SISTEM INFORMASI UNTUK OPTIMALISASI PRODUKSI DAN MAKSIMASI KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN METODE LINEAR PROGRAMMING

Merlyana'; Bahtiar Saleh Abbas'

ABSTRACT
As a company, PT STI experienced a difficulty in determining monthly optimum amount of production due to demand uncertainty. This fluctuation created a shortage or surplus in production so the company sometimes was not able to fulfill the demand or produce far above the demand This was happened by the fact that when the company determined the amount to produce only based on was experiences. To help the company solve the problem, a linear programming was used to conduct calculation for finding the optimum production to to maximize the profit. This method also helped to solve the problem of resource allocation by monitoring the available resources in order to optimally produce so the profit can be maximized. Keywords: information system, production optimization, profit maximation, linear programming

ABSTRAK
Sebagai sebuah perusahaan, PT STI mengalami kesulitan dalam menentukan jumlah produksi yang optimal tiap bulan karena permintaan konsumen yang tidak menentu. Fluktuasi itu menyebabkan kekurangan atau kelebihan produksi pada perusahaan sehingga kadang-kadang perusahaan tidak mampu menghasilkan jumlah produksi untuk memenuhi permintaan konsumen atau berproduksi secara berlebihan. Hal itu terjadi karena dalam menentukan jumlah yang harus diproduksi oleh perusahaan hanya berdasarkan pengalaman. Untuk membantu memecahkan masalah tersebut digunakan metode linear programming, yaitu suatu cara perencanaan aktivitas yang menggunakan model matematis untuk melakukan perhitungan optimasi produksi dengan tujuan maksimasi keuntungan. Metode juga membantu menyelesaikan persoalan alokasi sumber daya dengan memperhatikan kapasitas sumber daya yang dimiliki agar dapat berproduksi secara optimal untuk memperoleh keuntungan maksimal.
Kala kunci: sistem informasi, optimalisasi produksi, maksimasi keuntungan, linear programming

1 Program Ganda Teknik Industri dan Sistem Informasi, Universitas Bina Nusantara, JI. K.H. Syahdan No.9 Palmerah, Jakarta Barat 11480 IJurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Bina Nusantara, Jl. K.H. Syahdan No.9 Palmerah, Jakarta Barat 11480, bahtiars@binus.edu

370

Jurnal Plrenll Werte Vol. 11 No.3 Agustus 2008: 370-387

Penerapan teknologi infonnasi dapat membantu untuk mengatasi pennasalahan yang dialami PT STI dengan memodelkan sejumlah variabel terkait dalam suatu persamaan linear programming (LP). Oleh karena itu. penurunan pennintaan menimbulkan kelebihan produksi dan penumpukan barang jadi yang berlebihan sehingga pengeluaran perusahaan untuk biaya simpan meningkat. single exponential smoothing. Perhitungan biaya produksi yang diperhitungkan hanya rnencakup biaya upah tenaga kerja dan biaya bahan. C.. yaitu Januari 2005 sampai Juni 2007. Selain itu. Kapasitas produksi yang dibahas adalah kapasitas bahan baku. Agar objek penelitian dapat terarah dengan baik sesuai dengan yang diharapkan maka ruang lingkup permasalahan dalam penelitian dibatasi. Data yang digunakan untuk peramalan pennintaan adalah data permintaan produk jadi untuk periode 2. Peningkatan pennintaan menimbulkan kekurangan produksi sehingga seringkali permintaan kurang dapat terpenuhi. D. et. dan jam kerja mesin. al. dan E yang memiliki proses produksi dan memanfaatkan sumber daya yang sarna. penumpukan barang jadi dapat dihindari. jam kerja tenaga kerja.. yaitu A.. Perencanaan produksi itu dimaksudkan agar kegiatan produksi yang dilakukan dapat memenuhi pennintaan pasar dengan Iebih optimal. Tipe produk yang diamati adalah semua tipe produk. Sistem /nformasl . dan double exponential smoothing dan akan dipakai hasil ramalan dengan bias terkecil (Markidakis. Fluktuasi permintaan yang tidak menentu itu terkadang menimbulkan kesulitan untuk mengetahui jumlah produksi yang optimal untuk mernenuhi kebutuhan pasar. Hal itu menyebabkan keuntungan yang diperoleh perusahaan tidak sesuai dengan yang diharapkan. B. Baht/ar Saleh Abbas) 371 . PT STI juga mengalami pennasalahan dalam perencanaan produksi tersebut. dan keuntungan perusahaan dapat dioptimalkan.PENDAHULUAN Fluktuasi pennintaan yang tidak menentu merupakan pennasalahan dalam perencanaan produksi. (Mer/yana. perlu dilakukan penelitian untuk menentukanjadwal induk produksi yang sesuai dengan kondisi fluktuasi pennintaan. single moving average 12 bulanan. Selain itu. yaitu penelitian dilakukan pada Divisi Fitting. perusahaan perlu melakukan perbaikan dalam perencanaan produksi dengan memberikan keputusan optimum berdasarkan sumber daya yang dimiliki perusahaan untuk memenuhi pennintaan akan produk yang dihasilkan. 1999). Peramalan data permintaan dilakukan pada tingkat ketelitian 95% dan tingkat keyakinan 5% dengan metode double moving average 9 bulanan. Oleh karena itu. Fluktuasi permintaan dapat menyebabkan kekurangan dan kelebihan produksi pada perusahaan. perlu juga dilakukan penelitian untuk menentukan jumlah produksi yang optimal sesuai dengan sumber daya yang dimiliki sehingga permintaan dapat terpenuhi. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan. dengan memanfaatkan teknologi inforrnasi untuk kemudian menghasilkan suatu sistem aplikasi yang dapat membantu dalam perencanaan produksi. baik bahan langsung rnaupun tak langsung sedangkan biaya lain dianggap telah diperhitungkan dalam hargajual.5 tahun terakhir.

dengan eara terbaik yang mungkin dilakukan. 372 Jurnai P/rantl Warla Vol. pembatas. Dalam membangun model formulasi persoalan tersebut. tenaga kerja. TINJAUAN PUS TAKA Linear Programming Linear Programming adalah suatu eara untuk menyelesaikan persoalan pengalokasian sumber yang terbatas diantara beberapa aktivitas yang bersaing. programa tinier adalah memperoleh suatu hasil yang optimum. yaitu suatu hasil diantara seluruh alternatif'yang fisibel. pembatas tanda.3 Agustus 2008: 370-387 . matematis dalam model ini merupakan sinonim untuk pereneanaan aktivitas untuk yang mencapai tujuan terbaik menggunakan model matematis untuk menjelaskan Sifat tinier disini memberi arti bahwa seluruh fungsi merupakan fungsi yang tinier sedangkan kata "programa" perencanaan. boleh juga negatif (tidak terbatas dalam tanda). Contoh sederhana uraian terscbut. dan sebagainya untuk memperoleh tingkat keuntungan maksirnal atau biaya minimal. antara lain keadaan bagian produksi suatu perusahaan yang dihadapkan pada masalah penentuan tingkat produksi berbagai jenis produk dengan memperhatikan batasan faktor produksi: mesin. Pembatas tanda adalah pembatas yang menjelaskan apakah variabel keputusannya diasumsikan hanya berharga nonnegatif atau variabel keputusan tersebut boleh berharga positif. Menganalisis sumber daya perusahaan yang mempengaruhi maupun tidak mempengaruhi jumlah produksi optimal yang dapat dihasilkan perusahaan untuk memaksimalkan keuntungan. Linear programming persoalan yang dihadapinya. Koefisien variabel keputusan pada pembatas disebut koefisien teknologis sedangkan bilangan yang ada di sisi kanan setiap pembatas disebut ruas kanan pembatas. Mengembangkan suatu sistem informasi yang mendukung proses pereneanaan produksi agar kegiatan produksi dapat memenuhi permintaan pasar dengan lebih optimal. 1 1 No. Fungsi tujuan merupakan fungsi variabel keputusan yang akan dimaksimumkan (untuk pendapatan atau keuntungan) atau diminimumkan (biaya produksi).Tujuan yang ingin dicapai adalah menentukan jumlah produksi yang optimal untuk produk dengan tujuan memaksimalkan keuntungan yang diperoleh. modal. Dengan demikian. Menentukan jumlah permintaan untuk produk sehingga perusahaan dapat menentukan target produksi yang sesuai untuk memenuhi permintaan pasar. Persoalan pengalokasian itu akan muneul manakala seseorang harus memilih tingkat aktivitas tertentu yang bersaing dalam hal penggunaan sumber daya langka yang dibutuhkan untuk melaksanakan aktivitas tersebut. Variabel keputusan adalah variabel yang menguraikan secara lengkap keputusan yang akan dibuat. bahan mentah. Pembatas merupakan kendala yang dihadapi sehingga tidak dapat menentukan harga variabel keputusan secara sembarang. digunakan karakteristik yang biasa digunakan dalam persoalan programa linier. yaitu variabel keputusan.

dimulai dari suatu titik ekstrim pada daerah fisibel (ruang solusi) menuju ke titik ekstrim yang optimum. Sistem Informasi Menurut O'Brien (2003:7). Linear berarti bahwa semua fungsi rnatematis yang disajikan dalam model ini haruslah fungsi linear atau secara praktis dapat dikatakan bahwa persamaan tersebut bila digambarkan pada grafik akan berbentuk garis lurus. jaringan komunikasi. dan menyebarkan informasi dalam sebuah organisasi. yaitu suatu hasil yang mencerminkan tercapainya sasaran tertentu yang paling baik berdasarkan model matematis diantara altematifyang mungkin menggunakan fungsi linear. Menurut Cushing (1991 :327). LP menggunakan matematis. perancangan S/stem Informasl . sistem infonnasi dapat berupa kombinasi rnanusia. perangkat keras. perangkat Iunak. dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengawasan dalam sebuah organisasi. Dalam keadaan itu. jaringan komunikasi.. Karena kesulitan menggambarkan grafik berdimensi banyak. baik yang melibatkan dua variabel maupun Iebih dari dua variabel (Taha. . Menurut Cushing (1991:348). Menurut McLeod (2001 :234). mernproses. kebutuhan metode solusi yang lebih umum menjadi nyata. analisis sistem adalah penelitian atas sistem yang telah ada dengan tujuan untuk merancang sistem yang baru atau diperbaiki. serta menyebarkan inforrnasi didalam sebuah organisasi. Baht/or Saleh Abbas) 373 . menyimpan. Menurut Mcleod (2001 :4). Programming merupakan sinonim perencanaan.Dalam memecahkan suatu masalah. Jadi. sistem informasi merupakan suatu alat bantu yang dirancang untuk rnembantu menyediakan inforrnasi yang berguna dalarn pengarnbilan keputusan organisasi. dan sumber data yang mengumpulkan. baik pada tingkat perencanaan strategis. perangkat lunak. penyelesaian masalah LP yang melibatkan lebih dari dua variabel menjadi tak praktis atau tidak mungkin. Jadi. Jadi. Metode umum itu dikenal dengan nama algoritma simpleks yang dirancang untuk menyelesaikan seluruh masalah LP. dan sumber daya data yang mengumpulkan. rnengubah. (Merlyana. Metode simpleks merupakan prosedur aljabar yang bersifat iteratif yang bergerak selangkah demi selangkah. perangkat keras. Menurut Mulyadi (1993:51). 2006).. perancangan sistem adalah proses penterjernahan kebutuhan pernakai ke dalam altematifrancangan sistem informasi yang diajukan kepada pemakai informasi untuk dipertimbangkan. LP mencakup perencanaan aktivitas untuk memperoleh suatu hasil yang optimum. perencanaan rnanajernen. rnaupun perencanaan operasi untuk rnencapai tujuan organisasi. mentransformasikan. sistem informasi adalah suatu kumpulan komponen saling berhubungan yang mengumpulkan. analisis sistern dapat didefinisikan sebagai proses penyelidikan kebutuhan informasi pernakai dalam suatu organisasi agar dapat rnenetapkan tujuan dan spesifikasi untuk desain suatu sistern inforrnasi. dapat disimpulkan bahwa analisis sistem adalah penelitian sistern yang ada dengan tujuan penyernpumaan sistern yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna sistem. sistern informasi adalah suatu kombinasi yang terorganisasi terdiri dari manusia. Menurut Laudon dan Laudon (2003:8).

perancangan sistem dapat disimpulkan suatu proses penyiapan spesifikasi dalam menterjemahkan kebutuhan pemakai dalam pengembangan sistem barn. atau Visual Basic.sistem adalah proses penyiapan spesifikasi yang terperinci untuk pengembangan suatu sistem baru. Faktor utama ditemukannya pendekatan berorientasi objek adalah karena kekurangan pada pendekatan terstruktur (Nugroho. spesifikasi sistem berjalan. struktur data dirancang dan menjadi karakteristik objek. serta spesifikasi sistem yang diinginkan. Penekanan pada tahapan perancangan berorientasi objek terletak pada bagaimana mendefinisikan objek logik dalam aplikasi yang akan diimplementasikan ke dalam bahasa pemrograman berorientasi objek seperti C++. dan objek dapat saling berkomunikasi dengan saling mengirim pesan satu sarna lain. pada tahap awal diperlukan deskripsi pennasalahan dan spesifikasi aplikasi yang dibutuhkan. 374 Jurno/ Plrantl Warta Vol. dan sebagainya.3 Agustus 2008: 370-387 . 2002:11). Pendekatan berorientasi objek membuat data terbungkus pada setiap fungsi atau prosedur dan melindunginya terhadap perubahan tidak dikehendaki dari fungsi yang berada di luar. Untuk merancang suatu aplikasi perangkat lunak. program besar dibagi pada apa yang dinamakan objek. fungsi yang mengoperasikan data tergabung dalam satu objek yang sarna. Apa saja persoalan yang ada dan apa yang harus dilakukan sistem. yaitu biaya pengembangan perangkat lunak berkembang sesuai dengan berkembangnya keinginan atau kebutuhan pengguna. tetapi sebenarnya berbeda. Paradigma konsep berorientasi objek merupakan strategi pengembangan yang berdasarkan pada konsep bahwa sistem seharusnya dibangun dari kumpulan komponen yang reusable (dapat digunakan kembali) yang dinamakan objek. Walaupun konsep berorientasi objek rnirip dengan konsep terstruktur. pemeliharaan yang sukar. lamanya penyelesaian suatu proyek. biaya pengembangan perangkat lunak yang sangat tinggi. Jadi dalam tahap analisis. Smalltalk.ll No. dikumpulkan informasi mengenai permasalahan. Objek meliputi pemisahan data dan fungsi yang sarna dengan yang dilakukan dalam konsep terstruktur. 2002: 11-12) adalah pendekatan lebih pada data dan bukannya pada prosedur atau fungsi. data tersembunyi dan terlindung dari fungsi atau prosedur yang ada di luar. Java. 1998:6). Penekanan analisis adalah pada proses investigasi atas permasalahan yang dihadapi tanpa memikirkan definisi solusi terlebih dahulu. Beberapa karakteristik yang menjadi ciri-ciri pendekatan berorientasi objek (Nugroho. Penekanan dalam desain adalah pada logika solusi dan bagaimana memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan serta konstrain atau batasan yang ada (Lannan. jangka waktu penyelesaian proyek selalu terlambat. Dari definisi tersebut.

5 maksimasi: z= LCjX .. Jadi. ABS toyolac natural (TlOO-322). yaitu 0. biaya bahan tak langsung per unit dalam proses pembuatan produk adalah Rp 2.529. Hal itu akan lebih memudahkan dalam perhitungan. (Mer/yana: Baht/or Saleh Abbas) 375 . dan biaya upah tenaga kerja langsung. bronze dan copolymer acetal natural C4520. adukan core. yaitu jumlah produksi optimal produk tipe i (dalam satuan unit). Keuntungan yang diperoleh dari tiap unit produk diperoleh dengan mengurangkan harga jual produk dengan total biaya produksi untuk per produk.000 atau Rp 38. C. Proses pembuatan produk menggunakan lima bahan langsung. Biaya bahan langsung didapat dengan mengalikan pemakaian bahan langsung dengan harga bahan. Dalam penelitian ini. perhitungan biaya bahan brass ingot untuk prod uk A diperoleh dengan mengalikan pemakaian bahan langsung per unit dengan harga bahan. Biaya produksi adalah besarnya biaya yang diperlukan untuk melakukan suatu proses produksi. Sistem Informasl . Total biaya produksi diperoleh dengan menjumlahkan seluruh komponen biaya. bahan tak Jangsung. D. yaitu brass ingot. Tujuan yang hendak dicapai dari pennasalahan produksi pada PT STI adalah maksimasi keuntungan penjualan per unit produk untuk tipe A. polycarbonat.. Sebagai contoh. Bila ci adalah keuntungan penjualan per unit produk tipe i maka fungsi tujuan masimasi dapat dirumuskan sebagai berikut.500 (karton box).METODE PENELITIAN Variabel Keputusan dan Fungsi Tujuan Variabel keputusan yang diharapkan dari permasalahan pada kajian ini adalah jumlah produksi optimal produk yang dihasilkan yang dinotasikan menjadi Xi. biaya bahan tak langsung. Upah tenaga kerja per produk untuk tiap elemen pekerjaan dihitung dengan membagi biaya upah tenaga kerja per hari dengan kapasitas produksi per hari karena upah tenaga kerja perusahaan menggunakan sistem harian. dan E. komponen biaya produksi yang diperhitungkan adalah biaya bahan baku. Setiap produk berisi campuran bahan tersebut namun dalam komposisi (berat) yang berbeda-beda sehingga biaya bahan langsung untuk setiap produk berbeda pula. Biaya upah tenaga kerja langsung besarnya ditentukan berdasarkan kapasitas produksi untuk tiap elemen pekerjaan per hari.4281 kg x Rp 90. dan biaya upah tenaga kerja langsung.=1 j Proses perhitungan keuntungan dimulai dari perhitungan biaya produksi. Biaya bahan tak langsung ditentukan berdasarkan pemakaian bahan tak langsung untuk tiap satu produk dikali dengan harga bahan tersebut. B. yaitu biaya bahan langsung.

perlu perhitungan jam kerja tenaga kerja untuk dapat menentukan berapa jam kerja yang diperlukan oleh tiap pekerja untuk membuat satu unit produk.. Pengukuran waktu kerja mengacu ke Sutalaksana. Perhitungan pemakaian bahan tak langsung disesuaikan dengan kebutuhan bahan tak Iangsung per unit. kebutuhan waktu kerja mesin 1-10 untuk} = 7... Target produksi adalah jumlah maksimum produk yang harus diproduksi agar dapat memenuhi permintaan konsumen.). Kardus satuan dibutuhkan untuk membuat kardus packing. Ruas kiri fungsi pembatas adalah kebutuhan bahan baku dan pemakaian jam kerja mesin ruas kanan pembatas dalam fonnulasi itu diperoleh dari jumlah bahan baku yang dimiliki perusahaan dalam I bulan.. 6). 5).. . Perhitungan jam kerja mesin diperlukan untuk dapat menentukan berapa jam kerja yang diperlukan oleh tiap mesin untuk membuat satu unit produk.. . Dengan demikian.. (1979). adalah jumlah bahan baku 1-6 (j = 1. al.. fungsi pembatas target produksi adalah sebagai berikut. 6. Jadi..18. M..3 Agustus 2008: 370-387 . 16. Di samping itu.. jumlah jam kerja mesin 1-10 (j = 7.. . pembatas yang digunakan adalah pembatas bahan baku. . Ruas kiri diperoleh dari kebutuhan bahan baku untuk pembuatan 1 unit produk.8.) dikurangi dengan persediaan Barang Jadi (1. 11 No. 5 LmijXij i=[ -« adalah kebutuhan bahan baku 1-5 untuk} = 1.2.Perhitungan Fungsi Pembatas Dalam fonnulasi LP terdapat fungsi pembatas. 16) dan jumlah tenaga kerja operator 1-2 (j= 17. Persediaan barang jadi yang dimiliki untuk periode tertentu akan mengurangi jumlah produk yang hams diproduksi sehingga target produksi ditentukan dengan mengurangkan jumlah perrnintaan (hasil peramalan) dengan jumlah persediaan barang jadi.2 . kapasitas produksi. dan target produksi. . et.8.. dan waktu kerja operator 1-2 untuk} = 17. mij Data pemakaian bahan langsung per unit yang diperlukan dalam proses pembuatan produk untuk kelima tipe produk diperoleh langsung dari perusahaan. masing-masing per unit produk i (i = 1. perhitungan itu hanya pada e1emen pekerjaan yang dilakukan dengan mesin.2. Fungsi pembatas tersebut terdiri dari ruas kirl dan ruas kanan pembatas.. 376 Jurnal PJrantl Warta Vol. Fungsi pembatas adalah persamaaan matematis yang akan membatasi solusi yang akan dihasilkan. Perhitungan pembatas target produksi tersebut didasarkan pada pertimbangan Xi adalah tidak boleh lebih dari jumlah perrnintaan (D. Untuk permasalahan dalam penelitian ini.18) yang dimiliki peruhaan dalam bulan tertentu. .

...'rl. 'fn/l ~ I I Gambar 1 Diagram Alir Metode Penelitian S/stem Informas/ .Evaluasi model optimasi dilakukan dengan membandingkan jumlah produksi optimal hasil perhitungan optimasi dengan jumlah produksi aktual perusahaan untuk I periode tertentu. I T.. yaitu menentukan problem domain..... Menurut Mathiassen. digunakan metode Mathiassen (object oriented analysis and design).. Baht/or Saleh Abbas) 377 . Walaupun sistem informasi yang dirancang akan melalui perhitungan untuk 3 bulan ke depan.s . m $"lft· Cit". ada empat kegiatan utama yang harus dilakukan dalam menganalisis sistem berorientasi objek.. hanya hasilnya dijumlahkan untuk mendapatkan gambaran 3 bulan ke depan.. menentukan application domain.. Perancangan Sistem Informasi Untuk tahapan dan langkah analisis sistem informasi.. <. .lw~Dlu . Analisis sensitivitas terhadap basil optimal yang telah diperoleh. membuat architectural design..U •.UR C. [)UII!. namun perhitungan LP tetap dilakukan per bulan.". Jika hasil keuntungan produksi optimal lebih besar dari produksi aktual maka suatu model optimasi dapat dikatakan valid. (Mer/yana. dan membuat component design (Gambar 1).

+ 0.00X4+ 33.407 XsS2000 x.14X4+ 24. + 0.12 X~+260149.25 X4 + 11.007 x.88X5 dengan pembatas bahan baku: 0.25 X2 + 39.00Xj+ + 15.245.002 XJ+ 0.001 XjS 35 x.00 X/ 79.OOX~+ 100. maksimasi z = 128184.50 + + 17.476.348X + 0.88 Perhitungan Optimasi Jumlah Produksi Dengan memasukkan data yang telah dikumpulkan dan perhitungan ke dalam tungsi tujuan dan fungsi pembatas dan bila H adalah hari kerja dalam bulan tertentu maka bentuk model LP untuk menentukan jum!ah produksi optimal adalah sebagai berikut.149. 86400H 33.64 x. Tabel 1 Keuntungan per Unit Produk A B C D E Rp 179.00X3+ + J04.008 XJ + 0.50 XI x. 62.633600H 89.14XJ+ + 18.015 0. 5.000 Rp 374.3 Agustus 2008: 370-387 .25 Xs:5.815.000 Rp 338.20X1+ 10475-1.004X2+ 0. 65 2 pembatas jam kerja mesin: 24. 0.006 x.00Xj:5.00X4+ 74.004 x.OOX]+ 1O.828 X S 5000 + 0.319 X2 + 0.lOX4+ 42.002 X4 + 0.785 XJ + 0.002 X3 + 0. 633600H 480.41X5:5.88 RpI13.47 Rp263.ffiAHASAN Berdasarkan data pemakaian bahan langsung.50 X4 + 69.257.048 0.184.47XJ +263742. dan jam kerja operator per unit yang diperlukan da!am proses pembuatan produk untuk kelima tipe produk dipero!eh biaya produksi.00XsS172800H 300.50 X3 + x.000 Rp148.l1X4+ 92.001 X4+ 0.OOX]+ 20.310X3+ O. 57600H 39.53 Rp I02.000 Rp366. + 60.217 X4+ 0.00XJ+ 62. 705 X~ + 0.008 x.OOXj:5.00X2+ 134.00 X4 + 522.95 RpI08.003 X + 0.002 Xs:5. + 0.00 X/ 64.00X] + 117.00Xs:5.50 X2 + 22. S 350 j 2 J + O.217 Xj:5.64X1+ 87.000 Rp50.086XI 0. 86400H 140.850.63 16.20 Rpl04.12 Rp260.742.00 XJ + + 150./OXs:5.069 X2 + 0. 1500 x.00 Xs:5.217 XJ + 0.05X2 ~229476.005 X2 + 0.17Xs:5.ll No.00 X/ 383.00 X/ 212.57X3+ + 4.438 0.00X5'S:.12 RpI28. 86400H 25.00X4+ 25.115200H 42.HASIL DAN PEl\.05 Rp229.00XI 15. Dengan mengurangi harga jual dengan biaya produksi per unit diperoleh keuntungan per unit seperti pada Tabel l .93X/+ 84.067 X + O.17X2+ 62.25XJ+ + 59.80 Rp43.00 X] + 443. bahan tak langsung. 28800H 378 Jurnal Plrantl Warta Vol.523. 86400H 11. jam kerja mesin. + 0.754.00XJ+ + 195.17Xl 18.64X2+ 74. + 0.

Terlihat bahwa keuntungan hasil perhitungan optimalisasi lebih besar daripada keuntungan aktual perusahaan maka dapat dikatakan bahwa model optimasi LP dapat disarankan dipakai. digunakan software LINDO. baik untuk kapasitas bahan baku maupun kapasitas jam kerja mesin dan tenaga kerja. B 3674. biaya perawatan mesin.268. pnghematan dapat dilakukan 1 unit. dan E 446 total keuntungan yang diperoleh perusahaan pada bulan Juli 2007 adalah Rp1.. Setelah mendapatkan hasil perhitungan optimasi maka dilakukan evaluasi dengan membandingkan keuntungan aktual yang diperoleh perusahaan berdasarkan jumlah penjualan yang sebenarnya dengan keuntungan yang diperoleh berdasarkan perhitungan jumlah produksi optimal. D 291. dan E 350 diperoleh keuntungan sebesar A 1817.439. B 3674. Data aktual yang digunakan adalah data aktual untuk bulan Juli 2007. C 1716. Baht/or Saleh Abbas) 379 . C 2527. Berdasarkan tingkat produksi tersebut. dapat diketahui berapa besar penghematan sumber daya yang dapat dilakukan.914.3674 X3S2527 X4:::.390.151.. 291 446 x. + 57 x. s 172800H 30 x. dan sebagainya.16.19. seperti biaya upah. (Merlyono. Dengan pengurangan sumber daya. XI.pembatas operator: 86 x.s pembatas XI> x. s 86400H pembatas taret produksi: XI~1817 X2 :::. C 2527.374. dan E 446 dengan total keuntungan Rp 1. x. perusahaan akan dapat menghemat pengeluaran. B 2376. Dengan tingkat produksi optimal yang ditetap berdasarkan LP terlihat bahwa semua elerncn pekcrjaan mengalami kelebihan kapasitas. Penghematan sumber daya untuk elemen pekerjaan yang dilakukan dengan mesin dapat dilakukan dengan mengurangi jumlah mesin sedangkan untuk elemen pekerjaan yang dilakukan secara manual dapat dilakukan dengan pengurangan tenaga kerja.. X non-negatif: j 2: 0 Untuk mempennudah perhitungan LP. untuk ramalan bulan Juli 2007 dan persediaan barang jadi pada awal bulan Juli 2007 diperoleh jumlah produksi optimal untuk 22 hari kerja sebagai berikut: A 1817. Sistem lnformasl . Dengan produk A 3745. Misalnya. D 207. Dengan membagi jumlah jam kerja yang dibutuhkan dalam sebulan dengan jam kerja yang disediakan oleh sebuah mesin dalam sebulan akan diperoleh jumlah mesin yang dibutuhkan. + 32 X2 + 35 X3 + 36 X4+ 30 X. + 204 X3 + 225 X4+ 281 x. untuk elemen pekerjaan machining pada bulan Juli 2007 jumlah mesin yang dimiliki sekarang 6 unit. Sebagai ilustrasi. D 291.

Perusahaan menentukan target produksi berdasarkan perkiraan dari data historis penjualan bulan lalu. kecepatan. Sistem informasi yang ada belumlah mernbantu manager produksi dalam pengambilan keputusan. dan perhitungan sehingga pemenuhan permintaan yang fluktuatif. sistem produksi yang ada belurn dilengkapi dengan perencanaan target produksi sehingga bagian produksi mengalami kesulitan untuk menentukan target produksi dalam memenuhi permintaan konsumen yang fluktuatif. Data yang tersimpan hanya berfungsi sebagai data historis perusahaan tanpa adanya tindak lanjut dalam pengolahannya sehingga tidak menghasilkan suatu informasi yang berguna. sistem produksi yang ada juga belum dilengkapi dengan analisis dan perhitungan optimalisasi produksi yang akan rnenghasilkan keuntungan maksimum. Usulan sistem dalam proses pendataan. Sistem perencanaan produksi resource yang tersedia dan juga untuk perhitungan maksimasi 380 Jurnal Plrantl Warta Vol.Perancangan Sistem Informasi Analisis Sistem Berjalan Penerapan sistem produksi pada PT STI belum dilengkapi dengan perencanaan target produksi. Sistem baru itu mernbantu rnemudahkan dalam dibuat berdasarkan keuntungan. gambaran sistem yang sedang berjalan tersebut. Gambaran permasalahan tentang sistem berjalan yang berkaitan dengan sistem produksi pada PT STI ada tiga. Bagian produksi menerima data permintaan barang dari bagian marketing dan memproduksi sesuai dengan permintaan sehingga bagian produksi terkadang mengalami kesulitan untuk memenuhi permintaan konsumen ketika permintaan barang jadi meningkat. perusahaan perlu untuk menerapkan suatu sistem informasi yang diharapkan dapat menghasilkan keakuratan. Ketiga. 11 No. penyimpanan. manager produksi tidak memperoleh informasi dengan maksimal untuk mengambil suatu keputusan. dan ketepatan terhadap hasil pengolahan data dan informasi yang diperlukan dalam proses pengambilan keputusan.3 Agustus 2008: 370·387 . Pertarna. dibuat suatu usulan merencanakan jumlah produksi optimal agar memaksimumkan itu dibuat dengan LP menggunakan rnetode simplex. Data tersebut disimpan pada program aplikasi Microsoft Office Exel. System Definition Berdasarkan sistem baru untuk keuntungan. Oleh karena itu. Perencanaan target produksi itu hanya ditentukan dengan perkiraan berdasarkan penjualan bulan lalu. Dengan demikian. Perencanaan produksi hanya berdasarkan perkiraan pada data historis produksi di bulan sebelumnya. pengunaan komputer pada perusahaan hanya membantu dalarn penyimpanan data historis dan pembuatan laporan yang menggunakan program aplikasi Microsoft Office. Apabila terjadi kekurangan produksi maka menyebabkan jam kerja lembur diberlakukan untuk memenuhi permintaan konsumen. Kedua.

harga tiap bahan baku. Baht/ar Saleh Abbas) 381 . Semua inforrnasi tersebut akan di-input dan disimpan ke dalam sistem untuk digunakan dalam perhitungan dan akan selalu di-update apabila terdapat perubahan terhadap data lama maupun penambahan terhadap data yang telah ada. Dalam penggunaannya. Sistem Informas/ .. dapat dirangkum fungsi yang dapat dilakukan oleh sistem tersebut. (Merlyana. sistem juga dirancang agar bagian produksi dapat mencetak hasil perhitungan optimisasi produksi dan maksimasi keuntungan ke dalam kertas. seperti waktu setiap elemen pekerjaan. sebaiknya sistem infonnasi itu dapat dipercaya dan pemrosesannya cepat serta akurat untuk perhitungan optimalisasi dan maksimasi keuntungan. serta inforrnasi lain. dan membantu bagian produksi agar tidak mengalami lose sale maupun kelebihan produksi yang berlebihan sehingga perusahaan dapat menghemat biaya simpan. dan gaji tenaga kerja langsung. Sistem usulan tersebut dirancang sistem LP menggunakan notasi UML. Bagian produksi juga harus mengetahui kondisi semua resource yang berada di lantai produksi.Proses perencanaan target produksi dimulai dari bagian marketing yang memberikan laporan data permintaan barang kepada bagian produksi untuk dilakukan perhitungan peramalan penjualan dari tiap produk. Selain itu. membantu bagian produksi dalam perencanaan target produksi untuk mendapatkan jumlah produksi yang optimal per periode agar diperoleh keuntungan maksirnum. bagian produksi kemudian akan dapat melakukan perhitungan menggunakan salah satu menu di dalam sistem. antara lain membantu bagian produksi untuk mendata semua informasi tentang semua resource yang digunakan untuk memproduksi sebuah produk. jumlah mesin. Rich Picture Sistem usulan yang digunakan pada PT STI ditujukan untuk menentukan jumlah produksi optimum dan maksimasi keuntungan. Perlu dilakukan input secara berkala agar sistem dapat menghasilkan kebutuhan informasi yang sesuai dengan harapan untuk membantu kelancaran fungsi sistem tersebut dalam proses pengambilan keputusan. jumlah tenaga kerja. seperti persediaan bahan baku yang berada di gudang bahan baku. Sistem tersebut sebaiknya digunakan oleh karyawan PT STI bagian produksi dalam mengoptimalkan jumlah produksi untuk memperoleh keuntungan yang maksimum. Berdasarkan semua infonnasi terse but.. Berdasarkan definisi sistem usulan tersebut.

Jumlah Mesin yang Tmcdia Pcma\.~.Ju FWI~i PcmbaLu Ke~a)'an8 Tersedia Pemi~ KapasLias JamTen~a I K.Rich Picture System Usulan Mtual Upah TenagA Ke!j..ll No.gan l _ -8i. JlIII\lah Tell8gA ." Me~II~_J Form~. Kelas tersebut memiliki hubungan struktural agregasi dan asosiasi yang dapat digambarkan dalam class diagram yang ditampilkan dalam Gambar 3.pasiud.....rUnit tJ Laporan Biaya --- &gilnAdministrasi DanKeuangM r:::~l 1~::. Setelah menganalisis system definition dan class candidate kemudian ditentukan kelas dan event sistem tersebut serta hubungan antara class dan event.. Fungsi Pembatas K."Jam~.ap4flt!S JAm I Me".alill Jam Tcnaga Keqa pel' Uni. pc. Mtsin P:' urn.-u per Unit F'onnula$i P""".3 Agustus 2008: 370-387 ..""..:u.m T""gA KClJ' Kaja Gambar 2 Rich Picture Sistem Usulan Class Diagram Problem domain analysis dimulai dengan pengidentifikasian kelas dan dilanjutkan dengan pengidentifikasian struktur dan behaviour kelas tersebut.. I Kapasius ~ Pemi~.Produkli KCUlltlillgan rt:r Unit Fcrmutasi FtIIlgsi TUJLWJ Supervisor Produksi 1 ~ Pell'o1l:2i3llBahan Bal. 382 Jurno/ Pirantl Warta Vo!.

(Mer/yona: Baht/or So/eh Abbas) 383 .. Supervisor Produksi merupakan kepala di setiap bagian produksi dan ia bertanggung jawab mengenai berjalannya proses tertentu di lantai produksi. Kedua aktor itu adalah Supervisor Produksi dan Manajer Produksi. Ia bertanggung jawab terhadap jumlah produk yang diproduksi oleh bagian produksi. Bila terdapat situasi. yaitu keuntungan telah mencapai titik yang rendah atau perlu diadakan peningkatan maka Supervisor Produksi wajib memberi laporan kepada Manager Produksi dan Manager Produksi bersama-sarna dengan tim pabrik akan rnelakukan brainstorming mengenai penyebab tingkat keuntungan yang rendah dan kemudian diambil langkah lebih lanjut berdasarkan pertimbangan data yang terkumpul. Ia bertugas untuk memastikan proses yang menjadi tanggung jawabnya agar berjalan sebagaimana mestinya. supervisor produksi bertugas untuk meng-entry data yang diperlukan untuk proses pengoptimalan produksi ke sistem. adalah tugasnya untuk melakukan pengawasan terhadap kegiatan produksi yang berlangsung pada lantai produksi secara rutin dan memberitahukan Manager Produksi bila tingkat produksi mencapai nilai yang rendah. Selain itu. Hal itu dilakukan dengan mencetak laporan tersebut dan menyerahkannya kepada Manager Produksi untuk dianalisis dan diamati bersama oleh tim Produksi. Manager Produksi adalah orang yang mengepalai tim produksi. S/stem /nformas/ . Ia juga bertugas untuk mengontrol jumlah produksi dengan melakukan perencanaan produksi yang baik sehingga permintaan sesuai dengan kapasitas produksi.Use Case Keterlibatan sistem dengan aktor digambarkan dengan use case diagram pada Gambar 4 yang memperlihatkan keterlibatan 2 aktor dan 14..

.' to· Bahan_Baku ·kade_bahan_baku : SIring -kode_produk : Siring -nama_bahan: Siring -jumlah_pemakalan_bahan : Integer -halga bah an: Inleger >!:feateO +lambahO +ubahO Gambar 3 Class Diagram 384 Jurnaf Plrantl Warta Vol.: Pan intaan -kadeJlenninlaan : SlIing -kode_produk : String kode_customer: String -tanggal_permlntaan : Date ·jumlah_permintaan : Integer +createD +tambahO +ubahO +hilung_largetJlroduksiO 1 Produk -kode_produk : Siring -nama_produk: String -harga_produk: Inleger 1 1.0* 1.Mastn ·kode_mestn : String ·kodeJleke~aan : Siring -nernajnesln : Siring ·jumlah_mesin : Integer ·pemakalanJam_mesln: Inleger +createO +tambahO +ubahO 1.l 1 No.deskripsi : SlIing 'Jumlah_tenaga_ke~a: Integer waktu_penge~aan : Integer +createD +lambahO +ubahD 1 1....3 Agustus 2008: 370-387 .-kode_produk: Siring -kade_invenlory : Siring -Ianggal_produksi: Dale langgal_oplimum: Date 11 ·Jumlah_produksi: Inleger jumlah_produksi_optimum: Integer -biaya_produksl: Inleger -biaya_produksi oplimum: Integer +createO +createO +tambahO +tambahO +ubahO +ubahO +hitung_biaya_produksIO +hitung_produksl_optimumO +hilung_keuntungal1." >create() +lambahQ +ubahO 1.• ·kade_lenagB_ketia: Siring ·kodeJlekerjaan : Siling ·nama_lenaga_ke~a : String -pekerjaan : SlIing -pemakaianJam_tenaga_ke~a -upah tenaga_kerja: Integer +createO +lambah() +ubahO : Integer Inventory -kade_inventol'/ : Siring .n_Peke~aan Customer kade_QJstomer: String nama_CIlstomer: Siring f-alamat_customel : String telp customer: Integer +createD +lambahO +ubahO 1 1..• 1 Tenaga_Kerja Elem..akluaID +hilung_keunlungso_optimumD +celakO +hitun9_Linear_programmlngQ +cetakO I kode_peke~aBn : Siring ·kode_produk : SlIing ·nama_pekerjaan: Siring .kode_produk : Siring -tanggal: Date -jumlah invenlol'/: tnleger +crealeO ·lambahO +ubah() 1 1." 1 1 1 Optimum Produksl kade_optimum: Siring -kode_produksi : SlIing kode_produksi : Siring r--.

Surya Toto Indonesia Gambar 4 Use Case Diagram S(stem lntounas. . (Merfyana.Slstom OpUmllUsasl Produksl dangan Model LInear Programming PT. Baht/ar Saleh Abbas] 385 ...

air (biaya pabrikasi). Perusahaan perlu melakukan peneiitian mengenai perencanaan sumber daya karena dalam perhitungan diketahui bahwa terdapat kelebihan tenaga kerja dan mesin pada beberapa elemen pekerjaan. 386 Jurnal Plrantl Warta Vol.ll No. kapasitas jam kerja tenaga kerja dan target produksi yang berfungsi sebagai pembatas dalam forrnulasi LP Oleh karena itu. biaya listrik. Sebaiknya untuk perhitungan biaya produksi dilakukan lebih mendalam bukan hanya dilihat dari biaya bahan baku (langsung dan tak langsung). Sistem optimalisasi kapasitas produksi dengan metode LP yang diusulkan ini merupakan sistem pendukung terhadap sistem yang sedang berjalan. Dimana sistem optimalisasi tersebut dapat memudahkan pihak perusahaan dalam memperoleh inforrnasi mengenai perencanaan produksi clan juga clapat mengambil keputusan yang akurat. yang akan menghasilkan keuntungan yang lebih maksimal bagi perusahaan. bukan menggantikan sistem yang sedang berjalan tersebut. upah tenaga kerja langsung sebab masih ada lagi biaya-biaya lain yang terdapat pada biaya produksi seperti biaya pemeliharaan mesin. Oleh karena itu. Sehingga datanya lebih akurat terhadap kondisi perusahaan dan hasil yang diperolehpun lebih akurat. biaya simpan. kapasitas jam kerja mesin. biaya administrasi dan sebagainya. Penggunaan sistem optimalisasi kapasitas produksi dengan metode LP yang diusulkan dapat membantu pihak perusahan dalam menentukan jumlah procluksi yang optimal. karena sistem yang diusulkan merupakan bagian -dari sistem produksi.3 Agustus 2008: 370-387 . adanya perubahan pada nilai pembatas-pembatas tersebut terutama target produksi dan bahan baku maka akan mempengaruhi hasil dari perhitungan produksi optimum pada LP.PENUTUP Keputusan optimum diberikan dengan berdasarkan sumber daya yang dimiliki perusahaan seperti persediaan bahan baku. sebaiknya perusahaan melakukan penghematan sumber daya pad a elemen-elemen pekerjaan yang mengalami kelebihan sumber daya sehingga perusahaan dapat menghemat pengeluaran.

Wheelwright. Sistem Informasi PT PrenhaUindo. Craig. Kerja.. Makridakis. Spyros. Bandung: Infomatika Bandung. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi dengan Metodologi Berorientasi Objek. H. Mathiassen.eod. Boston: Sutalaksana. Tjakraatmadja. dan J. Lars. et. Jilid 1. 2001.DAFTARPUSTAKA Larman. 1979. Bandung: Institut Teknologi Bandung. an Introduction to Object Oriented Analysis and Design. Jakarta: Binarupa Aksara. 2002. New Jersey: Prentice-Hall. O'Brien. A. 2006. Baht/or Saleh Abbas) 387 . Steven C.. Upper Saddle. Anggawisastra. Metode dan Denmark: Marko Manajemen. R. Teknik Tala Cara Upper Saddle River. Analysis & Design. Raymond. 1. Taha. 11 th Edition. Z. Adi. Mcl. Jakarta: Nugroho. Cetakan Pertama.. James A. Applying UML and Patterns. Jr. Operation Jersey: Prentice Hall. 2003. (Mer/yon a. Research: An Introduction. 1999. Aplikasi Peramalan.al. to Information System. 2000. and Victor E.. New S/stem /nformasl. Object Oriented Publishing ApS. 1998. Inc. Jilid I dan Jilid II. McGee. Introduction McGraw-Hill.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful