P. 1
Bab II Landasan Teori

Bab II Landasan Teori

|Views: 42|Likes:
Published by Linda Purnama Dewi

More info:

Published by: Linda Purnama Dewi on Jul 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/27/2012

pdf

text

original

7

BAB II LANDASAN TEORI

Pada pembuatan tugas kerja praktek ini terdapat beberapa landasan teori, diantaranya sebagai berikut: 2.1 2.1.1 Pengertian Data dan Informasi Pengertian Data Data didefinisikan sebagai bahan keterangan tentang kejadian-kejadian nyata atau fakta-fakta yang dirumuskan dalam sekelompok lambang tertentu yang tidak acak yang menunjukkan jumlah, tindakan, atau hal. data dapat berupa catatan-catatan dalam kertas, buku, atau tersimpan sebagai file dalam basis data. data akan menjadi bahan dalam suatu proses pengolahan data. oleh karenanya, suatu data belum dapat berbicara banyak sebelum diolah lebih lanjut. contoh data adalah catatan transaksi pembelian, catatan data surat masuk dan surat keluar, dan lain-lain. 2.1.2 Pengertian Informasi Informasi merupakan hasil pengolahan data sehingga menjadi bentuk yang penting bagi penerimanya dan mempunyai kegunaan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang dapat dirasakan akibatnya secara langsung saat itu juga atau secara tidak langsung pada saat mendatang. untuk memperoleh informasi, diperlukan adanya data yang akan diolah dan unit pengolah. contoh informasi adalah rekapitulasi transaksi pembelian pada akhir bulan, daftar pegawai berdasarkan golongan, dan lain-lain. 2.2 Sistem Pengolahan Data Pengolahan data adalah Pengubahan atau transformasi simbol-simbol seperti nomor dan huruf untuk tujuan peningkatan kegunaannya. Jadi, sistem pengolahan

4.3 FlowMap (Bagan Alir) Flowmap atau bagan alir adalah bagan yang menunjukkan aliran di dalam program atau prosedur sistem secara logika. maka manfaat yang dapat diperoleh adalah meminimalkan kebutuhan tenaga manusia. fasilitas pengendalian otomatis dan pengolahan secara serentak. dan lain-lain. Contoh : sistem pengolahan data penjualan. pengolahan data menjadi sebuah informasi sangat diperlukan oleh user untuk mendapatkan informasi yang cepat dan akurat. Flowmap sebaiknya digambarkan dari atas ke bawah dan mulai dari bagian kiri dari suatu halaman. 2. Oleh karena itu. 2. Kegiatan di dalam flowmap harus ditunjukkan dengan jelas. Pembuatan flowmap ini harus dapat memudahkan bagi pemakai dalam memahami alur dari sistem atau transaksi. sistem pengolahan data pegawai. keakuratan yang lebih besar. keluaran. Dengan digunakannya pengolahan data elektronik. Menyimpan program dan data serta menyediakan untuk pemrosesan. pengolahan data surat. Flowmap ini berfungsi untuk memodelkan masukan. Tujuan dan Fungsi Pengolahan Data a. Mengambil program dan data (masukan/ input). 3. proses maupun transaksi dengan menggunakan symbol-simbol tertentu. hal ini karena beberapa pekerjaan dilakukan secara otomatis oleh peralatan bantuan seperti komputer.data adalah Sistem yang melakukan pengolahan data. 8 . Menyimpan hasil antara dan hasil akhir pengolahan. Keuntungan lain adalah kemampuan komputer untuk memproses data lebih besar. Tujuan Pengolahan Data: Untuk mengambil informasi asli (data) dan darinya menghasilkan informasi lain dalam bentuk yang berguna (hasil). Adapun pedomanpedoman dalam pembuatan flowmap adalah sebagai berikut: 1. kecepatan yang lebih besar. Mencetak atau menampilkan data yang disimpan atau hasil pengolahan. b. 5. Menjalankan proses aritmatika dan logika pada data yang tersimpan. 2. Fungsi Pengolahan Data: 1.

Gunakan simbol-simbol flowmap yang standar. 7.3. Masing-masing kegiatan di dalam flowmap senaiknya digunakan suatu kata yang mewakili suatu pekerjaan. Kegiatan yang terpotong dan akan disambung di tempat lain harus ditunjuukkan dengan jelas menggunakan simbol penghubung. 5. 4.1 : Simbol dan Keterangan Flowmap Simbol Deskripsi Simbol yang digunakan untuk menunjukkan awal atau akhir dari suatu proses Menunjukkan dokumen input dan output baik untuk proses manual mekanik atau komputer Menunjukkan pekerjaan manual Menunjukkan multi dokumen Pengarsipan Data 9 . Adapun simbol-simbol yang sering digunakan dalam flowmap dapat dilihat pada tabel 2. Harus ditunjukkan dari mana kegiatan akan dimulai dan dimana akan berakhir.1 berikut ini: Tabel 2. 6. Masing-masing kegiatan di dalam flowmap harus di dalam urutan yang semestinya.

2001].Menunjukkan Proses Simbol input/output digunakan untuk mewakili data input/output Database Sumber: [Jogiyanto. Secara kalimat. Diagram konteks berisi gambaran umum (secara garis besar) sistem yang akan dibuat.” Diagram konteks adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup suatu sistem.4 Context Diagram (Diagram Konteks) Diagram konteks di definisikan sebagai berikut: “Diagram ini merupakan gambaran umum sistem yang nantinya akan kita buat. secara uraian dapat dikatakan bahwa diagram konteks itu berisi siapa saja yang memberikan data (inputan) ke sistem serta kepada siapa data informasi yang harus dihasilkan sistem. Sistem dibatasi oleh boundary (dapat digambarkan dengan garis putus).” 10 . dapat dikatakan bahwa diagram konteks ini berisi “siapa saja yang memberi data (dan data apa saja) ke sistem. serta kepada siapa saja informasi (dan informasi apa saja) yang harus dihasilkan sistem. ( Bahar Edukasi : 2009). Diagram konteks merupakan level tertinggi dari DFD yang menggambarkan seluruh input ke sistem atau output dari sistem. Diagram konteks akan memberi gambaran tentang keseluruhan sistem. Tidak boleh ada store dalam diagram konteks. 2. Dalam diagram konteks hanya ada satu proses.

Kata “Siapa” di atas dilambangkan dengan kotak persegi (disebut dengan terminator). dan 4. [ Pressman. dan kata “sistem” dilambangkan dengan lingkaran (disebut dengan process). 3. 2002].Jadi. Notasi yang digunakan untuk membuat suatu DFD diilustrasikan pada tabel 2. Kepada siapa sistem harus memberi informasi atau laporan. Apa saja isi/ jenis laporan yang harus dihasilkan sistem. dan kata “apa” di atas dilambangkan dengan aliran data (disebut dengan data flow). 2.2 berikut: Tabel 2. Siapa saja pihak yang akan memberikan data ke sistem. 2. Data apa saja yang diberikannya ke sistem.5 DFD (Data Flow Diagram) Data Flow Diagram didefinisikan sebagai berikut: Data Flow Diagram (DFD) atau diagram alir data adalah sebuah teknik grafis yang menggambarkan aliran informasi dan tranformasi yang diaplikasikan pada saat data bergerak dari input menjadi output. yang dibutuhkan adalah: 1.2: Simbol dan keterangan Data Flow Diagram Simbol Deskripsi Menggambarkan dilakukan oleh sistem Proses Menunjukkan Entitas External proses yang entitas yang berhubungan dengan sistem Menunjukkan arah aliran data Objek Data 11 .

2003] 2.1 Levelisasi DFD DFD dapat dipartisi ke dalam tingkat-tingkat yang mempresentasikan aliran informasi yang bertambah dan fungsi ideal. Diagram Konteks Diagram konteks menggambarkan ruang lingkup sistem untuk memberikan pandangan umum sistem.6 ERD (Entity Relationship Diagram) Entity Relationship Diagram atau RD merupakan metode untuk merancang database secara sistematis yang berisi komponen-komponen.Menunjukkan Penyimpanan Data data tempat penyimpanan Sumber: [Andri. Himpunan entitas dan himpunan relasi yang masung-masing dilengkapi dengan atribut--atribut yang mempersentasikan seluruh fakta dari dunia nyata yang kita tinjau.3. Diagram level 1 merupakan turunan langsung dari diagram zero. 2. artinya diagram level 1 berada satu tungkat lebih rendah dari diagram zero. 3. Apabila diagram level 1 ini diuraikan lagi.3: Simbol dan keterangan E-R Diagram Simbol Deskripsi 12 . dan seterusnya. Diagram Zero Tingkat yang lebih bawah dari diagram konteks adalah diagram zero atau DFD level 0. Diagram konteks merupakan level tertinggi dari DFD. dan dapat digambarkan dengan lebih sistematis. 2.5. Diagram level n menjelaskan proses secara lebih terperinci. maka akan terbentuk diagram level 2. Notasi-notasi dalam E-R Diagram yang dapat digambarkan pada tabel 2. Tingkatan-tingkatan yang ada pada DFD. Diagram zero menggambarkan proses-proses utama dari sistem. yaitu: 1. Diagram Level n Diagram level n adalah hasil dekomposisi dari diagram zero. berikut ini: Tabel 2.

1999] 2. Relasi satu menuju banyak (One to Many) 13 . Bentuk kardinalitas yang terjadi antara dua himpunan entitas: 1.6.1: Contoh Relasi one to one 2. Relasi satu menuju satu (One to One) yang tidak memiliki key attribute sendiri.1 Kardinalitas / Derajat Relasi Kardinalitas relasi menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Contoh satu Pasien mempunyai satu Resep Pasien 1 Mempunyai 1 Resep Gambar 2.Menunjukkan entitas yang terhubungan Entity dengan sistem Menunjukkan atribut yang dimiliki Attribute oleh entitas Menunjukkan relasi antar entitas Relationship Menunjukkan link Link Entitas Weak Entity Sumber: [Fatansyah. Setiap anggota entitas pertama hanya bisa dipetakan kesatu elemen dari entitas kedua dan sebaliknya.

Setiap anggota entitas pertama boleh dipetakan pada beberapa elemen dari entitas kedua.2: Contoh Relasi one to Many 3.4: Contoh Relasi Many to many 2. S k _s ld to a o N 1 Vuhr oce d ilik im i Gambar 2. Contoh: Pada sistem pengajaran di Perguruan Tinggi setiap mahasiswa dapat mengambil mata kuliah lebih dari satu dan setiap mata kuliah dapat diambil oleh lebih dari satu mahasiswa. Contoh: Dalam perundang-undangan Indonesia setiap penduduk hanya boleh memeluk satu agama.6. Relasi banyak ke banyak (Many to Many) Beberapa anggota entitas pertama boleh dipetakan lebih dari satu pada elemen entitas kedua dan sebaliknya. Contoh: Satu jurusan mempunyai banyak mahasiswa voucher 1 memiliki N Stok Saldo Gambar 2.3: Contoh Relasi Many to one 4.2 Normalisasi 14 . Relasi banyak ke satu (Many to One) Beberapa anggota entitas pertama boleh dipetakan ke satu elemen yang sama dari entitas kedua. Customer N membeli N Voucher Gambar 2.

Normalisasi adalah sebuah teknik untuk mengoptimasi rancangan database relasional dan membebaskan rancangan tersebut dari keganjilan dan persoalan yang potensial secara sederhana. Bentuk Normal tahap Ketiga (3NF) Bentuk 3NF terpenuhi jika. 4. Bentuk Normal Tahap Kedua (2NF) Bentuk 2NF terpenuhi jika pada sebuah tabel. Kriteria-kriteria di atas merupakan criteria minimal untuk mendapatkan prediksi efisien normal bagi sebuah tabel. sebuah tabel tidak memiliki atribut bernilai banyak atau lebih dari satu atribut dengan domain nilai yang sama. jika telah memenuhi kriteria sebagai berikut: 1. 2. untuk setiap KF dengan notasi X A. semua atribut yang tidak termasuk key primer memiliki ketergantungan fungsional pada key primer secara utuh. Tidak melanggar Boyce-Code Normal Form (BCNF). 3. normalisasi dapat melibatkan pemcahan data dalam tabel ke dalam tabel yang lebih kecil sampai tiap atribut dalam tabel hanya tergantung pada (beberapa) kunci dalam tabel tersebut. 15 . Bentuk Norma Tahap Pertama (1NF) Bentuk 1NF terpenuhi jika. 3. Terpeliharanya ketergantungan fungsional pada saat perubahan data. 2. Tabel dapat dikategorikan baik ataupun normal. Boyce-Code Normal Form (FORM) BCNF terpenuhi jika pada normalisasi sudah menghasilkan tabel-tabel yang berkualitas baik. dimana A mewakili semua atribut tunggal di dalam tabel yang tidak ada dalam X. Dalam normalisasi sebuah basis data dikatakan baik apabila setiap tabel yang menjadi unsur pembentuk basis data juga telah berada dalam keadaan baik atau normal. Adapun bentuk-bentuk normal pada database adalah sebagai berikut: 1. maka dekomposisinya harus dijamin aman. maka X haruslah superkey pada tabel tersebut atau A merupakan bagian dari key primer dari tabel tersebut. Jika ada penguraian (dekomposisi) tabel.

atau tabel. Fungsi-fungsi DBMS antara lain: 1. RDBMS merupakan suatu paket perangkat lunak yang kompleks digunakan untuk memanipulasi database. Kumpulan file. efektif dan efisien. Data Manipulation 3. memanipulasi. atau arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis. basisdata dapat didefinisikan sebagai berikut: Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan dengan mudah. Data Recovery dan Concurrency 5. Kumpulan data yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa yang disimpan secara bersama sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan. Performance 2. Mempunyai fasilitas membuat. dan memelihara database.1 DBMS Kumpulan perangkat lunak yang digunakan untuk menangani semua pengaksesan ke database. Data Security dan Integrity 4.[Fatansyah.7. mengakses. Data Dictionary 6.1999].2.7 Basis Data Menurut Fatansyah.2 RDBMS Merupakan sekumpulan yang disimpan sedemikian rupa sehingga mudah diambil informasinya bagi pengguna. Bertujuan untuk efisien dan kenyamanan dalam memperoleh dan menyimpan informasi dalam database. Ada tiga prinsip dalam RDBMS : 1. dan data tersebut saling berhubungan. 2. Data Definition 2. Data Definition 16 .7.

2. 3. Untuk membuat / mendefinisikan obyek-obyek database seperti membuat tabel. melakukan prose Query.7. Query dibedakan menjadi 2. Data Manipulation Data yang telah dibuat dan didefinisikan tersebut akan dilakukan beberapa pengerjaan. mengubah atau menghapus data. 2. dan seterusnya.5 DDL dan DML 17 . yang mana datanya 2. Biasanya disebut dengan Data Definition Language ( DDL ) 2. dan seterusnya. 2. bagaimana data bisa digunakan oleh banyak user. seperti siapa saja yang bisa melihat isi data.1 Menambah.3 Primary Key Field kunci / utama dari suatu tabel yang menunjukkan bahwa field yang menjadi kunci tersebut tidak bisa diisi dengan data yang sama. validasi dat dan lainnya.7. yang biasanya dikenal dengan Data Manipulation Language ( DML ). yaitu : 1.4 Query Merupakan bahasa untuk melakukan manipulasi terhadap database. diambil dari tabel maupun Query sebelumnya. Data Control Bagian ini berkenaan dengan cara mengendalikan data.7. cara relasi data. Manipulasi data bisa berupa : 2. seperti menyaring data. Untuk memanipulasi data. pengurutan dan proses penampilan data dan lainnya berlangsung lebih cepat. dengan kata lain Primary Key menjadikan tiap record memiliki identitas sendiri-sendiri yang membedakan satu sama lainnya ( unik ).2 Pengambilan Informasi yang diperlukan dari database. yang telah distandarkan dan lebih dikenal dengan nama Structured Query Language ( SQL ). 2.Mendefinisikan jenis data yang akan dibuat ( dapat berupa angka / huruf ). relasi dan sebagainya. Primary Key berguna saat menampilkan record hasil pencarian ( searching ).

2. Pengambilan Informasi yang disimpan dalam Basis Data 2. (2) struktur data yang memungkinkan program memanipulasi informasi secara 18 .2 DML Adalah bahasa untuk memanipulasi data yaitu : 1.5.7.7 Record / Tuple Sebuah tipe data yang mengumpulkan beberapa item data dimana masingmasing tipe data dari item data ini berbeda-beda. Standar SQL mula-mula didefinisikan oleh ISO ( International Standards Institute ) yang dikenal dengan sebutan SQL86. Penyisipan Informasi baru ke Bata Data 3.7.7. disebut Data Dictionary ( Kamus Data ) atau Data Directory. Modifikasi Informasi ynag disimpan dalam Basis Data 2.7.8 Perangkat Lunak (software) Perangkat lunak adalah: (1) perintah (program computer) yang bila dieksekusi memberikan fungsi dan unjuk kerja seperti yang diinginkan.8 Field Atribut data yang paling kecil yang merupakan kesatuan terkecil dalam suatu Data Base. Hasil kompilasi DDL berupa tabel-tabel yang disimpan dalam sebuah file.5. 2.6 SQL Structured Query Language adalah bahasa yang digunakan untuk mengakses basis data yang tergolong relasional. 2. 2. 2.7. Penghapusan Informasi dari Basis Data 4.1 DDL (Data Definition Language) Skema basis data dispesifikasikan oleh sekumpulan definisi dengan sebuah bahasa khusus yang disebut Data Definition Language ( DDL ).

Bahasa pemrograman merupakan prosedur atau tata cara penulisan program. Visual Basic (yang sering juga disebut dengan VB) selain disebut dengan bahasa pemrograman. atau kombinasi yang disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa urutan langkah untuk menyelesaikan masalah yang diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemrograman sehingga dapat dieksekusi oleh komputer. Dalam bahasa pemrograman terdapat dua faktor penting yaitu sintaks dan semantic. 1999].0 Program merupakan kata.1 Microsoft Visual Basic 6. sedang semantic adalah aturan untuk menyatakan suatu arti. Dalam pembuatan aplikkasi ini bahasa pemrograman yang digunakan yaitu Microsoft visual Basic 6. 2. Sintaks adalah aturan-aturan gramatikal yang mengatur tatta cara penulisan kata. juga sering disebut sebagai sarana (tool) untuk menghasilkan program-progam aplikasi berbasiskan windows. Visual Basic 6. dan (3) dokumen yang menggambarkan operasi dan kegunaan program. Visual basic pada dasarnya adalah sebuah bahasa pemrograman komputer.8. BASIC dirancang tahun 1950-an dan ditujukan untuk dapat digunakan oleh 19 . ekspresi.proporsional. Bahasa pemrograman adalah perintah-perintah atau instruksi yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu. [ Haryanto. Perangkat lunak (software) yang digunakan meliputi bahasa pemrograman dan database. [Jogiyanto. Melakukan instalasi dan testing terhadap perangkat keras dan mengoperasikan perangkat lunak. 2004 ].0 merupakan sebuah pengembangan terakhir dari bahasa BASIC.0 dan database yang digunakan yaitu Microsoft Access. Pemograman merupakan tahapan pembangunan (pembuatan) sistem yang berfungsi membangun perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem dan melakukan testing secara akurat. ekspresi dan pernyataan.

yang memiliki tampilan dan sarana yang sama dengan Visual C++ dan Visual J++.0 masih memiliki kemampuan dan keistimewaan diantaranya seperti: 1. Microsoft Excel Spreadsheet. Visual Basic tersedia dalam tiga edisi setiap peralatan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan spesifik dalam setiap pembuatan aplikasi. 5. Sarana akses data lebih cepat dan andal untuk membuat aplikasi database yang berkemampuan tinggi. 7. Memiliki beberapa tambahan saran wizard yang baru. banyak diantaranya berkaitan langsung dengan GUI dari windows. Visual Basic 6. Di dalam bahasa Visual Basic telah dilengkapi dengan beberapa pernyataan. 6. fungsi dan kata kunci. Dengan hanya mengatur letak dari elemen-elemen sebuah interface tanpa menuliskan baris kode yang banyak. Teknologi ActiveXTm memungkinkan kita untuk memakai fungsi-fungsi yang disediakan dari aplikasi lain. dan aplikasi windows lainya. seperti pengolahan kata Microsoft Word. Tambahan kontrol-kontrol baru yang lebih canggih serta peningkatan kaidah struktur bahasa Visual Basic. Visual dalam nama pemrograman ini mewakili pada metode untuk membuat Graphical User Interface (GUI). Selain itu. Kata BASIC sendiri merupakan kependekan dari Beginners All-Purpose Symbolic Instruction Code.para programmer pemula. bersifat mouse-driven (digerakkan dengan mouse) dan berdaya guna tinggi. Adapun ketiga edisi dari Visual Basic tersebut yaitu Visual Basic Learning Edition. sedangkan Visual Basic itu sendiri memiliki pengertian kata. cepat dan lebih efesien dari sebelumnya. Wizard adalah sarana yang 2. 4. Untuk membuat program aplikasi berbasiskan windows. Menggunakan platform pembuatan program yang dinamakan developer studio. Visual Basic Profesional 20 . Memiliki compiler andal yang dapat menghasilkan file executable yang lebih mempermudah dalam pembuatan aplikasi dengan mengotomatisasi tugas-tugas tertentu. Dengan begitu Anda dapat bermigrasi atau belajar bahasa pemrograman lainnya dengan mudah dan cepat. 3.

4. [Madcoms. dapat melakukan proses penyortiran. Fasilitas grup untuk mengelompokkan objek di dalam database. Microsoft access 2003 bisa menyimpan informasi dalam banyak tabel yang saling berhubungan. yang digunakan untuk mengolah berbagai jenis data dengan pengoperasian yang mudah. dan dapat menarik informasi secara elektronik dari tabel berbeda dalam urutan yang akan diinginkan. Microsoft Access 2003 memiliki beberapa keunggulan yaitu: 1.2 Microsoft Access 2003 Microsoft Access 2003 merupakan salah satu program pengolah database yang canggih. query dan form. Bisa untuk membuat report (Laporan) sesuai dengan informasi yang diinginkan. Bisa untuk memacu dalam merancang sebuah form sesuai dengan bahasa pemrograman tertentu. pengaturan data. Database window toolbar untuk mempercepat proses pembuatan. 6. Bisa membuat suatu database relasional dengan menggunakan aplikasi pemrograman Visual tertentu. Jika informasi dalam sebuah database relasional dapat diorganisir dengan cepat kita bisa menganggap tabel tersebut sebagai sebuah area penyimpanan tunggal. pendataan dan pengolahan objek database.8. 21 .2. sehingga disebut dengan database relasional. 2. 5. Menampilkan sub data pada objek label. Diantaranya. 3. pembuatan label data serta pembuatan laporan kegiatan sehari-hari. 2003].

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->