Bab 1 Hakikat Bangsa Dan Negara

BAB 1 HAKIKAT BANGSA DAN NEGARA

Standar kompetensi 1. Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Kompetensi Dasar 1.1. Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya Negara A.Tujuan Kegiatan Pembelajaran 1. Menguraikan pengertian bangsa 2. Mendeskripsikan unsur terbentuknya bangsa 3. Mendeskripsikan pengertian Negara 4. Mengidentifikasi unsur terbentuknya Negara B. Materi Pokok 1. Pengertian bangsa 2. Unsur terbentuknya bangsa 3. Pengertian Negara 4. Unsur terbentuknya Negara C. Uraian Materi Pokok  Pengertian Bangsa Bangsa adalah sekelompok orang yang memiliki kehendak untuk bersatu yang memiliki persatuan senasib dan tinggal di wilayah tertentu, beberapa budaya yang sama, mitos leluhur bersama. Pengertian bangsa menurut para ahli :  Ernest Renant, bangsa adalah suatu nyawa, suatu akal yang terjadi dari dua hal yaitu rakyat yang harus menjalankan satu riwayat, dan rakyat yang kemudian harus memilikim kemauan, keinginan untuk hidup menjadi satu.  Otto Bauer, bangsa adalah kelompok manusia yang memiliki kesamaan karakter yang tumbuh karena kesamaan nasib.  Unsur-unsur Terbentuknya Bangsa Menurut Hans Kohn, kebanyakan bangsa terbentuk karena unsur atau faktor objektif tertentu yang membedakannya dengan bangsa lain, seperti: 1. Unsur nasionalisme yaitu kesamaan keturunan. 2. Wilayah. 3. Bahasa. 4. Adat-istiadat 5. Kesamaan politik. 6. Perasaan. 7. Agama.

Penduduk terdiri dari WNI dan WNA (pekerja asing yang tinggal menetap di Indonesia). dan adat-istiadat. dan pemerintahan yang berdaulat. Bukan penduduk adalah mereka yang berada di wilayah suatu Negara tidak secara menetap atau tionggal untuk sementara waktu. misalnya pengakuan dari Negara lain. atau penguasa. Bukan warga Negara adalah orang yang menurut hukum tidak menjadi warga suatu Negara atau WNA. menempatkan. 1. Kondisi objektif seperti bahasa. . Unsur Rakyat : Rakyat adalah semua orang yang secara nyata berada dalam wilayah suatu Negara yang tunduk dan patuh terhadap peraturan Negara tersebut. 4. agama. E`tat (Prancis).  Unsur-unsur terbentuknya Negara Unsur terbentuknya Negara dapat digolongkan menjadi dua macam yaitu unsur konstitutif dan unsur deklaratif. Persamaan sejarah. Unsur kinstitutif adalah unsur yang mutlak harus ada di saat Negara tersebut didirikan seperti rakyat. Statum (Latin) yang berarti meletakkan dalam keadaan berdiri. wilayah. Rakyat dibedakan menjadi dua macam yaitu penduduk dan bukan penduduk.  Pengertian Negara 1. Status. 2. Persamaan cita-cita. atau membuat berdiri. Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang mendiami wilayah tertentu. 3. unsur terbentuknya bangsa adalah adanya: 1. Warga Negara adalah orang yang secara syah menurut hukum menjadi warga Negara. Kata Negara yang dipakai di Indonesia berasal dari bahasa Sansekerta yanitu Negara atau nagari yang artinya wilayah. Djokosoentono. Penduduk adalah orang yang berdomisili secara tetap dalam wilayah suatu Negara dalam jangka waktu yang lama. 1.Menurut Joseph Stalin. Unsur deklaratif adalah unsur yang tidak harus ada di saat Negara tersebut berdiri tetapi boleh dipenuhi setelah Negara tersebut berdiri. 3. 2. Staat (Belanda. ras. Penduduk juga dibedakan menjadi warga Negara dan bukan warga Negara. 2. Contoh: turis asing yang sedang berlibur. Jerman). 2. Negara adalah organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama. kota. Menurut R. Secara etimologi kata Negara berasal dari kata state (Inggris). yaitu penduduk asli dan WNI keturunan asing. Menurut George Jellinek.

yaitu laut dapat diambil dan dimiliki oleh setiap Negara. Zona bersebelahan. Pada tanggal 10 Desember 1982. adalah wilayah laut suatu Negara yang lebarnya 200 mil ke laut bebas. Landas benua. kawat berduri. menetapkan tentang batas lautan suatu Negara. adalah daratan di bawah permukaan laut di luar laut teritorial dengan kedalaman 200 m atau lebih. Indonesia memiliki ketiga wilayah tersebut. yaitu : Res nullius. Res communis adalah laut adalah milik masyarakat dunia.761 km. lautan. sehingga tidak dapat diambil atau dimilliki oleh suatu Negara. Batas wilayah daratan suatu Negara dengan Negara lain dapat berupa : Batas alamiah (gunung. patok. Bats secara geografis yaitu batas berdasarkan garis lontang dan garis bujur. yang terdiri dari : Laut teritorial. Menurut konvensi paris tahun 1919 Negara merdeka dan berdaulat berhak mengadakan eksplorasi di wilayah udaranya untuk kepentingan radio. adalah lebarnya 12 mil yang diukur dari pulau terluar suatu Negara disaat air laut surut. 95o BT – 141o BT. dan menggali segala kekayaan alam untuk kegiatan ekonomi Negara tersebut. adalah wilayah laut suatu Negara yang lebarnya lebih 200 mil. Di zona ini Negara boleh mengelola kekayaan dengan syarat membagi keuntungan dengan masyarakat internasional Wilayah udara : Menurut UU No. di zona ini negar tersebut berhak mengelola. Di wilayah ini Negara tersebut berhak menangkap nelayan asing yang menangkap ikan. dan penerbangan. dinyatakan bahwa batas wilayah kedaulatan dirgantara suatu Negara yang termasuk orbit geostasioner adalah 35. Ada dua konsep dasar mengenai batas wilayah lautan. pos penjagaan. Landas kontinen. satelit. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). PBB menyeenggarakan konferensi Hukum Laut Internasional III di Montigo Bay (Jamaika) yang bernama UNCLOS (United Nations Conference on The Law of The Sea) ditandatangani 119 negara peserta. Mkisalnya Indonesia terletak antara 6o LU – 11o LS. sungai. adalah wilayah laut yang lebarnya 12 mil dari laut teritorial suatu Negara berarti lebarnya 24 mil laut dari pantai. hutan) Batas buatan (pagar tembok. . dan udara dan terkadang suatu Negara hanya memiliki daratan dan udara saja karena Negara tersebtu terletak di tengah benua jadi tidak memiliki lautan atau pantai. 20 tahun 1982.          Unsur Wilayah : Wilayah adalah unsurr mutlak suatu Negara yang terdiri dari daratan.

De facto adalah pengakuan atas fakta adanya suatu Negara telah terbentuk berdasarkan adanya rakyat. seperti daerah perwakilan diplomatik di suatu Negara dan kapal asing yang berlayar di laut bebas dengan berbendera suatu Negara. Wilayah Ekstrateritorial : Wilayah ekstrateritorial adalah wilayah suatu Negara yang berada di luar wilayah Negara itu atau wilayah Negara tersebut berada di wilayah Negara lain. Berdaulat ke dalam artinya berwibawa. Pengakuan de facto ada dua macam : . itu artinya Belanda telah mengakui keberadaan Negara Indonesia secara de facto. sehingga bebas dari campur tangan Negara-lain. 1. Bila ada yang membatasi maka kekuasaan itu akan lenyap.  Teori Negara berdaulat di udara.Ada dua teori tentang konsep wilayah udara :  Teori udara bebas ada dua yaitu aliran kebebasan ruang udara tanpa batas dan aliran kebebasan udara terbatas. berwenang menentukan dan menegakkan hokum atas warga dan wilayah negaranya. Contoh pertama Belanda tidak mengakui Indonesia merdeka 17 Agustus 1945. namun dalam usaha ini Belanda mengadakan perundingan dengan pihak Indonesia. Tidak terbatas artinya kekuasaan itu tidak dibatasi oleh kekuasaan lain. Contoh kedua disaat Inggris mau melucuti sisa tentara Jepang yang ada di Indonesia pada akhir perang Dunia ke II pemerintah Inggris mengadakan perundingan dan kerjasama dengan Republik Indonesia. wilayah. Tunggal atau bulat artinya kekuasaan itu merupakan satu-satunya kekuasaan tertinggi dalam Negara yang tidak dibagi-bagi kelembaga Negara lainnya. Permanen artinya kekuasaan itu tetap ada selama Negara tetap berdiri.     1. Pemerintahan yang berdaulat : Menurut Jean Bodin sifat kedaulatan ada empat : Asli artinya kedaulatan tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi. 2. yaitu teori keamanan untuk menjaga keamanan suatu Negara. seharusnya Indonesia diserahkan kepada Belanda karena kemerdekaan Indonesia bertentangan dengan hokum Internasional menurut Belanda. Pengakuan dari Negara lain : Pengakuan dari negara lain ada dua jenis yaitu secara de facto dan de jure. Pemerintah suatu Negara berdaulat keluar dan kedalam : berdaulat keluar artinya memiliki kedudukan sederajat dengan Negara-negara lain. dan pemerintahan yang berdaulat.

wilayah. adat-istiadat. Menurut George Jellinek.     . agama. Rakyat adalah semua orang yang secara nyata berada dalam wilayah suatu Negara yang tunduk dan patuh terhadap peraturan Negara tersebut. Contoh Belanda mengakui Republik Indonesia secara de jure pada tanggal 27 Desember 1947. 2. Penduduk terdiri dari warganegara dan bukan warganegara. ekonomi. bahasa. dan adat-istiadat. De jure adalah pengakuan berdasarkan pernyataan resmi menurut hukum internasional. wilayah. deklaratif adalah pengakuan dari Negara lain. bahasa. Menurut Joseph Stalin. bangsa terbentuk karena unsur atau nasionalisme yaitu kesamaan keturunan. unsur terbentuknya bangsa adalah adanya persamaan sejarah. Negara adalah organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama. dan diplomatik.1. sehingga suatu Negara mendapatkan hak-hak dan kewajibannya sebagai anggota keluarga nagsa-bangsa di dunia. Rangkuman Bangsa adalah sekelompok orang yang memiliki kehendak untuk bersatu yang memiliki persatuan senasib dan tinggal di wilayah tertentu. Negara adalah organisasi yang di dalamnya ada rakyat. Rakyat terdiri dari penduduk dan bukan penduduk. Unsur terbentuknya Negara adalah unsur konstitutif dan unsur deklaratif. De facto bersifat tetap adalah pengakuan dari Negara lain terhadap suatu Negara yang hanya menimbulkan hubungan di bidang perdagangan dan ekonomi. Bila Negara tersebut bubar maka Negara lain akan menarik pengakuannya. Pengakuan de jure ada dua macam : 1. Djokosoentono. Menurut Hans Kohn. Pengakuan dari Negara lain itu dapat berupa de facto dan de jure.   D. Mesir mengakui Indonesia secara de jure tanggal 10 Juni 1947. Unsur konstitutif meliputi rakyat. Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang mendiami wilayah tertentu. persamaan cita-cita. kesamaan politik. beberapa budaya yang sama. mitos leluhur bersama. Menurut R. wilayah yang permanena. kedutaan di Negara yang diakui. Negara yang mengakui berhak membuka konsulat. De facto bersifat sementara adalah pengakuan dari Negara lain tanpa melihat perkembangan Negara tersebut. agama. ras. pemerintahan yang berdaulat. De jure bersifat tetap adalah pengakuan dari Negara lain yang berlaku selamanya karena kenyataan menunjukkan pemerintahan yang stabil. De jure bersifat penuh adalah taerjadinya hubungan antar Negara yang mengakui dan diakui dalam hubungan dagang. perasaan. 2.pemerintahan yang berdaulat kedalam atau keluar.

Tujuan Kegiatan Pembelajaran 1.2. Uraian Materi Pokok  Asal mula terjadinya Negara Menurut Plato.  Wilayah ekstrateritorial terdiri dari gedung perwakilan diplomatic dan kapal asing yang berlayar dilaut bebas dibawah bendera suatu Negara. Mendeskripsikan hakikat Negara dan bentuk-bentuk kenegaraan A. landas benua. munculnya negara disebabkan oleh watak politis manusia. oleh karena untuk memenuhi hasrat politiknya itu dibentuklah Negara. Zona ekonomi eksklusif. oleh karena itu manusia disebutnya Zoon Politicon artinya makhluk yang berpolitik. Membandingkan bentuk-bentuk kenegaraan B.  Pemerintah suatu Negara berdaulat kedalam maupun keluar. Mendeskripsikan asal mula terjadinya Negara 2. Teori perjanjian masyarakat atau kontrak sosial Semua warga mengikat diri dalam suatu perjanjian bersama untuk mendirikan suatu organisasi yang dapat melindungi dan menjamin kelangsungan hidup bersama. Lautan terdiri dari laut teritorial. lautan dan udara. landas continental. dan tidak terbatas. Negara dibentuk oleh manusia. Menurut Aristoteles. Sifat kedaulatan menurut Jean Bodin adalah asli. Materi Pokok 1. Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Kompetensi Dasar 1. Karena kebutuhan manusia yang beraneka ragam maka untuk saling memenuhi kerbutuhan itulah maka dibentuklah Negara. BAB 1 HAKIKAT BANGSA DAN NEGARA Standar kompetensi 1. Wilayah suatu Negara dapat berupa daratan. 2. Menguraikan pentingnya pengakuan oleh Negara lain bagi suatu Negara 3. zona bersebelahan. Bentuk-bentuk Kenegaraan C. Teori Kekuasaan . permanen.  Teori asal mula terjadinya Negara 1. Asal mula terjadinya Negara 2. bulat atau tunggal. Pentingnya pengakuan suatu Negara dari Negara lain 3.

3. Chechnya. 6. Teori Hukum Alam Negara terjadi karena kekuasaan alam yang berlaku disuatu waktu dan tempat bersifat universal dan tidak berubah. Contoh Indonesia merdeka tgl 17 Agustus 1945 dari Penjajah Jepang. 5. Anexatie (pencaplokan atau penguasaan) Suatu Negara berdiri di wilayah yang dicaploknya tanpa perlawanan yang berarti dari Negara yang dikuasainya. Fusi (peleburan) Bebrapa mengadakan fusi atau peleburan untuk membentuk Negara baru. Raja hanya bertanggungjawab kepada Tuhan. Misalnya Negara Austria menyerahkan wilayah Schleswig kepada Prusia (Jerman). dan Mesir. 7. Misalnya lenyapnya Negara Uni Soviet. Suriah. Contoh bersatunya Jerman Barat dengan Jerman Timur tahun 1990. Occupatie (pendudukan) Suku atau kelompok tertentu menduduk dan menguasai wilayah atau daerah tidak bertuan.Negara dibentuk atas dasar kekuasaan yang diciptakan oleh orang yang paling kuat dan berkuasa. Innovation (pembentukan baru) Munculnya Negara baru datas Negara yang lenyap. Raja dianggap sebagai wakil Tuhan maka pelanggaran terhadap kekuasaan Raja artinya pelanggaran terhadap Tuhan. Proklamasi Penduduk pribumi mengadakan perlawanan terhadap penjajah sehingga berhasil merebut wilayahnya kembali dan menyatakan kemerdekaan. Usbekistan.  Secara Faktual terjadinya Negara 1. Contoh wilayah Negara Mesir yang terbentuk dari delta sungai Nil. Cessie (penyerahan) Suatu wilayah diserahkan kepada Negara lain berdasar perjanjian. Contoh Liberia diduduki budak Negro dan merdeka menjadi Negara tahun 1947. 4. 3. Contoh Israel berdiri dengan mencaplok wilayah Palestina. 4. Yordania. dibekas wilayah Negara tersebut bermunculan Negara baru seperti Rusia.  Pentingnya pengakuan suatu Negara dari Negara lain . Teori Ketuhanan Negera terjadi atas kehendak Tuhan. 2. Accesie (penaikan) Terbentuknya suatu wilayah karena penaikan lumpur sungai atau timbul dari dasar laut (delta).

Protektorat. pertahanan negara. Mandat. Bentuk-bentuk kenegaraan : Koloni. adalah Negara yang berada di bawah lindungan Negara lain yang kuat dimana hal yang berhubungan dengan luar negeri dan pertahanan Negara dipegang oleh Negara yang melindunginya. Republik Palau sampai tahun 1994. Negara serikat (fedrasi) adalah gabungan dari beberapa Negara bagisan dimanan Negara bagian menyerahkan sebagian kekuasaannya kepada pemerintah pusat (federal). siasanya menjadi urusan pemerintah Negara bagian seperti Negara bagian berwenang membuat UUD sendiri yang tidak bertentangan dengan pemerintah pusat. Contoh Indonesia dijajah Belanda. Laos. Kamboja. Tunisia. 1. Sedangkan Negara kesatuan dengan system desentralisasi adalah dimana kepala daerak sebagai kepala pemerintahahn di daerah diberi kekuasaaan dan kesempatan untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. Negara kesatuan adalah Negara merdeka dan berdaulat dengan satu pemerintah pusat yang berkuasa dan mengatur seluyruh daerah. adalah suatu Negara yang sebelumnya adalah jajahan Negara-negara yang kalah perang pada PD I dan berada di bawah perlindungan Negara yang menang perang di bawah pengawasan Dewan Mandat Liga Bangsa Bangsa. perdagangan. akses Negara yang diakui semakin mudah dalam melakukan hubungan diplomatik. .  Bentuk-bentuk Negara dan bentuk-bentuk Kenegaraan Bentuk Negara ada dua macam yaitu Negara kesatuan dan Negara serikat (federasi) : 1. 2. Contoh Kamerun adalah bekas jajahan Jerman menjadi mandat Prancis. keuangan diberikan kepada pemerintah federal (delegated powers). 2. Seperti Maroko. 3. Negara kesatuan dengan system sentralisasi adalah seluruh persoalan yang berkaitan dengan Negara langsung diurus oleh pemerintah pusat dan daerah tinggal melaksanaknnya. kebudayaan dengan Negara-negara yang mengakuinya di seluruh dunia. hukum dan pemerintahan berada di Negara penjajahnya. Ada dua Negara kesatuan yaitu Negara kesatuan dengan sistem sentralisasi dan Negara kesatuan dengansistem desentralisasi. Seperti Papua Nugini bekas jajahan Ingrris dan berada di bawah PBB sampai tahun 1975.Semakin banyak Negara lain yang mengakui kemerdekaan suatu Negara maka semakin kuat pula kedaulatan Negara yang diakui. Urusan-urusan Negara secara terperinci (limitative) seperti hubungan luar negeri. 4. Trustee (perwalian) adalah wilayah jajahan Negara yang kalah perang pada PD II dan berada di bawah Dewan Perwalian PBB dan Negara yang menang perang. adalah suatu Negara yang menjadi jajahan Negara lain dimanan urusan politik.

Materi Pokok 1. adalah Negara yang sebelumnya adalah jajahan Inggris kemudian merdeka dan berdaulat tetapi tetap mengakui Raja atau ratu Inggris sebagai rajanya atau ratunya (lambang persatuan). Dalam hal ini . Malaysia. Contoh Uni Emirat Arab. 5. yang tipa-tiap provinsi. Menjelaskan pengertian. UNI. Contoh Australia. Pengertian NKRI 2. Membandingkan berbagai teori tentang tujuan Negara 4. kabupaten. dan kota mempunyai pemerintah daerah. Uraian Materi Pokok  Pengertian NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) Negara Republik Indonesia adalah Negara kesatuan sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1 ayat 1 UUD 1945 yang menyatakan “Negara Indonesia adalah Negara kesatuan yang berbentuk republik” hal ini diperkuat dalam pasal 18 ayat 1 UUD 1945 yang menyatakan “Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan kota. Selandia Baru. adalah gabungan dua atau lebih Negara yang merdeka dan berdaulat dengan satu kepala Negara yang sama. Dominion. Perbandingan berbagai teori tentang fungsi dan tujuan Negara 3.3. BAB 1 HAKIKAT BANGSA DAN NEGARA Standar kompetensi 1. India. yang diatur dengan undang-undang” Negara kesatuan yang dianut adalah Negara kesatuan dengan system desentralisasi. yaitu penyerahan wewenang pemerintahan oleh pemerintah pusat kepada daerah otonom dalam kerangka Negara kesatuan RI. Tujuan NKRI yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 C. fungsi dan tujuan NKRI A.Vietnam sebelum merde ka merupakan protektorat dari Prancis. 6. Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Kompetensi Dasar 1. Negara-negara ini bergabung dalam The British Commonwealth of Nations ( Negara-negara Persmakmuran Inggris). Afrika Selatan. Menguraikan pengertian Negara kesatuan RepubliK Indonesia 2. Mendeskripsikan tujuan Negara kesatuan Republik Indonesia B. Tujuan Kegiatan Pembelajaran 1. Kanada. Membandingkan berbagai teori tentang fungsi 3.

3. Fungsi Negara menurut John Locke. ada tiga yaitu legislative (membuat undangundang). Menurut Machiavelli tujuan Negara adalah kekuasaan demi kebesaran dan kehormatan Negara walaupun dicapai dengan cara Raja bertindak kejam dan licik. Negara berfungsi memelihara dan mempertahankan keamanan dan ketertiban individu dan masyarakat.pemerintah daerah menjalankan otonomi untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri seluas-luasnya. Teori Komunisme. Negara juga berkewajiban untuk mewujudkan kesejahteraan rakyatnya. Negara berfungsi untuk memenuhi kesejahteraan bersama. Teori tentang Fungsi Negara : 1. Teori Tujuan Negara untuk “perdamaian Dunia”. Fungsi Negara menurut Montesquieau. Teori-teori tentang tujuan Negara: 1. 5.  Tujuan NKRI yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 Cita-cita Negara kesatuan Republik Indonesia adalah terwujudnyan Negara yang bersatu. 4.  Perbandingan Teori Fungsi dan Tujuan Negara Tujuan adalah apa yang secara ideal akan dicapai suatu Negara dan bersifat abstrak sedangkan Fungsi adalah pelaksanaan cita-cita itu dalam kenyataan yang bersifat riil atau kongkret. 2. Teori Tujuan Negara “Jaminan Hak dan Kebebasan”. eksekutif (melaksanakan undang-undang). 2. Teori Individualisme. berdaulat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. kecuali urusan pemerintahan yang oleh undangundang ditentukan sebagai urusan pemerintah pusat. hal ini sesuai dengan amanat di dalam Pembukaan UUD 1945 alinea II yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka. 3. dan damai). lemah. yaitu tujuan untuk menciptakan perdamaian dunia. Yudikatif (mengawasi dan mengadili peraturan perundangan agar ditaati). ada tiga yaitu legislative (membuat undang-undang). eksekutif (membuat peraturan dan mengadili). dan bodoh. . Negara berfungsi untuk mencapai kesejahteraan rakyat dan menghilangkan kelas sosial. perang. Menurut Shang Yang tujuan negara adalah untuk mencapai kekuasaan dengan cara menjadikan rakyatnya miskin. Teori Sosialisme. b. berdaulat adil dan makmur. Tujuan Negara untuk mencapai “Kekuasaan”. federative (mengururs urusan luar negeri. : a. Negara sebagai penjaga malam yang menjaga keamanan dan ketertiban saja.

. 2. A. 4. Nasionalisme juga memiliki makna persatuan dan kesatuan. Tata cara penerapan nasionalisme dan patriotism dalam kehidupan. 1.4.1. C. dan golongan. memiliki rasa kebangsaan. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Mendeskripsikan makna nasionalisme. berbangsa dan bernegara. Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Kompetensi Dasar 1. perdamaian abadi dan keadilan sosial BAB 1 HAKIKAT BANGSA DAN NEGARA Standar kompetensi 1. Uraian Materi Pokok  Makna Nasionalisme Makna nsionalisme adalah kesadaran akan semangat cinta tanah air. Nasionalisme adalah sikap mental dan tingkah laku individu atau masyarakat untuk menunjukkan adanya loyalitas atau pengabdian yang tinggi terhadap bangsa dan negaranya tanpa membedakan etnis. ras. 3. 4. sebagai berikut : Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terjabar pada Alinea IV Pembukaan UUD 1945. 3. Mendeskripsikan makna patriotisme. agama. Makna Patriotisme. 1. Macam-macam perwujudan nasionalisme dalam kehidupan. nasionalisme dan patriotism dalam kehidupan bermasyarakat. memelihara kehormatan bangsa. Menguraikan macam-macam perwujudan nasionalisme dalam kehidupan. 2. Menunjukkan semangat kebangsaan. adalah paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah Negara (nation). Menunjukkan sikap positif terhadap patriotisme Indonesia pada era reformasi. Materi Pokok Makna Nsionalisme. 3. 2. 4. Menunjukkan contoh perilaku yang sesuai dengan semangat kebangsaan. Nasionalisme. 5. B. Memajukan kesejahteraan Umum Mencerdaskan kehidupan bangsa Ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan.

gotong royong. 2. dan harta demi bangsa dan Negara. yaitu mengagungkan bangsa sendiri dan merendahkan martabat bangsa lain. belajar dan bekerja tepat waktu. Contoh bertempur di medan perang.  Istilah-istilah lain :  Jingoisme. sikap gagah berani. Jerman ( Adolf Hitler). raga. masyarakat. Nasionalisme dalam arti sempit Adalah perasaan kebanggaan terhadap bangsanya yang berlebihan sehingga bangsa lain dipandang lebih rendah. Jepang (Tenno Haika). taat hokum. ikhlas dalam membantu musibah. adalah semangat yang berkobar-kobar untuk berperang melawan bangsa lain. Nasionalisme dalam arti luas Adalah perasaan cinta dan bangga terhadap tanah air dan bangsanya dengan tetap menghormati bangsa lain. Semangat cinta tanah air atau patriotisme ini dapat dilaksanakan baik pada masa darurat perang atau masa damai. bertanggung jawab dalam mengemban amanah. cinta tanah air. siskamling. memberantas kebodohan melalui pendidikan.Pemahaman tentang nasionalisme dapat dibedakan yaitu : 1. paham seperti ini disebut chauvinisme. dll  Macam-macam Perwujudan nasionalisme dalam Kehidupan Semangat nasionalisme atau kebangsaan dapat diterapkan dilingkungan keluarga.  Makna Patriotisme Patriotisme merupakan sifat kepahlawanan. menjadi sukarelawan untuk menolong korban terluka disaat perang. menyumbang harta saat perang. membayar pajak. mengejar prestasi. Contoh nasionalisme menjaga keseimbangan lingkungan. dll. Mussolini). dll  Tata cara penerapan nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan Penrapan sikap patritisme juga dapat dilakukan diberbagai bidang kehidupan karena inti dari patriotisme adalah semangat cinta tanah air. jujur. menegakkan hukum dan kebenaran. selalu mengambil inisiatif dalam kebaikan. karena merasa sebagai bagian dari bangsa lain di dunia. pantang menyerah dan rela berkorban jiwa. Untuk dapat menerapkan sikap patriotisme adalah harus ada kesadaran untuk mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi dan golongan. sekolah. membayar pajak. .  Chauvinisme. Contoh di Italia (B. Contohnya kerja keras.

 Universalisme. Imperialisme. negaranya). adalah sikap menghargai bangsa lain dan menyelenggarakan pemerintahan sendiri untuk kepentingan sendiri dengan tidak meremehkan bangsa lain. adalah Suatu bangsa merupakan bagian dari bangsa didunia. adalah berperang dengan bangsa lain dengan mendatangai. menguasai.  Internasionalisme. . memerintah serta menjajah bangsa lain. sehingga apapun yang terjadi didunia dapat membawa pengaruh bagi dirinya (bangsa. menaklukkan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful