ALAT REPRODUKSI TERNAK BETINA

Ovarium Ovarium merupakan organ betina yang homolog dengan testispada hewan jantan, berada di rongga tubuh dekat ginjal dan tidakmengalami pergeseran atau perubahan tempat seperti pada testis Ova (telur), yang bisa dibuahi oleh spermatozoa pejantan akan menjadiembrio. Meski jumlah ova diperkirakan sebanyak 75.000 pada 2ova hanya sedikit saja yaitu sekitar 20 sampai 30 yang dilepaskan selamahidup seekor sapi, dalam kondisi alamiah normal (Blakely and Bade,1998).Ovarium digantung oleh suatu ligamentum luas yang disebut broad ligamentum yang banyak terdapat syaraf-syaraf dan pembuluh darahberfungsi untuk memberi suplai zat-zat makanan yang diperlukan olehovarium dan saluran reproduksi. Ligamentum yang menggantung ovarium disebut mes ovarium. Fungsi ovarium adalah untuk menghasilkan sel teluratau ovum dan menghasilkan kelenjar endokrin seperti hormon estrogen,progesteron, dan inhibin (Widayatiet all.,2008). Oviduct (Tuba fallopi) Oviduct terdapat sepasang di kanan dan kiri, digantung olehligamentum mesosalpink, merupakan saluran kecil berkelok-kelokmembentang dari depan ovarium berlanjut ke tanduk uterus. Merupakansaluran yang menghantarkan sel telur (ovum) dari ovarium ke uterus(Widayatiet all.,2008). Ovari dirangsang untuk melepaskan ovum kedalam infundibulum dari tuba fallopi atau oviduct Peristiwa ini sebenarnya tertunda sampai 12 jam setelah akhir birahi (estrus). Sel telur bergerak ke infundibulum dari tuba fallopi dengan ciliated action dan kontraksi otot, dan seterusnya ketanduk uterus. Pembuahan yaitu persatuan antara sel telur dan sperma,terjadi di sepertiga bagian atas tuba fallopi Peristiwa seperti ini dapatterjadi di kedua sisi sistem pasangan itu (Blakely and Bade, 1998).

Dinding cervix terdiri dari mukosa. Uterus terdiri dari cornu. nutrisi dan perlindungan fetus danstadium permulaan ekspulasi pada waktu kelahiran. berdinding tipis dan elastis.2008). labia minora. Sel epitel iniberubah menjadi sel epitel yang tanpa nucleus karana pengaruh estrogen(Widayatiet all. 2010) Vagina Vagina berbentuk pipa. Sel-sel yang menghasilkan mukuspada mukosa mempunyai permukaan sekretoris yang luas. Fungsi pokok Cervix adalah untuk menutup uterus guna melindungi masuknya invasi bakterimaupun masuknya bahan-bahan asing Sfinger itu tetap dalam keadaantertutup kecuali pada saat kelahiran saja (Blakely and Bade. Pertemuanantara vagina dan vestibulum ditandai oleh muara uretra externa. dan sering pula oleh lereng hymen Posterior dari muarauretra pada lantai . Vulva Vulva merupakan alat kelamin luar yang terdiri dari labia mayora. 2010). Seperti halnya cevix. Cervix Cervix merupakan suatu struktur yang menyerupai sfinger yang memisahkan rongga uterin dengan rongga vagina. muskularis dan serosa.Uterus pada sapi membentuk suatu puntiran spiral yang lengkap sebelumkemudian bersambung dengan tuba fallopi Tanduk-tanduk uterusbiasanya berkembang dengan baik.Struktur reproduksi internal yang paling bawah (paling luar) adalahvagina yang berperan sebagai organ kopulasi pada betina.Uterus terdiri dari struktur yang menyerupai dua tanduk yangmelengkung menyerupai tanduk domba.. dengan satu badan yang sama. Aktivitassekretorisnya yang tertinggi ditemukan pada waktu estrus. 1998). orificium uretra externa. Mukosa cervix tersusun dalam lipatan-lipatan utama yang sebaliknya mengandunglipatan-lipatan sekunder yang kecil. corpus dan cervix (Feradis. vagina jugamengembang agar fetus dan membran dapat lewat pada waktunya(Blakely and Bade. pada waktuestrus mukos cervix terdapat dalam keadaan yang paling tidak kental(Feradis. commisura dorsalis dan ventral dan clitoris. 1998). 1998).Uterus Uterus adalah suatu saluran muskuler yang diperlukan untukpenerimaan ovum yang telah dibuahi. Di sinilahsemen ditumpahkan oleh penis jantan. Lapisan luarberupa tunika serosa yang diikuti oleh lapisan otot polos yang mengandung serabut otot longitudinal dan sirkularis Umunya lapisanmukosa terbentuk dari stratified squamousnepithelial cells. salah satunya akan merupakantempat perkembangan fetus (Blakely and Bade.

yang ditemukan pada sapi. Clitoris mengandung erectile tissue sehingga dapat berereksi. Clitoris bereaksi pada hewan yang sedang estrus.2008). syaraf ini memegang peranan penting pada waktu kopulasi. .vestibulum terdapat suatu kantong buntu. berlekasipada sisi ventral. diverticulum sub uretralis. domba dan babi (Feradis. tetapi hal ini tidakcukup untuk dijadikan sebagai pendeteksi estrus pada kebanyakanspesies (Widayatiet all. Sekitar 1 cm di dalam labia. Juga banyak mengandung ujungsyaraf perasa. 2010) Clitoris Clitoris homolog dengan gland penis pada hewan jantan.

2. epididimis. Testes terletak dekat dengan daerah inguinalis dan tekanan intra-abdominal membantu . sedangkan kelenjar aksesori yaitu kelenjar vesikula seminalis. alat kelamin primer berupa testis. kelenjar prostata.(Redrawn from Sorenson. Testes berlokasi di dekat ginjal turun melalui canalis inguinalis masuk ke dalam scrotum. sebuah ligamentum yang memanjang dari daerah inguinalis kemudian bertaut pada cauda epididymis. 1979. Perhatikan diagram organ reproduksi jantan sebagaimana pada gambar di bawah ini: Figure 3-1 Diagram of the reproductive system of the (a) bull. Pada masa ambrio. epididymis.) Alat reproduksi ternak jantan di bagi menjadi tiga yaitu. karena berfungsi menghasilkan gamet jantan (spermatozoa) dan hormone kelamin jantan (androgens). penis. Turunnya testes terjadi akibat memendeknya gubernaculum. sedangkan system saluran reproduksi berasal dari ductus wolffii. dan kelenjar cowper. kelenjar tambahan (glandula accessories). Pemendekan gubernaculum terjadi karena pertumbuhan gubernaculum tidak secepat pertumbuhan tubuh. McGraw-Hill. scrotum. (b) ram.1. Animal Reproduction: Principles and Practices.ALAT REPRODUKSI TERNAK JANTAN Organ reproduksi ternak jantan tersiri dari testes. and (d) stallion. corda spermaticus. alat kelamin sekunder yaitu vas deverent. vas deferens. Testis Adalah organ reproduksi primer pada ternak jantan. dan system saluran reproduksi jantan. dan uretra. System saluran ini terdiri dari vasa. testis berasal dari corda genitalia primer. dan urethra external yang bersambung ke penis. efferentia yang berlokasi di dalam testis. preputium. penis.1 Alat kelamin primer. (c) boar.

Sedangkan perannya dalam diri ternak sendiri adalah membantu mempertahankan kondisi optimum pada spermatogenesis. Testis pada sapi mempunyai panjang berkisar 10-13 cm.testes melalui canalis inguinalis masuk scrotum. di sebut ampulla. Sel sertoli berukuran lebih besar dengan jumlah lebih sedikit daripada spermatogonia. dimana vas deferens bergabung dnegan urethra di suatu tempat dekat dengan lubang saluran kencing dari vesica urinaria. yaitu parenchyma terletak di bawah lapisan tunica albuginea. merupakan membrane jaringan ikat elastis berwarna putih. Hormone gonadotropin asala kelenjar pituitary. tubuli seminiferi (jamak). produksi spermatozoa. testis ditutupi oleh tunica vaginalis. Vas deferens mempunyai otot daging licin yang tebal pada dindingnya dan mempunyai fungsi tunggal yaitu sebagai sarana transportasi spermatozoa. transportasi spermatozoa dan deposisi spermatozoa ke dalam saluran reproduksi betina. follicle stimulating hormone (FSH) memacu sel-sel sertoli menghasilkan androgen binding protein (ABP) dan inhibin. yaitu vasa efferentia yang menyatu pada caput epididymis. dan sel-sel pemberi makan. berat tubuli seminiferi diperkirakan 80-90% dari berat testes. 2. Parenchyma ini berwarna kekuningan. Lapisan ini diperoleh ketika testis turun masuk ke dalam scrotum dari tempat asalnya dalam ruang abdominal yang melekat sepanjang garis epididymis. Pembuluh darah dalam jumlah besar dijumpai tepat di bawah permukaan lapisan ini. Testosterone juga berfungsi untuk mengontrol aktivitas kelenjar-kelenjar tambahan (accessory glands). sebuah jaringan serous yang merupakan perluasan dari peritoneum. Hormone testosterone diperlukan untuk perkembangan tanda-tanda kelamin sekunder dan untuk tingkah laku perkawinan secara normal. Merupakan sebuah saluran tunggal yang membentang dari persambungan . Parenchyma mempunyai pipa-pipa kecil didalamnya yang disebut tubulus seminiferous (tunggal).2 Alat Reprodusi sekunder a) Vas deverent dan uretra Vas deferens. melalui daerah inguinalis masuk ruang pelvis. Tubuli seminiferi bersambungan dengan sebuah tenunan tubulus. lebar berkisar 5-6. diperkirakan spanjang 5 km. Lapisan luar dari testis adalah tunica albuginea testis. sebelum dikeluarkan ke dalam urethra. Merupakan sebuah saluran dengan satu ujung berawal dari bagian ujung distal dari cauda epididymis. Tubuli seminiferi berasal dari primary sex cord yang berisi sel-sel benih (germ cells). sedangkan diameternya hamper 200. Pada semua ternak. Hormone yang terlibat dalam pengaturan turunnya testes adalah gonadotropins dan androgen. spermatogonia. Urethra. yaitu sel sertoli. Panjang tubuli seminiferi dari sepasang testes sapi. Spermatozoa dikumpulkan dalam ampulla selama ejakulasi. terbagi-bagi oleh septa yang tidak sempurna menjadi segmensegmen. Bagian vas deferens yang membesar dekar dengan urethra. dan pemeliharaan system saluran reproduksi jantan.1. Lapisan fungsional dari testis. yaitu rete testes yang berhubungan dengan 12-15 saluran kecil. membentang sepanjang corda spermaticus. Babi mempunyai ukuran testes serupa pada sapi. tetapi domba dan kuda ukuran testisnya lebih kecil.5 cm dan beratnya 300-400 gr. Kemudian dengan melekat pada peritoneum.

ed. kambing. Tipe fibroelastis terdapat pada sapi . ram.) Menurut tipenya penis dibagi menjadi dua macam yaitu: 1. membentang dari titik urethra keluar dari ruang pelvis di bagian dorsal sampai dengan pada orificium urethra eksternal pada ujung bebas dari penis. Tipe muskulokavernosus yang terdapat pada golongan anjing. Semen kuda dan babi terdiri dari bagian bebas (tanpa) spermatozoa dan bagian yang kaya spermatozoa. primata dan sebagainya. Pada kuda glans penisnya tipe vascular.dengan ampulla sampai ke pangkal penis. sapid an babi. . Fungsi urethra adalah sebagai saluran kencing dan semen. and stallion.domba. kambing. yaitu sepasang otot daging licin. kambing. yaitu pada corpus spongiosum penis yang merupakan jaringan cavernouse yang terletak di sekitar urethra. Kedua musculus bulbospongiosum dan musculus ischlocavernous adalah otot daging seran lintang yang merupakan musculus skeletal bukan otot daging licin sebagaimana halnya dengan otot-otot daging licin yang pada umumnya ada pada saluran reproduksi ternak jantan maupun betina. mengandung lebih banyak jaringan erectile dibandingkan dengan glans penis pada domba. domba. Keempat jenis ternak tersebut dan kuda mempunyai musculus retractor penis.Lea and Febiger. Jaringan erectile adalah jaringan cavernous (sponge) terletak dalam dua daerah penis. jika releks memberikan kesempatan penis untuk memanjang dan jika kontraksi dapat menarik penis ke dalam tubuh kembali. diameternya menjadi lebih besar dibandingkan ketika tidak ereksi. Pada kuda dan babi percampuran ini tidak sesempurna pada sapid an domba. dan kerbau. Note the twisted groove containing the external urethral orifice in the bull. the urethral proxess (filiform appendage)extending beyond the glands penis ing the ram. boar. dan babi penis mempunyai bagian yang berbentuk seperti huruf “S” (sigmoid flexure) sehingga penis dapat ditarik dan berada total dalam tubuh. kuda. babi dan kuda.babi. Pada mulanya kedua cavernouse tersebut berasal dari musculus ischlocavernouse. and the flattened glans penis in the stallion with the small urethral process extending beyond.(Redrawn from Ashdown and Hancock.(3rd ed.). terletak di bagian dorsal dari corpus spongiosum penis. the corkscrew spiral in the boar. Reproduction in Farm Animals. ditunjukkan pada gambar di bawah ini : Figure 3-7 Comparative diagram showing the shape of the glans penis of the bull. diameternya tidak banyak berbeda dengan pada saat releks. Pada saat ereksi penis dari type fibroelastic. 1974.rusa. Hafez. domba. Kemudian pada corpus cavernosum penis. ditutupi oleh musculus bulbospongiosum pada pangkal penis. b) Penis Merupakan organ kopulasi pada ternak jantan. Pada sapi. merupakan sebuah daerah jaringan cavernouse yang lebih besar. Pada sapid an domba selama ejakulasi terjadi percampuran yang kompleks antara spermatozoa yang padat asal vas deferens dan epididymis dengan ciran sekresi darikelnjar-kelenjar tambahan dalam urethra yang berada di daerah pelvis menjadi semen. 2. Gambar perbandingan bentuk glans penis antara sapi. tetapi pada penis type vascular.

Penis mempunyai fungsi sebagai alat kopulasi dan jalan keluar air mani pada waktu ejakulasi dan mendeposisikan air mani pada alat kelamin betina. dingin atau sakit.hal ini penting untuk diperhatikan terutama pada waktu pengambilan air mani seekor pejantan dengan memakai vagina buatan. Tunika vaginalis mempunyai dua lapisan yaitu lapisan viseral yang membungkus testis dan epidididmis. fungsi terpenting adalah memcegah menurunnya suhu testis sampai beberapa derajat di bawah suhu tubuh sehingga memungkinkan terjadinya proses spermatogenesis secara sempurna. bagian ini sangat peka terhadap segala rangsangan . untuk menjaga agar semen tidak tercemar oleh kotoran yang kemungkinan besar menempel pada rambut tersebut c) Skrotum dan kauda spermatikus Scrotum. Oleh karena itu. Tersusun atas lapisan luar kulit yang tebal yang mempunyai banyak kelenjar keringat dan kelenjar sebaceae. adalah sebuah kantung dengan dua lobus pembungkus testes. Preputium Kata prepuce atau preputeum mempunyai arti sama dengan sarung adalah ivaginato dari kulit yang membungkus secara sempurna pada ujung bebas dari penis. Pada saat penampungan semen dalam program inseminasi buatan. dilapisi selapis otot yang licin. suhu yang tepat dan permukaan vagina yang licin harus diperhatikan dari pengambilan air mani dengan memakai vagina buatan. perlu diadakan pencukuran terhadap rambut ini. Lapisan pertama adalah kulit diliputi oleh bulu dan kelenjar keringat di dalamnya. sehingga air mani yang dihasilkan sangat berkurang.i terluka dan pendarahan bisa cepat terjadi. pada kebanyakan ternak yaitu terletak di antara dua paha kaki belakang. Permukaan penis terutama kepala penis (glans penis ) sangat kaya dengan syaraf.serperti panas. yaitu bagian prepenile. Prepuce dapat dibagi menjadi dua bagian. dingin. Perkembangan embrionik dari organ ini sama dengan perkembangan dari organ labia minira pada ternak betina. lipatan luar dan bagian penile. maka suhu dalam testes menjadi 4-70C di bawah suhu tubuhnya. berupa pukulan. Fungsi skrotum adalah melindungi testis dari gangguan luar. dan gangguan-gangguan mekanis lainnya. Oleh karena itu. Kantong skrotum terdiri dari beberapa lapisan. demikian pula permukaan yang terlalu kasar dari vagina buatan dapat mengakibatkan terganggunya proses ejakulasi . Lapisan kedua adalah tunika dartos yang terletak sangat rapat dengan kulit kecuali pada bagian dorsal dari kantong skrotum. Perlakuan yang kasar dan suhu yang panas atau dingin. maka . Kontrol Temperature Pada sapi. tunica dartos yang bercampur dengan tenunan ikat. Sekitar lubang prepuse ditumbuhi oleh rambut panjang dan kasar. lipatan dalam. terletak di daerah inguinalis. jika fluktuasi temperature berayun dari 5-120C. Jika suhu luar mencapai 380C.. lapisan pariental yang bersatu dengan rongga skrotum.penis mempunyai persediaan daraah yang besar dan permukaan yang lunak karena itu penis mudah sekal. Lapisan ketiga adalah tunika vaginalis yang mempunyai pelebaran sampai ke peeritoneum dari rongga perut. panas.

diikuti dengan otot daging yang licin pada bagian tengah dan lapisan paling dalam adalah epithelial. Caput epididymis. Beberapa factor yang menunjang perjalanan spermatozoa dalam epididymis. Tunica serosa di bagian luar. sapi dan babi bervariasi. Hal ini menyebabkan tekanan pada rete testis.perbedaan suhu testes dan suhu tubuhnya menjadi separuhnya. Epididymis sapi jantan . Sebagian besar absorbsi cairan ini terjadi pada caput dan ujung proximal dari corpus epididymis. vas deferens dan urethra adalah serupa pada saluran reproduksi betina. kontraksi peristaltic melibatkan otot daging licin epididymis dan tekanan negative yang ditimbulkan oleh kontraksi vas deferens dan urethra menyebabkan spermatozoa dapat bergerak secara aktif dari epididymis menuju dalam vas deferens dan urethra. adalah sebagai tempat deposisi (penyimpanan) spermatozoa. Deposisi. Fungsi ketiga. 9-11. merupakan saluran tunggal yang bersambungan dengan cauda epididymis. Gerakan spermatozoa dapat ditimbulkan oleh adanya pemijatan pada testis dan epididymis. dimana sewaktu spermatozoa memasuki epididymis bersama cairan asal testis dalam keadaan relative encer. dimana spermatozoa terkonsentrasi di bagian yang mempunyai lumen besar. Sebagian besar disimpan pada cauda. Namun demikian. Lama perjalanan spermatozoa dalam epididymis pada domba. diperkirakan sejumlah 100 juta per millimeter pada sapi. Mekanismenya terjadi karena sel-sel epithel yang ada pada dinding epididymis mengabsorbsi cairan asal testis. Epididymis mempunyai fungsi pertama yaitu sebagai sarana transportasi bagi spermatozoa. hal ini dapat juga terjadi selama ternak memperoleh latihan atau gerak untuk mempertahankan kondisi tubuh yang baik (exercise). vasa efferentia yang menuyatu menjadi satu saluran. caput (kepala). *Fungsi Epididymis Transportasi. Panjang total dari epididymis diperkirakan mencapai 34 meter pada babi dan kuda. yaitu diantaranya adalah factor tekanan yang diakibatkan oleh produksi spermatozoa baru dari dalam tubuli seminiferi. yaitu 2-30C di bawah suhu tubuh. Pergerakan spermatozoa dibantu oleh adanya ejakulasi. Selama ejakulasi. Fungsi yang kedua adalah konsentrasi spermatozoa. Epididymis dibagi menjadi tiga bagian. Konsentrasi. dikurung oleh tunica vaginalis dan testis. vasa efferentia dan sampai pada epididymis. masing-masing adalah dari 13-15. Corpus epididymis memanjang dari apeks menurun sepanjang sumbu memanjang testis. Dalam epididymis spermatozoa dikonsentrasikan menjadi kira-kira 4 milyar spermatozoa per millimeter. Struktur dari epididymis dan saluran eksternal lainnya. dan 9-14 hari. domba dan babi. d) Epididimis Merupakan saluran eksternal pertama yang keluar dari testes di bagian apeks testis menurun longitudinal pada permukaan testes. nampak pipih di bagian apeks testis. corpu (badan) dan cauda (ekor) epididymis. Lumen cauda epididymis lebih lebar daripada lumen corpus epididymis. rendahnya suhu luar tidak diikuti dengan rendahnya fertilitas. yaitu. terdapat 12-15 buah saluran kecil.

konsentrasi CO2 tinggi. zat – zat makanan dan substansi lain yang diperlukan bagi motilitas dan fertlitas Kelenjar vesicular. Panjang kelenjar ini sama pada beberapa jenis ternak seperti kuda. kelenjar prostate dan kelenjar bulbourethral atau kelenjar cowper. merupakan sumber energi utama bagi spermatozoa sapid a spermatozoa domba. kelenjar.dewasa berisi antara 50-74 milyar spermatozoa. mudah dikenali karenamirip segerombol anggur. Kelenjar – kelenjar ini mempunyai sumbangan besar bagi volume cairan semen. pH rendah. Domba mempunyai kelenjar vesicular jauh lebih kecil. yaitu phosphate dan carbonate buffer yang penting sekali dalam . Kelenjar – kelenjar tambahan ini terdiri dari kelenjar vasikular. sedangkan spermatozoa yang terdekat dengan vas deferens menurun kemampuan fertilitasnya. dan factor-faktor lain bergabung membentuk suasana bagi spermatozoa mempunyai laju metabolisme yang rendah dan dapat hidup lama. ratio K terhadap Na tinggi. spermatozoa melepaskan butir protoplasma (cytoplasmic droplet) yang terbentuk pada leher spermatozoa selama spermatogenesis. pengaruh testosterone. Maturasi. Kelenjar ini di sebut juga sebagai kelenjar seminal vesicles. yakni tidak dijumpai pada substansi – substansilain di mana saja ada tubuh. Spermatozoa setelah melewati epididymis. tetapi lebar dan ketebalannya berbeda. Hal ini dapat dibuktikan bahwa spermatozoa yang baru saja masuk ke caput epididymis berasal dari vasa efferentia tidak memiliki fertilitas dan juga tidak memiliki motilitas. berbonggol – bonggol. mempunyai saluran –saluran yang mengeluarkan sekresi – sekresinya kedalam uretra. Sekresi kelenjar vesikula juga mengandung dua larutan buffer.3 Kelenjar – Kelenjar Tambahan Kelenjar – kelenjar tambahan (accessory glands) berada di sepanjang bagian uretra yang terletak di daerah pelvis. Spermatozoa tetap dapat hidup dan tetap fertile dalam waktu kira-kira 60 hari dalam epididymis. tetapi pada kuda dan babi konsentrasinya rendah. Jika kedua ujung Cauda epididymis diikat. kelenjar vesicular pada sapi mempunyai ketebalan dan lebar hamper separuh dari yang ada pada babi dan kuda. mempunyai panjang kira – kira 4 cm. Lebih lanjut diketahui bahwa sekresi kelenjar – kelenjar tambahan ini mengandung sebuah larutan buffers. maka diketahui spermatozoa yang berada terdekat dengan corpus menigkat kemampuan fertilitasnya dalam waktu sampai 25 hari. Campuran – campuran anorganik ini di antaranya adalah fructose dan sorbitol. maka semakin hilang kemampuan fertilnya jika tidak keluar atau bergerak keluar dari epididymis. saluran – saluran ekskretori kelenjar vesicular terletek di dekat bifurcation ampulla dengan uretra. Pada sapi. Hal ini membuktikan bahwa semakin tua spermatozoa. sapid an babi yaitu berkisar 13 – 15 cm.1. Sekresi kelenjar vesicular mengandung beberapa campuran organic yang unik. merupakan sepasang kelenjar yang mempunyai lobuler. 2. Sementara spermatozoa dalam epididymis. kelenjar vesicular memberikan sekresinya lebih dariseparuh volume total dari semem dan pada jenis – jenis ternak lainnya rupanya juga sama sebagai mana pada sapi. Merupakan fungsi keempat. maka akan memiliki fertilitas dan motilitas. Viskositas tinggi.

pada sapi lebih kecil dibandingkan pada babi. dekat dengan titik keluarnya uretra dari ruang pelvis.mempertahankan pH semen agar tidak berubah. Kelenjar prostate merupakan kelenjar tunggal yang terletak mengelilingi dan sepanjang uretra tepat dibagian posterior dari lubang ekskretoris kelenjar vesicular. meliputi Na. sekresi kelenjar bulbourethral membersihkan sisa – sisa urine yang ada dalam uretra sebelum terjadi ejakulasi. Cl. . Gumpalan ini dapat dipisahkan jika semen babai akan digunakan dalam inseminasi buatan. seluruh prostatenya mengelilingi otot daging uretra. karena jika terjadi perubahan pH semen. Kelenjar Prostate. Sekresi ini dapat di lihat sebagai tetes – tetes dari preputilium sesaat sebelum ejakulasi. Pada babi. Pada domba. Sumbangannya pada cairan semen hanya sedikit. dan Mg semuanya dalam larutan. sekresinya mengakibatkan sebagian dari semen babai menjadi menggumpal. hal ini dapat berakibat jelek bagi spermatozoa. Kelenjar bulborethal terdiri sepasang kelenjar yang terletak sepanjang uretra. Pada sapi. Kelenjar Bulbourethral atau Cwoper. Pada sapi terletek mengelilingi otot daging bulbospongiosum. Badan kelenjar prostate jelas dapat dilihat pada ternak yang dewasa. pada sapid an kuda dapat di raba melalui palpasi parectal. Ekskresi kelenjar prostate hanya sebagian kecil saja menyusun pada cairan semen pada cairan semen pada beberapajenis ternak yang diteliti. Kelenjar ini mempunyai ukuran dan bentuk seperti bulatan yang berdaging dan berkulit keras. gumpalan – gumpalan ini menjadi sumbat yang dapat mencegah membanjirnya semen keluar melalui canalis cervicalis menuju kedalam vagina dari babi betina. Tetapi beberapa laporan menunjukkan bahwa setidak – tidaknya sumbangan kelenjar prostate sebagaimana substantial kelenjar vesicular pada babi. Selama perkawinan secara alam. Kelenjar prostate mengandung banyak ion – ion anorganik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful