Diterbitkan oleh :

Pusat Penelitian dan Pengembangan PT. Kalbe Farma

Daftar Isi :

2.

Editorial

Artikel :

Karya Sriwidodo

3. Dasar-dasar Kosmetologi Kedokteran 10. Aspek Farmakologi Beberapa Obat Yang Mempengaruhi Kecantikan 14. Efek Samping Kosmetika dan Penatalaksanannya 18. Uji Kulit Untuk Kosmetika 20. Kegunaan Kosmetika Untuk Kesehatan Kulit 23. Laporan Monitoring Efek Samping Kosmetika 26. Pengaruh Kosmetika Pada Kejiwaan 29. Penatalaksanaan Akne Vulgaris 38. Bedah Kulit Kosmetik 40. Miastenia Gravis 43. Perdarahan Intrakranial Pada Neonatus 47. Penggunaan Obat-obat di Luar DOEN Untuk Peserta BPDPK Yang Dirawat di RSU Madiun, Ponorogo & Magetan tahun 1984 51. Perkembangan: Common Cold: Ada Obatnya ? Angina dan Penyakit Esofagus 53. 56. 57. 59. 60. Hukum & Etika: Tepatkah Tindakan Saudara ? Catatan Singkat Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Fokus

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempat kerja si penulis.

Banyak dokter yang bertanya, baik melalui surat maupun secara langsung per telepon : "Kok CDK lama tidak muncul-muncul ?" Masalahnya, karena satu dan lain hal, memang CDK tidak terbit untuk beberapa waktu. Untuk itu kami mohon maaf. Tapi, dengan terbitnya nomor ini, mudah-mudahan CDK akan kembali secara rutin mengunjungi dokter-dokter, di mana pun berada. Dan, mudah-mudahan pula manfaat dari CDK sebagai penyegar dan penambah pengetahuan untuk para dokter, dapat terlaksana sebaikbaiknya. Dalam nomor ini, kami sajikan sebagai tema utama : Komestika, yang pernah disimposiumkan oleh P.A.D. V.I. (Persatuan Ahli Dermato Venereologi Indonesia) Jakarta Raya, tahun lalu. Masalah kosmetik memang cukup menarik dan mengundang banyak perhatian. Sejalan dengan perkembangan jaman, kosmetika menjadi semakin beranekaragam corak dan jenisnya. Konsumen tidak lagi terbatas pada kaum wanita; kaum pria pun banyak yang mulai berpaling dan menaruh minat. Lepas dari segala itu, pemakaian kosmetika bukan tidak ada risiko efek sampingnya. Risiko itu selalu ada. Nah, untuk itulah kami sajikan : "Pemakaian kosmetika yang aman ".

Redaksi

2 Cermin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

) dan kawan-kawan telah membuat resep-resep kosmetika dan menghubungkannya dengan ilmu kedokteran. aerkologi. Kemajuan peradaban dan taraf kehidupan manusia. dan etnologi di Mesir dan India dengan ditemukannya salep-salep aromatik. Penyelenggara P. Pemakaian kosmetika merupakan hal yang sangat diperlukan oleh seseorang. Data-data diperoleh .Artikel Dasar-dasar Kosmetologi Kedokteran Dr. JA YA. GOODMAN. fisiologi dari bahan-bahannya. baik bersifat primer maupun bersifat sekunder.D. dikenal 2 bentuk kosmetika : 1. Ny. perkembangan sosial budaya. pengalaman yang luas tentang penggunaan dan pemakaian remedial kosmetika pada kulit. Ilmu Kedokteran bertambah luas dan kosmetologi terus berkembang. H. V. pertanyaan-pertanyaan tentang perawatan kulit. telah membawa perkembangan pula dalam ilmu Kedokteran pada umumnya. tidak terkecuali pria maupun wanita dengan tujuan untuk mendapatkan kulit yang sehat.dari penyelidikan antropologi. kelainan-kelainan kulit akibat penggunaan-penggunaan kosmetika. telah membawa perobahan dalam sikap hidup seseorang. penggunaan kosmetika dan lain-lain. tetapi juga telah mengembangkan ilmu di bidang kulit estetik yang meliputi penyakit kulit dengan keluhan estetik. bahan-bahan pengawet mayat dan lain-lain yang dapat dianggap sebagai bentuk awal dari kosmetika. kemajuan di bidang teknologi. meluasnya pemakaian kosmetika oleh masyarakat dengan segala dampak positif dan negatif yang diterima oleh kulit. Dibentuknya Sub Bagian Kosmetologi di FKUI — RSCM pada tahun 1970 dan sampai saat ini telah berkembang di beberapa Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin lainnya di Indonesia. maupun absorpsi dan efeknya pada kulit dan Ilmu Bedah Kulit Estetik. kelainan kulit estetik telah merupakan problema yang mendapat perhatian khusus dalam kehidupan manusia. baik mengenai bentuk dan bahanbahannya. maupun tentang pemakaian dan akibat-akibatnya pada kulit. penelitian lebih Cermin Dunia Kedokteran No. di bidang Dermatologi pada khususnya.A. kimia.M. seorang dermatolog telah mempelajari secara mendalam tentang kosmetika baik mengenai sifat-sifat fisika. Perhatian yang berlebihan terhadap masalah kulit estetik. ilmu kedokteran telah ikut mengambil peranan sejak zaman kuno. Lies Yul Achyar Bagian Kosmetologi Departemen Penyakit Kulit & Kelamin RSPAD Gatot Soebroto Jakarta PENDAHULUAN Berkembangnya ilmu pengetahuan di segala bidang. telah memegang peranan penting dalam menangani segala masalah yang menyangkut bidang kulit estetik tersebut di atas. sejak usia bayi. (1936). Penulis mengemukakan perlunya latar belakang dermatologi dalam masalah kosmetika. Pada zaman modern ini. teknik perawatan kulit dan penggunaan kosmetika. mempelajari segala sesuatu tentang kosmetika. Demikian pula dengan penderita yang datang kepada seorang Dokter Ahli Kulit pada saat ini. keluhan tentang penyakit kulit. yang . tetapi juga dengan segala problema kulit estetik. Kosmetika untuk pengobatan kelainan patologi kulit. wajah yang cantik. tidak hanya dengan *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. penampilan pribadi yang baik dan kepercayaan pada diri sendiri. maka diadakan pemisahan kosmetologi dari Ilmu Kedokteran (HENRI de NODEVILI 1260 — 1325). 41. pengetahuan yang lengkap tentang kulit dan fungsinya. SEJARAH KOSMETOLOGI DAN KOSMETIKA Dalam sejarah kosmetologi dan kosmetika. telah membawa manusia kearah pemenuhan kebutuhan. 1986 3 .I. Kosmetika untuk merias (decoratio) 2.sampai usia lanjut. Dokter Ahli Kulit tidak hanya mengembangkan ilmunya dalam bidang Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Seorang bapak ilmu kedokteran HIPPOCRATES (460 — 370 S.

dan lain-lain. 3. 13. dan lain-lain. resoi- Kosmetika tradisional Kosmetika tradisional adalah kosmetika yang terdiri dari bahan-bahan yang berasal dari alam dan diolah secara tradisional. Preparat make up (kecuali mata). Pembersih (cleansing) : pembersih dengan bahan dasar sinol. desinfektan. dan kawan-kawan berdasarkan kegunaannya. dan lainlain. cleansing. 6. 9. Tetapi penggolongan yang dibuat masing-masing ahli ternyata tidak mina satu dengan lainnya. cat rambut. pasta gigi. Zat tersebut tidak boleh mengganggu faal kulit atau kesehatan tubuh secara keseluruhan. suntan gel. Banyak bahanbahan yang sering menimbulkan reaksi iritasi dan sensitasi telah dikeluarkan dari daftar kosmetika hipoalergik seperti arsenic compounds. bedak bayi. kosmetika digolongkan menjadi 13 golongan. 10. Kosmetika pemeliharaan dan perawatan kulit terdiri dari : a. Kegunaan kosmetika ini dalam ilmu kedokteran baik untuk pemeliharaan kesehatan kulit maupun untuk pengobatan masih memerlukan penelitian lebih lanjut. 12. 2. ahli biokimia. Preparat cukur. PENGERTIAN KOSMETOLOGI DAN KOSMETIKA Kosmetologi Menurut JELLINEX. menambah daya tank dan mengubah rupa dan tidak termasuk golongan obat. parfum. Y. 4. dimasukkan dalam. pelernbab. Wangi-wangian : deodorant. aluminium klorida. adalah kosmetika yang di dalamnya tidak mengandung zat-zat yang dapat menyebabkan reaksi iritasi dan reaksi sensitasi. seperti dokter ahli kulit. 2. maskara. terapi dan lain-lain. bedak muka dan lain-lain. gum arabic. hair color. Preparat untuk kebersihan mulut. Pada tahun 1700 — 1900 kosmetika dibagi menjadi : 1. anti gatal. anti produk keringat. dan lain-lain. Pada abad modern ini kosmetologi dan kosmetika telah melibatkan banyak profesi. pembersih. Preparat kuku.I. pelindung dan lain-lain. Cosmetic decorative yang lebih banyak melibatkan ahli kecantikan. Preparat untuk mandi. hairspray. yaitu kosmetika tradisional yang pengolahannya dilakukan secara modern dengan mencampurkan zat-zat kimia sintetik ke dalamnya. biologi dan microbiologi tentang pembuatan. cat kuku. ahli farmasi. Kosmetika hipoalergik Kosmetika hipoalergik. terdapat kosmetika semi-tradisional. Seperti bahan pengawet. aluminium sulfat . breath freshener dan lain-lain. Preparat untuk rambut. heksaklorofen 4 dan lain-lain. Kosmedik adalah kosmetika yang ke dalamnya ditambahkan bahan-bahan aktif tertentu seperti zat-zat anti bakteri atau jasad renik lainnya. hairbleach. pemerah pipi. fenol. oil of lavender. ahli kimia. dilekatkan. after shave lotion. Preparat pewarna rambut. ahli imunologi. bismuth compounds. sunscreen foundation dan lain-lain. sampo. sehingga terdapat beberapa bentuk penggolongan sebagai berikut : • Penggolongan menurut Peraturan Menteri Kesehatan R.P. minyak bayi. paraphenylennediamin. berdasarkan kegunaan dan lokalisasi pemakaian pada tubuh. krem dan lotion kuku. Preparat untuk suntan dan sunscreen. dituangkan. lanolin. salicylic acid. minyak mandi. after shave. dipergunakan pada badan manusia dengan maksud untuk membersihkan. ahli fotobiologi. 1. eye shadow. Preparat untuk bayi. 7. 1. Rias : make up. Cermin Dunia Kedokteran No. Preparat untuk kebersihan badan. 2. pengeriting rambut dan lain-lain. ahli kecantikan dan lain-lain. LUBOWE (1955) mengemukakan istilah Cosmedics disusul oleh FAUST (1975) dengan istilah Medicated Cosmetics untuk bentuk gabungan dari kosmetika dan obat. Untuk itu para ahli berusaha mengelompokkan kosmetika sesederhana mungkin. Cosmetic treatment yang berhubungan dengan ilmu kedokteran dan beberapa ilmu pengetahuan lainnya seperti dermatologi. 1986 . 5. memelihara. sabun cukur. Preparat wangi-wangian.220/Men Kes/Per/IX/76. 41. Kosmetika adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan.jauh tentang berbagai efek bahan-bahan kosmetika terhadap kulit. cat rambut. 11. penyimpanan dan penggunaan bahan kosmetika. Proteksi : sunscreen dan lain-lain. PENGGOLONGAN KOSMETIKA Banyaknya kosmetika yang beredar dengan segala macam bentuk dan nama. kesehatan gigi dan lain-lain. dan lain-lain. Kosmetika jenis ini bila dapat terwujud akan merupakan kosmetika yang lebih aman untuk kesehatan kulit. fisika. fern)] formaldehide. ahli mikrobiologi. 4. berdasarkan kegunaan dan cara bekerjanya kosmetika dibagi dalam kelompok. farmakologi.I. • Penggolongan menurut NATER. 1. • Pembagian yang dipakai di Bagian Kosmetologi Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. 8. Dalam definisi ini jelas dibedakan antara kosmetika dengan obat yang dapat mempengaruhi struktur dan faal tubuh. No. telah membingungkan baik para pemakai maupun pihak-pihak lain yang berperan serta di dalamnya. pemerah bibir. deodoran. dan lain-lain. anti jerawat. kosmetologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari hukum-hukum kimia. saat ini pada beberapa produk tertentu batas antara kosmetika dan obat menjadi kabur. Di samping itu. pengemulsi dan lain-lain. Kosmetika Menurut FEDERAL FOOD AND COSMETIC ACT (1958) sesuai dengan definisi dalam Peraturan Menteri Kesehatan R. bath capsules. toilet water dan lainlain. parfum. 3. balsam of peru. Kosmedik Dalam perkembangan kosmetika. anti ketombe dan lain-lain dengan tujuan profilaksis. Preparat perawatan kulit. oil of bergamot. mouth washes. dipercikkan atau disemprotkan pada. mercury compounds. feminim hygiene spray dan lain-lain. Preparat untuk mata. Higiene tubuh : sabun.

2. cologne. Pelindung (protecting) : sunscreen. Vitamin-vitamin yang larut lemak. esterifikasi (esterifcation) b. 1. umur. 6.04% dari permukaan kulit. Menyokong penampilan dan kepribadian seseorang. pembersih dengan bahan dasar padat (masker). night cream. yaitu : 1. konsentrasi dari bahan-bahan aktif. 3. Transepidermal resorption pada umumnya akan dilalui oleh bahan-bahan yang dapat menembus barrier kulit. Hormon-hormon seperti. Phenol dan alkaloid bebas dapat diabsorpsi. campuran dari bahan-bahan yang tidak sesuai. termasuk uap air. 1986 5 . vaginal spray. Melalui folikel rambut yang merupakan 0. dan lain-lain. dan tidak banyak diketahui tentang absorpsi dari vitamin B dan C yang larut dalam air.air (face tonic. merupakan 0. tetapi bahan-bahan yang sangat hydrophobic seperti minyak mineral tidak dapat menembus barrier kulit. Memelihara keseimbangan cairn tubuh dan mempertahankan suhu tubuh. D. Melalui saluran kelenjar keringat. 4. difusi melalui folikel rambut berlangsung cepat dan aktif. Faktor-faktor dalarn kulit dan di luar kulit yang dapat mempengaruhi absorpsi bahan-bahan melalui kulit telah banyak diselidiki. a. progesteron. juga lemak hewan dan tumbuh-tumbuhCermin Dunia Kedokteran No. moisturizing. 3. yang akan menghalangi penetrasi dari bahan-bahan lainnya. base make up dan lain-lain.7% dari permukaan kulit (transepidermal resorption). Sifat kimia fisika dari bahan-bahan tersebut. pemakaian secara oklusi akan meningkatkan daya penetrasi. c. temperatur. dan larutan organik yang mudah menguap segera dapat melakukan penetrasi dengan baik. Melalui seluruh permukaan stratum korneum yang utuh yang merupakan 99. tingkat penetrasi dari bahan-bahan melalui kulit yang utuh tergantung pada : 1. lapisan epidermis lebih impermeabel daripada dermis . daya larut dalam lemak d. Setiap bahan mempunyai keniampuan tertentu untuk berdifusi. skin freshener dan lain-lain). Lapisan stratum korneum (lapisan tanduk) pada epidermis merupakan lapisan barrier dari kulit dan merupakan dasar permeabilitas yang selektif dari kulit terhadap berbagai bahan dari luar (SCHEUPLEIN. Kosmetika rias (decorated cosmetic) : kosmetika yang dipakai untuk make up seperti : pemerah pipi. daya larut bahan-bahan dalam lemak. 3. akan mempengaruhi daya penetrasi. Menurut BALSAM (1974). ukuran dan bentuk molekul dari bahan-bahan. estrogen. 2. 2. bahan-bahan dasar yang dipakai. seperti stratum korneum yang rusak.2% dari permukaan kulit (transfollicular resorption). Minyakminyak mineral ini. kecuali panthanol suatu derivat dari "panthothenic acid yang larut dalam lemak dapat diabsorpsi. testosteron. ras dan lain-lain. cleansing milk. tetapi cortison acetat sangat sukar untuk diabsorpsi. c. pemerah bibir. intertriginosa. infeksi dan lain-lain. Sifat dasar preparat. disoxicorticosteron dan hydrocortison acetat mudah diabsorpsi. sedang vitamin E dan F masih diragukan. deodoran. daya larut dalam bahan dasar c. menebal. Penipis (thinning) : bubuk peeling dan lain-lain. karena kulit merupakan media difusi. Difusi melalui lapisan epidermis berlangsung secara lambat dan pasif. c. Sifat-sifat dari kulit. eye shadow dan lain-lain. lokalisasi dari pemakaian. 2. Karena itu. Beberapa lemak esensial dapat diabsorpsi. bahan kimia. Cara aplikasi pada kulit. tetapi beberapa penulis telah membuat pengamatan secara umum mengenai penetrasi bahan-bahan melalui kulit sebagai berikut. Bahanbahan yang larut air mempunyai kemampuan berdifusi lebih kecil dibandingkan bahan-bahan yang larut lemak. sedangkan peranan kelenjar keringat sebagai media difusi sangat kecil. kepentingan estetik. Melindungi organ-organ dalam tubuh terhadap pengaruh luar seperti sinar matahari. DASAR-DASAR PENGGUNAAN KOSMETIKA PADA KULIT Kulit merupakan sasaran utama yang menerima berbagai efek. di daerah fleksor. 5. 1976). 3. trauma mekanis. semua pihak yang tersangkut di dalamnya perlu mempunyai pengetahuan dasar tentang kulit dan kosmetika. yaitu vitamin A. kestabilannya (stability) 2. 3. lemak hewan lebih mudah diabsorpsi daripada lemak tumbuh-tumbuhan. a. after shave dan lain-lain. air dan stratum korneum. konsentrasi dari bahan aktif b. Teori dasar absorpsi bahan melalui kulit Kulit adalah organ tubuh yang hidup berguna untuk : 1. Semua bentuk gas. 3. 5. pembersih dengan bahan dasar minyak (cleansing cream. Setiap lapisan kulit tidak sama permeabilitasnya. 4. haik positif maupun negatif pada penggunaan kosmetika. a. Pelembab (moisturizing) : cold cream. Absorpsi dan penetrasi dari bahan-bahan yang digunakan secara topikal dapat terjadi melalui 3 cara : 1. b. foundation cream. Kosmetika wangi-wangian : parfum. Bahan baru akan bermanfaat bagi kulit apabila dapat mencapai bagian terdalam kulit yaitu stratum basale. Meskipun proses resorpsi yang lengkap dan cara mana yang ditempuh oleh masing-masing bahan yang berbeda. keadaan hidrasi dari stratum korneum. terangkat. b. tetapi garamgaramnya yang larut dalam air dan tidak larut dalam lemak sama sekali tidak diabsorpsi. 41. 2. dan lain-lain). penetrasi lebih baik pada kulit bayi daripada umur lanjut. Menurut YANET MARKS (1976) terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi absorpsi dan penetrasi bahan-bahan melalui kulit. Sejumlah bahan-bahan dapat melewati permukaan kulit. Kulit terdiri dari epidermis (kulit ari). K dan karoten dapat diabsorpsi. 4. dermis (kulit jangat) dan subkutis. keadaan dari stratum korneum. penetrasi akan lebih baik. susunan dan sifat kimia fisika dari bahan dasar. belum diketahui dengan pasti. d.

Semua garam-garam yang larut dalam air. karena adanya pendapat yang berbeda antara para penulis. Jadi sifat dan efek dari preparat kosmetika tidaklah ditentukan oleh bahan aktifnya. lemak turnbuh-tumbuhan dan malam. chloroform dan lain-lain tidak dianjurkan karena efek iritasinya pada kulit. sehingga dapat mencegah kekeringan kulit. ALKOHOL Pemakaian bahan-bahan aktif dalam pelarut organik seperti alkohol. 3. linalyl geranyl acetate dan lain-lain juga diabsorpsi dengan cepat. aseton. mempunyai sifat pembasah (wetting effect) terhadap keratin. karena air mudah berhubungan dengan semua bagian tubuh. belum dapat dijelaskan dengan pasti. dapat meninggikan permeabilitas kulit terhadap air. Meskipun lemak dapat diabsorpsi oleh kulit. Ikut membantu pembentukan keratin mikrofibril pada stratum korneum yang punya peranan dalam proses absorpsi dan penetrasi. perlu ditambahkan bahan dasar lainnya. • Efek dari bahan dasar 4. 4. sel-sel epidermis dan sedikit oleh kelenjar keringat. sehingga dapat melembutkan atau melemaskan permukaan kulit. tidak mudah teroksidasi. beberapa bentuk lemak seperti : lemak hewan. Membentuk lapisan lemak tipis permukaan kulit (surface lipid film) yang dapat merupakan lapisan pelindung terhadap penguapan air. Bahan-bahan anorganik seperti sulfur. sehingga adalah merupakan bahan dasar yang baik untuk mengantarkan bahan-bahan aktif ke dalam kulit. tetapi terutama oleh bahan dasarnya (JELLINEK. Bi 3+ . Jadi jelaslah bahwa kegunaan lemak dalam preparat kosmetika hanya diharapkan untuk membentuk lapisan pelin dung pada permukaan kulit dan memberi kesan berlemak pada kulit. 41. dapat melunakkan stratum corneum dan membesihkan kotoran yang dapat larut di dalamnya. e. potasiumcuanate dan garam-garam yang larut. alkohol 20 — 40% (skin freshener. Tingkat penetrasi bahan-bahan yang larut air tergantung pada jumlah (water content) dari stratum corneum. Lemak kulit ini berfungsi untuk : 1. 3. . dan setelah absorpsi bagaimana fungsinya di dalam tubuh. • Efek dari bahan aktif Pemakaian preparat topikal yang mengandung bahan aktif akan bermanfaat bila : 1. 2. 3. surfactant (sabun. ether. Lemak kulit (skin surface lipid) diproduksi oleh kelenjarkelenjar sebum. sehingga merupakan bahan dasar yang baik pada preparat pembersih. protein. pemberian secara oral tidak mungkin dilakukan atau efeknya merugikan. enzim. Tetapi air tidak punya daya membasahkan kulit yang sempurna (wetting effect). 8. seperti minyak (cleansing cream). Bahan-bahan aktif yang biasanya ditambahkan ke dalam preparat kosmetika antara lain vitamin. 6. 6 Cermin Dunia Kedokteran No. lecithin dan lainlain yang mempunyai efek tertentu pada kulit. AIR Dari golongan kosmetika ternyata bahan dasar yang terbanyak dipakai adalah lemak/minyak. Sehingga air bukanlah bahan dasar yang baik untuk mengantarkan bahan aktif ke dalam lapisan kulit. mudah diabsorpsi oleh kulit. bahan tersebut dapat diabsorpsi oleh kulit sekurang-kurangnya sebagian dari padanya. alkohol dan lain-lain. 1975). 7. tetapi sejauh mana absorpsi dapat terjadi. Merupakan proteksi kimiawi terhadap mikro-organisme dari luar. lemak hewan dan tumbuh-tumbuhan. Pemakaian alkohol 20 — 40% pada preparat pembersih bertujuan untuk mendapatkan efeknya yaitu : 1. dan juga bakteri dan sebagian besar kotoran tidak dapat larut dalam air. memperbaiki daya larut kotoran berlemak. dapat melarutkan kotoran-kotoran yang larut lemak seperti sisa-sisa make up. semua zat-zat padat. hormon. gula. d. bersifat sebagai astringen dan desinfektan. selain itu dipakai pula air. lemak dapat membentuk lapisan tipis di permukaan kulit yang berfungsi sebagai lapisan pelindung (protective film) untuk menghalangi penguapan air. Efek Kosmetika Preparat kosmetika 95% terdiri dari bahan dasar dan hanya 5% bahan aktif. juga protein yang bermolekul besar tidak diabsorpsi oleh kulit. 2. eucalyptus oil. ada khasiatnya pada kulit. Untuk mendapatkan efek pembersih yang sempurna ke dalam bahan dasar air. detergen lainnya). Pb dan Cu e+ semua dapat melakukan penetrasi dengan baik.an lainnya lebih mudah mengadakan transfollicular resorption. 2. Bahan-bahan aromatik parfum seperti oil of thyme. LEMAK Pemakaian lemak pada preparat kosmetika disenangi karena lemak mempunyai keuntungan-keuntungan sebagai bahan dasar dan punya efek tertentu pada kulit yaitu : a. komposisi lemak yang terdapat pada tubuh/ kulit berbeda dengan lemak yang terdapat di alam (lemak pada kosmetika). c. tetapi air dan bahan-bahan yang larut air lebih sulit mengadakan penetrasidaripada lemak dan bahan-bahan larut lemak. hormon. Menurut LEITZ. Mempertahankan kondisi kulit (skin conditioner). jodium boric acid. mengurangi tegangan permukaan kulit sehingga daya pembasahan oleh air lebih baik. 4. yaitu sebagai pelumas (lubrikan) dari lapisan tanduk. mercury.1986 Air dapat diabsorpsi oleh kulit. 2+ lemak dari Hg 2+ . mengandung sejumlah bahan aktif seperti vitamin. ekstrak binatang dan tumbuh-tumbuhan. Jadi tidak mungkin secara fisiologis/biologis lemak disuplai dari luar ke dalam kulit untuk menggantikan fungsi metabolisme dari lemak kulit. face tonic). sehingga mencegah kekeringan pada kulit. Air sebagai bahan dasar banyak dipakai pada preparat pembersih. sehingga berguna untuk menjaga dan memeliharakan elastisitas kulit yang menyebabkan kulit menjadi lembut dan halus. bahkan kadang-kadang tidak mengandung bahan-bahan aktif. b.

meskipun mempunyai efek menarnbah daya kerja dari bahan-bahan aktif tertentu. yang biasanya aktif bila ada coenzym. tidak ada efeknya pada kulit yang fungsi hormon dan epidermis masih baik (usia muda) hanya berkhasiat pada kulit dengan gejala atrofi senilis (usia lanjut). Ingredients complex adalah sekelompok bahan-bahan aktif alarniah yang berasal dari binatang dan tumbuh -tumbuhan. Asam amino dapat diabsorpsi oleh kulit dan beberapa di antaranya punya fungsi khusus dalam jaringan epidermis misalnya cysteine. Jadi efek hormon ini hanyalah bersifat sementara. pada preparat yang mudah teroksidasi. Efek maksimum pada kulit akan terlihat sesudah hari ke 30 sampai ke 50 setelah pemakaian topikal. 5. membentuk lapisan film pada protecting cream tertentu. karena itu penggunaan sebagai preparat topikal dalam kosmetika tidak dianjurkan. menghilangkan kerutan-kerutan. efeknya pada kulit hanya bersifat sementara. Beberapa bentuk vitamin B kompleks yang pernah dianjurkan untuk dipakai yaitu : panthathenic acid. larut dalam lemak dan mudah diabsorpsi oleh kulit. seperti yang terdapat pada ekstrak plasenta. (misalnya casein). Pemakaian topikal dari hormon ini tidak dianjurkan karena : a. Vitamin D Tidak ada indikasi untuk pemakaian vitamin D secara topikal dan tidak ada kelainan kulit yang spesifik karena defisiensi vitamin D. Beberapa bentuk ekstrak tumbuh . Pemakaian protein dalam preparat kosmetika bukan sebagai bahan aktif. 2. Laporan tentang absorpsi dari vitamin -vitamin ini oleh kulit sangat sedikit. Tidak ada indikasi untuk pemakaian secara topikal. Hormon . melunakkan kulit. berakhir setelah pengobatan dihentikan. c. cystine. Defisiensi vitamin B kompleks dapat menimbulkan berbagai kelainan kulit dan rambut. punya efek lokal yang baik. Keseluruhannya memberikan gambaran luar kulit menjadi segar dan lebih muda. meningkatkan water holding sehingga cell content epidermis bertambah. Pemakaian vitamin A secara topikal dibenarkan karena : 1. ginseng dan lain-lain. 41. efek pada kulit dengan pemberian per oral lebih menguntungkan.preparat rambut. yaitu melicinkan. b. 1986 7 . sehingga penambahan vitamin B kompleks pada preparat kosmetika tidak dianjurkan. 3. Tetapi pemakaian vitamin C dalam preparat kosmetika tidak dianjurkan karena sangat mudah teroksidasi. meningkatkan pembentukan serat-serat elastin sehingga elastisitas kulit bertambah. pepton. karena sangat tidak menguntungkan bila dibandingkan pemberian per oral dalam makanan dan juga belum ada data-data yang jelas tentang pemakaiannya dalam preparat kosmetika. royal jelly.tumbuhan dan binatang yang sering ditambahkan ke dalam preparat kosmetika antara lain. nicotinic acid./ounce.hormon yang biasa ditarnbahkan dalam preparat kosmetika adalah hormon -hormon seks terutama estrogen. Dalam preparat kosmetika vitamin E dipakai sebagai bahan pelengkap yaitu sebagai antioksidan. vitamin C dapat diabsorpsi oleh kulit. pyridoxintripalmitate. Belum diketahui dengan pasti bentuk dan jumlah bahan-bahan aktif yang terdapat di dalamnya dan masih perlu penelitian lebih jauh mengenai efeknya yang pasti pada kulit. efek topikal pada kulit didapatkan bila dosis lebih dari 15.u. ENZIM Umumnya terdiri dari protein. Vitamin E (d-tocopherol) Vitamin E antara lain berguna untuk regenerasi sel-sel epitel kulit (peremajaan kulit). dan dilindungi dari cahaya matahari. Molekul-molekul protein yang besar tidak diabsorpsi oleh kulit. Cermin Dunia Kedokteran No. peptida dan asam-asam amino dalam preparat kosmetika telah pernah dilaporkan. dosis ini terlalu tinggi untuk preparat kosmetika yang dipakai bebas dalam jangka waktu lama. misalnya casein. Vitamin B kompleks.VITAMIN Vitamin A 1 Vitamin A pada kulit antara lain berguna untuk mempertahankan pertumbuhan normal dari sel epitel yaitu sebagai anti keratinisasi. tetapi antara lain digunakan sebagai : 1. seperti preparat yang mengandung vitamin A. meskipun vitamin ini larut dalam air dan stabil terhadap oksidasi. Kesulitan penggunaan vitamin A pada kosmetika adalah karena mudah teroksidasi sehingga harus diberikan dalam bentuk ester alkohol yang lebih stabil. tyrosin. sehingga didapat gambaran wajah yang lebih muda. Belum ada data-data mengenai efek dari pemakaian vitamin E secara topikal. Efek kosmetika yang dihasilkannya adalah merupakan efek gabungan dari bahan-bahan aktif yang ada di dalamnya. Efek hormon estrogen pada kulit yaitu : 1. dan mencegah kekeringan pada kulit.000 i. penyakit . 2. 4. HORMON 2.penyakit hiperkeratosis dan penyakit difisiensi vitamin A lainnya. PROTEIN Pemakaian protein. yang digunakan dalam preparat . menyebabkan turgor kulit bertambah. lactic protein dan lain-lain. ekstrak plasenta. bahan pengental pada preparat-preparat masker (misalnya gelatin). meningkatkan sirkulasi darah pada kulit. dan kulit akan kernbali ke keadaan semula. Vitamin C (ascorbic acid) Vitamin C berfungsi pada pembentukan kolagen dan proses pigmentasi. Dalam dermatologi derivat vitamin A1 yaitu vitamin A acid (tretinoin) dipakai sebagai anti keratinisasi pada penderita akne. menyebabkan proliferasi sel-sel epidermis sehingga epidermis jadi menebal. KOMPLEKS BAHAN-BAHAN AKTIF (COMPLEXES OF ACTIVE INGREDIENTS) Tujuan penambahan hormon dalam preparat kosmetika umumnya untuk memperlambat proses ketuaan.

Kurangnya atau hilangnya lapisan air di kulit berkurang. preparat yang mengandung sulfur. c. foundation cream. hal ini disebabkan beberapa faktor antara lain faktor hormon. keseimbangan fungsionil terpelihara baik. menjaga kelembaban kulit dengan sedikit mungkin menggunakan bahan-bahan iritan. dianjurkan untuk menggunakan pembersih beberapa kali sehari dengan air hangat dan pembersih dengan bahan dasar air. tribromo solicyl anilida (TBS). Prinsip perawatan pada kulit kering harus mempertahankan lemak kulit yang ada. Pada penggunaan pembersih. berlemak dan cepat berbau. asam borat. 41. e. kelenjar apokrin mengadakan sekresi di tempat tertentu. tidak mengandung parfum yang berat. Lapisan lemak kulit bertambah.4 — 6. tebalnya ± 1 mm. dan produksi keringat meningkat. cleansing milk dan lainlain. karena kulit jenis ini menghasilkan lebih dari cukup minyak alamiah yang dapat berfungsi sebagai pelembab. Terdapat pula preparat deodoran. seperti sabun. selenium dan lain-lain. pyrogallol. bervariasi rata-rata antara 3. di samping sebagai pembersih. pH kulit lebih ke arah asam. Kulit normal Kulit normal adalah kulit dalam kondisi yang sehat. cleansing lotion. tegang dan berwarna cerah. mercury yodida. tribromo salicyl anilida dan lain-lain. tidak merupakan masalah di daerah tropis. kelenjar sebasea tidak aktif sampai masa remaja sehingga produksi sebum sangat berkurang. preparat yang mengandung hexachlorophen. pomade dan lain-lain. perlu dilakukan penipisan dengan serbuk penggosok (peeling) untuk menghilangkan lapisan kotoran berlemak bersama sel-sel kulit yang mati atau yang terlepas dari permukaan. kulit muka dan rambut jadi berminyak. kondisi kulit juga terpengaruh oleh siklus menstrual. tampak mengkilat. Hindari penggunaan bedak yang mengandung antiseptik seperti perubalsem. sehingga kulit cukup elastis. Sekresi kelenjar lemak cukup. 3. KULIT PADA BERBAGAI TINGKAT UMUR DAN PERAWATAN DENGAN KOSMETIKA Kulit pada bayi dan anak-anak Kulit bayi dan anak-anak relatif tipis. hindari penggunaan sabun medikated yang mengandung bahan-bahan aktif tertentu seperti hexachlorophen. mengingat sifat kulit yang mudah teriritasi. papila dermis lebih mendatar. faktor lingkungan yang selalu panas dan lembab yang mempergiat aktivitas kelenjar lemak. Lapisan epidermis terutama stratum comeum dan lapisan dermis lebih tipis. benzolkonium chlorida dan lain-lain. dapat pula berfungsi sebagai pelumas. Kulit lebih edema karena banyak mengandung air dan natrium. Dianjurkan pakai pembersih dengan bahan dasar minyak. kelenjar sebasea menjadi besar dan aktif. Diet yang banyak lemak juga mempengaruhi keadaan lemak kulit. Kurangnya produksi sebum dan kurangnya lapisan lemak kulit. preparat yang mengandung phenol. mudah kotor dan berjerawat. dan lain-lain. Digunakan pada preparat-preparat rambut. tidak menimbulkan kelebihan lemak kulit yang menyumbat pori-pori. lapisan lemak subkutan relatif lebih sedikit. anti akne dan lain-lain. resorcinol. . tetapi bila terus-menerus dipakai dapat menimbulkan miliaria terutama di daerah tropis. pengaruh hormonal dan juga pada dermatosis yang kronis atau gangguan keratinisasi. Bahan ini mempunyai efek sebagai oksidator dan reduktor dan juga sebagai keratolitik. Digunakan pada preparat anti ketombe. Warna kulit lebih merah karena kurangnya keratohialin. terdapat pula jenis kulit normal dan kulit kering. b. Pemakaian minyak bayi merupakan emolien yang efektif. pembersih kimiawi. Kulit kepala dan rambut mengkilat. Biasanya dipakai pada preparat rambut sebagai keratolitik desinfektan dan stimulan. tetapi di daerah beriklim dingin diperlukan penggunaan pelembab untuk mencegah kekeringan kulit. Perawatan pada kulit normal tidak membutuhkan hal yang khusus. kulit menjadi kering.5. Tetapi dapat pula terjadi akibat penggunaan sabun yang berlebihan. seperti pelembab. faktor heriditer dan lain-lain. pilih sabun yang lunak dan sedikit mengandung alkali. keseimbangan kadar air terpelihara baik. Perawatan kulit pada bayi dan anak Pemeliharaan kulit pada bayi dan anak dengan menggunakan kosmetika perlu berhati-hati. sering timbul akne 4 — 7 hari sebelum menstruasi. 2. hindari pemakaian kosmetika berlemak misalnya pemakaian berbagai jenis krem. Kulit kering Kekeringan kulit dapat terjadi pada orang tertentu yang secara genetik mempunyai kecenderungan kulit kering. benzolkonium chloride dan lain-lain yang bersifat anti bakteri. Perawatan kulit pada remaja dan dewasa muda Kulit berminyak Pada kulit jenis ini aktivitas kelenjar sebasea berlebihan dengan produksi lemak kulit secara berlebihan. Digunakan sebagai zat anti bakteri pada sabun-sabun medicated. preparat yang mengandung cantharidin. bithional. pelindung dan lain-lain. Jenis kulit pada remaja kebanyakan jenis kulit berminyak. Q napthol dan berbagai bentuk phenol lainnya. Kulit pada remaja dan dewasa muda Pada usia remaja aktivitas pembentukan hormon mening8 Cermin Dunia Kedokteran No. Bahan-bahan ini bersifat iritrasi dan punya efek meningkatkan sirkulasi dan metabolisme pada kulit untuk merangsang pertumbuhan rambut. Dianjurkan memakai pelembab atau bahan emolien lainnya untuk melindungi evaporasi air dari kulit. formic acid. karena hal-hal tersebut di atas kulit bayi dan anak lebih mudah mengalami iritasi oleh bahan-bahan kimia yang ditempelkan pada kulit dan mudah mendapat infeksi. Diferensiasi apendik kulit belum sempurna. Perawatan dan pembersihan jenis kulit seperti ini adalah : 1.BAHAN AKTIF DALAM KOSMETIKA MEDIKATED Bahan-bahan aktif yang biasanya ditambahkan ke dalam kosmetika medikated antara lain adalah : a. preparat yang mengandung mercury yodida. Dengan kondisi kulit seperti di atas pada remaja sangat diutamakan pemeliharaan kebersihan kulit. capsicin. Kulit muka lebih berminyak. d. 1986 kat.

Perkembangan dunia kosmetika. Dirjen POM Depkes RI. 20. Adolescent Dermatology. London : Mc Graw Hil Book Co. trauma yang ringan dapat menimbulkan kelainan kulit dan lain-lain. begitu pula aktivitas pengeluaran keringat berkurang. sehingga kulit jadi tipis. Cosmetics science and technology. kulit lebih mudah mengalami dehidrasi. Groot AC and Liam Dli. Pengaruh hormon yang berkurang. Cosmetics science and technology vol. kaku dan kurang lentur dan jumlahnya menurun. 1978. 1979. 13. 11. Oxford. Cermin Dunia Kedokteran No. Perlu ditingkatkan pengetahuan tentang kulit dan kosmetika untuk dapat memilih jenis/bentuk kosmetika yang sesuai. 1986 9 . The Chemistry and Manufacture of Cosmetics. 9. 1974. Kosmetika dalam dermatolog. 2nd ed. 62 : 353 — 60. Drug Treatment. Sydney : John Wiley & Sous lnterscience Publishers. dan menghindari faktor-faktor yang menambah kekeringan kulit seperti pakai bahan pembersih yang mengandung alkohol. Solomon LM. 3. Tranggono RIS. sering terasa gatal. Weston WL. New York. 1974. Nater YP. In : Avery's. Produksi kelenjar sebasea menurun. Clinic 1 pharmacological consideration of general prin- ciples of treatment. Princeton Excerpta Medica. gangguan sirkulasi yang menurun. Sydney. 41. London. 4.Kulit pada usia lanjut Bertambahnya usia dan terjadinya proses menua. dan terhindar dari bahan-bahan yang merusak kulit. 1979. 18. Little Brown and Co. Sydney. New York. Perfumery and Cosmetic. mengurangi keriput dan kelainan-kelainan kulit lainnya. Masalah kulit estetik dan meningkatnya penggunaan kosmetika telah membawa perkembangan baru dalam ilmu kedokteran pada umumnya. Cosmetics science and technology vol. 1983. KEPUSTAKAAN 1. aman. Principles of Cosmetics for dermatologist. Karnen B. 1972. Weis FW and Lubowe II. 1936. sabun dan detergen lainnya. 6. Practical Pediatric Dermatology. London : Wiley Interscience. 17. 8. Pharmacokinetics 1974. 19. London : The CV Mosby Co. Rapat Konsultasi Keamanan Kosmetika. Unwanted effects of cosmetics and drugs used in dermatology. 10. RANGKUMAN 1. 1982. 1970. Pharmacokinetic factors affecting epidermal penetration and percutaneus absorption. New York. Jakarta 1979. United States of America. 7. Perawatan kulit dengan kosmetika pada usia lanjut ditujukan terutama untuk mengatasi kekeringan. Formulation and function of cosmetics 2nd ed. Cosmetic Dermatology. Rapat Konsultasi Peningkatan Keamanan Kosmetika. Vaskularisasi yang berkurang dan lapisan lemak yang menipis menyebabkan pengaturan suhu terganggu. 5. Faust RE. Tregear RT. kulit mudah mengalami luka. Amsterdam. Esterly NB and Loeffel ED. di bidang Dermatologi pada khususnya. Toronto : Wiley Interscience. 1969. 1966. kering dan keriput. kulit pun mengalami perubahan secara bertahap. 16 873 — 83. In : Soap. Toronto : Wiley Inter science. 2. New York. Leitz G. London : Reinhold Book Co. I Invest Dermatol. London. 16. Penggunaan bahan-bahan kimia atau kosmetika secara topikal pada kulit perlu mempertimbangkan kondisi kulit sesuai dengan usia dan lingkungan pemakai. mengakibatkan atrofi kulit dan apendiknya. Percutaneus absorption after twenty five years old ("Old wine in new wines skin"). Rigelman S. Seminar Penggunaan Produk Kosmetika Dalam Negeri. 1968. Toronto : WB Saunders Co. Cosmetic and the skin. Marks Y. Dir Jen POM Dep Kes RI Jakarta 1979. Goodman H. 3. Dermal protein berubah jadi amorf. London. New York. 3. 12. St Louis. 67 31 -9. Yellinex YS. New York : Academic Press. 1976. Amsterdam. Toronto. 1975. Mengatasi kekeringan kulit pada usia lanjut sama seperti perawatan kulit kering pada umumnya yaitu dengan menggunakan emolien. Scheuplein RY. Scheuplein RY and Roos LW. vol XLIII 2nd ed. 1. 2nd ed. Balsam MS and Sagarin E. Mechanism of Percutaneus Absorption. Reaksi Kulit Terhadap Kosmetika. Orlando Flourd : Continental Press. Kadar air menjadi sedikit. Philadelphia. Cosmetic and the supply of fats to the skin. 15. I Invest Dermatol. 2nd ed. Tranggono RIS. 14. Jakarta 1985. vol IV 2nd ed. Physical function of skin. New York. Balsam MS and Sagarin E. Frost P and Horwitz SN. 2. Sagarin E. juga terjadi pengurangan jumlah melanosit yang aktif dan berkurangnya kemampuan thanning. lemak kulit berkurang. Perawatan kuratif secara medis lebih banyak diperlukan untuk mengatasi rasa gatal. London. kolagen menjadi kurang larut. 1975. memakai pelembab.

Santoso Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia PENDAHULUAN Manusia telah diciptakan Tuhan Yang Maha Esa sebagai mahluk yang paling sempurna dan paling cantik. sebagaimana kita saksikan pada masa sekarang banyak pula pria yang berusaha untuk meningkatkan kecantikannya atau ketampanannya dengan alasan karena profesinya. kecantikan mereka tidak pudar atau tetap bertahan.41. Senyawa atau obat dermatologik dikatagorikan menjadi (1) vehikulum. mengurangi keringat yang berlebihan. untuk pergaulan atau karena alasan "emansipasi" belaka. Secara naluri mahluk -mahluk lain berusaha mempertahankan dan meningkatkan kecantikan mereka untuk menimbulkan dan meningkatkan daya tarik terhadap lawan jenisnya. Perbedaan yang terlihat antara manusia dan mahluk yang lain adalah umumnya pada manusia usaha meningkatkan pada jenis wanita sedangkan pada mahluk atau hewan lainnya banyak dilakukan oleh. antibiotik. menghilangkan pigmentasi dan sebagainya. Vehikulum Kriteria yang akan dipertimbangkan mencakup apakah vehi- 10 Cermin Dunia Kedokteran No. sedangkan pada obat-obat OTC (Over the Counter drugs) sebagian besar tidak dicantumkan. (2) zat-zat yang digunakan secara profilaksis dan untuk maksud pengobatan. Sardjono O. kuku.kadang digunakan pula obat atau zat secara sistemik. Terdapat beberapa cara yang kita kenal untuk meningkatkan kecantikan ini. vehikulum dan ukuran pengemasnya dicantumkan. mengurangi bau badan. JA YA.A. Sedangkan mereka yang merasa kurang cantik berusaha untuk meningkatkannya. Manusia dengan akal kepandaiannya yang merupakan kelebihan mereka dibandingkan mahluk ciptaan Tuhan yang lain sejak dulu kala telah berusaha bagaimana mereka dapat mempertahankan dan meningkatkan kecantikan mereka untuk dapat lebih memikat pasangannya. Tentu saja ada beberapa kekecualian. kortikosteroid. V.1986 . Usaha peningkatan kecantikan ini dilakukan dengan berbagai cara dari yang tradisional (alami) sampai penggunaan zat-zat kimia secara modern sesuai dengan kemajuan teknologi. Dalam makalah ini akan ditinjau aspek farmakologi beberapa zat atau obat yang mempengaruhi kecantikan manusia. dan sebagainya.D. JENIS OBAT YANG MEMPENGARUHI KECANTIKAN Dari upaya untuk meningkatkan kecantikan yang disebutkan di atas ternyata sebagian besar merupakan senyawa obatobat yang mempengaruhi kulit dan digunakan secara topikal. Penyelenggara P. Pada kesempatan kali ini terutama dibicarakan mengenai aspek farmakologi preparat atau obat dermatologik. maka konsentrasi zat atau dosisnya.I. membersihkan dan mengobati kulit yang terganggu dengan menggunakan antiseptik. kadang. Terlepas dari apa atau cara mana yang dipergunakan. jenis jantan.Aspek Farmakologi Beberapa Obat Yang Mempengaruhi Kecantikan Dr. apakah cara dan zat ini benar-benar bermanfaat dan aman bagi tubuh kita. anti acne. Kita telah mengenal banyak preparat (formulasi) farmakologik dijual secara bebas (preparat OTC) dan dapat diperoleh tanpa resep dokter. anti ketombe. Pada preparat yang diperoleh dengan resep dokter (preparat prescription = ethical drug). manusia yang sudah cantik berkehendak supaya *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. antiinflamasi. seperti misalnya penggunaan obat-obat pelangsing tubuh (anorexiant). obat penambah gairah seks (hormonal). Selain penggunaan obat-obat atau senyawa secara topikal. jamu singset. BEBERAPA UPAYA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KECANTIKAN Dalam upayanya untuk memelihara dan meningkatkan kecantikan. rambut. antara lain untuk membersihkan dan mempercantik kulit.

bentonit. senyawa kuarterner ammonium organik. Additif lain yang banyak dipakai termasuk etilendiamin dan setilpalmitat dan ester lain yang berkaitan yang memperbaiki konsistensi dan penampakan krem. perbedaannya terletak pada baunya. 1986 11 . yakni air. Zat-zat (obat-obat) yang digunakan secara profilaksis dan untuk maksud pengobatan Dalam upaya meningkatkan kecantikan. digunakan sebagai lotion kocok. mengurangi keringat yang berlebihan. kloasma gravidarum dan sebagainya. dan silikon. krem dan beberapa salep. Puder ini ditaburkan di alas kulit atau merupakan komponen dalam lotion atas pasta. Precipitated calsium carbonate merupakan puder halus berwarna putih yang tidak larut dalam alkohol dan air. menghilangkan atau mengurangi hiperpigmentasi akibat kontrasepsi oral. lotion "baths". Bilamana digunakan sebagai kompres panas atau dingin. minyak mineral tidak berbau tengik. Minyak adalah lemak cair atau semisolid yang berasal dari mineral. dan lotion tubuh dan tangan. bagaimana vehikulum menahan atau melepaskan atau membantu absorpsi zat aktif. kalsium karbonat. tinggur hidro alkoholik atau pelarut . seng stearat. mengobati acne vulgaris. misalnya lotions gel. emolien atau antifoaming agent. krem-krem emulsified finishing tupe digunakan untuk tempattempat yang mempunyai sela-sela seperti jari umpamanya. Gliserin merupakan suatu pelarut dan emolien dalam lotion. Campuran ini. Paraben (metilparaben dan propilparaben). yang bekerja sebagai lubricant (pelumas). shampo. tumbuhan atau hewan. Zat ini bersifat higroskopik dan mempunyai efek melembutkan (softening action). Banyak surface agents meningkatkan permeabilitas stratum corneum tidak saja terhadap medikamen tetapi juga terhadap zat-zat yang toksik sehingga secara tidak langsung menyebabkan iritasi. Berbagai contoh puder mencakup puder seng oksida. base (dasar) salep sering digunakan dalam berbagai krem dan salep. Dasar salep ini mencakup lemaklemak nabati dan hewan semisolid (setengah padat). dan pasta. Zat ini memberikan rasa kering dan lebih bersifat sebagai absorben dibandingkan dengan talk. — puder — minyak — dasar salep (ointment bases) — zat pembantu farmasetik sering terdapat sebagai aditif Liquid (cairan) mempunyai sifat-sifat yang diinginkan yang menambahkan kegunaannya sebagai vehikulum. Zat-zat pendispersi dan pengemulsi memberi stabilitas dan homogenitas bila mencampur cairan yang tidak dapat tercampurkan. Cermin Dunia Kedokteran No. Zat-zat bantu farmaseutik (Pharmaceutic acid additives) banyak dipakai dalam preparat topikal. tepung jagung (corn starch). Asam stearat dan stearil alkohol. Calamin. Gliseril monostearat. Minyak yang berasal dari tumbuhan dan mineral banyak dipakai untuk pengobatan topikal. namun perlu ditambahkan suatu stabilizer seperti tokoferol atau butilhidroksil toluen (Farmakope Amerika Serikat mensyaratkan dituliskannya stabilizer dalam label).kadang menyebabkan dermatitis kontak dan lauril sulfat menyebabkan iritasi. Minyak tumbuhan yang lazim dicampur dalam krem dan lotion adalah minyak -minyak biji kapas. Alkohol merupakan pelarut dan digunakan untuk mendinginkan kulit. Minyak mineral merupakan suatu campuran hidrokarbon dengan berat molekul tinggi yang diperoleh dari petroleum. selain menggunakan zat-zat Vehikulum ditambahkan pula zat-zat untuk mencegah dan mengobati keadaan yang mengurangi kecantikan seseorang misalnya mengurangi bau badan. tergantung dari konsentrasinya maka alkohol dapat bersifat antiseptik atau astringen. talk. Talk dapat menyebabkan reaksi granulomatous hebat bila dikenakan kepada luka-luka. jagung. krem atau salep. zaitun dan kacang. kosmetika. krem. dapat dicampur dengan air dan alkohol. titanium oksida.tempat yang berambut. walaupun demikian paraben kadang. Air bekerja sebagai suatu vehikulum dan hydrating agent pada kompres basah. spray tepat untuk tempat . Puder mempunyai sifat meningkatkan evaporasi (penguapan). hidrokarbon petroleum. Seng oksida dicampur dengan sedikit fern oksida mempunyai warna merah muda (pink). mengurangi friksi dan pruritus (gatal -gatal) dan menimbulkan rasa dingin (cooling sensation). Walaupun bentonit (hydrated aluminium silicate) tidak larut dalam air. heksakloroform.pelarut organik. Di dalam preparat -preparat untuk maksud profilaksis dan pengobatan selain bahan vehikulum ditambahkan pula zat-zat lain yang berkhasiat (mempunyai efek farmakologik) seperti. derivat polietilen glikol (polioksi 40 stearat. zat ini bergabung dengan air menjadi gel.kulum bersifat sebagai pengering atau pelumas. Seng oksida dan talk (terutama magnesium silikat hidrous): bersifat sebagai protektif dan menyerap sejumlah air bilamana digunakan dalam suatu pasta dalam petrolatum. stabilitas penyimpanannya dan kapasitas emulsifikasi. oksikinolin sulfat. krem dan salep yang mengandung ingredien berminyak dan air. dan kecocokannya untuk dipergunakan di daerah kulit yang diinginkan. Titanium oksida adalah zat yang opak dan merupakan ingredien lotion atau pasta yang digunakan sebagai sun screen. Efek emolien minyak -minyak ini serupa. Konstituen utama vehikulum mencakup — liquid (cairan. Penggunaan topikal minyak relatif tidak menimbulkan efek samping. cairan (liquids). Propilen glikol adalah suatu pelarut yang sangat baik dan telah menggantikan tempat gliserin sebagai vehikulum dalam formulasi obat topikal. Sebagian besar zat-zat ini tidak berbahaya pada konsentrasi rendah. dan salep paling cocok untuk mencegah maserasi kulit. 41. magnesium stearat. kastor. yang memperbaiki dispersi seng oksida dan belerang dalam campuran minyak dalam air. Seperti minyak. Pada kulit yang rusak (tidak intact) dapat menyebabkan iritasi subjektif (rasa terbakar dan tersengat) sehingga membatasi penggunaannya. polisorbat 80) dan sodium lauril sulfat digunakan sebagai zat pendispersi dalam lotion. Minyak ini dapat digunakan tunggal atau merupakan ingredien dalam lotion. air akan meningkatkan atau menurunkan suhu kulit dan menimbulkan maserasi lapisan permukaan kulit sehingga memperbesar penetrasi zat aktif. parakloro-metasilenol dan kloributanol sering ditambahkan sebagai preservatif antimikroba. Tidak seperti minyak tumbuhan (nabati). Metilselulose dan gum tragacanth yang merupakan zat-zat inert dipakai sebagai suspending agents dalam salep atau pasta.

4) tidak toksik. frecles. antibiotik dan antiseptik. tidak dapat menghilangkan bau busuk ini. untuk maksud profilaksis atau terapi dalam kosmetik. Perlu diperhatikan dalam menggunakan preparat-preparat ini kemungkinan terjadinya efek yang tak diinginkan akibat ingredien yang ditambahkan seperti iritasi. Air dari transpirasi menguap begitu keluar dari badan. Efek samping yang terakhir biasanya diakibatkan oleh zat aktif (ingredien). pola aneh hipopigmentasi dapat terjadi jauh dari tempat yang mengalami hiperpigmentasi. namun anda boleh mencobanya karena sebegitu jauh belum dilaporkan efek toksik akibat penggunaan kunyit dan beluntas. monobenzone (Benoquine). Namun terjadi rasa tersengat dan terbakar pada waktu pemakaian dan timbul eritema sesudahnya serta terjadi inflamasi pada 5% dan 32% penderita yang menggunakan obat ini dengan konsentrasi 2% dan 5%. Pengelolaan terapi monobenzon sering mengalami kesulitan dan perlu tindak lanjut yang hati-hati pada penderita. Hidrokinon juga toksik terhadap melanosit. 3) tidak merangsang (iritatif). Selain itu. Sejak dulu manusia berusaha untuk menghilangkan bau busuk badan ini. agitasi. Dari keterangan tersebut di atas. Orang-orang yang tergolong pada golongan kedua. Umumnya. sehingga menghambat sintesis melanin. dan digunakan hanya untuk vitiligo yang luas. namun beberapa yang resisten terhadap preparat ini dapat diberikan preparat yang mengandung seng pirition atau selenium sulfid. Pengeluaran ini sama dengan ± 1⁄4 liter air yang keluar dari dalam tubuh. Meskipun ketombe sering dapat diatasi dengan penggunaan shampoo biasa (2 — 3 x seminggu). 2) dapat mengurangi bau busuk. lentignes dapat diobati atau dikurangi dengan pemberian hidrokinon (Eldoquin. Kejadian sensitisasi akibat obat ini lebih besar dibandingkan dengan hidrokinon. Ketombe dianggap bukan suatu fenomenon patologik. bagi mereka yang menggemari obat tradisional. pergerakan butir-butir melanin dan pertumbuhan melanosit juga terhambat. vesikulasi kulit. 41. Eldopaque). setelah 6 jam mandi bau busuk akan timbul kembali. yang cepat menjadi tengik karena adanya kuman-kuman dan mengeluarkan hawa bau busuk yang tidak enak. walaupun tiap hari mandi dan membersihkan badan beberapa kali. Apakah yang dimaksudkan dengan efek samping obat? Efek samping obat adalah efek yang timbul akibat penggunaan obat atau zat pada dosis terapi atau penggunaan zat sebagaimana yang dianjurkan oleh pembuat zat kosmetika/obat. Penggunaan obat pelangsing amfetamin dapat menimbulkan ketergantungan 'obat dan psikosis biokimiawi. EFEK SAMPING OBAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KECANTIKAN Semua zat kimia atau obat yang dapat menimbulkan efek samping betapapun kecilnya. kinetik sebum. mulut dan vagina. Dalam pemilihan obat-obat deodoran persyaratan tersebut di atas harus dipertimbangkan dengan seksama. perubahan patologik atau hyperplasia epidermis. Anti-dandruff (anti ketombe) Anti ketombe banyak digunakan baik oleh pria maupun wanita. Obat pelangsing lain dapat menimbulkan gangguan-gangguan pada susunan saraf pusat seperti insomnia. maka obat deodoran seyogyanya harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1) pembunuh kuman (antiseptik). 12 Cermin Donis Kedokteran No. Karena dalam upaya meningkatkan kecantikan umumnya kita menggunakan zat kimia. hipopigmentasi. dan meninggalkan sisa-sisa lemak di atas kulit. yakni untuk menghilangkan warna kulit normal yang tersisa. sedangkan monobenzon hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Deodoran (Obat penghilang bau busuk badan) Bau busuk badan adalah sesuatu yang khas alami dan dimiliki oleh setiap mahluk termasuk manusia. depresi saraf pusat dan mengantuk. Apakah sebenarnya ketombe itu? Ketombe timbul oleh karena terjadinya peningkatan kecepatan mat urasi dan proliferasi sel-sel epidermal. Penggunaan preparat hormon untuk maksud " awet muda" tidak dibenarkan atau tidak rasional karena penggunaan hormon hanya untuk penderita yang mengalami defisiensi hormon . Preparat lain. Obat ini biasanya memberikan efek yang reversibel. Misalnya ditambahkannya derivat sulfonamida pada terapi acne vulgaris pada suatu rangkaian perawatan kecantikan. tremor. Dermatitis kontak jauh lebih jarang terjadi dibandingkan dengan iritasi. karena keringat yang dikeluarkan akibat hawa panas mudah menjadi tengik dan mengeluarkan bau busuk. Sayang belum dilakukan uji pemantapan khasiat secara luas. namun hasilnya belum memuaskan. kloasma gravidarum. beberapa orang memerlukan preparat medicated shampoo yang dijual bebas dan mengandung belerang dan asam salisilat biasanya memberikan hasil yang baik. inflamasi. hiperpigmentasi. Bau busuk ini bervariasi dari satu orang ke orang lain yang satu tidak terlalu bau sedangkan yang lain sangat berbau busuk. mempunyai cara kerja dan efek samping yang serupa. Efek samping yang disebabkan oleh zat-zat vehikulum antara lain dapat berupa iritasi kulit. Pengelupasan (scaling) yang paling jelas terjadi pada kulit kepala dan tidak disertai infeksi. obat ini mempunyai efek depigmentasi yang ireversibel. 1986 Hidrokinon bekerja dengan menghambat tyrosinase dalam melanosit. Konon. alergi dan efek toksik bagi mereka yang sensitif terhadap salah satu ingredien.sulfa. Setiap hari 70 cc air dikeluarkan melalui transpirasi kulit. Hidrokinon dengan konsentrasi yang kurang dari 5% telah disetujui oleh FDA sebagai ingredien yang aman dan efektif pada preparat yang dijual bebas untuk mengurangi kulit yang mengalami hiperpigmentasi pada daerah yang terbatas. atau sebaliknya. ruam kulit (skin rash). bau badan ini dapat dikurangi dengan makan lalaban daun beluntas (Pluchea indica) dan kunyit (Curcum dormestica). Pernah pula dilaporkan adanya kasus yang mengalami degenerasi ganas (kanker kulit) akibat penggunaan suatu kosmetik. maka kita harus waspada terhadap timbulnya efek samping ini. dan mengenai orang yang terdapat dalam upperlimit variasi normal dalam hal kecepatan tu rn-over selsel epidermal. Bedanya adalah. Obat untuk hiperpigmentasi Hiperpigmentasi yang terlokalisasi di muka akibat kontraseptif oral. Bila terjadi inflamasi obat ini tidak usah dihentikan namun perlu diberikan kortisol (hidrokortison) secara topikal untuk menghilangkan gejala-gejala ini. Sebegitu jauh tidak dilaporkan efek hebat yang tidak diingini akibat penggunaan obat ini. sindroma Steven Johnson yakni adanya "skin rash" hebat disertai perdarahan pada mukosa hidung.

dalam waktu kurang lebih 3 minggu mereka akan "montok" atau gemuk tetapi. dan hingga kini RSCM telah berhasil mendidik 44 orang ahli Akupuntur. Prof Dr Asri Rasad. p951—63. Penggunaan obat untuk Me-'rapet'-kan vagina secara topikal tidak dibenarkan karena banyak kasus yang mengalami vaginitis akibat obat atau alat-alat semacam ini. pada pelantikan tiga dokter ahli Akupuntur pada tanggal 30 April 1986. JAKARTA Direktur RSCM memerikan selamat pada tiga Dokter Ahli Akupuntur baru Angkatan X. Massachusets : Publishing Sciences Group.p 1009 — 45. Jakarta : Pustaka Karya. DR Rukmono. Dr Dharma Kumara Widya. 3.tersebut atau mereka yang oleh nasihat dokter memerlukan dan mempunyai indikasi untuk mendapat terapi tersebut. lulus Akupuntur 1986. Resep Pusaka Tradisional Madura. Vademacum Resep Obat-obat Kosmetik. Musaro Muji. perlu dicari titik temu ilmu kedokteran yang bersendikan negara Barat dengan Akupuntur yang bersendi negara Timur". PENUTUP Aspek farmakologi beberapa obat yang mempengaruhi kecan- tikan telah dikemukakan secara singkat terutama dalam hal sifat-sifat obat vehikulum. 5. Inc. KEPUSTAKAAN 1. 1965. Hadir pula pada acara tersebut Bapak Dekan FK UI. penggunaan hormon anabolik yang terdapat dalam obat 4-serangkai (oradexon. 2. Swinyard EA and Pathak MA. American Medical Association Drug Evaluations. Prof. Dr Ratnawati Latief lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1975. Surface Acting Drugs. beberapa obat yang digunakan sebagai profilaksis dan pengobatan serta kemungkinan efek samping atau efek yang tak diingini akibat penggunaan obat untuk peningkatan kecantikan. Inc. 1986 13 . In : The Pharmacological Basic of Therapeutics. Littleton. Dr Syartina Sofyan "Untuk kemajuan ilmu Akupuntur. Proceeding Simposium Aspek Medis Obat Tradisional Indonesia (SAMOTI) Mei 1980. 1980. periactin. Sardjono 0 Santoso & Hendra Utama. Cermin Dunia Kedokteran No. Ketiga dokter yang baru dilantik ini merupakan angkatan ke X. kegemukan ini tidak wajar karena pada hakekatnya terjadi penimbunan air dalam tubuhnya. masyarakat luas tidak meragukan cara pengobatan yang dahulu dikenal sebagai pengobatan tradisional. 41. Dermatologic Preparation. Dr Dharma Kumara Widya lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1975. Sjartina Sofyan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya tahun 1973 dan lulus ahli Akupuntur tahun 1985. Efek Samping Obat Tradisional. Chen AS. di samping itu wanita-wanita ini dapat timbul kumisnya atau suaranya berubah seperti suara pria. Unit Akupuntur RSCM sudah ada sejak tahun 1963. preparat enzym. Editor : Goodman & Gilman 6th ed. Obat atau obat tradisional semacam ini umumnya mengandung tanin dan tawas yang dapat menyerap air dari vagina dan bersifat sebagai astringen. 1980. Dari kiri: Dr Ratnawati Latief. Ini menandakan. 4th ed. Sebagai contoh misalnya. dan telah dikenal oleh masyarakat hingga saat ini. Memang. PELANTIKAN TIGA DOKTER AHLI AKUPUNTUR RS CIPTO MANGUNKUSUMO. New York : Macmillan Publishing Co. dianabol) untuk menggemukkan badan atau "memontokkan" badan. dan para dokter ahli di bidang ilmu kedokteran lainnya. 30 April 1986. demikian ucapan Direktur RS Cipto Mangunkusumo. lulus Akupuntur tahun 1986. Jakarta : Pradnja Paramita. Ke-tiga dokter tersebut adalah Dr. bahkan kini ilmu Akupuntur di bidang pengobatan medis sudah semakin maju. Jakarta. 4.

Data tentang insidensi efek samping kosmetika sangat herbeda-beda. 35. Kosmetika rias mata 4. Penyelenggara P. samping ada enam.87 Disarikan dari Dit. Derajat risiko (risk grading) memerlukan perhitungan risk index (jumlah unit kosmetika yang menyebabkan 1 efek samping).I. Rias wajah 6. Departemen Kesehatan Republik Indonesia yang telah mengumpulkan angka efek samping kosmetika dari beberapa daerah di Indonesia didapat hasil sebagai berikut : Tabel 1. Pengaruh tersebut dapat berupa reaksi yang dikehendaki atau efek samping yang tidak dikehendaki. Deodoran antiperspiran 5. Kosmetika rambut (cat rambut dan pemucat rambut). pengolahan kosmetika yang kurang baik. V.Venereologi Indonesia PENDAHULUAN Meluasnya pemakaian kosmetika oleh masyarakat pada akhir-akhir ini telah menyebabkan meningkatnya insidensi penyakit atau kelainan kulit akibat pemakaian kosmetika. didapatkan bahwa rias mata meskipun mempunyai insidensi efek samping tinggi tetapi menduduki derajat risiko sedang. Direktorat Jenderal P. Berbeda dengan data di atas. Jen. INSIDENSI Diagnosis dan jumlah yang tepat dari kelainan kulit akibat kosmetika sulit diketahui karena faktor -faktor antara lain : — Kosmetika yang dipakai biasanya beberapa jenis dan komposisi dari produk kosmetika merupakan campuran beberapa macam bahan dan di antaranya ada yang bersifat sebagai perangsang lemah sehingga bila dipakai untuk uji coba kulit memberi hasil yang sulit diartikan. 4. Karena struktur dan fungsi kulit dipengaruhi lingkungan maka dapat terjadi pengaruh kosmetika pada kulit. kosmetika pemeliharaan kulit baru diikuti oleh cat dan pemucat rambut serta deodoran-antiperspiran.35 100% Risiko kostetika sebenarnya tidak berhubungan langsung dengan data insidensi efek samping. Kelainan kulit yang terjadi antara lain disebabkan cara pemakaian kosmetika yang salah atau berlebihan. dicantumkan bahwa kosmetika tidak termasuk golongan obat dan kosmetika tidak dimaksudkan untuk mempengaruhi faal tubuh manusia. — Tidak semua penderita datang ke dokter. 1.80 3. — Banyak pabrik atau produsen tidak mencantumkan bahanbahan yang ada dalam kosmetika yang diproduksinya. ternyata kosmetika yang paling sering memberi efek samping adalah rias mata. 2. 3.Efek Samping Kosmetika dan Penatalaksanaannya Dr Lily Soepardiman Perkumpulan Ahli Dermato. POM 1980 … Juli 1984. penggunaan bahan-bahan aktif dalam kosmetika yang tidak tepat. 41. 1986 .A.O. karena penderita mengatasi sendiri dengan cara menghentikan pemakaian kosmetika tersebut. yaitu : 1. Dalam definisi. Dengan cara ini. tetapi bahan perontok rambut meski- 14 Cermin Dunia Kedokteran No.D.M.98 31. JAVA. 2. 3. Ditinjau dari jenis kosmetika yang sering menyebabkan efek *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Hair Conditioner Dari laporan beberapa negara di Eropa dan Amerika. Kosmetika pemeliharaan kulit muka (pelembab dan pembersih). Diagnosa hasil monitoring efek samping kosmetika No. Jenis penyakit Dermatitis kontak Jumlah 69 86 76 8 239 % Keterangan alergika Akne vulgaris Hiperpigmentasi Lain-lain Jumlah 28.

zat warna dan vehikulum. Bila gejala telah mereda. Lokasi pemakaian. misalnya : — iritasi pada mata pada pemakaian shampo dan rias mata — gangguan pernafasan pada pemakaian sprai rambut — efek toksik jangka panjang seperti kelainan darah dan organ tubuh. tetapi pada kenyataannya masih beredar di pasaran. Dapat bersifat foto toksik maupun foto alergik.Tabel 2. Kelainan pigmentasi Suatu bentuk kelainan pigmentasi pada kulit dikenal sebagai Pigmented cosmetic dermatitis. bila bahan tersebut sudah menguap akan mempertinggi konsentrasi bahan aktif sehingga dapat menimbulkan efek samping. dan dipakai kernbali kosmetika yang dicurigai maka gejala akan timbul kernbah. 4. Jen. Manifestasi klinis/bentuk reaksi kulit akibat kosmetika Setiap bahan yang ditempelkan pada kulit dapat menyebabkan kelainan kulit. muka atau kuku daripada karena rias mata sendiri. hal ini terlihat pada dermatitis kelopak mata yang lebih sering disebabkan karena kosmetika rambut. Sebagai contoh adalah tioglikolat dengan pH 12.6 1 Disarikan dari Ult. Bahan yang dapat memberi kelainan kulit pada aplikasi pertama disebut iritan. 1. kelainan ini sebenarnya merupakan akibat dermatitis kontak alergik atau foto alergik karena bahan pewangi atau zat warna yang terdapat dalam kosmetika. asam oleat dan zat warna D & C Red-dyes yang terdapat dalam pemerah pipi. Tes eliminasi Tes ini dilakukan dengan cara menghentikan semua kosmetika yang dipakai. Daerah sekitar mata kulitnya lebih tipis dan lebih sensitif. I1320/C/XI/1983. dengan demikian maka pelembab. PENATALAKSANAAN Diagnosis ditegakkan berdasarkan riwayat penderita. Bahan-bahan yang bersifat komedogenik antara lain: lanolin. butil stearat.l umlah % Keterangan dung asam atau basa. tidak tertutup kemungkinan efek sampingnya mengenai daerah lain. dasar bedak akan lebih banyak mengakibatkan efek samping dibandingkan dengan kosmetika yang sebentar menempel di kulit misalnya shampo. Penyebab Kosmetika untuk pemeliharaan kulit . 1. Reaksi foto sensitivitas pun insidensi efek sampingnya rendah. rasa kurang nyaman misalnya rasa pusing atau rasa mual setelah memakai kosmetik tertentu sedang pada kulit tidak Reaksi ini terjadi oleh karena aplikasi kosmetika yang mengandung fotosensitizer dan terpapar cahaya. dan menurut penyelidikan mengandung merkuri amonia.faktor antara lain : 1. Penyebab efek samping kosmetika No. eksematosa atau hiperpigmentasi yang biasanya disebabkan oleh parfum. 3. Oleh karena produk kosmetika terjadi dari bermacam campuran bahan maka bahan yang dicurigai harus dicari antara : bahan aktif. 4. Meskipun kosmetika umumnya dipakai pada kulit. 1986 15 Istilah intoleransi dipakai bila pemakai kosmetika mengeluh dijumpai kelainan. 4. Reaksi alergi 207 19 13 239 (skin care) 86. bahan anti mikroba. 2. walaupun sukar dibuktikan tetapi patut mendapat perhatian. 3. Akhir-akhir ini banyak dipersoalkan tentang krem pemutih atau pearl cream yang peredarannya telah dilarang pemerintah dengan Surat Edaran No. 2. dalam vehikulum dan konsentrasi yang tepat.95 5. Kosmetika dcngan pH alkali misalnya pelurus atau perontok rambut akan lebih mudah memberikan efek samping. Kelainan yang terjadi tidak selalu pada lokasi aplikasi kosmetika. sedangkan bahan yang dapat menimbulkan kelainan setelah pemakaian berulang disebut sensitizer. atau kombinasi keduanya. Akne Lesi terutama berbentuk komedo yang ditemukan pada wanita dewasa yang terutama disebabkan oleh kosmetika krem muka. bahan pengawet. POM 1980 — Juli 1984 7.5 yang terdapat pada perontok rambut. petrolatum. Pada tes ini perlu dipertimbangkan juga kosmetika yang telah dipakai dalam waktu lama (karena sensitisasi terlambat atau modifikasi atau kemerosotan produk kosmetik). pH kosmetika. Kandungan bahan yang mudah menguap misalnya alkohol. bahan anti oksidan. Kremkrem ini mengandung 1 — 4% powdered pearl. oleh karena itu tata rias mata diharapkan lebih banyak memberikan reaksi daripada kosmetika untuk daerah kulit lainnya. mempunyai derajat risiko tinggi. Kelainan dapat berupa eritem. Juga perlu dipertimbangkan alat-alat yang digunakan untuk memakai kosmetika. Manifestasi kulit berupa bercak/difus/ retikuler kecoklatan. Bahan-bahan yang sering menyebabkan efek samping dapat dilihat pada lampiran.44 100% Bedak Cat rambut Jumlah Reaksi ini pada umumnya berupa dermatitis eksematosa. Penggunaan kosmetika akan menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan karena pengaruh faktor . 2. 41. 3. Tes tempel Yang paling ideal adalah melakukan tes tempel dengan semua bahan unsurnya secara terpisah. Intensitas/lamanya kontak dengan kulit. Pada umumnya kelainan berbatas tegas dan dapat berupa eritematodeskuamasi sampai vesikobulosa. misalnya sikat atau aplikator karet/busa. lauril alkohol. kadang-kadang hitam atau biru hitam. pemeriksaan klinis dan dilakukan tes eliminasi atau tes tempel/ tes tempel sinar. Produk deodoran antiperspiran risiko dan insidensi efek samping yang tinggi. Reaksi iritasi Kelainan pada kulit : Reaksi ini dapat disebabkan oleh kosmetika yang mengan- . Tetapi hal ini sukar dilaksanakan oleh karena : Cermin Dunia Kedokteran No. parfum.

reaksi alergik. Efek samping Keterangan vegetables coloring agents : — Henna 2. reaksi fotosensitasi dan akne kosmetika. Oleh karena hal-hal tersebut di atas. Diperlukan kerja sama dari berbagai pihak (ahli kulit. Perlu diingat bahwa pengobatan setiap kasus sangat individual. garam aluminium — hiperkeratosis — antiperspirant ostium folikular . sehingga diperlukan pengenceran serial dan tes kontrol. c.1986 kecantikan. Balsam peru Tradisional — hiperpigmentasi — urtikaria — bedak. lubanglubang alami. — folikulitis —diamin. — bentuk akne diobati seperti akne vulgaris dengan sulfur atau resorsin secara topikal dan kalau perlu dengan antibiotik. Perlu diadakan tes sensitasi antara lain : — tes pada hewan percobaan — Kligman maximization test — tes tempel pada sampel yang adekuat — consumer test dengan mengikut sertakan ahli kulit dan ahli farmasi untuk mengontrol produk kosmetika. 3. setiap kosmetika dapat bersifat aknegenik terutama bila pemakaiannya berlangsung lama.A. Dianjurkan untuk memakai kosmetika seperlunya saja dan pada waktu istirahat hendaknya babas dari kosmetika. Penderita pada umumnya memakai berbagai jenis bahan. generalisata 14. 6. maka biasanya tes tempel menggunakan bentuk jadi kosmetika itu sendiri (as is). — hiperpigmentasi diobati seperti melasma dengan preparat hidrokinon secara topikal maupun dengan kombinasi vitamin C dosis tinggi dan glutathion secara oral. C-I 16 901 (kuning) — perubahan warna kosmetika kuku 13. Kelainan kulit akibat pemakaian kosmetika dapat terjadi bila ada kepekaan terhadap salah satu bahan yang terkandung dalam kosmetika tersebut dan bersifat individual. — bentuk dermatitis diobati seperti mengobati dermatitis. Preparat kosmetika terdiri dari berbagai jenis bahan. Pencantuman kandungan bahan. ahli 16 Cermin Dunia Kedokteran No. Open test dengan memoleskan kosmetika 2 — 3 kali per hari pada lengan bawah selama 2 hari berturut-turut. Kontaminasi mikroba dapat menyebabkan kerusakan produk dan memberi kelainan pada tubuh manusia pada penggunaannya.iritasi lit normal — fotokontak — di Perancis dan — efek sistemik Amerika dilarang (neurotoksik) teratogenik — karsinogenik 16. resin formaldehide — kontak alergi — pengeras — iritasi — reaksi di mata. Konsentrasi bahan yang dipakai sebaiknya tidak boleh melampaui batas aturan. — foto alergi tabir cahaya — erupsi kulit 11. resin polimer — kontak alergi cat kuku — kontak iritan 6. asam borat — intoksikasi 12. b. kalau perlu dengan steroid secara oral maupun topikal. Bila sudah terdapat kelainan kulit maka pengobatan sesuai dengan kelainan klinis. Sirkonium — granuloma — antiperspirant — kontak alergi 17.B. Perlu dijelaskan. amonium persulfat — kontak alergik "hair bleach" — urtikaria 4. produsen kosmetika tidak diwajibkan mencantumkan isi kosmetikanya.(PPDA) — — — — 18. produser kosmetika dan penderita) untuk menghindarkan kelainan kulit akibat kosmetika. Monosulfiram — kontak alergi — sabun 15. Bahan-bahan dalam kosmetika dapat menimbulkan reaksi iritasi primer. merkuri amonia — kontak alergi — bleaching — sistemik — dilarang — pigmentasi 9. 2. Heksaklorofen — kontak alergi — diserap oleh ku. Penanggulangan efek samping kosmetika ialah menghentikan kosmetika penyebab dan diberi pengobatan sesuai dengan kelainan yang timbul. ini akan menghindarkan pemakaian produk oleh konsumen yang sensitif terhadap salah satu bahan kandungannya. Hampir semua bahan isi kosmetika tidak mempunyai data tentang konsentrasi tes tempel yang tidak iritatif. 41. selenium sulfid — kontak iritan shampoo — sistemik toksik — rambut rontok — sebore 5. — cat rambut foto alergik reaksi silang terhapurpura dap : anemia aplastik(?) — azoic (nitrogen) mutagenik (?) — prokain. LAMPIRAN Bahan-bahan kosmetika yang sering menyebabkan efek samping : I. 2. salep organic colouring agents : — para venilen kontak alergi — rinitis — urtikaria cat rambut . amonium tioglikolat — kontak iritan keriting rambut — kontak alergi 8. ini disebabkan karena sistem pengawetan yang tidak memenuhi syarat. 3. kecuali Amerika Serikat. 4. 5. Bahan aktif Bahan 1. hidrokuinon — hipo/ — bleaching hiperpigmentasi 10. Penggunaan bahan yang dapat menimbulkan toksisitas sebaiknya dihindari. bensokain — PABA sulfomanid — para amino salicylic acid — dilarang di — Perancis — Skandinavia — Jerman 3. Nikel — kontak alergi kontaminasi 7. Tanda peringatan untuk kosmetika yang mengandung bahan yang menimbulkan efek samping misalnya PPDA. leher. 19. Untuk menanggulangi atau memperkecil efek samping kosmetika disarankan untuk memperhatikan : 1. KESIMPULAN 1. P. Batas dalu warsa (expire date) harus dicantumkan untuk mencegah pemakaian produk kosmetika yang sudah berubah komposisinya. Pada banyak negara.A. d.a.

Bensil salisilat 3. 6. Red zia 5. Minyak ylang-ylang 13. Rata IGAK. 7. Bergamot III. 1975. 106: 843 . 4. 9. New York : Wiley Interscience. Nakayama H. 1.Bahan — aloe — kapsikum — sitrus lemon — zingiber officinalis — piperniqrum Efek samping iritasi fotokontak . Aminium klorida 5.dermatitis kontak alergi 2. 8. Emulsifier Bahan 1.dermatitis kontak alergi — foto toksik kontak alergi Keterangan sil positif kuat. 1972. Metoksi sitrinelal 8. Jakarta 1981. Cosmetics Dermatitis in Indonesia. Amsterdam-Oxford-Princenton : Excerpta Medica. 1970.5. Liam DH. Bensil alkohol 2. Hayakawa K. Pengetahuan Efek Samping Kosmetika Sebagai Penunjang Keberhasilan Produksi Dalam Negeri.kontak urtikaria Keterangan .305. Jakarta. Sinamik Alkohol 9. Nakayama H. 1986 17 .kontak alergi . aldeids dan ester). 0.dermatitis kontak alergi . Formaldehide 2. Nater JP.hipo/ hiperpigmentasi . Tranggono RIS. Yasmin absolut 11. Bahan pengawet : Bahan 1. lavender dll) atau sintetik (sesquiterpens.iritasi .pigmentasi . Ota S.iritasi . Paraben anti mikrobial dan anti oksidan Efek samping . Formulationand Fundation of Cosmetics. 5.dermatitis kontak alergi 3. Kligman AM. Lokakarya Perlindungan Kesehatan Terhadap Penggunaan Kosmetika. Nagoya 1983. Milis OH. 2. 1983. Minyak kenanga 10. 3.tes tempel sering memberikan ha- Cermin Dunia Kedokteran No. Efek Samping Kosmetika. Int J Dermatol. Contact Dermatitis. Parfum Bahan Efek samping Keterangan .dermatitis kontak alergi II. The 34th annual meeting of The Mid-Japan Dermatology Society. Soebaryo RW. 15 : 673 .foto sensitisasi .parfum dari vegetables -. 1985. Pigmented Cosmetic Dermatitis.kontak alergi . KEPUSTAKAAN 1.dermatitis kontak sistemik .Trietanolamin Efek samping Keterangan . Merkuri 4. Rata IGAK.parfum dari binatang tidak menyebabkan iritasi . Seminar Sehari Penggunaan Kosmetika Dalam Negeri. 1984. Harada R.kontak alergi . Minyak lavender 12. 41.50. Penggunaan Kosmetika dan Akibatnya Bagi Kesehatan. Translated from the German by Feniton GL. IV. Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used In Dermatology. Matsuo S. Arch Dermatol. Acne Cosmetica. Soebaryo RW. 23 : 299 . Pigmented Cosmetic Dermatitis.banyak dipakai pada makanan . Takhasi K. Sodium lauril sulfat . UNUD Denpasar. Philadelphia : Lea & Febiger. Gliseril mono stearat . 17 Mei 1985. Int J Dermatol. Toda M. KPPIK VII. De Groot AC. Minyak cendana 6.dermatitis kontak alergi .iritasi (bergamot sinnamon. Fisher AA. Bronopol 3. Geramiol 4. Jellinek JS. Shigenatsu T. 1976. Hidroksi sitrinelal 7.

Retno Widowati Soebaryo Perkumpulan Ahli Dermato-venereologi Indonesia PENDAHULUAN Kosmetika didefinisikan sebagai bahan yang dipakai pada kulit. Sehingga apabila suatu jenis kosmetika tersangka sebagai penyebab reaksi kulit akibat kosmetika.Uji Kulit Untuk Kosmetika Dr. Keuntungan melakukan uji tempel terhadap tes eliminasi ialah kemungkinan ditemukannya bahan penyebab reaksi kulit akibat kosmetika dalam waktu 48 jam.41. Apabila reaksinya segera menghilang setelah penghentian. V. di beberapa negara tidak ada keharusan untuk mencantumkan komposisi suatu kosmetika. konsumen biasanya memakai beberapa jenis kosmetika secara bersamaan pada suatu waktu. 4. satu jenis kosmetika tidak hanya terdiri dari satu macam komponen. JA YA. Kemungkinan hal tersebut disebabkan bahwa tidak semua penderita datang ke dokter untuk mencari pertolongan. Setelah reaksi kulit mereda atau menghilang. sehingga menyukarkan penentuan penyebab reaksi kulit. dengan sinar. terdapat 3 cara melakukan uji tempel : a. Kosmetika baru dan lama serta slat pembantu pemakaian kosmetika tanpa kecuali harus dicurigai sebagai penyebab reaksi kulit akibat kosmetika. 2) uji tempel 'patch test '. Produk kosmetika tidak pernah hanya terdiri dari satu bahan saja. terbuka c. Kosmetika terakhir yang dipakai sebelum timbulnya reaksi menjadi kosmetika tersangka. di samping pengawasan terhadap produksi yang makin baik. *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Uji tempel tertutup biasanya dilakukan di punggung dengan 18 Cermin Dania Kedokteran No.D.A. Sukar untuk dapat mengetahui secara tepat penyebab reaksi kulit akibat kosmetika karena kosmetika terdiri dari berbagai macam komponen serta pemakaian berbagai jenis kosmetika pada saat yang sama. Tahan uji kulit untuk kosmetika : 1) tes eliminasi. rambut dan atau kuku dengan maksud untuk memperbaiki dan mempercantik penampilan seseorang. maka sebaiknya seluruh bahan pembentuknya harus diujikan secara terpisah pada bahan dan konsentrasi yang sesuai. UJI KULIT Uji kulit merupakan salah satu cara untuk dapat menemukan penyebab reaksi kulit akibat kosmetika.I. Meskipun pemakaian kosmetika sangat luas bahkan sudah merupakan suatu kebutuhan. sehingga perlu dilakukan pengenceran serta pemakaian kontrol yang akan menyulitkan prosedur penelitian. 2.1986 . tetapi selalu merupakan campuran berbagai jenis bahan. kebanyakan dari bahan komponen kosmetika tidak diketahui dengan tepat konsentrasinya untuk melakukan uji kulit. dilakukan dengan cara menghentikan pemakaian seluruh jenis kosmetika baik yang lama maupun baru. 3. tertutup b. Penyelenggara P. namun insidensi reaksi kulit akibat kosmetika relatif rendah. Namun prosedur demikian sangat sulit pelaksanaannya berhubung antara lain : 1. dapat dicobakan kembali pemakaian kosmetika-kosmetika tersebut satu demi satu. maka diduga salah satu jenis kosmetika merupakan ataupun mengandung bahan penyebabnya.

dilakukan pada reaksi fotodermatosis. Pada hasil yang negatif apabila dilakukan uji tempel ulang di atau sekitar tempat terjadinya kelainan klinis kemungkinan akan memberikan hasil yang positif terutama pada sensitizer lemah. sehingga apabila terjadi reaksi yang tidak diinginkan dapat segera dibuka tanpa mengganggu yang lain. kemudian dibuka dan ditandai daerah tertempelnya. Istilah hipo-alergenik atau analergenik yang tertera pada etiket hanya menggambarkan bahwa kosmetika tersebut telah diuji dengan hasil tanpa atau sedikit sekali memberikan reaksi. tonik. Peraturan mengenai pencantuman komposisi kosmetika di Indonesia merupakan suatu langkah untuk mempermudah penanggulangan serta penelusuran penyebab reaksi kulit akibat kosmetika dan sedapat mungkin menghindari timbulnya reaksi. Malten KE. 1975. Perlu diingat bahwa banyak bahan kosmetika juga dipergunakan pada preparat topikal non-kosmetika. Pada dasarnya teknik pelaksanaan sama dengan uji tempel tertutup. Uji tempel terbuka. Nater JP. Biasanya dikerjakan di belakang telinga karena daerah tersebut tidak mudah terhapus. hanya dikerjakan secara duplo dan ditutup dengan bahan yang tidak tembus cahaya. Pembacaan uji tempel diulangi pada 72 jam dan 96 jam. 1976.menempelkan kosmetika yang telah dioleskan pada unit uji tempel. Kosmetika tersangka sebaiknya dipisahkan tempatnya. Uji tempel dengan sinar. J Appl Cometol 1983. namun secara terpisah jenis demi jenis. Hal ini terutarna dijumpai pada bahan pengawet dan wewangian. Fisher AA. Contact Dermatitis. 2) reaksi negatif semu sering ditemui karena konsentrasi sensitizer dalam kosmetika terlalu rendah untuk dapat menimbulkan rcaksi positif. Patch testing Guidelines. 1983. Dengan adanya hasil positif pada uji tempel menggambarkan bahwa kosmetika dapat menyebabkan dermatitis kontak alergik. Nijmegen: Dekker & Van de Vegt. Pembacaan dilakukan 15 . apabila uji terbuka memberikan Cermin Dunia Kedokteran No. 5. ' 4) uji pakai atau 'usage test . meskipun pelaksanaannya sukar dan nrcnrbutuhkan waktu serta kesabaran baik dari si peneliti maupun konsumen. Contact Dermatitis. Van Ketel WG . Nater JP. Setelah 24 jam tes dibuka dan dibaca. Pada umumnya reaksi kulit akibat kosmetika akan meinberikan hasil negatif semua pada uji tempel kecuali apabila dilakukan dengan memakai bahan komponennya. Pembacaan dilakukan 24 jam kemudian dengan membandingkannya terhadap kontrol pada deretan yang lainnya. Pada uji tempel biasanya dipakai kosmetika sebagaimana adanya. 1:43-57. Amsterdam: Excerpta Medica. di man kosmetika dipakai sesuai dengan pemakaian sehari-hari. setelah itu disinari dengan sumber cahaya. Muscardin LM. misalnya cat rambut. 3. Pelaksanaannya sama dengan tes eliminasi. 2. 1980. Cronin E. Randazzo SD. KEPUSTAKAAN 1. tanpa perlindungan yang lebih daripada kosmetika biasa terhadap timbulnya reaksi kulit. 3) uji terbuka atau 'open test'. KESIMPULAN Kosmetika pada saat ini sudah tidak atau sedikit sekali mengandung bahan-bahan sensitizer kuat. nyulitkan pembedaan dengan reaksi-reaksi alergi. 1986 19 . sehingga reaksi akibat kosmetika dapat berlangsung terus meskipun sudah menghindari pemakaian kosmetika penyebabnya. Adverse Reaction to Cosmetics in Dermatology. namun terdapat beberapa kegagalan antara lain : 1) terjadi reaksi positif semu karena kebanyakan kosmetika Hal ini akan memerupakan iritan lemah pada penutupan. Apabila hasilnya positif maka dilanjutkan dengan memakai masing. Edinburg: Churchill Livingstone. 3) uji tempel tertutup memakai kosmetika tanpa pengenceran dapat menimbulkan sensitisasi pada konsumen meskipun jarang. Cara ini dikerjakan pada bahan-bahan yang mudah menguap misalnya kosmetika kuku.30 menit setelah pembukaan untuk menghindari positif semu.masing bahan komponen kosmetika. De Groot AC Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology. kosmetika rambut. Philadelphi: Lea & Febiger. 2nd ed. apabila dijumpai hasil negatif pada uji tempel maka dapat dilakukan uji terbuka dengan mengoleskan kosmetika 2 € 3 kali perhari pada daerah tertentu atau sania di lengan bawah selarna 2 hari berturut -turut. hasil negatif dapat dilanjutkan dengan uji pakai. dilakukan dengan mengoleskan badan tanpa dilakukan penutupan. Unit tersebut dibiarkan menempel selama 48 jam. 4. Perlindungan terbaik bagi konsumen kosmetika ialah dengan menyebutkan komposisi kosmetika secara kualitatif maupun kuantitatif. 41.

Meskipun definisi kosme*I Dibawakan pada simposium Kosmetika pada 'tanggal 7 September 1985. kosmetika adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan. sensorik.Kegunaan Kosmetika Untuk Kesehatan Kulit Dr. menambah daya tarik atau mengubah rupa dan tidak termasuk obat. Wasitaatmadja PENDAHULUAN Kosmetika telah dikenal sejak dahulu kala. dioleskan. kosmetika telah digolongkan menjadi 13 golongan berdasarkan tujuan penggunaan dan lokasi tubuh yang dikenainya. Meskipun demikian. dermis dan jaringan bawah dermis. Pembagian menurut tujuan penggunaan saja diajukan oleh Nater J. Kulit dengan luas ± 1. Oleh karena banyaknya kosmetika yang beredar dapat membingungkan baik konsumen maupun pihak-pihak yang berkecimpung dalamnya. Para ahli telah berusaha untuk menyederhanakan berbagai macam kosmetika dengan cara mengelompokkannya. Di Mesir. madu. No. Hipocrates (460 — 377 SM). Dalam arti kata yang sempit sehat berarti tidak sakit. Sjarif M. dimasukkan dalam. dkk. Pada tulisan Jawa kuno kita dapat menemukan uraian tentang pembuatan jamu-jamu tradisionil baik untuk kesehatan maupun untuk kecantikan. Menurut peraturan Menteri Kesehatan R. tanah liat. arang dan lain-lainnya. anti jerawat. 220/Menkes/per/IX/1976. rempah. 20 Cermin Dunia Kedokteran No. 1986 .I. Di Indonesia tempo doeloe. Kulit mempunyai fungsi proteksi. kelenjar lemak. dipergunakan pada bahan atau bagian badan manusia dengan maksud untuk membersihkan.P. Penyelenggara P.2 m2 dan berat ± 15% dari berat badan terdiri dari susunan sel-sel yang membentuk lapisan-lapisan kulit epidermis. suatu hal yang bila dikembangkan akan tak kalah artinya dengan kosmetika manapun. No. respirasi dan absorpsi.I. obat tanpa efek tertentu kecuali efek psikis. mempunyai fungsi tertentu untuk kesehatan. termoregulasi. dituangkan. memelihara. tika demikian jelas.A. Melalui berbagai tempat dan waktu ilmu untuk mempersolek diri meluas dan menyebar ke dalam berbagai kalangan masyarakat di dunia ini. Di dalam dunia kedokteran dikenal pula placebo.I. D). pada dewasa ini di dalam lapisan masyarakat Indonesia kecenderungan untuk memakai kosmetika tradisionil masih sedikit. sekresi.500 S.M. susu. Sebagian terbesar lainnya baik pemakai atau salonsalon kecantikan yang bertebaran di seluruh pelosok Indonesia masih menggunakan kosmetika modern dengan cara aplikasi dan sistem yang diambil dari negara-negara maju seperti Eropa. Hal ini ternyata tidak mudah. anti produk keringat dan lainlainnya. Pada lampiran Peraturan Menteri Kesehatan R. dipercikkan atau disemprotkan pada. 41. 3. ekspresi. Penggolongan yang dibuat oleh masingmasing ahli ternyata tidak sama satu dengan lainnya. V. produksi (vit. Kulit yang sehat adalah kulit yang tidak menderita suatu penyakit baik dari luar tubuh maupun dari dalam tubuh. KESEHATAN KULIT Sehat menurut Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) adalah keadaan yang sempurna baik fisik. Dewasa ini di pasaran kita menemukan berbagai macam kosmetika yang dihasilkan oleh produsen-produsen baik nasional maupun internasional. tersebut di atas. dan dipakai di RSCM setelah modifikasi. yang dilakukan baik oleh sel-sel kulitnya maupun oleh appendagesnya seperti otot. ternyata faktanya antara kosmetika ditambah dengan zat-zat pembunuh bakteri atau jasad renik lain. Beberapa penyelidik menyebutkan sebagai kosmedik. telah dipergunakan bahan-bahan kecantikan berupa minyak-minyak hewan maupun tumbuhan. seorang bapak ilmu kedokteran telah membuat resep-resep kosmetika dan menghubungkannya dengan ilmu kedokteran. JA YA. mental dan ekonomis. perawatan kecantikan bersumber pada pengetahuan nenek moyang yang merupakan tradisi turun-temurun menurut adat istiadat masing-masing daerah. termasuk pula kulit. Amerika atau Jepang. anti gatal.D. Setiap organ tubuh manusia.

merupakan hal dasar yang mutlak dimiliki agar tujuan mulia dari kosmetika tidak salah arah. Apakah tujuan ini sampai dengan baik akan ditentukan oleh faktorfaktor absorpsi perkutan. lapisan ini tetap melekat. Kosmetika penipis kulit (thinning) biasanya mengandung bahan-bahan serbuk dengan partikel -partikel besar yang kita gosokkan ke kulit akan bekerja sebagai sikat amplas. Ternyata gambaran (appearance) kulit sehat dari satu orang ke orang lain. Kulit adalah pagar terluar dari tubuh yang melindungi tubuh dari berbagai pengaruh / trauma luar yang dapat merusakkannya.B. asetofenon. pipi terlalu luas. temperatur. seperti air mawar. karena kulit selalu terpapar (expose) pada lingkungan luar yang penuh polusi di samping adanya kotoran dari tubuh sendiri yang keluar lewat alat-alat sekretoar (lemak.kelenjar keringat. tarikan. pigmentasi. minyak. panas. Secara fisik. kehamilan. lapisan kulit terluar. Perlindungan terhadap cuaca dingin maupun panas adalah sama dengan perlindungan terhadap kehilangan air dari kulit. Sudah barang tentu ketiga tujuan penggunaan kosmetika tidak boleh mengganggu kulit pada khususnya dan kesehatan tubuh pada umumnya. secara alamiah akan diganti lapis perlapis dalam waktu kira-kira 3 minggu. kulit yang sehat terlihat dari warna. Kosmetika pembersih dengan bahan dasar padat. distributor maupun konsumen.V. mungkin tidak dapat melarutkan semua kotoran yang melekat di kulit kita. dikenal pula kosmetika pembersih untuk rambut. alis terlalu tipis atau tebal dan lain sebagainya dapat dikaburkan oleh kosmetika rias ini. Tabir sinar matahari yang biasa dipakai adalah : PABA. 1986 21 . Untuk hal ini dapat dilakukan dengan berbagai bahan pembersih. iklim. Sampai saat ini belum dikembangkan kosmetika yang dapat melindungi kulit terhadap sinar radioaktif. Kosmetika pelembab dan pelindung kulit biasanya berbentuk bahan dasar minyak yang berguna untuk menambah minyak permukaan kulit yang kurang se- perti terdapat pada moisturising cream. Kosmetika pelindung terhadap trauma mekanik bersifat sebagai pelumas kulit (lubricants). Kulit harus dibersihkan. ( : 2900 A — 310 A). macam bahan dasar. Pada keadaan-keadaan tertentu (tua. kulit mendapat porsi yang paling besar dari tujuan tersebut. lokalisasi kulit. Tentu diperlukan seni tersendiri karena tanpa bakat seni kosmetika rias tak akan mencapai tujuannya. Kosmetika pembersih dengan bahan dasar minyak seperti oil of Ulan atau minyak bayi banyak dipakai untuk melarutkan bahan-bahan kotoran yang larut dalam minyak. night cream dan sebagainya. konsentrasi. gigi dan mulut. minyak permukaan ini berkurang. minyak atau padat. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi hal tersebut di atas yaitu antara lain: umur. dari satu ras ke ras lain berbeda-beda. Untuk kesehatan kulit. KOSMETIKA INDONESIA ? Indonesia dengan 160 juta penduduk di antaranya lebih dari setengah wanita. Pada keadaankeadaan tertentu. fenol dan sebagainya. Kosmetika pembersih dengan bahan dasar air. Secara fisiologik terlihat dari keratinisasi. Pada orang-orang di mana kulit masih menggambarkan kemampuannya untuk membentuk minyak permukaan kulit dengan baik atau bahkan berlebih -lebihan. persarafan. KEGUNAAN LAIN Kegunaan lain dari kosmetika adalah riasan. pembentukan keringat. Kosmetika rias dan kosmetika wangi . keringat dan keratinisasi). penambahan daya tarik/rias dan menambah bau-bauan. air. seperti sinar matahari. Cermin Dunia Kedokteran No. Bila ingin tak terlalu lengket (sesak) dapat digunakan kosmetika pembersih dengan bahan dasar minyak + air. vitamin (vitamin cream). pembentukan minyak kulit. zat-zat kimia. keringat yang terlalu banyak. ester salisilat. struktur bentuk dan besarnya sel-sel & jaringan kulit lain. jelas bahwa tujuan pemakaian kosmetika adalah pemeliharaan/perawatan. wangi . Secara langsung kosmetika jenis jenis inipun ada pula gunanya untuk kesehatan kulit. lokalisasi kulit. Mata yang terlalu kecil atau terlalu besar. Oleh karena itulah dibuat orang kosmetika dengan bahan dasar air + alkohol atau air + sabun. Gambaran kulit sehat Kulit yang sehat terlihat sebagai kulit yang optimal secara fisik maupun fisiologik. Harus diingat bahwa derajat kebersihan dari kulit dari setiap manusia tidak sama satu sama lainnya. KEGUNAAN UNTUK KESEHATAN KULIT Dari definisi dan pembagian kosmetika. seperti krem pembersih.wangian bersifat mengurangi atau menutupi kekurangan (cacat) bagian tubuh (kulit) kita. Lapisan sel tanduk. Kulit yang kurang lembab/berminyak atau kering dapat diberikan kosmetika pelembab berupa minyak atau kombinasinya dengan air. jamur dan sebagainya. tergantung dari faktor endogen dan eksogen tadi. umpamanya oleh adanya kotoran. Adanya iritasi kronis dapat pula menebalkan kulit dengan secara setempat. Dengan kosmetika yang sama sekaligus dapat pula dilindungi kulit terhadap debu zat kimia yang dapat bereaksi merusakkan kulit.wangian dan kesenangan (enjoyment). ras. meskipun jarang digunakan. tanin. sehingga terlihat kesan seolah-olah kulit tersebut tebal. kelembaban. kelenturan. Kadang -kadang kulit perlu pula ditipiskan. tekanan. udara kering). kuku. Di samping itu. Dengan demikian pengetahuan tentang kesehatan bagi semua pihak yang tersangkut paut (involve) : baik produsen. Kosmetika pelindung terhadap sinar matahari (sunscreen) adalah kosmetika yang mengandung zat yang menahan komponen sinar matahari yang dapat merusakkan kulit yaitu U. Penduduk sebanyak itu mendiami 3 ribu pulau yang luasnya hampir seluas Eropa dan yang paling banyak terdapat di ptIlau Jawa. ester asam antranilat. dari satu suku ke suku lain. Beberapa jenis kosmetika bertujuan untuk memberi makanan (skin food). Secara alamiah sebenarnya kulit membentuk skin surface lipid yang berguna untuk proteksi terhadap penguapan air dari sel-sel kulit (in sensible water loss perspiration). Sebagai bagian dari tubuh. dari satu bangsa ke bangsa lain. 41. keutuhan kulit. goresan. seks. hormon (hormonal cream) bahkan obat -obatan (medicated cosmetic). kelembaban dan sudah barang tentu peraturan/perundang-undangan. tetapi dapat ditemui. konsistensi. kosmetika pelembab ini tentu tidak banyak gunanya. pertumbuhan rambut. merupakan konsumen yang mempunyai potensi besar untuk pemasaran produk kosmetika. kuman-kuman penyakit. kegunaan kosmetika terutama terletak pada kemampuan perawatan dan pemeliharaannya. rambut atau kuku.

8. ekologi. 4. Letak Indonesia yang dilintasi garis khatulistiwa menyebabkan sinar matahari dengan komponen U. berbagai kebiasaan. Temperatur udara di berbagai tempat tidak persis sama 0 tetapi berkisar antara 20 — 30°C. Sydney. Sao Paulo. Jakarta 1979. London.Indonesia terletak di daerah tropis dengan 2 iklim yang berganti setiap tahun.41. Groot AC and Liem BH. 9. Amsterdam. Kosmetika Dalam Dermatologi. Cosmetica Science 1st ed. New York. Kursus Regular Yayasan Lembaga Konsumen. di dalanmya terpancar sepanjang tahun. Bedah stnefik Sal bcdah kosv eJik hnna ' lal ysuru9 ke khl taryslTvt 22 Cermin Dunia Kedokteran No. Kligman AM and Leyden JJ. Toronto : Wilay — Interscience. Breuer MM. Rapat Konsultasi Peningkatan Kosmetika.1986 . S~sialis Ko Setelah sele . Lokakarya Perlindungan Kesehatan Terhadap Kosmetika. San Fransisco. 6. satu kesatuan bahasa dan satu kesatuan negara: Indonesia. 1983. 2. ekonomi dan lain -lainnya. Malam Klinis PAD VI JAYA. 1982. pengawasan. Cosmetics and The Skin 2 nd ed. peraturan. kepentingan dan lainnya yang terikat kuat dalam satu kesatuan bangsa. Oxford. Dep Kes RI. etnis. Soebaryo RW dan Rata IGAK. New York. kebutuhan. Nater JP. Jakarta 1981. budaya. San Fransisco : Academic Press. Untuk itu harus dipertimbangkan berbagai aspek sosial. Kelembaban udara di daerah ini cukup tinggi. 7. New York. Safety and Efficacy of Topical and Cosmetics 1st ed. Tranggono RIS. Untuk mencapai suatu kriteria kosmetika Indonesia diperlukan forum atau lembaga khusus yang lebih luas untuk menilai dan membicarakan berbagai aspek ke arah itu memang sebaiknya dimulai. London. 5. Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology 1st ed. Amsterdam. Juli 1984.V. edukasi. Jakarta 1981. New York. banyak pengalaman dan banyak waktu. Jellinek JS. KEPUSTAKAAN 1. Penggunaan Kosmetika dan Akibatnya bagi Kesehatan. Penduduk Indonesia terdiri dari berbagai suku dan ras berbagai adat istiadat dan kebudayaan. 1969. Toronto : Grune & Stratton. Dir Jen POM Dep Kes RI. London. Suatu formulasi tentang kosmetika yang cocok atau khas Indonesia sampai saat ini belum dibuat. London : Reinhold Book Corp. Sydney. Kosmetika Untuk Kesehatan dan Kecantikan. banyak penyelidikan. Ini bukanlah suatu hal yang mudah sehingga memerlukan banyak pemikiran. Welis FV and Lubowe II. musim hujan yang panjang dan musim panas yang menyengat. Formulation and Function of Cosmatics 3rd ed. Princeton : Exerpta Medica. Masalah Kosmetika di Indonesia. Wasitaatmadja SM. Tokyo. 1970. Paris. Wasitaatmadja SM. 3. 1978.

Jumlah dan jenis kasus efek samping kosmetika. Cara pelaksanaan monitoring 3. Tujuan monitoring Peningkatan pemakaian kosmetika disebabkan oleh beberapa faktor antara lain : a.Laporan Monitoring Efek Samping Kosmetika I Gusti Agung K.15) tahun yang lalu berbeda dengan laporan-laporan yang ada pada tahun-tahun terakhir ini. Kasus efek samping kosmetika akan selamanya ditemukan selama manusia memakai kosmetika karena soal efek samping kosmetika terutama jenis alergi bersifat sangat individual. Bila mungkin bahan-bahan aktif formula kosmetika yang menyebabkan efek samping. 2. 1986 23 .M. Akan diuraikan di bawah ini secara singkat laporan sementara efek samping kosmetika yang dikelola oleh Dir.. Tujuan keseluruhan dari mempercantik diri bukan hanya sekedar merawat kesehatan dan mempercantik diri saja. Peningkatan taraf pendidikan masyarakat b.waktu ingin tetap awet muda. Untuk menunjang keamanan ini maka diperlukan: umpan balik dari konsumen. dapat diambil tindakan yang perlu terhadap produk kosmetika agar keamanan bagi konsumen dapat dipenuhi.D. Jen. menyenangkan serta membahagiakan lahir dan batin. Kosmetika merupakan produksi yang dipakai oleh manusia sejak lahir sampai mati.K. Kes. lama Cermin Dunia Kedokteran No. P. umumnya ke dokter. Dalam hal ini soal yang bersangkutan dengan kesehatan tidak boleh dilupakan. Tujuan monitoring *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Jenis kosmetika yang memberikan efek samping serta pabrik yang memproduksi. Napitupulu).O. Promosi yang gencar oleh produsen kosmetika d. P. Konsumen dengan kelainan kulit sebagai akibat efek samping kosmetika akan datang berobat. 41. maka kebutuhan akan pemakaian kosmetika cukup meningkat. PENDAHULUAN Kosmetika merupakan kebutuhan yang selalu dihubungkan dengan keinginan untuk mempercantik. Hudiono).K. Dengan terpenuhinya kebutuhan sandang-pangan.M. Oleh karena pemakaian kosmetika tidak selamanya aman maka tercatatlah kasus-kasus efek samping kosmetika yang datang ke dokter/Rumah Sakit untuk menyembuhkan kelainan kulitnya. Jenis kasus (10 . akan tetapi mempunyai arti yang pada hakekatnya sangat luas. Dengan demikian. Sejak berkembangnya soal memperrintik diri secara menonjol tahun 1968.I. Daya beli masyarakat meningkat setelah kebutuhan pokok terpenuhi c.O. Dep. 2. menambah daya tarik serta mempengaruhi suasana dengan baubauan menjadi demikian rupa sehingga dapat menjadi situasi yang harmoni. maka produksi dan pemakaian kosmetika pun ikut berkembang dengan cepat dan meluas sampai ke penjuru tanah air. Dir. meliputi hal-hal antara lain : 1. Pada masa sekarang P. R. **) Pimpinan Proyek Pengendalian dan Pengawasan Kosmetika. Dengan memperhatikan secara lebih mendalam soal tujuarpemakaian kosmetika seperti tersebut di atas sangat diperlukan kosmetika yang relatif aman bagi konsumen. Di samping itu perlu diperhatikan juga faktor lain untuk keamanan ini seperti: cara pemakaian kosmetika. Produksi kosmetika dalam negeri yang telah dapat memenuhi kebutuhan secara kuantitatif maupun kualitatif (Yos. memperindah. 3. Rata* dan A.A. JAYA.waktu ingin menarik hati lawan jenis sampai menjelang menopause . Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FKUI/RSCM. Jakarta.I.yaitu sehingga salah satu unsur untuk membahagiakan keluarga yang selanjutnya akan ikut menentukan kesejahteraan masyarakat (W.P. Dengan data ini. Jen. Laporan sementara data yang ada (Januari s/d April 1985). Penyelenggara P. Kebutuhan manusia akan kosmetika memuncak sejak menjelang dewasa . bila dilakukan pendataan yang memadai akan didapatkan : 1. di tingkat desapun telah diajarkan soal pemeliharaan kulit dan rambut dengan kosmetika. V. Fadilah Rival** *) Sub Bagian Kosmetik Medik.

M. Efek samping ini dapat dikurangi dengan meningkatkan pengetahuan/pendidikan masyarakat.O. dekati terhadap keadaan yang sebenarnya. Jen. Pelaksana evaluasi tengah berjalan yang anggauta-anggautanya berasal dari semua pihak yang berkepentingan. Status yang ada sekarang telah mengalami perubahan dan kiranya perlu diperbaiki lagi atas dasar pengalaman-pengalaman yang ada dalam pelaksanaan yang lalu agar dapat berdayaguna maksimal.. Nilai ini walaupun kasar dapat dipakai sebagai saringan kasar guna menentukan tindakan berupa: intensifikasi monitoring sehingga bila mungkin dapat ditemukan bahan/bahan aktif sebagai penyebab efek samping. peningkatan kualitas penata kecantikan di salon-salon kecantikan serta peningkatan mutu produksi kosmetika serta pengawasan yang lebih teliti/ketat oleh Dir. (Tabel 2) DISKUSI Menurut Nater. pengaruh cahaya matahari terhadap pemakaian kosmetika dan saat-saat yang perlu memakai kosmetika. Menado 3.M.S. Lebihbuktian bahan yang menyebabkan efek samping. Sedangkan yang terbanyak memberikan efek samping ialah dasar beda. Bandung 7. Medan 5. Laporan sementara monitoring Tabel 1. Mempersiapkan status/formulir efek samping kosmetika. insiden kasus efek samping sekitar (5 . Palembang 9. larnanya datang ke dokter/melapor di samping tiap-tiap orang — Diperlukan dana dan tenaga yang cukup besar untuk pemumumnya memakai lebih dari satu jenis kosmetika. Pelaksanaan monitoring ini tentu belum menunjukkan RINGKASAN variasi. maka secara relatif efek sampingnyapun akan meningkat pula. 2. Dengan meningkatnya pemakaian kosmetika serta tersebarnya pen24 Cermin Dunia Kedokteran No. para konsumen (salon-salon kecantikan/Tiara Kusuma) dan Produsen kosmetika dapat melahirkan keamanan pemakaian kosmetika. Bentuk efek samping yang terbanyak ialah acneiform dan melasma (hyperpigmented contact dermatitis?).pemakaian kosmetika. Surabaya 280 Di antara jenis kosmetika tersebut yang banyak mengakibatkan kontak dermatitis ialah hair dyes dan Bleaching cream. P. lebih bila setiap berhias dipakai kosmetika dari yang berbedabeda merek/pabriknya keadaan akan menjadi bertambah sulit untuk dinilai. Jumlah kasus efek samping kosmetika (Januari s/d April 1985). terhadap segala kemungkinan pemalsuan dan penyimpangannya dari peraturanperaturan yang ada terhadap kosmetika. Dir. dkk. Khusus di RSCM Jakarta. Oleh karena itu tidaklah mengherankan bila hal yang sama ini ditemukan juga di Indonesia. kuantitatif yang sebenarnya di masyarakat. didikan kilat soal pemakaian kosmetika sampai ke pelosok tanah air. No. Semarang 6. kosmetika adalah aknegenik yang ringan. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa kerja sama yang baik antara: pusat akademik (dokter). Menunjuk Pelaksana Evaluasi hasil monitoring. Bila bahan aktif ini dapat ditemukan maka merupakan hal yang tak ternilai harganya bagi kepentingan konsumen. Selama 4 bulan telah tercatat 280 kasus efek samping dari seluruh Indonesia. akan tetapi — Telah dilaporkan hasil monitoring efek samping kosmetika bagaimanapun juga sudah merupakan gambaran yang mendari 10 rumah sakit Propinsi di Indonesia. Cara pelaksanaan monitoring Untuk pelaksanaan monitoring dilakukan beberapa hal yang perlu : 1./dokter di sekitarnya. Yogyakarta 10.10)% dari pasien. Jakarta 2. Ketelitian belum — Walaupun data yang diperoleh masih kasar akan tetapi sepenuhnya dapat dipenuhi oleh karena: penderita tidak sesangat berguna untuk menentukan tindak lanjut. Menunjuk 10 Rumah Sakit Propinsi sebagai koordinator monitoring daerah yang bersangkutan. sub kosmetik 4. Denpasar Jumlah 1. Peranan dokter dalam hal ini memberikan umpan balik kepada pihak yang berkepentingan agar keamanan pemakaian kosmetika dapat ditingkatkan. Padang 8. Kota Jumlah 77 34 30 26 25 24 21 17 14 12 Keterangan Tiap rumah sakit Propinsi bertindak sebagai koordinator terhadap R.O. 1986 . Karena pemakaian kosmetika berlangsung setiap hari sampai bertahun-tahun maka dengan sendirinya dapat memberikan akibat akne. Jen. 41. 3. P.

Kosmetika Dalam Negeri sebagai Cermin Kemandirian Bangsa. Jenis kosmetika yang disangka menyebabkan efek ramping. 12.14 6. 1983. 2. 10.79 1. Cermin Dunia Kedokteran No.79 100 KEPUSTAKAAN 1. 1986 25 .57 2. Jakarta 1985. 9.07 — 1.79 — 1. Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan Dep Kes RI. Himpunan Mahasiswa Farmasi : "Ars Praeparandi" ITB. 3.35 9.79 1.14 1.71 20. 20 Maret 1981. Pokokpokok isi Seminar Nasional Kosmetika dan Penatalaksanaannya di Indonesia. Laporan Formulis Monitoring Efek Samping Kosmetika yang masuk dari 1 Januari 1985 s/d 30 April 1985. 41. Jenis kosmetika Merk a b 27 20 — — — 5 — — pabri k e 9 4 2 f 4 — — 2 —— g 3 2 Dll Jumlah Persentase c 19 15 — 9 — 4 — — — — — d 3 Dasar bedak Bedak "Pearl cream" "Bleaching cream" "Ploycolor cream" "Cleansing milk" "Hair dyes" Pelembab 31 8 22 4 — — — — "Lipstick" "Masker" "Deodorant" "Eye shadow" Sabun Dli. Amsterdam. Nater. 4.07 1. 8. Jumlah — — — — 1 1 54 — — 47 — — 65 3 100 7 57 26 — — —4 2 2 24 2 3 6 — 6 — 8 — — — — 17 18 18 — — — — 6 — — 6 3 5 2— — — — — 3 1 — — 1 — — — 3 —3 — — — 5 —5 5— — — —4 5 — 5 — — — — 6 8 74 280 17 9 35. 2. Hudiono YOS. Unwanted Effect of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology. 3. 6. 14. Princeton : Excepta Medica.Tabel 2.29 8. John P et al. Bandung. 1. 7. Oxford. No.43 2. 4. 5. 13. Seminar tentang Penggunaan Produk Kosmetika Dalam Negeri. 11.07 6.

self esteem. face lift. baik oleh isyarat-isyarat yang diberikan oleh ayahnya. Kosmetika akan sangat besar peranannya untuk membantu lebih efektif. 1986 . Dari segi bau perfume sampai kepada lipstick sampai cara menggunakan dan model alis yang menantang. termasuk menggincu tebal-tebal. JAYA. pemberian krim pembersih dari tidak hanya muka. • Tindakan kosmetik ditinjau dari segi kejiwaan mempunyai maksud dan tujuan berbagai arah terutama bagi orang yang lebih dewasa : 6) Peningkatan rasa harga diri. Penyelenggara P. yang disebut sebagai sikap perilaku seductif. hiperpigmentasi sering menjadi problem yang tidak terlepas dari pemikirannya. orang melakukan tindakan yang bersifat memperindah diri. sedang-sedang. cara berjalan dan seterusnya. Melebihi keadaan tersebut mungkin sudah dapat dimasukkan dalam kategori gangguan jiwa. Remaja gadis demikian dikenal sebagai yang tergolong "Tom Boy Lady". baik pria ataupun wanita. terjemahan dari istilah kosmetik. tetapi sampai seluruh tubuh. • Dalam keadaan normal 4) Pada umumnya remaja tertentu kurang menyenangi penggunaan kosmetika. mammoplasty. 26 Cermin Dunia Kedokteran No. Sikap perilaku narcistik. baik yang bersifat wajar. Kemungkinan bahwa kasus menunjukkan sikap perilaku menarik perhatian seksual. operasi-operasi yang lebih berat. ditambah lagi cara memandang. 5) Pada gadis-gadis yang feminim. asal masih dalam ukuran-ukuran yang wajar. electro caustic. pemberian warna pada kuku.D. proses perhatian terhadap dirinya tampaknya lebih cepat daripada yang diduga. Nota : Pada beberapa kasus bila didorong oleh Ibunya malah *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Sikap perilaku memenangkan memberikan kesan yang sangat penting. kehidupan maupun perikehidupan. dan lain-lain. Medicure. atau oleh dorongan teman pria tertentu sedikit demi sedikit remaja gadis mulai memperhatikan dirinya. Di negara-negara maju tindakan operatif. misalnya rhinoplasty. pembicaraannya. Mendapat rasa dihormati menyebabkan manusia merasa adem tenteram. memperhatikan masalah warna kulit. Diperhatikan orang merupakan kebutuhan orang dalam hidup. tidak jarang dikonsultasikan terlebih dahulu kepada psikiater akan dampak sampingan yang mungkin timbul di bidang kejiwaan. benjolan-benjolan tertentu pada badan atau muka. V. 8) inengangkat keadaan untuk mendapatkan perhatian. 2) Tindakan yang lebih sophisticated. Perhatian tidak jarang merupakan dorongan bagi orang lain untuk menghargai dan menghormati. berupa langkah bermacammacam : 1) dari yang bersifat sederhana : sekedar memberi bedak pada muka meningkat memberi gincu tipis pada bibir meningkat lagi kepada pemberian bedak yang lebih tebal pada muka. kasus demi kasus tergantung temperamen orang tersebut.Pengaruh Kosmetika Pada Kejiwaan Dr Suharko Kasran Ahli Syaraf dan Jiwa PENDAHULUAN Latar belakang permasalahan • Menurut Harold I Kaplan dan Benyamin J Saddock.I. ataupun untuk mendapatkan perhatian yang berlebih dari masyarakat sekelilingnya. lotion-lotion pembersih. selain apa yang telah diutarakan. 7) Ketenangan. Tetapi dalam perkembangan lanjut. cara duduk. Aspek-aspek di atas dapat saja dinilai agak berlainan. dan ketenteraman kehidupan emosional. menentang. terhadap berbagai kelainan kulit.A. apalagi bila ia mempunyai identitas erat terhadap ayahnya. 9) Melangkah lebih lanjut. 41. sering melihat dirinya di cermin. 3) melangkah lebih jauh ialah tindakan yang lebih aktif.

Seandaikan ada gangguan jiwa yang lama sesudah pembedahan. dan kesegaran dan kemantapan kehidupan emosional. e. Mungkin pasien tersebut tergolong golongan gangguan kepribadian. tetapi dirinya sendiri tidak menyenanginya. suami dan isteri tampak erat sekali kaitannya dengan interaksi emosional antara suami dan isteri sepanjang umur pernikahan. Perlu diketahui bahwa menurut literatur sekitar 50 persen usaha bedah rinoplasti mengalami transient dyshporia. Psikoterapi kadang-kadang jauh lebih menguntungkan. Menerima apa adanya mungkin lebih menyenangkan daripada mengharapkan sesuatu yang belum tentu. hanya memikir diri sendiri. ketenangan bagi suami atau arti lain dari segi para psikologik. h. Pada saat tertentu suami mengkhayal beristerikan Tetapi pandangan-pandangan tersebut terakhir sangat tergantung kepada watak sikap perilaku pria yang bersangkutan. Hubungan antara kosmetika. f. bermata hijau bila melihat perempuan kan atas rasa takut kalau-kalau suami bertindak serong seperti dirinya sendiri. Ternyata evaluasi terhadap klien-klien tidaklah selalu demikian. penggunaan kosmetika baik (apalagi) pada wanita ataupun pria merupakan Cermin Dunia Kedokteran No. Mungkin ia seorang yang egosentrik. Dukungan moril dari ahli kulit atau ahli bedah yang menyertai pembedahan sering memberikan dampak yang positif. tidak pernah puas dengan segala tindakan kosmetika termasuk bedah kosmetika. Dari sikap yang benar-benar wajar. Seseorang dengan harapan-harapan yang tidak realistik terhadap hasil bedah kosmetika atau tindakan kosmetika lainnya. Pasien depresi berumur 40 tahunan yang pada umumnya wanita yang memerlukan face lift. Kepuasan dilihat orang. ingin sekali menguasai wanita as such. Seolah-olah suci. maka kecantikan isteri mungkin tidak menjadi tumpu perhatian. Ada pula pria yang kurang senang bila wanita yang dimiliki dalam hal ini istri menggunakan kosmetika. Dengan tujuan memberikan orientasi "Pengaruh Kosmetika pada Kejiwaan Secara Timbal Balik " . jadi akan menjadi isterinya. Kosmetika harapan dan kenyataan a. sampai kepada bersikap curiga cemburu terhadap suami. PERMASALAHAN Tinjauan penggunaan Kosmetika ditinjau dari lingkungan dan orang lain Penggunaan kosmetika. sampai kepada cemburu terhadap suami tetapi didasar- . kemungkinan besar karena sudah ada gangguan jiwa sebelum pembedahan dilakukan sebagai faktor yang melandasi. Seseorang yang mencari tindakan bedah kosmetik bukan karena keinginannya. Sepanjang bekerja di bidang Psikiatri. Pria dalam keadaan demikian sukar dimasukkan dalam kategori yang bagaimana. sangat sedikit diketemukan usaha penggunaan Kosmetika yang ditujukan kepada suami sebagaimana adanya. atau yang disebut conditioning. Orang lain sangat mengagumi hasil karya kosmetika. rambut akan terganggu bila sudah di-set. Keluar air mata banyak. c. Sedangkan bentuk akibat interaksi dan penggunaan kosmetika mempunyai variabel yang luas. Pada waktu menjadi temanten. Kemungkinan depresi tetap terdapat pada dirinya sesudah tindakan bedah kosmetika masih besar. bahwa penggunaan kosmetika untuk suami menjadi masalah bukan primer. Pada kejadian-kejadian tertentu misalnya ulang tahun pernikahan. b. Biasanya seorang wanita muda yang didesak oleh ibunya atau oleh suaminya. Ada pria yang sangat berorientasikan kepada ilmu pengetahuan. khususnya untuk wanita atau yang mirip wanita ada dugaan atau praduga. Pasien paranoid yang menunjukkan waham somatik yang berlebihan tentang kelainan atau cacat yang terdapat pada !. untuk disajikan pada simposium KOSMETIKA. kadang-kadang seorang wanita menggunakan kosmetika ala kadarnya bagi suaminya. b. yang merangsang dan segar. Atau mungkin ia seorang yang menurut teori tertentu. apalagi bila berlebihan. dirinya yang sesungguhnya tidak ada. Baik pada laki-laki ataupun wanita tidak jarang menunjukkan tanda-tanda krisis identitas pribadi khususnya psikoseksual. Jakarta 7 September 1985. Misalnya pada waktu tunangan.Maksud dan tujuan Maksud penulisan adalah memenuhi permintaan PADVI. usaha-usaha yang dilakukan bukanlah semata-mata merias diri tetapi lebih banyak simbolik bagi keselamatan bayi dan ibunya. perasaan camas sering terjadi sesudah mcngalami pembedahan. Situasi-situasi Klinis yang perlu menjadi perhatian dan bahkan merupakan kontra indikasi untuk pemberian kosmetika. yaitu mitoni (kehamilan pertama 7 bulan). tetapi tidak memperdulikan atau memperhatikan cacat orang lain yang lebih berat. bersikap mendua. 41. TANGGAPAN DAN PENANGGULANGAN 1) Dari semula dapat diraba rasakan dan dihayati. Seseorang yang hanya dapat melukiskan cacatnya secara kabur. Derajat psikopatologi yang diketemukan tidaklah identik dengan cacat-cacat jasmaniah yang mengurangi kecantikan atau kebagusannya. Waktu proses khususnya untuk orang Jawa. g. tetapi celangakan. Tetapi ada kesan saja. Walau mengeluh khawatir sanggul akan copot. tetap usaha mempercantik diri dipertahankan. Orang yang perfeksionistik. disertai makna arti yang sukar ditebak. Bukan ditujukan kepada suami. Sudah diutarakan bahwa maksud tujuan penggunaan kosmetika adalah peningkatan harga did. atau borderline schizophrenia. 1986 27 berjidat halus. bahkan mungkin tertier. Klien sering menggambarkan problema identitas dan devaluasi harga diri pribadinya di bidang psikoseksual. Usaha penggunaan kosmetika dalam kaitannya dengan suami dilakukan pada kejadian tertentu. Tetapi keadaan dapat berubah dengan pembinaan. Remaja yang selalu ditekan-tekan oleh orang tuanya untuk mempergunakan kosmetika sedangkan pribadinya masih belum tertarik. Lupa bahwa kadang-kadang seorang suami membutuhkan wanita dalam hal ini isteri yang sensual. atau tindakan bedah kosmetika : a. Mungkin secara tidak langsung memberikan sesuatu. d. kepuasan menunjukkan kelebihan (Adler). Tetapi di luar ia bersikap perilaku pseudo puritan. bahwa seolah-olah dipergunakan untuk orang lain untuk mencapai kepuasan pribadinya.

Terkecuali di luar dinas maka penggunaan kecantikan dalam tugas merawat perlu menjadi perhatian. Baik dalam cara pemakaian. Kehidupan yang emosional. kecuali bagi kalangan-kalangan tertentu. Lebih jatuh lagi harga dirinya bila isterinya cantik molek. Kosmetika. PENUTUP Demikian telah diuraikan pengaruh kejiwaan dan kosmetika. diperkirakan akan membawa dampak sampingan yang sulit ditanggulangi sendiri oleh guru tersebut. Mendesak-desak secara obsesif compulsif untuk merubah tata bentuk salah satu atau beberapa bagian dari tubuh merupakan aspek-aspek kejiwaan yang patut diperhatikan. kemantapan dan kesadaran penggunaan kosmetika. Seorang laki-laki yang introversif. Di samping keharusan penampilan yang meyakinkan sebagai seorang isteri pejabat militer. baik secara timbal balik pengaruh psikiatris maupun psikologik serta kaitannya dengan wanita profesional. cenderung paranoid akan mengalami perubahan kejiwaan yang sangat besar bila mendapatkan pasangan yang sangat terlalu yakin akan dirinya sen- diri. penggunaan ataupun langkah -langkah yang diambil. Kosmetika dan masalah keluarga Kenyataan bahwa para ibu lebih banyak ribut di cermin jika akan memenuhi undanga'i adalah ironi hidup. serta mampu berdiri sendiri. 41. Pada umumnya memikir masalah kosmetika praktis tidaklah tersentuh. tidak tergantung kepada suami. 2) Perkembangan kejiwaan. Tetapi bila seorang guru menggunakan kosmetika yang terlalu menyolok. dan wanita militer. kehidupan dan perikehidupan yang tidak atau sukar dielakkan. Ada kasus seorang pria yang terang -terang menyatakan bahwa rasa harga dirinya tidak hanya disinggung oleh perilaku isteri yang tidak memperhatikan dirinya. Dalam keadaan demikian kemungkinan suami mencoba menunjukkan kejantanan dalam berbagai cara. Seorang ahli kecantikan tentu harus mempergunakan. tidaklah perlu diherankan. Kesadaran akan sifat perkembangan suami sebagai seorang laki-laki dirasakan perlu menjadi perhatian. maksud dan tujuan. Pelanggan cara penggunaan. Sebagai seorang isteri militer kecenderungan untuk cepat lebih tua sangatlah besar mengingat cara hidup baik psikologik ataupun sosial yang penuh ketegangan. harus pula mengetahui sifat umum apa itu pria. Kualitas maupun kuantitas berkembang sesuai kebutuhan. cara menuntun ke tingkat kejiwaan yang dewasa yang ses. memberikan dampak pembicaraan yang unik. umur. tidak memperdulikan rasa perasaan suaminya. Di dunia kemiliteran tidak jarang ada doktrin sampingan yang tidak tertulis yang menyangkut berbagai aspek di samping masalah penggunaan kosmetika yaitu problema keprawanan. maupun sebagai contoh kasus. terburu-buru menggunakan kosmetika tertentu karena terpengaruh oleh iklan yang palsu. tetapi oleh takdir lain bahwa wanita dapat menerima laki-laki yang bagaimanapun dari segi organoseksual. Tidak jarang ada pertanyaan mengapa seorang laki-laki yang sudah mempunyai isteri cakap. karena memang isterinya mempunyai modal untuk dapat dibawa dan menjadi kebanggaan setiap laki-laki tidak pandang suku.proses yang berjalan bertahap. Kosmetika dan profesi Penggunaan kosmetika dan profesi sangat erat hubungannya. imatur mungkin sangat membahayakan bagi dirinya dalam cara penggunaan kosmetika. Begitu pula wanita isteri militer sering duduk dalam persimpangan jalan petasan yang sulit. Kasus yang pernah dihadapi berakhir dengan perceraian. seduktif. 28 Cermin Dunia Kedokteran No. justru masih mencari atau melakukan hal-hal yang kurang diinginkan oleh pihak isteri.iai sangat menentukan. 1986 . Seorang pegawai diperkirakan mungkin akan membawa kesulitan dalam membawa diri dalam pekerjaan dan jabatannya. baik untuk promosi profesinya.

dan akne jarang terjadi pada folikel ini. dahi. Hamma Halim dan Dr.I. Obat pilihan yang cocok untuk tiap penderita akan berbeda dan tergantung juga dari individu sendiri.Venereologi Indonesia. orang dewasa dan dapat juga pada orang dengan usia lanjut. Pada beberapa tempat kelenjar sebaseus bermuara langsung di permukaan kulit atau tidak melalui saluran folikel rambut yaitu seperti kelenjar Meibom yang terdapat pada kelopak mata. sudah dapat diakui. glans penis dan korona penis. Sampai saat ini tidak ada pengobatan tunggal yang berhasil untuk akne vulgaris. Apalagi dengan pengetahuan dan mengenal patogenesis akne. telapak kaki. memilih serta mengawasi secara tepat dan hati-hati obat yang akan diberikan. Lokalisasi lesi terutama di daerah seboroik dan dijumpai baik pada laki-laki maupun perempuan. dahi. JAYA. folikel velus c. hal tersebut lebih mempermudah berhasilnya pengobatan.A. kita perlu memiliki pengetahuan tentang: anatomi. Paling banyak dan dengan ukuran yang besar terdapat pada daerah garis tengah punggung. dipergunakan pada pengobatan akne vulgaris. papel. 1986 29 . labia minor dan areola mamma. meatus akustikus eksternus dan daerah anogenital. folikel sebaseus Folikel terminal rambutnya kaku dan tebal mengisi saluran folikel. Keberhasilan pengobatan tergantung dari adanya kerjasama yang baik antara penderita dan dokter. biokimia dari kelenjar sebaseus. maka hasil pengobatan tersebut mungkin akan memberikan hasil yang lebih baik. kelenjar Tyson pada prepusium. Penyakit ini dijumpai pada hampir semua (90%) orang akil baliq yang menginjak masa pubertas pada usia 15 — 19 tahun. pipi dan dagu jumlah kelenjar per cm2 ialah 400 — 900 buah sedangkan pada daerah lain lebih kecil dari 100 buah kelenjar per cm 2 . lemaklemak permukaan kulit. Cabang Jakarta Raya PENDAHULUAN Akne vulgaris adalah penyakit peradangan menahun dari unit pilosebaseus disertai penyumbatan dan penimbunan bahan keratin serta didapatkan terutama di daerah muka. bahwa baik pengobatan rnaupun penatalaksanaan kelainan tersebut sudah lebih baik. Penyelenggara P. juga untuk akne yang berat seperti bentuk pustulokistik. KELENJAR SEBASEUS ANATOMI Kelenjar sebaseus (glandula sebaceous) terdapat pada kulit seluruh tubuh kecuali telapak tangan. namun dari beberapa data mengenai patogenesisnya yang dikumpulkan pada tahun-tahun terakhir ini. Perkumpulan Ahli Dermato. histologi. Meskipun penyebab yang mendasar dari akne vulgaris masih belum diketahui. pustul. Dikenal tiga macam folikel pada daerah muka yaitu : a.D. Widowati Sambijono S. patogenesis. kesungguhan penderita untuk berobat dan di pihak dokter meneliti. fisiologi. kista. Ny. 41. folikel terminal atau beard follicle b. etiologi. Bila rencana pengobatan yang baik dan terpadu. bakteriologi serta morfogenesis akne vulgaris. Pada daerah kulit kepala. nodulus. kulit kepala. Infundibulum adalah bagian folikel rambut (pilary canal) yang menghubungkan muara folikel dengan duktus kelenjar sebaseus. Selanjutnya selain penatalaksanaan akan dibicarakan juga sedikit mengenai anatomi.Penatalaksanaan Akne Vulgaris Dr. 1/5 bagian atas disebut akroinfundibulum atau bagian epidermal dan 4/5 bagian bawah disebut infrainfundibulum atau bagian dermal. Jadi untuk penatalaksanaan akne vulgaris yang lebih rasionil. leher. Rambut serta muaranya halus dan sukar dilihat dengan mata teCermin Dunia Kedokteran No. patogenesis. fisiologi kelenjar sebaseus dan etiologi. Folikel velus pada daerah muka jumlahnya lima kali folikel sebaseus. V. dada dan punggung yang ditandai adanya komedo. morfogenesis dari akne vulgaris serta pengetahuan obat-obat/alat-alat yang *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. muka.

akne kemungkinan besar penyakit genetik di man pada penderita adanya peningkatan respon unit pilosebaseus terhadap kadar normal androgen dalam darah. ETIOLOGI Etiologi akne belum diketahui secara lengkap. menurut Cunliffe (1975) belum ada penyelidikan yang memadai dalam hubungan antara ras dan akne. androgen asal jaringan. belum dapat dipastikan makanan tinggi kadar karbohidrat dapat merubah keadaan akne. faktor ras (racial) a. sedangkan ester sterol. dengan demikian memperberat keadaan akne. Berperan juga dalam lemak-lemak permukaan kulit dan tidak cenderung membentuk akne. kolesterol. diduga faktor genetik berperan dalam gambaran klinik penyebaran lesi dan lamanya kemungkinan mendapat akne. Lemak-lemak permukaan kulit ini adalah senyawaan yang kompleks terdiri atas skualen. Pada 60% orang dengan riwayat akne. lemaklemak polar (polar lipide) asal epidermis. folikel berisi sel keratin yang lepas dan jenis folikel ini merupakan sumber terbentuknya akne. akne biasanya memburuk pada bulan-bulan dimana suhu itu dingin. faktor endokrin a. mono-digliserida dan kolesterol. c.lanjang. b. keju dan sejenisnya dapat menyebabkan kambuhnya akne. d. menurut penyelidikan Jarrett (1957). Thyroid stimulating hormon dengan jalan tertentu juga dapat merangsang pertumbuhan akne. hormon gonadrotropin dan hormon adrenokortikostestoroid mempengaruhi secara tidak langsung masing-masing lewat testis. a.5% pada orang Negro dengan umur yang sama. Vorhees dkk. faktor makanan Menurut berbagai penyelidik. 30 Cennin Dunia Kedokteran No. faktor musim negara dengan berbagai musim. menurut Wiliams dan Vorhees (1970) akne pada orang Amerika berkulit putih lebih banyak dibandingkan dengan orang Negro. insidensi dan beratnya akne pada orang Jepang lebih besar daripada golongan Kaukasoid.05 mg mempunyai efek yang menguntungkan pada akne. serta hormon-hormon ini merangsang kelenjar sebaseus. menurut Schleicher (1960) penderita akne yang berat mempunyai riwayat dalam keluarga yang positif. Faktor genetik dapat dipelajari lewat kembar identik dan ras. f. asam lemak bebas. d. trigliserida terutama asal kelenjar sebaseus. Faktor-faktor tersebut antara lain ialah : faktor-faktor genetik a. (1972) Beberapa penderita dengan akne bentuk nodulokistik berat mempunyai kromosom XYY abnormal dan keadaan ini masih perlu diselidiki lebih lanjut. sterol. androgen memegang peranan penting. tetapi yang sudah pasti adalah multifaktoral. ovarektomi sebelum dewasa dan agenesis ovarii mencegah timbulnya akne. pada 60 sampai 70% perempuan keadaan lesi akne lebih aktif pada satu minggu sebelum haid. estrogen dalam kadar tertentu dapat menekan pertumbuhan akne. Pochi (1979) dalam penyelidikannya telah membuktikan bahwa kambuhnya akne sebelum haid adalah karena pengaruh progesteron. ada dugaan. lemak. FISIOLOGI Sekresi kelenjar sebaseus adalah jenis holokrin. Pada permukaan kulit sebum bercampur dengan lemak-lemak lain berasal terutama dari epidermis dan bersama-sama membentuk lemak-lemak permukaan kulit. Sebum mencapai permukaan kulit melalui duktus pilosebaseus. d. Pada umumnya para spesialis kulit menganggap berbagai makanan ada hubungan dengan akne meskipun berdasarkan data-data anamnesis belaka. e. 1986 faktor haid dan pil anti hamil a. b. b. Folikel sebaseus di sini kelenjar sebaseus besar dan multilokuler dan rambut kebanyakan jenis telogen. tetapi ada dugaan bahwa makanan tinggi kadar karbohidrat untuk berbagai orang dapat memperberat keadaan akne serta dapat dibuktikan bahwa makanan tersebut dapat mempertinggi susunan lemak-lemak permukaan kulit dan pada penyelidikan lain ternyata dapat mempertinggi produksi sebum pada orang gemuk (obesitas).05 mg etinilestradiol tidak begitu berpengaruh pada akne sebaliknya pil maksi dengan etinilestradiol lebih besar dari 0. pil anti hamil pil mini/pil maksi pil mini mengandung 0. malam. 5 alfa dihidrotestosteron lebih mudah dibentuk pada kulit dengan akne. ovari dan kelenjar adrenal. menurut penyelidikan pada orang tahanan di Amerika Serikat akne yang berat terdapat 5% pada Kaukasoid umur antara 15 — 21 tahun dan hanya 0. dengan demikian dapat memperberat keadaan akne. susu. pada penyelidikan lain disepakati bahwa coklat tidak ada pengaruh pada akne. penyakit tersebut juga didapatkan pada satu atau kedua orang tua. d. ester-ester malam. e. f. . b. bahwa hormon sebotropik asal kelenjar hipofisis dapat merangsang perkembangan kelenjar sebaseus. akne tidak berkembang pada orang kebiri (castrates). peranan makanan pada akne belum jelas. lemak dalam makanan dapat mempertinggi kadar komposisi sebum. pada perempuan untuk menekan pertumbuhan akne perlu dosis melebihi kebutuhan fisiologis dan pada laki-laki dosis tersebut dapat menimbulkan feminisasi. c. namun masih ada faktor lain yang harus masih di perhitungkan. trigliserida. c. b. c. ester. 41. dengan kata lain sekresinya atau sebum yang dihasilkan ialah dengan jalan desintegrasi sel-sel kelenjar. kacang-kacang. coklat. Skualen. sebesar 82% orang penderita akne ditemukan pada saudarasaudaranya paling sedikit ada seorang menderita. Strauss dan Kligman (1961) tidak dapat dibuktikan adanya pengaruh hormon progesteron pada kelenjar sebaseus manusia.

Keadaan tersebut dikenal sebagai akne mekanika. faktor kejiwaan (psikis) a. selanjutnya dapat berkembang menjadi komedo tertutup (closed comedo atau white head) atau papel. Kosmetika Menurut Kligman (1975). keaktifan kelenjar sebaseus Dibuktikan adanya faktor peningkatan produksi sebum pada penderita akne. sedangkan yang tidak jenuh terdiri atas rangkaian atom karbon 11-20. penyumbatan duktus pilosebaseus 2. Pada penderita dengan akne kadar asam lemak bebas. dan terbentuklah komedomikro. kolonisasi kuman di dalam folikel sebaseus. Enzim tersebut menghidrolisis trigliserida yang terdapat di dalam butir lemak menjadi komponen asam lemak bebas dan gliserol. Berbagai strain Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis dapat menghidrolis trigliserida menjadi asam lemak bebas dan gliserol. di mana faktor mekanik tersebut dapat berupa gesekan. apalagi sinar ultra violet juga mempunyai efek bakterisid terhadap kuman permukaan kulit. Dalam hal ini mikro organisme yang mungkin banyak berperan ialah Propionibacterium acnes dengan MicrQcoccaceae (Baird Parker type II Staphylococcus epidermidis) dan PityrosCermin Dania Kedokteran No. Androgen yang berperan di sini ialah testosteron. faktor trauma Menurut Wills dan Kligman (1970) akne memberat setelah mendapat trauma. Kuman lainnya Staphylococcus epidermidis mempunyai peranan kecil dan Pityrosporum ovale et orbiculare peranannya masih belum jelas. • susunan biokimia kelenjar sebaseus adalah rumit. faktor bahan kimia Perkembangan akne vulgaris dapat dipengaruhi oleh kontak dengan minyak mineral dan lain-lain bahan aknegenik. Sinar ultra violet yang terdapat dalam sinar matahari atau sinar ultra violet buatan dapat menyebabkan pigmentasi meningkat dan pengelupasan (scaling). 50% pada perempuan biasanya disebabkan oleh peningkatan testosteron dalam plasma. 8-dienic acid) permukaan kulit meningkat dan asam lemak bebas.Pada keadaan lembab dan suhu yang tinggi di beberapa daerah tropis dapat memudahkan kambuhnya akne. Peningkatan kadar androgen dalam darah menyebabkan hiperplasia dan hipertropi kelenjar sebaseus. buang hajad yang teratur dan mengobati konstipasi. b. emosional stress pada umumnya memegang peranan kecil pada patogenesis akne. tetapi pada banyak kasus kambuhnya akne justru ada hubungan dengan timbulnya stress. skualen bersifat komedogenik serta beberapa asam lemak bebas mengadakan iritasi di bagian infrainfundibulum. perubahan biokimia susunan lemak-lemak permukaan kulit 4. meningkatnya produksi sebum 3. asam lemak bebas inilah yang mempengaruhi proses keratinisasi pada duktus unit pilosebaseus yang disebut dengan istilah retention hyperkeratosis dan dengan retensi sel-sel baru tersebut dalam folikel terjadilah peregangan epitel sehingga komedomikro terbentuk dan ini merupakan ciri dari penyakit akne. asam lemak bebas tersebut memungkinkan terjadinya lesi komedo. BAKTERIOLOGI Peranan kuman adalah penting dalam perkembangan akne. Akhirakhir ini sedikit atau tidak ada perhatian pada keadaan-keadaan tersebut di atas. Patogenesis akne adalah rumit dan banyak faktor yang saling berkaitan serta banyak terdapat pendapat sehingga peranan mengenai patogenesis hanya merupakan hipotesis. yang bila meradang kemudian menjadi pustul. Keadaan tersebut mempunyai efek yang menguntungkan bagi akne. Diduga hormon-hormon androgen mempengaruhi langsung terhadap perubahan susunan lemak di dalam kelenjar sebaseus. skualen asam sebaleik (octadeca-5. peregangan dan cubitan pada kulit. Pityrosporum ovale et orbiculare juga ditemukan. dan disusul retention hyperkeratosis. Kuman yang berperan dalam hal ini ialah Propionibacterium acnes (Corynebacterium acnes). Sinar matahari dapat menolong banyak penderita akne. karena lemak tersebut juga berasal dari kelenjar sebaseus yang sehat. Hal ini jelas terlihat pada pertumbuhan ko- medomikro setelah terjadi poliferasi epitel yang ada hubungannya dengan penimbunan keratin dan faktor-faktor lain yang belum jelas. Dari komedo tertutup dapat berkembang menjadi komedo terbuka (open comedo atau black head). apa yang disebut dengan istilah akne kosmetika biasanya terdapat pada perempuan dewasa setelah pemakaian kosmetika terutama pelembab (moisturizers). • asam lemak bebas yang ada di permukaan kulit berasal dari trigliserida berbagai lemak yang merupakan hasil lipolisis kuman. hubungan psikis dan akne perlu penyelidikan lebih lanjut. Asam lemak bebas terdiri atas asam lemak jenuh dan tidak jenuh. Asam lemak jenuh terdiri atas rangkaian atom karbon 7 . Pada musim kemarau (summer) 60% penderita akne menyembuh. Penyelidikan mengenai komposisi lemak-lemak pada permukaan kulit adalah sulit.22. 41. infeksi bakterial Propionibacterium acnes (Corynebacterium acnes) dan Staphylococcus epidermidis biasanya ditemukan pada lesi-lesi akne. 1986 31 . Jadi faktor yang penting bagi terjadinya akne adalah adanya iritasi pada dinding duktus pilosebaseus oleh asam lemak bebas. PATOGENESIS Berdasarkan hipotesis ada empat faktor utama yang mempengaruhi terjadinya penyakit akne vulgaris : 1. • penyumbatan duktus pilosebaseus oleh keratin dimulai di infundibulum. Kelenjar sebaseus menghasilkan lemak yang dikeluarkan melalui saluran unit pilosebaseus dan Propionibacterium acnes berada di antrum duktus kelenjar sebaseus serta mengeluarkan enzim lipase. kemungkinan lain (other consideration) Kira-kira 30 — 40 tahun yang lalu para klinisi menekankan pada penderita akne agar memperbaiki keadaan kurang tidur. • meningkatnya kegiatan produksi sebum kelenjar sebaseus dipengaruhi oleh hormon androgen. sedangkan 20% memburuk bukan disebabkan oleh sinar matahari tetapi olah karena berkeringat banyak. tetapi peranannya masih belum jelas. tekanan.

komedo sekunder 1. B. kulit sekitarnya eritem dan dapat sembuh spontan 1 — 3 minggu serta dapat berkembang menjadi pustul atau nodulus. Penyembuhan pustul ini berlangsung 2 — 6 minggu. Seperti juga kista. Polyporous comedo terjadi karena adanya perpecahan setempat (localized rupture) membentuk diverticulum yang dibatasi oleh keratinizing epithelium. 1. MORFOGENESIS Lesi dapat berupa : • komedo. Komedo sekunder dapat dikenal dengan bentuknya yang tidak rata dan pada umumnya berukuran lebih besar. komedo primer 1. skualen). Pustul biasa mulai sebagai suatu lesi yang padat disusul oleh perlunakan dan biasanya bagian puncak dari pustul pecah serta mengeluarkan nanah dan bahan sisa komedo. Pustul yang berukuran kecil dapat sembuh sendiri. kompleks lemak (trigliserida. dengan muara melebar akibat keluarnya masa zat tanduk berpigmen warna gelap dengan penampang 5 mm kadang-kadang lebih besar. c. Nodulus terjadi dari komedo tertutup. terdiri atas : A. sel datia (giant cells). punggung. Mikro-organisme yang menonjol di dalam saluran folikuler ialah diphtheroid yaitu Propionibacterium dan dibagi dalam dua golongan ialah Propionibacterium acnes (golongan I) dan Propionibacterium granulosum (golongan II). Bagian puncak dari komedo dengan warna kehitaman adalah pigmen melanin. dahi. Menurut Kligman (1979) peradangan pada lesi akne tergantung dari produksi Propionibacterium acnes serta mempengaruhi pecahnya komedo. pustul superfisial Pustul superfisial terjadi akibat penyumbatan dan peradangan di bagian atas dari duktus pilosebaseus. Kista timbul sering di daerah punggung. muaranya kecil sekali dan hampir tidak tampak dan terjadi karena penyumbatan duktus pilosebaseus dengan bahan keratin. pustul letak dalam Peradangan tidak terbatas di epidermis saja. komedo terbuka. Polyporous comedo (fistulous comedo. Bentuk kista kebanyakan bulat dan dapat sembuh spontan. b. 2. komedo terbuka atau open comedo. yaltu kista dan polyporous comedo.porum ovale et orbiculare yang hanya memegang peranan kecil dalam perkembangan lesi-lesi akne. komedomikro terjadi oleh karena adanya peregangan dini dari duktus pilosebaseus disebabkan oleh bahan tanduk. epitel yang membatasinya rusak dan sel-sel neutrofil masuk jauh ke dalam jaringan. Sejumlah mikroorganisme lain yang ditemukan di dalam lesi pustul ialah Staphylococcus aureus. kista sebenarnya bukan kista sesungguhnya karena mempunyai muara. rambut dan kuman. Polyporous comedo selalu terbuka dengan muara yang lebar serta puncak berpigmen. 2. 1986 . Folikel yang berdekatan dapat saling berhubungan dan membentuk satu kelompok komedo. tetapi lebih dalam di lapisan dermis dan konsistensinya agak lunak. ester malam. sedikit di daerah muka dan biasa menonjol di permukaan kulit dengan permukaan yang licin serta dapat digerakkan. pustul atau nodulus dengan ukuran penampang 1 — 4 mm dan dapat berlangsung 1 — 3 minggu. white head 3. pigmen melanin. Klebsiella aerobacter dan mikro-organisme tersebut sebagai secondary invaders atau timbul disebabkan perubahan ekologi karena pengobatan dengan antibiotika atau bakteriostatika. Komedo dapat berkembang sebagai berikut : A. Kista ini tidak meradang dan isinya terdiri atas bahan seperti keju atau malam (waxy material). Bahan rambut didapatkan sedikit dan dapat menghilang pada kista yang tua (old cysta). Bila nodulus 32 Cermin Dunia Kedokteran No. kista 2. komedomikro 2. komedo yang sama dapat pecah berulang kali. 2. dengan penampang 1 — 2 mm. Besar penampang papel 1 — 4 mm. Nodulus Nodulus konsistensinya lunak dan kadang-kadang berkeropeng (crusted). merupakan lesi pertama yang tampak. Kista ini merupakan sebagian gambaran klinis dari akne konglobata. komedo sekunder terjadi oleh karena pecahnya komedo primer disertai terbentuknya pembungkus baru (rupture and reencapsulation). bentuk pertama: tidak meradang dan dapat berlangsung dua minggu. Pada bentuk ini konsistensinya padat dan berlangsung hanya beberapa hari saja. bentuk kedua: bentuk yang meradang. Dikenal dua bentuk komedo sekunder. komedo tertutup. Pustul Lokalisasinya pustul sering di daerah dagu. 41. jaringan granulasi dan hiperplasia epitel. terlihat adanya sebukan sel-sel radang. double comedo). Polyporous comedones • papul • pustul • nodulus Komedo Komedo adalah ciri lesi primer dari akne dan terjadi oleh karena penyumbatan bahan tanduk dalam unit pilosebaseus yang terdiri terutama atas keratin. Papul dikenal dalam tiga bentuk : a. Papul Papul terjadi dari komedo tertutup yang pecah (collaps). Diphtheroid anaerob tumbuh subur di dalam komedo tertutup. komedo primer 1. komedo tertutup atau closed comedo. Dalam pembentukan polyporous comedo memperlihatkan gambaran repeated rupture. bentuk ketiga: Resolving phase: berasal dari bentuk papul meradang. 3. black head B. koliform. Proteus. Dikenal dua macam pustul : 1. polyporous comedo adalah ciri khas dari akne konglobata yang dapat sangat menonjol dan timbulnya di daerah punggung. Ukuran besar biasanya dengan penampang 7 — 15 mm.

2. sulfur. gel 0. serta atrofi (superficial atropic scars). ternyata faktor makanan sebenarnya jarang sekali terlibat. lengan dan sangat jarang di daerah muka. f. d. Menurut Mills dan Kligman (1972) unsur sulfur bersifat komedogenik. beta naftol dan lain-lain. Bentuk pertama: keloid hipertrofi Lokalisasinya di dada. mengeluarkan isi komedo d. dicegah pemakaian kosmetika yang berminyak. Asam salisilat Asam salisilat selain sebagai iritan juga mempunyai sifat keratolitik pada konsentrasi di atas 3%. menghirup udara segar (outdoor life) dan gerak badan teratur. c. mempercepat resolusi lesi yang meradang Dapat dipakai cara pembekuan dengan karbon dioksida padat (solid carbon dioxide slush). Sulfur Dapat berupa unsur (elemental) sulfur atau ikatan (compound) sulfur. Zat-zat iritan mempunyai efek eritem. di sini dapat dipakai b. Prinsip umum 2. SEKUELE Ada dua bentuk parut yang sering terjadi pada akne vulgaris. sintesa maupun kwalitas produksinya tidak banyak dipengaruhi suasana eksternal maupun internal.1%. c. e. b. 6. Makanan Mengenai makanan timbul pendapat kontraversi a. Zat-zat iritan peeling. Benzoil peroksida mempunyai efek sebagai iritan dan efek lain ialah : Cermin Dunia Kedokteran No. Prinsip umum Pengobatan dapat ditujukan pada beberapa tingkat sesuai dengan patogenesisnya akne vulgaris. Asam vitamin A (asam retionik. mengurangi proses radang. f. disayangkan berdasarkan kenyataan bahwa hanya ada bukti yang sangat terbatas yang mengatakan bahwa makanan memegang peranan dalam patogenesis akne vulgaris.pecah bahan tanduk ada yang tetap di tempat dan sebagian masuk ke dalam jaringan dengan sebukan sel neutrofil dengan epitel yang rusak. bedak kocok. gabungan oral dan topikal d. tretinoin) mempunyai efek sebagai iritan dan efek lainnya ialah : a. Pengobatan Pengobatan secara topikal.02%. c. Pada keadaan ini dapat dipakai antibiotika. Sabun abrasif 5. 7.05% krem 0. disebut juga shallow pock type serta bentuk lain ice pick scars dan didapat sering di daerah dagu berasal dari papul meradang. kompres. Astringen Aluminium sulfas dalam alkohol atau akua rosari. trikarbanilid dan chlorinated salicylanilides dapat mengurangi flora aerobik kulit tetapi tidak ada efek pada Propionibacterium acnes. secara topikal b. Konsentrasi 0. mengeringkan dan Zat-zat tersebut dapat dalam bentuk larutan. jangan memegang atau dipijit lesi-lesi. 2. c. krem dan bahan pembersih (cleansing pre- Zat-zat iritan golongan kemikal paration). petunjuk yang diberikan mengenai makanan tidak ada selain dianjurkan makan bebas dalam jumlah secukupnya. e. Resorsin Konsentrasi resorsin 1 — 10%. terdiri dari parut cekung dan superficial. Menurut urutannya yang terpenting ialah : a. Perawatan kulit (Skin care) 3. d. peeling agents. mencegah pecahnya mikro komedo atau melemahkan reaksi radang yang sedang berlangsung. tindakan khusus. e. Lemak-lemak asal kelenjar sebaseus tidak sejenis lemak-lemak dalam serum darah. sabun-sabun bakteriostatik yang biasanya mengandung bahan-bahan heksaklorofen. berdasarkan pengalaman. secara oral c. fenol. 41. Masa radang akut berlangsung 1 — 7 hari dan penyembuhan selama 6 minggu. muka dicuci dengan air hangat dan sabun dua kali sehari. b. 3. meningkatkan pulih asal (turnover) sel di dalam duktus pilosebaseus. 4. sinar ultra violet. Bentuk kedua : sekuele. pasta. PENATALAKSANAAN AKNE VULGARIS Dibagi menjadi : 1. Nasihat makanan 4. lemak dalam serum darah tidak melewati kelenjar sebaseus. jangan mencuci muka berlebihan dengan sabun (6 — 8 kali sehari) karena sabun bersifat komedogenik dan dapat menyebabkan akne detergen. Kelenjar sebaseus secara fisiologis berdiri sendiri atau otonom. b. Parut tersebut terjadi oleh karena bagian dalam dermis mengalami suatu proses disebabkan adanya nodulus atau pustul. 1986 33 . 1. mengurangi perlekatan sel di epidermis (decreased cohesiveness). I.1%: bentuk cair 0. mencegah pembentukan komedo. menurut Pochi. Semua susunan lemak kelenjar sebaseus disintesa asal fragmen karbon hidrat arang seperti glukosa. pemakaian bahan ini berkurang setelah dikenal benzoil peroksida. berbagai iritan seperti: resorsinol. punggung. mempertinggi penetrasi transepidermal untuk antibiotika dan benzoil peroksida. makanan tinggi kadar hidrat arang dan lemak tidak merubah produksi sebum atau susunannya.05 — 0.05 — 0. Downing dan Strauss (1970) tidak dapat disangkal bahwa penurunan kalori total akan menghasilkan penurunan produksi sebum secara bermakna. Pada bentuk ini kadang-kadang ditemukan juga jembatan keloid (keloid bridging). dibagi : a. Perawatan kulit (skin care) a. Pengobatan.

Pada tahun 1978 Larry E. HCI hidrat 600.0 cc Isopropil atau etil alkohol (95%) 30. 9. b. Pertimbangan pemakaian klidamisin secara topikal pada akne vulgaris : (1) Efek samping pemberian secara oral lebihbesar.5 cc 2) Tetrasiklin Tetrasiklin hidroklorida 0. Larutan VLEMINCKX Indikasi diberikan pada lesi-lesi akne yang meradang berat. telangiektasi dan radiodermatitis. Efek samping: Zat-zat antibakterial a) b) hiperpigmentasi radiodermatitis 1. waktu 8 menit. 1986 Antibiotika Pemakaian antibiotika secara topikal pada pengobatan akne dimulai pada tahun 1957. Cara penyinaran: jarak 1 meter. 2. b. juga jarang. sedangkan pada sinar-X konvensional 4 mm atau lebih.28 % N-desil metil sulfoksid 0.22 % 4-epit etrasiklin hidroklorida 0. Efeknya juga mempertinggi peredaran darah setempat. Komposisi: dilute Vleminckx (sulfurrated lime) solution Cara kerja : peeling dan mengeringkan lesi akne. 34 Cermin Dunia Kedokteran. Cryo slush Indikasi: dipakai pada bentuk akne nodulo . menekan asam lemak bebas. (2) Penyerapan lewat kulit tidak berarti. Efek samping: timbul bula. yaitu kolitis pseudomemranosa. Antibiotika yang digunakan ialah: eritromisin.5 cc Air suling 2. c. N 2 0 cair(N 2 0 liquid) Cara pemberian: nitrogen spray selama 20 detik. Efek samping: seperti pada CO 2 padat. Kerjanya sebagai antibakterial ialah dengan jalan mengikat ribosom. Yang penting ialah syarat. dapat mengurangi intensitas radiasi 50% dan diabsorpsi pada kedalaman 0. dua kali seminggu. Efek samping: a) hiperpigmentasi. tetapi jarang b) atrofi. alat sun alphine Honovia lamp. karena adanya fosfatase kulit. Keuntungan: hampir tidak nyeri. Indikasi pada penderita umur lebih dari 17 tahun. bakteriostatik terhadap Propionibacterium acnes d. bahwa bahan pelarut harus dapat membawa bahan aktif (active ingredient). (3) Ikatan dengan fosfat lebih efektif.5 cc Propilen glikol 12.0 cc air suling 27. selama 4 — 6 minggu dan bagian mata harus dilindungi. Efeknya mengecilkan kelenjar sebaseus 20 — 50%. Gabungan benzoil peroksida dan tretinoin. deskuamasi intraepidermal. sinar ultra violet buatan. CO 2 padat (CO 2 snow) Cara pemberian dengan sedikit tekanan 3 — 5 detik. dengan demikian menghalangi pemindahan RNA (Ribo Nucleic Acid) yang berguna untuk pembentukan kompleks ribosomal/messenger-RNA dari kuman dengan akibat mikroorganisme tersebut tidak dapat membentuk protein esensial. Pengobatan cara radiasi ini banyak dianjurkan. 3. 41.066 mm dan kekuatan 8 — 10 KV. 2 — 3 kali seminggu. klindamisin. Becker dan kawan-kawan pernah . Zat-zat iritan golongan fisikal (Vlem-Dome-liquid concentrate).5 mm oleh kulit normal. Pilihan untuk memakai antibiotika secara topikal disebabkan sensitasi pada kulit sangat kecil dan untuk mencegah pengobatan secara sistemik dalam jangka panjang dengan segala akibatnya.1 % etil alkohol 40 bagian air 60 bagian 3) Klindamisin Klindamisin fosfat 1 % Etil alkohol (95%) air suling sama banyak Bentuk lain Klindamisin fosfat obat suntik atau klindamisin HCI. (4) Khasiat secara topikal lebih baik dari eritromisin dan tetrasiklin. biasanya diberikan 85 R tiap minggu sebanyak 8 kali.0 cc Klindamisin adalah suatu antibiotik terdiri atas 7-dioksi-7 kloro derivat linkomisin. Jadi khasiat klindamisin pada pengobatan akne vulgaris secara topikal adalah menurunkan jumlah populasi propionibacterium acnes. losio tetrasiklin tidak mempunyai efek terhadap lesi komedo dan kistik. mencegah hidrolisis trigliserida Konsentrasi 5 — 10% dalam bentuk'krem atau gel.0 mg propilen glikol 3. dalam hal ini antibiotika. Bradly mengemukakan bahwa eritromisin pada pengobatan akne secara topikal biasanya efektif.0 mg Etil alkohol (95%) 12. a. bila pengobatan topikal konvensional atau antibiotika secara oral gagal. Dosis total tidak boleh lebih dari 1000 R untuk tiap daerah lesi. Cara pemakaian: dua sendok teh larutan diencerkan dalam 50 ml air panas. ke dalam duktus pilosebaseus. Laporan pengkajian klinis terkendali mengenai klindamisin.125 % natrium bisulfit 0. Sinar ultra violet Sumber: matahari.kistik yang berat dan akne konglobata.125 % ester sukrosa 0. radiasi sinar-X superfisial konvensional Sering digunakan sebelum dimulai pemakaian antibiotika. Sinar-X superfisial a. Losio vane dioakai antara lain : 1) Eritromisin Eritromisin gluseptat obat suntik 500. Hasilnya: resolusi lesi dalam waktu 7 — 10 hari. c. tetrasiklin. 8. dipakai yang satu siang hari dan yang lainnya pada malam sebelum tidur. freon belum banyak digunakan. No. hiperpigmentasi dan hatihati pada penderita dengan anamnesis cold urticaria.a. pada lesi noduler 25 detik tanpa tekanan. Menurut Wechsler dkk (1970). dipakai secara kompres sebelum tidur selama 20 menit. sinar dengan voltase rendah Grenz-ray Untuk mengurangi radiasi yang berlebih -lebihan dipakai saringan (filter) aluminium atau sejenis dengan tebal 0. b.

pustul. secara sangat terbatas dalam waktu Dosis rendah: 1 x 200 mg sehari. Gabungan trimetoprim -sulfametoksazol dosis dinaikkan atau diturunkan sampai 250 mg sehari seDosis: trimetoprim 80 mg + sulfametoksazol 400 mg. a. derita akne vulgaris dengan klindamisin hidroklorida 1 %. Dosis tinggi: 3 x 150 mg sehari atau 2 x 300 mg sehari diIndikasi: pada akne dengan lesi papul. Efek samping seperti pada sulfonamida. jadi secara tidak Obat ini merupakan pilihan kedua serta obat ini dapat dilangsung juga pada kelenjar sebaseus. Dipakai secara topikal. Doksisiklin HORMON Dosis tinggi: 2 x 200 mg sehari. Sigmoidiskopi pada penderita Dosis tinggi: 2 x 100 mg sehari. minggu. Penghitungan jumlah rata-rata papula baik klindamisin 3 — 4 minggu berikutnya. menghag. selama 6 minggu dan dosis berikutnya disesuaikan 2. eritem. a. minggu. berikan selama 4 minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan kistik dan konglobata. diteruskan dengan h. Tetrasiklin hidroklorida Dosis rendah: 2 x 75 — 150 mg sehari. berat badan meDosis tinggi: 4 x 250 mg sehari. makan. telangiektasi. lama 6 — 8 minggu tergantung hasil pengobatan. kloasma. selama 3 — 6 minggu. f. setiap 4 minggu berikutnya. (a . fenomen makan. folikulitis dan akne stedrome. renal diabetes insipidus synEfek samping: atrofi. pseudomembranosa. Linkomisin Anjuran: pemakaian jangan lebih dari 1 bulan. hari berlebih dengan pengawasan yang seksama. karena mempunyai sifat: menghambat perkembangan kuman. diberikan selama 6 — 8 relatif pendek. c.bentuk yang dipakai ialah garam stearat dan etilenhari selama ± 2 — 10 minggu. diberikan satu jam sebelum dipakai disebabkan pengalaman klinik belum banyak. makan atau 2 jam setelah makan selama 4 — 8 minggu berikutnya. Demeklosiklin klindamisin fosfat 1 % dan sebuah wahana (vehicle). selanjutnya dosis disesuaikan dengan keadaan Diberi bentuk salep misalnya preparat betametason 17 valerat penyakit. selanjutnya dosis disesuaikan setiap terkendali selama 8 minggu dan menilai pengobatan 358 pen4 — 6 minggu berikutnya. suksinat sedangkan yang estolat adalah hepatotoksik. roida bila dipakai fluorinated steroide. Efek samping gangguan keseimbangan pada 5% penderita 4) Hidroksikuinolin dan nausea. diberikan selama 4 — 6 Gabungan dengan benzoil peroksida ialah kuinoderm. belum makan. pustul. misin fosfat maupun pada klindamisin hidroklorida dari Obat ini fototoksik dan keadaan ini berguna untuk pepermulaan jauh lebih besar dari perubahan penghitungan nyembuhan akne dengan syarat menghindarkan sinar matapada wahana (vehicle) (a . diberikan satu jam sebelum nurun.05). selanjutnya dosis disesuaikan dengan keadaan (a) Kortikosteroid berikut. diberikan satu jam sebelum Hasil pengkajian klinis tersebut adalah : makan. Obat ini Efek samping : jarang dipakai. 41. baik pada klindasetiap 6 minggu. sampai empat hari. berikutnya. selanjutnya dosis disesuaikan setiap 3 — 6 minggu adanya kolitis pseudomembranosa clan diare hilang dalam tiga berikutnya. 1986 35 . Dosis tinggi: 4 x 250 mg sehari. papulo . Dosis tinggi: 4 x 250 mg setiap hari. monilial vaginitis. selama 3 — 6 minggu dan dosis disesuaikan setiap 1. selama 2 — 6 minggu. Klindamisin langi efek kemotaksis leukosit. diberikan selama 2 — 4 minggu. Efek samping: fototoksik. Dosis tinggi tidak dianjurkan. Indikasi ialah lesi meradang. hipertensi. Minosiklin pok pengobatan dalam hubungan dengan: pengelupasan kulit. mengurangi asam lemak bebas. minggu berikutnya. • Hormon Pemberian dapat berlangsung 3 — 6 bulan atau lebih. diberikan selama 2 — 4 • Antibakterial minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan setiap 4 minggu Antibiotika sering dipakai pada pengobatan akne secara oral. selanjutnya dosis disesuaikan setiap 6 minggu.01). Eritromisin Kerjanya menghambat produksi endrogen. sebaiknya 80 — 100 mikrogram seBentuk . Tidak ada perbedaan yang bermakna antara kelompok-kelom. Efek samping pada perempuan: mual. diberikan selama 3 — 6 yang menerima klindamisin hidroklorida tidak menunjukkan minggu. Belum begitu luas Dosis rendah: 250 mg sehari. selanjutnya dosis disesuaikan tromboembolik. efek teratogenik pada janin. Perubahan penghitungan/jumlah pustula. diberikan satu jam sebelum C lcbih rendah dari penghitungan wahana (vehicle). karena tidak mempunyai Bentuk: etinil estradiol dan mestranol. rasa papas dan gatal. berikan pada perempuan hamil. Susu serta makanan tidak mempengaruhi penyerapan. Dosis 50 mikrogram.d.menyelidiki pada 11 lembaga dalam sebuah pengkajian klinis setiap 4 — 6 minggu. Cermin Dunia Kedokteran No. e. Kerjanya bakteriostatik Dosis rendah: 50 — 100 mg sehari. diberikan selama Antibiotika ini yang paling banyak dipakai sedangkan 2 — 4 minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan setiap 4 oksitetrasiklin dan klortetrasiklin jarang. Efek samping: diare disebabkan karena adanya kolitis mengurangi jumlah lipase. diberikan satu jam seEfek samping: kolitis pseudomembranosa. atau fluosinolon. Estrogen b. fosfat maupun klindamisin hidroklorida ternyata jauh Dosis rendah: 150 mg sehari. (b) Pengobatan secara oral Dosis rendah: 2 x 250 mg sehari. mempengaruhi metabolisme enzim dan ion logam.

serosis. Dosis 50. Pil antihamil Pengobatan kombinasi progesteron -estrogen. methemoglobinemia.kerjanya menurunkan jumlah Propionibacterium acnes. Zink Pada tukak berperan dalam penyembuhan luka (wound healing).u. perdarahan uterus yang tidak teratur. kista ovarium. sehingga efeknya tidak terlihat pada pengobatan akne.000 — 700.05%. Anti-androgen Dikenal klormadinon asetat dan siproteron asetat (6-k1oro1 alfa 2 alfa-metilen-1. dengan keterangan.V. Kortikosteroid Sebagai obat anti radang pada akne berat dipakai glukokortikosteroid.U. fortior ketonatus 3. Kerja siproteron asetat: antiandrogen (antigonadotrofik) dan progestogen. sehari dapat menurunkan ekskresi 17-ketosteroid dalam urine. (c) Gabungan pengobatan secara oral dan topikal — Dipakai tetrasiklin secara oral dan asam retinoik secara topikal. c.V. Losio Kummerfeldi (sulfur lotio) Susunan : camphora 1.bahwa 7 — 10 hari sebelum haid timbul edema epidermal dan dermal. e. mempertinggi penetrasi antibiotik lewat kulit.0 sulfus praec 6.000 — 100.V.D. perdarahan hidung.A. atrofi testis.S.U. trombosis . Vaksin Pernah dipakai vaksin: Staphylococcus aureus. Belakangan diprodusir pil antihamil dengan gab ungan 2 mg siproteron asetat dan 50 mikrogram etinil estradiol.7 alumini et magnesii silicas colloidele 2. Untuk mencegah hiperkeratosis duktus pilosebaseus perlu digunakan dosis 400.A. 0.u. Yang menjadi persoalan ialah kebanyakan pabrik obat merendahkan kadar estrogen dalam pil. Kontra . karena pada pemberian 50. diaminodifenil sulfone) Indikasi akne bentuk kista dan konglobata. hipertensi. kistik. memperbaiki gangguan kemotoksis leukosit. Pada laki-laki tidak dianjurkan karena mempunyai efek feminisasi dengan akibat ginekomastia. kloasma. Pada akne kerjanya belum jelas namun ada dugaan berpengaruh pada metabolisme vitamin A.V. perasaan kurang enak pada payudara. g. calcii hydroxidi 45 spir. P.000 i. Timbulnya fotosensitasi pada pemakaian P. Retinoid Bentuk 3-cis-retinoic acid paling efektif pada pengobatan akne bentuk kista konglobata. • a. Dosis: 3 x 200 mg sehari zinksulfat. Diuretika Diuretika diberikan pada akne premenstrual. selama 4 minggu. Ekstraksi komedo dipakai alat komedo ekstraktor untuk mengeluarkan komedo terbuka (black head). Cermin Dunia Kedokteran No. Dosis larutan. f. tetapi tidak disenangi karena memberi efek samping: lesu. Indikasi terutama pada lesi pustular.0 aqua ad 105 kerja losio ini peeling dan antibakterial. tromboplebitis. selama 6 — 9 bulan dan bila pengobatan dihentikan akne dapat kambuh.: kombinasi psoralen dan sinar ultraviolet A. Cara pemberian: diberikan pada hari ke 5 sampai hari ke 24 dari suatu siklus haid. penyakit hepar. P. 1986 Pada penyelidikan ternyata diuretika tidak dapat mengurangi atau menghilangkan edema keratin tersebut maka pengobatan dengan diuretika tidak dianjurkan.dosis 600 mg sehari selama tiga bulan diteruskan 300 mg sehari. Dalam hal demikian dianjurkan dosis ganda (dua pil sekaligus).A. tidak begitu efektif terhadap lesi-lesi akne.A. selama 3 bulan. varises. diduga akan bermakna pada pengobatan akne. h. aktivitas enzim.0 sol. dermatitis fasial. sehari dan dosis ini tidak dianjurkan karena berada di dalam dosis toksis. 36 . konstipasi. Lain-lain Vitamin A Vitamin A kerjanya diduga mempengaruhi metabolisme atau produksi androgen.U. 6-pregnandien-17 alfa 01-1. sehari. Di sini yang berperan adalah estrogen. gangguan tidur. libido menurun. Dosis 150 mg sehari atau 300 mg seminggu selama 3 bulan.U.0 oleum rosae 1 gtt calicii oxydum colloidele 1. pigmentasi areola. d. krem atau gel. Propionibacterium acnes. (dapsone. Efek samping: anemia hemolitik .10dione). peningkatan berat badan. Dari hasil percobaan -percobaan ternyata pengobatan P. pil ini cukup bermakna untuk akne jenis ringan. dengan disertai juga edema keratin unit pilosebaseus sehingga terjadi penyumbatan duktus unit pilosebaseus. D. Tetrasiklina yang dipakai adalah demeklosiklin. konglobata. kehilangan libido. Dosis: prednison 30 — 40 mg sehari dan dosis diturunkan 5 — 10 mg seminggu (tapering off). Asam retinoik kerjanya komedolitik. (d) Tindakan Khusus a. Pil ini juga efektif terhadap akne premenstrual. Tidak dianjurkan pemakaian yang lama karena dapat menyebabkan timbulnya akne steroid. b.000 — 100. dosis tetrasiklin 3 x 250 mg sehari selama 3 — 6 bulan. Staphylococcus albus. c. Efek samping: keilitis. Sifat antiandrogen siproteron asetat lebih besar dari klormadinon asetat dan sering dipakai pada pengobatan akne yang berat digabung dengan etinil estradiol.indikasi: mastitis. — tetrasiklin secara oral dan losio Kummerfeldi secara topikal. depresif.b. Dosis 80 — 240 mg sehari. Dosis gabungan: siproteron asetat 100 mg dan etinil estradiol 50 mikrogram.41.u.000 i. nausea. libido menurun. Sekarang tidak dipakai lagi. sakit kepala. Kedua obat tersebut cara bekerjanya berbeda pada akne dengan harapan hasil penyembuhan lebih baik.000 i. Efek samping lesu.

Pochi PE and Downing DT. A Cooperative Clinical Study. Andrews diseased of the skin. Shuster S. 24 : 267 — 72. Marks R. Desikasi elektro (electrodesiccation) Desikasi elektro dengan jarum ukuran kecil. Dermabrasi Abrasi diadakan dengan menggunakan sikat logam dan penderita diberi anestesi umum pada pelaksanaannya. 16 : 409 — 12. The combined effect of vitamin A acid and benzoyl peroxide in the treatment of acne. 13. 12. 18 : 164 — 6. Baer RL and Michaelides P. Marples RR and Kligman AM. Common facial Dermatoses. Indikasi: lesi nodul. 25. diperlukan pengetahuan mengenai patogenesis akne vulgaris dan pengenalan. 24. update for the practitioner. morphogenesis and treatment.9. Thackeray P. Kligman AM. Chocolate and acne. 8. Leyedn JJ. Mackie BS and Mackie LE.p 180 — 1. Cuncliffe WJ. Acne perspectives. Williams M. Cara kerja: mempercepat resolusi lesi meradang dengan demikian mencegah timbulnya parut. Efek samping: timbul milia. Acne and Acne Care. 106 : 73 — 5. Arch DermatoL 1976. Guin JD. 3. pharmacology and therapeutic. 1979. 1972. Soedarto. Jakarta. KESIMPULAN Untuk penatalaksanaan akne vulgaris yang lebih rasionil. 1975. 1976. 30.Untuk komedo tertutup harus ditusuk dulu dan kemudian ditekan dengan komedo ekstraktor untuk mengeluarkan isinya. Izumi AK. Greater tendency to acne white American than in Japanese population. 133 : 536 — 44. Int J DermatoL 1976. pigmentasi dan lesi akneformis. 1986 37 . Kligman AM. 15 : 732 — 7. 23. 9. parut akne yang hipertrofi. 1964. Cermin Dunia Kedokteran No. 5. Proceeding book. Lever WP. 6. Aust J Dennatol 1974. Toronto : JB Lippincott Co. How to care for acne. 1976. Traunnell TN. pada satu kali pemberian tidak boleh lebih dari 1 0 mg. Acne vulgaris current concepta of pathogenesis and treatment. 17 : 585 — 90. Hurwitz S. Emerson GW and Strauss . c. dapat diulang 1 — 1½ bulan berikutnya. 19. Indikasi: komedo poliporus (polyporous comedones) draining sinuses. Frank SB. 16 : 413 — 7. Fulton JE. Froster RA and Williams SM. The Lancet 5 April 1969. 117 : 482-5. Arch DermatoL 1981. f. Post graduate medicine. Frank SB. Arch Dermatol 1972.15:103—9. J Invest Dermatol 1974. Pathogenesis of Acne. Int J Dermatol 1977.3 — 1 mg. London : WB Saunders Co Ltd. 18. 10. 22. 21. Halim H. The safety of long term clindamycin therapy for acne. Handojo L The combined use of topical benzoyl peroxide and tretionin in the treatment of acne vulgaris. Bristol : John Wright & Sons Ltd. Arch DermatoL 1976. Pharmacotherapy. e. Kligman GPAM. Int J DermatoL 1976. Cutis. Arch Dermatol. triamsinolon diasetat. Topically Administered Clindamycin in the Treatment of Acne Vulgaris and Other Dermatologic Disorders. Hoehn GH. 32. 1972. 105 : 407 — 11. 1971. Cotterill JA. 1972. 1976. p254—71. 3rd regional conference of Dermatology. Arch DermatoL 1970. 7. Skripsi FKUL Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin.62 : 321 — 5. 1975. Acneform changes in areas of cobalt irradiation. Pilo Sebaceuous duct physiology. Eksisi Beberapa lesi tidak menyembuh dengan pengobatan konvensional maka perlu diadakan eksisi. Kortikosteroid intra-lesi Bentuk kortikosteroid yang dipakai: hidrokortison asetat. Bali Indonesia. 1979. Efek samping: timbul parut terutama pada desikasi kome do. Cutis. Toronto : WB Saunders Co. Lee PA. Lubowe II. New York : Springer Verlag. triamsinolon asetonida. Akne vulgaris di bagian Kulit (subbagian Kosmetik/Bedah Kulit RSCM. 1981. Philadelphia. betametason disodium fosfat. 2. 16. Dosis: bila dipakai triamsinolon asetonida ialah 0. 1981. An overview of acne. Insisi dan drainage Indikasi pada nodul akne konglobata dengan fluktuasi. Jakarta). Denpasar. Zink and acne : does it work ? Internationa society of dermatology. Am J Dis Child. 17. 1979. 27. Terada H. An update on acne gulgaris. New York : Yorke Medical Books. 112 : 33 — 5. 29. Berlin. Naskah Ilmiah Lengkap Kongres Nasional PADVI I. Cuncliffe WJ. Basler RSW. Efek samping: atrofi lokal yang sifatnya sementara. 2 : 389 — 94. observation on the number and size of pilo sebaceuous ducts in acne vulgaris. 1978.IS. Heidelberg. 15:490—5. 102 : 397 — 9. 33. 9 : 704 — 5. Acne and serum androgen during puberty. Domonkos AN. 52 : 85 -. J Invest Dermatol 1974. 18 : 489 — 96. 26. biasanya satu kali sudah cukup. Arch Dermatol. Becker LE et a1 Topical Clindamycin Therapy for Acne Vulgaris. Cuncliffe WJ. Tranggono RI. 41. 34. Acne and The Sebaceous Glands. Rosen T. Int J Dermatol 1976. Histopathology of the skin 5th ed. New Uses for Benzoyl Peroxide a broad spectrum anti microbial agent. Int J DermatoL 1977. Lipases : their questionable role in acne vulgaris. Hurwitz S. 1 (3) : 201 — 5. Danzig PI. Perera DH. Philadelphia. 1966. b. Witkowski JA and Parish LC. memilihkan obat yang tepat serta adanya kerja sama yang baik antara dokter dan penderita. 35. Acne and diet. 20. jarang dilakukan karena timbul parut. 14. 1975. Potential Hazards of Clindamycin in Acne Therapy. kista. prednisolon diasetat. The Acnes. Strauss JS. But J Dermatol. Acne. Hamilton JB. Ace pathogenesis and treatment. 15. Waisman M. 1976. 28. kista. Int J DermatoL 1979. Int J Dermatol. Pengobatan acne vulgaris dengan gabungan benzoil peroksida dan tretionin secara topikal. 11. KEPUSTAKAAN 1. 31. Fulton JE. keloid dan parut hipertropik. 15 : 337 — 43. triamsinolon heksasetonida. Acne. 1 1 2 : 482 -4. London. 1979. Igaku Shoin Ltd Tokyo. 62 : 268 — 87. Tan SG. 112 : 53 — 4. Bacteriology of acne comedones. Indikasi pada parut akne. Topical clindamycin : a double blind study comparing clindamycin phosphate with clindamycin hidrochloride. 4. d. Cuncliffe WJ. J Clin Endocr.95 : 153 — 5. Leyden JJ and Stewart R. Pathogenesis of acne vulgaris.

Bedah Kulit Kosmetik
Dr. Marwali Harahap
Bagian Penyakit Kulit Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara/RS Dr. Pirngadi, Medan.

Dalam praktek sehari-hari ahli penyakit kulit tidak jarang menjumpai kasus-kasus kelainan kulit yang memerlukan pembedahan untuk kepentingan pengobatan dan/atau kosmetik. NEVUS (TAHI LALAT) Tiap-tiap orang mempunyai sekurang-kurangnya beberapa nevus pada berbagai tempat di tubuh. Namun, tidaklah praktis dan tidaklah dianjurkan untuk membuang semua nevus tersebut. Tidak-jarang penderita meminta agar nevusnya dibuang karena alasan kosmetik. Sesungguhnya, belum ada kriteria yang benar-benar mutlak mengenai pembuangan nevus. Nevus pada anak-anak tidak perlu dikhawatirkan menjadi kanker ganas. Nevus pada orang dewasa dianjurkan untuk dibuang (eksisi) dan dilakukan pemeriksaan histopatologik, bila : 1. Terdapat perobahan warna 2. Terbentuknya lingkaran pigmen di sekitar dasar nevus. 3. Nevus berkoreng (ulserasi) 4. Nevus berdarah 5. Nevus berkeropeng (krusta) 6. Nevus rontok rambutnya dan menjadi lebih licin permukaannya. Untuk nevus pada tempat tertentu di badan yang sering mengalami trauma, seperti di leher, sepanjang pinggir BH, di pinggang, di tapak tangan dan kaki ada baiknya dibuang (eksisi) sebagai tindakan preventif 1. Cara eksisi merupakan cara terbaik untuk membuang nevus. Berapa luas eksisi dilakukan dari pinggir nevus, belum ada kesatuan pendapat, tiga atau empat mm dinilai sudah cukup. Pada lesi yang secara klinik sangat dicurigai kemungkin-

an kanker ganas (melanokarsinoma), eksisi sebaiknya dilakukan 1,5 cm dari pinggir lesi dan dalamnya sampai subkutan. 2.3 Untuk nevus yang tidak lebar yang pada pemeriksaan klinik jelas jinak dan tidak menimbulkan kecurigaan, sedang pembuangannya semata-mata bertujuan kosmetik, maka nevus tersebut disayat secara horizontal kemudian diperiksa secara histopatologik.. Sayatan yang tepat menghasilkan spesimen yang batas dermo-epidermal junction dapat diperiksa secara mikroskopik. Hasil cara ini sangat memuaskan. HEMANGIOMA Hemangioma kulit ada 3 jenis 1. nevus flammeus (portwine stain), 2. angioma tidak dewasa (nevus vasculosus, strawberry mark), dan 3. angioma dewasa (angioma cavernosum). Hemangioma tidak jarang ditemui pada anak-anak. Sebagian besar menghilang atau mengecil dengan sendirinya. Pada jenis tertentu, hemangioma tidak berinvolusi. Hal ini menimbulkan masalah kosmetik, terutama bila terdapat di daerah kulit yang terbuka. Untuk jenis hemangioma yang menetap dan menimbulkan masalah kosmetik dapat dihilangkan dengan cara eksisi. 4 XANTHELASMA Xanthelasma palpebrarum yang terdapat dikelopak mata merupakan jenis xanthoma yang paling sering ditemui. Terdapat dikelopak mata atas berupa tonjolan berwarna kuning, lunak, lonjong. Tidak jarang simetrik, berukuran antara 2 sampai 30 mm. Biasa terdapat pada orang dewasa berusia menengah ke atas, terutama pada wanita. Kelainan kulit ini karena terletak di muka menimbulkan masalah kosmetik.

*) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Penyelenggara P.A.D. V.I. JA YA.

38

Cermin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

Cara pengobatan yang terbaik adalah eksisi. Ruam tersebut dan kulit sekitarnya terlebih dulu dianestesi secara lokal. Kemudian ruam tersebut dijepit dengan pinset, lalu digunting. Pinggir kulit yang luka dibebaskan dari jaringan bawahnya, kemudian dijahit dengan benang sutera halus. 5 PARUT SIKATRIKS Parut dimuka dan leher, apalagi bila mencekung menimbulkan pandangan yang kurang menarik. Sebabnya macam - macam, karena penyakit kulit, infeksi, rudapaksa atau hal-hal lain. Sering gangguan kosmetik ini menyebabkan penderita mengeluh kepada dokter agar diperbaiki. Dengan anestesi lokal, kulit yang mencekung dapat diisi dengan jaringan disekitarnya sehingga cekungan menghilang dan parut yang lebar diperhalus sehingga hampir tidak kelihatan lagi.6,7 ALIS MATA HILANG Adakalanya karena sesuatu penyakit, bulu pada alis mata hilang semua. Muka tanpa alismata kelihatan kosong sama seperti halaman rumah tanpa tumbuh -tumbuhan. Dapat digunakan bahan kosmetik atau tattoo untuk memperbaiki ini, tetapi ini tidak asli. Oleh karena itu, dapat diperbaiki dengan memindahkan rambut dari kepala dan menanamnya di daerah alis mata. Mula-mula rambut yang ditanam tersebut rontok dulu, setelah 3 bulan rambut baru tumbuh hingga alis mata menjadi lebat. 5 LUBANG ANTING-ANTING DI TELINGA PUTUS Sering terjadi lobang anting -anting ditelinga robek. Ini disebabkan oleh anting - anting terlalu berat atau anting -anting tiba-tiba ditarik atau karena rudapaksa lain. Ada berbagai tehnik operasi dapat dilakukan untuk menyambung kembali cuping telinga yang robek tersebut. Cara yang baik yaitu menjahit kembali pinggir robekan cuping telinga tersebut

dengan rapi dan halus. 8 VARISES (PEMBULUH DARAH VENA MENONJOL) Pada orang dewasa, terutama pada wanita yang agak gemuk atau karena sering melahirkan, pada tungkai bawah terlihat pembuluh darah menonjol. Kadang - kadang sangat jelas kelihatan berkelok-kelok. Ini dirasakan mengganggu pandangan kosmetik, apalagi tungkai di samping muka, leher dan tangan merupakan bagian badan yang terlihat sehingga memerlukan penampilan yang sedap dipandang mata. Untuk keperluan kosmetik pembuluh darah vena tersebut dapat dibuang hingga tidak terlihat lagi. 9 Dengan anestesi lokal dilakukan sayatan kecil pada kulit diatas vena tersebut, lalu vena tersebut secara perlahan-lahan ditarik, sehingga semua vena-vena yang menonjol dan kelihatan membayang di kulit menjadi tidak terlihat lagi.
KEPUSTAKAAN 1. Harahap M. The management of pigmented nevi. Modern Medicine of Asia 1979;15 : 39 – 40. 2. Digman RO, Watanabe MJ. and Izenberg PH. Scalpel and scissor surgery as seen by the plastic surgeon. In : Epstein E and E. Jr (Eds.) : Skin Surgery. Fifth edition. Springfield: Charles C. Thomas. 1982; pp. 230 – 244. 3. Harahap M. Surgical removal of nevi – Sixth International Congress of DermatologieSurgery. Rome, October 6 – 9, 1985. 4. Harahap M. Surgical correction of deformities on upper lip and lower lids. Dermatol Surg Oncol 1981, 7 : 149. 5. Harahap M. The Orbital region. In : Harahap M. (Ed.) : Skin Surgery St. Louis: Warren Green, 1985; pp. 253 – 298. 6. Borges AF. Principles of scar camouflage. Facial Plastic Surgery 1984,1 : 181 – 190. 7. Harahap M. Revision of a depressed scar. Dermatol Surg Oncol. 1984; 10 : 206 – 209. 8. Harahap M. Repair of Split Earlobes. A review and a new technique. Dermatol Surg Oncol. 1982;8 : 187 – 191. 9. Harahap M. International Dermatosurgery. Cosmetic Varicectomy. Dermatol Surg Oncol. 1985; 11 :873 – 878.

Cerinin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

39

Miastenia Gravis

Dr. Endang D Thamrin dan Dr. P. Nara
Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Ujung Pandang

PENDAHULUAN Miastenia gravis (MG) dengan nama-nama lain seperti asthenic bulbar palsy, myasthenia gravis pseudoparalytica atau Goldflam's disease ialah suatu penyakit kronik dengan dasar imunologik, ditandai oleh kelemahan otot serat lintang, berpredileksi otot-otot mata dan otot-otot lain yang disarafi saraf kranial1 . Miastenia gravis terhitung penyakit neromuskuler dengan lokasi kelainan pada neuromuscular junction Gejala klinik akibat kelemahan otot, sering timbul atau bertambah setelah kegiatan yang cenderung membaik atau berkurang sesudah istirahat2 '. Yang diserang umumnya otot-otot gerak mata, kelopak mata, pengunyah, gerakan menelan, otot-otot mimik. Walaupun jarang, juga otot-otot pernapasan leher, badan dan anggota gerak. Otot jantung dan otot polos tidak diserang2 ' 4 . Kelainan primer MG dihubungkan dengan gangguan transrnisi pada neuromuscular junction. Penyebab pasti belum diketahui, tetapi teori terakhir mengatakan bahwa MG merupakan kelainan imunologik3, 4 . MG lebih sering terdapat pada orang dewasa, dapat juga pada anak dan bisa timbul segera setelah lahir atau sesudah umur 10 tahun2.5 . MG perlu diobati meskipun kadang - kadang dapat terjadi remisi spontan. Makalah ini membahas secara singkat MG pada anak mengenai insidensi, etiologi, patofisiologi, patologi, gambaran klinik, diagnosis, pengobatan & prognosis. INSIDENSI Prevalensi MG 33/1,000,000 penduduk, 11% pada anak • 6 . Kira-kira 10—20% timbul pada bayi baru lahir dari ibu yang menderita MG2,3. Sie Pek Giok di Jakarta, antara Januari 1959 — Mei 1960 menemukan 6 kasus MG, 3 di antaranya 7 anak yang berumur 3—6 tahun . Meskipun pernah dilaporkan kasus familier, namun tidak terdapat bukti bahwa faktor
40 Cermin Dunia Kedokteran NO.41, 1986

herediter memegang peranan. Pada tipe neonatal, insidensi antara kedua jenis kelamin sama; pada tipe juvenile, lebih sering 2—6x pada anak perempuan daripada anak laki-laki1.5 . ETIOLOGI Kelainan primer pada MG dihubungkan dengan gangguan transmisi pada neuromuscular junction, yaitu penghubung antara unsur saraf dan unsur otot. Pada ujung akson motor

neuron terdapat partikel - partikel globuler yang merupakan penimbunan asetilkolin (ACh). Jika rangsangan motorik tiba pada ujung akson, partikel globuler pecah dan ACh dibebaskan yang dapat memindahkan gaya sarafi yang kemudian bereaksi dengan ACh Reseptor (AChR) pada membran postsinaptik. Reaksi ini membuka saluran ion pada membran serat otot dan menyebabkan masuknya kation, terutama Na, sehingga dengan demikian terjadilah kontraksi otot 8 . Penyebab pasti gangguan transmisi neromuskuler pada MG tidak diketahui. Dulu dikatakan, pada MG terdapat kekurangan ACh atau kelebihan kolinesterase, tetapi menurut teori terakhir, faktor imunologik yang berperanan1,2 .

Adanya riwayat remisi dan eksaserbasi. Neonatal persistent MG (congenital MG). Relatif resisten terhadap pengobatan dan remisi komplit jarang2. Dengan gejala ini.PATOFISIOLOGI Sebelum tahun 1973. tetapi tidak menghambat pembentukan AChR baru 3 . . stres. Uji kurare. tidak dapat mengisap. 7.4 • 9 Dulu diduga MG tidak timbul sebelum pubertas.4 5. DIAGNOSIS Diagnosis MG dapat ditegakkan berdasarkan: 1. Juvenile MG. Neonatal transient MG Tipe ini terdapat pada 10 — 20% bayi baru lahir dari ibuibu yang menderita MG. Anti-AChR ini akan mempercepat penghancuran AChR. nervositas. berlangsung lama. aminoglikosida dan lain-lain 3. tetapi ibunya tidak sakit MG2. akan tetapi dengan uji prostigmin dapat dibuktikan pada anak umur 18 bulan—10 tahun 10 Millichap dan Dodge 4 membagi MG pada anak dalam 3 tipe: 1.angsur kembali normal karena masuknya anti—AChR dari ibu secara transplasenter ke dalam tubuh bayi4. makin lama makin buruk5 .2. & sebaliknya 1/3 penderita timoma disertai MG3 . bersifat ringan. GAMBARAN KLINIK Gejala klinik MG diakibatkan oleh kelemahan otot dengan sifat karakteristik yaitu bertambah berat sesudah aktivitas. yaitu kumpulan limfosit kecil yang dikelilingi pembuluh darah. dan kadar ini berbeda secara individu. untuk provokasi timbulnya gejala MG. Sebagai akibat proses imunologik. Di dapat berupa proliferasi limfositik atau timoma l. gangguan menelan. Gejala ini berlangsung tidak lebih dari 1 bulan ' 9 dan bayi berangsur . 3. Pemeriksaan elektromiografi yang pada prinsip rangsangan pada saraf motorik akan menimbulkan kontraksi otot dengan amplitudo yang makin lama makin turun secara progresif. congenital ptosis dan ocular myopathy. nabgis dan gerakan berkurang. Gejala kelemahan otot dapat diprovokasi oleh aktivitas. Dengan uji prostigmin/tensilon atau provokasi dengan kurare terjadi perbaikan secara dramatik. Gejala klinik MG akan timbul bila 75% AChR tidak berfungsi3 . 2. polimiositis dan miopati lain 5 . demam dan obat-obat tertentu seperti B— blocker. 9—1-6% MG disertai timoma. perubahan mimik.4 Juvenile MG Tipe ini timbul pada umur 2 tahun sampai remaja 4 . bayi menjadi lemah. Pemeriksaan serologik menunjukkan anti-AChR dan antibodi terhadap jaringan otot serat lintang. 3.4 . Adanya proses imunologik pada MG sudah diduga oleh Simpson dan Nastuk pada tahun 1960 3 . Pada biopsi otot serat lintang ditemukan lymphorrhage dan proliferasi limfositik dan sel-sel mioid pada timus.1—1 ml IV. 41. 2. sukar menelan. dalam serum penderita MG juga dijumpai antibodi terhadap jaringan otot serat lintang 30—40% dan antibodi antinuklear 25% 3. Kelemahan otototot pernapasan dapat menimbulkan apnoe bila batuk. membran postsinaptik mengalami perubahan sehingga jarak antara ujung saraf dan membran post sinaptik bertambah lebar & dengan demikian kolinesterase mendaaat kesempatan lebih banyak untuk menghancurkan ACh3. Neonatal transient MG.AChR). gangguan mengunyah.8 .9 . Uji ini sering berbahaya karena dapat menimbulkan krisis miastenia. yaitu tiba-tiba terjadi kelemahan yang hebat dan kesukaran bernapas yang berat 1. Uji prostigmin: Disuntik prostigmin (neostigmin bromida) 0. dipakai pada bayi-bayi kecil. 1986 41 . Sedangkan 20% penderita menunjukkan gangguan otot-otot yang dipersarafi oleh saraf kranial yang menimbulkan disartri. Gejala hampir sama dengan tipe neonatal transient MG.4 . pernapasan 4 melemah. Selain itu. Anti-AChR ditemukan pada 80—90% penderita.9 . Jarang dikerjakan.terjadi perbaikan dalam 2 menit. atau jumlahnya berkurang 1/3 dari normal9 . Umumnya gejala pertama berupa kelemahan otot mata yang menyebabkan diplopia dan ptosis l • 3 . Keluhan dan gejala sama seperti pada orang dewasa dan gejala pertama biasanya diplopia dan ptosis atau gejala THT seperti gangguan mengunyah.9 Neonatal persistent MG (congenital MG) Gejala timbul pada waktu lahir. 50—60% MG datang ke dokter 3 . Segera atau beberapa jam setelah lahir. Dengan ditemukan antibodi terhadap AChR (anti . Beratnya gejala tidak berkaitan dengan beratnya penyakit pada ibu 2. sedangkan tipe juvenil dibedakan dengan polineuropati. Kadar anti-AChR pada MG bervariasi antara 2—1000 nMol/L. Kelemahan otot ekstremitas jarang. Pada pemeriksaan neurologik tidak ditemukan kelainan. baru diketahui. 6. biasanya dipakai pada anak yang lebih besar. bila diserang terutama otot-otot bahu dan ekstensor jari.5. PATOLOGI Perubahan patologik terbatas pada otot serat lintang yang diserang & kelenjar timus l . perubahan otot mulut. kelemahan otot-otot tungkai sangat jarang. 4. kesukaran menegakkan kepala. dan berkurang atau menghilang setelah istirahat. kelainan transmisi neuromuskuler pada MG dianggap karena kekurangan ACh. siang hari lebih berat daripada pagi hari4 • 10 . gangguan tersebut adalah suatu proses imunologik yang menyebabkan jumlah AChR pada membran postsinaptik berkurang 3.02 mg/kg BB subkutan dan gejala berkurang atau menghilang. menelan atau suara sengau 5 . Hanya digunakan pada kasus-kasus yang sukar didiagnosis. Perbaikan dramatik setelah uji prostigmin dan gambaran Cermin Dunia Kedokteran No.3 samping itu ditemukan sel-sel miod yang menyerupai sel otot serat lintang dalam timus yang juga mengandung AChR. derivat kinine. Kelenjar timus sering abnormal. Mikroskopik terdapat pada serat otot "lymphorrhage". Kelemahan otot bertambah jelas pada sore hari dan sesudah kegiatan. DIAGNOSIS BANDING Tipe neonatal dibedakan dengan floppy infant syndrome. Uji tensilon: Dengan tensilon (edroponium klorida) 0. Adanya riwayat penyakit dan gejala kelemahan otot serat lintang yang dimulai pada otot-otot mata dan otot-otot bulber.

mempengaruhi transmisi neromuskuler. Dwyer D. Publisher Hagerstown. Silver HK and O'Brien D. 2. Juvenile Myasthenia Gravis. Prinsip pengobatan ialah 1). USA: Charles C Thomas Publisher.elektromiografi yang khas merupakan upaya untuk membedakan MG dari kelainan-kelainan tersebut di atas.Seybold ME and Lindstrom JM. 1981. Evanston. 7. 2) Kortikosteroid: Diberikan prednison dosis tunggal atau alternating untuk mencegah efek samping. In: Testbook of Medicine 13th ed. pp 581—5. • Penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot. • Mempengaruhi proses imunologik. 2). Myasthenia Gravis in Infancy. 4. Mempengaruhi proses imunologik: 1) Timektomi dianjurkan pada MG tanpa timoma yang telah berlangsung 3 — 5 tahun. neonatal persistent MG (congenital MG) dan 3). 2) Memblokir pemecahan ACh: Dengan anti kolinesterase. Springfield. piridostigmin. pp 492—6. Morley BJ.Oosterhius HJGH. 10% MG tetap terbatas pada otot-otot mata. pp 350—354.Snead III OC. K E P U S T A K A AN 1. 1983. seperti prostigmin. dinaikkan perlahan-lahan sampai dicapai dosis yang diinginkan. 41. menekan emosi dan jangan minum obat-obatan yang mengganggu transmisi neuromuskuler seperti B-blocker. Klinik MG pada anak mempunyai 3 tipe: 1). Eds. 1975. Philadelphia— London—Toronto: WB Saunders Co. 8. tetrasiklin dan d-penisilamin.Gellis SS and Kagan BM. 30: 732—9. 10%. Penyebab gangguan transmisi neuromuskuler merupakan suatu kelainan imunologik yang menyebabkan berkurangnya AChR pada membran postsinaptik. prognosis sangat bervariasi tetapi relatif lebih baik dari pada orang dewasa. Maryland. phenintoin. Prognosis pada anak sangat bervariasi. uji prostigmin serta pemeriksaan elektromiografi. Bila otot-otot leher yang kena. London: Harper & Row. mempengaruhi proses imunologik dan 3). Juga dianjurkan untuk menghindari panas matahari. 1983. Myasthenia Gravis. 1 : 1765—71. Current Pediatric Diagnosis and Treatment 4th ed. biasanya dimulai dosis kecil sampai dicapai dosis optimal 4. 9. PROGNOSIS Pada anak.5 tahun. antibiotika seperti aminoglikosida. New York. Kerja kortikosteroid untuk mencegah kerusakan jaringan oleh pengaruh imunologik atau bekerja langsung pada transmisi neromuskuler. penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot. Majalah Kedokteran Indonesia. 3. kelebihan dosis dapat menyebabkan krisis kolinergik. Myasthenia Gravis. New York: Appleton—Century Crofts. neonatal transient MG. pengobatan MG berdasarkan 3 prinsip. Los Altos. Mempengaruhi transmisi neuromuskuler: 1) Istirahat: Dengan istirahat.Mahar Mardjono dan Priguna Sidharta. Myasthenia Gravis: Klinisch Beeld.Farmer TW. Diseases of The Nervous System in Infancy. Pediatric Neurology 2nd ed.Ford FR. dan umumnya lebih baik daripada orang dewasa. 3) Imunosupresif: Biasanya digunakan azathioprin (imuran) dengan dosis 2½ mg/kg BB. setelah 3 tahun ± 25% penderita akan mengalami remisi klinik dan 40 — 50% mengalami perbaikan 3 . Neurology 1980. 6. 5.Barnet HL and Einhorn AH. mencapai puncak sesudah 3 . Kemp GE. 11 . Dalam perjalanan penyakit. Pada bayi dapat dimulai dengan dosis 10 mg piridostigmin per os dan pada anak besar 30 mg4 . juvenile MG. Philadelphia—London—Toronto. Jakarta • PT Dian Rakyat. makanan yang merangsang. 1961. juga obat-obat yang menyerupai kurare 3 '9 . Gangguan MG berlokasi pada neuromuscular junction.Kempe CH. 12. Progresi penyakit lambat. 1976. 1986 . semua otot serat lintang dapat diserang. Dimulai dengan dosis kecil. 2). Ned T Geneesk. Pediatrics 15th ed. WB Saunders Co. Benton JW. PENGOBATAN Secara garis besar. diberikan penegak leher. 10. 1981. 127: 1765—71. Disease of Muscle and Neuromuscular Junction. International Medicine. banyaknya ACh dengan r angsangan saraf akan bertambah sehingga serat-serat otot yang kekurangan AChR di bawah ambang rangsang dapat berkontraksi 3 . RINGKASAN Miastenia gravis pada anak jarang. 1966. Brodley RJ and Oh SJ.Sie Pek Giok.. Kombinasi azathioprin dan kortikosteroid lebih efektif yang dianjurkan terutama pada kasus-kasus berat 9 . Pathofysiologie en Behandeling. 452—5. Remisi spontan pada awal penyakit terjadi pada 10% MG. San Francisco. Illinois. mandi sauna. terutama otot-otot tubuh bagian atas. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala klinik. 4) Plasma exhange: Berguna untuk mengurangi kadar anti— AChR. 20% mengalami insufisiensi pernapasan yang dapat 3 fatal. edroponium atau ambenonium diberikan sesuai toleransi penderita. hal 13—4.cepat atau lambat akan mengalami atrofi otot . Dengan timektomi. Perbaikan lambat sesudah 3 — 12 bulan3 . benzodiazepin. Beeson PP and Dermot WM. Neurology. • Mempengaruhi transmisi neuromuskuler. California: Lange Medical Publications. pp 1036—9.Rowland LP. kemudian berangsur-angsur baik dalam 15—20 tahun dan ± 20% antaranya mengalami remisi. Neurologi Klinis Dasar cetakan keempat. 1) Memberikan penjelasan mengenai penyakitnya untuk mencegah problem psikis. 476—80. derivat kinine. 11 : 172—6. Childhood and Adolescence 5th ed. 11. 2) Alat bantuan non medikamentosa: Pada MG dengan ptosis diberikan kaca mata khusus yang dilengkapi dengan pengkait kelopak mata. 1973. 1971. 42 Cermin Dunia Kedokteran No. pp 1260—9.Newson DJ. Penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot: Tujuannya agar penderita dapat menyesuaikan kelemahan otot dengan. 1972. Current Pediatric Therapy. 31 . bila kadar dapat diturunkan sampai 50% akan terjadi perbaikan klinik.

Laki-laki : perempuan = 5 : 2. Faktor dasar ialah prematuritas dan yang lain merupakan faktor pencetus PIN seperti hipoksia dan iskemia otak yang dapat timbul pada syok. memberikan gejala-gejala kenaikan tekanan intrakranial. 1. Untuk menurunkan angka kejadian PIN.Perdarahan Intrakranial Pada Neonatus Dr. • Bukan trauma kelahiran: umumnya ditemukan pada bayi kurang bulan (BKB). Pada umumnya prognosis PIN tidak terlalu menggembirakan. PIN ialah perdarahan dalam rongga kranium dan isinya pada bayi sejak lahir sampai umur 4 minggu. Keadaan ini terutama terjadi pada perdarahan intraventrikuler/periventrikuler. Di sini perdarahan terjadi akibat pecahnya vena-vena kortikal yang menghubungkan rongga subdural dengan sinus-sinus pada duramater. Pada perdarahan yang bukan karena trauma kelahiran. Cermin Dunia Kedokteran No. 6 ETIOLOGI • Trauma kelahiran 1. Pada robekan tentorium serebeli atau vena galena dapat terjadi hematoma retroserebeler. faktor dasar ialah prematuritas. 2. INSIDENSI Dilaporkan angka berbeda-beda tentang insidensi PIN. Sering PIN tak dikenal/dipikirkan karena gejala -gejalanya tidak khas. Holt 3 menemukan pada otopsi bayi-bayi lahir mati dan yang meninggal dalam 2 minggu pertama. infeksi intrauterin. penatalaksanaan.1% kematian perinatal oleh PI. subaraknoid. kejang -kejang. — pemutaran/penarikan kepala yang berlebihan. pembuluh darah otak masih embrional dengan dinding tipis.7 (Saxena). Makalah ini membahas sekedar insidensi. prognosis dan pencegahan PIN yang berkaitan dengan persalinan. partus biasa. P.kadang membentuk huruf U sehingga mudah sekali terjadi kerusakan bila ada faktor -faktor pencetus (hipoksia/iskemia). juga hiperosmolaritas/hipernatremia1. Dengan kemajuan dalam bidang obstetri. 41. Sebabnya PIN banyak. 1986 43 . perdarahan terjadi oleh kerusakan/ robekan pembuluh-pembuluh darah intrakranial secara langsung. Perdarahan epidural/ ekstradural terjadi oleh robekan arteri atau vena meningika media antara tulang tengkorak dan duramater. Angka kematian PI pada bayi prematur 5x lebih tinggi daripada bayi cukup bulan (BCB). Tetapi perdarahan subdural merupakan jenis PIN yang banyak dijumpai pada BCB. gambaran klinik.kelok. jaringan penunjang sangat kurang dan pada beberapa tempat tertentu jalannya berkelok . subdural. PATOGENESIS Pada trauma kelahiran. — disproporsi antara kepala anak dan jalan lahir sehingga terjadi mulase 6 . diagnosis. 3. etiologi. Tarau dan Dr. kadang .9 : 1 (Banerjee)4. PIN mempunyai arti penting karena dapat menyebabkan kematian atau cacat jasmani dan mental1 . hipotermi. Jonggu L. pertolongan persalinan dan perawatan postnatal yang sebaik-baiknya.7 Ada pula PIN yang disebabkan oleh penyakit perdarahan/gangguan pembekuan darah. PIN meliputi perdarahan epidural. intraserebral/parenkim dan intraventrikuler 2 . Nara Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. kelainan jantung bawaan. pada bayi-bayi tersebut. Penatalaksanaan dan penanggulangan PIN masih kurang memuaskan. asfiksia. Keadaan ini jarang ditemukan pada neonatus. partus buatan (ekstraksi vakum. usaha yang lebih penting ialah profilaksis seperti perawatan prenatal.5. Perdarahan subdural lebih sering pada BCB daripada BKB sebab pada BKB vena-vena superfisial belum berkembang baik dan mulase tulang tengkorak sangat jarang terjadi 6 . insidensi perdarahan subdural sudah sangat menurun. Gejala-gejala dapat ti mbul segera dapat sampai berminggu-minggu. Ujung Pandang PENDAHULUAN Perdarahan intrakranial pada neonatus (PIN) tidak jarang dijumpai. 30% PI. cunam). patogenesis. Menurut Saxena 4 13. Perdarahan dapat berlangsung perlahan-lahan dan membentuk hematoma subdural. partus presipitatus.

Pada pemeriksaan likuor dapat dijumpai tekanan yang meninggi. berlangsung beberapa menit sampai berjam-jam dan akhirnya meninggal. • Iritasi korteks serebri berupa kejang-kejang. Apabila gejala-gejala tersebut di atas ditemukan pada bayi prematur yang 24—48 jam sebelumnya menderita asfiksia. Hipotonia dapat berakhir dengan kematian bila perdarahan hebat dan luas. sebagai pengobatan (mengurangi tekanan intrakranial) dan untuk mencegah komplikasi hidrosefalus (fungsi lumbal berulang-ulang). kadar protein meninggi. menangis lemah. perdarahan terjadi dalam parenkim otak. yang berperanan penting ialah hipoksia yang menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah otak dan kongesti vena. 1986 • Gejala-gejala lain yang dapat ditemukan ialah gangguan kesadaran (apati. kadar glukose menurun. • Gejala gerakan lidah yang menjulur ke luar di sekitar bibir seperti lidah ular (snake like flicking of the tongue) menunjukkan perdarahan yang luas dengan kerusakan pada korteks 9 . Berdasarkan USG.Pada perdarahan subaraknoid. misalnya pada perdarahan subaraknoid. Mc Donald dkk mendapat kadar rendah fibrinogen. derajat I : perdarahan hanya terbatas pada daerah subependimal. tidak mau minum. Tetapi bila perdarahan berlangsung lebih lama. irritable. flaksiditas akan berubah menjadi spastis yang menetap. • Dengan computerized tomography (CT Scan) semua jenis PIN dapat diketahui 12 . • Pemeriksaan ultrasonografi banyak digunakan. Jika perdarahan dan asfiksia tidak berlangsung lama. Adanya perdarahan subaraknoid dapat dibuktikan dengan fungsi likuor. warna merah/santokrom. nadi lambat/cepat. Cara ini tidak secara rutin karena biayanya sangat mahal. Dapat serabuh sempurna tetapi biasanya dengan gejala sisa. kadang-kadang ada hipotermi yang menetap. PIN dapat dibedakan 2 sindrom7 : 1. oleh riwayat persalinan yang jelas. • Apnea: berat dan lamanya apnea bergantung pada derajat perdarahan dan kerusakan susunan saraf pusat. tonus otot akan segera pulih kembali. otot-otot muka/anggota gerak (monoplegi/hemiplegi) menunjukkan perdarahan subdural/ parenkim. Selain hipoksia. Bertambahnya aliran darah ini. Keadaan ini dapat meninggikan tekanan darah otak yang diteruskan ke kapiler sehingga dapat pecah. Pada perdarahan intraventrikuler. hiperosmolaritas pula dapat menyebabkan perdarahan intraventrikuler1 Hiperosmolaritas antara lain terjadi karena hipernatremia akibat pemberian natrium bikarbonat yang berlebihan/plasma ekspander. gejala klinik makin lama makin berat. sekitar 20% kasus dengan gejalagejala yang diduga PIN. opistotonus. Perdarahan intraventrikuler dalam kepustakaan ada yang gabungkan bersama perdarahan intraserebral yang disebut perdarahan periventrikuler7. • Cephalic cry (menangis merintih). Gejala-gejala ini baru timbul beberapa jam setelah lahir dan menunjukkan adanya perdarahan subdural . hanya fraktur yang sukar dibedakan dengan sutura. • Mata terbuka dan hanya memandang ke satu arah tanpa reaksi. derajat II : perdarahan intraventrikuler. 41. twitching. jarang pada neonatus karena hanya terdapat pada trauma kepala yang sangat hebat (kecelakaan)8 . DIAGNOSIS Diagnosis PIN sangat sukar. dianjurkan CT Scan untuk mengetahui lokalisasi dan luasnya perdarahan. LABORATORIUM • pemeriksaan likuor terutama untuk perdarahan subaraknoid dan intraventrikuler/periventrikuler. Tujuan fungsi lumbal pada PIN untuk diagnostik. antitrombin III & faktor VIII 10 . Dari semua jenis PIN. perdarahan periventrikuler memegang peranan penting. dan umumnya sukar didiagnosis jika tidak didukung. PIN harus didiagnosis banding dengan beberapa penyakit . terutama bila tidak ada hubungan dengan trauma kelahiran karena gejala-gejalanya tidak khas. 44 Cermin Dunia Kedokteean No. kadang-kadang juga perdarahan subaraknoid oleh robekan tentorium yang luas. trombosit. somnolen. derajat IV : perdarahan intraventrikuler + dilatasi ventrikel dengan perluasan ke parenkim otak. Faktor-faktor ini menjadi normal bila keadaan bayi membaik. bila tidak meninggal akan disertai komplikasi berat seperti hidrosefalus. Burstein dkk menentukan derajat perdarahan intraventrikuler sebagai berikut l1 derajat 0 : tidak ada perdarahan intrakranial. sopor atau koma). Kelumpuhan lokal dapat terjadi misalnya kelumpuhan otot-otot pergerakan mata. ternyata bukan. • pada pemeriksaan darah dapat ditemukan: — tanda-tanda anemi posthemoragik — analisa gas darah (0 2 dan CO 2 ) — gangguan pembekuan darah terutama pada PIN yang non traumatik. Pada perdarahan intraserebral/intraserebeler. perdarahan terjadi di rongga subaraknoid yang biasanya ditemukan pada persalinan sulit. refleks cahaya lambat sampai negatif. Oleh karena itu. pada pemeriksaan ulangan 3—4 minggu kemudian biasanya tidak ditemukan kelainan lagi. lipatanlipatan kulit kepala dan mulase. Derajat III & IV umumnya berprognosis buruk. Bila cairan likuor berdarah. Apnea dapat berupa serangan diselingi pernapasan normal/takipnea dan sianosis intermiten. GAMBARAN KLINIK Gejala-gejala PIN tidak khas. Khusus pada neonatus/BKB. 2. Gejala-gejala berikut dapat ditemukan : • Fontanel tegang dan menonjol oleh kenaikan tekanan intrakranial. maka PI dapat dipikirkan. catastrophic syndrome. karena frekuensi dan mortalitasnya tinggi pada bayi prematur. Derajat I & II umumnya ringan. • Tonus otot lemah atau spastis umum. Sekitar 75—90% perdarahan peri ventrikuler berasal dari jaringan subependimal germinal matriks/jaringan embrional di sekitar ventrikel lateral. Berdasarkan perjalanan klinik. Pupil melebar. Kadang-kadang ada perdarahan retina. saltatory syndrome: gejala klinik dapat berlangsung berjamjam/berhari-hari yang kemudian berangsur-angsur menjadi baik. derajat III : perdarahan intraventrikuler + dilatasi ventrikel. meninggikan tekanan pembuluh darah otak yang diteruskan ke daerah anyaman kapiler sehingga mudah ruptur. nistagmus dan eksoftalmus. • Foto kepala tidak dapat menunjukkan adanya perdarahan.

keadaan bayi sesudah lahir dan gejala . Bayi letak dalam posisi miring angka kematian 10—25%. dibedakan dengan PIN karena partus tetanus neonatorum umumnya oleh dukun. Yang agak khas pada infeksi ialah hepatosplenomegali. apalagi kalau penderita pada derajat perdarahan17. Mortalitas PIN non traumatik 50—70% 7 . — kortikosteroid berupa deksametason 0. gejala . mencegah terjadinya obstruksi aliran likuor dan mengurangi efek iritasi pada permukaan korteks.gejala nerologik. Perlu diobservasi secara cermat: Pada perdarahan subdural akibat trauma. kurang dari 1 ml/kgBB/jam berarti perfusi ke ginjal berkurang. prematuritas. sekuele berat. evakuasi hematoma dengan irigasi menggunakan cairan garam fisiologik. ikterus. Dibedakan dengan PIN berdasarkan anamnesis dan pengobatan ex juvantibus pada bayi. hipotoni. frekuensi jantung fungsi subdural berulang-ulang atau tindakan bedah 16 . Untuk membedakan dengan PIN yaitu riwayat persalinan seperti ketuban pecah dini. memdiuresis lebih dari 1 ml/kgBB/jam menunjukkan fungsi ginjal punyai prognosis jelek. Pada perdarahan intraventrikuler karena sering terdapat obstruksi aliran likuor. Prognosis PIN bergantung pada lokasi dan luasnya perdarahan. Lebih jelas. kalau berhenti diberikan luminal 10 mg/kgBB (neonatus 30 mg). persalinan. perdarahan antepartum dan lain-lain). Per(bradikardi/takikardi). Pada penderita yang tidak meninggal. • pemeriksaan penunjang: CT Scan USG dan foto kepala. mortalitas bergantung • Menjaga jalan napas tetap bebas. • pemeriksaan laboratorium: likuor dan darah. Pada perdarahan/hematoma subdural. sianosis). 41.gejala kesukaran bernapas (apnea. umur kehamilan. Keadaan ini dapat fatal bila tidak mendapat pertolongan segera. terutama bila ada manipulasi yang berlebihan.5 mg/kgBB. kontinu dan pemberian O 2 . seksio sesar. Selain itu lekositosis. pembukaan duramater. kalau belum berhenti diulangi dosis yang sama. denyut nadi dan diuresis. hanya 40% dapat sembuh sempurna setelah dilakukan aktivitas motorik. dalam koma diberikan 0 2 . • Pemberian obat -obatan : — valium/luminal bila ada kejang-kejang. evakuasi hematoma dan hemostasis yang cermat 8 . Hidrosefalus bangkan. gangguan bicara atau strabismus.gejala yang mencurigakan. • pemeriksaan fisik: adanya tanda-tanda PI. Ibunya penderita DM dan perlu pemeriksaan kadar glukosa darah bayi. Perdarahan yang meliputi batang otak pada bagian formasi retikuler. misalnya • Infeksi pada bayi baru lahir/neonatus yang dapat memberikan gejala. • Fungsi lumbal untuk menurunkan tekanan intrakranial. muntah dan lain-lain. • Respiratory distress of the newborn dengan apnea. bradikardi. merupakan komplikasi paling sering (44%) dari perdarahan • Infus untuk pemberian elektrolit dan nutrisi yang adekuat periventrikuler7 . tindakan explorative burrhole dilanjutkan dengan kraniotomi. PIN oleh trauma kelahiran sudah sangat berkurang. hipotermi. epilepsi. selanjutnya 4 mg/kgBB dibagi dalam 2 dosis sambil perhatikan keadaan umum seterusnya.5—1 mg/kgBB/24 jam yang mempunyai efek baik terhadap hipoksia dan edema otak. • Tetanus neonatorum dengan kejang -kejang. derajat kesadaran. 1986 45 pada neonatus yang memberikan gejala -gejala yang hampir sama. kejang -kejang. Kalau ada gangguan Diusahakan tindakan dibatasi untuk mencegah terjadinya serebelum dapat terjadi ataksi serebeler. 4 jam kemudian luminal per os 8 mg/kgBB dibagi dalam 2 dosis selama 2 hari. dapat terjadi herniasi unkus dan kerusakan batang otak. fraktur tulang kepala dan tanda-tanda peninggian tekanan intrakranial. Diuresis darahan subdural dengan hilangnya kesadaran yang lama. TN hampir selalu terjadi pada akhir minggu pertama. ketuban keruh/berbau. untuk mencegah aspirasi serta penyumbatan larings oleh lidah sebagian kecil dengan sekuele ringan. pernapasan tidak teratur dan demam tinggi. besarnya dan reaksi pupil. • Kecanduan obat dari ibu. Cermin Dunia Kedokteran No. diagnosis PIN ditegakkan berdasarkan : • anamnesis: riwayat kehamilan. menurut Rabe suhu tubuh. retardasi mental dan hidrosefalus. pneumoni 13 . Sekuele dapat berupa cerebral palsy. — antibiotika dapat diberikan untuk mencegah infeksi sekunder. kejang -kejang. gangguan • Pemberian vitamin K serta transfusi darah dapat dipertim. dosis valium 0. berupa larutan glukosa (5—10%) dan NaCl 0. Pada derajat 1—2 (ringan-sedang). Pada perdarahan epidural terjadi penekanan pada jaringan otak ke arah sisi yang berlawanan.3—0. lemah (letargi). nadi cepat. merintih (expiratory grunting). mengeluarkan darah.9% 4:1 atau glukosa 5—10%dan Nabik 1. antara lain bayi kejang -kejang akibat ketergantungan vitamin B 6 karena ibunya sebelumnya mendapat pengobatan vitamin B 6 dosis tinggi. dkk. • Tindakan bedah darurat: Bila perdarahan/hematoma epidural walaupun jarang dilakukan explorative burrhole dan bila positif dilanjutkan dengan kraniotomi. • Bayi dirawat dalam inkubator yang memudahkan observasi sindrom hiperaktivitet. infeksi perinatal pada ibu. baik 15 Pada perdarahan intraventrikuler. • Kelainan kongetinal saraf pusat memberikan gejala kejang dan letargi. mortalitas 50—70% dan sekitar 30% sembuh dengan serebral. fungsi lumbal pada PIN kadang-kadang ada perdarahan. Pada derajat 3—4 (sedangdan kepala agak ditinggikan untuk mengurangi tekanan vena berat). memberikan kerusakan/kelainan yang lebih parah14 . cepatnya didiagnosis dan pertolongan. sebagian besar sembuh sempurna. dapat disertai spastisiPENATALAKSANAAN tas. dilakukan shunt antara ventrikel lateral dan atrium kanan. • Penyakit metabolisme (hipoglikemi) yang dapat memberikan kejang & letargi. Dibedakan dengan PIN yaitu gejala gangguan pernapasan dan riwayat persalinan (ibu toksemia.Karena kemajuan obstetri. bayi mula-mula minum baik dan tiba-tiba sukar minum karena trismus dan gejala lain.5% 4:1. retraksi sternum dan kosta. tunggu 15 menit. sianosis. Biasanya disertai kelainan kongenital lain. PROGNOSIS .bicara. takipnea. frekuensi pernapasan.

18.PENCEGAHAN Untuk mengurangi terjadinya PIN. 13th ed. Mealy J. 16. KEPUSTAKAAN 1. A Cause of Perinatal Mortality. 1974. Intracranial Haemorrhage. Behrman RE and Driscoll JM. 29: 32-4. 6. Mc Intosh R and Barnett HL. 3. 8. Jakarta 1977. Cermin Dunia Kedokteran. Arch Dis Child. 10. yang meliputi pemeriksaan ibu-ibu hamil secara teratur. Tokyo: Igaku Shoin Ltd. 46 Cermin Dunia Kedokteran No. 1977. 5. 2nd ed. of Intraventicular Haemorrhage in Newborn Infants. Narang A and Bhakov ON. Neonatal Periventricular Haemorrhage: Past. 1984. 011afson A. Disease of Newborn. Volpe JJ. Kumpulan Naskah Ilmiah Simposium dan Seminar Neonatologi. 41. resusitasi segera sesudah lahir dan mencegah kemungkinan hipoksia oleh sebab-sebab lain 18 . Berkat kemajuan obstetri. 74: 32. pp 601-5. Inc. Neurol. Johnson ML. Banerjee CK. 34: 32-4. Dalam hal ini perlu monitoring keadaan bayi intrapartum. 15. Volpe JJ. memberikan pertolongan dan perawatan yang sebaik -baiknya. baik menyangkut diagnosis maupun penatalaksanaan dan pencegahannya. pp 421-8. Koops BL. 1980. J Paed. 7. Mc Donald MM. 14: 115-6. 1984. Moch Bachtiar dan Achmad Suryono. Intracranial Haemorrhage. Indian Ped. 10th ed. Purnomo Suryantoro. Hypernatremia as a Cause of Intracranial Haemorrhage. 1983. Durbin GM. 34: 28-9. 50: 938-41. pp 527-9. Johnson ML. St Louis: CV Mosby Co. tetapi pemberian vitamin K secara rutin pada BKB dapat dianjurkan. 15: 403. Reynolds EO. Menkes JH. Menurut etiologi dapat dibedakan PIN yang traumatik/trauma kelahiran dan non-traumatik. Guggenheim MA and Hathaway WE. Rivers RP and Smith 1F. 14. Nelson. PIN non-traumatik yang ditemukan pada BKB merupakan masalah pediatrik. 1986 . Indian Ped. Pediatrics. Schaffer and Avery. Textbook of Child Neurology. Guggenheim MA and Hathaway WE. baik waktu persalinan maupun sesudah anak lahir. Cerebral Intraventricular Haemorrhage and Autopsy. Infantile Subdural Hematomas. Texbook of Pediatrics. 9. 11.49: 722-3. 1984. Roberton NRC and Howart P. RINGKASAN Telah dilaporkan tinjauan kepustakaan perdarahan intrakranial pada neonatus yang berkaitan dengan persalinan. Holt LE. Appleton-Century-Crofts. 3rd ed. Mithilesh C. 2. 17. hal 36-40. 1978. Hafid A dan Sajid DM. 4. Intracranial Hemorrhage in The Newborn: Current Understanding and Dilemmas.74: 26-7. yang paling penting ialah pencegahan. Santos KB and Gosh S. 1984. 1962. Koops BL. Susworo. Paediatrics. 1978. 1975. PIN oleh trauma kelahiran sudah sangat berkurang. 1971. Peranan Radiologik Pada Kelainan Otak. 1975. Arch Dis Child. Renjatan Pada Neonatus. Timing and Antecedent of Intracranial Haemorrhage in The Newborn Pediatrics. 13. Cedera Otak dan Dasardasar Pengelolaannya. Mc Donald MM. Philadelphia-London-Toronto: WB Saunders Co. Role of Coagulopathy in Newborn Intracranial Haemorrhage. 1975. 1973. The Ped Clinics North Am. 12. Leksmono PR. 1979. BIKA I'KUI. Pathogenesis. Saxena HMK. Cermin Dunia Kedokteran. Neonatology. Present and Future. Penanganan Infeksi Pada Bayi Baru Lahir. Rumack CM. pp 1034-8. Arhan Arief. 92: 693-5. Perhatian khusus harus diberikan kepada bayi-bayi prematur (BKB) yaitu mencegah episode asfiksia sebelum dan sesudah persalinan. Philadelphia: Lea & Febiger. Cole VA. Pemberian koagulans sebagai usaha untuk mencegah timbulnya PIN sampai saat ini belum ada persesuaian paham. 22: 433-5.

Dalam studi analisa biaya rawat tinggal peserta BPDPK di RSU Madiun. Polycrol. yang terdiri atas struma. Lexotan. kombusio. Vasodistal. Coritrat. HASIL Seluruhnya terdapat 46 kasus. Wahyu Hidayat *). Binotal. Unagen. Rochjat Soetarmo **). Tabel 1 : Penyakit dan obat-obatan non DOEN yang digunakan untuk penderita peserta BPDPK di RSU Madiun. 41. Ekspektoran Cermin Dunia Kedokteran No. Flagyl 500. Bioplacenton dan Kemoterapika. obat-obat yang dipakai yang tidak tercantum dalam DOEN golongan analgesik adalah Ponstan. Pentrexyl. Papase. ditinjau dari biayanya. neuritis. Berikut akan dibahas sebelas penyakit lain. Lincocin. dan anti kolik: Baralgin. Neobiotic. hemoroid. Untuk obat kardiovaskuler: Norpace. apakah obat non DOEN yang digunakan untuk peserta BPDPK sebenarnya dapat diatasi oleh obat yang tercantum dalam DOEN atau tidak. Obat-obat yang digunakan yang tidak terdapat dalam DOEN dicatat dan ditinjau apakah dalam DOEN memang ada yang sejenis atau dapat disubstitusikan. Spasmocibalgin. tetanus. Amoflox. Viccillin 1000. Dari sisanya penyakit yang diderita oleh 3 — 7 orang. Pehazon dan Flosint. telah disoroti 30 macam penyakit yang terbanyak diderita peserta. Chymomed. Golongan antasid: Camalox. Epilepsi 10. Kombusio 5. berarti akan meringankan beban peserta BPDPK. hematokel. Untuk perawatan tinggal peserta BPDPK juga ada ketentuan. Neonovapon. yang ditinjau dari macam obatnya. Neuropiron. Abses. Kemicyclin. Apabila dapat. 1986 47 . selulitis 3. penenang Valium 5. Erysanbe. Hemoroid 6. Viccillin S. meningitis. Struma 2. Daniclox. Xylomidon. Kalpicillin 500. METODIK 30 macam penyakit yang terbanyak diderita peserta BPDPK yang dirawat tinggal di RSU Madiun. Meningitis. Penstrep 10: 1h. Sanpiccillin. Ponorogo dan Magetan telah disisihkan untuk dianalisa biaya. untuk saluran cerna: Dulcolax. Artritis 7. artritis. antara lain obat-obat yang diberkan di RSU Pemerintah sebaiknya berasal dari daftar obat esensial nasional (DOEN) sehingga peserta tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk beli obat sendiri. Kemicetin. Alpara. abses. Diarent. epilepsi.penyakit tersebut di atas. Ponorogo dan Magetan Macam penyakit 1. golongan anti inflamasi: Danzen. Ponorogo & Magetan tahun 1984 Subagyo Martodipuro *). Obat-obat yang digunakan untuk penyakit -penyakit tersebut di atas tetapi tak tercantum dalam DOEN tercantum dalam lampiran I. Pyogenta. bahkan ada kelebihan saldo yang diperlukan untuk investasi kapital. Urfamycin. Hal ini perlu untuk dapat mengontrol pengeluaran. Morbili 11. morbili (lihat tabel 1). selalu ada ketentuan dan pembatasan dalam bentuk dan jenis pelayanan yang dapat diperolch peserta. Wasis Budiarto *) *) Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan **) Kantor BPDPK Jawa Timur PENDAHULUAN Dalam pengelolaan suatu asuransi kesehatan. Tetanus 9.Penggunaan Obat-obat di luar DOEN Untuk Peserta BPDPK Yang Dirawat di RSU Madiun. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk membahas. Neuritis 8. ternyata terdapat sebelas macam penyakit seperti tersebut dalam tabel 1. Hematokel 4. Untuk kortikosteroid oradexon. Bactrim. ensefalitis RSU Madiun RSU Ponorogo RSU Magetan Total 5 4 4 2 3 1 1 3 3 — — 26 2 — — 1 1 1 1 — — 1 7 1 1 — 1 2 2 — — 2 2 2 13 6 7 4 3 6 4 2 4 5 3 46 2 Total Untuk penyakit . Ativan. Ponorogo & Magetan 1984. Urosulfin. Golongan antibiotika Ampipen. sehingga ada keseimbangan antara premi yang dibayar oleh peserta dan santunan yang diperolehnya.

Ultravita. binotal. Yodium povidon 1% tidak ada lagi. Dengan nama pabrik mungkin lebih jelas. Fercee. Dapat juga karena sebenarnya kegunaannya masih diragukan.harus yakin. 1) analgesik — anti inflamasi. seperti vitamin dan mineral dalam dosis tinggi. antihipertensi. sanpicillin. Emetine hidroklorida suntik. Untuk penderita yang mampu membayar sendiri atau yang dibayarian oleh fihak ketiga dan tidak ada restriksi. Pada umumnya obat yang tercantum dalam DOEN itu obat tunggal dengan jumlah pilihan cukup banyak (antiangina. walaupun obat tersebut tercantum dalam DOEN. Tetapi obat campuran. sebagian saja yang tercantum dalam DOEN. walaupun kalau perlu menggunakan catatan khusus di meja tulis atau di dinding ruang kerja. 41. dapat saja diberi resep obat yang mahal asal pemberiannya rasional. yakni ampisilin tunggal. yang juga ada dalam DOEN. tetapi dalam larutan 10% ada. tidak ada dalam daftar. Antasid yang tercantum dalam DOEN adalah kombinasi antara aluminium hidroksida dengan magensium hidroksida saja. Sebagai usaha tubuh untuk melokalisir infeksi. Mengenai pencantuman obat dalam DOEN sudah ditegaskan bahwa obat tersebut ditulis dalam nama generik. Fenovit dan Tathion. 6) kortikosteroid. Alinamin F. Kalau dianggap kurang poten. terjadi membran abses. yang lainnya tidak. tidak mau memakai antalgin. Obat yang dipilih (Camalox dan Polycrol) adalah obat kombinasi yang lebih kompleks. Jadi perlu dijaga keseimbangan stok obat. anti aritmia. jadi tidak ada dalam DOEN. 1) obat tersebut memang tidak tercantum dalam daftar obat esensial nasional (DOEN). kemudian dikeluarkan dari DOEN 1984 antara lain asam askorbat suntik dan piridoksin hidroklorida suntik. 4) obat tersebut ada dalam DOEN tetapi persediaannya sudah habis. jadi bukan masalah. kalpicillin. misalnya obat yang mengandung tripsin. tetapi dalam revisi tahun 1984. 2) obat tersebut semula ada dalam DOEN 1981. kalau dikehendaki untuk mendapatkan obat dari rumah sakit. Lain-lain Efortil. Contoh obat yang semula ada dalam DOEN 1981. Kalysmon. perlu digunakan nama generik. dapat dilakukan penggolongan. Yang penting pemakai . Kalysmon. 5) panitia DOEN memang belum memutuskan untuk mencantumkannya dalam daftar. asam mefenamat. Vasodistal. asal disebutkan nama generiknya. Mengenai kortikosteroid (oradexon) ada dalam DOEN sebagai deksametason. Theragran. lisis proteolitik membran abses tersebut dimanfaatkan oleh kuman untuk menembus membran dan menyebar ke luar. obat tersebut dikeluarkan dari daftar. Hal ini akan mengingatkan kita untuk bekerja secara konsisten. Dengan perkataan lain. jangan sampai 48 Cermin Dunia Kedokteran No. a. Neurofort dan Fenovit. Fercee. sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa untuk analgesik dapat diatasi oleh obat dalam DOEN. Eritrosin dan linkomisin ada dalam daftar. glikosida jantung dan vasodilatator koroner). valium). Coritrat. tidak ada lagi dalam daftar. asetosal dan paracetamol. Hemafort. dokter dapat membatasi dirinya untuk menggunakan obat yang tercantum dalam DOEN apabila ia harus merawat penderita peserta BPDPK atau penderita umum yang tergolong ekonomi lemah. tetapi dengan sedikit kemasan. Dalam DOEN telah dicantumkan berbagai analgesik yang dapat dipilih. Effortil). Dari sedativa yang ditulis (bromazepam. Hemafort Sangobion. 1986 menggunakan obat tersebut walaupun menggunakan nama lain. lorazepam. dapat saja dianggap obat tersebut (ampipen. Sedangkan levo kloramfenikol juga. metampiron dan paracetamol. dengan memesan obat sesuai dengan penggunaannya. Melihat daftar obat yang digunakan untuk penderita peserta BPDPK. merupakan masalah kronis yang seharusnya dapat dipecahkan. memang tidak ada dalam DOEN. DISKUSI Ada beberapa kemungkinan mengapa obat yang dipilih tidak dapat diperoleh dari rumah sakit secara bebas (untuk peserta BPDPK). Dalam hal ini ada keleluasaan untuk menentukan macam obatnya sendiri. Kandungan obat-obat tersebut di atas serta obat yang sejenis dalam DOEN dapat dilihat dalam lapiran II. Untuk dua campuran terakhir masing-masing komponennya dicantumkan dalam DOEN.l. Mengenai obat yang tidak dianggap perlu masuk dalam DOEN dapat dibagi dalam golongan obat yang dikategorikan sebagai pemborosan. Dengan menyadari hal-hal tersebut di atas. Anti inflamasi enzimatik mengadakan lisis proteolitik sehingga anti biotika dapat menembus membran tersebut dan membunuh kuman yang ada dalam kantung abses. dapat diperkuat dengan analgesik — narkotik. Begitu pula campuran kloramfenikol dengan tetrasiklin dan penstrep 10 : 1⁄2 dan 6 : ½. tetapi masih mau menggunakan xylomidon yang isinya tidak lain adalah metampiron juga. Sekiranya diperlukan pemakai dapat mengkombinasikannya sendiri sebab komponennya sudah ada. 4) antasid 5) sedativa. Alinamin F. Ardivit. Mengenai persediaan obat habis. nama generikpun dapat diingat dengan mudah. tetapi dalam bentuk tablet masih ada. atau dengan penenang. Betadine. tetapi yang dituliskan adalah nama generik dan bukannya nama pabriknya. vissillin) tidak ada dalam daftar. Mengenai penggunaan antibiotika untuk kasus-kasus di atas. Neurofort. Asam mefenamat tidak banyak keunggulannya terhadap analgesik yang ada. seperti obat enzim anti radang. obat apa yang sebenarnya diinginkan dan mana yang tidak dunginkan. misalnya apabila kita beranggapan bahwa metampiron terlalu toksis untuk digunakan pada penderita. Hal ini mengharuskan pemakai untuk mempelajari kembali namanama generik. Theragran. Tetapi kalau anti inflamasi enzimatik tersebut diberikan tanpa antibiotika. hanya diazepam yang tercantum dalam DOEN. Sangobion. Ultravita. . Dalam DOEN 1984 untuk obat vasodilatator koroner perifer memang belum ditetapkan obat-obat pilihannya. Ardivit.serasio peptidase prolase 300. tetapi dihidroemetina masih ada. ampisilin dengan dikloksasilin. tetapi ada obat lain yang bertumpuk karena jarang dipakai. 3) obat kardio vaskuler. 7) ekspektoran dan 8) vitamin & mineral. 3) obat tersebut tercantum dalam DOEN. ampisilin dengan kloksasilin. Biasanya tidak semua obat akan habis persediaannya. begitu pula analgesik campuran seperti metampiron dengan klordiasepoksid tidak masuk dalam daftar. tetapi karena yang tertulis adalah nama pabrik. Mengenai analgesika non narkotik dalam DOEN dibatasi dengan metampiron. glafenina tidak ada dalam DOEN.Silomat dan Plausitin. 2) antibiotika — kemoterapika. Obat kardiovaskuler yang digunakan kesemuanya tidak ada dalam DOEN (Norpace. Golongan vitamin dan mineral: Neurobion. misalnya Neurobion. asetosal. amoksilin dengan flukloksasilin. kimotripsin. Pada awalnya hal ini tampaknya ganjil.

Di samping itu. vasodilatator. fenpipramid) Spasmocibalgin (Propifenazon. OBP/OBH. memang tidak diperlukan. tetapi macamnya cukup. fenilpropanolamina. dianggap tidak ada dan penderita harus membelinya di apotek luar. sehingga ada kemungkinan jenis obat yang ingin digunakan itu ada. zat besi dan sianokobalamin. Dapat menyebabkan agranulositosis. Unagen (mengandung mempiron. sistokel Binotal Ponstan : Hesna Ativan Urosulfin Penstrep 10 : Chymomed Kemicyciin Kemicetin Alinamin Sangobion Fenovit : Unagen . perlu diingat bahwa yang dicantumkan dalam DOEN adalah nama generik. xilokain) Neovapon (asetoaminofen. karena sebagian besar toh . tapi lebih toksis. Tetapi bila diinginkan dapat ditambahkan sedativa sendiri. tipetidina hibenzat. Dokter dipersilahkan membuat kombinasinya sendiri. anti inflamasi. bahwa vitamin hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit saja dalam keadaan seharihari.5 Pentrexyl Hematokel. piridoksi. Struma : Valium 5 Neuritis Ponstan Danzen Xylomidon Penstrep 10 : 1⁄2 Viccillin S Kalpicillin 500 mg Tetanus Sangobion Fercee : Danzen Epilepsi Ponstan Vasodistal Coritrat Norpace Meningitis Lincocin Penstrep 10 : 1⁄2 Viccillin S Theragran Neurofort : Bioplacenton Morbili Penstrep 6 : 1⁄2 : Tathion Neurobion Ultravita Camalox Sanpiccillin 500 : Efortil Betadin : Penstrep 6 : 1⁄2 Diarent Plausitin Neurobion Neuropyron Lexotan Alinamin F Dibecasin Valium 2. tiamina dan vitamin B kompleks. dialilbarbiturat) Amfipen (ampisilin) Sampicitlin (ampisilin) Kalpicillin 500 (ampisilin) Antalgin (metampiron) Metampiron (Antalgin) Parasetamol (asetoaminofen) " — — — Abses : Ampisilin " " Kombusio : Cermin Dunia Kedokteran No. obat anestesi. antibiotika. Tentang vitamin dan mineral dosis tinggi tidak disediakan dalam DOEN. Ekspektoran dalam DOEN merupakan obat-obat tunggal. sebaliknya dengan antasid dalam DOEN hanya didapatkan kombinasi yang sangat terbatas. pipazetat HCI. retinol. sirup timi. namun karena nama pabrik yang disebutkan. akan dikeluarkan melalui air seni. yakni asam askorbat. maka bukan semua vitamin yang dibutuhkan. klordiazepoksid.kadang karena kemasannya. etoksibenzamida. 1986 49 . Obat Ponstan (asam mefenamat) DOEN — Catatan Kurang efektif dibanding aspirin. Dalam hal kekurangan vitamin.Ekspektoran yang ditulis (Silomat dan Plausitin) keduanya tidak ada dalam DOEN. melainkan hanya vitamin tertentu saja. antasid. penenang. bromheksin dan gliseril guayakolat. kalau apotekernya bersedia. Di samping itu masalahnya kadang . analgesik yang tersedia dalam DOEN dapat mencukupi. Di samping itu ditambah dengan asam folat. tidak tergantung pada dosis. Lampiran I Obat-obat yang tidak tercantum dalam DOEN saja yang disebutkan di sini. Kortikosteroid dalam DOEN cukup banyak. diazepam) Baralgin (metampiron. Mengenai vitamin dan mineral dalam dosis tinggi. klordiasepoksida) Xylomidon (metampiron. Yang tersedia dalam DOEN adalah dekstrometorfan. Dan yang terakhir ini yang dicantumkan dalam DOEN. Ponstan Danzen Papase Dulcolax Diarent Evisol Spasmocibalgin Valium 5 Ketalar Ampipen Viccillin 1000 Bactrim Artritis : Neonovapon Penstrep 125 mg Oradexon Silomat Polycrol Baralgin Veronax Flosint Alpara Flagyl 500 Kalysmon Erysanbe Hemoroid Lampiran II Pengelompokan obat : analgesik. asal digunakan nama generik. Obat kardiovaskuler cukup banyak macamnya. Alasannya dapat diterima. Reaksi bersifat alergik. KESIMPULAN Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan. karena keduanya adalah kombinasi obat yang kompleks. klorfeniramina. anti inflamasi dapat dipertimbangkan apabila dianggap bahwa antibiotika yang diberikan akan tidak efektif. dan kelebihannya akan terbuang bersama air seni. 41. vitamin. kofeina) Alpara (parasetamol) Neurop yron (metampiron. kodein. Tak boleh digunakan lebih dari satu minggu. aminofenagon. Antibiotika yang terdapat dalam DOEN cukup variasinya asal digunakan nama generik. dll.

ekstrak balsam Tolu) Betadine (poviden iodida) Chymomed (tripsin + kimotrip sin) - 50 Cermin Dunia Kedokteran No. fenilbutazbn) Flozint (indoprofen) Ampisilin Kotrimoksazol Danzen (serasiopeptidase) - Mempercepat penyembuhan jaringan. magnesium hidroksida. fenazopiridina HCI) Camalox (magnesium hidoksida. gliserilguaiakolat. aluminium hidroksida. 6 : ½ Streptomisin 1 gram Eritromisina Erysanbe stearat Eritromisina etil suksinat Kloramfenikol Kemicyclin Tetrasiklina (kloramfenikol + stetrasiklin HCI Hidroklorida Kemicetin (levo kloramfenikol) Urfamycin (tiamfenikol) Pentrexyl Neobiotic (neomisina) Bactrim (sulfametoksazol + trimeprim) Flagyl 500 (metronidazol) Pyogenta Bioplacenton (ekstrak plasenta + neomisina) Dulcolax (bisakodil) Diarent (kliokinol) Oradexon (deksmetason) Urosulfin (sulfametizol. orsiprenalina-SO4) Plausitin (morklofon.. 41. Timi Bromheksin HCI OB H/OB P Yodium povidon - Ultravita Kalysmon Metronidazol Gentamisin Dexametason Aluminium hidroksida Magnesium hidroksida . takhikardia paraksismal. aluminium hidroksida) Pehazon (aminofenazon.Binotal " (ampisilin) Viccillin 1000 " (ampisilin) Viecillin S (ainpisilin + kloksasilin) Amoflox (amoksilin + fluklosalin) Danicdox Natrium (ampisilin + dikloksasilin) dikloksasilin Lincocin Linkomisina (linkosina) Penicilin 10 juta Penstrep 10 : ½. teofilina. Papase (prolase. ajmalina.300) Lexo tan (bromazepan) Valium 5 Ativan (lorazepam) Efortil (etilfenilefrin) Norpace (disopiramida) Coritrat (prokainamida. 1986 .000 IU Tiamina Hidroklorida 50 mg Vitamin B kompleks Asam folat 1 mg Besi sulfat 7 H 2O 300 mg Sianokobalamin 500 mcg Dekstrometorfan Kodeina Sir. fibrilasi atrial Arteritis anggota bawah Asam askorbat 50 mg Piridoksin Hidroklorida 10 mg Retinol 50. mengeluarkan nanah dan eksudat dari daerah peradangan. kinidina. meprobramate) Vasodistal (sinepazida maleat) Neurobion Diazepam Hipotensi ortostatik Antiaritmia Ekstrasistol supraventri kuler. fenobarbital. kalsium karbonat) Polycrol (metilpolisiloksan. Alinamin F Ardivit Hemafort Sangobion Ferree Theragran Neurofort Fenovit Tathion (glutation) Silomat (klobutinol HCI.

Dari zat-zat antivirus yang tersedia. majalah New England Journal of Medicine memuat laporan tentang dua penelitian terpisah yang menunjukkan hasil hampir sama. dan hampir semua orang pernah mengalaminya. sedang lainnya penelitian di Amerika Serikat. Yang dapat dilakukan cuma anjuran mencuci tangan setelah kontak dengan penderita penyakit ini. Dan. kita boleh cukup yakin akan data hasil penelitan itu. dapat banyak membantu Cermin Dunia Kedokteran. Penyebab penyakit ini tampaknya berubah-ubah. Tapi. Misalnya. kita dapat ramalkan jenis virus tersebut. Banyak mitos tentang common cold ini. Mengingat kemajuan . atau di Indonesia "masuk angin". sekurangkurangnya untuk common cold ini. Hubungan dengan hawa dingin itu mungkin akibat banyaknya virus tersebut di musim tertentu. tidak terbukti berguna dalam percobaan klinik. inter feron dapat dibuat dalam jumlah yang cukup banyak. mungkin dapat mengurangi penularan. Dari berbagai golongan itu. Zat penginduksi interferon konon juga tak banyak berguna.atikan DNA. yang ditemukan pada sekitar 30 — 50 persen penderita. kepastian bahwa ia disebabkan oleh virus. 1986 51 . Keadaan yang dimaksud ialah pada saat seorang anggota keluarga terserang common cold. telah dibuktikan bahwa hawa dingin. meski bukan influensa yang sebenarnya — tetap tegas bertahan terhadap kemajuan pengobatan modern. 41. Maka. Keduanya. ternyata zat yang in-vitro ampuh sekali terhadap rinovirus. Selain itu. dua penelitian. untuk pencegahan jangka pendek bila ada anggota keluarga yang terkena common cold. Yang sangat mengherankan ialah. semua efek yang dilihat itu adalah pada infeksi rinovirus. meski rinovirus dapat dicegah sebesar 78 — 79 persen. Beberapa virus memang dapat ditularkan lewat udara (aerosol) dalam jarak jauh. karena begitu banyak penyebabnya. kalau mau. pada beberapa keadaan. tidak mengurangi imunitas kita terhadap virus ini atau mengaktifkan infeksi laten. dapat dipahami mengapa serangan penyakit ini tampak rutin. ke tangan orang yang rentan. Seakan-akan tiada yang dapat kita lakukan untuk mencegah kedatangannya yang rutin itu. Banyak infeksi virus yang dapat ditanggulangi dengan vaksin.kemajuan ini. kekebalannya tidak berlangsung seumur hidup. penelitian awal menunjukkan bahwa diperlukan jumlah interferon yang besar sekali. Sehingga profilaksis jangka panjang belum berani dicoba. yakni 10% risiko perdarahan hidung. Nama common cold. untuk membuktikan manfaat kliniknya. Maka pendekatan kedua. vaksin rinovirus tidak cukup dapat meningkatkan jumlah antibodi IgA hidung. Ini. Tapi. Sayang. usia pasien. Diperkirakan pasaran obat "flu" dan sejenisnya di Indonesia mencapai ratusan juta rupiah. Maka. Belakangan konon dibuktikan bahwa interferon alfa dapat mencegah common cold eksperimental di laboratorium. yang di lakukan di dua benua yang terpisah jauh itu. bertambahnya pengetahuan kita tentang mekanisme penularannya. kita gagal membuat vaksinnya. yang kemudian menginokulasi sendiri konjungtiva mata atau mukosa hidungnya dengan tangannya. atau mengobati gejala-gejalanya. Tapi. Dengan munculnya teknis pengutak . Yang satu penelitian di Australia.PERKEMBANGAN COMMOND COLD : Ada Obatnya ? Sejauh ini. No. secara meyakinkan. Lebih dari 200 jenis virus (yang secara serologik berbeda) dapat menyebabkan gejala ini. agar mencapai hasil maksimal. seperti sering diamati oleh para medikus praktikus. Yang mengherankan ialah. Banyak di antaranya termasuk golongan miksovirus. diperlukan sejumlah besar orang percobaan. Bulan lalu. dan pikornavirus. koronavirus. memperkirakan adanya hubungan penyakit dengan hawa dingin. seperti enviroksim. gejala -gejala common cold ini akan hilang dalam 1 minggu bila diobati secara intensif dengan antibiotika dan lain-lain. sehingga pendekatan ini menjadi tak praktis. Jadi. Tapi. pencegahan transmisi. epidemiologinya. Sering mencuci tangan. Meski belum ada kemajuan berarti dalam 30 tahun terakhir ini. ia akan lenyap dalam 7 hari. Penularan virus itu konon terjadi lewat tangan si penderita. zat antivirus broadspektrum yang sekurang-kurangnya diharapkan efektif untuk beberapa jenis virus common cold. Kemajuan lain yang dicapai dalam dekade terakhir ini ialah. hanya 39 — 41 persen common cold yang dapat dicegah. atau berendam di air dingin. dan beberapa faktor lainnya. Tapi. karena ternyata interferon punya toksisitas terhadap hidung: menyebabkan ulserasi dan pendarahan. cara-cara itu tidak praktis. paramiksovirus. atau pemakaian krim antivirus di tangan. Tapi common cold tampaknya hanya dapat ditularkan lewat kontak yang erat saja. sebaliknya. dan tidak terlihat keefektifannya pada common cold yang diakibatkan virus lain. tampak lebih inenarik. common cold — atau sering kita sebut "flu". dan penggunaan kertas tissue yang telah diberi zat antivirus. tampaknya ada be berapa cara untuk mencegah penyakit ini. ternyata memberi hasil hampir serupa. Susahnya. Karena begitu seringnya ia ditemui . tergantung dari iklirn. adenovirus. Keduanya memakai interferon alfa dalam 'bentuk spray. yang terpenting ialah rinovirus. dan sejauh ini. Zat yang paling menarik perhatian ialah interferon. ada beberapa hal yang patut kita catat.bila dibiarkan. Dan ini belum dapat dilakukan. konon rongga mulut kita bukan tempat yang ideal untuk inokulasi virus tadi. menunjukkan bahwa semprotan di hidung itu memang dapat mengurangi frekuensi serangan penyakit pada keadaan di mana keuntungan dianggap melebihi kerugian. semprotan itu sebaiknya diberikan hanya pada kasus-kasus yang diperkirakan disebabkan oleh rinovirus.

Efek ini dapat dihilangkan oleh atropin atau vagotomi. masalah nyeri dada menjadi makin ruwet. hendaklah diperingatkan agar berhati-hati. Dulu ia merupakan konsep umum. ada baiknya pada pasien -pasien yang dicurigai. Pada penelitian Dart. Karena ada petunjuk bahwa pasien demikian cenderung mengalami infark jantung. Suatu kemungkinan lain ialah. dan hanya pada 1 pasien ditemukan spasine koroner. yakni endoskopi dan pemeriksaan radiografi dengan barium. Nyeri dada dan perubahan EKG akan muncul bila pasien berolahraga. Pada pasien -pasien tadi. ditemukan gejala ini pada 17 pasien. Tapi. Anehnya. pengembungan esofagus sering mencetuskan nyeri angina. Rasa nyeri yang khas timbul bila pasien membungkuk. Mungkin karena sindroma ini menunjukkan bahwa kelainan koroner telah meluas. nyeri tadi tak disertai kelainan EKG pada pasienpasien tersebut. atau bila hernianya digembungkan dengan larutan barium. Pasien dengan angina -terkait ini mendapat nyeri yang khas dan menunjukkan perubahan EKG yang jelas bila esofagus dirangsang dengan meneteskan asam. tapi kini tak banyak klinisi yang memperhatikannya bila ia menangani pasien penyakit jantung koroner.pasien koroner yang juga menunjukkan nyeri esofagus. yakni dengan instilasi asam ke esofagus. i : 191-2 . dari 98 pasien nyeri angina yang arteri koronernya normal. Tapi. Salah satu contoh yang nyata ialah pasien Morris (1963) yang berusia 50 tahun dan menderita hiatus hernia plus angina. penyakit jantung koroner sering dianggap ada bila riwayat penyakitnya menyokong angina. Maka timbul istilah anginaterkait (linked angina). Mengingat bahwa cara mendiagnosis nyeri esofagus itu cukup mudah. berbaring segera setelah makan. Pada kebanyakan kasus. respons simpatik terhadap nyeri esofagus itu meningkatkan kebutuhan oksigen melewati batas kritisnya. tes ini dilakukan. angiografi menunjukkan bahwa arteri koroner adalah normal pada seperempat pasien yang diduga angina. tapi refluks asam lambung ke esofagus. penelitian transit dengan radionuklid. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa nyeri semacam ini dapat juga dicetuskan bila pasien diminta hiperventilasi. Juga. Dengan ditegakkannya sindroma ini. Pada anjing. terbukti bahwa refleks vagal viserokardiak dapat mengerutkan arteri koroner bila bagian bawah esofagus dikembungkan dengan balon. Pada pasien . makin canggihnya tes-tes untuk mendiagnosis penyakit jantung koroner. cairan garam faali.dengan laporan-laporan epidemiologik. meskipun EKG normal. bisa juga terjadi sesudah makan atau ketika gejala refluks esofagus meningkat. dan skeletal mencetuskan serangan angina sejati pada pasien yang positif menderita penyakit jantung koroner. Kini. di mana faktor -faktor gastrointestinal. Pembedahan terhadap hernia tersebut menyebabkan serangan angina dan perubahan EKG hilang bila pasien makan.pasien inilah antara 17 — 100% ditemukan adanya penyakit sofagus (Besarnya variasi prevalensi tadi disebabkan karena perbedaan kriteria para peneliti tersebut). Sebelum arteriografi koroner banyak dipakai. Lancet 1986. Mekanismenya tak jelas berkaitan dengan peningkatan kerja jantung. patut diingat bahwa nyeri akibat spasme koroner itu jauh lebih jarang daripada nyeri spasme esofagus. tapi gejala tak berubah bila dia berolahraga. 41. Mengingat semua ini. stimulasi esofagus mungkin memulai angina dengan mengurangi suplai oksigen miokardium. pasien . tes-tes standar yang kini ada. dan kemajuan pengetahuan tentang kelainan -kelainan motilitas yang menyebabkan nyeri mirip-angina.penyakit lain. refleks semacam ini belum terbukti ada pada manusia. diagnosis angina harus dilakukan dengan amat berhati-hati. pencetus iskemia tadi bukannya kontraksi esofagus yang terlalu hebat. atau dikembungkan dengan balon. 1986 banyak sekali ditemukan kelainan EKG. Diduga. dan penelitian pH. ternyata amat tidak sensitif dibanding dengan manometri. Pengetahuan tentang pengaruh esofagus ini kini makin mudah diselidiki berkat 2 perkembangan terakhir.pasien nyeri esofagus. Namun. untuk mencegah pasien menjadi penderita "penyakit jantung palsu". 52 Cerrnin Dunia Kedokteran No. Nyeri esofagus tadi dapat juga dicetuskan pada pasienpasien yang jelas-jelas menderita kelainan arteri koroner. bilier. dan segera hilang bila balon dikempiskan. Angina dan Penyakit Esofagus Telah lama diketahui bahwa angina pektoris dapat berkaitan dengan penyakit . Hubungan antara nyeri kardiak dan nyeri esofagus itu menjadi makin rumit karena pada pasien . common cold masih merupakan tantangan bagi dunia kedokteran. Bagaimana pun.

baik karena sakit sebenarnya atau hanya ingin libur dapat saya beri surat sakit. dari pada merahasiakannya sebagai rahasia jabatan dokter. Bagi kita. Sikap mana hanya dapat di "rasa" kan dan sulit untuk diukur secara lugas. yang dikabarkan berulang kali tak hadir di pengadilan dengan bekal surat keterangan sakit. SD. perlu diberitahu tentang diagnosa "sakit khas". surat keterangan sehat yang diperlukan untuk mengambil SIM. adalah kriteria "cukup sehat" tadi. Memang kriteria sakit ialah sakit rohani. 41. makin banyak pihak yang memerlukan surat keterangan dokter. Bila dulu Surat Keterangan Sehat hanya diperlukan oleh mereka yang melamar pekerjaan atau menjadi pegawai negeri.SURAT KETERANGAN SAKIT DAN SEHAT Belakangan ini. tentu cukup jelas bagi semua dokter! Orang yang ingin bolos. maka mungkin waktu itu sikap tenggang rasa akan terpaksa ditinggalkan. dan fisiknya waktu itu cukup sehat. dus dinilai "sakit" dan diberi "istirahat". Bukankah mereka ingin lari dari tugasnya dalam pekerjaan itu dapat disebut 'sakit' secara sosial atau emosional? Apalagi mereka yang mangkir karena terpaksa merawat anak yang sakit. guru dan sebagainya? Belum dirumuskan secara konkrit. PT dengan berbagai jurusan? Begitupun kriteria sehat untuk yang akan bekerja sebagai pilot. Contoh yang "paling lucu" ialah untuk mendapat SIP Perseorangan Semata-mata. memang cukup rawan dan sangat mudah kita tergelincir ke arah kekurang-jujuran. Jadi sang atasan yang akan " mengobati". banyak negara di dunia — termasuk Indonesia — mengakui bahwa kesehatan itu bukan hanya sehat fisiknya saja. Hal yang lebih mudah adalah soal surat keterangan sakit yang memerlukan istirahat. pegawai kantor. setiap dokter— boleh dikata — dapat memberikan surat keterangan sehat tersebut bagi setiap orang. Bila seorang penderita epilepsi kita periksa. kemudian diusulkan kepada Dep. masuk ke Universitas. pihak korps kedokteran. Namun di antara penyakit-penyakit atau keadaan sakit yang betul-betul mcmerlukan istirahat. Bila segala sesuatu perbuatan dokter di kemudian hari harus disesuaikan dengan hukum. Seorang sejawat pernah berkata : "Semua orang yang meminta surat keterangan sakit. yang diperlukan ialah keterangan dokter. Sepintas lalu hal ini bisa dianggap remeh. tapi seyogyanya dalam keterangan supaya disebutkan : "gangguan emosionil". Bukankah ia berhak mendapat surat keterangan sehat? Pada hal di kemudian hari ia dapat membahayakan dirinya atau menabrak orang lain. masalah Surat Keterangan Sakit banyak dibicarakan dalam surat kabar. tapi juga sosial emosional. Sekiranya sejawat yang paraplegia tersebut minta SIP di Indonesia. Jadi masalahnya cukup fair. Apalagi mereka yang akan mengambil Surat Izin Mengemudi. Yang ada sekarang ini nampaknya masih bersifat umum. apa kira-kira akan dapat diberi surat keterangan "sehat"? Batasan "sehat" untuk berbagai kategori pekerjaan. mungkin secara pokrol-pokrolan bisa.U. Dalam hal demikian kiranya lebih Etis bila menyebutkan diagnosa si sakit pada atasannya. Sedikit-sedikit dapat memberi kita tambahan penghasilan. Sakit malas/tidak ingin kerja tersebut harus diobati. tuli. Apakah seorang dokter yang pada waktu mengajukan SIP sedang dapat bronkhitis atau sakit lain yang bisa disembuhkan dalam jangka pendek. yakni tidak ingin kerja. dengan cara yang tepat. kiranya dapat disusun oleh IDI dengan MKEK-nya atau dibantu oleh MDA. kini beberapa Sekolah Taman Kanak-kanak juga ikut mensaratkan adanya surat keterangan tersebut untuk dapat diterima. bisa pula berakibat mematikan masa depan seseorang. supir. sedang malas kerja. Kita belum lama ini diperkenalkan pada seorang neurologist top dari Jepang yang menderita paraplegia. ini dan bila dokter tidak memberitahu dan juga tidak mengobati. 1986 53 . Tentunya. selain tambahan kekuasaan dalam masyarakat. Sebaliknya. atau kelumpuhan kedua tungkai dan lengan. bahwa calon pengemudi itu kesehatan badannya cukup baik untuk mengemudi sehingga tak membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Secara tegas mungkin yang bisa dinilai "cacad" ialah skizofrenia. Dan ini selalu dapat dipertanggungjawabkan. harus ditolak? Mestinya harus ditegaskan penyakit apa saja yang tidak boleh diderita oleh dokter yang akan berpraktek. Kecuali buat mereka yang benar-benar secara fisik tak mampu naik kendaraannya. Kiranya dokter dapat menghindarkan diri dari permainan kata-kata atau istilah popnya main pokrol-pokrolan. berarti Cermin Dunia Kedokteran No. tentu ini ada baiknya. karena kita umumnya dapat "menenggang rasa". atau masuk asuransi kesehatan/asuransi jiwa. ketidaksediaan kita mengobral surat keterangan sehat. jasmani dan sosial emosionil. yakni dengan disiplin kerja dan berbagai aspek kepegawaian & penggajian dan sebagainya yang dapat diberikan atasannya. Ambil contoh saja." Bagaimana tanggapan sejawat? Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIKA KEDOKTERAN Masalah surat keterangan sehat dan sakit. Batasan "keadaan sehat" belum disusun secara cermat untuk kategori pekerjaan. tak jarang ini disertai dengan masalah-masalah hukum dan etika. bila diteliti dari segi etik. Seperti kita ketahui. buta total. SMA. harus dilampirkan surat keterangan "berbadan sehat". Hal yang sama terjadi dengan surat keterangan sakit. SMP. Apa kriteria "sehat" untuk masuk TK. Yang menjadi masalah. lantas dinilai ada gangguan emosionil. Terutama dalam kaitan dengan perkara Drs N. Memang dengan makin majunya taraf pendidikan bangsa kita. Namun. Kes.

perlu dipupuk dan dikembangkan.U.. Ia menolak untuk disuntik dan minta obat saja yang "ces pleng". Pada waktu diperiksa ia "nyengir kesakitan" setiap kali perutnya diraba/dipegang.seorang prajurit yang sedang melakukan latihan perang-perangan.H. dapat saya katakan. karena "Surat Keterangan Sakit" itu asli.. Sakit "sosial" yang tidak bisa diobati dokter. tapi seharusnya si penderita masih dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya dan dokter memberi "istirahat"...Pidana pasal 267 itu. Ternyata tiga hari ini ia pergunakan untuk berpergian dengan pacarnya dan hal ini kemudian diketahui oleh atasannya. maka ia masih dapat bekerja bilamana ia seorang karyawan administrasi di suatu kantor. sehingga dokter yang membuat kesalahan karena kebodohan atau ketidak cakapan (onbekwaamheid)..U.. 1986 kalimat : "karena sakitnya. 2. Tidak semua penyakit berakibat si penderita penyakit itu berhalangan melakukan pekerjaan atau tugasnya. 2) Seorang "pasien" datang pada dokter dan menceritakan bahwa ia sudah buang air besar lebih dari sepuluh kali dan yang keluar adalah lendir dengan sedikit darah. Jika seorang menderita penyakit cantengan pada ibu jari kakinya. barang siapa dengan sengaja memakai surat keterangan palsu itu seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran. Rasa hormat pada sejawat yang lebih ahli. 2. sakit yang mutlak memerlukan istirahat.. dengan pidana penjara paling lanta enam tahun. Dalam "Surat Keterangan Sakit" ini lazimnya dipergunakan 54 Cermin Dania Kedokteran No.. diancam jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian. Untuk keterangan sehat. yaitu Pasal 267 yang berbunyi : (1) Seorang dokter yang dengan sengaja memberikan surat keteranean oalsu tentang ada atau tidaknya penyakit. dapatkah dokter itu dituntut sebagai melakukan "pemalsuan surat" (valschheid in geschriften)? Pasal yang berkaitan dengan ini. kemauan orangnya.U.. yaitu "perlu istirahat" dan tidak diberi spesifikasi tugasnya. Tentang pernyataan bahwa seseorang "tidak dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya" tidak diatur dalam K.Undang Hukum Pidana (KUH Pidana) kita terdapat pasal yang mengatur tindak pidana yang berhubungan masalah di atas.undang. tapi dengan sengaja ia nyatakan sakit. Mungkin kesalahan itu tidak seberat kesalahan menyembunyikan/tidak melaporkan penderita berpenyakit menular yang wajib lapor! Akan tetapi secara jujur. sebaiknya tidak langsung diberi "istirahat sakit".. Kemudian ia minta "Surat Keterangan Sakit" untuk tidak masuk kerja selama tiga hari dan dokter memberikannya. biarpun menurut undang . tapi tidak demikian hainya jika ia . Dalam hal ini tidak terdapat unsur "sengaja" dari fihak dokter dan dokter itu hanya "kebobolan" saja. yang syukur masih banyak yang menganggap tinggi!.Pidana pasal 263 ayat (1) berbunyi : Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan suatu hak. Dalam pasal ini dicantumkan unsur "sengaja". b. perlu batasan yang jelas.. harus diakui dalam praktek sehari-hari banyak di antara kita yang terlalu "toleran" terhadap pasien yang minta surat sakit sekadar untuk tidak masuk kerja dengan berbagai motif! Kesalahan atau penyimpangan Etis lebih mudah dirasakan dengan hati nurani daripada dengan ketentuan & patokan tertulis! KESIMPULAN 1. yaitu K. Tentang kata-kata "seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu". orang itu tidak dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya. 41. misalnya penyakit panu pada umumnya... kelemahan atau cacat. Jika dokter memberikan surat keterangan itu.. karena pemalsuan surat. sehingga ia juga tidak dapat dituntut menurut K. Untuk keterangan sakit.Pidana pasal 267 itu. (3) Diancam dengan pidana yang sama. menurut pasal ini. perikatan atau pembebasan hutang. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. tidak dapat dituntut..H. Untuk tujuan ini ia minta dibuatkan "Surat Keterangan Sakit". Dan secara Etis kesalahan ini lebih merugikan si pasien maupun orang lain. H. Akankah kita para dokter sendiri yang akan menjatuhkan martabat tersebut? Dr.. bahwa paling sedikit ada dua faktor yang ikut menentukan seseorang berhalangan melakukan pekerjaan atau tugasnya : a.. pekerjaan dan profesi.H.U. yang barangkali bukan dokter. atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak palsu. Baiklah kita tinjau dulu persoalan "Surat Keterangan Sakit" yang akhir-akhir ini mendapat sorotan yang cukup tajam.H. Dengan demikian sebenarnya dokter menyatakan dua hal sekaligus : 1. Kiranya pasal ini juga tidak cocok. Masri Rustam Direktorat Transfusi Darah PMI Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN Dalam Kitab Undang .. Tidak palsu dan juga tidak dipalsu.. adanya suatu penyakit pada orang itu. Ia jelas-jelas tabu bahwa orang itu tidak sakit. kiranya perlu dipikirkan untuk menguraikan untuk berbagai kategori pendidikan. 3. perlu istirahat . misal- . Tentang "adanya penyakit" kiranya dua contoh di bawah ini dapat menjelaskan persoalannya : 1) Seorang "pasien" datang pada dokter dan dengan terus terang mengatakan. (2) Jika keterangan diberikan dengan maksud untuk memasukkan seseorang ke dalam rumah sakit jiwa atau untuk menahannya di situ.. agar ia tidak dicatat sebagai "membolos" oleh atasannya. berarti secara implisit kita telah menghormati profesi kita sendiri atau telah membela martabat dokter. bahwa ia tidak sakit. maka ia dapat dituntut menurut K. hari". Oleh karena itu dalam "Surat Keterangan Sakit" biasanya dipergunakan kata-kata yang netral. jenis tugas/pekerjaan yang akan dilakukan.. dijatuhkan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. lebih baik dirujuk kepada yang bisa menyembuhkan. apalagi yang bekerja dalam tim Resmi.dokter menelantarkan pasiennya yang sakit malas/ingin bolos.. tapi ingin pulang kampung lebih cepat untuk merayakan hari raya.Pidana pasal 267 itu.. tapi atasan atau Bagian Personalia kantor yang bersangkutan. kita kebetulan lebih berhak menentukan tentang sakit/tidaknya seseorang! Dengan menghormati Sejawat yang lebih ahli. Jika ada penyakit.

— tidak dapat duduk lama.1986 55 . Memang untuk "kesehatan " diberikan definisi yang sangat luas oleh W. mental and social well being". walaupun sudah dilarang oleh dokter. Di sini tidak diperlukan unsur "sengaja".U. kalau ia memberikan surat keterangan itu.U. diijinkan menghadiri sidang pengadilan dan di sini ia berak dalam celananya. Jika seorang pasien berobat pada dokter A dan ditemukan tekanan darah yang tinggi. 41.U. tapi sampai di sini merasa mules dan buang air sampai berkali-kali. Tentang "Surat Keterangan Sehat" berlaku prinsip yang sama dengan "Surat Keterangan Sakit" tadi. Pidana pasal 267 tadi. mewajibkan orang yang karena kesalahannya menyebabkan kerugian itu. bahkan kelalaian atau kurang hatihati sudah cukup untuk menggugat dokternya. Kalau pasien ini hanya berobat pada dokter A untuk tekanan darah tingginya dan setelah tekanan darahnya turun minta "Surat Keterangan Sehat" kepada dokter B. tetapi juga untuk kerugian yang disebabkan karena kelalaian atau kurang hati-hatinya. Apa yang dinamakan "penyakit" harus tercantum dalam buku "Klasifikasi Penyakit-penyakit" yang juga dikeluarkan oleh W. — tidak dapat baris-berbaris.O. Sebagian tidak mendapat gangguan apa-apa dan luput dari perhatian kita. Handoko Tjondroputranto Lembaga Kriminologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.O. — tidak dapat hadir di sidang pengadilan dan lain sebagainya. Bahwa "kemauan orangnya" juga memegang peranan dalam hal ini. Dapatkah dokter yang mengijinkan ia hadir di sidang pengadilan itu dituntut karena kejadian tadi? Kiranya dokter itu juga tidak dapat dituntut. karena mungkin saja dalam beberapa jam keadaan si terdakwa itu sudah berubah.U. maka dokter A ini dapat dituntut menurut K. yaitu berangkat ke tempat kerja dalam keadaan sehat.Perdata pasal 1366 berbunyi : Setiap orang bertanggung jawab tidak saja untuk kerugian yang disebabkan karena perbuatannya. karena K.H.H. Seorang terdakwa yang telah dirawat di rumah sakit (karena jatuh pingsan sewaktu membacakan pembelaannya). mengganti kerugian tersebut sedangkan K. Ditinjau dari sudut Hukum Perdata. dapat dibuktikan dengan adanya orang-orang yang masih tetap bekerja (berat). Kita sendiri mungkin juga pernah mengalami keadaan demikian. Jakarta Cermin Dunia Kedokteran No. yaitu "Health is a state of organic.Perdata pasal 1365 berbunyi : Tiap perbuatan melanggar hukum yang membawa kerugian kepada orang lain.nya : — tidak dapat ikut ujian. jadi adanya kesalahan (yang tidak disengaja). asalkan dapat dibuktikan timbulnya kerugian bagi si penggugat. tapi dokter A bersedia memberi "Surat Keterangan Sehat". N. Sebagian kecil meninggal di tempat pekerjaan/tugas dan menjadi berita besar. persoalannya memang agak "lebih berbaliaya" bagi dokter. maka dengan sendirinya dokter tidak dapat seenaknya memberikan istirahat itu. Oleh karena pemberian istirahat ini dikaitkan dengan adanya suatu penyakit.H.. tapi janganlah diputar balik seenaknya untuk membuat definisi "penyakit". Kejadian yang kebalikannya dengan kasus Drs.H. juga terjadi dalam kurun waktu yang sama.H. Dr. maka dokter B tidak salah.

Enam musim dingm yang abnormal selama 8 tahun terakhir ini. kadangkadang merasakan nyeri hebat pada daerah sekitar puting susunya. dapat membunuh. sedangkan tiga musim dingin lainnya lebih panas dari normal. Tentunya. dan tampak daerah tersebut berwarna pucat. Kaum lakilakinya banyak yang berkepribadian antisocial. perlu follo up yang w lama. J Pa ed 1982: 100:6 75-80 • Satu dari setiap lima orang Amerika. dengan pengobatan apa pun tidak sembuh. J Child Psycho & Psvchiat 1985. Brit Med J1984. serangan penyakit rematoid artritis menjadi lebih ringan baik pada laki-laki maupun wanita. anak-anak dengan Down's syndrome dapat belajar lebih banyak bila di dirangsang. 1986 . 41. 227:506 • Akhir-akhir ini. ataupun bebas dari efek samping. nyeri. tidak akan terulang lagi selama lebih kurang 1000 tahun. dirasakan orang berbeda dari biasanya. 226:324 56 Cermin Dunia Kedokteran No. dan gangguan pergerakan. deposit kalsium pada katup aorta itu dapat dihancurkan dengan sinar laser. Juga pada anak-anak autistik. tiga dari delapan musim dingin terakhir itu lebih dingin dari normal. atau nodul-nodul subkutan. diduga. Menurut mereka. Jumlah pasien yang sedikit itu belum merupakan ukuran keberhasilan pengobatan. American Heart J 1985. 36:891-7 • Menurut penyelidikan yang dilakukan baru-baru ini. mereka akan mengalami kegagalan demi kegagalan yang akhirnya memperburuk keadaan. J Chronic Dis 1983. Beberapa penelitian pendahuluan di Boston. Maret 1985. dapat menyebabkan seseorang terkena infeksi berbagai jenis parasit. sekitar 5 sampai 10 tahun. Ini menurut Institut Kesehatan Jiwa Nasional di sana. menduga. Perbaikan ini meliputi aktivitas persendian. mempunyai gejala-gejala gangguan mental. atau adiksi obat dan alkohol. Tapi. paling tidak. yang juga menjalar ke Amerika Serikat dan tempat-tempat lainnya termasuk Indonesia. dikatakan. Annals Intern Med. 10 dari 12 bayi demikian yang dioperasi — malahan ada yang berat badannya hanya 5400 gram —. Terbukti. Untuk menilainya. tapi dapat disembuhkan dengan menyusui bayinya itu sambil berendam dalam bak mandi. Karena. 102:44-9 • Gangguan ginjal yang berat pada bayi. atau paling tidak menginaktivasi larva-larva yang berbahaya. seperti : kekakuan di pagi hari. Apa sebabnya? Tidak seorang pun yang mengetahui. dapat berubah lebih baik keadaannya bila ditangani secara serius. 448-52 • Uji coba klinik yang dilakukan secara double blind terhadap 26 pasien rematoid artritis. Tanpa pertolongan apa-apa. 1985. Penemuan ini sekaligus menghindari perlunya operasi penggantian katup tersebut. yang dipilih secara acak. Hasil yang lebih baik bila dibandingkan dengan donor ginjalnya dari anak yang telah meninggal. hampir semua ikan mengandung parasit dalam tubuhnya. dapat hidup 18 bulan sampai 9 tahun kemudian. 70-75 • Ibu-ibu yang sedang menyusui bayinya. dapat disembuhkan dengan transplantasi ginjal yang diperoleh dari salah satu orang tuanya. dan menyebabkan suatu sindroma "learned helplessness". kebanyakan menderita depresi dan fobia.Catatan Singkat • Kebiasaan makan ikan mentah di Jepang. Membekukan ikan tadi pada suhu — 20°C selama 24 jam. 26:185-91 • Ada satu lagi manfaat dari sinar laser. erosi tulang. kaum wanitanya. dengan strategi dan penanganan yang tepat keadaan di atas dapat diperbaiki. Keadaan ini tampaknya akibat reaksi iskemik karena penghisapan oleh bayi. dengan jumlah pasien yang lebih banyak. menunjukkan perbaikan penyakit dengan radiasi pada sistem limfatik. Science 1984. bagaimana dengan rasa ikan itu sendiri? Food Technology. 188:869 •Musim dingin yang terjadi selama beberapa tahun terakhir di Amerika. Science 1985. Penderita penyakit tersebut jarang sampai mengalami keadaan-keadaan seperti: seropositif. Ini juga ditegaskan oleh pusat peneliti cuaca di Washington DC.

Bagian Kulit dan Kelamin FKUI DR. Ketut Ngurah Lab Parasitologi. mulai dari merayu sampai menghipnotis. Akhirnya ia dapat ide.... saya minta pada teman saya itu untuk menjelaskan diagnosis pasien .pasien yang sudah dia evaluasi sebelumnya. dua kakinya. tapi tidak satu pun yang berhasil. Setelah agak lama merenung. ia mencari akal untuk meng"karya"kan gajah tersebut agar dapat uang. dan sampai pada pasien yang kesepuluh atau yang terakhir. FK Unud Denpasar GAJAH KAPOK Dokter Tono. Sebab kata PEK TORIS (dalam bahasa Bali) bisa berarti lain (PEK = Kemaluan Wanita.. bahkan k-e tiga kakinya sekaligus hingga berdiri hanya pada satu kaki. dia mengatakan: "Nab.. Dipasang pengumuman.. Tanpa diduga.. yang bertugas di desa. Semua pasien dapat dijelaskan dengan baik serta menyebutkan diagnosis seperti dekompensasi kordis. barang siapa yang dapat membuat gajahnya berdiri dengan ke empat kakinya di udara. mempunyai seekor gajah.TUMPANG TINDIH Pada suatu hari saya memberi kuliah dan menggunakan istilah "turnpang tindih" serta saya jelaskan bahwa istilah tersebut sebagai ganti "overlapping". barulah saya mengerti. maka saya pun ikut tersenyum.. tiba-tiba saja para penjenguk pasien tertawa cekikikan. Tatkala akan pergantian tugas.. Jadi. la pernah melihat gajah di sirkus mengangkat satu kakinya. PEK TORIS (bahasa Bali) jelas artinya..... Setelah itu ia berjalan ke belakang gajah.. sebuah mobil sport berhenti di rumah dokter Tono dan keluar seorang laki-laki kecil. dsb . Karena biaya perawatannya besar.. Karena sebagai dosen harus cepat tanggap... apa sebetulnya yang menyebabkan teman saya ditertawakan tadi. melompat ke udara dengan ke empat kakinya tidak menyentuh tanah! Mr "J" Cermin Dunia Kedokteran No. setiap pasien dalam satu ruangan di sal dievaluasi oleh ko-asisten secara bergilir. dsb. dan dengan sekuat tenaga memukulkan palu besi itu ke " biji" sang gajah. nefrotik sindrom. dan beberapa orang gadis tampak mesem-mesem . TORIS = Turis = Wisatawan). Dr. la kembali ke mobil sebentar untuk mengambil palu besi.. Rupanya mahasiswa tersebut mempunyai asosiasi yang lain. Sejenak saya dan teman saya cuma bisa bengong dan penasaran.. "Saya akan mencoba". Dengan lancar dan bersemangat dia menerangkan diagnosis setiap pasien di ruangan itu dan saya membuntutinya sambil manggut-manggut.. kemudian dengan muka bersemu merah kami cepat-cepat meninggalkan ruangan itu. 1986 57 . Sambil berteriak kesakitan.. Orang pun berdatangan untuk mencoba.. 41..... ini diagnosanya adalah ANGINA PEKTORIS " .. Seperti biasanya. akan dapat hadiah 1 juta rupiah. Tetapi saya heran karena seorang mahasiswa yang duduk paling depan tersenyum... katanya sambil menyerahkan seribu rupiah pada dokter Tono.. Suatu hari.. saya bersama seorang teman mendapat tugas selaku ko-asisten di bangsal Bagian Penyakit Dalam RSUP. Segera saya bertanya : "Ingat kumpul kebo ya?" yang segera disambut tawa riuh oleh para mahasiswa.. seorang pemuda dengan suara agak berbisik menyeletuk: "Wah... dokternya kok porno sekali". Saya teringat kata PEKTORIS yang tadi diucapkan oleh teman saya.. gajah itu .... Adhi Djuanda PAK DOKTER PORNO (?) Suatu ketika. Syaratnya? Yang ingin mencoba harus membayar seribu rupiah. kemudian menghampiri gajah sambil menatap matanya.. ...

Nanti coba tilpon setengah jam lagi!" Kurang lebih 10 menit nyonya Polan menilpon si dokter lagi dan menyatakan : "Maaf ya dok. sebab Sersan Doglo kembali hanya membawa seorang bocah cilik dan sebatang pohon talas (keladi) yang besar. Semuanya sudah betul.HARAPAN SEORANG PASIEN Sekitar jam 11. saya baru saja melakukan sesuatu yang terlarang. Nah. di desa itu ada kebun talas dan di antara talas-talas itu. Betapa tidak demikian. 41. Itulah sebabnya saya menciduk bocah ini untuk nanti dihadapkan sebagai saksi hidup . hanya ada pembantunya yang akan mengunci pintu pagar. A : ???????? OLH TERTINGGAL DI PRAKTEK DOKTER GIGI Pada suatu hari seorang dokter mendapat tilpon dari seorang pasiennya. . Ternyata tertinggal di praktek dokter gigi.Memang setelah periksa dari dokter tadi saya berobat sama dokter gigi! Dokter: ?????????? OLH 58 Cermin Dunia Kedokteran No. Sersan D : "Surat penghargaan?!" Kapten S "Bukan! Kau perlu mendapat surat buat istirahat beberapa lama di Rumah Sakit Jiwa.. Saat itu sudah sepi. sebagai seorang komandan yang bijaksana Kapten Seriosa tidak marah. yang baru lulus Kejar Paket A. Oleh perawat tersebut diterangkan mengenai cara mengisinya dan ternpat dimana harus ditandatangani. A : Eh. Buktinya. stop! Bukan itu yang kumaksud.. Seharusnya bapak membawanya ke dokter spesialis anak. dan . celana dalam saya sudah ketemu. Adhi P Semarang SURAT BUAT ISTIRAHAT Seorang Komandan Tekab bernama Kapten Seriosa (bukan nama sesungguhnya) menugasi anak buahnya yang bernama Sersan Doglo (bukan nama sesungguhnya) untuk memberantas pemutaran Blue Film di suatu desa. jelas ini merupakan biang keladinya!" Kapten S : "Baguss! Kau memang pantas mendapat surat. penontonnya semua pada lari blingsatan kecuali bocah ini masih asyik menonton... "Ada apa pak?" . Saya percaya kalau dokter tidak mungkin akan menolak saya. Meskipun demikian. dengan sikap yang meyakinkan Sersan Doglo berangkat ke desa itu menunaikan tugasnya. "Dokter. Kapt. sedangkan dokternya baru saja masuk ke dalam rumah yang terletak di sebelah tempat prakteknya. talas (keladi) inilah yang paling besar. Kapten S : "Stop.. Kemudian. Kapten S : "Sersan. tanya dokter. Tadi sore sebetulnya saya sudah kemari tapi ditolak oleh pak mantri yang mendaftar pasien. tetapi dengan sikap berwibawa menanyakan hasil kerja anak buahnya yang belakangan ini prestasinya memang rada merosot.. berhubung besok pagi isterinya akan dioperasi. saya nyonya Polan. "Anak saya ini sudah dua minggu perutnya kembung dan sebentarsebentar muntah. Aku menyuruh kau supaya menangkap biang keladinya." kata pasien itu sambil terengah-engah. cuma ada tulisan : TAPAKASMO! (yang berarti "tanda tangan" dalam bahasa Jawa. Tadi pagi saya kan datang periksa pada dokter. 1986 . Bambang S. Kapt. tapi yang sakit itu dalamnya.. kecuali satu yaitu bagian bawah surat yang harusnya berisi tanda tangan pak Bejo. kenapa kau bawa bocah ingusan ini. Setelah selesai. Ketut Ngurah TAKUT DIRINYA AKAN MEMBATU Pada suatu hari seorang pemuda A melihat temannya B. Sang Komandan dengan serius memberi perintah agar Sang Sersan dapat menangkap biang keladi penyebar film yang bisa merusak moral generasi muda di desa itu. kau juga dibebastugaskan selama kau belum dibolehkan pulang oleh dokter di RSJ itu!" Dr. kok kelihatan takut benar! B : Memang saya takut sekali sebab saya sedang mendapat hukuman Tuhan Allah. sebab saya sudah memulai membatu! B terus berlari pergi sambil kedua tangannya memegang bagian bawah perutnya. Jadi. . dia diterima oleh komandannya dengan rasa kecewa bercampur heran. yaitu saya mengintip seorang gadis yang sedang mandi. Dan sekarang ini saya merasakan hukuman Tuhan Allah sudah mulai bekerja. Dengan tersenyum dokter itu berkata: "Saya bukan ahli penyakit anak melainkan ahli penyakit dalam. Di situ tak terlihat tanda tangan. Namun sekembalinya dari bertugas. . surat itu dikembalikan kepada sang perawat.) Dr. Saya mohon dokter mau memeriksa anak saya.. TANDA TANGAN Seorang perawat menyodorkan Surat Perjanjian operasi kepada pak Bejo. Sewaktu saya menggerebek pertunjukan Blue Film di desa itu. seorang wanita yang genit dan cantik. Kenapa tidak kau lakukan?" Sersan D : "Sudah saya laksanakan.." kata pasien. masa? Coba ceritakan apayang membuat kau takut? B : Kau kan ingat cerita dalam Kitab Perjanjian Lama: istri Lot kan menjadi batu sebagai hukuman Tuhan Allah oleh karena melanggar perintah: tidak boleh menengok ke belakang untuk melihat sesuatu yang terlarang!.. dan untuk apa pula pohon talas ini?" Sersan D : "Begini.00 malam datang seorang laki-laki bersama anaknya ke tempat praktek dokter spesialis." Dokter : ??? Ny.. yang menanyakan : "Dokter." Laki-laki itu dengan gugup berkata: "Ini memang masih anak-anak.. Minta tolong dokter periksa di kamar praktek apakah celana dalam saya tertinggal di situ??? Dokter yang memang sedang sibuk menjawab: "Saya sedang sibuk sekarang dengan pasien. Selain itu. seorang laki-laki berusia sekitar 11 tahun datang dengan wajah yang menunjukkan rasa takut sekali : A : Ada apa sih. saya sengaja datang tengah malam begini.

7 m 2 e) 2 m2 Hemangioma adalah sejenis tumor pada kulit: a) sering ditemui pada anak-anak b) c) d) e) 7. 1986 59 . karena: a) memberikan efek sugesti terhadap pasien b) akne disebabkan oleh kuman c) antibiotika dapat mengurangi asam lemak bebas d) a dan b benar e) b dan c benar Pada miastenia gravis. 10. 9. Antibiotika sering dipakai pada pengobatan akne secara oral. Keadaan ini disebut: a) alergi b) iritasi c) intoleransi d) fotosensitivitas e) bukan salah satu di atas Pada Pemakaian suatu bahan secara topical: a) pemakaian secara oklusi akan menurunkan daya penetrasi b) Pada usia lanjut. Istilah angina terkait (linked angina) adalah angina pektoris yang berkaitan dengan penyakit-penyakit lain. seperti: a) Gastro intestinal b) bilier c) skeletal d) semua benar 6. 41. badan dan anggota gerak Absorbsi dan penetrasi yang berlangsung secara cepat dan aktif dari bahan-bahan yang digunakan secara topikal itu melalui: a) stratum korneum yang utuh b) folikel rambut c) saluran kelenjar keringat d) tergantung bahan yang digunakan e) tidak ada perbedaan absorbsi 8. 3. otot-otot yang diserang pada umumnya otot-otot seperti berikut. kecuali: a) otot-otot gerak mata b) otot-otot mimik c) otot-otot jantung d) otot-otot pengunyah e) otot-otot pernapasan leher. Suatu bahan yang dioleskan pada kulit. d) Setiap bagian tubuh pada satu orang mempunyai daya penetrasi yang sama e) difusi hanya terjadi melalui folikel rambut Berat kulit dapat diperkirakan dari berat badan. baru akan bermanfaat bagi kulit apabila telah mencapai: a) stratum korneum b) stratum lucidum c) stratum granulosum d) stratum basale Pada pemakaian kosmetik. Cermin Dunia Kedokteran No. si pemakai dapat mengeluh rasa kurang nyaman.5 m 2 d) 1. 5.1. sedangkan pada kulit tidak dijumpai kelainan. misalnya rasa pusing atau mual setelah memakai kosmetik tertentu. 4. yaitu: a) 5 % b) 7% c) 10% d) 15% e) 17% Sedangkan luas permukaan kulit adalah: a) l m 2 b) 1. dapat mengecil/menghilang dengan sendirinya bianyanya menyebabkan gangguan kosmetik saja terapinya dengan mengeksisi tumor tersebut semua benar 2. penetrasi lebih baik daripada kulit bayi c) Bahan-bahan yang larut air mempunyai kemampuan berdifusi lebih kecil dibandingkan bahan-bahan yang larut lemak.2 m 2 c) 1.

distribusi hormon yang diperoleh dari mayat ini akan dihentikan. 2) Pengobatan bersifat individual. bagaimana segi keamanannya? Mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. yaitu anak-anak yang mendapat suntikan somatren 3 kali seminggu secara teratur. • Muntah-muntah yang berat pada hamil muda (menyingkirkan kemungkinan mola hidatid dan kehamilan ganda). Dikabarkan. Karena. atau mendekati normal. 8) Obat-obat yang tidak mempengaruhi afek dan mood lebih disukai. USG DAN KEHAMILAN USG hampir dilakukan secara rutin pada wanita hamil di Jerman Barat. bila ibu tidak past dengan hari terakhir menstruasinya. dan ajari juga pasien anda untuk senantiasa bersikap tenang. dengan menggunakan hormon pertumbuhan manusia yang diproduksi secara rekayasa genetik. 3) Pemilihan obat berdasarkan tahap-tahap terapi hipertensi. February 1986 (VSR) . Kelompok diobati. derajat gangguan hemodinamik. • Menduga berat fetus terhadap usia kehamilannya. pengobatan harus terus-menerus. Obat yang terbaru belum tentu yang terbaik. 1986 • Menetapkan umur janin. 1985. 4) Pengobatan kombinasi lebih baik daripada obat tunggal dengan dosis yang tinggi.Fokus PRINSIP PENGOBATAN HIPERTENSI Gross F et al. Dimulai dengan obat tunggal. dan memeriksa viabilitas fetus). 31:101 KABAR BAIK BAGI PENDERITA DEFISIENSI HORMON PERTUMBUHAN Ribuan anak yang menderita defisiensi hormon pertumbuhan. Somatren. 9) Pada kebanyakan pasien. mengemukakan 10 aturan pengobatan hipertensi. dengan kombinasi obat. Jangan mengganti obat bila tidak benar-benar perlu. 41. • Memeriksa anatomi fetus. • Memonitor pertumbuhan fetus pada wanita diabetes. tergantung beratnya penyakit. dan telah mendapat persetujuan dari FDA pada bulan Oktober 1985. mencari sumber perdarahan. dan lain-lain. karena tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. • Bila diperlukan prosedur-prosedur diagnosis yang invasif. 6) Jangan hentikan pengobatan secara tiba-tiba. Pemberian obat harus sederhana. jika mungkin. karena dapat menyebabkan infeksi yang fatal akibat kontaminasi virus. 60 Cermin Dunia Kedokteran No. dosis masing-masing obat menjadi lebih kecil. Timbul pertanyaan: Apakah memang benar-benar perlu dilakukan? Dan. kecuali pada kasus-kasus hipertensi berat. satu tablet sehari. merupakan produik biosintetik yang diproduksi oleh para ilmuwan Genetech Inc. dan hanya 4 kaki bagi wanitanya. akan mempunyai kesempatan pertumbuhan yang normal. FDA Consumer. ternyata kecepatan perturnbuhannya meningkat sampai 3 kali dibanding sebelum pemberian obat. sekaligus efek sampingnya berkurang. Produk ini dipasarkan dengan nama dagang Protropin. 10)Bersikaplah tenang dalam menghadapi pasien. seperti yang dimuat dalam buku petunjuk untuk dokter dan tenaga kesehatan terbitan WHO tahun 1984. Somatren merupakan produk rekayasa genetik kedua yang berhasil dipasarkan. yang diproduksi dan dipasarkan oleh Eli Lilly pada tahun 1982. 1) Tekanan darah harus diturunkan perlahanlahan. 5) Hindari pemberian dosis yang tidak adekuat untuk segala macam obat. kelompok kelola yang terdiri dari anak-anak penderita defisiensi hormon pertumbuhan yang tidak diobati. • Menetapkan presentasi dan letak fetus. setelah dewasa hanya mempunyai tinggi badan 5 kaki 2 inci bagi prianya. Dalam suatu uji klinik. mengenai indikasi kegunaan USG pada wanita hamil : • Rasa nyeri dan perdarahan pada kehamilan muda (untuk mendiagnosis kehamilan ektopik. • Menyelidiki sebab-sebab perdarahan anteparturn. berikut adalah pernyataanpernyataan dari "The Royal College of Gynecologist". Update. pada keluarga dengan riwayat kelainan kongenital. • Bila hamil setelah minum obat-obat penyubur (sangat mungkin terjadi kehamilan ganda). 7) Kuasailah hanya beberapa obat tertentu dengan baik. dan melokalisir letak plasenta. Produk biosintetik ini diharapkan akan dipakai sebagai pengganti hormon yang selama ini diperoleh dari kelenjar hipofisis mayat. Yang pertama yaitu insulin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful