TAHAPAN PERENCANAAN BENDUNGAN

KELOMPOK 2:
Ai Nur Azizah ( 3336081713 ) Ardiansyah ( 3336081716 ) Yusuf Cahyo Nugroho ( 336081739)

Sedangkan di saat-saat musim kemarau alur sungai mempunyai debit yang sangat minim. Latar Belakang Kondisi aliran sungai pada saat musim hujan mempunyai debit yang sangat besar. Daerah-daerah di sekitarnya kering.PENDAHULUAN A. . Besaran debit yang lewat tersebut tidak ada manfaatnya bahkan sering menjadi masalah baik di sepanjang alur sungai itu sendiri maupun daerah-daerah sekitarnya. pertanian dan perkebunan kekurangan air.

. 2.B. Tempat pengendapan lumpur dan pasir (sedimen) yang terbawa air sebagai hasil erosi di daerah pengaliran sungai di hulu bendungan. Tempat penampung air untuk persediaan di musim kemarau dan pada waktu musim hujan dapat mengurangi debit banjir di hilir bendungan. Sebagian air di waduk ini akan meresap ke dalam tanah di sekitarnya sehingga memperbesar cadangan air tanah dan memeperbesar ketersediaan air pada musim kemarau. Tujuan dan Manfaat Pembangunan Bendungan 1. 3. 4. Air waduk bisa dimanfaatkan untuk perikanan dan tempat rekreasi.

. Studi kelayakan (Feasibility Study). C. Studi kelayakan pendahuluan (Pre Feasibility Study). Perencanaan teknis (Detailed Design). B.TAHAPAN PERENCANAAN BENDUNGAN A. Pelaksanaan pembangunan (Contruction). D.

g. d. perkebunan. bangunan-bangunan lama) 2.A. Pengujian Melakukan kalibrasi data-data yang sudah terkumpul. f. c. . e. kehutanan. 1. Peta-peta topografi Peta-peta geologi Foto udara Data klimatologi Data hidrologi Data jaringan irigasi (pengairan) Lain-lain (Land Use. Pengumpulan data-data Studi Kelayakan Pendahuluan a. b. data tenaga listrik.

Lalu melakukan pemetaan topografi dengan sakala yang lebih kecil. Studi Kelayakan Meneliti kembali semua perhitungan dan desain yang telah dibuat terlebih dahulu.B. memasang alat-alat pengukur parameter hidrologi dan klimatologi. Pada tahap ini sudah dapat ditentukan lokasi proyeknya. hanya saja untuk . serta penyelidikan geologi.

tanggul dan lokasi fasilitas bangunan serta rencana saluran pensuplai air ke areal daerah irigasi. Pengolahan dan analisa data hasil pengukuran di lapangan f. Penggambaran hasil pengukuran situasi detail. Pengukuran situasi detail areal rencana waduk dan daerah genangannya. Pemasangan Bench Mark (BM) Baru b. yang disajikan dalam bentuk peta situasi bendungan dan daerah genangan dengan beda kontur 1 m. Pengukuran poligon dan waterpass pada areal rencana waduk dan daerah genangannya c. .Penelitian Topografi Kegiatan penelitian topografi dilaksanakan dalam areal rencana genangan waduk. d. dalam daerah genangan. Lingkup kegiatan penelitian topografi akan dilakukan meliputi : a. axis bendungan. Pengukuran profil memanjang dan melintang sungai di sekitar axis Dam hingga batas daerah genangan e.

curah hujan. kelembaban. angin.Penelitian meteorologi dan klimatologi Data yang diperoleh adalah temperatur. radiasi matahari dan penguapan di suatu daerah selama periode tertentu. tekanan udara. .

bendungan utama. bangunan pelimpah.Penelitian hidrologi Tujuan penelitian adalah untuk mencari parameter hidrologi yaitu besaran hujan dan debit air sebagai data masukan dalam perhitungan saluran pengelak. sedimentasi dan volume waduk .

tipe dan bahan bendungan serta parameter-parameter lain yang akan digunakan dalam perhitungan pondasi dan stabiltas. mempelajari. . jenis dan sifat tanah.Penelitian Geoteknik Penelitian Geoteknik dan Mekanika Tanah adalah untuk meneliti. Datadata yang didapat dari hasil penelitian geoteknik dan mekanika tanah tersebut akan dapat menentukan axis bendungan. zone gempa baik di lapangan maupun di laboratorium. menyelidiki keseimbangan dan perubahan dari tanah. pelapukan.

Penelitian Sosial Ekonomi Kegiatan penelitian sosial ekonomi meliputi pengumpulan data sekunder sosial ekonomi. . untuk memberi gambaran kondisi yang ada dalam wilayah studi. Sehingga akan didapatkan data pada kondisi sebelum adanya pembangunan. Pengumpulan data dilakukan dengan pola pendekatan langsung pada instansi yang terkait sesuai kebutuhan data yang diperlukan. sebagai bahan pengembangan pada saat pelaksanaan dan pasca proyek.

Perhitungan Stabilitas 4. Bangunan Pelengkap 5. Analisa Ekonomi . Analisis Hidraulik 3. Penggambaran 6. Analisis Hidrologi 2.C. Perencanaan Teknis 1.

D. Pelaksanaan Pembangunan Secara umum urutan pekerjaan dilakukan mulai dari pembuatan jalan akses (acces road). pembuatan saluran pengelak. Urutan pekerjaan tersebut berbeda untuk setiap tipe bendungan. penutupan alur sungai dan penutupan saluran pengelak. pembuatan cofferdam. penimbunan. penggalian pondasi. . pembuatan base camp dan mobilisasi.

Sekian. .. Wassalamu’alaikum..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful