BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Kesenian Riau adalah merupakan kesenian yang terdapat di wilayah Riau. Salah satu kesenian nusantara ini paling kental dengan budaya Melayu, sehingga layak kiranya jika kesenian Riau disebut sebagai pusat budaya Melayu dunia, dan menjadi tujuan utama pelacakan sumber budaya Melayu. Letak geografis Riau sebagai ―markas besar‖ dari kesenian Riau yang berada pada jantung perlintasan bahari membuat wilayah ini telah ramai dikunjungi masyarakat asing sejak zaman dulu. Kondisi ini bisa disikapi sebagai beban sekaligus berkah. Di satu sisi, Riau menjadi ladang perhimpunan berbagai potensi kesenian dengan pengaruh budaya asing, dan di sisi lain muncul pula potensi korosi terhadap nilai-nilai budaya setempat oleh budaya asing yang kurang selaras. Dari zaman ke zaman, budaya Melayu dengan ciri sosiologis semacam itu, telah menjadi sistem scanning dalam interaksi antarbudaya yang saling berakulturasi. Dalam perkembangannya, kesenian Riau adalah bagian dari nilai keindahan yang tertata apik namun tak lepas dari tuntunan nilai norma Melayu yang bercorak Islam. Riau sangat kaya dengan ragam bentuk kesenian, baik seni pertunjukan seperti teater, tari, musik, dan nyanyian; maupun sastra. Dalam perkembangannya, kesenian Riau tersebut memiliki kaitan erat dengan kegiatan adat, tradisi, maupun keagamaan yang terwarisi turun temurun. Pulau Sumatera memang satu-satunya pulau di Indonesia yang masih kental memiliki kesenian bernuansa melayu. Nuansa melayu nyatanya bukan hanya dimiliki oleh kesenian Riau, kesenian di daerah lain yang masih berada di wilayah Sumatera pun memiliki nuansa yang sama. Maka janganlah heran jika ada beberapa bagian dari kesenian Riau yang mengingatkan kita akan kebudayaan melayu yang cukup kental. Sebagai salah satu kesenian yang dimiliki oleh Indonesia, kesenian Riau berbeda dengan kesenian yang dimiliki oleh wilayah Indonesia lainnya. Hal yang membedakan adalah tentu saja nuansa melayu yang sangat kental. Jika mau melihat ke belakang, sejarah atau identitas bangsa Indonesia sesungguhnya memang tidak jauh dari kebudayaan melayu. Rumpun bahasa yang kita pakai sehari-hari pun merupakan rumpun bahasa melayu. Pengaruh melayu masih sangat kental terasa di sepanjang

1

Pulau Sumatera. Tidak mengherankan jika kesenian Riau yang memang berada di Pulau Sumatera memiliki nuansa melayu yang cukup kental. Pengaruh kebudayan rumpun melayu yang ada di kawasan Pulau Sumatera memang tidak bisa dihindari. Kebiasaan dan kehidupan masyarakat yang memang tinggal di kawasan Sumatera itulah yang melatarbelakangi kesenian khas Pulau Sumatera, salah satunya kesenian Riau. 2. Rumusan Masalah Masalah yang dapat ditarik dari pembahasan ini adalah bagaimana Seni, Asitektur Melayu dan Filosofi 3. Tujuan Tujuan dalam penulisan Makalah ini adalah untuk membahas mengenai Seni, Asitektur Melayu dan Filosofi 4. Metode Penulisan Metode yang digunakan penulis dalam penulisan makalah ini adalah browsing internet

2

BAB II PEMBAHASAN / ISI

 Kesenian Melayu Kesenian Melayu didefinisikan sebagai hal-hal yang menyangkut hasil olah rasa dan raga orang Melayu dalam mengekspresikan bentuk-bentuk hasil proses penghayatan yang indah, menyenangkan dan bisa memberi kepuasan baik kepada pribadi penciptanya maupun kepada para penikmat. Keseniam Melayu terbagi dalam aspek seni gerak, warna, bunyi atau kombinasi dari semua aspek tersebut. Kesenian Melayu diciptakan oleh masyarakat Melayu dan menjadi hak miliki baik secara pribadi maupun bersama-sama. Secara singkat Kesenian Melayu bisa didefinisikan sebagai representasi dari budaya Melayu. Sebagai masyarakat yang mayoritas beragama Islam, kesenian Melayu dianggap sebagai salah satu bentuk untuk mengekspresikan pemujaan kepada Allah Swt. Dengan demikian, kesenian Melayu sedapat-dapatnya tidak membawa kejelekan, kerusakan apalagi yang haram dalam pandangan agama. Kesenian Melayu adalah perihal keahlian orang Melayu dalam mengekspresikan ide-ide estetika, sehingga menghasilkan benda, suasana, atau karya lainnya yang menimbulkan rasa indah dan decak kagum. Kesenian ini diciptakan sendiri oleh masyarakat Melayu dan menjadi milik mereka secara bersama. Oleh sebab itu, kesenian Melayu merupakan representasi budaya Melayu. Bisa dikatakan pula bahwa, kesenian Melayu ini merupakan bagian dari usaha orang Melayu untuk merespons, memahami, menafsirkan dan menjawab permasalahan yang mereka hadapi. Yang membedakan kesenian Melayu dari kesenian lainnya adalah latar belakang tradisi dan sistem budaya yang melahirkan kesenian tersebut. Latar belakang tradisi dan sistem budaya berkaitan dengan pengetahuan, gagasan, kepercayaan, nilai, norma dan lain-lain. Karena tradisi dan sistem budaya Melayu berbeda dengan sistem budaya lain, misalnya Jawa, maka pola ekspresi, tujuan dan falsafah nilai dalam kesenian Melayu juga berbeda dengan kesenian Jawa. Dalam pengertian ini, kesenian tidak hanya sebagai ekspresi keindahan, tapi juga sebagai media penyampai pesan. Ide-ide estetika dan pesan budaya di atas terwujud dalam seni tari, seni musik, seni tenun, seni ukir, seni lukis, seni bela diri, seni teater dan permainan rakyat. Masing-masing bagian dikategorisasi lagi berdasarkan fase historis dan profanitas. Berdasarkan fase historis, kesenian Melayu terbagi dua: tradisional dan kontemporer; berdasarkan profanitas, kesenian ini juga terbagi dua: sakral dan profan.

3

Berdasarkan kategori pertama. tidak mandek tapi penuh dinamika yang selalu dapat diterima dalam setiap keadaan. Menurut versi lain tari ini diiringi oleh musik ensemble yang terdiri dari pemain marwas. harmonium. 1. kepulauan Riau. Tarian ini diinspirasikan oleh keturunan Arab yang berasal dari Yaman. suling. berdasarkan fase historis dan profanitas. Masyarakat Melayu termasuk seniman dan budayawannya memiliki daya kreasi yang tinggi. menyambut tamu-tamu penting ataupun sekedar untuk mempererat pergaulan dan meramaikan peristiwa penting. Menurut sejarah. sementara irama adalah bunyi teratur yang mengiringi gerak tersebut. Semenanjung Malaysia. biola. Tarian Zapin merupakan salah satu dari beberapa jenis tarian Melayu yang masih eksis sampai sekarang. gendang.  Tari Klasik / Tradisional. Seni Tari adalah gerak indah dan berirama yang mengandung dua unsur penting: gerak dan irama. dan vokal. Oleh karena itu. walaupun pada dasarnya gerak dasar zapin-nya sama. Seniman dan budayawannya mampu membuat seni tradisinya. ada tari tradisional-klasik dan modernkontemporer. ada tari ritual-keagamaan dan tari biasa. Tarian yang berkembang dalam kebudayaan Melayu mengandung aspek gerak. Dalam portal ini. Gerak tarian biasanya diinspirasikan dari pengalaman hidup sehari-hari. Tari Zapin sangat banyak ragam gerak tarinya. 4 . Gerak merupakan gejala primer dan juga bentuk spontan dari kehendak yang terdapat di dalam jiwa. tarian Zapin pada mulanya merupakan tarian hiburan di kalangan raja-raja di istana setelah dibawa dari Yaman oleh para pedagang-pedagang di awal abad ke-16. dumbuk. yaitu alat musik petik gambus dan tiga buah alat musik tabuh gendang kecil yang disebut marwas. digunakan sebagai media dakwah Islamiyah melalui syair lagu-lagu zapin yang didendangkan. biasanya dipertunjukkan dalam upacara adat. sebuah tarian terkadang diiringi pula dengan nyanyian yang sesuai dengan makna dan tujuan tarian itu. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan kreasi tari Zapin yang identik dengan budaya Melayu maupun dalam hal berpantun. seperti pesta pernikahan. Sebelum tahun 1960. gerak ini memiliki muatan emosional yang tinggi. Musik pengiring tari zapin terdiri dari dua alat utama. Selain gerak dan bunyi. zapin hanya ditarikan oleh penari laki-laki. akordion. seni tari Melayu dibagi menjadi dua. Tari Zapin. upacara ritual. pesisir Kalimantan dan Brunei Darussalam. irama dan nyanyian ini.1. Tarian tradisional ini bersifat edukatif dan sekaligus menghibur. Seni Tari. ditarikan oleh rakyat di pesisir timur dan barat Sumatera. berdasarkan kategori kedua. keberhasilan panen. Namun kini sudah biasa ditarikan oleh penari perempuan bahkan penari campuran laki-laki dengan perempuan.

di Sulawesi disebut jippeng. tari lembut dan tari penutup. Sedangkan saat-saat pementasannya. Sumatera Selatan dan Bengkulu menyebutnya dana. setiap penari sekaligus penyanyi. Julukan bedana terdapat di Lampung. peringatan hari-hari besar agama (Islam). Jumlah pemainnya terdiri atas 4—8 penari. dan mengisi acara suatu peringatan agar menjadi lebih semarak. Serampang Lau.Di nusantara. Misalnya. 3 orang pemusik dan seorang penyanyi. biasanya ketika ada upacara di lingkaran hidup individu (perkawinan dan khitanan). Dahulu. dan disesuaikan dengan lingkungan masyarakatnya. Kesenian ini biasanya dipergelarkan atau dipentaskan pada malam hari.  Joged Dangkung. Sedangkan pakaian yang dikenakan oleh para penarinya adalah baju kebaya pendek dengan bawahan sarung atau kain batik. Lagu-lagu yang dimainkan adalah. Dondang Sayang. zapin dikenal dalam 2 jenis. dan nyanyi yang tumbuh subur di perkampungan nelayan ini dikenal sejak abad ke-17. Nama joged dangkung konon berasal dari bunyi-bunyian yang keluar dari alat musik pengiring tarian yaitu: gendang yang berbunyi ―dang‖ dan gong yang berbunyi ―gung‖. tanjung Katung. tetapi sekarang jarang sekali orang bisa menari dan sekaligus bisa menyanyi. Urutan pementasannya adalah sebagai berikut: pertama. adalah semacam pemberitahuan kepada para ―penunggu‖ setempat yang berupa makhluk halus agar 5 . yaitu zapin Arab yang mengalami perubahan secara lamban. Jambu Merah.000 WIB sampai dengan tengah malam. Kalau zapin Arab hanya dikenal satu gaya saja. sekitar pukul 20. Sementara di Nusatenggara dikenal dengan julukan dana-dani. dengan nama Joged Tandak atau Joged Lambak. dan masih dipertahankan oleh masyarakat turunan Arab. sedangkan di Jambi. Lepas dari itu. Moro. Begitu pula sebutan untuk tari tersebut tergantung dari bahasa atau dialek lokal di mana dia tumbuh dan berkembang. Pulau Panjang. Tanjung Balai dan Gule Batu. Tariannya meliputi tarian pembukaan (betabik). Masyarakat Kalimantan cenderung memberi nama jepin. Seni tari dengan iringan musik dan nyanyian ini tersebar di daerah Tembeling. Gunung Banang. katanya juga. maka zapin Melayu sangat beragam dalam gayanya. Peralatan musik yang mengiringinya antara lain gendang (tambur). Jenis kedua adalah zapin Melayu yang ditumbuhkan oleh para ahli lokal. Tandak Udang Gantung. Johor Siput Kelapa. sengaja mengadakan pertunjukan keliling (sekarang tidak pernah ada lagi). Betabik. Sebutan zapin umumnya dijumpai di Sumatera Utara dan Riau. tari gembira (rancak). hari-hari besar nasional Indonesia (terutama hari kemerdekaan Indonesia). sedangkan di Jawa umumnya menyebut zafin. musik. Mantang. biola dan gong. atau event-event khusus lainnya. dan di Maluku lebih akrab mengenal dengan nama jepen. dan Batam. kesenian yang memadukan unsur tari.

bergelar Panglima Kulop Mentok yang sangat membenci penjajah Belanda. Tarian dengan semangat kepahlawanan ini dijadikan sebagai simbol-simbol keberanian yang banyak digemari oleh masyarakat ramai. sekitar tahun 1600 M. Malaysia pada masa penjajahan Belanda (1680-1690).  Tari Dabus. Dabus ini pada awalnya bukanlah sebuah tarian. Namun. Oleh karena itu. yaitu tarian yang memperagakan bahwa para penari itu kebal dengan senjata tajam atau api. lalu dabus dipelajari dan dikembangkan di sana. dalam konteks kekinian. Bagan Datoh dan Kuala Selangor. bergelar Nakhoda Lembang dan Nakhoda Topah merantau ke Perak dan tinggal di daerah Telaga Nenas. Konon. kemudian disusul lagu-lagu sesuai dengan permintaan penandak berjudul Tanjung Katung. Kedua. dan lain-lain. Di setiap daerah tersebut mereka sempat mengajari penduduk setempat. Ketiga. pelantunan lagu yang berjudul Cik Cilik yang sekaligus penutup pertunjukan. Babak ini sering disebut dengan buka tanah. Ia menyerang tentara-tentara Belanda dengan menggunakan ilmu dabus. Menurut catatan sejarah. tarian dabus diperkenalkan oleh pengikut Sayidina Ali (kaum Syiah) yang dipersembahkan untuk memperlihatkan kehebatan dan kekebalan orang Syiah dalam suasana perang agar pihak lawan tidak berani mengganggu mereka. pelantunan lagu dan tarian bertabik (suatu tarian yang bermakna ucapan selamat datang). tentara Belanda yang masih hidup akhirnya melarikan diri dan meninggalkan daerah yang direbut oleh Panglima Kulop Mentok tersebut. Dalam sejarah kesenian Melayu. atau minum air keras dan lain-lain. dabus ini sebenarnya ada hubungan dengan tarikat Rifaiah yang dibawa oleh Nurrudin ar-Raniry ke Aceh pada tahun 1637 M. ada pahlawan Melayu. api. tarian ini dikenal juga dengan tarian kepahlawanan. Sitiawan. mereka selalu berlatih dengan memainkan dabus pada malam hari. pelantunan lagu Dondang Sayang. Bugis dan Perak (Malaysia) dengan sebutan dabus. tidak pada substansinya. Dan keempat. seperti yang pernah terjadi di Perak. Perbedaan ini hanya pada sebutan (dialek) bahasa. dua orang pedagang dari Batu Bahara. sehingga banyak tentara Belanda yang tewas. di antaranya Banten dengan sebutan debus. dabus tidak sekedar hiburan semata. sehingga menarik perhatian penduduk setempat. Tarian ini hingga sekarang masih berkembang di daerah yang berkebudayaan Melayu. tetapi juga sebagai kontribusi untuk mempertahankan kedaulatan serta mengangkat martabat suatu bangsa. dabus ini hanya bertujuan untuk hiburan.pertunjukan berjalan sebagaimana mestinya. sehingga tarian dabus ini 6 . Karena kalah. Pada waktu itu. Dari Aceh. karena memperlihatkan ―keluarbiasaan‖ dalam pertunjukannya. kemudian menyebar ke seluruh nusantara. Kesenian ini pernah berkembang di Aceh dengan sebutan daboh melalui pedagang Arab yang datang ke daerah ini. Selama berada di daerah ini. mereka pindah ke daerah Pasir Panjang Laut. melainkan salah satu jenis seni bela diri. seperti kebal terhadap senjata tajam. Dabus adalah kesenian yang mempertunjukkan kemampuan manusia luar biasa. Setelah itu.

keris. ada pula peralatan lain seperti batu giling. Sebelum bernama Serampang Duabelas. api dan lain-lain. atau yang terluka akibat tusukan anak dabus dan senjata lainnya. para pemain juga harus bersih dan suci. Salah satu ciri khas tarian dabus adalah. pemain alat musik. Pertama. maka tarian tersebut tidak bisa dikatakan tarian dabus. karena ciri khas tarian ini adalah penggunaan jenis senjata tajam tersebut. Salah satu di antara mereka ditunjuk sebagai pemimpin yang disebut khalifah. Bila para penari ini tidak menggunakannya. tarian dan pertunjukan keberanian yang dilakukan para penari dengan menusukkan anak dabus atau senjata tajam di tubuh mereka. Tarian ini sebenarnya gabungan dari tiga jenis seni: nyanyian. beras kunyit dan beras biasa. Selain itu.  Asal-usul Tari Serampang Duabelas merupakan tarian tradisional Melayu yang berkembang di bawah Kesultanan Serdang. terdiri dari penari dan pemain alat musik. khalifah juga bertanggung jawab untuk memulihkan penari yang tidak sadarkan diri. ada beberapa bahan yang disediakan sebelum pertunjukan dimulai. pisau belati dan areal pementasan. Selain itu. keris. tali.berkembang dengan pesat sampai sekarang. seperti gangguan makhluk halus dan orang-orang yang sengaja menguji kekebalan para pemain. antara lain: bertih. Di samping itu. Menurut Tengku Mira Sinar. khalifah akan mengasapi dan memercikkan air ke setiap pemain. yaitu (1) areal pentas pertunjukan harus bersih. Khalifah ini bertanggung jawab atas keselamatan para pemain lainnya dari berbagai gangguan yang dapat mengganggu kelancaran pertunjukan. tarian ini bernama Tari Pulau Sari.  Serampang Duabelas Tari Tradisional Melayu Kesultanan Serdang. yaitu lagu Pulau Sari Sedikitnya ada dua alasan mengapa nama Tari Pulau Sari diganti Serampang Duabelas. Jumlah pemain tarian dabus lebih kurang 22 orang. sesuai dengan judul lagu yang mengiringi tarian ini. nama Pulau Sari kurang tepat karena tarian ini bertempo cepat (quick step). Sebelum tarian dimulai. dan (3) anak dabus harus dipelihara supaya tidak dilangkahi oleh para pemain dan tidak boleh pula jatuh atau tertancap ke tanah. seperti 7 . baik penari. disediakan pula air pemulih yang digunakan oleh khalifah untuk memulai pertunjukan dan memulihkan pemain dari berbagai gangguan. Tarian ini diciptakan oleh Sauti pada tahun 1940-an dan digubah ulang oleh penciptanya antara tahun 1950-1960. Sumatra Utara. Dalam permainan dabus. (2) para pemain tidak boleh berbicara kotor dan tidak memendam rasa permusuhan antara mereka. setiap penari harus menggunakan sejenis senjata tajam yang disebut anak dabus. nama tarian yang diawali kata ―pulau‖ biasanya bertempo rumba. Selain itu. kapak dan pisau belati. terdapat beberapa pantangan yang harus dipatuhi. kapak. atau anak dabus.

Tari Serampang Duabelas berkisah tentang cinta suci dua anak manusia yang muncul sejak pandangan pertama dan diakhiri dengan pernikahan yang direstui oleh kedua orang tua sang dara dan teruna. Tari Pulau Sari lebih tepat disebut Tari Serampang Duabelas. Nama duabelas sendiri berarti tarian dengan gerakan tercepat di antara lagu yang bernama serampang. dalam khayalan saya bayangkan ketika guru Sauti menari di hadapan Sultan Sulaiman di Istana Kota Galuh Perbaungan. seperti Riau. Singapura. Menurut Tengku Mira Sinar. Penjelasan tentang ragam gerak Tari Serampang Duabelas akan dibahas kemudian. laki-laki dan perempuan. Bahkan. Sulawesi. Berdasarkan hal tersebut. tarian ini sering dipentaskan di manca negara. penamaan Tari Serampang Duabelas merujuk pada ragam gerak tarinya yang berjumlah 12. gerakan kaki yang melompat-lompat dan lenggok badan serta tangan yang lincah persis seperti tarian Portugis. cinta meresap. Sesuai dengan namanya. Sungguh betapa cerdas beliau dengan imajinasinya menggabungkan gerak tari Portugis dan Melayu Serdang. tetapi juga menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Pengaruh Portugis tersebut dapat dilihat pada keindahan gerak tarinya dan kedinamisan irama musik pengiringnya. tarian ini merupakan hasil perpaduan gerak antara tarian Portugis dan Melayu Serdang. dan Hongkong . Namun kecepatannya (2/4) digandakan.. 8 .  Tari Pelipur Lara: Tari Tradisional Melayu dari Sumatra Utara. dapat kita lihat dari tarian Serampang XII yang iramanya tari lagu dua.Tari Pulau Kampai dan Tari Pulau Putri. Jambi. Kedua. Tari Pelipur Lara adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Sumatra Utara. Sedangkan Tari Serampang Duabelas memiliki gerakan bertempo cepat seperti Tari Serampang Laut. menduga. bahkan sampai ke Maluku. memendam cinta. seperti Malaysia. terlihat dari gerak tari tradisionalnya (Folklore) dan irama musik tari yang dinamis. isyarat tanda cinta. Kalimantan. balasan isyarat. jawaban. Thailand. Serampang Duabelas tidak hanya berkembang dan dikenal oleh masyarakat di wilayah Kesultanan Serdang. menggila mabuk kepayang. dan pertemuan kasih. mengantar pengantin. masih belum percaya. maka tarian ini biasanya dimainkan secara berpasangan. Oleh karena menceritakan proses bertemunya dua hati tersebut. Tari Pelipur Lara mempunyai karakter riang yang menggambarkan pergaulan di antara para pemuda maupun pemudi. pinang-meminang. Sebagai seorang penari tentu saya takjub dengan adanya kaitan budaya antara kedua negara ini. yaitu: pertemuan pertama. dan sebagai puteri Melayu Serdang. sehingga tercipta tari Serampang XII yang terkenal di seluruh dunia itu. Seni Budaya Portugis memang mempengaruhi bangsa Melayu.

1. Tarian ini berkisah tentang sepasang anak muda yang sedang memadu kasih. Tari ini sering ditarikan sebagai hiburan sekaligus visualisasi kisah cinta sepasang manusia (Tengku Mira Sinar. dan mata agak sipit. Mereka mendiami salah satu kabupaten yang tergabung dalam provinsi Jambi yang namanya sama dengan sukubangsa tersebut. Hanya saja. Kemudian. Asal-usul Tari melenggok atau yang dikenal juga dengan sebutan tari hitam manis merupakan kesenian tari Melayu yang hingga kini masih terus dipentaskan dalam acara-acara adat di kawasan Melayu serumpun. Sumatra Utara. Tari ini diciptakan sebagai gambaran dua anak muda yang sedang dilanda asmara. yaitu tubuh relatif pendek dari rata-rata ukuran tubuh sukubangsa lainnya di Jambi. Sumatra Utara. Gerakan dan langkah dari ketiga tarian ini serupa. tari ini lekat sebagai tari kasih sayang khas Melayu (Haji Tengku M. Tarian ini menggambarkan kegembiraan muda-mudi dalam pergaulan mereka. 2009). ed. Di sana ada sukubangsa yang disebut sebagai Kerinci. khususnya ketika perayaan perkawinan adat Melayu. Oleh karena itu. Melalatoa (1995:402) menyebutkan bahwa mereka adalah keturunan bangsa Proto Melayu (Melayu Tua) karena banyak persamaannya dengan ciri-ciri manusia tipe mongoloid. Asal-usul Tari Pelipur Lara atau Tari Anak Lara merupakan tarian dengan jenis tempo joget.1. 9 . Asal-usul Jambi adalah salah satu provinsi yang tergabung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 2001).. ada beberapa tambahan gerak. yaitu Kabupaten Kerinci. 1. Ragam tarian ini hampir sama dengan Tari Lagu Dua dan Tari Melenggok. 2009). Lah Husny. Suasana seperti ini terlihat pada gerakan saling mengejar di antara para penari. tari melengggok atau hitam manis memiliki kemiripan dengan tari Lagu Dua. Tari melenggok atau yang disebut juga dengan tari hitam manis adalah salah satu tarian tradisional Melayu Serdang. terutama pada ragam dua dan ragam empat.  Tari Rangguk (Jambi). Suasana dalam tarian ini adalah suasana riang dan penuh sendau-gurau. Secara umum. kulit putih. seperti gerakan ajuk-mengajuk yang menggambarkan dua orang muda-mudi yang saling tertarik sedang saling berbicara dengan berbisik untuk mengetahui isi hati masing-masing (Sinar. rambut lurus. baik gerakan kaki maupun tangan menggunakan langkah dua. termasuk di Kesultanan Serdang.  Tari Melenggok (Hitam Manis): Tari Tradisional Melayu Serdang.

terutama di Sungai Penuh yang sering memperpendek dua atau tiga kata menjadi satu kata. yang jelas asal-usul tarian yang disebut sebagai rangguk ini ada kaitannya dengan seorang ulama yang berasal dari Dusun Cupak Kerinci. Sepulangnya dari Mekkah. Misalnya. seperti judi. Jadi. “rangguk rabbieih‖ berarti ―tari rabbieih”. Melihat kenyataan bahwa apa yang dilakukan tidak membuahkan hasil. terutama para pemudanya. khususnya kepada para pemuda dan warga Dusun Cupak. Dari sinilah kemudian melahirkan satu kesenian yang disebut sebagai “rangguk”. Jadi. maka Sang ulama merubah taktik penyampaian dakwahnya. Namun. Orang Sungai Penuh menyebutnya “ranggok”. menyelipkan ajaran-ajaran agama Islam. melalui rebana. Adanya berbagai dialek itu akhirnya memunculkan beberapa pendapat mengenai kata ―rangguk”. Beliau berusaha untuk mempelajarinya. Sedangkan. mereka semakin tenggelam dalam perbuatan-perbuatan yang justeru dilarang oleh agama. Masyarakat. Beliau menggabungkan silat Melayu yang disukai oleh para pemuda dengan rebana yang berasal dari Arab. Beliau melakukan dakwah (menyebarkan agama Islam) ke berbagai tempat di daerah Kerinci. Untuk itu. di sekitar awal abad ke-19 ulama tersebut pergi ke tanah suci (Mekah). tidak tertarik akan dakwahnya. Pendapat pertama mengatakan bahwa kata rangguk berarti ―tari‖ karena dalam bahasa Kerinci Hulu kata ―merangguk” berarti ―menari‖. Konon. dan ―rangguk ayak‖ berarti ―tari ayak”. bukan hanya menunaikan ibadah haji dan memperdalam ilmu agama saja. minum-minuman keras (tuak) dan sabung ayam. tetapi sekaligus memperdalam pengetahuan tentang agamanya (Islam). Malahan. di tanah suci Sang ulama tertarik pada salah satu kesenian yang ada di sana. sedikit-demi sedikit para pemuda menjadi tertarik. yaitu rebana yang ketika itu sangat disukai oleh para remaja Arab. ―rangguk dua belas‖ berarti ―tari dua belas‖. 10 . Pendapat ini didasarkan pada kebiasaan penduduk di Kerinci. Lepas dari berbagai dialek itu. sambil menunggu para pemuda berkumpul untuk belajar silat Melayu. Dalam perkembangan selanjutnya kata uhang nganggok berubah menjadi ranggok. Al kisah. khususnya para laki-lakinya (pemudanya). yang dilakukan tidak membuahkan hasil. . Dengan cara demikian. Beliau melantunkan pantun yang berisi puji-pujian kepada Allah SWT dan para Rasul-Nya sambil menabuh rebana dan mengangguk-anggukan kepalanya.Di kalangan orang Kerinci ada satu tarian yang disebut sebagai rangguk. sedangkan orang Pulau Tengah menyebutnya “rangguek”. pendapat lainnya mengatakan bahwa kata rangguk adalah gabungan dari kata ―uhang‖ yang berarti ―orang‖ dan ―nganggok‖ yang berarti ―mengangguk‖. Kepergiannya itu tidak hanya sematamata untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima (ibadah haji). dan sedikit demi sedikit pula Beliau. tetapi juga mempelajari salah satu kesenian yang ada di sana. Rangguk adalah dialek orang Kerinci Hulu.

Tari Lenggok Mak Inang terdiri dari empat ragam di mana setiap ragam terdiri dari 8x8. Jumlah penari dalam tarian ini ada dua orang. 2009: 15). yaitu 2/4.  Tari Makan Sirih: Tari Tradisional Melayu untuk Menyambut Tamu. Tari Lenggok Mak Inang merupakan salah satu tari tradisional Melayu dari Sumatra Utara. Seiring dengan perkembangan zaman. 1. Namun. yakni laki-laki dan perempuan. tarian ini telah mengalami perubahan. Bagian kedua dari ragam-ragam tersebut merupakan pengulangan bagian pertama. Hal ini demi menjaga maksud dan pesan yang ingin disampaikan. 11 . Tempo ini disebut tempo rumba atau mambo yang di kalangan orang-orang Melayu disebut tempo Mak Inang. yang masing-masing bagian 4x8. Asal-usul Tari Lenggok Mak Inang merupakan tarian dasar dalam tradisi di masyarakat Melayu. Bagi masyarakat Melayu menyelenggarakan kenduri besar atau pesta panen setelah menuai padi menjadi suatu budaya yang berkesinambungan. Tari Makan Sirih adalah salah satu tari tradisional atau tari klasik Melayu yang umumnya dipentaskan untuk menyambut dan dipersembahkan untuk menghormati tamu agung yang datang.Setelah Sang Ulama wafat. Acara ini menjadi ajang berkumpul semua orang kampung. hingga akhirnya pasangan itu melangsungkan pernikahan. Masyarakat Melayu di Sumatra Utara biasanya mementaskan tarian ini dalam berbagai upacara dan acara-acara yang melibatkan banyak orang. kebiasaan bersenandung sambil berpantun dengan diiringi rebana tetap dilakukan oleh masyarakat Cupak. ed. namun beberapa gerakan dasar tarian masih dipertahankan. Proses pencarian jodoh dalam bingkai kearifan Melayu tersebut kemudian menjadi inspirasi dalam gerakan-gerakan Tari Lenggok Mak Inang. Tiap-tiap ragam dibagi menjadi dua bagian. para pemainnya akan menabuh rebana sambil menganggukanggukkan kepalanya. perjalinan kasih mereka. sedangkan rebana menjadi satu jenis kesenian baru yang disebut sebagai ―tari rangguk‖. termasuk juga lajang dan dara yang sedang dalam proses mencari pasangan hidup (Tengku Mira Sinar. Tari Lenggok Mak Inang menceritakan pertemuan antara bujang dan dara. antara rebana dan silat Melayu sudah menjadi dua jenis kesenian yang berbeda. karena dengan duduk secara melingkar.  Tari Lenggok Mak Inang: Tari Tradisional Melayu Sumatra Utara. Tari Lenggok Mak Inang menggunakan tempo sedang. Dalam hal ini silat Melayu tetap sebagai silat Melayu.

seperti igal (menekankan pada gerakan tangan dan badan). seperti di Kesultanan Serdang. dan lenggang maju atau berubah arah (Tengku Mira Sinar. Tari Lagu Dua atau yang disebut juga sebagai tari Tanjung Katung adalah jenis tarian tradisional Melayu yang ditarikan di berbagai daerah rumpun Melayu. tari ini dijadikan salah satu identitas penting dalam kebudayaan tari Melayu (Haji Tengku M. yakni gerakan tarinya menggunakan langkah dua atau berganda.. tari Lagu Dua mengambil pola tarian yang berasal dari Portugis. Sedangkan pada Tari Lenggang Patah Sembilan terdapat 3 bagian gerakan. 2001). Karena cukup melegenda. Nama Lagu Dua diambil dari gerakan tari ini yang seluruhnya menggunakan langkah dua atau langkah berganda. Asal-usul Tari Lagu Dua atau dikenal juga dengan nama tari Tanjung Katung merupakan kesenian tari Melayu yang hingga kini masih terus dipentaskan dalam acara-acara adat di daerah Melayu serumpun. cicing (menari sambil berlari kecil).1. yakni setiap satu kali gerakan menggunakan dua ketukan. Gerakan Tari Makan Sirih umumnya menggunakan gerakan pada Tari Lenggang Patah Sembilan. titi batang (berjalan dalam satu garis bagai meniti batang). Pertemuan tersebut menimbulkan debaran jiwa di antara keduanya. Penari Tari Makan Sirih ini harus memahami istilah-istilah khusus dalam tarian Melayu. ed. Tari ini memiliki gerakan yang khas. Keduanya akhirnya saling berkunjung 12 . Secara umum. tari ini disebut juga dengan Tari Persembahan Tamu. Tari Lagu Dua merupakan ajaran leluhur yang banyak diinspirasi dari adat kebudayaan Melayu. yaitu gerakan lenggang patah sembilan tunggal dan ganda.. orang Melayu sangat menghargai hubungan persahabatan dan kekerabatan (Haji Tengku M. Sedangkan sebutan Tanjung Katung merujuk pada salah satu lagu yang mengiringi tari ini (Tengku Mira Sinar. Asal-usul Tari Makan Sirih hingga kini masih sering dipertunjukkan dalam perhelatan-perhelatan besar untuk menyambut tamu. Meskipun demikian. Adanya tari penyambutan untuk tamu menunjukkan bahwa. ed. legar (menari sambil berkeliling 180 derajat). 2009). 2009). Lah Husny. 1. yaitu lenggang di tempat. ed. dan lainnya (Sinar. gentam (menari sambil menghentakkan tumit kaki). 2001). 2009). Lah Husny.. lenggang memutar satu lingkaran. Tari ini berkisah tentang pertemuan seorang jejaka dengan seorang gadis dalam sebuah perjalanan. liuk (gerakan menundukkan atau menganyunkan badan). Oleh karena itu.  Tari Lagu Dua (Tari Tanjung Katung): Tari Tradisional Melayu. Sumatra Utara. ada perbedaan nama gerakannya di mana untuk Tari Makan Sirih hanya terdapat 2 gerakan saja. lenggang (berjalan sambil menggerakkan tangan).

2. Tari Bulian Tari Mayang (Berasik) . yang oleh orang Melayu disebut tempo menari atau joget. Nanggroe Aceh Darussalam. Meusare-saree: Tari Tradisional Banda Aceh.        Tari Ritual / Keagamaan. Bisa dikatakan. Simbolisasi Budaya Masyarakat Sasak di Lombok . Selanjutnya. pendek dan temponya. setengah langkah kaki kiri menyusul kaki kanan secara bergantian. Tari Gandrung. Bahkan bisa dikatakan. pola langkah dalam tari ini berupa selangkah kaki kanan maju. 2. kombinasi yang baik antara irama dan melodi melahirkan bunyi yang harmoni. Tari Modern / Kontemporer. Alat-alat musik yang berkembang di kalangan masyarakat Melayu di 13 . Tari Badabus . seni musik ini terbagi menjadi musik vokal. yaitu: irama. Irama adalah pengaturan suara dalam suatu waktu. Tari Campak Bunga: Tarian Tradisional Melayu dari Sumatra Utara . Selama saling kunjung ini. 3. kedua sejoli saling penjajakan untuk hubungan lebih lanjut. 2009). Seni Musik. Musik termasuk seni manusia yang paling tua. termasuk sejarah peradaban Melayu. dan harmoni.ke rumah masing-masing untuk mempererat tali silaturahmi. Tari Alu. Tari Air Mawar . Kombinasi beberapa tinggi nada dan irama akan menghasilkan melodi tertentu. panjang. Tari Lenggang Patah Sembilan: Tari Klasik Kesultanan Serdang di Sumatra Utara. melodi. Oleh karena itu. Tari Lukah . Suara musik yang baik adalah hasil interaksi dari tiga elemen. Sumatera Barat. Tari Saman. Lukah Gilo: Tari Magis Orang Minangkabau. bunyi (suara) adalah elemen musik paling dasar. dan ini memberikan karakter tersendiri pada setiap musik. tari Lagu Dua biasa ditarikan oleh pasangan laki-laki dan perempuan (Sinar. Seni musik adalah cetusan ekspresi perasaan atau pikiran yang dikeluarkan secara teratur dalam bentuk bunyi. instrument dan gabungan keduanya.         Tari Zikir Barat . tidak ada sejarah peradaban manusia dilalui tanpa musik. Dengan ciri tempo 2/4 cepat. Tari Menjunjung Duli . Dalam musik gabungan. suara alat musik berfungsi sebagai pengiring suara vokal atau tarian. Dalam masyarakat Melayu. Tari Jepin Lembut: Tari Tradisional Kalimantan Barat .

 Biola.A. marwas. nobat. 1. Biola adalah sebuah alat musik gesek berdawai yang memiliki empat senar yang disetel berbeda satu sama lain dengan interval sempurna kelima. pada waktu itu. 27. atau melalui Jawa pada abad ke-13 oleh pedagang Arab. nafiri.antaranya: canang. Selain itu.  Gambus. gong. Biola memiliki nada tertinggi di antara keluarga biola. Alat musik gesek 14 . Nada yang paling rendah adalah nada G. 25 cm. Alat-alat musik di atas menghasilkan irama dan melodi tersendiri yang berbeda dengan alat musik lainnya. Kompang terdiri dari berbagai ukuran. Kulit kompang biasanya terbuat dari kulit kambing. Bentuknya yang unik seperti bentuk buah labu siam atau labu air (My) menjadikannya mudah dikenal. lengkara. Ada yang berukuran garis pusat sepanjang 22. Ada juga yang mengatakan bahwa kompang berasal dari Parsi dan digunakan untuk menyambut kedatangan Rasulullah S. biola dan akordeon. Alat musik gambus juga dianggap penting dalam nyanyian Ghazal yang berasal dari Timur Tengah pada masa kesultanan Malaka.  Kompang. serunai. tetawak. yaitu viola dan cello. kecapi. rebab. Gambus merupakan salah satu alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik. alat musik ini juga diiringi dengan alat musik lain. kompang juga digunakan untuk memberi semangat kepada tentara-tentara Islam ketika berperang. gambus.5 cm dan ada juga yang mencapai 35 cm.W. alat-alat musik di atas dijelaskan secara lebih rinci. Ia termasuk dalam kategori musik gendang. khususnya orang Jawa. seperti marwas untuk memperindah irama nyanyian. Kompang ialah sejenis alat musik tradisional yang sangat dikenal di kalangan masyarakat Melayu. Alat musik ini dibawa ke Nusantara oleh pedagang seperti yang dijelaskan sebelumnya.5 cm. gendang. beduk. Alat Musik. Jenis musik ini mendapat sambutan yang baik di kalangan penduduk Rumpun Melayu. seruling. Alat musik ini identik dengan nyanyian yang bernafaskan Islam. kompang. rebana. Alat musik ini berasal dari Arab dan diperkirakan dibawa masuk ke kawasan tanah Melayu pada masa Kesultanan Malaka oleh pedagang India Muslim. Alat musik ini memiliki fungsi sebagai pengiring tarian zapin dan nyanyian pada waktu diselenggarakan pesta pernikahan atau acara syukuran. Kedatangan pedagang-pedagang Timur Tengah pada zaman Kesultanan Melayu Melaka telah membawa budaya masyarakat mereka dan memperkenalkannya kepada masyarakat di Tanah Melayu. Dalam portal ini. Dalam mengiringi penyanyi.

Sebuah nama yang lazim dipakai untuk biola ialah fiddle. dan biola seringkali disebut fiddle jika digunakan untuk memainkan lagu-lagu tradisional. Biola dilem menggunakan lem kulit binatang. Umumnya bagian biola dibuat dari kayu spruce. belum ada istilah khusus untuk hal tersebut. jembatan biola. Pada pinggir permukaan ini. Badan biola menyerupai bentuk jam pasir. ekor biola untuk menahan senar. disebut luthier. Dua buah lekukan menyerupai huruf C pada kedua sisi samping biola dan memberikan ruang bagi busur biola untuk bergerak. dan beberapa macam perangkat pembantu. batang penghubung. beberapa penyetel tambahan pada ekor biola bila diperlukan. Kertas musik untuk biola hampir selalu menggunakan atau ditulis pada kunci G. Lubang suara tersebut mempengaruhi kelenturan suara biola. dan garis tipis yang disebut lapisan dalam. senar. untuk menambah massa serta kekerasan permukaan atas biola. sejajar dengan jembatan biola di atasnya. Sebuah tonjolan setengah lingkaran kecil yang terdapat pada bagian yang dekat dengan leher biola memberikan permukaan tambahan pada saat pengeleman. (Penyangga dagu tersebut dapat tergabung dengan ekor biola ataupun dipasang di sebelah kirinya. Sebuah biola dibagi menjadi beberapa bagian: badan biola.) Badan biola terdiri atas dua papan suara yang melengkung. orang yang memainkan biola biasa hanya disebut pemain biola. Perangkat pembantu tersebut antara lain pasak penyetel untuk setiap senar. Bagian ini sering pula dibentuk purfling walaupun dalam hal ini tidak seberapa berpengaruh terhadap biola itu sendiri. Di dalam bahasa Indonesia. Bagian-bagian biola dibuat dari kayu mapel. Tujuannya ialah menghalangi retakan yang berasal dari pinggir. Orang yang membuat atau membetulkan alat musik berdawai. Pada leher biola terdapat papan jari yang dibuat dari kayu eboni atau kayu lain yang 15 . bagian bawah. secara teknis masuk ke dalam keluarga viol. Beberapa biola antik dibubuhi tulisan tangan atau diberi lapisan cat sebagai ganti purfling pada bagian belakang biola. dibentuk suatu lekukan garis yang disebut purfling. pin dan tali untuk menahan ekor biola. termasuk biola. disatukan oleh kayu yang disebut iga biola. namun pada saat mengukur panjang biola bagian ini tidak dihiraukan. dan memperluas permukaan untuk pengeleman. atau resin. Sebuah balok kayu kecil dipasang di dalam permukaan atas biola. sejenis kayu cemara. dan sebuah penyangga dagu. Bagian belakang biola umumnya dibuat dari kayu utuh yang dipahat secara simetris. yang membantu mempertahankan lekukan pada iga biola. diberi nama demikian karena bentuknya). Tonjolan tersebut penting untuk sambungan antara leher dan badan biola.berdawai yang lainnya. yang dipahat sehingga memiliki bentuk yang simetris dan diberi dua lubang suara (atau lubang-F. dan juga sebagai "lubang nafas" biola pada saat udara beresonasi di dalamnya. biasa dipilih yang memiliki alur sama. Iga biola biasanya terdiri dari bagian atas keempat sudut. bas. leher biola. Leher biola biasanya terbuat dari kayu mapel yang setipe dengan bagian belakang dan samping badan biola.

akordeon didorong dan ditarik untuk menggerakkan udara di dalamnya. Dalam tataran musik zapin. dan dimainkan dengan cara digantungkan di leher. Gendang mempunyai banyak fungsi. marwas berfungsi menjaga kestabilan intro dan melahirkan harmoni musikal. kayu cempedak dan rotan. pembawa tempo atau penegasan dinamik sebuah orkes. Kayu eboni sering dipilih oleh pengrajin biola karena sifatnya yang keras. dan dipernis dengan kayu eboni. Akordeon merupakan alat musik sejenis organ. Marwas termasuk salah satu alat dalam tarian musik zapin. di antaranya sebagai pengiring tarian atau pencak silat.  Rebana. biasa kayu eboni atau gading. Pergerakan udara ini disalurkan ke lidah akordeon sehingga menimbulkan bunyi. Ada berbagai ukuran gendang. Alat musik ini dapat juga berfungsi sebagai roffle ketukan atau mat. Marwas adalah sebuah gendang yang berukuran lebih kecil dari gendang biasa. atau sering juga hanya sebagai pelengkap untuk lebih meramaikan suasana.  Marwas. Tonjolan ini digunakan untuk menahan senar. Rebana dipukul dengan satu tangan seperti juga teknik yang digunakan 16 . Beaufort dan Sipitang.  Akordeon. yang disebut sadel atas.  Gendang. Cara memainkan gendang dengan dipukul.dicat hitam. Rebana adalah sejenis gendang satu muka yang digunakan untuk mengiringi tarian dan nyanyian rakyat. Pada saat dimainkan. Selain itu. Alat musik ini digunakan sebagai peningkah dalam musik pentas Mak Yong. Gendang terbuat dari kayu dengan selaput (membran) yang menghasilkan bunyi bila dipukul. sedangkan tangan kanannya memainkan melodi lagu yang dibawakan. Pemusik memainkan tombol-tombol akord dengan jari-jari tangan kirinya. Pada ujung papan jari yang atas terdapat segaris kayu yang menonjol. menawan. Gendang yang berukuran sedang dan besar ada juga yang menyebutnya redap. ada juga gendang yang kedua sisinya ditutup dengan kulit yang diikat dengan tali yang terbuat dari kulit atau rotan sedemikian rupa sehingga dapat dikencangkan dan dilonggarkan. yaitu gendang kecil. Alat musik ini relatif kecil. Beberapa biola yang sangat tua menggunakan kayu mapel untuk papan jarinya. Gendang termasuk dalam klasifikasi alat musik perkusi. sama seperti jembatan biola digunakan untuk hal yang sama di bagian badan biola. sedang dan besar. disebut juga ‗Adai-Adai‗ oleh masyarakat Melayu berketurunan Brunei di daerah Papar. Gendang kecil biasa disebut rebana. dan tahan lama. baik dengan tangan saja atau dengan alat pemukul gendang. terbuat dari kulit kambing.

Bagian tengah batang dilubangi sehingga berbentuk tabung besar. Kemban rotan juga dipasang pada kedua- 17 .  Bedug. Bedug biasanya dikenal sebagai salah satu kelengkapan masjid untuk memberi tanda waktu dan memanggil orang Islam bersembahyang. Dalam suatu pertunjukan. gantian kepada gendang secara meningkah dengan suara yang dihasilkan dari tepukan di sebelah permukaannya yang tampak terbuka. yaitu mengiringi dari tempat tersembunyi ketika sanak keluarga menangisi anggota keluarga yang meninggal. Pukulan rebana serta nyanyian Adai-Adai diadakan untuk merayakan pesta atau menyambut tamu kehormatan. Gendang itu diposisikan tegak di atas lantai dan dipukul dengan tangan. Kecapi buluh mempunyai enam tali yang ditegangkan dengan diperkuat oleh kayu penungkat (bridge). Rebab berfungsi sebagai alat musik penghibur diri. alat musik ini digunakan dalam acara meratok (meratap). Ujung batang yang berukuran lebih besar ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang. Gendang ini biasanya digunakan dalam kesenian musik ‗Bertitik‗ untuk memainkan pola pukulan seperti irama ‗Kedidi‗. Peranannya dalam budaya masyarakat Melayu khususnya di Nusantara adalah bersifat non-musical.untuk rebana yang terdapat dalam ensemble musik sinkretik yang lain. terdapat juga sejenis rebana (gendang panjang) yang mempunyai satu muka. Pada sisi tabung berkenaan. Selain itu. gendang rebana sering juga disebut ‗rempana‗.bila ditabuh. tali-talinya dipetik untuk memainkan mode rithme sebagai suara nemonik. dua lubang berbentuk empat persegi dilubangi untuk menghasilkan suara gong ibu dan anak melalui kaedah petikan tali. rendah. tetapi dapat terdengar sampai jarak yang cukup jauh. bernada khas.  Kecapi. Di kalangan masyarakat Brunei terdapat juga sejenis gendang kecil yang disebut ‗gendang labik‗ dan ‗dombak‗. Sedangkan bagi masyarakat Brunei yang berdomisili di Sabah. Rebab dimainkan dengan sendiri untuk mengiringi nyanyian yang dikumandangkan oleh pemainnya. ‗Ayas‗ dan ‗Tidong‗. Beduk adalah gendang satu atau dua membran yang menutupi lubang depannya dan bentuknya memanjang (elongated). yaitu sejenis gendang satu muka. bedug menimbulkan suara berat. Kecapi Buluh juga dikenali sebagai ‗Gendang Kecapi‗.  Rebab. Kecapi buluh dibuat dari tabung-tabung buluh yang terpilih dan tali-talinya juga dikupas dari sebagian kulitnya tanpa diputuskan hujungnya. Bedug terbuat dari sepotong batang kayu besar atau pohon enau sepanjang kira-kira satu depa atau lebih. Bagi suku-bangsa Bajau.

dua bagian penghujung badan Kecapi untuk menentukan jarak getaran bagi tali-tali tersebut apabila proses penalaan dilakukan.  Canang. Canang adalah alat musik idiofon dari perunggu yang terdapat di Jambi. Canang terdiri atas 4 - 5 alat berbentuk bonang dengan garis tengah antara 30 dan 40 cm. Alat ini diletakkan berjejer di atas kerangka kayu atau rentangan rotan. Sebagai pemukul, digunakan sepotong kayu atau rotan. Sepasang canang dapat dimainkan oleh satu orang, adakalanya dimainkan oleh dua orang.  Tetawak. Tetawak adalah sejenis alat musik berbentuk gong yang terdapat di Jambi. Alat ini dibuat dari perunggu dengan ukuran yang lebih kecil dari gong dan ditabuh dengan alat pukul khusus seperti penabuh gong. Tetawak di Jambi bergaris tengah 35 sampai 40 cm. cara menabuhnya mirip dengan cara menabuh gong. Tetawak termasuk salah satu barang pusaka bagi suku-bangsa Melayu di Sumatera. Pada masa lampau tetawak berfungsi sebagai alat musik dan alat pemberi tanda bahasaya. Sebagai alat musik, tetawak digunakan dalam orkes tradisional, orkes Melayu, atau perangkat gending untuk mengiringi tari pencak.  Nobat. Salah satu contoh musik yang berperan besar di kalangan Istana adalah seni Nobat. Di Tanah Melayu, Nobat merupakan musik yang berfungsi besar di Istana. Nobat adalah salah satu jenis musik kesenian Melayu sejak 400 tahun yang lalu. Nobat dikenal sebagai seni persembahan Istana Di Raja Melayu, khususnya di Negeri Perak, Kedah, dan Kelantan. Nobat Kedah adalah nobat yang paling lama dalam sejarah kesenian Melayu. Bahkan masih kekal hingga saat ini. Nobat adalah sejenis pancaragam Di Raja yang hanya dimainkan di istana dan pemain musiknya terdiri dari orang-orang tertentu. Sudah berabad-abad, nobat hanya sinonim di telinga penduduk yang tinggal di sekitar kawasan nobat, sering dimainkan seperti Alor Setar, Kuala Kangsar, Kelang dan Kula Terengganu. Sedangkan masyarakat luar tidak banyak yang mengetahui mengenai Nobat. Bertitik tolak dari sini, Yang Dipertuan Agong pertama yang dilantik selepas negara mencapai kemerdekaanm, yang Yang Dipertuan Besar Negeri Sembilan meniadakan musik Nobat sebagai musik istana. Nobat telah dimainkan di istana negara sebagai pengesahan kepada pertabalan itu. Sejak itu Nobat mulai dikenal masyarakat umum. Namun seiring dengan perubahan zaman dan pertukaran waktu, pertabalan ini semakin dilupakan dan banyak generasi muda yang tidak mengetahui tentang Nobat.  Nafiri.

18

Nafiri ialah sejenis alat tiup horn seperti seruling yang dibuat dari perak dan berukuran panjang 32 inci atau 33 cm. Bunyinya terdengar sayup-sayup sampai. Nafiri dimainkan dalam musik nobat dalam majlis hiburan kaum kerabat diRaja (kerajaan), mengiringi istiadat-istiadat istana, istiadat pertabalan, hari keputeraan Sultan, perkahwinan Diraja dan upacara sambutan Raja.            Lengkara . Katambung (Kalimantan Tengah). Guriding: Alat Musik Tradisional Orang Banjar, Kalimantan Selatan. Rapai, Alat Musik Tradisional Aceh. Serune Kalee, Alat Musik Tradisional Aceh. Dambus: Alat Musik Tradisional Pangkalpinang, Kepulauan Riau. Sampe: Alat Musik Tradisional Melayu Dayak di Kalimantan Timur. Kelentangan: Alat Musik Tradisional Orang Melayu Kalimantan Timur. Serunai . Gong . Seruling .

2. Kesenian Musik Tradisional.  Musik Bambu Hitada Kesenian Tradisional Maluku Utara. A. Asal-usul Kebudayaan merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan Tuhannya, antara manusia dengan sesamanya, dan antara manusia dengan alam dimana mereka hidup. Oleh karena polapola interaksi yang terjadi berbeda-beda, maka kebudayaan yang dihasilkan berbeda-beda dan mempunyai keunikan masing-masing. Salah satu kebudayaan yang cukup unik tersebut adalah Musik Bambu Hitada. Musik tradisional ini merupakan salah satu kesenian tradisional masyarakat Halmahera, Maluku Utara. Menurut Tengku Ryo, musik tradisional lahir dari proses panjang interaksi manusia dengan alam. Oleh karena alam yang menjadi sumber inspirasi berbeda-beda, maka musik yang dihasilkannyapun juga berbeda-beda, tidak hanya pada bunyi-bunyiannya, tetapi juga pada alatalat yang digunakan untuk menghasilkan bunyi-bunyian tesebut. Lebih lanjut, Tengku Ryo mengatakan bahwa musik tradisional tidak saja digunakan untuk hiburan, tetapi juga digunakan oleh masyarakat yang memegang teguh tradisi untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Mereka berkomunikasi dengan Tuhan menggunakan irama musik dan nyanyian . Pendapat Tengku Ryo di atas dapat kita gunakan untuk membaca sejarah munculnya kesenian tradisional, seperti halnya Musik Bambu Hitada yang pada kesempatan kali ini menjadi fokus
19

pembahasan. Bambu bagi masyarakat Halmahera, tidak saja dapat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat rumah, pagar, tiang, dipan, rakit sungai, dan permainan bambu gila, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai alat musik. Kesenian dengan bambu sebagai peralatan utamanya oleh masyarakat Halmahera disebut Musik Bambu Hitada atau Hitadi Bagi masyarakat Halmahera, Musik Bambu Hitada merupakan hasil kreativitas yang tidak saja berfungsi untuk menghibur masyarakat, tetapi juga untuk kelengkapan upacara, seperti upacara perkawinan dan upacara syukuran hasil pertanian. Seiring perkembangan zaman, dan semakin gencarnya musik-musik modern memasuki relung-relung kehidupan masyarakat desa, musik tradisional, seperti halnya Musik Bambu Hitada, semakin tersisihkan. Selain tersisihkan, fungsi musik tradisional ini juga mengalami reduksi, dari musik sakral-profan menjadi sekedar musik profan yang sengaja diproduksi untuk kepentingan pasar. Jika pada awalnya Musik Bambu Hitada berada pada ranah sakral-profan, maka saat ini telah mengalami reduksi fungsi sehingga hanya berada di ranah profan. Kondisi ini harus disikapi secara arif dan bijaksana oleh segenap stake holder agar musik tradisional, seperti Musik Bambu Hitada, tidak musnah tergilas musik modern yang lebih canggih dan tidak kehilangan fungsi-fungsi tradisionalnya. Menurut penulis, ada tiga hal yang harus dilakukan untuk menyelamatkan Musik Bambu Hitada. Pertama, perlu ditumbuhkan rasa memiliki masyarakat, khususnya anak-anak, terhadap Musik Bambu Hitada. Sejak dini anakanak harus dikenalkan tidak saja kepada bagaimana membuat dan memainkan Musik Bambu Hitada, tetapi juga nilai-nilai apa saja yang dikandungnya. Kedua, melakukan pengembangan Musik Bambu Hitada sehingga dapat diterima oleh masyarakat, namun harus tetap berlandaskan nilai-nilai lokal. Munculnya kelompok-kelompok Musik Bambu Hitada merupakan fenomena positif terhadap keberlangsungan musik ini. Namun pengembangan harus dilakukan secara hati-hati agar Musik Bambu Hitada tidak kehilangan ruhnya. Ketiga, mengembangkan dan mengemas Musik Bambu Hitada menjadi paket-paket wisata. Dengan cara ini, Musik Bambu Hitada akan mampu menjadi penopang kebutuhan ekonomi para pelestarinya. Agar mampu menjadi paket-paket wisata yang menarik, maka pemerintah harus memfasilitasi masyarakat untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan memainkan Musik Bambu Hitada, serta kemampuan menejerial pengelolaan kelompok musik. B. Peralatan Untuk memainkan Musik Bambu Hitada, peralatan-peralatan yang diperlukan antara lain Ruas Bambu. Sebagaimana namanya, maka peralatan utama Musik Bambu Hitada adalah batangan bambu. Batangan bambu yang dijadikan peralatan Musik Bambu Hitada biasanya hanya terdiri dari 2 ruas dan panjangnya tidak lebih dari 1,75 m. Biasanya batang bambu ini sudah sudah
20

Agar tampilan bambu lebih menarik dan indah. Juk. Alat ini berbentuk gitar kecil yang dibuat sendiri dan dicat warna-warni. Tahap memainkan 21 . Seperti halnya Bambu Hitada. Agar menghasilkan nada tone yang berbeda-beda. Cara Memainkan Secara garis besar. Pemain Satu grup kelompok Musik Bambu Hitada biasanya beranggotakan 5 hingga 13 orang. 1. Cikir.  Cikir. bukan pemain alat musik. Satu atau dua buah biola tradisional. Dengan kata lain. Beberapa buah Juk. dan karung goni harus dicek apakah dalam kondisi siap pakai atau tidak. maka ukuran bambu baik panjang maupun besarnya berbeda-beda. ada dua tahapan untuk memainkan Musik Bambu Hitada. Cikir. Biasanya. Mengecek personel. Jika pun ada perempuan. Alat ini dibutuhkan jika Musik Bambu Hitada dimainkan di atas ubin. karung goni dipakai agar ubin dan batang bambu tidak mudah rusak ketika dibenturkan. yaitu tahap persiapan. Tahap Persiapan Pada tahap ini. personel musik ini semuanya laki-laki. hal-hal yang harus dilakukan antara lain:  Mengecek peralatan. dan tahap memainkan. Semakin banyak orang. biasanya berperan sebagai vokalis. suara musik yang dihasilkan akan semakin semarak. Karung goni. biola tradisional ini juga dicat warna-warni. Alat musik ini terbuat dari batok buah kelapa yang masih utuh. Alat musik ini biasanya juga dicat warna-warni.   C.  2.dilobangi sesuai nada tone. Di dalam batok kelapa tersebut kemudian diisi dengan beberapa butir kerikil bulat atau biji kacang hijau kering. Cek personel sangat diperlukan untuk mengetahui kesiapan masingmasing anggota kelompok untuk memainkan alat musik sesuai dengan tugasnya masingmasing. Peralatan seperti Bambu Hitada. Kesiapan peralatan sangat menentukan sukses tidaknya permainan Musik Bambu Hitada. permukaan bambu dicat warna-warni. dan Juk. D. biola tradisional.

Nilai-nilai Musik Bambu Hitada merupakan bagian dari khazanah kebudayaan Halmahera. tetapi pada awal perkembangannya. dan menjadi penghambat perkembangan musik ini. Dalam permainan musik ini. kita dituntut untuk tidak saja menghormati orang lain. maka dengan sendirinya Musik Bambu Hitada menjadi benda sakral. maka permainan Musik Bambu Hitada bisa segera dimulai.Setelah semua peralatan dan para pemain musik telah siap. Walau kini Musik Bambu Hitada lebih menonjol aspek hiburannya. pada sisi yang lain. Menurut penulis. Musik Bambu Hitada mengajarkan kepada kita untuk senantiasa membangun kebersamaan dengan pihak lain. Selain itu. tidak mungkin Musik Bambu Hitada menghasilkan irama musik yang menarik. Sebagai pelengkap upacara-upacara. Kedua. dan biola tradisional dengan cara talinya dipukul-pukul. label sakral ibarat pisau bermata dua. Musik Bambu Hitada juga menjadi media kreatif untuk membangun relasi sosial dengan masyarakat pada satu sisi. sebagai mana disebutkan pada nilai sakral di atas. maka di atas tersebut diberi alas karung goni. Musik ini merupakan pengejawantahan dari nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam masyarakat Halmahera. nilai kebersamaan. juk dengan cara dipetik. Tanpa kebersamaan. Bagi masyarakat Halmahera. nilai sakral. Setiap orang harus taat dan mematuhi sistem aturan yang berlaku. Nilai-nilai tersebut di antaranya adalah: nilai sakral. Posisi sakral Musik Bambu Hitada harus disikapi secara cerdas. Di tengah kondisi masyarakat yang semakin individualis. E. Dengan cara ini. tetapi juga dapat menjadi media untuk berkreativitas dalam berkesenian. ketaatan kepada sistem aturan. Maluku Utara. bambu tidak sekedar bahan baku untuk membuat rumah dan benda-benda lainnya. kreativitas. Musik Bambu Hitada mengajarkan kepada kita agar senantiasa patuh dan taat terhadap ketentuan yang telah 22 . dan ketaatan kepada sistem. Semua alat musik dimainkan secara bersamaan sehingga menghasilkan satu irama musik yang enak didengar. Ketiga. Jika di atas ubin. Keempat. nilai kreativitas. Batang bambu dibunyikan dengan cara dibanting tegak lurus di tanah. Dalam kebersamaan. seperti upacara perkawinan. Keberadaan Musik Bambu Hitada merupakan salah satu bukti kreativitas masyarakat Halmahera. dan melakukan komunikasi dengan sakral. kebersamaan. Tujuannya untuk meredam efek dari benturan dua benda keras (bambu dan ubin). Cikir dibunyikan dengan digoyang-goyang. tetapi juga rela dengan peran-peran yang dilakukan masing-masing personel. musik ini menjadi pelengkap upacara-upacara sakral. niscaya akan tercipta tata kehidupan yang tertib. setiap orang hanya mampu memegang dua batang bambu yang masing-masing hanya memiliki nada satu tone. Ia dapat menjadi benteng perisai musik ini sehingga tidak punah pada satu sisi. Pertama.

dan opsir Portugis. baik menyangkut mikanisme memainkan alat. Keroncong akhirnya menyebar ke Nusantara. dan adanya suluk berupa introduksi vokal tanpa instrumen untuk membuka sebelum irama dimulai secara utuh . Kristanto. Keroncong Asli. Bentuk awal musik fado disebut moresco yang diiringi oleh alat musik dawai (ukulele). bahkan ke luar negeri. Mulai dari Yogyakarta. kendang (bisa diwakili dengan modifikasi permainan cello ala kendang). Malaka. saron. Malabar. Goa (India). ternyata pengaruh baik kaum kolonialis tetap dilestarikan. musik jenis moresco adalah irama tari Bangsa Mor yang tumbuh di Portugal dan Spanyol pada abad ke-15.kompas.  Keroncong Johor: Keroncong dengan Irama Melayu. Perkembangan musik keroncong menemui titik penting saat muncul istilah periode ―keroncong abadi‖ (1920-1959). moresco sudah dikenal dengan nama musik keroncong. moresco cepat terkenal dan diminati banyak kalangan. Asal Usul Pengaruh kaum kolonialis ternyata tidak selamanya buruk. Salah satunya mewabah di Johor. Dirunut dari kisahnya. Salah satu bangsa yang diduga kuat mempengaruhi musik keroncong sampai menjadi salah satu kebudayaan Melayu adalah Bangsa Portugis. Seperti efek domino. Apa jadinya jika masing-masing personel Musik Bambu Hitada membuat aturan sendiri? Tentu sebuah irama musik yang sumbang dan tidak akan enak untuk didengar. tapi perlu diakui di sini bahwa keroncong mendapat pengaruh musik atau alat musik dari Barat. Kekalahan perang memberi konsekuensi munculnya para tawanan perang yang umumnya berasal dari keturunan Bengali. edisi 18 November) Para tawanan perang ini kemudian dibawa ke Batavia (Jakarta) dan ditempatkan di kawasan yang waktu itu disebut Tanah Serani (Jakarta Utara). Salah satu pengaruh baik itu terdapat pada seni musik keroncong. (J. Pada periode ini muncul bentuk keroncong jenis Stambul. Pengaruh periode ―keroncong abadi‖ inilah yang kemudian turut terbawa sampai ke Johor. Malaysia.ditetapkan. Solo.com. Asia. atau sistem organisasi permainan. dan Langgam. Di bidang kebudayaan misalnya. lalu dikenal di Belanda pada abad ke-16. Sekitar abad ke-19. Pengaruh Portugis pada keroncong dapat dirunut melalui kisah jatuhnya Malaka dari Portugis ke Belanda pada 1648. Maluku. (www. 2000: 419). A. Langgam sendiri adalah bentuk adaptasi keroncong terhadap musik gamelan Jawa. Kini kawasan tersebut dikenal sebagai Kampung Tugu. sejenis musik yang memiliki hubungan historis dengan Portugis. 23 . Di daerah inilah para tawanan perang memainkan musik fado.B. Meskipun terdapat pro dan kontra apakah keroncong termasuk musik asli Melayu atau tidak. Malaysia. Langgam memiliki ciri khusus pada penambahan instrumen antara lain siter.

Jalan Mariamah.Perkembangan keroncong di Malaysia sendiri tidak lepas dari kedatangan pekerja dari Jawa dan masuknya gamelan pada abad ke-18. Keroncong dapat tumbuh subur di daerah yang mempunyai penduduk orang Jawa. Tapi seiring perkembangan zaman dan komunitas penikmat. masuk ke dunia rekaman. Fax. Mohd. Puteh Ramlee. Di sinilah akulturasi antara budaya keroncong dengan Melayu dimulai. Johor. Di awal terbentuknya grup keroncong tersebut. musik keroncong mulai digubah ke dalam orkestra. Wan Yet. kumpulan gitar rancak. Ipoh. 07-2266172. Munculnya lagu keroncong dengan irama Melayu ini diikuti pula dengan tumbuhnya beberapa grup keroncong. biasanya para grup mempertunjukkan musik keroncong di berbagai jamuan atau pesta. pantai barat negeri Selangor. dalam program ini diambil 5 orang tenaga pengajar keroncong dari Indonesia. Telp. hingga disiarkan di beberapa stasiun radio di Johor. Program pengembangan musik keroncong telah dimulai sejak 1997. Akulturasi keroncong-Melayu turut memberi andil munculnya musisi keroncong dari Johor. beberapa lagu dengan irama Melayu mulai memasuki musik keroncong. Johar Bahar. Sudar Mohammad. Daerah sekitar semenanjung menjadi tempat dengan populasi orang Jawa yang cukup banyak. Dua di antara 5 24 . Selain orang Jawa. 80100 Johor Bahru. 07-2267549. Selain radio. perkembangan musik keroncong di Johor didukung pula oleh Yayasan Warisan Johor (Johor Heritage Foundation) yang berlokasi di JKR 293. serta ‗Mawar Puteh Keroncong Party‗ di Kampung Chik Ami Ngee Heng yang diketui oleh Encik Omar bin Abu Samah. Mahzan Manan dan Muhammad Ariff Ahmad. dan Perak Di Johor sendiri. Ahmad Jaafar. warga di kalangan kaum Baba dan Nyonya (sebutan untuk orang-orang Cina di Semenanjung Malaka) juga sangat menggemari musik keroncong. Yayasan ini sengaja dibentuk untuk mendukung tumbuhnya kelompok seni keroncong dan gamelan di seluruh distrik di Johor. Tapi revolusi musik keroncong mulai terjadi selepas Perang Dunia ke-II. Daerah tersebut misalnya di daerah Johor (Batu Pahat dan sekitarnya). Sebagai langkah awal. Orang-orang inilah yang kemudian mengembangkan keroncong. Mulai saat itu. Mereka menciptakan lagu-lagu keroncong dengan corak Melayu seperti Zubir Said. Sekitar tahun 1950-an di Johor. Zainal Ibrahim. Amin Johor Bahru. khususnya di Johor Bahru telah terbentuk beberapa grup musik keroncong seperti ‗Suara Timur Keroncong Orkes‗ di Kampung Stulang Darat. ‗Pepat Keroncong Party‗ di Kampung Tambatan dan Mohd. perkembangan musik keroncong awalnya didominasi lagu-lagu yang berasal dari Indonesia. Perkembangan keroncong semakin pesat dengan banyaknya minat dari warga Johor pada kesenian ini (keroncong).

Tidak hanya di dalam negeri. Kota Tinggi. lagu ―Gerimis Mengundang‖ yang dibawakan oleh Yayasan Warisan Johor dengan vokalisnya Wahidah A. Selain itu usaha keras dari Yayasan Warisan Johor tampak pula pada keberhasilan yayasan ini dalam mengeluarkan album keroncong. Biola (Violin) Alat musik berdawai empat ini dimainkan dengan cara digesek dengan alat penggeseknya yang khas. Acara ini rutin digelar di setiap tahun. Peralatan (Alat Musik) Agak berbeda dengan musik keroncong di Indonesia. Viola lebih besar daripada violin dan bunyi viola lebih kasar. Yayasan Warisan Johor. Tidak kurang dari 25 album keroncong dengan irama khas Melayu. sanggup memberikan warna tersendiri. Violin digunakan dalam musik keroncong sebagai alat melodi. Salah satu eksistensi tersebut ditunjukkan oleh Yayasan Warisan Johor dalam International Keroncong Festival (IKF) 2008 yang diselenggarakan pada 4-6 Desember 2008 di Pendopo Pagelaran Sitihinggil Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Cuk (Ukulele) 25 . Meski demikian. Bengkel ini telah diresmikan keberadaannya pada 15-18 Juni 1999 di Pusat Kegiatan Seni. Sebutan umum untuk alat ini ialah biola. peralatan yang dipakai dalam setiap jenis musik keroncong secara umum sama. 2. muncul atas kerja keras Yayasan Warisan Johor. Johor Bahru. Violin dan Viola mempunyai sedikit perbedaan. Flute menghasilkan bunyi yang lembut sehingga sesuai dengan musik keroncong. Peralatan tersebut antara lain: 1. Seruling (Flute) Sejenis alat musik tiup. musik keroncong dengan sentuhan irama Melayu B. Masih melalui Yayasan Warisan Johor. bahkan di luar negeri Yayasan Warisan Johor juga menunjukkan eksistensinya. Dari bengkel musik keroncong ini lahir pula grup keroncong di beberapa daerah. seperti di Batu Pahat. musik keroncong di Johor dipadukan dengan irama Melayu. dan Segamat.Pd dan Suranto Hadi Widodo. Dalam IKF 2008.orang pengajar tersebut adalah Kuntoro Edhi S. Acara ini diikuti 15 peserta dari Indonesia dan 1 dari Malaysia yang diwakili oleh Yayasan Warisan Johor. sepanjang tahun 2000. Kluang. Mersing. sering digelar lomba musik keroncong dan nyanyian lagu-lagu keroncong di seluruh daerah negeri Johor. Pontian.R. 3. Dari sini muncul pembentukan bengkel-bengkel musik atau tempat latihan musik keroncong. Surakarta.

maka sebenarnya musik keroncong di Johor bisa pula berbaur dengan tipe Stambul. Ciri Langgam merupakan sebuah ciri yang melekat kuat pada musik keroncong yang menjamur di wilayah Jawa. Tapi meski bercirikan Langgam. sehingga memungkinkan banyak cengkok dalam menyanyikan lagunya. Sumatera Barat ini sangat khas bergaya Melayu. Tapi dalam musik keroncong. C.Merupakan alat musik berdawai empat. Irama dan perpindahan nadanya lambat. yaitu G. Dari akulturasi ini. alat musik berdawai empat ini dimainkan dengan cara dipetik seperti gitar. Biasanya dipergunakan gitar akustik 6.M. Dalam orkestra simfoni alat ini dimainkan dengan cara digesek. Cengkok keroncong gubahan pianis asal Padang. 26 . Cak (Tenor Banjo) Alat musik berdawai empat ini berpasangan dengan cuk (ukulele) dan digunakan dalam musik keroncong untuk meningkatkan irama. bisa disimpulkan jika tipe yang dipakai dalam musik keroncong di Johor bercirikan Langgam. yaitu aroma irama Melayu. Selo (Cello) Sebenarnya cello dimainkan dengan cara digesek. Gitar Alat musik berdawai enam ini digunakan dalam musik keroncong. Inilah yang membedakan antara Langgam di Jawa dengan musik keroncong di Johor. Mochtar. 4. Double-Bass Alat musik paling besar ini mempunyai empat dawai. Cuk adalah alat utama untuk musik keroncong. Lagu-lagu dari daerah ini (Jawa) sifatnya lebih tenang dan lembut. Tipe Musik Keroncong Johor Tipe musik keroncong yang ada di Johor bisa dirujuk dari akulturasi antara budaya Jawa dan Melayu. pianis orkes studio NIROM Surabaya menggubah lagu ―Pulau Brandan‖ sekitar tahun 1918-1919. dan A. musik keroncong di Johor tetap mempunyai ciri khas tersendiri. yaitu keroncong yang dimainkan di pagelaran komedi khas Melayu yang disebut komedi stambul. 5. perkembangan keroncong melahirkan lagu jenis Stambul. 7. Irama cengkok Melayu sendiri dapat dirujuk ketika S. Tapi dalam musik keroncong dimainkan dengan cara dipetik dan hanya tiga dawai saja yang dipakai. Dari dua tipe yang bersatu (Langgam dan Stambul). Akibatnya. khususnya Yogyakarta dan Solo. Di sinilah celah yang memungkinkan masuknya irama Melayu ke dalam keroncong. D.

. . | IV . . . | |I . |I . . Kedua. . |V . . . . . | I . Tentang kesenian ini masyarakat Lombok ada yang menyebut musik gendang beleq dan ada yang menyebut tari gendang beleq. |I . . V7 . |I . . . . . Akan tetapi pada beberapa grup gendang beleq saat ini.B . |I . . | dibuka dg broken chord I utk mencari nada |IV . | Bridge B |I7 . .A dengan pengulangan dari bagian A kedua seperti lagu standar pop: Verse A . . V . . panjang 32 birama. . .| Verse A |V7 .. V7 . . . . . . | I . . . | |V . penari dan penabuh gendang beleq dimainkan oleh orang yang berbeda. |V . | V7 . | I . | II# . | |I . |I . |IV . Kedua pandangan di atas ada benarnya. hal ini dikarenakan sang penabuh menari sambil membunyikan gendang beleq.| . |IV . | I . . | V7 . . .Bridge B . . | I . |IV . . . | V7 . karena musik dan tari terekspresi melalui bunyi dan gerak dalam pertunjukan gedang beleq. |V . . A. | |I .A . . . . |I . |V . . (tanda . |I . . |I . |V . |IV . |IV . . . . . . . . | Verse A |V7 . . .|I . . . | IV . . . . . . |I . | I .. . . | IV . . . . | II# . Alur akord Langgam sebagai berikut:     Verse A | V7 .. .| . . | I . V . . . .. . V7 . . .|IV . . . . Tipe Langgam Tipe Langgam sendiri mempunyai dua versi. Alur akord Stambul Keroncong adalah sebagai berikut. . | V7 . . pulau yang ketika zaman Belanda bernama Sunda Kecil.. Suku ini mempunyai tradisi kebudayaan berupa kesenian gendang beleq. . . .Verse A . . . V . | I .1. | |IV . . |  Gendang Beleq : Musik Perang Suku Sasak. . . | 2. . |V . . |I . | V7 . . . |I . . . . | IV ..Verse A.. . . . . namun pada perkembangannya irama ini lebih bebas diekspresikan. . | V7 . |IV . | I . . Tipe Stambul Nama Stambul merupakan jenis keroncong yang namanya diambil dari bentuk sandiwara yang dikenal pada akhir abad ke-19 hingga paruh awal abad ke-20 di Indonesia dengan nama Komedi stambul. . . . . Pertama A . | |V . . Nama "stambul" diambil dari nama Istambul di Turki. | I . . . . 27 . . | I . Asal usul Sasak adalah nama suku yang mendiami pulau Lombok. . | V . .adalah tacet atau iringan tidak dibunyikan):         |I . . | I . yakni pengulangannya langsung pada bagian B. . .. . Meski sudah memiliki bentuk baku.

dan ulang tahun provinsi. Para sekaha ini 28 . Dengan demikian gendang beleq berarti gendang besar. terbuat dari pohon meranti yang dilubangi tengahnya. juga begawe beleq (upacara besar). Saat ini sekaha direkrut dengan cara mengundang siapa saja yang ingin berlatih menjadi sekaha (biasanya di rumah pemimpin sekaha yang sudah ada). Musik gendang beleq konon pada zaman dahulu digunakan sebagai musik perang. ngitanang atau potong loloq (khitanan). bahkan zaman dulu yang berdiri hanya gendang dan beberapa penari saja.dang itulah nampaknya yang diabadikan untuk menamainya. Pada zaman dahulu sekaha berasal dari masyarakat yang dipilih oleh sekaha senior.. Kesan pertama kali mendengar. alat musik yang lain dimainkan sambil duduk‖(Wawancara. dan seruling. Kata beleq dalam bahasa Sasak berarti besar. Musik gendang beleq dimainkan oleh dua orang pemain yang disebut sekaha. serta suara yang paling keras. Para penonton biasanya akan berdiri menunggu di pinggir jalan. dinamai gendang beleq karena ..dung. orang Bali dari Karangasem menyeberang Selat Lombok dan mendirikan beberapa perkampungan serta membangun kontrol politik diwilayah Lombok Barat . pada saat yang sama. gedang beleq. Latar belakang sejarah kolonialisasi Bali yang cukup panjang.. orang-orang Makasar dari Sumbawa menyeberang Selat Alas dan membnagun kontrol politik di wilayah Lombok Timur (Kraan. 1980 : 2). ikut-ikutan menari. Bunyi dang. gendang dalam pertunjukannya menempati posisi paling depan sendiri. salah satu pemerhati kesenian Sasak. dari mulai anak muda sampai orangtua. Musik gendang beleq dilengkapi juga dengan gong. Setyaningsih (2009) dalam tesisnya menulis bahwa tradisi sasak seperti merariq. Musik gendang beleq difungsikan juga sebagai pengiring upacara adat seperti merarik (pernikahan). lebih besar ukurannya dari gendang yang dipakai di Lombok dan daerah lain umumnya. Sejarah mencatat bahwa Lombok pernah dikuasai oleh Kerajaan Bali yaitu Klungkung (abad 17) dan Karangasem (abad 18) dalam rentang waktu sangat lama (Suhartono. Maret 2009). sapi atau kerbau. Menurut Mamiq Hidayat. Pada permulaan abad 17. ―Selain bentuknya yang besar. yaitu untuk mengiringi dan memberi semangat para ksatria dan prajurit kerajaan Lombok yang pergi atau pulang dari medan perang. ngurisang (potong rambut bayi). acara ulang tahun kota. Pada Abad 17. Adapun awalan gen hanyalah pelengkap untuk memudahkan penyebutan. Saat dimainkan sekilas akan terdengar tidak teratur bunyinya. atau hanya sekedar bersorak gembira. dengan kedua sisinya berlapis kulit kambing. tampaknya juga berbekas pada musik gendang beleq ini. Gendang beleq dipertunjukkan juga untuk hiburan semata seperti festival. dan ramai. Lombok menjadi perebutan antar Raja Bali Karangasem dan Makasar dari Sumbawa. pencek. oncer. terumpang. ritme dan suara serulingnya nampak seperti pada musik Bali. dan jika dipukul (tabuh) akan berbunyi dang.Gendang beleq merupakan sebuah alat musik tabuh berbentuk bulat panjang.dang atau dung. 1970). irama. dan perisean merupakan pengaruh dari Kerajaan Bali.

Kata Mamieq Atun. biasanya mereka mendirikan komunitas-komunitas budaya di beberapa kampung Lombok. Musik gedang beleq sejak dahulu dipertunjukan dengan cara tradisional. menghabiskan waktunya di depan televisi menonton sinetron atau acara musik populer yang memang menjamur saat ini. Masyarakat membiayai aktifitas mereka dari hasil manggung seperti untuk festival budaya. dan bebet (kain yang melapisi pinggang seperti pada pakaian Melayu Minangkabau). masyarakat tertentu (baca : orangtua Sasak) memandang perilaku ini negatif. karena tidak memakai seragam adat. dulunya bapak saya penabuh gendang. Mereka menganggap kelompok gendang beleq seperti ini tidak melestarikan budaya dengan utuh. nongkrong di jalan atau gang.kebanyakan adalah keturunan. ―Saya jadi begini juga keturunan. bukan memainkannya. B. ulang tahun kota. bahkan sesuai dengan pesanan sponsor. dodot. seruling atau gong‖. seperti rokok Dji Sam Soe seperti pada foto. bebet sembarangan. penggembira kampanye salah satu partai tertentu. Namun demikian. artinya mereka saat ini menjadi sekaha karena dahulunya bapak atau kakeknya adalah sekaha juga. pemimpin sanggar Bao Daya. bergaya pakai handphone atau mode baju atau kaos daripada diajak belajar musik gendang beleq. dengan bordir atau sablon tulisan nama kelompok di belakang seragam. Namun sekarang karena pengaruh zaman modern. Melihat kondisi ini. Anak-anak muda Lombok sekarang. karena dianggap satu-satunya identitas yang membedakan dengan musik modern. dan yang paling sering untuk mengiringi upacara adat merarik. Lenek. Peralatan Berikut marilah kita mengenal alat-alat yang terdapat dalam musik gendang beleq : 29 . Lotim saat mengobrol disanggarnya pertengahan juni 2009 lalu. Ini berbeda dengan zaman dahulu dimana gendang beleq masih banyak terdapat di kampung-kampung Lombok. Kedua atribut ini diangggap penting. dodot (ikat pinggang). lebih banyak suka naik motor kebut-kebutan. sekarang saya bisa tabuh gendang. memakai anting-anting atau hanya sekedar memakai kaos. Cemoohan juga sering ditujukan pada sekaha yang berusia muda. Satu hal yang menjadi keluhan para pelestari gendang beleq saat ini adalah sulitnya mencari sekaha. Musik gendang beleq dikelola sendiri oleh masyarakat secara mandiri. dimana ketika pertunjukan gendang beleq mereka memakai sapo„. yang tidak boleh ditingalkan dan harus dipakai serta bercorak batik adalah sapo„ (ikat kepala). Beberapa kelompok gendang beleq saat ini membuat seragam sendiri. baju dan celana sekaha berbeda-beda warna antar kelompok gendang beleq. Semua sekaha dalam pertunjukan gendang beleq harus memakai pakaian adat Sasak lengkap dengan atributnya.

Ada juga 30 . Gendang beleq. Biasanya perempuan hanya sebagai penari tambahan saja. berbentuk seperti gong tetapi ukurannya lebih kecil dari terumpang. dibuat dari bambu dengan lubang-lubang kecil di tubuh bambu untuk menghasilkan bunyi merdu. lubang kayu ditutup dengan kulit sapi atau kambing yang telah disamak. panjang dan berat. terbuat dari kuningan juga. 4. Suling atau seruling. karena berat menggendongnya. Alat penabuh dan pemukul. 5. alat tabuh gendang berupa kayu pohon kelapa sepanjang 50 centimeter dengan ujungnya dibalut kain. berbentuk seperti kenceng tetapi bentuknya kecil-kecil dan diletakkan pada sebuah papan kayu yang digantung di leher. sejak dulu pemain gendang beleq pasti laki-laki.1. Jenis kelamin semua sekaha adalah laki-laki. hampir sama dengan terumpang hanya ukurannya lebih besar. Kenceng ini terdiri dari dua pasang. terbuat dari kuningan atau tembaga. Dalam satu rombongan musik gendang beleq terdapat kurang lebih 17 sekaha. 3. Alat pemukul sama dengan penabuh hanya balutan kain agak kecil dan tipis. terlihat tidak menyulitkan pemain untuk memukulnya. 7. terkadang 20 atau lebih. 8. Kenceng (dibaca seperti kata kelereng). Menurut keterangan beberapa sekaha. terbuat dari kuningan atau tembaga. masing-masing orang memegang sepasang. 2. dalam gendang beleq terdapat dua buah terumpang. Terumpang. Terdapat dua model seruling yang di pakai dalam gendang beleq. yang panjangya kurang lebih 50 centimeter dan 30 centimeter. dengan sekaha cadangan untuk penabuh gendang atau peniup seruling. Pemain atau Sekaha Pemain gendang beleq dalam bahasa Sasaknya disebut Sekaha. alat ini berbentuk seperti wajan besar yang tengahnya terdapat bundaran kecil yang berupa benjolan. C. berbentuk silinder dengan lubang yang besar ditengahnya berdiameter kurang lebih 50 centimeter dan panjang 1. Di ujung kanan kiri gendang dipasang pengait untuk memasang tali atau selendang agar dapat diselampirkan (digantungkan) di leher atau bahu. Bunyi dan irama kenceng inilah yang membuat musik gendang beleq terdengar sama dengan musik Bali. terbuat dari pohon meranti besar gelondongan yang dipotong. dirajut benang dan dilapisi lem agar kuat (bentuk mondol). Gong. berbentuk seperti piring dengan tengah luarnya diberi tonjolan dan tali untuk pegangan. 6. dari mulai anak kecil umur 7 tahun sampai orangtua umur 60 tahun.5 meter. Oncer atau petuk. Bentuknya yang besar. Pencek. Terumpang terbuat dari kuningan. jika dipukul akan menghasilkan suara yang mendengung.

yaitu : 1.rombongan gendang beleq yang dilengkapi dengan kelompok penari khusus. 5. Cara memainkan Saat pertama kali menyaksikan pertunjukan gendang beleq. Namun karena para sekaha itu sudah terbiasa memainkan. akan diteruskan pada proses selanjutnya. dan jika sekaha nya tidak hadir akan dicari penggantinya. Kenceng dimainkan dengan cara ditepuk. 7. setiap sekaha memainkan sepasang kenceng. 6. namun tidak sedikit ditemukan penabuh gendang yang berbadan kurus. Dua sekaha pemukul pencek. Jika dicermati. Dua sekaha pemukul terumpang. maka umumnya itu akan berdampak pada pertunjukannya. Pelaksanaan Alat yang pertama dibunyikan adalah gendang beleq. maka kesalahan itu dapat teratasi dengan cepat. Dari semua alat musik petuk mudah untuk dipukul. Lebih jelas uraiannya di bawah ini : 1. seperti menangkupkan dua piring secara bersamaan. 3. jika belum maka akan diperbaiki terlebih dulu. Persiapan Proses ini dimulai dengan menyiapkan mengecek alat dan sekaha. cara memainkan musik ini terlihat begitu rumit dan harus hati-hati. Jika sudah lengkap semua. D. Dua sekahan pemukul oncer atau petuk. Satu sekaha untuk peniup suling atau seruling dengan satu peniup cadangan. Enam sekaha pemukul kenceng. konsentrasi dan semangat. karena iramanya monoton. yang sulit adalah jika sekaha yang mahir berhalangan dan diganti dengan sekaha baru. Biasanya sekaha akan menabuh dua kali kanan dan satu kali kiri dengan pukulan berirama. apakah sudah lengkap atau belum. Apabila dalam proses latihan ini tidak bagus. dengan cadangan satu sekaha. Jika sudah dirasa memadai beranjak pada proses selanjutnya. juga untuk mengecek apakah alat-alatnya bisa dipergunakan dengan baik. 2. biasanya dipilih sekaha yang berbadan besar karena dianggap kuat. Empat sekaha penabuh Gong. Empat sekaha penabuh gendang beleq. Jika belum lengkap alatnya harus dicari. 4. 2. Itu sebagai tanda untuk alat selanjutnya siap 31 . secara umum memainkan musik gendang beleq terbagi dalam tiga proses. dengan cadangan satu sekaha. proses latihan ini akan mensiasitanya. Latihan Proses latihan merupakan proses yang paling vital sebelum memulai permainan. karena proses ini bertujuan untuk melihat apakah para sekaha sudah siap semua. 3. sehingga terlihat banyak sekali personelnya.

F. Umumnya irama musik yang dimainkan adalah lagu-lagu Sasak. atau keturunan. namun karena bunyinya paling keras. namun sekarang sering terdengar irama dangdut dan Melayu ikut mewarnai. Seni musik gendang beleq dapat menjadi ajang untuk interaksi sosial yang terbuka tanpa sekat status sosial.menyambut. juga terdapat alat-alat gendang beleq. Walaupun dalam permainannya didominasi oleh suara terumpang. Nilai psikologis. semenjak itu seruling tidak pernah berhenti berbunyi. Kata Lalu Samsudin. Nilai-nilai Nilai adalah imajinasi orang atau komunitas terhadap perilaku atau lingkungan yang dialaminya (Anderson. Di asrama mahasiswa Lombok di Condong Catur. seruling dan kenceng. 2. Nilai filosofis. Realitas ini tentu saja bertujuan untuk terus menyambung imajinasi Sasak sebagai manusia yang terikat secara psikologis dengan tanah leluhurnya. salah seorang sukaha gendang beleq geger girang. cara memainkan gendang beleq cukup perlu konsentrasi yang tinggi. musik ini tetap dikomando oleh suara gendang. 3. karena di dalam musik gendang beleq terkandung keindahan. pendidikan. 2002). kesabaran. musik gendang beleq bagi orang Sasak dianggap sakral. bahkan sambil makan plecing (sayur khas Lombok). Nilai sosiologis. penabuh gendang adalah konduktornya. misal terlambat atau kecepatan saat memukul. Keterikatan akan satu imajinasi yang sama. Mereka mentradisikannya agar difahami oleh keturunan mereka dan dipelajari muatannya. antara lain : 1. Melestarikan gendang beleq dimaknai manusia Sasak sebagai menata dan memelihara diri sendiri. seruling dan lainya. Pancor. Jika dilihat dari alunan musiknya yang ramai. Musik ini tidak mungkin ada tanpa nilai-nilai filosofis tersebut difahami terlebih dahulu oleh nenek moyang Sasak. Gendang beleq dalam bayangan manusia Sasak memiliki makna yang luhur. Lotim suatu ketika. geografis. Mengenal dan 32 . budaya bahkan mungkin agama. Berdasar penilaian ini. dan akan disambut oleh kenceng dengan tepukan berirama langsung menghentak. ketekunan. ibarat sebuah orchestra. yaitu sama-sama manusia Sasak yang memiliki berbagai kesamaan. Musik gendang beleq dimulai berdasar komando dari penabuh gendangnya. ―Karena jika ada satu saja sekaha yang salah dalam memainkan alat musiknya. maka suara musik akan tidak enak didengarkan mas‖. Seterusnya diikuti oleh petuk. Musik gendang beleq memiliki beberapa makna. seperti nenek moyang. kebijakan dan kepahlawanan. ketelitian. Jogjakarta. Orang Lombok yang lama kuliah di Jogjakarta selalu membicarakan gendang beleq dan berbagai budaya mereka jika bertemu.

Bagi masyarakat yang apabila dalam perkawinan anaknya dimeriahkan oleh gendang beleq. Jika dicermati. Pertemanan dan kekerabatan baru. tawak-tawak. Gendang beleq dapat menjadi profesi yang menghasilkan. identitas) penting dirinya dimata orang Sasak yang lain (kecuali bangsawan yang beragama Islam dan menganggap gendang beleq negatif). Bagi golongan bangsawan Sasak (Lalu. orkes ini dirasakan kurang dan tidak lagi disebut gulintang. seperti satu gong besar. Orkes gulintang adalah musik tradisional khas Brunei Darussalam.  Orkes Gulintangan: Musik Tradisional Brunei Darussalam.mencari jodoh bagi muda-mudi. gong. namun ketika sulit mendapatkan pekerjaan serta banyak pengangguran. Jika dimainkan bersama. Peralatan orkes ini terdiri dari lima macam. Pertama adalah orkes yang terdiri dari beberapa jenis alat bunyi-bunyian. Dalam bahasa Melayu Brunei. yaitu gulintangan. 4. Pada setiap perayaan festival budaya di Brunei. tidak sedikit mereka akhirnya menikah setelah berkenalan ketika bersama menonton gendang beleq. Asal-usul Brunei Darussalam merupakan salah satu negara rumpun Melayu di Asia Tenggara. Baiq. karena secara kebudayaan. gandang labik (gendang kembar) dan gulintangan (gong kecil-kecil yang berjumlah delapan buah). gendang Beleq menjadi penanda (baca. orkes gulintang mirip dengan musik kulintang pada masyarakat Minangkabau. Namun demikian.MelayuOnline. dan gandang labik. salah satunya adalah musik tradisional gulintang atau yang oleh masyarakat Brunei disebut dengan nama orkes (sebutan ―musik‖ bagi orang Brunei) gulintangan. alat-alat musik ini akan menghasilkan sebuah musik 33 .com). 1. Kedua. Kenyataan ini menandakan bahwa orkes gulintang memiliki posisi penting dalam tradisi masyarakat Brunei. sering terjadi jika ada pertunjukan gendang beleq. pertunjukan ini akan menaikkan status sosial mereka di masyarakat (semakin naik statusnya jika pengiring kelompok gendang beleq lebih dari satu). gulintang memiliki dua arti. gulintang menjadi identitas budaya yang unik dan dihormati. sejenis alat musik tradisional Brunei yang terdiri daripada beberapa gong kecil (delapan biji) yang disusun di atas tali (Kamus Bahasa Melayu Brunei dalam www. gulintang selalu dimainkan oleh kelompokkelompok musik tradisional. canang (gong yang berjumlah tiga buah). tawak-tawak (gong yang berjumlah dua buah). canang. walaupun hasilnya tidak banyak. Negara ini dikenal sebagai salah satu penjaga tradisi budaya Melayu yang masih terus dilestarikan oleh masyarakatnya hingga kini. Tanpa gulintangan. ikut rombongan gendang beleq dapat menjadi alternatif untuk dapat uang walaupun hanya sekedar untuk rokok dan makan. Raden atau Dende). Nama gulintang diambil dari salah satu alat musik yang paling penting dalam orkes tersebut. semua alat musik dalam orkes gulintang harus ada dan saling melengkapi. yakni gulintangan. Nilai ekonomis.

Orkes ini merupakan hasil karya seni leluhur Brunei yang memang dikenal sebagai orang yang menyukai seni. dan orkes gulintang merupakan media untuk menuangkan pantun menjadi sebuah lagu (Mahmud Haji Bakyr. maupun dari sisi busana yang dipakai oleh para pemain dan penyanyinya. 2. 2002). canang. dan gandang labik. 1985-1986.tradisional yang enak dinikmati dan enak didengar (Md. tawak-tawak. yakni dua gendang dari kayu yang dilubangi tengahnya lalu ditutup dengan kulit kambing atau sapi. tawak-tawak disebut sebagai peningkah atau peningkul yang berfungsi untuk merespon irama gulintangan dan canang. yakni sebuah gong yang yang digantung dengan tali pada sebuah tiang kayu. Peralatan yang dibutuhkan dalam orkes gulintang sebenarnya ada lima macam. anggapan ini penting untuk diapresiasi sebagai usaha untuk memajukan kebudayaan dan tradisi Melayu secara umum. yakni tiga gong yang digantung dengan tali pada sebuah tiang kayu dan dimainkan secara berurutan. Peralatan Orkes gulintang terdiri dari beberapa alat musik yang harus dimainkan dengan aturan dan ritme tertentu. yaitu gulintangan. Gong berfungsi sebagai penegas irama alat musik yang lain. yakni sebagai pemandu bagi alat-alat lainnya. seperti biola atau gitar. Gulintang adalah musik tradisional ber-genre gembira. gong. Daud bin Tuah. Gandang labik. Dalam bahasa Brunei. misalnya dalam sebuah pesta perkawinan (Hajah Kaipah binti Abdullah. 1985). biasanya ada kelompok gulintang tertentu yang memadukannya dengan alat musik modern. Adapun lima peralatan orkes gulintang tersebut adalah sebagai berikut:      Gulintangan. Hal ini terlihat dari irama rancak yang dihasilkan peralatan dalam orkes tersebut. Canang. Realitas ini menjadikan orkes gulintang sebagai ruang untuk bergembira dan berdendang bersama. Fungsi gandang labik sama dengan gulintangan. baik dari sisi wujud peralatannya. 34 . Canang berfungsi sebagai pelengkap yang mengiringi gulintangan. khususnya pantun. Tawak-tawak. Nilai-nilai ini menjadi media penting bagi orang Brunei untuk terus mengikatkan kepribadian mereka dengan kebudayaan leluhur. Namun demikian. 1976). yakni seperangkat gong kecil berjumlah delapan buah yang ditata di atas rajutan tali dan di dalam sebuah bingkai kayu memanjang. cara memainkannya. orkes gulintang mengandung nilai-nilai bagi kehidupan orang Brunei. gulintangan harus ada karena alat ini merupakan inti dari orkes gulintang. Gong. Sebagai hasil karya leluhur yang masih dihargai hingga sekarang. Dalam konteks pelestarian budaya. Dalam setiap pentas. gulintang dipercaya berasal dari ajaran nenek moyang. Peralatan tersebut ada yang dimainkan dengan cara dipukul dan ada juga yang ditabuh. yakni alat musik yang berbentuk bulat yang terbuat dari besi yang ditempa dan dibentuk benjol di tengahnya. Dalam khazanah budaya Melayu Brunei. Awang bin Ahmad.

dalam perayaan festival budaya atau hari jadi kota. hijau. Acara ini biasanya digelar di sepanjang jalanan kota atau di gedung-gedung milik kerajaan. Warna busana dapat berubah-ubah. Oleh karena itu. ditambah dengan satu orang penyanyi dan dua hingga empat orang penari. Dalam acara ini. Para penarinya pun biasanya akan dipilih yang cantik-cantik dan tampan-tampan dengan busana yang indah dan menawan. Akan tetapi. Mereka umumnya adalah keturunan dari orang yang dahulunya juga seniman orkes gulintang. merah. Waktu dan Tempat Pementasan Orkes gulintang dipentaskan pada beberapa acara adat budaya Brunei. dan penari gulintang pada umumnya berbusana adat Brunei. Jika sembarangan dalam memukul. 4. dan gong serta dua orang penabuh gandang labik. serta berkopiah hitam (seperti busana adat laki-laki Minangkabau). Dalam pentas perayaan pesta perkawinan. yakni seperti hanya sekadar dipukul dan ditabuh. memainkan alat-alat orkes gulintang sebenarnya cukup sulit karena terdapat not-not nada tertentu yang harus ditaati. atau biru. Saat pementasan. para pemain. yakni celana dan baju dari bahan satin yang licin dan mengkilap. tawak-tawak. Selain itu. hal ini disesuaikan dengan selera kelompok gulintang. 5. Jumlah pemain musik sesuai dengan jumlah alat musiknya. Namun. pada umumnya busana mereka berwarna krem. maka bunyi yang dihasilkan menjadi tidak enak didengar. atau perayaan hari jadi kota.3. juga disertai dengan pantun-pantun tentang pengantin dan petuah tentang bagaimana hidup berbahagia. festival budaya. canang. gulintang biasanya memainkan irama-irama rancak dan nyanyian gembira. seperti perayaan pesta perkawinan. biasanya juga akan digelar kesenian Melayu lainnya. Untuk pentas di pesta perkawinan ini biasanya bertempat di rumah mempelai perempuan atau di gedung. di Brunei. dengan rincian: satu pemain untuk gulintangan. dan bernyanyi bersama. yaitu enam orang. seperti tari-tarian semisal Tari Zapin. berjoget. Pemain dan Busana Orkes gulintang umumnya dimainkan oleh laki-laki. cara memainkan peralatan orkes gulintang cukup mudah. 35 . Cara Memainkan Jika dilihat sekilas. Sementara itu. gulintang biasanya menampilkan tarian dan nyanyian yang berisi kisah percintaan muda-mudi. Warna-warna ini dianggap tepat karena sesuai dengan irama orkes gulintang yang berusaha mengajak orang untuk bergembira. sarung yang lilitkan di paha seperti rok. Selain itu. sedangkan kaum perempuan biasanya menjadi penari atau penyanyi yang mengiringi pementasan gulintang. penyanyi. Hal ini untuk merangsang para penonton agar ikut berjoget atau menyanyi. orkes gulintang harus dimainkan oleh orang-orang yang sudah piawai.

hal itu menandakan penyanyi harus bernyanyi dengan cepat dan penari melakukan gerakan yang rancak. Alat ini fungsinya sama pentingnya dengan gulintangan. maka orkes gulintang sudah menemukan irama yang enak dinikmati. Jika canang dipukul dengan bit yang pas. Gandang labik. Tawak-tawak. misalnya. dan tawak-tawak. apalagi jika gerakannya selaras dengan bunyi ―dang‖ atau ―tak‖ dari gandang labik. gulintangan sering dimainkan dengan cara akustik lebih dahulu sebagai intro (nada sebelum masuk lagu). gulintangan akan dipukul secara bergantian dari kedua tangan seorang pemain. Tiga gong ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan sebatang kayu yang dibuatkan benjolan di ujungnya. Hal ini karena canang berfungsi sebagai pelengkap yang mengiringi gulintangan. yakni sebagai berikut:      Gulintangan. 6. Gandang labik menjadikan orkes menjadi rancak dan gerakan penyanyi serta penarinya tampak lebih semangat. Gong. Nasehat dalam lagu-lagu orkes gulintang biasanya berkisar tentang bagaimana mencari jodoh yang baik. Gong kecil berjumlah delapan buah ini biasanya akan dimainkan pertama kali dengan dipukul berdasarkan irama tertentu karena gulintangan berfungsi sebagai pembuka dan penuntun bagi alat musik lainnya. alat-alat musik dimainkan sesuai urutan. Canang dipukul dengan ritme yang jarang namun harus selalu memperhatikan bunyi alat musik yang lain. yaitu potongan kayu sepanjang lebih kurang setengah meter. Nilai-nilai Kesenian musik tradisional Brunei Darussalam orkes gulintang mengandung nilai-nilai positif sebagai berikut:  Pendidikan. berbakti kepada orangtua. orkes 36 . Biasanya. Alat musik inilah yang membuat irama menjadi dinamis. dan sebagainya. Biasanya. Gong menjadi alat musik yang penting dan biasanya akan berhenti dipukul untuk terakhir kali sesaat sebelum pementasan usai. taat kepada aturan agama. canang. yakni sebagai pemandu bagi alat-alat lainnya. terdapat dua gandang labik yang ditabuh menggunakan telapak tangan oleh dua orang ahli gendang. Kayu tersebut ada yang dipotong begitu saja dan ada pula yang dibuat benjolan pada ujungnya. Dalam konteks ini. semua alat orkes gulintang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat. Saat pementasaan orkes gulintang. Canang. Saat tawak-tawak dipukul dengan irama cepat. hidup rukun dalam keluarga. Nasehat yang disampaikan dalam bentuk lagu lebih enak didengar dan berkenan dalam hati. Alat musik ini dipukul dalam irama jarang-jarang dengan menyesuaikan irama dari gulintangan. Ibarat gitar. Cara ini lebih mendidik dan tidak terkesan menggurui. Nilai ini tampak jelas dari nasehat yang terkandung dalam syair dan pantun yang dilantunkan dalam lagu-lagu di orkes gulintang. Alat pemukul gulintang ini dibuat oleh orang khusus supaya bisa seimbang antara pukulan dan bunyi yang dihasilkan sehingga enak didengar.Kecuali gandang labik yang dimainkan dengan cara ditabuh menggunakan telapak tangan.

salah satunya di Kepulauan Riau. Dari pementasan ini diharapkan pelestarian orkes gulintang terus digalakkan sehingga akan menumbuhkan rasa memiliki terhadap kesenian tradisional. 2008: 13). Dalam kajian budaya. Pementasan orkes gulintang merupakan bentuk nyata dari upaya pelestarian kebudayaan tradisional Brunei Darussalam. Salah satu wilayah yang menjadi tempat berkembangnya permainan musik ini adalah Pulau Penyengat yang merupakan salah satu dari gugusan pulau-pulau di Kepulauan Riau. Islam yang dibawa oleh kaum saudagar Arab dan persia mulai masuk ke wilayah Kepulauan Riau sejak abad ke-18. 1. kebudayaan. Salah satu kekhasan musik ghazal masyarakat 37 . dan berbagai macam kesenian. Asal-usul Ghazal merupakan salah satu jenis musik yang berkembang di Kepulauan Riau. dan budi pekerti Melayu yang efektif dan menghibur.   gulintang telah menjadi media pendidikan agama. kaum pedagang asing itu ersebut juga membawa agama. Kebersamaan. Ghazal memadukan keindahan musik dan kedalaman makna syair. Simbol. Nilai ini tampak dari busana dan tari-tarian dalam orkes gulintang. Nilai ini tampak dari interaksi sosial antara penonton dengan para pemain orkes. Musik ghazal merupakan hasil perpaduan antara kebudayaan yang dibawa oleh pendatang dengan kebudayaan setempat. karena direkatkan oleh tradisi dan budaya. Pementasan secara berkala juga akan menjadikan gulintang sebagai musik tradisional yang dapat bertahan dalam gempuran zaman. Perpaduan konsep musik ghazal dengan budaya dan tradisi setempat ini memunculkan bentuk budaya baru. simbol merupakan ekpresi jiwa manusia terhadap realitas yang dihadapinya. Dalam kondisi yang demikian. Baju adat Brunei merupakan simbol kebudayaan Melayu yang memiliki nuansa keindahan dalam berkesenian. Salah satu jenis kesenian yang bercorak Islam itu adalah musik ghazal. Musik ghazal merupakan salah satu jenis musik tradisional yang berkembang di tanah Melayu. sosial. Hal ini sangat terasa khususnya ketika gulintang dipentaskan dalam pesta perkawinan. Interaksi seperti inilah yang semakin mempererat rasa kebersamaan tersebut. Simbol ini mengajarkan agar manusia mencintai keindahan dan tradisi leluhur. rasa kebersamaan menjadi semakin erat. di mana penonton dapat mengusulkan lagu tertentu kepada pemimpin orkes. Mayoritas masyarakat Pulau Penyengat beragama Islam dan inilah yang menjadi alasan mengapa kesenian yang berkembang di pulau ini kental dengan kebudayaan Islam. Selain bermaksud untuk berniaga. Pulau Penyengat terletak di sebelah Pulau Bintan (Asri.  Ghazal: Musik Tradisional Masyarakat Melayu Kepulauan Riau. Pelestarian budaya.

Para pemain tidak saja semakin piawai dalam memainkan peralatan musiknya. Selanjutnya menyusul penyair Fuzuli Azeri pada abad ke-16. Musik Melayu ghazal terus dimainkan dalam berbagai kesempatan dan menjadi hiburan dalam berbagai upacara adat atau ketika menyambut tamu kehormatan. Saat kini. ghazal berkembang ke berbagai daerah di sekitarnya. Hingga saat ini. permainan musik Melayu ghazal terus berkembang. namun juga pemerintah daerah. Ini terbukti dengan pemberian ruang kepada musik ini untuk berkembang. 2. Dalam buku Selayang Pandang Musik Melayu Ghazal (Asri. Kesenian ghazal mulai menyebar ke Asia Selatan sejak abad ke-12. Malaysia. Persia dan kawasan Arab lainnya. Ghazal juga merupakan bentuk ekspresi rasa cinta meski di dalamnya terdapat rasa sakit yang diderita itu. adalah orang pertama yang menulis jenis syair ini pada abad ke-13. Masuknya musik ghazal di Kepulauan Riau tidak lepas dari peran seorang tokoh bernama Lomak. Masyarakat Melayu menggunakan musik ghazal sebagai sarana dakwah Islam melalui pelantunan Rubaiyat Oemar Khayam. mereka pun melakukan berbagai inovasi dengan menambah jumlah lagi dalam musik tersebut. termasuk Pulau Penyengat. yang pertama kali dilakukan oleh Lomak adalah mengembangkan musik ghazal agar diterima oleh masyarakat Melayu. ghazal merupakan bentuk puisi berima yang setiap barisnya memiliki bentuk yang sama. bentuk kesenian ini telah berkembang di berbagai daerah dan bentuk puisinya ditemukan dalam berbagai bahasa (wikipedia. Penyair mistik Persia. Puisi ini merupakan bentuk ekspresi rasa sakit karena kehilangan atau perpisahan. Namun. Kiprah Rumi dilanjutkan oleh Hafez selang satu abad kemudian. Sambutan itu muncul bukan hanya dari kalangan masyarakat. Jalaludin Rumi. musik juga mempunyai nilai fungsi tertentu bagi masyarakat. Awalnya. Begitu pula dengan musik tradisional Melayu ghazal. Di Pulau Penyengat. serta Mirza Ghalib (1797-869) dan Muhammad Iqbal (18771938). Di daerah asalnya.org). Lomak menyebarkan ghazal di daerah Johor. Fungsi Musik Ghazal bagi Masyarakat Melayu Selain sebagai bagian dari entitas kebudayaan. 2008: 37-38) disebutkan beberapa fungsi musik Melayu ghazal. sebelum musik ini berkembang. Lambat-laun.Melayu dibanding bentuk musik ghazal aslinya adalah adanya syair-syair Melayu dalam permainan musik tersebut. Musik ghazal yang mulanya kental dengan budaya Arab kemudian ―dimelayukan‖ dengan variasi alat musik dan syairnya. Suasana yang kondusif itulah yang mendorong kemunculan berbagai kelompok musik ghazal di Pulau Penyengat. permainan musik ghazal mendapat sambutan positif. Dua orang ini menulis ghazal dalam bahasa Persia dan Urdu. yakni antara lain: 38 .

a. emosi merupakan respon yang khusus yang berorientasi untuk merespon pelaku. 3. Lewat alat musik 39 . Namun. Musik ghazal dapat menjadi sarana yang dijadikan sebagai alat untuk berkomunikasi dengan Tuhan. pandangan atau perasaan setiap orang yang mendengar suatu musik berbeda-beda. Fungsi kenikmatan estetis dalam musik ghazal sangat jelas dan berlaku bagi semua orang. semakin tinggi pula ketundukannya kepada Tuhan. namun juga peralatan musiknya. d. baik secara musikal maupun dari lirik lagu tersebut. Semakin banyak pemain menguasai nilai dan ajaran dalam syair. Sarana Mengungkapkan Emosi Musik mempunyai kekuatan sebagai sarana untuk mengungkapkan perasaan atau emosi pendengarnya. Dalam pandangan psikologi umum. Meskipun demikian. yang tentunya tidak hanya membutuhkan kekompakan para pemain. misalnya ketika menyambut tamu atau sebagai hiburan dalam acara-acara tertentu. Kekompakan alat musik inilah yang terdapat dalam musik Melayu ghazal. Kenikmatan Estetis Kenikmatan estetis juga terkandung dalam musik Melayu ghazal. Sarana Komunikasi Menurut Asri (2008:39). Emosi tertentu dapat muncul ketika seseorang mendengarkan musik Melayu ghazal. Musik sebagai sarana berkomunikasi dengan Tuhan dapat dirasakan pada waktu para pemain memahami dan menghayati syair dan lagu yang dibawakan. musik dapat digunakan untuk berkomunikasi dalam hubungannya dengan Tuhan (hablum minallah) dan manusia (hablum minannas). Kita akan secara langsung dan tanpa sadar merespon musik tersebut ketika mendengarkannya dan mengatakan musik tersebut bagus. Peralatan Musik Dalam sebuah pementasan musik. Pendengar musik seolah-olah mempunyai hubungan yang kuat dengan lagu yang sedang didengarkan. meskipun pandangan antara satu orang dengan yang lain tentunya tidak sama. Sebagai Hiburan Musik selalu menjadi sarana hiburan bagi sebagian besar orang. Apalagi pementasan tersebut merupakan gabungan dari beberapa alat musik. secara umum nilai estetis dalam sebuah karya seni dapat diakui secara bersama-sama. Musik Ghazal dalam Pertunjukan Berikut ini adalah hal-hal penting terkait dengan pementasan musik Melayu ghazal: a. Emosi muncul sebagai respon atau reaksi personal terhadap sebuah situasi. Begitu pula dengan musik tradisional ghazal yang dapat menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. peralatan yang digunakan mempunyai peranan yang sangat penting. b. c.

sitar. Pada peralatan ini terpasang tiga tali yang ketika dimainkan akan menghasilkan suara. tali ditarik dengan lebih kencang. 2007: 20). Syair merupakan jalan masuk untuk menjiwai musik. Selain itu. musik ghazal memunculkan suara yang khas dan unik untuk diperdengarkan (Asri. begitu pula dengan cara memainkannya. yaitu syarenggi. Di ujung sitar. 40 . pantun merupakan media sastra yang paling utama dalam berkomunikasi (Agus Trianto. dan tabla. Syair dalam musik Melayu ghazal berupa puisi. musik Melayu ghazal bukan hanya berfungsi sebagai hiburan. Bahasa yang digunakan dalam syair lagu. menggunakan kata-kata kiasan. untuk nada rendah. terkadang juga pantun. Alat musik ini mirip dengan piano. 2008: 45). Untuk menghasilkan nada tinggi. Dua alat musik yang masih dipertahankan adalah harmonium dan tabla. alat musik memegang peranan penting. peralatan musik ghazal mengalami perubahan. Alat ini dimainkan dengan cara digesek dan mengeluarkan suara yang khas ketika dimainkan. musik Melayu ghazal menyampaikan pesan moral dan spiritual kepada para pendengarnya. gambus menggantikan sitar. yang bentuk awalnya adalah pantun. serta gitar sebagai tambahan. Syarenggi merupakan alat musik yang berbentuk seperti tongkat kayu. maka tali harus dikendorkan. harmonium. Syair dalam Pementasan Musik Ghazal Syair dalam pementasan musik Melayu ghazal memegang peranan penting. Harmonium adalah alat musik yang berbentuk kotak seperti balok kayu. tetapi mempunyai fungsi edukasi dan informasi. Bagian atasnya terdapat tutup dari bahan kulit yang ditali dari atas ke bawah yang berfungsi untuk mengatur tinggi dan rendah nada irama tabla. Tabla merupakan alat musik pukul berbentuk bundar. Tali senar sitar berjumlah tujuh buah yang terkait dari ujung ke pangkal. b. Biola menggantikan syarenggi. Ada beberapa alat musik dalam permainan musik Melayu ghazal menurut Asri (2008: 46). tali dikaitkan dengan pengatur nada. Dalam permainan musik Melayu ghazal. Alat musik ini akan menghasilkan irama yang memberikan kesan bagi para pendengarnya. pada bagian pangkal sitar atau bagian yang dipetik berbentuk lebih bundar dan gembung seperti buah labu. Meskipun mengalami perubahan dalam peralatan musiknya.yang digunakan. Berbeda dengan gitar. Pada perkembangannya kemudian. Sitar berbentuk seperti gitar dan sama-sama merupakan alat musik petik. Sebaliknya. selain irama yang disuguhkannya. namun irama musik ghazal tetap dipertahankan sebagaimana aslinya. Dalam budaya Melayu. Dalam hal ini. melalui syair.

musik Melayu ghazal dapat menjadi salah satu ukuran sampai sejauh mana perkembangan peradaban masyarakat. 41 . Nilai-nilai Musik Melayu ghazal mempunyai nilai-nilai yang dapat dijadikan panutan bagi generasi sekarang. Pantun Embun Berderai mengisahkan tentang seseorang yang sebenarnya tidak ingin berpisah dari pasangannya.Contoh pantun dalam pementasan musik Melayu ghazal misalnya Embun Berderai dan Patah Hati. Keduanya merupakan pantun yang sangat terkenal di masyarakat Melayu. b. yakni: a. Nilai Akulturasi Budaya Kebudayaan bukan sesuatu yang sudah ―jadi‖ atau entitas yang kaku. Beberapa nilai yang terdapat dalam musik Melayu ghazal. hingga dihasilkannya kebudayaan baru. terutama di Riau. namun mereka ditakdirkan berpisah. Sebagai sebuah tradisi. Berikut dua pantun berjudul Embun Berderai dan Patah Hati yang dikutip dari Asri (2008: 51): Embun Berderai Tiup api embun berderai Patah galah di haluan perahu Niat hati tak mau bercerai Kuasa Allah siap yang tahu Patah Hati Patah hati terus merajuk Merajuk sampai ke belukar Hati panas kembali sejuk Ibarat burung kembali ke sangkar 4. Kebudayaan selalu mengalami perkembangan. Kemajuan peradaban tersebut terkait dengan sejauh mana masyarakat menciptakan dan mengembangkan potensi dan kemampuannya. Sedangkan Patah Hati menceritakan tentang seseorang yang merantau dan teringat akan kampung halamannya. Nilai Tradisi Musik Melayu ghazal adalah musik lintas generasi yang diwariskan secara turun-temurun. perpaduan.

Tenun Bengkalis (dalam proses penulisan). merupakan cerminan pandangan hidup dan kearifan masyarakat Melayu. o o o o o Tenun Siak Kain Tradisional Riau. keindahan tata warna. Dalam portal ini. agama. Sebagai bagian dari sistem budaya di masyarakat. dengan cara memasukkan pakan secara melintang pada lungsin. upacara adat. Nilai Edukasi Musik juga dapat berfungsi sebagai sarana edukasi. baik yang berbentuk pantun atau puisi. kepercayaan. Seni Tenun merupakan hasil kerajinan manusia di atas bahan kain yang terbuat dari benang. ada ungkapan pantang memakai memandai-mandai. kaligrafi dan dari bentuk tertentu. serat kayu. menjunjung adat dan menolak bala. seni tenun tersebut akan dibahas berdasarkan daerah yang terdapat dalam kawasan Melayu. religi dan simbol status. kapas. Kualitas sebuah tenunan biasanya dinilai dari mutu bahan. Dari sini. Dengan demikian. musik Melayu ghazal cukup berperan penting dalam proses edukasi masyarakat 3. Seni Tenun. Oleh sebab itu. Karena sistem di atas berbeda antara masyarakat satu dengan lainnya. Keindahannya terletak pada syair lagu yang dimainkan dan spontanitas para pemain dalam mementaskan musik Melayu ini. Dalam masyarakat Melayu. yakni jajaran benang yang terpasang membujur. Nilai Keindahan Bermain musik selalu mensyaratkan kekompakan. Nilai-nilai kearifan tersebut dapat menjadi pedoman bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. bisa dilihat kuatnya muatan adat. 42 . benda angkasa. Syair-syair pada musik Melayu ghazal. maka. seni pertenunan masing-masing juga berbeda. Seni tenun ini berkaitan erat dengan sistem pengetahuan. seni tenun suatu masyarakat selalu bersifat partikular (khas) dan bagian dari representasi budaya masyarakat tersebut. d. lengkung anak bulan dsb. motif dan ragi hiasannya. budaya.c. etis dan estetis pada pakaian. Corak ragi tertentu biasanya mengandung makna tertentu pula. pucuk rebung. termasuk masyarakat Melayu. Hal ini juga yang ada pada musik Melayu ghazal. Tenun Songket Silungkang (Sumatera Barat). bintang-bintang. Keindahan musik ini terciptakan dari keselarasan nada dan irama. seperti lentik bersusun. hewan. dan syair lagu tersebut. buah dan akar). daun. lingkungan alam dan sistem organisasi sosial masyarakat pemilik budaya pertenunan tersebut. Oleh karena itu. kekompakan. kuntum. hasil tenun berkaitan dengan aspek estetis. Tenun Songket Palembang (Sumatera Selatan). menjemput budi. Tenun Indragiri (dalam proses penulisan). sutra dan lain-lain. hasil tenun yang berupa pakaian berfungsi untuk menutup malu. Kekhasan tenun Melayu terutama tampak dalam corak dan ragi yang terinspirasi oleh tumbuhan (bunga.

sementara dari unsur hewan (fauna). hewan. alam. Portal ini akan memaparkan tentang seni ukir Melayu yang pernah ada dan berkembang di masyarakat Melayu dari berbagai kawasan. hiburan. Kalimantan Timur. bambu. alat musik. Teater Rakyat. nisan makam. o Tenun Bugis Pagatan. Pertunjukan rakyat diselenggarakan pada tempat dan waktu tertentu untuk menyalurkan hasrat rasa keindahan. Kalimantan Selatan. Di samping berbentuk relief. nyanyi. bunga-bungaan dan pucuk rebung. Seni Ukir. atau bahkan suatu cerita. Dengan eratnya relasi emosional antara pemain dan penonton. tempurung. Teater Rakyat merupakan seni pertunjukan yang biasanya mengekspresikan dan menggambarkan kehidupan suatu masyarakat. Wujud pertunjukan rakyat ini adalah seni tari.    Seni Ukir Pekanbaru. maka pesan-pesan yang dikandung oleh pertunjukan jadi semakin mudah ditangkap dan dipahami oleh para penonton. terdapat tiga kelompok induk corak dan ragi ukiran dari unsur tumbuhan (flora). batu. Sebagai contoh. Seni pertunjukan rakyat ini biasanya bersifat sederhana. Dalam tataran ini. seni pertunjukan rakyat juga merupakan sarana pelepasan emosi. senjata. naga dan burung. lebah bergantung.o Tenun Songket Pandai Sikek (Sumatera Barat . Ukiran biasanya memiliki berbagai tema. o Tenun Sambas Kain Tradisional Kalimantan Barat. regalia kerajaan. dalam pertunjukan randai. tembikar. o Ragam Hias Kain Tenun di Sulawesi Selatan. manusia. dsb. spontan dan menyatu dengan kehidupan sehari-hari. logam dan bahan lainnya. seringkali penonton menyela pembicaraan para pemain. itik sekawan. contohnya Riau. Hasilnya berupa gambar atau hiasan yang indah. o Tenun Doyo: Kain Tradisional Suku Dayak Benuaq. ukiran ada juga yang berlubang (tembus). terjadi hubungan yang erat antara pemain dan penonton. yaitu: kaluk pakis. 4. terdapat ukiran semut beriring. Seni Ukir Indragiri Hilir. 43 . Sulawesi Selatan 5. o Tenun Buton. dengan bagian-bagian yang cekung dan cembung yang disebut relief. ornamen rumah dan masjid. biasanya terinspirasi dari tumbuhan. Seni ukir adalah seni membentuk gambar pada kayu. perhiasan dan benda lainnya. seperti alam dan kaligrafi juga berkembang. Hasil ukiran ini dapat dilihat pada benda-benda seperti perahu. emosi dan keresahan yang tidak dapat dikatakan secara terus terang. Dalam tradisi ukiran Melayu.Indonesia). Ragam Jenis Ukiran Toraja. Kekhasan seni ukir Melayu tampak dalam corak dan ragi yang didominasi oleh unsur tumbuhan dan hewan. walaupun unsur lain. Bahkan. teater.

Menora . 44 . Wayang Cecak . Dalam portal ini. 14. Barzanji: Tradisi Melayu-Islam Masyarakat Riau. Dul Muluk. Makyong. 8. sosial. 11. Tabot . Boria. 7. dengan berbagai tujuannya. mereka akan menumbuh-kembangkan permainan yang berorientasi pada kelautan. biasanya. 1. mereka akan menumbuh-kembangkan permainan yang berorientasi pada lingkungan alamnya yang berupa daratan tinggi dan atau pegunungan. Dikir Barat. 4. Permainan dalam suatu masyarakat berawal dari rasa ketidakpuasan mereka terhadap kondisi kehidupan yang monoton. 6. 16. 2. Mamanda. Permainan Rakyat. sosial dan budaya yang berbeda pada gilirannya akan membuahkan permainan yang berbeda. Burdah. 15. Melemang. Bamadihin: Seni Bertutur Orang Banjar. Bangsawan. Kegiatan apa pun. 18. adalah berbagai bentuk permainan rakyat. 3. Sedangkan masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman. sebagai pengisi waktu luang di sela-sela rutinitas kesehariannya.Berkaitan dengan ide cerita. Manusia senantiasa mendambakan selingan sebagai hiburan yang dapat menimbulkan kegairahan hidupnya. 17. agar menimbulkan kegairahan hidup manusia. diangkat dari kisah-kisah teladan dan kepahlawanan orang-orang terdahulu. 13. Kalimantan Barat. Becerite dan Bedande: Seni Bertutur Orang Melayu Sambas. 6. 5. Randai. Kalimantan Selatan. budaya). akan dipaparkan beberapa pertunjukan rakyat yang pernah berkembang di masyarakat Melayu sejak dulu hingga saat ini. manusia tidak segan-segan berkorban demi memenuhi kebutuhan hiburan. Tumbuh dan berkembangnya suatu permainan tidak lepas dari lingkungannya dalam arti luas (alam. Lingkungan alam. Mendu. Nandai Batebah (Bengkulu). kemudian dikemas sesuai dengan konteks tempat dan waktu seni itu dipertunjukkan. Gazal 12. Diantara kegiatan yang dapat dilakukan. Drama Tradisional Minangkabau . Untuk itulah. 9. dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kebosanan yang timbul akibat kegiatan yang berulang-ulang sepanjang hari. 10. Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir misalnya.

Maccuke: Permainan Tradisional Melayu dari Sulawesi Selatan. Gasing: Permainan Rakyat Kalimantan Timur. 7. 9. baik oleh masyarakat pesisir maupun masyarakat pedalaman pada dasarnya dapat dikategorikan menjadi dua. Meriam Bambu: Permainan Tradisonal Melayu Nusantara. 9. Permainan Marraga/Akraga (Bugis). Permainan Massaung Manuk (Sulawesi Selatan). Massaung Manuq: Sabung Ayam dalam Tradisi Orang Melayu di Sulawesi Selatan. Permainan Makahi (Maluku).  Bersifat Kompetisi 1. 10. Kedua kategori permainan itu sendiri berdasarkan sifatnya dapat dikategorikan menjadi dua pula. 4. 1. 2. 7. 14. 13. Permainan Paka-paka (Maluku). 5. 11. 8. Permainan Abbatu Samba (Sulawesi Selatan). Permainan Rampuat Kakaran (Maluku). Permainan Akbombo-Bombo (Sulawesi Selatan). 12. 10. Permainan Layang-layang Bengkalis.  Bersifat Hiburan 1. Permainan Maggassing/Akagasing (Bugis). 12. Permainan Abbahi-bahi (Sulawesi Selatan). Berikut ini adalah berbagai bentuk permainan yang tiumbuh-kembangkan oleh masyarakat Melayu di Nusantara. Permainan Ali Oma (Riau). Permainan Gasing. Permainan Congkak. Permainan Carompang (Sulawesi Selatan). yaitu permainan kelompok dan individual. Permainan Tadu Lada (Maluku). 2. Permainan Galo-galo (Maluku). yaitu hiburan dan kompetisi. 3. Permainan Aklobang (Sulawesi Selatan). Permainan Tali Merdeka (Kuantan Singingi). 6. Kepulauan Riau). 3. 5. Permainan Madudutu Lese (Maluku). 15. 4. 11. Permainan Rakyat Individual. Maqgalaceng: Permainan Tradisional Melayu dari Sulawesi Selatan. 45 . Permainan Isutan Jarat (Kalimantan Selatan). 13. Permainan Ancong-Ancong (Maluku). Permainan Ingkling. Permainan Tuju Lubang (Bunguran. 8. 6.Permainan yang ditumbuh-kembangkan.

Permainan Kuda Kepang (Johor). Permainan Sepak Raga. Permainan Rbintin Vatuk (Maluku). Permainan Mallulok (Sulawesi Selatan). Maraga: Permainan Tradisional dari Sulawesi Selatan. Permainan Lu Lu Cina Buta (Riau). Permainan Kola-kola (Maluku).Kalimantan Selatan). Kalimantan Timur . 46 . Permainan Rakyat Kolektif.  Bersifat Kompetisi 1. 15. 12. 7. 16. Permainan Galah (Riau). Permainan Batewah (Kalimantan Selatan). 10. 18. Permainan Balogo (Banjar .  Bersifat Hiburan 1. 2. Permainan Besimbang (Riau). 6. 11. 3. Permainan Sife Siflyoi/Manut Selarmanat (Maluku). Tempong: Permainan Rakyat dari Kalimantan Barat. 4. 7. Karet Penci: Permainan Tradisional Melayu dari Bangka Belitung. 7. Permainan Guli. Permainan Makbenteng (Sulawesi Selatan). Permainan Akmemu-Memu (Sulawesi Selatan). 2. Tak Tek: Permainan Tradisional Melayu Bangka Belitung. Permainan Sum Lere Radu Bulan Nir Ouwe (Maluku). 4. Permainan Makkatto (Sulawesi Selatan). 17. 2. 8. Pindah Bintang: Permainan Tradisional Melayu Kalimantan Timur. 14. Permainan Gallak-Gallak (Sulawesi Selatan). Beluncur: Permainan Tradisional Melayu Bulungan. 6. 9. Permainan Kolek (Kepulauan Riau). Permainan Makah-Makah (Nanggroe Aceh Darussalam). Seni Lukis. 3. 13.14. Permainan Harimau dan Kancil (Kuantan Singingi). 15. 5. Permainan Canang (Riau). Permainan Tan Besi (Maluku). 5. 16.

1. 6. Seni Bela Diri. Silat yang terkenal antara lain adalah:     Silat Pangean. 4. warna. Pertunjukan Sastra Lisan Minangkabau. diekspresikan pada bidang datar (dua dimensi). Bakaba. silat parisai. Contohnya adalah silat pedang.Indonesia). Seni bela diri ditandai dengan adanya pencak silat. Nyanyi Panjang Orang Petalangan: Identitas atas Hutan Tanah Wilayat dalam Bentuk Sastra Lisan. adalah silat yang benar-benar digunakan untuk membela diri dalam menghadapi lawan. 2. 5. Beberapa jenis silat yang dibawa pendatang dan dapat berkembang di Riau antara lain adalah:    Kuntau. Kuntau (Kelantan . Berdasarkan penggunaannya. 3.Malaysia). dan silat sembah. yaitu silat yang digunakan dalam upacara-upacara. Silat ini umumnya terlihat indah. Silat ini dipelajari dengan persyaratan tertentu dan dibagi dalam beberapa tingkatan. seperti bentuk. Silat Lintau. Silat Bayang Buayo (Sumatera Barat . Silambam (Malaysia). bidang atau garis. Di daerah Riau terdapat beberapa jenis silat. 8. Silat Tuo. 2. Silat Kampar. 1. 9. Silat Kumango (Sumatera Barat .Indonesia). silat ini dibagi menjadi:   Silat Permainan. yang dipelajari secara turun temurun menurut tata cara tertentu. Seni Pertunjukan Lain. Mammencaq: Seni Beladiri Melayu dari Sulawesi Selatan. Silat sebenar silat. dan sebagainya.Seni Lukis adalah salah satu dari cabang kesenian Melayu yang berbentuk visual. Silat Cekak (Malaysia). Silat Cekak. Silat Tumbuk. dan merupakan hasil dari pengolahan berbagai unsur seni. 47 .

Hikayat Hikayat adalah salah satu bentuk sastra prosa yang berisikan tentang kisah. Provinsi Sulawesi Tengah. Kain Sasirangan (Kerajinan Tradisional Kalimantan Selatan). Seni Kerajinan. Kain Ulos. kewajiban raja. Dinamakan Gurindam Dua Belas oleh karena berisi 12 pasal. cerita. Dokumen pertama yang ditulis dalam bahasa Melayu klasik adalah sepucuk surat dari raja Ternate. budi pekerti dan hidup bermasyarakat. yang merupakan satu kesatuan yang utuh. Kain Tradisional Lampung 11. Bentuk Sastra Melayu Gurindam Gurindam adalah satu bentuk puisi Melayu lama yang terdiri dari dua baris kalimat dengan irama akhir yang sama. Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang 48 . Kain Tapis. antara lain tentang ibadah. kewajiban anak terhadap orang tua. Kain Kulit Kayu. 10. Baris pertama berisikan semacam soal. Kerajinan Khas Masyarakat Donggala. masalah atau perjanjian dan baris kedua berisikan jawabannya atau akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama tadi. Pertunjukan Lamut Kabupaten Indragiri Hilir. Sultan Abu Hayat kepada raja João III di Portugal dan bertarikhkan tahun 1521Masehi. Gurindam Lama contoh : Pabila banyak mencela orang Itulah tanda dirinya kurang Dengan ibu hendaknya hormat Supaya badan dapat selamat Gurindam Dua Belas Kumpulan gurindam yang dikarang oleh Raja Ali Haji dari Kepulauan Riau. 3. Sastra Melayu Klasik Sastra Melayu Klasik bermula pada abad ke-16 Masehi. Semenjak itu sampai sekarang gaya bahasanya tidak banyak berubah. tugas orang tua kepada anak. 1. dongeng maupun sejarah. Kerajinan Tradisional Batak Provinsi Sumatra Utara. 2. 4.3.

2 baris terakhir yang mengandung maksud). Biasanya ditulis empat baris memakai bentuk pantun atau syair. Salah satu hikayat yang populer di Riau adalah Yong Dolah. keempat baris tersebut mengandung arti atau maksud penyair (pada pantun. Baris pertama merupakan sampiran dan baris kedua adalah isi. kesaktian serta mukjizat tokoh utama. Biasanya terdiri dari 4 baris. dua baris terakhir merupakan isi. 8-12 suku kata. Memiliki pola sajak lurus (a-a). yang umumnya tentang alam (flora dan fauna). Syair berasal dari Arab. a-a-b-b. Contoh Sudah gaharu cendana pula Sudah tahu masih bertanya pula Pantun Pantun merupakan sejenis puisi yang terdiri atas 4 baris bersajak a-b-a-b. berisikan pepetah maupun perumpamaan yang mengandung senda gurau. 49 . berirama aaaa. a-b-b-a. Karmina Karmina atau dikenal dengan nama pantun kilat adalah pantun yang terdiri dari dua baris. kadang-kadang dapat juga ditemui seloka yang ditulis lebih dari empat baris. 1 baris terdiri dari 4-5 kata. Dua baris pertama merupakan sampiran. sindiran bahkan ejekan. yang merupakan tujuan dari pantun tersebut.lengkap dengan keanehan. contoh seloka lebih dari 4 baris: Baik budi emak si Randang Dagang lalu ditanakkan Tiada berkayu rumah diruntuhkan Anak pulang kelaparan Anak dipangku diletakkan Kera dihutan disusui Syair Syair adalah puisi atau karangan dalam bentuk terikat yang mementingkan irama sajak. Contoh Pantun Kayu cendana diatas batu Sudah diikat dibawa pulang Adat dunia memang begitu Benda yang buruk memang terbuang Seloka Seloka merupakan bentuk puisi Melayu Klasik. Biasanya digunakan untuk menyampaikan sindiran ataupun ungkapan secara langsung.

Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Barat. Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Utara. 10. 11. 20. Arsitektur Melayu Tradisional di Riau. Arsitektur Melayu Tradisional di Nusa Tenggara Barat (NTB). 12. Arsitektur Melayu Tradisional di Maluku. 13. 14. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Tengah. 5. rumah merupakan bangunan utuh yang dapat dijadikan tempat kediaman keluarga. 18. Berirama abc-abc. 17. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Selatan. tempat beradat berketurunan. Arsitektur Melayu Tradisional di Lampung. Arsitektur Melayu Tradisional di Kepulauan Riau. Arsitektur Melayu Tradisional di Kepulauan Bangka Belitung. 9. tempat bermusyawarah. abcdeabcde. Arsitektur Melayu Tradisional di Aceh. Arsitektur Melayu Tradisional di Bengkulu. 2. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Utara. Contoh Talibun : Kalau anak pergi ke pekan Yu beli belanak beli Ikan panjang beli dahulu Kalau anak pergi berjalan Ibu cari sanakpun cari Induk semang cari dahulu  Arsitektur Melayu Arsitektur Melayu Tradisional di Indonesia 1. dan seterusnya. 15. Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Timur. 6. 4. 8. 50 . Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Selatan. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Tenggara. abcd-abcd. Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Barat. Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Selatan. Dalam masyarakat Melayu tradisional. 16.Talibun Talibun adalah sejenis puisi lama seperti pantun karena mempunyai sampiran dan isi. 19. Arsitektur Melayu Tradisional di Nusa Tenggara Timur (NTT). 7. Arsitektur Melayu Tradisional di Jambi. tetapi lebih dari 4 baris ( mulai dari 6 baris hingga 20 baris). 3.

Simbol-simbol itu biasa diiringi dengan ornamen yang khas dan memiliki makna tertentu pula. Hal ihwal dan detail tentang rumah Melayu cukup terangkum dalam buku ini. rumah Melayu juga selalu berbentuk panggung atau rumah berkolong. Bisa dikatakan. Penamaan itu disesuikan dengan fungsi dari setiap bangunan. yang melambangkan bahwa pada awal dan akhir hidup manusia akan kembali kepada penciptanya. dinding. Ciri lain dari rumah berbudaya melayu adalah konstruksinya yang berupa rumah panggung dan bahan kayu. Sulitnya transportasi untuk mencapai pulau-pulau kecil di wilayah Kepulauan Riau membuat beberapa orang membangun rumahnya menggunakan bahan yang berasal dari pulau tersebut. karena masih ada hutan.tempat berlindung bagi siapa saja yang memerlukan. rumah Melayu tradisional umumya berukuran besar. dan lain sebagainya. Misalnya atap lontik. kamar dara yang terletak di atas loteng atau para-para dengan jalan masuk dan keluarnya dari ruang tengah. pintu. dengan menghadap ke arah matahari terbit. Misalnya. Secara umum. masyarakat melayu memilliki kebanggan dengan adanya bentuk yang di latar belakangi oleh tampilan ‗rumah belah bubung‘. jenis rumah Melayu meliputi rumah kediaman. Selain berukuran besar. rumah balai. kemudian dibawahnya beratap dengan sudut kemiringan landai. Tampilan rumah ini mencirikan bentuk atap di mana pada lisplank yang mencapai bubungan menjadi terbelah dan membentuk hiasan huruf ‗V‘. Dalam bidang arsitektur. tangga. jendela. tiang. maka penggunaan bahan kayu banyak dipilih sebagai material bangunan rumah. Demikian pula dengan atap bangunan yang akan menyulitkan pemilik rumah jika harus menyediakan bahan berupa genteng. Dan. terdapat pula beberapa macam arsitektur untuk setiap bagian rumah yang memiliki arti tersendiri. Oleh sebab itu. biasanya bertiang enam.38). tiang enam berserambi dan tiang dua belas atau rumah serambi. atap. Sementara lekukan pada pertengahan perabungnya melambangkan ‗lembah kehidupan‗ yang terkadang penuh dengan berbagai macam cobaan (h. dan ada kalanya juga dihiasi dengan kaligrafi Arab.80). Yang paling menarik dari arsitektur rumah Melayu ialah simbol-simbol yang terdapat pada bagian-bagian rumah. dimaksudkan untuk menjaga keselamatan dan mengontrol perilaku si anak dara. hampir seluruh elemen yang ada dalam rumah Melayu mengandung nilai budaya. karena sifat. lisplank utama ini memiliki sudut kemiringan atap yang curam. Atap lontik ini berciri kedua perabungnya melentik ke atas. rumah ibadah dan rumah penyimpanan. sikap dan perilaku anak dara tersebut berkaitan dengan kehormatan serta harga diri keluarga (h. maka pemilihan bahan atap menggunakan 51 . Hal ini sangat penting dilakukan.

Bentuk yang khas dari ‗rumah belah bubung‘ tidak hanya digunakan untuk rumah tinggal saja. orang-orang terhormat. tetangga dekat. Ruang dapur dipergunakan untuk memasak dan menyimpan barang-barang keperluan dapur. Tipologi rumah tradisional Melayu adalah rumah panggung atau berkolong. Dengan demikian sebagian besar rumah penduduk juga berdiri dekat dengan pantai. Ruangan serambi tengah atau ruang induk berfungsi sebagai tempat menerima tamu agung. Tinggi rumah induk bagian atas sekitar tiga atau tiga setengah meter. yaitu Rumah Tiang Enam. pelabuhan laut dan sebagainya. Ruang selang samping berfungsi sebagai tempat meletakkan barang yang tidak dibawa ke dalam ruang serambi belakang. Kebesaran Kerajaan Malaka pada masa lampau masih berbekas kuat pada masyarakat Kepulauan Riau dengan kebanggannya sebagai bangsa Melayu. Bahkan beberapa gapura masuk permukiman juga ada yang menggunakan bentuk tersebut. Karena masyarakat kepulauan riau tinggal di pulau-pulau kecil. atau Rumah Serambi. Kebanggaan tersebut tampak dalam pola kehidupan. yang tidak dibawa ke dalam ruangan. Karena susunan papan lantainya jarang. dan yang dituakan. Suasana di dalam ruangan sejuk dan segar karena banyak memiliki jendela serta lubang angin (ventilasi). adat dan budaya yang bernafaskan melayu. Ruangan kolong rumah biasanya digunakan sebagai tempat bekerja sehari-hari dan menyimpan alat-alat rumah.rangkaian daun kelapa. bahkan banyak pula yang berdirinya tepat di atas laut. namun juga untuk bangunan umum seperti gedung pertemuan. Selebihnya pemilik rumah akan merehabilitasi rumah dengan atap rangkaian daun kelapa yang baru. maka matapencaharian terbesarnya adalah nelayan. termasuk juga arsitekturnya. Rumah Tiang Enam Berserambi. maka sampah dapat langsung dibuang ke tanah. 52 . Setiap ruangan pada rumah Melayu memiliki nama dan fungsi tertentu. rumah tradisional Melayu pada umumnya terdiri atas tiga jenis. dan Rumah Tiang Dua Belas. Hal ini sesuai dengan iklim setempat serta kebiasaan yang sudah turun temurun. Tempat ini merupakan jalan masuk bagi tamu perempuan. Atap dengan rangkaian daun kelapa ini akan tahan dipakai untuk banguunan permanen selama lima tahun. Kepulauan Riau adalah sebuah propinsi di Indonesia yang terbentang dari daratan di sebelah Timur Sumatra Barat sampai pada pulau-pulau kecil di Selat malaka dan Laut Natuna. Ruang serambi depan berfungsi sebagai tempat menerima tamu pria. dan yang sangat dihormati. dan memiliki tiang-tiang tinggi. Selang depan berfungsi sebagai tempat meletakkan barang-barang tamu. Tinggi tiang penyangga rumah sekitar dua sampai dua setengah meter. Rumah Tiang Dua Belas atau Rumah Serambi merupakan rumah besar dengan tiang induk sebanyak dua belas buah. KARAKTERISTIK RUMAH MELAYU Ditinjau dari tipologi dan fungsi ruang.

Ukuran rumah tidak ditentukan. rumah kediaman wajib dijaga dan dipelihara dengan sebaik-baiknya agar lebih memberi kenyamanan dan kebahagiaan bagi penghuninya. penduduk asal Melayu dan Orang Asli di Semenanjung Tanah Melayu dan Sumatera serta kaum Bumiputra/Pribumi lain di Borneo dan bagian lain di alam Melayu telah mempunyai sistem perumahan yang canggih.50—2. Kolong rumah sering digunakan untuk tempat bertukang membuat perahu atau pekerjaan lain. rumah kediaman lazim disebut rumah tempat tinggal atau rumah tempat diam. singkatan dari Perabung. Penamaan lain adalah berdasarkan pada posisi rumah terhadap jalan raya. lama sebelum kedatangan pengaruh luar dan telunjuk moden. yaitu seperti kelenteng maupun rumah limas yang mereka sebut sebagai rumah Eropa. Rumah didirikan di atas tiang yang tingginya antara 1. rumah kediaman dinamakan Rumah Bubung Melayu atau Rumah Belah Rabung atau Rumah Rabung. Dari antara jenisnya. Karena bentuk atapnya terbelah oleh bubungannya. Berdasarkan bentuk atapnya. terutama Cina dan Belanda. disebut Rumah Perabung. Besar kecilnya bangunan bergantung kepada kemampuan pemiliknya. disebut Rumah Perabung Melintang. Rumah yang dibuat dengan perabung atap sejajar dengan jalan raya di mana rumah itu terletak. Sebutan lain yang diberikan untuk rumah adalah berdasarkan pada bentuk kecuraman dan variasi atap.40 Meter. Pada rumah yang didirikan di daerah tepi sungai atau pantai. Sedangkan nama Rumah Belah Rabung diberikan oleh orang Melayu.Sedangkan WC dan kandang ternak (kambing atau ayam) letaknya agak di belakang rumah. Manakala orang Melayu dan Orang Asli di Semenanjung. Sebetulnya. cantik dan serasi dengan gaya hidup dan alam sekitar. sesetengah suku-kaum di Borneo lebih gemar kepada konsep ‗rumah panjang‘ yang memuatkan seluruh kampung! Yakni setiap keluarga menghuni satu bahagian seperti ‗apartment‘ yang dideretkan 53 . Penyebutan ini untuk membedakan dengan bentuk atap yang tidak memakai perabung seperti bangunan pondok ladang atau gubuk yang disebut Pondok Pisang Sesikat. karena berbeda dengan bentuk rumah mereka. Jika atapnya agak mendatar disebut rumah Lipat Kajang. dan bila atapnya diberi tambahan di bagian bawah (kaki atap) dengan atap lain maka disebut rumah Atap Layar atau Rumah Ampar Labu. Sumatera dan pulau-pulau lain biasanya membina rumah sesebuah (ala banglo) yang didiami oleh sekeluarga besar. yaitu rumah yang khusus untuk tempat kediaman keluarga. Sedangkan bila perabung rumah tegak lurus terhadap jalan raya di mana umah itu menghadap. tiang dibuat tinggi supaya rumah tidak terendam air pasang. Di samping sebagai tempat menyimpan sebagian alat pertanian dan alat nelayan. Rumah dengan atap curam disebut rumah Lipat Pandan. Nama Rumah Rabung berasal dari kata Rabung. Nama Rumah Bubung Melayu diberikan oleh para pendatang bangsa asing. Di dalam kehidupan seharihari. Orang tua-tua menyebut dengan nama Belah Krol yaitu rambut yang disisir terbelah dua.

Ciri-ciri pintar ini termasuklah penyejukan atau pengudaraan semulajadi (natural ventilation). ataupun ‗selasar‘ di setengah tempat di Pantai Timur. Selain itu. Selain itu. Pelbagai kelebihan muncul dari ‗keterapungan‘ ini. tepi-tepi dan bawah). 54 . ruang kosong di bawah rumah (juga disebut ‗polong‘) menjadi tempat yang sesuai untuk menyimpan segala macam barang perkakas. juga buluh dan rotan hinggalah kepada daun-daun pelepah. yang dipindahkan dari negeri Kedah ke Kuala Lumpur. Ini dipanggil ‗serambi‘. rumah adat Melayu boleh dikatakan amat canggih dan memuatkan ciri-ciri bistari. Jika rumah perlu dibesarkan. struktur ‗Rumah Tengah‘ pula boleh ditambah di antara Rumah Ibu dan Rumah Dapur. Kerangka atau struktur rumah pula menggunakan sistem tebuk-tembus dan pasak yang tidak memerlukan paku. Ia menjadi tempat pengantara di antara luar dan dalam rumah untuk duduk bekerja. Pengasingan ini juga pintar – kebakaran selalunya terjadi dari api masakan. Ianya berbumbung tapi selalunya tak berdinding. sehingga ianya boleh diangkat melalui ‗gotong-royong‘ orangramai dan dialih tempat. serta terangkat dari aras banjir. lebih mudah mengawal sebahagian tertentu seperti Rumah Dapur saja dan mengurangkan bahaya Rumah Ibu juga dijilat api dengan cepat. keselamatan dan keamanan (safety and security) serta ‗kepersendirian‘ (privacy). yakni tidak mengganggu keluarga. cara binaan tanpa paku juga membuatkan rumah lebih anjal (flexible). ada juga elemen bukan struktur seperti isian dinding yang memakai paku. dengan anjung terbuka di hadapan (dipanggil ‗ruai‘ di Sarawak) yang menyambungkan semua unit menjadi sebuah bangunan panjang. namun diakui bahawa bagi rumah kayu yang lebih baru. peneduhan (shading). beristirehat atau menerima tetamu yang tak perlu masuk ke dalam Rumah Ibu. maka jika dapur terbakar. cuma berpagar susur (railings). Maka rumah itu boleh juga ‗ditanggal-buka‘ dan di pasang semula di tempat lain. yakni pelbagai jenis kayu-kayan. Walaupun rumah yang benar-benar tradisional tidak menggunakan sebatang paku pun. persis yang dibuat oleh Badan Warisan Malaysia untuk Rumah Penghulu Abu Seman. Selain itu. Rumah juga lebih sejuk akibat pengudaraan pada semua bahagian (dari atas.sebelah-menyebelah. lagi kena dengan gaya hidup selesa mengikut adat dan alam. selalunya di depan rumah mesti ada bahagian lantai yang lebih rendah dari aras Rumah Ibu. Yakni pembinaan rumah papan Melayu sebenarnya ialah suatu sistem pasang-siap. Bahan binaan yang digunakan diambil dari sumber alam yang boleh diperbaharui. sementara bahagian kedua ialah ‗Rumah Dapur‘. Dari sudut rekabentuk juga. termasuklah mengelakkan dari mudah masuknya binatang liar. Rumah Melayu juga selalunya terbahagi dua bahagian: yang utama dipanggil ‗Rumah Ibu‘ (sempena menghormati peranan ibu sebagai pengelola rumah dan penyeri keluarga). Contohnya sifat paling ketara pada rumah tradisi Melayu ialah ianya didirikan atas tiang.

Bumbung panjang ialah jenis yang lebih mudah. Sulawesi.Di belakang rumah pula ada ‗pelantar‘ yang menjadi tempat kerja basah atau basuhan. Bumbung rumah Melayu sentiasa jenis condong untuk kesesuaian cuaca hujan panas tropika (tiada bumbung rata atau leper). ‗Bumbung lima‘ ialah jenis yang ada lima perabung (atau juga empat perabung bagai piramid untuk struktur ringkas seperti pondok wakaf). Dengan adanya berbagai keping ukiran berlubang di dinding bukan saja sebagai perhiasan. guna untuk masuk angin dan cahaya. Bahan penutup bumbung tradisi. kadangkala dipanggil ‗loteng‘ atau ‗lenting‘). hatta membuat rumah yang sedia terangkat atas tiang itu menjadi rumah tiga tingkat. Lebih canggih lagi. yakni anyaman pelepah daun seperti nipah ataupun bumbung genting tanah liat seperti yang dipanggil genting ‗Senggora‘ di Pantai Timur Semenanjung Melayu. dan ada dua kategori utama: gaya ‗bumbung panjang‘ (atap pelana) dan keduanya ‗bumbung lima‘ atau ‗limas‘ (atap perisai). Bumbung rumah tradisi juga pasti ada unjuran (emper/overhangs) untuk teduh dari panas dan hujan lebat. Sesetengah rumah pula ada bilik di dalam rongga bumbung (iaitu seperti ‗attic‘. Borneo dan Tanah Bugis. termasuk jenis tingkap sependiri seperti ‗French window‘. 55 . dengan struktur tanpa sebarang paku pun. tapi menyebabkan rumah lebih berbahang dan bising pula semasa hujan. yakni hanya satu perabung membentuk bukaan segitiga di kedua-dua hujung yang membenarkan pemasangan penutup tebar layar. tapi juga bagi menggalakkan udara dan cahaya masuk menceriakan rumah. Malangnya sekarang ini kepingan zink lebih disukai-ramai kerana ianya murah dan senang dipasang. dan mungkin mula digunakan semasa Kesultanan Johor-Riau). yakni sama juga seperti konsep ‗ruang kerja‘ atau ‗work area‘ bagi apartmen dan rumah moden. juga memainkan peranan menyejukkan rumah. dan banyak yang amat halus pengukirannya. Malaysia selain juga di Sumatera. Malahan telah ada istana kayu lama yang dibina setinggi lima atau enam tingkat. Rumah tradisi yang memang terangkat atas tiang bagi menambah pengudaraan itu juga ada pelbagai gaya tingkap. Satu contoh indah ialah Istana Seri Menanti di Negeri Sembilan. Dua-dua jenis bumbung ini boleh melahirkan apa jua kombinasi bentuk bumbung yang boleh difikirkan. Ukiran-ukiran pada rumah Melayu berunsur corak geometrik atau tumbuhan (tiada corak fauna hidupan kerana larangan agama). dan ada tempat yang mempunyai corak bumbung tersendiri seperti bumbung rumah Minangkabau Negeri Sembilan (yakni sejenis bezaan ‗bumbung panjang‘). ‗bumbung lima‘ ini ditambah struktur segitiga di atasnya lalu dipanggil ‗limas‘ (dari ‗lima emas‘ karena suatu masa dulu hanya rumah orang berada atau pembesar yang berbumbung limas. Sepanjang tepian hujung bumbung pula selalu dipasang cucur atap atau 'papan cantik' berukir.

Untuk memasang atap dipergunakan tali rotan. Sedangkan untuk memasang perabung dipergunakan pasak yang terbuat dari nibung. Kebanyakan arsitek/jurubina tempatan. Pekerjaan memasang atap disebut dengan Menyangit. Dilihat dari bentuknya. Pada bagian belakang dapur bubungan atap dibuat lebih tinggi. Hal ini tampak pada lisplang tutup angin yang memiliki ragam hias Ricih Wajit. Pada ujung rabung yang terjungkit diberi sekeping papan bertebuk sebagai hiasan. Pada kedua ujung perabung rumah induk dibuat agak terjungkit ke atas. Sesudah beberapa waktu dibelah dan diambil isinya. Bagian ini disebut Gajah Minum atau Gajah Menyusu. Tetapi pada perkembangannya sering dipergunakan atap seng. Maka warisan rumah papan ini akan pupus tanpa adanya pembinaan rumah asli baru. Pada bengkawan tersebut atap diletakkan. Isi perut rotan atau bambu dipakai sebagai penjalin atau disebut liet. Selanjutnya pada bagian bawah. papan penutup rabung ini dibuat semacam lisplang berukir. kulit bambu atau kulit pelepah rumbia. Atap Mata Ketam lebih rapat. Pada pertemuan atap dibuat talang yang berguna untuk menampung air hujan. Sedangkan ilmu senibina lama masih mampu dikaji untuk memberi penyelesaian atau dimajukan lagi buat kesesuaian hidup gayakini. lebih lagi jika ilmu senibinanya juga hilang dari kalangan orang Melayu. memanjang menurun sampai ke bagian yang sejajar dengan tutup tiang. 56 . dalam menimba dan mengejar senibina ala Barat.Malangnya. Ukiran pada papan pamelas ini ada yang selapis dan ada pula yang dua lapis. Bubungan Perak d). Atap dari daun nipah atau rumbia dibuat dengan cara menjalinnya pada sebatang kayu yang disebut bengkawan. bubungan rumah Melayu dapat dibedakan menjadi a). yang juga berfungsi sebagai penutup ujung kayu perabung. Bubungan Panjang Sederhana b). Sedangkan jika terdiri atas dua lapis disebut Mata Ketam. Dalam bahasa Melayu papan lisplang berukir ini disebut Pamelas. dijalin dengan rotan. ATAP DAN BUBUNGAN Bahan utama atap adalah daun nipah dan daun rumbia. tidak mengendahkan lagi ilmu binaan tradisi. Ada kalanya terdapat bubungan panjang kembar. Jika atap dibuat dari satu lapis daun saja maka disebut Kelarai. menambah seni kecantikan arsitektur rumah Melayu. Untuk membuat liet bambu atau rotan dilayuh dengan api. Rumah Melayu asli memiliki bubungan panjang sederhana dan tinggi. Biasanya dibuat dari nibung atau bambu. berjungkit. dibuat seperti helai-helai rotan yang lazim dipakai sebagai anyaman. Bubungan Lima c). Dengan demikian bentuk pamelas ini melengkung mengikuti bentuk rangka atapnya. Kemudian direndam ke dalam air. lebih tebal dan lebih tahan dari atap Kelarai. bangunan sehebat manapun dari bahan organik seperti kayu tidak tahan jika tidak disenggara rapi. BAGIAN-BAGIAN RUMAH MELAYU 1. Dan pada bagian bawah bubungan atapnya melengkung.

merupakan tiang pokok rumah tersebut. disebut Tiang Penghulu. TIANG Bangunan tradisional Melayu adalah bangunan bertiang. Sifat lurus itu haruslah dijunjung tinggi di atas kepala dan menjadi pakaian hidup. Masing-masing baris 4 buah tiang. Tiang Tongkat biasanya hanya sampai ke rasuk atau gelegar. Adapun Teban Layar biasa pula disebut Singap. Pada bagian yang menjorok keluar diberi lantai yang disebut Teban Layar atau Lantai Alang Buang atau disebut juga Undan-undan. maka tiang-tiang itu ditambah dengan tiang yang berukuran lebih kecil. termasuk tiang seri. Hiasan yang terdapat pada perabung rumah adalah hiasan yang terletak di sepanjang perabung. Bahan untuk Tiang Seri haruslah kayu pilihan. Bubungan Gajah Minum. Untuk menjaga supaya rumah tidak miring. Sedangkan tiang yang terletak di antara tiang seri pada bagian depan rumah. tiang-tiang itu didirikan dalam enam baris. Lazimnya hanya dipergunakan pada perabung istana. Bila di daerah itu kayu sukar dicari. Jika keadaan tanah tempat rumah itu didirikan lembek atau rumah itu terletak di pinggir. Biasanya teras kayu Kulim. Tiang dapat berbentuk bulat atau bersegi. Naling. Sanding Tiang adalah sudut segi-segi tiang. Hiasan ini amat jarang dipergunakan. disebut Kuda Berlari. 2. Sanding Tiang yang bersegi diketam dengan ketam khusus yang disebut Kumai. PERABUNG DAN TEBAN LAYAR Perabung memiliki bentuk lurus. Di antara tiang-tiang itu terdapat tiang utama. Bubungan Panjang Berjungkit g).Bubungan Kombinasi e). Pada rumah bertiang 24. maka 57 . 3. Bidai lazimnya dibuat dalam tiga bentuk. Balai Kerajaan dan balai penguasa tertinggi wilayah tertentu. Sebagai lambang lurusnya hati orang Melayu. dipasang tiang pembantu sebagai penopang ke dinding atau ke tiang lainnya. Sedangkan tiang untuk bagian bangunan lainnya tidaklah ditentukan jumlahnya. Setiap nama itu mempunyai lambang tertentu. bidai dua (bidai dua tingkat) dan bidai tiga (bidai tiga tingkat). yakni bidai satu (bidai rata). Tiang ini tidak boleh bersambung. Bubungan Limas f). Bagian ini biasanya dibuat bertingkat dan diberi hiasan yang sekaligus berfungsi sebagai ventilasi. Jumlah tiang rumah induk paling banyak 24 buah. Tiang Seri adalah tiang-tiang yang terdapat pada keempat sudut rumah induk. yang disebut Tiang Tua dan Tiang Seri. Resak dan Tembesu. Tiang-tiang lainnya mempergunakan kayu keras dan tahan lama. Ebek atau Bidai. Tiang ini disebut Sulai. harus utuh dari tanah sampai ke tutup tiang. Tiang tambahan itu disebut Tiang Tongkat. Untuk Tiang Tongkat atau Sulai cukup mempergunakan kayu biasa.

Ukuran pintu umumnya lebar antara 60 sampai 100 Cm. Tetapi Nibung tidak dapat dipergunakan untuk Tiang Seri atau tiang-tiang lainnya. yakni kursi goyang. maka dibuat pintu khusus yang disebut pintu malim atau pintu curi. 4. bahwa ruangan tengah dipergunakan untuk menerima tamu yang terdiri dari orang tua-tua. Untuk menghindarkan hal yang dilarang tersebut. Biasanya bagian bawah pintu ini diberi pagar pengaman berupa kisi-kisi bubut atau papan tebuk. Termasuk kaitannya dengan alam lingkungan dan arah mata angin. tempat orang tua duduk berangin-angin. Di samping itu ada pula pintu yang dibuat khusus disebut Pintu Bulak. Pintu berbentuk persegi empat panjang. atau kerabat terdekat yang dihormati. atau pemilik rumah lalu lalang di depan tamu untuk mengambil sesuatu dari biliknya. Tetapi bagi yang kurang mampu. melainkan hanya tiang seri atau beberapa tiang lainnya. Sedangkan pintu di bagian belakang disebut pintu dapur atau pintu belakang. Pada mulanya pintu tidak memakai engsel. Bentuk tiang secara tradisional. tinggi 1. Semakin besar rumahnya. tidak seluruh tiang persegi. Amatlah tabu kalau anak-anak. Untuk pemilik rumah yang mampu. Ukuran ini bergantung kepada besar atau kecilnya rumah. Ukuran maksimum dan minumum sebuah tiang tidak ditentukan. terutama anak gadis. besar pula tiang-tiangnya. pintu yang menghubungkan bilik dengan bilik disebut pintu malim atau pintu curi. atau bahkan semuanya bulat.50 sampai 2 Meter. Untuk 58 .Nibung (kayu dari pohon kelapa) dipergunakan sebagai Tiang Tongkat atau Sulai. Tiang yang kelihatan di bagian dalam rumah selalu diberi hiasan berupa ukiran. Di situ diletakkan kursi malas. yaitu pintu yang tidak memiliki tangga keluar. Apalagi bila di ruangan tersebut sedang ada tamu. Sudah menjadi adat. seluruh tiangnya dibuat persegi. dan dibuat terutama untuk menjaga supaya jika penghuni rumah memiliki keperluan dari satu bilik ke bilik lainnya tidak melewati ruangan tengah. Pada prinsipnya pintu ini sama seperti jendela. Pintu yang ada di ruangan tengah pada rumah yang berbilik. Pintu masuk di bagian muka rumah disebut pintu muka. mengandung lambang yang dikaitkan dengan agama dan kepercayaan yang dianut masyarakat. Lambang-lambang itu kemudian dijalin dengan makna tertentu yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Di situ pulalah orang tua-tua duduk sambil membaca kitab dan minum kahwa (kopi). PINTU Pintu disebut juga Lawang. hanya ukurannya yang berbeda. Dari tempat orang tua-tua itu memperhatikan anak-anak bermain di halaman. Pintu ini khusus untuk keluarga perempuan terdekat atau untuk anak gadis.

Ketinggian letak jendela di dalam sebuah rumah tidak selalu sama. Jendela dibuat dari papan dan digantung dengan engsel pada kosen. Jendela dibuka keluar. Hiasan pada jendela dan pagar selasar disebut juga Kisi-kisi atau Jerajak. Jendela mengandung makna tertentu pula. TANGGA 59 . Perbedaan ketinggian ini adakalanya disebabkan oleh perbedaan ketinggian lantai. Belah pintu adalah sebatang Broti yang dipalangkan pada kedua Jenang atau kosen pintu. Pintu dikunci memakai belah pintu atau Pengkelang (palang pintu dari sebelah dalam).Cm. selalu menerima tamu dengan ikhlas dan terbuka. Pada kosen ini dipasang kisi-kisi atau Telai yang tingginya 80—9. Tetapi mempergunakan Putting. Tingkap ini merupakan jendela anak dara yang lazimnya berada di ruangan atas (para). Di atas pintu kebanyakan dibuat tebukan yang indah bentuknya menunjukkan ketinggian martabat di empunya rumah. Kunci dibuat dari kayu yang disebut Pengkelang. dan biasanya diberi ukiran. ada yang berdaun satu dan kebanyakan berdaun dua. melambangkan bahwa pemilik bangunan adalah orang baik-baik dan patut-patut dan tahu adat tradisinya. Bila pipih disebut Papan Tebuk. Kalau bentuknya bulat disebut Pinang-pinang atau Larik. 5. Pintu sebaiknya terletak di kiri rumah atau dekat ke bagian kiri rumah. Kuncinya juga dibuat dari kayu yang disebut Pengkelang. 6. Daun jendela dapat terdiri atas dua atau satu lembar daun jendela. di jendela dipasang jerajak panjang yang disebut Kisi-kisi atau Jerajak yang terbuat dari kayu segi empat atau Bubutan (Larik). Pintu masuk ke rumah harus mengarah ke jalan umum. Kalau jendela itu tidak memakai jerajak. Sebagai pengaman. JENDELA Jendela lazim disebut Tingkap atau Pelinguk. Umumnya jendela tengah di rumah induk lebih tinggi dari jendela lainnya.membuka dan menutup pintu dipergunakan semacam Putting yang ditanamkan ke bendul atau balok sebelah bawah dan balok sebelah atas pintu. Tingkap yang terletak pada bubungan dapur disebut Angkap. Tetapi ukurannya lebih kecil dan lebih rendah. Hiasan ini melambangkan bahwa pemilik bangunan adalah orang yang tahu adat dan tahu diri. biasa pula diberi panel di sebelah bawahnya. jendela pun pada awalnya tidak memakai engsel. Bentuknya sama seperti bentuk pintu. Tingkap pada singap disebut tingkap bertongkat. Sedangkan letak yang rendah melambangkan pemilik bangunan adalah orang yang ramah tamah. Pintu dapat terdiri atas satu atau dua daun pintu. yang tingginya antara 30 sampai 40 Cm. Ada pula yang berkaitan dengan adat istiadat. Jendela yang sengaja dibuat setinggi orang dewasa berdiri dari lantai. Sama seperti pintu.

Tangga naik ke rumah pada umumnya menghadap ke jalan umum. Dalam bangunan tradisional Melayu. Tangga depan selalu berada di bawah atap dan terletak pada pintu serambi muka atau selang muka. Sedangkan di ruangan Dapur. Anak tangganya diikat dengan rotan ke induk tangga. maka disebut Pahatan Tebuk atau Tangga Bercekam. tetapi dijalin dengan rotan dan lebarnya antara 5 sampai 10 Cm. Kepala tiang tangga selalu diberi ukiran yang disebut Kumaian. Lantai biasanya dibuat dari papan kayu meranti. Tetapi kalau pipih dipahatkan (Purus) ke dalam tiang tangga. hanya menurut kebiasan yakni sekitar satu hasta. Jika anak tangga menembus tiang tangga. demikian pula pada sisi tiang tangga. anak bersusun tingkat bertingkat. Tetapi bergantung kepada tinggi atau rendahnya rumah tersebut. terdapat dua jenis tangga. Lazimnya tangga yang mengandung lambing tertentu hanya tangga muka bangunan. Dan selalu diberi hiasan berupa Kisi-kisi Larik (Bubut) atau Papan Tebuk (Papan Tembus). di beberapa tempat disusun jarang atau agak jarang. cara mengikat tali tangga dan bagian-bagian induk tangga mengandung makna tertentu. di mana ujungnya dibatasi oleh bendul. Semakin tinggi rumah itu. Susunan lantai sejajar dengan rasuk dan melintang di atas gelagar. untuk merawat lantai dipergunakan minyak kayu yang disebut Minyak Kuing. Cara merapatkan papan atau bilah lantai dalam sebuah rumah tidak selalu sama. kepala bersandar ke jenang pintu. Kaki tangga terhunjam ke dalam tanah atau diberi alas dengan benda keras. 60 . Selain dirapatkan dengan cara Pian. Tiang tangga berbentuk segi empat atau bulat. Tangga picak adalah tangga pipih yang terbuat dari papan tebal. atau di tempat yang selalu kena air. seperti dapur. Anak tangga kebanyakan berjumlah ganjil. bilangan genap kurang baik artinya. Bahkan diberi lidah yang disebut Pian. Sedangkan jarak antara anak tangga-anak tangga itu tidak pula ditentukan. Sebab menurut kepercayaan. Jumlah anak tangga tidak ditentukan. Di sebelah kiri dan kanan tangga ada kalanya diberi tangan tangga yang dipasang sejajar dengan tiang tangga. yakni tangga bulat dan tangga picak tangga bulat yakni tangga dari kayu bulat. Susunan anak tangga. Lantai nibung ini tidak dipaku. medang atau punak atau anak-anak kayu yang disebut Anak Laras. Lantai di rumah induk selalu disusun rapat. Tangga inilah yang disebut leher berpangkak pada bendul. LANTAI Lantai rumah induk umumnya diketam rapi dengan ukuran lebar antara 20 sampai 30 Cm. Tangga penghubung setiap ruangan terdiri atas satu atau tiga buah anak tangga. tempat pusaka melangkah turun. Tali pengikat umumnya terbuat dari rotan. Bagian atas disandarkan miring ke ambang pintu dan terletak di atas bendul. 7. tempat mengisik-ngisik debu dan tempat membasuh-basuh kaki. akan semakin banyak pula anak tangganya. Anak tangga dapat berbentuk bulat atau pipih. Anak tangga adakalanya diikat dengan tali kepada tiang tangga. Lantai yang terbuat dari belahan nibung biasanya ditempatkan di ruang belakang.

8. Namun cara ini jarang dipakai. Lantai beranda lebih tinggi dari lantai selasar. Pada lubang angin ini diberi hiasan dengan tebukan. pemasangan tersebut hanya untuk variasi. hanya ukran lantai loteng lebih kecil dan lebih tipis. yakni sebagai batas kesopanan. medang atau kulim. Makna dinding selalu dikaitkan dengan sopan santun. dan dijahit 61 . Papan dinding umumnya berukuran tebal 2—5 Cm. Sama seperti rumah induk. Kain ini dibuat dari perca-perca kain aneka warna. Pada rumah yang tidak berloteng. Lantai selasar lebih tinggi dari lantai dapur. DINDING Papan dinding dipasang vertical. Pada umumnya dinding terbuat dari kayu meranti. Loteng yang terletak di atas bagian belakang rumah. Demikian pula beranda belakang. Namun tidak banyak rumah yang memiliki loteng. sedangkan panjangnya bergantung kepada tinggi jenang. Kira-kira 20 Cm di bawah tutup tiang biasanya dibuat lubang angin. Cara memasang dinding umumnya dirapatkan dengan Lidah Pian. ada kalanya dipergunakan kulit kayu meranti. Untuk variasi sering pula dipasang miring searah atau miring berlawanan.bilah lantai dapat dirapatkan dengan cara Bersanding. Setiap bentuk itu mempunyai makna tertentu. Lantai serambi depan lebih rendah satu kaki dari lantai ruang duduk. disebut Para. Loteng disebut Langa. Ada kalanya sama dengan lantai Penanggah. Pada rumah berloteng. Makin tinggi nilai tebukan ini. Atau dengan susunan bertindih yang disebut Tindih Kasih. Lantai rumah induk lebih tinggi dibandingkan dengan lantai beranda depan dan beranda belakang. punak. pelepah rumbia atau bamboo. dengan kemirinan rata-rata 45 derajat. makin tinggilah martabat serta makin terpandang se empunya rumah 9. lantai loteng dibuat dari papan yang disusun rapat. Kalau pun ada yang dipasang miring atau bersilangan. dalam upacara tertentu atas (loteng) ditutup dengan kain penutup yang disebut Langit-langit. Lantai dapur lebih rendah lagi dari lantai beranda belakang dan yang paling rendah adalah lantai Selang atau Pelataran. Tinggi lantai rumah Melayu tidak sama. Lantai selang dibuat jarang berjarak sekitar dua jari dengan lebar papan empat inci. lebar 15—20 Cm. Tinggi lantai rumah induk biasanya lima sampai enam kaki dari permukaan tanah. Cara lain adalah dengan pasangan horizontal dan saling menindih yang disebut Susun Sirih. Tetapi untuk dinding dapur. Dinding rumah dibuat dari papan yang dipasang vertical dan dijepit dengan kayu penutup (dinding kembung). LOTENG Dalam bahasa Melayu.

Balai Kerapatan dan lain-lain. Sesuai dengan fungsinya bangunan ini mempunyai macam-macam nama antara lain : Balairung Sari. Bentuk rumah tradisional daerah Riau pada umumnya adalah rumah panggung yang berdiri diatas tiang dengan bangunan persegi panjang. Hal ini ada kaitannya dengan ajaran islam yakni rukun islam lima. dinding. Loteng di bagian belakang (para) dibuat dalam bentuk yang sangat sederhana. Semua bangunan baik rumah adat maupun balai adat diberi hiasan terutama berupa ukiran. Hal ini melambangkan penghormatan kepada Tuhan dan terhadap sesama. Begitu pula Balai adat di Kabupaten Kampar yang disebut Balai Gadang kini tidak ada lagi. Rumah Melayu Atap Limas. Rumah lontik diperkirakan dapat pengaruh dari kebudayaan Minangkabau karena kabanyakan terdapat di daerah yang berbatasan dengan Sumatera Barat. Bangunan tersebut kini tidak ada lagi. pintu.menjadi sebuah bidang besar menurut pola tertentu. Tangga rumah biasanya ganjil. RUMAH LONTIK /LANCANG (RUMAH KAMPAR) & RUMAH LIMAS MELAYU Rumah lontik yang dapat juga disebut rumah lancang karena rumah ini bentuk atapnya melengkung keatas dan agak runcing sedangkan dindingnya miring keluar dengan hiasan kaki dinding mirip perahu atau lancang. Rumah Melayu Lipat Kajang dan Rumah Melayu Atap Lontik. 62 . Rumah Adat Melayu Riau Jenis-jenis rumah adat Melayu Riau ada 5 :      Balai Salaso Jatuh. sedangkan yang menyangklut keagamaan dilakukan di masjid. berbentuk siku-siku atau berbentuk huruf L. BALAI SALASO JATUH Balai salaso jatuh adalah bangunan seperti rumah adat tapi fungsinya bukan untuk tempat tinggal melainkan untuk musyawarah atau rapat secara adat. dengan lantai papan yang disusun jarang. bahkan rumah lontik beranak tangga lima. Rumah Adat Salaso Jatuh Kembar. baik tangga. susunan ruangannya sama saja. Tetapi hanya sebagian saja. Banyak pula loteng yang dibuat tidak menutup seluruh bagian atas ruangan. Balai Penobatan. Kecuali rumah lontik. Pada bagian yang tidak berdinding dipasang hiasan kisi-kisi yang terbuat dari kayu bubutan atau Papan Tebuk. karena itu dikatakan Salaso Jatuh. Dari beberapa bentuk rumah ini hampir serupa. Balai Salaso Jatuh mempunyai selasar keliling yang lantainya lebih rendah dari ruang tengah. loteng tidak seluruhnya berdinding. didesa-desa tempat musyawarah dilakukan di rumah Penghulu.

dan filsafat Timur Tengah. tetapi dengan mengutarakan masalah secara persis. mencari solusi untuk itu. Sehingga arti harafiahnya adalah seorang ―pencinta kebijaksanaan‖. Logika merupakan sebuah ilmu yang sama-sama dipelajari dalam matematika dan filsafat. Φιλοσοφία philosophia. Dewasa ini filsafat biasa dibagi menjadi dua kategori besar menurut wilayah dan menurut latar belakang agama. bahkan agama tempat tradisi filsafat itu dibangun. Untuk studi falsafi. Oleh karena itu. kata ini merupakan kata majemuk dan berasal dari kata-kata (philia = persahabatan. Hal itu membuat filasafat menjadi sebuah ilmu yang pada sisi-sisi tertentu berciri eksak di samping nuansa khas filsafat.[1] Filsafat tidak didalami dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaan-percobaan. dan meneruskan karya-karya pendahulunya sesuai dengan latar belakang budaya. Bentuk terakhir ini lebih mirip dengan aslinya. rasa penasaran dan ketertarikan. Dalam bahasa Indonesia seseorang yang mendalami bidang falsafah disebut "filsuf". filsafat biasa diklasifikasikan menurut daerah geografis dan latar belakang budayanya. filsafat Budha. Filsafat juga bisa berarti perjalanan menuju sesuatu yang paling dalam. keraguan. Dalam bahasa ini. filsafat Hindu. yaitu spekulasi. Menurut wilayah. bahasa. 63 . sesuatu yang biasanya tidak tersentuh oleh disiplin ilmu lain dengan sikap skeptis yang mempertanyakan segala hal.) dan (sophia = "kebijaksanaan"). Kata filosofi yang dipungut dari bahasa Belanda juga dikenal di Indonesia.  Filosofi/Filsafat Filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. Akhir dari proses-proses itu dimasukkan ke dalam sebuah proses dialektika. cinta dsb. Sementara.ف ل س فة‬yang juga diambil dari bahasa Yunani. Klasifikasi Dalam membangun tradisi filsafat banyak orang mengajukan pertanyaan yang sama . menanggapi. dan filsafat Kristen. memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. mutlak diperlukan logika berpikir dan logika bahasa.Di puncak atap selalu ada hiasan kayu yang mencuat keatas bersilangan dan biasanya hiasan ini diberi ukiran yang disebut Salembayung atau Sulobuyung yang mengandung makna pengakuan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Etimologi Kata falsafah atau filsafat dalam bahasa Indonesia merupakan kata serapan dari bahasa Arab ‫ . filsafat bisa dibagi menjadi: filsafat barat. filsafat timur. menurut latar belakang agama. filsafat dibagi menjadi: filsafat Islam.

Filsafat Timur Filsafat Timur adalah tradisi falsafi yang terutama berkembang di Asia. Arthur Schopenhauer. dikenal adanya pembidangan dalam filsafat yang menyangkut tema tertentu. Friedrich Nietzsche.Filsafat Barat Filsafat Barat adalah ilmu yang biasa dipelajari secara akademis di universitas-universitas di Eropa dan daerah-daerah jajahan mereka.  64 . terutama di Abad Pertengahan. Beberapa topik yang dibahas di sini adalah soal kebaikan. Nama-nama beberapa filsuf Timur. Kong Hu Cu. Filsafat ini berkembang dari tradisi filsafat orang Yunani kuno. Sebuah ciri khas Filsafat Timur ialah dekatnya hubungan filsafat dengan agama. Dari estetika lahirlah berbagai macam teori mengenai kesenian atau aspek seni dari berbagai macam hasil budaya. Immanuel Kant. Tokoh utama filsafat Barat antara lain Plato. tanggung jawab. serta kebenaran suatu pengetahuan. tetapi diDunia Barat filsafat ‘an sich‘ masih lebih menonjol daripada agama. Lao Tse. Bodhidharma. khususnya di India.    Estetika membahas mengenai keindahan dan implikasinya pada kehidupan. hakikat yang ada dan keberadaan (eksistensi) secara umum dikaji secara khusus dalam Ontologi. Zhuang Zi dan juga Mao Zedong. Epistemologi membahas berbagai hal tentang pengetahuan seperti batas. Dalam tradisi filsafat Barat. atau filsafat moral. antara lain Sidharta Budha Gautama/Budha. Thomas Aquinas. dan JeanPaul Sartre. membahas tentang bagaimana seharusnya manusia bertindak dan mempertanyakan bagaimana kebenaran dari dasar tindakan itu dapat diketahui. kebenaran. Dari aksiologi lahirlah dua cabang filsafat yang membahas aspek kualitas hidup manusia: etika dan estetika.  Metafisika mengkaji hakikat segala yang ada. Karl Heinrich Marx. suara hati. Republik Rakyat Cina dan daerah-daerah lain yang pernah dipengaruhi budayanya. sumber. Réne Descartes. Etika. Georg Hegel. Epistemologi mengkaji tentang hakikat dan wilayah pengetahuan (episteme secara harafiah berarti ―pengetahuan‖). Dalam bidang ini. dan sebagainya. Aksiologi membahas masalah nilai atau norma yang berlaku pada kehidupan manusia. Adapun hakikat manusia dan alam semesta dibahas dalam Kosmologi. Meskipun hal ini kurang lebih juga bisa dikatakan untuk Filsafat Barat.

pembahasan Tuhan hanya menjadi sebuah pembahasan yang tak pernah ada finalnya. Kedua. Filsafat Kristen banyak berkutat pada masalah ontologis dan filsafat ketuhanan. terutama Filsafat barat muncul di Yunani semenjak kira-kira abad ke 7 S. Hampir semua filsuf Kristen adalah teologian atau ahli masalah agama. meski semula filsuf-filsuf muslim klasik menggali kembali karya filsafat Yunani terutama Aristoteles dan Plotinus. namun kemudian menyesuaikannya dengan ajaran Islam. Kahlil . Sebagai contoh: Santo Thomas Aquinas dan Santo Bonaventura Munculnya Filsafat Filsafat. Filsafat muncul ketika orang-orang mulai memikirkan dan berdiskusi akan keadaan alam. Ada sejumlah perbedaan besar antara filsafat Islam dengan filsafat lain. Bahkan ketika Eropa setalah runtuhnya Kekaisaran Romawi masuk ke Abad Pertengahan dan melupakan karya-karya klasik Yunani. Filsafat Islam Filsafat Islam merupakan filsafat yang seluruh cendekianya adalah muslim. Maka. Pertama. Saat itu dunia barat yang Kristen tengah berada dalam zaman kegelapan (dark age). karena sebagaimana kita ketahui.. bila dalam filsafat lain masih 'mencari Tuhan'.M. dalam arti bukan berarti sudah usang dan tidak dibahas lagi. dunia. dan lingkungan di sekitar mereka dan tidak menggantungkan diri kepada [agama] lagi untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini.Filsafat Timur Tengah Filsafat Timur Tengah dilihat dari sejarahnya merupakan para filsuf yang bisa dikatakan juga merupakan ahli waris tradisi Filsafat Barat. Yudea (Israel) atau Mesir. para filsuf Timur Tengah ini mempelajari karya-karya yang sama dan bahkan terjemahan mereka dipelajari lagi oleh orang-orang Eropa. Lalu mereka menterjemahkan dan memberikan komentar terhadap karya-karya Yunani. Islam adalah agama tauhid. Filsafat Kristen Filsafat Kristen mulanya disusun oleh para bapa gereja untuk menghadapi tantangan zaman di abad pertengahan. Banyak yang bertanya-tanya mengapa filsafat muncul di Yunani dan tidak di daerah yang beradab lain kala itu seperti Babilonia. Nama-nama beberapa Gibran dan Averroes. Masyarakat mulai mempertanyakan kembali kepercayaan agamanya. yang menaklukkan daerah-daerah di sekitar Laut Tengah dan menjumpai kebudayaan Yunanidengan tradisi falsafah mereka. namun filsuf islam lebih memusatkan perhatiannya kepada manusia dan alam. dalam filsafat Islam justru Tuhan 'sudah ditemukan. Sebab para filsuf Timur Tengah yang pertamatama adalah orang-orang Arab atau orang-orang Islam dan juga beberapa orang Yahudi. Jawabannya sederhana: di 65 filsuf Timur Tengah adalah Ibnu Sina. Ibnu Tufail.

begitulah kira-kira. Orang Yunani pertama yang bisa diberi gelar filsuf ialah Thales dari Mileta. Kita hanya mengenal istilah “ ini zaman modern” kata orang Indonesia sambil mereka tidak tahu modern itu apa? Yang kita tahu bahwa zaman modern itu adalah zaman canggih. Zaman yang dikatakan modern adalah zaman saat berkembangan pesatnya ilmu pengetahuan saat zaman Renaissance pada abad ke-15. Hal ini menunjukkan pengaruh Plato yang sangat besar pada sejarah filsafat. Tetapi filsuf-filsuf Yunani yang terbesar tentu saja ialah: Sokrates. Kedua cabang keilmuan tersebut telah melahirkan semacam pemikiran baru yang lahir dari penggabungan keduanya. Semuanya telah menggunakan mesin dengan teknologi tinggi. Bahkan ada yang berpendapat bahwa sejarah filsafat tidak lain hanyalah ―Komentar-komentar karya Plato belaka‖. apologi. cara pandang terhadap sesuatu. Tahukan Anda bahwa kita sudah hidup. Ranaisance dianggap sebagai tokoh permulaan pelaku dari budaya zaman modern. tidak seperti di daerah lain-lainnya tidak ada kasta pendeta sehingga secara intelektual orang lebih bebas. Filsafat adalah filosofi. jauh melampaui zaman modern. Filsafat budaya melandasi pemikiran para pelaku di dunia budaya. Plato danAristoteles. dan krito". di benua eropa. orang Indonesia istilah postmodern masih asing ditelinga. republik. Renaisance dapat diartikan sebagai lahirnya kembali jiwa atau semangat baru dari manusia setelah terbelenggu dan diliputi mental incactivity pada abad pertengahan. phaedo.Yunani. Postmodernisme Bagian dari Filsafat Budaya Filsafat budaya lalu melahirkan banyak gejala perubahan dalam tubuh budaya itu sendiri. Sebuah pemikiran yang pada akhirnya tetap mengena pada filsafat maupun budaya. 66 .  Filsafat Budaya Filsafat budaya merupakan filsafat atau filosofi yang berkaitan dengan kebudayaan suatu daerah atau masa. Zaman modern itu sudah berlalu sejak seratus tahun silam. Filsafat budaya sebenarnya telah lahir jauh sebelum istilah postmodern itu muncul. sekarang di pesisir barat Turki. dan salah satunya adalah istilah postmodern. Istilah filsafat budaya bukan lagi hal yang asing bagi mereka yang memang berkecimpung di dunia filsafat dan budaya. Sokrates adalah guru Plato sedangkan Aristoteles adalah murid Plato. Buku karangan plato yg terkenal adalah berjudul "etika. Tokoh-tokoh dalam Filsafat Budaya Dalam filsafat budaya. Bagi orang kita.

tapi faktor pendukung dari budaya itu sendiri. begitupun dengan teknologi. Seperti yang telah disebutkan tadi.” Hal ini dapat tergambar oleh kita. Filsafat Budaya dan Gejala Postmodernisme Kelahiran potsmodernisme dalam pemikiran budaya atau filsafat budaya juga taklepas dari pengaruh para tokoh yang berdiri dibelakangnya. Seperti yang dikatakan Nietzsche dalam buku yang berjudul the Genology of morals. Teknologi tersebut dapat menjamin kehidupan manusia. Herbert Marcuse menggambarkan lingkaran hidup manusia yang pada akhirnya akan tetap terkurung oleh kemuajuan teknologi karena berkat teknologi manusia dapat mengendalikan alam. Salah satu tokoh penggagas era postmo adalah Nietzshe dan Heidegger mereka melontarkan kritiknya bahwa modern telah kehilangan kritisnya. Hal-hal yang mendukung berjalannya kebudayaan atau hal-hal yang memengaruhi kebudayaan baik secara langsung maupun tidak langsung juga ikut dibicarakan. Ketika seseorang mengeluarkan sebuah filsafat budaya. apapun bentuknya. Akan tetapi manusia dalam menggunakan kesempatan itu pada akhirnya tetap sengsara. Seiring dengan perkembangan zaman dan semakin bebasnya pemikiran maka selalu terjadi kegelisahankegelisahan yang menimbulkan pemikiran baru. bahwa kita tidak lagi melihat penemuan-penemuan baru di bidang sains yang sangat fenomenal seperti pada zaman modern. Pada akhir abad ke-19 segala perkembangan pemikiran sebenarnya telah terhenti. Manusia-manusia sekarang 67 . Pemikiran seperti itu merupakan satu hal yang berperan penting dalam cara pandang filsafat budaya. Hal yang tidak bisa dipungkiri adalah budaya juga berkembang sesuai zaman. sebaliknya. kita curiga bahwa segalanya akan terus merosot turun. Modern hanya alat untuk memisah-misahkan pemikiran dan budaya. jika filsafat budaya bukan hanya membicarakan budaya. dan tidak bebas.Pada saat zaman Renaissance orang-orang mulai meninggalkan tradisi lama yang dianggap kolot dan mengadakan pembaharuan dengan mencari nilai-nilai baru sebagai usaha untuk mendobrak paham-paham ortodok yang umumnya menolak pemikiran-pemikiran baru atau menentang kebebasan berpikir. maka apa yang ada dipikirannya bukan hanya sebatas budaya. “ Kini kita tidak melihat lagi Sesuatu yang akan tumbuh besar. Pemikiran-pemikiran baru itulah yang berjalan seiring dengan pemikiran tentang filsafat budaya. tapi lebih dari itu. toh filsafat modern ternyata tidak mampu menjawab semua tuntutan zaman. Salah satu tokoh dalam filsafat budaya yang berpengaruh adalah Immanuel Kant dan Herbert Marcuse yang mengatakan bahwa kebebasan pemikiran itu harus diperjuangkan meskipun pada akhirnya manusia akan terbelenggu karena di dunia ini sering terjadi pertentangan dan ketegangan antara kebebasan pemikiran dan ilmu pengetahuan. terbelenggu.

68 . sebenarnya kita tidak perlu marah dengan kelakuan Malaysia karena kebudayaan dareah itu berkembang bukan secara politis. Postmodern dikatakan abstrak karena kebudayaan telah berkembang begitu rumit. Inilah yang dinamakan era postmo. siapa pun yang mengikuti kebudayaan postmo akan melihat kekacauan makna dalam melihat realitas. Alexander Grahambel. nyatanya juga berpengaruh terhadap hasil kebudayaan yang secara langsung juga membentuk filsafat budaya sendiri. akan tetapi secara tak henti-hentinya mengaduk-ngaduk fragmenfragmen yang sudah ada. Maka jika begitu dimanakan relalitas pada zaman ini kalau ia memang ada. seperti Thomas Alpa Edison. Postmodernisme telah memunculkan berbagai klaim atau pengakuanya yang berpretensi subtansif-objektif atau empiris-positivitistik. Begitulah kiranya jika berbicara filsafat budaya dalam lingkup postmodernisme. dan lain-lain. Stagnansi pada dunia penemuan. Budaya daerah tumbuh dan berkembang dalam masyarakat yang egaliter kemudian secara arbitrer atau sesuka hati mereka menerima budaya setiap kebudayaan yang masuk. Jika dilihat secara filsafat budaya. skeptis dan penuh kontroversi. sebuah filsafat pun dihasilkan. hal ini sesuatu yang wajar karena zaman dulu sebelumnya terbentuk sebuah negara Malaysia dan Indonesia merupakan satu kawasan nusantara. Lalu. Berhentinya terciptanya karya-karya baru juga ikut memengaruhi filsafat budaya itu sendiri. Antara realitas dan idealitas sudah tidak memiliki batas. Postmodern dikatakan konkret karena menyangkut apa pun yang nyaris ada di dunia sekarang. Ini adalah sebuah pandangan. Dan teori semiotika dijadikan alat untuk berdusta. Jika kemudian ada budaya yang serupa. Mungkin kita tak pernah sadar bahwa postmodermisme telah masuk dalam diri kita. sebuah filsafat budaya yang lahir dari pemikiran dan proses pemahaman. Dalam budaya postmo semua telah membaur menjadi satu. James Watt. mengatakan bahwa banyak karya seni yang mencipta bentuk-bentuk yang hyperreal dan kepalsuan dikemas sebagai kebenaran. melainkan secara sosialis. Kita dibiarkan dalam permainan acak penanda-penanda yang kita sebut posmodernisme yang tak lagi menghasilkan karya-karya yang monumental seperti pada modernisme. Seperti yang dilakukan Malaysia terhadap beberapa budaya Indonesia. referensi dan realitas bersama-sama lenyap dan bahkan makna dihadapkan pada suatu masalah.hanya melanjutkan perkembangan yang sudah memang canggih sejak zaman dulu. Tak ada lagi tokoh tokoh baru yang menciptakan mesin baru.

Rasanya. kita tak akan kehabisan bahan untuk membicarakan budaya ini. terutama budaya postmo memang sangat menarik kita bahas dalam berbagai sudut pandang dan teori. Inilah posmodernisme yang segalanya menjadi kacau dalam melihat kebenaran realitas. Agar kesimpulan yang dapat kita ambil adalah kesimpulan yang paling mendekati kebenaran. toh perkara budaya bisa diselesaikan dengan jalan diplomatis. Apalagi dengan segera mempopulerkan ke dunia internasional dan mengajak perang Malaysia. kita tidak harus mengaku-ngaku bahwa itu memang kebudayan kita. Bicara filsafat budaya.Jika kemudian malaysia mengaku-ngaku kebudayaan kita sebagai kebudayaannya. 69 . Marilah kita berpikir lebih objektif dengan melihat berbagai sudut pandang dalam menyikapi masalah.

70 . 5. Seni Lukis. Filsafat budaya melandasi pemikiran para pelaku di dunia budaya. kesenian ini juga terbagi dua: sakral dan profan. begitulah kira-kira. 10. sehingga menghasilkan benda. Simpulan  Kesenian Melayu adalah perihal keahlian orang Melayu dalam mengekspresikan ide-ide estetika. 3. Permainan Rakyat. 2. 1. atau karya lainnya yang menimbulkan rasa indah dan decak kagum. 8. masyarakat melayu memilliki kebanggan dengan adanya bentuk yang di latar belakangi oleh tampilan ‗rumah belah bubung‘. Seni Kerajinan. Seni Musik. Seni Pertunjukan Lain. Masing-masing bagian dikategorisasi lagi berdasarkan fase historis dan profanitas. Seni Bela Diri. 11. Teater Rakyat.  Filsafat budaya merupakan filsafat atau filosofi yang berkaitan dengan kebudayaan suatu daerah atau masa. kesenian Melayu terbagi dua: tradisional dan kontemporer. Filsafat adalah filosofi. Seni Ukir. Tampilan rumah ini mencirikan bentuk atap di mana pada lisplank yang mencapai bubungan menjadi terbelah dan membentuk hiasan huruf ‗V‘. 7. berdasarkan profanitas. suasana.BAB III PENUTUP 1. 4. Seni Tari. 6. Seni Tenun. Seni Sastra Melayu Klasik  Dalam bidang arsitektur. 9. Berdasarkan fase historis. cara pandang terhadap sesuatu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful