Manajemen Produksi dan Operasi Latar Belakang dan Hakekat Manajemen Produksi dan Operasi

Adanya kebutuhan terhadap barang dan jasa (demand) sehingga melahirkan ide untuk menciptakan atau memenuhi kebutuhan tersebut oleh suatu perusahaan, pabrik atau manufacturing. Inilah yang disebut produksi yaitu penciptaan barang dan jasa atau kegiatan menambah nilai guna suatu barang. Mengapa kita perlu mempelajari sistem produksi? Alasan pertama mengapa kita perlu kita mempelajari sistem produksi dan bagaimana cara memanajemeninya secara efektif, adalah karena semua perusahaan swasta atau pemerintah, manufaktur maupun jasa selalu melibatkan suatu sistem produksi. Selalu ada fungsi operasi dalam semua bidang usaha. Dalam industri manufaktur, sistem produksi bahkan menduduki posisi yang sangat penting dalam keseluruhan perusahaan. Fungsi dan Sistem Produksi Secara tradisional, organisasi sebuah perusahaan, baik perusahaan manufaktur maupun perusahaan jasa, umumnya dibagi atas beberapa fungsi, yaitu fungsi pemasaran, fungsi produksi, fungsi keuangan, dan fungsi administrasi umum. Fungsi pemasaran merupakan fungsi yang diberi tugas dan tanggung jawab untuk menciptakan permintaan terhadap produk yang dihasilkan atau disediakan oleh perusahaan melalui aktivitas penjualan dan pemasaran. Fungsi pemasaran ini menciptakan kegunaan kepemilikan

(possession utility) melalui aktivitas pertukaran dan kegunaan tempat (place utility) melalui aktivitas penyampaian produk dari lokasi produsen ke lokasi konsumen.

Istilah produksi dan operasi sering dipergunakan dalam suatu organisasi yang menghasilkan keluaran atau output.Fungsi produksi (atau lazim pula disebut fungsi operasi) dalah fungsi yang diserahi tugas dan tanggung jawab umtuk melakukan aktivitas pengubahan dan pengolahan sumber daya produksi (a set of input) menjadi keluaran (output). Adanya persaingan yang semakin ketat dalam dunia usaha yang semakin maju. Dalam pengertian yang bersifat umum ini . tepat jumlah. Selanjutnya fungsi adminstrasi umum dan personalia diserahi tugas dan tanggung jawab untuk menjalankan segala aktivitas untuk menunjang kegiatan operasi perusahaan (utilities function) serta melengkapi perusahaan dengan sumber daya manusia. pengkajian-pengkajian untuk mendapatkan cara-cara yang lebih baik guna menghasilkan output secara optimal sehingga mencapai sasaran tepat waktu. baik yang berupa barang maupun jasa. Fungsi keuangan adalah fungsi yang diserahi tugas dan tanggung jawab untuk mencari dana yang dibutuhkan dan selanjutnya mengatur penggunaan dana itu utuk membiayai kegiatan perusahaaan sehingga perusahaan itu berjalan dengan baik. sesuai dengan yang direncanakan sebelumnya. Fungsi produksi nilai dan kegunaan suatu benda meningkat akibat dilakukannya penyempurnaan bentuk atas benda (input) yang bersangkutan. Maka dalam hal ini. perlu dikembangkan sebuah pemikiran. Secara umum produksi diartikan sebagai suatu kegiatan atau proses yang mentransformasikan masukan (input) menjadi hasil keluaran (output). cara-cara yang dikembangkan untuk mencapai suatu tujuan dan sasaran secara efektif dan efisien. namun tetap memberikan kualitas yang baik dan harga yang wajar. Maka dikembangkanlah bagaimana cara-cara mengelola usaha yang mentransformasikan input menjadi output. Produksi dan Operasi Dengan tujuan mencapai keuntungan dengan biaya seminimal mungkin. barang atau jasa. dan tepat mutu dengan biaya yang lebih efisien.

Pemikiran aliran manajemen ilmiah bertujuan untuk menemukan metoda kerja terbaik melalui penggunaan pendekatan ilmiah berikut ini : . Dalam pengertian ini terdapat tiga unsur yang penting. Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi tidak terlepas dari pengertian Manajemen. Jadi dalam pengertian produksi dan operasi tercakup setiap proses yang mengubah masukan-masukan (inputs) dan menggunakan sumber-sumber daya untuk untuk menghasilkan keluarankeluaran(outputs). sumber daya alat dan sumber daya dana serta bahan. Manajemen Produksi dan Operasi merupakan keinginan untuk mengatur dan mengoordinasikan penggunaan sumber-sumber daya yang berupa sumber daya manusia. Dengan istilah manajemen untuk dimaksudkan mencapai adalah kegiatan atau usaha yang atau dilakukan tujuan dengan menggunakan mengoordinasikan kegiatan-kegiatan orang lain. sehingga mencakup keluaran (output) yang berupa barang atau jasa. yaitu adanya orang yang lebih daripada satu. Meskipun awal mula operasi-operasi dapat ditelusuri sampai peradaban permulaan. LATAR BELAKANG MANAJEMEN PRODUKSI / OPERASI Manajemen operasi telah ada sejak orang mulai memproduksi barang-barang dan jasa-jasa. Sejarah perkembangan manajemen operasi akan diuraikan dalam aliran-aliran utama daripada dengan istilah-istilah teknologi yang kaku. untuk menciptakan dan menambah kegunaan (utiity) sesuatu barang atau jasa. A. yang berupa barang-barang dan jasa-jasa. adanya tujuan yang ingin dicapai dan orang yang bertanggung jawab akan tercapainya tujuan tersebut. pembahasan akan dipusatkan pada dua ratus tahun terakhir.penggunaannya cukup luas. Pengertian produksi dan operasi dalam ekonomi merupakan kegiatan yang berhubungan dengan usaha untuk menciptakan dan menambah kagunaan atau utilitas suatu barang atau jasa. secara efektif dan efisien.

Beberapa Konsep Dasar Untuk mendalamkan pemahaman terhadap Manajemen Produksi dan Operasi. Seleksi ilmiah untuk karyawan. yaitu sebagai berikut : 1. 4.1. 2. agar setiap karyawan dapat diberikan tanggung jawab atas suatu sesuai dengankemampuannya. berusaha untuk memberi kepuasan kepada segenap pihak yang berkepentingan (stakeholder) dari organisasi dan pada umumnya mencakup : • Pemilik perusahaan (shareholder). Latihan dan pengembangan para karyawan. Misi pokok organisasi atau perusahaan a. Proses manajemen Istilah proses manajemen berkaitan dengan sejumlah aktivitas yang perlu diambil dalam usaha menentukan : • • • • • Sistem nilai dan tujuan Struktur organisasi Desain Perencanaan Dan pengendalian atas operasi sebuah organisasi. dalam hal ini manajemen harus mampu memberikan kembalian atas . Kerja sama yang baik antara manajemen dan tenaga kerja. Observasi metoda-metoda kerja sekarang dan pengembangan metode-metode kerja yang lebih baik melalui pengukuran dan analisis ilmiah. baik organisasi bisnis maupun organisasi nirlaba. maka terdapat beberapa konsep dasar terkait yang perlu dipahami terlebih dahulu. Konsep yang dimaksud menurut Dervitsiotis (1984). 2. Pada umunya setiap organisasi atau perusahaan yang didirikan. 3.

Manajemen selain berkewajiban memuaskan shareholder perusahaan. perlu pula memuaskan diri mereka sendiri dan para karyawan perusahaan dalam bentuk pemberian gaji atau penghaislan yang memadai serta berbagai jaminan social lainnya. • Manajemen dan karyawan perusahaan. pada umunya mempunyai tujuan untuk .investasinya (return on investment) yang wajar. • Pelanggan perusahaan. 3. • dari Pemerintah. dalam hal ini segenap penduduk yang ada disekitar lokasi perusahaan. kekuasaan dan sebagainya. maka organisasi atau perusahaan yang bersangkutan harus pula merumuskan tujuan yang hendak dicapai. dalam hal ini ialah mereka yang menerima hak pengelolaan perusahaan dari pemilik. manajemen perusahaan harus mampu menyediakan produk atau jasa kepada segenap pelanggan yang memenuhi pengharapan mutu mereka. Tujuan Di dalam usaha sebuah organisasi atau perusahaan menjalankan misi pokoknya. kreditor. Perusahaan swasta misalnya. dan jaminan kewajiban membayar pajak dan retribusi sebagai imbalan keamanan. ataupun manfaat langsung dan tidak langsung seperti pengaruh. dan pemodal adalah dipinjam atau dipakai oleh perusahaan dalam pihak eksternal perusahaan yang menyediakan dana modal untuk memperbesar kapasitas modalnya. tetapi pada harga yang bersaing. perizinan. • Masyarakat. • Lembaga keuangan. dalam hal ini perusahaan harus memenuhi penyediaan jasa umum.

4. HAKEKAT MANAJEMEN PRODUKSI DAN OPERASI Manajemen produksi dan operasi merupakan usaha-usaha pengelolaan secara optimal penggunaan sumber daya (atau sering disebut factor-faktor produksi) seperti tenaga kerja. Semua organisasi. peralatan. dan turut serta dalam pencerdasan kehidupan bangsa. lebih lanjut mereka akan menyadari bahwa sumber daya yang mereka miliki sangat terbatas jumlah dan kapasitasnya.merealisasikan sejumlah tertentu kembalian atas investasi atau modal yang diinvestasikan (return of investment or on invested capital). umumnya memiliki rumusan tujuan seperti menelorkan keluaran yang berkualitas yang memiliki pengetahuan dan keterampilan siap terap atau siap latih. serta pelanggan yang loyal. Target Penentuan target selama beberapa tahun mendatang yang didasarkan atas tujuan organisasi atau perusahaan yang telah ditentukan adalah ekuivalen dengan rencana strategis jangka panjang atau arah pertumbuhan dan pengembangan di masa yang akan datang. misalnya pendidikan tinggi. bahan mentah. dapat mengakses dunia kerja paling tidak dua tahun sesudah tamat. Target selalu dinyatakan dalam satuan yang terukur sehingga mudah dievaluasi dan diukur derajat pencapaiannya. reputasi. pertumbuhan. baik perusahaan berorientasi laba ataupun nirlaba setelah menetapkan tujuannya. Tetapi disisi lain. menjadi perguruan tinggi terkemuka. Tetapi organisasi nirlaba. Para manajer produksi dan . mesin-mesin. dan sebagainya. sumber daya itu harus dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan tujuan yang telah dirumuskan secara optimal. Dalam proses transformasi bahan mentah dan tenaga kerja menjadi berbagai produk atau jasa. kelangsungan hidup. B.

b. waktu. teknologi dan manajemen. Pemilihan : keputusan strategic yang menyangkut pemilihan proses melalui berbagai barang atau jasa akan produksi atau disediakan. KEDUDUKAN DAN DEFINISI MANAJEMEN PRODUKSI/OPERASI Secara umum produksi diartikan sebagai suatu kegiatan atau proses yang mengtransformasikan masukan (input) menjadi hasil keluaran (output). harga. dan temapat tertentu sesuai dengan permintaan konsumen. Pembaharuan : implementasi perbaikan-perbaikan yang diperlukan dalam sistem produktif berdasarkan perubahan-perubahan permintaan. Manajer harus selalu memperhatikan dan menanggapi dari lingkungan eksternal. yaitu : a. Pengawasan : prosedur-prosedur yang menyangkut pengambilan tindakan korektif penyediaan jasa. Pengoperasian : keputusan-keputusan perencanaan tingkat keluaran jangka panjang atau dasar forecast permintaan dan keputusankeputusan scheduling pekerjaan dan pengalokasian karyawan jangka pendek. Perusahaan-perusahaan yang sukses hendaknya mempunyai juga sistem pelaporan yang memberikan informasi umpan balik (feed back) agar kelangsungan hidup perusahaan tejaga. dalam operasi-operasi produksi barang atau e. Manajemen produksi dapat juga didefinisikan sebagai pelaksanaan kegiatan-kegiatan manajerial. Jadi dalam pengertian produksi tercakup setiap proses mengubah masukan-masukan (input) dan menggunakan sumber-sumber daya untuk . c. Perencanaan : keputusan-keputusan taktikal yang menyangkut kreasi matoda-metoda pelaksanaan suatu operasi produktif. tujuan-tujuan organisasional. d. C.operasi mengarah berbagai keluaran (output dalam jumlah. kualitas.

harga. dan pengawasan. Konsumen puas dengan barang atau jasa yang dibelinya. Adapun tujuan manajemen produksi adalah untuk mengatur produksi barang dan jasa dalam jumlah. serta tempat tertentu sesuai dengan kebutuhan konsumen. kualitas.menghasilkan keluaran-keluaran (output). Tujuan lain dari manajemen produksi adalah agar konsumen maupun produsen atau perusahaan merasa puas atau memperoleh keuntungan. Produsen atau perusahaan puas dengan laba tau keuntungan yang didapatnya. Manajemen produksi serbagai bagian produksi dan operasi yang memiliki peranan cukup penting dalam melaksanakan proses produksi. Manajemen Produksi dapat diartikan sebagai kegiatan pengaturan secara maksimal dari factor-faktor produksi (alam. waktu. dan skill) agar dapat menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang atau jasa. tenaga kerja. penggerakan. Kegiatan-kegiatan dalam pengaturan faktor-faktor produksi tersebut tidak terlepas dari pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen yang meliputi : pengorganisasian. yang berupa barang-barang dan jasa-jasa. Fungsi-fungsi manajemen tersebut sangat menentukan keberhasilan produksi. Manfaat yang diperoleh adalah : • • • • Mampu menjalankan fungsi manajemen operasi secara efektif dan terpadu Mampu merencanakan dan mengendalikan sumber daya serta proses operasi Mampu mengendalikan biaya operasi Memahami teknik-teknik peningkatan produktivitas operasi Ruang lingkup manajemen produksi dan operasi mencakup : . modal. Inefisiensi dan ketidakterpaduan dalam proses produksi atau operasi memerlukan adanya kesiapan sistem dan kerangka dasar untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitasnya.

Pengendalian mutu 5. langganan dan tenaga penjualan ditempat produksi) dapat mengganggu proses tarnsformasi. produksi adalah suatu fungsi internal yang berhubungan dengan lingkungan eksternal melalui “penyangga” (buffer) fungsi-fungsi organisasi lainnya. Rancangan tugas pekerjaan 6. • Proses transformasi teknologi sering lebih efisien dari pada proses yang diperlukan dalam pengadaan masukan-masukan dan penjualan produk-produk akhir. Seleksi dan rancangan atau desain hasil produksi (produk) 2. .  Pengoperasian dari sistem produksi dan operasi 1. Penyusunan rencana operasi 2. Perencanaan dan pengendalian persediaan dan pengadaan bahan 3. Penyangga fungsi produksi dari pengaruh lingkungan secara langsung diperlukan untuk beberapa alasan: • Interaksi dengan unsur-unsur lingkungan (yaitu. Strategi produksi dan operasi serta pemilihan kapasitas. Seleksi dan perancangan proses dan peralatan 3. Pemilihan lokasi dan site perusahaan dan unit produksi 4. Pemeliharaan atau perawatan (maintance) mesin dan peralatan 4. Manajemen tenaga kerja (sumber daya manusia) Hubungan Fungsi Produksi dan Lingkungannya Dalam hampir semua organisasi. Perancangan dan penyiapan system produksi dan operasi 1. Rancangan tata letak (layout) dan arus kerja atau proses 5.

Perkembangan ilmu dan Metode kerja. atau keuangan. yaitu : 1. Manajemen Pabrik diperlukan karena revolusi industri telah menggeser teknik pengolahan manual atau kerja tangan (hand-making production system) menjadi kerja mesin (machine-made production system). Revolusi industry.• Keterampilan-keterampilan manajerial yang diperlukan untuk keberhasilan operasi proses transformasi sering berbeda dengan yang diperlukan untuk keberhasilan operasi pemasaran. Selanjutnya Manajemen Produksi (Production Management) juga melulu mengkaji tata produksi barang dan belum menaruh perhatian pada . hubungan antar-manusia dan model keputusan. 4. MANAJEMEN OPERASIONAL : PENANAMAN DAN PERKEMBANGANNYA Manajemen (Production Operasional memiliki beberapa penanaman. personalia. yang mencakup metode ilmiah. Manajemen Produksi Management). PERKEMBANGAN MANAJEMEN PRODUKSI Perkembangan Manajemen Produksi dan Operasi demikian pesatnya berkat dorongan dari beberapa factor yang menunjang. dan Manajemen Operasional (Operations Management) Menurut adam dan Ebert (1992) Manajemen Pabrik lahir bersamaan dengan lahirnya revolusi di Inggris sekitar tahun 1785. yaitu Manajemen Pabrik (Manufacturing Management). Adanya pembagian kerja dan spesialisasi. 3. D. E. Perkembangan alat dan teknologi yang mencakup standarisasi parts dan komponen serta penggunaan computer. 2.

produksi jasa. Di samping itu. Namun demikian orientasi Manajemen Produksi sudah lebih luas daripada Manajemen Pabrik. Manajemen Operasional sudah mengkaji produksi barang dan jasa. kualitas yang tinggi (high quality). Manajemen Produksi sudah memperhatikan soal kualitas keluaran di samping pada tekanan biaya atau efisiensi ekonomi. . Manajemen Operasional (Operations Management) lahir sejak 1970an hingga sekarang. orientasi Manajemen Operasional sudah semakin luas dan lazim disebut memiliki orientasi pada biaya. dapat diserahkan ke pasar dalam waktu yang cepat (speed of delivery). dan keluwesan proses (QCDF Orientation). dan peralatan produksi dapat segera dialihkan untuk mengerjakan produk lainnya (flexibility). Sehubungan dengan itu. Dengan demikian. Sasaran yang hendak dicapai Manajemen Operasional ialah mewujudkan efisiensi ekonomi (cost minimization) dalam proses produksi. baik barang maupun jasa. Manajemen Pabrik dan Manajemen membicarakan produksi barang. kecepatan penyerahan. Manajemen tetapi Operasional mengakaji produksi barang dan jasa. mutu. maka orientasi Manajemen Produksi lazim disebut Q and C oriented (Quality and Cost Orientation). Manajemen Operasional sudah berbeda mendasar dengan Manajemen Produksi Pabrik melulu dan Manajemen Produksi.

Murdifin. Manajemen Produksi Modern Operasi Manufaktur dan Jasa. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara. Assauri. Sofjan. 2007.DAFTAR PUSTAKA • • • Buffa.1969.Si. Jakarta: Erlangga. Haming. Manajemen Produksi dan Operasi. Mahfud. Nurnajamauddin. 1994. . M.S.E.S. Manajemen Produksi/Operasi Modern.E.