P. 1
Sejarah Sel

Sejarah Sel

|Views: 77|Likes:
Published by Levina Assyifa PF

More info:

Published by: Levina Assyifa PF on Jul 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/26/2012

pdf

text

original

SEJARAH SEL

I. SEJARAH DAN PERKEMBANGAN SEL
A. PENDAHULUAN Jauh sebelum Robert Hooke mempopulerkan istilah sel, beberapa ahli filsafat Yunani telah mengemukakan pandangannya berkenaan dengan penyusun tubuh makhluk hidup. Aristotles dan Paracelcius telah mengemukakan bahwa tubuh semua hewan dan tumbuhan tersusun atas elemenelemen sederhana. Elemen-elemen sederhana tersebut secara bersama-sama membentuk struktur makroskopis makhluk hidup (De Robertis et al., 1979). Belakangan, elemenelemen sederhana tersebut dikenal dengan istilah sel (dari bahasa Yunani, yaitu Cella atau Cellula yang berarti ruang atau kamar kecil). Sebuah sel dapat berperan sebagai suatu organisme yang dikenal sebagai organisme uniseluler atau organisme bersel satu, misalnya berbagai jenis protozoa. Sel dapat tersusun berkelompok dan berdiferensiasi menjadi berbagai jenis jaringan dan membentuk organ. Selanjutnya, beberapa organ membentuk sistem organ dan pada akhirnya beberapa sistem organ, secara bersama-sama membentuk suatu organisme. Organisme yang dibentuk dinamakan organisme multiseluler. Pemahaman mengenai sel baik dari aspek ultrastruktur maupun dari aspek fungsionalnya tidak terlepas dari hasil kerja keras sejumlah pakar ilmu pengetahuan. Penelitian-penelitian terus dikembangkan, bahkan dari berbagai sudut pandang dan melibatkan disiplin ilmu-ilmu yang berbeda. Penemuan mikroskop sederhana hingga mikroskop elektron telah memberikan sumbangan yang sangat penting dalam perkembangan biologi sel. Kemajuan yang dicapai di bidang kimia organik dan biokimia telah mengantar umat manusia pada pemahaman sel yang lebih mendalam hingga pada tingkatan yang belum pernah diprediksi sebelumnya. Perkembangan pengetahuan di bidang genetika molekuler dan disiplin ilmu yang lain telah mengantar umat manusia pada pemahaman hingga tingkatan rekayasa genetika yang sangat menak-jubkan. Melalui pendekatan yang lebih holistik dan integratif, kini biologi sel tampil sebagai sebuah ilmu yang mampu menjadi dasar bagi pengembangan ilmu-ilmu hayati lainnya.

B. SEJARAH PERKEMBANGAN TEORI SEL Sel merupakan massa protoplasma berbatas membran dengan sistem organisasi yang sangat kompleks. Sel bukan merupakan suatu bangunan statis, melainkan sebuah struktur yang sangat dinamis. Berbagai jenis aktivitas hidup yang berlangsung di dalam tubuh organisme pada dasarnya berlangsung di dalam sel dengan mekanisme sistem yang sangat harmonis. Aktivitas satu sel menunjang aktivitas sel yang lain

net/forensichistory/images/MALPIGHI_marcello) Robert Hooke (1663) merupakan orang pertama yang memperkenalkan istilah sel berdasarkan hasil pengamatannya pada sayatan sumbat gabus.. dan mikoplasma. seorang berkebangsaan Italia merupakan orang pertama yang menggunakan mikroskop dalam mengamati sayatan jaringan pada organ-organ tertentu. mikoplasma dan alga hijau-biru. Struktur Sel Prokariotik dan Eukariotik Sejak ditemukannya mikroskop elektron para ahli biologi mulai berhasil mengidentifikasi struktur internal dari berbagai macam sel. katak. membran sel. Ukuran sel prokariotik berkisar antara 0. a. mesosom. ginjal. Marcello Malphigi (1628-1694) (http://www.5 -3 mm. kelinci. Ia melaporkan bahwa sumbat gabus terdiri atas ruang-ruang kecil yang diberi nama sel (bahasa Yunani: Cellula yang bermakna ruangruang kecil). dia juga mengamati perkem-bangan embrio ayam. Sel prokariotik memiliki struktur yang sederhana. Anthony van Leeuwenhoek (1632-1723). para ahli menggolongkan sel menjadi dua kelompok. misalnya protista. dan mikroskop sederhana dan jenis protozoa hasil temuannya (http://www.edu/~wiser/cells/) (http://www. limfa. Gambar 1.crimezzz.1. dan paru-paru. seperti otak. Berdasarkan hasil pengamatannya.2. 1988). Gambar 1. Anthony van Leeuwenhoek (1632-1723). fungi. Struktur Sel Prokaryotik Prokariotik meliputi archaebakteria (bakteri purba) dan eubakteria (bakteri modern/bakteri sejati) yang beranggotakan bakteri. hati. Hooke (1663) dan mikroskop sederhana (http://www.asp) (http://www. R. seorang yang berkebangsaan Belanda merupakan orang pertama yang menemukan mikroskop dan meneliti organisme mikroskopis seperti berbagai Protozoa dan Rotifera yang oleh Beliau diberi nama ”animanculus”. Selain itu. yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Sedangkan. Berdasarkan hasil pengamatannya. anjing.org/downloaddoc.3 Ruang-ruang kecil pada sayatan sumbat gabus. sitoplasma. Struktur umum sel prokariotik yang diwakili oleh bakteri berturut-turut mulai dari luar ke dalam adalah dinding sel. sel eukariotik memiliki struktur yang lebih kompleks. dan ikan serta pergerakan sel-sel darah di dalam kapiler kaki katak dan daun telinga pada kelinci. Beliau telah mengamati berbagai jenis bakteri. misalnya bakteri.nndb. Penggolongan ini didasarkan atas ukuran dan struktur intemal atau kandungan organel selnya. Beliau menyimpulkan bahwa jaringan tersusun atas unit-unit struktural yang Ia sebut utricles (De Robertis. Gambar 1.royalsociety. sperma pada manusia. ganggang hijau-biru.tulane.com/people) I. ribosom dan materi inti (DNA dan RNA). dan hewan.membentuk suatu sistem yang sangat harmonis untuk menunjang sebuah kehidupan yang fungsional. tumbuhan.tulane.edu/~wiser/cells/) Marcello Malphigi (1628-1694). .

Pada saat proses transaksi. mitrokondria. dinding sel bakteri tersusun atas peptidoglikan atau mukopepetida yang dapat dipergunakan sebagai dasar penggolongan bakteri menjadi dua golongan . retikulum endoplasma. sentriol. sebagai tempat enzim dan molekul pembawa yang berfungsi dalam biosintesis DNA. Struktur Sel Eukaryotik Gambar 2. Sel eukariotik tersusun atas membrane sel. Berikut ini akan diuraikan tentang struktur dan fungsi : a.30.2 Sel Eukaryotik Sel eukariotik biasanya merupakan penyusun struktur makhluk hidup multi seluler. Di dalam sitoplasma terdapat kurang lebih 20. Sel prokariotik mengandung sejumlah kecil DNA dengan total panjang antara 0. Membran sel bakteri dan sianobakteri membentuk lipatan ke dalam yang dinamakan mesosom.000 ribosom yang tersusun atas RNA dan protein. Sedangkan pada sianobakteri. Bakteri juga menyimpan cadangan makanan di sitoplasma dalam bentuk granula-granula tidak larut air. sedangkan pada bakteri gram negative berkisar antara 5 – 20%. nukleus. Antara materi inti dengan sitoplasma tidak terdapat pembatas atau tidak memiliki membrane inti. merupakan kromosom tunggal. mikrotubulus dan mikro filamen. polimer dinding sel dan lipid selaput. lisosom. sehingga sel tidak mudah pecah akibat masuknya air kedalam sel. sitoplasma. hamper 90% komponen dinding selnya tersusun atas peptidoglikan. Ribosom prokariotik tersusun atas sub unit kecil dan sub unit besar yang berukuran 30 S dan 50 S (Svedberg). Komponen utama membran sel tersusun atas lipid dan protein atau lipoprotein. Di dalam sitoplasma juga terdapat molekul protein dan enzim yang digunakan dalam setiap reaksi kimia di dalam sitoplasma. mesosom berperan dalam pembelahan sel.beda. badan mikro. Membran Sel . Setiap organel di dalam sel memiliki fungsi yang berbeda . Materi genetik sel prokariotik membentuk suatu struktur yang dinamakan nukleoid. kedua sub unit ini bersatu untuk menjalankan fungsinya. Selaput sitoplasma atau membran sel bakteri berfungsi dalam seleksi dan pengangkutan larutan ke dalam sel.25 mm sampai 3 mm yang mampu mengkode 2000 – 3000 protein. Organelorganel di dalam sel memiliki peran yang sangat penting bagi kelangsungan hidup sel tersebut. komplek golgi. Ribosom merupakan tempat sintesis protein. pada bakteri aerob berperan dalam pengeluaran enzim hidrolitik.1 Sel prokaryotik (Bacteri) b. ribosom. berperan dalam transfer elektron dan fosforilasi oksidatil. yaitu bakteri gram positif dan bakteri gram negative. mesosom berfungsi sebagai kompleks fotosintetik yang mengadung pigmen fotosintesis. Pada beberapa bakteri. Gambar 2. Pada bajteri gram positif.Dinding sel bakteri berfungsi untuk menahan tekanan osmotic sitoplasma.000 .

Lembaran tersebut tersusun atas dua lapisan lemak yang dinamakan lipid bilayer.Sel memiliki struktur khusus yang berfungsi untuk memisahkan isi sel dengan lingkungan luarnya. Gambar 2. Pada membran sel terdapat protein integral yang berfungsi sebagai reseptor untuk menerima sinyal dari lingkungan sel. dan lisosom. antara lemak dan protein bervariasi. sekitar 2 . antara lain yaitu: 1. Baik glikolipid maupun glikoprotein berfungsi sebagai media interaksi dengan sel lainnya. sedangkan yang terikat dengan protein dinamakan glikoprotein.3 Membran Plasma Semua membran sel terdiri atas dua komponen utama. Merespons terhadap sinyal dari luar. Membran sel berfungsi dalam membantu memasukkan dan mengeluarkan senyawa – senyawa tertentu dari dan ke dalam sel. Perbandingan jumlah. tergantung dari tipe sel dun spesies. Protein . Membran plasma ini memiliki ketebalan antara 5 sampai 10 nm (nanometer). tergantung dari jenis membran sel. baik dengan lemak maupun protein. Untuk interaksi interseluler. Sebagai sarana transpor larutan dari dan ke dalam sel. Tempat aktivitas biokimiawi.10 ppersen glikolrotein membangun membran plasma. yaitu lemak (lipid) dan protein yang terikat secara non kovalen dan tersusun dalam suatu struktur yang menyerupai lembaran. Fungsi glikolipid masih belum banyak . misalnya membran sel tumbuhan berbeda dengan membran sel hewan dan jenis sel. misalnya retikulum endoplasma.protein membran sel dan glikoprotein sebagai perantara sel untuk berinteraksi dengan sel lain atau dengan lingkungan luarnya. jenis organisme. Sebagai pembungkus isi sel dan membentuk sistem endomembran di dalam sel. oleh karena itu hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Beberapa reaksi kimia dikatalisis oleh protein integral membran yang berfungsi sebagai katalisator. misalnya membran sel tulang berbeda dengan sel hati. aparatus Golgi. Untuk transduksi energi. Menyediakan selaput atau penghalang yang bersifat selektif permeabel. Karbohidrat yang terikat dengan lemak dinamakan glikolipid. Membran sel berfungsi untuk menyaring masuknya zat-zat ke dalam sel sehingga tidak semua zat dapat menembus membran sel. 3. misalnya membran retikulum endoplasma berbeda dengan membran Golgi. Membran sel memiliki beberapa fungsi. 6. sedangkan protein terletak di antara lemak atau di permukaan lapisan lipid bilayer. struktur ini dinamakan membrane plasma atau membran sel. 2. Membran dalam (inner membrane) kloroplas berfungsi untuk mengubah energi cahaya menjadi energi kimia dalam proses fotosintesis. Karbohidrat terikat secara kovalen. 5. 4. 7.

Fungsi kolesterol pada membrane berhubungan dengan rigiditas atau kekakuan membran. Bagian sitoplasma yang berada di antara organel dinamakan sitosol. Di dalam sitoplasma terdapat membran intrasel yang membungkus organel sel. tetapi diduga berhubungan dengan tempat melekatnya beberapa mikroorganisme infektif. dan badan Golgi. Ikatan antara protein perifer dengan lipid bilayer adalah non kovalen. Protein yang terikat lipid membran Protein ini terikat secara kovalen dengan lipid bilayer dan terletak pada permukaan luar dari lipid bilayer. Protein integral Protein ini menembus lipid bilayer sehingga memiliki dua permukaan. |enis-jenis tersebut terletak dengan orientasi tertentu pada lipid bilayer. Ukuran mitokondria ini hampir sama dengan ukuran bakteri yang menunjukkan salah satu bukti evolusi bahwa mitokondria merupakan bakteri yang bersimbiosis dengan sel eukoriotik. Mitokondria http://www.ir/elearning/Dalimi/Proto/Lectures/week2/mitochondrion2. lisosom. yaitu: 1. Kolesterol pada membran plasma hanya dijumpai pada sel hewan dan sekitar 50% dari lemak membran terdiri atas kolesterol. Sitoplasma Sitoplasma merupakan cairan sel yang dibungkus oleh membrane plasma. kloroplas.4 mikrometer. Volume sitosol lebih kurang 50% dari volume sel.modares. sitoplasma mengandung gula. sedangkan .gif Ukuran mitokondria bervariasi. Protein yang menyusun membran plasma tersusun atas lebih dari 50 jenis protein yang berbeda. Protein perifer Protein ini terdapat pada permukaan luar lipid bilayer atau pada permukaan dalam-lipid bilayer.ac. yaitu permukaan yang mengarah ke lingkungan luar sel dan yang menghadap ke dalam sitoplasma 2. peroksisom. tergantung dari jenis selnya. b. tetapi rata-rata ukuran diameternya antara 0.diketahui. retikulum endoplasma. misalnya pada sel-sel awal embrio.7 mikrometer (pm) dan panjangnya antara 1 . misalnya membran yang membungkus mitokrondria. lemak. bentuk mitokondrianya bulat atau oval. Bentuk mitokondria bervariasi. Di dalam sitosol juga terdapat protein dan enzim-enzim untuk reaksi kimia. asam amino. 3. Protein membran dikelompokkan menjadi tiga jenis.ion-ion dan senyawa kimia lain yang digunakan untuk metabolisme sel.0.2 . c.

sehingga jumlahnya dapat bertambah sesuai dengan kebutuhan energi sel. Karena ukurannya yang relatif besat mitokondria dapat terlihat cukup jelas di bawah mikroskop cahaya. Selsel yang metabolismenya aktif banyak mengandung mitokondria dibandingkan sel-sel yang tidak aktif. Pada membran dalam (inner membrane) mitokondria terdapat beberapa jenis protein yang terlibat dalam proses pembentukan ATP. Membran dalam mitokondria membentuk juluran-juluran ke arah matrik sehingga memperluas permukaan dalamnva. Pada RER permukaan luar membrannya banyak ditempeli oleh ribosom. Selain berfungsi menghasilkan energi dalam bentuk ATP. ATP merupakan molekul berenergi tinggi yang akan digunakan untuk metobolisme sel. Antara lumen RE dengan sitosol hanya dipisahkan oleh selapis membran sehingga memudahkan terjadinya pertukaran zat antara lumen RE dengan sitosol. mitokondria tersebar secara acak di dalam sel dan cenderung berkumpul pada bagian sel yang banyak memerlukan energi. Ion-ion ini disimpan dalam suatu badan khusus yang dinamakan granul. Di dalam matriks mitokondria terdapat ribosom. RNA dan beberapa protein yang larut dalam air serta filamen. dan keadaan fisiologi sel.sebaliknya pada SER . mitokondria juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan ion kalsium di dalam sel. Iuluran membran ke arah matriks ini dinamakan tristae.8 nanometer.pada sel-sel lain bentuknya seperti gelendong dan ada juga yang berbentuk pipa. Mitokondria di dalam sel mampu menggandakan diri. Retikulum Endoplasma Retikulum Endoplasma (RE) merupakan bentukan membran yang sangat berlipatlipat membatasi suatu ruangan yang disebut lumen (sisterna). Berdasarkan ada tidaknya ribosom yang menempel pada permukaan luar membran. d. yaitu Retikulum Endoplasma Halus (Smooth Endoplasmic Reticulumi /SER) dan Retikulum Endoplasma Kasar(Rough Endoplasmic Reticulum / RER). Jumlah mitokondria di dalam sel bervariasi tergantung dari jenis sel. Di dalam sel. Bagian-bagian utama mitokondria dibedakan menjadi dua. sedangkan membran dalam berukuran antara 6 . RE dibedakan menjadi dua. Selain itu. Matriks mitokondria merupakan bagian mitokondria yang menyerupai gel. dan granul. Pada umumnya. misalnya di sekitar gelendong pembelahan. atau di sekitar memmbran yang melakukan endositosis. mitokondria mampu bergerak atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam sitoplasma. Membran mitokondria ada dua yaitu membran luar dan membran dalam. Membran luar mitokondria lebih tipis dari pada membrane dalam yaitu kurang dari 6 nanometer. Antara membran dalam dan membran luar terdapat ruang antarmembran yang berisi berbagai macam enzim. DNA. Mitokondria memiliki kelenturan yang tinggi sehingga bentuknya dapat berubah-ubah dari waktu ke waktu. spesies organisme. yaitu bagian selaput atau membran dan bagian matriks.

vesikel sekretori adalah membawa protein atau lipid yang telah mengalami Pemrosesan di dalam lumen sakulus. Dengan menggunakan mikroskop elektron. makanan pada sel tumbuhan.jpg SER mempunyai beberapa fungsi. yaitu: 1) kantung-kantung pipih yang disebut sisterna atau sakulus. Gambar Golgi Organel ini terdiri atas setumpuk saku-saku pipih yang masing-masing dibatasi oleh selapis membian. Tempat menyimpan ion-ion kalsium di dalam sisterna yang akan dikeluarkan jika ada rangsangan yang menyebabkan pengeluaran ion kalsium. tubulus ginjal. 3) vesikel besar yang terletak pada sisi yang berhadapan dengan membrane plasma. Protein yang dihasilkan dari RER antara lain adalah protein yang disekresikan keluar sel. kantung – kantung pipih tersebut tersusun bertumpuk membentuk diktiosom. Beberapa penelitian membuktikan bahwa AG tidak hanya berfungsi sebagai alai transport materi ke luar sel. Sebagai tempat melekatnya granul-granul yang berisi glikogen pada sel-sel hati. gambar:RE hewan. fungsi vesikel adalah membawa protein dan lipid dari RE ke AG dan dari sakulus satu ke sakulus lainnya. lisosom. AG dijumpai hampir pada semua sel tumbuhan dan sel hewan. dan vakuola. dan kelenjar lainnya. dan kelenjar endokrin yang mensekresikan hormon steroid. vesikel ini dinamakan vesikel tiansisi atau vesikel peralihan. Aparatus Golgi atau Kompleks Golgi. Melepaskan glukosa dari glukosa-6-fosfat di dalam sel-sel hati. vesikel ini dinamakan vesikel sekretori. tampak bahwa AG tersusun atas tiga bentukan membran. kelenjar ludah. Aparatus Golgi (AG) atau Kompleks Golgi pertama kali ditemukan oleh Camilio Golgi tahun 1898 di dalam sitoplasma sel saraf. yaitu: • • • • • Sintesis hormon steroid pada sel-sel kelenjar endokrin pada gonad dan adrenal Detoksifikasi di dalam hati yang melibatkan beberapa molekul penting di dalam sel hati. SER banyak ditemukan pada otot rangka. RER banyak dijumpai pada sel-sel yang aktif mensekresikan protein misalnya sel – sel pancreas. endosom. e. Akan tetapi banyak reaksi yang berlangsung di dalam lumen AG. .permukaan luar membrannya tidak ditempeli oleh ribosom. protein-protein khusus di dalam organel. misalnva kontraksi otot. protein integral membran. 2) vesikel-vesikel kecil berdiameter kurang lebih 50 mikrometer yang terletak pada sisi yang berbatasan dengan RE. seperti protein di dalam Golgi.

fosfolipase. AG berperanan dalam pembentukan komponen dinding sel yang baru. glikosidase. maka enzim hidrolitik pada lisosom akan keluar dan mencerna sel itu sendiri. ( 3) badan residu. hidorolitik tidak pernah keluar dari dalam lisosom sehinggan pencernaan berlangsung optimal. Di dalam AG juga terjadi proses penambaKan gugus sulfat pada karbohidrat yang dikatalisis oleh enzim sulfat tansferase. Seiain itu. .antara lain proses biosintesis. antara lain: 1) protein membran inti. Pada sel tumbuhan yang sedang membelah. Lisosom Lisosom pertama kali ditemukan pada tahun 1949 oleh De Duve di dalam serpihan sel-sel hati.glikoprotein dan glikolipid yang dikatalisis oleh enzim glikosil transferase. lipase. Enzim-enzim tersebut meliputi protease. Membran lisosom tidak akan tercerna oleh enzim yang dikandungnya sendiri karena kandungan karbohidrat yang tinggi pada membrannva. enzim. Materi dari luar sel masuk ke dalam sitoplasma melalui pinositosis dan fagositosis. kedua proses ini sering dinamakan glikosilasi. adalah vakuola yang berisi sisa materi yang tidak tercerna Fungsi utama lisosom adalah untuk pencernaan intra sel. yaitu satu macam lisosom primer dan tiga macam lisosom sekunder. Lisosom tergolong organel yang polimorfik karena memiliki bentuk dan ukuran yang bervariasi. ' Ada tiga macam protein yang dihasilkan oleh Golgi. jika membran lisosom pecah. fosfatase dan sulfatase. enzim hidrolitik bersifat stabil. Ada empat macam bentuk lisosom.membran lisosom mengandung protein transfer untuk membawa hasil pencernaan ke sitosol. Pencernaan intra sel selalu terjadi di dalam lisosom. Lisosom primer adalah lisosom yang baru terbentuk dari AG dan belum berfusi (bergabung) dengan materi yang akan dicerna. Enzim – enzim tersebut hanya akan dapat bekerja optimal pada pH sekitar 5. membran plasma dan protein membran organel 2) protein sekretori yang disimpan dalam bentuk vesikel 3) protein enzim yang disimpan dalam vesikel (lisosom) f. Molekul-molekul protein dan lipid yang telah mengalami modifikasi kimiawi di dalam lumen AG akan di packing oleh membran Golgi dan ditransfer dalam bentuk vesikel. di dalam lumen AG terjadi proses sintesis proteoglikan yang merupakan komponen matriks ekstra sel. merupakan gabungan antara lisosom primer dengan fagosom. (2) Sitolisosom merupakan gabungan antara lisosom primer dengan autosom. Materi yang dicerna oleh lisosom dapat berasal dari luar sel atau dari dalam sel itu sendiri.yaiitu: (1) heterofagosom. Selama masih terbungkus membran. Lisosom sekunder ada tiga macam. Organel ini berbentuk semacam kantung yang berisi enzim hidrolitik. Akan tetapi.nuklease. Terdapat lebih kurang 40 macam enzim hidrolitik yang ditemukan di dalam lisosom.

Di dalam peroksisom ditemukan beberapa macam enzim oksidase dan enzim katalase. pencernaan bagian .5 sampai 1. menjadi substrat organik dan H2O. Sedangkan peroksisom merupakan badan mikro yang ditemukan baik pada sel hewan maupun sel tumbuhan. baik sel prokariotik maupun eukariotik.Pada sel tumbuhan. Pada eukariotik . menjadi karbohidrat atau disebut glukoneogenesis. seperti asam amino. Peroksisom pertama kali ditemukan oleh De Duve dan kawan-kawannya pada tahun 1965 di dalam sel-sel hati.bagian sel yang telah tua dinamakan autofagi. maka organel tersebut dinamakan peroksisom. oleh karena enzim . Protein dan lipid yang diperlukan ditransfer dari sitosol.Hasil pencernaan lisosom.enzim ini berperan dalam pembentukan katalase. glukosa dan nukleotida mampu menembus membran lisosom menuju sitosol. Jumlah peroksisom untuk tiap sel bervariasi antara 70-700. organel ini terdapat pada . Peroksisom memiliki kemampuan untuk membelah diri sehingga dapat membentuk peroksisom anak. sel tumbuhan tertentu maupun sel ragi. Membran lisosom selanjutnya akan dikembalikan menuju membran plasma melalui proses eksositosis. Oleh karena enzim .0. Salah satu proses utama pada biji yang sedang mengalami perkecambahan adalah perubahan dari asam lemak dalam glioksisom. peroksisom juga berfungsi untuk merombak asam lemak yang tersimpan dalam biji menjadi glukosa untuk proses perkecambahan. Glioksisom banyak ditemukan pada biji-bijian yang berperan sebagai tempat menyimpan asam lemak untuk pembentukan energi dalam Proses perkecambahan. Di dalam sel.Ribosom Ribosom merupakan salah satu organel tidak bermembran yang ditemukan pada semua sel. Penguraian asam lemak menjadi asetil ko-A selanjutnya berubah menjadi oksaloasetat untuk membentuk sitrat. peroksisom berbentuk bulat telur dengan diameter kurang lebih antara 0.5 . Badan Mikro 1) Peroksisom Organel ini ditemukan pada sel hewan. fungsi organel ini berkaitan dengan siklus glioksilat sehingga dinamakan glioksisom.enzim ini berperan dalam pembentukan dan pembongkaran hidrogen peroksida(H2O2) .7 mikrometer. 2) Glioksisom Glioksisom merupakan badan mikro yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan. h. Selain berfungsi untuk pembentukan dan perombakan H2O. Diameter glioksisom antara 0. g. hanya dibungkus oleh selapis membran. Asam sitrat yang terbentuk akan diubah menjadi glukosa melalui serangkaian reaksi enzimatis yang terdapat di dalam glioksisom.0 mikrometer.

Ada dua macam mikrotubulus di dalam sel yang dibedakan atas stabilitasnya. Sitoskeleton berfungsi untuk menyokong bentuk sel dan memungkin terjadinya gerakan-gerakan organel di dalam sitoplasma. dan enzim lisosom. atau disekresikan ke luar sel melalui vesikel. i. Sedangkan polipeptida hasil translasi pada ribosom bebas dikirim ke mitokondria. Ada dua jenis protein tubulin penyusun tubulin. Mikrotubulus sitoplasmik didalam sel berfungsi sebagi keranga dalam yang menetukan bentuk sel dan untuk transfer molekul di dalam sel. silia dan flagella. Mikrotubulus ada yang Ietaknya terbenam di dalam sitosol. dan sentriol.Sub unit ribosom dinyatakan dengan satuan S (Svedberg) yang merupakan nama penemunya. dinamakan mikrotubulus sitoplasmik dan ada juga yang berfungsi sebagai penyusun organel . Protein ribosom disintesis oleh bebas yang terdapat di dalam sitoplasma. misalnya aliran sitoplasma cii clalanr sel tumbuhan dan gerak amoeboid pada leukosit. Mikrotubulus Mikrotubulus tersusun atas molekul protein tubulin. Polipeptida hasil translasi pada RER akan dikirim dan diolah di dalam AG menjadi protein membran. sepe'rti silia. . atau sebagai protein ribosom. menempel pada permukaan luar retikulum endoplasma. yaitu mikrotubulus stabil dan mikrotubulus labil. 1. Hasil translasi ini adalah polipeptida. yaitu tubulin α dan tubulin β. Beberapa organel yang tersusun dari mikrotubulus adalah sentriol. misalnya sub unit kecil dan sub unit besar ribosom pada eukariotik adalah 40S dan 60s. didalam metriks mitokondria dan didalam stroma kloroplas. sebagai enzim peroksisom. Sitoskeleton Di dalam sitosol juga ditemukan adanya sitoskeleton yang tersusun atas mikrotubulus. Kedua sub unit ini akan berfusi jika proses trnaslasi berlangsung.sitoplasma. mikrofilamen dan filamen intermediat. Setiap mikrotubulus tersusun atas 13 protofilamen yang tersusun paralel mengelilingi suatu sumbu. Mikrotubulus ini berbentuk serabut tunggal dengan diameter lebih kurang 25 nanometer. Komponen penyusun besar ribosom terdiri atas protein ribosom dan ARN ribosom (ARN-r). Ribosom terdiri atas dua sub unit yaitu sub unit besar darn sub unit kecil. sedangkan ARN-r ditranskripsi di dalam anak inti (nukleous). Mikrofilamen merupakan protein konEaktil yang berfr-rngsi untuk pergerakan di dalam sitoplasma. satuan ini menunjukkan kecepatan pengendapan pada saat sub unit tersebut disentrifugasi. Organel ini merupakan tempat berlangsungnya penerjemahan (translasi) kodon (kode genetik) yang dibawa ARN-duta (ARN-d). flagela. Contoh mikrotulus stabil adalah pembentuk silia dan flagela. Sedangkan mikrotubulus labil contohnva mikrotubulus pembentuk gelendong pembelahan.

Kedua jenis protein ini berperan untuk pergerakan. materi intinya telah diselubungi oleh suatu membran dan membentuk struktur inti sel atau nukleus. Contoh filamen entermediet antara lain adalah kertin.15 nm. Di antara kedua membran tersebut terdapat ruangan antar membran (perinuklear space) selebar 10 . vimentin. Inti Sel (Nucleus) Pada sel eukariotik. Sel eukariotik umumnya memiliki satu inti sel. yaitu membran luar (membran sitosolik) dan membran dalam (membran nukleo-plasmik). dan keratin. transferase. j. Berikut ini uraian tentang bagian-bagian penyusun inti sel. misalnya aliran sitoplasma pada sel tumbuhan (siklosis). Mikrofilamen Mikrofilamen biasanya banyak terdistribusi dibawah permukaan membrane plasma. Bagian –bagian yang menyusun inti sel antara lain adalah membran inti. Hampir semua jenis sel hewan mengandung aktin. inti sel berbentuk bulat. dan gerak amoeboid pada Protozoa. 1) Membran inti Membran inti terdiri atas dua lapis. Pada sel epitel. dengan diameter lebih kurang 7 µm.2. Mikrofilamen tersusun atas protein. misalnya sitokrom. bersifat liat. dengan komposisi miosin yang lebih sedikit dibandingkan aktin. tersusun atas 4-5 protofilamen yang tersusun melingkar. tetapi ada juga beberapa jenis sel yang memiliki inti lebih dari satu. neurofilamen. Letak filamen inibiasanya terpusat disekitar inti. filamen intermediet membentuk anyaman yang berfungsi untuk menahan tekanan dari luar. dan tersusun atas protein fibrosa. Pada umumnya. dan glukosa-6-fosfatase. 3. Pada membran inti juga terdapat enzim-enzim seperti yang terdapat pada membran ER. terutama aktin dan miosin.matriks inti sel (matriks). Filamen lntermediet Filamen intermediet memiliki diameter antara 8-10 pm. berbentuk pembuluh. kromatin atau kromosom. tetapi ada juga yang bentuknya seperti gelendong. Aktin dan miosin banyak ditemukan terutama pada sel otot. dan anak inti (nukleolus). stabil. Permukaan luar membran inti juga . Sebagaian besar filamen intermediet berfungsi untuk menyokong sel dan inti sel. Panjang mikrofilamen bervariasi. Membran luar inti bertautan dengan membran ER. lamina nuclear. pori membran.

Benang benang kromatin ini akan mengalami pemampatan (kondensasi) pada saat sel akan membelah. Pada waktu interfase.berikatan dengan filamen intermediet yang menghubungkannya dengan membran plasma sehingga inti terpancang pada suatu tempat di dalam sel. Kromatin yang mengalami kondensasi ini dinamakan kromosom.100 nm. 5) Anak Inti (Nukleolus) Nukleolus banyak ditemukan pada sel-sel yang aktivitas . dan kelenjar. Pada bagian tengah pori terdapat sumbat tengah (central plug). Sentriol Sentriol merupakan organel sel berbentuk silindris dengan diameter lebih kurang 2 pm (mikrometer) dan panjang lebih kurang 4 ptm. struktur ini merupakan tempat terjadinya proses transkripsi gen ARN ribosom (ARN-r). sintesis proteinnya tinggi. nukleolus tampak sebagai suatu struktur yang merupakan tempat pembentukan dan penyimpanan prekusor ribosom dan pembentukan sub unit ribosom. Diameter pori berkisar antara 40 . k. oosit. 2) Pori Membran Inti Pada membran inti terbentuk pori-pori sebagai akibat pertautan antara membran luar dan membran dalam inti. Di dalam inti. Di dalam setiap sel mengandun sepasang sentriol yang letaknya saling tegak lurus dekat inti sel. protein histon dan protein nonhiston. Fungsi pori membrane inti ini. replikasi DNA. Jumlah pori membran inti bervariasi tergantung dari jenis sel dan kondisi fisiologi sel. Pori membran inti dikelilingi oleh bentukan semacam cincin (anulus) yang bersama-sama dengan pori membentuk kompleks pori. misalnya tempat keluarnya ARN – duta dan protein ribosom. materi genetik dinamakan kromatin. Bagian dalam cincin membentuk tonjolan-tonjolan ke arah lumen pori. antara lain sebagai jalan keluar atau masuknya senyawa – senyawa dari inti dan menuju inti. Semua aktivitas di dalam sel dikendalikan oleh materi genetik. misalnya pada neuron. sentriol berfungsi sebagai bahan pembentuk . 3) Matriks Inti (nukleoplasma) Komponen utama dari matriks inti adalah protein vang kebanyakan berupa enzim dan sebagian adalah protein structural inti. bahwa kromatin tersusun atas DNA. 4) Materi Genetik Bagian utama dari sebuah inti sel adalah materi genetik. Matriks inti diduga ikut berperan dalam proses – proses pada materi inti. RNA. Hasil analisis kimia menunjukkau. dan proses –proses lainva di dalam inti. misalnya transkripsi. Selain itu.

com/exact-sciences/biology/2246736-sejarahsel/#ixzz20VbPCuBO PERKEMBANGAN SEJARAH SEL. Sel bulat pipih berlapis disebut squamosa komplek. Sumber: http://id. pada organisme eukariotik uniseluler misalnya Paramaecium caudatum. selain sebagai komponen penyusun sentrosom.sillia dan flagella . . Contoh sel-sel bersilia adalah lapisan epitel saluran telur (oviduct) pada wanita. Jumlah silia pada umumnya banyak. sedangkan jumlah flagela hanya satu atau dua. Sedangkan flagela dapat ditemukan pada spermatazoa dan beberapa organisme eukariotik uni seluler misalnya Euglena viridis dan lain-lain. silia dan flagella dibungkus oleh membran. Silia berukuran lebih halus dan lebih pendek dari pada flagela. Sel berbentuk kubus disebut kuboid. 3. Bentuk sel pada hewan dan manusia juga bermacam-macam. Jadi. Sel berbentuk segi empat disebut kolumner. 2.shvoong. Berbeda dengan sentriol. Membran silia dan flagela merupakan perluasan dari membran sel. kita kenal antara lain: 1. Selapis sel bulat pipih disebut sel squamosa simplek. epitel saluran sperma (epididimis) pada lakilaki. yaitu memiliki sumbu yang dinamakan aksonem. Silia dan Flagela Kedua organel ini berfungsi sebagai alat pergerakan sel yang letaknya berada pada permukaan luar membran sel. Baik silia maupun flagella memiliki struktur yang sama. i. terutama sel-sel jaringan kulit tepi. 4. Struktur aksonem sangat kompleks karetra tersusun atas mikrotubulus dan protein. sentriol berfungsi sebagai tubuh basalis. persis dengan sentriol.

baik struktural maupun fungsional. seorang ilmuan Inggris. Selanjutnya. dan bahwa kehidupan yang berlangsung terus menerus berasal dri pertumbuhan dan pembelahan sel tunggal. yakni sekitar tahun 1835. seorang ahli botani. dapat diketahui dua batasan sebagai berikut. satu tergantung pada kehidupannya sendiri dan yang lain sebagai bagian integral tanaman. Robert Hooke mengamati sayatan gabus dibawah mikroskop sederhana. Konsep-konsep tersebut menjadi teori sel. seorang ilmuan Prancis yang bernama Felix Dujardin meneliti bahwa sel-sel tersebut tersusun atas substansi berupa cairan. Berdasarkan tinjauan tentang sel. Robert Brown. Dan bahwa walaupn sel adalah bagian dari organisme. Pada tahun 1839. seorang ahli zoologi. Istilah Protoplasma kali ini dikemukakan oleh Johannes Purkinje. Ia menemukan ruang-ruang kecil yang dipisahkan oleh suatu dinding. sel polen atau serbuk sari. mengemukakan bahwa hewan sama seperti tanaman terdiri atas sel dan produk-produk sel. 2. sel adalah unit terkecil penyusun makhluk hidup. mereka pada tingkat tertentu adalah kehidupan tersendiri. A. mengamati adanya titik buran yang selalu ada pada sel telur. bahkan bakteri. Kesimpulan dari hasil penemuan Schleiden dan Schwann (1810-1882) adalah sel merupakan komponen dasar semua makhluk hidup. berdasarkan hasil penelitiannya selama bertahun-tahun terhadap struktur dan pertumbuhan jaringan hewan. Schleiden menyimpulkan bahwa masing-masing sel tanaman mengarah ke suatu kehidupan ganda. organisme kecil yang tidak dapat dilihat lagi dua abad kemudian. Menurut definisi umum. sel dari jaringan anggrek yang sedang tumbuh. Pada akhir tahun 1600-an Antony van Leeuwenhoek. Dia menyebut titik itu sebagai ‘nukleus’. Tahun 1820-an. melaporkan hasil penelitiannya mengenai pertumbuhan dan reproduksi sel berpendapat bahwa setiap sel berasal dari sel sebelumnya.G. Analisis mikroskopis (hasil penelitian pada pertengahan abad 19) membuktikan bahwa sel adalah unit terkecil kehidupan. dan trampil menyusun lensa-lensa hingga dapat digunakan untuk melihat dan mengamati beragam protista. berpendapat bahwa nukleus dan perkembangan sel erat hubungannya. spermatozoa. seorang penjaga toko bangsa Belanda. Berdasarkan hasil penelitiannya. Dua ratus tahun kemudian. juga seorang ahli botani. Cairan tersebut dikenal dengan istilah Protoplasma. Satu abad kemudian Rudolf Virchow. 1. Theodor Schwann. seorang ahli fisiologi. . Hoewy dan Siekevitz (1963) menyatakan bahwa sel adalah unit aktivitas biologis yang dibatasi oleh membran semipermeabel dan mampu bereproduksi sendiri pada suatu media yang bebas dari sistem kehidupan lain. peningkatan pada desaian lensa terjadi dan membawa sel menjadi lebih dapat terfokus diamati. ia menamakan ruang-ruang tersebut sebagai ”sel”. Pada tahun 1838 Matthias Schleiden.Galilei yang bukan seorang biologiwan sesungguhnya orang pertama yang mencatat hasil pengamatan biologi melalui mikroskop Pada 1665.

Jadi ada tiga konsep mengenai sel yaitu: semua organisme tersusun atas satu atau lebih sel sel adalah unit terkecil yang memiliki semua persyaratan hidup keberlangsungan kehidupan secara langsung berasal dari pertumbuhan dan pembelahan sel tunggal • • • .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->