Diterbitkan oleh :

Pusat Penelitian dan Pengembangan PT. Kalbe Farma

Daftar Isi :

2.

Editorial

Artikel :

Karya Sriwidodo

3. Dasar-dasar Kosmetologi Kedokteran 10. Aspek Farmakologi Beberapa Obat Yang Mempengaruhi Kecantikan 14. Efek Samping Kosmetika dan Penatalaksanannya 18. Uji Kulit Untuk Kosmetika 20. Kegunaan Kosmetika Untuk Kesehatan Kulit 23. Laporan Monitoring Efek Samping Kosmetika 26. Pengaruh Kosmetika Pada Kejiwaan 29. Penatalaksanaan Akne Vulgaris 38. Bedah Kulit Kosmetik 40. Miastenia Gravis 43. Perdarahan Intrakranial Pada Neonatus 47. Penggunaan Obat-obat di Luar DOEN Untuk Peserta BPDPK Yang Dirawat di RSU Madiun, Ponorogo & Magetan tahun 1984 51. Perkembangan: Common Cold: Ada Obatnya ? Angina dan Penyakit Esofagus 53. 56. 57. 59. 60. Hukum & Etika: Tepatkah Tindakan Saudara ? Catatan Singkat Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Fokus

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempat kerja si penulis.

Banyak dokter yang bertanya, baik melalui surat maupun secara langsung per telepon : "Kok CDK lama tidak muncul-muncul ?" Masalahnya, karena satu dan lain hal, memang CDK tidak terbit untuk beberapa waktu. Untuk itu kami mohon maaf. Tapi, dengan terbitnya nomor ini, mudah-mudahan CDK akan kembali secara rutin mengunjungi dokter-dokter, di mana pun berada. Dan, mudah-mudahan pula manfaat dari CDK sebagai penyegar dan penambah pengetahuan untuk para dokter, dapat terlaksana sebaikbaiknya. Dalam nomor ini, kami sajikan sebagai tema utama : Komestika, yang pernah disimposiumkan oleh P.A.D. V.I. (Persatuan Ahli Dermato Venereologi Indonesia) Jakarta Raya, tahun lalu. Masalah kosmetik memang cukup menarik dan mengundang banyak perhatian. Sejalan dengan perkembangan jaman, kosmetika menjadi semakin beranekaragam corak dan jenisnya. Konsumen tidak lagi terbatas pada kaum wanita; kaum pria pun banyak yang mulai berpaling dan menaruh minat. Lepas dari segala itu, pemakaian kosmetika bukan tidak ada risiko efek sampingnya. Risiko itu selalu ada. Nah, untuk itulah kami sajikan : "Pemakaian kosmetika yang aman ".

Redaksi

2 Cermin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

Lies Yul Achyar Bagian Kosmetologi Departemen Penyakit Kulit & Kelamin RSPAD Gatot Soebroto Jakarta PENDAHULUAN Berkembangnya ilmu pengetahuan di segala bidang. maupun tentang pemakaian dan akibat-akibatnya pada kulit. JA YA. Kemajuan peradaban dan taraf kehidupan manusia.Artikel Dasar-dasar Kosmetologi Kedokteran Dr. kelainan-kelainan kulit akibat penggunaan-penggunaan kosmetika. tetapi juga dengan segala problema kulit estetik. tidak hanya dengan *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. penampilan pribadi yang baik dan kepercayaan pada diri sendiri.A. pengetahuan yang lengkap tentang kulit dan fungsinya. V. Penulis mengemukakan perlunya latar belakang dermatologi dalam masalah kosmetika. Ilmu Kedokteran bertambah luas dan kosmetologi terus berkembang. maka diadakan pemisahan kosmetologi dari Ilmu Kedokteran (HENRI de NODEVILI 1260 — 1325). Ny.dari penyelidikan antropologi. telah membawa perkembangan pula dalam ilmu Kedokteran pada umumnya. 41. telah memegang peranan penting dalam menangani segala masalah yang menyangkut bidang kulit estetik tersebut di atas. Perhatian yang berlebihan terhadap masalah kulit estetik. yang . perkembangan sosial budaya. aerkologi. fisiologi dari bahan-bahannya. pertanyaan-pertanyaan tentang perawatan kulit. teknik perawatan kulit dan penggunaan kosmetika. (1936). Kosmetika untuk merias (decoratio) 2. H. keluhan tentang penyakit kulit. telah membawa manusia kearah pemenuhan kebutuhan. baik bersifat primer maupun bersifat sekunder.D. penggunaan kosmetika dan lain-lain. di bidang Dermatologi pada khususnya.I. Pemakaian kosmetika merupakan hal yang sangat diperlukan oleh seseorang. SEJARAH KOSMETOLOGI DAN KOSMETIKA Dalam sejarah kosmetologi dan kosmetika. bahan-bahan pengawet mayat dan lain-lain yang dapat dianggap sebagai bentuk awal dari kosmetika. tidak terkecuali pria maupun wanita dengan tujuan untuk mendapatkan kulit yang sehat.M. Kosmetika untuk pengobatan kelainan patologi kulit. tetapi juga telah mengembangkan ilmu di bidang kulit estetik yang meliputi penyakit kulit dengan keluhan estetik. dikenal 2 bentuk kosmetika : 1. wajah yang cantik. kemajuan di bidang teknologi. kimia. Demikian pula dengan penderita yang datang kepada seorang Dokter Ahli Kulit pada saat ini. Penyelenggara P. Seorang bapak ilmu kedokteran HIPPOCRATES (460 — 370 S. ilmu kedokteran telah ikut mengambil peranan sejak zaman kuno.sampai usia lanjut. Data-data diperoleh . baik mengenai bentuk dan bahanbahannya. meluasnya pemakaian kosmetika oleh masyarakat dengan segala dampak positif dan negatif yang diterima oleh kulit. mempelajari segala sesuatu tentang kosmetika. maupun absorpsi dan efeknya pada kulit dan Ilmu Bedah Kulit Estetik. 1986 3 . telah membawa perobahan dalam sikap hidup seseorang. penelitian lebih Cermin Dunia Kedokteran No. seorang dermatolog telah mempelajari secara mendalam tentang kosmetika baik mengenai sifat-sifat fisika. Dokter Ahli Kulit tidak hanya mengembangkan ilmunya dalam bidang Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. pengalaman yang luas tentang penggunaan dan pemakaian remedial kosmetika pada kulit. dan etnologi di Mesir dan India dengan ditemukannya salep-salep aromatik. Pada zaman modern ini. sejak usia bayi. kelainan kulit estetik telah merupakan problema yang mendapat perhatian khusus dalam kehidupan manusia. GOODMAN.) dan kawan-kawan telah membuat resep-resep kosmetika dan menghubungkannya dengan ilmu kedokteran. Dibentuknya Sub Bagian Kosmetologi di FKUI — RSCM pada tahun 1970 dan sampai saat ini telah berkembang di beberapa Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin lainnya di Indonesia.

Preparat untuk bayi. Preparat make up (kecuali mata). 11. dan lain-lain. hair color. paraphenylennediamin. sabun cukur. anti produk keringat. Preparat wangi-wangian. ahli imunologi. 7. cat rambut. minyak bayi. fern)] formaldehide. oil of lavender. 2. pasta gigi. 3. 2. 13. penyimpanan dan penggunaan bahan kosmetika. sunscreen foundation dan lain-lain. Rias : make up. ahli kimia. farmakologi. sehingga terdapat beberapa bentuk penggolongan sebagai berikut : • Penggolongan menurut Peraturan Menteri Kesehatan R. adalah kosmetika yang di dalamnya tidak mengandung zat-zat yang dapat menyebabkan reaksi iritasi dan reaksi sensitasi. 1. dipercikkan atau disemprotkan pada. 4. yaitu kosmetika tradisional yang pengolahannya dilakukan secara modern dengan mencampurkan zat-zat kimia sintetik ke dalamnya. sampo. bismuth compounds. Cosmetic decorative yang lebih banyak melibatkan ahli kecantikan. 10. Zat tersebut tidak boleh mengganggu faal kulit atau kesehatan tubuh secara keseluruhan. anti ketombe dan lain-lain dengan tujuan profilaksis. 9. balsam of peru. pelernbab. terdapat kosmetika semi-tradisional. dituangkan. Preparat pewarna rambut. 4. dan kawan-kawan berdasarkan kegunaannya. • Penggolongan menurut NATER. cleansing. minyak mandi.I. 6. ahli farmasi. oil of bergamot. dan lain-lain. Kosmetika Menurut FEDERAL FOOD AND COSMETIC ACT (1958) sesuai dengan definisi dalam Peraturan Menteri Kesehatan R. dan lain-lain. ahli kecantikan dan lain-lain. mercury compounds. bedak muka dan lain-lain. after shave. bedak bayi. 1986 . Preparat perawatan kulit. fenol. ahli biokimia. parfum. maskara. Higiene tubuh : sabun. Proteksi : sunscreen dan lain-lain. toilet water dan lainlain. saat ini pada beberapa produk tertentu batas antara kosmetika dan obat menjadi kabur.P. pengemulsi dan lain-lain. • Pembagian yang dipakai di Bagian Kosmetologi Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Preparat untuk mandi. 41. Preparat untuk mata. menambah daya tank dan mengubah rupa dan tidak termasuk golongan obat. breath freshener dan lain-lain. hairbleach. seperti dokter ahli kulit. pembersih. pelindung dan lain-lain.jauh tentang berbagai efek bahan-bahan kosmetika terhadap kulit. Pada abad modern ini kosmetologi dan kosmetika telah melibatkan banyak profesi. Kosmetika pemeliharaan dan perawatan kulit terdiri dari : a. aluminium sulfat . dimasukkan dalam. Wangi-wangian : deodorant. Dalam definisi ini jelas dibedakan antara kosmetika dengan obat yang dapat mempengaruhi struktur dan faal tubuh. 1. kosmetologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari hukum-hukum kimia. 3. Kosmedik Dalam perkembangan kosmetika. berdasarkan kegunaan dan cara bekerjanya kosmetika dibagi dalam kelompok. dan lainlain. heksaklorofen 4 dan lain-lain.I. Preparat kuku. Preparat untuk kebersihan mulut. mouth washes. No.220/Men Kes/Per/IX/76. terapi dan lain-lain. Kegunaan kosmetika ini dalam ilmu kedokteran baik untuk pemeliharaan kesehatan kulit maupun untuk pengobatan masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Kosmedik adalah kosmetika yang ke dalamnya ditambahkan bahan-bahan aktif tertentu seperti zat-zat anti bakteri atau jasad renik lainnya. kesehatan gigi dan lain-lain. bath capsules. Cosmetic treatment yang berhubungan dengan ilmu kedokteran dan beberapa ilmu pengetahuan lainnya seperti dermatologi. Di samping itu. ahli mikrobiologi. pemerah pipi. Cermin Dunia Kedokteran No. Untuk itu para ahli berusaha mengelompokkan kosmetika sesederhana mungkin. memelihara. ahli fotobiologi. kosmetika digolongkan menjadi 13 golongan. Tetapi penggolongan yang dibuat masing-masing ahli ternyata tidak mina satu dengan lainnya. suntan gel. Preparat cukur. hairspray. telah membingungkan baik para pemakai maupun pihak-pihak lain yang berperan serta di dalamnya. cat rambut. anti jerawat. pemerah bibir. dan lain-lain. 2. Seperti bahan pengawet. dilekatkan. after shave lotion. feminim hygiene spray dan lain-lain. Kosmetika jenis ini bila dapat terwujud akan merupakan kosmetika yang lebih aman untuk kesehatan kulit. Kosmetika hipoalergik Kosmetika hipoalergik. fisika. pengeriting rambut dan lain-lain. Y. dan lain-lain. aluminium klorida. dipergunakan pada badan manusia dengan maksud untuk membersihkan. Preparat untuk suntan dan sunscreen. desinfektan. berdasarkan kegunaan dan lokalisasi pemakaian pada tubuh. biologi dan microbiologi tentang pembuatan. krem dan lotion kuku. PENGERTIAN KOSMETOLOGI DAN KOSMETIKA Kosmetologi Menurut JELLINEX. salicylic acid. Preparat untuk kebersihan badan. 12. Kosmetika adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan. 5. gum arabic. cat kuku. deodoran. lanolin. Banyak bahanbahan yang sering menimbulkan reaksi iritasi dan sensitasi telah dikeluarkan dari daftar kosmetika hipoalergik seperti arsenic compounds. eye shadow. PENGGOLONGAN KOSMETIKA Banyaknya kosmetika yang beredar dengan segala macam bentuk dan nama. 1. resoi- Kosmetika tradisional Kosmetika tradisional adalah kosmetika yang terdiri dari bahan-bahan yang berasal dari alam dan diolah secara tradisional. 8. Pada tahun 1700 — 1900 kosmetika dibagi menjadi : 1. Pembersih (cleansing) : pembersih dengan bahan dasar sinol. anti gatal. Preparat untuk rambut. parfum. LUBOWE (1955) mengemukakan istilah Cosmedics disusul oleh FAUST (1975) dengan istilah Medicated Cosmetics untuk bentuk gabungan dari kosmetika dan obat.

5. bahan kimia. sedang vitamin E dan F masih diragukan. estrogen. 3. Minyakminyak mineral ini. a. 3. Sifat kimia fisika dari bahan-bahan tersebut. base make up dan lain-lain. lokalisasi dari pemakaian. progesteron. penetrasi lebih baik pada kulit bayi daripada umur lanjut. Sejumlah bahan-bahan dapat melewati permukaan kulit. air dan stratum korneum. pemerah bibir.04% dari permukaan kulit. sedangkan peranan kelenjar keringat sebagai media difusi sangat kecil. konsentrasi dari bahan-bahan aktif. Pelembab (moisturizing) : cold cream. a. vaginal spray. terangkat. K dan karoten dapat diabsorpsi. karena kulit merupakan media difusi. ukuran dan bentuk molekul dari bahan-bahan. Menurut BALSAM (1974). dan tidak banyak diketahui tentang absorpsi dari vitamin B dan C yang larut dalam air. bahan-bahan dasar yang dipakai. night cream. moisturizing. Lapisan stratum korneum (lapisan tanduk) pada epidermis merupakan lapisan barrier dari kulit dan merupakan dasar permeabilitas yang selektif dari kulit terhadap berbagai bahan dari luar (SCHEUPLEIN. eye shadow dan lain-lain. keadaan hidrasi dari stratum korneum. kecuali panthanol suatu derivat dari "panthothenic acid yang larut dalam lemak dapat diabsorpsi. umur. pembersih dengan bahan dasar padat (masker). 3. Setiap bahan mempunyai keniampuan tertentu untuk berdifusi. 1986 5 . b. Setiap lapisan kulit tidak sama permeabilitasnya. c. Beberapa lemak esensial dapat diabsorpsi. penetrasi akan lebih baik. juga lemak hewan dan tumbuh-tumbuhCermin Dunia Kedokteran No. Hormon-hormon seperti. Transepidermal resorption pada umumnya akan dilalui oleh bahan-bahan yang dapat menembus barrier kulit. difusi melalui folikel rambut berlangsung cepat dan aktif. merupakan 0. Melalui saluran kelenjar keringat. dermis (kulit jangat) dan subkutis. intertriginosa. Sifat dasar preparat. dan larutan organik yang mudah menguap segera dapat melakukan penetrasi dengan baik. Sifat-sifat dari kulit. 3. infeksi dan lain-lain. Semua bentuk gas. c. 3. 5. yang akan menghalangi penetrasi dari bahan-bahan lainnya. Karena itu. dan lain-lain. keadaan dari stratum korneum. D. Meskipun proses resorpsi yang lengkap dan cara mana yang ditempuh oleh masing-masing bahan yang berbeda. Melalui seluruh permukaan stratum korneum yang utuh yang merupakan 99. disoxicorticosteron dan hydrocortison acetat mudah diabsorpsi. tetapi beberapa penulis telah membuat pengamatan secara umum mengenai penetrasi bahan-bahan melalui kulit sebagai berikut. 41. Teori dasar absorpsi bahan melalui kulit Kulit adalah organ tubuh yang hidup berguna untuk : 1. Menyokong penampilan dan kepribadian seseorang. Absorpsi dan penetrasi dari bahan-bahan yang digunakan secara topikal dapat terjadi melalui 3 cara : 1. cleansing milk. semua pihak yang tersangkut di dalamnya perlu mempunyai pengetahuan dasar tentang kulit dan kosmetika. tingkat penetrasi dari bahan-bahan melalui kulit yang utuh tergantung pada : 1. ras dan lain-lain. 2. 2. deodoran. menebal. DASAR-DASAR PENGGUNAAN KOSMETIKA PADA KULIT Kulit merupakan sasaran utama yang menerima berbagai efek. Kulit terdiri dari epidermis (kulit ari). Melindungi organ-organ dalam tubuh terhadap pengaruh luar seperti sinar matahari. esterifikasi (esterifcation) b. skin freshener dan lain-lain).7% dari permukaan kulit (transepidermal resorption). daya larut bahan-bahan dalam lemak. Penipis (thinning) : bubuk peeling dan lain-lain. 1. Bahanbahan yang larut air mempunyai kemampuan berdifusi lebih kecil dibandingkan bahan-bahan yang larut lemak. tetapi cortison acetat sangat sukar untuk diabsorpsi. Vitamin-vitamin yang larut lemak. belum diketahui dengan pasti. Kosmetika rias (decorated cosmetic) : kosmetika yang dipakai untuk make up seperti : pemerah pipi. a. 4. foundation cream. seperti stratum korneum yang rusak.air (face tonic. after shave dan lain-lain. Kosmetika wangi-wangian : parfum. pembersih dengan bahan dasar minyak (cleansing cream. daya larut dalam bahan dasar c. trauma mekanis. d. testosteron. 4. Difusi melalui lapisan epidermis berlangsung secara lambat dan pasif. Pelindung (protecting) : sunscreen. 2. Faktor-faktor dalarn kulit dan di luar kulit yang dapat mempengaruhi absorpsi bahan-bahan melalui kulit telah banyak diselidiki. 6. dan lain-lain). susunan dan sifat kimia fisika dari bahan dasar. Cara aplikasi pada kulit. haik positif maupun negatif pada penggunaan kosmetika. pemakaian secara oklusi akan meningkatkan daya penetrasi. tetapi bahan-bahan yang sangat hydrophobic seperti minyak mineral tidak dapat menembus barrier kulit. c. temperatur. tetapi garamgaramnya yang larut dalam air dan tidak larut dalam lemak sama sekali tidak diabsorpsi. 3. konsentrasi dari bahan aktif b. yaitu vitamin A. Memelihara keseimbangan cairn tubuh dan mempertahankan suhu tubuh. Melalui folikel rambut yang merupakan 0. campuran dari bahan-bahan yang tidak sesuai. cologne. kestabilannya (stability) 2. b. termasuk uap air. 2. akan mempengaruhi daya penetrasi. Bahan baru akan bermanfaat bagi kulit apabila dapat mencapai bagian terdalam kulit yaitu stratum basale. kepentingan estetik. lapisan epidermis lebih impermeabel daripada dermis . di daerah fleksor. Phenol dan alkaloid bebas dapat diabsorpsi. 2.2% dari permukaan kulit (transfollicular resorption). yaitu : 1. daya larut dalam lemak d. 1976). lemak hewan lebih mudah diabsorpsi daripada lemak tumbuh-tumbuhan. 4. Menurut YANET MARKS (1976) terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi absorpsi dan penetrasi bahan-bahan melalui kulit.

Bahan-bahan aktif yang biasanya ditambahkan ke dalam preparat kosmetika antara lain vitamin. tidak mudah teroksidasi. • Efek dari bahan aktif Pemakaian preparat topikal yang mengandung bahan aktif akan bermanfaat bila : 1. Lemak kulit ini berfungsi untuk : 1. 7. ALKOHOL Pemakaian bahan-bahan aktif dalam pelarut organik seperti alkohol. dapat melunakkan stratum corneum dan membesihkan kotoran yang dapat larut di dalamnya. dan setelah absorpsi bagaimana fungsinya di dalam tubuh. tetapi terutama oleh bahan dasarnya (JELLINEK. potasiumcuanate dan garam-garam yang larut. d. mengurangi tegangan permukaan kulit sehingga daya pembasahan oleh air lebih baik. selain itu dipakai pula air. lemak hewan dan tumbuh-tumbuhan. Sehingga air bukanlah bahan dasar yang baik untuk mengantarkan bahan aktif ke dalam lapisan kulit. aseton. sehingga mencegah kekeringan pada kulit. surfactant (sabun. alkohol 20 — 40% (skin freshener. ada khasiatnya pada kulit. belum dapat dijelaskan dengan pasti. c. karena air mudah berhubungan dengan semua bagian tubuh. b. hormon.an lainnya lebih mudah mengadakan transfollicular resorption. protein. face tonic). 6. 3. 6 Cermin Dunia Kedokteran No. sel-sel epidermis dan sedikit oleh kelenjar keringat. Merupakan proteksi kimiawi terhadap mikro-organisme dari luar. perlu ditambahkan bahan dasar lainnya. Tetapi air tidak punya daya membasahkan kulit yang sempurna (wetting effect). 4. 3. Bi 3+ . yaitu sebagai pelumas (lubrikan) dari lapisan tanduk. chloroform dan lain-lain tidak dianjurkan karena efek iritasinya pada kulit. Membentuk lapisan lemak tipis permukaan kulit (surface lipid film) yang dapat merupakan lapisan pelindung terhadap penguapan air. tetapi air dan bahan-bahan yang larut air lebih sulit mengadakan penetrasidaripada lemak dan bahan-bahan larut lemak. 2. memperbaiki daya larut kotoran berlemak. Meskipun lemak dapat diabsorpsi oleh kulit. dapat meninggikan permeabilitas kulit terhadap air. karena adanya pendapat yang berbeda antara para penulis. mudah diabsorpsi oleh kulit. tetapi sejauh mana absorpsi dapat terjadi. e. pemberian secara oral tidak mungkin dilakukan atau efeknya merugikan. Bahan-bahan aromatik parfum seperti oil of thyme. lecithin dan lainlain yang mempunyai efek tertentu pada kulit. Efek Kosmetika Preparat kosmetika 95% terdiri dari bahan dasar dan hanya 5% bahan aktif. bahkan kadang-kadang tidak mengandung bahan-bahan aktif. sehingga berguna untuk menjaga dan memeliharakan elastisitas kulit yang menyebabkan kulit menjadi lembut dan halus. Air sebagai bahan dasar banyak dipakai pada preparat pembersih. Tingkat penetrasi bahan-bahan yang larut air tergantung pada jumlah (water content) dari stratum corneum. jodium boric acid. semua zat-zat padat. 8. alkohol dan lain-lain. mempunyai sifat pembasah (wetting effect) terhadap keratin. 2+ lemak dari Hg 2+ . lemak dapat membentuk lapisan tipis di permukaan kulit yang berfungsi sebagai lapisan pelindung (protective film) untuk menghalangi penguapan air. Mempertahankan kondisi kulit (skin conditioner). komposisi lemak yang terdapat pada tubuh/ kulit berbeda dengan lemak yang terdapat di alam (lemak pada kosmetika). Bahan-bahan anorganik seperti sulfur. Menurut LEITZ. . Ikut membantu pembentukan keratin mikrofibril pada stratum korneum yang punya peranan dalam proses absorpsi dan penetrasi. Jadi tidak mungkin secara fisiologis/biologis lemak disuplai dari luar ke dalam kulit untuk menggantikan fungsi metabolisme dari lemak kulit. • Efek dari bahan dasar 4. Pb dan Cu e+ semua dapat melakukan penetrasi dengan baik. ekstrak binatang dan tumbuh-tumbuhan. bersifat sebagai astringen dan desinfektan. Pemakaian alkohol 20 — 40% pada preparat pembersih bertujuan untuk mendapatkan efeknya yaitu : 1. AIR Dari golongan kosmetika ternyata bahan dasar yang terbanyak dipakai adalah lemak/minyak. gula. 2.1986 Air dapat diabsorpsi oleh kulit. 2. mengandung sejumlah bahan aktif seperti vitamin. beberapa bentuk lemak seperti : lemak hewan. seperti minyak (cleansing cream). detergen lainnya). Jadi sifat dan efek dari preparat kosmetika tidaklah ditentukan oleh bahan aktifnya. dan juga bakteri dan sebagian besar kotoran tidak dapat larut dalam air. LEMAK Pemakaian lemak pada preparat kosmetika disenangi karena lemak mempunyai keuntungan-keuntungan sebagai bahan dasar dan punya efek tertentu pada kulit yaitu : a. sehingga dapat melembutkan atau melemaskan permukaan kulit. ether. lemak turnbuh-tumbuhan dan malam. 1975). 4. Untuk mendapatkan efek pembersih yang sempurna ke dalam bahan dasar air. dapat melarutkan kotoran-kotoran yang larut lemak seperti sisa-sisa make up. eucalyptus oil. juga protein yang bermolekul besar tidak diabsorpsi oleh kulit. Lemak kulit (skin surface lipid) diproduksi oleh kelenjarkelenjar sebum. Semua garam-garam yang larut dalam air. linalyl geranyl acetate dan lain-lain juga diabsorpsi dengan cepat. hormon. sehingga merupakan bahan dasar yang baik pada preparat pembersih. sehingga dapat mencegah kekeringan kulit. enzim. 3. bahan tersebut dapat diabsorpsi oleh kulit sekurang-kurangnya sebagian dari padanya. sehingga adalah merupakan bahan dasar yang baik untuk mengantarkan bahan-bahan aktif ke dalam kulit. 41. mercury. Jadi jelaslah bahwa kegunaan lemak dalam preparat kosmetika hanya diharapkan untuk membentuk lapisan pelin dung pada permukaan kulit dan memberi kesan berlemak pada kulit.

000 i. 2. Defisiensi vitamin B kompleks dapat menimbulkan berbagai kelainan kulit dan rambut. pada preparat yang mudah teroksidasi. meskipun vitamin ini larut dalam air dan stabil terhadap oksidasi. seperti preparat yang mengandung vitamin A. karena itu penggunaan sebagai preparat topikal dalam kosmetika tidak dianjurkan. Pemakaian topikal dari hormon ini tidak dianjurkan karena : a. c./ounce. bahan pengental pada preparat-preparat masker (misalnya gelatin).tumbuhan dan binatang yang sering ditambahkan ke dalam preparat kosmetika antara lain. 2. Jadi efek hormon ini hanyalah bersifat sementara. membentuk lapisan film pada protecting cream tertentu. Hormon . royal jelly. dan dilindungi dari cahaya matahari. menyebabkan turgor kulit bertambah. Dalam preparat kosmetika vitamin E dipakai sebagai bahan pelengkap yaitu sebagai antioksidan. Kesulitan penggunaan vitamin A pada kosmetika adalah karena mudah teroksidasi sehingga harus diberikan dalam bentuk ester alkohol yang lebih stabil. PROTEIN Pemakaian protein. Efek maksimum pada kulit akan terlihat sesudah hari ke 30 sampai ke 50 setelah pemakaian topikal. Belum diketahui dengan pasti bentuk dan jumlah bahan-bahan aktif yang terdapat di dalamnya dan masih perlu penelitian lebih jauh mengenai efeknya yang pasti pada kulit. Pemakaian protein dalam preparat kosmetika bukan sebagai bahan aktif. Keseluruhannya memberikan gambaran luar kulit menjadi segar dan lebih muda. Vitamin D Tidak ada indikasi untuk pemakaian vitamin D secara topikal dan tidak ada kelainan kulit yang spesifik karena defisiensi vitamin D. cystine. yaitu melicinkan. meningkatkan sirkulasi darah pada kulit. karena sangat tidak menguntungkan bila dibandingkan pemberian per oral dalam makanan dan juga belum ada data-data yang jelas tentang pemakaiannya dalam preparat kosmetika. Beberapa bentuk ekstrak tumbuh . 41. b. Vitamin E (d-tocopherol) Vitamin E antara lain berguna untuk regenerasi sel-sel epitel kulit (peremajaan kulit). larut dalam lemak dan mudah diabsorpsi oleh kulit. Beberapa bentuk vitamin B kompleks yang pernah dianjurkan untuk dipakai yaitu : panthathenic acid. efeknya pada kulit hanya bersifat sementara. Molekul-molekul protein yang besar tidak diabsorpsi oleh kulit. meskipun mempunyai efek menarnbah daya kerja dari bahan-bahan aktif tertentu. ginseng dan lain-lain. meningkatkan pembentukan serat-serat elastin sehingga elastisitas kulit bertambah. 4. sehingga penambahan vitamin B kompleks pada preparat kosmetika tidak dianjurkan. tetapi antara lain digunakan sebagai : 1. Efek hormon estrogen pada kulit yaitu : 1. menyebabkan proliferasi sel-sel epidermis sehingga epidermis jadi menebal.u. Laporan tentang absorpsi dari vitamin -vitamin ini oleh kulit sangat sedikit.VITAMIN Vitamin A 1 Vitamin A pada kulit antara lain berguna untuk mempertahankan pertumbuhan normal dari sel epitel yaitu sebagai anti keratinisasi. efek pada kulit dengan pemberian per oral lebih menguntungkan. Efek kosmetika yang dihasilkannya adalah merupakan efek gabungan dari bahan-bahan aktif yang ada di dalamnya. yang biasanya aktif bila ada coenzym. ENZIM Umumnya terdiri dari protein. 3. yang digunakan dalam preparat . Vitamin C (ascorbic acid) Vitamin C berfungsi pada pembentukan kolagen dan proses pigmentasi. penyakit . seperti yang terdapat pada ekstrak plasenta. Vitamin B kompleks. pyridoxintripalmitate. misalnya casein. sehingga didapat gambaran wajah yang lebih muda. HORMON 2.preparat rambut. tidak ada efeknya pada kulit yang fungsi hormon dan epidermis masih baik (usia muda) hanya berkhasiat pada kulit dengan gejala atrofi senilis (usia lanjut). peptida dan asam-asam amino dalam preparat kosmetika telah pernah dilaporkan. Dalam dermatologi derivat vitamin A1 yaitu vitamin A acid (tretinoin) dipakai sebagai anti keratinisasi pada penderita akne. Asam amino dapat diabsorpsi oleh kulit dan beberapa di antaranya punya fungsi khusus dalam jaringan epidermis misalnya cysteine. Belum ada data-data mengenai efek dari pemakaian vitamin E secara topikal. Tetapi pemakaian vitamin C dalam preparat kosmetika tidak dianjurkan karena sangat mudah teroksidasi. ekstrak plasenta. (misalnya casein). 1986 7 . meningkatkan water holding sehingga cell content epidermis bertambah. tyrosin. pepton. Tidak ada indikasi untuk pemakaian secara topikal.hormon yang biasa ditarnbahkan dalam preparat kosmetika adalah hormon -hormon seks terutama estrogen. dan kulit akan kernbali ke keadaan semula. Ingredients complex adalah sekelompok bahan-bahan aktif alarniah yang berasal dari binatang dan tumbuh -tumbuhan. berakhir setelah pengobatan dihentikan. lactic protein dan lain-lain. punya efek lokal yang baik. Cermin Dunia Kedokteran No. Pemakaian vitamin A secara topikal dibenarkan karena : 1. efek topikal pada kulit didapatkan bila dosis lebih dari 15. 5. menghilangkan kerutan-kerutan. KOMPLEKS BAHAN-BAHAN AKTIF (COMPLEXES OF ACTIVE INGREDIENTS) Tujuan penambahan hormon dalam preparat kosmetika umumnya untuk memperlambat proses ketuaan. vitamin C dapat diabsorpsi oleh kulit.penyakit hiperkeratosis dan penyakit difisiensi vitamin A lainnya. dan mencegah kekeringan pada kulit. dosis ini terlalu tinggi untuk preparat kosmetika yang dipakai bebas dalam jangka waktu lama. nicotinic acid. melunakkan kulit.

anti akne dan lain-lain. Kurangnya atau hilangnya lapisan air di kulit berkurang. foundation cream. cleansing lotion. tetapi bila terus-menerus dipakai dapat menimbulkan miliaria terutama di daerah tropis. Perawatan kulit pada remaja dan dewasa muda Kulit berminyak Pada kulit jenis ini aktivitas kelenjar sebasea berlebihan dengan produksi lemak kulit secara berlebihan. preparat yang mengandung phenol. Tetapi dapat pula terjadi akibat penggunaan sabun yang berlebihan. capsicin. pembersih kimiawi. Perawatan pada kulit normal tidak membutuhkan hal yang khusus. di samping sebagai pembersih. 1986 kat. seperti sabun. mengingat sifat kulit yang mudah teriritasi.BAHAN AKTIF DALAM KOSMETIKA MEDIKATED Bahan-bahan aktif yang biasanya ditambahkan ke dalam kosmetika medikated antara lain adalah : a. bithional. Lapisan epidermis terutama stratum comeum dan lapisan dermis lebih tipis. tidak mengandung parfum yang berat. tribromo solicyl anilida (TBS). mercury yodida. sehingga kulit cukup elastis. asam borat. Pada penggunaan pembersih. keseimbangan fungsionil terpelihara baik. hindari penggunaan sabun medikated yang mengandung bahan-bahan aktif tertentu seperti hexachlorophen. Kurangnya produksi sebum dan kurangnya lapisan lemak kulit. Kulit lebih edema karena banyak mengandung air dan natrium. b. Prinsip perawatan pada kulit kering harus mempertahankan lemak kulit yang ada. Diferensiasi apendik kulit belum sempurna.4 — 6. pengaruh hormonal dan juga pada dermatosis yang kronis atau gangguan keratinisasi. resorcinol. pilih sabun yang lunak dan sedikit mengandung alkali. tebalnya ± 1 mm. Dianjurkan memakai pelembab atau bahan emolien lainnya untuk melindungi evaporasi air dari kulit. 41. Lapisan lemak kulit bertambah. Dianjurkan pakai pembersih dengan bahan dasar minyak. faktor lingkungan yang selalu panas dan lembab yang mempergiat aktivitas kelenjar lemak. Kulit kering Kekeringan kulit dapat terjadi pada orang tertentu yang secara genetik mempunyai kecenderungan kulit kering. Digunakan pada preparat-preparat rambut. kelenjar sebasea tidak aktif sampai masa remaja sehingga produksi sebum sangat berkurang. faktor heriditer dan lain-lain. Hindari penggunaan bedak yang mengandung antiseptik seperti perubalsem. pH kulit lebih ke arah asam. Jenis kulit pada remaja kebanyakan jenis kulit berminyak. dan produksi keringat meningkat. kulit menjadi kering. hal ini disebabkan beberapa faktor antara lain faktor hormon. pyrogallol. kulit muka dan rambut jadi berminyak. tegang dan berwarna cerah. mudah kotor dan berjerawat. Kulit pada remaja dan dewasa muda Pada usia remaja aktivitas pembentukan hormon mening8 Cermin Dunia Kedokteran No. tetapi di daerah beriklim dingin diperlukan penggunaan pelembab untuk mencegah kekeringan kulit. sering timbul akne 4 — 7 hari sebelum menstruasi. e. Biasanya dipakai pada preparat rambut sebagai keratolitik desinfektan dan stimulan. Kulit kepala dan rambut mengkilat. Pemakaian minyak bayi merupakan emolien yang efektif. kondisi kulit juga terpengaruh oleh siklus menstrual. Diet yang banyak lemak juga mempengaruhi keadaan lemak kulit. .5. Q napthol dan berbagai bentuk phenol lainnya. benzolkonium chlorida dan lain-lain. kelenjar sebasea menjadi besar dan aktif. tidak menimbulkan kelebihan lemak kulit yang menyumbat pori-pori. 2. karena hal-hal tersebut di atas kulit bayi dan anak lebih mudah mengalami iritasi oleh bahan-bahan kimia yang ditempelkan pada kulit dan mudah mendapat infeksi. preparat yang mengandung mercury yodida. cleansing milk dan lainlain. c. Digunakan pada preparat anti ketombe. seperti pelembab. KULIT PADA BERBAGAI TINGKAT UMUR DAN PERAWATAN DENGAN KOSMETIKA Kulit pada bayi dan anak-anak Kulit bayi dan anak-anak relatif tipis. lapisan lemak subkutan relatif lebih sedikit. tidak merupakan masalah di daerah tropis. Kulit normal Kulit normal adalah kulit dalam kondisi yang sehat. Bahan-bahan ini bersifat iritrasi dan punya efek meningkatkan sirkulasi dan metabolisme pada kulit untuk merangsang pertumbuhan rambut. dianjurkan untuk menggunakan pembersih beberapa kali sehari dengan air hangat dan pembersih dengan bahan dasar air. Digunakan sebagai zat anti bakteri pada sabun-sabun medicated. tribromo salicyl anilida dan lain-lain. papila dermis lebih mendatar. bervariasi rata-rata antara 3. dan lain-lain. preparat yang mengandung cantharidin. tampak mengkilat. Bahan ini mempunyai efek sebagai oksidator dan reduktor dan juga sebagai keratolitik. perlu dilakukan penipisan dengan serbuk penggosok (peeling) untuk menghilangkan lapisan kotoran berlemak bersama sel-sel kulit yang mati atau yang terlepas dari permukaan. dapat pula berfungsi sebagai pelumas. Terdapat pula preparat deodoran. 3. Kulit muka lebih berminyak. Perawatan kulit pada bayi dan anak Pemeliharaan kulit pada bayi dan anak dengan menggunakan kosmetika perlu berhati-hati. hindari pemakaian kosmetika berlemak misalnya pemakaian berbagai jenis krem. d. menjaga kelembaban kulit dengan sedikit mungkin menggunakan bahan-bahan iritan. preparat yang mengandung sulfur. terdapat pula jenis kulit normal dan kulit kering. keseimbangan kadar air terpelihara baik. Sekresi kelenjar lemak cukup. formic acid. benzolkonium chloride dan lain-lain yang bersifat anti bakteri. berlemak dan cepat berbau. preparat yang mengandung hexachlorophen. pomade dan lain-lain. Perawatan dan pembersihan jenis kulit seperti ini adalah : 1. kelenjar apokrin mengadakan sekresi di tempat tertentu. pelindung dan lain-lain. Warna kulit lebih merah karena kurangnya keratohialin. Dengan kondisi kulit seperti di atas pada remaja sangat diutamakan pemeliharaan kebersihan kulit. selenium dan lain-lain. karena kulit jenis ini menghasilkan lebih dari cukup minyak alamiah yang dapat berfungsi sebagai pelembab.

gangguan sirkulasi yang menurun. 41. 1976. In : Avery's. Dirjen POM Depkes RI. Pharmacokinetics 1974.Kulit pada usia lanjut Bertambahnya usia dan terjadinya proses menua. 4. Rapat Konsultasi Keamanan Kosmetika. Adolescent Dermatology. Scheuplein RY. 20. KEPUSTAKAAN 1. Little Brown and Co. London. Rigelman S. Formulation and function of cosmetics 2nd ed. aman. dan menghindari faktor-faktor yang menambah kekeringan kulit seperti pakai bahan pembersih yang mengandung alkohol. In : Soap. I Invest Dermatol. kulit lebih mudah mengalami dehidrasi. Toronto. Perawatan kulit dengan kosmetika pada usia lanjut ditujukan terutama untuk mengatasi kekeringan. vol IV 2nd ed. Principles of Cosmetics for dermatologist. Groot AC and Liam Dli. 1979. vol XLIII 2nd ed. Nater YP. Orlando Flourd : Continental Press. 16 873 — 83. 8. Goodman H. Dir Jen POM Dep Kes RI Jakarta 1979. Seminar Penggunaan Produk Kosmetika Dalam Negeri. 3. kulit mudah mengalami luka. di bidang Dermatologi pada khususnya. Practical Pediatric Dermatology. London : Reinhold Book Co. Perlu ditingkatkan pengetahuan tentang kulit dan kosmetika untuk dapat memilih jenis/bentuk kosmetika yang sesuai. dan terhindar dari bahan-bahan yang merusak kulit. Cosmetic and the supply of fats to the skin. kulit pun mengalami perubahan secara bertahap. New York. Perfumery and Cosmetic. Tranggono RIS. 1986 9 . Weis FW and Lubowe II. Esterly NB and Loeffel ED. Perkembangan dunia kosmetika. New York. New York. sehingga kulit jadi tipis. 16. Clinic 1 pharmacological consideration of general prin- ciples of treatment. mengurangi keriput dan kelainan-kelainan kulit lainnya. New York. Drug Treatment. Cosmetics science and technology. Percutaneus absorption after twenty five years old ("Old wine in new wines skin"). London. 3. 1978. 1936. 2nd ed. I Invest Dermatol. Amsterdam. mengakibatkan atrofi kulit dan apendiknya. Frost P and Horwitz SN. Sydney. Physical function of skin. Weston WL. 9. sabun dan detergen lainnya. 1982. Solomon LM. London. 1975. Jakarta 1985. Pengaruh hormon yang berkurang. Mechanism of Percutaneus Absorption. 1970. Rapat Konsultasi Peningkatan Keamanan Kosmetika. 1975. 5. Amsterdam. Yellinex YS. Cermin Dunia Kedokteran No. 2nd ed. 2. kering dan keriput. 1974. Balsam MS and Sagarin E. New York. 1983. London : Mc Graw Hil Book Co. 67 31 -9. Tranggono RIS. juga terjadi pengurangan jumlah melanosit yang aktif dan berkurangnya kemampuan thanning. Sydney : John Wiley & Sous lnterscience Publishers. sering terasa gatal. Leitz G. Marks Y. St Louis. 62 : 353 — 60. Faust RE. Kadar air menjadi sedikit. Karnen B. lemak kulit berkurang. 2nd ed. Vaskularisasi yang berkurang dan lapisan lemak yang menipis menyebabkan pengaturan suhu terganggu. Philadelphia. 1979. Unwanted effects of cosmetics and drugs used in dermatology. Toronto : WB Saunders Co. 15. 14. London : The CV Mosby Co. London. Princeton Excerpta Medica. Oxford. Masalah kulit estetik dan meningkatnya penggunaan kosmetika telah membawa perkembangan baru dalam ilmu kedokteran pada umumnya. Scheuplein RY and Roos LW. New York : Academic Press. 10. 11. begitu pula aktivitas pengeluaran keringat berkurang. Toronto : Wiley Interscience. 1. London : Wiley Interscience. Toronto : Wiley Inter science. Mengatasi kekeringan kulit pada usia lanjut sama seperti perawatan kulit kering pada umumnya yaitu dengan menggunakan emolien. 3. 19. kaku dan kurang lentur dan jumlahnya menurun. Cosmetic and the skin. Produksi kelenjar sebasea menurun. Cosmetics science and technology vol. 1969. 1972. 13. The Chemistry and Manufacture of Cosmetics. Perawatan kuratif secara medis lebih banyak diperlukan untuk mengatasi rasa gatal. 7. memakai pelembab. Pharmacokinetic factors affecting epidermal penetration and percutaneus absorption. Sydney. 1966. United States of America. kolagen menjadi kurang larut. 17. Sagarin E. Jakarta 1979. 18. Penggunaan bahan-bahan kimia atau kosmetika secara topikal pada kulit perlu mempertimbangkan kondisi kulit sesuai dengan usia dan lingkungan pemakai. 12. Dermal protein berubah jadi amorf. 2. Tregear RT. trauma yang ringan dapat menimbulkan kelainan kulit dan lain-lain. 6. RANGKUMAN 1. 1968. Balsam MS and Sagarin E. Reaksi Kulit Terhadap Kosmetika. Cosmetics science and technology vol. 1974. Kosmetika dalam dermatolog. New York. Cosmetic Dermatology.

anti ketombe. JA YA. Santoso Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia PENDAHULUAN Manusia telah diciptakan Tuhan Yang Maha Esa sebagai mahluk yang paling sempurna dan paling cantik.D. Penyelenggara P. kadang. Perbedaan yang terlihat antara manusia dan mahluk yang lain adalah umumnya pada manusia usaha meningkatkan pada jenis wanita sedangkan pada mahluk atau hewan lainnya banyak dilakukan oleh. anti acne. Terdapat beberapa cara yang kita kenal untuk meningkatkan kecantikan ini. Pada kesempatan kali ini terutama dibicarakan mengenai aspek farmakologi preparat atau obat dermatologik. Secara naluri mahluk -mahluk lain berusaha mempertahankan dan meningkatkan kecantikan mereka untuk menimbulkan dan meningkatkan daya tarik terhadap lawan jenisnya.I. rambut. dan sebagainya. apakah cara dan zat ini benar-benar bermanfaat dan aman bagi tubuh kita.41. jamu singset. untuk pergaulan atau karena alasan "emansipasi" belaka. V. maka konsentrasi zat atau dosisnya. antibiotik. obat penambah gairah seks (hormonal). antiinflamasi.A. manusia yang sudah cantik berkehendak supaya *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. seperti misalnya penggunaan obat-obat pelangsing tubuh (anorexiant). Sedangkan mereka yang merasa kurang cantik berusaha untuk meningkatkannya. sedangkan pada obat-obat OTC (Over the Counter drugs) sebagian besar tidak dicantumkan. Manusia dengan akal kepandaiannya yang merupakan kelebihan mereka dibandingkan mahluk ciptaan Tuhan yang lain sejak dulu kala telah berusaha bagaimana mereka dapat mempertahankan dan meningkatkan kecantikan mereka untuk dapat lebih memikat pasangannya. Kita telah mengenal banyak preparat (formulasi) farmakologik dijual secara bebas (preparat OTC) dan dapat diperoleh tanpa resep dokter. Senyawa atau obat dermatologik dikatagorikan menjadi (1) vehikulum. JENIS OBAT YANG MEMPENGARUHI KECANTIKAN Dari upaya untuk meningkatkan kecantikan yang disebutkan di atas ternyata sebagian besar merupakan senyawa obatobat yang mempengaruhi kulit dan digunakan secara topikal. Vehikulum Kriteria yang akan dipertimbangkan mencakup apakah vehi- 10 Cermin Dunia Kedokteran No. Selain penggunaan obat-obat atau senyawa secara topikal. antara lain untuk membersihkan dan mempercantik kulit.1986 . Terlepas dari apa atau cara mana yang dipergunakan. vehikulum dan ukuran pengemasnya dicantumkan. membersihkan dan mengobati kulit yang terganggu dengan menggunakan antiseptik. jenis jantan. Pada preparat yang diperoleh dengan resep dokter (preparat prescription = ethical drug). (2) zat-zat yang digunakan secara profilaksis dan untuk maksud pengobatan. Dalam makalah ini akan ditinjau aspek farmakologi beberapa zat atau obat yang mempengaruhi kecantikan manusia. kecantikan mereka tidak pudar atau tetap bertahan. mengurangi keringat yang berlebihan. Usaha peningkatan kecantikan ini dilakukan dengan berbagai cara dari yang tradisional (alami) sampai penggunaan zat-zat kimia secara modern sesuai dengan kemajuan teknologi. BEBERAPA UPAYA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KECANTIKAN Dalam upayanya untuk memelihara dan meningkatkan kecantikan. sebagaimana kita saksikan pada masa sekarang banyak pula pria yang berusaha untuk meningkatkan kecantikannya atau ketampanannya dengan alasan karena profesinya. mengurangi bau badan. kuku. Sardjono O. Tentu saja ada beberapa kekecualian.Aspek Farmakologi Beberapa Obat Yang Mempengaruhi Kecantikan Dr. kortikosteroid. menghilangkan pigmentasi dan sebagainya.kadang digunakan pula obat atau zat secara sistemik.

Walaupun bentonit (hydrated aluminium silicate) tidak larut dalam air.kadang menyebabkan dermatitis kontak dan lauril sulfat menyebabkan iritasi. kastor. lotion "baths". tergantung dari konsentrasinya maka alkohol dapat bersifat antiseptik atau astringen. Titanium oksida adalah zat yang opak dan merupakan ingredien lotion atau pasta yang digunakan sebagai sun screen. kloasma gravidarum dan sebagainya. Gliseril monostearat. heksakloroform. Puder mempunyai sifat meningkatkan evaporasi (penguapan). — puder — minyak — dasar salep (ointment bases) — zat pembantu farmasetik sering terdapat sebagai aditif Liquid (cairan) mempunyai sifat-sifat yang diinginkan yang menambahkan kegunaannya sebagai vehikulum. bentonit. krem dan salep yang mengandung ingredien berminyak dan air. dan salep paling cocok untuk mencegah maserasi kulit. Banyak surface agents meningkatkan permeabilitas stratum corneum tidak saja terhadap medikamen tetapi juga terhadap zat-zat yang toksik sehingga secara tidak langsung menyebabkan iritasi. Seng oksida dicampur dengan sedikit fern oksida mempunyai warna merah muda (pink). krem. Di dalam preparat -preparat untuk maksud profilaksis dan pengobatan selain bahan vehikulum ditambahkan pula zat-zat lain yang berkhasiat (mempunyai efek farmakologik) seperti. stabilitas penyimpanannya dan kapasitas emulsifikasi. Additif lain yang banyak dipakai termasuk etilendiamin dan setilpalmitat dan ester lain yang berkaitan yang memperbaiki konsistensi dan penampakan krem. perbedaannya terletak pada baunya. Minyak adalah lemak cair atau semisolid yang berasal dari mineral. namun perlu ditambahkan suatu stabilizer seperti tokoferol atau butilhidroksil toluen (Farmakope Amerika Serikat mensyaratkan dituliskannya stabilizer dalam label). yang memperbaiki dispersi seng oksida dan belerang dalam campuran minyak dalam air. Zat-zat (obat-obat) yang digunakan secara profilaksis dan untuk maksud pengobatan Dalam upaya meningkatkan kecantikan. polisorbat 80) dan sodium lauril sulfat digunakan sebagai zat pendispersi dalam lotion. dan kecocokannya untuk dipergunakan di daerah kulit yang diinginkan. 1986 11 . zaitun dan kacang. hidrokarbon petroleum. Zat ini bersifat higroskopik dan mempunyai efek melembutkan (softening action).kulum bersifat sebagai pengering atau pelumas. Campuran ini. walaupun demikian paraben kadang. Zat-zat bantu farmaseutik (Pharmaceutic acid additives) banyak dipakai dalam preparat topikal. yakni air. Pada kulit yang rusak (tidak intact) dapat menyebabkan iritasi subjektif (rasa terbakar dan tersengat) sehingga membatasi penggunaannya. Propilen glikol adalah suatu pelarut yang sangat baik dan telah menggantikan tempat gliserin sebagai vehikulum dalam formulasi obat topikal. dan lotion tubuh dan tangan. Paraben (metilparaben dan propilparaben). talk. Metilselulose dan gum tragacanth yang merupakan zat-zat inert dipakai sebagai suspending agents dalam salep atau pasta. dan silikon.pelarut organik. krem atau salep. krem-krem emulsified finishing tupe digunakan untuk tempattempat yang mempunyai sela-sela seperti jari umpamanya. bagaimana vehikulum menahan atau melepaskan atau membantu absorpsi zat aktif. minyak mineral tidak berbau tengik. Air bekerja sebagai suatu vehikulum dan hydrating agent pada kompres basah. oksikinolin sulfat. air akan meningkatkan atau menurunkan suhu kulit dan menimbulkan maserasi lapisan permukaan kulit sehingga memperbesar penetrasi zat aktif. Sebagian besar zat-zat ini tidak berbahaya pada konsentrasi rendah. Seperti minyak. jagung. misalnya lotions gel. Efek emolien minyak -minyak ini serupa. digunakan sebagai lotion kocok. Penggunaan topikal minyak relatif tidak menimbulkan efek samping. Seng oksida dan talk (terutama magnesium silikat hidrous): bersifat sebagai protektif dan menyerap sejumlah air bilamana digunakan dalam suatu pasta dalam petrolatum. selain menggunakan zat-zat Vehikulum ditambahkan pula zat-zat untuk mencegah dan mengobati keadaan yang mengurangi kecantikan seseorang misalnya mengurangi bau badan. Calamin. Zat ini memberikan rasa kering dan lebih bersifat sebagai absorben dibandingkan dengan talk. menghilangkan atau mengurangi hiperpigmentasi akibat kontrasepsi oral. Tidak seperti minyak tumbuhan (nabati). base (dasar) salep sering digunakan dalam berbagai krem dan salep. emolien atau antifoaming agent. Minyak yang berasal dari tumbuhan dan mineral banyak dipakai untuk pengobatan topikal. Alkohol merupakan pelarut dan digunakan untuk mendinginkan kulit. tumbuhan atau hewan. derivat polietilen glikol (polioksi 40 stearat. spray tepat untuk tempat . Puder ini ditaburkan di alas kulit atau merupakan komponen dalam lotion atas pasta. Asam stearat dan stearil alkohol. magnesium stearat. Minyak mineral merupakan suatu campuran hidrokarbon dengan berat molekul tinggi yang diperoleh dari petroleum. cairan (liquids). Dasar salep ini mencakup lemaklemak nabati dan hewan semisolid (setengah padat). Precipitated calsium carbonate merupakan puder halus berwarna putih yang tidak larut dalam alkohol dan air. titanium oksida. mengurangi keringat yang berlebihan. Berbagai contoh puder mencakup puder seng oksida. Gliserin merupakan suatu pelarut dan emolien dalam lotion. mengurangi friksi dan pruritus (gatal -gatal) dan menimbulkan rasa dingin (cooling sensation). mengobati acne vulgaris. dan pasta. Bilamana digunakan sebagai kompres panas atau dingin. dapat dicampur dengan air dan alkohol. parakloro-metasilenol dan kloributanol sering ditambahkan sebagai preservatif antimikroba. kalsium karbonat. tinggur hidro alkoholik atau pelarut . shampo. yang bekerja sebagai lubricant (pelumas). tepung jagung (corn starch). Cermin Dunia Kedokteran No. senyawa kuarterner ammonium organik. 41. Zat-zat pendispersi dan pengemulsi memberi stabilitas dan homogenitas bila mencampur cairan yang tidak dapat tercampurkan. zat ini bergabung dengan air menjadi gel. Konstituen utama vehikulum mencakup — liquid (cairan. Minyak tumbuhan yang lazim dicampur dalam krem dan lotion adalah minyak -minyak biji kapas. Minyak ini dapat digunakan tunggal atau merupakan ingredien dalam lotion. krem dan beberapa salep. seng stearat. kosmetika. Talk dapat menyebabkan reaksi granulomatous hebat bila dikenakan kepada luka-luka.tempat yang berambut.

Bau busuk ini bervariasi dari satu orang ke orang lain yang satu tidak terlalu bau sedangkan yang lain sangat berbau busuk. EFEK SAMPING OBAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KECANTIKAN Semua zat kimia atau obat yang dapat menimbulkan efek samping betapapun kecilnya. Dalam pemilihan obat-obat deodoran persyaratan tersebut di atas harus dipertimbangkan dengan seksama. Sayang belum dilakukan uji pemantapan khasiat secara luas. obat ini mempunyai efek depigmentasi yang ireversibel. namun anda boleh mencobanya karena sebegitu jauh belum dilaporkan efek toksik akibat penggunaan kunyit dan beluntas. Dari keterangan tersebut di atas. 4) tidak toksik. inflamasi. sedangkan monobenzon hanya dapat dibeli dengan resep dokter. dan mengenai orang yang terdapat dalam upperlimit variasi normal dalam hal kecepatan tu rn-over selsel epidermal. Eldopaque). agitasi. mempunyai cara kerja dan efek samping yang serupa. Hidrokinon juga toksik terhadap melanosit. dan digunakan hanya untuk vitiligo yang luas. untuk maksud profilaksis atau terapi dalam kosmetik. hipopigmentasi. Penggunaan preparat hormon untuk maksud " awet muda" tidak dibenarkan atau tidak rasional karena penggunaan hormon hanya untuk penderita yang mengalami defisiensi hormon . Setiap hari 70 cc air dikeluarkan melalui transpirasi kulit. Kejadian sensitisasi akibat obat ini lebih besar dibandingkan dengan hidrokinon. Hidrokinon dengan konsentrasi yang kurang dari 5% telah disetujui oleh FDA sebagai ingredien yang aman dan efektif pada preparat yang dijual bebas untuk mengurangi kulit yang mengalami hiperpigmentasi pada daerah yang terbatas. walaupun tiap hari mandi dan membersihkan badan beberapa kali. bagi mereka yang menggemari obat tradisional. kinetik sebum. maka kita harus waspada terhadap timbulnya efek samping ini. Anti-dandruff (anti ketombe) Anti ketombe banyak digunakan baik oleh pria maupun wanita. Pengelolaan terapi monobenzon sering mengalami kesulitan dan perlu tindak lanjut yang hati-hati pada penderita. Deodoran (Obat penghilang bau busuk badan) Bau busuk badan adalah sesuatu yang khas alami dan dimiliki oleh setiap mahluk termasuk manusia. frecles. 12 Cermin Donis Kedokteran No. Ketombe dianggap bukan suatu fenomenon patologik. hiperpigmentasi. mulut dan vagina. karena keringat yang dikeluarkan akibat hawa panas mudah menjadi tengik dan mengeluarkan bau busuk. Air dari transpirasi menguap begitu keluar dari badan. Umumnya. Bila terjadi inflamasi obat ini tidak usah dihentikan namun perlu diberikan kortisol (hidrokortison) secara topikal untuk menghilangkan gejala-gejala ini. perubahan patologik atau hyperplasia epidermis. ruam kulit (skin rash). maka obat deodoran seyogyanya harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1) pembunuh kuman (antiseptik). Pengelupasan (scaling) yang paling jelas terjadi pada kulit kepala dan tidak disertai infeksi. 41. yang cepat menjadi tengik karena adanya kuman-kuman dan mengeluarkan hawa bau busuk yang tidak enak. Apakah yang dimaksudkan dengan efek samping obat? Efek samping obat adalah efek yang timbul akibat penggunaan obat atau zat pada dosis terapi atau penggunaan zat sebagaimana yang dianjurkan oleh pembuat zat kosmetika/obat. namun beberapa yang resisten terhadap preparat ini dapat diberikan preparat yang mengandung seng pirition atau selenium sulfid. lentignes dapat diobati atau dikurangi dengan pemberian hidrokinon (Eldoquin. Selain itu. setelah 6 jam mandi bau busuk akan timbul kembali. yakni untuk menghilangkan warna kulit normal yang tersisa. Penggunaan obat pelangsing amfetamin dapat menimbulkan ketergantungan 'obat dan psikosis biokimiawi. Efek samping yang disebabkan oleh zat-zat vehikulum antara lain dapat berupa iritasi kulit. pergerakan butir-butir melanin dan pertumbuhan melanosit juga terhambat. Obat pelangsing lain dapat menimbulkan gangguan-gangguan pada susunan saraf pusat seperti insomnia. Sejak dulu manusia berusaha untuk menghilangkan bau busuk badan ini. Efek samping yang terakhir biasanya diakibatkan oleh zat aktif (ingredien). vesikulasi kulit. Dermatitis kontak jauh lebih jarang terjadi dibandingkan dengan iritasi. Pengeluaran ini sama dengan ± 1⁄4 liter air yang keluar dari dalam tubuh. Perlu diperhatikan dalam menggunakan preparat-preparat ini kemungkinan terjadinya efek yang tak diinginkan akibat ingredien yang ditambahkan seperti iritasi. tremor. tidak dapat menghilangkan bau busuk ini. 1986 Hidrokinon bekerja dengan menghambat tyrosinase dalam melanosit. Misalnya ditambahkannya derivat sulfonamida pada terapi acne vulgaris pada suatu rangkaian perawatan kecantikan. Namun terjadi rasa tersengat dan terbakar pada waktu pemakaian dan timbul eritema sesudahnya serta terjadi inflamasi pada 5% dan 32% penderita yang menggunakan obat ini dengan konsentrasi 2% dan 5%. Karena dalam upaya meningkatkan kecantikan umumnya kita menggunakan zat kimia. Apakah sebenarnya ketombe itu? Ketombe timbul oleh karena terjadinya peningkatan kecepatan mat urasi dan proliferasi sel-sel epidermal. Preparat lain. Orang-orang yang tergolong pada golongan kedua. 3) tidak merangsang (iritatif). antibiotik dan antiseptik. sindroma Steven Johnson yakni adanya "skin rash" hebat disertai perdarahan pada mukosa hidung. beberapa orang memerlukan preparat medicated shampoo yang dijual bebas dan mengandung belerang dan asam salisilat biasanya memberikan hasil yang baik. Pernah pula dilaporkan adanya kasus yang mengalami degenerasi ganas (kanker kulit) akibat penggunaan suatu kosmetik. Obat ini biasanya memberikan efek yang reversibel. depresi saraf pusat dan mengantuk. dan meninggalkan sisa-sisa lemak di atas kulit. sehingga menghambat sintesis melanin. Sebegitu jauh tidak dilaporkan efek hebat yang tidak diingini akibat penggunaan obat ini. Obat untuk hiperpigmentasi Hiperpigmentasi yang terlokalisasi di muka akibat kontraseptif oral. alergi dan efek toksik bagi mereka yang sensitif terhadap salah satu ingredien.sulfa. Konon. Meskipun ketombe sering dapat diatasi dengan penggunaan shampoo biasa (2 — 3 x seminggu). kloasma gravidarum. monobenzone (Benoquine). pola aneh hipopigmentasi dapat terjadi jauh dari tempat yang mengalami hiperpigmentasi. Bedanya adalah. bau badan ini dapat dikurangi dengan makan lalaban daun beluntas (Pluchea indica) dan kunyit (Curcum dormestica). atau sebaliknya. 2) dapat mengurangi bau busuk. namun hasilnya belum memuaskan.

1986 13 . Inc. Proceeding Simposium Aspek Medis Obat Tradisional Indonesia (SAMOTI) Mei 1980. Musaro Muji. Editor : Goodman & Gilman 6th ed. Chen AS.tersebut atau mereka yang oleh nasihat dokter memerlukan dan mempunyai indikasi untuk mendapat terapi tersebut. Unit Akupuntur RSCM sudah ada sejak tahun 1963. Ke-tiga dokter tersebut adalah Dr. 4. JAKARTA Direktur RSCM memerikan selamat pada tiga Dokter Ahli Akupuntur baru Angkatan X. Dr Ratnawati Latief lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1975.p 1009 — 45. bahkan kini ilmu Akupuntur di bidang pengobatan medis sudah semakin maju. 3. DR Rukmono. Sebagai contoh misalnya. Swinyard EA and Pathak MA. Dermatologic Preparation. preparat enzym. penggunaan hormon anabolik yang terdapat dalam obat 4-serangkai (oradexon. perlu dicari titik temu ilmu kedokteran yang bersendikan negara Barat dengan Akupuntur yang bersendi negara Timur". di samping itu wanita-wanita ini dapat timbul kumisnya atau suaranya berubah seperti suara pria. 1980. Sardjono 0 Santoso & Hendra Utama. Prof Dr Asri Rasad. Efek Samping Obat Tradisional. 2. In : The Pharmacological Basic of Therapeutics. 4th ed. lulus Akupuntur tahun 1986. Dr Dharma Kumara Widya lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1975. Littleton. 30 April 1986. dianabol) untuk menggemukkan badan atau "memontokkan" badan. beberapa obat yang digunakan sebagai profilaksis dan pengobatan serta kemungkinan efek samping atau efek yang tak diingini akibat penggunaan obat untuk peningkatan kecantikan. Jakarta. Inc. demikian ucapan Direktur RS Cipto Mangunkusumo. Dari kiri: Dr Ratnawati Latief. American Medical Association Drug Evaluations. Dr Syartina Sofyan "Untuk kemajuan ilmu Akupuntur. New York : Macmillan Publishing Co. Vademacum Resep Obat-obat Kosmetik. periactin. dan hingga kini RSCM telah berhasil mendidik 44 orang ahli Akupuntur. 41. Penggunaan obat untuk Me-'rapet'-kan vagina secara topikal tidak dibenarkan karena banyak kasus yang mengalami vaginitis akibat obat atau alat-alat semacam ini. KEPUSTAKAAN 1. 1965. 1980. Prof. dan telah dikenal oleh masyarakat hingga saat ini. Surface Acting Drugs. Memang. pada pelantikan tiga dokter ahli Akupuntur pada tanggal 30 April 1986. dalam waktu kurang lebih 3 minggu mereka akan "montok" atau gemuk tetapi. kegemukan ini tidak wajar karena pada hakekatnya terjadi penimbunan air dalam tubuhnya. Obat atau obat tradisional semacam ini umumnya mengandung tanin dan tawas yang dapat menyerap air dari vagina dan bersifat sebagai astringen. PENUTUP Aspek farmakologi beberapa obat yang mempengaruhi kecan- tikan telah dikemukakan secara singkat terutama dalam hal sifat-sifat obat vehikulum. Ini menandakan. Dr Dharma Kumara Widya. Ketiga dokter yang baru dilantik ini merupakan angkatan ke X. lulus Akupuntur 1986. Hadir pula pada acara tersebut Bapak Dekan FK UI. PELANTIKAN TIGA DOKTER AHLI AKUPUNTUR RS CIPTO MANGUNKUSUMO. Massachusets : Publishing Sciences Group. masyarakat luas tidak meragukan cara pengobatan yang dahulu dikenal sebagai pengobatan tradisional. 5. Resep Pusaka Tradisional Madura. Jakarta : Pradnja Paramita. p951—63. Cermin Dunia Kedokteran No. Sjartina Sofyan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya tahun 1973 dan lulus ahli Akupuntur tahun 1985. dan para dokter ahli di bidang ilmu kedokteran lainnya. Jakarta : Pustaka Karya.

Berbeda dengan data di atas. tetapi bahan perontok rambut meski- 14 Cermin Dunia Kedokteran No. Kelainan kulit yang terjadi antara lain disebabkan cara pemakaian kosmetika yang salah atau berlebihan.Venereologi Indonesia PENDAHULUAN Meluasnya pemakaian kosmetika oleh masyarakat pada akhir-akhir ini telah menyebabkan meningkatnya insidensi penyakit atau kelainan kulit akibat pemakaian kosmetika. 4. Jen. Hair Conditioner Dari laporan beberapa negara di Eropa dan Amerika. dicantumkan bahwa kosmetika tidak termasuk golongan obat dan kosmetika tidak dimaksudkan untuk mempengaruhi faal tubuh manusia.M.87 Disarikan dari Dit. samping ada enam.A. 1986 . Pengaruh tersebut dapat berupa reaksi yang dikehendaki atau efek samping yang tidak dikehendaki. Derajat risiko (risk grading) memerlukan perhitungan risk index (jumlah unit kosmetika yang menyebabkan 1 efek samping). 2. 3.80 3. Jenis penyakit Dermatitis kontak Jumlah 69 86 76 8 239 % Keterangan alergika Akne vulgaris Hiperpigmentasi Lain-lain Jumlah 28. penggunaan bahan-bahan aktif dalam kosmetika yang tidak tepat. POM 1980 … Juli 1984. — Tidak semua penderita datang ke dokter. didapatkan bahwa rias mata meskipun mempunyai insidensi efek samping tinggi tetapi menduduki derajat risiko sedang.O. Kosmetika pemeliharaan kulit muka (pelembab dan pembersih).I.35 100% Risiko kostetika sebenarnya tidak berhubungan langsung dengan data insidensi efek samping.Efek Samping Kosmetika dan Penatalaksanaannya Dr Lily Soepardiman Perkumpulan Ahli Dermato. Ditinjau dari jenis kosmetika yang sering menyebabkan efek *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Diagnosa hasil monitoring efek samping kosmetika No. 1. Direktorat Jenderal P.D. Karena struktur dan fungsi kulit dipengaruhi lingkungan maka dapat terjadi pengaruh kosmetika pada kulit. INSIDENSI Diagnosis dan jumlah yang tepat dari kelainan kulit akibat kosmetika sulit diketahui karena faktor -faktor antara lain : — Kosmetika yang dipakai biasanya beberapa jenis dan komposisi dari produk kosmetika merupakan campuran beberapa macam bahan dan di antaranya ada yang bersifat sebagai perangsang lemah sehingga bila dipakai untuk uji coba kulit memberi hasil yang sulit diartikan. JAVA. ternyata kosmetika yang paling sering memberi efek samping adalah rias mata. 35. Deodoran antiperspiran 5. Rias wajah 6. V. karena penderita mengatasi sendiri dengan cara menghentikan pemakaian kosmetika tersebut. Departemen Kesehatan Republik Indonesia yang telah mengumpulkan angka efek samping kosmetika dari beberapa daerah di Indonesia didapat hasil sebagai berikut : Tabel 1. — Banyak pabrik atau produsen tidak mencantumkan bahanbahan yang ada dalam kosmetika yang diproduksinya. Penyelenggara P. kosmetika pemeliharaan kulit baru diikuti oleh cat dan pemucat rambut serta deodoran-antiperspiran. yaitu : 1. Dalam definisi.98 31. 41. 2. Kosmetika rambut (cat rambut dan pemucat rambut). Kosmetika rias mata 4. pengolahan kosmetika yang kurang baik. Data tentang insidensi efek samping kosmetika sangat herbeda-beda. 3. Dengan cara ini.

tetapi pada kenyataannya masih beredar di pasaran. Tes tempel Yang paling ideal adalah melakukan tes tempel dengan semua bahan unsurnya secara terpisah. Lokasi pemakaian.l umlah % Keterangan dung asam atau basa. bila bahan tersebut sudah menguap akan mempertinggi konsentrasi bahan aktif sehingga dapat menimbulkan efek samping. oleh karena itu tata rias mata diharapkan lebih banyak memberikan reaksi daripada kosmetika untuk daerah kulit lainnya. Tes eliminasi Tes ini dilakukan dengan cara menghentikan semua kosmetika yang dipakai. Kelainan pigmentasi Suatu bentuk kelainan pigmentasi pada kulit dikenal sebagai Pigmented cosmetic dermatitis. atau kombinasi keduanya. Meskipun kosmetika umumnya dipakai pada kulit. Kelainan yang terjadi tidak selalu pada lokasi aplikasi kosmetika. Reaksi foto sensitivitas pun insidensi efek sampingnya rendah. 3.44 100% Bedak Cat rambut Jumlah Reaksi ini pada umumnya berupa dermatitis eksematosa.6 1 Disarikan dari Ult. parfum. Kelainan dapat berupa eritem. Bahan yang dapat memberi kelainan kulit pada aplikasi pertama disebut iritan. butil stearat. Dapat bersifat foto toksik maupun foto alergik. dengan demikian maka pelembab. dasar bedak akan lebih banyak mengakibatkan efek samping dibandingkan dengan kosmetika yang sebentar menempel di kulit misalnya shampo. I1320/C/XI/1983. 2. petrolatum. kelainan ini sebenarnya merupakan akibat dermatitis kontak alergik atau foto alergik karena bahan pewangi atau zat warna yang terdapat dalam kosmetika. 4. muka atau kuku daripada karena rias mata sendiri. 3. pemeriksaan klinis dan dilakukan tes eliminasi atau tes tempel/ tes tempel sinar. rasa kurang nyaman misalnya rasa pusing atau rasa mual setelah memakai kosmetik tertentu sedang pada kulit tidak Reaksi ini terjadi oleh karena aplikasi kosmetika yang mengandung fotosensitizer dan terpapar cahaya. 41. Reaksi alergi 207 19 13 239 (skin care) 86. asam oleat dan zat warna D & C Red-dyes yang terdapat dalam pemerah pipi. bahan anti oksidan. Daerah sekitar mata kulitnya lebih tipis dan lebih sensitif. 1. eksematosa atau hiperpigmentasi yang biasanya disebabkan oleh parfum. walaupun sukar dibuktikan tetapi patut mendapat perhatian. 4. Sebagai contoh adalah tioglikolat dengan pH 12. Pada tes ini perlu dipertimbangkan juga kosmetika yang telah dipakai dalam waktu lama (karena sensitisasi terlambat atau modifikasi atau kemerosotan produk kosmetik). 1986 15 Istilah intoleransi dipakai bila pemakai kosmetika mengeluh dijumpai kelainan. 2. Akhir-akhir ini banyak dipersoalkan tentang krem pemutih atau pearl cream yang peredarannya telah dilarang pemerintah dengan Surat Edaran No. Kandungan bahan yang mudah menguap misalnya alkohol. sedangkan bahan yang dapat menimbulkan kelainan setelah pemakaian berulang disebut sensitizer. zat warna dan vehikulum. Jen. misalnya sikat atau aplikator karet/busa. dalam vehikulum dan konsentrasi yang tepat.95 5. Manifestasi kulit berupa bercak/difus/ retikuler kecoklatan. Tetapi hal ini sukar dilaksanakan oleh karena : Cermin Dunia Kedokteran No. 1. Bila gejala telah mereda. 4. dan menurut penyelidikan mengandung merkuri amonia. misalnya : — iritasi pada mata pada pemakaian shampo dan rias mata — gangguan pernafasan pada pemakaian sprai rambut — efek toksik jangka panjang seperti kelainan darah dan organ tubuh. bahan pengawet. Kremkrem ini mengandung 1 — 4% powdered pearl. mempunyai derajat risiko tinggi. Juga perlu dipertimbangkan alat-alat yang digunakan untuk memakai kosmetika. dan dipakai kernbali kosmetika yang dicurigai maka gejala akan timbul kernbah. tidak tertutup kemungkinan efek sampingnya mengenai daerah lain. Penyebab efek samping kosmetika No. Intensitas/lamanya kontak dengan kulit. Pada umumnya kelainan berbatas tegas dan dapat berupa eritematodeskuamasi sampai vesikobulosa. hal ini terlihat pada dermatitis kelopak mata yang lebih sering disebabkan karena kosmetika rambut. 2. PENATALAKSANAAN Diagnosis ditegakkan berdasarkan riwayat penderita.5 yang terdapat pada perontok rambut. Bahan-bahan yang sering menyebabkan efek samping dapat dilihat pada lampiran.faktor antara lain : 1. Kosmetika dcngan pH alkali misalnya pelurus atau perontok rambut akan lebih mudah memberikan efek samping. kadang-kadang hitam atau biru hitam. Reaksi iritasi Kelainan pada kulit : Reaksi ini dapat disebabkan oleh kosmetika yang mengan- . lauril alkohol. Produk deodoran antiperspiran risiko dan insidensi efek samping yang tinggi. Penyebab Kosmetika untuk pemeliharaan kulit . Bahan-bahan yang bersifat komedogenik antara lain: lanolin. POM 1980 — Juli 1984 7. pH kosmetika. bahan anti mikroba. Manifestasi klinis/bentuk reaksi kulit akibat kosmetika Setiap bahan yang ditempelkan pada kulit dapat menyebabkan kelainan kulit. Oleh karena produk kosmetika terjadi dari bermacam campuran bahan maka bahan yang dicurigai harus dicari antara : bahan aktif. 3. Akne Lesi terutama berbentuk komedo yang ditemukan pada wanita dewasa yang terutama disebabkan oleh kosmetika krem muka.Tabel 2. Penggunaan kosmetika akan menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan karena pengaruh faktor .

hidrokuinon — hipo/ — bleaching hiperpigmentasi 10. Untuk menanggulangi atau memperkecil efek samping kosmetika disarankan untuk memperhatikan : 1. asam borat — intoksikasi 12. Oleh karena hal-hal tersebut di atas. Diperlukan kerja sama dari berbagai pihak (ahli kulit. 3. reaksi fotosensitasi dan akne kosmetika. Perlu diadakan tes sensitasi antara lain : — tes pada hewan percobaan — Kligman maximization test — tes tempel pada sampel yang adekuat — consumer test dengan mengikut sertakan ahli kulit dan ahli farmasi untuk mengontrol produk kosmetika. 6. Efek samping Keterangan vegetables coloring agents : — Henna 2. P. Heksaklorofen — kontak alergi — diserap oleh ku.iritasi lit normal — fotokontak — di Perancis dan — efek sistemik Amerika dilarang (neurotoksik) teratogenik — karsinogenik 16. kecuali Amerika Serikat. produser kosmetika dan penderita) untuk menghindarkan kelainan kulit akibat kosmetika. KESIMPULAN 1. Tanda peringatan untuk kosmetika yang mengandung bahan yang menimbulkan efek samping misalnya PPDA. reaksi alergik. Bahan-bahan dalam kosmetika dapat menimbulkan reaksi iritasi primer.A. Konsentrasi bahan yang dipakai sebaiknya tidak boleh melampaui batas aturan. — hiperpigmentasi diobati seperti melasma dengan preparat hidrokinon secara topikal maupun dengan kombinasi vitamin C dosis tinggi dan glutathion secara oral. 19. — bentuk dermatitis diobati seperti mengobati dermatitis. salep organic colouring agents : — para venilen kontak alergi — rinitis — urtikaria cat rambut . C-I 16 901 (kuning) — perubahan warna kosmetika kuku 13. Hampir semua bahan isi kosmetika tidak mempunyai data tentang konsentrasi tes tempel yang tidak iritatif. — folikulitis —diamin. ini akan menghindarkan pemakaian produk oleh konsumen yang sensitif terhadap salah satu bahan kandungannya. Pencantuman kandungan bahan. amonium persulfat — kontak alergik "hair bleach" — urtikaria 4.(PPDA) — — — — 18. — foto alergi tabir cahaya — erupsi kulit 11. Open test dengan memoleskan kosmetika 2 — 3 kali per hari pada lengan bawah selama 2 hari berturut-turut. 4. c. Monosulfiram — kontak alergi — sabun 15. Perlu diingat bahwa pengobatan setiap kasus sangat individual. 41. Balsam peru Tradisional — hiperpigmentasi — urtikaria — bedak. Dianjurkan untuk memakai kosmetika seperlunya saja dan pada waktu istirahat hendaknya babas dari kosmetika. Bila sudah terdapat kelainan kulit maka pengobatan sesuai dengan kelainan klinis.A. sehingga diperlukan pengenceran serial dan tes kontrol. Batas dalu warsa (expire date) harus dicantumkan untuk mencegah pemakaian produk kosmetika yang sudah berubah komposisinya. — cat rambut foto alergik reaksi silang terhapurpura dap : anemia aplastik(?) — azoic (nitrogen) mutagenik (?) — prokain. setiap kosmetika dapat bersifat aknegenik terutama bila pemakaiannya berlangsung lama. Sirkonium — granuloma — antiperspirant — kontak alergi 17. garam aluminium — hiperkeratosis — antiperspirant ostium folikular . amonium tioglikolat — kontak iritan keriting rambut — kontak alergi 8. bensokain — PABA sulfomanid — para amino salicylic acid — dilarang di — Perancis — Skandinavia — Jerman 3. Bahan aktif Bahan 1.B. 2. selenium sulfid — kontak iritan shampoo — sistemik toksik — rambut rontok — sebore 5. — bentuk akne diobati seperti akne vulgaris dengan sulfur atau resorsin secara topikal dan kalau perlu dengan antibiotik. kalau perlu dengan steroid secara oral maupun topikal. lubanglubang alami. Preparat kosmetika terdiri dari berbagai jenis bahan.1986 kecantikan. Kontaminasi mikroba dapat menyebabkan kerusakan produk dan memberi kelainan pada tubuh manusia pada penggunaannya. merkuri amonia — kontak alergi — bleaching — sistemik — dilarang — pigmentasi 9. resin polimer — kontak alergi cat kuku — kontak iritan 6. Pada banyak negara. generalisata 14. Kelainan kulit akibat pemakaian kosmetika dapat terjadi bila ada kepekaan terhadap salah satu bahan yang terkandung dalam kosmetika tersebut dan bersifat individual. resin formaldehide — kontak alergi — pengeras — iritasi — reaksi di mata. ahli 16 Cermin Dunia Kedokteran No. leher.a. Penderita pada umumnya memakai berbagai jenis bahan. Perlu dijelaskan. 5. ini disebabkan karena sistem pengawetan yang tidak memenuhi syarat. LAMPIRAN Bahan-bahan kosmetika yang sering menyebabkan efek samping : I. Nikel — kontak alergi kontaminasi 7. Penanggulangan efek samping kosmetika ialah menghentikan kosmetika penyebab dan diberi pengobatan sesuai dengan kelainan yang timbul. Penggunaan bahan yang dapat menimbulkan toksisitas sebaiknya dihindari. b. 2. maka biasanya tes tempel menggunakan bentuk jadi kosmetika itu sendiri (as is). 3. d. produsen kosmetika tidak diwajibkan mencantumkan isi kosmetikanya.

Takhasi K. Int J Dermatol. 1972. Arch Dermatol. 4. 1. Bensil alkohol 2. 1984.dermatitis kontak alergi 3. Geramiol 4. Soebaryo RW.5. Yasmin absolut 11. Philadelphia : Lea & Febiger. 1976. Minyak cendana 6. 1985. Jellinek JS.pigmentasi . Merkuri 4. Bensil salisilat 3. Nakayama H. Nater JP. aldeids dan ester). Minyak lavender 12. Minyak ylang-ylang 13. Lokakarya Perlindungan Kesehatan Terhadap Penggunaan Kosmetika. Acne Cosmetica. Translated from the German by Feniton GL. Toda M. Pengetahuan Efek Samping Kosmetika Sebagai Penunjang Keberhasilan Produksi Dalam Negeri. Harada R. Red zia 5. 1975.parfum dari vegetables -. Tranggono RIS. UNUD Denpasar.50.dermatitis kontak alergi 2. Soebaryo RW. Rata IGAK.dermatitis kontak alergi II. Metoksi sitrinelal 8. Pigmented Cosmetic Dermatitis. lavender dll) atau sintetik (sesquiterpens. Bahan pengawet : Bahan 1. Formaldehide 2. Nagoya 1983. KEPUSTAKAAN 1. Minyak kenanga 10.parfum dari binatang tidak menyebabkan iritasi . Emulsifier Bahan 1. Bronopol 3.iritasi . 15 : 673 . De Groot AC. Parfum Bahan Efek samping Keterangan .iritasi .dermatitis kontak alergi — foto toksik kontak alergi Keterangan sil positif kuat. Liam DH. Shigenatsu T. 23 : 299 .kontak alergi .iritasi (bergamot sinnamon. Efek Samping Kosmetika. 5. 3. 1983. Milis OH. Sinamik Alkohol 9. Sodium lauril sulfat . 41.kontak urtikaria Keterangan . 8. Paraben anti mikrobial dan anti oksidan Efek samping . Seminar Sehari Penggunaan Kosmetika Dalam Negeri.kontak alergi . Contact Dermatitis. Fisher AA.foto sensitisasi .banyak dipakai pada makanan .dermatitis kontak alergi . Amsterdam-Oxford-Princenton : Excerpta Medica. Rata IGAK. Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used In Dermatology. Nakayama H.tes tempel sering memberikan ha- Cermin Dunia Kedokteran No.dermatitis kontak sistemik . Pigmented Cosmetic Dermatitis. 2. Ota S. Jakarta 1981. 1986 17 . 1970. 9. Jakarta. Hayakawa K. KPPIK VII. Bergamot III. New York : Wiley Interscience. 7. 6. Gliseril mono stearat . Cosmetics Dermatitis in Indonesia. 106: 843 . 17 Mei 1985.Bahan — aloe — kapsikum — sitrus lemon — zingiber officinalis — piperniqrum Efek samping iritasi fotokontak .305. Aminium klorida 5. Hidroksi sitrinelal 7.dermatitis kontak alergi . Kligman AM. Int J Dermatol. 0. Penggunaan Kosmetika dan Akibatnya Bagi Kesehatan. IV.hipo/ hiperpigmentasi . Matsuo S. Formulationand Fundation of Cosmetics. The 34th annual meeting of The Mid-Japan Dermatology Society.kontak alergi .Trietanolamin Efek samping Keterangan .

dilakukan dengan cara menghentikan pemakaian seluruh jenis kosmetika baik yang lama maupun baru. namun insidensi reaksi kulit akibat kosmetika relatif rendah. Uji tempel tertutup biasanya dilakukan di punggung dengan 18 Cermin Dania Kedokteran No. UJI KULIT Uji kulit merupakan salah satu cara untuk dapat menemukan penyebab reaksi kulit akibat kosmetika. maka sebaiknya seluruh bahan pembentuknya harus diujikan secara terpisah pada bahan dan konsentrasi yang sesuai. maka diduga salah satu jenis kosmetika merupakan ataupun mengandung bahan penyebabnya. sehingga menyukarkan penentuan penyebab reaksi kulit. 2) uji tempel 'patch test '. Keuntungan melakukan uji tempel terhadap tes eliminasi ialah kemungkinan ditemukannya bahan penyebab reaksi kulit akibat kosmetika dalam waktu 48 jam. JA YA. di samping pengawasan terhadap produksi yang makin baik. terbuka c. Kosmetika baru dan lama serta slat pembantu pemakaian kosmetika tanpa kecuali harus dicurigai sebagai penyebab reaksi kulit akibat kosmetika. tertutup b.D. Sukar untuk dapat mengetahui secara tepat penyebab reaksi kulit akibat kosmetika karena kosmetika terdiri dari berbagai macam komponen serta pemakaian berbagai jenis kosmetika pada saat yang sama. Tahan uji kulit untuk kosmetika : 1) tes eliminasi. dapat dicobakan kembali pemakaian kosmetika-kosmetika tersebut satu demi satu. sehingga perlu dilakukan pengenceran serta pemakaian kontrol yang akan menyulitkan prosedur penelitian. di beberapa negara tidak ada keharusan untuk mencantumkan komposisi suatu kosmetika. terdapat 3 cara melakukan uji tempel : a. kebanyakan dari bahan komponen kosmetika tidak diketahui dengan tepat konsentrasinya untuk melakukan uji kulit. dengan sinar. Setelah reaksi kulit mereda atau menghilang. Meskipun pemakaian kosmetika sangat luas bahkan sudah merupakan suatu kebutuhan.1986 . *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Retno Widowati Soebaryo Perkumpulan Ahli Dermato-venereologi Indonesia PENDAHULUAN Kosmetika didefinisikan sebagai bahan yang dipakai pada kulit. Kemungkinan hal tersebut disebabkan bahwa tidak semua penderita datang ke dokter untuk mencari pertolongan. tetapi selalu merupakan campuran berbagai jenis bahan. Apabila reaksinya segera menghilang setelah penghentian. 2. 3. 4.Uji Kulit Untuk Kosmetika Dr. konsumen biasanya memakai beberapa jenis kosmetika secara bersamaan pada suatu waktu.A. V. Produk kosmetika tidak pernah hanya terdiri dari satu bahan saja. Namun prosedur demikian sangat sulit pelaksanaannya berhubung antara lain : 1.I. Kosmetika terakhir yang dipakai sebelum timbulnya reaksi menjadi kosmetika tersangka. satu jenis kosmetika tidak hanya terdiri dari satu macam komponen. rambut dan atau kuku dengan maksud untuk memperbaiki dan mempercantik penampilan seseorang. Penyelenggara P.41. Sehingga apabila suatu jenis kosmetika tersangka sebagai penyebab reaksi kulit akibat kosmetika.

3. 41. apabila dijumpai hasil negatif pada uji tempel maka dapat dilakukan uji terbuka dengan mengoleskan kosmetika 2 € 3 kali perhari pada daerah tertentu atau sania di lengan bawah selarna 2 hari berturut -turut. Peraturan mengenai pencantuman komposisi kosmetika di Indonesia merupakan suatu langkah untuk mempermudah penanggulangan serta penelusuran penyebab reaksi kulit akibat kosmetika dan sedapat mungkin menghindari timbulnya reaksi. Pada uji tempel biasanya dipakai kosmetika sebagaimana adanya. 1986 19 . J Appl Cometol 1983. 4.menempelkan kosmetika yang telah dioleskan pada unit uji tempel. KEPUSTAKAAN 1. 5. dilakukan pada reaksi fotodermatosis. Istilah hipo-alergenik atau analergenik yang tertera pada etiket hanya menggambarkan bahwa kosmetika tersebut telah diuji dengan hasil tanpa atau sedikit sekali memberikan reaksi. Cara ini dikerjakan pada bahan-bahan yang mudah menguap misalnya kosmetika kuku. 1980. De Groot AC Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology. Philadelphi: Lea & Febiger. Van Ketel WG . 2) reaksi negatif semu sering ditemui karena konsentrasi sensitizer dalam kosmetika terlalu rendah untuk dapat menimbulkan rcaksi positif. Patch testing Guidelines. misalnya cat rambut. meskipun pelaksanaannya sukar dan nrcnrbutuhkan waktu serta kesabaran baik dari si peneliti maupun konsumen.30 menit setelah pembukaan untuk menghindari positif semu. setelah itu disinari dengan sumber cahaya. 3) uji terbuka atau 'open test'. Uji tempel terbuka. hasil negatif dapat dilanjutkan dengan uji pakai. 1975. Contact Dermatitis. Perlindungan terbaik bagi konsumen kosmetika ialah dengan menyebutkan komposisi kosmetika secara kualitatif maupun kuantitatif. nyulitkan pembedaan dengan reaksi-reaksi alergi. Nijmegen: Dekker & Van de Vegt. Contact Dermatitis. Pada umumnya reaksi kulit akibat kosmetika akan meinberikan hasil negatif semua pada uji tempel kecuali apabila dilakukan dengan memakai bahan komponennya. hanya dikerjakan secara duplo dan ditutup dengan bahan yang tidak tembus cahaya. ' 4) uji pakai atau 'usage test . Muscardin LM. sehingga reaksi akibat kosmetika dapat berlangsung terus meskipun sudah menghindari pemakaian kosmetika penyebabnya. Apabila hasilnya positif maka dilanjutkan dengan memakai masing. KESIMPULAN Kosmetika pada saat ini sudah tidak atau sedikit sekali mengandung bahan-bahan sensitizer kuat. Hal ini terutarna dijumpai pada bahan pengawet dan wewangian. Uji tempel dengan sinar. Nater JP. Pelaksanaannya sama dengan tes eliminasi. di man kosmetika dipakai sesuai dengan pemakaian sehari-hari. Perlu diingat bahwa banyak bahan kosmetika juga dipergunakan pada preparat topikal non-kosmetika. tanpa perlindungan yang lebih daripada kosmetika biasa terhadap timbulnya reaksi kulit. Setelah 24 jam tes dibuka dan dibaca. namun secara terpisah jenis demi jenis. 2nd ed. Unit tersebut dibiarkan menempel selama 48 jam. Pembacaan dilakukan 15 . Nater JP. Amsterdam: Excerpta Medica. Pembacaan uji tempel diulangi pada 72 jam dan 96 jam. Cronin E. Pada hasil yang negatif apabila dilakukan uji tempel ulang di atau sekitar tempat terjadinya kelainan klinis kemungkinan akan memberikan hasil yang positif terutama pada sensitizer lemah. apabila uji terbuka memberikan Cermin Dunia Kedokteran No. Pada dasarnya teknik pelaksanaan sama dengan uji tempel tertutup. dilakukan dengan mengoleskan badan tanpa dilakukan penutupan. Malten KE. sehingga apabila terjadi reaksi yang tidak diinginkan dapat segera dibuka tanpa mengganggu yang lain. 3) uji tempel tertutup memakai kosmetika tanpa pengenceran dapat menimbulkan sensitisasi pada konsumen meskipun jarang. Biasanya dikerjakan di belakang telinga karena daerah tersebut tidak mudah terhapus. 1983. Adverse Reaction to Cosmetics in Dermatology. kemudian dibuka dan ditandai daerah tertempelnya. Randazzo SD. kosmetika rambut. Dengan adanya hasil positif pada uji tempel menggambarkan bahwa kosmetika dapat menyebabkan dermatitis kontak alergik. 2. tonik.masing bahan komponen kosmetika. 1:43-57. Pembacaan dilakukan 24 jam kemudian dengan membandingkannya terhadap kontrol pada deretan yang lainnya. Kosmetika tersangka sebaiknya dipisahkan tempatnya. namun terdapat beberapa kegagalan antara lain : 1) terjadi reaksi positif semu karena kebanyakan kosmetika Hal ini akan memerupakan iritan lemah pada penutupan. 1976. Fisher AA. Edinburg: Churchill Livingstone.

Di dalam dunia kedokteran dikenal pula placebo. Di Mesir. ternyata faktanya antara kosmetika ditambah dengan zat-zat pembunuh bakteri atau jasad renik lain. Kulit yang sehat adalah kulit yang tidak menderita suatu penyakit baik dari luar tubuh maupun dari dalam tubuh. mempunyai fungsi tertentu untuk kesehatan. kosmetika adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan. dioleskan. rempah. dan dipakai di RSCM setelah modifikasi. ekspresi. dermis dan jaringan bawah dermis. Penyelenggara P. Para ahli telah berusaha untuk menyederhanakan berbagai macam kosmetika dengan cara mengelompokkannya. tanah liat. Dalam arti kata yang sempit sehat berarti tidak sakit. Oleh karena banyaknya kosmetika yang beredar dapat membingungkan baik konsumen maupun pihak-pihak yang berkecimpung dalamnya. 41. Pada tulisan Jawa kuno kita dapat menemukan uraian tentang pembuatan jamu-jamu tradisionil baik untuk kesehatan maupun untuk kecantikan. 220/Menkes/per/IX/1976. tika demikian jelas. anti produk keringat dan lainlainnya. V. telah dipergunakan bahan-bahan kecantikan berupa minyak-minyak hewan maupun tumbuhan. Melalui berbagai tempat dan waktu ilmu untuk mempersolek diri meluas dan menyebar ke dalam berbagai kalangan masyarakat di dunia ini. kelenjar lemak.M. Amerika atau Jepang. sensorik. mental dan ekonomis. dkk. sekresi.I.2 m2 dan berat ± 15% dari berat badan terdiri dari susunan sel-sel yang membentuk lapisan-lapisan kulit epidermis. Pembagian menurut tujuan penggunaan saja diajukan oleh Nater J. termasuk pula kulit. Meskipun definisi kosme*I Dibawakan pada simposium Kosmetika pada 'tanggal 7 September 1985. 3. suatu hal yang bila dikembangkan akan tak kalah artinya dengan kosmetika manapun. dipercikkan atau disemprotkan pada. D). termoregulasi. dipergunakan pada bahan atau bagian badan manusia dengan maksud untuk membersihkan.D. susu. menambah daya tarik atau mengubah rupa dan tidak termasuk obat. Kulit dengan luas ± 1. Kulit mempunyai fungsi proteksi.500 S. kosmetika telah digolongkan menjadi 13 golongan berdasarkan tujuan penggunaan dan lokasi tubuh yang dikenainya. Beberapa penyelidik menyebutkan sebagai kosmedik. JA YA. obat tanpa efek tertentu kecuali efek psikis. tersebut di atas. 20 Cermin Dunia Kedokteran No. Dewasa ini di pasaran kita menemukan berbagai macam kosmetika yang dihasilkan oleh produsen-produsen baik nasional maupun internasional. anti jerawat. Pada lampiran Peraturan Menteri Kesehatan R. Hal ini ternyata tidak mudah. No. Setiap organ tubuh manusia. perawatan kecantikan bersumber pada pengetahuan nenek moyang yang merupakan tradisi turun-temurun menurut adat istiadat masing-masing daerah. memelihara.I.P. arang dan lain-lainnya. produksi (vit. Wasitaatmadja PENDAHULUAN Kosmetika telah dikenal sejak dahulu kala. Sebagian terbesar lainnya baik pemakai atau salonsalon kecantikan yang bertebaran di seluruh pelosok Indonesia masih menggunakan kosmetika modern dengan cara aplikasi dan sistem yang diambil dari negara-negara maju seperti Eropa. No. seorang bapak ilmu kedokteran telah membuat resep-resep kosmetika dan menghubungkannya dengan ilmu kedokteran. anti gatal. 1986 . Sjarif M. dimasukkan dalam.Kegunaan Kosmetika Untuk Kesehatan Kulit Dr. yang dilakukan baik oleh sel-sel kulitnya maupun oleh appendagesnya seperti otot. Meskipun demikian.I. Menurut peraturan Menteri Kesehatan R.A. pada dewasa ini di dalam lapisan masyarakat Indonesia kecenderungan untuk memakai kosmetika tradisionil masih sedikit. dituangkan. Hipocrates (460 — 377 SM). madu. KESEHATAN KULIT Sehat menurut Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) adalah keadaan yang sempurna baik fisik. Penggolongan yang dibuat oleh masingmasing ahli ternyata tidak sama satu dengan lainnya. respirasi dan absorpsi. Di Indonesia tempo doeloe.

B. umpamanya oleh adanya kotoran. 41. lapisan ini tetap melekat. karena kulit selalu terpapar (expose) pada lingkungan luar yang penuh polusi di samping adanya kotoran dari tubuh sendiri yang keluar lewat alat-alat sekretoar (lemak. pipi terlalu luas. KEGUNAAN LAIN Kegunaan lain dari kosmetika adalah riasan. Secara langsung kosmetika jenis jenis inipun ada pula gunanya untuk kesehatan kulit. minyak atau padat. Apakah tujuan ini sampai dengan baik akan ditentukan oleh faktorfaktor absorpsi perkutan. kelembaban. Secara fisik. kuku. persarafan. Kosmetika pembersih dengan bahan dasar minyak seperti oil of Ulan atau minyak bayi banyak dipakai untuk melarutkan bahan-bahan kotoran yang larut dalam minyak. secara alamiah akan diganti lapis perlapis dalam waktu kira-kira 3 minggu. kulit yang sehat terlihat dari warna. wangi . Pada orang-orang di mana kulit masih menggambarkan kemampuannya untuk membentuk minyak permukaan kulit dengan baik atau bahkan berlebih -lebihan. Kosmetika pembersih dengan bahan dasar padat. ester salisilat. mungkin tidak dapat melarutkan semua kotoran yang melekat di kulit kita. kelenturan. merupakan konsumen yang mempunyai potensi besar untuk pemasaran produk kosmetika. Mata yang terlalu kecil atau terlalu besar. goresan. Lapisan sel tanduk. Pada keadaankeadaan tertentu. Harus diingat bahwa derajat kebersihan dari kulit dari setiap manusia tidak sama satu sama lainnya. pembentukan keringat. konsistensi. ester asam antranilat. merupakan hal dasar yang mutlak dimiliki agar tujuan mulia dari kosmetika tidak salah arah. night cream dan sebagainya. tanin. Kosmetika pembersih dengan bahan dasar air. tetapi dapat ditemui. kulit mendapat porsi yang paling besar dari tujuan tersebut. Secara alamiah sebenarnya kulit membentuk skin surface lipid yang berguna untuk proteksi terhadap penguapan air dari sel-sel kulit (in sensible water loss perspiration). jamur dan sebagainya. distributor maupun konsumen. minyak. kegunaan kosmetika terutama terletak pada kemampuan perawatan dan pemeliharaannya.V. Pada keadaan-keadaan tertentu (tua. lokalisasi kulit. fenol dan sebagainya. Kulit harus dibersihkan. struktur bentuk dan besarnya sel-sel & jaringan kulit lain. zat-zat kimia. Kulit yang kurang lembab/berminyak atau kering dapat diberikan kosmetika pelembab berupa minyak atau kombinasinya dengan air. kosmetika pelembab ini tentu tidak banyak gunanya. pembentukan minyak kulit. lapisan kulit terluar. Secara fisiologik terlihat dari keratinisasi. Dengan demikian pengetahuan tentang kesehatan bagi semua pihak yang tersangkut paut (involve) : baik produsen. dari satu suku ke suku lain. Dengan kosmetika yang sama sekaligus dapat pula dilindungi kulit terhadap debu zat kimia yang dapat bereaksi merusakkan kulit. meskipun jarang digunakan. penambahan daya tarik/rias dan menambah bau-bauan. Penduduk sebanyak itu mendiami 3 ribu pulau yang luasnya hampir seluas Eropa dan yang paling banyak terdapat di ptIlau Jawa. seperti air mawar. udara kering). jelas bahwa tujuan pemakaian kosmetika adalah pemeliharaan/perawatan.wangian dan kesenangan (enjoyment). Sebagai bagian dari tubuh. alis terlalu tipis atau tebal dan lain sebagainya dapat dikaburkan oleh kosmetika rias ini. dari satu ras ke ras lain berbeda-beda. kehamilan. KEGUNAAN UNTUK KESEHATAN KULIT Dari definisi dan pembagian kosmetika. Sampai saat ini belum dikembangkan kosmetika yang dapat melindungi kulit terhadap sinar radioaktif. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi hal tersebut di atas yaitu antara lain: umur. Untuk hal ini dapat dilakukan dengan berbagai bahan pembersih. Kulit adalah pagar terluar dari tubuh yang melindungi tubuh dari berbagai pengaruh / trauma luar yang dapat merusakkannya. Tabir sinar matahari yang biasa dipakai adalah : PABA. ( : 2900 A — 310 A). sehingga terlihat kesan seolah-olah kulit tersebut tebal.wangian bersifat mengurangi atau menutupi kekurangan (cacat) bagian tubuh (kulit) kita. gigi dan mulut. dikenal pula kosmetika pembersih untuk rambut. asetofenon. air. Di samping itu. KOSMETIKA INDONESIA ? Indonesia dengan 160 juta penduduk di antaranya lebih dari setengah wanita. kuman-kuman penyakit. iklim. kelembaban dan sudah barang tentu peraturan/perundang-undangan. tarikan. pigmentasi. temperatur. Beberapa jenis kosmetika bertujuan untuk memberi makanan (skin food). macam bahan dasar. Kosmetika pelindung terhadap trauma mekanik bersifat sebagai pelumas kulit (lubricants). Sudah barang tentu ketiga tujuan penggunaan kosmetika tidak boleh mengganggu kulit pada khususnya dan kesehatan tubuh pada umumnya. keringat yang terlalu banyak. Oleh karena itulah dibuat orang kosmetika dengan bahan dasar air + alkohol atau air + sabun. ras. Kosmetika pelembab dan pelindung kulit biasanya berbentuk bahan dasar minyak yang berguna untuk menambah minyak permukaan kulit yang kurang se- perti terdapat pada moisturising cream. tergantung dari faktor endogen dan eksogen tadi. seperti krem pembersih. Kosmetika rias dan kosmetika wangi . seperti sinar matahari. Kosmetika penipis kulit (thinning) biasanya mengandung bahan-bahan serbuk dengan partikel -partikel besar yang kita gosokkan ke kulit akan bekerja sebagai sikat amplas. Gambaran kulit sehat Kulit yang sehat terlihat sebagai kulit yang optimal secara fisik maupun fisiologik. hormon (hormonal cream) bahkan obat -obatan (medicated cosmetic).kelenjar keringat. 1986 21 . Tentu diperlukan seni tersendiri karena tanpa bakat seni kosmetika rias tak akan mencapai tujuannya. Perlindungan terhadap cuaca dingin maupun panas adalah sama dengan perlindungan terhadap kehilangan air dari kulit. rambut atau kuku. seks. pertumbuhan rambut. Kosmetika pelindung terhadap sinar matahari (sunscreen) adalah kosmetika yang mengandung zat yang menahan komponen sinar matahari yang dapat merusakkan kulit yaitu U. keringat dan keratinisasi). Bila ingin tak terlalu lengket (sesak) dapat digunakan kosmetika pembersih dengan bahan dasar minyak + air. lokalisasi kulit. Kadang -kadang kulit perlu pula ditipiskan. Untuk kesehatan kulit. tekanan. minyak permukaan ini berkurang. konsentrasi. dari satu bangsa ke bangsa lain. keutuhan kulit. Ternyata gambaran (appearance) kulit sehat dari satu orang ke orang lain. Adanya iritasi kronis dapat pula menebalkan kulit dengan secara setempat. Cermin Dunia Kedokteran No. panas. vitamin (vitamin cream).

New York. San Fransisco. Kelembaban udara di daerah ini cukup tinggi. 1970. Sydney. Wasitaatmadja SM. Bedah stnefik Sal bcdah kosv eJik hnna ' lal ysuru9 ke khl taryslTvt 22 Cermin Dunia Kedokteran No. Dep Kes RI. 8. New York. Breuer MM. Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology 1st ed. Kosmetika Dalam Dermatologi. Toronto : Grune & Stratton. Jakarta 1979. banyak penyelidikan. Rapat Konsultasi Peningkatan Kosmetika. Dir Jen POM Dep Kes RI. New York. kebutuhan. kepentingan dan lainnya yang terikat kuat dalam satu kesatuan bangsa. San Fransisco : Academic Press. 1983. Oxford. Temperatur udara di berbagai tempat tidak persis sama 0 tetapi berkisar antara 20 — 30°C. Untuk itu harus dipertimbangkan berbagai aspek sosial. satu kesatuan bahasa dan satu kesatuan negara: Indonesia. berbagai kebiasaan.Indonesia terletak di daerah tropis dengan 2 iklim yang berganti setiap tahun. Amsterdam. budaya. Princeton : Exerpta Medica. Lokakarya Perlindungan Kesehatan Terhadap Kosmetika. peraturan. 5. Kursus Regular Yayasan Lembaga Konsumen.V. Jakarta 1981. Sao Paulo. Untuk mencapai suatu kriteria kosmetika Indonesia diperlukan forum atau lembaga khusus yang lebih luas untuk menilai dan membicarakan berbagai aspek ke arah itu memang sebaiknya dimulai. London. 1969. London. di dalanmya terpancar sepanjang tahun. Amsterdam. ekonomi dan lain -lainnya. Cosmetica Science 1st ed. Kligman AM and Leyden JJ.1986 . Ini bukanlah suatu hal yang mudah sehingga memerlukan banyak pemikiran. edukasi. Jakarta 1981. banyak pengalaman dan banyak waktu. Welis FV and Lubowe II. 7. 4. Malam Klinis PAD VI JAYA. Letak Indonesia yang dilintasi garis khatulistiwa menyebabkan sinar matahari dengan komponen U. Formulation and Function of Cosmatics 3rd ed. 3. 9. Wasitaatmadja SM. ekologi. Paris. pengawasan. Soebaryo RW dan Rata IGAK. Tokyo. Masalah Kosmetika di Indonesia. S~sialis Ko Setelah sele . KEPUSTAKAAN 1. Kosmetika Untuk Kesehatan dan Kecantikan. musim hujan yang panjang dan musim panas yang menyengat. Penggunaan Kosmetika dan Akibatnya bagi Kesehatan. Sydney. London : Reinhold Book Corp.41. New York. Penduduk Indonesia terdiri dari berbagai suku dan ras berbagai adat istiadat dan kebudayaan. 1982. 1978. Jellinek JS. Cosmetics and The Skin 2 nd ed. Safety and Efficacy of Topical and Cosmetics 1st ed. London. 6. Suatu formulasi tentang kosmetika yang cocok atau khas Indonesia sampai saat ini belum dibuat. Juli 1984. Nater JP. etnis. Groot AC and Liem BH. 2. Tranggono RIS. Toronto : Wilay — Interscience.

2. 1986 23 . akan tetapi mempunyai arti yang pada hakekatnya sangat luas. V. maka produksi dan pemakaian kosmetika pun ikut berkembang dengan cepat dan meluas sampai ke penjuru tanah air.P.waktu ingin menarik hati lawan jenis sampai menjelang menopause . Jen.K. Kasus efek samping kosmetika akan selamanya ditemukan selama manusia memakai kosmetika karena soal efek samping kosmetika terutama jenis alergi bersifat sangat individual. Untuk menunjang keamanan ini maka diperlukan: umpan balik dari konsumen.. Fadilah Rival** *) Sub Bagian Kosmetik Medik.O. Hudiono).waktu ingin tetap awet muda. Sejak berkembangnya soal memperrintik diri secara menonjol tahun 1968. Daya beli masyarakat meningkat setelah kebutuhan pokok terpenuhi c. Dep. lama Cermin Dunia Kedokteran No. P. Promosi yang gencar oleh produsen kosmetika d.yaitu sehingga salah satu unsur untuk membahagiakan keluarga yang selanjutnya akan ikut menentukan kesejahteraan masyarakat (W. **) Pimpinan Proyek Pengendalian dan Pengawasan Kosmetika. bila dilakukan pendataan yang memadai akan didapatkan : 1. Akan diuraikan di bawah ini secara singkat laporan sementara efek samping kosmetika yang dikelola oleh Dir. Di samping itu perlu diperhatikan juga faktor lain untuk keamanan ini seperti: cara pemakaian kosmetika. Jakarta. dapat diambil tindakan yang perlu terhadap produk kosmetika agar keamanan bagi konsumen dapat dipenuhi. Tujuan keseluruhan dari mempercantik diri bukan hanya sekedar merawat kesehatan dan mempercantik diri saja. JAYA.I. Dir. Jumlah dan jenis kasus efek samping kosmetika.M.M. 2. Dengan demikian. Kebutuhan manusia akan kosmetika memuncak sejak menjelang dewasa . meliputi hal-hal antara lain : 1. Dengan data ini. Jen. menyenangkan serta membahagiakan lahir dan batin. Jenis kasus (10 . memperindah.O. Cara pelaksanaan monitoring 3. Kes. Peningkatan taraf pendidikan masyarakat b.K. 3. Oleh karena pemakaian kosmetika tidak selamanya aman maka tercatatlah kasus-kasus efek samping kosmetika yang datang ke dokter/Rumah Sakit untuk menyembuhkan kelainan kulitnya. Dengan memperhatikan secara lebih mendalam soal tujuarpemakaian kosmetika seperti tersebut di atas sangat diperlukan kosmetika yang relatif aman bagi konsumen. Tujuan monitoring Peningkatan pemakaian kosmetika disebabkan oleh beberapa faktor antara lain : a.Laporan Monitoring Efek Samping Kosmetika I Gusti Agung K. menambah daya tarik serta mempengaruhi suasana dengan baubauan menjadi demikian rupa sehingga dapat menjadi situasi yang harmoni. Penyelenggara P. Rata* dan A. maka kebutuhan akan pemakaian kosmetika cukup meningkat. Napitupulu). Laporan sementara data yang ada (Januari s/d April 1985).D. Produksi kosmetika dalam negeri yang telah dapat memenuhi kebutuhan secara kuantitatif maupun kualitatif (Yos. umumnya ke dokter.A. P. Kosmetika merupakan produksi yang dipakai oleh manusia sejak lahir sampai mati. Bila mungkin bahan-bahan aktif formula kosmetika yang menyebabkan efek samping.I. Dalam hal ini soal yang bersangkutan dengan kesehatan tidak boleh dilupakan. Jenis kosmetika yang memberikan efek samping serta pabrik yang memproduksi. Tujuan monitoring *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FKUI/RSCM.15) tahun yang lalu berbeda dengan laporan-laporan yang ada pada tahun-tahun terakhir ini. Dengan terpenuhinya kebutuhan sandang-pangan. Pada masa sekarang P. PENDAHULUAN Kosmetika merupakan kebutuhan yang selalu dihubungkan dengan keinginan untuk mempercantik. 41. di tingkat desapun telah diajarkan soal pemeliharaan kulit dan rambut dengan kosmetika. Konsumen dengan kelainan kulit sebagai akibat efek samping kosmetika akan datang berobat. R.

Ketelitian belum — Walaupun data yang diperoleh masih kasar akan tetapi sepenuhnya dapat dipenuhi oleh karena: penderita tidak sesangat berguna untuk menentukan tindak lanjut. akan tetapi — Telah dilaporkan hasil monitoring efek samping kosmetika bagaimanapun juga sudah merupakan gambaran yang mendari 10 rumah sakit Propinsi di Indonesia. Selama 4 bulan telah tercatat 280 kasus efek samping dari seluruh Indonesia. Padang 8. Denpasar Jumlah 1. kuantitatif yang sebenarnya di masyarakat.O. Kota Jumlah 77 34 30 26 25 24 21 17 14 12 Keterangan Tiap rumah sakit Propinsi bertindak sebagai koordinator terhadap R. Menunjuk Pelaksana Evaluasi hasil monitoring. Peranan dokter dalam hal ini memberikan umpan balik kepada pihak yang berkepentingan agar keamanan pemakaian kosmetika dapat ditingkatkan. 2. dekati terhadap keadaan yang sebenarnya./dokter di sekitarnya. peningkatan kualitas penata kecantikan di salon-salon kecantikan serta peningkatan mutu produksi kosmetika serta pengawasan yang lebih teliti/ketat oleh Dir. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa kerja sama yang baik antara: pusat akademik (dokter). Menunjuk 10 Rumah Sakit Propinsi sebagai koordinator monitoring daerah yang bersangkutan. Bila bahan aktif ini dapat ditemukan maka merupakan hal yang tak ternilai harganya bagi kepentingan konsumen. maka secara relatif efek sampingnyapun akan meningkat pula. Khusus di RSCM Jakarta.pemakaian kosmetika. Jumlah kasus efek samping kosmetika (Januari s/d April 1985).M. Jakarta 2. Jen. No. Dir. lebih bila setiap berhias dipakai kosmetika dari yang berbedabeda merek/pabriknya keadaan akan menjadi bertambah sulit untuk dinilai. Lebihbuktian bahan yang menyebabkan efek samping.. dkk. para konsumen (salon-salon kecantikan/Tiara Kusuma) dan Produsen kosmetika dapat melahirkan keamanan pemakaian kosmetika. P.S. Efek samping ini dapat dikurangi dengan meningkatkan pengetahuan/pendidikan masyarakat. Mempersiapkan status/formulir efek samping kosmetika. Pelaksana evaluasi tengah berjalan yang anggauta-anggautanya berasal dari semua pihak yang berkepentingan. Cara pelaksanaan monitoring Untuk pelaksanaan monitoring dilakukan beberapa hal yang perlu : 1. insiden kasus efek samping sekitar (5 . Oleh karena itu tidaklah mengherankan bila hal yang sama ini ditemukan juga di Indonesia. Sedangkan yang terbanyak memberikan efek samping ialah dasar beda. Laporan sementara monitoring Tabel 1. Jen. larnanya datang ke dokter/melapor di samping tiap-tiap orang — Diperlukan dana dan tenaga yang cukup besar untuk pemumumnya memakai lebih dari satu jenis kosmetika. P. Karena pemakaian kosmetika berlangsung setiap hari sampai bertahun-tahun maka dengan sendirinya dapat memberikan akibat akne. Surabaya 280 Di antara jenis kosmetika tersebut yang banyak mengakibatkan kontak dermatitis ialah hair dyes dan Bleaching cream. kosmetika adalah aknegenik yang ringan. pengaruh cahaya matahari terhadap pemakaian kosmetika dan saat-saat yang perlu memakai kosmetika. 3. Medan 5. Status yang ada sekarang telah mengalami perubahan dan kiranya perlu diperbaiki lagi atas dasar pengalaman-pengalaman yang ada dalam pelaksanaan yang lalu agar dapat berdayaguna maksimal. Bentuk efek samping yang terbanyak ialah acneiform dan melasma (hyperpigmented contact dermatitis?). Menado 3.O.10)% dari pasien. didikan kilat soal pemakaian kosmetika sampai ke pelosok tanah air. (Tabel 2) DISKUSI Menurut Nater. Yogyakarta 10. Bandung 7. Pelaksanaan monitoring ini tentu belum menunjukkan RINGKASAN variasi. 41. Nilai ini walaupun kasar dapat dipakai sebagai saringan kasar guna menentukan tindakan berupa: intensifikasi monitoring sehingga bila mungkin dapat ditemukan bahan/bahan aktif sebagai penyebab efek samping. Semarang 6.M. Palembang 9. sub kosmetik 4. Dengan meningkatnya pemakaian kosmetika serta tersebarnya pen24 Cermin Dunia Kedokteran No. 1986 . terhadap segala kemungkinan pemalsuan dan penyimpangannya dari peraturanperaturan yang ada terhadap kosmetika.

Princeton : Excepta Medica. 41. Seminar tentang Penggunaan Produk Kosmetika Dalam Negeri. Hudiono YOS. 1983. 3. Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan Dep Kes RI. John P et al. 2. Nater. 3. 10. 12. No.79 1. Himpunan Mahasiswa Farmasi : "Ars Praeparandi" ITB.79 100 KEPUSTAKAAN 1. Bandung.14 6. 1986 25 . Jenis kosmetika yang disangka menyebabkan efek ramping. 9.79 — 1.07 1. 5.14 1. Laporan Formulis Monitoring Efek Samping Kosmetika yang masuk dari 1 Januari 1985 s/d 30 April 1985. Jumlah — — — — 1 1 54 — — 47 — — 65 3 100 7 57 26 — — —4 2 2 24 2 3 6 — 6 — 8 — — — — 17 18 18 — — — — 6 — — 6 3 5 2— — — — — 3 1 — — 1 — — — 3 —3 — — — 5 —5 5— — — —4 5 — 5 — — — — 6 8 74 280 17 9 35. 11. 20 Maret 1981.79 1. 4.Tabel 2.71 20. Kosmetika Dalam Negeri sebagai Cermin Kemandirian Bangsa. Pokokpokok isi Seminar Nasional Kosmetika dan Penatalaksanaannya di Indonesia. Amsterdam. Unwanted Effect of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology. 1. 2. 6.07 — 1. 7.07 6.43 2. Jenis kosmetika Merk a b 27 20 — — — 5 — — pabri k e 9 4 2 f 4 — — 2 —— g 3 2 Dll Jumlah Persentase c 19 15 — 9 — 4 — — — — — d 3 Dasar bedak Bedak "Pearl cream" "Bleaching cream" "Ploycolor cream" "Cleansing milk" "Hair dyes" Pelembab 31 8 22 4 — — — — "Lipstick" "Masker" "Deodorant" "Eye shadow" Sabun Dli. Jakarta 1985. 4. Oxford.29 8.57 2. 14. Cermin Dunia Kedokteran No.35 9. 13. 8.

operasi-operasi yang lebih berat. kehidupan maupun perikehidupan. pemberian krim pembersih dari tidak hanya muka. pembicaraannya.A. sering melihat dirinya di cermin. 2) Tindakan yang lebih sophisticated. tidak jarang dikonsultasikan terlebih dahulu kepada psikiater akan dampak sampingan yang mungkin timbul di bidang kejiwaan. baik yang bersifat wajar. menentang. Medicure. face lift. baik oleh isyarat-isyarat yang diberikan oleh ayahnya. yang disebut sebagai sikap perilaku seductif. Kemungkinan bahwa kasus menunjukkan sikap perilaku menarik perhatian seksual. cara berjalan dan seterusnya. Perhatian tidak jarang merupakan dorongan bagi orang lain untuk menghargai dan menghormati. • Tindakan kosmetik ditinjau dari segi kejiwaan mempunyai maksud dan tujuan berbagai arah terutama bagi orang yang lebih dewasa : 6) Peningkatan rasa harga diri. Mendapat rasa dihormati menyebabkan manusia merasa adem tenteram. Penyelenggara P. mammoplasty. Dari segi bau perfume sampai kepada lipstick sampai cara menggunakan dan model alis yang menantang. Kosmetika akan sangat besar peranannya untuk membantu lebih efektif. sedang-sedang. lotion-lotion pembersih. 8) inengangkat keadaan untuk mendapatkan perhatian. pemberian warna pada kuku. kasus demi kasus tergantung temperamen orang tersebut. misalnya rhinoplasty. 5) Pada gadis-gadis yang feminim. Di negara-negara maju tindakan operatif. apalagi bila ia mempunyai identitas erat terhadap ayahnya. 1986 . Diperhatikan orang merupakan kebutuhan orang dalam hidup. Remaja gadis demikian dikenal sebagai yang tergolong "Tom Boy Lady". benjolan-benjolan tertentu pada badan atau muka. atau oleh dorongan teman pria tertentu sedikit demi sedikit remaja gadis mulai memperhatikan dirinya. Nota : Pada beberapa kasus bila didorong oleh Ibunya malah *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. asal masih dalam ukuran-ukuran yang wajar. terhadap berbagai kelainan kulit.Pengaruh Kosmetika Pada Kejiwaan Dr Suharko Kasran Ahli Syaraf dan Jiwa PENDAHULUAN Latar belakang permasalahan • Menurut Harold I Kaplan dan Benyamin J Saddock. Melebihi keadaan tersebut mungkin sudah dapat dimasukkan dalam kategori gangguan jiwa. electro caustic.D. 26 Cermin Dunia Kedokteran No. baik pria ataupun wanita. tetapi sampai seluruh tubuh. Sikap perilaku memenangkan memberikan kesan yang sangat penting. ataupun untuk mendapatkan perhatian yang berlebih dari masyarakat sekelilingnya. memperhatikan masalah warna kulit. 9) Melangkah lebih lanjut. Tetapi dalam perkembangan lanjut. V. Aspek-aspek di atas dapat saja dinilai agak berlainan. 3) melangkah lebih jauh ialah tindakan yang lebih aktif. terjemahan dari istilah kosmetik. termasuk menggincu tebal-tebal. orang melakukan tindakan yang bersifat memperindah diri. berupa langkah bermacammacam : 1) dari yang bersifat sederhana : sekedar memberi bedak pada muka meningkat memberi gincu tipis pada bibir meningkat lagi kepada pemberian bedak yang lebih tebal pada muka. cara duduk. 41.I. 7) Ketenangan. JAYA. dan ketenteraman kehidupan emosional. Sikap perilaku narcistik. dan lain-lain. self esteem. proses perhatian terhadap dirinya tampaknya lebih cepat daripada yang diduga. • Dalam keadaan normal 4) Pada umumnya remaja tertentu kurang menyenangi penggunaan kosmetika. selain apa yang telah diutarakan. hiperpigmentasi sering menjadi problem yang tidak terlepas dari pemikirannya. ditambah lagi cara memandang.

PERMASALAHAN Tinjauan penggunaan Kosmetika ditinjau dari lingkungan dan orang lain Penggunaan kosmetika. Kepuasan dilihat orang. Sudah diutarakan bahwa maksud tujuan penggunaan kosmetika adalah peningkatan harga did. Lupa bahwa kadang-kadang seorang suami membutuhkan wanita dalam hal ini isteri yang sensual. b. Seseorang yang mencari tindakan bedah kosmetik bukan karena keinginannya. Sedangkan bentuk akibat interaksi dan penggunaan kosmetika mempunyai variabel yang luas. Pasien depresi berumur 40 tahunan yang pada umumnya wanita yang memerlukan face lift. perasaan camas sering terjadi sesudah mcngalami pembedahan. tetapi celangakan. Ada pria yang sangat berorientasikan kepada ilmu pengetahuan. Situasi-situasi Klinis yang perlu menjadi perhatian dan bahkan merupakan kontra indikasi untuk pemberian kosmetika. tetap usaha mempercantik diri dipertahankan. bahkan mungkin tertier. Seseorang dengan harapan-harapan yang tidak realistik terhadap hasil bedah kosmetika atau tindakan kosmetika lainnya. Klien sering menggambarkan problema identitas dan devaluasi harga diri pribadinya di bidang psikoseksual. penggunaan kosmetika baik (apalagi) pada wanita ataupun pria merupakan Cermin Dunia Kedokteran No. Tetapi ada kesan saja. Keluar air mata banyak. c. sangat sedikit diketemukan usaha penggunaan Kosmetika yang ditujukan kepada suami sebagaimana adanya. 41. bahwa penggunaan kosmetika untuk suami menjadi masalah bukan primer. Baik pada laki-laki ataupun wanita tidak jarang menunjukkan tanda-tanda krisis identitas pribadi khususnya psikoseksual. kadang-kadang seorang wanita menggunakan kosmetika ala kadarnya bagi suaminya. bahwa seolah-olah dipergunakan untuk orang lain untuk mencapai kepuasan pribadinya. f. atau yang disebut conditioning. apalagi bila berlebihan. dan kesegaran dan kemantapan kehidupan emosional. Orang yang perfeksionistik. Walau mengeluh khawatir sanggul akan copot. Bukan ditujukan kepada suami. Seseorang yang hanya dapat melukiskan cacatnya secara kabur. maka kecantikan isteri mungkin tidak menjadi tumpu perhatian. Seolah-olah suci. h. sampai kepada cemburu terhadap suami tetapi didasar- . rambut akan terganggu bila sudah di-set. yang merangsang dan segar. Pada saat tertentu suami mengkhayal beristerikan Tetapi pandangan-pandangan tersebut terakhir sangat tergantung kepada watak sikap perilaku pria yang bersangkutan. Seandaikan ada gangguan jiwa yang lama sesudah pembedahan. Mungkin secara tidak langsung memberikan sesuatu.Maksud dan tujuan Maksud penulisan adalah memenuhi permintaan PADVI. tetapi tidak memperdulikan atau memperhatikan cacat orang lain yang lebih berat. Ternyata evaluasi terhadap klien-klien tidaklah selalu demikian. e. Perlu diketahui bahwa menurut literatur sekitar 50 persen usaha bedah rinoplasti mengalami transient dyshporia. usaha-usaha yang dilakukan bukanlah semata-mata merias diri tetapi lebih banyak simbolik bagi keselamatan bayi dan ibunya. Mungkin ia seorang yang egosentrik. Mungkin pasien tersebut tergolong golongan gangguan kepribadian. Misalnya pada waktu tunangan. tetapi dirinya sendiri tidak menyenanginya. Atau mungkin ia seorang yang menurut teori tertentu. Sepanjang bekerja di bidang Psikiatri. Remaja yang selalu ditekan-tekan oleh orang tuanya untuk mempergunakan kosmetika sedangkan pribadinya masih belum tertarik. kemungkinan besar karena sudah ada gangguan jiwa sebelum pembedahan dilakukan sebagai faktor yang melandasi. Pada waktu menjadi temanten. Dari sikap yang benar-benar wajar. tidak pernah puas dengan segala tindakan kosmetika termasuk bedah kosmetika. Dengan tujuan memberikan orientasi "Pengaruh Kosmetika pada Kejiwaan Secara Timbal Balik " . Psikoterapi kadang-kadang jauh lebih menguntungkan. atau borderline schizophrenia. Orang lain sangat mengagumi hasil karya kosmetika. ketenangan bagi suami atau arti lain dari segi para psikologik. atau tindakan bedah kosmetika : a. bersikap mendua. Menerima apa adanya mungkin lebih menyenangkan daripada mengharapkan sesuatu yang belum tentu. sampai kepada bersikap curiga cemburu terhadap suami. Tetapi keadaan dapat berubah dengan pembinaan. Pria dalam keadaan demikian sukar dimasukkan dalam kategori yang bagaimana. Kosmetika harapan dan kenyataan a. Ada pula pria yang kurang senang bila wanita yang dimiliki dalam hal ini istri menggunakan kosmetika. Pasien paranoid yang menunjukkan waham somatik yang berlebihan tentang kelainan atau cacat yang terdapat pada !. jadi akan menjadi isterinya. d. Jakarta 7 September 1985. TANGGAPAN DAN PENANGGULANGAN 1) Dari semula dapat diraba rasakan dan dihayati. ingin sekali menguasai wanita as such. Biasanya seorang wanita muda yang didesak oleh ibunya atau oleh suaminya. 1986 27 berjidat halus. dirinya yang sesungguhnya tidak ada. g. Tetapi di luar ia bersikap perilaku pseudo puritan. suami dan isteri tampak erat sekali kaitannya dengan interaksi emosional antara suami dan isteri sepanjang umur pernikahan. Usaha penggunaan kosmetika dalam kaitannya dengan suami dilakukan pada kejadian tertentu. untuk disajikan pada simposium KOSMETIKA. Hubungan antara kosmetika. Kemungkinan depresi tetap terdapat pada dirinya sesudah tindakan bedah kosmetika masih besar. disertai makna arti yang sukar ditebak. b. Dukungan moril dari ahli kulit atau ahli bedah yang menyertai pembedahan sering memberikan dampak yang positif. Pada kejadian-kejadian tertentu misalnya ulang tahun pernikahan. yaitu mitoni (kehamilan pertama 7 bulan). kepuasan menunjukkan kelebihan (Adler). Derajat psikopatologi yang diketemukan tidaklah identik dengan cacat-cacat jasmaniah yang mengurangi kecantikan atau kebagusannya. hanya memikir diri sendiri. bermata hijau bila melihat perempuan kan atas rasa takut kalau-kalau suami bertindak serong seperti dirinya sendiri. khususnya untuk wanita atau yang mirip wanita ada dugaan atau praduga. Waktu proses khususnya untuk orang Jawa.

kecuali bagi kalangan-kalangan tertentu. terburu-buru menggunakan kosmetika tertentu karena terpengaruh oleh iklan yang palsu. Baik dalam cara pemakaian. Tetapi bila seorang guru menggunakan kosmetika yang terlalu menyolok. 1986 . Ada kasus seorang pria yang terang -terang menyatakan bahwa rasa harga dirinya tidak hanya disinggung oleh perilaku isteri yang tidak memperhatikan dirinya. tetapi oleh takdir lain bahwa wanita dapat menerima laki-laki yang bagaimanapun dari segi organoseksual. Sebagai seorang isteri militer kecenderungan untuk cepat lebih tua sangatlah besar mengingat cara hidup baik psikologik ataupun sosial yang penuh ketegangan. Pada umumnya memikir masalah kosmetika praktis tidaklah tersentuh. tidak tergantung kepada suami. tidak memperdulikan rasa perasaan suaminya. dan wanita militer. Begitu pula wanita isteri militer sering duduk dalam persimpangan jalan petasan yang sulit. Terkecuali di luar dinas maka penggunaan kecantikan dalam tugas merawat perlu menjadi perhatian. maupun sebagai contoh kasus. serta mampu berdiri sendiri. maksud dan tujuan.iai sangat menentukan. 41. harus pula mengetahui sifat umum apa itu pria. Kehidupan yang emosional. Seorang ahli kecantikan tentu harus mempergunakan. Di dunia kemiliteran tidak jarang ada doktrin sampingan yang tidak tertulis yang menyangkut berbagai aspek di samping masalah penggunaan kosmetika yaitu problema keprawanan. Lebih jatuh lagi harga dirinya bila isterinya cantik molek. seduktif. tidaklah perlu diherankan. cenderung paranoid akan mengalami perubahan kejiwaan yang sangat besar bila mendapatkan pasangan yang sangat terlalu yakin akan dirinya sen- diri. memberikan dampak pembicaraan yang unik. penggunaan ataupun langkah -langkah yang diambil. Mendesak-desak secara obsesif compulsif untuk merubah tata bentuk salah satu atau beberapa bagian dari tubuh merupakan aspek-aspek kejiwaan yang patut diperhatikan. Kualitas maupun kuantitas berkembang sesuai kebutuhan. 28 Cermin Dunia Kedokteran No. Pelanggan cara penggunaan. diperkirakan akan membawa dampak sampingan yang sulit ditanggulangi sendiri oleh guru tersebut. baik untuk promosi profesinya. Kesadaran akan sifat perkembangan suami sebagai seorang laki-laki dirasakan perlu menjadi perhatian. Tidak jarang ada pertanyaan mengapa seorang laki-laki yang sudah mempunyai isteri cakap. karena memang isterinya mempunyai modal untuk dapat dibawa dan menjadi kebanggaan setiap laki-laki tidak pandang suku. PENUTUP Demikian telah diuraikan pengaruh kejiwaan dan kosmetika. baik secara timbal balik pengaruh psikiatris maupun psikologik serta kaitannya dengan wanita profesional. Seorang laki-laki yang introversif. kehidupan dan perikehidupan yang tidak atau sukar dielakkan. Kasus yang pernah dihadapi berakhir dengan perceraian. umur. Seorang pegawai diperkirakan mungkin akan membawa kesulitan dalam membawa diri dalam pekerjaan dan jabatannya. Kosmetika dan profesi Penggunaan kosmetika dan profesi sangat erat hubungannya. Di samping keharusan penampilan yang meyakinkan sebagai seorang isteri pejabat militer.proses yang berjalan bertahap. Kosmetika dan masalah keluarga Kenyataan bahwa para ibu lebih banyak ribut di cermin jika akan memenuhi undanga'i adalah ironi hidup. imatur mungkin sangat membahayakan bagi dirinya dalam cara penggunaan kosmetika. 2) Perkembangan kejiwaan. cara menuntun ke tingkat kejiwaan yang dewasa yang ses. kemantapan dan kesadaran penggunaan kosmetika. Kosmetika. Dalam keadaan demikian kemungkinan suami mencoba menunjukkan kejantanan dalam berbagai cara. justru masih mencari atau melakukan hal-hal yang kurang diinginkan oleh pihak isteri.

sudah dapat diakui. Rambut serta muaranya halus dan sukar dilihat dengan mata teCermin Dunia Kedokteran No. Jadi untuk penatalaksanaan akne vulgaris yang lebih rasionil. hal tersebut lebih mempermudah berhasilnya pengobatan. kulit kepala. nodulus. juga untuk akne yang berat seperti bentuk pustulokistik. dan akne jarang terjadi pada folikel ini. Bila rencana pengobatan yang baik dan terpadu. KELENJAR SEBASEUS ANATOMI Kelenjar sebaseus (glandula sebaceous) terdapat pada kulit seluruh tubuh kecuali telapak tangan. Paling banyak dan dengan ukuran yang besar terdapat pada daerah garis tengah punggung. dada dan punggung yang ditandai adanya komedo. Apalagi dengan pengetahuan dan mengenal patogenesis akne. glans penis dan korona penis. folikel terminal atau beard follicle b. Dikenal tiga macam folikel pada daerah muka yaitu : a. 1/5 bagian atas disebut akroinfundibulum atau bagian epidermal dan 4/5 bagian bawah disebut infrainfundibulum atau bagian dermal. kista. 41. muka. papel. Meskipun penyebab yang mendasar dari akne vulgaris masih belum diketahui. bakteriologi serta morfogenesis akne vulgaris. folikel velus c. kesungguhan penderita untuk berobat dan di pihak dokter meneliti. Keberhasilan pengobatan tergantung dari adanya kerjasama yang baik antara penderita dan dokter. Ny. orang dewasa dan dapat juga pada orang dengan usia lanjut. Perkumpulan Ahli Dermato.D. lemaklemak permukaan kulit. kelenjar Tyson pada prepusium. dahi. Cabang Jakarta Raya PENDAHULUAN Akne vulgaris adalah penyakit peradangan menahun dari unit pilosebaseus disertai penyumbatan dan penimbunan bahan keratin serta didapatkan terutama di daerah muka. Selanjutnya selain penatalaksanaan akan dibicarakan juga sedikit mengenai anatomi. kita perlu memiliki pengetahuan tentang: anatomi. meatus akustikus eksternus dan daerah anogenital. fisiologi. folikel sebaseus Folikel terminal rambutnya kaku dan tebal mengisi saluran folikel. JAYA. leher. morfogenesis dari akne vulgaris serta pengetahuan obat-obat/alat-alat yang *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. pipi dan dagu jumlah kelenjar per cm2 ialah 400 — 900 buah sedangkan pada daerah lain lebih kecil dari 100 buah kelenjar per cm 2 . Widowati Sambijono S.Penatalaksanaan Akne Vulgaris Dr. V. Infundibulum adalah bagian folikel rambut (pilary canal) yang menghubungkan muara folikel dengan duktus kelenjar sebaseus. Obat pilihan yang cocok untuk tiap penderita akan berbeda dan tergantung juga dari individu sendiri. Pada daerah kulit kepala. fisiologi kelenjar sebaseus dan etiologi.I. Penyelenggara P. namun dari beberapa data mengenai patogenesisnya yang dikumpulkan pada tahun-tahun terakhir ini.Venereologi Indonesia. dipergunakan pada pengobatan akne vulgaris. maka hasil pengobatan tersebut mungkin akan memberikan hasil yang lebih baik. Pada beberapa tempat kelenjar sebaseus bermuara langsung di permukaan kulit atau tidak melalui saluran folikel rambut yaitu seperti kelenjar Meibom yang terdapat pada kelopak mata. Hamma Halim dan Dr. labia minor dan areola mamma. pustul. Penyakit ini dijumpai pada hampir semua (90%) orang akil baliq yang menginjak masa pubertas pada usia 15 — 19 tahun. dahi. biokimia dari kelenjar sebaseus. memilih serta mengawasi secara tepat dan hati-hati obat yang akan diberikan. etiologi. 1986 29 . Lokalisasi lesi terutama di daerah seboroik dan dijumpai baik pada laki-laki maupun perempuan. patogenesis. Sampai saat ini tidak ada pengobatan tunggal yang berhasil untuk akne vulgaris. telapak kaki. histologi.A. Folikel velus pada daerah muka jumlahnya lima kali folikel sebaseus. bahwa baik pengobatan rnaupun penatalaksanaan kelainan tersebut sudah lebih baik. patogenesis.

Berperan juga dalam lemak-lemak permukaan kulit dan tidak cenderung membentuk akne. dengan demikian memperberat keadaan akne. faktor endokrin a. Skualen. b. tetapi yang sudah pasti adalah multifaktoral. sterol.5% pada orang Negro dengan umur yang sama. faktor ras (racial) a. d. coklat. f. Faktor-faktor tersebut antara lain ialah : faktor-faktor genetik a. 41. trigliserida terutama asal kelenjar sebaseus. penyakit tersebut juga didapatkan pada satu atau kedua orang tua. androgen asal jaringan. hormon gonadrotropin dan hormon adrenokortikostestoroid mempengaruhi secara tidak langsung masing-masing lewat testis. trigliserida. asam lemak bebas. akne kemungkinan besar penyakit genetik di man pada penderita adanya peningkatan respon unit pilosebaseus terhadap kadar normal androgen dalam darah. ovarektomi sebelum dewasa dan agenesis ovarii mencegah timbulnya akne. d. belum dapat dipastikan makanan tinggi kadar karbohidrat dapat merubah keadaan akne. d. menurut Schleicher (1960) penderita akne yang berat mempunyai riwayat dalam keluarga yang positif. bahwa hormon sebotropik asal kelenjar hipofisis dapat merangsang perkembangan kelenjar sebaseus. c. ETIOLOGI Etiologi akne belum diketahui secara lengkap. FISIOLOGI Sekresi kelenjar sebaseus adalah jenis holokrin. d. Pada umumnya para spesialis kulit menganggap berbagai makanan ada hubungan dengan akne meskipun berdasarkan data-data anamnesis belaka. insidensi dan beratnya akne pada orang Jepang lebih besar daripada golongan Kaukasoid. b. lemak. faktor musim negara dengan berbagai musim. e. estrogen dalam kadar tertentu dapat menekan pertumbuhan akne. diduga faktor genetik berperan dalam gambaran klinik penyebaran lesi dan lamanya kemungkinan mendapat akne. menurut penyelidikan Jarrett (1957). 1986 faktor haid dan pil anti hamil a. susu. Faktor genetik dapat dipelajari lewat kembar identik dan ras. Pada permukaan kulit sebum bercampur dengan lemak-lemak lain berasal terutama dari epidermis dan bersama-sama membentuk lemak-lemak permukaan kulit. c. pada penyelidikan lain disepakati bahwa coklat tidak ada pengaruh pada akne. Pada 60% orang dengan riwayat akne. sedangkan ester sterol. keju dan sejenisnya dapat menyebabkan kambuhnya akne.lanjang. 30 Cennin Dunia Kedokteran No. b. Vorhees dkk. b. mono-digliserida dan kolesterol. pada 60 sampai 70% perempuan keadaan lesi akne lebih aktif pada satu minggu sebelum haid. akne tidak berkembang pada orang kebiri (castrates). f. pada perempuan untuk menekan pertumbuhan akne perlu dosis melebihi kebutuhan fisiologis dan pada laki-laki dosis tersebut dapat menimbulkan feminisasi. malam. menurut penyelidikan pada orang tahanan di Amerika Serikat akne yang berat terdapat 5% pada Kaukasoid umur antara 15 — 21 tahun dan hanya 0. Pochi (1979) dalam penyelidikannya telah membuktikan bahwa kambuhnya akne sebelum haid adalah karena pengaruh progesteron. . ester. sebesar 82% orang penderita akne ditemukan pada saudarasaudaranya paling sedikit ada seorang menderita. c. kolesterol. ada dugaan. (1972) Beberapa penderita dengan akne bentuk nodulokistik berat mempunyai kromosom XYY abnormal dan keadaan ini masih perlu diselidiki lebih lanjut. lemak dalam makanan dapat mempertinggi kadar komposisi sebum. peranan makanan pada akne belum jelas. e. ester-ester malam. c.05 mg etinilestradiol tidak begitu berpengaruh pada akne sebaliknya pil maksi dengan etinilestradiol lebih besar dari 0. ovari dan kelenjar adrenal. folikel berisi sel keratin yang lepas dan jenis folikel ini merupakan sumber terbentuknya akne. dengan demikian dapat memperberat keadaan akne. Lemak-lemak permukaan kulit ini adalah senyawaan yang kompleks terdiri atas skualen.05 mg mempunyai efek yang menguntungkan pada akne. namun masih ada faktor lain yang harus masih di perhitungkan. serta hormon-hormon ini merangsang kelenjar sebaseus. lemaklemak polar (polar lipide) asal epidermis. Sebum mencapai permukaan kulit melalui duktus pilosebaseus. androgen memegang peranan penting. kacang-kacang. Folikel sebaseus di sini kelenjar sebaseus besar dan multilokuler dan rambut kebanyakan jenis telogen. menurut Cunliffe (1975) belum ada penyelidikan yang memadai dalam hubungan antara ras dan akne. akne biasanya memburuk pada bulan-bulan dimana suhu itu dingin. b. dengan kata lain sekresinya atau sebum yang dihasilkan ialah dengan jalan desintegrasi sel-sel kelenjar. tetapi ada dugaan bahwa makanan tinggi kadar karbohidrat untuk berbagai orang dapat memperberat keadaan akne serta dapat dibuktikan bahwa makanan tersebut dapat mempertinggi susunan lemak-lemak permukaan kulit dan pada penyelidikan lain ternyata dapat mempertinggi produksi sebum pada orang gemuk (obesitas). Strauss dan Kligman (1961) tidak dapat dibuktikan adanya pengaruh hormon progesteron pada kelenjar sebaseus manusia. 5 alfa dihidrotestosteron lebih mudah dibentuk pada kulit dengan akne. menurut Wiliams dan Vorhees (1970) akne pada orang Amerika berkulit putih lebih banyak dibandingkan dengan orang Negro. pil anti hamil pil mini/pil maksi pil mini mengandung 0. Thyroid stimulating hormon dengan jalan tertentu juga dapat merangsang pertumbuhan akne. faktor makanan Menurut berbagai penyelidik. a.

Pada penderita dengan akne kadar asam lemak bebas.22. Jadi faktor yang penting bagi terjadinya akne adalah adanya iritasi pada dinding duktus pilosebaseus oleh asam lemak bebas. Peningkatan kadar androgen dalam darah menyebabkan hiperplasia dan hipertropi kelenjar sebaseus. Asam lemak bebas terdiri atas asam lemak jenuh dan tidak jenuh. apa yang disebut dengan istilah akne kosmetika biasanya terdapat pada perempuan dewasa setelah pemakaian kosmetika terutama pelembab (moisturizers). b. faktor trauma Menurut Wills dan Kligman (1970) akne memberat setelah mendapat trauma. kolonisasi kuman di dalam folikel sebaseus. Keadaan tersebut dikenal sebagai akne mekanika. kemungkinan lain (other consideration) Kira-kira 30 — 40 tahun yang lalu para klinisi menekankan pada penderita akne agar memperbaiki keadaan kurang tidur. Enzim tersebut menghidrolisis trigliserida yang terdapat di dalam butir lemak menjadi komponen asam lemak bebas dan gliserol. meningkatnya produksi sebum 3. faktor bahan kimia Perkembangan akne vulgaris dapat dipengaruhi oleh kontak dengan minyak mineral dan lain-lain bahan aknegenik. buang hajad yang teratur dan mengobati konstipasi. Diduga hormon-hormon androgen mempengaruhi langsung terhadap perubahan susunan lemak di dalam kelenjar sebaseus. dan terbentuklah komedomikro. 50% pada perempuan biasanya disebabkan oleh peningkatan testosteron dalam plasma.Pada keadaan lembab dan suhu yang tinggi di beberapa daerah tropis dapat memudahkan kambuhnya akne. skualen asam sebaleik (octadeca-5. Dari komedo tertutup dapat berkembang menjadi komedo terbuka (open comedo atau black head). di mana faktor mekanik tersebut dapat berupa gesekan. 1986 31 . asam lemak bebas inilah yang mempengaruhi proses keratinisasi pada duktus unit pilosebaseus yang disebut dengan istilah retention hyperkeratosis dan dengan retensi sel-sel baru tersebut dalam folikel terjadilah peregangan epitel sehingga komedomikro terbentuk dan ini merupakan ciri dari penyakit akne. Kuman lainnya Staphylococcus epidermidis mempunyai peranan kecil dan Pityrosporum ovale et orbiculare peranannya masih belum jelas. Pityrosporum ovale et orbiculare juga ditemukan. skualen bersifat komedogenik serta beberapa asam lemak bebas mengadakan iritasi di bagian infrainfundibulum. dan disusul retention hyperkeratosis. penyumbatan duktus pilosebaseus 2. PATOGENESIS Berdasarkan hipotesis ada empat faktor utama yang mempengaruhi terjadinya penyakit akne vulgaris : 1. Kelenjar sebaseus menghasilkan lemak yang dikeluarkan melalui saluran unit pilosebaseus dan Propionibacterium acnes berada di antrum duktus kelenjar sebaseus serta mengeluarkan enzim lipase. BAKTERIOLOGI Peranan kuman adalah penting dalam perkembangan akne. keaktifan kelenjar sebaseus Dibuktikan adanya faktor peningkatan produksi sebum pada penderita akne. peregangan dan cubitan pada kulit. yang bila meradang kemudian menjadi pustul. hubungan psikis dan akne perlu penyelidikan lebih lanjut. sedangkan 20% memburuk bukan disebabkan oleh sinar matahari tetapi olah karena berkeringat banyak. infeksi bakterial Propionibacterium acnes (Corynebacterium acnes) dan Staphylococcus epidermidis biasanya ditemukan pada lesi-lesi akne. • meningkatnya kegiatan produksi sebum kelenjar sebaseus dipengaruhi oleh hormon androgen. • susunan biokimia kelenjar sebaseus adalah rumit. 8-dienic acid) permukaan kulit meningkat dan asam lemak bebas. perubahan biokimia susunan lemak-lemak permukaan kulit 4. faktor kejiwaan (psikis) a. Dalam hal ini mikro organisme yang mungkin banyak berperan ialah Propionibacterium acnes dengan MicrQcoccaceae (Baird Parker type II Staphylococcus epidermidis) dan PityrosCermin Dania Kedokteran No. karena lemak tersebut juga berasal dari kelenjar sebaseus yang sehat. Sinar matahari dapat menolong banyak penderita akne. • asam lemak bebas yang ada di permukaan kulit berasal dari trigliserida berbagai lemak yang merupakan hasil lipolisis kuman. • penyumbatan duktus pilosebaseus oleh keratin dimulai di infundibulum. Keadaan tersebut mempunyai efek yang menguntungkan bagi akne. tetapi peranannya masih belum jelas. selanjutnya dapat berkembang menjadi komedo tertutup (closed comedo atau white head) atau papel. sedangkan yang tidak jenuh terdiri atas rangkaian atom karbon 11-20. Asam lemak jenuh terdiri atas rangkaian atom karbon 7 . Pada musim kemarau (summer) 60% penderita akne menyembuh. Patogenesis akne adalah rumit dan banyak faktor yang saling berkaitan serta banyak terdapat pendapat sehingga peranan mengenai patogenesis hanya merupakan hipotesis. Kosmetika Menurut Kligman (1975). Berbagai strain Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis dapat menghidrolis trigliserida menjadi asam lemak bebas dan gliserol. Androgen yang berperan di sini ialah testosteron. Akhirakhir ini sedikit atau tidak ada perhatian pada keadaan-keadaan tersebut di atas. apalagi sinar ultra violet juga mempunyai efek bakterisid terhadap kuman permukaan kulit. asam lemak bebas tersebut memungkinkan terjadinya lesi komedo. Penyelidikan mengenai komposisi lemak-lemak pada permukaan kulit adalah sulit. Sinar ultra violet yang terdapat dalam sinar matahari atau sinar ultra violet buatan dapat menyebabkan pigmentasi meningkat dan pengelupasan (scaling). emosional stress pada umumnya memegang peranan kecil pada patogenesis akne. Kuman yang berperan dalam hal ini ialah Propionibacterium acnes (Corynebacterium acnes). 41. tetapi pada banyak kasus kambuhnya akne justru ada hubungan dengan timbulnya stress. tekanan. Hal ini jelas terlihat pada pertumbuhan ko- medomikro setelah terjadi poliferasi epitel yang ada hubungannya dengan penimbunan keratin dan faktor-faktor lain yang belum jelas.

Dalam pembentukan polyporous comedo memperlihatkan gambaran repeated rupture. kista sebenarnya bukan kista sesungguhnya karena mempunyai muara. 3. koliform. Folikel yang berdekatan dapat saling berhubungan dan membentuk satu kelompok komedo. Diphtheroid anaerob tumbuh subur di dalam komedo tertutup. yaltu kista dan polyporous comedo. Pustul biasa mulai sebagai suatu lesi yang padat disusul oleh perlunakan dan biasanya bagian puncak dari pustul pecah serta mengeluarkan nanah dan bahan sisa komedo. kista 2. kulit sekitarnya eritem dan dapat sembuh spontan 1 — 3 minggu serta dapat berkembang menjadi pustul atau nodulus. Nodulus Nodulus konsistensinya lunak dan kadang-kadang berkeropeng (crusted). Bahan rambut didapatkan sedikit dan dapat menghilang pada kista yang tua (old cysta).porum ovale et orbiculare yang hanya memegang peranan kecil dalam perkembangan lesi-lesi akne. ester malam. komedomikro terjadi oleh karena adanya peregangan dini dari duktus pilosebaseus disebabkan oleh bahan tanduk. Nodulus terjadi dari komedo tertutup. komedo terbuka atau open comedo. Kista ini tidak meradang dan isinya terdiri atas bahan seperti keju atau malam (waxy material). Besar penampang papel 1 — 4 mm. epitel yang membatasinya rusak dan sel-sel neutrofil masuk jauh ke dalam jaringan. komedo primer 1. komedo terbuka. Proteus. black head B. Bentuk kista kebanyakan bulat dan dapat sembuh spontan. komedo tertutup. double comedo). Dikenal dua macam pustul : 1. kompleks lemak (trigliserida. MORFOGENESIS Lesi dapat berupa : • komedo. white head 3. Pada bentuk ini konsistensinya padat dan berlangsung hanya beberapa hari saja. Klebsiella aerobacter dan mikro-organisme tersebut sebagai secondary invaders atau timbul disebabkan perubahan ekologi karena pengobatan dengan antibiotika atau bakteriostatika. Mikro-organisme yang menonjol di dalam saluran folikuler ialah diphtheroid yaitu Propionibacterium dan dibagi dalam dua golongan ialah Propionibacterium acnes (golongan I) dan Propionibacterium granulosum (golongan II). Bagian puncak dari komedo dengan warna kehitaman adalah pigmen melanin. komedo yang sama dapat pecah berulang kali. jaringan granulasi dan hiperplasia epitel. terlihat adanya sebukan sel-sel radang. bentuk kedua: bentuk yang meradang. rambut dan kuman. 2. Komedo dapat berkembang sebagai berikut : A. komedomikro 2. B. pustul superfisial Pustul superfisial terjadi akibat penyumbatan dan peradangan di bagian atas dari duktus pilosebaseus. polyporous comedo adalah ciri khas dari akne konglobata yang dapat sangat menonjol dan timbulnya di daerah punggung. Bila nodulus 32 Cermin Dunia Kedokteran No. Polyporous comedo selalu terbuka dengan muara yang lebar serta puncak berpigmen. sedikit di daerah muka dan biasa menonjol di permukaan kulit dengan permukaan yang licin serta dapat digerakkan. 1. Dikenal dua bentuk komedo sekunder. sel datia (giant cells). bentuk pertama: tidak meradang dan dapat berlangsung dua minggu. 2. Polyporous comedo terjadi karena adanya perpecahan setempat (localized rupture) membentuk diverticulum yang dibatasi oleh keratinizing epithelium. punggung. Papul dikenal dalam tiga bentuk : a. komedo sekunder terjadi oleh karena pecahnya komedo primer disertai terbentuknya pembungkus baru (rupture and reencapsulation). dengan muara melebar akibat keluarnya masa zat tanduk berpigmen warna gelap dengan penampang 5 mm kadang-kadang lebih besar. Papul Papul terjadi dari komedo tertutup yang pecah (collaps). dahi. Sejumlah mikroorganisme lain yang ditemukan di dalam lesi pustul ialah Staphylococcus aureus. merupakan lesi pertama yang tampak. komedo primer 1. skualen). b. Menurut Kligman (1979) peradangan pada lesi akne tergantung dari produksi Propionibacterium acnes serta mempengaruhi pecahnya komedo. 1986 . Polyporous comedo (fistulous comedo. c. Kista ini merupakan sebagian gambaran klinis dari akne konglobata. tetapi lebih dalam di lapisan dermis dan konsistensinya agak lunak. muaranya kecil sekali dan hampir tidak tampak dan terjadi karena penyumbatan duktus pilosebaseus dengan bahan keratin. terdiri atas : A. pustul atau nodulus dengan ukuran penampang 1 — 4 mm dan dapat berlangsung 1 — 3 minggu. pigmen melanin. 2. komedo tertutup atau closed comedo. 41. Pustul Lokalisasinya pustul sering di daerah dagu. Kista timbul sering di daerah punggung. bentuk ketiga: Resolving phase: berasal dari bentuk papul meradang. Seperti juga kista. Pustul yang berukuran kecil dapat sembuh sendiri. pustul letak dalam Peradangan tidak terbatas di epidermis saja. Penyembuhan pustul ini berlangsung 2 — 6 minggu. komedo sekunder 1. Polyporous comedones • papul • pustul • nodulus Komedo Komedo adalah ciri lesi primer dari akne dan terjadi oleh karena penyumbatan bahan tanduk dalam unit pilosebaseus yang terdiri terutama atas keratin. Ukuran besar biasanya dengan penampang 7 — 15 mm. Komedo sekunder dapat dikenal dengan bentuknya yang tidak rata dan pada umumnya berukuran lebih besar. dengan penampang 1 — 2 mm.

dibagi : a. bedak kocok. makanan tinggi kadar hidrat arang dan lemak tidak merubah produksi sebum atau susunannya. muka dicuci dengan air hangat dan sabun dua kali sehari. Perawatan kulit (Skin care) 3. Bentuk kedua : sekuele. c. 2. tretinoin) mempunyai efek sebagai iritan dan efek lainnya ialah : a. d. 6. Makanan Mengenai makanan timbul pendapat kontraversi a. b. Zat-zat iritan mempunyai efek eritem. berdasarkan pengalaman. mencegah pecahnya mikro komedo atau melemahkan reaksi radang yang sedang berlangsung. trikarbanilid dan chlorinated salicylanilides dapat mengurangi flora aerobik kulit tetapi tidak ada efek pada Propionibacterium acnes. kompres. beta naftol dan lain-lain. menghirup udara segar (outdoor life) dan gerak badan teratur. serta atrofi (superficial atropic scars). pemakaian bahan ini berkurang setelah dikenal benzoil peroksida. 1986 33 . Kelenjar sebaseus secara fisiologis berdiri sendiri atau otonom. SEKUELE Ada dua bentuk parut yang sering terjadi pada akne vulgaris. f. 1. Sulfur Dapat berupa unsur (elemental) sulfur atau ikatan (compound) sulfur. e. Konsentrasi 0. Pada bentuk ini kadang-kadang ditemukan juga jembatan keloid (keloid bridging). I. secara topikal b. jangan memegang atau dipijit lesi-lesi.05 — 0. Pada keadaan ini dapat dipakai antibiotika. Astringen Aluminium sulfas dalam alkohol atau akua rosari. mempercepat resolusi lesi yang meradang Dapat dipakai cara pembekuan dengan karbon dioksida padat (solid carbon dioxide slush). Menurut Mills dan Kligman (1972) unsur sulfur bersifat komedogenik. mencegah pembentukan komedo. Pengobatan. menurut Pochi. Lemak-lemak asal kelenjar sebaseus tidak sejenis lemak-lemak dalam serum darah. mengurangi proses radang. Asam vitamin A (asam retionik. 4. 41. Sabun abrasif 5.1%. b. mengurangi perlekatan sel di epidermis (decreased cohesiveness).02%. Bentuk pertama: keloid hipertrofi Lokalisasinya di dada. sintesa maupun kwalitas produksinya tidak banyak dipengaruhi suasana eksternal maupun internal. sabun-sabun bakteriostatik yang biasanya mengandung bahan-bahan heksaklorofen. punggung. Parut tersebut terjadi oleh karena bagian dalam dermis mengalami suatu proses disebabkan adanya nodulus atau pustul. Pengobatan Pengobatan secara topikal. PENATALAKSANAAN AKNE VULGARIS Dibagi menjadi : 1. fenol. terdiri dari parut cekung dan superficial. di sini dapat dipakai b. dicegah pemakaian kosmetika yang berminyak. ternyata faktor makanan sebenarnya jarang sekali terlibat. berbagai iritan seperti: resorsinol. disayangkan berdasarkan kenyataan bahwa hanya ada bukti yang sangat terbatas yang mengatakan bahwa makanan memegang peranan dalam patogenesis akne vulgaris. Zat-zat iritan peeling. 3. e.05 — 0. Perawatan kulit (skin care) a. Benzoil peroksida mempunyai efek sebagai iritan dan efek lain ialah : Cermin Dunia Kedokteran No. f. Prinsip umum Pengobatan dapat ditujukan pada beberapa tingkat sesuai dengan patogenesisnya akne vulgaris. sinar ultra violet. petunjuk yang diberikan mengenai makanan tidak ada selain dianjurkan makan bebas dalam jumlah secukupnya. Menurut urutannya yang terpenting ialah : a.05% krem 0. peeling agents. krem dan bahan pembersih (cleansing pre- Zat-zat iritan golongan kemikal paration). Masa radang akut berlangsung 1 — 7 hari dan penyembuhan selama 6 minggu. jangan mencuci muka berlebihan dengan sabun (6 — 8 kali sehari) karena sabun bersifat komedogenik dan dapat menyebabkan akne detergen. mengeringkan dan Zat-zat tersebut dapat dalam bentuk larutan. disebut juga shallow pock type serta bentuk lain ice pick scars dan didapat sering di daerah dagu berasal dari papul meradang. Asam salisilat Asam salisilat selain sebagai iritan juga mempunyai sifat keratolitik pada konsentrasi di atas 3%. Semua susunan lemak kelenjar sebaseus disintesa asal fragmen karbon hidrat arang seperti glukosa. Downing dan Strauss (1970) tidak dapat disangkal bahwa penurunan kalori total akan menghasilkan penurunan produksi sebum secara bermakna. lemak dalam serum darah tidak melewati kelenjar sebaseus. b. c. 2. gabungan oral dan topikal d. Nasihat makanan 4. Prinsip umum 2. pasta. meningkatkan pulih asal (turnover) sel di dalam duktus pilosebaseus. secara oral c. lengan dan sangat jarang di daerah muka. mengeluarkan isi komedo d. c.1%: bentuk cair 0. tindakan khusus. sulfur. d. Resorsin Konsentrasi resorsin 1 — 10%.pecah bahan tanduk ada yang tetap di tempat dan sebagian masuk ke dalam jaringan dengan sebukan sel neutrofil dengan epitel yang rusak. mempertinggi penetrasi transepidermal untuk antibiotika dan benzoil peroksida. gel 0. e. c. 7.

dapat mengurangi intensitas radiasi 50% dan diabsorpsi pada kedalaman 0. 2. c. Sinar-X superfisial a. waktu 8 menit. Laporan pengkajian klinis terkendali mengenai klindamisin. 34 Cermin Dunia Kedokteran. sinar dengan voltase rendah Grenz-ray Untuk mengurangi radiasi yang berlebih -lebihan dipakai saringan (filter) aluminium atau sejenis dengan tebal 0. tetrasiklin.125 % natrium bisulfit 0. Indikasi pada penderita umur lebih dari 17 tahun. Menurut Wechsler dkk (1970).a. 3. Pilihan untuk memakai antibiotika secara topikal disebabkan sensitasi pada kulit sangat kecil dan untuk mencegah pengobatan secara sistemik dalam jangka panjang dengan segala akibatnya.22 % 4-epit etrasiklin hidroklorida 0. Sinar ultra violet Sumber: matahari. 1986 Antibiotika Pemakaian antibiotika secara topikal pada pengobatan akne dimulai pada tahun 1957.0 mg propilen glikol 3. losio tetrasiklin tidak mempunyai efek terhadap lesi komedo dan kistik. b. sinar ultra violet buatan. a. mencegah hidrolisis trigliserida Konsentrasi 5 — 10% dalam bentuk'krem atau gel.0 mg Etil alkohol (95%) 12.125 % ester sukrosa 0. N 2 0 cair(N 2 0 liquid) Cara pemberian: nitrogen spray selama 20 detik. dipakai secara kompres sebelum tidur selama 20 menit. deskuamasi intraepidermal.0 cc Klindamisin adalah suatu antibiotik terdiri atas 7-dioksi-7 kloro derivat linkomisin. klindamisin. Efeknya juga mempertinggi peredaran darah setempat. Losio vane dioakai antara lain : 1) Eritromisin Eritromisin gluseptat obat suntik 500. Efek samping: a) hiperpigmentasi. Gabungan benzoil peroksida dan tretinoin. Pengobatan cara radiasi ini banyak dianjurkan. ke dalam duktus pilosebaseus.0 cc Isopropil atau etil alkohol (95%) 30. Efeknya mengecilkan kelenjar sebaseus 20 — 50%. dalam hal ini antibiotika.5 cc Air suling 2.1 % etil alkohol 40 bagian air 60 bagian 3) Klindamisin Klindamisin fosfat 1 % Etil alkohol (95%) air suling sama banyak Bentuk lain Klindamisin fosfat obat suntik atau klindamisin HCI. Dosis total tidak boleh lebih dari 1000 R untuk tiap daerah lesi. b. dengan demikian menghalangi pemindahan RNA (Ribo Nucleic Acid) yang berguna untuk pembentukan kompleks ribosomal/messenger-RNA dari kuman dengan akibat mikroorganisme tersebut tidak dapat membentuk protein esensial.5 cc 2) Tetrasiklin Tetrasiklin hidroklorida 0. Efek samping: Zat-zat antibakterial a) b) hiperpigmentasi radiodermatitis 1. freon belum banyak digunakan.28 % N-desil metil sulfoksid 0.kistik yang berat dan akne konglobata. Keuntungan: hampir tidak nyeri. (3) Ikatan dengan fosfat lebih efektif. dua kali seminggu. sedangkan pada sinar-X konvensional 4 mm atau lebih. tetapi jarang b) atrofi. 9. HCI hidrat 600. Bradly mengemukakan bahwa eritromisin pada pengobatan akne secara topikal biasanya efektif. Antibiotika yang digunakan ialah: eritromisin. Komposisi: dilute Vleminckx (sulfurrated lime) solution Cara kerja : peeling dan mengeringkan lesi akne. juga jarang. menekan asam lemak bebas. Jadi khasiat klindamisin pada pengobatan akne vulgaris secara topikal adalah menurunkan jumlah populasi propionibacterium acnes.0 cc air suling 27. karena adanya fosfatase kulit. Efek samping: timbul bula. selama 4 — 6 minggu dan bagian mata harus dilindungi. biasanya diberikan 85 R tiap minggu sebanyak 8 kali. Kerjanya sebagai antibakterial ialah dengan jalan mengikat ribosom. yaitu kolitis pseudomemranosa. (4) Khasiat secara topikal lebih baik dari eritromisin dan tetrasiklin.5 mm oleh kulit normal. Cara pemakaian: dua sendok teh larutan diencerkan dalam 50 ml air panas. b. Cryo slush Indikasi: dipakai pada bentuk akne nodulo . Becker dan kawan-kawan pernah . Pada tahun 1978 Larry E.066 mm dan kekuatan 8 — 10 KV. (2) Penyerapan lewat kulit tidak berarti. telangiektasi dan radiodermatitis. 41. dipakai yang satu siang hari dan yang lainnya pada malam sebelum tidur. Hasilnya: resolusi lesi dalam waktu 7 — 10 hari.5 cc Propilen glikol 12. alat sun alphine Honovia lamp. Larutan VLEMINCKX Indikasi diberikan pada lesi-lesi akne yang meradang berat. pada lesi noduler 25 detik tanpa tekanan. Cara penyinaran: jarak 1 meter. Efek samping: seperti pada CO 2 padat. Pertimbangan pemakaian klidamisin secara topikal pada akne vulgaris : (1) Efek samping pemberian secara oral lebihbesar. Zat-zat iritan golongan fisikal (Vlem-Dome-liquid concentrate). c. CO 2 padat (CO 2 snow) Cara pemberian dengan sedikit tekanan 3 — 5 detik. radiasi sinar-X superfisial konvensional Sering digunakan sebelum dimulai pemakaian antibiotika. Yang penting ialah syarat. 2 — 3 kali seminggu. 8. bila pengobatan topikal konvensional atau antibiotika secara oral gagal. bakteriostatik terhadap Propionibacterium acnes d. bahwa bahan pelarut harus dapat membawa bahan aktif (active ingredient). No. hiperpigmentasi dan hatihati pada penderita dengan anamnesis cold urticaria.

secara sangat terbatas dalam waktu Dosis rendah: 1 x 200 mg sehari. diberikan selama 6 — 8 relatif pendek. suksinat sedangkan yang estolat adalah hepatotoksik. a. setiap 4 minggu berikutnya. fenomen makan. e. Tidak ada perbedaan yang bermakna antara kelompok-kelom. (a . fosfat maupun klindamisin hidroklorida ternyata jauh Dosis rendah: 150 mg sehari. sampai empat hari. selanjutnya dosis disesuaikan tromboembolik. diberikan selama 2 — 4 • Antibakterial minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan setiap 4 minggu Antibiotika sering dipakai pada pengobatan akne secara oral. karena tidak mempunyai Bentuk: etinil estradiol dan mestranol. diteruskan dengan h. berikan selama 4 minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan kistik dan konglobata. rasa papas dan gatal. folikulitis dan akne stedrome. telangiektasi. Linkomisin Anjuran: pemakaian jangan lebih dari 1 bulan. Penghitungan jumlah rata-rata papula baik klindamisin 3 — 4 minggu berikutnya. diberikan satu jam sebelum C lcbih rendah dari penghitungan wahana (vehicle). Dosis tinggi tidak dianjurkan. (b) Pengobatan secara oral Dosis rendah: 2 x 250 mg sehari. Susu serta makanan tidak mempengaruhi penyerapan. Efek samping pada perempuan: mual. pseudomembranosa. selama 2 — 6 minggu. belum makan. berat badan meDosis tinggi: 4 x 250 mg sehari. atau fluosinolon. diberikan satu jam sebelum dipakai disebabkan pengalaman klinik belum banyak. Perubahan penghitungan/jumlah pustula. selanjutnya dosis disesuaikan setiap 6 minggu. minggu. Obat ini Efek samping : jarang dipakai. a. hari berlebih dengan pengawasan yang seksama. selanjutnya dosis disesuaikan dengan keadaan Diberi bentuk salep misalnya preparat betametason 17 valerat penyakit. Belum begitu luas Dosis rendah: 250 mg sehari. Tetrasiklin hidroklorida Dosis rendah: 2 x 75 — 150 mg sehari. f. Efek samping seperti pada sulfonamida. 41. derita akne vulgaris dengan klindamisin hidroklorida 1 %. Dosis 50 mikrogram. menghag. makan atau 2 jam setelah makan selama 4 — 8 minggu berikutnya.d. selama 3 — 6 minggu. efek teratogenik pada janin. c. selanjutnya dosis disesuaikan setiap terkendali selama 8 minggu dan menilai pengobatan 358 pen4 — 6 minggu berikutnya. hipertensi. selama 3 — 6 minggu dan dosis disesuaikan setiap 1. selanjutnya dosis disesuaikan setiap 3 — 6 minggu adanya kolitis pseudomembranosa clan diare hilang dalam tiga berikutnya. Demeklosiklin klindamisin fosfat 1 % dan sebuah wahana (vehicle). mengurangi asam lemak bebas. minggu.pustul.menyelidiki pada 11 lembaga dalam sebuah pengkajian klinis setiap 4 — 6 minggu. diberikan satu jam sebelum nurun. diberikan selama 2 — 4 minggu. misin fosfat maupun pada klindamisin hidroklorida dari Obat ini fototoksik dan keadaan ini berguna untuk pepermulaan jauh lebih besar dari perubahan penghitungan nyembuhan akne dengan syarat menghindarkan sinar matapada wahana (vehicle) (a . Minosiklin pok pengobatan dalam hubungan dengan: pengelupasan kulit. Doksisiklin HORMON Dosis tinggi: 2 x 200 mg sehari. diberikan satu jam sebelum Hasil pengkajian klinis tersebut adalah : makan. Indikasi ialah lesi meradang. Efek samping gangguan keseimbangan pada 5% penderita 4) Hidroksikuinolin dan nausea. berikan pada perempuan hamil. Eritromisin Kerjanya menghambat produksi endrogen. 1986 35 . Dipakai secara topikal. renal diabetes insipidus synEfek samping: atrofi. lama 6 — 8 minggu tergantung hasil pengobatan. Estrogen b. diberikan selama 4 — 6 Gabungan dengan benzoil peroksida ialah kuinoderm. diberikan satu jam seEfek samping: kolitis pseudomembranosa. Dosis tinggi: 4 x 250 mg setiap hari. • Hormon Pemberian dapat berlangsung 3 — 6 bulan atau lebih. roida bila dipakai fluorinated steroide. berikutnya. Klindamisin langi efek kemotaksis leukosit. Efek samping: fototoksik. Gabungan trimetoprim -sulfametoksazol dosis dinaikkan atau diturunkan sampai 250 mg sehari seDosis: trimetoprim 80 mg + sulfametoksazol 400 mg. selanjutnya dosis disesuaikan dengan keadaan (a) Kortikosteroid berikut.05). kloasma. pustul. makan. Kerjanya bakteriostatik Dosis rendah: 50 — 100 mg sehari. sebaiknya 80 — 100 mikrogram seBentuk . eritem. diberikan selama 3 — 6 yang menerima klindamisin hidroklorida tidak menunjukkan minggu. Cermin Dunia Kedokteran No. mempengaruhi metabolisme enzim dan ion logam. baik pada klindasetiap 6 minggu. selama 6 minggu dan dosis berikutnya disesuaikan 2. papulo . Dosis tinggi: 3 x 150 mg sehari atau 2 x 300 mg sehari diIndikasi: pada akne dengan lesi papul. jadi secara tidak Obat ini merupakan pilihan kedua serta obat ini dapat dilangsung juga pada kelenjar sebaseus. minggu berikutnya. diberikan selama Antibiotika ini yang paling banyak dipakai sedangkan 2 — 4 minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan setiap 4 oksitetrasiklin dan klortetrasiklin jarang. monilial vaginitis. Sigmoidiskopi pada penderita Dosis tinggi: 2 x 100 mg sehari. karena mempunyai sifat: menghambat perkembangan kuman. Dosis tinggi: 4 x 250 mg sehari. Efek samping: diare disebabkan karena adanya kolitis mengurangi jumlah lipase.bentuk yang dipakai ialah garam stearat dan etilenhari selama ± 2 — 10 minggu.01).

kistik. sehari dapat menurunkan ekskresi 17-ketosteroid dalam urine. kehilangan libido. atrofi testis.u.indikasi: mastitis. D. libido menurun. Dosis: 3 x 200 mg sehari zinksulfat. 36 . Kedua obat tersebut cara bekerjanya berbeda pada akne dengan harapan hasil penyembuhan lebih baik. Kortikosteroid Sebagai obat anti radang pada akne berat dipakai glukokortikosteroid. perasaan kurang enak pada payudara. selama 6 — 9 bulan dan bila pengobatan dihentikan akne dapat kambuh.41. Sekarang tidak dipakai lagi. tidak begitu efektif terhadap lesi-lesi akne.A.u.U.0 sulfus praec 6. Efek samping: keilitis. Retinoid Bentuk 3-cis-retinoic acid paling efektif pada pengobatan akne bentuk kista konglobata. — tetrasiklin secara oral dan losio Kummerfeldi secara topikal. Losio Kummerfeldi (sulfur lotio) Susunan : camphora 1. gangguan tidur. 0. pil ini cukup bermakna untuk akne jenis ringan.000 — 100. dermatitis fasial.000 i. libido menurun. trombosis . kloasma.U. Tidak dianjurkan pemakaian yang lama karena dapat menyebabkan timbulnya akne steroid. Vaksin Pernah dipakai vaksin: Staphylococcus aureus. aktivitas enzim. mempertinggi penetrasi antibiotik lewat kulit. Dosis larutan. Tetrasiklina yang dipakai adalah demeklosiklin. Pil ini juga efektif terhadap akne premenstrual. h. perdarahan hidung. diaminodifenil sulfone) Indikasi akne bentuk kista dan konglobata. c.V. peningkatan berat badan. Di sini yang berperan adalah estrogen. Yang menjadi persoalan ialah kebanyakan pabrik obat merendahkan kadar estrogen dalam pil.b.0 sol.kerjanya menurunkan jumlah Propionibacterium acnes. calcii hydroxidi 45 spir. Cermin Dunia Kedokteran No. memperbaiki gangguan kemotoksis leukosit.dosis 600 mg sehari selama tiga bulan diteruskan 300 mg sehari. tromboplebitis. Kontra .U. tetapi tidak disenangi karena memberi efek samping: lesu.D. Belakangan diprodusir pil antihamil dengan gab ungan 2 mg siproteron asetat dan 50 mikrogram etinil estradiol. dengan keterangan. karena pada pemberian 50.000 — 700. dengan disertai juga edema keratin unit pilosebaseus sehingga terjadi penyumbatan duktus unit pilosebaseus. Pil antihamil Pengobatan kombinasi progesteron -estrogen. (dapsone. konstipasi. P. Pada akne kerjanya belum jelas namun ada dugaan berpengaruh pada metabolisme vitamin A.10dione). pigmentasi areola.u. Dosis 150 mg sehari atau 300 mg seminggu selama 3 bulan.7 alumini et magnesii silicas colloidele 2. 6-pregnandien-17 alfa 01-1. fortior ketonatus 3.V. Kerja siproteron asetat: antiandrogen (antigonadotrofik) dan progestogen.: kombinasi psoralen dan sinar ultraviolet A. Dosis 50. Efek samping lesu. Zink Pada tukak berperan dalam penyembuhan luka (wound healing). Anti-androgen Dikenal klormadinon asetat dan siproteron asetat (6-k1oro1 alfa 2 alfa-metilen-1. Lain-lain Vitamin A Vitamin A kerjanya diduga mempengaruhi metabolisme atau produksi androgen. P. nausea. f. Dalam hal demikian dianjurkan dosis ganda (dua pil sekaligus).000 i. 1986 Pada penyelidikan ternyata diuretika tidak dapat mengurangi atau menghilangkan edema keratin tersebut maka pengobatan dengan diuretika tidak dianjurkan. sakit kepala. krem atau gel. b. sehari dan dosis ini tidak dianjurkan karena berada di dalam dosis toksis. Staphylococcus albus. hipertensi. • a. serosis. Untuk mencegah hiperkeratosis duktus pilosebaseus perlu digunakan dosis 400. konglobata. Asam retinoik kerjanya komedolitik. Diuretika Diuretika diberikan pada akne premenstrual. Dari hasil percobaan -percobaan ternyata pengobatan P. selama 4 minggu.0 oleum rosae 1 gtt calicii oxydum colloidele 1.000 — 100. varises. g. penyakit hepar.V. Timbulnya fotosensitasi pada pemakaian P. dosis tetrasiklin 3 x 250 mg sehari selama 3 — 6 bulan. Sifat antiandrogen siproteron asetat lebih besar dari klormadinon asetat dan sering dipakai pada pengobatan akne yang berat digabung dengan etinil estradiol. e.bahwa 7 — 10 hari sebelum haid timbul edema epidermal dan dermal. Dosis 80 — 240 mg sehari. selama 3 bulan.0 aqua ad 105 kerja losio ini peeling dan antibakterial. d. (d) Tindakan Khusus a. methemoglobinemia. Dosis: prednison 30 — 40 mg sehari dan dosis diturunkan 5 — 10 mg seminggu (tapering off).A. kista ovarium. c. sehari.U. sehingga efeknya tidak terlihat pada pengobatan akne.000 i. Dosis gabungan: siproteron asetat 100 mg dan etinil estradiol 50 mikrogram. diduga akan bermakna pada pengobatan akne. Ekstraksi komedo dipakai alat komedo ekstraktor untuk mengeluarkan komedo terbuka (black head).V.S. perdarahan uterus yang tidak teratur. (c) Gabungan pengobatan secara oral dan topikal — Dipakai tetrasiklin secara oral dan asam retinoik secara topikal.A. Indikasi terutama pada lesi pustular. Propionibacterium acnes. Pada laki-laki tidak dianjurkan karena mempunyai efek feminisasi dengan akibat ginekomastia. Efek samping: anemia hemolitik .05%. depresif.A. Cara pemberian: diberikan pada hari ke 5 sampai hari ke 24 dari suatu siklus haid.

1976. 34. Int J DermatoL 1977. Pharmacotherapy. 102 : 397 — 9. 1979.IS. But J Dermatol.62 : 321 — 5. 21. Marples RR and Kligman AM. p254—71. triamsinolon diasetat. Shuster S. 18. Bacteriology of acne comedones. Int J DermatoL 1976. Pathogenesis of Acne. Marks R. 15:490—5. Acne and serum androgen during puberty. Halim H. The combined effect of vitamin A acid and benzoyl peroxide in the treatment of acne. Efek samping: timbul milia. 1 1 2 : 482 -4. biasanya satu kali sudah cukup. Terada H. Igaku Shoin Ltd Tokyo. 17 : 585 — 90. pharmacology and therapeutic. e. 35. Topical clindamycin : a double blind study comparing clindamycin phosphate with clindamycin hidrochloride. prednisolon diasetat. Philadelphia. 15 : 732 — 7. London. 1976. Pochi PE and Downing DT. Arch DermatoL 1981. Tan SG. Toronto : JB Lippincott Co. Leyden JJ and Stewart R. Kligman AM. London : WB Saunders Co Ltd. Common facial Dermatoses. Lever WP. Cermin Dunia Kedokteran No. 1972. 112 : 33 — 5. Jakarta). 1981. Philadelphia. 106 : 73 — 5. Thackeray P. 105 : 407 — 11. J Invest Dermatol 1974. Perera DH. Efek samping: atrofi lokal yang sifatnya sementara. 10. Cara kerja: mempercepat resolusi lesi meradang dengan demikian mencegah timbulnya parut. J Invest Dermatol 1974. 112 : 53 — 4. Guin JD. 24. Cuncliffe WJ. Indikasi: lesi nodul. A Cooperative Clinical Study. 1971. d.15:103—9. betametason disodium fosfat. kista. Acne perspectives. Greater tendency to acne white American than in Japanese population. 3rd regional conference of Dermatology. 32. diperlukan pengetahuan mengenai patogenesis akne vulgaris dan pengenalan. Cuncliffe WJ. KESIMPULAN Untuk penatalaksanaan akne vulgaris yang lebih rasionil. 18 : 164 — 6. Chocolate and acne. Ace pathogenesis and treatment. 27. Bali Indonesia. 14. Cotterill JA. Strauss JS. morphogenesis and treatment. 62 : 268 — 87. Berlin. triamsinolon asetonida. Hamilton JB. Froster RA and Williams SM. 23. 16 : 413 — 7. 6. 12. J Clin Endocr. Arch Dermatol 1972. Acne vulgaris current concepta of pathogenesis and treatment. 33. Arch DermatoL 1970. Potential Hazards of Clindamycin in Acne Therapy. keloid dan parut hipertropik. Int J DermatoL 1979. triamsinolon heksasetonida. Andrews diseased of the skin. Proceeding book. Dosis: bila dipakai triamsinolon asetonida ialah 0. Topically Administered Clindamycin in the Treatment of Acne Vulgaris and Other Dermatologic Disorders. 1979. Frank SB. Acne. 24 : 267 — 72. Acne. Basler RSW. memilihkan obat yang tepat serta adanya kerja sama yang baik antara dokter dan penderita. 1978. The Acnes. 4. Indikasi: komedo poliporus (polyporous comedones) draining sinuses. c. 8. Lipases : their questionable role in acne vulgaris. Baer RL and Michaelides P. Kortikosteroid intra-lesi Bentuk kortikosteroid yang dipakai: hidrokortison asetat. Desikasi elektro (electrodesiccation) Desikasi elektro dengan jarum ukuran kecil. Int J Dermatol 1977. Post graduate medicine. 26. observation on the number and size of pilo sebaceuous ducts in acne vulgaris. An overview of acne. Cutis. The safety of long term clindamycin therapy for acne. 13. Izumi AK. 1 (3) : 201 — 5. Hoehn GH. Heidelberg. 133 : 536 — 44. Efek samping: timbul parut terutama pada desikasi kome do. New Uses for Benzoyl Peroxide a broad spectrum anti microbial agent. Eksisi Beberapa lesi tidak menyembuh dengan pengobatan konvensional maka perlu diadakan eksisi. Soedarto. 41. 1972. Fulton JE. Traunnell TN. Skripsi FKUL Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Indikasi pada parut akne. Pengobatan acne vulgaris dengan gabungan benzoil peroksida dan tretionin secara topikal.95 : 153 — 5. 16. 29. 1976. kista. Danzig PI. 2. Arch Dermatol. Cuncliffe WJ. 1986 37 . 7. 1976. Witkowski JA and Parish LC. 1964. f. Lubowe II. Fulton JE. Toronto : WB Saunders Co. Becker LE et a1 Topical Clindamycin Therapy for Acne Vulgaris. 1975. New York : Springer Verlag. jarang dilakukan karena timbul parut. 1966. 25. 18 : 489 — 96. Cutis. Lee PA. Leyedn JJ. 30. Domonkos AN. Kligman GPAM. 15 : 337 — 43. Arch DermatoL 1976. Acneform changes in areas of cobalt irradiation. Am J Dis Child. Cuncliffe WJ. The Lancet 5 April 1969. 2 : 389 — 94. Naskah Ilmiah Lengkap Kongres Nasional PADVI I. 20. update for the practitioner. Bristol : John Wright & Sons Ltd. How to care for acne. pigmentasi dan lesi akneformis. 52 : 85 -. Hurwitz S. Denpasar.3 — 1 mg. Frank SB. 117 : 482-5. Int J Dermatol. Dermabrasi Abrasi diadakan dengan menggunakan sikat logam dan penderita diberi anestesi umum pada pelaksanaannya. 11. Jakarta. 1972. Rosen T. Hurwitz S. Pathogenesis of acne vulgaris. 22. Acne and diet. Acne and The Sebaceous Glands. Insisi dan drainage Indikasi pada nodul akne konglobata dengan fluktuasi. Handojo L The combined use of topical benzoyl peroxide and tretionin in the treatment of acne vulgaris. Histopathology of the skin 5th ed. parut akne yang hipertrofi. 15. Int J Dermatol 1976. 5. Aust J Dennatol 1974. Kligman AM. 1975. 28. 17. 9. Waisman M. 1981. Akne vulgaris di bagian Kulit (subbagian Kosmetik/Bedah Kulit RSCM. 1975.Untuk komedo tertutup harus ditusuk dulu dan kemudian ditekan dengan komedo ekstraktor untuk mengeluarkan isinya. 1979. Emerson GW and Strauss . Arch Dermatol. Pilo Sebaceuous duct physiology. 1979. Zink and acne : does it work ? Internationa society of dermatology. New York : Yorke Medical Books.p 180 — 1. 9 : 704 — 5. 16 : 409 — 12. Acne and Acne Care. Williams M. dapat diulang 1 — 1½ bulan berikutnya. Tranggono RI. An update on acne gulgaris. b. 31. KEPUSTAKAAN 1. Int J DermatoL 1976. Arch DermatoL 1976.9. 3. Mackie BS and Mackie LE. 19. pada satu kali pemberian tidak boleh lebih dari 1 0 mg.

Bedah Kulit Kosmetik
Dr. Marwali Harahap
Bagian Penyakit Kulit Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara/RS Dr. Pirngadi, Medan.

Dalam praktek sehari-hari ahli penyakit kulit tidak jarang menjumpai kasus-kasus kelainan kulit yang memerlukan pembedahan untuk kepentingan pengobatan dan/atau kosmetik. NEVUS (TAHI LALAT) Tiap-tiap orang mempunyai sekurang-kurangnya beberapa nevus pada berbagai tempat di tubuh. Namun, tidaklah praktis dan tidaklah dianjurkan untuk membuang semua nevus tersebut. Tidak-jarang penderita meminta agar nevusnya dibuang karena alasan kosmetik. Sesungguhnya, belum ada kriteria yang benar-benar mutlak mengenai pembuangan nevus. Nevus pada anak-anak tidak perlu dikhawatirkan menjadi kanker ganas. Nevus pada orang dewasa dianjurkan untuk dibuang (eksisi) dan dilakukan pemeriksaan histopatologik, bila : 1. Terdapat perobahan warna 2. Terbentuknya lingkaran pigmen di sekitar dasar nevus. 3. Nevus berkoreng (ulserasi) 4. Nevus berdarah 5. Nevus berkeropeng (krusta) 6. Nevus rontok rambutnya dan menjadi lebih licin permukaannya. Untuk nevus pada tempat tertentu di badan yang sering mengalami trauma, seperti di leher, sepanjang pinggir BH, di pinggang, di tapak tangan dan kaki ada baiknya dibuang (eksisi) sebagai tindakan preventif 1. Cara eksisi merupakan cara terbaik untuk membuang nevus. Berapa luas eksisi dilakukan dari pinggir nevus, belum ada kesatuan pendapat, tiga atau empat mm dinilai sudah cukup. Pada lesi yang secara klinik sangat dicurigai kemungkin-

an kanker ganas (melanokarsinoma), eksisi sebaiknya dilakukan 1,5 cm dari pinggir lesi dan dalamnya sampai subkutan. 2.3 Untuk nevus yang tidak lebar yang pada pemeriksaan klinik jelas jinak dan tidak menimbulkan kecurigaan, sedang pembuangannya semata-mata bertujuan kosmetik, maka nevus tersebut disayat secara horizontal kemudian diperiksa secara histopatologik.. Sayatan yang tepat menghasilkan spesimen yang batas dermo-epidermal junction dapat diperiksa secara mikroskopik. Hasil cara ini sangat memuaskan. HEMANGIOMA Hemangioma kulit ada 3 jenis 1. nevus flammeus (portwine stain), 2. angioma tidak dewasa (nevus vasculosus, strawberry mark), dan 3. angioma dewasa (angioma cavernosum). Hemangioma tidak jarang ditemui pada anak-anak. Sebagian besar menghilang atau mengecil dengan sendirinya. Pada jenis tertentu, hemangioma tidak berinvolusi. Hal ini menimbulkan masalah kosmetik, terutama bila terdapat di daerah kulit yang terbuka. Untuk jenis hemangioma yang menetap dan menimbulkan masalah kosmetik dapat dihilangkan dengan cara eksisi. 4 XANTHELASMA Xanthelasma palpebrarum yang terdapat dikelopak mata merupakan jenis xanthoma yang paling sering ditemui. Terdapat dikelopak mata atas berupa tonjolan berwarna kuning, lunak, lonjong. Tidak jarang simetrik, berukuran antara 2 sampai 30 mm. Biasa terdapat pada orang dewasa berusia menengah ke atas, terutama pada wanita. Kelainan kulit ini karena terletak di muka menimbulkan masalah kosmetik.

*) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Penyelenggara P.A.D. V.I. JA YA.

38

Cermin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

Cara pengobatan yang terbaik adalah eksisi. Ruam tersebut dan kulit sekitarnya terlebih dulu dianestesi secara lokal. Kemudian ruam tersebut dijepit dengan pinset, lalu digunting. Pinggir kulit yang luka dibebaskan dari jaringan bawahnya, kemudian dijahit dengan benang sutera halus. 5 PARUT SIKATRIKS Parut dimuka dan leher, apalagi bila mencekung menimbulkan pandangan yang kurang menarik. Sebabnya macam - macam, karena penyakit kulit, infeksi, rudapaksa atau hal-hal lain. Sering gangguan kosmetik ini menyebabkan penderita mengeluh kepada dokter agar diperbaiki. Dengan anestesi lokal, kulit yang mencekung dapat diisi dengan jaringan disekitarnya sehingga cekungan menghilang dan parut yang lebar diperhalus sehingga hampir tidak kelihatan lagi.6,7 ALIS MATA HILANG Adakalanya karena sesuatu penyakit, bulu pada alis mata hilang semua. Muka tanpa alismata kelihatan kosong sama seperti halaman rumah tanpa tumbuh -tumbuhan. Dapat digunakan bahan kosmetik atau tattoo untuk memperbaiki ini, tetapi ini tidak asli. Oleh karena itu, dapat diperbaiki dengan memindahkan rambut dari kepala dan menanamnya di daerah alis mata. Mula-mula rambut yang ditanam tersebut rontok dulu, setelah 3 bulan rambut baru tumbuh hingga alis mata menjadi lebat. 5 LUBANG ANTING-ANTING DI TELINGA PUTUS Sering terjadi lobang anting -anting ditelinga robek. Ini disebabkan oleh anting - anting terlalu berat atau anting -anting tiba-tiba ditarik atau karena rudapaksa lain. Ada berbagai tehnik operasi dapat dilakukan untuk menyambung kembali cuping telinga yang robek tersebut. Cara yang baik yaitu menjahit kembali pinggir robekan cuping telinga tersebut

dengan rapi dan halus. 8 VARISES (PEMBULUH DARAH VENA MENONJOL) Pada orang dewasa, terutama pada wanita yang agak gemuk atau karena sering melahirkan, pada tungkai bawah terlihat pembuluh darah menonjol. Kadang - kadang sangat jelas kelihatan berkelok-kelok. Ini dirasakan mengganggu pandangan kosmetik, apalagi tungkai di samping muka, leher dan tangan merupakan bagian badan yang terlihat sehingga memerlukan penampilan yang sedap dipandang mata. Untuk keperluan kosmetik pembuluh darah vena tersebut dapat dibuang hingga tidak terlihat lagi. 9 Dengan anestesi lokal dilakukan sayatan kecil pada kulit diatas vena tersebut, lalu vena tersebut secara perlahan-lahan ditarik, sehingga semua vena-vena yang menonjol dan kelihatan membayang di kulit menjadi tidak terlihat lagi.
KEPUSTAKAAN 1. Harahap M. The management of pigmented nevi. Modern Medicine of Asia 1979;15 : 39 – 40. 2. Digman RO, Watanabe MJ. and Izenberg PH. Scalpel and scissor surgery as seen by the plastic surgeon. In : Epstein E and E. Jr (Eds.) : Skin Surgery. Fifth edition. Springfield: Charles C. Thomas. 1982; pp. 230 – 244. 3. Harahap M. Surgical removal of nevi – Sixth International Congress of DermatologieSurgery. Rome, October 6 – 9, 1985. 4. Harahap M. Surgical correction of deformities on upper lip and lower lids. Dermatol Surg Oncol 1981, 7 : 149. 5. Harahap M. The Orbital region. In : Harahap M. (Ed.) : Skin Surgery St. Louis: Warren Green, 1985; pp. 253 – 298. 6. Borges AF. Principles of scar camouflage. Facial Plastic Surgery 1984,1 : 181 – 190. 7. Harahap M. Revision of a depressed scar. Dermatol Surg Oncol. 1984; 10 : 206 – 209. 8. Harahap M. Repair of Split Earlobes. A review and a new technique. Dermatol Surg Oncol. 1982;8 : 187 – 191. 9. Harahap M. International Dermatosurgery. Cosmetic Varicectomy. Dermatol Surg Oncol. 1985; 11 :873 – 878.

Cerinin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

39

Miastenia Gravis

Dr. Endang D Thamrin dan Dr. P. Nara
Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Ujung Pandang

PENDAHULUAN Miastenia gravis (MG) dengan nama-nama lain seperti asthenic bulbar palsy, myasthenia gravis pseudoparalytica atau Goldflam's disease ialah suatu penyakit kronik dengan dasar imunologik, ditandai oleh kelemahan otot serat lintang, berpredileksi otot-otot mata dan otot-otot lain yang disarafi saraf kranial1 . Miastenia gravis terhitung penyakit neromuskuler dengan lokasi kelainan pada neuromuscular junction Gejala klinik akibat kelemahan otot, sering timbul atau bertambah setelah kegiatan yang cenderung membaik atau berkurang sesudah istirahat2 '. Yang diserang umumnya otot-otot gerak mata, kelopak mata, pengunyah, gerakan menelan, otot-otot mimik. Walaupun jarang, juga otot-otot pernapasan leher, badan dan anggota gerak. Otot jantung dan otot polos tidak diserang2 ' 4 . Kelainan primer MG dihubungkan dengan gangguan transrnisi pada neuromuscular junction. Penyebab pasti belum diketahui, tetapi teori terakhir mengatakan bahwa MG merupakan kelainan imunologik3, 4 . MG lebih sering terdapat pada orang dewasa, dapat juga pada anak dan bisa timbul segera setelah lahir atau sesudah umur 10 tahun2.5 . MG perlu diobati meskipun kadang - kadang dapat terjadi remisi spontan. Makalah ini membahas secara singkat MG pada anak mengenai insidensi, etiologi, patofisiologi, patologi, gambaran klinik, diagnosis, pengobatan & prognosis. INSIDENSI Prevalensi MG 33/1,000,000 penduduk, 11% pada anak • 6 . Kira-kira 10—20% timbul pada bayi baru lahir dari ibu yang menderita MG2,3. Sie Pek Giok di Jakarta, antara Januari 1959 — Mei 1960 menemukan 6 kasus MG, 3 di antaranya 7 anak yang berumur 3—6 tahun . Meskipun pernah dilaporkan kasus familier, namun tidak terdapat bukti bahwa faktor
40 Cermin Dunia Kedokteran NO.41, 1986

herediter memegang peranan. Pada tipe neonatal, insidensi antara kedua jenis kelamin sama; pada tipe juvenile, lebih sering 2—6x pada anak perempuan daripada anak laki-laki1.5 . ETIOLOGI Kelainan primer pada MG dihubungkan dengan gangguan transmisi pada neuromuscular junction, yaitu penghubung antara unsur saraf dan unsur otot. Pada ujung akson motor

neuron terdapat partikel - partikel globuler yang merupakan penimbunan asetilkolin (ACh). Jika rangsangan motorik tiba pada ujung akson, partikel globuler pecah dan ACh dibebaskan yang dapat memindahkan gaya sarafi yang kemudian bereaksi dengan ACh Reseptor (AChR) pada membran postsinaptik. Reaksi ini membuka saluran ion pada membran serat otot dan menyebabkan masuknya kation, terutama Na, sehingga dengan demikian terjadilah kontraksi otot 8 . Penyebab pasti gangguan transmisi neromuskuler pada MG tidak diketahui. Dulu dikatakan, pada MG terdapat kekurangan ACh atau kelebihan kolinesterase, tetapi menurut teori terakhir, faktor imunologik yang berperanan1,2 .

baru diketahui. 7. Kelemahan otototot pernapasan dapat menimbulkan apnoe bila batuk. congenital ptosis dan ocular myopathy. 4. bersifat ringan. 50—60% MG datang ke dokter 3 . 3. menelan atau suara sengau 5 . Jarang dikerjakan.9 . 6. Hanya digunakan pada kasus-kasus yang sukar didiagnosis. 9—1-6% MG disertai timoma. dipakai pada bayi-bayi kecil. Kelemahan otot ekstremitas jarang.AChR). untuk provokasi timbulnya gejala MG. demam dan obat-obat tertentu seperti B— blocker. aminoglikosida dan lain-lain 3.5. Dengan uji prostigmin/tensilon atau provokasi dengan kurare terjadi perbaikan secara dramatik. biasanya dipakai pada anak yang lebih besar. pernapasan 4 melemah. Beratnya gejala tidak berkaitan dengan beratnya penyakit pada ibu 2. Dengan gejala ini. Pada biopsi otot serat lintang ditemukan lymphorrhage dan proliferasi limfositik dan sel-sel mioid pada timus. bila diserang terutama otot-otot bahu dan ekstensor jari. Perbaikan dramatik setelah uji prostigmin dan gambaran Cermin Dunia Kedokteran No. Kadar anti-AChR pada MG bervariasi antara 2—1000 nMol/L. Anti-AChR ini akan mempercepat penghancuran AChR. Adanya riwayat remisi dan eksaserbasi. gangguan menelan.3 samping itu ditemukan sel-sel miod yang menyerupai sel otot serat lintang dalam timus yang juga mengandung AChR. Selain itu. gangguan mengunyah. Pada pemeriksaan neurologik tidak ditemukan kelainan. nabgis dan gerakan berkurang. kelainan transmisi neuromuskuler pada MG dianggap karena kekurangan ACh.4 Juvenile MG Tipe ini timbul pada umur 2 tahun sampai remaja 4 . dalam serum penderita MG juga dijumpai antibodi terhadap jaringan otot serat lintang 30—40% dan antibodi antinuklear 25% 3. Uji ini sering berbahaya karena dapat menimbulkan krisis miastenia. 2. Uji prostigmin: Disuntik prostigmin (neostigmin bromida) 0. perubahan otot mulut. Juvenile MG. DIAGNOSIS BANDING Tipe neonatal dibedakan dengan floppy infant syndrome.02 mg/kg BB subkutan dan gejala berkurang atau menghilang. dan berkurang atau menghilang setelah istirahat. atau jumlahnya berkurang 1/3 dari normal9 . akan tetapi dengan uji prostigmin dapat dibuktikan pada anak umur 18 bulan—10 tahun 10 Millichap dan Dodge 4 membagi MG pada anak dalam 3 tipe: 1. Gejala ini berlangsung tidak lebih dari 1 bulan ' 9 dan bayi berangsur . GAMBARAN KLINIK Gejala klinik MG diakibatkan oleh kelemahan otot dengan sifat karakteristik yaitu bertambah berat sesudah aktivitas. Pemeriksaan elektromiografi yang pada prinsip rangsangan pada saraf motorik akan menimbulkan kontraksi otot dengan amplitudo yang makin lama makin turun secara progresif. tetapi tidak menghambat pembentukan AChR baru 3 . Umumnya gejala pertama berupa kelemahan otot mata yang menyebabkan diplopia dan ptosis l • 3 . Adanya riwayat penyakit dan gejala kelemahan otot serat lintang yang dimulai pada otot-otot mata dan otot-otot bulber. Uji tensilon: Dengan tensilon (edroponium klorida) 0.4 5. perubahan mimik. dan kadar ini berbeda secara individu. Sebagai akibat proses imunologik. Keluhan dan gejala sama seperti pada orang dewasa dan gejala pertama biasanya diplopia dan ptosis atau gejala THT seperti gangguan mengunyah. PATOLOGI Perubahan patologik terbatas pada otot serat lintang yang diserang & kelenjar timus l . 3. Segera atau beberapa jam setelah lahir.PATOFISIOLOGI Sebelum tahun 1973. Kelemahan otot bertambah jelas pada sore hari dan sesudah kegiatan. Di dapat berupa proliferasi limfositik atau timoma l. kelemahan otot-otot tungkai sangat jarang. tidak dapat mengisap. makin lama makin buruk5 . berlangsung lama. siang hari lebih berat daripada pagi hari4 • 10 . Adanya proses imunologik pada MG sudah diduga oleh Simpson dan Nastuk pada tahun 1960 3 . Uji kurare.1—1 ml IV.8 . Neonatal persistent MG (congenital MG). Gejala hampir sama dengan tipe neonatal transient MG. Relatif resisten terhadap pengobatan dan remisi komplit jarang2. nervositas. 41. Anti-AChR ditemukan pada 80—90% penderita. polimiositis dan miopati lain 5 .9 . Mikroskopik terdapat pada serat otot "lymphorrhage". Neonatal transient MG.4 . bayi menjadi lemah. derivat kinine. Pemeriksaan serologik menunjukkan anti-AChR dan antibodi terhadap jaringan otot serat lintang. Gejala klinik MG akan timbul bila 75% AChR tidak berfungsi3 . kesukaran menegakkan kepala. Kelenjar timus sering abnormal. Dengan ditemukan antibodi terhadap AChR (anti .2. membran postsinaptik mengalami perubahan sehingga jarak antara ujung saraf dan membran post sinaptik bertambah lebar & dengan demikian kolinesterase mendaaat kesempatan lebih banyak untuk menghancurkan ACh3. yaitu kumpulan limfosit kecil yang dikelilingi pembuluh darah. stres. 1986 41 . .4 • 9 Dulu diduga MG tidak timbul sebelum pubertas.4 . Neonatal transient MG Tipe ini terdapat pada 10 — 20% bayi baru lahir dari ibuibu yang menderita MG.angsur kembali normal karena masuknya anti—AChR dari ibu secara transplasenter ke dalam tubuh bayi4. yaitu tiba-tiba terjadi kelemahan yang hebat dan kesukaran bernapas yang berat 1. DIAGNOSIS Diagnosis MG dapat ditegakkan berdasarkan: 1. Gejala kelemahan otot dapat diprovokasi oleh aktivitas. tetapi ibunya tidak sakit MG2. 2.terjadi perbaikan dalam 2 menit. & sebaliknya 1/3 penderita timoma disertai MG3 . sukar menelan. sedangkan tipe juvenil dibedakan dengan polineuropati.9 Neonatal persistent MG (congenital MG) Gejala timbul pada waktu lahir. Sedangkan 20% penderita menunjukkan gangguan otot-otot yang dipersarafi oleh saraf kranial yang menimbulkan disartri. gangguan tersebut adalah suatu proses imunologik yang menyebabkan jumlah AChR pada membran postsinaptik berkurang 3.

12. tetrasiklin dan d-penisilamin. Neurologi Klinis Dasar cetakan keempat. edroponium atau ambenonium diberikan sesuai toleransi penderita. mempengaruhi transmisi neromuskuler. Kemp GE. Illinois. Jakarta • PT Dian Rakyat. menekan emosi dan jangan minum obat-obatan yang mengganggu transmisi neuromuskuler seperti B-blocker. Los Altos. Myasthenia Gravis in Infancy. biasanya dimulai dosis kecil sampai dicapai dosis optimal 4. Progresi penyakit lambat. Mempengaruhi transmisi neuromuskuler: 1) Istirahat: Dengan istirahat. 1981. 5. antibiotika seperti aminoglikosida. 476—80. Morley BJ. • Mempengaruhi transmisi neuromuskuler. WB Saunders Co. San Francisco.Barnet HL and Einhorn AH. semua otot serat lintang dapat diserang.Seybold ME and Lindstrom JM. setelah 3 tahun ± 25% penderita akan mengalami remisi klinik dan 40 — 50% mengalami perbaikan 3 .elektromiografi yang khas merupakan upaya untuk membedakan MG dari kelainan-kelainan tersebut di atas. Penyebab gangguan transmisi neuromuskuler merupakan suatu kelainan imunologik yang menyebabkan berkurangnya AChR pada membran postsinaptik. Mempengaruhi proses imunologik: 1) Timektomi dianjurkan pada MG tanpa timoma yang telah berlangsung 3 — 5 tahun.Oosterhius HJGH. 11. Prognosis pada anak sangat bervariasi. 1971. 4. 1 : 1765—71. 3. Dalam perjalanan penyakit. mandi sauna. Perbaikan lambat sesudah 3 — 12 bulan3 . 10%. Klinik MG pada anak mempunyai 3 tipe: 1). Silver HK and O'Brien D. Penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot: Tujuannya agar penderita dapat menyesuaikan kelemahan otot dengan. 1973. Publisher Hagerstown. Current Pediatric Diagnosis and Treatment 4th ed. RINGKASAN Miastenia gravis pada anak jarang. Myasthenia Gravis: Klinisch Beeld. Childhood and Adolescence 5th ed.Ford FR. Pediatrics 15th ed. neonatal transient MG. pp 1036—9. 7. 452—5. terutama otot-otot tubuh bagian atas. kelebihan dosis dapat menyebabkan krisis kolinergik. dinaikkan perlahan-lahan sampai dicapai dosis yang diinginkan. Pada bayi dapat dimulai dengan dosis 10 mg piridostigmin per os dan pada anak besar 30 mg4 . Juga dianjurkan untuk menghindari panas matahari. Remisi spontan pada awal penyakit terjadi pada 10% MG. 2). makanan yang merangsang. California: Lange Medical Publications. penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot. 2) Alat bantuan non medikamentosa: Pada MG dengan ptosis diberikan kaca mata khusus yang dilengkapi dengan pengkait kelopak mata. Myasthenia Gravis. 1972. Ned T Geneesk.Rowland LP. pp 492—6. 10. 1966.Sie Pek Giok. • Mempengaruhi proses imunologik. Disease of Muscle and Neuromuscular Junction. 127: 1765—71. Brodley RJ and Oh SJ.. Dwyer D. Benton JW.Snead III OC. Kombinasi azathioprin dan kortikosteroid lebih efektif yang dianjurkan terutama pada kasus-kasus berat 9 . Philadelphia— London—Toronto: WB Saunders Co. 10% MG tetap terbatas pada otot-otot mata. mempengaruhi proses imunologik dan 3). 30: 732—9. benzodiazepin. 9. 1961. mencapai puncak sesudah 3 . juga obat-obat yang menyerupai kurare 3 '9 . Beeson PP and Dermot WM. phenintoin. Maryland. Bila otot-otot leher yang kena. neonatal persistent MG (congenital MG) dan 3). Pathofysiologie en Behandeling. Kerja kortikosteroid untuk mencegah kerusakan jaringan oleh pengaruh imunologik atau bekerja langsung pada transmisi neromuskuler. Diseases of The Nervous System in Infancy. Dimulai dengan dosis kecil. 1) Memberikan penjelasan mengenai penyakitnya untuk mencegah problem psikis. 2. kemudian berangsur-angsur baik dalam 15—20 tahun dan ± 20% antaranya mengalami remisi. Pediatric Neurology 2nd ed. 6.cepat atau lambat akan mengalami atrofi otot . 11 . diberikan penegak leher. Current Pediatric Therapy. 11 : 172—6. hal 13—4. 2) Kortikosteroid: Diberikan prednison dosis tunggal atau alternating untuk mencegah efek samping. 2) Memblokir pemecahan ACh: Dengan anti kolinesterase. Neurology. New York: Appleton—Century Crofts. 4) Plasma exhange: Berguna untuk mengurangi kadar anti— AChR. PROGNOSIS Pada anak. pengobatan MG berdasarkan 3 prinsip. Eds.5 tahun. Evanston. USA: Charles C Thomas Publisher. • Penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot.Gellis SS and Kagan BM. bila kadar dapat diturunkan sampai 50% akan terjadi perbaikan klinik. juvenile MG. 1986 . 1975. 31 . uji prostigmin serta pemeriksaan elektromiografi. dan umumnya lebih baik daripada orang dewasa. 1983. pp 581—5.Mahar Mardjono dan Priguna Sidharta. banyaknya ACh dengan r angsangan saraf akan bertambah sehingga serat-serat otot yang kekurangan AChR di bawah ambang rangsang dapat berkontraksi 3 . Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala klinik. Springfield. derivat kinine. PENGOBATAN Secara garis besar. New York. Majalah Kedokteran Indonesia. 1981. 8.Kempe CH. 42 Cermin Dunia Kedokteran No.Farmer TW. 1976. Neurology 1980. Prinsip pengobatan ialah 1). International Medicine. pp 350—354. Myasthenia Gravis. Juvenile Myasthenia Gravis. 41. 2). piridostigmin. Philadelphia—London—Toronto. K E P U S T A K A AN 1. 3) Imunosupresif: Biasanya digunakan azathioprin (imuran) dengan dosis 2½ mg/kg BB. pp 1260—9. In: Testbook of Medicine 13th ed. Dengan timektomi. prognosis sangat bervariasi tetapi relatif lebih baik dari pada orang dewasa. seperti prostigmin. London: Harper & Row.Newson DJ. 1983. Gangguan MG berlokasi pada neuromuscular junction. 20% mengalami insufisiensi pernapasan yang dapat 3 fatal.

Perdarahan dapat berlangsung perlahan-lahan dan membentuk hematoma subdural. Menurut Saxena 4 13. Sebabnya PIN banyak.1% kematian perinatal oleh PI. partus biasa.Perdarahan Intrakranial Pada Neonatus Dr. insidensi perdarahan subdural sudah sangat menurun. PIN meliputi perdarahan epidural. Perdarahan epidural/ ekstradural terjadi oleh robekan arteri atau vena meningika media antara tulang tengkorak dan duramater. Faktor dasar ialah prematuritas dan yang lain merupakan faktor pencetus PIN seperti hipoksia dan iskemia otak yang dapat timbul pada syok. pada bayi-bayi tersebut. pembuluh darah otak masih embrional dengan dinding tipis. Tetapi perdarahan subdural merupakan jenis PIN yang banyak dijumpai pada BCB. etiologi. Untuk menurunkan angka kejadian PIN. pertolongan persalinan dan perawatan postnatal yang sebaik-baiknya. Keadaan ini jarang ditemukan pada neonatus. Di sini perdarahan terjadi akibat pecahnya vena-vena kortikal yang menghubungkan rongga subdural dengan sinus-sinus pada duramater. infeksi intrauterin. kelainan jantung bawaan. 2. subaraknoid. 30% PI. Ujung Pandang PENDAHULUAN Perdarahan intrakranial pada neonatus (PIN) tidak jarang dijumpai. • Bukan trauma kelahiran: umumnya ditemukan pada bayi kurang bulan (BKB). memberikan gejala-gejala kenaikan tekanan intrakranial. patogenesis. asfiksia. Jonggu L. gambaran klinik. Angka kematian PI pada bayi prematur 5x lebih tinggi daripada bayi cukup bulan (BCB). Gejala-gejala dapat ti mbul segera dapat sampai berminggu-minggu. Nara Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.kadang membentuk huruf U sehingga mudah sekali terjadi kerusakan bila ada faktor -faktor pencetus (hipoksia/iskemia). PATOGENESIS Pada trauma kelahiran. partus buatan (ekstraksi vakum. 1. perdarahan terjadi oleh kerusakan/ robekan pembuluh-pembuluh darah intrakranial secara langsung. Perdarahan subdural lebih sering pada BCB daripada BKB sebab pada BKB vena-vena superfisial belum berkembang baik dan mulase tulang tengkorak sangat jarang terjadi 6 . penatalaksanaan. usaha yang lebih penting ialah profilaksis seperti perawatan prenatal. 1986 43 . jaringan penunjang sangat kurang dan pada beberapa tempat tertentu jalannya berkelok . PIN mempunyai arti penting karena dapat menyebabkan kematian atau cacat jasmani dan mental1 . cunam).9 : 1 (Banerjee)4. P. prognosis dan pencegahan PIN yang berkaitan dengan persalinan. kadang . hipotermi. Cermin Dunia Kedokteran No.7 Ada pula PIN yang disebabkan oleh penyakit perdarahan/gangguan pembekuan darah. Dengan kemajuan dalam bidang obstetri. Pada robekan tentorium serebeli atau vena galena dapat terjadi hematoma retroserebeler. diagnosis. intraserebral/parenkim dan intraventrikuler 2 .7 (Saxena). Sering PIN tak dikenal/dipikirkan karena gejala -gejalanya tidak khas. — pemutaran/penarikan kepala yang berlebihan.kelok. Keadaan ini terutama terjadi pada perdarahan intraventrikuler/periventrikuler. juga hiperosmolaritas/hipernatremia1. Pada umumnya prognosis PIN tidak terlalu menggembirakan. Holt 3 menemukan pada otopsi bayi-bayi lahir mati dan yang meninggal dalam 2 minggu pertama. faktor dasar ialah prematuritas. Laki-laki : perempuan = 5 : 2.5. PIN ialah perdarahan dalam rongga kranium dan isinya pada bayi sejak lahir sampai umur 4 minggu. kejang -kejang. subdural. 41. Penatalaksanaan dan penanggulangan PIN masih kurang memuaskan. INSIDENSI Dilaporkan angka berbeda-beda tentang insidensi PIN. Makalah ini membahas sekedar insidensi. 6 ETIOLOGI • Trauma kelahiran 1. Pada perdarahan yang bukan karena trauma kelahiran. Tarau dan Dr. partus presipitatus. 3. — disproporsi antara kepala anak dan jalan lahir sehingga terjadi mulase 6 .

sebagai pengobatan (mengurangi tekanan intrakranial) dan untuk mencegah komplikasi hidrosefalus (fungsi lumbal berulang-ulang). kadar glukose menurun. Kelumpuhan lokal dapat terjadi misalnya kelumpuhan otot-otot pergerakan mata. terutama bila tidak ada hubungan dengan trauma kelahiran karena gejala-gejalanya tidak khas. trombosit. tidak mau minum. GAMBARAN KLINIK Gejala-gejala PIN tidak khas. antitrombin III & faktor VIII 10 . Jika perdarahan dan asfiksia tidak berlangsung lama. derajat II : perdarahan intraventrikuler. 44 Cermin Dunia Kedokteean No. perdarahan periventrikuler memegang peranan penting. irritable. Burstein dkk menentukan derajat perdarahan intraventrikuler sebagai berikut l1 derajat 0 : tidak ada perdarahan intrakranial. refleks cahaya lambat sampai negatif. Dapat serabuh sempurna tetapi biasanya dengan gejala sisa. hiperosmolaritas pula dapat menyebabkan perdarahan intraventrikuler1 Hiperosmolaritas antara lain terjadi karena hipernatremia akibat pemberian natrium bikarbonat yang berlebihan/plasma ekspander. Cara ini tidak secara rutin karena biayanya sangat mahal. Apnea dapat berupa serangan diselingi pernapasan normal/takipnea dan sianosis intermiten. • Apnea: berat dan lamanya apnea bergantung pada derajat perdarahan dan kerusakan susunan saraf pusat. 1986 • Gejala-gejala lain yang dapat ditemukan ialah gangguan kesadaran (apati. oleh riwayat persalinan yang jelas. twitching. otot-otot muka/anggota gerak (monoplegi/hemiplegi) menunjukkan perdarahan subdural/ parenkim. Tetapi bila perdarahan berlangsung lebih lama. karena frekuensi dan mortalitasnya tinggi pada bayi prematur. perdarahan terjadi dalam parenkim otak. Pada pemeriksaan likuor dapat dijumpai tekanan yang meninggi. derajat III : perdarahan intraventrikuler + dilatasi ventrikel. tonus otot akan segera pulih kembali. catastrophic syndrome. 41. Pada perdarahan intraserebral/intraserebeler. LABORATORIUM • pemeriksaan likuor terutama untuk perdarahan subaraknoid dan intraventrikuler/periventrikuler. • Iritasi korteks serebri berupa kejang-kejang. Derajat I & II umumnya ringan. Sekitar 75—90% perdarahan peri ventrikuler berasal dari jaringan subependimal germinal matriks/jaringan embrional di sekitar ventrikel lateral. menangis lemah. ternyata bukan. dan umumnya sukar didiagnosis jika tidak didukung. gejala klinik makin lama makin berat. nistagmus dan eksoftalmus. maka PI dapat dipikirkan. berlangsung beberapa menit sampai berjam-jam dan akhirnya meninggal. Keadaan ini dapat meninggikan tekanan darah otak yang diteruskan ke kapiler sehingga dapat pecah. Derajat III & IV umumnya berprognosis buruk. hanya fraktur yang sukar dibedakan dengan sutura. flaksiditas akan berubah menjadi spastis yang menetap. • pada pemeriksaan darah dapat ditemukan: — tanda-tanda anemi posthemoragik — analisa gas darah (0 2 dan CO 2 ) — gangguan pembekuan darah terutama pada PIN yang non traumatik. opistotonus. • Dengan computerized tomography (CT Scan) semua jenis PIN dapat diketahui 12 . saltatory syndrome: gejala klinik dapat berlangsung berjamjam/berhari-hari yang kemudian berangsur-angsur menjadi baik. perdarahan terjadi di rongga subaraknoid yang biasanya ditemukan pada persalinan sulit. somnolen. PIN dapat dibedakan 2 sindrom7 : 1. kadar protein meninggi. Gejala-gejala ini baru timbul beberapa jam setelah lahir dan menunjukkan adanya perdarahan subdural . lipatanlipatan kulit kepala dan mulase. sekitar 20% kasus dengan gejalagejala yang diduga PIN. nadi lambat/cepat. Apabila gejala-gejala tersebut di atas ditemukan pada bayi prematur yang 24—48 jam sebelumnya menderita asfiksia. bila tidak meninggal akan disertai komplikasi berat seperti hidrosefalus. Perdarahan intraventrikuler dalam kepustakaan ada yang gabungkan bersama perdarahan intraserebral yang disebut perdarahan periventrikuler7. • Cephalic cry (menangis merintih). • Gejala gerakan lidah yang menjulur ke luar di sekitar bibir seperti lidah ular (snake like flicking of the tongue) menunjukkan perdarahan yang luas dengan kerusakan pada korteks 9 . Tujuan fungsi lumbal pada PIN untuk diagnostik. Pada perdarahan intraventrikuler. PIN harus didiagnosis banding dengan beberapa penyakit . Kadang-kadang ada perdarahan retina. kadang-kadang ada hipotermi yang menetap. • Tonus otot lemah atau spastis umum. meninggikan tekanan pembuluh darah otak yang diteruskan ke daerah anyaman kapiler sehingga mudah ruptur. Faktor-faktor ini menjadi normal bila keadaan bayi membaik. pada pemeriksaan ulangan 3—4 minggu kemudian biasanya tidak ditemukan kelainan lagi. Gejala-gejala berikut dapat ditemukan : • Fontanel tegang dan menonjol oleh kenaikan tekanan intrakranial. sopor atau koma). Bertambahnya aliran darah ini.Pada perdarahan subaraknoid. Berdasarkan USG. warna merah/santokrom. Berdasarkan perjalanan klinik. jarang pada neonatus karena hanya terdapat pada trauma kepala yang sangat hebat (kecelakaan)8 . Selain hipoksia. yang berperanan penting ialah hipoksia yang menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah otak dan kongesti vena. Hipotonia dapat berakhir dengan kematian bila perdarahan hebat dan luas. kadang-kadang juga perdarahan subaraknoid oleh robekan tentorium yang luas. Dari semua jenis PIN. derajat I : perdarahan hanya terbatas pada daerah subependimal. Oleh karena itu. misalnya pada perdarahan subaraknoid. • Mata terbuka dan hanya memandang ke satu arah tanpa reaksi. • Foto kepala tidak dapat menunjukkan adanya perdarahan. • Pemeriksaan ultrasonografi banyak digunakan. Mc Donald dkk mendapat kadar rendah fibrinogen. dianjurkan CT Scan untuk mengetahui lokalisasi dan luasnya perdarahan. Adanya perdarahan subaraknoid dapat dibuktikan dengan fungsi likuor. 2. Bila cairan likuor berdarah. DIAGNOSIS Diagnosis PIN sangat sukar. Pupil melebar. derajat IV : perdarahan intraventrikuler + dilatasi ventrikel dengan perluasan ke parenkim otak. Khusus pada neonatus/BKB.

Yang agak khas pada infeksi ialah hepatosplenomegali. Selain itu lekositosis. pneumoni 13 . dkk. ikterus. selanjutnya 4 mg/kgBB dibagi dalam 2 dosis sambil perhatikan keadaan umum seterusnya. pernapasan tidak teratur dan demam tinggi. dosis valium 0. takipnea. sianosis. gangguan bicara atau strabismus. Dibedakan dengan PIN yaitu gejala gangguan pernapasan dan riwayat persalinan (ibu toksemia. infeksi perinatal pada ibu. Pada perdarahan epidural terjadi penekanan pada jaringan otak ke arah sisi yang berlawanan. dibedakan dengan PIN karena partus tetanus neonatorum umumnya oleh dukun. — antibiotika dapat diberikan untuk mencegah infeksi sekunder. frekuensi jantung fungsi subdural berulang-ulang atau tindakan bedah 16 . Pada perdarahan intraventrikuler karena sering terdapat obstruksi aliran likuor. dapat disertai spastisiPENATALAKSANAAN tas. PROGNOSIS . mortalitas 50—70% dan sekitar 30% sembuh dengan serebral. mengeluarkan darah. Pada perdarahan/hematoma subdural. Lebih jelas. umur kehamilan. perdarahan antepartum dan lain-lain). Mortalitas PIN non traumatik 50—70% 7 . Diuresis darahan subdural dengan hilangnya kesadaran yang lama. bayi mula-mula minum baik dan tiba-tiba sukar minum karena trismus dan gejala lain. tunggu 15 menit.5% 4:1. tindakan explorative burrhole dilanjutkan dengan kraniotomi. fungsi lumbal pada PIN kadang-kadang ada perdarahan. evakuasi hematoma dan hemostasis yang cermat 8 . Hidrosefalus bangkan. • pemeriksaan penunjang: CT Scan USG dan foto kepala. gejala . prematuritas. hipotoni. misalnya • Infeksi pada bayi baru lahir/neonatus yang dapat memberikan gejala. • Kecanduan obat dari ibu. bradikardi. 41. ketuban keruh/berbau. — kortikosteroid berupa deksametason 0. kejang -kejang. Dibedakan dengan PIN berdasarkan anamnesis dan pengobatan ex juvantibus pada bayi. pembukaan duramater. • Kelainan kongetinal saraf pusat memberikan gejala kejang dan letargi. • Bayi dirawat dalam inkubator yang memudahkan observasi sindrom hiperaktivitet. muntah dan lain-lain. • pemeriksaan laboratorium: likuor dan darah. sianosis). fraktur tulang kepala dan tanda-tanda peninggian tekanan intrakranial. hipotermi. memdiuresis lebih dari 1 ml/kgBB/jam menunjukkan fungsi ginjal punyai prognosis jelek. dapat terjadi herniasi unkus dan kerusakan batang otak.5—1 mg/kgBB/24 jam yang mempunyai efek baik terhadap hipoksia dan edema otak. kurang dari 1 ml/kgBB/jam berarti perfusi ke ginjal berkurang. Biasanya disertai kelainan kongenital lain. lemah (letargi). Per(bradikardi/takikardi). PIN oleh trauma kelahiran sudah sangat berkurang.3—0. Keadaan ini dapat fatal bila tidak mendapat pertolongan segera. TN hampir selalu terjadi pada akhir minggu pertama. • Tindakan bedah darurat: Bila perdarahan/hematoma epidural walaupun jarang dilakukan explorative burrhole dan bila positif dilanjutkan dengan kraniotomi. derajat kesadaran. merintih (expiratory grunting). sekuele berat. diagnosis PIN ditegakkan berdasarkan : • anamnesis: riwayat kehamilan.9% 4:1 atau glukosa 5—10%dan Nabik 1. • Pemberian obat -obatan : — valium/luminal bila ada kejang-kejang. Pada derajat 3—4 (sedangdan kepala agak ditinggikan untuk mengurangi tekanan vena berat). gangguan • Pemberian vitamin K serta transfusi darah dapat dipertim. sebagian besar sembuh sempurna. untuk mencegah aspirasi serta penyumbatan larings oleh lidah sebagian kecil dengan sekuele ringan. seksio sesar. kalau berhenti diberikan luminal 10 mg/kgBB (neonatus 30 mg). Perdarahan yang meliputi batang otak pada bagian formasi retikuler. retardasi mental dan hidrosefalus. Pada penderita yang tidak meninggal. • Fungsi lumbal untuk menurunkan tekanan intrakranial.Karena kemajuan obstetri. • Respiratory distress of the newborn dengan apnea. menurut Rabe suhu tubuh. Bayi letak dalam posisi miring angka kematian 10—25%. 4 jam kemudian luminal per os 8 mg/kgBB dibagi dalam 2 dosis selama 2 hari. apalagi kalau penderita pada derajat perdarahan17. kejang -kejang.bicara. kalau belum berhenti diulangi dosis yang sama. frekuensi pernapasan. retraksi sternum dan kosta. Perlu diobservasi secara cermat: Pada perdarahan subdural akibat trauma. denyut nadi dan diuresis. Pada derajat 1—2 (ringan-sedang). cepatnya didiagnosis dan pertolongan. • Tetanus neonatorum dengan kejang -kejang. kontinu dan pemberian O 2 . dalam koma diberikan 0 2 . antara lain bayi kejang -kejang akibat ketergantungan vitamin B 6 karena ibunya sebelumnya mendapat pengobatan vitamin B 6 dosis tinggi. epilepsi. mortalitas bergantung • Menjaga jalan napas tetap bebas. dilakukan shunt antara ventrikel lateral dan atrium kanan. Kalau ada gangguan Diusahakan tindakan dibatasi untuk mencegah terjadinya serebelum dapat terjadi ataksi serebeler. evakuasi hematoma dengan irigasi menggunakan cairan garam fisiologik.gejala kesukaran bernapas (apnea. Cermin Dunia Kedokteran No. terutama bila ada manipulasi yang berlebihan. Ibunya penderita DM dan perlu pemeriksaan kadar glukosa darah bayi. keadaan bayi sesudah lahir dan gejala .5 mg/kgBB. • pemeriksaan fisik: adanya tanda-tanda PI. baik 15 Pada perdarahan intraventrikuler. 1986 45 pada neonatus yang memberikan gejala -gejala yang hampir sama. hanya 40% dapat sembuh sempurna setelah dilakukan aktivitas motorik. nadi cepat. mencegah terjadinya obstruksi aliran likuor dan mengurangi efek iritasi pada permukaan korteks. merupakan komplikasi paling sering (44%) dari perdarahan • Infus untuk pemberian elektrolit dan nutrisi yang adekuat periventrikuler7 . Sekuele dapat berupa cerebral palsy. Prognosis PIN bergantung pada lokasi dan luasnya perdarahan. besarnya dan reaksi pupil. persalinan. memberikan kerusakan/kelainan yang lebih parah14 . • Penyakit metabolisme (hipoglikemi) yang dapat memberikan kejang & letargi.gejala nerologik. berupa larutan glukosa (5—10%) dan NaCl 0.gejala yang mencurigakan. Untuk membedakan dengan PIN yaitu riwayat persalinan seperti ketuban pecah dini.

Hafid A dan Sajid DM. Johnson ML. 41. Cole VA. 1978. 7. Susworo. Menkes JH. Role of Coagulopathy in Newborn Intracranial Haemorrhage. PIN non-traumatik yang ditemukan pada BKB merupakan masalah pediatrik. 1983. 16. 29: 32-4. Present and Future. Mc Donald MM. 5. Philadelphia-London-Toronto: WB Saunders Co. 1979. 34: 32-4. Arch Dis Child. 3rd ed. 011afson A. Philadelphia: Lea & Febiger. Volpe JJ. 50: 938-41. Arch Dis Child. Neurol. Perhatian khusus harus diberikan kepada bayi-bayi prematur (BKB) yaitu mencegah episode asfiksia sebelum dan sesudah persalinan. 1984. Disease of Newborn. Tokyo: Igaku Shoin Ltd. Berkat kemajuan obstetri. 1975. Texbook of Pediatrics. Mc Donald MM. Volpe JJ. Intracranial Hemorrhage in The Newborn: Current Understanding and Dilemmas. KEPUSTAKAAN 1. 1977. Intracranial Haemorrhage. pp 421-8. Infantile Subdural Hematomas. 34: 28-9. Holt LE. 1974. 2. Koops BL. Paediatrics. Schaffer and Avery. Neonatology. Cedera Otak dan Dasardasar Pengelolaannya. 3. 13th ed. The Ped Clinics North Am. Peranan Radiologik Pada Kelainan Otak. 1986 . 22: 433-5. 12. Menurut etiologi dapat dibedakan PIN yang traumatik/trauma kelahiran dan non-traumatik. 14: 115-6. BIKA I'KUI. J Paed. yang meliputi pemeriksaan ibu-ibu hamil secara teratur. 92: 693-5. Mithilesh C. Inc. A Cause of Perinatal Mortality. Kumpulan Naskah Ilmiah Simposium dan Seminar Neonatologi. Saxena HMK. Textbook of Child Neurology. Banerjee CK.49: 722-3. Cerebral Intraventricular Haemorrhage and Autopsy. Pathogenesis. 1971. resusitasi segera sesudah lahir dan mencegah kemungkinan hipoksia oleh sebab-sebab lain 18 . 14. yang paling penting ialah pencegahan. Reynolds EO. 74: 32. Mc Intosh R and Barnett HL. 9. Behrman RE and Driscoll JM. Cermin Dunia Kedokteran. 2nd ed. Neonatal Periventricular Haemorrhage: Past. St Louis: CV Mosby Co. Indian Ped. Durbin GM. 46 Cermin Dunia Kedokteran No. Purnomo Suryantoro. pp 601-5. 11. Arhan Arief. Johnson ML. Leksmono PR. Mealy J. pp 527-9. Guggenheim MA and Hathaway WE. of Intraventicular Haemorrhage in Newborn Infants. Intracranial Haemorrhage. Pediatrics. 6.74: 26-7. 1984. Santos KB and Gosh S. 1975. Nelson. 17. Jakarta 1977. memberikan pertolongan dan perawatan yang sebaik -baiknya. 1984. Appleton-Century-Crofts. Narang A and Bhakov ON. Timing and Antecedent of Intracranial Haemorrhage in The Newborn Pediatrics. Moch Bachtiar dan Achmad Suryono. 4. Rumack CM. pp 1034-8. tetapi pemberian vitamin K secara rutin pada BKB dapat dianjurkan.PENCEGAHAN Untuk mengurangi terjadinya PIN. baik menyangkut diagnosis maupun penatalaksanaan dan pencegahannya. Rivers RP and Smith 1F. 1962. 10th ed. 1978. 18. Renjatan Pada Neonatus. Koops BL. Pemberian koagulans sebagai usaha untuk mencegah timbulnya PIN sampai saat ini belum ada persesuaian paham. Cermin Dunia Kedokteran. Dalam hal ini perlu monitoring keadaan bayi intrapartum. 15. 1980. 10. Penanganan Infeksi Pada Bayi Baru Lahir. Indian Ped. PIN oleh trauma kelahiran sudah sangat berkurang. Hypernatremia as a Cause of Intracranial Haemorrhage. baik waktu persalinan maupun sesudah anak lahir. Guggenheim MA and Hathaway WE. 1975. hal 36-40. 1984. 15: 403. 1973. 8. Roberton NRC and Howart P. RINGKASAN Telah dilaporkan tinjauan kepustakaan perdarahan intrakranial pada neonatus yang berkaitan dengan persalinan. 13.

Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk membahas. Coritrat. Dari sisanya penyakit yang diderita oleh 3 — 7 orang. Lincocin. Neuropiron. Urosulfin. berarti akan meringankan beban peserta BPDPK. Viccillin 1000. Berikut akan dibahas sebelas penyakit lain. Morbili 11. Abses. Apabila dapat. Untuk perawatan tinggal peserta BPDPK juga ada ketentuan. morbili (lihat tabel 1). Wasis Budiarto *) *) Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan **) Kantor BPDPK Jawa Timur PENDAHULUAN Dalam pengelolaan suatu asuransi kesehatan. Bactrim. Kombusio 5. Kemicetin. Untuk kortikosteroid oradexon. Amoflox. bahkan ada kelebihan saldo yang diperlukan untuk investasi kapital. hemoroid. Golongan antasid: Camalox. Penstrep 10: 1h. kombusio. Neonovapon. Tetanus 9. Binotal. Erysanbe. Vasodistal. ditinjau dari biayanya. Kalpicillin 500. Flagyl 500. Wahyu Hidayat *). Pyogenta. Diarent. Epilepsi 10. Untuk obat kardiovaskuler: Norpace. neuritis. telah disoroti 30 macam penyakit yang terbanyak diderita peserta. ensefalitis RSU Madiun RSU Ponorogo RSU Magetan Total 5 4 4 2 3 1 1 3 3 — — 26 2 — — 1 1 1 1 — — 1 7 1 1 — 1 2 2 — — 2 2 2 13 6 7 4 3 6 4 2 4 5 3 46 2 Total Untuk penyakit . Daniclox. Meningitis. Hematokel 4. Ponorogo dan Magetan telah disisihkan untuk dianalisa biaya. sehingga ada keseimbangan antara premi yang dibayar oleh peserta dan santunan yang diperolehnya. Viccillin S. antara lain obat-obat yang diberkan di RSU Pemerintah sebaiknya berasal dari daftar obat esensial nasional (DOEN) sehingga peserta tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk beli obat sendiri. Obat-obat yang digunakan yang tidak terdapat dalam DOEN dicatat dan ditinjau apakah dalam DOEN memang ada yang sejenis atau dapat disubstitusikan. selulitis 3. dan anti kolik: Baralgin. Struma 2. HASIL Seluruhnya terdapat 46 kasus. Bioplacenton dan Kemoterapika. Kemicyclin. Ponorogo & Magetan tahun 1984 Subagyo Martodipuro *). untuk saluran cerna: Dulcolax. Papase. Unagen. apakah obat non DOEN yang digunakan untuk peserta BPDPK sebenarnya dapat diatasi oleh obat yang tercantum dalam DOEN atau tidak. Ponorogo & Magetan 1984. Polycrol. Pehazon dan Flosint. Sanpiccillin. Tabel 1 : Penyakit dan obat-obatan non DOEN yang digunakan untuk penderita peserta BPDPK di RSU Madiun. Obat-obat yang digunakan untuk penyakit -penyakit tersebut di atas tetapi tak tercantum dalam DOEN tercantum dalam lampiran I. Lexotan. Hal ini perlu untuk dapat mengontrol pengeluaran. penenang Valium 5. Alpara.penyakit tersebut di atas. Neuritis 8. meningitis. yang ditinjau dari macam obatnya. selalu ada ketentuan dan pembatasan dalam bentuk dan jenis pelayanan yang dapat diperolch peserta. abses.Penggunaan Obat-obat di luar DOEN Untuk Peserta BPDPK Yang Dirawat di RSU Madiun. Urfamycin. Ponorogo dan Magetan Macam penyakit 1. Hemoroid 6. Pentrexyl. Rochjat Soetarmo **). obat-obat yang dipakai yang tidak tercantum dalam DOEN golongan analgesik adalah Ponstan. Ativan. Chymomed. Ekspektoran Cermin Dunia Kedokteran No. Artritis 7. Xylomidon. golongan anti inflamasi: Danzen. 1986 47 . METODIK 30 macam penyakit yang terbanyak diderita peserta BPDPK yang dirawat tinggal di RSU Madiun. tetanus. yang terdiri atas struma. epilepsi. Golongan antibiotika Ampipen. hematokel. Neobiotic. artritis. Dalam studi analisa biaya rawat tinggal peserta BPDPK di RSU Madiun. ternyata terdapat sebelas macam penyakit seperti tersebut dalam tabel 1. Spasmocibalgin. 41.

Neurofort. nama generikpun dapat diingat dengan mudah. Effortil). Sebagai usaha tubuh untuk melokalisir infeksi. ampisilin dengan kloksasilin. seperti vitamin dan mineral dalam dosis tinggi. Asam mefenamat tidak banyak keunggulannya terhadap analgesik yang ada.Silomat dan Plausitin. dengan memesan obat sesuai dengan penggunaannya. hanya diazepam yang tercantum dalam DOEN. asetosal dan paracetamol. . seperti obat enzim anti radang. Fercee. jadi bukan masalah. a. Lain-lain Efortil. tetapi ada obat lain yang bertumpuk karena jarang dipakai. Kandungan obat-obat tersebut di atas serta obat yang sejenis dalam DOEN dapat dilihat dalam lapiran II. Obat kardiovaskuler yang digunakan kesemuanya tidak ada dalam DOEN (Norpace. kalpicillin. Untuk penderita yang mampu membayar sendiri atau yang dibayarian oleh fihak ketiga dan tidak ada restriksi. Kalysmon. 4) antasid 5) sedativa. Vasodistal. 5) panitia DOEN memang belum memutuskan untuk mencantumkannya dalam daftar. Dalam hal ini ada keleluasaan untuk menentukan macam obatnya sendiri. Hal ini akan mengingatkan kita untuk bekerja secara konsisten. jadi tidak ada dalam DOEN. tetapi karena yang tertulis adalah nama pabrik. lorazepam. Contoh obat yang semula ada dalam DOEN 1981. Tetapi obat campuran. Mengenai kortikosteroid (oradexon) ada dalam DOEN sebagai deksametason. yang lainnya tidak. Ultravita. Dapat juga karena sebenarnya kegunaannya masih diragukan. 2) obat tersebut semula ada dalam DOEN 1981. Betadine. tetapi dihidroemetina masih ada. 3) obat kardio vaskuler. Hemafort Sangobion. binotal. metampiron dan paracetamol. 1) analgesik — anti inflamasi. antihipertensi. Hemafort. dapat dilakukan penggolongan. obat apa yang sebenarnya diinginkan dan mana yang tidak dunginkan. tetapi dengan sedikit kemasan. asetosal. obat tersebut dikeluarkan dari daftar. tetapi dalam larutan 10% ada. Ardivit. tetapi yang dituliskan adalah nama generik dan bukannya nama pabriknya. kemudian dikeluarkan dari DOEN 1984 antara lain asam askorbat suntik dan piridoksin hidroklorida suntik. ampisilin dengan dikloksasilin. yakni ampisilin tunggal. 7) ekspektoran dan 8) vitamin & mineral. Dalam DOEN telah dicantumkan berbagai analgesik yang dapat dipilih. vissillin) tidak ada dalam daftar. tidak mau memakai antalgin. lisis proteolitik membran abses tersebut dimanfaatkan oleh kuman untuk menembus membran dan menyebar ke luar. Yang penting pemakai . misalnya obat yang mengandung tripsin. tidak ada lagi dalam daftar. Dari sedativa yang ditulis (bromazepam. sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa untuk analgesik dapat diatasi oleh obat dalam DOEN. Ultravita. 6) kortikosteroid. Dengan perkataan lain. dapat saja dianggap obat tersebut (ampipen.l. walaupun obat tersebut tercantum dalam DOEN. Theragran. begitu pula analgesik campuran seperti metampiron dengan klordiasepoksid tidak masuk dalam daftar. Coritrat. 1986 menggunakan obat tersebut walaupun menggunakan nama lain. Yodium povidon 1% tidak ada lagi. Fenovit dan Tathion. tidak ada dalam daftar. tetapi dalam bentuk tablet masih ada. tetapi dalam revisi tahun 1984. glikosida jantung dan vasodilatator koroner). Dalam DOEN 1984 untuk obat vasodilatator koroner perifer memang belum ditetapkan obat-obat pilihannya. Dengan nama pabrik mungkin lebih jelas. merupakan masalah kronis yang seharusnya dapat dipecahkan. misalnya apabila kita beranggapan bahwa metampiron terlalu toksis untuk digunakan pada penderita.harus yakin. Alinamin F. kalau dikehendaki untuk mendapatkan obat dari rumah sakit. Tetapi kalau anti inflamasi enzimatik tersebut diberikan tanpa antibiotika. valium). Mengenai penggunaan antibiotika untuk kasus-kasus di atas. Untuk dua campuran terakhir masing-masing komponennya dicantumkan dalam DOEN. atau dengan penenang. perlu digunakan nama generik. kimotripsin. Sedangkan levo kloramfenikol juga. amoksilin dengan flukloksasilin. DISKUSI Ada beberapa kemungkinan mengapa obat yang dipilih tidak dapat diperoleh dari rumah sakit secara bebas (untuk peserta BPDPK). Kalysmon. Antasid yang tercantum dalam DOEN adalah kombinasi antara aluminium hidroksida dengan magensium hidroksida saja. Mengenai analgesika non narkotik dalam DOEN dibatasi dengan metampiron. Ardivit. Pada umumnya obat yang tercantum dalam DOEN itu obat tunggal dengan jumlah pilihan cukup banyak (antiangina. sebagian saja yang tercantum dalam DOEN. jangan sampai 48 Cermin Dunia Kedokteran No. yang juga ada dalam DOEN. Golongan vitamin dan mineral: Neurobion. Obat yang dipilih (Camalox dan Polycrol) adalah obat kombinasi yang lebih kompleks. walaupun kalau perlu menggunakan catatan khusus di meja tulis atau di dinding ruang kerja. Kalau dianggap kurang poten.serasio peptidase prolase 300. tetapi masih mau menggunakan xylomidon yang isinya tidak lain adalah metampiron juga. 3) obat tersebut tercantum dalam DOEN. Mengenai persediaan obat habis. 2) antibiotika — kemoterapika. Begitu pula campuran kloramfenikol dengan tetrasiklin dan penstrep 10 : 1⁄2 dan 6 : ½. Anti inflamasi enzimatik mengadakan lisis proteolitik sehingga anti biotika dapat menembus membran tersebut dan membunuh kuman yang ada dalam kantung abses. Eritrosin dan linkomisin ada dalam daftar. Dengan menyadari hal-hal tersebut di atas. Fercee. Neurofort dan Fenovit. Biasanya tidak semua obat akan habis persediaannya. Jadi perlu dijaga keseimbangan stok obat. terjadi membran abses. Pada awalnya hal ini tampaknya ganjil. Theragran. glafenina tidak ada dalam DOEN. 41. 4) obat tersebut ada dalam DOEN tetapi persediaannya sudah habis. dokter dapat membatasi dirinya untuk menggunakan obat yang tercantum dalam DOEN apabila ia harus merawat penderita peserta BPDPK atau penderita umum yang tergolong ekonomi lemah. Hal ini mengharuskan pemakai untuk mempelajari kembali namanama generik. Melihat daftar obat yang digunakan untuk penderita peserta BPDPK. Alinamin F. memang tidak ada dalam DOEN. Sekiranya diperlukan pemakai dapat mengkombinasikannya sendiri sebab komponennya sudah ada. asal disebutkan nama generiknya. 1) obat tersebut memang tidak tercantum dalam daftar obat esensial nasional (DOEN). dapat diperkuat dengan analgesik — narkotik. anti aritmia. misalnya Neurobion. Mengenai obat yang tidak dianggap perlu masuk dalam DOEN dapat dibagi dalam golongan obat yang dikategorikan sebagai pemborosan. sanpicillin. Mengenai pencantuman obat dalam DOEN sudah ditegaskan bahwa obat tersebut ditulis dalam nama generik. Sangobion. asam mefenamat. dapat saja diberi resep obat yang mahal asal pemberiannya rasional. Emetine hidroklorida suntik.

tetapi macamnya cukup. dianggap tidak ada dan penderita harus membelinya di apotek luar. Dalam hal kekurangan vitamin. namun karena nama pabrik yang disebutkan. maka bukan semua vitamin yang dibutuhkan. retinol. karena keduanya adalah kombinasi obat yang kompleks. sebaliknya dengan antasid dalam DOEN hanya didapatkan kombinasi yang sangat terbatas. fenpipramid) Spasmocibalgin (Propifenazon. Alasannya dapat diterima. Tak boleh digunakan lebih dari satu minggu. Dapat menyebabkan agranulositosis. Struma : Valium 5 Neuritis Ponstan Danzen Xylomidon Penstrep 10 : 1⁄2 Viccillin S Kalpicillin 500 mg Tetanus Sangobion Fercee : Danzen Epilepsi Ponstan Vasodistal Coritrat Norpace Meningitis Lincocin Penstrep 10 : 1⁄2 Viccillin S Theragran Neurofort : Bioplacenton Morbili Penstrep 6 : 1⁄2 : Tathion Neurobion Ultravita Camalox Sanpiccillin 500 : Efortil Betadin : Penstrep 6 : 1⁄2 Diarent Plausitin Neurobion Neuropyron Lexotan Alinamin F Dibecasin Valium 2. Obat Ponstan (asam mefenamat) DOEN — Catatan Kurang efektif dibanding aspirin. karena sebagian besar toh . kalau apotekernya bersedia. Dokter dipersilahkan membuat kombinasinya sendiri. melainkan hanya vitamin tertentu saja. zat besi dan sianokobalamin. Lampiran I Obat-obat yang tidak tercantum dalam DOEN saja yang disebutkan di sini. vitamin. penenang. yakni asam askorbat. analgesik yang tersedia dalam DOEN dapat mencukupi. klordiasepoksida) Xylomidon (metampiron. tiamina dan vitamin B kompleks. sirup timi. tipetidina hibenzat. bahwa vitamin hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit saja dalam keadaan seharihari. tapi lebih toksis. Yang tersedia dalam DOEN adalah dekstrometorfan. Ponstan Danzen Papase Dulcolax Diarent Evisol Spasmocibalgin Valium 5 Ketalar Ampipen Viccillin 1000 Bactrim Artritis : Neonovapon Penstrep 125 mg Oradexon Silomat Polycrol Baralgin Veronax Flosint Alpara Flagyl 500 Kalysmon Erysanbe Hemoroid Lampiran II Pengelompokan obat : analgesik. Di samping itu ditambah dengan asam folat.Ekspektoran yang ditulis (Silomat dan Plausitin) keduanya tidak ada dalam DOEN. sehingga ada kemungkinan jenis obat yang ingin digunakan itu ada. perlu diingat bahwa yang dicantumkan dalam DOEN adalah nama generik. etoksibenzamida. Tetapi bila diinginkan dapat ditambahkan sedativa sendiri.kadang karena kemasannya. aminofenagon. 41. klordiazepoksid. 1986 49 . asal digunakan nama generik. KESIMPULAN Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan. obat anestesi. anti inflamasi dapat dipertimbangkan apabila dianggap bahwa antibiotika yang diberikan akan tidak efektif. Di samping itu. Tentang vitamin dan mineral dosis tinggi tidak disediakan dalam DOEN. memang tidak diperlukan. antibiotika. antasid. vasodilatator. Di samping itu masalahnya kadang . Kortikosteroid dalam DOEN cukup banyak. OBP/OBH. pipazetat HCI. dll. tidak tergantung pada dosis. piridoksi. dialilbarbiturat) Amfipen (ampisilin) Sampicitlin (ampisilin) Kalpicillin 500 (ampisilin) Antalgin (metampiron) Metampiron (Antalgin) Parasetamol (asetoaminofen) " — — — Abses : Ampisilin " " Kombusio : Cermin Dunia Kedokteran No. anti inflamasi. Ekspektoran dalam DOEN merupakan obat-obat tunggal. akan dikeluarkan melalui air seni. Unagen (mengandung mempiron. kofeina) Alpara (parasetamol) Neurop yron (metampiron.5 Pentrexyl Hematokel. xilokain) Neovapon (asetoaminofen. fenilpropanolamina. Mengenai vitamin dan mineral dalam dosis tinggi. kodein. Antibiotika yang terdapat dalam DOEN cukup variasinya asal digunakan nama generik. diazepam) Baralgin (metampiron. Obat kardiovaskuler cukup banyak macamnya. dan kelebihannya akan terbuang bersama air seni. sistokel Binotal Ponstan : Hesna Ativan Urosulfin Penstrep 10 : Chymomed Kemicyciin Kemicetin Alinamin Sangobion Fenovit : Unagen . Reaksi bersifat alergik. Dan yang terakhir ini yang dicantumkan dalam DOEN. bromheksin dan gliseril guayakolat. klorfeniramina.

fenilbutazbn) Flozint (indoprofen) Ampisilin Kotrimoksazol Danzen (serasiopeptidase) - Mempercepat penyembuhan jaringan. fenazopiridina HCI) Camalox (magnesium hidoksida. ekstrak balsam Tolu) Betadine (poviden iodida) Chymomed (tripsin + kimotrip sin) - 50 Cermin Dunia Kedokteran No. ajmalina.300) Lexo tan (bromazepan) Valium 5 Ativan (lorazepam) Efortil (etilfenilefrin) Norpace (disopiramida) Coritrat (prokainamida. 6 : ½ Streptomisin 1 gram Eritromisina Erysanbe stearat Eritromisina etil suksinat Kloramfenikol Kemicyclin Tetrasiklina (kloramfenikol + stetrasiklin HCI Hidroklorida Kemicetin (levo kloramfenikol) Urfamycin (tiamfenikol) Pentrexyl Neobiotic (neomisina) Bactrim (sulfametoksazol + trimeprim) Flagyl 500 (metronidazol) Pyogenta Bioplacenton (ekstrak plasenta + neomisina) Dulcolax (bisakodil) Diarent (kliokinol) Oradexon (deksmetason) Urosulfin (sulfametizol. Timi Bromheksin HCI OB H/OB P Yodium povidon - Ultravita Kalysmon Metronidazol Gentamisin Dexametason Aluminium hidroksida Magnesium hidroksida . magnesium hidroksida. takhikardia paraksismal.. orsiprenalina-SO4) Plausitin (morklofon. Papase (prolase. aluminium hidroksida. Alinamin F Ardivit Hemafort Sangobion Ferree Theragran Neurofort Fenovit Tathion (glutation) Silomat (klobutinol HCI.000 IU Tiamina Hidroklorida 50 mg Vitamin B kompleks Asam folat 1 mg Besi sulfat 7 H 2O 300 mg Sianokobalamin 500 mcg Dekstrometorfan Kodeina Sir. gliserilguaiakolat. 1986 .Binotal " (ampisilin) Viccillin 1000 " (ampisilin) Viecillin S (ainpisilin + kloksasilin) Amoflox (amoksilin + fluklosalin) Danicdox Natrium (ampisilin + dikloksasilin) dikloksasilin Lincocin Linkomisina (linkosina) Penicilin 10 juta Penstrep 10 : ½. aluminium hidroksida) Pehazon (aminofenazon. fenobarbital. kinidina. meprobramate) Vasodistal (sinepazida maleat) Neurobion Diazepam Hipotensi ortostatik Antiaritmia Ekstrasistol supraventri kuler. fibrilasi atrial Arteritis anggota bawah Asam askorbat 50 mg Piridoksin Hidroklorida 10 mg Retinol 50. mengeluarkan nanah dan eksudat dari daerah peradangan. kalsium karbonat) Polycrol (metilpolisiloksan. 41. teofilina.

dapat dipahami mengapa serangan penyakit ini tampak rutin. sedang lainnya penelitian di Amerika Serikat. seperti enviroksim. Selain itu. adenovirus. kita boleh cukup yakin akan data hasil penelitan itu. kepastian bahwa ia disebabkan oleh virus. yang kemudian menginokulasi sendiri konjungtiva mata atau mukosa hidungnya dengan tangannya. Dari berbagai golongan itu. Dengan munculnya teknis pengutak . dapat banyak membantu Cermin Dunia Kedokteran. Keduanya memakai interferon alfa dalam 'bentuk spray. koronavirus. majalah New England Journal of Medicine memuat laporan tentang dua penelitian terpisah yang menunjukkan hasil hampir sama. dan pikornavirus. tidak mengurangi imunitas kita terhadap virus ini atau mengaktifkan infeksi laten. konon rongga mulut kita bukan tempat yang ideal untuk inokulasi virus tadi. Diperkirakan pasaran obat "flu" dan sejenisnya di Indonesia mencapai ratusan juta rupiah. ia akan lenyap dalam 7 hari. ternyata memberi hasil hampir serupa. Banyak infeksi virus yang dapat ditanggulangi dengan vaksin. tampak lebih inenarik. agar mencapai hasil maksimal. Sering mencuci tangan. Keduanya. Lebih dari 200 jenis virus (yang secara serologik berbeda) dapat menyebabkan gejala ini. kita dapat ramalkan jenis virus tersebut. dan hampir semua orang pernah mengalaminya. Tapi common cold tampaknya hanya dapat ditularkan lewat kontak yang erat saja. Tapi. bertambahnya pengetahuan kita tentang mekanisme penularannya. yang di lakukan di dua benua yang terpisah jauh itu. yang ditemukan pada sekitar 30 — 50 persen penderita. 1986 51 . Jadi. Keadaan yang dimaksud ialah pada saat seorang anggota keluarga terserang common cold. kekebalannya tidak berlangsung seumur hidup. cara-cara itu tidak praktis. Banyak di antaranya termasuk golongan miksovirus. epidemiologinya. Seakan-akan tiada yang dapat kita lakukan untuk mencegah kedatangannya yang rutin itu. Yang dapat dilakukan cuma anjuran mencuci tangan setelah kontak dengan penderita penyakit ini. diperlukan sejumlah besar orang percobaan. Yang sangat mengherankan ialah. ada beberapa hal yang patut kita catat. Penularan virus itu konon terjadi lewat tangan si penderita. Maka. untuk pencegahan jangka pendek bila ada anggota keluarga yang terkena common cold. usia pasien. atau berendam di air dingin. Yang mengherankan ialah. ke tangan orang yang rentan. Kemajuan lain yang dicapai dalam dekade terakhir ini ialah. hanya 39 — 41 persen common cold yang dapat dicegah. Tapi. sebaliknya.bila dibiarkan. penelitian awal menunjukkan bahwa diperlukan jumlah interferon yang besar sekali. pada beberapa keadaan. yakni 10% risiko perdarahan hidung.kemajuan ini. Hubungan dengan hawa dingin itu mungkin akibat banyaknya virus tersebut di musim tertentu. Yang satu penelitian di Australia. ternyata zat yang in-vitro ampuh sekali terhadap rinovirus. telah dibuktikan bahwa hawa dingin. yang terpenting ialah rinovirus. menunjukkan bahwa semprotan di hidung itu memang dapat mengurangi frekuensi serangan penyakit pada keadaan di mana keuntungan dianggap melebihi kerugian. vaksin rinovirus tidak cukup dapat meningkatkan jumlah antibodi IgA hidung. kita gagal membuat vaksinnya. Mengingat kemajuan . Banyak mitos tentang common cold ini. gejala -gejala common cold ini akan hilang dalam 1 minggu bila diobati secara intensif dengan antibiotika dan lain-lain. Misalnya. Zat yang paling menarik perhatian ialah interferon. zat antivirus broadspektrum yang sekurang-kurangnya diharapkan efektif untuk beberapa jenis virus common cold. tergantung dari iklirn.atikan DNA. common cold — atau sering kita sebut "flu". Susahnya. Dan. seperti sering diamati oleh para medikus praktikus. Ini. Penyebab penyakit ini tampaknya berubah-ubah. paramiksovirus. tampaknya ada be berapa cara untuk mencegah penyakit ini. Nama common cold. Bulan lalu.PERKEMBANGAN COMMOND COLD : Ada Obatnya ? Sejauh ini. meski rinovirus dapat dicegah sebesar 78 — 79 persen. inter feron dapat dibuat dalam jumlah yang cukup banyak. atau mengobati gejala-gejalanya. No. dan sejauh ini. karena ternyata interferon punya toksisitas terhadap hidung: menyebabkan ulserasi dan pendarahan. Sayang. secara meyakinkan. semprotan itu sebaiknya diberikan hanya pada kasus-kasus yang diperkirakan disebabkan oleh rinovirus. Dari zat-zat antivirus yang tersedia. Tapi. Tapi. sekurangkurangnya untuk common cold ini. Tapi. pencegahan transmisi. semua efek yang dilihat itu adalah pada infeksi rinovirus. untuk membuktikan manfaat kliniknya. Beberapa virus memang dapat ditularkan lewat udara (aerosol) dalam jarak jauh. meski bukan influensa yang sebenarnya — tetap tegas bertahan terhadap kemajuan pengobatan modern. Dan ini belum dapat dilakukan. Maka. sehingga pendekatan ini menjadi tak praktis. memperkirakan adanya hubungan penyakit dengan hawa dingin. dan beberapa faktor lainnya. dua penelitian. tidak terbukti berguna dalam percobaan klinik. Sehingga profilaksis jangka panjang belum berani dicoba. Maka pendekatan kedua. 41. mungkin dapat mengurangi penularan. karena begitu banyak penyebabnya. kalau mau. atau di Indonesia "masuk angin". Meski belum ada kemajuan berarti dalam 30 tahun terakhir ini. Zat penginduksi interferon konon juga tak banyak berguna. Karena begitu seringnya ia ditemui . Belakangan konon dibuktikan bahwa interferon alfa dapat mencegah common cold eksperimental di laboratorium. atau pemakaian krim antivirus di tangan. dan penggunaan kertas tissue yang telah diberi zat antivirus. dan tidak terlihat keefektifannya pada common cold yang diakibatkan virus lain.

di mana faktor -faktor gastrointestinal. Lancet 1986. masalah nyeri dada menjadi makin ruwet. Pada anjing. atau bila hernianya digembungkan dengan larutan barium. Maka timbul istilah anginaterkait (linked angina). Juga. Nyeri dada dan perubahan EKG akan muncul bila pasien berolahraga.pasien nyeri esofagus. yakni endoskopi dan pemeriksaan radiografi dengan barium. Mekanismenya tak jelas berkaitan dengan peningkatan kerja jantung. Rasa nyeri yang khas timbul bila pasien membungkuk. dan hanya pada 1 pasien ditemukan spasine koroner. tapi refluks asam lambung ke esofagus. patut diingat bahwa nyeri akibat spasme koroner itu jauh lebih jarang daripada nyeri spasme esofagus.penyakit lain. Suatu kemungkinan lain ialah. Diduga. ditemukan gejala ini pada 17 pasien. 1986 banyak sekali ditemukan kelainan EKG. Anehnya. tapi gejala tak berubah bila dia berolahraga. penelitian transit dengan radionuklid. common cold masih merupakan tantangan bagi dunia kedokteran. Angina dan Penyakit Esofagus Telah lama diketahui bahwa angina pektoris dapat berkaitan dengan penyakit . atau dikembungkan dengan balon. pasien . nyeri tadi tak disertai kelainan EKG pada pasienpasien tersebut. hendaklah diperingatkan agar berhati-hati. pengembungan esofagus sering mencetuskan nyeri angina. Kini. Dengan ditegakkannya sindroma ini. tapi kini tak banyak klinisi yang memperhatikannya bila ia menangani pasien penyakit jantung koroner. stimulasi esofagus mungkin memulai angina dengan mengurangi suplai oksigen miokardium. untuk mencegah pasien menjadi penderita "penyakit jantung palsu". respons simpatik terhadap nyeri esofagus itu meningkatkan kebutuhan oksigen melewati batas kritisnya. Namun.pasien koroner yang juga menunjukkan nyeri esofagus. bisa juga terjadi sesudah makan atau ketika gejala refluks esofagus meningkat. meskipun EKG normal. tes ini dilakukan. tes-tes standar yang kini ada. cairan garam faali. Mungkin karena sindroma ini menunjukkan bahwa kelainan koroner telah meluas. Efek ini dapat dihilangkan oleh atropin atau vagotomi. dan skeletal mencetuskan serangan angina sejati pada pasien yang positif menderita penyakit jantung koroner. ternyata amat tidak sensitif dibanding dengan manometri. dan kemajuan pengetahuan tentang kelainan -kelainan motilitas yang menyebabkan nyeri mirip-angina. penyakit jantung koroner sering dianggap ada bila riwayat penyakitnya menyokong angina. yakni dengan instilasi asam ke esofagus. 41. Sebelum arteriografi koroner banyak dipakai. terbukti bahwa refleks vagal viserokardiak dapat mengerutkan arteri koroner bila bagian bawah esofagus dikembungkan dengan balon. Hubungan antara nyeri kardiak dan nyeri esofagus itu menjadi makin rumit karena pada pasien . angiografi menunjukkan bahwa arteri koroner adalah normal pada seperempat pasien yang diduga angina. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa nyeri semacam ini dapat juga dicetuskan bila pasien diminta hiperventilasi. Pasien dengan angina -terkait ini mendapat nyeri yang khas dan menunjukkan perubahan EKG yang jelas bila esofagus dirangsang dengan meneteskan asam. 52 Cerrnin Dunia Kedokteran No. Bagaimana pun. Pada pasien -pasien tadi. Karena ada petunjuk bahwa pasien demikian cenderung mengalami infark jantung. bilier. Tapi. Tapi. Mengingat bahwa cara mendiagnosis nyeri esofagus itu cukup mudah. Mengingat semua ini.dengan laporan-laporan epidemiologik. Nyeri esofagus tadi dapat juga dicetuskan pada pasienpasien yang jelas-jelas menderita kelainan arteri koroner. diagnosis angina harus dilakukan dengan amat berhati-hati. Pada kebanyakan kasus. Pada penelitian Dart. i : 191-2 . dan penelitian pH. pencetus iskemia tadi bukannya kontraksi esofagus yang terlalu hebat. Pembedahan terhadap hernia tersebut menyebabkan serangan angina dan perubahan EKG hilang bila pasien makan. refleks semacam ini belum terbukti ada pada manusia. berbaring segera setelah makan. dan segera hilang bila balon dikempiskan. Dulu ia merupakan konsep umum. dari 98 pasien nyeri angina yang arteri koronernya normal. Salah satu contoh yang nyata ialah pasien Morris (1963) yang berusia 50 tahun dan menderita hiatus hernia plus angina.pasien inilah antara 17 — 100% ditemukan adanya penyakit sofagus (Besarnya variasi prevalensi tadi disebabkan karena perbedaan kriteria para peneliti tersebut). makin canggihnya tes-tes untuk mendiagnosis penyakit jantung koroner. Pada pasien . Pengetahuan tentang pengaruh esofagus ini kini makin mudah diselidiki berkat 2 perkembangan terakhir. ada baiknya pada pasien -pasien yang dicurigai.

tentu ini ada baiknya. Dalam hal demikian kiranya lebih Etis bila menyebutkan diagnosa si sakit pada atasannya. Bukankah mereka ingin lari dari tugasnya dalam pekerjaan itu dapat disebut 'sakit' secara sosial atau emosional? Apalagi mereka yang mangkir karena terpaksa merawat anak yang sakit. baik karena sakit sebenarnya atau hanya ingin libur dapat saya beri surat sakit. Contoh yang "paling lucu" ialah untuk mendapat SIP Perseorangan Semata-mata. Dan ini selalu dapat dipertanggungjawabkan. Hal yang lebih mudah adalah soal surat keterangan sakit yang memerlukan istirahat. Secara tegas mungkin yang bisa dinilai "cacad" ialah skizofrenia. Bagi kita. yakni dengan disiplin kerja dan berbagai aspek kepegawaian & penggajian dan sebagainya yang dapat diberikan atasannya. supir. bahwa calon pengemudi itu kesehatan badannya cukup baik untuk mengemudi sehingga tak membahayakan diri sendiri maupun orang lain. lantas dinilai ada gangguan emosionil. Kiranya dokter dapat menghindarkan diri dari permainan kata-kata atau istilah popnya main pokrol-pokrolan. harus ditolak? Mestinya harus ditegaskan penyakit apa saja yang tidak boleh diderita oleh dokter yang akan berpraktek. 1986 53 . Bila seorang penderita epilepsi kita periksa. masalah Surat Keterangan Sakit banyak dibicarakan dalam surat kabar. selain tambahan kekuasaan dalam masyarakat. Namun. Batasan "keadaan sehat" belum disusun secara cermat untuk kategori pekerjaan. Sakit malas/tidak ingin kerja tersebut harus diobati. Kes. tak jarang ini disertai dengan masalah-masalah hukum dan etika. pihak korps kedokteran. Sedikit-sedikit dapat memberi kita tambahan penghasilan. pegawai kantor. dan fisiknya waktu itu cukup sehat. 41." Bagaimana tanggapan sejawat? Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIKA KEDOKTERAN Masalah surat keterangan sehat dan sakit. ketidaksediaan kita mengobral surat keterangan sehat. dus dinilai "sakit" dan diberi "istirahat". Yang ada sekarang ini nampaknya masih bersifat umum. Sikap mana hanya dapat di "rasa" kan dan sulit untuk diukur secara lugas. karena kita umumnya dapat "menenggang rasa". berarti Cermin Dunia Kedokteran No. Bukankah ia berhak mendapat surat keterangan sehat? Pada hal di kemudian hari ia dapat membahayakan dirinya atau menabrak orang lain. Terutama dalam kaitan dengan perkara Drs N. buta total. Kita belum lama ini diperkenalkan pada seorang neurologist top dari Jepang yang menderita paraplegia. atau kelumpuhan kedua tungkai dan lengan. dengan cara yang tepat. Apalagi mereka yang akan mengambil Surat Izin Mengemudi. yakni tidak ingin kerja. yang dikabarkan berulang kali tak hadir di pengadilan dengan bekal surat keterangan sakit. kiranya dapat disusun oleh IDI dengan MKEK-nya atau dibantu oleh MDA. SMA. bila diteliti dari segi etik. Memang kriteria sakit ialah sakit rohani. guru dan sebagainya? Belum dirumuskan secara konkrit. ini dan bila dokter tidak memberitahu dan juga tidak mengobati. surat keterangan sehat yang diperlukan untuk mengambil SIM. banyak negara di dunia — termasuk Indonesia — mengakui bahwa kesehatan itu bukan hanya sehat fisiknya saja. jasmani dan sosial emosionil. sedang malas kerja. SD. yang diperlukan ialah keterangan dokter. Bila dulu Surat Keterangan Sehat hanya diperlukan oleh mereka yang melamar pekerjaan atau menjadi pegawai negeri. atau masuk asuransi kesehatan/asuransi jiwa. Jadi sang atasan yang akan " mengobati". Namun di antara penyakit-penyakit atau keadaan sakit yang betul-betul mcmerlukan istirahat. Sekiranya sejawat yang paraplegia tersebut minta SIP di Indonesia. Apakah seorang dokter yang pada waktu mengajukan SIP sedang dapat bronkhitis atau sakit lain yang bisa disembuhkan dalam jangka pendek. SMP. Seperti kita ketahui. dari pada merahasiakannya sebagai rahasia jabatan dokter.U. setiap dokter— boleh dikata — dapat memberikan surat keterangan sehat tersebut bagi setiap orang. Apa kriteria "sehat" untuk masuk TK. makin banyak pihak yang memerlukan surat keterangan dokter. kini beberapa Sekolah Taman Kanak-kanak juga ikut mensaratkan adanya surat keterangan tersebut untuk dapat diterima. Bila segala sesuatu perbuatan dokter di kemudian hari harus disesuaikan dengan hukum.SURAT KETERANGAN SAKIT DAN SEHAT Belakangan ini. harus dilampirkan surat keterangan "berbadan sehat". apa kira-kira akan dapat diberi surat keterangan "sehat"? Batasan "sehat" untuk berbagai kategori pekerjaan. Tentunya. bisa pula berakibat mematikan masa depan seseorang. perlu diberitahu tentang diagnosa "sakit khas". tentu cukup jelas bagi semua dokter! Orang yang ingin bolos. Sepintas lalu hal ini bisa dianggap remeh. Jadi masalahnya cukup fair. memang cukup rawan dan sangat mudah kita tergelincir ke arah kekurang-jujuran. tapi juga sosial emosional. Kecuali buat mereka yang benar-benar secara fisik tak mampu naik kendaraannya. Memang dengan makin majunya taraf pendidikan bangsa kita. Seorang sejawat pernah berkata : "Semua orang yang meminta surat keterangan sakit. Yang menjadi masalah. adalah kriteria "cukup sehat" tadi. tapi seyogyanya dalam keterangan supaya disebutkan : "gangguan emosionil". maka mungkin waktu itu sikap tenggang rasa akan terpaksa ditinggalkan. kemudian diusulkan kepada Dep. Sebaliknya. Ambil contoh saja. masuk ke Universitas. tuli. mungkin secara pokrol-pokrolan bisa. PT dengan berbagai jurusan? Begitupun kriteria sehat untuk yang akan bekerja sebagai pilot. Hal yang sama terjadi dengan surat keterangan sakit.

orang itu tidak dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya. yaitu Pasal 267 yang berbunyi : (1) Seorang dokter yang dengan sengaja memberikan surat keteranean oalsu tentang ada atau tidaknya penyakit... 2. lebih baik dirujuk kepada yang bisa menyembuhkan. jenis tugas/pekerjaan yang akan dilakukan.H. perlu batasan yang jelas. tapi seharusnya si penderita masih dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya dan dokter memberi "istirahat".. 1986 kalimat : "karena sakitnya.Pidana pasal 267 itu.seorang prajurit yang sedang melakukan latihan perang-perangan.. tapi atasan atau Bagian Personalia kantor yang bersangkutan. apalagi yang bekerja dalam tim Resmi. agar ia tidak dicatat sebagai "membolos" oleh atasannya. (3) Diancam dengan pidana yang sama. perlu dipupuk dan dikembangkan. Dalam pasal ini dicantumkan unsur "sengaja". Jika ada penyakit.. perlu istirahat ..H. kelemahan atau cacat. maka ia dapat dituntut menurut K. misalnya penyakit panu pada umumnya.Pidana pasal 267 itu. Ia jelas-jelas tabu bahwa orang itu tidak sakit. karena pemalsuan surat. 2. Untuk tujuan ini ia minta dibuatkan "Surat Keterangan Sakit". bahwa paling sedikit ada dua faktor yang ikut menentukan seseorang berhalangan melakukan pekerjaan atau tugasnya : a. menurut pasal ini.... yang syukur masih banyak yang menganggap tinggi!. kita kebetulan lebih berhak menentukan tentang sakit/tidaknya seseorang! Dengan menghormati Sejawat yang lebih ahli.H. dijatuhkan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. dengan pidana penjara paling lanta enam tahun. kiranya perlu dipikirkan untuk menguraikan untuk berbagai kategori pendidikan.U. Dalam "Surat Keterangan Sakit" ini lazimnya dipergunakan 54 Cermin Dania Kedokteran No. sebaiknya tidak langsung diberi "istirahat sakit". Untuk keterangan sehat. Rasa hormat pada sejawat yang lebih ahli.. pekerjaan dan profesi. yaitu "perlu istirahat" dan tidak diberi spesifikasi tugasnya. Tidak palsu dan juga tidak dipalsu. Untuk keterangan sakit.H... Pada waktu diperiksa ia "nyengir kesakitan" setiap kali perutnya diraba/dipegang. Tentang kata-kata "seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu".. Jika seorang menderita penyakit cantengan pada ibu jari kakinya. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Dan secara Etis kesalahan ini lebih merugikan si pasien maupun orang lain. misal- . Kiranya pasal ini juga tidak cocok. Jika dokter memberikan surat keterangan itu. Masri Rustam Direktorat Transfusi Darah PMI Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN Dalam Kitab Undang . Tidak semua penyakit berakibat si penderita penyakit itu berhalangan melakukan pekerjaan atau tugasnya. Ternyata tiga hari ini ia pergunakan untuk berpergian dengan pacarnya dan hal ini kemudian diketahui oleh atasannya. (2) Jika keterangan diberikan dengan maksud untuk memasukkan seseorang ke dalam rumah sakit jiwa atau untuk menahannya di situ.dokter menelantarkan pasiennya yang sakit malas/ingin bolos. perikatan atau pembebasan hutang. tapi ingin pulang kampung lebih cepat untuk merayakan hari raya.U... tapi tidak demikian hainya jika ia . berarti secara implisit kita telah menghormati profesi kita sendiri atau telah membela martabat dokter..Pidana pasal 267 itu. diancam jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian. tidak dapat dituntut. Akankah kita para dokter sendiri yang akan menjatuhkan martabat tersebut? Dr.Undang Hukum Pidana (KUH Pidana) kita terdapat pasal yang mengatur tindak pidana yang berhubungan masalah di atas.undang. biarpun menurut undang . karena "Surat Keterangan Sakit" itu asli.. maka ia masih dapat bekerja bilamana ia seorang karyawan administrasi di suatu kantor. bahwa ia tidak sakit. yaitu K. Dalam hal ini tidak terdapat unsur "sengaja" dari fihak dokter dan dokter itu hanya "kebobolan" saja. sehingga ia juga tidak dapat dituntut menurut K. Mungkin kesalahan itu tidak seberat kesalahan menyembunyikan/tidak melaporkan penderita berpenyakit menular yang wajib lapor! Akan tetapi secara jujur. kemauan orangnya. Tentang pernyataan bahwa seseorang "tidak dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya" tidak diatur dalam K. dapat saya katakan.. harus diakui dalam praktek sehari-hari banyak di antara kita yang terlalu "toleran" terhadap pasien yang minta surat sakit sekadar untuk tidak masuk kerja dengan berbagai motif! Kesalahan atau penyimpangan Etis lebih mudah dirasakan dengan hati nurani daripada dengan ketentuan & patokan tertulis! KESIMPULAN 1. sakit yang mutlak memerlukan istirahat. hari". 41. Ia menolak untuk disuntik dan minta obat saja yang "ces pleng". H.. tapi dengan sengaja ia nyatakan sakit. adanya suatu penyakit pada orang itu. b. atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak palsu. Kemudian ia minta "Surat Keterangan Sakit" untuk tidak masuk kerja selama tiga hari dan dokter memberikannya. Sakit "sosial" yang tidak bisa diobati dokter.Pidana pasal 263 ayat (1) berbunyi : Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan suatu hak. dapatkah dokter itu dituntut sebagai melakukan "pemalsuan surat" (valschheid in geschriften)? Pasal yang berkaitan dengan ini. Baiklah kita tinjau dulu persoalan "Surat Keterangan Sakit" yang akhir-akhir ini mendapat sorotan yang cukup tajam.. Oleh karena itu dalam "Surat Keterangan Sakit" biasanya dipergunakan kata-kata yang netral. sehingga dokter yang membuat kesalahan karena kebodohan atau ketidak cakapan (onbekwaamheid).. 3. Dengan demikian sebenarnya dokter menyatakan dua hal sekaligus : 1. yang barangkali bukan dokter. barang siapa dengan sengaja memakai surat keterangan palsu itu seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran.. 2) Seorang "pasien" datang pada dokter dan menceritakan bahwa ia sudah buang air besar lebih dari sepuluh kali dan yang keluar adalah lendir dengan sedikit darah. Tentang "adanya penyakit" kiranya dua contoh di bawah ini dapat menjelaskan persoalannya : 1) Seorang "pasien" datang pada dokter dan dengan terus terang mengatakan..U.U.

Di sini tidak diperlukan unsur "sengaja".U. Apa yang dinamakan "penyakit" harus tercantum dalam buku "Klasifikasi Penyakit-penyakit" yang juga dikeluarkan oleh W. mental and social well being". Jika seorang pasien berobat pada dokter A dan ditemukan tekanan darah yang tinggi.O.1986 55 .Perdata pasal 1366 berbunyi : Setiap orang bertanggung jawab tidak saja untuk kerugian yang disebabkan karena perbuatannya. persoalannya memang agak "lebih berbaliaya" bagi dokter.U.U. kalau ia memberikan surat keterangan itu. Kejadian yang kebalikannya dengan kasus Drs. walaupun sudah dilarang oleh dokter. tapi sampai di sini merasa mules dan buang air sampai berkali-kali. tapi janganlah diputar balik seenaknya untuk membuat definisi "penyakit".nya : — tidak dapat ikut ujian. maka dokter A ini dapat dituntut menurut K. Memang untuk "kesehatan " diberikan definisi yang sangat luas oleh W. Sebagian tidak mendapat gangguan apa-apa dan luput dari perhatian kita. Kalau pasien ini hanya berobat pada dokter A untuk tekanan darah tingginya dan setelah tekanan darahnya turun minta "Surat Keterangan Sehat" kepada dokter B. Sebagian kecil meninggal di tempat pekerjaan/tugas dan menjadi berita besar. bahkan kelalaian atau kurang hatihati sudah cukup untuk menggugat dokternya.H. Dr. maka dokter B tidak salah. maka dengan sendirinya dokter tidak dapat seenaknya memberikan istirahat itu.H. Oleh karena pemberian istirahat ini dikaitkan dengan adanya suatu penyakit. yaitu berangkat ke tempat kerja dalam keadaan sehat. karena K. Jakarta Cermin Dunia Kedokteran No. jadi adanya kesalahan (yang tidak disengaja). Kita sendiri mungkin juga pernah mengalami keadaan demikian.Perdata pasal 1365 berbunyi : Tiap perbuatan melanggar hukum yang membawa kerugian kepada orang lain.. Tentang "Surat Keterangan Sehat" berlaku prinsip yang sama dengan "Surat Keterangan Sakit" tadi.H. N. tetapi juga untuk kerugian yang disebabkan karena kelalaian atau kurang hati-hatinya.H.H. — tidak dapat baris-berbaris. juga terjadi dalam kurun waktu yang sama. diijinkan menghadiri sidang pengadilan dan di sini ia berak dalam celananya. — tidak dapat hadir di sidang pengadilan dan lain sebagainya. Ditinjau dari sudut Hukum Perdata. Pidana pasal 267 tadi. dapat dibuktikan dengan adanya orang-orang yang masih tetap bekerja (berat). karena mungkin saja dalam beberapa jam keadaan si terdakwa itu sudah berubah. yaitu "Health is a state of organic. Bahwa "kemauan orangnya" juga memegang peranan dalam hal ini. 41.U. mengganti kerugian tersebut sedangkan K.O. tapi dokter A bersedia memberi "Surat Keterangan Sehat". — tidak dapat duduk lama. asalkan dapat dibuktikan timbulnya kerugian bagi si penggugat. Handoko Tjondroputranto Lembaga Kriminologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. mewajibkan orang yang karena kesalahannya menyebabkan kerugian itu. Seorang terdakwa yang telah dirawat di rumah sakit (karena jatuh pingsan sewaktu membacakan pembelaannya). Dapatkah dokter yang mengijinkan ia hadir di sidang pengadilan itu dituntut karena kejadian tadi? Kiranya dokter itu juga tidak dapat dituntut.

Science 1985. Terbukti. Apa sebabnya? Tidak seorang pun yang mengetahui. nyeri. 1986 . dirasakan orang berbeda dari biasanya. Tanpa pertolongan apa-apa. dengan jumlah pasien yang lebih banyak. kadangkadang merasakan nyeri hebat pada daerah sekitar puting susunya. bagaimana dengan rasa ikan itu sendiri? Food Technology. dan menyebabkan suatu sindroma "learned helplessness". serangan penyakit rematoid artritis menjadi lebih ringan baik pada laki-laki maupun wanita. 1985. Membekukan ikan tadi pada suhu — 20°C selama 24 jam. 10 dari 12 bayi demikian yang dioperasi — malahan ada yang berat badannya hanya 5400 gram —. perlu follo up yang w lama. Tentunya. mereka akan mengalami kegagalan demi kegagalan yang akhirnya memperburuk keadaan. 36:891-7 • Menurut penyelidikan yang dilakukan baru-baru ini. J Child Psycho & Psvchiat 1985. sedangkan tiga musim dingin lainnya lebih panas dari normal. American Heart J 1985. yang dipilih secara acak. Penderita penyakit tersebut jarang sampai mengalami keadaan-keadaan seperti: seropositif. Brit Med J1984. erosi tulang. dapat menyebabkan seseorang terkena infeksi berbagai jenis parasit. 226:324 56 Cermin Dunia Kedokteran No. Menurut mereka. mempunyai gejala-gejala gangguan mental. sekitar 5 sampai 10 tahun. Karena. Ini juga ditegaskan oleh pusat peneliti cuaca di Washington DC. Keadaan ini tampaknya akibat reaksi iskemik karena penghisapan oleh bayi. dan tampak daerah tersebut berwarna pucat. atau nodul-nodul subkutan. J Chronic Dis 1983. Maret 1985. Enam musim dingm yang abnormal selama 8 tahun terakhir ini. anak-anak dengan Down's syndrome dapat belajar lebih banyak bila di dirangsang. dapat disembuhkan dengan transplantasi ginjal yang diperoleh dari salah satu orang tuanya. dapat membunuh. 448-52 • Uji coba klinik yang dilakukan secara double blind terhadap 26 pasien rematoid artritis. kaum wanitanya. dapat berubah lebih baik keadaannya bila ditangani secara serius. dengan strategi dan penanganan yang tepat keadaan di atas dapat diperbaiki. dapat hidup 18 bulan sampai 9 tahun kemudian. Perbaikan ini meliputi aktivitas persendian. atau paling tidak menginaktivasi larva-larva yang berbahaya. Ini menurut Institut Kesehatan Jiwa Nasional di sana. diduga. 227:506 • Akhir-akhir ini. Annals Intern Med. Beberapa penelitian pendahuluan di Boston. 41. menunjukkan perbaikan penyakit dengan radiasi pada sistem limfatik. ataupun bebas dari efek samping.Catatan Singkat • Kebiasaan makan ikan mentah di Jepang. atau adiksi obat dan alkohol. 102:44-9 • Gangguan ginjal yang berat pada bayi. Juga pada anak-anak autistik. 26:185-91 • Ada satu lagi manfaat dari sinar laser. paling tidak. tapi dapat disembuhkan dengan menyusui bayinya itu sambil berendam dalam bak mandi. Penemuan ini sekaligus menghindari perlunya operasi penggantian katup tersebut. Untuk menilainya. Hasil yang lebih baik bila dibandingkan dengan donor ginjalnya dari anak yang telah meninggal. dengan pengobatan apa pun tidak sembuh. menduga. Science 1984. seperti : kekakuan di pagi hari. dikatakan. deposit kalsium pada katup aorta itu dapat dihancurkan dengan sinar laser. tidak akan terulang lagi selama lebih kurang 1000 tahun. Kaum lakilakinya banyak yang berkepribadian antisocial. 188:869 •Musim dingin yang terjadi selama beberapa tahun terakhir di Amerika. hampir semua ikan mengandung parasit dalam tubuhnya. dan gangguan pergerakan. tiga dari delapan musim dingin terakhir itu lebih dingin dari normal. Tapi. yang juga menjalar ke Amerika Serikat dan tempat-tempat lainnya termasuk Indonesia. Jumlah pasien yang sedikit itu belum merupakan ukuran keberhasilan pengobatan. J Pa ed 1982: 100:6 75-80 • Satu dari setiap lima orang Amerika. 70-75 • Ibu-ibu yang sedang menyusui bayinya. kebanyakan menderita depresi dan fobia.

Suatu hari. Tatkala akan pergantian tugas. dsb... Karena sebagai dosen harus cepat tanggap. ia mencari akal untuk meng"karya"kan gajah tersebut agar dapat uang.. dsb .. saya minta pada teman saya itu untuk menjelaskan diagnosis pasien . Bagian Kulit dan Kelamin FKUI DR.. seorang pemuda dengan suara agak berbisik menyeletuk: "Wah... Dr. mempunyai seekor gajah. Tetapi saya heran karena seorang mahasiswa yang duduk paling depan tersenyum. Jadi. Seperti biasanya. melompat ke udara dengan ke empat kakinya tidak menyentuh tanah! Mr "J" Cermin Dunia Kedokteran No. Segera saya bertanya : "Ingat kumpul kebo ya?" yang segera disambut tawa riuh oleh para mahasiswa. Adhi Djuanda PAK DOKTER PORNO (?) Suatu ketika.. TORIS = Turis = Wisatawan)... PEK TORIS (bahasa Bali) jelas artinya... ... dan dengan sekuat tenaga memukulkan palu besi itu ke " biji" sang gajah. kemudian dengan muka bersemu merah kami cepat-cepat meninggalkan ruangan itu. Karena biaya perawatannya besar. dia mengatakan: "Nab. 41. tiba-tiba saja para penjenguk pasien tertawa cekikikan. FK Unud Denpasar GAJAH KAPOK Dokter Tono..... barang siapa yang dapat membuat gajahnya berdiri dengan ke empat kakinya di udara.. barulah saya mengerti.. Orang pun berdatangan untuk mencoba. Akhirnya ia dapat ide. apa sebetulnya yang menyebabkan teman saya ditertawakan tadi. setiap pasien dalam satu ruangan di sal dievaluasi oleh ko-asisten secara bergilir... Sambil berteriak kesakitan. Semua pasien dapat dijelaskan dengan baik serta menyebutkan diagnosis seperti dekompensasi kordis.. la pernah melihat gajah di sirkus mengangkat satu kakinya. Setelah itu ia berjalan ke belakang gajah... gajah itu .. mulai dari merayu sampai menghipnotis. bahkan k-e tiga kakinya sekaligus hingga berdiri hanya pada satu kaki... dua kakinya. katanya sambil menyerahkan seribu rupiah pada dokter Tono... dan beberapa orang gadis tampak mesem-mesem . Ketut Ngurah Lab Parasitologi.. "Saya akan mencoba".. kemudian menghampiri gajah sambil menatap matanya..TUMPANG TINDIH Pada suatu hari saya memberi kuliah dan menggunakan istilah "turnpang tindih" serta saya jelaskan bahwa istilah tersebut sebagai ganti "overlapping". Saya teringat kata PEKTORIS yang tadi diucapkan oleh teman saya. yang bertugas di desa. Rupanya mahasiswa tersebut mempunyai asosiasi yang lain. Tanpa diduga. Setelah agak lama merenung.. Sejenak saya dan teman saya cuma bisa bengong dan penasaran. ini diagnosanya adalah ANGINA PEKTORIS " . saya bersama seorang teman mendapat tugas selaku ko-asisten di bangsal Bagian Penyakit Dalam RSUP. nefrotik sindrom. 1986 57 ... sebuah mobil sport berhenti di rumah dokter Tono dan keluar seorang laki-laki kecil.. Dipasang pengumuman. akan dapat hadiah 1 juta rupiah. la kembali ke mobil sebentar untuk mengambil palu besi. Sebab kata PEK TORIS (dalam bahasa Bali) bisa berarti lain (PEK = Kemaluan Wanita.. maka saya pun ikut tersenyum. dokternya kok porno sekali". Syaratnya? Yang ingin mencoba harus membayar seribu rupiah. dan sampai pada pasien yang kesepuluh atau yang terakhir. Dengan lancar dan bersemangat dia menerangkan diagnosis setiap pasien di ruangan itu dan saya membuntutinya sambil manggut-manggut... tapi tidak satu pun yang berhasil.pasien yang sudah dia evaluasi sebelumnya..

sebagai seorang komandan yang bijaksana Kapten Seriosa tidak marah. seorang wanita yang genit dan cantik. Adhi P Semarang SURAT BUAT ISTIRAHAT Seorang Komandan Tekab bernama Kapten Seriosa (bukan nama sesungguhnya) menugasi anak buahnya yang bernama Sersan Doglo (bukan nama sesungguhnya) untuk memberantas pemutaran Blue Film di suatu desa. tapi yang sakit itu dalamnya. celana dalam saya sudah ketemu. 1986 . Meskipun demikian. yang baru lulus Kejar Paket A. Saya percaya kalau dokter tidak mungkin akan menolak saya. dengan sikap yang meyakinkan Sersan Doglo berangkat ke desa itu menunaikan tugasnya. cuma ada tulisan : TAPAKASMO! (yang berarti "tanda tangan" dalam bahasa Jawa. A : ???????? OLH TERTINGGAL DI PRAKTEK DOKTER GIGI Pada suatu hari seorang dokter mendapat tilpon dari seorang pasiennya.) Dr. Kenapa tidak kau lakukan?" Sersan D : "Sudah saya laksanakan. Ternyata tertinggal di praktek dokter gigi. berhubung besok pagi isterinya akan dioperasi. kecuali satu yaitu bagian bawah surat yang harusnya berisi tanda tangan pak Bejo." Dokter : ??? Ny. sedangkan dokternya baru saja masuk ke dalam rumah yang terletak di sebelah tempat prakteknya. Bambang S. Dan sekarang ini saya merasakan hukuman Tuhan Allah sudah mulai bekerja.Memang setelah periksa dari dokter tadi saya berobat sama dokter gigi! Dokter: ?????????? OLH 58 Cermin Dunia Kedokteran No.. Tadi pagi saya kan datang periksa pada dokter.. stop! Bukan itu yang kumaksud. dia diterima oleh komandannya dengan rasa kecewa bercampur heran. talas (keladi) inilah yang paling besar. saya baru saja melakukan sesuatu yang terlarang. Sewaktu saya menggerebek pertunjukan Blue Film di desa itu. yaitu saya mengintip seorang gadis yang sedang mandi. kau juga dibebastugaskan selama kau belum dibolehkan pulang oleh dokter di RSJ itu!" Dr." kata pasien. . masa? Coba ceritakan apayang membuat kau takut? B : Kau kan ingat cerita dalam Kitab Perjanjian Lama: istri Lot kan menjadi batu sebagai hukuman Tuhan Allah oleh karena melanggar perintah: tidak boleh menengok ke belakang untuk melihat sesuatu yang terlarang!. Jadi. Nah. surat itu dikembalikan kepada sang perawat. "Dokter.. TANDA TANGAN Seorang perawat menyodorkan Surat Perjanjian operasi kepada pak Bejo. Selain itu. Nanti coba tilpon setengah jam lagi!" Kurang lebih 10 menit nyonya Polan menilpon si dokter lagi dan menyatakan : "Maaf ya dok. Betapa tidak demikian. Buktinya. yang menanyakan : "Dokter. Oleh perawat tersebut diterangkan mengenai cara mengisinya dan ternpat dimana harus ditandatangani. Saat itu sudah sepi. hanya ada pembantunya yang akan mengunci pintu pagar. Ketut Ngurah TAKUT DIRINYA AKAN MEMBATU Pada suatu hari seorang pemuda A melihat temannya B. Sang Komandan dengan serius memberi perintah agar Sang Sersan dapat menangkap biang keladi penyebar film yang bisa merusak moral generasi muda di desa itu. tanya dokter. Itulah sebabnya saya menciduk bocah ini untuk nanti dihadapkan sebagai saksi hidup .. saya nyonya Polan.. jelas ini merupakan biang keladinya!" Kapten S : "Baguss! Kau memang pantas mendapat surat.. 41. Kapt.... Sersan D : "Surat penghargaan?!" Kapten S "Bukan! Kau perlu mendapat surat buat istirahat beberapa lama di Rumah Sakit Jiwa. Seharusnya bapak membawanya ke dokter spesialis anak. penontonnya semua pada lari blingsatan kecuali bocah ini masih asyik menonton.. Saya mohon dokter mau memeriksa anak saya. di desa itu ada kebun talas dan di antara talas-talas itu. seorang laki-laki berusia sekitar 11 tahun datang dengan wajah yang menunjukkan rasa takut sekali : A : Ada apa sih.. Aku menyuruh kau supaya menangkap biang keladinya. Namun sekembalinya dari bertugas. Setelah selesai. Kapt.00 malam datang seorang laki-laki bersama anaknya ke tempat praktek dokter spesialis. Semuanya sudah betul. tetapi dengan sikap berwibawa menanyakan hasil kerja anak buahnya yang belakangan ini prestasinya memang rada merosot.HARAPAN SEORANG PASIEN Sekitar jam 11. dan untuk apa pula pohon talas ini?" Sersan D : "Begini. Tadi sore sebetulnya saya sudah kemari tapi ditolak oleh pak mantri yang mendaftar pasien. Minta tolong dokter periksa di kamar praktek apakah celana dalam saya tertinggal di situ??? Dokter yang memang sedang sibuk menjawab: "Saya sedang sibuk sekarang dengan pasien. . "Anak saya ini sudah dua minggu perutnya kembung dan sebentarsebentar muntah." kata pasien itu sambil terengah-engah. sebab saya sudah memulai membatu! B terus berlari pergi sambil kedua tangannya memegang bagian bawah perutnya. kok kelihatan takut benar! B : Memang saya takut sekali sebab saya sedang mendapat hukuman Tuhan Allah. . saya sengaja datang tengah malam begini. Kapten S : "Stop. kenapa kau bawa bocah ingusan ini. Kemudian. Kapten S : "Sersan. Dengan tersenyum dokter itu berkata: "Saya bukan ahli penyakit anak melainkan ahli penyakit dalam. A : Eh. "Ada apa pak?" ." Laki-laki itu dengan gugup berkata: "Ini memang masih anak-anak. sebab Sersan Doglo kembali hanya membawa seorang bocah cilik dan sebatang pohon talas (keladi) yang besar. Di situ tak terlihat tanda tangan. dan ..

sedangkan pada kulit tidak dijumpai kelainan. seperti: a) Gastro intestinal b) bilier c) skeletal d) semua benar 6.5 m 2 d) 1. si pemakai dapat mengeluh rasa kurang nyaman. Suatu bahan yang dioleskan pada kulit. otot-otot yang diserang pada umumnya otot-otot seperti berikut.7 m 2 e) 2 m2 Hemangioma adalah sejenis tumor pada kulit: a) sering ditemui pada anak-anak b) c) d) e) 7. karena: a) memberikan efek sugesti terhadap pasien b) akne disebabkan oleh kuman c) antibiotika dapat mengurangi asam lemak bebas d) a dan b benar e) b dan c benar Pada miastenia gravis. 1986 59 . penetrasi lebih baik daripada kulit bayi c) Bahan-bahan yang larut air mempunyai kemampuan berdifusi lebih kecil dibandingkan bahan-bahan yang larut lemak. 3. d) Setiap bagian tubuh pada satu orang mempunyai daya penetrasi yang sama e) difusi hanya terjadi melalui folikel rambut Berat kulit dapat diperkirakan dari berat badan. Cermin Dunia Kedokteran No. kecuali: a) otot-otot gerak mata b) otot-otot mimik c) otot-otot jantung d) otot-otot pengunyah e) otot-otot pernapasan leher. yaitu: a) 5 % b) 7% c) 10% d) 15% e) 17% Sedangkan luas permukaan kulit adalah: a) l m 2 b) 1. 9. dapat mengecil/menghilang dengan sendirinya bianyanya menyebabkan gangguan kosmetik saja terapinya dengan mengeksisi tumor tersebut semua benar 2.1. 41. 4. 5. Istilah angina terkait (linked angina) adalah angina pektoris yang berkaitan dengan penyakit-penyakit lain. 10. badan dan anggota gerak Absorbsi dan penetrasi yang berlangsung secara cepat dan aktif dari bahan-bahan yang digunakan secara topikal itu melalui: a) stratum korneum yang utuh b) folikel rambut c) saluran kelenjar keringat d) tergantung bahan yang digunakan e) tidak ada perbedaan absorbsi 8.2 m 2 c) 1. baru akan bermanfaat bagi kulit apabila telah mencapai: a) stratum korneum b) stratum lucidum c) stratum granulosum d) stratum basale Pada pemakaian kosmetik. misalnya rasa pusing atau mual setelah memakai kosmetik tertentu. Keadaan ini disebut: a) alergi b) iritasi c) intoleransi d) fotosensitivitas e) bukan salah satu di atas Pada Pemakaian suatu bahan secara topical: a) pemakaian secara oklusi akan menurunkan daya penetrasi b) Pada usia lanjut. Antibiotika sering dipakai pada pengobatan akne secara oral.

yaitu anak-anak yang mendapat suntikan somatren 3 kali seminggu secara teratur. seperti yang dimuat dalam buku petunjuk untuk dokter dan tenaga kesehatan terbitan WHO tahun 1984. dan hanya 4 kaki bagi wanitanya. dosis masing-masing obat menjadi lebih kecil. 31:101 KABAR BAIK BAGI PENDERITA DEFISIENSI HORMON PERTUMBUHAN Ribuan anak yang menderita defisiensi hormon pertumbuhan. 9) Pada kebanyakan pasien. kelompok kelola yang terdiri dari anak-anak penderita defisiensi hormon pertumbuhan yang tidak diobati. Dimulai dengan obat tunggal. • Menduga berat fetus terhadap usia kehamilannya. • Memonitor pertumbuhan fetus pada wanita diabetes. merupakan produik biosintetik yang diproduksi oleh para ilmuwan Genetech Inc. Yang pertama yaitu insulin. 5) Hindari pemberian dosis yang tidak adekuat untuk segala macam obat. satu tablet sehari. Produk ini dipasarkan dengan nama dagang Protropin. 1986 • Menetapkan umur janin. tergantung beratnya penyakit. mencari sumber perdarahan. dan ajari juga pasien anda untuk senantiasa bersikap tenang. distribusi hormon yang diperoleh dari mayat ini akan dihentikan. atau mendekati normal. Update. karena tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Produk biosintetik ini diharapkan akan dipakai sebagai pengganti hormon yang selama ini diperoleh dari kelenjar hipofisis mayat. akan mempunyai kesempatan pertumbuhan yang normal. 4) Pengobatan kombinasi lebih baik daripada obat tunggal dengan dosis yang tinggi. Kelompok diobati. 8) Obat-obat yang tidak mempengaruhi afek dan mood lebih disukai. 1985. setelah dewasa hanya mempunyai tinggi badan 5 kaki 2 inci bagi prianya. 10)Bersikaplah tenang dalam menghadapi pasien. ternyata kecepatan perturnbuhannya meningkat sampai 3 kali dibanding sebelum pemberian obat. bagaimana segi keamanannya? Mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. Obat yang terbaru belum tentu yang terbaik. dan lain-lain. Dikabarkan. pada keluarga dengan riwayat kelainan kongenital. jika mungkin. • Bila hamil setelah minum obat-obat penyubur (sangat mungkin terjadi kehamilan ganda). Somatren. pengobatan harus terus-menerus. 7) Kuasailah hanya beberapa obat tertentu dengan baik. February 1986 (VSR) . Timbul pertanyaan: Apakah memang benar-benar perlu dilakukan? Dan. 2) Pengobatan bersifat individual. Dalam suatu uji klinik. 1) Tekanan darah harus diturunkan perlahanlahan. mengenai indikasi kegunaan USG pada wanita hamil : • Rasa nyeri dan perdarahan pada kehamilan muda (untuk mendiagnosis kehamilan ektopik. karena dapat menyebabkan infeksi yang fatal akibat kontaminasi virus. Pemberian obat harus sederhana. kecuali pada kasus-kasus hipertensi berat. bila ibu tidak past dengan hari terakhir menstruasinya. Somatren merupakan produk rekayasa genetik kedua yang berhasil dipasarkan. dan memeriksa viabilitas fetus). mengemukakan 10 aturan pengobatan hipertensi.Fokus PRINSIP PENGOBATAN HIPERTENSI Gross F et al. dengan menggunakan hormon pertumbuhan manusia yang diproduksi secara rekayasa genetik. FDA Consumer. • Menetapkan presentasi dan letak fetus. 60 Cermin Dunia Kedokteran No. 3) Pemilihan obat berdasarkan tahap-tahap terapi hipertensi. Karena. • Muntah-muntah yang berat pada hamil muda (menyingkirkan kemungkinan mola hidatid dan kehamilan ganda). 6) Jangan hentikan pengobatan secara tiba-tiba. 41. • Memeriksa anatomi fetus. • Menyelidiki sebab-sebab perdarahan anteparturn. dengan kombinasi obat. dan melokalisir letak plasenta. berikut adalah pernyataanpernyataan dari "The Royal College of Gynecologist". USG DAN KEHAMILAN USG hampir dilakukan secara rutin pada wanita hamil di Jerman Barat. • Bila diperlukan prosedur-prosedur diagnosis yang invasif. sekaligus efek sampingnya berkurang. Jangan mengganti obat bila tidak benar-benar perlu. dan telah mendapat persetujuan dari FDA pada bulan Oktober 1985. derajat gangguan hemodinamik. yang diproduksi dan dipasarkan oleh Eli Lilly pada tahun 1982.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful