P. 1
Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (Spgdt ),

Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (Spgdt ),

|Views: 281|Likes:
Published by Andhy Bhawel

More info:

Published by: Andhy Bhawel on Jul 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/30/2014

pdf

text

original

SISTEM PENANGGULANGAN GAWAT DARURAT TERPADU Click to edit Master subtitle style (SPGDT ), SURVEY PRIMER DAN SURVEY SEKUNDER

Muhammad Basri

7/22/12

SISTEM PENANGGULANGAN GAWAT DARURAT TERPADU (SPGDT ),

A.Pengertian

Suatu metode yang digunakan untuk penanganan korban yang mengalami kegawatan dengan melibatkan semua unsur

7/22/12

Tujuan
Tercapainya pelayanan kesehatan yang optimal, terarah dan terpadu bagi setiap anggota masyarakat yang berada dalam keadaan gawat darurat.

7/22/12

Upaya pelayanan kesehatan pada penderita gawat darurat pada dasarnya mencakup suatu rangkaian kegiatan yang harus dikembangkan sedemikian rupa sehingga mampu mencegah kematian atau cacat yang mungkin terjadi. Cakupan pelayanan kesehatan yang perlu dikembangkan meliputi:

7/22/12

 1.  2.

Penanggulangan ditempat kejadian. Transportasi kesarana kesehatan yang lebih memadai Penyediaan sarana komunikasi. Rujukan ilmu, pasien dan tenaga ahli. Upaya PPGD di tempat rujukan (UGD dan ICU). pembiayaan penderita

 3.  4.  5.

 6.Upaya

7/22/12

SPGDT memiliki beberapa komponen/fase
 1.komponen  2.Komponen  3.Komponen  4.Komponen  5.Komponen  6.Komponen  7.Komponen  8.Komponen
7/22/12

/fase Deteksi /fase Supresi /fase Pra Rumah Sakit /fase Rumah Sakit /fase Rehabilitas Penanggulangan Bencana Evaluasi/Quality Control Dana

3.Komponen /fase Pra Rumah Sakit
 Komunikasi  Pendidikan
 1.Pada orang awam 2.Pada orang awamk khusus 3.Pada perawat

 Transportasi

pasien

7/22/12

Pada perawat
 Perawat

harus mampu menanggulangi penderita gawat darurat dengan gangguan:

a.sistem pernapasan Mengatasi obstruksi julan nafas Membuka jalan napas Memberi napas buatan Melakukan resusitasi jantung paru(RJP)dengan didahului penilaian ABC
7/22/12

b.sistem sirkulasi Mengenal aritmia dan infark jantung Pertolongan pertama pada henti jantung Melakukan EKG Mengenal syok dan sumber pertolongan pertama c.sistem vaskuler Menghentikan perdarahan
7/22/12

Memasang infus atau transfusi

d.Sistem syaraf Mengenal koma dan memberikan pertolongan pertama Memberikan pertolongan pertama pada trauma kepala e.Sistem pencernaan Pertolongan pertama pada trauma abdomen dan pengenalan tanda perdarahan intra abdomen Persiapan operasi segera(cito)
7/22/12

Kumbah lambung pada pasien keracunan

f. System perkemihan Pertolongan pertama pada gagal ginjal akut Pemasangan kateter ps retensi urine g. System integumen atau toksikologi Pertolongan pertama pada luka bakar Pertolongan pertama pada gigitan binatang h. Sytem endokrin Pertolongan pertama pada pasien hipo/hyperglikemia 7/22/12

i. System muskuluskeletal Mengenal patah tulang dan dislokasi Memasang bidai Mentransportasikan pasien ke rumah sakit j.System penginderaan Pertolongan pertama pada pasien trauma mata tau telinga Melakukan irigasi matadan telinga k.Pada anak 7/22/12

Terima Kasih

7/22/12

4.Komponen /fase Rumah A. Puskesmas Sakit
Ada puskesmas yang buka selama 24 jam dengan kemampuan : –Resusitasi –Menanggulangi fase gawat darurat baik medis maupun pembedahan minor –Dilengkapi dengan laboratorium untuk menunjang diagnostik seperti pemeriksaan hb,leukosit dangula darah –Personal yang dibutuhkan satu dokter umum 7/22/12

b.Instalasi gawat darurat(IGD) dan unit gawat Darurat
Berhasil atau gagalnya suatau IGD atau UGD tergantung pada:
1. 2. 3.

Keadaan penderita waktu tiba di IGD Keadaan gedung IGD sebaiknya dirancang sedemikian rupa kualitas dan kuantitas alat alat serta obat obatan:

7/22/12

kualitas dan kuantitas alat alat serta obat obatan:
a). Alat alat atau obat obatan yang diperlukan untukresusitasi b).Alat alat atau obat obatan untuk menstabilisasipenderita: c).Alat alat tambahan untuk diagnose dan terapi d). kemampuan dan keterampilan

7/22/12

Kemampuan dan keterampilan
 Golongongan

pertama,yang tidak langsung menangani penderita yaitu CS, keamanan, penerangan, kasir

7/22/12

 Golongan

kedua,yang langsung menangani penderita yaitu perawat ,dokter dan koasisten: perawat tulang punggung IGD :kualitas perawat turut menetukan kualitas pelayanan IGD , perawat yang hrus memahami perawatan gawat darura tuntuk melakukan resusitasi kardiopulmonar dan life support dan bagi perawat yang memilih kerja di IGD maka perlu pendidikan lanjutan misalnyaDIII,S1,S2 agar dasar ilmiahnya kuat.

7/22/12

7/22/12

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->