P. 1
Dokumen Lelang Ta

Dokumen Lelang Ta

|Views: 120|Likes:
Published by Adhy Kirei
dokumen yang di pergunakan untuk precest
dokumen yang di pergunakan untuk precest

More info:

Published by: Adhy Kirei on Jul 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/12/2013

pdf

text

original

REPUBLIK INDONESIA

DOKUMEN PENGADAAN

PENGADAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI

METODA PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI

LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

D O K UM E N P E N GA DA A N
Nomor : 0000/DOK.LELANG/00000 -00000/VII/2012 00 Juli 2012

Tanggal :

Untuk Pengadaan Jasa Konstruksi Pekerjaan Pembangunan Gedung Pusat Jantung Terpadu Tahap-I RSUD Dr. Wahidin Sudirohusodo Tahun Anggaran 2012

Kelompok Kerja ………………………..

BAB I. UMUM
A. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. B. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut: - Pekerjaan Konstruksi : seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya; - HPS : Harga Perkiraan Sendiri; - HEA : Harga Evaluasi Akhir; - Kemitraan/ Kerja Sama Operasi (KSO) : kerja sama usaha antar penyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis; - LDP : Lembar Data Pemilihan; - LDK : Lembar Data Kualifikasi; - Pokja ULP : Kelompok Kerja ULP yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa; - PPK : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan; - SPPBJ : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa; - SPMK : Surat Perintah Mulai Kerja - TKDN : Tingkat Komponen Dalam Negeri. C. Pelelangan Umum / Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. D. Pelelangan Umum/Pemilihan Langsung ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO serta perorangan.

Telp. 5719303 SATUAN KERJA PENGEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN STRATEGIS PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 000/000/POKJA-PKPS/VII/2012 Pokja II Direktorat Pengembangan Permukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Tahun Anggaran 2011 pada Satker Pengembangan Kawasan Permukiman Strategis akan Umum Langsung dengan melaksanakan Pelelangan pascakualifikasi untuk paket pekerjaan konstruksi sebagai berikut : 1. Paket Pekerjaan Nama paket pekerjaan : Pembangunan Gedung Pusat Jantung Terpadu Tahap-I Lingkup pekerjaan : Pembangunan Gedung bertingkat banyak (9+1 basemant) untuk Pekerjaan Struktur menggunakan sistem struktur beton Non Konvensional Nilai total HPS : Rp 28.BAB II. PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM/PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI KEMENTERIAN PEKERJAAN DIREKTORAT JENDERAL CIPTA UMUM KARYA Jalan Cipaku V No.(Dua Puluh Delapan Milyar Enam ratus juta rupiah) Sumber pendanaan 2. Perpipaan air dalam bangunan termasuk perawatannya (23002) . Perumahan Multi Hunian. (021) 5723693 Fax..Elektrikal. termasuk perawatannya (21005) . Termasuk perawatannya (21002) Bangunan – bangunan Non Perumahan lainnya.000.000.600. Persyaratan Peserta Jenis Usaha : APBN Tahun Anggaran 2012 : Jasa Pemborongan Struktur bangunan akan menggunakan Sistem Beton Non Konvensional.Mekanikal .Arsitektur.1 Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Instalasi listrik gedung dan Bidang/Sub bidang : . .

Kualifikasi pabrik termasuk perawatannya (24010) Perhitungan Kemampuan Dasar (KD) berdasarkan Sub Bidang Arsitektur : Non Kecil untuk Bidang Arsitektur. 2011) 13. Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan b.d. Bangunan – bangunan Non Perumahan lainnya. 23. 6. Masa Sanggah h.com Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian. Jadwal Pelaksanaan Pengadaan No Kegiatan a. Penerbitan SPPBJ f.59 WIB 10.d. Hari/Tanggal Waktu 00. Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu) perusahaan dalam mendaftar dan mengambil Dokumen Pengadaan. selesai s.d..00 WIB s. termasuk perawatannya (21005) 3. 7.lpse. Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat : Kantor Satuan Kerja………………………. Pemasukan Dokumen Penawaran d. Pendaftaran Pengadaan dapat diwakilkan dengan membawa surat tugas dari direktur utama/pimpinan perusahaan/kepala cabang dan kartu pengenal.d.com 4. Dokumen Pengadaan dapat diambil dalam bentuk dan/atau diunduh melalui website : softcopy www. .00 WIB s. Jl…… Website : www.00 WIB (tanggal 2 Nop.30 WIB s. Pembukaan Dokumen Penawaran e. 13.rsudwahidin. selesai 5.rsupwahidin. Pemberian Penjelasan c. Evaluasi Penawaran Pengumuman Pemenang g..

1 Pelelangan Umum/Pemilihan Langsung penyedia pekerjaan konstruksi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha.000. Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak 2.Unit Layanan Pengadaan Kementerian ……………. Sumber Dana : Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP.2 Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan kemitraan/KSO. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A.1 Pokja ULP mengumumkan kepada para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan konstruksi sebagaimana tercantum dalam LDP.Tahun Anggaran 2011 ……………………… Ketua BAB III.100. 1. Untuk nilai pekerjaan di (seratus miliar rupiah) maka oleh perusahaan nasional. 00 Juli 2012 Pokja ……………………. bawah Rp. baik dengan perusahaan nasional maupun asing maka peserta harus memiliki Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut.000.000. 3.00 kemitraan/KSO harus diwakili 3. 1. 3.2 1.Makassar.3 Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP.3 . kemitraan/KSO atau peserta perorangan yang memenuhi kualifikasi. Peserta Pelelangan Umum/ Pemilihan Langsung: 3. Umum Lingkup pekerjaan : 1.

Berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun.3 5.2 Peran ganda sebagaimana dimaksud pasal 5.1 antara lain meliputi: a. Pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan : 4. b. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP kepada PA/KPA. dan/atau d. Seorang anggota Direksi atau Dewan Komisaris suatu . dan/atau peraturan perundang-undangan. Gugatan secara perdata. 4. Melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil Pelelangan Umum/Pemilihan Langsung.1 dikenakan sanksi sebagai berikut : a.4 4. 4.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tidndakan sebagai berikut : a. Peserta kemitraan/KSO dilarang untuk Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi. c. fungsi dan perannya. mengubah Larangan Korupsi. b.3.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. Kolusi. 5. Membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini.2 Peserta yang menurut penilaian Pokja ULP terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. c. seperti digugurkan dari proses Pelelangan Umum/Pemilihan Langsung atau pembatalan penetapan pemenang. Sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. Larangan Pertentangan Kepentingan: 5. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan. sehingga mengurangi/menghambat/memperkecil/ meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. Sanksi administratif.

baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri : 6. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan pengawas menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi untuk pekerjaan fisik yang diawasi. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan. Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai dengan derajat kedua. c. 6. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. baik secara horizontal maupun vertikal. merangkap sebagai anggota Pokja ULP atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan. menjadi peserta kecuali cuti 5. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan perencana menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi atau menjadi konsultan pengawas untuk pekerjaan fisik yang direncanakannya.1 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (produksi dalam negeri). baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama. c. b. Pegawai K/L/D/I dilarang diluar tanggungan K/L/D/I. baik antar peserta.1 adalah keterkaitan hubungan. PPK dan/atau anggota Pokja ULP. 5.Badan Usaha tidak boleh merangkap sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Badan Usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama. Pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya.3 Afiliasi sebagaimana dimaksud pasal 5. dan perangkat lunak .2 Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dimungkinkan menggunakan bahan baku.4 6. b. d. tenaga ahli. maupun antara peserta dengan PPK dan/atau anggota Pokja ULP yang antara lain meliputi: a.

Dokumen Pengadaan Isi Dokumen Pengadaan : 8. B.. Satu Penawaran Tiap Peserta : 7. Peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis. Semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri. disusun berdasarkan keperluan yang nyata.000.1 Dokumen Pengadaan terdiri dari Dokumen Pemilihan dan . 6.3 Atas penggunaan produksi dalam negeri. b. jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran. 8.(lima milyar rupiah) dan TKDN diatas 25% (dua puluh lima perseratus). dan f. e. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan.2 Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan/KSO dilarang menjadi peserta baik secara sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO yang lain pada paket pekerjaan yang sama. angkutan. penawaran peserta diberikan preferensi harga.yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a.1 Setiap peserta.000. pabrikasi. 7. Penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. Pemilahan atau pembagian komponen harusbenar-benar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor. seperti jasa asuransi. perbankan.000. ekspedisi. Komponen berupa bahan baku belum diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi teknis bahan baku yang diproduksi didalam negeri belum memenuhi persyaratan.5. 7. pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri. untuk pekerjaan di atas Rp. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. Pekerjaan pemasangan. c. d. dan pemeliharaan.

Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Pokja ULP wajib menanggapi setiap permintaan penjelasan yang diajukan peserta secara tertulis. b. Pengumuman Pelelangan. Formulir Isian Kualifikasi.Dokumen Kualifikasi. Spesifikasi Teknis. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta. 5) Formulir Rekapitulasi Perhitungan TKDN. f. 6) Jaminan Penawaran. k. Syarat-Syarat Umum Kontrak. e.5 8. c.6 9. 2) Surat Kuasa. Lembar Data Pemilihan. 3) Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). Isi Dokumen Kualifikasi meliputi: a. 6) Jaminan Pemeliharaan.2 Dokumen Pemilihan meliputi : a. Lembar Data Kualifikasi. Bahasa Dokumen Pengadaan : . h. g. Umum b. 8. c. 4) Jaminan Pelaksanaan. e. i. Pakta Integritas. 8. KAK dan/atau Gambar. Daftar Kuantitas dan Harga. 3) Jaminan Sanggahan Banding. 2) SPMK. Bentuk Surat Perjanjian.3 8. j.4 8. 4) Dokumen Penawaran Teknis. Instruksi Kepada Peserta. Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini. Peserta dapat meminta penjelasan secara tertulis mengenai isi DokumenPengadaan kepada Pokja ULP sebelum batas akhir pemasukan penawaran. Bentuk Dokumen Lain: 1) SPPBJ. Petunjuk Pengisian Formulir Isian Kualifikasi. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. d. Tata Cara Evaluasi Kualifikasi. d. 5) Jaminan Uang Muka.

Bagi peserta perorangan yang hadir pada saat pemberian penjelasan tidak boleh diwakilkan. d. dan menunjukkan tanda pengenal kepada Pokja ULP. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. i.Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses Pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. Kelengkapan yang harus dilampirkan bersama Dokumen Penawaran. Hal-hal yang menggugurkan penawaran.4 10. Cara penyampaian Dokumen Penawaran. Pembukaan Dokumen Penawaran. Metode evaluasi. h. Dalam pemberian penjelasan. 10.6 . f. masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan. Jenis kontrak yang akan digunakan. Perwakilan peserta yang hadir pada saat pemberian penjelasan menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada Pokja ULP. Ketentuan dan cara evaluasi berkenaan dengan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri. Pokja ULP menjelaskan kepada peserta mengenai: a. Ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. j. Besaran.2 10. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh 10. e. Pemberian Penjelasan : 10.3 10. Ketidakhadiran peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. c. Metode Pelelangan Umum/Pemilihan Langsung b. g.5 10. Apabila dipandang perlu. dan k. Ketentuan tentang penyesuaian harga.1 Pemberian penjelasan dilakukan di tempat dan pada waktu sebagaimana tercantum dalam LDP serta dihadiri oleh peserta yang terdaftar.

Apabila dalam BAPP sebagaimana dimaksud pada pasal 10. 10. hasil peninjauan lapangan. maka BAPP cukup ditandatangani oleh anggota Pokja ULP yang hadir. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan.1 Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran.8 10. 10. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.10 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pengadaan.7 Pemberian penjelasan mengenai isi Dokumen Pengadaan.2 . serta keterangan lainnya harus dituangkan dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) yang ditandatangani oleh anggota Pokja ULP dan minimal 1 (satu) wakil dari peserta yang hadir dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.12 Peserta dapat mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pengadaan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui website sebagaimana tercantum dalam LDP. pertanyaan dari peserta. perubahan substansi dokumen. jawaban dari Pokja ULP. 11. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. Perubahan Dokumen Pengadaan : 11. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pengadaan. 10.peserta.11 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP untuk mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pengadaan. 11. 10. Apabila tidak ada satupun peserta yang hadir atau yang bersedia menandatangani BAPP. maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pengadaan awal.9 10.7 terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung.

Dokumen Penawaran : Dokumen Penawaran. Penyiapan Dokumen Penawaran: 13. Bahasa Penawaran : 14.2 Pokja ULP tidak bertanggung jawab apapun yang ditanggung oleh peserta .3 11. Pokja ULP dapat memberikan tambahan waktu untuk memasukkan Dokumen Penawaran C. Surat penawaran yang didalamnya mencantumkan. 12. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran: Dalam Adendum Dokumen Pengadaan.1 Peserta menanggung semua biaya penyiapan dan penyampaian penawaran. Biaya dalam Penyiapan Penawaran : 13. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. 3) Bertanda tangan: .4 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP Adendum Dokumen Pengadaan. dalam atas kerugian 14.11. 14. meliputi: 1. untuk mengambil salinan Peserta dapat mengambil salinan Adendum Dokumen Pengadaan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui website sebagaimana tercantum dalam LDP.3 15.2 Penawaran harus menggunakan Bahasa Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. 14.1 Semua Dokumen Indonesia. 13. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. 1) Surat penawaran ditujukan pada Pokja ……………………… 2) Nama Paket Pekerjaan.

Dokumen Teknis 1. b) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. Mekanikal Perpipaan air dalam bangunan. Bangunan – bangunan Non Perumahan lainnya. c) Kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. 6. Sertifikasi Badan Usaha (SBU). Site Manager ( 1 org/Lokasi). Kualifikasi Bidang Usaha : Arsitektur Perumahan multi hunian. . min. Dalam melaksanakan kemitraan mempunyai perjanjian kerja sama operasi yang memuat persentase kemitraan (disahkan oleh Notaris) 7. min. Daftar kuantitas dan harga. (jika bukan pemimpin perusahaan). termasuk perawatannya kode :23002. pendidikan min D III . Jadual waktu pelaksanaan 150 (seratus lima puluh) hari kalender . S1 T. Sipil. d. dilengkapi : . Memiliki sertifikat SMK 3 dari Menakertrans atau OHSAS 10. S1 T. 4. Surat pernyataan tidak akan menuntut. Quality control (1 org/Lokasi). 5) Bertanggal. e. Memiliki ISO 9001.a) Direktur utama/pimpinan perusahaan. atau 4) Masa berlaku penawaran. Daftar personil min. Surat kuasa. 2. Sipil/Arsitek c. termasuk perawatannya. Sipil/Arsitek. yang dikuasakan namanya harus tercantum dalam akte pendirian perusahaan . kode : 21002. 9.Analisa Harga Satuan pekerjaan. T. Jaminan penawaran (Asli diserahkan saat pembukaan dokumen penawaran).S1 Tenaga Pendukung: a. min. Elektrikal Instalasi listrik gedung dan pabrik termasuk perawatannya Kode : 24010. d) Pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. b. min.Daftar Harga satuan dasar upah. Tenaga Ahli K3 (1 Org/lokasi) Min. 3. Sipil. 6) Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. bahan dan alat 5. (contoh terlampir). S1 T. Project Manager (1 org/lokasi).terdiri dari : Tenaga Inti: a. termasuk perawatannya (21005). 8. 2. Pelaksana Arsitektur 1 (satu) orang. Quantity Surveyor (2 org/lokasi).

Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Madya. c. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda Quality Control 1. atau. atau. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. 3. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda Quantity Surveyor 1. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda Tenaga Ahli K3 1. 2.Arsitektur. 4. Sub Bidang Klasfikasi Quantity Surveyor Kualifikasi Ahli Muda. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Madya. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. Pelaksana Pengukuran 1 (satu) orang/Lokasi. atau. pendidikan min D III bersertifikat K3. 4. atau : 2. atau. (di Up-load dari scan SKA/SKT asli) . b. b. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Madya. atau 3. 2. atau. pendidikan min D III Sipil. atau. Site Manager : 1. Projek Manager : 1. atau. e. pendidikan min D III Sipil/Geodesi. 3. Bersertifikat tenaga ahli pengawasan konstruksi pracetak bangunan gedung dan. Tenaga Inti harus mempunyai : Sertifikasi keahlian (SKA/SKT) dari organisasi profesi sesuai bidang keahliannya. sebagai berikut : Tenaga Inti : a. Sub Bidang Klasfikasi K3 Konstruksi Kualifikasi Ahli Muda c. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. d. d. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. Pelaksana K3 1 (satu) orang/lokasi. 2. 3. Pelaksana Struktur 1 (satu) orang/Lokasi.

sekurang-kurangnya sembilan lantai b. untuk sewa dan dukungan dilengkapi dengan bukti kepemilikan alat tersebut di atas dari perusahaan yang menyewakan atau yang mendukung. Bukti aplikasi dan pengalaman penerapan system pracetak dalam pelaksanaan bangunan gedung 4. serta melampirkan sertifikat K3 3.Khusus untuk Tenaga Pendukung K3 harus mempunyai: Curriculum Vitae. serta melampirkan foto copy Ijazah. Mobil tronton (2 Unit ) Peralatan dilengkapi dengan bukti kepemilikan berupa kwitansi pembelian. Mobile Mixer (3 unit ) i. ditanda tangani oleh yang bersangkutan . melampirkan foto copy Ijazah dan KTP. . Theodolite (1 unit ) f. Mobil Crane (2 unit) atau Tower Crane (1 unit) b. dan CV. dan Sertifikasi keahlian (SKA/SKT) dari organisasi profesi sesuai bidang keahliannya (di Up-load dari scan SKA/SKT asli) Tenaga Pendukung harus mempunyai : . Penggunaan System Non konvensional / pracetak. serta melampirkan foto copy Ijazah dan KTP. KTP.Curriculum Vitae. Daftar peralatan minimum yang harus disediakan : a. dan CV. dan CV. Molen (3 unit ) c. Genset (1 unit/lokasi) e. Mobil Pickup (2 Unit ) j. ditanda tangani oleh yang bersangutan. harus melampirkan : a. . ditanda tangani oleh yang bersangkutan. Ready Mixer h. Vibrator (6 unit ) d. Lift barang (1 unit ) g. Sertifikasi pracetak dari Pusat Litbang Permukiman Kementerian PU.Khusus untuk personil inti melampirkan Curriculum Vitae. mempunyai pengalaman pekerjaan pada gedung bertingkat minimum selama 2 tahun yang disertai dengan referensi dari Pengguna jasa. atau surat perjanjian pembelian/sewa/Dukungan.

Komponenisasi untuk memenuhi desain. 5. yang disahkan oleh Notaris. Dokumen Rencana Mutu Kontrak (RMK) (mengacu pada Permen PU No. 09/PRT/M/2008 tentang pedoman sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) konstruksi bidang pekerjaan umum). Metode kerja/pelaksanaan System Pracetak dengan lengkap yang meliputi : a). Gambar Sistem Join Pracetak yang digunakan (balok. yang meliputi tipetipe komponen (tabulasi jenis komponen). 04/PRT/M/2009 tentang Sistem manajemen 6. 9. 8. dengan melampirkan surat dukungan atau kerja sama operasi dengan lampirkan keterangan seperti poin a dan b . Menggambarkan pemahaman penawar untuk menyelesaikan pekerjaan dari awal sampai akhir dan secara teknis dapat dipertanggung jawabkan Dokumen pra rencana K3 (mengacu pada Permen PU No. perhitungan harus sudah memperhitungkan parameter-parameter perencanaan tahan gempa yang khusus berlaku untuk system tersebut. . bertingkat (luas gedung minimal 1000 m2). 7. kolom dan plat) b. c. Mutu bahan yang digunakan. Gambar struktur pracetak yang diajukan harus jelas mencantumkan: a. Perubahan gambar struktur dari konvensional ke Non Konvensional / pracetak (gambar denah dan dimensi struktur tetap) harus dilengkapi dengan perhitungan struktur yang disahkan oleh pemegang SIBP Tenaga Ahli Struktur yang disetujui oleh inventor serta surat keterangan pertanggungjawaban oleh pemimpin perusahaan terhadap perubahan struktur tersebut. dilampirkan bukti kontrak dan/atau surat keterangan / referensi dari pengguna jasa serta foto dokumentasi Jika tidak memiliki butir a dan b maka dapat dilakukan kerjasama dengan perusahaan pemegang lisensi system pracetak.c. Memenuhi persyaratan subtantif yang ditetapkan dalam dokumen lelang b).

Biaya overhead dan keuntungan serta semua pajak. peserta mencantumkan harga satuan untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga. 16. Asuransi Konstruksi All Risk) yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi ini diperhitungkan dalam total harga penawaran.3 16. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan. Untuk kontrak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 Penyesuaian harga dapat (dua belas) bulan.2 Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. (Untuk kontrak lump sum. 10. 18. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran : 17. Dukumen isian kualifikasi disampaikan bersamaan dengan dokumen penawaran (format data kualifikasi terlampir). peserta mencantumkan harga satuan dan harga total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga.1 Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf.2 Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum. bea. retribusi. peralatan K3 dan pungutan lain serta biaya asuransi (asuransi Tenaga Kerja. apabila dipersyaratkan). ditulis diberlakukan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak.1 Masa berlaku penawaran sebagaimana tercantum . 16. 16.1 Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP. 17.mutu Departemen Pekerjaan Umum. Harga Penawaran : 16.4 17. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 18.

1 Pakta Integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi. menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi. Pengisian Dokumen Isian Kualifikasi 21. c.3 18. d.1 Peserta berkewajiban untuk mengisi dan Pakta Integritas dan Formulir Isian Kualifikasi.2 melengkapi Pakta Integritas dan Formulir Isian Kualifikasi ditandatangani oleh: a. Kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.2 Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. korupsi.4 19. Pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. 18. dan nepotisme (KKN) dalam pengadaan pekerjaan konstruksi.lpse. .rsupwahidin. 20. b. b. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. Bentuk Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran disampaikan berupa Soft copy dalam format PDF diupload melalui website www. 21.com 20. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. 21.dalam LDP. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. Peserta dapat: a. Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. Direktur utama/pimpinan perusahaan. Pakta Integritas 20. 18.2 Pakta Integritas dimasukkan dalam Dokumen Isian Kualifikasi dan menjadi bagian Dokumen Penawaran.

Jaminan Penawaran atas nama perusahaan kemitraan (Kerja Sama Operasi/KSO) harus ditulis atas nama perusahaan kemitraan/KSO. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. Calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 tidak bersedia menambah nilai Jaminan Pelaksanaan dalam hal harga penawarannya di bawah 22. D iterbitkan oleh Bank Umum. Besaran nilai Jaminan Penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf. b. g. h. Jaminan Penawaran akan disita apabila: a.3 22. i.1 Peserta menyerahkan Jaminan Penawaran dalam mata uang penawaran sebagaimana tercantum dalam LDP.5 . e. Jaminan Penawaran 22. Paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang dilelangkan. Nama ULP yang menerima Jaminan Penawaran sama dengan nama ULP yang mengadakan pelelangan. Jaminan Penawaran dimulai sejak tanggal terakhir pemasukan penawaran dan masa berlakunya tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. Jaminan Penawaran dari peserta yang tidak ditetapkan sebagai pemenang lelang akan dikembalikan setelah pengumuman pemenang lelang. 22.2 Jaminan Penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut : a.22. Besaran nilai Jaminan Penawaran tidak kurang dari nilai nominal sebagaimana tercantum dalam LD. Nama peserta sama dengan nama yang tercantum dalam Jaminan Penawaran. d. Jaminan Penawaran dari pemenang lelang akan dikembalikan setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan. b. Peserta terlibat KKN.4 22. Jaminan Penawaran harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja. setelah surat pernyataan wanprestasi dari ULP diterima oleh Penerbit Jaminan. f. c.

lpse.rsupwahidin. 23. mengubah menambah dokumen penawarannya. klik tombol ―pemasukan penawaran‖ untuk upload dokumen Penawaran Biaya (rincian). atau dan 24.com) dengan ketentuan sudah diterima Pokja ULP sebelum batas akhir pemasukan penawaran serta segala risiko keterlambatan dan kerusakan dokumen menjadi risiko peserta. 23. Calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 setelah dilakukan evaluasi. atau d.4 24.5 menambah .lpse. melalui Sistem Full Eprocurement RSUP Wahidin Sudirohosodo (www.com) Peserta boleh menarik.1 Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP sesuai jadwal sebagaimana tercantum dalam LDP. sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. Sampul II berisi Usulan Biaya.1 Penyampulan Dokumen Penawaran menggunakan metode 1 (satu) sampul.com) 24. teknis dan dokumen kualifikasi. mengganti. c. tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi kualifikasi dengan alasan yang tidak dapat diterima.rsupwahidin. D. Calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri atau gagal tanda tangan kontrak. Pemasukan Dokumen Penawaran 23.2 Peserta hanya dapat menyampaikan Dokumen Penawaran melalui Sistem Full Eprocurement RSUP Wahidin Sudirohosodo (www. klik tombol ―pemasukan admtek‖ untuk upload dokumen administrasi.rsupwahidin. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran 23.lpse. mengganti.80% HPS.2 dengan Sampul I berisi dokumen Administrasi. Penyampaian Dokumen Penawaran 24. Peserta dapat mengirim. Peserta menyampaikan penawaran kepada Pokja ULP dengan file penawaran terenkripsi dengan program WinZip/WinRar melalui sistem full Eprocurement RSUP Wahidin Sudirohosodo (www. Teknis dan dokumen Kualifikasi.3 24.3 24.

27. hanya ada 1 (satu) atau tidak ada peserta sebagai saksi.Dokumen secara berulang (lebih dari satu kali ) sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran dengan menghapus (Delete) file yang telah dikirim sebelumnya 25. Penawaran Terlambat 26. yang mengakibatkan dokumen tersebut tidak dapat dievaluasi oleh Pokja ULP maka dokumen tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat. melalui internet 27.2 Dokumen penawaran yang rusak akibat kesalahan pengiriman oleh penyedia jasa.5 27.6 Pokja ULP meneliti Dokumen Penawaran dan menghitung . Apabila setelah ditunda selama 2 (dua) jam. 26.3 27. Pokja ULP membuka Dokumen Penawaran dihadapan para peserta. Apabila tidak ada peserta atau hanya ada 1 (satu) peserta sebagai saksi.2 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pembukaan Dokumen Penawaran menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada Pokja ULP.1 Dokumen Penawaran dibuka dihadapan peserta pada waktu dan tempat sebagaimana tercantum dalam LDP yang dihadiri paling kurang 2 (dua) peserta sebagai saksi. maka Pokja ULP menunda pembukaan Dokumen Penawaran selama 2 (dua) jam. maka pembukaan Dokumen Penawaran tetap dilanjutkan dengan menunjuk saksi tambahan di luar Pokja ULP yang ditunjuk oleh Pokja ULP. E.4 27.1 Dokumen penawaran yang disampaikan setelah batas akhir waktu penyampaian penawaran ditolak oleh sistem full eprocurement . Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 27. Pembukaan Penawaran 27. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran : Penawaran harus disampaikan kepada atau harus sudah diterima oleh Pokja ULP paling lambat di tempat dan pada waktu sebagaimana tercantum dalam LDP 26.

maka penyebab penundaan tersebut harus dimuat dengan . b. Dokumen isian kualifikasi. Jumlah Dokumen Penawaran yang masuk. Jaminan Penawaran asli. 27. d. Tanggal pembuatan Berita Acara. Jumlah Dokumen Penawaran yang lengkap dan tidak lengkap. Dokumen lain yang dipersyaratkan. f. Daftar kuantitas dan harga (apabila ada). d. e.11 Pokja ULP membuat Berita Acara Pembukaan Penawaran yang paling sedikit memuat : a. h. 27. Surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan).7 27. Surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi apabila ada). Dokumen penawaran teknis. c.10 Pokja ULP tidak boleh menggugurkan penawaran pada waktu pembukaan penawaran kecuali untuk yang terlambat memasukkan penawaran.jumlah Dokumen Penawaran yang dihadapan peserta.12 Dalam hal terjadi penundaan waktu pembukaan penawaran. Tanda tangan anggota Pokja ULP dan wakil peserta yang hadir atau saksi yang ditunjuk oleh Pokja ULP bila tidak ada saksi dari peserta. Keterangan lain yang dianggap perlu. e. 27. Pokja ULP memeriksa dan menunjukkan dihadapan para peserta mengenai kelengkapan Dokumen Penawaran yang meliputi: a. 27.9 27. b. Pokja ULP membuka Dokumen Penawaran dihadapan peserta dan dijadikan lampiran Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran. dan f. Surat penawaran yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan harga penawaran. Kelainan-kelainan yang dijumpai dalam Dokumen Penawaran (apabila ada).8 masuk melalui internet Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan gagal. dan i. c.

13 Setelah dibacakan dengan jelas. Hasil koreksi aritmatik diumumkan melalui website sebagaimana 28. Penawaran setelah koreksi aritmatik yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur. Koreksi aritmatik untuk penawaran kontrak lump sum yang melampirkan daftar kuantitas dan harga hanya dilakukan untuk menyesuaikan volume pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga dengan yang tercantum dalam Dokumen pengadaan tanpa mengubah nilai penawaran.2 Sebelum evaluasi penawaran. Berita Acara ditandatangani oleh anggota Pokja ULP yang hadir dan 2 (dua) orang saksi. 27.jelas dalam Berita Acara. Evaluasi Penawaran 28. b. Jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong. Apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan. Volume pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan.5 28. untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum dilakukan koreksi aritmatik dengan ketentuan: a. 27.1 Evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem gugur. maka dilakukan pembetulan.6 .4 28. Hasil koreksi aritmatik untuk penawaran kontrak harga satuan dapat mengubah nilai penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan peringkat semula.14 Berita Acara dilampiri Dokumen Penawaran. 27. 28.3 28. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. dan c.15 Salinan Berita Acara dibagikan kepada peserta yang hadir tanpa dilampiri Dokumen Penawaran dan Pokja ULP dapat mengunggah salinan tersebut melalui website sebagaimana tercantum dalam LDP yang dapat diunduh oleh peserta 28. Berdasarkan hasil koreksi aritmatik Pokja ULP menyusun urutan dari penawaran terendah.

28. c. dan c. evaluasi harga. mengganti.9 Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat.7 Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan penawaran terendah setelah koreksi aritmatik. Para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari HPS maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran. dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini. f. mengurangi. maka: 1) Peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam . evaluasi administrasi. dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. dan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini. Pokja ULP dan/atau PPK.tercantum dalam LDP. evaluasi teknis. 28. syarat-syarat. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup. Pokja ULP dilarang menambah. mengurangi.8 28. b. d. kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan.10 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. 28. b. e. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan.

Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. c. Tidak bertanggal f. Proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). Tidak ditandatangani oleh pemberi dan penerima kuasa (di Up-load dari scan surat kuasa asli) 2). b. Tidak ditandatangani oleh Direktur Utama atau penerima kuasa dari Direktur Utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam Akte pendirian atau perubahannya. (di Up-load dari scan surat penawaran asli. b. . d. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam LDP (150) hari kalender. Surat kuasa tidak memenuhi syarat. Akte Perubahan (bila ada)di upload sesuai aslinya) Surat Kuasa (jika bukan pemimpin perusahaan ). Evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. Surat penawaran tidak ditujukan pada Pokja …………. Surat penawaran tidak mencantumkan nama paket pekerjaan dan/atau salah mencantumkan nama paket pekerjaan. bila : a. Penerima kuasa bukan orang yang tercantum dalam akte pendirian perusahaan atau Akte perubahannya. maka pelelangan dinyatakan gagal 28.11 Evaluasi Administrasi: a. b. dan Apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2).2) 3) Daftar Hitam. bila : a. apabila : 1) Surat penawaran . Surat penawaran tidak memenuhi syarat. atau kepala cabang Perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. atau pejabat yang menurut perjanjian kerjasama adalah yang berhak mewakili perusahaan yang bekerjasama. Masa berlaku penawaran kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP (90 hari kalender) e.

Tidak dimulai sejak tanggal terakhir pemasukan penawaran dan berlakunya jaminan penawaran kurang dari jangka waktu yang ditetapkan dalam LDP (104 hari kalender ) c. Tidak diterbitkan oleh Bank Umum ( tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat) atau oleh perusahaan Asuransi yang mempunyai program Asuransi kerugian (Surety Bond). Besaran nilai jaminan penawaran kurang dari nilai sebagai mana tercantum dalam LDP (Rp. Nama Pokja ULP yang menerima Jaminan Penawaran tidak sama dengan nama Pokja ULP yang mengadakan pelelangan h. Paket pekerjaan yang dijamin tidak sama dengan paket pekerjaan yang dilelang.000. bila tidak ada . Jaminan Penawaran atas nama perusahaan kemitraan (Kerja Sama Operasi/KSO) tidak ditulis atas nama perusahaan kemitraan/KSO. setelah surat pernyataan wanprestasi dari Pokja ULP diterima oleh Penerbit Jaminan. Daftar Kuantitas dan harga meliputi : . g. Nama peserta tidak sama dengan nama yang tercantum dalam jaminan Penawaran d.3).Daftar Harga satuan dasar upah. Jaminan Penawaran tidak dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja. i. k. Surat jaminan penawaran. e. 5).Analisa Harga Satuan pekerjaan . (di Up-load dari scan dari daftar kuantitas dan harga asli) Surat pernyataan tidak akan menuntut . bahan dan alat Daftar Kuantitas dan harga tidak memenuhi syarat. 4). 572. . Besaran nilai jaminan penawaran tidak dicantumkan dalam angka dan huruf.000. Substansi dan keabsahan/keaslian Jaminan Penawaran telah dikonfirmasi dan diklarifikasi secara tertulis oleh Pokja ULP kepada penerbit jaminan. (di Up-load dari scan jaminan penawaran asli) dan Jaminan penawaran yang asli wajib diterima Pokja ULP selambat-lambatnya pada saat pembukaan penawaran. Jaminan penawaran tidak memenuhi syarat. bila : a. b. j.-) f. Nilai jaminan penawaran kurang dari yang ditetapkan dalam LDP.

Sertifikat SMK 3 dari Menakertrans atau OHSAS tidak memenuhi syarat bila : a. Tidak ditandatangani oleh orang yang berhak berdasarkan perjanjian KSO b. 9). Sertifikasi Badan Usaha (SBU). SBU tidak ada b. e. 9001 tidak memenuhi syarat bila : a. Tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan: Kualifikasi Bidang Usaha : Arsitektur Perumahan multi hunian. SBU tidak memenuhi syarat bila : a. c. Apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. 7). Surat perjanjian kerjasama operasi tidak memenuhi syarat. Elektrikal Instalasi listrik gedung dan pabrik termasuk perawatannya Kode : 24010. (di Up-load dari scan surat pernyataan asli) 6). (di Up-load dari scan SBU asli) 8). Tidak ada dan/atau tidak berlaku (di Up-load dari scan ISO 9001 asli). ISO. bila : a. Tidak ada dan/atau tidak berlaku (di Up-load dari scan asli). Apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. Surat perjanjian kerja sama operasi (bila ada). maka pelelangan dinyatakan gagal. bila tidak ada. termasuk perawatannya (21005). Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. Mekanikal Perpipaan air dalam bangunan. f. d. termasuk perawatannya.Surat pernyataan tidak memenuhi syarat. (di Up-load dari scan surat perjanjian KSO asli) Sertifikat Badan Usaha (SBU). Tidak disahkan oleh notaris. Peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. Isi perjanjian KSO tidak memuat presentase kemitraan c. . maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. termasuk perawatannya kode :23002. kode : 21002 Bangunan – bangunan Non Perumahan lainnya.

Sub Bidang Klasifikasi Quantity Surveyor Kualifikasi Ahli Muda 2. Sub Bidang Klasifikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. Sub Bidang Klasifikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Madya. atau. 2. atau. 2. Quality Control 1. Jadual waktu pelaksanaan. Evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan: 1) Pokja ULP menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam LDP. Tidak mempunyai sertifikat keahlian ( SKA/SKT) sebagai berikut : a. atau.12 Evaluasi Teknis: a. b. Jadwal waktu pelaksanaan tidak memenuhi syarat. Bersertifikat tenaga ahli pengawasan konstruksi pracetak bangunan gedung dan. Daftar personil . Quantity Surveyor 1. atau. Tenaga Inti : Tenaga Inti tidak memenuhi syarat. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda c. 2). bila : 1. 3. atau. Unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan. Sub Bidang Klasifikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. Jumlah personil inti yang disyaratkan tidak dipenuhi 2.28. 4. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Madya. b. Projek Manager : 1. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Madya. . bila : Waktu pelaksanaan lebih dari 150 hari kalender (di Up-load dari dokumen penawaran asli) 3). 3.

Tidak dilengkapi dengan bukti kepemilikan berupa . dan Sertifikasi keahlian (SKA/SKT) dari organisasi profesi sesuai bidang keahliannya (di Up-load dari scan SKA/SKT asli) Tenaga Pendukung: Tenaga Pendukung tidak memenuhi syarat. Daftar Peralatan Daftar peralatan tidak memenuhi syarat. Jumlah minimal yang disyaratkan tidak dipenuhi b. serta tidak melampirkan foto copy Ijazah. Khusus untuk tenaga pendukung K3 tidak memenuhi syarat bila tidak melampirkan Curriculum Vitae. Site Manager : 1. atau. tidak ditanda tangani oleh yang bersangkutan. 4. 3. KTP. 2. tidak mempunyai pengalaman pekerjaan pada gedung bertingkat minimum selama 2 tahun yang disertai dengan referensi dari Pengguna jasa. dan CV. Tenaga Ahli K3 1. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda e. Tidak melampirkan Curriculum Vitae. atau. dan CV. serta tidak tidak melampirkan sertifikat K3. serta tidak melampirkan foto copy Ijazah dan KTP. Tidak melampirkan Curriculum Vitae. atau. 2. Jumlah personil pendukung yang disyaratkan tidak dipenuhi.tidak ditanda tangani oleh yang bersangutan. Sub Bidang Klasifikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda d. tidak melampirkan foto copy Ijazah dan KTP.3. tidak ditanda tangani oleh yang bersangkutan. bila : 1. Sub Bidang Klasifikasi K3 Konstruksi Kualifikasi Ahli Mudah 3. dan CV. 3. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. (di Up-load dan di scan dari dokumen penawaran asli 4). bila : a. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda.

Aplikasi terhadap system pracetak dalam pelaksanaan bangunan gedung bertingkat (daftar pekerjaan pembangunan gedung yang telah dikerjakan dengan system pracetak. tidak memenuhi syarat bila tidak ada. Surat Dukungan dari perusahaan pemegang lisensi sistim pra cetak (bila ada). Penggunaan System pracetak. perhitungan harus sudah memperhitungkan parameter-parameter perencanaan tahan gempa yang khusus berlaku untuk system tersebut. Sertifikasi pracetak dari Pusat Litbang Permukiman Kementrian PU tidak memenuhi syarat bila tidak ada dan/atau bila tidak sama/sesuai dengan system yang ditawarkan (di Up-load dari scan sertifikat pracetak asli) b. (di Up-load dari dokumen penawaran asli dan bila sewa MOU di scan dari dokumen asli) 5). untuk sewa dan dukungan tidak memenuhi syarat bila tidak dilengkapi dengan bukti kepemilikan alat dari perusahaan yang menyewakan atau yang mendukung.bila : . (di Up-load dari dokumen penawaran asli) c. bila tidak ada dan tidak dilampirkan bukti kontrak dan referensi dari pengguna jasa serta dokumentasi foto. sekurangkurangnya luas gedung minimal 1000 m2). Penggunaan System pracetak tidak memenuhi syarat bila : a. tidak memenuhi syarat. Perubahan gambar struktur dari konvensional ke pracetak (gambar denah dan dimensi struktur tetap) harus dilengkapi dengan perhitungan struktur yang disahkan oleh pemegang SIBP Tenaga Ahli Struktur yang disetujui oleh inventor serta surat keterangan pertanggungjawaban oleh pemimpin perusahaan terhadap perubahan struktur tersebut. atau surat perjanjian pembelian/sewa/Dukungan. tidak disahkan oleh Notaris). Tidak memenuhi syarat. 6).kwitansi pembelian.

bila : Tidak berisi tentang dokumen pra rencana K3 (mengacu pada Permen PU No. Mutu bahan yang digunakan. Tahapan dan cara pelaksanaan yang menggambarkan pelaksanaan pekerjaaan dari awal sampai akhir tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis (di Up-load dari dokumen penawaran asli) 9). a. bila tidak lengkap dan tidak ada b.b dan c di Up-load dari dokumen penawaran asli) 8). Dokumen pra rencana K 3 Tidak memenuhi syarat. Gambar struktur pracetak yang diajukan harus jelas mencantumkan . Metode pelaksanaan Tidak memenuhi syarat. 09/PRT/M/2008 . c. Tidak memenuhi persyaratan subtantif yang ditetapkan dalam dokumen lelang b. Tidak menggambarkan penguasaan penawar untuk menyelesaikan pekerjaan c. b. Tidak disahkan atau ditandatangani oleh penanggung jawab penghitung struktur ( yang mempunyai SIBP) dan inventor. Gambar sistim join pracetak yang digunakan (balok.kolom dan plat) Tidak memenuhi syarat. bila tidak lengkap dan tidak ada dan tidak sama dengan jumlah dalam gambar dan BOQ penawaran. c. Komponenisasi untuk memenuhi desain. Tidak memenuhi syarat. Tidak ada surat keterangan pertanggung jawaban oleh pemimpin perusahaan Gambar Denah dan dimensi Struktur berubah (butir a dan b di Up-load dari dokumen penawaran asli) 7).a. yang meliputi tipe-tipe komponen. bila : a. Tidak memenuhi syarat. bila tidak ada dan mutu bahan yang dicantumkan tidak sesuai (lebih rendah) dari analisa perhitungan struktur (butir a.

tentang pedoman sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) konstruksi bidang pekerjaan umum). Dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. dinyatakan gugur. Peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga. Apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan. g. Dokumen Rencana Mutu Kontrak (RMK) Tidak memenuhi syarat. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga. Apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal. Apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 3 (tiga). Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran. dengan ketentuan: 1) Total harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibandingkan terhadap nilai total HPS: a) Apabila total harga penawaran atau penawaran terkoreksi melebihi nilai total HPS. 28. Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting. (di Up-load dari dokumen penawaran asli) c d Pokja ULP dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP. 04/PRT/M/2009 tentang Sistem manajemen mutu Departemen Pekerjaan Umum. bila : Tidak berisikan dokumen rencana mutu kontrak (RMK) (mengacu pada Permen PU No. Pokja ULP melakukan klarifikasi dengan peserta. (di Up-load dari dokumen penawaran asli) 10).13 Evaluasi Harga: a. f. e. dan b) Apabila semua harga penawaran atau .

pelelangan dinyatakan gagal. Untuk kontrak lump sum: a) apabila ada perbedaan antara penulisan nilai harga penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. Harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus) dari harga satuan yang tercantum dalam HPS. Harga satuan penawaran tersebut dinyatakan timpang dan hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga. Mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. maka nilai yang diakui adalah nilaidalam tulisan angka.harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. atau c) apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. d. maka penawarannya digugurkan dan Jaminan Penawaran disita untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut: 1) klarifikasi dalam hal penawaran komponen dalam negeri berbeda dibandingkan dengan perkiraan Pokja ULP.2) 3) 4) penawaran terkoreksi di atas nilai total HPS. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak wajar akibat . c. 2) klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS dengan ketentuan: a) Apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang. maka penawaran dinyatakan gugur. b) apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. Harganya dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya. dan b) Apabila peserta yang bersangkutan tidakbersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan. dilakukan klarifikasi.

Tata cara evaluasi kualifikasi dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Kualifikasi. Pokja ULP menyusun urutan 3 tiga) penawaran sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada). Evaluasi kualifikasi dilakukan penilaian sistem gugur. 29. Evaluasi Kualifikasi : 29.2 30.d. maka peserta digugurkan.3 29. badan usaha dan/atau .2 29.1 Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi. 30.4 Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan keaslian dokumen dan meminta salinannya. apabila diperlukan.4 29.1 29. cara melihat Pokja ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen. maka lelang dinyatakan gagal. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama. maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam. terjadinya persaingan usaha tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan). e. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data. maka Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara. Pembuktian Kualifikasi 30. 30.3 30. Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus evaluasi kualifikasi.5 Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta calon pemenang cadangan 1 dan 2 apabila ada. dengan menggunakan metode Pakta Integritas telah diisi dan ditandatangani oleh peserta sebelum pemasukan penawaran.

Penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. 54 Tahun 2010 dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan. dengan tembusan Kepada PPK.5 Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus pembuktian kualifikasi. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). b.2 Sanggahan diajukan oleh peserta baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan peserta lain apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi : a.pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam. PA/KPA dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP 32. Harga penawaran atau harga penawaran terkoreksi. Hasil evaluasi pelelangan untuk seluruh peserta yang dievaluasi. b. Rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. Penetapan Pemenang 31. d. 30. Apabila sanggahan dinyatakan menyatakan pelelangan gagal.3 32. F.4 . Nama paket pekerjaan dan nilai total HPS. Nama dan alamat penyedia. Pokja ULP wajib memberikan jawaban tertulis atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. dan/atau c. Pengumuman Pemenang Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) di website sebagaimana tercantum dalam LDP dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat yang memuat sekurang-kurangnya: a. Sanggahan : 32. dan e. disertaibukti terjadinya penyimpangan. benar maka Pokja ULP 32. maka lelang dinyatakan gagal. Penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No.1 Peserta dapat menyampaikan sanggahan secara tertulis atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang. c. 32.

dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. 33. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. 33. Penunjukan Pemenang Pengadaan 34.2 Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. Sanggahan Banding 33.32. Pokja ULP. Peserta yang akan melakukan sanggahan banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding sebesar sebagaimana tercantum dalam LDP dengan masa berlaku 20 (dua puluh) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Pokja ULP.1 Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP.1 Pokja ULP menyampaikan Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). 34.5 Sanggahan yang disampaikan bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah.5 33. dengan tembusan kepada PPK.6 Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP atau disampaikan di luar masa sanggah banding. G. Penunjukan Penyedia Barang/Jasa 34.2 PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih berlaku. wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 15 (lima belas) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima.3 33. dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP. dengan ketentuan: . paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan.4 33. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan. 33.

SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari setelah semuasanggahan dan sanggahan dijawab. atau c. c.5 34. Tidak ada sanggahan dari peserta. maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK.4 34. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. Apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang. Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. b. atau Masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. 34. maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat. Apabila yang bersangkutan tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku.3 Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut. Sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar. kerja banding 34.7 .a. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. apabila tidak ada sanggahan. selama masa surat penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. b. Apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP.6 34. dengan ketentuan: a. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP.

setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi. Pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang . b. Sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No. apabila: a. Pelelangan Gagal 36. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata benar. Jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta.34. H arga penawaran terendah terkoreksi untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak gabungan Lump Sum dan Harga Satuan lebih tinggi dari HPS. Calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2. seluruh harga penawaran yang masuk untuk Kontrak Lump Sum di atas HPS. Pelelangan Gagal 36. b. Kerahasiaan Proses : Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang H. Sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar.1 Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal.8 34. atau g. d. T idak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. Dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat. c. 36.9 Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontrak.2 KPA pada K/L/I atau PA/KPA pada Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. 54 Tahun 2010. f. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ 35. apabila: a. KPA pada K/L/I atau PA/KPA pada Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. e.

Penghentian proses pelelangan . ternyata benar.5 Setelah pelelangan dinyatakan gagal. 36. 54 Tahun 2010. atau d. Dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan Pelelangan dinyatakan benar oleh pihak berwenang.4 36. ternyata benar. menentukan langkah selanjutnya. f. atau b. Penyampaian ulang Dokumen Penawaran. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan KPA. PPK dan/atau Pokja ULP. atau b. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan PA. memberitahukan kepada seluruh peserta. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan KPA. Evaluasi ulang. e. KPA. g. c. atau Calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri Menteri/Kepala Lembaga/Pimpinan Institusi Lainnya sebagaimana tercantum dalam LDP selaku PA menyatakan pelelangan gagal. yaitu melakukan: a. b. Pelelangan ulang.c. ternyata benar. Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. 36. ternyata benar.3 melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK ternyata benar. d. maka Pokja ULP Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal. S anggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan ternyata benar. apabila : a. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan. PPK dan/atau Pokja ULP. apabila: a. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan PA dan/atau KPA. maka Pokja ULP atau Pokja ULP lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebabterjadinya pelelangan gagal.

c. Diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat). Nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK yang menandatangan kontrak. f. g. Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. dan j. Nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan.2 Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak. Surat Jaminan Pelaksanaan 37. d. 37. e. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) yang sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. Surat Jaminan Pelaksanaan 37.1 Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut: a.I. memuat nama. Besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan. Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak (PHO) sebagaimana tercantum dalam LDP. Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitraan/KSO harus ditulis atas nama Kemitraan/KSO. h. Besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh penerbit Jaminan.3 . b. i. alamat dan tanda tangan pihak penjamin 37. Paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ.

6 .2 Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan.1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan Dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku.4 38. dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. Apabila salah satu pernyataan tersebut sudah tidak dipenuhi. dengan ketentuan: a. Nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi diatas 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi. 38.5 38. Penanda. bahasa. redaksional. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran.J. maka berlaku urutan sebagai 38. Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak.3 PPK dan penyedia jasa tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak. PPK dan penyedia jasa wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. Penandatanganan Kontrak 38. atau b. Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian. maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan. Nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS 38. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak.tanganan Kontrak 38.

dapat menandatangani kontrak. e. Rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai. 38. Sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli. apabila diperlukan.9 BAB IV.9. BAPP. b.tangani kontrak. Surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundangundangan. Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada pasal 38.berikut : a. b. g. f.7 Banyaknya rangkap kontrak dibuat sesuai kebutuhan. Gambar-gambar. BAHP. h. yaitu: a.8 38. Pokok perjanjian. LingkupPekerjaan . Spesifikasi umum. dan i. c. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A. SPPBJ. 38. d. Spesifikasi khusus. Adendum Surat Perjanjian. Dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menanda. dan 2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK. terdiri dari: 1) Kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia. Syarat-syarat khusus kontrak. Pihak yang berwenang menandatangani kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta pendirian/Anggaran Dasar. Syarat-syarat umum kontrak.

com Nama paket pekerjaan : Pembangunan Gedung Pusat Jantung Terpadu Tahap-I RSUP Dr. Peninjauan lapangan (apabila diperlukan) akan dilaksanakan pada: Hari : Tanggal : Pukul : Tempat : .rsupwahidin. Sumber Dana C. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan pada: Hari : Kamis Tanggal : 00 Juli 2012 Pukul : 10.. : Pokja II ………Unit Layanan Pengadaan …… Alamat Pokja ULP : Jl.. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan dan Peninjauan Lapangan 1.00 WIB s/d selesai Tempat : RSUP..1. Pokja ULP 2. Website : www.. 4.. 6. 5. 3.Makassar 2. ……. Wahidin Sudirohusodo Uraian singkat pekerjaan : Melaksanakan pekerjaan Pembangunan Gedung bertingkat (9 lantai + 1 Basemant) untuk pekerjaan Struktur tahap-I dengan menggunakan sistem struktur beton Non Konvensional / pracetak Jangka waktu penyelesaian pekerjaan : 150 (Seratus lima puluh) hari kalender : Pekerjaan ini dibiayai dari s umber pendanaan APBN Tahun Anggaran 2012 B.

Pelaksana K3 1 (satu) orang/lokasi. Site manager (1 org/lokasi) min. pendidikan min D III Sipil/Geodesi. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Madya. pendidikan min D III bersertifikat K3. S1 T. d. min. sebagai berikut : a. atau : 2. 3. b. Quantity Surveyor 1. Sipil. b. 2. S1 T. S1 T.S1 Tenaga Pendukung: a. Pelaksana Struktur 1 (satu) orang. Sub Bidang Klasfikasi Quantity Surveyor Kualifikasi Ahli Muda. Sipil. 3. 3. atau.D. Sipil/Arsitek. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. Sipil/Arsitek. e. Pelaksana Pengukuran 1 (satu) orang. Quality Control 1. 2. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda c. pendidikan min D III Arsitektur. Dokumen Penawaran : 1. Tenaga Inti harus mempunyai : Sertifikasi keahlian (SKA/SKT) dari organisasi profesi sesuai bidang keahliannya. Projek Manager : 1. b. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda . atau. Pelaksana Arsitektur 1 (satu) orang. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Madya. Tenaga Ahli K3 (1 Org/lokasi) Min. 4. pendidikan min D III Sipil. Quality control (1 org/Lokasi). atau. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. Project Manager (1 org/lokasi). Quantity Surveyor (1 org/lokasi). Daftar Personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan : Tenaga Inti: a. atau. atau. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Madya. min. Bersertifikat tenaga ahli pengawasan konstruksi pracetak bangunan gedung dan. c. min. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. atau. S1 T. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. 4. d. c.

i. atau. c. dan CV. e. Tenaga Ahli K3 1. g. 2. dan Sertifikasi keahlian (SKA/SKT) dari organisasi profesi sesuai bidang keahliannya Tenaga Pendukung harus mempunyai : . Mobil Crane (2 unit) atau Tower Crane (1 unit) Molen (3 unit ) Vibrator (6 unit ) Genset (1 unit/lokasi) Theodolite (1 unit ) Lift barang (1 unit ) Ready Mixer Mobile Mixer (3 unit ) Mobil Pickup (2 Unit ) Mobil tronton (2 Unit ) Peralatan dilengkapi dengan bukti kepemilikan berupa kwitansi pembelian. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. atau. d. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda.d. h. . atau surat perjanjian pembelian/sewa/Dukungan. .Curriculum Vitae. Sub Bidang Klasfikasi K3 Konstruksi Kualifikasi Ahli Muda Khusus untuk personil inti melampirkan Curriculum Vitae. ditanda tangani oleh yang bersangkutan. melampirkan foto copy Ijazah dan KTP serta sertifikat K3. b. KTP. serta melampirkan foto copy Ijazah dan KTP.Khusus untuk tenaga pendukung K3 harus mempunyai Curriculum Vitae. ditanda tangani oleh yang bersangkutan. f. serta melampirkan foto copy Ijazah. 2. Site Manager : 1. ditanda tangani oleh yang bersangutan. 3. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda e. dan CV. mempunyai pengalaman pekerjaan pada gedung bertingkat minimum selama 2 tahun yang disertai dengan referensi dari Pengguna jasa. Daftar Peralatan Utama minimal yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan : a. dan CV. j.

00 WIB) Tempat : Website RSUP Dr.59 WIB (kecuali hari terakhir pemasukan penawaran pada pukul 13.d.untuk sewa dan dukungan dilengkapi dengan bukti kepemilikan alat tersebut di atas dari perusahaan yang menyewakan atau yang mendukung.00 WIB s. Masa berlakunya jaminan penawaran empat) hari kalender. 4.000. Pembayaran dilakukan dengan cara : Angsuran (termijn)/ monthly sertifikat. 23. Mata uang yang digunakan : 2.000. Batas Akhir Waktu Penyampaian Penawaran Hari : Rabu Tanggal : 00 Nopember 2012 Pukul : 13. 3. Alat : tidak ada E. Masa Berlakunya Penawaran Masa berlaku penawaran selama 90 (sembilan puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Jaminan Penawaran 1.d. Besarnya Jaminan Penawaran adalah: Rp.lpse. Pemasukan Dokumen Penawaran Tanggal : Jumat 00 Oktober 2012 s. Rabu 00 Nopember 2012 Pukul : 00. Wahidin Sudirohusodo (www.00 WIB .rsupwahidin. 3.com) I.(Lima ratus tujuh puluh dua juta rupiah) 2. 572. F. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran Rupiah 1. 104 (seratus Jaminan Penawaran dicairkan dan disetorkan pada Negara Kas H. G. Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan : Uji mutu/teknis/fungsi diperlukan untuk : a. Bahan : tidak ada b.

Wahidin Sudirohusodo.Tempat : Website RSUP Dr. Pembukaan Hari Tanggal Pukul Tempat Penawaran : Rabu : 00 Nopember. Jaminan Pelaksanaan : 1. Besarnya jaminan sanggahan banding : 28.. Makassar K. Pokja II Direktorat Pengembangan Permukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum .780. PPK MMMMMII Satker Pengembangan Kawasan Permukiman Strategis b. PPK : Pengembangan ………… Strategis II Satker………. 1.654. Jl. Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan selama 240 ( dua ratus empat puluh ) hari kalender sejak penandatanganan . 2012 : 13. Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada: a. Sanggahan Banding Menteri Kesehatan ditujukan kepada : 4. Sanggahan. c. Perintis Kemerdekaan No…. Ambang Batas Sistim Gugur Tidak menggunakan Ambang Batas Nilai Teknis L. c..com) J. Wahidin Sudirohusodo (www.00 (Dua puluh delapan juta enam ratus lima puluh empat ribu tujuh ratus delapan puluh rupiah) 2. Jaminan pada Kas Sanggahan Banding dicairkan dan disetorkan Negara N. PA/KPA : Kepala Satuan Kerja mmmmmmmmmmm…. Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum M. APIP : Inspektur Jenderal Kementerian ……bnbnnnnnnn 3. b. Jaminan Sanggahan Banding Rp.30 WIB : Kantor Satker RSUP Dr.lpse. Tembusan sanggahan ditujukan kepada: a. Sanggahan Banding Dan Pengaduan 1.. Sanggahan ditujukan Pokja II ……………….rsupwahidin. 2.

Sipil. pendidikan min D III Sipil/Geodesi. e. Lingkup Kualifikasi Nama Pokja ULP : Alamat Pokja ULP : Website : Nama Paket Pekerjaan Pokja II …. Quantity Surveyor (1 org/lokasi). S1 T. Quality control (1 org/Lokasi). S1 T. d. pendidikan min D III Arsitektur. Pelaksana Struktur 1 (satu) orang/lokasi. Project Manager (1 org/lokasi).Memiliki Tenaga Inti dengan kualifikasi keahlian Tenaga Inti: a. b.390.S1 Tenaga Pendukung: a. min. Site manager (1 org/Lokasi) min. Persyaratan Kualifikasi 1. b.. . c.2. min. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A. 1 Makassar www.rsupwahidin. pendidikan min D III bersertifikat K3. Sipil. Pelaksana Arsitektur 1 (satu) orang/lokasi. 3. Peserta Kualifikasi yang berbadan usaha harus memiliki surat izin usaha Jasa konstruksi Bidang Arsitektur Sub Bidang Multi Hunian termasuk perawatannya 2. pendidikan min D III Sipil. Sipil/Arsitek. Pelaksana Pengukuran 1 (satu) orang/lokasi.Unit Layanan Pengadaan mmmmmmm Jl. c. Pelaksana K3 1 (satu) orang/lokasi. S1 T. Memiliki pengalaman pada sub bidang Bangunan – bangunan Non Perumahan lainnya. termasuk perawatannya Dasar (KD) sebesar Rp. 14. min.000.327. Sipil/Arsitek.lpse . d. kontrak. Perintis Kemerdekaan No. Tenaga Ahli K3 (1 Org/lokasi) Min. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan Kas Negara BAB V. S1 T.com : Pembangunan Gedung Pusat Jantung Terpadu Tahap-I B.

atau. atau. mempunyai pengalaman pekerjaan pada gedung bertingkat minimum selama 2 tahun yang disertai dengan referensi dari Pengguna jasa. Tenaga Ahli K3 1. ditanda tangani oleh yang bersangutan. atau : 2. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Madya. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. 3. Sub Bidang Klasfikasi Quantity Surveyor Kualifikasi Ahli Muda. 3. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. Bersertifikat tenaga ahli pengawasan konstruksi pracetak bangunan gedung dan. 2. 4. Site Manager : 1. 2. b. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. 3. KTP. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda e. 2. atau. atau. Projek Manager : 1. dan CV. Quality Control 1. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Madya. serta melampirkan foto copy Ijazah.Tenaga Inti harus mempunyai : Sertifikasi keahlian (SKA/SKT) dari organisasi profesi sesuai bidang keahliannya. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. dan Sertifikasi keahlian (SKA/SKT) dari organisasi profesi sesuai bidang keahliannya . Quantity Surveyor 1. atau. atau. atau. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Madya. 3. sebagai berikut : a. Sub Bidang Klasfikasi K3 Konstruksi Kualifikasi Ahli Muda Khusus untuk personil inti melampirkan Curriculum Vitae. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda c. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda d. atau. 4. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda.

atau surat perjanjian pembelian/sewa/Dukungan. ditanda tangani oleh yang bersangkutan. Mobil Pickup (2 Unit ) j.Curriculum Vitae. ditanda tangani oleh yang bersangkutan. melampirkan foto copy Ijazah dan KTPserta sertifikat K3. BAB VI. Peralatan dilengkapi dengan bukti kepemilikan berupa kwitansi pembelian.Tenaga Pendukung harus mempunyai : . yaitu : a.000. Molen (3 unit ) c.739. Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta sebesar Rp. . serta melampirkan foto copy Ijazah dan KTP. Mobil tronton (2 Unit 5. Theodolite (1 unit ) f. . BENTUK SURAT PENAWARAN USAHA/KEMITRAAN (KSO) PESERTA BADAN CONTOH (Kop Surat Badan Usaha/Kemitraan KSO) …………. Ready Mixer h. 4. dan CV. 1. dan CV.432. Mobile Mixer (3 unit ) i.. Mobil Crane (2 unit) atau Tower Crane (1 unit) b. untuk sewa dan dukungan dilengkapi dengan bukti kepemilikan alat tersebut di atas dari perusahaan yang menyewakan atau yang mendukung.(Satu milyar empat ratus tiga puluh dua juta tujuh ratus tiga puluh sembilan ribu rupiah). Lift barang (1 unit ) g. ………………… 20………. Memiliki kemampuan untuk menyediakan fasilitas/peralatan/perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi ini. Genset (1 unit/lokasi) e.Khusus untuk tenaga pendukung K3 harus mempunyai : Curriculum Vitae. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN A. Vibrator (6 unit ) d.

4. Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ……………… (……………………) hari kalender. bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: Jaminan Penawaran. Surat perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi. Penawaran ini berlaku selama ………. 1.. apabila ada. Surat Kuasa. 8. Surat Dukungan dari perusahaan pemegang lisensi sistem pra cetak.: Pokja ……………Kementerian Pekerjaan Umum di Perihal : Penawaran Pekerjaan Pembangunan Gedung Pusat Jantung Terpadu Tahap-I RSUP Dr.. 2. 3.Nomor Lampiran : : Kepada Yth. tanggal ……………………. Sertifikasi Badan Usaha (SBU). Wahidin Sudirohosodo Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan nomor: ………………. Daftar Kuantitas dan Harga. 6.) kalender sejak tanggal surat penawaran ini. 5. apabila ada Surat Pernytaan tidak akan menuntut. Sesuai denganpersyaratan. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan ……………………………) Lokasi ………… sebesar Rp.(………………. ……… ( ……………… …………) Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pengadaan dan Berita Acara Pemberian Penjelasan (serta adendum Dokumen Pengadaan) . .

dan jumlah peralatan utama minimal yang dibutuhkan. b.. 14... c.. Sertifikat SMK 3 dari Menakertrans atau OHSAS 12.. d. kapasitas.... Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini.... Penggunaan System pracetak. Jadwal Waktu Pelaksanaan.. e.. 10... ISO 9001... Jenis. f. BENTUK SURAT KUASA (Kop Surat Badan Usaha) SURAT KUASA Nomor : CONTOH-1 Yang bertandatangan di bawah ini: Nama : ………………………………… Alamat Perusahaan : ...9.. PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) . Metoda Pelaksanaan. Formulir rekapitulasi perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). 13. Dokumen isian kualifikasi. 15. Dokumen penawaran teknis. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan.. Dokumen lain yang disyaratkan. komposisi. Daftar Personil Inti.. terdiri dari : a. Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan.. apabila ada g.. Dokumen lain yang dipersyaratkan.. Jabatan B.

Penerima Kuasa Pemberi Kuasa (nama dan Jabatan) (nama dan Jabatan) *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya ..*) Alamat : ……………………….………………………………… : ……………………… (Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan)………………… …(nama PT/CV/Firma) Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No.. Jabatan : ………………………. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk: 1. 2. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa Jabatan memberi kuasa kepada : Nama : ………………………. (nama Notaris penerbit Akta ) beserta perubahannya.(No. ………………. …………20…………. Menandatangani Surat Sanggahan.(tanggal peneritan akta) Notaris ………………………. Akta Notaris) tanggal …………. Menandatangani Surat Penawaran.. Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. 3. yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. ………. Menandatangani Pakta Integritas.. Menandatangani Surat Perjanjian. 4. Menandatangani Surat Sanggahan Banding. 5.

yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. 4. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk: 1.(No. ………………. dst.. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa (nama dan Jabatan) (nama dan Jabatan) . 2. …………….. . (tanggal penerbitan Akta) Notaris …………….. Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain.CONTOH-2 (Kop Surat Badan Usaha) SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertandatangan di bawah ini: Nama : Alamat Perusahaan : Jabatan : …………………………. Menghadiri pemberian penjelasan. Akta Notaris) tanggal………….. (Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan/Kepala Cabang/wakil kemitraan (KSO)) ……………………. Menghadiri pembukaan penawaran. 3..(nama Notaris penerbit Akta) beserta perubahannya atau Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) No……………tanggal ………). …………20…………. memberi kuasa kepada: Nama : ………………… Alamat : ………………… yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. Melakukan pendaftaran dan pengambilan dokumen. (nama PT/CV/Firma) dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama [perusahaan/kemitraan (KSO) berdasarkan [Akta Notaris No.

C.

BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJA SAMA OPERASI (KSO) CONTOH

SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN/ KERJA SAMA OPERASI (KSO)

Sehubungan dengan pelelangan …………………..yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di ………………………….pada tanggal ………., ……….2011, maka kami: …………………………………………. (nama peserta 1) …………………………………………. (nama peserta 2) …………………………………………. (nama peserta 3) …………………………………………. (dan seterusnya) bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1. Secara bersama-sama: a. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO adalah ………………………………….. b. Menunjuk ……………………………………(nama peserta 1) sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama kemitraan/KSO. c. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang, wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak. 2. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan kemitraan/KSO adalah: ……………………(nama peserta 1) sebesar ………% (………..persen) ……………………(nama peserta 2) sebesar ………% (………..persen) ……………………(nama peserta 3) sebesar ………% (………..persen) dalam

…………………………………..,(dst) 3. Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO, akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2. dalam hal pengeluaran, keuntungan, dan kerugian dari kemitraan/KSO. 4. Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak, kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO. 5. Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas, masingmasing anggota kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini, termasuk hak untuk memeriksa keuangan, perintah pembelian, tanda terima, daftar peralatan dan tenaga kerja, perjanjian subkontrak, surat-menyurat, dan lainlain. 6. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada …………………………….(nama wakil peserta) dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana ………………………….(nama peserta 1) berdasarkan persetujuan tertulis dari seluruh anggota kemitraan/KSO. 7. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani. 8. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO. 9. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ……….(……………) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di ……………pada hari ………….tanggal …………….. bulan …………, tahun …………….. Peserta 1 (……………….) Peserta 2 (………………..)

Peserta 3 (……………….)

Dst. (………………..)

Catatan: Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi ini harus dibuat diatas kertas segel D. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Dokumen Penawaran Teknis Cantumkan dan jelaskan secara rinci hal-hal berikut. Jika diperlukan, keterangan dapat dicantumkan dalam lembar tersendiri/tambahan 1. Metoda pelaksanaan pekerjaan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan; 2. Jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan [tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP; 3. Jenis, kapasitas, komposisi dan jumlah peralatan minimal sebagaimana tercantum dalam LDP; 4. Spesifikasi teknis; 5. Personil inti yang akan ditempatkan secara penuh [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP, serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan; 6. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP; dan 7. Hal-hal lain yang dipersyaratkan.

E.

BENTUK FORMULIR REKAPITULASI KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN)

PERHITUNGAN TINGKAT

FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN)

Alat Kerja / dan Perekayasaan Fasilitas (5A) V. ………. TOTAL Biaya (A + (9A) B) Formulasi perhitungan: Nilai Barang Total (3C) . Manajemen Proyek (4A) IV.(bulan) 2011 (tanda tangan) (nama wakil sah badan usaha/pemimpin kemitraan (KSO)/perorangan F. Peralatan (Barang (2A) jadi) A.Uraian Pekerjaan (1) Nilai Gabungan Barang/Jasa (Rp) Tota % DN LN Rib l KD u N Rp (2) (3) (4) (5) (1B) (2B) (3B) (4B) (5B) (6B) (7B) (8B) (9B) (1C) (2C) (3C) (4C) (5C) (6C) (7C) (8C) (9C) (1D) (2D) (3D) (4D) (5D) (6D) (7D) (8D) (9D) TKDN Baran g/ Jasa (7) (1E) (2E) (3E) (4E) (5E) (6E) (7E) (8E) (9E) Gabung an (8) (1G) (2G) (3G) (4G) (5G) (6G) (7G) (8G) (9G) Barang I...Nilai Barang Luar Negeri (3B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) % TKDN (Gabungan Barang dan Jasa = + Nilai Jasa Total(8C) . Sub Total Barang (3A) Jasa III.(tanggal)………... Konstruksi dan Kerja Fabrikasi (6A) VI. BENTUK JAMINAN PENAWARAN DARI BANK . Sub Total Jasa (8A) C..(tempat). Jasa Umum (7A) B.Nilai Jasa Luar Negeri (8B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) ………………. Material Langsung (Bahan baku) (1A) II.

Yang bertanda tangan dibawah ini: ………………dalam jabatan selaku ……………… dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama …………………. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. (terbilang ………………………………………………………………………. apabila: Nama : ……………………………….) sebagai Jaminan Penawaran dalam bentuk garansi bank. Yang Dijamin menarik kembali penawarannya selama dilaksanakannyapelelangan atau sesudah dinyatakan sebagai pemenang.. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan yaitu: a. (nama Bank) berkedudukan di ………………………….Contoh (Kop Bank Penerbit Jaminan) GARANSI BANK sebagai JAMINAN PENAWARAN No. (peserta pelelangan) Alamat : ………………………………………………………….. selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan.. (alamat) untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ……………………(Pokja ULP) Alamat : ………………………………………. selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ………………………………………………. b. Yang Dijamin tidak: 1) menyerahkan Jaminan Pelaksanaan setelah ditunjuk ..

d. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. 2) menandatangani Kontrak. 3. Yang Dijamin terlibat Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pengadaan yang diikuti oleh Yang Dijamin. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata..) hari kalender.(bank) Bank . 4. 6. 2. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut : 1. …………………. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. c. Dikeluarkan di : ………………… Pada tanggal : ………………… Untuk keyakinan. 5. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. dari tanggal ……s. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ………………………….…….sebagai pemenang. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. atau 3) hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi sebagai calon pemenang. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke……. Garansi Bank berlaku selama ……………(….

bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada ……………….... Nilai : ………………………….... (alamat). b.Materai Rp....... selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN.... Menarik kembali penawarannya selama dilaksanakannya pelelangan atau sesudah dinyatakan sebagai pemenang.... Surat Jaminan ini berlaku apabila TERJAMIN : a..(nama Pokja ULP) ………………………........ selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ……………... bahwa kami : ………………(alamat) ……………………………….………….. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban sebagaimana ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan untuk pelaksanaan pelelangan pekerjaan …………………………………....(alamat) sebagai Pelaksana Pelelangan. BENTUK JAMINAN PENAWARAN ASURANSI/PERUSAHAAN PENJAMINAN DARI Contoh (KOP PENERBIT JAMINAN) JAMINAN PENAWARAN Nomor Jaminan : …………………………. Maka kami... Dengan ini dinyatakan.. 1. Tidak: .. dan …………………… ([nama penerbit jaminan. (nama)..6000....yang diselenggarakan oleh PENERIMA JAMINAN..00 (Nama dan Jabatan) G. sebagai Peserta. .) 2. 3... selanjutnya disebut TERJAMIN........... (terbilang ……….. sebagai Penjamin....

Dikeluarkan di Pada tanggal TERJAMIN PENJAMIN : : ………………… ………………… Materai Rp.6000. Surat Jaminan ini berlaku selama………….) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ……………sampai dengan tanggal ……………………. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.1) Menyerahkan Jaminan Pelaksanaan ditunjuk sebagaipemenang. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan penagihan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji/wanprestasi 6. c.. setelah verifikasi 4. Terlibat Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). atau 3) Hadir dalam klarifikasi dan/atau sebagai calon pemenang. 5.00 (……………………) (……………………………) . (……………. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. 2) Menandatangani Kontrak. 7.

.. BENTUK SURAT PERNYATAAN TIDAK AKAN MENUNTUT KOP SURAT PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK AKAN MENUNTUT Saya yang bertanda tangan di bawah ini...Untuk keyakinan..... pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke …………………(Penerbit Jaminan) H.. TA...mmmmmmI Satker Pengembanganmmmmm.2012 dengan ini menyatakan bahwa : Nama Jabatan Alamat : : : Apabila dikemudian hari ternyata alokasi dana tersebut berkurang atau tidak tersedia sehingga dibatalkan/ditiadakan pelelangan umum (paket pelelangan umum) tersebut dan atau apabila terjadi pembatalan pekerjaan akibat dari kebijakan Pemerintah Republik ...Kementerian Pekerjaan Umum Tahun Anggaran 2011 pada PPK Pengembangan ..... dalam rangka pelelangan umum jasa Pemborongan pada Pokja ....

Demikian Surat Pernyataan ini kami buat dengan sebenarnya..... dan Nepotisme .(nama wakil sah badan usaha) …………………………………………………………… : PT/CV/Firma/Koperasi ……………… (pilih yang sesuai dan cantumkan nama) Dalam rangka pengadaan ……………………. Tidak akan melakukan praktek Korupsi... Pimpinan I. ………………. apabila dikemudian hari ternyata Surat Pernyataan ini tidak benar. Jakarta... Kolusi...Indonesia kami tidak akan menuntut dan meminta ganti rugi dalam bentuk apapun juga pada pekerjaan Pembangunan Gedung Pusat Jantung Terpadu Tahap-I RSUD Dr. BENTUK PAKTA INTEGRITAS (Contoh Pakta Integritas adan saha Tanpa Kemitraan/KSO) PAKTA INTEGRITAS Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan atas nama : : ………………………………………. (isi nama paket) pada ……………………… (isi sesuai dengan K/L/D/I) dengan ini menyatakan bahwa: 1. 2011 Peusahaan …………………………………... kami bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku. Wahidin Sudirohusodo pada PPK Pmmmmmm. Satker Pmmmmmm.

.. Nama : ………………………………. Apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini. digugat secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana.. (nama lengkap) Contoh Pakta Integritas Badan Usaha Dengan Kemitraan/KSO] PAKTA INTEGRITAS Kami yang bertanda tangan di bawah ini: 1. bersedia menerima sanksi administratif. dan profesional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. 4. Bertindak untuk dan Atas nama : PT/CV/Firma/Koperasi …………pilih yang sesuai dan cantumkan nama) 2. Akan mengikuti proses pengadaan secara bersih. menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. …………(tempat).(bulan) 2011 (Nama Penyedia) (tanda tangan).(KKN). (nama wakil sah badan usaha) Jabatan : ………………………………. Nama : ………………………………. 3. …………. Akan melaporkan kepada APIP …………. Bertindak untuk . 2.. (nama wakil sah badan usaha) Jabatan : ………………………………. transparan. (tanggal)…………. (isi sesuai dengan K/L/D/I) yang bersangkutan dan/atau LKPP apabila mengetahui ada indikasi KKN dalam proses pengadaan ini.

. T idak akan melakukan praktek Korupsi. ……. Akan mengikuti proses pengadaan secara bersih.. menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. transparan. I. dan profesional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.1.. (tempat). 4. (nama lengkap) (nama lengkap) (nama lengkap) (cantumkan tanda tangan dan nama setiap anggota Kemitraan /KSO) I. …. bersedia menerima sanksi administratif.(tanggal) …………. (tanda tangan).. Apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini. (isi sesuai dengan K/L/D/I) dengan ini menyatakan bahwa: 1. BENTUK FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI BADAN USAHA FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI UNTUK BADAN USAHA Saya yang bertanda tangan di bawah ini: . diisi sesuai dengan jumlah anggota kemitraan/KSO) Dalam rangka pengadaan ……………. ………….dan Atas nama : PT/CV/Firma/Koperasi …………pilih yang sesuai dan cantumkan nama) 3.(dan seterusnya.. Kolusi... (tanda tangan). (bula 2011 (Nama Penyedia) (Nama Penyedia) (Nama Penyedia) (tanda tangan). (isi nama paket) pada ………………. Akan melaporkan kepada APIP ……………(isi sesuai dengan K/L/D/I) yang bersangkutan dan/atau LKPP apabila mengetahui ada indikasi KKN dalam proses pengadaan ini. 3.. dan Nepotisme (KKN). digugat secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana.. 2.

(diisi sesuai jabatan dalam akta notaries) …………… PT/CV/Firma/……. Jika kemitraan /KSO maka ditambah Surat Perjanjian Kemitraan/KSO). 2. dan kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. 3. disebutkan secara jelas nomor dan tanggal akta pendirian/perubahan/surat kuasa. tidak pailit. Data-data saya/badan usaha yang saya wakili adalah sebagai berikut: A. 7. (pilih yang sesuai dan cantumkan nama badan usaha) …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… menyatakan dengan sesungguhnya bahwa: 1. Salah satu dan/atau semua pengurus badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam. 6. Saya tidak sedang dan tidak akan terlibat pertentangan kepentingan dengan para pihak yang terkait. Saya bukan sebagai pegawai K/L/D/I (bagi pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I ditulis sebagai berikut : Saya merupakan pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I.. Data Administrasi 1. 5. 4. Nama (PT/CV/Firma/Koperasi) : _____________________ . Badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam. Saya tidak sedang menjalani sanksi pidana. tidak dalam pengawasan pengadilan. langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan ini. Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan Akte Notaris …………………………… (sesuai akta pendirian/perubahannya/surat kuasa.Nama Jabatan Bertindak untuk dan atas nama Alamat Telepon/Fax Email : : : : : : ……………… badan usaha) (nama wakil sah …………….

Surat Izin ________ Masa berlaku izin Instansi pemberi izin usaha : ___________ ________ : _______________ : _______________ Tanggal D.2. Akta Pendirian PT/CV/Firma/Koperasi a. Fax E-Mail B. Status Alamat Kantor Pusat No. No. 2. Telepon No. No. : _____________________ : _____________________ : _____________________ : _____________________ _____________________ : _____________________ : _____________________ : _____________________ : ___________ ________ : _______________ : _______________ Tanggal C. Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha 1. 2. Nomor Akta : _______________ b. Surat Izin Usaha ________ Masa berlaku izin usaha Instansi pemberi izin usaha Pusat Cabang : : _____________________ _____________________ 3. 3. Nama Notaris : _______________ . Izin Usaha 1. 3. Izin Lainnya (apabila dipersyaratkan) 1. Telepon No. Tanggal : _______________ c. No. Fax E-Mail Alamat Kantor Cabang 4.

2. Direksi/Pengurus Badan Usaha No. Komisaris untuk Perseroan Terbatas (PT) No. Tanggal : _______________ c. Nama Notaris : _______________ E. Nomor Akta : _______________ b. KTP Persentase 2. Nam a No. KTP Jabatan dalam Badan Usaha F. Akta Perubahan Terakhir a. Data Keuangan 1. KTP Jabatan dalam Badan Usaha 2. Nam a No. Nama No. Susunan Kepemilikan Saham (untuk PT)/Susunan Pesero (untuk CV/Firma) No. Pengurus 1. Pajak .

Data Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan Jenis No. Fasilitas/Peralata n/ Perlengkapan 1 2 Kapasita s Merk Status Tahun Kondisi Lokas Jumlah atau dan Kepemilikan/Dukung pembuat (%) i outpu tipe an Sewa an Sekaran t 3 4 5 6 7 9 g 8 pada saat ini I. Nomor Pokok Wajib Pajak : _______________ b. Data Personalia (Tenaga ahli/teknis badan usaha) No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Tingkat Pendidika n 4 Jabat an dalam 5 pekerja an Tahun Pengalama Profesi/ Sertifikat/ n keahlian Ijazah Kerja6 (tahun) 7 8 H. Bukti Laporan Bulanan (tiga bulan terakhir): 1) PPh Pasal 21 : No. _______ Tanggal _______ 3) Ph Pasal 25/Pasal29 : No. _______ Tanggal _______ 2) PPh Pasal 23 : No. _______ Tanggal _______ d. _______ Tanggal _______ G. Data Pengalaman Perusahaan (nilai paket tertinggi . Surat Keterangan Fiskal (sebagai pengganti huruf b dan c) : No.a. _______ Tanggal _______ 4 PPN : No. Bukti Laporan : _______________ Pajak Tahun terakhir c.

Data Pekerjaan yang Sedang Dilaksanakan Pemberi Tugas / Pejabat Pembuat Komitme Alamat n Nama / Telepo n 6 5 Kontrak Progres Terakhir Kontrak (rencan a) % 9 Prestasi Kerja % 10 No.pengalaman sesuai sub bidang yang dipersyaratkan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir) Pemberi Tugas / Pejabat Pembuat Komitme Alamat Nama n / 5 Telepo n 6 Kontrak Tanggal Selesai Menurut BA Kontrak Serah Terim a 9 10 No. Nama Paket Pekerjaa n 2 Sub Bidang Pekerjaan 3 Lokasi 1 4 No / Tangg al 7 Nilai 8 . Nama Paket Pekerjaa n 2 Sub Bidang Pekerjaan 3 Lokasi 1 4 No / Tangg al 7 Nilai 8 J.

K. Modal Kerja Surat dukungan keuangan dari Bank: Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : __________ __________ __________ __________

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Jika dikemudian hari ditemui bahwa data/dokumen yang saya sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan, maka saya dan badan usaha yang saya wakili bersedia dikenakan sanksi berupa sanksi administratif, sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam, gugatan secara perdata, dan/atau pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. __________ (tempat), __ (tanggal) (bulan) 2011

PT/CV/Firma/Kope rasi __________ [pilih cantumkan nama]

yang

sesuai

dan

(rekatkan meterai Rp 6.000,- dan tanda tangan

(nama lengkap wakil sah badan usaha) (jabatan pada badan usaha)

BAB VII. PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR KUALIFIKASI VII.1. PENGISIAN FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI BADAN USAHA

A. Data Administrasi 1. Diisi dengan nama badan usaha peserta. 2. Pilih status badan usaha (Pusat/Cabang). 3. Diisi dengan alamat, nomor telepon, nomor fax dan email badan usaha peserta yang dapat dihubungi. 4. Diisi dengan alamat, nomor telepon, nomor fax dan email kantor pusat yang dapat dihubungi, apabila peserta berstatus kantor cabang. B. Izin Usaha 1. Diisi dengan jenis surat izin usaha, nomor dan tanggal penerbitannya. 2. Diisi dengan masa berlaku izin usaha. 3. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin usaha. C. Izin Lainnya (apabila dipersyaratkan) 1. Diisi dengan jenis surat izin, nomor dan penerbitannya. 2. Diisi dengan masa berlaku izin. 3. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin. tanggal

D. Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha 1. Diisi dengan nomor, tanggal dan nama notaris penerbit akta pendirian badan usaha. 2. Diisi dengan nomor, tanggal dan nama notaris penerbit akta perubahan terakhir badan usaha, apabila ada. E. Pengurus 1. Diisi dengan nama, nomor KTP dan jabatan dalam badan usaha, apabila berbentuk Perseroan Terbatas. 2. Diisi dengan nama, nomor KTP dan jabatan dalam badan usaha. F. Data Keuangan 1. Diisi dengan nama, nomor persentase kepemilikan saham/pesero.

KTP

dan

2. Pajak: a. Diisi dengan NPWP badan usaha. b. Diisi dengan nomor dan tanggal bukti laporan pajak tahun terakhir berupa SPT Tahunan. c. Diisi dengan nomor dan tanggal bukti laporan bulanan (tiga bulan terakhir): 1) PPH pasal 21; 2) PPH pasal 23; 3) PPH pasal 25/pasal 29; 4) PPN. Persyaratan pemenuhan kewajiban pajak tahun terakhir dengan penyampaian SPT Tahunan dan SPT Masa dapat diganti oleh peserta dengan penyampaian Surat Keterangan Fiskal (SKF) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. G. Data Personalia Diisi dengan nama, tanggal/bulan/tahun lahir, tingkat pendidikan (SLTP/SLTA/S1/S2/S3), jabatan dalam pekerjaan yang pernah dilaksanakan, lama pengalaman kerja, profesi/keahlian sesuai dengan Surat KeteranganAhli/Surat Keterangan Terampil dan tahun penerbitan sertifikat/ijazah dari setiap tenaga ahli/teknis yang diperlukan. H. Data Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan Diisi dengan jenis, jumlah, kapasitas atau output yang dapat dicapai pada saat ini, merek dan tipe, tahun pembuatan, kondisi (dalam persentase), lokasi keberadaan saat ini dan status kepemilikan/dukungan sewa (milik sendiri/sewa beli/sewa) dari masing-masing fasilitas/peralatan/ perlengkapan yang diperlukan. Bukti status kepemilikan harus dapat ditunjukkan pada waktu Pembuktian Kualifikasi. I. Data Pengalaman Perusahaan Diisi dengan nama paket pekerjaan, sub bidang pekerjaan yang dipersyaratkan, lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan, nama dan alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen, nomor/tanggal dan nilai kontrak, tanggal selesai paket pekerjaan menurut kontrak, dan tanggal Berita Acara serah terima (PHO), untuk masingmasing paket pekerjaan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir.

J. Data Pekerjaan Yang Sedang Dilaksanakan Diisi dengan nama paket pekerjaan, sub bidang pekerjaan dan lokasi tempat

TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. tanggal. Kemitraan/KSO Untuk peserta yang berbentuk kemitraan/KSO masingmasing anggota kemitraan/KSO wajib mengisi formulir isian kualifikasi untuk masing. Modal Kerja Diisi dengan nomor. Direktur utama/pimpinan perusahaan. nomor/tanggal dan nilai kontrak.masing kualifikasi badan usahanya. . nama dan alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen. dan nama bank yang mengeluarkan surat dukungan keuangan serta nilai dukungan paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. prestasi kerja terakhir dan rencana tanggal kontrak berakhir.pelaksanaan pekerjaan. K. serta persentase progres menurut kontrak. BAB VIII. formulir isian kualifikasi ditandatangani oleh: a. L. Dokumen Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1.

9. 5. atau e. PPh Pasal 23 (bila ada transaksi). Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam. atau peserta perorangan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. Memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF). kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan.b. 7. Memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan) serta memiliki laporan bulanan PPh Pasal 21. Menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. 2. 6. peserta perorangan. Memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundangundangan. Kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. tidak pailit. 4. Memiliki kemampuan pada sub bidang pekerjaan yang sesuai. PPh Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha Kena Pajak) paling kurang 3 (tiga) bulan terakhir dalam tahun berjalan. d. Pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. c. 3. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. Menyampaikan daftar perolehan pekerjaan yang sedang . 8. Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yangnama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya.

12. Nilai pengalaman pekerjaan dapat dikonversi menjadi nilai pekerjaan sekarang (present value) menggunakan perhitungan sebagai berikut: NPs = Npo NPs Npo = Nilai pekerjaan sekarang = Nilai pekerjaan keseluruhan termasuk eskalasi (apabila ada) saat serah terima pertama = Indeks dari Biro Pusat Statistik (BPS) pada bulan serah terima pertama = Indeks dari BPS pada bulan penilaian prakualifikasi (apabila belum ada. Untuk usaha non-kecil.dikerjakan. nilai kontrak dan status peserta pada saat menyelesaikan kontrak sebelumnya. Dalam hal peserta akan melakukan kemitraan/KSO: a. 11. dengan ketentuan: a. e. memiliki Kemampuan Dasar (KD) pada pekerjaan yang sejenis dan kompleksitas yang setara. b. Evaluasi persyaratan pada angka 1 sampai dengan angka 10 dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan/KSO. KD = 3 NPt Nilai pengalaman tertinggi pada sub NPT = bidang yang sesuai dalam 10 (sepuluh) tahun terakhir b. d. KD sekurang-kurangnya sama dengan nilai total HPS. Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. Peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. Pengalaman perusahaan dinilai dari sub bidang pekerjaan. 10. dapat dihitung dengan regresi linier berdasarkan indeks bulan-bulan sebelumnya) Io Is . Dalam hal kemitraan/KSO yang diperhitungkan adalah KD dari perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO. c.

2 N N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu5 (lima) tahun terakhir. persyaratan ini disyaratkan bagi perusahaan yang melaksanakan pekerjaan yang membutuhkan Sertifikat ISO dan/atau persyaratan Sertifikat K3. dan 2. b. D. pemenuhan persyaratan kualifikasi. Untuk badan usaha yang bermitra/KSO. . Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi.Indeks BPS yang dipakai adalah indeks yang merupakan komponen terbesar dari pekerjaan. apabila disyaratkan. dengan ketentuan: a. kelengkapan Dokumen Isian Kualifikasi. Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Isian Kualifikasi dalam hal: 1. E. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO. SKP = KP – jumlah paket yang sedang KP = dikerjakan Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha non kecil KP = 6 atau KP = 1. B. Memiliki Sertifikat Manajemen Mutu (ISO) dan/atau memiliki Sertifikat Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). BENTUK KONTRAK SURAT PERJANJIAN Untuk Melaksanakan Paket Pekerjaan Konstruksi : ……………… C. 13. maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi. BAB IX. 14. dalam hal kemitraan/KSO. Formulir Isian Kualifikasi yang tidak dibubuhi materai tidak digugurkan. Evaluasi kualifikasi sudah merupakan kompetisi.

(tanggal penerbitan Akta) yang dikeluarkan oleh Notaris ……………………. (alamat Pejabat Pembuat Komitmen). . ……………………. selaku Pejabat Pembuat Komitmen. bulan dan tahun diisi dengan huruf) antara ……….(No.tanggal …….. berdasarkan Surat Keputusan…………….. Akta notaries) tanggal …………. Jika Penyedia bukan berbentuk kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi sebagai berikut: ―SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut ―Kontrak‖) dibuat dan ditandatangani di ……………pada hari ………. (pejabatyang menandatangani SK penetapan sebagai PPK) No …………………… (No. SK penetapan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen) (selanjutnya disebut ―PPK‖) dan kemitraan/KSO yang beranggotakan sebagai berikut: 1. Jika Penyedia berbentuk kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi sebagai berikut: ―SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut ―Kontrak‖) dibuat dan ditandatangani di ……… pada hari ……. SK penetapan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen) (selanjutnya disebut ―PPK‖) dan ………(nama wakil Penyedia) ………………. (nama satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen)..(nama Penyedia).. yang berkedudukan di …………….. tanggal bulan………..(nama Pejabat Pembuat Komitmen). berdasarkan Surat Keputusan …………….(nama Penyedia 2). 2.tahun ……………(tanggal.. ……….. . (alamat Pejabat Pembuat Komitmen). berdasarkan Akta Notaris No. (jabatan wakil Penyedia)... dst yang masing-masing anggotanya bertanggung jawab secara pribadi dan tanggung renteng atas semua kewajiban terhadap . yang berkedudukan di ……….(pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK) No ………… (No.. bulan dan tahun diisi dengan huruf) antara …………. yang bertindak untuk dan atas nama ………….. (nama Penyedia 1).. yang bertindak untuk dan atas nama ……………. …………………….(nama satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen). (nama Notaris penerbit Akta) (selanjutnya disebut ……………. yang bertindak untuk dan atas nama …………. (nama Pejabat Pembuat Komitmen).Nomor: ………………. ”Penyedia”).. yang berkedudukan di ……………… (alamat Penyedia).. selaku Pejabat Pembuat Komitmen.bulan ……tahun ………… (tanggal.

ditulis sebagai berikut : ―total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan kuantitas dan harga satuan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah sebesar . personil. berdasarkan surat Perjanjian kemitraan/KSO No. 4) Telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa danmengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait. (b) Penyedia sebagaimana dinyatakan kepada PPK.PPK berdasarkan Kontrak ini dan telah menunjuk ……………. (alamat Penyedia wakil kemitraan).. dan mengikat pihak yang diwakili. MAKA OLEH KARENA ITU. 2) Menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut. dan sumber daya teknis.tanggal ……………. memiliki keahlian profesional.. serta telah menyetujui untuk menyediakan Pekerjaan Konstruksi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini. PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut : 1. 3) Telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini. (nama anggota kemitraan yang ditunjuk sebagai wakil kemitraan/KSO) untuk bertindak atas nama Kemitraan yang berkedudukan di …………. (selanjutnya disebut ―Penyedia‖) MENGINGAT BAHWA (a) PPK telah meminta Penyedia untuk menyediakan Pekerjaan Konstruksi sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang terlampir dalam Kontrak ini (selanjutnya disebut ―Pekerjaan Konstruksi‖). (c) PPK dan Penyedia menyatakan memiliki kewenangan untuk menandatangani Kontrak ini. ………….. Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum. (d) PPK dan Penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masingmasing pihak: 1) Telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat.

b. Spesifikasi umum.Rp. Peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini. 3. Dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini: a. Syarat-syarat umum Kontrak. Gambar-gambar. ………………. BAPP. (………………………………….(…………………………. 3) Memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh Penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak. d.. 4) Membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam Kontrak yang telah ditetapkan . SPPBJ.. Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan . Spesifikasi khusus. g. Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain. 4. PPK mempunyai kewajiban untuk: hak dan 1) Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan olehPenyedia. Dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. ……………. ditulis sebagai berikut : ―total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah sebesar Rp. Surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga (apabila ada). 5.rupiah‖) untuk kontrak lump sum. dan i. 2) Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaanpekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia.rupiah). c. Pokok perjanjian. Syarat-syarat khusus Kontrak.. h. dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki pada angka 3 di atas.Penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a. BAHP. f. Adendum Surat Perjanjian. 2. e.

5) Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. peralatan. b. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. 6) Memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untukpemeriksaan pelaksanaan y ang dilakukan PPK. 7) Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahanpekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak. PPK dan Penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia. Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak dengan tanggal mulai dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan sebagaimana diatur dalam Syarat. DENGAN DEMIKIAN. Untuk dan atas nama PPK Untuk dan atas nama Penyedia/Kemitraan (KSO) . angkutan ke atau dari lapangan.Syarat Umum/Khusus Kontrak. Penyedia mempunyai hak dan kewajiban untuk: 1) Menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam Kontrak. bahan-bahan. 8) Mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan Penyedia. 2) Meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dariPPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak. 4) Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja.kepada Penyedia. 6. 3) Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam Kontrak.

) (nama lengkap) (jabatan) ………………………………….000... Uraian Pekerjaa n Kuantitas Satuan Ukuran Subtotal (Rp) Material Upah Total (Rp) Jumla h PPN 10% NILAI Terbilang: .000.(tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia maka rekatkan materai Rp 6.. (tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk satuan kerja PPK maka rekatkan materai Rp 6.) (nama lengkap) (jabatan) [kop surat K/L/D/I] SATUAN KERJA: SURAT PERINTAH KERJA (SPK) Halaman PAKET PEKERJAAN: dari [cantumkan dan lengkapi salah satu saja] NOMOR DAN TANGGAL DOKUMEN PENGADAAN: [jika pengadaan melalui Pelelangan Umum/Pemilihan Langsung] NOMOR DAN TANGGAL SURAT PERMINTAAN PENAWARAN: [jika pengadaan melalui Penunjukan Langsung/Pengadaan Langsung] NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL NEGOSISASI: [jika pengadaan melalui Penunjukan Langsung/Pengadaan Langsung] SUMBER DANA: [sebagai contoh. cantumkan ‖dibebankan atas DIPA anggaran kegaiatan WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: Tahun Anggaran untuk mata NOMOR DAN TANGGAL SPK: ( ) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Harga Satuan (Rp) Material Upah No.

4. PENYEDIA JASA MANDIRI SPK ini tidak dimaksudkan untuk menciptakan hubungan hukum antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan penyedia seperti hubungan hukum antara majikan dan buruh atau antara prinsipal dan agen. Jika diminta oleh PPK maka penyedia berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama 6 (enam) bulan setelah serah terima hasil pekerjaan. Jika pekerjaan tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu pelaksanaan pekerjaan karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia berkewajiban untuk membayar denda kepada PPK sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari nilai SPK sebelum PPN setiap hari kalender keterlambatan. Untuk dan atas nama Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk penyedia maka rekatkan materai Rp 6. penyedia berkewajiban untuk mematuhi Standar Ketentuan dan Syarat Umum SPK terlampir. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia.. .000. HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh penyedia kepada PPK. 3. serta menguji pekerjaan yang dianggap oleh PPK mengandung cacat mutu.)] [nama lengkap] [jabatan] STANDAR KETENTUAN DAN SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh penyedia. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada penyedia dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. 2.INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan dibuktikan dengan Berita Acara Serah Terima. elaintunduk kepada ketentuandalam SPK ini.)] Untuk dan atas nama penyedia [nama lengkap] [jabatan] [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. Penyedia bertanggung jawab penuh terhadap personilnya. PPK dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan cacat mutu. CACAT MUTU PPK akan memeriksa setiap hasil pekerjaan penyedia dan memberitahukan secara tertulis penyedia atas setiap cacat mutu yang ditemukan.000. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

dan pelaksanaan didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. 7.Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. bea. 10. 5. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama penyedia. interpretasi. gugatan atau tuntutan hukum. atau di mana kerugian tersebut terjadi. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan penyedia berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari pelaksanaan SPK. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. denda. kapan. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim atas kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. PENANGGUNGAN Penyedia berkewajiban untuk melindungi. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. kewajiban. dan/atau kehilangan atau kerusakan harta benda. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. retribusi. dan/atau cidera tubuh. serta cidera tubuh. kerugian. 9. sakit atau kematian personil penyedia. 6. terlepas dari bagaimana. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. proses pemeriksaan hukum. ADENDUM SPK ini tidak dapat diubah kecuali dibuat secara tertulis serta berlaku jika disetujui oleh PPK dan penyedia. kehilangan. tanggung jawab. baik sebagai . PERPAJAKAN Penyedia berkewajiban untuk membayar semua pajak. membebaskan. SPK ini 8.

Penyedia menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia menjamin bahwa tidak satu pun personil satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini.3 Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD. 1.2 Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/ Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A. 1. 1.1 Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya. Ketentuan Umum Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut: 1.akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya 11. . BAB X.

Penyedia adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Pekerjaan Konstruksi.15 .6 1. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK/Pokja ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia. evaluasi. Subpenyedia adalah penyedia yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia penanggung jawab kontrak. Nilai Kontrak dalam Kontrak.8 1. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan.10 Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi.13 1. Kemitraan/KSO adalah kerja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun penyedia asing.12 1.1. Direksi teknis adalah tim pendukung yang 1. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak.14 Hari adalah hari kalender. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan.11 1. Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada Institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit. reviu.5 1. adalah total harga yang tercantum 1.9 1.7 1. Direksi lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK.4 1. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak). yang masing-masing pihak mempunyai hak.

23 ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).1.16 1. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. Metoda pelaksanaan pekerjaan adalah cara kerja yang layak.18 1. Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir.24 1. Harga Satuan Pekerjaan (HSP) adalah harga satu jenis pekerjaan tertentu per satu satuan tertentu.17 1. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis. HargaPerkiraan Sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya pekerjaan yang disusun oleh PPK. 1. Daftar kuantitas dan harga (rincian harga penawaran) adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. menyelesaikan seluruh pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dengan tahap pelaksanaan yang sistimatis berdasarkan sumber daya yang dimiliki penawar. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.19 1. Pekerjaan utama adalah jenis pekerjaan yang secara langsung menunjang terwujudnya dan berfungsinya suatu konstruksi sesuai peruntukannya yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP. Jadwal waktu pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. yang diterbitkan oleh PPK.22 1.21 1. Personil inti adalah tenaga yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yangditetapkansebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan . dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh Pokja ULP untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya.25 .20 1. realistik dan dapat dilaksanakan.

28 1. dinyatakan dalam Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PPK. dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan. Bahasa dan Hukum 3. dan/atau keselamatan umum/. manfaat. Penerapan SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian. 3.1 Bahasa kontrak harus dalam Bahasa Indonesia kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris.27 1. Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak. dari segi teknis. kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di Negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara . Kegagalan Konstruksi adalah keadaan hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan sebagaimana disepakati dalam kontrak baik sebagian maupun keseluruhan sebagai akibat kesalahan pengguna atau penyedia.29 2.2 Hukum yang digunakan adalah hokum yang berlaku di Indonesia. yang setelah diserahterimakan oleh penyedia kepada PPK dan terlebih dahulu diperiksa serta diterima oleh Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. Kegagalan Bangunan adalah keadaan bangunan. menjadi tidak berfungsi. 3. 1. keselamatan dan kesehatan kerja.26 Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan selesai.1.

1 Berdasarkan etika pengadaan barang/jasa pemerintah. Pemutusan Kontrak.1 Penyedia harus menyampaikan asal material/bahan yang terdiri dari rincian komponen dalam negeri dan komponen impor. 4. b.5 5. c. Asal Material/ Bahan 5. Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundangundangan 4.2 4. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini. dilarang untuk: a. Penyedia menjamin bahwa yang bersangkutan (termasuk semua anggota Kemitraan/KSO apabila berbentuk Kemitraan/KSO) dan Sub penyedianya (jika ada) tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan yang dilarang di atas Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan larangan-larangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut: a. dan d. Pengenaan daftar hitam. Mendorong terjadinya persaingan tidak sehat . b. Menawarkan. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia. Pengenaan sanksi administrative di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi lainnya.3 4.4 4.Pemerintah dan Negara pemberi pinjaman/hibah). . c. membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan Kontrak ini. Larangan Korupsi.

dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. . Pengalihan dan/atau Subkontrak 9. Wakil Sah Para Pihak Setiap tindakan yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dilakukan. retribusi. dan Personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak. 8. Khusus untuk penyedia perseorangan. 10. tumbuh. atau diproduksi.2 7. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. e. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam Nilai Kontrak. Korespondensi 6. bea. atau jika disampaikan melalui surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK 6. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak dalam SSUK. Semua pemberitahuan. dan setiap dokumen yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat berdasarkan Kontrak ini oleh PPK atau Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK. Pembukuan Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku Perpajakan Penyedia. Subpenyedia (jika ada).1 Semua korespondensi dapat berbentuk surat. permohonan. antara lain tempat material/bahan ditambang.5. Penyedia tidak boleh diwakilkan.2 Asal material/bahan merupakan tempat material/bahan diperoleh. 6.mail dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK.

10. Kemitraan/KSO Kemitraan/KSO member kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Surat Perjanjian untuk bertindak atas nama Kemitraan/KSO dalam pelaksanaan hak dan kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini. Jika ketentuan di atas dilanggar maka Kontrak diputuskan dan Penyedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SSKK. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan 14. 10. Pengabaian Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran ketentuan yang lain. Pengalihan seluruh Kontrak hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia. PPK jika dipandang perlu dapat mengangkat Pengawas Pekerjaan 12. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan. 13. 14. Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan sebagian/seluruh pekerjaan utama dalam Kontrak ini.3 10. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian.1 Penyedia dilarang untuk mengalihkan sebagian atau seluruh Kontrak ini. . Subkontrak sebagian pekerjaan utama hanya diperbolehkan kepada Penyedia spesialis setelah persetujuan tertulis dari PPK.1 Selama berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan. baik sebagai akibat peleburan (merger) maupun akibat lainnya.4 11.2 10. Penyedia Mandiri Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggung jawab penuh terhadap personil dan subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka.

Pengawas Pekerjaan selalu bertindak untuk kepentingan PPK. penyedia bertanggung jawab secara penuh atas rancangan Hasil Pekerjaan Sementara 15.2 Dalam melaksanakan kewajibannya. 14. Jika dalam pelaksanaan pekerjaan ini diperlukan terlebih dahulu adanya Hasil Pekerjaan Sementara maka penyedia berkewajiban untuk menyerahkan spesifikasi dan gambar usulan Hasil Pekerjaan Sementara tersebut untuk disetujui oleh Pengawas Pekerjaan. Perintah Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan semua perintah Pengawas Pekerjaan yang sesuai dengan kewenangan Pengawas Pekerjaan dalam Kontrak ini. Wakil Sah PPK dan/atau Pengawas Pekerjaan ke lokasi kerja dan lokasi 17. Penemuan. Terlepas dari ada tidaknya persetujuan Pengawas Pekerjaan. 15.penemuan Penyedia wajib memberitahukan kepada PPK dan kepada pihak yang berwenang semua penemuan benda/barang yang mempunyai nilai sejarah atau penemuan kekayaan di lokasi pekerjaan yang menurut peraturan perundang-undangan dikuasai oleh Negara.yang berasal dari personil PPK atau konsultan pengawas. 18. Persetujuan Pengawas Pekerjaan 15. Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. Akses ke Lokasi Kerja Penyedia berkewajiban untuk menjamin akses PPK.2 16. . Jika tercantum dalam SSKK. Pengawas Pekerjaan dapat bertindak sebagai Wakil Sah PPK.1 Semua gambar yang digunakan untuk mendapatkan Hasil Pekerjaan baik yang permanen maupun sementara harus mendapatkan persetujuan Pengawas Pekerjaan.

1 20.4 B. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak 19.1 Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh Para Pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK. Hasil pemeriksaan dan penyerahan dituangkan dalam berita acara penyerahan lokasi kerja.3 Jika penyerahan hanya dilakukan pada bagian tertentu dari lokasi kerja maka PPK dapat dianggap telah menunda pelaksanaan pekerjaan tertentu yang terkait dengan bagian lokasi kerja tersebut.2 Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. B. 20.1 PPK berkewajiban untuk menyerahkan keseluruhan lokasi kerja kepada penyedia sebelum SPMK diterbitkan. Penyerahan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan lapangan bersama. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. Pelaksanaan.lainnya dimana pekerjaan ini sedang atau akan dilaksanakan. . 19. Pelaksanaan Pekerjaan Penyerahan Lokasi Kerja 20.2 Jika dalam pemeriksaan lapangan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka perubahan tersebut harus dituangkan dalam adendum Kontrak. 20. Penyelesaian.3 19. 19. dan kondisi ini ditetapkan sebagai Peristiwa Kompensasi. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan dalam SSKK. Adendum dan Pemutusan Kontrak Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 19.

1 Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan program mutu pada rapat persiapan pelaksanaan kontrak untuk disetujui oleh PPK. Pemutakhiran program mutu harus menunjukkan perkembangan kemajuan setiap pekerjaan dan dampaknya terhadap penjadwalan sisa pekerjaan. 22.6 23.2 Program mutu disusun paling sedikit berisi: a. b.1 21. PPK bersama dengan penyedia. Persetujuan PPK terhadap program mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia. c. harus sudah menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. e.tanganan kontrak.2 PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penanda. Jadwal pelaksanaan pekerjaan.1 Selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPMK dan sebelum pelaksanaan pekerjaan. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 21. Prosedur pelaksanaan pekerjaan. termasuk perubahan terhadap urutan pekerjaan Pemutakhiran program mutu harus mendapatkan persetujuan PPK. Organisasi kerja penyedia. dan unsur pengawasan. Prosedur instruksi kerja. Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program mutu jika terjadi adendum Kontrak dan Peristiwa Kompensasi. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia. dan f. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 23. . unsur perencanaan.21. 22.5 22. Informasi mengenai pekerjaan yang dilaksanakan. pelaksana kerja. Program Mutu 22. 22.3 22. d. akan 22.4 Program mutu dapat direvisi sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan.

2 Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan.2 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak meliputi: a. gudang. dan sebagainya. d. dilakukan 24.23. bengkel. Organisasi kerja. gedung laboratorium.3 Untuk pemeriksaan bersama ini. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lokasi pekerjaan untuk setiap rencana mata pembayaran. rumah. 25.1 Apabila diperlukan.2 25. dan/atau c. f. pada tahap awal pelaksanaan Kontrak. b. yaitu: a.1 Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK 24. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara. Mendatangkan personil-personil Mobilisasi peralatan dan personil dapat secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi Kontrak. Mendatangkan peralatan-peralatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan. PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksana. Tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. c. Jadwal pelaksanaan pekerjaan. Mempersiapkan fasilitas seperti kantor. Pemeriksaan Bersama 25.3 25. b. Program mutu. e.an Kontrak atas usul PPK. Mobilisasi 24. 24. . maka harus dituangkan dalam addendum Kontrak. Penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lokasi pekerjaan. mobilisasi peralatan dan personil. Jadwal pengadaan bahan/material.

Perpanjangan Waktu 27. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian .3 26.2 26.1 Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal. B.4 27. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. Pengendalian Waktu Waktu Penyelesaian Pekerjaan 26. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda.1 Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. penyedia berkewajiban untukmemulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja.2 26. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang.25.4 Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Personil dan/atau Peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan Kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat Personil dan/atau Peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama. 26.

Setiap perintah penundaan ini harus segera ditembuskan kepada PPK.1 Pengawas Pekerjaan atau penyedia dapat menyelenggarakan rapat pemantauan. dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) hari setelah penyedia meminta perpanjangan. Mengenai hal-hal dalam rapat yang perlu diputuskan.2 Hasil rapat pemantauan akan dituangkan oleh Pengawas Pekerjaan dalam berita acara rapat. Rapat Pemantauan 29.Pekerjaan secara tertulis.2 PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan harus telah menetapkan ada tidaknya perpanjangan dan untuk berapa lama. Jika penyedia lalai untuk memberikan peringatan dini atas keterlambatan atau tidak dapat bekerja sama untuk mencegah keterlambatan maka keterlambatan seperti ini tidak dapat dijadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian. Penundaan oleh Pengawas Pekerjaan Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan secara tertulis penyedia untuk menunda pelaksanaan pekerjaan. 29. 28. Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas perkembangan pekerjaan dan perencanaaan atas sisa pekerjaan serta untuk menindaklanjuti peringatan dini.1 Penyedia berkewajiban untuk memperingatkan sedini . dan rekamannya diserahkan kepada PPK dan pihak-pihak yang menghadiri rapat. dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat tersebut.3 30. 27. Pengawas Pekerjaan dapat memutuskan baik dalam rapat atau setelah rapat melalui pernyataan tertulis kepada semua pihak yang menghadiri rapat. 29. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum Kontrak jika perpanjangan tersebut mengubah Masa Kontrak. 29. Peringatan Dini 30.

mungkin Pengawas Pekerjaan atas peristiwa atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi mutu pekerjaan, menaikkan Nilai Kontrak atau menunda penyelesaian pekerjaan. Pengawas Pekerjaan dapat Pemerintahkan penyedia untuk menyampaikan secara tertulis perkiraan dampak peristiwa atau kondisi tersebut di atas terhadap Nilai Kontrak dan Tanggal Penyelesaian. Pernyataan perkiraan ini harus sesegera mungkin disampaikan oleh penyedia. 30.2 Penyedia berkewajiban untuk bekerja sama dengan Pengawas Pekerjaan untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiwa atau kondisi tersebut.

B.3 31.

Penyelesaian Kontrak Serah Terima Pekerjaan 31.1 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus), penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. 31.2 31.3 Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan, PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan, penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya, atas perintah PPK. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan diterima oleh Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Pembayaran dilakukan sebesar 95% (sembilan puluh lima perseratus) dari nilai kontrak, sedangkan yang 5% (lima perseratus) merupakan retensi selama masa pemeliharaan, atau pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus perseratus) dari nilai kontrak dan penyedia harus menyerahkan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak.

31.4

31.5

31.6

Penyedia wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. Setelah masa pemeliharaan berakhir, penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan akhir pekerjaan. PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. PPK wajib melakukan pembayaran sisa nilai kontrak yang belum dibayar atau mengembalikan Jaminan Pemeliharaan. Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sebagaimana mestinya, maka PPK berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan Jaminan Pemeliharaan.

31.7

31.8

31.9

31.10 Jika Hasil Pekerjaan berupa bangunan maka umur konstruksi bangunan ditetapkan dalam SSKK. 32. Pengambilalihan PPK akan mengambil alih lokasi dan hasil pekerjaan dalam jangka waktu tertentu setelah dikeluarkan surat keterangan selesai/pengakhiran pekerjaan Pedoman Pengoperasian dan Perawatan 33.1 Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman pengoperasian dan perawatan sesuai dengan SSKK. 33.2 Apabila penyedia tidak memberikan pengoperasian dan perawatan, PPK berhak uang retensi atau Jaminan Pemeliharaan. pedoman menahan

33.

B.4 34.

Adendum Perubahan Kontrak 34.1 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak. 34.2 Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui

oleh para pihak, meliputi: a. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak; b. c. Perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan; Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan, perubahan pelaksanaan pekerjaan dan/atau penyesuaian harga.

34.3

Untuk kepentingan perubahan kontrak, PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK.

35.

Perubahan Lingkup Pekerjaan 35.1 Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lokasi pekerjaan pada saat pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak, maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain : a. Menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam kontrak; b. Mengurangi atau menambah jenis pekerjaan; c. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lokasi pekerjaan; dan/atau d. Melaksanakan pekerjaan tambah yang belumtercantum dalam kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan paling tinggi 10% (sepuluh perseratus) dari nilai kontrak awal. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak awal. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum kontrak.

35.2

35.3

35.4

36.

Perubahan Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan

b.36.4 36.2 . Keterlambatan yang disebabkan oleh PPK.2 36. e. Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan pada pasal 39.1 Suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. d. c. dan/atau e. Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi : a. Keadaan kahar. Bencana alam.’ pelaksanaan 36. PPK dapat menugaskan Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.1.5 37.3 36. Gangguan industry lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan 37. Bencana sosial.1 Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk halhal sebagai berikut: a. Perubahan disain. Persetujuan perpanjangan waktu dituangkan dalam adendum kontrak. d. Kebakaran. Bencana non alam. dan/atau f. c.5 B. Pekerjaan tambah. Pemogokan. Keadaan Kahar Keadaan Kahar 37. b. Masalah yang timbul di luar kendalipenyedia. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia.

dengan menyertakan pernyataan Keadaan Kahar dari pejabat yang berwenang. Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan. termasuk: .6 B.1 Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. 37. Penghentian dan Pemutusan Kontrak Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. maka penyedia memberitahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak. tidak dikenakan sanksi.4 37.5 Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat Keadaan Kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian.2 Dalam hal kontrak dihentikan. Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar.6 38. Pada saat terjadinya Keadaan Kahar. 37. 38. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai.menteri teknis terkait. 37.3 Apabila terjadi Keadaan Kahar.

Penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Jaminan Pelaksanaan. PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. Bahan dan Perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK. Penyedia berada dalam keadaan pailit. Penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan. dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari. Penyedia terbukti melakukan KKN. g.3 38. c. Biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi Hasil Pekerjaan Sementara dan Peralatan. j. f. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab UndangUndang Hukum Perdata. b. c. Penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. . Penyedia selama Masa Kontrak gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK. Pemutusan kontrak dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang.4 Biaya langsung pengadaan Bahan dan Perlengkapan untuk pekerjaan ini. Biaya langsung demobilisasi Personil.a. Penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. dan/atau d. h. e. pemutusan Kontrak melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila : a. b. Denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. tidak memulai pelaksanaan pekerjaan. 38. i.

C. dan/atau d. Sisa Uang Mukaharus dilunasi oleh penyedia atau Jamina Uang Muka dicairkan. b. Meminta laporan-laporan secara periodic mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. Penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. Peralatan. c. Jaminan Pelaksanaan dicairkan. dan d. dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh PPK tanpa kewajiban perawatan. Memberikan fasilitas berupa sarana dan .5 Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia : a. meliputi: 40. Hak dan Kewajiban Para Pihak Hak dan Kewajiban Para Pihak Hak-hak yang dimiliki serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh PPK dan penyedia dalam melaksanakan kontrak.6 39. c. Pengaduan tentang penyimpangan prosedur.k. 40. 38. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. Peninggalan Semua Bahan. Hasil Pekerjaan Sementara yang masih berada di lokasi kerja setelah pemutusan Kontrak akibat kelalaian atau kesalahan penyedia. 38.1 Hak dan kewajiban PPK: a. Pengambilan kembali semua peninggalan tersebut oleh penyedia hanya dapat dilakukan setelah mempertimbangkan kepentingan PPK. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. Penyedia membayar denda. b. Perlengkapan. Membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum alam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia.

penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Hak Kekayaan Intelektual Penyedia wajib melindungi PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh penyedia 42. bahan-bahan. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. Mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk elindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan penyedia. g. peralatan. dan h. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. angkutan ke atau dari lapangan. e. 40. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. Memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK. d. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. 41. b. c.Dokumen Kontrak dan Informasi Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk kepentingan pihak lain. . misalnya spesifikasi teknis dan/atau gambar-gambar. kecuali dengan ijin tertulis dari PPK. Penggunaan Dokumen.prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. f.2 Hak dan kewajiban penyedia: a.

semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. 43. tanggung jawab. 43. kewajiban. proses pemeriksaan hukum.1 Penyedia dan Subpenyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk mengikutsertakan Personilnya pada program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan 44. Subpenyedia (jika ada). denda. Penanggungan dan Risiko 43. Kehilangan atau kerusakan harta benda. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. Kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia.1 Penyedia berkewajiban untuk melindungi. Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia.43. gugatan atau tuntutan hukum. kehilangan. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan.2 Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. sakit atau kematian Personil. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: a. dan Personil.4 44. Perlindungan Tenaga Kerja 44. dan cidera tubuh. b. Cidera tubuh. c. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. kerugian. sakit atau kematian pihak ketiga.2 Penyedia berkewajiban untuk mematuhi dan . Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam Pasal ini. membebaskan.3 43.

Tanpa mengurangi kewajiban penyedia untuk melaporkan kecelakaan berdasarkan hukum yang berlaku. penyedia akan melaporkan kepada PPK mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam setelah kejadian 44. Pemeliharaan Lingkungan Penyedia berkewajiban untuk mengambil langkah. kehilangan. Semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. b. Pada waktu pelaksanaan pekerjaan.1 Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk : a. P erlindungan terhadap kegagalan bangunan. kerusakan. 47.2 Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. serta risiko lain yang tidak dapat diduga.4 45. jika ada) perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai dan memadai. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. 46. penyedia beserta Personilnya dianggap telah membaca dan memahami peraturan keselamatan kerja tersebut.3 Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk menyediakan kepada setiap Personilnya (termasuk Personil Subpenyedia. 44. Pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. dan c. atas segala risiko terhadap kecelakaan. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan .langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi gangguan lingkungan terhadap pihak ketiga dan harta bendanya sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini. pelaksanaan pekerjaan. 46.memerintahkan Personilnya untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja. Asuransi 46.

Tindakan lain yang diatur dalam SSKK. jumlah dan kondisi peralatan. b. d. 48. Catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. Mensubkontrakkan sebagian pekerjaan. Tindakan lain yang diatur dalam SSKK. c. Menggunakan spesifikasi dan gambar dalam Pasal 15 SSUK. d.3 . e. Laporan harian berisi: a. dan f. c. J jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan. b.2 48. Mengubah Personil Inti dan/atau Peralatan. 47. Mengubah atau memutakhirkan program mutu. b. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan.tindakan berikut : a.1 Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Keadaan cuaca termasuk hujan.1 Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan kontrak untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. Menunjuk Personil yang namanya tidak tercantum dalam Lampiran A SSKK. Jenis. Penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya.47.2 Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. Laporan Hasil Pekerjaan 48. 48. c. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. d. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. Mengubah syarat dan ketentuan polis asuransi. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis Pengawas Pekerjaan sebelum melakukan tindakan.

000. Kerjasama Antara Penyedia dan Sub Penyedia 50. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK.3 . Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK.000. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan.2 50.7 49. Kepemilikan Dokumen Semua rancangan. laporan.000. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek.6 48. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. Penyedia tetap bertanggung jawab pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut. 25.5 Laporan harian dibuat oleh penyedia. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir Masa Kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen dan piranti lunak tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. 50. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan.4 48. spesifikasi. 48.00 (dua puluh lima miliar rupiah) wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. desain.1 Penyedia yang mempunyai harga Kontrak di atas Rp. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut. gambar. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. dan dokumen-dokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan Kontrak ini sepenuhnya merupakan hak milik PPK.48. atas bagian 50.

54. b. Jika dipandang perlu. maka dalam kontrak dimuat: a.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. 51. Penyedia Lain Penyedia berkewajiban untuk bekerjasama dan menggunakanm lokasi kerja bersama-sama dengan penyedia yang lain (jika ada) dan pihak-pihak lainnya yang berkepentingan atas lokasi kerja. Usaha Kecil dan koperasi kecil. dan d. . 51.4 Ketentuan-ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan. 53. maka penyedia dikenakan sanksi yang diatur dalam SSKK 51. Pembayaran Denda Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam Kontrak ini. Dalam melaksanakan kewajiban di atas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. Bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. Usaha Kecil dan koperasi kecil. PPK dapat memberikan jadwal kerja penyedia yang lain di lokasi kerja. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil 51. Penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. Usaha Mikro. c.1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah penyedia Usaha Mikro. Membuat laporan periodic mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. Keselamatan Penyedia bertanggung jawab atas keselamatan semua pihak di lokasi kerja. Usaha Kecil dan koperasi kecil. maka dalam kontrak dimuat ketentuan bahwa pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain.50.3 52.

5 55. Nilai Jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. Jaminan 55. Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurangkurangnya sejak tanggal penanda.9 . Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus perseratus) dari besarnya uang muka.1 mengurangi Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan penandatanganan kontrak dengan a.8 55.Pembayaran Denda tidak tanggung jawab kontraktual penyedia. Masa berlakunya Jaminan Pemeliharaan sekurang- 55.tanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO).3 55. Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurangkurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan (PHO). 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak.7 55.2 55. atau b.4 55. Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus) dan diganti dengan Jaminan Pemeliharaan atau menahan uang retensi sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS. 55. Jaminan Pemeliharaan diberikan kepada PPK setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus).6 55. Pengembalian Jaminan Pemeliharan dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai dan pekerjaan diterima dengan baik sesuai dengan ketentuan kontrak.

Penggantian personil inti dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta alasan penggantian. tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik. Personil inti dapat sewaktu-waktu disyaratkan untuk menjaga kerahasiaan pekerjaan di bawah sumpah.kurangnya sejak tanggal serah terima pertama pekerjaan (PHO) sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Final Hand Over/FHO).5 56.1 Personil inti dan/atau peralatan yang ditempatkan harus sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Penawaran. b. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak diminta oleh PPK. Jika PPK menilai bahwa personil inti: a. D.3 Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. 56. 56. Jika diperlukan oleh PPK.6 56. Personil inti berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan pekerjaannya. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti dan/atau peralatan menurut kualifikasi yang dibutuhkan.2 56. 56. Personil dan/atau Peralatan Penyedia Personil Inti dan/atau Peralatan 56. mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya. atau c. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan.4 56. berkelakuan tidak baik. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan tanpa biaya tambahan apapun.7 .

3 58. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/ kegagalan/ penyimpangan.4 . c. PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. Keterlambatan pembayaran kepada penyedia. h. 57. f. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. Ketentuan lain dalam SSKK. b. 58. e. d. Penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal dalam kontrak.1 Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: a. Kewajiban PPK Fasilitas PPK dapat memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana atau kemudahan lainnya (jika ada) yang tercantum dalam SSKK untuk kelancaran pelaksanan pekerjaan ini Peristiwa Kompensasi 58. PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. g. 58. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. PPK tidak memberikan gambar-gambar.2 Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan.E. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan 58.

Pembayaran kepada Penyedia Harga Kontrak 59. Pembayaran 60. Besaran uang muka ditentukan dalam SSKK dan dibayar setelah penyedia menyerahkan Jaminan Uang Muka senilai uang muka yang diterima. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi yang meliputi juga biaya keselamatan dan kesehatan kerja. F. c. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum). e. 59. b.perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. PPK harus mengajukan surat permintaanpembayaran untuk permohonan tersebut pada huruf c. paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah Jaminan Uang Muka diterima. Uang muka dibayar untuk membiayai mobilisasi peralatan.1 Uang muka a.3 60. Penyedia harus mengajukan permohonan pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak.5 Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi.1 PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga kontrak. perusahaan penjaminan. d. 59. pembayaran uang tandajadi kepada pemasok bahan/material dan persiapan teknis lain. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. 59. 58. personil.2 Harga kontrak telah memperhitungkan keuntungan. atau Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual . Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank umum.

pajak dan uang retensi. denda (apabila ada). dengan ketentuan: 1) Penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. 2) Pembayaran dilakukan dengan sistem bulanan. . tidak termasuk bahan/material dan peralatan yang ada di lokasi pekerjaan. d. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). Pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan. dan 5) Untuk kontrak yang mempunyai sub kontrak. 3) Pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. sistem termin atau pembayaran secara sekaligus. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan halhal yang sedang menjadi perselisihan. 4) Pembayaran harus dipotong angsuran uang muka. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. sesuai ketentuan dalam SSKK.f. c.2 Prestasi pekerjaan a. permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan. Bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. Pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus perseratus) 60. produk jaminan (suretyship) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. b. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran.

Jam kerja dan waktu cuti untuk pekerja harus dilampirkan 62. e. atau dapat diberikan kompensasi. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.2 61. b. Ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak. Pembayaran denda dan/atau ganti rugi diperhitungkan dalam pembayaran prestasi pekerjaan.3 Penyedia harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani. 61. Besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah: 1) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. Hari Kerja 61. d. Ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK karena terjadinya cidera janji/wanprestasi c.60. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data.3 61. Denda dan ganti rugi a. Sesuai yang ditetapkan dalam SSKK.1 Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia. atau 2) 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masing. Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK. g. Perhitungan Akhir . apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi.masing pekerja dan dapat diperiksa oleh PPK. Denda merupakan sanksi finansial yangdikenakan kepada penyedia. f.

63. penyedia berkewajiban untuk menyerahkan kepada Pengawas Pekerjaan rincian perhitungan nilai tagihan terakhir yang jatuh tempo PPK berdasarkan hasil penelitian tagihan oleh Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran terakhir selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang diterima oleh Pengawas Pekerjaan.3 Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia.2 63. Penyedia diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu. disertai alasanalasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut.62. Sebelum pembayaran terakhir dilakukan. 64. penangguhan pembayaran akibat keterlambatan penyerahan pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia.1 PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum) 64. 63. Penangguhan 63.4 Jika dipandang perlu oleh PPK. 62.1 Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku.2 PPK secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak pembayaran. termasuk penyerahan setiap Hasil Pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas)sejak pelaksanaan pekerjaan. 63. 64.2 .1 Pembayaran angsuran prestasi pekerjaan terakhir dilakukan setelah pekerjaan selesai100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan awal berdasarkan telah ditandatangani oleh kedua belah Pihak.

64.3 Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. 64.15 b. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran. alat kerja.6 64.7 64.Dn/Do+. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan.. Bo. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead. Bn.. Penyesuaian Harga Satuan. Co..00. Penetapan koefisien bahan.5 64.Cn/Co+d. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penandatanganan kontrak.8 64. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani. bahan.dst adalah 1. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja.. Cn. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0.. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak). Penjumlahan a+b+c+d+. c. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri.. Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak.9 ..4 64.Bn/Bo+c. dsb.

2 67. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. 64.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. Cacat Mutu PPK atau Pengawas Pekerjaan akan memeriksa setiap Hasil Pekerjaan dan memberitahukan penyedia secara tertulis atas setiap Cacat Mutu yang ditemukan. PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia..12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+. 64. 66. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis. Pengawasan Mutu Pengawasan dan Pemeriksaan.64. Apabila diperlukan. 64. Penilaian Pekerjaan Sementara oleh PPK 66..10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS. 64. PPK atau Pengawas .14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambatlambatnya setiap 6 (enam) bulan. 65.1 PPK dalam masa pelaksanaan pekerjaan dapat melakukan penilaian atas hasil pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. 66. G. Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan.. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.

Jika penyedia tidak memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK.4 . Penyedia segera setelah menerima klaim PPK secara tertulis berkewajiban untuk mengganti biaya perbaikan tersebut. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. serta menguji Hasil Pekerjaan yang dianggap oleh PPK atau Pengawas Pekerjaan mengandung Cacat Mutu.3 69.2 Terhadap pemberitahuan Cacat Mutu tersebut.1 PPK atau Pengawas Pekerjaan akan menyampaikan pemberitahuan Cacat Mutu kepada penyedia segera setelah ditemukan Cacat Mutu tersebut. dan mendaftarhitamkan penyedia. 69. penyedia berkewajiban untuk memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan. Perbaikan Cacat Mutu 69. berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan. PPK dapat memperoleh penggantian biaya dengan memotong pembayaran atas tagihan penyedia yang jatuh tempo (jika ada) atau uang retensi atau pencairan Surat Jaminan Pemeliharaan atau jika tidak ada maka biaya penggantian akan diperhitungkan sebagai utang penyedia kepada PPK yang telah jatuh tempo. PPK dapat mengenakan Denda Keterlambatan untuk setiap keterlambatan perbaikan Cacat Mutu. dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi.Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan Cacat Mutu. 69. 68. Penyedia bertanggung jawab atas perbaikan Cacat Mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. 69. Pengujian Jika PPK atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar. berhak untuk secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK melakukan perbaikan tersebut.

1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguhsungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. gugatan atau tuntutan hukum. Kegagalan Bangunan 70. kewajiban.70. membebaskan. denda. Penyelesaian Perselisihan Penyelesaian Perselisihan 71. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan penyedia dalam Pasal ini. 71. Penyedia berkewajiban untuk menyimpan dan memelihara semua dokumen yang digunakan dan terkait dengan pelaksanaan ini selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. kerugian. 70.2 Penyedia berkewajiban untuk melindungi. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari kegagalan bangunan.1 Jika Hasil Pekerjaan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK berupa bangunan maka PPK dan/atau penyedia terhitung sejak tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir bertanggung jawab atas kegagalan bangunan sesuai dengan kesalahan masingmasing selama umur konstruksiyang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun.4 H. dan cidera tubuh. tanggung jawab. proses pemeriksaan hukum. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian PPK) sehubungan dengan klaim kehilangan atau kerusakan harta benda. kehilangan.3 70. . 70. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan.

Penyedia : ………………. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK : ………………. Nama : ………………. Untuk PPK : ………………. salah satu pihak merasa dirugikan.2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. BAB XI.2 Penyelesaian perselisihan atau sengketa antara para pihak dalam Kontrak dapat dilakukan melalui musyawarah. Itikad Baik 76. Apabila selama kontrak. Nama : ………………. Alamat : ……………… B. . 72. Wakil Sah Para Pihak Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut : Untuk Penyedia : ………………. Faksimili : ………………. Email : ……………….71. konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. 76. Email : ………………. Faksimili : ………………. mediasi. Website : ………………. Alamat : ……………….1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. arbitrase.

C. Tanggal Berlaku Kontrak Kontrak mulai berlaku sejak: ……………..s.d……………………… D. Masa Pemeliharaan Masa Pemeliharaan berlaku ……………… (bulan/tahun)

selama

:

E. Umur Konstruksi Bangunan Hasil Pekerjaan memiliki umur konstruksi : …………… …………….) tahun sejak tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan akhir F. Pedoman Pengoperasian dan Perawatan Gambar As built‖ dan/atau pedoman pengoperasian dan perawatan harus diserahkan selambat-lambatnya : …………. ( ………….) hari kalender/bulan/tahun setelah tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan awal

G. Pembayaran Tagihan Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah …………………. hari hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. H. Pencairan Jaminan Jaminan dicairkan dan Negara/Kas Daerah) I.

disetorkan

pada …………..(Kas

Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah : ………………………

J. Kepemilikan Dokumen Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari Pekerjaan

Konstruksi ini ………………… K.

dengan

pembatasan

sebagai berikut :

Fasilitas PPK akan memberikan fasilitas berupa : ………………………….

L. Sumber Pembiayaan Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dibiayai dari ………….. (APBN/APBD) M. Pembayaran Uang Muka Pekerjaan Konstruksi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK) (Jika YA) Uang muka diberikan sebesar ………………% (……………………persen) dari Nilai Kontrak N. Pembayaran Prestasi Pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara : (Termin/Bulanan/Sekaligus) Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: ……………….. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan : ………………….

O. Penyesuaian Harga Untuk Penyesuaian Harga digunakan indeks dikeluarkanoleh ……………. (BPS/Instansi Teknis Lainnya) yang

P. Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari (harga kontrak/harga bagian kontrak yang belum dikerjakan). Q. Penyelesaian Perselisihan Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak

menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa : (Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)) (Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas ) : (―Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini, akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturan-peraturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI, yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator.‖)

Lampiran A – Syarat-Syarat Khusus Kontrak Personil Inti, Subpenyedia dan Peralatan

-

Personil Inti yang ditugaskan : (cantumkan nama, uraian detil tanggung jawab kerja, minimum kualifikasi, dan jumlah orang bulan)

- Subpenyedia yang ditunjuk : (cantumkan nama Subpenyedia (jika ada) berikut uraian personilnya seperti uraian personil Penyedia di atas) Peralatan yang digunakan : (cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan) - BAB XII. SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR Keterangan .

Pokja ULP menguraikan Spesifikasi Teknis dan yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan. Gambar BAB XIII. DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA Keterangan (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum) .

Semua biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi ketentuan Kontrak harus dianggap telah termasuk dalam setiap mata pembayaran. asuransi. Daftar Kuantitas dan Harga harus dibaca sesuai dengan Instruksi Kepada Peserta (IKP).1. Harga dalam Daftar Kuantitas dan Harga telah mencakup semua biaya pekerjaan. perawatan. 2. pengawasan. Pokja ULP akan melakukan koreksi aritmatik atas kesalahan penghitungan dengan ketentuan sebagai berikut: (a) Jika terdapat perbedaan antara penulisan nilai dalam angka dan huruf pada Surat Penawaran maka yang dicatat nilai dalam huruf. overhead dan semua risiko. Pembayaran terhadap prestasi pekerjaan dilakukanberdasarkan kuantitas pekerjaan aktual yang dimintakan dan dikerjakan sebagaimana diukur oleh Penyedia dan diverifikasi oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). bea. terlepas dari apakah kuantitas dicantumkan atau tidak. Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK). dan (b) Jika terjadi kesalahan hasil pengalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan maka dilakukan pembetulan. Harga harus dicantumkan untuk setiap mata pembayaran. serta dinilai sesuai dengan harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga. dengan ketentuan volume pekerjaan sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan dan harga satuan tidak boleh diubah. bahanbahan. . dan kewajiban yang diatur dalam Kontrak. dan jika mata pembayaran terkait tidak ada maka biaya dimaksud harus dianggap telah termasuk dalam harga mata pembayaran yang terkait. 5. tanggung jawab. 6. 4. pajak. personil. keuntungan. laba. 3. Spesifikasi Teknis dan Gambar. Jika Penyedia lalai untuk mencantumkan harga untuk suatu pekerjaan maka pekerjaan tersebut dianggap telah termasuk dalam harga mata pembayaran lain dalam Daftar Kuantitas dan Harga.

4.Keterangan (Untuk Kontrak Lump Sum) 1. personil. 6. Jika Penyedia lalai untuk mencantumkan harga untuk suatu pekerjaan maka pekerjaan tersebut dianggap telah termasuk dalam harga mata pembayaran lain dalam Daftar Kuantitas dan Harga. 3. Harga harus dicantumkan untuk setiap mata pembayaran. dan jika mata pembayaran terkait tidak ada maka biaya dimaksud harus dianggap telah termasuk dalam harga mata pembayaran yang terkait. laba. Pokja ULP akan melakukan koreksi aritmatik terhadap volume pekerjaan sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. asuransi. keuntungan. . Daftar Kuantitas dan Harga harus dibaca sesuai dengan Instruksi Kepada Peserta (IKP). bea. overhead dan semua risiko. dan kewajiban yang diatur dalam Kontrak. pengawasan. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan terhadap pekerjaan yang telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam SSUK dan SSKK. Harga dalam Daftar Kuantitas dan Harga telah mencakup semua biaya pekerjaan. bahanbahan. tanggung jawab. terlepas dari apakah kuantitas dicantumkan atau tidak. Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK). Spesifikasi Teknis dan Gambar. Semua biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi ketentuan Kontrak harus dianggap telah termasuk dalam setiap mata pembayaran. pajak. 2. perawatan. 5.

2. Semua jenis harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah harga sebelum PPN (Pajak Pertambahan Nilai).Daftar 1: Mata Pembayaran Umum1 No. Uraian Pekerjaan Satuan Ukuran Kuantita Harga Total s Satua Harga 2 n Total Daftar 1 (pindahkan nilai total ke Daftar Rekapitulasi) 1. . Mata Pembayaran Umum memuat rincian komponen pekerjaan yang bersifat umum.

2. . Uraian Pekerjaan Satua Kuantita Harga Total n s Satua Harga 2 n Ukuran Total Daftar 2 (pindahkan nilai total ke Daftar Rekapitulasi) 1.Daftar 2: Mata Pembayaran Pekerjaan Utama: 1 No. Cantumkan Mata Pembayaran Pekerjaan Utama yang menjadi pokok dari paket Pekerjaan Konstruksi ini di antara bagian-bagian pekerjaan lain. Semua jenis harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah harga sebelum PPN (Pajak Pertambahan Nilai).

Cantumkan Mata Pembayaran Jenis Pekerjaan selain yang sudah diuraikan dalam Mata 2.Daftar 3: Mata Pembayaran 1 No. . Pembayaran Pekerjaan Utama jika terdapat lebih dari satu jenis pekerjaan. Uraian Pekerjaan Satua Kuantita Harga Total n s Satua Harga 2 n Ukuran Total Daftar 3 (pindahkan nilai total ke Daftar Rekapitulasi) 1. Semua jenis harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah harga sebelum PPN (Pajak Pertambahan Nilai).

— Jumlah (Daftar 1+2+3+……………………. 3: Mata Pembayaran ………………… —dll.) PPN 10% NILAI Harga . 2: Mata Pembayaran Pekerjaan Utama Daftar No.Daftar Rekapitulasi Mata Pembayaran Daftar No. 1: Mata Pembayaran Umum Daftar No.

………….. Kegagalan Anda untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi : : ……………………. ……………………............. .. 2011 Nomor Lampiran Kepada Yth..... Sebagai tindak lanjut dari Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) ini Saudara diharuskan untuk menyerahkan Jaminan Pelaksanaan dan menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ. BENTUK DOKUMEN LAIN A. BENTUK SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) [kop surat K/L/D/I] ..AB XIV... di Perihal : Penunjukan Penyedia untuk Pelaksanaan Paket Pekerjaan ………… Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor tanggal perihal dengan [nilai penawaran/penawaran terkoreksi] sebesar Rp_ ( ) kami nyatakan diterima/disetujui.....

dst B. ……… Tembusan Yth.... (PA/KPA K/L/D/I) 2. BENTUK SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) (kop surat satuan kerja K/L/D/I) SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) Nomor : ……………… Paket Pekerjaan : ………….... …………. bersama ini memerintahkan : ………………… (nama Penyedia Pekerjaan Konstruksi) …………………. ………….(nama Pejabat Pembuat Komitmen) …………………... (alamat Penyedia Pekerjaan Konstruksi) .. Satuan Kerja ………………… Pejabat Pembuat Komitmen (tanda tangan) (nama lengkap) (jabatan) NIP.. tanggal ………………. berdasarkan Surat Perjanjian ………………. Yang bertanda tangan di bawah ini: …………………. Nomor.. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa.. (APIP K/L/D/I) 3..(jabatan Pejabat Pembuat Komitmen) ……………………(alamat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen) selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. ………………. : 1.. akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan dalam Peraturan Presiden No.. (Pokja ULP) . …………..terhadap penawaran Anda.

) hari kalender/bulan/tahun dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal …………………………….. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak.(……………………. Untuk dan atas nama . . Menerima dan menyetujui: .yang dalam hal ini diwakili oleh : ……………… selanjutnya disebut sebagai Penyedia... Tanggal mulai kerja: 3. . Waktu penyelesaian: selama ……………. Denda: Terhadap setiap hari keterlambatan pelaksanaan/penyelesaian pekerjaan Penyedia akan dikenakan Denda Keterlambatan sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari Nilai Kontrak atau bagian tertentu dari Nilai Kontrak sebelum PPN sesuai dengan Syarat-Syarat Umum Kontrak. ………………. 4. Macam pekerjaan: 2. Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] (nama lengkap) (jabatan) NIP : …………. 4.. untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1.

Yang bertanda tangan dibawah ini : ………………………………………… dalam jabatan selaku …………………………………………………… dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama. BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN Jaminan Sanggahan Banding dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. ……………. (Pokja ULP) .Untuk dan atas nama ………… (tanda tangan) (nama lengkap wakil sah badan usaha) (jabatan) C.. ……………………………. (nama bank) berkedudukan di ………………………………… (alamat) untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada : Nama : ………….

. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.d.s.. 2. 6.…………………… selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp .) sebagai Jaminan Sanggahan Banding dalam bentuk garansi bank. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. apabila : Nama Alamat : : ……………………….) hari kalender. 4..( ……………..Alamat : …………. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri……………………. …………………………………. Garansi Bank berlaku selama……………. 5. (peserta pelelangan) ………………………. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan dan pengenaan sanksi akibat Sanggahan Banding yang diajukan Yang Dijamin tidak benar. . dari tanggal ……………. 3. ……………………… (terbilang …………………………………………. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. YANG DIJAMIN selanjutnya disebut: ternyata Sanggahan Banding yang diajukan tidak benar.

00 (Nama dan Jabatan) Untuk keyakinan. (alamat) untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN ..6000.. (nama bank) berkedudukan di ……………………. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke [bank] Jaminan Pelaksanaan dari Bank (Kop Bank Penerbit Jaminan) GARANSI BANK sebagai JAMINAN PELAKSANAAN No.Dikeluarkan di : Pada tanggal : (Bank) Materai Rp. Yang bertanda tangan dibawah ini : ………………………………………… dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ……………. ……………………….

.………s.dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ………………………………(nama PPK) Alamat : ………………………………………………………. 3. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1.(………………………. dari tanggal …………. b. (terbilang …………………………………………………………………………) sebagai Jaminan Pelaksanaan dalam bentuk garansi bank. 2. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini.. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ………………………………………………………………. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin. Yang dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk . lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: a.……. apabila: Nama : ……………………………………… (nama penyedia) Alamat : ……………………………………………………………. Garansi Bank berlaku selama ……………. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.) hari kalender.d. 4. ………………………. Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin..

menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke [bank] Jaminan Pelaksanaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PELAKSANAAN . masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ……………………. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.6000. Dikeluarkan di : Pada tanggal : (Bank) Materai Rp.00 (Nama dan Jabatan) Untuk keyakinan..5. 6.

PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. bahwa kami : …………… (nama). Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan . selanjutnya disebut TERJAMIN. TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. (alamat) sebagai Penyedia. dan …………………………. (alamat) sebagai Pemilik Pekerjaan.. 4. 5. 5. ……………. bertanggung jawab dan dengan tegas ……………………… terikat pada ………………. …………….(alamat) sebagai Penjamin..) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ……………. …………….. Nilai : 1. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenangm Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No.(nama penerbit jaminan). Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp. Dengan ini dinyatakan. ……………(terbilang ……………………) Maka kami. Jaminan ini berlaku apabila: a.Nomor Jaminan : ……………………… …………………………….. 2. Surat Jaminan ini berlaku selama …………… (……………. (nama PPK). tanggal ………………………. 3. b..sampai dengan tanggal ………….

6000.kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. 6.00 ………………………………… ………………………………… Untuk keyakinan. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke (Penerbit Jaminan) . Dikeluarkan di pada tanggal TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp.

apabila: Nama : ………………………………………. (…………. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.) sebagai Jaminan Uang Muka dalam bentuk garansi bank. ……………………….Jaminan Uang Muka dari Bank (Kop Bank Penerbit Jaminan) GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No.d.) hari kalender. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis denganmelampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. (nama PPK) Alamat : …………………. selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp. . Garansi Bank berlaku selama …………..(nama penyedia) Alamat : …………………………………………… selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Yang bertanda tangan dibawah ini: dalam jabatan selaku untuk dan atas nama berkedudukan di dalam hal ini bertindak [nama bank] [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ………………….. ………………………………. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa : Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali Uang Muka yang sudah diterima Yang Dijamin kepada Penerima Jaminan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. (terbilang …………………………………. ……………………………………………………. 2. dari tanggal ……………s..

Pada tanggal : ……………….. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. 5. 6. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. 4.00 …………………………. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata...3.6000.. [Bank] Materai Rp. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ……………………. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke [bank] . Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya.. (Nama dan Jabatan) Untuk keyakinan. Dikeluarkan di : ……………….

5.Jaminan Uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan (Kop Penerbit Jaminan) JAMINAN UANG MUKA 1. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN..tanggal ……………………… Surat Jaminan ini berlaku selama ………(………………. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. Dengan ini dinyatakan. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan 2. 3. ………… (alamat) sebagai Pemilik Pekerjaan.(alamat) sebagai Penyedia. bahwa kami : ………. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No………………. ………. …………. 4.. selanjutnya disebut TERJAMIN. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada …………..(alamat) sebagai Penjamin. (nama). selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp …………… (terbilang ) Maka kami.) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ……………………sampai dengan tanggal ……………….. . dan …………… (nama penerbit jaminan).(nama PPK).

pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji.00 ………………………………… ………………………………… Untuk keyakinan. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.6000. Dikeluarkan di pada tanggal TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. 7. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke (Penerbit Jaminan) . Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. 6.

Yang bertanda tangan dibawah ini : …………….. …………………………. lalai/tidak memenuhi . (nama penyedia) Alamat : ………………………………………………………. …………………………………………………………… (terbilang …………………………………………………………………………………. selanjutnya disebut: DIJAMIN YANG ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ………………… (nama bank) berkedudukan di …………… (alamat) untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ……………………. (nama PPK) Alamat : ………………………………………… selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp . namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini.) sebagai Jaminan Pemeliharaan dalam bentuk garansi bank. apabila : Nama : …………………. dalam jabatan selaku ……………..Jaminan Pemeliharaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK Sebagai JAMINAN PEMELIHARAAN No..

.00 …………………………. Dikeluarkan di : ………………. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke [bank] . masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri …………………….…….. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.d…………………………….kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa : Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak.. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. [Bank] Materai Rp. Garansi Bank berlaku selama ……………(……………….) hari kalender. 6. (Nama dan Jabatan) Untuk keyakinan.. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.. 2. 4.6000.. 3. dari tanggal …………………s. Pada tanggal : ………………. 5.

1. ………………. selanjutnya disebut TERJAMIN.(nama sebagai Pemilik Pekerjaan. Nilai: ……………………………….. Dengan ini dinyatakan...) Maka kami.(alamat) sebagai Penjamin. . selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp.(alamat) terikat pada …………….(terbilang ………………………….(nama penerbit jaminan). 2. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untukmelakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. …………….[alamat] sebagai Penyedia. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. bahwa kami: ……………….Jaminan Pemeliharaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan (Kop Penerbit Jaminan) JAMINAN PEMELIHARAAN Nomor Jaminan : …………………. bertanggung jawab dan dengan tegas PPK). ………. dan ……………….. [nama]. ………………….

TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. Surat Jaminan ini berlaku selama ……………(………………. 5.. 3.sampai dengan tanggal ……………………… Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. Tuntutan pencairanterhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini Dikeluarkan di pada tanggal 4.) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ……………….. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.00 ………………………………… ………………………………… Untuk keyakinan.tanggal ………………. 7.6000.…………. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke (Penerbit Jaminan) .. 6.

4. 5. 3.DAFTAR SIMAK DOKUMEN LELANG YANG HARUS DIMASUKKAN No. 2. 7 8 II 1. I 1. Uraian Dokumen Administrasi Surat Penawaran (dicantumkan jumlah harga penawaran) Surat Kuasa (jika bukan pemimpin perusahaan ) Surat jaminan penawaran Surat Pernyataan tidak akan menuntut Surat perjanian kerja sama operasi (bila ada) Sertifikat Badab Usaha (SBU) ISO 9001 Sertifikat SMK 3 dari Menakertrans atau OHSAS Dokumen Teknis Jadwal waktu pelaksanaan Ada Tidak . 6.

Kualifikasi (disertakan foto copy surat dukunganBank) 7. Sertifikat Puslibang Dep. Daftar personil Daftar peralatan Penggunaan system pracetak melampirkan : a. 9 III 1. di Up-load sesuai kolom yang tersedia dalam website : www. 2. b. IV NB : Dokumen penawaran disampaikan dengan metode sistem satu sampul.Kolom dan plat b.PU b. 3. Bukti aplikasi penerapan system pracetak c. Perubahan gambar Konvensional ke Pracetak yang dilampiri perhitungan struktur dan surat keterangan pertanggung jawaban dari pimpinan perusahaan.rsupwahidin. Komponenisasi untuk memenuhi design yang meliputi tipe-tipe komponen. Mutu bahan yang digunakan Metode Pelaksanaan Dokumen Pra Rencana K3 Dokumen Rencana Mutu Kontrak (RMK) Dokumen Usulan Biaya Daftar Kuantitas dan Harga Analisa Harga Satuan Mata Pembayaran Utama Daftar Upah Daftar Harga Bahan Daftar Harga Peralatan Dokumen Kualifikasi Mengisi format dokumen kualifikasi seperti yang ada pada contoh format isian dok.lpse. 5. 6.2. 3. 4. Jika tidak mempunyai a.b dan c harus menyertakan dukungan atau melakukan KSO dari pemegang system pracetak.com . Gambar Sistem Join Pracetak yang digunakan (Balok. 4. Gambar struktur pracetak yang diajukan harus mencantumkan : a. 5. 8.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->