P. 1
babIV

babIV

|Views: 40|Likes:
Published by Asih Sularti

More info:

Published by: Asih Sularti on Jul 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/27/2012

pdf

text

original

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA

1. Problematika Dalam Modernisasi Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Karomah a. Hasil Interview / Wawancara Interview adalah Tanya jawab lisan antara dua orang atau lebih secara langsung. Pewawancara disebut Intervieuwer, sedangkan orang yang diwawancara disebut Interviewee. Adapun kegunaan Interview (wawancara) adalah sebagai berikut : a. Untuk mendapatkan data b. Sebagai pelengkap tehknik pengumpulan data lainnya. c. Penguji hasil pengumpulan data lainnya.1 Adapun hasil wawancara dengan para pengurus Pondok Pesantren Nurul Karomah sebagai interviewee sebagai berikut : 1.Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Karomah Sebelum peneliti paparkan tentang hasil penelitian tentang problema di pondok pesantren, sekilas akan kami singgung tentang biodata pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Nurul Karomah. KH. Abd. Fattah Ahmad Faqih, lahir di Bangkalan, 31 Maret 1961 M. beliau di karunia tiga orang istri yaitu Nyai Hj. Mislihah, nyai Hj. Zumairah
1

(Usman & Akbar, 1996 : 58).

89

dan Nyai Siti Nurhayati, yang masing- masing mempunyai beberapa putra dan putri. Pendidikan dasar dimulai dari bangku dasar SDN Tlagah Banyu Ajeh Tanah Merah Laok Bangkalan, setelah tamat menimba pendidikan dibangku dasar kemudian baliau maneruskan jenjang pendidikannya ke MTs (Madrasah Tsanawiyah) Sidogiri dan menyelesaikan pendidikannya disana (Sidogiri) dengan pendidikan MA (Madrasah Aliyah Sidogiri) pada tahun 1983 M. pendidikan madrasah beliau peroleh di pagi hari sedangkan sore harinya beliau pergunakan menimba ilmu pengetahuan di pondok pesantren tentang ilmu keagamaan, disana beliau banyak ngaji tentang kitab-kitab klasik, diantranya Fathul Qarib, Sullam, ‘I’anatuthalibin, Ibnu Aqil, dan lain- lain sebagainya. Setelah beliau menyelesaikan sekolahnya di pondok pesantren Sidogiri, kemudian beliau lanjutkan pendidikan terakhirnya dengan memperdalam ilmu tentang kitab-kitab klasik ke timur tengah tepatnya ke Sayid Ismail Arabia, disana beliau memperdalam pendidikan tentang kitabkitab klasik pada tahun 1983-1990, dan akhirnya beliau kembali ke Indonesia untuk mendirikan Pondok Pesantren Nurul Karomah. Berbagai macam problematika yang dihadapi oleh pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Nurul Karomah, itulah yang diungkapkan KH. Abd Fatah Afaq, akan tetapi permasalahan dalam menjadikan pondok

90

Hasil wawancara dengan KH Abd Fatah Afaq. Berbagai kegiatan atau program yang masih belum terlaksana dikarenakan keterbatasan dana.Tohir. Tanggal 17 September 2007. Karimah pada tanggal 10 April 1991. Pembina Pondok Pesantren Nurul Karomah Drs. A. 2 91 . sampai sekarang masih menjadi kendala untuk pembangunan dan terlaksananya program pendirian Sekolah Menengah Pertama (SMP). karena sudah waktunnya perguruan tinggi harus didirikan di Pondok Pesantren Nurul Karomah. dan perguruan tinggi. Abd fattah Ahmad Faqih yaitu Nyai. demikian pemaparan pengasuh sekaligus pendiri pondok pesantren tersebut setelah kami wawancarai.M. koperasi. sabar. pertanian. Sekolah Menengah Atas (SMA). 2 Adapun yang paling dirasakan beliau dalam perkembangan pesantren adalah faktor ekonomi karena dalam tahap pertumbuhannya.pesantren ini modern. perbendaharaannya lebih optimal dan didominasi dari dana pribadi. 2. lahir di B angkalan pada tanggal 10 Januari 1966 M. Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Karomah pada hari senen. para pengurus harus menghadapinya dengan tegar. dan sekarang sudah dikaruniai empat seorang putra dan satu seorang putri. Hj. M. maupun hasil dari bisnis yang lain seperti pabrik tempe. zakat mal. walau secara terstruktur perbendaharaannya banyak hasil para donatur luar.H. dan pertambangan.Rahman. dengan memohon petunjuk kepada Allah SWT. beliau menikah dengan adik dari KH.M.

Bangkalan. dan lain.Pendidikan dasar. Beliau juga pernah menjabat sebagai Kordinator Radio SEGARA dan AMANNA pada tahun 1996-2001 di Kab. dan melanjutkan pendidikannya ke MTs Darul Hikmah Langkap Burneh Bangkalan.lain. di sana beliau juga menjabat sebagai Seksi Kordinator Pendidikan Masjid Nurul Rahmah Surabaya. beliau peroleh di bangku MI (Madrasah Ibtidaiyah) Kanzul Ulum Langkap Burneh Bangkalan. Faroid. dan meraih gelar Megister Manajemen (MM) pada tahun 2008. dan menamatkan pendidikannya disana dengan memperoleh sertifikat MA pada tahun 1987. adapun pendidikan akhir beliau peroleh di IAIN Sunan Ampel Surabaya tahun 1991. Adapun karya-karyanya dalam bidang tulisan semasa kuliahnya ada 32 karangannya diantaranya adalah terjemah nahwu “Imriti”. terjemah Diba’I. dan mulai menjadi Khatib Keliling di Surabaya. jadwal sorof . Semasa di bangku kuliah beliau pernah menjabat sebagai sekretaris PAC IPNU-IPPNU Langkap Burneh dan menjabat sebagai Khatib Syuriyah PCNU pada tahun 2002-2007. salah satu ta’mir di Masjid Rahmat Kembang Kuning Surabaya. Sedang di luar kampus beliau mendirikan TPQ Nurul Ma’arif Simo Mulyo Surabaya. sedangkan pada tahun 2000-2003 beliau menjabat sebagai Kordinator Kepala Sekolah MTs 92 . dikampusnya beliau pernah mendirikan “Orkes Gambus” yang diberi nama “Ranum”.

mempunyai 93 . dengan pengasuh Pondok Pesantren Nurul Karomah yakni KH Abd Fatah Afaq. kemudian diagendakan dalam forum rapat bulanan untuk dipecahkan solusinya dari setiap permasalahan yang selama ini ada. Akan tetapi dalam waktu dekat hal tersebut dapat di selesaikan. Dan menjadi wakil ketua PCNU angkatan 2007-2012 disana. Banyak permasalahan atau problem yang telah dipecahkan demi perkembangan Pondok Pesantren Nurul Karomah.di Kab Bangkalan.Tohir. selaku pembina Pondok Pesantren Nurul Karomah.M. sebagai contoh hilangnya harga diri lembaga pendidikan Pondok Pesantren Nurul Karomah karena di mata Lembaga Pendidikan Sekolah Dasar Negeri Paterongan I.Abd Rahman. Beliau juga mengulas tentang metode kepemimpinan antara beliau yaitu Drs.M.M. dikatakan bahwa Pondok Pesantren Nurul Karomah adalah lembaga yang tidak berkualitas dan mutu kelulusannya pun tidak dapat bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya. Problematika kependidikan di Pondok Pesantren Nurul Karomah secara universal di terima oleh Drs M Tohir Abd Rahman MM. dengan latar belakang yang berbeda atau pendidikan mereka yang identik berbeda pula. beliau memaparkan sebuah permasalahan yang pernah dialami yaitu persaingan dunia pendidikan dengan lembaga-lembaga sekitar.

perbedaan metode kepemimpinan yang berbeda begitu juga kebijakankebijakan mereka. Hamim Ahmad Faqih. Muslihah Abdullah Faqih untuk menertibkan in-put dan out-put keuangan pondok. Walau demikian bukan berarti tidak adanya faktor kesulitan yang menghambat tugasnya akan tetapi dengan permasalahn kecil yang dihadapi tidak pernah ia keluhkan bahkan dengan ketegaran dan kesabarannya hal kecil itu cepat tertangani. 3. Sekretaris Pondok Pesantren Nurul Karomah H. 4. Setelah kami wawancarai tentang faktor penghambat dalam mengkordinir pembendaharaan Pondok Pesantren Nurul Karomah. dengan baik tugas-tugasnya dapat tertangani. beliau mengutarakan selama ini pendanaan pondok pesantren banyak menjumpai kenaikan dan penurunan yang signifikan buktinya pada awal perkembangannya perbendaharaan menurun dengan drastis akan tetapi dapat dibenahi oleh pengasuh dan pengurus Pondok Pesantren Nurul Karomah. beliau 94 . selaku sekretaris Pondok Pesantren Nurul Karomah mengungkapkan tugasnya dalam mengakses semua hal yang terjadi di Pondok Pesantren Nurul Karomah sampai saat ini tiada masalah yang dihadapi. Bendahara Pondok Pesantren Nurul Karomah Perbendaharaan Pondok Pesantren Nurul Karomah sejak berdirinya sampai saat ini masih di percayakan kepada Hj.

sedangkan Pembantu II adalah Hj. mereka banyak memberikan asumsi tentang perkembangan pondok pesantren dan banyak memberikan pemecahan-pemecahan permasalahan yang dihadapi lembaga pendidikan ini. air dan lain. hal itu akan menambah minat masyarakat mengantarkan putra-putrinya menimba ilmu pengetahuan di Pondok Pesantren Nurul Karomah. dan lain sebagainya. transportasi.menjawab dimasa sekarang sangat sulit sekali menbendaharakan atau membelanjakakn dana pondok pesantren yang sedikit dengan hasil yang melimpah. akan lebih menarik perhatian khalayak masyarakat jika diikutsertakan berbagai penampilan siswa yang berkompeten dari yang junior sampai yang senior di pondok pesantren seperti lomba cerdas cermat.lain. Pandangan mereka tentang Haflatul Imtihan (hari ulang tahun berdirinya Pondok Pesantren Nurul Karomah) yang diadakan setiap tahun sekali. dramatisasi. Ungkapan mereka tentang berbagai hal yang menghambat perkembangan pesantren adalah lemahnya santri atau siswa menangkap atau menyerap pengetahuan umum atau ilmu sosial. hal ini dikarenakan 95 . pembersihan pondok. lomba karaoke shalawat. 5. sedangkan kebutuhan pondok pesantren per-bulannya berkisar antara 2-3 juta. terhitung mulai kebutuhan lampu. Pembantu Pondok Pesantren Nurul Karomah Adapun pembantu I Pondok Pesantren Nurul Karomah adalah H. Sirojuddin Ahmad Faqih. khutbah. Imroatul Karimah.

6. Berbagai macam problema yang di hadapi kordinator kesantrian pondok pesantren mulai dari kenakalan santri. seksi litbang. Siswa atau santri putra dan putri Pondok Pesantren Nurul Karomah selain berperan sebagai subyek pendidikan mereka juga mempunyai peran dan tanggung jawab atas perkembangan pondok pesantren utamanya bagi para senior yang menjabat sebagai kepengurusan Pondok Pesantren Nurul Karomah. Para santri sangat percaya diri menjunjung nama baik Pondok Pesantren Nurul Karomah. yaitu seksi kesekretariatan. pelanggaran peraturan. dan seksi kebersihan lingkungan. seksi keamanan. seksi keilmuan. baliau juga membentuk seksi-seksi baik putra maupun putri untuk menertibkan Pondok Pesantren Nurul Karomah.masing seksi kepengurusan pondok pesantren. terlihat dari keoptimisan mereka menjalankan tugas masing. akan tetapi setiap kegiatan kepengurusan tidak pernah lepas dari pemantauan dan pengamatan pengasuh dan pembina pondok pesantren. Kordinator Kesantrian Pondok Pesantren Nurul Karomah Selain Samsul Arifin ZA selaku kordinator kesantrian pondok pesantren. 96 .situasi dan kondisi kultur budaya Madura yang secara universal buta dengan dunia modern dan mengikuti adat kaum priyai. seksi kebendaha raan. sehingga kepercayaan dan keyakinan serta kebhaktian terhadap seorang pimpinan masih sangat kental.

yakni Madrasah Aliyah Nur ul Karomah (MANK). 97 . Madrasah Ibtidaiyah Nurul Karomah (MINK). terorganisir dengan baik sesuai dengan ketentuan pendidikan Nasional. karena dengan adanya sarana yang ada tidak mencukupi pelaksanaan pembelajaran dengan santri baik putra dan putri yang begitu banyak. media pembelajaran. staf pengajar yang berprofesi di bidangnya. Adapun permasalahan atau problema yang dihadapi dalam menumbuh-kembangkan madrasah yang ada di Pondok Pesantren Nurul Karomah ini sangat banyak dirasakan oleh beliau yaitu sarana dan prasarana. dan Taman Kanak-Kanak Nurul Karomah (TKNK). Madrasah Tsanawiyah Nurul Karomah (MTsNK). tentunya dengan berbagai macam kesepakatan dengan pengasuh Pondok Pesantren KH Abd Fatah Afaq selaku pimpinan utama. Dia juga mengungkapkan terbatasnya sarana dan prasarana Pondok Pesantren Nurul Karomah. Baik sarana maupun media pembelajaran ulasnya. Madrasah yang di pimpin beliau berdiri di bawah naungan Pondok Pesantren Nurul Karomah.M selaku kordinator madrasah yang sekaligus menjabat sebagai pembina pondok pesantren tersebut. akan tetapi problema yang tersebut tidak sampai mempengaruhi terhadap kegiatan-kegiatan pondok pesantren. Kordinator Madrasah Pondok Pesantren Nurul Karomah Sepenuhnya manajemen madrasah di Pondok Pesantren Nurul Karomah diserahkan kepada Drs M Tohir Abd Rahman M. 7.sampai pada ketidak disiplinan mereka.

persaingan dengan lembaga formal sekitar. dan dengan metode ini pula penulis dapat mengetahui deskripsi obyek Pondok Pesantren Nurul Karomah. Hasil Dokumentasi Metode ini digunakan sebagai metode sekunder. Lembaga-lembaga yang berdiri di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Karomah ini tentu secara otomatis akan berpengaruh besar pada yayasan. ketentuan pemerintah tentang kebijakan pendidikan di Indonesia. 2001 : ) 98 . Metode ini lebih mudah dari pada metode yang lain. Materi Pelajaran atau Sumber Belajar Adapun berbagai jenis materi atau meta pelajaran yang diajarkan di Pondok Pesantren Nurul Karomah terbagi dalam materi pelajaran klasik 3 ( Riyanto. adapun bentuk dokumentasi yang kami peroleh sebagai berikut : 1.lembaga formal tersebut juga akan berdampak yang negatif pada yayasan Pondok Pesantren Nurul Karomah. perkembangan lembaga-lembaga juga perkembangan yayasan Pondok Pesantren Nurul Karomah namun begitu juga sebaliknya jika terjadi pemerosotan pada lembaga. b. Dokumentasi berasal dari kata dokumen yang artinya barang-barang tertulis.3 Metode dokumentasi berarti cara pengumpulan data dengan mencatat data-data yang sudah ada. Dengan penggunaan metode dokumentasi ini penulis dapat memperoleh data yang dapat dipercaya kebenarannya.

AL MABADIUL FIQHIYAH 2 TAFSIR/ILMU TAFSIR v v v 3 HADITS/ILMU HADITS AL-QURANUL KARIM TAFSIR JALALAIN TAFSIR MUNIR & BULUGHUL MARAM & RIYADUS SHALIHIN 99 . MINK. 4. 10. 6. yaitu materi yang diberikan di MANK.yaitu materi pelajaran yang berbentuk kitab kuning (kitab berbahasa Arab yang tak berharakat) kedua materi pelajaran umum. MTsNK. RIYADUL BADI’AH 11. BAHJATUL WASAIL 12. 8. 2. dan TKNK. 5. UQUDUL LUJAIN 13. Adapun materi yang berbentuk kitab kuning adalah sebagai berikut: TABEL III DAFTAR KITAB YANG DI KAJI PONDOK PESNTREN NURUL KAROMAH NO KITAB 1 FIQH/USHUL FIQH JENIS KITAB FATHUL WAHHAB FATHUL QARIB FATHUL MU’IN SULLAMULTAUFIQ MINHAJUL QAWIM SULLAMUL MUNAJAH SAFINAH ANNAJAH KIFAYATUL AKHYAR AL TAHZIB WA TARGHIB 1. 7. 3. 9.

& AL MAJALISUL SANIYAH & AL-JAMI’UL SHAGHIR & RIYADUL BADI’AH & ARBA’IN NAWAWIYAH & JAWAHIRUL BUKHORI 4 NAHWU/SOROF § § § § § § § § 5 6 BALAGHAH AKIDAH/TASAWUF à ? ? ? ? 7 AKHLAQ q q q q q q q q q AL FIYAH IBNU ‘AQIL TUHFATUL WAHAB SYARKHUL ‘IMRITI MUTAMMIMAH JURUMIYAH AL AMTSILATUL TASHRIFIYAH QAWAIDUL LUGHOH NASAIKHUL IBAD JAWAHIRUL BALAGHAH KIFAYATUL ‘AWAM JAWAHIRUL KALAMIYAH KHARIDUL BAHIYAH JAUHARATUL TAUHID IHYA’ ULUMIL DIN BIDAYATUL HIDAYAH MINHAJUL ABIDIN NASHAIHUL IBAD TA’LIMUL MUT’ALLIM SYARHUL HIKAM AKHLAQ LIL BANIN AKHLAQ LIL BANAT ADZATUL NASIHIN AL ‘USFURIYAH 8 MANTIQ • 100 .

A 2006-2007 P.• • • IHYA ULUMIL DIN AL HAYATUL IJTIMA’IYAH IDHAHUL MUBHAM 2. Keadaan Emosional Siswa dan Tenaga Pengajar Adapun minat belajar siswa di Pondok Pesantren Nurul Karomah semakin tahun semakin banyak perkembangan prosentase penilaian siswa dan siswi yang berminat menimba ilmu pengetahuan. banyak terdiri dari sarjana lulusan S-I. mereka begitu antusias dengan perkembangan minat belajar siswa atau santri di pondok pesantren tersebut.P.582.A 2007-2008 976 Orang 151 Orang 235 Orang !44 Orang 21 Orang T. tiap tahun perkembangannya semakin meningkat. hingga sampai saat ini jumlah siswa dan siswi atau santri putra dan putri yang ada sekitar 1. hal ini dapat di lihat dalam tabel berikut : TABEL IV DATA SANTRI PUTRA DAN PUTRI PONDOK PESANTREN NURUL KAROMAH NO 1 2 3 4 5 LEMBAGA T.A 2008-2009 995 Orang 166 Orang 239 Orang 153 Orang 39 Orang KET 101 . Demikian pula para staf pengajar di Pondok Pesantren Nurul Karomah.N.K MANK MTsNK MINK TKNK 754 Orang 146 Orang 225 Orang 135 Orang 20 Orang JUMLAH SISWA T.

280 Orang 1. Adapun nama-nama staf pengajar atau guru di Pondok Pesantren Nurul Karomah sebagai berikut : TABEL V NAMA-NAMA PENDIDIK PONDOK PESANTREN NURUL KAROMAH NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 NAMA KH Abd Fatah Afaq Drs.E Ali Mahbub S.582 Orang Berdasarkan tabel tersebut di atas perkembangan minat siswa menimba ilmu pengetahuan di Pondok Pesantren Nurul Karomah sangat pesat dan signifikan dari tahun ke tahun.Pd Mujiburrahman S. M.I Suroso Hadi S.Pd.Pd Sri Suharti Ningsih S.527 Orang 1.Jumlah 1.E Abd.Tohir.Pd.Ag Rahmat S. Moh Mukhsin Ach Zubairi S.Rahman MM Drs.Abd.I JABATAN Pengasuh PPNK Pembina PPNK Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru KET 102 . Fattah S.I Ach Hosiri S.Th. hampir mencapai 20 % sampai 30 % perkembangan setiap tahunnya.Moh Arifin Drs.

Pd. Adapun media pembelajaran di Pondok Pesantren Nurul Karomah adalah sebagai berikut : TABEL VI MEDIA PEMBELAJARAN PONDOK PESANTREN NURUL KAROMAH NO 1 2 MEDIA Buku-Buku Umum Kitab-kitab klasik UNIT 20 Unit.Pd Amania S. mulai dari media yang terkecil atau yang kuno sampai pada media yang modern. dengan memanfaatkan sebaik mungkin berbagai media di Pondok Pesantren Nurul Karomah. Media Belajar Proses belajar mengajar tak dapat berjalan dengan optimal tanpa adanya media yang optimal pula.Pd Moh Saleh S.13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Ach Muthar S.Pd Solihuddin S.Pg Moh Alwi Fattah HR Khodijah Mdq Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru 3. 49 Macam KET 103 .I Nur Hayati S.Pd Vebriyanti S.Pd Lailatul Badriyah S. 27 Macam 3 Unit.

2 Jt 2.78Jt 45.4 Jt 9.7 Jt 2.78Jt 51.1 Jt 3.5 Jt 3.000.9 Jt Saldo 7. dan lain.8 Jt 9.lain 5 Bendel 33 Unit 560 Unit 19 Unit 12 Unit 12 Unit Masing. 6.lain Alat Pengeras Suara Dan lain.8 Jt Debet 3.4 Jt 7.7 Jt 1.3 Jt SALDO Tahun 2006 Debet Kredit 2.0 Jt 2.00.75 Jt Debet 23.4 Jt Saldo 43.8 Jt Saldo 8.masing 3 unit 13 Unit 4. Muslihah selaku Kordinator perbendaharaan di Pondok Pesantren Nurul Karomah memberikan dokumentasi pendanaan atau keuangan pondok pesantren periode 2006-2008 dengan saldo akhir tahun 2005 Rp.3 4 5 6 7 8 9 10 11 Alat tulis Kapur dan Snowman Papan Tulis Bangku dan Kursi Computer Televisi VCD Player Kaset VCD Bahasa (Inggris + Arab).9 Jt 2.500.38Jt AKHIR 1 2 3 Januari Februari Maret 104 .0 Jt 6. Sejarah Islami.5Jt 25 Jt 5 Jt Tahun 2008 Kredit 15 Jt 17 Jt 11.8 Jt 3. Keadaan Pendanaan Hj. adapun pendanaannya adalah sebagai berikut : TABEL VII SIRKULASI KEUANGAN TAHUN 2006-2008 PONDOK PESANTREN NURUL KAROMAH NO PERIODE BULAN 2.15Jt Tahun 2007 Kredit 3.

Muslihah dan KH.) Jt 1.9 Jt 2.6 Jt 3. 5.000.4 3. Sarana dan Prasarana Sarana dan prasarana di Pondok Pesantren Nurul Karomah adalah sebagai berikut : • Masjid 1 unit • Musholla 2 unit • Pondok 21 unit • Rumah kya i 4 unit • Gedung Madrasah 5 unit • Perpustakaan 1 Unit • Koperasi 3 unit 105 .9 Jt 3.1 Jt 9.92 Jt 72.1 Jt 7.38Jt Beliau ( Hj.12 9.35Jt 3. 1.0 Jt 8.4 5 6 7 8 9 10 11 12 April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember Jumlah 2.0 Jt 8.8 Jt 2.0 Jt 2.2Jt 349.5 Jt 2.62Jt -37.380.28 Jt 35. Fatah Afaq) mengutarakan bahwa saldo yang ada yaitu Rp. 45.3 Jt 2.92Jt 7. Adapun untuk pembangunan ini akan menghabiskan dana sekitar Rp.38 Jt 45.6 Jt 2.6 Jt 7.5 Milyard.63 Jt -12.7 Jt 100 Jt 50 Jt 150Jt 22.4 Jt 2.7 Jt 8.6 Jt 7.4Jt 45.5 Jt 3.2 Jt 1.2 Jt 3.1 Jt 4.1 Jt 7.9 Jt 3.5Jt 43.2 Jt 2.4 Jt 9.8 Jt 2.1 Jt 2.0 Jt 7.7 Jt 4.9 Jt 34.97Jt 25 Jt 30 Jt 55 Jt 60 Jt 75 Jt 59 Jt 322. Abd.0 Jt 2.00 akan dikonsumsikan untuk pembangunan Madrasah yang sekarang masih dimulai.75Jt 4.08 Jt 35.3 Jt 7.9 Jt 8.28 Jt 53.08 Jt -2.6 Jt 3.8 Jt 33.8 Jt 3.

masyarakat yang menanamkan nilai.lain 6. Hal tersebut dapat di ketahui dengan macam kegiatan keagamaan di Desa itu. lingkungan Kondisi masyarakat di sekitar Pondok Pesantren Nurul Karomah khususnya di Desa Paterongan adalah masyarakat Agamis.nilai agama dengan kuat. yaitu : TABEL VIII RUTINITAS KEAGAMAAN DESA PATERONGAN GALIS BANGAKALAN NO 1 2 3 4 5 6 7 BENTUK KEGIATAN Yasin dan Tahlil Muslimatan Khatmil Qur’an Pengajian Rutin Ad Diba’I Samman Shalawat Burdah PELAKSANAAN Setiap malam Jum’at Setiap malam Sabtu Setiap hari Minggu Setiap malam Rabu Setiap malam senen Setiap Jum’at Legi Setiap malam Kamis KET Seluruh warga Jama’ah wanita Seluruh warga Seluruh warga Remaja Seluruh warga Remaja 106 . Bahasa dan Komputer 1 Unit • Kantor 3 unit • Dapur 3 Unit • Kamar mandi 15 unit • Aula 2 unit • Lapangan 2 Unit • Dan lain.• Gedung Lab.

petani. pandai besi. pedagang. judi. Adapun penghasilan dari warga masyarakat Desa Paterongan adalah swasta. maka dapat penulis ambil kesimpulan bahwa yang merupakan bentuk-bentuk dari problematika pendidikan Pondok Pesantren Nurul Karomah adalah sebagai berikut: 1. Lemahnya Intellectual Quation santri 3. Bentuk-Bentuk Problematika Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Karomah dan Upaya Penanganannya a. Bentuk-Bentuk Problematika Dari semua hasil wawancara dan dokumentasi yang ada. Situasi dan kondisi lingkungan masyarakat 107 . seperti minum.Walau banyak bentuk rutinitas keagamaan di desa tersebut akan tetapi tidak menutup kepastian kalau bent uk kedhaliman warga juga ada. Tertabatasnya sarana dan prasarana 5. Terbatasnya media pembelajaran 4. dan lainj. 2. Minimnya dana 6. pengrajin pecut dan lain. Perbedaan metode kepemimpinan 2. Kurang profesinya staf pengajar 7.lain.lain. sedang pendapatannya banyak didominasi dengan Pandai Besi dan pertanian.minuman.

akan tetapi dengan bentuk hukum syari’ah. Tohir. Drs. Upaya Penanganannya 1. Lemahnya Intellectual Quation santri Siswa atau santri yang berperan sebagai subyek bagi proses pembelajaran harus benar-benar di perhatikan oleh seorang pendidik sebab mentrasformasikan pengetahuan kepada seorang anak didik tidak 108 . Perbedaan metode kepemimpinan Perbedaan sistem kepemimpinan dan kebijakan antara pengasuh dengan pembina adalah tidak dapat ditutupi karena perbedaan latar belekang pendidikan mereka. hal ini dapat di lihat dalam biodata pengasuh dan pembina Pondok Pesantren Nurul Karomah. Adapun upaya yang di lakukan selama ini adalah dengan mengkaji hukum terhadap perbedaan kebijakan mereka. sehingga akhirnya kebijakan itu bisa dikolaborasikan dengan bentuk kalau bukan shalawat nabi yang di baca maka tidak boleh menari.Rahman M.Demikianlah bentuk problema di Pondok Pesantren Nurul Karomah setelah kami teliti dengan seksama. dengan argumen yang rasional.Abd. dan ketujuh permasalahan yang dihadapi masih dalam proses penanganan pengurus pondok pesantren. b.M mencontohkan pada santri putri yang tidak boleh tampil di atas panggung dengan bentuk tarian pada acara Karaoke Shalawat Nabi yang dilombakan. M. 2. yang dikaji dengan intelektual yang rasional dan tentunya tidak melupakan faktor budaya.

Qiro’at.Hosiri S.masing santri putra dan putri tidak gampang untuk mengarahkan atau memfokuskan mereka pada program pendidikan yang ada di Pondok Pesantren Nurul Karomah sebelum mengetahui terlebih dahulu minat dan bakat mereka. hal itulah yang menjadi kendala dalam proses pembelajaran yakni dimana santri belum mampu menerima ilmu dengan cepat dan benar. Puisi. dan lain sebagainya.hari besar Islam pondok Hasil wawancara dengan Ach. adapun hal yang paling menonjol yakni dengan mengadu rasio santri dengan metode debat aktif. Presenter. Begitu juga dengan berbagai macam bentuk potensi yang dimiliki oleh masing. Tartila. Upaya dalam menangani problema kesantrian ini sering kali para pendidik menggunakan metode atau strategi dengan membangun potensi santri atau siswa.Pd. pada hari rabu 19 September 2007. tiada lain untuk mencari metode pembelajaran yang dapat diterima oleh siswa secara menyeluruh4 . begitu juga di Pondok Pesantren Nurul Karomah ini mengupayakan untuk menggali potensi mereka dengan membentuk pelatihan seperti Ceramah atau Pidato dengan bahasa Arab dan Inggris. Dalam memperingati hari.I. dan bahkan tidak jarang para penyuluh untuk membuka konsultasi.segampang membalikkan tangan yang secara langsung bisa di terima atau di tangkap oleh santri. Akan tetapi membutuhkan kesiapan yang matang dari seorang pendidik karena bermacam bentuk kecerdasan siswa. diskusi. 4 109 . salah satu staf pengajar Pondok Pesantren Nurul Karomah.

karena media di pondok pesantren tersebut masih dikatagorikan masih minim sekali jika dibandingkan dengan media yang ada diperkotaan. akan tetapi terdapat solusi untuk 110 . Dimana keberadaan Media pembelajaran yang ada maka masih sangat jauh sekali dari cukup demi terciptanya proses pembelajaran yang optimal. Menanamkan kesadaran akan Iman. 3. Islam dan Akidah. Terbatasnya media pembelajaran Jika melirk pada hasil dokumentasi dan hasil wawancara dengan segenap pengurus Pondok pesantren Nurul Karomah. sehingga dengan kesadaran ini santri bisa menjaga sikap dan prilaku mereka ketika ada di naungan pondok pesantren. Hal ini yang diajarkan kepada santri di Pondok Pesantren Nurul Karomah. bagaimana berakhlakul karimah kepada seorang guru dan akhlak jika ada di naungan pondok pesantren. media pembelajaran dapat di peroleh. akan tetapi akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memperoleh dana tersebut.lomba dalam menggali skill dan potensi siswa. Sehingga dengan penghasilan yayasan ini sendiri. Beragam keluhan dari para staf pengajar atau guru dalam pembelajaran karena keterbatasan media.pesantren ini juga menyelenggarakan lomba. Sulitnya memperoleh bantuan media dari pemerintah dan para dermawan karena persaingan ekonomi yang semakin membesar.

lebih. demikianlah pengutaraan pendiri dan pengasuh setelah kami singgung masalah perekonomian Pondok Pesantren tersebut. namun pada realitanya peningkatan pembangunan untuk kebutuhan sarana dan 111 . masih sangat minim sekali karena perekonomian yang dikeluarkan untuk kebutuhan perkembangan pondok pesantren adalah dari pengahasilan pribadi.mengupayakan keoptimalannya proses pembelajaran Pondok pesantren Nurul Karomah yaitu dengan menjadwal pemakaian media pembelajaran.lebih untuk pembangunan sekolah. Tertabatasnya sarana dan prasarana Sebagai sebuah lembaga yang berdiri di atas tanah pribadi. Melihat dari realita di atas maka jelas kebutuhan sarana untuk pembangunan Pondok. dalam setiap kelompok me ndapatkan jatah pemakaian satu kali dalam seminggu. Koperasi. 4. akan tetapi untuk media yang dibutuhkan sehari-hari masih tetap di peroleh dalam setiap kelas. Pondok pesantren Nurul Karomah sulit untuk memperoleh dana kompensasi dari pemerintah akan tetapi selama ini pembiayaan untuk kepentingan lembaga ini adalah dari hasil pribadi pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren. Melihat perkembangan pondok pesantren yang semakin hari semakin maju dan semakin bertambah santri dan siswa yang masuk maka perkembangan pembangunan juga harus ditingkatkan. Masjid.

MM. pembina Pondok pesantren Nurul Karomah. pada hari senen. Drs. hal ini menjadi kendala dalam ketertiban proses pembelajaran sehingga terkadang guru juga mengalah jika harus terpaksa kursinya dibutuhkan oleh siswa5 Adapun upaya dalam mengatasi problema tersebut adalah Selain dari dana pribadi sebagai upaya dalam meningkatkan sarana dan prasarana Pondok Pesantren Nurul Karomah adalah dengan mengajukan bantuan kepada pemerintah. kadang juga berdesak-desakan untuk memilih tempat duduk. lembaga ini lebih mengedepankan sistem dari pada sarana dan prasarana dengan berbagai metode. Abd Rahman. kami harapkan nantinya pemerintah tidak memandang sebelah mata untuk memberikan dana sosial demi Wawancara Pribadi dengan. 5 112 .lebih untuk tempat santri yang bermukim di pondok pesantren Nurul Karomah sangat terbatas.prasarana pondok pesantren lebih. dan bantuan yang lain. 17 September 2007. M.instansi terdekat dan bantuan dana sosial dari masyarakat berupa zakat mal. infaq. terkadang dalam satu bangku ditempati tiga orang santri atau siswa. Keterbatasan ruang dalam proses pembelajaran santri putra dan putri yang berada dalam satu ruang. Sarana dan prasarana di Pondok Pesantren Nurul Karomah masih sangat minim sekali sebagai salah satu lembaga pendidikan yang menerapkan model modern.Tohir. mencari bantuan ke instansi.metode pendidikan atau pengajaran yang di gunakan.

demikian di Pondok Pesantren Nurul Karomah minimnya dana untuk honorer seorang guru. Minimnya dana Pondok Pesantren Nurul Terbatasnya perbendaharaan lembaga untuk kepentingan atau kebutuhan honorer staf pengajar atau guru. menurut kami tidaklah layak bagi seorang pendidik hanya menerima gaji sekecil itu. setelah ditanyakan. misi dan tujuannya dan demi tanggung jawab yang besar walau harus menguras keringat tenaga dan fikiran tanpa melihat balas atau honor yang akan di peroleh akan tetapi hanya melihat anak didik atau santri yang di didik dapat menjadi siswa yang mampu mengaktualkan potensinya. petugas.Abd. 5. 6 113 . sedangkan satu hari empat jam. serta mampu berkomunikasi atau berinteraksi dengan masyarakat dengan baik supaya menjadi muslim yang bertakwa6 Hasil wawancra dengan KH. mereka hanya menerima 2500 perjam. Sebuah lembaga yang lebih mengedepankan visi. pendiri Pondok Pesantren Nurul Karomah Pada hari rabu 19 September 2007.Fatah Ahmad Faqih. potensi kecerdasannya.meningkatkan kwalitas sarana pendidikan Karomah. mengaktualkan kemampuan keimanannya. dan mampu memikul amanah dan tanggung jawab. dan pengurus lembaga pendidikan pondok pesantren. dan jam mengajar satu minggu tiga sampai empat kali pertemuan.

Adapun salah satu upaya dalam menanngani hal tersebut adalah bantuan dana sosial untuk kepentingan pendidikan pesantren. infaq. Kurang profesinya staf pengajar Terbatasnya staf pengajar yang berprofesi di bidangnya adalah pengaruh terbesar yang menjadi kendala dalam pengembangan Pondok Pesantren Nurul Karomah. dan pendaftaran masuk siswa. salah satu faktornya adalah kultur atau budaya Madura yang berwatak keras dan egois. karena pelaksaaan pendidikan pun juga banyak yang perlaksaaan dipondokan. Juga menjadi kendala yaitu kekurang harmonisan antara kepengurusan dan staf pengajar di Pondok Pesantren Nurul Karomah. dan lain sebagainya. 6. biasanya hal ini di peroleh dari dermawan luar pulau. adapun upaya lain adalah Mengajukan bantuan donatur dari para dermawan. 114 . hal ini sering kali di lihat jika ketidak sepahaman pendapat karena watak dan karakreristik individu yang berbeda. Dan sebagai upaya dari lembaga pendidikan ini adalah dengan mendirikan koperasi. minimnya pengajar putri juga masih bisa diihat. adapun dana yang datangnya dari bantuan masyarakat setempat adalah hasil zakat mal. perusahan perdagangan. guru-guru yang tersediapun di pesantren itu belum dapat terpenuhi karena melihat banyaknya santri semakin hari makin bertambah baik putra maupun putri. Kesenjangan komunikasi pun kerap saja terjadi karena kurang kesepahaman tersebut.

baik segi status sampai pada kwalitas pondok pesantren.Seorang guru yang berkwalitas adalah guru yang mampu mentransformasikan ilmu pengetahuan dengan jelas dan benar serta dapat diserap oleh siswa dengan cepat. Pondok Pesantren Nurul Karomah juga banyak mengalami perbincangan oleh lembaga sekitar. 115 . isu. Situasi dan kondisi lingkungan masyarakat Tidaklah jarang jika pergulatan antar lembaga terjadi percekcokan. hal ini jelas dipengaruhi oleh ke profesionalan dan kwalitas mental guru. yang diisukan sebagai pesantren yang tak memiliki profesi atau skill untuk mengkader pemuda dan pemudi daerah setempat. sebagai salah satu lembaga yang cepat perkembangannya. Upaya selanjutnya adalah membangun semangat atau motivasi untuk bertanggung jawab dalam mengembangkan pendidikan di Pondok Pesantren ini dan bersama untuk mendidik santri atau siswa menjadi santri yang berguna bagi Bangsa. dan lain sebagainya. Nusa dan Negara. sebagai salah satu faktor adalah kurangnya persiapan guru dalam menghadapi siswa atas materi yang di pegang adapun upaya dalam menangani hal tersebut dengan menarik atau mendatangkan staf pengajar atau guru yang profesional atau yang berprofesi menurut pegangannya. dan sekaligus mengganti guru lama yang bukan profesinya. 7. kesalah pahaman.

116 . Hal ini memperlambat perekrutan anak didik untuk sekolah bahkan mondok di Pondok Pesantren Nurl Karomah Pondok Pesantren Nurul Karomah Mempunyai metode dan pendekatan dalam mengatasi problema dengan masyarakat setempat atau dengan lembaga pendidikan di sekitar yaitu dengan pendekatan sosiotechnical yaitu dengan mendesain pembinaan dan pengembangan kelompok yang terdiri dari beberapa komponen masyarakat yang otonomi dan kreatif. dan bisa dikatakan sudah sewajarnya jika lulusan Sekolah Tingkat Atas anak mereka menikah. Dengan meningkatkan kwalitas pendidikan Pondok Pesantren adalah sebagai solusi untuk pergulatan dengan lembaga pendidikan sekitar. menggali potensi santri dan menjadikan mutu pendidikannya lebih berguna bagi masyarakat.Kurangnnya kesadaran dari masyrakat setempat tentang butuhnya pendidikan anak sering kerap terjadi di desa tersebut. dengan kreatifitas metode atau strategi inilah pendidikan di Pondok Pesantren semakin berkembang. tak jarang orang tua yang menikahkan anaknya setelah lulus dari Sekolah Tingkat Pertama.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->