BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Kesenian Riau adalah merupakan kesenian yang terdapat di wilayah Riau. Salah satu kesenian nusantara ini paling kental dengan budaya Melayu, sehingga layak kiranya jika kesenian Riau disebut sebagai pusat budaya Melayu dunia, dan menjadi tujuan utama pelacakan sumber budaya Melayu. Letak geografis Riau sebagai ―markas besar‖ dari kesenian Riau yang berada pada jantung perlintasan bahari membuat wilayah ini telah ramai dikunjungi masyarakat asing sejak zaman dulu. Kondisi ini bisa disikapi sebagai beban sekaligus berkah. Di satu sisi, Riau menjadi ladang perhimpunan berbagai potensi kesenian dengan pengaruh budaya asing, dan di sisi lain muncul pula potensi korosi terhadap nilai-nilai budaya setempat oleh budaya asing yang kurang selaras. Dari zaman ke zaman, budaya Melayu dengan ciri sosiologis semacam itu, telah menjadi sistem scanning dalam interaksi antarbudaya yang saling berakulturasi. Dalam perkembangannya, kesenian Riau adalah bagian dari nilai keindahan yang tertata apik namun tak lepas dari tuntunan nilai norma Melayu yang bercorak Islam. Riau sangat kaya dengan ragam bentuk kesenian, baik seni pertunjukan seperti teater, tari, musik, dan nyanyian; maupun sastra. Dalam perkembangannya, kesenian Riau tersebut memiliki kaitan erat dengan kegiatan adat, tradisi, maupun keagamaan yang terwarisi turun temurun. Pulau Sumatera memang satu-satunya pulau di Indonesia yang masih kental memiliki kesenian bernuansa melayu. Nuansa melayu nyatanya bukan hanya dimiliki oleh kesenian Riau, kesenian di daerah lain yang masih berada di wilayah Sumatera pun memiliki nuansa yang sama. Maka janganlah heran jika ada beberapa bagian dari kesenian Riau yang mengingatkan kita akan kebudayaan melayu yang cukup kental. Sebagai salah satu kesenian yang dimiliki oleh Indonesia, kesenian Riau berbeda dengan kesenian yang dimiliki oleh wilayah Indonesia lainnya. Hal yang membedakan adalah tentu saja nuansa melayu yang sangat kental. Jika mau melihat ke belakang, sejarah atau identitas bangsa Indonesia sesungguhnya memang tidak jauh dari kebudayaan melayu. Rumpun bahasa yang kita pakai sehari-hari pun merupakan rumpun bahasa melayu. Pengaruh melayu masih sangat kental terasa di sepanjang

1

Pulau Sumatera. Tidak mengherankan jika kesenian Riau yang memang berada di Pulau Sumatera memiliki nuansa melayu yang cukup kental. Pengaruh kebudayan rumpun melayu yang ada di kawasan Pulau Sumatera memang tidak bisa dihindari. Kebiasaan dan kehidupan masyarakat yang memang tinggal di kawasan Sumatera itulah yang melatarbelakangi kesenian khas Pulau Sumatera, salah satunya kesenian Riau. 2. Rumusan Masalah Masalah yang dapat ditarik dari pembahasan ini adalah bagaimana Seni, Asitektur Melayu dan Filosofi 3. Tujuan Tujuan dalam penulisan Makalah ini adalah untuk membahas mengenai Seni, Asitektur Melayu dan Filosofi 4. Metode Penulisan Metode yang digunakan penulis dalam penulisan makalah ini adalah browsing internet

2

BAB II PEMBAHASAN / ISI

 Kesenian Melayu Kesenian Melayu didefinisikan sebagai hal-hal yang menyangkut hasil olah rasa dan raga orang Melayu dalam mengekspresikan bentuk-bentuk hasil proses penghayatan yang indah, menyenangkan dan bisa memberi kepuasan baik kepada pribadi penciptanya maupun kepada para penikmat. Keseniam Melayu terbagi dalam aspek seni gerak, warna, bunyi atau kombinasi dari semua aspek tersebut. Kesenian Melayu diciptakan oleh masyarakat Melayu dan menjadi hak miliki baik secara pribadi maupun bersama-sama. Secara singkat Kesenian Melayu bisa didefinisikan sebagai representasi dari budaya Melayu. Sebagai masyarakat yang mayoritas beragama Islam, kesenian Melayu dianggap sebagai salah satu bentuk untuk mengekspresikan pemujaan kepada Allah Swt. Dengan demikian, kesenian Melayu sedapat-dapatnya tidak membawa kejelekan, kerusakan apalagi yang haram dalam pandangan agama. Kesenian Melayu adalah perihal keahlian orang Melayu dalam mengekspresikan ide-ide estetika, sehingga menghasilkan benda, suasana, atau karya lainnya yang menimbulkan rasa indah dan decak kagum. Kesenian ini diciptakan sendiri oleh masyarakat Melayu dan menjadi milik mereka secara bersama. Oleh sebab itu, kesenian Melayu merupakan representasi budaya Melayu. Bisa dikatakan pula bahwa, kesenian Melayu ini merupakan bagian dari usaha orang Melayu untuk merespons, memahami, menafsirkan dan menjawab permasalahan yang mereka hadapi. Yang membedakan kesenian Melayu dari kesenian lainnya adalah latar belakang tradisi dan sistem budaya yang melahirkan kesenian tersebut. Latar belakang tradisi dan sistem budaya berkaitan dengan pengetahuan, gagasan, kepercayaan, nilai, norma dan lain-lain. Karena tradisi dan sistem budaya Melayu berbeda dengan sistem budaya lain, misalnya Jawa, maka pola ekspresi, tujuan dan falsafah nilai dalam kesenian Melayu juga berbeda dengan kesenian Jawa. Dalam pengertian ini, kesenian tidak hanya sebagai ekspresi keindahan, tapi juga sebagai media penyampai pesan. Ide-ide estetika dan pesan budaya di atas terwujud dalam seni tari, seni musik, seni tenun, seni ukir, seni lukis, seni bela diri, seni teater dan permainan rakyat. Masing-masing bagian dikategorisasi lagi berdasarkan fase historis dan profanitas. Berdasarkan fase historis, kesenian Melayu terbagi dua: tradisional dan kontemporer; berdasarkan profanitas, kesenian ini juga terbagi dua: sakral dan profan.

3

ada tari tradisional-klasik dan modernkontemporer. Tari Zapin sangat banyak ragam gerak tarinya. Tarian tradisional ini bersifat edukatif dan sekaligus menghibur. Sebelum tahun 1960. Gerak merupakan gejala primer dan juga bentuk spontan dari kehendak yang terdapat di dalam jiwa. Tarian yang berkembang dalam kebudayaan Melayu mengandung aspek gerak. biasanya dipertunjukkan dalam upacara adat. Namun kini sudah biasa ditarikan oleh penari perempuan bahkan penari campuran laki-laki dengan perempuan. Seni Tari. seni tari Melayu dibagi menjadi dua. digunakan sebagai media dakwah Islamiyah melalui syair lagu-lagu zapin yang didendangkan. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan kreasi tari Zapin yang identik dengan budaya Melayu maupun dalam hal berpantun. ada tari ritual-keagamaan dan tari biasa. Dalam portal ini.1. walaupun pada dasarnya gerak dasar zapin-nya sama. Selain gerak dan bunyi. sementara irama adalah bunyi teratur yang mengiringi gerak tersebut. Seni Tari adalah gerak indah dan berirama yang mengandung dua unsur penting: gerak dan irama. pesisir Kalimantan dan Brunei Darussalam. kepulauan Riau. Gerak tarian biasanya diinspirasikan dari pengalaman hidup sehari-hari. tarian Zapin pada mulanya merupakan tarian hiburan di kalangan raja-raja di istana setelah dibawa dari Yaman oleh para pedagang-pedagang di awal abad ke-16. dumbuk. ditarikan oleh rakyat di pesisir timur dan barat Sumatera. gerak ini memiliki muatan emosional yang tinggi. berdasarkan kategori kedua. 1. Berdasarkan kategori pertama. Musik pengiring tari zapin terdiri dari dua alat utama. harmonium. gendang. Tarian ini diinspirasikan oleh keturunan Arab yang berasal dari Yaman. sebuah tarian terkadang diiringi pula dengan nyanyian yang sesuai dengan makna dan tujuan tarian itu. 4 . dan vokal. suling. Masyarakat Melayu termasuk seniman dan budayawannya memiliki daya kreasi yang tinggi. zapin hanya ditarikan oleh penari laki-laki. Seniman dan budayawannya mampu membuat seni tradisinya. akordion. tidak mandek tapi penuh dinamika yang selalu dapat diterima dalam setiap keadaan.  Tari Klasik / Tradisional. berdasarkan fase historis dan profanitas. Menurut sejarah. yaitu alat musik petik gambus dan tiga buah alat musik tabuh gendang kecil yang disebut marwas. irama dan nyanyian ini. Tarian Zapin merupakan salah satu dari beberapa jenis tarian Melayu yang masih eksis sampai sekarang. Menurut versi lain tari ini diiringi oleh musik ensemble yang terdiri dari pemain marwas. Oleh karena itu. Semenanjung Malaysia. biola. seperti pesta pernikahan. upacara ritual. keberhasilan panen. Tari Zapin. menyambut tamu-tamu penting ataupun sekedar untuk mempererat pergaulan dan meramaikan peristiwa penting.

Lagu-lagu yang dimainkan adalah. Nama joged dangkung konon berasal dari bunyi-bunyian yang keluar dari alat musik pengiring tarian yaitu: gendang yang berbunyi ―dang‖ dan gong yang berbunyi ―gung‖. di Sulawesi disebut jippeng. Pulau Panjang. Jenis kedua adalah zapin Melayu yang ditumbuhkan oleh para ahli lokal. sedangkan di Jawa umumnya menyebut zafin. dan di Maluku lebih akrab mengenal dengan nama jepen. Misalnya. setiap penari sekaligus penyanyi. 3 orang pemusik dan seorang penyanyi. Serampang Lau. dan nyanyi yang tumbuh subur di perkampungan nelayan ini dikenal sejak abad ke-17. dan masih dipertahankan oleh masyarakat turunan Arab. Jambu Merah. yaitu zapin Arab yang mengalami perubahan secara lamban. hari-hari besar nasional Indonesia (terutama hari kemerdekaan Indonesia). Kesenian ini biasanya dipergelarkan atau dipentaskan pada malam hari. dan Batam. Dondang Sayang. Sebutan zapin umumnya dijumpai di Sumatera Utara dan Riau. Moro. Betabik. Johor Siput Kelapa. Sementara di Nusatenggara dikenal dengan julukan dana-dani. Tariannya meliputi tarian pembukaan (betabik). dan mengisi acara suatu peringatan agar menjadi lebih semarak. sengaja mengadakan pertunjukan keliling (sekarang tidak pernah ada lagi). Lepas dari itu. dan disesuaikan dengan lingkungan masyarakatnya. adalah semacam pemberitahuan kepada para ―penunggu‖ setempat yang berupa makhluk halus agar 5 . Urutan pementasannya adalah sebagai berikut: pertama. sekitar pukul 20. dengan nama Joged Tandak atau Joged Lambak. kesenian yang memadukan unsur tari. Kalau zapin Arab hanya dikenal satu gaya saja. biola dan gong. tari gembira (rancak). Sumatera Selatan dan Bengkulu menyebutnya dana. Sedangkan pakaian yang dikenakan oleh para penarinya adalah baju kebaya pendek dengan bawahan sarung atau kain batik.  Joged Dangkung. peringatan hari-hari besar agama (Islam). Tanjung Balai dan Gule Batu. maka zapin Melayu sangat beragam dalam gayanya. Gunung Banang. Peralatan musik yang mengiringinya antara lain gendang (tambur). tanjung Katung. Begitu pula sebutan untuk tari tersebut tergantung dari bahasa atau dialek lokal di mana dia tumbuh dan berkembang. sedangkan di Jambi. Masyarakat Kalimantan cenderung memberi nama jepin.000 WIB sampai dengan tengah malam. zapin dikenal dalam 2 jenis. biasanya ketika ada upacara di lingkaran hidup individu (perkawinan dan khitanan). Tandak Udang Gantung. katanya juga.Di nusantara. Mantang. musik. Jumlah pemainnya terdiri atas 4—8 penari. Seni tari dengan iringan musik dan nyanyian ini tersebar di daerah Tembeling. Sedangkan saat-saat pementasannya. tetapi sekarang jarang sekali orang bisa menari dan sekaligus bisa menyanyi. atau event-event khusus lainnya. tari lembut dan tari penutup. Julukan bedana terdapat di Lampung. Dahulu.

Tarian ini hingga sekarang masih berkembang di daerah yang berkebudayaan Melayu. lalu dabus dipelajari dan dikembangkan di sana. dabus ini sebenarnya ada hubungan dengan tarikat Rifaiah yang dibawa oleh Nurrudin ar-Raniry ke Aceh pada tahun 1637 M. mereka selalu berlatih dengan memainkan dabus pada malam hari. Ia menyerang tentara-tentara Belanda dengan menggunakan ilmu dabus. Kedua. Karena kalah. sekitar tahun 1600 M. tetapi juga sebagai kontribusi untuk mempertahankan kedaulatan serta mengangkat martabat suatu bangsa. Oleh karena itu. tarian dabus diperkenalkan oleh pengikut Sayidina Ali (kaum Syiah) yang dipersembahkan untuk memperlihatkan kehebatan dan kekebalan orang Syiah dalam suasana perang agar pihak lawan tidak berani mengganggu mereka. Bagan Datoh dan Kuala Selangor. kemudian menyebar ke seluruh nusantara. mereka pindah ke daerah Pasir Panjang Laut. ada pahlawan Melayu. pelantunan lagu yang berjudul Cik Cilik yang sekaligus penutup pertunjukan. tarian ini dikenal juga dengan tarian kepahlawanan. di antaranya Banten dengan sebutan debus. Pada waktu itu. api. Setelah itu. Bugis dan Perak (Malaysia) dengan sebutan dabus. dan lain-lain. pelantunan lagu Dondang Sayang. bergelar Nakhoda Lembang dan Nakhoda Topah merantau ke Perak dan tinggal di daerah Telaga Nenas. seperti yang pernah terjadi di Perak. Dalam sejarah kesenian Melayu. bergelar Panglima Kulop Mentok yang sangat membenci penjajah Belanda. Dari Aceh. dabus ini hanya bertujuan untuk hiburan. dalam konteks kekinian. tentara Belanda yang masih hidup akhirnya melarikan diri dan meninggalkan daerah yang direbut oleh Panglima Kulop Mentok tersebut. Konon. Kesenian ini pernah berkembang di Aceh dengan sebutan daboh melalui pedagang Arab yang datang ke daerah ini. Dabus adalah kesenian yang mempertunjukkan kemampuan manusia luar biasa. sehingga menarik perhatian penduduk setempat. pelantunan lagu dan tarian bertabik (suatu tarian yang bermakna ucapan selamat datang). Sitiawan. Di setiap daerah tersebut mereka sempat mengajari penduduk setempat. seperti kebal terhadap senjata tajam. Dan keempat. dabus tidak sekedar hiburan semata. tidak pada substansinya.pertunjukan berjalan sebagaimana mestinya. Perbedaan ini hanya pada sebutan (dialek) bahasa.  Tari Dabus. Malaysia pada masa penjajahan Belanda (1680-1690). kemudian disusul lagu-lagu sesuai dengan permintaan penandak berjudul Tanjung Katung. Namun. sehingga tarian dabus ini 6 . karena memperlihatkan ―keluarbiasaan‖ dalam pertunjukannya. Tarian dengan semangat kepahlawanan ini dijadikan sebagai simbol-simbol keberanian yang banyak digemari oleh masyarakat ramai. yaitu tarian yang memperagakan bahwa para penari itu kebal dengan senjata tajam atau api. melainkan salah satu jenis seni bela diri. sehingga banyak tentara Belanda yang tewas. Ketiga. Dabus ini pada awalnya bukanlah sebuah tarian. Selama berada di daerah ini. dua orang pedagang dari Batu Bahara. atau minum air keras dan lain-lain. Menurut catatan sejarah. Babak ini sering disebut dengan buka tanah.

terdiri dari penari dan pemain alat musik. (2) para pemain tidak boleh berbicara kotor dan tidak memendam rasa permusuhan antara mereka. tarian ini bernama Tari Pulau Sari. dan (3) anak dabus harus dipelihara supaya tidak dilangkahi oleh para pemain dan tidak boleh pula jatuh atau tertancap ke tanah. pisau belati dan areal pementasan. Jumlah pemain tarian dabus lebih kurang 22 orang. keris. kapak. seperti 7 . Dalam permainan dabus. Khalifah ini bertanggung jawab atas keselamatan para pemain lainnya dari berbagai gangguan yang dapat mengganggu kelancaran pertunjukan. terdapat beberapa pantangan yang harus dipatuhi. tali. para pemain juga harus bersih dan suci. tarian dan pertunjukan keberanian yang dilakukan para penari dengan menusukkan anak dabus atau senjata tajam di tubuh mereka. beras kunyit dan beras biasa. atau yang terluka akibat tusukan anak dabus dan senjata lainnya. yaitu lagu Pulau Sari Sedikitnya ada dua alasan mengapa nama Tari Pulau Sari diganti Serampang Duabelas. Sebelum tarian dimulai.berkembang dengan pesat sampai sekarang. Sumatra Utara. khalifah juga bertanggung jawab untuk memulihkan penari yang tidak sadarkan diri. Salah satu di antara mereka ditunjuk sebagai pemimpin yang disebut khalifah.  Asal-usul Tari Serampang Duabelas merupakan tarian tradisional Melayu yang berkembang di bawah Kesultanan Serdang. Selain itu. khalifah akan mengasapi dan memercikkan air ke setiap pemain. nama Pulau Sari kurang tepat karena tarian ini bertempo cepat (quick step). Bila para penari ini tidak menggunakannya. baik penari. Selain itu. seperti gangguan makhluk halus dan orang-orang yang sengaja menguji kekebalan para pemain. pemain alat musik. Pertama. nama tarian yang diawali kata ―pulau‖ biasanya bertempo rumba. yaitu (1) areal pentas pertunjukan harus bersih. Salah satu ciri khas tarian dabus adalah. maka tarian tersebut tidak bisa dikatakan tarian dabus. Selain itu. ada beberapa bahan yang disediakan sebelum pertunjukan dimulai. kapak dan pisau belati. Tarian ini diciptakan oleh Sauti pada tahun 1940-an dan digubah ulang oleh penciptanya antara tahun 1950-1960. sesuai dengan judul lagu yang mengiringi tarian ini. ada pula peralatan lain seperti batu giling. Tarian ini sebenarnya gabungan dari tiga jenis seni: nyanyian. Menurut Tengku Mira Sinar.  Serampang Duabelas Tari Tradisional Melayu Kesultanan Serdang. api dan lain-lain. karena ciri khas tarian ini adalah penggunaan jenis senjata tajam tersebut. antara lain: bertih. keris. disediakan pula air pemulih yang digunakan oleh khalifah untuk memulai pertunjukan dan memulihkan pemain dari berbagai gangguan. setiap penari harus menggunakan sejenis senjata tajam yang disebut anak dabus. Di samping itu. atau anak dabus. Sebelum bernama Serampang Duabelas.

Sungguh betapa cerdas beliau dengan imajinasinya menggabungkan gerak tari Portugis dan Melayu Serdang. tarian ini merupakan hasil perpaduan gerak antara tarian Portugis dan Melayu Serdang. Serampang Duabelas tidak hanya berkembang dan dikenal oleh masyarakat di wilayah Kesultanan Serdang. penamaan Tari Serampang Duabelas merujuk pada ragam gerak tarinya yang berjumlah 12. Kalimantan. Tari Pelipur Lara adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Sumatra Utara. menduga. Thailand. maka tarian ini biasanya dimainkan secara berpasangan. Sesuai dengan namanya. Pengaruh Portugis tersebut dapat dilihat pada keindahan gerak tarinya dan kedinamisan irama musik pengiringnya. Jambi. cinta meresap. Penjelasan tentang ragam gerak Tari Serampang Duabelas akan dibahas kemudian. bahkan sampai ke Maluku. seperti Riau.  Tari Pelipur Lara: Tari Tradisional Melayu dari Sumatra Utara. dalam khayalan saya bayangkan ketika guru Sauti menari di hadapan Sultan Sulaiman di Istana Kota Galuh Perbaungan. isyarat tanda cinta. seperti Malaysia. Tari Serampang Duabelas berkisah tentang cinta suci dua anak manusia yang muncul sejak pandangan pertama dan diakhiri dengan pernikahan yang direstui oleh kedua orang tua sang dara dan teruna. memendam cinta. Tari Pulau Sari lebih tepat disebut Tari Serampang Duabelas. masih belum percaya. Bahkan. dan Hongkong . Kedua. balasan isyarat. Sebagai seorang penari tentu saya takjub dengan adanya kaitan budaya antara kedua negara ini. jawaban. dan sebagai puteri Melayu Serdang. Namun kecepatannya (2/4) digandakan. tarian ini sering dipentaskan di manca negara. gerakan kaki yang melompat-lompat dan lenggok badan serta tangan yang lincah persis seperti tarian Portugis.Tari Pulau Kampai dan Tari Pulau Putri. Oleh karena menceritakan proses bertemunya dua hati tersebut. Seni Budaya Portugis memang mempengaruhi bangsa Melayu. Menurut Tengku Mira Sinar. Sedangkan Tari Serampang Duabelas memiliki gerakan bertempo cepat seperti Tari Serampang Laut. yaitu: pertemuan pertama. menggila mabuk kepayang. sehingga tercipta tari Serampang XII yang terkenal di seluruh dunia itu. Sulawesi. Nama duabelas sendiri berarti tarian dengan gerakan tercepat di antara lagu yang bernama serampang. terlihat dari gerak tari tradisionalnya (Folklore) dan irama musik tari yang dinamis. tetapi juga menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. mengantar pengantin.. pinang-meminang. Singapura. laki-laki dan perempuan. Berdasarkan hal tersebut. dan pertemuan kasih. 8 . Tari Pelipur Lara mempunyai karakter riang yang menggambarkan pergaulan di antara para pemuda maupun pemudi. dapat kita lihat dari tarian Serampang XII yang iramanya tari lagu dua.

Tari ini diciptakan sebagai gambaran dua anak muda yang sedang dilanda asmara. 9 . rambut lurus. seperti gerakan ajuk-mengajuk yang menggambarkan dua orang muda-mudi yang saling tertarik sedang saling berbicara dengan berbisik untuk mengetahui isi hati masing-masing (Sinar. Kemudian.1. 2001). Di sana ada sukubangsa yang disebut sebagai Kerinci. Asal-usul Tari Pelipur Lara atau Tari Anak Lara merupakan tarian dengan jenis tempo joget. Gerakan dan langkah dari ketiga tarian ini serupa. 2009). Sumatra Utara. Hanya saja. Asal-usul Tari melenggok atau yang dikenal juga dengan sebutan tari hitam manis merupakan kesenian tari Melayu yang hingga kini masih terus dipentaskan dalam acara-acara adat di kawasan Melayu serumpun. Melalatoa (1995:402) menyebutkan bahwa mereka adalah keturunan bangsa Proto Melayu (Melayu Tua) karena banyak persamaannya dengan ciri-ciri manusia tipe mongoloid.  Tari Rangguk (Jambi). 1. 2009). terutama pada ragam dua dan ragam empat. Sumatra Utara. Ragam tarian ini hampir sama dengan Tari Lagu Dua dan Tari Melenggok. Asal-usul Jambi adalah salah satu provinsi yang tergabung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 1. dan mata agak sipit. yaitu tubuh relatif pendek dari rata-rata ukuran tubuh sukubangsa lainnya di Jambi. termasuk di Kesultanan Serdang. khususnya ketika perayaan perkawinan adat Melayu. Tari melenggok atau yang disebut juga dengan tari hitam manis adalah salah satu tarian tradisional Melayu Serdang. kulit putih. Suasana seperti ini terlihat pada gerakan saling mengejar di antara para penari. ada beberapa tambahan gerak. Mereka mendiami salah satu kabupaten yang tergabung dalam provinsi Jambi yang namanya sama dengan sukubangsa tersebut. Oleh karena itu. ed. Tarian ini berkisah tentang sepasang anak muda yang sedang memadu kasih..  Tari Melenggok (Hitam Manis): Tari Tradisional Melayu Serdang. Secara umum. Tarian ini menggambarkan kegembiraan muda-mudi dalam pergaulan mereka. tari melengggok atau hitam manis memiliki kemiripan dengan tari Lagu Dua. tari ini lekat sebagai tari kasih sayang khas Melayu (Haji Tengku M. Tari ini sering ditarikan sebagai hiburan sekaligus visualisasi kisah cinta sepasang manusia (Tengku Mira Sinar. Suasana dalam tarian ini adalah suasana riang dan penuh sendau-gurau. baik gerakan kaki maupun tangan menggunakan langkah dua. yaitu Kabupaten Kerinci. Lah Husny.

khususnya kepada para pemuda dan warga Dusun Cupak. Sedangkan. melalui rebana. Beliau melakukan dakwah (menyebarkan agama Islam) ke berbagai tempat di daerah Kerinci. Beliau melantunkan pantun yang berisi puji-pujian kepada Allah SWT dan para Rasul-Nya sambil menabuh rebana dan mengangguk-anggukan kepalanya. sedikit-demi sedikit para pemuda menjadi tertarik. bukan hanya menunaikan ibadah haji dan memperdalam ilmu agama saja. di tanah suci Sang ulama tertarik pada salah satu kesenian yang ada di sana. Pendapat ini didasarkan pada kebiasaan penduduk di Kerinci. Pendapat pertama mengatakan bahwa kata rangguk berarti ―tari‖ karena dalam bahasa Kerinci Hulu kata ―merangguk” berarti ―menari‖. Lepas dari berbagai dialek itu. Rangguk adalah dialek orang Kerinci Hulu. terutama para pemudanya. Dalam perkembangan selanjutnya kata uhang nganggok berubah menjadi ranggok. Melihat kenyataan bahwa apa yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Misalnya. yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Beliau berusaha untuk mempelajarinya. ―rangguk dua belas‖ berarti ―tari dua belas‖. Jadi. terutama di Sungai Penuh yang sering memperpendek dua atau tiga kata menjadi satu kata. Namun. pendapat lainnya mengatakan bahwa kata rangguk adalah gabungan dari kata ―uhang‖ yang berarti ―orang‖ dan ―nganggok‖ yang berarti ―mengangguk‖. mereka semakin tenggelam dalam perbuatan-perbuatan yang justeru dilarang oleh agama. Jadi. Konon. tetapi juga mempelajari salah satu kesenian yang ada di sana. Masyarakat. Untuk itu. yaitu rebana yang ketika itu sangat disukai oleh para remaja Arab. Al kisah. di sekitar awal abad ke-19 ulama tersebut pergi ke tanah suci (Mekah). seperti judi.Di kalangan orang Kerinci ada satu tarian yang disebut sebagai rangguk. tetapi sekaligus memperdalam pengetahuan tentang agamanya (Islam). dan sedikit demi sedikit pula Beliau. “rangguk rabbieih‖ berarti ―tari rabbieih”. maka Sang ulama merubah taktik penyampaian dakwahnya. Orang Sungai Penuh menyebutnya “ranggok”. Dengan cara demikian. Sepulangnya dari Mekkah. sambil menunggu para pemuda berkumpul untuk belajar silat Melayu. minum-minuman keras (tuak) dan sabung ayam. Adanya berbagai dialek itu akhirnya memunculkan beberapa pendapat mengenai kata ―rangguk”. tidak tertarik akan dakwahnya. Malahan. yang jelas asal-usul tarian yang disebut sebagai rangguk ini ada kaitannya dengan seorang ulama yang berasal dari Dusun Cupak Kerinci. 10 . Kepergiannya itu tidak hanya sematamata untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima (ibadah haji). Beliau menggabungkan silat Melayu yang disukai oleh para pemuda dengan rebana yang berasal dari Arab. Dari sinilah kemudian melahirkan satu kesenian yang disebut sebagai “rangguk”. menyelipkan ajaran-ajaran agama Islam. sedangkan orang Pulau Tengah menyebutnya “rangguek”. khususnya para laki-lakinya (pemudanya). . dan ―rangguk ayak‖ berarti ―tari ayak”.

Setelah Sang Ulama wafat. Tari Lenggok Mak Inang menceritakan pertemuan antara bujang dan dara. termasuk juga lajang dan dara yang sedang dalam proses mencari pasangan hidup (Tengku Mira Sinar. yakni laki-laki dan perempuan. Tari Lenggok Mak Inang merupakan salah satu tari tradisional Melayu dari Sumatra Utara. sedangkan rebana menjadi satu jenis kesenian baru yang disebut sebagai ―tari rangguk‖. Acara ini menjadi ajang berkumpul semua orang kampung. perjalinan kasih mereka. 2009: 15). Dalam hal ini silat Melayu tetap sebagai silat Melayu. Tempo ini disebut tempo rumba atau mambo yang di kalangan orang-orang Melayu disebut tempo Mak Inang. yaitu 2/4. para pemainnya akan menabuh rebana sambil menganggukanggukkan kepalanya. 1. Masyarakat Melayu di Sumatra Utara biasanya mementaskan tarian ini dalam berbagai upacara dan acara-acara yang melibatkan banyak orang. yang masing-masing bagian 4x8. karena dengan duduk secara melingkar. tarian ini telah mengalami perubahan.  Tari Lenggok Mak Inang: Tari Tradisional Melayu Sumatra Utara. Tari Lenggok Mak Inang menggunakan tempo sedang.  Tari Makan Sirih: Tari Tradisional Melayu untuk Menyambut Tamu. antara rebana dan silat Melayu sudah menjadi dua jenis kesenian yang berbeda. Tiap-tiap ragam dibagi menjadi dua bagian. Tari Makan Sirih adalah salah satu tari tradisional atau tari klasik Melayu yang umumnya dipentaskan untuk menyambut dan dipersembahkan untuk menghormati tamu agung yang datang. namun beberapa gerakan dasar tarian masih dipertahankan. hingga akhirnya pasangan itu melangsungkan pernikahan. Bagi masyarakat Melayu menyelenggarakan kenduri besar atau pesta panen setelah menuai padi menjadi suatu budaya yang berkesinambungan. kebiasaan bersenandung sambil berpantun dengan diiringi rebana tetap dilakukan oleh masyarakat Cupak. Tari Lenggok Mak Inang terdiri dari empat ragam di mana setiap ragam terdiri dari 8x8. Proses pencarian jodoh dalam bingkai kearifan Melayu tersebut kemudian menjadi inspirasi dalam gerakan-gerakan Tari Lenggok Mak Inang. 11 . Bagian kedua dari ragam-ragam tersebut merupakan pengulangan bagian pertama. Namun. Asal-usul Tari Lenggok Mak Inang merupakan tarian dasar dalam tradisi di masyarakat Melayu. Jumlah penari dalam tarian ini ada dua orang. Seiring dengan perkembangan zaman. ed. Hal ini demi menjaga maksud dan pesan yang ingin disampaikan.

yakni gerakan tarinya menggunakan langkah dua atau berganda. 2009). ed. Tari Lagu Dua merupakan ajaran leluhur yang banyak diinspirasi dari adat kebudayaan Melayu. seperti igal (menekankan pada gerakan tangan dan badan). Pertemuan tersebut menimbulkan debaran jiwa di antara keduanya. Lah Husny. 1. lenggang (berjalan sambil menggerakkan tangan). gentam (menari sambil menghentakkan tumit kaki). orang Melayu sangat menghargai hubungan persahabatan dan kekerabatan (Haji Tengku M. Secara umum. Tari ini berkisah tentang pertemuan seorang jejaka dengan seorang gadis dalam sebuah perjalanan. Sumatra Utara. Tari Lagu Dua atau yang disebut juga sebagai tari Tanjung Katung adalah jenis tarian tradisional Melayu yang ditarikan di berbagai daerah rumpun Melayu. legar (menari sambil berkeliling 180 derajat). tari ini dijadikan salah satu identitas penting dalam kebudayaan tari Melayu (Haji Tengku M. yaitu lenggang di tempat. 2009).. 2009). Oleh karena itu. Meskipun demikian. dan lainnya (Sinar. Karena cukup melegenda. ed. cicing (menari sambil berlari kecil). yakni setiap satu kali gerakan menggunakan dua ketukan. titi batang (berjalan dalam satu garis bagai meniti batang). Nama Lagu Dua diambil dari gerakan tari ini yang seluruhnya menggunakan langkah dua atau langkah berganda. 2001). Asal-usul Tari Makan Sirih hingga kini masih sering dipertunjukkan dalam perhelatan-perhelatan besar untuk menyambut tamu.1. Sedangkan pada Tari Lenggang Patah Sembilan terdapat 3 bagian gerakan. lenggang memutar satu lingkaran.  Tari Lagu Dua (Tari Tanjung Katung): Tari Tradisional Melayu. Keduanya akhirnya saling berkunjung 12 . liuk (gerakan menundukkan atau menganyunkan badan). Gerakan Tari Makan Sirih umumnya menggunakan gerakan pada Tari Lenggang Patah Sembilan. yaitu gerakan lenggang patah sembilan tunggal dan ganda. Tari ini memiliki gerakan yang khas. Penari Tari Makan Sirih ini harus memahami istilah-istilah khusus dalam tarian Melayu. ed.. tari ini disebut juga dengan Tari Persembahan Tamu.. Sedangkan sebutan Tanjung Katung merujuk pada salah satu lagu yang mengiringi tari ini (Tengku Mira Sinar. Lah Husny. Asal-usul Tari Lagu Dua atau dikenal juga dengan nama tari Tanjung Katung merupakan kesenian tari Melayu yang hingga kini masih terus dipentaskan dalam acara-acara adat di daerah Melayu serumpun. tari Lagu Dua mengambil pola tarian yang berasal dari Portugis. ada perbedaan nama gerakannya di mana untuk Tari Makan Sirih hanya terdapat 2 gerakan saja. seperti di Kesultanan Serdang. Adanya tari penyambutan untuk tamu menunjukkan bahwa. 2001). dan lenggang maju atau berubah arah (Tengku Mira Sinar.

Selanjutnya. Tari Jepin Lembut: Tari Tradisional Kalimantan Barat . dan ini memberikan karakter tersendiri pada setiap musik. tidak ada sejarah peradaban manusia dilalui tanpa musik.         Tari Zikir Barat . Oleh karena itu. Tari Lenggang Patah Sembilan: Tari Klasik Kesultanan Serdang di Sumatra Utara. pendek dan temponya. Simbolisasi Budaya Masyarakat Sasak di Lombok . Dalam musik gabungan. termasuk sejarah peradaban Melayu. Dengan ciri tempo 2/4 cepat. Tari Lukah . instrument dan gabungan keduanya. Seni Musik. Tari Alu. kombinasi yang baik antara irama dan melodi melahirkan bunyi yang harmoni. pola langkah dalam tari ini berupa selangkah kaki kanan maju. tari Lagu Dua biasa ditarikan oleh pasangan laki-laki dan perempuan (Sinar.ke rumah masing-masing untuk mempererat tali silaturahmi. Lukah Gilo: Tari Magis Orang Minangkabau. Tari Modern / Kontemporer.        Tari Ritual / Keagamaan. Seni musik adalah cetusan ekspresi perasaan atau pikiran yang dikeluarkan secara teratur dalam bentuk bunyi. setengah langkah kaki kiri menyusul kaki kanan secara bergantian. Meusare-saree: Tari Tradisional Banda Aceh. melodi. Irama adalah pengaturan suara dalam suatu waktu. Tari Air Mawar . 2009). Bisa dikatakan. dan harmoni. Tari Campak Bunga: Tarian Tradisional Melayu dari Sumatra Utara . 2. Sumatera Barat. Tari Bulian Tari Mayang (Berasik) . 2. Musik termasuk seni manusia yang paling tua. kedua sejoli saling penjajakan untuk hubungan lebih lanjut. Nanggroe Aceh Darussalam. bunyi (suara) adalah elemen musik paling dasar. panjang. Alat-alat musik yang berkembang di kalangan masyarakat Melayu di 13 . seni musik ini terbagi menjadi musik vokal. Selama saling kunjung ini. Tari Gandrung. suara alat musik berfungsi sebagai pengiring suara vokal atau tarian. yang oleh orang Melayu disebut tempo menari atau joget. Bahkan bisa dikatakan. Tari Saman. Suara musik yang baik adalah hasil interaksi dari tiga elemen. 3. Kombinasi beberapa tinggi nada dan irama akan menghasilkan melodi tertentu. Tari Menjunjung Duli . Dalam masyarakat Melayu. yaitu: irama. Tari Badabus .

Alat musik ini dibawa ke Nusantara oleh pedagang seperti yang dijelaskan sebelumnya. Kompang ialah sejenis alat musik tradisional yang sangat dikenal di kalangan masyarakat Melayu. atau melalui Jawa pada abad ke-13 oleh pedagang Arab. lengkara. Jenis musik ini mendapat sambutan yang baik di kalangan penduduk Rumpun Melayu.W. Ada juga yang mengatakan bahwa kompang berasal dari Parsi dan digunakan untuk menyambut kedatangan Rasulullah S. Alat-alat musik di atas menghasilkan irama dan melodi tersendiri yang berbeda dengan alat musik lainnya. Alat musik ini memiliki fungsi sebagai pengiring tarian zapin dan nyanyian pada waktu diselenggarakan pesta pernikahan atau acara syukuran. Alat musik ini berasal dari Arab dan diperkirakan dibawa masuk ke kawasan tanah Melayu pada masa Kesultanan Malaka oleh pedagang India Muslim. Biola adalah sebuah alat musik gesek berdawai yang memiliki empat senar yang disetel berbeda satu sama lain dengan interval sempurna kelima. 25 cm. serunai. nobat.antaranya: canang. alat-alat musik di atas dijelaskan secara lebih rinci.  Biola. Bentuknya yang unik seperti bentuk buah labu siam atau labu air (My) menjadikannya mudah dikenal. Dalam mengiringi penyanyi. khususnya orang Jawa. gambus. Ada yang berukuran garis pusat sepanjang 22. Alat Musik.5 cm. kecapi. marwas. pada waktu itu. Alat musik gesek 14 . biola dan akordeon.  Kompang. Dalam portal ini. 27. nafiri. rebana. yaitu viola dan cello.  Gambus. Kedatangan pedagang-pedagang Timur Tengah pada zaman Kesultanan Melayu Melaka telah membawa budaya masyarakat mereka dan memperkenalkannya kepada masyarakat di Tanah Melayu. Kompang terdiri dari berbagai ukuran. kompang. gong. Nada yang paling rendah adalah nada G. Biola memiliki nada tertinggi di antara keluarga biola. Gambus merupakan salah satu alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik. gendang. seperti marwas untuk memperindah irama nyanyian. alat musik ini juga diiringi dengan alat musik lain. Selain itu. tetawak. beduk. Alat musik gambus juga dianggap penting dalam nyanyian Ghazal yang berasal dari Timur Tengah pada masa kesultanan Malaka. kompang juga digunakan untuk memberi semangat kepada tentara-tentara Islam ketika berperang.5 cm dan ada juga yang mencapai 35 cm. rebab. Alat musik ini identik dengan nyanyian yang bernafaskan Islam. Kulit kompang biasanya terbuat dari kulit kambing. Ia termasuk dalam kategori musik gendang. 1.A. seruling.

Orang yang membuat atau membetulkan alat musik berdawai. dan beberapa macam perangkat pembantu. yang membantu mempertahankan lekukan pada iga biola. dan sebuah penyangga dagu. sejenis kayu cemara. leher biola. Beberapa biola antik dibubuhi tulisan tangan atau diberi lapisan cat sebagai ganti purfling pada bagian belakang biola. bagian bawah. belum ada istilah khusus untuk hal tersebut. Lubang suara tersebut mempengaruhi kelenturan suara biola. disebut luthier. Kertas musik untuk biola hampir selalu menggunakan atau ditulis pada kunci G. jembatan biola. (Penyangga dagu tersebut dapat tergabung dengan ekor biola ataupun dipasang di sebelah kirinya. dan memperluas permukaan untuk pengeleman. Umumnya bagian biola dibuat dari kayu spruce. Pada pinggir permukaan ini. Di dalam bahasa Indonesia. Perangkat pembantu tersebut antara lain pasak penyetel untuk setiap senar. beberapa penyetel tambahan pada ekor biola bila diperlukan. Pada leher biola terdapat papan jari yang dibuat dari kayu eboni atau kayu lain yang 15 . Bagian belakang biola umumnya dibuat dari kayu utuh yang dipahat secara simetris. dibentuk suatu lekukan garis yang disebut purfling. Badan biola menyerupai bentuk jam pasir. dan garis tipis yang disebut lapisan dalam. pin dan tali untuk menahan ekor biola. Iga biola biasanya terdiri dari bagian atas keempat sudut. Bagian-bagian biola dibuat dari kayu mapel. Sebuah nama yang lazim dipakai untuk biola ialah fiddle. untuk menambah massa serta kekerasan permukaan atas biola. yang dipahat sehingga memiliki bentuk yang simetris dan diberi dua lubang suara (atau lubang-F. Sebuah tonjolan setengah lingkaran kecil yang terdapat pada bagian yang dekat dengan leher biola memberikan permukaan tambahan pada saat pengeleman.) Badan biola terdiri atas dua papan suara yang melengkung. biasa dipilih yang memiliki alur sama. Leher biola biasanya terbuat dari kayu mapel yang setipe dengan bagian belakang dan samping badan biola. namun pada saat mengukur panjang biola bagian ini tidak dihiraukan. batang penghubung. Sebuah biola dibagi menjadi beberapa bagian: badan biola. termasuk biola. senar. Dua buah lekukan menyerupai huruf C pada kedua sisi samping biola dan memberikan ruang bagi busur biola untuk bergerak. dan biola seringkali disebut fiddle jika digunakan untuk memainkan lagu-lagu tradisional. Sebuah balok kayu kecil dipasang di dalam permukaan atas biola. orang yang memainkan biola biasa hanya disebut pemain biola. Bagian ini sering pula dibentuk purfling walaupun dalam hal ini tidak seberapa berpengaruh terhadap biola itu sendiri. Tujuannya ialah menghalangi retakan yang berasal dari pinggir. secara teknis masuk ke dalam keluarga viol. Biola dilem menggunakan lem kulit binatang. Tonjolan tersebut penting untuk sambungan antara leher dan badan biola. ekor biola untuk menahan senar. disatukan oleh kayu yang disebut iga biola. diberi nama demikian karena bentuknya). sejajar dengan jembatan biola di atasnya. atau resin. bas. dan juga sebagai "lubang nafas" biola pada saat udara beresonasi di dalamnya.berdawai yang lainnya.

Pemusik memainkan tombol-tombol akord dengan jari-jari tangan kirinya. Beaufort dan Sipitang. ada juga gendang yang kedua sisinya ditutup dengan kulit yang diikat dengan tali yang terbuat dari kulit atau rotan sedemikian rupa sehingga dapat dikencangkan dan dilonggarkan.  Marwas. Cara memainkan gendang dengan dipukul. Tonjolan ini digunakan untuk menahan senar.dicat hitam. Alat musik ini relatif kecil. atau sering juga hanya sebagai pelengkap untuk lebih meramaikan suasana. Akordeon merupakan alat musik sejenis organ. yaitu gendang kecil. Dalam tataran musik zapin. marwas berfungsi menjaga kestabilan intro dan melahirkan harmoni musikal. Gendang termasuk dalam klasifikasi alat musik perkusi. Marwas adalah sebuah gendang yang berukuran lebih kecil dari gendang biasa. pembawa tempo atau penegasan dinamik sebuah orkes. biasa kayu eboni atau gading.  Gendang.  Akordeon. disebut juga ‗Adai-Adai‗ oleh masyarakat Melayu berketurunan Brunei di daerah Papar. Marwas termasuk salah satu alat dalam tarian musik zapin. Ada berbagai ukuran gendang. Beberapa biola yang sangat tua menggunakan kayu mapel untuk papan jarinya. terbuat dari kulit kambing. Gendang kecil biasa disebut rebana. kayu cempedak dan rotan. Gendang yang berukuran sedang dan besar ada juga yang menyebutnya redap. Pada saat dimainkan. Pergerakan udara ini disalurkan ke lidah akordeon sehingga menimbulkan bunyi. baik dengan tangan saja atau dengan alat pemukul gendang. sedangkan tangan kanannya memainkan melodi lagu yang dibawakan. Gendang mempunyai banyak fungsi. sedang dan besar. Selain itu.  Rebana. dan dimainkan dengan cara digantungkan di leher. akordeon didorong dan ditarik untuk menggerakkan udara di dalamnya. sama seperti jembatan biola digunakan untuk hal yang sama di bagian badan biola. Pada ujung papan jari yang atas terdapat segaris kayu yang menonjol. dan tahan lama. dan dipernis dengan kayu eboni. yang disebut sadel atas. Rebana adalah sejenis gendang satu muka yang digunakan untuk mengiringi tarian dan nyanyian rakyat. menawan. di antaranya sebagai pengiring tarian atau pencak silat. Kayu eboni sering dipilih oleh pengrajin biola karena sifatnya yang keras. Gendang terbuat dari kayu dengan selaput (membran) yang menghasilkan bunyi bila dipukul. Alat musik ini digunakan sebagai peningkah dalam musik pentas Mak Yong. Alat musik ini dapat juga berfungsi sebagai roffle ketukan atau mat. Rebana dipukul dengan satu tangan seperti juga teknik yang digunakan 16 .

Gendang itu diposisikan tegak di atas lantai dan dipukul dengan tangan. Di kalangan masyarakat Brunei terdapat juga sejenis gendang kecil yang disebut ‗gendang labik‗ dan ‗dombak‗. ‗Ayas‗ dan ‗Tidong‗.untuk rebana yang terdapat dalam ensemble musik sinkretik yang lain. gantian kepada gendang secara meningkah dengan suara yang dihasilkan dari tepukan di sebelah permukaannya yang tampak terbuka.  Kecapi.  Bedug. bernada khas. bedug menimbulkan suara berat. dua lubang berbentuk empat persegi dilubangi untuk menghasilkan suara gong ibu dan anak melalui kaedah petikan tali. Dalam suatu pertunjukan. Pada sisi tabung berkenaan. Rebab berfungsi sebagai alat musik penghibur diri. Peranannya dalam budaya masyarakat Melayu khususnya di Nusantara adalah bersifat non-musical. Kecapi Buluh juga dikenali sebagai ‗Gendang Kecapi‗. Pukulan rebana serta nyanyian Adai-Adai diadakan untuk merayakan pesta atau menyambut tamu kehormatan. tali-talinya dipetik untuk memainkan mode rithme sebagai suara nemonik. Beduk adalah gendang satu atau dua membran yang menutupi lubang depannya dan bentuknya memanjang (elongated). Gendang ini biasanya digunakan dalam kesenian musik ‗Bertitik‗ untuk memainkan pola pukulan seperti irama ‗Kedidi‗. alat musik ini digunakan dalam acara meratok (meratap). Kecapi buluh mempunyai enam tali yang ditegangkan dengan diperkuat oleh kayu penungkat (bridge). Kecapi buluh dibuat dari tabung-tabung buluh yang terpilih dan tali-talinya juga dikupas dari sebagian kulitnya tanpa diputuskan hujungnya. Sedangkan bagi masyarakat Brunei yang berdomisili di Sabah. rendah. yaitu mengiringi dari tempat tersembunyi ketika sanak keluarga menangisi anggota keluarga yang meninggal. yaitu sejenis gendang satu muka.  Rebab. Bedug biasanya dikenal sebagai salah satu kelengkapan masjid untuk memberi tanda waktu dan memanggil orang Islam bersembahyang. terdapat juga sejenis rebana (gendang panjang) yang mempunyai satu muka. Rebab dimainkan dengan sendiri untuk mengiringi nyanyian yang dikumandangkan oleh pemainnya. Bagi suku-bangsa Bajau. Bedug terbuat dari sepotong batang kayu besar atau pohon enau sepanjang kira-kira satu depa atau lebih. tetapi dapat terdengar sampai jarak yang cukup jauh. Bagian tengah batang dilubangi sehingga berbentuk tabung besar. Ujung batang yang berukuran lebih besar ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang. Kemban rotan juga dipasang pada kedua- 17 . Selain itu. gendang rebana sering juga disebut ‗rempana‗.bila ditabuh.

dua bagian penghujung badan Kecapi untuk menentukan jarak getaran bagi tali-tali tersebut apabila proses penalaan dilakukan.  Canang. Canang adalah alat musik idiofon dari perunggu yang terdapat di Jambi. Canang terdiri atas 4 - 5 alat berbentuk bonang dengan garis tengah antara 30 dan 40 cm. Alat ini diletakkan berjejer di atas kerangka kayu atau rentangan rotan. Sebagai pemukul, digunakan sepotong kayu atau rotan. Sepasang canang dapat dimainkan oleh satu orang, adakalanya dimainkan oleh dua orang.  Tetawak. Tetawak adalah sejenis alat musik berbentuk gong yang terdapat di Jambi. Alat ini dibuat dari perunggu dengan ukuran yang lebih kecil dari gong dan ditabuh dengan alat pukul khusus seperti penabuh gong. Tetawak di Jambi bergaris tengah 35 sampai 40 cm. cara menabuhnya mirip dengan cara menabuh gong. Tetawak termasuk salah satu barang pusaka bagi suku-bangsa Melayu di Sumatera. Pada masa lampau tetawak berfungsi sebagai alat musik dan alat pemberi tanda bahasaya. Sebagai alat musik, tetawak digunakan dalam orkes tradisional, orkes Melayu, atau perangkat gending untuk mengiringi tari pencak.  Nobat. Salah satu contoh musik yang berperan besar di kalangan Istana adalah seni Nobat. Di Tanah Melayu, Nobat merupakan musik yang berfungsi besar di Istana. Nobat adalah salah satu jenis musik kesenian Melayu sejak 400 tahun yang lalu. Nobat dikenal sebagai seni persembahan Istana Di Raja Melayu, khususnya di Negeri Perak, Kedah, dan Kelantan. Nobat Kedah adalah nobat yang paling lama dalam sejarah kesenian Melayu. Bahkan masih kekal hingga saat ini. Nobat adalah sejenis pancaragam Di Raja yang hanya dimainkan di istana dan pemain musiknya terdiri dari orang-orang tertentu. Sudah berabad-abad, nobat hanya sinonim di telinga penduduk yang tinggal di sekitar kawasan nobat, sering dimainkan seperti Alor Setar, Kuala Kangsar, Kelang dan Kula Terengganu. Sedangkan masyarakat luar tidak banyak yang mengetahui mengenai Nobat. Bertitik tolak dari sini, Yang Dipertuan Agong pertama yang dilantik selepas negara mencapai kemerdekaanm, yang Yang Dipertuan Besar Negeri Sembilan meniadakan musik Nobat sebagai musik istana. Nobat telah dimainkan di istana negara sebagai pengesahan kepada pertabalan itu. Sejak itu Nobat mulai dikenal masyarakat umum. Namun seiring dengan perubahan zaman dan pertukaran waktu, pertabalan ini semakin dilupakan dan banyak generasi muda yang tidak mengetahui tentang Nobat.  Nafiri.

18

Nafiri ialah sejenis alat tiup horn seperti seruling yang dibuat dari perak dan berukuran panjang 32 inci atau 33 cm. Bunyinya terdengar sayup-sayup sampai. Nafiri dimainkan dalam musik nobat dalam majlis hiburan kaum kerabat diRaja (kerajaan), mengiringi istiadat-istiadat istana, istiadat pertabalan, hari keputeraan Sultan, perkahwinan Diraja dan upacara sambutan Raja.            Lengkara . Katambung (Kalimantan Tengah). Guriding: Alat Musik Tradisional Orang Banjar, Kalimantan Selatan. Rapai, Alat Musik Tradisional Aceh. Serune Kalee, Alat Musik Tradisional Aceh. Dambus: Alat Musik Tradisional Pangkalpinang, Kepulauan Riau. Sampe: Alat Musik Tradisional Melayu Dayak di Kalimantan Timur. Kelentangan: Alat Musik Tradisional Orang Melayu Kalimantan Timur. Serunai . Gong . Seruling .

2. Kesenian Musik Tradisional.  Musik Bambu Hitada Kesenian Tradisional Maluku Utara. A. Asal-usul Kebudayaan merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan Tuhannya, antara manusia dengan sesamanya, dan antara manusia dengan alam dimana mereka hidup. Oleh karena polapola interaksi yang terjadi berbeda-beda, maka kebudayaan yang dihasilkan berbeda-beda dan mempunyai keunikan masing-masing. Salah satu kebudayaan yang cukup unik tersebut adalah Musik Bambu Hitada. Musik tradisional ini merupakan salah satu kesenian tradisional masyarakat Halmahera, Maluku Utara. Menurut Tengku Ryo, musik tradisional lahir dari proses panjang interaksi manusia dengan alam. Oleh karena alam yang menjadi sumber inspirasi berbeda-beda, maka musik yang dihasilkannyapun juga berbeda-beda, tidak hanya pada bunyi-bunyiannya, tetapi juga pada alatalat yang digunakan untuk menghasilkan bunyi-bunyian tesebut. Lebih lanjut, Tengku Ryo mengatakan bahwa musik tradisional tidak saja digunakan untuk hiburan, tetapi juga digunakan oleh masyarakat yang memegang teguh tradisi untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Mereka berkomunikasi dengan Tuhan menggunakan irama musik dan nyanyian . Pendapat Tengku Ryo di atas dapat kita gunakan untuk membaca sejarah munculnya kesenian tradisional, seperti halnya Musik Bambu Hitada yang pada kesempatan kali ini menjadi fokus
19

pembahasan. Bambu bagi masyarakat Halmahera, tidak saja dapat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat rumah, pagar, tiang, dipan, rakit sungai, dan permainan bambu gila, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai alat musik. Kesenian dengan bambu sebagai peralatan utamanya oleh masyarakat Halmahera disebut Musik Bambu Hitada atau Hitadi Bagi masyarakat Halmahera, Musik Bambu Hitada merupakan hasil kreativitas yang tidak saja berfungsi untuk menghibur masyarakat, tetapi juga untuk kelengkapan upacara, seperti upacara perkawinan dan upacara syukuran hasil pertanian. Seiring perkembangan zaman, dan semakin gencarnya musik-musik modern memasuki relung-relung kehidupan masyarakat desa, musik tradisional, seperti halnya Musik Bambu Hitada, semakin tersisihkan. Selain tersisihkan, fungsi musik tradisional ini juga mengalami reduksi, dari musik sakral-profan menjadi sekedar musik profan yang sengaja diproduksi untuk kepentingan pasar. Jika pada awalnya Musik Bambu Hitada berada pada ranah sakral-profan, maka saat ini telah mengalami reduksi fungsi sehingga hanya berada di ranah profan. Kondisi ini harus disikapi secara arif dan bijaksana oleh segenap stake holder agar musik tradisional, seperti Musik Bambu Hitada, tidak musnah tergilas musik modern yang lebih canggih dan tidak kehilangan fungsi-fungsi tradisionalnya. Menurut penulis, ada tiga hal yang harus dilakukan untuk menyelamatkan Musik Bambu Hitada. Pertama, perlu ditumbuhkan rasa memiliki masyarakat, khususnya anak-anak, terhadap Musik Bambu Hitada. Sejak dini anakanak harus dikenalkan tidak saja kepada bagaimana membuat dan memainkan Musik Bambu Hitada, tetapi juga nilai-nilai apa saja yang dikandungnya. Kedua, melakukan pengembangan Musik Bambu Hitada sehingga dapat diterima oleh masyarakat, namun harus tetap berlandaskan nilai-nilai lokal. Munculnya kelompok-kelompok Musik Bambu Hitada merupakan fenomena positif terhadap keberlangsungan musik ini. Namun pengembangan harus dilakukan secara hati-hati agar Musik Bambu Hitada tidak kehilangan ruhnya. Ketiga, mengembangkan dan mengemas Musik Bambu Hitada menjadi paket-paket wisata. Dengan cara ini, Musik Bambu Hitada akan mampu menjadi penopang kebutuhan ekonomi para pelestarinya. Agar mampu menjadi paket-paket wisata yang menarik, maka pemerintah harus memfasilitasi masyarakat untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan memainkan Musik Bambu Hitada, serta kemampuan menejerial pengelolaan kelompok musik. B. Peralatan Untuk memainkan Musik Bambu Hitada, peralatan-peralatan yang diperlukan antara lain Ruas Bambu. Sebagaimana namanya, maka peralatan utama Musik Bambu Hitada adalah batangan bambu. Batangan bambu yang dijadikan peralatan Musik Bambu Hitada biasanya hanya terdiri dari 2 ruas dan panjangnya tidak lebih dari 1,75 m. Biasanya batang bambu ini sudah sudah
20

karung goni dipakai agar ubin dan batang bambu tidak mudah rusak ketika dibenturkan. Beberapa buah Juk. Tahap memainkan 21 . Kesiapan peralatan sangat menentukan sukses tidaknya permainan Musik Bambu Hitada. ada dua tahapan untuk memainkan Musik Bambu Hitada. personel musik ini semuanya laki-laki. permukaan bambu dicat warna-warni. Cek personel sangat diperlukan untuk mengetahui kesiapan masingmasing anggota kelompok untuk memainkan alat musik sesuai dengan tugasnya masingmasing. Alat ini dibutuhkan jika Musik Bambu Hitada dimainkan di atas ubin. D. dan karung goni harus dicek apakah dalam kondisi siap pakai atau tidak.  2. Cikir. biola tradisional ini juga dicat warna-warni. biasanya berperan sebagai vokalis. Semakin banyak orang. Agar menghasilkan nada tone yang berbeda-beda. Pemain Satu grup kelompok Musik Bambu Hitada biasanya beranggotakan 5 hingga 13 orang. Seperti halnya Bambu Hitada. Juk. Alat musik ini terbuat dari batok buah kelapa yang masih utuh. Satu atau dua buah biola tradisional.   C.dilobangi sesuai nada tone. biola tradisional. maka ukuran bambu baik panjang maupun besarnya berbeda-beda. Jika pun ada perempuan. Peralatan seperti Bambu Hitada. Cara Memainkan Secara garis besar. Cikir. 1. dan Juk. dan tahap memainkan. Alat musik ini biasanya juga dicat warna-warni. Biasanya. hal-hal yang harus dilakukan antara lain:  Mengecek peralatan. Karung goni.  Cikir. suara musik yang dihasilkan akan semakin semarak. Di dalam batok kelapa tersebut kemudian diisi dengan beberapa butir kerikil bulat atau biji kacang hijau kering. Alat ini berbentuk gitar kecil yang dibuat sendiri dan dicat warna-warni. yaitu tahap persiapan. Tahap Persiapan Pada tahap ini. Mengecek personel. Agar tampilan bambu lebih menarik dan indah. Dengan kata lain. bukan pemain alat musik.

Sebagai pelengkap upacara-upacara. Nilai-nilai Musik Bambu Hitada merupakan bagian dari khazanah kebudayaan Halmahera. maka permainan Musik Bambu Hitada bisa segera dimulai. label sakral ibarat pisau bermata dua. Ketiga. tetapi juga rela dengan peran-peran yang dilakukan masing-masing personel. musik ini menjadi pelengkap upacara-upacara sakral. Semua alat musik dimainkan secara bersamaan sehingga menghasilkan satu irama musik yang enak didengar. nilai sakral. kreativitas. maka dengan sendirinya Musik Bambu Hitada menjadi benda sakral. dan melakukan komunikasi dengan sakral. kebersamaan. Maluku Utara. Selain itu. tetapi juga dapat menjadi media untuk berkreativitas dalam berkesenian. kita dituntut untuk tidak saja menghormati orang lain. Keempat. Musik ini merupakan pengejawantahan dari nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam masyarakat Halmahera. E. Pertama. Walau kini Musik Bambu Hitada lebih menonjol aspek hiburannya. sebagai mana disebutkan pada nilai sakral di atas. juk dengan cara dipetik. dan biola tradisional dengan cara talinya dipukul-pukul. Cikir dibunyikan dengan digoyang-goyang. niscaya akan tercipta tata kehidupan yang tertib. dan ketaatan kepada sistem. Jika di atas ubin. Tanpa kebersamaan. Dalam permainan musik ini. dan menjadi penghambat perkembangan musik ini. Dalam kebersamaan. Bagi masyarakat Halmahera. Setiap orang harus taat dan mematuhi sistem aturan yang berlaku. setiap orang hanya mampu memegang dua batang bambu yang masing-masing hanya memiliki nada satu tone. tetapi pada awal perkembangannya. maka di atas tersebut diberi alas karung goni. ketaatan kepada sistem aturan. Posisi sakral Musik Bambu Hitada harus disikapi secara cerdas. Musik Bambu Hitada mengajarkan kepada kita untuk senantiasa membangun kebersamaan dengan pihak lain. Tujuannya untuk meredam efek dari benturan dua benda keras (bambu dan ubin).Setelah semua peralatan dan para pemain musik telah siap. Kedua. nilai kreativitas. Ia dapat menjadi benteng perisai musik ini sehingga tidak punah pada satu sisi. Nilai-nilai tersebut di antaranya adalah: nilai sakral. Dengan cara ini. nilai kebersamaan. seperti upacara perkawinan. Keberadaan Musik Bambu Hitada merupakan salah satu bukti kreativitas masyarakat Halmahera. Menurut penulis. Di tengah kondisi masyarakat yang semakin individualis. Musik Bambu Hitada juga menjadi media kreatif untuk membangun relasi sosial dengan masyarakat pada satu sisi. bambu tidak sekedar bahan baku untuk membuat rumah dan benda-benda lainnya. Musik Bambu Hitada mengajarkan kepada kita agar senantiasa patuh dan taat terhadap ketentuan yang telah 22 . pada sisi yang lain. tidak mungkin Musik Bambu Hitada menghasilkan irama musik yang menarik. Batang bambu dibunyikan dengan cara dibanting tegak lurus di tanah.

Solo. Keroncong Asli. Salah satu pengaruh baik itu terdapat pada seni musik keroncong. Asia. sejenis musik yang memiliki hubungan historis dengan Portugis. Seperti efek domino. Pada periode ini muncul bentuk keroncong jenis Stambul. Pengaruh periode ―keroncong abadi‖ inilah yang kemudian turut terbawa sampai ke Johor. Kekalahan perang memberi konsekuensi munculnya para tawanan perang yang umumnya berasal dari keturunan Bengali. Kini kawasan tersebut dikenal sebagai Kampung Tugu. moresco sudah dikenal dengan nama musik keroncong. Langgam memiliki ciri khusus pada penambahan instrumen antara lain siter. kendang (bisa diwakili dengan modifikasi permainan cello ala kendang).B. ternyata pengaruh baik kaum kolonialis tetap dilestarikan. Langgam sendiri adalah bentuk adaptasi keroncong terhadap musik gamelan Jawa. atau sistem organisasi permainan. Apa jadinya jika masing-masing personel Musik Bambu Hitada membuat aturan sendiri? Tentu sebuah irama musik yang sumbang dan tidak akan enak untuk didengar. Asal Usul Pengaruh kaum kolonialis ternyata tidak selamanya buruk. Keroncong akhirnya menyebar ke Nusantara. Salah satunya mewabah di Johor. dan adanya suluk berupa introduksi vokal tanpa instrumen untuk membuka sebelum irama dimulai secara utuh . bahkan ke luar negeri. Di bidang kebudayaan misalnya. saron. Meskipun terdapat pro dan kontra apakah keroncong termasuk musik asli Melayu atau tidak. Sekitar abad ke-19. Malabar. musik jenis moresco adalah irama tari Bangsa Mor yang tumbuh di Portugal dan Spanyol pada abad ke-15. Kristanto. Maluku. A. Malaysia. moresco cepat terkenal dan diminati banyak kalangan. (www. Bentuk awal musik fado disebut moresco yang diiringi oleh alat musik dawai (ukulele). tapi perlu diakui di sini bahwa keroncong mendapat pengaruh musik atau alat musik dari Barat. 2000: 419).  Keroncong Johor: Keroncong dengan Irama Melayu. (J. Pengaruh Portugis pada keroncong dapat dirunut melalui kisah jatuhnya Malaka dari Portugis ke Belanda pada 1648. Goa (India). Dirunut dari kisahnya.com.kompas. Perkembangan musik keroncong menemui titik penting saat muncul istilah periode ―keroncong abadi‖ (1920-1959). Mulai dari Yogyakarta. dan Langgam.ditetapkan. Salah satu bangsa yang diduga kuat mempengaruhi musik keroncong sampai menjadi salah satu kebudayaan Melayu adalah Bangsa Portugis. 23 . Malaysia. dan opsir Portugis. Malaka. edisi 18 November) Para tawanan perang ini kemudian dibawa ke Batavia (Jakarta) dan ditempatkan di kawasan yang waktu itu disebut Tanah Serani (Jakarta Utara). lalu dikenal di Belanda pada abad ke-16. Di daerah inilah para tawanan perang memainkan musik fado. baik menyangkut mikanisme memainkan alat.

perkembangan musik keroncong di Johor didukung pula oleh Yayasan Warisan Johor (Johor Heritage Foundation) yang berlokasi di JKR 293. dalam program ini diambil 5 orang tenaga pengajar keroncong dari Indonesia. kumpulan gitar rancak. 07-2266172. Selain orang Jawa. Perkembangan keroncong semakin pesat dengan banyaknya minat dari warga Johor pada kesenian ini (keroncong). Akulturasi keroncong-Melayu turut memberi andil munculnya musisi keroncong dari Johor. Selain radio. Keroncong dapat tumbuh subur di daerah yang mempunyai penduduk orang Jawa. serta ‗Mawar Puteh Keroncong Party‗ di Kampung Chik Ami Ngee Heng yang diketui oleh Encik Omar bin Abu Samah. Mahzan Manan dan Muhammad Ariff Ahmad. Di sinilah akulturasi antara budaya keroncong dengan Melayu dimulai. Amin Johor Bahru.Perkembangan keroncong di Malaysia sendiri tidak lepas dari kedatangan pekerja dari Jawa dan masuknya gamelan pada abad ke-18. Orang-orang inilah yang kemudian mengembangkan keroncong. Ahmad Jaafar. 80100 Johor Bahru. Daerah sekitar semenanjung menjadi tempat dengan populasi orang Jawa yang cukup banyak. Ipoh. Sudar Mohammad. Mulai saat itu. Johor. Mohd. Telp. biasanya para grup mempertunjukkan musik keroncong di berbagai jamuan atau pesta. beberapa lagu dengan irama Melayu mulai memasuki musik keroncong. Yayasan ini sengaja dibentuk untuk mendukung tumbuhnya kelompok seni keroncong dan gamelan di seluruh distrik di Johor. Johar Bahar. Jalan Mariamah. Sebagai langkah awal. Zainal Ibrahim. hingga disiarkan di beberapa stasiun radio di Johor. Program pengembangan musik keroncong telah dimulai sejak 1997. Tapi seiring perkembangan zaman dan komunitas penikmat. Dua di antara 5 24 . Fax. dan Perak Di Johor sendiri. khususnya di Johor Bahru telah terbentuk beberapa grup musik keroncong seperti ‗Suara Timur Keroncong Orkes‗ di Kampung Stulang Darat. Puteh Ramlee. masuk ke dunia rekaman. ‗Pepat Keroncong Party‗ di Kampung Tambatan dan Mohd. 07-2267549. Tapi revolusi musik keroncong mulai terjadi selepas Perang Dunia ke-II. Wan Yet. Di awal terbentuknya grup keroncong tersebut. Munculnya lagu keroncong dengan irama Melayu ini diikuti pula dengan tumbuhnya beberapa grup keroncong. musik keroncong mulai digubah ke dalam orkestra. warga di kalangan kaum Baba dan Nyonya (sebutan untuk orang-orang Cina di Semenanjung Malaka) juga sangat menggemari musik keroncong. perkembangan musik keroncong awalnya didominasi lagu-lagu yang berasal dari Indonesia. Sekitar tahun 1950-an di Johor. Daerah tersebut misalnya di daerah Johor (Batu Pahat dan sekitarnya). Mereka menciptakan lagu-lagu keroncong dengan corak Melayu seperti Zubir Said. pantai barat negeri Selangor.

Pontian. Masih melalui Yayasan Warisan Johor. Dalam IKF 2008. lagu ―Gerimis Mengundang‖ yang dibawakan oleh Yayasan Warisan Johor dengan vokalisnya Wahidah A. seperti di Batu Pahat. Peralatan tersebut antara lain: 1. Violin dan Viola mempunyai sedikit perbedaan.Pd dan Suranto Hadi Widodo. Peralatan (Alat Musik) Agak berbeda dengan musik keroncong di Indonesia. Tidak kurang dari 25 album keroncong dengan irama khas Melayu. Flute menghasilkan bunyi yang lembut sehingga sesuai dengan musik keroncong. muncul atas kerja keras Yayasan Warisan Johor. Kluang.R. sanggup memberikan warna tersendiri. Kota Tinggi. Dari sini muncul pembentukan bengkel-bengkel musik atau tempat latihan musik keroncong. sering digelar lomba musik keroncong dan nyanyian lagu-lagu keroncong di seluruh daerah negeri Johor. peralatan yang dipakai dalam setiap jenis musik keroncong secara umum sama. Seruling (Flute) Sejenis alat musik tiup. Acara ini diikuti 15 peserta dari Indonesia dan 1 dari Malaysia yang diwakili oleh Yayasan Warisan Johor. dan Segamat. sepanjang tahun 2000. bahkan di luar negeri Yayasan Warisan Johor juga menunjukkan eksistensinya. Acara ini rutin digelar di setiap tahun. Bengkel ini telah diresmikan keberadaannya pada 15-18 Juni 1999 di Pusat Kegiatan Seni. musik keroncong dengan sentuhan irama Melayu B. 2. Surakarta. musik keroncong di Johor dipadukan dengan irama Melayu. Cuk (Ukulele) 25 . Biola (Violin) Alat musik berdawai empat ini dimainkan dengan cara digesek dengan alat penggeseknya yang khas. Johor Bahru.orang pengajar tersebut adalah Kuntoro Edhi S. Selain itu usaha keras dari Yayasan Warisan Johor tampak pula pada keberhasilan yayasan ini dalam mengeluarkan album keroncong. Violin digunakan dalam musik keroncong sebagai alat melodi. Meski demikian. Viola lebih besar daripada violin dan bunyi viola lebih kasar. Sebutan umum untuk alat ini ialah biola. Dari bengkel musik keroncong ini lahir pula grup keroncong di beberapa daerah. Mersing. Yayasan Warisan Johor. 3. Tidak hanya di dalam negeri. Salah satu eksistensi tersebut ditunjukkan oleh Yayasan Warisan Johor dalam International Keroncong Festival (IKF) 2008 yang diselenggarakan pada 4-6 Desember 2008 di Pendopo Pagelaran Sitihinggil Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

bisa disimpulkan jika tipe yang dipakai dalam musik keroncong di Johor bercirikan Langgam. 7. Cengkok keroncong gubahan pianis asal Padang. C. Dari akulturasi ini. musik keroncong di Johor tetap mempunyai ciri khas tersendiri. 26 . Dalam orkestra simfoni alat ini dimainkan dengan cara digesek. Cak (Tenor Banjo) Alat musik berdawai empat ini berpasangan dengan cuk (ukulele) dan digunakan dalam musik keroncong untuk meningkatkan irama. Tapi dalam musik keroncong dimainkan dengan cara dipetik dan hanya tiga dawai saja yang dipakai. Biasanya dipergunakan gitar akustik 6. yaitu keroncong yang dimainkan di pagelaran komedi khas Melayu yang disebut komedi stambul. Akibatnya. 4. perkembangan keroncong melahirkan lagu jenis Stambul. alat musik berdawai empat ini dimainkan dengan cara dipetik seperti gitar.M. D. Irama dan perpindahan nadanya lambat. Inilah yang membedakan antara Langgam di Jawa dengan musik keroncong di Johor. Irama cengkok Melayu sendiri dapat dirujuk ketika S. Gitar Alat musik berdawai enam ini digunakan dalam musik keroncong. 5. Di sinilah celah yang memungkinkan masuknya irama Melayu ke dalam keroncong. Ciri Langgam merupakan sebuah ciri yang melekat kuat pada musik keroncong yang menjamur di wilayah Jawa. Double-Bass Alat musik paling besar ini mempunyai empat dawai. Lagu-lagu dari daerah ini (Jawa) sifatnya lebih tenang dan lembut. yaitu G. Cuk adalah alat utama untuk musik keroncong.Merupakan alat musik berdawai empat. Tapi meski bercirikan Langgam. khususnya Yogyakarta dan Solo. Mochtar. Tapi dalam musik keroncong. pianis orkes studio NIROM Surabaya menggubah lagu ―Pulau Brandan‖ sekitar tahun 1918-1919. yaitu aroma irama Melayu. Selo (Cello) Sebenarnya cello dimainkan dengan cara digesek. sehingga memungkinkan banyak cengkok dalam menyanyikan lagunya. Dari dua tipe yang bersatu (Langgam dan Stambul). dan A. Tipe Musik Keroncong Johor Tipe musik keroncong yang ada di Johor bisa dirujuk dari akulturasi antara budaya Jawa dan Melayu. Sumatera Barat ini sangat khas bergaya Melayu. maka sebenarnya musik keroncong di Johor bisa pula berbaur dengan tipe Stambul.

. . . |I . . . |I . | I . | I . . | I . karena musik dan tari terekspresi melalui bunyi dan gerak dalam pertunjukan gedang beleq. . . |I .Verse A. . Alur akord Langgam sebagai berikut:     Verse A | V7 .. . | |IV . |IV . . |V . (tanda . . | IV . . . | I . . |V .. Suku ini mempunyai tradisi kebudayaan berupa kesenian gendang beleq. . . . .A dengan pengulangan dari bagian A kedua seperti lagu standar pop: Verse A .. . . . |I . . . . . . . . |I . . yakni pengulangannya langsung pada bagian B. . | V . Akan tetapi pada beberapa grup gendang beleq saat ini. |V . V . V7 . Alur akord Stambul Keroncong adalah sebagai berikut. |I . .1. . | I .Verse A . | IV . | Bridge B |I7 . . |  Gendang Beleq : Musik Perang Suku Sasak. . . . . . A. V . |I . |I .|IV . . |V . | |I . |I . | II# . . . . | |V . . Tentang kesenian ini masyarakat Lombok ada yang menyebut musik gendang beleq dan ada yang menyebut tari gendang beleq. . V7 . . | V7 . .| . . . | V7 . Meski sudah memiliki bentuk baku.A . pulau yang ketika zaman Belanda bernama Sunda Kecil. . . |IV . . V .. . . | I . | II# . . |IV . . . .. | dibuka dg broken chord I utk mencari nada |IV . Kedua. . | I . . |IV . . | V7 . |V . | I . |I . Nama "stambul" diambil dari nama Istambul di Turki. | Verse A |V7 .adalah tacet atau iringan tidak dibunyikan):         |I . | I . | IV . |IV . . . . namun pada perkembangannya irama ini lebih bebas diekspresikan. . | I . . | I . . 27 . panjang 32 birama. Asal usul Sasak adalah nama suku yang mendiami pulau Lombok. . . V7 . . .|I .. . . | |I . . . . . penari dan penabuh gendang beleq dimainkan oleh orang yang berbeda. . . . | V7 . . . . | I . . | IV . . hal ini dikarenakan sang penabuh menari sambil membunyikan gendang beleq. |V . . | V7 .| Verse A |V7 . |IV . . . . . | |I . Tipe Stambul Nama Stambul merupakan jenis keroncong yang namanya diambil dari bentuk sandiwara yang dikenal pada akhir abad ke-19 hingga paruh awal abad ke-20 di Indonesia dengan nama Komedi stambul. . | 2. | V7 . . . . . . . Tipe Langgam Tipe Langgam sendiri mempunyai dua versi.| . | |V . . . . . . .. . . . .. . Kedua pandangan di atas ada benarnya.B .Bridge B . |I . . Pertama A . .

bahkan zaman dulu yang berdiri hanya gendang dan beberapa penari saja.. atau hanya sekedar bersorak gembira. alat musik yang lain dimainkan sambil duduk‖(Wawancara. Musik gendang beleq difungsikan juga sebagai pengiring upacara adat seperti merarik (pernikahan). juga begawe beleq (upacara besar). pencek. 1970).dang atau dung. Adapun awalan gen hanyalah pelengkap untuk memudahkan penyebutan. serta suara yang paling keras. 1980 : 2). dinamai gendang beleq karena . dengan kedua sisinya berlapis kulit kambing. Lombok menjadi perebutan antar Raja Bali Karangasem dan Makasar dari Sumbawa. Dengan demikian gendang beleq berarti gendang besar. pada saat yang sama. lebih besar ukurannya dari gendang yang dipakai di Lombok dan daerah lain umumnya. Sejarah mencatat bahwa Lombok pernah dikuasai oleh Kerajaan Bali yaitu Klungkung (abad 17) dan Karangasem (abad 18) dalam rentang waktu sangat lama (Suhartono. irama. dan ramai. Para sekaha ini 28 . dan ulang tahun provinsi. dari mulai anak muda sampai orangtua. ―Selain bentuknya yang besar. orang Bali dari Karangasem menyeberang Selat Lombok dan mendirikan beberapa perkampungan serta membangun kontrol politik diwilayah Lombok Barat . terumpang.. ritme dan suara serulingnya nampak seperti pada musik Bali. Maret 2009).dang itulah nampaknya yang diabadikan untuk menamainya. Pada Abad 17. Musik gendang beleq konon pada zaman dahulu digunakan sebagai musik perang. gendang dalam pertunjukannya menempati posisi paling depan sendiri.. gedang beleq. terbuat dari pohon meranti yang dilubangi tengahnya. ikut-ikutan menari. ngurisang (potong rambut bayi). Para penonton biasanya akan berdiri menunggu di pinggir jalan. Setyaningsih (2009) dalam tesisnya menulis bahwa tradisi sasak seperti merariq. ngitanang atau potong loloq (khitanan). dan jika dipukul (tabuh) akan berbunyi dang. Pada zaman dahulu sekaha berasal dari masyarakat yang dipilih oleh sekaha senior. Bunyi dang. acara ulang tahun kota. sapi atau kerbau. dan seruling. Latar belakang sejarah kolonialisasi Bali yang cukup panjang. Gendang beleq dipertunjukkan juga untuk hiburan semata seperti festival. oncer. Musik gendang beleq dilengkapi juga dengan gong. Saat dimainkan sekilas akan terdengar tidak teratur bunyinya. tampaknya juga berbekas pada musik gendang beleq ini. yaitu untuk mengiringi dan memberi semangat para ksatria dan prajurit kerajaan Lombok yang pergi atau pulang dari medan perang. Kesan pertama kali mendengar. dan perisean merupakan pengaruh dari Kerajaan Bali. Pada permulaan abad 17.dung. orang-orang Makasar dari Sumbawa menyeberang Selat Alas dan membnagun kontrol politik di wilayah Lombok Timur (Kraan. Kata beleq dalam bahasa Sasak berarti besar. Saat ini sekaha direkrut dengan cara mengundang siapa saja yang ingin berlatih menjadi sekaha (biasanya di rumah pemimpin sekaha yang sudah ada). salah satu pemerhati kesenian Sasak. Musik gendang beleq dimainkan oleh dua orang pemain yang disebut sekaha.Gendang beleq merupakan sebuah alat musik tabuh berbentuk bulat panjang. Menurut Mamiq Hidayat.

Kedua atribut ini diangggap penting. Kata Mamieq Atun. karena dianggap satu-satunya identitas yang membedakan dengan musik modern. seruling atau gong‖. Namun sekarang karena pengaruh zaman modern. sekarang saya bisa tabuh gendang. dan yang paling sering untuk mengiringi upacara adat merarik. seperti rokok Dji Sam Soe seperti pada foto. bebet sembarangan. dengan bordir atau sablon tulisan nama kelompok di belakang seragam. dan bebet (kain yang melapisi pinggang seperti pada pakaian Melayu Minangkabau). pemimpin sanggar Bao Daya. biasanya mereka mendirikan komunitas-komunitas budaya di beberapa kampung Lombok. bergaya pakai handphone atau mode baju atau kaos daripada diajak belajar musik gendang beleq. Peralatan Berikut marilah kita mengenal alat-alat yang terdapat dalam musik gendang beleq : 29 . baju dan celana sekaha berbeda-beda warna antar kelompok gendang beleq. Musik gedang beleq sejak dahulu dipertunjukan dengan cara tradisional. Satu hal yang menjadi keluhan para pelestari gendang beleq saat ini adalah sulitnya mencari sekaha. Cemoohan juga sering ditujukan pada sekaha yang berusia muda. Lenek. ―Saya jadi begini juga keturunan. lebih banyak suka naik motor kebut-kebutan. dimana ketika pertunjukan gendang beleq mereka memakai sapo„. menghabiskan waktunya di depan televisi menonton sinetron atau acara musik populer yang memang menjamur saat ini. Musik gendang beleq dikelola sendiri oleh masyarakat secara mandiri. Masyarakat membiayai aktifitas mereka dari hasil manggung seperti untuk festival budaya. bukan memainkannya. Semua sekaha dalam pertunjukan gendang beleq harus memakai pakaian adat Sasak lengkap dengan atributnya. bahkan sesuai dengan pesanan sponsor.kebanyakan adalah keturunan. Namun demikian. nongkrong di jalan atau gang. karena tidak memakai seragam adat. Ini berbeda dengan zaman dahulu dimana gendang beleq masih banyak terdapat di kampung-kampung Lombok. Beberapa kelompok gendang beleq saat ini membuat seragam sendiri. B. memakai anting-anting atau hanya sekedar memakai kaos. penggembira kampanye salah satu partai tertentu. Anak-anak muda Lombok sekarang. ulang tahun kota. artinya mereka saat ini menjadi sekaha karena dahulunya bapak atau kakeknya adalah sekaha juga. Mereka menganggap kelompok gendang beleq seperti ini tidak melestarikan budaya dengan utuh. dulunya bapak saya penabuh gendang. dodot. Melihat kondisi ini. masyarakat tertentu (baca : orangtua Sasak) memandang perilaku ini negatif. Lotim saat mengobrol disanggarnya pertengahan juni 2009 lalu. dodot (ikat pinggang). yang tidak boleh ditingalkan dan harus dipakai serta bercorak batik adalah sapo„ (ikat kepala).

Suling atau seruling. terkadang 20 atau lebih. yang panjangya kurang lebih 50 centimeter dan 30 centimeter. Biasanya perempuan hanya sebagai penari tambahan saja. alat tabuh gendang berupa kayu pohon kelapa sepanjang 50 centimeter dengan ujungnya dibalut kain. terbuat dari kuningan juga. Dalam satu rombongan musik gendang beleq terdapat kurang lebih 17 sekaha.1. dirajut benang dan dilapisi lem agar kuat (bentuk mondol). 8. 4. Terumpang terbuat dari kuningan. Terumpang. dalam gendang beleq terdapat dua buah terumpang. Terdapat dua model seruling yang di pakai dalam gendang beleq. karena berat menggendongnya. Oncer atau petuk. 5. lubang kayu ditutup dengan kulit sapi atau kambing yang telah disamak. terlihat tidak menyulitkan pemain untuk memukulnya. Alat penabuh dan pemukul. alat ini berbentuk seperti wajan besar yang tengahnya terdapat bundaran kecil yang berupa benjolan. Kenceng (dibaca seperti kata kelereng). Kenceng ini terdiri dari dua pasang. terbuat dari pohon meranti besar gelondongan yang dipotong. dengan sekaha cadangan untuk penabuh gendang atau peniup seruling. dari mulai anak kecil umur 7 tahun sampai orangtua umur 60 tahun. 7. berbentuk seperti kenceng tetapi bentuknya kecil-kecil dan diletakkan pada sebuah papan kayu yang digantung di leher. Ada juga 30 . terbuat dari kuningan atau tembaga. masing-masing orang memegang sepasang. sejak dulu pemain gendang beleq pasti laki-laki. Pencek. Alat pemukul sama dengan penabuh hanya balutan kain agak kecil dan tipis. dibuat dari bambu dengan lubang-lubang kecil di tubuh bambu untuk menghasilkan bunyi merdu. hampir sama dengan terumpang hanya ukurannya lebih besar. Menurut keterangan beberapa sekaha. berbentuk seperti piring dengan tengah luarnya diberi tonjolan dan tali untuk pegangan. Bentuknya yang besar. Gendang beleq. 2. terbuat dari kuningan atau tembaga. 3. jika dipukul akan menghasilkan suara yang mendengung. berbentuk silinder dengan lubang yang besar ditengahnya berdiameter kurang lebih 50 centimeter dan panjang 1. Gong. 6. berbentuk seperti gong tetapi ukurannya lebih kecil dari terumpang. Di ujung kanan kiri gendang dipasang pengait untuk memasang tali atau selendang agar dapat diselampirkan (digantungkan) di leher atau bahu. C. Jenis kelamin semua sekaha adalah laki-laki. Pemain atau Sekaha Pemain gendang beleq dalam bahasa Sasaknya disebut Sekaha. Bunyi dan irama kenceng inilah yang membuat musik gendang beleq terdengar sama dengan musik Bali. panjang dan berat.5 meter.

akan diteruskan pada proses selanjutnya. dengan cadangan satu sekaha. Empat sekaha penabuh Gong. 3. Namun karena para sekaha itu sudah terbiasa memainkan. 3. Itu sebagai tanda untuk alat selanjutnya siap 31 . Jika sudah lengkap semua. biasanya dipilih sekaha yang berbadan besar karena dianggap kuat. apakah sudah lengkap atau belum. Dua sekahan pemukul oncer atau petuk. Jika sudah dirasa memadai beranjak pada proses selanjutnya. maka umumnya itu akan berdampak pada pertunjukannya. Empat sekaha penabuh gendang beleq. cara memainkan musik ini terlihat begitu rumit dan harus hati-hati. setiap sekaha memainkan sepasang kenceng. Apabila dalam proses latihan ini tidak bagus. karena proses ini bertujuan untuk melihat apakah para sekaha sudah siap semua. seperti menangkupkan dua piring secara bersamaan. Dua sekaha pemukul terumpang. maka kesalahan itu dapat teratasi dengan cepat. 4. Kenceng dimainkan dengan cara ditepuk. yaitu : 1. juga untuk mengecek apakah alat-alatnya bisa dipergunakan dengan baik. 2. konsentrasi dan semangat. Cara memainkan Saat pertama kali menyaksikan pertunjukan gendang beleq.rombongan gendang beleq yang dilengkapi dengan kelompok penari khusus. 6. D. Pelaksanaan Alat yang pertama dibunyikan adalah gendang beleq. 2. Satu sekaha untuk peniup suling atau seruling dengan satu peniup cadangan. Enam sekaha pemukul kenceng. sehingga terlihat banyak sekali personelnya. 7. namun tidak sedikit ditemukan penabuh gendang yang berbadan kurus. Lebih jelas uraiannya di bawah ini : 1. Jika dicermati. proses latihan ini akan mensiasitanya. karena iramanya monoton. Jika belum lengkap alatnya harus dicari. yang sulit adalah jika sekaha yang mahir berhalangan dan diganti dengan sekaha baru. dengan cadangan satu sekaha. secara umum memainkan musik gendang beleq terbagi dalam tiga proses. Latihan Proses latihan merupakan proses yang paling vital sebelum memulai permainan. dan jika sekaha nya tidak hadir akan dicari penggantinya. Biasanya sekaha akan menabuh dua kali kanan dan satu kali kiri dengan pukulan berirama. Persiapan Proses ini dimulai dengan menyiapkan mengecek alat dan sekaha. Dari semua alat musik petuk mudah untuk dipukul. jika belum maka akan diperbaiki terlebih dulu. Dua sekaha pemukul pencek. 5.

Nilai filosofis. Pancor. Jika dilihat dari alunan musiknya yang ramai. Walaupun dalam permainannya didominasi oleh suara terumpang. ―Karena jika ada satu saja sekaha yang salah dalam memainkan alat musiknya. Musik gendang beleq dimulai berdasar komando dari penabuh gendangnya. Keterikatan akan satu imajinasi yang sama. ketelitian. Umumnya irama musik yang dimainkan adalah lagu-lagu Sasak. Seni musik gendang beleq dapat menjadi ajang untuk interaksi sosial yang terbuka tanpa sekat status sosial. atau keturunan. maka suara musik akan tidak enak didengarkan mas‖. dan akan disambut oleh kenceng dengan tepukan berirama langsung menghentak. Realitas ini tentu saja bertujuan untuk terus menyambung imajinasi Sasak sebagai manusia yang terikat secara psikologis dengan tanah leluhurnya. bahkan sambil makan plecing (sayur khas Lombok). yaitu sama-sama manusia Sasak yang memiliki berbagai kesamaan. Melestarikan gendang beleq dimaknai manusia Sasak sebagai menata dan memelihara diri sendiri. Musik gendang beleq memiliki beberapa makna. ketekunan. misal terlambat atau kecepatan saat memukul. Gendang beleq dalam bayangan manusia Sasak memiliki makna yang luhur. kesabaran. karena di dalam musik gendang beleq terkandung keindahan. Nilai sosiologis. 3. Di asrama mahasiswa Lombok di Condong Catur. ibarat sebuah orchestra. Lotim suatu ketika. seruling dan lainya.menyambut. Mengenal dan 32 . Kata Lalu Samsudin. F. musik gendang beleq bagi orang Sasak dianggap sakral. namun karena bunyinya paling keras. Mereka mentradisikannya agar difahami oleh keturunan mereka dan dipelajari muatannya. seruling dan kenceng. antara lain : 1. 2. penabuh gendang adalah konduktornya. geografis. Berdasar penilaian ini. kebijakan dan kepahlawanan. musik ini tetap dikomando oleh suara gendang. semenjak itu seruling tidak pernah berhenti berbunyi. budaya bahkan mungkin agama. salah seorang sukaha gendang beleq geger girang. juga terdapat alat-alat gendang beleq. Jogjakarta. cara memainkan gendang beleq cukup perlu konsentrasi yang tinggi. Nilai psikologis. pendidikan. namun sekarang sering terdengar irama dangdut dan Melayu ikut mewarnai. Nilai-nilai Nilai adalah imajinasi orang atau komunitas terhadap perilaku atau lingkungan yang dialaminya (Anderson. Orang Lombok yang lama kuliah di Jogjakarta selalu membicarakan gendang beleq dan berbagai budaya mereka jika bertemu. 2002). Musik ini tidak mungkin ada tanpa nilai-nilai filosofis tersebut difahami terlebih dahulu oleh nenek moyang Sasak. seperti nenek moyang. Seterusnya diikuti oleh petuk.

Peralatan orkes ini terdiri dari lima macam. gulintang memiliki dua arti. Pada setiap perayaan festival budaya di Brunei.com). Jika dicermati. yaitu gulintangan. 1. orkes gulintang mirip dengan musik kulintang pada masyarakat Minangkabau. gulintang selalu dimainkan oleh kelompokkelompok musik tradisional. canang. Kedua. salah satunya adalah musik tradisional gulintang atau yang oleh masyarakat Brunei disebut dengan nama orkes (sebutan ―musik‖ bagi orang Brunei) gulintangan. pertunjukan ini akan menaikkan status sosial mereka di masyarakat (semakin naik statusnya jika pengiring kelompok gendang beleq lebih dari satu). Pertemanan dan kekerabatan baru. alat-alat musik ini akan menghasilkan sebuah musik 33 .MelayuOnline. Nama gulintang diambil dari salah satu alat musik yang paling penting dalam orkes tersebut. karena secara kebudayaan. Bagi masyarakat yang apabila dalam perkawinan anaknya dimeriahkan oleh gendang beleq. dan gandang labik. Raden atau Dende). Nilai ekonomis. Pertama adalah orkes yang terdiri dari beberapa jenis alat bunyi-bunyian. seperti satu gong besar. ikut rombongan gendang beleq dapat menjadi alternatif untuk dapat uang walaupun hanya sekedar untuk rokok dan makan. 4. Orkes gulintang adalah musik tradisional khas Brunei Darussalam. identitas) penting dirinya dimata orang Sasak yang lain (kecuali bangsawan yang beragama Islam dan menganggap gendang beleq negatif).  Orkes Gulintangan: Musik Tradisional Brunei Darussalam. semua alat musik dalam orkes gulintang harus ada dan saling melengkapi. Kenyataan ini menandakan bahwa orkes gulintang memiliki posisi penting dalam tradisi masyarakat Brunei. sering terjadi jika ada pertunjukan gendang beleq. gong. canang (gong yang berjumlah tiga buah). Dalam bahasa Melayu Brunei. Namun demikian. Jika dimainkan bersama. Bagi golongan bangsawan Sasak (Lalu. Negara ini dikenal sebagai salah satu penjaga tradisi budaya Melayu yang masih terus dilestarikan oleh masyarakatnya hingga kini. gandang labik (gendang kembar) dan gulintangan (gong kecil-kecil yang berjumlah delapan buah). namun ketika sulit mendapatkan pekerjaan serta banyak pengangguran. Tanpa gulintangan. orkes ini dirasakan kurang dan tidak lagi disebut gulintang.mencari jodoh bagi muda-mudi. Baiq. yakni gulintangan. walaupun hasilnya tidak banyak. gendang Beleq menjadi penanda (baca. gulintang menjadi identitas budaya yang unik dan dihormati. Asal-usul Brunei Darussalam merupakan salah satu negara rumpun Melayu di Asia Tenggara. tawak-tawak (gong yang berjumlah dua buah). sejenis alat musik tradisional Brunei yang terdiri daripada beberapa gong kecil (delapan biji) yang disusun di atas tali (Kamus Bahasa Melayu Brunei dalam www. tawak-tawak. Gendang beleq dapat menjadi profesi yang menghasilkan. tidak sedikit mereka akhirnya menikah setelah berkenalan ketika bersama menonton gendang beleq.

2002). yakni sebuah gong yang yang digantung dengan tali pada sebuah tiang kayu. Canang. Gong. Fungsi gandang labik sama dengan gulintangan. seperti biola atau gitar. anggapan ini penting untuk diapresiasi sebagai usaha untuk memajukan kebudayaan dan tradisi Melayu secara umum. Tawak-tawak. Realitas ini menjadikan orkes gulintang sebagai ruang untuk bergembira dan berdendang bersama. yakni tiga gong yang digantung dengan tali pada sebuah tiang kayu dan dimainkan secara berurutan. yakni sebagai pemandu bagi alat-alat lainnya. 2.tradisional yang enak dinikmati dan enak didengar (Md. dan orkes gulintang merupakan media untuk menuangkan pantun menjadi sebuah lagu (Mahmud Haji Bakyr. Peralatan tersebut ada yang dimainkan dengan cara dipukul dan ada juga yang ditabuh. 1976). Daud bin Tuah. gong. 34 . maupun dari sisi busana yang dipakai oleh para pemain dan penyanyinya. Gong berfungsi sebagai penegas irama alat musik yang lain. Dalam khazanah budaya Melayu Brunei. Hal ini terlihat dari irama rancak yang dihasilkan peralatan dalam orkes tersebut. Canang berfungsi sebagai pelengkap yang mengiringi gulintangan. Gulintang adalah musik tradisional ber-genre gembira. Gandang labik. Adapun lima peralatan orkes gulintang tersebut adalah sebagai berikut:      Gulintangan. orkes gulintang mengandung nilai-nilai bagi kehidupan orang Brunei. Nilai-nilai ini menjadi media penting bagi orang Brunei untuk terus mengikatkan kepribadian mereka dengan kebudayaan leluhur. baik dari sisi wujud peralatannya. Sebagai hasil karya leluhur yang masih dihargai hingga sekarang. biasanya ada kelompok gulintang tertentu yang memadukannya dengan alat musik modern. yakni alat musik yang berbentuk bulat yang terbuat dari besi yang ditempa dan dibentuk benjol di tengahnya. canang. Dalam setiap pentas. gulintang dipercaya berasal dari ajaran nenek moyang. Awang bin Ahmad. cara memainkannya. Orkes ini merupakan hasil karya seni leluhur Brunei yang memang dikenal sebagai orang yang menyukai seni. Peralatan Orkes gulintang terdiri dari beberapa alat musik yang harus dimainkan dengan aturan dan ritme tertentu. misalnya dalam sebuah pesta perkawinan (Hajah Kaipah binti Abdullah. khususnya pantun. 1985-1986. dan gandang labik. yakni seperangkat gong kecil berjumlah delapan buah yang ditata di atas rajutan tali dan di dalam sebuah bingkai kayu memanjang. 1985). Dalam konteks pelestarian budaya. gulintangan harus ada karena alat ini merupakan inti dari orkes gulintang. Namun demikian. yakni dua gendang dari kayu yang dilubangi tengahnya lalu ditutup dengan kulit kambing atau sapi. yaitu gulintangan. Peralatan yang dibutuhkan dalam orkes gulintang sebenarnya ada lima macam. Dalam bahasa Brunei. tawak-tawak. tawak-tawak disebut sebagai peningkah atau peningkul yang berfungsi untuk merespon irama gulintangan dan canang.

seperti perayaan pesta perkawinan. di Brunei. Cara Memainkan Jika dilihat sekilas. Dalam pentas perayaan pesta perkawinan. gulintang biasanya menampilkan tarian dan nyanyian yang berisi kisah percintaan muda-mudi. Untuk pentas di pesta perkawinan ini biasanya bertempat di rumah mempelai perempuan atau di gedung. Acara ini biasanya digelar di sepanjang jalanan kota atau di gedung-gedung milik kerajaan. ditambah dengan satu orang penyanyi dan dua hingga empat orang penari. canang. merah. pada umumnya busana mereka berwarna krem. atau perayaan hari jadi kota. biasanya juga akan digelar kesenian Melayu lainnya. penyanyi. gulintang biasanya memainkan irama-irama rancak dan nyanyian gembira. para pemain. atau biru. maka bunyi yang dihasilkan menjadi tidak enak didengar. serta berkopiah hitam (seperti busana adat laki-laki Minangkabau). dengan rincian: satu pemain untuk gulintangan. sarung yang lilitkan di paha seperti rok. Namun. memainkan alat-alat orkes gulintang sebenarnya cukup sulit karena terdapat not-not nada tertentu yang harus ditaati. Mereka umumnya adalah keturunan dari orang yang dahulunya juga seniman orkes gulintang. Selain itu. 35 . Warna-warna ini dianggap tepat karena sesuai dengan irama orkes gulintang yang berusaha mengajak orang untuk bergembira. tawak-tawak. Jumlah pemain musik sesuai dengan jumlah alat musiknya. seperti tari-tarian semisal Tari Zapin. Waktu dan Tempat Pementasan Orkes gulintang dipentaskan pada beberapa acara adat budaya Brunei. cara memainkan peralatan orkes gulintang cukup mudah. Sementara itu. Selain itu. Dalam acara ini. dan penari gulintang pada umumnya berbusana adat Brunei. yaitu enam orang. hijau.3. sedangkan kaum perempuan biasanya menjadi penari atau penyanyi yang mengiringi pementasan gulintang. orkes gulintang harus dimainkan oleh orang-orang yang sudah piawai. Hal ini untuk merangsang para penonton agar ikut berjoget atau menyanyi. berjoget. Akan tetapi. Warna busana dapat berubah-ubah. Oleh karena itu. hal ini disesuaikan dengan selera kelompok gulintang. dan gong serta dua orang penabuh gandang labik. dalam perayaan festival budaya atau hari jadi kota. Jika sembarangan dalam memukul. Saat pementasan. Pemain dan Busana Orkes gulintang umumnya dimainkan oleh laki-laki. dan bernyanyi bersama. 4. festival budaya. 5. juga disertai dengan pantun-pantun tentang pengantin dan petuah tentang bagaimana hidup berbahagia. yakni seperti hanya sekadar dipukul dan ditabuh. Para penarinya pun biasanya akan dipilih yang cantik-cantik dan tampan-tampan dengan busana yang indah dan menawan. yakni celana dan baju dari bahan satin yang licin dan mengkilap.

Dalam konteks ini. misalnya. hidup rukun dalam keluarga. Alat musik ini dipukul dalam irama jarang-jarang dengan menyesuaikan irama dari gulintangan. Saat tawak-tawak dipukul dengan irama cepat. Alat musik inilah yang membuat irama menjadi dinamis. Biasanya. Ibarat gitar. Alat pemukul gulintang ini dibuat oleh orang khusus supaya bisa seimbang antara pukulan dan bunyi yang dihasilkan sehingga enak didengar. semua alat orkes gulintang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat. dan tawak-tawak. hal itu menandakan penyanyi harus bernyanyi dengan cepat dan penari melakukan gerakan yang rancak. alat-alat musik dimainkan sesuai urutan. maka orkes gulintang sudah menemukan irama yang enak dinikmati. gulintangan akan dipukul secara bergantian dari kedua tangan seorang pemain. Gong. Nasehat dalam lagu-lagu orkes gulintang biasanya berkisar tentang bagaimana mencari jodoh yang baik. Tiga gong ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan sebatang kayu yang dibuatkan benjolan di ujungnya. dan sebagainya. orkes 36 .Kecuali gandang labik yang dimainkan dengan cara ditabuh menggunakan telapak tangan. Hal ini karena canang berfungsi sebagai pelengkap yang mengiringi gulintangan. Gandang labik menjadikan orkes menjadi rancak dan gerakan penyanyi serta penarinya tampak lebih semangat. yakni sebagai pemandu bagi alat-alat lainnya. Nasehat yang disampaikan dalam bentuk lagu lebih enak didengar dan berkenan dalam hati. Jika canang dipukul dengan bit yang pas. berbakti kepada orangtua. Nilai-nilai Kesenian musik tradisional Brunei Darussalam orkes gulintang mengandung nilai-nilai positif sebagai berikut:  Pendidikan. yakni sebagai berikut:      Gulintangan. Canang. terdapat dua gandang labik yang ditabuh menggunakan telapak tangan oleh dua orang ahli gendang. Nilai ini tampak jelas dari nasehat yang terkandung dalam syair dan pantun yang dilantunkan dalam lagu-lagu di orkes gulintang. Gandang labik. canang. Gong kecil berjumlah delapan buah ini biasanya akan dimainkan pertama kali dengan dipukul berdasarkan irama tertentu karena gulintangan berfungsi sebagai pembuka dan penuntun bagi alat musik lainnya. 6. Canang dipukul dengan ritme yang jarang namun harus selalu memperhatikan bunyi alat musik yang lain. yaitu potongan kayu sepanjang lebih kurang setengah meter. apalagi jika gerakannya selaras dengan bunyi ―dang‖ atau ―tak‖ dari gandang labik. Biasanya. Alat ini fungsinya sama pentingnya dengan gulintangan. Kayu tersebut ada yang dipotong begitu saja dan ada pula yang dibuat benjolan pada ujungnya. gulintangan sering dimainkan dengan cara akustik lebih dahulu sebagai intro (nada sebelum masuk lagu). Tawak-tawak. Cara ini lebih mendidik dan tidak terkesan menggurui. Saat pementasaan orkes gulintang. Gong menjadi alat musik yang penting dan biasanya akan berhenti dipukul untuk terakhir kali sesaat sebelum pementasan usai. taat kepada aturan agama.

sosial. Salah satu jenis kesenian yang bercorak Islam itu adalah musik ghazal. rasa kebersamaan menjadi semakin erat. 1. karena direkatkan oleh tradisi dan budaya. Salah satu wilayah yang menjadi tempat berkembangnya permainan musik ini adalah Pulau Penyengat yang merupakan salah satu dari gugusan pulau-pulau di Kepulauan Riau. Nilai ini tampak dari interaksi sosial antara penonton dengan para pemain orkes. di mana penonton dapat mengusulkan lagu tertentu kepada pemimpin orkes. Musik ghazal merupakan salah satu jenis musik tradisional yang berkembang di tanah Melayu. 2008: 13). Islam yang dibawa oleh kaum saudagar Arab dan persia mulai masuk ke wilayah Kepulauan Riau sejak abad ke-18. Hal ini sangat terasa khususnya ketika gulintang dipentaskan dalam pesta perkawinan. dan berbagai macam kesenian. Nilai ini tampak dari busana dan tari-tarian dalam orkes gulintang. Dalam kondisi yang demikian. Pulau Penyengat terletak di sebelah Pulau Bintan (Asri. Perpaduan konsep musik ghazal dengan budaya dan tradisi setempat ini memunculkan bentuk budaya baru. kaum pedagang asing itu ersebut juga membawa agama. kebudayaan. Interaksi seperti inilah yang semakin mempererat rasa kebersamaan tersebut. Selain bermaksud untuk berniaga. Kebersamaan. dan budi pekerti Melayu yang efektif dan menghibur. Asal-usul Ghazal merupakan salah satu jenis musik yang berkembang di Kepulauan Riau. salah satunya di Kepulauan Riau. Pementasan orkes gulintang merupakan bentuk nyata dari upaya pelestarian kebudayaan tradisional Brunei Darussalam. Ghazal memadukan keindahan musik dan kedalaman makna syair. Pelestarian budaya.  Ghazal: Musik Tradisional Masyarakat Melayu Kepulauan Riau. Mayoritas masyarakat Pulau Penyengat beragama Islam dan inilah yang menjadi alasan mengapa kesenian yang berkembang di pulau ini kental dengan kebudayaan Islam. Dari pementasan ini diharapkan pelestarian orkes gulintang terus digalakkan sehingga akan menumbuhkan rasa memiliki terhadap kesenian tradisional. Musik ghazal merupakan hasil perpaduan antara kebudayaan yang dibawa oleh pendatang dengan kebudayaan setempat.   gulintang telah menjadi media pendidikan agama. Pementasan secara berkala juga akan menjadikan gulintang sebagai musik tradisional yang dapat bertahan dalam gempuran zaman. Salah satu kekhasan musik ghazal masyarakat 37 . Dalam kajian budaya. Simbol. Simbol ini mengajarkan agar manusia mencintai keindahan dan tradisi leluhur. Baju adat Brunei merupakan simbol kebudayaan Melayu yang memiliki nuansa keindahan dalam berkesenian. simbol merupakan ekpresi jiwa manusia terhadap realitas yang dihadapinya.

Dua orang ini menulis ghazal dalam bahasa Persia dan Urdu. Saat kini. mereka pun melakukan berbagai inovasi dengan menambah jumlah lagi dalam musik tersebut. permainan musik Melayu ghazal terus berkembang.org). Fungsi Musik Ghazal bagi Masyarakat Melayu Selain sebagai bagian dari entitas kebudayaan. 2. Kiprah Rumi dilanjutkan oleh Hafez selang satu abad kemudian. Namun. namun juga pemerintah daerah. Ini terbukti dengan pemberian ruang kepada musik ini untuk berkembang. Persia dan kawasan Arab lainnya. Para pemain tidak saja semakin piawai dalam memainkan peralatan musiknya. Jalaludin Rumi. Ghazal juga merupakan bentuk ekspresi rasa cinta meski di dalamnya terdapat rasa sakit yang diderita itu. termasuk Pulau Penyengat. bentuk kesenian ini telah berkembang di berbagai daerah dan bentuk puisinya ditemukan dalam berbagai bahasa (wikipedia. Begitu pula dengan musik tradisional Melayu ghazal. Suasana yang kondusif itulah yang mendorong kemunculan berbagai kelompok musik ghazal di Pulau Penyengat. yang pertama kali dilakukan oleh Lomak adalah mengembangkan musik ghazal agar diterima oleh masyarakat Melayu. Sambutan itu muncul bukan hanya dari kalangan masyarakat. sebelum musik ini berkembang. Lambat-laun. Puisi ini merupakan bentuk ekspresi rasa sakit karena kehilangan atau perpisahan. Musik Melayu ghazal terus dimainkan dalam berbagai kesempatan dan menjadi hiburan dalam berbagai upacara adat atau ketika menyambut tamu kehormatan. adalah orang pertama yang menulis jenis syair ini pada abad ke-13. yakni antara lain: 38 . Masuknya musik ghazal di Kepulauan Riau tidak lepas dari peran seorang tokoh bernama Lomak. Musik ghazal yang mulanya kental dengan budaya Arab kemudian ―dimelayukan‖ dengan variasi alat musik dan syairnya. 2008: 37-38) disebutkan beberapa fungsi musik Melayu ghazal. musik juga mempunyai nilai fungsi tertentu bagi masyarakat. Penyair mistik Persia. Selanjutnya menyusul penyair Fuzuli Azeri pada abad ke-16. Di daerah asalnya. serta Mirza Ghalib (1797-869) dan Muhammad Iqbal (18771938). ghazal berkembang ke berbagai daerah di sekitarnya. permainan musik ghazal mendapat sambutan positif. ghazal merupakan bentuk puisi berima yang setiap barisnya memiliki bentuk yang sama. Kesenian ghazal mulai menyebar ke Asia Selatan sejak abad ke-12. Di Pulau Penyengat. Hingga saat ini. Dalam buku Selayang Pandang Musik Melayu Ghazal (Asri. Masyarakat Melayu menggunakan musik ghazal sebagai sarana dakwah Islam melalui pelantunan Rubaiyat Oemar Khayam.Melayu dibanding bentuk musik ghazal aslinya adalah adanya syair-syair Melayu dalam permainan musik tersebut. Awalnya. Lomak menyebarkan ghazal di daerah Johor. Malaysia.

Musik sebagai sarana berkomunikasi dengan Tuhan dapat dirasakan pada waktu para pemain memahami dan menghayati syair dan lagu yang dibawakan. d. misalnya ketika menyambut tamu atau sebagai hiburan dalam acara-acara tertentu. c. Namun. secara umum nilai estetis dalam sebuah karya seni dapat diakui secara bersama-sama. Peralatan Musik Dalam sebuah pementasan musik. b. pandangan atau perasaan setiap orang yang mendengar suatu musik berbeda-beda. baik secara musikal maupun dari lirik lagu tersebut. Sarana Komunikasi Menurut Asri (2008:39). Pendengar musik seolah-olah mempunyai hubungan yang kuat dengan lagu yang sedang didengarkan.a. yang tentunya tidak hanya membutuhkan kekompakan para pemain. Fungsi kenikmatan estetis dalam musik ghazal sangat jelas dan berlaku bagi semua orang. Musik ghazal dapat menjadi sarana yang dijadikan sebagai alat untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Lewat alat musik 39 . Apalagi pementasan tersebut merupakan gabungan dari beberapa alat musik. Kenikmatan Estetis Kenikmatan estetis juga terkandung dalam musik Melayu ghazal. Musik Ghazal dalam Pertunjukan Berikut ini adalah hal-hal penting terkait dengan pementasan musik Melayu ghazal: a. 3. Emosi tertentu dapat muncul ketika seseorang mendengarkan musik Melayu ghazal. Dalam pandangan psikologi umum. Sarana Mengungkapkan Emosi Musik mempunyai kekuatan sebagai sarana untuk mengungkapkan perasaan atau emosi pendengarnya. semakin tinggi pula ketundukannya kepada Tuhan. meskipun pandangan antara satu orang dengan yang lain tentunya tidak sama. emosi merupakan respon yang khusus yang berorientasi untuk merespon pelaku. Begitu pula dengan musik tradisional ghazal yang dapat menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. Kekompakan alat musik inilah yang terdapat dalam musik Melayu ghazal. namun juga peralatan musiknya. peralatan yang digunakan mempunyai peranan yang sangat penting. Semakin banyak pemain menguasai nilai dan ajaran dalam syair. musik dapat digunakan untuk berkomunikasi dalam hubungannya dengan Tuhan (hablum minallah) dan manusia (hablum minannas). Kita akan secara langsung dan tanpa sadar merespon musik tersebut ketika mendengarkannya dan mengatakan musik tersebut bagus. Sebagai Hiburan Musik selalu menjadi sarana hiburan bagi sebagian besar orang. Meskipun demikian. Emosi muncul sebagai respon atau reaksi personal terhadap sebuah situasi.

tetapi mempunyai fungsi edukasi dan informasi. Meskipun mengalami perubahan dalam peralatan musiknya. harmonium. Bagian atasnya terdapat tutup dari bahan kulit yang ditali dari atas ke bawah yang berfungsi untuk mengatur tinggi dan rendah nada irama tabla. dan tabla. Syarenggi merupakan alat musik yang berbentuk seperti tongkat kayu. musik Melayu ghazal menyampaikan pesan moral dan spiritual kepada para pendengarnya. Syair dalam musik Melayu ghazal berupa puisi.yang digunakan. Selain itu. Pada peralatan ini terpasang tiga tali yang ketika dimainkan akan menghasilkan suara. Alat musik ini mirip dengan piano. Di ujung sitar. Tabla merupakan alat musik pukul berbentuk bundar. pada bagian pangkal sitar atau bagian yang dipetik berbentuk lebih bundar dan gembung seperti buah labu. Pada perkembangannya kemudian. gambus menggantikan sitar. yang bentuk awalnya adalah pantun. selain irama yang disuguhkannya. Dalam hal ini. Sebaliknya. Ada beberapa alat musik dalam permainan musik Melayu ghazal menurut Asri (2008: 46). begitu pula dengan cara memainkannya. Syair merupakan jalan masuk untuk menjiwai musik. melalui syair. Bahasa yang digunakan dalam syair lagu. Dalam budaya Melayu. Biola menggantikan syarenggi. Dalam permainan musik Melayu ghazal. Berbeda dengan gitar. menggunakan kata-kata kiasan. 2008: 45). Dua alat musik yang masih dipertahankan adalah harmonium dan tabla. namun irama musik ghazal tetap dipertahankan sebagaimana aslinya. Harmonium adalah alat musik yang berbentuk kotak seperti balok kayu. musik Melayu ghazal bukan hanya berfungsi sebagai hiburan. Sitar berbentuk seperti gitar dan sama-sama merupakan alat musik petik. sitar. 40 . musik ghazal memunculkan suara yang khas dan unik untuk diperdengarkan (Asri. peralatan musik ghazal mengalami perubahan. tali dikaitkan dengan pengatur nada. Syair dalam Pementasan Musik Ghazal Syair dalam pementasan musik Melayu ghazal memegang peranan penting. Tali senar sitar berjumlah tujuh buah yang terkait dari ujung ke pangkal. Alat musik ini akan menghasilkan irama yang memberikan kesan bagi para pendengarnya. Untuk menghasilkan nada tinggi. alat musik memegang peranan penting. Alat ini dimainkan dengan cara digesek dan mengeluarkan suara yang khas ketika dimainkan. serta gitar sebagai tambahan. tali ditarik dengan lebih kencang. 2007: 20). untuk nada rendah. b. terkadang juga pantun. pantun merupakan media sastra yang paling utama dalam berkomunikasi (Agus Trianto. yaitu syarenggi. maka tali harus dikendorkan.

yakni: a. Sedangkan Patah Hati menceritakan tentang seseorang yang merantau dan teringat akan kampung halamannya. Nilai-nilai Musik Melayu ghazal mempunyai nilai-nilai yang dapat dijadikan panutan bagi generasi sekarang. Nilai Tradisi Musik Melayu ghazal adalah musik lintas generasi yang diwariskan secara turun-temurun. Nilai Akulturasi Budaya Kebudayaan bukan sesuatu yang sudah ―jadi‖ atau entitas yang kaku. Kebudayaan selalu mengalami perkembangan. perpaduan. 41 .Contoh pantun dalam pementasan musik Melayu ghazal misalnya Embun Berderai dan Patah Hati. b. hingga dihasilkannya kebudayaan baru. musik Melayu ghazal dapat menjadi salah satu ukuran sampai sejauh mana perkembangan peradaban masyarakat. Berikut dua pantun berjudul Embun Berderai dan Patah Hati yang dikutip dari Asri (2008: 51): Embun Berderai Tiup api embun berderai Patah galah di haluan perahu Niat hati tak mau bercerai Kuasa Allah siap yang tahu Patah Hati Patah hati terus merajuk Merajuk sampai ke belukar Hati panas kembali sejuk Ibarat burung kembali ke sangkar 4. Kemajuan peradaban tersebut terkait dengan sejauh mana masyarakat menciptakan dan mengembangkan potensi dan kemampuannya. Beberapa nilai yang terdapat dalam musik Melayu ghazal. terutama di Riau. Keduanya merupakan pantun yang sangat terkenal di masyarakat Melayu. Sebagai sebuah tradisi. Pantun Embun Berderai mengisahkan tentang seseorang yang sebenarnya tidak ingin berpisah dari pasangannya. namun mereka ditakdirkan berpisah.

budaya. motif dan ragi hiasannya. serat kayu. menjemput budi. bisa dilihat kuatnya muatan adat. Seni tenun ini berkaitan erat dengan sistem pengetahuan.c. seperti lentik bersusun. agama. menjunjung adat dan menolak bala. 42 . daun. seni tenun tersebut akan dibahas berdasarkan daerah yang terdapat dalam kawasan Melayu. Tenun Songket Silungkang (Sumatera Barat). hasil tenun yang berupa pakaian berfungsi untuk menutup malu. seni tenun suatu masyarakat selalu bersifat partikular (khas) dan bagian dari representasi budaya masyarakat tersebut. Keindahan musik ini terciptakan dari keselarasan nada dan irama. ada ungkapan pantang memakai memandai-mandai. Nilai-nilai kearifan tersebut dapat menjadi pedoman bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. Seni Tenun merupakan hasil kerajinan manusia di atas bahan kain yang terbuat dari benang. Oleh karena itu. merupakan cerminan pandangan hidup dan kearifan masyarakat Melayu. sutra dan lain-lain. baik yang berbentuk pantun atau puisi. Sebagai bagian dari sistem budaya di masyarakat. lengkung anak bulan dsb. kekompakan. Tenun Songket Palembang (Sumatera Selatan). Corak ragi tertentu biasanya mengandung makna tertentu pula. kepercayaan. Nilai Keindahan Bermain musik selalu mensyaratkan kekompakan. Karena sistem di atas berbeda antara masyarakat satu dengan lainnya. Dengan demikian. lingkungan alam dan sistem organisasi sosial masyarakat pemilik budaya pertenunan tersebut. buah dan akar). Dalam portal ini. d. Nilai Edukasi Musik juga dapat berfungsi sebagai sarana edukasi. pucuk rebung. bintang-bintang. musik Melayu ghazal cukup berperan penting dalam proses edukasi masyarakat 3. yakni jajaran benang yang terpasang membujur. religi dan simbol status. upacara adat. etis dan estetis pada pakaian. maka. dan syair lagu tersebut. kapas. kuntum. Tenun Bengkalis (dalam proses penulisan). benda angkasa. Dalam masyarakat Melayu. kaligrafi dan dari bentuk tertentu. o o o o o Tenun Siak Kain Tradisional Riau. hewan. Syair-syair pada musik Melayu ghazal. dengan cara memasukkan pakan secara melintang pada lungsin. Dari sini. seni pertenunan masing-masing juga berbeda. keindahan tata warna. Hal ini juga yang ada pada musik Melayu ghazal. hasil tenun berkaitan dengan aspek estetis. termasuk masyarakat Melayu. Kekhasan tenun Melayu terutama tampak dalam corak dan ragi yang terinspirasi oleh tumbuhan (bunga. Tenun Indragiri (dalam proses penulisan). Oleh sebab itu. Seni Tenun. Kualitas sebuah tenunan biasanya dinilai dari mutu bahan. Keindahannya terletak pada syair lagu yang dimainkan dan spontanitas para pemain dalam mementaskan musik Melayu ini.

o Tenun Bugis Pagatan. terdapat ukiran semut beriring. biasanya terinspirasi dari tumbuhan. tempurung. Pertunjukan rakyat diselenggarakan pada tempat dan waktu tertentu untuk menyalurkan hasrat rasa keindahan. Dalam tataran ini. ukiran ada juga yang berlubang (tembus). Wujud pertunjukan rakyat ini adalah seni tari. o Tenun Buton. walaupun unsur lain. bunga-bungaan dan pucuk rebung. contohnya Riau. batu. hiburan. Di samping berbentuk relief. bambu.    Seni Ukir Pekanbaru. maka pesan-pesan yang dikandung oleh pertunjukan jadi semakin mudah ditangkap dan dipahami oleh para penonton. lebah bergantung. seni pertunjukan rakyat juga merupakan sarana pelepasan emosi. 43 . terjadi hubungan yang erat antara pemain dan penonton. Hasilnya berupa gambar atau hiasan yang indah. alat musik. Kalimantan Selatan. atau bahkan suatu cerita. hewan. Seni ukir adalah seni membentuk gambar pada kayu. Bahkan. Seni pertunjukan rakyat ini biasanya bersifat sederhana. Sulawesi Selatan 5. logam dan bahan lainnya. Ukiran biasanya memiliki berbagai tema. spontan dan menyatu dengan kehidupan sehari-hari. Seni Ukir.o Tenun Songket Pandai Sikek (Sumatera Barat . teater. perhiasan dan benda lainnya. Portal ini akan memaparkan tentang seni ukir Melayu yang pernah ada dan berkembang di masyarakat Melayu dari berbagai kawasan. yaitu: kaluk pakis. Kalimantan Timur. Hasil ukiran ini dapat dilihat pada benda-benda seperti perahu. naga dan burung. dsb. alam. ornamen rumah dan masjid. sementara dari unsur hewan (fauna). tembikar. dengan bagian-bagian yang cekung dan cembung yang disebut relief. senjata. emosi dan keresahan yang tidak dapat dikatakan secara terus terang. seringkali penonton menyela pembicaraan para pemain. 4. Sebagai contoh. Teater Rakyat. regalia kerajaan. nyanyi. Dalam tradisi ukiran Melayu. Dengan eratnya relasi emosional antara pemain dan penonton. Seni Ukir Indragiri Hilir. o Tenun Sambas Kain Tradisional Kalimantan Barat. Ragam Jenis Ukiran Toraja. dalam pertunjukan randai. o Tenun Doyo: Kain Tradisional Suku Dayak Benuaq. terdapat tiga kelompok induk corak dan ragi ukiran dari unsur tumbuhan (flora). o Ragam Hias Kain Tenun di Sulawesi Selatan. seperti alam dan kaligrafi juga berkembang.Indonesia). manusia. Teater Rakyat merupakan seni pertunjukan yang biasanya mengekspresikan dan menggambarkan kehidupan suatu masyarakat. itik sekawan. Kekhasan seni ukir Melayu tampak dalam corak dan ragi yang didominasi oleh unsur tumbuhan dan hewan. nisan makam.

Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir misalnya. 6. Dalam portal ini. Kegiatan apa pun. biasanya. Tabot . Boria. sebagai pengisi waktu luang di sela-sela rutinitas kesehariannya. mereka akan menumbuh-kembangkan permainan yang berorientasi pada lingkungan alamnya yang berupa daratan tinggi dan atau pegunungan. dengan berbagai tujuannya. Burdah. Kalimantan Barat. budaya). 1. 14. Diantara kegiatan yang dapat dilakukan.Berkaitan dengan ide cerita. Randai. Sedangkan masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman. 9. agar menimbulkan kegairahan hidup manusia. Bamadihin: Seni Bertutur Orang Banjar. 11. sosial dan budaya yang berbeda pada gilirannya akan membuahkan permainan yang berbeda. Barzanji: Tradisi Melayu-Islam Masyarakat Riau. dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kebosanan yang timbul akibat kegiatan yang berulang-ulang sepanjang hari. Nandai Batebah (Bengkulu). 7. 4. Drama Tradisional Minangkabau . kemudian dikemas sesuai dengan konteks tempat dan waktu seni itu dipertunjukkan. 3. Gazal 12. Lingkungan alam. 2. diangkat dari kisah-kisah teladan dan kepahlawanan orang-orang terdahulu. 44 . Menora . Tumbuh dan berkembangnya suatu permainan tidak lepas dari lingkungannya dalam arti luas (alam. Dul Muluk. Manusia senantiasa mendambakan selingan sebagai hiburan yang dapat menimbulkan kegairahan hidupnya. Permainan dalam suatu masyarakat berawal dari rasa ketidakpuasan mereka terhadap kondisi kehidupan yang monoton. Melemang. 17. mereka akan menumbuh-kembangkan permainan yang berorientasi pada kelautan. Dikir Barat. Bangsawan. sosial. Mamanda. adalah berbagai bentuk permainan rakyat. 16. akan dipaparkan beberapa pertunjukan rakyat yang pernah berkembang di masyarakat Melayu sejak dulu hingga saat ini. 15. 10. Becerite dan Bedande: Seni Bertutur Orang Melayu Sambas. manusia tidak segan-segan berkorban demi memenuhi kebutuhan hiburan. Untuk itulah. 13. 6. 18. Wayang Cecak . 5. Mendu. Makyong. Kalimantan Selatan. 8. Permainan Rakyat.

Permainan Tadu Lada (Maluku). Permainan Ancong-Ancong (Maluku). Permainan Congkak. Permainan Rakyat Individual. Permainan Tuju Lubang (Bunguran. 9. Maccuke: Permainan Tradisional Melayu dari Sulawesi Selatan. Permainan Abbatu Samba (Sulawesi Selatan). Permainan Ali Oma (Riau). Permainan Tali Merdeka (Kuantan Singingi). Meriam Bambu: Permainan Tradisonal Melayu Nusantara. 11. Permainan Galo-galo (Maluku). 4. 8.  Bersifat Kompetisi 1. 10. 7. 13. Permainan Gasing. 12. Permainan Paka-paka (Maluku). Permainan Marraga/Akraga (Bugis). 6. 14. Permainan Isutan Jarat (Kalimantan Selatan). Permainan Makahi (Maluku). Permainan Massaung Manuk (Sulawesi Selatan). Permainan Maggassing/Akagasing (Bugis). Permainan Carompang (Sulawesi Selatan). 15. Permainan Madudutu Lese (Maluku). 7. 13. Permainan Layang-layang Bengkalis. Kepulauan Riau).Permainan yang ditumbuh-kembangkan. Permainan Akbombo-Bombo (Sulawesi Selatan). 6. Berikut ini adalah berbagai bentuk permainan yang tiumbuh-kembangkan oleh masyarakat Melayu di Nusantara. 4. 10. Gasing: Permainan Rakyat Kalimantan Timur. Maqgalaceng: Permainan Tradisional Melayu dari Sulawesi Selatan. Kedua kategori permainan itu sendiri berdasarkan sifatnya dapat dikategorikan menjadi dua pula. Massaung Manuq: Sabung Ayam dalam Tradisi Orang Melayu di Sulawesi Selatan. 2.  Bersifat Hiburan 1. 3. Permainan Aklobang (Sulawesi Selatan). baik oleh masyarakat pesisir maupun masyarakat pedalaman pada dasarnya dapat dikategorikan menjadi dua. 12. Permainan Abbahi-bahi (Sulawesi Selatan). 3. 5. yaitu permainan kelompok dan individual. 11. 45 . yaitu hiburan dan kompetisi. 8. Permainan Ingkling. 5. 2. 9. 1. Permainan Rampuat Kakaran (Maluku).

Karet Penci: Permainan Tradisional Melayu dari Bangka Belitung. 12. 4. 10. Permainan Akmemu-Memu (Sulawesi Selatan). Permainan Tan Besi (Maluku). 46 . 14. 16. Permainan Gallak-Gallak (Sulawesi Selatan).Kalimantan Selatan). 6. Permainan Sum Lere Radu Bulan Nir Ouwe (Maluku). 17. 15. Permainan Makkatto (Sulawesi Selatan). 2. Permainan Makbenteng (Sulawesi Selatan). 16. Permainan Balogo (Banjar . Permainan Sepak Raga. Permainan Galah (Riau). Beluncur: Permainan Tradisional Melayu Bulungan. Kalimantan Timur . 9. 7. Seni Lukis. 13. Permainan Kolek (Kepulauan Riau). Permainan Besimbang (Riau). Permainan Batewah (Kalimantan Selatan).  Bersifat Kompetisi 1. 5. 3. 2. 4.14. 18. 3. Permainan Kola-kola (Maluku). 15. 7. 5. 7. Pindah Bintang: Permainan Tradisional Melayu Kalimantan Timur. Tak Tek: Permainan Tradisional Melayu Bangka Belitung. 11. Permainan Canang (Riau). Permainan Rakyat Kolektif. Permainan Makah-Makah (Nanggroe Aceh Darussalam). Permainan Harimau dan Kancil (Kuantan Singingi). 2. Maraga: Permainan Tradisional dari Sulawesi Selatan. Permainan Rbintin Vatuk (Maluku).  Bersifat Hiburan 1. Permainan Sife Siflyoi/Manut Selarmanat (Maluku). Permainan Guli. Permainan Kuda Kepang (Johor). Permainan Mallulok (Sulawesi Selatan). Tempong: Permainan Rakyat dari Kalimantan Barat. 6. 8. Permainan Lu Lu Cina Buta (Riau).

Seni Pertunjukan Lain. Silat Kampar. 1. Beberapa jenis silat yang dibawa pendatang dan dapat berkembang di Riau antara lain adalah:    Kuntau. 1. bidang atau garis. seperti bentuk. 8. 2. silat parisai. Silat Cekak. Seni Bela Diri. Kuntau (Kelantan . Silat sebenar silat. Silat Lintau. Nyanyi Panjang Orang Petalangan: Identitas atas Hutan Tanah Wilayat dalam Bentuk Sastra Lisan.Indonesia). 5. 4. Berdasarkan penggunaannya. silat ini dibagi menjadi:   Silat Permainan. Di daerah Riau terdapat beberapa jenis silat. Silat Kumango (Sumatera Barat . Pertunjukan Sastra Lisan Minangkabau. Silambam (Malaysia). 2. adalah silat yang benar-benar digunakan untuk membela diri dalam menghadapi lawan. Silat Tuo. dan silat sembah. diekspresikan pada bidang datar (dua dimensi). Contohnya adalah silat pedang. Silat Cekak (Malaysia). Silat ini dipelajari dengan persyaratan tertentu dan dibagi dalam beberapa tingkatan. dan sebagainya. yaitu silat yang digunakan dalam upacara-upacara. Seni bela diri ditandai dengan adanya pencak silat. dan merupakan hasil dari pengolahan berbagai unsur seni.Seni Lukis adalah salah satu dari cabang kesenian Melayu yang berbentuk visual.Malaysia). warna. Silat Tumbuk. 9. Silat Bayang Buayo (Sumatera Barat . Bakaba. yang dipelajari secara turun temurun menurut tata cara tertentu.Indonesia). Mammencaq: Seni Beladiri Melayu dari Sulawesi Selatan. 3. Silat yang terkenal antara lain adalah:     Silat Pangean. 47 . Silat ini umumnya terlihat indah. 6.

Kain Tradisional Lampung 11. Sastra Melayu Klasik Sastra Melayu Klasik bermula pada abad ke-16 Masehi. Seni Kerajinan. 3. Kerajinan Tradisional Batak Provinsi Sumatra Utara. Kain Ulos. Gurindam Lama contoh : Pabila banyak mencela orang Itulah tanda dirinya kurang Dengan ibu hendaknya hormat Supaya badan dapat selamat Gurindam Dua Belas Kumpulan gurindam yang dikarang oleh Raja Ali Haji dari Kepulauan Riau. antara lain tentang ibadah. Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang 48 . Bentuk Sastra Melayu Gurindam Gurindam adalah satu bentuk puisi Melayu lama yang terdiri dari dua baris kalimat dengan irama akhir yang sama. Hikayat Hikayat adalah salah satu bentuk sastra prosa yang berisikan tentang kisah. 10. Baris pertama berisikan semacam soal. kewajiban raja. Provinsi Sulawesi Tengah.3. Semenjak itu sampai sekarang gaya bahasanya tidak banyak berubah. Pertunjukan Lamut Kabupaten Indragiri Hilir. Kain Tapis. dongeng maupun sejarah. Dokumen pertama yang ditulis dalam bahasa Melayu klasik adalah sepucuk surat dari raja Ternate. yang merupakan satu kesatuan yang utuh. Dinamakan Gurindam Dua Belas oleh karena berisi 12 pasal. Sultan Abu Hayat kepada raja João III di Portugal dan bertarikhkan tahun 1521Masehi. kewajiban anak terhadap orang tua. 1. budi pekerti dan hidup bermasyarakat. 2. cerita. Kain Kulit Kayu. tugas orang tua kepada anak. Kain Sasirangan (Kerajinan Tradisional Kalimantan Selatan). Kerajinan Khas Masyarakat Donggala. 4. masalah atau perjanjian dan baris kedua berisikan jawabannya atau akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama tadi.

Baris pertama merupakan sampiran dan baris kedua adalah isi. Salah satu hikayat yang populer di Riau adalah Yong Dolah. 2 baris terakhir yang mengandung maksud). 1 baris terdiri dari 4-5 kata. contoh seloka lebih dari 4 baris: Baik budi emak si Randang Dagang lalu ditanakkan Tiada berkayu rumah diruntuhkan Anak pulang kelaparan Anak dipangku diletakkan Kera dihutan disusui Syair Syair adalah puisi atau karangan dalam bentuk terikat yang mementingkan irama sajak. kesaktian serta mukjizat tokoh utama. berisikan pepetah maupun perumpamaan yang mengandung senda gurau. Memiliki pola sajak lurus (a-a). dua baris terakhir merupakan isi. Biasanya ditulis empat baris memakai bentuk pantun atau syair. keempat baris tersebut mengandung arti atau maksud penyair (pada pantun. Karmina Karmina atau dikenal dengan nama pantun kilat adalah pantun yang terdiri dari dua baris. 8-12 suku kata. Biasanya terdiri dari 4 baris. berirama aaaa. Contoh Sudah gaharu cendana pula Sudah tahu masih bertanya pula Pantun Pantun merupakan sejenis puisi yang terdiri atas 4 baris bersajak a-b-a-b. 49 . kadang-kadang dapat juga ditemui seloka yang ditulis lebih dari empat baris. a-b-b-a. yang umumnya tentang alam (flora dan fauna). sindiran bahkan ejekan. Dua baris pertama merupakan sampiran.lengkap dengan keanehan. Biasanya digunakan untuk menyampaikan sindiran ataupun ungkapan secara langsung. a-a-b-b. Syair berasal dari Arab. yang merupakan tujuan dari pantun tersebut. Contoh Pantun Kayu cendana diatas batu Sudah diikat dibawa pulang Adat dunia memang begitu Benda yang buruk memang terbuang Seloka Seloka merupakan bentuk puisi Melayu Klasik.

Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Selatan. tempat beradat berketurunan. Arsitektur Melayu Tradisional di Maluku. abcd-abcd. Arsitektur Melayu Tradisional di Lampung. Contoh Talibun : Kalau anak pergi ke pekan Yu beli belanak beli Ikan panjang beli dahulu Kalau anak pergi berjalan Ibu cari sanakpun cari Induk semang cari dahulu  Arsitektur Melayu Arsitektur Melayu Tradisional di Indonesia 1. 11. 6. 3. Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Utara. Arsitektur Melayu Tradisional di Kepulauan Riau. Arsitektur Melayu Tradisional di Nusa Tenggara Timur (NTT). 9. Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Timur. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Tenggara. Arsitektur Melayu Tradisional di Riau. 12. 10. Arsitektur Melayu Tradisional di Aceh. Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Barat. 13. Berirama abc-abc. 2. Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Selatan. 8. 5. 50 . 16. abcdeabcde. 18.Talibun Talibun adalah sejenis puisi lama seperti pantun karena mempunyai sampiran dan isi. 17. rumah merupakan bangunan utuh yang dapat dijadikan tempat kediaman keluarga. Arsitektur Melayu Tradisional di Sumatera Selatan. dan seterusnya. 19. Arsitektur Melayu Tradisional di Jambi. 7. tempat bermusyawarah. tetapi lebih dari 4 baris ( mulai dari 6 baris hingga 20 baris). Arsitektur Melayu Tradisional di Nusa Tenggara Barat (NTB). Arsitektur Melayu Tradisional di Kepulauan Bangka Belitung. 20. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Utara. 4. 15. Arsitektur Melayu Tradisional di Sulawesi Tengah. Dalam masyarakat Melayu tradisional. Arsitektur Melayu Tradisional di Bengkulu. Arsitektur Melayu Tradisional di Kalimantan Barat. 14.

hampir seluruh elemen yang ada dalam rumah Melayu mengandung nilai budaya. terdapat pula beberapa macam arsitektur untuk setiap bagian rumah yang memiliki arti tersendiri. karena sifat. masyarakat melayu memilliki kebanggan dengan adanya bentuk yang di latar belakangi oleh tampilan ‗rumah belah bubung‘. biasanya bertiang enam. Demikian pula dengan atap bangunan yang akan menyulitkan pemilik rumah jika harus menyediakan bahan berupa genteng. Dan. maka penggunaan bahan kayu banyak dipilih sebagai material bangunan rumah. Hal ini sangat penting dilakukan. yang melambangkan bahwa pada awal dan akhir hidup manusia akan kembali kepada penciptanya. Penamaan itu disesuikan dengan fungsi dari setiap bangunan. Oleh sebab itu. rumah Melayu tradisional umumya berukuran besar. Selain berukuran besar. dan ada kalanya juga dihiasi dengan kaligrafi Arab. pintu. lisplank utama ini memiliki sudut kemiringan atap yang curam. Sulitnya transportasi untuk mencapai pulau-pulau kecil di wilayah Kepulauan Riau membuat beberapa orang membangun rumahnya menggunakan bahan yang berasal dari pulau tersebut. karena masih ada hutan. Atap lontik ini berciri kedua perabungnya melentik ke atas. Misalnya atap lontik. Sementara lekukan pada pertengahan perabungnya melambangkan ‗lembah kehidupan‗ yang terkadang penuh dengan berbagai macam cobaan (h. Hal ihwal dan detail tentang rumah Melayu cukup terangkum dalam buku ini. Dalam bidang arsitektur. Simbol-simbol itu biasa diiringi dengan ornamen yang khas dan memiliki makna tertentu pula. jendela. Secara umum. Ciri lain dari rumah berbudaya melayu adalah konstruksinya yang berupa rumah panggung dan bahan kayu. Misalnya. atap. kamar dara yang terletak di atas loteng atau para-para dengan jalan masuk dan keluarnya dari ruang tengah.38).tempat berlindung bagi siapa saja yang memerlukan. maka pemilihan bahan atap menggunakan 51 .80). rumah balai. Tampilan rumah ini mencirikan bentuk atap di mana pada lisplank yang mencapai bubungan menjadi terbelah dan membentuk hiasan huruf ‗V‘. tangga. dan lain sebagainya. dimaksudkan untuk menjaga keselamatan dan mengontrol perilaku si anak dara. Bisa dikatakan. jenis rumah Melayu meliputi rumah kediaman. dinding. sikap dan perilaku anak dara tersebut berkaitan dengan kehormatan serta harga diri keluarga (h. kemudian dibawahnya beratap dengan sudut kemiringan landai. rumah ibadah dan rumah penyimpanan. rumah Melayu juga selalu berbentuk panggung atau rumah berkolong. dengan menghadap ke arah matahari terbit. tiang. tiang enam berserambi dan tiang dua belas atau rumah serambi. Yang paling menarik dari arsitektur rumah Melayu ialah simbol-simbol yang terdapat pada bagian-bagian rumah.

Tinggi tiang penyangga rumah sekitar dua sampai dua setengah meter. 52 . Karena masyarakat kepulauan riau tinggal di pulau-pulau kecil. pelabuhan laut dan sebagainya. Setiap ruangan pada rumah Melayu memiliki nama dan fungsi tertentu. Selebihnya pemilik rumah akan merehabilitasi rumah dengan atap rangkaian daun kelapa yang baru. orang-orang terhormat. dan memiliki tiang-tiang tinggi. Bentuk yang khas dari ‗rumah belah bubung‘ tidak hanya digunakan untuk rumah tinggal saja. Tipologi rumah tradisional Melayu adalah rumah panggung atau berkolong. Rumah Tiang Enam Berserambi. atau Rumah Serambi. Ruang selang samping berfungsi sebagai tempat meletakkan barang yang tidak dibawa ke dalam ruang serambi belakang. rumah tradisional Melayu pada umumnya terdiri atas tiga jenis. adat dan budaya yang bernafaskan melayu. maka sampah dapat langsung dibuang ke tanah. Bahkan beberapa gapura masuk permukiman juga ada yang menggunakan bentuk tersebut. Rumah Tiang Dua Belas atau Rumah Serambi merupakan rumah besar dengan tiang induk sebanyak dua belas buah. Atap dengan rangkaian daun kelapa ini akan tahan dipakai untuk banguunan permanen selama lima tahun. Kebesaran Kerajaan Malaka pada masa lampau masih berbekas kuat pada masyarakat Kepulauan Riau dengan kebanggannya sebagai bangsa Melayu. Selang depan berfungsi sebagai tempat meletakkan barang-barang tamu. Ruang serambi depan berfungsi sebagai tempat menerima tamu pria.rangkaian daun kelapa. Tinggi rumah induk bagian atas sekitar tiga atau tiga setengah meter. Dengan demikian sebagian besar rumah penduduk juga berdiri dekat dengan pantai. KARAKTERISTIK RUMAH MELAYU Ditinjau dari tipologi dan fungsi ruang. tetangga dekat. Suasana di dalam ruangan sejuk dan segar karena banyak memiliki jendela serta lubang angin (ventilasi). termasuk juga arsitekturnya. maka matapencaharian terbesarnya adalah nelayan. dan Rumah Tiang Dua Belas. dan yang dituakan. Kebanggaan tersebut tampak dalam pola kehidupan. yaitu Rumah Tiang Enam. Hal ini sesuai dengan iklim setempat serta kebiasaan yang sudah turun temurun. Ruangan serambi tengah atau ruang induk berfungsi sebagai tempat menerima tamu agung. Tempat ini merupakan jalan masuk bagi tamu perempuan. dan yang sangat dihormati. bahkan banyak pula yang berdirinya tepat di atas laut. yang tidak dibawa ke dalam ruangan. Ruangan kolong rumah biasanya digunakan sebagai tempat bekerja sehari-hari dan menyimpan alat-alat rumah. Ruang dapur dipergunakan untuk memasak dan menyimpan barang-barang keperluan dapur. Kepulauan Riau adalah sebuah propinsi di Indonesia yang terbentang dari daratan di sebelah Timur Sumatra Barat sampai pada pulau-pulau kecil di Selat malaka dan Laut Natuna. namun juga untuk bangunan umum seperti gedung pertemuan. Karena susunan papan lantainya jarang.

singkatan dari Perabung. Pada rumah yang didirikan di daerah tepi sungai atau pantai. Rumah yang dibuat dengan perabung atap sejajar dengan jalan raya di mana rumah itu terletak. Nama Rumah Bubung Melayu diberikan oleh para pendatang bangsa asing. terutama Cina dan Belanda. Sedangkan nama Rumah Belah Rabung diberikan oleh orang Melayu. Rumah dengan atap curam disebut rumah Lipat Pandan. rumah kediaman dinamakan Rumah Bubung Melayu atau Rumah Belah Rabung atau Rumah Rabung. sesetengah suku-kaum di Borneo lebih gemar kepada konsep ‗rumah panjang‘ yang memuatkan seluruh kampung! Yakni setiap keluarga menghuni satu bahagian seperti ‗apartment‘ yang dideretkan 53 . karena berbeda dengan bentuk rumah mereka. tiang dibuat tinggi supaya rumah tidak terendam air pasang.Sedangkan WC dan kandang ternak (kambing atau ayam) letaknya agak di belakang rumah. cantik dan serasi dengan gaya hidup dan alam sekitar. Sebutan lain yang diberikan untuk rumah adalah berdasarkan pada bentuk kecuraman dan variasi atap. Jika atapnya agak mendatar disebut rumah Lipat Kajang. penduduk asal Melayu dan Orang Asli di Semenanjung Tanah Melayu dan Sumatera serta kaum Bumiputra/Pribumi lain di Borneo dan bagian lain di alam Melayu telah mempunyai sistem perumahan yang canggih. Sumatera dan pulau-pulau lain biasanya membina rumah sesebuah (ala banglo) yang didiami oleh sekeluarga besar. Sebetulnya. lama sebelum kedatangan pengaruh luar dan telunjuk moden. yaitu seperti kelenteng maupun rumah limas yang mereka sebut sebagai rumah Eropa.50—2. Manakala orang Melayu dan Orang Asli di Semenanjung. rumah kediaman lazim disebut rumah tempat tinggal atau rumah tempat diam. disebut Rumah Perabung Melintang. Berdasarkan bentuk atapnya. Besar kecilnya bangunan bergantung kepada kemampuan pemiliknya. Kolong rumah sering digunakan untuk tempat bertukang membuat perahu atau pekerjaan lain. Di samping sebagai tempat menyimpan sebagian alat pertanian dan alat nelayan. disebut Rumah Perabung. Rumah didirikan di atas tiang yang tingginya antara 1. Ukuran rumah tidak ditentukan. Di dalam kehidupan seharihari. Karena bentuk atapnya terbelah oleh bubungannya. Penamaan lain adalah berdasarkan pada posisi rumah terhadap jalan raya. Orang tua-tua menyebut dengan nama Belah Krol yaitu rambut yang disisir terbelah dua. Dari antara jenisnya. Nama Rumah Rabung berasal dari kata Rabung. yaitu rumah yang khusus untuk tempat kediaman keluarga. Sedangkan bila perabung rumah tegak lurus terhadap jalan raya di mana umah itu menghadap. dan bila atapnya diberi tambahan di bagian bawah (kaki atap) dengan atap lain maka disebut rumah Atap Layar atau Rumah Ampar Labu. Penyebutan ini untuk membedakan dengan bentuk atap yang tidak memakai perabung seperti bangunan pondok ladang atau gubuk yang disebut Pondok Pisang Sesikat.40 Meter. rumah kediaman wajib dijaga dan dipelihara dengan sebaik-baiknya agar lebih memberi kenyamanan dan kebahagiaan bagi penghuninya.

juga buluh dan rotan hinggalah kepada daun-daun pelepah. yakni pelbagai jenis kayu-kayan. Jika rumah perlu dibesarkan. Selain itu. peneduhan (shading). Rumah Melayu juga selalunya terbahagi dua bahagian: yang utama dipanggil ‗Rumah Ibu‘ (sempena menghormati peranan ibu sebagai pengelola rumah dan penyeri keluarga). 54 . Contohnya sifat paling ketara pada rumah tradisi Melayu ialah ianya didirikan atas tiang. ruang kosong di bawah rumah (juga disebut ‗polong‘) menjadi tempat yang sesuai untuk menyimpan segala macam barang perkakas. Selain itu. Selain itu. rumah adat Melayu boleh dikatakan amat canggih dan memuatkan ciri-ciri bistari. termasuklah mengelakkan dari mudah masuknya binatang liar. cuma berpagar susur (railings). Ciri-ciri pintar ini termasuklah penyejukan atau pengudaraan semulajadi (natural ventilation). Dari sudut rekabentuk juga. Pengasingan ini juga pintar – kebakaran selalunya terjadi dari api masakan. Yakni pembinaan rumah papan Melayu sebenarnya ialah suatu sistem pasang-siap. ataupun ‗selasar‘ di setengah tempat di Pantai Timur. Walaupun rumah yang benar-benar tradisional tidak menggunakan sebatang paku pun.sebelah-menyebelah. Rumah juga lebih sejuk akibat pengudaraan pada semua bahagian (dari atas. tepi-tepi dan bawah). lebih mudah mengawal sebahagian tertentu seperti Rumah Dapur saja dan mengurangkan bahaya Rumah Ibu juga dijilat api dengan cepat. Ini dipanggil ‗serambi‘. Maka rumah itu boleh juga ‗ditanggal-buka‘ dan di pasang semula di tempat lain. Ianya berbumbung tapi selalunya tak berdinding. sementara bahagian kedua ialah ‗Rumah Dapur‘. struktur ‗Rumah Tengah‘ pula boleh ditambah di antara Rumah Ibu dan Rumah Dapur. sehingga ianya boleh diangkat melalui ‗gotong-royong‘ orangramai dan dialih tempat. maka jika dapur terbakar. ada juga elemen bukan struktur seperti isian dinding yang memakai paku. yakni tidak mengganggu keluarga. persis yang dibuat oleh Badan Warisan Malaysia untuk Rumah Penghulu Abu Seman. beristirehat atau menerima tetamu yang tak perlu masuk ke dalam Rumah Ibu. lagi kena dengan gaya hidup selesa mengikut adat dan alam. Ia menjadi tempat pengantara di antara luar dan dalam rumah untuk duduk bekerja. keselamatan dan keamanan (safety and security) serta ‗kepersendirian‘ (privacy). Kerangka atau struktur rumah pula menggunakan sistem tebuk-tembus dan pasak yang tidak memerlukan paku. yang dipindahkan dari negeri Kedah ke Kuala Lumpur. serta terangkat dari aras banjir. dengan anjung terbuka di hadapan (dipanggil ‗ruai‘ di Sarawak) yang menyambungkan semua unit menjadi sebuah bangunan panjang. Bahan binaan yang digunakan diambil dari sumber alam yang boleh diperbaharui. Pelbagai kelebihan muncul dari ‗keterapungan‘ ini. cara binaan tanpa paku juga membuatkan rumah lebih anjal (flexible). selalunya di depan rumah mesti ada bahagian lantai yang lebih rendah dari aras Rumah Ibu. namun diakui bahawa bagi rumah kayu yang lebih baru.

Bumbung panjang ialah jenis yang lebih mudah. Sulawesi. dan ada tempat yang mempunyai corak bumbung tersendiri seperti bumbung rumah Minangkabau Negeri Sembilan (yakni sejenis bezaan ‗bumbung panjang‘). Malaysia selain juga di Sumatera. yakni hanya satu perabung membentuk bukaan segitiga di kedua-dua hujung yang membenarkan pemasangan penutup tebar layar. ‗bumbung lima‘ ini ditambah struktur segitiga di atasnya lalu dipanggil ‗limas‘ (dari ‗lima emas‘ karena suatu masa dulu hanya rumah orang berada atau pembesar yang berbumbung limas. Dengan adanya berbagai keping ukiran berlubang di dinding bukan saja sebagai perhiasan. tapi menyebabkan rumah lebih berbahang dan bising pula semasa hujan. dan mungkin mula digunakan semasa Kesultanan Johor-Riau). Bahan penutup bumbung tradisi. juga memainkan peranan menyejukkan rumah. Borneo dan Tanah Bugis. yakni sama juga seperti konsep ‗ruang kerja‘ atau ‗work area‘ bagi apartmen dan rumah moden. Ukiran-ukiran pada rumah Melayu berunsur corak geometrik atau tumbuhan (tiada corak fauna hidupan kerana larangan agama). termasuk jenis tingkap sependiri seperti ‗French window‘. tapi juga bagi menggalakkan udara dan cahaya masuk menceriakan rumah. hatta membuat rumah yang sedia terangkat atas tiang itu menjadi rumah tiga tingkat. Lebih canggih lagi. yakni anyaman pelepah daun seperti nipah ataupun bumbung genting tanah liat seperti yang dipanggil genting ‗Senggora‘ di Pantai Timur Semenanjung Melayu. Rumah tradisi yang memang terangkat atas tiang bagi menambah pengudaraan itu juga ada pelbagai gaya tingkap. Satu contoh indah ialah Istana Seri Menanti di Negeri Sembilan. ‗Bumbung lima‘ ialah jenis yang ada lima perabung (atau juga empat perabung bagai piramid untuk struktur ringkas seperti pondok wakaf). dan banyak yang amat halus pengukirannya. Dua-dua jenis bumbung ini boleh melahirkan apa jua kombinasi bentuk bumbung yang boleh difikirkan. Malangnya sekarang ini kepingan zink lebih disukai-ramai kerana ianya murah dan senang dipasang. Malahan telah ada istana kayu lama yang dibina setinggi lima atau enam tingkat. Sepanjang tepian hujung bumbung pula selalu dipasang cucur atap atau 'papan cantik' berukir.Di belakang rumah pula ada ‗pelantar‘ yang menjadi tempat kerja basah atau basuhan. guna untuk masuk angin dan cahaya. dengan struktur tanpa sebarang paku pun. Bumbung rumah Melayu sentiasa jenis condong untuk kesesuaian cuaca hujan panas tropika (tiada bumbung rata atau leper). kadangkala dipanggil ‗loteng‘ atau ‗lenting‘). dan ada dua kategori utama: gaya ‗bumbung panjang‘ (atap pelana) dan keduanya ‗bumbung lima‘ atau ‗limas‘ (atap perisai). 55 . Sesetengah rumah pula ada bilik di dalam rongga bumbung (iaitu seperti ‗attic‘. Bumbung rumah tradisi juga pasti ada unjuran (emper/overhangs) untuk teduh dari panas dan hujan lebat.

Dengan demikian bentuk pamelas ini melengkung mengikuti bentuk rangka atapnya. papan penutup rabung ini dibuat semacam lisplang berukir. Pada bengkawan tersebut atap diletakkan. dibuat seperti helai-helai rotan yang lazim dipakai sebagai anyaman. Maka warisan rumah papan ini akan pupus tanpa adanya pembinaan rumah asli baru. Sedangkan jika terdiri atas dua lapis disebut Mata Ketam. Pada bagian belakang dapur bubungan atap dibuat lebih tinggi. Biasanya dibuat dari nibung atau bambu. Dan pada bagian bawah bubungan atapnya melengkung. 56 . bubungan rumah Melayu dapat dibedakan menjadi a). Tetapi pada perkembangannya sering dipergunakan atap seng. tidak mengendahkan lagi ilmu binaan tradisi. Bubungan Panjang Sederhana b). BAGIAN-BAGIAN RUMAH MELAYU 1. Bubungan Lima c). yang juga berfungsi sebagai penutup ujung kayu perabung. Bagian ini disebut Gajah Minum atau Gajah Menyusu. bangunan sehebat manapun dari bahan organik seperti kayu tidak tahan jika tidak disenggara rapi. Pada ujung rabung yang terjungkit diberi sekeping papan bertebuk sebagai hiasan. dijalin dengan rotan. Sedangkan untuk memasang perabung dipergunakan pasak yang terbuat dari nibung. Sedangkan ilmu senibina lama masih mampu dikaji untuk memberi penyelesaian atau dimajukan lagi buat kesesuaian hidup gayakini. berjungkit. Ukiran pada papan pamelas ini ada yang selapis dan ada pula yang dua lapis. memanjang menurun sampai ke bagian yang sejajar dengan tutup tiang. Pada kedua ujung perabung rumah induk dibuat agak terjungkit ke atas. Atap dari daun nipah atau rumbia dibuat dengan cara menjalinnya pada sebatang kayu yang disebut bengkawan. Pada pertemuan atap dibuat talang yang berguna untuk menampung air hujan. Pekerjaan memasang atap disebut dengan Menyangit. Isi perut rotan atau bambu dipakai sebagai penjalin atau disebut liet. Dalam bahasa Melayu papan lisplang berukir ini disebut Pamelas. Rumah Melayu asli memiliki bubungan panjang sederhana dan tinggi. kulit bambu atau kulit pelepah rumbia. Atap Mata Ketam lebih rapat. Untuk memasang atap dipergunakan tali rotan. Jika atap dibuat dari satu lapis daun saja maka disebut Kelarai. Selanjutnya pada bagian bawah. Bubungan Perak d). Hal ini tampak pada lisplang tutup angin yang memiliki ragam hias Ricih Wajit. Dilihat dari bentuknya. lebih tebal dan lebih tahan dari atap Kelarai. Kemudian direndam ke dalam air. ATAP DAN BUBUNGAN Bahan utama atap adalah daun nipah dan daun rumbia. Kebanyakan arsitek/jurubina tempatan. menambah seni kecantikan arsitektur rumah Melayu. dalam menimba dan mengejar senibina ala Barat. Ada kalanya terdapat bubungan panjang kembar.Malangnya. Untuk membuat liet bambu atau rotan dilayuh dengan api. Sesudah beberapa waktu dibelah dan diambil isinya. lebih lagi jika ilmu senibinanya juga hilang dari kalangan orang Melayu.

PERABUNG DAN TEBAN LAYAR Perabung memiliki bentuk lurus. Bubungan Limas f). Tiang Seri adalah tiang-tiang yang terdapat pada keempat sudut rumah induk. 3. disebut Tiang Penghulu. Naling. Resak dan Tembesu. maka 57 . Bubungan Panjang Berjungkit g). Masing-masing baris 4 buah tiang. Ebek atau Bidai. yakni bidai satu (bidai rata). Di antara tiang-tiang itu terdapat tiang utama. bidai dua (bidai dua tingkat) dan bidai tiga (bidai tiga tingkat). Bidai lazimnya dibuat dalam tiga bentuk. disebut Kuda Berlari. Balai Kerajaan dan balai penguasa tertinggi wilayah tertentu. dipasang tiang pembantu sebagai penopang ke dinding atau ke tiang lainnya. Hiasan yang terdapat pada perabung rumah adalah hiasan yang terletak di sepanjang perabung. Sanding Tiang adalah sudut segi-segi tiang.Bubungan Kombinasi e). Pada rumah bertiang 24. Tiang ini tidak boleh bersambung. Sedangkan tiang untuk bagian bangunan lainnya tidaklah ditentukan jumlahnya. Adapun Teban Layar biasa pula disebut Singap. yang disebut Tiang Tua dan Tiang Seri. maka tiang-tiang itu ditambah dengan tiang yang berukuran lebih kecil. Hiasan ini amat jarang dipergunakan. Untuk Tiang Tongkat atau Sulai cukup mempergunakan kayu biasa. Sebagai lambang lurusnya hati orang Melayu. Tiang Tongkat biasanya hanya sampai ke rasuk atau gelegar. Sanding Tiang yang bersegi diketam dengan ketam khusus yang disebut Kumai. 2. tiang-tiang itu didirikan dalam enam baris. Bubungan Gajah Minum. termasuk tiang seri. Pada bagian yang menjorok keluar diberi lantai yang disebut Teban Layar atau Lantai Alang Buang atau disebut juga Undan-undan. Bagian ini biasanya dibuat bertingkat dan diberi hiasan yang sekaligus berfungsi sebagai ventilasi. harus utuh dari tanah sampai ke tutup tiang. Bila di daerah itu kayu sukar dicari. TIANG Bangunan tradisional Melayu adalah bangunan bertiang. Tiang-tiang lainnya mempergunakan kayu keras dan tahan lama. Untuk menjaga supaya rumah tidak miring. Sifat lurus itu haruslah dijunjung tinggi di atas kepala dan menjadi pakaian hidup. Jika keadaan tanah tempat rumah itu didirikan lembek atau rumah itu terletak di pinggir. Biasanya teras kayu Kulim. Bahan untuk Tiang Seri haruslah kayu pilihan. Setiap nama itu mempunyai lambang tertentu. Tiang ini disebut Sulai. Sedangkan tiang yang terletak di antara tiang seri pada bagian depan rumah. Jumlah tiang rumah induk paling banyak 24 buah. merupakan tiang pokok rumah tersebut. Tiang dapat berbentuk bulat atau bersegi. Lazimnya hanya dipergunakan pada perabung istana. Tiang tambahan itu disebut Tiang Tongkat.

Di samping itu ada pula pintu yang dibuat khusus disebut Pintu Bulak. Lambang-lambang itu kemudian dijalin dengan makna tertentu yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. PINTU Pintu disebut juga Lawang. seluruh tiangnya dibuat persegi. Di situ pulalah orang tua-tua duduk sambil membaca kitab dan minum kahwa (kopi). Pintu berbentuk persegi empat panjang. tinggi 1. Untuk pemilik rumah yang mampu. Apalagi bila di ruangan tersebut sedang ada tamu. Sudah menjadi adat. yaitu pintu yang tidak memiliki tangga keluar. maka dibuat pintu khusus yang disebut pintu malim atau pintu curi. Dari tempat orang tua-tua itu memperhatikan anak-anak bermain di halaman. atau pemilik rumah lalu lalang di depan tamu untuk mengambil sesuatu dari biliknya. Bentuk tiang secara tradisional. Semakin besar rumahnya. Di situ diletakkan kursi malas. Termasuk kaitannya dengan alam lingkungan dan arah mata angin. melainkan hanya tiang seri atau beberapa tiang lainnya. Tetapi bagi yang kurang mampu. Amatlah tabu kalau anak-anak. Untuk menghindarkan hal yang dilarang tersebut. hanya ukurannya yang berbeda. Pintu ini khusus untuk keluarga perempuan terdekat atau untuk anak gadis. tempat orang tua duduk berangin-angin. dan dibuat terutama untuk menjaga supaya jika penghuni rumah memiliki keperluan dari satu bilik ke bilik lainnya tidak melewati ruangan tengah.Nibung (kayu dari pohon kelapa) dipergunakan sebagai Tiang Tongkat atau Sulai. Biasanya bagian bawah pintu ini diberi pagar pengaman berupa kisi-kisi bubut atau papan tebuk. besar pula tiang-tiangnya. Pintu masuk di bagian muka rumah disebut pintu muka. pintu yang menghubungkan bilik dengan bilik disebut pintu malim atau pintu curi. Tiang yang kelihatan di bagian dalam rumah selalu diberi hiasan berupa ukiran. Ukuran pintu umumnya lebar antara 60 sampai 100 Cm. mengandung lambang yang dikaitkan dengan agama dan kepercayaan yang dianut masyarakat. yakni kursi goyang. Tetapi Nibung tidak dapat dipergunakan untuk Tiang Seri atau tiang-tiang lainnya. Pada mulanya pintu tidak memakai engsel. bahwa ruangan tengah dipergunakan untuk menerima tamu yang terdiri dari orang tua-tua. terutama anak gadis. tidak seluruh tiang persegi. Pintu yang ada di ruangan tengah pada rumah yang berbilik. Ukuran maksimum dan minumum sebuah tiang tidak ditentukan. Sedangkan pintu di bagian belakang disebut pintu dapur atau pintu belakang. atau kerabat terdekat yang dihormati. Pada prinsipnya pintu ini sama seperti jendela. atau bahkan semuanya bulat.50 sampai 2 Meter. Ukuran ini bergantung kepada besar atau kecilnya rumah. Untuk 58 . 4.

Sebagai pengaman. Jendela dibuat dari papan dan digantung dengan engsel pada kosen. Ketinggian letak jendela di dalam sebuah rumah tidak selalu sama. Pintu dikunci memakai belah pintu atau Pengkelang (palang pintu dari sebelah dalam). Tetapi ukurannya lebih kecil dan lebih rendah. Jendela mengandung makna tertentu pula. Kalau jendela itu tidak memakai jerajak. Belah pintu adalah sebatang Broti yang dipalangkan pada kedua Jenang atau kosen pintu. Pada kosen ini dipasang kisi-kisi atau Telai yang tingginya 80—9. Kunci dibuat dari kayu yang disebut Pengkelang. TANGGA 59 . Tetapi mempergunakan Putting. Jendela dibuka keluar. Ada pula yang berkaitan dengan adat istiadat. yang tingginya antara 30 sampai 40 Cm. Perbedaan ketinggian ini adakalanya disebabkan oleh perbedaan ketinggian lantai. Daun jendela dapat terdiri atas dua atau satu lembar daun jendela. Umumnya jendela tengah di rumah induk lebih tinggi dari jendela lainnya. dan biasanya diberi ukiran. Tingkap yang terletak pada bubungan dapur disebut Angkap. selalu menerima tamu dengan ikhlas dan terbuka. JENDELA Jendela lazim disebut Tingkap atau Pelinguk. Hiasan pada jendela dan pagar selasar disebut juga Kisi-kisi atau Jerajak. 5. Kalau bentuknya bulat disebut Pinang-pinang atau Larik. Tingkap pada singap disebut tingkap bertongkat. di jendela dipasang jerajak panjang yang disebut Kisi-kisi atau Jerajak yang terbuat dari kayu segi empat atau Bubutan (Larik). Jendela yang sengaja dibuat setinggi orang dewasa berdiri dari lantai. biasa pula diberi panel di sebelah bawahnya.membuka dan menutup pintu dipergunakan semacam Putting yang ditanamkan ke bendul atau balok sebelah bawah dan balok sebelah atas pintu. jendela pun pada awalnya tidak memakai engsel. Hiasan ini melambangkan bahwa pemilik bangunan adalah orang yang tahu adat dan tahu diri. melambangkan bahwa pemilik bangunan adalah orang baik-baik dan patut-patut dan tahu adat tradisinya. Sedangkan letak yang rendah melambangkan pemilik bangunan adalah orang yang ramah tamah. ada yang berdaun satu dan kebanyakan berdaun dua. Di atas pintu kebanyakan dibuat tebukan yang indah bentuknya menunjukkan ketinggian martabat di empunya rumah. Bila pipih disebut Papan Tebuk. Pintu sebaiknya terletak di kiri rumah atau dekat ke bagian kiri rumah. Kuncinya juga dibuat dari kayu yang disebut Pengkelang. Sama seperti pintu. Tingkap ini merupakan jendela anak dara yang lazimnya berada di ruangan atas (para). Pintu masuk ke rumah harus mengarah ke jalan umum.Cm. Bentuknya sama seperti bentuk pintu. 6. Pintu dapat terdiri atas satu atau dua daun pintu.

Tali pengikat umumnya terbuat dari rotan. tempat mengisik-ngisik debu dan tempat membasuh-basuh kaki. tetapi dijalin dengan rotan dan lebarnya antara 5 sampai 10 Cm. Lantai nibung ini tidak dipaku. maka disebut Pahatan Tebuk atau Tangga Bercekam. Anak tangga kebanyakan berjumlah ganjil. 60 . Di sebelah kiri dan kanan tangga ada kalanya diberi tangan tangga yang dipasang sejajar dengan tiang tangga. Tiang tangga berbentuk segi empat atau bulat. anak bersusun tingkat bertingkat. Bagian atas disandarkan miring ke ambang pintu dan terletak di atas bendul. Jika anak tangga menembus tiang tangga. bilangan genap kurang baik artinya. Jumlah anak tangga tidak ditentukan. terdapat dua jenis tangga. cara mengikat tali tangga dan bagian-bagian induk tangga mengandung makna tertentu. medang atau punak atau anak-anak kayu yang disebut Anak Laras. untuk merawat lantai dipergunakan minyak kayu yang disebut Minyak Kuing. 7. akan semakin banyak pula anak tangganya. hanya menurut kebiasan yakni sekitar satu hasta. Anak tangga adakalanya diikat dengan tali kepada tiang tangga. Cara merapatkan papan atau bilah lantai dalam sebuah rumah tidak selalu sama. Tangga penghubung setiap ruangan terdiri atas satu atau tiga buah anak tangga. atau di tempat yang selalu kena air. di beberapa tempat disusun jarang atau agak jarang. Tangga depan selalu berada di bawah atap dan terletak pada pintu serambi muka atau selang muka. Dan selalu diberi hiasan berupa Kisi-kisi Larik (Bubut) atau Papan Tebuk (Papan Tembus). seperti dapur. Susunan lantai sejajar dengan rasuk dan melintang di atas gelagar. tempat pusaka melangkah turun. Tetapi bergantung kepada tinggi atau rendahnya rumah tersebut. Sebab menurut kepercayaan. Lantai yang terbuat dari belahan nibung biasanya ditempatkan di ruang belakang. Lazimnya tangga yang mengandung lambing tertentu hanya tangga muka bangunan. Kepala tiang tangga selalu diberi ukiran yang disebut Kumaian. Anak tangganya diikat dengan rotan ke induk tangga. demikian pula pada sisi tiang tangga. Lantai di rumah induk selalu disusun rapat. Tetapi kalau pipih dipahatkan (Purus) ke dalam tiang tangga. Sedangkan di ruangan Dapur. Selain dirapatkan dengan cara Pian. Tangga inilah yang disebut leher berpangkak pada bendul. Tangga picak adalah tangga pipih yang terbuat dari papan tebal.Tangga naik ke rumah pada umumnya menghadap ke jalan umum. LANTAI Lantai rumah induk umumnya diketam rapi dengan ukuran lebar antara 20 sampai 30 Cm. Bahkan diberi lidah yang disebut Pian. Lantai biasanya dibuat dari papan kayu meranti. Kaki tangga terhunjam ke dalam tanah atau diberi alas dengan benda keras. kepala bersandar ke jenang pintu. yakni tangga bulat dan tangga picak tangga bulat yakni tangga dari kayu bulat. Semakin tinggi rumah itu. Anak tangga dapat berbentuk bulat atau pipih. di mana ujungnya dibatasi oleh bendul. Dalam bangunan tradisional Melayu. Sedangkan jarak antara anak tangga-anak tangga itu tidak pula ditentukan. Susunan anak tangga.

Makin tinggi nilai tebukan ini. sedangkan panjangnya bergantung kepada tinggi jenang. dengan kemirinan rata-rata 45 derajat. Pada rumah berloteng. disebut Para. Namun tidak banyak rumah yang memiliki loteng. Ada kalanya sama dengan lantai Penanggah. Kalau pun ada yang dipasang miring atau bersilangan. lantai loteng dibuat dari papan yang disusun rapat. Lantai dapur lebih rendah lagi dari lantai beranda belakang dan yang paling rendah adalah lantai Selang atau Pelataran. Tetapi untuk dinding dapur. Demikian pula beranda belakang. ada kalanya dipergunakan kulit kayu meranti. lebar 15—20 Cm. Lantai serambi depan lebih rendah satu kaki dari lantai ruang duduk. punak. Pada rumah yang tidak berloteng. Kira-kira 20 Cm di bawah tutup tiang biasanya dibuat lubang angin. Lantai selang dibuat jarang berjarak sekitar dua jari dengan lebar papan empat inci. medang atau kulim. Pada umumnya dinding terbuat dari kayu meranti. Setiap bentuk itu mempunyai makna tertentu. hanya ukran lantai loteng lebih kecil dan lebih tipis. Papan dinding umumnya berukuran tebal 2—5 Cm. dan dijahit 61 . dalam upacara tertentu atas (loteng) ditutup dengan kain penutup yang disebut Langit-langit. 8. yakni sebagai batas kesopanan. LOTENG Dalam bahasa Melayu. Loteng disebut Langa. Loteng yang terletak di atas bagian belakang rumah. Pada lubang angin ini diberi hiasan dengan tebukan. pelepah rumbia atau bamboo. Atau dengan susunan bertindih yang disebut Tindih Kasih. makin tinggilah martabat serta makin terpandang se empunya rumah 9. Lantai rumah induk lebih tinggi dibandingkan dengan lantai beranda depan dan beranda belakang. Lantai selasar lebih tinggi dari lantai dapur. Untuk variasi sering pula dipasang miring searah atau miring berlawanan.bilah lantai dapat dirapatkan dengan cara Bersanding. Namun cara ini jarang dipakai. DINDING Papan dinding dipasang vertical. Kain ini dibuat dari perca-perca kain aneka warna. Makna dinding selalu dikaitkan dengan sopan santun. Tinggi lantai rumah Melayu tidak sama. Cara lain adalah dengan pasangan horizontal dan saling menindih yang disebut Susun Sirih. Sama seperti rumah induk. Tinggi lantai rumah induk biasanya lima sampai enam kaki dari permukaan tanah. Lantai beranda lebih tinggi dari lantai selasar. Cara memasang dinding umumnya dirapatkan dengan Lidah Pian. pemasangan tersebut hanya untuk variasi. Dinding rumah dibuat dari papan yang dipasang vertical dan dijepit dengan kayu penutup (dinding kembung).

berbentuk siku-siku atau berbentuk huruf L. Hal ini melambangkan penghormatan kepada Tuhan dan terhadap sesama.menjadi sebuah bidang besar menurut pola tertentu. Bentuk rumah tradisional daerah Riau pada umumnya adalah rumah panggung yang berdiri diatas tiang dengan bangunan persegi panjang. sedangkan yang menyangklut keagamaan dilakukan di masjid. Rumah Adat Salaso Jatuh Kembar. Balai Penobatan. RUMAH LONTIK /LANCANG (RUMAH KAMPAR) & RUMAH LIMAS MELAYU Rumah lontik yang dapat juga disebut rumah lancang karena rumah ini bentuk atapnya melengkung keatas dan agak runcing sedangkan dindingnya miring keluar dengan hiasan kaki dinding mirip perahu atau lancang. Rumah Melayu Lipat Kajang dan Rumah Melayu Atap Lontik. Sesuai dengan fungsinya bangunan ini mempunyai macam-macam nama antara lain : Balairung Sari. dengan lantai papan yang disusun jarang. Begitu pula Balai adat di Kabupaten Kampar yang disebut Balai Gadang kini tidak ada lagi. Semua bangunan baik rumah adat maupun balai adat diberi hiasan terutama berupa ukiran. Balai Salaso Jatuh mempunyai selasar keliling yang lantainya lebih rendah dari ruang tengah. Tetapi hanya sebagian saja. susunan ruangannya sama saja. Rumah Melayu Atap Limas. Rumah Adat Melayu Riau Jenis-jenis rumah adat Melayu Riau ada 5 :      Balai Salaso Jatuh. loteng tidak seluruhnya berdinding. dinding. Balai Kerapatan dan lain-lain. pintu. bahkan rumah lontik beranak tangga lima. Kecuali rumah lontik. Rumah lontik diperkirakan dapat pengaruh dari kebudayaan Minangkabau karena kabanyakan terdapat di daerah yang berbatasan dengan Sumatera Barat. BALAI SALASO JATUH Balai salaso jatuh adalah bangunan seperti rumah adat tapi fungsinya bukan untuk tempat tinggal melainkan untuk musyawarah atau rapat secara adat. Banyak pula loteng yang dibuat tidak menutup seluruh bagian atas ruangan. Pada bagian yang tidak berdinding dipasang hiasan kisi-kisi yang terbuat dari kayu bubutan atau Papan Tebuk. didesa-desa tempat musyawarah dilakukan di rumah Penghulu. Bangunan tersebut kini tidak ada lagi. Loteng di bagian belakang (para) dibuat dalam bentuk yang sangat sederhana. Hal ini ada kaitannya dengan ajaran islam yakni rukun islam lima. baik tangga. karena itu dikatakan Salaso Jatuh. 62 . Dari beberapa bentuk rumah ini hampir serupa. Tangga rumah biasanya ganjil.

dan filsafat Kristen. yaitu spekulasi. Kata filosofi yang dipungut dari bahasa Belanda juga dikenal di Indonesia. filsafat dibagi menjadi: filsafat Islam. filsafat biasa diklasifikasikan menurut daerah geografis dan latar belakang budayanya. cinta dsb. Bentuk terakhir ini lebih mirip dengan aslinya.ف ل س فة‬yang juga diambil dari bahasa Yunani.Di puncak atap selalu ada hiasan kayu yang mencuat keatas bersilangan dan biasanya hiasan ini diberi ukiran yang disebut Salembayung atau Sulobuyung yang mengandung makna pengakuan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. kata ini merupakan kata majemuk dan berasal dari kata-kata (philia = persahabatan. Dalam bahasa Indonesia seseorang yang mendalami bidang falsafah disebut "filsuf". menurut latar belakang agama.  Filosofi/Filsafat Filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. Filsafat juga bisa berarti perjalanan menuju sesuatu yang paling dalam. keraguan. tetapi dengan mengutarakan masalah secara persis. Akhir dari proses-proses itu dimasukkan ke dalam sebuah proses dialektika. filsafat Budha. 63 . filsafat Hindu. Oleh karena itu. filsafat bisa dibagi menjadi: filsafat barat. Menurut wilayah. sesuatu yang biasanya tidak tersentuh oleh disiplin ilmu lain dengan sikap skeptis yang mempertanyakan segala hal.) dan (sophia = "kebijaksanaan").[1] Filsafat tidak didalami dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaan-percobaan. mutlak diperlukan logika berpikir dan logika bahasa. filsafat timur. Hal itu membuat filasafat menjadi sebuah ilmu yang pada sisi-sisi tertentu berciri eksak di samping nuansa khas filsafat. Logika merupakan sebuah ilmu yang sama-sama dipelajari dalam matematika dan filsafat. dan meneruskan karya-karya pendahulunya sesuai dengan latar belakang budaya. Dalam bahasa ini. Φιλοσοφία philosophia. Sementara. Untuk studi falsafi. bahkan agama tempat tradisi filsafat itu dibangun. Etimologi Kata falsafah atau filsafat dalam bahasa Indonesia merupakan kata serapan dari bahasa Arab ‫ . mencari solusi untuk itu. Dewasa ini filsafat biasa dibagi menjadi dua kategori besar menurut wilayah dan menurut latar belakang agama. Klasifikasi Dalam membangun tradisi filsafat banyak orang mengajukan pertanyaan yang sama . Sehingga arti harafiahnya adalah seorang ―pencinta kebijaksanaan‖. memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. menanggapi. dan filsafat Timur Tengah. bahasa. rasa penasaran dan ketertarikan.

Filsafat Barat Filsafat Barat adalah ilmu yang biasa dipelajari secara akademis di universitas-universitas di Eropa dan daerah-daerah jajahan mereka. Bodhidharma.  Metafisika mengkaji hakikat segala yang ada. Dari estetika lahirlah berbagai macam teori mengenai kesenian atau aspek seni dari berbagai macam hasil budaya. tanggung jawab. Tokoh utama filsafat Barat antara lain Plato. Beberapa topik yang dibahas di sini adalah soal kebaikan. Karl Heinrich Marx. Dalam bidang ini. Filsafat Timur Filsafat Timur adalah tradisi falsafi yang terutama berkembang di Asia. Friedrich Nietzsche. Thomas Aquinas. Kong Hu Cu. dan JeanPaul Sartre. Immanuel Kant. terutama di Abad Pertengahan. Nama-nama beberapa filsuf Timur. Epistemologi membahas berbagai hal tentang pengetahuan seperti batas. Arthur Schopenhauer. Dari aksiologi lahirlah dua cabang filsafat yang membahas aspek kualitas hidup manusia: etika dan estetika. Epistemologi mengkaji tentang hakikat dan wilayah pengetahuan (episteme secara harafiah berarti ―pengetahuan‖). suara hati. Aksiologi membahas masalah nilai atau norma yang berlaku pada kehidupan manusia. Dalam tradisi filsafat Barat. Filsafat ini berkembang dari tradisi filsafat orang Yunani kuno. membahas tentang bagaimana seharusnya manusia bertindak dan mempertanyakan bagaimana kebenaran dari dasar tindakan itu dapat diketahui. Lao Tse.    Estetika membahas mengenai keindahan dan implikasinya pada kehidupan. tetapi diDunia Barat filsafat ‘an sich‘ masih lebih menonjol daripada agama. kebenaran. khususnya di India. Etika. Georg Hegel. Republik Rakyat Cina dan daerah-daerah lain yang pernah dipengaruhi budayanya. Zhuang Zi dan juga Mao Zedong. hakikat yang ada dan keberadaan (eksistensi) secara umum dikaji secara khusus dalam Ontologi. Adapun hakikat manusia dan alam semesta dibahas dalam Kosmologi. serta kebenaran suatu pengetahuan. dikenal adanya pembidangan dalam filsafat yang menyangkut tema tertentu.  64 . dan sebagainya. sumber. atau filsafat moral. Sebuah ciri khas Filsafat Timur ialah dekatnya hubungan filsafat dengan agama. Réne Descartes. antara lain Sidharta Budha Gautama/Budha. Meskipun hal ini kurang lebih juga bisa dikatakan untuk Filsafat Barat.

namun filsuf islam lebih memusatkan perhatiannya kepada manusia dan alam. Sebagai contoh: Santo Thomas Aquinas dan Santo Bonaventura Munculnya Filsafat Filsafat. karena sebagaimana kita ketahui. Yudea (Israel) atau Mesir. Maka. Hampir semua filsuf Kristen adalah teologian atau ahli masalah agama. Kedua. Pertama. Filsafat muncul ketika orang-orang mulai memikirkan dan berdiskusi akan keadaan alam. para filsuf Timur Tengah ini mempelajari karya-karya yang sama dan bahkan terjemahan mereka dipelajari lagi oleh orang-orang Eropa. bila dalam filsafat lain masih 'mencari Tuhan'. yang menaklukkan daerah-daerah di sekitar Laut Tengah dan menjumpai kebudayaan Yunanidengan tradisi falsafah mereka. Filsafat Islam Filsafat Islam merupakan filsafat yang seluruh cendekianya adalah muslim. Filsafat Kristen banyak berkutat pada masalah ontologis dan filsafat ketuhanan. Banyak yang bertanya-tanya mengapa filsafat muncul di Yunani dan tidak di daerah yang beradab lain kala itu seperti Babilonia. Lalu mereka menterjemahkan dan memberikan komentar terhadap karya-karya Yunani.Filsafat Timur Tengah Filsafat Timur Tengah dilihat dari sejarahnya merupakan para filsuf yang bisa dikatakan juga merupakan ahli waris tradisi Filsafat Barat. Sebab para filsuf Timur Tengah yang pertamatama adalah orang-orang Arab atau orang-orang Islam dan juga beberapa orang Yahudi.M. Masyarakat mulai mempertanyakan kembali kepercayaan agamanya. Kahlil . Saat itu dunia barat yang Kristen tengah berada dalam zaman kegelapan (dark age). dalam arti bukan berarti sudah usang dan tidak dibahas lagi. Jawabannya sederhana: di 65 filsuf Timur Tengah adalah Ibnu Sina. pembahasan Tuhan hanya menjadi sebuah pembahasan yang tak pernah ada finalnya. Ada sejumlah perbedaan besar antara filsafat Islam dengan filsafat lain. Filsafat Kristen Filsafat Kristen mulanya disusun oleh para bapa gereja untuk menghadapi tantangan zaman di abad pertengahan. Islam adalah agama tauhid. terutama Filsafat barat muncul di Yunani semenjak kira-kira abad ke 7 S. dalam filsafat Islam justru Tuhan 'sudah ditemukan. meski semula filsuf-filsuf muslim klasik menggali kembali karya filsafat Yunani terutama Aristoteles dan Plotinus. namun kemudian menyesuaikannya dengan ajaran Islam. Bahkan ketika Eropa setalah runtuhnya Kekaisaran Romawi masuk ke Abad Pertengahan dan melupakan karya-karya klasik Yunani. dan lingkungan di sekitar mereka dan tidak menggantungkan diri kepada [agama] lagi untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini.. Nama-nama beberapa Gibran dan Averroes. Ibnu Tufail. dunia.

66 . phaedo. dan krito". Kedua cabang keilmuan tersebut telah melahirkan semacam pemikiran baru yang lahir dari penggabungan keduanya. republik. Zaman yang dikatakan modern adalah zaman saat berkembangan pesatnya ilmu pengetahuan saat zaman Renaissance pada abad ke-15. jauh melampaui zaman modern. Bahkan ada yang berpendapat bahwa sejarah filsafat tidak lain hanyalah ―Komentar-komentar karya Plato belaka‖. Kita hanya mengenal istilah “ ini zaman modern” kata orang Indonesia sambil mereka tidak tahu modern itu apa? Yang kita tahu bahwa zaman modern itu adalah zaman canggih. Semuanya telah menggunakan mesin dengan teknologi tinggi. Sokrates adalah guru Plato sedangkan Aristoteles adalah murid Plato. cara pandang terhadap sesuatu. Bagi orang kita. Istilah filsafat budaya bukan lagi hal yang asing bagi mereka yang memang berkecimpung di dunia filsafat dan budaya. Orang Yunani pertama yang bisa diberi gelar filsuf ialah Thales dari Mileta. Filsafat adalah filosofi. Buku karangan plato yg terkenal adalah berjudul "etika. dan salah satunya adalah istilah postmodern. Plato danAristoteles. Hal ini menunjukkan pengaruh Plato yang sangat besar pada sejarah filsafat. tidak seperti di daerah lain-lainnya tidak ada kasta pendeta sehingga secara intelektual orang lebih bebas. Tokoh-tokoh dalam Filsafat Budaya Dalam filsafat budaya. Tetapi filsuf-filsuf Yunani yang terbesar tentu saja ialah: Sokrates. sekarang di pesisir barat Turki. Filsafat budaya melandasi pemikiran para pelaku di dunia budaya. Ranaisance dianggap sebagai tokoh permulaan pelaku dari budaya zaman modern. begitulah kira-kira. Tahukan Anda bahwa kita sudah hidup. orang Indonesia istilah postmodern masih asing ditelinga. Sebuah pemikiran yang pada akhirnya tetap mengena pada filsafat maupun budaya.  Filsafat Budaya Filsafat budaya merupakan filsafat atau filosofi yang berkaitan dengan kebudayaan suatu daerah atau masa. Renaisance dapat diartikan sebagai lahirnya kembali jiwa atau semangat baru dari manusia setelah terbelenggu dan diliputi mental incactivity pada abad pertengahan. Filsafat budaya sebenarnya telah lahir jauh sebelum istilah postmodern itu muncul. Postmodernisme Bagian dari Filsafat Budaya Filsafat budaya lalu melahirkan banyak gejala perubahan dalam tubuh budaya itu sendiri.Yunani. di benua eropa. apologi. Zaman modern itu sudah berlalu sejak seratus tahun silam.

Pada akhir abad ke-19 segala perkembangan pemikiran sebenarnya telah terhenti. jika filsafat budaya bukan hanya membicarakan budaya. Filsafat Budaya dan Gejala Postmodernisme Kelahiran potsmodernisme dalam pemikiran budaya atau filsafat budaya juga taklepas dari pengaruh para tokoh yang berdiri dibelakangnya.” Hal ini dapat tergambar oleh kita. Salah satu tokoh dalam filsafat budaya yang berpengaruh adalah Immanuel Kant dan Herbert Marcuse yang mengatakan bahwa kebebasan pemikiran itu harus diperjuangkan meskipun pada akhirnya manusia akan terbelenggu karena di dunia ini sering terjadi pertentangan dan ketegangan antara kebebasan pemikiran dan ilmu pengetahuan. begitupun dengan teknologi. Seperti yang telah disebutkan tadi. kita curiga bahwa segalanya akan terus merosot turun. tapi faktor pendukung dari budaya itu sendiri. “ Kini kita tidak melihat lagi Sesuatu yang akan tumbuh besar.Pada saat zaman Renaissance orang-orang mulai meninggalkan tradisi lama yang dianggap kolot dan mengadakan pembaharuan dengan mencari nilai-nilai baru sebagai usaha untuk mendobrak paham-paham ortodok yang umumnya menolak pemikiran-pemikiran baru atau menentang kebebasan berpikir. toh filsafat modern ternyata tidak mampu menjawab semua tuntutan zaman. maka apa yang ada dipikirannya bukan hanya sebatas budaya. dan tidak bebas. Pemikiran-pemikiran baru itulah yang berjalan seiring dengan pemikiran tentang filsafat budaya. Ketika seseorang mengeluarkan sebuah filsafat budaya. Hal yang tidak bisa dipungkiri adalah budaya juga berkembang sesuai zaman. Akan tetapi manusia dalam menggunakan kesempatan itu pada akhirnya tetap sengsara. sebaliknya. Seiring dengan perkembangan zaman dan semakin bebasnya pemikiran maka selalu terjadi kegelisahankegelisahan yang menimbulkan pemikiran baru. Seperti yang dikatakan Nietzsche dalam buku yang berjudul the Genology of morals. Hal-hal yang mendukung berjalannya kebudayaan atau hal-hal yang memengaruhi kebudayaan baik secara langsung maupun tidak langsung juga ikut dibicarakan. tapi lebih dari itu. Manusia-manusia sekarang 67 . Pemikiran seperti itu merupakan satu hal yang berperan penting dalam cara pandang filsafat budaya. Modern hanya alat untuk memisah-misahkan pemikiran dan budaya. apapun bentuknya. bahwa kita tidak lagi melihat penemuan-penemuan baru di bidang sains yang sangat fenomenal seperti pada zaman modern. terbelenggu. Teknologi tersebut dapat menjamin kehidupan manusia. Herbert Marcuse menggambarkan lingkaran hidup manusia yang pada akhirnya akan tetap terkurung oleh kemuajuan teknologi karena berkat teknologi manusia dapat mengendalikan alam. Salah satu tokoh penggagas era postmo adalah Nietzshe dan Heidegger mereka melontarkan kritiknya bahwa modern telah kehilangan kritisnya.

Berhentinya terciptanya karya-karya baru juga ikut memengaruhi filsafat budaya itu sendiri. akan tetapi secara tak henti-hentinya mengaduk-ngaduk fragmenfragmen yang sudah ada. sebuah filsafat budaya yang lahir dari pemikiran dan proses pemahaman. referensi dan realitas bersama-sama lenyap dan bahkan makna dihadapkan pada suatu masalah. hal ini sesuatu yang wajar karena zaman dulu sebelumnya terbentuk sebuah negara Malaysia dan Indonesia merupakan satu kawasan nusantara. Ini adalah sebuah pandangan. Kita dibiarkan dalam permainan acak penanda-penanda yang kita sebut posmodernisme yang tak lagi menghasilkan karya-karya yang monumental seperti pada modernisme. dan lain-lain. Antara realitas dan idealitas sudah tidak memiliki batas. Alexander Grahambel. Jika dilihat secara filsafat budaya. Dalam budaya postmo semua telah membaur menjadi satu.hanya melanjutkan perkembangan yang sudah memang canggih sejak zaman dulu. Jika kemudian ada budaya yang serupa. Maka jika begitu dimanakan relalitas pada zaman ini kalau ia memang ada. Dan teori semiotika dijadikan alat untuk berdusta. Postmodernisme telah memunculkan berbagai klaim atau pengakuanya yang berpretensi subtansif-objektif atau empiris-positivitistik. sebenarnya kita tidak perlu marah dengan kelakuan Malaysia karena kebudayaan dareah itu berkembang bukan secara politis. mengatakan bahwa banyak karya seni yang mencipta bentuk-bentuk yang hyperreal dan kepalsuan dikemas sebagai kebenaran. Budaya daerah tumbuh dan berkembang dalam masyarakat yang egaliter kemudian secara arbitrer atau sesuka hati mereka menerima budaya setiap kebudayaan yang masuk. skeptis dan penuh kontroversi. Lalu. Postmodern dikatakan abstrak karena kebudayaan telah berkembang begitu rumit. James Watt. 68 . seperti Thomas Alpa Edison. Begitulah kiranya jika berbicara filsafat budaya dalam lingkup postmodernisme. melainkan secara sosialis. Mungkin kita tak pernah sadar bahwa postmodermisme telah masuk dalam diri kita. nyatanya juga berpengaruh terhadap hasil kebudayaan yang secara langsung juga membentuk filsafat budaya sendiri. Tak ada lagi tokoh tokoh baru yang menciptakan mesin baru. siapa pun yang mengikuti kebudayaan postmo akan melihat kekacauan makna dalam melihat realitas. Inilah yang dinamakan era postmo. Postmodern dikatakan konkret karena menyangkut apa pun yang nyaris ada di dunia sekarang. Stagnansi pada dunia penemuan. sebuah filsafat pun dihasilkan. Seperti yang dilakukan Malaysia terhadap beberapa budaya Indonesia.

Bicara filsafat budaya. kita tidak harus mengaku-ngaku bahwa itu memang kebudayan kita. Marilah kita berpikir lebih objektif dengan melihat berbagai sudut pandang dalam menyikapi masalah. toh perkara budaya bisa diselesaikan dengan jalan diplomatis. Agar kesimpulan yang dapat kita ambil adalah kesimpulan yang paling mendekati kebenaran. Apalagi dengan segera mempopulerkan ke dunia internasional dan mengajak perang Malaysia.Jika kemudian malaysia mengaku-ngaku kebudayaan kita sebagai kebudayaannya. kita tak akan kehabisan bahan untuk membicarakan budaya ini. terutama budaya postmo memang sangat menarik kita bahas dalam berbagai sudut pandang dan teori. 69 . Rasanya. Inilah posmodernisme yang segalanya menjadi kacau dalam melihat kebenaran realitas.

6. 10.BAB III PENUTUP 1. masyarakat melayu memilliki kebanggan dengan adanya bentuk yang di latar belakangi oleh tampilan ‗rumah belah bubung‘. kesenian ini juga terbagi dua: sakral dan profan. begitulah kira-kira. 1. Tampilan rumah ini mencirikan bentuk atap di mana pada lisplank yang mencapai bubungan menjadi terbelah dan membentuk hiasan huruf ‗V‘. Filsafat budaya melandasi pemikiran para pelaku di dunia budaya. 70 . suasana. Seni Tenun. Seni Pertunjukan Lain. 9. Seni Kerajinan. Seni Bela Diri. 2. 7. 4. 11. 3. Berdasarkan fase historis. 8. Masing-masing bagian dikategorisasi lagi berdasarkan fase historis dan profanitas. Seni Sastra Melayu Klasik  Dalam bidang arsitektur. Seni Ukir. kesenian Melayu terbagi dua: tradisional dan kontemporer. Seni Tari. 5. Simpulan  Kesenian Melayu adalah perihal keahlian orang Melayu dalam mengekspresikan ide-ide estetika. Permainan Rakyat. Seni Musik. Filsafat adalah filosofi. berdasarkan profanitas. sehingga menghasilkan benda. atau karya lainnya yang menimbulkan rasa indah dan decak kagum.  Filsafat budaya merupakan filsafat atau filosofi yang berkaitan dengan kebudayaan suatu daerah atau masa. cara pandang terhadap sesuatu. Seni Lukis. Teater Rakyat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful