BAB I PENDAHULUAN

A. Latar belakang Di era globalisasi sekarang ini negara-negara maju maupun berkembang sedang gencar-gencarnya melakukan inovasi di bidang teknologi, terutama di bidang informasi, komunikasi maupun industry. Khususnya di negara maju seperti Amerika, Inggris dan negara maju lainnya sudah menjadi kewajiban memiliki sektor industri guna mendukung perekonomian negara yang bersangkutan. Adanya perkembangan teknologi menyebabkan pula terjadinya dinamika atau perubahan sosial di sekitar masyarakat. Dengan adanya perkembangan industri, masyarakat juga mengalami perubahan dalam hal pola perilaku maupun anggapan terhadap norma yang mereka ikuti sampai sekarang ini. Perubahan sosial pada masyarakat terjadi karena adanya perubahan dalam aspek struktur dalam masyarakat, komposisi penduduk, keadaan geografis atau berubahnya sistem hubungan sosial dalam masyarakat. Dengan kondisi masyarakat yang semakin dinamis, perubahanperubahan banyak terjadi sebagai dampak dinamika sosial. Dapat berupa perubahan karakteristik masyarakat maupun lingkungan sekitar. Masyarakat yang semula menghargai lingkungan, norma dan nilai yang berlaku, kini mulai mengabaikan hal tersebut. Lingkungan yang semula bersih, berubah menjadi lingkungan kumuh, tercemar serta kerusakan-kerusakan lain. Kemunculan industri-industri berdampak besar pula pada kondisi lingkungan di sekitarnya. Banyak pihak yang melalaikan tanggung jawab menjaga kelestarian alam, banyak pemilik industri mengabaikan pengolahan limbah dan dampak-dampak lain dari kegiatan industri. Hal ini menggambarkan bahwa semakin terkikisnya perasaan cinta manusia. Bukan hanya kepada alam semesta dan makhluk lain di sekelilingnya, tetapi juga kepada Sang Pencipta kehidupan, Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, lingkungan kumuh juga timbul akibat adanya degradasi

1

Sebagai bahan kajian mahasiswa mengenai dampak perubahan sosial terhadap lingkungan . yaitu: 1. 2 .moral masyarakat yang kurang peduli akan pentingnya kebersihan lingkungan di sekitar mereka. Bagaimana keterkaitan antara perubahan sosial dengan perubahan kondisi lingkungan di masyarakat? C. Serta menipisnya kesadaran untuk memelihara lingkungan. Tujuan Tujuan dari pembuatan makalah ini antara lain. Memberikan informasi dan pengetahuan kepada mahasiswa mengenai definisi tentang perubahan sosial dalam masyarakat. sangat diperlukan pengkajian khusus yang membahas mengenai dampak dari perubahan sosial terhadap lingkungan sekitar masyarakat. Sebagai sarana untuk mengetahui keterkaitan antara perubahan sosial dengan perubahan lingkungan di masyarakat. 3. 2. maka akan menimbulkan masalah serius yang dapat merugikan masyarakat sendiri. Jika hal tersebut tetap dibiarkan. 3. Manfaat Manfaat teoristis dari pembuatan makalah ini antara lain. Rumusan Masalah a. Memberikan penjelasan bagaimana perubahan sosial berpengaruh pada kondisi lingkungan. Memberikan penjelasan mengenai faktor-faktor penyebab perubahan sosial. D. Faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial di masyarakat? b. 2. B. Sebagai kajian untuk mengetahui factor-faktor penyebab perubahan sosial di masyarakat.yaitu: 1. Apa sajakah bentuk dari perubahan sosial? c. Berdasarkan fakta tersebut.

proses perubahan lingkungan karena perubahan sosial. 3. Menjelaskan bagaimana proses berubahnya kondisi lingkungan karena adanya perubahan sosial. Memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana dampak dari perubahan sosial terhadap lingkungan.Manfaat praktis dari pembuatan makalah ini antara lain. 2.mulai dari definisi perubahan sosial . faktor penyebab perubahan sosial. yaitu: 1. Menjelaskan kepada masyarakat mmmengenai perubahan sosial yang terjadi dalam lingkungan masyarakat. E. hingga dampak perubahan sosial terhadap lingkungan. 3 . Ruang Lingkup Makalah ini membahas mengenai dampak perubahan sosial terhadap lingkungan.

Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Tetapi jika berada di dalam 4 . Adapun lingkungan abiotik berupa udara. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkunga. meja kursi. juga berbagai jenis tumbuhan yang ada di kebun atau taman kampus serta hewan-hewan yang ada di sekitarnya. semuanya memerlukan lingkungan. papan tulis. lingkungan biotiknya berupa teman-teman kuliah. gedung . Seringkali lingkungan yang terdiri dari sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial. minum. Termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Adapun berdasarkan UU No. kita sering menggunakan istilah lingkungan hidup untuk menyebutkan segala sesuatu yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup segenap makhluk hidup di bumi. Unsur-unsur lingkungan hidup dapat dibedakan menjadi tiga. Unsur hayati (biotik). 23 Tahun 1997. menjaga kesehatan. yaitu unsur lingkungan hidup yang terdiri dari makhluk hidup. lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan kesatuan makhluk hidup. dan jasad renik. Lingkungan sosial inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk kepribadian seseorang. maka lingkungan hayatinya didominasi oleh tumbuhan. yaitu: Pertama adalah unsur hayati (biotik). tumbuh-tumbuhan.BAB II LANDASAN TEORI Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. dan berbagai macam benda mati yang ada di sekitar. Jika kalian berada di kebun kampus. hewan. dosen serta karyawan. Secara khusus. seperti manusia. dan semua orang yang ada di kampus. Maka berarti. lingkungan merupakan bagian penting dari kehidupan manusia. Pengertian lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang memengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Jika anda berada di kampus. Kita makan.

maka lingkungan hayati yang dominan adalah teman-teman atau sesama manusia. Karena Tuhan hanya menciptakan satu tempat untuk hidup manusia yang berlimpah air dan terdapat udara yaitu bumi. Keberadaan lingkungan fisik sangat besar peranannya bagi kelangsungan hidup di bumi. yaitu unsur lingkungan hidup yang terdiri dari benda-benda tidak hidup. Semakin sukses manusia semakin luntur rasa syukurnya. dan keyakinan dalam perilaku sebagai makhluk sosial. Oleh karena itu. Kedua adalah unsur sosial budaya. dan lain-lain. Kehidupan masyarakat dapat mencapai keteraturan berkat adanya sistem nilai dan norma yang diakui dan ditaati oleh segenap anggota masyarakat. apa yang terjadi jika air tak ada lagi di muka bumi atau udara yang dipenuhi asap? Tentu saja kehidupan di muka bumi tidak akan berlangsung secara wajar. Semakin berkembangnya manusia. Jika alam ini hancur. udara. seperti tanah.kelas. Unsur sosial budaya. Bayangkan. dan lain-lain. Unsur fisik (abiotik). iklim. Ketiga adalah unsur fisik (abiotik). air. Semakin alam rusak sebenarnya semakin rusak pula manusianya. gagasan. seharusnya manusia mulai menyadari dampak-dampak dari kerusakan alam. semakin dia lalai akan kewajibannnya untuk menjaga pemberian Tuhan berupa alam semesta dan isinya. Akan terjadi bencana kekeringan. yaitu lingkungan sosial dan budaya yang dibuat manusia yang merupakan sistem nilai. 5 . banyak hewan dan tumbuhan mati. manusia akan kemana? Jelas manusia juga akan hancur. perubahan musim yang tidak teratur. munculnya berbagai penyakit.

Perubahan sosial dapat berdampak positif maupun negatif. penemuan baru. Kebosanan manusia dengan unsur yang ada sebenarnya menjadi penyebab perubahan sosial. Proses tersebut dapat dicapai melalui reorganisasi atau reintegrasi yaitu proses pembentukan norma-norma dan nilai-nilai baru agar serasi dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang telah mengalami perubahan. dan munculnya krisis multidimensi.BAB III PEMBAHASAN A. Bentuk disintegrasi sebagai dampak dari 6 . Faktor tersebut ada yang terjadi secara disengaja ada pula yang tidak. tidak optimalnya suatu pranata sosial. Perubahan Sosial Perubahan sosial terjadi akibat adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda yang ada dalam kehidupan sosial. demi memenuhi kebutuhan serta keinginannya. peperangan dan pengaruh kebudayaan lain. munculnya konfik sosial. Dampak negatif dari perubahan sosial adalah disintegrasi atau disorganisasi. Dampak positif dari perubahan sosial adalah munculnya penyesuaian atau akomodasi. Maka manusia terus menggali serta melakukan inovasi-inovasi terhadap apa yang ada di sekitarnya. Adanya penyesuaian memungkinkan dicapainya tahap perkembangan sosial baru yang lebih maju dan lebih baik dari keadaan sebelumnya. Faktor dari luar misalnya adalah bertambah atau berkurangnya penduduk. pertentangan dalam masyarakat dan terjadinya pemberontakan atau revolusi. Sedangkan faktor dari luar misalnya adalah bencana alam. terjadinya pencemaran lingkungan. Semakin berkembang pemikiran manusia maka akan semakin ingin mendapatkan yang lebih baik dan tidak puas dengan apa yang ada saat ini. Faktor-faktor penyebab perubahan sosial ada yang dari dalam ada pula yang dari luar. terjadinya kerusakan lingkungan. Hal ini mengakibatkan terjadinya disorientasi nilai dan norma (anomie).

Modernisasi lebih cenderung kepada industrialisasi karena dalam modernisasi hampir semua kebutuhan manusia diproduksi menggunakan mesin dalam jumlah massal. 7 . Modo berarti cara dan Ernus menunjuk pada adanya periode waktu masa kini. Bentuk Perubahan Sosial 1. Dapat dikatakan bahwa modernisasi adalah proses menuju masyarakat yang modern. dan instan. Ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi dasar terjadinya modernisasi. dan d. Dalam modernisasi diharapkan segala sesuatu dapat lebih efektif. serta organisasi sosial ke arah pola ekonomis dan politis. pergolakan daerah. b. 1989). kenakalan remaja. demonstrasi. Teori ini mengatakan bahwa masyarakat yang belum berkembang harus mulai menyesuaikan diri atas kekurangan yang dimiliki. Mulai dari pakaian hingga kendaraan yang digunakan.antara lain : a. Keller and Calhoun. Bidang ekonomi . B. c. Bidang sosial. Teori modernisasi menganggap bahwa negara-negara terbelakang akan menempuh jalan yang sama dengan industri maju di Barat sehingga kemudian akan menjadi negara berkembang pula melauli proses modernisasi (Light. Modernisasi Modernisasi dengan kata dasar modern yang berasal dari bahasa latin kata Modo dan Ernus. dan prostitusi. efisien. simple. Gejala-gejala modernisasi dapat ditinjau dari berbagai bidang kehidupan manusia.perubahan sosial antara lain kriminalitas. Modernisasi juga dapat dikatakan sebagai suatu proses transformasi kehidupan yang awalnya tradisional menjadi kemasakinian. Bidang budaya . Bidang politik .

8 . kata "globalisasi" diambil dari kata global. namun menjadi semakin tergantung satu sama lain. ekonomi dan budaya masyarakat. ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa. atau proses sejarah. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan. sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Dalam hal ini masing-masing negara tetap mempertahankan identitasnya masing-masing. Bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. yang artinya universal. Liberalisasi: Globalisasi juga diartikan dengan semakin diturunkankan batas antar negara. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985. Scholte melihat bahwa ada beberapa definisi yang dimaksudkan orang dengan globalisasi: Internasionalisasi: Globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional.2. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Di sisi lain. maupun migrasi. misalnya hambatan tarif ekspor impor. kecuali sekedar definisi kerja (working definition). Achmad Suparman menyatakan “Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah”. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan koeksistensi dengan menyingkirkan batasbatas geografis. atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. lalu lintas devisa. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. Sebab. Globalisasi Menurut asal katanya. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Dari sudut pandang ini.

dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya. Hubungan transplanetari dan suprateritorialitas: Arti kelima ini berbeda dengan keempat definisi di atas. Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional. Pada pengertian yang kelima. sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda. Contoh globalisasi adalah internet. C. Perkembangan barangbarang seperti telepon genggam. peningkatan pengaruh perusahaan multinasional. Intinya globalisasi adalah proses mendunia. Pengalaman di satu lokalitas dapat menjadi pengalaman seluruh dunia. Menurut Selo Soemardjan. dunia global memiliki status ontologi sendiri. bukan sekadar gabungan negara-negara. Ciri-ciri dari globalisasi antara lain: 1. dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO).Universalisasi: Globalisasi juga digambarkan sebagai semakin tersebarnya hal material maupun imaterial ke seluruh dunia. karena internet bersifat global atau seluruh belahan dunia dapat mengakses satu hal yang sama walaupun berbeda negara. Westernisasi: sehingga mengglobal. Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masayarakat di seluruh dunia. Dampak Perubahan Sosial terhadap Lingkungan Seperti yang sudah diterangkan di atas bahwa perubahan sosial terjadi karena ada kebosanan dan rasa tidak puas dari masyarakat terhadap apa yang Westernisasi adalah salah satu bentuk dari universalisasi dengan semakin menyebarnya pikiran dan budaya dari barat 9 . Pada empat definisi pertama. 2. masing-masing negara masih mempertahankan status ontologinya. televisi satelit.

Untuk membuka lahan perindustrianpun harus mengorbankan lahan yang ada. Hal ini akan mengakibatkan pemanasan global. motor. ataupun membuat makanan ringan. mudah dan instan. apakah kebutuhan kita akan terpenuhi semuanya? Tentu saja tidak. Misalnya saja limbah pabrik yang dibuang di sungai sekitar pabrik.ada saat ini. laptop. Andai saja saat ini sistem barter masih menjadi cara bertahan hidup manusia. Semakin modern suatu negara akan semakin banyak pula industri yang ada di negara tersebut. Bisa kita lihat disekitar kita. mejadi tercemar dan banyak ikan yang mati. Perubahan sosial lebih mengarah kepada modernisasi dan globalisasi karena manusia lebih menginginkan hal yang sederhana. kita tidak akan mengenal HP. Berkembangnya modernisasi dan globalisasi inilah yang menjurus pada industrialisasi. dan mungkin kita juga tidak mengenal pakaian karena tidak ada industri yang dapat memproduksi mesin jahit. Sangat banyak keuntungan dari industrialisasi. sepatu. Untuk Indonesia sendiri pembangunan berkelanjutan belum benar-benar dilaksanakan. Industri tidaklah buruk. manusia hidup dengan sistem barter. Namun banyak negara yang kurang memperhatikan dampak negatif dari sebuah industri. Yang pada awalnya suangi tersebut banyak hidup ikan yang bisa diambil warga. untuk membuka suatu lahan perindustrian harus mengorbankan hutan maupun sawah yang ada. 10 . Karena dengan industri kita tidak perlu lagi mengantri membuat pakaian. Melalui industri hal kecil hingga hal besar dapat kita miliki tanpa perlu membuatnya sendiri. Namun di sisi lain sebenarnya industrialisasi memiliki dampak merusak lingkungan alam. Jika kita balik ke masa lalu. simple. Semakin banyak industri akan semakin sedikit lahan pertanian maupun hutan. Dengan hanya sistem barter. Limbah-limbah industri yang tidak dapat diolah menjadi sebab kerusakan lingkungan. Sungai yang awalnya digunakan warga untuk bertahan hidup jelas tidak akan bisa digunakan lagi.

Biasanya masyarakat yang tinggal dibantaran sungai kurang memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah ke dalam sungai. mengakibatkan pH menjadi tinggi dan sulit untuk ditumbuhi vegetasi kembali. Pencemaran Lingkungan yang Disebabkan oleh Industri Penambangan Kapur Industri yang dinilai menjanjikan ini menjadi salah satu industri yang berdampak besar bagi lingkungan. 11 . risiko korban jiwa tinggi. Terlebih lagi semakin hari semakin banyak kendaraan bermotor yang menambah polusi udara. Berkurangnya vegetasi juga mengakibatkan rusaknya ekosistem di pegunungan.Selain itu buruknya drainase atau sistem pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai. Berikut ini. Padahal batuan kapur sering kali ditambang di pegunungan. Dan aktivitas penambangan batu kapur tradisional biasanya menggunakan banyak tenaga kerja manusia dengan keselamatan kerja yang minim. Maka. Hal itu mengakibatkan risiko tanah longsor. sehingga vegetasi yang tumbuh di atas bebatuan kapur harus dibuang. Seperti yang kita ketahui. ada dua contoh kasus masalah lingkungan yang terjadi akibat adanya perubahan sosial. Penambangan secara besar-besaran dan modern memanfaatkan mesin-mesin berat yang dapat mengakibatkan getaran berlebih pada tanah. Kerusakan hutan baik karena pengalih fungsian lahan maupun karena penebangan liar untuk industri dapat berakibat terjadinya bencana tanah longsor. Penambangan kapur seringkali dilakukan secara terbuka. a. Selain itu penimbuna rawa-rawa untuh daerah pemukiman juga dapat merusak lingkungan. akan mengakibatkan banjir. Hal ini dapat mengakibatkan tanah bekas penambangan menjadi padat dan mengandung kadar logam alkali yang tinggi. masih banyak pabrik yang mengeluarkan polusi udara tanpa ada penyaringan.

Sungai ini kumuh akibat dari banyaknya penduduk yang melakukan urbanisasi ke Seoul dan membangun rumah di bantaran sungai Cheonggyecheon. Di Korea Selatan ada sebuah sungai yang bernama Cheonggyecheon yang tidak beda jauh dengan sungai Ciliwung di Jakarta. limbah plastik juga dapat menyebabkan banjir di daerah dekat sungai. Sungai ini menjadi saksi betapa mudahnya manusia menjadi perusak alam meski hanya dengan menjadikannya tempat tinggal. 12 . Awalnya Cheonggyecheon merupakan sebuah sungai kumuh yang berada di ibukota Korea Selatan. Kesadaran masyarakat yang bertempat tinggal di daerah aliran sungai masih sangatlah kurang.Inilah contoh kerusakan yang terjadi akibat penambangan b. Bukan hanya di Indonesia saja hal seperti ini terjadi. Mobilitas masyarakat beberapa daerah di Korea yang berbondong-bondong datang ke ibukota Korea Selatan menjadi penyebab mulai tercemarnya Cheonggyecheon. Sungai Cheonggyecheon Di Indonesia masalah akut dan sangat sering terjadi adalah kerusakan lingkungan akibat dari banyaknya limbah sampah plastik di bantaran sungai. Selain mengganggu pemandangan sungai.

Walau demikian. Namun Presiden Lee tidak mau berhenti. Namun presiden Lee tetap melaksanakan proyek yang memakan biaya sekitar 386 miliar won sekitar 50 milyar rupiah. Airnya begitu jernih dan bersih. ketika kursi kepresidenan diduduki oleh Lee Myung Bak. 13 . presiden Lee tetap mempunyai keyakinan bahwa proyek itu akan berhasil.Gambar 3. Setelah sungai itu dibangun sepanjang 6 kilometer dan telah membelah kota Seoul.1. Proyek ini membutuhkan biaya yang sangat besar sehingga mendapat kecaman dari masyarakat Korea yang sudah merasa nyaman dengan keadaan pada waktu itu. beliau memutuskan untuk mengembalikan wujud asli dari sungai Cheonggyecheon. Beliau tidak kehabisan akal. Ternyata sungai yang telah lama tertutup jalan itu sudah mengering. air tersebut tidak dapat diminum oleh manusia. Sungai Cheonggyecheon yang kumuh. Namun pada tahun 2003. Pancang-pancang betonpun dibongkar dan jalanan yang menutup sungai dihancurkan. berkubik-kubik air bersih dipompakan ketempat tersebut. Di bawah kecaman rakyat.

Hanya saja kesadaran untuk peduli terhadap lingkungan masih sangatlah kurang. Kehidupan di bumi haruslah seimbang. Dan masih banyak lagi ciptaan Tuhan untuk manusia yang harus manusia jaga.2. Tata karma dan moral yang mulai luntur membuat mata hati manusia buta akan keindahan alam. Dari sejarah di atas bisa kita simpulkan bahwa sebenarnya semua orang dapat merubah dan melindungi lingkungan. Sungai Cheonggyecheon kembali indah. Karena tanpa alam manusia tidak akan bisa memenuhi kebutuhan. Tuhan menciptakan kayu untuk diolah menjadi kertas. Ulasan diatas hanyalah sebagian kecil dari apa yang menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan.Gambar 3. Tuhan menciptakan pasir dan kapur untuk diolah menjadi bahan bangunan. damai. 14 . Jika ingin kehidupan sosial aman. maka jagalah alam. Tuhan menciptakan minyak mentah untuk diolah menjadi bahan bakar. Lingkungan alam rusak maka lingkungan sosial juga akan rusak. dan baik. Lebih banyak manusia yang hanya ingin memperkaya diri menggunakan alam tanpa melihat dampak yang akan terjadi dan tanpa memberikan timbal balik kepada alam.

Kerana jika lingkungan rusak. Selain itu. Perubahan sosial dapat mengarah kepada hal yang positif maupun hal yang negatif.BAB IV PENUTUP A. 15 . 4. 3. Diharapkan masyarakat Indonesia lebih peduli terhadap lingkungan. Mengurangin penggunaan hairspray karena dapat merusak ozon. Contoh perubahan sosial yang mengarah pada hal positif adalah perubahan sruktur kepemimpinan seperti yang terjadi di Korea Selatan yang mana presiden dapat mengolah sebuah sungai kumuh menjadi sungai yang bersih dan dapat mengurangi polusi udara. Tidak hanya membuat kebijakan-kebijakan melainkan juga merealisasikannya dalam bentuk nyata. manusia yang akan mengalami masalah. 2. kertas. Kesimpulan Dari penjelasan di atas dapat penulis simpulkan bahwa sebenarnya kerusakan lingkungan itu selain karena faktor bencana alam juga dapat disebabkan oleh perubahan sosial yang ada di dalam masyarakat. B. Mengurangi penggunaan plastic. di Indonesia sendiri kesadaran manusia untuk menjaga lingkungan sangatlah rendah. Sedangkan dampak negatif dari perubahan sosial contohnya adalah limbah-limbah tanpa pengolahan yang baik sebagai hasil kegiatan-kegiatan industri sehingga mencemari lingkungan. Dari hal di atas dapat disimpulkan bahwa sebenarnya manusia ikut andil dalam kerusakan lingkungan. Untuk industri-industri besar limbah pabriknya diolah terlebih dahulu sebelum dibuang. Saran 1. dan tisu karena mengakibatkan limbah yang susah untuk diolah. Diharapkan pemerintah khususnya pemerintah Indonesia lebih peduli terhadap lingkungan. 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful