1

BAB 1 Pendahuluan

A. Latar Belakang Di Negara- negara berkembang masalah yang sering dihadapi adalah penyakit serta kerusakan lingkungan yang serius. Hal ini sudah menjadi tantangan sebuah negara untuk mencari jalan keluar dan mengatasi masalah tersebut. Limbah merupakan buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga). Dimana masyarakat bermukim, disanalah berbagai jenis limbah akan dihasilkan. Ada sampah, ada air kakus (black water), dan ada air buangan dari berbagai aktivitas domestik lainnya (grey water). Salah satu penyebabnya yaitu meningkatnya volume limbah terutama limbah rumah tangga serta kurangnya perhatian dari masyarakat dalam mengatasi hal tersebut. Sehingga volume limbah semakin meningkat yang

dikarenakan semakin tingginya jumlah penduduk, serta banyaknya industriindustri yang membuang sisa atau ampas dari hasil pengolahannya yang berdampak negatif bagi lingkungan sekitarnya. Hal semacam ini yang merupakan tantangan bagi pemerintah bagaimana mengatasi Limbah industri tersebut. Agar kelestarian lingkungan tetap terjaga dan terpelihara.

2

BAB II ISI A. Pembahasan Limbah rumah tangga adalah limbah yang berasal dari dapur, kamar mandi, cucian, limbah bekas industri rumah tangga dan kotoran manusia. Limbah merupakan buangan atau sesuatu yang tidak terpakai berbentuk cair, gas dan padat. Dalam air limbah terdapat bahan kimia yang sukar untuk dihilangkan dan berbahaya. Bahan kimia tersebut dapat memberi kehidupan bagi kuman-kuman penyebab penyakit disentri, tipus, kolera dan penyakit lainnya. Air limbah tersebut harus diolah agar tidak mencemari dan tidak membahayakan kesehatan lingkungan. Air limbah harus dikelola untuk mengurangi pencemaran. Dalam dunia arsitektur ada metode yang bisa diterapkan dalam merencanakan pengolahan limbah rumah tangga yaitu dengan : • Membuat saluran air kotor • Membuat bak peresapan • Membuat tempat pembuangan sampah sementara Hal-hal tersebut dapat dilakukan dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut ; 1) Tidak mencemari sumber air minum yang ada di daerah sekitarnya baik air dipermukaan tanah maupun air di bawah permukaan tanah. 2) Tidak mengotori permukaan tanah. 3) Menghindari tersebarnya cacing tambang pada permukaan tanah.

3

4) Mencegah berkembang biaknya lalat dan serangga lain. 5) Tidak menimbulkan bau yang mengganggu. 6) Konstruksi agar dibuat secara sederhana dengan bahan yang mudah didapat dan murah. 7) Jarak minimal antara sumber air dengan bak resapan 10 m. Pengelolaan yang paling sederhana ialah pengelolaan dengan menggunakan pasir dan benda-benda terapung melalui bak penangkap pasir dan saringan. Benda yang melayang dapat dihilangkan oleh bak pengendap yang dibuat khusus untuk menghilangkan minyak dan lemak. Lumpur dari bak pengendap pertama dibuat stabil dalam bak pembusukan lumpur, di mana lumpur menjadi semakin pekat dan stabil, kemudian dikeringkan dan dibuang. Pengelolaan sekunder dibuat untuk menghilangkan zat organik melalui oksidasi dengan menggunakan saringan khusus. Pengelolaan secara Tersier hanya untuk membersihkan saja. Cara pengelolaan yang digunakan tergantung keadaan setempat, seperti sinar matahari, suhu yang tinggi di daerah tropis yang dapat dimanfaatkan. B. Proses dan Cara Pengolahan Limbah Rumah Tangga (Sanitasi) Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia Tenggara setelah Laos dan Myanmar ( ANTARA News, 2006 ). Menurut data Status Lingkungan Hidup Indonesia tahun 2002, tidak kurang dari 400.000 m3 / hari limbah rumah tangga dibuang langsung ke sungai dan tanah, tanpa melalui pengolahan terlebih dahulu. 61,5 %

dibuang langsung ke sungai atau danau.Masih sering dijumpai sebagian masyarakat yang membuang hajatnya di sungai karena tidak mempunyai saluran pembuangan khusus untuk pembuangan air limbah rumah tangga maupun air buangan dari kamar mandi. dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. dan ada juga yang dibuang ke kolam atau pantai.Hal ini terjadi selain disebabkan karena factor ekonomi.Perempuan dan anak-anak berada dalam risiko.Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit. dibuang ke tanah . Di beberapa daerah pedesaan di Indonesia.Bahkan terkadang masih dijumpai masyarakat yang membuang hajatnya di pekarangan rumahnya masing-masing. masih banyak dijumpai masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan dengan sanitasi yang sangat minim. .4 dari jumlah tersebut terdapat di Pulau Jawa. sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Pembuangan akhir limbah tinja umumnya dibuang menggunakan beberapa cara antara lain dengan menggunakan septic tank. Berdasarkan perkiraan WHO/ UNICEF. faktor kebiasaan yang sulit dirubah dan kualitas pendidikan yang relative rendah dari masyarakat pun memang sangat berpengaruh besar terhadap pola hidup masyarakat. mengontaminasi air tanah dan permukaan.

peternakan dan rumah sakit (sector kesehatan). yang khususnya menyangkut pembuangan air kotor dari rumah tangga. dapat juga dari sisa-sisa proses industry. Air Limbah Air Limbah adalah air buangan yang dihasilkan dari suatu proses pruduksi industri maupun domestik (rumah tangga).5 1. kehadiran limbah dapat berdampak negative terhadap lingkungan tertutama kesehatan manusia sehingga dilakukan penanganan terhadap limbah. 2. yang terkadang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis. dan pembuangan air kotoran yang lancar. pertanian. Tentunya tang ditunjang penyediaan air bersih yang cukup. Air kotor adalah air bekas pakai yang sudah tidak memenuhi syarat kesehatan lagi dan harus dibuang agar tidak menimbulkan wabah penyakit Beberapa hal yang berkaitan dengan pengertian dan kegiatan yang berhubungan dengan limbah cair menurut PP 82 tahun 2001 yaitu : . Dalam konsentrasi dan kuantitas tertentu. Pengertian Sanitasi Sanitasi adalah bagian dari system pembuangan air limbah. Sanitasi juga merupakan suatu usaha untuk memberikan fasilitas di dalam rumah yang dapat menjamin agar rumah selalu bersih dan sehat.

Air adalah semua air yang terdapat diatas dan dibawah permukaan tanah. waduk. Sumber air adalah wadah air yang terdapat diatas dan dibawah permukaan tanah. dan atau komponen lain kedalam air oleh kegiatan manusia sehingga kualitas air turun sampai ketingkat tertentu yang menyebabkan air tidak berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. energy. ukuran batas atau kadar unsure pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam limbah cair yang akan dibuang atau dilepas kedalam sumber air dari suatu usaha atau kegiatan . e. d. zat. mata air. seperti. Baku mutu limbah cair adalah. Pencemaran air adalah masuknya makhluk hidup. danau. c. f. kecuali air laut dan fosil. rawa. sungai. b. Pengelolaan kualitas air adalah upaya pemeliharaan air sehingga tercapai kualitas air yang diinginkan sesuai peruntukannya untuk menjamin kualitas tetap dalam kondisi alamiahnya. Limbah cair adalah sisa dari sutu hasil usaha dan atau kegiatan yang berwujud cair. Pengendalian pencemaran air adalah upaya pencegahan dan penanggulangan pencemaran air serta pemulihan kualitas air untuk menjamin kualitas air agar sesuai dengan baku mutu air. dan muara. g.6 a.

Diameter pipa pembuangan dari kamar mandi adalah 3” (7.Setelah sampai bawah. semua pipa air kotor harus merupakan saluran tertutup di dalam tanah agar tidak menimbulkan wabah penyakit dan bau tak sedap.Dapur Air dari kamar mandi tidak boleh dibuang bersama sama dengan air dari WC maupun dari dapur. yaitu lobang menerus yang disediakan untuk tempat pipa air bersih dan pipa air kotor pada bangunan bertingkat untuk memudahkan pengontrolan.Kamar mandi. Dibawah lantai.7 3. semua pipa sanitasi diberi lobang control. Atau dapat dipasang pada kolom-kolom beton dari atas sampai bawah. dan dari dapur boleh dipakai diameter 2”(5cm). yang sewaktu-waktu dapat dibuka bila terjadi kemacetan . pipa pembuangan dapat diletakkan pada suatu “shaft”.WC . washtafel. pipa pembuangan dari WC adalah 4”(10 cm).5 cm). Alat Pembuangan Air Kotor Alat pembuangan air kotor dapat berupa : . keran cuci . Sehingga harus dibuatkan seluran masing-masing.

serta pipa pelepasan air bersih dan udara.Septic tank merupakan sitem sanitasi yang terdiri dari pipa saluran dari kloset. Septic tank direncanakan utuk pembuangan kotoran rumah tangga dengan jumlah air limbah antara 70-90 % dari volume penggunaan air bersih. Jarak minimal dari sumur air bersih sekurangnya 10m. Septictank Sistem septic tank sebenarnya adalah sumur rembesan atau sumur kotoran. bak penampungan kotoran cair dan padat.5 cm dari pipa air keluar. Hal-hal yang yang harus diperhatikan saat pembangunan septic tank agar tidak mencemari air dan tanah sekitarnya adalah : a. Pipa air masuk kedalam tangki hendaknya selalu lebih tinggi kurang lebh 2. c. . f. d. Untuk membuang air keluaran dari septic tank perlu dibuat daerah resapan dengan lantai septic tank dibuat miring kearah ruang lumpur. Besarnya ruang lumpur diperkirakan untuk dapat menampung lumpur yang dihasilkan setiap orang rata-rata 30-40 liter/orang/tahun dan waktu pengambilan lumpur diperhitungkan 2-4 tahun. e. Jenis-Jenis Unit Pengolahan Air Limbah 1. b. bak resapan. Waktu tinggal air limbah didalam tangki diperkirakan minimal 24 jam.8 C.

9 g.5×2)m.Rumah yang memiliki jumlah toilet yang banyak sebaiknya menggunakan pipa yang lebih besar. awet dan tahan lama perlu diperhatikan hal berikut : 1). cukup dibuat septic tank dengan ukuran (1. bak endapan dan sumur resapan bias dibuat dengan ukuran (1x1x2)m. Sesuaikan Kapasitas Septic tank Untuk rumah tinggal dengan jumlah penghuni empat orang. 2). Selisih ketinggian kloset dan permukaan air bak penampung kotoran minimal 2 %. artinya setiap 100cm terdapat perbedaan ketinggian 2cm. tanpa . Pemilihan Pipa yang tepat Pipa saluran sebaiknya berupa PVC.5×1. Agar septic tank tidak mudah penuh dan mampat. karena belokan atau sudut dapat membuat mampat. Kemiringan Pipa Kemiringan pipa menentukan kelancaran proses pembuangan limbah. 3). Perancangan saluran diusahakan dibuat lurus belokan. Septic tank harus dilengkapi dengan lubang pemeriksaan dan lubang penghawaan untuk membuang gas hasil penguraian. semakin banyak penghuni rumah maka semakin besar ukuran yang dibutuhkan.Ukuran minimal adalah 4 inchi.

rapat air dan tahan lama. . tanah maupun beban lainnya.10 4). Bak Harus Kuat dan Kedap Air Septic tank harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap korosi. Konstruksi septic tank harus kuat menahan gaya-gaya yang timbul akibat tekanan air.

kemudian dialirkan ke Drain Field sehingga dapat masuk ke dalam air tanah. karena dengan pertimbangan : .11 D. Proses Air Limbah Dari Wc Sampai Kembali Ke Dalam Tanah Limbah dari WC melalui saluran. Sumur Resapan Sumur Resapan Air merupakan rekayasa teknik konversi air yang berupa bangunan yang dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai bentuk sumur gali dengan kedalaman tertentu yang digunakan sebagai tempat penampung air hujan diatas atap rumah dan meresapkannya ke dalam tanah. 1. masuk ke septictank untuk diendapkan dan di saring. Konstruksi Sumur Resapan Air (SRA) merupakan alternatif pilihan dalam mengatasi banjir banjir dan menurunnya permukaan air tanah pada kawasan perumahan.

c. Bentuk konstruksi SRA sederhana Manfaat pembangunan Sumur Resapan Air antara lain : a. b. Pembuatan konstruksi SRA tidak memerlukan biaya besar.12 a. Mempertahankan tinggi muka air tanah dan menambah persediaan air c. sehingga mengurangi terjadinya banjir dan erosi. Mengurangi aliran permukaan dan mencegah terjadinya genangan air. Tidak memerlukan biaya yang besar. b. . Mencegah menurunnya lahan sebagai akibat pengambilan air tanah yang berlebihan.

Selain itu limbah rumah tangga yang ada akan menyebabkan terjadinya pencemaran. kulit buah dan daun. Limbah organik 2. . limbah padat dapat digolongkan sebagai : 1. Limbah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. Pada dasarnya dari makalah ini kami akan menguraikan arti limbah organik dengan luas. sayuran.13 Macam-Macam Limbah Berdasarkan asalnya. misalnya dari dapur. terutama libah ini berpengaruh pada pencemaran air karena dalam limbah rumah tangga mengandung berbagai zat kimia yang jumlah dan macamnya banyak sekali. sisa tepung. Limbah anorganik. salah satunya adalah limbah rumah tangga yang akan kami uraikan.

Disini mungkin masih ada air bersih walaupun sering terjadi pencemaran air. asam. Termasuk juga limbah yang mempunyai karakteristik sebagai berikut : Berukuran mikro Karekteristik ini merupakan karakterisik pada besar kecilnya limbah/ volumenya. basa. kadang terjadi pencemaran air di sungai-sungai sekitar rumah kami. mereka pada dasarnya sangat ketergantungan dengan air-air yang ada pada sungai-sungai sekitar dan karena limbah rumah tangga kadang harus mengalami gangguan kesehatan. namun pada umumnya makhluk hidup yang tinggal di desa.Padahal mereka tidak menyadari kalau timbulnya limbah ini disebabkan oleh mereka sendiri.Limbah rumah tangga sangat berpengaruh bagi perairan / sungai-sungai yang ada disekitar tempat tinggal kita. dll. Karakteristik limbah : Pada umumnya sesuatu yang ada di bumi ini memiliki suatu karakteristik yang berbeda. misalnya menjauhkan dan mencegah adanya limbah ini. Oleh sebab itu banyak manusia yang mengeluh akibat limbah rumah tangga. Contoh dari limbah yang berukuran mikro atau kecil atau bahkan tidak bias . sabun. misalnya : detergen.Karena adanya limbah ini. zat warna. Oleh karena itu kita harus dapat menjaga dan memanfaatkan air yang ada.14 Seperti zat-zat organik baik yang larut .

Kejadian ini terajadi di Teluk Minamata dan Sungai Jintsu karena pencemaran oleh raksa (Hg). Dari karakteristik limbah di atas pencemaran limbah juga didukung oleh adanya faktor-faktor yang mempengaruhi pencemaran limbah terhadap lingkungan diantaranya : . Berdampak jangka panjang (antar generasi) Dampak yang ditimbulkan limbah terutama limbah kimia biasanya tidak sekedar berdampak pada orang yang terkena tetapi dapat mengakibatkan turunannya mengalami hal serupa. Dinamis Mungkin yang dimaksud dinamis disini adalah tentang cara pencemarannya yang tidak dalam waktu singkat menyebar dan mengakibatkan pencermaran. E. Biasanya limbah dalam menyerbar di perlukan waktu yang cukup lama dan tidak diketahui dengan hanya melihat saja.15 terlihat adalah limbah industri berupa bahan kimia yang tidak terpakai yang di buang tidak sesuai dengan prosedur pembuangan yang dianjurkan. Hal ini dikarenakan ukuran limbah yang tidak dapat dilihat Berdampak luas(penyebarannya) Luasnya dampak yang di timbulkan oleh limbah ini merupakan efek dari karakteristik limbah yang berukuran mikro yang tak dapat dilihat dengan mata tellanjang. Contoh dari besarnya dampak yang ditimbulkan yaitu adanya istilah “Minamata disease” atau keracunan raksa (Hg) di Jepang yang mengakibatkan nelayan-nelayan mengidap paralis (hilangnya kemampuan untuk bergerak karena kerusakan pada saraf).

Sumber dan Jenis Limbah Sumber Utama imbah Sumber adanya limbah sebenarnya banyak sekali tetapi pada pengelompokannya sumber limbah terdiri dari : Ø Aktivitas manusia Saat manusia melakukan aktivitas untuk menghasikan sesuatu barang produksi maka akan timbul suatu limbah karena tidak mampunya pengolahan .16 1.Volume Limbah Tentunya semakin banyak limbah yang dihasilkan oleh manusia dampak yang akan ditimbulkan semakin besar pula terasa. Dengan semakin banyak frekuensi limbah tentunya pembuanganlimbah menjadi tidak terkandali dan usaha untuk mengolahnya tidak dapat maksimal dikarenakan pengolahan limbah yang masih jauh dari harapan kita semua. 2.Kandungan Bahan Pencemar Kandunngan yang terdapat di limbah ini mengakibatkan pencemaran lingkungan apabila kandunganya berbahaya dapat mengakibatkan pencemaran yang fatal bahkan dapat membunuh manusia serta mahluk hidup sekitar. 3. F.Frekuensi Pembuangan Limbah Pada saat sekarang ini pembuangan limbah semakin naik frekuensinya di karenakan banyaknya industry yang berdiri.

17 yang dilakukan oleh manusia menggunkan mesin dan juga sulitnya untuk mengolah barang yang tidak berguna menjadi barang yang bias dimanfaatkan untuk keperluan manusia. longsor serta d) Aktivitas alam yang lain . Berikut adalah limbah yang dihasilkan oleh aktivitas manusia misalnya : a) Hasil pembakaran bahan bakar pada industry dan juga kendaran bermotor b) Pengolahan bahan tambang dan minyak bumi c) Pembakaran hutan untuk membuka lahan pertanian ataupun perumahan Ø Aktivitas alam Selain dari aktivitas diatas pencemaran limbah di bumi juga di timbulkan oleh aktivitas alam walaupun jumlahnya sangat sedikit pengaruhnya terhadap lingkungan karena lokasinya yang biasanya bersifat lokal.berikut ini contoh dari aktivitas alam yang menghasilkan limbah yaitu : a) Pembusukan bahan organik alami b) Adanya aktifitas gunung berapi c) Banjir.

ØPertambahan penduduk Semakin banyaknya penduduk di bumi ini mengakibatkan bertambah meningkatnya kebutuhan akan tempat tinggal serta meingkatnya jumlah . Hal ini bertujuan untuk menghasilkan barang dengan cepat tetapi di lain hal perkembangan teknologi berakibat pada semakin banyaknya limbah yang dihasilkan oleh teknologi itu sendiri. Walaupun dilain pihak limbah terus meningkat terutamadiakibatkan oleh aktivitas manusia hal ini didorong oleh beberapa factor sebagai berikut : ØPerkembangan industri Perkembangan industri yang sangat cepat baik pertambangan.18 Karena kedua aktivitas ini menimbulkan limbah yang mencemari lingkungan. manusia di bumi terus mengembangkan teknologi untuk mencegah dampak pencemaran lingkungan. transportasi dan manufakur atau pabrik yang mengahsilkan limbah dalam jumlah yang relative besar sehingga terjadi pembuangan limbah yang kurang terkontrol karena kurannya teknologi untuk membuat limbah menjadi barang yang terurai atau ramah lingkungan ØModernisasi Pada saat sekarang perkembangan teknologi untuk menghasilkan barang semakin marak digunakan dikalangan orang yang mengeluti bidang industry.

.19 kebutuhan akan barang. Air limbah closet (WC) dialirkan melalui pralon ke bak penampung kotoran berdinding kedap air. sedangkan waktu tinggal dalam tangki direncanakan minimal 2 hari (24 jam). b) Penimbunan sampah Semakin hari kita melihat banyaknya sampah yang menumpuk karena pembuangannya yang sembarangan dan mungkin juga karena kurang mampunya tempat pembuangan sampah untuk menampung sampah atau yang biasa disebut TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dalam menampung sampah sehingga sampah menumpuk di suatu tempat yang berdampak menurunnya kualitas lingkungan sekitar II. Hal ini dapat menimbulkan berberpa macam masal seperti: a) Pembukaan lahan untuk pemukiman dan saran transportasi Pembukaan lahan untuk pemukiman dan saran transportasi berdampak terhadap semakin berkurangnya hutan untuk mengurangi kadar pencemaran lingkungan. Limbah Rumah Tangga dari Buangan Closet (WC) Closet (WC) adalah suatu cara pembuangan air kotoran manusia agar air kotoran tersebut tidak mengganggu kesehatan dan lingkungan. Berikut ini contoh membuat bak penampung kotoran dengan jumlah keluarga 6 orang dan dalam jangka waktu 5 tahun. Dibuat bak penampung kotoran (septik tank) yang terdiri dari bak pengumpul dan bak peresapan serta dihubungkan dengan saluran pipa pralon.

Jumlah air limbah yang dibuang setiap hari sekitar 100 liter/orang/hari.20 Untuk mendapatkan gambaran besarnya tangki yang harus dibuat maka diperoleh dengan cara sebagai berikut : a. Pembuatannya dapat dilihat pada gambar dibawah ini . Cara Pembuatan Closet Ruang closet (WC) dibuat tertutup . Kemudian dibuat sumur resapan yang didalamnya diisi kerikil. Untuk mengalirkan udara dari tangki keluar dipasang pula pralon berukuran kecil yang berbentuk huruf T. b. d. closet (WC) dengan lubang leher angsa dipasang.9 m3. Banyaknya lumpur selama 5 tahun 6 x 30 liter x 5 = 900 liter. Jadi untuk melayani keluarga tersebut di atas diperlukan tangki pencerna 1. c. e. kemudian dibuat tangki kotoran dengan dinding kedap air. Besarnya tangki pencerna dalam 1 tahun 2 x 6 x 100 liter = 1. Banyaknya lumpur sebesar 30 liter/orang/tahun. G.2 m3 dengan ruang pengumpul lumpur sebesar 0. ijuk dan dinding peresapan berlubang-lubang.200 liter.

Peresapan air pada Closet tergantung dari kapasitas tangki/bak dan jenis tanahnya. kertas. hal ini tidak diharapkan di daerah yang penyediaan airnya tidak mencukupi. Semakin kecil bak peresapan. mengganti toilet ini dengan unit baru yang menggunakan hanya 0. Penggunaan Air Untuk Keperluan Closet Toilet siram desain lama membutuhkan 19 liter air dan bisa memakan hingga 40% dari penggunaan air untuk kebutuhan rumah tangga. karena dapat menyumbat saluran air. karena dapat mengurangi pencemaran sumber air bersih disekitarnya. Keuntungan menggunakan cara ini ialah mudah dibuat. memasang unit penyiraman yang memakai 19 liter air di sebuah rumah tanpa WC bisa meningkatkan pemakaian air hingga 70%. Jelas.dsb. Pengelolaan Air Limbah Closet (WC) Closet tersebut digunakan untuk membuang air kotoran manusia (tinja dan air seni). sederhana. Jangan masukkan benda-benda padat seperti : kerikil. batu. maka akan semakin kecil resapannya. bahanbahnya mudah didapatkan dan murah. Dengan jumlah penggunaan 190 liter air per kepala per hari. plastik. yaitu dengan menggunakan karbol dengan takaran yang sesuai dengan aturan. Selain itu cara ini lebih baik. dan hal tersebut juga bisa menambah jumlah limbah yang akhirnya harus dibuang dengan benar. Sebaliknya.7 liter per siraman bisa menghemat 25% dari penggunaan air untuk rumah tangga tanpa mengorbankan kenyamanan dan kesehatan. . Closet perlu dijaga kebersihannya.21 Gambar 1. kain .

bisa diterima oleh orang-orang yang akan memakainya. Bak ini perlu ditutup dan diberi pegangan agar memudahkan pengambilan tutup bak. Limbah Rumah Tangga dari Saluran Air Pembuangan Selain dari buangan closet (WC) limbah bekas air buangan kamar mandi dan bekas air cucian juga harus dikelola dengan baik. hemat air. Pengembangan sanitasi yang paling penting dalam dekade ini adalah pengesahan bentuk-bentuk sanitasi yang sebelumnya dianggap primitif. Berikut ini merupakan ketentuan yang sedapat mungkin untuk dilakukan dalam pengelolaannya yaitu tempat cucian dipasang tidak jauh dari dapur. Agar binatang tidak dapat masuk perlu dibuat besi penghalang . kakus luar rumah telah ditransformasi menjadi instalasi sederhana tapi canggih yang memberikan tingkat kenyamanan dan kesehatan yang tinggi. saluran pralon ke bak kontrol yang jaraknya maksimum 5 m. Bak cucian dipasang saringan. dan memungkinkan penggunaan kembali limbah yang telah diolah. banyak perhatian telah diberikan pada pembuatan sistem sanitasi yang tahan lama. H.22 Dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut. Setelah beberapa tahun penelitian terapan dan kemajuan teknologi. Dua teknologi penting yang berhubungan dengan kakus ini adalah: lubang kakus yang diperbaiki dan diberi ventilasi (Ventilated Improved Pit latrine/VIP latrine) dan toilet siram guyur (Pour Flush Toilet/PF toilet). Dua teknologi ini biayanya jauh lebih sedikit daripada toilet konvensional yang dihubungkan ke tanki septik atau sistem saluran pembuangan.

kain. Limbah air bekas mandi dan cuci dialirkan ke bak kontrol dan langsung ke sumur resapan. yaitu untuk membuang air cucian dapur dan kamar mandi serta untuk membuang air kotoran kamar mandi. Saluran pengolahan limbah ini perlu dibersihkan secara teratur terutama pada saringan air. plastik dan barang-barang lainnya. karena akan menyumbat saluran. Air akan tersaring pada bak resapan dan air yang keluar dari bak resapan sudah bebas dari pencemaran. Pengelolaan Air Limbah Saluran Pembuangan Dari gambar tersebut terlihat kegunatempat pengelolaan limbah.Tempat mandi dan cuci dibuat dari batu bata. campuran semen dan pasir. Jangan membuan benda-benda padat seperti : batu kerikil. Bak kontrol dibuat terutama untuk saluran yang berbelok. karena pada saluran berbelok lama-lama terjadi pengikisan ke .23 Untuk pembuatannya dapat dilihat pada Gambar di bawah ini : Gambar 2. kertas.

Jarak antara sumur air bersih ke sumur resapan minimum 10 m agar supaya jangan mencemarinya.24 samping sedikit demi sedikit. Disamping cara yang tersebut diatas untuk mengelola limbah saluran kamar mandi dan limbah bekas cucian dapat juga dilakukan dengan cara mengalirkan limbah melalui saluran ke sebuah lubang resapan. . Bak Saluran Bekas Mandi dan Cuci. Gambar 3. dan akan terjadi suatu pengendapan kotoran. Sumur resapan diberi kerikil dan pasir. Dibuat juga sumur resapan yang terbuat dari susunan batu bata kosong yang diberi kerikil dan lapisan ijuk.

panjang dan tinggi 1 m atau disesuaikan dengan tempat dan kebutuhan. I. Limbah dari industri rumah tangga tersebut menimbulkan bau yang tidak enak dan mengganggu lingkungan sekitarnya. Gambar 4. Akan lebih baik kalau bak resapan ditutup dengan kayu/bambu/cor-coran pasir dan semen. pasir. Bak resapan diisi dengan pasir. rumah makan. Cara pembuatannya dapat dilihat pada Gambar di bawah ini. Di buat saluran dari batu bata.25 Pertama dibuat lubang di luar dapur dengan lebar. dan lain-lain perlu dikelola. semen atau pakai bis. Kalau saluran terbuka bisa ditutup dengan bambu. tahu. kerikil. Dan dapat diberi saluran udara dari pralon. Pengelolaan limbah air buangan kamar mandi dan limbah bekas air cucian. kayu atau seng. Limbah Industri Rumah Tangga Industri rumah tangga seperti industri tempe. batu kali. .

pemotongan hewan. Cara pembuatannya dapat dilihat Gambar di bawah ini. . Lemak akan tertinggal dan akan menempel pad dinding. Dengan demikian air limbah yang keluar dari bak terakhir sudah tidak membahayakan lagi. pabrik tahu. Untuk mengambil lemak perlu diserok. dsb. Ketiga bak tersebut digunakan sebagai tempat pengendapan limbah secara bertahap. Pada bagian bawah limbah melalui pipa akan terus mengalir ke bak II. Usahakan jangan sampai ada benda pada air limbah.26 Salah satu cara mengelola limbah rumah tangga adalah dengan membuat 3 bak. Air limbah dapat berupa limbah dari pabrik susu.2m/detik. Cara pembuatannya ialah buat bak sebanyak 3 buah dari batu bata dengan campuran pasir dan semen. terus ke bak III begitu juga. pabrik tempe. Susunan dan sifat air limbah yang berasal dari limbah industri rumah tangga tergantung pada macam dan jenisnya. Untuk membawa lumpur diperlukan kecepatan 0. Kemiringan saluran harus diperhitungkan. Dalam Bak II limbah akan mengalami pengendapan. Kotoran air limbah yang masuk ke bak I. Antara bak satu dengan lainnya dihubungkan pipa pralon. antara satu dengan yang lain letaknya lebih rendah. rumah makan. Dari pipa pralon pada bak III air limbah akan keluar dan sudah tidak membahayakan lagi. industri.1m/detik dan untuk membawa pasir kasar perlu kecepatan 0. sebab apabila ada akan menempel dan menyumbat saluran. akan mengapung.

Bak hendaknya sering dibersihkan agar kotorannya tidak mengganggu saluranPerlu di kontrol saluran-salurannya untuk menghindari kemacetan.27 Gambar 5. daun-daun.Jangan membuang limbah berupa benda padat seperti : kain. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga . Kerugiannya ialah apabila kurang dikontrol akan sering macet. Denah bak pengendap ideal berbentuk persegi panjang Gambar 6. dsb. kertas. a. kerikil. plastik. sehingga air akan keluar ke atas dan mengganggu lingkungan sekitarnya. Bak limbah industri rumah tangga Dari gambar diatas terlihat kegunaannya yaitu untuk membuang limbah industri rumah tangg dan untuk membuang kotoran-kotoran yang bersifat cair.

dsb. yaitu: . Bak dari kayu lebih sederhana tetapi kotoran tidak dapat dibakar. maka perlu diperhatikan hal. Begitu pula pada bak batu bata. kotorannya bisa dibakar. bisa dari kayu bekas/batu bata atau bisa juga dari porselin. Dapat dibuat bak. Agar tetap terawat. kertas. Cara pembuatan bak sampah dapat dilihat pada Gambar di bawah ini. daun. Pembakaran kotoran dari sampah untuk bak yang dibuat dari kayu diambil dahulu lalu dibakar di tempat. Sampah kompleks perumahan biasanya diambil dengan gerobak sampah/truk sampah dan dibuang ke tempat lain. karena bak akan terbakar. Bak yang dari batubata. agar mudah memindahkan bak. Alternatif bentuk bak sampah Bak sampah tersebut digunakan untuk membuang kotoran sampah seperti kertas. plastik.28 Bak sampah dapat dipakai untuk membuang kotoran seperti daun. Gambar 7. Agar supaya kayu bawah tidak terkena rayap dapat dibuatkan kaki.

dsb.29 1) Bak kayu perlu di cat 2) Setelah penuh diambil terus dibakar 3) Jangan membuang yang berbau busuk seperti bangkai. Bagian atas dibuatkan tutup yang mudah dibuka/tutup. karena gangguan pencemarannya tinggi. Bahan yang dikomposkan berupa sampah daun dan sisa makanan dapur. sedangkan tingginya lebih kurang 100 cm. plastik. • Wadah permanen dapat menggunakan pasangan semen dengan ukuran: panjang dan lebar minimal 75 cm. Pengomposan sebaiknya dilakukan di dalam wadah untuk mencegah pencemaran lingkungan. kayu. J. diberi pasangan pipa PVC berlubang-lubang untuk penghawaan. dsb. gangguan binatang dan menjaga estetika. Alat yang telah diuji coba dengan hasil baik adalah drum 200 liter. Bahan wadah tempat sampah: • Wadah portable dapat menggunakan drum. Cara Pengomposan Sampah Rumah Tangga: . bagian depan bawah diberi lobang panen kompos. Mendaur Ulang Sampah Rumah Tangga Mendaur ulang sampah merupakan salah satu cara yang perlu mendapat prioritas utama dalam pengelolaan sampah rumah tangga. anyaman bambu.

perlu sering ditusuk-tusuk agar terjadi lorong-lorong penghawaan. dikering anginkan dan dapat langsung dipakai. kompos dipanen dengan mengeluarkannya dari drum. Pengomposan sampah dalam jumlah banyak: . atau kompos dan terakhir disiram air agar selalu lembab. dan dimasukkan ke dalam drum kemudian di atasnya ditutup rapat dengan potongan daun atau serbuk gergaji untuk mencegah pencemaran lalat dan menyeimbangkan C2N ratio.3 sendok besar(antara lain: orgaded. dibawa ke kebun. • Untuk mempercepat pengomposan. Proses pengomposan akan merambat dari bawah ke atas seperti yang terjadi di lantai hutan.). stardec. sejak drum berisi separuh. • Demikian dilakukan setiap hari sampai drum penuh dan biarkan pengomposan berlanjut. diganjal dan di bawah lubang ditaruh pecahan genteng untuk mencegah tikus masuk. • Setelah lebih kurang 6 minggu.30 • Drum dipasang tegak. yang satu untuk sisa makanan. • Sampah dapur ditampung dulu di dapur dalam dua ember kecil bertutup. yang kedua untuk plastik dan barang-barang bekas lain. Setiap kali ember sisa makanan penuh. Sesudah itu drum dapat dipakai kembali.5 . • Sampah daun dari pembersihan halaman dikumpulkan di dekat drum komposter dan dipotong-potong (2.5 cm) menggunakan parang atau gunting rumput. dsb. Kemudian di atas lapisan ditaburi aktivator isolar mikroorganisme 2 .

Untuk tahap pengomposan selanjutnya lihat poin diatas. tanah subur. bahan baku ini dapat dimasukkan seluruhnya ke dalam wadah dengan menggunakan sistim berlapis (sandwich system).31 Apabila tersedia banyak bahan baku sampah. Lapisan yang menyerupai plastik ini menahan peresapan lindi ke tanah. Diatas lapisan ini. antara lain jenis dan porositas tanah. Di atas setiap lapisan bahan baku sampah diberi pupuk kandang. misalnya setelah pemangkasan tanaman. stardec. Demikian dilakukan sampai penuh dan wadah segera ditutup untuk menghindari gangguan berbagai binatang. Tempat Pembuangan Akhir dan Penerapan Sanitary Landfill Sanitary Landfill adalah sistem pengelolaan sampah yang mengembangkan lahan cekungan dengan syarat tertentu. Sistem ini juga mensyaratkan sampah diuruk dengan tanah setebal 15 cm tipa kali timbunan mencapai ketinggian 2 meter. Lindi yang telah melalui instalasi pengolahan baru dapat dibuang ke sungai.) kemudian diberi air supaya lembab. Dasar cekungan pada sistem ini dilapisi geotekstil. dibuat jaringan pipa yang akan mengalirkan lindi ke kolam penampungan. dengan ketebalan lapisan kurang lebih 30 cm. . kompos atau ditaburi aktivator biologis (orgadec. K. dll.

dan plastik dibakar dulu hingga menjadi abu sebelum ditimbun. sebelum dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Sampah seperti pecahan kaca. sampah dipilah terlebih dahulu antara sampah organik dan non-organik. sampah yang mudah terdegradasi dan yang sulit. digiling terlebih dulu sebelum ditimbun.32 Gambar 8. Di dekat TPA harus ada sumur kontrol untuk mengontrol apakah air tanah di sekitar TPA sudah tercemar. Dasar TPA dilapisi bahan kedap air dan diberi saluran untuk cairan hasil dari pembusukan sampah (lindi). logam. Di sejumlah negara maju. . Pengeolahan sampah dengan system Sanitary Landfill Sistem Sanitary Landfill tentunya harus memenuhi desain teknis tertentu sehingga sampah yang dimasukkan ke tanah tidak mencemarkan tanah dan air tanah. Sampah yang mudah terdegradasi seperti sisa makanan.

yakni sampah ditumpuk bergunung-gunung. seperti plastik. seperti sisa makanan. Jika sistem ini dilengkapi lapisan dasar kedap air dan saluran untuk lindi masih dianggap mendingan. atau segala yang cepat busuk dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik dan sumber energi untuk membangkitkan listrik dari tenaga uap. Padahal. dengan ditutup rapat seperti itu bau yang timbul . pembakaran sampah itu "haram hukumnya" karena pembakaran sampah hanya menghasilkan oksidan berbahaya bagi kesehatan. sisa sayur mayur. apalagi kalo sampah yang dibakar adalah sampah non-organik. Durasi ini penting untuk meminimalkan bau akibat proses pembusukan yang tidak dapat ditunda. kaca. Tempat pembuangan dengan rayonisasi juga mempersingkat waktu waktu dari pengambilan ke tempat pembuangan sampah untuk langsung diolah.33 TPA di Indonesia. Paling banter TPA itu menggunakan sistem open dumping alias model curah yang lebih primitif dibandingkan dengan sanitary landfill. Sampah landfill yang diproduksi pasar dan rumah tangga. Truk-truk yang menutup sampahnya dengan terpal plastik tebal adalah cermin pengelolaan sampah yang buruk. atau logam. Namun. Jika itu dilakukan sama saja dengan memindahkan sampah di permukaan tanah ke udara dalam bentuk oksidan. Sudah begitu.sesungguhnya tidak menerapkan sanitary landfill seperti yang sering didengung-dengungkan. sistem open dumping yang digunakan ternyata masih disertai dengan pembakaran sampah. kalo tidak sangat berbahaya sekali karena sampah akan mencemari tanah dan air tanah (berupa bakteri e-coli dan logam berat) secara langsung.

dan licit. khususnya pada Annex A. Menurut pakar Lingkungan Prof (Em) Dr. " Semua pihak yang berhubungan dengan emisi sebaiknya mempelajari Protokol Kyoto dan pengaturannya melalui Mekanisme Pembangunan Bersih sehingga ketika diratifikasi. Sampah cukup ditutup dengan semacam jaring halus yang memungkinkan proses aerob : menyerap oksigen dan mengeluarkan CO2 yang tidak berbau. semua bisa memanfaatkannya". logam. Merujuk pada Protokol Kyoto (1997) yang sampai saat ini belum diratifikasi oleh Indonesia. Rayonisasi pembuangan sampah tidak akan membuat warga sekitarnya terganggu apabila tempat pembuangan dan pengolahan sampah dikelola dengan baik dan tidak menimbulkan polusi. Namun. pelarut dan limbah. belum banyak pihak yang memahami apa yang bisa dimanfaatkan menurut protokol tersebut karena Indonesia masih belum meratifikasi. Otto Soemarwoto. buangan bahan bakar. . serta buangan industri mineral. Indikator yang bisa dilihat dari komitmen Pemerintah untuk mempercepat kesadaran masyarakat salah satunya adalah baik buruknya pengelolaan sampah di setiap kota yang selalu parsial.34 akan lebih menyengat sebab proses anaerob menghasilkan gas asam sulfida. Kompensasi sosialnya. warga sekitar mendapat tambahan subsidi kesehatan dan pendidikan sebagai insentif. latah dan berorientasi kepada proyek. metan. disebutkan bahwa jenis-jenis buangan yang bisa diperdagangkan adalah gas-gas rumah kaca.

35 Kesadaran warga untuk mau memilah sampah organik dan anorganik sebetulnya dapat dipicu dengan memberikan insentif berupa pengurangan pajak bagi restoran. . kantor. dan pusat bisnis yang kooperatif dalam pemilahan sampah ini.

maka sisa sampah yang dibuang dari rumah tangga tinggal sedikit berupa limbah non organik dan inipun masih bisa dimanfaatkan para pemulung. kolera dan penyakit lainnya. . Air limbah tersebut harus diolah agar tidak mencemari dan tidak membahayakan kesehatan lingkungan. limbah bekas industri rumah tangga dan kotoran manusia.36 BAB III PENUTUP Kesimpulan Apabila setiap rumah tangga mau dan mampu mendaur ulang sampahnya masing-masing. Limbah rumah tangga adalah limbah yang berasal dari dapur. cucian. kamar mandi. Dengan pengolahan limbah diharapkan lingkungan sekitar bisa tetap alami tidak tercemar oleh limbah. Dalam air limbah terdapat bahan kimia yang sukar untuk dihilangkan dan berbahaya. gas dan padat. tipus. Air limbah harus dikelola untuk mengurangi pencemaran. Limbah merupakan buangan atau sesuatu yang tidak terpakai berbentuk cair. Bahan kimia tersebutdapat memberi kehidupan bagi kuman-kuman penyebab penyakit disentri. Saran Pengolahan limbah disaat ini perlu perhatian khusus mengingat semakin banyaknya volume limbah di lingkungan sekitar.

37 DAFTAR PUSTAKA 1. Bintarto R. Ghalia Indonesia. 1989 3. Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah Propinsi Sumatera Utara. Jakarta. 2003 2. Winblad PL 2205 S 68200 Filipstad. Drs. Sweden . Ditjen Cipta Karya-Departemen Pekerjaan Umum 4. Pengelolaan Air Limbah Kakus.. Interaksi Desa-Kota dan Permasalahannya. Sanitation without water . Jakarta : Direktorat Perumahan. Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Propinsi Sumatera Utara.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful