FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN

1. Faktor Internal Faktor internal adalah segala pengaruh/faktor yang berasal dari tanaman itu sendiri yaitu meliputi gen dan hormon. a. Gen Gen merupakan dasar faktor internal yang paling tidak bisa ditawar karene setiap mahluk hidup tentu saja memiliki gen yang berbeda satu sama lain. Gen merupakan unit pewarisan sifat bagi organisme hidup. Bentuk fisiknya adalah urutan DNA menyandi protein, polipeptida atau seuntaian DNA yang memiliki fungsi bagi organisme yang memilikinya. Batasan modern gen adalah suatu lokasi tertentu pada genom yang berhubungan dengan pewarisan sifat dan dapat dihubungkan dengan fungsi sebagai regulator (pengendali), sasaran transkripsi, atau peran-peran fungsional lainnya. Tentu saja dalam DNA ini telah disandi sebagaimana rupa yang menentukan bentuk dan pewarisan sifa dari induknya. Jadi begini Sahabat Blogger kalau yang mengontrol seluruh pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan ini. b. Hormon Hormon adalah pembawa pesan kimiawi antarsel atau antarkelompok sel. Semua organisme multiselular, termasuk tumbuhan memproduksi hormon. Dalam pertumbuhan ini peran hormon ini sangatlah penting. berikut adalah daftar hormon yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. berikut adalah beberapa hormon yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman: 1. Auksin Ada beberapa janis auksin, antara lain adalah auksin A dan auksin B. Sebenarnya auksin A itu serupa dengan auksin B hanya berbeda pada kandungan airnya. Auksin A memeliki kandungan air yang lebih banyak yaitu sekitar 1 mol air leih banyak dari pada auksin B. Selain itu, ada zat yang disebut dengan heteroauksin yang kemudian di ketahui sebagai asam indol asetat (IAA). Semakin jauh dari ujung tumbuhan konsentrasi auksin ini akan semakin menyusut. 2. Giberilin Giberilin di temukan oleh Eiichi Kurosawa pada tahun 1926. Giberilin merupakan suatu zat yang diperoleh dari suatu jenis jamur yang hidup sebagai parasit pada padi di

Asam traumalin Pertama kali dipelajari oleh Haberland. 3. etilen juga memacu perkecambahan biji. bunga dan buah. Asam Absisat Asam Abscisat (ABA) adalah penghambat (inhibitor) pertumbuhan merupakanlawan dari giberelin dan auksin. Kaulokalin yaitu hormon yang merangsang pertumbuhan batang. Kalin Hormon kalin dibedakan menjadi 4 macam: a. yaitu jamur Gibberella fujikkuroi. Hormon ini memaksa dormansi. Antokalin yaitu hormon yang merangsang pertumbuhan pada bunga. . etilen menunda pembungaan. mencegah biji dariperkecambahan dan menyebabkan rontoknya daun. Gas Etilen Buah-buahan terutama yang sudah tua melepaskan gas yang disebut etilen. Pada percobaan yang dia lakukan. Konsentrasi etilen fluktuasi terhadap musim untuk mengatur kapanwaktu menumbuhkan daun dan kapan mematangkan buah.Jepang. Hormon ini dibentuk pada daun-daun dewasa. Etilendisintesis oleh tumbuhan dan menyebabkan proses pemasakan yang lebih cepat. 6.Tanaman sering meningkatkan produksi etilen sebagai respon terhadap stress dansebelum mati. Secara alamitingginya konsentrasi asam abscisat ini dipicu oleh adanya stress oleh lingkunganmisalnya kekeringan. c. Rizokalin yaitu hormon yang merangsang pembentukan akar. Tanaman padi yang terserang oleh jamur tersebut mengalami pertumbuhan yang abnormal. dan menghambat pemanjangan batang kecambah. Pada jaringan luka tersebut yang dibiarkan akan terbentuk jaringa baru di dekat luka tersebut. Etilen sintetik ini sering di gunakan para pedagang untuk mempercepat pemasakan buah. senyawaini memaksa pematangan buah. 4. Etilen merupakan senyawa unik dan hanya dijumpai dalam bentuk gas. jaringan tanaman dilukai kemudian di cuci bersih. terdapat etilen sintetik. Filokalin yaitu hormon yang merangsang pembentukan daun. dan menghambat pemanjangan batang kecambah.Selain itu. ternyata bekas bidang luka tidak membentuk jaringan baru. d. yaitu etepon (asam 2kloroetifosfonat). mendorong gugurnya daun.Selain memacu pematangan. Selainetilen yang dihasilkan oleh tumbuhan. 5. menyebabkan daun tanggal dan merangsang penuaan. identik dengan vitamin B b. menebalkanbatang. menurunkan dominansi apikal dan inisiasiakar. Oleh karena itu buah yang tua sering diletakkan ditempat tertutup (diperam) agar cepat masak.

c. fosfor. Suhu Pada umumnya. Air termasuk senyawa yang dibutuhkan tumbuhan. Suhu dimana tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan maksimal disebut dengan suhu optimum. Air Tanpa air. sulfur. kallium. Makanan Makanan adalah sumber energi dan sumber materi untuk mensintesis berbagai komponen sel.tumbuhan membutuhkan suhu tertentu untuk tumbuh. menjaga kelembapan dan membengtu perkecambahan pada biji. Adapun menurut jumlah yang di butuhkan oleh tubuh. Mikroelemen ini meliputi besi. klorin. Difisiensi ini menyebabkan pertumbuhan tanaman terganggu. makanan(nutrisi). Ada beberapa faktor ekstrenal yang mempengaruhi pertumbuhand an perkembangan tumbuhan yaitu air. Kelembapan Pengeruh kelembapan udara berbeda terhadap berbagai tumbuhan. cahaya. hidrogen. Faktor Eksternal Faktor eksternal merupakan sesuatu yang mempengaruhi/faktor yang berasal dari luar tubuh tumbuhan tersebut yaitu dari lingkungan atau ekosistem. Makroelemen ini meliputi oksigen. Tidak hanya karbondioksida dan air saja yang dibutuhkan tumbuhan untuk bisa tumbuh dengan baik tetapi juga beberapa unsur unsur minerel. . Jika kekurangan nutrisi maka tumbuhan tersebuat akan mengalami difisiensi.2. molibddenum. tumbuhan tidaklah dapat tumbuh. nitrogen.  Mikroelemen yaitu golongan unsur-unsur mineral yang dibutuhkan dalm jumlah sedikit. tembaga. suhu. Tanah dan udara yang lembab berpengaruh baik bagi pertumbuhan tumbuhan. Mikro elemen ini betfungsi sebagai kofaktor yaitu reaksi enzimatik dalam tumbuhan. Suhu paling rendah yang masih memungkinkan suatu tumbuhan untuk tumbuh disebut suhu minimum sedangkan suhu tertinggi yang masih memungkinkan tumbuhan untuk tumbuh disebut suhu maximum. seng. unsur mineral ini dibedakan menjadi 2:  Makroelemen yaitu golongan unsur-unsur mineral yang dibutuhkan dalam jumlah banyak. kalsium dan magnesium. carbon. d. kelembapan. boron dan nikel. a. Air berfungsi anatara lain sebagai fotosintesis. mengaktifkan reaksi enzim ezimatik. b.

e. cahaya juga merangsang pembungaan tumbuhan tertentu. Mengapa hal itu dapat terjadi karena pada tumbuhan terdapat hormon fitokrom yang mengatur pengaruh cahaya ini dalam pertumbuhan dan perkembangan pembungaan tanaman. Cahaya Pada umumnya. Adapun tumbuhan yang dapat berbunga pada hari pendek (lamanya penyinaran matahari lebih pendek ketimbang waktu gelapnya malam). . Tetapi. cahaya menghambat pertumbuhan meninggi tanaman karena dapat menguraikan auksin. Ada pula tumbuhan yang berbunga pada hari panjang (lamanya penyinaran matahari lebih lama ketimbang waktu gelapnya).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful