P. 1
siklus biogeokimia

siklus biogeokimia

|Views: 99|Likes:
Published by Mevi Satyawan

More info:

Published by: Mevi Satyawan on Jul 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/27/2013

pdf

text

original

SIKLUS BIOGEOKIMIA Muhammas Aqly Satyawan H1E108056

1.1 Siklus Karbon
Siklus karbon adalah siklus biogeokimia dimana karbon dipertukarkan di antara biosfer, geosfer, hidrosfer, dan atmosfer bumi. Dalam siklus ini terdapat empat reservoir karbon utama yang dihubungkan oleh jalur pertukaran. Reservoir-reservoir tersebut adalah atmosfer, biosfer teresterial (termasuk freshwater systemdan material non-hayati organik seperti karbon tanah (soil carbon),lautan (termasuk karbon anorganik terlarut dan biota laut hayati dan non-hayati), dan sedimen (termasuk bahan bakar fosil). Pergerakan tahuan karbon, pertukaran karbon antar reservoir terjadi karena proses-proses kimia, fisika, geologi, dan biologi yang bermacammacam. Lautan mengadung kolam aktif karbon terbesar, namun demikian laut dalam bagian dari kolam ini mengalami pertukaran yang lambat dengan atmosfer. Neraca karbon global adalah kesetimbangan pertukaran karbon (antara yang masuk dan keluar) antar reservoir karbon atau antara satu putaran (loop)spesifik siklus karbon (misalnya atmosfer - biosfer). Analisis neraca karbon dari sebuah kolam atau reservoir dapat memberikan informasi tentang apakah kolam

atau reservoir berfungsi sebagai sumber (source) atau lubuk (sink) karbon dioksida. Bagian terbesar dari karbon yang berada di atmosfer bumi adalah gas karbon dioksida (CO2). Meskipun jumlah gas ini merupakan bagian yang sangat kecil dari seluruh gas yang ada di atmosfer, namun memiliki peran yang penting dalam menyokong kehidupan. Gas-gas lain yang mengandung karbon di atmosfer adalah metan dan kloroflorokarbon atau CFC (CFC ini merupakan gas artifisial atau buatan). Gas-gas tersebut adalah gas rumah kaca yang konsentrasinya di atmosfer telah bertambah dalam dekade terakhir ini, dan berperan dalam pemanasan global. Karbon diambil dari atmosfer dengan berbagai cara:

1

a. Ketika matahari bersinar, tumbuhan melakukan fotosintesa untuk mengubah karbon dioksida menjadi karbohidrat, dan melepaskan oksigen ke atmosfer. Proses ini akan lebih banyak menyerap karbon pada hutan dengan tumbuhan yang baru saja tumbuh atau hutan yang sedang mengalami pertumbuhan yang cepat. b. Pada permukaan laut ke arah kutub, air laut menjadi lebih dingin dan CO2 akan lebih mudah larut. Selanjutnya CO2 yang larut tersebut akan terbawa oleh sirkulasi termohalin yang membawa massa air di permukaan yang lebih berat ke kedalaman laut atau interior laut. c. Di laut bagian atas (upper ocean), pada daerah dengan produktivitas yang tinggi, organisme membentuk jaringan yang mengandung karbon, beberapa organisme juga membentuk cangkang karbonat dan bagian-bagian tubuh lainnya yang keras. Proses ini akan menyebabkan aliran karbon ke bawah. d. Pelapukan batuan silikat. Tidak seperti dua proses sebelumnya, proses ini tidak memindahkan karbon ke dalam reservoir yang siap untuk kembali ke atmosfer. Pelapukan batuan karbonat tidak memiliki efek netto terhadap CO2 atmosferik karena ion bikarbonat yang terbentuk terbawa ke laut dimana selanjutnya dipakai untuk membuat karbonat laut dengan reaksi yang sebaliknya (reverse reaction).Karbon dapat kembali ke atmosfer dengan berbagai cara pula, yaitu:

1. Melalui pernafasan (respirasi) oleh tumbuhan dan binatang. Hal ini merupakan reaksi eksotermik dan termasuk juga di dalamnya penguraian glukosa (atau molekul organik lainnya) menjadi karbon dioksida dan air. b) Melalui pembusukan binatang dan tumbuhan. Fungi atau jamur dan bakteri mengurai senyawa karbon pada binatang dan tumbuhan yang mati dan mengubah karbon menjadi karbon dioksida jika tersedia oksigen, atau menjadi metana jika tidak tersedia oksigen.

2

Hal inilah yang merupakan penyebab utama naiknya jumlah karbon dioksida di atmosfer. karbon dioksida terlarut dilepas kembali ke atmosfer. dan nutrisi pada semua sel makhluk hidup. 3. Kedua proses kimia ini yang saling berkebalikan ini akan memberikan hasil penjumlahan yang sama dengan nol dan tidak berpengaruh terhadap jumlah karbon dioksida di atmosfer dalam skala waktu yang kurang dari 100. biokimia. Pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara. dan belerang. dan gas alam akan melepaskan karbon yang sudah tersimpan selama jutaan tahun di dalam geosfer. yaitu kapur atau gamping atau kalsium oksida.2. Produksi semen. f) Erupsi vulkanik atau ledakan gunung berapi akan melepaskan gas ke atmosfer. dihasilkan dengan cara memanaskan batu kapur atau batu gamping yang akan menghasilkan juga karbon dioksida dalam jumlah yang banyak. Karbon memiliki peran yang penting dalam struktur. Di permukaan laut dimana air menjadi lebih hangat. produk dari industri perminyakan (petroleum). Dan kehidupan memiliki peranan yang penting dalam siklus karbon: Autotroph adalah organisme yang menghasilkan senyawa organiknya sendiri dengan menggunakan karbon dioksida yang berasal dari udara dan air di sekitar tempat mereka hidup. Gas-gas tersebut termasuk uap air. karbon dioksida. Sekitar 1900 gigaton karbon ada di dalam biosfer. Melalui pembakaran material organik yang mengoksidasi karbon yang terkandung menghasilkan karbon dioksida (juga yang lainnya seperti asap). Salah satu komponennya.000 tahun. Karbon adalah bagian yang penting dalam kehidupan di Bumi. Untuk menghasilkan senyawa organik tersebut mereka membutuhkan sumber energi dari luar. Hampir sebagian besar autotroph menggunakan radiasi matahari untuk 3 . 4. Jumlah karbon dioksida yang dilepas ke atmosfer secara kasar hampir sama dengan jumlah karbon dioksida yang hilang dari atmosfer akibat pelapukan silikat.

dimana sebagian besar dalam bentuk ion bikarbonat. Sebaliknya. Ketika tersedia oksigen. Autotroph yang terpenting dalam siklus karbon adalah pohonpohonan di hutan dan daratan dan fitoplankton di laut. respirasi anaerobik lah yang terjadi.memenuhi kebutuhan energi tersebut. 4 . yang melepaskan karbon dioksida ke udara atau air di sekitarnya dengan reaksi C6H12O6 + 6O2 → 6CO2 + 6H2O Pada keadaan tanpa oksigen. yang melepaskan metan ke lingkungan sekitarnya yang akhirnya berpindah ke atmosfer atau hidrosfer. dll. dan proses produksi ini disebut sebagai fotosintesis.Fotosintesis memiliki reaksi: 6CO2+6H2O→C6H12O6+6O2 Karbon dipindahkan di dalam biosfer sebagai makanan heterotrop pada organisme lain atau bagiannya (seperti buah-buahan). karbon dilepaskan ke atmosfer. Karbon anorganik. Pertukaran karbon ini menjadi penting dalam mengontrol pH di laut dan juga dapat berubah sebagai sumber (source) atau lubuk (sink) karbon. Pembakaran biomassa (seperti kebakaran hutan. Sebagian besar karbon meninggalkan biosfer melalui pernafasan atau respirasi. Laut mengandung sekitar 36. yaitu senyawa karbon tanpa ikatan karbon-karbon atau karbon-hidrogen. asam karbonat terbentuk.) dapat juga memindahkan karbon ke atmosfer dalam jumlah yang banyak. Pada daerah upwelling. pada daerah downwelling karbon (CO2) berpindah dari atmosfer ke lautan. dan disebut kemosintesis.000 gigaton karbon. kayu yang digunakan untuk tungku penghangat atau kayu bakar. Sebagian kecil autotroph memanfaatkan sumber energi kimia. Pada saat CO2 memasuki lautan. Termasuk di dalamnya pemanfaatan material organik yang mati(detritus) oleh jamur dan bakteri untuk fermentasi atau penguraian. respirasi aerobik terjadi.

Siklus nitrogen adalah transfer nitrogen dari atmosfir ke dalam tanah. penambahan nitrogen ke dalam tanah terjadi melalui proses fiksasi nitrogen. Transformasi ini dapat terjadi secara biologis maupun non-biologis. Pengolahan kimia atau fiksasi alami (melalui proses konversi seperti yang dilakukan 5 . termasuk produksi primer dan dekomposisi. Pada tumbuhan. Nitrogen adalah komponen utama dalam semua asam amino. Nitrogen bebas juga dapat bereaksi dengan hidrogen atau oksigen dengan bantuan kilat/petir. bakteri Azotobacter dan Clostridium. dan pelepasannitrogen dalam air limbah telah secara dramatis mengubah siklus nitrogen global.Nitrogen juga hadir di basis pembentuk asam nukleat. penggunaan pupuk nitrogen buatan. banyak dari nitrogen digunakan dalam molekul klorofil. tahu kan kalau protein adalah zat yang sangat kita butuhkan dalam pertumbuhan. Aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil. Selain itu ganggang hijau biru dalam air juga memiliki kemampuan memfiksasi nitrogen. dan ion nitrat (NO3-). yang nantinya dimasukkan ke dalam protein.1. Siklus nitrogen sendiri adalah suatu proses konversi senyawa yang mengandungunsur nitrogen menjadi berbagai macam bentuk kimiawi yang lain. Siklus nitrogen secara khusus sangat dibutuhkan dalam ekologi karena ketersediaan nitrogen dapat mempengaruhi tingkat proses ekosistem kunci. Nitrogen sangatlah penting untuk berbagai proses kehidupan di Bumi. seperti DNA dan RNA yang nantinya membawa hereditas. Meskipun atmosfer bumi merupakan sumber berlimpah nitrogen. Selain air hujan yang membawa sejumlah nitrogen. Pembukaannya sudah cukup. Tumbuhan memperoleh nitrogen dari dalam tanah berupa ammonia (NH3).2 Siklus Nitrogen Gas nitrogen banyak terdapat di atmosfer. yaitu 80% udara. Fiksasi nitrogen secara biologis dapat dilakukan oleh bakteri Rhizobium yang bersimbiosis dengan polong-polongan. sebagian besar relatif tidak dapat digunakan oleh tanaman. yang penting untuk fotosintesis dan pertumbuhan lebih lanjut. sekarang kita menginjak ke detail proses daur / siklus nitrogen. ion nitrit (NO2-).

fiksasi nitrogen juga terjadi pada proses non-biologis. atau humus. (juga dikenal sebagai nitrogen reaktif). dan beberapa hewan (rayap). Banyak proses yang dilakukan oleh mikroba baik untuk menghasilkan energi atau menumpuk nitrogen dalam bentuk yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. Selain itu ganggang hijau biru juga dapat memfiksasi nitrogen. dan gas nitrogen (N2). Mikroorganisme yang memfiksasi nitrogen disebut diazotrof. Rhizobia. Kelimpahan atau kelangkaan dari bentuk "tetap" nitrogen. oleh karena itu nitrogen menjadi komponen penting dari produksi pangan. Proses siklus nitrogen mengubah nitrogen dari satu bentuk kimia lain. 1. Azotobacteraceae. Beberapa tanaman yang lebih tinggi. dan Frankia. menentukan berapa banyak makanan yang dapat tumbuh pada sebidang tanah. contohnya sambaran petir. Nitrogen organik dapat berupa organisme hidup. Nitrogen hadir di lingkungan dalam berbagai bentuk kimia termasuk nitrogen organik. Selain dilakukan oleh mikroorganisme. biologis atau abiotik yang mengubah nitrogen di udara menjadi ammonia (NH3). Reaksi untuk fiksasi nitrogen biologis ini dapat ditulis sebagai berikut : N2 + 8 H+ + 8 e− → 2 NH3 + H2 Mikro organisme yang melakukan fiksasi nitrogen antara lain : Cyanobacteria. nitrat atau (NO3-). nitrit bahan (NO2-). ada empat cara yang dapat mengkonversi unsur nitrogen di atmosfer menjadi bentuk yang lebih reaktif : a. Lebih jauh. dan dalam produk antara dekomposisi organik humus dibangun. Clostridium. amonium (NH4+). telah membentuk asosiasi (simbiosis) dengan diazotrof. Fiksasi biologis: beberapa bakteri simbiotik (paling sering dikaitkan dengan tanaman polongan) dan beberapa bakteri yang hidup bebas dapat memperbaiki 6 .bakteri rhizobium). Diagram di atas menunjukkan bagaimana proses-proses cocok bersama untuk membentuk siklus nitrogen. Mikroorganisme ini memiliki enzim nitrogenaze yang dapat menggabungkan hidrogen dan nitrogen. diperlukan untuk mengkonversi gas nitrogenmenjadi bentuk yang dapat digunakan oleh organisme hidup. Fiksasi Nitrogen Fiksasi nitrogen adalah proses alam.

pertama-tama direduksi menjadi ion nitrit dan kemudian ion amonium untuk dimasukkan ke dalam asam amino. dan organisme heterotrof lain mendapatkan nitrogen sebagai asam amino. Sedangkan hewan memperoleh nitrogen dari tanaman yang mereka makan. Dalam proses Haber-Bosch. N2 adalah diubah bersamaan dengan gas hidrogen (H2) menjadi amonia (NH3). dan klorofil. jamur. b. Proses lain: Selain itu. nukleotida dan molekul organik kecil. Jika nitrat diserap. Asimilasi Tanaman mendapatkan nitrogen dari tanah melalui absorbsi akar baik dalam bentuk ion nitrat atau ion amonium. nitrogen atmosfer dan hidrogen (biasanya berasal dari gas alam atau minyak bumi) dapat dikombinasikan untuk membentuk amonia (NH3). d. yang melepaskan berbagai nitrogen oksida (NOx). yang hidup dalam nodul akar kacang-kacangan.nitrogen sebagai nitrogen organik. c. Sebuah contoh dari hidup bebas bakteri Azotobacter. Pembakaran bahan bakar fosil : mesin mobil dan pembangkit listrik termal. Hewan. asam nukleat. yang digunakan untuk membuat pupuk dan bahan peledak. Industri fiksasi nitrogen : Di bawah tekanan besar. dan dengan penggunaan katalis besi. nitrogen organik diubah menjadi amonium (NH4+) oleh bakteri dan jamur. nitrogen dapat berasimilasi dalam bentuk ion amonium langsung dari nodul. Amonifikasi Jika tumbuhan atau hewan mati. Spesies ini diazotrophs. Pada tanaman yang memiliki hubungan mutualistik dengan rhizobia. Nitrifikasi 7 . Tanaman dapat menyerap ion nitrat atau amonium dari tanah melalui rambut akarnya. pembentukan NO dari N2 dan O2 karena foton dan terutama petir. dapat memfiksasi nitrogen 2. 4. 3. Sebuah contoh dari bakteri pengikat nitrogen adalah bakteri Rhizobium mutualistik. pada suhu 600 C.

sebuah proses dimana populasi alga meledak. nitrat yang memperkaya air tanah dapat berkontribusi untuk eutrofikasi. NH3 + O2 → NO2− + 3H+ + 2e− 4.Konversi amonium menjadi nitrat dilakukan terutama oleh bakteri yang hidup di dalam tanah dan bakteri nitrifikasi lainnya. Mereka menggunakan nitratsebagai akseptor elektron di tempat oksigen selama respirasi. Tahap utama nitrifikasi. bakteri nitrifikasi seperti spesies Nitrosomonas mengoksidasi amonium (NH4 +) dan mengubah amonia menjadinitrit (NO2-). Ketika air tanah mengisi aliran sungai. Proses konversi nitrit menjadi nitrat sangat penting karena nitrit merupakan racun bagi kehidupan tanaman. Proses ini dilakukan oleh spesies bakteri seperti Pseudomonas dan Clostridium dalam kondisi anaerobik. 5.+ H2O + H+ 2. seperti Nitrobacter.5 O2 + Nitrobacter → NO33. NO2− + H2O → NO3− + 2H+ + 2e Karena kelarutannya yang sangat tinggi. NH3 + CO2 + 1. Denitrifikasi Denitrifikasi adalah proses reduksi nitrat untuk kembali menjadi gas nitrogen (N2).5 O2 + Nitrosomonas → NO2. untuk menyelesaikan siklus nitrogen. NO2. karena nitrat dapat mengganggu tingkat oksigen darah pada bayi dan menyebabkan sindrom methemoglobinemia atau bayi biru. Peningkatan nitrat dalam air tanah merupakan masalah bagi air minum. Fakultatif anaerob bakteri ini juga dapat hidup dalam kondisi aerobik. nitrat dapat memiliki efek tidak langsung pada ikan jika berkontribusi untuk eutrofikasi ini. Proses nitrifikasi dapat ditulis dengan reaksi berikut ini : 1. Denitrifikasi umumnya berlangsung melalui beberapa kombinasi dari bentuk peralihan sebagai berikut: 8 . bertanggung jawab untuk oksidasi nitrit menjadi dari nitrat (NO3-). Meskipun tidak secara langsung beracun untuk ikan hidup (seperti amonia). Spesies bakteri lain. nitrat dapat memasukkan air tanah. terutama populasi alga biru-hijau. Hal ini juga dapat menyebabkan kematian kehidupan akuatik karena permintaan yang berlebihan untuk oksigen.+ CO2 + 0.

Reduksi dalam kondisi anoxic juga dapat terjadi melalui proses yang disebut oksidasi amonia anaerobik NH4+ + NO2− → N2 + 2 H2O 1. tidak berasa. Demikian pula senyawa anorganik yang terdapat pada cangkang. dan tidak berbau. dan tulang hewan. Oksigen merupakan unsur paling melimpah ketiga di alam semesta berdasarkan massa dan unsur paling melimpah di kerak Bumi. gigi. karbohidrat. dan tumbuhan selama fotosintesis. yaitu senyawa gas diatomik dengan rumus O2 yang tidak berwarna.5 miliar tahun yang lalu. mengandung oksigen. seperti protein. nitrit dan amonium dikonversi langsung ke elemen (N2) gas nitrogen. Oksigen beracun bagi organismeanaerob. Gas oksigen diatomik mengisi 20. yaitu ozon (O3). Ia merupakan unsur golongan kalkogen dan dapat dengan mudah bereaksi dengan hampir semua unsur lainnya (utamanya menjadi oksida). Proses ini membentuk sebagian besar dari konversi nitrogen unsur di lautan.ganggang. Lapisan ozon pada atomsfer membantu 9 .NO3− → NO2− → NO + N2O → N2 (g) Proses denitrifikasi lengkap dapat dinyatakan sebagai reaksi redoks: 2 NO3− + 10 e− + 12 H+ → N2 + 6 H2O 6. dua atom unsur ini berikatan menjadi dioksigen. dan digunakan pada respirasi sel oleh hampir semua makhluk hidup.9% volume atmosfer bumi/ Semua kelompok molekul struktural yang terdapat pada organisme hidup. Oksidasi Amonia Anaerobik Dalam proses biologis.3 Siklus Oksigen Oksigen atau zat asam adalah unsur kimia dalam sistem tabel periodik yang mempunyai lambang O dan nomor atom 8. Oksigen dalam bentuk O2 dihasilkan dari air oleh sianobakteri. dan lemak. Terdapat pula alotrop oksigen lainnya. Pada Temperatur dan tekanan standar. yang merupakan bentuk kehidupan paling dominan pada masa-masa awal evolusi kehidupan. O2 kemudian mulai berakumulasi pada atomsfer sekitar 2.

10 . Hal tersebut terutama terjadi dikarenakan banyaknya kendaraan bermotor serta pembabatan hujan yang terjadi di sana – sini. Oksigen merupakan unsur yang vital bagi kehidupan di bumi ini. siklus ini berkaitan erat dengan siklus unsur lainnya. Dengan mengetahui bagaimana siklus / daur oksigen ini terjadi maka kita tentu dapat menjaga bumi kita ini. Ozon membentuk lapisan tipis di stratosfer yang berfungsi sebagai filter dari radiasi ultraviolet. Unsur oksigen menjadi yang terikat secara kimia melalui berbagai proses yang menghasilkan energi. Hanya satu cara yang signifikan dima yaitu melalui fotosintesis yang dilakukan tumbuhan. terutama dengan siklus karbon.melindungi biosfer dari radiasi ultraviolet. Oksigen dilepaskan dari reaksi fotosintesis. Siklus / Daur oksigen diperlukan oleh seluruh makhluk hidup karena dengan adanya gas bernama oksigen inilah kita dapat hidup. H2O. seperti dengan karbon dalam respirasi aerobik atau dengan karbon dan hidrogen dalam perubahan bahan bakar fosil seperti dengan metana. Contohnya jika kalian mengetahui siklus / daur oksigen sudah tentu kalian tidak akan melakukan pembabatan hutan secara sembarangan Daur oksigen di dunia ini semakin lama semakin buruk. Siklus hydrogen tidak dibuat tersendiri karena di alam ini hydrogen paling banyak terlihat dalam bentuk senyawa air. Siklus oksigen disempurnakan atau diakhiri ketika unsur oksigen masuk kembali ke atmosfer dalam bentuk gas. namun pada permukaan bumi ia adalah polutan yang merupakan produk samping dari asbut. Unsur ini secara cepat bersenyawa membentuk oksida-oksida. terutama pada perubahan dan proses metabolik dalam organisme. yaitu proses pembentukan ozon. dengan demikian dapat menjaga kehidupan di bumi dari kerusakan/kehancuran yang disebabkan oleh radiasi ini. Siklus / dauroksigen di dunia ini menjadi tidak stabil sehingga terjadi pemanasan global di seluruh dunia. Suatu aspek yang sangat penting dari siklus di stratosfer.

Turun dan naiknya CO2 dan O2 Atmosir secara musiman dipengaruhi oleh menurunnya aktivitas Fotosintetik. mengurangi penggunaan kendaraan bermotor. Peran mereka dalam siklus dimulai dengan karbon dioksida di atmosfer. dsb. terjadinya pembakaran bahan bakar fosil dan kayu mengakibatkan bertambah banyaknya gas CO2 yang masuk ke atmosfir. tingkatan transfer oksigen ke dalam air dan penyerapan oksigen oleh organisme di dalam air berbanding lurus (stabil).Tanaman menandai awal dari siklus oksigen. Lalu siklus oksigen dimulai kembali. Dengan banyaknya isu global warming yang terjadi di dunia ini maka sudah tentu sekarang saatnya untuk mulai mempertahankan keberlangsungan siklus oksigen. dimana O2 dan CO2 akan terlibat dalam suatu keseimbangan dinamis dengan bentuk bahan organik yang lainnya. 11 . Hewan dan manusia menghisap oksigen dan melepaskan karbon dioksida kembali. Mereka menggunakan oksigen dalam berbagai bentuk. Pada skala global kembalinya O2 dan CO2 ke Atmosfir sebagai struktur lapisan bumi melalui respirasi hampir menyeimbangkan pengeluarannya melalui Fotosintesis. Tanaman dapat menggunakan energi sinar matahari untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi karbohidrat dan oksigen dalam proses yang disebut fotosintesis. Organisme yang ada selain di air. Tanaman mengambil karbon dioksida dan menggabungkan dengan air untuk membuat gula dan oksigen. menggunakan sistem tebang pilih tanam. Beberapa caranya adalah dengan menambah jumlah tanaman. Tanaman sendiri dapat menghasilkan 10 kali lebih banyak oksigen di siang hari dikarenakan mereka melakukan proses fotosintesis di siang hari menggunakan bantuan sinar matahari. Namun. Oksigen dalam air dikenal sebagai oksigen terlarut. Sebagai dampaknya terjadi kenaikan gas CO2 dalam Atmosfir bumi. Proses hubungan timbal balik atau daur ulang respirasi seluler dan fotosintesis bertanggung jawab atas terjadinya perubahan serta pergerakan utama karbon. Pada sebuah ekosistem yang sehat. O2 serta CO2 atmosfer juga akan berpindah masuk ke luar dan kedalam sistem akuatik. Di dalam air juga terdapat siklus oksigen. Jika tanaman terus dibabat oleh manusia tentu siklus oksigen akan terganggu.

dan mencapai 10% kadar sekarang sekitar 1. kadar O2 atmosfer mencapai maksimum dengan 35% berdasarkan volume.6 miliar tahun yang lalu). oksigen bersamaan dengan besi yang larut dalam samudera. kadar O2 berfluktuasi antara 15% sampai 30% berdasarkan volume.7 miliar tahun lalu. Sejak permulaan era Kambrium 540 juta tahun yang lalu. fosfor terdapat dalam jumlah besar dalam mineral-mineral yang sedikit sekali larut. Pada akhir masa Karbon. sehingga organisme aerob mendominasi biosfer bumi. bersifat kritis karena fosfor secara umum merupakan hara yang terbatas dalam ekosistem. seperti hidroksiapilit dan garam kalsium.Gas oksigen bebas hampir tidak terdapat pada atmosfer bumi sebelum munculnya arkaea dan bakteri fotosintetik.[46] mengijinkan serangga dan amfibi tumbuh lebih besar daripada ukuran sekarang. Aktivitas manusia.4 Siklus Fosfor Siklus fosfor. Oksigen mulai melepaskan diri dari samudera 2. meliputi pembakaran 7 miliar ton bahan bakar fosil per tahun hanya memiliki pengaruh yang sangat kecil terhadap penurunan kadar oksigen di atmosfer. Oksigen bebas pertama kali muncul dalam kadar yang signifikan semasa masa Paleoproterozoikum (antara 2. Pertama-tama. diperlukan sekitar 2. Keberadaan oksigen dalam jumlah besar di atmosfer dan samudera kemungkinan membuat kebanyakan organisme anaerob hampir punahsemasa bencana oksigen sekitar 2.4 miliar tahun yang lalu. membentuk formasi pita besi (Banded iron formation). 12 . Oleh karena itu siklus fosfor adalah “endogenic”. Dengan laju fotosintesis sekarang ini.Dalam geosfer.5 sampai dengan 1.7 miliar tahun lalu. Fotosintesis dan respirasi seluler O2 mengijinkan berevolusinya sel eukariota dan akhirnya berevolusi menjadi organisme multisel seperti tumbuhan dan hewan.000 tahun untuk memproduksi ulang seluruh O2 yang ada di atmosfer sekarang 1. Namun. Tidak ada bentuk gas dari fosfor yang stabil. respirasi sel yang menggunakan O2 mengijinkan organisme aerobuntuk memproduksi lebih banyak ATP daripada organisme anaerob.

fosfor sangat penting dalam transformasi energi pada semua organisme.Di alam. tanaman. tanah. fosfat banyak terdapat di batu karang dan fosil. gigi. bersamaan dengan itu fosfor akan dilepaskan ke dalam ekosistem. dalam hal input atau sumber fosfor-proses yang terjadi terhadap fosfor. industri kimia. Dengan kemampuannya untuk membentuk ikatan kimia berenergi tinggi. Daur fosfor yaitu daur atau siklus yang melibatkan fosfor. yaitu senyawa fosfat organik (pada tumbuhan dan hewan) dan senyawa fosfat anorganik (pada air dan tanah). Sumber ini lambat laun akan mengalami pelapukan dan erosis. fosfor terdapat dalam dua bentuk. fosfor berupa fosfat yang diserap tanaman untuk sintesis senyawa organik. Humus dan partikel tanah mengikat fosfat. dan “food additives”. Fosfat organik dari hewan dan tumbuhan yang mati diuraikan oleh dekomposer (pengurai) menjadi fosfat anorganik. bahan organik. tetapi persediaannya sangat terbatas. Fosfor merupakan salah satu komponen dari senyawa-senyawa sangat toksik. Sejumlah besar dari mineral-mineral fosfat digunakan sebagai bahan pupuk. Anthrosphere adalah reservoir fosfor yang penting dalam lingkungan. Fosfor terlarut dari mineral-mineral fosfat dan sumber-sumber lainnya. kemudian inputnya adalah hasil pelapukan batuan. Fosfat anorganik yang terlarut di air tanah atau air laut akan terkikis dan mengendap di sedimen laut. fosfor di alam didapatkan dari: batuan. Sumber fosfor terbesar dari batuan dan endapan-endapan yang berasal dari sisa makhluk hidup. Fosfat dari batu dan fosil terkikis dan membentuk fosfat anorganik terlarut di air tanah dan laut. Daur fosfor dinilai paling sederhana daripada daur lainnya. PO4. Oleh karena itu. dan protein. Fosfat anorganik ini kemudian akan diserap oleh akar tumbuhan lagi. 13 . seperti pupuk fosfat. Fosfor dalam tubuh merupakan unsur penyusun tulang. Unsur fosfor merupakan unsur yang penting bagi kehidupan. DNA atau RNA. terutama insektisida organofosfat.dalam tanah. jadi daur fosfat dikatakan daur lokal.hingga kembali menghasilkan fosfor lagi. karena tidak melalui atmosfer. Tetapi sebagian besar senyawa fosfor akan hilang ke perairan dan diendapkan. diserap oleh tanaman dan tergabung dalam asam nukleat yang menyusun material genetik dalam organisme. dan outputnya: fiksasi mineral dan pelindikan.

Daur fosfor dimulai dari adanya fosfat anorganik yang berada di tanah yang diserap oleh tumbuhan. daur karbon. yaitu senyawa fosfat organik (pada tumbuhan dan hewan) dan senyawa fosfat anorganik (pada air dan tanah). Fosfat dari batu dan fosil terkikis dan membentuk fosfat anorganik terlarut di air tanah dan laut. Selanjutnya karnivora mendapatkan fosfat dari herbivora yang dimakannya. Herbivora mendapatkan fosfat dari tumbuhan yang dimakannya.fosfat. Oleh karena itu. dan daur nitrogen. Mikroorganisme (Bacillus. Pengikisan dan pelapukan batuan membuat fosfat larut dan terbawa menuju sungai sampai laut sehingga membentuk sedimen. fitat atau protein. Pseudomonas. Tumbuhan atau hewan yang mati ataupun sisa ekskresi hewan (urine dan feses) yang berada di tanah. Aerobacter aerogenes. 14 . Dalam proses rantai makanan. Daur / siklus fosfor adalah proses yang tidak pernah berhenti mengenai perjalanan fosfor dari lingkungan abiotik hingga dimanfaatkan dalam proses biologis.atau Al. Aerobacter aerogenes) dapat melarutkan P menjadi tersedia bagi tanaman. Fosfat anorganik ini kemudian akan diserap oleh akar tumbuhan lagi. Bakeri yang berperan dalam siklus fosfor : Bacillus.fosfat. fosfor terdapat dalam dua bentuk. Ion fosfat dapat memasuki air tanah sehingga tumbuhan dapat mengambil fosfat yang terlarut melalui absorbsi yang dilakukan oleh akar. Di alam. Hewan yang memakan tumbuhan akan memperoleh fosfor dari tumbuhan yang dimakannya. Xanthomonas. fosfat banyak terdapat di batu karang dan fosil. Fosfat organik dari hewan dan tumbuhan yang mati diuraikan oleh decomposer (pengurai) menjadi fosfat anorganik. oleh bakteri pengurai akan menguraikan fosfat organik menjadi fosfat anorganik yang akan dilepaskan ke ekosistem. Berbeda dengan daur hidrologi. dll. Siklus ini berulang terus menerus. Xanthomonas. daur fosfor tidak melalui komponen atmosfer. Sedimen ini muncul kembali ke permukaan karena adanya pergerakan dasar bumi. Pesudomonas. Ion fosfat banyak terdapat dalam bebatuan. Fosfat anorganik yang terlarut di air tanah atau air laut akan terkikis dan mengendap di sedimen laut. Fosfor terdapat di alam dalam bentuk ion fosfat (fosfor yang berikatan dengan oksigen). Fosfor dialam dalam bentuk terikat sebagai Ca. Fe.

Fosfat dikeluarkan dari organisme melalui urin dan feses. dokter ortopedis kelahiran Malaysia yang juga seorang ahli medis. Peranan Fosfor a. Kegunaan 1. Fosfor sangat penting dan dibutuhkan oleh mahluk hidup tanpa adanya fosfor tidak mungkin ada organic fosfor di dalam Adenosin trifosfat (ATP) Asam Dioksiribo nukleat (DNA) dan Asam Ribonukleat (ARN) mikroorganisme membutuhkan fosfor untuk membentuk fosfor anorganik dan akan mengubahnya menjadi organic fosfor yang dibutuhkan untuk menjadi organic fosfor yang dibutuhkan. 2002). Kerugian Penyalahgunan fosfor menjadi bom yang sangat mengerikan. korek api. dan usus para korban selama bertahun-tahun. 3. seorang perempuan. lemak. odol. Para korban bom ini akan mengeluarkan gas fosfor hingga nafas terakhir. Kegunaan fosfor yang paling umum ialah pada ragaan tabung sinar katoda (CRT) dan lampu fluoresen. zat fosfornya biasanya akan menempel di kulit. paru-paru. kembang api. terus membakar dan menghanguskan serta menyebabkan nyeri berkepanjangan. sementara fosfor dapat ditemukan pula pada berbagai jenis mainan yang dapat berpendar dalam gelap (glow in the dark). Menurut Ang Swee Chai. Daur fosfor mulai lagi dari sini. Daur fosfor terlihat akibat aliran air pada batu-batuan akan melarutkan bagian permukaan mineral termasuk fosfor akan terbawa sebagai sedimentasi ke dasar laut dan akan dikembalikan ke daratan. Fosfor bomb memiliki sifat utama membakar. Di sini para detrivor (bakteri dan jamur) mengurai bahan-bahan anorganik di dalam tanah lalu melepaskan fosfor kemudian diambil oleh tumbuhan atau mengendap. 2. pestisida. Kegunaan fosfor yang terpenting adalah dalam pembuatan pupuk. dan secara luas digunakan dalam bahan peledak. dan asam nukleat. b. alam bukunya ”From Beirut to Jerusalem” (Kuala Lumpur. untuk metabolisme karbohidrat. dan deterjen. 15 .

mineral-mineral yang sukar larut dan beberapa spesi lainnya dalam larutan. Hidrogen sulfida ini seringkali mematikan mahluk hidup di perairan dan pada umumnya dihasilkan dari penguraian bahan organik yang mati. kita harus mengetahui tentang betapa pentingnya fosfor dalam kehidupan. Beberapa jenis bakteri terlibat dalam daur sulfur. Tumbuhan menyerap sulfur dalam bentuk sulfat (SO4). telah menjadi bahan penting pertanian dan produksi tani lainnya. 1. Sulfur dapat terlepas dari batuan bumi karena erosi oleh angin dan air. Dalam beberapa tahun terakhir. lalu semua mahluk hidup mati dan akan diuraikan komponen organiknya oleh bakteri. Sulfur terdapat dalam bentuk sulfat anorganik. Oleh karena itu. Sulfur sebagian besar tersimpan dalam batuan bumi. Perpindahan sulfat terjadi melalui proses rantai makanan. perunggu fosfor. antara lain desulfomaculum dan desulfibrio yang akan mereduksi sulfat menjadi sulfida dalam bentuk hidrogen sulfida (H2S).5 Siklus Belerang (Sulfur) Sumber sulfur dalam ekosistem antara lain : Sulfur yang berada di atmosfer secara alami berasal dari letusan gunung berapi yang berupa hidrogen sulfida. jaringan saraf dan tulang. Sulfur di oksidasi menjadi sulfat oleh bakteri Kmolitotrof seperti Thiobacillus. Diantara spesi- 16 . sebagai pelunak air. dan untuk menjaga korosi pipa-pipa. Siklus belerang relatif kompleks dimana melibatkan berbagai macam gas. Trisodium fosfat sangat penting sebagai agen pembersih. asam fosfor yang mengandung 70% – 75% P2O5. dan produk-produk lainnya. Sulfur direduksi oleh bakteri menjadi sulfida dan kadang-kadang terdapat dalam bentuk sulfur dioksida atau hidrogen sulfida.Fosfor merupakan unsur yang sangat penting dalam kehidupan. Fosfor juga digunakan dalam memproduksi baja. Kemudian H2S digunakan bakteri fotoautotrof anaerob seperti Chromatium yang melepaskan sulfur dan oksigen. Siklus ini berkaitan dengan siklus oksigen dimana belerang bergabung dengan oksigen membentuk gas belerang oksida (SO2) sebagai bahan pencemar air. Fosfor juga merupakan bahan penting bagi sel-sel protoplasma.

spesi yang secara signifikan terlihat dalam siklus belerang adalah gas hidrogen sulfida (H2S). mineral-mineral yang sukar larut dan beberapa sepsis lainnya dalam larutan. Kemudian H2S digunakan bakteri fotoautotrof anaerob seperti Chromatium danmelepaskan sulfur dan oksigen. SO2 komponen utama darihujan asam dan belerang yang terikat dalam protein. Hujan secara alamibersifat asam (pH sedikit di bawah 6) karena karbondioksida (CO2) di udara yang larut dengan air hujanmemiliki bentuk sebagai asam lemah. Yang merupakan bagian dari siklus belerang yang sangat penting adalah adanya gas SO2 sebagai bahan pencemar dan H2SO4 dalam atmosfer. lalu semua mahluk hidup mati dan akan diuraikan komponen organiknya oleh bakteri.6. Sulfur terdapat dalam bentuk sulfat anorganik. 17 . Asam ini dapat menyebabkan terjadinya hujan asam. asam sulfat (H2SO4). belerang oksida. SO2. Hidrogen sulfida ini seringkali mematikan mahluk hidup di perairan dan pada umumnya dihasilkan dari penguraian bahan organik yang mati. Gas SO2 dikeluarkan dari pembakaran bahan baker fosil yang mengandung belerang. dan belerang yang terikat dalam protein. antaralain Desulfomaculum dan Desulfibrio yang akan mereduksi sulfat menjadi sulfida dalam bentuk hidrogensulfida (H2S). Siklus ini berkaitan dengan siklus oksigen dimana belerang bergabung dengan oksigen membentuk gas belerang oksida. mineral-mineral sulfide seperti PbS. Beberapa jenis bakteri terlibat dalam daur sulfur. belerang oksida (SO2) sebagai komponen utama dari hujan asam. Hujan asam didefinisikan sebagai segala macam hujan dengan pH di bawah 5. Diantara spesi-spesi yang secara siknifikan terlihat dalam siklus belerang adalah gas hydrogen sulfide. mineral-mineral seperti Pbs. Siklus belerang relative kompleks dimana melibatkan berbagai macam gas. sebagai bahan pencemar air. asam sulfat.Perpindahan sulfat terjadi melalui proses rantai makanan. Tumbuhan menyerap sulfur dalam bentuk sulfat (SO4). Sulfur direduksi oleh bakteri menjadi sulfida dan kadang-kadang terdapat dalam bentuk sulfur dioksida atau hidrogen sulfida. Sulfur di oksidasi menjadi sulfat oleh bakteri kemolitotrof seperti Thiobacillus. Efek utama dari belerang dioksida dalam atmosfer adalah kecenderungan untuk teroksidasi menghasilkan asam sulfat.

Gas SO2 dikeluarkan dari pembakaran bahan bakar fosil yangmengandung belerang. 18 . mirip ikan segar yang baru diangkat dari laut. untuk diolah oleh alga-alga baik hati itu lagi (Kuncoro. yang memiliki sel-sel sederhana. dalam dibuang lagi (duh) ke laut. yang menjadi hujan. terbentuk awan. Namun belerang di daratan tak tampak habis setelah jutaan tahun. Belerang dari daratan cenderung terbawa air ke laut. datang dari daratan. Tumbuhan laut. dan syukurnya. Laut selalu berhawa segar. Air hujan yang asam tersebut akan meningkatkan kadar keasaman tanah dan air permukaan yang terbukti berbahaya bagi kehidupan ikan dan tanaman. Saat hujan jatuh di darat. Tumbuhan ini berusaha hidup dengan menahan masuknya garam (NaCl) ke dalam selnya. sejumlah besar senyawa ini dilepas keatmosfir. senyawa belerang ini dikembalikan ke daratan untuk dimanfaatkan makhluk daratan. Setiap saat. Kita pasti mengenali bau senyawa ini. Ini dilakukan dengan membentuk senyawa penahan yang berbahan baku belerang. Pertanyaan ini baru terjawab beberapa belas tahun yang lalu. Waktu sel mereka terurai. Pada gilirannya. 2007). karena pasok belerang dilaut banyak sekali. senyawa ini mampu menjadi inti kondensasi uap air. Tak ada bukti bahwa laut menguapkan hidrogen sulfida yang baunya bukan main itu ke angkasa. Lalu ampasnya. Zat-zat ini berdifusi ke atmosfer dan bereaksi dengan air untuk membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang mudah larut sehingga jatuh bersama air hujan. segar. Asam ini dapat menyebabkan terjadinya hujan asam.Yang merupakan bagian dari siklus belerang yang sangat penting adalah adanya gas SO2 sebagai bahanpencemar dan H2SO4 dalam atmosfer. Efek utama dari belerang dioksida dalam atmosfer adalah kecenderungan untuk teroksidasi menghasilkan asam sulfat.Jenis asam dalam hujan ini sangat bermanfaat karena membantumelarutkan mineral dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan binatang Hujan asam disebabkan oleh belerang (sulfur) yang merupakan pengotor dalam bahan bakar fosil sertanitrogen di udara yang bereaksi dengan oksigen membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida. senyawa penahan ini pecah dan menghasilkan gas dimetil sulfida (DMS) yang lepas ke atmosfir.

bakteri sulfur tak berwarna. H2S → S → SO4. mikroorganisme yang bertanggung jawab dalam setiap trasformasi adalah sebagai berikut : 1.Manusia juga berperan dalam siklus sulfur. Tumbuhan mendapat sulfur dari dalam tanah dalam bentuk sulfat (SO4). Ketika hujan terjadi. Setiap 19 . Secara alami. bakteri bakteri desulfovibrio. Dalam daur belerang. Sulfida sendiri nantinya akan dimanfaatkan oleh bakteri Fotoautotrof anaerob seperti halnya Chromatium dan melepaskan sulfur serta oksigen. Bakteri kemolitotrof seperti halnya Thiobacillus yang akhirnya akan mengoksidasi. S organik → SO4 + H2S. Proses rantai makanan disebut-sebut sebagai proses perpindahan sulfat. (Pengokaidasi sulfide aerobik). SO4 H2S → → H2S SO4 (reduksi sulfat anaerobik). thiobacilli. Lalu hewan dan tumbuhan mati diuraikan menjadi gas H2S atau menjadi sulfat lagi. beberapa bagian dari bahan yang dapat dipertukarkan cenderung hilang untuk waktu yang lama apabila gerakan menurunnya jauh lebih cepat dari pada gerakan naik kembali. yang selanjutnya ketika semua mahluk hidup mati dan nanti akan diuraikan oleh komponen organiknya yakni bakteri. Daur tipe sedimen cenderung untuk lebih kurang sempurna dan lebih mudah diganggu oleh gangguan setempat sebab sebagian besar bahan terdapat dalam tempat dan relatif tidak aktif dan tidak bergerak di dalam kulit bumi. Beberapa bakteri yang terlibat dalam proses daur belerang (sulfur) adalah Desulfibrio dan Desulfomaculum yang nantinya akan berperan mereduksi sulfat menjadi sulfida dalam bentuk (H2S) atau hidrogen sulfida. 4. Hasil pembakaran pabrik membawa sulfur ke atmosfer. Hal ini dapat menyebabkan perusakan batuan juga tanaman. Ada juga yang gunung berapi dan sisa pembakaran minyak bumi dan batubara. Belerang atau sulfur merupakan unsur penyusun protein. Kemudian tumbuhan tersebut dimakan hewan sehingga sulfur berpindah ke hewan. hijau dan ungu. 2. turunlah hujan asam yang membawa H2SO4 kembali ke tanah. Akibatnya. belerang terkandung dalam tanah dalam bentuk mineral tanah. 3. masing-masing mikroorganisme heterotrofik aerobik dan anaerobik.

mineral sulfida dan sulfat. 20 . Penguraian organisme yang mati mengasilkan gas H2S atau menjadi sulfat lagi.daur melibatkan unsur organisme untuk membantu menguraikan senyawa-senyawa menjadi unsur-unsur. antara lain Desulfomaculum dan Desulfibrio yang akan mereduksi sulfat menjadi sulfida dalam bentuk hidrogen sulfida (H2S). Sulfur berpindah ke organisme heterotrof dalam proses rantai makanan . Beberapa jenis bakteri terlibat dalam daur sulfur. Sulfur teradapat di udara karena adanya aktifitas gunung berapi dan penggunaan dari bahan bakar fosil (menghasilkan SO2). Unsur penting untuk kehidupan dan ditemukan dalam bentuk senyawa asam amino. Sulfur di oksidasi menjadi sulfat oleh bakteri kemolitotrof seperti Thiobacillus. Sulfur direduksi oleh bakteri menjadi sulfida dan kadang-kadang terdapat dalam bentuk sulfur dioksida atau hidrogen sulfida.bentuk aslinya adalah sebuah zat padat kristal berwarna kuning. Di alam ditemukan sebagai unsur murni atau sebagai mineral. sulfur merupakan unsur non logam . Tumbuhan mendapat sulfur dari dalam tanah dalam bentuk sulfat organik (SO4). Kemudian H2S digunakan bakteri fotoautotrof anaerob seperti Chromatium dan melepaskan ulfur dan oksigen.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->