BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Kesenian Riau adalah merupakan kesenian yang terdapat di wilayah Riau. Salah satu kesenian nusantara ini paling kental dengan budaya Melayu, sehingga layak kiranya jika kesenian Riau disebut sebagai pusat budaya Melayu dunia, dan menjadi tujuan utama pelacakan sumber budaya Melayu. Letak geografis Riau sebagai ―markas besar‖ dari kesenian Riau yang berada pada jantung perlintasan bahari membuat wilayah ini telah ramai dikunjungi masyarakat asing sejak zaman dulu. Kondisi ini bisa disikapi sebagai beban sekaligus berkah. Di satu sisi, Riau menjadi ladang perhimpunan berbagai potensi kesenian dengan pengaruh budaya asing, dan di sisi lain muncul pula potensi korosi terhadap nilai-nilai budaya setempat oleh budaya asing yang kurang selaras. Dari zaman ke zaman, budaya Melayu dengan ciri sosiologis semacam itu, telah menjadi sistem scanning dalam interaksi antarbudaya yang saling berakulturasi. Dalam perkembangannya, kesenian Riau adalah bagian dari nilai keindahan yang tertata apik namun tak lepas dari tuntunan nilai norma Melayu yang bercorak Islam. Riau sangat kaya dengan ragam bentuk kesenian, baik seni pertunjukan seperti teater, tari, musik, dan nyanyian; maupun sastra. Dalam perkembangannya, kesenian Riau tersebut memiliki kaitan erat dengan kegiatan adat, tradisi, maupun keagamaan yang terwarisi turun temurun. Pulau Sumatera memang satu-satunya pulau di Indonesia yang masih kental memiliki kesenian bernuansa melayu. Nuansa melayu nyatanya bukan hanya dimiliki oleh kesenian Riau, kesenian di daerah lain yang masih berada di wilayah Sumatera pun memiliki nuansa yang sama. Maka janganlah heran jika ada beberapa bagian dari kesenian Riau yang mengingatkan kita akan kebudayaan melayu yang cukup kental. Sebagai salah satu kesenian yang dimiliki oleh Indonesia, kesenian Riau berbeda dengan kesenian yang dimiliki oleh wilayah Indonesia lainnya. Hal yang membedakan adalah tentu saja nuansa melayu yang sangat kental. Jika mau melihat ke belakang, sejarah atau identitas bangsa Indonesia sesungguhnya memang tidak jauh dari kebudayaan melayu. Rumpun bahasa yang kita pakai sehari-hari pun merupakan rumpun bahasa melayu. Pengaruh melayu masih sangat kental terasa di sepanjang

1

Pulau Sumatera. Tidak mengherankan jika kesenian Riau yang memang berada di Pulau Sumatera memiliki nuansa melayu yang cukup kental. Pengaruh kebudayan rumpun melayu yang ada di kawasan Pulau Sumatera memang tidak bisa dihindari. Kebiasaan dan kehidupan masyarakat yang memang tinggal di kawasan Sumatera itulah yang melatarbelakangi kesenian khas Pulau Sumatera, salah satunya kesenian Riau. 2. Rumusan Masalah Masalah yang dapat ditarik dari pembahasan ini adalah bagaimana Seni, Asitektur Melayu dan Filosofi 3. Tujuan Tujuan dalam penulisan Makalah ini adalah untuk membahas mengenai Seni, Asitektur Melayu dan Filosofi 4. Metode Penulisan Metode yang digunakan penulis dalam penulisan makalah ini adalah browsing internet

2

BAB II PEMBAHASAN / ISI

 Kesenian Melayu Kesenian Melayu didefinisikan sebagai hal-hal yang menyangkut hasil olah rasa dan raga orang Melayu dalam mengekspresikan bentuk-bentuk hasil proses penghayatan yang indah, menyenangkan dan bisa memberi kepuasan baik kepada pribadi penciptanya maupun kepada para penikmat. Keseniam Melayu terbagi dalam aspek seni gerak, warna, bunyi atau kombinasi dari semua aspek tersebut. Kesenian Melayu diciptakan oleh masyarakat Melayu dan menjadi hak miliki baik secara pribadi maupun bersama-sama. Secara singkat Kesenian Melayu bisa didefinisikan sebagai representasi dari budaya Melayu. Sebagai masyarakat yang mayoritas beragama Islam, kesenian Melayu dianggap sebagai salah satu bentuk untuk mengekspresikan pemujaan kepada Allah Swt. Dengan demikian, kesenian Melayu sedapat-dapatnya tidak membawa kejelekan, kerusakan apalagi yang haram dalam pandangan agama. Kesenian Melayu adalah perihal keahlian orang Melayu dalam mengekspresikan ide-ide estetika, sehingga menghasilkan benda, suasana, atau karya lainnya yang menimbulkan rasa indah dan decak kagum. Kesenian ini diciptakan sendiri oleh masyarakat Melayu dan menjadi milik mereka secara bersama. Oleh sebab itu, kesenian Melayu merupakan representasi budaya Melayu. Bisa dikatakan pula bahwa, kesenian Melayu ini merupakan bagian dari usaha orang Melayu untuk merespons, memahami, menafsirkan dan menjawab permasalahan yang mereka hadapi. Yang membedakan kesenian Melayu dari kesenian lainnya adalah latar belakang tradisi dan sistem budaya yang melahirkan kesenian tersebut. Latar belakang tradisi dan sistem budaya berkaitan dengan pengetahuan, gagasan, kepercayaan, nilai, norma dan lain-lain. Karena tradisi dan sistem budaya Melayu berbeda dengan sistem budaya lain, misalnya Jawa, maka pola ekspresi, tujuan dan falsafah nilai dalam kesenian Melayu juga berbeda dengan kesenian Jawa. Dalam pengertian ini, kesenian tidak hanya sebagai ekspresi keindahan, tapi juga sebagai media penyampai pesan. Ide-ide estetika dan pesan budaya di atas terwujud dalam seni tari, seni musik, seni tenun, seni ukir, seni lukis, seni bela diri, seni teater dan permainan rakyat. Masing-masing bagian dikategorisasi lagi berdasarkan fase historis dan profanitas. Berdasarkan fase historis, kesenian Melayu terbagi dua: tradisional dan kontemporer; berdasarkan profanitas, kesenian ini juga terbagi dua: sakral dan profan.

3

ditarikan oleh rakyat di pesisir timur dan barat Sumatera. kepulauan Riau. biola. Tari Zapin sangat banyak ragam gerak tarinya. suling.  Tari Klasik / Tradisional. Masyarakat Melayu termasuk seniman dan budayawannya memiliki daya kreasi yang tinggi. 1. Tarian tradisional ini bersifat edukatif dan sekaligus menghibur. tidak mandek tapi penuh dinamika yang selalu dapat diterima dalam setiap keadaan. Gerak merupakan gejala primer dan juga bentuk spontan dari kehendak yang terdapat di dalam jiwa. Gerak tarian biasanya diinspirasikan dari pengalaman hidup sehari-hari. Seniman dan budayawannya mampu membuat seni tradisinya. biasanya dipertunjukkan dalam upacara adat. yaitu alat musik petik gambus dan tiga buah alat musik tabuh gendang kecil yang disebut marwas. pesisir Kalimantan dan Brunei Darussalam. Sebelum tahun 1960. Tarian yang berkembang dalam kebudayaan Melayu mengandung aspek gerak. gerak ini memiliki muatan emosional yang tinggi. Selain gerak dan bunyi. digunakan sebagai media dakwah Islamiyah melalui syair lagu-lagu zapin yang didendangkan. ada tari ritual-keagamaan dan tari biasa. Menurut sejarah. Semenanjung Malaysia. dan vokal. berdasarkan fase historis dan profanitas. Seni Tari. keberhasilan panen. 4 . Dalam portal ini. akordion. Musik pengiring tari zapin terdiri dari dua alat utama. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan kreasi tari Zapin yang identik dengan budaya Melayu maupun dalam hal berpantun. walaupun pada dasarnya gerak dasar zapin-nya sama. seni tari Melayu dibagi menjadi dua. irama dan nyanyian ini. Tarian Zapin merupakan salah satu dari beberapa jenis tarian Melayu yang masih eksis sampai sekarang.1. berdasarkan kategori kedua. upacara ritual. menyambut tamu-tamu penting ataupun sekedar untuk mempererat pergaulan dan meramaikan peristiwa penting. Berdasarkan kategori pertama. Tari Zapin. Seni Tari adalah gerak indah dan berirama yang mengandung dua unsur penting: gerak dan irama. sebuah tarian terkadang diiringi pula dengan nyanyian yang sesuai dengan makna dan tujuan tarian itu. zapin hanya ditarikan oleh penari laki-laki. Oleh karena itu. ada tari tradisional-klasik dan modernkontemporer. Namun kini sudah biasa ditarikan oleh penari perempuan bahkan penari campuran laki-laki dengan perempuan. Menurut versi lain tari ini diiringi oleh musik ensemble yang terdiri dari pemain marwas. dumbuk. Tarian ini diinspirasikan oleh keturunan Arab yang berasal dari Yaman. harmonium. tarian Zapin pada mulanya merupakan tarian hiburan di kalangan raja-raja di istana setelah dibawa dari Yaman oleh para pedagang-pedagang di awal abad ke-16. gendang. seperti pesta pernikahan. sementara irama adalah bunyi teratur yang mengiringi gerak tersebut.

Misalnya. Dondang Sayang. Johor Siput Kelapa. sengaja mengadakan pertunjukan keliling (sekarang tidak pernah ada lagi). dan mengisi acara suatu peringatan agar menjadi lebih semarak. dan nyanyi yang tumbuh subur di perkampungan nelayan ini dikenal sejak abad ke-17. Jambu Merah. Kalau zapin Arab hanya dikenal satu gaya saja. Sebutan zapin umumnya dijumpai di Sumatera Utara dan Riau. biasanya ketika ada upacara di lingkaran hidup individu (perkawinan dan khitanan). Masyarakat Kalimantan cenderung memberi nama jepin. setiap penari sekaligus penyanyi. Nama joged dangkung konon berasal dari bunyi-bunyian yang keluar dari alat musik pengiring tarian yaitu: gendang yang berbunyi ―dang‖ dan gong yang berbunyi ―gung‖.Di nusantara. Moro. sekitar pukul 20. adalah semacam pemberitahuan kepada para ―penunggu‖ setempat yang berupa makhluk halus agar 5 . Gunung Banang. tetapi sekarang jarang sekali orang bisa menari dan sekaligus bisa menyanyi. yaitu zapin Arab yang mengalami perubahan secara lamban. hari-hari besar nasional Indonesia (terutama hari kemerdekaan Indonesia). Tanjung Balai dan Gule Batu. atau event-event khusus lainnya. dan disesuaikan dengan lingkungan masyarakatnya. maka zapin Melayu sangat beragam dalam gayanya. dengan nama Joged Tandak atau Joged Lambak. sedangkan di Jawa umumnya menyebut zafin. Julukan bedana terdapat di Lampung. Dahulu.  Joged Dangkung. tanjung Katung. kesenian yang memadukan unsur tari. Sementara di Nusatenggara dikenal dengan julukan dana-dani. katanya juga. Begitu pula sebutan untuk tari tersebut tergantung dari bahasa atau dialek lokal di mana dia tumbuh dan berkembang. Lepas dari itu. tari lembut dan tari penutup. Sedangkan pakaian yang dikenakan oleh para penarinya adalah baju kebaya pendek dengan bawahan sarung atau kain batik. biola dan gong. Mantang. peringatan hari-hari besar agama (Islam). Serampang Lau. tari gembira (rancak). Kesenian ini biasanya dipergelarkan atau dipentaskan pada malam hari. Tandak Udang Gantung. Sedangkan saat-saat pementasannya. Tariannya meliputi tarian pembukaan (betabik). Seni tari dengan iringan musik dan nyanyian ini tersebar di daerah Tembeling. Urutan pementasannya adalah sebagai berikut: pertama. Lagu-lagu yang dimainkan adalah. Sumatera Selatan dan Bengkulu menyebutnya dana. 3 orang pemusik dan seorang penyanyi. zapin dikenal dalam 2 jenis. dan Batam. Betabik.000 WIB sampai dengan tengah malam. dan di Maluku lebih akrab mengenal dengan nama jepen. di Sulawesi disebut jippeng. sedangkan di Jambi. Peralatan musik yang mengiringinya antara lain gendang (tambur). Pulau Panjang. Jenis kedua adalah zapin Melayu yang ditumbuhkan oleh para ahli lokal. dan masih dipertahankan oleh masyarakat turunan Arab. Jumlah pemainnya terdiri atas 4—8 penari. musik.

lalu dabus dipelajari dan dikembangkan di sana. Babak ini sering disebut dengan buka tanah. atau minum air keras dan lain-lain. bergelar Nakhoda Lembang dan Nakhoda Topah merantau ke Perak dan tinggal di daerah Telaga Nenas. Perbedaan ini hanya pada sebutan (dialek) bahasa. Karena kalah. Dabus adalah kesenian yang mempertunjukkan kemampuan manusia luar biasa. seperti yang pernah terjadi di Perak. melainkan salah satu jenis seni bela diri. dan lain-lain. Dari Aceh. sehingga banyak tentara Belanda yang tewas. tetapi juga sebagai kontribusi untuk mempertahankan kedaulatan serta mengangkat martabat suatu bangsa. bergelar Panglima Kulop Mentok yang sangat membenci penjajah Belanda. tarian ini dikenal juga dengan tarian kepahlawanan. kemudian menyebar ke seluruh nusantara.pertunjukan berjalan sebagaimana mestinya. pelantunan lagu Dondang Sayang. mereka pindah ke daerah Pasir Panjang Laut. yaitu tarian yang memperagakan bahwa para penari itu kebal dengan senjata tajam atau api. Dabus ini pada awalnya bukanlah sebuah tarian. Konon. api. seperti kebal terhadap senjata tajam. tarian dabus diperkenalkan oleh pengikut Sayidina Ali (kaum Syiah) yang dipersembahkan untuk memperlihatkan kehebatan dan kekebalan orang Syiah dalam suasana perang agar pihak lawan tidak berani mengganggu mereka. tentara Belanda yang masih hidup akhirnya melarikan diri dan meninggalkan daerah yang direbut oleh Panglima Kulop Mentok tersebut. Bugis dan Perak (Malaysia) dengan sebutan dabus. di antaranya Banten dengan sebutan debus. pelantunan lagu yang berjudul Cik Cilik yang sekaligus penutup pertunjukan. Tarian dengan semangat kepahlawanan ini dijadikan sebagai simbol-simbol keberanian yang banyak digemari oleh masyarakat ramai. Dan keempat. Ia menyerang tentara-tentara Belanda dengan menggunakan ilmu dabus.  Tari Dabus. sekitar tahun 1600 M. Dalam sejarah kesenian Melayu. Menurut catatan sejarah. Kesenian ini pernah berkembang di Aceh dengan sebutan daboh melalui pedagang Arab yang datang ke daerah ini. mereka selalu berlatih dengan memainkan dabus pada malam hari. Selama berada di daerah ini. Oleh karena itu. Kedua. dabus tidak sekedar hiburan semata. pelantunan lagu dan tarian bertabik (suatu tarian yang bermakna ucapan selamat datang). ada pahlawan Melayu. tidak pada substansinya. dua orang pedagang dari Batu Bahara. Malaysia pada masa penjajahan Belanda (1680-1690). dabus ini sebenarnya ada hubungan dengan tarikat Rifaiah yang dibawa oleh Nurrudin ar-Raniry ke Aceh pada tahun 1637 M. Bagan Datoh dan Kuala Selangor. karena memperlihatkan ―keluarbiasaan‖ dalam pertunjukannya. sehingga tarian dabus ini 6 . dabus ini hanya bertujuan untuk hiburan. Ketiga. Di setiap daerah tersebut mereka sempat mengajari penduduk setempat. Sitiawan. Namun. Tarian ini hingga sekarang masih berkembang di daerah yang berkebudayaan Melayu. dalam konteks kekinian. Setelah itu. Pada waktu itu. kemudian disusul lagu-lagu sesuai dengan permintaan penandak berjudul Tanjung Katung. sehingga menarik perhatian penduduk setempat.

Selain itu. para pemain juga harus bersih dan suci. khalifah juga bertanggung jawab untuk memulihkan penari yang tidak sadarkan diri. disediakan pula air pemulih yang digunakan oleh khalifah untuk memulai pertunjukan dan memulihkan pemain dari berbagai gangguan. Dalam permainan dabus. khalifah akan mengasapi dan memercikkan air ke setiap pemain. sesuai dengan judul lagu yang mengiringi tarian ini. Salah satu ciri khas tarian dabus adalah. baik penari. seperti 7 . maka tarian tersebut tidak bisa dikatakan tarian dabus. pisau belati dan areal pementasan. Menurut Tengku Mira Sinar. kapak.  Asal-usul Tari Serampang Duabelas merupakan tarian tradisional Melayu yang berkembang di bawah Kesultanan Serdang. nama tarian yang diawali kata ―pulau‖ biasanya bertempo rumba. Sumatra Utara. Selain itu. Selain itu. tarian ini bernama Tari Pulau Sari. yaitu (1) areal pentas pertunjukan harus bersih. Tarian ini sebenarnya gabungan dari tiga jenis seni: nyanyian. karena ciri khas tarian ini adalah penggunaan jenis senjata tajam tersebut. Pertama. Khalifah ini bertanggung jawab atas keselamatan para pemain lainnya dari berbagai gangguan yang dapat mengganggu kelancaran pertunjukan. api dan lain-lain. nama Pulau Sari kurang tepat karena tarian ini bertempo cepat (quick step). setiap penari harus menggunakan sejenis senjata tajam yang disebut anak dabus. atau yang terluka akibat tusukan anak dabus dan senjata lainnya.berkembang dengan pesat sampai sekarang. Jumlah pemain tarian dabus lebih kurang 22 orang. Tarian ini diciptakan oleh Sauti pada tahun 1940-an dan digubah ulang oleh penciptanya antara tahun 1950-1960. yaitu lagu Pulau Sari Sedikitnya ada dua alasan mengapa nama Tari Pulau Sari diganti Serampang Duabelas.  Serampang Duabelas Tari Tradisional Melayu Kesultanan Serdang. dan (3) anak dabus harus dipelihara supaya tidak dilangkahi oleh para pemain dan tidak boleh pula jatuh atau tertancap ke tanah. kapak dan pisau belati. pemain alat musik. Salah satu di antara mereka ditunjuk sebagai pemimpin yang disebut khalifah. antara lain: bertih. keris. tarian dan pertunjukan keberanian yang dilakukan para penari dengan menusukkan anak dabus atau senjata tajam di tubuh mereka. (2) para pemain tidak boleh berbicara kotor dan tidak memendam rasa permusuhan antara mereka. Di samping itu. Bila para penari ini tidak menggunakannya. atau anak dabus. Sebelum tarian dimulai. beras kunyit dan beras biasa. tali. terdapat beberapa pantangan yang harus dipatuhi. terdiri dari penari dan pemain alat musik. keris. seperti gangguan makhluk halus dan orang-orang yang sengaja menguji kekebalan para pemain. ada pula peralatan lain seperti batu giling. ada beberapa bahan yang disediakan sebelum pertunjukan dimulai. Sebelum bernama Serampang Duabelas.

menduga. mengantar pengantin. Menurut Tengku Mira Sinar.  Tari Pelipur Lara: Tari Tradisional Melayu dari Sumatra Utara. Sesuai dengan namanya. dan pertemuan kasih. seperti Riau. yaitu: pertemuan pertama.. Tari Pelipur Lara adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Sumatra Utara. Sedangkan Tari Serampang Duabelas memiliki gerakan bertempo cepat seperti Tari Serampang Laut. Kedua. dan Hongkong . dapat kita lihat dari tarian Serampang XII yang iramanya tari lagu dua. sehingga tercipta tari Serampang XII yang terkenal di seluruh dunia itu. dalam khayalan saya bayangkan ketika guru Sauti menari di hadapan Sultan Sulaiman di Istana Kota Galuh Perbaungan. Oleh karena menceritakan proses bertemunya dua hati tersebut. balasan isyarat. Berdasarkan hal tersebut. Seni Budaya Portugis memang mempengaruhi bangsa Melayu. Singapura. Penjelasan tentang ragam gerak Tari Serampang Duabelas akan dibahas kemudian. jawaban. terlihat dari gerak tari tradisionalnya (Folklore) dan irama musik tari yang dinamis. Kalimantan. maka tarian ini biasanya dimainkan secara berpasangan. dan sebagai puteri Melayu Serdang. Bahkan. Tari Serampang Duabelas berkisah tentang cinta suci dua anak manusia yang muncul sejak pandangan pertama dan diakhiri dengan pernikahan yang direstui oleh kedua orang tua sang dara dan teruna. penamaan Tari Serampang Duabelas merujuk pada ragam gerak tarinya yang berjumlah 12. Sungguh betapa cerdas beliau dengan imajinasinya menggabungkan gerak tari Portugis dan Melayu Serdang. Tari Pulau Sari lebih tepat disebut Tari Serampang Duabelas. menggila mabuk kepayang. Tari Pelipur Lara mempunyai karakter riang yang menggambarkan pergaulan di antara para pemuda maupun pemudi. tarian ini merupakan hasil perpaduan gerak antara tarian Portugis dan Melayu Serdang.Tari Pulau Kampai dan Tari Pulau Putri. Pengaruh Portugis tersebut dapat dilihat pada keindahan gerak tarinya dan kedinamisan irama musik pengiringnya. pinang-meminang. Nama duabelas sendiri berarti tarian dengan gerakan tercepat di antara lagu yang bernama serampang. cinta meresap. Namun kecepatannya (2/4) digandakan. gerakan kaki yang melompat-lompat dan lenggok badan serta tangan yang lincah persis seperti tarian Portugis. Thailand. seperti Malaysia. tetapi juga menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Sulawesi. laki-laki dan perempuan. Sebagai seorang penari tentu saya takjub dengan adanya kaitan budaya antara kedua negara ini. tarian ini sering dipentaskan di manca negara. memendam cinta. Jambi. isyarat tanda cinta. bahkan sampai ke Maluku. Serampang Duabelas tidak hanya berkembang dan dikenal oleh masyarakat di wilayah Kesultanan Serdang. masih belum percaya. 8 .

Tarian ini menggambarkan kegembiraan muda-mudi dalam pergaulan mereka. ed. kulit putih.  Tari Melenggok (Hitam Manis): Tari Tradisional Melayu Serdang. 2009). Lah Husny. Asal-usul Jambi adalah salah satu provinsi yang tergabung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). seperti gerakan ajuk-mengajuk yang menggambarkan dua orang muda-mudi yang saling tertarik sedang saling berbicara dengan berbisik untuk mengetahui isi hati masing-masing (Sinar. tari ini lekat sebagai tari kasih sayang khas Melayu (Haji Tengku M. Tari ini diciptakan sebagai gambaran dua anak muda yang sedang dilanda asmara. Tarian ini berkisah tentang sepasang anak muda yang sedang memadu kasih. Hanya saja.. rambut lurus. khususnya ketika perayaan perkawinan adat Melayu. 9 . tari melengggok atau hitam manis memiliki kemiripan dengan tari Lagu Dua. Sumatra Utara. Tari melenggok atau yang disebut juga dengan tari hitam manis adalah salah satu tarian tradisional Melayu Serdang. 1. yaitu tubuh relatif pendek dari rata-rata ukuran tubuh sukubangsa lainnya di Jambi. Asal-usul Tari melenggok atau yang dikenal juga dengan sebutan tari hitam manis merupakan kesenian tari Melayu yang hingga kini masih terus dipentaskan dalam acara-acara adat di kawasan Melayu serumpun.  Tari Rangguk (Jambi). Suasana seperti ini terlihat pada gerakan saling mengejar di antara para penari. 2009). dan mata agak sipit. termasuk di Kesultanan Serdang. Di sana ada sukubangsa yang disebut sebagai Kerinci. Melalatoa (1995:402) menyebutkan bahwa mereka adalah keturunan bangsa Proto Melayu (Melayu Tua) karena banyak persamaannya dengan ciri-ciri manusia tipe mongoloid. terutama pada ragam dua dan ragam empat. Oleh karena itu. Secara umum. baik gerakan kaki maupun tangan menggunakan langkah dua. yaitu Kabupaten Kerinci. Mereka mendiami salah satu kabupaten yang tergabung dalam provinsi Jambi yang namanya sama dengan sukubangsa tersebut. 1. Kemudian. Suasana dalam tarian ini adalah suasana riang dan penuh sendau-gurau. Gerakan dan langkah dari ketiga tarian ini serupa. Tari ini sering ditarikan sebagai hiburan sekaligus visualisasi kisah cinta sepasang manusia (Tengku Mira Sinar. Asal-usul Tari Pelipur Lara atau Tari Anak Lara merupakan tarian dengan jenis tempo joget. Ragam tarian ini hampir sama dengan Tari Lagu Dua dan Tari Melenggok. 2001). ada beberapa tambahan gerak.1. Sumatra Utara.

maka Sang ulama merubah taktik penyampaian dakwahnya. dan ―rangguk ayak‖ berarti ―tari ayak”. yang jelas asal-usul tarian yang disebut sebagai rangguk ini ada kaitannya dengan seorang ulama yang berasal dari Dusun Cupak Kerinci. seperti judi. yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Jadi. Pendapat pertama mengatakan bahwa kata rangguk berarti ―tari‖ karena dalam bahasa Kerinci Hulu kata ―merangguk” berarti ―menari‖. Pendapat ini didasarkan pada kebiasaan penduduk di Kerinci. “rangguk rabbieih‖ berarti ―tari rabbieih”. di tanah suci Sang ulama tertarik pada salah satu kesenian yang ada di sana. Malahan. Dalam perkembangan selanjutnya kata uhang nganggok berubah menjadi ranggok. dan sedikit demi sedikit pula Beliau. . Rangguk adalah dialek orang Kerinci Hulu. terutama di Sungai Penuh yang sering memperpendek dua atau tiga kata menjadi satu kata. Kepergiannya itu tidak hanya sematamata untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima (ibadah haji). minum-minuman keras (tuak) dan sabung ayam. Sepulangnya dari Mekkah. Dengan cara demikian. Orang Sungai Penuh menyebutnya “ranggok”. Beliau menggabungkan silat Melayu yang disukai oleh para pemuda dengan rebana yang berasal dari Arab. Lepas dari berbagai dialek itu. tetapi sekaligus memperdalam pengetahuan tentang agamanya (Islam). mereka semakin tenggelam dalam perbuatan-perbuatan yang justeru dilarang oleh agama. Untuk itu. pendapat lainnya mengatakan bahwa kata rangguk adalah gabungan dari kata ―uhang‖ yang berarti ―orang‖ dan ―nganggok‖ yang berarti ―mengangguk‖. 10 . Konon. khususnya para laki-lakinya (pemudanya). Al kisah. yaitu rebana yang ketika itu sangat disukai oleh para remaja Arab. terutama para pemudanya. Beliau melantunkan pantun yang berisi puji-pujian kepada Allah SWT dan para Rasul-Nya sambil menabuh rebana dan mengangguk-anggukan kepalanya. sambil menunggu para pemuda berkumpul untuk belajar silat Melayu. ―rangguk dua belas‖ berarti ―tari dua belas‖. di sekitar awal abad ke-19 ulama tersebut pergi ke tanah suci (Mekah).Di kalangan orang Kerinci ada satu tarian yang disebut sebagai rangguk. Masyarakat. melalui rebana. Melihat kenyataan bahwa apa yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Adanya berbagai dialek itu akhirnya memunculkan beberapa pendapat mengenai kata ―rangguk”. Jadi. sedikit-demi sedikit para pemuda menjadi tertarik. Beliau melakukan dakwah (menyebarkan agama Islam) ke berbagai tempat di daerah Kerinci. Beliau berusaha untuk mempelajarinya. Namun. Sedangkan. Misalnya. tetapi juga mempelajari salah satu kesenian yang ada di sana. Dari sinilah kemudian melahirkan satu kesenian yang disebut sebagai “rangguk”. sedangkan orang Pulau Tengah menyebutnya “rangguek”. bukan hanya menunaikan ibadah haji dan memperdalam ilmu agama saja. tidak tertarik akan dakwahnya. khususnya kepada para pemuda dan warga Dusun Cupak. menyelipkan ajaran-ajaran agama Islam.

kebiasaan bersenandung sambil berpantun dengan diiringi rebana tetap dilakukan oleh masyarakat Cupak. Tari Lenggok Mak Inang merupakan salah satu tari tradisional Melayu dari Sumatra Utara. yakni laki-laki dan perempuan. Hal ini demi menjaga maksud dan pesan yang ingin disampaikan.  Tari Makan Sirih: Tari Tradisional Melayu untuk Menyambut Tamu. termasuk juga lajang dan dara yang sedang dalam proses mencari pasangan hidup (Tengku Mira Sinar. hingga akhirnya pasangan itu melangsungkan pernikahan. Jumlah penari dalam tarian ini ada dua orang. Bagi masyarakat Melayu menyelenggarakan kenduri besar atau pesta panen setelah menuai padi menjadi suatu budaya yang berkesinambungan. Tari Lenggok Mak Inang terdiri dari empat ragam di mana setiap ragam terdiri dari 8x8. Tempo ini disebut tempo rumba atau mambo yang di kalangan orang-orang Melayu disebut tempo Mak Inang. 11 . tarian ini telah mengalami perubahan. 1. Namun. perjalinan kasih mereka. Acara ini menjadi ajang berkumpul semua orang kampung. para pemainnya akan menabuh rebana sambil menganggukanggukkan kepalanya. Dalam hal ini silat Melayu tetap sebagai silat Melayu. Tiap-tiap ragam dibagi menjadi dua bagian. 2009: 15). antara rebana dan silat Melayu sudah menjadi dua jenis kesenian yang berbeda. Bagian kedua dari ragam-ragam tersebut merupakan pengulangan bagian pertama. karena dengan duduk secara melingkar. Asal-usul Tari Lenggok Mak Inang merupakan tarian dasar dalam tradisi di masyarakat Melayu. Masyarakat Melayu di Sumatra Utara biasanya mementaskan tarian ini dalam berbagai upacara dan acara-acara yang melibatkan banyak orang. Seiring dengan perkembangan zaman. Proses pencarian jodoh dalam bingkai kearifan Melayu tersebut kemudian menjadi inspirasi dalam gerakan-gerakan Tari Lenggok Mak Inang. ed. Tari Lenggok Mak Inang menceritakan pertemuan antara bujang dan dara. Tari Lenggok Mak Inang menggunakan tempo sedang. namun beberapa gerakan dasar tarian masih dipertahankan. Tari Makan Sirih adalah salah satu tari tradisional atau tari klasik Melayu yang umumnya dipentaskan untuk menyambut dan dipersembahkan untuk menghormati tamu agung yang datang. sedangkan rebana menjadi satu jenis kesenian baru yang disebut sebagai ―tari rangguk‖. yaitu 2/4.Setelah Sang Ulama wafat. yang masing-masing bagian 4x8.  Tari Lenggok Mak Inang: Tari Tradisional Melayu Sumatra Utara.

titi batang (berjalan dalam satu garis bagai meniti batang). yakni gerakan tarinya menggunakan langkah dua atau berganda. legar (menari sambil berkeliling 180 derajat).. Asal-usul Tari Lagu Dua atau dikenal juga dengan nama tari Tanjung Katung merupakan kesenian tari Melayu yang hingga kini masih terus dipentaskan dalam acara-acara adat di daerah Melayu serumpun. Asal-usul Tari Makan Sirih hingga kini masih sering dipertunjukkan dalam perhelatan-perhelatan besar untuk menyambut tamu. dan lenggang maju atau berubah arah (Tengku Mira Sinar. Meskipun demikian.. seperti di Kesultanan Serdang. yaitu gerakan lenggang patah sembilan tunggal dan ganda. yaitu lenggang di tempat. Tari ini berkisah tentang pertemuan seorang jejaka dengan seorang gadis dalam sebuah perjalanan. 2009). Keduanya akhirnya saling berkunjung 12 . liuk (gerakan menundukkan atau menganyunkan badan). ed. tari ini dijadikan salah satu identitas penting dalam kebudayaan tari Melayu (Haji Tengku M.  Tari Lagu Dua (Tari Tanjung Katung): Tari Tradisional Melayu. lenggang memutar satu lingkaran. Tari Lagu Dua merupakan ajaran leluhur yang banyak diinspirasi dari adat kebudayaan Melayu. ed. cicing (menari sambil berlari kecil). ada perbedaan nama gerakannya di mana untuk Tari Makan Sirih hanya terdapat 2 gerakan saja. tari Lagu Dua mengambil pola tarian yang berasal dari Portugis. lenggang (berjalan sambil menggerakkan tangan). Sedangkan pada Tari Lenggang Patah Sembilan terdapat 3 bagian gerakan. ed. Lah Husny. Lah Husny. 1. Sedangkan sebutan Tanjung Katung merujuk pada salah satu lagu yang mengiringi tari ini (Tengku Mira Sinar. 2009). dan lainnya (Sinar. Nama Lagu Dua diambil dari gerakan tari ini yang seluruhnya menggunakan langkah dua atau langkah berganda. Tari Lagu Dua atau yang disebut juga sebagai tari Tanjung Katung adalah jenis tarian tradisional Melayu yang ditarikan di berbagai daerah rumpun Melayu. Tari ini memiliki gerakan yang khas.1. gentam (menari sambil menghentakkan tumit kaki). Penari Tari Makan Sirih ini harus memahami istilah-istilah khusus dalam tarian Melayu. 2001). Sumatra Utara. 2009). seperti igal (menekankan pada gerakan tangan dan badan). yakni setiap satu kali gerakan menggunakan dua ketukan. Gerakan Tari Makan Sirih umumnya menggunakan gerakan pada Tari Lenggang Patah Sembilan. 2001). Adanya tari penyambutan untuk tamu menunjukkan bahwa. Karena cukup melegenda. Secara umum. orang Melayu sangat menghargai hubungan persahabatan dan kekerabatan (Haji Tengku M.. Pertemuan tersebut menimbulkan debaran jiwa di antara keduanya. tari ini disebut juga dengan Tari Persembahan Tamu. Oleh karena itu.

Oleh karena itu. Tari Modern / Kontemporer. Tari Alu. 2. Selama saling kunjung ini.        Tari Ritual / Keagamaan. Bahkan bisa dikatakan. suara alat musik berfungsi sebagai pengiring suara vokal atau tarian. dan harmoni. Tari Lukah . pola langkah dalam tari ini berupa selangkah kaki kanan maju. Tari Badabus . Bisa dikatakan. pendek dan temponya. Lukah Gilo: Tari Magis Orang Minangkabau. bunyi (suara) adalah elemen musik paling dasar. Tari Saman. Simbolisasi Budaya Masyarakat Sasak di Lombok . Alat-alat musik yang berkembang di kalangan masyarakat Melayu di 13 . Tari Jepin Lembut: Tari Tradisional Kalimantan Barat . instrument dan gabungan keduanya. Tari Campak Bunga: Tarian Tradisional Melayu dari Sumatra Utara . Tari Menjunjung Duli . Suara musik yang baik adalah hasil interaksi dari tiga elemen. Tari Gandrung. Dalam masyarakat Melayu. Nanggroe Aceh Darussalam. Meusare-saree: Tari Tradisional Banda Aceh. Tari Bulian Tari Mayang (Berasik) . termasuk sejarah peradaban Melayu.         Tari Zikir Barat . tidak ada sejarah peradaban manusia dilalui tanpa musik. melodi. yang oleh orang Melayu disebut tempo menari atau joget. dan ini memberikan karakter tersendiri pada setiap musik. Dengan ciri tempo 2/4 cepat. Tari Air Mawar .ke rumah masing-masing untuk mempererat tali silaturahmi. Sumatera Barat. Irama adalah pengaturan suara dalam suatu waktu. Musik termasuk seni manusia yang paling tua. 2009). Dalam musik gabungan. 3. Seni musik adalah cetusan ekspresi perasaan atau pikiran yang dikeluarkan secara teratur dalam bentuk bunyi. Kombinasi beberapa tinggi nada dan irama akan menghasilkan melodi tertentu. panjang. yaitu: irama. tari Lagu Dua biasa ditarikan oleh pasangan laki-laki dan perempuan (Sinar. kombinasi yang baik antara irama dan melodi melahirkan bunyi yang harmoni. Selanjutnya. Seni Musik. kedua sejoli saling penjajakan untuk hubungan lebih lanjut. setengah langkah kaki kiri menyusul kaki kanan secara bergantian. Tari Lenggang Patah Sembilan: Tari Klasik Kesultanan Serdang di Sumatra Utara. seni musik ini terbagi menjadi musik vokal. 2.

tetawak. Ia termasuk dalam kategori musik gendang. biola dan akordeon. beduk. gambus. Selain itu. 27. Alat Musik.W. marwas. serunai. gendang. 1. Alat musik ini berasal dari Arab dan diperkirakan dibawa masuk ke kawasan tanah Melayu pada masa Kesultanan Malaka oleh pedagang India Muslim. Ada juga yang mengatakan bahwa kompang berasal dari Parsi dan digunakan untuk menyambut kedatangan Rasulullah S. Alat-alat musik di atas menghasilkan irama dan melodi tersendiri yang berbeda dengan alat musik lainnya. lengkara. alat-alat musik di atas dijelaskan secara lebih rinci. Jenis musik ini mendapat sambutan yang baik di kalangan penduduk Rumpun Melayu. Kompang terdiri dari berbagai ukuran. kecapi. Nada yang paling rendah adalah nada G. khususnya orang Jawa. seperti marwas untuk memperindah irama nyanyian.A. Kulit kompang biasanya terbuat dari kulit kambing.  Gambus. kompang juga digunakan untuk memberi semangat kepada tentara-tentara Islam ketika berperang. Biola memiliki nada tertinggi di antara keluarga biola. Alat musik gesek 14 . Bentuknya yang unik seperti bentuk buah labu siam atau labu air (My) menjadikannya mudah dikenal.  Kompang. Gambus merupakan salah satu alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik. yaitu viola dan cello. Dalam portal ini. Biola adalah sebuah alat musik gesek berdawai yang memiliki empat senar yang disetel berbeda satu sama lain dengan interval sempurna kelima. rebana. gong. seruling. kompang.5 cm dan ada juga yang mencapai 35 cm. Alat musik ini memiliki fungsi sebagai pengiring tarian zapin dan nyanyian pada waktu diselenggarakan pesta pernikahan atau acara syukuran. Kompang ialah sejenis alat musik tradisional yang sangat dikenal di kalangan masyarakat Melayu. alat musik ini juga diiringi dengan alat musik lain. rebab.antaranya: canang. Kedatangan pedagang-pedagang Timur Tengah pada zaman Kesultanan Melayu Melaka telah membawa budaya masyarakat mereka dan memperkenalkannya kepada masyarakat di Tanah Melayu. atau melalui Jawa pada abad ke-13 oleh pedagang Arab.  Biola. nafiri.5 cm. Ada yang berukuran garis pusat sepanjang 22. Alat musik ini identik dengan nyanyian yang bernafaskan Islam. pada waktu itu. Alat musik gambus juga dianggap penting dalam nyanyian Ghazal yang berasal dari Timur Tengah pada masa kesultanan Malaka. Alat musik ini dibawa ke Nusantara oleh pedagang seperti yang dijelaskan sebelumnya. Dalam mengiringi penyanyi. nobat. 25 cm.

disatukan oleh kayu yang disebut iga biola. dan garis tipis yang disebut lapisan dalam. pin dan tali untuk menahan ekor biola. Sebuah nama yang lazim dipakai untuk biola ialah fiddle. jembatan biola. sejajar dengan jembatan biola di atasnya.berdawai yang lainnya. Umumnya bagian biola dibuat dari kayu spruce.) Badan biola terdiri atas dua papan suara yang melengkung. Iga biola biasanya terdiri dari bagian atas keempat sudut. dan juga sebagai "lubang nafas" biola pada saat udara beresonasi di dalamnya. Beberapa biola antik dibubuhi tulisan tangan atau diberi lapisan cat sebagai ganti purfling pada bagian belakang biola. dan sebuah penyangga dagu. (Penyangga dagu tersebut dapat tergabung dengan ekor biola ataupun dipasang di sebelah kirinya. Di dalam bahasa Indonesia. Kertas musik untuk biola hampir selalu menggunakan atau ditulis pada kunci G. Bagian-bagian biola dibuat dari kayu mapel. yang membantu mempertahankan lekukan pada iga biola. yang dipahat sehingga memiliki bentuk yang simetris dan diberi dua lubang suara (atau lubang-F. leher biola. diberi nama demikian karena bentuknya). Bagian belakang biola umumnya dibuat dari kayu utuh yang dipahat secara simetris. batang penghubung. Pada leher biola terdapat papan jari yang dibuat dari kayu eboni atau kayu lain yang 15 . Pada pinggir permukaan ini. ekor biola untuk menahan senar. bas. bagian bawah. orang yang memainkan biola biasa hanya disebut pemain biola. dibentuk suatu lekukan garis yang disebut purfling. Lubang suara tersebut mempengaruhi kelenturan suara biola. belum ada istilah khusus untuk hal tersebut. Leher biola biasanya terbuat dari kayu mapel yang setipe dengan bagian belakang dan samping badan biola. Tonjolan tersebut penting untuk sambungan antara leher dan badan biola. dan biola seringkali disebut fiddle jika digunakan untuk memainkan lagu-lagu tradisional. termasuk biola. beberapa penyetel tambahan pada ekor biola bila diperlukan. senar. dan memperluas permukaan untuk pengeleman. biasa dipilih yang memiliki alur sama. Tujuannya ialah menghalangi retakan yang berasal dari pinggir. namun pada saat mengukur panjang biola bagian ini tidak dihiraukan. secara teknis masuk ke dalam keluarga viol. Sebuah balok kayu kecil dipasang di dalam permukaan atas biola. untuk menambah massa serta kekerasan permukaan atas biola. sejenis kayu cemara. Sebuah biola dibagi menjadi beberapa bagian: badan biola. dan beberapa macam perangkat pembantu. Badan biola menyerupai bentuk jam pasir. disebut luthier. Bagian ini sering pula dibentuk purfling walaupun dalam hal ini tidak seberapa berpengaruh terhadap biola itu sendiri. atau resin. Sebuah tonjolan setengah lingkaran kecil yang terdapat pada bagian yang dekat dengan leher biola memberikan permukaan tambahan pada saat pengeleman. Orang yang membuat atau membetulkan alat musik berdawai. Perangkat pembantu tersebut antara lain pasak penyetel untuk setiap senar. Dua buah lekukan menyerupai huruf C pada kedua sisi samping biola dan memberikan ruang bagi busur biola untuk bergerak. Biola dilem menggunakan lem kulit binatang.

menawan. Pada saat dimainkan. di antaranya sebagai pengiring tarian atau pencak silat. marwas berfungsi menjaga kestabilan intro dan melahirkan harmoni musikal. dan dipernis dengan kayu eboni.  Marwas. Gendang kecil biasa disebut rebana. sedang dan besar. dan dimainkan dengan cara digantungkan di leher. Pemusik memainkan tombol-tombol akord dengan jari-jari tangan kirinya. terbuat dari kulit kambing. sedangkan tangan kanannya memainkan melodi lagu yang dibawakan. Alat musik ini relatif kecil. Gendang terbuat dari kayu dengan selaput (membran) yang menghasilkan bunyi bila dipukul. Alat musik ini dapat juga berfungsi sebagai roffle ketukan atau mat. yang disebut sadel atas. biasa kayu eboni atau gading. dan tahan lama. Beaufort dan Sipitang. atau sering juga hanya sebagai pelengkap untuk lebih meramaikan suasana. Dalam tataran musik zapin. Gendang termasuk dalam klasifikasi alat musik perkusi. baik dengan tangan saja atau dengan alat pemukul gendang. Gendang yang berukuran sedang dan besar ada juga yang menyebutnya redap. Cara memainkan gendang dengan dipukul. Rebana adalah sejenis gendang satu muka yang digunakan untuk mengiringi tarian dan nyanyian rakyat. disebut juga ‗Adai-Adai‗ oleh masyarakat Melayu berketurunan Brunei di daerah Papar.  Gendang. yaitu gendang kecil. Marwas termasuk salah satu alat dalam tarian musik zapin. Gendang mempunyai banyak fungsi. Pergerakan udara ini disalurkan ke lidah akordeon sehingga menimbulkan bunyi. Alat musik ini digunakan sebagai peningkah dalam musik pentas Mak Yong. Marwas adalah sebuah gendang yang berukuran lebih kecil dari gendang biasa. ada juga gendang yang kedua sisinya ditutup dengan kulit yang diikat dengan tali yang terbuat dari kulit atau rotan sedemikian rupa sehingga dapat dikencangkan dan dilonggarkan.dicat hitam. Pada ujung papan jari yang atas terdapat segaris kayu yang menonjol. Tonjolan ini digunakan untuk menahan senar. Beberapa biola yang sangat tua menggunakan kayu mapel untuk papan jarinya. Kayu eboni sering dipilih oleh pengrajin biola karena sifatnya yang keras. Akordeon merupakan alat musik sejenis organ.  Rebana. Rebana dipukul dengan satu tangan seperti juga teknik yang digunakan 16 . pembawa tempo atau penegasan dinamik sebuah orkes. Selain itu. Ada berbagai ukuran gendang. kayu cempedak dan rotan. sama seperti jembatan biola digunakan untuk hal yang sama di bagian badan biola.  Akordeon. akordeon didorong dan ditarik untuk menggerakkan udara di dalamnya.

tali-talinya dipetik untuk memainkan mode rithme sebagai suara nemonik. Di kalangan masyarakat Brunei terdapat juga sejenis gendang kecil yang disebut ‗gendang labik‗ dan ‗dombak‗. ‗Ayas‗ dan ‗Tidong‗. gantian kepada gendang secara meningkah dengan suara yang dihasilkan dari tepukan di sebelah permukaannya yang tampak terbuka.untuk rebana yang terdapat dalam ensemble musik sinkretik yang lain. Bagi suku-bangsa Bajau. Rebab berfungsi sebagai alat musik penghibur diri. Pada sisi tabung berkenaan. Beduk adalah gendang satu atau dua membran yang menutupi lubang depannya dan bentuknya memanjang (elongated). dua lubang berbentuk empat persegi dilubangi untuk menghasilkan suara gong ibu dan anak melalui kaedah petikan tali. Gendang ini biasanya digunakan dalam kesenian musik ‗Bertitik‗ untuk memainkan pola pukulan seperti irama ‗Kedidi‗. alat musik ini digunakan dalam acara meratok (meratap). Kemban rotan juga dipasang pada kedua- 17 . Ujung batang yang berukuran lebih besar ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang. bedug menimbulkan suara berat. Bedug biasanya dikenal sebagai salah satu kelengkapan masjid untuk memberi tanda waktu dan memanggil orang Islam bersembahyang. rendah. Rebab dimainkan dengan sendiri untuk mengiringi nyanyian yang dikumandangkan oleh pemainnya. yaitu sejenis gendang satu muka. Bedug terbuat dari sepotong batang kayu besar atau pohon enau sepanjang kira-kira satu depa atau lebih. Kecapi buluh mempunyai enam tali yang ditegangkan dengan diperkuat oleh kayu penungkat (bridge). Gendang itu diposisikan tegak di atas lantai dan dipukul dengan tangan. Sedangkan bagi masyarakat Brunei yang berdomisili di Sabah. bernada khas.  Bedug. Kecapi Buluh juga dikenali sebagai ‗Gendang Kecapi‗. Pukulan rebana serta nyanyian Adai-Adai diadakan untuk merayakan pesta atau menyambut tamu kehormatan.bila ditabuh. terdapat juga sejenis rebana (gendang panjang) yang mempunyai satu muka.  Rebab. Peranannya dalam budaya masyarakat Melayu khususnya di Nusantara adalah bersifat non-musical. tetapi dapat terdengar sampai jarak yang cukup jauh. Kecapi buluh dibuat dari tabung-tabung buluh yang terpilih dan tali-talinya juga dikupas dari sebagian kulitnya tanpa diputuskan hujungnya. Selain itu. Dalam suatu pertunjukan. Bagian tengah batang dilubangi sehingga berbentuk tabung besar.  Kecapi. gendang rebana sering juga disebut ‗rempana‗. yaitu mengiringi dari tempat tersembunyi ketika sanak keluarga menangisi anggota keluarga yang meninggal.

dua bagian penghujung badan Kecapi untuk menentukan jarak getaran bagi tali-tali tersebut apabila proses penalaan dilakukan.  Canang. Canang adalah alat musik idiofon dari perunggu yang terdapat di Jambi. Canang terdiri atas 4 - 5 alat berbentuk bonang dengan garis tengah antara 30 dan 40 cm. Alat ini diletakkan berjejer di atas kerangka kayu atau rentangan rotan. Sebagai pemukul, digunakan sepotong kayu atau rotan. Sepasang canang dapat dimainkan oleh satu orang, adakalanya dimainkan oleh dua orang.  Tetawak. Tetawak adalah sejenis alat musik berbentuk gong yang terdapat di Jambi. Alat ini dibuat dari perunggu dengan ukuran yang lebih kecil dari gong dan ditabuh dengan alat pukul khusus seperti penabuh gong. Tetawak di Jambi bergaris tengah 35 sampai 40 cm. cara menabuhnya mirip dengan cara menabuh gong. Tetawak termasuk salah satu barang pusaka bagi suku-bangsa Melayu di Sumatera. Pada masa lampau tetawak berfungsi sebagai alat musik dan alat pemberi tanda bahasaya. Sebagai alat musik, tetawak digunakan dalam orkes tradisional, orkes Melayu, atau perangkat gending untuk mengiringi tari pencak.  Nobat. Salah satu contoh musik yang berperan besar di kalangan Istana adalah seni Nobat. Di Tanah Melayu, Nobat merupakan musik yang berfungsi besar di Istana. Nobat adalah salah satu jenis musik kesenian Melayu sejak 400 tahun yang lalu. Nobat dikenal sebagai seni persembahan Istana Di Raja Melayu, khususnya di Negeri Perak, Kedah, dan Kelantan. Nobat Kedah adalah nobat yang paling lama dalam sejarah kesenian Melayu. Bahkan masih kekal hingga saat ini. Nobat adalah sejenis pancaragam Di Raja yang hanya dimainkan di istana dan pemain musiknya terdiri dari orang-orang tertentu. Sudah berabad-abad, nobat hanya sinonim di telinga penduduk yang tinggal di sekitar kawasan nobat, sering dimainkan seperti Alor Setar, Kuala Kangsar, Kelang dan Kula Terengganu. Sedangkan masyarakat luar tidak banyak yang mengetahui mengenai Nobat. Bertitik tolak dari sini, Yang Dipertuan Agong pertama yang dilantik selepas negara mencapai kemerdekaanm, yang Yang Dipertuan Besar Negeri Sembilan meniadakan musik Nobat sebagai musik istana. Nobat telah dimainkan di istana negara sebagai pengesahan kepada pertabalan itu. Sejak itu Nobat mulai dikenal masyarakat umum. Namun seiring dengan perubahan zaman dan pertukaran waktu, pertabalan ini semakin dilupakan dan banyak generasi muda yang tidak mengetahui tentang Nobat.  Nafiri.

18

Nafiri ialah sejenis alat tiup horn seperti seruling yang dibuat dari perak dan berukuran panjang 32 inci atau 33 cm. Bunyinya terdengar sayup-sayup sampai. Nafiri dimainkan dalam musik nobat dalam majlis hiburan kaum kerabat diRaja (kerajaan), mengiringi istiadat-istiadat istana, istiadat pertabalan, hari keputeraan Sultan, perkahwinan Diraja dan upacara sambutan Raja.            Lengkara . Katambung (Kalimantan Tengah). Guriding: Alat Musik Tradisional Orang Banjar, Kalimantan Selatan. Rapai, Alat Musik Tradisional Aceh. Serune Kalee, Alat Musik Tradisional Aceh. Dambus: Alat Musik Tradisional Pangkalpinang, Kepulauan Riau. Sampe: Alat Musik Tradisional Melayu Dayak di Kalimantan Timur. Kelentangan: Alat Musik Tradisional Orang Melayu Kalimantan Timur. Serunai . Gong . Seruling .

2. Kesenian Musik Tradisional.  Musik Bambu Hitada Kesenian Tradisional Maluku Utara. A. Asal-usul Kebudayaan merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan Tuhannya, antara manusia dengan sesamanya, dan antara manusia dengan alam dimana mereka hidup. Oleh karena polapola interaksi yang terjadi berbeda-beda, maka kebudayaan yang dihasilkan berbeda-beda dan mempunyai keunikan masing-masing. Salah satu kebudayaan yang cukup unik tersebut adalah Musik Bambu Hitada. Musik tradisional ini merupakan salah satu kesenian tradisional masyarakat Halmahera, Maluku Utara. Menurut Tengku Ryo, musik tradisional lahir dari proses panjang interaksi manusia dengan alam. Oleh karena alam yang menjadi sumber inspirasi berbeda-beda, maka musik yang dihasilkannyapun juga berbeda-beda, tidak hanya pada bunyi-bunyiannya, tetapi juga pada alatalat yang digunakan untuk menghasilkan bunyi-bunyian tesebut. Lebih lanjut, Tengku Ryo mengatakan bahwa musik tradisional tidak saja digunakan untuk hiburan, tetapi juga digunakan oleh masyarakat yang memegang teguh tradisi untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Mereka berkomunikasi dengan Tuhan menggunakan irama musik dan nyanyian . Pendapat Tengku Ryo di atas dapat kita gunakan untuk membaca sejarah munculnya kesenian tradisional, seperti halnya Musik Bambu Hitada yang pada kesempatan kali ini menjadi fokus
19

pembahasan. Bambu bagi masyarakat Halmahera, tidak saja dapat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat rumah, pagar, tiang, dipan, rakit sungai, dan permainan bambu gila, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai alat musik. Kesenian dengan bambu sebagai peralatan utamanya oleh masyarakat Halmahera disebut Musik Bambu Hitada atau Hitadi Bagi masyarakat Halmahera, Musik Bambu Hitada merupakan hasil kreativitas yang tidak saja berfungsi untuk menghibur masyarakat, tetapi juga untuk kelengkapan upacara, seperti upacara perkawinan dan upacara syukuran hasil pertanian. Seiring perkembangan zaman, dan semakin gencarnya musik-musik modern memasuki relung-relung kehidupan masyarakat desa, musik tradisional, seperti halnya Musik Bambu Hitada, semakin tersisihkan. Selain tersisihkan, fungsi musik tradisional ini juga mengalami reduksi, dari musik sakral-profan menjadi sekedar musik profan yang sengaja diproduksi untuk kepentingan pasar. Jika pada awalnya Musik Bambu Hitada berada pada ranah sakral-profan, maka saat ini telah mengalami reduksi fungsi sehingga hanya berada di ranah profan. Kondisi ini harus disikapi secara arif dan bijaksana oleh segenap stake holder agar musik tradisional, seperti Musik Bambu Hitada, tidak musnah tergilas musik modern yang lebih canggih dan tidak kehilangan fungsi-fungsi tradisionalnya. Menurut penulis, ada tiga hal yang harus dilakukan untuk menyelamatkan Musik Bambu Hitada. Pertama, perlu ditumbuhkan rasa memiliki masyarakat, khususnya anak-anak, terhadap Musik Bambu Hitada. Sejak dini anakanak harus dikenalkan tidak saja kepada bagaimana membuat dan memainkan Musik Bambu Hitada, tetapi juga nilai-nilai apa saja yang dikandungnya. Kedua, melakukan pengembangan Musik Bambu Hitada sehingga dapat diterima oleh masyarakat, namun harus tetap berlandaskan nilai-nilai lokal. Munculnya kelompok-kelompok Musik Bambu Hitada merupakan fenomena positif terhadap keberlangsungan musik ini. Namun pengembangan harus dilakukan secara hati-hati agar Musik Bambu Hitada tidak kehilangan ruhnya. Ketiga, mengembangkan dan mengemas Musik Bambu Hitada menjadi paket-paket wisata. Dengan cara ini, Musik Bambu Hitada akan mampu menjadi penopang kebutuhan ekonomi para pelestarinya. Agar mampu menjadi paket-paket wisata yang menarik, maka pemerintah harus memfasilitasi masyarakat untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan memainkan Musik Bambu Hitada, serta kemampuan menejerial pengelolaan kelompok musik. B. Peralatan Untuk memainkan Musik Bambu Hitada, peralatan-peralatan yang diperlukan antara lain Ruas Bambu. Sebagaimana namanya, maka peralatan utama Musik Bambu Hitada adalah batangan bambu. Batangan bambu yang dijadikan peralatan Musik Bambu Hitada biasanya hanya terdiri dari 2 ruas dan panjangnya tidak lebih dari 1,75 m. Biasanya batang bambu ini sudah sudah
20

 2. Agar menghasilkan nada tone yang berbeda-beda. Seperti halnya Bambu Hitada. Cara Memainkan Secara garis besar. Satu atau dua buah biola tradisional. D. Pemain Satu grup kelompok Musik Bambu Hitada biasanya beranggotakan 5 hingga 13 orang. bukan pemain alat musik. Semakin banyak orang.dilobangi sesuai nada tone. maka ukuran bambu baik panjang maupun besarnya berbeda-beda. Alat musik ini biasanya juga dicat warna-warni. Agar tampilan bambu lebih menarik dan indah. Jika pun ada perempuan. Mengecek personel. suara musik yang dihasilkan akan semakin semarak. dan Juk. biola tradisional ini juga dicat warna-warni. Karung goni. Biasanya. biasanya berperan sebagai vokalis.  Cikir. Alat ini dibutuhkan jika Musik Bambu Hitada dimainkan di atas ubin. Cikir. Cek personel sangat diperlukan untuk mengetahui kesiapan masingmasing anggota kelompok untuk memainkan alat musik sesuai dengan tugasnya masingmasing. Kesiapan peralatan sangat menentukan sukses tidaknya permainan Musik Bambu Hitada. karung goni dipakai agar ubin dan batang bambu tidak mudah rusak ketika dibenturkan. Tahap memainkan 21 . dan tahap memainkan. permukaan bambu dicat warna-warni. Di dalam batok kelapa tersebut kemudian diisi dengan beberapa butir kerikil bulat atau biji kacang hijau kering. Tahap Persiapan Pada tahap ini. Alat ini berbentuk gitar kecil yang dibuat sendiri dan dicat warna-warni. hal-hal yang harus dilakukan antara lain:  Mengecek peralatan. Cikir. Beberapa buah Juk.   C. personel musik ini semuanya laki-laki. 1. dan karung goni harus dicek apakah dalam kondisi siap pakai atau tidak. Peralatan seperti Bambu Hitada. Dengan kata lain. Juk. biola tradisional. yaitu tahap persiapan. Alat musik ini terbuat dari batok buah kelapa yang masih utuh. ada dua tahapan untuk memainkan Musik Bambu Hitada.

bambu tidak sekedar bahan baku untuk membuat rumah dan benda-benda lainnya. Jika di atas ubin. Musik ini merupakan pengejawantahan dari nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam masyarakat Halmahera. seperti upacara perkawinan. Nilai-nilai Musik Bambu Hitada merupakan bagian dari khazanah kebudayaan Halmahera. dan biola tradisional dengan cara talinya dipukul-pukul. nilai kebersamaan. E. Tanpa kebersamaan. Pertama. Dengan cara ini. kreativitas. Setiap orang harus taat dan mematuhi sistem aturan yang berlaku. tidak mungkin Musik Bambu Hitada menghasilkan irama musik yang menarik. Ketiga. maka dengan sendirinya Musik Bambu Hitada menjadi benda sakral. tetapi pada awal perkembangannya. tetapi juga dapat menjadi media untuk berkreativitas dalam berkesenian. maka permainan Musik Bambu Hitada bisa segera dimulai. Batang bambu dibunyikan dengan cara dibanting tegak lurus di tanah. ketaatan kepada sistem aturan. Selain itu. kebersamaan. Dalam permainan musik ini. nilai sakral. pada sisi yang lain. Sebagai pelengkap upacara-upacara. Nilai-nilai tersebut di antaranya adalah: nilai sakral. Dalam kebersamaan. label sakral ibarat pisau bermata dua. maka di atas tersebut diberi alas karung goni. dan melakukan komunikasi dengan sakral. Kedua. nilai kreativitas. Musik Bambu Hitada juga menjadi media kreatif untuk membangun relasi sosial dengan masyarakat pada satu sisi. niscaya akan tercipta tata kehidupan yang tertib. Musik Bambu Hitada mengajarkan kepada kita untuk senantiasa membangun kebersamaan dengan pihak lain. Posisi sakral Musik Bambu Hitada harus disikapi secara cerdas. kita dituntut untuk tidak saja menghormati orang lain. musik ini menjadi pelengkap upacara-upacara sakral. Semua alat musik dimainkan secara bersamaan sehingga menghasilkan satu irama musik yang enak didengar. Musik Bambu Hitada mengajarkan kepada kita agar senantiasa patuh dan taat terhadap ketentuan yang telah 22 . dan menjadi penghambat perkembangan musik ini. setiap orang hanya mampu memegang dua batang bambu yang masing-masing hanya memiliki nada satu tone. tetapi juga rela dengan peran-peran yang dilakukan masing-masing personel. Cikir dibunyikan dengan digoyang-goyang. Keempat. sebagai mana disebutkan pada nilai sakral di atas. Maluku Utara. dan ketaatan kepada sistem.Setelah semua peralatan dan para pemain musik telah siap. Tujuannya untuk meredam efek dari benturan dua benda keras (bambu dan ubin). Walau kini Musik Bambu Hitada lebih menonjol aspek hiburannya. Di tengah kondisi masyarakat yang semakin individualis. juk dengan cara dipetik. Ia dapat menjadi benteng perisai musik ini sehingga tidak punah pada satu sisi. Keberadaan Musik Bambu Hitada merupakan salah satu bukti kreativitas masyarakat Halmahera. Bagi masyarakat Halmahera. Menurut penulis.

Seperti efek domino. moresco sudah dikenal dengan nama musik keroncong. moresco cepat terkenal dan diminati banyak kalangan. Bentuk awal musik fado disebut moresco yang diiringi oleh alat musik dawai (ukulele). Perkembangan musik keroncong menemui titik penting saat muncul istilah periode ―keroncong abadi‖ (1920-1959). Apa jadinya jika masing-masing personel Musik Bambu Hitada membuat aturan sendiri? Tentu sebuah irama musik yang sumbang dan tidak akan enak untuk didengar. 2000: 419).B. Mulai dari Yogyakarta. Di daerah inilah para tawanan perang memainkan musik fado. Kristanto. Kini kawasan tersebut dikenal sebagai Kampung Tugu. Salah satu pengaruh baik itu terdapat pada seni musik keroncong. Langgam memiliki ciri khusus pada penambahan instrumen antara lain siter. baik menyangkut mikanisme memainkan alat. tapi perlu diakui di sini bahwa keroncong mendapat pengaruh musik atau alat musik dari Barat. sejenis musik yang memiliki hubungan historis dengan Portugis. Goa (India). Solo. 23 . Asia. Malaysia. Salah satu bangsa yang diduga kuat mempengaruhi musik keroncong sampai menjadi salah satu kebudayaan Melayu adalah Bangsa Portugis. (www.  Keroncong Johor: Keroncong dengan Irama Melayu. dan opsir Portugis. ternyata pengaruh baik kaum kolonialis tetap dilestarikan. Malaka. saron.ditetapkan. kendang (bisa diwakili dengan modifikasi permainan cello ala kendang). bahkan ke luar negeri. Langgam sendiri adalah bentuk adaptasi keroncong terhadap musik gamelan Jawa.com. Pengaruh periode ―keroncong abadi‖ inilah yang kemudian turut terbawa sampai ke Johor. edisi 18 November) Para tawanan perang ini kemudian dibawa ke Batavia (Jakarta) dan ditempatkan di kawasan yang waktu itu disebut Tanah Serani (Jakarta Utara). Malaysia. Dirunut dari kisahnya. Di bidang kebudayaan misalnya. Sekitar abad ke-19. Malabar. Asal Usul Pengaruh kaum kolonialis ternyata tidak selamanya buruk. (J. Kekalahan perang memberi konsekuensi munculnya para tawanan perang yang umumnya berasal dari keturunan Bengali. lalu dikenal di Belanda pada abad ke-16. Salah satunya mewabah di Johor. A. Keroncong akhirnya menyebar ke Nusantara. Meskipun terdapat pro dan kontra apakah keroncong termasuk musik asli Melayu atau tidak.kompas. atau sistem organisasi permainan. Keroncong Asli. Maluku. musik jenis moresco adalah irama tari Bangsa Mor yang tumbuh di Portugal dan Spanyol pada abad ke-15. dan Langgam. Pengaruh Portugis pada keroncong dapat dirunut melalui kisah jatuhnya Malaka dari Portugis ke Belanda pada 1648. dan adanya suluk berupa introduksi vokal tanpa instrumen untuk membuka sebelum irama dimulai secara utuh . Pada periode ini muncul bentuk keroncong jenis Stambul.

Yayasan ini sengaja dibentuk untuk mendukung tumbuhnya kelompok seni keroncong dan gamelan di seluruh distrik di Johor. Munculnya lagu keroncong dengan irama Melayu ini diikuti pula dengan tumbuhnya beberapa grup keroncong. Zainal Ibrahim. Di awal terbentuknya grup keroncong tersebut. perkembangan musik keroncong di Johor didukung pula oleh Yayasan Warisan Johor (Johor Heritage Foundation) yang berlokasi di JKR 293. Daerah tersebut misalnya di daerah Johor (Batu Pahat dan sekitarnya). Fax. Amin Johor Bahru. Di sinilah akulturasi antara budaya keroncong dengan Melayu dimulai. hingga disiarkan di beberapa stasiun radio di Johor. dan Perak Di Johor sendiri. Keroncong dapat tumbuh subur di daerah yang mempunyai penduduk orang Jawa. Johor. pantai barat negeri Selangor. khususnya di Johor Bahru telah terbentuk beberapa grup musik keroncong seperti ‗Suara Timur Keroncong Orkes‗ di Kampung Stulang Darat. 80100 Johor Bahru. Sekitar tahun 1950-an di Johor. Puteh Ramlee. Mahzan Manan dan Muhammad Ariff Ahmad. 07-2267549. Akulturasi keroncong-Melayu turut memberi andil munculnya musisi keroncong dari Johor. Orang-orang inilah yang kemudian mengembangkan keroncong. Mereka menciptakan lagu-lagu keroncong dengan corak Melayu seperti Zubir Said.Perkembangan keroncong di Malaysia sendiri tidak lepas dari kedatangan pekerja dari Jawa dan masuknya gamelan pada abad ke-18. Program pengembangan musik keroncong telah dimulai sejak 1997. Telp. Daerah sekitar semenanjung menjadi tempat dengan populasi orang Jawa yang cukup banyak. Tapi seiring perkembangan zaman dan komunitas penikmat. Sebagai langkah awal. warga di kalangan kaum Baba dan Nyonya (sebutan untuk orang-orang Cina di Semenanjung Malaka) juga sangat menggemari musik keroncong. Tapi revolusi musik keroncong mulai terjadi selepas Perang Dunia ke-II. Perkembangan keroncong semakin pesat dengan banyaknya minat dari warga Johor pada kesenian ini (keroncong). musik keroncong mulai digubah ke dalam orkestra. dalam program ini diambil 5 orang tenaga pengajar keroncong dari Indonesia. ‗Pepat Keroncong Party‗ di Kampung Tambatan dan Mohd. Jalan Mariamah. serta ‗Mawar Puteh Keroncong Party‗ di Kampung Chik Ami Ngee Heng yang diketui oleh Encik Omar bin Abu Samah. Sudar Mohammad. masuk ke dunia rekaman. biasanya para grup mempertunjukkan musik keroncong di berbagai jamuan atau pesta. Dua di antara 5 24 . Mohd. Wan Yet. kumpulan gitar rancak. Ipoh. Mulai saat itu. 07-2266172. Selain radio. Johar Bahar. perkembangan musik keroncong awalnya didominasi lagu-lagu yang berasal dari Indonesia. Ahmad Jaafar. beberapa lagu dengan irama Melayu mulai memasuki musik keroncong. Selain orang Jawa.

Salah satu eksistensi tersebut ditunjukkan oleh Yayasan Warisan Johor dalam International Keroncong Festival (IKF) 2008 yang diselenggarakan pada 4-6 Desember 2008 di Pendopo Pagelaran Sitihinggil Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Violin digunakan dalam musik keroncong sebagai alat melodi. Mersing. 3. Yayasan Warisan Johor. Acara ini rutin digelar di setiap tahun. Surakarta. Tidak hanya di dalam negeri. Masih melalui Yayasan Warisan Johor. Viola lebih besar daripada violin dan bunyi viola lebih kasar. seperti di Batu Pahat. Flute menghasilkan bunyi yang lembut sehingga sesuai dengan musik keroncong. sering digelar lomba musik keroncong dan nyanyian lagu-lagu keroncong di seluruh daerah negeri Johor. Acara ini diikuti 15 peserta dari Indonesia dan 1 dari Malaysia yang diwakili oleh Yayasan Warisan Johor. Violin dan Viola mempunyai sedikit perbedaan. Bengkel ini telah diresmikan keberadaannya pada 15-18 Juni 1999 di Pusat Kegiatan Seni.orang pengajar tersebut adalah Kuntoro Edhi S. Peralatan tersebut antara lain: 1. sepanjang tahun 2000. Seruling (Flute) Sejenis alat musik tiup. peralatan yang dipakai dalam setiap jenis musik keroncong secara umum sama.Pd dan Suranto Hadi Widodo. Peralatan (Alat Musik) Agak berbeda dengan musik keroncong di Indonesia. bahkan di luar negeri Yayasan Warisan Johor juga menunjukkan eksistensinya. Dalam IKF 2008. Dari sini muncul pembentukan bengkel-bengkel musik atau tempat latihan musik keroncong. Dari bengkel musik keroncong ini lahir pula grup keroncong di beberapa daerah. dan Segamat. Kluang. musik keroncong di Johor dipadukan dengan irama Melayu. 2. Tidak kurang dari 25 album keroncong dengan irama khas Melayu. Sebutan umum untuk alat ini ialah biola. lagu ―Gerimis Mengundang‖ yang dibawakan oleh Yayasan Warisan Johor dengan vokalisnya Wahidah A. Cuk (Ukulele) 25 . sanggup memberikan warna tersendiri. Kota Tinggi. musik keroncong dengan sentuhan irama Melayu B. Johor Bahru. muncul atas kerja keras Yayasan Warisan Johor. Biola (Violin) Alat musik berdawai empat ini dimainkan dengan cara digesek dengan alat penggeseknya yang khas. Meski demikian. Pontian.R. Selain itu usaha keras dari Yayasan Warisan Johor tampak pula pada keberhasilan yayasan ini dalam mengeluarkan album keroncong.

Mochtar. 26 . Tapi meski bercirikan Langgam. yaitu G. pianis orkes studio NIROM Surabaya menggubah lagu ―Pulau Brandan‖ sekitar tahun 1918-1919. Inilah yang membedakan antara Langgam di Jawa dengan musik keroncong di Johor. Di sinilah celah yang memungkinkan masuknya irama Melayu ke dalam keroncong. 4. Lagu-lagu dari daerah ini (Jawa) sifatnya lebih tenang dan lembut. Tapi dalam musik keroncong. Cuk adalah alat utama untuk musik keroncong. alat musik berdawai empat ini dimainkan dengan cara dipetik seperti gitar. D. Tipe Musik Keroncong Johor Tipe musik keroncong yang ada di Johor bisa dirujuk dari akulturasi antara budaya Jawa dan Melayu. Akibatnya. yaitu keroncong yang dimainkan di pagelaran komedi khas Melayu yang disebut komedi stambul. Selo (Cello) Sebenarnya cello dimainkan dengan cara digesek. Irama dan perpindahan nadanya lambat. Gitar Alat musik berdawai enam ini digunakan dalam musik keroncong. Ciri Langgam merupakan sebuah ciri yang melekat kuat pada musik keroncong yang menjamur di wilayah Jawa. Cak (Tenor Banjo) Alat musik berdawai empat ini berpasangan dengan cuk (ukulele) dan digunakan dalam musik keroncong untuk meningkatkan irama. Dari dua tipe yang bersatu (Langgam dan Stambul). Irama cengkok Melayu sendiri dapat dirujuk ketika S.Merupakan alat musik berdawai empat. 5. musik keroncong di Johor tetap mempunyai ciri khas tersendiri. Tapi dalam musik keroncong dimainkan dengan cara dipetik dan hanya tiga dawai saja yang dipakai. Cengkok keroncong gubahan pianis asal Padang. Dari akulturasi ini. maka sebenarnya musik keroncong di Johor bisa pula berbaur dengan tipe Stambul. Double-Bass Alat musik paling besar ini mempunyai empat dawai. dan A. Sumatera Barat ini sangat khas bergaya Melayu. C. perkembangan keroncong melahirkan lagu jenis Stambul. sehingga memungkinkan banyak cengkok dalam menyanyikan lagunya. bisa disimpulkan jika tipe yang dipakai dalam musik keroncong di Johor bercirikan Langgam. yaitu aroma irama Melayu. 7. Dalam orkestra simfoni alat ini dimainkan dengan cara digesek.M. Biasanya dipergunakan gitar akustik 6. khususnya Yogyakarta dan Solo.

. . . . | I . . Pertama A . | V7 .| Verse A |V7 . Meski sudah memiliki bentuk baku. . . |V . | IV .. |I . . . |I . . panjang 32 birama. | V7 . |IV . . . yakni pengulangannya langsung pada bagian B. . . V7 . . | I . | |I . . . . . . . Alur akord Stambul Keroncong adalah sebagai berikut. | |V . . |I . | I .B .. | |IV . .| . . |V . . . . . . . . ..adalah tacet atau iringan tidak dibunyikan):         |I . . . | IV . . .. . . . . . . . .Verse A . |IV . . |V . | IV .Bridge B . . Akan tetapi pada beberapa grup gendang beleq saat ini. .| . |I . .. | dibuka dg broken chord I utk mencari nada |IV . .Verse A. . . . . . |V . . . . . . . . | |I . . . Asal usul Sasak adalah nama suku yang mendiami pulau Lombok.|I . Suku ini mempunyai tradisi kebudayaan berupa kesenian gendang beleq. V7 . Kedua. . . . . . | I . | I . . .. | IV . | V7 . |IV . . . .A . . . | V7 . . | II# .A dengan pengulangan dari bagian A kedua seperti lagu standar pop: Verse A . penari dan penabuh gendang beleq dimainkan oleh orang yang berbeda. . Alur akord Langgam sebagai berikut:     Verse A | V7 . | |V . |V . . | I . . . |I . (tanda . V . |I . . . . | I . V . hal ini dikarenakan sang penabuh menari sambil membunyikan gendang beleq. . | II# . . . | V . . |I .. | V7 . | I . . Tentang kesenian ini masyarakat Lombok ada yang menyebut musik gendang beleq dan ada yang menyebut tari gendang beleq. |V . . | I . . | Verse A |V7 . . pulau yang ketika zaman Belanda bernama Sunda Kecil.1. . Kedua pandangan di atas ada benarnya. |I . |IV . | V7 . V . . .|IV . . . . . . Nama "stambul" diambil dari nama Istambul di Turki. | I . | I . |IV . V7 . . . . | Bridge B |I7 . namun pada perkembangannya irama ini lebih bebas diekspresikan. 27 . Tipe Langgam Tipe Langgam sendiri mempunyai dua versi. . . karena musik dan tari terekspresi melalui bunyi dan gerak dalam pertunjukan gedang beleq. . . | I . | |I . |IV . |I .. |I . |I . . |  Gendang Beleq : Musik Perang Suku Sasak. | 2. Tipe Stambul Nama Stambul merupakan jenis keroncong yang namanya diambil dari bentuk sandiwara yang dikenal pada akhir abad ke-19 hingga paruh awal abad ke-20 di Indonesia dengan nama Komedi stambul. . . . A.

dan perisean merupakan pengaruh dari Kerajaan Bali.. ―Selain bentuknya yang besar. dan jika dipukul (tabuh) akan berbunyi dang. pada saat yang sama. Menurut Mamiq Hidayat. 1980 : 2). acara ulang tahun kota. ikut-ikutan menari. dan ulang tahun provinsi. Pada zaman dahulu sekaha berasal dari masyarakat yang dipilih oleh sekaha senior. dan seruling. Saat ini sekaha direkrut dengan cara mengundang siapa saja yang ingin berlatih menjadi sekaha (biasanya di rumah pemimpin sekaha yang sudah ada). yaitu untuk mengiringi dan memberi semangat para ksatria dan prajurit kerajaan Lombok yang pergi atau pulang dari medan perang. sapi atau kerbau. Dengan demikian gendang beleq berarti gendang besar. Musik gendang beleq difungsikan juga sebagai pengiring upacara adat seperti merarik (pernikahan). lebih besar ukurannya dari gendang yang dipakai di Lombok dan daerah lain umumnya. pencek. Sejarah mencatat bahwa Lombok pernah dikuasai oleh Kerajaan Bali yaitu Klungkung (abad 17) dan Karangasem (abad 18) dalam rentang waktu sangat lama (Suhartono. juga begawe beleq (upacara besar). bahkan zaman dulu yang berdiri hanya gendang dan beberapa penari saja. Pada permulaan abad 17. irama.dang atau dung. ritme dan suara serulingnya nampak seperti pada musik Bali. Kesan pertama kali mendengar. Bunyi dang. alat musik yang lain dimainkan sambil duduk‖(Wawancara. Maret 2009). tampaknya juga berbekas pada musik gendang beleq ini. Musik gendang beleq dilengkapi juga dengan gong. terumpang. gedang beleq. Lombok menjadi perebutan antar Raja Bali Karangasem dan Makasar dari Sumbawa.Gendang beleq merupakan sebuah alat musik tabuh berbentuk bulat panjang. Adapun awalan gen hanyalah pelengkap untuk memudahkan penyebutan. gendang dalam pertunjukannya menempati posisi paling depan sendiri. Saat dimainkan sekilas akan terdengar tidak teratur bunyinya. dari mulai anak muda sampai orangtua. salah satu pemerhati kesenian Sasak. dengan kedua sisinya berlapis kulit kambing. Kata beleq dalam bahasa Sasak berarti besar. Gendang beleq dipertunjukkan juga untuk hiburan semata seperti festival.dang itulah nampaknya yang diabadikan untuk menamainya. Latar belakang sejarah kolonialisasi Bali yang cukup panjang. oncer. Pada Abad 17. Setyaningsih (2009) dalam tesisnya menulis bahwa tradisi sasak seperti merariq. ngitanang atau potong loloq (khitanan). terbuat dari pohon meranti yang dilubangi tengahnya. atau hanya sekedar bersorak gembira. Para penonton biasanya akan berdiri menunggu di pinggir jalan. dan ramai.. Para sekaha ini 28 . serta suara yang paling keras.dung. ngurisang (potong rambut bayi).. orang-orang Makasar dari Sumbawa menyeberang Selat Alas dan membnagun kontrol politik di wilayah Lombok Timur (Kraan. Musik gendang beleq dimainkan oleh dua orang pemain yang disebut sekaha. orang Bali dari Karangasem menyeberang Selat Lombok dan mendirikan beberapa perkampungan serta membangun kontrol politik diwilayah Lombok Barat . dinamai gendang beleq karena . Musik gendang beleq konon pada zaman dahulu digunakan sebagai musik perang. 1970).

Namun demikian. yang tidak boleh ditingalkan dan harus dipakai serta bercorak batik adalah sapo„ (ikat kepala). lebih banyak suka naik motor kebut-kebutan. Mereka menganggap kelompok gendang beleq seperti ini tidak melestarikan budaya dengan utuh. Musik gedang beleq sejak dahulu dipertunjukan dengan cara tradisional. sekarang saya bisa tabuh gendang. Kata Mamieq Atun. dodot. dengan bordir atau sablon tulisan nama kelompok di belakang seragam. Lenek. Peralatan Berikut marilah kita mengenal alat-alat yang terdapat dalam musik gendang beleq : 29 . bukan memainkannya. dodot (ikat pinggang). Lotim saat mengobrol disanggarnya pertengahan juni 2009 lalu. ulang tahun kota. Musik gendang beleq dikelola sendiri oleh masyarakat secara mandiri. seperti rokok Dji Sam Soe seperti pada foto. dan bebet (kain yang melapisi pinggang seperti pada pakaian Melayu Minangkabau).kebanyakan adalah keturunan. memakai anting-anting atau hanya sekedar memakai kaos. biasanya mereka mendirikan komunitas-komunitas budaya di beberapa kampung Lombok. Masyarakat membiayai aktifitas mereka dari hasil manggung seperti untuk festival budaya. dan yang paling sering untuk mengiringi upacara adat merarik. artinya mereka saat ini menjadi sekaha karena dahulunya bapak atau kakeknya adalah sekaha juga. Cemoohan juga sering ditujukan pada sekaha yang berusia muda. B. Ini berbeda dengan zaman dahulu dimana gendang beleq masih banyak terdapat di kampung-kampung Lombok. nongkrong di jalan atau gang. Beberapa kelompok gendang beleq saat ini membuat seragam sendiri. pemimpin sanggar Bao Daya. Anak-anak muda Lombok sekarang. masyarakat tertentu (baca : orangtua Sasak) memandang perilaku ini negatif. Satu hal yang menjadi keluhan para pelestari gendang beleq saat ini adalah sulitnya mencari sekaha. Namun sekarang karena pengaruh zaman modern. Kedua atribut ini diangggap penting. bebet sembarangan. karena dianggap satu-satunya identitas yang membedakan dengan musik modern. seruling atau gong‖. penggembira kampanye salah satu partai tertentu. dimana ketika pertunjukan gendang beleq mereka memakai sapo„. bergaya pakai handphone atau mode baju atau kaos daripada diajak belajar musik gendang beleq. ―Saya jadi begini juga keturunan. dulunya bapak saya penabuh gendang. Semua sekaha dalam pertunjukan gendang beleq harus memakai pakaian adat Sasak lengkap dengan atributnya. bahkan sesuai dengan pesanan sponsor. menghabiskan waktunya di depan televisi menonton sinetron atau acara musik populer yang memang menjamur saat ini. karena tidak memakai seragam adat. Melihat kondisi ini. baju dan celana sekaha berbeda-beda warna antar kelompok gendang beleq.

Ada juga 30 . terbuat dari kuningan atau tembaga. terbuat dari kuningan atau tembaga. Terdapat dua model seruling yang di pakai dalam gendang beleq. 4. Kenceng ini terdiri dari dua pasang. masing-masing orang memegang sepasang. terlihat tidak menyulitkan pemain untuk memukulnya. Biasanya perempuan hanya sebagai penari tambahan saja. Oncer atau petuk. dibuat dari bambu dengan lubang-lubang kecil di tubuh bambu untuk menghasilkan bunyi merdu. Alat pemukul sama dengan penabuh hanya balutan kain agak kecil dan tipis. dirajut benang dan dilapisi lem agar kuat (bentuk mondol). terbuat dari kuningan juga. panjang dan berat. dengan sekaha cadangan untuk penabuh gendang atau peniup seruling. hampir sama dengan terumpang hanya ukurannya lebih besar.1. 7. berbentuk seperti piring dengan tengah luarnya diberi tonjolan dan tali untuk pegangan. Di ujung kanan kiri gendang dipasang pengait untuk memasang tali atau selendang agar dapat diselampirkan (digantungkan) di leher atau bahu. Gendang beleq. Kenceng (dibaca seperti kata kelereng). Dalam satu rombongan musik gendang beleq terdapat kurang lebih 17 sekaha. Pemain atau Sekaha Pemain gendang beleq dalam bahasa Sasaknya disebut Sekaha. alat tabuh gendang berupa kayu pohon kelapa sepanjang 50 centimeter dengan ujungnya dibalut kain. yang panjangya kurang lebih 50 centimeter dan 30 centimeter. sejak dulu pemain gendang beleq pasti laki-laki. berbentuk silinder dengan lubang yang besar ditengahnya berdiameter kurang lebih 50 centimeter dan panjang 1. jika dipukul akan menghasilkan suara yang mendengung. C. 2. berbentuk seperti kenceng tetapi bentuknya kecil-kecil dan diletakkan pada sebuah papan kayu yang digantung di leher. terkadang 20 atau lebih. Terumpang terbuat dari kuningan. berbentuk seperti gong tetapi ukurannya lebih kecil dari terumpang. Alat penabuh dan pemukul. Menurut keterangan beberapa sekaha.5 meter. 5. 3. karena berat menggendongnya. lubang kayu ditutup dengan kulit sapi atau kambing yang telah disamak. Bunyi dan irama kenceng inilah yang membuat musik gendang beleq terdengar sama dengan musik Bali. Jenis kelamin semua sekaha adalah laki-laki. Pencek. alat ini berbentuk seperti wajan besar yang tengahnya terdapat bundaran kecil yang berupa benjolan. Terumpang. dari mulai anak kecil umur 7 tahun sampai orangtua umur 60 tahun. terbuat dari pohon meranti besar gelondongan yang dipotong. Suling atau seruling. 6. Gong. 8. Bentuknya yang besar. dalam gendang beleq terdapat dua buah terumpang.

6. 4. Kenceng dimainkan dengan cara ditepuk. 7. Lebih jelas uraiannya di bawah ini : 1. maka kesalahan itu dapat teratasi dengan cepat. Satu sekaha untuk peniup suling atau seruling dengan satu peniup cadangan. Jika belum lengkap alatnya harus dicari. Dua sekahan pemukul oncer atau petuk. Apabila dalam proses latihan ini tidak bagus. jika belum maka akan diperbaiki terlebih dulu. cara memainkan musik ini terlihat begitu rumit dan harus hati-hati. Latihan Proses latihan merupakan proses yang paling vital sebelum memulai permainan. 2. Jika sudah lengkap semua. maka umumnya itu akan berdampak pada pertunjukannya. 3. dengan cadangan satu sekaha. 5. sehingga terlihat banyak sekali personelnya. karena proses ini bertujuan untuk melihat apakah para sekaha sudah siap semua. dan jika sekaha nya tidak hadir akan dicari penggantinya. Itu sebagai tanda untuk alat selanjutnya siap 31 . D. secara umum memainkan musik gendang beleq terbagi dalam tiga proses. apakah sudah lengkap atau belum. juga untuk mengecek apakah alat-alatnya bisa dipergunakan dengan baik. karena iramanya monoton. akan diteruskan pada proses selanjutnya. Enam sekaha pemukul kenceng. Namun karena para sekaha itu sudah terbiasa memainkan. Jika dicermati. dengan cadangan satu sekaha. Dari semua alat musik petuk mudah untuk dipukul. yaitu : 1. 3. Dua sekaha pemukul terumpang. biasanya dipilih sekaha yang berbadan besar karena dianggap kuat. Biasanya sekaha akan menabuh dua kali kanan dan satu kali kiri dengan pukulan berirama. Dua sekaha pemukul pencek. yang sulit adalah jika sekaha yang mahir berhalangan dan diganti dengan sekaha baru. Jika sudah dirasa memadai beranjak pada proses selanjutnya. 2. seperti menangkupkan dua piring secara bersamaan. Empat sekaha penabuh gendang beleq.rombongan gendang beleq yang dilengkapi dengan kelompok penari khusus. Cara memainkan Saat pertama kali menyaksikan pertunjukan gendang beleq. proses latihan ini akan mensiasitanya. konsentrasi dan semangat. setiap sekaha memainkan sepasang kenceng. namun tidak sedikit ditemukan penabuh gendang yang berbadan kurus. Pelaksanaan Alat yang pertama dibunyikan adalah gendang beleq. Persiapan Proses ini dimulai dengan menyiapkan mengecek alat dan sekaha. Empat sekaha penabuh Gong.

Realitas ini tentu saja bertujuan untuk terus menyambung imajinasi Sasak sebagai manusia yang terikat secara psikologis dengan tanah leluhurnya. Orang Lombok yang lama kuliah di Jogjakarta selalu membicarakan gendang beleq dan berbagai budaya mereka jika bertemu. Berdasar penilaian ini. musik ini tetap dikomando oleh suara gendang. Nilai psikologis. cara memainkan gendang beleq cukup perlu konsentrasi yang tinggi. Seterusnya diikuti oleh petuk. 2002). Jika dilihat dari alunan musiknya yang ramai. Umumnya irama musik yang dimainkan adalah lagu-lagu Sasak. Pancor. Walaupun dalam permainannya didominasi oleh suara terumpang. 2. namun sekarang sering terdengar irama dangdut dan Melayu ikut mewarnai. Musik gendang beleq dimulai berdasar komando dari penabuh gendangnya. Di asrama mahasiswa Lombok di Condong Catur. Musik ini tidak mungkin ada tanpa nilai-nilai filosofis tersebut difahami terlebih dahulu oleh nenek moyang Sasak.menyambut. atau keturunan. budaya bahkan mungkin agama. maka suara musik akan tidak enak didengarkan mas‖. semenjak itu seruling tidak pernah berhenti berbunyi. Musik gendang beleq memiliki beberapa makna. seruling dan kenceng. 3. bahkan sambil makan plecing (sayur khas Lombok). seruling dan lainya. kebijakan dan kepahlawanan. F. misal terlambat atau kecepatan saat memukul. Nilai filosofis. seperti nenek moyang. Seni musik gendang beleq dapat menjadi ajang untuk interaksi sosial yang terbuka tanpa sekat status sosial. geografis. musik gendang beleq bagi orang Sasak dianggap sakral. ketelitian. antara lain : 1. Melestarikan gendang beleq dimaknai manusia Sasak sebagai menata dan memelihara diri sendiri. Nilai sosiologis. yaitu sama-sama manusia Sasak yang memiliki berbagai kesamaan. Mengenal dan 32 . Mereka mentradisikannya agar difahami oleh keturunan mereka dan dipelajari muatannya. penabuh gendang adalah konduktornya. ketekunan. Jogjakarta. Nilai-nilai Nilai adalah imajinasi orang atau komunitas terhadap perilaku atau lingkungan yang dialaminya (Anderson. pendidikan. karena di dalam musik gendang beleq terkandung keindahan. juga terdapat alat-alat gendang beleq. ―Karena jika ada satu saja sekaha yang salah dalam memainkan alat musiknya. kesabaran. dan akan disambut oleh kenceng dengan tepukan berirama langsung menghentak. ibarat sebuah orchestra. Keterikatan akan satu imajinasi yang sama. namun karena bunyinya paling keras. Kata Lalu Samsudin. Gendang beleq dalam bayangan manusia Sasak memiliki makna yang luhur. Lotim suatu ketika. salah seorang sukaha gendang beleq geger girang.

Pada setiap perayaan festival budaya di Brunei. gong. gendang Beleq menjadi penanda (baca. Bagi masyarakat yang apabila dalam perkawinan anaknya dimeriahkan oleh gendang beleq. Bagi golongan bangsawan Sasak (Lalu. Pertemanan dan kekerabatan baru. Pertama adalah orkes yang terdiri dari beberapa jenis alat bunyi-bunyian. Namun demikian. Tanpa gulintangan. Negara ini dikenal sebagai salah satu penjaga tradisi budaya Melayu yang masih terus dilestarikan oleh masyarakatnya hingga kini.  Orkes Gulintangan: Musik Tradisional Brunei Darussalam. Dalam bahasa Melayu Brunei. seperti satu gong besar. namun ketika sulit mendapatkan pekerjaan serta banyak pengangguran. Asal-usul Brunei Darussalam merupakan salah satu negara rumpun Melayu di Asia Tenggara. Jika dicermati. yakni gulintangan. ikut rombongan gendang beleq dapat menjadi alternatif untuk dapat uang walaupun hanya sekedar untuk rokok dan makan. walaupun hasilnya tidak banyak. sejenis alat musik tradisional Brunei yang terdiri daripada beberapa gong kecil (delapan biji) yang disusun di atas tali (Kamus Bahasa Melayu Brunei dalam www. tawak-tawak (gong yang berjumlah dua buah). gulintang menjadi identitas budaya yang unik dan dihormati. orkes gulintang mirip dengan musik kulintang pada masyarakat Minangkabau. Nama gulintang diambil dari salah satu alat musik yang paling penting dalam orkes tersebut. Nilai ekonomis. Jika dimainkan bersama. gulintang selalu dimainkan oleh kelompokkelompok musik tradisional. identitas) penting dirinya dimata orang Sasak yang lain (kecuali bangsawan yang beragama Islam dan menganggap gendang beleq negatif). Gendang beleq dapat menjadi profesi yang menghasilkan. salah satunya adalah musik tradisional gulintang atau yang oleh masyarakat Brunei disebut dengan nama orkes (sebutan ―musik‖ bagi orang Brunei) gulintangan. pertunjukan ini akan menaikkan status sosial mereka di masyarakat (semakin naik statusnya jika pengiring kelompok gendang beleq lebih dari satu). 4. tawak-tawak.com). gulintang memiliki dua arti.MelayuOnline. karena secara kebudayaan. 1. yaitu gulintangan. Baiq. orkes ini dirasakan kurang dan tidak lagi disebut gulintang. semua alat musik dalam orkes gulintang harus ada dan saling melengkapi. dan gandang labik. canang. Peralatan orkes ini terdiri dari lima macam. alat-alat musik ini akan menghasilkan sebuah musik 33 . Kedua.mencari jodoh bagi muda-mudi. gandang labik (gendang kembar) dan gulintangan (gong kecil-kecil yang berjumlah delapan buah). Kenyataan ini menandakan bahwa orkes gulintang memiliki posisi penting dalam tradisi masyarakat Brunei. canang (gong yang berjumlah tiga buah). Orkes gulintang adalah musik tradisional khas Brunei Darussalam. Raden atau Dende). tidak sedikit mereka akhirnya menikah setelah berkenalan ketika bersama menonton gendang beleq. sering terjadi jika ada pertunjukan gendang beleq.

Dalam setiap pentas. 1985). dan gandang labik. Nilai-nilai ini menjadi media penting bagi orang Brunei untuk terus mengikatkan kepribadian mereka dengan kebudayaan leluhur. Dalam konteks pelestarian budaya. 1985-1986. Daud bin Tuah. 2002). Peralatan yang dibutuhkan dalam orkes gulintang sebenarnya ada lima macam. orkes gulintang mengandung nilai-nilai bagi kehidupan orang Brunei. tawak-tawak disebut sebagai peningkah atau peningkul yang berfungsi untuk merespon irama gulintangan dan canang. Canang berfungsi sebagai pelengkap yang mengiringi gulintangan. Namun demikian. Gong. cara memainkannya. Awang bin Ahmad. Hal ini terlihat dari irama rancak yang dihasilkan peralatan dalam orkes tersebut. anggapan ini penting untuk diapresiasi sebagai usaha untuk memajukan kebudayaan dan tradisi Melayu secara umum. Dalam bahasa Brunei. 34 . yakni seperangkat gong kecil berjumlah delapan buah yang ditata di atas rajutan tali dan di dalam sebuah bingkai kayu memanjang. biasanya ada kelompok gulintang tertentu yang memadukannya dengan alat musik modern. dan orkes gulintang merupakan media untuk menuangkan pantun menjadi sebuah lagu (Mahmud Haji Bakyr. gong.tradisional yang enak dinikmati dan enak didengar (Md. Dalam khazanah budaya Melayu Brunei. Realitas ini menjadikan orkes gulintang sebagai ruang untuk bergembira dan berdendang bersama. baik dari sisi wujud peralatannya. yakni dua gendang dari kayu yang dilubangi tengahnya lalu ditutup dengan kulit kambing atau sapi. Sebagai hasil karya leluhur yang masih dihargai hingga sekarang. Orkes ini merupakan hasil karya seni leluhur Brunei yang memang dikenal sebagai orang yang menyukai seni. yakni tiga gong yang digantung dengan tali pada sebuah tiang kayu dan dimainkan secara berurutan. yaitu gulintangan. Gulintang adalah musik tradisional ber-genre gembira. Canang. Fungsi gandang labik sama dengan gulintangan. Gong berfungsi sebagai penegas irama alat musik yang lain. misalnya dalam sebuah pesta perkawinan (Hajah Kaipah binti Abdullah. maupun dari sisi busana yang dipakai oleh para pemain dan penyanyinya. gulintangan harus ada karena alat ini merupakan inti dari orkes gulintang. khususnya pantun. canang. gulintang dipercaya berasal dari ajaran nenek moyang. yakni sebagai pemandu bagi alat-alat lainnya. yakni sebuah gong yang yang digantung dengan tali pada sebuah tiang kayu. seperti biola atau gitar. 1976). Tawak-tawak. Gandang labik. tawak-tawak. Peralatan tersebut ada yang dimainkan dengan cara dipukul dan ada juga yang ditabuh. Peralatan Orkes gulintang terdiri dari beberapa alat musik yang harus dimainkan dengan aturan dan ritme tertentu. yakni alat musik yang berbentuk bulat yang terbuat dari besi yang ditempa dan dibentuk benjol di tengahnya. Adapun lima peralatan orkes gulintang tersebut adalah sebagai berikut:      Gulintangan. 2.

seperti perayaan pesta perkawinan. Namun. di Brunei. gulintang biasanya memainkan irama-irama rancak dan nyanyian gembira. Waktu dan Tempat Pementasan Orkes gulintang dipentaskan pada beberapa acara adat budaya Brunei. tawak-tawak. gulintang biasanya menampilkan tarian dan nyanyian yang berisi kisah percintaan muda-mudi. Mereka umumnya adalah keturunan dari orang yang dahulunya juga seniman orkes gulintang.3. Jika sembarangan dalam memukul. dan bernyanyi bersama. hijau. seperti tari-tarian semisal Tari Zapin. Dalam pentas perayaan pesta perkawinan. atau biru. serta berkopiah hitam (seperti busana adat laki-laki Minangkabau). Hal ini untuk merangsang para penonton agar ikut berjoget atau menyanyi. berjoget. Untuk pentas di pesta perkawinan ini biasanya bertempat di rumah mempelai perempuan atau di gedung. 5. Akan tetapi. merah. Selain itu. Para penarinya pun biasanya akan dipilih yang cantik-cantik dan tampan-tampan dengan busana yang indah dan menawan. pada umumnya busana mereka berwarna krem. yakni seperti hanya sekadar dipukul dan ditabuh. cara memainkan peralatan orkes gulintang cukup mudah. dan gong serta dua orang penabuh gandang labik. 4. Pemain dan Busana Orkes gulintang umumnya dimainkan oleh laki-laki. dengan rincian: satu pemain untuk gulintangan. Sementara itu. biasanya juga akan digelar kesenian Melayu lainnya. Warna-warna ini dianggap tepat karena sesuai dengan irama orkes gulintang yang berusaha mengajak orang untuk bergembira. atau perayaan hari jadi kota. sedangkan kaum perempuan biasanya menjadi penari atau penyanyi yang mengiringi pementasan gulintang. Acara ini biasanya digelar di sepanjang jalanan kota atau di gedung-gedung milik kerajaan. hal ini disesuaikan dengan selera kelompok gulintang. 35 . juga disertai dengan pantun-pantun tentang pengantin dan petuah tentang bagaimana hidup berbahagia. sarung yang lilitkan di paha seperti rok. dalam perayaan festival budaya atau hari jadi kota. memainkan alat-alat orkes gulintang sebenarnya cukup sulit karena terdapat not-not nada tertentu yang harus ditaati. yaitu enam orang. ditambah dengan satu orang penyanyi dan dua hingga empat orang penari. Selain itu. orkes gulintang harus dimainkan oleh orang-orang yang sudah piawai. yakni celana dan baju dari bahan satin yang licin dan mengkilap. dan penari gulintang pada umumnya berbusana adat Brunei. Jumlah pemain musik sesuai dengan jumlah alat musiknya. canang. Oleh karena itu. Saat pementasan. para pemain. festival budaya. Cara Memainkan Jika dilihat sekilas. maka bunyi yang dihasilkan menjadi tidak enak didengar. Dalam acara ini. Warna busana dapat berubah-ubah. penyanyi.

Jika canang dipukul dengan bit yang pas. Gong kecil berjumlah delapan buah ini biasanya akan dimainkan pertama kali dengan dipukul berdasarkan irama tertentu karena gulintangan berfungsi sebagai pembuka dan penuntun bagi alat musik lainnya. taat kepada aturan agama. Nilai-nilai Kesenian musik tradisional Brunei Darussalam orkes gulintang mengandung nilai-nilai positif sebagai berikut:  Pendidikan. Biasanya. Alat pemukul gulintang ini dibuat oleh orang khusus supaya bisa seimbang antara pukulan dan bunyi yang dihasilkan sehingga enak didengar. hal itu menandakan penyanyi harus bernyanyi dengan cepat dan penari melakukan gerakan yang rancak. Alat musik inilah yang membuat irama menjadi dinamis. Ibarat gitar. 6. apalagi jika gerakannya selaras dengan bunyi ―dang‖ atau ―tak‖ dari gandang labik. Canang. hidup rukun dalam keluarga. yakni sebagai pemandu bagi alat-alat lainnya. canang. Tawak-tawak. Saat pementasaan orkes gulintang. orkes 36 . Hal ini karena canang berfungsi sebagai pelengkap yang mengiringi gulintangan. Nasehat yang disampaikan dalam bentuk lagu lebih enak didengar dan berkenan dalam hati. Saat tawak-tawak dipukul dengan irama cepat. yaitu potongan kayu sepanjang lebih kurang setengah meter. Kayu tersebut ada yang dipotong begitu saja dan ada pula yang dibuat benjolan pada ujungnya. Alat musik ini dipukul dalam irama jarang-jarang dengan menyesuaikan irama dari gulintangan. semua alat orkes gulintang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat. misalnya. Gong. maka orkes gulintang sudah menemukan irama yang enak dinikmati. dan sebagainya. Biasanya. Dalam konteks ini. Gandang labik. Nasehat dalam lagu-lagu orkes gulintang biasanya berkisar tentang bagaimana mencari jodoh yang baik. Cara ini lebih mendidik dan tidak terkesan menggurui. alat-alat musik dimainkan sesuai urutan. Gong menjadi alat musik yang penting dan biasanya akan berhenti dipukul untuk terakhir kali sesaat sebelum pementasan usai. Canang dipukul dengan ritme yang jarang namun harus selalu memperhatikan bunyi alat musik yang lain. gulintangan akan dipukul secara bergantian dari kedua tangan seorang pemain. berbakti kepada orangtua. Gandang labik menjadikan orkes menjadi rancak dan gerakan penyanyi serta penarinya tampak lebih semangat. gulintangan sering dimainkan dengan cara akustik lebih dahulu sebagai intro (nada sebelum masuk lagu). yakni sebagai berikut:      Gulintangan. terdapat dua gandang labik yang ditabuh menggunakan telapak tangan oleh dua orang ahli gendang.Kecuali gandang labik yang dimainkan dengan cara ditabuh menggunakan telapak tangan. Alat ini fungsinya sama pentingnya dengan gulintangan. dan tawak-tawak. Nilai ini tampak jelas dari nasehat yang terkandung dalam syair dan pantun yang dilantunkan dalam lagu-lagu di orkes gulintang. Tiga gong ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan sebatang kayu yang dibuatkan benjolan di ujungnya.

Pementasan secara berkala juga akan menjadikan gulintang sebagai musik tradisional yang dapat bertahan dalam gempuran zaman. Simbol ini mengajarkan agar manusia mencintai keindahan dan tradisi leluhur. Simbol. Dalam kajian budaya. Nilai ini tampak dari busana dan tari-tarian dalam orkes gulintang. Ghazal memadukan keindahan musik dan kedalaman makna syair. Islam yang dibawa oleh kaum saudagar Arab dan persia mulai masuk ke wilayah Kepulauan Riau sejak abad ke-18. Salah satu jenis kesenian yang bercorak Islam itu adalah musik ghazal. Pelestarian budaya. Selain bermaksud untuk berniaga. Hal ini sangat terasa khususnya ketika gulintang dipentaskan dalam pesta perkawinan. Salah satu kekhasan musik ghazal masyarakat 37 . Musik ghazal merupakan hasil perpaduan antara kebudayaan yang dibawa oleh pendatang dengan kebudayaan setempat. Pementasan orkes gulintang merupakan bentuk nyata dari upaya pelestarian kebudayaan tradisional Brunei Darussalam. Pulau Penyengat terletak di sebelah Pulau Bintan (Asri. dan berbagai macam kesenian. sosial. 2008: 13). karena direkatkan oleh tradisi dan budaya. rasa kebersamaan menjadi semakin erat. di mana penonton dapat mengusulkan lagu tertentu kepada pemimpin orkes. simbol merupakan ekpresi jiwa manusia terhadap realitas yang dihadapinya. Baju adat Brunei merupakan simbol kebudayaan Melayu yang memiliki nuansa keindahan dalam berkesenian. Asal-usul Ghazal merupakan salah satu jenis musik yang berkembang di Kepulauan Riau.  Ghazal: Musik Tradisional Masyarakat Melayu Kepulauan Riau. Musik ghazal merupakan salah satu jenis musik tradisional yang berkembang di tanah Melayu. Interaksi seperti inilah yang semakin mempererat rasa kebersamaan tersebut. salah satunya di Kepulauan Riau. Dari pementasan ini diharapkan pelestarian orkes gulintang terus digalakkan sehingga akan menumbuhkan rasa memiliki terhadap kesenian tradisional. Dalam kondisi yang demikian. kebudayaan. Perpaduan konsep musik ghazal dengan budaya dan tradisi setempat ini memunculkan bentuk budaya baru. Nilai ini tampak dari interaksi sosial antara penonton dengan para pemain orkes. 1. Mayoritas masyarakat Pulau Penyengat beragama Islam dan inilah yang menjadi alasan mengapa kesenian yang berkembang di pulau ini kental dengan kebudayaan Islam. kaum pedagang asing itu ersebut juga membawa agama. Salah satu wilayah yang menjadi tempat berkembangnya permainan musik ini adalah Pulau Penyengat yang merupakan salah satu dari gugusan pulau-pulau di Kepulauan Riau. Kebersamaan. dan budi pekerti Melayu yang efektif dan menghibur.   gulintang telah menjadi media pendidikan agama.

adalah orang pertama yang menulis jenis syair ini pada abad ke-13. Saat kini. Puisi ini merupakan bentuk ekspresi rasa sakit karena kehilangan atau perpisahan. Persia dan kawasan Arab lainnya. Musik Melayu ghazal terus dimainkan dalam berbagai kesempatan dan menjadi hiburan dalam berbagai upacara adat atau ketika menyambut tamu kehormatan. Dalam buku Selayang Pandang Musik Melayu Ghazal (Asri. Awalnya. mereka pun melakukan berbagai inovasi dengan menambah jumlah lagi dalam musik tersebut. namun juga pemerintah daerah. Jalaludin Rumi. Lomak menyebarkan ghazal di daerah Johor. termasuk Pulau Penyengat. Lambat-laun. Kiprah Rumi dilanjutkan oleh Hafez selang satu abad kemudian. Begitu pula dengan musik tradisional Melayu ghazal. Kesenian ghazal mulai menyebar ke Asia Selatan sejak abad ke-12. Musik ghazal yang mulanya kental dengan budaya Arab kemudian ―dimelayukan‖ dengan variasi alat musik dan syairnya. Ghazal juga merupakan bentuk ekspresi rasa cinta meski di dalamnya terdapat rasa sakit yang diderita itu. permainan musik ghazal mendapat sambutan positif. Sambutan itu muncul bukan hanya dari kalangan masyarakat. Malaysia. bentuk kesenian ini telah berkembang di berbagai daerah dan bentuk puisinya ditemukan dalam berbagai bahasa (wikipedia. 2. Selanjutnya menyusul penyair Fuzuli Azeri pada abad ke-16. Suasana yang kondusif itulah yang mendorong kemunculan berbagai kelompok musik ghazal di Pulau Penyengat.org). Masyarakat Melayu menggunakan musik ghazal sebagai sarana dakwah Islam melalui pelantunan Rubaiyat Oemar Khayam. Fungsi Musik Ghazal bagi Masyarakat Melayu Selain sebagai bagian dari entitas kebudayaan. 2008: 37-38) disebutkan beberapa fungsi musik Melayu ghazal. Para pemain tidak saja semakin piawai dalam memainkan peralatan musiknya. serta Mirza Ghalib (1797-869) dan Muhammad Iqbal (18771938). Di daerah asalnya. permainan musik Melayu ghazal terus berkembang. Penyair mistik Persia. yang pertama kali dilakukan oleh Lomak adalah mengembangkan musik ghazal agar diterima oleh masyarakat Melayu. Masuknya musik ghazal di Kepulauan Riau tidak lepas dari peran seorang tokoh bernama Lomak. ghazal merupakan bentuk puisi berima yang setiap barisnya memiliki bentuk yang sama. Namun. Ini terbukti dengan pemberian ruang kepada musik ini untuk berkembang.Melayu dibanding bentuk musik ghazal aslinya adalah adanya syair-syair Melayu dalam permainan musik tersebut. Hingga saat ini. Di Pulau Penyengat. musik juga mempunyai nilai fungsi tertentu bagi masyarakat. yakni antara lain: 38 . ghazal berkembang ke berbagai daerah di sekitarnya. Dua orang ini menulis ghazal dalam bahasa Persia dan Urdu. sebelum musik ini berkembang.

semakin tinggi pula ketundukannya kepada Tuhan. Sarana Mengungkapkan Emosi Musik mempunyai kekuatan sebagai sarana untuk mengungkapkan perasaan atau emosi pendengarnya. Sebagai Hiburan Musik selalu menjadi sarana hiburan bagi sebagian besar orang. baik secara musikal maupun dari lirik lagu tersebut. Apalagi pementasan tersebut merupakan gabungan dari beberapa alat musik. Sarana Komunikasi Menurut Asri (2008:39).a. Semakin banyak pemain menguasai nilai dan ajaran dalam syair. yang tentunya tidak hanya membutuhkan kekompakan para pemain. Fungsi kenikmatan estetis dalam musik ghazal sangat jelas dan berlaku bagi semua orang. emosi merupakan respon yang khusus yang berorientasi untuk merespon pelaku. Kekompakan alat musik inilah yang terdapat dalam musik Melayu ghazal. Emosi muncul sebagai respon atau reaksi personal terhadap sebuah situasi. Begitu pula dengan musik tradisional ghazal yang dapat menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. Musik sebagai sarana berkomunikasi dengan Tuhan dapat dirasakan pada waktu para pemain memahami dan menghayati syair dan lagu yang dibawakan. Kenikmatan Estetis Kenikmatan estetis juga terkandung dalam musik Melayu ghazal. musik dapat digunakan untuk berkomunikasi dalam hubungannya dengan Tuhan (hablum minallah) dan manusia (hablum minannas). Musik Ghazal dalam Pertunjukan Berikut ini adalah hal-hal penting terkait dengan pementasan musik Melayu ghazal: a. Meskipun demikian. Dalam pandangan psikologi umum. namun juga peralatan musiknya. Kita akan secara langsung dan tanpa sadar merespon musik tersebut ketika mendengarkannya dan mengatakan musik tersebut bagus. Musik ghazal dapat menjadi sarana yang dijadikan sebagai alat untuk berkomunikasi dengan Tuhan. secara umum nilai estetis dalam sebuah karya seni dapat diakui secara bersama-sama. b. c. Emosi tertentu dapat muncul ketika seseorang mendengarkan musik Melayu ghazal. meskipun pandangan antara satu orang dengan yang lain tentunya tidak sama. Namun. Peralatan Musik Dalam sebuah pementasan musik. pandangan atau perasaan setiap orang yang mendengar suatu musik berbeda-beda. misalnya ketika menyambut tamu atau sebagai hiburan dalam acara-acara tertentu. Lewat alat musik 39 . d. Pendengar musik seolah-olah mempunyai hubungan yang kuat dengan lagu yang sedang didengarkan. 3. peralatan yang digunakan mempunyai peranan yang sangat penting.

selain irama yang disuguhkannya. Di ujung sitar. Ada beberapa alat musik dalam permainan musik Melayu ghazal menurut Asri (2008: 46). peralatan musik ghazal mengalami perubahan. Syair dalam Pementasan Musik Ghazal Syair dalam pementasan musik Melayu ghazal memegang peranan penting. tali ditarik dengan lebih kencang. 40 . menggunakan kata-kata kiasan. musik ghazal memunculkan suara yang khas dan unik untuk diperdengarkan (Asri. Alat musik ini mirip dengan piano. yaitu syarenggi. dan tabla. gambus menggantikan sitar. Berbeda dengan gitar. namun irama musik ghazal tetap dipertahankan sebagaimana aslinya. pada bagian pangkal sitar atau bagian yang dipetik berbentuk lebih bundar dan gembung seperti buah labu. Tali senar sitar berjumlah tujuh buah yang terkait dari ujung ke pangkal. Harmonium adalah alat musik yang berbentuk kotak seperti balok kayu. b. Dalam hal ini. Bahasa yang digunakan dalam syair lagu. begitu pula dengan cara memainkannya. Biola menggantikan syarenggi. Syair merupakan jalan masuk untuk menjiwai musik. melalui syair. Untuk menghasilkan nada tinggi. 2007: 20). Alat ini dimainkan dengan cara digesek dan mengeluarkan suara yang khas ketika dimainkan. yang bentuk awalnya adalah pantun. maka tali harus dikendorkan. Syair dalam musik Melayu ghazal berupa puisi.yang digunakan. Meskipun mengalami perubahan dalam peralatan musiknya. Sitar berbentuk seperti gitar dan sama-sama merupakan alat musik petik. tetapi mempunyai fungsi edukasi dan informasi. Tabla merupakan alat musik pukul berbentuk bundar. tali dikaitkan dengan pengatur nada. sitar. Pada perkembangannya kemudian. Syarenggi merupakan alat musik yang berbentuk seperti tongkat kayu. serta gitar sebagai tambahan. musik Melayu ghazal bukan hanya berfungsi sebagai hiburan. Alat musik ini akan menghasilkan irama yang memberikan kesan bagi para pendengarnya. Sebaliknya. Pada peralatan ini terpasang tiga tali yang ketika dimainkan akan menghasilkan suara. 2008: 45). Dalam permainan musik Melayu ghazal. Dua alat musik yang masih dipertahankan adalah harmonium dan tabla. Selain itu. Bagian atasnya terdapat tutup dari bahan kulit yang ditali dari atas ke bawah yang berfungsi untuk mengatur tinggi dan rendah nada irama tabla. pantun merupakan media sastra yang paling utama dalam berkomunikasi (Agus Trianto. Dalam budaya Melayu. terkadang juga pantun. alat musik memegang peranan penting. musik Melayu ghazal menyampaikan pesan moral dan spiritual kepada para pendengarnya. harmonium. untuk nada rendah.

perpaduan. hingga dihasilkannya kebudayaan baru.Contoh pantun dalam pementasan musik Melayu ghazal misalnya Embun Berderai dan Patah Hati. Pantun Embun Berderai mengisahkan tentang seseorang yang sebenarnya tidak ingin berpisah dari pasangannya. Kemajuan peradaban tersebut terkait dengan sejauh mana masyarakat menciptakan dan mengembangkan potensi dan kemampuannya. Sedangkan Patah Hati menceritakan tentang seseorang yang merantau dan teringat akan kampung halamannya. yakni: a. Sebagai sebuah tradisi. Nilai-nilai Musik Melayu ghazal mempunyai nilai-nilai yang dapat dijadikan panutan bagi generasi sekarang. Kebudayaan selalu mengalami perkembangan. b. musik Melayu ghazal dapat menjadi salah satu ukuran sampai sejauh mana perkembangan peradaban masyarakat. Berikut dua pantun berjudul Embun Berderai dan Patah Hati yang dikutip dari Asri (2008: 51): Embun Berderai Tiup api embun berderai Patah galah di haluan perahu Niat hati tak mau bercerai Kuasa Allah siap yang tahu Patah Hati Patah hati terus merajuk Merajuk sampai ke belukar Hati panas kembali sejuk Ibarat burung kembali ke sangkar 4. terutama di Riau. Nilai Akulturasi Budaya Kebudayaan bukan sesuatu yang sudah ―jadi‖ atau entitas yang kaku. namun mereka ditakdirkan berpisah. Beberapa nilai yang terdapat dalam musik Melayu ghazal. Nilai Tradisi Musik Melayu ghazal adalah musik lintas generasi yang diwariskan secara turun-temurun. Keduanya merupakan pantun yang sangat terkenal di masyarakat Melayu. 41 .

Seni tenun ini berkaitan erat dengan sistem pengetahuan. Dalam portal ini. Nilai Edukasi Musik juga dapat berfungsi sebagai sarana edukasi. Sebagai bagian dari sistem budaya di masyarakat. serat kayu. dengan cara memasukkan pakan secara melintang pada lungsin. o o o o o Tenun Siak Kain Tradisional Riau. kaligrafi dan dari bentuk tertentu. d. Oleh sebab itu. dan syair lagu tersebut. musik Melayu ghazal cukup berperan penting dalam proses edukasi masyarakat 3. hasil tenun berkaitan dengan aspek estetis. budaya. Karena sistem di atas berbeda antara masyarakat satu dengan lainnya. Oleh karena itu. seperti lentik bersusun. 42 . termasuk masyarakat Melayu. pucuk rebung. daun. bisa dilihat kuatnya muatan adat. yakni jajaran benang yang terpasang membujur. merupakan cerminan pandangan hidup dan kearifan masyarakat Melayu. benda angkasa. Seni Tenun. etis dan estetis pada pakaian. Keindahan musik ini terciptakan dari keselarasan nada dan irama. Tenun Songket Palembang (Sumatera Selatan). kuntum. Kekhasan tenun Melayu terutama tampak dalam corak dan ragi yang terinspirasi oleh tumbuhan (bunga. sutra dan lain-lain. hewan. Hal ini juga yang ada pada musik Melayu ghazal. Nilai-nilai kearifan tersebut dapat menjadi pedoman bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. kekompakan. baik yang berbentuk pantun atau puisi. Dari sini. seni tenun tersebut akan dibahas berdasarkan daerah yang terdapat dalam kawasan Melayu. Keindahannya terletak pada syair lagu yang dimainkan dan spontanitas para pemain dalam mementaskan musik Melayu ini. menjemput budi. Tenun Indragiri (dalam proses penulisan). Corak ragi tertentu biasanya mengandung makna tertentu pula. seni pertenunan masing-masing juga berbeda. bintang-bintang. menjunjung adat dan menolak bala. kepercayaan. seni tenun suatu masyarakat selalu bersifat partikular (khas) dan bagian dari representasi budaya masyarakat tersebut.c. religi dan simbol status. lingkungan alam dan sistem organisasi sosial masyarakat pemilik budaya pertenunan tersebut. buah dan akar). keindahan tata warna. Syair-syair pada musik Melayu ghazal. lengkung anak bulan dsb. Nilai Keindahan Bermain musik selalu mensyaratkan kekompakan. Dalam masyarakat Melayu. kapas. Dengan demikian. hasil tenun yang berupa pakaian berfungsi untuk menutup malu. upacara adat. maka. Seni Tenun merupakan hasil kerajinan manusia di atas bahan kain yang terbuat dari benang. Kualitas sebuah tenunan biasanya dinilai dari mutu bahan. agama. motif dan ragi hiasannya. ada ungkapan pantang memakai memandai-mandai. Tenun Bengkalis (dalam proses penulisan). Tenun Songket Silungkang (Sumatera Barat).

bambu. terdapat ukiran semut beriring. naga dan burung. dsb. bunga-bungaan dan pucuk rebung. o Tenun Sambas Kain Tradisional Kalimantan Barat. Hasilnya berupa gambar atau hiasan yang indah. Sebagai contoh. Hasil ukiran ini dapat dilihat pada benda-benda seperti perahu. nisan makam. atau bahkan suatu cerita. emosi dan keresahan yang tidak dapat dikatakan secara terus terang. sementara dari unsur hewan (fauna). terjadi hubungan yang erat antara pemain dan penonton. nyanyi. yaitu: kaluk pakis. batu. Seni Ukir. Dengan eratnya relasi emosional antara pemain dan penonton. itik sekawan. Ukiran biasanya memiliki berbagai tema. walaupun unsur lain. contohnya Riau. Wujud pertunjukan rakyat ini adalah seni tari. Kalimantan Selatan. Portal ini akan memaparkan tentang seni ukir Melayu yang pernah ada dan berkembang di masyarakat Melayu dari berbagai kawasan. Teater Rakyat. o Tenun Doyo: Kain Tradisional Suku Dayak Benuaq. Bahkan. Pertunjukan rakyat diselenggarakan pada tempat dan waktu tertentu untuk menyalurkan hasrat rasa keindahan. Di samping berbentuk relief. lebah bergantung. dengan bagian-bagian yang cekung dan cembung yang disebut relief. seringkali penonton menyela pembicaraan para pemain. Seni pertunjukan rakyat ini biasanya bersifat sederhana. perhiasan dan benda lainnya. tembikar. o Tenun Bugis Pagatan. dalam pertunjukan randai. Ragam Jenis Ukiran Toraja. Kalimantan Timur. Teater Rakyat merupakan seni pertunjukan yang biasanya mengekspresikan dan menggambarkan kehidupan suatu masyarakat. Sulawesi Selatan 5.Indonesia).o Tenun Songket Pandai Sikek (Sumatera Barat . Kekhasan seni ukir Melayu tampak dalam corak dan ragi yang didominasi oleh unsur tumbuhan dan hewan. logam dan bahan lainnya. senjata. ukiran ada juga yang berlubang (tembus). alat musik. Seni ukir adalah seni membentuk gambar pada kayu. spontan dan menyatu dengan kehidupan sehari-hari. Dalam tradisi ukiran Melayu. o Ragam Hias Kain Tenun di Sulawesi Selatan. manusia. hiburan. tempurung. seni pertunjukan rakyat juga merupakan sarana pelepasan emosi. teater. biasanya terinspirasi dari tumbuhan. 43 . maka pesan-pesan yang dikandung oleh pertunjukan jadi semakin mudah ditangkap dan dipahami oleh para penonton. Seni Ukir Indragiri Hilir. Dalam tataran ini.    Seni Ukir Pekanbaru. regalia kerajaan. ornamen rumah dan masjid. terdapat tiga kelompok induk corak dan ragi ukiran dari unsur tumbuhan (flora). 4. hewan. seperti alam dan kaligrafi juga berkembang. o Tenun Buton. alam.

mereka akan menumbuh-kembangkan permainan yang berorientasi pada kelautan. 18. adalah berbagai bentuk permainan rakyat. Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir misalnya. budaya). Untuk itulah. 6. Mendu. Dalam portal ini. 5. 10. Tumbuh dan berkembangnya suatu permainan tidak lepas dari lingkungannya dalam arti luas (alam. Bangsawan.Berkaitan dengan ide cerita. Drama Tradisional Minangkabau . Kegiatan apa pun. Randai. Menora . mereka akan menumbuh-kembangkan permainan yang berorientasi pada lingkungan alamnya yang berupa daratan tinggi dan atau pegunungan. 4. manusia tidak segan-segan berkorban demi memenuhi kebutuhan hiburan. sosial. 15. sebagai pengisi waktu luang di sela-sela rutinitas kesehariannya. Permainan dalam suatu masyarakat berawal dari rasa ketidakpuasan mereka terhadap kondisi kehidupan yang monoton. biasanya. Nandai Batebah (Bengkulu). akan dipaparkan beberapa pertunjukan rakyat yang pernah berkembang di masyarakat Melayu sejak dulu hingga saat ini. agar menimbulkan kegairahan hidup manusia. Permainan Rakyat. Boria. kemudian dikemas sesuai dengan konteks tempat dan waktu seni itu dipertunjukkan. 9. Burdah. Tabot . Lingkungan alam. Barzanji: Tradisi Melayu-Islam Masyarakat Riau. dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kebosanan yang timbul akibat kegiatan yang berulang-ulang sepanjang hari. Sedangkan masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman. Gazal 12. 7. diangkat dari kisah-kisah teladan dan kepahlawanan orang-orang terdahulu. 2. 11. Manusia senantiasa mendambakan selingan sebagai hiburan yang dapat menimbulkan kegairahan hidupnya. 17. 14. 13. Makyong. Kalimantan Selatan. Dul Muluk. Mamanda. Dikir Barat. 16. sosial dan budaya yang berbeda pada gilirannya akan membuahkan permainan yang berbeda. 1. Bamadihin: Seni Bertutur Orang Banjar. 44 . Becerite dan Bedande: Seni Bertutur Orang Melayu Sambas. Wayang Cecak . 8. Diantara kegiatan yang dapat dilakukan. Kalimantan Barat. dengan berbagai tujuannya. 6. Melemang. 3.

4. Permainan Abbahi-bahi (Sulawesi Selatan). 3. 6. 7.  Bersifat Hiburan 1. Gasing: Permainan Rakyat Kalimantan Timur. Permainan Akbombo-Bombo (Sulawesi Selatan). 11. 10. Permainan Isutan Jarat (Kalimantan Selatan). Permainan Congkak.  Bersifat Kompetisi 1. Meriam Bambu: Permainan Tradisonal Melayu Nusantara. 2. Permainan Tuju Lubang (Bunguran. 8. 3. yaitu hiburan dan kompetisi. 45 . Berikut ini adalah berbagai bentuk permainan yang tiumbuh-kembangkan oleh masyarakat Melayu di Nusantara. Permainan Rakyat Individual. 9. Permainan Maggassing/Akagasing (Bugis). Permainan Gasing. Permainan Abbatu Samba (Sulawesi Selatan). 14. Permainan Tali Merdeka (Kuantan Singingi). 11. Permainan Ali Oma (Riau). Permainan Massaung Manuk (Sulawesi Selatan). yaitu permainan kelompok dan individual. Maqgalaceng: Permainan Tradisional Melayu dari Sulawesi Selatan. 13. Permainan Galo-galo (Maluku). 5. Permainan Ancong-Ancong (Maluku). 12.Permainan yang ditumbuh-kembangkan. 7. Permainan Ingkling. 13. 9. 2. Kepulauan Riau). Permainan Marraga/Akraga (Bugis). 6. 5. Maccuke: Permainan Tradisional Melayu dari Sulawesi Selatan. Permainan Carompang (Sulawesi Selatan). Permainan Makahi (Maluku). Massaung Manuq: Sabung Ayam dalam Tradisi Orang Melayu di Sulawesi Selatan. Permainan Madudutu Lese (Maluku). Permainan Tadu Lada (Maluku). 1. 12. Permainan Rampuat Kakaran (Maluku). Permainan Aklobang (Sulawesi Selatan). Permainan Layang-layang Bengkalis. baik oleh masyarakat pesisir maupun masyarakat pedalaman pada dasarnya dapat dikategorikan menjadi dua. 8. 10. Kedua kategori permainan itu sendiri berdasarkan sifatnya dapat dikategorikan menjadi dua pula. 15. Permainan Paka-paka (Maluku). 4.

Permainan Sepak Raga. 15. 3. 9.  Bersifat Hiburan 1.  Bersifat Kompetisi 1. 17. Permainan Lu Lu Cina Buta (Riau). 6. 18. 2. Permainan Harimau dan Kancil (Kuantan Singingi). Permainan Batewah (Kalimantan Selatan). Beluncur: Permainan Tradisional Melayu Bulungan. Permainan Makah-Makah (Nanggroe Aceh Darussalam). 13. 16. 46 . 14. Permainan Galah (Riau). Tempong: Permainan Rakyat dari Kalimantan Barat. 5. Permainan Akmemu-Memu (Sulawesi Selatan). Permainan Balogo (Banjar . 2. Permainan Besimbang (Riau). Permainan Mallulok (Sulawesi Selatan). Permainan Kolek (Kepulauan Riau). 6. 7. Permainan Makkatto (Sulawesi Selatan). Permainan Canang (Riau).Kalimantan Selatan). Karet Penci: Permainan Tradisional Melayu dari Bangka Belitung. 3. 5. 7. 10. 16. 7. 15. Permainan Guli. 4. Permainan Makbenteng (Sulawesi Selatan). Permainan Kola-kola (Maluku). Permainan Kuda Kepang (Johor). Permainan Sum Lere Radu Bulan Nir Ouwe (Maluku). Permainan Rakyat Kolektif. Pindah Bintang: Permainan Tradisional Melayu Kalimantan Timur. 8. Tak Tek: Permainan Tradisional Melayu Bangka Belitung. Permainan Sife Siflyoi/Manut Selarmanat (Maluku).14. Permainan Rbintin Vatuk (Maluku). Kalimantan Timur . Permainan Gallak-Gallak (Sulawesi Selatan). Permainan Tan Besi (Maluku). 4. Maraga: Permainan Tradisional dari Sulawesi Selatan. Seni Lukis. 2. 12. 11.

dan merupakan hasil dari pengolahan berbagai unsur seni. Silat Tuo. Mammencaq: Seni Beladiri Melayu dari Sulawesi Selatan. 1. 2. Silambam (Malaysia). seperti bentuk. 6. Silat Kampar. Silat Bayang Buayo (Sumatera Barat .Indonesia). adalah silat yang benar-benar digunakan untuk membela diri dalam menghadapi lawan. Silat ini dipelajari dengan persyaratan tertentu dan dibagi dalam beberapa tingkatan. 3.Indonesia).Malaysia). Silat Cekak (Malaysia). dan silat sembah. 5. bidang atau garis. 1. dan sebagainya. 8. Seni Pertunjukan Lain. Silat ini umumnya terlihat indah. Silat Tumbuk.Seni Lukis adalah salah satu dari cabang kesenian Melayu yang berbentuk visual. 2. Seni bela diri ditandai dengan adanya pencak silat. Silat Kumango (Sumatera Barat . Silat Cekak. 9. Beberapa jenis silat yang dibawa pendatang dan dapat berkembang di Riau antara lain adalah:    Kuntau. Silat Lintau. warna. silat parisai. Seni Bela Diri. Di daerah Riau terdapat beberapa jenis silat. Silat sebenar silat. Contohnya adalah silat pedang. diekspresikan pada bidang datar (dua dimensi). Pertunjukan Sastra Lisan Minangkabau. Bakaba. yaitu silat yang digunakan dalam upacara-upacara. Berdasarkan penggunaannya. yang dipelajari secara turun temurun menurut tata cara tertentu. Nyanyi Panjang Orang Petalangan: Identitas atas Hutan Tanah Wilayat dalam Bentuk Sastra Lisan. Kuntau (Kelantan . 4. Silat yang terkenal antara lain adalah:     Silat Pangean. 47 . silat ini dibagi menjadi:   Silat Permainan.

kewajiban anak terhadap orang tua. Kain Tradisional Lampung 11. Kerajinan Tradisional Batak Provinsi Sumatra Utara. Dinamakan Gurindam Dua Belas oleh karena berisi 12 pasal. yang merupakan satu kesatuan yang utuh. 2. Gurindam Lama contoh : Pabila banyak mencela orang Itulah tanda dirinya kurang Dengan ibu hendaknya hormat Supaya badan dapat selamat Gurindam Dua Belas Kumpulan gurindam yang dikarang oleh Raja Ali Haji dari Kepulauan Riau. Hikayat Hikayat adalah salah satu bentuk sastra prosa yang berisikan tentang kisah. antara lain tentang ibadah. Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang 48 .3. cerita. budi pekerti dan hidup bermasyarakat. 1. Bentuk Sastra Melayu Gurindam Gurindam adalah satu bentuk puisi Melayu lama yang terdiri dari dua baris kalimat dengan irama akhir yang sama. Kain Tapis. Kain Ulos. Sultan Abu Hayat kepada raja João III di Portugal dan bertarikhkan tahun 1521Masehi. kewajiban raja. Kerajinan Khas Masyarakat Donggala. Semenjak itu sampai sekarang gaya bahasanya tidak banyak berubah. Baris pertama berisikan semacam soal. tugas orang tua kepada anak. Kain Kulit Kayu. Seni Kerajinan. Pertunjukan Lamut Kabupaten Indragiri Hilir. Dokumen pertama yang ditulis dalam bahasa Melayu klasik adalah sepucuk surat dari raja Ternate. Provinsi Sulawesi Tengah. 10. dongeng maupun sejarah. Kain Sasirangan (Kerajinan Tradisional Kalimantan Selatan). masalah atau perjanjian dan baris kedua berisikan jawabannya atau akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama tadi. 4. Sastra Melayu Klasik Sastra Melayu Klasik bermula pada abad ke-16 Masehi. 3.

keempat baris tersebut mengandung arti atau maksud penyair (pada pantun. 2 baris terakhir yang mengandung maksud). 1 baris terdiri dari 4-5 kata. Biasanya ditulis empat baris memakai bentuk pantun atau syair. Dua baris pertama merupakan sampiran. kadang-kadang dapat juga ditemui seloka yang ditulis lebih dari empat baris. 49 . Contoh Pantun Kayu cendana diatas batu Sudah diikat dibawa pulang Adat dunia memang begitu Benda yang buruk memang terbuang Seloka Seloka merupakan bentuk puisi Melayu Klasik. sindiran bahkan ejekan. yang merupakan tujuan dari pantun tersebut. a-b-b-a. Contoh Sudah gaharu cendana pula Sudah tahu masih bertanya pula Pantun Pantun merupakan sejenis puisi yang terdiri atas 4 baris bersajak a-b-a-b. Salah satu hikayat yang populer di Riau adalah Yong Dolah. Biasanya digunakan untuk menyampaikan sindiran ataupun ungkapan secara langsung. berirama aaaa. kesaktian serta mukjizat tokoh utama. Biasanya terdiri dari 4 baris. Karmina Karmina atau dikenal dengan nama pantun kilat adalah pantun yang terdiri dari dua baris. Memiliki pola sajak lurus (a-a). contoh seloka lebih dari 4 baris: Baik budi emak si Randang Dagang lalu ditanakkan Tiada berkayu rumah diruntuhkan Anak pulang kelaparan Anak dipangku diletakkan Kera dihutan disusui Syair Syair adalah puisi atau karangan dalam bentuk terikat yang mementingkan irama sajak. yang umumnya tentang alam (flora dan fauna). a-a-b-b. berisikan pepetah maupun perumpamaan yang mengandung senda gurau. dua baris terakhir merupakan isi. 8-12 suku kata.lengkap dengan keanehan. Baris pertama merupakan sampiran dan baris kedua adalah isi. Syair berasal dari Arab.

17. Arsitektur Melayu Tradisional di Jambi. abcdeabcde. 3. Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Barat. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Utara. Arsitektur Melayu Tradisional di Aceh. abcd-abcd. 5. Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Timur. 9. rumah merupakan bangunan utuh yang dapat dijadikan tempat kediaman keluarga. tempat beradat berketurunan. 15. Berirama abc-abc. tempat bermusyawarah. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Tenggara. Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Selatan. 16. Arsitektur Melayu Tradisional di Kepulauan Riau.Talibun Talibun adalah sejenis puisi lama seperti pantun karena mempunyai sampiran dan isi. Contoh Talibun : Kalau anak pergi ke pekan Yu beli belanak beli Ikan panjang beli dahulu Kalau anak pergi berjalan Ibu cari sanakpun cari Induk semang cari dahulu  Arsitektur Melayu Arsitektur Melayu Tradisional di Indonesia 1. 6. 4. 12. Arsitektur Melayu Tradisional di Nusa Tenggara Barat (NTB). 8. 7. 2. Arsitektur Melayu Tradisional di Kepulauan Bangka Belitung. Arsitektur Melayu Tradisional di Riau. 13. Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Selatan. 14. Arsitektur Melayu Tradisional di Bengkulu. tetapi lebih dari 4 baris ( mulai dari 6 baris hingga 20 baris). 20. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Tengah. Dalam masyarakat Melayu tradisional. 19. Arsitektur Melayu Tradisional di Maluku. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Selatan. Arsitektur Melayu Tradisional di Lampung. Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Utara. 50 . 18. Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Barat. Arsitektur Melayu Tradisional di Nusa Tenggara Timur (NTT). 11. 10. dan seterusnya.

tiang enam berserambi dan tiang dua belas atau rumah serambi. Bisa dikatakan. maka pemilihan bahan atap menggunakan 51 . Selain berukuran besar. jendela. Sementara lekukan pada pertengahan perabungnya melambangkan ‗lembah kehidupan‗ yang terkadang penuh dengan berbagai macam cobaan (h. dan lain sebagainya. Simbol-simbol itu biasa diiringi dengan ornamen yang khas dan memiliki makna tertentu pula. dimaksudkan untuk menjaga keselamatan dan mengontrol perilaku si anak dara. rumah ibadah dan rumah penyimpanan. kamar dara yang terletak di atas loteng atau para-para dengan jalan masuk dan keluarnya dari ruang tengah. Demikian pula dengan atap bangunan yang akan menyulitkan pemilik rumah jika harus menyediakan bahan berupa genteng. Misalnya.80). dan ada kalanya juga dihiasi dengan kaligrafi Arab. biasanya bertiang enam. maka penggunaan bahan kayu banyak dipilih sebagai material bangunan rumah. rumah Melayu juga selalu berbentuk panggung atau rumah berkolong. lisplank utama ini memiliki sudut kemiringan atap yang curam. Yang paling menarik dari arsitektur rumah Melayu ialah simbol-simbol yang terdapat pada bagian-bagian rumah. Secara umum. dinding. terdapat pula beberapa macam arsitektur untuk setiap bagian rumah yang memiliki arti tersendiri. hampir seluruh elemen yang ada dalam rumah Melayu mengandung nilai budaya. rumah balai. rumah Melayu tradisional umumya berukuran besar. atap.tempat berlindung bagi siapa saja yang memerlukan. sikap dan perilaku anak dara tersebut berkaitan dengan kehormatan serta harga diri keluarga (h. yang melambangkan bahwa pada awal dan akhir hidup manusia akan kembali kepada penciptanya. dengan menghadap ke arah matahari terbit. Tampilan rumah ini mencirikan bentuk atap di mana pada lisplank yang mencapai bubungan menjadi terbelah dan membentuk hiasan huruf ‗V‘. jenis rumah Melayu meliputi rumah kediaman. karena masih ada hutan. tangga. Hal ihwal dan detail tentang rumah Melayu cukup terangkum dalam buku ini. Hal ini sangat penting dilakukan. Dan. Oleh sebab itu. Misalnya atap lontik. tiang. karena sifat. Ciri lain dari rumah berbudaya melayu adalah konstruksinya yang berupa rumah panggung dan bahan kayu. masyarakat melayu memilliki kebanggan dengan adanya bentuk yang di latar belakangi oleh tampilan ‗rumah belah bubung‘. pintu. Dalam bidang arsitektur. Atap lontik ini berciri kedua perabungnya melentik ke atas. Sulitnya transportasi untuk mencapai pulau-pulau kecil di wilayah Kepulauan Riau membuat beberapa orang membangun rumahnya menggunakan bahan yang berasal dari pulau tersebut.38). Penamaan itu disesuikan dengan fungsi dari setiap bangunan. kemudian dibawahnya beratap dengan sudut kemiringan landai.

Selebihnya pemilik rumah akan merehabilitasi rumah dengan atap rangkaian daun kelapa yang baru. namun juga untuk bangunan umum seperti gedung pertemuan. dan yang dituakan. Hal ini sesuai dengan iklim setempat serta kebiasaan yang sudah turun temurun. rumah tradisional Melayu pada umumnya terdiri atas tiga jenis. Ruangan kolong rumah biasanya digunakan sebagai tempat bekerja sehari-hari dan menyimpan alat-alat rumah. Selang depan berfungsi sebagai tempat meletakkan barang-barang tamu.rangkaian daun kelapa. Tinggi rumah induk bagian atas sekitar tiga atau tiga setengah meter. Kebanggaan tersebut tampak dalam pola kehidupan. Bahkan beberapa gapura masuk permukiman juga ada yang menggunakan bentuk tersebut. Ruang serambi depan berfungsi sebagai tempat menerima tamu pria. dan yang sangat dihormati. Ruang dapur dipergunakan untuk memasak dan menyimpan barang-barang keperluan dapur. orang-orang terhormat. Ruang selang samping berfungsi sebagai tempat meletakkan barang yang tidak dibawa ke dalam ruang serambi belakang. Tempat ini merupakan jalan masuk bagi tamu perempuan. termasuk juga arsitekturnya. Tinggi tiang penyangga rumah sekitar dua sampai dua setengah meter. atau Rumah Serambi. Karena masyarakat kepulauan riau tinggal di pulau-pulau kecil. Kepulauan Riau adalah sebuah propinsi di Indonesia yang terbentang dari daratan di sebelah Timur Sumatra Barat sampai pada pulau-pulau kecil di Selat malaka dan Laut Natuna. Suasana di dalam ruangan sejuk dan segar karena banyak memiliki jendela serta lubang angin (ventilasi). Tipologi rumah tradisional Melayu adalah rumah panggung atau berkolong. adat dan budaya yang bernafaskan melayu. Kebesaran Kerajaan Malaka pada masa lampau masih berbekas kuat pada masyarakat Kepulauan Riau dengan kebanggannya sebagai bangsa Melayu. KARAKTERISTIK RUMAH MELAYU Ditinjau dari tipologi dan fungsi ruang. Rumah Tiang Enam Berserambi. dan Rumah Tiang Dua Belas. Karena susunan papan lantainya jarang. Atap dengan rangkaian daun kelapa ini akan tahan dipakai untuk banguunan permanen selama lima tahun. maka sampah dapat langsung dibuang ke tanah. dan memiliki tiang-tiang tinggi. Ruangan serambi tengah atau ruang induk berfungsi sebagai tempat menerima tamu agung. Bentuk yang khas dari ‗rumah belah bubung‘ tidak hanya digunakan untuk rumah tinggal saja. Rumah Tiang Dua Belas atau Rumah Serambi merupakan rumah besar dengan tiang induk sebanyak dua belas buah. yaitu Rumah Tiang Enam. tetangga dekat. 52 . yang tidak dibawa ke dalam ruangan. Setiap ruangan pada rumah Melayu memiliki nama dan fungsi tertentu. bahkan banyak pula yang berdirinya tepat di atas laut. maka matapencaharian terbesarnya adalah nelayan. Dengan demikian sebagian besar rumah penduduk juga berdiri dekat dengan pantai. pelabuhan laut dan sebagainya.

Sedangkan bila perabung rumah tegak lurus terhadap jalan raya di mana umah itu menghadap. Rumah dengan atap curam disebut rumah Lipat Pandan. yaitu seperti kelenteng maupun rumah limas yang mereka sebut sebagai rumah Eropa. tiang dibuat tinggi supaya rumah tidak terendam air pasang. Dari antara jenisnya. lama sebelum kedatangan pengaruh luar dan telunjuk moden. Sedangkan nama Rumah Belah Rabung diberikan oleh orang Melayu. Kolong rumah sering digunakan untuk tempat bertukang membuat perahu atau pekerjaan lain. Sumatera dan pulau-pulau lain biasanya membina rumah sesebuah (ala banglo) yang didiami oleh sekeluarga besar. Sebetulnya. yaitu rumah yang khusus untuk tempat kediaman keluarga. Jika atapnya agak mendatar disebut rumah Lipat Kajang. Nama Rumah Bubung Melayu diberikan oleh para pendatang bangsa asing. singkatan dari Perabung. Orang tua-tua menyebut dengan nama Belah Krol yaitu rambut yang disisir terbelah dua. rumah kediaman dinamakan Rumah Bubung Melayu atau Rumah Belah Rabung atau Rumah Rabung. karena berbeda dengan bentuk rumah mereka. penduduk asal Melayu dan Orang Asli di Semenanjung Tanah Melayu dan Sumatera serta kaum Bumiputra/Pribumi lain di Borneo dan bagian lain di alam Melayu telah mempunyai sistem perumahan yang canggih. Sebutan lain yang diberikan untuk rumah adalah berdasarkan pada bentuk kecuraman dan variasi atap. Karena bentuk atapnya terbelah oleh bubungannya. Berdasarkan bentuk atapnya. sesetengah suku-kaum di Borneo lebih gemar kepada konsep ‗rumah panjang‘ yang memuatkan seluruh kampung! Yakni setiap keluarga menghuni satu bahagian seperti ‗apartment‘ yang dideretkan 53 .Sedangkan WC dan kandang ternak (kambing atau ayam) letaknya agak di belakang rumah. disebut Rumah Perabung Melintang.40 Meter. Nama Rumah Rabung berasal dari kata Rabung. terutama Cina dan Belanda. Di samping sebagai tempat menyimpan sebagian alat pertanian dan alat nelayan. Manakala orang Melayu dan Orang Asli di Semenanjung. cantik dan serasi dengan gaya hidup dan alam sekitar.50—2. rumah kediaman lazim disebut rumah tempat tinggal atau rumah tempat diam. Pada rumah yang didirikan di daerah tepi sungai atau pantai. disebut Rumah Perabung. Penyebutan ini untuk membedakan dengan bentuk atap yang tidak memakai perabung seperti bangunan pondok ladang atau gubuk yang disebut Pondok Pisang Sesikat. Di dalam kehidupan seharihari. rumah kediaman wajib dijaga dan dipelihara dengan sebaik-baiknya agar lebih memberi kenyamanan dan kebahagiaan bagi penghuninya. Penamaan lain adalah berdasarkan pada posisi rumah terhadap jalan raya. Besar kecilnya bangunan bergantung kepada kemampuan pemiliknya. Ukuran rumah tidak ditentukan. dan bila atapnya diberi tambahan di bagian bawah (kaki atap) dengan atap lain maka disebut rumah Atap Layar atau Rumah Ampar Labu. Rumah yang dibuat dengan perabung atap sejajar dengan jalan raya di mana rumah itu terletak. Rumah didirikan di atas tiang yang tingginya antara 1.

termasuklah mengelakkan dari mudah masuknya binatang liar. tepi-tepi dan bawah). Ciri-ciri pintar ini termasuklah penyejukan atau pengudaraan semulajadi (natural ventilation). cuma berpagar susur (railings). Rumah Melayu juga selalunya terbahagi dua bahagian: yang utama dipanggil ‗Rumah Ibu‘ (sempena menghormati peranan ibu sebagai pengelola rumah dan penyeri keluarga). sementara bahagian kedua ialah ‗Rumah Dapur‘. Selain itu. Dari sudut rekabentuk juga. Contohnya sifat paling ketara pada rumah tradisi Melayu ialah ianya didirikan atas tiang. Maka rumah itu boleh juga ‗ditanggal-buka‘ dan di pasang semula di tempat lain. Pengasingan ini juga pintar – kebakaran selalunya terjadi dari api masakan. rumah adat Melayu boleh dikatakan amat canggih dan memuatkan ciri-ciri bistari. Ianya berbumbung tapi selalunya tak berdinding. beristirehat atau menerima tetamu yang tak perlu masuk ke dalam Rumah Ibu. Walaupun rumah yang benar-benar tradisional tidak menggunakan sebatang paku pun. Rumah juga lebih sejuk akibat pengudaraan pada semua bahagian (dari atas. Selain itu. juga buluh dan rotan hinggalah kepada daun-daun pelepah. struktur ‗Rumah Tengah‘ pula boleh ditambah di antara Rumah Ibu dan Rumah Dapur. ruang kosong di bawah rumah (juga disebut ‗polong‘) menjadi tempat yang sesuai untuk menyimpan segala macam barang perkakas. Pelbagai kelebihan muncul dari ‗keterapungan‘ ini. Jika rumah perlu dibesarkan. peneduhan (shading). yakni pelbagai jenis kayu-kayan. selalunya di depan rumah mesti ada bahagian lantai yang lebih rendah dari aras Rumah Ibu. lagi kena dengan gaya hidup selesa mengikut adat dan alam. ataupun ‗selasar‘ di setengah tempat di Pantai Timur. lebih mudah mengawal sebahagian tertentu seperti Rumah Dapur saja dan mengurangkan bahaya Rumah Ibu juga dijilat api dengan cepat. maka jika dapur terbakar. Ini dipanggil ‗serambi‘. serta terangkat dari aras banjir. Ia menjadi tempat pengantara di antara luar dan dalam rumah untuk duduk bekerja. Kerangka atau struktur rumah pula menggunakan sistem tebuk-tembus dan pasak yang tidak memerlukan paku. Yakni pembinaan rumah papan Melayu sebenarnya ialah suatu sistem pasang-siap. namun diakui bahawa bagi rumah kayu yang lebih baru.sebelah-menyebelah. yang dipindahkan dari negeri Kedah ke Kuala Lumpur. dengan anjung terbuka di hadapan (dipanggil ‗ruai‘ di Sarawak) yang menyambungkan semua unit menjadi sebuah bangunan panjang. Selain itu. ada juga elemen bukan struktur seperti isian dinding yang memakai paku. yakni tidak mengganggu keluarga. keselamatan dan keamanan (safety and security) serta ‗kepersendirian‘ (privacy). sehingga ianya boleh diangkat melalui ‗gotong-royong‘ orangramai dan dialih tempat. persis yang dibuat oleh Badan Warisan Malaysia untuk Rumah Penghulu Abu Seman. cara binaan tanpa paku juga membuatkan rumah lebih anjal (flexible). 54 . Bahan binaan yang digunakan diambil dari sumber alam yang boleh diperbaharui.

guna untuk masuk angin dan cahaya. Sulawesi. dengan struktur tanpa sebarang paku pun. ‗bumbung lima‘ ini ditambah struktur segitiga di atasnya lalu dipanggil ‗limas‘ (dari ‗lima emas‘ karena suatu masa dulu hanya rumah orang berada atau pembesar yang berbumbung limas. dan ada tempat yang mempunyai corak bumbung tersendiri seperti bumbung rumah Minangkabau Negeri Sembilan (yakni sejenis bezaan ‗bumbung panjang‘). yakni hanya satu perabung membentuk bukaan segitiga di kedua-dua hujung yang membenarkan pemasangan penutup tebar layar. Bumbung panjang ialah jenis yang lebih mudah. Satu contoh indah ialah Istana Seri Menanti di Negeri Sembilan. Rumah tradisi yang memang terangkat atas tiang bagi menambah pengudaraan itu juga ada pelbagai gaya tingkap. Bumbung rumah tradisi juga pasti ada unjuran (emper/overhangs) untuk teduh dari panas dan hujan lebat. yakni sama juga seperti konsep ‗ruang kerja‘ atau ‗work area‘ bagi apartmen dan rumah moden. Borneo dan Tanah Bugis. termasuk jenis tingkap sependiri seperti ‗French window‘. Bumbung rumah Melayu sentiasa jenis condong untuk kesesuaian cuaca hujan panas tropika (tiada bumbung rata atau leper). dan mungkin mula digunakan semasa Kesultanan Johor-Riau).Di belakang rumah pula ada ‗pelantar‘ yang menjadi tempat kerja basah atau basuhan. ‗Bumbung lima‘ ialah jenis yang ada lima perabung (atau juga empat perabung bagai piramid untuk struktur ringkas seperti pondok wakaf). tapi menyebabkan rumah lebih berbahang dan bising pula semasa hujan. Bahan penutup bumbung tradisi. 55 . Dua-dua jenis bumbung ini boleh melahirkan apa jua kombinasi bentuk bumbung yang boleh difikirkan. kadangkala dipanggil ‗loteng‘ atau ‗lenting‘). yakni anyaman pelepah daun seperti nipah ataupun bumbung genting tanah liat seperti yang dipanggil genting ‗Senggora‘ di Pantai Timur Semenanjung Melayu. Malahan telah ada istana kayu lama yang dibina setinggi lima atau enam tingkat. Sesetengah rumah pula ada bilik di dalam rongga bumbung (iaitu seperti ‗attic‘. Dengan adanya berbagai keping ukiran berlubang di dinding bukan saja sebagai perhiasan. Sepanjang tepian hujung bumbung pula selalu dipasang cucur atap atau 'papan cantik' berukir. Ukiran-ukiran pada rumah Melayu berunsur corak geometrik atau tumbuhan (tiada corak fauna hidupan kerana larangan agama). Malangnya sekarang ini kepingan zink lebih disukai-ramai kerana ianya murah dan senang dipasang. dan ada dua kategori utama: gaya ‗bumbung panjang‘ (atap pelana) dan keduanya ‗bumbung lima‘ atau ‗limas‘ (atap perisai). tapi juga bagi menggalakkan udara dan cahaya masuk menceriakan rumah. juga memainkan peranan menyejukkan rumah. Lebih canggih lagi. Malaysia selain juga di Sumatera. hatta membuat rumah yang sedia terangkat atas tiang itu menjadi rumah tiga tingkat. dan banyak yang amat halus pengukirannya.

Sedangkan ilmu senibina lama masih mampu dikaji untuk memberi penyelesaian atau dimajukan lagi buat kesesuaian hidup gayakini. Maka warisan rumah papan ini akan pupus tanpa adanya pembinaan rumah asli baru. bubungan rumah Melayu dapat dibedakan menjadi a). lebih lagi jika ilmu senibinanya juga hilang dari kalangan orang Melayu.Malangnya. dibuat seperti helai-helai rotan yang lazim dipakai sebagai anyaman. Dengan demikian bentuk pamelas ini melengkung mengikuti bentuk rangka atapnya. Bubungan Perak d). berjungkit. kulit bambu atau kulit pelepah rumbia. Pada ujung rabung yang terjungkit diberi sekeping papan bertebuk sebagai hiasan. BAGIAN-BAGIAN RUMAH MELAYU 1. Jika atap dibuat dari satu lapis daun saja maka disebut Kelarai. ATAP DAN BUBUNGAN Bahan utama atap adalah daun nipah dan daun rumbia. Hal ini tampak pada lisplang tutup angin yang memiliki ragam hias Ricih Wajit. Untuk membuat liet bambu atau rotan dilayuh dengan api. Dilihat dari bentuknya. Sesudah beberapa waktu dibelah dan diambil isinya. Atap Mata Ketam lebih rapat. Bubungan Lima c). Sedangkan untuk memasang perabung dipergunakan pasak yang terbuat dari nibung. tidak mengendahkan lagi ilmu binaan tradisi. menambah seni kecantikan arsitektur rumah Melayu. Pada pertemuan atap dibuat talang yang berguna untuk menampung air hujan. Sedangkan jika terdiri atas dua lapis disebut Mata Ketam. Kemudian direndam ke dalam air. Bubungan Panjang Sederhana b). dijalin dengan rotan. yang juga berfungsi sebagai penutup ujung kayu perabung. Ukiran pada papan pamelas ini ada yang selapis dan ada pula yang dua lapis. Pada bagian belakang dapur bubungan atap dibuat lebih tinggi. Isi perut rotan atau bambu dipakai sebagai penjalin atau disebut liet. Tetapi pada perkembangannya sering dipergunakan atap seng. Pekerjaan memasang atap disebut dengan Menyangit. Selanjutnya pada bagian bawah. Pada kedua ujung perabung rumah induk dibuat agak terjungkit ke atas. Dan pada bagian bawah bubungan atapnya melengkung. Bagian ini disebut Gajah Minum atau Gajah Menyusu. Atap dari daun nipah atau rumbia dibuat dengan cara menjalinnya pada sebatang kayu yang disebut bengkawan. papan penutup rabung ini dibuat semacam lisplang berukir. Untuk memasang atap dipergunakan tali rotan. dalam menimba dan mengejar senibina ala Barat. Pada bengkawan tersebut atap diletakkan. memanjang menurun sampai ke bagian yang sejajar dengan tutup tiang. Rumah Melayu asli memiliki bubungan panjang sederhana dan tinggi. Dalam bahasa Melayu papan lisplang berukir ini disebut Pamelas. Ada kalanya terdapat bubungan panjang kembar. 56 . Biasanya dibuat dari nibung atau bambu. Kebanyakan arsitek/jurubina tempatan. lebih tebal dan lebih tahan dari atap Kelarai. bangunan sehebat manapun dari bahan organik seperti kayu tidak tahan jika tidak disenggara rapi.

Untuk menjaga supaya rumah tidak miring. Tiang-tiang lainnya mempergunakan kayu keras dan tahan lama. Bubungan Limas f). harus utuh dari tanah sampai ke tutup tiang. Tiang ini disebut Sulai. Jumlah tiang rumah induk paling banyak 24 buah. tiang-tiang itu didirikan dalam enam baris. yang disebut Tiang Tua dan Tiang Seri. Untuk Tiang Tongkat atau Sulai cukup mempergunakan kayu biasa. Balai Kerajaan dan balai penguasa tertinggi wilayah tertentu. Di antara tiang-tiang itu terdapat tiang utama. maka 57 . Bila di daerah itu kayu sukar dicari. Biasanya teras kayu Kulim. 2. Tiang tambahan itu disebut Tiang Tongkat. Masing-masing baris 4 buah tiang. Resak dan Tembesu. Naling. bidai dua (bidai dua tingkat) dan bidai tiga (bidai tiga tingkat). dipasang tiang pembantu sebagai penopang ke dinding atau ke tiang lainnya. Pada rumah bertiang 24. Sedangkan tiang yang terletak di antara tiang seri pada bagian depan rumah. Tiang Tongkat biasanya hanya sampai ke rasuk atau gelegar. merupakan tiang pokok rumah tersebut.Bubungan Kombinasi e). Bubungan Panjang Berjungkit g). Pada bagian yang menjorok keluar diberi lantai yang disebut Teban Layar atau Lantai Alang Buang atau disebut juga Undan-undan. Setiap nama itu mempunyai lambang tertentu. Sanding Tiang adalah sudut segi-segi tiang. TIANG Bangunan tradisional Melayu adalah bangunan bertiang. Sedangkan tiang untuk bagian bangunan lainnya tidaklah ditentukan jumlahnya. termasuk tiang seri. Bahan untuk Tiang Seri haruslah kayu pilihan. Bubungan Gajah Minum. maka tiang-tiang itu ditambah dengan tiang yang berukuran lebih kecil. Hiasan ini amat jarang dipergunakan. PERABUNG DAN TEBAN LAYAR Perabung memiliki bentuk lurus. Hiasan yang terdapat pada perabung rumah adalah hiasan yang terletak di sepanjang perabung. yakni bidai satu (bidai rata). 3. Bagian ini biasanya dibuat bertingkat dan diberi hiasan yang sekaligus berfungsi sebagai ventilasi. Tiang dapat berbentuk bulat atau bersegi. Tiang ini tidak boleh bersambung. disebut Tiang Penghulu. Adapun Teban Layar biasa pula disebut Singap. Sebagai lambang lurusnya hati orang Melayu. Ebek atau Bidai. disebut Kuda Berlari. Sanding Tiang yang bersegi diketam dengan ketam khusus yang disebut Kumai. Tiang Seri adalah tiang-tiang yang terdapat pada keempat sudut rumah induk. Sifat lurus itu haruslah dijunjung tinggi di atas kepala dan menjadi pakaian hidup. Bidai lazimnya dibuat dalam tiga bentuk. Lazimnya hanya dipergunakan pada perabung istana. Jika keadaan tanah tempat rumah itu didirikan lembek atau rumah itu terletak di pinggir.

dan dibuat terutama untuk menjaga supaya jika penghuni rumah memiliki keperluan dari satu bilik ke bilik lainnya tidak melewati ruangan tengah. Biasanya bagian bawah pintu ini diberi pagar pengaman berupa kisi-kisi bubut atau papan tebuk. atau kerabat terdekat yang dihormati. yaitu pintu yang tidak memiliki tangga keluar. besar pula tiang-tiangnya. Semakin besar rumahnya. Pintu ini khusus untuk keluarga perempuan terdekat atau untuk anak gadis. Untuk menghindarkan hal yang dilarang tersebut. melainkan hanya tiang seri atau beberapa tiang lainnya. Pintu masuk di bagian muka rumah disebut pintu muka. 4. atau pemilik rumah lalu lalang di depan tamu untuk mengambil sesuatu dari biliknya. Amatlah tabu kalau anak-anak. Ukuran maksimum dan minumum sebuah tiang tidak ditentukan. maka dibuat pintu khusus yang disebut pintu malim atau pintu curi. mengandung lambang yang dikaitkan dengan agama dan kepercayaan yang dianut masyarakat. pintu yang menghubungkan bilik dengan bilik disebut pintu malim atau pintu curi. Pada mulanya pintu tidak memakai engsel.Nibung (kayu dari pohon kelapa) dipergunakan sebagai Tiang Tongkat atau Sulai. Untuk pemilik rumah yang mampu. Tetapi Nibung tidak dapat dipergunakan untuk Tiang Seri atau tiang-tiang lainnya. yakni kursi goyang. Termasuk kaitannya dengan alam lingkungan dan arah mata angin. Di samping itu ada pula pintu yang dibuat khusus disebut Pintu Bulak. Tiang yang kelihatan di bagian dalam rumah selalu diberi hiasan berupa ukiran. Pada prinsipnya pintu ini sama seperti jendela. Lambang-lambang itu kemudian dijalin dengan makna tertentu yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Pintu yang ada di ruangan tengah pada rumah yang berbilik. Di situ diletakkan kursi malas. Sedangkan pintu di bagian belakang disebut pintu dapur atau pintu belakang. Bentuk tiang secara tradisional. bahwa ruangan tengah dipergunakan untuk menerima tamu yang terdiri dari orang tua-tua. seluruh tiangnya dibuat persegi. Dari tempat orang tua-tua itu memperhatikan anak-anak bermain di halaman. atau bahkan semuanya bulat. terutama anak gadis. tidak seluruh tiang persegi. hanya ukurannya yang berbeda. Untuk 58 . Tetapi bagi yang kurang mampu. PINTU Pintu disebut juga Lawang. Pintu berbentuk persegi empat panjang. tempat orang tua duduk berangin-angin. tinggi 1. Ukuran ini bergantung kepada besar atau kecilnya rumah. Ukuran pintu umumnya lebar antara 60 sampai 100 Cm.50 sampai 2 Meter. Sudah menjadi adat. Di situ pulalah orang tua-tua duduk sambil membaca kitab dan minum kahwa (kopi). Apalagi bila di ruangan tersebut sedang ada tamu.

Jendela dibuka keluar. Tingkap ini merupakan jendela anak dara yang lazimnya berada di ruangan atas (para). Jendela dibuat dari papan dan digantung dengan engsel pada kosen. Jendela yang sengaja dibuat setinggi orang dewasa berdiri dari lantai. selalu menerima tamu dengan ikhlas dan terbuka. Kuncinya juga dibuat dari kayu yang disebut Pengkelang. Sebagai pengaman. Sama seperti pintu. Pintu dapat terdiri atas satu atau dua daun pintu. Umumnya jendela tengah di rumah induk lebih tinggi dari jendela lainnya. Perbedaan ketinggian ini adakalanya disebabkan oleh perbedaan ketinggian lantai. dan biasanya diberi ukiran. Kunci dibuat dari kayu yang disebut Pengkelang. di jendela dipasang jerajak panjang yang disebut Kisi-kisi atau Jerajak yang terbuat dari kayu segi empat atau Bubutan (Larik). TANGGA 59 . Tingkap yang terletak pada bubungan dapur disebut Angkap. ada yang berdaun satu dan kebanyakan berdaun dua. JENDELA Jendela lazim disebut Tingkap atau Pelinguk. Di atas pintu kebanyakan dibuat tebukan yang indah bentuknya menunjukkan ketinggian martabat di empunya rumah. Pintu dikunci memakai belah pintu atau Pengkelang (palang pintu dari sebelah dalam). Jendela mengandung makna tertentu pula. jendela pun pada awalnya tidak memakai engsel. Pada kosen ini dipasang kisi-kisi atau Telai yang tingginya 80—9. Daun jendela dapat terdiri atas dua atau satu lembar daun jendela. Tetapi mempergunakan Putting. Ketinggian letak jendela di dalam sebuah rumah tidak selalu sama. Hiasan pada jendela dan pagar selasar disebut juga Kisi-kisi atau Jerajak. 5. Bentuknya sama seperti bentuk pintu. Hiasan ini melambangkan bahwa pemilik bangunan adalah orang yang tahu adat dan tahu diri. Pintu sebaiknya terletak di kiri rumah atau dekat ke bagian kiri rumah. Bila pipih disebut Papan Tebuk. Ada pula yang berkaitan dengan adat istiadat. melambangkan bahwa pemilik bangunan adalah orang baik-baik dan patut-patut dan tahu adat tradisinya. Tingkap pada singap disebut tingkap bertongkat. Belah pintu adalah sebatang Broti yang dipalangkan pada kedua Jenang atau kosen pintu. 6. Sedangkan letak yang rendah melambangkan pemilik bangunan adalah orang yang ramah tamah. Tetapi ukurannya lebih kecil dan lebih rendah.Cm. yang tingginya antara 30 sampai 40 Cm. biasa pula diberi panel di sebelah bawahnya.membuka dan menutup pintu dipergunakan semacam Putting yang ditanamkan ke bendul atau balok sebelah bawah dan balok sebelah atas pintu. Kalau bentuknya bulat disebut Pinang-pinang atau Larik. Kalau jendela itu tidak memakai jerajak. Pintu masuk ke rumah harus mengarah ke jalan umum.

atau di tempat yang selalu kena air. Sedangkan di ruangan Dapur. Lazimnya tangga yang mengandung lambing tertentu hanya tangga muka bangunan. Bahkan diberi lidah yang disebut Pian. tetapi dijalin dengan rotan dan lebarnya antara 5 sampai 10 Cm. Lantai yang terbuat dari belahan nibung biasanya ditempatkan di ruang belakang. Di sebelah kiri dan kanan tangga ada kalanya diberi tangan tangga yang dipasang sejajar dengan tiang tangga. Sedangkan jarak antara anak tangga-anak tangga itu tidak pula ditentukan. akan semakin banyak pula anak tangganya. kepala bersandar ke jenang pintu. Jumlah anak tangga tidak ditentukan. yakni tangga bulat dan tangga picak tangga bulat yakni tangga dari kayu bulat. Dan selalu diberi hiasan berupa Kisi-kisi Larik (Bubut) atau Papan Tebuk (Papan Tembus). LANTAI Lantai rumah induk umumnya diketam rapi dengan ukuran lebar antara 20 sampai 30 Cm. Kepala tiang tangga selalu diberi ukiran yang disebut Kumaian. Cara merapatkan papan atau bilah lantai dalam sebuah rumah tidak selalu sama. terdapat dua jenis tangga. Anak tangga dapat berbentuk bulat atau pipih. Semakin tinggi rumah itu. Tangga picak adalah tangga pipih yang terbuat dari papan tebal. seperti dapur. tempat mengisik-ngisik debu dan tempat membasuh-basuh kaki. Lantai di rumah induk selalu disusun rapat. Susunan lantai sejajar dengan rasuk dan melintang di atas gelagar. Anak tangga kebanyakan berjumlah ganjil. Tiang tangga berbentuk segi empat atau bulat. Anak tangga adakalanya diikat dengan tali kepada tiang tangga. Tali pengikat umumnya terbuat dari rotan. 60 . Bagian atas disandarkan miring ke ambang pintu dan terletak di atas bendul. 7. Susunan anak tangga. cara mengikat tali tangga dan bagian-bagian induk tangga mengandung makna tertentu. Lantai biasanya dibuat dari papan kayu meranti. di beberapa tempat disusun jarang atau agak jarang. di mana ujungnya dibatasi oleh bendul. anak bersusun tingkat bertingkat. Sebab menurut kepercayaan. Dalam bangunan tradisional Melayu. tempat pusaka melangkah turun. Lantai nibung ini tidak dipaku. untuk merawat lantai dipergunakan minyak kayu yang disebut Minyak Kuing. medang atau punak atau anak-anak kayu yang disebut Anak Laras. Jika anak tangga menembus tiang tangga. demikian pula pada sisi tiang tangga. Tangga inilah yang disebut leher berpangkak pada bendul. Tetapi kalau pipih dipahatkan (Purus) ke dalam tiang tangga.Tangga naik ke rumah pada umumnya menghadap ke jalan umum. bilangan genap kurang baik artinya. hanya menurut kebiasan yakni sekitar satu hasta. Kaki tangga terhunjam ke dalam tanah atau diberi alas dengan benda keras. Selain dirapatkan dengan cara Pian. Tangga depan selalu berada di bawah atap dan terletak pada pintu serambi muka atau selang muka. Anak tangganya diikat dengan rotan ke induk tangga. maka disebut Pahatan Tebuk atau Tangga Bercekam. Tangga penghubung setiap ruangan terdiri atas satu atau tiga buah anak tangga. Tetapi bergantung kepada tinggi atau rendahnya rumah tersebut.

pelepah rumbia atau bamboo. 8. Atau dengan susunan bertindih yang disebut Tindih Kasih. makin tinggilah martabat serta makin terpandang se empunya rumah 9. Cara lain adalah dengan pasangan horizontal dan saling menindih yang disebut Susun Sirih. sedangkan panjangnya bergantung kepada tinggi jenang. Tinggi lantai rumah Melayu tidak sama. Lantai selang dibuat jarang berjarak sekitar dua jari dengan lebar papan empat inci. Demikian pula beranda belakang. Untuk variasi sering pula dipasang miring searah atau miring berlawanan.bilah lantai dapat dirapatkan dengan cara Bersanding. Lantai dapur lebih rendah lagi dari lantai beranda belakang dan yang paling rendah adalah lantai Selang atau Pelataran. Pada umumnya dinding terbuat dari kayu meranti. Kain ini dibuat dari perca-perca kain aneka warna. Loteng disebut Langa. Kira-kira 20 Cm di bawah tutup tiang biasanya dibuat lubang angin. Lantai selasar lebih tinggi dari lantai dapur. Tetapi untuk dinding dapur. dalam upacara tertentu atas (loteng) ditutup dengan kain penutup yang disebut Langit-langit. Kalau pun ada yang dipasang miring atau bersilangan. Namun tidak banyak rumah yang memiliki loteng. Sama seperti rumah induk. Dinding rumah dibuat dari papan yang dipasang vertical dan dijepit dengan kayu penutup (dinding kembung). Loteng yang terletak di atas bagian belakang rumah. Tinggi lantai rumah induk biasanya lima sampai enam kaki dari permukaan tanah. lantai loteng dibuat dari papan yang disusun rapat. Makna dinding selalu dikaitkan dengan sopan santun. Makin tinggi nilai tebukan ini. Namun cara ini jarang dipakai. Pada rumah berloteng. Pada lubang angin ini diberi hiasan dengan tebukan. pemasangan tersebut hanya untuk variasi. disebut Para. DINDING Papan dinding dipasang vertical. Pada rumah yang tidak berloteng. Lantai beranda lebih tinggi dari lantai selasar. Papan dinding umumnya berukuran tebal 2—5 Cm. medang atau kulim. LOTENG Dalam bahasa Melayu. punak. Lantai serambi depan lebih rendah satu kaki dari lantai ruang duduk. Lantai rumah induk lebih tinggi dibandingkan dengan lantai beranda depan dan beranda belakang. Ada kalanya sama dengan lantai Penanggah. dan dijahit 61 . lebar 15—20 Cm. dengan kemirinan rata-rata 45 derajat. Setiap bentuk itu mempunyai makna tertentu. hanya ukran lantai loteng lebih kecil dan lebih tipis. yakni sebagai batas kesopanan. ada kalanya dipergunakan kulit kayu meranti. Cara memasang dinding umumnya dirapatkan dengan Lidah Pian.

loteng tidak seluruhnya berdinding. berbentuk siku-siku atau berbentuk huruf L. Rumah Melayu Atap Limas. Hal ini ada kaitannya dengan ajaran islam yakni rukun islam lima. Balai Kerapatan dan lain-lain. sedangkan yang menyangklut keagamaan dilakukan di masjid. Begitu pula Balai adat di Kabupaten Kampar yang disebut Balai Gadang kini tidak ada lagi.menjadi sebuah bidang besar menurut pola tertentu. Bangunan tersebut kini tidak ada lagi. BALAI SALASO JATUH Balai salaso jatuh adalah bangunan seperti rumah adat tapi fungsinya bukan untuk tempat tinggal melainkan untuk musyawarah atau rapat secara adat. Kecuali rumah lontik. Tetapi hanya sebagian saja. bahkan rumah lontik beranak tangga lima. Hal ini melambangkan penghormatan kepada Tuhan dan terhadap sesama. Dari beberapa bentuk rumah ini hampir serupa. 62 . baik tangga. RUMAH LONTIK /LANCANG (RUMAH KAMPAR) & RUMAH LIMAS MELAYU Rumah lontik yang dapat juga disebut rumah lancang karena rumah ini bentuk atapnya melengkung keatas dan agak runcing sedangkan dindingnya miring keluar dengan hiasan kaki dinding mirip perahu atau lancang. Rumah Melayu Lipat Kajang dan Rumah Melayu Atap Lontik. pintu. Rumah Adat Salaso Jatuh Kembar. Semua bangunan baik rumah adat maupun balai adat diberi hiasan terutama berupa ukiran. Balai Salaso Jatuh mempunyai selasar keliling yang lantainya lebih rendah dari ruang tengah. Pada bagian yang tidak berdinding dipasang hiasan kisi-kisi yang terbuat dari kayu bubutan atau Papan Tebuk. Loteng di bagian belakang (para) dibuat dalam bentuk yang sangat sederhana. Bentuk rumah tradisional daerah Riau pada umumnya adalah rumah panggung yang berdiri diatas tiang dengan bangunan persegi panjang. Balai Penobatan. dinding. karena itu dikatakan Salaso Jatuh. Rumah lontik diperkirakan dapat pengaruh dari kebudayaan Minangkabau karena kabanyakan terdapat di daerah yang berbatasan dengan Sumatera Barat. didesa-desa tempat musyawarah dilakukan di rumah Penghulu. dengan lantai papan yang disusun jarang. Rumah Adat Melayu Riau Jenis-jenis rumah adat Melayu Riau ada 5 :      Balai Salaso Jatuh. Banyak pula loteng yang dibuat tidak menutup seluruh bagian atas ruangan. Sesuai dengan fungsinya bangunan ini mempunyai macam-macam nama antara lain : Balairung Sari. Tangga rumah biasanya ganjil. susunan ruangannya sama saja.

Dalam bahasa Indonesia seseorang yang mendalami bidang falsafah disebut "filsuf". bahkan agama tempat tradisi filsafat itu dibangun. memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. tetapi dengan mengutarakan masalah secara persis. keraguan. Kata filosofi yang dipungut dari bahasa Belanda juga dikenal di Indonesia. Untuk studi falsafi. Logika merupakan sebuah ilmu yang sama-sama dipelajari dalam matematika dan filsafat. Sehingga arti harafiahnya adalah seorang ―pencinta kebijaksanaan‖. dan meneruskan karya-karya pendahulunya sesuai dengan latar belakang budaya. Dewasa ini filsafat biasa dibagi menjadi dua kategori besar menurut wilayah dan menurut latar belakang agama. filsafat dibagi menjadi: filsafat Islam. filsafat biasa diklasifikasikan menurut daerah geografis dan latar belakang budayanya. dan filsafat Timur Tengah.  Filosofi/Filsafat Filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. rasa penasaran dan ketertarikan. filsafat timur.) dan (sophia = "kebijaksanaan"). sesuatu yang biasanya tidak tersentuh oleh disiplin ilmu lain dengan sikap skeptis yang mempertanyakan segala hal. Menurut wilayah. filsafat bisa dibagi menjadi: filsafat barat. Sementara. filsafat Hindu. menurut latar belakang agama.ف ل س فة‬yang juga diambil dari bahasa Yunani. yaitu spekulasi. Bentuk terakhir ini lebih mirip dengan aslinya. menanggapi. cinta dsb. Akhir dari proses-proses itu dimasukkan ke dalam sebuah proses dialektika. Etimologi Kata falsafah atau filsafat dalam bahasa Indonesia merupakan kata serapan dari bahasa Arab ‫ .Di puncak atap selalu ada hiasan kayu yang mencuat keatas bersilangan dan biasanya hiasan ini diberi ukiran yang disebut Salembayung atau Sulobuyung yang mengandung makna pengakuan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Filsafat juga bisa berarti perjalanan menuju sesuatu yang paling dalam.[1] Filsafat tidak didalami dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaan-percobaan. 63 . Hal itu membuat filasafat menjadi sebuah ilmu yang pada sisi-sisi tertentu berciri eksak di samping nuansa khas filsafat. kata ini merupakan kata majemuk dan berasal dari kata-kata (philia = persahabatan. mencari solusi untuk itu. dan filsafat Kristen. Φιλοσοφία philosophia. bahasa. Dalam bahasa ini. filsafat Budha. mutlak diperlukan logika berpikir dan logika bahasa. Klasifikasi Dalam membangun tradisi filsafat banyak orang mengajukan pertanyaan yang sama . Oleh karena itu.

 Metafisika mengkaji hakikat segala yang ada. hakikat yang ada dan keberadaan (eksistensi) secara umum dikaji secara khusus dalam Ontologi. dan sebagainya. Aksiologi membahas masalah nilai atau norma yang berlaku pada kehidupan manusia. Meskipun hal ini kurang lebih juga bisa dikatakan untuk Filsafat Barat. khususnya di India. Filsafat Timur Filsafat Timur adalah tradisi falsafi yang terutama berkembang di Asia. Kong Hu Cu. Beberapa topik yang dibahas di sini adalah soal kebaikan. kebenaran.Filsafat Barat Filsafat Barat adalah ilmu yang biasa dipelajari secara akademis di universitas-universitas di Eropa dan daerah-daerah jajahan mereka. suara hati. Lao Tse. terutama di Abad Pertengahan. Friedrich Nietzsche. antara lain Sidharta Budha Gautama/Budha. sumber. dan JeanPaul Sartre.  64 . Dalam tradisi filsafat Barat. Bodhidharma. Nama-nama beberapa filsuf Timur. Georg Hegel. Sebuah ciri khas Filsafat Timur ialah dekatnya hubungan filsafat dengan agama. serta kebenaran suatu pengetahuan. atau filsafat moral. Republik Rakyat Cina dan daerah-daerah lain yang pernah dipengaruhi budayanya. dikenal adanya pembidangan dalam filsafat yang menyangkut tema tertentu. Dari aksiologi lahirlah dua cabang filsafat yang membahas aspek kualitas hidup manusia: etika dan estetika. Arthur Schopenhauer. Dari estetika lahirlah berbagai macam teori mengenai kesenian atau aspek seni dari berbagai macam hasil budaya. Thomas Aquinas. Epistemologi membahas berbagai hal tentang pengetahuan seperti batas. Adapun hakikat manusia dan alam semesta dibahas dalam Kosmologi. tanggung jawab. Dalam bidang ini. Immanuel Kant. Etika. Epistemologi mengkaji tentang hakikat dan wilayah pengetahuan (episteme secara harafiah berarti ―pengetahuan‖). Réne Descartes.    Estetika membahas mengenai keindahan dan implikasinya pada kehidupan. membahas tentang bagaimana seharusnya manusia bertindak dan mempertanyakan bagaimana kebenaran dari dasar tindakan itu dapat diketahui. Karl Heinrich Marx. tetapi diDunia Barat filsafat ‘an sich‘ masih lebih menonjol daripada agama. Tokoh utama filsafat Barat antara lain Plato. Zhuang Zi dan juga Mao Zedong. Filsafat ini berkembang dari tradisi filsafat orang Yunani kuno.

dan lingkungan di sekitar mereka dan tidak menggantungkan diri kepada [agama] lagi untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini. terutama Filsafat barat muncul di Yunani semenjak kira-kira abad ke 7 S. bila dalam filsafat lain masih 'mencari Tuhan'. Ibnu Tufail.Filsafat Timur Tengah Filsafat Timur Tengah dilihat dari sejarahnya merupakan para filsuf yang bisa dikatakan juga merupakan ahli waris tradisi Filsafat Barat.. Sebagai contoh: Santo Thomas Aquinas dan Santo Bonaventura Munculnya Filsafat Filsafat. dalam arti bukan berarti sudah usang dan tidak dibahas lagi. Nama-nama beberapa Gibran dan Averroes. Ada sejumlah perbedaan besar antara filsafat Islam dengan filsafat lain. Banyak yang bertanya-tanya mengapa filsafat muncul di Yunani dan tidak di daerah yang beradab lain kala itu seperti Babilonia. Filsafat Islam Filsafat Islam merupakan filsafat yang seluruh cendekianya adalah muslim. Maka. namun filsuf islam lebih memusatkan perhatiannya kepada manusia dan alam. Lalu mereka menterjemahkan dan memberikan komentar terhadap karya-karya Yunani. Kahlil . Filsafat Kristen banyak berkutat pada masalah ontologis dan filsafat ketuhanan. para filsuf Timur Tengah ini mempelajari karya-karya yang sama dan bahkan terjemahan mereka dipelajari lagi oleh orang-orang Eropa. Filsafat Kristen Filsafat Kristen mulanya disusun oleh para bapa gereja untuk menghadapi tantangan zaman di abad pertengahan. yang menaklukkan daerah-daerah di sekitar Laut Tengah dan menjumpai kebudayaan Yunanidengan tradisi falsafah mereka.M. karena sebagaimana kita ketahui. Saat itu dunia barat yang Kristen tengah berada dalam zaman kegelapan (dark age). Islam adalah agama tauhid. dalam filsafat Islam justru Tuhan 'sudah ditemukan. Hampir semua filsuf Kristen adalah teologian atau ahli masalah agama. Kedua. Filsafat muncul ketika orang-orang mulai memikirkan dan berdiskusi akan keadaan alam. namun kemudian menyesuaikannya dengan ajaran Islam. Pertama. pembahasan Tuhan hanya menjadi sebuah pembahasan yang tak pernah ada finalnya. Jawabannya sederhana: di 65 filsuf Timur Tengah adalah Ibnu Sina. Sebab para filsuf Timur Tengah yang pertamatama adalah orang-orang Arab atau orang-orang Islam dan juga beberapa orang Yahudi. Bahkan ketika Eropa setalah runtuhnya Kekaisaran Romawi masuk ke Abad Pertengahan dan melupakan karya-karya klasik Yunani. Masyarakat mulai mempertanyakan kembali kepercayaan agamanya. meski semula filsuf-filsuf muslim klasik menggali kembali karya filsafat Yunani terutama Aristoteles dan Plotinus. Yudea (Israel) atau Mesir. dunia.

Sebuah pemikiran yang pada akhirnya tetap mengena pada filsafat maupun budaya.  Filsafat Budaya Filsafat budaya merupakan filsafat atau filosofi yang berkaitan dengan kebudayaan suatu daerah atau masa. Kedua cabang keilmuan tersebut telah melahirkan semacam pemikiran baru yang lahir dari penggabungan keduanya. phaedo. 66 . sekarang di pesisir barat Turki. Buku karangan plato yg terkenal adalah berjudul "etika. Tetapi filsuf-filsuf Yunani yang terbesar tentu saja ialah: Sokrates. Postmodernisme Bagian dari Filsafat Budaya Filsafat budaya lalu melahirkan banyak gejala perubahan dalam tubuh budaya itu sendiri. Zaman modern itu sudah berlalu sejak seratus tahun silam. Tahukan Anda bahwa kita sudah hidup. orang Indonesia istilah postmodern masih asing ditelinga. di benua eropa. Bagi orang kita. Zaman yang dikatakan modern adalah zaman saat berkembangan pesatnya ilmu pengetahuan saat zaman Renaissance pada abad ke-15. dan krito". Renaisance dapat diartikan sebagai lahirnya kembali jiwa atau semangat baru dari manusia setelah terbelenggu dan diliputi mental incactivity pada abad pertengahan. Filsafat adalah filosofi. cara pandang terhadap sesuatu. Plato danAristoteles. Bahkan ada yang berpendapat bahwa sejarah filsafat tidak lain hanyalah ―Komentar-komentar karya Plato belaka‖. apologi. Tokoh-tokoh dalam Filsafat Budaya Dalam filsafat budaya. Semuanya telah menggunakan mesin dengan teknologi tinggi. Hal ini menunjukkan pengaruh Plato yang sangat besar pada sejarah filsafat. Sokrates adalah guru Plato sedangkan Aristoteles adalah murid Plato.Yunani. Filsafat budaya sebenarnya telah lahir jauh sebelum istilah postmodern itu muncul. Orang Yunani pertama yang bisa diberi gelar filsuf ialah Thales dari Mileta. Istilah filsafat budaya bukan lagi hal yang asing bagi mereka yang memang berkecimpung di dunia filsafat dan budaya. Filsafat budaya melandasi pemikiran para pelaku di dunia budaya. begitulah kira-kira. Kita hanya mengenal istilah “ ini zaman modern” kata orang Indonesia sambil mereka tidak tahu modern itu apa? Yang kita tahu bahwa zaman modern itu adalah zaman canggih. dan salah satunya adalah istilah postmodern. tidak seperti di daerah lain-lainnya tidak ada kasta pendeta sehingga secara intelektual orang lebih bebas. republik. jauh melampaui zaman modern. Ranaisance dianggap sebagai tokoh permulaan pelaku dari budaya zaman modern.

Filsafat Budaya dan Gejala Postmodernisme Kelahiran potsmodernisme dalam pemikiran budaya atau filsafat budaya juga taklepas dari pengaruh para tokoh yang berdiri dibelakangnya. kita curiga bahwa segalanya akan terus merosot turun. Hal yang tidak bisa dipungkiri adalah budaya juga berkembang sesuai zaman. bahwa kita tidak lagi melihat penemuan-penemuan baru di bidang sains yang sangat fenomenal seperti pada zaman modern. Modern hanya alat untuk memisah-misahkan pemikiran dan budaya. sebaliknya. Ketika seseorang mengeluarkan sebuah filsafat budaya. tapi faktor pendukung dari budaya itu sendiri. Pada akhir abad ke-19 segala perkembangan pemikiran sebenarnya telah terhenti. Salah satu tokoh dalam filsafat budaya yang berpengaruh adalah Immanuel Kant dan Herbert Marcuse yang mengatakan bahwa kebebasan pemikiran itu harus diperjuangkan meskipun pada akhirnya manusia akan terbelenggu karena di dunia ini sering terjadi pertentangan dan ketegangan antara kebebasan pemikiran dan ilmu pengetahuan. Herbert Marcuse menggambarkan lingkaran hidup manusia yang pada akhirnya akan tetap terkurung oleh kemuajuan teknologi karena berkat teknologi manusia dapat mengendalikan alam. Pemikiran-pemikiran baru itulah yang berjalan seiring dengan pemikiran tentang filsafat budaya. Seiring dengan perkembangan zaman dan semakin bebasnya pemikiran maka selalu terjadi kegelisahankegelisahan yang menimbulkan pemikiran baru. “ Kini kita tidak melihat lagi Sesuatu yang akan tumbuh besar. Seperti yang dikatakan Nietzsche dalam buku yang berjudul the Genology of morals. toh filsafat modern ternyata tidak mampu menjawab semua tuntutan zaman. dan tidak bebas. terbelenggu.” Hal ini dapat tergambar oleh kita.Pada saat zaman Renaissance orang-orang mulai meninggalkan tradisi lama yang dianggap kolot dan mengadakan pembaharuan dengan mencari nilai-nilai baru sebagai usaha untuk mendobrak paham-paham ortodok yang umumnya menolak pemikiran-pemikiran baru atau menentang kebebasan berpikir. Manusia-manusia sekarang 67 . maka apa yang ada dipikirannya bukan hanya sebatas budaya. Akan tetapi manusia dalam menggunakan kesempatan itu pada akhirnya tetap sengsara. Salah satu tokoh penggagas era postmo adalah Nietzshe dan Heidegger mereka melontarkan kritiknya bahwa modern telah kehilangan kritisnya. jika filsafat budaya bukan hanya membicarakan budaya. tapi lebih dari itu. Teknologi tersebut dapat menjamin kehidupan manusia. Hal-hal yang mendukung berjalannya kebudayaan atau hal-hal yang memengaruhi kebudayaan baik secara langsung maupun tidak langsung juga ikut dibicarakan. Seperti yang telah disebutkan tadi. apapun bentuknya. begitupun dengan teknologi. Pemikiran seperti itu merupakan satu hal yang berperan penting dalam cara pandang filsafat budaya.

Postmodern dikatakan konkret karena menyangkut apa pun yang nyaris ada di dunia sekarang.hanya melanjutkan perkembangan yang sudah memang canggih sejak zaman dulu. sebenarnya kita tidak perlu marah dengan kelakuan Malaysia karena kebudayaan dareah itu berkembang bukan secara politis. referensi dan realitas bersama-sama lenyap dan bahkan makna dihadapkan pada suatu masalah. 68 . Kita dibiarkan dalam permainan acak penanda-penanda yang kita sebut posmodernisme yang tak lagi menghasilkan karya-karya yang monumental seperti pada modernisme. hal ini sesuatu yang wajar karena zaman dulu sebelumnya terbentuk sebuah negara Malaysia dan Indonesia merupakan satu kawasan nusantara. Begitulah kiranya jika berbicara filsafat budaya dalam lingkup postmodernisme. Maka jika begitu dimanakan relalitas pada zaman ini kalau ia memang ada. Berhentinya terciptanya karya-karya baru juga ikut memengaruhi filsafat budaya itu sendiri. Alexander Grahambel. Jika dilihat secara filsafat budaya. sebuah filsafat pun dihasilkan. Mungkin kita tak pernah sadar bahwa postmodermisme telah masuk dalam diri kita. Dan teori semiotika dijadikan alat untuk berdusta. Budaya daerah tumbuh dan berkembang dalam masyarakat yang egaliter kemudian secara arbitrer atau sesuka hati mereka menerima budaya setiap kebudayaan yang masuk. nyatanya juga berpengaruh terhadap hasil kebudayaan yang secara langsung juga membentuk filsafat budaya sendiri. James Watt. Jika kemudian ada budaya yang serupa. siapa pun yang mengikuti kebudayaan postmo akan melihat kekacauan makna dalam melihat realitas. Antara realitas dan idealitas sudah tidak memiliki batas. mengatakan bahwa banyak karya seni yang mencipta bentuk-bentuk yang hyperreal dan kepalsuan dikemas sebagai kebenaran. Postmodernisme telah memunculkan berbagai klaim atau pengakuanya yang berpretensi subtansif-objektif atau empiris-positivitistik. Lalu. Tak ada lagi tokoh tokoh baru yang menciptakan mesin baru. Stagnansi pada dunia penemuan. Dalam budaya postmo semua telah membaur menjadi satu. dan lain-lain. Postmodern dikatakan abstrak karena kebudayaan telah berkembang begitu rumit. Seperti yang dilakukan Malaysia terhadap beberapa budaya Indonesia. sebuah filsafat budaya yang lahir dari pemikiran dan proses pemahaman. Inilah yang dinamakan era postmo. Ini adalah sebuah pandangan. melainkan secara sosialis. skeptis dan penuh kontroversi. akan tetapi secara tak henti-hentinya mengaduk-ngaduk fragmenfragmen yang sudah ada. seperti Thomas Alpa Edison.

Jika kemudian malaysia mengaku-ngaku kebudayaan kita sebagai kebudayaannya. Inilah posmodernisme yang segalanya menjadi kacau dalam melihat kebenaran realitas. toh perkara budaya bisa diselesaikan dengan jalan diplomatis. kita tidak harus mengaku-ngaku bahwa itu memang kebudayan kita. kita tak akan kehabisan bahan untuk membicarakan budaya ini. Marilah kita berpikir lebih objektif dengan melihat berbagai sudut pandang dalam menyikapi masalah. Rasanya. terutama budaya postmo memang sangat menarik kita bahas dalam berbagai sudut pandang dan teori. 69 . Apalagi dengan segera mempopulerkan ke dunia internasional dan mengajak perang Malaysia. Bicara filsafat budaya. Agar kesimpulan yang dapat kita ambil adalah kesimpulan yang paling mendekati kebenaran.

10. Tampilan rumah ini mencirikan bentuk atap di mana pada lisplank yang mencapai bubungan menjadi terbelah dan membentuk hiasan huruf ‗V‘. suasana. masyarakat melayu memilliki kebanggan dengan adanya bentuk yang di latar belakangi oleh tampilan ‗rumah belah bubung‘. Simpulan  Kesenian Melayu adalah perihal keahlian orang Melayu dalam mengekspresikan ide-ide estetika. 4. 5. kesenian ini juga terbagi dua: sakral dan profan. Seni Lukis. Seni Tenun. 70 .BAB III PENUTUP 1. 3. Masing-masing bagian dikategorisasi lagi berdasarkan fase historis dan profanitas. Seni Pertunjukan Lain. 9. 2. kesenian Melayu terbagi dua: tradisional dan kontemporer. begitulah kira-kira. sehingga menghasilkan benda. Seni Bela Diri. Filsafat budaya melandasi pemikiran para pelaku di dunia budaya. cara pandang terhadap sesuatu. Seni Kerajinan. atau karya lainnya yang menimbulkan rasa indah dan decak kagum. Seni Sastra Melayu Klasik  Dalam bidang arsitektur.  Filsafat budaya merupakan filsafat atau filosofi yang berkaitan dengan kebudayaan suatu daerah atau masa. Seni Tari. Filsafat adalah filosofi. 1. Seni Musik. Teater Rakyat. Permainan Rakyat. Berdasarkan fase historis. 6. 8. berdasarkan profanitas. 11. 7. Seni Ukir.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful