Diterbitkan oleh :

Pusat Penelitian dan Pengembangan PT. Kalbe Farma

Daftar Isi :

2.

Editorial

Artikel :

Karya Sriwidodo

3. Dasar-dasar Kosmetologi Kedokteran 10. Aspek Farmakologi Beberapa Obat Yang Mempengaruhi Kecantikan 14. Efek Samping Kosmetika dan Penatalaksanannya 18. Uji Kulit Untuk Kosmetika 20. Kegunaan Kosmetika Untuk Kesehatan Kulit 23. Laporan Monitoring Efek Samping Kosmetika 26. Pengaruh Kosmetika Pada Kejiwaan 29. Penatalaksanaan Akne Vulgaris 38. Bedah Kulit Kosmetik 40. Miastenia Gravis 43. Perdarahan Intrakranial Pada Neonatus 47. Penggunaan Obat-obat di Luar DOEN Untuk Peserta BPDPK Yang Dirawat di RSU Madiun, Ponorogo & Magetan tahun 1984 51. Perkembangan: Common Cold: Ada Obatnya ? Angina dan Penyakit Esofagus 53. 56. 57. 59. 60. Hukum & Etika: Tepatkah Tindakan Saudara ? Catatan Singkat Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Fokus

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempat kerja si penulis.

Banyak dokter yang bertanya, baik melalui surat maupun secara langsung per telepon : "Kok CDK lama tidak muncul-muncul ?" Masalahnya, karena satu dan lain hal, memang CDK tidak terbit untuk beberapa waktu. Untuk itu kami mohon maaf. Tapi, dengan terbitnya nomor ini, mudah-mudahan CDK akan kembali secara rutin mengunjungi dokter-dokter, di mana pun berada. Dan, mudah-mudahan pula manfaat dari CDK sebagai penyegar dan penambah pengetahuan untuk para dokter, dapat terlaksana sebaikbaiknya. Dalam nomor ini, kami sajikan sebagai tema utama : Komestika, yang pernah disimposiumkan oleh P.A.D. V.I. (Persatuan Ahli Dermato Venereologi Indonesia) Jakarta Raya, tahun lalu. Masalah kosmetik memang cukup menarik dan mengundang banyak perhatian. Sejalan dengan perkembangan jaman, kosmetika menjadi semakin beranekaragam corak dan jenisnya. Konsumen tidak lagi terbatas pada kaum wanita; kaum pria pun banyak yang mulai berpaling dan menaruh minat. Lepas dari segala itu, pemakaian kosmetika bukan tidak ada risiko efek sampingnya. Risiko itu selalu ada. Nah, untuk itulah kami sajikan : "Pemakaian kosmetika yang aman ".

Redaksi

2 Cermin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

Dibentuknya Sub Bagian Kosmetologi di FKUI — RSCM pada tahun 1970 dan sampai saat ini telah berkembang di beberapa Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin lainnya di Indonesia. tidak hanya dengan *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985.Artikel Dasar-dasar Kosmetologi Kedokteran Dr. Seorang bapak ilmu kedokteran HIPPOCRATES (460 — 370 S. bahan-bahan pengawet mayat dan lain-lain yang dapat dianggap sebagai bentuk awal dari kosmetika. ilmu kedokteran telah ikut mengambil peranan sejak zaman kuno. GOODMAN. kelainan-kelainan kulit akibat penggunaan-penggunaan kosmetika. kemajuan di bidang teknologi. Penyelenggara P. seorang dermatolog telah mempelajari secara mendalam tentang kosmetika baik mengenai sifat-sifat fisika. dan etnologi di Mesir dan India dengan ditemukannya salep-salep aromatik.D.M.) dan kawan-kawan telah membuat resep-resep kosmetika dan menghubungkannya dengan ilmu kedokteran. teknik perawatan kulit dan penggunaan kosmetika. Lies Yul Achyar Bagian Kosmetologi Departemen Penyakit Kulit & Kelamin RSPAD Gatot Soebroto Jakarta PENDAHULUAN Berkembangnya ilmu pengetahuan di segala bidang. meluasnya pemakaian kosmetika oleh masyarakat dengan segala dampak positif dan negatif yang diterima oleh kulit. telah membawa perkembangan pula dalam ilmu Kedokteran pada umumnya. fisiologi dari bahan-bahannya. tidak terkecuali pria maupun wanita dengan tujuan untuk mendapatkan kulit yang sehat. Pada zaman modern ini. penelitian lebih Cermin Dunia Kedokteran No. dikenal 2 bentuk kosmetika : 1. SEJARAH KOSMETOLOGI DAN KOSMETIKA Dalam sejarah kosmetologi dan kosmetika. Kosmetika untuk pengobatan kelainan patologi kulit. baik bersifat primer maupun bersifat sekunder. pengalaman yang luas tentang penggunaan dan pemakaian remedial kosmetika pada kulit. Pemakaian kosmetika merupakan hal yang sangat diperlukan oleh seseorang. 41. Kosmetika untuk merias (decoratio) 2. telah membawa manusia kearah pemenuhan kebutuhan. sejak usia bayi. wajah yang cantik.A.dari penyelidikan antropologi. perkembangan sosial budaya. JA YA. Ilmu Kedokteran bertambah luas dan kosmetologi terus berkembang. tetapi juga telah mengembangkan ilmu di bidang kulit estetik yang meliputi penyakit kulit dengan keluhan estetik. Kemajuan peradaban dan taraf kehidupan manusia. penampilan pribadi yang baik dan kepercayaan pada diri sendiri. Dokter Ahli Kulit tidak hanya mengembangkan ilmunya dalam bidang Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin.sampai usia lanjut. Data-data diperoleh . keluhan tentang penyakit kulit. Demikian pula dengan penderita yang datang kepada seorang Dokter Ahli Kulit pada saat ini. tetapi juga dengan segala problema kulit estetik. yang . maupun absorpsi dan efeknya pada kulit dan Ilmu Bedah Kulit Estetik. penggunaan kosmetika dan lain-lain. maka diadakan pemisahan kosmetologi dari Ilmu Kedokteran (HENRI de NODEVILI 1260 — 1325). pengetahuan yang lengkap tentang kulit dan fungsinya. di bidang Dermatologi pada khususnya. kelainan kulit estetik telah merupakan problema yang mendapat perhatian khusus dalam kehidupan manusia. mempelajari segala sesuatu tentang kosmetika. Ny. telah membawa perobahan dalam sikap hidup seseorang. (1936). pertanyaan-pertanyaan tentang perawatan kulit. maupun tentang pemakaian dan akibat-akibatnya pada kulit. Perhatian yang berlebihan terhadap masalah kulit estetik. Penulis mengemukakan perlunya latar belakang dermatologi dalam masalah kosmetika. kimia. 1986 3 .I. H. aerkologi. V. telah memegang peranan penting dalam menangani segala masalah yang menyangkut bidang kulit estetik tersebut di atas. baik mengenai bentuk dan bahanbahannya.

2. anti ketombe dan lain-lain dengan tujuan profilaksis. Preparat perawatan kulit. Zat tersebut tidak boleh mengganggu faal kulit atau kesehatan tubuh secara keseluruhan. desinfektan. lanolin. seperti dokter ahli kulit. toilet water dan lainlain. Preparat untuk suntan dan sunscreen. heksaklorofen 4 dan lain-lain. fenol. maskara. Kosmetika adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan. 2. • Pembagian yang dipakai di Bagian Kosmetologi Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. terapi dan lain-lain. sabun cukur. LUBOWE (1955) mengemukakan istilah Cosmedics disusul oleh FAUST (1975) dengan istilah Medicated Cosmetics untuk bentuk gabungan dari kosmetika dan obat. Higiene tubuh : sabun. dimasukkan dalam. kosmetika digolongkan menjadi 13 golongan. bismuth compounds. after shave lotion. Preparat untuk bayi. minyak bayi. berdasarkan kegunaan dan lokalisasi pemakaian pada tubuh. Seperti bahan pengawet. 8. breath freshener dan lain-lain. 9. Pembersih (cleansing) : pembersih dengan bahan dasar sinol. anti produk keringat. ahli mikrobiologi. 1986 . aluminium sulfat . ahli kecantikan dan lain-lain. dipercikkan atau disemprotkan pada. 10. telah membingungkan baik para pemakai maupun pihak-pihak lain yang berperan serta di dalamnya. 7. menambah daya tank dan mengubah rupa dan tidak termasuk golongan obat. • Penggolongan menurut NATER. pembersih. berdasarkan kegunaan dan cara bekerjanya kosmetika dibagi dalam kelompok. dan lainlain. mercury compounds. pemerah pipi.I. dituangkan. eye shadow. Tetapi penggolongan yang dibuat masing-masing ahli ternyata tidak mina satu dengan lainnya. 41. Preparat untuk kebersihan mulut. Preparat untuk mandi. biologi dan microbiologi tentang pembuatan. cat kuku. ahli fotobiologi. oil of bergamot. hairbleach. cat rambut. dan lain-lain. Cosmetic decorative yang lebih banyak melibatkan ahli kecantikan.I. pengemulsi dan lain-lain. farmakologi. PENGGOLONGAN KOSMETIKA Banyaknya kosmetika yang beredar dengan segala macam bentuk dan nama. Di samping itu. fisika. dan lain-lain. 4. kesehatan gigi dan lain-lain. adalah kosmetika yang di dalamnya tidak mengandung zat-zat yang dapat menyebabkan reaksi iritasi dan reaksi sensitasi. dan kawan-kawan berdasarkan kegunaannya. minyak mandi. 12. bedak bayi. 1. oil of lavender. balsam of peru. cat rambut. dilekatkan. suntan gel. memelihara.220/Men Kes/Per/IX/76. Kosmetika jenis ini bila dapat terwujud akan merupakan kosmetika yang lebih aman untuk kesehatan kulit. Preparat cukur. 6. resoi- Kosmetika tradisional Kosmetika tradisional adalah kosmetika yang terdiri dari bahan-bahan yang berasal dari alam dan diolah secara tradisional. dipergunakan pada badan manusia dengan maksud untuk membersihkan. deodoran. pengeriting rambut dan lain-lain. terdapat kosmetika semi-tradisional. gum arabic. Pada tahun 1700 — 1900 kosmetika dibagi menjadi : 1. Kosmetika hipoalergik Kosmetika hipoalergik. Rias : make up. Kosmetika pemeliharaan dan perawatan kulit terdiri dari : a. 2. penyimpanan dan penggunaan bahan kosmetika. bath capsules.P. aluminium klorida. Kegunaan kosmetika ini dalam ilmu kedokteran baik untuk pemeliharaan kesehatan kulit maupun untuk pengobatan masih memerlukan penelitian lebih lanjut. bedak muka dan lain-lain. Y. kosmetologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari hukum-hukum kimia.jauh tentang berbagai efek bahan-bahan kosmetika terhadap kulit. dan lain-lain. Kosmedik adalah kosmetika yang ke dalamnya ditambahkan bahan-bahan aktif tertentu seperti zat-zat anti bakteri atau jasad renik lainnya. ahli kimia. Pada abad modern ini kosmetologi dan kosmetika telah melibatkan banyak profesi. Preparat kuku. anti jerawat. Dalam definisi ini jelas dibedakan antara kosmetika dengan obat yang dapat mempengaruhi struktur dan faal tubuh. mouth washes. Untuk itu para ahli berusaha mengelompokkan kosmetika sesederhana mungkin. Banyak bahanbahan yang sering menimbulkan reaksi iritasi dan sensitasi telah dikeluarkan dari daftar kosmetika hipoalergik seperti arsenic compounds. No. 13. feminim hygiene spray dan lain-lain. pelindung dan lain-lain. yaitu kosmetika tradisional yang pengolahannya dilakukan secara modern dengan mencampurkan zat-zat kimia sintetik ke dalamnya. 4. 3. dan lain-lain. Wangi-wangian : deodorant. fern)] formaldehide. after shave. 1. salicylic acid. 11. parfum. Cosmetic treatment yang berhubungan dengan ilmu kedokteran dan beberapa ilmu pengetahuan lainnya seperti dermatologi. Cermin Dunia Kedokteran No. Preparat untuk rambut. ahli farmasi. Preparat make up (kecuali mata). Kosmetika Menurut FEDERAL FOOD AND COSMETIC ACT (1958) sesuai dengan definisi dalam Peraturan Menteri Kesehatan R. sehingga terdapat beberapa bentuk penggolongan sebagai berikut : • Penggolongan menurut Peraturan Menteri Kesehatan R. krem dan lotion kuku. anti gatal. pemerah bibir. Preparat untuk mata. pelernbab. ahli biokimia. sunscreen foundation dan lain-lain. Preparat wangi-wangian. dan lain-lain. pasta gigi. Kosmedik Dalam perkembangan kosmetika. PENGERTIAN KOSMETOLOGI DAN KOSMETIKA Kosmetologi Menurut JELLINEX. Preparat untuk kebersihan badan. ahli imunologi. sampo. 5. cleansing. 1. 3. saat ini pada beberapa produk tertentu batas antara kosmetika dan obat menjadi kabur. paraphenylennediamin. hairspray. Proteksi : sunscreen dan lain-lain. Preparat pewarna rambut. parfum. hair color.

Pelembab (moisturizing) : cold cream. Memelihara keseimbangan cairn tubuh dan mempertahankan suhu tubuh. cologne. terangkat. keadaan hidrasi dari stratum korneum. Faktor-faktor dalarn kulit dan di luar kulit yang dapat mempengaruhi absorpsi bahan-bahan melalui kulit telah banyak diselidiki. ukuran dan bentuk molekul dari bahan-bahan. lapisan epidermis lebih impermeabel daripada dermis . konsentrasi dari bahan aktif b. Menurut YANET MARKS (1976) terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi absorpsi dan penetrasi bahan-bahan melalui kulit. Absorpsi dan penetrasi dari bahan-bahan yang digunakan secara topikal dapat terjadi melalui 3 cara : 1. bahan kimia. lemak hewan lebih mudah diabsorpsi daripada lemak tumbuh-tumbuhan. dan tidak banyak diketahui tentang absorpsi dari vitamin B dan C yang larut dalam air. akan mempengaruhi daya penetrasi. juga lemak hewan dan tumbuh-tumbuhCermin Dunia Kedokteran No. Sifat dasar preparat. 2. 5. skin freshener dan lain-lain). disoxicorticosteron dan hydrocortison acetat mudah diabsorpsi. c. D. base make up dan lain-lain. b. Melindungi organ-organ dalam tubuh terhadap pengaruh luar seperti sinar matahari. eye shadow dan lain-lain. trauma mekanis. deodoran. testosteron. a. Sifat kimia fisika dari bahan-bahan tersebut. Lapisan stratum korneum (lapisan tanduk) pada epidermis merupakan lapisan barrier dari kulit dan merupakan dasar permeabilitas yang selektif dari kulit terhadap berbagai bahan dari luar (SCHEUPLEIN. Menyokong penampilan dan kepribadian seseorang. 1. 3. DASAR-DASAR PENGGUNAAN KOSMETIKA PADA KULIT Kulit merupakan sasaran utama yang menerima berbagai efek. Vitamin-vitamin yang larut lemak. seperti stratum korneum yang rusak. Sejumlah bahan-bahan dapat melewati permukaan kulit. Kulit terdiri dari epidermis (kulit ari). pembersih dengan bahan dasar minyak (cleansing cream. 3. lokalisasi dari pemakaian. Sifat-sifat dari kulit. Hormon-hormon seperti. Minyakminyak mineral ini. temperatur. kestabilannya (stability) 2. yang akan menghalangi penetrasi dari bahan-bahan lainnya. ras dan lain-lain. Kosmetika rias (decorated cosmetic) : kosmetika yang dipakai untuk make up seperti : pemerah pipi. vaginal spray. merupakan 0. Melalui folikel rambut yang merupakan 0. Setiap bahan mempunyai keniampuan tertentu untuk berdifusi. 3. 3. keadaan dari stratum korneum. 3. 2. susunan dan sifat kimia fisika dari bahan dasar. d. kecuali panthanol suatu derivat dari "panthothenic acid yang larut dalam lemak dapat diabsorpsi. daya larut dalam bahan dasar c. sedangkan peranan kelenjar keringat sebagai media difusi sangat kecil. daya larut dalam lemak d. 2. 5. esterifikasi (esterifcation) b. yaitu vitamin A. Karena itu. penetrasi lebih baik pada kulit bayi daripada umur lanjut. Meskipun proses resorpsi yang lengkap dan cara mana yang ditempuh oleh masing-masing bahan yang berbeda. semua pihak yang tersangkut di dalamnya perlu mempunyai pengetahuan dasar tentang kulit dan kosmetika. tetapi beberapa penulis telah membuat pengamatan secara umum mengenai penetrasi bahan-bahan melalui kulit sebagai berikut. dermis (kulit jangat) dan subkutis. a. Melalui saluran kelenjar keringat. 4. moisturizing. 41. penetrasi akan lebih baik. cleansing milk. pemakaian secara oklusi akan meningkatkan daya penetrasi. 2.04% dari permukaan kulit. pembersih dengan bahan dasar padat (masker). haik positif maupun negatif pada penggunaan kosmetika. 4. tetapi garamgaramnya yang larut dalam air dan tidak larut dalam lemak sama sekali tidak diabsorpsi. estrogen. konsentrasi dari bahan-bahan aktif. Kosmetika wangi-wangian : parfum. Cara aplikasi pada kulit. Melalui seluruh permukaan stratum korneum yang utuh yang merupakan 99. tetapi cortison acetat sangat sukar untuk diabsorpsi. 2. intertriginosa. umur. progesteron. c. sedang vitamin E dan F masih diragukan. a. dan lain-lain). 6. menebal. difusi melalui folikel rambut berlangsung cepat dan aktif. 3. pemerah bibir. campuran dari bahan-bahan yang tidak sesuai. Semua bentuk gas. Phenol dan alkaloid bebas dapat diabsorpsi. karena kulit merupakan media difusi. air dan stratum korneum. Difusi melalui lapisan epidermis berlangsung secara lambat dan pasif. c. tetapi bahan-bahan yang sangat hydrophobic seperti minyak mineral tidak dapat menembus barrier kulit.air (face tonic. dan lain-lain. K dan karoten dapat diabsorpsi. Menurut BALSAM (1974). after shave dan lain-lain. 1976). kepentingan estetik. foundation cream.2% dari permukaan kulit (transfollicular resorption). Bahanbahan yang larut air mempunyai kemampuan berdifusi lebih kecil dibandingkan bahan-bahan yang larut lemak. termasuk uap air. b. daya larut bahan-bahan dalam lemak. tingkat penetrasi dari bahan-bahan melalui kulit yang utuh tergantung pada : 1. dan larutan organik yang mudah menguap segera dapat melakukan penetrasi dengan baik. bahan-bahan dasar yang dipakai. yaitu : 1. di daerah fleksor. belum diketahui dengan pasti. Setiap lapisan kulit tidak sama permeabilitasnya. Bahan baru akan bermanfaat bagi kulit apabila dapat mencapai bagian terdalam kulit yaitu stratum basale. night cream. Beberapa lemak esensial dapat diabsorpsi. 4. 1986 5 .7% dari permukaan kulit (transepidermal resorption). Transepidermal resorption pada umumnya akan dilalui oleh bahan-bahan yang dapat menembus barrier kulit. Teori dasar absorpsi bahan melalui kulit Kulit adalah organ tubuh yang hidup berguna untuk : 1. Penipis (thinning) : bubuk peeling dan lain-lain. Pelindung (protecting) : sunscreen. infeksi dan lain-lain.

potasiumcuanate dan garam-garam yang larut. mempunyai sifat pembasah (wetting effect) terhadap keratin. 2. hormon. Bahan-bahan aktif yang biasanya ditambahkan ke dalam preparat kosmetika antara lain vitamin. belum dapat dijelaskan dengan pasti. 3. Semua garam-garam yang larut dalam air. 3. c. Bahan-bahan anorganik seperti sulfur. ether. . mengurangi tegangan permukaan kulit sehingga daya pembasahan oleh air lebih baik. ekstrak binatang dan tumbuh-tumbuhan. bersifat sebagai astringen dan desinfektan. enzim. Sehingga air bukanlah bahan dasar yang baik untuk mengantarkan bahan aktif ke dalam lapisan kulit. memperbaiki daya larut kotoran berlemak. • Efek dari bahan dasar 4. eucalyptus oil. tetapi air dan bahan-bahan yang larut air lebih sulit mengadakan penetrasidaripada lemak dan bahan-bahan larut lemak. komposisi lemak yang terdapat pada tubuh/ kulit berbeda dengan lemak yang terdapat di alam (lemak pada kosmetika).1986 Air dapat diabsorpsi oleh kulit. Merupakan proteksi kimiawi terhadap mikro-organisme dari luar. bahkan kadang-kadang tidak mengandung bahan-bahan aktif. AIR Dari golongan kosmetika ternyata bahan dasar yang terbanyak dipakai adalah lemak/minyak. e. beberapa bentuk lemak seperti : lemak hewan. aseton. gula. seperti minyak (cleansing cream). jodium boric acid. LEMAK Pemakaian lemak pada preparat kosmetika disenangi karena lemak mempunyai keuntungan-keuntungan sebagai bahan dasar dan punya efek tertentu pada kulit yaitu : a. Jadi sifat dan efek dari preparat kosmetika tidaklah ditentukan oleh bahan aktifnya. dapat meninggikan permeabilitas kulit terhadap air. dapat melarutkan kotoran-kotoran yang larut lemak seperti sisa-sisa make up. sel-sel epidermis dan sedikit oleh kelenjar keringat. dan setelah absorpsi bagaimana fungsinya di dalam tubuh. 6. protein. sehingga dapat melembutkan atau melemaskan permukaan kulit. alkohol 20 — 40% (skin freshener. detergen lainnya). Ikut membantu pembentukan keratin mikrofibril pada stratum korneum yang punya peranan dalam proses absorpsi dan penetrasi. Menurut LEITZ. pemberian secara oral tidak mungkin dilakukan atau efeknya merugikan. 2. Tingkat penetrasi bahan-bahan yang larut air tergantung pada jumlah (water content) dari stratum corneum. 6 Cermin Dunia Kedokteran No. alkohol dan lain-lain. bahan tersebut dapat diabsorpsi oleh kulit sekurang-kurangnya sebagian dari padanya. lemak turnbuh-tumbuhan dan malam. dapat melunakkan stratum corneum dan membesihkan kotoran yang dapat larut di dalamnya. 2+ lemak dari Hg 2+ . ada khasiatnya pada kulit. tidak mudah teroksidasi. 7. Lemak kulit (skin surface lipid) diproduksi oleh kelenjarkelenjar sebum. Jadi tidak mungkin secara fisiologis/biologis lemak disuplai dari luar ke dalam kulit untuk menggantikan fungsi metabolisme dari lemak kulit. Bahan-bahan aromatik parfum seperti oil of thyme. lemak hewan dan tumbuh-tumbuhan. Membentuk lapisan lemak tipis permukaan kulit (surface lipid film) yang dapat merupakan lapisan pelindung terhadap penguapan air. 41.an lainnya lebih mudah mengadakan transfollicular resorption. karena adanya pendapat yang berbeda antara para penulis. mengandung sejumlah bahan aktif seperti vitamin. 8. 4. Bi 3+ . yaitu sebagai pelumas (lubrikan) dari lapisan tanduk. 2. perlu ditambahkan bahan dasar lainnya. sehingga merupakan bahan dasar yang baik pada preparat pembersih. lemak dapat membentuk lapisan tipis di permukaan kulit yang berfungsi sebagai lapisan pelindung (protective film) untuk menghalangi penguapan air. Pemakaian alkohol 20 — 40% pada preparat pembersih bertujuan untuk mendapatkan efeknya yaitu : 1. 4. Tetapi air tidak punya daya membasahkan kulit yang sempurna (wetting effect). ALKOHOL Pemakaian bahan-bahan aktif dalam pelarut organik seperti alkohol. semua zat-zat padat. selain itu dipakai pula air. • Efek dari bahan aktif Pemakaian preparat topikal yang mengandung bahan aktif akan bermanfaat bila : 1. surfactant (sabun. Untuk mendapatkan efek pembersih yang sempurna ke dalam bahan dasar air. Air sebagai bahan dasar banyak dipakai pada preparat pembersih. 3. linalyl geranyl acetate dan lain-lain juga diabsorpsi dengan cepat. mudah diabsorpsi oleh kulit. Jadi jelaslah bahwa kegunaan lemak dalam preparat kosmetika hanya diharapkan untuk membentuk lapisan pelin dung pada permukaan kulit dan memberi kesan berlemak pada kulit. karena air mudah berhubungan dengan semua bagian tubuh. tetapi terutama oleh bahan dasarnya (JELLINEK. sehingga adalah merupakan bahan dasar yang baik untuk mengantarkan bahan-bahan aktif ke dalam kulit. Meskipun lemak dapat diabsorpsi oleh kulit. sehingga berguna untuk menjaga dan memeliharakan elastisitas kulit yang menyebabkan kulit menjadi lembut dan halus. tetapi sejauh mana absorpsi dapat terjadi. chloroform dan lain-lain tidak dianjurkan karena efek iritasinya pada kulit. Pb dan Cu e+ semua dapat melakukan penetrasi dengan baik. sehingga dapat mencegah kekeringan kulit. juga protein yang bermolekul besar tidak diabsorpsi oleh kulit. b. Efek Kosmetika Preparat kosmetika 95% terdiri dari bahan dasar dan hanya 5% bahan aktif. lecithin dan lainlain yang mempunyai efek tertentu pada kulit. dan juga bakteri dan sebagian besar kotoran tidak dapat larut dalam air. face tonic). Mempertahankan kondisi kulit (skin conditioner). 1975). sehingga mencegah kekeringan pada kulit. Lemak kulit ini berfungsi untuk : 1. hormon. d. mercury.

pyridoxintripalmitate. Laporan tentang absorpsi dari vitamin -vitamin ini oleh kulit sangat sedikit. Belum diketahui dengan pasti bentuk dan jumlah bahan-bahan aktif yang terdapat di dalamnya dan masih perlu penelitian lebih jauh mengenai efeknya yang pasti pada kulit.tumbuhan dan binatang yang sering ditambahkan ke dalam preparat kosmetika antara lain. 2. yang biasanya aktif bila ada coenzym. ekstrak plasenta. Efek maksimum pada kulit akan terlihat sesudah hari ke 30 sampai ke 50 setelah pemakaian topikal. punya efek lokal yang baik. Beberapa bentuk ekstrak tumbuh . membentuk lapisan film pada protecting cream tertentu. menyebabkan turgor kulit bertambah. Molekul-molekul protein yang besar tidak diabsorpsi oleh kulit. Beberapa bentuk vitamin B kompleks yang pernah dianjurkan untuk dipakai yaitu : panthathenic acid. pepton. Vitamin D Tidak ada indikasi untuk pemakaian vitamin D secara topikal dan tidak ada kelainan kulit yang spesifik karena defisiensi vitamin D. HORMON 2. penyakit . pada preparat yang mudah teroksidasi.preparat rambut. Vitamin B kompleks. meningkatkan pembentukan serat-serat elastin sehingga elastisitas kulit bertambah. 41. Vitamin E (d-tocopherol) Vitamin E antara lain berguna untuk regenerasi sel-sel epitel kulit (peremajaan kulit). tetapi antara lain digunakan sebagai : 1. Ingredients complex adalah sekelompok bahan-bahan aktif alarniah yang berasal dari binatang dan tumbuh -tumbuhan. cystine. 4. Asam amino dapat diabsorpsi oleh kulit dan beberapa di antaranya punya fungsi khusus dalam jaringan epidermis misalnya cysteine.hormon yang biasa ditarnbahkan dalam preparat kosmetika adalah hormon -hormon seks terutama estrogen. KOMPLEKS BAHAN-BAHAN AKTIF (COMPLEXES OF ACTIVE INGREDIENTS) Tujuan penambahan hormon dalam preparat kosmetika umumnya untuk memperlambat proses ketuaan. meningkatkan sirkulasi darah pada kulit. Keseluruhannya memberikan gambaran luar kulit menjadi segar dan lebih muda. Kesulitan penggunaan vitamin A pada kosmetika adalah karena mudah teroksidasi sehingga harus diberikan dalam bentuk ester alkohol yang lebih stabil. meskipun mempunyai efek menarnbah daya kerja dari bahan-bahan aktif tertentu. berakhir setelah pengobatan dihentikan. Tidak ada indikasi untuk pemakaian secara topikal. PROTEIN Pemakaian protein. Tetapi pemakaian vitamin C dalam preparat kosmetika tidak dianjurkan karena sangat mudah teroksidasi. dosis ini terlalu tinggi untuk preparat kosmetika yang dipakai bebas dalam jangka waktu lama. c.u. efeknya pada kulit hanya bersifat sementara. yaitu melicinkan. Pemakaian protein dalam preparat kosmetika bukan sebagai bahan aktif. peptida dan asam-asam amino dalam preparat kosmetika telah pernah dilaporkan. yang digunakan dalam preparat . Cermin Dunia Kedokteran No. seperti preparat yang mengandung vitamin A. Pemakaian topikal dari hormon ini tidak dianjurkan karena : a./ounce. dan kulit akan kernbali ke keadaan semula. efek pada kulit dengan pemberian per oral lebih menguntungkan. lactic protein dan lain-lain. menyebabkan proliferasi sel-sel epidermis sehingga epidermis jadi menebal. sehingga didapat gambaran wajah yang lebih muda. Jadi efek hormon ini hanyalah bersifat sementara. ENZIM Umumnya terdiri dari protein. Vitamin C (ascorbic acid) Vitamin C berfungsi pada pembentukan kolagen dan proses pigmentasi. bahan pengental pada preparat-preparat masker (misalnya gelatin). 3. seperti yang terdapat pada ekstrak plasenta. meningkatkan water holding sehingga cell content epidermis bertambah. menghilangkan kerutan-kerutan.VITAMIN Vitamin A 1 Vitamin A pada kulit antara lain berguna untuk mempertahankan pertumbuhan normal dari sel epitel yaitu sebagai anti keratinisasi. Dalam preparat kosmetika vitamin E dipakai sebagai bahan pelengkap yaitu sebagai antioksidan. tyrosin. karena sangat tidak menguntungkan bila dibandingkan pemberian per oral dalam makanan dan juga belum ada data-data yang jelas tentang pemakaiannya dalam preparat kosmetika. tidak ada efeknya pada kulit yang fungsi hormon dan epidermis masih baik (usia muda) hanya berkhasiat pada kulit dengan gejala atrofi senilis (usia lanjut). (misalnya casein). b. royal jelly. dan dilindungi dari cahaya matahari. karena itu penggunaan sebagai preparat topikal dalam kosmetika tidak dianjurkan. Efek hormon estrogen pada kulit yaitu : 1. ginseng dan lain-lain. dan mencegah kekeringan pada kulit.penyakit hiperkeratosis dan penyakit difisiensi vitamin A lainnya. Hormon . 1986 7 . efek topikal pada kulit didapatkan bila dosis lebih dari 15. Belum ada data-data mengenai efek dari pemakaian vitamin E secara topikal. sehingga penambahan vitamin B kompleks pada preparat kosmetika tidak dianjurkan. Pemakaian vitamin A secara topikal dibenarkan karena : 1. misalnya casein. larut dalam lemak dan mudah diabsorpsi oleh kulit. vitamin C dapat diabsorpsi oleh kulit. meskipun vitamin ini larut dalam air dan stabil terhadap oksidasi. 2. 5. Dalam dermatologi derivat vitamin A1 yaitu vitamin A acid (tretinoin) dipakai sebagai anti keratinisasi pada penderita akne. Efek kosmetika yang dihasilkannya adalah merupakan efek gabungan dari bahan-bahan aktif yang ada di dalamnya. Defisiensi vitamin B kompleks dapat menimbulkan berbagai kelainan kulit dan rambut.000 i. melunakkan kulit. nicotinic acid.

Lapisan epidermis terutama stratum comeum dan lapisan dermis lebih tipis.BAHAN AKTIF DALAM KOSMETIKA MEDIKATED Bahan-bahan aktif yang biasanya ditambahkan ke dalam kosmetika medikated antara lain adalah : a. . Terdapat pula preparat deodoran. hindari pemakaian kosmetika berlemak misalnya pemakaian berbagai jenis krem. keseimbangan kadar air terpelihara baik. 2. Dengan kondisi kulit seperti di atas pada remaja sangat diutamakan pemeliharaan kebersihan kulit. kelenjar sebasea menjadi besar dan aktif. menjaga kelembaban kulit dengan sedikit mungkin menggunakan bahan-bahan iritan. Kulit muka lebih berminyak. Hindari penggunaan bedak yang mengandung antiseptik seperti perubalsem. Perawatan pada kulit normal tidak membutuhkan hal yang khusus. mercury yodida. pembersih kimiawi. Kurangnya atau hilangnya lapisan air di kulit berkurang. faktor lingkungan yang selalu panas dan lembab yang mempergiat aktivitas kelenjar lemak. pelindung dan lain-lain. foundation cream. tidak merupakan masalah di daerah tropis. sehingga kulit cukup elastis. terdapat pula jenis kulit normal dan kulit kering. karena hal-hal tersebut di atas kulit bayi dan anak lebih mudah mengalami iritasi oleh bahan-bahan kimia yang ditempelkan pada kulit dan mudah mendapat infeksi. kulit menjadi kering. faktor heriditer dan lain-lain. Kulit kepala dan rambut mengkilat. Kurangnya produksi sebum dan kurangnya lapisan lemak kulit. Lapisan lemak kulit bertambah. preparat yang mengandung phenol. kelenjar apokrin mengadakan sekresi di tempat tertentu. benzolkonium chlorida dan lain-lain. cleansing lotion. tribromo salicyl anilida dan lain-lain. resorcinol. e. asam borat. dapat pula berfungsi sebagai pelumas. Prinsip perawatan pada kulit kering harus mempertahankan lemak kulit yang ada. pomade dan lain-lain. Diet yang banyak lemak juga mempengaruhi keadaan lemak kulit. Dianjurkan memakai pelembab atau bahan emolien lainnya untuk melindungi evaporasi air dari kulit. pyrogallol. Bahan ini mempunyai efek sebagai oksidator dan reduktor dan juga sebagai keratolitik. Digunakan sebagai zat anti bakteri pada sabun-sabun medicated. seperti pelembab. bervariasi rata-rata antara 3. Jenis kulit pada remaja kebanyakan jenis kulit berminyak. Pemakaian minyak bayi merupakan emolien yang efektif. Perawatan kulit pada remaja dan dewasa muda Kulit berminyak Pada kulit jenis ini aktivitas kelenjar sebasea berlebihan dengan produksi lemak kulit secara berlebihan.5. tampak mengkilat. Kulit lebih edema karena banyak mengandung air dan natrium. Bahan-bahan ini bersifat iritrasi dan punya efek meningkatkan sirkulasi dan metabolisme pada kulit untuk merangsang pertumbuhan rambut. 3. tidak menimbulkan kelebihan lemak kulit yang menyumbat pori-pori. pH kulit lebih ke arah asam. di samping sebagai pembersih. kondisi kulit juga terpengaruh oleh siklus menstrual. Sekresi kelenjar lemak cukup. kulit muka dan rambut jadi berminyak. mudah kotor dan berjerawat. tidak mengandung parfum yang berat. tetapi bila terus-menerus dipakai dapat menimbulkan miliaria terutama di daerah tropis. Kulit pada remaja dan dewasa muda Pada usia remaja aktivitas pembentukan hormon mening8 Cermin Dunia Kedokteran No. 41. b. bithional. berlemak dan cepat berbau. dan lain-lain.4 — 6. Kulit normal Kulit normal adalah kulit dalam kondisi yang sehat. Q napthol dan berbagai bentuk phenol lainnya. perlu dilakukan penipisan dengan serbuk penggosok (peeling) untuk menghilangkan lapisan kotoran berlemak bersama sel-sel kulit yang mati atau yang terlepas dari permukaan. kelenjar sebasea tidak aktif sampai masa remaja sehingga produksi sebum sangat berkurang. dianjurkan untuk menggunakan pembersih beberapa kali sehari dengan air hangat dan pembersih dengan bahan dasar air. Perawatan dan pembersihan jenis kulit seperti ini adalah : 1. pengaruh hormonal dan juga pada dermatosis yang kronis atau gangguan keratinisasi. KULIT PADA BERBAGAI TINGKAT UMUR DAN PERAWATAN DENGAN KOSMETIKA Kulit pada bayi dan anak-anak Kulit bayi dan anak-anak relatif tipis. papila dermis lebih mendatar. Diferensiasi apendik kulit belum sempurna. Pada penggunaan pembersih. Digunakan pada preparat anti ketombe. keseimbangan fungsionil terpelihara baik. Kulit kering Kekeringan kulit dapat terjadi pada orang tertentu yang secara genetik mempunyai kecenderungan kulit kering. preparat yang mengandung hexachlorophen. preparat yang mengandung cantharidin. d. hal ini disebabkan beberapa faktor antara lain faktor hormon. seperti sabun. tetapi di daerah beriklim dingin diperlukan penggunaan pelembab untuk mencegah kekeringan kulit. cleansing milk dan lainlain. preparat yang mengandung sulfur. anti akne dan lain-lain. capsicin. selenium dan lain-lain. dan produksi keringat meningkat. Perawatan kulit pada bayi dan anak Pemeliharaan kulit pada bayi dan anak dengan menggunakan kosmetika perlu berhati-hati. Digunakan pada preparat-preparat rambut. Biasanya dipakai pada preparat rambut sebagai keratolitik desinfektan dan stimulan. c. Tetapi dapat pula terjadi akibat penggunaan sabun yang berlebihan. tribromo solicyl anilida (TBS). karena kulit jenis ini menghasilkan lebih dari cukup minyak alamiah yang dapat berfungsi sebagai pelembab. Warna kulit lebih merah karena kurangnya keratohialin. hindari penggunaan sabun medikated yang mengandung bahan-bahan aktif tertentu seperti hexachlorophen. tebalnya ± 1 mm. sering timbul akne 4 — 7 hari sebelum menstruasi. Dianjurkan pakai pembersih dengan bahan dasar minyak. tegang dan berwarna cerah. pilih sabun yang lunak dan sedikit mengandung alkali. benzolkonium chloride dan lain-lain yang bersifat anti bakteri. lapisan lemak subkutan relatif lebih sedikit. mengingat sifat kulit yang mudah teriritasi. 1986 kat. preparat yang mengandung mercury yodida. formic acid.

I Invest Dermatol. 1936. Sydney. Perkembangan dunia kosmetika. dan terhindar dari bahan-bahan yang merusak kulit. London : The CV Mosby Co. 2nd ed. Little Brown and Co. Penggunaan bahan-bahan kimia atau kosmetika secara topikal pada kulit perlu mempertimbangkan kondisi kulit sesuai dengan usia dan lingkungan pemakai. Pharmacokinetics 1974. London. New York. Principles of Cosmetics for dermatologist. Tregear RT. 4. trauma yang ringan dapat menimbulkan kelainan kulit dan lain-lain. London : Wiley Interscience. di bidang Dermatologi pada khususnya. sehingga kulit jadi tipis. Kadar air menjadi sedikit. Physical function of skin. kulit mudah mengalami luka. Sydney. Rigelman S. Jakarta 1985. 15. Cosmetics science and technology vol. 12. Drug Treatment. Balsam MS and Sagarin E. Balsam MS and Sagarin E. lemak kulit berkurang. 1982. Perawatan kulit dengan kosmetika pada usia lanjut ditujukan terutama untuk mengatasi kekeringan. New York. Amsterdam. Produksi kelenjar sebasea menurun. Toronto : WB Saunders Co. Rapat Konsultasi Peningkatan Keamanan Kosmetika. Practical Pediatric Dermatology. Formulation and function of cosmetics 2nd ed. Seminar Penggunaan Produk Kosmetika Dalam Negeri. Sydney : John Wiley & Sous lnterscience Publishers. In : Soap. memakai pelembab. RANGKUMAN 1. In : Avery's. 67 31 -9. Amsterdam. Perawatan kuratif secara medis lebih banyak diperlukan untuk mengatasi rasa gatal. 1969. kulit lebih mudah mengalami dehidrasi. 18. Cosmetic and the supply of fats to the skin. London : Mc Graw Hil Book Co. 41. New York. Dir Jen POM Dep Kes RI Jakarta 1979. Weston WL. dan menghindari faktor-faktor yang menambah kekeringan kulit seperti pakai bahan pembersih yang mengandung alkohol. vol XLIII 2nd ed. Goodman H. 10. KEPUSTAKAAN 1. New York. 7. Weis FW and Lubowe II. kaku dan kurang lentur dan jumlahnya menurun. Jakarta 1979. Tranggono RIS. United States of America. 1975. Scheuplein RY and Roos LW. 11. Reaksi Kulit Terhadap Kosmetika. London. 2nd ed. 8. 1968. begitu pula aktivitas pengeluaran keringat berkurang. Cermin Dunia Kedokteran No. I Invest Dermatol. Esterly NB and Loeffel ED. vol IV 2nd ed. London. Perlu ditingkatkan pengetahuan tentang kulit dan kosmetika untuk dapat memilih jenis/bentuk kosmetika yang sesuai. Toronto : Wiley Interscience. 1972. Sagarin E. 3. Groot AC and Liam Dli. London : Reinhold Book Co. Cosmetic and the skin. Vaskularisasi yang berkurang dan lapisan lemak yang menipis menyebabkan pengaturan suhu terganggu. 14. Kosmetika dalam dermatolog. Pharmacokinetic factors affecting epidermal penetration and percutaneus absorption. juga terjadi pengurangan jumlah melanosit yang aktif dan berkurangnya kemampuan thanning. Cosmetic Dermatology. 1983. Leitz G. London. 2. mengakibatkan atrofi kulit dan apendiknya. 1975. Frost P and Horwitz SN. 1979. 5. 20. sabun dan detergen lainnya. 1974. 19. Percutaneus absorption after twenty five years old ("Old wine in new wines skin"). New York. Clinic 1 pharmacological consideration of general prin- ciples of treatment. 1986 9 . kering dan keriput. 62 : 353 — 60. 1970. Cosmetics science and technology vol. The Chemistry and Manufacture of Cosmetics. Perfumery and Cosmetic. kulit pun mengalami perubahan secara bertahap. Dermal protein berubah jadi amorf. sering terasa gatal. 1974. Unwanted effects of cosmetics and drugs used in dermatology. Yellinex YS. Scheuplein RY. 3. Princeton Excerpta Medica. gangguan sirkulasi yang menurun. Pengaruh hormon yang berkurang. 1978. kolagen menjadi kurang larut. Faust RE. mengurangi keriput dan kelainan-kelainan kulit lainnya. Marks Y. Karnen B. Toronto : Wiley Inter science. Adolescent Dermatology. Dirjen POM Depkes RI. Masalah kulit estetik dan meningkatnya penggunaan kosmetika telah membawa perkembangan baru dalam ilmu kedokteran pada umumnya. Philadelphia. 9. 2. New York : Academic Press. 17. Oxford. Tranggono RIS. Orlando Flourd : Continental Press.Kulit pada usia lanjut Bertambahnya usia dan terjadinya proses menua. 1. Nater YP. Mechanism of Percutaneus Absorption. Mengatasi kekeringan kulit pada usia lanjut sama seperti perawatan kulit kering pada umumnya yaitu dengan menggunakan emolien. 2nd ed. New York. 1966. Toronto. aman. 16. 13. Rapat Konsultasi Keamanan Kosmetika. 6. 1979. Cosmetics science and technology. 3. 16 873 — 83. 1976. Solomon LM. St Louis.

anti acne. BEBERAPA UPAYA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KECANTIKAN Dalam upayanya untuk memelihara dan meningkatkan kecantikan. Sedangkan mereka yang merasa kurang cantik berusaha untuk meningkatkannya. Terdapat beberapa cara yang kita kenal untuk meningkatkan kecantikan ini.I. Tentu saja ada beberapa kekecualian. rambut. kecantikan mereka tidak pudar atau tetap bertahan. sedangkan pada obat-obat OTC (Over the Counter drugs) sebagian besar tidak dicantumkan. antibiotik. Senyawa atau obat dermatologik dikatagorikan menjadi (1) vehikulum. untuk pergaulan atau karena alasan "emansipasi" belaka. obat penambah gairah seks (hormonal). Manusia dengan akal kepandaiannya yang merupakan kelebihan mereka dibandingkan mahluk ciptaan Tuhan yang lain sejak dulu kala telah berusaha bagaimana mereka dapat mempertahankan dan meningkatkan kecantikan mereka untuk dapat lebih memikat pasangannya.Aspek Farmakologi Beberapa Obat Yang Mempengaruhi Kecantikan Dr. Penyelenggara P. mengurangi keringat yang berlebihan. membersihkan dan mengobati kulit yang terganggu dengan menggunakan antiseptik. Pada kesempatan kali ini terutama dibicarakan mengenai aspek farmakologi preparat atau obat dermatologik. Dalam makalah ini akan ditinjau aspek farmakologi beberapa zat atau obat yang mempengaruhi kecantikan manusia. vehikulum dan ukuran pengemasnya dicantumkan. antara lain untuk membersihkan dan mempercantik kulit. maka konsentrasi zat atau dosisnya. apakah cara dan zat ini benar-benar bermanfaat dan aman bagi tubuh kita. manusia yang sudah cantik berkehendak supaya *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. menghilangkan pigmentasi dan sebagainya. anti ketombe. Usaha peningkatan kecantikan ini dilakukan dengan berbagai cara dari yang tradisional (alami) sampai penggunaan zat-zat kimia secara modern sesuai dengan kemajuan teknologi. kortikosteroid.41. V.kadang digunakan pula obat atau zat secara sistemik. kuku. JENIS OBAT YANG MEMPENGARUHI KECANTIKAN Dari upaya untuk meningkatkan kecantikan yang disebutkan di atas ternyata sebagian besar merupakan senyawa obatobat yang mempengaruhi kulit dan digunakan secara topikal. seperti misalnya penggunaan obat-obat pelangsing tubuh (anorexiant). Pada preparat yang diperoleh dengan resep dokter (preparat prescription = ethical drug). kadang. Selain penggunaan obat-obat atau senyawa secara topikal. antiinflamasi. jamu singset. Terlepas dari apa atau cara mana yang dipergunakan. Sardjono O. jenis jantan.D.A. dan sebagainya. Vehikulum Kriteria yang akan dipertimbangkan mencakup apakah vehi- 10 Cermin Dunia Kedokteran No. Kita telah mengenal banyak preparat (formulasi) farmakologik dijual secara bebas (preparat OTC) dan dapat diperoleh tanpa resep dokter.1986 . (2) zat-zat yang digunakan secara profilaksis dan untuk maksud pengobatan. Santoso Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia PENDAHULUAN Manusia telah diciptakan Tuhan Yang Maha Esa sebagai mahluk yang paling sempurna dan paling cantik. mengurangi bau badan. Secara naluri mahluk -mahluk lain berusaha mempertahankan dan meningkatkan kecantikan mereka untuk menimbulkan dan meningkatkan daya tarik terhadap lawan jenisnya. Perbedaan yang terlihat antara manusia dan mahluk yang lain adalah umumnya pada manusia usaha meningkatkan pada jenis wanita sedangkan pada mahluk atau hewan lainnya banyak dilakukan oleh. JA YA. sebagaimana kita saksikan pada masa sekarang banyak pula pria yang berusaha untuk meningkatkan kecantikannya atau ketampanannya dengan alasan karena profesinya.

Asam stearat dan stearil alkohol. Pada kulit yang rusak (tidak intact) dapat menyebabkan iritasi subjektif (rasa terbakar dan tersengat) sehingga membatasi penggunaannya. krem-krem emulsified finishing tupe digunakan untuk tempattempat yang mempunyai sela-sela seperti jari umpamanya. Campuran ini. zaitun dan kacang. namun perlu ditambahkan suatu stabilizer seperti tokoferol atau butilhidroksil toluen (Farmakope Amerika Serikat mensyaratkan dituliskannya stabilizer dalam label). Seng oksida dicampur dengan sedikit fern oksida mempunyai warna merah muda (pink). titanium oksida. kastor. seng stearat. Tidak seperti minyak tumbuhan (nabati). derivat polietilen glikol (polioksi 40 stearat.tempat yang berambut. Dasar salep ini mencakup lemaklemak nabati dan hewan semisolid (setengah padat). bagaimana vehikulum menahan atau melepaskan atau membantu absorpsi zat aktif. Seperti minyak.kulum bersifat sebagai pengering atau pelumas. cairan (liquids). Zat ini bersifat higroskopik dan mempunyai efek melembutkan (softening action). Walaupun bentonit (hydrated aluminium silicate) tidak larut dalam air. yang bekerja sebagai lubricant (pelumas). stabilitas penyimpanannya dan kapasitas emulsifikasi. dan silikon. Gliserin merupakan suatu pelarut dan emolien dalam lotion. misalnya lotions gel. Bilamana digunakan sebagai kompres panas atau dingin. parakloro-metasilenol dan kloributanol sering ditambahkan sebagai preservatif antimikroba. Talk dapat menyebabkan reaksi granulomatous hebat bila dikenakan kepada luka-luka. — puder — minyak — dasar salep (ointment bases) — zat pembantu farmasetik sering terdapat sebagai aditif Liquid (cairan) mempunyai sifat-sifat yang diinginkan yang menambahkan kegunaannya sebagai vehikulum. 41. Zat-zat bantu farmaseutik (Pharmaceutic acid additives) banyak dipakai dalam preparat topikal. Berbagai contoh puder mencakup puder seng oksida. dan pasta. tepung jagung (corn starch). Precipitated calsium carbonate merupakan puder halus berwarna putih yang tidak larut dalam alkohol dan air. base (dasar) salep sering digunakan dalam berbagai krem dan salep. talk. mengurangi friksi dan pruritus (gatal -gatal) dan menimbulkan rasa dingin (cooling sensation). Efek emolien minyak -minyak ini serupa. jagung. Minyak mineral merupakan suatu campuran hidrokarbon dengan berat molekul tinggi yang diperoleh dari petroleum. emolien atau antifoaming agent. Puder mempunyai sifat meningkatkan evaporasi (penguapan). air akan meningkatkan atau menurunkan suhu kulit dan menimbulkan maserasi lapisan permukaan kulit sehingga memperbesar penetrasi zat aktif. zat ini bergabung dengan air menjadi gel. kloasma gravidarum dan sebagainya. Zat ini memberikan rasa kering dan lebih bersifat sebagai absorben dibandingkan dengan talk. polisorbat 80) dan sodium lauril sulfat digunakan sebagai zat pendispersi dalam lotion. Konstituen utama vehikulum mencakup — liquid (cairan. Seng oksida dan talk (terutama magnesium silikat hidrous): bersifat sebagai protektif dan menyerap sejumlah air bilamana digunakan dalam suatu pasta dalam petrolatum. hidrokarbon petroleum. Sebagian besar zat-zat ini tidak berbahaya pada konsentrasi rendah. oksikinolin sulfat. bentonit. shampo. kalsium karbonat. Paraben (metilparaben dan propilparaben). krem dan beberapa salep. perbedaannya terletak pada baunya. digunakan sebagai lotion kocok. Cermin Dunia Kedokteran No. Alkohol merupakan pelarut dan digunakan untuk mendinginkan kulit. lotion "baths". Calamin. Minyak yang berasal dari tumbuhan dan mineral banyak dipakai untuk pengobatan topikal. krem. selain menggunakan zat-zat Vehikulum ditambahkan pula zat-zat untuk mencegah dan mengobati keadaan yang mengurangi kecantikan seseorang misalnya mengurangi bau badan. dan lotion tubuh dan tangan. Zat-zat (obat-obat) yang digunakan secara profilaksis dan untuk maksud pengobatan Dalam upaya meningkatkan kecantikan. dan kecocokannya untuk dipergunakan di daerah kulit yang diinginkan. yang memperbaiki dispersi seng oksida dan belerang dalam campuran minyak dalam air. Minyak ini dapat digunakan tunggal atau merupakan ingredien dalam lotion. Minyak tumbuhan yang lazim dicampur dalam krem dan lotion adalah minyak -minyak biji kapas. Minyak adalah lemak cair atau semisolid yang berasal dari mineral. heksakloroform.pelarut organik.kadang menyebabkan dermatitis kontak dan lauril sulfat menyebabkan iritasi. Titanium oksida adalah zat yang opak dan merupakan ingredien lotion atau pasta yang digunakan sebagai sun screen. walaupun demikian paraben kadang. Gliseril monostearat. Propilen glikol adalah suatu pelarut yang sangat baik dan telah menggantikan tempat gliserin sebagai vehikulum dalam formulasi obat topikal. Banyak surface agents meningkatkan permeabilitas stratum corneum tidak saja terhadap medikamen tetapi juga terhadap zat-zat yang toksik sehingga secara tidak langsung menyebabkan iritasi. mengobati acne vulgaris. krem atau salep. senyawa kuarterner ammonium organik. Zat-zat pendispersi dan pengemulsi memberi stabilitas dan homogenitas bila mencampur cairan yang tidak dapat tercampurkan. minyak mineral tidak berbau tengik. krem dan salep yang mengandung ingredien berminyak dan air. Penggunaan topikal minyak relatif tidak menimbulkan efek samping. Air bekerja sebagai suatu vehikulum dan hydrating agent pada kompres basah. dapat dicampur dengan air dan alkohol. kosmetika. 1986 11 . tinggur hidro alkoholik atau pelarut . Metilselulose dan gum tragacanth yang merupakan zat-zat inert dipakai sebagai suspending agents dalam salep atau pasta. tergantung dari konsentrasinya maka alkohol dapat bersifat antiseptik atau astringen. magnesium stearat. tumbuhan atau hewan. mengurangi keringat yang berlebihan. Puder ini ditaburkan di alas kulit atau merupakan komponen dalam lotion atas pasta. yakni air. menghilangkan atau mengurangi hiperpigmentasi akibat kontrasepsi oral. Additif lain yang banyak dipakai termasuk etilendiamin dan setilpalmitat dan ester lain yang berkaitan yang memperbaiki konsistensi dan penampakan krem. Di dalam preparat -preparat untuk maksud profilaksis dan pengobatan selain bahan vehikulum ditambahkan pula zat-zat lain yang berkhasiat (mempunyai efek farmakologik) seperti. spray tepat untuk tempat . dan salep paling cocok untuk mencegah maserasi kulit.

EFEK SAMPING OBAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KECANTIKAN Semua zat kimia atau obat yang dapat menimbulkan efek samping betapapun kecilnya. dan meninggalkan sisa-sisa lemak di atas kulit. untuk maksud profilaksis atau terapi dalam kosmetik. hipopigmentasi. alergi dan efek toksik bagi mereka yang sensitif terhadap salah satu ingredien. Anti-dandruff (anti ketombe) Anti ketombe banyak digunakan baik oleh pria maupun wanita. hiperpigmentasi. Pengeluaran ini sama dengan ± 1⁄4 liter air yang keluar dari dalam tubuh. yang cepat menjadi tengik karena adanya kuman-kuman dan mengeluarkan hawa bau busuk yang tidak enak. pola aneh hipopigmentasi dapat terjadi jauh dari tempat yang mengalami hiperpigmentasi. 1986 Hidrokinon bekerja dengan menghambat tyrosinase dalam melanosit. setelah 6 jam mandi bau busuk akan timbul kembali. dan digunakan hanya untuk vitiligo yang luas. mempunyai cara kerja dan efek samping yang serupa. sehingga menghambat sintesis melanin. namun beberapa yang resisten terhadap preparat ini dapat diberikan preparat yang mengandung seng pirition atau selenium sulfid. 3) tidak merangsang (iritatif). namun anda boleh mencobanya karena sebegitu jauh belum dilaporkan efek toksik akibat penggunaan kunyit dan beluntas. Karena dalam upaya meningkatkan kecantikan umumnya kita menggunakan zat kimia. Dalam pemilihan obat-obat deodoran persyaratan tersebut di atas harus dipertimbangkan dengan seksama. vesikulasi kulit. kinetik sebum. walaupun tiap hari mandi dan membersihkan badan beberapa kali. Sejak dulu manusia berusaha untuk menghilangkan bau busuk badan ini. Misalnya ditambahkannya derivat sulfonamida pada terapi acne vulgaris pada suatu rangkaian perawatan kecantikan. namun hasilnya belum memuaskan. Sayang belum dilakukan uji pemantapan khasiat secara luas. Ketombe dianggap bukan suatu fenomenon patologik. beberapa orang memerlukan preparat medicated shampoo yang dijual bebas dan mengandung belerang dan asam salisilat biasanya memberikan hasil yang baik. maka obat deodoran seyogyanya harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1) pembunuh kuman (antiseptik). frecles. ruam kulit (skin rash). Preparat lain. Eldopaque). antibiotik dan antiseptik. Deodoran (Obat penghilang bau busuk badan) Bau busuk badan adalah sesuatu yang khas alami dan dimiliki oleh setiap mahluk termasuk manusia. Penggunaan obat pelangsing amfetamin dapat menimbulkan ketergantungan 'obat dan psikosis biokimiawi. yakni untuk menghilangkan warna kulit normal yang tersisa. tidak dapat menghilangkan bau busuk ini. perubahan patologik atau hyperplasia epidermis. bagi mereka yang menggemari obat tradisional. Pengelolaan terapi monobenzon sering mengalami kesulitan dan perlu tindak lanjut yang hati-hati pada penderita. Obat pelangsing lain dapat menimbulkan gangguan-gangguan pada susunan saraf pusat seperti insomnia.sulfa. Umumnya. Air dari transpirasi menguap begitu keluar dari badan. Apakah sebenarnya ketombe itu? Ketombe timbul oleh karena terjadinya peningkatan kecepatan mat urasi dan proliferasi sel-sel epidermal. Kejadian sensitisasi akibat obat ini lebih besar dibandingkan dengan hidrokinon. pergerakan butir-butir melanin dan pertumbuhan melanosit juga terhambat. 4) tidak toksik. Efek samping yang terakhir biasanya diakibatkan oleh zat aktif (ingredien). inflamasi. Obat untuk hiperpigmentasi Hiperpigmentasi yang terlokalisasi di muka akibat kontraseptif oral. Pernah pula dilaporkan adanya kasus yang mengalami degenerasi ganas (kanker kulit) akibat penggunaan suatu kosmetik. Apakah yang dimaksudkan dengan efek samping obat? Efek samping obat adalah efek yang timbul akibat penggunaan obat atau zat pada dosis terapi atau penggunaan zat sebagaimana yang dianjurkan oleh pembuat zat kosmetika/obat. lentignes dapat diobati atau dikurangi dengan pemberian hidrokinon (Eldoquin. dan mengenai orang yang terdapat dalam upperlimit variasi normal dalam hal kecepatan tu rn-over selsel epidermal. Dari keterangan tersebut di atas. depresi saraf pusat dan mengantuk. 41. obat ini mempunyai efek depigmentasi yang ireversibel. sedangkan monobenzon hanya dapat dibeli dengan resep dokter. monobenzone (Benoquine). Namun terjadi rasa tersengat dan terbakar pada waktu pemakaian dan timbul eritema sesudahnya serta terjadi inflamasi pada 5% dan 32% penderita yang menggunakan obat ini dengan konsentrasi 2% dan 5%. Hidrokinon dengan konsentrasi yang kurang dari 5% telah disetujui oleh FDA sebagai ingredien yang aman dan efektif pada preparat yang dijual bebas untuk mengurangi kulit yang mengalami hiperpigmentasi pada daerah yang terbatas. 2) dapat mengurangi bau busuk. bau badan ini dapat dikurangi dengan makan lalaban daun beluntas (Pluchea indica) dan kunyit (Curcum dormestica). kloasma gravidarum. Bedanya adalah. sindroma Steven Johnson yakni adanya "skin rash" hebat disertai perdarahan pada mukosa hidung. maka kita harus waspada terhadap timbulnya efek samping ini. agitasi. Setiap hari 70 cc air dikeluarkan melalui transpirasi kulit. Pengelupasan (scaling) yang paling jelas terjadi pada kulit kepala dan tidak disertai infeksi. Dermatitis kontak jauh lebih jarang terjadi dibandingkan dengan iritasi. Selain itu. atau sebaliknya. karena keringat yang dikeluarkan akibat hawa panas mudah menjadi tengik dan mengeluarkan bau busuk. 12 Cermin Donis Kedokteran No. Sebegitu jauh tidak dilaporkan efek hebat yang tidak diingini akibat penggunaan obat ini. Penggunaan preparat hormon untuk maksud " awet muda" tidak dibenarkan atau tidak rasional karena penggunaan hormon hanya untuk penderita yang mengalami defisiensi hormon . Efek samping yang disebabkan oleh zat-zat vehikulum antara lain dapat berupa iritasi kulit. Bila terjadi inflamasi obat ini tidak usah dihentikan namun perlu diberikan kortisol (hidrokortison) secara topikal untuk menghilangkan gejala-gejala ini. Bau busuk ini bervariasi dari satu orang ke orang lain yang satu tidak terlalu bau sedangkan yang lain sangat berbau busuk. Konon. Hidrokinon juga toksik terhadap melanosit. tremor. mulut dan vagina. Meskipun ketombe sering dapat diatasi dengan penggunaan shampoo biasa (2 — 3 x seminggu). Obat ini biasanya memberikan efek yang reversibel. Perlu diperhatikan dalam menggunakan preparat-preparat ini kemungkinan terjadinya efek yang tak diinginkan akibat ingredien yang ditambahkan seperti iritasi. Orang-orang yang tergolong pada golongan kedua.

Massachusets : Publishing Sciences Group. lulus Akupuntur 1986. Dari kiri: Dr Ratnawati Latief.tersebut atau mereka yang oleh nasihat dokter memerlukan dan mempunyai indikasi untuk mendapat terapi tersebut. 4th ed. Penggunaan obat untuk Me-'rapet'-kan vagina secara topikal tidak dibenarkan karena banyak kasus yang mengalami vaginitis akibat obat atau alat-alat semacam ini. Hadir pula pada acara tersebut Bapak Dekan FK UI. Dermatologic Preparation. dan para dokter ahli di bidang ilmu kedokteran lainnya. Prof Dr Asri Rasad. Vademacum Resep Obat-obat Kosmetik. Sardjono 0 Santoso & Hendra Utama. demikian ucapan Direktur RS Cipto Mangunkusumo. Proceeding Simposium Aspek Medis Obat Tradisional Indonesia (SAMOTI) Mei 1980. 1986 13 . Surface Acting Drugs. In : The Pharmacological Basic of Therapeutics. Jakarta. dan hingga kini RSCM telah berhasil mendidik 44 orang ahli Akupuntur. 3. Dr Dharma Kumara Widya. PELANTIKAN TIGA DOKTER AHLI AKUPUNTUR RS CIPTO MANGUNKUSUMO. p951—63. Ini menandakan. dianabol) untuk menggemukkan badan atau "memontokkan" badan. Littleton.p 1009 — 45. beberapa obat yang digunakan sebagai profilaksis dan pengobatan serta kemungkinan efek samping atau efek yang tak diingini akibat penggunaan obat untuk peningkatan kecantikan. Ketiga dokter yang baru dilantik ini merupakan angkatan ke X. di samping itu wanita-wanita ini dapat timbul kumisnya atau suaranya berubah seperti suara pria. Jakarta : Pradnja Paramita. dan telah dikenal oleh masyarakat hingga saat ini. Unit Akupuntur RSCM sudah ada sejak tahun 1963. New York : Macmillan Publishing Co. Swinyard EA and Pathak MA. Cermin Dunia Kedokteran No. Sjartina Sofyan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya tahun 1973 dan lulus ahli Akupuntur tahun 1985. 4. masyarakat luas tidak meragukan cara pengobatan yang dahulu dikenal sebagai pengobatan tradisional. Dr Ratnawati Latief lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1975. JAKARTA Direktur RSCM memerikan selamat pada tiga Dokter Ahli Akupuntur baru Angkatan X. Jakarta : Pustaka Karya. Efek Samping Obat Tradisional. Sebagai contoh misalnya. Chen AS. PENUTUP Aspek farmakologi beberapa obat yang mempengaruhi kecan- tikan telah dikemukakan secara singkat terutama dalam hal sifat-sifat obat vehikulum. Resep Pusaka Tradisional Madura. Prof. Obat atau obat tradisional semacam ini umumnya mengandung tanin dan tawas yang dapat menyerap air dari vagina dan bersifat sebagai astringen. 1980. KEPUSTAKAAN 1. 30 April 1986. bahkan kini ilmu Akupuntur di bidang pengobatan medis sudah semakin maju. Editor : Goodman & Gilman 6th ed. 2. 41. Dr Dharma Kumara Widya lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1975. Dr Syartina Sofyan "Untuk kemajuan ilmu Akupuntur. Musaro Muji. Inc. pada pelantikan tiga dokter ahli Akupuntur pada tanggal 30 April 1986. penggunaan hormon anabolik yang terdapat dalam obat 4-serangkai (oradexon. Memang. DR Rukmono. kegemukan ini tidak wajar karena pada hakekatnya terjadi penimbunan air dalam tubuhnya. Ke-tiga dokter tersebut adalah Dr. Inc. American Medical Association Drug Evaluations. periactin. 1965. preparat enzym. 1980. perlu dicari titik temu ilmu kedokteran yang bersendikan negara Barat dengan Akupuntur yang bersendi negara Timur". dalam waktu kurang lebih 3 minggu mereka akan "montok" atau gemuk tetapi. 5. lulus Akupuntur tahun 1986.

Dalam definisi. Berbeda dengan data di atas. Ditinjau dari jenis kosmetika yang sering menyebabkan efek *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. JAVA.D. yaitu : 1. ternyata kosmetika yang paling sering memberi efek samping adalah rias mata. dicantumkan bahwa kosmetika tidak termasuk golongan obat dan kosmetika tidak dimaksudkan untuk mempengaruhi faal tubuh manusia. Kosmetika pemeliharaan kulit muka (pelembab dan pembersih).A. penggunaan bahan-bahan aktif dalam kosmetika yang tidak tepat. 3. pengolahan kosmetika yang kurang baik. 2. Kosmetika rias mata 4. Departemen Kesehatan Republik Indonesia yang telah mengumpulkan angka efek samping kosmetika dari beberapa daerah di Indonesia didapat hasil sebagai berikut : Tabel 1.Venereologi Indonesia PENDAHULUAN Meluasnya pemakaian kosmetika oleh masyarakat pada akhir-akhir ini telah menyebabkan meningkatnya insidensi penyakit atau kelainan kulit akibat pemakaian kosmetika. V. Derajat risiko (risk grading) memerlukan perhitungan risk index (jumlah unit kosmetika yang menyebabkan 1 efek samping). Pengaruh tersebut dapat berupa reaksi yang dikehendaki atau efek samping yang tidak dikehendaki. INSIDENSI Diagnosis dan jumlah yang tepat dari kelainan kulit akibat kosmetika sulit diketahui karena faktor -faktor antara lain : — Kosmetika yang dipakai biasanya beberapa jenis dan komposisi dari produk kosmetika merupakan campuran beberapa macam bahan dan di antaranya ada yang bersifat sebagai perangsang lemah sehingga bila dipakai untuk uji coba kulit memberi hasil yang sulit diartikan. Jenis penyakit Dermatitis kontak Jumlah 69 86 76 8 239 % Keterangan alergika Akne vulgaris Hiperpigmentasi Lain-lain Jumlah 28. 41. Jen. tetapi bahan perontok rambut meski- 14 Cermin Dunia Kedokteran No. didapatkan bahwa rias mata meskipun mempunyai insidensi efek samping tinggi tetapi menduduki derajat risiko sedang. 4. 35.O. 1986 . Diagnosa hasil monitoring efek samping kosmetika No. 2.M. kosmetika pemeliharaan kulit baru diikuti oleh cat dan pemucat rambut serta deodoran-antiperspiran. 3.Efek Samping Kosmetika dan Penatalaksanaannya Dr Lily Soepardiman Perkumpulan Ahli Dermato. Penyelenggara P. — Banyak pabrik atau produsen tidak mencantumkan bahanbahan yang ada dalam kosmetika yang diproduksinya. karena penderita mengatasi sendiri dengan cara menghentikan pemakaian kosmetika tersebut. Dengan cara ini.I. Karena struktur dan fungsi kulit dipengaruhi lingkungan maka dapat terjadi pengaruh kosmetika pada kulit.98 31.87 Disarikan dari Dit. Hair Conditioner Dari laporan beberapa negara di Eropa dan Amerika. Kosmetika rambut (cat rambut dan pemucat rambut). Direktorat Jenderal P. Deodoran antiperspiran 5. samping ada enam. Kelainan kulit yang terjadi antara lain disebabkan cara pemakaian kosmetika yang salah atau berlebihan. — Tidak semua penderita datang ke dokter. 1. Rias wajah 6. Data tentang insidensi efek samping kosmetika sangat herbeda-beda.35 100% Risiko kostetika sebenarnya tidak berhubungan langsung dengan data insidensi efek samping.80 3. POM 1980 … Juli 1984.

dan menurut penyelidikan mengandung merkuri amonia.Tabel 2. Produk deodoran antiperspiran risiko dan insidensi efek samping yang tinggi. 1. Sebagai contoh adalah tioglikolat dengan pH 12. Tes tempel Yang paling ideal adalah melakukan tes tempel dengan semua bahan unsurnya secara terpisah. Reaksi iritasi Kelainan pada kulit : Reaksi ini dapat disebabkan oleh kosmetika yang mengan- . Kelainan dapat berupa eritem. Kremkrem ini mengandung 1 — 4% powdered pearl. 2. Manifestasi klinis/bentuk reaksi kulit akibat kosmetika Setiap bahan yang ditempelkan pada kulit dapat menyebabkan kelainan kulit. 3. Intensitas/lamanya kontak dengan kulit. pH kosmetika. PENATALAKSANAAN Diagnosis ditegakkan berdasarkan riwayat penderita. Kelainan pigmentasi Suatu bentuk kelainan pigmentasi pada kulit dikenal sebagai Pigmented cosmetic dermatitis. butil stearat. Lokasi pemakaian. asam oleat dan zat warna D & C Red-dyes yang terdapat dalam pemerah pipi. 1986 15 Istilah intoleransi dipakai bila pemakai kosmetika mengeluh dijumpai kelainan.5 yang terdapat pada perontok rambut. Penyebab Kosmetika untuk pemeliharaan kulit . I1320/C/XI/1983. hal ini terlihat pada dermatitis kelopak mata yang lebih sering disebabkan karena kosmetika rambut. Kelainan yang terjadi tidak selalu pada lokasi aplikasi kosmetika. bahan pengawet. Pada umumnya kelainan berbatas tegas dan dapat berupa eritematodeskuamasi sampai vesikobulosa. bahan anti oksidan. Daerah sekitar mata kulitnya lebih tipis dan lebih sensitif. Jen.l umlah % Keterangan dung asam atau basa. Reaksi alergi 207 19 13 239 (skin care) 86. bila bahan tersebut sudah menguap akan mempertinggi konsentrasi bahan aktif sehingga dapat menimbulkan efek samping. Penyebab efek samping kosmetika No. atau kombinasi keduanya. Bahan yang dapat memberi kelainan kulit pada aplikasi pertama disebut iritan. kadang-kadang hitam atau biru hitam. tetapi pada kenyataannya masih beredar di pasaran. Bahan-bahan yang bersifat komedogenik antara lain: lanolin. Oleh karena produk kosmetika terjadi dari bermacam campuran bahan maka bahan yang dicurigai harus dicari antara : bahan aktif. Pada tes ini perlu dipertimbangkan juga kosmetika yang telah dipakai dalam waktu lama (karena sensitisasi terlambat atau modifikasi atau kemerosotan produk kosmetik). 1. mempunyai derajat risiko tinggi. 41. Juga perlu dipertimbangkan alat-alat yang digunakan untuk memakai kosmetika. 4. dasar bedak akan lebih banyak mengakibatkan efek samping dibandingkan dengan kosmetika yang sebentar menempel di kulit misalnya shampo. Manifestasi kulit berupa bercak/difus/ retikuler kecoklatan. Dapat bersifat foto toksik maupun foto alergik. eksematosa atau hiperpigmentasi yang biasanya disebabkan oleh parfum. dan dipakai kernbali kosmetika yang dicurigai maka gejala akan timbul kernbah. Bila gejala telah mereda. rasa kurang nyaman misalnya rasa pusing atau rasa mual setelah memakai kosmetik tertentu sedang pada kulit tidak Reaksi ini terjadi oleh karena aplikasi kosmetika yang mengandung fotosensitizer dan terpapar cahaya. oleh karena itu tata rias mata diharapkan lebih banyak memberikan reaksi daripada kosmetika untuk daerah kulit lainnya. pemeriksaan klinis dan dilakukan tes eliminasi atau tes tempel/ tes tempel sinar. 4. Kosmetika dcngan pH alkali misalnya pelurus atau perontok rambut akan lebih mudah memberikan efek samping. zat warna dan vehikulum. misalnya sikat atau aplikator karet/busa. parfum. dengan demikian maka pelembab. 4. Reaksi foto sensitivitas pun insidensi efek sampingnya rendah. Tes eliminasi Tes ini dilakukan dengan cara menghentikan semua kosmetika yang dipakai. misalnya : — iritasi pada mata pada pemakaian shampo dan rias mata — gangguan pernafasan pada pemakaian sprai rambut — efek toksik jangka panjang seperti kelainan darah dan organ tubuh. 2.faktor antara lain : 1. 3. Bahan-bahan yang sering menyebabkan efek samping dapat dilihat pada lampiran. kelainan ini sebenarnya merupakan akibat dermatitis kontak alergik atau foto alergik karena bahan pewangi atau zat warna yang terdapat dalam kosmetika.6 1 Disarikan dari Ult. Akhir-akhir ini banyak dipersoalkan tentang krem pemutih atau pearl cream yang peredarannya telah dilarang pemerintah dengan Surat Edaran No. Tetapi hal ini sukar dilaksanakan oleh karena : Cermin Dunia Kedokteran No. tidak tertutup kemungkinan efek sampingnya mengenai daerah lain. Akne Lesi terutama berbentuk komedo yang ditemukan pada wanita dewasa yang terutama disebabkan oleh kosmetika krem muka. muka atau kuku daripada karena rias mata sendiri.95 5. walaupun sukar dibuktikan tetapi patut mendapat perhatian. Meskipun kosmetika umumnya dipakai pada kulit. bahan anti mikroba. 2. lauril alkohol. sedangkan bahan yang dapat menimbulkan kelainan setelah pemakaian berulang disebut sensitizer. petrolatum. POM 1980 — Juli 1984 7. 3. Penggunaan kosmetika akan menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan karena pengaruh faktor .44 100% Bedak Cat rambut Jumlah Reaksi ini pada umumnya berupa dermatitis eksematosa. Kandungan bahan yang mudah menguap misalnya alkohol. dalam vehikulum dan konsentrasi yang tepat.

— hiperpigmentasi diobati seperti melasma dengan preparat hidrokinon secara topikal maupun dengan kombinasi vitamin C dosis tinggi dan glutathion secara oral.A. Untuk menanggulangi atau memperkecil efek samping kosmetika disarankan untuk memperhatikan : 1. 41.iritasi lit normal — fotokontak — di Perancis dan — efek sistemik Amerika dilarang (neurotoksik) teratogenik — karsinogenik 16. — bentuk akne diobati seperti akne vulgaris dengan sulfur atau resorsin secara topikal dan kalau perlu dengan antibiotik. merkuri amonia — kontak alergi — bleaching — sistemik — dilarang — pigmentasi 9. Penggunaan bahan yang dapat menimbulkan toksisitas sebaiknya dihindari.(PPDA) — — — — 18. Balsam peru Tradisional — hiperpigmentasi — urtikaria — bedak. Batas dalu warsa (expire date) harus dicantumkan untuk mencegah pemakaian produk kosmetika yang sudah berubah komposisinya. 6. Dianjurkan untuk memakai kosmetika seperlunya saja dan pada waktu istirahat hendaknya babas dari kosmetika. 3. 5. Penanggulangan efek samping kosmetika ialah menghentikan kosmetika penyebab dan diberi pengobatan sesuai dengan kelainan yang timbul. garam aluminium — hiperkeratosis — antiperspirant ostium folikular . maka biasanya tes tempel menggunakan bentuk jadi kosmetika itu sendiri (as is). ahli 16 Cermin Dunia Kedokteran No. P. selenium sulfid — kontak iritan shampoo — sistemik toksik — rambut rontok — sebore 5. 4. Pada banyak negara. Monosulfiram — kontak alergi — sabun 15. reaksi alergik. Nikel — kontak alergi kontaminasi 7. Sirkonium — granuloma — antiperspirant — kontak alergi 17. lubanglubang alami. Tanda peringatan untuk kosmetika yang mengandung bahan yang menimbulkan efek samping misalnya PPDA. generalisata 14. sehingga diperlukan pengenceran serial dan tes kontrol. produser kosmetika dan penderita) untuk menghindarkan kelainan kulit akibat kosmetika. b. Efek samping Keterangan vegetables coloring agents : — Henna 2. — bentuk dermatitis diobati seperti mengobati dermatitis. Perlu diadakan tes sensitasi antara lain : — tes pada hewan percobaan — Kligman maximization test — tes tempel pada sampel yang adekuat — consumer test dengan mengikut sertakan ahli kulit dan ahli farmasi untuk mengontrol produk kosmetika. ini akan menghindarkan pemakaian produk oleh konsumen yang sensitif terhadap salah satu bahan kandungannya. Oleh karena hal-hal tersebut di atas. Preparat kosmetika terdiri dari berbagai jenis bahan. c. resin formaldehide — kontak alergi — pengeras — iritasi — reaksi di mata. kalau perlu dengan steroid secara oral maupun topikal. Bila sudah terdapat kelainan kulit maka pengobatan sesuai dengan kelainan klinis.a. Open test dengan memoleskan kosmetika 2 — 3 kali per hari pada lengan bawah selama 2 hari berturut-turut. Kelainan kulit akibat pemakaian kosmetika dapat terjadi bila ada kepekaan terhadap salah satu bahan yang terkandung dalam kosmetika tersebut dan bersifat individual. reaksi fotosensitasi dan akne kosmetika. 19.B. Perlu dijelaskan. — foto alergi tabir cahaya — erupsi kulit 11. Kontaminasi mikroba dapat menyebabkan kerusakan produk dan memberi kelainan pada tubuh manusia pada penggunaannya. bensokain — PABA sulfomanid — para amino salicylic acid — dilarang di — Perancis — Skandinavia — Jerman 3. — cat rambut foto alergik reaksi silang terhapurpura dap : anemia aplastik(?) — azoic (nitrogen) mutagenik (?) — prokain. KESIMPULAN 1. d. — folikulitis —diamin. setiap kosmetika dapat bersifat aknegenik terutama bila pemakaiannya berlangsung lama. C-I 16 901 (kuning) — perubahan warna kosmetika kuku 13. Perlu diingat bahwa pengobatan setiap kasus sangat individual.A. Bahan aktif Bahan 1. asam borat — intoksikasi 12. amonium persulfat — kontak alergik "hair bleach" — urtikaria 4. Bahan-bahan dalam kosmetika dapat menimbulkan reaksi iritasi primer. Penderita pada umumnya memakai berbagai jenis bahan. Diperlukan kerja sama dari berbagai pihak (ahli kulit. Pencantuman kandungan bahan. Hampir semua bahan isi kosmetika tidak mempunyai data tentang konsentrasi tes tempel yang tidak iritatif. Heksaklorofen — kontak alergi — diserap oleh ku. ini disebabkan karena sistem pengawetan yang tidak memenuhi syarat. kecuali Amerika Serikat. produsen kosmetika tidak diwajibkan mencantumkan isi kosmetikanya. Konsentrasi bahan yang dipakai sebaiknya tidak boleh melampaui batas aturan. 2. leher. LAMPIRAN Bahan-bahan kosmetika yang sering menyebabkan efek samping : I.1986 kecantikan. 2. hidrokuinon — hipo/ — bleaching hiperpigmentasi 10. salep organic colouring agents : — para venilen kontak alergi — rinitis — urtikaria cat rambut . resin polimer — kontak alergi cat kuku — kontak iritan 6. 3. amonium tioglikolat — kontak iritan keriting rambut — kontak alergi 8.

Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used In Dermatology. Fisher AA. aldeids dan ester). Formulationand Fundation of Cosmetics. Toda M. 15 : 673 . 1983. Sodium lauril sulfat . Bensil alkohol 2.iritasi (bergamot sinnamon. Bensil salisilat 3. Yasmin absolut 11. The 34th annual meeting of The Mid-Japan Dermatology Society. KEPUSTAKAAN 1. 1986 17 .50.foto sensitisasi . 17 Mei 1985.kontak alergi . 1976. 6. Shigenatsu T. Soebaryo RW.kontak alergi . Kligman AM. Pigmented Cosmetic Dermatitis. Arch Dermatol.kontak urtikaria Keterangan . 8. 1970. Int J Dermatol.hipo/ hiperpigmentasi . 9. Nakayama H. 1984.banyak dipakai pada makanan . UNUD Denpasar. Matsuo S. Minyak ylang-ylang 13.parfum dari binatang tidak menyebabkan iritasi .dermatitis kontak sistemik . Sinamik Alkohol 9. Bronopol 3. Philadelphia : Lea & Febiger.kontak alergi . IV.dermatitis kontak alergi II. 106: 843 . Geramiol 4. Pigmented Cosmetic Dermatitis. Minyak lavender 12. Cosmetics Dermatitis in Indonesia. 5. Metoksi sitrinelal 8. Contact Dermatitis. Nater JP.pigmentasi .dermatitis kontak alergi — foto toksik kontak alergi Keterangan sil positif kuat. Nagoya 1983. Soebaryo RW. Efek Samping Kosmetika. Minyak cendana 6. Int J Dermatol.iritasi . New York : Wiley Interscience. Merkuri 4. Jakarta 1981. Parfum Bahan Efek samping Keterangan .dermatitis kontak alergi .Bahan — aloe — kapsikum — sitrus lemon — zingiber officinalis — piperniqrum Efek samping iritasi fotokontak .Trietanolamin Efek samping Keterangan .dermatitis kontak alergi . Red zia 5.dermatitis kontak alergi 2. 1.tes tempel sering memberikan ha- Cermin Dunia Kedokteran No. Milis OH. 1975. Seminar Sehari Penggunaan Kosmetika Dalam Negeri. lavender dll) atau sintetik (sesquiterpens. Minyak kenanga 10. 4. Acne Cosmetica. 41. Translated from the German by Feniton GL. Bahan pengawet : Bahan 1. Bergamot III. 1972. 3.iritasi . Jellinek JS. 7. Rata IGAK. Hidroksi sitrinelal 7. 0.parfum dari vegetables -. De Groot AC. KPPIK VII. Aminium klorida 5. Emulsifier Bahan 1. Amsterdam-Oxford-Princenton : Excerpta Medica. Lokakarya Perlindungan Kesehatan Terhadap Penggunaan Kosmetika. Hayakawa K. 23 : 299 .5. Penggunaan Kosmetika dan Akibatnya Bagi Kesehatan.dermatitis kontak alergi 3. Formaldehide 2. Ota S. 2. 1985. Takhasi K. Pengetahuan Efek Samping Kosmetika Sebagai Penunjang Keberhasilan Produksi Dalam Negeri. Harada R. Gliseril mono stearat . Liam DH. Paraben anti mikrobial dan anti oksidan Efek samping .305. Jakarta. Nakayama H. Tranggono RIS. Rata IGAK.

JA YA. di beberapa negara tidak ada keharusan untuk mencantumkan komposisi suatu kosmetika. Keuntungan melakukan uji tempel terhadap tes eliminasi ialah kemungkinan ditemukannya bahan penyebab reaksi kulit akibat kosmetika dalam waktu 48 jam. satu jenis kosmetika tidak hanya terdiri dari satu macam komponen. Kosmetika terakhir yang dipakai sebelum timbulnya reaksi menjadi kosmetika tersangka. V. Meskipun pemakaian kosmetika sangat luas bahkan sudah merupakan suatu kebutuhan. Sehingga apabila suatu jenis kosmetika tersangka sebagai penyebab reaksi kulit akibat kosmetika. Kosmetika baru dan lama serta slat pembantu pemakaian kosmetika tanpa kecuali harus dicurigai sebagai penyebab reaksi kulit akibat kosmetika. tetapi selalu merupakan campuran berbagai jenis bahan. 3. konsumen biasanya memakai beberapa jenis kosmetika secara bersamaan pada suatu waktu.Uji Kulit Untuk Kosmetika Dr. dengan sinar. *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. 4. maka sebaiknya seluruh bahan pembentuknya harus diujikan secara terpisah pada bahan dan konsentrasi yang sesuai.1986 . rambut dan atau kuku dengan maksud untuk memperbaiki dan mempercantik penampilan seseorang.41.A. Penyelenggara P. tertutup b. UJI KULIT Uji kulit merupakan salah satu cara untuk dapat menemukan penyebab reaksi kulit akibat kosmetika. 2) uji tempel 'patch test '. Produk kosmetika tidak pernah hanya terdiri dari satu bahan saja. Setelah reaksi kulit mereda atau menghilang. dapat dicobakan kembali pemakaian kosmetika-kosmetika tersebut satu demi satu. 2. terbuka c. sehingga perlu dilakukan pengenceran serta pemakaian kontrol yang akan menyulitkan prosedur penelitian.I. namun insidensi reaksi kulit akibat kosmetika relatif rendah. Tahan uji kulit untuk kosmetika : 1) tes eliminasi. sehingga menyukarkan penentuan penyebab reaksi kulit. Apabila reaksinya segera menghilang setelah penghentian. Sukar untuk dapat mengetahui secara tepat penyebab reaksi kulit akibat kosmetika karena kosmetika terdiri dari berbagai macam komponen serta pemakaian berbagai jenis kosmetika pada saat yang sama. maka diduga salah satu jenis kosmetika merupakan ataupun mengandung bahan penyebabnya. Retno Widowati Soebaryo Perkumpulan Ahli Dermato-venereologi Indonesia PENDAHULUAN Kosmetika didefinisikan sebagai bahan yang dipakai pada kulit. Uji tempel tertutup biasanya dilakukan di punggung dengan 18 Cermin Dania Kedokteran No. Namun prosedur demikian sangat sulit pelaksanaannya berhubung antara lain : 1.D. dilakukan dengan cara menghentikan pemakaian seluruh jenis kosmetika baik yang lama maupun baru. Kemungkinan hal tersebut disebabkan bahwa tidak semua penderita datang ke dokter untuk mencari pertolongan. kebanyakan dari bahan komponen kosmetika tidak diketahui dengan tepat konsentrasinya untuk melakukan uji kulit. di samping pengawasan terhadap produksi yang makin baik. terdapat 3 cara melakukan uji tempel : a.

sehingga reaksi akibat kosmetika dapat berlangsung terus meskipun sudah menghindari pemakaian kosmetika penyebabnya. Nater JP. misalnya cat rambut. De Groot AC Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology. 2. hasil negatif dapat dilanjutkan dengan uji pakai. ' 4) uji pakai atau 'usage test . kosmetika rambut. Perlindungan terbaik bagi konsumen kosmetika ialah dengan menyebutkan komposisi kosmetika secara kualitatif maupun kuantitatif. Amsterdam: Excerpta Medica. 3) uji terbuka atau 'open test'. Pada uji tempel biasanya dipakai kosmetika sebagaimana adanya. 3) uji tempel tertutup memakai kosmetika tanpa pengenceran dapat menimbulkan sensitisasi pada konsumen meskipun jarang. Pelaksanaannya sama dengan tes eliminasi. tanpa perlindungan yang lebih daripada kosmetika biasa terhadap timbulnya reaksi kulit. kemudian dibuka dan ditandai daerah tertempelnya. Pada umumnya reaksi kulit akibat kosmetika akan meinberikan hasil negatif semua pada uji tempel kecuali apabila dilakukan dengan memakai bahan komponennya. Nater JP. sehingga apabila terjadi reaksi yang tidak diinginkan dapat segera dibuka tanpa mengganggu yang lain. Patch testing Guidelines. 1975. Apabila hasilnya positif maka dilanjutkan dengan memakai masing. 3. apabila dijumpai hasil negatif pada uji tempel maka dapat dilakukan uji terbuka dengan mengoleskan kosmetika 2 € 3 kali perhari pada daerah tertentu atau sania di lengan bawah selarna 2 hari berturut -turut. KESIMPULAN Kosmetika pada saat ini sudah tidak atau sedikit sekali mengandung bahan-bahan sensitizer kuat. 1976. Pembacaan uji tempel diulangi pada 72 jam dan 96 jam. 2nd ed. 2) reaksi negatif semu sering ditemui karena konsentrasi sensitizer dalam kosmetika terlalu rendah untuk dapat menimbulkan rcaksi positif. Kosmetika tersangka sebaiknya dipisahkan tempatnya. Pada dasarnya teknik pelaksanaan sama dengan uji tempel tertutup. di man kosmetika dipakai sesuai dengan pemakaian sehari-hari. Cronin E.menempelkan kosmetika yang telah dioleskan pada unit uji tempel. Philadelphi: Lea & Febiger. Contact Dermatitis. setelah itu disinari dengan sumber cahaya. Nijmegen: Dekker & Van de Vegt. dilakukan pada reaksi fotodermatosis. Setelah 24 jam tes dibuka dan dibaca. J Appl Cometol 1983. hanya dikerjakan secara duplo dan ditutup dengan bahan yang tidak tembus cahaya. 1980. Malten KE. Pembacaan dilakukan 15 . 5. Istilah hipo-alergenik atau analergenik yang tertera pada etiket hanya menggambarkan bahwa kosmetika tersebut telah diuji dengan hasil tanpa atau sedikit sekali memberikan reaksi. apabila uji terbuka memberikan Cermin Dunia Kedokteran No. Muscardin LM. Pembacaan dilakukan 24 jam kemudian dengan membandingkannya terhadap kontrol pada deretan yang lainnya. 1986 19 . 1983. Contact Dermatitis. 41. dilakukan dengan mengoleskan badan tanpa dilakukan penutupan. Van Ketel WG . Perlu diingat bahwa banyak bahan kosmetika juga dipergunakan pada preparat topikal non-kosmetika. nyulitkan pembedaan dengan reaksi-reaksi alergi. Dengan adanya hasil positif pada uji tempel menggambarkan bahwa kosmetika dapat menyebabkan dermatitis kontak alergik. Fisher AA. Adverse Reaction to Cosmetics in Dermatology. tonik.masing bahan komponen kosmetika. 1:43-57. namun secara terpisah jenis demi jenis. Biasanya dikerjakan di belakang telinga karena daerah tersebut tidak mudah terhapus. Uji tempel terbuka. 4. namun terdapat beberapa kegagalan antara lain : 1) terjadi reaksi positif semu karena kebanyakan kosmetika Hal ini akan memerupakan iritan lemah pada penutupan. Randazzo SD. Pada hasil yang negatif apabila dilakukan uji tempel ulang di atau sekitar tempat terjadinya kelainan klinis kemungkinan akan memberikan hasil yang positif terutama pada sensitizer lemah. Hal ini terutarna dijumpai pada bahan pengawet dan wewangian. Peraturan mengenai pencantuman komposisi kosmetika di Indonesia merupakan suatu langkah untuk mempermudah penanggulangan serta penelusuran penyebab reaksi kulit akibat kosmetika dan sedapat mungkin menghindari timbulnya reaksi. Edinburg: Churchill Livingstone. Uji tempel dengan sinar. KEPUSTAKAAN 1. Unit tersebut dibiarkan menempel selama 48 jam.30 menit setelah pembukaan untuk menghindari positif semu. meskipun pelaksanaannya sukar dan nrcnrbutuhkan waktu serta kesabaran baik dari si peneliti maupun konsumen. Cara ini dikerjakan pada bahan-bahan yang mudah menguap misalnya kosmetika kuku.

Hal ini ternyata tidak mudah. memelihara. Melalui berbagai tempat dan waktu ilmu untuk mempersolek diri meluas dan menyebar ke dalam berbagai kalangan masyarakat di dunia ini. arang dan lain-lainnya. tanah liat. No. mempunyai fungsi tertentu untuk kesehatan. seorang bapak ilmu kedokteran telah membuat resep-resep kosmetika dan menghubungkannya dengan ilmu kedokteran. Dalam arti kata yang sempit sehat berarti tidak sakit. Penggolongan yang dibuat oleh masingmasing ahli ternyata tidak sama satu dengan lainnya. Wasitaatmadja PENDAHULUAN Kosmetika telah dikenal sejak dahulu kala. 220/Menkes/per/IX/1976. yang dilakukan baik oleh sel-sel kulitnya maupun oleh appendagesnya seperti otot.P. Kulit yang sehat adalah kulit yang tidak menderita suatu penyakit baik dari luar tubuh maupun dari dalam tubuh. Sebagian terbesar lainnya baik pemakai atau salonsalon kecantikan yang bertebaran di seluruh pelosok Indonesia masih menggunakan kosmetika modern dengan cara aplikasi dan sistem yang diambil dari negara-negara maju seperti Eropa. dan dipakai di RSCM setelah modifikasi. Oleh karena banyaknya kosmetika yang beredar dapat membingungkan baik konsumen maupun pihak-pihak yang berkecimpung dalamnya. KESEHATAN KULIT Sehat menurut Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) adalah keadaan yang sempurna baik fisik. susu. Setiap organ tubuh manusia. anti gatal. 3. Meskipun definisi kosme*I Dibawakan pada simposium Kosmetika pada 'tanggal 7 September 1985. dituangkan.500 S. dipercikkan atau disemprotkan pada. Meskipun demikian. dipergunakan pada bahan atau bagian badan manusia dengan maksud untuk membersihkan. madu. mental dan ekonomis. Sjarif M. 20 Cermin Dunia Kedokteran No.D. obat tanpa efek tertentu kecuali efek psikis. dermis dan jaringan bawah dermis. JA YA. 41.I. perawatan kecantikan bersumber pada pengetahuan nenek moyang yang merupakan tradisi turun-temurun menurut adat istiadat masing-masing daerah. anti jerawat.A. Di dalam dunia kedokteran dikenal pula placebo. anti produk keringat dan lainlainnya. 1986 .I. tika demikian jelas. No.M. ekspresi. Amerika atau Jepang. dioleskan. produksi (vit. respirasi dan absorpsi.I. kosmetika adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan. Pada lampiran Peraturan Menteri Kesehatan R. telah dipergunakan bahan-bahan kecantikan berupa minyak-minyak hewan maupun tumbuhan. Dewasa ini di pasaran kita menemukan berbagai macam kosmetika yang dihasilkan oleh produsen-produsen baik nasional maupun internasional. suatu hal yang bila dikembangkan akan tak kalah artinya dengan kosmetika manapun.Kegunaan Kosmetika Untuk Kesehatan Kulit Dr.2 m2 dan berat ± 15% dari berat badan terdiri dari susunan sel-sel yang membentuk lapisan-lapisan kulit epidermis. termasuk pula kulit. dkk. Kulit dengan luas ± 1. Menurut peraturan Menteri Kesehatan R. kelenjar lemak. rempah. Di Mesir. Hipocrates (460 — 377 SM). sensorik. ternyata faktanya antara kosmetika ditambah dengan zat-zat pembunuh bakteri atau jasad renik lain. tersebut di atas. Penyelenggara P. dimasukkan dalam. Kulit mempunyai fungsi proteksi. menambah daya tarik atau mengubah rupa dan tidak termasuk obat. termoregulasi. D). sekresi. Beberapa penyelidik menyebutkan sebagai kosmedik. kosmetika telah digolongkan menjadi 13 golongan berdasarkan tujuan penggunaan dan lokasi tubuh yang dikenainya. Pembagian menurut tujuan penggunaan saja diajukan oleh Nater J. pada dewasa ini di dalam lapisan masyarakat Indonesia kecenderungan untuk memakai kosmetika tradisionil masih sedikit. Para ahli telah berusaha untuk menyederhanakan berbagai macam kosmetika dengan cara mengelompokkannya. V. Pada tulisan Jawa kuno kita dapat menemukan uraian tentang pembuatan jamu-jamu tradisionil baik untuk kesehatan maupun untuk kecantikan. Di Indonesia tempo doeloe.

tarikan. seks. keutuhan kulit. Kadang -kadang kulit perlu pula ditipiskan. KEGUNAAN UNTUK KESEHATAN KULIT Dari definisi dan pembagian kosmetika. Di samping itu. persarafan. lokalisasi kulit. penambahan daya tarik/rias dan menambah bau-bauan. kulit yang sehat terlihat dari warna. Cermin Dunia Kedokteran No. Kulit yang kurang lembab/berminyak atau kering dapat diberikan kosmetika pelembab berupa minyak atau kombinasinya dengan air. distributor maupun konsumen. ester asam antranilat. merupakan konsumen yang mempunyai potensi besar untuk pemasaran produk kosmetika. pertumbuhan rambut. dari satu suku ke suku lain. Lapisan sel tanduk. Beberapa jenis kosmetika bertujuan untuk memberi makanan (skin food). konsistensi. karena kulit selalu terpapar (expose) pada lingkungan luar yang penuh polusi di samping adanya kotoran dari tubuh sendiri yang keluar lewat alat-alat sekretoar (lemak. Kosmetika penipis kulit (thinning) biasanya mengandung bahan-bahan serbuk dengan partikel -partikel besar yang kita gosokkan ke kulit akan bekerja sebagai sikat amplas. keringat dan keratinisasi).wangian dan kesenangan (enjoyment). Ternyata gambaran (appearance) kulit sehat dari satu orang ke orang lain. pembentukan minyak kulit. ester salisilat. zat-zat kimia. minyak atau padat. dari satu bangsa ke bangsa lain. air. Perlindungan terhadap cuaca dingin maupun panas adalah sama dengan perlindungan terhadap kehilangan air dari kulit. secara alamiah akan diganti lapis perlapis dalam waktu kira-kira 3 minggu. meskipun jarang digunakan. lapisan ini tetap melekat. kelembaban dan sudah barang tentu peraturan/perundang-undangan. KEGUNAAN LAIN Kegunaan lain dari kosmetika adalah riasan. Untuk hal ini dapat dilakukan dengan berbagai bahan pembersih. kosmetika pelembab ini tentu tidak banyak gunanya. sehingga terlihat kesan seolah-olah kulit tersebut tebal. Untuk kesehatan kulit. 41. kuman-kuman penyakit. KOSMETIKA INDONESIA ? Indonesia dengan 160 juta penduduk di antaranya lebih dari setengah wanita. goresan. jelas bahwa tujuan pemakaian kosmetika adalah pemeliharaan/perawatan. lokalisasi kulit. Kosmetika pelindung terhadap trauma mekanik bersifat sebagai pelumas kulit (lubricants). Kosmetika pembersih dengan bahan dasar air.wangian bersifat mengurangi atau menutupi kekurangan (cacat) bagian tubuh (kulit) kita. pigmentasi. wangi . Secara alamiah sebenarnya kulit membentuk skin surface lipid yang berguna untuk proteksi terhadap penguapan air dari sel-sel kulit (in sensible water loss perspiration). Ada berbagai faktor yang mempengaruhi hal tersebut di atas yaitu antara lain: umur. ras. Kosmetika pelembab dan pelindung kulit biasanya berbentuk bahan dasar minyak yang berguna untuk menambah minyak permukaan kulit yang kurang se- perti terdapat pada moisturising cream. fenol dan sebagainya. minyak. merupakan hal dasar yang mutlak dimiliki agar tujuan mulia dari kosmetika tidak salah arah. Dengan kosmetika yang sama sekaligus dapat pula dilindungi kulit terhadap debu zat kimia yang dapat bereaksi merusakkan kulit. Mata yang terlalu kecil atau terlalu besar. Bila ingin tak terlalu lengket (sesak) dapat digunakan kosmetika pembersih dengan bahan dasar minyak + air. kegunaan kosmetika terutama terletak pada kemampuan perawatan dan pemeliharaannya. mungkin tidak dapat melarutkan semua kotoran yang melekat di kulit kita. iklim. umpamanya oleh adanya kotoran. pipi terlalu luas. Tabir sinar matahari yang biasa dipakai adalah : PABA. Pada keadaankeadaan tertentu. Kulit adalah pagar terluar dari tubuh yang melindungi tubuh dari berbagai pengaruh / trauma luar yang dapat merusakkannya. Sudah barang tentu ketiga tujuan penggunaan kosmetika tidak boleh mengganggu kulit pada khususnya dan kesehatan tubuh pada umumnya. Penduduk sebanyak itu mendiami 3 ribu pulau yang luasnya hampir seluas Eropa dan yang paling banyak terdapat di ptIlau Jawa. Tentu diperlukan seni tersendiri karena tanpa bakat seni kosmetika rias tak akan mencapai tujuannya. Harus diingat bahwa derajat kebersihan dari kulit dari setiap manusia tidak sama satu sama lainnya. Secara fisik. vitamin (vitamin cream). jamur dan sebagainya. kelembaban. Secara langsung kosmetika jenis jenis inipun ada pula gunanya untuk kesehatan kulit. hormon (hormonal cream) bahkan obat -obatan (medicated cosmetic). kulit mendapat porsi yang paling besar dari tujuan tersebut. Apakah tujuan ini sampai dengan baik akan ditentukan oleh faktorfaktor absorpsi perkutan. udara kering). Secara fisiologik terlihat dari keratinisasi. seperti air mawar. dikenal pula kosmetika pembersih untuk rambut. Kosmetika pembersih dengan bahan dasar padat. panas. kuku. Kulit harus dibersihkan. dari satu ras ke ras lain berbeda-beda. kelenturan. lapisan kulit terluar. struktur bentuk dan besarnya sel-sel & jaringan kulit lain. Dengan demikian pengetahuan tentang kesehatan bagi semua pihak yang tersangkut paut (involve) : baik produsen. macam bahan dasar. 1986 21 . tanin. pembentukan keringat. seperti krem pembersih. seperti sinar matahari. temperatur. Sebagai bagian dari tubuh. Kosmetika pembersih dengan bahan dasar minyak seperti oil of Ulan atau minyak bayi banyak dipakai untuk melarutkan bahan-bahan kotoran yang larut dalam minyak. tergantung dari faktor endogen dan eksogen tadi. Pada orang-orang di mana kulit masih menggambarkan kemampuannya untuk membentuk minyak permukaan kulit dengan baik atau bahkan berlebih -lebihan.V. gigi dan mulut. Gambaran kulit sehat Kulit yang sehat terlihat sebagai kulit yang optimal secara fisik maupun fisiologik. konsentrasi. night cream dan sebagainya. tekanan. Oleh karena itulah dibuat orang kosmetika dengan bahan dasar air + alkohol atau air + sabun. Kosmetika pelindung terhadap sinar matahari (sunscreen) adalah kosmetika yang mengandung zat yang menahan komponen sinar matahari yang dapat merusakkan kulit yaitu U. kehamilan. minyak permukaan ini berkurang. asetofenon. ( : 2900 A — 310 A).B. Kosmetika rias dan kosmetika wangi . Sampai saat ini belum dikembangkan kosmetika yang dapat melindungi kulit terhadap sinar radioaktif. Adanya iritasi kronis dapat pula menebalkan kulit dengan secara setempat. tetapi dapat ditemui.kelenjar keringat. Pada keadaan-keadaan tertentu (tua. alis terlalu tipis atau tebal dan lain sebagainya dapat dikaburkan oleh kosmetika rias ini. rambut atau kuku. keringat yang terlalu banyak.

Masalah Kosmetika di Indonesia. 1969. 7. Kursus Regular Yayasan Lembaga Konsumen. 6. Sydney. Jakarta 1981.41. S~sialis Ko Setelah sele . Kosmetika Dalam Dermatologi. Suatu formulasi tentang kosmetika yang cocok atau khas Indonesia sampai saat ini belum dibuat. Paris.1986 . di dalanmya terpancar sepanjang tahun. Amsterdam. edukasi. Letak Indonesia yang dilintasi garis khatulistiwa menyebabkan sinar matahari dengan komponen U. Kligman AM and Leyden JJ. New York. Jellinek JS. London. San Fransisco. 4. San Fransisco : Academic Press. ekologi. London : Reinhold Book Corp. Toronto : Wilay — Interscience. banyak penyelidikan. Formulation and Function of Cosmatics 3rd ed. 8. Oxford. etnis. Soebaryo RW dan Rata IGAK. Malam Klinis PAD VI JAYA. London. pengawasan.Indonesia terletak di daerah tropis dengan 2 iklim yang berganti setiap tahun. Lokakarya Perlindungan Kesehatan Terhadap Kosmetika. 1978. ekonomi dan lain -lainnya. Tranggono RIS. Breuer MM. Wasitaatmadja SM. 9. Groot AC and Liem BH. 5. New York. KEPUSTAKAAN 1. kepentingan dan lainnya yang terikat kuat dalam satu kesatuan bangsa. Dep Kes RI. Princeton : Exerpta Medica. Sydney. berbagai kebiasaan. Penduduk Indonesia terdiri dari berbagai suku dan ras berbagai adat istiadat dan kebudayaan. New York. New York. Wasitaatmadja SM. Untuk itu harus dipertimbangkan berbagai aspek sosial.V. musim hujan yang panjang dan musim panas yang menyengat. Welis FV and Lubowe II. satu kesatuan bahasa dan satu kesatuan negara: Indonesia. 1970. budaya. Dir Jen POM Dep Kes RI. 1983. Toronto : Grune & Stratton. Jakarta 1979. Juli 1984. Rapat Konsultasi Peningkatan Kosmetika. Amsterdam. Untuk mencapai suatu kriteria kosmetika Indonesia diperlukan forum atau lembaga khusus yang lebih luas untuk menilai dan membicarakan berbagai aspek ke arah itu memang sebaiknya dimulai. 1982. Ini bukanlah suatu hal yang mudah sehingga memerlukan banyak pemikiran. 2. Temperatur udara di berbagai tempat tidak persis sama 0 tetapi berkisar antara 20 — 30°C. Cosmetics and The Skin 2 nd ed. Nater JP. Cosmetica Science 1st ed. Safety and Efficacy of Topical and Cosmetics 1st ed. peraturan. 3. Jakarta 1981. Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology 1st ed. London. Kosmetika Untuk Kesehatan dan Kecantikan. Bedah stnefik Sal bcdah kosv eJik hnna ' lal ysuru9 ke khl taryslTvt 22 Cermin Dunia Kedokteran No. banyak pengalaman dan banyak waktu. Tokyo. Penggunaan Kosmetika dan Akibatnya bagi Kesehatan. kebutuhan. Sao Paulo. Kelembaban udara di daerah ini cukup tinggi.

meliputi hal-hal antara lain : 1. Tujuan monitoring Peningkatan pemakaian kosmetika disebabkan oleh beberapa faktor antara lain : a.O. Dengan data ini. Akan diuraikan di bawah ini secara singkat laporan sementara efek samping kosmetika yang dikelola oleh Dir. Peningkatan taraf pendidikan masyarakat b. menyenangkan serta membahagiakan lahir dan batin. V.15) tahun yang lalu berbeda dengan laporan-laporan yang ada pada tahun-tahun terakhir ini. Bila mungkin bahan-bahan aktif formula kosmetika yang menyebabkan efek samping. Pada masa sekarang P. Napitupulu).waktu ingin menarik hati lawan jenis sampai menjelang menopause .Laporan Monitoring Efek Samping Kosmetika I Gusti Agung K. maka produksi dan pemakaian kosmetika pun ikut berkembang dengan cepat dan meluas sampai ke penjuru tanah air. Jen. Konsumen dengan kelainan kulit sebagai akibat efek samping kosmetika akan datang berobat. Rata* dan A. Dir. 3.yaitu sehingga salah satu unsur untuk membahagiakan keluarga yang selanjutnya akan ikut menentukan kesejahteraan masyarakat (W. Untuk menunjang keamanan ini maka diperlukan: umpan balik dari konsumen. Produksi kosmetika dalam negeri yang telah dapat memenuhi kebutuhan secara kuantitatif maupun kualitatif (Yos. Kasus efek samping kosmetika akan selamanya ditemukan selama manusia memakai kosmetika karena soal efek samping kosmetika terutama jenis alergi bersifat sangat individual.M. Hudiono).K.K. bila dilakukan pendataan yang memadai akan didapatkan : 1. **) Pimpinan Proyek Pengendalian dan Pengawasan Kosmetika. Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FKUI/RSCM.waktu ingin tetap awet muda. Dep. Di samping itu perlu diperhatikan juga faktor lain untuk keamanan ini seperti: cara pemakaian kosmetika. umumnya ke dokter.A.M..I. JAYA. Kebutuhan manusia akan kosmetika memuncak sejak menjelang dewasa . Jenis kasus (10 . 2.D. di tingkat desapun telah diajarkan soal pemeliharaan kulit dan rambut dengan kosmetika. Jakarta. 1986 23 . PENDAHULUAN Kosmetika merupakan kebutuhan yang selalu dihubungkan dengan keinginan untuk mempercantik. Laporan sementara data yang ada (Januari s/d April 1985). Kosmetika merupakan produksi yang dipakai oleh manusia sejak lahir sampai mati.O. Jenis kosmetika yang memberikan efek samping serta pabrik yang memproduksi. akan tetapi mempunyai arti yang pada hakekatnya sangat luas. Dengan demikian. Fadilah Rival** *) Sub Bagian Kosmetik Medik. menambah daya tarik serta mempengaruhi suasana dengan baubauan menjadi demikian rupa sehingga dapat menjadi situasi yang harmoni. Cara pelaksanaan monitoring 3. Tujuan keseluruhan dari mempercantik diri bukan hanya sekedar merawat kesehatan dan mempercantik diri saja. Sejak berkembangnya soal memperrintik diri secara menonjol tahun 1968. maka kebutuhan akan pemakaian kosmetika cukup meningkat.P. 41. Jen. P. Tujuan monitoring *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. 2. dapat diambil tindakan yang perlu terhadap produk kosmetika agar keamanan bagi konsumen dapat dipenuhi. Kes. R. Daya beli masyarakat meningkat setelah kebutuhan pokok terpenuhi c. lama Cermin Dunia Kedokteran No.I. Jumlah dan jenis kasus efek samping kosmetika. Dalam hal ini soal yang bersangkutan dengan kesehatan tidak boleh dilupakan. Promosi yang gencar oleh produsen kosmetika d. Penyelenggara P. Dengan memperhatikan secara lebih mendalam soal tujuarpemakaian kosmetika seperti tersebut di atas sangat diperlukan kosmetika yang relatif aman bagi konsumen. Dengan terpenuhinya kebutuhan sandang-pangan. Oleh karena pemakaian kosmetika tidak selamanya aman maka tercatatlah kasus-kasus efek samping kosmetika yang datang ke dokter/Rumah Sakit untuk menyembuhkan kelainan kulitnya. memperindah. P.

S. P. Jen. insiden kasus efek samping sekitar (5 . sub kosmetik 4. Pelaksana evaluasi tengah berjalan yang anggauta-anggautanya berasal dari semua pihak yang berkepentingan. 3.pemakaian kosmetika. para konsumen (salon-salon kecantikan/Tiara Kusuma) dan Produsen kosmetika dapat melahirkan keamanan pemakaian kosmetika. Palembang 9. Jakarta 2. terhadap segala kemungkinan pemalsuan dan penyimpangannya dari peraturanperaturan yang ada terhadap kosmetika. dkk. Karena pemakaian kosmetika berlangsung setiap hari sampai bertahun-tahun maka dengan sendirinya dapat memberikan akibat akne. 41. P. lebih bila setiap berhias dipakai kosmetika dari yang berbedabeda merek/pabriknya keadaan akan menjadi bertambah sulit untuk dinilai. Laporan sementara monitoring Tabel 1. Ketelitian belum — Walaupun data yang diperoleh masih kasar akan tetapi sepenuhnya dapat dipenuhi oleh karena: penderita tidak sesangat berguna untuk menentukan tindak lanjut.M. Kota Jumlah 77 34 30 26 25 24 21 17 14 12 Keterangan Tiap rumah sakit Propinsi bertindak sebagai koordinator terhadap R. Semarang 6. Dengan meningkatnya pemakaian kosmetika serta tersebarnya pen24 Cermin Dunia Kedokteran No. Yogyakarta 10. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa kerja sama yang baik antara: pusat akademik (dokter). Bila bahan aktif ini dapat ditemukan maka merupakan hal yang tak ternilai harganya bagi kepentingan konsumen. Jen. Medan 5. akan tetapi — Telah dilaporkan hasil monitoring efek samping kosmetika bagaimanapun juga sudah merupakan gambaran yang mendari 10 rumah sakit Propinsi di Indonesia. Lebihbuktian bahan yang menyebabkan efek samping. Peranan dokter dalam hal ini memberikan umpan balik kepada pihak yang berkepentingan agar keamanan pemakaian kosmetika dapat ditingkatkan. Status yang ada sekarang telah mengalami perubahan dan kiranya perlu diperbaiki lagi atas dasar pengalaman-pengalaman yang ada dalam pelaksanaan yang lalu agar dapat berdayaguna maksimal./dokter di sekitarnya. Denpasar Jumlah 1. Bandung 7. kuantitatif yang sebenarnya di masyarakat. No.O. Efek samping ini dapat dikurangi dengan meningkatkan pengetahuan/pendidikan masyarakat. Selama 4 bulan telah tercatat 280 kasus efek samping dari seluruh Indonesia. Pelaksanaan monitoring ini tentu belum menunjukkan RINGKASAN variasi. Jumlah kasus efek samping kosmetika (Januari s/d April 1985). (Tabel 2) DISKUSI Menurut Nater.O. Oleh karena itu tidaklah mengherankan bila hal yang sama ini ditemukan juga di Indonesia. Dir.. Padang 8. Khusus di RSCM Jakarta. Cara pelaksanaan monitoring Untuk pelaksanaan monitoring dilakukan beberapa hal yang perlu : 1. peningkatan kualitas penata kecantikan di salon-salon kecantikan serta peningkatan mutu produksi kosmetika serta pengawasan yang lebih teliti/ketat oleh Dir.10)% dari pasien. larnanya datang ke dokter/melapor di samping tiap-tiap orang — Diperlukan dana dan tenaga yang cukup besar untuk pemumumnya memakai lebih dari satu jenis kosmetika.M. Surabaya 280 Di antara jenis kosmetika tersebut yang banyak mengakibatkan kontak dermatitis ialah hair dyes dan Bleaching cream. maka secara relatif efek sampingnyapun akan meningkat pula. Menado 3. dekati terhadap keadaan yang sebenarnya. Menunjuk Pelaksana Evaluasi hasil monitoring. Sedangkan yang terbanyak memberikan efek samping ialah dasar beda. pengaruh cahaya matahari terhadap pemakaian kosmetika dan saat-saat yang perlu memakai kosmetika. 2. Bentuk efek samping yang terbanyak ialah acneiform dan melasma (hyperpigmented contact dermatitis?). didikan kilat soal pemakaian kosmetika sampai ke pelosok tanah air. Menunjuk 10 Rumah Sakit Propinsi sebagai koordinator monitoring daerah yang bersangkutan. kosmetika adalah aknegenik yang ringan. 1986 . Mempersiapkan status/formulir efek samping kosmetika. Nilai ini walaupun kasar dapat dipakai sebagai saringan kasar guna menentukan tindakan berupa: intensifikasi monitoring sehingga bila mungkin dapat ditemukan bahan/bahan aktif sebagai penyebab efek samping.

Kosmetika Dalam Negeri sebagai Cermin Kemandirian Bangsa. 1983. Bandung. Jumlah — — — — 1 1 54 — — 47 — — 65 3 100 7 57 26 — — —4 2 2 24 2 3 6 — 6 — 8 — — — — 17 18 18 — — — — 6 — — 6 3 5 2— — — — — 3 1 — — 1 — — — 3 —3 — — — 5 —5 5— — — —4 5 — 5 — — — — 6 8 74 280 17 9 35. 4. Jenis kosmetika yang disangka menyebabkan efek ramping. Amsterdam.07 — 1. 1. 11. 3.14 6. 12. Himpunan Mahasiswa Farmasi : "Ars Praeparandi" ITB.07 6. Pokokpokok isi Seminar Nasional Kosmetika dan Penatalaksanaannya di Indonesia. 7. 41. 8. 10. 4.57 2. John P et al.29 8.43 2. Cermin Dunia Kedokteran No. 6. Hudiono YOS. Laporan Formulis Monitoring Efek Samping Kosmetika yang masuk dari 1 Januari 1985 s/d 30 April 1985.Tabel 2.79 — 1.79 1. Jenis kosmetika Merk a b 27 20 — — — 5 — — pabri k e 9 4 2 f 4 — — 2 —— g 3 2 Dll Jumlah Persentase c 19 15 — 9 — 4 — — — — — d 3 Dasar bedak Bedak "Pearl cream" "Bleaching cream" "Ploycolor cream" "Cleansing milk" "Hair dyes" Pelembab 31 8 22 4 — — — — "Lipstick" "Masker" "Deodorant" "Eye shadow" Sabun Dli. Oxford.07 1. 1986 25 .71 20. Seminar tentang Penggunaan Produk Kosmetika Dalam Negeri. 3. Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan Dep Kes RI.79 1. 2. Princeton : Excepta Medica. Jakarta 1985.14 1. 2.79 100 KEPUSTAKAAN 1. 9. 5. Unwanted Effect of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology. Nater. 20 Maret 1981. No.35 9. 14. 13.

yang disebut sebagai sikap perilaku seductif. menentang. sering melihat dirinya di cermin. kasus demi kasus tergantung temperamen orang tersebut.A. Kemungkinan bahwa kasus menunjukkan sikap perilaku menarik perhatian seksual. V. pembicaraannya. terhadap berbagai kelainan kulit. tidak jarang dikonsultasikan terlebih dahulu kepada psikiater akan dampak sampingan yang mungkin timbul di bidang kejiwaan.I. hiperpigmentasi sering menjadi problem yang tidak terlepas dari pemikirannya. Melebihi keadaan tersebut mungkin sudah dapat dimasukkan dalam kategori gangguan jiwa. cara duduk. Sikap perilaku memenangkan memberikan kesan yang sangat penting. electro caustic. 7) Ketenangan. self esteem. kehidupan maupun perikehidupan. Mendapat rasa dihormati menyebabkan manusia merasa adem tenteram.Pengaruh Kosmetika Pada Kejiwaan Dr Suharko Kasran Ahli Syaraf dan Jiwa PENDAHULUAN Latar belakang permasalahan • Menurut Harold I Kaplan dan Benyamin J Saddock. orang melakukan tindakan yang bersifat memperindah diri. 26 Cermin Dunia Kedokteran No. pemberian krim pembersih dari tidak hanya muka. • Tindakan kosmetik ditinjau dari segi kejiwaan mempunyai maksud dan tujuan berbagai arah terutama bagi orang yang lebih dewasa : 6) Peningkatan rasa harga diri. cara berjalan dan seterusnya. baik pria ataupun wanita. dan lain-lain. face lift. 41. 9) Melangkah lebih lanjut. operasi-operasi yang lebih berat. Remaja gadis demikian dikenal sebagai yang tergolong "Tom Boy Lady". termasuk menggincu tebal-tebal. 3) melangkah lebih jauh ialah tindakan yang lebih aktif. • Dalam keadaan normal 4) Pada umumnya remaja tertentu kurang menyenangi penggunaan kosmetika. asal masih dalam ukuran-ukuran yang wajar. Tetapi dalam perkembangan lanjut. proses perhatian terhadap dirinya tampaknya lebih cepat daripada yang diduga. Di negara-negara maju tindakan operatif. Penyelenggara P. ataupun untuk mendapatkan perhatian yang berlebih dari masyarakat sekelilingnya. misalnya rhinoplasty. 2) Tindakan yang lebih sophisticated. terjemahan dari istilah kosmetik. selain apa yang telah diutarakan. benjolan-benjolan tertentu pada badan atau muka. 8) inengangkat keadaan untuk mendapatkan perhatian. mammoplasty. berupa langkah bermacammacam : 1) dari yang bersifat sederhana : sekedar memberi bedak pada muka meningkat memberi gincu tipis pada bibir meningkat lagi kepada pemberian bedak yang lebih tebal pada muka. tetapi sampai seluruh tubuh. Nota : Pada beberapa kasus bila didorong oleh Ibunya malah *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. lotion-lotion pembersih. 1986 . Dari segi bau perfume sampai kepada lipstick sampai cara menggunakan dan model alis yang menantang. ditambah lagi cara memandang. JAYA.D. pemberian warna pada kuku. Sikap perilaku narcistik. Medicure. baik yang bersifat wajar. Perhatian tidak jarang merupakan dorongan bagi orang lain untuk menghargai dan menghormati. baik oleh isyarat-isyarat yang diberikan oleh ayahnya. Diperhatikan orang merupakan kebutuhan orang dalam hidup. apalagi bila ia mempunyai identitas erat terhadap ayahnya. Kosmetika akan sangat besar peranannya untuk membantu lebih efektif. sedang-sedang. 5) Pada gadis-gadis yang feminim. Aspek-aspek di atas dapat saja dinilai agak berlainan. dan ketenteraman kehidupan emosional. atau oleh dorongan teman pria tertentu sedikit demi sedikit remaja gadis mulai memperhatikan dirinya. memperhatikan masalah warna kulit.

Sudah diutarakan bahwa maksud tujuan penggunaan kosmetika adalah peningkatan harga did. bahwa penggunaan kosmetika untuk suami menjadi masalah bukan primer. Menerima apa adanya mungkin lebih menyenangkan daripada mengharapkan sesuatu yang belum tentu. TANGGAPAN DAN PENANGGULANGAN 1) Dari semula dapat diraba rasakan dan dihayati. rambut akan terganggu bila sudah di-set. Dengan tujuan memberikan orientasi "Pengaruh Kosmetika pada Kejiwaan Secara Timbal Balik " . bersikap mendua. b. Mungkin ia seorang yang egosentrik.Maksud dan tujuan Maksud penulisan adalah memenuhi permintaan PADVI. yaitu mitoni (kehamilan pertama 7 bulan). yang merangsang dan segar. Mungkin pasien tersebut tergolong golongan gangguan kepribadian. Pasien depresi berumur 40 tahunan yang pada umumnya wanita yang memerlukan face lift. Seseorang yang hanya dapat melukiskan cacatnya secara kabur. Jakarta 7 September 1985. hanya memikir diri sendiri. Dukungan moril dari ahli kulit atau ahli bedah yang menyertai pembedahan sering memberikan dampak yang positif. Kemungkinan depresi tetap terdapat pada dirinya sesudah tindakan bedah kosmetika masih besar. Bukan ditujukan kepada suami. Ada pula pria yang kurang senang bila wanita yang dimiliki dalam hal ini istri menggunakan kosmetika. Mungkin secara tidak langsung memberikan sesuatu. Atau mungkin ia seorang yang menurut teori tertentu. perasaan camas sering terjadi sesudah mcngalami pembedahan. Waktu proses khususnya untuk orang Jawa. Kosmetika harapan dan kenyataan a. b. Pria dalam keadaan demikian sukar dimasukkan dalam kategori yang bagaimana. Seolah-olah suci. kepuasan menunjukkan kelebihan (Adler). Seseorang dengan harapan-harapan yang tidak realistik terhadap hasil bedah kosmetika atau tindakan kosmetika lainnya. Pada waktu menjadi temanten. tetapi dirinya sendiri tidak menyenanginya. Klien sering menggambarkan problema identitas dan devaluasi harga diri pribadinya di bidang psikoseksual. Sepanjang bekerja di bidang Psikiatri. Situasi-situasi Klinis yang perlu menjadi perhatian dan bahkan merupakan kontra indikasi untuk pemberian kosmetika. Perlu diketahui bahwa menurut literatur sekitar 50 persen usaha bedah rinoplasti mengalami transient dyshporia. kemungkinan besar karena sudah ada gangguan jiwa sebelum pembedahan dilakukan sebagai faktor yang melandasi. h. c. 41. Lupa bahwa kadang-kadang seorang suami membutuhkan wanita dalam hal ini isteri yang sensual. untuk disajikan pada simposium KOSMETIKA. tetapi celangakan. Pasien paranoid yang menunjukkan waham somatik yang berlebihan tentang kelainan atau cacat yang terdapat pada !. bahkan mungkin tertier. tetap usaha mempercantik diri dipertahankan. bahwa seolah-olah dipergunakan untuk orang lain untuk mencapai kepuasan pribadinya. sampai kepada bersikap curiga cemburu terhadap suami. Misalnya pada waktu tunangan. atau borderline schizophrenia. Biasanya seorang wanita muda yang didesak oleh ibunya atau oleh suaminya. Tetapi di luar ia bersikap perilaku pseudo puritan. Remaja yang selalu ditekan-tekan oleh orang tuanya untuk mempergunakan kosmetika sedangkan pribadinya masih belum tertarik. Walau mengeluh khawatir sanggul akan copot. Orang yang perfeksionistik. Dari sikap yang benar-benar wajar. f. atau tindakan bedah kosmetika : a. dan kesegaran dan kemantapan kehidupan emosional. Psikoterapi kadang-kadang jauh lebih menguntungkan. d. suami dan isteri tampak erat sekali kaitannya dengan interaksi emosional antara suami dan isteri sepanjang umur pernikahan. Keluar air mata banyak. Usaha penggunaan kosmetika dalam kaitannya dengan suami dilakukan pada kejadian tertentu. PERMASALAHAN Tinjauan penggunaan Kosmetika ditinjau dari lingkungan dan orang lain Penggunaan kosmetika. kadang-kadang seorang wanita menggunakan kosmetika ala kadarnya bagi suaminya. bermata hijau bila melihat perempuan kan atas rasa takut kalau-kalau suami bertindak serong seperti dirinya sendiri. disertai makna arti yang sukar ditebak. khususnya untuk wanita atau yang mirip wanita ada dugaan atau praduga. 1986 27 berjidat halus. Sedangkan bentuk akibat interaksi dan penggunaan kosmetika mempunyai variabel yang luas. ketenangan bagi suami atau arti lain dari segi para psikologik. Ternyata evaluasi terhadap klien-klien tidaklah selalu demikian. Derajat psikopatologi yang diketemukan tidaklah identik dengan cacat-cacat jasmaniah yang mengurangi kecantikan atau kebagusannya. Tetapi ada kesan saja. dirinya yang sesungguhnya tidak ada. Seandaikan ada gangguan jiwa yang lama sesudah pembedahan. jadi akan menjadi isterinya. Baik pada laki-laki ataupun wanita tidak jarang menunjukkan tanda-tanda krisis identitas pribadi khususnya psikoseksual. Pada kejadian-kejadian tertentu misalnya ulang tahun pernikahan. tetapi tidak memperdulikan atau memperhatikan cacat orang lain yang lebih berat. usaha-usaha yang dilakukan bukanlah semata-mata merias diri tetapi lebih banyak simbolik bagi keselamatan bayi dan ibunya. sangat sedikit diketemukan usaha penggunaan Kosmetika yang ditujukan kepada suami sebagaimana adanya. e. maka kecantikan isteri mungkin tidak menjadi tumpu perhatian. Seseorang yang mencari tindakan bedah kosmetik bukan karena keinginannya. g. Orang lain sangat mengagumi hasil karya kosmetika. tidak pernah puas dengan segala tindakan kosmetika termasuk bedah kosmetika. Pada saat tertentu suami mengkhayal beristerikan Tetapi pandangan-pandangan tersebut terakhir sangat tergantung kepada watak sikap perilaku pria yang bersangkutan. Ada pria yang sangat berorientasikan kepada ilmu pengetahuan. apalagi bila berlebihan. atau yang disebut conditioning. penggunaan kosmetika baik (apalagi) pada wanita ataupun pria merupakan Cermin Dunia Kedokteran No. Tetapi keadaan dapat berubah dengan pembinaan. Hubungan antara kosmetika. sampai kepada cemburu terhadap suami tetapi didasar- . ingin sekali menguasai wanita as such. Kepuasan dilihat orang.

Ada kasus seorang pria yang terang -terang menyatakan bahwa rasa harga dirinya tidak hanya disinggung oleh perilaku isteri yang tidak memperhatikan dirinya. baik secara timbal balik pengaruh psikiatris maupun psikologik serta kaitannya dengan wanita profesional. Kosmetika. umur. Kualitas maupun kuantitas berkembang sesuai kebutuhan. maksud dan tujuan.proses yang berjalan bertahap. Di samping keharusan penampilan yang meyakinkan sebagai seorang isteri pejabat militer. Kesadaran akan sifat perkembangan suami sebagai seorang laki-laki dirasakan perlu menjadi perhatian.iai sangat menentukan. dan wanita militer. justru masih mencari atau melakukan hal-hal yang kurang diinginkan oleh pihak isteri. seduktif. serta mampu berdiri sendiri. karena memang isterinya mempunyai modal untuk dapat dibawa dan menjadi kebanggaan setiap laki-laki tidak pandang suku. Mendesak-desak secara obsesif compulsif untuk merubah tata bentuk salah satu atau beberapa bagian dari tubuh merupakan aspek-aspek kejiwaan yang patut diperhatikan. 41. Kosmetika dan masalah keluarga Kenyataan bahwa para ibu lebih banyak ribut di cermin jika akan memenuhi undanga'i adalah ironi hidup. 1986 . tidak memperdulikan rasa perasaan suaminya. Lebih jatuh lagi harga dirinya bila isterinya cantik molek. Tidak jarang ada pertanyaan mengapa seorang laki-laki yang sudah mempunyai isteri cakap. Pelanggan cara penggunaan. Baik dalam cara pemakaian. Seorang pegawai diperkirakan mungkin akan membawa kesulitan dalam membawa diri dalam pekerjaan dan jabatannya. kecuali bagi kalangan-kalangan tertentu. 2) Perkembangan kejiwaan. Dalam keadaan demikian kemungkinan suami mencoba menunjukkan kejantanan dalam berbagai cara. cara menuntun ke tingkat kejiwaan yang dewasa yang ses. Seorang ahli kecantikan tentu harus mempergunakan. penggunaan ataupun langkah -langkah yang diambil. tidak tergantung kepada suami. cenderung paranoid akan mengalami perubahan kejiwaan yang sangat besar bila mendapatkan pasangan yang sangat terlalu yakin akan dirinya sen- diri. imatur mungkin sangat membahayakan bagi dirinya dalam cara penggunaan kosmetika. Tetapi bila seorang guru menggunakan kosmetika yang terlalu menyolok. kemantapan dan kesadaran penggunaan kosmetika. Begitu pula wanita isteri militer sering duduk dalam persimpangan jalan petasan yang sulit. tidaklah perlu diherankan. maupun sebagai contoh kasus. diperkirakan akan membawa dampak sampingan yang sulit ditanggulangi sendiri oleh guru tersebut. Seorang laki-laki yang introversif. Sebagai seorang isteri militer kecenderungan untuk cepat lebih tua sangatlah besar mengingat cara hidup baik psikologik ataupun sosial yang penuh ketegangan. Terkecuali di luar dinas maka penggunaan kecantikan dalam tugas merawat perlu menjadi perhatian. terburu-buru menggunakan kosmetika tertentu karena terpengaruh oleh iklan yang palsu. tetapi oleh takdir lain bahwa wanita dapat menerima laki-laki yang bagaimanapun dari segi organoseksual. Di dunia kemiliteran tidak jarang ada doktrin sampingan yang tidak tertulis yang menyangkut berbagai aspek di samping masalah penggunaan kosmetika yaitu problema keprawanan. Kosmetika dan profesi Penggunaan kosmetika dan profesi sangat erat hubungannya. Pada umumnya memikir masalah kosmetika praktis tidaklah tersentuh. baik untuk promosi profesinya. harus pula mengetahui sifat umum apa itu pria. Kasus yang pernah dihadapi berakhir dengan perceraian. 28 Cermin Dunia Kedokteran No. kehidupan dan perikehidupan yang tidak atau sukar dielakkan. Kehidupan yang emosional. memberikan dampak pembicaraan yang unik. PENUTUP Demikian telah diuraikan pengaruh kejiwaan dan kosmetika.

Ny. dipergunakan pada pengobatan akne vulgaris. etiologi. kelenjar Tyson pada prepusium. meatus akustikus eksternus dan daerah anogenital.Penatalaksanaan Akne Vulgaris Dr. nodulus. Paling banyak dan dengan ukuran yang besar terdapat pada daerah garis tengah punggung. patogenesis. Hamma Halim dan Dr. juga untuk akne yang berat seperti bentuk pustulokistik. muka. Jadi untuk penatalaksanaan akne vulgaris yang lebih rasionil. orang dewasa dan dapat juga pada orang dengan usia lanjut. maka hasil pengobatan tersebut mungkin akan memberikan hasil yang lebih baik. sudah dapat diakui. Lokalisasi lesi terutama di daerah seboroik dan dijumpai baik pada laki-laki maupun perempuan. dahi. Bila rencana pengobatan yang baik dan terpadu. telapak kaki. bakteriologi serta morfogenesis akne vulgaris. labia minor dan areola mamma. 41.A. JAYA. Sampai saat ini tidak ada pengobatan tunggal yang berhasil untuk akne vulgaris. hal tersebut lebih mempermudah berhasilnya pengobatan. biokimia dari kelenjar sebaseus. pipi dan dagu jumlah kelenjar per cm2 ialah 400 — 900 buah sedangkan pada daerah lain lebih kecil dari 100 buah kelenjar per cm 2 . dada dan punggung yang ditandai adanya komedo. Obat pilihan yang cocok untuk tiap penderita akan berbeda dan tergantung juga dari individu sendiri. Apalagi dengan pengetahuan dan mengenal patogenesis akne. bahwa baik pengobatan rnaupun penatalaksanaan kelainan tersebut sudah lebih baik. leher. fisiologi kelenjar sebaseus dan etiologi. KELENJAR SEBASEUS ANATOMI Kelenjar sebaseus (glandula sebaceous) terdapat pada kulit seluruh tubuh kecuali telapak tangan. Folikel velus pada daerah muka jumlahnya lima kali folikel sebaseus. 1/5 bagian atas disebut akroinfundibulum atau bagian epidermal dan 4/5 bagian bawah disebut infrainfundibulum atau bagian dermal. glans penis dan korona penis. V.I. fisiologi. kulit kepala. Selanjutnya selain penatalaksanaan akan dibicarakan juga sedikit mengenai anatomi. dan akne jarang terjadi pada folikel ini. patogenesis. Cabang Jakarta Raya PENDAHULUAN Akne vulgaris adalah penyakit peradangan menahun dari unit pilosebaseus disertai penyumbatan dan penimbunan bahan keratin serta didapatkan terutama di daerah muka. Dikenal tiga macam folikel pada daerah muka yaitu : a. Widowati Sambijono S. dahi. pustul. folikel sebaseus Folikel terminal rambutnya kaku dan tebal mengisi saluran folikel. kista. Rambut serta muaranya halus dan sukar dilihat dengan mata teCermin Dunia Kedokteran No. kesungguhan penderita untuk berobat dan di pihak dokter meneliti. papel. Perkumpulan Ahli Dermato. memilih serta mengawasi secara tepat dan hati-hati obat yang akan diberikan. Pada daerah kulit kepala. Keberhasilan pengobatan tergantung dari adanya kerjasama yang baik antara penderita dan dokter. Infundibulum adalah bagian folikel rambut (pilary canal) yang menghubungkan muara folikel dengan duktus kelenjar sebaseus. lemaklemak permukaan kulit. 1986 29 . Meskipun penyebab yang mendasar dari akne vulgaris masih belum diketahui.D. Penyelenggara P. histologi. namun dari beberapa data mengenai patogenesisnya yang dikumpulkan pada tahun-tahun terakhir ini. morfogenesis dari akne vulgaris serta pengetahuan obat-obat/alat-alat yang *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985.Venereologi Indonesia. folikel velus c. folikel terminal atau beard follicle b. kita perlu memiliki pengetahuan tentang: anatomi. Penyakit ini dijumpai pada hampir semua (90%) orang akil baliq yang menginjak masa pubertas pada usia 15 — 19 tahun. Pada beberapa tempat kelenjar sebaseus bermuara langsung di permukaan kulit atau tidak melalui saluran folikel rambut yaitu seperti kelenjar Meibom yang terdapat pada kelopak mata.

Skualen. c. faktor ras (racial) a. ovarektomi sebelum dewasa dan agenesis ovarii mencegah timbulnya akne. faktor makanan Menurut berbagai penyelidik. ETIOLOGI Etiologi akne belum diketahui secara lengkap. menurut Cunliffe (1975) belum ada penyelidikan yang memadai dalam hubungan antara ras dan akne. c. 5 alfa dihidrotestosteron lebih mudah dibentuk pada kulit dengan akne. asam lemak bebas. pada perempuan untuk menekan pertumbuhan akne perlu dosis melebihi kebutuhan fisiologis dan pada laki-laki dosis tersebut dapat menimbulkan feminisasi. sterol. keju dan sejenisnya dapat menyebabkan kambuhnya akne. ester. dengan demikian memperberat keadaan akne. estrogen dalam kadar tertentu dapat menekan pertumbuhan akne.05 mg mempunyai efek yang menguntungkan pada akne. Vorhees dkk. Pada permukaan kulit sebum bercampur dengan lemak-lemak lain berasal terutama dari epidermis dan bersama-sama membentuk lemak-lemak permukaan kulit. Faktor-faktor tersebut antara lain ialah : faktor-faktor genetik a. malam. pada penyelidikan lain disepakati bahwa coklat tidak ada pengaruh pada akne. b. Pochi (1979) dalam penyelidikannya telah membuktikan bahwa kambuhnya akne sebelum haid adalah karena pengaruh progesteron. Berperan juga dalam lemak-lemak permukaan kulit dan tidak cenderung membentuk akne. f. namun masih ada faktor lain yang harus masih di perhitungkan. kacang-kacang.lanjang. Strauss dan Kligman (1961) tidak dapat dibuktikan adanya pengaruh hormon progesteron pada kelenjar sebaseus manusia. Pada umumnya para spesialis kulit menganggap berbagai makanan ada hubungan dengan akne meskipun berdasarkan data-data anamnesis belaka. mono-digliserida dan kolesterol. b. menurut Schleicher (1960) penderita akne yang berat mempunyai riwayat dalam keluarga yang positif.5% pada orang Negro dengan umur yang sama. trigliserida. Folikel sebaseus di sini kelenjar sebaseus besar dan multilokuler dan rambut kebanyakan jenis telogen. Pada 60% orang dengan riwayat akne. d. folikel berisi sel keratin yang lepas dan jenis folikel ini merupakan sumber terbentuknya akne. Thyroid stimulating hormon dengan jalan tertentu juga dapat merangsang pertumbuhan akne. d. 1986 faktor haid dan pil anti hamil a. (1972) Beberapa penderita dengan akne bentuk nodulokistik berat mempunyai kromosom XYY abnormal dan keadaan ini masih perlu diselidiki lebih lanjut. androgen asal jaringan. menurut Wiliams dan Vorhees (1970) akne pada orang Amerika berkulit putih lebih banyak dibandingkan dengan orang Negro. dengan kata lain sekresinya atau sebum yang dihasilkan ialah dengan jalan desintegrasi sel-sel kelenjar. susu. pil anti hamil pil mini/pil maksi pil mini mengandung 0. coklat. menurut penyelidikan pada orang tahanan di Amerika Serikat akne yang berat terdapat 5% pada Kaukasoid umur antara 15 — 21 tahun dan hanya 0. f. menurut penyelidikan Jarrett (1957). hormon gonadrotropin dan hormon adrenokortikostestoroid mempengaruhi secara tidak langsung masing-masing lewat testis. d. ada dugaan. pada 60 sampai 70% perempuan keadaan lesi akne lebih aktif pada satu minggu sebelum haid. b. tetapi yang sudah pasti adalah multifaktoral. d. lemaklemak polar (polar lipide) asal epidermis. peranan makanan pada akne belum jelas. Lemak-lemak permukaan kulit ini adalah senyawaan yang kompleks terdiri atas skualen. 41. akne biasanya memburuk pada bulan-bulan dimana suhu itu dingin. 30 Cennin Dunia Kedokteran No. lemak dalam makanan dapat mempertinggi kadar komposisi sebum. b. ovari dan kelenjar adrenal. diduga faktor genetik berperan dalam gambaran klinik penyebaran lesi dan lamanya kemungkinan mendapat akne. androgen memegang peranan penting. faktor endokrin a. tetapi ada dugaan bahwa makanan tinggi kadar karbohidrat untuk berbagai orang dapat memperberat keadaan akne serta dapat dibuktikan bahwa makanan tersebut dapat mempertinggi susunan lemak-lemak permukaan kulit dan pada penyelidikan lain ternyata dapat mempertinggi produksi sebum pada orang gemuk (obesitas). penyakit tersebut juga didapatkan pada satu atau kedua orang tua. . dengan demikian dapat memperberat keadaan akne. c. lemak. trigliserida terutama asal kelenjar sebaseus. serta hormon-hormon ini merangsang kelenjar sebaseus. FISIOLOGI Sekresi kelenjar sebaseus adalah jenis holokrin. sedangkan ester sterol. faktor musim negara dengan berbagai musim. e. akne kemungkinan besar penyakit genetik di man pada penderita adanya peningkatan respon unit pilosebaseus terhadap kadar normal androgen dalam darah. Sebum mencapai permukaan kulit melalui duktus pilosebaseus. belum dapat dipastikan makanan tinggi kadar karbohidrat dapat merubah keadaan akne. sebesar 82% orang penderita akne ditemukan pada saudarasaudaranya paling sedikit ada seorang menderita. insidensi dan beratnya akne pada orang Jepang lebih besar daripada golongan Kaukasoid. kolesterol.05 mg etinilestradiol tidak begitu berpengaruh pada akne sebaliknya pil maksi dengan etinilestradiol lebih besar dari 0. a. c. ester-ester malam. bahwa hormon sebotropik asal kelenjar hipofisis dapat merangsang perkembangan kelenjar sebaseus. b. akne tidak berkembang pada orang kebiri (castrates). Faktor genetik dapat dipelajari lewat kembar identik dan ras. e.

karena lemak tersebut juga berasal dari kelenjar sebaseus yang sehat. Sinar matahari dapat menolong banyak penderita akne. dan terbentuklah komedomikro. Berbagai strain Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis dapat menghidrolis trigliserida menjadi asam lemak bebas dan gliserol. Keadaan tersebut mempunyai efek yang menguntungkan bagi akne. Dari komedo tertutup dapat berkembang menjadi komedo terbuka (open comedo atau black head). skualen asam sebaleik (octadeca-5. Diduga hormon-hormon androgen mempengaruhi langsung terhadap perubahan susunan lemak di dalam kelenjar sebaseus. buang hajad yang teratur dan mengobati konstipasi. asam lemak bebas inilah yang mempengaruhi proses keratinisasi pada duktus unit pilosebaseus yang disebut dengan istilah retention hyperkeratosis dan dengan retensi sel-sel baru tersebut dalam folikel terjadilah peregangan epitel sehingga komedomikro terbentuk dan ini merupakan ciri dari penyakit akne. • susunan biokimia kelenjar sebaseus adalah rumit. di mana faktor mekanik tersebut dapat berupa gesekan. Kuman yang berperan dalam hal ini ialah Propionibacterium acnes (Corynebacterium acnes). tetapi peranannya masih belum jelas. 1986 31 . Asam lemak jenuh terdiri atas rangkaian atom karbon 7 . skualen bersifat komedogenik serta beberapa asam lemak bebas mengadakan iritasi di bagian infrainfundibulum. Akhirakhir ini sedikit atau tidak ada perhatian pada keadaan-keadaan tersebut di atas. sedangkan 20% memburuk bukan disebabkan oleh sinar matahari tetapi olah karena berkeringat banyak. sedangkan yang tidak jenuh terdiri atas rangkaian atom karbon 11-20.22. tekanan. infeksi bakterial Propionibacterium acnes (Corynebacterium acnes) dan Staphylococcus epidermidis biasanya ditemukan pada lesi-lesi akne. selanjutnya dapat berkembang menjadi komedo tertutup (closed comedo atau white head) atau papel. dan disusul retention hyperkeratosis. emosional stress pada umumnya memegang peranan kecil pada patogenesis akne. penyumbatan duktus pilosebaseus 2. Dalam hal ini mikro organisme yang mungkin banyak berperan ialah Propionibacterium acnes dengan MicrQcoccaceae (Baird Parker type II Staphylococcus epidermidis) dan PityrosCermin Dania Kedokteran No. kolonisasi kuman di dalam folikel sebaseus. Keadaan tersebut dikenal sebagai akne mekanika. b. meningkatnya produksi sebum 3. Kelenjar sebaseus menghasilkan lemak yang dikeluarkan melalui saluran unit pilosebaseus dan Propionibacterium acnes berada di antrum duktus kelenjar sebaseus serta mengeluarkan enzim lipase. BAKTERIOLOGI Peranan kuman adalah penting dalam perkembangan akne. hubungan psikis dan akne perlu penyelidikan lebih lanjut. Sinar ultra violet yang terdapat dalam sinar matahari atau sinar ultra violet buatan dapat menyebabkan pigmentasi meningkat dan pengelupasan (scaling). • meningkatnya kegiatan produksi sebum kelenjar sebaseus dipengaruhi oleh hormon androgen. 8-dienic acid) permukaan kulit meningkat dan asam lemak bebas. Enzim tersebut menghidrolisis trigliserida yang terdapat di dalam butir lemak menjadi komponen asam lemak bebas dan gliserol. Kosmetika Menurut Kligman (1975). Pityrosporum ovale et orbiculare juga ditemukan. Kuman lainnya Staphylococcus epidermidis mempunyai peranan kecil dan Pityrosporum ovale et orbiculare peranannya masih belum jelas. Asam lemak bebas terdiri atas asam lemak jenuh dan tidak jenuh. apalagi sinar ultra violet juga mempunyai efek bakterisid terhadap kuman permukaan kulit. faktor bahan kimia Perkembangan akne vulgaris dapat dipengaruhi oleh kontak dengan minyak mineral dan lain-lain bahan aknegenik. apa yang disebut dengan istilah akne kosmetika biasanya terdapat pada perempuan dewasa setelah pemakaian kosmetika terutama pelembab (moisturizers). tetapi pada banyak kasus kambuhnya akne justru ada hubungan dengan timbulnya stress. Hal ini jelas terlihat pada pertumbuhan ko- medomikro setelah terjadi poliferasi epitel yang ada hubungannya dengan penimbunan keratin dan faktor-faktor lain yang belum jelas. faktor trauma Menurut Wills dan Kligman (1970) akne memberat setelah mendapat trauma.Pada keadaan lembab dan suhu yang tinggi di beberapa daerah tropis dapat memudahkan kambuhnya akne. 41. Patogenesis akne adalah rumit dan banyak faktor yang saling berkaitan serta banyak terdapat pendapat sehingga peranan mengenai patogenesis hanya merupakan hipotesis. perubahan biokimia susunan lemak-lemak permukaan kulit 4. 50% pada perempuan biasanya disebabkan oleh peningkatan testosteron dalam plasma. Pada penderita dengan akne kadar asam lemak bebas. Pada musim kemarau (summer) 60% penderita akne menyembuh. PATOGENESIS Berdasarkan hipotesis ada empat faktor utama yang mempengaruhi terjadinya penyakit akne vulgaris : 1. faktor kejiwaan (psikis) a. • asam lemak bebas yang ada di permukaan kulit berasal dari trigliserida berbagai lemak yang merupakan hasil lipolisis kuman. yang bila meradang kemudian menjadi pustul. Androgen yang berperan di sini ialah testosteron. keaktifan kelenjar sebaseus Dibuktikan adanya faktor peningkatan produksi sebum pada penderita akne. kemungkinan lain (other consideration) Kira-kira 30 — 40 tahun yang lalu para klinisi menekankan pada penderita akne agar memperbaiki keadaan kurang tidur. asam lemak bebas tersebut memungkinkan terjadinya lesi komedo. • penyumbatan duktus pilosebaseus oleh keratin dimulai di infundibulum. Peningkatan kadar androgen dalam darah menyebabkan hiperplasia dan hipertropi kelenjar sebaseus. peregangan dan cubitan pada kulit. Jadi faktor yang penting bagi terjadinya akne adalah adanya iritasi pada dinding duktus pilosebaseus oleh asam lemak bebas. Penyelidikan mengenai komposisi lemak-lemak pada permukaan kulit adalah sulit.

Bagian puncak dari komedo dengan warna kehitaman adalah pigmen melanin. Papul Papul terjadi dari komedo tertutup yang pecah (collaps). komedo primer 1. Bila nodulus 32 Cermin Dunia Kedokteran No. kulit sekitarnya eritem dan dapat sembuh spontan 1 — 3 minggu serta dapat berkembang menjadi pustul atau nodulus. merupakan lesi pertama yang tampak. jaringan granulasi dan hiperplasia epitel. double comedo). Pustul biasa mulai sebagai suatu lesi yang padat disusul oleh perlunakan dan biasanya bagian puncak dari pustul pecah serta mengeluarkan nanah dan bahan sisa komedo. terlihat adanya sebukan sel-sel radang. Polyporous comedo terjadi karena adanya perpecahan setempat (localized rupture) membentuk diverticulum yang dibatasi oleh keratinizing epithelium. Penyembuhan pustul ini berlangsung 2 — 6 minggu. epitel yang membatasinya rusak dan sel-sel neutrofil masuk jauh ke dalam jaringan. Pada bentuk ini konsistensinya padat dan berlangsung hanya beberapa hari saja. pustul atau nodulus dengan ukuran penampang 1 — 4 mm dan dapat berlangsung 1 — 3 minggu. Menurut Kligman (1979) peradangan pada lesi akne tergantung dari produksi Propionibacterium acnes serta mempengaruhi pecahnya komedo. skualen). Ukuran besar biasanya dengan penampang 7 — 15 mm. Nodulus Nodulus konsistensinya lunak dan kadang-kadang berkeropeng (crusted). Kista timbul sering di daerah punggung. komedo sekunder 1. komedo primer 1. Kista ini merupakan sebagian gambaran klinis dari akne konglobata. muaranya kecil sekali dan hampir tidak tampak dan terjadi karena penyumbatan duktus pilosebaseus dengan bahan keratin. Bahan rambut didapatkan sedikit dan dapat menghilang pada kista yang tua (old cysta). bentuk pertama: tidak meradang dan dapat berlangsung dua minggu. Klebsiella aerobacter dan mikro-organisme tersebut sebagai secondary invaders atau timbul disebabkan perubahan ekologi karena pengobatan dengan antibiotika atau bakteriostatika. Polyporous comedo selalu terbuka dengan muara yang lebar serta puncak berpigmen. Nodulus terjadi dari komedo tertutup. punggung. bentuk ketiga: Resolving phase: berasal dari bentuk papul meradang. Dalam pembentukan polyporous comedo memperlihatkan gambaran repeated rupture. sel datia (giant cells). Bentuk kista kebanyakan bulat dan dapat sembuh spontan. kompleks lemak (trigliserida. komedo terbuka atau open comedo. 1986 . Polyporous comedones • papul • pustul • nodulus Komedo Komedo adalah ciri lesi primer dari akne dan terjadi oleh karena penyumbatan bahan tanduk dalam unit pilosebaseus yang terdiri terutama atas keratin. MORFOGENESIS Lesi dapat berupa : • komedo. dengan penampang 1 — 2 mm. b. ester malam. 1. 2. black head B. pigmen melanin. bentuk kedua: bentuk yang meradang. 2. white head 3. dahi. Mikro-organisme yang menonjol di dalam saluran folikuler ialah diphtheroid yaitu Propionibacterium dan dibagi dalam dua golongan ialah Propionibacterium acnes (golongan I) dan Propionibacterium granulosum (golongan II). polyporous comedo adalah ciri khas dari akne konglobata yang dapat sangat menonjol dan timbulnya di daerah punggung. komedomikro terjadi oleh karena adanya peregangan dini dari duktus pilosebaseus disebabkan oleh bahan tanduk. yaltu kista dan polyporous comedo. komedo yang sama dapat pecah berulang kali. pustul letak dalam Peradangan tidak terbatas di epidermis saja. B. Besar penampang papel 1 — 4 mm. 2. Pustul yang berukuran kecil dapat sembuh sendiri. Seperti juga kista. Papul dikenal dalam tiga bentuk : a. Diphtheroid anaerob tumbuh subur di dalam komedo tertutup. 3. Polyporous comedo (fistulous comedo. Proteus. pustul superfisial Pustul superfisial terjadi akibat penyumbatan dan peradangan di bagian atas dari duktus pilosebaseus. tetapi lebih dalam di lapisan dermis dan konsistensinya agak lunak. Kista ini tidak meradang dan isinya terdiri atas bahan seperti keju atau malam (waxy material). Dikenal dua bentuk komedo sekunder. sedikit di daerah muka dan biasa menonjol di permukaan kulit dengan permukaan yang licin serta dapat digerakkan. terdiri atas : A. komedo tertutup atau closed comedo. komedomikro 2. komedo tertutup. Dikenal dua macam pustul : 1. Sejumlah mikroorganisme lain yang ditemukan di dalam lesi pustul ialah Staphylococcus aureus. Komedo sekunder dapat dikenal dengan bentuknya yang tidak rata dan pada umumnya berukuran lebih besar. kista sebenarnya bukan kista sesungguhnya karena mempunyai muara. rambut dan kuman. kista 2. 41. dengan muara melebar akibat keluarnya masa zat tanduk berpigmen warna gelap dengan penampang 5 mm kadang-kadang lebih besar. komedo terbuka. Pustul Lokalisasinya pustul sering di daerah dagu. c.porum ovale et orbiculare yang hanya memegang peranan kecil dalam perkembangan lesi-lesi akne. Folikel yang berdekatan dapat saling berhubungan dan membentuk satu kelompok komedo. koliform. Komedo dapat berkembang sebagai berikut : A. komedo sekunder terjadi oleh karena pecahnya komedo primer disertai terbentuknya pembungkus baru (rupture and reencapsulation).

berbagai iritan seperti: resorsinol. e. pemakaian bahan ini berkurang setelah dikenal benzoil peroksida. b. mempercepat resolusi lesi yang meradang Dapat dipakai cara pembekuan dengan karbon dioksida padat (solid carbon dioxide slush). kompres. sabun-sabun bakteriostatik yang biasanya mengandung bahan-bahan heksaklorofen. Menurut urutannya yang terpenting ialah : a. disayangkan berdasarkan kenyataan bahwa hanya ada bukti yang sangat terbatas yang mengatakan bahwa makanan memegang peranan dalam patogenesis akne vulgaris. I. SEKUELE Ada dua bentuk parut yang sering terjadi pada akne vulgaris. sulfur. 1986 33 . Asam vitamin A (asam retionik. b. mencegah pembentukan komedo.1%: bentuk cair 0. tindakan khusus. f. d. mencegah pecahnya mikro komedo atau melemahkan reaksi radang yang sedang berlangsung. secara topikal b. Lemak-lemak asal kelenjar sebaseus tidak sejenis lemak-lemak dalam serum darah. Sabun abrasif 5. sintesa maupun kwalitas produksinya tidak banyak dipengaruhi suasana eksternal maupun internal. Pada bentuk ini kadang-kadang ditemukan juga jembatan keloid (keloid bridging). jangan memegang atau dipijit lesi-lesi. c. Pada keadaan ini dapat dipakai antibiotika.05 — 0. serta atrofi (superficial atropic scars). petunjuk yang diberikan mengenai makanan tidak ada selain dianjurkan makan bebas dalam jumlah secukupnya. Perawatan kulit (skin care) a. pasta. e. 7. Prinsip umum Pengobatan dapat ditujukan pada beberapa tingkat sesuai dengan patogenesisnya akne vulgaris. terdiri dari parut cekung dan superficial. c. tretinoin) mempunyai efek sebagai iritan dan efek lainnya ialah : a.1%. mengeluarkan isi komedo d. Benzoil peroksida mempunyai efek sebagai iritan dan efek lain ialah : Cermin Dunia Kedokteran No. menghirup udara segar (outdoor life) dan gerak badan teratur. PENATALAKSANAAN AKNE VULGARIS Dibagi menjadi : 1. ternyata faktor makanan sebenarnya jarang sekali terlibat. Sulfur Dapat berupa unsur (elemental) sulfur atau ikatan (compound) sulfur. mengeringkan dan Zat-zat tersebut dapat dalam bentuk larutan. muka dicuci dengan air hangat dan sabun dua kali sehari. dibagi : a. menurut Pochi. Astringen Aluminium sulfas dalam alkohol atau akua rosari. lengan dan sangat jarang di daerah muka. lemak dalam serum darah tidak melewati kelenjar sebaseus. Bentuk kedua : sekuele. meningkatkan pulih asal (turnover) sel di dalam duktus pilosebaseus. Asam salisilat Asam salisilat selain sebagai iritan juga mempunyai sifat keratolitik pada konsentrasi di atas 3%. 41. fenol. Semua susunan lemak kelenjar sebaseus disintesa asal fragmen karbon hidrat arang seperti glukosa. makanan tinggi kadar hidrat arang dan lemak tidak merubah produksi sebum atau susunannya. gel 0. Perawatan kulit (Skin care) 3. 1. bedak kocok. Kelenjar sebaseus secara fisiologis berdiri sendiri atau otonom. disebut juga shallow pock type serta bentuk lain ice pick scars dan didapat sering di daerah dagu berasal dari papul meradang. secara oral c. peeling agents. Zat-zat iritan peeling. Parut tersebut terjadi oleh karena bagian dalam dermis mengalami suatu proses disebabkan adanya nodulus atau pustul. 2.05% krem 0. jangan mencuci muka berlebihan dengan sabun (6 — 8 kali sehari) karena sabun bersifat komedogenik dan dapat menyebabkan akne detergen. c. e. Zat-zat iritan mempunyai efek eritem. dicegah pemakaian kosmetika yang berminyak. 2. beta naftol dan lain-lain. b. berdasarkan pengalaman. Bentuk pertama: keloid hipertrofi Lokalisasinya di dada. mengurangi proses radang. 3. Pengobatan. krem dan bahan pembersih (cleansing pre- Zat-zat iritan golongan kemikal paration). Masa radang akut berlangsung 1 — 7 hari dan penyembuhan selama 6 minggu. mengurangi perlekatan sel di epidermis (decreased cohesiveness). punggung.05 — 0. di sini dapat dipakai b. Menurut Mills dan Kligman (1972) unsur sulfur bersifat komedogenik. gabungan oral dan topikal d. sinar ultra violet. Pengobatan Pengobatan secara topikal. 4. Resorsin Konsentrasi resorsin 1 — 10%. Makanan Mengenai makanan timbul pendapat kontraversi a. mempertinggi penetrasi transepidermal untuk antibiotika dan benzoil peroksida.02%. Downing dan Strauss (1970) tidak dapat disangkal bahwa penurunan kalori total akan menghasilkan penurunan produksi sebum secara bermakna. f. c. Konsentrasi 0. Prinsip umum 2. trikarbanilid dan chlorinated salicylanilides dapat mengurangi flora aerobik kulit tetapi tidak ada efek pada Propionibacterium acnes. 6. Nasihat makanan 4.pecah bahan tanduk ada yang tetap di tempat dan sebagian masuk ke dalam jaringan dengan sebukan sel neutrofil dengan epitel yang rusak. d.

125 % ester sukrosa 0. hiperpigmentasi dan hatihati pada penderita dengan anamnesis cold urticaria. dipakai secara kompres sebelum tidur selama 20 menit.a. Efek samping: a) hiperpigmentasi.28 % N-desil metil sulfoksid 0. bakteriostatik terhadap Propionibacterium acnes d.066 mm dan kekuatan 8 — 10 KV. juga jarang. mencegah hidrolisis trigliserida Konsentrasi 5 — 10% dalam bentuk'krem atau gel. bila pengobatan topikal konvensional atau antibiotika secara oral gagal. 8.5 mm oleh kulit normal. telangiektasi dan radiodermatitis. 1986 Antibiotika Pemakaian antibiotika secara topikal pada pengobatan akne dimulai pada tahun 1957. Pilihan untuk memakai antibiotika secara topikal disebabkan sensitasi pada kulit sangat kecil dan untuk mencegah pengobatan secara sistemik dalam jangka panjang dengan segala akibatnya. No.125 % natrium bisulfit 0. 3.0 mg propilen glikol 3. dengan demikian menghalangi pemindahan RNA (Ribo Nucleic Acid) yang berguna untuk pembentukan kompleks ribosomal/messenger-RNA dari kuman dengan akibat mikroorganisme tersebut tidak dapat membentuk protein esensial. Hasilnya: resolusi lesi dalam waktu 7 — 10 hari. losio tetrasiklin tidak mempunyai efek terhadap lesi komedo dan kistik. c.1 % etil alkohol 40 bagian air 60 bagian 3) Klindamisin Klindamisin fosfat 1 % Etil alkohol (95%) air suling sama banyak Bentuk lain Klindamisin fosfat obat suntik atau klindamisin HCI. radiasi sinar-X superfisial konvensional Sering digunakan sebelum dimulai pemakaian antibiotika. 34 Cermin Dunia Kedokteran. Pada tahun 1978 Larry E. sinar dengan voltase rendah Grenz-ray Untuk mengurangi radiasi yang berlebih -lebihan dipakai saringan (filter) aluminium atau sejenis dengan tebal 0. CO 2 padat (CO 2 snow) Cara pemberian dengan sedikit tekanan 3 — 5 detik.0 cc Klindamisin adalah suatu antibiotik terdiri atas 7-dioksi-7 kloro derivat linkomisin. Cryo slush Indikasi: dipakai pada bentuk akne nodulo . Zat-zat iritan golongan fisikal (Vlem-Dome-liquid concentrate). (2) Penyerapan lewat kulit tidak berarti. Losio vane dioakai antara lain : 1) Eritromisin Eritromisin gluseptat obat suntik 500. Komposisi: dilute Vleminckx (sulfurrated lime) solution Cara kerja : peeling dan mengeringkan lesi akne. yaitu kolitis pseudomemranosa.0 cc air suling 27. sinar ultra violet buatan. Indikasi pada penderita umur lebih dari 17 tahun. dipakai yang satu siang hari dan yang lainnya pada malam sebelum tidur. dua kali seminggu. dalam hal ini antibiotika. b. 2 — 3 kali seminggu. selama 4 — 6 minggu dan bagian mata harus dilindungi. Pertimbangan pemakaian klidamisin secara topikal pada akne vulgaris : (1) Efek samping pemberian secara oral lebihbesar. Gabungan benzoil peroksida dan tretinoin.5 cc 2) Tetrasiklin Tetrasiklin hidroklorida 0. Menurut Wechsler dkk (1970). 41. tetrasiklin. Laporan pengkajian klinis terkendali mengenai klindamisin. 9. HCI hidrat 600. pada lesi noduler 25 detik tanpa tekanan. tetapi jarang b) atrofi. Pengobatan cara radiasi ini banyak dianjurkan. dapat mengurangi intensitas radiasi 50% dan diabsorpsi pada kedalaman 0.0 cc Isopropil atau etil alkohol (95%) 30. Keuntungan: hampir tidak nyeri. bahwa bahan pelarut harus dapat membawa bahan aktif (active ingredient). b. Bradly mengemukakan bahwa eritromisin pada pengobatan akne secara topikal biasanya efektif. karena adanya fosfatase kulit.22 % 4-epit etrasiklin hidroklorida 0. Kerjanya sebagai antibakterial ialah dengan jalan mengikat ribosom. Cara penyinaran: jarak 1 meter. 2. Cara pemakaian: dua sendok teh larutan diencerkan dalam 50 ml air panas. deskuamasi intraepidermal. Jadi khasiat klindamisin pada pengobatan akne vulgaris secara topikal adalah menurunkan jumlah populasi propionibacterium acnes. sedangkan pada sinar-X konvensional 4 mm atau lebih. Sinar-X superfisial a. Larutan VLEMINCKX Indikasi diberikan pada lesi-lesi akne yang meradang berat. klindamisin. waktu 8 menit. N 2 0 cair(N 2 0 liquid) Cara pemberian: nitrogen spray selama 20 detik. Efek samping: Zat-zat antibakterial a) b) hiperpigmentasi radiodermatitis 1. freon belum banyak digunakan.0 mg Etil alkohol (95%) 12. Efeknya juga mempertinggi peredaran darah setempat. alat sun alphine Honovia lamp. menekan asam lemak bebas. Efek samping: timbul bula. Efek samping: seperti pada CO 2 padat. Yang penting ialah syarat. (4) Khasiat secara topikal lebih baik dari eritromisin dan tetrasiklin.5 cc Propilen glikol 12. c. Antibiotika yang digunakan ialah: eritromisin. (3) Ikatan dengan fosfat lebih efektif. a. ke dalam duktus pilosebaseus. Becker dan kawan-kawan pernah . biasanya diberikan 85 R tiap minggu sebanyak 8 kali. b. Dosis total tidak boleh lebih dari 1000 R untuk tiap daerah lesi. Efeknya mengecilkan kelenjar sebaseus 20 — 50%.5 cc Air suling 2.kistik yang berat dan akne konglobata. Sinar ultra violet Sumber: matahari.

Gabungan trimetoprim -sulfametoksazol dosis dinaikkan atau diturunkan sampai 250 mg sehari seDosis: trimetoprim 80 mg + sulfametoksazol 400 mg. secara sangat terbatas dalam waktu Dosis rendah: 1 x 200 mg sehari. Efek samping: diare disebabkan karena adanya kolitis mengurangi jumlah lipase. diberikan selama Antibiotika ini yang paling banyak dipakai sedangkan 2 — 4 minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan setiap 4 oksitetrasiklin dan klortetrasiklin jarang. e. minggu. rasa papas dan gatal. Doksisiklin HORMON Dosis tinggi: 2 x 200 mg sehari. Belum begitu luas Dosis rendah: 250 mg sehari. selama 2 — 6 minggu.d. jadi secara tidak Obat ini merupakan pilihan kedua serta obat ini dapat dilangsung juga pada kelenjar sebaseus. diberikan satu jam sebelum dipakai disebabkan pengalaman klinik belum banyak. makan atau 2 jam setelah makan selama 4 — 8 minggu berikutnya. sebaiknya 80 — 100 mikrogram seBentuk . Efek samping seperti pada sulfonamida. diberikan selama 2 — 4 • Antibakterial minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan setiap 4 minggu Antibiotika sering dipakai pada pengobatan akne secara oral. roida bila dipakai fluorinated steroide. Tidak ada perbedaan yang bermakna antara kelompok-kelom. karena mempunyai sifat: menghambat perkembangan kuman. pustul. 41. Efek samping pada perempuan: mual.bentuk yang dipakai ialah garam stearat dan etilenhari selama ± 2 — 10 minggu. Dosis tinggi: 4 x 250 mg sehari. Estrogen b. derita akne vulgaris dengan klindamisin hidroklorida 1 %. monilial vaginitis. berikutnya. eritem. c. diberikan satu jam sebelum Hasil pengkajian klinis tersebut adalah : makan. diberikan satu jam sebelum C lcbih rendah dari penghitungan wahana (vehicle). lama 6 — 8 minggu tergantung hasil pengobatan. Eritromisin Kerjanya menghambat produksi endrogen. diteruskan dengan h. diberikan selama 3 — 6 yang menerima klindamisin hidroklorida tidak menunjukkan minggu. pseudomembranosa. Susu serta makanan tidak mempengaruhi penyerapan. Sigmoidiskopi pada penderita Dosis tinggi: 2 x 100 mg sehari. fenomen makan. minggu. Perubahan penghitungan/jumlah pustula. mempengaruhi metabolisme enzim dan ion logam. Obat ini Efek samping : jarang dipakai. selanjutnya dosis disesuaikan dengan keadaan Diberi bentuk salep misalnya preparat betametason 17 valerat penyakit. Penghitungan jumlah rata-rata papula baik klindamisin 3 — 4 minggu berikutnya. Dosis tinggi: 4 x 250 mg setiap hari. baik pada klindasetiap 6 minggu. suksinat sedangkan yang estolat adalah hepatotoksik. selanjutnya dosis disesuaikan setiap 6 minggu. diberikan satu jam seEfek samping: kolitis pseudomembranosa. Efek samping gangguan keseimbangan pada 5% penderita 4) Hidroksikuinolin dan nausea. makan. Kerjanya bakteriostatik Dosis rendah: 50 — 100 mg sehari. kloasma. Cermin Dunia Kedokteran No. • Hormon Pemberian dapat berlangsung 3 — 6 bulan atau lebih. Klindamisin langi efek kemotaksis leukosit. Indikasi ialah lesi meradang. berikan pada perempuan hamil. berat badan meDosis tinggi: 4 x 250 mg sehari. selama 3 — 6 minggu dan dosis disesuaikan setiap 1. fosfat maupun klindamisin hidroklorida ternyata jauh Dosis rendah: 150 mg sehari. diberikan selama 4 — 6 Gabungan dengan benzoil peroksida ialah kuinoderm. Linkomisin Anjuran: pemakaian jangan lebih dari 1 bulan. selanjutnya dosis disesuaikan tromboembolik. belum makan. selanjutnya dosis disesuaikan setiap terkendali selama 8 minggu dan menilai pengobatan 358 pen4 — 6 minggu berikutnya. f. berikan selama 4 minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan kistik dan konglobata. papulo . selama 3 — 6 minggu. folikulitis dan akne stedrome. efek teratogenik pada janin. renal diabetes insipidus synEfek samping: atrofi. 1986 35 . selanjutnya dosis disesuaikan dengan keadaan (a) Kortikosteroid berikut. setiap 4 minggu berikutnya. hipertensi. Tetrasiklin hidroklorida Dosis rendah: 2 x 75 — 150 mg sehari.pustul. a.menyelidiki pada 11 lembaga dalam sebuah pengkajian klinis setiap 4 — 6 minggu. diberikan selama 6 — 8 relatif pendek. hari berlebih dengan pengawasan yang seksama. Dosis 50 mikrogram. Dosis tinggi tidak dianjurkan. Minosiklin pok pengobatan dalam hubungan dengan: pengelupasan kulit. selanjutnya dosis disesuaikan setiap 3 — 6 minggu adanya kolitis pseudomembranosa clan diare hilang dalam tiga berikutnya. diberikan satu jam sebelum nurun. atau fluosinolon. diberikan selama 2 — 4 minggu.01). (a . menghag.05). Demeklosiklin klindamisin fosfat 1 % dan sebuah wahana (vehicle). Dipakai secara topikal. selama 6 minggu dan dosis berikutnya disesuaikan 2. sampai empat hari. Dosis tinggi: 3 x 150 mg sehari atau 2 x 300 mg sehari diIndikasi: pada akne dengan lesi papul. (b) Pengobatan secara oral Dosis rendah: 2 x 250 mg sehari. karena tidak mempunyai Bentuk: etinil estradiol dan mestranol. minggu berikutnya. telangiektasi. mengurangi asam lemak bebas. a. Efek samping: fototoksik. misin fosfat maupun pada klindamisin hidroklorida dari Obat ini fototoksik dan keadaan ini berguna untuk pepermulaan jauh lebih besar dari perubahan penghitungan nyembuhan akne dengan syarat menghindarkan sinar matapada wahana (vehicle) (a .

penyakit hepar.V. Dosis 150 mg sehari atau 300 mg seminggu selama 3 bulan. Lain-lain Vitamin A Vitamin A kerjanya diduga mempengaruhi metabolisme atau produksi androgen. Yang menjadi persoalan ialah kebanyakan pabrik obat merendahkan kadar estrogen dalam pil. Efek samping: anemia hemolitik . Propionibacterium acnes. Belakangan diprodusir pil antihamil dengan gab ungan 2 mg siproteron asetat dan 50 mikrogram etinil estradiol. selama 6 — 9 bulan dan bila pengobatan dihentikan akne dapat kambuh. aktivitas enzim. c.10dione). konstipasi. 6-pregnandien-17 alfa 01-1. Indikasi terutama pada lesi pustular. sakit kepala. Pil antihamil Pengobatan kombinasi progesteron -estrogen. kehilangan libido. dengan keterangan. • a. Anti-androgen Dikenal klormadinon asetat dan siproteron asetat (6-k1oro1 alfa 2 alfa-metilen-1. Tetrasiklina yang dipakai adalah demeklosiklin.0 aqua ad 105 kerja losio ini peeling dan antibakterial.000 — 700. Cara pemberian: diberikan pada hari ke 5 sampai hari ke 24 dari suatu siklus haid.kerjanya menurunkan jumlah Propionibacterium acnes. depresif.A. Ekstraksi komedo dipakai alat komedo ekstraktor untuk mengeluarkan komedo terbuka (black head). Pada akne kerjanya belum jelas namun ada dugaan berpengaruh pada metabolisme vitamin A. fortior ketonatus 3.S. Asam retinoik kerjanya komedolitik. tromboplebitis.41. diaminodifenil sulfone) Indikasi akne bentuk kista dan konglobata.000 — 100. 36 . krem atau gel.V.: kombinasi psoralen dan sinar ultraviolet A. dengan disertai juga edema keratin unit pilosebaseus sehingga terjadi penyumbatan duktus unit pilosebaseus.000 — 100.dosis 600 mg sehari selama tiga bulan diteruskan 300 mg sehari. P. sehari dapat menurunkan ekskresi 17-ketosteroid dalam urine. c. — tetrasiklin secara oral dan losio Kummerfeldi secara topikal. libido menurun. Kerja siproteron asetat: antiandrogen (antigonadotrofik) dan progestogen.000 i. methemoglobinemia. Dalam hal demikian dianjurkan dosis ganda (dua pil sekaligus). atrofi testis. Kontra . Kedua obat tersebut cara bekerjanya berbeda pada akne dengan harapan hasil penyembuhan lebih baik. b. nausea. tetapi tidak disenangi karena memberi efek samping: lesu. Zink Pada tukak berperan dalam penyembuhan luka (wound healing).U. d.0 sol. h.D. kista ovarium. sehari. Vaksin Pernah dipakai vaksin: Staphylococcus aureus.U. selama 4 minggu. Efek samping: keilitis. tidak begitu efektif terhadap lesi-lesi akne. Kortikosteroid Sebagai obat anti radang pada akne berat dipakai glukokortikosteroid. Tidak dianjurkan pemakaian yang lama karena dapat menyebabkan timbulnya akne steroid. dermatitis fasial.V. (c) Gabungan pengobatan secara oral dan topikal — Dipakai tetrasiklin secara oral dan asam retinoik secara topikal.b. Pada laki-laki tidak dianjurkan karena mempunyai efek feminisasi dengan akibat ginekomastia. hipertensi. dosis tetrasiklin 3 x 250 mg sehari selama 3 — 6 bulan. (d) Tindakan Khusus a.U. pigmentasi areola. Dosis 50. Losio Kummerfeldi (sulfur lotio) Susunan : camphora 1.V. varises. pil ini cukup bermakna untuk akne jenis ringan.7 alumini et magnesii silicas colloidele 2.A. Dosis gabungan: siproteron asetat 100 mg dan etinil estradiol 50 mikrogram. Di sini yang berperan adalah estrogen. calcii hydroxidi 45 spir. serosis.000 i.0 oleum rosae 1 gtt calicii oxydum colloidele 1. sehari dan dosis ini tidak dianjurkan karena berada di dalam dosis toksis. e.u. memperbaiki gangguan kemotoksis leukosit. Efek samping lesu.u.0 sulfus praec 6.000 i.indikasi: mastitis. Staphylococcus albus. Dosis larutan.U. mempertinggi penetrasi antibiotik lewat kulit. Dosis: prednison 30 — 40 mg sehari dan dosis diturunkan 5 — 10 mg seminggu (tapering off).u. Dari hasil percobaan -percobaan ternyata pengobatan P.A. 1986 Pada penyelidikan ternyata diuretika tidak dapat mengurangi atau menghilangkan edema keratin tersebut maka pengobatan dengan diuretika tidak dianjurkan. Retinoid Bentuk 3-cis-retinoic acid paling efektif pada pengobatan akne bentuk kista konglobata.05%. Diuretika Diuretika diberikan pada akne premenstrual.A. kistik. perasaan kurang enak pada payudara. konglobata. Sekarang tidak dipakai lagi. Cermin Dunia Kedokteran No. f. diduga akan bermakna pada pengobatan akne. P. perdarahan uterus yang tidak teratur. kloasma. Pil ini juga efektif terhadap akne premenstrual. peningkatan berat badan. Sifat antiandrogen siproteron asetat lebih besar dari klormadinon asetat dan sering dipakai pada pengobatan akne yang berat digabung dengan etinil estradiol.bahwa 7 — 10 hari sebelum haid timbul edema epidermal dan dermal. karena pada pemberian 50. D. Untuk mencegah hiperkeratosis duktus pilosebaseus perlu digunakan dosis 400. sehingga efeknya tidak terlihat pada pengobatan akne. trombosis . Timbulnya fotosensitasi pada pemakaian P. Dosis: 3 x 200 mg sehari zinksulfat. libido menurun. gangguan tidur. perdarahan hidung. 0. g. (dapsone. selama 3 bulan. Dosis 80 — 240 mg sehari.

p254—71. dapat diulang 1 — 1½ bulan berikutnya. Indikasi pada parut akne. 31. pharmacology and therapeutic. But J Dermatol. Acne and The Sebaceous Glands. Naskah Ilmiah Lengkap Kongres Nasional PADVI I. Philadelphia. Common facial Dermatoses.15:103—9. Topical clindamycin : a double blind study comparing clindamycin phosphate with clindamycin hidrochloride. Heidelberg. jarang dilakukan karena timbul parut.3 — 1 mg. Arch DermatoL 1981. 5. Proceeding book. Potential Hazards of Clindamycin in Acne Therapy. 28. Hurwitz S. 8. Arch DermatoL 1976. keloid dan parut hipertropik. An overview of acne. Leyedn JJ. Philadelphia. Emerson GW and Strauss . Cermin Dunia Kedokteran No. The combined effect of vitamin A acid and benzoyl peroxide in the treatment of acne. Arch Dermatol. 15 : 732 — 7. Acne and serum androgen during puberty. Arch Dermatol. Cotterill JA. 6. morphogenesis and treatment. Hurwitz S. Insisi dan drainage Indikasi pada nodul akne konglobata dengan fluktuasi. Efek samping: atrofi lokal yang sifatnya sementara. 1979. 1978. 1972. 1976. Int J Dermatol 1976. Pilo Sebaceuous duct physiology. Greater tendency to acne white American than in Japanese population. Am J Dis Child. 16. 29. 18. update for the practitioner. Waisman M. 4. Bristol : John Wright & Sons Ltd. Izumi AK.9. Bacteriology of acne comedones. Int J DermatoL 1976. 35. Tan SG. Efek samping: timbul milia. Danzig PI. Cuncliffe WJ. Pathogenesis of Acne. triamsinolon heksasetonida. d. 1975. Strauss JS. 24 : 267 — 72. London : WB Saunders Co Ltd.p 180 — 1. Fulton JE. 1964. 11. 2 : 389 — 94. 112 : 33 — 5. Cutis. Kligman GPAM. Fulton JE. Andrews diseased of the skin. 17 : 585 — 90. Efek samping: timbul parut terutama pada desikasi kome do. The safety of long term clindamycin therapy for acne. Hamilton JB. Marks R. New York : Springer Verlag. Perera DH. Acneform changes in areas of cobalt irradiation. Topically Administered Clindamycin in the Treatment of Acne Vulgaris and Other Dermatologic Disorders. 19. 32. pada satu kali pemberian tidak boleh lebih dari 1 0 mg. biasanya satu kali sudah cukup. triamsinolon diasetat. Hoehn GH. 62 : 268 — 87. c. 52 : 85 -. 9. Mackie BS and Mackie LE. 25. Basler RSW. 1979. Domonkos AN. 102 : 397 — 9. 14. 3. How to care for acne. Soedarto. New York : Yorke Medical Books. 1976. parut akne yang hipertrofi. Berlin. f. kista. 106 : 73 — 5. Dermabrasi Abrasi diadakan dengan menggunakan sikat logam dan penderita diberi anestesi umum pada pelaksanaannya. Int J Dermatol 1977. Arch DermatoL 1970. Jakarta.95 : 153 — 5. pigmentasi dan lesi akneformis. Int J DermatoL 1979. b. 133 : 536 — 44. Dosis: bila dipakai triamsinolon asetonida ialah 0. Pochi PE and Downing DT. Jakarta). 16 : 413 — 7. Baer RL and Michaelides P. A Cooperative Clinical Study. Chocolate and acne. KESIMPULAN Untuk penatalaksanaan akne vulgaris yang lebih rasionil. observation on the number and size of pilo sebaceuous ducts in acne vulgaris. Desikasi elektro (electrodesiccation) Desikasi elektro dengan jarum ukuran kecil. Lubowe II. Toronto : JB Lippincott Co. Int J DermatoL 1977. Histopathology of the skin 5th ed. The Acnes. Pathogenesis of acne vulgaris. Acne. J Invest Dermatol 1974. 20. 33.Untuk komedo tertutup harus ditusuk dulu dan kemudian ditekan dengan komedo ekstraktor untuk mengeluarkan isinya. Bali Indonesia. Lee PA. Denpasar. 15. Arch Dermatol 1972. 112 : 53 — 4. Igaku Shoin Ltd Tokyo. diperlukan pengetahuan mengenai patogenesis akne vulgaris dan pengenalan. London. Zink and acne : does it work ? Internationa society of dermatology. 34. New Uses for Benzoyl Peroxide a broad spectrum anti microbial agent.62 : 321 — 5. Froster RA and Williams SM. Witkowski JA and Parish LC. Lipases : their questionable role in acne vulgaris. 41. Thackeray P. 7.IS. Halim H. Tranggono RI. Eksisi Beberapa lesi tidak menyembuh dengan pengobatan konvensional maka perlu diadakan eksisi. Cutis. Acne vulgaris current concepta of pathogenesis and treatment. 22. An update on acne gulgaris. 1976. 24. Frank SB. 1979. Acne and Acne Care. 26. Indikasi: komedo poliporus (polyporous comedones) draining sinuses. 1 1 2 : 482 -4. Kligman AM. 16 : 409 — 12. Acne and diet. 1966. Kligman AM. memilihkan obat yang tepat serta adanya kerja sama yang baik antara dokter dan penderita. betametason disodium fosfat. 18 : 164 — 6. 30. Skripsi FKUL Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Leyden JJ and Stewart R. Akne vulgaris di bagian Kulit (subbagian Kosmetik/Bedah Kulit RSCM. 21. Cuncliffe WJ. Kortikosteroid intra-lesi Bentuk kortikosteroid yang dipakai: hidrokortison asetat. Williams M. Toronto : WB Saunders Co. Int J Dermatol. Rosen T. Terada H. prednisolon diasetat. Pengobatan acne vulgaris dengan gabungan benzoil peroksida dan tretionin secara topikal. 13. 1981. 1986 37 . 9 : 704 — 5. Handojo L The combined use of topical benzoyl peroxide and tretionin in the treatment of acne vulgaris. Marples RR and Kligman AM. 1972. 1975. 10. Cuncliffe WJ. J Clin Endocr. 23. The Lancet 5 April 1969. Frank SB. 1976. Arch DermatoL 1976. 3rd regional conference of Dermatology. e. Acne. Int J DermatoL 1976. Traunnell TN. 1975. kista. 105 : 407 — 11. Ace pathogenesis and treatment. 1971. Indikasi: lesi nodul. 1979. 15:490—5. triamsinolon asetonida. 17. KEPUSTAKAAN 1. Cuncliffe WJ. Guin JD. Lever WP. 12. Shuster S. 27. Pharmacotherapy. 117 : 482-5. Post graduate medicine. 2. 15 : 337 — 43. 18 : 489 — 96. 1981. 1972. 1 (3) : 201 — 5. Acne perspectives. Cara kerja: mempercepat resolusi lesi meradang dengan demikian mencegah timbulnya parut. Becker LE et a1 Topical Clindamycin Therapy for Acne Vulgaris. J Invest Dermatol 1974. Aust J Dennatol 1974.

Bedah Kulit Kosmetik
Dr. Marwali Harahap
Bagian Penyakit Kulit Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara/RS Dr. Pirngadi, Medan.

Dalam praktek sehari-hari ahli penyakit kulit tidak jarang menjumpai kasus-kasus kelainan kulit yang memerlukan pembedahan untuk kepentingan pengobatan dan/atau kosmetik. NEVUS (TAHI LALAT) Tiap-tiap orang mempunyai sekurang-kurangnya beberapa nevus pada berbagai tempat di tubuh. Namun, tidaklah praktis dan tidaklah dianjurkan untuk membuang semua nevus tersebut. Tidak-jarang penderita meminta agar nevusnya dibuang karena alasan kosmetik. Sesungguhnya, belum ada kriteria yang benar-benar mutlak mengenai pembuangan nevus. Nevus pada anak-anak tidak perlu dikhawatirkan menjadi kanker ganas. Nevus pada orang dewasa dianjurkan untuk dibuang (eksisi) dan dilakukan pemeriksaan histopatologik, bila : 1. Terdapat perobahan warna 2. Terbentuknya lingkaran pigmen di sekitar dasar nevus. 3. Nevus berkoreng (ulserasi) 4. Nevus berdarah 5. Nevus berkeropeng (krusta) 6. Nevus rontok rambutnya dan menjadi lebih licin permukaannya. Untuk nevus pada tempat tertentu di badan yang sering mengalami trauma, seperti di leher, sepanjang pinggir BH, di pinggang, di tapak tangan dan kaki ada baiknya dibuang (eksisi) sebagai tindakan preventif 1. Cara eksisi merupakan cara terbaik untuk membuang nevus. Berapa luas eksisi dilakukan dari pinggir nevus, belum ada kesatuan pendapat, tiga atau empat mm dinilai sudah cukup. Pada lesi yang secara klinik sangat dicurigai kemungkin-

an kanker ganas (melanokarsinoma), eksisi sebaiknya dilakukan 1,5 cm dari pinggir lesi dan dalamnya sampai subkutan. 2.3 Untuk nevus yang tidak lebar yang pada pemeriksaan klinik jelas jinak dan tidak menimbulkan kecurigaan, sedang pembuangannya semata-mata bertujuan kosmetik, maka nevus tersebut disayat secara horizontal kemudian diperiksa secara histopatologik.. Sayatan yang tepat menghasilkan spesimen yang batas dermo-epidermal junction dapat diperiksa secara mikroskopik. Hasil cara ini sangat memuaskan. HEMANGIOMA Hemangioma kulit ada 3 jenis 1. nevus flammeus (portwine stain), 2. angioma tidak dewasa (nevus vasculosus, strawberry mark), dan 3. angioma dewasa (angioma cavernosum). Hemangioma tidak jarang ditemui pada anak-anak. Sebagian besar menghilang atau mengecil dengan sendirinya. Pada jenis tertentu, hemangioma tidak berinvolusi. Hal ini menimbulkan masalah kosmetik, terutama bila terdapat di daerah kulit yang terbuka. Untuk jenis hemangioma yang menetap dan menimbulkan masalah kosmetik dapat dihilangkan dengan cara eksisi. 4 XANTHELASMA Xanthelasma palpebrarum yang terdapat dikelopak mata merupakan jenis xanthoma yang paling sering ditemui. Terdapat dikelopak mata atas berupa tonjolan berwarna kuning, lunak, lonjong. Tidak jarang simetrik, berukuran antara 2 sampai 30 mm. Biasa terdapat pada orang dewasa berusia menengah ke atas, terutama pada wanita. Kelainan kulit ini karena terletak di muka menimbulkan masalah kosmetik.

*) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Penyelenggara P.A.D. V.I. JA YA.

38

Cermin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

Cara pengobatan yang terbaik adalah eksisi. Ruam tersebut dan kulit sekitarnya terlebih dulu dianestesi secara lokal. Kemudian ruam tersebut dijepit dengan pinset, lalu digunting. Pinggir kulit yang luka dibebaskan dari jaringan bawahnya, kemudian dijahit dengan benang sutera halus. 5 PARUT SIKATRIKS Parut dimuka dan leher, apalagi bila mencekung menimbulkan pandangan yang kurang menarik. Sebabnya macam - macam, karena penyakit kulit, infeksi, rudapaksa atau hal-hal lain. Sering gangguan kosmetik ini menyebabkan penderita mengeluh kepada dokter agar diperbaiki. Dengan anestesi lokal, kulit yang mencekung dapat diisi dengan jaringan disekitarnya sehingga cekungan menghilang dan parut yang lebar diperhalus sehingga hampir tidak kelihatan lagi.6,7 ALIS MATA HILANG Adakalanya karena sesuatu penyakit, bulu pada alis mata hilang semua. Muka tanpa alismata kelihatan kosong sama seperti halaman rumah tanpa tumbuh -tumbuhan. Dapat digunakan bahan kosmetik atau tattoo untuk memperbaiki ini, tetapi ini tidak asli. Oleh karena itu, dapat diperbaiki dengan memindahkan rambut dari kepala dan menanamnya di daerah alis mata. Mula-mula rambut yang ditanam tersebut rontok dulu, setelah 3 bulan rambut baru tumbuh hingga alis mata menjadi lebat. 5 LUBANG ANTING-ANTING DI TELINGA PUTUS Sering terjadi lobang anting -anting ditelinga robek. Ini disebabkan oleh anting - anting terlalu berat atau anting -anting tiba-tiba ditarik atau karena rudapaksa lain. Ada berbagai tehnik operasi dapat dilakukan untuk menyambung kembali cuping telinga yang robek tersebut. Cara yang baik yaitu menjahit kembali pinggir robekan cuping telinga tersebut

dengan rapi dan halus. 8 VARISES (PEMBULUH DARAH VENA MENONJOL) Pada orang dewasa, terutama pada wanita yang agak gemuk atau karena sering melahirkan, pada tungkai bawah terlihat pembuluh darah menonjol. Kadang - kadang sangat jelas kelihatan berkelok-kelok. Ini dirasakan mengganggu pandangan kosmetik, apalagi tungkai di samping muka, leher dan tangan merupakan bagian badan yang terlihat sehingga memerlukan penampilan yang sedap dipandang mata. Untuk keperluan kosmetik pembuluh darah vena tersebut dapat dibuang hingga tidak terlihat lagi. 9 Dengan anestesi lokal dilakukan sayatan kecil pada kulit diatas vena tersebut, lalu vena tersebut secara perlahan-lahan ditarik, sehingga semua vena-vena yang menonjol dan kelihatan membayang di kulit menjadi tidak terlihat lagi.
KEPUSTAKAAN 1. Harahap M. The management of pigmented nevi. Modern Medicine of Asia 1979;15 : 39 – 40. 2. Digman RO, Watanabe MJ. and Izenberg PH. Scalpel and scissor surgery as seen by the plastic surgeon. In : Epstein E and E. Jr (Eds.) : Skin Surgery. Fifth edition. Springfield: Charles C. Thomas. 1982; pp. 230 – 244. 3. Harahap M. Surgical removal of nevi – Sixth International Congress of DermatologieSurgery. Rome, October 6 – 9, 1985. 4. Harahap M. Surgical correction of deformities on upper lip and lower lids. Dermatol Surg Oncol 1981, 7 : 149. 5. Harahap M. The Orbital region. In : Harahap M. (Ed.) : Skin Surgery St. Louis: Warren Green, 1985; pp. 253 – 298. 6. Borges AF. Principles of scar camouflage. Facial Plastic Surgery 1984,1 : 181 – 190. 7. Harahap M. Revision of a depressed scar. Dermatol Surg Oncol. 1984; 10 : 206 – 209. 8. Harahap M. Repair of Split Earlobes. A review and a new technique. Dermatol Surg Oncol. 1982;8 : 187 – 191. 9. Harahap M. International Dermatosurgery. Cosmetic Varicectomy. Dermatol Surg Oncol. 1985; 11 :873 – 878.

Cerinin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

39

Miastenia Gravis

Dr. Endang D Thamrin dan Dr. P. Nara
Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Ujung Pandang

PENDAHULUAN Miastenia gravis (MG) dengan nama-nama lain seperti asthenic bulbar palsy, myasthenia gravis pseudoparalytica atau Goldflam's disease ialah suatu penyakit kronik dengan dasar imunologik, ditandai oleh kelemahan otot serat lintang, berpredileksi otot-otot mata dan otot-otot lain yang disarafi saraf kranial1 . Miastenia gravis terhitung penyakit neromuskuler dengan lokasi kelainan pada neuromuscular junction Gejala klinik akibat kelemahan otot, sering timbul atau bertambah setelah kegiatan yang cenderung membaik atau berkurang sesudah istirahat2 '. Yang diserang umumnya otot-otot gerak mata, kelopak mata, pengunyah, gerakan menelan, otot-otot mimik. Walaupun jarang, juga otot-otot pernapasan leher, badan dan anggota gerak. Otot jantung dan otot polos tidak diserang2 ' 4 . Kelainan primer MG dihubungkan dengan gangguan transrnisi pada neuromuscular junction. Penyebab pasti belum diketahui, tetapi teori terakhir mengatakan bahwa MG merupakan kelainan imunologik3, 4 . MG lebih sering terdapat pada orang dewasa, dapat juga pada anak dan bisa timbul segera setelah lahir atau sesudah umur 10 tahun2.5 . MG perlu diobati meskipun kadang - kadang dapat terjadi remisi spontan. Makalah ini membahas secara singkat MG pada anak mengenai insidensi, etiologi, patofisiologi, patologi, gambaran klinik, diagnosis, pengobatan & prognosis. INSIDENSI Prevalensi MG 33/1,000,000 penduduk, 11% pada anak • 6 . Kira-kira 10—20% timbul pada bayi baru lahir dari ibu yang menderita MG2,3. Sie Pek Giok di Jakarta, antara Januari 1959 — Mei 1960 menemukan 6 kasus MG, 3 di antaranya 7 anak yang berumur 3—6 tahun . Meskipun pernah dilaporkan kasus familier, namun tidak terdapat bukti bahwa faktor
40 Cermin Dunia Kedokteran NO.41, 1986

herediter memegang peranan. Pada tipe neonatal, insidensi antara kedua jenis kelamin sama; pada tipe juvenile, lebih sering 2—6x pada anak perempuan daripada anak laki-laki1.5 . ETIOLOGI Kelainan primer pada MG dihubungkan dengan gangguan transmisi pada neuromuscular junction, yaitu penghubung antara unsur saraf dan unsur otot. Pada ujung akson motor

neuron terdapat partikel - partikel globuler yang merupakan penimbunan asetilkolin (ACh). Jika rangsangan motorik tiba pada ujung akson, partikel globuler pecah dan ACh dibebaskan yang dapat memindahkan gaya sarafi yang kemudian bereaksi dengan ACh Reseptor (AChR) pada membran postsinaptik. Reaksi ini membuka saluran ion pada membran serat otot dan menyebabkan masuknya kation, terutama Na, sehingga dengan demikian terjadilah kontraksi otot 8 . Penyebab pasti gangguan transmisi neromuskuler pada MG tidak diketahui. Dulu dikatakan, pada MG terdapat kekurangan ACh atau kelebihan kolinesterase, tetapi menurut teori terakhir, faktor imunologik yang berperanan1,2 .

6.4 5. Adanya riwayat penyakit dan gejala kelemahan otot serat lintang yang dimulai pada otot-otot mata dan otot-otot bulber. polimiositis dan miopati lain 5 . 7. 41. Mikroskopik terdapat pada serat otot "lymphorrhage". tetapi ibunya tidak sakit MG2. Uji prostigmin: Disuntik prostigmin (neostigmin bromida) 0. Dengan ditemukan antibodi terhadap AChR (anti . Kadar anti-AChR pada MG bervariasi antara 2—1000 nMol/L. kesukaran menegakkan kepala. untuk provokasi timbulnya gejala MG. Uji tensilon: Dengan tensilon (edroponium klorida) 0.9 . 4. tidak dapat mengisap.9 . Segera atau beberapa jam setelah lahir. atau jumlahnya berkurang 1/3 dari normal9 .angsur kembali normal karena masuknya anti—AChR dari ibu secara transplasenter ke dalam tubuh bayi4.9 Neonatal persistent MG (congenital MG) Gejala timbul pada waktu lahir. Jarang dikerjakan. demam dan obat-obat tertentu seperti B— blocker. Juvenile MG. dan berkurang atau menghilang setelah istirahat. Adanya riwayat remisi dan eksaserbasi. kelemahan otot-otot tungkai sangat jarang. Keluhan dan gejala sama seperti pada orang dewasa dan gejala pertama biasanya diplopia dan ptosis atau gejala THT seperti gangguan mengunyah. gangguan menelan. makin lama makin buruk5 . yaitu tiba-tiba terjadi kelemahan yang hebat dan kesukaran bernapas yang berat 1. Selain itu.02 mg/kg BB subkutan dan gejala berkurang atau menghilang. Beratnya gejala tidak berkaitan dengan beratnya penyakit pada ibu 2. pernapasan 4 melemah. sukar menelan. tetapi tidak menghambat pembentukan AChR baru 3 . baru diketahui. Relatif resisten terhadap pengobatan dan remisi komplit jarang2. Uji kurare. nabgis dan gerakan berkurang. bersifat ringan. Hanya digunakan pada kasus-kasus yang sukar didiagnosis.3 samping itu ditemukan sel-sel miod yang menyerupai sel otot serat lintang dalam timus yang juga mengandung AChR. perubahan otot mulut. kelainan transmisi neuromuskuler pada MG dianggap karena kekurangan ACh. Kelemahan otot ekstremitas jarang. Anti-AChR ini akan mempercepat penghancuran AChR. akan tetapi dengan uji prostigmin dapat dibuktikan pada anak umur 18 bulan—10 tahun 10 Millichap dan Dodge 4 membagi MG pada anak dalam 3 tipe: 1. perubahan mimik. Perbaikan dramatik setelah uji prostigmin dan gambaran Cermin Dunia Kedokteran No. Pemeriksaan serologik menunjukkan anti-AChR dan antibodi terhadap jaringan otot serat lintang. Anti-AChR ditemukan pada 80—90% penderita. gangguan tersebut adalah suatu proses imunologik yang menyebabkan jumlah AChR pada membran postsinaptik berkurang 3. DIAGNOSIS BANDING Tipe neonatal dibedakan dengan floppy infant syndrome.4 . Kelemahan otot bertambah jelas pada sore hari dan sesudah kegiatan. bayi menjadi lemah. Neonatal persistent MG (congenital MG). nervositas.5. yaitu kumpulan limfosit kecil yang dikelilingi pembuluh darah. Di dapat berupa proliferasi limfositik atau timoma l. 2. dipakai pada bayi-bayi kecil. derivat kinine. . DIAGNOSIS Diagnosis MG dapat ditegakkan berdasarkan: 1. Pemeriksaan elektromiografi yang pada prinsip rangsangan pada saraf motorik akan menimbulkan kontraksi otot dengan amplitudo yang makin lama makin turun secara progresif. sedangkan tipe juvenil dibedakan dengan polineuropati. 3. 9—1-6% MG disertai timoma. congenital ptosis dan ocular myopathy. GAMBARAN KLINIK Gejala klinik MG diakibatkan oleh kelemahan otot dengan sifat karakteristik yaitu bertambah berat sesudah aktivitas.AChR). biasanya dipakai pada anak yang lebih besar.8 . siang hari lebih berat daripada pagi hari4 • 10 . dan kadar ini berbeda secara individu.4 • 9 Dulu diduga MG tidak timbul sebelum pubertas. Pada pemeriksaan neurologik tidak ditemukan kelainan. Gejala kelemahan otot dapat diprovokasi oleh aktivitas. Dengan uji prostigmin/tensilon atau provokasi dengan kurare terjadi perbaikan secara dramatik. dalam serum penderita MG juga dijumpai antibodi terhadap jaringan otot serat lintang 30—40% dan antibodi antinuklear 25% 3.PATOFISIOLOGI Sebelum tahun 1973. membran postsinaptik mengalami perubahan sehingga jarak antara ujung saraf dan membran post sinaptik bertambah lebar & dengan demikian kolinesterase mendaaat kesempatan lebih banyak untuk menghancurkan ACh3. aminoglikosida dan lain-lain 3. gangguan mengunyah.1—1 ml IV. Kelenjar timus sering abnormal. Sedangkan 20% penderita menunjukkan gangguan otot-otot yang dipersarafi oleh saraf kranial yang menimbulkan disartri. 50—60% MG datang ke dokter 3 . PATOLOGI Perubahan patologik terbatas pada otot serat lintang yang diserang & kelenjar timus l . 1986 41 . Umumnya gejala pertama berupa kelemahan otot mata yang menyebabkan diplopia dan ptosis l • 3 . Dengan gejala ini. menelan atau suara sengau 5 . Neonatal transient MG Tipe ini terdapat pada 10 — 20% bayi baru lahir dari ibuibu yang menderita MG. berlangsung lama. Pada biopsi otot serat lintang ditemukan lymphorrhage dan proliferasi limfositik dan sel-sel mioid pada timus. Adanya proses imunologik pada MG sudah diduga oleh Simpson dan Nastuk pada tahun 1960 3 . Kelemahan otototot pernapasan dapat menimbulkan apnoe bila batuk. Gejala hampir sama dengan tipe neonatal transient MG.4 .terjadi perbaikan dalam 2 menit. Neonatal transient MG. 3. Gejala klinik MG akan timbul bila 75% AChR tidak berfungsi3 .2. Gejala ini berlangsung tidak lebih dari 1 bulan ' 9 dan bayi berangsur . 2. bila diserang terutama otot-otot bahu dan ekstensor jari.4 Juvenile MG Tipe ini timbul pada umur 2 tahun sampai remaja 4 . & sebaliknya 1/3 penderita timoma disertai MG3 . Sebagai akibat proses imunologik. Uji ini sering berbahaya karena dapat menimbulkan krisis miastenia. stres.

Klinik MG pada anak mempunyai 3 tipe: 1). 1966. juga obat-obat yang menyerupai kurare 3 '9 . Current Pediatric Diagnosis and Treatment 4th ed. 1972. Perbaikan lambat sesudah 3 — 12 bulan3 . Diseases of The Nervous System in Infancy.cepat atau lambat akan mengalami atrofi otot .Mahar Mardjono dan Priguna Sidharta. prognosis sangat bervariasi tetapi relatif lebih baik dari pada orang dewasa. penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot. Myasthenia Gravis. 10%. Juvenile Myasthenia Gravis. • Penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot. 41. Mempengaruhi transmisi neuromuskuler: 1) Istirahat: Dengan istirahat.5 tahun. 3. New York.Snead III OC. kelebihan dosis dapat menyebabkan krisis kolinergik. Kerja kortikosteroid untuk mencegah kerusakan jaringan oleh pengaruh imunologik atau bekerja langsung pada transmisi neromuskuler. PENGOBATAN Secara garis besar. WB Saunders Co. pp 1260—9. PROGNOSIS Pada anak. Springfield. juvenile MG. tetrasiklin dan d-penisilamin. makanan yang merangsang.Sie Pek Giok. Morley BJ.elektromiografi yang khas merupakan upaya untuk membedakan MG dari kelainan-kelainan tersebut di atas. 1971. pp 1036—9. piridostigmin. Jakarta • PT Dian Rakyat. 11 . Myasthenia Gravis: Klinisch Beeld. Disease of Muscle and Neuromuscular Junction. 3) Imunosupresif: Biasanya digunakan azathioprin (imuran) dengan dosis 2½ mg/kg BB. 30: 732—9. mandi sauna. Juga dianjurkan untuk menghindari panas matahari. 2). 4. menekan emosi dan jangan minum obat-obatan yang mengganggu transmisi neuromuskuler seperti B-blocker. Neurology. biasanya dimulai dosis kecil sampai dicapai dosis optimal 4. seperti prostigmin. Beeson PP and Dermot WM. Childhood and Adolescence 5th ed. In: Testbook of Medicine 13th ed. 5.Ford FR. Mempengaruhi proses imunologik: 1) Timektomi dianjurkan pada MG tanpa timoma yang telah berlangsung 3 — 5 tahun. Pathofysiologie en Behandeling. Prinsip pengobatan ialah 1). Bila otot-otot leher yang kena. Remisi spontan pada awal penyakit terjadi pada 10% MG. phenintoin. 9. California: Lange Medical Publications. • Mempengaruhi transmisi neuromuskuler. 1961. London: Harper & Row. Neurology 1980. dinaikkan perlahan-lahan sampai dicapai dosis yang diinginkan. Silver HK and O'Brien D. International Medicine. RINGKASAN Miastenia gravis pada anak jarang. Penyebab gangguan transmisi neuromuskuler merupakan suatu kelainan imunologik yang menyebabkan berkurangnya AChR pada membran postsinaptik. neonatal transient MG. pp 350—354. Progresi penyakit lambat. New York: Appleton—Century Crofts. K E P U S T A K A AN 1. Los Altos. dan umumnya lebih baik daripada orang dewasa.Newson DJ. Kombinasi azathioprin dan kortikosteroid lebih efektif yang dianjurkan terutama pada kasus-kasus berat 9 . Publisher Hagerstown. Prognosis pada anak sangat bervariasi. Maryland. benzodiazepin. Brodley RJ and Oh SJ.Rowland LP. 1981. Illinois. Current Pediatric Therapy. Dalam perjalanan penyakit. terutama otot-otot tubuh bagian atas. 452—5. mempengaruhi proses imunologik dan 3). 10% MG tetap terbatas pada otot-otot mata. pengobatan MG berdasarkan 3 prinsip. 6. 1976. Ned T Geneesk.Farmer TW. mencapai puncak sesudah 3 . Evanston. Dimulai dengan dosis kecil. derivat kinine. 1) Memberikan penjelasan mengenai penyakitnya untuk mencegah problem psikis. 2.Kempe CH. Philadelphia— London—Toronto: WB Saunders Co. 10. Pada bayi dapat dimulai dengan dosis 10 mg piridostigmin per os dan pada anak besar 30 mg4 .Seybold ME and Lindstrom JM.Gellis SS and Kagan BM. diberikan penegak leher. Eds. 2) Memblokir pemecahan ACh: Dengan anti kolinesterase. kemudian berangsur-angsur baik dalam 15—20 tahun dan ± 20% antaranya mengalami remisi. banyaknya ACh dengan r angsangan saraf akan bertambah sehingga serat-serat otot yang kekurangan AChR di bawah ambang rangsang dapat berkontraksi 3 . hal 13—4. Myasthenia Gravis in Infancy. USA: Charles C Thomas Publisher. 1 : 1765—71. 1973. Kemp GE. neonatal persistent MG (congenital MG) dan 3). 127: 1765—71. 1983. 31 . Benton JW. 11. Neurologi Klinis Dasar cetakan keempat. 2). 1986 . 1981. Majalah Kedokteran Indonesia. mempengaruhi transmisi neromuskuler. 2) Alat bantuan non medikamentosa: Pada MG dengan ptosis diberikan kaca mata khusus yang dilengkapi dengan pengkait kelopak mata. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala klinik. 2) Kortikosteroid: Diberikan prednison dosis tunggal atau alternating untuk mencegah efek samping. 1983. 20% mengalami insufisiensi pernapasan yang dapat 3 fatal.. Myasthenia Gravis. pp 492—6. Gangguan MG berlokasi pada neuromuscular junction. uji prostigmin serta pemeriksaan elektromiografi. 42 Cermin Dunia Kedokteran No. • Mempengaruhi proses imunologik. 476—80. San Francisco. 8. setelah 3 tahun ± 25% penderita akan mengalami remisi klinik dan 40 — 50% mengalami perbaikan 3 . 11 : 172—6. 4) Plasma exhange: Berguna untuk mengurangi kadar anti— AChR. 12.Barnet HL and Einhorn AH. semua otot serat lintang dapat diserang. antibiotika seperti aminoglikosida. pp 581—5. Penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot: Tujuannya agar penderita dapat menyesuaikan kelemahan otot dengan. Dwyer D. Philadelphia—London—Toronto. Dengan timektomi. bila kadar dapat diturunkan sampai 50% akan terjadi perbaikan klinik. Pediatric Neurology 2nd ed.Oosterhius HJGH. Pediatrics 15th ed. 1975. 7. edroponium atau ambenonium diberikan sesuai toleransi penderita.

intraserebral/parenkim dan intraventrikuler 2 . penatalaksanaan. patogenesis. 3. prognosis dan pencegahan PIN yang berkaitan dengan persalinan. PATOGENESIS Pada trauma kelahiran. PIN mempunyai arti penting karena dapat menyebabkan kematian atau cacat jasmani dan mental1 . partus presipitatus. — disproporsi antara kepala anak dan jalan lahir sehingga terjadi mulase 6 . 1. Keadaan ini jarang ditemukan pada neonatus. subdural.9 : 1 (Banerjee)4. Sebabnya PIN banyak. Perdarahan subdural lebih sering pada BCB daripada BKB sebab pada BKB vena-vena superfisial belum berkembang baik dan mulase tulang tengkorak sangat jarang terjadi 6 . Menurut Saxena 4 13. subaraknoid. perdarahan terjadi oleh kerusakan/ robekan pembuluh-pembuluh darah intrakranial secara langsung. asfiksia. Perdarahan dapat berlangsung perlahan-lahan dan membentuk hematoma subdural. insidensi perdarahan subdural sudah sangat menurun. pada bayi-bayi tersebut. PIN meliputi perdarahan epidural. jaringan penunjang sangat kurang dan pada beberapa tempat tertentu jalannya berkelok . pembuluh darah otak masih embrional dengan dinding tipis. Angka kematian PI pada bayi prematur 5x lebih tinggi daripada bayi cukup bulan (BCB).kelok. 1986 43 .1% kematian perinatal oleh PI. • Bukan trauma kelahiran: umumnya ditemukan pada bayi kurang bulan (BKB). Sering PIN tak dikenal/dipikirkan karena gejala -gejalanya tidak khas. Holt 3 menemukan pada otopsi bayi-bayi lahir mati dan yang meninggal dalam 2 minggu pertama. pertolongan persalinan dan perawatan postnatal yang sebaik-baiknya. etiologi. 30% PI.kadang membentuk huruf U sehingga mudah sekali terjadi kerusakan bila ada faktor -faktor pencetus (hipoksia/iskemia). Tarau dan Dr. partus biasa. kadang . infeksi intrauterin. P. memberikan gejala-gejala kenaikan tekanan intrakranial. Cermin Dunia Kedokteran No.7 Ada pula PIN yang disebabkan oleh penyakit perdarahan/gangguan pembekuan darah. Nara Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.7 (Saxena). Pada umumnya prognosis PIN tidak terlalu menggembirakan. Perdarahan epidural/ ekstradural terjadi oleh robekan arteri atau vena meningika media antara tulang tengkorak dan duramater. usaha yang lebih penting ialah profilaksis seperti perawatan prenatal. partus buatan (ekstraksi vakum. Jonggu L. Dengan kemajuan dalam bidang obstetri. PIN ialah perdarahan dalam rongga kranium dan isinya pada bayi sejak lahir sampai umur 4 minggu. hipotermi. Untuk menurunkan angka kejadian PIN. Makalah ini membahas sekedar insidensi. Tetapi perdarahan subdural merupakan jenis PIN yang banyak dijumpai pada BCB. Di sini perdarahan terjadi akibat pecahnya vena-vena kortikal yang menghubungkan rongga subdural dengan sinus-sinus pada duramater. INSIDENSI Dilaporkan angka berbeda-beda tentang insidensi PIN. Laki-laki : perempuan = 5 : 2. Penatalaksanaan dan penanggulangan PIN masih kurang memuaskan. faktor dasar ialah prematuritas. Gejala-gejala dapat ti mbul segera dapat sampai berminggu-minggu. Faktor dasar ialah prematuritas dan yang lain merupakan faktor pencetus PIN seperti hipoksia dan iskemia otak yang dapat timbul pada syok. kejang -kejang. Pada perdarahan yang bukan karena trauma kelahiran. cunam). Keadaan ini terutama terjadi pada perdarahan intraventrikuler/periventrikuler. juga hiperosmolaritas/hipernatremia1. — pemutaran/penarikan kepala yang berlebihan.Perdarahan Intrakranial Pada Neonatus Dr. 41. Pada robekan tentorium serebeli atau vena galena dapat terjadi hematoma retroserebeler. 6 ETIOLOGI • Trauma kelahiran 1. diagnosis.5. Ujung Pandang PENDAHULUAN Perdarahan intrakranial pada neonatus (PIN) tidak jarang dijumpai. 2. kelainan jantung bawaan. gambaran klinik.

yang berperanan penting ialah hipoksia yang menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah otak dan kongesti vena. Hipotonia dapat berakhir dengan kematian bila perdarahan hebat dan luas. Pada perdarahan intraventrikuler. 44 Cermin Dunia Kedokteean No. Apabila gejala-gejala tersebut di atas ditemukan pada bayi prematur yang 24—48 jam sebelumnya menderita asfiksia. twitching. hiperosmolaritas pula dapat menyebabkan perdarahan intraventrikuler1 Hiperosmolaritas antara lain terjadi karena hipernatremia akibat pemberian natrium bikarbonat yang berlebihan/plasma ekspander. Perdarahan intraventrikuler dalam kepustakaan ada yang gabungkan bersama perdarahan intraserebral yang disebut perdarahan periventrikuler7. perdarahan periventrikuler memegang peranan penting. antitrombin III & faktor VIII 10 . 41. sopor atau koma). irritable. • Mata terbuka dan hanya memandang ke satu arah tanpa reaksi. perdarahan terjadi di rongga subaraknoid yang biasanya ditemukan pada persalinan sulit. 1986 • Gejala-gejala lain yang dapat ditemukan ialah gangguan kesadaran (apati. derajat IV : perdarahan intraventrikuler + dilatasi ventrikel dengan perluasan ke parenkim otak. • Dengan computerized tomography (CT Scan) semua jenis PIN dapat diketahui 12 . Pada perdarahan intraserebral/intraserebeler. • Tonus otot lemah atau spastis umum. perdarahan terjadi dalam parenkim otak. catastrophic syndrome. sekitar 20% kasus dengan gejalagejala yang diduga PIN. Pupil melebar. pada pemeriksaan ulangan 3—4 minggu kemudian biasanya tidak ditemukan kelainan lagi. PIN harus didiagnosis banding dengan beberapa penyakit . gejala klinik makin lama makin berat. Gejala-gejala berikut dapat ditemukan : • Fontanel tegang dan menonjol oleh kenaikan tekanan intrakranial. Khusus pada neonatus/BKB. Dari semua jenis PIN. Jika perdarahan dan asfiksia tidak berlangsung lama. • Gejala gerakan lidah yang menjulur ke luar di sekitar bibir seperti lidah ular (snake like flicking of the tongue) menunjukkan perdarahan yang luas dengan kerusakan pada korteks 9 . • Foto kepala tidak dapat menunjukkan adanya perdarahan. PIN dapat dibedakan 2 sindrom7 : 1. Selain hipoksia. Dapat serabuh sempurna tetapi biasanya dengan gejala sisa. tonus otot akan segera pulih kembali. Pada pemeriksaan likuor dapat dijumpai tekanan yang meninggi. Berdasarkan USG. Faktor-faktor ini menjadi normal bila keadaan bayi membaik. Oleh karena itu. Bertambahnya aliran darah ini. derajat II : perdarahan intraventrikuler. opistotonus. GAMBARAN KLINIK Gejala-gejala PIN tidak khas. berlangsung beberapa menit sampai berjam-jam dan akhirnya meninggal. sebagai pengobatan (mengurangi tekanan intrakranial) dan untuk mencegah komplikasi hidrosefalus (fungsi lumbal berulang-ulang). Cara ini tidak secara rutin karena biayanya sangat mahal. meninggikan tekanan pembuluh darah otak yang diteruskan ke daerah anyaman kapiler sehingga mudah ruptur. DIAGNOSIS Diagnosis PIN sangat sukar. Tujuan fungsi lumbal pada PIN untuk diagnostik. Berdasarkan perjalanan klinik. Mc Donald dkk mendapat kadar rendah fibrinogen. bila tidak meninggal akan disertai komplikasi berat seperti hidrosefalus. somnolen. • Pemeriksaan ultrasonografi banyak digunakan. saltatory syndrome: gejala klinik dapat berlangsung berjamjam/berhari-hari yang kemudian berangsur-angsur menjadi baik. nistagmus dan eksoftalmus. oleh riwayat persalinan yang jelas. Sekitar 75—90% perdarahan peri ventrikuler berasal dari jaringan subependimal germinal matriks/jaringan embrional di sekitar ventrikel lateral. Derajat III & IV umumnya berprognosis buruk. jarang pada neonatus karena hanya terdapat pada trauma kepala yang sangat hebat (kecelakaan)8 . karena frekuensi dan mortalitasnya tinggi pada bayi prematur. Kelumpuhan lokal dapat terjadi misalnya kelumpuhan otot-otot pergerakan mata. ternyata bukan. flaksiditas akan berubah menjadi spastis yang menetap. hanya fraktur yang sukar dibedakan dengan sutura. kadang-kadang ada hipotermi yang menetap. kadar protein meninggi. LABORATORIUM • pemeriksaan likuor terutama untuk perdarahan subaraknoid dan intraventrikuler/periventrikuler. Gejala-gejala ini baru timbul beberapa jam setelah lahir dan menunjukkan adanya perdarahan subdural . lipatanlipatan kulit kepala dan mulase. kadang-kadang juga perdarahan subaraknoid oleh robekan tentorium yang luas. menangis lemah. Apnea dapat berupa serangan diselingi pernapasan normal/takipnea dan sianosis intermiten.Pada perdarahan subaraknoid. kadar glukose menurun. • Cephalic cry (menangis merintih). derajat I : perdarahan hanya terbatas pada daerah subependimal. Tetapi bila perdarahan berlangsung lebih lama. Derajat I & II umumnya ringan. terutama bila tidak ada hubungan dengan trauma kelahiran karena gejala-gejalanya tidak khas. maka PI dapat dipikirkan. Kadang-kadang ada perdarahan retina. refleks cahaya lambat sampai negatif. dianjurkan CT Scan untuk mengetahui lokalisasi dan luasnya perdarahan. tidak mau minum. trombosit. nadi lambat/cepat. warna merah/santokrom. Keadaan ini dapat meninggikan tekanan darah otak yang diteruskan ke kapiler sehingga dapat pecah. misalnya pada perdarahan subaraknoid. Adanya perdarahan subaraknoid dapat dibuktikan dengan fungsi likuor. otot-otot muka/anggota gerak (monoplegi/hemiplegi) menunjukkan perdarahan subdural/ parenkim. • Iritasi korteks serebri berupa kejang-kejang. dan umumnya sukar didiagnosis jika tidak didukung. derajat III : perdarahan intraventrikuler + dilatasi ventrikel. Bila cairan likuor berdarah. • Apnea: berat dan lamanya apnea bergantung pada derajat perdarahan dan kerusakan susunan saraf pusat. Burstein dkk menentukan derajat perdarahan intraventrikuler sebagai berikut l1 derajat 0 : tidak ada perdarahan intrakranial. 2. • pada pemeriksaan darah dapat ditemukan: — tanda-tanda anemi posthemoragik — analisa gas darah (0 2 dan CO 2 ) — gangguan pembekuan darah terutama pada PIN yang non traumatik.

nadi cepat. retraksi sternum dan kosta. selanjutnya 4 mg/kgBB dibagi dalam 2 dosis sambil perhatikan keadaan umum seterusnya. Hidrosefalus bangkan. hipotermi. ikterus. hanya 40% dapat sembuh sempurna setelah dilakukan aktivitas motorik. infeksi perinatal pada ibu. kurang dari 1 ml/kgBB/jam berarti perfusi ke ginjal berkurang. dalam koma diberikan 0 2 . merupakan komplikasi paling sering (44%) dari perdarahan • Infus untuk pemberian elektrolit dan nutrisi yang adekuat periventrikuler7 . kejang -kejang. mengeluarkan darah. Biasanya disertai kelainan kongenital lain. 1986 45 pada neonatus yang memberikan gejala -gejala yang hampir sama. keadaan bayi sesudah lahir dan gejala . dapat disertai spastisiPENATALAKSANAAN tas. Bayi letak dalam posisi miring angka kematian 10—25%. Ibunya penderita DM dan perlu pemeriksaan kadar glukosa darah bayi. perdarahan antepartum dan lain-lain). fraktur tulang kepala dan tanda-tanda peninggian tekanan intrakranial. • pemeriksaan laboratorium: likuor dan darah. TN hampir selalu terjadi pada akhir minggu pertama.bicara.5 mg/kgBB. • pemeriksaan penunjang: CT Scan USG dan foto kepala. ketuban keruh/berbau. lemah (letargi). mortalitas bergantung • Menjaga jalan napas tetap bebas. dilakukan shunt antara ventrikel lateral dan atrium kanan. Keadaan ini dapat fatal bila tidak mendapat pertolongan segera. hipotoni. takipnea. — antibiotika dapat diberikan untuk mencegah infeksi sekunder. gangguan bicara atau strabismus. retardasi mental dan hidrosefalus. • Penyakit metabolisme (hipoglikemi) yang dapat memberikan kejang & letargi.Karena kemajuan obstetri.gejala yang mencurigakan. merintih (expiratory grunting). persalinan. kalau belum berhenti diulangi dosis yang sama.5—1 mg/kgBB/24 jam yang mempunyai efek baik terhadap hipoksia dan edema otak. sianosis). Dibedakan dengan PIN berdasarkan anamnesis dan pengobatan ex juvantibus pada bayi. frekuensi pernapasan. besarnya dan reaksi pupil. PIN oleh trauma kelahiran sudah sangat berkurang. diagnosis PIN ditegakkan berdasarkan : • anamnesis: riwayat kehamilan. • Kecanduan obat dari ibu. evakuasi hematoma dengan irigasi menggunakan cairan garam fisiologik. • pemeriksaan fisik: adanya tanda-tanda PI. Perlu diobservasi secara cermat: Pada perdarahan subdural akibat trauma. misalnya • Infeksi pada bayi baru lahir/neonatus yang dapat memberikan gejala. tunggu 15 menit. pneumoni 13 . • Pemberian obat -obatan : — valium/luminal bila ada kejang-kejang. muntah dan lain-lain. prematuritas. PROGNOSIS . pernapasan tidak teratur dan demam tinggi. Cermin Dunia Kedokteran No. Sekuele dapat berupa cerebral palsy. Prognosis PIN bergantung pada lokasi dan luasnya perdarahan. Diuresis darahan subdural dengan hilangnya kesadaran yang lama. dibedakan dengan PIN karena partus tetanus neonatorum umumnya oleh dukun. untuk mencegah aspirasi serta penyumbatan larings oleh lidah sebagian kecil dengan sekuele ringan. kejang -kejang. Pada penderita yang tidak meninggal. pembukaan duramater. Kalau ada gangguan Diusahakan tindakan dibatasi untuk mencegah terjadinya serebelum dapat terjadi ataksi serebeler. denyut nadi dan diuresis. • Fungsi lumbal untuk menurunkan tekanan intrakranial. sianosis. baik 15 Pada perdarahan intraventrikuler. dapat terjadi herniasi unkus dan kerusakan batang otak. antara lain bayi kejang -kejang akibat ketergantungan vitamin B 6 karena ibunya sebelumnya mendapat pengobatan vitamin B 6 dosis tinggi. sekuele berat. • Kelainan kongetinal saraf pusat memberikan gejala kejang dan letargi. 41. Pada derajat 1—2 (ringan-sedang). • Tindakan bedah darurat: Bila perdarahan/hematoma epidural walaupun jarang dilakukan explorative burrhole dan bila positif dilanjutkan dengan kraniotomi. Selain itu lekositosis. gejala . evakuasi hematoma dan hemostasis yang cermat 8 . kontinu dan pemberian O 2 . apalagi kalau penderita pada derajat perdarahan17. epilepsi. kalau berhenti diberikan luminal 10 mg/kgBB (neonatus 30 mg). • Bayi dirawat dalam inkubator yang memudahkan observasi sindrom hiperaktivitet. terutama bila ada manipulasi yang berlebihan.gejala kesukaran bernapas (apnea. derajat kesadaran. mencegah terjadinya obstruksi aliran likuor dan mengurangi efek iritasi pada permukaan korteks. sebagian besar sembuh sempurna. bradikardi. • Respiratory distress of the newborn dengan apnea. fungsi lumbal pada PIN kadang-kadang ada perdarahan. • Tetanus neonatorum dengan kejang -kejang. bayi mula-mula minum baik dan tiba-tiba sukar minum karena trismus dan gejala lain. dosis valium 0. gangguan • Pemberian vitamin K serta transfusi darah dapat dipertim. Pada perdarahan/hematoma subdural. umur kehamilan.5% 4:1. Pada perdarahan epidural terjadi penekanan pada jaringan otak ke arah sisi yang berlawanan. Yang agak khas pada infeksi ialah hepatosplenomegali. Pada perdarahan intraventrikuler karena sering terdapat obstruksi aliran likuor. memberikan kerusakan/kelainan yang lebih parah14 . memdiuresis lebih dari 1 ml/kgBB/jam menunjukkan fungsi ginjal punyai prognosis jelek. seksio sesar. mortalitas 50—70% dan sekitar 30% sembuh dengan serebral. Untuk membedakan dengan PIN yaitu riwayat persalinan seperti ketuban pecah dini. Pada derajat 3—4 (sedangdan kepala agak ditinggikan untuk mengurangi tekanan vena berat). frekuensi jantung fungsi subdural berulang-ulang atau tindakan bedah 16 . Lebih jelas. menurut Rabe suhu tubuh. cepatnya didiagnosis dan pertolongan. Per(bradikardi/takikardi). — kortikosteroid berupa deksametason 0.gejala nerologik.9% 4:1 atau glukosa 5—10%dan Nabik 1. berupa larutan glukosa (5—10%) dan NaCl 0.3—0. Mortalitas PIN non traumatik 50—70% 7 . tindakan explorative burrhole dilanjutkan dengan kraniotomi. Dibedakan dengan PIN yaitu gejala gangguan pernapasan dan riwayat persalinan (ibu toksemia. Perdarahan yang meliputi batang otak pada bagian formasi retikuler. 4 jam kemudian luminal per os 8 mg/kgBB dibagi dalam 2 dosis selama 2 hari. dkk.

1962. 1983. KEPUSTAKAAN 1. Berkat kemajuan obstetri. memberikan pertolongan dan perawatan yang sebaik -baiknya. Mithilesh C. Guggenheim MA and Hathaway WE. Mc Donald MM. 16. 3rd ed. Intracranial Hemorrhage in The Newborn: Current Understanding and Dilemmas. 11. 10th ed. Intracranial Haemorrhage. 1984. 29: 32-4. Neonatal Periventricular Haemorrhage: Past. 1980. 13. 18. 1984. Renjatan Pada Neonatus. Pemberian koagulans sebagai usaha untuk mencegah timbulnya PIN sampai saat ini belum ada persesuaian paham. 34: 32-4. J Paed. 34: 28-9. Disease of Newborn. Pathogenesis. Cedera Otak dan Dasardasar Pengelolaannya. Tokyo: Igaku Shoin Ltd. tetapi pemberian vitamin K secara rutin pada BKB dapat dianjurkan. 8. Purnomo Suryantoro. 1978. Arch Dis Child. resusitasi segera sesudah lahir dan mencegah kemungkinan hipoksia oleh sebab-sebab lain 18 . 13th ed. Holt LE. Koops BL. 4. Indian Ped. 7. 1975. Susworo. Santos KB and Gosh S. Dalam hal ini perlu monitoring keadaan bayi intrapartum. 14. 14: 115-6. 10. Roberton NRC and Howart P. Rumack CM. 74: 32. 2nd ed. 41. Texbook of Pediatrics. 1979. Hafid A dan Sajid DM. Role of Coagulopathy in Newborn Intracranial Haemorrhage. 12. Cermin Dunia Kedokteran. Guggenheim MA and Hathaway WE. A Cause of Perinatal Mortality. The Ped Clinics North Am. Cermin Dunia Kedokteran. 011afson A. 1973. 1975. 15: 403. pp 1034-8. Appleton-Century-Crofts. 22: 433-5. 2. Present and Future. St Louis: CV Mosby Co. BIKA I'KUI. 5. 1975. Nelson. Textbook of Child Neurology. Leksmono PR. 3. 9.49: 722-3. Narang A and Bhakov ON. Neonatology.PENCEGAHAN Untuk mengurangi terjadinya PIN. PIN oleh trauma kelahiran sudah sangat berkurang. Inc. Pediatrics. 15. Hypernatremia as a Cause of Intracranial Haemorrhage. baik waktu persalinan maupun sesudah anak lahir. 1978. yang meliputi pemeriksaan ibu-ibu hamil secara teratur. Koops BL. Jakarta 1977. Saxena HMK. Mc Donald MM. Volpe JJ. 1986 . Perhatian khusus harus diberikan kepada bayi-bayi prematur (BKB) yaitu mencegah episode asfiksia sebelum dan sesudah persalinan. Timing and Antecedent of Intracranial Haemorrhage in The Newborn Pediatrics. pp 421-8. 46 Cermin Dunia Kedokteran No. Indian Ped. pp 601-5. RINGKASAN Telah dilaporkan tinjauan kepustakaan perdarahan intrakranial pada neonatus yang berkaitan dengan persalinan. Schaffer and Avery. baik menyangkut diagnosis maupun penatalaksanaan dan pencegahannya. Cerebral Intraventricular Haemorrhage and Autopsy. Durbin GM. of Intraventicular Haemorrhage in Newborn Infants. Menurut etiologi dapat dibedakan PIN yang traumatik/trauma kelahiran dan non-traumatik. Johnson ML. Infantile Subdural Hematomas. pp 527-9. Menkes JH. PIN non-traumatik yang ditemukan pada BKB merupakan masalah pediatrik. Johnson ML. Philadelphia-London-Toronto: WB Saunders Co. Cole VA. 1974. Moch Bachtiar dan Achmad Suryono. Arhan Arief. yang paling penting ialah pencegahan. Volpe JJ. hal 36-40. Penanganan Infeksi Pada Bayi Baru Lahir. 50: 938-41. 1971. Rivers RP and Smith 1F. Paediatrics. Banerjee CK. Intracranial Haemorrhage. 1984. 1977. Mealy J. 6. 17. Philadelphia: Lea & Febiger. Kumpulan Naskah Ilmiah Simposium dan Seminar Neonatologi. Reynolds EO. Arch Dis Child. 1984. Neurol. 92: 693-5. Behrman RE and Driscoll JM. Peranan Radiologik Pada Kelainan Otak.74: 26-7. Mc Intosh R and Barnett HL.

Ekspektoran Cermin Dunia Kedokteran No. Artritis 7. berarti akan meringankan beban peserta BPDPK.Penggunaan Obat-obat di luar DOEN Untuk Peserta BPDPK Yang Dirawat di RSU Madiun. tetanus. Ponorogo dan Magetan telah disisihkan untuk dianalisa biaya. Golongan antasid: Camalox. Untuk kortikosteroid oradexon. Untuk perawatan tinggal peserta BPDPK juga ada ketentuan. Wasis Budiarto *) *) Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan **) Kantor BPDPK Jawa Timur PENDAHULUAN Dalam pengelolaan suatu asuransi kesehatan. selulitis 3. Penstrep 10: 1h. Kombusio 5. Neobiotic. Lincocin. Viccillin S. sehingga ada keseimbangan antara premi yang dibayar oleh peserta dan santunan yang diperolehnya. apakah obat non DOEN yang digunakan untuk peserta BPDPK sebenarnya dapat diatasi oleh obat yang tercantum dalam DOEN atau tidak. ensefalitis RSU Madiun RSU Ponorogo RSU Magetan Total 5 4 4 2 3 1 1 3 3 — — 26 2 — — 1 1 1 1 — — 1 7 1 1 — 1 2 2 — — 2 2 2 13 6 7 4 3 6 4 2 4 5 3 46 2 Total Untuk penyakit . Urosulfin. telah disoroti 30 macam penyakit yang terbanyak diderita peserta. Diarent. Ponorogo & Magetan 1984. Obat-obat yang digunakan untuk penyakit -penyakit tersebut di atas tetapi tak tercantum dalam DOEN tercantum dalam lampiran I. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk membahas.penyakit tersebut di atas. Urfamycin. Hemoroid 6. antara lain obat-obat yang diberkan di RSU Pemerintah sebaiknya berasal dari daftar obat esensial nasional (DOEN) sehingga peserta tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk beli obat sendiri. Untuk obat kardiovaskuler: Norpace. Pentrexyl. Unagen. ditinjau dari biayanya. yang terdiri atas struma. Meningitis. Dalam studi analisa biaya rawat tinggal peserta BPDPK di RSU Madiun. Rochjat Soetarmo **). Papase. Bioplacenton dan Kemoterapika. Pyogenta. Tabel 1 : Penyakit dan obat-obatan non DOEN yang digunakan untuk penderita peserta BPDPK di RSU Madiun. Neonovapon. selalu ada ketentuan dan pembatasan dalam bentuk dan jenis pelayanan yang dapat diperolch peserta. meningitis. Bactrim. Wahyu Hidayat *). Alpara. Viccillin 1000. Epilepsi 10. ternyata terdapat sebelas macam penyakit seperti tersebut dalam tabel 1. Daniclox. Obat-obat yang digunakan yang tidak terdapat dalam DOEN dicatat dan ditinjau apakah dalam DOEN memang ada yang sejenis atau dapat disubstitusikan. Kemicetin. Hal ini perlu untuk dapat mengontrol pengeluaran. yang ditinjau dari macam obatnya. Kalpicillin 500. Berikut akan dibahas sebelas penyakit lain. 41. Struma 2. Vasodistal. hemoroid. Polycrol. Flagyl 500. 1986 47 . Pehazon dan Flosint. hematokel. abses. METODIK 30 macam penyakit yang terbanyak diderita peserta BPDPK yang dirawat tinggal di RSU Madiun. Ativan. Sanpiccillin. Lexotan. Tetanus 9. obat-obat yang dipakai yang tidak tercantum dalam DOEN golongan analgesik adalah Ponstan. Neuropiron. Ponorogo & Magetan tahun 1984 Subagyo Martodipuro *). Binotal. Xylomidon. golongan anti inflamasi: Danzen. morbili (lihat tabel 1). neuritis. Ponorogo dan Magetan Macam penyakit 1. Hematokel 4. penenang Valium 5. Kemicyclin. Chymomed. bahkan ada kelebihan saldo yang diperlukan untuk investasi kapital. Neuritis 8. Amoflox. kombusio. untuk saluran cerna: Dulcolax. artritis. Spasmocibalgin. Dari sisanya penyakit yang diderita oleh 3 — 7 orang. epilepsi. Golongan antibiotika Ampipen. HASIL Seluruhnya terdapat 46 kasus. Coritrat. Erysanbe. Abses. Morbili 11. Apabila dapat. dan anti kolik: Baralgin.

metampiron dan paracetamol. memang tidak ada dalam DOEN. Ardivit. Fercee. 2) obat tersebut semula ada dalam DOEN 1981. dapat diperkuat dengan analgesik — narkotik. 4) antasid 5) sedativa. Ultravita. Sekiranya diperlukan pemakai dapat mengkombinasikannya sendiri sebab komponennya sudah ada. Lain-lain Efortil. asetosal dan paracetamol. merupakan masalah kronis yang seharusnya dapat dipecahkan. kalau dikehendaki untuk mendapatkan obat dari rumah sakit. Pada awalnya hal ini tampaknya ganjil. kemudian dikeluarkan dari DOEN 1984 antara lain asam askorbat suntik dan piridoksin hidroklorida suntik. tidak ada dalam daftar. amoksilin dengan flukloksasilin. seperti vitamin dan mineral dalam dosis tinggi. 5) panitia DOEN memang belum memutuskan untuk mencantumkannya dalam daftar. hanya diazepam yang tercantum dalam DOEN. glikosida jantung dan vasodilatator koroner). kalpicillin. Sedangkan levo kloramfenikol juga.harus yakin. Yang penting pemakai . Yodium povidon 1% tidak ada lagi.l. Mengenai kortikosteroid (oradexon) ada dalam DOEN sebagai deksametason. atau dengan penenang. Eritrosin dan linkomisin ada dalam daftar. Sangobion. tetapi ada obat lain yang bertumpuk karena jarang dipakai. Neurofort dan Fenovit. Jadi perlu dijaga keseimbangan stok obat. 4) obat tersebut ada dalam DOEN tetapi persediaannya sudah habis. tetapi dalam revisi tahun 1984. dapat dilakukan penggolongan. Anti inflamasi enzimatik mengadakan lisis proteolitik sehingga anti biotika dapat menembus membran tersebut dan membunuh kuman yang ada dalam kantung abses. tidak mau memakai antalgin. Untuk penderita yang mampu membayar sendiri atau yang dibayarian oleh fihak ketiga dan tidak ada restriksi. Melihat daftar obat yang digunakan untuk penderita peserta BPDPK. Obat yang dipilih (Camalox dan Polycrol) adalah obat kombinasi yang lebih kompleks. ampisilin dengan kloksasilin. Dengan nama pabrik mungkin lebih jelas. Hal ini mengharuskan pemakai untuk mempelajari kembali namanama generik. Pada umumnya obat yang tercantum dalam DOEN itu obat tunggal dengan jumlah pilihan cukup banyak (antiangina. Alinamin F. Untuk dua campuran terakhir masing-masing komponennya dicantumkan dalam DOEN. dengan memesan obat sesuai dengan penggunaannya. Alinamin F. perlu digunakan nama generik. sanpicillin. seperti obat enzim anti radang. Mengenai persediaan obat habis. Dapat juga karena sebenarnya kegunaannya masih diragukan. Hemafort Sangobion. tetapi dalam larutan 10% ada. Dengan perkataan lain. 1) obat tersebut memang tidak tercantum dalam daftar obat esensial nasional (DOEN). Kandungan obat-obat tersebut di atas serta obat yang sejenis dalam DOEN dapat dilihat dalam lapiran II. 1) analgesik — anti inflamasi. 6) kortikosteroid. Fenovit dan Tathion. tetapi yang dituliskan adalah nama generik dan bukannya nama pabriknya. Betadine. misalnya obat yang mengandung tripsin. Antasid yang tercantum dalam DOEN adalah kombinasi antara aluminium hidroksida dengan magensium hidroksida saja. dapat saja diberi resep obat yang mahal asal pemberiannya rasional. Coritrat. Effortil). Dengan menyadari hal-hal tersebut di atas. Obat kardiovaskuler yang digunakan kesemuanya tidak ada dalam DOEN (Norpace. lisis proteolitik membran abses tersebut dimanfaatkan oleh kuman untuk menembus membran dan menyebar ke luar.serasio peptidase prolase 300. tetapi karena yang tertulis adalah nama pabrik. Ultravita. a. asetosal. Neurofort. Theragran. 3) obat tersebut tercantum dalam DOEN. 2) antibiotika — kemoterapika. yang juga ada dalam DOEN. Dalam hal ini ada keleluasaan untuk menentukan macam obatnya sendiri. Mengenai obat yang tidak dianggap perlu masuk dalam DOEN dapat dibagi dalam golongan obat yang dikategorikan sebagai pemborosan. glafenina tidak ada dalam DOEN. 7) ekspektoran dan 8) vitamin & mineral. misalnya apabila kita beranggapan bahwa metampiron terlalu toksis untuk digunakan pada penderita. Begitu pula campuran kloramfenikol dengan tetrasiklin dan penstrep 10 : 1⁄2 dan 6 : ½. anti aritmia. terjadi membran abses. jadi tidak ada dalam DOEN. valium). Asam mefenamat tidak banyak keunggulannya terhadap analgesik yang ada. Kalysmon. Ardivit. dokter dapat membatasi dirinya untuk menggunakan obat yang tercantum dalam DOEN apabila ia harus merawat penderita peserta BPDPK atau penderita umum yang tergolong ekonomi lemah. tetapi dihidroemetina masih ada. tetapi dengan sedikit kemasan. tetapi dalam bentuk tablet masih ada. Fercee. tetapi masih mau menggunakan xylomidon yang isinya tidak lain adalah metampiron juga. jadi bukan masalah. walaupun obat tersebut tercantum dalam DOEN. 3) obat kardio vaskuler. Dari sedativa yang ditulis (bromazepam. Tetapi obat campuran. Biasanya tidak semua obat akan habis persediaannya. lorazepam. Emetine hidroklorida suntik. sebagian saja yang tercantum dalam DOEN. walaupun kalau perlu menggunakan catatan khusus di meja tulis atau di dinding ruang kerja. Mengenai analgesika non narkotik dalam DOEN dibatasi dengan metampiron. begitu pula analgesik campuran seperti metampiron dengan klordiasepoksid tidak masuk dalam daftar. yang lainnya tidak. obat apa yang sebenarnya diinginkan dan mana yang tidak dunginkan. DISKUSI Ada beberapa kemungkinan mengapa obat yang dipilih tidak dapat diperoleh dari rumah sakit secara bebas (untuk peserta BPDPK). 41. Tetapi kalau anti inflamasi enzimatik tersebut diberikan tanpa antibiotika. asam mefenamat. dapat saja dianggap obat tersebut (ampipen. misalnya Neurobion. Theragran. binotal. Hemafort. tidak ada lagi dalam daftar. vissillin) tidak ada dalam daftar. kimotripsin. Vasodistal. Mengenai penggunaan antibiotika untuk kasus-kasus di atas. Kalau dianggap kurang poten. jangan sampai 48 Cermin Dunia Kedokteran No. Golongan vitamin dan mineral: Neurobion. sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa untuk analgesik dapat diatasi oleh obat dalam DOEN. antihipertensi. ampisilin dengan dikloksasilin. Mengenai pencantuman obat dalam DOEN sudah ditegaskan bahwa obat tersebut ditulis dalam nama generik. Kalysmon. Contoh obat yang semula ada dalam DOEN 1981. Hal ini akan mengingatkan kita untuk bekerja secara konsisten. nama generikpun dapat diingat dengan mudah. yakni ampisilin tunggal. . Dalam DOEN telah dicantumkan berbagai analgesik yang dapat dipilih. obat tersebut dikeluarkan dari daftar. asal disebutkan nama generiknya. Dalam DOEN 1984 untuk obat vasodilatator koroner perifer memang belum ditetapkan obat-obat pilihannya. 1986 menggunakan obat tersebut walaupun menggunakan nama lain.Silomat dan Plausitin. Sebagai usaha tubuh untuk melokalisir infeksi.

KESIMPULAN Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan. Obat Ponstan (asam mefenamat) DOEN — Catatan Kurang efektif dibanding aspirin.5 Pentrexyl Hematokel. perlu diingat bahwa yang dicantumkan dalam DOEN adalah nama generik. fenilpropanolamina. analgesik yang tersedia dalam DOEN dapat mencukupi. penenang. Obat kardiovaskuler cukup banyak macamnya. Yang tersedia dalam DOEN adalah dekstrometorfan. Di samping itu ditambah dengan asam folat. 1986 49 . bromheksin dan gliseril guayakolat. aminofenagon. OBP/OBH. dan kelebihannya akan terbuang bersama air seni.Ekspektoran yang ditulis (Silomat dan Plausitin) keduanya tidak ada dalam DOEN. Di samping itu. akan dikeluarkan melalui air seni. klorfeniramina. Ekspektoran dalam DOEN merupakan obat-obat tunggal. klordiasepoksida) Xylomidon (metampiron. Alasannya dapat diterima. Lampiran I Obat-obat yang tidak tercantum dalam DOEN saja yang disebutkan di sini. anti inflamasi. dialilbarbiturat) Amfipen (ampisilin) Sampicitlin (ampisilin) Kalpicillin 500 (ampisilin) Antalgin (metampiron) Metampiron (Antalgin) Parasetamol (asetoaminofen) " — — — Abses : Ampisilin " " Kombusio : Cermin Dunia Kedokteran No. antibiotika. Dokter dipersilahkan membuat kombinasinya sendiri. Dalam hal kekurangan vitamin. karena keduanya adalah kombinasi obat yang kompleks. vitamin. tiamina dan vitamin B kompleks. sebaliknya dengan antasid dalam DOEN hanya didapatkan kombinasi yang sangat terbatas. vasodilatator. karena sebagian besar toh . anti inflamasi dapat dipertimbangkan apabila dianggap bahwa antibiotika yang diberikan akan tidak efektif. maka bukan semua vitamin yang dibutuhkan. dll. namun karena nama pabrik yang disebutkan. Dan yang terakhir ini yang dicantumkan dalam DOEN.kadang karena kemasannya. Ponstan Danzen Papase Dulcolax Diarent Evisol Spasmocibalgin Valium 5 Ketalar Ampipen Viccillin 1000 Bactrim Artritis : Neonovapon Penstrep 125 mg Oradexon Silomat Polycrol Baralgin Veronax Flosint Alpara Flagyl 500 Kalysmon Erysanbe Hemoroid Lampiran II Pengelompokan obat : analgesik. Dapat menyebabkan agranulositosis. Kortikosteroid dalam DOEN cukup banyak. kodein. 41. Unagen (mengandung mempiron. obat anestesi. xilokain) Neovapon (asetoaminofen. Antibiotika yang terdapat dalam DOEN cukup variasinya asal digunakan nama generik. tapi lebih toksis. Mengenai vitamin dan mineral dalam dosis tinggi. retinol. dianggap tidak ada dan penderita harus membelinya di apotek luar. tetapi macamnya cukup. zat besi dan sianokobalamin. Tetapi bila diinginkan dapat ditambahkan sedativa sendiri. klordiazepoksid. antasid. sirup timi. sistokel Binotal Ponstan : Hesna Ativan Urosulfin Penstrep 10 : Chymomed Kemicyciin Kemicetin Alinamin Sangobion Fenovit : Unagen . tipetidina hibenzat. diazepam) Baralgin (metampiron. kalau apotekernya bersedia. etoksibenzamida. pipazetat HCI. Reaksi bersifat alergik. Di samping itu masalahnya kadang . Struma : Valium 5 Neuritis Ponstan Danzen Xylomidon Penstrep 10 : 1⁄2 Viccillin S Kalpicillin 500 mg Tetanus Sangobion Fercee : Danzen Epilepsi Ponstan Vasodistal Coritrat Norpace Meningitis Lincocin Penstrep 10 : 1⁄2 Viccillin S Theragran Neurofort : Bioplacenton Morbili Penstrep 6 : 1⁄2 : Tathion Neurobion Ultravita Camalox Sanpiccillin 500 : Efortil Betadin : Penstrep 6 : 1⁄2 Diarent Plausitin Neurobion Neuropyron Lexotan Alinamin F Dibecasin Valium 2. Tentang vitamin dan mineral dosis tinggi tidak disediakan dalam DOEN. Tak boleh digunakan lebih dari satu minggu. tidak tergantung pada dosis. asal digunakan nama generik. kofeina) Alpara (parasetamol) Neurop yron (metampiron. memang tidak diperlukan. yakni asam askorbat. piridoksi. melainkan hanya vitamin tertentu saja. sehingga ada kemungkinan jenis obat yang ingin digunakan itu ada. fenpipramid) Spasmocibalgin (Propifenazon. bahwa vitamin hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit saja dalam keadaan seharihari.

Binotal " (ampisilin) Viccillin 1000 " (ampisilin) Viecillin S (ainpisilin + kloksasilin) Amoflox (amoksilin + fluklosalin) Danicdox Natrium (ampisilin + dikloksasilin) dikloksasilin Lincocin Linkomisina (linkosina) Penicilin 10 juta Penstrep 10 : ½. meprobramate) Vasodistal (sinepazida maleat) Neurobion Diazepam Hipotensi ortostatik Antiaritmia Ekstrasistol supraventri kuler. gliserilguaiakolat. 41. fenobarbital.000 IU Tiamina Hidroklorida 50 mg Vitamin B kompleks Asam folat 1 mg Besi sulfat 7 H 2O 300 mg Sianokobalamin 500 mcg Dekstrometorfan Kodeina Sir.300) Lexo tan (bromazepan) Valium 5 Ativan (lorazepam) Efortil (etilfenilefrin) Norpace (disopiramida) Coritrat (prokainamida. Timi Bromheksin HCI OB H/OB P Yodium povidon - Ultravita Kalysmon Metronidazol Gentamisin Dexametason Aluminium hidroksida Magnesium hidroksida . teofilina. Alinamin F Ardivit Hemafort Sangobion Ferree Theragran Neurofort Fenovit Tathion (glutation) Silomat (klobutinol HCI. takhikardia paraksismal. kalsium karbonat) Polycrol (metilpolisiloksan. 6 : ½ Streptomisin 1 gram Eritromisina Erysanbe stearat Eritromisina etil suksinat Kloramfenikol Kemicyclin Tetrasiklina (kloramfenikol + stetrasiklin HCI Hidroklorida Kemicetin (levo kloramfenikol) Urfamycin (tiamfenikol) Pentrexyl Neobiotic (neomisina) Bactrim (sulfametoksazol + trimeprim) Flagyl 500 (metronidazol) Pyogenta Bioplacenton (ekstrak plasenta + neomisina) Dulcolax (bisakodil) Diarent (kliokinol) Oradexon (deksmetason) Urosulfin (sulfametizol. 1986 . magnesium hidroksida.. mengeluarkan nanah dan eksudat dari daerah peradangan. fenilbutazbn) Flozint (indoprofen) Ampisilin Kotrimoksazol Danzen (serasiopeptidase) - Mempercepat penyembuhan jaringan. Papase (prolase. aluminium hidroksida) Pehazon (aminofenazon. ajmalina. fenazopiridina HCI) Camalox (magnesium hidoksida. orsiprenalina-SO4) Plausitin (morklofon. aluminium hidroksida. kinidina. fibrilasi atrial Arteritis anggota bawah Asam askorbat 50 mg Piridoksin Hidroklorida 10 mg Retinol 50. ekstrak balsam Tolu) Betadine (poviden iodida) Chymomed (tripsin + kimotrip sin) - 50 Cermin Dunia Kedokteran No.

ada beberapa hal yang patut kita catat. Maka. seperti sering diamati oleh para medikus praktikus. gejala -gejala common cold ini akan hilang dalam 1 minggu bila diobati secara intensif dengan antibiotika dan lain-lain. Penularan virus itu konon terjadi lewat tangan si penderita. yakni 10% risiko perdarahan hidung. Susahnya. pencegahan transmisi. Sering mencuci tangan. dapat dipahami mengapa serangan penyakit ini tampak rutin. sebaliknya. ia akan lenyap dalam 7 hari. koronavirus. Zat penginduksi interferon konon juga tak banyak berguna. kepastian bahwa ia disebabkan oleh virus. Yang dapat dilakukan cuma anjuran mencuci tangan setelah kontak dengan penderita penyakit ini. Maka pendekatan kedua. secara meyakinkan. untuk membuktikan manfaat kliniknya. diperlukan sejumlah besar orang percobaan. Bulan lalu. usia pasien.bila dibiarkan. No. atau berendam di air dingin. zat antivirus broadspektrum yang sekurang-kurangnya diharapkan efektif untuk beberapa jenis virus common cold. cara-cara itu tidak praktis. dan penggunaan kertas tissue yang telah diberi zat antivirus. 1986 51 . sehingga pendekatan ini menjadi tak praktis. kita gagal membuat vaksinnya. meski bukan influensa yang sebenarnya — tetap tegas bertahan terhadap kemajuan pengobatan modern. Sayang. Keduanya memakai interferon alfa dalam 'bentuk spray. Diperkirakan pasaran obat "flu" dan sejenisnya di Indonesia mencapai ratusan juta rupiah. konon rongga mulut kita bukan tempat yang ideal untuk inokulasi virus tadi. tergantung dari iklirn. seperti enviroksim. Lebih dari 200 jenis virus (yang secara serologik berbeda) dapat menyebabkan gejala ini. Dengan munculnya teknis pengutak . bertambahnya pengetahuan kita tentang mekanisme penularannya. dan hampir semua orang pernah mengalaminya. Jadi. sedang lainnya penelitian di Amerika Serikat. atau di Indonesia "masuk angin". atau mengobati gejala-gejalanya. ternyata zat yang in-vitro ampuh sekali terhadap rinovirus. Dan. epidemiologinya. menunjukkan bahwa semprotan di hidung itu memang dapat mengurangi frekuensi serangan penyakit pada keadaan di mana keuntungan dianggap melebihi kerugian. yang terpenting ialah rinovirus. Sehingga profilaksis jangka panjang belum berani dicoba. dan tidak terlihat keefektifannya pada common cold yang diakibatkan virus lain. Dari berbagai golongan itu. dan sejauh ini. tampaknya ada be berapa cara untuk mencegah penyakit ini. Kemajuan lain yang dicapai dalam dekade terakhir ini ialah. atau pemakaian krim antivirus di tangan. penelitian awal menunjukkan bahwa diperlukan jumlah interferon yang besar sekali. Tapi common cold tampaknya hanya dapat ditularkan lewat kontak yang erat saja. hanya 39 — 41 persen common cold yang dapat dicegah. Zat yang paling menarik perhatian ialah interferon. vaksin rinovirus tidak cukup dapat meningkatkan jumlah antibodi IgA hidung. yang ditemukan pada sekitar 30 — 50 persen penderita.atikan DNA. Selain itu. Keadaan yang dimaksud ialah pada saat seorang anggota keluarga terserang common cold. dua penelitian. Nama common cold. untuk pencegahan jangka pendek bila ada anggota keluarga yang terkena common cold. Beberapa virus memang dapat ditularkan lewat udara (aerosol) dalam jarak jauh. Karena begitu seringnya ia ditemui . Banyak infeksi virus yang dapat ditanggulangi dengan vaksin. Tapi. dan beberapa faktor lainnya.kemajuan ini. tidak terbukti berguna dalam percobaan klinik. Maka. meski rinovirus dapat dicegah sebesar 78 — 79 persen. 41. tidak mengurangi imunitas kita terhadap virus ini atau mengaktifkan infeksi laten. Misalnya. semua efek yang dilihat itu adalah pada infeksi rinovirus. semprotan itu sebaiknya diberikan hanya pada kasus-kasus yang diperkirakan disebabkan oleh rinovirus. tampak lebih inenarik.PERKEMBANGAN COMMOND COLD : Ada Obatnya ? Sejauh ini. karena ternyata interferon punya toksisitas terhadap hidung: menyebabkan ulserasi dan pendarahan. Hubungan dengan hawa dingin itu mungkin akibat banyaknya virus tersebut di musim tertentu. Tapi. paramiksovirus. Tapi. memperkirakan adanya hubungan penyakit dengan hawa dingin. Dari zat-zat antivirus yang tersedia. Belakangan konon dibuktikan bahwa interferon alfa dapat mencegah common cold eksperimental di laboratorium. karena begitu banyak penyebabnya. yang kemudian menginokulasi sendiri konjungtiva mata atau mukosa hidungnya dengan tangannya. kita dapat ramalkan jenis virus tersebut. yang di lakukan di dua benua yang terpisah jauh itu. Seakan-akan tiada yang dapat kita lakukan untuk mencegah kedatangannya yang rutin itu. kalau mau. dapat banyak membantu Cermin Dunia Kedokteran. telah dibuktikan bahwa hawa dingin. sekurangkurangnya untuk common cold ini. agar mencapai hasil maksimal. Banyak di antaranya termasuk golongan miksovirus. Meski belum ada kemajuan berarti dalam 30 tahun terakhir ini. ternyata memberi hasil hampir serupa. Yang sangat mengherankan ialah. Keduanya. inter feron dapat dibuat dalam jumlah yang cukup banyak. common cold — atau sering kita sebut "flu". kekebalannya tidak berlangsung seumur hidup. Tapi. majalah New England Journal of Medicine memuat laporan tentang dua penelitian terpisah yang menunjukkan hasil hampir sama. Banyak mitos tentang common cold ini. kita boleh cukup yakin akan data hasil penelitan itu. adenovirus. pada beberapa keadaan. Yang mengherankan ialah. Yang satu penelitian di Australia. ke tangan orang yang rentan. Dan ini belum dapat dilakukan. Ini. dan pikornavirus. Mengingat kemajuan . Penyebab penyakit ini tampaknya berubah-ubah. Tapi. mungkin dapat mengurangi penularan.

Salah satu penelitian menunjukkan bahwa nyeri semacam ini dapat juga dicetuskan bila pasien diminta hiperventilasi. tapi kini tak banyak klinisi yang memperhatikannya bila ia menangani pasien penyakit jantung koroner. dan penelitian pH. Anehnya. Bagaimana pun. tapi gejala tak berubah bila dia berolahraga.penyakit lain. masalah nyeri dada menjadi makin ruwet. Sebelum arteriografi koroner banyak dipakai. stimulasi esofagus mungkin memulai angina dengan mengurangi suplai oksigen miokardium. Pada kebanyakan kasus. Kini. Tapi. yakni dengan instilasi asam ke esofagus. Pada pasien . Dengan ditegakkannya sindroma ini. di mana faktor -faktor gastrointestinal. berbaring segera setelah makan. Suatu kemungkinan lain ialah. bisa juga terjadi sesudah makan atau ketika gejala refluks esofagus meningkat. 1986 banyak sekali ditemukan kelainan EKG. angiografi menunjukkan bahwa arteri koroner adalah normal pada seperempat pasien yang diduga angina. refleks semacam ini belum terbukti ada pada manusia. tes ini dilakukan. diagnosis angina harus dilakukan dengan amat berhati-hati. Nyeri esofagus tadi dapat juga dicetuskan pada pasienpasien yang jelas-jelas menderita kelainan arteri koroner. Nyeri dada dan perubahan EKG akan muncul bila pasien berolahraga. Mengingat semua ini. ada baiknya pada pasien -pasien yang dicurigai. hendaklah diperingatkan agar berhati-hati. Pada pasien -pasien tadi. Pada anjing. patut diingat bahwa nyeri akibat spasme koroner itu jauh lebih jarang daripada nyeri spasme esofagus. meskipun EKG normal. dan hanya pada 1 pasien ditemukan spasine koroner. Rasa nyeri yang khas timbul bila pasien membungkuk. tes-tes standar yang kini ada. Diduga. bilier.pasien nyeri esofagus. penelitian transit dengan radionuklid. Pada penelitian Dart. dan kemajuan pengetahuan tentang kelainan -kelainan motilitas yang menyebabkan nyeri mirip-angina. ditemukan gejala ini pada 17 pasien. cairan garam faali. Tapi. tapi refluks asam lambung ke esofagus. dari 98 pasien nyeri angina yang arteri koronernya normal. Mengingat bahwa cara mendiagnosis nyeri esofagus itu cukup mudah. Karena ada petunjuk bahwa pasien demikian cenderung mengalami infark jantung. Mungkin karena sindroma ini menunjukkan bahwa kelainan koroner telah meluas. makin canggihnya tes-tes untuk mendiagnosis penyakit jantung koroner. respons simpatik terhadap nyeri esofagus itu meningkatkan kebutuhan oksigen melewati batas kritisnya. atau dikembungkan dengan balon. Pengetahuan tentang pengaruh esofagus ini kini makin mudah diselidiki berkat 2 perkembangan terakhir. atau bila hernianya digembungkan dengan larutan barium. Maka timbul istilah anginaterkait (linked angina). common cold masih merupakan tantangan bagi dunia kedokteran. Pasien dengan angina -terkait ini mendapat nyeri yang khas dan menunjukkan perubahan EKG yang jelas bila esofagus dirangsang dengan meneteskan asam. ternyata amat tidak sensitif dibanding dengan manometri. Hubungan antara nyeri kardiak dan nyeri esofagus itu menjadi makin rumit karena pada pasien . Lancet 1986. pasien .pasien inilah antara 17 — 100% ditemukan adanya penyakit sofagus (Besarnya variasi prevalensi tadi disebabkan karena perbedaan kriteria para peneliti tersebut). dan segera hilang bila balon dikempiskan. 52 Cerrnin Dunia Kedokteran No. yakni endoskopi dan pemeriksaan radiografi dengan barium.pasien koroner yang juga menunjukkan nyeri esofagus. untuk mencegah pasien menjadi penderita "penyakit jantung palsu". pencetus iskemia tadi bukannya kontraksi esofagus yang terlalu hebat. Juga. dan skeletal mencetuskan serangan angina sejati pada pasien yang positif menderita penyakit jantung koroner. Mekanismenya tak jelas berkaitan dengan peningkatan kerja jantung. Efek ini dapat dihilangkan oleh atropin atau vagotomi. nyeri tadi tak disertai kelainan EKG pada pasienpasien tersebut. pengembungan esofagus sering mencetuskan nyeri angina. Dulu ia merupakan konsep umum. Namun. 41. penyakit jantung koroner sering dianggap ada bila riwayat penyakitnya menyokong angina. Angina dan Penyakit Esofagus Telah lama diketahui bahwa angina pektoris dapat berkaitan dengan penyakit .dengan laporan-laporan epidemiologik. Pembedahan terhadap hernia tersebut menyebabkan serangan angina dan perubahan EKG hilang bila pasien makan. terbukti bahwa refleks vagal viserokardiak dapat mengerutkan arteri koroner bila bagian bawah esofagus dikembungkan dengan balon. Salah satu contoh yang nyata ialah pasien Morris (1963) yang berusia 50 tahun dan menderita hiatus hernia plus angina. i : 191-2 .

Kecuali buat mereka yang benar-benar secara fisik tak mampu naik kendaraannya. kemudian diusulkan kepada Dep. Seperti kita ketahui. yang dikabarkan berulang kali tak hadir di pengadilan dengan bekal surat keterangan sakit. Bila seorang penderita epilepsi kita periksa. Sepintas lalu hal ini bisa dianggap remeh. pihak korps kedokteran. tentu cukup jelas bagi semua dokter! Orang yang ingin bolos. lantas dinilai ada gangguan emosionil. Contoh yang "paling lucu" ialah untuk mendapat SIP Perseorangan Semata-mata. Sedikit-sedikit dapat memberi kita tambahan penghasilan. ketidaksediaan kita mengobral surat keterangan sehat. Bagi kita. setiap dokter— boleh dikata — dapat memberikan surat keterangan sehat tersebut bagi setiap orang. maka mungkin waktu itu sikap tenggang rasa akan terpaksa ditinggalkan. tuli. Dalam hal demikian kiranya lebih Etis bila menyebutkan diagnosa si sakit pada atasannya. Namun di antara penyakit-penyakit atau keadaan sakit yang betul-betul mcmerlukan istirahat. Memang dengan makin majunya taraf pendidikan bangsa kita. harus ditolak? Mestinya harus ditegaskan penyakit apa saja yang tidak boleh diderita oleh dokter yang akan berpraktek. dari pada merahasiakannya sebagai rahasia jabatan dokter. buta total. bisa pula berakibat mematikan masa depan seseorang. Ambil contoh saja. dengan cara yang tepat. Sikap mana hanya dapat di "rasa" kan dan sulit untuk diukur secara lugas. SMA. Yang ada sekarang ini nampaknya masih bersifat umum. dus dinilai "sakit" dan diberi "istirahat"." Bagaimana tanggapan sejawat? Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIKA KEDOKTERAN Masalah surat keterangan sehat dan sakit. Batasan "keadaan sehat" belum disusun secara cermat untuk kategori pekerjaan. yakni dengan disiplin kerja dan berbagai aspek kepegawaian & penggajian dan sebagainya yang dapat diberikan atasannya. pegawai kantor. Seorang sejawat pernah berkata : "Semua orang yang meminta surat keterangan sakit. Dan ini selalu dapat dipertanggungjawabkan. SD. Bukankah ia berhak mendapat surat keterangan sehat? Pada hal di kemudian hari ia dapat membahayakan dirinya atau menabrak orang lain. bila diteliti dari segi etik. Secara tegas mungkin yang bisa dinilai "cacad" ialah skizofrenia. karena kita umumnya dapat "menenggang rasa". Yang menjadi masalah. Kita belum lama ini diperkenalkan pada seorang neurologist top dari Jepang yang menderita paraplegia. yakni tidak ingin kerja. 41. perlu diberitahu tentang diagnosa "sakit khas".U. kiranya dapat disusun oleh IDI dengan MKEK-nya atau dibantu oleh MDA. kini beberapa Sekolah Taman Kanak-kanak juga ikut mensaratkan adanya surat keterangan tersebut untuk dapat diterima. Apa kriteria "sehat" untuk masuk TK. adalah kriteria "cukup sehat" tadi. Sekiranya sejawat yang paraplegia tersebut minta SIP di Indonesia. bahwa calon pengemudi itu kesehatan badannya cukup baik untuk mengemudi sehingga tak membahayakan diri sendiri maupun orang lain. tapi juga sosial emosional.SURAT KETERANGAN SAKIT DAN SEHAT Belakangan ini. Jadi masalahnya cukup fair. memang cukup rawan dan sangat mudah kita tergelincir ke arah kekurang-jujuran. banyak negara di dunia — termasuk Indonesia — mengakui bahwa kesehatan itu bukan hanya sehat fisiknya saja. mungkin secara pokrol-pokrolan bisa. Memang kriteria sakit ialah sakit rohani. SMP. Bila dulu Surat Keterangan Sehat hanya diperlukan oleh mereka yang melamar pekerjaan atau menjadi pegawai negeri. Tentunya. jasmani dan sosial emosionil. masalah Surat Keterangan Sakit banyak dibicarakan dalam surat kabar. Jadi sang atasan yang akan " mengobati". guru dan sebagainya? Belum dirumuskan secara konkrit. Kes. tak jarang ini disertai dengan masalah-masalah hukum dan etika. Terutama dalam kaitan dengan perkara Drs N. Hal yang lebih mudah adalah soal surat keterangan sakit yang memerlukan istirahat. ini dan bila dokter tidak memberitahu dan juga tidak mengobati. makin banyak pihak yang memerlukan surat keterangan dokter. Apalagi mereka yang akan mengambil Surat Izin Mengemudi. harus dilampirkan surat keterangan "berbadan sehat". masuk ke Universitas. baik karena sakit sebenarnya atau hanya ingin libur dapat saya beri surat sakit. Namun. atau masuk asuransi kesehatan/asuransi jiwa. 1986 53 . surat keterangan sehat yang diperlukan untuk mengambil SIM. Bukankah mereka ingin lari dari tugasnya dalam pekerjaan itu dapat disebut 'sakit' secara sosial atau emosional? Apalagi mereka yang mangkir karena terpaksa merawat anak yang sakit. Hal yang sama terjadi dengan surat keterangan sakit. apa kira-kira akan dapat diberi surat keterangan "sehat"? Batasan "sehat" untuk berbagai kategori pekerjaan. dan fisiknya waktu itu cukup sehat. yang diperlukan ialah keterangan dokter. tentu ini ada baiknya. selain tambahan kekuasaan dalam masyarakat. Sebaliknya. supir. Bila segala sesuatu perbuatan dokter di kemudian hari harus disesuaikan dengan hukum. Kiranya dokter dapat menghindarkan diri dari permainan kata-kata atau istilah popnya main pokrol-pokrolan. berarti Cermin Dunia Kedokteran No. atau kelumpuhan kedua tungkai dan lengan. Sakit malas/tidak ingin kerja tersebut harus diobati. sedang malas kerja. tapi seyogyanya dalam keterangan supaya disebutkan : "gangguan emosionil". PT dengan berbagai jurusan? Begitupun kriteria sehat untuk yang akan bekerja sebagai pilot. Apakah seorang dokter yang pada waktu mengajukan SIP sedang dapat bronkhitis atau sakit lain yang bisa disembuhkan dalam jangka pendek.

sehingga dokter yang membuat kesalahan karena kebodohan atau ketidak cakapan (onbekwaamheid). Jika dokter memberikan surat keterangan itu.Pidana pasal 267 itu. misalnya penyakit panu pada umumnya. kelemahan atau cacat.U. tapi ingin pulang kampung lebih cepat untuk merayakan hari raya.. yaitu "perlu istirahat" dan tidak diberi spesifikasi tugasnya..Undang Hukum Pidana (KUH Pidana) kita terdapat pasal yang mengatur tindak pidana yang berhubungan masalah di atas.. Mungkin kesalahan itu tidak seberat kesalahan menyembunyikan/tidak melaporkan penderita berpenyakit menular yang wajib lapor! Akan tetapi secara jujur. biarpun menurut undang . Tentang kata-kata "seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu".H.. tapi atasan atau Bagian Personalia kantor yang bersangkutan.H. karena pemalsuan surat. maka ia dapat dituntut menurut K. Kemudian ia minta "Surat Keterangan Sakit" untuk tidak masuk kerja selama tiga hari dan dokter memberikannya. Dan secara Etis kesalahan ini lebih merugikan si pasien maupun orang lain. tapi tidak demikian hainya jika ia . Masri Rustam Direktorat Transfusi Darah PMI Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN Dalam Kitab Undang .dokter menelantarkan pasiennya yang sakit malas/ingin bolos. apalagi yang bekerja dalam tim Resmi.Pidana pasal 267 itu. Tidak palsu dan juga tidak dipalsu. karena "Surat Keterangan Sakit" itu asli. Ia jelas-jelas tabu bahwa orang itu tidak sakit. Akankah kita para dokter sendiri yang akan menjatuhkan martabat tersebut? Dr.. yang syukur masih banyak yang menganggap tinggi!. Dalam pasal ini dicantumkan unsur "sengaja". Tentang "adanya penyakit" kiranya dua contoh di bawah ini dapat menjelaskan persoalannya : 1) Seorang "pasien" datang pada dokter dan dengan terus terang mengatakan. diancam jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian. kemauan orangnya.. yang barangkali bukan dokter.H. 3. kita kebetulan lebih berhak menentukan tentang sakit/tidaknya seseorang! Dengan menghormati Sejawat yang lebih ahli. Baiklah kita tinjau dulu persoalan "Surat Keterangan Sakit" yang akhir-akhir ini mendapat sorotan yang cukup tajam. Rasa hormat pada sejawat yang lebih ahli. (2) Jika keterangan diberikan dengan maksud untuk memasukkan seseorang ke dalam rumah sakit jiwa atau untuk menahannya di situ. Untuk keterangan sakit.. atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak palsu... orang itu tidak dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya. Ia menolak untuk disuntik dan minta obat saja yang "ces pleng".. perikatan atau pembebasan hutang. Pada waktu diperiksa ia "nyengir kesakitan" setiap kali perutnya diraba/dipegang. (3) Diancam dengan pidana yang sama. sehingga ia juga tidak dapat dituntut menurut K.. dapat saya katakan. perlu batasan yang jelas. perlu istirahat .. b. berarti secara implisit kita telah menghormati profesi kita sendiri atau telah membela martabat dokter. harus diakui dalam praktek sehari-hari banyak di antara kita yang terlalu "toleran" terhadap pasien yang minta surat sakit sekadar untuk tidak masuk kerja dengan berbagai motif! Kesalahan atau penyimpangan Etis lebih mudah dirasakan dengan hati nurani daripada dengan ketentuan & patokan tertulis! KESIMPULAN 1... pekerjaan dan profesi. Dalam hal ini tidak terdapat unsur "sengaja" dari fihak dokter dan dokter itu hanya "kebobolan" saja. Untuk keterangan sehat... bahwa ia tidak sakit. barang siapa dengan sengaja memakai surat keterangan palsu itu seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran. Dalam "Surat Keterangan Sakit" ini lazimnya dipergunakan 54 Cermin Dania Kedokteran No. Tidak semua penyakit berakibat si penderita penyakit itu berhalangan melakukan pekerjaan atau tugasnya.. menurut pasal ini. 2. sakit yang mutlak memerlukan istirahat.. dengan pidana penjara paling lanta enam tahun. Jika seorang menderita penyakit cantengan pada ibu jari kakinya. Ternyata tiga hari ini ia pergunakan untuk berpergian dengan pacarnya dan hal ini kemudian diketahui oleh atasannya. Tentang pernyataan bahwa seseorang "tidak dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya" tidak diatur dalam K. agar ia tidak dicatat sebagai "membolos" oleh atasannya. Dengan demikian sebenarnya dokter menyatakan dua hal sekaligus : 1. Untuk tujuan ini ia minta dibuatkan "Surat Keterangan Sakit".Pidana pasal 267 itu.U. dapatkah dokter itu dituntut sebagai melakukan "pemalsuan surat" (valschheid in geschriften)? Pasal yang berkaitan dengan ini. yaitu K.undang. tidak dapat dituntut. 2.. tapi dengan sengaja ia nyatakan sakit.. hari". H. Kiranya pasal ini juga tidak cocok.. lebih baik dirujuk kepada yang bisa menyembuhkan. adanya suatu penyakit pada orang itu.H.. jenis tugas/pekerjaan yang akan dilakukan.U. tapi seharusnya si penderita masih dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya dan dokter memberi "istirahat". bahwa paling sedikit ada dua faktor yang ikut menentukan seseorang berhalangan melakukan pekerjaan atau tugasnya : a.Pidana pasal 263 ayat (1) berbunyi : Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan suatu hak. sebaiknya tidak langsung diberi "istirahat sakit". maka ia masih dapat bekerja bilamana ia seorang karyawan administrasi di suatu kantor. dijatuhkan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. 41. Jika ada penyakit.U.seorang prajurit yang sedang melakukan latihan perang-perangan. yaitu Pasal 267 yang berbunyi : (1) Seorang dokter yang dengan sengaja memberikan surat keteranean oalsu tentang ada atau tidaknya penyakit. Sakit "sosial" yang tidak bisa diobati dokter.. kiranya perlu dipikirkan untuk menguraikan untuk berbagai kategori pendidikan. 2) Seorang "pasien" datang pada dokter dan menceritakan bahwa ia sudah buang air besar lebih dari sepuluh kali dan yang keluar adalah lendir dengan sedikit darah. Oleh karena itu dalam "Surat Keterangan Sakit" biasanya dipergunakan kata-kata yang netral. perlu dipupuk dan dikembangkan. 1986 kalimat : "karena sakitnya. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. misal- .

H. tetapi juga untuk kerugian yang disebabkan karena kelalaian atau kurang hati-hatinya. Kejadian yang kebalikannya dengan kasus Drs. yaitu berangkat ke tempat kerja dalam keadaan sehat. juga terjadi dalam kurun waktu yang sama.O. mental and social well being".U. asalkan dapat dibuktikan timbulnya kerugian bagi si penggugat.H. bahkan kelalaian atau kurang hatihati sudah cukup untuk menggugat dokternya. Oleh karena pemberian istirahat ini dikaitkan dengan adanya suatu penyakit. tapi sampai di sini merasa mules dan buang air sampai berkali-kali.Perdata pasal 1365 berbunyi : Tiap perbuatan melanggar hukum yang membawa kerugian kepada orang lain. Jakarta Cermin Dunia Kedokteran No. Dapatkah dokter yang mengijinkan ia hadir di sidang pengadilan itu dituntut karena kejadian tadi? Kiranya dokter itu juga tidak dapat dituntut.U. N. maka dokter A ini dapat dituntut menurut K. — tidak dapat baris-berbaris. Jika seorang pasien berobat pada dokter A dan ditemukan tekanan darah yang tinggi. kalau ia memberikan surat keterangan itu.O.H. diijinkan menghadiri sidang pengadilan dan di sini ia berak dalam celananya. 41. Kita sendiri mungkin juga pernah mengalami keadaan demikian. Tentang "Surat Keterangan Sehat" berlaku prinsip yang sama dengan "Surat Keterangan Sakit" tadi.nya : — tidak dapat ikut ujian. tapi janganlah diputar balik seenaknya untuk membuat definisi "penyakit".Perdata pasal 1366 berbunyi : Setiap orang bertanggung jawab tidak saja untuk kerugian yang disebabkan karena perbuatannya.H.U. Sebagian kecil meninggal di tempat pekerjaan/tugas dan menjadi berita besar. jadi adanya kesalahan (yang tidak disengaja). mengganti kerugian tersebut sedangkan K. Dr. yaitu "Health is a state of organic. Bahwa "kemauan orangnya" juga memegang peranan dalam hal ini. maka dokter B tidak salah. persoalannya memang agak "lebih berbaliaya" bagi dokter.U.H. Apa yang dinamakan "penyakit" harus tercantum dalam buku "Klasifikasi Penyakit-penyakit" yang juga dikeluarkan oleh W. dapat dibuktikan dengan adanya orang-orang yang masih tetap bekerja (berat).. karena mungkin saja dalam beberapa jam keadaan si terdakwa itu sudah berubah. mewajibkan orang yang karena kesalahannya menyebabkan kerugian itu. — tidak dapat duduk lama. Memang untuk "kesehatan " diberikan definisi yang sangat luas oleh W. Handoko Tjondroputranto Lembaga Kriminologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. karena K. Pidana pasal 267 tadi. Di sini tidak diperlukan unsur "sengaja". Kalau pasien ini hanya berobat pada dokter A untuk tekanan darah tingginya dan setelah tekanan darahnya turun minta "Surat Keterangan Sehat" kepada dokter B. maka dengan sendirinya dokter tidak dapat seenaknya memberikan istirahat itu. Ditinjau dari sudut Hukum Perdata. Seorang terdakwa yang telah dirawat di rumah sakit (karena jatuh pingsan sewaktu membacakan pembelaannya). walaupun sudah dilarang oleh dokter.1986 55 . — tidak dapat hadir di sidang pengadilan dan lain sebagainya. Sebagian tidak mendapat gangguan apa-apa dan luput dari perhatian kita. tapi dokter A bersedia memberi "Surat Keterangan Sehat".

paling tidak. 102:44-9 • Gangguan ginjal yang berat pada bayi. 448-52 • Uji coba klinik yang dilakukan secara double blind terhadap 26 pasien rematoid artritis. Annals Intern Med. Karena. Perbaikan ini meliputi aktivitas persendian. Apa sebabnya? Tidak seorang pun yang mengetahui. diduga. sekitar 5 sampai 10 tahun. dikatakan. Membekukan ikan tadi pada suhu — 20°C selama 24 jam. dapat disembuhkan dengan transplantasi ginjal yang diperoleh dari salah satu orang tuanya. perlu follo up yang w lama. kebanyakan menderita depresi dan fobia. 41. serangan penyakit rematoid artritis menjadi lebih ringan baik pada laki-laki maupun wanita. Ini juga ditegaskan oleh pusat peneliti cuaca di Washington DC. 1986 . Penemuan ini sekaligus menghindari perlunya operasi penggantian katup tersebut. 36:891-7 • Menurut penyelidikan yang dilakukan baru-baru ini. hampir semua ikan mengandung parasit dalam tubuhnya. Enam musim dingm yang abnormal selama 8 tahun terakhir ini. dengan jumlah pasien yang lebih banyak. atau paling tidak menginaktivasi larva-larva yang berbahaya.Catatan Singkat • Kebiasaan makan ikan mentah di Jepang. nyeri. atau adiksi obat dan alkohol. dirasakan orang berbeda dari biasanya. anak-anak dengan Down's syndrome dapat belajar lebih banyak bila di dirangsang. dapat berubah lebih baik keadaannya bila ditangani secara serius. J Pa ed 1982: 100:6 75-80 • Satu dari setiap lima orang Amerika. 226:324 56 Cermin Dunia Kedokteran No. erosi tulang. dengan pengobatan apa pun tidak sembuh. tidak akan terulang lagi selama lebih kurang 1000 tahun. dapat menyebabkan seseorang terkena infeksi berbagai jenis parasit. 70-75 • Ibu-ibu yang sedang menyusui bayinya. dapat membunuh. Terbukti. Brit Med J1984. Science 1984. Beberapa penelitian pendahuluan di Boston. menduga. Maret 1985. Keadaan ini tampaknya akibat reaksi iskemik karena penghisapan oleh bayi. bagaimana dengan rasa ikan itu sendiri? Food Technology. 227:506 • Akhir-akhir ini. yang dipilih secara acak. Science 1985. atau nodul-nodul subkutan. Tapi. 188:869 •Musim dingin yang terjadi selama beberapa tahun terakhir di Amerika. kaum wanitanya. dapat hidup 18 bulan sampai 9 tahun kemudian. menunjukkan perbaikan penyakit dengan radiasi pada sistem limfatik. American Heart J 1985. deposit kalsium pada katup aorta itu dapat dihancurkan dengan sinar laser. Penderita penyakit tersebut jarang sampai mengalami keadaan-keadaan seperti: seropositif. J Child Psycho & Psvchiat 1985. 10 dari 12 bayi demikian yang dioperasi — malahan ada yang berat badannya hanya 5400 gram —. Menurut mereka. 26:185-91 • Ada satu lagi manfaat dari sinar laser. Jumlah pasien yang sedikit itu belum merupakan ukuran keberhasilan pengobatan. dan tampak daerah tersebut berwarna pucat. ataupun bebas dari efek samping. dengan strategi dan penanganan yang tepat keadaan di atas dapat diperbaiki. Kaum lakilakinya banyak yang berkepribadian antisocial. tiga dari delapan musim dingin terakhir itu lebih dingin dari normal. Untuk menilainya. dan menyebabkan suatu sindroma "learned helplessness". mempunyai gejala-gejala gangguan mental. Tanpa pertolongan apa-apa. seperti : kekakuan di pagi hari. Ini menurut Institut Kesehatan Jiwa Nasional di sana. J Chronic Dis 1983. tapi dapat disembuhkan dengan menyusui bayinya itu sambil berendam dalam bak mandi. Juga pada anak-anak autistik. sedangkan tiga musim dingin lainnya lebih panas dari normal. yang juga menjalar ke Amerika Serikat dan tempat-tempat lainnya termasuk Indonesia. Tentunya. kadangkadang merasakan nyeri hebat pada daerah sekitar puting susunya. Hasil yang lebih baik bila dibandingkan dengan donor ginjalnya dari anak yang telah meninggal. 1985. mereka akan mengalami kegagalan demi kegagalan yang akhirnya memperburuk keadaan. dan gangguan pergerakan.

Syaratnya? Yang ingin mencoba harus membayar seribu rupiah... Segera saya bertanya : "Ingat kumpul kebo ya?" yang segera disambut tawa riuh oleh para mahasiswa..... mulai dari merayu sampai menghipnotis. Ketut Ngurah Lab Parasitologi. apa sebetulnya yang menyebabkan teman saya ditertawakan tadi.. Karena sebagai dosen harus cepat tanggap. Tanpa diduga.. Rupanya mahasiswa tersebut mempunyai asosiasi yang lain.. 41.... yang bertugas di desa.. Jadi.. Tetapi saya heran karena seorang mahasiswa yang duduk paling depan tersenyum. kemudian dengan muka bersemu merah kami cepat-cepat meninggalkan ruangan itu.. la pernah melihat gajah di sirkus mengangkat satu kakinya. "Saya akan mencoba". Akhirnya ia dapat ide.TUMPANG TINDIH Pada suatu hari saya memberi kuliah dan menggunakan istilah "turnpang tindih" serta saya jelaskan bahwa istilah tersebut sebagai ganti "overlapping". melompat ke udara dengan ke empat kakinya tidak menyentuh tanah! Mr "J" Cermin Dunia Kedokteran No..... dsb . ia mencari akal untuk meng"karya"kan gajah tersebut agar dapat uang. Semua pasien dapat dijelaskan dengan baik serta menyebutkan diagnosis seperti dekompensasi kordis... dan sampai pada pasien yang kesepuluh atau yang terakhir... FK Unud Denpasar GAJAH KAPOK Dokter Tono. Suatu hari. gajah itu . Adhi Djuanda PAK DOKTER PORNO (?) Suatu ketika... saya bersama seorang teman mendapat tugas selaku ko-asisten di bangsal Bagian Penyakit Dalam RSUP. la kembali ke mobil sebentar untuk mengambil palu besi. .. dokternya kok porno sekali". saya minta pada teman saya itu untuk menjelaskan diagnosis pasien . Setelah itu ia berjalan ke belakang gajah. barulah saya mengerti. sebuah mobil sport berhenti di rumah dokter Tono dan keluar seorang laki-laki kecil.. Bagian Kulit dan Kelamin FKUI DR.pasien yang sudah dia evaluasi sebelumnya. Sejenak saya dan teman saya cuma bisa bengong dan penasaran. tiba-tiba saja para penjenguk pasien tertawa cekikikan. barang siapa yang dapat membuat gajahnya berdiri dengan ke empat kakinya di udara. mempunyai seekor gajah. Karena biaya perawatannya besar. Sebab kata PEK TORIS (dalam bahasa Bali) bisa berarti lain (PEK = Kemaluan Wanita. dan beberapa orang gadis tampak mesem-mesem .. katanya sambil menyerahkan seribu rupiah pada dokter Tono... Seperti biasanya. ini diagnosanya adalah ANGINA PEKTORIS " . bahkan k-e tiga kakinya sekaligus hingga berdiri hanya pada satu kaki. Sambil berteriak kesakitan.. Tatkala akan pergantian tugas... seorang pemuda dengan suara agak berbisik menyeletuk: "Wah. PEK TORIS (bahasa Bali) jelas artinya. Setelah agak lama merenung.. Saya teringat kata PEKTORIS yang tadi diucapkan oleh teman saya. dia mengatakan: "Nab.. nefrotik sindrom.. maka saya pun ikut tersenyum. Dengan lancar dan bersemangat dia menerangkan diagnosis setiap pasien di ruangan itu dan saya membuntutinya sambil manggut-manggut. dsb.. dan dengan sekuat tenaga memukulkan palu besi itu ke " biji" sang gajah. Dr. akan dapat hadiah 1 juta rupiah. TORIS = Turis = Wisatawan).. 1986 57 .. kemudian menghampiri gajah sambil menatap matanya. tapi tidak satu pun yang berhasil. Dipasang pengumuman. setiap pasien dalam satu ruangan di sal dievaluasi oleh ko-asisten secara bergilir.. dua kakinya. Orang pun berdatangan untuk mencoba..

yaitu saya mengintip seorang gadis yang sedang mandi. Oleh perawat tersebut diterangkan mengenai cara mengisinya dan ternpat dimana harus ditandatangani. Sang Komandan dengan serius memberi perintah agar Sang Sersan dapat menangkap biang keladi penyebar film yang bisa merusak moral generasi muda di desa itu. seorang laki-laki berusia sekitar 11 tahun datang dengan wajah yang menunjukkan rasa takut sekali : A : Ada apa sih. Saya percaya kalau dokter tidak mungkin akan menolak saya. Dan sekarang ini saya merasakan hukuman Tuhan Allah sudah mulai bekerja. tanya dokter. surat itu dikembalikan kepada sang perawat. Saat itu sudah sepi. sebab saya sudah memulai membatu! B terus berlari pergi sambil kedua tangannya memegang bagian bawah perutnya. Semuanya sudah betul. Aku menyuruh kau supaya menangkap biang keladinya. Selain itu. Ketut Ngurah TAKUT DIRINYA AKAN MEMBATU Pada suatu hari seorang pemuda A melihat temannya B. Tadi pagi saya kan datang periksa pada dokter. yang menanyakan : "Dokter. Nanti coba tilpon setengah jam lagi!" Kurang lebih 10 menit nyonya Polan menilpon si dokter lagi dan menyatakan : "Maaf ya dok.. stop! Bukan itu yang kumaksud. Setelah selesai. cuma ada tulisan : TAPAKASMO! (yang berarti "tanda tangan" dalam bahasa Jawa. yang baru lulus Kejar Paket A. . 1986 . Betapa tidak demikian. "Dokter. Sewaktu saya menggerebek pertunjukan Blue Film di desa itu.. dan untuk apa pula pohon talas ini?" Sersan D : "Begini. Buktinya. Nah. Adhi P Semarang SURAT BUAT ISTIRAHAT Seorang Komandan Tekab bernama Kapten Seriosa (bukan nama sesungguhnya) menugasi anak buahnya yang bernama Sersan Doglo (bukan nama sesungguhnya) untuk memberantas pemutaran Blue Film di suatu desa.HARAPAN SEORANG PASIEN Sekitar jam 11. celana dalam saya sudah ketemu. kau juga dibebastugaskan selama kau belum dibolehkan pulang oleh dokter di RSJ itu!" Dr. saya sengaja datang tengah malam begini. saya nyonya Polan. A : ???????? OLH TERTINGGAL DI PRAKTEK DOKTER GIGI Pada suatu hari seorang dokter mendapat tilpon dari seorang pasiennya. Jadi. Seharusnya bapak membawanya ke dokter spesialis anak. Sersan D : "Surat penghargaan?!" Kapten S "Bukan! Kau perlu mendapat surat buat istirahat beberapa lama di Rumah Sakit Jiwa. Ternyata tertinggal di praktek dokter gigi.. Kapt. dengan sikap yang meyakinkan Sersan Doglo berangkat ke desa itu menunaikan tugasnya.00 malam datang seorang laki-laki bersama anaknya ke tempat praktek dokter spesialis. Kapten S : "Sersan.. berhubung besok pagi isterinya akan dioperasi. Itulah sebabnya saya menciduk bocah ini untuk nanti dihadapkan sebagai saksi hidup . jelas ini merupakan biang keladinya!" Kapten S : "Baguss! Kau memang pantas mendapat surat." Laki-laki itu dengan gugup berkata: "Ini memang masih anak-anak." kata pasien itu sambil terengah-engah. TANDA TANGAN Seorang perawat menyodorkan Surat Perjanjian operasi kepada pak Bejo. Kenapa tidak kau lakukan?" Sersan D : "Sudah saya laksanakan. Saya mohon dokter mau memeriksa anak saya. dan . Dengan tersenyum dokter itu berkata: "Saya bukan ahli penyakit anak melainkan ahli penyakit dalam. 41. Kemudian.. Di situ tak terlihat tanda tangan. Namun sekembalinya dari bertugas.Memang setelah periksa dari dokter tadi saya berobat sama dokter gigi! Dokter: ?????????? OLH 58 Cermin Dunia Kedokteran No. kecuali satu yaitu bagian bawah surat yang harusnya berisi tanda tangan pak Bejo. saya baru saja melakukan sesuatu yang terlarang. sedangkan dokternya baru saja masuk ke dalam rumah yang terletak di sebelah tempat prakteknya. A : Eh.. "Ada apa pak?" . seorang wanita yang genit dan cantik. Bambang S. sebagai seorang komandan yang bijaksana Kapten Seriosa tidak marah. Kapten S : "Stop.. Meskipun demikian. tetapi dengan sikap berwibawa menanyakan hasil kerja anak buahnya yang belakangan ini prestasinya memang rada merosot. "Anak saya ini sudah dua minggu perutnya kembung dan sebentarsebentar muntah.. Kapt. Tadi sore sebetulnya saya sudah kemari tapi ditolak oleh pak mantri yang mendaftar pasien." Dokter : ??? Ny.. Minta tolong dokter periksa di kamar praktek apakah celana dalam saya tertinggal di situ??? Dokter yang memang sedang sibuk menjawab: "Saya sedang sibuk sekarang dengan pasien.) Dr. masa? Coba ceritakan apayang membuat kau takut? B : Kau kan ingat cerita dalam Kitab Perjanjian Lama: istri Lot kan menjadi batu sebagai hukuman Tuhan Allah oleh karena melanggar perintah: tidak boleh menengok ke belakang untuk melihat sesuatu yang terlarang!. hanya ada pembantunya yang akan mengunci pintu pagar. di desa itu ada kebun talas dan di antara talas-talas itu.. tapi yang sakit itu dalamnya.. penontonnya semua pada lari blingsatan kecuali bocah ini masih asyik menonton. . kok kelihatan takut benar! B : Memang saya takut sekali sebab saya sedang mendapat hukuman Tuhan Allah. kenapa kau bawa bocah ingusan ini. sebab Sersan Doglo kembali hanya membawa seorang bocah cilik dan sebatang pohon talas (keladi) yang besar." kata pasien. dia diterima oleh komandannya dengan rasa kecewa bercampur heran.. talas (keladi) inilah yang paling besar. .

1986 59 . Antibiotika sering dipakai pada pengobatan akne secara oral. baru akan bermanfaat bagi kulit apabila telah mencapai: a) stratum korneum b) stratum lucidum c) stratum granulosum d) stratum basale Pada pemakaian kosmetik. Suatu bahan yang dioleskan pada kulit. sedangkan pada kulit tidak dijumpai kelainan. seperti: a) Gastro intestinal b) bilier c) skeletal d) semua benar 6. badan dan anggota gerak Absorbsi dan penetrasi yang berlangsung secara cepat dan aktif dari bahan-bahan yang digunakan secara topikal itu melalui: a) stratum korneum yang utuh b) folikel rambut c) saluran kelenjar keringat d) tergantung bahan yang digunakan e) tidak ada perbedaan absorbsi 8. kecuali: a) otot-otot gerak mata b) otot-otot mimik c) otot-otot jantung d) otot-otot pengunyah e) otot-otot pernapasan leher. 4. Istilah angina terkait (linked angina) adalah angina pektoris yang berkaitan dengan penyakit-penyakit lain. 5.5 m 2 d) 1. misalnya rasa pusing atau mual setelah memakai kosmetik tertentu. penetrasi lebih baik daripada kulit bayi c) Bahan-bahan yang larut air mempunyai kemampuan berdifusi lebih kecil dibandingkan bahan-bahan yang larut lemak.1. Cermin Dunia Kedokteran No. d) Setiap bagian tubuh pada satu orang mempunyai daya penetrasi yang sama e) difusi hanya terjadi melalui folikel rambut Berat kulit dapat diperkirakan dari berat badan. si pemakai dapat mengeluh rasa kurang nyaman. 41. 9. yaitu: a) 5 % b) 7% c) 10% d) 15% e) 17% Sedangkan luas permukaan kulit adalah: a) l m 2 b) 1.2 m 2 c) 1. dapat mengecil/menghilang dengan sendirinya bianyanya menyebabkan gangguan kosmetik saja terapinya dengan mengeksisi tumor tersebut semua benar 2. otot-otot yang diserang pada umumnya otot-otot seperti berikut. karena: a) memberikan efek sugesti terhadap pasien b) akne disebabkan oleh kuman c) antibiotika dapat mengurangi asam lemak bebas d) a dan b benar e) b dan c benar Pada miastenia gravis. 3. Keadaan ini disebut: a) alergi b) iritasi c) intoleransi d) fotosensitivitas e) bukan salah satu di atas Pada Pemakaian suatu bahan secara topical: a) pemakaian secara oklusi akan menurunkan daya penetrasi b) Pada usia lanjut.7 m 2 e) 2 m2 Hemangioma adalah sejenis tumor pada kulit: a) sering ditemui pada anak-anak b) c) d) e) 7. 10.

• Muntah-muntah yang berat pada hamil muda (menyingkirkan kemungkinan mola hidatid dan kehamilan ganda). pada keluarga dengan riwayat kelainan kongenital. FDA Consumer. USG DAN KEHAMILAN USG hampir dilakukan secara rutin pada wanita hamil di Jerman Barat. yang diproduksi dan dipasarkan oleh Eli Lilly pada tahun 1982. • Bila diperlukan prosedur-prosedur diagnosis yang invasif. kelompok kelola yang terdiri dari anak-anak penderita defisiensi hormon pertumbuhan yang tidak diobati. tergantung beratnya penyakit. Produk biosintetik ini diharapkan akan dipakai sebagai pengganti hormon yang selama ini diperoleh dari kelenjar hipofisis mayat. • Memonitor pertumbuhan fetus pada wanita diabetes. 9) Pada kebanyakan pasien. Somatren merupakan produk rekayasa genetik kedua yang berhasil dipasarkan. Karena. Update. 3) Pemilihan obat berdasarkan tahap-tahap terapi hipertensi. pengobatan harus terus-menerus. sekaligus efek sampingnya berkurang. 2) Pengobatan bersifat individual. Jangan mengganti obat bila tidak benar-benar perlu. • Memeriksa anatomi fetus. Somatren. mengemukakan 10 aturan pengobatan hipertensi. Kelompok diobati. 1) Tekanan darah harus diturunkan perlahanlahan. dan telah mendapat persetujuan dari FDA pada bulan Oktober 1985. dosis masing-masing obat menjadi lebih kecil. dengan kombinasi obat. distribusi hormon yang diperoleh dari mayat ini akan dihentikan. atau mendekati normal. mengenai indikasi kegunaan USG pada wanita hamil : • Rasa nyeri dan perdarahan pada kehamilan muda (untuk mendiagnosis kehamilan ektopik. 1986 • Menetapkan umur janin. merupakan produik biosintetik yang diproduksi oleh para ilmuwan Genetech Inc. bagaimana segi keamanannya? Mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. 5) Hindari pemberian dosis yang tidak adekuat untuk segala macam obat. mencari sumber perdarahan. 31:101 KABAR BAIK BAGI PENDERITA DEFISIENSI HORMON PERTUMBUHAN Ribuan anak yang menderita defisiensi hormon pertumbuhan. Yang pertama yaitu insulin. bila ibu tidak past dengan hari terakhir menstruasinya. dan ajari juga pasien anda untuk senantiasa bersikap tenang. • Bila hamil setelah minum obat-obat penyubur (sangat mungkin terjadi kehamilan ganda). dan hanya 4 kaki bagi wanitanya. dan melokalisir letak plasenta. dengan menggunakan hormon pertumbuhan manusia yang diproduksi secara rekayasa genetik. Obat yang terbaru belum tentu yang terbaik. yaitu anak-anak yang mendapat suntikan somatren 3 kali seminggu secara teratur. 1985. setelah dewasa hanya mempunyai tinggi badan 5 kaki 2 inci bagi prianya. Produk ini dipasarkan dengan nama dagang Protropin. seperti yang dimuat dalam buku petunjuk untuk dokter dan tenaga kesehatan terbitan WHO tahun 1984. dan lain-lain. 4) Pengobatan kombinasi lebih baik daripada obat tunggal dengan dosis yang tinggi. 60 Cermin Dunia Kedokteran No. Pemberian obat harus sederhana. Dikabarkan. satu tablet sehari. 6) Jangan hentikan pengobatan secara tiba-tiba. jika mungkin. Timbul pertanyaan: Apakah memang benar-benar perlu dilakukan? Dan. dan memeriksa viabilitas fetus). • Menyelidiki sebab-sebab perdarahan anteparturn. 8) Obat-obat yang tidak mempengaruhi afek dan mood lebih disukai. 41. karena tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. berikut adalah pernyataanpernyataan dari "The Royal College of Gynecologist". derajat gangguan hemodinamik. Dalam suatu uji klinik. akan mempunyai kesempatan pertumbuhan yang normal. ternyata kecepatan perturnbuhannya meningkat sampai 3 kali dibanding sebelum pemberian obat. Dimulai dengan obat tunggal. kecuali pada kasus-kasus hipertensi berat. • Menetapkan presentasi dan letak fetus. 7) Kuasailah hanya beberapa obat tertentu dengan baik. karena dapat menyebabkan infeksi yang fatal akibat kontaminasi virus. 10)Bersikaplah tenang dalam menghadapi pasien.Fokus PRINSIP PENGOBATAN HIPERTENSI Gross F et al. February 1986 (VSR) . • Menduga berat fetus terhadap usia kehamilannya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful