CONTOH BEST PRACTICE

PENANGANAN DAN PENGELOLAAN SMP NEGERI 2 MALEBER MENJADI SEKOLAH EFEKTIF Oleh : DIDI MULYADI, S.Pd. NIP 19620724 198603 1 007 BAB I PERMASALAHAN Pendirian sebuah Sekolah sebagai Lembaga Pendidikan adalah niat luhur untuk mencerdaskan bangsa. Dalam pendirian tersebut lebih mengutamakan pada kepentingan masarakat dan prospek kedepan bagi keberlangsungan lembaga tersebut. Penyediaan akan sarana gedung, tenaga, anggaran, siswa peserta didik, dan fasilitas pembelajaran lainnya menjadi mutlak diperlukan. Demikian halnya dengan pendirian SMP Negeri 2 Maleber yang terletak di Jl. Desa Maleber Desa Mekarsari Kecamatan Maleber Kabupaten Kuningan. Semenjak dirintis tahun 2005 menumpang pada SD Negeri 1 Maleber dan pada tahun 2007 dapat menempati lokasi gedung baru. Sampai saat ini telah meluluskan 1 kali. Uniknya jika melihat keterlaksanaan layanan SMP Negeri 2 Maleber ini belum memiliki satu tenaga Pendidik dan Kependidikan berstatus PNS. Semuanya masih honorer dan dibantu dengan Guru dari SMP Negeri 1 Maleber. Upaya telah dilakukan namun sampai tim Bawasda datang pada bulan Juni 2009 permasalahan ketenagaan belum selesai. Adanya “ Pegawai Rangkap “ sangat menyulitkan pengelola khususnya Kepala Sekolah sebagai top manajer. Selain itu pula kondisi sekolah masih dua shift. Berdasarkan kondisi itu pula penulis yang ditugaskan sebagai Kepala Sekolah mencoba mulai kurun waktu pertengahan Juli 2009 sampai sekarang membenahi keadaan tersebut. Permasalahan yang diungkap di atas sampailah pada bagaimana mengelola sekolah agar lebih efektif dan efisien sesuai ketentuan berlaku dan kemampuan yang dimiliki pada fase pembangunan selanjutnya. Untuk itu penulis mencoba merefleksikan tindakan berkenaan dengan pemecahan masalah tersebut dimulai dengan Pembenahan Tenaga Pendidik dan Kependidikan di SMP Negeri 2 Maleber. BAB II STRATEGI YANG DITEMPUH Komunikasi adalah hal yang sangat diperlukan dalam pemecahan masalah ini. Hasil temuan Bawasda mengenai tenaga rangkap menjadi sorotan yang sempat menegang. Bagi tenaga Guru yang dipermasalahkan memiliki dasar historis yang kuat untuk merasa diperlakukan tidak adil. Mengingat mereka sejak rintisan pendirian dimohonkan langsung untuk menangani SK rintisan sekolah dari Instansi kedinasan. Ada kurang lebih 2 tenaga PNS yang dilibatkan dan 3 orang Guru DPK yang terkena oleh peraturan-peraturan. Untuk meluruskan keadaan tersebut maka penulis mencoba mengadakan pendekatann dengan Kepala Sekolah pertama ( PLH ) dan Kepala Sekolah SMP tempat merintis. Kesepakatanpun awal adalah tetap berlangsung seperti biasa dengan menyesuaikan jadual kegiatan pada dua Instansi Sekolah yang letaknya tidak begitu jauh ( SMP N 1 dan SMP N 2 MALEBER ). Selain itu pula penulis mencoba menelusuri pada Instansi terkait ( Dinas Pendidikan / Tendik , BKD )

Sampai saat ini untuk lantai bawah telah selesai dan telah digunakan untuk sholat jumat sebanyak 2 kali. Kami telah menyiapkan satu pasang ring basket dan seluruh halaman depan telah kami hotmik. 3. Dari upaya tersebut terhitung sampai saat ini telah terdapat 5 orang tenaga Guru PNS dan 1 orang tenaga DPK yang berpindah tugas ke SMP Negeri 2 Maleber berdasarkan surat Kepala Dinas. Adapun perubahan yang dinginkan adalah : 1. wakil sarana dan bendahara komite dan PKC. Sedangkan lantai atas belum selesai ( 80 % ) menunggu atap dipasang. Sehingga saat ini SMP Negeri 2 Maleber telah memiliki satu orang Kepala Sekolah dan satu orang kepala TU definitif. 4. Selain itu pula tenaga PLH bendahara PKC yang selama ini Kepala TU di SMP Negeri 2 Maleber telah dilantik untuk menjadi Kepala TU di SMP Negeri 2 Maleber. Jalur birokrasipun ditempuh . Desakan akan kebutuhan lab yang ideal muncul saat pembenahan sarana yang ada. BAB III HASIL YANG INGIN DICAPAI Dari uraian permasalahan dan strategi pemecahan penulis ingin mendapatkan beberapa perubahan. Selain itu pada awal bulan Agustus telah dilakukan penilaian sekolah sehat tingkat kecamatan Maleber. masalah lain muncul yakni fasilitas ruang belajar dan perlengkapannya. Tidak hanya itu sarana lapanganpun menjadi pembicaraan. Selama ini masih . Kesiapan akan anggaran mutlak diperlukan. Akibatnya berimbas pada sarana beribadat yang selama ini memakai Aula tersebut setiap hari Jumat. Komunikasi terus dilakukan untuk membenahi taman dan penghijauan. Mendapatkan kejelasan status tempat kerja bagi beberapa tenaga Guru yang selama ini berstatus PNS tetapi masih rangkap tempat mengajar. Tersedianya sejumlah kursi-meja lipat untuk pemenuhan rasio kebutuhan belajar sebanyak 3 ruang. Penulis memanfaatkan Aula yang dimiliki dengan membagi 2 ruangan dan ruangan lainnya yang sama ukurannya. Tersedianya sarana lapangan Olah Raga yang aman dan representatif untuk kegiatan KBM. Tentunya hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan perubahan yang terlalu menyulitkan bagi pihak Sekolah pertama tempat bertugas yang akan ditinggalkan. Hal ini didasari pula oleh tuntutan orang tua murid tingkat X yang merasa keberatan anaknya pulang sore ( rombel tingkat X masuk siang ) pada rapat komite awal tahun. Alhamdulillah untuk kursi dan perangkat kelas telah tersedia walaupun ruang aula belum kami skat menunggu bangunan Musholla selesai. SMP Negeri 2 Maleber termasuk salah satu titik pantau pelaksanaan dalam Lomba Desa di wilayah Mekarsari untuk fasilitas umum. Tahun lalu telah memberikan kontribusi cukup baik. dengan mengambil inisiatif mengusulkan kembali melalui hak individu pegawai. 2. Hal ini ditujukan agar bola dapat memantul dengan sempurna dan tidak rusak. Pada masalah lain labolatorium restoran ( kitchen ) masih menyatu dengan dapur / pantri karyawan dan Guru. Banyak masukan dari tim penilai karena secara fisik masih perlu dilakukan pembenahan disana-sini. Terbangunnya Mushola sebagai sarana beribadat bagi warga sekolah. Penulispun memberikan arahan dan berdiskusi dengan tenaga tersebut untuk mengambil inisiatif sambil menunggu pembenahan SMP Negeri 2 Maleber. Kemudian penulis mengadakan rapat kecil dengan ketua program studi. Sebagian besar digunakan untuk parkir. Secara birokrasi telah ditempuh dengan mngusulkan kebutuhan akan kursi dan meja untuk 3 ruangan belajar. Disamping pembenahan tenaga untuk memperkuat kemudahan pembenahan proses kegiatan KBM yang masih dua shif . Penulis mencoba mendekati para pemegang keuangan dan sarana. Tahun ini kami telah melakukan beberapa persiapan sesuai temuan dari tim pemantau wilayah.mengenai status masalah ketenagaan pada sejumlah tenaga tersebut.

DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN KUNINGAN 2010 LEMBAR PENGESAHAN PENINGKATAN PROGRAM PENGEMBANGAN DIRI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMPN 2 CIBEUREUM KABUPATEN KUNINGAN Penulis SUBAGIO. Sekarang telah kami berikan ruang khusus sekitar 36 m2.Pd. Adapun luas halaman adalah 650 m2. Selama ini ruang UKS menjadi satu dengan ruang TU. Pembuatan kompossing. 8. 12. 11. Kami memiliki petugas keamanan 2 orang yang bertugas pada siang dan malam. Saat ini kami telah membangun dapur umum secara permanent dengan luas 8 m2 . Dari target keseluruhan telah terpasang penutup parit sepanjang 15 m . Penghijauan dan lingkungan ASRI 14. Terbangunnya dapur umum untuk Guru dan karyawan yang memenuhi syarat. Ruang UKS . 6. Penutup parit. Tertatanya taman dan penghijauan di halaman depan dengan membuat batas lapangan dan di cat hitam putih untuk menambah citra dan penampilan. dan terpisah dari bangunan utama. Tersedianya lahan parkir. Tersedianya ruang pos jaga untuk keamanan sekolah. 7. Lahan tersebut kami bentuk dengan menggunakan batu konblok dan pembatas kebun / lahan. Saat ini kami telah memiliki bak untuk tempat pembuatan kompos.M. Tersedianya ruang londri untuk kegiatan praktik perhotelan yang telah diidam-idamkan selama ini. NIP 19650607 198903 1 008 Mengetahui/ Mengesahkan . 9. Kami telah merubah lahan tidur sebelah barat seluas 100 m2 menjadi tempat parkir khususnya kendaraan roda dua. 10. Untuk roda empat kami gunakan sebelah pojok selatan dan tidak mengganggu kegiatan di lapangan. Separuh lahan tidur yang belum digunakan sekitar 100 m2 kami jadikan areal kantin. 5. 13. Tersedianya kantin sehat.menggunakan konblok.

1 BAB II PEMBAHASAN…………………………………………….Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kuningan Drs.. DADANG SUPARDAN...Pd NIP 19650607 198903 1 008 DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI Profil singkat kepala sekolah (penulis) Profil singkat sekolah BAB I PENDAHULUAN…………………………………………. Amin Cibeureum. penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunanannya. H. Penulisan best practice ini diajukan sebagai salah satu syarat dalam penilaian lomba Kepala Sekolah Berprestasi Tahun 2010 dilingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kuningan. akhirnya penulis dapat menyusun Best Pragtice judul Peningkatan Program Pengembangan Diri Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMPN 2 Cibeureum Kabupaten Kuningan ini dengan lancar. 8 BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI OPERASIONAL…. Dengan diselesaikannya best practice ini. 17 LAMPIRAN . Penulis menyadari bahwa best practice ini masih jauh dari kesempurnaan.Si Pembina Tk.…………………. Oleh sebab itu. penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari pembaca demi kesempurnaan. Desember 2010 Penulis. Akhir kata. penulis berharap best practice ini semoga bermanfaat bagi pembaca.M. Subagio.I NIP 19591218 198603 1 009 KATA PENGANTAR Alhamdulillah berkat rahmat Allah SWT.M.

Profesionalitas Guru dan Profil Guru Yang Memikat Hati ( 1 ) 5. 8. Tempat dan Tanggal Lahir : Cirebon. Peran Pemimpin Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan.Kuningan. 3. Peran Kepala Sekolah dalam Pemberdayaan Guru. Pengajaran Matematika dengan Pendekatan Konstektual pada Pokok Bahasan Bangun Ruang Siswa Kelas IX di SMP Negeri 2 Cigugur Kabupaten Kuningan. Alamat Rumah : j.Pd. Peserta Seminar Sehari Pendidikan Matematika. tahun 2001. 7 Juni 1965 c. Peserta Seminar Starategi Implementasi Kurikulum 2004 . 2.com i. Alamat Kantor : Jl. tahun 2004. I/IVB/19650607 198903 1 008 e. Peserta Seminar Sehari Pendidikan Matematika. KARYA TULIS : 1. . 4. 3. Cirebon. Peserta Seminar Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Akreditasi sekolah tahun . Pengaruh Pendekatan Mengajar dengan Peta Konsep terhadap Hasil Belajar Matematika. tahun 2002 5. / NIP : Pembina Tk. Raya Cibeureum No 02 Cibeureum E_mail smpnduacibeureum@rocketmail.id / PENELITIAN : 1. Mengubah Sekolah Membangun Pendidikan.M. Profesionalitas Guru dan Profil Guru Yang Memikat Hati ( 2 ) 7. tahun 1996. Cirebon. Peserta Seminar Pendidikan. 4. Email / Hand Phone : subagio_2009@yahoo. Kuningan.Profil singkat kepala sekolah (penulis) NAMA DAN BIODATA KEPALA SMP N 2 CIBEUREUM a. Kepala Sekolah sebagai Pemimpin. Peningkatan Kinerja Guru melalui Supervisi Edukatif Kolaboratif Secara Periodik di SMP N 2 Cibeureum Kabupaten Kuningan. Studi mengenai Sikap SMP Negeri 2 Cigugur terhadap Pembelajaran Berbasis Masalah. 4. 2. Jabatan : Kepala Sekolah f. 6. 3. Agama : Islam d. b. Peningkatan Mutu Pembelajaran di Sekolah. tahun 1996. 10. Implementasi Pendekatan Konstruktivisme Dalam Pembelajaran 6. Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa.co. Pangkat / Gol. Nama : Subagio. Pokok bahasan Lingkaran di kelas VIII. Unit Kerja : SMPN 2 CIBEUREUM g. Peserta Seminar Prospek Pendidikan Di Era Otonomi Daerah. Lima Peran Kepala Sekolah di abad 21 PESERTA PELATIHAN/SEMINAR/LOKAKARYA 1. 2. 9.

Kuningan. Peserta Seminar Pendidikan Strategi Terpadu Dan Harmonisasi Anatar Sekolah Dan Orang Tua Untuk Keberhasilan UAN Bersama. Peserta Seminar Pendidikan Sehari Sosialisasi Pelayanan Prima Pembelajaran Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Dalam rangka Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Di Era Globalisasi. tahun 2008. 12. Hasan Maolani Sebagai Pahlawan Nasional. tahun 2008. : Kec. tahun 2007. 18. Cirebon. Kuningan. Peserta Seminar Strategi Menembus Profesionalisme Guru. tahun 2009. Peserta Seminar Nasional Pendidikan Peluang Profesionalitas dan Kesejahteraan Guru. 11.21. tahun 2009. 16. Tahun didirikan : 1996 . tahun 2008. Peserta Seminar Nasional Pendidikan Mengubah Paradigma Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Dalam Upaya Mengimplementasikan 8 Standar Nasional pendidikan. NSS / NSM/NDS : 20. Peserta Seminar Reposisi Guru Dalam Pembangunan Nasional. tahun 2008. Kompetensi Dan Sertifikasi PTK. tahun 2007.7. Peserta Seminar Nasional Peningkatan Kualifikasi. Peserta Seminar Nasional Pendidikan Optimalisasi Profesionalisme Guru melalui Pendekatan Organisasi dan Teknologi Informasi. 10. 20. Nama Yayasan ( bagi swasta ) : alamat Yayasan 7 No. tahun 2007. Jenang Akreditasi : Negeri 4. Kuningan. Peserta Seminar Nasional Peningkatan PTK Melalui Pemaham Standar Pengelolaan Pendidikan. tahun 2008. Kualifikasi Dan Sertifikasi Pendidikan. Peserta Seminar Pendidikan Nasional Psikologi Pendidikan . 23.3015 3. 15. Telp / HP : 1. tahun 2009. Peserta Seminar Nasional Pengusulan KH. 13. Peserta Seminar Pendidikan Nasional Membangun Pendidikan Berkualitas Melalui Peningakatan Kualifikasi. 17. tahun 2006. Peserta Seminar Nasional Pengembangan Potensi Diri Kiat Menjadi Pendidik Profesional. 19. Peserta Seminar Nasional Pengembangan Profesi Guru. tahun 2006. tahun 2007. Tahun 2007. Peserta Seminar Nasional Reaksentuasi Kekuatan Diplomasi. 9. 21. Kuningan. Peserta Seminar of Teaching Cretivity in teacher Profesionalism. tahun 2010. Peserta Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Pengembangan Bahan Ajar Dan Rancangan Penilaian Hasil Belajar. 22. Profil singkat sekolah Nama Sekolah : SMP Negeri 2 Cibeuruem Alamat : Jalan / Desa : Raya Cibeureum – Cibingbin Kecamatan / Kab. tahun 2008. / Kota. 14. Telp : 2. Peserta Seminar Nasional Strategi Penyusunan Portofolio Dalam rangka Pelaksanaan Sertifikasi Guru. Peserta Seminar Nasional Pendidikan Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Menjawab Tantangan Global. 8.Cibeureum Kab. 24. Tahun 2007. Kuningan No. 25. Cirebon. tahun 2007.

... Kelas (f) = (d+e) Ukuran 7x9 m2 (a) Ukuran >63 m2 (b) Ukuran <63 m2 (c) Jumlah (d) =(a+c+d) Ruang Kelas 12 ...... Lab.ruang Yaitu : ..org ...... Lab.x ........Nama bank..Rbl ............x - ..5..6. Tahun Beroprasi : 1997 6.Rbl 11....Rbl .org .Cabang ... Ketrampilan .. Status Bangunan milik : Pemerintah 8.. 10.. 12 b) Data Ruang Lain Jenis Ruang Jumlah (buah) Ukuran (m2) Jenis Ruang Jumlah (buah) Ukuran (m2) 1... Luas tanah : 3650 m2 7... Perpustakaan 1 9 x 9 4. Lab.org . a) Data Ruang Kelas Jumlah ruang kelas asli (d) Jumlah ruang lain yangdigunakan untuk r.IPA 1 9 x 9 5......12 .. Kepemilikan Tanah : Pemerintah a..org .... Luas seluruh Bangunan : 1836 m2 9................ Komputer ..x 2. Status tanah : Akte-Jual Beli ( Hak Milik ) b.. Data siswa dalam 2 ( dua ) tahun terakhir Tahun 2008/ 2009 121 org 121 org 4 Rbl 132 org 3 Rbl 130 org 3 Rbl 383 org 10 Rbl Tahun 2009/ 2010 168 org 168 org 4 Rbl 122 org 4 Rbl 124 org 4 Rbl 416 org 12 Rbl Tahun 2010/ 2011 Org ...... Kelas (e) Jumlah ruang yang digunakan u R. Asrama Guru ... No..x 3......... Rekening Rutin Sekolah : .Rbl . Bahasa ....

19650607 198903 1 008 BAB I PENDAHULUAN 1. Ada tiga persepsi yang kurang benar tentang pendidikan. pengetahuan tentang pendidikan keluarga tidak berkembang. kini sekolah cenderung tidak terarah karena kurikulum yang tidak serasi. Di berbagai jenis dan jenjang pendidikan. kemampuan siswa yang rendah untuk mempergunakan pengetahuan sebagai alat berpikir dan alat untuk memahami serta memecahkan masalah. pendidikan hanya terjadi di sekolah. Kepekaan siswa terhadap nilai-nilai terhadap norma juga sangat rendah. atau pun norma etis. Proses pembelajaran pun tidak kreatif dan tidak mendorong kreativitas anak didik. Kesalahan ketiga berakibat lulusan sekolah tidak cukup menguasai konsep-konsep dasar. Pertama. Latar Belakang Masalah Sistem dan program pendidikan di seluruh tingkatan.Tata Usaha Sukwan 2 Guru Honor 2 Penjaga Sukwan 2 Cibeureum. Selain itu. Kemampuan guru-guru di bidang pedagogik. Sistem pendidikan nonformal tidak berkembang dan kemampuan bangsa untuk belajar dari situasi pendidikan nonformal menjadi rendah. baik norma estetis maupun norma synnoetis (norma kehidupan sosial). NIP. Ketiga. Mereka terpaku kepada keterampilan yang bersifat terapan. sekolah harus membuat siswa menjadi “manusia siap pakai”. tugas sekolah ialah mengajarkan pengetahuan.. didaktik dan metodik juga sangat kurang. Di sisi lain.11. Sedangkan dampak kesalahan kedua. M. adalah bahwa pendidikan terjadi sebelum anak masuk sekolah dan sesudah .Tata Usaha CPNS 1 Guru GBS . Data Tenaga Pendidik dan Tata UsahaGuru : Jumlah Guru / Staf SMP Negeri Jumlah Guru / Staf SMP Negeri Keterangan Guru Tetap (PNS) 19 Tata Usaha PNS 4 Guru CPNS . Kedua. tenaga kerja menjadi kurang retrainable.Tata Usaha Kontrak Guru Kontrak .Akibat negatif dari kesalahan pertama. Desember 2010 Kepala Sekolah SUBAGIO. Persepsi yang sebaiknya. pengelolaan dalam materi pembelajaran kerap tumpang tindih sehingga mematikan prakarsa pelajar. secara umum sudah membutuhkan revolusi alias perlu diubah total. sehingga acapkali guru sama sekali tidak mempedulikan pengembangan kepribadian dan watak anak didiknya.Pd.

Di luar itu harus pula diperhatikan.01 persen dari jumlah peserta UN 135 siswa yang lulus hanya 63 siswa orang dan yang tidak lulus 72 siswa yaitu pada tahun pelajaran 2007/2008. strategi. Berdasarkan kondisi itu pula penulis yang ditugaskan sebagai Kepala Sekolah mencoba mulai kurun waktu pertengahan April 2009 sampai sekarang membenahi keadaan tersebut. Dengan adanya prinsip tersebut. padahal di sisi lain menurut upaya memunculkan pribadi kreatif sangat dibutuhkan bagi anak dalam kehidupannya. harus ada kurikulum yang berbeda karena anak memiliki perbedaan bakat dan minat. Fakta menunjukkan minimnya waktu dan pelajaran yang bersifat untuk mengembangkan kreativitas pada sekolah formal. sangat dibutuhkan anak. Prinsip efisiensi dan . Prinsip fleksibilitas berkenaan dengan kebebasan/keluwesan yang dimiliki guru dalam mengimplementasikan kurikulum dan adanya alternatif pilihan program pendidikan bagi siswa sesuai dengan minat dan bakatnya. dinamis dan saling bersambungan. para guru memiliki kesulitan bagaimana menanamkan dan menumbuhkan jiwa kreativitas kepada anak. sekolah harus tahu jenis pendidikan yang telah dilalui anak di keluarga dan menilainya sejauh mana pendidikan keluarga itu dapat dipergunakan sebagai landasan untuk menyusun program pendidikan sekolah. Tugas sekolah ialah mempersiapkan anak untuk mengarungi kehidupan. fleksibilitas. Secara umum prinsip-prinsip pengembangan kurikulum meliputi prinsip relevansi. mestinya kurikulum memfokuskan pada hal dasar dan esensial. baik untuk situasi pendidikan formal. Permasalahan yang diungkap di atas sampailah pada bagaimana mengelola sekolah agar lebih efektif dan efisien sesuai ketentuan berlaku dan kemampuan yang dimiliki pada fase pengembangan selanjutnya supaya bias mendapat kepercayaan lagi dari masyarakat. tugas pokok sekolah bukan sekadar mengajarkan pengetahuan. Prinsip relevansi berkenaan dengan kesesuaian antara komponen tujuan. Akan tetapi mereka umumnya tidak tahu harus berbuat apa dan bagaimana mengatasi keadaan itu. Strategi Pemecahan Masalah Setiap pengembangan kurikulum. Kesulitan mereka terutama karena padatnya kurikulum pendidikan sehingga kreativitas anak terabaikan. Sekolah hanya suatu mata rantai dari suatu kegiatan nyata pendidikan yang luas. isi. Tugas sekolah adalah melahirkan generasi yang menjadi bagian dari bangsa yang pandaibelajar. Permasalahan Para guru sebenarnya menyadari bahwa pelajaran yang memberi kesempatan mengembangkan kreativitas. 3. kontinuitas. Untuk itu penulis mencoba merefleksikan tindakan berkenaan dengan pemecahan masalah tersebut dimulai dengan Peningkatan Program Pengembangan Diri Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 2 Cibeureum Kabupaten Kuningan. serta efisiensi dan efektivitas. . Prinsip kontinuitas berkenaan dengan adanya kesinambungan materi pelajaran antarberbagai jenis dan jenjang sekolah serta antartingkatan kelas.anak tamat sekolah. sehingga cukup waktu untuk mengasah kreativitas. Konsekuensinya. melainkan memupuk kepekaan terhadap nilai-nilai. Untuk bisa menanamkan kreativitas pada siswa. bukan hanya membuat siswa menjadi siap pakai. maupun situasi pendidikan nonformal dan informal. selain harus berpijak pada sejumlah landasan. Dengan demikian. Sekolah yang berdiri tahun 1997 ini pernah hasil pelulusan siswa kelas 9 hanya mencapai 47. setiap pengembangan kurikulum diikat oleh ketentuan atau hukum sehingga dalam pengembangannya mempunyai arah yang jelas sesuai dengan prinsip yang telah disepakati. Sekolah juga harus membimbing anak untuk menguasai kemampuan belajar. dan evaluasi. 2. juga harus menerapkan atau menggunakan prinsip-prinsip tertentu. Untuk itu.

kesamaan memperoleh kesempatan. pelaksanaan ini disesuaikan dengan situasi atau kondisi yang ada di lapangan. Kamis Futsal. Ternyata bila diberikan kesempatan mereka pun mampu. Namun mereka yang semula dinilai kurang. Pendekatan administratif adalah suatu pendekatan dalam pengembangan kurikulum di mana ide atau inisiatif pengembangan muncul dari para pejabat atau pengembang kebijakan seperti Menteri Pendidikan.efektivitas berkenaan dengan pendayagunaan semua sumber secara optimal untuk mencapai hasil yang optimal. Mereka mampu mempersiapkan diri untuk tampil pada peringatan HUT Kemerdekaan RI. studi kompetensi. dengan maksud untuk mengembangkan potensi diri para siswa dibidang olah raga dan kesenian dengan jadwal ekskul mulai Senin dan Rabu kegiatan Basket Ball. Bukankah pendidikan itu salah satunya untuk merubah sikap siswa dari kurang baik menjadi lebih baik. Jum’at Pramuka dan Sabtu Marching Band. yaitu analisis dan diagnosis kebutuhan. pemilihan dan pengorganisasian materi. prinsip khusus yang harus diperhatikan dalam mengembangkan kurikulum berbasis kompetensi. Di SMPN 2 Cibeureum langkah pertama yang ditempuh yakni melakukan dialog persuasif dengan para siswa. Analisis dan diagnosis kebutuhan dilakukan dengan mempelajari tiga hal. Yang cukup membanggakan ternyata siswa sangat respon dengan Marching Band. Komunikasi adalah hal yang sangat diperlukan dalam pemecahan masalah ini. dan dari kurang cerdas mernjadi cerdas. mengalami perubahan karena mereka diakui dan mampu menunjukkan kemampuannya. serta pendekatan menyeluruh dan kemitraan. Selasa Paskibra. yaitu pendekatan administratif dan akar rumput. penguasaan integrasi nasional. abad pengetahuan dan teknologi informasi. dan pengembangan alat evaluasi. karena peminatnya kebanyakan anak-anak yang dianggap bermasalah di kelasnya. Ada dua pendekatan dalam pengembangan kurikulum. pada dasarnya merupakan penjabaran dari empat prinsip umum pengembangan kurikulum. Namun. pemilihan dan pengorganisasian materi. pemilihan dan pengorganisasian pengalaman belajar. keseimbangan etika. perumusan tujuan. serta pengembangan alat evaluasi. Apabila dianalisis secara mendalam beberapa prinsip khusus yang diterapkan dalam pengembangan kurikulum berbasis kompetensi. April-Juni 2009. Secara . Langkah pengembangan kurikulum selanjutnya setelah seperangkat kebutuhan tersusun adalah perumusan tujuan. logika. Adapun caranya dapat dilakukan melalui survei kebutuhan. Sedangkan pendekatan akar rumput. nilai dan budi pekerti luhur. antara lain: prinsip keimanan. berpusat pada anak. Sementara itu. yaitu: kebutuhan siswa. dan kinetika. tuntutan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dalam program ini dibagi dalam beberapa bulan pelaksanaan. ide pengembangan muncul dari keresahan para guru-guru yang mengimplementasikan kurikulum di sekolah di mana mereka menginginkan perubahan atau penyempurnaan sesuai dengan kebutuhan di sekolah. pengembangan keterampilan hidup. dimana tiap bulan dibagi dalam beberapa minggu dan di setiap minggu ada beberapa kali pelaksanaan sesuai dengan jadwal. mereka sudah bisa membawakan musik dan lagu. Munculah pemikiran untuk mengoptimalkan kegiatan pengembangan diri dan dilaksanakan hampir setiap hari. 17 Agustus lalu. pemilihan dan pengorganisasian pengalaman belajar. estetika. dan analisis tugas. Ada beberapa langkah dalam pengembangan kurikulum. Kepala Dinas dan lain-lain. Terbukti dalam waktu tiga bulan. Pada awalnya Marching Band ini mendapat reaksi negative dari rekan-rekan guru. dan harapan-harapan dari pemerintah.

dan pertukaran informasi dengan pihak anak jalanan agar menciptakan hubungan yang nyaman.menetapkan tenaga-tenaga yang akan menangani pelaksanaan program(d). (b). sehingga anak dapat memecahkan masalah secara mandiri. setiap pelaksanaan program dilakukan monitoring untuk mengoreksi dan membenahi serta menindak lanjuti program yang dilaksanakan. Pendekatan Personal dilakukan dengan melakukan serangkai pertemuan. Identifikasi masalah. diskusi. dan secara lebih baik . (c). Pelaksanaan Program Dan Evaluasi Program.perumusan kegiatan yang akan dilakukan . pelaksanaan program. adapun tahapannya meliputi : . Perencanaan Program dimulai dari kegiatan analisis tingkat kesiapan setiap fungsi dari keseluruhan fungsi yang diperlukan untuk peningkatan keerdasan emosi pada siswa. Jangka panjang : meningkatkan kecerdasan emosional. Identifikasi Masalah dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi yang akurat mengenai kecerdasan emosi pada anak jalanan.(e) TujuanProgram Jangka Pendek : untuk mengembangkan potensi diri para siswa dibidang olah raga dan kesenian.menyusun time-schedule pelaksanaan program .(a). perencanaan program. dilakukan melalui assessment terhadap siswa dengan memberi test minat dan bakat. dan evaluasi pelaksanaan program.umum pelaksanaan kegiatan dalam program ini meliputi: Pendekatan personal.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.