P. 1
Karya Tulis Ujian Praktek Uji Amilum

Karya Tulis Ujian Praktek Uji Amilum

|Views: 316|Likes:
Published by Rifa Afifah

More info:

Published by: Rifa Afifah on Jul 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/19/2015

pdf

text

original

Uji Amilum Karya Tulis ini Disusun untuk Memenuhi Tugas Sebagai Syarat Mengikuti Ujian Praktek Biologi

Kelompok : Aep Saepudin Ekky Abdurrachman Ihsan Yusuf Ginanjar

UJIAN PRAKTEK BIOLOGI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 KOTA BANDUNG 2011/2012 BAB I Pendahuluan

A. Latar Belakang Masalah Bahan makanan yang kita kenal yaitu empat sehat lima sempurna, didalam bahan makanan tersebut terkandung berbagai macam zat makanan yaitu : karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin, dan air. Makanan akan mengalami proses pencernaan secara mekanis, chemis (enzymatis), dan biologis sehingga dihasilkan zat yang mudah diserap oleh vili-vili usus dalam tubuh. Kebutuhan akan zat makanan antar orang berbeda, tergantung dari usia, aktifitas, kondisi kesehatan, berat badan, masa pertumbuhan, penyembuhan penyakit, mengandung, dsb. Makanan harus terpenuhi dalam jumlah cukup dan bergizi, higienis, bebas hama dan penyakit, bebas racun, dan mudah dicerna. Makanan yang bergizi adalah makanan yang mengandung zat pengatur, pembangun, dan sumber energi. Oleh karena itu sumber makanan harus selalu tersedia pada setiap saat. Makanan harus selalu terjaga kualitasnya agar tetap baik. Untuk mengetahui bahan makanan bergizi atau tidak perlu pengujian. Uji makanan meliputi uji amilum, glukosa, protein, lemak, vitamin, mineral. Uji amilum misalnya dengan reagen Iod/Lugol akan memberikan warna biru. Uji protein dengan reagen Biuret campuran antara NaOH dan CuSO4 akan memberikan reaksi warna ungu/cincin ungu. Sedang uji glukosa dengan reagen Fehling A dan Fehling B yang dicampur dan dipanaskan akan memberikan warna merah bata/orange, sedang uji lemak akan memberikan noda transparan. B. RUMUSAN MASALAH 1. Apa itu zat makanan? 2. Apa fungsi zat makanan? 3. Apa saja macam-macam zat makanan? C. HIPOTESIS

D. Tujuan Penelitian • • Mengetahui berbagai macam zat yang terdapat dalam bahan makanan terutama amilum Menentukan zat makanan yang merupakan sumber makanan bergizi. E. MANFAAT PENELITIAN

BAB II Metode Penelitian

A. Rancangan Penelitian B. Waktu dan tempat Waktu : 13.00-14.00 Tanggal : 20 Maret 2012 Tempat : Laboratorium MAN 1 BANDUNG C. Alat dan bahan

a. Alat :
i. Rak tabung reaksi ii. Tabung reaksi iii. Pipet iv. Lampu spritus v. Penjepit 1 12 1 1 1

b. Bahan :
i. Amilum ii. Glukosa iii. Putih telur iv. Tempe v. Tahu vi. Makanan bayi vii. Susu viii. Kertas payung ix. Minyak D. Langkah-Langkah Kerja 1. Memasukkan 1 ml amilum cair kemudian menetesi dengan Lugol 5 tetes, mencatat warna mula-mula dan warna akhir. 2. Mengambil larutan Glukosa 1 ml kemudian menetesi dengan Fehling A dan Fehling B masing-masing 5 tetes, mencatat warna mula-mula kemudian dipanaskan di atas lampu spritus sampai mendidih, mencatat warnanya.

3. Mengambil 1 ml putih telur cair kemudian menetesi dengan Biuret (NaOH 5 tetes dan CuSO4 5 tetes), mencatat warna mula-mula dan warna akhir. 4. Mengambil lemak , mengoleskan 1 tetes pada kertas payung, keringkan dekat nyala lampu spritus, mengamati nodanya dan mencatat hasilnya. 5. Melakukan kegiatan 1-4 untuk bahan makanan yang akan di uji (susu, tempe, makanan bayi, tahu) E. Data Hasil Pengamatan
No. B ha a n m ka n a na 1G lukosa 2 Am ilum 3 Putihtelur 4 Minya k 5 T pe em 6 T pe em 7 T pe em 8 T pe em 9 T hu a 1 T hu 0 a 1 T hu 1 a 1 T hu 2 a 1 S 3 usu 1 S 4 usu 1 S 5 usu 1 S 6 usu 1 Ma na B y 7 ka n a i 1 Ma na B y 8 ka n a i 1 Ma na B y 9 ka n a i 2 Ma na B y 0 ka n a i W rna a m -m ula ula L ol ug B iru Putih √ Putih Putih B iru Putih √ Putih Putih Putih √ U um ng uda B Muda iru Putih Putih √ Putih B iru Putih Putih √ Putih B iru Putih W rnaAkhir Pa aU a sc ji FehlingA/B B iuret Kerta s √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ v K et O ng ra e B tua iru U u ng T nspa n ra ra B iru Putih B enda n iru pa T nspa n ra ra Putih U uT ng ua U u ng T nspa n ra ra Putih U u ng O ng ra e T nspa n ra ra Putih B iru O ng ra e T nspa n ra ra

• • • • • •

Susu mengandung amilum Makanan bayi mengandung amilum Tempe mengandung Tahu mengandung Tepung mengandung Putih telur mengandung

: protein , glukosa , lemak , : protein , glukosa , lemak , : protein : protein : amilum : protein

• •

Glukosa mengandung Minyak mengandung

: glukosa : lemak

BAB III Pembahasan Zat Makanan , Sumber Zat Makanan dan Fungsi Zat Makanan

Dalam kehidupan sehari-hari, berbagai macam makanan yang kita konsumsi. Makanan-makanan yang kita konsumsi sebaiknya memenuhi kebutuhan tubuh akan zat-zat yang terkandung dalam makanan tersebut. Pengertian Zat Makanan Zat Makanan adalah unsur-unsur yang terkandung dalam makanan yang diperlukan tubuh agar tetap hidup. Fungsi zat makanan adalah : 1. Zat makanan berfungsi untuk menghasilkan energi untuk aktivitas sehari-hari. 2. Zat makanan berfungsi untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh. 3. Zat makanan berfungsi untuk mengatur metabolisme tubuh. 4. Zat makanan berfungsi untuk menjaga cairan yang dibutuhkan tubuh. 5. Zat makanan berfungsi untuk memperbaiki sel sel tubuh yang rusak. 6. Zat makanan berfungsi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Macam-macam Zat Makanan 1. Karbohidrat -) Karbohidrat (hidrat arang) merupakan senyawa yang mengandung C, H, dan O dimana perbandingan H dan O adalah 2 : 1. Rumus umumnya adalah Cn(H2O). -) Karbohidrat berfungsi sebagai penghasil energi tubuh ; pembentukan sel, jaringan dan organ tubuh ; metabolisme tubuh dan menjaga keseimbangan asam basa tubuh. -) Sumber karbohidrat adalah padi (beras), gandum, jagung, ubi, dan sagu -) Karbohidrat mempunyai 3 macam yaitu monosakarida, disakarida, polisakarida. a. Monosakarida Yaitu karbohidrat yang tersusun atas satu gugusan gula, tidak dapat diuraikan lagi, dan larut dalam air. Contoh : glukosa, fruktosa, dan galaktosa

b. Disakarida Yaitu karbohidrat yang tersusun atas dua gugusan gula, dapat diuraikan lagi, dan larut dalam air. Contoh : maltosa (glukosa dan galaktosa), sukrosa (glukosa dan fruktosa) c. Polisakarida Yaitu karbohidrat yang tersusun atas banyak gugusan gula, dapat diuraikan lagi, dan tidak larut dalam air. Contoh : amilum (pati), selulosa dan glikogen. 2. Lemak -) Persenyawaan asam lemak dan gliserol disebut lemak, tersusun atas unsur C, H, dan O, terkadang juga P dan N. Lemak tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik, seperti eter, kloroform, dan minyak tanah. -) Lemak berfungsi sebagai penghasil energi tubuh ; pelindung organ tubuh ; dapat melarutkan vitamin A, D, E, dan K dan sumber asam lemak. -) Sumber lemak adalah : 1. Lemak hewani (lemak jenuh) seperti daging, ikan (lemak tak jenuh), kerang (lemak tak jenuh), susu dan keju. 2. Lemak nabati (lemak tak jenuh) seperti kacang-kacangan, minyak zaitun, minyak jagung, minyak kelapa (lemak jenuh) dan minyak kelapa sawit. 3. Protein -) Protein merupakan senyawa majemuk yang terdiri atas unsur-unsur C, H, O, N, dan kadang juga mengandung unsur P dan S. Protein terdiri atas senyawa-senyawa sederhana yang disebut asam amino. -) Protein berfungsi sebagai penghasil energi tubuh ; sintesis zat seperti hormon, enzim dan antibodi ; pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh ; menetralkan racun dalam tubuh dan sebagai pelaksana metabolisme tubuh. -) Sumber protein adalah : 1. Protein hewani (protein dari hewan) seperti daging, susu, ikan dan

telur. 2. Protein nabati (protein dari tumbuhan) seperti kedelei dan kacangkacangan. 4. Mineral -) Mineral adalah unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tubuh untuk proses metabolisme tubuh. -) Mineral yang dibutuhkan tubuh terbagi 2 yaitu : 1. Makroelemen terdiri dari Kalsium, Fosfor, Natrium, Clorin, Magnesium, Kalium dan Sulfur (belerang). 2. Mikroelemen terdiri dari Zat besi, Iodin, Fluorin, Tembaga dan zat lainnya. 5. Air -) Air merupakan senyawa H2O. -) Air berfungsi untuk melarutkan makanan ; zat transportasi makanan dan menjaga suhu tubuh. 6. Vitamin -) Vitamin adalah senyawa organik yang terkandung dalam makanan yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan normal. -) Vitamin yang dibutuhkan tubuh terdiri atas : 1. Vitamin larut air seperti vitamin B dan C. 2. Vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E dan K 7. Bahan makanan yang mengandung : d. Amilum • • • • • • e. Protein • • • Tahu Tempe Kacang-kacangan Beras Jagung Gandum Umbi-umbian Kentang Pisang

• • • • • • • g. Lemak • • • • • • • • •

Daging Susu Keju Ikan Udang Telur Makanan yang manis-manis Avokad Daging Susu Keju Ikan Kacang-kacangan Telur Mentega Minyak ikan

f. Glukosa

BAB IV Kesimpulan dan Saran-Saran • tubuh. • • Zat-zat makanan itu meliputi karbohidrat, lemak, Karbohidrat (amilum) berfungsi sebagai sumber protein, meineral, air, dan vitamin energi, bahan pembentuk senyawa lain, dan bahan penjaga keseimbangan asam dan basa tubuh. • • dalam air. Contoh : glukosa, fruktosa, dan galaktosa • air. Contoh : maltosa (glukosa dan galaktosa), sukrosa (glukosa dan fruktosa) • dalam air. Contoh : amilum (pati), selulosa dan glikogen. • 1) 2) 3) • 1) Fungsi amilum yaitu : Sebagai sumber energi Sebagai bahan penjaga keseimbangan asam Sebagai bahan pembentuk senyawa lain seperti Fungsi protein yaitu : Sumber energi Polisakarida yaitu karbohidrat yang tersusun atas banyak gugusan gula, dapat diuraikan lagi, dan tidak larut Disakarida yaitu karbohidrat yang tersusun atas dua gugusan gula, dapat diuraikan lagi, dan larut dalam Karbohidrat Monosakarida mempunyai 3 macam yaitu monosakarida, disakarida, polisakarida. yaitu karbohidrat yang tersusun atas satu gugusan gula, tidak dapat diuraikan lagi, dan larut Gizi adalah zat-zat makanan yang diperlukan oleh

dan basa tubuh lemak dan protein

2) 3) 4) hormon 5) • 1) 2) • 1) 2) 3) 4) • tinggi. •

Pengganti sel-sel yang telah rusak Pembentuk sel-sel baru Pembentuk zat pengatur seperti enzim dan Pembentuk zat kebal Fungsi glukosa yaitu : Membentuk energi Sumber kalori Fungsi lemak yaitu : Penghasil energi Pelarut vitamin A, D, E, K Pelindung tubuh dari suhu rendah Menyimpan cadangan energi Pengolahan bahan makanan agar nilai gizi

tidak berkurang yaitu jangan dimasak dengan suhu yang terlalu Pengolahan bahan makanan agar

makanan mudah dicerna yaitu diolah dengan menghaluskannya terlebih dahulu.

Lembar Pengesahan : Bandung, .....................................

Aep Saepudin Ginanjar

Ekky Abdurrachman

Ihsan Yusuf

Menyetujui : Guru Pembimbing

Tajudin Iskandar NIP : Daftar Pustaka

http://id.shvoong.com/medicine-and-health/nutrition/2256373pengertian-dan-fungsi-zat-makanan/#ixzz1t3JuMfva

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->