P. 1
BSE Fisika Kelas XII SMA - Siswanto

BSE Fisika Kelas XII SMA - Siswanto

|Views: 6,755|Likes:
Published by Didik Cahyono

More info:

Published by: Didik Cahyono on Jul 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2015

pdf

text

original

Keberadaan medan magnetik di sekitar kawat berarus telah
ditunjukkan oleh Oersted dengan terpengaruhnya magnet di sekitar kawat
berarus. Pengaruh tersebut menunjukkan bahwa medan magnetik dapat
dihasilkan oleh penghantar berarus. Lalu bagaimanakah cara menentukan
medan magnetik di sekitar kawat berarus?
Medan magnetik di suatu
titik yang diakibatkan oleh arus
listrik pada sebuah rangkaian
merupakan resultan medan-
medan magnetik yang ditimbul-
kan oleh semua muatan yang
bergerak pada rangkaian itu.
Kita misalkan suatu peng-
hantar sembarang yang dialiri
arus I.

Perhatikan gambar 5.4 di atas! Titik P adalah suatu titik di sekitar
penghantar yang berjarak r. Kita dapat membagi-bagi panjang penghantar
tersebut dalam elemen-elemen kecil arus sebesar I dL dan besarnya
medan magnetik akibat arus pada elemen ini adalah dB.
Besarnya medan magnetik di titik P dinyatakan sebagai berikut.

.

4 o

2

I dL sin

dB =

r

. . . (5.1)

Keterangan:

o:permeabilitas udara = 4 . 10-7

N/A2

:sudut antara dL dengan r

Persamaan 5.1 di atas dikenal sebagai Hukum Biot-Savart. Dengan
menggunakan persamaan 5.1, dapat ditentukan besarnya medan
magnetik pada titik P, yaitu:

.

o

I

B =

r

2

. . . (5.2)

Keterangan:

B:kuat medan magnetik induksi (wb/m2
)

I:kuat arus (A)
r:jarak titik ke penghantar (m)

Untuk lebih jelasnya, simaklah contoh soal berikut!

Hukum
Biot-Savart

I dL

r

r

P

dB

Gambar 5.4 Besarnya medan magnet di suatu titik di sekitar penghantar

Kompetensi Fisika Kelas XII Semester 1

84

Contoh Soal

Tentukanlah besarnya medan magnetik di suatu titik yang berjarak 5 cm dari
penghantar yang sangat panjang berarus 2 ampere!

Penyelesaian:

Diketahui:r = 5 cm
I = 2 A
Ditanyakan: B = . . . ?
Jawab:
Dengan menggunakan persamaan 5.2, besarnya B adalah:

.

o

2

IdL sin

dB =

r

4

= 0,8 . 10-5

wb/m2

1. Medan Magnetik di Sekitar Arus yang Melingkar

Untuk menyederhanakan/me-
mudahkan penentuan medan mag-
netik di tengah kawat melingkar,
kita ambil sebuah potongan kecil
(elemen dL) dari kawat tersebut.
Perhatikan gambar 5.5 di samping!
Gambar 5.5 menunjukkan kawat
yang melingkar dengan jari-jari r.
Arah medan magnetiknya dapat
ditentukan dengan menggunakan
kaidah tangan kanan, dengan
menganggap potongan kawat
tersebut sebagai kawat lurus.
Dengan demikian, besar medan
magnetik tiap elemen adalah:

.

o

2I

dB =

dL

r

4

Medan magnetik total pada arus melingkar dapat ditentukan
dengan mengintegralkan seluruh elemen pada kawat. Medan
magnetik total pada arus melingkar dirumuskan:

.

o

2I

B

dB

dL

r

4

=

=

Integral dL akan merupakan keliling lingkaran (2 r) sehingga:

.

o

o

2

I r

I

B =

=

2r

r2

4

. . . (5.3)

Untuk lebih memahami rumus di atas, perhatikan contoh soal berikut!

Gambar 5.5 Medan magnetik di pusat
arus yang melingkar

z

r

dB

x

y

I

Kompetensi Fisika Kelas XII Semester 1 85

Contoh Soal

Tentukanlah besarnya medan magnetik di pusat lingkaran berarus 2 ampere,
jika jari-jari lingkaran 8 cm!

Penyelesaian:

Diketahui:I = 2 A
r = 8 cm
Ditanyakan: B = . . . ?
Jawab:
Dengan menggunakan persamaan 5.3, B dapat kita hitung sebesar:

B = -7

.
4 10

. 2

.
2 0,08

= 5 . 10-7

wb/m2

2.Medan Magnetik pada Solenoide

Solenoide disebut juga kumparan. Solenoide merupakan
penghantar panjang yang terdiri atas banyak lilitan. Jika solenoide
diberi arus maka akan timbul medan magnetik.
Solenoide yang digulung rapat dapat dianggap sebagai sederetan
kawat melingkar beraturan yang ditempatkan berdampingan serta
membawa arus yang sama. Solenoide ini menghasilkan medan
magnetik seragam di dalamnya. Adapun ujung-
ujung solenoide memiliki sifat kemagnetan, dan
berfungsi sebagai kutub-kutub magnetik. Penentu-
an kutub magnetik dari solenoide dapat meng-
gunakan kaidah tangan kanan.
Perhatikan gambar 5.6 di samping! Pola
medan magnetik pada solenoide mirip dengan
medan magnetik pada magnet batang. Jika
panjang kumparan adalah L dan jumlah lilitan
adalah N maka besarnya medan magnetik pada
pusat kumparan dirumuskan sebagai:

Bpusat = o . I

N

. . . (5.4)

Sedang medan magnetik di ujung-ujung solenoide
adalah:

Bpusat = 1

2 o . I

N

Keterangan:

N: banyaknya lilitan dalam solenoide
: panjang solenoide (m)

Gambar 5.6 Medan magnetik pada
kumparan

I

U

S

U

S

arah arus

utara

Gambar 5.7 Kutub magnetik solenoide dapat
ditentukan dengan menggunakan tangan kanan

Kompetensi Fisika Kelas XII Semester 1

86

Praktikum 2

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->