Diterbitkan oleh :

Pusat Penelitian dan Pengembangan PT. Kalbe Farma

Daftar Isi :

2.

Editorial

Artikel :

Karya Sriwidodo

3. Dasar-dasar Kosmetologi Kedokteran 10. Aspek Farmakologi Beberapa Obat Yang Mempengaruhi Kecantikan 14. Efek Samping Kosmetika dan Penatalaksanannya 18. Uji Kulit Untuk Kosmetika 20. Kegunaan Kosmetika Untuk Kesehatan Kulit 23. Laporan Monitoring Efek Samping Kosmetika 26. Pengaruh Kosmetika Pada Kejiwaan 29. Penatalaksanaan Akne Vulgaris 38. Bedah Kulit Kosmetik 40. Miastenia Gravis 43. Perdarahan Intrakranial Pada Neonatus 47. Penggunaan Obat-obat di Luar DOEN Untuk Peserta BPDPK Yang Dirawat di RSU Madiun, Ponorogo & Magetan tahun 1984 51. Perkembangan: Common Cold: Ada Obatnya ? Angina dan Penyakit Esofagus 53. 56. 57. 59. 60. Hukum & Etika: Tepatkah Tindakan Saudara ? Catatan Singkat Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Fokus

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempat kerja si penulis.

Banyak dokter yang bertanya, baik melalui surat maupun secara langsung per telepon : "Kok CDK lama tidak muncul-muncul ?" Masalahnya, karena satu dan lain hal, memang CDK tidak terbit untuk beberapa waktu. Untuk itu kami mohon maaf. Tapi, dengan terbitnya nomor ini, mudah-mudahan CDK akan kembali secara rutin mengunjungi dokter-dokter, di mana pun berada. Dan, mudah-mudahan pula manfaat dari CDK sebagai penyegar dan penambah pengetahuan untuk para dokter, dapat terlaksana sebaikbaiknya. Dalam nomor ini, kami sajikan sebagai tema utama : Komestika, yang pernah disimposiumkan oleh P.A.D. V.I. (Persatuan Ahli Dermato Venereologi Indonesia) Jakarta Raya, tahun lalu. Masalah kosmetik memang cukup menarik dan mengundang banyak perhatian. Sejalan dengan perkembangan jaman, kosmetika menjadi semakin beranekaragam corak dan jenisnya. Konsumen tidak lagi terbatas pada kaum wanita; kaum pria pun banyak yang mulai berpaling dan menaruh minat. Lepas dari segala itu, pemakaian kosmetika bukan tidak ada risiko efek sampingnya. Risiko itu selalu ada. Nah, untuk itulah kami sajikan : "Pemakaian kosmetika yang aman ".

Redaksi

2 Cermin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

A. tetapi juga telah mengembangkan ilmu di bidang kulit estetik yang meliputi penyakit kulit dengan keluhan estetik. 1986 3 . ilmu kedokteran telah ikut mengambil peranan sejak zaman kuno. pengalaman yang luas tentang penggunaan dan pemakaian remedial kosmetika pada kulit. Kosmetika untuk merias (decoratio) 2. GOODMAN. Data-data diperoleh . dan etnologi di Mesir dan India dengan ditemukannya salep-salep aromatik. Perhatian yang berlebihan terhadap masalah kulit estetik. kelainan-kelainan kulit akibat penggunaan-penggunaan kosmetika. aerkologi. penampilan pribadi yang baik dan kepercayaan pada diri sendiri. telah membawa perkembangan pula dalam ilmu Kedokteran pada umumnya. (1936). tidak hanya dengan *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. tetapi juga dengan segala problema kulit estetik. SEJARAH KOSMETOLOGI DAN KOSMETIKA Dalam sejarah kosmetologi dan kosmetika. mempelajari segala sesuatu tentang kosmetika. teknik perawatan kulit dan penggunaan kosmetika.I. telah membawa perobahan dalam sikap hidup seseorang. baik mengenai bentuk dan bahanbahannya.Artikel Dasar-dasar Kosmetologi Kedokteran Dr. Ny. Kemajuan peradaban dan taraf kehidupan manusia. wajah yang cantik.D. kemajuan di bidang teknologi. telah membawa manusia kearah pemenuhan kebutuhan. maupun absorpsi dan efeknya pada kulit dan Ilmu Bedah Kulit Estetik. sejak usia bayi. Seorang bapak ilmu kedokteran HIPPOCRATES (460 — 370 S. Pemakaian kosmetika merupakan hal yang sangat diperlukan oleh seseorang. Dokter Ahli Kulit tidak hanya mengembangkan ilmunya dalam bidang Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. maka diadakan pemisahan kosmetologi dari Ilmu Kedokteran (HENRI de NODEVILI 1260 — 1325). baik bersifat primer maupun bersifat sekunder. telah memegang peranan penting dalam menangani segala masalah yang menyangkut bidang kulit estetik tersebut di atas.) dan kawan-kawan telah membuat resep-resep kosmetika dan menghubungkannya dengan ilmu kedokteran. H. Pada zaman modern ini. meluasnya pemakaian kosmetika oleh masyarakat dengan segala dampak positif dan negatif yang diterima oleh kulit. maupun tentang pemakaian dan akibat-akibatnya pada kulit.sampai usia lanjut. kimia. Dibentuknya Sub Bagian Kosmetologi di FKUI — RSCM pada tahun 1970 dan sampai saat ini telah berkembang di beberapa Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin lainnya di Indonesia. keluhan tentang penyakit kulit. Ilmu Kedokteran bertambah luas dan kosmetologi terus berkembang. fisiologi dari bahan-bahannya. Penulis mengemukakan perlunya latar belakang dermatologi dalam masalah kosmetika. JA YA. Kosmetika untuk pengobatan kelainan patologi kulit. perkembangan sosial budaya. tidak terkecuali pria maupun wanita dengan tujuan untuk mendapatkan kulit yang sehat. di bidang Dermatologi pada khususnya. kelainan kulit estetik telah merupakan problema yang mendapat perhatian khusus dalam kehidupan manusia. seorang dermatolog telah mempelajari secara mendalam tentang kosmetika baik mengenai sifat-sifat fisika. penggunaan kosmetika dan lain-lain. pertanyaan-pertanyaan tentang perawatan kulit. yang . penelitian lebih Cermin Dunia Kedokteran No. Penyelenggara P. dikenal 2 bentuk kosmetika : 1. pengetahuan yang lengkap tentang kulit dan fungsinya.dari penyelidikan antropologi. 41.M. Lies Yul Achyar Bagian Kosmetologi Departemen Penyakit Kulit & Kelamin RSPAD Gatot Soebroto Jakarta PENDAHULUAN Berkembangnya ilmu pengetahuan di segala bidang. bahan-bahan pengawet mayat dan lain-lain yang dapat dianggap sebagai bentuk awal dari kosmetika. Demikian pula dengan penderita yang datang kepada seorang Dokter Ahli Kulit pada saat ini. V.

berdasarkan kegunaan dan lokalisasi pemakaian pada tubuh. bedak muka dan lain-lain. krem dan lotion kuku. Pada tahun 1700 — 1900 kosmetika dibagi menjadi : 1. Dalam definisi ini jelas dibedakan antara kosmetika dengan obat yang dapat mempengaruhi struktur dan faal tubuh. PENGERTIAN KOSMETOLOGI DAN KOSMETIKA Kosmetologi Menurut JELLINEX. Kosmetika hipoalergik Kosmetika hipoalergik. pemerah pipi. suntan gel. gum arabic. Preparat wangi-wangian. resoi- Kosmetika tradisional Kosmetika tradisional adalah kosmetika yang terdiri dari bahan-bahan yang berasal dari alam dan diolah secara tradisional.jauh tentang berbagai efek bahan-bahan kosmetika terhadap kulit. feminim hygiene spray dan lain-lain. kosmetika digolongkan menjadi 13 golongan. lanolin. Preparat untuk suntan dan sunscreen. Kosmetika Menurut FEDERAL FOOD AND COSMETIC ACT (1958) sesuai dengan definisi dalam Peraturan Menteri Kesehatan R. 13. terdapat kosmetika semi-tradisional. Preparat untuk rambut. Seperti bahan pengawet. ahli imunologi. kosmetologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari hukum-hukum kimia. 12. 10. Rias : make up. Kosmedik adalah kosmetika yang ke dalamnya ditambahkan bahan-bahan aktif tertentu seperti zat-zat anti bakteri atau jasad renik lainnya. Preparat kuku. mouth washes. deodoran. Kosmetika adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan. 6. seperti dokter ahli kulit. Banyak bahanbahan yang sering menimbulkan reaksi iritasi dan sensitasi telah dikeluarkan dari daftar kosmetika hipoalergik seperti arsenic compounds. Proteksi : sunscreen dan lain-lain. Pembersih (cleansing) : pembersih dengan bahan dasar sinol. Zat tersebut tidak boleh mengganggu faal kulit atau kesehatan tubuh secara keseluruhan. heksaklorofen 4 dan lain-lain. 7. 4. anti jerawat. telah membingungkan baik para pemakai maupun pihak-pihak lain yang berperan serta di dalamnya. Kosmetika pemeliharaan dan perawatan kulit terdiri dari : a. Tetapi penggolongan yang dibuat masing-masing ahli ternyata tidak mina satu dengan lainnya. 11. menambah daya tank dan mengubah rupa dan tidak termasuk golongan obat. Preparat pewarna rambut. hair color. dan lainlain.P. hairbleach. saat ini pada beberapa produk tertentu batas antara kosmetika dan obat menjadi kabur. ahli kimia. pelernbab. bedak bayi. hairspray. terapi dan lain-lain. parfum. maskara. sehingga terdapat beberapa bentuk penggolongan sebagai berikut : • Penggolongan menurut Peraturan Menteri Kesehatan R. anti ketombe dan lain-lain dengan tujuan profilaksis. cleansing. 1. Y. 5. dan lain-lain. dilekatkan. dituangkan. Higiene tubuh : sabun. 2. fisika. parfum. 1986 . PENGGOLONGAN KOSMETIKA Banyaknya kosmetika yang beredar dengan segala macam bentuk dan nama. after shave. Cosmetic treatment yang berhubungan dengan ilmu kedokteran dan beberapa ilmu pengetahuan lainnya seperti dermatologi. Cermin Dunia Kedokteran No. cat rambut. after shave lotion. memelihara. dipercikkan atau disemprotkan pada.I. 9. Preparat untuk kebersihan badan. 3. Untuk itu para ahli berusaha mengelompokkan kosmetika sesederhana mungkin. ahli biokimia. breath freshener dan lain-lain. aluminium sulfat . oil of lavender. toilet water dan lainlain. Preparat cukur. Cosmetic decorative yang lebih banyak melibatkan ahli kecantikan. dan lain-lain. fenol. bismuth compounds. ahli farmasi. cat kuku. Kosmedik Dalam perkembangan kosmetika. fern)] formaldehide.I. bath capsules. Preparat perawatan kulit. Preparat untuk kebersihan mulut. 41. anti gatal. dan lain-lain. Preparat untuk mandi. Preparat untuk bayi. dimasukkan dalam. balsam of peru. penyimpanan dan penggunaan bahan kosmetika. Di samping itu. salicylic acid. pengemulsi dan lain-lain. dan lain-lain. pembersih. pelindung dan lain-lain. dipergunakan pada badan manusia dengan maksud untuk membersihkan. aluminium klorida. ahli kecantikan dan lain-lain. • Penggolongan menurut NATER. Preparat make up (kecuali mata). oil of bergamot. 3. kesehatan gigi dan lain-lain. ahli fotobiologi. adalah kosmetika yang di dalamnya tidak mengandung zat-zat yang dapat menyebabkan reaksi iritasi dan reaksi sensitasi. minyak bayi. desinfektan. Kegunaan kosmetika ini dalam ilmu kedokteran baik untuk pemeliharaan kesehatan kulit maupun untuk pengobatan masih memerlukan penelitian lebih lanjut. 8. minyak mandi. ahli mikrobiologi. pengeriting rambut dan lain-lain. pasta gigi. • Pembagian yang dipakai di Bagian Kosmetologi Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. paraphenylennediamin. yaitu kosmetika tradisional yang pengolahannya dilakukan secara modern dengan mencampurkan zat-zat kimia sintetik ke dalamnya. 1. mercury compounds. sunscreen foundation dan lain-lain. dan lain-lain. 2. pemerah bibir. farmakologi. No. berdasarkan kegunaan dan cara bekerjanya kosmetika dibagi dalam kelompok.220/Men Kes/Per/IX/76. sabun cukur. LUBOWE (1955) mengemukakan istilah Cosmedics disusul oleh FAUST (1975) dengan istilah Medicated Cosmetics untuk bentuk gabungan dari kosmetika dan obat. 1. dan kawan-kawan berdasarkan kegunaannya. Pada abad modern ini kosmetologi dan kosmetika telah melibatkan banyak profesi. anti produk keringat. Wangi-wangian : deodorant. eye shadow. Kosmetika jenis ini bila dapat terwujud akan merupakan kosmetika yang lebih aman untuk kesehatan kulit. Preparat untuk mata. 2. sampo. cat rambut. 4. biologi dan microbiologi tentang pembuatan.

air dan stratum korneum. Sejumlah bahan-bahan dapat melewati permukaan kulit. Meskipun proses resorpsi yang lengkap dan cara mana yang ditempuh oleh masing-masing bahan yang berbeda. estrogen. sedang vitamin E dan F masih diragukan. foundation cream. 1. Absorpsi dan penetrasi dari bahan-bahan yang digunakan secara topikal dapat terjadi melalui 3 cara : 1. keadaan hidrasi dari stratum korneum. 6. Lapisan stratum korneum (lapisan tanduk) pada epidermis merupakan lapisan barrier dari kulit dan merupakan dasar permeabilitas yang selektif dari kulit terhadap berbagai bahan dari luar (SCHEUPLEIN. belum diketahui dengan pasti. Bahan baru akan bermanfaat bagi kulit apabila dapat mencapai bagian terdalam kulit yaitu stratum basale. 3. 3. daya larut dalam bahan dasar c. c. cleansing milk. lokalisasi dari pemakaian. difusi melalui folikel rambut berlangsung cepat dan aktif. night cream. 2. termasuk uap air. lemak hewan lebih mudah diabsorpsi daripada lemak tumbuh-tumbuhan. Transepidermal resorption pada umumnya akan dilalui oleh bahan-bahan yang dapat menembus barrier kulit. 3. DASAR-DASAR PENGGUNAAN KOSMETIKA PADA KULIT Kulit merupakan sasaran utama yang menerima berbagai efek. 3. Faktor-faktor dalarn kulit dan di luar kulit yang dapat mempengaruhi absorpsi bahan-bahan melalui kulit telah banyak diselidiki. dan lain-lain). kecuali panthanol suatu derivat dari "panthothenic acid yang larut dalam lemak dapat diabsorpsi. ukuran dan bentuk molekul dari bahan-bahan. Memelihara keseimbangan cairn tubuh dan mempertahankan suhu tubuh. 1976). seperti stratum korneum yang rusak. susunan dan sifat kimia fisika dari bahan dasar. akan mempengaruhi daya penetrasi. Menurut YANET MARKS (1976) terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi absorpsi dan penetrasi bahan-bahan melalui kulit. pembersih dengan bahan dasar padat (masker). 2. campuran dari bahan-bahan yang tidak sesuai. ras dan lain-lain. moisturizing. testosteron.04% dari permukaan kulit. Cara aplikasi pada kulit. a. Phenol dan alkaloid bebas dapat diabsorpsi.7% dari permukaan kulit (transepidermal resorption). 1986 5 . Semua bentuk gas. Hormon-hormon seperti. infeksi dan lain-lain. 4. terangkat. vaginal spray. kestabilannya (stability) 2. Bahanbahan yang larut air mempunyai kemampuan berdifusi lebih kecil dibandingkan bahan-bahan yang larut lemak. Kulit terdiri dari epidermis (kulit ari). bahan kimia. yang akan menghalangi penetrasi dari bahan-bahan lainnya. Setiap bahan mempunyai keniampuan tertentu untuk berdifusi. after shave dan lain-lain. Sifat-sifat dari kulit. bahan-bahan dasar yang dipakai. juga lemak hewan dan tumbuh-tumbuhCermin Dunia Kedokteran No. Karena itu. D. d. Melindungi organ-organ dalam tubuh terhadap pengaruh luar seperti sinar matahari. konsentrasi dari bahan-bahan aktif. umur. Menyokong penampilan dan kepribadian seseorang. di daerah fleksor. Menurut BALSAM (1974). base make up dan lain-lain. skin freshener dan lain-lain). merupakan 0. konsentrasi dari bahan aktif b. b. Melalui seluruh permukaan stratum korneum yang utuh yang merupakan 99. cologne. dan tidak banyak diketahui tentang absorpsi dari vitamin B dan C yang larut dalam air. temperatur. esterifikasi (esterifcation) b. pemerah bibir. 3. dermis (kulit jangat) dan subkutis. Sifat dasar preparat. eye shadow dan lain-lain.air (face tonic. Melalui saluran kelenjar keringat. sedangkan peranan kelenjar keringat sebagai media difusi sangat kecil. daya larut dalam lemak d. Pelindung (protecting) : sunscreen. Beberapa lemak esensial dapat diabsorpsi. c. tingkat penetrasi dari bahan-bahan melalui kulit yang utuh tergantung pada : 1. 4. 4. dan lain-lain. penetrasi akan lebih baik. dan larutan organik yang mudah menguap segera dapat melakukan penetrasi dengan baik. deodoran. progesteron. Penipis (thinning) : bubuk peeling dan lain-lain. tetapi cortison acetat sangat sukar untuk diabsorpsi. 2. karena kulit merupakan media difusi. Vitamin-vitamin yang larut lemak. keadaan dari stratum korneum. Difusi melalui lapisan epidermis berlangsung secara lambat dan pasif. disoxicorticosteron dan hydrocortison acetat mudah diabsorpsi. b. Melalui folikel rambut yang merupakan 0. K dan karoten dapat diabsorpsi.2% dari permukaan kulit (transfollicular resorption). Pelembab (moisturizing) : cold cream. daya larut bahan-bahan dalam lemak. c. tetapi bahan-bahan yang sangat hydrophobic seperti minyak mineral tidak dapat menembus barrier kulit. pemakaian secara oklusi akan meningkatkan daya penetrasi. haik positif maupun negatif pada penggunaan kosmetika. Teori dasar absorpsi bahan melalui kulit Kulit adalah organ tubuh yang hidup berguna untuk : 1. menebal. Minyakminyak mineral ini. a. intertriginosa. yaitu : 1. 41. yaitu vitamin A. tetapi garamgaramnya yang larut dalam air dan tidak larut dalam lemak sama sekali tidak diabsorpsi. 2. a. 5. 5. lapisan epidermis lebih impermeabel daripada dermis . Kosmetika wangi-wangian : parfum. tetapi beberapa penulis telah membuat pengamatan secara umum mengenai penetrasi bahan-bahan melalui kulit sebagai berikut. semua pihak yang tersangkut di dalamnya perlu mempunyai pengetahuan dasar tentang kulit dan kosmetika. trauma mekanis. Setiap lapisan kulit tidak sama permeabilitasnya. Kosmetika rias (decorated cosmetic) : kosmetika yang dipakai untuk make up seperti : pemerah pipi. penetrasi lebih baik pada kulit bayi daripada umur lanjut. Sifat kimia fisika dari bahan-bahan tersebut. kepentingan estetik. pembersih dengan bahan dasar minyak (cleansing cream. 3. 2.

• Efek dari bahan dasar 4. AIR Dari golongan kosmetika ternyata bahan dasar yang terbanyak dipakai adalah lemak/minyak. mengurangi tegangan permukaan kulit sehingga daya pembasahan oleh air lebih baik. bahan tersebut dapat diabsorpsi oleh kulit sekurang-kurangnya sebagian dari padanya. dapat melarutkan kotoran-kotoran yang larut lemak seperti sisa-sisa make up. Pb dan Cu e+ semua dapat melakukan penetrasi dengan baik. c. b. 1975). 6 Cermin Dunia Kedokteran No.an lainnya lebih mudah mengadakan transfollicular resorption. komposisi lemak yang terdapat pada tubuh/ kulit berbeda dengan lemak yang terdapat di alam (lemak pada kosmetika).1986 Air dapat diabsorpsi oleh kulit. ALKOHOL Pemakaian bahan-bahan aktif dalam pelarut organik seperti alkohol. linalyl geranyl acetate dan lain-lain juga diabsorpsi dengan cepat. • Efek dari bahan aktif Pemakaian preparat topikal yang mengandung bahan aktif akan bermanfaat bila : 1. pemberian secara oral tidak mungkin dilakukan atau efeknya merugikan. memperbaiki daya larut kotoran berlemak. Jadi sifat dan efek dari preparat kosmetika tidaklah ditentukan oleh bahan aktifnya. dapat meninggikan permeabilitas kulit terhadap air. ada khasiatnya pada kulit. belum dapat dijelaskan dengan pasti. bahkan kadang-kadang tidak mengandung bahan-bahan aktif. yaitu sebagai pelumas (lubrikan) dari lapisan tanduk. Mempertahankan kondisi kulit (skin conditioner). bersifat sebagai astringen dan desinfektan. 4. mempunyai sifat pembasah (wetting effect) terhadap keratin. chloroform dan lain-lain tidak dianjurkan karena efek iritasinya pada kulit. sehingga dapat melembutkan atau melemaskan permukaan kulit. jodium boric acid. Menurut LEITZ. hormon. 2. d. karena adanya pendapat yang berbeda antara para penulis. 2+ lemak dari Hg 2+ . ekstrak binatang dan tumbuh-tumbuhan. juga protein yang bermolekul besar tidak diabsorpsi oleh kulit. tetapi terutama oleh bahan dasarnya (JELLINEK. lemak hewan dan tumbuh-tumbuhan. Semua garam-garam yang larut dalam air. surfactant (sabun. lemak turnbuh-tumbuhan dan malam. alkohol 20 — 40% (skin freshener. Ikut membantu pembentukan keratin mikrofibril pada stratum korneum yang punya peranan dalam proses absorpsi dan penetrasi. Jadi jelaslah bahwa kegunaan lemak dalam preparat kosmetika hanya diharapkan untuk membentuk lapisan pelin dung pada permukaan kulit dan memberi kesan berlemak pada kulit. 3. . potasiumcuanate dan garam-garam yang larut. 3. 4. Meskipun lemak dapat diabsorpsi oleh kulit. selain itu dipakai pula air. enzim. sel-sel epidermis dan sedikit oleh kelenjar keringat. e. 2. gula. mudah diabsorpsi oleh kulit. alkohol dan lain-lain. Lemak kulit ini berfungsi untuk : 1. Efek Kosmetika Preparat kosmetika 95% terdiri dari bahan dasar dan hanya 5% bahan aktif. Sehingga air bukanlah bahan dasar yang baik untuk mengantarkan bahan aktif ke dalam lapisan kulit. face tonic). Bahan-bahan anorganik seperti sulfur. karena air mudah berhubungan dengan semua bagian tubuh. sehingga berguna untuk menjaga dan memeliharakan elastisitas kulit yang menyebabkan kulit menjadi lembut dan halus. dan juga bakteri dan sebagian besar kotoran tidak dapat larut dalam air. protein. mengandung sejumlah bahan aktif seperti vitamin. tidak mudah teroksidasi. mercury. 2. Lemak kulit (skin surface lipid) diproduksi oleh kelenjarkelenjar sebum. dapat melunakkan stratum corneum dan membesihkan kotoran yang dapat larut di dalamnya. Air sebagai bahan dasar banyak dipakai pada preparat pembersih. hormon. lemak dapat membentuk lapisan tipis di permukaan kulit yang berfungsi sebagai lapisan pelindung (protective film) untuk menghalangi penguapan air. semua zat-zat padat. tetapi air dan bahan-bahan yang larut air lebih sulit mengadakan penetrasidaripada lemak dan bahan-bahan larut lemak. Bi 3+ . sehingga dapat mencegah kekeringan kulit. aseton. 3. lecithin dan lainlain yang mempunyai efek tertentu pada kulit. Membentuk lapisan lemak tipis permukaan kulit (surface lipid film) yang dapat merupakan lapisan pelindung terhadap penguapan air. Jadi tidak mungkin secara fisiologis/biologis lemak disuplai dari luar ke dalam kulit untuk menggantikan fungsi metabolisme dari lemak kulit. sehingga merupakan bahan dasar yang baik pada preparat pembersih. ether. detergen lainnya). Merupakan proteksi kimiawi terhadap mikro-organisme dari luar. Pemakaian alkohol 20 — 40% pada preparat pembersih bertujuan untuk mendapatkan efeknya yaitu : 1. tetapi sejauh mana absorpsi dapat terjadi. LEMAK Pemakaian lemak pada preparat kosmetika disenangi karena lemak mempunyai keuntungan-keuntungan sebagai bahan dasar dan punya efek tertentu pada kulit yaitu : a. Bahan-bahan aktif yang biasanya ditambahkan ke dalam preparat kosmetika antara lain vitamin. 6. Untuk mendapatkan efek pembersih yang sempurna ke dalam bahan dasar air. 8. perlu ditambahkan bahan dasar lainnya. Tingkat penetrasi bahan-bahan yang larut air tergantung pada jumlah (water content) dari stratum corneum. seperti minyak (cleansing cream). Bahan-bahan aromatik parfum seperti oil of thyme. eucalyptus oil. Tetapi air tidak punya daya membasahkan kulit yang sempurna (wetting effect). beberapa bentuk lemak seperti : lemak hewan. dan setelah absorpsi bagaimana fungsinya di dalam tubuh. 7. sehingga mencegah kekeringan pada kulit. sehingga adalah merupakan bahan dasar yang baik untuk mengantarkan bahan-bahan aktif ke dalam kulit. 41.

tetapi antara lain digunakan sebagai : 1. Vitamin B kompleks. dan dilindungi dari cahaya matahari. menyebabkan proliferasi sel-sel epidermis sehingga epidermis jadi menebal. meningkatkan pembentukan serat-serat elastin sehingga elastisitas kulit bertambah. melunakkan kulit. Dalam preparat kosmetika vitamin E dipakai sebagai bahan pelengkap yaitu sebagai antioksidan. sehingga didapat gambaran wajah yang lebih muda. tyrosin. karena itu penggunaan sebagai preparat topikal dalam kosmetika tidak dianjurkan. KOMPLEKS BAHAN-BAHAN AKTIF (COMPLEXES OF ACTIVE INGREDIENTS) Tujuan penambahan hormon dalam preparat kosmetika umumnya untuk memperlambat proses ketuaan. misalnya casein. dosis ini terlalu tinggi untuk preparat kosmetika yang dipakai bebas dalam jangka waktu lama. seperti yang terdapat pada ekstrak plasenta. Ingredients complex adalah sekelompok bahan-bahan aktif alarniah yang berasal dari binatang dan tumbuh -tumbuhan. dan mencegah kekeringan pada kulit. Pemakaian topikal dari hormon ini tidak dianjurkan karena : a. Vitamin C (ascorbic acid) Vitamin C berfungsi pada pembentukan kolagen dan proses pigmentasi. Beberapa bentuk vitamin B kompleks yang pernah dianjurkan untuk dipakai yaitu : panthathenic acid. Laporan tentang absorpsi dari vitamin -vitamin ini oleh kulit sangat sedikit. Jadi efek hormon ini hanyalah bersifat sementara.hormon yang biasa ditarnbahkan dalam preparat kosmetika adalah hormon -hormon seks terutama estrogen. Belum ada data-data mengenai efek dari pemakaian vitamin E secara topikal. Keseluruhannya memberikan gambaran luar kulit menjadi segar dan lebih muda. ginseng dan lain-lain. Vitamin E (d-tocopherol) Vitamin E antara lain berguna untuk regenerasi sel-sel epitel kulit (peremajaan kulit). yang digunakan dalam preparat . cystine. Efek kosmetika yang dihasilkannya adalah merupakan efek gabungan dari bahan-bahan aktif yang ada di dalamnya. Molekul-molekul protein yang besar tidak diabsorpsi oleh kulit. b. Kesulitan penggunaan vitamin A pada kosmetika adalah karena mudah teroksidasi sehingga harus diberikan dalam bentuk ester alkohol yang lebih stabil. c. efek topikal pada kulit didapatkan bila dosis lebih dari 15.u. HORMON 2. (misalnya casein). meskipun mempunyai efek menarnbah daya kerja dari bahan-bahan aktif tertentu. membentuk lapisan film pada protecting cream tertentu. seperti preparat yang mengandung vitamin A. 4. Defisiensi vitamin B kompleks dapat menimbulkan berbagai kelainan kulit dan rambut. yang biasanya aktif bila ada coenzym. Belum diketahui dengan pasti bentuk dan jumlah bahan-bahan aktif yang terdapat di dalamnya dan masih perlu penelitian lebih jauh mengenai efeknya yang pasti pada kulit. pepton. Hormon . menghilangkan kerutan-kerutan. Asam amino dapat diabsorpsi oleh kulit dan beberapa di antaranya punya fungsi khusus dalam jaringan epidermis misalnya cysteine. larut dalam lemak dan mudah diabsorpsi oleh kulit. sehingga penambahan vitamin B kompleks pada preparat kosmetika tidak dianjurkan. vitamin C dapat diabsorpsi oleh kulit. meningkatkan sirkulasi darah pada kulit. pada preparat yang mudah teroksidasi. penyakit . yaitu melicinkan. Cermin Dunia Kedokteran No. dan kulit akan kernbali ke keadaan semula. Pemakaian vitamin A secara topikal dibenarkan karena : 1. berakhir setelah pengobatan dihentikan.tumbuhan dan binatang yang sering ditambahkan ke dalam preparat kosmetika antara lain. Pemakaian protein dalam preparat kosmetika bukan sebagai bahan aktif.preparat rambut. peptida dan asam-asam amino dalam preparat kosmetika telah pernah dilaporkan. menyebabkan turgor kulit bertambah. efeknya pada kulit hanya bersifat sementara. Tetapi pemakaian vitamin C dalam preparat kosmetika tidak dianjurkan karena sangat mudah teroksidasi. royal jelly. 1986 7 . 5. 2. Vitamin D Tidak ada indikasi untuk pemakaian vitamin D secara topikal dan tidak ada kelainan kulit yang spesifik karena defisiensi vitamin D. lactic protein dan lain-lain. bahan pengental pada preparat-preparat masker (misalnya gelatin).000 i. Efek hormon estrogen pada kulit yaitu : 1. punya efek lokal yang baik. Tidak ada indikasi untuk pemakaian secara topikal./ounce. meningkatkan water holding sehingga cell content epidermis bertambah. efek pada kulit dengan pemberian per oral lebih menguntungkan. nicotinic acid. Dalam dermatologi derivat vitamin A1 yaitu vitamin A acid (tretinoin) dipakai sebagai anti keratinisasi pada penderita akne. 3. 41. Beberapa bentuk ekstrak tumbuh . 2.VITAMIN Vitamin A 1 Vitamin A pada kulit antara lain berguna untuk mempertahankan pertumbuhan normal dari sel epitel yaitu sebagai anti keratinisasi. tidak ada efeknya pada kulit yang fungsi hormon dan epidermis masih baik (usia muda) hanya berkhasiat pada kulit dengan gejala atrofi senilis (usia lanjut). ekstrak plasenta. ENZIM Umumnya terdiri dari protein. meskipun vitamin ini larut dalam air dan stabil terhadap oksidasi. pyridoxintripalmitate. Efek maksimum pada kulit akan terlihat sesudah hari ke 30 sampai ke 50 setelah pemakaian topikal. karena sangat tidak menguntungkan bila dibandingkan pemberian per oral dalam makanan dan juga belum ada data-data yang jelas tentang pemakaiannya dalam preparat kosmetika. PROTEIN Pemakaian protein.penyakit hiperkeratosis dan penyakit difisiensi vitamin A lainnya.

berlemak dan cepat berbau. cleansing lotion. tetapi bila terus-menerus dipakai dapat menimbulkan miliaria terutama di daerah tropis. Biasanya dipakai pada preparat rambut sebagai keratolitik desinfektan dan stimulan. tampak mengkilat. mercury yodida. . keseimbangan fungsionil terpelihara baik. faktor heriditer dan lain-lain. tidak merupakan masalah di daerah tropis. seperti sabun. tebalnya ± 1 mm. tribromo solicyl anilida (TBS). pomade dan lain-lain. Perawatan kulit pada remaja dan dewasa muda Kulit berminyak Pada kulit jenis ini aktivitas kelenjar sebasea berlebihan dengan produksi lemak kulit secara berlebihan. kelenjar sebasea tidak aktif sampai masa remaja sehingga produksi sebum sangat berkurang. Kurangnya atau hilangnya lapisan air di kulit berkurang. menjaga kelembaban kulit dengan sedikit mungkin menggunakan bahan-bahan iritan. sehingga kulit cukup elastis. karena kulit jenis ini menghasilkan lebih dari cukup minyak alamiah yang dapat berfungsi sebagai pelembab. c. dan lain-lain. 3. Dianjurkan memakai pelembab atau bahan emolien lainnya untuk melindungi evaporasi air dari kulit. 41. pilih sabun yang lunak dan sedikit mengandung alkali. terdapat pula jenis kulit normal dan kulit kering. Pada penggunaan pembersih. selenium dan lain-lain. hindari pemakaian kosmetika berlemak misalnya pemakaian berbagai jenis krem. foundation cream. Digunakan pada preparat anti ketombe. pyrogallol. lapisan lemak subkutan relatif lebih sedikit. kulit muka dan rambut jadi berminyak. Tetapi dapat pula terjadi akibat penggunaan sabun yang berlebihan. dianjurkan untuk menggunakan pembersih beberapa kali sehari dengan air hangat dan pembersih dengan bahan dasar air. Warna kulit lebih merah karena kurangnya keratohialin. mudah kotor dan berjerawat. preparat yang mengandung phenol. Lapisan lemak kulit bertambah. di samping sebagai pembersih. Hindari penggunaan bedak yang mengandung antiseptik seperti perubalsem. tribromo salicyl anilida dan lain-lain. hal ini disebabkan beberapa faktor antara lain faktor hormon. seperti pelembab. Kulit pada remaja dan dewasa muda Pada usia remaja aktivitas pembentukan hormon mening8 Cermin Dunia Kedokteran No. Kulit lebih edema karena banyak mengandung air dan natrium. Pemakaian minyak bayi merupakan emolien yang efektif. cleansing milk dan lainlain. Bahan-bahan ini bersifat iritrasi dan punya efek meningkatkan sirkulasi dan metabolisme pada kulit untuk merangsang pertumbuhan rambut. bervariasi rata-rata antara 3. tidak menimbulkan kelebihan lemak kulit yang menyumbat pori-pori. preparat yang mengandung mercury yodida.4 — 6. kondisi kulit juga terpengaruh oleh siklus menstrual. Lapisan epidermis terutama stratum comeum dan lapisan dermis lebih tipis. Perawatan pada kulit normal tidak membutuhkan hal yang khusus. resorcinol. Digunakan pada preparat-preparat rambut. Kulit kepala dan rambut mengkilat. asam borat. tidak mengandung parfum yang berat. preparat yang mengandung hexachlorophen. Diferensiasi apendik kulit belum sempurna. 2. e. pH kulit lebih ke arah asam. b. benzolkonium chloride dan lain-lain yang bersifat anti bakteri.BAHAN AKTIF DALAM KOSMETIKA MEDIKATED Bahan-bahan aktif yang biasanya ditambahkan ke dalam kosmetika medikated antara lain adalah : a. Dengan kondisi kulit seperti di atas pada remaja sangat diutamakan pemeliharaan kebersihan kulit. anti akne dan lain-lain. Perawatan kulit pada bayi dan anak Pemeliharaan kulit pada bayi dan anak dengan menggunakan kosmetika perlu berhati-hati. d. mengingat sifat kulit yang mudah teriritasi. Jenis kulit pada remaja kebanyakan jenis kulit berminyak. faktor lingkungan yang selalu panas dan lembab yang mempergiat aktivitas kelenjar lemak. Terdapat pula preparat deodoran. tegang dan berwarna cerah. hindari penggunaan sabun medikated yang mengandung bahan-bahan aktif tertentu seperti hexachlorophen. dapat pula berfungsi sebagai pelumas. pembersih kimiawi. Kulit muka lebih berminyak. preparat yang mengandung cantharidin. Kurangnya produksi sebum dan kurangnya lapisan lemak kulit. tetapi di daerah beriklim dingin diperlukan penggunaan pelembab untuk mencegah kekeringan kulit. kulit menjadi kering. kelenjar sebasea menjadi besar dan aktif. capsicin. preparat yang mengandung sulfur. kelenjar apokrin mengadakan sekresi di tempat tertentu. Dianjurkan pakai pembersih dengan bahan dasar minyak. Perawatan dan pembersihan jenis kulit seperti ini adalah : 1. Kulit normal Kulit normal adalah kulit dalam kondisi yang sehat. Bahan ini mempunyai efek sebagai oksidator dan reduktor dan juga sebagai keratolitik. papila dermis lebih mendatar. perlu dilakukan penipisan dengan serbuk penggosok (peeling) untuk menghilangkan lapisan kotoran berlemak bersama sel-sel kulit yang mati atau yang terlepas dari permukaan. Q napthol dan berbagai bentuk phenol lainnya. dan produksi keringat meningkat. Sekresi kelenjar lemak cukup. 1986 kat. Prinsip perawatan pada kulit kering harus mempertahankan lemak kulit yang ada. formic acid. benzolkonium chlorida dan lain-lain. bithional. pengaruh hormonal dan juga pada dermatosis yang kronis atau gangguan keratinisasi. Digunakan sebagai zat anti bakteri pada sabun-sabun medicated. Diet yang banyak lemak juga mempengaruhi keadaan lemak kulit. keseimbangan kadar air terpelihara baik. Kulit kering Kekeringan kulit dapat terjadi pada orang tertentu yang secara genetik mempunyai kecenderungan kulit kering. sering timbul akne 4 — 7 hari sebelum menstruasi.5. KULIT PADA BERBAGAI TINGKAT UMUR DAN PERAWATAN DENGAN KOSMETIKA Kulit pada bayi dan anak-anak Kulit bayi dan anak-anak relatif tipis. karena hal-hal tersebut di atas kulit bayi dan anak lebih mudah mengalami iritasi oleh bahan-bahan kimia yang ditempelkan pada kulit dan mudah mendapat infeksi. pelindung dan lain-lain.

New York. Percutaneus absorption after twenty five years old ("Old wine in new wines skin"). Formulation and function of cosmetics 2nd ed. Balsam MS and Sagarin E. 1976. Reaksi Kulit Terhadap Kosmetika. aman. Vaskularisasi yang berkurang dan lapisan lemak yang menipis menyebabkan pengaturan suhu terganggu. London : Wiley Interscience. KEPUSTAKAAN 1. vol IV 2nd ed. Balsam MS and Sagarin E. Esterly NB and Loeffel ED. gangguan sirkulasi yang menurun. 16. United States of America. Groot AC and Liam Dli. 6. 1975. 2nd ed. London. Pengaruh hormon yang berkurang. Oxford. 62 : 353 — 60. Tranggono RIS. Mechanism of Percutaneus Absorption. London : The CV Mosby Co. Sydney : John Wiley & Sous lnterscience Publishers. New York. I Invest Dermatol. Scheuplein RY. 67 31 -9. 16 873 — 83.Kulit pada usia lanjut Bertambahnya usia dan terjadinya proses menua. Jakarta 1985. Toronto. New York. 1974. Nater YP. Cosmetics science and technology vol. New York. mengakibatkan atrofi kulit dan apendiknya. kolagen menjadi kurang larut. 1936. dan menghindari faktor-faktor yang menambah kekeringan kulit seperti pakai bahan pembersih yang mengandung alkohol. Practical Pediatric Dermatology. Perlu ditingkatkan pengetahuan tentang kulit dan kosmetika untuk dapat memilih jenis/bentuk kosmetika yang sesuai. 1982. sering terasa gatal. 10. Dirjen POM Depkes RI. 8. The Chemistry and Manufacture of Cosmetics. begitu pula aktivitas pengeluaran keringat berkurang. kulit lebih mudah mengalami dehidrasi. Marks Y. 7. Princeton Excerpta Medica. Principles of Cosmetics for dermatologist. 9. 1968. 3. 1983. New York. London : Reinhold Book Co. Clinic 1 pharmacological consideration of general prin- ciples of treatment. New York : Academic Press. Seminar Penggunaan Produk Kosmetika Dalam Negeri. Penggunaan bahan-bahan kimia atau kosmetika secara topikal pada kulit perlu mempertimbangkan kondisi kulit sesuai dengan usia dan lingkungan pemakai. Kadar air menjadi sedikit. di bidang Dermatologi pada khususnya. 3. Yellinex YS. 1986 9 . 1979. Tregear RT. London. Dir Jen POM Dep Kes RI Jakarta 1979. New York. RANGKUMAN 1. 2nd ed. Perfumery and Cosmetic. 3. Perkembangan dunia kosmetika. Toronto : WB Saunders Co. 1974. trauma yang ringan dapat menimbulkan kelainan kulit dan lain-lain. Amsterdam. 1970. Mengatasi kekeringan kulit pada usia lanjut sama seperti perawatan kulit kering pada umumnya yaitu dengan menggunakan emolien. Sagarin E. 19. kaku dan kurang lentur dan jumlahnya menurun. Masalah kulit estetik dan meningkatnya penggunaan kosmetika telah membawa perkembangan baru dalam ilmu kedokteran pada umumnya. Faust RE. Jakarta 1979. sehingga kulit jadi tipis. Leitz G. Weis FW and Lubowe II. mengurangi keriput dan kelainan-kelainan kulit lainnya. Rigelman S. 17. Toronto : Wiley Interscience. Frost P and Horwitz SN. 18. 1966. Cermin Dunia Kedokteran No. 15. Scheuplein RY and Roos LW. lemak kulit berkurang. 1979. 2. 11. 20. Weston WL. 1. Sydney. Cosmetics science and technology. vol XLIII 2nd ed. London. Goodman H. 1978. Perawatan kuratif secara medis lebih banyak diperlukan untuk mengatasi rasa gatal. 1975. Cosmetic and the supply of fats to the skin. Cosmetic Dermatology. Physical function of skin. 12. 41. kering dan keriput. Karnen B. 1972. 1969. Pharmacokinetic factors affecting epidermal penetration and percutaneus absorption. Orlando Flourd : Continental Press. London. Kosmetika dalam dermatolog. Pharmacokinetics 1974. I Invest Dermatol. Dermal protein berubah jadi amorf. St Louis. Rapat Konsultasi Peningkatan Keamanan Kosmetika. juga terjadi pengurangan jumlah melanosit yang aktif dan berkurangnya kemampuan thanning. 2nd ed. Solomon LM. Drug Treatment. Sydney. Perawatan kulit dengan kosmetika pada usia lanjut ditujukan terutama untuk mengatasi kekeringan. Unwanted effects of cosmetics and drugs used in dermatology. 5. Produksi kelenjar sebasea menurun. memakai pelembab. In : Avery's. sabun dan detergen lainnya. London : Mc Graw Hil Book Co. Cosmetics science and technology vol. Tranggono RIS. Toronto : Wiley Inter science. Little Brown and Co. 14. Rapat Konsultasi Keamanan Kosmetika. 4. Amsterdam. kulit pun mengalami perubahan secara bertahap. 2. Adolescent Dermatology. In : Soap. Cosmetic and the skin. kulit mudah mengalami luka. Philadelphia. dan terhindar dari bahan-bahan yang merusak kulit. 13.

1986 . Kita telah mengenal banyak preparat (formulasi) farmakologik dijual secara bebas (preparat OTC) dan dapat diperoleh tanpa resep dokter. Terlepas dari apa atau cara mana yang dipergunakan. jenis jantan. maka konsentrasi zat atau dosisnya. kortikosteroid. membersihkan dan mengobati kulit yang terganggu dengan menggunakan antiseptik.I. manusia yang sudah cantik berkehendak supaya *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. kadang. Pada preparat yang diperoleh dengan resep dokter (preparat prescription = ethical drug). JENIS OBAT YANG MEMPENGARUHI KECANTIKAN Dari upaya untuk meningkatkan kecantikan yang disebutkan di atas ternyata sebagian besar merupakan senyawa obatobat yang mempengaruhi kulit dan digunakan secara topikal. Secara naluri mahluk -mahluk lain berusaha mempertahankan dan meningkatkan kecantikan mereka untuk menimbulkan dan meningkatkan daya tarik terhadap lawan jenisnya.D. sedangkan pada obat-obat OTC (Over the Counter drugs) sebagian besar tidak dicantumkan.Aspek Farmakologi Beberapa Obat Yang Mempengaruhi Kecantikan Dr. BEBERAPA UPAYA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KECANTIKAN Dalam upayanya untuk memelihara dan meningkatkan kecantikan. menghilangkan pigmentasi dan sebagainya. Pada kesempatan kali ini terutama dibicarakan mengenai aspek farmakologi preparat atau obat dermatologik. mengurangi keringat yang berlebihan. Dalam makalah ini akan ditinjau aspek farmakologi beberapa zat atau obat yang mempengaruhi kecantikan manusia. Manusia dengan akal kepandaiannya yang merupakan kelebihan mereka dibandingkan mahluk ciptaan Tuhan yang lain sejak dulu kala telah berusaha bagaimana mereka dapat mempertahankan dan meningkatkan kecantikan mereka untuk dapat lebih memikat pasangannya. Sardjono O. Sedangkan mereka yang merasa kurang cantik berusaha untuk meningkatkannya. Terdapat beberapa cara yang kita kenal untuk meningkatkan kecantikan ini. anti acne. rambut. untuk pergaulan atau karena alasan "emansipasi" belaka.41. kecantikan mereka tidak pudar atau tetap bertahan. apakah cara dan zat ini benar-benar bermanfaat dan aman bagi tubuh kita. antara lain untuk membersihkan dan mempercantik kulit. (2) zat-zat yang digunakan secara profilaksis dan untuk maksud pengobatan. Tentu saja ada beberapa kekecualian. kuku. vehikulum dan ukuran pengemasnya dicantumkan. dan sebagainya. seperti misalnya penggunaan obat-obat pelangsing tubuh (anorexiant). mengurangi bau badan. Usaha peningkatan kecantikan ini dilakukan dengan berbagai cara dari yang tradisional (alami) sampai penggunaan zat-zat kimia secara modern sesuai dengan kemajuan teknologi.kadang digunakan pula obat atau zat secara sistemik. obat penambah gairah seks (hormonal). Vehikulum Kriteria yang akan dipertimbangkan mencakup apakah vehi- 10 Cermin Dunia Kedokteran No. Santoso Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia PENDAHULUAN Manusia telah diciptakan Tuhan Yang Maha Esa sebagai mahluk yang paling sempurna dan paling cantik. Perbedaan yang terlihat antara manusia dan mahluk yang lain adalah umumnya pada manusia usaha meningkatkan pada jenis wanita sedangkan pada mahluk atau hewan lainnya banyak dilakukan oleh.A. jamu singset. antibiotik. anti ketombe. sebagaimana kita saksikan pada masa sekarang banyak pula pria yang berusaha untuk meningkatkan kecantikannya atau ketampanannya dengan alasan karena profesinya. JA YA. Penyelenggara P. antiinflamasi. V. Senyawa atau obat dermatologik dikatagorikan menjadi (1) vehikulum. Selain penggunaan obat-obat atau senyawa secara topikal.

Penggunaan topikal minyak relatif tidak menimbulkan efek samping. mengobati acne vulgaris. tepung jagung (corn starch). kastor. bagaimana vehikulum menahan atau melepaskan atau membantu absorpsi zat aktif. Bilamana digunakan sebagai kompres panas atau dingin. Air bekerja sebagai suatu vehikulum dan hydrating agent pada kompres basah. magnesium stearat. mengurangi keringat yang berlebihan. krem atau salep. spray tepat untuk tempat . Zat ini bersifat higroskopik dan mempunyai efek melembutkan (softening action). base (dasar) salep sering digunakan dalam berbagai krem dan salep. tinggur hidro alkoholik atau pelarut . Seperti minyak. emolien atau antifoaming agent. cairan (liquids). dan salep paling cocok untuk mencegah maserasi kulit. Talk dapat menyebabkan reaksi granulomatous hebat bila dikenakan kepada luka-luka. Zat-zat bantu farmaseutik (Pharmaceutic acid additives) banyak dipakai dalam preparat topikal. Walaupun bentonit (hydrated aluminium silicate) tidak larut dalam air. polisorbat 80) dan sodium lauril sulfat digunakan sebagai zat pendispersi dalam lotion. kloasma gravidarum dan sebagainya. Asam stearat dan stearil alkohol. talk. perbedaannya terletak pada baunya. titanium oksida. Sebagian besar zat-zat ini tidak berbahaya pada konsentrasi rendah. Minyak tumbuhan yang lazim dicampur dalam krem dan lotion adalah minyak -minyak biji kapas. Zat-zat pendispersi dan pengemulsi memberi stabilitas dan homogenitas bila mencampur cairan yang tidak dapat tercampurkan. dan pasta. Puder ini ditaburkan di alas kulit atau merupakan komponen dalam lotion atas pasta. misalnya lotions gel. shampo. bentonit. dan silikon. Seng oksida dicampur dengan sedikit fern oksida mempunyai warna merah muda (pink). Minyak yang berasal dari tumbuhan dan mineral banyak dipakai untuk pengobatan topikal. Konstituen utama vehikulum mencakup — liquid (cairan. zaitun dan kacang. yang bekerja sebagai lubricant (pelumas). krem. Alkohol merupakan pelarut dan digunakan untuk mendinginkan kulit. dapat dicampur dengan air dan alkohol. dan kecocokannya untuk dipergunakan di daerah kulit yang diinginkan. Minyak ini dapat digunakan tunggal atau merupakan ingredien dalam lotion. parakloro-metasilenol dan kloributanol sering ditambahkan sebagai preservatif antimikroba. Puder mempunyai sifat meningkatkan evaporasi (penguapan). Zat-zat (obat-obat) yang digunakan secara profilaksis dan untuk maksud pengobatan Dalam upaya meningkatkan kecantikan. tumbuhan atau hewan. heksakloroform.kadang menyebabkan dermatitis kontak dan lauril sulfat menyebabkan iritasi. mengurangi friksi dan pruritus (gatal -gatal) dan menimbulkan rasa dingin (cooling sensation). Precipitated calsium carbonate merupakan puder halus berwarna putih yang tidak larut dalam alkohol dan air. Gliseril monostearat. Cermin Dunia Kedokteran No. 1986 11 . digunakan sebagai lotion kocok. Tidak seperti minyak tumbuhan (nabati). hidrokarbon petroleum. Zat ini memberikan rasa kering dan lebih bersifat sebagai absorben dibandingkan dengan talk. senyawa kuarterner ammonium organik. tergantung dari konsentrasinya maka alkohol dapat bersifat antiseptik atau astringen. yakni air. Calamin. Seng oksida dan talk (terutama magnesium silikat hidrous): bersifat sebagai protektif dan menyerap sejumlah air bilamana digunakan dalam suatu pasta dalam petrolatum. Propilen glikol adalah suatu pelarut yang sangat baik dan telah menggantikan tempat gliserin sebagai vehikulum dalam formulasi obat topikal. Campuran ini. Di dalam preparat -preparat untuk maksud profilaksis dan pengobatan selain bahan vehikulum ditambahkan pula zat-zat lain yang berkhasiat (mempunyai efek farmakologik) seperti. air akan meningkatkan atau menurunkan suhu kulit dan menimbulkan maserasi lapisan permukaan kulit sehingga memperbesar penetrasi zat aktif. Banyak surface agents meningkatkan permeabilitas stratum corneum tidak saja terhadap medikamen tetapi juga terhadap zat-zat yang toksik sehingga secara tidak langsung menyebabkan iritasi. stabilitas penyimpanannya dan kapasitas emulsifikasi.tempat yang berambut. oksikinolin sulfat. zat ini bergabung dengan air menjadi gel. derivat polietilen glikol (polioksi 40 stearat. walaupun demikian paraben kadang. jagung. Paraben (metilparaben dan propilparaben). Pada kulit yang rusak (tidak intact) dapat menyebabkan iritasi subjektif (rasa terbakar dan tersengat) sehingga membatasi penggunaannya.pelarut organik. Minyak adalah lemak cair atau semisolid yang berasal dari mineral. Titanium oksida adalah zat yang opak dan merupakan ingredien lotion atau pasta yang digunakan sebagai sun screen. Metilselulose dan gum tragacanth yang merupakan zat-zat inert dipakai sebagai suspending agents dalam salep atau pasta. Gliserin merupakan suatu pelarut dan emolien dalam lotion. krem-krem emulsified finishing tupe digunakan untuk tempattempat yang mempunyai sela-sela seperti jari umpamanya. menghilangkan atau mengurangi hiperpigmentasi akibat kontrasepsi oral. krem dan salep yang mengandung ingredien berminyak dan air. kosmetika. Efek emolien minyak -minyak ini serupa. lotion "baths". namun perlu ditambahkan suatu stabilizer seperti tokoferol atau butilhidroksil toluen (Farmakope Amerika Serikat mensyaratkan dituliskannya stabilizer dalam label). dan lotion tubuh dan tangan. Dasar salep ini mencakup lemaklemak nabati dan hewan semisolid (setengah padat).kulum bersifat sebagai pengering atau pelumas. kalsium karbonat. Berbagai contoh puder mencakup puder seng oksida. Additif lain yang banyak dipakai termasuk etilendiamin dan setilpalmitat dan ester lain yang berkaitan yang memperbaiki konsistensi dan penampakan krem. seng stearat. — puder — minyak — dasar salep (ointment bases) — zat pembantu farmasetik sering terdapat sebagai aditif Liquid (cairan) mempunyai sifat-sifat yang diinginkan yang menambahkan kegunaannya sebagai vehikulum. Minyak mineral merupakan suatu campuran hidrokarbon dengan berat molekul tinggi yang diperoleh dari petroleum. 41. minyak mineral tidak berbau tengik. selain menggunakan zat-zat Vehikulum ditambahkan pula zat-zat untuk mencegah dan mengobati keadaan yang mengurangi kecantikan seseorang misalnya mengurangi bau badan. krem dan beberapa salep. yang memperbaiki dispersi seng oksida dan belerang dalam campuran minyak dalam air.

yang cepat menjadi tengik karena adanya kuman-kuman dan mengeluarkan hawa bau busuk yang tidak enak. Eldopaque). antibiotik dan antiseptik. Efek samping yang disebabkan oleh zat-zat vehikulum antara lain dapat berupa iritasi kulit. Namun terjadi rasa tersengat dan terbakar pada waktu pemakaian dan timbul eritema sesudahnya serta terjadi inflamasi pada 5% dan 32% penderita yang menggunakan obat ini dengan konsentrasi 2% dan 5%. beberapa orang memerlukan preparat medicated shampoo yang dijual bebas dan mengandung belerang dan asam salisilat biasanya memberikan hasil yang baik. sedangkan monobenzon hanya dapat dibeli dengan resep dokter. untuk maksud profilaksis atau terapi dalam kosmetik. Anti-dandruff (anti ketombe) Anti ketombe banyak digunakan baik oleh pria maupun wanita. Konon. Bau busuk ini bervariasi dari satu orang ke orang lain yang satu tidak terlalu bau sedangkan yang lain sangat berbau busuk. Sebegitu jauh tidak dilaporkan efek hebat yang tidak diingini akibat penggunaan obat ini. maka kita harus waspada terhadap timbulnya efek samping ini. Obat ini biasanya memberikan efek yang reversibel. Apakah sebenarnya ketombe itu? Ketombe timbul oleh karena terjadinya peningkatan kecepatan mat urasi dan proliferasi sel-sel epidermal. Penggunaan obat pelangsing amfetamin dapat menimbulkan ketergantungan 'obat dan psikosis biokimiawi. Pengelolaan terapi monobenzon sering mengalami kesulitan dan perlu tindak lanjut yang hati-hati pada penderita. dan meninggalkan sisa-sisa lemak di atas kulit. kloasma gravidarum. lentignes dapat diobati atau dikurangi dengan pemberian hidrokinon (Eldoquin. pergerakan butir-butir melanin dan pertumbuhan melanosit juga terhambat. dan digunakan hanya untuk vitiligo yang luas. sehingga menghambat sintesis melanin. Bedanya adalah. hipopigmentasi. Karena dalam upaya meningkatkan kecantikan umumnya kita menggunakan zat kimia. ruam kulit (skin rash). Meskipun ketombe sering dapat diatasi dengan penggunaan shampoo biasa (2 — 3 x seminggu). Ketombe dianggap bukan suatu fenomenon patologik. dan mengenai orang yang terdapat dalam upperlimit variasi normal dalam hal kecepatan tu rn-over selsel epidermal. Setiap hari 70 cc air dikeluarkan melalui transpirasi kulit. 12 Cermin Donis Kedokteran No. Sayang belum dilakukan uji pemantapan khasiat secara luas. 3) tidak merangsang (iritatif). Misalnya ditambahkannya derivat sulfonamida pada terapi acne vulgaris pada suatu rangkaian perawatan kecantikan. namun beberapa yang resisten terhadap preparat ini dapat diberikan preparat yang mengandung seng pirition atau selenium sulfid. yakni untuk menghilangkan warna kulit normal yang tersisa. Hidrokinon juga toksik terhadap melanosit. Hidrokinon dengan konsentrasi yang kurang dari 5% telah disetujui oleh FDA sebagai ingredien yang aman dan efektif pada preparat yang dijual bebas untuk mengurangi kulit yang mengalami hiperpigmentasi pada daerah yang terbatas. Dari keterangan tersebut di atas. namun anda boleh mencobanya karena sebegitu jauh belum dilaporkan efek toksik akibat penggunaan kunyit dan beluntas. maka obat deodoran seyogyanya harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1) pembunuh kuman (antiseptik). Apakah yang dimaksudkan dengan efek samping obat? Efek samping obat adalah efek yang timbul akibat penggunaan obat atau zat pada dosis terapi atau penggunaan zat sebagaimana yang dianjurkan oleh pembuat zat kosmetika/obat. Penggunaan preparat hormon untuk maksud " awet muda" tidak dibenarkan atau tidak rasional karena penggunaan hormon hanya untuk penderita yang mengalami defisiensi hormon . perubahan patologik atau hyperplasia epidermis. mempunyai cara kerja dan efek samping yang serupa. vesikulasi kulit. bau badan ini dapat dikurangi dengan makan lalaban daun beluntas (Pluchea indica) dan kunyit (Curcum dormestica). 4) tidak toksik. 2) dapat mengurangi bau busuk. Dermatitis kontak jauh lebih jarang terjadi dibandingkan dengan iritasi. kinetik sebum. Obat untuk hiperpigmentasi Hiperpigmentasi yang terlokalisasi di muka akibat kontraseptif oral. 41. Dalam pemilihan obat-obat deodoran persyaratan tersebut di atas harus dipertimbangkan dengan seksama. hiperpigmentasi. agitasi. Perlu diperhatikan dalam menggunakan preparat-preparat ini kemungkinan terjadinya efek yang tak diinginkan akibat ingredien yang ditambahkan seperti iritasi. monobenzone (Benoquine). atau sebaliknya. tidak dapat menghilangkan bau busuk ini. Deodoran (Obat penghilang bau busuk badan) Bau busuk badan adalah sesuatu yang khas alami dan dimiliki oleh setiap mahluk termasuk manusia. namun hasilnya belum memuaskan. Pernah pula dilaporkan adanya kasus yang mengalami degenerasi ganas (kanker kulit) akibat penggunaan suatu kosmetik. walaupun tiap hari mandi dan membersihkan badan beberapa kali. depresi saraf pusat dan mengantuk. Orang-orang yang tergolong pada golongan kedua. alergi dan efek toksik bagi mereka yang sensitif terhadap salah satu ingredien. mulut dan vagina. frecles. tremor. karena keringat yang dikeluarkan akibat hawa panas mudah menjadi tengik dan mengeluarkan bau busuk. Bila terjadi inflamasi obat ini tidak usah dihentikan namun perlu diberikan kortisol (hidrokortison) secara topikal untuk menghilangkan gejala-gejala ini. Pengelupasan (scaling) yang paling jelas terjadi pada kulit kepala dan tidak disertai infeksi. 1986 Hidrokinon bekerja dengan menghambat tyrosinase dalam melanosit. Obat pelangsing lain dapat menimbulkan gangguan-gangguan pada susunan saraf pusat seperti insomnia. obat ini mempunyai efek depigmentasi yang ireversibel. inflamasi. Efek samping yang terakhir biasanya diakibatkan oleh zat aktif (ingredien). Pengeluaran ini sama dengan ± 1⁄4 liter air yang keluar dari dalam tubuh. Umumnya. Preparat lain. pola aneh hipopigmentasi dapat terjadi jauh dari tempat yang mengalami hiperpigmentasi. Sejak dulu manusia berusaha untuk menghilangkan bau busuk badan ini. setelah 6 jam mandi bau busuk akan timbul kembali.sulfa. EFEK SAMPING OBAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KECANTIKAN Semua zat kimia atau obat yang dapat menimbulkan efek samping betapapun kecilnya. Kejadian sensitisasi akibat obat ini lebih besar dibandingkan dengan hidrokinon. bagi mereka yang menggemari obat tradisional. sindroma Steven Johnson yakni adanya "skin rash" hebat disertai perdarahan pada mukosa hidung. Air dari transpirasi menguap begitu keluar dari badan. Selain itu.

Cermin Dunia Kedokteran No. 1980. Ketiga dokter yang baru dilantik ini merupakan angkatan ke X. Swinyard EA and Pathak MA. periactin.tersebut atau mereka yang oleh nasihat dokter memerlukan dan mempunyai indikasi untuk mendapat terapi tersebut. lulus Akupuntur tahun 1986. DR Rukmono. 30 April 1986. Efek Samping Obat Tradisional. Dr Dharma Kumara Widya lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1975. 1965. pada pelantikan tiga dokter ahli Akupuntur pada tanggal 30 April 1986. Dermatologic Preparation. In : The Pharmacological Basic of Therapeutics. p951—63. 41. Hadir pula pada acara tersebut Bapak Dekan FK UI. dianabol) untuk menggemukkan badan atau "memontokkan" badan. Massachusets : Publishing Sciences Group. preparat enzym. masyarakat luas tidak meragukan cara pengobatan yang dahulu dikenal sebagai pengobatan tradisional. Sardjono 0 Santoso & Hendra Utama. dalam waktu kurang lebih 3 minggu mereka akan "montok" atau gemuk tetapi. American Medical Association Drug Evaluations. bahkan kini ilmu Akupuntur di bidang pengobatan medis sudah semakin maju. Jakarta. Dari kiri: Dr Ratnawati Latief. Musaro Muji. PENUTUP Aspek farmakologi beberapa obat yang mempengaruhi kecan- tikan telah dikemukakan secara singkat terutama dalam hal sifat-sifat obat vehikulum. Dr Ratnawati Latief lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1975. Inc. perlu dicari titik temu ilmu kedokteran yang bersendikan negara Barat dengan Akupuntur yang bersendi negara Timur". Chen AS. Prof. Unit Akupuntur RSCM sudah ada sejak tahun 1963. dan telah dikenal oleh masyarakat hingga saat ini. Sebagai contoh misalnya. 4th ed. Sjartina Sofyan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya tahun 1973 dan lulus ahli Akupuntur tahun 1985. KEPUSTAKAAN 1. Ke-tiga dokter tersebut adalah Dr. 2.p 1009 — 45. 5. di samping itu wanita-wanita ini dapat timbul kumisnya atau suaranya berubah seperti suara pria. kegemukan ini tidak wajar karena pada hakekatnya terjadi penimbunan air dalam tubuhnya. Dr Dharma Kumara Widya. Dr Syartina Sofyan "Untuk kemajuan ilmu Akupuntur. Jakarta : Pustaka Karya. Vademacum Resep Obat-obat Kosmetik. Ini menandakan. beberapa obat yang digunakan sebagai profilaksis dan pengobatan serta kemungkinan efek samping atau efek yang tak diingini akibat penggunaan obat untuk peningkatan kecantikan. Editor : Goodman & Gilman 6th ed. Jakarta : Pradnja Paramita. Obat atau obat tradisional semacam ini umumnya mengandung tanin dan tawas yang dapat menyerap air dari vagina dan bersifat sebagai astringen. New York : Macmillan Publishing Co. JAKARTA Direktur RSCM memerikan selamat pada tiga Dokter Ahli Akupuntur baru Angkatan X. 3. Prof Dr Asri Rasad. Resep Pusaka Tradisional Madura. Inc. demikian ucapan Direktur RS Cipto Mangunkusumo. dan hingga kini RSCM telah berhasil mendidik 44 orang ahli Akupuntur. Littleton. Proceeding Simposium Aspek Medis Obat Tradisional Indonesia (SAMOTI) Mei 1980. 1986 13 . 1980. dan para dokter ahli di bidang ilmu kedokteran lainnya. 4. Surface Acting Drugs. lulus Akupuntur 1986. Penggunaan obat untuk Me-'rapet'-kan vagina secara topikal tidak dibenarkan karena banyak kasus yang mengalami vaginitis akibat obat atau alat-alat semacam ini. PELANTIKAN TIGA DOKTER AHLI AKUPUNTUR RS CIPTO MANGUNKUSUMO. penggunaan hormon anabolik yang terdapat dalam obat 4-serangkai (oradexon. Memang.

2. INSIDENSI Diagnosis dan jumlah yang tepat dari kelainan kulit akibat kosmetika sulit diketahui karena faktor -faktor antara lain : — Kosmetika yang dipakai biasanya beberapa jenis dan komposisi dari produk kosmetika merupakan campuran beberapa macam bahan dan di antaranya ada yang bersifat sebagai perangsang lemah sehingga bila dipakai untuk uji coba kulit memberi hasil yang sulit diartikan. POM 1980 … Juli 1984. Dengan cara ini. Pengaruh tersebut dapat berupa reaksi yang dikehendaki atau efek samping yang tidak dikehendaki. 2.35 100% Risiko kostetika sebenarnya tidak berhubungan langsung dengan data insidensi efek samping. Dalam definisi. — Banyak pabrik atau produsen tidak mencantumkan bahanbahan yang ada dalam kosmetika yang diproduksinya. Rias wajah 6. kosmetika pemeliharaan kulit baru diikuti oleh cat dan pemucat rambut serta deodoran-antiperspiran. pengolahan kosmetika yang kurang baik. Kosmetika rambut (cat rambut dan pemucat rambut). 3. Kosmetika pemeliharaan kulit muka (pelembab dan pembersih). yaitu : 1.A. 3. Jenis penyakit Dermatitis kontak Jumlah 69 86 76 8 239 % Keterangan alergika Akne vulgaris Hiperpigmentasi Lain-lain Jumlah 28. Deodoran antiperspiran 5.Venereologi Indonesia PENDAHULUAN Meluasnya pemakaian kosmetika oleh masyarakat pada akhir-akhir ini telah menyebabkan meningkatnya insidensi penyakit atau kelainan kulit akibat pemakaian kosmetika. 1. Direktorat Jenderal P.80 3. karena penderita mengatasi sendiri dengan cara menghentikan pemakaian kosmetika tersebut. tetapi bahan perontok rambut meski- 14 Cermin Dunia Kedokteran No. — Tidak semua penderita datang ke dokter. Kelainan kulit yang terjadi antara lain disebabkan cara pemakaian kosmetika yang salah atau berlebihan. Hair Conditioner Dari laporan beberapa negara di Eropa dan Amerika. 1986 . 35. Kosmetika rias mata 4. Data tentang insidensi efek samping kosmetika sangat herbeda-beda. ternyata kosmetika yang paling sering memberi efek samping adalah rias mata. 41. samping ada enam. Jen. 4. Ditinjau dari jenis kosmetika yang sering menyebabkan efek *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. JAVA. Derajat risiko (risk grading) memerlukan perhitungan risk index (jumlah unit kosmetika yang menyebabkan 1 efek samping). Penyelenggara P. didapatkan bahwa rias mata meskipun mempunyai insidensi efek samping tinggi tetapi menduduki derajat risiko sedang.O. V.I. Karena struktur dan fungsi kulit dipengaruhi lingkungan maka dapat terjadi pengaruh kosmetika pada kulit. Diagnosa hasil monitoring efek samping kosmetika No.Efek Samping Kosmetika dan Penatalaksanaannya Dr Lily Soepardiman Perkumpulan Ahli Dermato.98 31.D. Departemen Kesehatan Republik Indonesia yang telah mengumpulkan angka efek samping kosmetika dari beberapa daerah di Indonesia didapat hasil sebagai berikut : Tabel 1.87 Disarikan dari Dit.M. Berbeda dengan data di atas. dicantumkan bahwa kosmetika tidak termasuk golongan obat dan kosmetika tidak dimaksudkan untuk mempengaruhi faal tubuh manusia. penggunaan bahan-bahan aktif dalam kosmetika yang tidak tepat.

Penyebab efek samping kosmetika No. Kosmetika dcngan pH alkali misalnya pelurus atau perontok rambut akan lebih mudah memberikan efek samping. Lokasi pemakaian. zat warna dan vehikulum. Kelainan dapat berupa eritem. parfum. Meskipun kosmetika umumnya dipakai pada kulit. bahan anti oksidan. Jen. asam oleat dan zat warna D & C Red-dyes yang terdapat dalam pemerah pipi. Penggunaan kosmetika akan menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan karena pengaruh faktor . 4. misalnya sikat atau aplikator karet/busa. 1. sedangkan bahan yang dapat menimbulkan kelainan setelah pemakaian berulang disebut sensitizer. Manifestasi kulit berupa bercak/difus/ retikuler kecoklatan. Daerah sekitar mata kulitnya lebih tipis dan lebih sensitif. Manifestasi klinis/bentuk reaksi kulit akibat kosmetika Setiap bahan yang ditempelkan pada kulit dapat menyebabkan kelainan kulit. 2. Kelainan pigmentasi Suatu bentuk kelainan pigmentasi pada kulit dikenal sebagai Pigmented cosmetic dermatitis. Dapat bersifat foto toksik maupun foto alergik. hal ini terlihat pada dermatitis kelopak mata yang lebih sering disebabkan karena kosmetika rambut. POM 1980 — Juli 1984 7. dasar bedak akan lebih banyak mengakibatkan efek samping dibandingkan dengan kosmetika yang sebentar menempel di kulit misalnya shampo. dalam vehikulum dan konsentrasi yang tepat. kelainan ini sebenarnya merupakan akibat dermatitis kontak alergik atau foto alergik karena bahan pewangi atau zat warna yang terdapat dalam kosmetika. dengan demikian maka pelembab. Kandungan bahan yang mudah menguap misalnya alkohol. walaupun sukar dibuktikan tetapi patut mendapat perhatian. 4. pH kosmetika. Oleh karena produk kosmetika terjadi dari bermacam campuran bahan maka bahan yang dicurigai harus dicari antara : bahan aktif. Reaksi foto sensitivitas pun insidensi efek sampingnya rendah. Akhir-akhir ini banyak dipersoalkan tentang krem pemutih atau pearl cream yang peredarannya telah dilarang pemerintah dengan Surat Edaran No. muka atau kuku daripada karena rias mata sendiri.5 yang terdapat pada perontok rambut. 1. Akne Lesi terutama berbentuk komedo yang ditemukan pada wanita dewasa yang terutama disebabkan oleh kosmetika krem muka. pemeriksaan klinis dan dilakukan tes eliminasi atau tes tempel/ tes tempel sinar. Bahan-bahan yang bersifat komedogenik antara lain: lanolin. Bahan-bahan yang sering menyebabkan efek samping dapat dilihat pada lampiran.6 1 Disarikan dari Ult. Tes eliminasi Tes ini dilakukan dengan cara menghentikan semua kosmetika yang dipakai. misalnya : — iritasi pada mata pada pemakaian shampo dan rias mata — gangguan pernafasan pada pemakaian sprai rambut — efek toksik jangka panjang seperti kelainan darah dan organ tubuh. tetapi pada kenyataannya masih beredar di pasaran.Tabel 2. dan menurut penyelidikan mengandung merkuri amonia. Kremkrem ini mengandung 1 — 4% powdered pearl. Produk deodoran antiperspiran risiko dan insidensi efek samping yang tinggi. 4. bila bahan tersebut sudah menguap akan mempertinggi konsentrasi bahan aktif sehingga dapat menimbulkan efek samping. petrolatum. 3. 41. dan dipakai kernbali kosmetika yang dicurigai maka gejala akan timbul kernbah.faktor antara lain : 1. Intensitas/lamanya kontak dengan kulit. Penyebab Kosmetika untuk pemeliharaan kulit . I1320/C/XI/1983. atau kombinasi keduanya. Juga perlu dipertimbangkan alat-alat yang digunakan untuk memakai kosmetika. 3. Pada tes ini perlu dipertimbangkan juga kosmetika yang telah dipakai dalam waktu lama (karena sensitisasi terlambat atau modifikasi atau kemerosotan produk kosmetik). bahan pengawet. Kelainan yang terjadi tidak selalu pada lokasi aplikasi kosmetika. Bila gejala telah mereda. 2. eksematosa atau hiperpigmentasi yang biasanya disebabkan oleh parfum. bahan anti mikroba. 3. Sebagai contoh adalah tioglikolat dengan pH 12. 2. kadang-kadang hitam atau biru hitam. Tetapi hal ini sukar dilaksanakan oleh karena : Cermin Dunia Kedokteran No. 1986 15 Istilah intoleransi dipakai bila pemakai kosmetika mengeluh dijumpai kelainan. butil stearat. Bahan yang dapat memberi kelainan kulit pada aplikasi pertama disebut iritan. tidak tertutup kemungkinan efek sampingnya mengenai daerah lain. mempunyai derajat risiko tinggi. Reaksi alergi 207 19 13 239 (skin care) 86. Pada umumnya kelainan berbatas tegas dan dapat berupa eritematodeskuamasi sampai vesikobulosa. Tes tempel Yang paling ideal adalah melakukan tes tempel dengan semua bahan unsurnya secara terpisah.44 100% Bedak Cat rambut Jumlah Reaksi ini pada umumnya berupa dermatitis eksematosa. lauril alkohol. oleh karena itu tata rias mata diharapkan lebih banyak memberikan reaksi daripada kosmetika untuk daerah kulit lainnya. rasa kurang nyaman misalnya rasa pusing atau rasa mual setelah memakai kosmetik tertentu sedang pada kulit tidak Reaksi ini terjadi oleh karena aplikasi kosmetika yang mengandung fotosensitizer dan terpapar cahaya. Reaksi iritasi Kelainan pada kulit : Reaksi ini dapat disebabkan oleh kosmetika yang mengan- . PENATALAKSANAAN Diagnosis ditegakkan berdasarkan riwayat penderita.95 5.l umlah % Keterangan dung asam atau basa.

kalau perlu dengan steroid secara oral maupun topikal. Oleh karena hal-hal tersebut di atas. Perlu dijelaskan.iritasi lit normal — fotokontak — di Perancis dan — efek sistemik Amerika dilarang (neurotoksik) teratogenik — karsinogenik 16.a. ahli 16 Cermin Dunia Kedokteran No. Perlu diadakan tes sensitasi antara lain : — tes pada hewan percobaan — Kligman maximization test — tes tempel pada sampel yang adekuat — consumer test dengan mengikut sertakan ahli kulit dan ahli farmasi untuk mengontrol produk kosmetika. — bentuk dermatitis diobati seperti mengobati dermatitis. 2. Perlu diingat bahwa pengobatan setiap kasus sangat individual. d. Diperlukan kerja sama dari berbagai pihak (ahli kulit. C-I 16 901 (kuning) — perubahan warna kosmetika kuku 13. setiap kosmetika dapat bersifat aknegenik terutama bila pemakaiannya berlangsung lama. ini akan menghindarkan pemakaian produk oleh konsumen yang sensitif terhadap salah satu bahan kandungannya. b. hidrokuinon — hipo/ — bleaching hiperpigmentasi 10. Pencantuman kandungan bahan.(PPDA) — — — — 18.A. Kontaminasi mikroba dapat menyebabkan kerusakan produk dan memberi kelainan pada tubuh manusia pada penggunaannya. maka biasanya tes tempel menggunakan bentuk jadi kosmetika itu sendiri (as is). reaksi fotosensitasi dan akne kosmetika. leher. amonium persulfat — kontak alergik "hair bleach" — urtikaria 4. kecuali Amerika Serikat. 3. garam aluminium — hiperkeratosis — antiperspirant ostium folikular . 5. produser kosmetika dan penderita) untuk menghindarkan kelainan kulit akibat kosmetika. Penanggulangan efek samping kosmetika ialah menghentikan kosmetika penyebab dan diberi pengobatan sesuai dengan kelainan yang timbul. lubanglubang alami. — hiperpigmentasi diobati seperti melasma dengan preparat hidrokinon secara topikal maupun dengan kombinasi vitamin C dosis tinggi dan glutathion secara oral. LAMPIRAN Bahan-bahan kosmetika yang sering menyebabkan efek samping : I.1986 kecantikan. KESIMPULAN 1.A.B. Hampir semua bahan isi kosmetika tidak mempunyai data tentang konsentrasi tes tempel yang tidak iritatif. Preparat kosmetika terdiri dari berbagai jenis bahan. 6. sehingga diperlukan pengenceran serial dan tes kontrol. produsen kosmetika tidak diwajibkan mencantumkan isi kosmetikanya. — folikulitis —diamin. resin polimer — kontak alergi cat kuku — kontak iritan 6. Open test dengan memoleskan kosmetika 2 — 3 kali per hari pada lengan bawah selama 2 hari berturut-turut. — foto alergi tabir cahaya — erupsi kulit 11. resin formaldehide — kontak alergi — pengeras — iritasi — reaksi di mata. Batas dalu warsa (expire date) harus dicantumkan untuk mencegah pemakaian produk kosmetika yang sudah berubah komposisinya. Nikel — kontak alergi kontaminasi 7. Penderita pada umumnya memakai berbagai jenis bahan. — cat rambut foto alergik reaksi silang terhapurpura dap : anemia aplastik(?) — azoic (nitrogen) mutagenik (?) — prokain. Bahan-bahan dalam kosmetika dapat menimbulkan reaksi iritasi primer. c. ini disebabkan karena sistem pengawetan yang tidak memenuhi syarat. 2. Balsam peru Tradisional — hiperpigmentasi — urtikaria — bedak. 41. amonium tioglikolat — kontak iritan keriting rambut — kontak alergi 8. 4. Monosulfiram — kontak alergi — sabun 15. 3. generalisata 14. Tanda peringatan untuk kosmetika yang mengandung bahan yang menimbulkan efek samping misalnya PPDA. Bahan aktif Bahan 1. asam borat — intoksikasi 12. Konsentrasi bahan yang dipakai sebaiknya tidak boleh melampaui batas aturan. reaksi alergik. Efek samping Keterangan vegetables coloring agents : — Henna 2. salep organic colouring agents : — para venilen kontak alergi — rinitis — urtikaria cat rambut . Heksaklorofen — kontak alergi — diserap oleh ku. merkuri amonia — kontak alergi — bleaching — sistemik — dilarang — pigmentasi 9. bensokain — PABA sulfomanid — para amino salicylic acid — dilarang di — Perancis — Skandinavia — Jerman 3. Untuk menanggulangi atau memperkecil efek samping kosmetika disarankan untuk memperhatikan : 1. Bila sudah terdapat kelainan kulit maka pengobatan sesuai dengan kelainan klinis. Dianjurkan untuk memakai kosmetika seperlunya saja dan pada waktu istirahat hendaknya babas dari kosmetika. — bentuk akne diobati seperti akne vulgaris dengan sulfur atau resorsin secara topikal dan kalau perlu dengan antibiotik. Pada banyak negara. selenium sulfid — kontak iritan shampoo — sistemik toksik — rambut rontok — sebore 5. Sirkonium — granuloma — antiperspirant — kontak alergi 17. Penggunaan bahan yang dapat menimbulkan toksisitas sebaiknya dihindari. Kelainan kulit akibat pemakaian kosmetika dapat terjadi bila ada kepekaan terhadap salah satu bahan yang terkandung dalam kosmetika tersebut dan bersifat individual. 19. P.

9. Seminar Sehari Penggunaan Kosmetika Dalam Negeri. Minyak cendana 6. Fisher AA. 1976. Jakarta.banyak dipakai pada makanan .Bahan — aloe — kapsikum — sitrus lemon — zingiber officinalis — piperniqrum Efek samping iritasi fotokontak . UNUD Denpasar. 17 Mei 1985. 23 : 299 . 3. Minyak lavender 12. Shigenatsu T. Ota S.dermatitis kontak sistemik .kontak urtikaria Keterangan .parfum dari vegetables -. 8. 1975. Acne Cosmetica. Tranggono RIS. Matsuo S. Efek Samping Kosmetika. Int J Dermatol. Red zia 5. Merkuri 4. Toda M.pigmentasi . 2.Trietanolamin Efek samping Keterangan . 1986 17 .dermatitis kontak alergi 3. 1983.5. Minyak kenanga 10. Jellinek JS. New York : Wiley Interscience. Translated from the German by Feniton GL.hipo/ hiperpigmentasi . Pigmented Cosmetic Dermatitis. Philadelphia : Lea & Febiger. Soebaryo RW. Pengetahuan Efek Samping Kosmetika Sebagai Penunjang Keberhasilan Produksi Dalam Negeri. Hidroksi sitrinelal 7. Contact Dermatitis.50. Nakayama H. 15 : 673 . Penggunaan Kosmetika dan Akibatnya Bagi Kesehatan. The 34th annual meeting of The Mid-Japan Dermatology Society. De Groot AC. IV. Rata IGAK. Nater JP.dermatitis kontak alergi . Pigmented Cosmetic Dermatitis.dermatitis kontak alergi 2. Soebaryo RW. Bensil salisilat 3. KEPUSTAKAAN 1. Paraben anti mikrobial dan anti oksidan Efek samping . 106: 843 . 1984. Parfum Bahan Efek samping Keterangan . Emulsifier Bahan 1. Metoksi sitrinelal 8. Rata IGAK. Lokakarya Perlindungan Kesehatan Terhadap Penggunaan Kosmetika.dermatitis kontak alergi — foto toksik kontak alergi Keterangan sil positif kuat.iritasi . Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used In Dermatology. 1. Int J Dermatol. Bronopol 3.kontak alergi . Cosmetics Dermatitis in Indonesia. Gliseril mono stearat . 1972.iritasi . Minyak ylang-ylang 13. lavender dll) atau sintetik (sesquiterpens. Kligman AM. Amsterdam-Oxford-Princenton : Excerpta Medica.kontak alergi . Bergamot III. Sodium lauril sulfat . 6. Geramiol 4. Nakayama H. 5.kontak alergi . Nagoya 1983. aldeids dan ester). Bahan pengawet : Bahan 1. Takhasi K. 0. Harada R.dermatitis kontak alergi II. Sinamik Alkohol 9. Aminium klorida 5. Jakarta 1981. Formaldehide 2. KPPIK VII.dermatitis kontak alergi . 7. Formulationand Fundation of Cosmetics. Milis OH.tes tempel sering memberikan ha- Cermin Dunia Kedokteran No. Hayakawa K.foto sensitisasi .parfum dari binatang tidak menyebabkan iritasi . Liam DH.305. Yasmin absolut 11.iritasi (bergamot sinnamon. Arch Dermatol. 41. 1970. 4. Bensil alkohol 2. 1985.

di samping pengawasan terhadap produksi yang makin baik. UJI KULIT Uji kulit merupakan salah satu cara untuk dapat menemukan penyebab reaksi kulit akibat kosmetika. JA YA. Keuntungan melakukan uji tempel terhadap tes eliminasi ialah kemungkinan ditemukannya bahan penyebab reaksi kulit akibat kosmetika dalam waktu 48 jam. Uji tempel tertutup biasanya dilakukan di punggung dengan 18 Cermin Dania Kedokteran No. 2) uji tempel 'patch test '. Meskipun pemakaian kosmetika sangat luas bahkan sudah merupakan suatu kebutuhan. Sukar untuk dapat mengetahui secara tepat penyebab reaksi kulit akibat kosmetika karena kosmetika terdiri dari berbagai macam komponen serta pemakaian berbagai jenis kosmetika pada saat yang sama.Uji Kulit Untuk Kosmetika Dr. Retno Widowati Soebaryo Perkumpulan Ahli Dermato-venereologi Indonesia PENDAHULUAN Kosmetika didefinisikan sebagai bahan yang dipakai pada kulit. 4. V.A. Setelah reaksi kulit mereda atau menghilang. Apabila reaksinya segera menghilang setelah penghentian.41.D. kebanyakan dari bahan komponen kosmetika tidak diketahui dengan tepat konsentrasinya untuk melakukan uji kulit. maka diduga salah satu jenis kosmetika merupakan ataupun mengandung bahan penyebabnya. tertutup b. Tahan uji kulit untuk kosmetika : 1) tes eliminasi. namun insidensi reaksi kulit akibat kosmetika relatif rendah. di beberapa negara tidak ada keharusan untuk mencantumkan komposisi suatu kosmetika. Kemungkinan hal tersebut disebabkan bahwa tidak semua penderita datang ke dokter untuk mencari pertolongan. sehingga menyukarkan penentuan penyebab reaksi kulit. terdapat 3 cara melakukan uji tempel : a. rambut dan atau kuku dengan maksud untuk memperbaiki dan mempercantik penampilan seseorang. Penyelenggara P. dengan sinar. satu jenis kosmetika tidak hanya terdiri dari satu macam komponen. Kosmetika terakhir yang dipakai sebelum timbulnya reaksi menjadi kosmetika tersangka. sehingga perlu dilakukan pengenceran serta pemakaian kontrol yang akan menyulitkan prosedur penelitian.1986 . maka sebaiknya seluruh bahan pembentuknya harus diujikan secara terpisah pada bahan dan konsentrasi yang sesuai. Namun prosedur demikian sangat sulit pelaksanaannya berhubung antara lain : 1. dapat dicobakan kembali pemakaian kosmetika-kosmetika tersebut satu demi satu. Produk kosmetika tidak pernah hanya terdiri dari satu bahan saja. 2. terbuka c. dilakukan dengan cara menghentikan pemakaian seluruh jenis kosmetika baik yang lama maupun baru. tetapi selalu merupakan campuran berbagai jenis bahan. konsumen biasanya memakai beberapa jenis kosmetika secara bersamaan pada suatu waktu. Kosmetika baru dan lama serta slat pembantu pemakaian kosmetika tanpa kecuali harus dicurigai sebagai penyebab reaksi kulit akibat kosmetika. 3. *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Sehingga apabila suatu jenis kosmetika tersangka sebagai penyebab reaksi kulit akibat kosmetika.I.

Dengan adanya hasil positif pada uji tempel menggambarkan bahwa kosmetika dapat menyebabkan dermatitis kontak alergik. namun terdapat beberapa kegagalan antara lain : 1) terjadi reaksi positif semu karena kebanyakan kosmetika Hal ini akan memerupakan iritan lemah pada penutupan. Pada hasil yang negatif apabila dilakukan uji tempel ulang di atau sekitar tempat terjadinya kelainan klinis kemungkinan akan memberikan hasil yang positif terutama pada sensitizer lemah. ' 4) uji pakai atau 'usage test . tonik. Cara ini dikerjakan pada bahan-bahan yang mudah menguap misalnya kosmetika kuku. Pada uji tempel biasanya dipakai kosmetika sebagaimana adanya. Kosmetika tersangka sebaiknya dipisahkan tempatnya. Fisher AA. Setelah 24 jam tes dibuka dan dibaca. De Groot AC Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology.menempelkan kosmetika yang telah dioleskan pada unit uji tempel. Uji tempel dengan sinar. Pembacaan dilakukan 15 . Perlu diingat bahwa banyak bahan kosmetika juga dipergunakan pada preparat topikal non-kosmetika. 2. Pada umumnya reaksi kulit akibat kosmetika akan meinberikan hasil negatif semua pada uji tempel kecuali apabila dilakukan dengan memakai bahan komponennya. Uji tempel terbuka. nyulitkan pembedaan dengan reaksi-reaksi alergi. dilakukan dengan mengoleskan badan tanpa dilakukan penutupan. 1983. Adverse Reaction to Cosmetics in Dermatology. Apabila hasilnya positif maka dilanjutkan dengan memakai masing. 41. Peraturan mengenai pencantuman komposisi kosmetika di Indonesia merupakan suatu langkah untuk mempermudah penanggulangan serta penelusuran penyebab reaksi kulit akibat kosmetika dan sedapat mungkin menghindari timbulnya reaksi. apabila dijumpai hasil negatif pada uji tempel maka dapat dilakukan uji terbuka dengan mengoleskan kosmetika 2 € 3 kali perhari pada daerah tertentu atau sania di lengan bawah selarna 2 hari berturut -turut.masing bahan komponen kosmetika. 1976. setelah itu disinari dengan sumber cahaya. 1980. Amsterdam: Excerpta Medica.30 menit setelah pembukaan untuk menghindari positif semu. kosmetika rambut. Randazzo SD. 1986 19 . 4. Unit tersebut dibiarkan menempel selama 48 jam. Pada dasarnya teknik pelaksanaan sama dengan uji tempel tertutup. Perlindungan terbaik bagi konsumen kosmetika ialah dengan menyebutkan komposisi kosmetika secara kualitatif maupun kuantitatif. Pembacaan dilakukan 24 jam kemudian dengan membandingkannya terhadap kontrol pada deretan yang lainnya. Edinburg: Churchill Livingstone. Pelaksanaannya sama dengan tes eliminasi. Van Ketel WG . Istilah hipo-alergenik atau analergenik yang tertera pada etiket hanya menggambarkan bahwa kosmetika tersebut telah diuji dengan hasil tanpa atau sedikit sekali memberikan reaksi. dilakukan pada reaksi fotodermatosis. Philadelphi: Lea & Febiger. apabila uji terbuka memberikan Cermin Dunia Kedokteran No. Muscardin LM. 3. kemudian dibuka dan ditandai daerah tertempelnya. hanya dikerjakan secara duplo dan ditutup dengan bahan yang tidak tembus cahaya. Nater JP. misalnya cat rambut. 5. namun secara terpisah jenis demi jenis. sehingga apabila terjadi reaksi yang tidak diinginkan dapat segera dibuka tanpa mengganggu yang lain. Patch testing Guidelines. hasil negatif dapat dilanjutkan dengan uji pakai. Nijmegen: Dekker & Van de Vegt. 2nd ed. 1975. 1:43-57. Cronin E. tanpa perlindungan yang lebih daripada kosmetika biasa terhadap timbulnya reaksi kulit. 3) uji terbuka atau 'open test'. 2) reaksi negatif semu sering ditemui karena konsentrasi sensitizer dalam kosmetika terlalu rendah untuk dapat menimbulkan rcaksi positif. Contact Dermatitis. Malten KE. meskipun pelaksanaannya sukar dan nrcnrbutuhkan waktu serta kesabaran baik dari si peneliti maupun konsumen. J Appl Cometol 1983. KESIMPULAN Kosmetika pada saat ini sudah tidak atau sedikit sekali mengandung bahan-bahan sensitizer kuat. sehingga reaksi akibat kosmetika dapat berlangsung terus meskipun sudah menghindari pemakaian kosmetika penyebabnya. Contact Dermatitis. 3) uji tempel tertutup memakai kosmetika tanpa pengenceran dapat menimbulkan sensitisasi pada konsumen meskipun jarang. Pembacaan uji tempel diulangi pada 72 jam dan 96 jam. Biasanya dikerjakan di belakang telinga karena daerah tersebut tidak mudah terhapus. Hal ini terutarna dijumpai pada bahan pengawet dan wewangian. Nater JP. KEPUSTAKAAN 1. di man kosmetika dipakai sesuai dengan pemakaian sehari-hari.

rempah. kosmetika telah digolongkan menjadi 13 golongan berdasarkan tujuan penggunaan dan lokasi tubuh yang dikenainya. 220/Menkes/per/IX/1976. No. Kulit dengan luas ± 1. 20 Cermin Dunia Kedokteran No. dipercikkan atau disemprotkan pada. anti produk keringat dan lainlainnya. perawatan kecantikan bersumber pada pengetahuan nenek moyang yang merupakan tradisi turun-temurun menurut adat istiadat masing-masing daerah. Pada tulisan Jawa kuno kita dapat menemukan uraian tentang pembuatan jamu-jamu tradisionil baik untuk kesehatan maupun untuk kecantikan. seorang bapak ilmu kedokteran telah membuat resep-resep kosmetika dan menghubungkannya dengan ilmu kedokteran. tanah liat.500 S. Dewasa ini di pasaran kita menemukan berbagai macam kosmetika yang dihasilkan oleh produsen-produsen baik nasional maupun internasional. Pembagian menurut tujuan penggunaan saja diajukan oleh Nater J. ekspresi. telah dipergunakan bahan-bahan kecantikan berupa minyak-minyak hewan maupun tumbuhan. susu. termoregulasi. KESEHATAN KULIT Sehat menurut Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) adalah keadaan yang sempurna baik fisik. tersebut di atas. V. dkk. Oleh karena banyaknya kosmetika yang beredar dapat membingungkan baik konsumen maupun pihak-pihak yang berkecimpung dalamnya. dimasukkan dalam.P. JA YA. 1986 . Sjarif M.A. menambah daya tarik atau mengubah rupa dan tidak termasuk obat. Melalui berbagai tempat dan waktu ilmu untuk mempersolek diri meluas dan menyebar ke dalam berbagai kalangan masyarakat di dunia ini. suatu hal yang bila dikembangkan akan tak kalah artinya dengan kosmetika manapun. Menurut peraturan Menteri Kesehatan R. sensorik. termasuk pula kulit. Amerika atau Jepang. Para ahli telah berusaha untuk menyederhanakan berbagai macam kosmetika dengan cara mengelompokkannya.I. Beberapa penyelidik menyebutkan sebagai kosmedik. yang dilakukan baik oleh sel-sel kulitnya maupun oleh appendagesnya seperti otot. Pada lampiran Peraturan Menteri Kesehatan R.I. madu.M. 3. 41. mental dan ekonomis. dipergunakan pada bahan atau bagian badan manusia dengan maksud untuk membersihkan. pada dewasa ini di dalam lapisan masyarakat Indonesia kecenderungan untuk memakai kosmetika tradisionil masih sedikit. dan dipakai di RSCM setelah modifikasi. produksi (vit. Di Mesir. Kulit yang sehat adalah kulit yang tidak menderita suatu penyakit baik dari luar tubuh maupun dari dalam tubuh. Sebagian terbesar lainnya baik pemakai atau salonsalon kecantikan yang bertebaran di seluruh pelosok Indonesia masih menggunakan kosmetika modern dengan cara aplikasi dan sistem yang diambil dari negara-negara maju seperti Eropa.2 m2 dan berat ± 15% dari berat badan terdiri dari susunan sel-sel yang membentuk lapisan-lapisan kulit epidermis. memelihara. No. anti jerawat. sekresi.D. Di dalam dunia kedokteran dikenal pula placebo. kosmetika adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan. obat tanpa efek tertentu kecuali efek psikis. Penggolongan yang dibuat oleh masingmasing ahli ternyata tidak sama satu dengan lainnya. tika demikian jelas. Hipocrates (460 — 377 SM). ternyata faktanya antara kosmetika ditambah dengan zat-zat pembunuh bakteri atau jasad renik lain. Di Indonesia tempo doeloe. Hal ini ternyata tidak mudah. arang dan lain-lainnya. kelenjar lemak. dermis dan jaringan bawah dermis. dituangkan. dioleskan. Setiap organ tubuh manusia. Meskipun definisi kosme*I Dibawakan pada simposium Kosmetika pada 'tanggal 7 September 1985. mempunyai fungsi tertentu untuk kesehatan. respirasi dan absorpsi. D). Penyelenggara P.I. Meskipun demikian. anti gatal. Wasitaatmadja PENDAHULUAN Kosmetika telah dikenal sejak dahulu kala.Kegunaan Kosmetika Untuk Kesehatan Kulit Dr. Dalam arti kata yang sempit sehat berarti tidak sakit. Kulit mempunyai fungsi proteksi.

Secara alamiah sebenarnya kulit membentuk skin surface lipid yang berguna untuk proteksi terhadap penguapan air dari sel-sel kulit (in sensible water loss perspiration). kosmetika pelembab ini tentu tidak banyak gunanya. ester salisilat. minyak permukaan ini berkurang. persarafan. Kulit harus dibersihkan. macam bahan dasar. seperti sinar matahari. Bila ingin tak terlalu lengket (sesak) dapat digunakan kosmetika pembersih dengan bahan dasar minyak + air. pipi terlalu luas. dari satu suku ke suku lain. Cermin Dunia Kedokteran No. sehingga terlihat kesan seolah-olah kulit tersebut tebal. seperti krem pembersih. pertumbuhan rambut. kulit mendapat porsi yang paling besar dari tujuan tersebut. vitamin (vitamin cream).kelenjar keringat. Pada keadaan-keadaan tertentu (tua. seks. lapisan ini tetap melekat. kelembaban dan sudah barang tentu peraturan/perundang-undangan. Secara langsung kosmetika jenis jenis inipun ada pula gunanya untuk kesehatan kulit. Kosmetika pelindung terhadap sinar matahari (sunscreen) adalah kosmetika yang mengandung zat yang menahan komponen sinar matahari yang dapat merusakkan kulit yaitu U. zat-zat kimia. night cream dan sebagainya. Beberapa jenis kosmetika bertujuan untuk memberi makanan (skin food). tanin. Perlindungan terhadap cuaca dingin maupun panas adalah sama dengan perlindungan terhadap kehilangan air dari kulit. kuku. Kosmetika pembersih dengan bahan dasar minyak seperti oil of Ulan atau minyak bayi banyak dipakai untuk melarutkan bahan-bahan kotoran yang larut dalam minyak. lapisan kulit terluar. Kadang -kadang kulit perlu pula ditipiskan. pigmentasi. Tabir sinar matahari yang biasa dipakai adalah : PABA. Gambaran kulit sehat Kulit yang sehat terlihat sebagai kulit yang optimal secara fisik maupun fisiologik. Untuk kesehatan kulit. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi hal tersebut di atas yaitu antara lain: umur. Apakah tujuan ini sampai dengan baik akan ditentukan oleh faktorfaktor absorpsi perkutan. meskipun jarang digunakan. konsentrasi. mungkin tidak dapat melarutkan semua kotoran yang melekat di kulit kita. Sudah barang tentu ketiga tujuan penggunaan kosmetika tidak boleh mengganggu kulit pada khususnya dan kesehatan tubuh pada umumnya. Dengan demikian pengetahuan tentang kesehatan bagi semua pihak yang tersangkut paut (involve) : baik produsen. ( : 2900 A — 310 A). kehamilan. pembentukan keringat. merupakan konsumen yang mempunyai potensi besar untuk pemasaran produk kosmetika. rambut atau kuku.V. Kulit adalah pagar terluar dari tubuh yang melindungi tubuh dari berbagai pengaruh / trauma luar yang dapat merusakkannya. Kosmetika pelindung terhadap trauma mekanik bersifat sebagai pelumas kulit (lubricants). Kosmetika pembersih dengan bahan dasar padat. 1986 21 . tekanan. dikenal pula kosmetika pembersih untuk rambut. Ternyata gambaran (appearance) kulit sehat dari satu orang ke orang lain. keringat dan keratinisasi). fenol dan sebagainya. Pada keadaankeadaan tertentu. KEGUNAAN LAIN Kegunaan lain dari kosmetika adalah riasan. Kosmetika pelembab dan pelindung kulit biasanya berbentuk bahan dasar minyak yang berguna untuk menambah minyak permukaan kulit yang kurang se- perti terdapat pada moisturising cream. Kulit yang kurang lembab/berminyak atau kering dapat diberikan kosmetika pelembab berupa minyak atau kombinasinya dengan air. gigi dan mulut. wangi . merupakan hal dasar yang mutlak dimiliki agar tujuan mulia dari kosmetika tidak salah arah. jelas bahwa tujuan pemakaian kosmetika adalah pemeliharaan/perawatan. Kosmetika penipis kulit (thinning) biasanya mengandung bahan-bahan serbuk dengan partikel -partikel besar yang kita gosokkan ke kulit akan bekerja sebagai sikat amplas. Sebagai bagian dari tubuh. minyak.wangian dan kesenangan (enjoyment). minyak atau padat. karena kulit selalu terpapar (expose) pada lingkungan luar yang penuh polusi di samping adanya kotoran dari tubuh sendiri yang keluar lewat alat-alat sekretoar (lemak. jamur dan sebagainya. udara kering). KOSMETIKA INDONESIA ? Indonesia dengan 160 juta penduduk di antaranya lebih dari setengah wanita. Sampai saat ini belum dikembangkan kosmetika yang dapat melindungi kulit terhadap sinar radioaktif. Secara fisiologik terlihat dari keratinisasi. 41. lokalisasi kulit. pembentukan minyak kulit. temperatur. ras. Adanya iritasi kronis dapat pula menebalkan kulit dengan secara setempat. Mata yang terlalu kecil atau terlalu besar. keringat yang terlalu banyak. Penduduk sebanyak itu mendiami 3 ribu pulau yang luasnya hampir seluas Eropa dan yang paling banyak terdapat di ptIlau Jawa. distributor maupun konsumen. penambahan daya tarik/rias dan menambah bau-bauan. panas. umpamanya oleh adanya kotoran. Kosmetika pembersih dengan bahan dasar air. kuman-kuman penyakit. Di samping itu. konsistensi. tarikan. Lapisan sel tanduk. kelembaban. alis terlalu tipis atau tebal dan lain sebagainya dapat dikaburkan oleh kosmetika rias ini. kegunaan kosmetika terutama terletak pada kemampuan perawatan dan pemeliharaannya. Untuk hal ini dapat dilakukan dengan berbagai bahan pembersih.wangian bersifat mengurangi atau menutupi kekurangan (cacat) bagian tubuh (kulit) kita. keutuhan kulit. dari satu ras ke ras lain berbeda-beda. seperti air mawar. Tentu diperlukan seni tersendiri karena tanpa bakat seni kosmetika rias tak akan mencapai tujuannya. Dengan kosmetika yang sama sekaligus dapat pula dilindungi kulit terhadap debu zat kimia yang dapat bereaksi merusakkan kulit. Kosmetika rias dan kosmetika wangi . ester asam antranilat. struktur bentuk dan besarnya sel-sel & jaringan kulit lain. Pada orang-orang di mana kulit masih menggambarkan kemampuannya untuk membentuk minyak permukaan kulit dengan baik atau bahkan berlebih -lebihan. kulit yang sehat terlihat dari warna. kelenturan. KEGUNAAN UNTUK KESEHATAN KULIT Dari definisi dan pembagian kosmetika. tergantung dari faktor endogen dan eksogen tadi. tetapi dapat ditemui. Harus diingat bahwa derajat kebersihan dari kulit dari setiap manusia tidak sama satu sama lainnya. hormon (hormonal cream) bahkan obat -obatan (medicated cosmetic). Secara fisik. asetofenon. goresan. iklim. lokalisasi kulit. dari satu bangsa ke bangsa lain. Oleh karena itulah dibuat orang kosmetika dengan bahan dasar air + alkohol atau air + sabun. air. secara alamiah akan diganti lapis perlapis dalam waktu kira-kira 3 minggu.B.

Wasitaatmadja SM. Toronto : Wilay — Interscience. Malam Klinis PAD VI JAYA. edukasi. banyak penyelidikan. etnis. San Fransisco : Academic Press. New York. Dir Jen POM Dep Kes RI. Bedah stnefik Sal bcdah kosv eJik hnna ' lal ysuru9 ke khl taryslTvt 22 Cermin Dunia Kedokteran No. Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology 1st ed. Rapat Konsultasi Peningkatan Kosmetika. Formulation and Function of Cosmatics 3rd ed.V. Nater JP.1986 . Oxford. 5. Breuer MM. Letak Indonesia yang dilintasi garis khatulistiwa menyebabkan sinar matahari dengan komponen U. Untuk itu harus dipertimbangkan berbagai aspek sosial. 8. kebutuhan. 6. Juli 1984. Amsterdam. 7. London. 3. di dalanmya terpancar sepanjang tahun. Cosmetica Science 1st ed. Princeton : Exerpta Medica. Dep Kes RI. budaya. KEPUSTAKAAN 1. 1983. ekonomi dan lain -lainnya. Tokyo. London. Paris. banyak pengalaman dan banyak waktu. London. San Fransisco. Sydney. 2.41. Kosmetika Dalam Dermatologi. 1978. Soebaryo RW dan Rata IGAK. Tranggono RIS. 4. Penggunaan Kosmetika dan Akibatnya bagi Kesehatan. Cosmetics and The Skin 2 nd ed. Wasitaatmadja SM. Safety and Efficacy of Topical and Cosmetics 1st ed. kepentingan dan lainnya yang terikat kuat dalam satu kesatuan bangsa. 1982. pengawasan. Kelembaban udara di daerah ini cukup tinggi. Masalah Kosmetika di Indonesia. Amsterdam. Toronto : Grune & Stratton. Temperatur udara di berbagai tempat tidak persis sama 0 tetapi berkisar antara 20 — 30°C. Jakarta 1981. Jakarta 1981.Indonesia terletak di daerah tropis dengan 2 iklim yang berganti setiap tahun. London : Reinhold Book Corp. New York. Groot AC and Liem BH. ekologi. Jellinek JS. New York. 1969. satu kesatuan bahasa dan satu kesatuan negara: Indonesia. Sydney. Kosmetika Untuk Kesehatan dan Kecantikan. Lokakarya Perlindungan Kesehatan Terhadap Kosmetika. peraturan. berbagai kebiasaan. Suatu formulasi tentang kosmetika yang cocok atau khas Indonesia sampai saat ini belum dibuat. 1970. Jakarta 1979. Kligman AM and Leyden JJ. Penduduk Indonesia terdiri dari berbagai suku dan ras berbagai adat istiadat dan kebudayaan. Untuk mencapai suatu kriteria kosmetika Indonesia diperlukan forum atau lembaga khusus yang lebih luas untuk menilai dan membicarakan berbagai aspek ke arah itu memang sebaiknya dimulai. New York. 9. Ini bukanlah suatu hal yang mudah sehingga memerlukan banyak pemikiran. Kursus Regular Yayasan Lembaga Konsumen. Welis FV and Lubowe II. S~sialis Ko Setelah sele . Sao Paulo. musim hujan yang panjang dan musim panas yang menyengat.

maka kebutuhan akan pemakaian kosmetika cukup meningkat.O.M.. Promosi yang gencar oleh produsen kosmetika d. Peningkatan taraf pendidikan masyarakat b. Dengan demikian. Konsumen dengan kelainan kulit sebagai akibat efek samping kosmetika akan datang berobat. Rata* dan A. Penyelenggara P.D. Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FKUI/RSCM. V. Kasus efek samping kosmetika akan selamanya ditemukan selama manusia memakai kosmetika karena soal efek samping kosmetika terutama jenis alergi bersifat sangat individual. Fadilah Rival** *) Sub Bagian Kosmetik Medik. Kes. Jakarta. Akan diuraikan di bawah ini secara singkat laporan sementara efek samping kosmetika yang dikelola oleh Dir. 2. Dengan data ini. umumnya ke dokter. memperindah.P. Tujuan monitoring *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Dengan terpenuhinya kebutuhan sandang-pangan. Tujuan keseluruhan dari mempercantik diri bukan hanya sekedar merawat kesehatan dan mempercantik diri saja. bila dilakukan pendataan yang memadai akan didapatkan : 1. Bila mungkin bahan-bahan aktif formula kosmetika yang menyebabkan efek samping. PENDAHULUAN Kosmetika merupakan kebutuhan yang selalu dihubungkan dengan keinginan untuk mempercantik. Hudiono).M. akan tetapi mempunyai arti yang pada hakekatnya sangat luas. Napitupulu). Jumlah dan jenis kasus efek samping kosmetika. Daya beli masyarakat meningkat setelah kebutuhan pokok terpenuhi c. Dep. dapat diambil tindakan yang perlu terhadap produk kosmetika agar keamanan bagi konsumen dapat dipenuhi. Jen. Cara pelaksanaan monitoring 3. P.K. maka produksi dan pemakaian kosmetika pun ikut berkembang dengan cepat dan meluas sampai ke penjuru tanah air. lama Cermin Dunia Kedokteran No. menyenangkan serta membahagiakan lahir dan batin.K.waktu ingin tetap awet muda. Jen. **) Pimpinan Proyek Pengendalian dan Pengawasan Kosmetika.yaitu sehingga salah satu unsur untuk membahagiakan keluarga yang selanjutnya akan ikut menentukan kesejahteraan masyarakat (W. JAYA.waktu ingin menarik hati lawan jenis sampai menjelang menopause .I. Sejak berkembangnya soal memperrintik diri secara menonjol tahun 1968.O. Di samping itu perlu diperhatikan juga faktor lain untuk keamanan ini seperti: cara pemakaian kosmetika. Dengan memperhatikan secara lebih mendalam soal tujuarpemakaian kosmetika seperti tersebut di atas sangat diperlukan kosmetika yang relatif aman bagi konsumen. Untuk menunjang keamanan ini maka diperlukan: umpan balik dari konsumen. Produksi kosmetika dalam negeri yang telah dapat memenuhi kebutuhan secara kuantitatif maupun kualitatif (Yos. Jenis kasus (10 .A. 3. Oleh karena pemakaian kosmetika tidak selamanya aman maka tercatatlah kasus-kasus efek samping kosmetika yang datang ke dokter/Rumah Sakit untuk menyembuhkan kelainan kulitnya. meliputi hal-hal antara lain : 1.I. 1986 23 . Dalam hal ini soal yang bersangkutan dengan kesehatan tidak boleh dilupakan. Dir. di tingkat desapun telah diajarkan soal pemeliharaan kulit dan rambut dengan kosmetika. 41. menambah daya tarik serta mempengaruhi suasana dengan baubauan menjadi demikian rupa sehingga dapat menjadi situasi yang harmoni. Tujuan monitoring Peningkatan pemakaian kosmetika disebabkan oleh beberapa faktor antara lain : a. Pada masa sekarang P. R.Laporan Monitoring Efek Samping Kosmetika I Gusti Agung K. Kosmetika merupakan produksi yang dipakai oleh manusia sejak lahir sampai mati.15) tahun yang lalu berbeda dengan laporan-laporan yang ada pada tahun-tahun terakhir ini. P. Laporan sementara data yang ada (Januari s/d April 1985). 2. Kebutuhan manusia akan kosmetika memuncak sejak menjelang dewasa . Jenis kosmetika yang memberikan efek samping serta pabrik yang memproduksi.

P. (Tabel 2) DISKUSI Menurut Nater. 2. maka secara relatif efek sampingnyapun akan meningkat pula.pemakaian kosmetika. Jen.O. Cara pelaksanaan monitoring Untuk pelaksanaan monitoring dilakukan beberapa hal yang perlu : 1. insiden kasus efek samping sekitar (5 ./dokter di sekitarnya. Nilai ini walaupun kasar dapat dipakai sebagai saringan kasar guna menentukan tindakan berupa: intensifikasi monitoring sehingga bila mungkin dapat ditemukan bahan/bahan aktif sebagai penyebab efek samping. Padang 8. Medan 5. kosmetika adalah aknegenik yang ringan. Surabaya 280 Di antara jenis kosmetika tersebut yang banyak mengakibatkan kontak dermatitis ialah hair dyes dan Bleaching cream. kuantitatif yang sebenarnya di masyarakat. 41. dekati terhadap keadaan yang sebenarnya. terhadap segala kemungkinan pemalsuan dan penyimpangannya dari peraturanperaturan yang ada terhadap kosmetika. Pelaksanaan monitoring ini tentu belum menunjukkan RINGKASAN variasi. Bentuk efek samping yang terbanyak ialah acneiform dan melasma (hyperpigmented contact dermatitis?). Bila bahan aktif ini dapat ditemukan maka merupakan hal yang tak ternilai harganya bagi kepentingan konsumen. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa kerja sama yang baik antara: pusat akademik (dokter). Yogyakarta 10. didikan kilat soal pemakaian kosmetika sampai ke pelosok tanah air. Menado 3. peningkatan kualitas penata kecantikan di salon-salon kecantikan serta peningkatan mutu produksi kosmetika serta pengawasan yang lebih teliti/ketat oleh Dir.10)% dari pasien. Karena pemakaian kosmetika berlangsung setiap hari sampai bertahun-tahun maka dengan sendirinya dapat memberikan akibat akne. Mempersiapkan status/formulir efek samping kosmetika.. para konsumen (salon-salon kecantikan/Tiara Kusuma) dan Produsen kosmetika dapat melahirkan keamanan pemakaian kosmetika.O.M. Menunjuk 10 Rumah Sakit Propinsi sebagai koordinator monitoring daerah yang bersangkutan. No. Semarang 6. Kota Jumlah 77 34 30 26 25 24 21 17 14 12 Keterangan Tiap rumah sakit Propinsi bertindak sebagai koordinator terhadap R. Ketelitian belum — Walaupun data yang diperoleh masih kasar akan tetapi sepenuhnya dapat dipenuhi oleh karena: penderita tidak sesangat berguna untuk menentukan tindak lanjut. Selama 4 bulan telah tercatat 280 kasus efek samping dari seluruh Indonesia. sub kosmetik 4. P. 3. Peranan dokter dalam hal ini memberikan umpan balik kepada pihak yang berkepentingan agar keamanan pemakaian kosmetika dapat ditingkatkan. Menunjuk Pelaksana Evaluasi hasil monitoring. Khusus di RSCM Jakarta. dkk. Oleh karena itu tidaklah mengherankan bila hal yang sama ini ditemukan juga di Indonesia.M. Lebihbuktian bahan yang menyebabkan efek samping. Sedangkan yang terbanyak memberikan efek samping ialah dasar beda. akan tetapi — Telah dilaporkan hasil monitoring efek samping kosmetika bagaimanapun juga sudah merupakan gambaran yang mendari 10 rumah sakit Propinsi di Indonesia. Status yang ada sekarang telah mengalami perubahan dan kiranya perlu diperbaiki lagi atas dasar pengalaman-pengalaman yang ada dalam pelaksanaan yang lalu agar dapat berdayaguna maksimal. Efek samping ini dapat dikurangi dengan meningkatkan pengetahuan/pendidikan masyarakat. Pelaksana evaluasi tengah berjalan yang anggauta-anggautanya berasal dari semua pihak yang berkepentingan.S. lebih bila setiap berhias dipakai kosmetika dari yang berbedabeda merek/pabriknya keadaan akan menjadi bertambah sulit untuk dinilai. Jakarta 2. larnanya datang ke dokter/melapor di samping tiap-tiap orang — Diperlukan dana dan tenaga yang cukup besar untuk pemumumnya memakai lebih dari satu jenis kosmetika. 1986 . Dir. Jumlah kasus efek samping kosmetika (Januari s/d April 1985). Laporan sementara monitoring Tabel 1. Dengan meningkatnya pemakaian kosmetika serta tersebarnya pen24 Cermin Dunia Kedokteran No. Denpasar Jumlah 1. Bandung 7. Jen. pengaruh cahaya matahari terhadap pemakaian kosmetika dan saat-saat yang perlu memakai kosmetika. Palembang 9.

Unwanted Effect of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology. Cermin Dunia Kedokteran No.71 20. 10. Oxford. 2. 8. Nater.43 2. Hudiono YOS. Jenis kosmetika yang disangka menyebabkan efek ramping. 13. No.79 1.14 6. Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan Dep Kes RI. 9. Pokokpokok isi Seminar Nasional Kosmetika dan Penatalaksanaannya di Indonesia.Tabel 2. Seminar tentang Penggunaan Produk Kosmetika Dalam Negeri.79 — 1. 6. 3. 41. Jumlah — — — — 1 1 54 — — 47 — — 65 3 100 7 57 26 — — —4 2 2 24 2 3 6 — 6 — 8 — — — — 17 18 18 — — — — 6 — — 6 3 5 2— — — — — 3 1 — — 1 — — — 3 —3 — — — 5 —5 5— — — —4 5 — 5 — — — — 6 8 74 280 17 9 35. 3. 1983.07 — 1. John P et al. 4. 1. 2.07 6.79 100 KEPUSTAKAAN 1. Himpunan Mahasiswa Farmasi : "Ars Praeparandi" ITB. 1986 25 . 11.07 1.29 8.35 9. 12. Bandung. 4. 5.79 1. Laporan Formulis Monitoring Efek Samping Kosmetika yang masuk dari 1 Januari 1985 s/d 30 April 1985. 14. 20 Maret 1981.57 2. Kosmetika Dalam Negeri sebagai Cermin Kemandirian Bangsa. Jenis kosmetika Merk a b 27 20 — — — 5 — — pabri k e 9 4 2 f 4 — — 2 —— g 3 2 Dll Jumlah Persentase c 19 15 — 9 — 4 — — — — — d 3 Dasar bedak Bedak "Pearl cream" "Bleaching cream" "Ploycolor cream" "Cleansing milk" "Hair dyes" Pelembab 31 8 22 4 — — — — "Lipstick" "Masker" "Deodorant" "Eye shadow" Sabun Dli. Amsterdam. 7. Princeton : Excepta Medica.14 1. Jakarta 1985.

Perhatian tidak jarang merupakan dorongan bagi orang lain untuk menghargai dan menghormati. • Dalam keadaan normal 4) Pada umumnya remaja tertentu kurang menyenangi penggunaan kosmetika. pembicaraannya. self esteem. 2) Tindakan yang lebih sophisticated. Remaja gadis demikian dikenal sebagai yang tergolong "Tom Boy Lady". cara duduk. 41. atau oleh dorongan teman pria tertentu sedikit demi sedikit remaja gadis mulai memperhatikan dirinya. pemberian krim pembersih dari tidak hanya muka. kehidupan maupun perikehidupan. termasuk menggincu tebal-tebal.A. orang melakukan tindakan yang bersifat memperindah diri. apalagi bila ia mempunyai identitas erat terhadap ayahnya. terhadap berbagai kelainan kulit. 1986 . 26 Cermin Dunia Kedokteran No. 3) melangkah lebih jauh ialah tindakan yang lebih aktif. Melebihi keadaan tersebut mungkin sudah dapat dimasukkan dalam kategori gangguan jiwa.I. baik yang bersifat wajar. tetapi sampai seluruh tubuh.Pengaruh Kosmetika Pada Kejiwaan Dr Suharko Kasran Ahli Syaraf dan Jiwa PENDAHULUAN Latar belakang permasalahan • Menurut Harold I Kaplan dan Benyamin J Saddock. lotion-lotion pembersih. Kemungkinan bahwa kasus menunjukkan sikap perilaku menarik perhatian seksual. JAYA. ditambah lagi cara memandang. dan ketenteraman kehidupan emosional. yang disebut sebagai sikap perilaku seductif. face lift. Mendapat rasa dihormati menyebabkan manusia merasa adem tenteram. baik oleh isyarat-isyarat yang diberikan oleh ayahnya. memperhatikan masalah warna kulit. operasi-operasi yang lebih berat. Penyelenggara P. sedang-sedang. Aspek-aspek di atas dapat saja dinilai agak berlainan. hiperpigmentasi sering menjadi problem yang tidak terlepas dari pemikirannya. selain apa yang telah diutarakan. Nota : Pada beberapa kasus bila didorong oleh Ibunya malah *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. electro caustic. proses perhatian terhadap dirinya tampaknya lebih cepat daripada yang diduga. kasus demi kasus tergantung temperamen orang tersebut. Kosmetika akan sangat besar peranannya untuk membantu lebih efektif. 8) inengangkat keadaan untuk mendapatkan perhatian. 7) Ketenangan. asal masih dalam ukuran-ukuran yang wajar. sering melihat dirinya di cermin. Dari segi bau perfume sampai kepada lipstick sampai cara menggunakan dan model alis yang menantang.D. dan lain-lain. baik pria ataupun wanita. Sikap perilaku narcistik. berupa langkah bermacammacam : 1) dari yang bersifat sederhana : sekedar memberi bedak pada muka meningkat memberi gincu tipis pada bibir meningkat lagi kepada pemberian bedak yang lebih tebal pada muka. Tetapi dalam perkembangan lanjut. pemberian warna pada kuku. Medicure. V. 9) Melangkah lebih lanjut. terjemahan dari istilah kosmetik. 5) Pada gadis-gadis yang feminim. cara berjalan dan seterusnya. benjolan-benjolan tertentu pada badan atau muka. tidak jarang dikonsultasikan terlebih dahulu kepada psikiater akan dampak sampingan yang mungkin timbul di bidang kejiwaan. menentang. mammoplasty. • Tindakan kosmetik ditinjau dari segi kejiwaan mempunyai maksud dan tujuan berbagai arah terutama bagi orang yang lebih dewasa : 6) Peningkatan rasa harga diri. Di negara-negara maju tindakan operatif. Diperhatikan orang merupakan kebutuhan orang dalam hidup. Sikap perilaku memenangkan memberikan kesan yang sangat penting. ataupun untuk mendapatkan perhatian yang berlebih dari masyarakat sekelilingnya. misalnya rhinoplasty.

Sudah diutarakan bahwa maksud tujuan penggunaan kosmetika adalah peningkatan harga did. Hubungan antara kosmetika. dirinya yang sesungguhnya tidak ada. kepuasan menunjukkan kelebihan (Adler). 1986 27 berjidat halus. Klien sering menggambarkan problema identitas dan devaluasi harga diri pribadinya di bidang psikoseksual. Dengan tujuan memberikan orientasi "Pengaruh Kosmetika pada Kejiwaan Secara Timbal Balik " . Kosmetika harapan dan kenyataan a.Maksud dan tujuan Maksud penulisan adalah memenuhi permintaan PADVI. Psikoterapi kadang-kadang jauh lebih menguntungkan. Menerima apa adanya mungkin lebih menyenangkan daripada mengharapkan sesuatu yang belum tentu. c. Keluar air mata banyak. bermata hijau bila melihat perempuan kan atas rasa takut kalau-kalau suami bertindak serong seperti dirinya sendiri. Kemungkinan depresi tetap terdapat pada dirinya sesudah tindakan bedah kosmetika masih besar. atau yang disebut conditioning. Ada pula pria yang kurang senang bila wanita yang dimiliki dalam hal ini istri menggunakan kosmetika. tidak pernah puas dengan segala tindakan kosmetika termasuk bedah kosmetika. sampai kepada bersikap curiga cemburu terhadap suami. Situasi-situasi Klinis yang perlu menjadi perhatian dan bahkan merupakan kontra indikasi untuk pemberian kosmetika. Mungkin secara tidak langsung memberikan sesuatu. Pasien paranoid yang menunjukkan waham somatik yang berlebihan tentang kelainan atau cacat yang terdapat pada !. Misalnya pada waktu tunangan. untuk disajikan pada simposium KOSMETIKA. atau borderline schizophrenia. Ada pria yang sangat berorientasikan kepada ilmu pengetahuan. g. penggunaan kosmetika baik (apalagi) pada wanita ataupun pria merupakan Cermin Dunia Kedokteran No. Baik pada laki-laki ataupun wanita tidak jarang menunjukkan tanda-tanda krisis identitas pribadi khususnya psikoseksual. Pada kejadian-kejadian tertentu misalnya ulang tahun pernikahan. Seseorang dengan harapan-harapan yang tidak realistik terhadap hasil bedah kosmetika atau tindakan kosmetika lainnya. Dari sikap yang benar-benar wajar. Seseorang yang hanya dapat melukiskan cacatnya secara kabur. atau tindakan bedah kosmetika : a. bersikap mendua. jadi akan menjadi isterinya. 41. usaha-usaha yang dilakukan bukanlah semata-mata merias diri tetapi lebih banyak simbolik bagi keselamatan bayi dan ibunya. Atau mungkin ia seorang yang menurut teori tertentu. khususnya untuk wanita atau yang mirip wanita ada dugaan atau praduga. Seolah-olah suci. tetapi dirinya sendiri tidak menyenanginya. f. h. e. Sepanjang bekerja di bidang Psikiatri. Biasanya seorang wanita muda yang didesak oleh ibunya atau oleh suaminya. kadang-kadang seorang wanita menggunakan kosmetika ala kadarnya bagi suaminya. kemungkinan besar karena sudah ada gangguan jiwa sebelum pembedahan dilakukan sebagai faktor yang melandasi. sampai kepada cemburu terhadap suami tetapi didasar- . Sedangkan bentuk akibat interaksi dan penggunaan kosmetika mempunyai variabel yang luas. Walau mengeluh khawatir sanggul akan copot. dan kesegaran dan kemantapan kehidupan emosional. Kepuasan dilihat orang. disertai makna arti yang sukar ditebak. Pada saat tertentu suami mengkhayal beristerikan Tetapi pandangan-pandangan tersebut terakhir sangat tergantung kepada watak sikap perilaku pria yang bersangkutan. Tetapi keadaan dapat berubah dengan pembinaan. hanya memikir diri sendiri. Ternyata evaluasi terhadap klien-klien tidaklah selalu demikian. Seandaikan ada gangguan jiwa yang lama sesudah pembedahan. bahkan mungkin tertier. Tetapi di luar ia bersikap perilaku pseudo puritan. Derajat psikopatologi yang diketemukan tidaklah identik dengan cacat-cacat jasmaniah yang mengurangi kecantikan atau kebagusannya. Pada waktu menjadi temanten. Pasien depresi berumur 40 tahunan yang pada umumnya wanita yang memerlukan face lift. yang merangsang dan segar. tetapi celangakan. perasaan camas sering terjadi sesudah mcngalami pembedahan. TANGGAPAN DAN PENANGGULANGAN 1) Dari semula dapat diraba rasakan dan dihayati. Pria dalam keadaan demikian sukar dimasukkan dalam kategori yang bagaimana. rambut akan terganggu bila sudah di-set. Orang yang perfeksionistik. ketenangan bagi suami atau arti lain dari segi para psikologik. tetap usaha mempercantik diri dipertahankan. Dukungan moril dari ahli kulit atau ahli bedah yang menyertai pembedahan sering memberikan dampak yang positif. ingin sekali menguasai wanita as such. Mungkin pasien tersebut tergolong golongan gangguan kepribadian. Bukan ditujukan kepada suami. b. Jakarta 7 September 1985. Lupa bahwa kadang-kadang seorang suami membutuhkan wanita dalam hal ini isteri yang sensual. bahwa penggunaan kosmetika untuk suami menjadi masalah bukan primer. Remaja yang selalu ditekan-tekan oleh orang tuanya untuk mempergunakan kosmetika sedangkan pribadinya masih belum tertarik. bahwa seolah-olah dipergunakan untuk orang lain untuk mencapai kepuasan pribadinya. Orang lain sangat mengagumi hasil karya kosmetika. tetapi tidak memperdulikan atau memperhatikan cacat orang lain yang lebih berat. Perlu diketahui bahwa menurut literatur sekitar 50 persen usaha bedah rinoplasti mengalami transient dyshporia. Mungkin ia seorang yang egosentrik. apalagi bila berlebihan. sangat sedikit diketemukan usaha penggunaan Kosmetika yang ditujukan kepada suami sebagaimana adanya. suami dan isteri tampak erat sekali kaitannya dengan interaksi emosional antara suami dan isteri sepanjang umur pernikahan. Tetapi ada kesan saja. Seseorang yang mencari tindakan bedah kosmetik bukan karena keinginannya. Usaha penggunaan kosmetika dalam kaitannya dengan suami dilakukan pada kejadian tertentu. yaitu mitoni (kehamilan pertama 7 bulan). Waktu proses khususnya untuk orang Jawa. d. b. PERMASALAHAN Tinjauan penggunaan Kosmetika ditinjau dari lingkungan dan orang lain Penggunaan kosmetika. maka kecantikan isteri mungkin tidak menjadi tumpu perhatian.

Begitu pula wanita isteri militer sering duduk dalam persimpangan jalan petasan yang sulit. baik secara timbal balik pengaruh psikiatris maupun psikologik serta kaitannya dengan wanita profesional. tidak tergantung kepada suami. cara menuntun ke tingkat kejiwaan yang dewasa yang ses. Seorang pegawai diperkirakan mungkin akan membawa kesulitan dalam membawa diri dalam pekerjaan dan jabatannya. tetapi oleh takdir lain bahwa wanita dapat menerima laki-laki yang bagaimanapun dari segi organoseksual. cenderung paranoid akan mengalami perubahan kejiwaan yang sangat besar bila mendapatkan pasangan yang sangat terlalu yakin akan dirinya sen- diri. Tidak jarang ada pertanyaan mengapa seorang laki-laki yang sudah mempunyai isteri cakap. memberikan dampak pembicaraan yang unik. diperkirakan akan membawa dampak sampingan yang sulit ditanggulangi sendiri oleh guru tersebut. serta mampu berdiri sendiri. seduktif. Baik dalam cara pemakaian. Seorang ahli kecantikan tentu harus mempergunakan. Pelanggan cara penggunaan. harus pula mengetahui sifat umum apa itu pria. umur. Dalam keadaan demikian kemungkinan suami mencoba menunjukkan kejantanan dalam berbagai cara. Lebih jatuh lagi harga dirinya bila isterinya cantik molek. dan wanita militer. terburu-buru menggunakan kosmetika tertentu karena terpengaruh oleh iklan yang palsu. 41. Di dunia kemiliteran tidak jarang ada doktrin sampingan yang tidak tertulis yang menyangkut berbagai aspek di samping masalah penggunaan kosmetika yaitu problema keprawanan. Kehidupan yang emosional. Di samping keharusan penampilan yang meyakinkan sebagai seorang isteri pejabat militer. 28 Cermin Dunia Kedokteran No. Ada kasus seorang pria yang terang -terang menyatakan bahwa rasa harga dirinya tidak hanya disinggung oleh perilaku isteri yang tidak memperhatikan dirinya. karena memang isterinya mempunyai modal untuk dapat dibawa dan menjadi kebanggaan setiap laki-laki tidak pandang suku. justru masih mencari atau melakukan hal-hal yang kurang diinginkan oleh pihak isteri. Kesadaran akan sifat perkembangan suami sebagai seorang laki-laki dirasakan perlu menjadi perhatian. Seorang laki-laki yang introversif. tidak memperdulikan rasa perasaan suaminya. Kualitas maupun kuantitas berkembang sesuai kebutuhan. maksud dan tujuan. Kasus yang pernah dihadapi berakhir dengan perceraian. 2) Perkembangan kejiwaan. penggunaan ataupun langkah -langkah yang diambil. kemantapan dan kesadaran penggunaan kosmetika. Sebagai seorang isteri militer kecenderungan untuk cepat lebih tua sangatlah besar mengingat cara hidup baik psikologik ataupun sosial yang penuh ketegangan. Kosmetika dan masalah keluarga Kenyataan bahwa para ibu lebih banyak ribut di cermin jika akan memenuhi undanga'i adalah ironi hidup. Kosmetika dan profesi Penggunaan kosmetika dan profesi sangat erat hubungannya. tidaklah perlu diherankan. maupun sebagai contoh kasus. Mendesak-desak secara obsesif compulsif untuk merubah tata bentuk salah satu atau beberapa bagian dari tubuh merupakan aspek-aspek kejiwaan yang patut diperhatikan. Tetapi bila seorang guru menggunakan kosmetika yang terlalu menyolok.proses yang berjalan bertahap. 1986 . kecuali bagi kalangan-kalangan tertentu. imatur mungkin sangat membahayakan bagi dirinya dalam cara penggunaan kosmetika. baik untuk promosi profesinya. kehidupan dan perikehidupan yang tidak atau sukar dielakkan. Pada umumnya memikir masalah kosmetika praktis tidaklah tersentuh. Kosmetika. PENUTUP Demikian telah diuraikan pengaruh kejiwaan dan kosmetika.iai sangat menentukan. Terkecuali di luar dinas maka penggunaan kecantikan dalam tugas merawat perlu menjadi perhatian.

1/5 bagian atas disebut akroinfundibulum atau bagian epidermal dan 4/5 bagian bawah disebut infrainfundibulum atau bagian dermal. fisiologi kelenjar sebaseus dan etiologi. maka hasil pengobatan tersebut mungkin akan memberikan hasil yang lebih baik.A. memilih serta mengawasi secara tepat dan hati-hati obat yang akan diberikan. dahi. Sampai saat ini tidak ada pengobatan tunggal yang berhasil untuk akne vulgaris.I. Hamma Halim dan Dr. Jadi untuk penatalaksanaan akne vulgaris yang lebih rasionil. Infundibulum adalah bagian folikel rambut (pilary canal) yang menghubungkan muara folikel dengan duktus kelenjar sebaseus. lemaklemak permukaan kulit. namun dari beberapa data mengenai patogenesisnya yang dikumpulkan pada tahun-tahun terakhir ini. Penyakit ini dijumpai pada hampir semua (90%) orang akil baliq yang menginjak masa pubertas pada usia 15 — 19 tahun. morfogenesis dari akne vulgaris serta pengetahuan obat-obat/alat-alat yang *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. orang dewasa dan dapat juga pada orang dengan usia lanjut. biokimia dari kelenjar sebaseus. Widowati Sambijono S. Selanjutnya selain penatalaksanaan akan dibicarakan juga sedikit mengenai anatomi. Pada beberapa tempat kelenjar sebaseus bermuara langsung di permukaan kulit atau tidak melalui saluran folikel rambut yaitu seperti kelenjar Meibom yang terdapat pada kelopak mata. V. folikel velus c. telapak kaki. patogenesis. kita perlu memiliki pengetahuan tentang: anatomi. dada dan punggung yang ditandai adanya komedo. hal tersebut lebih mempermudah berhasilnya pengobatan. labia minor dan areola mamma. meatus akustikus eksternus dan daerah anogenital. bahwa baik pengobatan rnaupun penatalaksanaan kelainan tersebut sudah lebih baik. JAYA. pipi dan dagu jumlah kelenjar per cm2 ialah 400 — 900 buah sedangkan pada daerah lain lebih kecil dari 100 buah kelenjar per cm 2 . dipergunakan pada pengobatan akne vulgaris. Rambut serta muaranya halus dan sukar dilihat dengan mata teCermin Dunia Kedokteran No. muka. Pada daerah kulit kepala. papel. pustul. Cabang Jakarta Raya PENDAHULUAN Akne vulgaris adalah penyakit peradangan menahun dari unit pilosebaseus disertai penyumbatan dan penimbunan bahan keratin serta didapatkan terutama di daerah muka. Apalagi dengan pengetahuan dan mengenal patogenesis akne.D.Penatalaksanaan Akne Vulgaris Dr. sudah dapat diakui. 41. kelenjar Tyson pada prepusium. Penyelenggara P. Keberhasilan pengobatan tergantung dari adanya kerjasama yang baik antara penderita dan dokter. bakteriologi serta morfogenesis akne vulgaris. 1986 29 . Ny. patogenesis. etiologi. Dikenal tiga macam folikel pada daerah muka yaitu : a. nodulus. Obat pilihan yang cocok untuk tiap penderita akan berbeda dan tergantung juga dari individu sendiri. fisiologi. Perkumpulan Ahli Dermato.Venereologi Indonesia. folikel sebaseus Folikel terminal rambutnya kaku dan tebal mengisi saluran folikel. Lokalisasi lesi terutama di daerah seboroik dan dijumpai baik pada laki-laki maupun perempuan. dahi. Bila rencana pengobatan yang baik dan terpadu. KELENJAR SEBASEUS ANATOMI Kelenjar sebaseus (glandula sebaceous) terdapat pada kulit seluruh tubuh kecuali telapak tangan. kista. juga untuk akne yang berat seperti bentuk pustulokistik. folikel terminal atau beard follicle b. glans penis dan korona penis. Paling banyak dan dengan ukuran yang besar terdapat pada daerah garis tengah punggung. Meskipun penyebab yang mendasar dari akne vulgaris masih belum diketahui. leher. dan akne jarang terjadi pada folikel ini. Folikel velus pada daerah muka jumlahnya lima kali folikel sebaseus. kulit kepala. histologi. kesungguhan penderita untuk berobat dan di pihak dokter meneliti.

ETIOLOGI Etiologi akne belum diketahui secara lengkap. kacang-kacang. asam lemak bebas. lemak. estrogen dalam kadar tertentu dapat menekan pertumbuhan akne. faktor ras (racial) a. ovari dan kelenjar adrenal. lemaklemak polar (polar lipide) asal epidermis. d. folikel berisi sel keratin yang lepas dan jenis folikel ini merupakan sumber terbentuknya akne. Skualen. 30 Cennin Dunia Kedokteran No. hormon gonadrotropin dan hormon adrenokortikostestoroid mempengaruhi secara tidak langsung masing-masing lewat testis. a. sterol. Vorhees dkk. (1972) Beberapa penderita dengan akne bentuk nodulokistik berat mempunyai kromosom XYY abnormal dan keadaan ini masih perlu diselidiki lebih lanjut.5% pada orang Negro dengan umur yang sama. androgen asal jaringan. Pochi (1979) dalam penyelidikannya telah membuktikan bahwa kambuhnya akne sebelum haid adalah karena pengaruh progesteron. f. b. trigliserida. c. keju dan sejenisnya dapat menyebabkan kambuhnya akne. dengan demikian memperberat keadaan akne. e. akne biasanya memburuk pada bulan-bulan dimana suhu itu dingin. Berperan juga dalam lemak-lemak permukaan kulit dan tidak cenderung membentuk akne. menurut Schleicher (1960) penderita akne yang berat mempunyai riwayat dalam keluarga yang positif. mono-digliserida dan kolesterol. Faktor-faktor tersebut antara lain ialah : faktor-faktor genetik a. diduga faktor genetik berperan dalam gambaran klinik penyebaran lesi dan lamanya kemungkinan mendapat akne. androgen memegang peranan penting. dengan demikian dapat memperberat keadaan akne. ada dugaan. akne kemungkinan besar penyakit genetik di man pada penderita adanya peningkatan respon unit pilosebaseus terhadap kadar normal androgen dalam darah. faktor musim negara dengan berbagai musim. tetapi ada dugaan bahwa makanan tinggi kadar karbohidrat untuk berbagai orang dapat memperberat keadaan akne serta dapat dibuktikan bahwa makanan tersebut dapat mempertinggi susunan lemak-lemak permukaan kulit dan pada penyelidikan lain ternyata dapat mempertinggi produksi sebum pada orang gemuk (obesitas). b. 41.05 mg etinilestradiol tidak begitu berpengaruh pada akne sebaliknya pil maksi dengan etinilestradiol lebih besar dari 0. b. pada perempuan untuk menekan pertumbuhan akne perlu dosis melebihi kebutuhan fisiologis dan pada laki-laki dosis tersebut dapat menimbulkan feminisasi. Pada 60% orang dengan riwayat akne. f. c. menurut penyelidikan pada orang tahanan di Amerika Serikat akne yang berat terdapat 5% pada Kaukasoid umur antara 15 — 21 tahun dan hanya 0. malam.05 mg mempunyai efek yang menguntungkan pada akne. insidensi dan beratnya akne pada orang Jepang lebih besar daripada golongan Kaukasoid. Strauss dan Kligman (1961) tidak dapat dibuktikan adanya pengaruh hormon progesteron pada kelenjar sebaseus manusia. faktor endokrin a. faktor makanan Menurut berbagai penyelidik. Thyroid stimulating hormon dengan jalan tertentu juga dapat merangsang pertumbuhan akne. pil anti hamil pil mini/pil maksi pil mini mengandung 0. Folikel sebaseus di sini kelenjar sebaseus besar dan multilokuler dan rambut kebanyakan jenis telogen. namun masih ada faktor lain yang harus masih di perhitungkan. sebesar 82% orang penderita akne ditemukan pada saudarasaudaranya paling sedikit ada seorang menderita. c.lanjang. Lemak-lemak permukaan kulit ini adalah senyawaan yang kompleks terdiri atas skualen. akne tidak berkembang pada orang kebiri (castrates). sedangkan ester sterol. coklat. d. menurut penyelidikan Jarrett (1957). 1986 faktor haid dan pil anti hamil a. . dengan kata lain sekresinya atau sebum yang dihasilkan ialah dengan jalan desintegrasi sel-sel kelenjar. trigliserida terutama asal kelenjar sebaseus. FISIOLOGI Sekresi kelenjar sebaseus adalah jenis holokrin. e. pada penyelidikan lain disepakati bahwa coklat tidak ada pengaruh pada akne. menurut Wiliams dan Vorhees (1970) akne pada orang Amerika berkulit putih lebih banyak dibandingkan dengan orang Negro. b. d. ester. susu. Pada umumnya para spesialis kulit menganggap berbagai makanan ada hubungan dengan akne meskipun berdasarkan data-data anamnesis belaka. Pada permukaan kulit sebum bercampur dengan lemak-lemak lain berasal terutama dari epidermis dan bersama-sama membentuk lemak-lemak permukaan kulit. lemak dalam makanan dapat mempertinggi kadar komposisi sebum. peranan makanan pada akne belum jelas. Faktor genetik dapat dipelajari lewat kembar identik dan ras. Sebum mencapai permukaan kulit melalui duktus pilosebaseus. penyakit tersebut juga didapatkan pada satu atau kedua orang tua. tetapi yang sudah pasti adalah multifaktoral. d. ovarektomi sebelum dewasa dan agenesis ovarii mencegah timbulnya akne. b. menurut Cunliffe (1975) belum ada penyelidikan yang memadai dalam hubungan antara ras dan akne. ester-ester malam. kolesterol. serta hormon-hormon ini merangsang kelenjar sebaseus. c. pada 60 sampai 70% perempuan keadaan lesi akne lebih aktif pada satu minggu sebelum haid. bahwa hormon sebotropik asal kelenjar hipofisis dapat merangsang perkembangan kelenjar sebaseus. belum dapat dipastikan makanan tinggi kadar karbohidrat dapat merubah keadaan akne. 5 alfa dihidrotestosteron lebih mudah dibentuk pada kulit dengan akne.

Pada musim kemarau (summer) 60% penderita akne menyembuh. 1986 31 . Dari komedo tertutup dapat berkembang menjadi komedo terbuka (open comedo atau black head). faktor bahan kimia Perkembangan akne vulgaris dapat dipengaruhi oleh kontak dengan minyak mineral dan lain-lain bahan aknegenik. 50% pada perempuan biasanya disebabkan oleh peningkatan testosteron dalam plasma. Pityrosporum ovale et orbiculare juga ditemukan. Sinar ultra violet yang terdapat dalam sinar matahari atau sinar ultra violet buatan dapat menyebabkan pigmentasi meningkat dan pengelupasan (scaling). skualen asam sebaleik (octadeca-5. • asam lemak bebas yang ada di permukaan kulit berasal dari trigliserida berbagai lemak yang merupakan hasil lipolisis kuman. faktor kejiwaan (psikis) a. sedangkan yang tidak jenuh terdiri atas rangkaian atom karbon 11-20. Peningkatan kadar androgen dalam darah menyebabkan hiperplasia dan hipertropi kelenjar sebaseus. peregangan dan cubitan pada kulit. 8-dienic acid) permukaan kulit meningkat dan asam lemak bebas. tekanan. karena lemak tersebut juga berasal dari kelenjar sebaseus yang sehat. Keadaan tersebut dikenal sebagai akne mekanika. Sinar matahari dapat menolong banyak penderita akne. apalagi sinar ultra violet juga mempunyai efek bakterisid terhadap kuman permukaan kulit. • meningkatnya kegiatan produksi sebum kelenjar sebaseus dipengaruhi oleh hormon androgen. b. • susunan biokimia kelenjar sebaseus adalah rumit. Asam lemak jenuh terdiri atas rangkaian atom karbon 7 . skualen bersifat komedogenik serta beberapa asam lemak bebas mengadakan iritasi di bagian infrainfundibulum. di mana faktor mekanik tersebut dapat berupa gesekan. buang hajad yang teratur dan mengobati konstipasi. PATOGENESIS Berdasarkan hipotesis ada empat faktor utama yang mempengaruhi terjadinya penyakit akne vulgaris : 1. asam lemak bebas inilah yang mempengaruhi proses keratinisasi pada duktus unit pilosebaseus yang disebut dengan istilah retention hyperkeratosis dan dengan retensi sel-sel baru tersebut dalam folikel terjadilah peregangan epitel sehingga komedomikro terbentuk dan ini merupakan ciri dari penyakit akne. Kuman yang berperan dalam hal ini ialah Propionibacterium acnes (Corynebacterium acnes). Androgen yang berperan di sini ialah testosteron. perubahan biokimia susunan lemak-lemak permukaan kulit 4. keaktifan kelenjar sebaseus Dibuktikan adanya faktor peningkatan produksi sebum pada penderita akne. BAKTERIOLOGI Peranan kuman adalah penting dalam perkembangan akne.Pada keadaan lembab dan suhu yang tinggi di beberapa daerah tropis dapat memudahkan kambuhnya akne. selanjutnya dapat berkembang menjadi komedo tertutup (closed comedo atau white head) atau papel. Asam lemak bebas terdiri atas asam lemak jenuh dan tidak jenuh. 41. Hal ini jelas terlihat pada pertumbuhan ko- medomikro setelah terjadi poliferasi epitel yang ada hubungannya dengan penimbunan keratin dan faktor-faktor lain yang belum jelas. Dalam hal ini mikro organisme yang mungkin banyak berperan ialah Propionibacterium acnes dengan MicrQcoccaceae (Baird Parker type II Staphylococcus epidermidis) dan PityrosCermin Dania Kedokteran No. yang bila meradang kemudian menjadi pustul. emosional stress pada umumnya memegang peranan kecil pada patogenesis akne. Diduga hormon-hormon androgen mempengaruhi langsung terhadap perubahan susunan lemak di dalam kelenjar sebaseus. kolonisasi kuman di dalam folikel sebaseus. infeksi bakterial Propionibacterium acnes (Corynebacterium acnes) dan Staphylococcus epidermidis biasanya ditemukan pada lesi-lesi akne. Penyelidikan mengenai komposisi lemak-lemak pada permukaan kulit adalah sulit. Kosmetika Menurut Kligman (1975). sedangkan 20% memburuk bukan disebabkan oleh sinar matahari tetapi olah karena berkeringat banyak. Enzim tersebut menghidrolisis trigliserida yang terdapat di dalam butir lemak menjadi komponen asam lemak bebas dan gliserol. Pada penderita dengan akne kadar asam lemak bebas. • penyumbatan duktus pilosebaseus oleh keratin dimulai di infundibulum. Akhirakhir ini sedikit atau tidak ada perhatian pada keadaan-keadaan tersebut di atas. apa yang disebut dengan istilah akne kosmetika biasanya terdapat pada perempuan dewasa setelah pemakaian kosmetika terutama pelembab (moisturizers). dan terbentuklah komedomikro. hubungan psikis dan akne perlu penyelidikan lebih lanjut.22. penyumbatan duktus pilosebaseus 2. tetapi peranannya masih belum jelas. faktor trauma Menurut Wills dan Kligman (1970) akne memberat setelah mendapat trauma. meningkatnya produksi sebum 3. kemungkinan lain (other consideration) Kira-kira 30 — 40 tahun yang lalu para klinisi menekankan pada penderita akne agar memperbaiki keadaan kurang tidur. Berbagai strain Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis dapat menghidrolis trigliserida menjadi asam lemak bebas dan gliserol. Jadi faktor yang penting bagi terjadinya akne adalah adanya iritasi pada dinding duktus pilosebaseus oleh asam lemak bebas. Keadaan tersebut mempunyai efek yang menguntungkan bagi akne. asam lemak bebas tersebut memungkinkan terjadinya lesi komedo. Kuman lainnya Staphylococcus epidermidis mempunyai peranan kecil dan Pityrosporum ovale et orbiculare peranannya masih belum jelas. tetapi pada banyak kasus kambuhnya akne justru ada hubungan dengan timbulnya stress. dan disusul retention hyperkeratosis. Kelenjar sebaseus menghasilkan lemak yang dikeluarkan melalui saluran unit pilosebaseus dan Propionibacterium acnes berada di antrum duktus kelenjar sebaseus serta mengeluarkan enzim lipase. Patogenesis akne adalah rumit dan banyak faktor yang saling berkaitan serta banyak terdapat pendapat sehingga peranan mengenai patogenesis hanya merupakan hipotesis.

porum ovale et orbiculare yang hanya memegang peranan kecil dalam perkembangan lesi-lesi akne. black head B. punggung. Polyporous comedo terjadi karena adanya perpecahan setempat (localized rupture) membentuk diverticulum yang dibatasi oleh keratinizing epithelium. Dikenal dua macam pustul : 1. 2. Pustul biasa mulai sebagai suatu lesi yang padat disusul oleh perlunakan dan biasanya bagian puncak dari pustul pecah serta mengeluarkan nanah dan bahan sisa komedo. komedomikro terjadi oleh karena adanya peregangan dini dari duktus pilosebaseus disebabkan oleh bahan tanduk. bentuk pertama: tidak meradang dan dapat berlangsung dua minggu. terlihat adanya sebukan sel-sel radang. pigmen melanin. Kista timbul sering di daerah punggung. Dikenal dua bentuk komedo sekunder. 3. kulit sekitarnya eritem dan dapat sembuh spontan 1 — 3 minggu serta dapat berkembang menjadi pustul atau nodulus. Sejumlah mikroorganisme lain yang ditemukan di dalam lesi pustul ialah Staphylococcus aureus. komedo primer 1. Bila nodulus 32 Cermin Dunia Kedokteran No. kista 2. komedo sekunder 1. muaranya kecil sekali dan hampir tidak tampak dan terjadi karena penyumbatan duktus pilosebaseus dengan bahan keratin. MORFOGENESIS Lesi dapat berupa : • komedo. Folikel yang berdekatan dapat saling berhubungan dan membentuk satu kelompok komedo. komedomikro 2. Bahan rambut didapatkan sedikit dan dapat menghilang pada kista yang tua (old cysta). komedo primer 1. 1986 . Bentuk kista kebanyakan bulat dan dapat sembuh spontan. rambut dan kuman. Nodulus terjadi dari komedo tertutup. merupakan lesi pertama yang tampak. Ukuran besar biasanya dengan penampang 7 — 15 mm. polyporous comedo adalah ciri khas dari akne konglobata yang dapat sangat menonjol dan timbulnya di daerah punggung. Polyporous comedo (fistulous comedo. tetapi lebih dalam di lapisan dermis dan konsistensinya agak lunak. Polyporous comedo selalu terbuka dengan muara yang lebar serta puncak berpigmen. komedo terbuka atau open comedo. kompleks lemak (trigliserida. double comedo). Pada bentuk ini konsistensinya padat dan berlangsung hanya beberapa hari saja. pustul letak dalam Peradangan tidak terbatas di epidermis saja. ester malam. Komedo sekunder dapat dikenal dengan bentuknya yang tidak rata dan pada umumnya berukuran lebih besar. bentuk kedua: bentuk yang meradang. white head 3. kista sebenarnya bukan kista sesungguhnya karena mempunyai muara. Pustul Lokalisasinya pustul sering di daerah dagu. yaltu kista dan polyporous comedo. Seperti juga kista. koliform. 1. Nodulus Nodulus konsistensinya lunak dan kadang-kadang berkeropeng (crusted). terdiri atas : A. Kista ini tidak meradang dan isinya terdiri atas bahan seperti keju atau malam (waxy material). sel datia (giant cells). dahi. b. Pustul yang berukuran kecil dapat sembuh sendiri. Klebsiella aerobacter dan mikro-organisme tersebut sebagai secondary invaders atau timbul disebabkan perubahan ekologi karena pengobatan dengan antibiotika atau bakteriostatika. pustul superfisial Pustul superfisial terjadi akibat penyumbatan dan peradangan di bagian atas dari duktus pilosebaseus. Papul dikenal dalam tiga bentuk : a. Menurut Kligman (1979) peradangan pada lesi akne tergantung dari produksi Propionibacterium acnes serta mempengaruhi pecahnya komedo. Mikro-organisme yang menonjol di dalam saluran folikuler ialah diphtheroid yaitu Propionibacterium dan dibagi dalam dua golongan ialah Propionibacterium acnes (golongan I) dan Propionibacterium granulosum (golongan II). Proteus. sedikit di daerah muka dan biasa menonjol di permukaan kulit dengan permukaan yang licin serta dapat digerakkan. komedo tertutup atau closed comedo. Papul Papul terjadi dari komedo tertutup yang pecah (collaps). Diphtheroid anaerob tumbuh subur di dalam komedo tertutup. B. Penyembuhan pustul ini berlangsung 2 — 6 minggu. 2. c. epitel yang membatasinya rusak dan sel-sel neutrofil masuk jauh ke dalam jaringan. dengan muara melebar akibat keluarnya masa zat tanduk berpigmen warna gelap dengan penampang 5 mm kadang-kadang lebih besar. Komedo dapat berkembang sebagai berikut : A. 41. bentuk ketiga: Resolving phase: berasal dari bentuk papul meradang. jaringan granulasi dan hiperplasia epitel. komedo terbuka. dengan penampang 1 — 2 mm. komedo sekunder terjadi oleh karena pecahnya komedo primer disertai terbentuknya pembungkus baru (rupture and reencapsulation). Dalam pembentukan polyporous comedo memperlihatkan gambaran repeated rupture. komedo yang sama dapat pecah berulang kali. komedo tertutup. pustul atau nodulus dengan ukuran penampang 1 — 4 mm dan dapat berlangsung 1 — 3 minggu. 2. Polyporous comedones • papul • pustul • nodulus Komedo Komedo adalah ciri lesi primer dari akne dan terjadi oleh karena penyumbatan bahan tanduk dalam unit pilosebaseus yang terdiri terutama atas keratin. Bagian puncak dari komedo dengan warna kehitaman adalah pigmen melanin. skualen). Besar penampang papel 1 — 4 mm. Kista ini merupakan sebagian gambaran klinis dari akne konglobata.

e. d. Downing dan Strauss (1970) tidak dapat disangkal bahwa penurunan kalori total akan menghasilkan penurunan produksi sebum secara bermakna. berdasarkan pengalaman.1%. di sini dapat dipakai b. 6. mengeluarkan isi komedo d. peeling agents. Benzoil peroksida mempunyai efek sebagai iritan dan efek lain ialah : Cermin Dunia Kedokteran No. Semua susunan lemak kelenjar sebaseus disintesa asal fragmen karbon hidrat arang seperti glukosa. disebut juga shallow pock type serta bentuk lain ice pick scars dan didapat sering di daerah dagu berasal dari papul meradang. 2. 4. Prinsip umum Pengobatan dapat ditujukan pada beberapa tingkat sesuai dengan patogenesisnya akne vulgaris. Pada bentuk ini kadang-kadang ditemukan juga jembatan keloid (keloid bridging). 41. mencegah pembentukan komedo. muka dicuci dengan air hangat dan sabun dua kali sehari. bedak kocok. lemak dalam serum darah tidak melewati kelenjar sebaseus. serta atrofi (superficial atropic scars). trikarbanilid dan chlorinated salicylanilides dapat mengurangi flora aerobik kulit tetapi tidak ada efek pada Propionibacterium acnes. Asam vitamin A (asam retionik. menurut Pochi. c. menghirup udara segar (outdoor life) dan gerak badan teratur. c. Sabun abrasif 5. Asam salisilat Asam salisilat selain sebagai iritan juga mempunyai sifat keratolitik pada konsentrasi di atas 3%. makanan tinggi kadar hidrat arang dan lemak tidak merubah produksi sebum atau susunannya. 3. Lemak-lemak asal kelenjar sebaseus tidak sejenis lemak-lemak dalam serum darah. mengeringkan dan Zat-zat tersebut dapat dalam bentuk larutan.05% krem 0. Perawatan kulit (skin care) a. mengurangi perlekatan sel di epidermis (decreased cohesiveness). gabungan oral dan topikal d. dibagi : a. 1. f. mempertinggi penetrasi transepidermal untuk antibiotika dan benzoil peroksida. 2. secara oral c. Zat-zat iritan peeling. Sulfur Dapat berupa unsur (elemental) sulfur atau ikatan (compound) sulfur. sinar ultra violet. gel 0. dicegah pemakaian kosmetika yang berminyak. mencegah pecahnya mikro komedo atau melemahkan reaksi radang yang sedang berlangsung. Nasihat makanan 4.pecah bahan tanduk ada yang tetap di tempat dan sebagian masuk ke dalam jaringan dengan sebukan sel neutrofil dengan epitel yang rusak. e. lengan dan sangat jarang di daerah muka. Zat-zat iritan mempunyai efek eritem. meningkatkan pulih asal (turnover) sel di dalam duktus pilosebaseus. 1986 33 . b. Bentuk pertama: keloid hipertrofi Lokalisasinya di dada. Masa radang akut berlangsung 1 — 7 hari dan penyembuhan selama 6 minggu. tindakan khusus. disayangkan berdasarkan kenyataan bahwa hanya ada bukti yang sangat terbatas yang mengatakan bahwa makanan memegang peranan dalam patogenesis akne vulgaris. sabun-sabun bakteriostatik yang biasanya mengandung bahan-bahan heksaklorofen. punggung. Konsentrasi 0. krem dan bahan pembersih (cleansing pre- Zat-zat iritan golongan kemikal paration). terdiri dari parut cekung dan superficial. pemakaian bahan ini berkurang setelah dikenal benzoil peroksida. Pada keadaan ini dapat dipakai antibiotika. e. petunjuk yang diberikan mengenai makanan tidak ada selain dianjurkan makan bebas dalam jumlah secukupnya. kompres.02%. ternyata faktor makanan sebenarnya jarang sekali terlibat. c. c. d. Makanan Mengenai makanan timbul pendapat kontraversi a. b. b. pasta. Menurut Mills dan Kligman (1972) unsur sulfur bersifat komedogenik. jangan mencuci muka berlebihan dengan sabun (6 — 8 kali sehari) karena sabun bersifat komedogenik dan dapat menyebabkan akne detergen. fenol. Parut tersebut terjadi oleh karena bagian dalam dermis mengalami suatu proses disebabkan adanya nodulus atau pustul. Resorsin Konsentrasi resorsin 1 — 10%. Pengobatan Pengobatan secara topikal. sulfur.1%: bentuk cair 0. PENATALAKSANAAN AKNE VULGARIS Dibagi menjadi : 1. Prinsip umum 2. I. Bentuk kedua : sekuele. sintesa maupun kwalitas produksinya tidak banyak dipengaruhi suasana eksternal maupun internal. Menurut urutannya yang terpenting ialah : a. tretinoin) mempunyai efek sebagai iritan dan efek lainnya ialah : a.05 — 0. secara topikal b. Kelenjar sebaseus secara fisiologis berdiri sendiri atau otonom.05 — 0. f. berbagai iritan seperti: resorsinol. jangan memegang atau dipijit lesi-lesi. Perawatan kulit (Skin care) 3. mempercepat resolusi lesi yang meradang Dapat dipakai cara pembekuan dengan karbon dioksida padat (solid carbon dioxide slush). Pengobatan. SEKUELE Ada dua bentuk parut yang sering terjadi pada akne vulgaris. beta naftol dan lain-lain. mengurangi proses radang. Astringen Aluminium sulfas dalam alkohol atau akua rosari. 7.

menekan asam lemak bebas. Efeknya mengecilkan kelenjar sebaseus 20 — 50%. deskuamasi intraepidermal. dengan demikian menghalangi pemindahan RNA (Ribo Nucleic Acid) yang berguna untuk pembentukan kompleks ribosomal/messenger-RNA dari kuman dengan akibat mikroorganisme tersebut tidak dapat membentuk protein esensial. dipakai yang satu siang hari dan yang lainnya pada malam sebelum tidur. Hasilnya: resolusi lesi dalam waktu 7 — 10 hari. Komposisi: dilute Vleminckx (sulfurrated lime) solution Cara kerja : peeling dan mengeringkan lesi akne.066 mm dan kekuatan 8 — 10 KV. alat sun alphine Honovia lamp. 34 Cermin Dunia Kedokteran. Efek samping: a) hiperpigmentasi. dalam hal ini antibiotika. hiperpigmentasi dan hatihati pada penderita dengan anamnesis cold urticaria. Laporan pengkajian klinis terkendali mengenai klindamisin. telangiektasi dan radiodermatitis. 3. Pada tahun 1978 Larry E. c. Cara penyinaran: jarak 1 meter. N 2 0 cair(N 2 0 liquid) Cara pemberian: nitrogen spray selama 20 detik. sinar ultra violet buatan.0 cc Klindamisin adalah suatu antibiotik terdiri atas 7-dioksi-7 kloro derivat linkomisin. 1986 Antibiotika Pemakaian antibiotika secara topikal pada pengobatan akne dimulai pada tahun 1957. 9.125 % natrium bisulfit 0.28 % N-desil metil sulfoksid 0. freon belum banyak digunakan. Efek samping: seperti pada CO 2 padat. Sinar ultra violet Sumber: matahari. 2 — 3 kali seminggu. Jadi khasiat klindamisin pada pengobatan akne vulgaris secara topikal adalah menurunkan jumlah populasi propionibacterium acnes. bila pengobatan topikal konvensional atau antibiotika secara oral gagal. c. tetapi jarang b) atrofi. bahwa bahan pelarut harus dapat membawa bahan aktif (active ingredient). Efeknya juga mempertinggi peredaran darah setempat. sinar dengan voltase rendah Grenz-ray Untuk mengurangi radiasi yang berlebih -lebihan dipakai saringan (filter) aluminium atau sejenis dengan tebal 0.0 cc Isopropil atau etil alkohol (95%) 30. Yang penting ialah syarat. ke dalam duktus pilosebaseus. Cara pemakaian: dua sendok teh larutan diencerkan dalam 50 ml air panas. a.125 % ester sukrosa 0. Sinar-X superfisial a. Larutan VLEMINCKX Indikasi diberikan pada lesi-lesi akne yang meradang berat. dua kali seminggu.5 cc Air suling 2. Pengobatan cara radiasi ini banyak dianjurkan.a. Efek samping: timbul bula.1 % etil alkohol 40 bagian air 60 bagian 3) Klindamisin Klindamisin fosfat 1 % Etil alkohol (95%) air suling sama banyak Bentuk lain Klindamisin fosfat obat suntik atau klindamisin HCI. (3) Ikatan dengan fosfat lebih efektif. Menurut Wechsler dkk (1970). 41. (4) Khasiat secara topikal lebih baik dari eritromisin dan tetrasiklin. dapat mengurangi intensitas radiasi 50% dan diabsorpsi pada kedalaman 0. Becker dan kawan-kawan pernah . radiasi sinar-X superfisial konvensional Sering digunakan sebelum dimulai pemakaian antibiotika. Zat-zat iritan golongan fisikal (Vlem-Dome-liquid concentrate). selama 4 — 6 minggu dan bagian mata harus dilindungi. (2) Penyerapan lewat kulit tidak berarti. Cryo slush Indikasi: dipakai pada bentuk akne nodulo . No. losio tetrasiklin tidak mempunyai efek terhadap lesi komedo dan kistik. Bradly mengemukakan bahwa eritromisin pada pengobatan akne secara topikal biasanya efektif. yaitu kolitis pseudomemranosa. biasanya diberikan 85 R tiap minggu sebanyak 8 kali. mencegah hidrolisis trigliserida Konsentrasi 5 — 10% dalam bentuk'krem atau gel.kistik yang berat dan akne konglobata. Dosis total tidak boleh lebih dari 1000 R untuk tiap daerah lesi. waktu 8 menit. Pertimbangan pemakaian klidamisin secara topikal pada akne vulgaris : (1) Efek samping pemberian secara oral lebihbesar.0 mg propilen glikol 3. Antibiotika yang digunakan ialah: eritromisin. Kerjanya sebagai antibakterial ialah dengan jalan mengikat ribosom.0 cc air suling 27. 8. b.5 cc Propilen glikol 12.22 % 4-epit etrasiklin hidroklorida 0. Losio vane dioakai antara lain : 1) Eritromisin Eritromisin gluseptat obat suntik 500. b. klindamisin. Keuntungan: hampir tidak nyeri. dipakai secara kompres sebelum tidur selama 20 menit. 2. HCI hidrat 600. karena adanya fosfatase kulit. CO 2 padat (CO 2 snow) Cara pemberian dengan sedikit tekanan 3 — 5 detik. sedangkan pada sinar-X konvensional 4 mm atau lebih.0 mg Etil alkohol (95%) 12. juga jarang. tetrasiklin. Pilihan untuk memakai antibiotika secara topikal disebabkan sensitasi pada kulit sangat kecil dan untuk mencegah pengobatan secara sistemik dalam jangka panjang dengan segala akibatnya. b. Efek samping: Zat-zat antibakterial a) b) hiperpigmentasi radiodermatitis 1. Indikasi pada penderita umur lebih dari 17 tahun. pada lesi noduler 25 detik tanpa tekanan.5 mm oleh kulit normal. bakteriostatik terhadap Propionibacterium acnes d. Gabungan benzoil peroksida dan tretinoin.5 cc 2) Tetrasiklin Tetrasiklin hidroklorida 0.

menghag. Kerjanya bakteriostatik Dosis rendah: 50 — 100 mg sehari. berikan selama 4 minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan kistik dan konglobata. Efek samping gangguan keseimbangan pada 5% penderita 4) Hidroksikuinolin dan nausea. berikutnya. Efek samping pada perempuan: mual. Indikasi ialah lesi meradang. e. (a . sebaiknya 80 — 100 mikrogram seBentuk . minggu. suksinat sedangkan yang estolat adalah hepatotoksik. diberikan satu jam sebelum C lcbih rendah dari penghitungan wahana (vehicle). selanjutnya dosis disesuaikan dengan keadaan (a) Kortikosteroid berikut. f. Perubahan penghitungan/jumlah pustula. baik pada klindasetiap 6 minggu.pustul. diteruskan dengan h. mengurangi asam lemak bebas. 41. berikan pada perempuan hamil. fosfat maupun klindamisin hidroklorida ternyata jauh Dosis rendah: 150 mg sehari. selanjutnya dosis disesuaikan setiap 3 — 6 minggu adanya kolitis pseudomembranosa clan diare hilang dalam tiga berikutnya. Dosis tinggi tidak dianjurkan. karena mempunyai sifat: menghambat perkembangan kuman. berat badan meDosis tinggi: 4 x 250 mg sehari. roida bila dipakai fluorinated steroide. Dipakai secara topikal. selama 2 — 6 minggu. diberikan satu jam sebelum dipakai disebabkan pengalaman klinik belum banyak.01). makan atau 2 jam setelah makan selama 4 — 8 minggu berikutnya. Tidak ada perbedaan yang bermakna antara kelompok-kelom. Efek samping: diare disebabkan karena adanya kolitis mengurangi jumlah lipase. setiap 4 minggu berikutnya. (b) Pengobatan secara oral Dosis rendah: 2 x 250 mg sehari. diberikan selama 2 — 4 minggu. eritem. Gabungan trimetoprim -sulfametoksazol dosis dinaikkan atau diturunkan sampai 250 mg sehari seDosis: trimetoprim 80 mg + sulfametoksazol 400 mg. Penghitungan jumlah rata-rata papula baik klindamisin 3 — 4 minggu berikutnya. selanjutnya dosis disesuaikan setiap 6 minggu. c. selanjutnya dosis disesuaikan dengan keadaan Diberi bentuk salep misalnya preparat betametason 17 valerat penyakit. Linkomisin Anjuran: pemakaian jangan lebih dari 1 bulan. diberikan selama 2 — 4 • Antibakterial minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan setiap 4 minggu Antibiotika sering dipakai pada pengobatan akne secara oral. minggu. hipertensi. Demeklosiklin klindamisin fosfat 1 % dan sebuah wahana (vehicle). Dosis 50 mikrogram. a. • Hormon Pemberian dapat berlangsung 3 — 6 bulan atau lebih. hari berlebih dengan pengawasan yang seksama. selama 3 — 6 minggu. pustul. karena tidak mempunyai Bentuk: etinil estradiol dan mestranol. Sigmoidiskopi pada penderita Dosis tinggi: 2 x 100 mg sehari. Klindamisin langi efek kemotaksis leukosit. misin fosfat maupun pada klindamisin hidroklorida dari Obat ini fototoksik dan keadaan ini berguna untuk pepermulaan jauh lebih besar dari perubahan penghitungan nyembuhan akne dengan syarat menghindarkan sinar matapada wahana (vehicle) (a . Susu serta makanan tidak mempengaruhi penyerapan. Cermin Dunia Kedokteran No. diberikan satu jam sebelum nurun. monilial vaginitis.menyelidiki pada 11 lembaga dalam sebuah pengkajian klinis setiap 4 — 6 minggu. Eritromisin Kerjanya menghambat produksi endrogen. pseudomembranosa. diberikan selama Antibiotika ini yang paling banyak dipakai sedangkan 2 — 4 minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan setiap 4 oksitetrasiklin dan klortetrasiklin jarang. folikulitis dan akne stedrome. minggu berikutnya. lama 6 — 8 minggu tergantung hasil pengobatan. sampai empat hari. selanjutnya dosis disesuaikan setiap terkendali selama 8 minggu dan menilai pengobatan 358 pen4 — 6 minggu berikutnya. mempengaruhi metabolisme enzim dan ion logam. derita akne vulgaris dengan klindamisin hidroklorida 1 %. fenomen makan.bentuk yang dipakai ialah garam stearat dan etilenhari selama ± 2 — 10 minggu. Dosis tinggi: 3 x 150 mg sehari atau 2 x 300 mg sehari diIndikasi: pada akne dengan lesi papul. diberikan satu jam sebelum Hasil pengkajian klinis tersebut adalah : makan. kloasma. telangiektasi. Doksisiklin HORMON Dosis tinggi: 2 x 200 mg sehari. Estrogen b. atau fluosinolon. secara sangat terbatas dalam waktu Dosis rendah: 1 x 200 mg sehari. makan. selanjutnya dosis disesuaikan tromboembolik. Belum begitu luas Dosis rendah: 250 mg sehari. Dosis tinggi: 4 x 250 mg setiap hari. papulo . selama 3 — 6 minggu dan dosis disesuaikan setiap 1. diberikan satu jam seEfek samping: kolitis pseudomembranosa. Tetrasiklin hidroklorida Dosis rendah: 2 x 75 — 150 mg sehari. 1986 35 . rasa papas dan gatal.05). a. selama 6 minggu dan dosis berikutnya disesuaikan 2. diberikan selama 6 — 8 relatif pendek. diberikan selama 3 — 6 yang menerima klindamisin hidroklorida tidak menunjukkan minggu. efek teratogenik pada janin. jadi secara tidak Obat ini merupakan pilihan kedua serta obat ini dapat dilangsung juga pada kelenjar sebaseus. belum makan. Efek samping seperti pada sulfonamida. Dosis tinggi: 4 x 250 mg sehari. Obat ini Efek samping : jarang dipakai. Efek samping: fototoksik. renal diabetes insipidus synEfek samping: atrofi.d. Minosiklin pok pengobatan dalam hubungan dengan: pengelupasan kulit. diberikan selama 4 — 6 Gabungan dengan benzoil peroksida ialah kuinoderm.

perasaan kurang enak pada payudara. nausea. Losio Kummerfeldi (sulfur lotio) Susunan : camphora 1. Dosis gabungan: siproteron asetat 100 mg dan etinil estradiol 50 mikrogram.0 oleum rosae 1 gtt calicii oxydum colloidele 1. Sekarang tidak dipakai lagi. tetapi tidak disenangi karena memberi efek samping: lesu. Pil ini juga efektif terhadap akne premenstrual. Vaksin Pernah dipakai vaksin: Staphylococcus aureus. sehari. Staphylococcus albus. diaminodifenil sulfone) Indikasi akne bentuk kista dan konglobata. kehilangan libido. Kortikosteroid Sebagai obat anti radang pada akne berat dipakai glukokortikosteroid. hipertensi. Pada akne kerjanya belum jelas namun ada dugaan berpengaruh pada metabolisme vitamin A. dengan keterangan. sehari dan dosis ini tidak dianjurkan karena berada di dalam dosis toksis. Belakangan diprodusir pil antihamil dengan gab ungan 2 mg siproteron asetat dan 50 mikrogram etinil estradiol.U.indikasi: mastitis. Dosis 50. Pil antihamil Pengobatan kombinasi progesteron -estrogen.0 sulfus praec 6. Asam retinoik kerjanya komedolitik. Propionibacterium acnes.u. Indikasi terutama pada lesi pustular.U. Sifat antiandrogen siproteron asetat lebih besar dari klormadinon asetat dan sering dipakai pada pengobatan akne yang berat digabung dengan etinil estradiol. Efek samping: anemia hemolitik . sehari dapat menurunkan ekskresi 17-ketosteroid dalam urine.A. gangguan tidur.05%. selama 3 bulan. penyakit hepar. pigmentasi areola.u. Dalam hal demikian dianjurkan dosis ganda (dua pil sekaligus).: kombinasi psoralen dan sinar ultraviolet A. krem atau gel.000 — 100. calcii hydroxidi 45 spir. Kedua obat tersebut cara bekerjanya berbeda pada akne dengan harapan hasil penyembuhan lebih baik. Kerja siproteron asetat: antiandrogen (antigonadotrofik) dan progestogen. g.000 — 100.V. — tetrasiklin secara oral dan losio Kummerfeldi secara topikal. Efek samping: keilitis. Yang menjadi persoalan ialah kebanyakan pabrik obat merendahkan kadar estrogen dalam pil.V. Diuretika Diuretika diberikan pada akne premenstrual.000 i. (c) Gabungan pengobatan secara oral dan topikal — Dipakai tetrasiklin secara oral dan asam retinoik secara topikal. konglobata. Untuk mencegah hiperkeratosis duktus pilosebaseus perlu digunakan dosis 400. perdarahan uterus yang tidak teratur.dosis 600 mg sehari selama tiga bulan diteruskan 300 mg sehari. Retinoid Bentuk 3-cis-retinoic acid paling efektif pada pengobatan akne bentuk kista konglobata.u. Kontra . f. 1986 Pada penyelidikan ternyata diuretika tidak dapat mengurangi atau menghilangkan edema keratin tersebut maka pengobatan dengan diuretika tidak dianjurkan. selama 6 — 9 bulan dan bila pengobatan dihentikan akne dapat kambuh. Timbulnya fotosensitasi pada pemakaian P. d.A. kloasma.b. Anti-androgen Dikenal klormadinon asetat dan siproteron asetat (6-k1oro1 alfa 2 alfa-metilen-1.0 aqua ad 105 kerja losio ini peeling dan antibakterial. Di sini yang berperan adalah estrogen. serosis.000 i. mempertinggi penetrasi antibiotik lewat kulit. dosis tetrasiklin 3 x 250 mg sehari selama 3 — 6 bulan. perdarahan hidung. Dosis 80 — 240 mg sehari.V. Ekstraksi komedo dipakai alat komedo ekstraktor untuk mengeluarkan komedo terbuka (black head). fortior ketonatus 3. (d) Tindakan Khusus a. kista ovarium. Dosis: prednison 30 — 40 mg sehari dan dosis diturunkan 5 — 10 mg seminggu (tapering off). varises. P. atrofi testis. Cermin Dunia Kedokteran No. 36 .kerjanya menurunkan jumlah Propionibacterium acnes. Dosis: 3 x 200 mg sehari zinksulfat. (dapsone. tidak begitu efektif terhadap lesi-lesi akne. Efek samping lesu. pil ini cukup bermakna untuk akne jenis ringan.A.7 alumini et magnesii silicas colloidele 2. Dari hasil percobaan -percobaan ternyata pengobatan P. konstipasi. libido menurun. Tidak dianjurkan pemakaian yang lama karena dapat menyebabkan timbulnya akne steroid. depresif. • a.U. D. Dosis larutan. P. peningkatan berat badan. tromboplebitis. e. dermatitis fasial. c.41.D. dengan disertai juga edema keratin unit pilosebaseus sehingga terjadi penyumbatan duktus unit pilosebaseus. methemoglobinemia. h.A.V. c. aktivitas enzim.000 i. selama 4 minggu. Cara pemberian: diberikan pada hari ke 5 sampai hari ke 24 dari suatu siklus haid.bahwa 7 — 10 hari sebelum haid timbul edema epidermal dan dermal.S. kistik. karena pada pemberian 50. 0. b. Tetrasiklina yang dipakai adalah demeklosiklin. memperbaiki gangguan kemotoksis leukosit. sakit kepala. Dosis 150 mg sehari atau 300 mg seminggu selama 3 bulan. trombosis . sehingga efeknya tidak terlihat pada pengobatan akne. Pada laki-laki tidak dianjurkan karena mempunyai efek feminisasi dengan akibat ginekomastia. libido menurun. 6-pregnandien-17 alfa 01-1.000 — 700.0 sol.10dione). diduga akan bermakna pada pengobatan akne. Zink Pada tukak berperan dalam penyembuhan luka (wound healing). Lain-lain Vitamin A Vitamin A kerjanya diduga mempengaruhi metabolisme atau produksi androgen.U.

Efek samping: timbul parut terutama pada desikasi kome do.3 — 1 mg. 24 : 267 — 72. Acne. 8. Akne vulgaris di bagian Kulit (subbagian Kosmetik/Bedah Kulit RSCM. 62 : 268 — 87. betametason disodium fosfat.p 180 — 1. Int J DermatoL 1976. 15 : 337 — 43. prednisolon diasetat. Acneform changes in areas of cobalt irradiation. f. Potential Hazards of Clindamycin in Acne Therapy. dapat diulang 1 — 1½ bulan berikutnya. 1 1 2 : 482 -4. Cuncliffe WJ. 3rd regional conference of Dermatology. pada satu kali pemberian tidak boleh lebih dari 1 0 mg. Int J Dermatol 1977. 14. Frank SB.95 : 153 — 5. 11. Witkowski JA and Parish LC. Thackeray P. Denpasar. 1981. 133 : 536 — 44. 15:490—5. Bali Indonesia. Terada H. Kligman AM. New York : Yorke Medical Books. J Clin Endocr. 1986 37 . Int J Dermatol 1976. Hurwitz S. morphogenesis and treatment. New York : Springer Verlag. kista. Tan SG. Naskah Ilmiah Lengkap Kongres Nasional PADVI I. Acne. Jakarta). Hurwitz S. Traunnell TN. 25. How to care for acne. Arch DermatoL 1976. Fulton JE. Leyedn JJ. J Invest Dermatol 1974. 1972. Efek samping: timbul milia. Eksisi Beberapa lesi tidak menyembuh dengan pengobatan konvensional maka perlu diadakan eksisi. 105 : 407 — 11. 12. Bacteriology of acne comedones. Pathogenesis of Acne. Toronto : WB Saunders Co. The combined effect of vitamin A acid and benzoyl peroxide in the treatment of acne. Cuncliffe WJ. 1975. Am J Dis Child. Greater tendency to acne white American than in Japanese population. Basler RSW. Pathogenesis of acne vulgaris. Aust J Dennatol 1974. 21. Topically Administered Clindamycin in the Treatment of Acne Vulgaris and Other Dermatologic Disorders. 7. 33. Indikasi pada parut akne. 6. 32. 20. Indikasi: komedo poliporus (polyporous comedones) draining sinuses. J Invest Dermatol 1974. triamsinolon heksasetonida. 41. 1964. Ace pathogenesis and treatment. 1976. 18 : 164 — 6. Kligman GPAM.IS. 26. Lipases : their questionable role in acne vulgaris. Bristol : John Wright & Sons Ltd. triamsinolon asetonida. Marples RR and Kligman AM. The Lancet 5 April 1969. d. The Acnes. Philadelphia. 1972. Soedarto. 18 : 489 — 96.15:103—9. 1979. jarang dilakukan karena timbul parut. Lee PA. Tranggono RI. Histopathology of the skin 5th ed. Pochi PE and Downing DT. 10. Perera DH. 52 : 85 -. Fulton JE. KESIMPULAN Untuk penatalaksanaan akne vulgaris yang lebih rasionil. Int J DermatoL 1977. Waisman M. Dermabrasi Abrasi diadakan dengan menggunakan sikat logam dan penderita diberi anestesi umum pada pelaksanaannya. KEPUSTAKAAN 1.9. Pilo Sebaceuous duct physiology. 1975. Berlin. 1976. 19. memilihkan obat yang tepat serta adanya kerja sama yang baik antara dokter dan penderita. Shuster S. kista. Pengobatan acne vulgaris dengan gabungan benzoil peroksida dan tretionin secara topikal. Post graduate medicine. observation on the number and size of pilo sebaceuous ducts in acne vulgaris. 30. 112 : 33 — 5. 1979. 117 : 482-5. 29. 16. keloid dan parut hipertropik. Leyden JJ and Stewart R. Frank SB. Efek samping: atrofi lokal yang sifatnya sementara. Acne vulgaris current concepta of pathogenesis and treatment. Arch DermatoL 1976. Arch DermatoL 1981. Acne perspectives. 112 : 53 — 4. Froster RA and Williams SM. 1976. Handojo L The combined use of topical benzoyl peroxide and tretionin in the treatment of acne vulgaris. 15. Domonkos AN. 1 (3) : 201 — 5. Chocolate and acne. 23. 2 : 389 — 94. Arch Dermatol. Strauss JS. Cuncliffe WJ. Common facial Dermatoses. e. 15 : 732 — 7. London. 1976. 1971. Arch DermatoL 1970. diperlukan pengetahuan mengenai patogenesis akne vulgaris dan pengenalan. Proceeding book. biasanya satu kali sudah cukup. Halim H. Heidelberg. 102 : 397 — 9. 9 : 704 — 5. The safety of long term clindamycin therapy for acne. 9. Skripsi FKUL Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. 1966. Int J DermatoL 1976. Arch Dermatol. An update on acne gulgaris. Topical clindamycin : a double blind study comparing clindamycin phosphate with clindamycin hidrochloride. Acne and The Sebaceous Glands. But J Dermatol. 28. 13. Insisi dan drainage Indikasi pada nodul akne konglobata dengan fluktuasi. Acne and Acne Care. Indikasi: lesi nodul. Philadelphia. 2. Andrews diseased of the skin. Zink and acne : does it work ? Internationa society of dermatology. Baer RL and Michaelides P. 1975. An overview of acne. triamsinolon diasetat. Pharmacotherapy. pigmentasi dan lesi akneformis. 3. 1978. Int J DermatoL 1979. pharmacology and therapeutic. London : WB Saunders Co Ltd. Rosen T. Marks R. 22. 17. A Cooperative Clinical Study. Danzig PI. Kortikosteroid intra-lesi Bentuk kortikosteroid yang dipakai: hidrokortison asetat. Lubowe II. Desikasi elektro (electrodesiccation) Desikasi elektro dengan jarum ukuran kecil. c. Emerson GW and Strauss . Mackie BS and Mackie LE. Cuncliffe WJ. Cutis. Jakarta.Untuk komedo tertutup harus ditusuk dulu dan kemudian ditekan dengan komedo ekstraktor untuk mengeluarkan isinya. Int J Dermatol. 1972. 1979. Igaku Shoin Ltd Tokyo. 1981. 27.62 : 321 — 5. 18. Kligman AM. Hamilton JB. 1979. Cermin Dunia Kedokteran No. Cotterill JA. Becker LE et a1 Topical Clindamycin Therapy for Acne Vulgaris. 17 : 585 — 90. 16 : 413 — 7. Arch Dermatol 1972. New Uses for Benzoyl Peroxide a broad spectrum anti microbial agent. 34. b. 31. Cutis. parut akne yang hipertrofi. Guin JD. Dosis: bila dipakai triamsinolon asetonida ialah 0. Hoehn GH. Toronto : JB Lippincott Co. p254—71. update for the practitioner. 16 : 409 — 12. Acne and serum androgen during puberty. 5. Cara kerja: mempercepat resolusi lesi meradang dengan demikian mencegah timbulnya parut. Izumi AK. Acne and diet. Lever WP. 106 : 73 — 5. Williams M. 35. 24. 4.

Bedah Kulit Kosmetik
Dr. Marwali Harahap
Bagian Penyakit Kulit Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara/RS Dr. Pirngadi, Medan.

Dalam praktek sehari-hari ahli penyakit kulit tidak jarang menjumpai kasus-kasus kelainan kulit yang memerlukan pembedahan untuk kepentingan pengobatan dan/atau kosmetik. NEVUS (TAHI LALAT) Tiap-tiap orang mempunyai sekurang-kurangnya beberapa nevus pada berbagai tempat di tubuh. Namun, tidaklah praktis dan tidaklah dianjurkan untuk membuang semua nevus tersebut. Tidak-jarang penderita meminta agar nevusnya dibuang karena alasan kosmetik. Sesungguhnya, belum ada kriteria yang benar-benar mutlak mengenai pembuangan nevus. Nevus pada anak-anak tidak perlu dikhawatirkan menjadi kanker ganas. Nevus pada orang dewasa dianjurkan untuk dibuang (eksisi) dan dilakukan pemeriksaan histopatologik, bila : 1. Terdapat perobahan warna 2. Terbentuknya lingkaran pigmen di sekitar dasar nevus. 3. Nevus berkoreng (ulserasi) 4. Nevus berdarah 5. Nevus berkeropeng (krusta) 6. Nevus rontok rambutnya dan menjadi lebih licin permukaannya. Untuk nevus pada tempat tertentu di badan yang sering mengalami trauma, seperti di leher, sepanjang pinggir BH, di pinggang, di tapak tangan dan kaki ada baiknya dibuang (eksisi) sebagai tindakan preventif 1. Cara eksisi merupakan cara terbaik untuk membuang nevus. Berapa luas eksisi dilakukan dari pinggir nevus, belum ada kesatuan pendapat, tiga atau empat mm dinilai sudah cukup. Pada lesi yang secara klinik sangat dicurigai kemungkin-

an kanker ganas (melanokarsinoma), eksisi sebaiknya dilakukan 1,5 cm dari pinggir lesi dan dalamnya sampai subkutan. 2.3 Untuk nevus yang tidak lebar yang pada pemeriksaan klinik jelas jinak dan tidak menimbulkan kecurigaan, sedang pembuangannya semata-mata bertujuan kosmetik, maka nevus tersebut disayat secara horizontal kemudian diperiksa secara histopatologik.. Sayatan yang tepat menghasilkan spesimen yang batas dermo-epidermal junction dapat diperiksa secara mikroskopik. Hasil cara ini sangat memuaskan. HEMANGIOMA Hemangioma kulit ada 3 jenis 1. nevus flammeus (portwine stain), 2. angioma tidak dewasa (nevus vasculosus, strawberry mark), dan 3. angioma dewasa (angioma cavernosum). Hemangioma tidak jarang ditemui pada anak-anak. Sebagian besar menghilang atau mengecil dengan sendirinya. Pada jenis tertentu, hemangioma tidak berinvolusi. Hal ini menimbulkan masalah kosmetik, terutama bila terdapat di daerah kulit yang terbuka. Untuk jenis hemangioma yang menetap dan menimbulkan masalah kosmetik dapat dihilangkan dengan cara eksisi. 4 XANTHELASMA Xanthelasma palpebrarum yang terdapat dikelopak mata merupakan jenis xanthoma yang paling sering ditemui. Terdapat dikelopak mata atas berupa tonjolan berwarna kuning, lunak, lonjong. Tidak jarang simetrik, berukuran antara 2 sampai 30 mm. Biasa terdapat pada orang dewasa berusia menengah ke atas, terutama pada wanita. Kelainan kulit ini karena terletak di muka menimbulkan masalah kosmetik.

*) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Penyelenggara P.A.D. V.I. JA YA.

38

Cermin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

Cara pengobatan yang terbaik adalah eksisi. Ruam tersebut dan kulit sekitarnya terlebih dulu dianestesi secara lokal. Kemudian ruam tersebut dijepit dengan pinset, lalu digunting. Pinggir kulit yang luka dibebaskan dari jaringan bawahnya, kemudian dijahit dengan benang sutera halus. 5 PARUT SIKATRIKS Parut dimuka dan leher, apalagi bila mencekung menimbulkan pandangan yang kurang menarik. Sebabnya macam - macam, karena penyakit kulit, infeksi, rudapaksa atau hal-hal lain. Sering gangguan kosmetik ini menyebabkan penderita mengeluh kepada dokter agar diperbaiki. Dengan anestesi lokal, kulit yang mencekung dapat diisi dengan jaringan disekitarnya sehingga cekungan menghilang dan parut yang lebar diperhalus sehingga hampir tidak kelihatan lagi.6,7 ALIS MATA HILANG Adakalanya karena sesuatu penyakit, bulu pada alis mata hilang semua. Muka tanpa alismata kelihatan kosong sama seperti halaman rumah tanpa tumbuh -tumbuhan. Dapat digunakan bahan kosmetik atau tattoo untuk memperbaiki ini, tetapi ini tidak asli. Oleh karena itu, dapat diperbaiki dengan memindahkan rambut dari kepala dan menanamnya di daerah alis mata. Mula-mula rambut yang ditanam tersebut rontok dulu, setelah 3 bulan rambut baru tumbuh hingga alis mata menjadi lebat. 5 LUBANG ANTING-ANTING DI TELINGA PUTUS Sering terjadi lobang anting -anting ditelinga robek. Ini disebabkan oleh anting - anting terlalu berat atau anting -anting tiba-tiba ditarik atau karena rudapaksa lain. Ada berbagai tehnik operasi dapat dilakukan untuk menyambung kembali cuping telinga yang robek tersebut. Cara yang baik yaitu menjahit kembali pinggir robekan cuping telinga tersebut

dengan rapi dan halus. 8 VARISES (PEMBULUH DARAH VENA MENONJOL) Pada orang dewasa, terutama pada wanita yang agak gemuk atau karena sering melahirkan, pada tungkai bawah terlihat pembuluh darah menonjol. Kadang - kadang sangat jelas kelihatan berkelok-kelok. Ini dirasakan mengganggu pandangan kosmetik, apalagi tungkai di samping muka, leher dan tangan merupakan bagian badan yang terlihat sehingga memerlukan penampilan yang sedap dipandang mata. Untuk keperluan kosmetik pembuluh darah vena tersebut dapat dibuang hingga tidak terlihat lagi. 9 Dengan anestesi lokal dilakukan sayatan kecil pada kulit diatas vena tersebut, lalu vena tersebut secara perlahan-lahan ditarik, sehingga semua vena-vena yang menonjol dan kelihatan membayang di kulit menjadi tidak terlihat lagi.
KEPUSTAKAAN 1. Harahap M. The management of pigmented nevi. Modern Medicine of Asia 1979;15 : 39 – 40. 2. Digman RO, Watanabe MJ. and Izenberg PH. Scalpel and scissor surgery as seen by the plastic surgeon. In : Epstein E and E. Jr (Eds.) : Skin Surgery. Fifth edition. Springfield: Charles C. Thomas. 1982; pp. 230 – 244. 3. Harahap M. Surgical removal of nevi – Sixth International Congress of DermatologieSurgery. Rome, October 6 – 9, 1985. 4. Harahap M. Surgical correction of deformities on upper lip and lower lids. Dermatol Surg Oncol 1981, 7 : 149. 5. Harahap M. The Orbital region. In : Harahap M. (Ed.) : Skin Surgery St. Louis: Warren Green, 1985; pp. 253 – 298. 6. Borges AF. Principles of scar camouflage. Facial Plastic Surgery 1984,1 : 181 – 190. 7. Harahap M. Revision of a depressed scar. Dermatol Surg Oncol. 1984; 10 : 206 – 209. 8. Harahap M. Repair of Split Earlobes. A review and a new technique. Dermatol Surg Oncol. 1982;8 : 187 – 191. 9. Harahap M. International Dermatosurgery. Cosmetic Varicectomy. Dermatol Surg Oncol. 1985; 11 :873 – 878.

Cerinin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

39

Miastenia Gravis

Dr. Endang D Thamrin dan Dr. P. Nara
Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Ujung Pandang

PENDAHULUAN Miastenia gravis (MG) dengan nama-nama lain seperti asthenic bulbar palsy, myasthenia gravis pseudoparalytica atau Goldflam's disease ialah suatu penyakit kronik dengan dasar imunologik, ditandai oleh kelemahan otot serat lintang, berpredileksi otot-otot mata dan otot-otot lain yang disarafi saraf kranial1 . Miastenia gravis terhitung penyakit neromuskuler dengan lokasi kelainan pada neuromuscular junction Gejala klinik akibat kelemahan otot, sering timbul atau bertambah setelah kegiatan yang cenderung membaik atau berkurang sesudah istirahat2 '. Yang diserang umumnya otot-otot gerak mata, kelopak mata, pengunyah, gerakan menelan, otot-otot mimik. Walaupun jarang, juga otot-otot pernapasan leher, badan dan anggota gerak. Otot jantung dan otot polos tidak diserang2 ' 4 . Kelainan primer MG dihubungkan dengan gangguan transrnisi pada neuromuscular junction. Penyebab pasti belum diketahui, tetapi teori terakhir mengatakan bahwa MG merupakan kelainan imunologik3, 4 . MG lebih sering terdapat pada orang dewasa, dapat juga pada anak dan bisa timbul segera setelah lahir atau sesudah umur 10 tahun2.5 . MG perlu diobati meskipun kadang - kadang dapat terjadi remisi spontan. Makalah ini membahas secara singkat MG pada anak mengenai insidensi, etiologi, patofisiologi, patologi, gambaran klinik, diagnosis, pengobatan & prognosis. INSIDENSI Prevalensi MG 33/1,000,000 penduduk, 11% pada anak • 6 . Kira-kira 10—20% timbul pada bayi baru lahir dari ibu yang menderita MG2,3. Sie Pek Giok di Jakarta, antara Januari 1959 — Mei 1960 menemukan 6 kasus MG, 3 di antaranya 7 anak yang berumur 3—6 tahun . Meskipun pernah dilaporkan kasus familier, namun tidak terdapat bukti bahwa faktor
40 Cermin Dunia Kedokteran NO.41, 1986

herediter memegang peranan. Pada tipe neonatal, insidensi antara kedua jenis kelamin sama; pada tipe juvenile, lebih sering 2—6x pada anak perempuan daripada anak laki-laki1.5 . ETIOLOGI Kelainan primer pada MG dihubungkan dengan gangguan transmisi pada neuromuscular junction, yaitu penghubung antara unsur saraf dan unsur otot. Pada ujung akson motor

neuron terdapat partikel - partikel globuler yang merupakan penimbunan asetilkolin (ACh). Jika rangsangan motorik tiba pada ujung akson, partikel globuler pecah dan ACh dibebaskan yang dapat memindahkan gaya sarafi yang kemudian bereaksi dengan ACh Reseptor (AChR) pada membran postsinaptik. Reaksi ini membuka saluran ion pada membran serat otot dan menyebabkan masuknya kation, terutama Na, sehingga dengan demikian terjadilah kontraksi otot 8 . Penyebab pasti gangguan transmisi neromuskuler pada MG tidak diketahui. Dulu dikatakan, pada MG terdapat kekurangan ACh atau kelebihan kolinesterase, tetapi menurut teori terakhir, faktor imunologik yang berperanan1,2 .

Neonatal transient MG Tipe ini terdapat pada 10 — 20% bayi baru lahir dari ibuibu yang menderita MG. & sebaliknya 1/3 penderita timoma disertai MG3 . 6. stres. 1986 41 . Sebagai akibat proses imunologik. dipakai pada bayi-bayi kecil. Keluhan dan gejala sama seperti pada orang dewasa dan gejala pertama biasanya diplopia dan ptosis atau gejala THT seperti gangguan mengunyah. Segera atau beberapa jam setelah lahir. gangguan menelan. Gejala kelemahan otot dapat diprovokasi oleh aktivitas. 2. Dengan uji prostigmin/tensilon atau provokasi dengan kurare terjadi perbaikan secara dramatik. gangguan tersebut adalah suatu proses imunologik yang menyebabkan jumlah AChR pada membran postsinaptik berkurang 3.5. Uji kurare.angsur kembali normal karena masuknya anti—AChR dari ibu secara transplasenter ke dalam tubuh bayi4. Pemeriksaan serologik menunjukkan anti-AChR dan antibodi terhadap jaringan otot serat lintang. Hanya digunakan pada kasus-kasus yang sukar didiagnosis. bayi menjadi lemah. yaitu tiba-tiba terjadi kelemahan yang hebat dan kesukaran bernapas yang berat 1. Kelenjar timus sering abnormal. Adanya riwayat remisi dan eksaserbasi.9 Neonatal persistent MG (congenital MG) Gejala timbul pada waktu lahir. congenital ptosis dan ocular myopathy. GAMBARAN KLINIK Gejala klinik MG diakibatkan oleh kelemahan otot dengan sifat karakteristik yaitu bertambah berat sesudah aktivitas.9 . PATOLOGI Perubahan patologik terbatas pada otot serat lintang yang diserang & kelenjar timus l . Perbaikan dramatik setelah uji prostigmin dan gambaran Cermin Dunia Kedokteran No.terjadi perbaikan dalam 2 menit.2. perubahan mimik. kelemahan otot-otot tungkai sangat jarang. DIAGNOSIS Diagnosis MG dapat ditegakkan berdasarkan: 1.8 . Juvenile MG. 7. 9—1-6% MG disertai timoma. Gejala ini berlangsung tidak lebih dari 1 bulan ' 9 dan bayi berangsur . 50—60% MG datang ke dokter 3 . Anti-AChR ditemukan pada 80—90% penderita. biasanya dipakai pada anak yang lebih besar. Dengan ditemukan antibodi terhadap AChR (anti . pernapasan 4 melemah. Gejala klinik MG akan timbul bila 75% AChR tidak berfungsi3 .4 5. nervositas. sedangkan tipe juvenil dibedakan dengan polineuropati. Kelemahan otot bertambah jelas pada sore hari dan sesudah kegiatan. bila diserang terutama otot-otot bahu dan ekstensor jari. Di dapat berupa proliferasi limfositik atau timoma l. membran postsinaptik mengalami perubahan sehingga jarak antara ujung saraf dan membran post sinaptik bertambah lebar & dengan demikian kolinesterase mendaaat kesempatan lebih banyak untuk menghancurkan ACh3. Umumnya gejala pertama berupa kelemahan otot mata yang menyebabkan diplopia dan ptosis l • 3 . nabgis dan gerakan berkurang. makin lama makin buruk5 . Anti-AChR ini akan mempercepat penghancuran AChR. aminoglikosida dan lain-lain 3.PATOFISIOLOGI Sebelum tahun 1973. yaitu kumpulan limfosit kecil yang dikelilingi pembuluh darah. Jarang dikerjakan. Kadar anti-AChR pada MG bervariasi antara 2—1000 nMol/L. tidak dapat mengisap.4 • 9 Dulu diduga MG tidak timbul sebelum pubertas. Uji tensilon: Dengan tensilon (edroponium klorida) 0.1—1 ml IV. kelainan transmisi neuromuskuler pada MG dianggap karena kekurangan ACh. Uji ini sering berbahaya karena dapat menimbulkan krisis miastenia. akan tetapi dengan uji prostigmin dapat dibuktikan pada anak umur 18 bulan—10 tahun 10 Millichap dan Dodge 4 membagi MG pada anak dalam 3 tipe: 1. berlangsung lama. 4. Pada biopsi otot serat lintang ditemukan lymphorrhage dan proliferasi limfositik dan sel-sel mioid pada timus. tetapi ibunya tidak sakit MG2.9 . demam dan obat-obat tertentu seperti B— blocker. Sedangkan 20% penderita menunjukkan gangguan otot-otot yang dipersarafi oleh saraf kranial yang menimbulkan disartri. . dan berkurang atau menghilang setelah istirahat. bersifat ringan. 41. Pemeriksaan elektromiografi yang pada prinsip rangsangan pada saraf motorik akan menimbulkan kontraksi otot dengan amplitudo yang makin lama makin turun secara progresif. DIAGNOSIS BANDING Tipe neonatal dibedakan dengan floppy infant syndrome.4 . tetapi tidak menghambat pembentukan AChR baru 3 . Adanya riwayat penyakit dan gejala kelemahan otot serat lintang yang dimulai pada otot-otot mata dan otot-otot bulber. Dengan gejala ini.4 . Gejala hampir sama dengan tipe neonatal transient MG. Beratnya gejala tidak berkaitan dengan beratnya penyakit pada ibu 2. Pada pemeriksaan neurologik tidak ditemukan kelainan. Relatif resisten terhadap pengobatan dan remisi komplit jarang2. Mikroskopik terdapat pada serat otot "lymphorrhage". perubahan otot mulut.AChR). Uji prostigmin: Disuntik prostigmin (neostigmin bromida) 0. Kelemahan otototot pernapasan dapat menimbulkan apnoe bila batuk. Selain itu. gangguan mengunyah. sukar menelan. 3. polimiositis dan miopati lain 5 . untuk provokasi timbulnya gejala MG.4 Juvenile MG Tipe ini timbul pada umur 2 tahun sampai remaja 4 . derivat kinine. dalam serum penderita MG juga dijumpai antibodi terhadap jaringan otot serat lintang 30—40% dan antibodi antinuklear 25% 3. 2. siang hari lebih berat daripada pagi hari4 • 10 .02 mg/kg BB subkutan dan gejala berkurang atau menghilang. menelan atau suara sengau 5 . Kelemahan otot ekstremitas jarang. 3. Adanya proses imunologik pada MG sudah diduga oleh Simpson dan Nastuk pada tahun 1960 3 . Neonatal transient MG. baru diketahui. dan kadar ini berbeda secara individu. atau jumlahnya berkurang 1/3 dari normal9 .3 samping itu ditemukan sel-sel miod yang menyerupai sel otot serat lintang dalam timus yang juga mengandung AChR. Neonatal persistent MG (congenital MG). kesukaran menegakkan kepala.

1976. 42 Cermin Dunia Kedokteran No. uji prostigmin serta pemeriksaan elektromiografi. • Mempengaruhi transmisi neuromuskuler. Pediatric Neurology 2nd ed. 5. 1973. Remisi spontan pada awal penyakit terjadi pada 10% MG. 1971. K E P U S T A K A AN 1. Publisher Hagerstown. 452—5. neonatal persistent MG (congenital MG) dan 3). 30: 732—9. banyaknya ACh dengan r angsangan saraf akan bertambah sehingga serat-serat otot yang kekurangan AChR di bawah ambang rangsang dapat berkontraksi 3 . penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot. 1961. Benton JW. bila kadar dapat diturunkan sampai 50% akan terjadi perbaikan klinik. mempengaruhi proses imunologik dan 3). 11 : 172—6. 4) Plasma exhange: Berguna untuk mengurangi kadar anti— AChR. 127: 1765—71. Childhood and Adolescence 5th ed. pp 1260—9. Juga dianjurkan untuk menghindari panas matahari. 1972. Penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot: Tujuannya agar penderita dapat menyesuaikan kelemahan otot dengan.Barnet HL and Einhorn AH.cepat atau lambat akan mengalami atrofi otot . Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala klinik. Disease of Muscle and Neuromuscular Junction. pp 492—6. 2). 7. Penyebab gangguan transmisi neuromuskuler merupakan suatu kelainan imunologik yang menyebabkan berkurangnya AChR pada membran postsinaptik. hal 13—4. kelebihan dosis dapat menyebabkan krisis kolinergik. 3) Imunosupresif: Biasanya digunakan azathioprin (imuran) dengan dosis 2½ mg/kg BB.5 tahun. London: Harper & Row.Oosterhius HJGH. Current Pediatric Diagnosis and Treatment 4th ed. Mempengaruhi transmisi neuromuskuler: 1) Istirahat: Dengan istirahat. biasanya dimulai dosis kecil sampai dicapai dosis optimal 4. Illinois. 20% mengalami insufisiensi pernapasan yang dapat 3 fatal. Pada bayi dapat dimulai dengan dosis 10 mg piridostigmin per os dan pada anak besar 30 mg4 . International Medicine. pp 1036—9. Perbaikan lambat sesudah 3 — 12 bulan3 . 31 . Diseases of The Nervous System in Infancy.Sie Pek Giok. juga obat-obat yang menyerupai kurare 3 '9 . Dimulai dengan dosis kecil. 1966. juvenile MG. Myasthenia Gravis.Ford FR.Kempe CH. prognosis sangat bervariasi tetapi relatif lebih baik dari pada orang dewasa. mandi sauna. In: Testbook of Medicine 13th ed. 41. 11. piridostigmin. Majalah Kedokteran Indonesia. neonatal transient MG. Kemp GE. edroponium atau ambenonium diberikan sesuai toleransi penderita. Neurology. makanan yang merangsang. 2. dan umumnya lebih baik daripada orang dewasa. Eds. 2) Alat bantuan non medikamentosa: Pada MG dengan ptosis diberikan kaca mata khusus yang dilengkapi dengan pengkait kelopak mata. setelah 3 tahun ± 25% penderita akan mengalami remisi klinik dan 40 — 50% mengalami perbaikan 3 . terutama otot-otot tubuh bagian atas.Newson DJ. Neurology 1980. Ned T Geneesk. semua otot serat lintang dapat diserang. • Penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot.Rowland LP. diberikan penegak leher. Myasthenia Gravis: Klinisch Beeld. Evanston. 6. USA: Charles C Thomas Publisher. Kombinasi azathioprin dan kortikosteroid lebih efektif yang dianjurkan terutama pada kasus-kasus berat 9 . New York. 10%. 8. 1981. Current Pediatric Therapy.Gellis SS and Kagan BM. Prinsip pengobatan ialah 1). 1975.Snead III OC. PROGNOSIS Pada anak. California: Lange Medical Publications.elektromiografi yang khas merupakan upaya untuk membedakan MG dari kelainan-kelainan tersebut di atas. Neurologi Klinis Dasar cetakan keempat. New York: Appleton—Century Crofts. mencapai puncak sesudah 3 . Myasthenia Gravis. menekan emosi dan jangan minum obat-obatan yang mengganggu transmisi neuromuskuler seperti B-blocker. • Mempengaruhi proses imunologik. RINGKASAN Miastenia gravis pada anak jarang.Seybold ME and Lindstrom JM. 9. Mempengaruhi proses imunologik: 1) Timektomi dianjurkan pada MG tanpa timoma yang telah berlangsung 3 — 5 tahun. benzodiazepin. Myasthenia Gravis in Infancy. Dengan timektomi. 476—80. Klinik MG pada anak mempunyai 3 tipe: 1). 2) Memblokir pemecahan ACh: Dengan anti kolinesterase. 3. pp 581—5. Maryland. 4. pengobatan MG berdasarkan 3 prinsip. 11 . tetrasiklin dan d-penisilamin. Morley BJ. Kerja kortikosteroid untuk mencegah kerusakan jaringan oleh pengaruh imunologik atau bekerja langsung pada transmisi neromuskuler. WB Saunders Co. 1986 . mempengaruhi transmisi neromuskuler. 2). Bila otot-otot leher yang kena. 1 : 1765—71. derivat kinine. seperti prostigmin. Juvenile Myasthenia Gravis.. 2) Kortikosteroid: Diberikan prednison dosis tunggal atau alternating untuk mencegah efek samping. Dwyer D. PENGOBATAN Secara garis besar. Philadelphia— London—Toronto: WB Saunders Co. Prognosis pada anak sangat bervariasi. 1983. Beeson PP and Dermot WM.Farmer TW. Philadelphia—London—Toronto. 10. 10% MG tetap terbatas pada otot-otot mata. 12. San Francisco. Gangguan MG berlokasi pada neuromuscular junction.Mahar Mardjono dan Priguna Sidharta. Pediatrics 15th ed. 1983. dinaikkan perlahan-lahan sampai dicapai dosis yang diinginkan. Silver HK and O'Brien D. kemudian berangsur-angsur baik dalam 15—20 tahun dan ± 20% antaranya mengalami remisi. Brodley RJ and Oh SJ. phenintoin. Los Altos. 1) Memberikan penjelasan mengenai penyakitnya untuk mencegah problem psikis. Pathofysiologie en Behandeling. antibiotika seperti aminoglikosida. 1981. Jakarta • PT Dian Rakyat. pp 350—354. Springfield. Dalam perjalanan penyakit. Progresi penyakit lambat.

pertolongan persalinan dan perawatan postnatal yang sebaik-baiknya. Makalah ini membahas sekedar insidensi.7 Ada pula PIN yang disebabkan oleh penyakit perdarahan/gangguan pembekuan darah. • Bukan trauma kelahiran: umumnya ditemukan pada bayi kurang bulan (BKB). P. jaringan penunjang sangat kurang dan pada beberapa tempat tertentu jalannya berkelok . Untuk menurunkan angka kejadian PIN. hipotermi. kadang . PIN mempunyai arti penting karena dapat menyebabkan kematian atau cacat jasmani dan mental1 . Cermin Dunia Kedokteran No. Tetapi perdarahan subdural merupakan jenis PIN yang banyak dijumpai pada BCB. — disproporsi antara kepala anak dan jalan lahir sehingga terjadi mulase 6 . PIN ialah perdarahan dalam rongga kranium dan isinya pada bayi sejak lahir sampai umur 4 minggu. pada bayi-bayi tersebut. kejang -kejang. pembuluh darah otak masih embrional dengan dinding tipis. Perdarahan epidural/ ekstradural terjadi oleh robekan arteri atau vena meningika media antara tulang tengkorak dan duramater. — pemutaran/penarikan kepala yang berlebihan. insidensi perdarahan subdural sudah sangat menurun.Perdarahan Intrakranial Pada Neonatus Dr. subaraknoid. Sebabnya PIN banyak. subdural. etiologi. juga hiperosmolaritas/hipernatremia1. 41. Holt 3 menemukan pada otopsi bayi-bayi lahir mati dan yang meninggal dalam 2 minggu pertama. penatalaksanaan. perdarahan terjadi oleh kerusakan/ robekan pembuluh-pembuluh darah intrakranial secara langsung. Pada umumnya prognosis PIN tidak terlalu menggembirakan. Jonggu L.kelok.1% kematian perinatal oleh PI. PATOGENESIS Pada trauma kelahiran. 30% PI. intraserebral/parenkim dan intraventrikuler 2 .9 : 1 (Banerjee)4. Tarau dan Dr. Nara Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. gambaran klinik. infeksi intrauterin. Dengan kemajuan dalam bidang obstetri. partus presipitatus. patogenesis. asfiksia. Faktor dasar ialah prematuritas dan yang lain merupakan faktor pencetus PIN seperti hipoksia dan iskemia otak yang dapat timbul pada syok. Laki-laki : perempuan = 5 : 2.kadang membentuk huruf U sehingga mudah sekali terjadi kerusakan bila ada faktor -faktor pencetus (hipoksia/iskemia). Gejala-gejala dapat ti mbul segera dapat sampai berminggu-minggu. Angka kematian PI pada bayi prematur 5x lebih tinggi daripada bayi cukup bulan (BCB). Pada robekan tentorium serebeli atau vena galena dapat terjadi hematoma retroserebeler. Sering PIN tak dikenal/dipikirkan karena gejala -gejalanya tidak khas. partus biasa. Penatalaksanaan dan penanggulangan PIN masih kurang memuaskan. Perdarahan subdural lebih sering pada BCB daripada BKB sebab pada BKB vena-vena superfisial belum berkembang baik dan mulase tulang tengkorak sangat jarang terjadi 6 . prognosis dan pencegahan PIN yang berkaitan dengan persalinan. INSIDENSI Dilaporkan angka berbeda-beda tentang insidensi PIN. Perdarahan dapat berlangsung perlahan-lahan dan membentuk hematoma subdural. usaha yang lebih penting ialah profilaksis seperti perawatan prenatal.5. diagnosis. 1. kelainan jantung bawaan. Pada perdarahan yang bukan karena trauma kelahiran. 2. Ujung Pandang PENDAHULUAN Perdarahan intrakranial pada neonatus (PIN) tidak jarang dijumpai. Menurut Saxena 4 13. 3. Di sini perdarahan terjadi akibat pecahnya vena-vena kortikal yang menghubungkan rongga subdural dengan sinus-sinus pada duramater. 1986 43 . PIN meliputi perdarahan epidural. partus buatan (ekstraksi vakum. faktor dasar ialah prematuritas. cunam).7 (Saxena). memberikan gejala-gejala kenaikan tekanan intrakranial. Keadaan ini terutama terjadi pada perdarahan intraventrikuler/periventrikuler. 6 ETIOLOGI • Trauma kelahiran 1. Keadaan ini jarang ditemukan pada neonatus.

perdarahan terjadi di rongga subaraknoid yang biasanya ditemukan pada persalinan sulit. 41. Pada pemeriksaan likuor dapat dijumpai tekanan yang meninggi. perdarahan periventrikuler memegang peranan penting. • Gejala gerakan lidah yang menjulur ke luar di sekitar bibir seperti lidah ular (snake like flicking of the tongue) menunjukkan perdarahan yang luas dengan kerusakan pada korteks 9 . Gejala-gejala ini baru timbul beberapa jam setelah lahir dan menunjukkan adanya perdarahan subdural . tonus otot akan segera pulih kembali. pada pemeriksaan ulangan 3—4 minggu kemudian biasanya tidak ditemukan kelainan lagi. ternyata bukan. Khusus pada neonatus/BKB. • pada pemeriksaan darah dapat ditemukan: — tanda-tanda anemi posthemoragik — analisa gas darah (0 2 dan CO 2 ) — gangguan pembekuan darah terutama pada PIN yang non traumatik. Derajat III & IV umumnya berprognosis buruk. Tetapi bila perdarahan berlangsung lebih lama. Keadaan ini dapat meninggikan tekanan darah otak yang diteruskan ke kapiler sehingga dapat pecah. oleh riwayat persalinan yang jelas. warna merah/santokrom. nadi lambat/cepat. Kelumpuhan lokal dapat terjadi misalnya kelumpuhan otot-otot pergerakan mata. karena frekuensi dan mortalitasnya tinggi pada bayi prematur. opistotonus.Pada perdarahan subaraknoid. GAMBARAN KLINIK Gejala-gejala PIN tidak khas. Mc Donald dkk mendapat kadar rendah fibrinogen. Pada perdarahan intraventrikuler. Adanya perdarahan subaraknoid dapat dibuktikan dengan fungsi likuor. PIN harus didiagnosis banding dengan beberapa penyakit . somnolen. refleks cahaya lambat sampai negatif. flaksiditas akan berubah menjadi spastis yang menetap. Derajat I & II umumnya ringan. sekitar 20% kasus dengan gejalagejala yang diduga PIN. tidak mau minum. perdarahan terjadi dalam parenkim otak. trombosit. misalnya pada perdarahan subaraknoid. • Tonus otot lemah atau spastis umum. • Pemeriksaan ultrasonografi banyak digunakan. Apabila gejala-gejala tersebut di atas ditemukan pada bayi prematur yang 24—48 jam sebelumnya menderita asfiksia. Berdasarkan USG. jarang pada neonatus karena hanya terdapat pada trauma kepala yang sangat hebat (kecelakaan)8 . irritable. twitching. dan umumnya sukar didiagnosis jika tidak didukung. 1986 • Gejala-gejala lain yang dapat ditemukan ialah gangguan kesadaran (apati. kadar glukose menurun. Burstein dkk menentukan derajat perdarahan intraventrikuler sebagai berikut l1 derajat 0 : tidak ada perdarahan intrakranial. sebagai pengobatan (mengurangi tekanan intrakranial) dan untuk mencegah komplikasi hidrosefalus (fungsi lumbal berulang-ulang). DIAGNOSIS Diagnosis PIN sangat sukar. lipatanlipatan kulit kepala dan mulase. • Dengan computerized tomography (CT Scan) semua jenis PIN dapat diketahui 12 . otot-otot muka/anggota gerak (monoplegi/hemiplegi) menunjukkan perdarahan subdural/ parenkim. berlangsung beberapa menit sampai berjam-jam dan akhirnya meninggal. LABORATORIUM • pemeriksaan likuor terutama untuk perdarahan subaraknoid dan intraventrikuler/periventrikuler. kadang-kadang ada hipotermi yang menetap. kadar protein meninggi. • Foto kepala tidak dapat menunjukkan adanya perdarahan. • Cephalic cry (menangis merintih). hanya fraktur yang sukar dibedakan dengan sutura. maka PI dapat dipikirkan. Bila cairan likuor berdarah. derajat II : perdarahan intraventrikuler. saltatory syndrome: gejala klinik dapat berlangsung berjamjam/berhari-hari yang kemudian berangsur-angsur menjadi baik. 2. • Apnea: berat dan lamanya apnea bergantung pada derajat perdarahan dan kerusakan susunan saraf pusat. Perdarahan intraventrikuler dalam kepustakaan ada yang gabungkan bersama perdarahan intraserebral yang disebut perdarahan periventrikuler7. Dapat serabuh sempurna tetapi biasanya dengan gejala sisa. Dari semua jenis PIN. Gejala-gejala berikut dapat ditemukan : • Fontanel tegang dan menonjol oleh kenaikan tekanan intrakranial. Sekitar 75—90% perdarahan peri ventrikuler berasal dari jaringan subependimal germinal matriks/jaringan embrional di sekitar ventrikel lateral. Pupil melebar. • Mata terbuka dan hanya memandang ke satu arah tanpa reaksi. Cara ini tidak secara rutin karena biayanya sangat mahal. yang berperanan penting ialah hipoksia yang menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah otak dan kongesti vena. Hipotonia dapat berakhir dengan kematian bila perdarahan hebat dan luas. derajat I : perdarahan hanya terbatas pada daerah subependimal. Pada perdarahan intraserebral/intraserebeler. dianjurkan CT Scan untuk mengetahui lokalisasi dan luasnya perdarahan. bila tidak meninggal akan disertai komplikasi berat seperti hidrosefalus. terutama bila tidak ada hubungan dengan trauma kelahiran karena gejala-gejalanya tidak khas. Berdasarkan perjalanan klinik. derajat IV : perdarahan intraventrikuler + dilatasi ventrikel dengan perluasan ke parenkim otak. catastrophic syndrome. Apnea dapat berupa serangan diselingi pernapasan normal/takipnea dan sianosis intermiten. sopor atau koma). Selain hipoksia. Kadang-kadang ada perdarahan retina. nistagmus dan eksoftalmus. Bertambahnya aliran darah ini. Jika perdarahan dan asfiksia tidak berlangsung lama. 44 Cermin Dunia Kedokteean No. meninggikan tekanan pembuluh darah otak yang diteruskan ke daerah anyaman kapiler sehingga mudah ruptur. • Iritasi korteks serebri berupa kejang-kejang. Tujuan fungsi lumbal pada PIN untuk diagnostik. menangis lemah. derajat III : perdarahan intraventrikuler + dilatasi ventrikel. Oleh karena itu. hiperosmolaritas pula dapat menyebabkan perdarahan intraventrikuler1 Hiperosmolaritas antara lain terjadi karena hipernatremia akibat pemberian natrium bikarbonat yang berlebihan/plasma ekspander. antitrombin III & faktor VIII 10 . kadang-kadang juga perdarahan subaraknoid oleh robekan tentorium yang luas. gejala klinik makin lama makin berat. PIN dapat dibedakan 2 sindrom7 : 1. Faktor-faktor ini menjadi normal bila keadaan bayi membaik.

bayi mula-mula minum baik dan tiba-tiba sukar minum karena trismus dan gejala lain. epilepsi. • Tindakan bedah darurat: Bila perdarahan/hematoma epidural walaupun jarang dilakukan explorative burrhole dan bila positif dilanjutkan dengan kraniotomi. frekuensi pernapasan. ikterus. perdarahan antepartum dan lain-lain).9% 4:1 atau glukosa 5—10%dan Nabik 1. Pada penderita yang tidak meninggal. Biasanya disertai kelainan kongenital lain.3—0. besarnya dan reaksi pupil. Mortalitas PIN non traumatik 50—70% 7 . Pada perdarahan/hematoma subdural. 1986 45 pada neonatus yang memberikan gejala -gejala yang hampir sama. Pada derajat 3—4 (sedangdan kepala agak ditinggikan untuk mengurangi tekanan vena berat). Pada derajat 1—2 (ringan-sedang). Bayi letak dalam posisi miring angka kematian 10—25%. dosis valium 0. kejang -kejang. Perdarahan yang meliputi batang otak pada bagian formasi retikuler. Yang agak khas pada infeksi ialah hepatosplenomegali. dapat disertai spastisiPENATALAKSANAAN tas. dibedakan dengan PIN karena partus tetanus neonatorum umumnya oleh dukun. merupakan komplikasi paling sering (44%) dari perdarahan • Infus untuk pemberian elektrolit dan nutrisi yang adekuat periventrikuler7 . keadaan bayi sesudah lahir dan gejala . memdiuresis lebih dari 1 ml/kgBB/jam menunjukkan fungsi ginjal punyai prognosis jelek. berupa larutan glukosa (5—10%) dan NaCl 0. gejala . terutama bila ada manipulasi yang berlebihan. fungsi lumbal pada PIN kadang-kadang ada perdarahan. untuk mencegah aspirasi serta penyumbatan larings oleh lidah sebagian kecil dengan sekuele ringan. Keadaan ini dapat fatal bila tidak mendapat pertolongan segera. fraktur tulang kepala dan tanda-tanda peninggian tekanan intrakranial. • pemeriksaan fisik: adanya tanda-tanda PI. kalau berhenti diberikan luminal 10 mg/kgBB (neonatus 30 mg). selanjutnya 4 mg/kgBB dibagi dalam 2 dosis sambil perhatikan keadaan umum seterusnya. • Kecanduan obat dari ibu. baik 15 Pada perdarahan intraventrikuler. 4 jam kemudian luminal per os 8 mg/kgBB dibagi dalam 2 dosis selama 2 hari. — antibiotika dapat diberikan untuk mencegah infeksi sekunder. misalnya • Infeksi pada bayi baru lahir/neonatus yang dapat memberikan gejala. • Penyakit metabolisme (hipoglikemi) yang dapat memberikan kejang & letargi. apalagi kalau penderita pada derajat perdarahan17. ketuban keruh/berbau. dalam koma diberikan 0 2 . mortalitas bergantung • Menjaga jalan napas tetap bebas. • Tetanus neonatorum dengan kejang -kejang. • Bayi dirawat dalam inkubator yang memudahkan observasi sindrom hiperaktivitet. mencegah terjadinya obstruksi aliran likuor dan mengurangi efek iritasi pada permukaan korteks. Sekuele dapat berupa cerebral palsy. Hidrosefalus bangkan. antara lain bayi kejang -kejang akibat ketergantungan vitamin B 6 karena ibunya sebelumnya mendapat pengobatan vitamin B 6 dosis tinggi. Pada perdarahan intraventrikuler karena sering terdapat obstruksi aliran likuor. muntah dan lain-lain. evakuasi hematoma dan hemostasis yang cermat 8 . retardasi mental dan hidrosefalus. umur kehamilan. prematuritas. tunggu 15 menit. evakuasi hematoma dengan irigasi menggunakan cairan garam fisiologik.gejala kesukaran bernapas (apnea. mortalitas 50—70% dan sekitar 30% sembuh dengan serebral. hanya 40% dapat sembuh sempurna setelah dilakukan aktivitas motorik. kurang dari 1 ml/kgBB/jam berarti perfusi ke ginjal berkurang. kalau belum berhenti diulangi dosis yang sama. • Fungsi lumbal untuk menurunkan tekanan intrakranial. • Kelainan kongetinal saraf pusat memberikan gejala kejang dan letargi. menurut Rabe suhu tubuh.5% 4:1. hipotermi. sebagian besar sembuh sempurna. • Respiratory distress of the newborn dengan apnea. diagnosis PIN ditegakkan berdasarkan : • anamnesis: riwayat kehamilan. derajat kesadaran. Prognosis PIN bergantung pada lokasi dan luasnya perdarahan. kejang -kejang. kontinu dan pemberian O 2 . Lebih jelas. memberikan kerusakan/kelainan yang lebih parah14 . TN hampir selalu terjadi pada akhir minggu pertama. lemah (letargi).Karena kemajuan obstetri. dilakukan shunt antara ventrikel lateral dan atrium kanan. Selain itu lekositosis. gangguan bicara atau strabismus. • Pemberian obat -obatan : — valium/luminal bila ada kejang-kejang. pernapasan tidak teratur dan demam tinggi. cepatnya didiagnosis dan pertolongan. bradikardi. Cermin Dunia Kedokteran No. hipotoni. mengeluarkan darah. Diuresis darahan subdural dengan hilangnya kesadaran yang lama. dkk. Dibedakan dengan PIN yaitu gejala gangguan pernapasan dan riwayat persalinan (ibu toksemia.bicara. pembukaan duramater. Perlu diobservasi secara cermat: Pada perdarahan subdural akibat trauma. 41.gejala nerologik. seksio sesar. • pemeriksaan laboratorium: likuor dan darah. frekuensi jantung fungsi subdural berulang-ulang atau tindakan bedah 16 . Per(bradikardi/takikardi). Dibedakan dengan PIN berdasarkan anamnesis dan pengobatan ex juvantibus pada bayi. PROGNOSIS . dapat terjadi herniasi unkus dan kerusakan batang otak. Pada perdarahan epidural terjadi penekanan pada jaringan otak ke arah sisi yang berlawanan. sianosis. • pemeriksaan penunjang: CT Scan USG dan foto kepala. — kortikosteroid berupa deksametason 0. PIN oleh trauma kelahiran sudah sangat berkurang. retraksi sternum dan kosta. Untuk membedakan dengan PIN yaitu riwayat persalinan seperti ketuban pecah dini. persalinan. merintih (expiratory grunting). denyut nadi dan diuresis. sekuele berat. tindakan explorative burrhole dilanjutkan dengan kraniotomi.5 mg/kgBB.5—1 mg/kgBB/24 jam yang mempunyai efek baik terhadap hipoksia dan edema otak. pneumoni 13 . sianosis).gejala yang mencurigakan. gangguan • Pemberian vitamin K serta transfusi darah dapat dipertim. takipnea. infeksi perinatal pada ibu. nadi cepat. Kalau ada gangguan Diusahakan tindakan dibatasi untuk mencegah terjadinya serebelum dapat terjadi ataksi serebeler. Ibunya penderita DM dan perlu pemeriksaan kadar glukosa darah bayi.

13. 1973. 7. Perhatian khusus harus diberikan kepada bayi-bayi prematur (BKB) yaitu mencegah episode asfiksia sebelum dan sesudah persalinan. Disease of Newborn. Kumpulan Naskah Ilmiah Simposium dan Seminar Neonatologi. Paediatrics. The Ped Clinics North Am. 10th ed. Pathogenesis.74: 26-7. Narang A and Bhakov ON. Guggenheim MA and Hathaway WE. 17. Arhan Arief. 11. BIKA I'KUI. Jakarta 1977. 1977. pp 421-8. 5. baik waktu persalinan maupun sesudah anak lahir. 4. 1984. pp 601-5. Cedera Otak dan Dasardasar Pengelolaannya. pp 527-9. Guggenheim MA and Hathaway WE. 34: 28-9. 46 Cermin Dunia Kedokteran No.49: 722-3. Peranan Radiologik Pada Kelainan Otak. resusitasi segera sesudah lahir dan mencegah kemungkinan hipoksia oleh sebab-sebab lain 18 . Texbook of Pediatrics. Neurol. Mc Donald MM. 6. Cole VA. 16. 1980. Pemberian koagulans sebagai usaha untuk mencegah timbulnya PIN sampai saat ini belum ada persesuaian paham. Cermin Dunia Kedokteran. Intracranial Hemorrhage in The Newborn: Current Understanding and Dilemmas. 1984. Holt LE. Durbin GM. Mealy J. Role of Coagulopathy in Newborn Intracranial Haemorrhage. RINGKASAN Telah dilaporkan tinjauan kepustakaan perdarahan intrakranial pada neonatus yang berkaitan dengan persalinan. 8. 1978. 18. Leksmono PR. 41. hal 36-40. Rumack CM. Cerebral Intraventricular Haemorrhage and Autopsy. Intracranial Haemorrhage. pp 1034-8. Dalam hal ini perlu monitoring keadaan bayi intrapartum. 74: 32. 14: 115-6. 15. Timing and Antecedent of Intracranial Haemorrhage in The Newborn Pediatrics. 1962. 1971. Pediatrics. 22: 433-5. Behrman RE and Driscoll JM. Roberton NRC and Howart P. yang meliputi pemeriksaan ibu-ibu hamil secara teratur. Schaffer and Avery. Textbook of Child Neurology. Reynolds EO. 12. 92: 693-5. Koops BL. Hypernatremia as a Cause of Intracranial Haemorrhage. yang paling penting ialah pencegahan. baik menyangkut diagnosis maupun penatalaksanaan dan pencegahannya. St Louis: CV Mosby Co. 14. 1978. 1983. Philadelphia-London-Toronto: WB Saunders Co. 2. 15: 403. memberikan pertolongan dan perawatan yang sebaik -baiknya. 9. Present and Future. PIN non-traumatik yang ditemukan pada BKB merupakan masalah pediatrik. 1975. Berkat kemajuan obstetri. Saxena HMK. tetapi pemberian vitamin K secara rutin pada BKB dapat dianjurkan. Volpe JJ. 29: 32-4. 1984. 1975. Johnson ML. 34: 32-4.PENCEGAHAN Untuk mengurangi terjadinya PIN. 1979. Infantile Subdural Hematomas. Hafid A dan Sajid DM. 011afson A. 10. Rivers RP and Smith 1F. Arch Dis Child. Menkes JH. Mc Intosh R and Barnett HL. Johnson ML. Philadelphia: Lea & Febiger. Neonatal Periventricular Haemorrhage: Past. of Intraventicular Haemorrhage in Newborn Infants. Volpe JJ. KEPUSTAKAAN 1. Neonatology. J Paed. Santos KB and Gosh S. 1986 . Indian Ped. 13th ed. 2nd ed. 50: 938-41. 1975. 1974. Penanganan Infeksi Pada Bayi Baru Lahir. 3. Intracranial Haemorrhage. Moch Bachtiar dan Achmad Suryono. Cermin Dunia Kedokteran. 1984. Indian Ped. Nelson. Renjatan Pada Neonatus. PIN oleh trauma kelahiran sudah sangat berkurang. Purnomo Suryantoro. Banerjee CK. A Cause of Perinatal Mortality. Susworo. Appleton-Century-Crofts. Koops BL. Mc Donald MM. Tokyo: Igaku Shoin Ltd. Menurut etiologi dapat dibedakan PIN yang traumatik/trauma kelahiran dan non-traumatik. Inc. 3rd ed. Arch Dis Child. Mithilesh C.

sehingga ada keseimbangan antara premi yang dibayar oleh peserta dan santunan yang diperolehnya. epilepsi. neuritis. Kemicetin.Penggunaan Obat-obat di luar DOEN Untuk Peserta BPDPK Yang Dirawat di RSU Madiun. tetanus. kombusio. Pyogenta. apakah obat non DOEN yang digunakan untuk peserta BPDPK sebenarnya dapat diatasi oleh obat yang tercantum dalam DOEN atau tidak. Ponorogo dan Magetan Macam penyakit 1. ternyata terdapat sebelas macam penyakit seperti tersebut dalam tabel 1. Obat-obat yang digunakan untuk penyakit -penyakit tersebut di atas tetapi tak tercantum dalam DOEN tercantum dalam lampiran I. Urosulfin. Lexotan. Pentrexyl. Struma 2. Papase. Dari sisanya penyakit yang diderita oleh 3 — 7 orang. Ponorogo & Magetan tahun 1984 Subagyo Martodipuro *). Binotal. Bactrim. dan anti kolik: Baralgin. ditinjau dari biayanya. Untuk kortikosteroid oradexon. Neobiotic. Berikut akan dibahas sebelas penyakit lain. Morbili 11. Dalam studi analisa biaya rawat tinggal peserta BPDPK di RSU Madiun.penyakit tersebut di atas. Neonovapon. yang terdiri atas struma. Ekspektoran Cermin Dunia Kedokteran No. METODIK 30 macam penyakit yang terbanyak diderita peserta BPDPK yang dirawat tinggal di RSU Madiun. hematokel. Abses. Bioplacenton dan Kemoterapika. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk membahas. Polycrol. Urfamycin. ensefalitis RSU Madiun RSU Ponorogo RSU Magetan Total 5 4 4 2 3 1 1 3 3 — — 26 2 — — 1 1 1 1 — — 1 7 1 1 — 1 2 2 — — 2 2 2 13 6 7 4 3 6 4 2 4 5 3 46 2 Total Untuk penyakit . HASIL Seluruhnya terdapat 46 kasus. morbili (lihat tabel 1). Kalpicillin 500. selulitis 3. Viccillin 1000. telah disoroti 30 macam penyakit yang terbanyak diderita peserta. meningitis. golongan anti inflamasi: Danzen. Penstrep 10: 1h. artritis. yang ditinjau dari macam obatnya. Hematokel 4. Neuritis 8. penenang Valium 5. untuk saluran cerna: Dulcolax. Tabel 1 : Penyakit dan obat-obatan non DOEN yang digunakan untuk penderita peserta BPDPK di RSU Madiun. 41. obat-obat yang dipakai yang tidak tercantum dalam DOEN golongan analgesik adalah Ponstan. Untuk perawatan tinggal peserta BPDPK juga ada ketentuan. Tetanus 9. Wahyu Hidayat *). Ativan. Sanpiccillin. Pehazon dan Flosint. abses. 1986 47 . Kemicyclin. hemoroid. Vasodistal. antara lain obat-obat yang diberkan di RSU Pemerintah sebaiknya berasal dari daftar obat esensial nasional (DOEN) sehingga peserta tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk beli obat sendiri. Artritis 7. Golongan antibiotika Ampipen. Alpara. Hal ini perlu untuk dapat mengontrol pengeluaran. Lincocin. Rochjat Soetarmo **). Obat-obat yang digunakan yang tidak terdapat dalam DOEN dicatat dan ditinjau apakah dalam DOEN memang ada yang sejenis atau dapat disubstitusikan. Ponorogo & Magetan 1984. berarti akan meringankan beban peserta BPDPK. Coritrat. Golongan antasid: Camalox. Xylomidon. Ponorogo dan Magetan telah disisihkan untuk dianalisa biaya. Neuropiron. Hemoroid 6. Flagyl 500. Erysanbe. bahkan ada kelebihan saldo yang diperlukan untuk investasi kapital. Kombusio 5. Apabila dapat. Spasmocibalgin. Epilepsi 10. Daniclox. Wasis Budiarto *) *) Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan **) Kantor BPDPK Jawa Timur PENDAHULUAN Dalam pengelolaan suatu asuransi kesehatan. Untuk obat kardiovaskuler: Norpace. Viccillin S. selalu ada ketentuan dan pembatasan dalam bentuk dan jenis pelayanan yang dapat diperolch peserta. Diarent. Chymomed. Unagen. Amoflox. Meningitis.

4) antasid 5) sedativa. terjadi membran abses. Yang penting pemakai . Mengenai pencantuman obat dalam DOEN sudah ditegaskan bahwa obat tersebut ditulis dalam nama generik. Kandungan obat-obat tersebut di atas serta obat yang sejenis dalam DOEN dapat dilihat dalam lapiran II. Ardivit.serasio peptidase prolase 300. hanya diazepam yang tercantum dalam DOEN. 4) obat tersebut ada dalam DOEN tetapi persediaannya sudah habis. asetosal dan paracetamol. valium). jadi tidak ada dalam DOEN. glafenina tidak ada dalam DOEN. Ultravita. Coritrat. dengan memesan obat sesuai dengan penggunaannya. Hemafort Sangobion. Sekiranya diperlukan pemakai dapat mengkombinasikannya sendiri sebab komponennya sudah ada. ampisilin dengan kloksasilin. Sebagai usaha tubuh untuk melokalisir infeksi. yakni ampisilin tunggal. Dalam hal ini ada keleluasaan untuk menentukan macam obatnya sendiri. tetapi masih mau menggunakan xylomidon yang isinya tidak lain adalah metampiron juga. Jadi perlu dijaga keseimbangan stok obat. Lain-lain Efortil. Antasid yang tercantum dalam DOEN adalah kombinasi antara aluminium hidroksida dengan magensium hidroksida saja. Vasodistal. Dengan perkataan lain. Theragran. tetapi ada obat lain yang bertumpuk karena jarang dipakai. Theragran. obat tersebut dikeluarkan dari daftar. tidak ada dalam daftar. misalnya obat yang mengandung tripsin. Ardivit. Eritrosin dan linkomisin ada dalam daftar. Mengenai analgesika non narkotik dalam DOEN dibatasi dengan metampiron. kalau dikehendaki untuk mendapatkan obat dari rumah sakit. jangan sampai 48 Cermin Dunia Kedokteran No. asam mefenamat. tetapi dalam revisi tahun 1984. walaupun obat tersebut tercantum dalam DOEN. begitu pula analgesik campuran seperti metampiron dengan klordiasepoksid tidak masuk dalam daftar. Dapat juga karena sebenarnya kegunaannya masih diragukan. Kalau dianggap kurang poten. Neurofort. antihipertensi. Sangobion. walaupun kalau perlu menggunakan catatan khusus di meja tulis atau di dinding ruang kerja. Melihat daftar obat yang digunakan untuk penderita peserta BPDPK. binotal. asal disebutkan nama generiknya. Dari sedativa yang ditulis (bromazepam. Alinamin F. asetosal. Dalam DOEN telah dicantumkan berbagai analgesik yang dapat dipilih. Begitu pula campuran kloramfenikol dengan tetrasiklin dan penstrep 10 : 1⁄2 dan 6 : ½. dapat diperkuat dengan analgesik — narkotik. lisis proteolitik membran abses tersebut dimanfaatkan oleh kuman untuk menembus membran dan menyebar ke luar. Anti inflamasi enzimatik mengadakan lisis proteolitik sehingga anti biotika dapat menembus membran tersebut dan membunuh kuman yang ada dalam kantung abses. Mengenai obat yang tidak dianggap perlu masuk dalam DOEN dapat dibagi dalam golongan obat yang dikategorikan sebagai pemborosan. tetapi yang dituliskan adalah nama generik dan bukannya nama pabriknya. seperti obat enzim anti radang. Mengenai penggunaan antibiotika untuk kasus-kasus di atas. Biasanya tidak semua obat akan habis persediaannya. anti aritmia. glikosida jantung dan vasodilatator koroner).l.harus yakin. dokter dapat membatasi dirinya untuk menggunakan obat yang tercantum dalam DOEN apabila ia harus merawat penderita peserta BPDPK atau penderita umum yang tergolong ekonomi lemah. Neurofort dan Fenovit. dapat saja dianggap obat tersebut (ampipen. Dalam DOEN 1984 untuk obat vasodilatator koroner perifer memang belum ditetapkan obat-obat pilihannya. 2) obat tersebut semula ada dalam DOEN 1981. tetapi dalam bentuk tablet masih ada. Sedangkan levo kloramfenikol juga. Obat kardiovaskuler yang digunakan kesemuanya tidak ada dalam DOEN (Norpace. tetapi dalam larutan 10% ada. Obat yang dipilih (Camalox dan Polycrol) adalah obat kombinasi yang lebih kompleks. DISKUSI Ada beberapa kemungkinan mengapa obat yang dipilih tidak dapat diperoleh dari rumah sakit secara bebas (untuk peserta BPDPK). 1) analgesik — anti inflamasi. 2) antibiotika — kemoterapika. 5) panitia DOEN memang belum memutuskan untuk mencantumkannya dalam daftar. obat apa yang sebenarnya diinginkan dan mana yang tidak dunginkan. sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa untuk analgesik dapat diatasi oleh obat dalam DOEN. tetapi karena yang tertulis adalah nama pabrik. Golongan vitamin dan mineral: Neurobion. Betadine. tidak ada lagi dalam daftar. ampisilin dengan dikloksasilin. metampiron dan paracetamol. Tetapi kalau anti inflamasi enzimatik tersebut diberikan tanpa antibiotika. Dengan nama pabrik mungkin lebih jelas. tidak mau memakai antalgin. Untuk dua campuran terakhir masing-masing komponennya dicantumkan dalam DOEN. perlu digunakan nama generik. Emetine hidroklorida suntik. jadi bukan masalah. 3) obat tersebut tercantum dalam DOEN. 1) obat tersebut memang tidak tercantum dalam daftar obat esensial nasional (DOEN). Fenovit dan Tathion. kimotripsin. . Mengenai kortikosteroid (oradexon) ada dalam DOEN sebagai deksametason. Tetapi obat campuran. dapat saja diberi resep obat yang mahal asal pemberiannya rasional. lorazepam. misalnya Neurobion. a. Untuk penderita yang mampu membayar sendiri atau yang dibayarian oleh fihak ketiga dan tidak ada restriksi. Hal ini akan mengingatkan kita untuk bekerja secara konsisten. Alinamin F. tetapi dengan sedikit kemasan. 3) obat kardio vaskuler. atau dengan penenang. Fercee. amoksilin dengan flukloksasilin. yang juga ada dalam DOEN. sebagian saja yang tercantum dalam DOEN. 6) kortikosteroid. merupakan masalah kronis yang seharusnya dapat dipecahkan. Dengan menyadari hal-hal tersebut di atas. 41. Fercee. kemudian dikeluarkan dari DOEN 1984 antara lain asam askorbat suntik dan piridoksin hidroklorida suntik. Ultravita. vissillin) tidak ada dalam daftar. Asam mefenamat tidak banyak keunggulannya terhadap analgesik yang ada. Pada umumnya obat yang tercantum dalam DOEN itu obat tunggal dengan jumlah pilihan cukup banyak (antiangina. Kalysmon. Hal ini mengharuskan pemakai untuk mempelajari kembali namanama generik.Silomat dan Plausitin. Contoh obat yang semula ada dalam DOEN 1981. Effortil). dapat dilakukan penggolongan. tetapi dihidroemetina masih ada. Hemafort. 1986 menggunakan obat tersebut walaupun menggunakan nama lain. memang tidak ada dalam DOEN. kalpicillin. seperti vitamin dan mineral dalam dosis tinggi. Yodium povidon 1% tidak ada lagi. Kalysmon. Mengenai persediaan obat habis. sanpicillin. yang lainnya tidak. Pada awalnya hal ini tampaknya ganjil. nama generikpun dapat diingat dengan mudah. 7) ekspektoran dan 8) vitamin & mineral. misalnya apabila kita beranggapan bahwa metampiron terlalu toksis untuk digunakan pada penderita.

klordiazepoksid. kodein. Yang tersedia dalam DOEN adalah dekstrometorfan. pipazetat HCI. namun karena nama pabrik yang disebutkan. Dan yang terakhir ini yang dicantumkan dalam DOEN. Dokter dipersilahkan membuat kombinasinya sendiri. sirup timi. Dapat menyebabkan agranulositosis. Dalam hal kekurangan vitamin. vitamin. antasid. KESIMPULAN Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan. memang tidak diperlukan. etoksibenzamida. perlu diingat bahwa yang dicantumkan dalam DOEN adalah nama generik. dan kelebihannya akan terbuang bersama air seni. dll.kadang karena kemasannya. melainkan hanya vitamin tertentu saja. karena sebagian besar toh . piridoksi. anti inflamasi dapat dipertimbangkan apabila dianggap bahwa antibiotika yang diberikan akan tidak efektif. antibiotika. kalau apotekernya bersedia. Unagen (mengandung mempiron. sebaliknya dengan antasid dalam DOEN hanya didapatkan kombinasi yang sangat terbatas. diazepam) Baralgin (metampiron. retinol. zat besi dan sianokobalamin. tidak tergantung pada dosis. Mengenai vitamin dan mineral dalam dosis tinggi. sehingga ada kemungkinan jenis obat yang ingin digunakan itu ada. obat anestesi. OBP/OBH. Reaksi bersifat alergik. Obat kardiovaskuler cukup banyak macamnya. fenpipramid) Spasmocibalgin (Propifenazon. sistokel Binotal Ponstan : Hesna Ativan Urosulfin Penstrep 10 : Chymomed Kemicyciin Kemicetin Alinamin Sangobion Fenovit : Unagen . tipetidina hibenzat. Kortikosteroid dalam DOEN cukup banyak. 41. Di samping itu ditambah dengan asam folat. akan dikeluarkan melalui air seni. penenang. kofeina) Alpara (parasetamol) Neurop yron (metampiron. klorfeniramina. Tentang vitamin dan mineral dosis tinggi tidak disediakan dalam DOEN. Ponstan Danzen Papase Dulcolax Diarent Evisol Spasmocibalgin Valium 5 Ketalar Ampipen Viccillin 1000 Bactrim Artritis : Neonovapon Penstrep 125 mg Oradexon Silomat Polycrol Baralgin Veronax Flosint Alpara Flagyl 500 Kalysmon Erysanbe Hemoroid Lampiran II Pengelompokan obat : analgesik. tapi lebih toksis. maka bukan semua vitamin yang dibutuhkan. Di samping itu. Antibiotika yang terdapat dalam DOEN cukup variasinya asal digunakan nama generik. Lampiran I Obat-obat yang tidak tercantum dalam DOEN saja yang disebutkan di sini. Ekspektoran dalam DOEN merupakan obat-obat tunggal. Obat Ponstan (asam mefenamat) DOEN — Catatan Kurang efektif dibanding aspirin. Tak boleh digunakan lebih dari satu minggu. dianggap tidak ada dan penderita harus membelinya di apotek luar.Ekspektoran yang ditulis (Silomat dan Plausitin) keduanya tidak ada dalam DOEN.5 Pentrexyl Hematokel. 1986 49 . aminofenagon. tetapi macamnya cukup. bromheksin dan gliseril guayakolat. xilokain) Neovapon (asetoaminofen. fenilpropanolamina. Di samping itu masalahnya kadang . Alasannya dapat diterima. karena keduanya adalah kombinasi obat yang kompleks. dialilbarbiturat) Amfipen (ampisilin) Sampicitlin (ampisilin) Kalpicillin 500 (ampisilin) Antalgin (metampiron) Metampiron (Antalgin) Parasetamol (asetoaminofen) " — — — Abses : Ampisilin " " Kombusio : Cermin Dunia Kedokteran No. klordiasepoksida) Xylomidon (metampiron. Struma : Valium 5 Neuritis Ponstan Danzen Xylomidon Penstrep 10 : 1⁄2 Viccillin S Kalpicillin 500 mg Tetanus Sangobion Fercee : Danzen Epilepsi Ponstan Vasodistal Coritrat Norpace Meningitis Lincocin Penstrep 10 : 1⁄2 Viccillin S Theragran Neurofort : Bioplacenton Morbili Penstrep 6 : 1⁄2 : Tathion Neurobion Ultravita Camalox Sanpiccillin 500 : Efortil Betadin : Penstrep 6 : 1⁄2 Diarent Plausitin Neurobion Neuropyron Lexotan Alinamin F Dibecasin Valium 2. yakni asam askorbat. bahwa vitamin hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit saja dalam keadaan seharihari. tiamina dan vitamin B kompleks. asal digunakan nama generik. analgesik yang tersedia dalam DOEN dapat mencukupi. Tetapi bila diinginkan dapat ditambahkan sedativa sendiri. anti inflamasi. vasodilatator.

gliserilguaiakolat. mengeluarkan nanah dan eksudat dari daerah peradangan. ajmalina. aluminium hidroksida. 41. fenilbutazbn) Flozint (indoprofen) Ampisilin Kotrimoksazol Danzen (serasiopeptidase) - Mempercepat penyembuhan jaringan. aluminium hidroksida) Pehazon (aminofenazon. teofilina. takhikardia paraksismal..300) Lexo tan (bromazepan) Valium 5 Ativan (lorazepam) Efortil (etilfenilefrin) Norpace (disopiramida) Coritrat (prokainamida.000 IU Tiamina Hidroklorida 50 mg Vitamin B kompleks Asam folat 1 mg Besi sulfat 7 H 2O 300 mg Sianokobalamin 500 mcg Dekstrometorfan Kodeina Sir.Binotal " (ampisilin) Viccillin 1000 " (ampisilin) Viecillin S (ainpisilin + kloksasilin) Amoflox (amoksilin + fluklosalin) Danicdox Natrium (ampisilin + dikloksasilin) dikloksasilin Lincocin Linkomisina (linkosina) Penicilin 10 juta Penstrep 10 : ½. Timi Bromheksin HCI OB H/OB P Yodium povidon - Ultravita Kalysmon Metronidazol Gentamisin Dexametason Aluminium hidroksida Magnesium hidroksida . 1986 . 6 : ½ Streptomisin 1 gram Eritromisina Erysanbe stearat Eritromisina etil suksinat Kloramfenikol Kemicyclin Tetrasiklina (kloramfenikol + stetrasiklin HCI Hidroklorida Kemicetin (levo kloramfenikol) Urfamycin (tiamfenikol) Pentrexyl Neobiotic (neomisina) Bactrim (sulfametoksazol + trimeprim) Flagyl 500 (metronidazol) Pyogenta Bioplacenton (ekstrak plasenta + neomisina) Dulcolax (bisakodil) Diarent (kliokinol) Oradexon (deksmetason) Urosulfin (sulfametizol. Papase (prolase. fenobarbital. magnesium hidroksida. kinidina. kalsium karbonat) Polycrol (metilpolisiloksan. fenazopiridina HCI) Camalox (magnesium hidoksida. orsiprenalina-SO4) Plausitin (morklofon. ekstrak balsam Tolu) Betadine (poviden iodida) Chymomed (tripsin + kimotrip sin) - 50 Cermin Dunia Kedokteran No. Alinamin F Ardivit Hemafort Sangobion Ferree Theragran Neurofort Fenovit Tathion (glutation) Silomat (klobutinol HCI. meprobramate) Vasodistal (sinepazida maleat) Neurobion Diazepam Hipotensi ortostatik Antiaritmia Ekstrasistol supraventri kuler. fibrilasi atrial Arteritis anggota bawah Asam askorbat 50 mg Piridoksin Hidroklorida 10 mg Retinol 50.

Tapi. pencegahan transmisi. Lebih dari 200 jenis virus (yang secara serologik berbeda) dapat menyebabkan gejala ini. Diperkirakan pasaran obat "flu" dan sejenisnya di Indonesia mencapai ratusan juta rupiah. ternyata memberi hasil hampir serupa. Beberapa virus memang dapat ditularkan lewat udara (aerosol) dalam jarak jauh. Dari zat-zat antivirus yang tersedia. dan hampir semua orang pernah mengalaminya. atau pemakaian krim antivirus di tangan. Sehingga profilaksis jangka panjang belum berani dicoba. Tapi. cara-cara itu tidak praktis. Misalnya. Keadaan yang dimaksud ialah pada saat seorang anggota keluarga terserang common cold.kemajuan ini. Dari berbagai golongan itu. Penularan virus itu konon terjadi lewat tangan si penderita. hanya 39 — 41 persen common cold yang dapat dicegah. Dengan munculnya teknis pengutak . secara meyakinkan. bertambahnya pengetahuan kita tentang mekanisme penularannya. common cold — atau sering kita sebut "flu". Meski belum ada kemajuan berarti dalam 30 tahun terakhir ini. dan pikornavirus. 1986 51 . penelitian awal menunjukkan bahwa diperlukan jumlah interferon yang besar sekali. dapat banyak membantu Cermin Dunia Kedokteran. Banyak mitos tentang common cold ini. memperkirakan adanya hubungan penyakit dengan hawa dingin. Yang mengherankan ialah. Selain itu. sedang lainnya penelitian di Amerika Serikat. Zat yang paling menarik perhatian ialah interferon. koronavirus. seperti enviroksim. dan tidak terlihat keefektifannya pada common cold yang diakibatkan virus lain. atau di Indonesia "masuk angin".bila dibiarkan.PERKEMBANGAN COMMOND COLD : Ada Obatnya ? Sejauh ini. Mengingat kemajuan . meski rinovirus dapat dicegah sebesar 78 — 79 persen. karena begitu banyak penyebabnya. Tapi. dan beberapa faktor lainnya. Penyebab penyakit ini tampaknya berubah-ubah. Seakan-akan tiada yang dapat kita lakukan untuk mencegah kedatangannya yang rutin itu. semua efek yang dilihat itu adalah pada infeksi rinovirus. dapat dipahami mengapa serangan penyakit ini tampak rutin. menunjukkan bahwa semprotan di hidung itu memang dapat mengurangi frekuensi serangan penyakit pada keadaan di mana keuntungan dianggap melebihi kerugian. Yang satu penelitian di Australia. Ini. Sering mencuci tangan. sekurangkurangnya untuk common cold ini. mungkin dapat mengurangi penularan. kita dapat ramalkan jenis virus tersebut. untuk pencegahan jangka pendek bila ada anggota keluarga yang terkena common cold. Kemajuan lain yang dicapai dalam dekade terakhir ini ialah. atau berendam di air dingin. Sayang. Belakangan konon dibuktikan bahwa interferon alfa dapat mencegah common cold eksperimental di laboratorium. 41. kepastian bahwa ia disebabkan oleh virus. Banyak infeksi virus yang dapat ditanggulangi dengan vaksin. pada beberapa keadaan. paramiksovirus. sebaliknya. yang terpenting ialah rinovirus. Keduanya memakai interferon alfa dalam 'bentuk spray. gejala -gejala common cold ini akan hilang dalam 1 minggu bila diobati secara intensif dengan antibiotika dan lain-lain. Maka. Maka pendekatan kedua. Jadi. usia pasien. zat antivirus broadspektrum yang sekurang-kurangnya diharapkan efektif untuk beberapa jenis virus common cold. Banyak di antaranya termasuk golongan miksovirus. Karena begitu seringnya ia ditemui . vaksin rinovirus tidak cukup dapat meningkatkan jumlah antibodi IgA hidung. yang ditemukan pada sekitar 30 — 50 persen penderita. agar mencapai hasil maksimal. diperlukan sejumlah besar orang percobaan. meski bukan influensa yang sebenarnya — tetap tegas bertahan terhadap kemajuan pengobatan modern. ternyata zat yang in-vitro ampuh sekali terhadap rinovirus. telah dibuktikan bahwa hawa dingin. inter feron dapat dibuat dalam jumlah yang cukup banyak. yakni 10% risiko perdarahan hidung. untuk membuktikan manfaat kliniknya. seperti sering diamati oleh para medikus praktikus. Tapi common cold tampaknya hanya dapat ditularkan lewat kontak yang erat saja. tidak terbukti berguna dalam percobaan klinik. kita gagal membuat vaksinnya. No. Tapi. dua penelitian. Susahnya. tampak lebih inenarik. dan penggunaan kertas tissue yang telah diberi zat antivirus. Yang dapat dilakukan cuma anjuran mencuci tangan setelah kontak dengan penderita penyakit ini. adenovirus. ia akan lenyap dalam 7 hari. kita boleh cukup yakin akan data hasil penelitan itu. Keduanya. Dan. tampaknya ada be berapa cara untuk mencegah penyakit ini. sehingga pendekatan ini menjadi tak praktis. tidak mengurangi imunitas kita terhadap virus ini atau mengaktifkan infeksi laten. yang kemudian menginokulasi sendiri konjungtiva mata atau mukosa hidungnya dengan tangannya. majalah New England Journal of Medicine memuat laporan tentang dua penelitian terpisah yang menunjukkan hasil hampir sama. Yang sangat mengherankan ialah. atau mengobati gejala-gejalanya. ada beberapa hal yang patut kita catat. yang di lakukan di dua benua yang terpisah jauh itu. epidemiologinya. karena ternyata interferon punya toksisitas terhadap hidung: menyebabkan ulserasi dan pendarahan. Hubungan dengan hawa dingin itu mungkin akibat banyaknya virus tersebut di musim tertentu. Bulan lalu. Tapi. semprotan itu sebaiknya diberikan hanya pada kasus-kasus yang diperkirakan disebabkan oleh rinovirus.atikan DNA. konon rongga mulut kita bukan tempat yang ideal untuk inokulasi virus tadi. kalau mau. Dan ini belum dapat dilakukan. Maka. kekebalannya tidak berlangsung seumur hidup. Zat penginduksi interferon konon juga tak banyak berguna. ke tangan orang yang rentan. tergantung dari iklirn. Nama common cold. dan sejauh ini.

Karena ada petunjuk bahwa pasien demikian cenderung mengalami infark jantung. patut diingat bahwa nyeri akibat spasme koroner itu jauh lebih jarang daripada nyeri spasme esofagus. penelitian transit dengan radionuklid. Lancet 1986. dan penelitian pH. pengembungan esofagus sering mencetuskan nyeri angina. Mungkin karena sindroma ini menunjukkan bahwa kelainan koroner telah meluas. Suatu kemungkinan lain ialah. Bagaimana pun. diagnosis angina harus dilakukan dengan amat berhati-hati.pasien nyeri esofagus. Tapi. refleks semacam ini belum terbukti ada pada manusia. respons simpatik terhadap nyeri esofagus itu meningkatkan kebutuhan oksigen melewati batas kritisnya. Salah satu contoh yang nyata ialah pasien Morris (1963) yang berusia 50 tahun dan menderita hiatus hernia plus angina. i : 191-2 . Pembedahan terhadap hernia tersebut menyebabkan serangan angina dan perubahan EKG hilang bila pasien makan.pasien koroner yang juga menunjukkan nyeri esofagus. di mana faktor -faktor gastrointestinal. penyakit jantung koroner sering dianggap ada bila riwayat penyakitnya menyokong angina. Kini. bisa juga terjadi sesudah makan atau ketika gejala refluks esofagus meningkat. 52 Cerrnin Dunia Kedokteran No. dan skeletal mencetuskan serangan angina sejati pada pasien yang positif menderita penyakit jantung koroner. Anehnya. Mekanismenya tak jelas berkaitan dengan peningkatan kerja jantung. Hubungan antara nyeri kardiak dan nyeri esofagus itu menjadi makin rumit karena pada pasien . Pada anjing. dan hanya pada 1 pasien ditemukan spasine koroner. cairan garam faali. yakni endoskopi dan pemeriksaan radiografi dengan barium. Maka timbul istilah anginaterkait (linked angina). Namun. ditemukan gejala ini pada 17 pasien. Pengetahuan tentang pengaruh esofagus ini kini makin mudah diselidiki berkat 2 perkembangan terakhir. Nyeri dada dan perubahan EKG akan muncul bila pasien berolahraga. Nyeri esofagus tadi dapat juga dicetuskan pada pasienpasien yang jelas-jelas menderita kelainan arteri koroner. Tapi. 41. Angina dan Penyakit Esofagus Telah lama diketahui bahwa angina pektoris dapat berkaitan dengan penyakit . stimulasi esofagus mungkin memulai angina dengan mengurangi suplai oksigen miokardium. yakni dengan instilasi asam ke esofagus. tes-tes standar yang kini ada. angiografi menunjukkan bahwa arteri koroner adalah normal pada seperempat pasien yang diduga angina. Mengingat bahwa cara mendiagnosis nyeri esofagus itu cukup mudah. hendaklah diperingatkan agar berhati-hati. nyeri tadi tak disertai kelainan EKG pada pasienpasien tersebut. terbukti bahwa refleks vagal viserokardiak dapat mengerutkan arteri koroner bila bagian bawah esofagus dikembungkan dengan balon. pencetus iskemia tadi bukannya kontraksi esofagus yang terlalu hebat. common cold masih merupakan tantangan bagi dunia kedokteran. dari 98 pasien nyeri angina yang arteri koronernya normal. Pada pasien . Pada penelitian Dart. 1986 banyak sekali ditemukan kelainan EKG. pasien . Sebelum arteriografi koroner banyak dipakai. tapi refluks asam lambung ke esofagus. Efek ini dapat dihilangkan oleh atropin atau vagotomi. bilier. dan kemajuan pengetahuan tentang kelainan -kelainan motilitas yang menyebabkan nyeri mirip-angina. Pada kebanyakan kasus.penyakit lain. Mengingat semua ini. atau bila hernianya digembungkan dengan larutan barium. tapi gejala tak berubah bila dia berolahraga. Dulu ia merupakan konsep umum. Rasa nyeri yang khas timbul bila pasien membungkuk. Pada pasien -pasien tadi. makin canggihnya tes-tes untuk mendiagnosis penyakit jantung koroner. ada baiknya pada pasien -pasien yang dicurigai. Dengan ditegakkannya sindroma ini. meskipun EKG normal. tes ini dilakukan. atau dikembungkan dengan balon. tapi kini tak banyak klinisi yang memperhatikannya bila ia menangani pasien penyakit jantung koroner. ternyata amat tidak sensitif dibanding dengan manometri. untuk mencegah pasien menjadi penderita "penyakit jantung palsu".pasien inilah antara 17 — 100% ditemukan adanya penyakit sofagus (Besarnya variasi prevalensi tadi disebabkan karena perbedaan kriteria para peneliti tersebut).dengan laporan-laporan epidemiologik. Pasien dengan angina -terkait ini mendapat nyeri yang khas dan menunjukkan perubahan EKG yang jelas bila esofagus dirangsang dengan meneteskan asam. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa nyeri semacam ini dapat juga dicetuskan bila pasien diminta hiperventilasi. Juga. dan segera hilang bila balon dikempiskan. masalah nyeri dada menjadi makin ruwet. berbaring segera setelah makan. Diduga.

mungkin secara pokrol-pokrolan bisa. Jadi masalahnya cukup fair. tak jarang ini disertai dengan masalah-masalah hukum dan etika. tapi juga sosial emosional. Apa kriteria "sehat" untuk masuk TK. Sikap mana hanya dapat di "rasa" kan dan sulit untuk diukur secara lugas. Sepintas lalu hal ini bisa dianggap remeh. PT dengan berbagai jurusan? Begitupun kriteria sehat untuk yang akan bekerja sebagai pilot. Hal yang sama terjadi dengan surat keterangan sakit. pegawai kantor. bisa pula berakibat mematikan masa depan seseorang. maka mungkin waktu itu sikap tenggang rasa akan terpaksa ditinggalkan. perlu diberitahu tentang diagnosa "sakit khas". atau kelumpuhan kedua tungkai dan lengan. yang dikabarkan berulang kali tak hadir di pengadilan dengan bekal surat keterangan sakit. atau masuk asuransi kesehatan/asuransi jiwa. Batasan "keadaan sehat" belum disusun secara cermat untuk kategori pekerjaan. harus dilampirkan surat keterangan "berbadan sehat". kini beberapa Sekolah Taman Kanak-kanak juga ikut mensaratkan adanya surat keterangan tersebut untuk dapat diterima. selain tambahan kekuasaan dalam masyarakat. Apakah seorang dokter yang pada waktu mengajukan SIP sedang dapat bronkhitis atau sakit lain yang bisa disembuhkan dalam jangka pendek. sedang malas kerja. Namun di antara penyakit-penyakit atau keadaan sakit yang betul-betul mcmerlukan istirahat. Bila dulu Surat Keterangan Sehat hanya diperlukan oleh mereka yang melamar pekerjaan atau menjadi pegawai negeri. ketidaksediaan kita mengobral surat keterangan sehat. tuli. Secara tegas mungkin yang bisa dinilai "cacad" ialah skizofrenia. Bukankah mereka ingin lari dari tugasnya dalam pekerjaan itu dapat disebut 'sakit' secara sosial atau emosional? Apalagi mereka yang mangkir karena terpaksa merawat anak yang sakit. tentu ini ada baiknya. Dalam hal demikian kiranya lebih Etis bila menyebutkan diagnosa si sakit pada atasannya. Kes. karena kita umumnya dapat "menenggang rasa". Kecuali buat mereka yang benar-benar secara fisik tak mampu naik kendaraannya. Yang menjadi masalah. Sedikit-sedikit dapat memberi kita tambahan penghasilan. Tentunya. Dan ini selalu dapat dipertanggungjawabkan. makin banyak pihak yang memerlukan surat keterangan dokter. Bila segala sesuatu perbuatan dokter di kemudian hari harus disesuaikan dengan hukum. bila diteliti dari segi etik. SMP. buta total. adalah kriteria "cukup sehat" tadi. masalah Surat Keterangan Sakit banyak dibicarakan dalam surat kabar. tentu cukup jelas bagi semua dokter! Orang yang ingin bolos. Memang dengan makin majunya taraf pendidikan bangsa kita. Seperti kita ketahui. Memang kriteria sakit ialah sakit rohani. berarti Cermin Dunia Kedokteran No. Bila seorang penderita epilepsi kita periksa. apa kira-kira akan dapat diberi surat keterangan "sehat"? Batasan "sehat" untuk berbagai kategori pekerjaan. jasmani dan sosial emosionil. SMA. kemudian diusulkan kepada Dep. Sakit malas/tidak ingin kerja tersebut harus diobati. dan fisiknya waktu itu cukup sehat. baik karena sakit sebenarnya atau hanya ingin libur dapat saya beri surat sakit. Sekiranya sejawat yang paraplegia tersebut minta SIP di Indonesia. guru dan sebagainya? Belum dirumuskan secara konkrit. SD. Contoh yang "paling lucu" ialah untuk mendapat SIP Perseorangan Semata-mata. Seorang sejawat pernah berkata : "Semua orang yang meminta surat keterangan sakit. dengan cara yang tepat. Bagi kita. Namun. banyak negara di dunia — termasuk Indonesia — mengakui bahwa kesehatan itu bukan hanya sehat fisiknya saja. ini dan bila dokter tidak memberitahu dan juga tidak mengobati. masuk ke Universitas. Hal yang lebih mudah adalah soal surat keterangan sakit yang memerlukan istirahat. memang cukup rawan dan sangat mudah kita tergelincir ke arah kekurang-jujuran. Terutama dalam kaitan dengan perkara Drs N. bahwa calon pengemudi itu kesehatan badannya cukup baik untuk mengemudi sehingga tak membahayakan diri sendiri maupun orang lain. pihak korps kedokteran. dari pada merahasiakannya sebagai rahasia jabatan dokter.U. Apalagi mereka yang akan mengambil Surat Izin Mengemudi. surat keterangan sehat yang diperlukan untuk mengambil SIM. harus ditolak? Mestinya harus ditegaskan penyakit apa saja yang tidak boleh diderita oleh dokter yang akan berpraktek. yakni tidak ingin kerja. lantas dinilai ada gangguan emosionil. Ambil contoh saja. Kiranya dokter dapat menghindarkan diri dari permainan kata-kata atau istilah popnya main pokrol-pokrolan. 41. yang diperlukan ialah keterangan dokter. Kita belum lama ini diperkenalkan pada seorang neurologist top dari Jepang yang menderita paraplegia." Bagaimana tanggapan sejawat? Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIKA KEDOKTERAN Masalah surat keterangan sehat dan sakit. kiranya dapat disusun oleh IDI dengan MKEK-nya atau dibantu oleh MDA. Yang ada sekarang ini nampaknya masih bersifat umum. Bukankah ia berhak mendapat surat keterangan sehat? Pada hal di kemudian hari ia dapat membahayakan dirinya atau menabrak orang lain.SURAT KETERANGAN SAKIT DAN SEHAT Belakangan ini. Sebaliknya. dus dinilai "sakit" dan diberi "istirahat". setiap dokter— boleh dikata — dapat memberikan surat keterangan sehat tersebut bagi setiap orang. tapi seyogyanya dalam keterangan supaya disebutkan : "gangguan emosionil". 1986 53 . yakni dengan disiplin kerja dan berbagai aspek kepegawaian & penggajian dan sebagainya yang dapat diberikan atasannya. Jadi sang atasan yang akan " mengobati". supir.

Tidak semua penyakit berakibat si penderita penyakit itu berhalangan melakukan pekerjaan atau tugasnya. Kiranya pasal ini juga tidak cocok. agar ia tidak dicatat sebagai "membolos" oleh atasannya... Untuk keterangan sehat.dokter menelantarkan pasiennya yang sakit malas/ingin bolos. Oleh karena itu dalam "Surat Keterangan Sakit" biasanya dipergunakan kata-kata yang netral.H. bahwa paling sedikit ada dua faktor yang ikut menentukan seseorang berhalangan melakukan pekerjaan atau tugasnya : a. Rasa hormat pada sejawat yang lebih ahli. 2) Seorang "pasien" datang pada dokter dan menceritakan bahwa ia sudah buang air besar lebih dari sepuluh kali dan yang keluar adalah lendir dengan sedikit darah.U. dengan pidana penjara paling lanta enam tahun.. berarti secara implisit kita telah menghormati profesi kita sendiri atau telah membela martabat dokter. Dengan demikian sebenarnya dokter menyatakan dua hal sekaligus : 1.. sebaiknya tidak langsung diberi "istirahat sakit". bahwa ia tidak sakit. karena "Surat Keterangan Sakit" itu asli. Untuk keterangan sakit. 1986 kalimat : "karena sakitnya. perikatan atau pembebasan hutang.Undang Hukum Pidana (KUH Pidana) kita terdapat pasal yang mengatur tindak pidana yang berhubungan masalah di atas. Akankah kita para dokter sendiri yang akan menjatuhkan martabat tersebut? Dr. sehingga dokter yang membuat kesalahan karena kebodohan atau ketidak cakapan (onbekwaamheid). Dalam hal ini tidak terdapat unsur "sengaja" dari fihak dokter dan dokter itu hanya "kebobolan" saja. Jika seorang menderita penyakit cantengan pada ibu jari kakinya.. adanya suatu penyakit pada orang itu. jenis tugas/pekerjaan yang akan dilakukan.U.. pekerjaan dan profesi. Tentang pernyataan bahwa seseorang "tidak dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya" tidak diatur dalam K. Tidak palsu dan juga tidak dipalsu. tapi dengan sengaja ia nyatakan sakit.seorang prajurit yang sedang melakukan latihan perang-perangan. Masri Rustam Direktorat Transfusi Darah PMI Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN Dalam Kitab Undang . Sakit "sosial" yang tidak bisa diobati dokter.. 41. maka ia dapat dituntut menurut K. Kemudian ia minta "Surat Keterangan Sakit" untuk tidak masuk kerja selama tiga hari dan dokter memberikannya. yang syukur masih banyak yang menganggap tinggi!.U.. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. menurut pasal ini. perlu dipupuk dan dikembangkan. yaitu Pasal 267 yang berbunyi : (1) Seorang dokter yang dengan sengaja memberikan surat keteranean oalsu tentang ada atau tidaknya penyakit. yang barangkali bukan dokter.U.H. misalnya penyakit panu pada umumnya. Ia menolak untuk disuntik dan minta obat saja yang "ces pleng".... sakit yang mutlak memerlukan istirahat. sehingga ia juga tidak dapat dituntut menurut K. 3..H.. atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak palsu. Untuk tujuan ini ia minta dibuatkan "Surat Keterangan Sakit". kita kebetulan lebih berhak menentukan tentang sakit/tidaknya seseorang! Dengan menghormati Sejawat yang lebih ahli. Pada waktu diperiksa ia "nyengir kesakitan" setiap kali perutnya diraba/dipegang.. perlu istirahat . 2. yaitu K. yaitu "perlu istirahat" dan tidak diberi spesifikasi tugasnya. harus diakui dalam praktek sehari-hari banyak di antara kita yang terlalu "toleran" terhadap pasien yang minta surat sakit sekadar untuk tidak masuk kerja dengan berbagai motif! Kesalahan atau penyimpangan Etis lebih mudah dirasakan dengan hati nurani daripada dengan ketentuan & patokan tertulis! KESIMPULAN 1.. tapi atasan atau Bagian Personalia kantor yang bersangkutan. Tentang kata-kata "seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu". Dan secara Etis kesalahan ini lebih merugikan si pasien maupun orang lain. tidak dapat dituntut. 2.Pidana pasal 267 itu. maka ia masih dapat bekerja bilamana ia seorang karyawan administrasi di suatu kantor..H. lebih baik dirujuk kepada yang bisa menyembuhkan. Mungkin kesalahan itu tidak seberat kesalahan menyembunyikan/tidak melaporkan penderita berpenyakit menular yang wajib lapor! Akan tetapi secara jujur. Ia jelas-jelas tabu bahwa orang itu tidak sakit. kelemahan atau cacat. Dalam pasal ini dicantumkan unsur "sengaja". biarpun menurut undang . apalagi yang bekerja dalam tim Resmi.Pidana pasal 267 itu. misal- .. H.. tapi seharusnya si penderita masih dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya dan dokter memberi "istirahat". Jika ada penyakit. kiranya perlu dipikirkan untuk menguraikan untuk berbagai kategori pendidikan.. orang itu tidak dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya.. perlu batasan yang jelas. (3) Diancam dengan pidana yang sama. barang siapa dengan sengaja memakai surat keterangan palsu itu seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran. b. hari". tapi ingin pulang kampung lebih cepat untuk merayakan hari raya. kemauan orangnya. Ternyata tiga hari ini ia pergunakan untuk berpergian dengan pacarnya dan hal ini kemudian diketahui oleh atasannya. (2) Jika keterangan diberikan dengan maksud untuk memasukkan seseorang ke dalam rumah sakit jiwa atau untuk menahannya di situ. dapat saya katakan. Dalam "Surat Keterangan Sakit" ini lazimnya dipergunakan 54 Cermin Dania Kedokteran No. Baiklah kita tinjau dulu persoalan "Surat Keterangan Sakit" yang akhir-akhir ini mendapat sorotan yang cukup tajam. tapi tidak demikian hainya jika ia .Pidana pasal 263 ayat (1) berbunyi : Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan suatu hak.Pidana pasal 267 itu. Tentang "adanya penyakit" kiranya dua contoh di bawah ini dapat menjelaskan persoalannya : 1) Seorang "pasien" datang pada dokter dan dengan terus terang mengatakan... dapatkah dokter itu dituntut sebagai melakukan "pemalsuan surat" (valschheid in geschriften)? Pasal yang berkaitan dengan ini. diancam jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian.. dijatuhkan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. karena pemalsuan surat.undang. Jika dokter memberikan surat keterangan itu.

mewajibkan orang yang karena kesalahannya menyebabkan kerugian itu.H. mental and social well being".Perdata pasal 1365 berbunyi : Tiap perbuatan melanggar hukum yang membawa kerugian kepada orang lain. asalkan dapat dibuktikan timbulnya kerugian bagi si penggugat. bahkan kelalaian atau kurang hatihati sudah cukup untuk menggugat dokternya. Kejadian yang kebalikannya dengan kasus Drs. maka dengan sendirinya dokter tidak dapat seenaknya memberikan istirahat itu. Bahwa "kemauan orangnya" juga memegang peranan dalam hal ini. Kalau pasien ini hanya berobat pada dokter A untuk tekanan darah tingginya dan setelah tekanan darahnya turun minta "Surat Keterangan Sehat" kepada dokter B.U. Seorang terdakwa yang telah dirawat di rumah sakit (karena jatuh pingsan sewaktu membacakan pembelaannya). Sebagian tidak mendapat gangguan apa-apa dan luput dari perhatian kita. Handoko Tjondroputranto Lembaga Kriminologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. karena K. tapi sampai di sini merasa mules dan buang air sampai berkali-kali. Dapatkah dokter yang mengijinkan ia hadir di sidang pengadilan itu dituntut karena kejadian tadi? Kiranya dokter itu juga tidak dapat dituntut.H. Jakarta Cermin Dunia Kedokteran No. Memang untuk "kesehatan " diberikan definisi yang sangat luas oleh W. 41. yaitu "Health is a state of organic.U.O. — tidak dapat baris-berbaris. tetapi juga untuk kerugian yang disebabkan karena kelalaian atau kurang hati-hatinya.O. maka dokter A ini dapat dituntut menurut K. Pidana pasal 267 tadi. diijinkan menghadiri sidang pengadilan dan di sini ia berak dalam celananya.nya : — tidak dapat ikut ujian. — tidak dapat hadir di sidang pengadilan dan lain sebagainya.1986 55 .H. jadi adanya kesalahan (yang tidak disengaja). dapat dibuktikan dengan adanya orang-orang yang masih tetap bekerja (berat). karena mungkin saja dalam beberapa jam keadaan si terdakwa itu sudah berubah.H.U. Apa yang dinamakan "penyakit" harus tercantum dalam buku "Klasifikasi Penyakit-penyakit" yang juga dikeluarkan oleh W. tapi janganlah diputar balik seenaknya untuk membuat definisi "penyakit". Ditinjau dari sudut Hukum Perdata. — tidak dapat duduk lama. Kita sendiri mungkin juga pernah mengalami keadaan demikian. mengganti kerugian tersebut sedangkan K. tapi dokter A bersedia memberi "Surat Keterangan Sehat". kalau ia memberikan surat keterangan itu..Perdata pasal 1366 berbunyi : Setiap orang bertanggung jawab tidak saja untuk kerugian yang disebabkan karena perbuatannya.U. persoalannya memang agak "lebih berbaliaya" bagi dokter.H. juga terjadi dalam kurun waktu yang sama. Jika seorang pasien berobat pada dokter A dan ditemukan tekanan darah yang tinggi. Di sini tidak diperlukan unsur "sengaja". yaitu berangkat ke tempat kerja dalam keadaan sehat. Dr. Oleh karena pemberian istirahat ini dikaitkan dengan adanya suatu penyakit. walaupun sudah dilarang oleh dokter. Sebagian kecil meninggal di tempat pekerjaan/tugas dan menjadi berita besar. Tentang "Surat Keterangan Sehat" berlaku prinsip yang sama dengan "Surat Keterangan Sakit" tadi. N. maka dokter B tidak salah.

dengan pengobatan apa pun tidak sembuh. 226:324 56 Cermin Dunia Kedokteran No. 102:44-9 • Gangguan ginjal yang berat pada bayi. 1985. tidak akan terulang lagi selama lebih kurang 1000 tahun. 1986 . Maret 1985. seperti : kekakuan di pagi hari. Ini menurut Institut Kesehatan Jiwa Nasional di sana. bagaimana dengan rasa ikan itu sendiri? Food Technology. dan tampak daerah tersebut berwarna pucat. 188:869 •Musim dingin yang terjadi selama beberapa tahun terakhir di Amerika. Jumlah pasien yang sedikit itu belum merupakan ukuran keberhasilan pengobatan. Ini juga ditegaskan oleh pusat peneliti cuaca di Washington DC. perlu follo up yang w lama. dengan jumlah pasien yang lebih banyak. J Pa ed 1982: 100:6 75-80 • Satu dari setiap lima orang Amerika. Beberapa penelitian pendahuluan di Boston. dapat membunuh. deposit kalsium pada katup aorta itu dapat dihancurkan dengan sinar laser. kebanyakan menderita depresi dan fobia. Enam musim dingm yang abnormal selama 8 tahun terakhir ini. tapi dapat disembuhkan dengan menyusui bayinya itu sambil berendam dalam bak mandi. 41. 448-52 • Uji coba klinik yang dilakukan secara double blind terhadap 26 pasien rematoid artritis. dan menyebabkan suatu sindroma "learned helplessness". Tanpa pertolongan apa-apa. dapat hidup 18 bulan sampai 9 tahun kemudian. yang dipilih secara acak. Juga pada anak-anak autistik. Science 1985. mereka akan mengalami kegagalan demi kegagalan yang akhirnya memperburuk keadaan. sekitar 5 sampai 10 tahun. dikatakan. atau paling tidak menginaktivasi larva-larva yang berbahaya. Karena. dan gangguan pergerakan. Hasil yang lebih baik bila dibandingkan dengan donor ginjalnya dari anak yang telah meninggal. 70-75 • Ibu-ibu yang sedang menyusui bayinya. Kaum lakilakinya banyak yang berkepribadian antisocial. erosi tulang.Catatan Singkat • Kebiasaan makan ikan mentah di Jepang. Untuk menilainya. American Heart J 1985. Tapi. Menurut mereka. Keadaan ini tampaknya akibat reaksi iskemik karena penghisapan oleh bayi. 26:185-91 • Ada satu lagi manfaat dari sinar laser. sedangkan tiga musim dingin lainnya lebih panas dari normal. diduga. J Child Psycho & Psvchiat 1985. dirasakan orang berbeda dari biasanya. dengan strategi dan penanganan yang tepat keadaan di atas dapat diperbaiki. kadangkadang merasakan nyeri hebat pada daerah sekitar puting susunya. 36:891-7 • Menurut penyelidikan yang dilakukan baru-baru ini. Tentunya. atau adiksi obat dan alkohol. menunjukkan perbaikan penyakit dengan radiasi pada sistem limfatik. dapat menyebabkan seseorang terkena infeksi berbagai jenis parasit. dapat berubah lebih baik keadaannya bila ditangani secara serius. Annals Intern Med. Membekukan ikan tadi pada suhu — 20°C selama 24 jam. nyeri. 227:506 • Akhir-akhir ini. J Chronic Dis 1983. yang juga menjalar ke Amerika Serikat dan tempat-tempat lainnya termasuk Indonesia. Penderita penyakit tersebut jarang sampai mengalami keadaan-keadaan seperti: seropositif. 10 dari 12 bayi demikian yang dioperasi — malahan ada yang berat badannya hanya 5400 gram —. ataupun bebas dari efek samping. serangan penyakit rematoid artritis menjadi lebih ringan baik pada laki-laki maupun wanita. Brit Med J1984. Perbaikan ini meliputi aktivitas persendian. Apa sebabnya? Tidak seorang pun yang mengetahui. dapat disembuhkan dengan transplantasi ginjal yang diperoleh dari salah satu orang tuanya. atau nodul-nodul subkutan. hampir semua ikan mengandung parasit dalam tubuhnya. anak-anak dengan Down's syndrome dapat belajar lebih banyak bila di dirangsang. Terbukti. mempunyai gejala-gejala gangguan mental. Science 1984. tiga dari delapan musim dingin terakhir itu lebih dingin dari normal. menduga. Penemuan ini sekaligus menghindari perlunya operasi penggantian katup tersebut. paling tidak. kaum wanitanya.

... dsb. Dr. Sejenak saya dan teman saya cuma bisa bengong dan penasaran.. 1986 57 . Dengan lancar dan bersemangat dia menerangkan diagnosis setiap pasien di ruangan itu dan saya membuntutinya sambil manggut-manggut.. la pernah melihat gajah di sirkus mengangkat satu kakinya. Suatu hari.. barulah saya mengerti.. PEK TORIS (bahasa Bali) jelas artinya. tapi tidak satu pun yang berhasil. kemudian menghampiri gajah sambil menatap matanya. Sambil berteriak kesakitan.. dua kakinya. Akhirnya ia dapat ide. . dan beberapa orang gadis tampak mesem-mesem . Saya teringat kata PEKTORIS yang tadi diucapkan oleh teman saya. dokternya kok porno sekali". katanya sambil menyerahkan seribu rupiah pada dokter Tono. ia mencari akal untuk meng"karya"kan gajah tersebut agar dapat uang. Karena biaya perawatannya besar. la kembali ke mobil sebentar untuk mengambil palu besi. FK Unud Denpasar GAJAH KAPOK Dokter Tono. Orang pun berdatangan untuk mencoba. barang siapa yang dapat membuat gajahnya berdiri dengan ke empat kakinya di udara. Tetapi saya heran karena seorang mahasiswa yang duduk paling depan tersenyum. saya bersama seorang teman mendapat tugas selaku ko-asisten di bangsal Bagian Penyakit Dalam RSUP... ini diagnosanya adalah ANGINA PEKTORIS " . saya minta pada teman saya itu untuk menjelaskan diagnosis pasien . apa sebetulnya yang menyebabkan teman saya ditertawakan tadi. seorang pemuda dengan suara agak berbisik menyeletuk: "Wah.. Segera saya bertanya : "Ingat kumpul kebo ya?" yang segera disambut tawa riuh oleh para mahasiswa... yang bertugas di desa. Rupanya mahasiswa tersebut mempunyai asosiasi yang lain. gajah itu . dsb . Tanpa diduga.... Dipasang pengumuman... Karena sebagai dosen harus cepat tanggap. sebuah mobil sport berhenti di rumah dokter Tono dan keluar seorang laki-laki kecil. 41. Jadi.. "Saya akan mencoba".TUMPANG TINDIH Pada suatu hari saya memberi kuliah dan menggunakan istilah "turnpang tindih" serta saya jelaskan bahwa istilah tersebut sebagai ganti "overlapping".. tiba-tiba saja para penjenguk pasien tertawa cekikikan. TORIS = Turis = Wisatawan). Setelah itu ia berjalan ke belakang gajah. Semua pasien dapat dijelaskan dengan baik serta menyebutkan diagnosis seperti dekompensasi kordis.. setiap pasien dalam satu ruangan di sal dievaluasi oleh ko-asisten secara bergilir....... Seperti biasanya. Bagian Kulit dan Kelamin FKUI DR. kemudian dengan muka bersemu merah kami cepat-cepat meninggalkan ruangan itu. Ketut Ngurah Lab Parasitologi.... melompat ke udara dengan ke empat kakinya tidak menyentuh tanah! Mr "J" Cermin Dunia Kedokteran No. Setelah agak lama merenung.. nefrotik sindrom. dan sampai pada pasien yang kesepuluh atau yang terakhir. dia mengatakan: "Nab. Adhi Djuanda PAK DOKTER PORNO (?) Suatu ketika.pasien yang sudah dia evaluasi sebelumnya... akan dapat hadiah 1 juta rupiah. mulai dari merayu sampai menghipnotis.. dan dengan sekuat tenaga memukulkan palu besi itu ke " biji" sang gajah.. mempunyai seekor gajah. Tatkala akan pergantian tugas... maka saya pun ikut tersenyum. bahkan k-e tiga kakinya sekaligus hingga berdiri hanya pada satu kaki..... Syaratnya? Yang ingin mencoba harus membayar seribu rupiah. Sebab kata PEK TORIS (dalam bahasa Bali) bisa berarti lain (PEK = Kemaluan Wanita.

yaitu saya mengintip seorang gadis yang sedang mandi.. kok kelihatan takut benar! B : Memang saya takut sekali sebab saya sedang mendapat hukuman Tuhan Allah. yang baru lulus Kejar Paket A.. Tadi sore sebetulnya saya sudah kemari tapi ditolak oleh pak mantri yang mendaftar pasien. Adhi P Semarang SURAT BUAT ISTIRAHAT Seorang Komandan Tekab bernama Kapten Seriosa (bukan nama sesungguhnya) menugasi anak buahnya yang bernama Sersan Doglo (bukan nama sesungguhnya) untuk memberantas pemutaran Blue Film di suatu desa. dia diterima oleh komandannya dengan rasa kecewa bercampur heran. Sewaktu saya menggerebek pertunjukan Blue Film di desa itu. Itulah sebabnya saya menciduk bocah ini untuk nanti dihadapkan sebagai saksi hidup . Sersan D : "Surat penghargaan?!" Kapten S "Bukan! Kau perlu mendapat surat buat istirahat beberapa lama di Rumah Sakit Jiwa. 41. Kapten S : "Sersan. Seharusnya bapak membawanya ke dokter spesialis anak. . Bambang S. tetapi dengan sikap berwibawa menanyakan hasil kerja anak buahnya yang belakangan ini prestasinya memang rada merosot. "Dokter. Saya percaya kalau dokter tidak mungkin akan menolak saya. Nah. . sebagai seorang komandan yang bijaksana Kapten Seriosa tidak marah. Namun sekembalinya dari bertugas. dan untuk apa pula pohon talas ini?" Sersan D : "Begini. penontonnya semua pada lari blingsatan kecuali bocah ini masih asyik menonton. hanya ada pembantunya yang akan mengunci pintu pagar. Saat itu sudah sepi. "Ada apa pak?" . Minta tolong dokter periksa di kamar praktek apakah celana dalam saya tertinggal di situ??? Dokter yang memang sedang sibuk menjawab: "Saya sedang sibuk sekarang dengan pasien. Semuanya sudah betul. cuma ada tulisan : TAPAKASMO! (yang berarti "tanda tangan" dalam bahasa Jawa. Ketut Ngurah TAKUT DIRINYA AKAN MEMBATU Pada suatu hari seorang pemuda A melihat temannya B. tapi yang sakit itu dalamnya. seorang laki-laki berusia sekitar 11 tahun datang dengan wajah yang menunjukkan rasa takut sekali : A : Ada apa sih. jelas ini merupakan biang keladinya!" Kapten S : "Baguss! Kau memang pantas mendapat surat.Memang setelah periksa dari dokter tadi saya berobat sama dokter gigi! Dokter: ?????????? OLH 58 Cermin Dunia Kedokteran No. 1986 . Nanti coba tilpon setengah jam lagi!" Kurang lebih 10 menit nyonya Polan menilpon si dokter lagi dan menyatakan : "Maaf ya dok.. . Dengan tersenyum dokter itu berkata: "Saya bukan ahli penyakit anak melainkan ahli penyakit dalam. Setelah selesai. di desa itu ada kebun talas dan di antara talas-talas itu. sedangkan dokternya baru saja masuk ke dalam rumah yang terletak di sebelah tempat prakteknya.HARAPAN SEORANG PASIEN Sekitar jam 11. talas (keladi) inilah yang paling besar. Dan sekarang ini saya merasakan hukuman Tuhan Allah sudah mulai bekerja. Saya mohon dokter mau memeriksa anak saya.. Kapt. Oleh perawat tersebut diterangkan mengenai cara mengisinya dan ternpat dimana harus ditandatangani." kata pasien itu sambil terengah-engah. saya baru saja melakukan sesuatu yang terlarang. Kenapa tidak kau lakukan?" Sersan D : "Sudah saya laksanakan. "Anak saya ini sudah dua minggu perutnya kembung dan sebentarsebentar muntah... Kapt.. berhubung besok pagi isterinya akan dioperasi.00 malam datang seorang laki-laki bersama anaknya ke tempat praktek dokter spesialis. sebab Sersan Doglo kembali hanya membawa seorang bocah cilik dan sebatang pohon talas (keladi) yang besar. kenapa kau bawa bocah ingusan ini. Aku menyuruh kau supaya menangkap biang keladinya. Betapa tidak demikian. Kemudian.. Ternyata tertinggal di praktek dokter gigi." Dokter : ??? Ny. dan . masa? Coba ceritakan apayang membuat kau takut? B : Kau kan ingat cerita dalam Kitab Perjanjian Lama: istri Lot kan menjadi batu sebagai hukuman Tuhan Allah oleh karena melanggar perintah: tidak boleh menengok ke belakang untuk melihat sesuatu yang terlarang!.." Laki-laki itu dengan gugup berkata: "Ini memang masih anak-anak. saya sengaja datang tengah malam begini.. Tadi pagi saya kan datang periksa pada dokter. Buktinya." kata pasien.. seorang wanita yang genit dan cantik. Di situ tak terlihat tanda tangan. tanya dokter. dengan sikap yang meyakinkan Sersan Doglo berangkat ke desa itu menunaikan tugasnya. kau juga dibebastugaskan selama kau belum dibolehkan pulang oleh dokter di RSJ itu!" Dr. Jadi. sebab saya sudah memulai membatu! B terus berlari pergi sambil kedua tangannya memegang bagian bawah perutnya. surat itu dikembalikan kepada sang perawat.. Selain itu. Sang Komandan dengan serius memberi perintah agar Sang Sersan dapat menangkap biang keladi penyebar film yang bisa merusak moral generasi muda di desa itu. celana dalam saya sudah ketemu. yang menanyakan : "Dokter.) Dr. Kapten S : "Stop. stop! Bukan itu yang kumaksud. Meskipun demikian. A : Eh. A : ???????? OLH TERTINGGAL DI PRAKTEK DOKTER GIGI Pada suatu hari seorang dokter mendapat tilpon dari seorang pasiennya. TANDA TANGAN Seorang perawat menyodorkan Surat Perjanjian operasi kepada pak Bejo. kecuali satu yaitu bagian bawah surat yang harusnya berisi tanda tangan pak Bejo. saya nyonya Polan.

7 m 2 e) 2 m2 Hemangioma adalah sejenis tumor pada kulit: a) sering ditemui pada anak-anak b) c) d) e) 7.5 m 2 d) 1. yaitu: a) 5 % b) 7% c) 10% d) 15% e) 17% Sedangkan luas permukaan kulit adalah: a) l m 2 b) 1. 5. otot-otot yang diserang pada umumnya otot-otot seperti berikut. sedangkan pada kulit tidak dijumpai kelainan. Keadaan ini disebut: a) alergi b) iritasi c) intoleransi d) fotosensitivitas e) bukan salah satu di atas Pada Pemakaian suatu bahan secara topical: a) pemakaian secara oklusi akan menurunkan daya penetrasi b) Pada usia lanjut. 3.2 m 2 c) 1. badan dan anggota gerak Absorbsi dan penetrasi yang berlangsung secara cepat dan aktif dari bahan-bahan yang digunakan secara topikal itu melalui: a) stratum korneum yang utuh b) folikel rambut c) saluran kelenjar keringat d) tergantung bahan yang digunakan e) tidak ada perbedaan absorbsi 8. karena: a) memberikan efek sugesti terhadap pasien b) akne disebabkan oleh kuman c) antibiotika dapat mengurangi asam lemak bebas d) a dan b benar e) b dan c benar Pada miastenia gravis. 10. Istilah angina terkait (linked angina) adalah angina pektoris yang berkaitan dengan penyakit-penyakit lain. kecuali: a) otot-otot gerak mata b) otot-otot mimik c) otot-otot jantung d) otot-otot pengunyah e) otot-otot pernapasan leher. Antibiotika sering dipakai pada pengobatan akne secara oral. penetrasi lebih baik daripada kulit bayi c) Bahan-bahan yang larut air mempunyai kemampuan berdifusi lebih kecil dibandingkan bahan-bahan yang larut lemak. 4. si pemakai dapat mengeluh rasa kurang nyaman.1. Cermin Dunia Kedokteran No. misalnya rasa pusing atau mual setelah memakai kosmetik tertentu. 41. 9. seperti: a) Gastro intestinal b) bilier c) skeletal d) semua benar 6. d) Setiap bagian tubuh pada satu orang mempunyai daya penetrasi yang sama e) difusi hanya terjadi melalui folikel rambut Berat kulit dapat diperkirakan dari berat badan. Suatu bahan yang dioleskan pada kulit. dapat mengecil/menghilang dengan sendirinya bianyanya menyebabkan gangguan kosmetik saja terapinya dengan mengeksisi tumor tersebut semua benar 2. 1986 59 . baru akan bermanfaat bagi kulit apabila telah mencapai: a) stratum korneum b) stratum lucidum c) stratum granulosum d) stratum basale Pada pemakaian kosmetik.

bila ibu tidak past dengan hari terakhir menstruasinya. mengemukakan 10 aturan pengobatan hipertensi. karena tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. 2) Pengobatan bersifat individual. Jangan mengganti obat bila tidak benar-benar perlu. 1) Tekanan darah harus diturunkan perlahanlahan. USG DAN KEHAMILAN USG hampir dilakukan secara rutin pada wanita hamil di Jerman Barat. pengobatan harus terus-menerus. • Muntah-muntah yang berat pada hamil muda (menyingkirkan kemungkinan mola hidatid dan kehamilan ganda). dan hanya 4 kaki bagi wanitanya. bagaimana segi keamanannya? Mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. jika mungkin. Obat yang terbaru belum tentu yang terbaik. tergantung beratnya penyakit. dan lain-lain. Yang pertama yaitu insulin. yang diproduksi dan dipasarkan oleh Eli Lilly pada tahun 1982. Dikabarkan. dengan kombinasi obat. 10)Bersikaplah tenang dalam menghadapi pasien. dengan menggunakan hormon pertumbuhan manusia yang diproduksi secara rekayasa genetik. karena dapat menyebabkan infeksi yang fatal akibat kontaminasi virus. • Menduga berat fetus terhadap usia kehamilannya. 8) Obat-obat yang tidak mempengaruhi afek dan mood lebih disukai. 7) Kuasailah hanya beberapa obat tertentu dengan baik. akan mempunyai kesempatan pertumbuhan yang normal. setelah dewasa hanya mempunyai tinggi badan 5 kaki 2 inci bagi prianya. 1986 • Menetapkan umur janin. yaitu anak-anak yang mendapat suntikan somatren 3 kali seminggu secara teratur. • Menetapkan presentasi dan letak fetus. • Memonitor pertumbuhan fetus pada wanita diabetes. 4) Pengobatan kombinasi lebih baik daripada obat tunggal dengan dosis yang tinggi. ternyata kecepatan perturnbuhannya meningkat sampai 3 kali dibanding sebelum pemberian obat. atau mendekati normal. • Bila hamil setelah minum obat-obat penyubur (sangat mungkin terjadi kehamilan ganda). Dimulai dengan obat tunggal. Somatren merupakan produk rekayasa genetik kedua yang berhasil dipasarkan. 60 Cermin Dunia Kedokteran No. dan memeriksa viabilitas fetus). distribusi hormon yang diperoleh dari mayat ini akan dihentikan. February 1986 (VSR) . seperti yang dimuat dalam buku petunjuk untuk dokter dan tenaga kesehatan terbitan WHO tahun 1984. dan melokalisir letak plasenta. dan ajari juga pasien anda untuk senantiasa bersikap tenang. mencari sumber perdarahan. dosis masing-masing obat menjadi lebih kecil. dan telah mendapat persetujuan dari FDA pada bulan Oktober 1985. kelompok kelola yang terdiri dari anak-anak penderita defisiensi hormon pertumbuhan yang tidak diobati. 6) Jangan hentikan pengobatan secara tiba-tiba. 31:101 KABAR BAIK BAGI PENDERITA DEFISIENSI HORMON PERTUMBUHAN Ribuan anak yang menderita defisiensi hormon pertumbuhan. Pemberian obat harus sederhana. Update. • Memeriksa anatomi fetus. Somatren. Timbul pertanyaan: Apakah memang benar-benar perlu dilakukan? Dan. • Menyelidiki sebab-sebab perdarahan anteparturn.Fokus PRINSIP PENGOBATAN HIPERTENSI Gross F et al. 1985. 9) Pada kebanyakan pasien. sekaligus efek sampingnya berkurang. merupakan produik biosintetik yang diproduksi oleh para ilmuwan Genetech Inc. Produk ini dipasarkan dengan nama dagang Protropin. berikut adalah pernyataanpernyataan dari "The Royal College of Gynecologist". 41. Karena. pada keluarga dengan riwayat kelainan kongenital. 5) Hindari pemberian dosis yang tidak adekuat untuk segala macam obat. Kelompok diobati. satu tablet sehari. • Bila diperlukan prosedur-prosedur diagnosis yang invasif. kecuali pada kasus-kasus hipertensi berat. FDA Consumer. 3) Pemilihan obat berdasarkan tahap-tahap terapi hipertensi. mengenai indikasi kegunaan USG pada wanita hamil : • Rasa nyeri dan perdarahan pada kehamilan muda (untuk mendiagnosis kehamilan ektopik. Produk biosintetik ini diharapkan akan dipakai sebagai pengganti hormon yang selama ini diperoleh dari kelenjar hipofisis mayat. derajat gangguan hemodinamik. Dalam suatu uji klinik.