P. 1
perpetaan

perpetaan

|Views: 2,103|Likes:
Published by Hafiz Fikri

More info:

Published by: Hafiz Fikri on Jul 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/26/2013

pdf

text

original

Garis khayal pada permukaan tanah, yang meng-
hubungkan titik-titik yang mempunyai ketinggian
sama di lapangan, dan digambarkan pada peta.

49

•Kontur dapat memberikan informasi relief, baik secara
relatif maupun absolut.

•Informasi relief secara relatif diperlihatkan dengan
menggambarkan garis-garis kontur secara rapat untuk
daerah terjal, sedangkan untuk daerah yang landai di-
perlihatkan dengan menggambarkan garis-garis kontur
lebih renggang.

•Bidang acuan tinggi adalah permukaan air laut rata-

rata).

•Karena peta dibuat dengan skala tertentu, maka bentuk
garis kontur ini juga akan mengalami pengecilan sesuai
skala peta.

50

Gambar 9.1 Ilustrasi pembentukan garis kontur

Garis kontur dibentuk dengan membuat proyeksi tegak
garis-garis perpotongan bidang mendatar (bidang peta)
dengan permukaan bumi.

51

•Interval kontur maksudnya adalah selisih (beda)
tinggi antara dua garis kontur yang berurutan
(bersebelahan).

•Penggambaran interval kontur tergantung dari
kebutuhan dan tujuan peta tersebut dibuat.

•Semakin besar skala peta, maka semakin banyak
informasi yang tersajikan, sehingga interval kontur
semakin kecil.

•Interval kontur = 1 / 2000 x skala peta (dalam m)

52

•Walaupun interval kontur dapat dihitung dengan
menggunakan rumus di atas, tetapi dalam
prakteknya sangat tergantung pada situasi
lapangan, serta maksud dan tujuan pemetaan.

•Indeks kontur (kontur indeks) adalah garis
kontur yang penyajiannya ditonjolkan setiap
kelipatan interval kontur tertentu; misalnya
setiap 5, 10 buah atau yang lainnya.

•Penyajiannya dengan cara membuat indeks
kontur lebih tebal dibandingkan garis kontur
yang lain, serta dengan memberi informasi nilai
tinggi pada indeks kontur tersebut.

53

Tabel 9.1 Interval kontur berdasarkan skala dan bentuk
relief lapangan (E. Imhof, 1965)

Skala peta

Interval Kontur (m)

Daerah
curam

Daerah
bergunung
Kemiringan
45

Daerah berbukit
dan daerah
datar

1 : 1.000
1 : 2.000
1 : 5.000.
1 : 10.000
1 : 20.000
1 : 25.000
1 : 50.000
1 : 100.000

1
2
5
10
20
20
20 - 30
50

0,5
1
2
5
10
10
10 - 20
25

0,25
0,50
1
2
2,5
2,5
5,
5 - 10

54

Sifat Garis Kontur

Gambar 9.2
Garis kontur menggambarkan
relief permukaan bumi

1.Garis-garis kontur saling
melingkari satu sama
lain dan tidak akan
saling berpotongan.

2.Garis kontur tidak
terputus
penggambarannya di
dalam lembar peta,
kecuali pada daerah di
pinggir peta.

3.Garis kontur tidak akan
bercabang.

55

4. Garis kontur pada bukit atau cekungan membentuk
garis-garis kontur yang menutup / melingkar.

Gambar 9.3 Garis kontur pada bukit dan cekungan

56

5. Pada daerah yang curam garis kontur lebih rapat
dan pada daerah yang landai lebih jarang.

Gambar 9.4
Kerapatan garis kontur pada daerah curam dan daerah landai

57

6.Garis kontur pada
curam yang sempit
membentuk huruf V
yang menghadap ke
bagian yang lebih
rendah.

7.Garis kontur pada
punggung bukit yang
tajam membentuk
huruf V yang meng-
hadap ke bagian yang
lebih tinggi.

Gambar 9.5
Garis kontur pada daerah
curam sempit dan bukit
tajam

58

8.Untuk daerah dengan
kontur rapat, beberapa
kontur dapat diganti
dengan satu garis tebal.

9.Pada selang kontur ter-
tentu, kontur digambar-
kan dengan garis lebih
tebal dan besaran kontur
dituliskan lebih tebal
juga.

10.Penulisan besaran
kontur diletakkan pada
tengah kontur dengan
tulisan miring ke arah
yang lebih tinggi.

Gambar 9.6
Penyajian kontur indeks

59

11.Pada daerah yang
sangat curam, garis-
garis kontur mem-
bentuk satu garis.

12.Garis kontur pada
suatu punggung bukit
yang membentuk
sudut 90° dengan
kemiringan
maksimumnya, akan
membentuk huruf U
menghadap ke bagian
yang lebih tinggi.

Gambar 9.7
Garis kontur pada daerah curam
dan punggung bukit

60

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->