Pemanfaatan Ruang Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan dan Pengaduan oleh Masyarakat

Rutiana Addministrasi Negara- FISIP Universitas Sebelas Maret

dalam cara penyusunan dan mekanisme pengesahan dari RAPBS menjadi APBS. dan Pattiro (1) 1. ICW. belum menyusun dan mengesahkan APBS sebelum membelanjakan dana BOS tidak mencantumkan seluruh penerimaan dana BOS dalam RAPBS Kepala sekolah tidak transparan dalam mengelola dana sekolah Manipulasi SPJ (Surat Pertanggung Jawaban) Dana BOS. Padahal salah satu media perencanaan yang dipakai sekolah dalam pengelolaan keuangannya adalah Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS) . FITRA.Temuan Umum Penyimpangan BOS (2005-2012) dari bbrp kajian: BPK.     Penyimpangan dalam keterbukaan informasi.

dan iuran komputer kepada siswa). dan Pattiro (2) 2.Temuan Umum Penyimpangan BOS (2005-2012) dari beberapa kajian: BPK. . FITRA. ICW. Penyimpangan tujuan BOS  Sekolah tidak mengratiskan biaya operasional sekolah pada siswa didiknya (belum membebaskan biaya/iuran bagi siswa tidak mampu di sekolah dan tetap memungut iuran/biaya pendidikan seperti iuran ekstra kurikuler. sumbangan pengembangan sekolah.

 tidak ada laporan pertanggungjawaban. ICW. FITRA.  penggunaan dana dengan bukti kuitansi yang tidak sesuai realisasi . dan Pattiro (3) 3.Penyimpangan daftar negatif penggunaan BOS (digunakan tidak sesuai peruntukannya atau petunjuk teknisnya)  pembayaran dana yang tidak sesuai petunjuk teknis.Temuan Umum Penyimpangan BOS (2005-2012) darri bbrp kajian: BPK.

 diperlukan dalam rangka memberi masukan kebijakan supaya lebih baik dan mengurangi resiko penyimpangan  Diperlukan agar penggunaan dana BOS lebih ke arah penyediaan layanan pendidikan yang lebih baik .Apa guna pengawasan dan pengaduan masyarakat? Fungsi pengawasan & pengaduan oleh masyarakat :  tidak hanya diperlukan karena adanya penyimpangan.

serta pemajangan rencana penggunaan dan pemakaian dana BOS.  Perbedaan petunjuk pelaksanaan BOS 2012 dibandingkan dengan petunjuk pelaksanaan sebelumnya adalah adanya penambahan komponen monitoring pemajangan rencana penggunaan dan pemakaian dana BOS. .Adakah tersedia ruang pengawasan dan pengaduan di Permendikbud no 51 Tahun 2011 Ttg Petunjuk Teknis Penggunaan Dana BOS   ADA Komponen utama yang dimonitor antara lain:  Alokasi dana sekolah penerima bantuan  Penyaluran dan penggunaan dana  Pelayanan dan penanganan pengaduan  Administrasi keuangan  Pelaporan.

Monitoring Pelaksanaan Program: ditujukan untuk memantau penyaluran dan penyerapan dana di sekolah dan penggunaan dana di tingkat sekolah.a. . Monitoring Penanganan Pengaduan: bertujuan untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah yang muncul di sekolah. b. dilaksanakan pada saat penyaluran dana dan pasca penyaluran dana. dengan responden terdiri dari sekolah dan murid dan/atau orangtua murid. serta mendokumentasikannya. sebagai responden disesuaikan dengan kasus yang terjadi. dilakukan sesuai kebutuhan dengan kerjasama lembaga terkait dalam menangani pengaduan dan penyimpangan.

Provinsi dan Pusat. Kabupaten/Kota. agar segera dilaporkan kepada instansi pengawas fungsional atau lembaga berwenang lainnya. namun tidak melakukan audit. Apabila terdapat indikasi penyimpangan dalam pengelolaan BOS. juga dapat diawasi oleh unsur masyarakat dan unit-unit pengaduan masyarakat yang terdapat di sekolah.Pengawasan Masyarakat dalam rangka transparansi pelaksanaan program BOS.  .  Lembaga tersebut melakukan pengawasan dalam rangka memotret pelaksanaan program BOS di sekolah.

secara eksplisit ada ruang-ruang yang dapat dioptimalkan fungsinya sebagai ruang partisipasi publik melakukan monitoring dan kontrol pelaksanaan BOS sebagai salah satu kebijakan publik.  Ruang-ruang tersebut termaktub dalam beberapa aturan berikut …… . Dalam petunjuk teknis BOS 2012.

 Adanya struktur Unit Monitoring dan Evaluasi. .  Adanya Unit Publikasi/Humas di semua tingkatan manajemen pelaksana BOS. serta Pelayanan dan Penanganan Pengaduan Masyarakat dalam struktur Tim Pelaksana BOS.

 Adanya kewajiban:  Merencanakan dan melakukan sosialisasi program.  Mengumumkan daftar sekolah penerima BOS dan besar alokasi BOS tiap sekolah  Kepala sekolah harus mengelola dana BOS secara transparan dan akuntabel .

 Sekolah negeri kategori RSBI dan SBI diperbolehkan memungut dana dari orang tua siswa yang mampu dengan persetujuan Komite Sekolah . Sekolah yang menolak BOS harus melalui persetujuan orang tua siswa melalui komite sekolah dan tetap menjamin kelangsungan pendidikan siswa miskin di sekolah tersebut.

 Adanya ketentuan dalam pembelian barang dan jasa : harus diketahui komite sekolah  Adanya kewajiban bagi manajemen BOS mengelola dana operasional dan manajemen secara transparan dan akuntabel .

id.bos. Faksimil : 0215731070.  . 021-5725645.  Pemerintah Kabupaten/Kota harus menyediakan nomor telepon/email untuk menampung pertanyaan/pengaduan masyarakat di masingmasing wilayah yang menjadi tanggung jawabnya. email : bos@kemdikbud.kemdikbud. nomor telepon : 0-800140-1299 dan 0-800-140-1276 (bebas pulsa).go.go. 021-5725635. alamat web : www.Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat  Memonitor perkembangan penyelesaian penanganan pengaduan yang dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Provinsi/Kabupaten/Kota  alamat yang dapat dihubungi.id. yaitu: telepon dengan nomor 177. 0215725980 dan 021-5725632.

artinya apakah pengelolaan dana BOS melibatkan orangtua siswa untuk memahami dan berpartisipasi memberikan usulan ataupun koreksi. yaitu bagaimana pengambilan keputusan pengelolaan dana BOS dilakukan. belum memasukkan unsur monitoring pada tahapan perencanaan proses. .

(2) Komite Sekolah (34 orang). (5) Tim Manajemen BOS (19 orang). pengadu berasal dari (1) Orang Tua Siswa (128 orang).  dikategorikan dalam empat kelompok pengaduan meliputi (1) penyimpangan dana (24 pengaduan).catatan statistik bos.go. (6) Media Massa (4 orang). (3) Guru-Pegawai Sekolah (60orang). (4) Kepala Sekolah (31 orang).  . (3) pertanyaan (157 pertanyaan). (2) Penyimpangan peraturan (106 pengaduan).id/pengaduan dari tahun 2006 sampai dengan 10 Juli 2012: hanya ada 316 pengaduan dari 316 pengirim. (4) saran (29 masukan).kemdikbud.  Dilihat dari sumber informasinya. (7) Lain-lain (40 orang).

Apa makna fenomena statistik ini? Ruang monitoring masih minim perhatian publik. sebagai penghantar informasi. dan hanya sedikit dari kelompok media masa.  Dari subyek pengadunya sebagian besar orangtua siswa.  Kehadiran media dalam ruang monitoring BOS perlu ditingkatkan. dan pendorong kesadaran masyarakat memaknai informasi dalam konteks menyadari hak dan kewajibannya sebagai warga negara yang  . pendidik masyarakat supaya melek informasi.  Dominasi pertanyaan dan pengaduan penyimpangan peraturan mengindikasikan bahwa persoalan pemahaman informasi masih menjadi kebutuhan besar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful