BAB I PENDAHULUAN

A. Latar belakang Di era globalisasi sekarang ini negara-negara maju maupun berkembang sedang gencar-gencarnya melakukan inovasi di bidang teknologi, terutama di bidang informasi, komunikasi maupun industry. Khususnya di negara maju seperti Amerika, Inggris dan negara maju lainnya sudah menjadi kewajiban memiliki sektor industri guna mendukung perekonomian negara yang bersangkutan. Adanya perkembangan teknologi menyebabkan pula terjadinya dinamika atau perubahan sosial di sekitar masyarakat. Dengan adanya perkembangan industri, masyarakat juga mengalami perubahan dalam hal pola perilaku maupun anggapan terhadap norma yang mereka ikuti sampai sekarang ini. Perubahan sosial pada masyarakat terjadi karena adanya perubahan dalam aspek struktur dalam masyarakat, komposisi penduduk, keadaan geografis atau berubahnya sistem hubungan sosial dalam masyarakat. Dengan kondisi masyarakat yang semakin dinamis, perubahanperubahan banyak terjadi sebagai dampak dinamika sosial. Dapat berupa perubahan karakteristik masyarakat maupun lingkungan sekitar. Masyarakat yang semula menghargai lingkungan, norma dan nilai yang berlaku, kini mulai mengabaikan hal tersebut. Lingkungan yang semula bersih, berubah menjadi lingkungan kumuh, tercemar serta kerusakan-kerusakan lain. Kemunculan industri-industri berdampak besar pula pada kondisi lingkungan di sekitarnya. Banyak pihak yang melalaikan tanggung jawab menjaga kelestarian alam, banyak pemilik industri mengabaikan pengolahan limbah dan dampak-dampak lain dari kegiatan industri. Hal ini menggambarkan bahwa semakin terkikisnya perasaan cinta manusia. Bukan hanya kepada alam semesta dan makhluk lain di sekelilingnya, tetapi juga kepada Sang Pencipta kehidupan, Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, lingkungan kumuh juga timbul akibat adanya degradasi

1

3. Memberikan penjelasan bagaimana perubahan sosial berpengaruh pada kondisi lingkungan. Rumusan Masalah a. 2 . Sebagai bahan kajian mahasiswa mengenai dampak perubahan sosial terhadap lingkungan . Memberikan penjelasan mengenai faktor-faktor penyebab perubahan sosial. Berdasarkan fakta tersebut. maka akan menimbulkan masalah serius yang dapat merugikan masyarakat sendiri. Faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial di masyarakat? b. Memberikan informasi dan pengetahuan kepada mahasiswa mengenai definisi tentang perubahan sosial dalam masyarakat. B. Apa sajakah bentuk dari perubahan sosial? c. Tujuan Tujuan dari pembuatan makalah ini antara lain. Manfaat Manfaat teoristis dari pembuatan makalah ini antara lain. Bagaimana keterkaitan antara perubahan sosial dengan perubahan kondisi lingkungan di masyarakat? C. D.moral masyarakat yang kurang peduli akan pentingnya kebersihan lingkungan di sekitar mereka. Sebagai sarana untuk mengetahui keterkaitan antara perubahan sosial dengan perubahan lingkungan di masyarakat.yaitu: 1. Sebagai kajian untuk mengetahui factor-faktor penyebab perubahan sosial di masyarakat. Jika hal tersebut tetap dibiarkan. 2. 2. sangat diperlukan pengkajian khusus yang membahas mengenai dampak dari perubahan sosial terhadap lingkungan sekitar masyarakat. 3. yaitu: 1. Serta menipisnya kesadaran untuk memelihara lingkungan.

2. Menjelaskan bagaimana proses berubahnya kondisi lingkungan karena adanya perubahan sosial. hingga dampak perubahan sosial terhadap lingkungan. Menjelaskan kepada masyarakat mmmengenai perubahan sosial yang terjadi dalam lingkungan masyarakat. faktor penyebab perubahan sosial. E. proses perubahan lingkungan karena perubahan sosial.mulai dari definisi perubahan sosial . yaitu: 1. Ruang Lingkup Makalah ini membahas mengenai dampak perubahan sosial terhadap lingkungan. 3 . Memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana dampak dari perubahan sosial terhadap lingkungan. 3.Manfaat praktis dari pembuatan makalah ini antara lain.

Unsur hayati (biotik). tumbuh-tumbuhan. minum. Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Pengertian lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang memengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. seperti manusia. lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan kesatuan makhluk hidup. Secara khusus. meja kursi. juga berbagai jenis tumbuhan yang ada di kebun atau taman kampus serta hewan-hewan yang ada di sekitarnya. lingkungan biotiknya berupa teman-teman kuliah. Adapun lingkungan abiotik berupa udara. menjaga kesehatan. kita sering menggunakan istilah lingkungan hidup untuk menyebutkan segala sesuatu yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup segenap makhluk hidup di bumi. Adapun berdasarkan UU No. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkunga. dan semua orang yang ada di kampus. dan berbagai macam benda mati yang ada di sekitar.BAB II LANDASAN TEORI Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. hewan. gedung . maka lingkungan hayatinya didominasi oleh tumbuhan. semuanya memerlukan lingkungan. Jika anda berada di kampus. papan tulis. Lingkungan sosial inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk kepribadian seseorang. dosen serta karyawan. yaitu unsur lingkungan hidup yang terdiri dari makhluk hidup. Maka berarti. Seringkali lingkungan yang terdiri dari sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial. yaitu: Pertama adalah unsur hayati (biotik). dan jasad renik. 23 Tahun 1997. Kita makan. Unsur-unsur lingkungan hidup dapat dibedakan menjadi tiga. Jika kalian berada di kebun kampus. Tetapi jika berada di dalam 4 . Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. lingkungan merupakan bagian penting dari kehidupan manusia. Termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.

Jika alam ini hancur. Bayangkan. munculnya berbagai penyakit. Ketiga adalah unsur fisik (abiotik). Keberadaan lingkungan fisik sangat besar peranannya bagi kelangsungan hidup di bumi. manusia akan kemana? Jelas manusia juga akan hancur. dan lain-lain. air. Oleh karena itu. yaitu lingkungan sosial dan budaya yang dibuat manusia yang merupakan sistem nilai. dan lain-lain. banyak hewan dan tumbuhan mati. Kedua adalah unsur sosial budaya.kelas. perubahan musim yang tidak teratur. udara. seharusnya manusia mulai menyadari dampak-dampak dari kerusakan alam. yaitu unsur lingkungan hidup yang terdiri dari benda-benda tidak hidup. seperti tanah. Unsur sosial budaya. gagasan. maka lingkungan hayati yang dominan adalah teman-teman atau sesama manusia. Semakin sukses manusia semakin luntur rasa syukurnya. apa yang terjadi jika air tak ada lagi di muka bumi atau udara yang dipenuhi asap? Tentu saja kehidupan di muka bumi tidak akan berlangsung secara wajar. iklim. 5 . Akan terjadi bencana kekeringan. Semakin alam rusak sebenarnya semakin rusak pula manusianya. Semakin berkembangnya manusia. Karena Tuhan hanya menciptakan satu tempat untuk hidup manusia yang berlimpah air dan terdapat udara yaitu bumi. semakin dia lalai akan kewajibannnya untuk menjaga pemberian Tuhan berupa alam semesta dan isinya. Unsur fisik (abiotik). dan keyakinan dalam perilaku sebagai makhluk sosial. Kehidupan masyarakat dapat mencapai keteraturan berkat adanya sistem nilai dan norma yang diakui dan ditaati oleh segenap anggota masyarakat.

Dampak negatif dari perubahan sosial adalah disintegrasi atau disorganisasi. peperangan dan pengaruh kebudayaan lain. penemuan baru. dan munculnya krisis multidimensi. tidak optimalnya suatu pranata sosial. Perubahan Sosial Perubahan sosial terjadi akibat adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda yang ada dalam kehidupan sosial. Faktor-faktor penyebab perubahan sosial ada yang dari dalam ada pula yang dari luar. terjadinya pencemaran lingkungan. pertentangan dalam masyarakat dan terjadinya pemberontakan atau revolusi. Hal ini mengakibatkan terjadinya disorientasi nilai dan norma (anomie). Dampak positif dari perubahan sosial adalah munculnya penyesuaian atau akomodasi. Maka manusia terus menggali serta melakukan inovasi-inovasi terhadap apa yang ada di sekitarnya. Proses tersebut dapat dicapai melalui reorganisasi atau reintegrasi yaitu proses pembentukan norma-norma dan nilai-nilai baru agar serasi dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang telah mengalami perubahan. munculnya konfik sosial.BAB III PEMBAHASAN A. Adanya penyesuaian memungkinkan dicapainya tahap perkembangan sosial baru yang lebih maju dan lebih baik dari keadaan sebelumnya. Semakin berkembang pemikiran manusia maka akan semakin ingin mendapatkan yang lebih baik dan tidak puas dengan apa yang ada saat ini. Bentuk disintegrasi sebagai dampak dari 6 . Faktor dari luar misalnya adalah bertambah atau berkurangnya penduduk. terjadinya kerusakan lingkungan. demi memenuhi kebutuhan serta keinginannya. Faktor tersebut ada yang terjadi secara disengaja ada pula yang tidak. Kebosanan manusia dengan unsur yang ada sebenarnya menjadi penyebab perubahan sosial. Sedangkan faktor dari luar misalnya adalah bencana alam. Perubahan sosial dapat berdampak positif maupun negatif.

Teori modernisasi menganggap bahwa negara-negara terbelakang akan menempuh jalan yang sama dengan industri maju di Barat sehingga kemudian akan menjadi negara berkembang pula melauli proses modernisasi (Light. serta organisasi sosial ke arah pola ekonomis dan politis. pergolakan daerah. Bidang sosial. B. Teori ini mengatakan bahwa masyarakat yang belum berkembang harus mulai menyesuaikan diri atas kekurangan yang dimiliki.antara lain : a. 7 . Modernisasi Modernisasi dengan kata dasar modern yang berasal dari bahasa latin kata Modo dan Ernus. Bentuk Perubahan Sosial 1. Mulai dari pakaian hingga kendaraan yang digunakan. kenakalan remaja. efisien. Bidang budaya . dan instan. dan d. Dapat dikatakan bahwa modernisasi adalah proses menuju masyarakat yang modern. simple. Bidang ekonomi . Gejala-gejala modernisasi dapat ditinjau dari berbagai bidang kehidupan manusia. Keller and Calhoun. c. b. Modo berarti cara dan Ernus menunjuk pada adanya periode waktu masa kini. dan prostitusi. demonstrasi. Ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi dasar terjadinya modernisasi. Dalam modernisasi diharapkan segala sesuatu dapat lebih efektif. Modernisasi lebih cenderung kepada industrialisasi karena dalam modernisasi hampir semua kebutuhan manusia diproduksi menggunakan mesin dalam jumlah massal.perubahan sosial antara lain kriminalitas. 1989). Modernisasi juga dapat dikatakan sebagai suatu proses transformasi kehidupan yang awalnya tradisional menjadi kemasakinian. Bidang politik .

atau proses sejarah. Di sisi lain. maupun migrasi. Liberalisasi: Globalisasi juga diartikan dengan semakin diturunkankan batas antar negara. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. 8 . Globalisasi Menurut asal katanya. ekonomi dan budaya masyarakat. Dari sudut pandang ini. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya.2. sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. misalnya hambatan tarif ekspor impor. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. yang artinya universal. ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan koeksistensi dengan menyingkirkan batasbatas geografis. kata "globalisasi" diambil dari kata global. Scholte melihat bahwa ada beberapa definisi yang dimaksudkan orang dengan globalisasi: Internasionalisasi: Globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional. atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. Dalam hal ini masing-masing negara tetap mempertahankan identitasnya masing-masing. Sebab. lalu lintas devisa. Achmad Suparman menyatakan “Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah”. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985. kecuali sekedar definisi kerja (working definition). namun menjadi semakin tergantung satu sama lain. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. Bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama.

Menurut Selo Soemardjan. dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO). Pada empat definisi pertama. Intinya globalisasi adalah proses mendunia. dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya. bukan sekadar gabungan negara-negara. karena internet bersifat global atau seluruh belahan dunia dapat mengakses satu hal yang sama walaupun berbeda negara. globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masayarakat di seluruh dunia. Hubungan transplanetari dan suprateritorialitas: Arti kelima ini berbeda dengan keempat definisi di atas. 2. masing-masing negara masih mempertahankan status ontologinya. Ciri-ciri dari globalisasi antara lain: 1. televisi satelit.Universalisasi: Globalisasi juga digambarkan sebagai semakin tersebarnya hal material maupun imaterial ke seluruh dunia. sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda. dunia global memiliki status ontologi sendiri. Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. Pengalaman di satu lokalitas dapat menjadi pengalaman seluruh dunia. Pada pengertian yang kelima. Westernisasi: sehingga mengglobal. Dampak Perubahan Sosial terhadap Lingkungan Seperti yang sudah diterangkan di atas bahwa perubahan sosial terjadi karena ada kebosanan dan rasa tidak puas dari masyarakat terhadap apa yang Westernisasi adalah salah satu bentuk dari universalisasi dengan semakin menyebarnya pikiran dan budaya dari barat 9 . peningkatan pengaruh perusahaan multinasional. C. Perkembangan barangbarang seperti telepon genggam. Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional. Contoh globalisasi adalah internet.

simple. mudah dan instan.ada saat ini. ataupun membuat makanan ringan. Melalui industri hal kecil hingga hal besar dapat kita miliki tanpa perlu membuatnya sendiri. Perubahan sosial lebih mengarah kepada modernisasi dan globalisasi karena manusia lebih menginginkan hal yang sederhana. 10 . Sungai yang awalnya digunakan warga untuk bertahan hidup jelas tidak akan bisa digunakan lagi. mejadi tercemar dan banyak ikan yang mati. manusia hidup dengan sistem barter. untuk membuka suatu lahan perindustrian harus mengorbankan hutan maupun sawah yang ada. Karena dengan industri kita tidak perlu lagi mengantri membuat pakaian. Bisa kita lihat disekitar kita. Andai saja saat ini sistem barter masih menjadi cara bertahan hidup manusia. Misalnya saja limbah pabrik yang dibuang di sungai sekitar pabrik. Industri tidaklah buruk. Semakin banyak industri akan semakin sedikit lahan pertanian maupun hutan. Sangat banyak keuntungan dari industrialisasi. Limbah-limbah industri yang tidak dapat diolah menjadi sebab kerusakan lingkungan. laptop. kita tidak akan mengenal HP. Yang pada awalnya suangi tersebut banyak hidup ikan yang bisa diambil warga. apakah kebutuhan kita akan terpenuhi semuanya? Tentu saja tidak. Hal ini akan mengakibatkan pemanasan global. Berkembangnya modernisasi dan globalisasi inilah yang menjurus pada industrialisasi. Jika kita balik ke masa lalu. motor. Namun di sisi lain sebenarnya industrialisasi memiliki dampak merusak lingkungan alam. Untuk membuka lahan perindustrianpun harus mengorbankan lahan yang ada. sepatu. Untuk Indonesia sendiri pembangunan berkelanjutan belum benar-benar dilaksanakan. Dengan hanya sistem barter. dan mungkin kita juga tidak mengenal pakaian karena tidak ada industri yang dapat memproduksi mesin jahit. Namun banyak negara yang kurang memperhatikan dampak negatif dari sebuah industri. Semakin modern suatu negara akan semakin banyak pula industri yang ada di negara tersebut.

Hal ini dapat mengakibatkan tanah bekas penambangan menjadi padat dan mengandung kadar logam alkali yang tinggi. Seperti yang kita ketahui. Biasanya masyarakat yang tinggal dibantaran sungai kurang memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah ke dalam sungai. Kerusakan hutan baik karena pengalih fungsian lahan maupun karena penebangan liar untuk industri dapat berakibat terjadinya bencana tanah longsor. sehingga vegetasi yang tumbuh di atas bebatuan kapur harus dibuang. Penambangan kapur seringkali dilakukan secara terbuka. Selain itu penimbuna rawa-rawa untuh daerah pemukiman juga dapat merusak lingkungan. Penambangan secara besar-besaran dan modern memanfaatkan mesin-mesin berat yang dapat mengakibatkan getaran berlebih pada tanah. risiko korban jiwa tinggi. 11 . Berikut ini. Padahal batuan kapur sering kali ditambang di pegunungan. Berkurangnya vegetasi juga mengakibatkan rusaknya ekosistem di pegunungan. ada dua contoh kasus masalah lingkungan yang terjadi akibat adanya perubahan sosial. Pencemaran Lingkungan yang Disebabkan oleh Industri Penambangan Kapur Industri yang dinilai menjanjikan ini menjadi salah satu industri yang berdampak besar bagi lingkungan. a. Hal itu mengakibatkan risiko tanah longsor. Maka. masih banyak pabrik yang mengeluarkan polusi udara tanpa ada penyaringan.Selain itu buruknya drainase atau sistem pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai. akan mengakibatkan banjir. Dan aktivitas penambangan batu kapur tradisional biasanya menggunakan banyak tenaga kerja manusia dengan keselamatan kerja yang minim. mengakibatkan pH menjadi tinggi dan sulit untuk ditumbuhi vegetasi kembali. Terlebih lagi semakin hari semakin banyak kendaraan bermotor yang menambah polusi udara.

Sungai ini kumuh akibat dari banyaknya penduduk yang melakukan urbanisasi ke Seoul dan membangun rumah di bantaran sungai Cheonggyecheon. Sungai ini menjadi saksi betapa mudahnya manusia menjadi perusak alam meski hanya dengan menjadikannya tempat tinggal. limbah plastik juga dapat menyebabkan banjir di daerah dekat sungai. Sungai Cheonggyecheon Di Indonesia masalah akut dan sangat sering terjadi adalah kerusakan lingkungan akibat dari banyaknya limbah sampah plastik di bantaran sungai.Inilah contoh kerusakan yang terjadi akibat penambangan b. Selain mengganggu pemandangan sungai. Kesadaran masyarakat yang bertempat tinggal di daerah aliran sungai masih sangatlah kurang. 12 . Mobilitas masyarakat beberapa daerah di Korea yang berbondong-bondong datang ke ibukota Korea Selatan menjadi penyebab mulai tercemarnya Cheonggyecheon. Bukan hanya di Indonesia saja hal seperti ini terjadi. Di Korea Selatan ada sebuah sungai yang bernama Cheonggyecheon yang tidak beda jauh dengan sungai Ciliwung di Jakarta. Awalnya Cheonggyecheon merupakan sebuah sungai kumuh yang berada di ibukota Korea Selatan.

Gambar 3. presiden Lee tetap mempunyai keyakinan bahwa proyek itu akan berhasil. Namun pada tahun 2003. beliau memutuskan untuk mengembalikan wujud asli dari sungai Cheonggyecheon. 13 . Walau demikian. berkubik-kubik air bersih dipompakan ketempat tersebut. Proyek ini membutuhkan biaya yang sangat besar sehingga mendapat kecaman dari masyarakat Korea yang sudah merasa nyaman dengan keadaan pada waktu itu. Setelah sungai itu dibangun sepanjang 6 kilometer dan telah membelah kota Seoul. Namun Presiden Lee tidak mau berhenti. Sungai Cheonggyecheon yang kumuh. Namun presiden Lee tetap melaksanakan proyek yang memakan biaya sekitar 386 miliar won sekitar 50 milyar rupiah. Ternyata sungai yang telah lama tertutup jalan itu sudah mengering. Beliau tidak kehabisan akal. ketika kursi kepresidenan diduduki oleh Lee Myung Bak. Pancang-pancang betonpun dibongkar dan jalanan yang menutup sungai dihancurkan. Di bawah kecaman rakyat.1. Airnya begitu jernih dan bersih. air tersebut tidak dapat diminum oleh manusia.

Gambar 3. Kehidupan di bumi haruslah seimbang. Sungai Cheonggyecheon kembali indah. maka jagalah alam. Tuhan menciptakan pasir dan kapur untuk diolah menjadi bahan bangunan. 14 .2. Dan masih banyak lagi ciptaan Tuhan untuk manusia yang harus manusia jaga. damai. dan baik. Tuhan menciptakan minyak mentah untuk diolah menjadi bahan bakar. Ulasan diatas hanyalah sebagian kecil dari apa yang menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan. Jika ingin kehidupan sosial aman. Lingkungan alam rusak maka lingkungan sosial juga akan rusak. Tata karma dan moral yang mulai luntur membuat mata hati manusia buta akan keindahan alam. Lebih banyak manusia yang hanya ingin memperkaya diri menggunakan alam tanpa melihat dampak yang akan terjadi dan tanpa memberikan timbal balik kepada alam. Tuhan menciptakan kayu untuk diolah menjadi kertas. Dari sejarah di atas bisa kita simpulkan bahwa sebenarnya semua orang dapat merubah dan melindungi lingkungan. Karena tanpa alam manusia tidak akan bisa memenuhi kebutuhan. Hanya saja kesadaran untuk peduli terhadap lingkungan masih sangatlah kurang.

Kerana jika lingkungan rusak. Selain itu. di Indonesia sendiri kesadaran manusia untuk menjaga lingkungan sangatlah rendah. 2. Contoh perubahan sosial yang mengarah pada hal positif adalah perubahan sruktur kepemimpinan seperti yang terjadi di Korea Selatan yang mana presiden dapat mengolah sebuah sungai kumuh menjadi sungai yang bersih dan dapat mengurangi polusi udara. Mengurangi penggunaan plastic. Diharapkan pemerintah khususnya pemerintah Indonesia lebih peduli terhadap lingkungan. Saran 1. Perubahan sosial dapat mengarah kepada hal yang positif maupun hal yang negatif. Sedangkan dampak negatif dari perubahan sosial contohnya adalah limbah-limbah tanpa pengolahan yang baik sebagai hasil kegiatan-kegiatan industri sehingga mencemari lingkungan. dan tisu karena mengakibatkan limbah yang susah untuk diolah. Mengurangin penggunaan hairspray karena dapat merusak ozon. B. Tidak hanya membuat kebijakan-kebijakan melainkan juga merealisasikannya dalam bentuk nyata. kertas.BAB IV PENUTUP A. 15 . 5. Diharapkan masyarakat Indonesia lebih peduli terhadap lingkungan. Kesimpulan Dari penjelasan di atas dapat penulis simpulkan bahwa sebenarnya kerusakan lingkungan itu selain karena faktor bencana alam juga dapat disebabkan oleh perubahan sosial yang ada di dalam masyarakat. Dari hal di atas dapat disimpulkan bahwa sebenarnya manusia ikut andil dalam kerusakan lingkungan. Untuk industri-industri besar limbah pabriknya diolah terlebih dahulu sebelum dibuang. manusia yang akan mengalami masalah. 3. 4.