P. 1
Tips Berbisnis

Tips Berbisnis

|Views: 20|Likes:
Published by Farid Hidayat

More info:

Published by: Farid Hidayat on Jul 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/24/2012

pdf

text

original

Kotak-kotak Pembawa Rezeki

Hari gini siapa sih yang tak ingin hidup praktis? Tak hanya makanan cepat saji yang diserbu pembeli. Segala sesuatu yang bersifat praktis pasti akan laku, termasuk kotak kado, karena orang ingin praktis dalam membungkus kado. Tak perlu susah-susah membungkus kado dengan kertas dan selotip, tinggal cemplungkan kado ke dalam kotak cantik, beres deh urusan. Kepraktisan inilah yang membuat bisnis kotak kado bakal melesat di masa datang. Memberi kado ke orang tersayang bukan lagi menjadi PR rumit, karena sudah ada kotak kado praktis dan cantik yang siap pakai. Yoo semua juga bisa menjalankan bisnis ini, ayo cek kebutuhan dan persiapannya. Kualitas dan kreasi Sekarang ini sudah ada yang menjalankan bisnis ini, tetapi pemainnya belum terlalu banyak. Jadi peluangnya masih sangat besar. Nah, agar produk cepat dikenal orang dan disukai, Yoo harus mempunyai faktor pembeda. Faktor pertama yang harus Yoo miliki harus rapi pengerjaannya. Kedua Yoo harus punya kreasi desain beragam. Yoo bisa mengombinasikan bentuk kotak dengan garis misalnya, atau lingkaran dengan kombinasi warna. Intinya buat desain yang menarik tapi beda dari kreasi toko lain. Bahan Buatlah variasi bahan mulai dari yang terjangkau seperti bahan dari kertas karton hingga yang eksklusif seperti yang terbuat dari dari kulit misalnya. Yoo harus menyediakan varian kualitas mulai dari yang biasa hingga yang mewah. Usahakan mencari bahan dari distributor besar agar biaya produksi lebih kecil dan Yoo bisa memasang tarif lebih rendah. Label produk Brand penting agar produkmu mudah dikenali. Buat nama yang unik seperti KotaKado misalnya. Nama tersebut bisa ditafsirkan sebagai Kota Kado tapi bisa juga sebagai Kotak Kado. Nama brand bisa juga bersifat personal. Yang penting unik dan mudah dikenali orang. Pasar Pasar utama tentu saja anak muda. Yoo bisa meminta teman sekolah atau kuliahmu untuk membeli produkmu. Berikan diskon kepada sebagai promo. Yoo juga bisa menggabungkan promo di sosial media misalnya yang mention plus mengunggah foto di Twitter akan mendapatkan harga khusus. Stok Pastikan stok barang terlalu tersedia. Jangan sampai Yoo kehabisan stok agar pelanggan tidak kecewa. Caranya adalah menyediakan stok barang pada bulan tertentu seperti menjelang Valentine, natal maupun lebaran. Ketika pembeli bisa mendapatkan barang setiap datang atau memesan, kemungkinan besar ia akan memesan lagi dari Yoo. Tapi jika setiap kali memesan barang selalu kosong, maka ia akan berpindah ke toko lain. (AM)

Rapi Jali Rezeki Bungkus Kado | Jasa khusus pembungkusan kado adalah peluang menarik. Aktif promosi Lakukan promosi kepada orang-orang terdekat seperti keluarga dan teman akrab. Nyatanya setelah ia mulai pekerjaan tersebut. Tawarkan juga bentuk dan desain yang bisa diubah-ubah sesuai selera konsumen. ia terlihat kebingungan. Di Jakarta contohnya ada di Asemka. Di Youtube juga banyak video membungkus mulai dari yang sederhana. Sayangnya pembungkusan kado di toko kado pada umumnya berbentuk standar. Belajar bisa dilakukan di mana saja seperti kepada teman yang mahir membungkus kado. Faktanya banyak juga cewek yang tidak bisa membungkus kado dengan rapi jali apalagi cantik menarik. Ada caranya langkah per langkah dan tinggal cari dengan kata kunci 'how to wrap a gift'. Hal itu tentu tidak hanya terjadi pada drummer tersebut dan cowok yang ingin memberi kado. Karena itu di tempat penjualan kado terdapat jasa pembungkusannya. Selain harganya lebih miring. Langsung saja cek persiapannya: Belajar membungkus kado Aturan pertama ini tidak hanya berlaku bagi yang belum bisa membungkus kado. Ketika ada teman yang melihat kado cantikmu pasti akan bertanya di mana membuat kado tersebut. Twitter maupun blog kamu. unik hingga rumit. terutama untuk meningkatkan keterampilan dan memperbanyak variasi bentuk kado. Tawarkan jasa bungkus kado kepada mereka dan jelaskan bahwa kreasi bungkus kadomu beda dari yang ada di toko kado. Dalam sebuah tayangan di Youtube seorang drummer terlihat ingin membungkus kado untuk pacarnya. Ia tak tahu harus mulai dari mana membungkus kado. Ketika ditanya oleh temannya ia menjawab dengan pede bahwa ia bisa membungkus kado. Setelah itu upload di Facebook. membungkus kado dengan rapi saja ia terlihat kesulitan. karena kebiasaan memberikan hadiah semakin lazim dan belum banyak orang yang menjalankan bisnis ini. pamerkan kepada teman-teman lewat jejaring sosial. Boro-boro membuat kado terlihat menarik. Jawab saja kamu yang buat dan tawarkan jasamu. kamu bisa menawarkan harga yang lebih miring dan orang akan mau menggunakan jasamu. Siap membungkus bisnis ini? (AM) Jual Buku Dijamin Laku . Dengan belanja bahan murah. Pamerkan Setelah pintar membungkus kado. jangan di supermarket karena harganya pasti lebih mahal. di pasar jenis barangnya juga lebih banyak dan lengkap. Kamu bisa memanfaatkan peluang ini untuk membuat bisnis pembungkusan kado. bungkus sebaik mungkin dan foto. Kreasi bungkus kado Jangan hanya menawarkan kado sesuai desainmu saja. terutama dari desain dan kerapianya. Untuk itu kamu perlu belajar dan terus belajar untuk membuat kreasi bungkus kado yang lain daripada yang lain. Mencari bahan Cari bahan di pasar grosir. Setiap kamu memberikan kado kepada teman. Yang sudah bisa pun tetap harus belajar.

asik juga kalau kamu mencoba menjalankan bisnis ini. Meskipun informasi sekarang bisa didapatkan dari sumber yang lebih beragam seperti media cetak dan online. Banyak ebook bermutu nomor satu tapi bisa diunduh gratis. keuntungannya sudah Rp 5K. . Jika tak bisa menjual buku aslinya. keuntungan 10% sudah Rp 5K. Sebagai contoh tetralogi Laskar Pelangi yang penjualan menembus angka jutaan eksemplar membuktikan bahwa posisi buku tidak bisa digantikan oleh media lain. Tapi ada pembaca tertentu yang menyukai buku-buku klasik. Permintaan akan buku pun tak surut dan justru semakin meninggi. Modal kecil. Buka lapak di sekitar kampus plus membuka toko online bisa jadi pilihan strategi pemasaran. Bayangkan jika bisa menjual 10 eksemplar. Beberapa penerbit atau distributor menerapkan sistem konsinyasi dan barang dibayar belakangan setelah laku. mengambil keuntungan 5-10% pun hasilnya lumayan. Tak semua orang gape teknologi loh. Untuk konsumen jenis ini. kamu bisa menjual buku fotokopi sesuai permintaan. Salah satu cara yang bisa kamu ikuti adalah bergabung dengan komunitas baca dan diskusi. kamu harus rajin hunting ke toko loak. maka kamu harus memperkuat jaringan pelanggan.Apa hal paling identik dengan mahasiswa? Buku tentu berada pada daftar teratas. Tanpa tempat Selain tak perlu modal untuk membeli buku terlebih dahulu. Diversifikasi produk Sekarang sudah zamannya digital. Tanpa modal Bisnis buku bisa dimulai tanpa modal uang. Buku langka Buku baru tentu produk yang paling dicari pembaca. bisnis berjualan buku bisa dilakukan tanpa tempat khusus. Perluas jaringan Jika kamu menerapkan penjualan tanpa toko. tapi peran buku sebagai sumber pengetahuan tetap tak tergantikan. karena bahan bacaan adalah kebutuhan primer mereka. Jadilah anggota di banyak perpustakaan. tapi bisa dijual dengan harga tinggi. Melihat laris manisnya beberapa judul buku belakangan. Cari dan simpan ebook berkualitas. Barang langka ini biasanya bisa mendatangkan untung besar. Modal jaringan internet—bisa juga unduh di warnet—kamu bisa mengais untung. Dengan diskon sebesar itu. Kamu pun tak perlu keluar uang untuk sewa toko. Kamu bisa pilih dan pilah ebook bermutu. Mahasiswa yang masuk dalam golongan intelektual memang tak bisa dilepaskan dari buku dan bahan bacaan. Misalnya satu buku berharga Rp 50K. Diskon dari penerbit atau distributor bisa mencapai 30-40%. Dua komunitas ini adalah pasar potensial.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->