P. 1
Karya Ilmiah

Karya Ilmiah

|Views: 107|Likes:
Karya ilmiah sebagai tugas SMP Maria Immaculata Marsudirini Jakarta dari seorang anak bernama Angela Monalisa Kurniawan.
Karya ilmiah sebagai tugas SMP Maria Immaculata Marsudirini Jakarta dari seorang anak bernama Angela Monalisa Kurniawan.

More info:

Categories:Types, Research
Published by: AngelaMonalisaKurniawan on Jul 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/31/2013

pdf

text

original

3

Kiat Meningkatkan Prestasi Anak
SMP Marsudirini Cawang Jakarta

2012

SMP MARSUDIRINI JAKARTA

SMP MARSUDIRINI JAKARTA 2012

3

Daftar Isi
Daftar Isi Kata Pengantar Halaman Persembahan PENDAHULUAN BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Masalah yang Terjadi Pada Anak Sekarang 1.2. Kesalahan Anggapan Orang Tua dalam Mendidik 1.3. Kekhawatiran Bagi Generasi Masa Depan ISI BAB II. HAMBATAN PADA PERKEMBANGAN PRESTASI 2.1. Kurang Memiliki Inner Sunshine 2.1.1. Penyebab 2.1.2. Ciri-ciri 2.2. Kurang Percaya Diri 2.2.1. Penyebab 2.2.2. Ciri-ciri 2.3. Kesulitan dalam Menari dan Berolahraga 2.3.1. Penyebab 2.3.2. Ciri-ciri 2.4. Kesulitan dalam Memberi Perhatian dan Konsentrasi 2.4.1. Penyebab 2.4.2. Ciri-ciri 2.5. Kesulitan dalam Pemahaman 2.5.1. Penyebab 2.5.2. Ciri-ciri 2.6. Kesulitan dalam Mendengarkan dan Menyimak 2.6.1. Penyebab 2.6.2. Ciri-ciri 2.7. Kesulitan dalam Membaca 2.7.1. Penyebab 2.7.2. Ciri-ciri BAB III. FAKTOR PENDUKUNG PERKEMBANGAN PRESTASI 3.1. Cara Belajar 3.1.1. Menyusun Rencana Kegiatan Belajar 3.1.2. Membaca 1 3 4

5 5 7

8 8 9 9 10 10 10 11 11 11 12 12 13 13 14 14 14 15 15 15 16

17 18

Gaya Belajar Kinestetik (Gerak) 3. Gaya Belajar Auditori (Pendengaran) 3.2.5. Ajakan untuk Membangun Diri Anak Sejak Dini BAB V.6. Gaya Belajar 3.1.4. Hypnoparenting 3.1. SARAN BAB VII. KESIMPULAN BAB VI.3.6. PENUTUP 4. Mendengar 3.6. Brain Gym 3.5.2.2.4.4. Membuat Catatan 3.1.1. Pengaruh Makanan terhadap Prestasi Anak 3.2.3 3.1.4.1. DAFTAR PUSTAKA 19 20 21 21 22 24 25 26 27 28 30 31 32 32 34 34 36 37 38 Kata Pengantar . Lingkungan Belajar 3. Mengingat dan Memusatkan Perhatian 3. Gaya Belajar Visual (Penglihatan) 3. Menghadapi Ujian 3.1. Kesehatan PENUTUP BAB IV.6.2.6.4. Faktor Lain-lain 3.3. Perpustakaan 3.3. Manfaat Anak yang Berprestasi bagi Sesama 4.

cara berpakaian dengan busana minim tentu saja sama sekali tidak mencerminkan budaya timur. apa yang akan terjadi dengan generasi masa depan tentunya sangat megkhawatirkan. bagaimana dengan hal pendidikan? Hal-hal di atas turut melandasi penulis untuk turut berpikir dalam mengatasi permasalahan tersebut. dan kepada orang-orang terdekat yang telah menyediakan sarana dan prasarana yang saya butuhkan. cara berpakaian. terutama remaja.3 Telah banyak kita lihat pada generasi masa kini. Tetapi justru dari hal kecil seperti ikut dapat kita pikirkan dan prediksikan. Tawuran. Akhir kata. kepada Pak Paulus Doni selaku pembimbing atas nasehat-nasehatnya yang berharga. bahkan kita ambil dari contoh paling sederhana. Februari 2012 Penulis Halaman Persembahan . Dalam penulisan karya ilmiah ini. Penulis juga turut ingin berterima kasih kepada rekan-rekan teman sekolah yang turut mendukung. Tentu saja tidak ada yang salah dengan hal-hal itu. pergaulan bebas. akan seperti apa generasi masa depan? Jika dalam moral saja sudah merosot. Jika dibiarkan berlarut-larut. penulis mengucapkan selamat membaca. penulis pertama-tama ingin berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa karena tanpa berkatNya maka sungguh tidak mungkin penulis dapat melaksanakan penulisan karya ilmiah ini. Karena penyertaanNya pula semua pihak yang ikut terlibat dapat turut serta membantu penulisan karya ilmiah ini. Adanya globalisasi telah mencampuradukan budaya barat dengan budaya timur. Pada wanita. dan semoga sukses dalam membangun pribadi anak yang berprestasi! Jakarta.

Padahal dapat kita lihat bahwa sebenarnya hanya kurikulumnya saja yang diperbarui. Padahal.1. I. Kita semua juga pasti sadar. siapa yang tidak suka bermain? Anak-anak jaman dulu terbiasa hidup sulit sehingga bagi mereka sekolah merupakan . baik dengan memperbaiki dirinya sendiri maupun orang lain. Pendahuluan 1. Seiring dengan bermunculannya teori-teori baru dan tuntutan karier masa depan anak. standar pendidikan telah meningkat jauh. tetapi semangat atau motivasi anak untuk belajar justru menurun dari waktu ke waktu.3 Karya ilmiah ini kami persembahkan untuk: seluruh pembaca dari segala usia di seluruk Indonesia yang turut prihatin dan ingin memberikan bantuan untuk masa depan yang lebih baik. Dapat dikatakan bahwa teknologi di bidang hiburan yang sangat canggih jaman sekarang ini ‘menggoda’ anak-anak jaman sekarang. kurikulum-kurikulum pelajaran terus diperbaharui. Hal ini menuntut anak jaman sekarang agar lebih terpacu untuk mengikuti standar pendidikan. berbeda dengan di masa lampau. Anak jaman sekarang telah dimanjakan dengan tersedianya berbagai fasilitas dan teknologi yang mendukung. Masalah yang terjadi pada anak sekarang Di jaman sekarang ini. Globalisasi memicu adanya peningkatan standar kualitas sumber daya manusia. belum tentu anak jaman sekarang lebih berpotensi daripada anak pada masa lampau.

Ada pula mereka yang tahu tentang tabiat buruk anak mereka tetapi memilih untuk mengabaikannya saja. .2. Kesalahan anggapan orang tua dalam mendidik Dalam menghadapi anak mereka. Cara belajar anak lebih cenderung ditekankan ke pola visual atau auditori melalui pendidikan formal di sekolah. Ada anak yang memiliki gaya belajar auditori. Terlalu cuek dalam arti mereka terlalu sibuk terhadap pekerjaan dan tidak memerhatikan nilai putra-putri mereka di sekolah. Cara belajar anak juga disesuaikan dengan karakternya. bukannya dinasihati tetapi dimarahi.3 sesuatu yang ‘wah’. Dengan adanya berbagai kesalahan orang tua dalam mendidik. Anak merupakan individu yang memiliki ciri khas masingmasing. Anggapan lama bahwa anak hanya bisa menurut jika ‘dikerasi’ melekat pada pikiran hampir semua orang tua. anak tidak mendapatkan motivasi asli yang tumbuh dalam dirinya untuk bersekolah. Jika anak malas belajar. Semua kesalahan ini memupuk diri anak yang tidak baik. beberapa bahkan terlalu mempercayakan anak mereka kepada orang lain sehingga tidak mengetahui perkembangan anak mereka. yang seharusnya orang tua merupakan pemberi contoh yang baik. membosankan. visual. dihukum. Tentu saja pertama-tama semua akar permasalahan ini juga harus dituntaskan terlebih dahulu. Jika terdapat orang tua yang terlalu peduli terhadap nilai anak sehingga rajin menghukum anak. malah membuat orang tua sebagai figur yang buruk. dipukul. 1. sehingga kita sebagai orang tua harus menyesuaikannya. Mereka terlalu termotivasi agar tidak dihukum sehingga menghalalkan segara cara untuk mendapat peringkat di kelas. kebanyakan orang tua terlalu terbawa emosi sehingga tidak memikirkan lebih lanjut dampak perbuatan mereka. Ada juga anak yang menganggap sekolah sebagai musuh. sebab karena sekolah mereka mendapatkan hukuman. Jika anak gagal dalam ulangan. Hal ini tentu tidak efektif bagi anak yang memiliki gaya belajar berbeda. bahkan mengganggu waktu bersantai mereka. Jika anak malas ke sekolah. Tetapi sekarang ini anak-anak terutama pelajar menganggap sekolah sebagi sesuatu yang menyulitkan. ada pula mereka yang terlalu cuek. dan kinestetik. Dengan adanya semua hukuman itu. Tetapi hal ini kurang begitu diperhatikan. Sebagian anak itu menyalahkan sekolah. Tak hanya itu.

semisalkan saja sebuah balon? Generasi masa depan adalah penerus kita.3. Hambatan Prestasi pada Perkembangan 2.1. 2. Padahal masalahnya sepele. Kekhawatiran terhadap generasi masa depan Salah satu faktor yang melandasi pembuatan karya ilmiah ini adalah. Berapa banyak diantara mereka yang mencuri karena orang tua tidak mengabulkan permintaan yang wajar bagi anak-anak. atau generasi yang tidak berkualitas. Penyebab: 1. Mereka merupakan anak-anak kita sehingga sudah sepatutnya kita menerapkan caracara yang baik agar dapat membentuk pribadi yang baik sejak dini.1. Sekarang ini kita telah banyak melihat. Kurang Mempunyai Inner Sunshine Inner sunshine dapat juga disebut motivasi atau semangat diri. Anak dengan inner sunshine rendah memiliki potensi lebih kecil dalam memenuhi harapan orang tuanya atau bahkan harapannya sendiri karena ia tidak meyakini dirinya sendiri. berapa banyak anak kecil yang sudah dapat berkata kasar.3 1. kekhawatiran terhadap generasi masa depan. hanya karena masa kecil mereka tidak teratasi dengan baik. Anak-anak dengan inner sunshine kurang baik biasanya underachiever alias memiliki motivasi yang rendah dengan tingkat kecemasan yang terlalu tinggi. Mereka sering mengalami kegagalan dalam memenuhi tuntutan dan . II. pemalas. Ketakutan akan munculnya generasi pembohong.1.

Ia juga merasa selalu gagal memenuhi harapan guru dan orang tuanya.2. atau teman-teman sebaya. sering kali membebani anak dengan tuntutan dan harapan yang tinggi agar anak mendapat nilai bagus di semua mata pelajaran atau mewajibkan anak membantu mengurus pekerjaan rumah tangga dan menjaga adik-adiknya. Anak sering cemberut. anak akan . 3. sementara ia tidak merasa pintar atau memiliki bakat khusus. guru-guru. Anak memiliki kecemasan yang tinggi. 2. 2. anak-anak berkebutuhan khusus yang membawa faktor alamiah seperti autisma. ada juga faktor internal yang berasal dari dalam diri anak sendiri. Kurang Percaya Diri Sifat pemalu akan muncul jika anak merasa kurang percaya diri. motivasi dan semangatnya juga akan menurun. Kendala ‘perbedaan’ ini membuat anak-anak berkebutuhan khusus cenderung gampang tertekan. Lingkungan dalam hal ini adalah orang tua. Orang tua pasti menginginkan anakanya mempunyai rasa percaya diri atau yang lebih sering disingkat PD. Ciri-ciri Anak yang mempunyai inner sunshine kurang baik akan menunjukkan tanda-tanda berikut. jarang tersenyum apalagi tertawa bersama teman-temannya. Dengan berbekal rasa PD tersebut. Disadari atau tidak. 2. gangguan konsentrasi dan hiperaktivitas yang mereka warisi dari orang tuanya. Tekanan dan tuntunan lingkungan yang tidak dapat dipenuhi anak menyebabkan anak merasa down. Anak-anak ini memiliki kendala-kendala belajar dan faktor gerak yang berbeda dari anak-anak pada umumnya. Anak cenderung murung dan melihat segala sesuatu dari sisi buruknya. Anak kurang suka berteman dan bersosialisasi. Misalnya saja.2. 1. 2.1. Rasa percaya diri ini merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan anak dalam pendidikan dan pergaulan serta menjadi salah satu ciri anak yang maju dan mandiri. Selain faktor dari luar. orang tua dan guru. Anak ini menganggap bahwa teman-temannya pintar dan berbakat. dan perlahanlahan inner sunshine mereka menjadi buruk. merasa down.3 harapan lingkungannya. keluarga. 4.

Mereka butuh perhatian dan kasih sayang dari orang tua. Anak tentunya tidak boleh dibiarkan ‘hanya’ kutu buku. mental. maupun motoriknya. Apalagi dewasa ini menari dan olahraga termasuk dalam pengambilan nilai untuk raport. olah tubuh.1. 2. Anak juga sangat membutuhkan waktu bersosialisasi dan membangun hubungan pertemanan dengan teman-teman sebayanya. keuarga. keinginan. 2. Padahal untuk mengembangkan prestasi. Anak sering dibandingkan dengan orang lain yang lebih berhasil. Terdapat jarak yang terlalu jauh antara harapan. guru. perasaan negatif seperti penolakan dari orang tua. Kesulitan dalam Menari dan Berolahraga Kadang kala kita tidak menyadari bahwa yang dialami anak merupakan sesuatu yang menghambat perkembangannya. Kita tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya lemah dalam menari dan berolahraga. semua hal tersebut harus seimbang. dan gerak koordinasi anggota tubuh. . Anak cenderung berpikir dengan cara negatif dan bersikap pesimis. 2. 2. 2. 4. baik dari segi kognitif. Penyebab 1.3. Anak cenderung mudah putus asa. dan gurunya. Misalkan saja orang lebih menyukai mereka yang rajin membaca atau belajar komputer. Anak cenderung diam dan menarik diri dari lingkungan. Anak kerap diperolok atau digertak berlebihan karena berbagai hal. Hal ini dapat menyebabkan anak mengembangkan rasa mindernya. 3. fleksibilitas. Permasalahan yang dialami anak dalam menari dan berolahraga ini berhubungan dengan kesulitan anak dalam mengorganisasikan gerak. Anak kerap meminta bantuan yang bersifat verbal.2. kecepatan.3 lebih cepat mencapai kemajuan dalam berbagai bidang.2. 3. Anak sering mengalami perasaan negatif yang kuat. Karena itulah. dan gambaran ideal anak terhadap dirinya denga kenyataan yang ada. 4.2 Ciri-ciri 1. atau teman sebayanya dapat menyebabkan anak tumbuh menjadi anak yang minder karena ia merasa tidak diinginkan.

sehingga seperti menangkap angin. Kapasitas fungsi otak tidak maksimal. . maka ia akan mudah sekali terganggu. 4. Gerakan anak biasaya kurang terkoordinasi. 2. 2. Gangguan pada otak kecil (cerebellum) yang diakibatkan oleh cedera yang mungkin terjadi karena anak pernah terjatuh dan terluka di kepala bagian belakang. GPPH (Gangguan Pemusatan Pikiran dan Hiperaktivitas) atau ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder).3 2. Ciri-ciri 1. Misalnya terlambat mengangkat tangan untuk menangkap bola. 4. Anak mengalami trauma tertentu. down syndrome. rentang atensi (lama waktu memperhatikan stimulus). tidak terkontrol. Anak mengalami gangguan organis semacam disfungsi minimal otak dan terganggu sistem pendengarannya. kaku.3.3. 2. 2. 3. misalnya autisma. Anak kurang mendapat stimulasi dan kesempatan untuk berolah fisik. Anak lemah dalam atensi (kemampuan memperhatikan stimulus). 3. Anggota gerak tampak kaku atau kikuk pada saat digerakkan dan tidak mampu fleksibel. Sebagai contoh.2. Atau bisa juga ketika bola belum datang anak terlebih dahulu mengangkat tangan. Perkembangan fisik anak terhambat. dan memerhatikan kemungkinan disebabkan oleh disfungsi otak yaitu terdapat sedikit cedera pada otaknya karena pernah terjatuh atau terluka di bagian kepala.4. retardasi mental.4. 3. Anak mengalami kesulitan mendengarkan. 2. Penyebab 1. Gerakan anak kurang tepat. keterlambatan berbicara. saat sedang melakukan sesuatu lalu tiba-tiba ada suara penjual bakso. Kesulitan dalam Memberi Perhatian dan Konsentrasi Mereka yang memiliki kesulitan dalam memberi perhatian dan konsentrasi cenderung mudah sekali teralihkan perhatiannya. menyimak.1. Anak mengalami gangguan tumbuh kembang.1. 2. dan konsentrasi. misalnya pernah jatuh ketika belajar menari atau berolahraga sehingga ia tidak mau mencoba lagi. Penyebab 1. dan tidak fleksibel.

dan juga percakapan.3 2. 4. seperti mengingat.5. Anak tidak bisa mengerjakan aktivitas yang melibatkan duduk tenang. selama itulah ia harus tetap belajar. bacaan. Anak tidak bisa memfokuskan perhatian (focused attention). Anak mempunyai kemampuan rentang atensi (attention span) yang buruk. 6. Jadi kalau anak diharuskan belajar selama 30 menit. ia tidak dapat memfokuskan dirinya selama itu dan mungkin baru 10 menit belajar. 2. Penyebab 1. 3.4. visual atau gambar.2. 7. Cenderung sulit memfokuskan diri terhadap suatu tugas. 2. Anak yang mengalami kesulitan dalam pemahaman akan menemui kendala yang cukup besar dalam proses belajarnya karena semua ilmu yang diperoleh akan sia-sia bila ia tidak memahaminya. Alternate attention adalah kemampuan untuk kembali ke fokus perhatian saat ada distraksi (pengalihan perhatian). Anak juga akan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi apabila mempunyai masalah dalam pemahaman. dan membaca. 5. Kapasitas fungsi otak tidak maksimal. tugas. Anak tidak bisa melakukan aktivitas yang melibatkan konsentrasi tinggi. 2. 8.1. Kesulitan dalam Pemahaman Pemahaman adalah kemampuan seseorang untuk memahami stimulus atau rangsangan yang berupa suara. Apabila anak memiliki rentang atensi yang buruk. Anak tidak merespon panggilan nama. anak sudah berlari-larian. Perbendaharaan kosa kata dan konsep anak masih kurang. Anak yang mengalami kesulitan dalam pemahaman kemungkinan karena ia mengalami disfungsi minimal otak akibat cedera pada otaknya. Ciri-ciri 1.5. tulisan. Anak mempunyai kemampuan membagi perhatian (devided attention) yang buruk. misalnya. Anak memiliki kemampuan memindahkan sarensi (alternate attention) yang buruk. 2. menulis. Pemahaman sangat penting dalam pembelajaran dan komunikasi. . Rentang atensi adalah kemampuan anak untuk mengerjakan sesuatu dalam waktu yang lama.

4. Anak sulit mengerti dan memahami bacaan. Anak cenderung tidak fokus pada perkataan orang lain. tentu ini menjadi permasalahan.6. GPPH (Gangguan Pemusatan Pikiran dan Hiperaktivitas) atau ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Anak mengalami gangguan tumbuh kembang. misalnya autisma. 4. misalnya autisma. 2. retardasi mental. GPPH (Gangguan Pemusatan Pikiran dan Hiperaktivitas) atau ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Kesulitan dalam Mendengarkan dan Menyimak Apabila seorang anak mengalami kesulitan dalam mendengar. down syndrome. 2. merespon panggilan atau tugas. Kemungkinan anak lancar membaca. Anak mengalami kekurangan gizi. Ciri-ciri 1.2. 3. keterlambatan berbicara. 2. Anak sulit mengerti hal-hal yang ia dengar. 2.2. Anak cenderung membutuhkan waktu yang lama untuk ‘tersambung’ dengan pembicaraan atau hal yang sedang dibahas alias ‘lola’. retardasi mental.5. tetapi sama sekali tidak memahamu materi apa yang dibacanya.3 3. 2. . keterlambatan berbicara. 3. Anak sulit mengerti maksud dari perkataan orang lain. Anak mengalami kebingungan konsep bahasa dari awal. Penyebab 1. Anak mengalami gangguan tumbuh kembang.6. dan kurang menyimak stimulus auditori. Hal ini dapat terjadi pada keluarga yang memaksakan penggunaan bilingual di rumah sebelum anak benar-benar paham bahasa ibu-nya.6. down syndrome.1. Kapasitas fungsi otak tidak maksimal karena anak mengalami disfungsi minimal otak akibat cedera pada otaknya. 2. Ciri-ciri 1. Kebingungan ini menyebabkan konsep bahasa anak kacau dan menyebabkan anak sulit memahami sesuatu. 2. Anak mengalami gangguan pemusatan perhatian dan kemungkinan juga hiperaktif.

6.7. Orang tua kurang memberi stimulus bacaan kepada anak sehingga anak kurang tertarik melakukan aktivitas membaca. Dengan membaca kita bisa tahu beragam informasi dan wawasan dari buku. 2. Anak mengalami kesulitan membaca (disleksia). Anak dengan disleksia biasanya mengalami kesulitan membaca dan membedakan kata. keterlambatan berbicara. Anak mengalami kesulitan membedakan kata dan bunyi kata. retardasi mental. . Penyebab 1. Anak tampak tidak mendengarkan penjelasan orang lain. Anak sulit mengulangi kembali pelajaran yang sudah diberikan. ia sama sekali tidak menjawab atau menoleh ke arah suara yang memanggilnya. Ciri-ciri 1.2. down syndrome. Kesulitan dalam Membaca Membaca adalah kemampuan yang mutlak dimiliki oleh setiap manusia. Jadi bisa dibayangkan betapa repotnya jika ternyata ada saudara atau anak kita yang belum lancar membaca. 4. 5. sering terbalik menulis huruf atau kata. Mengalami kesulitan membaca kata yang ditulis ke bawah. GPPH (Gangguan Pemusatan Pikiran dan Hiperaktivitas) atau ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Faktor lingkungan yang tidak suka membaca juga akan mempengaruhi persepsi anak bahwa membaca adalah aktivitas yang tidak ada gunanya. 2. 2. Anak tidak mengerti tugas yang diberikan kepadanya. 2. Anak memiliki kesulitan dalam hal pengucapan atau pelafalan kata.7. mengalami kesulitan mengasosiasikan suatu huruf dengan bunyinya. 5.3 3. 3. 3. 2. 4. Anak mengalami kesulitan dalam mengurutkan huruf menjadi kata.7.1. 6. Ketika ada yang memanggil namanya. Anak mengalami gangguan tumbuh kembang. misalnya autisma. Kapasitas fungsi orak anak tidak maksimal. surat kabar atau media lainnya. Dengan membaca kita bisa tahu beragam informasi dan wawasan dari buku. 5. Memiliki kesulitan dalam memahami apa yang telah dibaca. 4.

Kita akan lebih mampu mengingat dan menguasai pelajaran dengan sering mengulang-ulanginya. sebaiknya kita perlu mengetahui beberapa kaidah belajar. Cara Belajar Dalam usaha meningkatkan kemampuan belajar.1.1. dan guru. Kemudian ditetapkan juga faktor-faktor yang menentukan keberhasilan dan kegahalan belajar. Cara membentuk dan menghilangkan kebiasaan perlu diketahui. Ahli pendidikan dan psikologi telah berhasil. Waktu belajar lebih baik disebarkan daripada hanya 1 atau 2 kali saja walapun waktunya lebih panjang. faktor-faktor yang turut mempengaruhi keberhasilan belajar.1. social. fisik. Sebaiknya metode belajar yang digunakan adalah metode bagian daripada metode global. emosi. 3. lingkungan. RKB juga mendisiplinkan kita dalam kegiatan belajar. sikap. Dalam penyusunan kita lakukan di luar jam kuliah. dan kemudian dihitung-hitung waktu yang . kita menetapkan dan menyediakan waktu yang khusus unyuk belajar dan untuk mereviu pelajaran. dan beberapa hal lain yang sangat berpengaruh terhadap kegiatan belajar. motivasi belajar. Faktor-faktor itu adalah kecerdasan. merumuskan kaidah-kaidah belajar yang antara lain mengungkapkan hal dan kegiatan apa yang dapat membuat kegiatan belajar itu berhasil. berdasarkan hasil penelitiannya. Faktor Pendukung Perkembangan Prestasi 3. keadaan belajar. Orang yang belajar perlu memiliki motivasi belajar karena inilah yang mendorong orang untuk belajar.3 III. karena kegiatan pendidikan banyak menyangkut pembentukan kebiasaan-kebiasaan yang baik. Menyusun rencana kegiatan belajar Dengan menyusun rencana kegiatan belajar.

Efektif artinya kita 3.2. Dengan memperhatikan maksud membaca dan dengan usaha peningkatan kemampuan kita membaca. kemampuan membaca haruslah ditingkatkan agar siswa dapat belajar dengan efisien. dan ketiga.3 tersedia untuk belajar. kedua. Waktu yang tersedia inilah yang dibagibagi untuk keperluan belajar dan kegiatan pribadi lainnya. terutama buku-buku dan majalah ilmu pengetahuan. yaitu (7x24 jam)-140 jam= 28 jam. untuk memahami. untuk menilai bahan. Berikut ini disediakan contoh rencana kegiatan belajar dalam bentuk tabel. ada beberapa kegiatan yang dapat kita lakukan: pertama. Sebagian besar pengetahuan siswa diperoleh dari media cetak. yaitu untuk memperoleh informasi. untuk mendalami bahan bacaan. dan untuk mencipta. Ada empat jenis maksud membaca. Cara kita membaca ditentukan oleh maksud membaca. Perlu disediakan waktu yang cukup untuk beristirahat. Dalam meningkatkan kemampuan membaca. Nantinya waktu yang tersisa. Daftar Kegiatan Waktu per Kegiatan minggu (jam) Makan 14 Mandi dan berpakaian 6 Tidur Sekolah Pulang-pergi sekolah Kegiatan tambahan Olahraga Menonton TV Santai Jumlah 49 35 12 4 4 8 8 140 Membaca Kemampuan membaca besar peranannya dalam pendidikan. . meningkatkan kecepatan kita membaca. menambah perbendaharaan kita sebagai pembaca. digunakan untuk belajar dengan metode bagian. Artinya sambil membaca kita mencatat pokok-pokok bacaan dan kita selalu mempertanyakan dengan kritis bahan. kita akan dapat membaca dengan efektif dan efisien. Oleh karena itu sebagai alat untuk menyerap pengetahuan dari media cetak.1. menjadi pembaca yang aktif.

antara lain adalah: kurang memperhatikan bahan yang akan diingat. mencari alasan perlunya mendengar. Pemusatan perhatian dapat ditingkatkan dengan jalan memperbaiki sikap. dan gangguan dari lingkungan. kurang minat kepada pokok yang sedang dibicarakan. mengadakan persiapan untuk mendengar pokok yang akan dibicarakan. lapar. dan letih. 3. Ada beberapa penyebab yang membuat kita kurang baik mendengar.3 berhasil mencapai maksud dan tujuan kita membaca. mengatasi keletihan dan mengatur kegiatan-kegiatan kita yang berbagai ragam itu. mendengar dengan kritis. yaitu alat pendengaran yang kurang sempurna. yaitu memperoleh bahan yang akan diingat. Mendengar Kegiatan mendengar disempurnakan untuk membantu keberhasilan belajar. menyimpan bahan dalam ingatan. dan mempelajari gaya guru yang mengajar. dan gangguan dari kegiatan lain. Ada beberapa faktor yang dapat membuat kita lupa. 3. Mengingat dan memusatkan perhatian Proses mengingat terdiri atas tiga tahap. . Dalam berkonsentrasi.3. bahan yang akan diingat itu diatur dan disusun. kita pusatkan perhatian kepada suatu sasaran. mengatasi masalah emosi. serta kurang sehat. dibayangkan dalam pikiran. Yang menyebabkan kadang-kadang kita sulit memusatkan perhatian kita adalah kurangnya motivasi kita.1. kurang pemusatan pikiran. Efisien artinya kita mencapai maksud dan tujuan kita membaca dengan menggunakan waktu yang sesedikit mungkin. Di antara cara meningkatkan kemampuan mengingat adalah membuat bahan yang akan diingat itu bermakna. tugas terlampau banyak. tidak senang kepada orang yang berbicara. kita berangan-angan. Ada beberapa cara yang dapat ditempuh untuk meningkatkan kemampuan kita mendengar: menjadi pendengar yang aktif. menciptakan lingkungan yang menguntungkan. bahan yang akan diingat itu jarang atau tidak digunakan.1. diperhatikan dengan baik. Ini semua dapat dilakukan melalui latihan-latihan. dan ada minat kita terhadap bahan itu.4. dan mengeluarkan bahan dari ingatan. membangun kembali kebiasaan berkonsentrasi.

5. bukanlah hasil ujian. beberapa hari sebelum ujian. 3. haruslah dipelajari untuk . baik yang menggembirakan maupun yang tidak memuaskan.1. dan mendorong kita mengembangkan isi catatan itu. Membuat catatan Membuat catatan yang baik sangat penting. ada kegiatan-kegiatan tertentu yang perlu kita lakukan pada saat sebelum mengikuti pelajaran. seminggu sebelumnya. Kemudian catatan yang kita buat perlu kita atur dan kita susun. Hasil ujian. Persiapan menghadapi ujian meliputi kegiatan-kegiatan lama sebelum ujian dilakukan. Umumnya persiapan menghadapi ujian lisan dan ujian dengan buku terbuka hampir sama dengan persiapan menghadapi ujian tertulis lain. pada waktu sedang mengikutinya dan sesudah kuliah selesai. Banyaknya catatan yang dituliskan pada kertas catatan. tidaklah berarti bahwa tugas yang sehubungan dengan ujian itu sudah selesai. sehingga terpelihara dan mudah kita gunakan pada waktu kita memerlukannya. seminggu sebelumnya. Dengan selesainya ujian dan dengan diketahuinya hasil ujian. Kemampuan kita dalam menguasai suatu bahan pelajaran. dan memberikan jawaban dengan logis dan sesuai yang dikehendaki oleh soal.3 3. dan sumber pengetahuan yang dapat kita peroleh atau yang kita miliki. dan pada hari penyelenggaraannya. belajar setiap hari seolah-olah akan menghadapi ujian.1. Cara yang terbaik adalah mempersiapkan diri semenjak awal semester. Menghadapi Ujian Ujian diadakan antara lain untuk mengetahui sampai berapa jauh penguasaan siswa akan pelajarannya dan dimana letak kelemahannya dan penguasaan itu. beberapa hari sebelum ujian dilakukan. tetapi hasil usaha dan kegiatan belajar yang kita lakukan sebelumnya menghadapi ujian.6. karena catatan itu membantu kita mengingat isi kuliah. pengetahuan kita mengenai topic yang dikuliahkan. Di antara hal-hal yang perlu diperhatikan sewaktu sedang menghadapi soal ujian adalah menjadwalkan waktu yang tersedia untuk menjawab soal dengan tepat. membuat kita aktif. Demi berhasilnya catatan yang kita buat. bergantung pada isi pelajaran.

Senam orak sering digunakan untuk terapi beberapa jenis gangguan pada anak-anak seperti: • hipersensitivitas.3 digunakan dalam peningkatan prestasi belajar di masa yang akan datang. memori. Gerakan yang menghasilkan stimulus itulah yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif (kewaspadaan. memori. persepsi. Beberapa keuntungan dan manfaat senam otak antara lain sebagai berikut. 3. • Waktu yang dibutuhkan untuk senam otak cukup singkat sehingga tidak akan mengganggu proses belajar. • ADD (Attention Difficulty Disorder atau gangguan pemusatan pikiran). mengurangi kesalahan membaca. • EH (Emotional Handicaps atau gangguan emosional). Gerakan-gerakan ringan dengan permainan melalui olah tangan dan kaki dalam senam otak dapat memberikan rangsangan atau stimulus pada otak. meningkatkan daya ingat dan pengulangan kembali terhadap huruf/angka (dalam waktu 10 minggu).2. konsentrasi. Senam otak juga sangat baik untuk orang dewasa dan lanjut usia karena dapat mengurangi resiko stroke dan kepikunan. dan kreativitas). meningkatkan ketajaman pendengaran dan penglihatan. dan • LD (Learning Disabilities atau gangguan kemampuan belajar). kecepatan. • FA (Fetal Alchohol Syndrome atau sindrom vayi). Brain Gym Brain gym atau senam otak dapat meningkatkan keseimbangan atau harmonisasi antara kontrol emosi dan logika yang akan sangat membantu kita dalam kehidupan sehari-hari. pemecahan masalah. . Senam otak dapat mengoptimalkan fungsi kinerja pancaindera. belajar. Senam otak dapat menjadi aktivitas favorit anak sebelum belajar karena bersifat menyenangkan dan mudah dipraktikan. • Anak dapat belajar dengan nyaman dan tanpa stres. dan kemampuan komprehensif pada kelompok dengan gangguan bahasa sehingga mampu meningkatkan respon terhadap rangsangan visual. menjaga kelenturan dan keseimbangan tubuh.

baik dalam belajar maupun dalam kehidupan sehari-hari. • Senam otak segera menunjukkan hasil dan sangat efektif untuk menangani anak yang mengalami hambatan dalam belajar atau stres belajar. Segala hal tentang teori pertumbuhan dan perkembangan anak tidak akan berhasil jika kita gagal memahami cara kerja pikiran. Semua hal itu akan ditangkap oleh otak bawah sadarnya dan diproses sampai suatu saat si bayi mulai mencoba untuk berdiri tegak dan berjalan. Lalu melalui sugesti dari orang-orang di sekitarnya yang menyemangati sang bayi. Hal ini merupakan contoh mekanisme hipnosis yang paling sederhana. Bayi berjalan karena melihat orang di sekitarnya berjalan. maka seiring waktu akhirnya si bayi bisa berjalan. karena tulangnya belum kuat maka ia akan terjatuh. Hypnoparenting Hypnoparenting berasal dari dua kata. Semua ini ditinjau dari sudut pandang cara kerja pikiran dan pengaruhnya terhadap masa depan seorang anak. Hypnoparenting diartikan sebagai pengetahuan tentang mekanisme pikiran (yang mendasari hipnosis) yang diaplikasikan pada setiap aspek kegiatan mendidik dan mengasuh anak. . Hypnoparenting berusaha memetakan dan membuat sistemasi atau segala hal yang berhubungan dengan tugas orangtua. • Senam otak diakui sebagai salah satu teknik belajar terbaik versi National Learning Foundation USA dan praktik senam otak telah menyebar ke seluruh dunia.3. Jika selama 5 tahun pertama hidupnya ia hanya melihat orang di sekitarnya merangkak. yaitu hipsosis dan parenting.3 • Praktik senam otak dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja tanpa membutuhkan tempat dan bahan yang khusus. Tetapi. • Senam otak dapat digunakan untuk membantu semua situasi. 3. Seperti Anda ketahui setiap manusia mulai dari anak-anak sampai dewasa. Sudut pandang ini menjadi penting karena segala sesuatu berakar dari pikiran. maka mungkin saja dia juga akan merangkak dan selamanya tidak akan pernah berjalan tegak. • Senam otak pada gilirannya dapat menciptakan kepercayaan diri anak. melakukan segala sesuatu karena memiliki pikiran.

4. kecerdasan intra-pribadi. kepribadian anak dapat diperbaiki. Semua itu akan terpola pada pikiran bawah sadar anak. Cara ini tentu saja lebih baik daripada mengajari anak secara langsung. yaitu hukuman. antara lain: . Ciri-ciri yang memiliki gaya belajar visual. Hypnoparenting juga dapat dimaknai sebagai suatu metode peningkatan kualitas perilaku dan cara pandang anak dengan cara melakukan pemrograman. Padahal. Selain itu. 3. Hypnoparenting bermanfaat dalam memperbaiki karakter anak. kecerdasan parsial. setiap orang memiliki potensi dan karateristik yang berbeda. yang terkadang membuat orang tua emosi sehingga mencari jalan pintas. dan kecerdasan naturalis. Tetapi tentunya talenta Tuhan tersebut tidak dapat kita manfaatkan dengan baik tanpa diiringi oleh gaya belajar yang tepat.1. Gaya Belajar Sukses tidaknya seseorang dipengaruhi oleh jenis kecerdasan majemuk yang dimilikinya. Gaya belajar juga turut mempengaruhi prestasi seseorang dalam belajar karena tidak setiap orang memiliki cara belajar yang sama. kecerdasan kinestetik-jasmani. Artinya.4. Hal yang menjadi masalah sekarang adalah apakah hipnosis yang kita masukkan ke dalam pikiran bawah sadar anak merupakan hal yang positif atau negatif. bukti-bukti kongkret harus diperlihatkan terlebih dahulu agar si anak paham. dalam berbagai kasus hynoparenting juga terbukti mampu menyembuhkan masalah fisiologis. Padahal hukuman bisa membuat motivasi anak menjadi tidak murni atau menjadikan anak seorang pemberontak.3 Hypnoparenting sendiri memiliki prinsip bahwa semua yang dikatakan dan dilakukan orangtua sebenarnya adalah suatu proses hipnosis. Misalnya. Ada yang memiliki kecerdasan bahasa. kecerdasan antarpribadi. Beberapa orang mencapai kegagalan karena cara belajar mereka yang salah. 3. Sebenarnya ini bukanlah hal yang baru karena tanpa disadari orangtua telah melakukan proses hipnosis pada anak sejak lama. Gaya belajar visual (penglihatan) Gaya belajar visual (visuallearner0 menitikberatkan pada ketajaman penglihatan. kecerdasan logis matematis. anak yang malas belajar melalui hypnoparenting dapat memiliki motivasi tersendiri untuk belajar. kecedasan musikal. Melalui hypnoparenting.

• Saat mendapat petunjuk untuk melakukan sesuatu. biasanya anak akan melihat teman-teman lainnya baru kemudian ia sendiri akan bertindak. di samping mempunyai pemahaman yang cukup terhadap masalah artistik. • Biasanya dapat duduk tenang di tengah situasi yang ribut dan ramai tanpa merasa terganggu. Hanya saja biasanya ia memiliki kendala untuk berdialog secara langsung karena terlalu reaktif terhadap suara sehingga sulit mengikuti anjuran secara lisan dan sering salah menginterpretasikan kata atau ucapan. • Tuangkan ide anak secara tertulis. ada beberapa pendekatan yang bisa dipakai.4. • Perhatikan penerangan. Kongkretnya. 3. Selain itu. Gaya belajar auditori (pendengaran) Gaya belajar auditori (auditory learners) mengandalkan indra pendengaran untuk bisa memahami sekaligus mengingatnya. anak pada tipe ini lebih mudah menangkap pelajaran lewat materi bergambar. • Lebih suka peragaan daripada penjelasan lisan. Untuk mendukung gaya belajar ini. Karateristik model belajar ini benar-benar .3 • Senantiasa berusaha melihat bibir guru yang sedang menjelaskan materi pelajaran. antara lain: • Pasang kertas bergambar yang berisi kata-kata mutiara/kata-kata bijak yang dapat memberikan inspirasi dan motivasi pada anak dalam belajar dan meraih cita-citanya. • Biasanya kurang mampu mengingat informasi yang diberikan secara lisan karena anak pada tipe ini lebih mudah mengingat dengan melihat. ia memiliki kepekaan yang kuat terhadap warna. • Tidak suka bicara di depan kelompok dan tidak suka pula mendengarkan orang lain. • Taruh whiteboard atau sejenisnya di dekat meja belajar untuk menempelkan catatan-catatan kecil atau jadwal-jadwal penting.2. • Cenderung menggunakan gerakan tubuh (untuk) mengekspresikan dan menggantikan kata-kata) saat mengungkapkan sesuatu. Karena gaya belajar ini didominasi oleh indra penglihatan.

Mereka yang memiliki gaya belajar ini umumnya susah menyerap secara langsung informasi dalam bentuk tulisan. antara lain: • Bekali anak dengan tape untuk merekam semua materi pelajaran yang diajarkan di sekolah.3 menempatkan indra pendengaran sebagai alat utama untuk menyerap informasi atau pengetahuan. Tentu saja ada beberapa karateristik model belajar seperti ini yang tak semua orang bisa melakukannya. 3. selain memiliki kesulitan menulis ataupun membaca.3. Gaya belajar kinestetik (gerak) Gaya belajar kinestetik (kinesthetic learner) mengharuskan individu yang bersangkutan menyentuh sesuatu yang memberikan informasi tertentu agar ia bisa mengingatnya. karena anak dengan gaya belajar ini cenderung peka terhadap bunyi. Agar dapat membantu anak tipe ini. • Usahakan menaruh TC atau radio jauh dari tempat belajar. • Kurang cakap dalam mengerjakan tugas mengarang/menulis. Ciri-ciri anak yang memiliki gaya belajar auditori. Anda harus pandaipandai mencari kiat dan strategi yang jitu untuk membantu kemampuan belajar anak. untuk bisa mengingat dan memahami informasi tertentu. Artinya. Karakter pertama adalah menempatkan tangan sebagai alat penerima informasi utama agar bisa terus mengingatnya. Selanjutnya ringkas materi tersebut dan direkam untuk kemudian dipahami. seseorang yang memiliki gaya belajar ini bisa menyerap informasi tanpa harus mendengar penjelasannya. Karakter berikutnya dicontohkan . • Lagukanlah apapun yang ingin anak ingat.4. yang bersangkutan haruslah mendengarnya lebih dahulu. Hanya dengan memegangnya saja. • Bacakan informasi yang diminati anak. • Cenderung banyak omong dan tidak suka membaca. Kiat yang bisa Anda gunakan. antara lain: • Mampu mengingat dengan baik materi yang didiskusikan dalam kelompok atau kelas. • Penegakan disiplin cukup dengan kata-kata.

Padahal hal ini disebabkan oleh tidak cocoknya gaya belajar anak dengan metode pengajaran yang selama ini diterapkan di sekolahsekolah. . • Perbanyak frekuensi istirahat. Semua gaya belajar akan sesuai jika pembelajar mengenali gaya belajar yang paling cocok untuk dirinya. • Penegakan disiplin tidak cukup hanya dengan verbal karena tak berpengaruh. Berikut ini strategi yang dapat diterapkan bagi pembelajar kinestetik. • Mempelajari hal-hal yang abstrak seperti simbol matematika. dan sebagainya. Di antara ketiga jenis belajar tersebut. biasanya seorang anak memiliki kecenderungan untuk lebih dominan pada satu gaya belajar tertentu. • Tempo bicaranya lambat. bukannya lama istirahat. pembelajar audio. mana yang lebih baik? Tidak ada gaya belajar yang paling benar dan baik. peta. dirasa sulit oleh anak dengan gaya belajar ini. Namun. Sebenarnya tidak ada anak yang murni 100% sebagai pembelajar visual. Tidak heran kalau individu yang memiliki gaya belajar ini merasa bisa belajar lebih baik kalau prosesnya disertai kegiatan fisik. • Pasang poster bergerak di kamar belajar anak. dengan intonasi suara berat. antara lain: • Banyak melakukan aktivitas fisik ringan saat berbicara atau belajar.3 sebagai orang yang tidak tahan duduk manis berlama-lama mendengarkan penyampaian pelajaran. Perlu digunakan cara time out. atau pembelajar kinestetik. • Bola mata cenderung bergerak-gerak ke bawah saat berpikir. Ciri-ciri lain secara umum anak yang dominan mempunyai gaya belajar kinestetik. • Pandai meniru mimik muka atau gerakan orang lain. Banyak anak yang memiliki kondisi ketiganya. • Selalu berpindah-pindah tempat saat belajar. • Cenderung terlihat “agak tertinggal” dibandingkan teman sebayanya.

6. perkembangan otak. Pertama.1. Orang-orang lain yang belajar di sana turut mendorong kita untuk giat belajar. Ketiga. semuanya didapat dari menu makanan yang seimbang dan bernutrisi. dan orang datang ke sana untuk belajar. seperti: • Pertumbuhan dan perkembangan otak • Perlindungan kesehatan dan kekebalan tubuh • Perlindungan terhadap penyakit orang dewasa • Pengaturan energi • Perlindungan gigi dan gusi • Sikap yang membaik • Perkembangan kebiasaan makan yang baik selamanya 3. kita belajar dengan berdisiplin. ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. suasana di situ adalah suasana belajar: keadaannya tenang. faktor ekonomi. Makanan yang baik dan bernutrisi memiliki banyak manfaat oenting yang akan terus terbawa. pengetahuan tentang nutrisi. Pertumbuhan yang baik. Faktor Lain-lain 3. pengendalian energi. Pengaruh Makanan terhadap Prestasi Anak Makanan yang baik dan bergizi memberikan banyak keuntungan yang berlanjut sampai masa remaja dan dewasa. Perpustakaan Perpustakaan adalah salah satu lingkungan belajar yang sangat baik di sekolah.3 3. termasuk apa yang disukai atau tidak disukai seseorang. dan perkembangan kebiasaan makanan yang baik seumur hidup. keyakinan dan sikap terhadap makanan tertentu. kita catat bahan yang kita peroleh dari sumber informasi. yaitu. kita tahu apa yang akan kita kerjakan di perpustakaan. menggunakan alat untuk . Pilihan makanan kita tergantung pada beberapa faktor.6. pengalaman masa kecil dengan makanan dan waktu makan. sumber informasi yang kita perlukan terdapat di sana.5. Kedua. perlindungan gigi dan gusi. perlindungan terhadap penyakit orang dewasa. Agar belajar di perpustakaan dapat berjalan dengan efektif. kita mendapatkan bantuan dari petugas perpustakaan yang tugasnya adalah menunjukkan kepada kita informasi-informasi yang dibutuhkan. Siswa perlu membiasakan dirinya untuk belajar di perpustakaan. sikap yang membaik. dan iklan makanan. perlindungan kesehatan dan kekebalan tubuh.

Perabot belajar yang digunakan harus dapat mendorong kita giat dan tahan lama belajar. Dalam meningkatkan keberhasilan belajar. apabila ia lekas letih. tempat dan perabotan belajar. dan sakit-sakitan. Lingkungan belajar haruslah tenang dan tidak ada yang dapat mengganggu konsentrasi belajar. merata. Rasa cemas. terutama bahasa Inggris.3 memperbanyak bahan yang kita perlukan. . dan tidak silau. rasa takut. ventilasi. Kurang sehat mental merupakan hambatan bagibelajar. Cahaya penerangan di kamar belajar haruslah cukup. Di antara lain yang perlu diperhatikan itu adalah cahaya penerangan. meja kerja. Hingga dewasa ini kesehatan mental ini masih kurang mendapat perhatian dari masyarakat. Mereka misalnya kurang menyadari bahwa penerangan ikun menentukan ketahanan kita untuk belajar. ini juga perlu mendapat perhatian dari mahasiswa. lingkungan belajar pun perlu diperhatikan. Kesehatan Kesehatan penting sekali dalam mencapai hasil belajar yang baik. dan ruangan tempat belajar. seperti penerangan. dan akhirnya kita perlu menguasai bahasa asing. Yang dimaksud dengan lingkungan belajar ialah segala sesuatu yang terdapat di tempat kita belajar. udara.6. membuat perasaan sejuk. Demikian juga dengan kesehatan mental. suhu. kursi.3. Lingkungan Belajar Lingkungan belajar yang sangat penting pengaruhnya terhadap berhasilnya belajar. sudah tentu akan mengganggu keberhasilan belajar. Tidak mungkin seseorang dapat tahan lama belajar.2. Banyak orang kurang memperhatikan pengaruh lingkungan ini terhadap kemampuan dan hasil belajar. 3. kurang darah. Seseorang yang kurang sehat tidak mudah mendapat hasil belajar yang memuaskan. dan kebisingan.6. terganggu penglihatannya. Ventilasi haruslah memungkinkan dapatnya beredar udara yang bersih dan segar. rasa khawatir. tidak mampu menanggapi masalah secara rasional. rasa rendah diri. 3. karena masih sedikit orang yang menyadari arti dan pentingnya kesehatan mental. mudah tersinggung. Suhu ruangan tidak panas dan tidak dingin.

dan mengatasi masalah yang dihadapinya. Anak yang beprestasi tidak hanya diukur dari berapa banyak nilai sempurna yang didapat atau bagaimana prestasinya di sekolah. . Mereka akan menjadi gambaran bagi generasi masa depan. mendewasakan diri. guru pembimbing. Penutup 4. dan orang di sekitarnya. Oleh karenanya dalam memenuhi tuntutan jaman tersebut dibutuhkan generasi baru yang berprestasi. Oleh karena itu tentunya tak heran jika setiap orang tua mendambakan anak mereka menjadi anak yang berprestasi dan berprilaku baik. cukup tidur dan istirahat. Banyak masalah dan keadaan yang dapat dijalankan mahasiswa untuk memelihara kesehatan mentalnya. bergaul. dan menghubungi petugas kesehatan.1. mengikuti kegiatan siswa di sekolah dan masyarakat. yaitu dengan menilai kemampuan diri sendiri. tetapi juga diukur dari perilaku dan etiketnya. lingkungannya itu adalah orang tua. IV. memakan makanan yang bergizi dalam jumlah yang cukup. padahal tuntutan jaman semakin berat. oleh karena itu perlu dipelihara dengan baik. sehingga akan melegakan kaum pendahulunya karena mereka memiliki pengganti yang dapat dipercaya. Dapat kita bayangkan jika dari masa ke masa ternyata generasi muda makin merosot baik dari bidang moral maupun edukasi. Kesehatan mental adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seberapa jauh seseorang dapat mengadakan penyesuaian diri dengan tuntutan dan kesempatan yang diberikan oleh hidup.3 Kesehatan fisik dan mental sangat besar pengaruhnya terhadap keberhasilan belajar. Kesehatan fisik dapat dipelihara dengan melakukan olahraga dengan teratur. Manfaat Anak yang Berprestasi Bagi Sesama Seorang anak yang berprestasi tentunya akan menjadi kebanggaan bagi lingkungannya.

Jika di masa sekarang saja banyak anak yang sudah menyimpang dari jalan kebenaran. tidakhanya secara edukatif tapi juga melalui sisi moral. yang di masa depan akan menjadi generasi penerus kita. bukan tidak mungkin jika di masa depan moral akan terus merosot. Marilah. setiap anak merupakan bibit dari individu baru. yang dapat kita lakukan untuk mencegahnya adalah dengan membangun diri anak sejak dini. Kita semua tentunya tidak ingin hal ini terus berlanjut. Cara yang paling awal dan mudah dalam membentuk generasi baru yang lebih berprestasi. Selain itu seperti yang sudah-sudah.3 4. Ajakan untuk Membangun Diri Anak Sejak Dini Anak adalah titipan dari Tuhan sehingga sudah sepantasnya kita memberikan yang terbaik untuk mendidik mereka. kita semua turut serta dalam usaha membangun masa depan yang lebih baik. Banyak anak muda di dunia ini yang memiliki otak brilian. Oleh karena itu. Barangkali hal ini yang dilupakan oleh para orang tua mengingat IQ lebih mudah dilihat. dapat ditarik kesimpulan bahwa ternyata . V. Kesimpulan Berdasarkan hasil observasi melalui buku yang dituangkan melalui karya ilmiah ini. tetapi dikalahkan oleh mereka yang menyimpang karena kesalahan dalam pengasuhan.2. Anak yang berprestasi akan sukses jika mereka juga memiliki EQ dan SQ tinggi. karenanya marilah kita semua bekerja sama dalam membangun diri anak sejak dini.

Meskipun begitu. adalah hal pertama yang harus kita miliki karena tanpa adanya kesadaran semua orang tidak akan merasa salah dan tidak akan memiliki niat untuk memperbaiki kesalahannya. sampai makanan dan faktor lain-lain. Dan berbagai kesalahan tersebut juga tidak sepenuhnya salah si anak. VI. atau salah sang orang tua. tetapi tidak diperbaiki. Teori yang telah penulis sampaikan mengacu kepada satu permasalahan serius yang berdampak jangka panjang. sehingga bukannya jadi merugikan. masih banyak permasalahan menanti kita untuk diselesaikan. Kesadaran masing-masing individu. Kini kembali kepada tugas masing-masing individu . Oleh karena itu masalah pada generasi jaman sekarang bukannya tak dapat diselesaikan. Saran Semua teori telah dikeluarkan. gaya belajar. Tetapi masingmasing pihak turut memberikan sumbangan. Ada berbagai cara dan metode khusus yang menjadi faktor terciptanya anak berprestasi (yang menjadi bibit generasi masa depan) diantaranya cara belajar tiap individu.3 berbagai masalah baik internal maupun eksternal melanda generasi jaman sekarang. Kita semua tau bahwa di dunia ini semua permasalahan pasti ada solusinya. kita harus berhenti menyalahkan orang lain dan menatap lurus ke depan. hypnoparenting. brain gym. Tak ada gunanya jika pokok permasalahan telah diketahui. kini tibalah saatnya untuk merefleksikan kepada diri sendiri. Berbagai cara untuk mengatasi permasalahan pada diri anak maupun kiat untuk membangun anak menjadi pribadi yang berprestasi telah dijabarkan. Sekarang adalah bagaimana mempositifkan ‘sumbangan’ tersebut. Marilah kita kembali ke diri sendiri masing-masing.

Smart. Cara Belajar. Kehidupan Sehat. Al-Azizy. Dibutuhkan kesabaran dan kerjasama agar tujuan mulia tersebut tercapai. 2005. dengan tekad yang bulat ditambah kombinasi kesabaran dan kerjasama tadi. 2010. Hypnoparenting: Cara Cepat Mencerdaskan Anak Anda. . Ragam Latihan Khusus Asah Ketajaman Otak Anak Plus Melejitkan Daya Ingatnya! Jakarta: DIVA Press. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer. Jakarta: Penebar Swadaya. E. Tentunya. Aqila.P. semua cara di atas tidak dapat langsung berhasil. generasi yang membanggakan sudah dekat di depan mata! VII. Makan Sehat Anak Cerdas: Makanan Sehat. 2009. 24 Gerakan Meningkatkan Kecerdasan Anak. Jakarta: Gunung Mulia.3 maupun orang tua untuk memperbaiki metode yang salah sebelumnya. Kita masih dapat memberikan sumbangan untuk masa depan yang lebih baik dengan memulainya pada diri sendiri maupun orang lain yang terdekat. Jenny. Dan penulis yakin. A. 2010. Suciaty. Jakarta: Starbooks. tri. 1998. Gunadi. O’Dea. Anakanak Sehat. Daftar Pustaka Hutabarat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->