P. 1
Pensiun Dini PNS II

Pensiun Dini PNS II

|Views: 1,210|Likes:
Published by Agung Budhi Wibowo

More info:

Published by: Agung Budhi Wibowo on Jul 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/03/2014

pdf

text

original

PENSIUN DINI BAGIAN II 0leh : Titus Joko Alif, SH.

Apa yang menjadi factor penyebab timbulnya pensiun dini dikalangan PNS ? Berdasa rkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1969 terutama pada pasal 9, bahwa untuk menga jukan pensiun dini harus ada kejelasan dalam menyampaikan suatu alasan yang tepa t dan mendasar pada kenyataan yang dihadapinya bukan karena suatu tujuan tertent u diluar dugaan yang tidak diharapkan oleh aturan yang sebenarnya. Bahwa pengaju an pensiun dini ini merupakan wewenang dalam kebijaksanaan instansi tersebut. Ka lau dalam instansi terdapat kasus seorang PNS mengajukan pensiun dini, maka kepu tusan dalam pengajuan pensiun dini instansilah yang berhak menentukan keputusann ya, kalau memang benar-benar suatu keadaan yang terjadi pada PNS tsb. Bahwa sebe narnya proses pengajuan pensiun dini ini perlu ada prosedur yang tepat guna dan dapat dipertimbangkan lebih dulu sebelum ada suatu keputusan, maka perlu menentu kan alternative yang tepat , yaitu yang pertama kalau memang perlu dipensiun din i karena suatu keadaan yang memaksa dengan menunjukkan bukti yang ada dan sah me nurut hokum. Yang kedua tidak perlu dipensiun karena PNS tsb dapat diselesaikan permasalahan secara baik berdasarkan pertimbangan ataupun hasil pengujian, baik secara medis maupun secara professional dari pejabat yang berwenang untuk menen tukan hasil yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Alternative ketiga ada suatu tindakan yang dipandang lebih adil dan bijaksana karena PNS telah melakuk an tindakan yang tak terpuji dan merupakan suatu pelanggaran Peraturan Disiplin sebagai PNS, maka alternative ke 3 tsb bukan merupakan pemberhentian dengan horm at dengan memperoleh hak pensiun melainkan pemberhentian dengan tidak hormat kar ena jelas terbukti melakukan pelanggaran Hukum atau pelanggaran Disiplin sebagai PNS. Kalau memang dari hasil keputusan dalam pengajuan pensiun dini dipandang sudah m endasar, atau ada bukti yang autentik baik dari hasil pertimbangan secara medis ataupun secara professional dari pejabat instansi yang berwenang, maka tindakan selanjutnya instansi wajib menyampaikan laporan ke Kantor Pusat atau Kementerian /Lembaga secara tertulis dengan disertai bukti-bukti hasil pengujian kesehatan b ilamana kalau PNS sakit/punya penyakit, atau dari hasil pertimbangan pejabat ins tansi yang berwenang yang dapat dipertanggungjawabkan dan disertai lampiran seba gai kelengkapan persyaratan pensiun, sebagaimana pengajuan pensiun pada umumnya untuk diproses secara lanjut. Bahwa pengajuan pensiun dini ini prosesnya tidak langsung ke Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara Yogyakarta, bilamana ins tansi tsb berdomisili di wilayah DIY dan Jawa Tengah, melainkan ke Kantor Pusat. Lain halnya kalau ada PNS yang mencapai batas usia pensiun harus melalui Kantor Regional I BKN Yogyakarta, baik kepada PNS yang bergolongan ruang I/a sampai d engan IV/b dapat diproses di Kantor Regional I BKN Yogyakarta, kecuali bagi pang kat golongan IV/c ke atas diproses di Kantor Pusat. Ini merupakan pemahaman bagi PNS yang hendak mengajukan pensiun. Informasi ini diperoleh dari Kantor Regiona l I BKN Yogyakarta pada bulan September 2010. Kembali pada persoalan pensiun dini, bahwa pengajuan pensiun dini harus dapat m enunjukkan bukti-bukti yang mendasar, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan ter utama bagi PNS yang bersangkutan demikian juga instansi. Kalau tidak dapat membu ktikan secara alasan yang rasional, maka akan menimbulkan pula permasalahan yang baru dan menimbulkan dampak social dikalangan pegawai pada umumnya. Dasar dalam menentukan pensiun dini pada hakekatnya ada berbagai factor penyeba b yang mendorong timbulnya pensiun dini atau pensiun belum pada saatnya PNS dipe nsiun menurut Undang-Undang ataupun peraturan lain yang mengaturnya. Dalam sorat an yang ada dikalangan instansi terdapatnya pensiun dini disebabkan karena : 1. Faktor kesehatan yang tidak mendukung bagi PNS.

Faktor kesehatan yang tidak mendukung ini dikarenakan PNS mengalami halangan ker ja berupa penyakit sebagai penyebab, hal ini akan menimbulkan terhambatnya akti vitas kerja sehingga aktivitas menjadi berhenti maka timbullah permasalahan yan

Pegawai merasa tidak dipergunakan karena factor psikologis dari pimpinan k etidak senangan terhadap pegawai tsb. Beban keluarga dibarengi dengan beban pekerjaan. Fasilitas kerja/sarana kerja tidak mendukung dan sering terjadi gangguan k erja. Lingkungan kerja tidak mendukung. Ini perlu adanya tindakan yang active dan perlu penyelesaian yang selaras dari semua pihak serta komitmen yang baik. Penyakit lain karena gangguan mental yaitu PNS mengalami gangguan psiko logis/psikis mungkin karena beban mental ( tidak mengenal usia ) yang berat. Beb an mental ini disebabkan karena beban pekerjaan atau beban lainnya.g dihadapi pada instansi tsb ( misalnya pekerjaan dinas terbengkelai. Intelgensi suatu kepemimpinan terhadap bawahan kurang dalam penilaian. walaupun sebenarnya pegawai tsb mempunyai kemampuan dan potensi. seh ingga timbul kecemburuan social di kalangan pegawai. sehingga berbulan-bulan dan tidak ada kejelasan yang pasti. gila. gangguan fisik dapat berupa day a kemampuan fisik pegawai tsb sudah tidak memungkinkan lagi (tidak memandang usi a tua ataupun muda ). n. penyaki t psikis. paranoid. dengan tidak menduga dan tidak ber asumsi yang keliru dulu dalam mengabil kebijaksanaan. i. dan lebih parah lagi kalau pimpinan instansi tidak pro active . jantung. Pimpinan merasa kewalahan menghadapi bawahannya. Pekerjaan yang ditangani oleh pegawai tsb terlalu berat. Pimpinan tidak menyenangkan karena selalu marah-marah tanpa sebab. g. c. sehingga men urut kemampuan mentalnya tidak memungkinkan untuk beraktivitas. m. Pimpinan terlalu otoriter. Pekerjaan dikerjakan tanpa ada bantuan pihak lain ( tidak adanya kerjasama antar pegawai ). Pegawai tidak dapat mengatur waktunya dengan baik dalam melaksanakan perke rjaan. Kenapa PNS bisa menerima beban berat pekerjaan ? Ada beberapa kemungkinan yang dihadapi oleh PNS : a. ginjal. anemia. Dan jangan sekali-kali instansi memberikan keputusa n yang tidak mendasar karena hanya mendengar dari pihak lain. b. sehingga pegawai tersebut timbullah gangguan mental dapat berupa stress berat. d. Pekerjaan begitu berat tingkat kesejahteran pegawai kurang. Dsb. gul a dsb. e. o. baik dipandang secara pengetahuan ataupun secara pengalaman. Disinilah instnasi terutam a kepegawaian/personalia/badan administrasi perlu mencari bukti yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Pimpinan selalu berkomentar dan menilai kekurangan/kejelekan bawahnya namu n tidak memberikan arahan yang benar. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi respon yang salah yang menimbulkan dapak social yang tidak di kalangan masyarakat atau kalangan pegawai. Bagi yang stress berat juga menimbulka n penyakit lain seperti : maagh. Apabila suatu instansi dalam menghadapi kejadian seperti itu misalnya ada PNS ya ng menderita sakit cukup lama tanpa ada pemberitahuan ataupun laporan. q. l. hypersex dsb. j. f. hypertensi. ini sangat merugi kan bagi pegawai maupun instnasi sendiri. Pekerjaan banyak. k. liver. Pimpinan terlalu memberikan beban pekerjaan yang tidak sesuai dengan porsi nya. Bahwa kehadiran instansi sangat berart . maka tugas dan kewajiban inst ansi adalah perlu mengadakan pendekatan keluarga tanpa didasari dugaan yang sala h sebelum menunjukkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. kemampuan kurang dan fasilitas tidak ada. p. Datangnya penyakit yang tidak diduga oleh PNS tsb hal ini tidak mengen al usia. apalagi kalau pekerjaan tsb sangat diperlukan atau mendesak. r. h. Ketidak adilan dalam lingkungan kerja. justru yang lain dipandang tidak mampu dan bermasalah dim anfaatkan dalam kegiatan tertentu. Ha l tsb justru akan menjadi beban dan pertanggungjawaban yang tidak jelas. menumpuk-n umpuk pekerjaan dan tidak ada yang mengerjakan pekerjaan tsb dari PNS lain ). usia juga berpengaruh karena kekuatan dan kemampuan minim terbatas. psikopat. Pegawai tsb tidak menguasai pekerjaannya karena tidak sesuai dengan bidan gnya. Gang guan penyakit bisa terjadi pada PNS kapan saja.

namun lebih bagusnya selain staf juga pimpinan dengan tujuan supaya si pegawai yang sakit merasa diperhatikannya .i bagi pegawai yang bermasalah baik yang sakit maupun yang tidak sakit. Dengan demikian untu k melangkah selanjutnya pihak instnasi menyampaikan laporan tertulis secara raha sia ke Kantor Pusat atau Kementerian/Lembaga dan sekaligus melengkapi persyarata n untuk memohon pensiun dini karena sakit yang tidak dimungkinkan untuk sembuh m enderita sakit kronis menurut hasil Keputusan Tim Penguji Kesehatan ( Tim Medis ). pejabat instansi terutama pimpinan kepegawaian dan pimpi nan lainnya menyampaikan kepada keluarganya dengan memberikan hasil Pengujian Ke sehatan secara tertutup tanpa dibuka oleh siapapun dan diterima langsung keluarg anya. Kalau memang pegawai tsb benar-benar sakit atau mempunyai penyakit. Jadi dalam hal ini perlu adanya prosedur dan system koord inasi yang tepat. yang tidak disebabkan oleh dan karena ia menjalankan kewajiban ja batannya. d. Setela h sekian hari. Hasil tersebut merupakan Keputusan dari Tim Penguji Kesehatan Rumah Sakit berdasarkan pemeriksaan secara medis dan alat yang canggih. namun lain waktu tergantung menu nggu hasil yang pasti untuk mengetahui keadaan pegawai setelah diperiksa. kemudian hari berikutny a pejabat instansi mendatangi rumahnya untuk membawa/menjemput pegawai yang saki t untuk diadakan pengujian kesehatan di rumah sakit yang ditunjuk. Apabila pihak keluarga dapat memahami atas kejadian tsb. Dan Dinas Kesehatan ju ga menentukan waktunya kapan ? Itu disampaikan lewat surat balasan ke instansi yang mengajukan/pemohon. b. Apabila dari Hasil Keputusan Tim Penguji Kesehatan (Tim Medis) menyatakan bahwa PNS tsb tidak memenuhi syarat untuk menjalankan t ugas sebagai PNS atau ditolak. . Barulah instansi mengambil tindakan yaitu menyampaikan pemberitahuan lebih dulu apabila surat tsb ada temponya. harus memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 4 tahun dan oleh badan/pejabat yang ditunjuk oleh Departemen Kesehatan berdasarkan peraturan tentang pengujian kesehatan Pegawai Negeri. Dengan pernyataan tsb apa yang perlu dilakukan ol eh instansi ? Pertama. Setelah mendapat komitmen dari para pejabat instansi maka perl u ada tindak lanjut yaitu instansi mengirimkan surat ke Kementerian Kesehatan le wat Dinas Kesehatan setempat untuk mengajukan permohonan Pengujian Kesehatan ter hadap pegawai yang menderita sakit. Hasil Keputusan dari Tim Penguji Kesehatan (Tim Medis) yang asli. maka tindakan pejabat instansi menyarankan kepada keluarga untuk diada kan pemeriksaan lebih lanjut bilamana pegawai tsb menurut keluarganya memandang saran dari pejabat instansi dianggap sudah relevan maka hal ini perlu ada pertim bangan secara pro active. Kelengkapan persyaratan pension dini ini meliputi : a. Kelengkapan pensiun pada umumnya. di nyatakan tidak dapat bekerja lagi dalam jabatan apapun juga karena keadaan jasma ni dan rohani. Syarat untuk pensiun dini ini ada ketentuannya menurut Peraturan Pemerintah Repu blik Indonesia Tahun 1979 pada pasal 9 ayat 1 sub c. Surat-surat dan photo rontgen dan lain-lainnya dari hasil pemeriksaan pada diadakan pengujian kesehatan di rumah sakit. saat c. maka tidak ada ke mungkinan keluarga menerima segala keputusan dari instansi. Surat Pengantar disertai dengan hasil pertimbangan. minggu bahkan bisa sebulan hasil tersebut disampaikan ke instansi secara rahasia tidak lewat pegawai yang sakit. Pada waktu me ndatangi rumahnya maka otomatis pihak instansi juga menyediakan sarana pengangku t yaitu berupa mobil/ambulance untuk membawa ke RS yang ditunjuk. Setelah permohonan tersebut dikabulkan maka pihak Dinas Kesehatan menunjuk Rumah Sakit yang terdekat dan menunjuk Tim Penguj i Kesehatan yaitu para dokter-dokter ahli di bidang medis yang dipercaya guna m elakukan tes kesehatan bagi penderita/pegawai yang sakit. Setelah di RS di diadakan pengujian hingga tuntas maka hasil pemeriksaan bagi penderita sakit tidak diberikan pada saat itu. Kehadir an pejabat instansi merupakan kunci dalam memberikan penyelesaian permasalahan y ang dihadapi pegawai. Dari hasil pendekatan keluarga tsb perlu dikaji dan di pertimbangkan oleh para pejabat di instansi bukan berdasarkan keputusan sepihak dari pejabat instansi. Yang dimaksud pejabat instansi adalah bisa pimpinan atau pimpinan yang menunjuk stafnya untuk mendapingi pegawai yang dibawa ke Rumah Sakit.

pimpinan tidak mau pusing. Sebab pensiu n merupakan penghargaan dari Pemerintah terhadap PNS yang telah mengabdi sekian tahun dan berjasa terhadap bangsa dan Negara. maka hal ini dapat dijalankan. . disitu menyebutkan tentang pensiun yaitu bilamana PNS tela h mencapai usia 50 tahun dan mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 20 tahun. misalnya pegawai dibebani hutang dimana-man a. pegawai tidak disenangi oleh kawan kerjanya dan pimpinan. hal demikian itu mustahil untuk dilakukan penyimpangan pernyataan. sebab merupakan sumpah seorang dokter dalam menjalankan tugasnya. sebab kalau nyambi rasanya repot dsb. j adi hasilnya benar-benar membuktikan dari segi positifnya. Setelah ada kepast ian bahwa pegawai tsb tetap mengharapkan pensiun maka perlu ada Rapat Koordinasi antara Kepala Kepegawaian dengan Pejabat lainnya guna mempertimbangkan sebagai upaya atau penyelesaian yang lebih tepat. beban hidup keluarga merasa berat dan nyambi pekerjaan tempat lain d isamping kerja di kantor. keluarga ataupun permasalahan lain yang dihadapinya ? Yang jelas pengajuan pensiun atas permintaan sendiri bukan suatu r ekayasa atau alasan yang dibuat-buat. Misalnya pihak instansi mengharapkan untuk dipen siun tetapi kesepakatan dokter-dokter ahli dengan disertai alat/sarana yang cang gih. tetapi ada juga alasan pensiun dini tsb hanya untuk menutupi segala kem ungkinan yang dihadapi oleh pegawai. tidak hadir dalam kerja dan perbuatan-perbuatan yang tak ter puji lainnya. Banyak terjadi kasus pegawai dalam pengajuan pensiun dini dengan alasan-alasan t ertentu. relevan dan dapat dipertanggungjawabkan secara hokum bukan merupakan keputusan yang sepi ntas. Pensiun dini ini harus ada permohonan dan pernyataan yang menunjukkan alas an ya ng tepat dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Kalau memang terbukti pegawai tsb bertentangan dengan tujuan Pemerintah dan Peraturan yang berlaku maka perlu per timbangan yang masak. Maka sebagai pejabat yang berwenang disuatu instansi dalam menerima pengajuan dari pegawai perlu dikaji u lang dan kalau perlu diadakan tatap muka lebih dulu antara pegawai yang mengajuk an pensiun dini dengan Kepala Kepegawaian (pimpinan personalia) untuk dimintai alas an-alasan yang sebenarnya sebagai pertanggungjawabannya. Maka sangat perlu bilamana dalam instansi ada system koordinasi yang terpa du untuk menyelesaikan masalah kepegawaian termasuk kasus pegawai akan mengajuka n pensiun dini. Kalau penyakitnya t idak parah ada kemungkinan untuk sembuh ada solusi lain yaitu permohonan cuti ka rena sakit berdasarkan keterangan dokter. Yang artinya bahwa kenapa PNS men yampaikan alasan tsb untuk mengajukan pensiun ? Apakah pegawai tsb sudah memaham i peraturan tentang pensiun ? Bukan suatu alas an bilamana PNS ingin pensiun unt uk menghindari masalah. Jangan sampai hasil keputusan itu hany a ditangani oleh sepihak tapi harus melalui prosedur dan system koordinasi yang baik. pegawai buka us aha bisnis. hal ini akan mencemari dirinya selain itu juga instansi yang terk ena. Namun kalau sudah terlanjur dalam Peng ujian Kesehatan. Keputusan harus berdasarkan pertimbangan yang rasional. selingkuh.Jadi sudah jelas bahwa apa yang ada dalam ketentuan ini sebagai dasar untuk meng ajukan pensiun dini bagi PNS yang benar-benar sakit kronis. inipun para dokter akan menyampaikan hasilnya sesuai dengan pem eriksaan yang telah dilakukan berdasarkan bukti yang akurat dan dapat dipertangg ungjawabkan. 2. pim pinan merasa jera melihat tingkah lakunya. Kemudian dari pihak pegawai juga bisa menjadi kemungkinan : pegaw ai merasa tidak betah melihat lingkungan kerjanya. Sebab dalam Undang-Undang Nomor 11 tahun 1969. Boleh saja PNS untuk memohon mengajukan pe nsiun pada saat belum mecapai usia batas usia pensiun. Alasan tsb menunjukkan bahwa setiap PNS apabila merasa bosan bekerja di instansi maka perlu menyampaikan alasan yang rasional. judi. Sebaga i contoh saja bila ada pegawai yang jelas-jelas bermasalah kenapa harus diajukan pensiun dini ? Mungkin karena factor psikologis : pimpinan tidak suka lagi. Alasan PNS tidak sanggup bekerja lagi. Sebab dengan Keputusan sepintas akan menyalahi system dan prosedur. Dan jangan sampai instansi salah dalam mengambil keputusan untuk menentukan arah dalam mengajukan pensiun dini kepada pegawai yang bermasalah. baik di kantor. Karena hal yang demik ian itu tidak dapat direkayasa. namun pegawai tsb lebih rela pensiun tetapi dapat kerj aan lain. pegawai nyambi kerja ditempat lain. ini dari p ihak pimpinan.

Lain halnya pensiun dini karena sakit berdasarkan keput usan dari Tim Penguji Kesehatan ( Tim dokter ahli ) bisa saja diadakan pensiun dini biarpun belum mencapai masa kerja 20 tahun. de ngan alasan alasan yang kurang rasional sebab hal ini akan menjadi boomerang dan menjadikan permasalahan di kalangan para pegawai.Pensiun dini perlu disesuaikan dengan situasi dan kondisi pegawai serta ditentuk an oleh Undang-Undang atau peraturan lain yang mengaturnya . Sebab dalam Peraturan Pemerintah No. Jangan sampai keput usan yang tidak mendasar menjadi factor penyebab permasalahan dalam instansi. Hal yang demikian perlu ada antisipasi mence gah terjadi gejolak dalam lingkungan kerja. Untuk pensiun dini atas permintaan sendiri sebagaimana di atas tadi menyebutka n ketentuan usia maupun masa kerja. 32 Tahun 1972 pada pasal 11 dan pasal 17 ayat 2. maka hal ini dapat diputuskan sesuai peraturan yang berlaku. Seba b dalam pembinaan terhadap pegawai harus melalui prosedur dan tahapan yang tepa t. Hal in i diatur dalam Pasal 16 PP No. ini yang menjadi pemahaman bagi kita semua. sebab kalau tidak ancaman/ sanksi yang mengungkapkannya. maka solusi pemerintah dalam hal ini adalah mengupayakan dengan pensiun dini bagi PN . maka bagi PNS yang kelebihan dalam satuan organisasi tsb ( instansi ) dapat diupayakan untuk disalurkan ke satuan organisasi lain sepanjang satuan organisasi tsb menerimanya untuk dapat bekerja. 32 Tahun 1972 yang berbunyi : Kepada PNS yang diberhenikan dengan hormat sebagai PNS. terutama pimpinan unit k erja yang wajib membina. maka PNS yang kelebihan itu diberhentikan dengan hormat sebagai PNS atau dari Jabatan Negeri dengan mendapat hak-hak kepegawaian berdasarkan peraturan perunda ng-undangan yang berlaku. agar dalam menentukan suatu keputusan berdasarkan pada aturan tsb . namun ada ketentuan lain yang m engaturnya yaitu pada Peraturan Pemerintah No. 32 tahun 1972 terutama dalam pasal 6 yang berbunyi sbb : Apabila ada penyederhanaan suatu satuan organisasi Negara yang mengakibatkan ada nya kelebihan PNS. 2. Dan apalagi pegawai ybs berada dalam pengawasan pimpinan unit kerja masing-ma sing. sebab hal ini tidak dapat ditawar lagi misalnya dalam masa kerja mencapai 19 tahun 11 bulan dan usia mencapai 49 tahun. demikian juga pegawai siapa saja wajib mentaati peraturan masalah kedi siplinan. 11 Tahun 1969 pasal 9. Sesuai dengan Perundang-undangan yang berlaku tentang pensiun sebagaimana diatur dalam UU No. yang diatur dalam UU No. diberika hak-hak kepegaw aian berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bagaimana dengan PNS yang merasa tida k menerima ke satuan organisasi ( instansi ) lain ? Adakah kebijaksanaan Pemerin tah mengatasi permasalahan tsb ? Ya tentu ada solusinya hal ini dapat kita perha tikan dalam PP No. tidak langsung ke Pimpinan Kepegawaian/personalia. Dalam Ketentuan yang mengatur terutama pada Peraturan Pemerintah RI No. Alasan lain akibat dari suatu kejadian yang tak terduga. Bila dalam membuat kebijaksanaan per lu ada gagasan dan pertimbangan yang lebih baik dan tidak menimbulkan gejolak d alam lingkungan kerja. 32 tahun 1972 pada pasal 7 yang berbunyi sebagai berikut : Apabila penyaluran sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 tidak mungkin dilaksanakan. Namun apabila satuan organisasi lain ada yang tidak meneri manya dengan alas an tidak dapat menampung karena akan melebihi target personiln ya sebab telah ditentukan oleh Pemerintah. maka PNS yang berkelebihan itu disalurkan kepada satuan organ isasi lain. 32 Tahun 1972 menjadikan pedoman bagi semua pegawai. 53 tahun 2010 perlu ada pemahaman be rsama yaitu kewajiban seorang pimpinan adalah wajib melakukan pembinaan terhadap pegawai. Bagaimana ketentuan yang mengatur bagi PNS apabila diberhentikan dengan hormat u ntuk menerima hak pensiun ? Untuk lebih jelasnya pengaturan soal PNS yang dipen siun karena kelebihan pegawai susah disalurkan ke satuan organisasi lain. Demikian adanya apabila kalau PNS memang sulit disalurkan di instansi lain dan tidak ada yang menerima atau menampungnya solusi Pemerintah adalah diberhentika n sebagai jabatan PNS dengan menerima hak-hak kepegawaian berupa pensiun. maka timbul asumsi yang ada d alam masyarakat / lingkungan kerja. 11 Tahun 1969 maupun PP No. Kecuali pejabat instansi melakukan pembinaan terhadap peg awai yang bermasalah misalnya jarang hadir dalam kerja. Ini menunjukkan bilamana terjadi kasus yang demikian itu Pemerintah berupaya dalam mengatasi kejadian tsb seandainya hal itu terjadi.

53 Tahun 20 10 mengatakan bahwa. bahwa benar BBRSBD Prof. maka dijawab dalam pasal 10 angka 9 sub bd dapat diberhen tikan dengan tidak hormat. d. Maka instansi perlu hati-hati dalam menjatuhkan keput usan atau kebijaksanaan. pasal 11 huruf b dan huruf c. Pelanggaran terhadap Peraturan Kedisiplinan dsb. Sebab perlu diketahui dengan pasti dalam Peraturan Pemerintah RI No. Tidak pernah hadir dalam kerja dan tidak pernah absent hingga berbulan-bu lan tanpa ada keterangan dan kejelasan. diberhentikan dengan hormat sebagai PNS dengan hak pension. 2. Mengingkari kewajiban dan tanggung jawab baik sebagai PNS ataupun sebagai anggota masyarakat.S tsb. apakah permasalahan tsb sengaja atau tidak ? Kalau permaslahan tsb timbul kare na factor kesengajaan misalnya PNS tersebut mempunyai perilaku dan perbuatan ya ng menyimpang ketentuan baik menurut aturan disiplin pegawai atau aturan hukum l ainnya sebagai salah satu contoh : a. b. Diberhentikan dengan tidak hormat (dipecat/dikeluarkan) sebagai PNS karena terdapat pelanggaran aturan hukum yang berlaku atau peraturan Disiplin sebagai PNS. sebab contoh tersebut tidak dapat ditoleransi. b. Pertanyaan tsb menunjukkan bahwa bagi PNS yang bermasalah atau mempunyai masalah apa dapat di pension dini ? Semua tergantung pada permasalahan yang dihadapinya . 2. Menyalahgunakan wewenang. Kedua Pegawai tersebut bernama Sdr. Dapat disalurkan ke instansi lain bilamana instansi tersebut dapat dimungk inkan menerimanya. namun ada ketentuannya sebagaimana yang di atur dalam PP No. e. Jadi penyederhanaan suatu organisai ini karena suatu sebab kelebihan PNS. Bukan ka rena factor psikologi tetapi akan menimbulkan dampak yang tak berarti. Jadi kalau kita mengetahui hal diantara contoh tsb jelas saja tidak dapat dijad ikan pertimbangan untuk diusulkan pensiun dini. Bagaimana prosedur terjadinya pensiun dini di Kantor BBRSBD Prof. bila hadir hanya menerima gaji saja. Soeharso S urakarta ? Berdasarkan data yang saya peroleh di Sub Bagian Kepegawaian. Hubungan dengan rekan kerja tidak harmonis. f. Selalu bikin onar dalam lingkungan kerja h. g. diberhentikan dengan hormat dari Jabatan Negeri dengan mendapat uang tungg u. apabila belum memenuhi syarat-syarat usia dan masa kerja sebagimana dimaksud dalam huruf a. dengan ketentuan sebagaimana dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam proses pension dini ini ada 2 hal permasalahan : 1. apabila PNS tidak pernah hadir dan tidak pernah absent sela ma 46 hari atau lebih. Dapat dimungkinkan pula PNS tsb diberhentikan dengan hormat dan menerima h ak pension. c. dan pasal 15 ayat (2) : a. Melantarkan pekerjaan dinas. Dapatkah PNS yang bermasalah untuk dapat diajukan diberhentikan dengan hak mener ima pensiun ? Bahwa istilah pemberhentian menurut peraturan perundang-undangan y ang berlaku ada 2 (dua) hal yang perlu diketahui bersama yaitu : 1. Dr. Dr. 32 tahun 197 9 pada pasal 17 ayat 1 yang berbunyi sebagai berikut : PNS sebagaimana dimaksud dalam pasal 7. apabila telah mencapai usia sekurang-kurangnya 50 ( lima puluh ) tahun dan memiliki masa kerja pension sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun. maka solusi pemerintah ada 2 alternatif : 1. Diberhentikan dengan hormat untuk menerima hak pension. Atas permohonan sendiri untuk pensiun dini. Soeharso Surakarta pernah mengusulkan PNS dalam permohonan pensiun di ni dan bahkan sudah menerima pensiun sebanyak 3 orang dan 1 orang baru akan pen siun di tahun 2010 ini. Sahari merupakan awal pertama dalam pengaju . yang jelas diberhentikan dengan tidak hormat tidak menerima hak pensiun . yaitu sebanyak 2 orang sejak t ahun 2002 hingga tahun 2010 semua pegawai pria. Melakukan tindakan yang tak terpuji.

Bahwa pengajuan .dan ditandatangi di depan pimpinan /kepala Sub Bagian Kepegawaian. Siti Mahmudah pensiun sejak tanggal 1 Juli 2005 dan disusul Sdr. Surat-surat hasil p emeriksaan yang telah dilakukan oleh para dokter ahli dengan sarana yang canggih dan melengkapi syarat-syarat pension sebagaimana pengajuan pensiun pada umumnya . agar segera sembuh dan kembali bekerja sebagaimana mestinya. Untuk prosespensiun dini ini dilakukan di Kementerian Sosial RI lewat Direktorat Jenderal Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial. Untuk Sdr. oleh pejabat yang berwenang dianggap tidak dapat melanjutkan pekerjaan karena kesehatan terganggu. Muwardi Surakarta yang tidak jauh da ri kantor BBRSBD Surakarta. photo thorax dan syaraf.TU-2/X /2009 tanggal 29 Oktober 2009 dengan disertai /dilampiri Surat Keputusan Tim Pen guji Kesehatan beserta surat-surat hasil pemeriksaan dari Tim Penguji Kesehatan . 3. 32 Tahun 1979 Bab II pasal 11 sub b tentang pemberhentian karena ti dak cakap jasmani dan rohani disebabkan menderita penyakit. PP No.000. Muwardi Surakarta. b. Berkali-kali pihak instansi BBRSBD ( Kepala Bagian Tata Usaha dan Kepala S ub Bag Kepegawaian ) melakukan pendekatan dengan keluarga serta memberikan seman gat kepada ybs. Atas Keputusan Tim Penguji Kesehatan karena factor kesehatan yang tidak me mungkinkan PNS bekerja sebagai jabatan negeri. namun dijemput di rumah ybs dengan kendaran ambulanc e milik kantor. Pemrosesan pension dini karena sak it ini didasarkan pada hasil Keputusan dari Tim Penguji Kesehatan Rumah Sakit Dr . Hasil Keputusan Tim Penguji Kesehatan Nomor : 812/2678/2009 tanggal 23 Ju li 2009 bahwa ybs tidak memenuhi syarat untuk menjalankan sebagai PNS atau ditol ak. Mendapat tanggapan dari Dinas Kesehatan Pemkot Surakarta dengan nomor sura t : 812/832/2009 tanggal 6 Maret 2009 menyatakan untuk diadakan pemeriksaan terh adap ybs yaitu ditentukan pada tanggal 23 Juni 2009 dan 21 Juli 2009 untuk diada kan Test Kesehatan terhadap ybs di RSUD Dr. Pengajuan pension dini atas nama ybs dengan Nomor surat 1269/BBRSBD. trigliserid. YANREHSOS Departemen Sosial RI tanggal 1 September 2008 Bab VI bagian B sub 4a tentang Pensiun Din i. TU-2/III/2009 tanggal 3 Maret 2009 untuk melakukan test kesehatan terhadap yb s. Buku Saku (Panduan ) Administrasi Kepegawaian Dirjen. na mun keadaan ybs tidak membaik. Untuk sdr. 2. 2. Bagi PNS yang mengajukan permintaan send iri ini juga dibuktikan adanya surat pernyataan yang bermetrai Rp.. Bandi Suprapto yang telah menerima SK Pensiun t erhitung mulai tanggal 1 Desember 2010. menunjukkan bahwa ybs tidak dapat menjal ankan tugas sebagai PNS dan disarankan untuk mengajukan pension dini. Susilowati ini untuk kronologisnya sbb : 1. PNS atas nama dr. selain itu juga dilengkapi persyaratan pension pada umumnya. 6. kolesterol . Berdasarkan Ketentuan : a. Hasil Test Kesehatan juga dilakukan oleh Tim Penguji Kesehatan di RSUD Dr. Muwardi Surakarta Nomor Surat 812/2678/2009 tanggal 23 Juli 2010 yang menyatak an : Tidak memenuhi syarat untuk melaksanakan tugas sebagai PNS atau ditolak . Ka rena telah mengetahui hasil keputusan tim penguji kesehatan tersebut. yaitu 2 orang pegawai sejak tahun 2005 hingga tahun 2010 semua pegawai wanita. Susilowati d engan menerima SK Pensiun terhitung mulai tanggal 1 Januari 2010. c. Pada tanggal 3 Maret 2009 pihak instansi BBRSBD mengirim surat ke Tim Peng uji Kesehatan ke Dinas Kesehatan Pemkot Surakarta dengan Nomor Surat 175/BBRSBD .an pension dini dan disusul Sdr. Susilowati menderita sakit tanggal 1 Agustus 2008. Kedua pegawai tersebut bernama Sdr . 5. instansi m engambil tindakan yaitu memproses pengajuan pension dini dengan disertakan hasil Keputusan Tim Penguji Kesehatan RSUD Dr. 4. Muwardi Surakarta yang berupa test darah untuk mengetahui asam urat. Untuk mengetahui lebih lanjut dalam pemahaman pengajuan pension dini harus mela lui prosedur yang benar sebagai contoh terhadap pegawai bernama Sdr. Sus ilowati ini dip roses sejak bulan Juli 2009 . 6. Bandi Suprapto telah diproses sejak bulan Januari 2010 kemudian SK terima pada bulan September 2010 sedang untuk menerima pension pertama bulan Desember 2010 . 7.

S etelah SKPP terbit barulah mengajukan proses pensiun di PT Taspen dilakukan akhi r bulan menjelang pensiun. Tembusan disampaikan ke Biro Orpeg Depsos RI.pension dini ini tidak lewat Kantor Regional I BKN Yogyakarta tetapi langsung ke Kantor Pusat yaitu Departemen Sosial RI melalui Direktorat Jenderal YANREHSOS. 1./ bulan dengan pangkat Penata Muda III/a. Bahwa pengajuan pensiun ke Ka ntor PT. Penerimaan pension pertama dapat dilakukan di PT TASPEN dan dapat di t ransper ke Bank atau Kantor Pos menurut kehendak pemohon. BKN Pusat Jakarta dan Kantor Regi onal I BKN Yogyakarta. karena ybs tidak bisa hadir ini yang men jadi permasalahan dalam pengambilan pension. Namun sayangnya SK Pensiun tersebut dapat dikatakan sangat terlambat datangnya dari Pu sat.. keb etulan waktu itu tanggal 29 Maret 2010. karena yang dibutuhkan adalah pegaw ai ybs yang hadir dan tidak boleh diwakilkan oleh siapapun termasuk suami atau k eluarga. sebab gaji sebagai PNS masih diterimakan pada bulan Januari 2010 dan terlan jur dalam daftar gaji bulan Pebruari 2010.217/WPb. Pengajuan Proses ke PT TASPEN Cabang Surakarta dilakukan akhir bulan. 10. Keterlambatan dalam penerbitan SK Pen siun tsb menimbulkan masalah yaitu harus mengembalikan gaji selama 2 bulan ke Ne gara lewat KPPN. Penerbitan SK Pensiun Dini terhitung mulai tanggal 1 Januari 2010 dengan m enunjuk Nomor SK Orpeg. Demikian salah satu penyelesaian kasus pension dini terhadap PNS yang sakit yang pernah terjadi di BBRSBD Surakarta. Maka sebagai salah satu solusinya adalah ditransper ke Bank yang ditunj uk yaitu Bank Jateng Koordinator Cabang Surakarta di Jalan Bridjen.0322/2010. TASPEN perlu adanya perjalanan yang cukup waktu sejak SK diterima oleh Instansi BBRSBD paling tidak 1 atau 2 bulan. 9. maka dapat merealisasi pada bulan April 2010 di bank tsb. SKPP ini untuk kel engkapan pling utama dalam proses penerimaan pension pertama. 14-01-02 tanggal 21 Desember 2009 dengan menerima pokok pensiun sebesar Rp. Sebab apabila SK sudah diterima jau h hari antara 1 atau 2 bulan maka tindakan selanjutnya mengajukan SKPP terlebih dahulu yang kemudian disahkan atau dimintakan persetujuan dari KPPN Surakarta. Persiapan tersebut memang kurang karena mengingat jangkauan da n komunikasi menimbulkan keterhambatan SK Pensiun. Kemudian pada tanggal 15 Pebruari 2010 telah diterbitkan SKPP yang disahka n oleh KPPN dengan Nomor surat : KET.040.14/KP. . 8. PT TASPEN lah yang men entukan.000. Slamet Riyad i Surakarta. Soal waktu penerimaan pensiun.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->