abad 17. Para sekaha ini 28 . Musik gendang beleq dimainkan oleh dua orang pemain yang disebut sekaha. dari mulai anak muda sampai orangtua. ―Selain bentuknya yang besar. Kata beleq dalam bahasa Sasak berarti besar. Musik gendang beleq konon pada zaman dahulu digunakan sebagai musik perang. ritme dan suara serulingnya nampak seperti pada musik Bali. yaitu untuk mengiringi dan memberi semangat para ksatria dan prajurit kerajaan Lombok yang pergi atau pulang dari medan perang. Adapun awalan gen hanyalah pelengkap untuk memudahkan penyebutan. Saat dimainkan sekilas akan terdengar tidak teratur bunyinya. Latar belakang sejarah kolonialisasi Bali yang cukup panjang. dengan kedua sisinya berlapis kulit kambing.

B. ulang tahun kota. nongkrong di jalan atau gang. Semua sekaha dalam pertunjukan gendang beleq harus memakai pakaian adat Sasak lengkap dengan atributnya. Beberapa kelompok gendang beleq saat ini membuat seragam sendiri. Peralatan Berikut marilah kita mengenal alat-alat yang terdapat dalam musik gendang beleq : 29 . seruling atau gong‖. pemimpin sanggar Bao Daya. dodot. Musik gendang beleq dikelola sendiri oleh masyarakat secara mandiri. memakai anting-anting atau hanya sekedar memakai kaos. Musik gedang beleq sejak dahulu dipertunjukan dengan cara tradisional. dulunya bapak saya penabuh gendang. seperti rokok Dji Sam Soe seperti pada foto. Masyarakat membiayai aktifitas mereka dari hasil manggung seperti untuk festival budaya. sekarang saya bisa tabuh gendang. Lotim saat mengobrol disanggarnya pertengahan juni 2009 lalu. Ini berbeda dengan zaman dahulu dimana gendang beleq masih banyak terdapat di kampung-kampung Lombok. dan yang paling sering untuk mengiringi upacara adat merarik. dimana ketika pertunjukan gendang beleq mereka memakai sapo„. menghabiskan waktunya di depan televisi menonton sinetron atau acara musik populer yang memang menjamur saat ini. Cemoohan juga sering ditujukan pada sekaha yang berusia muda. biasanya mereka mendirikan komunitas-komunitas budaya di beberapa kampung Lombok. Anak-anak muda Lombok sekarang. karena tidak memakai seragam adat. bahkan sesuai dengan pesanan sponsor. Namun sekarang karena pengaruh zaman modern. dan bebet (kain yang melapisi pinggang seperti pada pakaian Melayu Minangkabau). masyarakat tertentu (baca : orangtua Sasak) memandang perilaku ini negatif. bergaya pakai handphone atau mode baju atau kaos daripada diajak belajar musik gendang beleq. Lenek. Satu hal yang menjadi keluhan para pelestari gendang beleq saat ini adalah sulitnya mencari sekaha. karena dianggap satu-satunya identitas yang membedakan dengan musik modern. Kedua atribut ini diangggap penting. dengan bordir atau sablon tulisan nama kelompok di belakang seragam. lebih banyak suka naik motor kebut-kebutan. bukan memainkannya. yang tidak boleh ditingalkan dan harus dipakai serta bercorak batik adalah sapo„ (ikat kepala). Kata Mamieq Atun. dodot (ikat pinggang). Mereka menganggap kelompok gendang beleq seperti ini tidak melestarikan budaya dengan utuh. artinya mereka saat ini menjadi sekaha karena dahulunya bapak atau kakeknya adalah sekaha juga. Melihat kondisi ini. penggembira kampanye salah satu partai tertentu.kebanyakan adalah keturunan. bebet sembarangan. Namun demikian. ―Saya jadi begini juga keturunan. baju dan celana sekaha berbeda-beda warna antar kelompok gendang beleq.

terbuat dari kuningan atau tembaga. Pemain atau Sekaha Pemain gendang beleq dalam bahasa Sasaknya disebut Sekaha. masing-masing orang memegang sepasang.5 meter. 5. Oncer atau petuk. terkadang 20 atau lebih. 6. berbentuk seperti gong tetapi ukurannya lebih kecil dari terumpang. terbuat dari kuningan juga. Bunyi dan irama kenceng inilah yang membuat musik gendang beleq terdengar sama dengan musik Bali. Gong. dengan sekaha cadangan untuk penabuh gendang atau peniup seruling. terbuat dari pohon meranti besar gelondongan yang dipotong. jika dipukul akan menghasilkan suara yang mendengung. 8. C. yang panjangya kurang lebih 50 centimeter dan 30 centimeter. terlihat tidak menyulitkan pemain untuk memukulnya. dirajut benang dan dilapisi lem agar kuat (bentuk mondol). 7. berbentuk seperti kenceng tetapi bentuknya kecil-kecil dan diletakkan pada sebuah papan kayu yang digantung di leher. dalam gendang beleq terdapat dua buah terumpang. berbentuk silinder dengan lubang yang besar ditengahnya berdiameter kurang lebih 50 centimeter dan panjang 1. alat tabuh gendang berupa kayu pohon kelapa sepanjang 50 centimeter dengan ujungnya dibalut kain. berbentuk seperti piring dengan tengah luarnya diberi tonjolan dan tali untuk pegangan. 4. Kenceng ini terdiri dari dua pasang. karena berat menggendongnya. lubang kayu ditutup dengan kulit sapi atau kambing yang telah disamak. terbuat dari kuningan atau tembaga. Gendang beleq. dari mulai anak kecil umur 7 tahun sampai orangtua umur 60 tahun.1. Kenceng (dibaca seperti kata kelereng). Alat pemukul sama dengan penabuh hanya balutan kain agak kecil dan tipis. Menurut keterangan beberapa sekaha. Terdapat dua model seruling yang di pakai dalam gendang beleq. dibuat dari bambu dengan lubang-lubang kecil di tubuh bambu untuk menghasilkan bunyi merdu. Bentuknya yang besar. Biasanya perempuan hanya sebagai penari tambahan saja. sejak dulu pemain gendang beleq pasti laki-laki. Terumpang. 2. alat ini berbentuk seperti wajan besar yang tengahnya terdapat bundaran kecil yang berupa benjolan. Jenis kelamin semua sekaha adalah laki-laki. Di ujung kanan kiri gendang dipasang pengait untuk memasang tali atau selendang agar dapat diselampirkan (digantungkan) di leher atau bahu. panjang dan berat. 3. Ada juga 30 . Suling atau seruling. Terumpang terbuat dari kuningan. Pencek. Dalam satu rombongan musik gendang beleq terdapat kurang lebih 17 sekaha. Alat penabuh dan pemukul. hampir sama dengan terumpang hanya ukurannya lebih besar.

akan diteruskan pada proses selanjutnya. Empat sekaha penabuh gendang beleq. 3. konsentrasi dan semangat. setiap sekaha memainkan sepasang kenceng. Namun karena para sekaha itu sudah terbiasa memainkan. dengan cadangan satu sekaha. secara umum memainkan musik gendang beleq terbagi dalam tiga proses. Persiapan Proses ini dimulai dengan menyiapkan mengecek alat dan sekaha. Dari semua alat musik petuk mudah untuk dipukul. Itu sebagai tanda untuk alat selanjutnya siap 31 . 4. Jika dicermati. Dua sekaha pemukul terumpang. maka umumnya itu akan berdampak pada pertunjukannya. Biasanya sekaha akan menabuh dua kali kanan dan satu kali kiri dengan pukulan berirama. karena proses ini bertujuan untuk melihat apakah para sekaha sudah siap semua. juga untuk mengecek apakah alat-alatnya bisa dipergunakan dengan baik.rombongan gendang beleq yang dilengkapi dengan kelompok penari khusus. dan jika sekaha nya tidak hadir akan dicari penggantinya. seperti menangkupkan dua piring secara bersamaan. D. Pelaksanaan Alat yang pertama dibunyikan adalah gendang beleq. 3. yaitu : 1. karena iramanya monoton. biasanya dipilih sekaha yang berbadan besar karena dianggap kuat. Jika sudah dirasa memadai beranjak pada proses selanjutnya. 6. maka kesalahan itu dapat teratasi dengan cepat. Latihan Proses latihan merupakan proses yang paling vital sebelum memulai permainan. jika belum maka akan diperbaiki terlebih dulu. yang sulit adalah jika sekaha yang mahir berhalangan dan diganti dengan sekaha baru. sehingga terlihat banyak sekali personelnya. Jika sudah lengkap semua. proses latihan ini akan mensiasitanya. dengan cadangan satu sekaha. Apabila dalam proses latihan ini tidak bagus. Jika belum lengkap alatnya harus dicari. Satu sekaha untuk peniup suling atau seruling dengan satu peniup cadangan. Kenceng dimainkan dengan cara ditepuk. Enam sekaha pemukul kenceng. Lebih jelas uraiannya di bawah ini : 1. 7. namun tidak sedikit ditemukan penabuh gendang yang berbadan kurus. Dua sekahan pemukul oncer atau petuk. 2. Cara memainkan Saat pertama kali menyaksikan pertunjukan gendang beleq. cara memainkan musik ini terlihat begitu rumit dan harus hati-hati. apakah sudah lengkap atau belum. 2. Empat sekaha penabuh Gong. 5. Dua sekaha pemukul pencek.

seruling dan kenceng. budaya bahkan mungkin agama. maka suara musik akan tidak enak didengarkan mas‖. 2. namun karena bunyinya paling keras. Walaupun dalam permainannya didominasi oleh suara terumpang. kebijakan dan kepahlawanan. Nilai filosofis. namun sekarang sering terdengar irama dangdut dan Melayu ikut mewarnai. Musik gendang beleq memiliki beberapa makna. salah seorang sukaha gendang beleq geger girang. karena di dalam musik gendang beleq terkandung keindahan. Lotim suatu ketika. penabuh gendang adalah konduktornya. ketekunan. Kata Lalu Samsudin. Seni musik gendang beleq dapat menjadi ajang untuk interaksi sosial yang terbuka tanpa sekat status sosial. misal terlambat atau kecepatan saat memukul. bahkan sambil makan plecing (sayur khas Lombok). F. Orang Lombok yang lama kuliah di Jogjakarta selalu membicarakan gendang beleq dan berbagai budaya mereka jika bertemu. dan akan disambut oleh kenceng dengan tepukan berirama langsung menghentak. Jika dilihat dari alunan musiknya yang ramai. 3. Nilai-nilai Nilai adalah imajinasi orang atau komunitas terhadap perilaku atau lingkungan yang dialaminya (Anderson. ibarat sebuah orchestra. Pancor. 2002). Jogjakarta. Keterikatan akan satu imajinasi yang sama. Melestarikan gendang beleq dimaknai manusia Sasak sebagai menata dan memelihara diri sendiri. pendidikan. musik ini tetap dikomando oleh suara gendang. Mengenal dan 32 . Realitas ini tentu saja bertujuan untuk terus menyambung imajinasi Sasak sebagai manusia yang terikat secara psikologis dengan tanah leluhurnya. cara memainkan gendang beleq cukup perlu konsentrasi yang tinggi. seperti nenek moyang. antara lain : 1. Umumnya irama musik yang dimainkan adalah lagu-lagu Sasak. juga terdapat alat-alat gendang beleq. ketelitian.menyambut. seruling dan lainya. Nilai sosiologis. musik gendang beleq bagi orang Sasak dianggap sakral. kesabaran. Musik gendang beleq dimulai berdasar komando dari penabuh gendangnya. Nilai psikologis. yaitu sama-sama manusia Sasak yang memiliki berbagai kesamaan. Gendang beleq dalam bayangan manusia Sasak memiliki makna yang luhur. ―Karena jika ada satu saja sekaha yang salah dalam memainkan alat musiknya. atau keturunan. Musik ini tidak mungkin ada tanpa nilai-nilai filosofis tersebut difahami terlebih dahulu oleh nenek moyang Sasak. Di asrama mahasiswa Lombok di Condong Catur. semenjak itu seruling tidak pernah berhenti berbunyi. Mereka mentradisikannya agar difahami oleh keturunan mereka dan dipelajari muatannya. geografis. Seterusnya diikuti oleh petuk. Berdasar penilaian ini.

canang (gong yang berjumlah tiga buah). gandang labik (gendang kembar) dan gulintangan (gong kecil-kecil yang berjumlah delapan buah). yaitu gulintangan. Tanpa gulintangan. pertunjukan ini akan menaikkan status sosial mereka di masyarakat (semakin naik statusnya jika pengiring kelompok gendang beleq lebih dari satu). Orkes gulintang adalah musik tradisional khas Brunei Darussalam.mencari jodoh bagi muda-mudi. Gendang beleq dapat menjadi profesi yang menghasilkan. Bagi golongan bangsawan Sasak (Lalu.  Orkes Gulintangan: Musik Tradisional Brunei Darussalam. Asal-usul Brunei Darussalam merupakan salah satu negara rumpun Melayu di Asia Tenggara. semua alat musik dalam orkes gulintang harus ada dan saling melengkapi. salah satunya adalah musik tradisional gulintang atau yang oleh masyarakat Brunei disebut dengan nama orkes (sebutan ―musik‖ bagi orang Brunei) gulintangan. Pertemanan dan kekerabatan baru.com). tidak sedikit mereka akhirnya menikah setelah berkenalan ketika bersama menonton gendang beleq. Pertama adalah orkes yang terdiri dari beberapa jenis alat bunyi-bunyian. Negara ini dikenal sebagai salah satu penjaga tradisi budaya Melayu yang masih terus dilestarikan oleh masyarakatnya hingga kini.MelayuOnline. orkes ini dirasakan kurang dan tidak lagi disebut gulintang. 4. gong. dan gandang labik. gulintang menjadi identitas budaya yang unik dan dihormati. canang. seperti satu gong besar. Baiq. Jika dicermati. Raden atau Dende). Nama gulintang diambil dari salah satu alat musik yang paling penting dalam orkes tersebut. identitas) penting dirinya dimata orang Sasak yang lain (kecuali bangsawan yang beragama Islam dan menganggap gendang beleq negatif). tawak-tawak (gong yang berjumlah dua buah). yakni gulintangan. sejenis alat musik tradisional Brunei yang terdiri daripada beberapa gong kecil (delapan biji) yang disusun di atas tali (Kamus Bahasa Melayu Brunei dalam www. namun ketika sulit mendapatkan pekerjaan serta banyak pengangguran. Nilai ekonomis. gulintang selalu dimainkan oleh kelompokkelompok musik tradisional. Namun demikian. Bagi masyarakat yang apabila dalam perkawinan anaknya dimeriahkan oleh gendang beleq. 1. Kenyataan ini menandakan bahwa orkes gulintang memiliki posisi penting dalam tradisi masyarakat Brunei. alat-alat musik ini akan menghasilkan sebuah musik 33 . tawak-tawak. Pada setiap perayaan festival budaya di Brunei. walaupun hasilnya tidak banyak. ikut rombongan gendang beleq dapat menjadi alternatif untuk dapat uang walaupun hanya sekedar untuk rokok dan makan. karena secara kebudayaan. Peralatan orkes ini terdiri dari lima macam. orkes gulintang mirip dengan musik kulintang pada masyarakat Minangkabau. gulintang memiliki dua arti. sering terjadi jika ada pertunjukan gendang beleq. Kedua. gendang Beleq menjadi penanda (baca. Jika dimainkan bersama. Dalam bahasa Melayu Brunei.

yakni sebuah gong yang yang digantung dengan tali pada sebuah tiang kayu. seperti biola atau gitar. 1985). canang. khususnya pantun. Awang bin Ahmad. Dalam khazanah budaya Melayu Brunei. yakni alat musik yang berbentuk bulat yang terbuat dari besi yang ditempa dan dibentuk benjol di tengahnya. yaitu gulintangan. Realitas ini menjadikan orkes gulintang sebagai ruang untuk bergembira dan berdendang bersama. Gulintang adalah musik tradisional ber-genre gembira. Gong. Sebagai hasil karya leluhur yang masih dihargai hingga sekarang. cara memainkannya. 34 . gong. Adapun lima peralatan orkes gulintang tersebut adalah sebagai berikut:      Gulintangan.tradisional yang enak dinikmati dan enak didengar (Md. Dalam setiap pentas. Nilai-nilai ini menjadi media penting bagi orang Brunei untuk terus mengikatkan kepribadian mereka dengan kebudayaan leluhur. misalnya dalam sebuah pesta perkawinan (Hajah Kaipah binti Abdullah. dan gandang labik. Hal ini terlihat dari irama rancak yang dihasilkan peralatan dalam orkes tersebut. 1985-1986. Canang. maupun dari sisi busana yang dipakai oleh para pemain dan penyanyinya. yakni sebagai pemandu bagi alat-alat lainnya. 2002). Canang berfungsi sebagai pelengkap yang mengiringi gulintangan. gulintangan harus ada karena alat ini merupakan inti dari orkes gulintang. 1976). Orkes ini merupakan hasil karya seni leluhur Brunei yang memang dikenal sebagai orang yang menyukai seni. yakni tiga gong yang digantung dengan tali pada sebuah tiang kayu dan dimainkan secara berurutan. Daud bin Tuah. Fungsi gandang labik sama dengan gulintangan. yakni seperangkat gong kecil berjumlah delapan buah yang ditata di atas rajutan tali dan di dalam sebuah bingkai kayu memanjang. 2. orkes gulintang mengandung nilai-nilai bagi kehidupan orang Brunei. Tawak-tawak. Peralatan yang dibutuhkan dalam orkes gulintang sebenarnya ada lima macam. Dalam bahasa Brunei. dan orkes gulintang merupakan media untuk menuangkan pantun menjadi sebuah lagu (Mahmud Haji Bakyr. yakni dua gendang dari kayu yang dilubangi tengahnya lalu ditutup dengan kulit kambing atau sapi. Gandang labik. tawak-tawak. gulintang dipercaya berasal dari ajaran nenek moyang. Namun demikian. Dalam konteks pelestarian budaya. Gong berfungsi sebagai penegas irama alat musik yang lain. tawak-tawak disebut sebagai peningkah atau peningkul yang berfungsi untuk merespon irama gulintangan dan canang. baik dari sisi wujud peralatannya. Peralatan tersebut ada yang dimainkan dengan cara dipukul dan ada juga yang ditabuh. Peralatan Orkes gulintang terdiri dari beberapa alat musik yang harus dimainkan dengan aturan dan ritme tertentu. anggapan ini penting untuk diapresiasi sebagai usaha untuk memajukan kebudayaan dan tradisi Melayu secara umum. biasanya ada kelompok gulintang tertentu yang memadukannya dengan alat musik modern.

Pemain dan Busana Orkes gulintang umumnya dimainkan oleh laki-laki. dan gong serta dua orang penabuh gandang labik. atau biru. 5. Acara ini biasanya digelar di sepanjang jalanan kota atau di gedung-gedung milik kerajaan. Para penarinya pun biasanya akan dipilih yang cantik-cantik dan tampan-tampan dengan busana yang indah dan menawan. Mereka umumnya adalah keturunan dari orang yang dahulunya juga seniman orkes gulintang. hal ini disesuaikan dengan selera kelompok gulintang. Dalam pentas perayaan pesta perkawinan. Selain itu. dan bernyanyi bersama. juga disertai dengan pantun-pantun tentang pengantin dan petuah tentang bagaimana hidup berbahagia. para pemain. memainkan alat-alat orkes gulintang sebenarnya cukup sulit karena terdapat not-not nada tertentu yang harus ditaati. dalam perayaan festival budaya atau hari jadi kota. seperti perayaan pesta perkawinan. pada umumnya busana mereka berwarna krem. tawak-tawak. serta berkopiah hitam (seperti busana adat laki-laki Minangkabau). seperti tari-tarian semisal Tari Zapin. Selain itu. festival budaya. penyanyi. di Brunei. Sementara itu. Akan tetapi. yakni celana dan baju dari bahan satin yang licin dan mengkilap. yaitu enam orang. gulintang biasanya memainkan irama-irama rancak dan nyanyian gembira. cara memainkan peralatan orkes gulintang cukup mudah. Dalam acara ini. Saat pementasan. maka bunyi yang dihasilkan menjadi tidak enak didengar. Warna busana dapat berubah-ubah. Waktu dan Tempat Pementasan Orkes gulintang dipentaskan pada beberapa acara adat budaya Brunei. atau perayaan hari jadi kota. ditambah dengan satu orang penyanyi dan dua hingga empat orang penari. Cara Memainkan Jika dilihat sekilas. orkes gulintang harus dimainkan oleh orang-orang yang sudah piawai. 35 . biasanya juga akan digelar kesenian Melayu lainnya. dan penari gulintang pada umumnya berbusana adat Brunei.3. Warna-warna ini dianggap tepat karena sesuai dengan irama orkes gulintang yang berusaha mengajak orang untuk bergembira. sedangkan kaum perempuan biasanya menjadi penari atau penyanyi yang mengiringi pementasan gulintang. dengan rincian: satu pemain untuk gulintangan. berjoget. hijau. gulintang biasanya menampilkan tarian dan nyanyian yang berisi kisah percintaan muda-mudi. yakni seperti hanya sekadar dipukul dan ditabuh. Namun. Untuk pentas di pesta perkawinan ini biasanya bertempat di rumah mempelai perempuan atau di gedung. merah. Jika sembarangan dalam memukul. 4. sarung yang lilitkan di paha seperti rok. Oleh karena itu. Jumlah pemain musik sesuai dengan jumlah alat musiknya. canang. Hal ini untuk merangsang para penonton agar ikut berjoget atau menyanyi.

maka orkes gulintang sudah menemukan irama yang enak dinikmati. berbakti kepada orangtua. Hal ini karena canang berfungsi sebagai pelengkap yang mengiringi gulintangan. yaitu potongan kayu sepanjang lebih kurang setengah meter. taat kepada aturan agama. 6. Nilai-nilai Kesenian musik tradisional Brunei Darussalam orkes gulintang mengandung nilai-nilai positif sebagai berikut:  Pendidikan. Cara ini lebih mendidik dan tidak terkesan menggurui. Gong kecil berjumlah delapan buah ini biasanya akan dimainkan pertama kali dengan dipukul berdasarkan irama tertentu karena gulintangan berfungsi sebagai pembuka dan penuntun bagi alat musik lainnya. Dalam konteks ini. Kayu tersebut ada yang dipotong begitu saja dan ada pula yang dibuat benjolan pada ujungnya. Alat ini fungsinya sama pentingnya dengan gulintangan. Alat musik inilah yang membuat irama menjadi dinamis. Biasanya. alat-alat musik dimainkan sesuai urutan. Tiga gong ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan sebatang kayu yang dibuatkan benjolan di ujungnya. terdapat dua gandang labik yang ditabuh menggunakan telapak tangan oleh dua orang ahli gendang. Nasehat dalam lagu-lagu orkes gulintang biasanya berkisar tentang bagaimana mencari jodoh yang baik. Jika canang dipukul dengan bit yang pas.Kecuali gandang labik yang dimainkan dengan cara ditabuh menggunakan telapak tangan. Biasanya. orkes 36 . Nilai ini tampak jelas dari nasehat yang terkandung dalam syair dan pantun yang dilantunkan dalam lagu-lagu di orkes gulintang. hal itu menandakan penyanyi harus bernyanyi dengan cepat dan penari melakukan gerakan yang rancak. Gandang labik. apalagi jika gerakannya selaras dengan bunyi ―dang‖ atau ―tak‖ dari gandang labik. yakni sebagai berikut:      Gulintangan. Tawak-tawak. Saat tawak-tawak dipukul dengan irama cepat. dan tawak-tawak. gulintangan sering dimainkan dengan cara akustik lebih dahulu sebagai intro (nada sebelum masuk lagu). Gong menjadi alat musik yang penting dan biasanya akan berhenti dipukul untuk terakhir kali sesaat sebelum pementasan usai. yakni sebagai pemandu bagi alat-alat lainnya. hidup rukun dalam keluarga. Canang dipukul dengan ritme yang jarang namun harus selalu memperhatikan bunyi alat musik yang lain. Nasehat yang disampaikan dalam bentuk lagu lebih enak didengar dan berkenan dalam hati. misalnya. semua alat orkes gulintang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat. canang. Gandang labik menjadikan orkes menjadi rancak dan gerakan penyanyi serta penarinya tampak lebih semangat. Canang. gulintangan akan dipukul secara bergantian dari kedua tangan seorang pemain. dan sebagainya. Alat musik ini dipukul dalam irama jarang-jarang dengan menyesuaikan irama dari gulintangan. Gong. Saat pementasaan orkes gulintang. Alat pemukul gulintang ini dibuat oleh orang khusus supaya bisa seimbang antara pukulan dan bunyi yang dihasilkan sehingga enak didengar. Ibarat gitar.

karena direkatkan oleh tradisi dan budaya.  Ghazal: Musik Tradisional Masyarakat Melayu Kepulauan Riau. kaum pedagang asing itu ersebut juga membawa agama. Dalam kajian budaya. sosial. Asal-usul Ghazal merupakan salah satu jenis musik yang berkembang di Kepulauan Riau. Pelestarian budaya. Perpaduan konsep musik ghazal dengan budaya dan tradisi setempat ini memunculkan bentuk budaya baru. Musik ghazal merupakan hasil perpaduan antara kebudayaan yang dibawa oleh pendatang dengan kebudayaan setempat. salah satunya di Kepulauan Riau. 2008: 13). rasa kebersamaan menjadi semakin erat. Musik ghazal merupakan salah satu jenis musik tradisional yang berkembang di tanah Melayu. Baju adat Brunei merupakan simbol kebudayaan Melayu yang memiliki nuansa keindahan dalam berkesenian. Pementasan secara berkala juga akan menjadikan gulintang sebagai musik tradisional yang dapat bertahan dalam gempuran zaman. Selain bermaksud untuk berniaga. kebudayaan. Salah satu wilayah yang menjadi tempat berkembangnya permainan musik ini adalah Pulau Penyengat yang merupakan salah satu dari gugusan pulau-pulau di Kepulauan Riau. Dari pementasan ini diharapkan pelestarian orkes gulintang terus digalakkan sehingga akan menumbuhkan rasa memiliki terhadap kesenian tradisional. Mayoritas masyarakat Pulau Penyengat beragama Islam dan inilah yang menjadi alasan mengapa kesenian yang berkembang di pulau ini kental dengan kebudayaan Islam. Islam yang dibawa oleh kaum saudagar Arab dan persia mulai masuk ke wilayah Kepulauan Riau sejak abad ke-18. Pementasan orkes gulintang merupakan bentuk nyata dari upaya pelestarian kebudayaan tradisional Brunei Darussalam. Pulau Penyengat terletak di sebelah Pulau Bintan (Asri. Salah satu kekhasan musik ghazal masyarakat 37 . Ghazal memadukan keindahan musik dan kedalaman makna syair. dan berbagai macam kesenian. Nilai ini tampak dari interaksi sosial antara penonton dengan para pemain orkes. Simbol. Interaksi seperti inilah yang semakin mempererat rasa kebersamaan tersebut. dan budi pekerti Melayu yang efektif dan menghibur. Kebersamaan. simbol merupakan ekpresi jiwa manusia terhadap realitas yang dihadapinya. Salah satu jenis kesenian yang bercorak Islam itu adalah musik ghazal. Nilai ini tampak dari busana dan tari-tarian dalam orkes gulintang. 1. di mana penonton dapat mengusulkan lagu tertentu kepada pemimpin orkes.   gulintang telah menjadi media pendidikan agama. Simbol ini mengajarkan agar manusia mencintai keindahan dan tradisi leluhur. Dalam kondisi yang demikian. Hal ini sangat terasa khususnya ketika gulintang dipentaskan dalam pesta perkawinan.

Kiprah Rumi dilanjutkan oleh Hafez selang satu abad kemudian. Ghazal juga merupakan bentuk ekspresi rasa cinta meski di dalamnya terdapat rasa sakit yang diderita itu. Penyair mistik Persia. sebelum musik ini berkembang. Musik ghazal yang mulanya kental dengan budaya Arab kemudian ―dimelayukan‖ dengan variasi alat musik dan syairnya. Dalam buku Selayang Pandang Musik Melayu Ghazal (Asri. mereka pun melakukan berbagai inovasi dengan menambah jumlah lagi dalam musik tersebut. Fungsi Musik Ghazal bagi Masyarakat Melayu Selain sebagai bagian dari entitas kebudayaan. Jalaludin Rumi. ghazal merupakan bentuk puisi berima yang setiap barisnya memiliki bentuk yang sama. Lambat-laun. ghazal berkembang ke berbagai daerah di sekitarnya.org). Begitu pula dengan musik tradisional Melayu ghazal. Dua orang ini menulis ghazal dalam bahasa Persia dan Urdu. Sambutan itu muncul bukan hanya dari kalangan masyarakat. Namun. Masuknya musik ghazal di Kepulauan Riau tidak lepas dari peran seorang tokoh bernama Lomak. permainan musik Melayu ghazal terus berkembang. Saat kini. musik juga mempunyai nilai fungsi tertentu bagi masyarakat. Di Pulau Penyengat. Ini terbukti dengan pemberian ruang kepada musik ini untuk berkembang. termasuk Pulau Penyengat. Hingga saat ini. Kesenian ghazal mulai menyebar ke Asia Selatan sejak abad ke-12. Lomak menyebarkan ghazal di daerah Johor. namun juga pemerintah daerah.Melayu dibanding bentuk musik ghazal aslinya adalah adanya syair-syair Melayu dalam permainan musik tersebut. Musik Melayu ghazal terus dimainkan dalam berbagai kesempatan dan menjadi hiburan dalam berbagai upacara adat atau ketika menyambut tamu kehormatan. Selanjutnya menyusul penyair Fuzuli Azeri pada abad ke-16. Para pemain tidak saja semakin piawai dalam memainkan peralatan musiknya. Puisi ini merupakan bentuk ekspresi rasa sakit karena kehilangan atau perpisahan. Masyarakat Melayu menggunakan musik ghazal sebagai sarana dakwah Islam melalui pelantunan Rubaiyat Oemar Khayam. Awalnya. yang pertama kali dilakukan oleh Lomak adalah mengembangkan musik ghazal agar diterima oleh masyarakat Melayu. serta Mirza Ghalib (1797-869) dan Muhammad Iqbal (18771938). Malaysia. adalah orang pertama yang menulis jenis syair ini pada abad ke-13. yakni antara lain: 38 . 2008: 37-38) disebutkan beberapa fungsi musik Melayu ghazal. 2. bentuk kesenian ini telah berkembang di berbagai daerah dan bentuk puisinya ditemukan dalam berbagai bahasa (wikipedia. Suasana yang kondusif itulah yang mendorong kemunculan berbagai kelompok musik ghazal di Pulau Penyengat. Di daerah asalnya. permainan musik ghazal mendapat sambutan positif. Persia dan kawasan Arab lainnya.

Meskipun demikian. Kenikmatan Estetis Kenikmatan estetis juga terkandung dalam musik Melayu ghazal. Musik ghazal dapat menjadi sarana yang dijadikan sebagai alat untuk berkomunikasi dengan Tuhan. namun juga peralatan musiknya. Apalagi pementasan tersebut merupakan gabungan dari beberapa alat musik. 3. Begitu pula dengan musik tradisional ghazal yang dapat menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. Lewat alat musik 39 . emosi merupakan respon yang khusus yang berorientasi untuk merespon pelaku. peralatan yang digunakan mempunyai peranan yang sangat penting. Emosi muncul sebagai respon atau reaksi personal terhadap sebuah situasi. yang tentunya tidak hanya membutuhkan kekompakan para pemain. Emosi tertentu dapat muncul ketika seseorang mendengarkan musik Melayu ghazal. baik secara musikal maupun dari lirik lagu tersebut.a. Peralatan Musik Dalam sebuah pementasan musik. Sarana Mengungkapkan Emosi Musik mempunyai kekuatan sebagai sarana untuk mengungkapkan perasaan atau emosi pendengarnya. semakin tinggi pula ketundukannya kepada Tuhan. b. Musik sebagai sarana berkomunikasi dengan Tuhan dapat dirasakan pada waktu para pemain memahami dan menghayati syair dan lagu yang dibawakan. Musik Ghazal dalam Pertunjukan Berikut ini adalah hal-hal penting terkait dengan pementasan musik Melayu ghazal: a. pandangan atau perasaan setiap orang yang mendengar suatu musik berbeda-beda. secara umum nilai estetis dalam sebuah karya seni dapat diakui secara bersama-sama. Semakin banyak pemain menguasai nilai dan ajaran dalam syair. Sebagai Hiburan Musik selalu menjadi sarana hiburan bagi sebagian besar orang. Kita akan secara langsung dan tanpa sadar merespon musik tersebut ketika mendengarkannya dan mengatakan musik tersebut bagus. meskipun pandangan antara satu orang dengan yang lain tentunya tidak sama. Dalam pandangan psikologi umum. c. misalnya ketika menyambut tamu atau sebagai hiburan dalam acara-acara tertentu. Pendengar musik seolah-olah mempunyai hubungan yang kuat dengan lagu yang sedang didengarkan. Kekompakan alat musik inilah yang terdapat dalam musik Melayu ghazal. Sarana Komunikasi Menurut Asri (2008:39). d. Fungsi kenikmatan estetis dalam musik ghazal sangat jelas dan berlaku bagi semua orang. musik dapat digunakan untuk berkomunikasi dalam hubungannya dengan Tuhan (hablum minallah) dan manusia (hablum minannas). Namun.

2007: 20). terkadang juga pantun. Bahasa yang digunakan dalam syair lagu. musik Melayu ghazal menyampaikan pesan moral dan spiritual kepada para pendengarnya. Syair dalam musik Melayu ghazal berupa puisi. selain irama yang disuguhkannya. Selain itu. tetapi mempunyai fungsi edukasi dan informasi. untuk nada rendah. Sitar berbentuk seperti gitar dan sama-sama merupakan alat musik petik. Syair dalam Pementasan Musik Ghazal Syair dalam pementasan musik Melayu ghazal memegang peranan penting. musik ghazal memunculkan suara yang khas dan unik untuk diperdengarkan (Asri. Tali senar sitar berjumlah tujuh buah yang terkait dari ujung ke pangkal. gambus menggantikan sitar. serta gitar sebagai tambahan. alat musik memegang peranan penting. Syarenggi merupakan alat musik yang berbentuk seperti tongkat kayu. Biola menggantikan syarenggi. Tabla merupakan alat musik pukul berbentuk bundar. Dua alat musik yang masih dipertahankan adalah harmonium dan tabla. tali ditarik dengan lebih kencang. sitar. Ada beberapa alat musik dalam permainan musik Melayu ghazal menurut Asri (2008: 46). maka tali harus dikendorkan. Pada perkembangannya kemudian. Meskipun mengalami perubahan dalam peralatan musiknya. yang bentuk awalnya adalah pantun. musik Melayu ghazal bukan hanya berfungsi sebagai hiburan. Pada peralatan ini terpasang tiga tali yang ketika dimainkan akan menghasilkan suara. tali dikaitkan dengan pengatur nada. Dalam permainan musik Melayu ghazal. Syair merupakan jalan masuk untuk menjiwai musik. Di ujung sitar. Dalam budaya Melayu. dan tabla. Alat musik ini akan menghasilkan irama yang memberikan kesan bagi para pendengarnya. 40 . pada bagian pangkal sitar atau bagian yang dipetik berbentuk lebih bundar dan gembung seperti buah labu. b. peralatan musik ghazal mengalami perubahan. begitu pula dengan cara memainkannya. Bagian atasnya terdapat tutup dari bahan kulit yang ditali dari atas ke bawah yang berfungsi untuk mengatur tinggi dan rendah nada irama tabla. namun irama musik ghazal tetap dipertahankan sebagaimana aslinya. Dalam hal ini. Untuk menghasilkan nada tinggi. melalui syair. yaitu syarenggi. Sebaliknya. harmonium. 2008: 45). menggunakan kata-kata kiasan. Alat musik ini mirip dengan piano. Alat ini dimainkan dengan cara digesek dan mengeluarkan suara yang khas ketika dimainkan. Berbeda dengan gitar. Harmonium adalah alat musik yang berbentuk kotak seperti balok kayu. pantun merupakan media sastra yang paling utama dalam berkomunikasi (Agus Trianto.yang digunakan.

hingga dihasilkannya kebudayaan baru. 41 . perpaduan. Nilai-nilai Musik Melayu ghazal mempunyai nilai-nilai yang dapat dijadikan panutan bagi generasi sekarang. namun mereka ditakdirkan berpisah. Nilai Akulturasi Budaya Kebudayaan bukan sesuatu yang sudah ―jadi‖ atau entitas yang kaku. Nilai Tradisi Musik Melayu ghazal adalah musik lintas generasi yang diwariskan secara turun-temurun. Sebagai sebuah tradisi. yakni: a.Contoh pantun dalam pementasan musik Melayu ghazal misalnya Embun Berderai dan Patah Hati. terutama di Riau. Sedangkan Patah Hati menceritakan tentang seseorang yang merantau dan teringat akan kampung halamannya. Berikut dua pantun berjudul Embun Berderai dan Patah Hati yang dikutip dari Asri (2008: 51): Embun Berderai Tiup api embun berderai Patah galah di haluan perahu Niat hati tak mau bercerai Kuasa Allah siap yang tahu Patah Hati Patah hati terus merajuk Merajuk sampai ke belukar Hati panas kembali sejuk Ibarat burung kembali ke sangkar 4. musik Melayu ghazal dapat menjadi salah satu ukuran sampai sejauh mana perkembangan peradaban masyarakat. Kemajuan peradaban tersebut terkait dengan sejauh mana masyarakat menciptakan dan mengembangkan potensi dan kemampuannya. Beberapa nilai yang terdapat dalam musik Melayu ghazal. b. Pantun Embun Berderai mengisahkan tentang seseorang yang sebenarnya tidak ingin berpisah dari pasangannya. Kebudayaan selalu mengalami perkembangan. Keduanya merupakan pantun yang sangat terkenal di masyarakat Melayu.

agama. buah dan akar). Seni Tenun merupakan hasil kerajinan manusia di atas bahan kain yang terbuat dari benang. Seni tenun ini berkaitan erat dengan sistem pengetahuan. pucuk rebung. budaya. religi dan simbol status. seperti lentik bersusun. Tenun Songket Silungkang (Sumatera Barat).c. seni tenun suatu masyarakat selalu bersifat partikular (khas) dan bagian dari representasi budaya masyarakat tersebut. Kekhasan tenun Melayu terutama tampak dalam corak dan ragi yang terinspirasi oleh tumbuhan (bunga. Tenun Bengkalis (dalam proses penulisan). upacara adat. Nilai-nilai kearifan tersebut dapat menjadi pedoman bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. kepercayaan. Kualitas sebuah tenunan biasanya dinilai dari mutu bahan. baik yang berbentuk pantun atau puisi. ada ungkapan pantang memakai memandai-mandai. kekompakan. hasil tenun yang berupa pakaian berfungsi untuk menutup malu. kaligrafi dan dari bentuk tertentu. Karena sistem di atas berbeda antara masyarakat satu dengan lainnya. Hal ini juga yang ada pada musik Melayu ghazal. lengkung anak bulan dsb. keindahan tata warna. bintang-bintang. menjemput budi. sutra dan lain-lain. musik Melayu ghazal cukup berperan penting dalam proses edukasi masyarakat 3. kapas. o o o o o Tenun Siak Kain Tradisional Riau. Tenun Songket Palembang (Sumatera Selatan). 42 . maka. Nilai Edukasi Musik juga dapat berfungsi sebagai sarana edukasi. Oleh sebab itu. serat kayu. d. bisa dilihat kuatnya muatan adat. seni pertenunan masing-masing juga berbeda. merupakan cerminan pandangan hidup dan kearifan masyarakat Melayu. Keindahan musik ini terciptakan dari keselarasan nada dan irama. motif dan ragi hiasannya. Dalam masyarakat Melayu. yakni jajaran benang yang terpasang membujur. daun. Dalam portal ini. Sebagai bagian dari sistem budaya di masyarakat. termasuk masyarakat Melayu. hasil tenun berkaitan dengan aspek estetis. dengan cara memasukkan pakan secara melintang pada lungsin. dan syair lagu tersebut. menjunjung adat dan menolak bala. Corak ragi tertentu biasanya mengandung makna tertentu pula. Syair-syair pada musik Melayu ghazal. seni tenun tersebut akan dibahas berdasarkan daerah yang terdapat dalam kawasan Melayu. benda angkasa. Dengan demikian. Tenun Indragiri (dalam proses penulisan). Dari sini. etis dan estetis pada pakaian. Oleh karena itu. Seni Tenun. Keindahannya terletak pada syair lagu yang dimainkan dan spontanitas para pemain dalam mementaskan musik Melayu ini. lingkungan alam dan sistem organisasi sosial masyarakat pemilik budaya pertenunan tersebut. Nilai Keindahan Bermain musik selalu mensyaratkan kekompakan. kuntum. hewan.

Seni Ukir. Dalam tradisi ukiran Melayu. terdapat tiga kelompok induk corak dan ragi ukiran dari unsur tumbuhan (flora). Pertunjukan rakyat diselenggarakan pada tempat dan waktu tertentu untuk menyalurkan hasrat rasa keindahan. regalia kerajaan. Dengan eratnya relasi emosional antara pemain dan penonton. manusia. Di samping berbentuk relief. Teater Rakyat merupakan seni pertunjukan yang biasanya mengekspresikan dan menggambarkan kehidupan suatu masyarakat. Hasil ukiran ini dapat dilihat pada benda-benda seperti perahu. Seni ukir adalah seni membentuk gambar pada kayu. alat musik. hewan. dsb. 4. teater. o Tenun Buton. tempurung. sementara dari unsur hewan (fauna). Kalimantan Selatan. bambu. 43 . terdapat ukiran semut beriring. contohnya Riau. dengan bagian-bagian yang cekung dan cembung yang disebut relief. spontan dan menyatu dengan kehidupan sehari-hari. nisan makam. o Tenun Bugis Pagatan.o Tenun Songket Pandai Sikek (Sumatera Barat . naga dan burung. o Ragam Hias Kain Tenun di Sulawesi Selatan. Hasilnya berupa gambar atau hiasan yang indah. Kekhasan seni ukir Melayu tampak dalam corak dan ragi yang didominasi oleh unsur tumbuhan dan hewan. Bahkan. biasanya terinspirasi dari tumbuhan. emosi dan keresahan yang tidak dapat dikatakan secara terus terang. Teater Rakyat. Ukiran biasanya memiliki berbagai tema. seni pertunjukan rakyat juga merupakan sarana pelepasan emosi. senjata. alam. logam dan bahan lainnya. itik sekawan.Indonesia). Ragam Jenis Ukiran Toraja. atau bahkan suatu cerita. perhiasan dan benda lainnya. ukiran ada juga yang berlubang (tembus). tembikar. Wujud pertunjukan rakyat ini adalah seni tari. seperti alam dan kaligrafi juga berkembang. Seni Ukir Indragiri Hilir. Sulawesi Selatan 5. maka pesan-pesan yang dikandung oleh pertunjukan jadi semakin mudah ditangkap dan dipahami oleh para penonton. Dalam tataran ini. yaitu: kaluk pakis. Portal ini akan memaparkan tentang seni ukir Melayu yang pernah ada dan berkembang di masyarakat Melayu dari berbagai kawasan. dalam pertunjukan randai. nyanyi. hiburan. walaupun unsur lain. seringkali penonton menyela pembicaraan para pemain. Sebagai contoh. o Tenun Sambas Kain Tradisional Kalimantan Barat. ornamen rumah dan masjid. Seni pertunjukan rakyat ini biasanya bersifat sederhana. Kalimantan Timur.    Seni Ukir Pekanbaru. bunga-bungaan dan pucuk rebung. o Tenun Doyo: Kain Tradisional Suku Dayak Benuaq. batu. lebah bergantung. terjadi hubungan yang erat antara pemain dan penonton.

Boria. mereka akan menumbuh-kembangkan permainan yang berorientasi pada lingkungan alamnya yang berupa daratan tinggi dan atau pegunungan. 6. dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kebosanan yang timbul akibat kegiatan yang berulang-ulang sepanjang hari. Melemang. Manusia senantiasa mendambakan selingan sebagai hiburan yang dapat menimbulkan kegairahan hidupnya. 44 . Becerite dan Bedande: Seni Bertutur Orang Melayu Sambas. Randai. Kalimantan Selatan. Tumbuh dan berkembangnya suatu permainan tidak lepas dari lingkungannya dalam arti luas (alam. budaya). Lingkungan alam. Barzanji: Tradisi Melayu-Islam Masyarakat Riau. kemudian dikemas sesuai dengan konteks tempat dan waktu seni itu dipertunjukkan. Dalam portal ini. 18. 3. Untuk itulah. Bamadihin: Seni Bertutur Orang Banjar. Permainan dalam suatu masyarakat berawal dari rasa ketidakpuasan mereka terhadap kondisi kehidupan yang monoton. 8. 17. Menora . biasanya. Dikir Barat. 2. adalah berbagai bentuk permainan rakyat. Bangsawan. 9. Drama Tradisional Minangkabau . 6. 7. Kegiatan apa pun. Sedangkan masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman. Mamanda. Mendu. Wayang Cecak .Berkaitan dengan ide cerita. 15. 5. dengan berbagai tujuannya. Dul Muluk. Burdah. 11. 10. mereka akan menumbuh-kembangkan permainan yang berorientasi pada kelautan. Nandai Batebah (Bengkulu). agar menimbulkan kegairahan hidup manusia. Gazal 12. sosial dan budaya yang berbeda pada gilirannya akan membuahkan permainan yang berbeda. Diantara kegiatan yang dapat dilakukan. Makyong. 1. 16. diangkat dari kisah-kisah teladan dan kepahlawanan orang-orang terdahulu. sosial. 13. manusia tidak segan-segan berkorban demi memenuhi kebutuhan hiburan. sebagai pengisi waktu luang di sela-sela rutinitas kesehariannya. Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir misalnya. Permainan Rakyat. 14. 4. akan dipaparkan beberapa pertunjukan rakyat yang pernah berkembang di masyarakat Melayu sejak dulu hingga saat ini. Tabot . Kalimantan Barat.

14. 10. Meriam Bambu: Permainan Tradisonal Melayu Nusantara. Permainan Abbatu Samba (Sulawesi Selatan). Permainan Madudutu Lese (Maluku). Permainan Rakyat Individual. Gasing: Permainan Rakyat Kalimantan Timur. Permainan Ali Oma (Riau). 3. Permainan Tali Merdeka (Kuantan Singingi). 5. 5. baik oleh masyarakat pesisir maupun masyarakat pedalaman pada dasarnya dapat dikategorikan menjadi dua. 8. Permainan Marraga/Akraga (Bugis). 8. 45 . 6. 13. Permainan Tadu Lada (Maluku). Permainan Ingkling. Permainan Akbombo-Bombo (Sulawesi Selatan). Permainan Rampuat Kakaran (Maluku). Permainan Gasing.Permainan yang ditumbuh-kembangkan. Permainan Makahi (Maluku). 6. 12. Permainan Abbahi-bahi (Sulawesi Selatan). Permainan Layang-layang Bengkalis. 12. 10. 7. Maccuke: Permainan Tradisional Melayu dari Sulawesi Selatan. Berikut ini adalah berbagai bentuk permainan yang tiumbuh-kembangkan oleh masyarakat Melayu di Nusantara. Permainan Galo-galo (Maluku). Permainan Carompang (Sulawesi Selatan). 4. yaitu hiburan dan kompetisi. 9. Kedua kategori permainan itu sendiri berdasarkan sifatnya dapat dikategorikan menjadi dua pula. 15. yaitu permainan kelompok dan individual.  Bersifat Hiburan 1. 11. Permainan Ancong-Ancong (Maluku). Permainan Massaung Manuk (Sulawesi Selatan). 13. 7. 4. 3. Massaung Manuq: Sabung Ayam dalam Tradisi Orang Melayu di Sulawesi Selatan. Permainan Congkak. Permainan Tuju Lubang (Bunguran. 11. Permainan Paka-paka (Maluku). 9. 2. Permainan Aklobang (Sulawesi Selatan). Permainan Maggassing/Akagasing (Bugis).  Bersifat Kompetisi 1. 2. 1. Permainan Isutan Jarat (Kalimantan Selatan). Maqgalaceng: Permainan Tradisional Melayu dari Sulawesi Selatan. Kepulauan Riau).

Permainan Besimbang (Riau). 12. Permainan Balogo (Banjar . 8. 11. 18. Permainan Sum Lere Radu Bulan Nir Ouwe (Maluku). 4. Maraga: Permainan Tradisional dari Sulawesi Selatan. Permainan Harimau dan Kancil (Kuantan Singingi). Permainan Sife Siflyoi/Manut Selarmanat (Maluku). 14. 13. 6. 7. 10. Permainan Makkatto (Sulawesi Selatan). 3. 2. 4.  Bersifat Kompetisi 1.  Bersifat Hiburan 1. Beluncur: Permainan Tradisional Melayu Bulungan. Permainan Kolek (Kepulauan Riau). Pindah Bintang: Permainan Tradisional Melayu Kalimantan Timur. Permainan Tan Besi (Maluku). 7. 3.14.Kalimantan Selatan). 15. 5. Permainan Rakyat Kolektif. Permainan Gallak-Gallak (Sulawesi Selatan). 17. 16. 15. Seni Lukis. 2. 6. Karet Penci: Permainan Tradisional Melayu dari Bangka Belitung. 46 . 2. Permainan Kola-kola (Maluku). Permainan Batewah (Kalimantan Selatan). Tak Tek: Permainan Tradisional Melayu Bangka Belitung. Permainan Sepak Raga. Permainan Canang (Riau). Permainan Mallulok (Sulawesi Selatan). Kalimantan Timur . Permainan Rbintin Vatuk (Maluku). 16. 9. Permainan Guli. Tempong: Permainan Rakyat dari Kalimantan Barat. 5. Permainan Makbenteng (Sulawesi Selatan). Permainan Makah-Makah (Nanggroe Aceh Darussalam). Permainan Galah (Riau). Permainan Akmemu-Memu (Sulawesi Selatan). Permainan Kuda Kepang (Johor). Permainan Lu Lu Cina Buta (Riau). 7.

Bakaba. Berdasarkan penggunaannya. silat parisai. diekspresikan pada bidang datar (dua dimensi). Seni bela diri ditandai dengan adanya pencak silat. 8. adalah silat yang benar-benar digunakan untuk membela diri dalam menghadapi lawan. Silat Kampar. Silat sebenar silat. Contohnya adalah silat pedang. Silat Tumbuk. Silat Lintau. Kuntau (Kelantan . 2. Silat Cekak. Silat Cekak (Malaysia). bidang atau garis. Silat yang terkenal antara lain adalah:     Silat Pangean. 1. 3. Silat Bayang Buayo (Sumatera Barat . Silat Kumango (Sumatera Barat . 9. 6. Silat Tuo. 47 . dan merupakan hasil dari pengolahan berbagai unsur seni. yaitu silat yang digunakan dalam upacara-upacara. 5.Indonesia). Silat ini dipelajari dengan persyaratan tertentu dan dibagi dalam beberapa tingkatan. Pertunjukan Sastra Lisan Minangkabau.Malaysia). dan sebagainya.Indonesia). Silambam (Malaysia). 4. yang dipelajari secara turun temurun menurut tata cara tertentu. Seni Bela Diri. Mammencaq: Seni Beladiri Melayu dari Sulawesi Selatan.Seni Lukis adalah salah satu dari cabang kesenian Melayu yang berbentuk visual. Seni Pertunjukan Lain. Nyanyi Panjang Orang Petalangan: Identitas atas Hutan Tanah Wilayat dalam Bentuk Sastra Lisan. dan silat sembah. 1. silat ini dibagi menjadi:   Silat Permainan. Beberapa jenis silat yang dibawa pendatang dan dapat berkembang di Riau antara lain adalah:    Kuntau. Silat ini umumnya terlihat indah. warna. seperti bentuk. Di daerah Riau terdapat beberapa jenis silat. 2.

Dokumen pertama yang ditulis dalam bahasa Melayu klasik adalah sepucuk surat dari raja Ternate. Pertunjukan Lamut Kabupaten Indragiri Hilir. Dinamakan Gurindam Dua Belas oleh karena berisi 12 pasal. dongeng maupun sejarah. tugas orang tua kepada anak. budi pekerti dan hidup bermasyarakat. Baris pertama berisikan semacam soal. Kain Kulit Kayu. 10. Sultan Abu Hayat kepada raja João III di Portugal dan bertarikhkan tahun 1521Masehi. 4. Kain Ulos. Kerajinan Tradisional Batak Provinsi Sumatra Utara. Semenjak itu sampai sekarang gaya bahasanya tidak banyak berubah. Seni Kerajinan. 1. Kerajinan Khas Masyarakat Donggala. Hikayat Hikayat adalah salah satu bentuk sastra prosa yang berisikan tentang kisah. Kain Tapis. kewajiban anak terhadap orang tua. Kain Tradisional Lampung 11. Bentuk Sastra Melayu Gurindam Gurindam adalah satu bentuk puisi Melayu lama yang terdiri dari dua baris kalimat dengan irama akhir yang sama. 3. yang merupakan satu kesatuan yang utuh. Gurindam Lama contoh : Pabila banyak mencela orang Itulah tanda dirinya kurang Dengan ibu hendaknya hormat Supaya badan dapat selamat Gurindam Dua Belas Kumpulan gurindam yang dikarang oleh Raja Ali Haji dari Kepulauan Riau. Sastra Melayu Klasik Sastra Melayu Klasik bermula pada abad ke-16 Masehi. masalah atau perjanjian dan baris kedua berisikan jawabannya atau akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama tadi. Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang 48 . kewajiban raja. cerita. antara lain tentang ibadah. Provinsi Sulawesi Tengah. Kain Sasirangan (Kerajinan Tradisional Kalimantan Selatan). 2.3.

1 baris terdiri dari 4-5 kata. keempat baris tersebut mengandung arti atau maksud penyair (pada pantun. berirama aaaa. dua baris terakhir merupakan isi. Memiliki pola sajak lurus (a-a). yang umumnya tentang alam (flora dan fauna). Karmina Karmina atau dikenal dengan nama pantun kilat adalah pantun yang terdiri dari dua baris. Syair berasal dari Arab. kesaktian serta mukjizat tokoh utama. 2 baris terakhir yang mengandung maksud). Baris pertama merupakan sampiran dan baris kedua adalah isi. kadang-kadang dapat juga ditemui seloka yang ditulis lebih dari empat baris. yang merupakan tujuan dari pantun tersebut. 8-12 suku kata. Biasanya ditulis empat baris memakai bentuk pantun atau syair. berisikan pepetah maupun perumpamaan yang mengandung senda gurau. Biasanya terdiri dari 4 baris. Contoh Sudah gaharu cendana pula Sudah tahu masih bertanya pula Pantun Pantun merupakan sejenis puisi yang terdiri atas 4 baris bersajak a-b-a-b.lengkap dengan keanehan. sindiran bahkan ejekan. Contoh Pantun Kayu cendana diatas batu Sudah diikat dibawa pulang Adat dunia memang begitu Benda yang buruk memang terbuang Seloka Seloka merupakan bentuk puisi Melayu Klasik. Biasanya digunakan untuk menyampaikan sindiran ataupun ungkapan secara langsung. a-b-b-a. Salah satu hikayat yang populer di Riau adalah Yong Dolah. 49 . Dua baris pertama merupakan sampiran. contoh seloka lebih dari 4 baris: Baik budi emak si Randang Dagang lalu ditanakkan Tiada berkayu rumah diruntuhkan Anak pulang kelaparan Anak dipangku diletakkan Kera dihutan disusui Syair Syair adalah puisi atau karangan dalam bentuk terikat yang mementingkan irama sajak. a-a-b-b.

Arsitektur Melayu Tradisional di Bengkulu. Arsitektur Melayu Tradisional di Kepulauan Bangka Belitung. 18. 15. 14. tempat bermusyawarah. 7. 17. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Tengah. 2. abcdeabcde. Arsitektur Melayu Tradisional di Jambi. tempat beradat berketurunan. dan seterusnya. Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Barat. Berirama abc-abc. 11. Dalam masyarakat Melayu tradisional. abcd-abcd. 8. 3. 5. 6. rumah merupakan bangunan utuh yang dapat dijadikan tempat kediaman keluarga. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Tenggara. Arsitektur Melayu Tradisional di Lampung. 16. Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Utara. 4. 50 . Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Timur. Arsitektur Melayu Tradisional di Nusa Tenggara Barat (NTB). Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Selatan. Arsitektur Melayu Tradisional di Aceh. tetapi lebih dari 4 baris ( mulai dari 6 baris hingga 20 baris). Arsitektur Melayu Tradisional di Riau. 9. Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Selatan. Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Selatan. 19.Talibun Talibun adalah sejenis puisi lama seperti pantun karena mempunyai sampiran dan isi. 20. 10. Arsitektur Melayu Tradisional di Kepulauan Riau. Arsitektur Melayu Tradisional di Nusa Tenggara Timur (NTT). Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Barat. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Utara. Contoh Talibun : Kalau anak pergi ke pekan Yu beli belanak beli Ikan panjang beli dahulu Kalau anak pergi berjalan Ibu cari sanakpun cari Induk semang cari dahulu  Arsitektur Melayu Arsitektur Melayu Tradisional di Indonesia 1. Arsitektur Melayu Tradisional di Maluku. 12. 13.

Bisa dikatakan. maka pemilihan bahan atap menggunakan 51 . Dan. Dalam bidang arsitektur. rumah ibadah dan rumah penyimpanan. Penamaan itu disesuikan dengan fungsi dari setiap bangunan. dan ada kalanya juga dihiasi dengan kaligrafi Arab. atap. terdapat pula beberapa macam arsitektur untuk setiap bagian rumah yang memiliki arti tersendiri. dinding. kamar dara yang terletak di atas loteng atau para-para dengan jalan masuk dan keluarnya dari ruang tengah. jendela. hampir seluruh elemen yang ada dalam rumah Melayu mengandung nilai budaya. dimaksudkan untuk menjaga keselamatan dan mengontrol perilaku si anak dara.38). rumah Melayu juga selalu berbentuk panggung atau rumah berkolong. Sulitnya transportasi untuk mencapai pulau-pulau kecil di wilayah Kepulauan Riau membuat beberapa orang membangun rumahnya menggunakan bahan yang berasal dari pulau tersebut. Secara umum. Hal ihwal dan detail tentang rumah Melayu cukup terangkum dalam buku ini. dan lain sebagainya. yang melambangkan bahwa pada awal dan akhir hidup manusia akan kembali kepada penciptanya. Demikian pula dengan atap bangunan yang akan menyulitkan pemilik rumah jika harus menyediakan bahan berupa genteng. lisplank utama ini memiliki sudut kemiringan atap yang curam. Misalnya atap lontik. tangga. sikap dan perilaku anak dara tersebut berkaitan dengan kehormatan serta harga diri keluarga (h. Simbol-simbol itu biasa diiringi dengan ornamen yang khas dan memiliki makna tertentu pula. Atap lontik ini berciri kedua perabungnya melentik ke atas. masyarakat melayu memilliki kebanggan dengan adanya bentuk yang di latar belakangi oleh tampilan ‗rumah belah bubung‘.tempat berlindung bagi siapa saja yang memerlukan. maka penggunaan bahan kayu banyak dipilih sebagai material bangunan rumah. pintu. Hal ini sangat penting dilakukan. dengan menghadap ke arah matahari terbit. tiang enam berserambi dan tiang dua belas atau rumah serambi. Misalnya. Selain berukuran besar. Ciri lain dari rumah berbudaya melayu adalah konstruksinya yang berupa rumah panggung dan bahan kayu. karena sifat. Yang paling menarik dari arsitektur rumah Melayu ialah simbol-simbol yang terdapat pada bagian-bagian rumah. rumah Melayu tradisional umumya berukuran besar. kemudian dibawahnya beratap dengan sudut kemiringan landai. Sementara lekukan pada pertengahan perabungnya melambangkan ‗lembah kehidupan‗ yang terkadang penuh dengan berbagai macam cobaan (h. tiang. Tampilan rumah ini mencirikan bentuk atap di mana pada lisplank yang mencapai bubungan menjadi terbelah dan membentuk hiasan huruf ‗V‘. Oleh sebab itu. karena masih ada hutan. rumah balai.80). biasanya bertiang enam. jenis rumah Melayu meliputi rumah kediaman.

Selebihnya pemilik rumah akan merehabilitasi rumah dengan atap rangkaian daun kelapa yang baru. Bentuk yang khas dari ‗rumah belah bubung‘ tidak hanya digunakan untuk rumah tinggal saja. dan yang dituakan. Hal ini sesuai dengan iklim setempat serta kebiasaan yang sudah turun temurun. Karena masyarakat kepulauan riau tinggal di pulau-pulau kecil. Kebesaran Kerajaan Malaka pada masa lampau masih berbekas kuat pada masyarakat Kepulauan Riau dengan kebanggannya sebagai bangsa Melayu. Selang depan berfungsi sebagai tempat meletakkan barang-barang tamu. adat dan budaya yang bernafaskan melayu. bahkan banyak pula yang berdirinya tepat di atas laut. rumah tradisional Melayu pada umumnya terdiri atas tiga jenis. Tinggi rumah induk bagian atas sekitar tiga atau tiga setengah meter.rangkaian daun kelapa. dan yang sangat dihormati. maka matapencaharian terbesarnya adalah nelayan. 52 . yang tidak dibawa ke dalam ruangan. atau Rumah Serambi. Bahkan beberapa gapura masuk permukiman juga ada yang menggunakan bentuk tersebut. yaitu Rumah Tiang Enam. Kebanggaan tersebut tampak dalam pola kehidupan. Setiap ruangan pada rumah Melayu memiliki nama dan fungsi tertentu. Rumah Tiang Dua Belas atau Rumah Serambi merupakan rumah besar dengan tiang induk sebanyak dua belas buah. dan Rumah Tiang Dua Belas. namun juga untuk bangunan umum seperti gedung pertemuan. KARAKTERISTIK RUMAH MELAYU Ditinjau dari tipologi dan fungsi ruang. tetangga dekat. Ruang selang samping berfungsi sebagai tempat meletakkan barang yang tidak dibawa ke dalam ruang serambi belakang. maka sampah dapat langsung dibuang ke tanah. Karena susunan papan lantainya jarang. Tinggi tiang penyangga rumah sekitar dua sampai dua setengah meter. Dengan demikian sebagian besar rumah penduduk juga berdiri dekat dengan pantai. Ruang dapur dipergunakan untuk memasak dan menyimpan barang-barang keperluan dapur. Kepulauan Riau adalah sebuah propinsi di Indonesia yang terbentang dari daratan di sebelah Timur Sumatra Barat sampai pada pulau-pulau kecil di Selat malaka dan Laut Natuna. Ruangan kolong rumah biasanya digunakan sebagai tempat bekerja sehari-hari dan menyimpan alat-alat rumah. Tipologi rumah tradisional Melayu adalah rumah panggung atau berkolong. pelabuhan laut dan sebagainya. Ruang serambi depan berfungsi sebagai tempat menerima tamu pria. termasuk juga arsitekturnya. Rumah Tiang Enam Berserambi. Atap dengan rangkaian daun kelapa ini akan tahan dipakai untuk banguunan permanen selama lima tahun. dan memiliki tiang-tiang tinggi. Suasana di dalam ruangan sejuk dan segar karena banyak memiliki jendela serta lubang angin (ventilasi). Ruangan serambi tengah atau ruang induk berfungsi sebagai tempat menerima tamu agung. orang-orang terhormat. Tempat ini merupakan jalan masuk bagi tamu perempuan.

rumah kediaman dinamakan Rumah Bubung Melayu atau Rumah Belah Rabung atau Rumah Rabung. Rumah didirikan di atas tiang yang tingginya antara 1. Orang tua-tua menyebut dengan nama Belah Krol yaitu rambut yang disisir terbelah dua. singkatan dari Perabung. Sebetulnya. tiang dibuat tinggi supaya rumah tidak terendam air pasang. Di dalam kehidupan seharihari. Nama Rumah Rabung berasal dari kata Rabung. yaitu rumah yang khusus untuk tempat kediaman keluarga. Pada rumah yang didirikan di daerah tepi sungai atau pantai. lama sebelum kedatangan pengaruh luar dan telunjuk moden. Sedangkan nama Rumah Belah Rabung diberikan oleh orang Melayu. Nama Rumah Bubung Melayu diberikan oleh para pendatang bangsa asing. penduduk asal Melayu dan Orang Asli di Semenanjung Tanah Melayu dan Sumatera serta kaum Bumiputra/Pribumi lain di Borneo dan bagian lain di alam Melayu telah mempunyai sistem perumahan yang canggih. terutama Cina dan Belanda. Rumah dengan atap curam disebut rumah Lipat Pandan. Karena bentuk atapnya terbelah oleh bubungannya. rumah kediaman wajib dijaga dan dipelihara dengan sebaik-baiknya agar lebih memberi kenyamanan dan kebahagiaan bagi penghuninya.Sedangkan WC dan kandang ternak (kambing atau ayam) letaknya agak di belakang rumah. dan bila atapnya diberi tambahan di bagian bawah (kaki atap) dengan atap lain maka disebut rumah Atap Layar atau Rumah Ampar Labu. Berdasarkan bentuk atapnya. Besar kecilnya bangunan bergantung kepada kemampuan pemiliknya. disebut Rumah Perabung Melintang. disebut Rumah Perabung. yaitu seperti kelenteng maupun rumah limas yang mereka sebut sebagai rumah Eropa. Penyebutan ini untuk membedakan dengan bentuk atap yang tidak memakai perabung seperti bangunan pondok ladang atau gubuk yang disebut Pondok Pisang Sesikat. cantik dan serasi dengan gaya hidup dan alam sekitar. karena berbeda dengan bentuk rumah mereka. Manakala orang Melayu dan Orang Asli di Semenanjung. Sedangkan bila perabung rumah tegak lurus terhadap jalan raya di mana umah itu menghadap. Rumah yang dibuat dengan perabung atap sejajar dengan jalan raya di mana rumah itu terletak. Penamaan lain adalah berdasarkan pada posisi rumah terhadap jalan raya.40 Meter. Kolong rumah sering digunakan untuk tempat bertukang membuat perahu atau pekerjaan lain. Jika atapnya agak mendatar disebut rumah Lipat Kajang. sesetengah suku-kaum di Borneo lebih gemar kepada konsep ‗rumah panjang‘ yang memuatkan seluruh kampung! Yakni setiap keluarga menghuni satu bahagian seperti ‗apartment‘ yang dideretkan 53 . Sumatera dan pulau-pulau lain biasanya membina rumah sesebuah (ala banglo) yang didiami oleh sekeluarga besar. Ukuran rumah tidak ditentukan.50—2. Dari antara jenisnya. rumah kediaman lazim disebut rumah tempat tinggal atau rumah tempat diam. Sebutan lain yang diberikan untuk rumah adalah berdasarkan pada bentuk kecuraman dan variasi atap. Di samping sebagai tempat menyimpan sebagian alat pertanian dan alat nelayan.

yakni pelbagai jenis kayu-kayan. lebih mudah mengawal sebahagian tertentu seperti Rumah Dapur saja dan mengurangkan bahaya Rumah Ibu juga dijilat api dengan cepat. yakni tidak mengganggu keluarga. ada juga elemen bukan struktur seperti isian dinding yang memakai paku. Dari sudut rekabentuk juga. dengan anjung terbuka di hadapan (dipanggil ‗ruai‘ di Sarawak) yang menyambungkan semua unit menjadi sebuah bangunan panjang. Pelbagai kelebihan muncul dari ‗keterapungan‘ ini. Contohnya sifat paling ketara pada rumah tradisi Melayu ialah ianya didirikan atas tiang. Yakni pembinaan rumah papan Melayu sebenarnya ialah suatu sistem pasang-siap. Pengasingan ini juga pintar – kebakaran selalunya terjadi dari api masakan. Bahan binaan yang digunakan diambil dari sumber alam yang boleh diperbaharui. 54 . serta terangkat dari aras banjir. Walaupun rumah yang benar-benar tradisional tidak menggunakan sebatang paku pun. ataupun ‗selasar‘ di setengah tempat di Pantai Timur. cuma berpagar susur (railings). Selain itu. peneduhan (shading). maka jika dapur terbakar. Ini dipanggil ‗serambi‘. persis yang dibuat oleh Badan Warisan Malaysia untuk Rumah Penghulu Abu Seman. termasuklah mengelakkan dari mudah masuknya binatang liar. juga buluh dan rotan hinggalah kepada daun-daun pelepah. rumah adat Melayu boleh dikatakan amat canggih dan memuatkan ciri-ciri bistari. keselamatan dan keamanan (safety and security) serta ‗kepersendirian‘ (privacy). namun diakui bahawa bagi rumah kayu yang lebih baru. selalunya di depan rumah mesti ada bahagian lantai yang lebih rendah dari aras Rumah Ibu. Selain itu.sebelah-menyebelah. Selain itu. tepi-tepi dan bawah). Ia menjadi tempat pengantara di antara luar dan dalam rumah untuk duduk bekerja. sementara bahagian kedua ialah ‗Rumah Dapur‘. Ciri-ciri pintar ini termasuklah penyejukan atau pengudaraan semulajadi (natural ventilation). Rumah Melayu juga selalunya terbahagi dua bahagian: yang utama dipanggil ‗Rumah Ibu‘ (sempena menghormati peranan ibu sebagai pengelola rumah dan penyeri keluarga). Rumah juga lebih sejuk akibat pengudaraan pada semua bahagian (dari atas. beristirehat atau menerima tetamu yang tak perlu masuk ke dalam Rumah Ibu. Ianya berbumbung tapi selalunya tak berdinding. sehingga ianya boleh diangkat melalui ‗gotong-royong‘ orangramai dan dialih tempat. yang dipindahkan dari negeri Kedah ke Kuala Lumpur. cara binaan tanpa paku juga membuatkan rumah lebih anjal (flexible). Jika rumah perlu dibesarkan. ruang kosong di bawah rumah (juga disebut ‗polong‘) menjadi tempat yang sesuai untuk menyimpan segala macam barang perkakas. Kerangka atau struktur rumah pula menggunakan sistem tebuk-tembus dan pasak yang tidak memerlukan paku. Maka rumah itu boleh juga ‗ditanggal-buka‘ dan di pasang semula di tempat lain. lagi kena dengan gaya hidup selesa mengikut adat dan alam. struktur ‗Rumah Tengah‘ pula boleh ditambah di antara Rumah Ibu dan Rumah Dapur.

termasuk jenis tingkap sependiri seperti ‗French window‘. Lebih canggih lagi. kadangkala dipanggil ‗loteng‘ atau ‗lenting‘). Malaysia selain juga di Sumatera. yakni anyaman pelepah daun seperti nipah ataupun bumbung genting tanah liat seperti yang dipanggil genting ‗Senggora‘ di Pantai Timur Semenanjung Melayu. yakni hanya satu perabung membentuk bukaan segitiga di kedua-dua hujung yang membenarkan pemasangan penutup tebar layar. Sepanjang tepian hujung bumbung pula selalu dipasang cucur atap atau 'papan cantik' berukir. Dua-dua jenis bumbung ini boleh melahirkan apa jua kombinasi bentuk bumbung yang boleh difikirkan. Ukiran-ukiran pada rumah Melayu berunsur corak geometrik atau tumbuhan (tiada corak fauna hidupan kerana larangan agama). Borneo dan Tanah Bugis. dan banyak yang amat halus pengukirannya. ‗Bumbung lima‘ ialah jenis yang ada lima perabung (atau juga empat perabung bagai piramid untuk struktur ringkas seperti pondok wakaf). Bahan penutup bumbung tradisi. Bumbung rumah Melayu sentiasa jenis condong untuk kesesuaian cuaca hujan panas tropika (tiada bumbung rata atau leper). ‗bumbung lima‘ ini ditambah struktur segitiga di atasnya lalu dipanggil ‗limas‘ (dari ‗lima emas‘ karena suatu masa dulu hanya rumah orang berada atau pembesar yang berbumbung limas. Malangnya sekarang ini kepingan zink lebih disukai-ramai kerana ianya murah dan senang dipasang. 55 . Malahan telah ada istana kayu lama yang dibina setinggi lima atau enam tingkat. Sesetengah rumah pula ada bilik di dalam rongga bumbung (iaitu seperti ‗attic‘. juga memainkan peranan menyejukkan rumah.Di belakang rumah pula ada ‗pelantar‘ yang menjadi tempat kerja basah atau basuhan. dan ada tempat yang mempunyai corak bumbung tersendiri seperti bumbung rumah Minangkabau Negeri Sembilan (yakni sejenis bezaan ‗bumbung panjang‘). Rumah tradisi yang memang terangkat atas tiang bagi menambah pengudaraan itu juga ada pelbagai gaya tingkap. Bumbung rumah tradisi juga pasti ada unjuran (emper/overhangs) untuk teduh dari panas dan hujan lebat. Bumbung panjang ialah jenis yang lebih mudah. guna untuk masuk angin dan cahaya. yakni sama juga seperti konsep ‗ruang kerja‘ atau ‗work area‘ bagi apartmen dan rumah moden. tapi menyebabkan rumah lebih berbahang dan bising pula semasa hujan. hatta membuat rumah yang sedia terangkat atas tiang itu menjadi rumah tiga tingkat. Dengan adanya berbagai keping ukiran berlubang di dinding bukan saja sebagai perhiasan. dengan struktur tanpa sebarang paku pun. tapi juga bagi menggalakkan udara dan cahaya masuk menceriakan rumah. Sulawesi. dan mungkin mula digunakan semasa Kesultanan Johor-Riau). Satu contoh indah ialah Istana Seri Menanti di Negeri Sembilan. dan ada dua kategori utama: gaya ‗bumbung panjang‘ (atap pelana) dan keduanya ‗bumbung lima‘ atau ‗limas‘ (atap perisai).

lebih tebal dan lebih tahan dari atap Kelarai. Bagian ini disebut Gajah Minum atau Gajah Menyusu. dijalin dengan rotan. Sedangkan ilmu senibina lama masih mampu dikaji untuk memberi penyelesaian atau dimajukan lagi buat kesesuaian hidup gayakini. Bubungan Lima c). Biasanya dibuat dari nibung atau bambu. Dengan demikian bentuk pamelas ini melengkung mengikuti bentuk rangka atapnya. Untuk membuat liet bambu atau rotan dilayuh dengan api. berjungkit. ATAP DAN BUBUNGAN Bahan utama atap adalah daun nipah dan daun rumbia. Atap Mata Ketam lebih rapat. memanjang menurun sampai ke bagian yang sejajar dengan tutup tiang. Hal ini tampak pada lisplang tutup angin yang memiliki ragam hias Ricih Wajit. Rumah Melayu asli memiliki bubungan panjang sederhana dan tinggi. Pada pertemuan atap dibuat talang yang berguna untuk menampung air hujan. BAGIAN-BAGIAN RUMAH MELAYU 1. Pada bagian belakang dapur bubungan atap dibuat lebih tinggi. 56 . bangunan sehebat manapun dari bahan organik seperti kayu tidak tahan jika tidak disenggara rapi. Dalam bahasa Melayu papan lisplang berukir ini disebut Pamelas.Malangnya. Ukiran pada papan pamelas ini ada yang selapis dan ada pula yang dua lapis. Maka warisan rumah papan ini akan pupus tanpa adanya pembinaan rumah asli baru. menambah seni kecantikan arsitektur rumah Melayu. dalam menimba dan mengejar senibina ala Barat. Isi perut rotan atau bambu dipakai sebagai penjalin atau disebut liet. Dilihat dari bentuknya. Pada ujung rabung yang terjungkit diberi sekeping papan bertebuk sebagai hiasan. lebih lagi jika ilmu senibinanya juga hilang dari kalangan orang Melayu. Bubungan Panjang Sederhana b). Jika atap dibuat dari satu lapis daun saja maka disebut Kelarai. Kemudian direndam ke dalam air. Selanjutnya pada bagian bawah. yang juga berfungsi sebagai penutup ujung kayu perabung. tidak mengendahkan lagi ilmu binaan tradisi. Dan pada bagian bawah bubungan atapnya melengkung. Sedangkan untuk memasang perabung dipergunakan pasak yang terbuat dari nibung. Pekerjaan memasang atap disebut dengan Menyangit. dibuat seperti helai-helai rotan yang lazim dipakai sebagai anyaman. Sedangkan jika terdiri atas dua lapis disebut Mata Ketam. papan penutup rabung ini dibuat semacam lisplang berukir. kulit bambu atau kulit pelepah rumbia. Untuk memasang atap dipergunakan tali rotan. Pada kedua ujung perabung rumah induk dibuat agak terjungkit ke atas. Kebanyakan arsitek/jurubina tempatan. Atap dari daun nipah atau rumbia dibuat dengan cara menjalinnya pada sebatang kayu yang disebut bengkawan. Pada bengkawan tersebut atap diletakkan. Tetapi pada perkembangannya sering dipergunakan atap seng. Bubungan Perak d). bubungan rumah Melayu dapat dibedakan menjadi a). Sesudah beberapa waktu dibelah dan diambil isinya. Ada kalanya terdapat bubungan panjang kembar.

Masing-masing baris 4 buah tiang. Bubungan Panjang Berjungkit g). Bubungan Limas f). Bahan untuk Tiang Seri haruslah kayu pilihan. merupakan tiang pokok rumah tersebut. Tiang ini disebut Sulai.Bubungan Kombinasi e). Tiang ini tidak boleh bersambung. maka tiang-tiang itu ditambah dengan tiang yang berukuran lebih kecil. Sanding Tiang yang bersegi diketam dengan ketam khusus yang disebut Kumai. Hiasan ini amat jarang dipergunakan. Pada rumah bertiang 24. Ebek atau Bidai. TIANG Bangunan tradisional Melayu adalah bangunan bertiang. disebut Tiang Penghulu. Bidai lazimnya dibuat dalam tiga bentuk. termasuk tiang seri. Pada bagian yang menjorok keluar diberi lantai yang disebut Teban Layar atau Lantai Alang Buang atau disebut juga Undan-undan. Naling. Bubungan Gajah Minum. yang disebut Tiang Tua dan Tiang Seri. yakni bidai satu (bidai rata). Balai Kerajaan dan balai penguasa tertinggi wilayah tertentu. 2. Jumlah tiang rumah induk paling banyak 24 buah. Sebagai lambang lurusnya hati orang Melayu. Bagian ini biasanya dibuat bertingkat dan diberi hiasan yang sekaligus berfungsi sebagai ventilasi. dipasang tiang pembantu sebagai penopang ke dinding atau ke tiang lainnya. bidai dua (bidai dua tingkat) dan bidai tiga (bidai tiga tingkat). 3. Tiang tambahan itu disebut Tiang Tongkat. harus utuh dari tanah sampai ke tutup tiang. Jika keadaan tanah tempat rumah itu didirikan lembek atau rumah itu terletak di pinggir. Setiap nama itu mempunyai lambang tertentu. Tiang Seri adalah tiang-tiang yang terdapat pada keempat sudut rumah induk. Tiang Tongkat biasanya hanya sampai ke rasuk atau gelegar. Tiang dapat berbentuk bulat atau bersegi. Sifat lurus itu haruslah dijunjung tinggi di atas kepala dan menjadi pakaian hidup. tiang-tiang itu didirikan dalam enam baris. Bila di daerah itu kayu sukar dicari. Sanding Tiang adalah sudut segi-segi tiang. Lazimnya hanya dipergunakan pada perabung istana. Resak dan Tembesu. Adapun Teban Layar biasa pula disebut Singap. Untuk Tiang Tongkat atau Sulai cukup mempergunakan kayu biasa. PERABUNG DAN TEBAN LAYAR Perabung memiliki bentuk lurus. Sedangkan tiang yang terletak di antara tiang seri pada bagian depan rumah. maka 57 . Di antara tiang-tiang itu terdapat tiang utama. Tiang-tiang lainnya mempergunakan kayu keras dan tahan lama. Untuk menjaga supaya rumah tidak miring. disebut Kuda Berlari. Sedangkan tiang untuk bagian bangunan lainnya tidaklah ditentukan jumlahnya. Biasanya teras kayu Kulim. Hiasan yang terdapat pada perabung rumah adalah hiasan yang terletak di sepanjang perabung.

Apalagi bila di ruangan tersebut sedang ada tamu. hanya ukurannya yang berbeda. pintu yang menghubungkan bilik dengan bilik disebut pintu malim atau pintu curi. Sudah menjadi adat. yaitu pintu yang tidak memiliki tangga keluar. maka dibuat pintu khusus yang disebut pintu malim atau pintu curi. Ukuran ini bergantung kepada besar atau kecilnya rumah. Pada prinsipnya pintu ini sama seperti jendela. atau kerabat terdekat yang dihormati. besar pula tiang-tiangnya. PINTU Pintu disebut juga Lawang. Ukuran pintu umumnya lebar antara 60 sampai 100 Cm. Ukuran maksimum dan minumum sebuah tiang tidak ditentukan. Pintu ini khusus untuk keluarga perempuan terdekat atau untuk anak gadis. Lambang-lambang itu kemudian dijalin dengan makna tertentu yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. melainkan hanya tiang seri atau beberapa tiang lainnya.50 sampai 2 Meter. Tetapi Nibung tidak dapat dipergunakan untuk Tiang Seri atau tiang-tiang lainnya. Termasuk kaitannya dengan alam lingkungan dan arah mata angin. Di situ pulalah orang tua-tua duduk sambil membaca kitab dan minum kahwa (kopi). 4. Biasanya bagian bawah pintu ini diberi pagar pengaman berupa kisi-kisi bubut atau papan tebuk. Sedangkan pintu di bagian belakang disebut pintu dapur atau pintu belakang. Untuk pemilik rumah yang mampu. Di samping itu ada pula pintu yang dibuat khusus disebut Pintu Bulak. tidak seluruh tiang persegi. Bentuk tiang secara tradisional. Untuk 58 . yakni kursi goyang. Dari tempat orang tua-tua itu memperhatikan anak-anak bermain di halaman. tinggi 1. Semakin besar rumahnya. Di situ diletakkan kursi malas. terutama anak gadis. Pintu yang ada di ruangan tengah pada rumah yang berbilik. Pada mulanya pintu tidak memakai engsel. dan dibuat terutama untuk menjaga supaya jika penghuni rumah memiliki keperluan dari satu bilik ke bilik lainnya tidak melewati ruangan tengah. bahwa ruangan tengah dipergunakan untuk menerima tamu yang terdiri dari orang tua-tua. Untuk menghindarkan hal yang dilarang tersebut. seluruh tiangnya dibuat persegi. atau pemilik rumah lalu lalang di depan tamu untuk mengambil sesuatu dari biliknya. Tetapi bagi yang kurang mampu. Tiang yang kelihatan di bagian dalam rumah selalu diberi hiasan berupa ukiran.Nibung (kayu dari pohon kelapa) dipergunakan sebagai Tiang Tongkat atau Sulai. Pintu masuk di bagian muka rumah disebut pintu muka. Amatlah tabu kalau anak-anak. Pintu berbentuk persegi empat panjang. tempat orang tua duduk berangin-angin. atau bahkan semuanya bulat. mengandung lambang yang dikaitkan dengan agama dan kepercayaan yang dianut masyarakat.

Di atas pintu kebanyakan dibuat tebukan yang indah bentuknya menunjukkan ketinggian martabat di empunya rumah. Ketinggian letak jendela di dalam sebuah rumah tidak selalu sama. Kuncinya juga dibuat dari kayu yang disebut Pengkelang.membuka dan menutup pintu dipergunakan semacam Putting yang ditanamkan ke bendul atau balok sebelah bawah dan balok sebelah atas pintu. Hiasan pada jendela dan pagar selasar disebut juga Kisi-kisi atau Jerajak. Kunci dibuat dari kayu yang disebut Pengkelang. JENDELA Jendela lazim disebut Tingkap atau Pelinguk. dan biasanya diberi ukiran. Umumnya jendela tengah di rumah induk lebih tinggi dari jendela lainnya. Pintu sebaiknya terletak di kiri rumah atau dekat ke bagian kiri rumah. Tingkap ini merupakan jendela anak dara yang lazimnya berada di ruangan atas (para). Pintu dapat terdiri atas satu atau dua daun pintu. Bentuknya sama seperti bentuk pintu. Sebagai pengaman. TANGGA 59 . Tetapi ukurannya lebih kecil dan lebih rendah. Jendela dibuat dari papan dan digantung dengan engsel pada kosen. Hiasan ini melambangkan bahwa pemilik bangunan adalah orang yang tahu adat dan tahu diri. Sama seperti pintu. Ada pula yang berkaitan dengan adat istiadat. 5. jendela pun pada awalnya tidak memakai engsel. Tingkap pada singap disebut tingkap bertongkat. Belah pintu adalah sebatang Broti yang dipalangkan pada kedua Jenang atau kosen pintu. 6. Kalau bentuknya bulat disebut Pinang-pinang atau Larik. Kalau jendela itu tidak memakai jerajak. ada yang berdaun satu dan kebanyakan berdaun dua. Pintu dikunci memakai belah pintu atau Pengkelang (palang pintu dari sebelah dalam). Tetapi mempergunakan Putting.Cm. biasa pula diberi panel di sebelah bawahnya. Perbedaan ketinggian ini adakalanya disebabkan oleh perbedaan ketinggian lantai. Jendela dibuka keluar. selalu menerima tamu dengan ikhlas dan terbuka. Pada kosen ini dipasang kisi-kisi atau Telai yang tingginya 80—9. Sedangkan letak yang rendah melambangkan pemilik bangunan adalah orang yang ramah tamah. Jendela mengandung makna tertentu pula. Daun jendela dapat terdiri atas dua atau satu lembar daun jendela. melambangkan bahwa pemilik bangunan adalah orang baik-baik dan patut-patut dan tahu adat tradisinya. yang tingginya antara 30 sampai 40 Cm. Jendela yang sengaja dibuat setinggi orang dewasa berdiri dari lantai. Bila pipih disebut Papan Tebuk. Tingkap yang terletak pada bubungan dapur disebut Angkap. Pintu masuk ke rumah harus mengarah ke jalan umum. di jendela dipasang jerajak panjang yang disebut Kisi-kisi atau Jerajak yang terbuat dari kayu segi empat atau Bubutan (Larik).

untuk merawat lantai dipergunakan minyak kayu yang disebut Minyak Kuing. bilangan genap kurang baik artinya. Dalam bangunan tradisional Melayu. yakni tangga bulat dan tangga picak tangga bulat yakni tangga dari kayu bulat. Anak tangga adakalanya diikat dengan tali kepada tiang tangga. Tiang tangga berbentuk segi empat atau bulat. hanya menurut kebiasan yakni sekitar satu hasta. Tangga picak adalah tangga pipih yang terbuat dari papan tebal. Jika anak tangga menembus tiang tangga. Bahkan diberi lidah yang disebut Pian. Di sebelah kiri dan kanan tangga ada kalanya diberi tangan tangga yang dipasang sejajar dengan tiang tangga. Kepala tiang tangga selalu diberi ukiran yang disebut Kumaian. Kaki tangga terhunjam ke dalam tanah atau diberi alas dengan benda keras. kepala bersandar ke jenang pintu. di mana ujungnya dibatasi oleh bendul. Semakin tinggi rumah itu. di beberapa tempat disusun jarang atau agak jarang.Tangga naik ke rumah pada umumnya menghadap ke jalan umum. seperti dapur. medang atau punak atau anak-anak kayu yang disebut Anak Laras. Selain dirapatkan dengan cara Pian. tetapi dijalin dengan rotan dan lebarnya antara 5 sampai 10 Cm. tempat mengisik-ngisik debu dan tempat membasuh-basuh kaki. demikian pula pada sisi tiang tangga. anak bersusun tingkat bertingkat. maka disebut Pahatan Tebuk atau Tangga Bercekam. 60 . terdapat dua jenis tangga. LANTAI Lantai rumah induk umumnya diketam rapi dengan ukuran lebar antara 20 sampai 30 Cm. Susunan anak tangga. Lantai yang terbuat dari belahan nibung biasanya ditempatkan di ruang belakang. Bagian atas disandarkan miring ke ambang pintu dan terletak di atas bendul. Sedangkan jarak antara anak tangga-anak tangga itu tidak pula ditentukan. tempat pusaka melangkah turun. Cara merapatkan papan atau bilah lantai dalam sebuah rumah tidak selalu sama. Jumlah anak tangga tidak ditentukan. Tetapi kalau pipih dipahatkan (Purus) ke dalam tiang tangga. Anak tangga dapat berbentuk bulat atau pipih. akan semakin banyak pula anak tangganya. cara mengikat tali tangga dan bagian-bagian induk tangga mengandung makna tertentu. Lantai biasanya dibuat dari papan kayu meranti. Anak tangga kebanyakan berjumlah ganjil. Tangga depan selalu berada di bawah atap dan terletak pada pintu serambi muka atau selang muka. Lazimnya tangga yang mengandung lambing tertentu hanya tangga muka bangunan. Tangga penghubung setiap ruangan terdiri atas satu atau tiga buah anak tangga. Tali pengikat umumnya terbuat dari rotan. Susunan lantai sejajar dengan rasuk dan melintang di atas gelagar. atau di tempat yang selalu kena air. 7. Tangga inilah yang disebut leher berpangkak pada bendul. Anak tangganya diikat dengan rotan ke induk tangga. Sedangkan di ruangan Dapur. Lantai nibung ini tidak dipaku. Sebab menurut kepercayaan. Lantai di rumah induk selalu disusun rapat. Tetapi bergantung kepada tinggi atau rendahnya rumah tersebut. Dan selalu diberi hiasan berupa Kisi-kisi Larik (Bubut) atau Papan Tebuk (Papan Tembus).

bilah lantai dapat dirapatkan dengan cara Bersanding. Papan dinding umumnya berukuran tebal 2—5 Cm. lebar 15—20 Cm. Pada lubang angin ini diberi hiasan dengan tebukan. sedangkan panjangnya bergantung kepada tinggi jenang. Setiap bentuk itu mempunyai makna tertentu. Pada rumah yang tidak berloteng. Dinding rumah dibuat dari papan yang dipasang vertical dan dijepit dengan kayu penutup (dinding kembung). makin tinggilah martabat serta makin terpandang se empunya rumah 9. Tetapi untuk dinding dapur. hanya ukran lantai loteng lebih kecil dan lebih tipis. pemasangan tersebut hanya untuk variasi. Lantai dapur lebih rendah lagi dari lantai beranda belakang dan yang paling rendah adalah lantai Selang atau Pelataran. Pada umumnya dinding terbuat dari kayu meranti. disebut Para. punak. ada kalanya dipergunakan kulit kayu meranti. dan dijahit 61 . lantai loteng dibuat dari papan yang disusun rapat. Cara lain adalah dengan pasangan horizontal dan saling menindih yang disebut Susun Sirih. dengan kemirinan rata-rata 45 derajat. Untuk variasi sering pula dipasang miring searah atau miring berlawanan. Atau dengan susunan bertindih yang disebut Tindih Kasih. Ada kalanya sama dengan lantai Penanggah. 8. Kain ini dibuat dari perca-perca kain aneka warna. Tinggi lantai rumah Melayu tidak sama. LOTENG Dalam bahasa Melayu. pelepah rumbia atau bamboo. Makna dinding selalu dikaitkan dengan sopan santun. DINDING Papan dinding dipasang vertical. dalam upacara tertentu atas (loteng) ditutup dengan kain penutup yang disebut Langit-langit. Namun tidak banyak rumah yang memiliki loteng. Lantai beranda lebih tinggi dari lantai selasar. Lantai serambi depan lebih rendah satu kaki dari lantai ruang duduk. Pada rumah berloteng. yakni sebagai batas kesopanan. medang atau kulim. Namun cara ini jarang dipakai. Demikian pula beranda belakang. Kalau pun ada yang dipasang miring atau bersilangan. Sama seperti rumah induk. Kira-kira 20 Cm di bawah tutup tiang biasanya dibuat lubang angin. Lantai selang dibuat jarang berjarak sekitar dua jari dengan lebar papan empat inci. Cara memasang dinding umumnya dirapatkan dengan Lidah Pian. Loteng disebut Langa. Makin tinggi nilai tebukan ini. Loteng yang terletak di atas bagian belakang rumah. Lantai selasar lebih tinggi dari lantai dapur. Lantai rumah induk lebih tinggi dibandingkan dengan lantai beranda depan dan beranda belakang. Tinggi lantai rumah induk biasanya lima sampai enam kaki dari permukaan tanah.

menjadi sebuah bidang besar menurut pola tertentu. Sesuai dengan fungsinya bangunan ini mempunyai macam-macam nama antara lain : Balairung Sari. Semua bangunan baik rumah adat maupun balai adat diberi hiasan terutama berupa ukiran. 62 . Rumah Melayu Atap Limas. baik tangga. didesa-desa tempat musyawarah dilakukan di rumah Penghulu. Hal ini ada kaitannya dengan ajaran islam yakni rukun islam lima. Tetapi hanya sebagian saja. karena itu dikatakan Salaso Jatuh. Bentuk rumah tradisional daerah Riau pada umumnya adalah rumah panggung yang berdiri diatas tiang dengan bangunan persegi panjang. Dari beberapa bentuk rumah ini hampir serupa. Rumah lontik diperkirakan dapat pengaruh dari kebudayaan Minangkabau karena kabanyakan terdapat di daerah yang berbatasan dengan Sumatera Barat. BALAI SALASO JATUH Balai salaso jatuh adalah bangunan seperti rumah adat tapi fungsinya bukan untuk tempat tinggal melainkan untuk musyawarah atau rapat secara adat. Hal ini melambangkan penghormatan kepada Tuhan dan terhadap sesama. Rumah Adat Melayu Riau Jenis-jenis rumah adat Melayu Riau ada 5 :      Balai Salaso Jatuh. Balai Salaso Jatuh mempunyai selasar keliling yang lantainya lebih rendah dari ruang tengah. Bangunan tersebut kini tidak ada lagi. Balai Penobatan. Pada bagian yang tidak berdinding dipasang hiasan kisi-kisi yang terbuat dari kayu bubutan atau Papan Tebuk. Rumah Adat Salaso Jatuh Kembar. dengan lantai papan yang disusun jarang. dinding. Tangga rumah biasanya ganjil. bahkan rumah lontik beranak tangga lima. pintu. Begitu pula Balai adat di Kabupaten Kampar yang disebut Balai Gadang kini tidak ada lagi. sedangkan yang menyangklut keagamaan dilakukan di masjid. Banyak pula loteng yang dibuat tidak menutup seluruh bagian atas ruangan. Balai Kerapatan dan lain-lain. berbentuk siku-siku atau berbentuk huruf L. Loteng di bagian belakang (para) dibuat dalam bentuk yang sangat sederhana. susunan ruangannya sama saja. loteng tidak seluruhnya berdinding. Rumah Melayu Lipat Kajang dan Rumah Melayu Atap Lontik. RUMAH LONTIK /LANCANG (RUMAH KAMPAR) & RUMAH LIMAS MELAYU Rumah lontik yang dapat juga disebut rumah lancang karena rumah ini bentuk atapnya melengkung keatas dan agak runcing sedangkan dindingnya miring keluar dengan hiasan kaki dinding mirip perahu atau lancang. Kecuali rumah lontik.

yaitu spekulasi. Filsafat juga bisa berarti perjalanan menuju sesuatu yang paling dalam. Hal itu membuat filasafat menjadi sebuah ilmu yang pada sisi-sisi tertentu berciri eksak di samping nuansa khas filsafat. Klasifikasi Dalam membangun tradisi filsafat banyak orang mengajukan pertanyaan yang sama . Etimologi Kata falsafah atau filsafat dalam bahasa Indonesia merupakan kata serapan dari bahasa Arab ‫ . Untuk studi falsafi.) dan (sophia = "kebijaksanaan"). memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. filsafat dibagi menjadi: filsafat Islam. dan meneruskan karya-karya pendahulunya sesuai dengan latar belakang budaya. filsafat biasa diklasifikasikan menurut daerah geografis dan latar belakang budayanya. Logika merupakan sebuah ilmu yang sama-sama dipelajari dalam matematika dan filsafat. filsafat Hindu.Di puncak atap selalu ada hiasan kayu yang mencuat keatas bersilangan dan biasanya hiasan ini diberi ukiran yang disebut Salembayung atau Sulobuyung yang mengandung makna pengakuan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu. Kata filosofi yang dipungut dari bahasa Belanda juga dikenal di Indonesia. Akhir dari proses-proses itu dimasukkan ke dalam sebuah proses dialektika. menurut latar belakang agama. filsafat timur. bahasa. kata ini merupakan kata majemuk dan berasal dari kata-kata (philia = persahabatan. Dalam bahasa Indonesia seseorang yang mendalami bidang falsafah disebut "filsuf". rasa penasaran dan ketertarikan. filsafat bisa dibagi menjadi: filsafat barat. filsafat Budha. Dalam bahasa ini. bahkan agama tempat tradisi filsafat itu dibangun. dan filsafat Timur Tengah. menanggapi. 63 .ف ل س فة‬yang juga diambil dari bahasa Yunani. dan filsafat Kristen. cinta dsb. Menurut wilayah. keraguan. Sehingga arti harafiahnya adalah seorang ―pencinta kebijaksanaan‖. Sementara. Bentuk terakhir ini lebih mirip dengan aslinya. mutlak diperlukan logika berpikir dan logika bahasa. mencari solusi untuk itu. Φιλοσοφία philosophia.[1] Filsafat tidak didalami dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaan-percobaan. sesuatu yang biasanya tidak tersentuh oleh disiplin ilmu lain dengan sikap skeptis yang mempertanyakan segala hal. tetapi dengan mengutarakan masalah secara persis. Dewasa ini filsafat biasa dibagi menjadi dua kategori besar menurut wilayah dan menurut latar belakang agama.  Filosofi/Filsafat Filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar.

Réne Descartes. Lao Tse. Dalam bidang ini. suara hati. Epistemologi membahas berbagai hal tentang pengetahuan seperti batas.  64 . Arthur Schopenhauer. terutama di Abad Pertengahan. Filsafat ini berkembang dari tradisi filsafat orang Yunani kuno. hakikat yang ada dan keberadaan (eksistensi) secara umum dikaji secara khusus dalam Ontologi. Dalam tradisi filsafat Barat.  Metafisika mengkaji hakikat segala yang ada. serta kebenaran suatu pengetahuan. Karl Heinrich Marx.    Estetika membahas mengenai keindahan dan implikasinya pada kehidupan. tetapi diDunia Barat filsafat ‘an sich‘ masih lebih menonjol daripada agama.Filsafat Barat Filsafat Barat adalah ilmu yang biasa dipelajari secara akademis di universitas-universitas di Eropa dan daerah-daerah jajahan mereka. Thomas Aquinas. Dari estetika lahirlah berbagai macam teori mengenai kesenian atau aspek seni dari berbagai macam hasil budaya. Beberapa topik yang dibahas di sini adalah soal kebaikan. membahas tentang bagaimana seharusnya manusia bertindak dan mempertanyakan bagaimana kebenaran dari dasar tindakan itu dapat diketahui. kebenaran. khususnya di India. dikenal adanya pembidangan dalam filsafat yang menyangkut tema tertentu. dan sebagainya. Adapun hakikat manusia dan alam semesta dibahas dalam Kosmologi. Georg Hegel. Immanuel Kant. antara lain Sidharta Budha Gautama/Budha. Dari aksiologi lahirlah dua cabang filsafat yang membahas aspek kualitas hidup manusia: etika dan estetika. Tokoh utama filsafat Barat antara lain Plato. Friedrich Nietzsche. Nama-nama beberapa filsuf Timur. sumber. Etika. tanggung jawab. Aksiologi membahas masalah nilai atau norma yang berlaku pada kehidupan manusia. Meskipun hal ini kurang lebih juga bisa dikatakan untuk Filsafat Barat. dan JeanPaul Sartre. atau filsafat moral. Sebuah ciri khas Filsafat Timur ialah dekatnya hubungan filsafat dengan agama. Republik Rakyat Cina dan daerah-daerah lain yang pernah dipengaruhi budayanya. Epistemologi mengkaji tentang hakikat dan wilayah pengetahuan (episteme secara harafiah berarti ―pengetahuan‖). Kong Hu Cu. Bodhidharma. Zhuang Zi dan juga Mao Zedong. Filsafat Timur Filsafat Timur adalah tradisi falsafi yang terutama berkembang di Asia.

karena sebagaimana kita ketahui. Sebab para filsuf Timur Tengah yang pertamatama adalah orang-orang Arab atau orang-orang Islam dan juga beberapa orang Yahudi.Filsafat Timur Tengah Filsafat Timur Tengah dilihat dari sejarahnya merupakan para filsuf yang bisa dikatakan juga merupakan ahli waris tradisi Filsafat Barat. Lalu mereka menterjemahkan dan memberikan komentar terhadap karya-karya Yunani. namun kemudian menyesuaikannya dengan ajaran Islam. Filsafat Kristen banyak berkutat pada masalah ontologis dan filsafat ketuhanan. Islam adalah agama tauhid. para filsuf Timur Tengah ini mempelajari karya-karya yang sama dan bahkan terjemahan mereka dipelajari lagi oleh orang-orang Eropa. dunia. Kahlil . Kedua. Saat itu dunia barat yang Kristen tengah berada dalam zaman kegelapan (dark age). Hampir semua filsuf Kristen adalah teologian atau ahli masalah agama. Filsafat Islam Filsafat Islam merupakan filsafat yang seluruh cendekianya adalah muslim. Banyak yang bertanya-tanya mengapa filsafat muncul di Yunani dan tidak di daerah yang beradab lain kala itu seperti Babilonia. dalam arti bukan berarti sudah usang dan tidak dibahas lagi.M. yang menaklukkan daerah-daerah di sekitar Laut Tengah dan menjumpai kebudayaan Yunanidengan tradisi falsafah mereka.. Masyarakat mulai mempertanyakan kembali kepercayaan agamanya. meski semula filsuf-filsuf muslim klasik menggali kembali karya filsafat Yunani terutama Aristoteles dan Plotinus. terutama Filsafat barat muncul di Yunani semenjak kira-kira abad ke 7 S. Filsafat Kristen Filsafat Kristen mulanya disusun oleh para bapa gereja untuk menghadapi tantangan zaman di abad pertengahan. Jawabannya sederhana: di 65 filsuf Timur Tengah adalah Ibnu Sina. Sebagai contoh: Santo Thomas Aquinas dan Santo Bonaventura Munculnya Filsafat Filsafat. Pertama. Bahkan ketika Eropa setalah runtuhnya Kekaisaran Romawi masuk ke Abad Pertengahan dan melupakan karya-karya klasik Yunani. Filsafat muncul ketika orang-orang mulai memikirkan dan berdiskusi akan keadaan alam. namun filsuf islam lebih memusatkan perhatiannya kepada manusia dan alam. dan lingkungan di sekitar mereka dan tidak menggantungkan diri kepada [agama] lagi untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini. pembahasan Tuhan hanya menjadi sebuah pembahasan yang tak pernah ada finalnya. Yudea (Israel) atau Mesir. Maka. Nama-nama beberapa Gibran dan Averroes. Ibnu Tufail. dalam filsafat Islam justru Tuhan 'sudah ditemukan. bila dalam filsafat lain masih 'mencari Tuhan'. Ada sejumlah perbedaan besar antara filsafat Islam dengan filsafat lain.

Kita hanya mengenal istilah “ ini zaman modern” kata orang Indonesia sambil mereka tidak tahu modern itu apa? Yang kita tahu bahwa zaman modern itu adalah zaman canggih. Tokoh-tokoh dalam Filsafat Budaya Dalam filsafat budaya. Plato danAristoteles. jauh melampaui zaman modern. Ranaisance dianggap sebagai tokoh permulaan pelaku dari budaya zaman modern. Orang Yunani pertama yang bisa diberi gelar filsuf ialah Thales dari Mileta. dan krito". Tetapi filsuf-filsuf Yunani yang terbesar tentu saja ialah: Sokrates. Postmodernisme Bagian dari Filsafat Budaya Filsafat budaya lalu melahirkan banyak gejala perubahan dalam tubuh budaya itu sendiri. tidak seperti di daerah lain-lainnya tidak ada kasta pendeta sehingga secara intelektual orang lebih bebas. Renaisance dapat diartikan sebagai lahirnya kembali jiwa atau semangat baru dari manusia setelah terbelenggu dan diliputi mental incactivity pada abad pertengahan. Semuanya telah menggunakan mesin dengan teknologi tinggi. Filsafat budaya melandasi pemikiran para pelaku di dunia budaya. phaedo.Yunani. republik. Buku karangan plato yg terkenal adalah berjudul "etika.  Filsafat Budaya Filsafat budaya merupakan filsafat atau filosofi yang berkaitan dengan kebudayaan suatu daerah atau masa. Filsafat budaya sebenarnya telah lahir jauh sebelum istilah postmodern itu muncul. Zaman modern itu sudah berlalu sejak seratus tahun silam. 66 . di benua eropa. orang Indonesia istilah postmodern masih asing ditelinga. Istilah filsafat budaya bukan lagi hal yang asing bagi mereka yang memang berkecimpung di dunia filsafat dan budaya. cara pandang terhadap sesuatu. Sokrates adalah guru Plato sedangkan Aristoteles adalah murid Plato. Tahukan Anda bahwa kita sudah hidup. begitulah kira-kira. apologi. Filsafat adalah filosofi. sekarang di pesisir barat Turki. Bagi orang kita. Hal ini menunjukkan pengaruh Plato yang sangat besar pada sejarah filsafat. Kedua cabang keilmuan tersebut telah melahirkan semacam pemikiran baru yang lahir dari penggabungan keduanya. Sebuah pemikiran yang pada akhirnya tetap mengena pada filsafat maupun budaya. Bahkan ada yang berpendapat bahwa sejarah filsafat tidak lain hanyalah ―Komentar-komentar karya Plato belaka‖. Zaman yang dikatakan modern adalah zaman saat berkembangan pesatnya ilmu pengetahuan saat zaman Renaissance pada abad ke-15. dan salah satunya adalah istilah postmodern.

Filsafat Budaya dan Gejala Postmodernisme Kelahiran potsmodernisme dalam pemikiran budaya atau filsafat budaya juga taklepas dari pengaruh para tokoh yang berdiri dibelakangnya. toh filsafat modern ternyata tidak mampu menjawab semua tuntutan zaman.” Hal ini dapat tergambar oleh kita. Pada akhir abad ke-19 segala perkembangan pemikiran sebenarnya telah terhenti. bahwa kita tidak lagi melihat penemuan-penemuan baru di bidang sains yang sangat fenomenal seperti pada zaman modern. Hal-hal yang mendukung berjalannya kebudayaan atau hal-hal yang memengaruhi kebudayaan baik secara langsung maupun tidak langsung juga ikut dibicarakan. begitupun dengan teknologi. dan tidak bebas. tapi faktor pendukung dari budaya itu sendiri. Pemikiran-pemikiran baru itulah yang berjalan seiring dengan pemikiran tentang filsafat budaya. Teknologi tersebut dapat menjamin kehidupan manusia. Salah satu tokoh penggagas era postmo adalah Nietzshe dan Heidegger mereka melontarkan kritiknya bahwa modern telah kehilangan kritisnya. kita curiga bahwa segalanya akan terus merosot turun. terbelenggu. Seperti yang dikatakan Nietzsche dalam buku yang berjudul the Genology of morals. Ketika seseorang mengeluarkan sebuah filsafat budaya. Salah satu tokoh dalam filsafat budaya yang berpengaruh adalah Immanuel Kant dan Herbert Marcuse yang mengatakan bahwa kebebasan pemikiran itu harus diperjuangkan meskipun pada akhirnya manusia akan terbelenggu karena di dunia ini sering terjadi pertentangan dan ketegangan antara kebebasan pemikiran dan ilmu pengetahuan. Modern hanya alat untuk memisah-misahkan pemikiran dan budaya. apapun bentuknya. sebaliknya. “ Kini kita tidak melihat lagi Sesuatu yang akan tumbuh besar. Pemikiran seperti itu merupakan satu hal yang berperan penting dalam cara pandang filsafat budaya. Seperti yang telah disebutkan tadi. jika filsafat budaya bukan hanya membicarakan budaya. Herbert Marcuse menggambarkan lingkaran hidup manusia yang pada akhirnya akan tetap terkurung oleh kemuajuan teknologi karena berkat teknologi manusia dapat mengendalikan alam. maka apa yang ada dipikirannya bukan hanya sebatas budaya. Hal yang tidak bisa dipungkiri adalah budaya juga berkembang sesuai zaman. Akan tetapi manusia dalam menggunakan kesempatan itu pada akhirnya tetap sengsara. tapi lebih dari itu. Manusia-manusia sekarang 67 .Pada saat zaman Renaissance orang-orang mulai meninggalkan tradisi lama yang dianggap kolot dan mengadakan pembaharuan dengan mencari nilai-nilai baru sebagai usaha untuk mendobrak paham-paham ortodok yang umumnya menolak pemikiran-pemikiran baru atau menentang kebebasan berpikir. Seiring dengan perkembangan zaman dan semakin bebasnya pemikiran maka selalu terjadi kegelisahankegelisahan yang menimbulkan pemikiran baru.

sebuah filsafat pun dihasilkan. Postmodernisme telah memunculkan berbagai klaim atau pengakuanya yang berpretensi subtansif-objektif atau empiris-positivitistik. Seperti yang dilakukan Malaysia terhadap beberapa budaya Indonesia. Tak ada lagi tokoh tokoh baru yang menciptakan mesin baru. Stagnansi pada dunia penemuan. hal ini sesuatu yang wajar karena zaman dulu sebelumnya terbentuk sebuah negara Malaysia dan Indonesia merupakan satu kawasan nusantara. Berhentinya terciptanya karya-karya baru juga ikut memengaruhi filsafat budaya itu sendiri. Dan teori semiotika dijadikan alat untuk berdusta. referensi dan realitas bersama-sama lenyap dan bahkan makna dihadapkan pada suatu masalah. akan tetapi secara tak henti-hentinya mengaduk-ngaduk fragmenfragmen yang sudah ada. Budaya daerah tumbuh dan berkembang dalam masyarakat yang egaliter kemudian secara arbitrer atau sesuka hati mereka menerima budaya setiap kebudayaan yang masuk. Inilah yang dinamakan era postmo. dan lain-lain.hanya melanjutkan perkembangan yang sudah memang canggih sejak zaman dulu. seperti Thomas Alpa Edison. sebuah filsafat budaya yang lahir dari pemikiran dan proses pemahaman. Alexander Grahambel. nyatanya juga berpengaruh terhadap hasil kebudayaan yang secara langsung juga membentuk filsafat budaya sendiri. Postmodern dikatakan abstrak karena kebudayaan telah berkembang begitu rumit. Dalam budaya postmo semua telah membaur menjadi satu. Begitulah kiranya jika berbicara filsafat budaya dalam lingkup postmodernisme. sebenarnya kita tidak perlu marah dengan kelakuan Malaysia karena kebudayaan dareah itu berkembang bukan secara politis. Ini adalah sebuah pandangan. 68 . Antara realitas dan idealitas sudah tidak memiliki batas. skeptis dan penuh kontroversi. James Watt. Jika kemudian ada budaya yang serupa. Mungkin kita tak pernah sadar bahwa postmodermisme telah masuk dalam diri kita. mengatakan bahwa banyak karya seni yang mencipta bentuk-bentuk yang hyperreal dan kepalsuan dikemas sebagai kebenaran. Kita dibiarkan dalam permainan acak penanda-penanda yang kita sebut posmodernisme yang tak lagi menghasilkan karya-karya yang monumental seperti pada modernisme. Postmodern dikatakan konkret karena menyangkut apa pun yang nyaris ada di dunia sekarang. melainkan secara sosialis. Maka jika begitu dimanakan relalitas pada zaman ini kalau ia memang ada. Lalu. Jika dilihat secara filsafat budaya. siapa pun yang mengikuti kebudayaan postmo akan melihat kekacauan makna dalam melihat realitas.

Rasanya.Jika kemudian malaysia mengaku-ngaku kebudayaan kita sebagai kebudayaannya. Apalagi dengan segera mempopulerkan ke dunia internasional dan mengajak perang Malaysia. Marilah kita berpikir lebih objektif dengan melihat berbagai sudut pandang dalam menyikapi masalah. terutama budaya postmo memang sangat menarik kita bahas dalam berbagai sudut pandang dan teori. Agar kesimpulan yang dapat kita ambil adalah kesimpulan yang paling mendekati kebenaran. 69 . toh perkara budaya bisa diselesaikan dengan jalan diplomatis. kita tidak harus mengaku-ngaku bahwa itu memang kebudayan kita. Inilah posmodernisme yang segalanya menjadi kacau dalam melihat kebenaran realitas. kita tak akan kehabisan bahan untuk membicarakan budaya ini. Bicara filsafat budaya.

Masing-masing bagian dikategorisasi lagi berdasarkan fase historis dan profanitas. 1. atau karya lainnya yang menimbulkan rasa indah dan decak kagum. 3. Permainan Rakyat. Seni Tenun. Filsafat adalah filosofi. Seni Kerajinan. 5. Seni Sastra Melayu Klasik  Dalam bidang arsitektur. begitulah kira-kira. kesenian ini juga terbagi dua: sakral dan profan. berdasarkan profanitas. 4. suasana. 7. Seni Ukir. Teater Rakyat. 9. Seni Pertunjukan Lain. Seni Lukis. 11. Seni Tari. 10. Simpulan  Kesenian Melayu adalah perihal keahlian orang Melayu dalam mengekspresikan ide-ide estetika. Filsafat budaya melandasi pemikiran para pelaku di dunia budaya. Seni Bela Diri. cara pandang terhadap sesuatu. Seni Musik. masyarakat melayu memilliki kebanggan dengan adanya bentuk yang di latar belakangi oleh tampilan ‗rumah belah bubung‘.BAB III PENUTUP 1. 6. sehingga menghasilkan benda. 70 . Berdasarkan fase historis. 8. 2. Tampilan rumah ini mencirikan bentuk atap di mana pada lisplank yang mencapai bubungan menjadi terbelah dan membentuk hiasan huruf ‗V‘.  Filsafat budaya merupakan filsafat atau filosofi yang berkaitan dengan kebudayaan suatu daerah atau masa. kesenian Melayu terbagi dua: tradisional dan kontemporer.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful