P. 1
BAB II

BAB II

|Views: 419|Likes:
Published by Susilawaty BieSie

More info:

Published by: Susilawaty BieSie on Jul 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/07/2014

pdf

text

original

Sections

  • BAB I
  • PENDAHULUAN
  • BAB II
  • PEMBAHASAN / ISI
  • 1. Asal-usul
  • A. Asal-usul
  • B. Peralatan
  • C. Pemain
  • D. Cara Memainkan
  • E. Nilai-nilai
  • A. Asal Usul
  • B. Peralatan (Alat Musik)
  • C. Tipe Musik Keroncong Johor
  • A. Asal usul
  • C. Pemain atau Sekaha
  • D. Cara memainkan
  • 1. Persiapan
  • 2. Latihan
  • 3. Pelaksanaan
  • F. Nilai-nilai
  • 2. Peralatan
  • 3. Pemain dan Busana
  • 4. Waktu dan Tempat Pementasan
  • 5. Cara Memainkan
  • 6. Nilai-nilai
  • 2. Fungsi Musik Ghazal bagi Masyarakat Melayu
  • 3. Musik Ghazal dalam Pertunjukan
  • Embun Berderai
  • Patah Hati
  • 4. Nilai-nilai
  • Bersifat Hiburan
  • Bersifat Kompetisi
  • Bentuk Sastra Melayu
  • Gurindam
  • Hikayat
  • Karmina
  • Pantun
  • Seloka
  • Syair
  • Talibun
  • Arsitektur Melayu Tradisional di Indonesia
  • Rumah Adat Melayu Riau
  • Filsafat Timur
  • Postmodernisme Bagian dari Filsafat Budaya
  • Tokoh-tokoh dalam Filsafat Budaya
  • Filsafat Budaya dan Gejala Postmodernisme
  • BAB III
  • PENUTUP

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Kesenian Riau adalah merupakan kesenian yang terdapat di wilayah Riau. Salah satu kesenian nusantara ini paling kental dengan budaya Melayu, sehingga layak kiranya jika kesenian Riau disebut sebagai pusat budaya Melayu dunia, dan menjadi tujuan utama pelacakan sumber budaya Melayu. Letak geografis Riau sebagai ―markas besar‖ dari kesenian Riau yang berada pada jantung perlintasan bahari membuat wilayah ini telah ramai dikunjungi masyarakat asing sejak zaman dulu. Kondisi ini bisa disikapi sebagai beban sekaligus berkah. Di satu sisi, Riau menjadi ladang perhimpunan berbagai potensi kesenian dengan pengaruh budaya asing, dan di sisi lain muncul pula potensi korosi terhadap nilai-nilai budaya setempat oleh budaya asing yang kurang selaras. Dari zaman ke zaman, budaya Melayu dengan ciri sosiologis semacam itu, telah menjadi sistem scanning dalam interaksi antarbudaya yang saling berakulturasi. Dalam perkembangannya, kesenian Riau adalah bagian dari nilai keindahan yang tertata apik namun tak lepas dari tuntunan nilai norma Melayu yang bercorak Islam. Riau sangat kaya dengan ragam bentuk kesenian, baik seni pertunjukan seperti teater, tari, musik, dan nyanyian; maupun sastra. Dalam perkembangannya, kesenian Riau tersebut memiliki kaitan erat dengan kegiatan adat, tradisi, maupun keagamaan yang terwarisi turun temurun. Pulau Sumatera memang satu-satunya pulau di Indonesia yang masih kental memiliki kesenian bernuansa melayu. Nuansa melayu nyatanya bukan hanya dimiliki oleh kesenian Riau, kesenian di daerah lain yang masih berada di wilayah Sumatera pun memiliki nuansa yang sama. Maka janganlah heran jika ada beberapa bagian dari kesenian Riau yang mengingatkan kita akan kebudayaan melayu yang cukup kental. Sebagai salah satu kesenian yang dimiliki oleh Indonesia, kesenian Riau berbeda dengan kesenian yang dimiliki oleh wilayah Indonesia lainnya. Hal yang membedakan adalah tentu saja nuansa melayu yang sangat kental. Jika mau melihat ke belakang, sejarah atau identitas bangsa Indonesia sesungguhnya memang tidak jauh dari kebudayaan melayu. Rumpun bahasa yang kita pakai sehari-hari pun merupakan rumpun bahasa melayu. Pengaruh melayu masih sangat kental terasa di sepanjang

1

Pulau Sumatera. Tidak mengherankan jika kesenian Riau yang memang berada di Pulau Sumatera memiliki nuansa melayu yang cukup kental. Pengaruh kebudayan rumpun melayu yang ada di kawasan Pulau Sumatera memang tidak bisa dihindari. Kebiasaan dan kehidupan masyarakat yang memang tinggal di kawasan Sumatera itulah yang melatarbelakangi kesenian khas Pulau Sumatera, salah satunya kesenian Riau. 2. Rumusan Masalah Masalah yang dapat ditarik dari pembahasan ini adalah bagaimana Seni, Asitektur Melayu dan Filosofi 3. Tujuan Tujuan dalam penulisan Makalah ini adalah untuk membahas mengenai Seni, Asitektur Melayu dan Filosofi 4. Metode Penulisan Metode yang digunakan penulis dalam penulisan makalah ini adalah browsing internet

2

BAB II PEMBAHASAN / ISI

 Kesenian Melayu Kesenian Melayu didefinisikan sebagai hal-hal yang menyangkut hasil olah rasa dan raga orang Melayu dalam mengekspresikan bentuk-bentuk hasil proses penghayatan yang indah, menyenangkan dan bisa memberi kepuasan baik kepada pribadi penciptanya maupun kepada para penikmat. Keseniam Melayu terbagi dalam aspek seni gerak, warna, bunyi atau kombinasi dari semua aspek tersebut. Kesenian Melayu diciptakan oleh masyarakat Melayu dan menjadi hak miliki baik secara pribadi maupun bersama-sama. Secara singkat Kesenian Melayu bisa didefinisikan sebagai representasi dari budaya Melayu. Sebagai masyarakat yang mayoritas beragama Islam, kesenian Melayu dianggap sebagai salah satu bentuk untuk mengekspresikan pemujaan kepada Allah Swt. Dengan demikian, kesenian Melayu sedapat-dapatnya tidak membawa kejelekan, kerusakan apalagi yang haram dalam pandangan agama. Kesenian Melayu adalah perihal keahlian orang Melayu dalam mengekspresikan ide-ide estetika, sehingga menghasilkan benda, suasana, atau karya lainnya yang menimbulkan rasa indah dan decak kagum. Kesenian ini diciptakan sendiri oleh masyarakat Melayu dan menjadi milik mereka secara bersama. Oleh sebab itu, kesenian Melayu merupakan representasi budaya Melayu. Bisa dikatakan pula bahwa, kesenian Melayu ini merupakan bagian dari usaha orang Melayu untuk merespons, memahami, menafsirkan dan menjawab permasalahan yang mereka hadapi. Yang membedakan kesenian Melayu dari kesenian lainnya adalah latar belakang tradisi dan sistem budaya yang melahirkan kesenian tersebut. Latar belakang tradisi dan sistem budaya berkaitan dengan pengetahuan, gagasan, kepercayaan, nilai, norma dan lain-lain. Karena tradisi dan sistem budaya Melayu berbeda dengan sistem budaya lain, misalnya Jawa, maka pola ekspresi, tujuan dan falsafah nilai dalam kesenian Melayu juga berbeda dengan kesenian Jawa. Dalam pengertian ini, kesenian tidak hanya sebagai ekspresi keindahan, tapi juga sebagai media penyampai pesan. Ide-ide estetika dan pesan budaya di atas terwujud dalam seni tari, seni musik, seni tenun, seni ukir, seni lukis, seni bela diri, seni teater dan permainan rakyat. Masing-masing bagian dikategorisasi lagi berdasarkan fase historis dan profanitas. Berdasarkan fase historis, kesenian Melayu terbagi dua: tradisional dan kontemporer; berdasarkan profanitas, kesenian ini juga terbagi dua: sakral dan profan.

3

Masyarakat Melayu termasuk seniman dan budayawannya memiliki daya kreasi yang tinggi. berdasarkan kategori kedua. Selain gerak dan bunyi. biola. akordion. Tari Zapin sangat banyak ragam gerak tarinya. gerak ini memiliki muatan emosional yang tinggi. Tari Zapin. irama dan nyanyian ini. Tarian yang berkembang dalam kebudayaan Melayu mengandung aspek gerak. tidak mandek tapi penuh dinamika yang selalu dapat diterima dalam setiap keadaan. walaupun pada dasarnya gerak dasar zapin-nya sama. Seni Tari. Menurut sejarah. dan vokal. sebuah tarian terkadang diiringi pula dengan nyanyian yang sesuai dengan makna dan tujuan tarian itu. seperti pesta pernikahan. Berdasarkan kategori pertama. ditarikan oleh rakyat di pesisir timur dan barat Sumatera. Oleh karena itu. Namun kini sudah biasa ditarikan oleh penari perempuan bahkan penari campuran laki-laki dengan perempuan. Seniman dan budayawannya mampu membuat seni tradisinya. Tarian ini diinspirasikan oleh keturunan Arab yang berasal dari Yaman. Dalam portal ini. Sebelum tahun 1960. kepulauan Riau. seni tari Melayu dibagi menjadi dua. Musik pengiring tari zapin terdiri dari dua alat utama. zapin hanya ditarikan oleh penari laki-laki. dumbuk. upacara ritual. 1. keberhasilan panen. Menurut versi lain tari ini diiringi oleh musik ensemble yang terdiri dari pemain marwas. sementara irama adalah bunyi teratur yang mengiringi gerak tersebut.  Tari Klasik / Tradisional.1. digunakan sebagai media dakwah Islamiyah melalui syair lagu-lagu zapin yang didendangkan. ada tari ritual-keagamaan dan tari biasa. pesisir Kalimantan dan Brunei Darussalam. Tarian tradisional ini bersifat edukatif dan sekaligus menghibur. 4 . ada tari tradisional-klasik dan modernkontemporer. menyambut tamu-tamu penting ataupun sekedar untuk mempererat pergaulan dan meramaikan peristiwa penting. yaitu alat musik petik gambus dan tiga buah alat musik tabuh gendang kecil yang disebut marwas. Tarian Zapin merupakan salah satu dari beberapa jenis tarian Melayu yang masih eksis sampai sekarang. Seni Tari adalah gerak indah dan berirama yang mengandung dua unsur penting: gerak dan irama. biasanya dipertunjukkan dalam upacara adat. Gerak merupakan gejala primer dan juga bentuk spontan dari kehendak yang terdapat di dalam jiwa. tarian Zapin pada mulanya merupakan tarian hiburan di kalangan raja-raja di istana setelah dibawa dari Yaman oleh para pedagang-pedagang di awal abad ke-16. Semenanjung Malaysia. berdasarkan fase historis dan profanitas. Gerak tarian biasanya diinspirasikan dari pengalaman hidup sehari-hari. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan kreasi tari Zapin yang identik dengan budaya Melayu maupun dalam hal berpantun. harmonium. suling. gendang.

adalah semacam pemberitahuan kepada para ―penunggu‖ setempat yang berupa makhluk halus agar 5 . Mantang. Peralatan musik yang mengiringinya antara lain gendang (tambur). tari lembut dan tari penutup. atau event-event khusus lainnya. Sedangkan pakaian yang dikenakan oleh para penarinya adalah baju kebaya pendek dengan bawahan sarung atau kain batik. kesenian yang memadukan unsur tari. hari-hari besar nasional Indonesia (terutama hari kemerdekaan Indonesia). Jambu Merah. Moro. peringatan hari-hari besar agama (Islam). dan masih dipertahankan oleh masyarakat turunan Arab. biola dan gong. Tanjung Balai dan Gule Batu. tetapi sekarang jarang sekali orang bisa menari dan sekaligus bisa menyanyi. sengaja mengadakan pertunjukan keliling (sekarang tidak pernah ada lagi). Pulau Panjang. Jenis kedua adalah zapin Melayu yang ditumbuhkan oleh para ahli lokal. katanya juga. yaitu zapin Arab yang mengalami perubahan secara lamban. Seni tari dengan iringan musik dan nyanyian ini tersebar di daerah Tembeling. Sumatera Selatan dan Bengkulu menyebutnya dana. Betabik. musik. Jumlah pemainnya terdiri atas 4—8 penari. Dahulu. sekitar pukul 20. setiap penari sekaligus penyanyi. Tandak Udang Gantung. dan disesuaikan dengan lingkungan masyarakatnya. Sedangkan saat-saat pementasannya. Begitu pula sebutan untuk tari tersebut tergantung dari bahasa atau dialek lokal di mana dia tumbuh dan berkembang. dengan nama Joged Tandak atau Joged Lambak. Gunung Banang. Tariannya meliputi tarian pembukaan (betabik). Kesenian ini biasanya dipergelarkan atau dipentaskan pada malam hari.  Joged Dangkung. maka zapin Melayu sangat beragam dalam gayanya. tanjung Katung. Lagu-lagu yang dimainkan adalah. Kalau zapin Arab hanya dikenal satu gaya saja. Sementara di Nusatenggara dikenal dengan julukan dana-dani. Julukan bedana terdapat di Lampung. zapin dikenal dalam 2 jenis. Lepas dari itu. Urutan pementasannya adalah sebagai berikut: pertama.Di nusantara. dan di Maluku lebih akrab mengenal dengan nama jepen. Sebutan zapin umumnya dijumpai di Sumatera Utara dan Riau. sedangkan di Jambi. tari gembira (rancak). dan mengisi acara suatu peringatan agar menjadi lebih semarak. Misalnya. Dondang Sayang. di Sulawesi disebut jippeng. dan Batam. biasanya ketika ada upacara di lingkaran hidup individu (perkawinan dan khitanan). Nama joged dangkung konon berasal dari bunyi-bunyian yang keluar dari alat musik pengiring tarian yaitu: gendang yang berbunyi ―dang‖ dan gong yang berbunyi ―gung‖. sedangkan di Jawa umumnya menyebut zafin. Johor Siput Kelapa.000 WIB sampai dengan tengah malam. dan nyanyi yang tumbuh subur di perkampungan nelayan ini dikenal sejak abad ke-17. 3 orang pemusik dan seorang penyanyi. Masyarakat Kalimantan cenderung memberi nama jepin. Serampang Lau.

Dabus adalah kesenian yang mempertunjukkan kemampuan manusia luar biasa. tarian ini dikenal juga dengan tarian kepahlawanan. sekitar tahun 1600 M. pelantunan lagu yang berjudul Cik Cilik yang sekaligus penutup pertunjukan.pertunjukan berjalan sebagaimana mestinya. dabus ini sebenarnya ada hubungan dengan tarikat Rifaiah yang dibawa oleh Nurrudin ar-Raniry ke Aceh pada tahun 1637 M. Ketiga. Babak ini sering disebut dengan buka tanah. sehingga menarik perhatian penduduk setempat. dabus tidak sekedar hiburan semata. kemudian menyebar ke seluruh nusantara. Bugis dan Perak (Malaysia) dengan sebutan dabus. dalam konteks kekinian. melainkan salah satu jenis seni bela diri. Dabus ini pada awalnya bukanlah sebuah tarian. di antaranya Banten dengan sebutan debus.  Tari Dabus. atau minum air keras dan lain-lain. tentara Belanda yang masih hidup akhirnya melarikan diri dan meninggalkan daerah yang direbut oleh Panglima Kulop Mentok tersebut. tidak pada substansinya. Namun. Pada waktu itu. Dan keempat. Ia menyerang tentara-tentara Belanda dengan menggunakan ilmu dabus. seperti kebal terhadap senjata tajam. dabus ini hanya bertujuan untuk hiburan. Di setiap daerah tersebut mereka sempat mengajari penduduk setempat. Tarian dengan semangat kepahlawanan ini dijadikan sebagai simbol-simbol keberanian yang banyak digemari oleh masyarakat ramai. Konon. yaitu tarian yang memperagakan bahwa para penari itu kebal dengan senjata tajam atau api. Karena kalah. Sitiawan. tetapi juga sebagai kontribusi untuk mempertahankan kedaulatan serta mengangkat martabat suatu bangsa. seperti yang pernah terjadi di Perak. Bagan Datoh dan Kuala Selangor. sehingga banyak tentara Belanda yang tewas. ada pahlawan Melayu. Oleh karena itu. bergelar Nakhoda Lembang dan Nakhoda Topah merantau ke Perak dan tinggal di daerah Telaga Nenas. Tarian ini hingga sekarang masih berkembang di daerah yang berkebudayaan Melayu. Dari Aceh. dan lain-lain. Perbedaan ini hanya pada sebutan (dialek) bahasa. pelantunan lagu dan tarian bertabik (suatu tarian yang bermakna ucapan selamat datang). dua orang pedagang dari Batu Bahara. mereka pindah ke daerah Pasir Panjang Laut. tarian dabus diperkenalkan oleh pengikut Sayidina Ali (kaum Syiah) yang dipersembahkan untuk memperlihatkan kehebatan dan kekebalan orang Syiah dalam suasana perang agar pihak lawan tidak berani mengganggu mereka. pelantunan lagu Dondang Sayang. mereka selalu berlatih dengan memainkan dabus pada malam hari. Menurut catatan sejarah. kemudian disusul lagu-lagu sesuai dengan permintaan penandak berjudul Tanjung Katung. karena memperlihatkan ―keluarbiasaan‖ dalam pertunjukannya. Dalam sejarah kesenian Melayu. api. Selama berada di daerah ini. Malaysia pada masa penjajahan Belanda (1680-1690). lalu dabus dipelajari dan dikembangkan di sana. bergelar Panglima Kulop Mentok yang sangat membenci penjajah Belanda. Kesenian ini pernah berkembang di Aceh dengan sebutan daboh melalui pedagang Arab yang datang ke daerah ini. sehingga tarian dabus ini 6 . Setelah itu. Kedua.

kapak. Sebelum tarian dimulai. tali. keris. Pertama. setiap penari harus menggunakan sejenis senjata tajam yang disebut anak dabus. atau anak dabus. tarian dan pertunjukan keberanian yang dilakukan para penari dengan menusukkan anak dabus atau senjata tajam di tubuh mereka. terdiri dari penari dan pemain alat musik. Selain itu. api dan lain-lain. keris. Tarian ini diciptakan oleh Sauti pada tahun 1940-an dan digubah ulang oleh penciptanya antara tahun 1950-1960. Selain itu. Sebelum bernama Serampang Duabelas.  Serampang Duabelas Tari Tradisional Melayu Kesultanan Serdang.berkembang dengan pesat sampai sekarang. tarian ini bernama Tari Pulau Sari. nama tarian yang diawali kata ―pulau‖ biasanya bertempo rumba. Dalam permainan dabus. sesuai dengan judul lagu yang mengiringi tarian ini. (2) para pemain tidak boleh berbicara kotor dan tidak memendam rasa permusuhan antara mereka. Jumlah pemain tarian dabus lebih kurang 22 orang. khalifah juga bertanggung jawab untuk memulihkan penari yang tidak sadarkan diri. para pemain juga harus bersih dan suci. antara lain: bertih. kapak dan pisau belati. disediakan pula air pemulih yang digunakan oleh khalifah untuk memulai pertunjukan dan memulihkan pemain dari berbagai gangguan. karena ciri khas tarian ini adalah penggunaan jenis senjata tajam tersebut. khalifah akan mengasapi dan memercikkan air ke setiap pemain. terdapat beberapa pantangan yang harus dipatuhi. seperti gangguan makhluk halus dan orang-orang yang sengaja menguji kekebalan para pemain. pisau belati dan areal pementasan. Menurut Tengku Mira Sinar.  Asal-usul Tari Serampang Duabelas merupakan tarian tradisional Melayu yang berkembang di bawah Kesultanan Serdang. Di samping itu. nama Pulau Sari kurang tepat karena tarian ini bertempo cepat (quick step). beras kunyit dan beras biasa. ada beberapa bahan yang disediakan sebelum pertunjukan dimulai. Sumatra Utara. Bila para penari ini tidak menggunakannya. ada pula peralatan lain seperti batu giling. atau yang terluka akibat tusukan anak dabus dan senjata lainnya. Selain itu. seperti 7 . dan (3) anak dabus harus dipelihara supaya tidak dilangkahi oleh para pemain dan tidak boleh pula jatuh atau tertancap ke tanah. pemain alat musik. Tarian ini sebenarnya gabungan dari tiga jenis seni: nyanyian. Salah satu di antara mereka ditunjuk sebagai pemimpin yang disebut khalifah. baik penari. yaitu (1) areal pentas pertunjukan harus bersih. maka tarian tersebut tidak bisa dikatakan tarian dabus. Salah satu ciri khas tarian dabus adalah. yaitu lagu Pulau Sari Sedikitnya ada dua alasan mengapa nama Tari Pulau Sari diganti Serampang Duabelas. Khalifah ini bertanggung jawab atas keselamatan para pemain lainnya dari berbagai gangguan yang dapat mengganggu kelancaran pertunjukan.

Sesuai dengan namanya. dan Hongkong . sehingga tercipta tari Serampang XII yang terkenal di seluruh dunia itu. Penjelasan tentang ragam gerak Tari Serampang Duabelas akan dibahas kemudian. dan sebagai puteri Melayu Serdang. seperti Malaysia. dalam khayalan saya bayangkan ketika guru Sauti menari di hadapan Sultan Sulaiman di Istana Kota Galuh Perbaungan. Bahkan. Tari Pulau Sari lebih tepat disebut Tari Serampang Duabelas. menggila mabuk kepayang. balasan isyarat.Tari Pulau Kampai dan Tari Pulau Putri. tarian ini sering dipentaskan di manca negara. cinta meresap. maka tarian ini biasanya dimainkan secara berpasangan. isyarat tanda cinta. terlihat dari gerak tari tradisionalnya (Folklore) dan irama musik tari yang dinamis. Oleh karena menceritakan proses bertemunya dua hati tersebut.  Tari Pelipur Lara: Tari Tradisional Melayu dari Sumatra Utara. masih belum percaya. mengantar pengantin. menduga. Thailand. penamaan Tari Serampang Duabelas merujuk pada ragam gerak tarinya yang berjumlah 12. pinang-meminang. Sulawesi. tarian ini merupakan hasil perpaduan gerak antara tarian Portugis dan Melayu Serdang. gerakan kaki yang melompat-lompat dan lenggok badan serta tangan yang lincah persis seperti tarian Portugis. Pengaruh Portugis tersebut dapat dilihat pada keindahan gerak tarinya dan kedinamisan irama musik pengiringnya. jawaban. Namun kecepatannya (2/4) digandakan. bahkan sampai ke Maluku. Tari Pelipur Lara mempunyai karakter riang yang menggambarkan pergaulan di antara para pemuda maupun pemudi. Sedangkan Tari Serampang Duabelas memiliki gerakan bertempo cepat seperti Tari Serampang Laut. laki-laki dan perempuan. tetapi juga menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Serampang Duabelas tidak hanya berkembang dan dikenal oleh masyarakat di wilayah Kesultanan Serdang. Kalimantan.. Sebagai seorang penari tentu saya takjub dengan adanya kaitan budaya antara kedua negara ini. dapat kita lihat dari tarian Serampang XII yang iramanya tari lagu dua. Singapura. 8 . Tari Serampang Duabelas berkisah tentang cinta suci dua anak manusia yang muncul sejak pandangan pertama dan diakhiri dengan pernikahan yang direstui oleh kedua orang tua sang dara dan teruna. memendam cinta. seperti Riau. Menurut Tengku Mira Sinar. Tari Pelipur Lara adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Sumatra Utara. yaitu: pertemuan pertama. Jambi. Sungguh betapa cerdas beliau dengan imajinasinya menggabungkan gerak tari Portugis dan Melayu Serdang. dan pertemuan kasih. Berdasarkan hal tersebut. Nama duabelas sendiri berarti tarian dengan gerakan tercepat di antara lagu yang bernama serampang. Seni Budaya Portugis memang mempengaruhi bangsa Melayu. Kedua.

2009). Asal-usul Tari melenggok atau yang dikenal juga dengan sebutan tari hitam manis merupakan kesenian tari Melayu yang hingga kini masih terus dipentaskan dalam acara-acara adat di kawasan Melayu serumpun. Tarian ini menggambarkan kegembiraan muda-mudi dalam pergaulan mereka. Sumatra Utara. Tarian ini berkisah tentang sepasang anak muda yang sedang memadu kasih. kulit putih. Oleh karena itu. baik gerakan kaki maupun tangan menggunakan langkah dua.  Tari Melenggok (Hitam Manis): Tari Tradisional Melayu Serdang. Secara umum. Melalatoa (1995:402) menyebutkan bahwa mereka adalah keturunan bangsa Proto Melayu (Melayu Tua) karena banyak persamaannya dengan ciri-ciri manusia tipe mongoloid. seperti gerakan ajuk-mengajuk yang menggambarkan dua orang muda-mudi yang saling tertarik sedang saling berbicara dengan berbisik untuk mengetahui isi hati masing-masing (Sinar. Hanya saja. ed. termasuk di Kesultanan Serdang.  Tari Rangguk (Jambi). khususnya ketika perayaan perkawinan adat Melayu.. Asal-usul Jambi adalah salah satu provinsi yang tergabung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Lah Husny. yaitu Kabupaten Kerinci. 1.1. Asal-usul Tari Pelipur Lara atau Tari Anak Lara merupakan tarian dengan jenis tempo joget. rambut lurus. Tari ini sering ditarikan sebagai hiburan sekaligus visualisasi kisah cinta sepasang manusia (Tengku Mira Sinar. Tari melenggok atau yang disebut juga dengan tari hitam manis adalah salah satu tarian tradisional Melayu Serdang. Suasana dalam tarian ini adalah suasana riang dan penuh sendau-gurau. 1. terutama pada ragam dua dan ragam empat. yaitu tubuh relatif pendek dari rata-rata ukuran tubuh sukubangsa lainnya di Jambi. ada beberapa tambahan gerak. dan mata agak sipit. 2001). Mereka mendiami salah satu kabupaten yang tergabung dalam provinsi Jambi yang namanya sama dengan sukubangsa tersebut. Ragam tarian ini hampir sama dengan Tari Lagu Dua dan Tari Melenggok. 2009). Gerakan dan langkah dari ketiga tarian ini serupa. Di sana ada sukubangsa yang disebut sebagai Kerinci. Sumatra Utara. Tari ini diciptakan sebagai gambaran dua anak muda yang sedang dilanda asmara. Kemudian. tari ini lekat sebagai tari kasih sayang khas Melayu (Haji Tengku M. 9 . tari melengggok atau hitam manis memiliki kemiripan dengan tari Lagu Dua. Suasana seperti ini terlihat pada gerakan saling mengejar di antara para penari.

menyelipkan ajaran-ajaran agama Islam. Jadi. di sekitar awal abad ke-19 ulama tersebut pergi ke tanah suci (Mekah). Malahan. seperti judi. dan ―rangguk ayak‖ berarti ―tari ayak”. sambil menunggu para pemuda berkumpul untuk belajar silat Melayu. Al kisah. terutama para pemudanya. Beliau melantunkan pantun yang berisi puji-pujian kepada Allah SWT dan para Rasul-Nya sambil menabuh rebana dan mengangguk-anggukan kepalanya. khususnya kepada para pemuda dan warga Dusun Cupak. sedikit-demi sedikit para pemuda menjadi tertarik. Kepergiannya itu tidak hanya sematamata untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima (ibadah haji). Beliau berusaha untuk mempelajarinya. tetapi sekaligus memperdalam pengetahuan tentang agamanya (Islam). khususnya para laki-lakinya (pemudanya). Melihat kenyataan bahwa apa yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Konon. Pendapat pertama mengatakan bahwa kata rangguk berarti ―tari‖ karena dalam bahasa Kerinci Hulu kata ―merangguk” berarti ―menari‖. di tanah suci Sang ulama tertarik pada salah satu kesenian yang ada di sana. Masyarakat. Sedangkan. yang dilakukan tidak membuahkan hasil. melalui rebana. Jadi. Sepulangnya dari Mekkah. Untuk itu. tetapi juga mempelajari salah satu kesenian yang ada di sana. Namun. terutama di Sungai Penuh yang sering memperpendek dua atau tiga kata menjadi satu kata. Rangguk adalah dialek orang Kerinci Hulu. . Dalam perkembangan selanjutnya kata uhang nganggok berubah menjadi ranggok. yang jelas asal-usul tarian yang disebut sebagai rangguk ini ada kaitannya dengan seorang ulama yang berasal dari Dusun Cupak Kerinci. tidak tertarik akan dakwahnya. Beliau melakukan dakwah (menyebarkan agama Islam) ke berbagai tempat di daerah Kerinci. Misalnya. “rangguk rabbieih‖ berarti ―tari rabbieih”. bukan hanya menunaikan ibadah haji dan memperdalam ilmu agama saja.Di kalangan orang Kerinci ada satu tarian yang disebut sebagai rangguk. Dari sinilah kemudian melahirkan satu kesenian yang disebut sebagai “rangguk”. yaitu rebana yang ketika itu sangat disukai oleh para remaja Arab. dan sedikit demi sedikit pula Beliau. minum-minuman keras (tuak) dan sabung ayam. ―rangguk dua belas‖ berarti ―tari dua belas‖. sedangkan orang Pulau Tengah menyebutnya “rangguek”. mereka semakin tenggelam dalam perbuatan-perbuatan yang justeru dilarang oleh agama. Pendapat ini didasarkan pada kebiasaan penduduk di Kerinci. 10 . Beliau menggabungkan silat Melayu yang disukai oleh para pemuda dengan rebana yang berasal dari Arab. Orang Sungai Penuh menyebutnya “ranggok”. Adanya berbagai dialek itu akhirnya memunculkan beberapa pendapat mengenai kata ―rangguk”. pendapat lainnya mengatakan bahwa kata rangguk adalah gabungan dari kata ―uhang‖ yang berarti ―orang‖ dan ―nganggok‖ yang berarti ―mengangguk‖. Lepas dari berbagai dialek itu. maka Sang ulama merubah taktik penyampaian dakwahnya. Dengan cara demikian.

namun beberapa gerakan dasar tarian masih dipertahankan. yaitu 2/4. Tari Makan Sirih adalah salah satu tari tradisional atau tari klasik Melayu yang umumnya dipentaskan untuk menyambut dan dipersembahkan untuk menghormati tamu agung yang datang. ed. Acara ini menjadi ajang berkumpul semua orang kampung. hingga akhirnya pasangan itu melangsungkan pernikahan. Tiap-tiap ragam dibagi menjadi dua bagian. Bagi masyarakat Melayu menyelenggarakan kenduri besar atau pesta panen setelah menuai padi menjadi suatu budaya yang berkesinambungan. karena dengan duduk secara melingkar. termasuk juga lajang dan dara yang sedang dalam proses mencari pasangan hidup (Tengku Mira Sinar. perjalinan kasih mereka. Masyarakat Melayu di Sumatra Utara biasanya mementaskan tarian ini dalam berbagai upacara dan acara-acara yang melibatkan banyak orang.  Tari Makan Sirih: Tari Tradisional Melayu untuk Menyambut Tamu. kebiasaan bersenandung sambil berpantun dengan diiringi rebana tetap dilakukan oleh masyarakat Cupak.  Tari Lenggok Mak Inang: Tari Tradisional Melayu Sumatra Utara. yakni laki-laki dan perempuan. 2009: 15). Seiring dengan perkembangan zaman. tarian ini telah mengalami perubahan. sedangkan rebana menjadi satu jenis kesenian baru yang disebut sebagai ―tari rangguk‖.Setelah Sang Ulama wafat. 11 . Namun. Hal ini demi menjaga maksud dan pesan yang ingin disampaikan. Bagian kedua dari ragam-ragam tersebut merupakan pengulangan bagian pertama. Tari Lenggok Mak Inang merupakan salah satu tari tradisional Melayu dari Sumatra Utara. Tari Lenggok Mak Inang menggunakan tempo sedang. Tari Lenggok Mak Inang menceritakan pertemuan antara bujang dan dara. 1. para pemainnya akan menabuh rebana sambil menganggukanggukkan kepalanya. Asal-usul Tari Lenggok Mak Inang merupakan tarian dasar dalam tradisi di masyarakat Melayu. Tempo ini disebut tempo rumba atau mambo yang di kalangan orang-orang Melayu disebut tempo Mak Inang. Dalam hal ini silat Melayu tetap sebagai silat Melayu. antara rebana dan silat Melayu sudah menjadi dua jenis kesenian yang berbeda. Jumlah penari dalam tarian ini ada dua orang. yang masing-masing bagian 4x8. Tari Lenggok Mak Inang terdiri dari empat ragam di mana setiap ragam terdiri dari 8x8. Proses pencarian jodoh dalam bingkai kearifan Melayu tersebut kemudian menjadi inspirasi dalam gerakan-gerakan Tari Lenggok Mak Inang.

ed. tari ini dijadikan salah satu identitas penting dalam kebudayaan tari Melayu (Haji Tengku M. Secara umum. Nama Lagu Dua diambil dari gerakan tari ini yang seluruhnya menggunakan langkah dua atau langkah berganda. 2001). yakni setiap satu kali gerakan menggunakan dua ketukan. Penari Tari Makan Sirih ini harus memahami istilah-istilah khusus dalam tarian Melayu. Tari Lagu Dua atau yang disebut juga sebagai tari Tanjung Katung adalah jenis tarian tradisional Melayu yang ditarikan di berbagai daerah rumpun Melayu.  Tari Lagu Dua (Tari Tanjung Katung): Tari Tradisional Melayu. Lah Husny. titi batang (berjalan dalam satu garis bagai meniti batang). Lah Husny. legar (menari sambil berkeliling 180 derajat). ed. 2009). Asal-usul Tari Makan Sirih hingga kini masih sering dipertunjukkan dalam perhelatan-perhelatan besar untuk menyambut tamu. Karena cukup melegenda. 2001). yaitu gerakan lenggang patah sembilan tunggal dan ganda. lenggang memutar satu lingkaran. lenggang (berjalan sambil menggerakkan tangan).. Asal-usul Tari Lagu Dua atau dikenal juga dengan nama tari Tanjung Katung merupakan kesenian tari Melayu yang hingga kini masih terus dipentaskan dalam acara-acara adat di daerah Melayu serumpun. 2009). seperti igal (menekankan pada gerakan tangan dan badan). Adanya tari penyambutan untuk tamu menunjukkan bahwa. yakni gerakan tarinya menggunakan langkah dua atau berganda. cicing (menari sambil berlari kecil). Sumatra Utara. Oleh karena itu. Sedangkan sebutan Tanjung Katung merujuk pada salah satu lagu yang mengiringi tari ini (Tengku Mira Sinar. 2009). 1. ed. Tari ini berkisah tentang pertemuan seorang jejaka dengan seorang gadis dalam sebuah perjalanan. Gerakan Tari Makan Sirih umumnya menggunakan gerakan pada Tari Lenggang Patah Sembilan. Sedangkan pada Tari Lenggang Patah Sembilan terdapat 3 bagian gerakan.1. dan lainnya (Sinar.. Tari ini memiliki gerakan yang khas. ada perbedaan nama gerakannya di mana untuk Tari Makan Sirih hanya terdapat 2 gerakan saja. liuk (gerakan menundukkan atau menganyunkan badan). tari Lagu Dua mengambil pola tarian yang berasal dari Portugis. Pertemuan tersebut menimbulkan debaran jiwa di antara keduanya. seperti di Kesultanan Serdang. Tari Lagu Dua merupakan ajaran leluhur yang banyak diinspirasi dari adat kebudayaan Melayu. gentam (menari sambil menghentakkan tumit kaki). Meskipun demikian. dan lenggang maju atau berubah arah (Tengku Mira Sinar. yaitu lenggang di tempat. tari ini disebut juga dengan Tari Persembahan Tamu.. Keduanya akhirnya saling berkunjung 12 . orang Melayu sangat menghargai hubungan persahabatan dan kekerabatan (Haji Tengku M.

Kombinasi beberapa tinggi nada dan irama akan menghasilkan melodi tertentu. panjang. seni musik ini terbagi menjadi musik vokal. Tari Bulian Tari Mayang (Berasik) . suara alat musik berfungsi sebagai pengiring suara vokal atau tarian. Tari Saman. Simbolisasi Budaya Masyarakat Sasak di Lombok . bunyi (suara) adalah elemen musik paling dasar. Tari Lukah . Seni Musik. Tari Alu. pola langkah dalam tari ini berupa selangkah kaki kanan maju.         Tari Zikir Barat . 2. setengah langkah kaki kiri menyusul kaki kanan secara bergantian. Dalam masyarakat Melayu. Tari Campak Bunga: Tarian Tradisional Melayu dari Sumatra Utara . Nanggroe Aceh Darussalam. Tari Gandrung. Sumatera Barat. Tari Badabus .ke rumah masing-masing untuk mempererat tali silaturahmi. pendek dan temponya. termasuk sejarah peradaban Melayu. Oleh karena itu. Lukah Gilo: Tari Magis Orang Minangkabau. Meusare-saree: Tari Tradisional Banda Aceh. melodi. kombinasi yang baik antara irama dan melodi melahirkan bunyi yang harmoni. Bahkan bisa dikatakan. Seni musik adalah cetusan ekspresi perasaan atau pikiran yang dikeluarkan secara teratur dalam bentuk bunyi. Tari Air Mawar . Tari Modern / Kontemporer. Tari Menjunjung Duli . Irama adalah pengaturan suara dalam suatu waktu. Musik termasuk seni manusia yang paling tua. Suara musik yang baik adalah hasil interaksi dari tiga elemen.        Tari Ritual / Keagamaan. Alat-alat musik yang berkembang di kalangan masyarakat Melayu di 13 . dan harmoni. 2009). yang oleh orang Melayu disebut tempo menari atau joget. Dengan ciri tempo 2/4 cepat. dan ini memberikan karakter tersendiri pada setiap musik. instrument dan gabungan keduanya. Dalam musik gabungan. tari Lagu Dua biasa ditarikan oleh pasangan laki-laki dan perempuan (Sinar. Tari Lenggang Patah Sembilan: Tari Klasik Kesultanan Serdang di Sumatra Utara. Bisa dikatakan. 3. Tari Jepin Lembut: Tari Tradisional Kalimantan Barat . yaitu: irama. tidak ada sejarah peradaban manusia dilalui tanpa musik. Selama saling kunjung ini. kedua sejoli saling penjajakan untuk hubungan lebih lanjut. 2. Selanjutnya.

kompang juga digunakan untuk memberi semangat kepada tentara-tentara Islam ketika berperang. 1. Kompang ialah sejenis alat musik tradisional yang sangat dikenal di kalangan masyarakat Melayu. nafiri. seperti marwas untuk memperindah irama nyanyian.5 cm.5 cm dan ada juga yang mencapai 35 cm. seruling.  Gambus. rebana. Gambus merupakan salah satu alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik. Bentuknya yang unik seperti bentuk buah labu siam atau labu air (My) menjadikannya mudah dikenal.  Biola. 25 cm. Alat musik ini memiliki fungsi sebagai pengiring tarian zapin dan nyanyian pada waktu diselenggarakan pesta pernikahan atau acara syukuran. yaitu viola dan cello. kecapi. beduk. Alat musik ini identik dengan nyanyian yang bernafaskan Islam.W. khususnya orang Jawa.antaranya: canang. tetawak. rebab. Ada yang berukuran garis pusat sepanjang 22. Dalam mengiringi penyanyi. Kedatangan pedagang-pedagang Timur Tengah pada zaman Kesultanan Melayu Melaka telah membawa budaya masyarakat mereka dan memperkenalkannya kepada masyarakat di Tanah Melayu. marwas. Alat musik ini dibawa ke Nusantara oleh pedagang seperti yang dijelaskan sebelumnya. Ia termasuk dalam kategori musik gendang. 27. atau melalui Jawa pada abad ke-13 oleh pedagang Arab. Ada juga yang mengatakan bahwa kompang berasal dari Parsi dan digunakan untuk menyambut kedatangan Rasulullah S. Dalam portal ini. nobat. Alat musik ini berasal dari Arab dan diperkirakan dibawa masuk ke kawasan tanah Melayu pada masa Kesultanan Malaka oleh pedagang India Muslim. lengkara. Selain itu. Nada yang paling rendah adalah nada G. Jenis musik ini mendapat sambutan yang baik di kalangan penduduk Rumpun Melayu. gambus.  Kompang. alat-alat musik di atas dijelaskan secara lebih rinci. Alat Musik. kompang. Alat musik gesek 14 . Alat musik gambus juga dianggap penting dalam nyanyian Ghazal yang berasal dari Timur Tengah pada masa kesultanan Malaka.A. Kompang terdiri dari berbagai ukuran. serunai. pada waktu itu. gendang. Kulit kompang biasanya terbuat dari kulit kambing. gong. biola dan akordeon. Biola adalah sebuah alat musik gesek berdawai yang memiliki empat senar yang disetel berbeda satu sama lain dengan interval sempurna kelima. Alat-alat musik di atas menghasilkan irama dan melodi tersendiri yang berbeda dengan alat musik lainnya. alat musik ini juga diiringi dengan alat musik lain. Biola memiliki nada tertinggi di antara keluarga biola.

Tujuannya ialah menghalangi retakan yang berasal dari pinggir. disatukan oleh kayu yang disebut iga biola. Bagian belakang biola umumnya dibuat dari kayu utuh yang dipahat secara simetris. dan memperluas permukaan untuk pengeleman. jembatan biola. dan beberapa macam perangkat pembantu. leher biola. Leher biola biasanya terbuat dari kayu mapel yang setipe dengan bagian belakang dan samping badan biola. Tonjolan tersebut penting untuk sambungan antara leher dan badan biola. Sebuah nama yang lazim dipakai untuk biola ialah fiddle. pin dan tali untuk menahan ekor biola. Orang yang membuat atau membetulkan alat musik berdawai. Di dalam bahasa Indonesia. dan juga sebagai "lubang nafas" biola pada saat udara beresonasi di dalamnya. bagian bawah. ekor biola untuk menahan senar. Sebuah balok kayu kecil dipasang di dalam permukaan atas biola. biasa dipilih yang memiliki alur sama. senar. Sebuah biola dibagi menjadi beberapa bagian: badan biola. Pada pinggir permukaan ini. dan garis tipis yang disebut lapisan dalam.) Badan biola terdiri atas dua papan suara yang melengkung. (Penyangga dagu tersebut dapat tergabung dengan ekor biola ataupun dipasang di sebelah kirinya. sejajar dengan jembatan biola di atasnya. Iga biola biasanya terdiri dari bagian atas keempat sudut. Pada leher biola terdapat papan jari yang dibuat dari kayu eboni atau kayu lain yang 15 . namun pada saat mengukur panjang biola bagian ini tidak dihiraukan. belum ada istilah khusus untuk hal tersebut. Badan biola menyerupai bentuk jam pasir. dibentuk suatu lekukan garis yang disebut purfling. Kertas musik untuk biola hampir selalu menggunakan atau ditulis pada kunci G. Perangkat pembantu tersebut antara lain pasak penyetel untuk setiap senar. Umumnya bagian biola dibuat dari kayu spruce. sejenis kayu cemara. batang penghubung. Lubang suara tersebut mempengaruhi kelenturan suara biola. dan biola seringkali disebut fiddle jika digunakan untuk memainkan lagu-lagu tradisional. Beberapa biola antik dibubuhi tulisan tangan atau diberi lapisan cat sebagai ganti purfling pada bagian belakang biola. orang yang memainkan biola biasa hanya disebut pemain biola. Biola dilem menggunakan lem kulit binatang. bas. yang membantu mempertahankan lekukan pada iga biola. dan sebuah penyangga dagu. secara teknis masuk ke dalam keluarga viol. disebut luthier. Dua buah lekukan menyerupai huruf C pada kedua sisi samping biola dan memberikan ruang bagi busur biola untuk bergerak. untuk menambah massa serta kekerasan permukaan atas biola. beberapa penyetel tambahan pada ekor biola bila diperlukan.berdawai yang lainnya. termasuk biola. diberi nama demikian karena bentuknya). atau resin. Bagian ini sering pula dibentuk purfling walaupun dalam hal ini tidak seberapa berpengaruh terhadap biola itu sendiri. Bagian-bagian biola dibuat dari kayu mapel. yang dipahat sehingga memiliki bentuk yang simetris dan diberi dua lubang suara (atau lubang-F. Sebuah tonjolan setengah lingkaran kecil yang terdapat pada bagian yang dekat dengan leher biola memberikan permukaan tambahan pada saat pengeleman.

biasa kayu eboni atau gading. Alat musik ini digunakan sebagai peningkah dalam musik pentas Mak Yong. Dalam tataran musik zapin. Alat musik ini relatif kecil. Ada berbagai ukuran gendang.  Akordeon. Pada ujung papan jari yang atas terdapat segaris kayu yang menonjol. Rebana dipukul dengan satu tangan seperti juga teknik yang digunakan 16 . sedangkan tangan kanannya memainkan melodi lagu yang dibawakan. Pergerakan udara ini disalurkan ke lidah akordeon sehingga menimbulkan bunyi. yang disebut sadel atas. disebut juga ‗Adai-Adai‗ oleh masyarakat Melayu berketurunan Brunei di daerah Papar. Gendang mempunyai banyak fungsi. terbuat dari kulit kambing. atau sering juga hanya sebagai pelengkap untuk lebih meramaikan suasana. Akordeon merupakan alat musik sejenis organ. Gendang kecil biasa disebut rebana. pembawa tempo atau penegasan dinamik sebuah orkes. baik dengan tangan saja atau dengan alat pemukul gendang.dicat hitam. Beaufort dan Sipitang. marwas berfungsi menjaga kestabilan intro dan melahirkan harmoni musikal.  Rebana. dan dipernis dengan kayu eboni.  Marwas. Alat musik ini dapat juga berfungsi sebagai roffle ketukan atau mat. Gendang termasuk dalam klasifikasi alat musik perkusi. Gendang terbuat dari kayu dengan selaput (membran) yang menghasilkan bunyi bila dipukul. sedang dan besar. Tonjolan ini digunakan untuk menahan senar. Kayu eboni sering dipilih oleh pengrajin biola karena sifatnya yang keras. Pada saat dimainkan.  Gendang. kayu cempedak dan rotan. Marwas adalah sebuah gendang yang berukuran lebih kecil dari gendang biasa. Gendang yang berukuran sedang dan besar ada juga yang menyebutnya redap. menawan. dan tahan lama. dan dimainkan dengan cara digantungkan di leher. Beberapa biola yang sangat tua menggunakan kayu mapel untuk papan jarinya. Rebana adalah sejenis gendang satu muka yang digunakan untuk mengiringi tarian dan nyanyian rakyat. Pemusik memainkan tombol-tombol akord dengan jari-jari tangan kirinya. akordeon didorong dan ditarik untuk menggerakkan udara di dalamnya. Selain itu. Marwas termasuk salah satu alat dalam tarian musik zapin. di antaranya sebagai pengiring tarian atau pencak silat. ada juga gendang yang kedua sisinya ditutup dengan kulit yang diikat dengan tali yang terbuat dari kulit atau rotan sedemikian rupa sehingga dapat dikencangkan dan dilonggarkan. sama seperti jembatan biola digunakan untuk hal yang sama di bagian badan biola. yaitu gendang kecil. Cara memainkan gendang dengan dipukul.

Rebab dimainkan dengan sendiri untuk mengiringi nyanyian yang dikumandangkan oleh pemainnya. gantian kepada gendang secara meningkah dengan suara yang dihasilkan dari tepukan di sebelah permukaannya yang tampak terbuka. Kecapi buluh mempunyai enam tali yang ditegangkan dengan diperkuat oleh kayu penungkat (bridge). yaitu mengiringi dari tempat tersembunyi ketika sanak keluarga menangisi anggota keluarga yang meninggal. Beduk adalah gendang satu atau dua membran yang menutupi lubang depannya dan bentuknya memanjang (elongated). Bedug terbuat dari sepotong batang kayu besar atau pohon enau sepanjang kira-kira satu depa atau lebih.untuk rebana yang terdapat dalam ensemble musik sinkretik yang lain. Kemban rotan juga dipasang pada kedua- 17 . Pada sisi tabung berkenaan. Rebab berfungsi sebagai alat musik penghibur diri. Bagian tengah batang dilubangi sehingga berbentuk tabung besar. Ujung batang yang berukuran lebih besar ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang. alat musik ini digunakan dalam acara meratok (meratap). Gendang ini biasanya digunakan dalam kesenian musik ‗Bertitik‗ untuk memainkan pola pukulan seperti irama ‗Kedidi‗.  Kecapi. Bagi suku-bangsa Bajau. Dalam suatu pertunjukan.  Rebab. tali-talinya dipetik untuk memainkan mode rithme sebagai suara nemonik. ‗Ayas‗ dan ‗Tidong‗. Pukulan rebana serta nyanyian Adai-Adai diadakan untuk merayakan pesta atau menyambut tamu kehormatan. gendang rebana sering juga disebut ‗rempana‗. dua lubang berbentuk empat persegi dilubangi untuk menghasilkan suara gong ibu dan anak melalui kaedah petikan tali. bernada khas. bedug menimbulkan suara berat. rendah. Selain itu. Gendang itu diposisikan tegak di atas lantai dan dipukul dengan tangan. Peranannya dalam budaya masyarakat Melayu khususnya di Nusantara adalah bersifat non-musical. yaitu sejenis gendang satu muka. Kecapi Buluh juga dikenali sebagai ‗Gendang Kecapi‗. Kecapi buluh dibuat dari tabung-tabung buluh yang terpilih dan tali-talinya juga dikupas dari sebagian kulitnya tanpa diputuskan hujungnya. Di kalangan masyarakat Brunei terdapat juga sejenis gendang kecil yang disebut ‗gendang labik‗ dan ‗dombak‗.bila ditabuh.  Bedug. Bedug biasanya dikenal sebagai salah satu kelengkapan masjid untuk memberi tanda waktu dan memanggil orang Islam bersembahyang. terdapat juga sejenis rebana (gendang panjang) yang mempunyai satu muka. Sedangkan bagi masyarakat Brunei yang berdomisili di Sabah. tetapi dapat terdengar sampai jarak yang cukup jauh.

dua bagian penghujung badan Kecapi untuk menentukan jarak getaran bagi tali-tali tersebut apabila proses penalaan dilakukan.  Canang. Canang adalah alat musik idiofon dari perunggu yang terdapat di Jambi. Canang terdiri atas 4 - 5 alat berbentuk bonang dengan garis tengah antara 30 dan 40 cm. Alat ini diletakkan berjejer di atas kerangka kayu atau rentangan rotan. Sebagai pemukul, digunakan sepotong kayu atau rotan. Sepasang canang dapat dimainkan oleh satu orang, adakalanya dimainkan oleh dua orang.  Tetawak. Tetawak adalah sejenis alat musik berbentuk gong yang terdapat di Jambi. Alat ini dibuat dari perunggu dengan ukuran yang lebih kecil dari gong dan ditabuh dengan alat pukul khusus seperti penabuh gong. Tetawak di Jambi bergaris tengah 35 sampai 40 cm. cara menabuhnya mirip dengan cara menabuh gong. Tetawak termasuk salah satu barang pusaka bagi suku-bangsa Melayu di Sumatera. Pada masa lampau tetawak berfungsi sebagai alat musik dan alat pemberi tanda bahasaya. Sebagai alat musik, tetawak digunakan dalam orkes tradisional, orkes Melayu, atau perangkat gending untuk mengiringi tari pencak.  Nobat. Salah satu contoh musik yang berperan besar di kalangan Istana adalah seni Nobat. Di Tanah Melayu, Nobat merupakan musik yang berfungsi besar di Istana. Nobat adalah salah satu jenis musik kesenian Melayu sejak 400 tahun yang lalu. Nobat dikenal sebagai seni persembahan Istana Di Raja Melayu, khususnya di Negeri Perak, Kedah, dan Kelantan. Nobat Kedah adalah nobat yang paling lama dalam sejarah kesenian Melayu. Bahkan masih kekal hingga saat ini. Nobat adalah sejenis pancaragam Di Raja yang hanya dimainkan di istana dan pemain musiknya terdiri dari orang-orang tertentu. Sudah berabad-abad, nobat hanya sinonim di telinga penduduk yang tinggal di sekitar kawasan nobat, sering dimainkan seperti Alor Setar, Kuala Kangsar, Kelang dan Kula Terengganu. Sedangkan masyarakat luar tidak banyak yang mengetahui mengenai Nobat. Bertitik tolak dari sini, Yang Dipertuan Agong pertama yang dilantik selepas negara mencapai kemerdekaanm, yang Yang Dipertuan Besar Negeri Sembilan meniadakan musik Nobat sebagai musik istana. Nobat telah dimainkan di istana negara sebagai pengesahan kepada pertabalan itu. Sejak itu Nobat mulai dikenal masyarakat umum. Namun seiring dengan perubahan zaman dan pertukaran waktu, pertabalan ini semakin dilupakan dan banyak generasi muda yang tidak mengetahui tentang Nobat.  Nafiri.

18

Nafiri ialah sejenis alat tiup horn seperti seruling yang dibuat dari perak dan berukuran panjang 32 inci atau 33 cm. Bunyinya terdengar sayup-sayup sampai. Nafiri dimainkan dalam musik nobat dalam majlis hiburan kaum kerabat diRaja (kerajaan), mengiringi istiadat-istiadat istana, istiadat pertabalan, hari keputeraan Sultan, perkahwinan Diraja dan upacara sambutan Raja.            Lengkara . Katambung (Kalimantan Tengah). Guriding: Alat Musik Tradisional Orang Banjar, Kalimantan Selatan. Rapai, Alat Musik Tradisional Aceh. Serune Kalee, Alat Musik Tradisional Aceh. Dambus: Alat Musik Tradisional Pangkalpinang, Kepulauan Riau. Sampe: Alat Musik Tradisional Melayu Dayak di Kalimantan Timur. Kelentangan: Alat Musik Tradisional Orang Melayu Kalimantan Timur. Serunai . Gong . Seruling .

2. Kesenian Musik Tradisional.  Musik Bambu Hitada Kesenian Tradisional Maluku Utara. A. Asal-usul Kebudayaan merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan Tuhannya, antara manusia dengan sesamanya, dan antara manusia dengan alam dimana mereka hidup. Oleh karena polapola interaksi yang terjadi berbeda-beda, maka kebudayaan yang dihasilkan berbeda-beda dan mempunyai keunikan masing-masing. Salah satu kebudayaan yang cukup unik tersebut adalah Musik Bambu Hitada. Musik tradisional ini merupakan salah satu kesenian tradisional masyarakat Halmahera, Maluku Utara. Menurut Tengku Ryo, musik tradisional lahir dari proses panjang interaksi manusia dengan alam. Oleh karena alam yang menjadi sumber inspirasi berbeda-beda, maka musik yang dihasilkannyapun juga berbeda-beda, tidak hanya pada bunyi-bunyiannya, tetapi juga pada alatalat yang digunakan untuk menghasilkan bunyi-bunyian tesebut. Lebih lanjut, Tengku Ryo mengatakan bahwa musik tradisional tidak saja digunakan untuk hiburan, tetapi juga digunakan oleh masyarakat yang memegang teguh tradisi untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Mereka berkomunikasi dengan Tuhan menggunakan irama musik dan nyanyian . Pendapat Tengku Ryo di atas dapat kita gunakan untuk membaca sejarah munculnya kesenian tradisional, seperti halnya Musik Bambu Hitada yang pada kesempatan kali ini menjadi fokus
19

pembahasan. Bambu bagi masyarakat Halmahera, tidak saja dapat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat rumah, pagar, tiang, dipan, rakit sungai, dan permainan bambu gila, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai alat musik. Kesenian dengan bambu sebagai peralatan utamanya oleh masyarakat Halmahera disebut Musik Bambu Hitada atau Hitadi Bagi masyarakat Halmahera, Musik Bambu Hitada merupakan hasil kreativitas yang tidak saja berfungsi untuk menghibur masyarakat, tetapi juga untuk kelengkapan upacara, seperti upacara perkawinan dan upacara syukuran hasil pertanian. Seiring perkembangan zaman, dan semakin gencarnya musik-musik modern memasuki relung-relung kehidupan masyarakat desa, musik tradisional, seperti halnya Musik Bambu Hitada, semakin tersisihkan. Selain tersisihkan, fungsi musik tradisional ini juga mengalami reduksi, dari musik sakral-profan menjadi sekedar musik profan yang sengaja diproduksi untuk kepentingan pasar. Jika pada awalnya Musik Bambu Hitada berada pada ranah sakral-profan, maka saat ini telah mengalami reduksi fungsi sehingga hanya berada di ranah profan. Kondisi ini harus disikapi secara arif dan bijaksana oleh segenap stake holder agar musik tradisional, seperti Musik Bambu Hitada, tidak musnah tergilas musik modern yang lebih canggih dan tidak kehilangan fungsi-fungsi tradisionalnya. Menurut penulis, ada tiga hal yang harus dilakukan untuk menyelamatkan Musik Bambu Hitada. Pertama, perlu ditumbuhkan rasa memiliki masyarakat, khususnya anak-anak, terhadap Musik Bambu Hitada. Sejak dini anakanak harus dikenalkan tidak saja kepada bagaimana membuat dan memainkan Musik Bambu Hitada, tetapi juga nilai-nilai apa saja yang dikandungnya. Kedua, melakukan pengembangan Musik Bambu Hitada sehingga dapat diterima oleh masyarakat, namun harus tetap berlandaskan nilai-nilai lokal. Munculnya kelompok-kelompok Musik Bambu Hitada merupakan fenomena positif terhadap keberlangsungan musik ini. Namun pengembangan harus dilakukan secara hati-hati agar Musik Bambu Hitada tidak kehilangan ruhnya. Ketiga, mengembangkan dan mengemas Musik Bambu Hitada menjadi paket-paket wisata. Dengan cara ini, Musik Bambu Hitada akan mampu menjadi penopang kebutuhan ekonomi para pelestarinya. Agar mampu menjadi paket-paket wisata yang menarik, maka pemerintah harus memfasilitasi masyarakat untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan memainkan Musik Bambu Hitada, serta kemampuan menejerial pengelolaan kelompok musik. B. Peralatan Untuk memainkan Musik Bambu Hitada, peralatan-peralatan yang diperlukan antara lain Ruas Bambu. Sebagaimana namanya, maka peralatan utama Musik Bambu Hitada adalah batangan bambu. Batangan bambu yang dijadikan peralatan Musik Bambu Hitada biasanya hanya terdiri dari 2 ruas dan panjangnya tidak lebih dari 1,75 m. Biasanya batang bambu ini sudah sudah
20

yaitu tahap persiapan. 1. Tahap Persiapan Pada tahap ini.dilobangi sesuai nada tone. Pemain Satu grup kelompok Musik Bambu Hitada biasanya beranggotakan 5 hingga 13 orang. Agar tampilan bambu lebih menarik dan indah. Mengecek personel. Cikir. Alat ini dibutuhkan jika Musik Bambu Hitada dimainkan di atas ubin. Semakin banyak orang.  Cikir. Agar menghasilkan nada tone yang berbeda-beda. biola tradisional ini juga dicat warna-warni. Beberapa buah Juk. Alat musik ini terbuat dari batok buah kelapa yang masih utuh. D.  2. hal-hal yang harus dilakukan antara lain:  Mengecek peralatan. dan tahap memainkan. dan karung goni harus dicek apakah dalam kondisi siap pakai atau tidak. dan Juk. Seperti halnya Bambu Hitada. permukaan bambu dicat warna-warni. Dengan kata lain. Alat ini berbentuk gitar kecil yang dibuat sendiri dan dicat warna-warni. Tahap memainkan 21 . personel musik ini semuanya laki-laki. Cikir. suara musik yang dihasilkan akan semakin semarak. Peralatan seperti Bambu Hitada. Juk. maka ukuran bambu baik panjang maupun besarnya berbeda-beda. bukan pemain alat musik.   C. Jika pun ada perempuan. Cara Memainkan Secara garis besar. Di dalam batok kelapa tersebut kemudian diisi dengan beberapa butir kerikil bulat atau biji kacang hijau kering. Cek personel sangat diperlukan untuk mengetahui kesiapan masingmasing anggota kelompok untuk memainkan alat musik sesuai dengan tugasnya masingmasing. karung goni dipakai agar ubin dan batang bambu tidak mudah rusak ketika dibenturkan. Satu atau dua buah biola tradisional. Biasanya. biola tradisional. Kesiapan peralatan sangat menentukan sukses tidaknya permainan Musik Bambu Hitada. Alat musik ini biasanya juga dicat warna-warni. Karung goni. biasanya berperan sebagai vokalis. ada dua tahapan untuk memainkan Musik Bambu Hitada.

dan menjadi penghambat perkembangan musik ini. Setiap orang harus taat dan mematuhi sistem aturan yang berlaku. Menurut penulis. maka di atas tersebut diberi alas karung goni. tetapi juga dapat menjadi media untuk berkreativitas dalam berkesenian. Keempat. label sakral ibarat pisau bermata dua. Nilai-nilai tersebut di antaranya adalah: nilai sakral. Bagi masyarakat Halmahera. Maluku Utara. Dalam permainan musik ini. kita dituntut untuk tidak saja menghormati orang lain. kreativitas. juk dengan cara dipetik. Ketiga. Jika di atas ubin.Setelah semua peralatan dan para pemain musik telah siap. Posisi sakral Musik Bambu Hitada harus disikapi secara cerdas. Di tengah kondisi masyarakat yang semakin individualis. Dengan cara ini. maka permainan Musik Bambu Hitada bisa segera dimulai. Kedua. musik ini menjadi pelengkap upacara-upacara sakral. niscaya akan tercipta tata kehidupan yang tertib. nilai kebersamaan. Batang bambu dibunyikan dengan cara dibanting tegak lurus di tanah. kebersamaan. Musik Bambu Hitada mengajarkan kepada kita untuk senantiasa membangun kebersamaan dengan pihak lain. Musik Bambu Hitada juga menjadi media kreatif untuk membangun relasi sosial dengan masyarakat pada satu sisi. Ia dapat menjadi benteng perisai musik ini sehingga tidak punah pada satu sisi. nilai sakral. Walau kini Musik Bambu Hitada lebih menonjol aspek hiburannya. E. Dalam kebersamaan. bambu tidak sekedar bahan baku untuk membuat rumah dan benda-benda lainnya. Sebagai pelengkap upacara-upacara. pada sisi yang lain. tetapi pada awal perkembangannya. seperti upacara perkawinan. sebagai mana disebutkan pada nilai sakral di atas. setiap orang hanya mampu memegang dua batang bambu yang masing-masing hanya memiliki nada satu tone. dan melakukan komunikasi dengan sakral. Keberadaan Musik Bambu Hitada merupakan salah satu bukti kreativitas masyarakat Halmahera. nilai kreativitas. Nilai-nilai Musik Bambu Hitada merupakan bagian dari khazanah kebudayaan Halmahera. maka dengan sendirinya Musik Bambu Hitada menjadi benda sakral. tetapi juga rela dengan peran-peran yang dilakukan masing-masing personel. dan biola tradisional dengan cara talinya dipukul-pukul. ketaatan kepada sistem aturan. Musik ini merupakan pengejawantahan dari nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam masyarakat Halmahera. Selain itu. Tujuannya untuk meredam efek dari benturan dua benda keras (bambu dan ubin). dan ketaatan kepada sistem. Cikir dibunyikan dengan digoyang-goyang. Musik Bambu Hitada mengajarkan kepada kita agar senantiasa patuh dan taat terhadap ketentuan yang telah 22 . Pertama. tidak mungkin Musik Bambu Hitada menghasilkan irama musik yang menarik. Semua alat musik dimainkan secara bersamaan sehingga menghasilkan satu irama musik yang enak didengar. Tanpa kebersamaan.

ternyata pengaruh baik kaum kolonialis tetap dilestarikan. Keroncong Asli. sejenis musik yang memiliki hubungan historis dengan Portugis. Salah satu pengaruh baik itu terdapat pada seni musik keroncong. Perkembangan musik keroncong menemui titik penting saat muncul istilah periode ―keroncong abadi‖ (1920-1959). Bentuk awal musik fado disebut moresco yang diiringi oleh alat musik dawai (ukulele). dan adanya suluk berupa introduksi vokal tanpa instrumen untuk membuka sebelum irama dimulai secara utuh . Langgam sendiri adalah bentuk adaptasi keroncong terhadap musik gamelan Jawa. Keroncong akhirnya menyebar ke Nusantara. Salah satunya mewabah di Johor. Dirunut dari kisahnya.com. Malaka. Salah satu bangsa yang diduga kuat mempengaruhi musik keroncong sampai menjadi salah satu kebudayaan Melayu adalah Bangsa Portugis. Asia. moresco cepat terkenal dan diminati banyak kalangan.  Keroncong Johor: Keroncong dengan Irama Melayu. Mulai dari Yogyakarta. Pengaruh Portugis pada keroncong dapat dirunut melalui kisah jatuhnya Malaka dari Portugis ke Belanda pada 1648. Kini kawasan tersebut dikenal sebagai Kampung Tugu. Kristanto. Malabar. Seperti efek domino. A. saron. Maluku. lalu dikenal di Belanda pada abad ke-16. Apa jadinya jika masing-masing personel Musik Bambu Hitada membuat aturan sendiri? Tentu sebuah irama musik yang sumbang dan tidak akan enak untuk didengar. Malaysia. (J. Meskipun terdapat pro dan kontra apakah keroncong termasuk musik asli Melayu atau tidak. baik menyangkut mikanisme memainkan alat. Sekitar abad ke-19. Pengaruh periode ―keroncong abadi‖ inilah yang kemudian turut terbawa sampai ke Johor. Malaysia. Kekalahan perang memberi konsekuensi munculnya para tawanan perang yang umumnya berasal dari keturunan Bengali. 2000: 419). musik jenis moresco adalah irama tari Bangsa Mor yang tumbuh di Portugal dan Spanyol pada abad ke-15. Langgam memiliki ciri khusus pada penambahan instrumen antara lain siter. Goa (India). Di daerah inilah para tawanan perang memainkan musik fado. edisi 18 November) Para tawanan perang ini kemudian dibawa ke Batavia (Jakarta) dan ditempatkan di kawasan yang waktu itu disebut Tanah Serani (Jakarta Utara). Di bidang kebudayaan misalnya.kompas. dan Langgam. moresco sudah dikenal dengan nama musik keroncong. Solo. bahkan ke luar negeri. tapi perlu diakui di sini bahwa keroncong mendapat pengaruh musik atau alat musik dari Barat. Pada periode ini muncul bentuk keroncong jenis Stambul. (www.ditetapkan. atau sistem organisasi permainan.B. dan opsir Portugis. kendang (bisa diwakili dengan modifikasi permainan cello ala kendang). Asal Usul Pengaruh kaum kolonialis ternyata tidak selamanya buruk. 23 .

80100 Johor Bahru.Perkembangan keroncong di Malaysia sendiri tidak lepas dari kedatangan pekerja dari Jawa dan masuknya gamelan pada abad ke-18. biasanya para grup mempertunjukkan musik keroncong di berbagai jamuan atau pesta. Fax. Daerah tersebut misalnya di daerah Johor (Batu Pahat dan sekitarnya). Sekitar tahun 1950-an di Johor. beberapa lagu dengan irama Melayu mulai memasuki musik keroncong. Amin Johor Bahru. hingga disiarkan di beberapa stasiun radio di Johor. Mereka menciptakan lagu-lagu keroncong dengan corak Melayu seperti Zubir Said. Ipoh. Akulturasi keroncong-Melayu turut memberi andil munculnya musisi keroncong dari Johor. Mahzan Manan dan Muhammad Ariff Ahmad. musik keroncong mulai digubah ke dalam orkestra. Mohd. Di sinilah akulturasi antara budaya keroncong dengan Melayu dimulai. Sebagai langkah awal. Ahmad Jaafar. serta ‗Mawar Puteh Keroncong Party‗ di Kampung Chik Ami Ngee Heng yang diketui oleh Encik Omar bin Abu Samah. Keroncong dapat tumbuh subur di daerah yang mempunyai penduduk orang Jawa. Selain orang Jawa. Sudar Mohammad. Puteh Ramlee. perkembangan musik keroncong di Johor didukung pula oleh Yayasan Warisan Johor (Johor Heritage Foundation) yang berlokasi di JKR 293. Dua di antara 5 24 . khususnya di Johor Bahru telah terbentuk beberapa grup musik keroncong seperti ‗Suara Timur Keroncong Orkes‗ di Kampung Stulang Darat. 07-2267549. Zainal Ibrahim. Tapi seiring perkembangan zaman dan komunitas penikmat. Yayasan ini sengaja dibentuk untuk mendukung tumbuhnya kelompok seni keroncong dan gamelan di seluruh distrik di Johor. warga di kalangan kaum Baba dan Nyonya (sebutan untuk orang-orang Cina di Semenanjung Malaka) juga sangat menggemari musik keroncong. Johar Bahar. Program pengembangan musik keroncong telah dimulai sejak 1997. Jalan Mariamah. dalam program ini diambil 5 orang tenaga pengajar keroncong dari Indonesia. Johor. 07-2266172. Mulai saat itu. kumpulan gitar rancak. Wan Yet. Perkembangan keroncong semakin pesat dengan banyaknya minat dari warga Johor pada kesenian ini (keroncong). Daerah sekitar semenanjung menjadi tempat dengan populasi orang Jawa yang cukup banyak. masuk ke dunia rekaman. Tapi revolusi musik keroncong mulai terjadi selepas Perang Dunia ke-II. Telp. dan Perak Di Johor sendiri. pantai barat negeri Selangor. perkembangan musik keroncong awalnya didominasi lagu-lagu yang berasal dari Indonesia. Selain radio. ‗Pepat Keroncong Party‗ di Kampung Tambatan dan Mohd. Orang-orang inilah yang kemudian mengembangkan keroncong. Munculnya lagu keroncong dengan irama Melayu ini diikuti pula dengan tumbuhnya beberapa grup keroncong. Di awal terbentuknya grup keroncong tersebut.

bahkan di luar negeri Yayasan Warisan Johor juga menunjukkan eksistensinya.Pd dan Suranto Hadi Widodo. peralatan yang dipakai dalam setiap jenis musik keroncong secara umum sama. Acara ini rutin digelar di setiap tahun. musik keroncong di Johor dipadukan dengan irama Melayu. Dari sini muncul pembentukan bengkel-bengkel musik atau tempat latihan musik keroncong. Dari bengkel musik keroncong ini lahir pula grup keroncong di beberapa daerah. lagu ―Gerimis Mengundang‖ yang dibawakan oleh Yayasan Warisan Johor dengan vokalisnya Wahidah A. Kluang. Tidak kurang dari 25 album keroncong dengan irama khas Melayu. sepanjang tahun 2000. seperti di Batu Pahat. dan Segamat. Peralatan (Alat Musik) Agak berbeda dengan musik keroncong di Indonesia. 2. Pontian. Flute menghasilkan bunyi yang lembut sehingga sesuai dengan musik keroncong. Yayasan Warisan Johor. Meski demikian. Seruling (Flute) Sejenis alat musik tiup. Salah satu eksistensi tersebut ditunjukkan oleh Yayasan Warisan Johor dalam International Keroncong Festival (IKF) 2008 yang diselenggarakan pada 4-6 Desember 2008 di Pendopo Pagelaran Sitihinggil Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Viola lebih besar daripada violin dan bunyi viola lebih kasar. Tidak hanya di dalam negeri. Cuk (Ukulele) 25 . Peralatan tersebut antara lain: 1. 3. musik keroncong dengan sentuhan irama Melayu B. Sebutan umum untuk alat ini ialah biola. Selain itu usaha keras dari Yayasan Warisan Johor tampak pula pada keberhasilan yayasan ini dalam mengeluarkan album keroncong. Violin dan Viola mempunyai sedikit perbedaan. Masih melalui Yayasan Warisan Johor. Kota Tinggi. Biola (Violin) Alat musik berdawai empat ini dimainkan dengan cara digesek dengan alat penggeseknya yang khas. Johor Bahru. Acara ini diikuti 15 peserta dari Indonesia dan 1 dari Malaysia yang diwakili oleh Yayasan Warisan Johor. Surakarta. Dalam IKF 2008. Bengkel ini telah diresmikan keberadaannya pada 15-18 Juni 1999 di Pusat Kegiatan Seni.R. sanggup memberikan warna tersendiri. sering digelar lomba musik keroncong dan nyanyian lagu-lagu keroncong di seluruh daerah negeri Johor. muncul atas kerja keras Yayasan Warisan Johor. Violin digunakan dalam musik keroncong sebagai alat melodi. Mersing.orang pengajar tersebut adalah Kuntoro Edhi S.

Double-Bass Alat musik paling besar ini mempunyai empat dawai. Cak (Tenor Banjo) Alat musik berdawai empat ini berpasangan dengan cuk (ukulele) dan digunakan dalam musik keroncong untuk meningkatkan irama. yaitu keroncong yang dimainkan di pagelaran komedi khas Melayu yang disebut komedi stambul. khususnya Yogyakarta dan Solo. 4. perkembangan keroncong melahirkan lagu jenis Stambul. bisa disimpulkan jika tipe yang dipakai dalam musik keroncong di Johor bercirikan Langgam. Di sinilah celah yang memungkinkan masuknya irama Melayu ke dalam keroncong. Dari akulturasi ini. Irama cengkok Melayu sendiri dapat dirujuk ketika S. C. Selo (Cello) Sebenarnya cello dimainkan dengan cara digesek. musik keroncong di Johor tetap mempunyai ciri khas tersendiri. 7. pianis orkes studio NIROM Surabaya menggubah lagu ―Pulau Brandan‖ sekitar tahun 1918-1919. Akibatnya. Tapi dalam musik keroncong dimainkan dengan cara dipetik dan hanya tiga dawai saja yang dipakai. Tapi dalam musik keroncong. Mochtar. dan A. alat musik berdawai empat ini dimainkan dengan cara dipetik seperti gitar. yaitu G. Sumatera Barat ini sangat khas bergaya Melayu. Inilah yang membedakan antara Langgam di Jawa dengan musik keroncong di Johor. Lagu-lagu dari daerah ini (Jawa) sifatnya lebih tenang dan lembut. 5. Biasanya dipergunakan gitar akustik 6.M. Cengkok keroncong gubahan pianis asal Padang. Gitar Alat musik berdawai enam ini digunakan dalam musik keroncong. Dalam orkestra simfoni alat ini dimainkan dengan cara digesek. D. Irama dan perpindahan nadanya lambat. Tapi meski bercirikan Langgam.Merupakan alat musik berdawai empat. sehingga memungkinkan banyak cengkok dalam menyanyikan lagunya. Tipe Musik Keroncong Johor Tipe musik keroncong yang ada di Johor bisa dirujuk dari akulturasi antara budaya Jawa dan Melayu. Dari dua tipe yang bersatu (Langgam dan Stambul). yaitu aroma irama Melayu. Cuk adalah alat utama untuk musik keroncong. maka sebenarnya musik keroncong di Johor bisa pula berbaur dengan tipe Stambul. Ciri Langgam merupakan sebuah ciri yang melekat kuat pada musik keroncong yang menjamur di wilayah Jawa. 26 .

1. Kedua pandangan di atas ada benarnya. . |IV .. . .Verse A. . . |V . |IV . | I .. . . .Bridge B . Tentang kesenian ini masyarakat Lombok ada yang menyebut musik gendang beleq dan ada yang menyebut tari gendang beleq. | I .| Verse A |V7 . . . Nama "stambul" diambil dari nama Istambul di Turki. | I . . . . | V7 . . . | I . |I . . . .| . |I . . . | V7 . Meski sudah memiliki bentuk baku. Tipe Langgam Tipe Langgam sendiri mempunyai dua versi. . Asal usul Sasak adalah nama suku yang mendiami pulau Lombok. |  Gendang Beleq : Musik Perang Suku Sasak. . . . . | dibuka dg broken chord I utk mencari nada |IV .B . | |I .adalah tacet atau iringan tidak dibunyikan):         |I . |I . |IV . . .. 27 . |I . V7 .|I . . | I . . | II# . | IV . Tipe Stambul Nama Stambul merupakan jenis keroncong yang namanya diambil dari bentuk sandiwara yang dikenal pada akhir abad ke-19 hingga paruh awal abad ke-20 di Indonesia dengan nama Komedi stambul. .. V . . . | I . | IV . | Bridge B |I7 . . |IV . | II# . . .Verse A . | |I . |I . . Alur akord Stambul Keroncong adalah sebagai berikut. .| . .. | I . A. . . Kedua.. . namun pada perkembangannya irama ini lebih bebas diekspresikan. |IV . . . | Verse A |V7 . . karena musik dan tari terekspresi melalui bunyi dan gerak dalam pertunjukan gedang beleq. | I . | I . |I . . . . . . . . . . panjang 32 birama. . . penari dan penabuh gendang beleq dimainkan oleh orang yang berbeda. | V7 .. . . . . . |V . . . | |V .|IV . | I . . . |V . . | I . pulau yang ketika zaman Belanda bernama Sunda Kecil. | V7 . | |V . . .. . | V7 . . . . . (tanda . . . . | 2. . |I . . . V .A dengan pengulangan dari bagian A kedua seperti lagu standar pop: Verse A . . | V7 . . V7 . | I . . . |I . Akan tetapi pada beberapa grup gendang beleq saat ini. . . . . . | IV . . . |V . . . |IV . |I . yakni pengulangannya langsung pada bagian B. |I . |V . . . | V . |V . . . | |IV . . . . . . . . . Suku ini mempunyai tradisi kebudayaan berupa kesenian gendang beleq. . . . V . . V7 . hal ini dikarenakan sang penabuh menari sambil membunyikan gendang beleq.A . |I . | IV . | |I . Pertama A . . . . Alur akord Langgam sebagai berikut:     Verse A | V7 .

.dang itulah nampaknya yang diabadikan untuk menamainya. lebih besar ukurannya dari gendang yang dipakai di Lombok dan daerah lain umumnya. yaitu untuk mengiringi dan memberi semangat para ksatria dan prajurit kerajaan Lombok yang pergi atau pulang dari medan perang. Pada Abad 17. tampaknya juga berbekas pada musik gendang beleq ini. orang Bali dari Karangasem menyeberang Selat Lombok dan mendirikan beberapa perkampungan serta membangun kontrol politik diwilayah Lombok Barat . Musik gendang beleq konon pada zaman dahulu digunakan sebagai musik perang. Sejarah mencatat bahwa Lombok pernah dikuasai oleh Kerajaan Bali yaitu Klungkung (abad 17) dan Karangasem (abad 18) dalam rentang waktu sangat lama (Suhartono. Para sekaha ini 28 . ngurisang (potong rambut bayi). oncer.. Para penonton biasanya akan berdiri menunggu di pinggir jalan. Gendang beleq dipertunjukkan juga untuk hiburan semata seperti festival. Bunyi dang. 1970). Pada permulaan abad 17.Gendang beleq merupakan sebuah alat musik tabuh berbentuk bulat panjang. acara ulang tahun kota. Lombok menjadi perebutan antar Raja Bali Karangasem dan Makasar dari Sumbawa. salah satu pemerhati kesenian Sasak. Musik gendang beleq dilengkapi juga dengan gong. dan jika dipukul (tabuh) akan berbunyi dang. Kata beleq dalam bahasa Sasak berarti besar.. dan ulang tahun provinsi. gendang dalam pertunjukannya menempati posisi paling depan sendiri. Menurut Mamiq Hidayat. Setyaningsih (2009) dalam tesisnya menulis bahwa tradisi sasak seperti merariq. gedang beleq. Saat ini sekaha direkrut dengan cara mengundang siapa saja yang ingin berlatih menjadi sekaha (biasanya di rumah pemimpin sekaha yang sudah ada). 1980 : 2). Latar belakang sejarah kolonialisasi Bali yang cukup panjang. sapi atau kerbau. terbuat dari pohon meranti yang dilubangi tengahnya. dan seruling. Musik gendang beleq dimainkan oleh dua orang pemain yang disebut sekaha. irama. alat musik yang lain dimainkan sambil duduk‖(Wawancara. juga begawe beleq (upacara besar).dang atau dung.dung. dinamai gendang beleq karena . bahkan zaman dulu yang berdiri hanya gendang dan beberapa penari saja. Pada zaman dahulu sekaha berasal dari masyarakat yang dipilih oleh sekaha senior. serta suara yang paling keras. Adapun awalan gen hanyalah pelengkap untuk memudahkan penyebutan. ―Selain bentuknya yang besar. Musik gendang beleq difungsikan juga sebagai pengiring upacara adat seperti merarik (pernikahan). Saat dimainkan sekilas akan terdengar tidak teratur bunyinya. pada saat yang sama. Dengan demikian gendang beleq berarti gendang besar. Maret 2009). orang-orang Makasar dari Sumbawa menyeberang Selat Alas dan membnagun kontrol politik di wilayah Lombok Timur (Kraan. ritme dan suara serulingnya nampak seperti pada musik Bali. dari mulai anak muda sampai orangtua. ikut-ikutan menari. terumpang. atau hanya sekedar bersorak gembira. dengan kedua sisinya berlapis kulit kambing. dan perisean merupakan pengaruh dari Kerajaan Bali. pencek. dan ramai. ngitanang atau potong loloq (khitanan). Kesan pertama kali mendengar.

nongkrong di jalan atau gang. Lenek. dodot (ikat pinggang). Kata Mamieq Atun. Peralatan Berikut marilah kita mengenal alat-alat yang terdapat dalam musik gendang beleq : 29 . bebet sembarangan. bahkan sesuai dengan pesanan sponsor. bukan memainkannya. ulang tahun kota. Musik gendang beleq dikelola sendiri oleh masyarakat secara mandiri. seruling atau gong‖. dan yang paling sering untuk mengiringi upacara adat merarik. Anak-anak muda Lombok sekarang. Kedua atribut ini diangggap penting. karena dianggap satu-satunya identitas yang membedakan dengan musik modern. Masyarakat membiayai aktifitas mereka dari hasil manggung seperti untuk festival budaya. Beberapa kelompok gendang beleq saat ini membuat seragam sendiri. dimana ketika pertunjukan gendang beleq mereka memakai sapo„. dulunya bapak saya penabuh gendang. bergaya pakai handphone atau mode baju atau kaos daripada diajak belajar musik gendang beleq. Melihat kondisi ini. dodot. baju dan celana sekaha berbeda-beda warna antar kelompok gendang beleq. Lotim saat mengobrol disanggarnya pertengahan juni 2009 lalu.kebanyakan adalah keturunan. B. Ini berbeda dengan zaman dahulu dimana gendang beleq masih banyak terdapat di kampung-kampung Lombok. lebih banyak suka naik motor kebut-kebutan. biasanya mereka mendirikan komunitas-komunitas budaya di beberapa kampung Lombok. Namun demikian. memakai anting-anting atau hanya sekedar memakai kaos. sekarang saya bisa tabuh gendang. Cemoohan juga sering ditujukan pada sekaha yang berusia muda. menghabiskan waktunya di depan televisi menonton sinetron atau acara musik populer yang memang menjamur saat ini. pemimpin sanggar Bao Daya. yang tidak boleh ditingalkan dan harus dipakai serta bercorak batik adalah sapo„ (ikat kepala). Mereka menganggap kelompok gendang beleq seperti ini tidak melestarikan budaya dengan utuh. seperti rokok Dji Sam Soe seperti pada foto. artinya mereka saat ini menjadi sekaha karena dahulunya bapak atau kakeknya adalah sekaha juga. Semua sekaha dalam pertunjukan gendang beleq harus memakai pakaian adat Sasak lengkap dengan atributnya. Musik gedang beleq sejak dahulu dipertunjukan dengan cara tradisional. dan bebet (kain yang melapisi pinggang seperti pada pakaian Melayu Minangkabau). Satu hal yang menjadi keluhan para pelestari gendang beleq saat ini adalah sulitnya mencari sekaha. penggembira kampanye salah satu partai tertentu. karena tidak memakai seragam adat. masyarakat tertentu (baca : orangtua Sasak) memandang perilaku ini negatif. Namun sekarang karena pengaruh zaman modern. ―Saya jadi begini juga keturunan. dengan bordir atau sablon tulisan nama kelompok di belakang seragam.

masing-masing orang memegang sepasang. Menurut keterangan beberapa sekaha. berbentuk silinder dengan lubang yang besar ditengahnya berdiameter kurang lebih 50 centimeter dan panjang 1. hampir sama dengan terumpang hanya ukurannya lebih besar. Terumpang terbuat dari kuningan. C. terbuat dari pohon meranti besar gelondongan yang dipotong. dari mulai anak kecil umur 7 tahun sampai orangtua umur 60 tahun. terlihat tidak menyulitkan pemain untuk memukulnya. Terdapat dua model seruling yang di pakai dalam gendang beleq. alat ini berbentuk seperti wajan besar yang tengahnya terdapat bundaran kecil yang berupa benjolan. terbuat dari kuningan atau tembaga. dengan sekaha cadangan untuk penabuh gendang atau peniup seruling. terbuat dari kuningan juga. Jenis kelamin semua sekaha adalah laki-laki. Gendang beleq. panjang dan berat. Bentuknya yang besar. berbentuk seperti piring dengan tengah luarnya diberi tonjolan dan tali untuk pegangan. 6. Pencek. Di ujung kanan kiri gendang dipasang pengait untuk memasang tali atau selendang agar dapat diselampirkan (digantungkan) di leher atau bahu. Kenceng ini terdiri dari dua pasang. Bunyi dan irama kenceng inilah yang membuat musik gendang beleq terdengar sama dengan musik Bali. 5. alat tabuh gendang berupa kayu pohon kelapa sepanjang 50 centimeter dengan ujungnya dibalut kain. Dalam satu rombongan musik gendang beleq terdapat kurang lebih 17 sekaha. berbentuk seperti gong tetapi ukurannya lebih kecil dari terumpang.5 meter. Kenceng (dibaca seperti kata kelereng). Gong. berbentuk seperti kenceng tetapi bentuknya kecil-kecil dan diletakkan pada sebuah papan kayu yang digantung di leher. karena berat menggendongnya. dirajut benang dan dilapisi lem agar kuat (bentuk mondol). jika dipukul akan menghasilkan suara yang mendengung. 2. dibuat dari bambu dengan lubang-lubang kecil di tubuh bambu untuk menghasilkan bunyi merdu. Alat penabuh dan pemukul. sejak dulu pemain gendang beleq pasti laki-laki. Pemain atau Sekaha Pemain gendang beleq dalam bahasa Sasaknya disebut Sekaha. dalam gendang beleq terdapat dua buah terumpang. Suling atau seruling. lubang kayu ditutup dengan kulit sapi atau kambing yang telah disamak. 4. Ada juga 30 . 8.1. Alat pemukul sama dengan penabuh hanya balutan kain agak kecil dan tipis. 3. Biasanya perempuan hanya sebagai penari tambahan saja. terbuat dari kuningan atau tembaga. Terumpang. Oncer atau petuk. 7. yang panjangya kurang lebih 50 centimeter dan 30 centimeter. terkadang 20 atau lebih.

Jika sudah dirasa memadai beranjak pada proses selanjutnya. proses latihan ini akan mensiasitanya. 5. konsentrasi dan semangat. dan jika sekaha nya tidak hadir akan dicari penggantinya. akan diteruskan pada proses selanjutnya. Apabila dalam proses latihan ini tidak bagus. Jika sudah lengkap semua. Biasanya sekaha akan menabuh dua kali kanan dan satu kali kiri dengan pukulan berirama. Satu sekaha untuk peniup suling atau seruling dengan satu peniup cadangan. sehingga terlihat banyak sekali personelnya. Dua sekahan pemukul oncer atau petuk. Dua sekaha pemukul terumpang. jika belum maka akan diperbaiki terlebih dulu. 2. Empat sekaha penabuh Gong. cara memainkan musik ini terlihat begitu rumit dan harus hati-hati.rombongan gendang beleq yang dilengkapi dengan kelompok penari khusus. Pelaksanaan Alat yang pertama dibunyikan adalah gendang beleq. maka kesalahan itu dapat teratasi dengan cepat. secara umum memainkan musik gendang beleq terbagi dalam tiga proses. yang sulit adalah jika sekaha yang mahir berhalangan dan diganti dengan sekaha baru. 3. dengan cadangan satu sekaha. Persiapan Proses ini dimulai dengan menyiapkan mengecek alat dan sekaha. biasanya dipilih sekaha yang berbadan besar karena dianggap kuat. namun tidak sedikit ditemukan penabuh gendang yang berbadan kurus. Latihan Proses latihan merupakan proses yang paling vital sebelum memulai permainan. apakah sudah lengkap atau belum. Jika dicermati. Namun karena para sekaha itu sudah terbiasa memainkan. 6. Dari semua alat musik petuk mudah untuk dipukul. setiap sekaha memainkan sepasang kenceng. 7. yaitu : 1. 2. Cara memainkan Saat pertama kali menyaksikan pertunjukan gendang beleq. karena iramanya monoton. D. seperti menangkupkan dua piring secara bersamaan. Enam sekaha pemukul kenceng. juga untuk mengecek apakah alat-alatnya bisa dipergunakan dengan baik. dengan cadangan satu sekaha. Jika belum lengkap alatnya harus dicari. 3. Dua sekaha pemukul pencek. Kenceng dimainkan dengan cara ditepuk. Itu sebagai tanda untuk alat selanjutnya siap 31 . Empat sekaha penabuh gendang beleq. Lebih jelas uraiannya di bawah ini : 1. maka umumnya itu akan berdampak pada pertunjukannya. karena proses ini bertujuan untuk melihat apakah para sekaha sudah siap semua. 4.

musik gendang beleq bagi orang Sasak dianggap sakral. Pancor. bahkan sambil makan plecing (sayur khas Lombok). kesabaran. namun karena bunyinya paling keras. Musik ini tidak mungkin ada tanpa nilai-nilai filosofis tersebut difahami terlebih dahulu oleh nenek moyang Sasak. Nilai-nilai Nilai adalah imajinasi orang atau komunitas terhadap perilaku atau lingkungan yang dialaminya (Anderson. antara lain : 1. ibarat sebuah orchestra. Walaupun dalam permainannya didominasi oleh suara terumpang. penabuh gendang adalah konduktornya. Keterikatan akan satu imajinasi yang sama. F. geografis. Realitas ini tentu saja bertujuan untuk terus menyambung imajinasi Sasak sebagai manusia yang terikat secara psikologis dengan tanah leluhurnya. 3. semenjak itu seruling tidak pernah berhenti berbunyi. Melestarikan gendang beleq dimaknai manusia Sasak sebagai menata dan memelihara diri sendiri. Jogjakarta. Di asrama mahasiswa Lombok di Condong Catur. Nilai psikologis. Musik gendang beleq memiliki beberapa makna. kebijakan dan kepahlawanan.menyambut. seruling dan kenceng. karena di dalam musik gendang beleq terkandung keindahan. Orang Lombok yang lama kuliah di Jogjakarta selalu membicarakan gendang beleq dan berbagai budaya mereka jika bertemu. Nilai filosofis. pendidikan. budaya bahkan mungkin agama. salah seorang sukaha gendang beleq geger girang. Gendang beleq dalam bayangan manusia Sasak memiliki makna yang luhur. ketekunan. Jika dilihat dari alunan musiknya yang ramai. Umumnya irama musik yang dimainkan adalah lagu-lagu Sasak. 2. musik ini tetap dikomando oleh suara gendang. maka suara musik akan tidak enak didengarkan mas‖. juga terdapat alat-alat gendang beleq. atau keturunan. Musik gendang beleq dimulai berdasar komando dari penabuh gendangnya. Nilai sosiologis. Lotim suatu ketika. Berdasar penilaian ini. ketelitian. misal terlambat atau kecepatan saat memukul. 2002). yaitu sama-sama manusia Sasak yang memiliki berbagai kesamaan. Seni musik gendang beleq dapat menjadi ajang untuk interaksi sosial yang terbuka tanpa sekat status sosial. namun sekarang sering terdengar irama dangdut dan Melayu ikut mewarnai. cara memainkan gendang beleq cukup perlu konsentrasi yang tinggi. seruling dan lainya. Kata Lalu Samsudin. Mengenal dan 32 . ―Karena jika ada satu saja sekaha yang salah dalam memainkan alat musiknya. Mereka mentradisikannya agar difahami oleh keturunan mereka dan dipelajari muatannya. seperti nenek moyang. Seterusnya diikuti oleh petuk. dan akan disambut oleh kenceng dengan tepukan berirama langsung menghentak.

namun ketika sulit mendapatkan pekerjaan serta banyak pengangguran. gulintang selalu dimainkan oleh kelompokkelompok musik tradisional. Peralatan orkes ini terdiri dari lima macam. Bagi golongan bangsawan Sasak (Lalu. Pertama adalah orkes yang terdiri dari beberapa jenis alat bunyi-bunyian. 1. Dalam bahasa Melayu Brunei.MelayuOnline. seperti satu gong besar. Tanpa gulintangan. alat-alat musik ini akan menghasilkan sebuah musik 33 . Baiq. sejenis alat musik tradisional Brunei yang terdiri daripada beberapa gong kecil (delapan biji) yang disusun di atas tali (Kamus Bahasa Melayu Brunei dalam www. Nilai ekonomis. gandang labik (gendang kembar) dan gulintangan (gong kecil-kecil yang berjumlah delapan buah). Gendang beleq dapat menjadi profesi yang menghasilkan. dan gandang labik.  Orkes Gulintangan: Musik Tradisional Brunei Darussalam.mencari jodoh bagi muda-mudi. 4. tawak-tawak (gong yang berjumlah dua buah).com). walaupun hasilnya tidak banyak. Kedua. gulintang memiliki dua arti. gong. yaitu gulintangan. Asal-usul Brunei Darussalam merupakan salah satu negara rumpun Melayu di Asia Tenggara. orkes gulintang mirip dengan musik kulintang pada masyarakat Minangkabau. pertunjukan ini akan menaikkan status sosial mereka di masyarakat (semakin naik statusnya jika pengiring kelompok gendang beleq lebih dari satu). Jika dimainkan bersama. gulintang menjadi identitas budaya yang unik dan dihormati. ikut rombongan gendang beleq dapat menjadi alternatif untuk dapat uang walaupun hanya sekedar untuk rokok dan makan. salah satunya adalah musik tradisional gulintang atau yang oleh masyarakat Brunei disebut dengan nama orkes (sebutan ―musik‖ bagi orang Brunei) gulintangan. Nama gulintang diambil dari salah satu alat musik yang paling penting dalam orkes tersebut. tawak-tawak. Raden atau Dende). semua alat musik dalam orkes gulintang harus ada dan saling melengkapi. Jika dicermati. Namun demikian. canang (gong yang berjumlah tiga buah). identitas) penting dirinya dimata orang Sasak yang lain (kecuali bangsawan yang beragama Islam dan menganggap gendang beleq negatif). Pada setiap perayaan festival budaya di Brunei. Kenyataan ini menandakan bahwa orkes gulintang memiliki posisi penting dalam tradisi masyarakat Brunei. orkes ini dirasakan kurang dan tidak lagi disebut gulintang. canang. Negara ini dikenal sebagai salah satu penjaga tradisi budaya Melayu yang masih terus dilestarikan oleh masyarakatnya hingga kini. tidak sedikit mereka akhirnya menikah setelah berkenalan ketika bersama menonton gendang beleq. Pertemanan dan kekerabatan baru. gendang Beleq menjadi penanda (baca. Orkes gulintang adalah musik tradisional khas Brunei Darussalam. karena secara kebudayaan. Bagi masyarakat yang apabila dalam perkawinan anaknya dimeriahkan oleh gendang beleq. yakni gulintangan. sering terjadi jika ada pertunjukan gendang beleq.

khususnya pantun. Namun demikian. yaitu gulintangan. yakni sebagai pemandu bagi alat-alat lainnya. dan gandang labik. Dalam khazanah budaya Melayu Brunei. Dalam konteks pelestarian budaya. Gong. Fungsi gandang labik sama dengan gulintangan. Adapun lima peralatan orkes gulintang tersebut adalah sebagai berikut:      Gulintangan. gulintangan harus ada karena alat ini merupakan inti dari orkes gulintang. baik dari sisi wujud peralatannya. gong. yakni seperangkat gong kecil berjumlah delapan buah yang ditata di atas rajutan tali dan di dalam sebuah bingkai kayu memanjang. Realitas ini menjadikan orkes gulintang sebagai ruang untuk bergembira dan berdendang bersama. Gong berfungsi sebagai penegas irama alat musik yang lain. maupun dari sisi busana yang dipakai oleh para pemain dan penyanyinya. Nilai-nilai ini menjadi media penting bagi orang Brunei untuk terus mengikatkan kepribadian mereka dengan kebudayaan leluhur. Daud bin Tuah. Awang bin Ahmad.tradisional yang enak dinikmati dan enak didengar (Md. Peralatan yang dibutuhkan dalam orkes gulintang sebenarnya ada lima macam. 1976). gulintang dipercaya berasal dari ajaran nenek moyang. yakni sebuah gong yang yang digantung dengan tali pada sebuah tiang kayu. Gulintang adalah musik tradisional ber-genre gembira. Peralatan tersebut ada yang dimainkan dengan cara dipukul dan ada juga yang ditabuh. Tawak-tawak. misalnya dalam sebuah pesta perkawinan (Hajah Kaipah binti Abdullah. 2002). canang. Gandang labik. 2. Canang berfungsi sebagai pelengkap yang mengiringi gulintangan. Orkes ini merupakan hasil karya seni leluhur Brunei yang memang dikenal sebagai orang yang menyukai seni. seperti biola atau gitar. Dalam setiap pentas. orkes gulintang mengandung nilai-nilai bagi kehidupan orang Brunei. biasanya ada kelompok gulintang tertentu yang memadukannya dengan alat musik modern. 34 . anggapan ini penting untuk diapresiasi sebagai usaha untuk memajukan kebudayaan dan tradisi Melayu secara umum. tawak-tawak. dan orkes gulintang merupakan media untuk menuangkan pantun menjadi sebuah lagu (Mahmud Haji Bakyr. tawak-tawak disebut sebagai peningkah atau peningkul yang berfungsi untuk merespon irama gulintangan dan canang. Canang. Sebagai hasil karya leluhur yang masih dihargai hingga sekarang. cara memainkannya. Peralatan Orkes gulintang terdiri dari beberapa alat musik yang harus dimainkan dengan aturan dan ritme tertentu. Hal ini terlihat dari irama rancak yang dihasilkan peralatan dalam orkes tersebut. yakni dua gendang dari kayu yang dilubangi tengahnya lalu ditutup dengan kulit kambing atau sapi. yakni tiga gong yang digantung dengan tali pada sebuah tiang kayu dan dimainkan secara berurutan. Dalam bahasa Brunei. 1985). 1985-1986. yakni alat musik yang berbentuk bulat yang terbuat dari besi yang ditempa dan dibentuk benjol di tengahnya.

Pemain dan Busana Orkes gulintang umumnya dimainkan oleh laki-laki. Selain itu. atau biru. yaitu enam orang.3. Untuk pentas di pesta perkawinan ini biasanya bertempat di rumah mempelai perempuan atau di gedung. dengan rincian: satu pemain untuk gulintangan. Selain itu. yakni celana dan baju dari bahan satin yang licin dan mengkilap. atau perayaan hari jadi kota. merah. maka bunyi yang dihasilkan menjadi tidak enak didengar. Warna busana dapat berubah-ubah. penyanyi. orkes gulintang harus dimainkan oleh orang-orang yang sudah piawai. Warna-warna ini dianggap tepat karena sesuai dengan irama orkes gulintang yang berusaha mengajak orang untuk bergembira. yakni seperti hanya sekadar dipukul dan ditabuh. dan bernyanyi bersama. Akan tetapi. dalam perayaan festival budaya atau hari jadi kota. gulintang biasanya memainkan irama-irama rancak dan nyanyian gembira. Dalam pentas perayaan pesta perkawinan. dan penari gulintang pada umumnya berbusana adat Brunei. Hal ini untuk merangsang para penonton agar ikut berjoget atau menyanyi. Para penarinya pun biasanya akan dipilih yang cantik-cantik dan tampan-tampan dengan busana yang indah dan menawan. pada umumnya busana mereka berwarna krem. festival budaya. Waktu dan Tempat Pementasan Orkes gulintang dipentaskan pada beberapa acara adat budaya Brunei. Mereka umumnya adalah keturunan dari orang yang dahulunya juga seniman orkes gulintang. para pemain. memainkan alat-alat orkes gulintang sebenarnya cukup sulit karena terdapat not-not nada tertentu yang harus ditaati. canang. Namun. Jika sembarangan dalam memukul. biasanya juga akan digelar kesenian Melayu lainnya. 5. cara memainkan peralatan orkes gulintang cukup mudah. tawak-tawak. sarung yang lilitkan di paha seperti rok. Jumlah pemain musik sesuai dengan jumlah alat musiknya. Acara ini biasanya digelar di sepanjang jalanan kota atau di gedung-gedung milik kerajaan. seperti tari-tarian semisal Tari Zapin. serta berkopiah hitam (seperti busana adat laki-laki Minangkabau). 35 . Saat pementasan. hijau. seperti perayaan pesta perkawinan. di Brunei. juga disertai dengan pantun-pantun tentang pengantin dan petuah tentang bagaimana hidup berbahagia. Cara Memainkan Jika dilihat sekilas. sedangkan kaum perempuan biasanya menjadi penari atau penyanyi yang mengiringi pementasan gulintang. gulintang biasanya menampilkan tarian dan nyanyian yang berisi kisah percintaan muda-mudi. Dalam acara ini. Oleh karena itu. Sementara itu. hal ini disesuaikan dengan selera kelompok gulintang. 4. berjoget. ditambah dengan satu orang penyanyi dan dua hingga empat orang penari. dan gong serta dua orang penabuh gandang labik.

canang. Gong. Canang dipukul dengan ritme yang jarang namun harus selalu memperhatikan bunyi alat musik yang lain. Nasehat dalam lagu-lagu orkes gulintang biasanya berkisar tentang bagaimana mencari jodoh yang baik. Tiga gong ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan sebatang kayu yang dibuatkan benjolan di ujungnya. Kayu tersebut ada yang dipotong begitu saja dan ada pula yang dibuat benjolan pada ujungnya. semua alat orkes gulintang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat. Cara ini lebih mendidik dan tidak terkesan menggurui. gulintangan sering dimainkan dengan cara akustik lebih dahulu sebagai intro (nada sebelum masuk lagu). dan tawak-tawak. orkes 36 . apalagi jika gerakannya selaras dengan bunyi ―dang‖ atau ―tak‖ dari gandang labik. Biasanya. Tawak-tawak. Alat musik inilah yang membuat irama menjadi dinamis. yaitu potongan kayu sepanjang lebih kurang setengah meter. Alat pemukul gulintang ini dibuat oleh orang khusus supaya bisa seimbang antara pukulan dan bunyi yang dihasilkan sehingga enak didengar. Canang. Alat musik ini dipukul dalam irama jarang-jarang dengan menyesuaikan irama dari gulintangan. dan sebagainya. Gong kecil berjumlah delapan buah ini biasanya akan dimainkan pertama kali dengan dipukul berdasarkan irama tertentu karena gulintangan berfungsi sebagai pembuka dan penuntun bagi alat musik lainnya. Nilai ini tampak jelas dari nasehat yang terkandung dalam syair dan pantun yang dilantunkan dalam lagu-lagu di orkes gulintang. Biasanya. Alat ini fungsinya sama pentingnya dengan gulintangan. Hal ini karena canang berfungsi sebagai pelengkap yang mengiringi gulintangan. maka orkes gulintang sudah menemukan irama yang enak dinikmati. Ibarat gitar. Jika canang dipukul dengan bit yang pas. yakni sebagai berikut:      Gulintangan. Gong menjadi alat musik yang penting dan biasanya akan berhenti dipukul untuk terakhir kali sesaat sebelum pementasan usai. berbakti kepada orangtua. alat-alat musik dimainkan sesuai urutan. gulintangan akan dipukul secara bergantian dari kedua tangan seorang pemain. taat kepada aturan agama. Nilai-nilai Kesenian musik tradisional Brunei Darussalam orkes gulintang mengandung nilai-nilai positif sebagai berikut:  Pendidikan. misalnya. Saat pementasaan orkes gulintang. terdapat dua gandang labik yang ditabuh menggunakan telapak tangan oleh dua orang ahli gendang. Gandang labik menjadikan orkes menjadi rancak dan gerakan penyanyi serta penarinya tampak lebih semangat. 6. Gandang labik. Nasehat yang disampaikan dalam bentuk lagu lebih enak didengar dan berkenan dalam hati. Dalam konteks ini. hidup rukun dalam keluarga. yakni sebagai pemandu bagi alat-alat lainnya. Saat tawak-tawak dipukul dengan irama cepat. hal itu menandakan penyanyi harus bernyanyi dengan cepat dan penari melakukan gerakan yang rancak.Kecuali gandang labik yang dimainkan dengan cara ditabuh menggunakan telapak tangan.

 Ghazal: Musik Tradisional Masyarakat Melayu Kepulauan Riau. Nilai ini tampak dari busana dan tari-tarian dalam orkes gulintang. dan budi pekerti Melayu yang efektif dan menghibur. sosial. Islam yang dibawa oleh kaum saudagar Arab dan persia mulai masuk ke wilayah Kepulauan Riau sejak abad ke-18. Selain bermaksud untuk berniaga. Simbol ini mengajarkan agar manusia mencintai keindahan dan tradisi leluhur. Musik ghazal merupakan hasil perpaduan antara kebudayaan yang dibawa oleh pendatang dengan kebudayaan setempat. Hal ini sangat terasa khususnya ketika gulintang dipentaskan dalam pesta perkawinan. Interaksi seperti inilah yang semakin mempererat rasa kebersamaan tersebut. Dalam kajian budaya. karena direkatkan oleh tradisi dan budaya. Mayoritas masyarakat Pulau Penyengat beragama Islam dan inilah yang menjadi alasan mengapa kesenian yang berkembang di pulau ini kental dengan kebudayaan Islam. Pulau Penyengat terletak di sebelah Pulau Bintan (Asri. kebudayaan. 1. Simbol. Salah satu wilayah yang menjadi tempat berkembangnya permainan musik ini adalah Pulau Penyengat yang merupakan salah satu dari gugusan pulau-pulau di Kepulauan Riau. di mana penonton dapat mengusulkan lagu tertentu kepada pemimpin orkes. simbol merupakan ekpresi jiwa manusia terhadap realitas yang dihadapinya. Perpaduan konsep musik ghazal dengan budaya dan tradisi setempat ini memunculkan bentuk budaya baru. kaum pedagang asing itu ersebut juga membawa agama. Dari pementasan ini diharapkan pelestarian orkes gulintang terus digalakkan sehingga akan menumbuhkan rasa memiliki terhadap kesenian tradisional.   gulintang telah menjadi media pendidikan agama. Pementasan secara berkala juga akan menjadikan gulintang sebagai musik tradisional yang dapat bertahan dalam gempuran zaman. Asal-usul Ghazal merupakan salah satu jenis musik yang berkembang di Kepulauan Riau. Musik ghazal merupakan salah satu jenis musik tradisional yang berkembang di tanah Melayu. Dalam kondisi yang demikian. dan berbagai macam kesenian. Kebersamaan. rasa kebersamaan menjadi semakin erat. Pelestarian budaya. salah satunya di Kepulauan Riau. Baju adat Brunei merupakan simbol kebudayaan Melayu yang memiliki nuansa keindahan dalam berkesenian. 2008: 13). Salah satu kekhasan musik ghazal masyarakat 37 . Pementasan orkes gulintang merupakan bentuk nyata dari upaya pelestarian kebudayaan tradisional Brunei Darussalam. Salah satu jenis kesenian yang bercorak Islam itu adalah musik ghazal. Nilai ini tampak dari interaksi sosial antara penonton dengan para pemain orkes. Ghazal memadukan keindahan musik dan kedalaman makna syair.

serta Mirza Ghalib (1797-869) dan Muhammad Iqbal (18771938). mereka pun melakukan berbagai inovasi dengan menambah jumlah lagi dalam musik tersebut. Persia dan kawasan Arab lainnya. 2008: 37-38) disebutkan beberapa fungsi musik Melayu ghazal. Lomak menyebarkan ghazal di daerah Johor. sebelum musik ini berkembang. Jalaludin Rumi. Di daerah asalnya. Hingga saat ini. Di Pulau Penyengat. ghazal berkembang ke berbagai daerah di sekitarnya. Ini terbukti dengan pemberian ruang kepada musik ini untuk berkembang. musik juga mempunyai nilai fungsi tertentu bagi masyarakat. Para pemain tidak saja semakin piawai dalam memainkan peralatan musiknya. permainan musik Melayu ghazal terus berkembang. Fungsi Musik Ghazal bagi Masyarakat Melayu Selain sebagai bagian dari entitas kebudayaan. Awalnya. permainan musik ghazal mendapat sambutan positif. Masuknya musik ghazal di Kepulauan Riau tidak lepas dari peran seorang tokoh bernama Lomak. Malaysia. Masyarakat Melayu menggunakan musik ghazal sebagai sarana dakwah Islam melalui pelantunan Rubaiyat Oemar Khayam. bentuk kesenian ini telah berkembang di berbagai daerah dan bentuk puisinya ditemukan dalam berbagai bahasa (wikipedia. Kesenian ghazal mulai menyebar ke Asia Selatan sejak abad ke-12. Musik Melayu ghazal terus dimainkan dalam berbagai kesempatan dan menjadi hiburan dalam berbagai upacara adat atau ketika menyambut tamu kehormatan. yang pertama kali dilakukan oleh Lomak adalah mengembangkan musik ghazal agar diterima oleh masyarakat Melayu. Lambat-laun.org). Saat kini. Kiprah Rumi dilanjutkan oleh Hafez selang satu abad kemudian. 2. ghazal merupakan bentuk puisi berima yang setiap barisnya memiliki bentuk yang sama. Sambutan itu muncul bukan hanya dari kalangan masyarakat. Suasana yang kondusif itulah yang mendorong kemunculan berbagai kelompok musik ghazal di Pulau Penyengat. Puisi ini merupakan bentuk ekspresi rasa sakit karena kehilangan atau perpisahan. termasuk Pulau Penyengat.Melayu dibanding bentuk musik ghazal aslinya adalah adanya syair-syair Melayu dalam permainan musik tersebut. yakni antara lain: 38 . Musik ghazal yang mulanya kental dengan budaya Arab kemudian ―dimelayukan‖ dengan variasi alat musik dan syairnya. namun juga pemerintah daerah. Ghazal juga merupakan bentuk ekspresi rasa cinta meski di dalamnya terdapat rasa sakit yang diderita itu. Namun. Dua orang ini menulis ghazal dalam bahasa Persia dan Urdu. Selanjutnya menyusul penyair Fuzuli Azeri pada abad ke-16. Begitu pula dengan musik tradisional Melayu ghazal. adalah orang pertama yang menulis jenis syair ini pada abad ke-13. Penyair mistik Persia. Dalam buku Selayang Pandang Musik Melayu Ghazal (Asri.

d. Kenikmatan Estetis Kenikmatan estetis juga terkandung dalam musik Melayu ghazal. peralatan yang digunakan mempunyai peranan yang sangat penting. secara umum nilai estetis dalam sebuah karya seni dapat diakui secara bersama-sama. Emosi muncul sebagai respon atau reaksi personal terhadap sebuah situasi. Musik ghazal dapat menjadi sarana yang dijadikan sebagai alat untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Musik sebagai sarana berkomunikasi dengan Tuhan dapat dirasakan pada waktu para pemain memahami dan menghayati syair dan lagu yang dibawakan. emosi merupakan respon yang khusus yang berorientasi untuk merespon pelaku. Meskipun demikian. Peralatan Musik Dalam sebuah pementasan musik. yang tentunya tidak hanya membutuhkan kekompakan para pemain. meskipun pandangan antara satu orang dengan yang lain tentunya tidak sama. Lewat alat musik 39 . Kekompakan alat musik inilah yang terdapat dalam musik Melayu ghazal. Namun. 3. Emosi tertentu dapat muncul ketika seseorang mendengarkan musik Melayu ghazal. Begitu pula dengan musik tradisional ghazal yang dapat menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. Apalagi pementasan tersebut merupakan gabungan dari beberapa alat musik. Fungsi kenikmatan estetis dalam musik ghazal sangat jelas dan berlaku bagi semua orang. Kita akan secara langsung dan tanpa sadar merespon musik tersebut ketika mendengarkannya dan mengatakan musik tersebut bagus. Sebagai Hiburan Musik selalu menjadi sarana hiburan bagi sebagian besar orang. namun juga peralatan musiknya. misalnya ketika menyambut tamu atau sebagai hiburan dalam acara-acara tertentu. Semakin banyak pemain menguasai nilai dan ajaran dalam syair. Sarana Komunikasi Menurut Asri (2008:39). c. b. semakin tinggi pula ketundukannya kepada Tuhan. Musik Ghazal dalam Pertunjukan Berikut ini adalah hal-hal penting terkait dengan pementasan musik Melayu ghazal: a. Sarana Mengungkapkan Emosi Musik mempunyai kekuatan sebagai sarana untuk mengungkapkan perasaan atau emosi pendengarnya.a. musik dapat digunakan untuk berkomunikasi dalam hubungannya dengan Tuhan (hablum minallah) dan manusia (hablum minannas). Dalam pandangan psikologi umum. baik secara musikal maupun dari lirik lagu tersebut. pandangan atau perasaan setiap orang yang mendengar suatu musik berbeda-beda. Pendengar musik seolah-olah mempunyai hubungan yang kuat dengan lagu yang sedang didengarkan.

tali dikaitkan dengan pengatur nada. Syair dalam Pementasan Musik Ghazal Syair dalam pementasan musik Melayu ghazal memegang peranan penting. Alat ini dimainkan dengan cara digesek dan mengeluarkan suara yang khas ketika dimainkan. 40 . Dalam permainan musik Melayu ghazal. tetapi mempunyai fungsi edukasi dan informasi. Berbeda dengan gitar. b. musik Melayu ghazal menyampaikan pesan moral dan spiritual kepada para pendengarnya. Syair dalam musik Melayu ghazal berupa puisi. dan tabla. Untuk menghasilkan nada tinggi. serta gitar sebagai tambahan. pantun merupakan media sastra yang paling utama dalam berkomunikasi (Agus Trianto. melalui syair. musik ghazal memunculkan suara yang khas dan unik untuk diperdengarkan (Asri. peralatan musik ghazal mengalami perubahan. Syair merupakan jalan masuk untuk menjiwai musik. Harmonium adalah alat musik yang berbentuk kotak seperti balok kayu. musik Melayu ghazal bukan hanya berfungsi sebagai hiburan. menggunakan kata-kata kiasan. Alat musik ini akan menghasilkan irama yang memberikan kesan bagi para pendengarnya. Pada peralatan ini terpasang tiga tali yang ketika dimainkan akan menghasilkan suara. Pada perkembangannya kemudian. Sitar berbentuk seperti gitar dan sama-sama merupakan alat musik petik.yang digunakan. alat musik memegang peranan penting. tali ditarik dengan lebih kencang. Dalam budaya Melayu. Syarenggi merupakan alat musik yang berbentuk seperti tongkat kayu. yaitu syarenggi. begitu pula dengan cara memainkannya. yang bentuk awalnya adalah pantun. terkadang juga pantun. Di ujung sitar. Dua alat musik yang masih dipertahankan adalah harmonium dan tabla. Meskipun mengalami perubahan dalam peralatan musiknya. Ada beberapa alat musik dalam permainan musik Melayu ghazal menurut Asri (2008: 46). Alat musik ini mirip dengan piano. Tali senar sitar berjumlah tujuh buah yang terkait dari ujung ke pangkal. Bahasa yang digunakan dalam syair lagu. 2007: 20). sitar. selain irama yang disuguhkannya. namun irama musik ghazal tetap dipertahankan sebagaimana aslinya. untuk nada rendah. Sebaliknya. 2008: 45). Dalam hal ini. Biola menggantikan syarenggi. maka tali harus dikendorkan. harmonium. Selain itu. Tabla merupakan alat musik pukul berbentuk bundar. gambus menggantikan sitar. pada bagian pangkal sitar atau bagian yang dipetik berbentuk lebih bundar dan gembung seperti buah labu. Bagian atasnya terdapat tutup dari bahan kulit yang ditali dari atas ke bawah yang berfungsi untuk mengatur tinggi dan rendah nada irama tabla.

Pantun Embun Berderai mengisahkan tentang seseorang yang sebenarnya tidak ingin berpisah dari pasangannya. musik Melayu ghazal dapat menjadi salah satu ukuran sampai sejauh mana perkembangan peradaban masyarakat. Kebudayaan selalu mengalami perkembangan. b. perpaduan. namun mereka ditakdirkan berpisah. terutama di Riau. Keduanya merupakan pantun yang sangat terkenal di masyarakat Melayu. Nilai Tradisi Musik Melayu ghazal adalah musik lintas generasi yang diwariskan secara turun-temurun.Contoh pantun dalam pementasan musik Melayu ghazal misalnya Embun Berderai dan Patah Hati. hingga dihasilkannya kebudayaan baru. Nilai-nilai Musik Melayu ghazal mempunyai nilai-nilai yang dapat dijadikan panutan bagi generasi sekarang. Sedangkan Patah Hati menceritakan tentang seseorang yang merantau dan teringat akan kampung halamannya. Beberapa nilai yang terdapat dalam musik Melayu ghazal. Berikut dua pantun berjudul Embun Berderai dan Patah Hati yang dikutip dari Asri (2008: 51): Embun Berderai Tiup api embun berderai Patah galah di haluan perahu Niat hati tak mau bercerai Kuasa Allah siap yang tahu Patah Hati Patah hati terus merajuk Merajuk sampai ke belukar Hati panas kembali sejuk Ibarat burung kembali ke sangkar 4. Sebagai sebuah tradisi. Kemajuan peradaban tersebut terkait dengan sejauh mana masyarakat menciptakan dan mengembangkan potensi dan kemampuannya. Nilai Akulturasi Budaya Kebudayaan bukan sesuatu yang sudah ―jadi‖ atau entitas yang kaku. yakni: a. 41 .

c. dengan cara memasukkan pakan secara melintang pada lungsin. hasil tenun yang berupa pakaian berfungsi untuk menutup malu. d. Nilai Keindahan Bermain musik selalu mensyaratkan kekompakan. seperti lentik bersusun. keindahan tata warna. Hal ini juga yang ada pada musik Melayu ghazal. Oleh karena itu. Oleh sebab itu. lengkung anak bulan dsb. Tenun Songket Silungkang (Sumatera Barat). yakni jajaran benang yang terpasang membujur. sutra dan lain-lain. kaligrafi dan dari bentuk tertentu. religi dan simbol status. Corak ragi tertentu biasanya mengandung makna tertentu pula. Dari sini. merupakan cerminan pandangan hidup dan kearifan masyarakat Melayu. Dengan demikian. kuntum. Nilai-nilai kearifan tersebut dapat menjadi pedoman bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. Sebagai bagian dari sistem budaya di masyarakat. hasil tenun berkaitan dengan aspek estetis. seni pertenunan masing-masing juga berbeda. dan syair lagu tersebut. Kekhasan tenun Melayu terutama tampak dalam corak dan ragi yang terinspirasi oleh tumbuhan (bunga. musik Melayu ghazal cukup berperan penting dalam proses edukasi masyarakat 3. Seni Tenun. o o o o o Tenun Siak Kain Tradisional Riau. Tenun Bengkalis (dalam proses penulisan). benda angkasa. Tenun Indragiri (dalam proses penulisan). hewan. Keindahannya terletak pada syair lagu yang dimainkan dan spontanitas para pemain dalam mementaskan musik Melayu ini. baik yang berbentuk pantun atau puisi. Kualitas sebuah tenunan biasanya dinilai dari mutu bahan. pucuk rebung. Seni Tenun merupakan hasil kerajinan manusia di atas bahan kain yang terbuat dari benang. menjemput budi. daun. seni tenun suatu masyarakat selalu bersifat partikular (khas) dan bagian dari representasi budaya masyarakat tersebut. Keindahan musik ini terciptakan dari keselarasan nada dan irama. Nilai Edukasi Musik juga dapat berfungsi sebagai sarana edukasi. 42 . kapas. etis dan estetis pada pakaian. kepercayaan. agama. Dalam masyarakat Melayu. budaya. bintang-bintang. maka. menjunjung adat dan menolak bala. kekompakan. upacara adat. lingkungan alam dan sistem organisasi sosial masyarakat pemilik budaya pertenunan tersebut. Tenun Songket Palembang (Sumatera Selatan). Dalam portal ini. bisa dilihat kuatnya muatan adat. ada ungkapan pantang memakai memandai-mandai. Seni tenun ini berkaitan erat dengan sistem pengetahuan. serat kayu. Syair-syair pada musik Melayu ghazal. buah dan akar). seni tenun tersebut akan dibahas berdasarkan daerah yang terdapat dalam kawasan Melayu. Karena sistem di atas berbeda antara masyarakat satu dengan lainnya. motif dan ragi hiasannya. termasuk masyarakat Melayu.

Dalam tradisi ukiran Melayu. Sulawesi Selatan 5. Kalimantan Timur. o Ragam Hias Kain Tenun di Sulawesi Selatan. seringkali penonton menyela pembicaraan para pemain. ukiran ada juga yang berlubang (tembus). Ragam Jenis Ukiran Toraja. Pertunjukan rakyat diselenggarakan pada tempat dan waktu tertentu untuk menyalurkan hasrat rasa keindahan. o Tenun Doyo: Kain Tradisional Suku Dayak Benuaq. nyanyi. biasanya terinspirasi dari tumbuhan. 4. tembikar. senjata. Di samping berbentuk relief.o Tenun Songket Pandai Sikek (Sumatera Barat . o Tenun Buton. nisan makam. sementara dari unsur hewan (fauna). hewan. naga dan burung. perhiasan dan benda lainnya. maka pesan-pesan yang dikandung oleh pertunjukan jadi semakin mudah ditangkap dan dipahami oleh para penonton. Hasil ukiran ini dapat dilihat pada benda-benda seperti perahu.    Seni Ukir Pekanbaru. batu.Indonesia). Teater Rakyat merupakan seni pertunjukan yang biasanya mengekspresikan dan menggambarkan kehidupan suatu masyarakat. Kekhasan seni ukir Melayu tampak dalam corak dan ragi yang didominasi oleh unsur tumbuhan dan hewan. o Tenun Bugis Pagatan. seni pertunjukan rakyat juga merupakan sarana pelepasan emosi. bambu. Seni Ukir Indragiri Hilir. terdapat tiga kelompok induk corak dan ragi ukiran dari unsur tumbuhan (flora). Seni ukir adalah seni membentuk gambar pada kayu. dsb. logam dan bahan lainnya. lebah bergantung. Wujud pertunjukan rakyat ini adalah seni tari. yaitu: kaluk pakis. alam. Sebagai contoh. bunga-bungaan dan pucuk rebung. 43 . Dalam tataran ini. atau bahkan suatu cerita. terdapat ukiran semut beriring. Ukiran biasanya memiliki berbagai tema. contohnya Riau. spontan dan menyatu dengan kehidupan sehari-hari. dalam pertunjukan randai. terjadi hubungan yang erat antara pemain dan penonton. walaupun unsur lain. Seni pertunjukan rakyat ini biasanya bersifat sederhana. ornamen rumah dan masjid. Bahkan. alat musik. Kalimantan Selatan. tempurung. teater. seperti alam dan kaligrafi juga berkembang. Hasilnya berupa gambar atau hiasan yang indah. o Tenun Sambas Kain Tradisional Kalimantan Barat. hiburan. Seni Ukir. regalia kerajaan. emosi dan keresahan yang tidak dapat dikatakan secara terus terang. Portal ini akan memaparkan tentang seni ukir Melayu yang pernah ada dan berkembang di masyarakat Melayu dari berbagai kawasan. manusia. Teater Rakyat. itik sekawan. dengan bagian-bagian yang cekung dan cembung yang disebut relief. Dengan eratnya relasi emosional antara pemain dan penonton.

Mamanda. akan dipaparkan beberapa pertunjukan rakyat yang pernah berkembang di masyarakat Melayu sejak dulu hingga saat ini. 17. 9. Gazal 12. 13. Tabot . Kegiatan apa pun. Permainan dalam suatu masyarakat berawal dari rasa ketidakpuasan mereka terhadap kondisi kehidupan yang monoton. 1. Randai. 5. sosial. 11. Untuk itulah. manusia tidak segan-segan berkorban demi memenuhi kebutuhan hiburan. Kalimantan Barat. Burdah. kemudian dikemas sesuai dengan konteks tempat dan waktu seni itu dipertunjukkan. 8. mereka akan menumbuh-kembangkan permainan yang berorientasi pada kelautan. budaya). Bamadihin: Seni Bertutur Orang Banjar. 10. 6. Kalimantan Selatan. Boria. agar menimbulkan kegairahan hidup manusia. Becerite dan Bedande: Seni Bertutur Orang Melayu Sambas.Berkaitan dengan ide cerita. Dikir Barat. Dul Muluk. sosial dan budaya yang berbeda pada gilirannya akan membuahkan permainan yang berbeda. 18. Mendu. sebagai pengisi waktu luang di sela-sela rutinitas kesehariannya. adalah berbagai bentuk permainan rakyat. diangkat dari kisah-kisah teladan dan kepahlawanan orang-orang terdahulu. 6. 14. 4. Sedangkan masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman. 44 . Barzanji: Tradisi Melayu-Islam Masyarakat Riau. dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kebosanan yang timbul akibat kegiatan yang berulang-ulang sepanjang hari. Nandai Batebah (Bengkulu). Drama Tradisional Minangkabau . Makyong. Lingkungan alam. Melemang. Dalam portal ini. 2. Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir misalnya. biasanya. 15. Wayang Cecak . 16. 7. Menora . Permainan Rakyat. Bangsawan. dengan berbagai tujuannya. mereka akan menumbuh-kembangkan permainan yang berorientasi pada lingkungan alamnya yang berupa daratan tinggi dan atau pegunungan. Tumbuh dan berkembangnya suatu permainan tidak lepas dari lingkungannya dalam arti luas (alam. 3. Diantara kegiatan yang dapat dilakukan. Manusia senantiasa mendambakan selingan sebagai hiburan yang dapat menimbulkan kegairahan hidupnya.

Permainan Marraga/Akraga (Bugis). yaitu permainan kelompok dan individual. 3. Permainan Isutan Jarat (Kalimantan Selatan). Permainan Tuju Lubang (Bunguran. 3. Permainan Carompang (Sulawesi Selatan). Permainan Gasing. Permainan Tadu Lada (Maluku). 9. 2. Permainan Abbatu Samba (Sulawesi Selatan). Permainan Congkak. Permainan Massaung Manuk (Sulawesi Selatan). 12. Permainan Paka-paka (Maluku). Permainan Rakyat Individual. 7.  Bersifat Kompetisi 1. 5. Berikut ini adalah berbagai bentuk permainan yang tiumbuh-kembangkan oleh masyarakat Melayu di Nusantara. Permainan Tali Merdeka (Kuantan Singingi). 14. 4. Maqgalaceng: Permainan Tradisional Melayu dari Sulawesi Selatan. 4. 11. Permainan Galo-galo (Maluku). 13. 9. Permainan Ingkling. Permainan Layang-layang Bengkalis. Kedua kategori permainan itu sendiri berdasarkan sifatnya dapat dikategorikan menjadi dua pula. 6. Massaung Manuq: Sabung Ayam dalam Tradisi Orang Melayu di Sulawesi Selatan. Maccuke: Permainan Tradisional Melayu dari Sulawesi Selatan. 8. 13. 10. Permainan Rampuat Kakaran (Maluku). 10. Permainan Maggassing/Akagasing (Bugis). Permainan Ali Oma (Riau). 2. 5.Permainan yang ditumbuh-kembangkan. Permainan Makahi (Maluku). Gasing: Permainan Rakyat Kalimantan Timur. Permainan Madudutu Lese (Maluku). Permainan Abbahi-bahi (Sulawesi Selatan). Meriam Bambu: Permainan Tradisonal Melayu Nusantara. 6. 15. 11. Permainan Aklobang (Sulawesi Selatan). yaitu hiburan dan kompetisi. 7.  Bersifat Hiburan 1. Permainan Akbombo-Bombo (Sulawesi Selatan). 45 . baik oleh masyarakat pesisir maupun masyarakat pedalaman pada dasarnya dapat dikategorikan menjadi dua. 1. Kepulauan Riau). 8. Permainan Ancong-Ancong (Maluku). 12.

7. Pindah Bintang: Permainan Tradisional Melayu Kalimantan Timur. 8. 3. 11. Permainan Tan Besi (Maluku).14. 12. 5. Permainan Guli. Permainan Kuda Kepang (Johor).  Bersifat Hiburan 1. 10. Permainan Canang (Riau). 9. Permainan Makbenteng (Sulawesi Selatan).Kalimantan Selatan). 15. Permainan Besimbang (Riau). 2. 3. 4. Permainan Akmemu-Memu (Sulawesi Selatan). Permainan Makah-Makah (Nanggroe Aceh Darussalam). Seni Lukis. 17. Permainan Sepak Raga. 15. Kalimantan Timur . 5. 7. Permainan Gallak-Gallak (Sulawesi Selatan). Permainan Mallulok (Sulawesi Selatan). 18. 2. 16. Tak Tek: Permainan Tradisional Melayu Bangka Belitung. Permainan Galah (Riau). Tempong: Permainan Rakyat dari Kalimantan Barat. Permainan Lu Lu Cina Buta (Riau). 6. 2. 7. 14. 4. 46 . Permainan Sife Siflyoi/Manut Selarmanat (Maluku). Permainan Makkatto (Sulawesi Selatan).  Bersifat Kompetisi 1. Permainan Rbintin Vatuk (Maluku). Permainan Batewah (Kalimantan Selatan). Maraga: Permainan Tradisional dari Sulawesi Selatan. Permainan Sum Lere Radu Bulan Nir Ouwe (Maluku). Karet Penci: Permainan Tradisional Melayu dari Bangka Belitung. 13. 6. Permainan Rakyat Kolektif. 16. Permainan Kola-kola (Maluku). Beluncur: Permainan Tradisional Melayu Bulungan. Permainan Harimau dan Kancil (Kuantan Singingi). Permainan Kolek (Kepulauan Riau). Permainan Balogo (Banjar .

Seni Lukis adalah salah satu dari cabang kesenian Melayu yang berbentuk visual. silat ini dibagi menjadi:   Silat Permainan. Silambam (Malaysia). Kuntau (Kelantan . 3. Seni Pertunjukan Lain. Silat ini umumnya terlihat indah. Bakaba. Silat Cekak (Malaysia). Seni Bela Diri.Malaysia).Indonesia). silat parisai. Silat Lintau. diekspresikan pada bidang datar (dua dimensi). Silat sebenar silat. Silat Tuo. Mammencaq: Seni Beladiri Melayu dari Sulawesi Selatan.Indonesia). Silat Kampar. Silat Cekak. adalah silat yang benar-benar digunakan untuk membela diri dalam menghadapi lawan. dan sebagainya. yang dipelajari secara turun temurun menurut tata cara tertentu. warna. dan merupakan hasil dari pengolahan berbagai unsur seni. Berdasarkan penggunaannya. 5. 4. Contohnya adalah silat pedang. Di daerah Riau terdapat beberapa jenis silat. dan silat sembah. yaitu silat yang digunakan dalam upacara-upacara. Silat Bayang Buayo (Sumatera Barat . 6. 2. seperti bentuk. Seni bela diri ditandai dengan adanya pencak silat. 1. Silat ini dipelajari dengan persyaratan tertentu dan dibagi dalam beberapa tingkatan. Nyanyi Panjang Orang Petalangan: Identitas atas Hutan Tanah Wilayat dalam Bentuk Sastra Lisan. 8. 1. 9. Silat yang terkenal antara lain adalah:     Silat Pangean. 47 . Silat Tumbuk. Pertunjukan Sastra Lisan Minangkabau. Silat Kumango (Sumatera Barat . bidang atau garis. Beberapa jenis silat yang dibawa pendatang dan dapat berkembang di Riau antara lain adalah:    Kuntau. 2.

Sastra Melayu Klasik Sastra Melayu Klasik bermula pada abad ke-16 Masehi. Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang 48 . 2. masalah atau perjanjian dan baris kedua berisikan jawabannya atau akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama tadi. Hikayat Hikayat adalah salah satu bentuk sastra prosa yang berisikan tentang kisah. Kain Tradisional Lampung 11. 3. Baris pertama berisikan semacam soal. Semenjak itu sampai sekarang gaya bahasanya tidak banyak berubah. 4. antara lain tentang ibadah. 10. yang merupakan satu kesatuan yang utuh. Kain Kulit Kayu. Kerajinan Khas Masyarakat Donggala. cerita. Seni Kerajinan. Provinsi Sulawesi Tengah. Bentuk Sastra Melayu Gurindam Gurindam adalah satu bentuk puisi Melayu lama yang terdiri dari dua baris kalimat dengan irama akhir yang sama. Kain Sasirangan (Kerajinan Tradisional Kalimantan Selatan). Gurindam Lama contoh : Pabila banyak mencela orang Itulah tanda dirinya kurang Dengan ibu hendaknya hormat Supaya badan dapat selamat Gurindam Dua Belas Kumpulan gurindam yang dikarang oleh Raja Ali Haji dari Kepulauan Riau. budi pekerti dan hidup bermasyarakat. Sultan Abu Hayat kepada raja João III di Portugal dan bertarikhkan tahun 1521Masehi. 1.3. Kain Tapis. Kerajinan Tradisional Batak Provinsi Sumatra Utara. Dokumen pertama yang ditulis dalam bahasa Melayu klasik adalah sepucuk surat dari raja Ternate. kewajiban anak terhadap orang tua. Dinamakan Gurindam Dua Belas oleh karena berisi 12 pasal. tugas orang tua kepada anak. kewajiban raja. Kain Ulos. Pertunjukan Lamut Kabupaten Indragiri Hilir. dongeng maupun sejarah.

Contoh Pantun Kayu cendana diatas batu Sudah diikat dibawa pulang Adat dunia memang begitu Benda yang buruk memang terbuang Seloka Seloka merupakan bentuk puisi Melayu Klasik. yang umumnya tentang alam (flora dan fauna). yang merupakan tujuan dari pantun tersebut. berirama aaaa. a-b-b-a. kesaktian serta mukjizat tokoh utama. Biasanya digunakan untuk menyampaikan sindiran ataupun ungkapan secara langsung. Memiliki pola sajak lurus (a-a). 2 baris terakhir yang mengandung maksud). Dua baris pertama merupakan sampiran. kadang-kadang dapat juga ditemui seloka yang ditulis lebih dari empat baris. Contoh Sudah gaharu cendana pula Sudah tahu masih bertanya pula Pantun Pantun merupakan sejenis puisi yang terdiri atas 4 baris bersajak a-b-a-b. 49 . Baris pertama merupakan sampiran dan baris kedua adalah isi.lengkap dengan keanehan. Karmina Karmina atau dikenal dengan nama pantun kilat adalah pantun yang terdiri dari dua baris. a-a-b-b. Salah satu hikayat yang populer di Riau adalah Yong Dolah. sindiran bahkan ejekan. berisikan pepetah maupun perumpamaan yang mengandung senda gurau. Biasanya terdiri dari 4 baris. dua baris terakhir merupakan isi. keempat baris tersebut mengandung arti atau maksud penyair (pada pantun. Syair berasal dari Arab. contoh seloka lebih dari 4 baris: Baik budi emak si Randang Dagang lalu ditanakkan Tiada berkayu rumah diruntuhkan Anak pulang kelaparan Anak dipangku diletakkan Kera dihutan disusui Syair Syair adalah puisi atau karangan dalam bentuk terikat yang mementingkan irama sajak. 1 baris terdiri dari 4-5 kata. Biasanya ditulis empat baris memakai bentuk pantun atau syair. 8-12 suku kata.

11. Arsitektur Melayu Tradisional di Nusa Tenggara Barat (NTB). abcd-abcd. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Tengah. tempat bermusyawarah. Berirama abc-abc. Arsitektur Melayu Tradisional di Maluku. rumah merupakan bangunan utuh yang dapat dijadikan tempat kediaman keluarga. 2. Arsitektur Melayu Tradisional di Jambi. Dalam masyarakat Melayu tradisional. Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Selatan. 17. Arsitektur Melayu Tradisional di Kepulauan Riau. Arsitektur Melayu Tradisional di Lampung. 10. Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Timur. 18. 16. Arsitektur Melayu Tradisional di Riau. 4. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Tenggara. Arsitektur Melayu Tradisional di Bengkulu. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Selatan. Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Barat. tetapi lebih dari 4 baris ( mulai dari 6 baris hingga 20 baris). 3. 8. Arsitektur Melayu Tradisional di Aceh. Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Barat. 20. 7. 50 . Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Selatan. 5. 19. dan seterusnya. Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Utara. 14. 12. abcdeabcde. 9. 13. 15. Arsitektur Melayu Tradisional di Kepulauan Bangka Belitung. Arsitektur Melayu Tradisional di Nusa Tenggara Timur (NTT). Contoh Talibun : Kalau anak pergi ke pekan Yu beli belanak beli Ikan panjang beli dahulu Kalau anak pergi berjalan Ibu cari sanakpun cari Induk semang cari dahulu  Arsitektur Melayu Arsitektur Melayu Tradisional di Indonesia 1. 6. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Utara.Talibun Talibun adalah sejenis puisi lama seperti pantun karena mempunyai sampiran dan isi. tempat beradat berketurunan.

kamar dara yang terletak di atas loteng atau para-para dengan jalan masuk dan keluarnya dari ruang tengah. maka penggunaan bahan kayu banyak dipilih sebagai material bangunan rumah. Selain berukuran besar. pintu. Hal ini sangat penting dilakukan. Demikian pula dengan atap bangunan yang akan menyulitkan pemilik rumah jika harus menyediakan bahan berupa genteng. Atap lontik ini berciri kedua perabungnya melentik ke atas. rumah Melayu juga selalu berbentuk panggung atau rumah berkolong. Bisa dikatakan. Hal ihwal dan detail tentang rumah Melayu cukup terangkum dalam buku ini. tangga. Sementara lekukan pada pertengahan perabungnya melambangkan ‗lembah kehidupan‗ yang terkadang penuh dengan berbagai macam cobaan (h. Sulitnya transportasi untuk mencapai pulau-pulau kecil di wilayah Kepulauan Riau membuat beberapa orang membangun rumahnya menggunakan bahan yang berasal dari pulau tersebut. dan lain sebagainya.38). kemudian dibawahnya beratap dengan sudut kemiringan landai. karena masih ada hutan.tempat berlindung bagi siapa saja yang memerlukan. masyarakat melayu memilliki kebanggan dengan adanya bentuk yang di latar belakangi oleh tampilan ‗rumah belah bubung‘. tiang. Misalnya atap lontik. Ciri lain dari rumah berbudaya melayu adalah konstruksinya yang berupa rumah panggung dan bahan kayu. karena sifat. sikap dan perilaku anak dara tersebut berkaitan dengan kehormatan serta harga diri keluarga (h. rumah Melayu tradisional umumya berukuran besar.80). dimaksudkan untuk menjaga keselamatan dan mengontrol perilaku si anak dara. Simbol-simbol itu biasa diiringi dengan ornamen yang khas dan memiliki makna tertentu pula. terdapat pula beberapa macam arsitektur untuk setiap bagian rumah yang memiliki arti tersendiri. dengan menghadap ke arah matahari terbit. biasanya bertiang enam. Misalnya. dinding. Secara umum. Penamaan itu disesuikan dengan fungsi dari setiap bangunan. tiang enam berserambi dan tiang dua belas atau rumah serambi. rumah balai. jenis rumah Melayu meliputi rumah kediaman. Dalam bidang arsitektur. Oleh sebab itu. Dan. lisplank utama ini memiliki sudut kemiringan atap yang curam. jendela. Tampilan rumah ini mencirikan bentuk atap di mana pada lisplank yang mencapai bubungan menjadi terbelah dan membentuk hiasan huruf ‗V‘. atap. Yang paling menarik dari arsitektur rumah Melayu ialah simbol-simbol yang terdapat pada bagian-bagian rumah. maka pemilihan bahan atap menggunakan 51 . rumah ibadah dan rumah penyimpanan. dan ada kalanya juga dihiasi dengan kaligrafi Arab. hampir seluruh elemen yang ada dalam rumah Melayu mengandung nilai budaya. yang melambangkan bahwa pada awal dan akhir hidup manusia akan kembali kepada penciptanya.

adat dan budaya yang bernafaskan melayu. Suasana di dalam ruangan sejuk dan segar karena banyak memiliki jendela serta lubang angin (ventilasi). Karena masyarakat kepulauan riau tinggal di pulau-pulau kecil. dan Rumah Tiang Dua Belas. rumah tradisional Melayu pada umumnya terdiri atas tiga jenis. dan yang sangat dihormati. Ruang dapur dipergunakan untuk memasak dan menyimpan barang-barang keperluan dapur. Hal ini sesuai dengan iklim setempat serta kebiasaan yang sudah turun temurun. Rumah Tiang Dua Belas atau Rumah Serambi merupakan rumah besar dengan tiang induk sebanyak dua belas buah. Dengan demikian sebagian besar rumah penduduk juga berdiri dekat dengan pantai. pelabuhan laut dan sebagainya. Kebesaran Kerajaan Malaka pada masa lampau masih berbekas kuat pada masyarakat Kepulauan Riau dengan kebanggannya sebagai bangsa Melayu. Selebihnya pemilik rumah akan merehabilitasi rumah dengan atap rangkaian daun kelapa yang baru. Tempat ini merupakan jalan masuk bagi tamu perempuan. Tipologi rumah tradisional Melayu adalah rumah panggung atau berkolong. dan memiliki tiang-tiang tinggi. maka sampah dapat langsung dibuang ke tanah. yaitu Rumah Tiang Enam. Bentuk yang khas dari ‗rumah belah bubung‘ tidak hanya digunakan untuk rumah tinggal saja. Ruangan kolong rumah biasanya digunakan sebagai tempat bekerja sehari-hari dan menyimpan alat-alat rumah. Tinggi tiang penyangga rumah sekitar dua sampai dua setengah meter. Ruang serambi depan berfungsi sebagai tempat menerima tamu pria. Ruang selang samping berfungsi sebagai tempat meletakkan barang yang tidak dibawa ke dalam ruang serambi belakang. tetangga dekat. Kepulauan Riau adalah sebuah propinsi di Indonesia yang terbentang dari daratan di sebelah Timur Sumatra Barat sampai pada pulau-pulau kecil di Selat malaka dan Laut Natuna. KARAKTERISTIK RUMAH MELAYU Ditinjau dari tipologi dan fungsi ruang. Kebanggaan tersebut tampak dalam pola kehidupan. dan yang dituakan. 52 . Selang depan berfungsi sebagai tempat meletakkan barang-barang tamu. termasuk juga arsitekturnya. Setiap ruangan pada rumah Melayu memiliki nama dan fungsi tertentu. Tinggi rumah induk bagian atas sekitar tiga atau tiga setengah meter. bahkan banyak pula yang berdirinya tepat di atas laut. atau Rumah Serambi. maka matapencaharian terbesarnya adalah nelayan. Ruangan serambi tengah atau ruang induk berfungsi sebagai tempat menerima tamu agung. Rumah Tiang Enam Berserambi.rangkaian daun kelapa. Atap dengan rangkaian daun kelapa ini akan tahan dipakai untuk banguunan permanen selama lima tahun. Karena susunan papan lantainya jarang. yang tidak dibawa ke dalam ruangan. namun juga untuk bangunan umum seperti gedung pertemuan. orang-orang terhormat. Bahkan beberapa gapura masuk permukiman juga ada yang menggunakan bentuk tersebut.

Sedangkan nama Rumah Belah Rabung diberikan oleh orang Melayu. Sebutan lain yang diberikan untuk rumah adalah berdasarkan pada bentuk kecuraman dan variasi atap. Besar kecilnya bangunan bergantung kepada kemampuan pemiliknya. Nama Rumah Bubung Melayu diberikan oleh para pendatang bangsa asing. rumah kediaman lazim disebut rumah tempat tinggal atau rumah tempat diam. penduduk asal Melayu dan Orang Asli di Semenanjung Tanah Melayu dan Sumatera serta kaum Bumiputra/Pribumi lain di Borneo dan bagian lain di alam Melayu telah mempunyai sistem perumahan yang canggih. Di dalam kehidupan seharihari. yaitu rumah yang khusus untuk tempat kediaman keluarga. rumah kediaman dinamakan Rumah Bubung Melayu atau Rumah Belah Rabung atau Rumah Rabung. Penyebutan ini untuk membedakan dengan bentuk atap yang tidak memakai perabung seperti bangunan pondok ladang atau gubuk yang disebut Pondok Pisang Sesikat. Nama Rumah Rabung berasal dari kata Rabung. Rumah yang dibuat dengan perabung atap sejajar dengan jalan raya di mana rumah itu terletak. rumah kediaman wajib dijaga dan dipelihara dengan sebaik-baiknya agar lebih memberi kenyamanan dan kebahagiaan bagi penghuninya. singkatan dari Perabung. Orang tua-tua menyebut dengan nama Belah Krol yaitu rambut yang disisir terbelah dua. sesetengah suku-kaum di Borneo lebih gemar kepada konsep ‗rumah panjang‘ yang memuatkan seluruh kampung! Yakni setiap keluarga menghuni satu bahagian seperti ‗apartment‘ yang dideretkan 53 .Sedangkan WC dan kandang ternak (kambing atau ayam) letaknya agak di belakang rumah.50—2. Rumah dengan atap curam disebut rumah Lipat Pandan. Karena bentuk atapnya terbelah oleh bubungannya. cantik dan serasi dengan gaya hidup dan alam sekitar. dan bila atapnya diberi tambahan di bagian bawah (kaki atap) dengan atap lain maka disebut rumah Atap Layar atau Rumah Ampar Labu. terutama Cina dan Belanda. karena berbeda dengan bentuk rumah mereka. Sebetulnya. Manakala orang Melayu dan Orang Asli di Semenanjung. Rumah didirikan di atas tiang yang tingginya antara 1. Dari antara jenisnya. Kolong rumah sering digunakan untuk tempat bertukang membuat perahu atau pekerjaan lain. Sumatera dan pulau-pulau lain biasanya membina rumah sesebuah (ala banglo) yang didiami oleh sekeluarga besar. Jika atapnya agak mendatar disebut rumah Lipat Kajang. Penamaan lain adalah berdasarkan pada posisi rumah terhadap jalan raya. Berdasarkan bentuk atapnya. Ukuran rumah tidak ditentukan. lama sebelum kedatangan pengaruh luar dan telunjuk moden. Pada rumah yang didirikan di daerah tepi sungai atau pantai. Di samping sebagai tempat menyimpan sebagian alat pertanian dan alat nelayan. disebut Rumah Perabung. yaitu seperti kelenteng maupun rumah limas yang mereka sebut sebagai rumah Eropa. disebut Rumah Perabung Melintang. Sedangkan bila perabung rumah tegak lurus terhadap jalan raya di mana umah itu menghadap. tiang dibuat tinggi supaya rumah tidak terendam air pasang.40 Meter.

peneduhan (shading). Bahan binaan yang digunakan diambil dari sumber alam yang boleh diperbaharui. beristirehat atau menerima tetamu yang tak perlu masuk ke dalam Rumah Ibu. Pelbagai kelebihan muncul dari ‗keterapungan‘ ini. struktur ‗Rumah Tengah‘ pula boleh ditambah di antara Rumah Ibu dan Rumah Dapur. Selain itu. tepi-tepi dan bawah). Ini dipanggil ‗serambi‘. termasuklah mengelakkan dari mudah masuknya binatang liar. Selain itu. Walaupun rumah yang benar-benar tradisional tidak menggunakan sebatang paku pun. cuma berpagar susur (railings). lebih mudah mengawal sebahagian tertentu seperti Rumah Dapur saja dan mengurangkan bahaya Rumah Ibu juga dijilat api dengan cepat. 54 . Dari sudut rekabentuk juga. Kerangka atau struktur rumah pula menggunakan sistem tebuk-tembus dan pasak yang tidak memerlukan paku. yakni pelbagai jenis kayu-kayan. selalunya di depan rumah mesti ada bahagian lantai yang lebih rendah dari aras Rumah Ibu. Pengasingan ini juga pintar – kebakaran selalunya terjadi dari api masakan. dengan anjung terbuka di hadapan (dipanggil ‗ruai‘ di Sarawak) yang menyambungkan semua unit menjadi sebuah bangunan panjang. Ianya berbumbung tapi selalunya tak berdinding. sementara bahagian kedua ialah ‗Rumah Dapur‘. Rumah juga lebih sejuk akibat pengudaraan pada semua bahagian (dari atas. sehingga ianya boleh diangkat melalui ‗gotong-royong‘ orangramai dan dialih tempat. ruang kosong di bawah rumah (juga disebut ‗polong‘) menjadi tempat yang sesuai untuk menyimpan segala macam barang perkakas. persis yang dibuat oleh Badan Warisan Malaysia untuk Rumah Penghulu Abu Seman. Maka rumah itu boleh juga ‗ditanggal-buka‘ dan di pasang semula di tempat lain. ada juga elemen bukan struktur seperti isian dinding yang memakai paku. Jika rumah perlu dibesarkan. rumah adat Melayu boleh dikatakan amat canggih dan memuatkan ciri-ciri bistari. yakni tidak mengganggu keluarga. Selain itu. lagi kena dengan gaya hidup selesa mengikut adat dan alam. cara binaan tanpa paku juga membuatkan rumah lebih anjal (flexible). Ia menjadi tempat pengantara di antara luar dan dalam rumah untuk duduk bekerja. juga buluh dan rotan hinggalah kepada daun-daun pelepah. Contohnya sifat paling ketara pada rumah tradisi Melayu ialah ianya didirikan atas tiang. serta terangkat dari aras banjir. yang dipindahkan dari negeri Kedah ke Kuala Lumpur. maka jika dapur terbakar. ataupun ‗selasar‘ di setengah tempat di Pantai Timur. namun diakui bahawa bagi rumah kayu yang lebih baru. Ciri-ciri pintar ini termasuklah penyejukan atau pengudaraan semulajadi (natural ventilation).sebelah-menyebelah. Yakni pembinaan rumah papan Melayu sebenarnya ialah suatu sistem pasang-siap. keselamatan dan keamanan (safety and security) serta ‗kepersendirian‘ (privacy). Rumah Melayu juga selalunya terbahagi dua bahagian: yang utama dipanggil ‗Rumah Ibu‘ (sempena menghormati peranan ibu sebagai pengelola rumah dan penyeri keluarga).

Dua-dua jenis bumbung ini boleh melahirkan apa jua kombinasi bentuk bumbung yang boleh difikirkan. dan ada dua kategori utama: gaya ‗bumbung panjang‘ (atap pelana) dan keduanya ‗bumbung lima‘ atau ‗limas‘ (atap perisai). Bumbung panjang ialah jenis yang lebih mudah. Sesetengah rumah pula ada bilik di dalam rongga bumbung (iaitu seperti ‗attic‘. yakni anyaman pelepah daun seperti nipah ataupun bumbung genting tanah liat seperti yang dipanggil genting ‗Senggora‘ di Pantai Timur Semenanjung Melayu. kadangkala dipanggil ‗loteng‘ atau ‗lenting‘). ‗bumbung lima‘ ini ditambah struktur segitiga di atasnya lalu dipanggil ‗limas‘ (dari ‗lima emas‘ karena suatu masa dulu hanya rumah orang berada atau pembesar yang berbumbung limas. Lebih canggih lagi. 55 . Borneo dan Tanah Bugis. hatta membuat rumah yang sedia terangkat atas tiang itu menjadi rumah tiga tingkat. Sepanjang tepian hujung bumbung pula selalu dipasang cucur atap atau 'papan cantik' berukir. Malahan telah ada istana kayu lama yang dibina setinggi lima atau enam tingkat. termasuk jenis tingkap sependiri seperti ‗French window‘. Satu contoh indah ialah Istana Seri Menanti di Negeri Sembilan. dan mungkin mula digunakan semasa Kesultanan Johor-Riau). tapi menyebabkan rumah lebih berbahang dan bising pula semasa hujan. Malangnya sekarang ini kepingan zink lebih disukai-ramai kerana ianya murah dan senang dipasang. Ukiran-ukiran pada rumah Melayu berunsur corak geometrik atau tumbuhan (tiada corak fauna hidupan kerana larangan agama). Bahan penutup bumbung tradisi. Dengan adanya berbagai keping ukiran berlubang di dinding bukan saja sebagai perhiasan. yakni sama juga seperti konsep ‗ruang kerja‘ atau ‗work area‘ bagi apartmen dan rumah moden. dan ada tempat yang mempunyai corak bumbung tersendiri seperti bumbung rumah Minangkabau Negeri Sembilan (yakni sejenis bezaan ‗bumbung panjang‘). dengan struktur tanpa sebarang paku pun. yakni hanya satu perabung membentuk bukaan segitiga di kedua-dua hujung yang membenarkan pemasangan penutup tebar layar.Di belakang rumah pula ada ‗pelantar‘ yang menjadi tempat kerja basah atau basuhan. tapi juga bagi menggalakkan udara dan cahaya masuk menceriakan rumah. ‗Bumbung lima‘ ialah jenis yang ada lima perabung (atau juga empat perabung bagai piramid untuk struktur ringkas seperti pondok wakaf). juga memainkan peranan menyejukkan rumah. guna untuk masuk angin dan cahaya. dan banyak yang amat halus pengukirannya. Bumbung rumah Melayu sentiasa jenis condong untuk kesesuaian cuaca hujan panas tropika (tiada bumbung rata atau leper). Sulawesi. Rumah tradisi yang memang terangkat atas tiang bagi menambah pengudaraan itu juga ada pelbagai gaya tingkap. Malaysia selain juga di Sumatera. Bumbung rumah tradisi juga pasti ada unjuran (emper/overhangs) untuk teduh dari panas dan hujan lebat.

Pada kedua ujung perabung rumah induk dibuat agak terjungkit ke atas. Isi perut rotan atau bambu dipakai sebagai penjalin atau disebut liet. memanjang menurun sampai ke bagian yang sejajar dengan tutup tiang. Sedangkan ilmu senibina lama masih mampu dikaji untuk memberi penyelesaian atau dimajukan lagi buat kesesuaian hidup gayakini. Biasanya dibuat dari nibung atau bambu. berjungkit. 56 . Rumah Melayu asli memiliki bubungan panjang sederhana dan tinggi. bubungan rumah Melayu dapat dibedakan menjadi a). kulit bambu atau kulit pelepah rumbia. menambah seni kecantikan arsitektur rumah Melayu. dijalin dengan rotan. Tetapi pada perkembangannya sering dipergunakan atap seng. Bubungan Lima c). Atap dari daun nipah atau rumbia dibuat dengan cara menjalinnya pada sebatang kayu yang disebut bengkawan. Kebanyakan arsitek/jurubina tempatan. bangunan sehebat manapun dari bahan organik seperti kayu tidak tahan jika tidak disenggara rapi. Pekerjaan memasang atap disebut dengan Menyangit. Maka warisan rumah papan ini akan pupus tanpa adanya pembinaan rumah asli baru. BAGIAN-BAGIAN RUMAH MELAYU 1. Hal ini tampak pada lisplang tutup angin yang memiliki ragam hias Ricih Wajit. Pada pertemuan atap dibuat talang yang berguna untuk menampung air hujan. Untuk membuat liet bambu atau rotan dilayuh dengan api. ATAP DAN BUBUNGAN Bahan utama atap adalah daun nipah dan daun rumbia. Untuk memasang atap dipergunakan tali rotan. lebih tebal dan lebih tahan dari atap Kelarai. Sedangkan untuk memasang perabung dipergunakan pasak yang terbuat dari nibung. papan penutup rabung ini dibuat semacam lisplang berukir. Kemudian direndam ke dalam air. Dilihat dari bentuknya. tidak mengendahkan lagi ilmu binaan tradisi. Selanjutnya pada bagian bawah. dalam menimba dan mengejar senibina ala Barat. Pada ujung rabung yang terjungkit diberi sekeping papan bertebuk sebagai hiasan. Ada kalanya terdapat bubungan panjang kembar. Bubungan Panjang Sederhana b). Pada bagian belakang dapur bubungan atap dibuat lebih tinggi. Jika atap dibuat dari satu lapis daun saja maka disebut Kelarai. Bubungan Perak d). dibuat seperti helai-helai rotan yang lazim dipakai sebagai anyaman. lebih lagi jika ilmu senibinanya juga hilang dari kalangan orang Melayu. Atap Mata Ketam lebih rapat. Bagian ini disebut Gajah Minum atau Gajah Menyusu. Dengan demikian bentuk pamelas ini melengkung mengikuti bentuk rangka atapnya. yang juga berfungsi sebagai penutup ujung kayu perabung. Pada bengkawan tersebut atap diletakkan. Dan pada bagian bawah bubungan atapnya melengkung. Sedangkan jika terdiri atas dua lapis disebut Mata Ketam. Sesudah beberapa waktu dibelah dan diambil isinya.Malangnya. Ukiran pada papan pamelas ini ada yang selapis dan ada pula yang dua lapis. Dalam bahasa Melayu papan lisplang berukir ini disebut Pamelas.

Bubungan Panjang Berjungkit g). Pada bagian yang menjorok keluar diberi lantai yang disebut Teban Layar atau Lantai Alang Buang atau disebut juga Undan-undan. Tiang Tongkat biasanya hanya sampai ke rasuk atau gelegar. Tiang Seri adalah tiang-tiang yang terdapat pada keempat sudut rumah induk. Bagian ini biasanya dibuat bertingkat dan diberi hiasan yang sekaligus berfungsi sebagai ventilasi. Bidai lazimnya dibuat dalam tiga bentuk. Untuk menjaga supaya rumah tidak miring. Naling. harus utuh dari tanah sampai ke tutup tiang. Sedangkan tiang untuk bagian bangunan lainnya tidaklah ditentukan jumlahnya. termasuk tiang seri. TIANG Bangunan tradisional Melayu adalah bangunan bertiang. Setiap nama itu mempunyai lambang tertentu. dipasang tiang pembantu sebagai penopang ke dinding atau ke tiang lainnya. Untuk Tiang Tongkat atau Sulai cukup mempergunakan kayu biasa. Tiang-tiang lainnya mempergunakan kayu keras dan tahan lama. Hiasan yang terdapat pada perabung rumah adalah hiasan yang terletak di sepanjang perabung. tiang-tiang itu didirikan dalam enam baris. Masing-masing baris 4 buah tiang. Adapun Teban Layar biasa pula disebut Singap. 3. Tiang dapat berbentuk bulat atau bersegi. Resak dan Tembesu. PERABUNG DAN TEBAN LAYAR Perabung memiliki bentuk lurus. maka 57 . Balai Kerajaan dan balai penguasa tertinggi wilayah tertentu. bidai dua (bidai dua tingkat) dan bidai tiga (bidai tiga tingkat). Tiang ini disebut Sulai. yakni bidai satu (bidai rata). Bubungan Limas f). disebut Tiang Penghulu. Sebagai lambang lurusnya hati orang Melayu. Tiang tambahan itu disebut Tiang Tongkat. 2. Ebek atau Bidai. Pada rumah bertiang 24. Sanding Tiang yang bersegi diketam dengan ketam khusus yang disebut Kumai. Jika keadaan tanah tempat rumah itu didirikan lembek atau rumah itu terletak di pinggir. Bubungan Gajah Minum. Bila di daerah itu kayu sukar dicari. Biasanya teras kayu Kulim. Bahan untuk Tiang Seri haruslah kayu pilihan. maka tiang-tiang itu ditambah dengan tiang yang berukuran lebih kecil. merupakan tiang pokok rumah tersebut. Sifat lurus itu haruslah dijunjung tinggi di atas kepala dan menjadi pakaian hidup. Tiang ini tidak boleh bersambung. Sanding Tiang adalah sudut segi-segi tiang. Jumlah tiang rumah induk paling banyak 24 buah. Sedangkan tiang yang terletak di antara tiang seri pada bagian depan rumah. Di antara tiang-tiang itu terdapat tiang utama. yang disebut Tiang Tua dan Tiang Seri. Hiasan ini amat jarang dipergunakan. disebut Kuda Berlari. Lazimnya hanya dipergunakan pada perabung istana.Bubungan Kombinasi e).

Untuk menghindarkan hal yang dilarang tersebut.50 sampai 2 Meter. Sedangkan pintu di bagian belakang disebut pintu dapur atau pintu belakang. Di situ diletakkan kursi malas. Pada prinsipnya pintu ini sama seperti jendela. Dari tempat orang tua-tua itu memperhatikan anak-anak bermain di halaman. Semakin besar rumahnya. 4. pintu yang menghubungkan bilik dengan bilik disebut pintu malim atau pintu curi. Biasanya bagian bawah pintu ini diberi pagar pengaman berupa kisi-kisi bubut atau papan tebuk. besar pula tiang-tiangnya. dan dibuat terutama untuk menjaga supaya jika penghuni rumah memiliki keperluan dari satu bilik ke bilik lainnya tidak melewati ruangan tengah. Ukuran maksimum dan minumum sebuah tiang tidak ditentukan. Pintu yang ada di ruangan tengah pada rumah yang berbilik. atau bahkan semuanya bulat. Pintu berbentuk persegi empat panjang. Apalagi bila di ruangan tersebut sedang ada tamu. hanya ukurannya yang berbeda. Amatlah tabu kalau anak-anak. Termasuk kaitannya dengan alam lingkungan dan arah mata angin. Lambang-lambang itu kemudian dijalin dengan makna tertentu yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Pintu masuk di bagian muka rumah disebut pintu muka. bahwa ruangan tengah dipergunakan untuk menerima tamu yang terdiri dari orang tua-tua. Di situ pulalah orang tua-tua duduk sambil membaca kitab dan minum kahwa (kopi). terutama anak gadis. tempat orang tua duduk berangin-angin. Pada mulanya pintu tidak memakai engsel. seluruh tiangnya dibuat persegi. maka dibuat pintu khusus yang disebut pintu malim atau pintu curi. Ukuran pintu umumnya lebar antara 60 sampai 100 Cm. Tetapi bagi yang kurang mampu. mengandung lambang yang dikaitkan dengan agama dan kepercayaan yang dianut masyarakat. yakni kursi goyang. yaitu pintu yang tidak memiliki tangga keluar. PINTU Pintu disebut juga Lawang. Untuk 58 . atau kerabat terdekat yang dihormati. atau pemilik rumah lalu lalang di depan tamu untuk mengambil sesuatu dari biliknya. Pintu ini khusus untuk keluarga perempuan terdekat atau untuk anak gadis. Bentuk tiang secara tradisional. Tiang yang kelihatan di bagian dalam rumah selalu diberi hiasan berupa ukiran. Sudah menjadi adat. tinggi 1. Untuk pemilik rumah yang mampu. Tetapi Nibung tidak dapat dipergunakan untuk Tiang Seri atau tiang-tiang lainnya. Di samping itu ada pula pintu yang dibuat khusus disebut Pintu Bulak. Ukuran ini bergantung kepada besar atau kecilnya rumah. melainkan hanya tiang seri atau beberapa tiang lainnya.Nibung (kayu dari pohon kelapa) dipergunakan sebagai Tiang Tongkat atau Sulai. tidak seluruh tiang persegi.

Jendela dibuka keluar. Jendela mengandung makna tertentu pula. Perbedaan ketinggian ini adakalanya disebabkan oleh perbedaan ketinggian lantai. Tetapi ukurannya lebih kecil dan lebih rendah. melambangkan bahwa pemilik bangunan adalah orang baik-baik dan patut-patut dan tahu adat tradisinya. Daun jendela dapat terdiri atas dua atau satu lembar daun jendela. Bentuknya sama seperti bentuk pintu. TANGGA 59 . Ada pula yang berkaitan dengan adat istiadat. Jendela yang sengaja dibuat setinggi orang dewasa berdiri dari lantai. 5. 6. yang tingginya antara 30 sampai 40 Cm. dan biasanya diberi ukiran. Di atas pintu kebanyakan dibuat tebukan yang indah bentuknya menunjukkan ketinggian martabat di empunya rumah. selalu menerima tamu dengan ikhlas dan terbuka. Pintu dapat terdiri atas satu atau dua daun pintu. Kalau jendela itu tidak memakai jerajak. Tingkap yang terletak pada bubungan dapur disebut Angkap. ada yang berdaun satu dan kebanyakan berdaun dua.Cm. Sebagai pengaman. Sama seperti pintu. JENDELA Jendela lazim disebut Tingkap atau Pelinguk. Jendela dibuat dari papan dan digantung dengan engsel pada kosen. Belah pintu adalah sebatang Broti yang dipalangkan pada kedua Jenang atau kosen pintu. Sedangkan letak yang rendah melambangkan pemilik bangunan adalah orang yang ramah tamah. jendela pun pada awalnya tidak memakai engsel. biasa pula diberi panel di sebelah bawahnya. Hiasan pada jendela dan pagar selasar disebut juga Kisi-kisi atau Jerajak. Ketinggian letak jendela di dalam sebuah rumah tidak selalu sama. Bila pipih disebut Papan Tebuk. Tingkap ini merupakan jendela anak dara yang lazimnya berada di ruangan atas (para). Pintu masuk ke rumah harus mengarah ke jalan umum. Kuncinya juga dibuat dari kayu yang disebut Pengkelang. Kalau bentuknya bulat disebut Pinang-pinang atau Larik. Tetapi mempergunakan Putting. Hiasan ini melambangkan bahwa pemilik bangunan adalah orang yang tahu adat dan tahu diri. Tingkap pada singap disebut tingkap bertongkat. Kunci dibuat dari kayu yang disebut Pengkelang.membuka dan menutup pintu dipergunakan semacam Putting yang ditanamkan ke bendul atau balok sebelah bawah dan balok sebelah atas pintu. Pintu sebaiknya terletak di kiri rumah atau dekat ke bagian kiri rumah. Pada kosen ini dipasang kisi-kisi atau Telai yang tingginya 80—9. Umumnya jendela tengah di rumah induk lebih tinggi dari jendela lainnya. Pintu dikunci memakai belah pintu atau Pengkelang (palang pintu dari sebelah dalam). di jendela dipasang jerajak panjang yang disebut Kisi-kisi atau Jerajak yang terbuat dari kayu segi empat atau Bubutan (Larik).

Cara merapatkan papan atau bilah lantai dalam sebuah rumah tidak selalu sama. Lantai nibung ini tidak dipaku. LANTAI Lantai rumah induk umumnya diketam rapi dengan ukuran lebar antara 20 sampai 30 Cm. Tangga penghubung setiap ruangan terdiri atas satu atau tiga buah anak tangga. demikian pula pada sisi tiang tangga. maka disebut Pahatan Tebuk atau Tangga Bercekam. Tetapi bergantung kepada tinggi atau rendahnya rumah tersebut. Susunan anak tangga. Dan selalu diberi hiasan berupa Kisi-kisi Larik (Bubut) atau Papan Tebuk (Papan Tembus). bilangan genap kurang baik artinya. tetapi dijalin dengan rotan dan lebarnya antara 5 sampai 10 Cm. Susunan lantai sejajar dengan rasuk dan melintang di atas gelagar. Tangga picak adalah tangga pipih yang terbuat dari papan tebal. tempat mengisik-ngisik debu dan tempat membasuh-basuh kaki. Anak tangganya diikat dengan rotan ke induk tangga. Tangga inilah yang disebut leher berpangkak pada bendul.Tangga naik ke rumah pada umumnya menghadap ke jalan umum. Semakin tinggi rumah itu. Anak tangga kebanyakan berjumlah ganjil. untuk merawat lantai dipergunakan minyak kayu yang disebut Minyak Kuing. Bagian atas disandarkan miring ke ambang pintu dan terletak di atas bendul. yakni tangga bulat dan tangga picak tangga bulat yakni tangga dari kayu bulat. Sedangkan di ruangan Dapur. Tangga depan selalu berada di bawah atap dan terletak pada pintu serambi muka atau selang muka. Di sebelah kiri dan kanan tangga ada kalanya diberi tangan tangga yang dipasang sejajar dengan tiang tangga. Anak tangga adakalanya diikat dengan tali kepada tiang tangga. akan semakin banyak pula anak tangganya. Tali pengikat umumnya terbuat dari rotan. tempat pusaka melangkah turun. Lantai yang terbuat dari belahan nibung biasanya ditempatkan di ruang belakang. medang atau punak atau anak-anak kayu yang disebut Anak Laras. Dalam bangunan tradisional Melayu. Bahkan diberi lidah yang disebut Pian. seperti dapur. di mana ujungnya dibatasi oleh bendul. Lazimnya tangga yang mengandung lambing tertentu hanya tangga muka bangunan. cara mengikat tali tangga dan bagian-bagian induk tangga mengandung makna tertentu. Kepala tiang tangga selalu diberi ukiran yang disebut Kumaian. 60 . Lantai biasanya dibuat dari papan kayu meranti. Tiang tangga berbentuk segi empat atau bulat. Anak tangga dapat berbentuk bulat atau pipih. Jumlah anak tangga tidak ditentukan. kepala bersandar ke jenang pintu. Selain dirapatkan dengan cara Pian. terdapat dua jenis tangga. hanya menurut kebiasan yakni sekitar satu hasta. di beberapa tempat disusun jarang atau agak jarang. Sedangkan jarak antara anak tangga-anak tangga itu tidak pula ditentukan. Sebab menurut kepercayaan. Lantai di rumah induk selalu disusun rapat. anak bersusun tingkat bertingkat. Tetapi kalau pipih dipahatkan (Purus) ke dalam tiang tangga. atau di tempat yang selalu kena air. 7. Jika anak tangga menembus tiang tangga. Kaki tangga terhunjam ke dalam tanah atau diberi alas dengan benda keras.

bilah lantai dapat dirapatkan dengan cara Bersanding. Loteng yang terletak di atas bagian belakang rumah. Kalau pun ada yang dipasang miring atau bersilangan. Namun cara ini jarang dipakai. Loteng disebut Langa. makin tinggilah martabat serta makin terpandang se empunya rumah 9. Tinggi lantai rumah induk biasanya lima sampai enam kaki dari permukaan tanah. Makna dinding selalu dikaitkan dengan sopan santun. Tetapi untuk dinding dapur. Lantai rumah induk lebih tinggi dibandingkan dengan lantai beranda depan dan beranda belakang. Cara lain adalah dengan pasangan horizontal dan saling menindih yang disebut Susun Sirih. punak. lantai loteng dibuat dari papan yang disusun rapat. disebut Para. Pada umumnya dinding terbuat dari kayu meranti. Lantai selasar lebih tinggi dari lantai dapur. Demikian pula beranda belakang. Untuk variasi sering pula dipasang miring searah atau miring berlawanan. Atau dengan susunan bertindih yang disebut Tindih Kasih. Dinding rumah dibuat dari papan yang dipasang vertical dan dijepit dengan kayu penutup (dinding kembung). dan dijahit 61 . Ada kalanya sama dengan lantai Penanggah. sedangkan panjangnya bergantung kepada tinggi jenang. ada kalanya dipergunakan kulit kayu meranti. yakni sebagai batas kesopanan. Kira-kira 20 Cm di bawah tutup tiang biasanya dibuat lubang angin. medang atau kulim. dengan kemirinan rata-rata 45 derajat. Makin tinggi nilai tebukan ini. Lantai dapur lebih rendah lagi dari lantai beranda belakang dan yang paling rendah adalah lantai Selang atau Pelataran. Tinggi lantai rumah Melayu tidak sama. Pada rumah berloteng. Papan dinding umumnya berukuran tebal 2—5 Cm. hanya ukran lantai loteng lebih kecil dan lebih tipis. Setiap bentuk itu mempunyai makna tertentu. Sama seperti rumah induk. pemasangan tersebut hanya untuk variasi. Pada rumah yang tidak berloteng. Kain ini dibuat dari perca-perca kain aneka warna. Namun tidak banyak rumah yang memiliki loteng. lebar 15—20 Cm. Cara memasang dinding umumnya dirapatkan dengan Lidah Pian. Pada lubang angin ini diberi hiasan dengan tebukan. pelepah rumbia atau bamboo. Lantai serambi depan lebih rendah satu kaki dari lantai ruang duduk. Lantai selang dibuat jarang berjarak sekitar dua jari dengan lebar papan empat inci. 8. DINDING Papan dinding dipasang vertical. LOTENG Dalam bahasa Melayu. dalam upacara tertentu atas (loteng) ditutup dengan kain penutup yang disebut Langit-langit. Lantai beranda lebih tinggi dari lantai selasar.

Rumah Adat Melayu Riau Jenis-jenis rumah adat Melayu Riau ada 5 :      Balai Salaso Jatuh. Banyak pula loteng yang dibuat tidak menutup seluruh bagian atas ruangan. RUMAH LONTIK /LANCANG (RUMAH KAMPAR) & RUMAH LIMAS MELAYU Rumah lontik yang dapat juga disebut rumah lancang karena rumah ini bentuk atapnya melengkung keatas dan agak runcing sedangkan dindingnya miring keluar dengan hiasan kaki dinding mirip perahu atau lancang. Balai Kerapatan dan lain-lain. Loteng di bagian belakang (para) dibuat dalam bentuk yang sangat sederhana. Balai Penobatan. Rumah lontik diperkirakan dapat pengaruh dari kebudayaan Minangkabau karena kabanyakan terdapat di daerah yang berbatasan dengan Sumatera Barat. BALAI SALASO JATUH Balai salaso jatuh adalah bangunan seperti rumah adat tapi fungsinya bukan untuk tempat tinggal melainkan untuk musyawarah atau rapat secara adat. baik tangga. Rumah Melayu Atap Limas. Tetapi hanya sebagian saja. Hal ini ada kaitannya dengan ajaran islam yakni rukun islam lima. Dari beberapa bentuk rumah ini hampir serupa. didesa-desa tempat musyawarah dilakukan di rumah Penghulu. Pada bagian yang tidak berdinding dipasang hiasan kisi-kisi yang terbuat dari kayu bubutan atau Papan Tebuk. dinding. Rumah Adat Salaso Jatuh Kembar. Sesuai dengan fungsinya bangunan ini mempunyai macam-macam nama antara lain : Balairung Sari. Semua bangunan baik rumah adat maupun balai adat diberi hiasan terutama berupa ukiran.menjadi sebuah bidang besar menurut pola tertentu. bahkan rumah lontik beranak tangga lima. Tangga rumah biasanya ganjil. Bentuk rumah tradisional daerah Riau pada umumnya adalah rumah panggung yang berdiri diatas tiang dengan bangunan persegi panjang. 62 . Balai Salaso Jatuh mempunyai selasar keliling yang lantainya lebih rendah dari ruang tengah. berbentuk siku-siku atau berbentuk huruf L. Hal ini melambangkan penghormatan kepada Tuhan dan terhadap sesama. Rumah Melayu Lipat Kajang dan Rumah Melayu Atap Lontik. Begitu pula Balai adat di Kabupaten Kampar yang disebut Balai Gadang kini tidak ada lagi. Bangunan tersebut kini tidak ada lagi. Kecuali rumah lontik. dengan lantai papan yang disusun jarang. sedangkan yang menyangklut keagamaan dilakukan di masjid. loteng tidak seluruhnya berdinding. pintu. susunan ruangannya sama saja. karena itu dikatakan Salaso Jatuh.

filsafat bisa dibagi menjadi: filsafat barat. dan filsafat Kristen. Kata filosofi yang dipungut dari bahasa Belanda juga dikenal di Indonesia.  Filosofi/Filsafat Filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. kata ini merupakan kata majemuk dan berasal dari kata-kata (philia = persahabatan. Menurut wilayah.Di puncak atap selalu ada hiasan kayu yang mencuat keatas bersilangan dan biasanya hiasan ini diberi ukiran yang disebut Salembayung atau Sulobuyung yang mengandung makna pengakuan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. menurut latar belakang agama. filsafat timur. rasa penasaran dan ketertarikan. Φιλοσοφία philosophia. filsafat biasa diklasifikasikan menurut daerah geografis dan latar belakang budayanya. dan filsafat Timur Tengah. yaitu spekulasi. Klasifikasi Dalam membangun tradisi filsafat banyak orang mengajukan pertanyaan yang sama . mencari solusi untuk itu. Akhir dari proses-proses itu dimasukkan ke dalam sebuah proses dialektika. Dewasa ini filsafat biasa dibagi menjadi dua kategori besar menurut wilayah dan menurut latar belakang agama. Bentuk terakhir ini lebih mirip dengan aslinya. Sementara. memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. Hal itu membuat filasafat menjadi sebuah ilmu yang pada sisi-sisi tertentu berciri eksak di samping nuansa khas filsafat. cinta dsb. tetapi dengan mengutarakan masalah secara persis. dan meneruskan karya-karya pendahulunya sesuai dengan latar belakang budaya.) dan (sophia = "kebijaksanaan"). Dalam bahasa Indonesia seseorang yang mendalami bidang falsafah disebut "filsuf". Dalam bahasa ini.ف ل س فة‬yang juga diambil dari bahasa Yunani.[1] Filsafat tidak didalami dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaan-percobaan. 63 . Sehingga arti harafiahnya adalah seorang ―pencinta kebijaksanaan‖. Oleh karena itu. filsafat dibagi menjadi: filsafat Islam. menanggapi. keraguan. Etimologi Kata falsafah atau filsafat dalam bahasa Indonesia merupakan kata serapan dari bahasa Arab ‫ . filsafat Hindu. Logika merupakan sebuah ilmu yang sama-sama dipelajari dalam matematika dan filsafat. Untuk studi falsafi. sesuatu yang biasanya tidak tersentuh oleh disiplin ilmu lain dengan sikap skeptis yang mempertanyakan segala hal. Filsafat juga bisa berarti perjalanan menuju sesuatu yang paling dalam. mutlak diperlukan logika berpikir dan logika bahasa. bahasa. bahkan agama tempat tradisi filsafat itu dibangun. filsafat Budha.

terutama di Abad Pertengahan. Republik Rakyat Cina dan daerah-daerah lain yang pernah dipengaruhi budayanya. Aksiologi membahas masalah nilai atau norma yang berlaku pada kehidupan manusia. Sebuah ciri khas Filsafat Timur ialah dekatnya hubungan filsafat dengan agama. dan sebagainya. Filsafat Timur Filsafat Timur adalah tradisi falsafi yang terutama berkembang di Asia. Bodhidharma. Etika. Georg Hegel. Thomas Aquinas. tetapi diDunia Barat filsafat ‘an sich‘ masih lebih menonjol daripada agama. serta kebenaran suatu pengetahuan. suara hati. Dari aksiologi lahirlah dua cabang filsafat yang membahas aspek kualitas hidup manusia: etika dan estetika. Tokoh utama filsafat Barat antara lain Plato. sumber. dan JeanPaul Sartre. tanggung jawab. Beberapa topik yang dibahas di sini adalah soal kebaikan. Karl Heinrich Marx. Kong Hu Cu. Dalam bidang ini.Filsafat Barat Filsafat Barat adalah ilmu yang biasa dipelajari secara akademis di universitas-universitas di Eropa dan daerah-daerah jajahan mereka. Epistemologi membahas berbagai hal tentang pengetahuan seperti batas. Filsafat ini berkembang dari tradisi filsafat orang Yunani kuno. Réne Descartes. Lao Tse. khususnya di India. Dari estetika lahirlah berbagai macam teori mengenai kesenian atau aspek seni dari berbagai macam hasil budaya. Meskipun hal ini kurang lebih juga bisa dikatakan untuk Filsafat Barat. Epistemologi mengkaji tentang hakikat dan wilayah pengetahuan (episteme secara harafiah berarti ―pengetahuan‖). hakikat yang ada dan keberadaan (eksistensi) secara umum dikaji secara khusus dalam Ontologi. Friedrich Nietzsche.  64 . atau filsafat moral. Arthur Schopenhauer.  Metafisika mengkaji hakikat segala yang ada. antara lain Sidharta Budha Gautama/Budha. Immanuel Kant. Zhuang Zi dan juga Mao Zedong. dikenal adanya pembidangan dalam filsafat yang menyangkut tema tertentu. Nama-nama beberapa filsuf Timur. Adapun hakikat manusia dan alam semesta dibahas dalam Kosmologi. kebenaran. membahas tentang bagaimana seharusnya manusia bertindak dan mempertanyakan bagaimana kebenaran dari dasar tindakan itu dapat diketahui.    Estetika membahas mengenai keindahan dan implikasinya pada kehidupan. Dalam tradisi filsafat Barat.

Kahlil . meski semula filsuf-filsuf muslim klasik menggali kembali karya filsafat Yunani terutama Aristoteles dan Plotinus. para filsuf Timur Tengah ini mempelajari karya-karya yang sama dan bahkan terjemahan mereka dipelajari lagi oleh orang-orang Eropa. yang menaklukkan daerah-daerah di sekitar Laut Tengah dan menjumpai kebudayaan Yunanidengan tradisi falsafah mereka. Kedua. Masyarakat mulai mempertanyakan kembali kepercayaan agamanya. Hampir semua filsuf Kristen adalah teologian atau ahli masalah agama.M. namun kemudian menyesuaikannya dengan ajaran Islam. Sebagai contoh: Santo Thomas Aquinas dan Santo Bonaventura Munculnya Filsafat Filsafat. Ada sejumlah perbedaan besar antara filsafat Islam dengan filsafat lain. Saat itu dunia barat yang Kristen tengah berada dalam zaman kegelapan (dark age). dunia. Islam adalah agama tauhid. Banyak yang bertanya-tanya mengapa filsafat muncul di Yunani dan tidak di daerah yang beradab lain kala itu seperti Babilonia. Jawabannya sederhana: di 65 filsuf Timur Tengah adalah Ibnu Sina. Lalu mereka menterjemahkan dan memberikan komentar terhadap karya-karya Yunani. Ibnu Tufail. dan lingkungan di sekitar mereka dan tidak menggantungkan diri kepada [agama] lagi untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini. Maka. Filsafat Islam Filsafat Islam merupakan filsafat yang seluruh cendekianya adalah muslim. Filsafat Kristen Filsafat Kristen mulanya disusun oleh para bapa gereja untuk menghadapi tantangan zaman di abad pertengahan. dalam arti bukan berarti sudah usang dan tidak dibahas lagi. pembahasan Tuhan hanya menjadi sebuah pembahasan yang tak pernah ada finalnya. terutama Filsafat barat muncul di Yunani semenjak kira-kira abad ke 7 S. karena sebagaimana kita ketahui. Nama-nama beberapa Gibran dan Averroes. Filsafat muncul ketika orang-orang mulai memikirkan dan berdiskusi akan keadaan alam. bila dalam filsafat lain masih 'mencari Tuhan'. Bahkan ketika Eropa setalah runtuhnya Kekaisaran Romawi masuk ke Abad Pertengahan dan melupakan karya-karya klasik Yunani.Filsafat Timur Tengah Filsafat Timur Tengah dilihat dari sejarahnya merupakan para filsuf yang bisa dikatakan juga merupakan ahli waris tradisi Filsafat Barat. Sebab para filsuf Timur Tengah yang pertamatama adalah orang-orang Arab atau orang-orang Islam dan juga beberapa orang Yahudi. Yudea (Israel) atau Mesir.. Pertama. Filsafat Kristen banyak berkutat pada masalah ontologis dan filsafat ketuhanan. namun filsuf islam lebih memusatkan perhatiannya kepada manusia dan alam. dalam filsafat Islam justru Tuhan 'sudah ditemukan.

Hal ini menunjukkan pengaruh Plato yang sangat besar pada sejarah filsafat. Plato danAristoteles.  Filsafat Budaya Filsafat budaya merupakan filsafat atau filosofi yang berkaitan dengan kebudayaan suatu daerah atau masa. republik. dan krito". Buku karangan plato yg terkenal adalah berjudul "etika. phaedo. Filsafat budaya melandasi pemikiran para pelaku di dunia budaya. Zaman yang dikatakan modern adalah zaman saat berkembangan pesatnya ilmu pengetahuan saat zaman Renaissance pada abad ke-15. Kedua cabang keilmuan tersebut telah melahirkan semacam pemikiran baru yang lahir dari penggabungan keduanya. Postmodernisme Bagian dari Filsafat Budaya Filsafat budaya lalu melahirkan banyak gejala perubahan dalam tubuh budaya itu sendiri. Filsafat adalah filosofi. Filsafat budaya sebenarnya telah lahir jauh sebelum istilah postmodern itu muncul. Kita hanya mengenal istilah “ ini zaman modern” kata orang Indonesia sambil mereka tidak tahu modern itu apa? Yang kita tahu bahwa zaman modern itu adalah zaman canggih.Yunani. tidak seperti di daerah lain-lainnya tidak ada kasta pendeta sehingga secara intelektual orang lebih bebas. Tahukan Anda bahwa kita sudah hidup. Tokoh-tokoh dalam Filsafat Budaya Dalam filsafat budaya. di benua eropa. begitulah kira-kira. Bagi orang kita. Ranaisance dianggap sebagai tokoh permulaan pelaku dari budaya zaman modern. dan salah satunya adalah istilah postmodern. 66 . Tetapi filsuf-filsuf Yunani yang terbesar tentu saja ialah: Sokrates. orang Indonesia istilah postmodern masih asing ditelinga. apologi. cara pandang terhadap sesuatu. Sokrates adalah guru Plato sedangkan Aristoteles adalah murid Plato. jauh melampaui zaman modern. sekarang di pesisir barat Turki. Zaman modern itu sudah berlalu sejak seratus tahun silam. Bahkan ada yang berpendapat bahwa sejarah filsafat tidak lain hanyalah ―Komentar-komentar karya Plato belaka‖. Renaisance dapat diartikan sebagai lahirnya kembali jiwa atau semangat baru dari manusia setelah terbelenggu dan diliputi mental incactivity pada abad pertengahan. Semuanya telah menggunakan mesin dengan teknologi tinggi. Sebuah pemikiran yang pada akhirnya tetap mengena pada filsafat maupun budaya. Orang Yunani pertama yang bisa diberi gelar filsuf ialah Thales dari Mileta. Istilah filsafat budaya bukan lagi hal yang asing bagi mereka yang memang berkecimpung di dunia filsafat dan budaya.

Pada akhir abad ke-19 segala perkembangan pemikiran sebenarnya telah terhenti. Hal-hal yang mendukung berjalannya kebudayaan atau hal-hal yang memengaruhi kebudayaan baik secara langsung maupun tidak langsung juga ikut dibicarakan. Herbert Marcuse menggambarkan lingkaran hidup manusia yang pada akhirnya akan tetap terkurung oleh kemuajuan teknologi karena berkat teknologi manusia dapat mengendalikan alam. terbelenggu. Salah satu tokoh dalam filsafat budaya yang berpengaruh adalah Immanuel Kant dan Herbert Marcuse yang mengatakan bahwa kebebasan pemikiran itu harus diperjuangkan meskipun pada akhirnya manusia akan terbelenggu karena di dunia ini sering terjadi pertentangan dan ketegangan antara kebebasan pemikiran dan ilmu pengetahuan. Teknologi tersebut dapat menjamin kehidupan manusia. Modern hanya alat untuk memisah-misahkan pemikiran dan budaya. Seperti yang dikatakan Nietzsche dalam buku yang berjudul the Genology of morals.” Hal ini dapat tergambar oleh kita. Seiring dengan perkembangan zaman dan semakin bebasnya pemikiran maka selalu terjadi kegelisahankegelisahan yang menimbulkan pemikiran baru. Pemikiran seperti itu merupakan satu hal yang berperan penting dalam cara pandang filsafat budaya. jika filsafat budaya bukan hanya membicarakan budaya. Ketika seseorang mengeluarkan sebuah filsafat budaya. Salah satu tokoh penggagas era postmo adalah Nietzshe dan Heidegger mereka melontarkan kritiknya bahwa modern telah kehilangan kritisnya. tapi faktor pendukung dari budaya itu sendiri. “ Kini kita tidak melihat lagi Sesuatu yang akan tumbuh besar. begitupun dengan teknologi. Pemikiran-pemikiran baru itulah yang berjalan seiring dengan pemikiran tentang filsafat budaya.Pada saat zaman Renaissance orang-orang mulai meninggalkan tradisi lama yang dianggap kolot dan mengadakan pembaharuan dengan mencari nilai-nilai baru sebagai usaha untuk mendobrak paham-paham ortodok yang umumnya menolak pemikiran-pemikiran baru atau menentang kebebasan berpikir. Filsafat Budaya dan Gejala Postmodernisme Kelahiran potsmodernisme dalam pemikiran budaya atau filsafat budaya juga taklepas dari pengaruh para tokoh yang berdiri dibelakangnya. bahwa kita tidak lagi melihat penemuan-penemuan baru di bidang sains yang sangat fenomenal seperti pada zaman modern. sebaliknya. Seperti yang telah disebutkan tadi. apapun bentuknya. tapi lebih dari itu. kita curiga bahwa segalanya akan terus merosot turun. toh filsafat modern ternyata tidak mampu menjawab semua tuntutan zaman. Akan tetapi manusia dalam menggunakan kesempatan itu pada akhirnya tetap sengsara. dan tidak bebas. maka apa yang ada dipikirannya bukan hanya sebatas budaya. Hal yang tidak bisa dipungkiri adalah budaya juga berkembang sesuai zaman. Manusia-manusia sekarang 67 .

Tak ada lagi tokoh tokoh baru yang menciptakan mesin baru. referensi dan realitas bersama-sama lenyap dan bahkan makna dihadapkan pada suatu masalah. melainkan secara sosialis. seperti Thomas Alpa Edison. sebuah filsafat pun dihasilkan. Postmodern dikatakan konkret karena menyangkut apa pun yang nyaris ada di dunia sekarang. James Watt. Seperti yang dilakukan Malaysia terhadap beberapa budaya Indonesia. Antara realitas dan idealitas sudah tidak memiliki batas. mengatakan bahwa banyak karya seni yang mencipta bentuk-bentuk yang hyperreal dan kepalsuan dikemas sebagai kebenaran. hal ini sesuatu yang wajar karena zaman dulu sebelumnya terbentuk sebuah negara Malaysia dan Indonesia merupakan satu kawasan nusantara. 68 . Stagnansi pada dunia penemuan. akan tetapi secara tak henti-hentinya mengaduk-ngaduk fragmenfragmen yang sudah ada. sebuah filsafat budaya yang lahir dari pemikiran dan proses pemahaman.hanya melanjutkan perkembangan yang sudah memang canggih sejak zaman dulu. Maka jika begitu dimanakan relalitas pada zaman ini kalau ia memang ada. Dan teori semiotika dijadikan alat untuk berdusta. Inilah yang dinamakan era postmo. Postmodern dikatakan abstrak karena kebudayaan telah berkembang begitu rumit. Dalam budaya postmo semua telah membaur menjadi satu. Budaya daerah tumbuh dan berkembang dalam masyarakat yang egaliter kemudian secara arbitrer atau sesuka hati mereka menerima budaya setiap kebudayaan yang masuk. Jika kemudian ada budaya yang serupa. Begitulah kiranya jika berbicara filsafat budaya dalam lingkup postmodernisme. Mungkin kita tak pernah sadar bahwa postmodermisme telah masuk dalam diri kita. Alexander Grahambel. Lalu. siapa pun yang mengikuti kebudayaan postmo akan melihat kekacauan makna dalam melihat realitas. Kita dibiarkan dalam permainan acak penanda-penanda yang kita sebut posmodernisme yang tak lagi menghasilkan karya-karya yang monumental seperti pada modernisme. Ini adalah sebuah pandangan. Berhentinya terciptanya karya-karya baru juga ikut memengaruhi filsafat budaya itu sendiri. Jika dilihat secara filsafat budaya. Postmodernisme telah memunculkan berbagai klaim atau pengakuanya yang berpretensi subtansif-objektif atau empiris-positivitistik. skeptis dan penuh kontroversi. nyatanya juga berpengaruh terhadap hasil kebudayaan yang secara langsung juga membentuk filsafat budaya sendiri. dan lain-lain. sebenarnya kita tidak perlu marah dengan kelakuan Malaysia karena kebudayaan dareah itu berkembang bukan secara politis.

toh perkara budaya bisa diselesaikan dengan jalan diplomatis.Jika kemudian malaysia mengaku-ngaku kebudayaan kita sebagai kebudayaannya. Apalagi dengan segera mempopulerkan ke dunia internasional dan mengajak perang Malaysia. Rasanya. kita tidak harus mengaku-ngaku bahwa itu memang kebudayan kita. Bicara filsafat budaya. Marilah kita berpikir lebih objektif dengan melihat berbagai sudut pandang dalam menyikapi masalah. 69 . kita tak akan kehabisan bahan untuk membicarakan budaya ini. terutama budaya postmo memang sangat menarik kita bahas dalam berbagai sudut pandang dan teori. Agar kesimpulan yang dapat kita ambil adalah kesimpulan yang paling mendekati kebenaran. Inilah posmodernisme yang segalanya menjadi kacau dalam melihat kebenaran realitas.

Filsafat adalah filosofi. atau karya lainnya yang menimbulkan rasa indah dan decak kagum. 4. cara pandang terhadap sesuatu. 11. Seni Pertunjukan Lain. Seni Musik.BAB III PENUTUP 1. sehingga menghasilkan benda. Teater Rakyat. Seni Kerajinan. Seni Ukir. Seni Tari. Berdasarkan fase historis. Seni Tenun. 3. Permainan Rakyat. Simpulan  Kesenian Melayu adalah perihal keahlian orang Melayu dalam mengekspresikan ide-ide estetika. 10. berdasarkan profanitas. Masing-masing bagian dikategorisasi lagi berdasarkan fase historis dan profanitas. 2. kesenian ini juga terbagi dua: sakral dan profan. masyarakat melayu memilliki kebanggan dengan adanya bentuk yang di latar belakangi oleh tampilan ‗rumah belah bubung‘. begitulah kira-kira. 1. 7. suasana. 5. Seni Lukis. 70 . 8. Tampilan rumah ini mencirikan bentuk atap di mana pada lisplank yang mencapai bubungan menjadi terbelah dan membentuk hiasan huruf ‗V‘. 9. Seni Sastra Melayu Klasik  Dalam bidang arsitektur. 6. Seni Bela Diri. kesenian Melayu terbagi dua: tradisional dan kontemporer.  Filsafat budaya merupakan filsafat atau filosofi yang berkaitan dengan kebudayaan suatu daerah atau masa. Filsafat budaya melandasi pemikiran para pelaku di dunia budaya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->