PROBLEMATIKA LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA DAN ISU PENTING PROBLEM LINTAS BUDAYA DAN BANGSA

Disusun oleh: Dhayu Dwi Erpridawati Wahab Rovik Hakim Fitriana Sistyaningtyas Sasminto Nuri Febtitasari Rizki Teguh Dwi S Ilham Hariyadi Rohmatulloh

J500090017 J500090018 J500090019 J500090020 J500090021 J500090022 J500090023

dan oleh tingkat rasa integrasi mereka yang berada di dalamnya.DEFINISI  Belum ada definisi tentang lingkungan sosial budaya yang disepakati oleh para ahli sosial. yaitu lingkungan antar manusia yang meliputi pola-pola hubungan sosial serta kaidah pendukungnya yang berlaku dalam suatu lingkungan spasial (ruang). yang ruang lingkupnya ditentukan oleh keberlakuan pola-pola hubungan sosial tersebut (termasuk perilaku manusia di dalamnya). Untuk itu digunakan definisi kerja lingkungan sosial budaya. . karena perbedaan wawasan masing-masing dalam memandang konsep lingkungan sosial budaya.

. Selain problematika lingkungan sosial budaya terdapat keberagaman kebudayaan yang bisa menimbulkan isu dalam lintas budaya. dan kemampuan mengenal dan menerima persamaan dan perbedaan budaya antar bangsa dan kemudian merupakan isu strategi pendekatan organisasi dan keingintahuan. Keberagaman budaya dalam bekerja menjadi hal yang penting dalam perilaku organisasi. Hal ini disebabkan karena manajemen semakin sadar pentingnya mengelola lintas budaya sebagai bagian dari kekuatan organisasi. Kompetensi lintas budaya adalah pengetahuan. Perhatian terhadap keberagaman budaya ini dalam beberapa tahun terakhir semakin meningkat. keterampilan.

Salah satu pengerusakan lingkungan adalah pencemaran lingkungan.PROBLEMATIKA LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA  Problematika Lingkungan Sosial Budaya terkait dengan lingkungan hidup. . problem utama yang dihadapi manusia adalah kerusakan lingkungan.

Explosif informasi dan kebebasan untuk mendapatkannya telah menjadi problematika tersendiri di negeri ini. Penetrasi asing yang tidak disaring bisa merusak generasi muda bangsa. Problem lain yang tidak kalah dasyatnya adalah problem lingkungan social budaya yang dihadapi masyarakat. Pencemaran dan pengerusakan juga melanda lingkungan sosial budaya. .

 Lingkungan sosial adalah wilayah tempat berlangsungnya berbagai kegiatan dan interaksi sosial antara berbagai kelompok beserta pranatanya dengan simbol dan nilai serta terkait dengan ekosistem (sebagai komponen lingkungan alam) dan tata ruang atau peruntukan ruang (sebagai bagian dari lingkungan binaan/buatan) .

persaingan (competition) d. Interaksi Dalam Lingkungan Sosial a. pertikaian (confict) 2.LINGKUNGAN SOSIAL 1. akomodasi (accomodation) c. Pranata Dalam Lingkungan Sosial . kerja sama (cooperation) b.

d. antara lain pertanian. dan kedokteran. penelitian. jenjang pendidikan. seperti pemeliharaan kecantikan. seperti olahraga. e. dan sistem istilah kekerabatan. f. peternakan. tentara. b. dan alam gaib. Pranata–pranata keagamaan sebagai kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan atau alam gaib. kebugaran. Pranata–pranat ilmiah. Pranata – pranata untuk memenuhi kebutuhan akan keindahan dan seni. pengasuh anak. bertapa. Pranata – pranata untuk memenuhi kebutuhan kehidupan kekerabatan. pers. barter. industri.BEBERAPA RAGAM PRANATA TERSEBUT SEBAGAI BERIKUT a. seperti kepolisian. pergaulan antar kerabat. perkawinan. demokrasi. Misalnya. upacara. h. Pranata–pranata pendidikan. c. dan pengukuran. dan perbankan. dan lain – lain. semedi. Pranata – pranata untuk menjaga dan mengatur kekuasaan di masyarakat. dan perpustakaan. Misalnya.antara lain metodologi ilmiah. misalnya model pendidikan. pemberantasan buta aksara. kehakiman. . pemerintahan. Pranata – pranata untuk memenuhi kebutuhan akan kenyamanan hidup. Pranata–pranata ekonomi. penyiaran agama. g. kesehatan. berbagai kesenian. dan kesusastraan.

Problema sosial karena faktor biologis. konflik ras. dan sirganisasi. Problema Dalam Kehidupan a. kenakalan anak.3. c. d. Problema sosial karena faktor ekonomi. kelaparan. Problema sosial karena faktor kebudayaan. Problema sosial karena faktor psikologis. seperti kemiskinan. seperti wabah penyakit. seperti perceraian. sakit jiwa. dan pengangguran b. seperti bunuh diri. . kejahatan. dan konflik keagamaan.

kesenjangan budaya (cultural lag). terjadi gunjangan budaya ( cultural shock). 2. .PERSOALAN LINTAS BUDAYA 1.

4. Tahap inkubasi kadang-kadang disebut tahab bulan madu. sebagai pengalaman baru yang menarik. 3. Tahap kesembuhan korban mampu melampaui tahap kedua.TAHAPAN GUNCANGAN KEBUDAYAAN 1. Tahap penyesuaian diri sekarang orang tersebut sudah membanggakan sesuatu yang dilihat dan dirasakannya dalam kondisi yang baru. pada saat inilah terjadi korban cultural shock. . hidup dengan damai. Tahap krisis ditandai dengan suatu perasaan dendam. rasa cemas dalam dirinya sudah berlalu. 2.

Faktor internal a. Besar kecilnya perbedaan antar kebudayaan tempat asalnya dengan kebudayaan lingkungan yang dimasukinya b. 1.  . Faktor eksternal a. c.Penyesuaian diri antar budaya dipengaruhi oleh berbagai faktor. kecakapan 2. Suasana lingkungan yang terbuka akan mempermudah seseorang menyesuaikan diri bila dibandingkan dengan suasana lingkunga yang tertutup. yaitu apakah pekerjaan yang dilakukannya itu dapat ditoleransi dengan latar belakang pendidikannya atau pekerjaan sebelumnya. Suasana lingkungan tempat bekerja. watak b. Pekerjaann yang dilakukannya.

kekurangan pangan kekurangan sumber air bersih polusi perubahan iklim Kemiskinan Konflik perang wabah penyakit 2. Isu tentang lingkungan a. 1. b. c.ISU–ISU GLOBAL MENGENAI LINGKUNGAN DAN MENGENAI KEMANUSIAAN. d. b. . Isu tentang kemanusiaan a. c.