P. 1
cdk_041_kosmetika

cdk_041_kosmetika

|Views: 332|Likes:
Published by Inge Pramitasari

More info:

Published by: Inge Pramitasari on Jul 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/19/2015

pdf

text

original

Diterbitkan oleh :

Pusat Penelitian dan Pengembangan PT. Kalbe Farma

Daftar Isi :

2.

Editorial

Artikel :

Karya Sriwidodo

3. Dasar-dasar Kosmetologi Kedokteran 10. Aspek Farmakologi Beberapa Obat Yang Mempengaruhi Kecantikan 14. Efek Samping Kosmetika dan Penatalaksanannya 18. Uji Kulit Untuk Kosmetika 20. Kegunaan Kosmetika Untuk Kesehatan Kulit 23. Laporan Monitoring Efek Samping Kosmetika 26. Pengaruh Kosmetika Pada Kejiwaan 29. Penatalaksanaan Akne Vulgaris 38. Bedah Kulit Kosmetik 40. Miastenia Gravis 43. Perdarahan Intrakranial Pada Neonatus 47. Penggunaan Obat-obat di Luar DOEN Untuk Peserta BPDPK Yang Dirawat di RSU Madiun, Ponorogo & Magetan tahun 1984 51. Perkembangan: Common Cold: Ada Obatnya ? Angina dan Penyakit Esofagus 53. 56. 57. 59. 60. Hukum & Etika: Tepatkah Tindakan Saudara ? Catatan Singkat Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Fokus

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempat kerja si penulis.

Banyak dokter yang bertanya, baik melalui surat maupun secara langsung per telepon : "Kok CDK lama tidak muncul-muncul ?" Masalahnya, karena satu dan lain hal, memang CDK tidak terbit untuk beberapa waktu. Untuk itu kami mohon maaf. Tapi, dengan terbitnya nomor ini, mudah-mudahan CDK akan kembali secara rutin mengunjungi dokter-dokter, di mana pun berada. Dan, mudah-mudahan pula manfaat dari CDK sebagai penyegar dan penambah pengetahuan untuk para dokter, dapat terlaksana sebaikbaiknya. Dalam nomor ini, kami sajikan sebagai tema utama : Komestika, yang pernah disimposiumkan oleh P.A.D. V.I. (Persatuan Ahli Dermato Venereologi Indonesia) Jakarta Raya, tahun lalu. Masalah kosmetik memang cukup menarik dan mengundang banyak perhatian. Sejalan dengan perkembangan jaman, kosmetika menjadi semakin beranekaragam corak dan jenisnya. Konsumen tidak lagi terbatas pada kaum wanita; kaum pria pun banyak yang mulai berpaling dan menaruh minat. Lepas dari segala itu, pemakaian kosmetika bukan tidak ada risiko efek sampingnya. Risiko itu selalu ada. Nah, untuk itulah kami sajikan : "Pemakaian kosmetika yang aman ".

Redaksi

2 Cermin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

mempelajari segala sesuatu tentang kosmetika. Demikian pula dengan penderita yang datang kepada seorang Dokter Ahli Kulit pada saat ini. yang . pengetahuan yang lengkap tentang kulit dan fungsinya. Kemajuan peradaban dan taraf kehidupan manusia. kemajuan di bidang teknologi. sejak usia bayi. seorang dermatolog telah mempelajari secara mendalam tentang kosmetika baik mengenai sifat-sifat fisika. SEJARAH KOSMETOLOGI DAN KOSMETIKA Dalam sejarah kosmetologi dan kosmetika. maka diadakan pemisahan kosmetologi dari Ilmu Kedokteran (HENRI de NODEVILI 1260 — 1325).sampai usia lanjut. penelitian lebih Cermin Dunia Kedokteran No. 1986 3 . Lies Yul Achyar Bagian Kosmetologi Departemen Penyakit Kulit & Kelamin RSPAD Gatot Soebroto Jakarta PENDAHULUAN Berkembangnya ilmu pengetahuan di segala bidang. Data-data diperoleh . Penulis mengemukakan perlunya latar belakang dermatologi dalam masalah kosmetika. penampilan pribadi yang baik dan kepercayaan pada diri sendiri. (1936). Dibentuknya Sub Bagian Kosmetologi di FKUI — RSCM pada tahun 1970 dan sampai saat ini telah berkembang di beberapa Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin lainnya di Indonesia. JA YA. tidak terkecuali pria maupun wanita dengan tujuan untuk mendapatkan kulit yang sehat. Pemakaian kosmetika merupakan hal yang sangat diperlukan oleh seseorang.dari penyelidikan antropologi. GOODMAN. penggunaan kosmetika dan lain-lain. kelainan-kelainan kulit akibat penggunaan-penggunaan kosmetika. tidak hanya dengan *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. fisiologi dari bahan-bahannya.M. Ilmu Kedokteran bertambah luas dan kosmetologi terus berkembang. baik mengenai bentuk dan bahanbahannya.Artikel Dasar-dasar Kosmetologi Kedokteran Dr. baik bersifat primer maupun bersifat sekunder. kimia. wajah yang cantik. tetapi juga dengan segala problema kulit estetik. ilmu kedokteran telah ikut mengambil peranan sejak zaman kuno. telah membawa perkembangan pula dalam ilmu Kedokteran pada umumnya. teknik perawatan kulit dan penggunaan kosmetika. tetapi juga telah mengembangkan ilmu di bidang kulit estetik yang meliputi penyakit kulit dengan keluhan estetik. 41. Ny. di bidang Dermatologi pada khususnya. V. Dokter Ahli Kulit tidak hanya mengembangkan ilmunya dalam bidang Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Perhatian yang berlebihan terhadap masalah kulit estetik.) dan kawan-kawan telah membuat resep-resep kosmetika dan menghubungkannya dengan ilmu kedokteran. Penyelenggara P. H. Seorang bapak ilmu kedokteran HIPPOCRATES (460 — 370 S. pengalaman yang luas tentang penggunaan dan pemakaian remedial kosmetika pada kulit. maupun tentang pemakaian dan akibat-akibatnya pada kulit. Kosmetika untuk pengobatan kelainan patologi kulit. pertanyaan-pertanyaan tentang perawatan kulit. telah membawa manusia kearah pemenuhan kebutuhan. Pada zaman modern ini.I. bahan-bahan pengawet mayat dan lain-lain yang dapat dianggap sebagai bentuk awal dari kosmetika. maupun absorpsi dan efeknya pada kulit dan Ilmu Bedah Kulit Estetik.A. aerkologi. perkembangan sosial budaya. keluhan tentang penyakit kulit. telah memegang peranan penting dalam menangani segala masalah yang menyangkut bidang kulit estetik tersebut di atas. meluasnya pemakaian kosmetika oleh masyarakat dengan segala dampak positif dan negatif yang diterima oleh kulit. kelainan kulit estetik telah merupakan problema yang mendapat perhatian khusus dalam kehidupan manusia.D. Kosmetika untuk merias (decoratio) 2. dikenal 2 bentuk kosmetika : 1. telah membawa perobahan dalam sikap hidup seseorang. dan etnologi di Mesir dan India dengan ditemukannya salep-salep aromatik.

dituangkan. pemerah pipi. biologi dan microbiologi tentang pembuatan. berdasarkan kegunaan dan lokalisasi pemakaian pada tubuh. oil of bergamot. pengemulsi dan lain-lain. sunscreen foundation dan lain-lain. cat rambut. ahli kecantikan dan lain-lain. Banyak bahanbahan yang sering menimbulkan reaksi iritasi dan sensitasi telah dikeluarkan dari daftar kosmetika hipoalergik seperti arsenic compounds. Dalam definisi ini jelas dibedakan antara kosmetika dengan obat yang dapat mempengaruhi struktur dan faal tubuh. dan lain-lain. feminim hygiene spray dan lain-lain. bismuth compounds. Y. Kosmedik adalah kosmetika yang ke dalamnya ditambahkan bahan-bahan aktif tertentu seperti zat-zat anti bakteri atau jasad renik lainnya. Higiene tubuh : sabun. anti jerawat. cat kuku. dan lainlain. resoi- Kosmetika tradisional Kosmetika tradisional adalah kosmetika yang terdiri dari bahan-bahan yang berasal dari alam dan diolah secara tradisional. eye shadow. telah membingungkan baik para pemakai maupun pihak-pihak lain yang berperan serta di dalamnya. kosmetika digolongkan menjadi 13 golongan. adalah kosmetika yang di dalamnya tidak mengandung zat-zat yang dapat menyebabkan reaksi iritasi dan reaksi sensitasi. parfum. • Pembagian yang dipakai di Bagian Kosmetologi Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. deodoran. ahli kimia. 13. hair color. krem dan lotion kuku. Pembersih (cleansing) : pembersih dengan bahan dasar sinol. 3. pelindung dan lain-lain. PENGERTIAN KOSMETOLOGI DAN KOSMETIKA Kosmetologi Menurut JELLINEX. aluminium sulfat . 4. fenol. 7. Preparat cukur. breath freshener dan lain-lain. ahli farmasi. 1. pasta gigi. pemerah bibir. mouth washes. Kosmetika hipoalergik Kosmetika hipoalergik. dipercikkan atau disemprotkan pada.I. 8. anti produk keringat. kosmetologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari hukum-hukum kimia. kesehatan gigi dan lain-lain. Zat tersebut tidak boleh mengganggu faal kulit atau kesehatan tubuh secara keseluruhan. heksaklorofen 4 dan lain-lain. cat rambut. 1. balsam of peru. ahli biokimia. Kosmedik Dalam perkembangan kosmetika. Preparat untuk bayi. dilekatkan. pembersih. Untuk itu para ahli berusaha mengelompokkan kosmetika sesederhana mungkin. anti gatal. Preparat untuk kebersihan mulut. maskara. 9. cleansing. 12. Preparat make up (kecuali mata). Preparat untuk mandi. hairspray. fisika. fern)] formaldehide. Kosmetika adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan. menambah daya tank dan mengubah rupa dan tidak termasuk golongan obat. after shave lotion. dan lain-lain. bedak bayi. 2. aluminium klorida. • Penggolongan menurut NATER. terdapat kosmetika semi-tradisional. dan kawan-kawan berdasarkan kegunaannya. Preparat kuku. 1986 . gum arabic. paraphenylennediamin. ahli fotobiologi. minyak bayi. PENGGOLONGAN KOSMETIKA Banyaknya kosmetika yang beredar dengan segala macam bentuk dan nama. dan lain-lain. hairbleach. Seperti bahan pengawet. Pada abad modern ini kosmetologi dan kosmetika telah melibatkan banyak profesi. penyimpanan dan penggunaan bahan kosmetika. 5. 1. Preparat untuk kebersihan badan. Kosmetika jenis ini bila dapat terwujud akan merupakan kosmetika yang lebih aman untuk kesehatan kulit. parfum. sabun cukur. bath capsules. Tetapi penggolongan yang dibuat masing-masing ahli ternyata tidak mina satu dengan lainnya. 2.P. Cosmetic treatment yang berhubungan dengan ilmu kedokteran dan beberapa ilmu pengetahuan lainnya seperti dermatologi. after shave. Kegunaan kosmetika ini dalam ilmu kedokteran baik untuk pemeliharaan kesehatan kulit maupun untuk pengobatan masih memerlukan penelitian lebih lanjut. farmakologi. Preparat untuk mata. dan lain-lain. pelernbab. ahli mikrobiologi. seperti dokter ahli kulit. sehingga terdapat beberapa bentuk penggolongan sebagai berikut : • Penggolongan menurut Peraturan Menteri Kesehatan R. Kosmetika pemeliharaan dan perawatan kulit terdiri dari : a. 10. terapi dan lain-lain. Preparat perawatan kulit. 4. 11. Preparat wangi-wangian.I. mercury compounds. Preparat untuk rambut. Wangi-wangian : deodorant. Cermin Dunia Kedokteran No. bedak muka dan lain-lain. 41. Preparat pewarna rambut. 3. minyak mandi. pengeriting rambut dan lain-lain. yaitu kosmetika tradisional yang pengolahannya dilakukan secara modern dengan mencampurkan zat-zat kimia sintetik ke dalamnya. sampo. memelihara. Rias : make up. dipergunakan pada badan manusia dengan maksud untuk membersihkan. dimasukkan dalam. 2. Preparat untuk suntan dan sunscreen. 6. Proteksi : sunscreen dan lain-lain. salicylic acid. LUBOWE (1955) mengemukakan istilah Cosmedics disusul oleh FAUST (1975) dengan istilah Medicated Cosmetics untuk bentuk gabungan dari kosmetika dan obat.jauh tentang berbagai efek bahan-bahan kosmetika terhadap kulit. berdasarkan kegunaan dan cara bekerjanya kosmetika dibagi dalam kelompok. desinfektan.220/Men Kes/Per/IX/76. Di samping itu. No. suntan gel. ahli imunologi. Kosmetika Menurut FEDERAL FOOD AND COSMETIC ACT (1958) sesuai dengan definisi dalam Peraturan Menteri Kesehatan R. Pada tahun 1700 — 1900 kosmetika dibagi menjadi : 1. lanolin. toilet water dan lainlain. anti ketombe dan lain-lain dengan tujuan profilaksis. oil of lavender. saat ini pada beberapa produk tertentu batas antara kosmetika dan obat menjadi kabur. dan lain-lain. Cosmetic decorative yang lebih banyak melibatkan ahli kecantikan.

Bahan baru akan bermanfaat bagi kulit apabila dapat mencapai bagian terdalam kulit yaitu stratum basale. a. Memelihara keseimbangan cairn tubuh dan mempertahankan suhu tubuh. Kulit terdiri dari epidermis (kulit ari). Bahanbahan yang larut air mempunyai kemampuan berdifusi lebih kecil dibandingkan bahan-bahan yang larut lemak. D. penetrasi akan lebih baik. tetapi garamgaramnya yang larut dalam air dan tidak larut dalam lemak sama sekali tidak diabsorpsi. Meskipun proses resorpsi yang lengkap dan cara mana yang ditempuh oleh masing-masing bahan yang berbeda. temperatur. a. after shave dan lain-lain. di daerah fleksor. lokalisasi dari pemakaian. umur. 2. karena kulit merupakan media difusi. Melindungi organ-organ dalam tubuh terhadap pengaruh luar seperti sinar matahari. Kosmetika rias (decorated cosmetic) : kosmetika yang dipakai untuk make up seperti : pemerah pipi. night cream. Setiap bahan mempunyai keniampuan tertentu untuk berdifusi. seperti stratum korneum yang rusak. yaitu : 1. eye shadow dan lain-lain. Sifat-sifat dari kulit. Difusi melalui lapisan epidermis berlangsung secara lambat dan pasif. 4. juga lemak hewan dan tumbuh-tumbuhCermin Dunia Kedokteran No. daya larut bahan-bahan dalam lemak. estrogen. testosteron. haik positif maupun negatif pada penggunaan kosmetika. Beberapa lemak esensial dapat diabsorpsi. bahan-bahan dasar yang dipakai. moisturizing. 2. intertriginosa. tetapi beberapa penulis telah membuat pengamatan secara umum mengenai penetrasi bahan-bahan melalui kulit sebagai berikut. disoxicorticosteron dan hydrocortison acetat mudah diabsorpsi. c. 3. kestabilannya (stability) 2. Cara aplikasi pada kulit. Hormon-hormon seperti. 1976). Melalui saluran kelenjar keringat. pembersih dengan bahan dasar padat (masker). Transepidermal resorption pada umumnya akan dilalui oleh bahan-bahan yang dapat menembus barrier kulit. 3. konsentrasi dari bahan-bahan aktif. kepentingan estetik. 1. akan mempengaruhi daya penetrasi. 5. 3. 41. pembersih dengan bahan dasar minyak (cleansing cream. Karena itu. Absorpsi dan penetrasi dari bahan-bahan yang digunakan secara topikal dapat terjadi melalui 3 cara : 1. 6. infeksi dan lain-lain. Semua bentuk gas. c. susunan dan sifat kimia fisika dari bahan dasar. trauma mekanis. cleansing milk. 2. ras dan lain-lain. Menyokong penampilan dan kepribadian seseorang. 1986 5 . Minyakminyak mineral ini. pemakaian secara oklusi akan meningkatkan daya penetrasi. pemerah bibir. 2.04% dari permukaan kulit. 4. yang akan menghalangi penetrasi dari bahan-bahan lainnya. Sifat kimia fisika dari bahan-bahan tersebut. Sifat dasar preparat. belum diketahui dengan pasti. campuran dari bahan-bahan yang tidak sesuai. tetapi bahan-bahan yang sangat hydrophobic seperti minyak mineral tidak dapat menembus barrier kulit. d. Menurut BALSAM (1974). Pelembab (moisturizing) : cold cream. merupakan 0. yaitu vitamin A. DASAR-DASAR PENGGUNAAN KOSMETIKA PADA KULIT Kulit merupakan sasaran utama yang menerima berbagai efek. difusi melalui folikel rambut berlangsung cepat dan aktif. 4. Melalui folikel rambut yang merupakan 0. Lapisan stratum korneum (lapisan tanduk) pada epidermis merupakan lapisan barrier dari kulit dan merupakan dasar permeabilitas yang selektif dari kulit terhadap berbagai bahan dari luar (SCHEUPLEIN. K dan karoten dapat diabsorpsi. termasuk uap air. lemak hewan lebih mudah diabsorpsi daripada lemak tumbuh-tumbuhan. Sejumlah bahan-bahan dapat melewati permukaan kulit. Pelindung (protecting) : sunscreen. Penipis (thinning) : bubuk peeling dan lain-lain.2% dari permukaan kulit (transfollicular resorption). 3. base make up dan lain-lain. Vitamin-vitamin yang larut lemak. kecuali panthanol suatu derivat dari "panthothenic acid yang larut dalam lemak dapat diabsorpsi. konsentrasi dari bahan aktif b. Melalui seluruh permukaan stratum korneum yang utuh yang merupakan 99. tingkat penetrasi dari bahan-bahan melalui kulit yang utuh tergantung pada : 1. air dan stratum korneum. vaginal spray. Faktor-faktor dalarn kulit dan di luar kulit yang dapat mempengaruhi absorpsi bahan-bahan melalui kulit telah banyak diselidiki. skin freshener dan lain-lain). sedangkan peranan kelenjar keringat sebagai media difusi sangat kecil. dan lain-lain. tetapi cortison acetat sangat sukar untuk diabsorpsi. Kosmetika wangi-wangian : parfum. sedang vitamin E dan F masih diragukan.7% dari permukaan kulit (transepidermal resorption). foundation cream. dan larutan organik yang mudah menguap segera dapat melakukan penetrasi dengan baik. daya larut dalam bahan dasar c. b. penetrasi lebih baik pada kulit bayi daripada umur lanjut. 3. terangkat. ukuran dan bentuk molekul dari bahan-bahan. Setiap lapisan kulit tidak sama permeabilitasnya. daya larut dalam lemak d. keadaan hidrasi dari stratum korneum. bahan kimia. 3. Phenol dan alkaloid bebas dapat diabsorpsi. dan tidak banyak diketahui tentang absorpsi dari vitamin B dan C yang larut dalam air. 2. esterifikasi (esterifcation) b. menebal. a. dermis (kulit jangat) dan subkutis. semua pihak yang tersangkut di dalamnya perlu mempunyai pengetahuan dasar tentang kulit dan kosmetika. deodoran. Menurut YANET MARKS (1976) terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi absorpsi dan penetrasi bahan-bahan melalui kulit. progesteron. b. lapisan epidermis lebih impermeabel daripada dermis . dan lain-lain). keadaan dari stratum korneum. 5. cologne.air (face tonic. Teori dasar absorpsi bahan melalui kulit Kulit adalah organ tubuh yang hidup berguna untuk : 1. c.

hormon. alkohol dan lain-lain. hormon. Air sebagai bahan dasar banyak dipakai pada preparat pembersih. Bahan-bahan aktif yang biasanya ditambahkan ke dalam preparat kosmetika antara lain vitamin. Jadi tidak mungkin secara fisiologis/biologis lemak disuplai dari luar ke dalam kulit untuk menggantikan fungsi metabolisme dari lemak kulit. 3. . Membentuk lapisan lemak tipis permukaan kulit (surface lipid film) yang dapat merupakan lapisan pelindung terhadap penguapan air. Lemak kulit ini berfungsi untuk : 1. sel-sel epidermis dan sedikit oleh kelenjar keringat. Ikut membantu pembentukan keratin mikrofibril pada stratum korneum yang punya peranan dalam proses absorpsi dan penetrasi. lemak dapat membentuk lapisan tipis di permukaan kulit yang berfungsi sebagai lapisan pelindung (protective film) untuk menghalangi penguapan air. dan setelah absorpsi bagaimana fungsinya di dalam tubuh. sehingga merupakan bahan dasar yang baik pada preparat pembersih. chloroform dan lain-lain tidak dianjurkan karena efek iritasinya pada kulit. Merupakan proteksi kimiawi terhadap mikro-organisme dari luar. bersifat sebagai astringen dan desinfektan. dapat meninggikan permeabilitas kulit terhadap air. e. Meskipun lemak dapat diabsorpsi oleh kulit. perlu ditambahkan bahan dasar lainnya. ALKOHOL Pemakaian bahan-bahan aktif dalam pelarut organik seperti alkohol. mengandung sejumlah bahan aktif seperti vitamin. dapat melarutkan kotoran-kotoran yang larut lemak seperti sisa-sisa make up. Untuk mendapatkan efek pembersih yang sempurna ke dalam bahan dasar air. • Efek dari bahan dasar 4. face tonic). mercury. karena air mudah berhubungan dengan semua bagian tubuh. Efek Kosmetika Preparat kosmetika 95% terdiri dari bahan dasar dan hanya 5% bahan aktif. dan juga bakteri dan sebagian besar kotoran tidak dapat larut dalam air. potasiumcuanate dan garam-garam yang larut. komposisi lemak yang terdapat pada tubuh/ kulit berbeda dengan lemak yang terdapat di alam (lemak pada kosmetika). beberapa bentuk lemak seperti : lemak hewan. ekstrak binatang dan tumbuh-tumbuhan. belum dapat dijelaskan dengan pasti. Bi 3+ . sehingga berguna untuk menjaga dan memeliharakan elastisitas kulit yang menyebabkan kulit menjadi lembut dan halus. 2+ lemak dari Hg 2+ . Jadi jelaslah bahwa kegunaan lemak dalam preparat kosmetika hanya diharapkan untuk membentuk lapisan pelin dung pada permukaan kulit dan memberi kesan berlemak pada kulit. Jadi sifat dan efek dari preparat kosmetika tidaklah ditentukan oleh bahan aktifnya. jodium boric acid. LEMAK Pemakaian lemak pada preparat kosmetika disenangi karena lemak mempunyai keuntungan-keuntungan sebagai bahan dasar dan punya efek tertentu pada kulit yaitu : a. 2. Sehingga air bukanlah bahan dasar yang baik untuk mengantarkan bahan aktif ke dalam lapisan kulit. Tetapi air tidak punya daya membasahkan kulit yang sempurna (wetting effect). Menurut LEITZ. Mempertahankan kondisi kulit (skin conditioner). mengurangi tegangan permukaan kulit sehingga daya pembasahan oleh air lebih baik. lemak turnbuh-tumbuhan dan malam. bahkan kadang-kadang tidak mengandung bahan-bahan aktif. Bahan-bahan anorganik seperti sulfur.an lainnya lebih mudah mengadakan transfollicular resorption. dapat melunakkan stratum corneum dan membesihkan kotoran yang dapat larut di dalamnya. 6. 3. Bahan-bahan aromatik parfum seperti oil of thyme. mempunyai sifat pembasah (wetting effect) terhadap keratin. Lemak kulit (skin surface lipid) diproduksi oleh kelenjarkelenjar sebum. semua zat-zat padat. Pemakaian alkohol 20 — 40% pada preparat pembersih bertujuan untuk mendapatkan efeknya yaitu : 1. tetapi sejauh mana absorpsi dapat terjadi. aseton. Tingkat penetrasi bahan-bahan yang larut air tergantung pada jumlah (water content) dari stratum corneum. lemak hewan dan tumbuh-tumbuhan. 2. Pb dan Cu e+ semua dapat melakukan penetrasi dengan baik. tidak mudah teroksidasi. surfactant (sabun. karena adanya pendapat yang berbeda antara para penulis. 4. ether. eucalyptus oil. sehingga dapat mencegah kekeringan kulit. 41. 2. alkohol 20 — 40% (skin freshener. lecithin dan lainlain yang mempunyai efek tertentu pada kulit. protein. juga protein yang bermolekul besar tidak diabsorpsi oleh kulit. d. detergen lainnya). pemberian secara oral tidak mungkin dilakukan atau efeknya merugikan. c. b. sehingga dapat melembutkan atau melemaskan permukaan kulit. ada khasiatnya pada kulit. 7. memperbaiki daya larut kotoran berlemak. Semua garam-garam yang larut dalam air. 6 Cermin Dunia Kedokteran No. sehingga adalah merupakan bahan dasar yang baik untuk mengantarkan bahan-bahan aktif ke dalam kulit. gula. mudah diabsorpsi oleh kulit. yaitu sebagai pelumas (lubrikan) dari lapisan tanduk. • Efek dari bahan aktif Pemakaian preparat topikal yang mengandung bahan aktif akan bermanfaat bila : 1. tetapi terutama oleh bahan dasarnya (JELLINEK. enzim. tetapi air dan bahan-bahan yang larut air lebih sulit mengadakan penetrasidaripada lemak dan bahan-bahan larut lemak. 8. bahan tersebut dapat diabsorpsi oleh kulit sekurang-kurangnya sebagian dari padanya. 3. linalyl geranyl acetate dan lain-lain juga diabsorpsi dengan cepat.1986 Air dapat diabsorpsi oleh kulit. 4. AIR Dari golongan kosmetika ternyata bahan dasar yang terbanyak dipakai adalah lemak/minyak. seperti minyak (cleansing cream). 1975). selain itu dipakai pula air. sehingga mencegah kekeringan pada kulit.

seperti preparat yang mengandung vitamin A.000 i. Dalam preparat kosmetika vitamin E dipakai sebagai bahan pelengkap yaitu sebagai antioksidan. penyakit . menyebabkan proliferasi sel-sel epidermis sehingga epidermis jadi menebal. karena sangat tidak menguntungkan bila dibandingkan pemberian per oral dalam makanan dan juga belum ada data-data yang jelas tentang pemakaiannya dalam preparat kosmetika. 1986 7 . yaitu melicinkan. 2. pepton. Hormon . vitamin C dapat diabsorpsi oleh kulit. Ingredients complex adalah sekelompok bahan-bahan aktif alarniah yang berasal dari binatang dan tumbuh -tumbuhan. yang biasanya aktif bila ada coenzym. bahan pengental pada preparat-preparat masker (misalnya gelatin). Efek kosmetika yang dihasilkannya adalah merupakan efek gabungan dari bahan-bahan aktif yang ada di dalamnya. cystine. Jadi efek hormon ini hanyalah bersifat sementara. Pemakaian protein dalam preparat kosmetika bukan sebagai bahan aktif. Pemakaian topikal dari hormon ini tidak dianjurkan karena : a. dan mencegah kekeringan pada kulit. KOMPLEKS BAHAN-BAHAN AKTIF (COMPLEXES OF ACTIVE INGREDIENTS) Tujuan penambahan hormon dalam preparat kosmetika umumnya untuk memperlambat proses ketuaan. Efek maksimum pada kulit akan terlihat sesudah hari ke 30 sampai ke 50 setelah pemakaian topikal. sehingga didapat gambaran wajah yang lebih muda. c.VITAMIN Vitamin A 1 Vitamin A pada kulit antara lain berguna untuk mempertahankan pertumbuhan normal dari sel epitel yaitu sebagai anti keratinisasi. berakhir setelah pengobatan dihentikan. Defisiensi vitamin B kompleks dapat menimbulkan berbagai kelainan kulit dan rambut. dosis ini terlalu tinggi untuk preparat kosmetika yang dipakai bebas dalam jangka waktu lama. (misalnya casein). dan dilindungi dari cahaya matahari. pyridoxintripalmitate. Vitamin D Tidak ada indikasi untuk pemakaian vitamin D secara topikal dan tidak ada kelainan kulit yang spesifik karena defisiensi vitamin D. Laporan tentang absorpsi dari vitamin -vitamin ini oleh kulit sangat sedikit. ginseng dan lain-lain. karena itu penggunaan sebagai preparat topikal dalam kosmetika tidak dianjurkan. Vitamin E (d-tocopherol) Vitamin E antara lain berguna untuk regenerasi sel-sel epitel kulit (peremajaan kulit). membentuk lapisan film pada protecting cream tertentu. meskipun vitamin ini larut dalam air dan stabil terhadap oksidasi. meskipun mempunyai efek menarnbah daya kerja dari bahan-bahan aktif tertentu. Vitamin B kompleks. 3. Kesulitan penggunaan vitamin A pada kosmetika adalah karena mudah teroksidasi sehingga harus diberikan dalam bentuk ester alkohol yang lebih stabil. meningkatkan pembentukan serat-serat elastin sehingga elastisitas kulit bertambah. Vitamin C (ascorbic acid) Vitamin C berfungsi pada pembentukan kolagen dan proses pigmentasi.hormon yang biasa ditarnbahkan dalam preparat kosmetika adalah hormon -hormon seks terutama estrogen. melunakkan kulit.u. tyrosin.preparat rambut.penyakit hiperkeratosis dan penyakit difisiensi vitamin A lainnya. HORMON 2. ENZIM Umumnya terdiri dari protein. royal jelly. efek topikal pada kulit didapatkan bila dosis lebih dari 15. Asam amino dapat diabsorpsi oleh kulit dan beberapa di antaranya punya fungsi khusus dalam jaringan epidermis misalnya cysteine. Keseluruhannya memberikan gambaran luar kulit menjadi segar dan lebih muda. Belum diketahui dengan pasti bentuk dan jumlah bahan-bahan aktif yang terdapat di dalamnya dan masih perlu penelitian lebih jauh mengenai efeknya yang pasti pada kulit. 41.tumbuhan dan binatang yang sering ditambahkan ke dalam preparat kosmetika antara lain. Belum ada data-data mengenai efek dari pemakaian vitamin E secara topikal. nicotinic acid. 2. meningkatkan sirkulasi darah pada kulit. PROTEIN Pemakaian protein. punya efek lokal yang baik. seperti yang terdapat pada ekstrak plasenta. menyebabkan turgor kulit bertambah. Beberapa bentuk vitamin B kompleks yang pernah dianjurkan untuk dipakai yaitu : panthathenic acid. b. pada preparat yang mudah teroksidasi. tetapi antara lain digunakan sebagai : 1. efeknya pada kulit hanya bersifat sementara. sehingga penambahan vitamin B kompleks pada preparat kosmetika tidak dianjurkan. Tidak ada indikasi untuk pemakaian secara topikal. menghilangkan kerutan-kerutan. efek pada kulit dengan pemberian per oral lebih menguntungkan. tidak ada efeknya pada kulit yang fungsi hormon dan epidermis masih baik (usia muda) hanya berkhasiat pada kulit dengan gejala atrofi senilis (usia lanjut). peptida dan asam-asam amino dalam preparat kosmetika telah pernah dilaporkan. Pemakaian vitamin A secara topikal dibenarkan karena : 1. lactic protein dan lain-lain. Tetapi pemakaian vitamin C dalam preparat kosmetika tidak dianjurkan karena sangat mudah teroksidasi. dan kulit akan kernbali ke keadaan semula. ekstrak plasenta. Molekul-molekul protein yang besar tidak diabsorpsi oleh kulit. Dalam dermatologi derivat vitamin A1 yaitu vitamin A acid (tretinoin) dipakai sebagai anti keratinisasi pada penderita akne. larut dalam lemak dan mudah diabsorpsi oleh kulit. meningkatkan water holding sehingga cell content epidermis bertambah. Cermin Dunia Kedokteran No. 4. Efek hormon estrogen pada kulit yaitu : 1. Beberapa bentuk ekstrak tumbuh . misalnya casein./ounce. yang digunakan dalam preparat . 5.

preparat yang mengandung cantharidin. Bahan-bahan ini bersifat iritrasi dan punya efek meningkatkan sirkulasi dan metabolisme pada kulit untuk merangsang pertumbuhan rambut. preparat yang mengandung sulfur. seperti sabun. hindari penggunaan sabun medikated yang mengandung bahan-bahan aktif tertentu seperti hexachlorophen.BAHAN AKTIF DALAM KOSMETIKA MEDIKATED Bahan-bahan aktif yang biasanya ditambahkan ke dalam kosmetika medikated antara lain adalah : a. Jenis kulit pada remaja kebanyakan jenis kulit berminyak. 1986 kat. Pemakaian minyak bayi merupakan emolien yang efektif. e. anti akne dan lain-lain. kulit muka dan rambut jadi berminyak. tetapi di daerah beriklim dingin diperlukan penggunaan pelembab untuk mencegah kekeringan kulit. Pada penggunaan pembersih. Lapisan epidermis terutama stratum comeum dan lapisan dermis lebih tipis. terdapat pula jenis kulit normal dan kulit kering. . Perawatan kulit pada remaja dan dewasa muda Kulit berminyak Pada kulit jenis ini aktivitas kelenjar sebasea berlebihan dengan produksi lemak kulit secara berlebihan. sehingga kulit cukup elastis. keseimbangan fungsionil terpelihara baik. 41. tidak menimbulkan kelebihan lemak kulit yang menyumbat pori-pori. faktor lingkungan yang selalu panas dan lembab yang mempergiat aktivitas kelenjar lemak. preparat yang mengandung hexachlorophen. cleansing milk dan lainlain. Q napthol dan berbagai bentuk phenol lainnya. Kulit muka lebih berminyak. Digunakan sebagai zat anti bakteri pada sabun-sabun medicated. di samping sebagai pembersih. tegang dan berwarna cerah. KULIT PADA BERBAGAI TINGKAT UMUR DAN PERAWATAN DENGAN KOSMETIKA Kulit pada bayi dan anak-anak Kulit bayi dan anak-anak relatif tipis. dan lain-lain. foundation cream. hindari pemakaian kosmetika berlemak misalnya pemakaian berbagai jenis krem. berlemak dan cepat berbau. kulit menjadi kering. faktor heriditer dan lain-lain. seperti pelembab. menjaga kelembaban kulit dengan sedikit mungkin menggunakan bahan-bahan iritan.5. tampak mengkilat. tidak merupakan masalah di daerah tropis. dianjurkan untuk menggunakan pembersih beberapa kali sehari dengan air hangat dan pembersih dengan bahan dasar air. pilih sabun yang lunak dan sedikit mengandung alkali. Kulit lebih edema karena banyak mengandung air dan natrium. karena hal-hal tersebut di atas kulit bayi dan anak lebih mudah mengalami iritasi oleh bahan-bahan kimia yang ditempelkan pada kulit dan mudah mendapat infeksi. papila dermis lebih mendatar. Sekresi kelenjar lemak cukup. Dianjurkan pakai pembersih dengan bahan dasar minyak. Kulit kering Kekeringan kulit dapat terjadi pada orang tertentu yang secara genetik mempunyai kecenderungan kulit kering. Diet yang banyak lemak juga mempengaruhi keadaan lemak kulit. kelenjar sebasea tidak aktif sampai masa remaja sehingga produksi sebum sangat berkurang. mudah kotor dan berjerawat. Bahan ini mempunyai efek sebagai oksidator dan reduktor dan juga sebagai keratolitik. Digunakan pada preparat-preparat rambut. dapat pula berfungsi sebagai pelumas. keseimbangan kadar air terpelihara baik. benzolkonium chlorida dan lain-lain. Kulit pada remaja dan dewasa muda Pada usia remaja aktivitas pembentukan hormon mening8 Cermin Dunia Kedokteran No. tribromo solicyl anilida (TBS). Dianjurkan memakai pelembab atau bahan emolien lainnya untuk melindungi evaporasi air dari kulit. 3. c. pembersih kimiawi. tetapi bila terus-menerus dipakai dapat menimbulkan miliaria terutama di daerah tropis. dan produksi keringat meningkat. b. karena kulit jenis ini menghasilkan lebih dari cukup minyak alamiah yang dapat berfungsi sebagai pelembab. kelenjar apokrin mengadakan sekresi di tempat tertentu. Tetapi dapat pula terjadi akibat penggunaan sabun yang berlebihan. pengaruh hormonal dan juga pada dermatosis yang kronis atau gangguan keratinisasi. tidak mengandung parfum yang berat. 2. Kurangnya atau hilangnya lapisan air di kulit berkurang. bithional. Perawatan kulit pada bayi dan anak Pemeliharaan kulit pada bayi dan anak dengan menggunakan kosmetika perlu berhati-hati. cleansing lotion. pelindung dan lain-lain. formic acid. tebalnya ± 1 mm. kelenjar sebasea menjadi besar dan aktif. Lapisan lemak kulit bertambah.4 — 6. Warna kulit lebih merah karena kurangnya keratohialin. Diferensiasi apendik kulit belum sempurna. kondisi kulit juga terpengaruh oleh siklus menstrual. selenium dan lain-lain. Hindari penggunaan bedak yang mengandung antiseptik seperti perubalsem. pH kulit lebih ke arah asam. bervariasi rata-rata antara 3. hal ini disebabkan beberapa faktor antara lain faktor hormon. pomade dan lain-lain. Kurangnya produksi sebum dan kurangnya lapisan lemak kulit. sering timbul akne 4 — 7 hari sebelum menstruasi. d. pyrogallol. Digunakan pada preparat anti ketombe. resorcinol. Terdapat pula preparat deodoran. asam borat. tribromo salicyl anilida dan lain-lain. preparat yang mengandung mercury yodida. Dengan kondisi kulit seperti di atas pada remaja sangat diutamakan pemeliharaan kebersihan kulit. preparat yang mengandung phenol. Prinsip perawatan pada kulit kering harus mempertahankan lemak kulit yang ada. perlu dilakukan penipisan dengan serbuk penggosok (peeling) untuk menghilangkan lapisan kotoran berlemak bersama sel-sel kulit yang mati atau yang terlepas dari permukaan. Kulit normal Kulit normal adalah kulit dalam kondisi yang sehat. mengingat sifat kulit yang mudah teriritasi. Biasanya dipakai pada preparat rambut sebagai keratolitik desinfektan dan stimulan. Kulit kepala dan rambut mengkilat. mercury yodida. Perawatan dan pembersihan jenis kulit seperti ini adalah : 1. Perawatan pada kulit normal tidak membutuhkan hal yang khusus. benzolkonium chloride dan lain-lain yang bersifat anti bakteri. lapisan lemak subkutan relatif lebih sedikit. capsicin.

I Invest Dermatol. 1972. di bidang Dermatologi pada khususnya. New York. Sydney. kering dan keriput. Cosmetic Dermatology. kolagen menjadi kurang larut. Jakarta 1979. Clinic 1 pharmacological consideration of general prin- ciples of treatment. Tregear RT. 67 31 -9. 1975. Seminar Penggunaan Produk Kosmetika Dalam Negeri. 3. Cosmetic and the supply of fats to the skin. Reaksi Kulit Terhadap Kosmetika. 2nd ed. 7. Groot AC and Liam Dli. 12. Principles of Cosmetics for dermatologist. kulit lebih mudah mengalami dehidrasi. 11. 5. London. Jakarta 1985. 1936. 16 873 — 83. In : Avery's. 1966. Dermal protein berubah jadi amorf. New York. London : Wiley Interscience. 1974. RANGKUMAN 1. Cermin Dunia Kedokteran No. Scheuplein RY. Goodman H. Toronto : Wiley Inter science. London : Mc Graw Hil Book Co. Perawatan kuratif secara medis lebih banyak diperlukan untuk mengatasi rasa gatal. 1970. The Chemistry and Manufacture of Cosmetics. Leitz G. Faust RE. I Invest Dermatol. Tranggono RIS. 62 : 353 — 60. Dir Jen POM Dep Kes RI Jakarta 1979. 2nd ed. 10. Dirjen POM Depkes RI. memakai pelembab. Drug Treatment. 1986 9 . Adolescent Dermatology. 9. Rapat Konsultasi Peningkatan Keamanan Kosmetika. Princeton Excerpta Medica. New York. lemak kulit berkurang. Kosmetika dalam dermatolog. Produksi kelenjar sebasea menurun. Cosmetics science and technology. 15. Cosmetics science and technology vol. dan terhindar dari bahan-bahan yang merusak kulit. Scheuplein RY and Roos LW. New York. 3. Balsam MS and Sagarin E. United States of America. 2. Practical Pediatric Dermatology. 3. Nater YP. Perlu ditingkatkan pengetahuan tentang kulit dan kosmetika untuk dapat memilih jenis/bentuk kosmetika yang sesuai. 1975. Cosmetics science and technology vol. Amsterdam. gangguan sirkulasi yang menurun. Toronto. Oxford. London. 1983. 1974. 1969. 1979. Frost P and Horwitz SN. sering terasa gatal. 8. vol IV 2nd ed. Marks Y. 1978. aman. 16. Weis FW and Lubowe II. Amsterdam. kulit pun mengalami perubahan secara bertahap. London. Weston WL. Mechanism of Percutaneus Absorption. Balsam MS and Sagarin E. Percutaneus absorption after twenty five years old ("Old wine in new wines skin"). 18. KEPUSTAKAAN 1. Pharmacokinetics 1974. Mengatasi kekeringan kulit pada usia lanjut sama seperti perawatan kulit kering pada umumnya yaitu dengan menggunakan emolien. Solomon LM. kulit mudah mengalami luka. In : Soap. Penggunaan bahan-bahan kimia atau kosmetika secara topikal pada kulit perlu mempertimbangkan kondisi kulit sesuai dengan usia dan lingkungan pemakai. 6. 1976. 19. Perawatan kulit dengan kosmetika pada usia lanjut ditujukan terutama untuk mengatasi kekeringan. Perfumery and Cosmetic. sabun dan detergen lainnya. 1982. 1968. New York : Academic Press. New York. mengurangi keriput dan kelainan-kelainan kulit lainnya. 2nd ed. 1. Pengaruh hormon yang berkurang. St Louis. 2. begitu pula aktivitas pengeluaran keringat berkurang. London : Reinhold Book Co. Cosmetic and the skin. Orlando Flourd : Continental Press. Rigelman S. London : The CV Mosby Co. Esterly NB and Loeffel ED. Unwanted effects of cosmetics and drugs used in dermatology. 17. Little Brown and Co. Philadelphia. Sydney : John Wiley & Sous lnterscience Publishers. London. New York. kaku dan kurang lentur dan jumlahnya menurun. Vaskularisasi yang berkurang dan lapisan lemak yang menipis menyebabkan pengaturan suhu terganggu. Yellinex YS. Perkembangan dunia kosmetika. mengakibatkan atrofi kulit dan apendiknya. Sagarin E. Karnen B. Toronto : Wiley Interscience. dan menghindari faktor-faktor yang menambah kekeringan kulit seperti pakai bahan pembersih yang mengandung alkohol. Sydney. Toronto : WB Saunders Co. sehingga kulit jadi tipis. vol XLIII 2nd ed. Rapat Konsultasi Keamanan Kosmetika. Formulation and function of cosmetics 2nd ed. Tranggono RIS. 4.Kulit pada usia lanjut Bertambahnya usia dan terjadinya proses menua. Physical function of skin. juga terjadi pengurangan jumlah melanosit yang aktif dan berkurangnya kemampuan thanning. 13. 20. 14. 41. 1979. Pharmacokinetic factors affecting epidermal penetration and percutaneus absorption. Kadar air menjadi sedikit. Masalah kulit estetik dan meningkatnya penggunaan kosmetika telah membawa perkembangan baru dalam ilmu kedokteran pada umumnya. trauma yang ringan dapat menimbulkan kelainan kulit dan lain-lain.

sedangkan pada obat-obat OTC (Over the Counter drugs) sebagian besar tidak dicantumkan. antiinflamasi. mengurangi keringat yang berlebihan. Selain penggunaan obat-obat atau senyawa secara topikal. Pada preparat yang diperoleh dengan resep dokter (preparat prescription = ethical drug). JA YA. maka konsentrasi zat atau dosisnya. Kita telah mengenal banyak preparat (formulasi) farmakologik dijual secara bebas (preparat OTC) dan dapat diperoleh tanpa resep dokter. jamu singset. kecantikan mereka tidak pudar atau tetap bertahan. kortikosteroid. Senyawa atau obat dermatologik dikatagorikan menjadi (1) vehikulum. antara lain untuk membersihkan dan mempercantik kulit.1986 . sebagaimana kita saksikan pada masa sekarang banyak pula pria yang berusaha untuk meningkatkan kecantikannya atau ketampanannya dengan alasan karena profesinya. Perbedaan yang terlihat antara manusia dan mahluk yang lain adalah umumnya pada manusia usaha meningkatkan pada jenis wanita sedangkan pada mahluk atau hewan lainnya banyak dilakukan oleh. untuk pergaulan atau karena alasan "emansipasi" belaka. anti ketombe. mengurangi bau badan. menghilangkan pigmentasi dan sebagainya. dan sebagainya. Pada kesempatan kali ini terutama dibicarakan mengenai aspek farmakologi preparat atau obat dermatologik. jenis jantan. (2) zat-zat yang digunakan secara profilaksis dan untuk maksud pengobatan.I. seperti misalnya penggunaan obat-obat pelangsing tubuh (anorexiant). anti acne. apakah cara dan zat ini benar-benar bermanfaat dan aman bagi tubuh kita.kadang digunakan pula obat atau zat secara sistemik. Sedangkan mereka yang merasa kurang cantik berusaha untuk meningkatkannya. Santoso Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia PENDAHULUAN Manusia telah diciptakan Tuhan Yang Maha Esa sebagai mahluk yang paling sempurna dan paling cantik. kuku.D. Dalam makalah ini akan ditinjau aspek farmakologi beberapa zat atau obat yang mempengaruhi kecantikan manusia. kadang. antibiotik.A. Secara naluri mahluk -mahluk lain berusaha mempertahankan dan meningkatkan kecantikan mereka untuk menimbulkan dan meningkatkan daya tarik terhadap lawan jenisnya. JENIS OBAT YANG MEMPENGARUHI KECANTIKAN Dari upaya untuk meningkatkan kecantikan yang disebutkan di atas ternyata sebagian besar merupakan senyawa obatobat yang mempengaruhi kulit dan digunakan secara topikal. Vehikulum Kriteria yang akan dipertimbangkan mencakup apakah vehi- 10 Cermin Dunia Kedokteran No. Sardjono O.41. rambut. obat penambah gairah seks (hormonal). Penyelenggara P. membersihkan dan mengobati kulit yang terganggu dengan menggunakan antiseptik. Usaha peningkatan kecantikan ini dilakukan dengan berbagai cara dari yang tradisional (alami) sampai penggunaan zat-zat kimia secara modern sesuai dengan kemajuan teknologi. Terdapat beberapa cara yang kita kenal untuk meningkatkan kecantikan ini. Manusia dengan akal kepandaiannya yang merupakan kelebihan mereka dibandingkan mahluk ciptaan Tuhan yang lain sejak dulu kala telah berusaha bagaimana mereka dapat mempertahankan dan meningkatkan kecantikan mereka untuk dapat lebih memikat pasangannya. vehikulum dan ukuran pengemasnya dicantumkan. V.Aspek Farmakologi Beberapa Obat Yang Mempengaruhi Kecantikan Dr. manusia yang sudah cantik berkehendak supaya *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Terlepas dari apa atau cara mana yang dipergunakan. BEBERAPA UPAYA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KECANTIKAN Dalam upayanya untuk memelihara dan meningkatkan kecantikan. Tentu saja ada beberapa kekecualian.

Minyak yang berasal dari tumbuhan dan mineral banyak dipakai untuk pengobatan topikal. Dasar salep ini mencakup lemaklemak nabati dan hewan semisolid (setengah padat). Additif lain yang banyak dipakai termasuk etilendiamin dan setilpalmitat dan ester lain yang berkaitan yang memperbaiki konsistensi dan penampakan krem. Konstituen utama vehikulum mencakup — liquid (cairan. mengobati acne vulgaris. talk. Banyak surface agents meningkatkan permeabilitas stratum corneum tidak saja terhadap medikamen tetapi juga terhadap zat-zat yang toksik sehingga secara tidak langsung menyebabkan iritasi. Penggunaan topikal minyak relatif tidak menimbulkan efek samping. Paraben (metilparaben dan propilparaben). bagaimana vehikulum menahan atau melepaskan atau membantu absorpsi zat aktif. tinggur hidro alkoholik atau pelarut . digunakan sebagai lotion kocok. Zat ini bersifat higroskopik dan mempunyai efek melembutkan (softening action). Titanium oksida adalah zat yang opak dan merupakan ingredien lotion atau pasta yang digunakan sebagai sun screen. — puder — minyak — dasar salep (ointment bases) — zat pembantu farmasetik sering terdapat sebagai aditif Liquid (cairan) mempunyai sifat-sifat yang diinginkan yang menambahkan kegunaannya sebagai vehikulum. Metilselulose dan gum tragacanth yang merupakan zat-zat inert dipakai sebagai suspending agents dalam salep atau pasta. Zat-zat bantu farmaseutik (Pharmaceutic acid additives) banyak dipakai dalam preparat topikal. minyak mineral tidak berbau tengik. senyawa kuarterner ammonium organik. Puder ini ditaburkan di alas kulit atau merupakan komponen dalam lotion atas pasta. krem atau salep. oksikinolin sulfat. Minyak ini dapat digunakan tunggal atau merupakan ingredien dalam lotion. selain menggunakan zat-zat Vehikulum ditambahkan pula zat-zat untuk mencegah dan mengobati keadaan yang mengurangi kecantikan seseorang misalnya mengurangi bau badan. 1986 11 . Minyak tumbuhan yang lazim dicampur dalam krem dan lotion adalah minyak -minyak biji kapas.pelarut organik. Cermin Dunia Kedokteran No. perbedaannya terletak pada baunya. tergantung dari konsentrasinya maka alkohol dapat bersifat antiseptik atau astringen. Walaupun bentonit (hydrated aluminium silicate) tidak larut dalam air. krem dan beberapa salep. Seng oksida dan talk (terutama magnesium silikat hidrous): bersifat sebagai protektif dan menyerap sejumlah air bilamana digunakan dalam suatu pasta dalam petrolatum. yakni air. magnesium stearat. polisorbat 80) dan sodium lauril sulfat digunakan sebagai zat pendispersi dalam lotion. air akan meningkatkan atau menurunkan suhu kulit dan menimbulkan maserasi lapisan permukaan kulit sehingga memperbesar penetrasi zat aktif. Di dalam preparat -preparat untuk maksud profilaksis dan pengobatan selain bahan vehikulum ditambahkan pula zat-zat lain yang berkhasiat (mempunyai efek farmakologik) seperti. Pada kulit yang rusak (tidak intact) dapat menyebabkan iritasi subjektif (rasa terbakar dan tersengat) sehingga membatasi penggunaannya. Puder mempunyai sifat meningkatkan evaporasi (penguapan). titanium oksida. shampo. mengurangi friksi dan pruritus (gatal -gatal) dan menimbulkan rasa dingin (cooling sensation). Propilen glikol adalah suatu pelarut yang sangat baik dan telah menggantikan tempat gliserin sebagai vehikulum dalam formulasi obat topikal. cairan (liquids). namun perlu ditambahkan suatu stabilizer seperti tokoferol atau butilhidroksil toluen (Farmakope Amerika Serikat mensyaratkan dituliskannya stabilizer dalam label). Seng oksida dicampur dengan sedikit fern oksida mempunyai warna merah muda (pink). zat ini bergabung dengan air menjadi gel.kulum bersifat sebagai pengering atau pelumas. Calamin. dan salep paling cocok untuk mencegah maserasi kulit. Efek emolien minyak -minyak ini serupa. mengurangi keringat yang berlebihan. Alkohol merupakan pelarut dan digunakan untuk mendinginkan kulit. Asam stearat dan stearil alkohol. dan pasta. walaupun demikian paraben kadang. Seperti minyak. Minyak mineral merupakan suatu campuran hidrokarbon dengan berat molekul tinggi yang diperoleh dari petroleum. Zat-zat pendispersi dan pengemulsi memberi stabilitas dan homogenitas bila mencampur cairan yang tidak dapat tercampurkan. Berbagai contoh puder mencakup puder seng oksida. yang memperbaiki dispersi seng oksida dan belerang dalam campuran minyak dalam air. dan lotion tubuh dan tangan. Sebagian besar zat-zat ini tidak berbahaya pada konsentrasi rendah. jagung. seng stearat. spray tepat untuk tempat . emolien atau antifoaming agent. Tidak seperti minyak tumbuhan (nabati).kadang menyebabkan dermatitis kontak dan lauril sulfat menyebabkan iritasi. Air bekerja sebagai suatu vehikulum dan hydrating agent pada kompres basah. dapat dicampur dengan air dan alkohol. heksakloroform. stabilitas penyimpanannya dan kapasitas emulsifikasi. kosmetika. bentonit. dan silikon. krem dan salep yang mengandung ingredien berminyak dan air.tempat yang berambut. Gliseril monostearat. Precipitated calsium carbonate merupakan puder halus berwarna putih yang tidak larut dalam alkohol dan air. base (dasar) salep sering digunakan dalam berbagai krem dan salep. Zat-zat (obat-obat) yang digunakan secara profilaksis dan untuk maksud pengobatan Dalam upaya meningkatkan kecantikan. yang bekerja sebagai lubricant (pelumas). 41. hidrokarbon petroleum. zaitun dan kacang. derivat polietilen glikol (polioksi 40 stearat. tumbuhan atau hewan. Bilamana digunakan sebagai kompres panas atau dingin. parakloro-metasilenol dan kloributanol sering ditambahkan sebagai preservatif antimikroba. misalnya lotions gel. Zat ini memberikan rasa kering dan lebih bersifat sebagai absorben dibandingkan dengan talk. menghilangkan atau mengurangi hiperpigmentasi akibat kontrasepsi oral. dan kecocokannya untuk dipergunakan di daerah kulit yang diinginkan. Talk dapat menyebabkan reaksi granulomatous hebat bila dikenakan kepada luka-luka. Minyak adalah lemak cair atau semisolid yang berasal dari mineral. kloasma gravidarum dan sebagainya. Campuran ini. kastor. tepung jagung (corn starch). kalsium karbonat. Gliserin merupakan suatu pelarut dan emolien dalam lotion. krem. krem-krem emulsified finishing tupe digunakan untuk tempattempat yang mempunyai sela-sela seperti jari umpamanya. lotion "baths".

antibiotik dan antiseptik. Pengeluaran ini sama dengan ± 1⁄4 liter air yang keluar dari dalam tubuh. Anti-dandruff (anti ketombe) Anti ketombe banyak digunakan baik oleh pria maupun wanita. mulut dan vagina. 3) tidak merangsang (iritatif). Karena dalam upaya meningkatkan kecantikan umumnya kita menggunakan zat kimia. atau sebaliknya. Bau busuk ini bervariasi dari satu orang ke orang lain yang satu tidak terlalu bau sedangkan yang lain sangat berbau busuk. Pernah pula dilaporkan adanya kasus yang mengalami degenerasi ganas (kanker kulit) akibat penggunaan suatu kosmetik. Obat pelangsing lain dapat menimbulkan gangguan-gangguan pada susunan saraf pusat seperti insomnia. pergerakan butir-butir melanin dan pertumbuhan melanosit juga terhambat. EFEK SAMPING OBAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KECANTIKAN Semua zat kimia atau obat yang dapat menimbulkan efek samping betapapun kecilnya. hiperpigmentasi. namun beberapa yang resisten terhadap preparat ini dapat diberikan preparat yang mengandung seng pirition atau selenium sulfid. obat ini mempunyai efek depigmentasi yang ireversibel. maka kita harus waspada terhadap timbulnya efek samping ini. tremor. Deodoran (Obat penghilang bau busuk badan) Bau busuk badan adalah sesuatu yang khas alami dan dimiliki oleh setiap mahluk termasuk manusia. monobenzone (Benoquine). Penggunaan obat pelangsing amfetamin dapat menimbulkan ketergantungan 'obat dan psikosis biokimiawi. setelah 6 jam mandi bau busuk akan timbul kembali. 4) tidak toksik. Selain itu. yang cepat menjadi tengik karena adanya kuman-kuman dan mengeluarkan hawa bau busuk yang tidak enak. pola aneh hipopigmentasi dapat terjadi jauh dari tempat yang mengalami hiperpigmentasi. 41. Orang-orang yang tergolong pada golongan kedua. tidak dapat menghilangkan bau busuk ini. Efek samping yang disebabkan oleh zat-zat vehikulum antara lain dapat berupa iritasi kulit. Misalnya ditambahkannya derivat sulfonamida pada terapi acne vulgaris pada suatu rangkaian perawatan kecantikan. beberapa orang memerlukan preparat medicated shampoo yang dijual bebas dan mengandung belerang dan asam salisilat biasanya memberikan hasil yang baik. Efek samping yang terakhir biasanya diakibatkan oleh zat aktif (ingredien). Umumnya. Dari keterangan tersebut di atas. depresi saraf pusat dan mengantuk. 1986 Hidrokinon bekerja dengan menghambat tyrosinase dalam melanosit. 2) dapat mengurangi bau busuk. sindroma Steven Johnson yakni adanya "skin rash" hebat disertai perdarahan pada mukosa hidung. inflamasi. Apakah yang dimaksudkan dengan efek samping obat? Efek samping obat adalah efek yang timbul akibat penggunaan obat atau zat pada dosis terapi atau penggunaan zat sebagaimana yang dianjurkan oleh pembuat zat kosmetika/obat. yakni untuk menghilangkan warna kulit normal yang tersisa. Dalam pemilihan obat-obat deodoran persyaratan tersebut di atas harus dipertimbangkan dengan seksama. Dermatitis kontak jauh lebih jarang terjadi dibandingkan dengan iritasi. Kejadian sensitisasi akibat obat ini lebih besar dibandingkan dengan hidrokinon. Ketombe dianggap bukan suatu fenomenon patologik. Sayang belum dilakukan uji pemantapan khasiat secara luas. Preparat lain. bagi mereka yang menggemari obat tradisional. alergi dan efek toksik bagi mereka yang sensitif terhadap salah satu ingredien. Sejak dulu manusia berusaha untuk menghilangkan bau busuk badan ini. Pengelupasan (scaling) yang paling jelas terjadi pada kulit kepala dan tidak disertai infeksi. Hidrokinon juga toksik terhadap melanosit. dan digunakan hanya untuk vitiligo yang luas. Penggunaan preparat hormon untuk maksud " awet muda" tidak dibenarkan atau tidak rasional karena penggunaan hormon hanya untuk penderita yang mengalami defisiensi hormon . Air dari transpirasi menguap begitu keluar dari badan. perubahan patologik atau hyperplasia epidermis. maka obat deodoran seyogyanya harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1) pembunuh kuman (antiseptik). Obat untuk hiperpigmentasi Hiperpigmentasi yang terlokalisasi di muka akibat kontraseptif oral. frecles. agitasi. mempunyai cara kerja dan efek samping yang serupa. walaupun tiap hari mandi dan membersihkan badan beberapa kali. lentignes dapat diobati atau dikurangi dengan pemberian hidrokinon (Eldoquin. Apakah sebenarnya ketombe itu? Ketombe timbul oleh karena terjadinya peningkatan kecepatan mat urasi dan proliferasi sel-sel epidermal. Perlu diperhatikan dalam menggunakan preparat-preparat ini kemungkinan terjadinya efek yang tak diinginkan akibat ingredien yang ditambahkan seperti iritasi. 12 Cermin Donis Kedokteran No. Eldopaque). Pengelolaan terapi monobenzon sering mengalami kesulitan dan perlu tindak lanjut yang hati-hati pada penderita. Namun terjadi rasa tersengat dan terbakar pada waktu pemakaian dan timbul eritema sesudahnya serta terjadi inflamasi pada 5% dan 32% penderita yang menggunakan obat ini dengan konsentrasi 2% dan 5%. Obat ini biasanya memberikan efek yang reversibel. Hidrokinon dengan konsentrasi yang kurang dari 5% telah disetujui oleh FDA sebagai ingredien yang aman dan efektif pada preparat yang dijual bebas untuk mengurangi kulit yang mengalami hiperpigmentasi pada daerah yang terbatas. namun hasilnya belum memuaskan. untuk maksud profilaksis atau terapi dalam kosmetik. vesikulasi kulit. karena keringat yang dikeluarkan akibat hawa panas mudah menjadi tengik dan mengeluarkan bau busuk. bau badan ini dapat dikurangi dengan makan lalaban daun beluntas (Pluchea indica) dan kunyit (Curcum dormestica). dan meninggalkan sisa-sisa lemak di atas kulit. Sebegitu jauh tidak dilaporkan efek hebat yang tidak diingini akibat penggunaan obat ini. namun anda boleh mencobanya karena sebegitu jauh belum dilaporkan efek toksik akibat penggunaan kunyit dan beluntas. Bila terjadi inflamasi obat ini tidak usah dihentikan namun perlu diberikan kortisol (hidrokortison) secara topikal untuk menghilangkan gejala-gejala ini.sulfa. ruam kulit (skin rash). Konon. sedangkan monobenzon hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Meskipun ketombe sering dapat diatasi dengan penggunaan shampoo biasa (2 — 3 x seminggu). dan mengenai orang yang terdapat dalam upperlimit variasi normal dalam hal kecepatan tu rn-over selsel epidermal. kinetik sebum. hipopigmentasi. kloasma gravidarum. Bedanya adalah. Setiap hari 70 cc air dikeluarkan melalui transpirasi kulit. sehingga menghambat sintesis melanin.

Unit Akupuntur RSCM sudah ada sejak tahun 1963. perlu dicari titik temu ilmu kedokteran yang bersendikan negara Barat dengan Akupuntur yang bersendi negara Timur". PELANTIKAN TIGA DOKTER AHLI AKUPUNTUR RS CIPTO MANGUNKUSUMO. 3. masyarakat luas tidak meragukan cara pengobatan yang dahulu dikenal sebagai pengobatan tradisional. In : The Pharmacological Basic of Therapeutics. Jakarta : Pustaka Karya. bahkan kini ilmu Akupuntur di bidang pengobatan medis sudah semakin maju. p951—63. 4. Sardjono 0 Santoso & Hendra Utama. dan para dokter ahli di bidang ilmu kedokteran lainnya. penggunaan hormon anabolik yang terdapat dalam obat 4-serangkai (oradexon. lulus Akupuntur 1986. Dari kiri: Dr Ratnawati Latief. Obat atau obat tradisional semacam ini umumnya mengandung tanin dan tawas yang dapat menyerap air dari vagina dan bersifat sebagai astringen. 41. Dr Dharma Kumara Widya. 1986 13 . dan hingga kini RSCM telah berhasil mendidik 44 orang ahli Akupuntur. Littleton. Dermatologic Preparation. preparat enzym. JAKARTA Direktur RSCM memerikan selamat pada tiga Dokter Ahli Akupuntur baru Angkatan X. Prof Dr Asri Rasad. Ketiga dokter yang baru dilantik ini merupakan angkatan ke X. 4th ed. 1980. Inc. 1965. dalam waktu kurang lebih 3 minggu mereka akan "montok" atau gemuk tetapi. kegemukan ini tidak wajar karena pada hakekatnya terjadi penimbunan air dalam tubuhnya. Memang. Vademacum Resep Obat-obat Kosmetik. Dr Syartina Sofyan "Untuk kemajuan ilmu Akupuntur. beberapa obat yang digunakan sebagai profilaksis dan pengobatan serta kemungkinan efek samping atau efek yang tak diingini akibat penggunaan obat untuk peningkatan kecantikan. Inc. Chen AS. Resep Pusaka Tradisional Madura. pada pelantikan tiga dokter ahli Akupuntur pada tanggal 30 April 1986. demikian ucapan Direktur RS Cipto Mangunkusumo. New York : Macmillan Publishing Co. dianabol) untuk menggemukkan badan atau "memontokkan" badan. KEPUSTAKAAN 1. Efek Samping Obat Tradisional. American Medical Association Drug Evaluations. 1980. Cermin Dunia Kedokteran No. 30 April 1986. Prof. Sjartina Sofyan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya tahun 1973 dan lulus ahli Akupuntur tahun 1985. Swinyard EA and Pathak MA.p 1009 — 45. Ini menandakan. DR Rukmono. Musaro Muji. Sebagai contoh misalnya. Jakarta. dan telah dikenal oleh masyarakat hingga saat ini. lulus Akupuntur tahun 1986. Ke-tiga dokter tersebut adalah Dr. 2. 5. Massachusets : Publishing Sciences Group. Dr Dharma Kumara Widya lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1975. PENUTUP Aspek farmakologi beberapa obat yang mempengaruhi kecan- tikan telah dikemukakan secara singkat terutama dalam hal sifat-sifat obat vehikulum. periactin. Editor : Goodman & Gilman 6th ed. Penggunaan obat untuk Me-'rapet'-kan vagina secara topikal tidak dibenarkan karena banyak kasus yang mengalami vaginitis akibat obat atau alat-alat semacam ini. Jakarta : Pradnja Paramita. Hadir pula pada acara tersebut Bapak Dekan FK UI. Dr Ratnawati Latief lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1975. Surface Acting Drugs. Proceeding Simposium Aspek Medis Obat Tradisional Indonesia (SAMOTI) Mei 1980.tersebut atau mereka yang oleh nasihat dokter memerlukan dan mempunyai indikasi untuk mendapat terapi tersebut. di samping itu wanita-wanita ini dapat timbul kumisnya atau suaranya berubah seperti suara pria.

kosmetika pemeliharaan kulit baru diikuti oleh cat dan pemucat rambut serta deodoran-antiperspiran. Kelainan kulit yang terjadi antara lain disebabkan cara pemakaian kosmetika yang salah atau berlebihan. Deodoran antiperspiran 5. V. Kosmetika rambut (cat rambut dan pemucat rambut). INSIDENSI Diagnosis dan jumlah yang tepat dari kelainan kulit akibat kosmetika sulit diketahui karena faktor -faktor antara lain : — Kosmetika yang dipakai biasanya beberapa jenis dan komposisi dari produk kosmetika merupakan campuran beberapa macam bahan dan di antaranya ada yang bersifat sebagai perangsang lemah sehingga bila dipakai untuk uji coba kulit memberi hasil yang sulit diartikan.M.Venereologi Indonesia PENDAHULUAN Meluasnya pemakaian kosmetika oleh masyarakat pada akhir-akhir ini telah menyebabkan meningkatnya insidensi penyakit atau kelainan kulit akibat pemakaian kosmetika.98 31. 3.35 100% Risiko kostetika sebenarnya tidak berhubungan langsung dengan data insidensi efek samping.Efek Samping Kosmetika dan Penatalaksanaannya Dr Lily Soepardiman Perkumpulan Ahli Dermato.80 3. Derajat risiko (risk grading) memerlukan perhitungan risk index (jumlah unit kosmetika yang menyebabkan 1 efek samping). Kosmetika pemeliharaan kulit muka (pelembab dan pembersih).D.O. karena penderita mengatasi sendiri dengan cara menghentikan pemakaian kosmetika tersebut. 4. Hair Conditioner Dari laporan beberapa negara di Eropa dan Amerika. 1. dicantumkan bahwa kosmetika tidak termasuk golongan obat dan kosmetika tidak dimaksudkan untuk mempengaruhi faal tubuh manusia. samping ada enam. 41. Ditinjau dari jenis kosmetika yang sering menyebabkan efek *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985.A. Jenis penyakit Dermatitis kontak Jumlah 69 86 76 8 239 % Keterangan alergika Akne vulgaris Hiperpigmentasi Lain-lain Jumlah 28. Jen.I. Diagnosa hasil monitoring efek samping kosmetika No. Data tentang insidensi efek samping kosmetika sangat herbeda-beda. POM 1980 … Juli 1984. Berbeda dengan data di atas. — Tidak semua penderita datang ke dokter. 35. 1986 . Karena struktur dan fungsi kulit dipengaruhi lingkungan maka dapat terjadi pengaruh kosmetika pada kulit. tetapi bahan perontok rambut meski- 14 Cermin Dunia Kedokteran No. Penyelenggara P. Pengaruh tersebut dapat berupa reaksi yang dikehendaki atau efek samping yang tidak dikehendaki. pengolahan kosmetika yang kurang baik. Rias wajah 6. 3. Direktorat Jenderal P. penggunaan bahan-bahan aktif dalam kosmetika yang tidak tepat. Departemen Kesehatan Republik Indonesia yang telah mengumpulkan angka efek samping kosmetika dari beberapa daerah di Indonesia didapat hasil sebagai berikut : Tabel 1. 2. — Banyak pabrik atau produsen tidak mencantumkan bahanbahan yang ada dalam kosmetika yang diproduksinya. Kosmetika rias mata 4. JAVA. yaitu : 1.87 Disarikan dari Dit. 2. Dalam definisi. Dengan cara ini. didapatkan bahwa rias mata meskipun mempunyai insidensi efek samping tinggi tetapi menduduki derajat risiko sedang. ternyata kosmetika yang paling sering memberi efek samping adalah rias mata.

1. I1320/C/XI/1983. tetapi pada kenyataannya masih beredar di pasaran. parfum. 4. rasa kurang nyaman misalnya rasa pusing atau rasa mual setelah memakai kosmetik tertentu sedang pada kulit tidak Reaksi ini terjadi oleh karena aplikasi kosmetika yang mengandung fotosensitizer dan terpapar cahaya. pemeriksaan klinis dan dilakukan tes eliminasi atau tes tempel/ tes tempel sinar. Sebagai contoh adalah tioglikolat dengan pH 12. Jen. Lokasi pemakaian. Dapat bersifat foto toksik maupun foto alergik. Penyebab Kosmetika untuk pemeliharaan kulit . 1. Penggunaan kosmetika akan menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan karena pengaruh faktor . Kremkrem ini mengandung 1 — 4% powdered pearl. Pada tes ini perlu dipertimbangkan juga kosmetika yang telah dipakai dalam waktu lama (karena sensitisasi terlambat atau modifikasi atau kemerosotan produk kosmetik). PENATALAKSANAAN Diagnosis ditegakkan berdasarkan riwayat penderita. butil stearat. Kosmetika dcngan pH alkali misalnya pelurus atau perontok rambut akan lebih mudah memberikan efek samping. Kelainan dapat berupa eritem. asam oleat dan zat warna D & C Red-dyes yang terdapat dalam pemerah pipi. eksematosa atau hiperpigmentasi yang biasanya disebabkan oleh parfum. pH kosmetika. dasar bedak akan lebih banyak mengakibatkan efek samping dibandingkan dengan kosmetika yang sebentar menempel di kulit misalnya shampo. bahan anti oksidan. Reaksi foto sensitivitas pun insidensi efek sampingnya rendah. bahan anti mikroba. misalnya sikat atau aplikator karet/busa.l umlah % Keterangan dung asam atau basa. Intensitas/lamanya kontak dengan kulit.faktor antara lain : 1. Reaksi iritasi Kelainan pada kulit : Reaksi ini dapat disebabkan oleh kosmetika yang mengan- . Penyebab efek samping kosmetika No. Kandungan bahan yang mudah menguap misalnya alkohol. Bahan yang dapat memberi kelainan kulit pada aplikasi pertama disebut iritan. sedangkan bahan yang dapat menimbulkan kelainan setelah pemakaian berulang disebut sensitizer. lauril alkohol. dan menurut penyelidikan mengandung merkuri amonia. Akhir-akhir ini banyak dipersoalkan tentang krem pemutih atau pearl cream yang peredarannya telah dilarang pemerintah dengan Surat Edaran No.5 yang terdapat pada perontok rambut. POM 1980 — Juli 1984 7. Kelainan pigmentasi Suatu bentuk kelainan pigmentasi pada kulit dikenal sebagai Pigmented cosmetic dermatitis.6 1 Disarikan dari Ult. zat warna dan vehikulum. Meskipun kosmetika umumnya dipakai pada kulit. bahan pengawet. 3. Bahan-bahan yang bersifat komedogenik antara lain: lanolin. Oleh karena produk kosmetika terjadi dari bermacam campuran bahan maka bahan yang dicurigai harus dicari antara : bahan aktif. tidak tertutup kemungkinan efek sampingnya mengenai daerah lain. Manifestasi kulit berupa bercak/difus/ retikuler kecoklatan.Tabel 2. Pada umumnya kelainan berbatas tegas dan dapat berupa eritematodeskuamasi sampai vesikobulosa. dengan demikian maka pelembab. 4. Tetapi hal ini sukar dilaksanakan oleh karena : Cermin Dunia Kedokteran No. 2. atau kombinasi keduanya. Manifestasi klinis/bentuk reaksi kulit akibat kosmetika Setiap bahan yang ditempelkan pada kulit dapat menyebabkan kelainan kulit. dalam vehikulum dan konsentrasi yang tepat. 3. Juga perlu dipertimbangkan alat-alat yang digunakan untuk memakai kosmetika. 3. 2. kadang-kadang hitam atau biru hitam. petrolatum. 4. oleh karena itu tata rias mata diharapkan lebih banyak memberikan reaksi daripada kosmetika untuk daerah kulit lainnya. mempunyai derajat risiko tinggi. misalnya : — iritasi pada mata pada pemakaian shampo dan rias mata — gangguan pernafasan pada pemakaian sprai rambut — efek toksik jangka panjang seperti kelainan darah dan organ tubuh. 2.95 5. Daerah sekitar mata kulitnya lebih tipis dan lebih sensitif. dan dipakai kernbali kosmetika yang dicurigai maka gejala akan timbul kernbah. Reaksi alergi 207 19 13 239 (skin care) 86. Bila gejala telah mereda. muka atau kuku daripada karena rias mata sendiri. 41. kelainan ini sebenarnya merupakan akibat dermatitis kontak alergik atau foto alergik karena bahan pewangi atau zat warna yang terdapat dalam kosmetika. Bahan-bahan yang sering menyebabkan efek samping dapat dilihat pada lampiran. Akne Lesi terutama berbentuk komedo yang ditemukan pada wanita dewasa yang terutama disebabkan oleh kosmetika krem muka. Kelainan yang terjadi tidak selalu pada lokasi aplikasi kosmetika. Produk deodoran antiperspiran risiko dan insidensi efek samping yang tinggi. hal ini terlihat pada dermatitis kelopak mata yang lebih sering disebabkan karena kosmetika rambut.44 100% Bedak Cat rambut Jumlah Reaksi ini pada umumnya berupa dermatitis eksematosa. Tes eliminasi Tes ini dilakukan dengan cara menghentikan semua kosmetika yang dipakai. Tes tempel Yang paling ideal adalah melakukan tes tempel dengan semua bahan unsurnya secara terpisah. walaupun sukar dibuktikan tetapi patut mendapat perhatian. 1986 15 Istilah intoleransi dipakai bila pemakai kosmetika mengeluh dijumpai kelainan. bila bahan tersebut sudah menguap akan mempertinggi konsentrasi bahan aktif sehingga dapat menimbulkan efek samping.

bensokain — PABA sulfomanid — para amino salicylic acid — dilarang di — Perancis — Skandinavia — Jerman 3. b. Pada banyak negara. generalisata 14.(PPDA) — — — — 18. Bahan-bahan dalam kosmetika dapat menimbulkan reaksi iritasi primer. Penanggulangan efek samping kosmetika ialah menghentikan kosmetika penyebab dan diberi pengobatan sesuai dengan kelainan yang timbul. Sirkonium — granuloma — antiperspirant — kontak alergi 17. Penggunaan bahan yang dapat menimbulkan toksisitas sebaiknya dihindari. leher. salep organic colouring agents : — para venilen kontak alergi — rinitis — urtikaria cat rambut . resin formaldehide — kontak alergi — pengeras — iritasi — reaksi di mata. — hiperpigmentasi diobati seperti melasma dengan preparat hidrokinon secara topikal maupun dengan kombinasi vitamin C dosis tinggi dan glutathion secara oral. Diperlukan kerja sama dari berbagai pihak (ahli kulit. Batas dalu warsa (expire date) harus dicantumkan untuk mencegah pemakaian produk kosmetika yang sudah berubah komposisinya. 6. produser kosmetika dan penderita) untuk menghindarkan kelainan kulit akibat kosmetika. d. Open test dengan memoleskan kosmetika 2 — 3 kali per hari pada lengan bawah selama 2 hari berturut-turut. hidrokuinon — hipo/ — bleaching hiperpigmentasi 10. merkuri amonia — kontak alergi — bleaching — sistemik — dilarang — pigmentasi 9. Balsam peru Tradisional — hiperpigmentasi — urtikaria — bedak. ini disebabkan karena sistem pengawetan yang tidak memenuhi syarat. kecuali Amerika Serikat. 4. 3. reaksi alergik. Konsentrasi bahan yang dipakai sebaiknya tidak boleh melampaui batas aturan. produsen kosmetika tidak diwajibkan mencantumkan isi kosmetikanya. P. LAMPIRAN Bahan-bahan kosmetika yang sering menyebabkan efek samping : I. Perlu diadakan tes sensitasi antara lain : — tes pada hewan percobaan — Kligman maximization test — tes tempel pada sampel yang adekuat — consumer test dengan mengikut sertakan ahli kulit dan ahli farmasi untuk mengontrol produk kosmetika. Penderita pada umumnya memakai berbagai jenis bahan. Untuk menanggulangi atau memperkecil efek samping kosmetika disarankan untuk memperhatikan : 1. sehingga diperlukan pengenceran serial dan tes kontrol. Kelainan kulit akibat pemakaian kosmetika dapat terjadi bila ada kepekaan terhadap salah satu bahan yang terkandung dalam kosmetika tersebut dan bersifat individual. ahli 16 Cermin Dunia Kedokteran No. c. Efek samping Keterangan vegetables coloring agents : — Henna 2.B. 41. Heksaklorofen — kontak alergi — diserap oleh ku. resin polimer — kontak alergi cat kuku — kontak iritan 6. — foto alergi tabir cahaya — erupsi kulit 11.1986 kecantikan.iritasi lit normal — fotokontak — di Perancis dan — efek sistemik Amerika dilarang (neurotoksik) teratogenik — karsinogenik 16. amonium tioglikolat — kontak iritan keriting rambut — kontak alergi 8. Monosulfiram — kontak alergi — sabun 15. KESIMPULAN 1. Bahan aktif Bahan 1.A.A. Oleh karena hal-hal tersebut di atas. reaksi fotosensitasi dan akne kosmetika. lubanglubang alami. 3. 19. ini akan menghindarkan pemakaian produk oleh konsumen yang sensitif terhadap salah satu bahan kandungannya. Perlu diingat bahwa pengobatan setiap kasus sangat individual. 2. Pencantuman kandungan bahan.a. 5. asam borat — intoksikasi 12. Preparat kosmetika terdiri dari berbagai jenis bahan. Kontaminasi mikroba dapat menyebabkan kerusakan produk dan memberi kelainan pada tubuh manusia pada penggunaannya. — folikulitis —diamin. setiap kosmetika dapat bersifat aknegenik terutama bila pemakaiannya berlangsung lama. — bentuk akne diobati seperti akne vulgaris dengan sulfur atau resorsin secara topikal dan kalau perlu dengan antibiotik. — bentuk dermatitis diobati seperti mengobati dermatitis. amonium persulfat — kontak alergik "hair bleach" — urtikaria 4. maka biasanya tes tempel menggunakan bentuk jadi kosmetika itu sendiri (as is). — cat rambut foto alergik reaksi silang terhapurpura dap : anemia aplastik(?) — azoic (nitrogen) mutagenik (?) — prokain. 2. Hampir semua bahan isi kosmetika tidak mempunyai data tentang konsentrasi tes tempel yang tidak iritatif. garam aluminium — hiperkeratosis — antiperspirant ostium folikular . selenium sulfid — kontak iritan shampoo — sistemik toksik — rambut rontok — sebore 5. Perlu dijelaskan. Tanda peringatan untuk kosmetika yang mengandung bahan yang menimbulkan efek samping misalnya PPDA. kalau perlu dengan steroid secara oral maupun topikal. C-I 16 901 (kuning) — perubahan warna kosmetika kuku 13. Bila sudah terdapat kelainan kulit maka pengobatan sesuai dengan kelainan klinis. Dianjurkan untuk memakai kosmetika seperlunya saja dan pada waktu istirahat hendaknya babas dari kosmetika. Nikel — kontak alergi kontaminasi 7.

lavender dll) atau sintetik (sesquiterpens. Kligman AM. De Groot AC. 1970. 1984. Nater JP.banyak dipakai pada makanan . Yasmin absolut 11.parfum dari binatang tidak menyebabkan iritasi .pigmentasi . Translated from the German by Feniton GL.iritasi . Nagoya 1983. Lokakarya Perlindungan Kesehatan Terhadap Penggunaan Kosmetika. IV.iritasi (bergamot sinnamon. Bahan pengawet : Bahan 1. Tranggono RIS. Shigenatsu T. Matsuo S. The 34th annual meeting of The Mid-Japan Dermatology Society. Merkuri 4. Cosmetics Dermatitis in Indonesia. Philadelphia : Lea & Febiger. Paraben anti mikrobial dan anti oksidan Efek samping .dermatitis kontak alergi . 5.hipo/ hiperpigmentasi . 1985. Aminium klorida 5.305. 2. Soebaryo RW. Geramiol 4. 0. Bronopol 3. Nakayama H. Minyak cendana 6. 3. KEPUSTAKAAN 1. 1976. Sodium lauril sulfat .Trietanolamin Efek samping Keterangan . Jakarta. 15 : 673 . Pigmented Cosmetic Dermatitis.dermatitis kontak alergi 3. Rata IGAK. 23 : 299 .kontak alergi . 9. Liam DH. New York : Wiley Interscience. Formaldehide 2. Toda M. 1975. Int J Dermatol. Nakayama H.parfum dari vegetables -. Minyak lavender 12.kontak alergi . Efek Samping Kosmetika. Hayakawa K.foto sensitisasi . Minyak ylang-ylang 13. Arch Dermatol. Milis OH. Jellinek JS. Soebaryo RW. 41. UNUD Denpasar. 1983.dermatitis kontak alergi . 106: 843 . Sinamik Alkohol 9.tes tempel sering memberikan ha- Cermin Dunia Kedokteran No.50. Acne Cosmetica.dermatitis kontak alergi — foto toksik kontak alergi Keterangan sil positif kuat. Gliseril mono stearat . aldeids dan ester). Parfum Bahan Efek samping Keterangan . Bensil alkohol 2. Hidroksi sitrinelal 7. Jakarta 1981.kontak alergi .kontak urtikaria Keterangan . Formulationand Fundation of Cosmetics. 4. Rata IGAK. Bensil salisilat 3. Fisher AA.Bahan — aloe — kapsikum — sitrus lemon — zingiber officinalis — piperniqrum Efek samping iritasi fotokontak . Takhasi K. Ota S. Emulsifier Bahan 1. Bergamot III. Pengetahuan Efek Samping Kosmetika Sebagai Penunjang Keberhasilan Produksi Dalam Negeri. Minyak kenanga 10. KPPIK VII.dermatitis kontak sistemik .dermatitis kontak alergi II. Penggunaan Kosmetika dan Akibatnya Bagi Kesehatan. 6. Contact Dermatitis. Seminar Sehari Penggunaan Kosmetika Dalam Negeri.5. Amsterdam-Oxford-Princenton : Excerpta Medica.iritasi . Pigmented Cosmetic Dermatitis. 7. 8. Harada R. 1. Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used In Dermatology. 1972. 1986 17 . Red zia 5.dermatitis kontak alergi 2. Metoksi sitrinelal 8. Int J Dermatol. 17 Mei 1985.

Uji tempel tertutup biasanya dilakukan di punggung dengan 18 Cermin Dania Kedokteran No. tertutup b. *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. sehingga perlu dilakukan pengenceran serta pemakaian kontrol yang akan menyulitkan prosedur penelitian. sehingga menyukarkan penentuan penyebab reaksi kulit. di beberapa negara tidak ada keharusan untuk mencantumkan komposisi suatu kosmetika. satu jenis kosmetika tidak hanya terdiri dari satu macam komponen.41. Sehingga apabila suatu jenis kosmetika tersangka sebagai penyebab reaksi kulit akibat kosmetika. maka diduga salah satu jenis kosmetika merupakan ataupun mengandung bahan penyebabnya. 4. terdapat 3 cara melakukan uji tempel : a. Kosmetika terakhir yang dipakai sebelum timbulnya reaksi menjadi kosmetika tersangka. Meskipun pemakaian kosmetika sangat luas bahkan sudah merupakan suatu kebutuhan. UJI KULIT Uji kulit merupakan salah satu cara untuk dapat menemukan penyebab reaksi kulit akibat kosmetika. rambut dan atau kuku dengan maksud untuk memperbaiki dan mempercantik penampilan seseorang. 3. tetapi selalu merupakan campuran berbagai jenis bahan.D. dilakukan dengan cara menghentikan pemakaian seluruh jenis kosmetika baik yang lama maupun baru. Tahan uji kulit untuk kosmetika : 1) tes eliminasi. JA YA. 2) uji tempel 'patch test '. 2. kebanyakan dari bahan komponen kosmetika tidak diketahui dengan tepat konsentrasinya untuk melakukan uji kulit. Apabila reaksinya segera menghilang setelah penghentian.I.1986 . V. dapat dicobakan kembali pemakaian kosmetika-kosmetika tersebut satu demi satu.Uji Kulit Untuk Kosmetika Dr. Kemungkinan hal tersebut disebabkan bahwa tidak semua penderita datang ke dokter untuk mencari pertolongan. namun insidensi reaksi kulit akibat kosmetika relatif rendah. terbuka c.A. Namun prosedur demikian sangat sulit pelaksanaannya berhubung antara lain : 1. Keuntungan melakukan uji tempel terhadap tes eliminasi ialah kemungkinan ditemukannya bahan penyebab reaksi kulit akibat kosmetika dalam waktu 48 jam. di samping pengawasan terhadap produksi yang makin baik. dengan sinar. Penyelenggara P. maka sebaiknya seluruh bahan pembentuknya harus diujikan secara terpisah pada bahan dan konsentrasi yang sesuai. Retno Widowati Soebaryo Perkumpulan Ahli Dermato-venereologi Indonesia PENDAHULUAN Kosmetika didefinisikan sebagai bahan yang dipakai pada kulit. konsumen biasanya memakai beberapa jenis kosmetika secara bersamaan pada suatu waktu. Produk kosmetika tidak pernah hanya terdiri dari satu bahan saja. Kosmetika baru dan lama serta slat pembantu pemakaian kosmetika tanpa kecuali harus dicurigai sebagai penyebab reaksi kulit akibat kosmetika. Sukar untuk dapat mengetahui secara tepat penyebab reaksi kulit akibat kosmetika karena kosmetika terdiri dari berbagai macam komponen serta pemakaian berbagai jenis kosmetika pada saat yang sama. Setelah reaksi kulit mereda atau menghilang.

De Groot AC Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology. Pembacaan dilakukan 15 . Nater JP. Nater JP. Contact Dermatitis. Adverse Reaction to Cosmetics in Dermatology. di man kosmetika dipakai sesuai dengan pemakaian sehari-hari. Amsterdam: Excerpta Medica. Kosmetika tersangka sebaiknya dipisahkan tempatnya. Patch testing Guidelines. kosmetika rambut. Pelaksanaannya sama dengan tes eliminasi. Pembacaan dilakukan 24 jam kemudian dengan membandingkannya terhadap kontrol pada deretan yang lainnya. Uji tempel terbuka. Perlindungan terbaik bagi konsumen kosmetika ialah dengan menyebutkan komposisi kosmetika secara kualitatif maupun kuantitatif. Pada uji tempel biasanya dipakai kosmetika sebagaimana adanya. Apabila hasilnya positif maka dilanjutkan dengan memakai masing. 3) uji tempel tertutup memakai kosmetika tanpa pengenceran dapat menimbulkan sensitisasi pada konsumen meskipun jarang. dilakukan pada reaksi fotodermatosis. Pada umumnya reaksi kulit akibat kosmetika akan meinberikan hasil negatif semua pada uji tempel kecuali apabila dilakukan dengan memakai bahan komponennya. 1983. 2. Edinburg: Churchill Livingstone. Perlu diingat bahwa banyak bahan kosmetika juga dipergunakan pada preparat topikal non-kosmetika. 3) uji terbuka atau 'open test'. 2) reaksi negatif semu sering ditemui karena konsentrasi sensitizer dalam kosmetika terlalu rendah untuk dapat menimbulkan rcaksi positif. Contact Dermatitis. Cara ini dikerjakan pada bahan-bahan yang mudah menguap misalnya kosmetika kuku. tanpa perlindungan yang lebih daripada kosmetika biasa terhadap timbulnya reaksi kulit. Unit tersebut dibiarkan menempel selama 48 jam. Malten KE. Dengan adanya hasil positif pada uji tempel menggambarkan bahwa kosmetika dapat menyebabkan dermatitis kontak alergik. Pembacaan uji tempel diulangi pada 72 jam dan 96 jam. Biasanya dikerjakan di belakang telinga karena daerah tersebut tidak mudah terhapus. 3. 1986 19 . namun terdapat beberapa kegagalan antara lain : 1) terjadi reaksi positif semu karena kebanyakan kosmetika Hal ini akan memerupakan iritan lemah pada penutupan. misalnya cat rambut. sehingga apabila terjadi reaksi yang tidak diinginkan dapat segera dibuka tanpa mengganggu yang lain. Philadelphi: Lea & Febiger. 1975. Cronin E.masing bahan komponen kosmetika. kemudian dibuka dan ditandai daerah tertempelnya.30 menit setelah pembukaan untuk menghindari positif semu. Uji tempel dengan sinar. namun secara terpisah jenis demi jenis. sehingga reaksi akibat kosmetika dapat berlangsung terus meskipun sudah menghindari pemakaian kosmetika penyebabnya. J Appl Cometol 1983. Randazzo SD. 2nd ed. hanya dikerjakan secara duplo dan ditutup dengan bahan yang tidak tembus cahaya. dilakukan dengan mengoleskan badan tanpa dilakukan penutupan. 1980. ' 4) uji pakai atau 'usage test . 5. 1:43-57. apabila dijumpai hasil negatif pada uji tempel maka dapat dilakukan uji terbuka dengan mengoleskan kosmetika 2 € 3 kali perhari pada daerah tertentu atau sania di lengan bawah selarna 2 hari berturut -turut. Pada hasil yang negatif apabila dilakukan uji tempel ulang di atau sekitar tempat terjadinya kelainan klinis kemungkinan akan memberikan hasil yang positif terutama pada sensitizer lemah. hasil negatif dapat dilanjutkan dengan uji pakai. Peraturan mengenai pencantuman komposisi kosmetika di Indonesia merupakan suatu langkah untuk mempermudah penanggulangan serta penelusuran penyebab reaksi kulit akibat kosmetika dan sedapat mungkin menghindari timbulnya reaksi. Muscardin LM. tonik. 41. Pada dasarnya teknik pelaksanaan sama dengan uji tempel tertutup. Fisher AA. Setelah 24 jam tes dibuka dan dibaca. meskipun pelaksanaannya sukar dan nrcnrbutuhkan waktu serta kesabaran baik dari si peneliti maupun konsumen. Nijmegen: Dekker & Van de Vegt. Istilah hipo-alergenik atau analergenik yang tertera pada etiket hanya menggambarkan bahwa kosmetika tersebut telah diuji dengan hasil tanpa atau sedikit sekali memberikan reaksi.menempelkan kosmetika yang telah dioleskan pada unit uji tempel. nyulitkan pembedaan dengan reaksi-reaksi alergi. KESIMPULAN Kosmetika pada saat ini sudah tidak atau sedikit sekali mengandung bahan-bahan sensitizer kuat. Hal ini terutarna dijumpai pada bahan pengawet dan wewangian. 1976. KEPUSTAKAAN 1. Van Ketel WG . apabila uji terbuka memberikan Cermin Dunia Kedokteran No. 4. setelah itu disinari dengan sumber cahaya.

Meskipun demikian. ternyata faktanya antara kosmetika ditambah dengan zat-zat pembunuh bakteri atau jasad renik lain. Di Indonesia tempo doeloe. Dalam arti kata yang sempit sehat berarti tidak sakit. Beberapa penyelidik menyebutkan sebagai kosmedik.500 S. 20 Cermin Dunia Kedokteran No. produksi (vit.Kegunaan Kosmetika Untuk Kesehatan Kulit Dr. rempah. JA YA. Kulit yang sehat adalah kulit yang tidak menderita suatu penyakit baik dari luar tubuh maupun dari dalam tubuh. tersebut di atas. yang dilakukan baik oleh sel-sel kulitnya maupun oleh appendagesnya seperti otot. arang dan lain-lainnya. Menurut peraturan Menteri Kesehatan R. 1986 . dimasukkan dalam. termasuk pula kulit. dipercikkan atau disemprotkan pada. dipergunakan pada bahan atau bagian badan manusia dengan maksud untuk membersihkan. telah dipergunakan bahan-bahan kecantikan berupa minyak-minyak hewan maupun tumbuhan. Kulit dengan luas ± 1. obat tanpa efek tertentu kecuali efek psikis. Di dalam dunia kedokteran dikenal pula placebo. anti gatal. Pembagian menurut tujuan penggunaan saja diajukan oleh Nater J. Oleh karena banyaknya kosmetika yang beredar dapat membingungkan baik konsumen maupun pihak-pihak yang berkecimpung dalamnya. 3. menambah daya tarik atau mengubah rupa dan tidak termasuk obat. No. Para ahli telah berusaha untuk menyederhanakan berbagai macam kosmetika dengan cara mengelompokkannya.A. Dewasa ini di pasaran kita menemukan berbagai macam kosmetika yang dihasilkan oleh produsen-produsen baik nasional maupun internasional. sensorik. respirasi dan absorpsi. Wasitaatmadja PENDAHULUAN Kosmetika telah dikenal sejak dahulu kala.I. Sjarif M. Sebagian terbesar lainnya baik pemakai atau salonsalon kecantikan yang bertebaran di seluruh pelosok Indonesia masih menggunakan kosmetika modern dengan cara aplikasi dan sistem yang diambil dari negara-negara maju seperti Eropa. Meskipun definisi kosme*I Dibawakan pada simposium Kosmetika pada 'tanggal 7 September 1985. Pada tulisan Jawa kuno kita dapat menemukan uraian tentang pembuatan jamu-jamu tradisionil baik untuk kesehatan maupun untuk kecantikan. suatu hal yang bila dikembangkan akan tak kalah artinya dengan kosmetika manapun. mempunyai fungsi tertentu untuk kesehatan. termoregulasi. sekresi.D. No. memelihara. seorang bapak ilmu kedokteran telah membuat resep-resep kosmetika dan menghubungkannya dengan ilmu kedokteran. KESEHATAN KULIT Sehat menurut Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) adalah keadaan yang sempurna baik fisik. Hipocrates (460 — 377 SM). ekspresi. Penggolongan yang dibuat oleh masingmasing ahli ternyata tidak sama satu dengan lainnya. susu. perawatan kecantikan bersumber pada pengetahuan nenek moyang yang merupakan tradisi turun-temurun menurut adat istiadat masing-masing daerah. anti produk keringat dan lainlainnya. Setiap organ tubuh manusia. Kulit mempunyai fungsi proteksi.I. madu. pada dewasa ini di dalam lapisan masyarakat Indonesia kecenderungan untuk memakai kosmetika tradisionil masih sedikit. mental dan ekonomis. dituangkan.2 m2 dan berat ± 15% dari berat badan terdiri dari susunan sel-sel yang membentuk lapisan-lapisan kulit epidermis. dkk. dermis dan jaringan bawah dermis. V. Penyelenggara P. Amerika atau Jepang. tanah liat. 220/Menkes/per/IX/1976. 41.M. D). anti jerawat. Melalui berbagai tempat dan waktu ilmu untuk mempersolek diri meluas dan menyebar ke dalam berbagai kalangan masyarakat di dunia ini. kosmetika adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan. Pada lampiran Peraturan Menteri Kesehatan R. dan dipakai di RSCM setelah modifikasi. Di Mesir. Hal ini ternyata tidak mudah.I. kosmetika telah digolongkan menjadi 13 golongan berdasarkan tujuan penggunaan dan lokasi tubuh yang dikenainya. kelenjar lemak.P. dioleskan. tika demikian jelas.

tekanan. lokalisasi kulit. seks. Kulit harus dibersihkan. Penduduk sebanyak itu mendiami 3 ribu pulau yang luasnya hampir seluas Eropa dan yang paling banyak terdapat di ptIlau Jawa. ester asam antranilat. persarafan. struktur bentuk dan besarnya sel-sel & jaringan kulit lain. night cream dan sebagainya. pertumbuhan rambut. Kosmetika penipis kulit (thinning) biasanya mengandung bahan-bahan serbuk dengan partikel -partikel besar yang kita gosokkan ke kulit akan bekerja sebagai sikat amplas. dikenal pula kosmetika pembersih untuk rambut. Kosmetika pembersih dengan bahan dasar padat. mungkin tidak dapat melarutkan semua kotoran yang melekat di kulit kita. fenol dan sebagainya. temperatur. rambut atau kuku. meskipun jarang digunakan. kosmetika pelembab ini tentu tidak banyak gunanya. zat-zat kimia. kuman-kuman penyakit. merupakan konsumen yang mempunyai potensi besar untuk pemasaran produk kosmetika. seperti air mawar. dari satu bangsa ke bangsa lain. Apakah tujuan ini sampai dengan baik akan ditentukan oleh faktorfaktor absorpsi perkutan. Kosmetika rias dan kosmetika wangi . Tentu diperlukan seni tersendiri karena tanpa bakat seni kosmetika rias tak akan mencapai tujuannya. Sebagai bagian dari tubuh. jelas bahwa tujuan pemakaian kosmetika adalah pemeliharaan/perawatan. asetofenon. kehamilan. gigi dan mulut. Untuk kesehatan kulit. seperti krem pembersih. pipi terlalu luas. sehingga terlihat kesan seolah-olah kulit tersebut tebal. Tabir sinar matahari yang biasa dipakai adalah : PABA. Bila ingin tak terlalu lengket (sesak) dapat digunakan kosmetika pembersih dengan bahan dasar minyak + air. dari satu suku ke suku lain. Harus diingat bahwa derajat kebersihan dari kulit dari setiap manusia tidak sama satu sama lainnya. Untuk hal ini dapat dilakukan dengan berbagai bahan pembersih. ras. KEGUNAAN UNTUK KESEHATAN KULIT Dari definisi dan pembagian kosmetika. Gambaran kulit sehat Kulit yang sehat terlihat sebagai kulit yang optimal secara fisik maupun fisiologik. jamur dan sebagainya. seperti sinar matahari. Kulit adalah pagar terluar dari tubuh yang melindungi tubuh dari berbagai pengaruh / trauma luar yang dapat merusakkannya. udara kering). distributor maupun konsumen. goresan. macam bahan dasar. Pada orang-orang di mana kulit masih menggambarkan kemampuannya untuk membentuk minyak permukaan kulit dengan baik atau bahkan berlebih -lebihan. Kosmetika pelembab dan pelindung kulit biasanya berbentuk bahan dasar minyak yang berguna untuk menambah minyak permukaan kulit yang kurang se- perti terdapat pada moisturising cream. ( : 2900 A — 310 A). Kosmetika pelindung terhadap trauma mekanik bersifat sebagai pelumas kulit (lubricants). iklim. alis terlalu tipis atau tebal dan lain sebagainya dapat dikaburkan oleh kosmetika rias ini. lokalisasi kulit. keutuhan kulit. pembentukan keringat.B. Perlindungan terhadap cuaca dingin maupun panas adalah sama dengan perlindungan terhadap kehilangan air dari kulit. kuku. keringat yang terlalu banyak. vitamin (vitamin cream). kelenturan. lapisan ini tetap melekat. karena kulit selalu terpapar (expose) pada lingkungan luar yang penuh polusi di samping adanya kotoran dari tubuh sendiri yang keluar lewat alat-alat sekretoar (lemak. Ternyata gambaran (appearance) kulit sehat dari satu orang ke orang lain. umpamanya oleh adanya kotoran. 41. Cermin Dunia Kedokteran No. wangi . kelembaban dan sudah barang tentu peraturan/perundang-undangan. Kulit yang kurang lembab/berminyak atau kering dapat diberikan kosmetika pelembab berupa minyak atau kombinasinya dengan air. minyak permukaan ini berkurang. KOSMETIKA INDONESIA ? Indonesia dengan 160 juta penduduk di antaranya lebih dari setengah wanita. ester salisilat. Pada keadaankeadaan tertentu. kelembaban. Mata yang terlalu kecil atau terlalu besar.wangian bersifat mengurangi atau menutupi kekurangan (cacat) bagian tubuh (kulit) kita. tetapi dapat ditemui. Dengan kosmetika yang sama sekaligus dapat pula dilindungi kulit terhadap debu zat kimia yang dapat bereaksi merusakkan kulit. pembentukan minyak kulit. merupakan hal dasar yang mutlak dimiliki agar tujuan mulia dari kosmetika tidak salah arah. konsentrasi. Kadang -kadang kulit perlu pula ditipiskan. minyak atau padat.V. secara alamiah akan diganti lapis perlapis dalam waktu kira-kira 3 minggu. kegunaan kosmetika terutama terletak pada kemampuan perawatan dan pemeliharaannya. minyak. penambahan daya tarik/rias dan menambah bau-bauan. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi hal tersebut di atas yaitu antara lain: umur. KEGUNAAN LAIN Kegunaan lain dari kosmetika adalah riasan. pigmentasi. Oleh karena itulah dibuat orang kosmetika dengan bahan dasar air + alkohol atau air + sabun. Pada keadaan-keadaan tertentu (tua. kulit mendapat porsi yang paling besar dari tujuan tersebut. Sampai saat ini belum dikembangkan kosmetika yang dapat melindungi kulit terhadap sinar radioaktif. Secara fisiologik terlihat dari keratinisasi. konsistensi. Secara alamiah sebenarnya kulit membentuk skin surface lipid yang berguna untuk proteksi terhadap penguapan air dari sel-sel kulit (in sensible water loss perspiration). tergantung dari faktor endogen dan eksogen tadi. Dengan demikian pengetahuan tentang kesehatan bagi semua pihak yang tersangkut paut (involve) : baik produsen.wangian dan kesenangan (enjoyment). panas. keringat dan keratinisasi). Kosmetika pembersih dengan bahan dasar air. Secara fisik. tarikan. Kosmetika pelindung terhadap sinar matahari (sunscreen) adalah kosmetika yang mengandung zat yang menahan komponen sinar matahari yang dapat merusakkan kulit yaitu U.kelenjar keringat. Kosmetika pembersih dengan bahan dasar minyak seperti oil of Ulan atau minyak bayi banyak dipakai untuk melarutkan bahan-bahan kotoran yang larut dalam minyak. Beberapa jenis kosmetika bertujuan untuk memberi makanan (skin food). lapisan kulit terluar. Sudah barang tentu ketiga tujuan penggunaan kosmetika tidak boleh mengganggu kulit pada khususnya dan kesehatan tubuh pada umumnya. kulit yang sehat terlihat dari warna. tanin. dari satu ras ke ras lain berbeda-beda. Secara langsung kosmetika jenis jenis inipun ada pula gunanya untuk kesehatan kulit. Di samping itu. 1986 21 . hormon (hormonal cream) bahkan obat -obatan (medicated cosmetic). air. Adanya iritasi kronis dapat pula menebalkan kulit dengan secara setempat. Lapisan sel tanduk.

Paris. London. Tranggono RIS.41. Toronto : Grune & Stratton. budaya. KEPUSTAKAAN 1.1986 . berbagai kebiasaan. 9. Rapat Konsultasi Peningkatan Kosmetika. New York. Untuk mencapai suatu kriteria kosmetika Indonesia diperlukan forum atau lembaga khusus yang lebih luas untuk menilai dan membicarakan berbagai aspek ke arah itu memang sebaiknya dimulai. Tokyo. banyak pengalaman dan banyak waktu. kepentingan dan lainnya yang terikat kuat dalam satu kesatuan bangsa. banyak penyelidikan. Toronto : Wilay — Interscience. Wasitaatmadja SM. Breuer MM. pengawasan. Sao Paulo. edukasi. San Fransisco : Academic Press. 1970. Kosmetika Untuk Kesehatan dan Kecantikan. Lokakarya Perlindungan Kesehatan Terhadap Kosmetika.V. 8. 1978.Indonesia terletak di daerah tropis dengan 2 iklim yang berganti setiap tahun. Wasitaatmadja SM. Kelembaban udara di daerah ini cukup tinggi. Letak Indonesia yang dilintasi garis khatulistiwa menyebabkan sinar matahari dengan komponen U. 4. musim hujan yang panjang dan musim panas yang menyengat. Princeton : Exerpta Medica. Penggunaan Kosmetika dan Akibatnya bagi Kesehatan. Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology 1st ed. Kosmetika Dalam Dermatologi. Ini bukanlah suatu hal yang mudah sehingga memerlukan banyak pemikiran. Penduduk Indonesia terdiri dari berbagai suku dan ras berbagai adat istiadat dan kebudayaan. 7. Bedah stnefik Sal bcdah kosv eJik hnna ' lal ysuru9 ke khl taryslTvt 22 Cermin Dunia Kedokteran No. Temperatur udara di berbagai tempat tidak persis sama 0 tetapi berkisar antara 20 — 30°C. Formulation and Function of Cosmatics 3rd ed. di dalanmya terpancar sepanjang tahun. Safety and Efficacy of Topical and Cosmetics 1st ed. 6. Dir Jen POM Dep Kes RI. Cosmetics and The Skin 2 nd ed. Malam Klinis PAD VI JAYA. Untuk itu harus dipertimbangkan berbagai aspek sosial. Welis FV and Lubowe II. Nater JP. London : Reinhold Book Corp. Oxford. Dep Kes RI. Juli 1984. satu kesatuan bahasa dan satu kesatuan negara: Indonesia. New York. New York. 1982. ekologi. Cosmetica Science 1st ed. Jakarta 1981. kebutuhan. S~sialis Ko Setelah sele . Amsterdam. 1969. 5. ekonomi dan lain -lainnya. Soebaryo RW dan Rata IGAK. Sydney. 1983. Jellinek JS. San Fransisco. London. Kursus Regular Yayasan Lembaga Konsumen. New York. peraturan. Groot AC and Liem BH. Kligman AM and Leyden JJ. 3. etnis. London. Amsterdam. Suatu formulasi tentang kosmetika yang cocok atau khas Indonesia sampai saat ini belum dibuat. Sydney. 2. Jakarta 1981. Masalah Kosmetika di Indonesia. Jakarta 1979.

Cara pelaksanaan monitoring 3. 2. Sejak berkembangnya soal memperrintik diri secara menonjol tahun 1968. memperindah. Akan diuraikan di bawah ini secara singkat laporan sementara efek samping kosmetika yang dikelola oleh Dir. Kebutuhan manusia akan kosmetika memuncak sejak menjelang dewasa . 1986 23 . Rata* dan A. menyenangkan serta membahagiakan lahir dan batin. P. menambah daya tarik serta mempengaruhi suasana dengan baubauan menjadi demikian rupa sehingga dapat menjadi situasi yang harmoni. Penyelenggara P. Jen. Peningkatan taraf pendidikan masyarakat b. bila dilakukan pendataan yang memadai akan didapatkan : 1. Dir.yaitu sehingga salah satu unsur untuk membahagiakan keluarga yang selanjutnya akan ikut menentukan kesejahteraan masyarakat (W. Tujuan monitoring *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985.A. Jenis kasus (10 . Hudiono). PENDAHULUAN Kosmetika merupakan kebutuhan yang selalu dihubungkan dengan keinginan untuk mempercantik. P. Di samping itu perlu diperhatikan juga faktor lain untuk keamanan ini seperti: cara pemakaian kosmetika. Dengan terpenuhinya kebutuhan sandang-pangan. Dengan memperhatikan secara lebih mendalam soal tujuarpemakaian kosmetika seperti tersebut di atas sangat diperlukan kosmetika yang relatif aman bagi konsumen. Tujuan monitoring Peningkatan pemakaian kosmetika disebabkan oleh beberapa faktor antara lain : a. maka produksi dan pemakaian kosmetika pun ikut berkembang dengan cepat dan meluas sampai ke penjuru tanah air.M. Konsumen dengan kelainan kulit sebagai akibat efek samping kosmetika akan datang berobat.Laporan Monitoring Efek Samping Kosmetika I Gusti Agung K. dapat diambil tindakan yang perlu terhadap produk kosmetika agar keamanan bagi konsumen dapat dipenuhi.D. **) Pimpinan Proyek Pengendalian dan Pengawasan Kosmetika.O. Fadilah Rival** *) Sub Bagian Kosmetik Medik.P.K. Kasus efek samping kosmetika akan selamanya ditemukan selama manusia memakai kosmetika karena soal efek samping kosmetika terutama jenis alergi bersifat sangat individual. maka kebutuhan akan pemakaian kosmetika cukup meningkat. Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FKUI/RSCM.15) tahun yang lalu berbeda dengan laporan-laporan yang ada pada tahun-tahun terakhir ini.I. V. R. Produksi kosmetika dalam negeri yang telah dapat memenuhi kebutuhan secara kuantitatif maupun kualitatif (Yos. Dalam hal ini soal yang bersangkutan dengan kesehatan tidak boleh dilupakan. Kosmetika merupakan produksi yang dipakai oleh manusia sejak lahir sampai mati. di tingkat desapun telah diajarkan soal pemeliharaan kulit dan rambut dengan kosmetika. Jumlah dan jenis kasus efek samping kosmetika. umumnya ke dokter.. Tujuan keseluruhan dari mempercantik diri bukan hanya sekedar merawat kesehatan dan mempercantik diri saja. Kes. Laporan sementara data yang ada (Januari s/d April 1985). Napitupulu). Jen. Dengan demikian. Bila mungkin bahan-bahan aktif formula kosmetika yang menyebabkan efek samping. akan tetapi mempunyai arti yang pada hakekatnya sangat luas. meliputi hal-hal antara lain : 1. Oleh karena pemakaian kosmetika tidak selamanya aman maka tercatatlah kasus-kasus efek samping kosmetika yang datang ke dokter/Rumah Sakit untuk menyembuhkan kelainan kulitnya.waktu ingin menarik hati lawan jenis sampai menjelang menopause .M. 3. 2.K. Dep.waktu ingin tetap awet muda.O. Dengan data ini. lama Cermin Dunia Kedokteran No. Jenis kosmetika yang memberikan efek samping serta pabrik yang memproduksi. Jakarta.I. Promosi yang gencar oleh produsen kosmetika d. Daya beli masyarakat meningkat setelah kebutuhan pokok terpenuhi c. JAYA. 41. Pada masa sekarang P. Untuk menunjang keamanan ini maka diperlukan: umpan balik dari konsumen.

Peranan dokter dalam hal ini memberikan umpan balik kepada pihak yang berkepentingan agar keamanan pemakaian kosmetika dapat ditingkatkan. Bandung 7. Selama 4 bulan telah tercatat 280 kasus efek samping dari seluruh Indonesia. 2. Sedangkan yang terbanyak memberikan efek samping ialah dasar beda. Palembang 9.O. Karena pemakaian kosmetika berlangsung setiap hari sampai bertahun-tahun maka dengan sendirinya dapat memberikan akibat akne.. Dir.M. pengaruh cahaya matahari terhadap pemakaian kosmetika dan saat-saat yang perlu memakai kosmetika.M. Bila bahan aktif ini dapat ditemukan maka merupakan hal yang tak ternilai harganya bagi kepentingan konsumen. Semarang 6. No. Nilai ini walaupun kasar dapat dipakai sebagai saringan kasar guna menentukan tindakan berupa: intensifikasi monitoring sehingga bila mungkin dapat ditemukan bahan/bahan aktif sebagai penyebab efek samping. (Tabel 2) DISKUSI Menurut Nater./dokter di sekitarnya. Cara pelaksanaan monitoring Untuk pelaksanaan monitoring dilakukan beberapa hal yang perlu : 1. dekati terhadap keadaan yang sebenarnya. akan tetapi — Telah dilaporkan hasil monitoring efek samping kosmetika bagaimanapun juga sudah merupakan gambaran yang mendari 10 rumah sakit Propinsi di Indonesia. Khusus di RSCM Jakarta. Denpasar Jumlah 1. 41. kosmetika adalah aknegenik yang ringan. larnanya datang ke dokter/melapor di samping tiap-tiap orang — Diperlukan dana dan tenaga yang cukup besar untuk pemumumnya memakai lebih dari satu jenis kosmetika. Ketelitian belum — Walaupun data yang diperoleh masih kasar akan tetapi sepenuhnya dapat dipenuhi oleh karena: penderita tidak sesangat berguna untuk menentukan tindak lanjut.O. Laporan sementara monitoring Tabel 1. Oleh karena itu tidaklah mengherankan bila hal yang sama ini ditemukan juga di Indonesia. 3. insiden kasus efek samping sekitar (5 . Bentuk efek samping yang terbanyak ialah acneiform dan melasma (hyperpigmented contact dermatitis?). Yogyakarta 10. Jen. P. maka secara relatif efek sampingnyapun akan meningkat pula. Kota Jumlah 77 34 30 26 25 24 21 17 14 12 Keterangan Tiap rumah sakit Propinsi bertindak sebagai koordinator terhadap R. Jumlah kasus efek samping kosmetika (Januari s/d April 1985). Mempersiapkan status/formulir efek samping kosmetika. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa kerja sama yang baik antara: pusat akademik (dokter). Menunjuk 10 Rumah Sakit Propinsi sebagai koordinator monitoring daerah yang bersangkutan. Lebihbuktian bahan yang menyebabkan efek samping. Dengan meningkatnya pemakaian kosmetika serta tersebarnya pen24 Cermin Dunia Kedokteran No. Pelaksana evaluasi tengah berjalan yang anggauta-anggautanya berasal dari semua pihak yang berkepentingan. sub kosmetik 4. Medan 5. Menunjuk Pelaksana Evaluasi hasil monitoring. para konsumen (salon-salon kecantikan/Tiara Kusuma) dan Produsen kosmetika dapat melahirkan keamanan pemakaian kosmetika.10)% dari pasien. Status yang ada sekarang telah mengalami perubahan dan kiranya perlu diperbaiki lagi atas dasar pengalaman-pengalaman yang ada dalam pelaksanaan yang lalu agar dapat berdayaguna maksimal.S. peningkatan kualitas penata kecantikan di salon-salon kecantikan serta peningkatan mutu produksi kosmetika serta pengawasan yang lebih teliti/ketat oleh Dir. Menado 3. terhadap segala kemungkinan pemalsuan dan penyimpangannya dari peraturanperaturan yang ada terhadap kosmetika. kuantitatif yang sebenarnya di masyarakat. Surabaya 280 Di antara jenis kosmetika tersebut yang banyak mengakibatkan kontak dermatitis ialah hair dyes dan Bleaching cream. lebih bila setiap berhias dipakai kosmetika dari yang berbedabeda merek/pabriknya keadaan akan menjadi bertambah sulit untuk dinilai. Efek samping ini dapat dikurangi dengan meningkatkan pengetahuan/pendidikan masyarakat. Pelaksanaan monitoring ini tentu belum menunjukkan RINGKASAN variasi. didikan kilat soal pemakaian kosmetika sampai ke pelosok tanah air. dkk. Jen. P. Padang 8. Jakarta 2.pemakaian kosmetika. 1986 .

07 6. Kosmetika Dalam Negeri sebagai Cermin Kemandirian Bangsa. 1986 25 . Amsterdam.79 1. Hudiono YOS.14 6. Unwanted Effect of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology. Jumlah — — — — 1 1 54 — — 47 — — 65 3 100 7 57 26 — — —4 2 2 24 2 3 6 — 6 — 8 — — — — 17 18 18 — — — — 6 — — 6 3 5 2— — — — — 3 1 — — 1 — — — 3 —3 — — — 5 —5 5— — — —4 5 — 5 — — — — 6 8 74 280 17 9 35.07 1. Jakarta 1985.07 — 1. 2. 4. 2.35 9. 1. Cermin Dunia Kedokteran No.57 2.43 2. Himpunan Mahasiswa Farmasi : "Ars Praeparandi" ITB. 9. 1983. 7. Jenis kosmetika Merk a b 27 20 — — — 5 — — pabri k e 9 4 2 f 4 — — 2 —— g 3 2 Dll Jumlah Persentase c 19 15 — 9 — 4 — — — — — d 3 Dasar bedak Bedak "Pearl cream" "Bleaching cream" "Ploycolor cream" "Cleansing milk" "Hair dyes" Pelembab 31 8 22 4 — — — — "Lipstick" "Masker" "Deodorant" "Eye shadow" Sabun Dli. 11. 6. 3. Pokokpokok isi Seminar Nasional Kosmetika dan Penatalaksanaannya di Indonesia. John P et al. Jenis kosmetika yang disangka menyebabkan efek ramping.79 100 KEPUSTAKAAN 1. Nater. Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan Dep Kes RI. No.71 20. 41. 5. 10.Tabel 2. 4.79 — 1. 13. 8. 3. 12.29 8. 20 Maret 1981. 14. Laporan Formulis Monitoring Efek Samping Kosmetika yang masuk dari 1 Januari 1985 s/d 30 April 1985.79 1. Bandung. Oxford. Seminar tentang Penggunaan Produk Kosmetika Dalam Negeri. Princeton : Excepta Medica.14 1.

Diperhatikan orang merupakan kebutuhan orang dalam hidup. tetapi sampai seluruh tubuh. • Tindakan kosmetik ditinjau dari segi kejiwaan mempunyai maksud dan tujuan berbagai arah terutama bagi orang yang lebih dewasa : 6) Peningkatan rasa harga diri. yang disebut sebagai sikap perilaku seductif. Di negara-negara maju tindakan operatif. apalagi bila ia mempunyai identitas erat terhadap ayahnya. Remaja gadis demikian dikenal sebagai yang tergolong "Tom Boy Lady". memperhatikan masalah warna kulit. asal masih dalam ukuran-ukuran yang wajar. pemberian krim pembersih dari tidak hanya muka. Dari segi bau perfume sampai kepada lipstick sampai cara menggunakan dan model alis yang menantang. mammoplasty. Perhatian tidak jarang merupakan dorongan bagi orang lain untuk menghargai dan menghormati. 1986 . • Dalam keadaan normal 4) Pada umumnya remaja tertentu kurang menyenangi penggunaan kosmetika. Kemungkinan bahwa kasus menunjukkan sikap perilaku menarik perhatian seksual. proses perhatian terhadap dirinya tampaknya lebih cepat daripada yang diduga. selain apa yang telah diutarakan. 3) melangkah lebih jauh ialah tindakan yang lebih aktif.A. electro caustic. dan ketenteraman kehidupan emosional. misalnya rhinoplasty. pemberian warna pada kuku. 5) Pada gadis-gadis yang feminim. tidak jarang dikonsultasikan terlebih dahulu kepada psikiater akan dampak sampingan yang mungkin timbul di bidang kejiwaan. 8) inengangkat keadaan untuk mendapatkan perhatian. Aspek-aspek di atas dapat saja dinilai agak berlainan. 26 Cermin Dunia Kedokteran No.I. ataupun untuk mendapatkan perhatian yang berlebih dari masyarakat sekelilingnya. Penyelenggara P. Medicure. hiperpigmentasi sering menjadi problem yang tidak terlepas dari pemikirannya. berupa langkah bermacammacam : 1) dari yang bersifat sederhana : sekedar memberi bedak pada muka meningkat memberi gincu tipis pada bibir meningkat lagi kepada pemberian bedak yang lebih tebal pada muka. benjolan-benjolan tertentu pada badan atau muka. JAYA. 7) Ketenangan.D. ditambah lagi cara memandang. termasuk menggincu tebal-tebal. self esteem. Sikap perilaku narcistik. 9) Melangkah lebih lanjut. face lift. kehidupan maupun perikehidupan. menentang. 2) Tindakan yang lebih sophisticated. dan lain-lain. Melebihi keadaan tersebut mungkin sudah dapat dimasukkan dalam kategori gangguan jiwa. baik yang bersifat wajar. terhadap berbagai kelainan kulit. terjemahan dari istilah kosmetik. 41. V. sering melihat dirinya di cermin. cara duduk. sedang-sedang. lotion-lotion pembersih. kasus demi kasus tergantung temperamen orang tersebut. Mendapat rasa dihormati menyebabkan manusia merasa adem tenteram. Tetapi dalam perkembangan lanjut. baik pria ataupun wanita. Kosmetika akan sangat besar peranannya untuk membantu lebih efektif.Pengaruh Kosmetika Pada Kejiwaan Dr Suharko Kasran Ahli Syaraf dan Jiwa PENDAHULUAN Latar belakang permasalahan • Menurut Harold I Kaplan dan Benyamin J Saddock. Nota : Pada beberapa kasus bila didorong oleh Ibunya malah *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. cara berjalan dan seterusnya. orang melakukan tindakan yang bersifat memperindah diri. operasi-operasi yang lebih berat. Sikap perilaku memenangkan memberikan kesan yang sangat penting. baik oleh isyarat-isyarat yang diberikan oleh ayahnya. pembicaraannya. atau oleh dorongan teman pria tertentu sedikit demi sedikit remaja gadis mulai memperhatikan dirinya.

Tetapi keadaan dapat berubah dengan pembinaan. tetap usaha mempercantik diri dipertahankan. Walau mengeluh khawatir sanggul akan copot. Orang lain sangat mengagumi hasil karya kosmetika. Ternyata evaluasi terhadap klien-klien tidaklah selalu demikian. Pada waktu menjadi temanten. bermata hijau bila melihat perempuan kan atas rasa takut kalau-kalau suami bertindak serong seperti dirinya sendiri. Seseorang yang mencari tindakan bedah kosmetik bukan karena keinginannya. kadang-kadang seorang wanita menggunakan kosmetika ala kadarnya bagi suaminya. b. Ada pula pria yang kurang senang bila wanita yang dimiliki dalam hal ini istri menggunakan kosmetika. atau tindakan bedah kosmetika : a. Ada pria yang sangat berorientasikan kepada ilmu pengetahuan. atau yang disebut conditioning. untuk disajikan pada simposium KOSMETIKA. suami dan isteri tampak erat sekali kaitannya dengan interaksi emosional antara suami dan isteri sepanjang umur pernikahan. Mungkin ia seorang yang egosentrik. maka kecantikan isteri mungkin tidak menjadi tumpu perhatian. Orang yang perfeksionistik. tetapi tidak memperdulikan atau memperhatikan cacat orang lain yang lebih berat. tetapi celangakan. Keluar air mata banyak. Pria dalam keadaan demikian sukar dimasukkan dalam kategori yang bagaimana. hanya memikir diri sendiri. Hubungan antara kosmetika. Biasanya seorang wanita muda yang didesak oleh ibunya atau oleh suaminya. Pasien paranoid yang menunjukkan waham somatik yang berlebihan tentang kelainan atau cacat yang terdapat pada !. Bukan ditujukan kepada suami. Jakarta 7 September 1985. Misalnya pada waktu tunangan. Derajat psikopatologi yang diketemukan tidaklah identik dengan cacat-cacat jasmaniah yang mengurangi kecantikan atau kebagusannya. Pada kejadian-kejadian tertentu misalnya ulang tahun pernikahan. kemungkinan besar karena sudah ada gangguan jiwa sebelum pembedahan dilakukan sebagai faktor yang melandasi. c. ingin sekali menguasai wanita as such. atau borderline schizophrenia. Pada saat tertentu suami mengkhayal beristerikan Tetapi pandangan-pandangan tersebut terakhir sangat tergantung kepada watak sikap perilaku pria yang bersangkutan. Tetapi ada kesan saja. Kosmetika harapan dan kenyataan a. Lupa bahwa kadang-kadang seorang suami membutuhkan wanita dalam hal ini isteri yang sensual. yaitu mitoni (kehamilan pertama 7 bulan). Dari sikap yang benar-benar wajar. usaha-usaha yang dilakukan bukanlah semata-mata merias diri tetapi lebih banyak simbolik bagi keselamatan bayi dan ibunya. Kemungkinan depresi tetap terdapat pada dirinya sesudah tindakan bedah kosmetika masih besar. Sedangkan bentuk akibat interaksi dan penggunaan kosmetika mempunyai variabel yang luas. ketenangan bagi suami atau arti lain dari segi para psikologik. sampai kepada cemburu terhadap suami tetapi didasar- .Maksud dan tujuan Maksud penulisan adalah memenuhi permintaan PADVI. khususnya untuk wanita atau yang mirip wanita ada dugaan atau praduga. tetapi dirinya sendiri tidak menyenanginya. Mungkin secara tidak langsung memberikan sesuatu. Seseorang yang hanya dapat melukiskan cacatnya secara kabur. g. dirinya yang sesungguhnya tidak ada. perasaan camas sering terjadi sesudah mcngalami pembedahan. Dukungan moril dari ahli kulit atau ahli bedah yang menyertai pembedahan sering memberikan dampak yang positif. h. bersikap mendua. tidak pernah puas dengan segala tindakan kosmetika termasuk bedah kosmetika. PERMASALAHAN Tinjauan penggunaan Kosmetika ditinjau dari lingkungan dan orang lain Penggunaan kosmetika. 1986 27 berjidat halus. Seseorang dengan harapan-harapan yang tidak realistik terhadap hasil bedah kosmetika atau tindakan kosmetika lainnya. Waktu proses khususnya untuk orang Jawa. penggunaan kosmetika baik (apalagi) pada wanita ataupun pria merupakan Cermin Dunia Kedokteran No. Atau mungkin ia seorang yang menurut teori tertentu. disertai makna arti yang sukar ditebak. e. Sudah diutarakan bahwa maksud tujuan penggunaan kosmetika adalah peningkatan harga did. Menerima apa adanya mungkin lebih menyenangkan daripada mengharapkan sesuatu yang belum tentu. Pasien depresi berumur 40 tahunan yang pada umumnya wanita yang memerlukan face lift. Situasi-situasi Klinis yang perlu menjadi perhatian dan bahkan merupakan kontra indikasi untuk pemberian kosmetika. bahwa seolah-olah dipergunakan untuk orang lain untuk mencapai kepuasan pribadinya. 41. Kepuasan dilihat orang. sampai kepada bersikap curiga cemburu terhadap suami. bahwa penggunaan kosmetika untuk suami menjadi masalah bukan primer. Seandaikan ada gangguan jiwa yang lama sesudah pembedahan. kepuasan menunjukkan kelebihan (Adler). rambut akan terganggu bila sudah di-set. Dengan tujuan memberikan orientasi "Pengaruh Kosmetika pada Kejiwaan Secara Timbal Balik " . b. Psikoterapi kadang-kadang jauh lebih menguntungkan. jadi akan menjadi isterinya. Usaha penggunaan kosmetika dalam kaitannya dengan suami dilakukan pada kejadian tertentu. sangat sedikit diketemukan usaha penggunaan Kosmetika yang ditujukan kepada suami sebagaimana adanya. Perlu diketahui bahwa menurut literatur sekitar 50 persen usaha bedah rinoplasti mengalami transient dyshporia. d. Remaja yang selalu ditekan-tekan oleh orang tuanya untuk mempergunakan kosmetika sedangkan pribadinya masih belum tertarik. f. bahkan mungkin tertier. Sepanjang bekerja di bidang Psikiatri. Mungkin pasien tersebut tergolong golongan gangguan kepribadian. Klien sering menggambarkan problema identitas dan devaluasi harga diri pribadinya di bidang psikoseksual. Tetapi di luar ia bersikap perilaku pseudo puritan. Seolah-olah suci. yang merangsang dan segar. apalagi bila berlebihan. dan kesegaran dan kemantapan kehidupan emosional. Baik pada laki-laki ataupun wanita tidak jarang menunjukkan tanda-tanda krisis identitas pribadi khususnya psikoseksual. TANGGAPAN DAN PENANGGULANGAN 1) Dari semula dapat diraba rasakan dan dihayati.

baik untuk promosi profesinya. Ada kasus seorang pria yang terang -terang menyatakan bahwa rasa harga dirinya tidak hanya disinggung oleh perilaku isteri yang tidak memperhatikan dirinya. 41. tidak tergantung kepada suami. kemantapan dan kesadaran penggunaan kosmetika. Pada umumnya memikir masalah kosmetika praktis tidaklah tersentuh. Kasus yang pernah dihadapi berakhir dengan perceraian. imatur mungkin sangat membahayakan bagi dirinya dalam cara penggunaan kosmetika. umur. Seorang ahli kecantikan tentu harus mempergunakan. Lebih jatuh lagi harga dirinya bila isterinya cantik molek. diperkirakan akan membawa dampak sampingan yang sulit ditanggulangi sendiri oleh guru tersebut. kecuali bagi kalangan-kalangan tertentu. seduktif. penggunaan ataupun langkah -langkah yang diambil. Kesadaran akan sifat perkembangan suami sebagai seorang laki-laki dirasakan perlu menjadi perhatian. tidaklah perlu diherankan. Baik dalam cara pemakaian. harus pula mengetahui sifat umum apa itu pria. PENUTUP Demikian telah diuraikan pengaruh kejiwaan dan kosmetika. 28 Cermin Dunia Kedokteran No. Tidak jarang ada pertanyaan mengapa seorang laki-laki yang sudah mempunyai isteri cakap.proses yang berjalan bertahap. Kosmetika dan masalah keluarga Kenyataan bahwa para ibu lebih banyak ribut di cermin jika akan memenuhi undanga'i adalah ironi hidup.iai sangat menentukan. Di dunia kemiliteran tidak jarang ada doktrin sampingan yang tidak tertulis yang menyangkut berbagai aspek di samping masalah penggunaan kosmetika yaitu problema keprawanan. tidak memperdulikan rasa perasaan suaminya. cenderung paranoid akan mengalami perubahan kejiwaan yang sangat besar bila mendapatkan pasangan yang sangat terlalu yakin akan dirinya sen- diri. 1986 . kehidupan dan perikehidupan yang tidak atau sukar dielakkan. Kosmetika dan profesi Penggunaan kosmetika dan profesi sangat erat hubungannya. Begitu pula wanita isteri militer sering duduk dalam persimpangan jalan petasan yang sulit. Pelanggan cara penggunaan. dan wanita militer. Terkecuali di luar dinas maka penggunaan kecantikan dalam tugas merawat perlu menjadi perhatian. justru masih mencari atau melakukan hal-hal yang kurang diinginkan oleh pihak isteri. memberikan dampak pembicaraan yang unik. 2) Perkembangan kejiwaan. maupun sebagai contoh kasus. tetapi oleh takdir lain bahwa wanita dapat menerima laki-laki yang bagaimanapun dari segi organoseksual. Kosmetika. karena memang isterinya mempunyai modal untuk dapat dibawa dan menjadi kebanggaan setiap laki-laki tidak pandang suku. Mendesak-desak secara obsesif compulsif untuk merubah tata bentuk salah satu atau beberapa bagian dari tubuh merupakan aspek-aspek kejiwaan yang patut diperhatikan. serta mampu berdiri sendiri. maksud dan tujuan. Kualitas maupun kuantitas berkembang sesuai kebutuhan. Dalam keadaan demikian kemungkinan suami mencoba menunjukkan kejantanan dalam berbagai cara. Seorang laki-laki yang introversif. Kehidupan yang emosional. baik secara timbal balik pengaruh psikiatris maupun psikologik serta kaitannya dengan wanita profesional. terburu-buru menggunakan kosmetika tertentu karena terpengaruh oleh iklan yang palsu. Sebagai seorang isteri militer kecenderungan untuk cepat lebih tua sangatlah besar mengingat cara hidup baik psikologik ataupun sosial yang penuh ketegangan. Seorang pegawai diperkirakan mungkin akan membawa kesulitan dalam membawa diri dalam pekerjaan dan jabatannya. cara menuntun ke tingkat kejiwaan yang dewasa yang ses. Di samping keharusan penampilan yang meyakinkan sebagai seorang isteri pejabat militer. Tetapi bila seorang guru menggunakan kosmetika yang terlalu menyolok.

Perkumpulan Ahli Dermato. Dikenal tiga macam folikel pada daerah muka yaitu : a. meatus akustikus eksternus dan daerah anogenital. Bila rencana pengobatan yang baik dan terpadu. kita perlu memiliki pengetahuan tentang: anatomi. orang dewasa dan dapat juga pada orang dengan usia lanjut. biokimia dari kelenjar sebaseus. histologi. patogenesis. glans penis dan korona penis. dan akne jarang terjadi pada folikel ini. Obat pilihan yang cocok untuk tiap penderita akan berbeda dan tergantung juga dari individu sendiri. Jadi untuk penatalaksanaan akne vulgaris yang lebih rasionil. Sampai saat ini tidak ada pengobatan tunggal yang berhasil untuk akne vulgaris. Penyelenggara P. V. fisiologi. Infundibulum adalah bagian folikel rambut (pilary canal) yang menghubungkan muara folikel dengan duktus kelenjar sebaseus. Hamma Halim dan Dr. muka. Lokalisasi lesi terutama di daerah seboroik dan dijumpai baik pada laki-laki maupun perempuan. Selanjutnya selain penatalaksanaan akan dibicarakan juga sedikit mengenai anatomi. juga untuk akne yang berat seperti bentuk pustulokistik. folikel terminal atau beard follicle b. bakteriologi serta morfogenesis akne vulgaris. leher. folikel velus c. kulit kepala. kelenjar Tyson pada prepusium. fisiologi kelenjar sebaseus dan etiologi. JAYA. maka hasil pengobatan tersebut mungkin akan memberikan hasil yang lebih baik.D. lemaklemak permukaan kulit. kista.I. pipi dan dagu jumlah kelenjar per cm2 ialah 400 — 900 buah sedangkan pada daerah lain lebih kecil dari 100 buah kelenjar per cm 2 . Cabang Jakarta Raya PENDAHULUAN Akne vulgaris adalah penyakit peradangan menahun dari unit pilosebaseus disertai penyumbatan dan penimbunan bahan keratin serta didapatkan terutama di daerah muka. Pada daerah kulit kepala. Rambut serta muaranya halus dan sukar dilihat dengan mata teCermin Dunia Kedokteran No. sudah dapat diakui. folikel sebaseus Folikel terminal rambutnya kaku dan tebal mengisi saluran folikel. Folikel velus pada daerah muka jumlahnya lima kali folikel sebaseus. morfogenesis dari akne vulgaris serta pengetahuan obat-obat/alat-alat yang *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. papel.Penatalaksanaan Akne Vulgaris Dr. Keberhasilan pengobatan tergantung dari adanya kerjasama yang baik antara penderita dan dokter. namun dari beberapa data mengenai patogenesisnya yang dikumpulkan pada tahun-tahun terakhir ini. 41. Ny. dada dan punggung yang ditandai adanya komedo. Paling banyak dan dengan ukuran yang besar terdapat pada daerah garis tengah punggung. dipergunakan pada pengobatan akne vulgaris. KELENJAR SEBASEUS ANATOMI Kelenjar sebaseus (glandula sebaceous) terdapat pada kulit seluruh tubuh kecuali telapak tangan. Meskipun penyebab yang mendasar dari akne vulgaris masih belum diketahui. memilih serta mengawasi secara tepat dan hati-hati obat yang akan diberikan. etiologi. Widowati Sambijono S. Pada beberapa tempat kelenjar sebaseus bermuara langsung di permukaan kulit atau tidak melalui saluran folikel rambut yaitu seperti kelenjar Meibom yang terdapat pada kelopak mata. kesungguhan penderita untuk berobat dan di pihak dokter meneliti. 1/5 bagian atas disebut akroinfundibulum atau bagian epidermal dan 4/5 bagian bawah disebut infrainfundibulum atau bagian dermal. patogenesis. 1986 29 .A. dahi. bahwa baik pengobatan rnaupun penatalaksanaan kelainan tersebut sudah lebih baik. pustul. Apalagi dengan pengetahuan dan mengenal patogenesis akne. labia minor dan areola mamma.Venereologi Indonesia. telapak kaki. Penyakit ini dijumpai pada hampir semua (90%) orang akil baliq yang menginjak masa pubertas pada usia 15 — 19 tahun. dahi. hal tersebut lebih mempermudah berhasilnya pengobatan. nodulus.

c. pil anti hamil pil mini/pil maksi pil mini mengandung 0. Vorhees dkk. kacang-kacang.05 mg mempunyai efek yang menguntungkan pada akne. e. menurut penyelidikan pada orang tahanan di Amerika Serikat akne yang berat terdapat 5% pada Kaukasoid umur antara 15 — 21 tahun dan hanya 0. androgen asal jaringan. dengan demikian memperberat keadaan akne. Strauss dan Kligman (1961) tidak dapat dibuktikan adanya pengaruh hormon progesteron pada kelenjar sebaseus manusia. d. akne kemungkinan besar penyakit genetik di man pada penderita adanya peningkatan respon unit pilosebaseus terhadap kadar normal androgen dalam darah. menurut Schleicher (1960) penderita akne yang berat mempunyai riwayat dalam keluarga yang positif. d. menurut penyelidikan Jarrett (1957). pada perempuan untuk menekan pertumbuhan akne perlu dosis melebihi kebutuhan fisiologis dan pada laki-laki dosis tersebut dapat menimbulkan feminisasi. 41. tetapi yang sudah pasti adalah multifaktoral. ester. lemak dalam makanan dapat mempertinggi kadar komposisi sebum. d. e.lanjang. sebesar 82% orang penderita akne ditemukan pada saudarasaudaranya paling sedikit ada seorang menderita. akne biasanya memburuk pada bulan-bulan dimana suhu itu dingin. ada dugaan.5% pada orang Negro dengan umur yang sama. folikel berisi sel keratin yang lepas dan jenis folikel ini merupakan sumber terbentuknya akne. faktor endokrin a. Skualen. bahwa hormon sebotropik asal kelenjar hipofisis dapat merangsang perkembangan kelenjar sebaseus. namun masih ada faktor lain yang harus masih di perhitungkan. androgen memegang peranan penting. kolesterol. Berperan juga dalam lemak-lemak permukaan kulit dan tidak cenderung membentuk akne. Folikel sebaseus di sini kelenjar sebaseus besar dan multilokuler dan rambut kebanyakan jenis telogen. sedangkan ester sterol. 5 alfa dihidrotestosteron lebih mudah dibentuk pada kulit dengan akne. ovarektomi sebelum dewasa dan agenesis ovarii mencegah timbulnya akne. Pada permukaan kulit sebum bercampur dengan lemak-lemak lain berasal terutama dari epidermis dan bersama-sama membentuk lemak-lemak permukaan kulit. ETIOLOGI Etiologi akne belum diketahui secara lengkap. lemak. trigliserida. Thyroid stimulating hormon dengan jalan tertentu juga dapat merangsang pertumbuhan akne. menurut Wiliams dan Vorhees (1970) akne pada orang Amerika berkulit putih lebih banyak dibandingkan dengan orang Negro. faktor ras (racial) a. trigliserida terutama asal kelenjar sebaseus. Faktor genetik dapat dipelajari lewat kembar identik dan ras. Lemak-lemak permukaan kulit ini adalah senyawaan yang kompleks terdiri atas skualen. lemaklemak polar (polar lipide) asal epidermis. (1972) Beberapa penderita dengan akne bentuk nodulokistik berat mempunyai kromosom XYY abnormal dan keadaan ini masih perlu diselidiki lebih lanjut. b. sterol. b.05 mg etinilestradiol tidak begitu berpengaruh pada akne sebaliknya pil maksi dengan etinilestradiol lebih besar dari 0. belum dapat dipastikan makanan tinggi kadar karbohidrat dapat merubah keadaan akne. peranan makanan pada akne belum jelas. dengan demikian dapat memperberat keadaan akne. susu. b. f. f. d. malam. pada 60 sampai 70% perempuan keadaan lesi akne lebih aktif pada satu minggu sebelum haid. keju dan sejenisnya dapat menyebabkan kambuhnya akne. diduga faktor genetik berperan dalam gambaran klinik penyebaran lesi dan lamanya kemungkinan mendapat akne. estrogen dalam kadar tertentu dapat menekan pertumbuhan akne. serta hormon-hormon ini merangsang kelenjar sebaseus. b. Sebum mencapai permukaan kulit melalui duktus pilosebaseus. ovari dan kelenjar adrenal. pada penyelidikan lain disepakati bahwa coklat tidak ada pengaruh pada akne. ester-ester malam. asam lemak bebas. tetapi ada dugaan bahwa makanan tinggi kadar karbohidrat untuk berbagai orang dapat memperberat keadaan akne serta dapat dibuktikan bahwa makanan tersebut dapat mempertinggi susunan lemak-lemak permukaan kulit dan pada penyelidikan lain ternyata dapat mempertinggi produksi sebum pada orang gemuk (obesitas). penyakit tersebut juga didapatkan pada satu atau kedua orang tua. faktor makanan Menurut berbagai penyelidik. Faktor-faktor tersebut antara lain ialah : faktor-faktor genetik a. mono-digliserida dan kolesterol. Pochi (1979) dalam penyelidikannya telah membuktikan bahwa kambuhnya akne sebelum haid adalah karena pengaruh progesteron. Pada 60% orang dengan riwayat akne. c. akne tidak berkembang pada orang kebiri (castrates). Pada umumnya para spesialis kulit menganggap berbagai makanan ada hubungan dengan akne meskipun berdasarkan data-data anamnesis belaka. FISIOLOGI Sekresi kelenjar sebaseus adalah jenis holokrin. . insidensi dan beratnya akne pada orang Jepang lebih besar daripada golongan Kaukasoid. faktor musim negara dengan berbagai musim. dengan kata lain sekresinya atau sebum yang dihasilkan ialah dengan jalan desintegrasi sel-sel kelenjar. c. a. menurut Cunliffe (1975) belum ada penyelidikan yang memadai dalam hubungan antara ras dan akne. b. hormon gonadrotropin dan hormon adrenokortikostestoroid mempengaruhi secara tidak langsung masing-masing lewat testis. 30 Cennin Dunia Kedokteran No. c. 1986 faktor haid dan pil anti hamil a. coklat.

Patogenesis akne adalah rumit dan banyak faktor yang saling berkaitan serta banyak terdapat pendapat sehingga peranan mengenai patogenesis hanya merupakan hipotesis. Kuman yang berperan dalam hal ini ialah Propionibacterium acnes (Corynebacterium acnes). kolonisasi kuman di dalam folikel sebaseus. Dalam hal ini mikro organisme yang mungkin banyak berperan ialah Propionibacterium acnes dengan MicrQcoccaceae (Baird Parker type II Staphylococcus epidermidis) dan PityrosCermin Dania Kedokteran No. skualen asam sebaleik (octadeca-5. infeksi bakterial Propionibacterium acnes (Corynebacterium acnes) dan Staphylococcus epidermidis biasanya ditemukan pada lesi-lesi akne. • meningkatnya kegiatan produksi sebum kelenjar sebaseus dipengaruhi oleh hormon androgen. tekanan. peregangan dan cubitan pada kulit. asam lemak bebas tersebut memungkinkan terjadinya lesi komedo. faktor kejiwaan (psikis) a. • susunan biokimia kelenjar sebaseus adalah rumit. b. sedangkan 20% memburuk bukan disebabkan oleh sinar matahari tetapi olah karena berkeringat banyak. Asam lemak bebas terdiri atas asam lemak jenuh dan tidak jenuh.Pada keadaan lembab dan suhu yang tinggi di beberapa daerah tropis dapat memudahkan kambuhnya akne. faktor bahan kimia Perkembangan akne vulgaris dapat dipengaruhi oleh kontak dengan minyak mineral dan lain-lain bahan aknegenik. perubahan biokimia susunan lemak-lemak permukaan kulit 4. 50% pada perempuan biasanya disebabkan oleh peningkatan testosteron dalam plasma. Kosmetika Menurut Kligman (1975). keaktifan kelenjar sebaseus Dibuktikan adanya faktor peningkatan produksi sebum pada penderita akne. Asam lemak jenuh terdiri atas rangkaian atom karbon 7 . BAKTERIOLOGI Peranan kuman adalah penting dalam perkembangan akne. buang hajad yang teratur dan mengobati konstipasi. sedangkan yang tidak jenuh terdiri atas rangkaian atom karbon 11-20.22. emosional stress pada umumnya memegang peranan kecil pada patogenesis akne. • penyumbatan duktus pilosebaseus oleh keratin dimulai di infundibulum. Sinar ultra violet yang terdapat dalam sinar matahari atau sinar ultra violet buatan dapat menyebabkan pigmentasi meningkat dan pengelupasan (scaling). 8-dienic acid) permukaan kulit meningkat dan asam lemak bebas. Sinar matahari dapat menolong banyak penderita akne. Berbagai strain Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis dapat menghidrolis trigliserida menjadi asam lemak bebas dan gliserol. tetapi peranannya masih belum jelas. Diduga hormon-hormon androgen mempengaruhi langsung terhadap perubahan susunan lemak di dalam kelenjar sebaseus. asam lemak bebas inilah yang mempengaruhi proses keratinisasi pada duktus unit pilosebaseus yang disebut dengan istilah retention hyperkeratosis dan dengan retensi sel-sel baru tersebut dalam folikel terjadilah peregangan epitel sehingga komedomikro terbentuk dan ini merupakan ciri dari penyakit akne. Jadi faktor yang penting bagi terjadinya akne adalah adanya iritasi pada dinding duktus pilosebaseus oleh asam lemak bebas. hubungan psikis dan akne perlu penyelidikan lebih lanjut. 41. 1986 31 . di mana faktor mekanik tersebut dapat berupa gesekan. apa yang disebut dengan istilah akne kosmetika biasanya terdapat pada perempuan dewasa setelah pemakaian kosmetika terutama pelembab (moisturizers). Kelenjar sebaseus menghasilkan lemak yang dikeluarkan melalui saluran unit pilosebaseus dan Propionibacterium acnes berada di antrum duktus kelenjar sebaseus serta mengeluarkan enzim lipase. meningkatnya produksi sebum 3. Androgen yang berperan di sini ialah testosteron. faktor trauma Menurut Wills dan Kligman (1970) akne memberat setelah mendapat trauma. Keadaan tersebut dikenal sebagai akne mekanika. Enzim tersebut menghidrolisis trigliserida yang terdapat di dalam butir lemak menjadi komponen asam lemak bebas dan gliserol. Peningkatan kadar androgen dalam darah menyebabkan hiperplasia dan hipertropi kelenjar sebaseus. selanjutnya dapat berkembang menjadi komedo tertutup (closed comedo atau white head) atau papel. karena lemak tersebut juga berasal dari kelenjar sebaseus yang sehat. tetapi pada banyak kasus kambuhnya akne justru ada hubungan dengan timbulnya stress. • asam lemak bebas yang ada di permukaan kulit berasal dari trigliserida berbagai lemak yang merupakan hasil lipolisis kuman. Pada musim kemarau (summer) 60% penderita akne menyembuh. Dari komedo tertutup dapat berkembang menjadi komedo terbuka (open comedo atau black head). dan disusul retention hyperkeratosis. kemungkinan lain (other consideration) Kira-kira 30 — 40 tahun yang lalu para klinisi menekankan pada penderita akne agar memperbaiki keadaan kurang tidur. Pityrosporum ovale et orbiculare juga ditemukan. Hal ini jelas terlihat pada pertumbuhan ko- medomikro setelah terjadi poliferasi epitel yang ada hubungannya dengan penimbunan keratin dan faktor-faktor lain yang belum jelas. Penyelidikan mengenai komposisi lemak-lemak pada permukaan kulit adalah sulit. Keadaan tersebut mempunyai efek yang menguntungkan bagi akne. skualen bersifat komedogenik serta beberapa asam lemak bebas mengadakan iritasi di bagian infrainfundibulum. Akhirakhir ini sedikit atau tidak ada perhatian pada keadaan-keadaan tersebut di atas. Kuman lainnya Staphylococcus epidermidis mempunyai peranan kecil dan Pityrosporum ovale et orbiculare peranannya masih belum jelas. penyumbatan duktus pilosebaseus 2. dan terbentuklah komedomikro. PATOGENESIS Berdasarkan hipotesis ada empat faktor utama yang mempengaruhi terjadinya penyakit akne vulgaris : 1. yang bila meradang kemudian menjadi pustul. Pada penderita dengan akne kadar asam lemak bebas. apalagi sinar ultra violet juga mempunyai efek bakterisid terhadap kuman permukaan kulit.

pustul superfisial Pustul superfisial terjadi akibat penyumbatan dan peradangan di bagian atas dari duktus pilosebaseus. Folikel yang berdekatan dapat saling berhubungan dan membentuk satu kelompok komedo. Papul dikenal dalam tiga bentuk : a. komedo yang sama dapat pecah berulang kali. b. Diphtheroid anaerob tumbuh subur di dalam komedo tertutup. dahi. Bahan rambut didapatkan sedikit dan dapat menghilang pada kista yang tua (old cysta). rambut dan kuman. komedomikro 2. Kista timbul sering di daerah punggung. komedo tertutup atau closed comedo. 1. bentuk kedua: bentuk yang meradang. komedo terbuka. Proteus. pustul letak dalam Peradangan tidak terbatas di epidermis saja. Nodulus terjadi dari komedo tertutup. 2. koliform. terdiri atas : A. sedikit di daerah muka dan biasa menonjol di permukaan kulit dengan permukaan yang licin serta dapat digerakkan. 2. Sejumlah mikroorganisme lain yang ditemukan di dalam lesi pustul ialah Staphylococcus aureus. epitel yang membatasinya rusak dan sel-sel neutrofil masuk jauh ke dalam jaringan. pigmen melanin. yaltu kista dan polyporous comedo. 1986 . Mikro-organisme yang menonjol di dalam saluran folikuler ialah diphtheroid yaitu Propionibacterium dan dibagi dalam dua golongan ialah Propionibacterium acnes (golongan I) dan Propionibacterium granulosum (golongan II). kulit sekitarnya eritem dan dapat sembuh spontan 1 — 3 minggu serta dapat berkembang menjadi pustul atau nodulus. ester malam. terlihat adanya sebukan sel-sel radang. Papul Papul terjadi dari komedo tertutup yang pecah (collaps). komedo sekunder terjadi oleh karena pecahnya komedo primer disertai terbentuknya pembungkus baru (rupture and reencapsulation). punggung. bentuk pertama: tidak meradang dan dapat berlangsung dua minggu. Bagian puncak dari komedo dengan warna kehitaman adalah pigmen melanin. polyporous comedo adalah ciri khas dari akne konglobata yang dapat sangat menonjol dan timbulnya di daerah punggung. Polyporous comedo (fistulous comedo. dengan penampang 1 — 2 mm. double comedo). merupakan lesi pertama yang tampak. bentuk ketiga: Resolving phase: berasal dari bentuk papul meradang. pustul atau nodulus dengan ukuran penampang 1 — 4 mm dan dapat berlangsung 1 — 3 minggu. Dikenal dua macam pustul : 1. muaranya kecil sekali dan hampir tidak tampak dan terjadi karena penyumbatan duktus pilosebaseus dengan bahan keratin. Pada bentuk ini konsistensinya padat dan berlangsung hanya beberapa hari saja. jaringan granulasi dan hiperplasia epitel. Polyporous comedo terjadi karena adanya perpecahan setempat (localized rupture) membentuk diverticulum yang dibatasi oleh keratinizing epithelium. Penyembuhan pustul ini berlangsung 2 — 6 minggu. Dalam pembentukan polyporous comedo memperlihatkan gambaran repeated rupture. B. Ukuran besar biasanya dengan penampang 7 — 15 mm. Kista ini tidak meradang dan isinya terdiri atas bahan seperti keju atau malam (waxy material). dengan muara melebar akibat keluarnya masa zat tanduk berpigmen warna gelap dengan penampang 5 mm kadang-kadang lebih besar. Bila nodulus 32 Cermin Dunia Kedokteran No. Nodulus Nodulus konsistensinya lunak dan kadang-kadang berkeropeng (crusted). Polyporous comedo selalu terbuka dengan muara yang lebar serta puncak berpigmen. c. Pustul Lokalisasinya pustul sering di daerah dagu. Bentuk kista kebanyakan bulat dan dapat sembuh spontan. komedo sekunder 1. black head B. komedo terbuka atau open comedo. Komedo dapat berkembang sebagai berikut : A. Polyporous comedones • papul • pustul • nodulus Komedo Komedo adalah ciri lesi primer dari akne dan terjadi oleh karena penyumbatan bahan tanduk dalam unit pilosebaseus yang terdiri terutama atas keratin. Dikenal dua bentuk komedo sekunder. 3. komedo tertutup. Klebsiella aerobacter dan mikro-organisme tersebut sebagai secondary invaders atau timbul disebabkan perubahan ekologi karena pengobatan dengan antibiotika atau bakteriostatika. 2. kompleks lemak (trigliserida. Seperti juga kista. kista 2. Pustul yang berukuran kecil dapat sembuh sendiri. komedomikro terjadi oleh karena adanya peregangan dini dari duktus pilosebaseus disebabkan oleh bahan tanduk. kista sebenarnya bukan kista sesungguhnya karena mempunyai muara. Komedo sekunder dapat dikenal dengan bentuknya yang tidak rata dan pada umumnya berukuran lebih besar. 41. Pustul biasa mulai sebagai suatu lesi yang padat disusul oleh perlunakan dan biasanya bagian puncak dari pustul pecah serta mengeluarkan nanah dan bahan sisa komedo. komedo primer 1.porum ovale et orbiculare yang hanya memegang peranan kecil dalam perkembangan lesi-lesi akne. Besar penampang papel 1 — 4 mm. Kista ini merupakan sebagian gambaran klinis dari akne konglobata. komedo primer 1. Menurut Kligman (1979) peradangan pada lesi akne tergantung dari produksi Propionibacterium acnes serta mempengaruhi pecahnya komedo. MORFOGENESIS Lesi dapat berupa : • komedo. skualen). tetapi lebih dalam di lapisan dermis dan konsistensinya agak lunak. white head 3. sel datia (giant cells).

Zat-zat iritan mempunyai efek eritem. 1986 33 .05% krem 0. petunjuk yang diberikan mengenai makanan tidak ada selain dianjurkan makan bebas dalam jumlah secukupnya. bedak kocok. dicegah pemakaian kosmetika yang berminyak. Menurut Mills dan Kligman (1972) unsur sulfur bersifat komedogenik. krem dan bahan pembersih (cleansing pre- Zat-zat iritan golongan kemikal paration). d. Nasihat makanan 4. Benzoil peroksida mempunyai efek sebagai iritan dan efek lain ialah : Cermin Dunia Kedokteran No. I. secara topikal b. mencegah pembentukan komedo. Lemak-lemak asal kelenjar sebaseus tidak sejenis lemak-lemak dalam serum darah. menghirup udara segar (outdoor life) dan gerak badan teratur. tindakan khusus. c. Prinsip umum 2. menurut Pochi. Pengobatan Pengobatan secara topikal. mengeluarkan isi komedo d. punggung. Downing dan Strauss (1970) tidak dapat disangkal bahwa penurunan kalori total akan menghasilkan penurunan produksi sebum secara bermakna. jangan mencuci muka berlebihan dengan sabun (6 — 8 kali sehari) karena sabun bersifat komedogenik dan dapat menyebabkan akne detergen. serta atrofi (superficial atropic scars). berbagai iritan seperti: resorsinol. lemak dalam serum darah tidak melewati kelenjar sebaseus.05 — 0. c. f. Sabun abrasif 5. 4. peeling agents. Perawatan kulit (Skin care) 3. SEKUELE Ada dua bentuk parut yang sering terjadi pada akne vulgaris. secara oral c. 3. b. d. beta naftol dan lain-lain. Makanan Mengenai makanan timbul pendapat kontraversi a. e. Kelenjar sebaseus secara fisiologis berdiri sendiri atau otonom. Pada keadaan ini dapat dipakai antibiotika. tretinoin) mempunyai efek sebagai iritan dan efek lainnya ialah : a. Prinsip umum Pengobatan dapat ditujukan pada beberapa tingkat sesuai dengan patogenesisnya akne vulgaris. Perawatan kulit (skin care) a. mengeringkan dan Zat-zat tersebut dapat dalam bentuk larutan.02%. b. muka dicuci dengan air hangat dan sabun dua kali sehari. disayangkan berdasarkan kenyataan bahwa hanya ada bukti yang sangat terbatas yang mengatakan bahwa makanan memegang peranan dalam patogenesis akne vulgaris. sintesa maupun kwalitas produksinya tidak banyak dipengaruhi suasana eksternal maupun internal. pasta. c. Masa radang akut berlangsung 1 — 7 hari dan penyembuhan selama 6 minggu. Asam salisilat Asam salisilat selain sebagai iritan juga mempunyai sifat keratolitik pada konsentrasi di atas 3%. Asam vitamin A (asam retionik.1%. Pengobatan. fenol. gabungan oral dan topikal d. Astringen Aluminium sulfas dalam alkohol atau akua rosari. trikarbanilid dan chlorinated salicylanilides dapat mengurangi flora aerobik kulit tetapi tidak ada efek pada Propionibacterium acnes. Menurut urutannya yang terpenting ialah : a. Resorsin Konsentrasi resorsin 1 — 10%. Pada bentuk ini kadang-kadang ditemukan juga jembatan keloid (keloid bridging). pemakaian bahan ini berkurang setelah dikenal benzoil peroksida. gel 0. mengurangi perlekatan sel di epidermis (decreased cohesiveness). Semua susunan lemak kelenjar sebaseus disintesa asal fragmen karbon hidrat arang seperti glukosa. mempercepat resolusi lesi yang meradang Dapat dipakai cara pembekuan dengan karbon dioksida padat (solid carbon dioxide slush). 1. mencegah pecahnya mikro komedo atau melemahkan reaksi radang yang sedang berlangsung. jangan memegang atau dipijit lesi-lesi. mengurangi proses radang. Parut tersebut terjadi oleh karena bagian dalam dermis mengalami suatu proses disebabkan adanya nodulus atau pustul. Bentuk kedua : sekuele. terdiri dari parut cekung dan superficial. 2. kompres. mempertinggi penetrasi transepidermal untuk antibiotika dan benzoil peroksida. Bentuk pertama: keloid hipertrofi Lokalisasinya di dada. sabun-sabun bakteriostatik yang biasanya mengandung bahan-bahan heksaklorofen. dibagi : a.05 — 0. Zat-zat iritan peeling.1%: bentuk cair 0. berdasarkan pengalaman. ternyata faktor makanan sebenarnya jarang sekali terlibat. b. Konsentrasi 0. e. Sulfur Dapat berupa unsur (elemental) sulfur atau ikatan (compound) sulfur. meningkatkan pulih asal (turnover) sel di dalam duktus pilosebaseus.pecah bahan tanduk ada yang tetap di tempat dan sebagian masuk ke dalam jaringan dengan sebukan sel neutrofil dengan epitel yang rusak. PENATALAKSANAAN AKNE VULGARIS Dibagi menjadi : 1. c. sinar ultra violet. disebut juga shallow pock type serta bentuk lain ice pick scars dan didapat sering di daerah dagu berasal dari papul meradang. 41. makanan tinggi kadar hidrat arang dan lemak tidak merubah produksi sebum atau susunannya. 2. f. 7. lengan dan sangat jarang di daerah muka. sulfur. 6. di sini dapat dipakai b. e.

Kerjanya sebagai antibakterial ialah dengan jalan mengikat ribosom. c. dalam hal ini antibiotika. Efeknya juga mempertinggi peredaran darah setempat. tetapi jarang b) atrofi.28 % N-desil metil sulfoksid 0. bahwa bahan pelarut harus dapat membawa bahan aktif (active ingredient). bila pengobatan topikal konvensional atau antibiotika secara oral gagal. freon belum banyak digunakan. yaitu kolitis pseudomemranosa.066 mm dan kekuatan 8 — 10 KV. klindamisin. tetrasiklin. Sinar ultra violet Sumber: matahari. 41. dua kali seminggu. Becker dan kawan-kawan pernah . mencegah hidrolisis trigliserida Konsentrasi 5 — 10% dalam bentuk'krem atau gel.kistik yang berat dan akne konglobata. juga jarang. a. waktu 8 menit. Efek samping: a) hiperpigmentasi. dipakai yang satu siang hari dan yang lainnya pada malam sebelum tidur. hiperpigmentasi dan hatihati pada penderita dengan anamnesis cold urticaria. Pilihan untuk memakai antibiotika secara topikal disebabkan sensitasi pada kulit sangat kecil dan untuk mencegah pengobatan secara sistemik dalam jangka panjang dengan segala akibatnya. dapat mengurangi intensitas radiasi 50% dan diabsorpsi pada kedalaman 0. selama 4 — 6 minggu dan bagian mata harus dilindungi. Hasilnya: resolusi lesi dalam waktu 7 — 10 hari.5 cc 2) Tetrasiklin Tetrasiklin hidroklorida 0.5 cc Air suling 2. sinar ultra violet buatan.0 cc air suling 27. Efek samping: seperti pada CO 2 padat. dengan demikian menghalangi pemindahan RNA (Ribo Nucleic Acid) yang berguna untuk pembentukan kompleks ribosomal/messenger-RNA dari kuman dengan akibat mikroorganisme tersebut tidak dapat membentuk protein esensial. pada lesi noduler 25 detik tanpa tekanan. Sinar-X superfisial a.125 % ester sukrosa 0. (4) Khasiat secara topikal lebih baik dari eritromisin dan tetrasiklin. bakteriostatik terhadap Propionibacterium acnes d. No. CO 2 padat (CO 2 snow) Cara pemberian dengan sedikit tekanan 3 — 5 detik.0 cc Isopropil atau etil alkohol (95%) 30. 2. menekan asam lemak bebas. radiasi sinar-X superfisial konvensional Sering digunakan sebelum dimulai pemakaian antibiotika. biasanya diberikan 85 R tiap minggu sebanyak 8 kali. 34 Cermin Dunia Kedokteran. losio tetrasiklin tidak mempunyai efek terhadap lesi komedo dan kistik. Efek samping: Zat-zat antibakterial a) b) hiperpigmentasi radiodermatitis 1. Laporan pengkajian klinis terkendali mengenai klindamisin. sedangkan pada sinar-X konvensional 4 mm atau lebih. Dosis total tidak boleh lebih dari 1000 R untuk tiap daerah lesi. c.0 mg Etil alkohol (95%) 12. (3) Ikatan dengan fosfat lebih efektif. Bradly mengemukakan bahwa eritromisin pada pengobatan akne secara topikal biasanya efektif.5 mm oleh kulit normal. Zat-zat iritan golongan fisikal (Vlem-Dome-liquid concentrate). Yang penting ialah syarat. 8. Larutan VLEMINCKX Indikasi diberikan pada lesi-lesi akne yang meradang berat. Indikasi pada penderita umur lebih dari 17 tahun.a. Pertimbangan pemakaian klidamisin secara topikal pada akne vulgaris : (1) Efek samping pemberian secara oral lebihbesar. b.125 % natrium bisulfit 0.22 % 4-epit etrasiklin hidroklorida 0. 2 — 3 kali seminggu. b. dipakai secara kompres sebelum tidur selama 20 menit. Pengobatan cara radiasi ini banyak dianjurkan. HCI hidrat 600. sinar dengan voltase rendah Grenz-ray Untuk mengurangi radiasi yang berlebih -lebihan dipakai saringan (filter) aluminium atau sejenis dengan tebal 0. 1986 Antibiotika Pemakaian antibiotika secara topikal pada pengobatan akne dimulai pada tahun 1957. Cara pemakaian: dua sendok teh larutan diencerkan dalam 50 ml air panas. Jadi khasiat klindamisin pada pengobatan akne vulgaris secara topikal adalah menurunkan jumlah populasi propionibacterium acnes. Antibiotika yang digunakan ialah: eritromisin. 3. N 2 0 cair(N 2 0 liquid) Cara pemberian: nitrogen spray selama 20 detik. ke dalam duktus pilosebaseus. (2) Penyerapan lewat kulit tidak berarti. Komposisi: dilute Vleminckx (sulfurrated lime) solution Cara kerja : peeling dan mengeringkan lesi akne. Cara penyinaran: jarak 1 meter. Pada tahun 1978 Larry E. Cryo slush Indikasi: dipakai pada bentuk akne nodulo . Efek samping: timbul bula.1 % etil alkohol 40 bagian air 60 bagian 3) Klindamisin Klindamisin fosfat 1 % Etil alkohol (95%) air suling sama banyak Bentuk lain Klindamisin fosfat obat suntik atau klindamisin HCI. deskuamasi intraepidermal.5 cc Propilen glikol 12. telangiektasi dan radiodermatitis. alat sun alphine Honovia lamp. b. Efeknya mengecilkan kelenjar sebaseus 20 — 50%. Losio vane dioakai antara lain : 1) Eritromisin Eritromisin gluseptat obat suntik 500. karena adanya fosfatase kulit.0 mg propilen glikol 3. Gabungan benzoil peroksida dan tretinoin. Keuntungan: hampir tidak nyeri.0 cc Klindamisin adalah suatu antibiotik terdiri atas 7-dioksi-7 kloro derivat linkomisin. Menurut Wechsler dkk (1970). 9.

d. jadi secara tidak Obat ini merupakan pilihan kedua serta obat ini dapat dilangsung juga pada kelenjar sebaseus. atau fluosinolon. selanjutnya dosis disesuaikan tromboembolik. Estrogen b. fosfat maupun klindamisin hidroklorida ternyata jauh Dosis rendah: 150 mg sehari.05). Dipakai secara topikal. papulo . minggu berikutnya. Efek samping gangguan keseimbangan pada 5% penderita 4) Hidroksikuinolin dan nausea. diberikan satu jam sebelum dipakai disebabkan pengalaman klinik belum banyak. Indikasi ialah lesi meradang. folikulitis dan akne stedrome. Obat ini Efek samping : jarang dipakai. renal diabetes insipidus synEfek samping: atrofi. diberikan selama 3 — 6 yang menerima klindamisin hidroklorida tidak menunjukkan minggu. • Hormon Pemberian dapat berlangsung 3 — 6 bulan atau lebih. selanjutnya dosis disesuaikan dengan keadaan Diberi bentuk salep misalnya preparat betametason 17 valerat penyakit. telangiektasi. Dosis tinggi: 3 x 150 mg sehari atau 2 x 300 mg sehari diIndikasi: pada akne dengan lesi papul. Minosiklin pok pengobatan dalam hubungan dengan: pengelupasan kulit. diberikan satu jam sebelum C lcbih rendah dari penghitungan wahana (vehicle). Efek samping: fototoksik. Dosis 50 mikrogram. belum makan. a. Efek samping: diare disebabkan karena adanya kolitis mengurangi jumlah lipase. diberikan selama 4 — 6 Gabungan dengan benzoil peroksida ialah kuinoderm. eritem. makan atau 2 jam setelah makan selama 4 — 8 minggu berikutnya. karena tidak mempunyai Bentuk: etinil estradiol dan mestranol. c. setiap 4 minggu berikutnya. Tetrasiklin hidroklorida Dosis rendah: 2 x 75 — 150 mg sehari. f. a. diberikan satu jam sebelum Hasil pengkajian klinis tersebut adalah : makan. berat badan meDosis tinggi: 4 x 250 mg sehari. Efek samping pada perempuan: mual.01). pseudomembranosa.menyelidiki pada 11 lembaga dalam sebuah pengkajian klinis setiap 4 — 6 minggu. selama 6 minggu dan dosis berikutnya disesuaikan 2. selanjutnya dosis disesuaikan setiap 6 minggu. diberikan selama Antibiotika ini yang paling banyak dipakai sedangkan 2 — 4 minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan setiap 4 oksitetrasiklin dan klortetrasiklin jarang.bentuk yang dipakai ialah garam stearat dan etilenhari selama ± 2 — 10 minggu. diberikan satu jam seEfek samping: kolitis pseudomembranosa. minggu. lama 6 — 8 minggu tergantung hasil pengobatan. mempengaruhi metabolisme enzim dan ion logam. selanjutnya dosis disesuaikan setiap 3 — 6 minggu adanya kolitis pseudomembranosa clan diare hilang dalam tiga berikutnya. diberikan selama 6 — 8 relatif pendek. mengurangi asam lemak bebas. diberikan satu jam sebelum nurun. berikutnya. selama 3 — 6 minggu dan dosis disesuaikan setiap 1. derita akne vulgaris dengan klindamisin hidroklorida 1 %. efek teratogenik pada janin. diteruskan dengan h. Cermin Dunia Kedokteran No. monilial vaginitis. Doksisiklin HORMON Dosis tinggi: 2 x 200 mg sehari. makan. Penghitungan jumlah rata-rata papula baik klindamisin 3 — 4 minggu berikutnya. Eritromisin Kerjanya menghambat produksi endrogen. kloasma. diberikan selama 2 — 4 minggu. secara sangat terbatas dalam waktu Dosis rendah: 1 x 200 mg sehari. sebaiknya 80 — 100 mikrogram seBentuk . Efek samping seperti pada sulfonamida. diberikan selama 2 — 4 • Antibakterial minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan setiap 4 minggu Antibiotika sering dipakai pada pengobatan akne secara oral. sampai empat hari. roida bila dipakai fluorinated steroide. minggu. Dosis tinggi tidak dianjurkan. berikan selama 4 minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan kistik dan konglobata. 41. selama 2 — 6 minggu. hipertensi. rasa papas dan gatal. Gabungan trimetoprim -sulfametoksazol dosis dinaikkan atau diturunkan sampai 250 mg sehari seDosis: trimetoprim 80 mg + sulfametoksazol 400 mg. e. baik pada klindasetiap 6 minggu. selama 3 — 6 minggu. selanjutnya dosis disesuaikan dengan keadaan (a) Kortikosteroid berikut. Klindamisin langi efek kemotaksis leukosit. Kerjanya bakteriostatik Dosis rendah: 50 — 100 mg sehari.pustul. Perubahan penghitungan/jumlah pustula. Dosis tinggi: 4 x 250 mg setiap hari. Dosis tinggi: 4 x 250 mg sehari. Sigmoidiskopi pada penderita Dosis tinggi: 2 x 100 mg sehari. Demeklosiklin klindamisin fosfat 1 % dan sebuah wahana (vehicle). Tidak ada perbedaan yang bermakna antara kelompok-kelom. (a . suksinat sedangkan yang estolat adalah hepatotoksik. berikan pada perempuan hamil. Belum begitu luas Dosis rendah: 250 mg sehari. menghag. karena mempunyai sifat: menghambat perkembangan kuman. fenomen makan. pustul. (b) Pengobatan secara oral Dosis rendah: 2 x 250 mg sehari. selanjutnya dosis disesuaikan setiap terkendali selama 8 minggu dan menilai pengobatan 358 pen4 — 6 minggu berikutnya. Linkomisin Anjuran: pemakaian jangan lebih dari 1 bulan. Susu serta makanan tidak mempengaruhi penyerapan. hari berlebih dengan pengawasan yang seksama. misin fosfat maupun pada klindamisin hidroklorida dari Obat ini fototoksik dan keadaan ini berguna untuk pepermulaan jauh lebih besar dari perubahan penghitungan nyembuhan akne dengan syarat menghindarkan sinar matapada wahana (vehicle) (a . 1986 35 .

sehingga efeknya tidak terlihat pada pengobatan akne. calcii hydroxidi 45 spir. gangguan tidur. selama 6 — 9 bulan dan bila pengobatan dihentikan akne dapat kambuh. diduga akan bermakna pada pengobatan akne. Dalam hal demikian dianjurkan dosis ganda (dua pil sekaligus). tromboplebitis. libido menurun. perdarahan uterus yang tidak teratur. atrofi testis. Tidak dianjurkan pemakaian yang lama karena dapat menyebabkan timbulnya akne steroid. dosis tetrasiklin 3 x 250 mg sehari selama 3 — 6 bulan. trombosis . c. methemoglobinemia. dengan disertai juga edema keratin unit pilosebaseus sehingga terjadi penyumbatan duktus unit pilosebaseus. nausea.05%.7 alumini et magnesii silicas colloidele 2. (d) Tindakan Khusus a. Kerja siproteron asetat: antiandrogen (antigonadotrofik) dan progestogen. kehilangan libido. varises. aktivitas enzim. Kedua obat tersebut cara bekerjanya berbeda pada akne dengan harapan hasil penyembuhan lebih baik.A. diaminodifenil sulfone) Indikasi akne bentuk kista dan konglobata. sehari. Dosis: prednison 30 — 40 mg sehari dan dosis diturunkan 5 — 10 mg seminggu (tapering off).dosis 600 mg sehari selama tiga bulan diteruskan 300 mg sehari. tidak begitu efektif terhadap lesi-lesi akne. hipertensi.U.A. konstipasi. 36 . kistik. sehari dapat menurunkan ekskresi 17-ketosteroid dalam urine. konglobata. Efek samping lesu. dermatitis fasial.000 i.indikasi: mastitis. g. perasaan kurang enak pada payudara. 6-pregnandien-17 alfa 01-1.V. Dosis larutan. P.A. Asam retinoik kerjanya komedolitik.0 sulfus praec 6.0 oleum rosae 1 gtt calicii oxydum colloidele 1.V. Pil antihamil Pengobatan kombinasi progesteron -estrogen. Sekarang tidak dipakai lagi.S. — tetrasiklin secara oral dan losio Kummerfeldi secara topikal.U. 0. libido menurun.000 i. f. karena pada pemberian 50. Zink Pada tukak berperan dalam penyembuhan luka (wound healing). serosis. 1986 Pada penyelidikan ternyata diuretika tidak dapat mengurangi atau menghilangkan edema keratin tersebut maka pengobatan dengan diuretika tidak dianjurkan. selama 3 bulan. Efek samping: anemia hemolitik . c. e.10dione). pil ini cukup bermakna untuk akne jenis ringan. Staphylococcus albus. Dosis gabungan: siproteron asetat 100 mg dan etinil estradiol 50 mikrogram. • a. depresif. P. Vaksin Pernah dipakai vaksin: Staphylococcus aureus. mempertinggi penetrasi antibiotik lewat kulit. Belakangan diprodusir pil antihamil dengan gab ungan 2 mg siproteron asetat dan 50 mikrogram etinil estradiol. h.: kombinasi psoralen dan sinar ultraviolet A. Losio Kummerfeldi (sulfur lotio) Susunan : camphora 1. Pil ini juga efektif terhadap akne premenstrual. Retinoid Bentuk 3-cis-retinoic acid paling efektif pada pengobatan akne bentuk kista konglobata. Lain-lain Vitamin A Vitamin A kerjanya diduga mempengaruhi metabolisme atau produksi androgen. Pada laki-laki tidak dianjurkan karena mempunyai efek feminisasi dengan akibat ginekomastia. tetapi tidak disenangi karena memberi efek samping: lesu.V.000 — 700.V. Efek samping: keilitis. (dapsone. Dosis 50. pigmentasi areola. fortior ketonatus 3.b. D. Untuk mencegah hiperkeratosis duktus pilosebaseus perlu digunakan dosis 400.kerjanya menurunkan jumlah Propionibacterium acnes.u. perdarahan hidung.bahwa 7 — 10 hari sebelum haid timbul edema epidermal dan dermal. d. Timbulnya fotosensitasi pada pemakaian P. Di sini yang berperan adalah estrogen.0 sol.A. Diuretika Diuretika diberikan pada akne premenstrual. Dari hasil percobaan -percobaan ternyata pengobatan P.u.D. memperbaiki gangguan kemotoksis leukosit. sakit kepala. b.U. Dosis 80 — 240 mg sehari.000 — 100. Kontra .U. Dosis: 3 x 200 mg sehari zinksulfat. Tetrasiklina yang dipakai adalah demeklosiklin. kloasma. kista ovarium. dengan keterangan. (c) Gabungan pengobatan secara oral dan topikal — Dipakai tetrasiklin secara oral dan asam retinoik secara topikal.0 aqua ad 105 kerja losio ini peeling dan antibakterial. penyakit hepar. Dosis 150 mg sehari atau 300 mg seminggu selama 3 bulan.u. Anti-androgen Dikenal klormadinon asetat dan siproteron asetat (6-k1oro1 alfa 2 alfa-metilen-1. peningkatan berat badan. sehari dan dosis ini tidak dianjurkan karena berada di dalam dosis toksis. Sifat antiandrogen siproteron asetat lebih besar dari klormadinon asetat dan sering dipakai pada pengobatan akne yang berat digabung dengan etinil estradiol.000 i. selama 4 minggu. Kortikosteroid Sebagai obat anti radang pada akne berat dipakai glukokortikosteroid. Cermin Dunia Kedokteran No. Cara pemberian: diberikan pada hari ke 5 sampai hari ke 24 dari suatu siklus haid. Pada akne kerjanya belum jelas namun ada dugaan berpengaruh pada metabolisme vitamin A. Propionibacterium acnes.000 — 100.41. Ekstraksi komedo dipakai alat komedo ekstraktor untuk mengeluarkan komedo terbuka (black head). krem atau gel. Indikasi terutama pada lesi pustular. Yang menjadi persoalan ialah kebanyakan pabrik obat merendahkan kadar estrogen dalam pil.

19. New York : Yorke Medical Books. Terada H. Lever WP. kista. Bali Indonesia.95 : 153 — 5. Becker LE et a1 Topical Clindamycin Therapy for Acne Vulgaris. 1986 37 . A Cooperative Clinical Study. 5. Frank SB. Shuster S. Proceeding book. keloid dan parut hipertropik. 9. 16. Kortikosteroid intra-lesi Bentuk kortikosteroid yang dipakai: hidrokortison asetat. How to care for acne. Bristol : John Wright & Sons Ltd. Int J Dermatol 1977. Cara kerja: mempercepat resolusi lesi meradang dengan demikian mencegah timbulnya parut. 105 : 407 — 11. Arch DermatoL 1976. 6. An update on acne gulgaris. 17 : 585 — 90. 1966. Marks R. 1972. The Acnes. triamsinolon diasetat. Denpasar. 1975. J Invest Dermatol 1974. New Uses for Benzoyl Peroxide a broad spectrum anti microbial agent. Pharmacotherapy. Kligman AM. But J Dermatol. Hurwitz S. Cuncliffe WJ. Jakarta). London. Leyedn JJ. Guin JD. Bacteriology of acne comedones. Cutis. 33. Halim H. Indikasi: lesi nodul. Hoehn GH.IS. diperlukan pengetahuan mengenai patogenesis akne vulgaris dan pengenalan. 102 : 397 — 9. d. KESIMPULAN Untuk penatalaksanaan akne vulgaris yang lebih rasionil. Baer RL and Michaelides P. Acne and The Sebaceous Glands. Acne perspectives. Philadelphia. Int J DermatoL 1979. Andrews diseased of the skin. 1979. Efek samping: timbul parut terutama pada desikasi kome do. 14. The combined effect of vitamin A acid and benzoyl peroxide in the treatment of acne. Williams M. 35.3 — 1 mg. Cermin Dunia Kedokteran No. 30. Toronto : WB Saunders Co. 1 1 2 : 482 -4. 34. 12. Acne.15:103—9. morphogenesis and treatment. 1 (3) : 201 — 5. 117 : 482-5. Ace pathogenesis and treatment. 1976. 20. An overview of acne. 18 : 164 — 6. 10. 15 : 337 — 43. Am J Dis Child. Hurwitz S. 27. Pilo Sebaceuous duct physiology. Histopathology of the skin 5th ed. parut akne yang hipertrofi. 15:490—5. Perera DH. Cutis. Acne and Acne Care. Acne vulgaris current concepta of pathogenesis and treatment. 28. 1976. Pochi PE and Downing DT. Pathogenesis of acne vulgaris. Zink and acne : does it work ? Internationa society of dermatology. 133 : 536 — 44. Basler RSW. 7. Pengobatan acne vulgaris dengan gabungan benzoil peroksida dan tretionin secara topikal. Witkowski JA and Parish LC. Rosen T. Int J Dermatol. Naskah Ilmiah Lengkap Kongres Nasional PADVI I. London : WB Saunders Co Ltd. Cuncliffe WJ. 1975. Efek samping: atrofi lokal yang sifatnya sementara. 106 : 73 — 5. Kligman GPAM. 1972. Strauss JS. Greater tendency to acne white American than in Japanese population. Int J DermatoL 1976. 1976. Cuncliffe WJ. Eksisi Beberapa lesi tidak menyembuh dengan pengobatan konvensional maka perlu diadakan eksisi. Acneform changes in areas of cobalt irradiation. biasanya satu kali sudah cukup. 16 : 413 — 7. dapat diulang 1 — 1½ bulan berikutnya. Akne vulgaris di bagian Kulit (subbagian Kosmetik/Bedah Kulit RSCM. New York : Springer Verlag. Toronto : JB Lippincott Co. Int J DermatoL 1977. Waisman M. 26. pada satu kali pemberian tidak boleh lebih dari 1 0 mg. Philadelphia. Berlin. 15. Hamilton JB. Indikasi: komedo poliporus (polyporous comedones) draining sinuses. Arch DermatoL 1981. Kligman AM.62 : 321 — 5. Danzig PI. Izumi AK. Emerson GW and Strauss . 1976. 23. Chocolate and acne. Efek samping: timbul milia. 24 : 267 — 72. Desikasi elektro (electrodesiccation) Desikasi elektro dengan jarum ukuran kecil. J Clin Endocr. Fulton JE. Aust J Dennatol 1974. Common facial Dermatoses. Insisi dan drainage Indikasi pada nodul akne konglobata dengan fluktuasi. Post graduate medicine. 112 : 33 — 5. Froster RA and Williams SM. Mackie BS and Mackie LE. 17. Arch DermatoL 1970. 62 : 268 — 87. Lee PA. 1981. b. 52 : 85 -. 112 : 53 — 4. 1981. 25. 1979. 3. 32. 8. 24. Arch Dermatol 1972. betametason disodium fosfat. prednisolon diasetat. 3rd regional conference of Dermatology. Marples RR and Kligman AM. 29. Topically Administered Clindamycin in the Treatment of Acne Vulgaris and Other Dermatologic Disorders. f. 21. 1964. Domonkos AN. 9 : 704 — 5. Cotterill JA.Untuk komedo tertutup harus ditusuk dulu dan kemudian ditekan dengan komedo ekstraktor untuk mengeluarkan isinya. KEPUSTAKAAN 1. Skripsi FKUL Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Lubowe II. observation on the number and size of pilo sebaceuous ducts in acne vulgaris. Arch DermatoL 1976. 41. Traunnell TN. Frank SB. Arch Dermatol. 16 : 409 — 12. Acne and serum androgen during puberty. Potential Hazards of Clindamycin in Acne Therapy. Topical clindamycin : a double blind study comparing clindamycin phosphate with clindamycin hidrochloride. Cuncliffe WJ. 11. 1972.p 180 — 1. 4. Tranggono RI. triamsinolon asetonida. Handojo L The combined use of topical benzoyl peroxide and tretionin in the treatment of acne vulgaris. Tan SG. triamsinolon heksasetonida. Heidelberg. Dermabrasi Abrasi diadakan dengan menggunakan sikat logam dan penderita diberi anestesi umum pada pelaksanaannya. 1979. 18 : 489 — 96. The Lancet 5 April 1969. Dosis: bila dipakai triamsinolon asetonida ialah 0. Jakarta. 22. c. jarang dilakukan karena timbul parut. Lipases : their questionable role in acne vulgaris. Int J DermatoL 1976. Fulton JE. pigmentasi dan lesi akneformis. 18. 2 : 389 — 94. 13. Leyden JJ and Stewart R. 1975. Pathogenesis of Acne. Arch Dermatol. e. 1978. Acne. The safety of long term clindamycin therapy for acne. 1971. Acne and diet. update for the practitioner.9. pharmacology and therapeutic. J Invest Dermatol 1974. Igaku Shoin Ltd Tokyo. kista. memilihkan obat yang tepat serta adanya kerja sama yang baik antara dokter dan penderita. 2. Soedarto. Indikasi pada parut akne. p254—71. 1979. 15 : 732 — 7. Int J Dermatol 1976. Thackeray P. 31.

Bedah Kulit Kosmetik
Dr. Marwali Harahap
Bagian Penyakit Kulit Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara/RS Dr. Pirngadi, Medan.

Dalam praktek sehari-hari ahli penyakit kulit tidak jarang menjumpai kasus-kasus kelainan kulit yang memerlukan pembedahan untuk kepentingan pengobatan dan/atau kosmetik. NEVUS (TAHI LALAT) Tiap-tiap orang mempunyai sekurang-kurangnya beberapa nevus pada berbagai tempat di tubuh. Namun, tidaklah praktis dan tidaklah dianjurkan untuk membuang semua nevus tersebut. Tidak-jarang penderita meminta agar nevusnya dibuang karena alasan kosmetik. Sesungguhnya, belum ada kriteria yang benar-benar mutlak mengenai pembuangan nevus. Nevus pada anak-anak tidak perlu dikhawatirkan menjadi kanker ganas. Nevus pada orang dewasa dianjurkan untuk dibuang (eksisi) dan dilakukan pemeriksaan histopatologik, bila : 1. Terdapat perobahan warna 2. Terbentuknya lingkaran pigmen di sekitar dasar nevus. 3. Nevus berkoreng (ulserasi) 4. Nevus berdarah 5. Nevus berkeropeng (krusta) 6. Nevus rontok rambutnya dan menjadi lebih licin permukaannya. Untuk nevus pada tempat tertentu di badan yang sering mengalami trauma, seperti di leher, sepanjang pinggir BH, di pinggang, di tapak tangan dan kaki ada baiknya dibuang (eksisi) sebagai tindakan preventif 1. Cara eksisi merupakan cara terbaik untuk membuang nevus. Berapa luas eksisi dilakukan dari pinggir nevus, belum ada kesatuan pendapat, tiga atau empat mm dinilai sudah cukup. Pada lesi yang secara klinik sangat dicurigai kemungkin-

an kanker ganas (melanokarsinoma), eksisi sebaiknya dilakukan 1,5 cm dari pinggir lesi dan dalamnya sampai subkutan. 2.3 Untuk nevus yang tidak lebar yang pada pemeriksaan klinik jelas jinak dan tidak menimbulkan kecurigaan, sedang pembuangannya semata-mata bertujuan kosmetik, maka nevus tersebut disayat secara horizontal kemudian diperiksa secara histopatologik.. Sayatan yang tepat menghasilkan spesimen yang batas dermo-epidermal junction dapat diperiksa secara mikroskopik. Hasil cara ini sangat memuaskan. HEMANGIOMA Hemangioma kulit ada 3 jenis 1. nevus flammeus (portwine stain), 2. angioma tidak dewasa (nevus vasculosus, strawberry mark), dan 3. angioma dewasa (angioma cavernosum). Hemangioma tidak jarang ditemui pada anak-anak. Sebagian besar menghilang atau mengecil dengan sendirinya. Pada jenis tertentu, hemangioma tidak berinvolusi. Hal ini menimbulkan masalah kosmetik, terutama bila terdapat di daerah kulit yang terbuka. Untuk jenis hemangioma yang menetap dan menimbulkan masalah kosmetik dapat dihilangkan dengan cara eksisi. 4 XANTHELASMA Xanthelasma palpebrarum yang terdapat dikelopak mata merupakan jenis xanthoma yang paling sering ditemui. Terdapat dikelopak mata atas berupa tonjolan berwarna kuning, lunak, lonjong. Tidak jarang simetrik, berukuran antara 2 sampai 30 mm. Biasa terdapat pada orang dewasa berusia menengah ke atas, terutama pada wanita. Kelainan kulit ini karena terletak di muka menimbulkan masalah kosmetik.

*) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Penyelenggara P.A.D. V.I. JA YA.

38

Cermin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

Cara pengobatan yang terbaik adalah eksisi. Ruam tersebut dan kulit sekitarnya terlebih dulu dianestesi secara lokal. Kemudian ruam tersebut dijepit dengan pinset, lalu digunting. Pinggir kulit yang luka dibebaskan dari jaringan bawahnya, kemudian dijahit dengan benang sutera halus. 5 PARUT SIKATRIKS Parut dimuka dan leher, apalagi bila mencekung menimbulkan pandangan yang kurang menarik. Sebabnya macam - macam, karena penyakit kulit, infeksi, rudapaksa atau hal-hal lain. Sering gangguan kosmetik ini menyebabkan penderita mengeluh kepada dokter agar diperbaiki. Dengan anestesi lokal, kulit yang mencekung dapat diisi dengan jaringan disekitarnya sehingga cekungan menghilang dan parut yang lebar diperhalus sehingga hampir tidak kelihatan lagi.6,7 ALIS MATA HILANG Adakalanya karena sesuatu penyakit, bulu pada alis mata hilang semua. Muka tanpa alismata kelihatan kosong sama seperti halaman rumah tanpa tumbuh -tumbuhan. Dapat digunakan bahan kosmetik atau tattoo untuk memperbaiki ini, tetapi ini tidak asli. Oleh karena itu, dapat diperbaiki dengan memindahkan rambut dari kepala dan menanamnya di daerah alis mata. Mula-mula rambut yang ditanam tersebut rontok dulu, setelah 3 bulan rambut baru tumbuh hingga alis mata menjadi lebat. 5 LUBANG ANTING-ANTING DI TELINGA PUTUS Sering terjadi lobang anting -anting ditelinga robek. Ini disebabkan oleh anting - anting terlalu berat atau anting -anting tiba-tiba ditarik atau karena rudapaksa lain. Ada berbagai tehnik operasi dapat dilakukan untuk menyambung kembali cuping telinga yang robek tersebut. Cara yang baik yaitu menjahit kembali pinggir robekan cuping telinga tersebut

dengan rapi dan halus. 8 VARISES (PEMBULUH DARAH VENA MENONJOL) Pada orang dewasa, terutama pada wanita yang agak gemuk atau karena sering melahirkan, pada tungkai bawah terlihat pembuluh darah menonjol. Kadang - kadang sangat jelas kelihatan berkelok-kelok. Ini dirasakan mengganggu pandangan kosmetik, apalagi tungkai di samping muka, leher dan tangan merupakan bagian badan yang terlihat sehingga memerlukan penampilan yang sedap dipandang mata. Untuk keperluan kosmetik pembuluh darah vena tersebut dapat dibuang hingga tidak terlihat lagi. 9 Dengan anestesi lokal dilakukan sayatan kecil pada kulit diatas vena tersebut, lalu vena tersebut secara perlahan-lahan ditarik, sehingga semua vena-vena yang menonjol dan kelihatan membayang di kulit menjadi tidak terlihat lagi.
KEPUSTAKAAN 1. Harahap M. The management of pigmented nevi. Modern Medicine of Asia 1979;15 : 39 – 40. 2. Digman RO, Watanabe MJ. and Izenberg PH. Scalpel and scissor surgery as seen by the plastic surgeon. In : Epstein E and E. Jr (Eds.) : Skin Surgery. Fifth edition. Springfield: Charles C. Thomas. 1982; pp. 230 – 244. 3. Harahap M. Surgical removal of nevi – Sixth International Congress of DermatologieSurgery. Rome, October 6 – 9, 1985. 4. Harahap M. Surgical correction of deformities on upper lip and lower lids. Dermatol Surg Oncol 1981, 7 : 149. 5. Harahap M. The Orbital region. In : Harahap M. (Ed.) : Skin Surgery St. Louis: Warren Green, 1985; pp. 253 – 298. 6. Borges AF. Principles of scar camouflage. Facial Plastic Surgery 1984,1 : 181 – 190. 7. Harahap M. Revision of a depressed scar. Dermatol Surg Oncol. 1984; 10 : 206 – 209. 8. Harahap M. Repair of Split Earlobes. A review and a new technique. Dermatol Surg Oncol. 1982;8 : 187 – 191. 9. Harahap M. International Dermatosurgery. Cosmetic Varicectomy. Dermatol Surg Oncol. 1985; 11 :873 – 878.

Cerinin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

39

Miastenia Gravis

Dr. Endang D Thamrin dan Dr. P. Nara
Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Ujung Pandang

PENDAHULUAN Miastenia gravis (MG) dengan nama-nama lain seperti asthenic bulbar palsy, myasthenia gravis pseudoparalytica atau Goldflam's disease ialah suatu penyakit kronik dengan dasar imunologik, ditandai oleh kelemahan otot serat lintang, berpredileksi otot-otot mata dan otot-otot lain yang disarafi saraf kranial1 . Miastenia gravis terhitung penyakit neromuskuler dengan lokasi kelainan pada neuromuscular junction Gejala klinik akibat kelemahan otot, sering timbul atau bertambah setelah kegiatan yang cenderung membaik atau berkurang sesudah istirahat2 '. Yang diserang umumnya otot-otot gerak mata, kelopak mata, pengunyah, gerakan menelan, otot-otot mimik. Walaupun jarang, juga otot-otot pernapasan leher, badan dan anggota gerak. Otot jantung dan otot polos tidak diserang2 ' 4 . Kelainan primer MG dihubungkan dengan gangguan transrnisi pada neuromuscular junction. Penyebab pasti belum diketahui, tetapi teori terakhir mengatakan bahwa MG merupakan kelainan imunologik3, 4 . MG lebih sering terdapat pada orang dewasa, dapat juga pada anak dan bisa timbul segera setelah lahir atau sesudah umur 10 tahun2.5 . MG perlu diobati meskipun kadang - kadang dapat terjadi remisi spontan. Makalah ini membahas secara singkat MG pada anak mengenai insidensi, etiologi, patofisiologi, patologi, gambaran klinik, diagnosis, pengobatan & prognosis. INSIDENSI Prevalensi MG 33/1,000,000 penduduk, 11% pada anak • 6 . Kira-kira 10—20% timbul pada bayi baru lahir dari ibu yang menderita MG2,3. Sie Pek Giok di Jakarta, antara Januari 1959 — Mei 1960 menemukan 6 kasus MG, 3 di antaranya 7 anak yang berumur 3—6 tahun . Meskipun pernah dilaporkan kasus familier, namun tidak terdapat bukti bahwa faktor
40 Cermin Dunia Kedokteran NO.41, 1986

herediter memegang peranan. Pada tipe neonatal, insidensi antara kedua jenis kelamin sama; pada tipe juvenile, lebih sering 2—6x pada anak perempuan daripada anak laki-laki1.5 . ETIOLOGI Kelainan primer pada MG dihubungkan dengan gangguan transmisi pada neuromuscular junction, yaitu penghubung antara unsur saraf dan unsur otot. Pada ujung akson motor

neuron terdapat partikel - partikel globuler yang merupakan penimbunan asetilkolin (ACh). Jika rangsangan motorik tiba pada ujung akson, partikel globuler pecah dan ACh dibebaskan yang dapat memindahkan gaya sarafi yang kemudian bereaksi dengan ACh Reseptor (AChR) pada membran postsinaptik. Reaksi ini membuka saluran ion pada membran serat otot dan menyebabkan masuknya kation, terutama Na, sehingga dengan demikian terjadilah kontraksi otot 8 . Penyebab pasti gangguan transmisi neromuskuler pada MG tidak diketahui. Dulu dikatakan, pada MG terdapat kekurangan ACh atau kelebihan kolinesterase, tetapi menurut teori terakhir, faktor imunologik yang berperanan1,2 .

siang hari lebih berat daripada pagi hari4 • 10 . Umumnya gejala pertama berupa kelemahan otot mata yang menyebabkan diplopia dan ptosis l • 3 . Uji kurare. 3. Kadar anti-AChR pada MG bervariasi antara 2—1000 nMol/L. Kelemahan otot bertambah jelas pada sore hari dan sesudah kegiatan. Neonatal persistent MG (congenital MG). Uji tensilon: Dengan tensilon (edroponium klorida) 0. demam dan obat-obat tertentu seperti B— blocker. tetapi tidak menghambat pembentukan AChR baru 3 . Keluhan dan gejala sama seperti pada orang dewasa dan gejala pertama biasanya diplopia dan ptosis atau gejala THT seperti gangguan mengunyah.terjadi perbaikan dalam 2 menit. sukar menelan. perubahan mimik. dan kadar ini berbeda secara individu. Gejala ini berlangsung tidak lebih dari 1 bulan ' 9 dan bayi berangsur .4 5. Pada pemeriksaan neurologik tidak ditemukan kelainan. Anti-AChR ditemukan pada 80—90% penderita. Dengan gejala ini. tidak dapat mengisap. derivat kinine. Uji prostigmin: Disuntik prostigmin (neostigmin bromida) 0. biasanya dipakai pada anak yang lebih besar. congenital ptosis dan ocular myopathy. PATOLOGI Perubahan patologik terbatas pada otot serat lintang yang diserang & kelenjar timus l . 1986 41 . 41.2. Dengan ditemukan antibodi terhadap AChR (anti . Kelemahan otot ekstremitas jarang. polimiositis dan miopati lain 5 . Gejala kelemahan otot dapat diprovokasi oleh aktivitas. Perbaikan dramatik setelah uji prostigmin dan gambaran Cermin Dunia Kedokteran No. 7. Hanya digunakan pada kasus-kasus yang sukar didiagnosis. Pada biopsi otot serat lintang ditemukan lymphorrhage dan proliferasi limfositik dan sel-sel mioid pada timus. 4.9 Neonatal persistent MG (congenital MG) Gejala timbul pada waktu lahir.5. Sebagai akibat proses imunologik.4 . dan berkurang atau menghilang setelah istirahat. Kelemahan otototot pernapasan dapat menimbulkan apnoe bila batuk. Pemeriksaan serologik menunjukkan anti-AChR dan antibodi terhadap jaringan otot serat lintang. Beratnya gejala tidak berkaitan dengan beratnya penyakit pada ibu 2.9 . yaitu tiba-tiba terjadi kelemahan yang hebat dan kesukaran bernapas yang berat 1. atau jumlahnya berkurang 1/3 dari normal9 . Sedangkan 20% penderita menunjukkan gangguan otot-otot yang dipersarafi oleh saraf kranial yang menimbulkan disartri. & sebaliknya 1/3 penderita timoma disertai MG3 . Gejala hampir sama dengan tipe neonatal transient MG.4 Juvenile MG Tipe ini timbul pada umur 2 tahun sampai remaja 4 . bersifat ringan. Anti-AChR ini akan mempercepat penghancuran AChR. Neonatal transient MG Tipe ini terdapat pada 10 — 20% bayi baru lahir dari ibuibu yang menderita MG. 6. Neonatal transient MG. kesukaran menegakkan kepala.4 • 9 Dulu diduga MG tidak timbul sebelum pubertas. dalam serum penderita MG juga dijumpai antibodi terhadap jaringan otot serat lintang 30—40% dan antibodi antinuklear 25% 3. tetapi ibunya tidak sakit MG2. Relatif resisten terhadap pengobatan dan remisi komplit jarang2. Adanya riwayat remisi dan eksaserbasi. dipakai pada bayi-bayi kecil. kelainan transmisi neuromuskuler pada MG dianggap karena kekurangan ACh. perubahan otot mulut. makin lama makin buruk5 . baru diketahui. Mikroskopik terdapat pada serat otot "lymphorrhage". Pemeriksaan elektromiografi yang pada prinsip rangsangan pada saraf motorik akan menimbulkan kontraksi otot dengan amplitudo yang makin lama makin turun secara progresif. Kelenjar timus sering abnormal. kelemahan otot-otot tungkai sangat jarang. menelan atau suara sengau 5 . berlangsung lama. nabgis dan gerakan berkurang. yaitu kumpulan limfosit kecil yang dikelilingi pembuluh darah. akan tetapi dengan uji prostigmin dapat dibuktikan pada anak umur 18 bulan—10 tahun 10 Millichap dan Dodge 4 membagi MG pada anak dalam 3 tipe: 1. gangguan tersebut adalah suatu proses imunologik yang menyebabkan jumlah AChR pada membran postsinaptik berkurang 3.02 mg/kg BB subkutan dan gejala berkurang atau menghilang. Uji ini sering berbahaya karena dapat menimbulkan krisis miastenia. Jarang dikerjakan. gangguan menelan. 2. bayi menjadi lemah. nervositas. Selain itu. 50—60% MG datang ke dokter 3 . aminoglikosida dan lain-lain 3. untuk provokasi timbulnya gejala MG. Segera atau beberapa jam setelah lahir. gangguan mengunyah. 3. Adanya riwayat penyakit dan gejala kelemahan otot serat lintang yang dimulai pada otot-otot mata dan otot-otot bulber. stres.3 samping itu ditemukan sel-sel miod yang menyerupai sel otot serat lintang dalam timus yang juga mengandung AChR.8 . DIAGNOSIS BANDING Tipe neonatal dibedakan dengan floppy infant syndrome. Gejala klinik MG akan timbul bila 75% AChR tidak berfungsi3 . Dengan uji prostigmin/tensilon atau provokasi dengan kurare terjadi perbaikan secara dramatik. .PATOFISIOLOGI Sebelum tahun 1973. sedangkan tipe juvenil dibedakan dengan polineuropati. GAMBARAN KLINIK Gejala klinik MG diakibatkan oleh kelemahan otot dengan sifat karakteristik yaitu bertambah berat sesudah aktivitas.angsur kembali normal karena masuknya anti—AChR dari ibu secara transplasenter ke dalam tubuh bayi4. Juvenile MG. 9—1-6% MG disertai timoma. membran postsinaptik mengalami perubahan sehingga jarak antara ujung saraf dan membran post sinaptik bertambah lebar & dengan demikian kolinesterase mendaaat kesempatan lebih banyak untuk menghancurkan ACh3. 2. Adanya proses imunologik pada MG sudah diduga oleh Simpson dan Nastuk pada tahun 1960 3 .4 .9 .1—1 ml IV. bila diserang terutama otot-otot bahu dan ekstensor jari. pernapasan 4 melemah. DIAGNOSIS Diagnosis MG dapat ditegakkan berdasarkan: 1.AChR). Di dapat berupa proliferasi limfositik atau timoma l.

1983. Los Altos. piridostigmin.Rowland LP. Bila otot-otot leher yang kena. neonatal transient MG. California: Lange Medical Publications. 127: 1765—71.Oosterhius HJGH. • Mempengaruhi proses imunologik.Ford FR. Dimulai dengan dosis kecil. uji prostigmin serta pemeriksaan elektromiografi.. Childhood and Adolescence 5th ed. Neurology. juga obat-obat yang menyerupai kurare 3 '9 . Penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot: Tujuannya agar penderita dapat menyesuaikan kelemahan otot dengan. 1966. Pediatrics 15th ed. Klinik MG pada anak mempunyai 3 tipe: 1). Diseases of The Nervous System in Infancy. 1973. hal 13—4. 3) Imunosupresif: Biasanya digunakan azathioprin (imuran) dengan dosis 2½ mg/kg BB. Neurologi Klinis Dasar cetakan keempat. WB Saunders Co. seperti prostigmin. tetrasiklin dan d-penisilamin. Perbaikan lambat sesudah 3 — 12 bulan3 . mandi sauna. Remisi spontan pada awal penyakit terjadi pada 10% MG. 1976.Snead III OC.Mahar Mardjono dan Priguna Sidharta. Disease of Muscle and Neuromuscular Junction. 3. PENGOBATAN Secara garis besar. Jakarta • PT Dian Rakyat. dinaikkan perlahan-lahan sampai dicapai dosis yang diinginkan. 452—5. 1) Memberikan penjelasan mengenai penyakitnya untuk mencegah problem psikis. Pada bayi dapat dimulai dengan dosis 10 mg piridostigmin per os dan pada anak besar 30 mg4 . 1983. Silver HK and O'Brien D. 2) Alat bantuan non medikamentosa: Pada MG dengan ptosis diberikan kaca mata khusus yang dilengkapi dengan pengkait kelopak mata. 30: 732—9.Seybold ME and Lindstrom JM. Pediatric Neurology 2nd ed. 4. Beeson PP and Dermot WM. 1971. Prinsip pengobatan ialah 1). Springfield. 10% MG tetap terbatas pada otot-otot mata. London: Harper & Row. pengobatan MG berdasarkan 3 prinsip. K E P U S T A K A AN 1. Kombinasi azathioprin dan kortikosteroid lebih efektif yang dianjurkan terutama pada kasus-kasus berat 9 . kelebihan dosis dapat menyebabkan krisis kolinergik.Farmer TW. International Medicine. 4) Plasma exhange: Berguna untuk mengurangi kadar anti— AChR. Pathofysiologie en Behandeling. Benton JW. Eds. 2) Memblokir pemecahan ACh: Dengan anti kolinesterase. menekan emosi dan jangan minum obat-obatan yang mengganggu transmisi neuromuskuler seperti B-blocker. 42 Cermin Dunia Kedokteran No. pp 350—354. Philadelphia— London—Toronto: WB Saunders Co.Gellis SS and Kagan BM. antibiotika seperti aminoglikosida.5 tahun. 8. Gangguan MG berlokasi pada neuromuscular junction. derivat kinine.Sie Pek Giok. semua otot serat lintang dapat diserang. Prognosis pada anak sangat bervariasi.Newson DJ. terutama otot-otot tubuh bagian atas. 1975. New York.Kempe CH. dan umumnya lebih baik daripada orang dewasa. penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot. juvenile MG. Current Pediatric Therapy. mencapai puncak sesudah 3 . Maryland. biasanya dimulai dosis kecil sampai dicapai dosis optimal 4. Juvenile Myasthenia Gravis. 12. 2). phenintoin. 10. Juga dianjurkan untuk menghindari panas matahari. pp 581—5. mempengaruhi transmisi neromuskuler. banyaknya ACh dengan r angsangan saraf akan bertambah sehingga serat-serat otot yang kekurangan AChR di bawah ambang rangsang dapat berkontraksi 3 . 7. 6. 9. pp 1036—9. 20% mengalami insufisiensi pernapasan yang dapat 3 fatal. USA: Charles C Thomas Publisher. Mempengaruhi proses imunologik: 1) Timektomi dianjurkan pada MG tanpa timoma yang telah berlangsung 3 — 5 tahun. Dengan timektomi. Dwyer D. 10%.cepat atau lambat akan mengalami atrofi otot . 1 : 1765—71. Evanston. benzodiazepin. New York: Appleton—Century Crofts. 11. In: Testbook of Medicine 13th ed. Brodley RJ and Oh SJ.elektromiografi yang khas merupakan upaya untuk membedakan MG dari kelainan-kelainan tersebut di atas. Kerja kortikosteroid untuk mencegah kerusakan jaringan oleh pengaruh imunologik atau bekerja langsung pada transmisi neromuskuler. prognosis sangat bervariasi tetapi relatif lebih baik dari pada orang dewasa. Current Pediatric Diagnosis and Treatment 4th ed. diberikan penegak leher. 2. Penyebab gangguan transmisi neuromuskuler merupakan suatu kelainan imunologik yang menyebabkan berkurangnya AChR pada membran postsinaptik. makanan yang merangsang. Philadelphia—London—Toronto. 2) Kortikosteroid: Diberikan prednison dosis tunggal atau alternating untuk mencegah efek samping. Publisher Hagerstown. Neurology 1980. Dalam perjalanan penyakit. 41. • Mempengaruhi transmisi neuromuskuler. 11 : 172—6. PROGNOSIS Pada anak. edroponium atau ambenonium diberikan sesuai toleransi penderita. Myasthenia Gravis: Klinisch Beeld. Majalah Kedokteran Indonesia. pp 1260—9. 1981. 1972. Myasthenia Gravis. Myasthenia Gravis in Infancy. Myasthenia Gravis.Barnet HL and Einhorn AH. 476—80. Illinois. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala klinik. Morley BJ. 11 . 1981. Kemp GE. • Penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot. RINGKASAN Miastenia gravis pada anak jarang. Mempengaruhi transmisi neuromuskuler: 1) Istirahat: Dengan istirahat. mempengaruhi proses imunologik dan 3). San Francisco. Ned T Geneesk. setelah 3 tahun ± 25% penderita akan mengalami remisi klinik dan 40 — 50% mengalami perbaikan 3 . neonatal persistent MG (congenital MG) dan 3). kemudian berangsur-angsur baik dalam 15—20 tahun dan ± 20% antaranya mengalami remisi. 5. pp 492—6. 1961. Progresi penyakit lambat. 2). bila kadar dapat diturunkan sampai 50% akan terjadi perbaikan klinik. 1986 . 31 .

PIN mempunyai arti penting karena dapat menyebabkan kematian atau cacat jasmani dan mental1 . etiologi. — disproporsi antara kepala anak dan jalan lahir sehingga terjadi mulase 6 . kelainan jantung bawaan. Pada perdarahan yang bukan karena trauma kelahiran. subaraknoid. insidensi perdarahan subdural sudah sangat menurun. 1. INSIDENSI Dilaporkan angka berbeda-beda tentang insidensi PIN. PIN ialah perdarahan dalam rongga kranium dan isinya pada bayi sejak lahir sampai umur 4 minggu. 41. asfiksia. jaringan penunjang sangat kurang dan pada beberapa tempat tertentu jalannya berkelok . Tetapi perdarahan subdural merupakan jenis PIN yang banyak dijumpai pada BCB. Perdarahan subdural lebih sering pada BCB daripada BKB sebab pada BKB vena-vena superfisial belum berkembang baik dan mulase tulang tengkorak sangat jarang terjadi 6 . PIN meliputi perdarahan epidural. 30% PI. pembuluh darah otak masih embrional dengan dinding tipis.9 : 1 (Banerjee)4. partus biasa. P. 6 ETIOLOGI • Trauma kelahiran 1. subdural. kejang -kejang. Gejala-gejala dapat ti mbul segera dapat sampai berminggu-minggu.5. Perdarahan epidural/ ekstradural terjadi oleh robekan arteri atau vena meningika media antara tulang tengkorak dan duramater. intraserebral/parenkim dan intraventrikuler 2 .1% kematian perinatal oleh PI. Nara Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. faktor dasar ialah prematuritas.kelok.Perdarahan Intrakranial Pada Neonatus Dr. Pada robekan tentorium serebeli atau vena galena dapat terjadi hematoma retroserebeler. Keadaan ini jarang ditemukan pada neonatus. Cermin Dunia Kedokteran No. Penatalaksanaan dan penanggulangan PIN masih kurang memuaskan. memberikan gejala-gejala kenaikan tekanan intrakranial. Sebabnya PIN banyak. • Bukan trauma kelahiran: umumnya ditemukan pada bayi kurang bulan (BKB). Dengan kemajuan dalam bidang obstetri. Jonggu L. Makalah ini membahas sekedar insidensi. Faktor dasar ialah prematuritas dan yang lain merupakan faktor pencetus PIN seperti hipoksia dan iskemia otak yang dapat timbul pada syok. diagnosis.7 Ada pula PIN yang disebabkan oleh penyakit perdarahan/gangguan pembekuan darah. patogenesis. Ujung Pandang PENDAHULUAN Perdarahan intrakranial pada neonatus (PIN) tidak jarang dijumpai. Pada umumnya prognosis PIN tidak terlalu menggembirakan.kadang membentuk huruf U sehingga mudah sekali terjadi kerusakan bila ada faktor -faktor pencetus (hipoksia/iskemia). prognosis dan pencegahan PIN yang berkaitan dengan persalinan. Sering PIN tak dikenal/dipikirkan karena gejala -gejalanya tidak khas. pertolongan persalinan dan perawatan postnatal yang sebaik-baiknya. juga hiperosmolaritas/hipernatremia1. cunam).7 (Saxena). Di sini perdarahan terjadi akibat pecahnya vena-vena kortikal yang menghubungkan rongga subdural dengan sinus-sinus pada duramater. Angka kematian PI pada bayi prematur 5x lebih tinggi daripada bayi cukup bulan (BCB). kadang . partus buatan (ekstraksi vakum. 2. Keadaan ini terutama terjadi pada perdarahan intraventrikuler/periventrikuler. gambaran klinik. Menurut Saxena 4 13. 1986 43 . PATOGENESIS Pada trauma kelahiran. — pemutaran/penarikan kepala yang berlebihan. Untuk menurunkan angka kejadian PIN. infeksi intrauterin. Laki-laki : perempuan = 5 : 2. partus presipitatus. Tarau dan Dr. perdarahan terjadi oleh kerusakan/ robekan pembuluh-pembuluh darah intrakranial secara langsung. hipotermi. penatalaksanaan. Holt 3 menemukan pada otopsi bayi-bayi lahir mati dan yang meninggal dalam 2 minggu pertama. pada bayi-bayi tersebut. 3. usaha yang lebih penting ialah profilaksis seperti perawatan prenatal. Perdarahan dapat berlangsung perlahan-lahan dan membentuk hematoma subdural.

Perdarahan intraventrikuler dalam kepustakaan ada yang gabungkan bersama perdarahan intraserebral yang disebut perdarahan periventrikuler7. • Tonus otot lemah atau spastis umum. opistotonus. perdarahan terjadi di rongga subaraknoid yang biasanya ditemukan pada persalinan sulit. 2. catastrophic syndrome. Burstein dkk menentukan derajat perdarahan intraventrikuler sebagai berikut l1 derajat 0 : tidak ada perdarahan intrakranial. saltatory syndrome: gejala klinik dapat berlangsung berjamjam/berhari-hari yang kemudian berangsur-angsur menjadi baik. refleks cahaya lambat sampai negatif. meninggikan tekanan pembuluh darah otak yang diteruskan ke daerah anyaman kapiler sehingga mudah ruptur. Dari semua jenis PIN. derajat II : perdarahan intraventrikuler. Derajat III & IV umumnya berprognosis buruk.Pada perdarahan subaraknoid. tidak mau minum. perdarahan terjadi dalam parenkim otak. gejala klinik makin lama makin berat. warna merah/santokrom. Pada pemeriksaan likuor dapat dijumpai tekanan yang meninggi. hiperosmolaritas pula dapat menyebabkan perdarahan intraventrikuler1 Hiperosmolaritas antara lain terjadi karena hipernatremia akibat pemberian natrium bikarbonat yang berlebihan/plasma ekspander. derajat IV : perdarahan intraventrikuler + dilatasi ventrikel dengan perluasan ke parenkim otak. Berdasarkan USG. dianjurkan CT Scan untuk mengetahui lokalisasi dan luasnya perdarahan. • Mata terbuka dan hanya memandang ke satu arah tanpa reaksi. Pada perdarahan intraserebral/intraserebeler. Bertambahnya aliran darah ini. 1986 • Gejala-gejala lain yang dapat ditemukan ialah gangguan kesadaran (apati. Apnea dapat berupa serangan diselingi pernapasan normal/takipnea dan sianosis intermiten. Gejala-gejala ini baru timbul beberapa jam setelah lahir dan menunjukkan adanya perdarahan subdural . PIN dapat dibedakan 2 sindrom7 : 1. kadar glukose menurun. yang berperanan penting ialah hipoksia yang menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah otak dan kongesti vena. nadi lambat/cepat. Kadang-kadang ada perdarahan retina. Faktor-faktor ini menjadi normal bila keadaan bayi membaik. Cara ini tidak secara rutin karena biayanya sangat mahal. nistagmus dan eksoftalmus. menangis lemah. • pada pemeriksaan darah dapat ditemukan: — tanda-tanda anemi posthemoragik — analisa gas darah (0 2 dan CO 2 ) — gangguan pembekuan darah terutama pada PIN yang non traumatik. Tujuan fungsi lumbal pada PIN untuk diagnostik. berlangsung beberapa menit sampai berjam-jam dan akhirnya meninggal. perdarahan periventrikuler memegang peranan penting. • Gejala gerakan lidah yang menjulur ke luar di sekitar bibir seperti lidah ular (snake like flicking of the tongue) menunjukkan perdarahan yang luas dengan kerusakan pada korteks 9 . Keadaan ini dapat meninggikan tekanan darah otak yang diteruskan ke kapiler sehingga dapat pecah. Hipotonia dapat berakhir dengan kematian bila perdarahan hebat dan luas. Apabila gejala-gejala tersebut di atas ditemukan pada bayi prematur yang 24—48 jam sebelumnya menderita asfiksia. 41. jarang pada neonatus karena hanya terdapat pada trauma kepala yang sangat hebat (kecelakaan)8 . sekitar 20% kasus dengan gejalagejala yang diduga PIN. 44 Cermin Dunia Kedokteean No. kadang-kadang ada hipotermi yang menetap. derajat III : perdarahan intraventrikuler + dilatasi ventrikel. • Dengan computerized tomography (CT Scan) semua jenis PIN dapat diketahui 12 . karena frekuensi dan mortalitasnya tinggi pada bayi prematur. lipatanlipatan kulit kepala dan mulase. GAMBARAN KLINIK Gejala-gejala PIN tidak khas. • Foto kepala tidak dapat menunjukkan adanya perdarahan. Pupil melebar. Gejala-gejala berikut dapat ditemukan : • Fontanel tegang dan menonjol oleh kenaikan tekanan intrakranial. tonus otot akan segera pulih kembali. Selain hipoksia. Tetapi bila perdarahan berlangsung lebih lama. otot-otot muka/anggota gerak (monoplegi/hemiplegi) menunjukkan perdarahan subdural/ parenkim. oleh riwayat persalinan yang jelas. DIAGNOSIS Diagnosis PIN sangat sukar. sebagai pengobatan (mengurangi tekanan intrakranial) dan untuk mencegah komplikasi hidrosefalus (fungsi lumbal berulang-ulang). kadar protein meninggi. Khusus pada neonatus/BKB. maka PI dapat dipikirkan. Derajat I & II umumnya ringan. terutama bila tidak ada hubungan dengan trauma kelahiran karena gejala-gejalanya tidak khas. sopor atau koma). • Apnea: berat dan lamanya apnea bergantung pada derajat perdarahan dan kerusakan susunan saraf pusat. Bila cairan likuor berdarah. pada pemeriksaan ulangan 3—4 minggu kemudian biasanya tidak ditemukan kelainan lagi. LABORATORIUM • pemeriksaan likuor terutama untuk perdarahan subaraknoid dan intraventrikuler/periventrikuler. Berdasarkan perjalanan klinik. antitrombin III & faktor VIII 10 . • Cephalic cry (menangis merintih). dan umumnya sukar didiagnosis jika tidak didukung. Dapat serabuh sempurna tetapi biasanya dengan gejala sisa. Pada perdarahan intraventrikuler. bila tidak meninggal akan disertai komplikasi berat seperti hidrosefalus. misalnya pada perdarahan subaraknoid. irritable. trombosit. • Pemeriksaan ultrasonografi banyak digunakan. • Iritasi korteks serebri berupa kejang-kejang. twitching. Mc Donald dkk mendapat kadar rendah fibrinogen. derajat I : perdarahan hanya terbatas pada daerah subependimal. somnolen. Jika perdarahan dan asfiksia tidak berlangsung lama. Sekitar 75—90% perdarahan peri ventrikuler berasal dari jaringan subependimal germinal matriks/jaringan embrional di sekitar ventrikel lateral. PIN harus didiagnosis banding dengan beberapa penyakit . ternyata bukan. Kelumpuhan lokal dapat terjadi misalnya kelumpuhan otot-otot pergerakan mata. Adanya perdarahan subaraknoid dapat dibuktikan dengan fungsi likuor. kadang-kadang juga perdarahan subaraknoid oleh robekan tentorium yang luas. Oleh karena itu. flaksiditas akan berubah menjadi spastis yang menetap. hanya fraktur yang sukar dibedakan dengan sutura.

• pemeriksaan laboratorium: likuor dan darah. denyut nadi dan diuresis. • Tindakan bedah darurat: Bila perdarahan/hematoma epidural walaupun jarang dilakukan explorative burrhole dan bila positif dilanjutkan dengan kraniotomi. Untuk membedakan dengan PIN yaitu riwayat persalinan seperti ketuban pecah dini. dilakukan shunt antara ventrikel lateral dan atrium kanan. kontinu dan pemberian O 2 . cepatnya didiagnosis dan pertolongan. • Respiratory distress of the newborn dengan apnea. dalam koma diberikan 0 2 . PIN oleh trauma kelahiran sudah sangat berkurang. • Pemberian obat -obatan : — valium/luminal bila ada kejang-kejang. Bayi letak dalam posisi miring angka kematian 10—25%. dapat terjadi herniasi unkus dan kerusakan batang otak. Selain itu lekositosis.9% 4:1 atau glukosa 5—10%dan Nabik 1. dkk. Pada derajat 1—2 (ringan-sedang). evakuasi hematoma dengan irigasi menggunakan cairan garam fisiologik. sianosis). — kortikosteroid berupa deksametason 0. Yang agak khas pada infeksi ialah hepatosplenomegali. besarnya dan reaksi pupil. mortalitas 50—70% dan sekitar 30% sembuh dengan serebral. bradikardi. Biasanya disertai kelainan kongenital lain. ikterus. Pada perdarahan intraventrikuler karena sering terdapat obstruksi aliran likuor. Keadaan ini dapat fatal bila tidak mendapat pertolongan segera. kalau berhenti diberikan luminal 10 mg/kgBB (neonatus 30 mg). — antibiotika dapat diberikan untuk mencegah infeksi sekunder. pembukaan duramater. dosis valium 0. hanya 40% dapat sembuh sempurna setelah dilakukan aktivitas motorik. pneumoni 13 . Sekuele dapat berupa cerebral palsy.gejala yang mencurigakan. Dibedakan dengan PIN yaitu gejala gangguan pernapasan dan riwayat persalinan (ibu toksemia. Kalau ada gangguan Diusahakan tindakan dibatasi untuk mencegah terjadinya serebelum dapat terjadi ataksi serebeler. hipotoni. • pemeriksaan fisik: adanya tanda-tanda PI. merintih (expiratory grunting). terutama bila ada manipulasi yang berlebihan. misalnya • Infeksi pada bayi baru lahir/neonatus yang dapat memberikan gejala. kejang -kejang. selanjutnya 4 mg/kgBB dibagi dalam 2 dosis sambil perhatikan keadaan umum seterusnya. tindakan explorative burrhole dilanjutkan dengan kraniotomi. bayi mula-mula minum baik dan tiba-tiba sukar minum karena trismus dan gejala lain. Perlu diobservasi secara cermat: Pada perdarahan subdural akibat trauma. memdiuresis lebih dari 1 ml/kgBB/jam menunjukkan fungsi ginjal punyai prognosis jelek. • Fungsi lumbal untuk menurunkan tekanan intrakranial.5% 4:1. Pada perdarahan epidural terjadi penekanan pada jaringan otak ke arah sisi yang berlawanan.5—1 mg/kgBB/24 jam yang mempunyai efek baik terhadap hipoksia dan edema otak. Hidrosefalus bangkan. baik 15 Pada perdarahan intraventrikuler. Mortalitas PIN non traumatik 50—70% 7 . muntah dan lain-lain. frekuensi jantung fungsi subdural berulang-ulang atau tindakan bedah 16 . • Tetanus neonatorum dengan kejang -kejang. nadi cepat. kurang dari 1 ml/kgBB/jam berarti perfusi ke ginjal berkurang. takipnea. frekuensi pernapasan. Pada perdarahan/hematoma subdural. epilepsi. Lebih jelas. diagnosis PIN ditegakkan berdasarkan : • anamnesis: riwayat kehamilan. umur kehamilan. 4 jam kemudian luminal per os 8 mg/kgBB dibagi dalam 2 dosis selama 2 hari. berupa larutan glukosa (5—10%) dan NaCl 0. sebagian besar sembuh sempurna. mencegah terjadinya obstruksi aliran likuor dan mengurangi efek iritasi pada permukaan korteks. • Penyakit metabolisme (hipoglikemi) yang dapat memberikan kejang & letargi. mengeluarkan darah. derajat kesadaran. PROGNOSIS . Prognosis PIN bergantung pada lokasi dan luasnya perdarahan. tunggu 15 menit. lemah (letargi). antara lain bayi kejang -kejang akibat ketergantungan vitamin B 6 karena ibunya sebelumnya mendapat pengobatan vitamin B 6 dosis tinggi. gangguan • Pemberian vitamin K serta transfusi darah dapat dipertim.gejala kesukaran bernapas (apnea. infeksi perinatal pada ibu. Pada penderita yang tidak meninggal. sianosis. Pada derajat 3—4 (sedangdan kepala agak ditinggikan untuk mengurangi tekanan vena berat). perdarahan antepartum dan lain-lain). memberikan kerusakan/kelainan yang lebih parah14 . persalinan. fungsi lumbal pada PIN kadang-kadang ada perdarahan. menurut Rabe suhu tubuh. merupakan komplikasi paling sering (44%) dari perdarahan • Infus untuk pemberian elektrolit dan nutrisi yang adekuat periventrikuler7 . hipotermi. Cermin Dunia Kedokteran No. keadaan bayi sesudah lahir dan gejala . • Kecanduan obat dari ibu. prematuritas.3—0. gangguan bicara atau strabismus. dibedakan dengan PIN karena partus tetanus neonatorum umumnya oleh dukun. apalagi kalau penderita pada derajat perdarahan17. pernapasan tidak teratur dan demam tinggi. retardasi mental dan hidrosefalus. kalau belum berhenti diulangi dosis yang sama. kejang -kejang. Dibedakan dengan PIN berdasarkan anamnesis dan pengobatan ex juvantibus pada bayi.gejala nerologik. evakuasi hematoma dan hemostasis yang cermat 8 . • Kelainan kongetinal saraf pusat memberikan gejala kejang dan letargi. dapat disertai spastisiPENATALAKSANAAN tas.bicara.Karena kemajuan obstetri. untuk mencegah aspirasi serta penyumbatan larings oleh lidah sebagian kecil dengan sekuele ringan. • pemeriksaan penunjang: CT Scan USG dan foto kepala. ketuban keruh/berbau. 1986 45 pada neonatus yang memberikan gejala -gejala yang hampir sama. TN hampir selalu terjadi pada akhir minggu pertama. Ibunya penderita DM dan perlu pemeriksaan kadar glukosa darah bayi. retraksi sternum dan kosta. 41. gejala . seksio sesar. Per(bradikardi/takikardi). sekuele berat. mortalitas bergantung • Menjaga jalan napas tetap bebas.5 mg/kgBB. Perdarahan yang meliputi batang otak pada bagian formasi retikuler. Diuresis darahan subdural dengan hilangnya kesadaran yang lama. • Bayi dirawat dalam inkubator yang memudahkan observasi sindrom hiperaktivitet. fraktur tulang kepala dan tanda-tanda peninggian tekanan intrakranial.

5. Purnomo Suryantoro. Hafid A dan Sajid DM. 14: 115-6. Cedera Otak dan Dasardasar Pengelolaannya. Paediatrics. 1979. Perhatian khusus harus diberikan kepada bayi-bayi prematur (BKB) yaitu mencegah episode asfiksia sebelum dan sesudah persalinan. Menurut etiologi dapat dibedakan PIN yang traumatik/trauma kelahiran dan non-traumatik. Inc. Indian Ped. Johnson ML. 1977. Penanganan Infeksi Pada Bayi Baru Lahir. 1974. baik menyangkut diagnosis maupun penatalaksanaan dan pencegahannya. 50: 938-41. 4. 8. BIKA I'KUI. Schaffer and Avery. 13th ed. 34: 28-9. Mc Intosh R and Barnett HL. Arch Dis Child. 92: 693-5. Johnson ML. 14. Intracranial Haemorrhage. Koops BL. Volpe JJ. Mithilesh C. 9. Neonatology. Mc Donald MM. 11. Durbin GM. A Cause of Perinatal Mortality. Mc Donald MM. 1975. 1980. Cermin Dunia Kedokteran. 1978. PIN non-traumatik yang ditemukan pada BKB merupakan masalah pediatrik. The Ped Clinics North Am. Philadelphia-London-Toronto: WB Saunders Co. Peranan Radiologik Pada Kelainan Otak. Mealy J. 6. Renjatan Pada Neonatus. Kumpulan Naskah Ilmiah Simposium dan Seminar Neonatologi. Tokyo: Igaku Shoin Ltd. 18. 29: 32-4. KEPUSTAKAAN 1. 1975. Textbook of Child Neurology. Hypernatremia as a Cause of Intracranial Haemorrhage. 17. 13. 1973. of Intraventicular Haemorrhage in Newborn Infants. 1975.74: 26-7. 2. Jakarta 1977. Infantile Subdural Hematomas. Cerebral Intraventricular Haemorrhage and Autopsy. 3rd ed. 011afson A. Texbook of Pediatrics. Role of Coagulopathy in Newborn Intracranial Haemorrhage. pp 601-5. 22: 433-5. Cermin Dunia Kedokteran. Susworo. 74: 32. yang paling penting ialah pencegahan. St Louis: CV Mosby Co. Rivers RP and Smith 1F. Appleton-Century-Crofts. Present and Future. 2nd ed. Berkat kemajuan obstetri. Guggenheim MA and Hathaway WE. Intracranial Haemorrhage. 1962. Intracranial Hemorrhage in The Newborn: Current Understanding and Dilemmas. Volpe JJ.PENCEGAHAN Untuk mengurangi terjadinya PIN. 1978. 34: 32-4. 1984. Arch Dis Child. Holt LE. 1984. Cole VA. tetapi pemberian vitamin K secara rutin pada BKB dapat dianjurkan. Guggenheim MA and Hathaway WE. Roberton NRC and Howart P. Dalam hal ini perlu monitoring keadaan bayi intrapartum. Pemberian koagulans sebagai usaha untuk mencegah timbulnya PIN sampai saat ini belum ada persesuaian paham. 41. Neonatal Periventricular Haemorrhage: Past. Pediatrics. 1984. Disease of Newborn. Narang A and Bhakov ON. Behrman RE and Driscoll JM. Banerjee CK. pp 421-8. 1984.49: 722-3. Timing and Antecedent of Intracranial Haemorrhage in The Newborn Pediatrics. baik waktu persalinan maupun sesudah anak lahir. Koops BL. resusitasi segera sesudah lahir dan mencegah kemungkinan hipoksia oleh sebab-sebab lain 18 . Menkes JH. Leksmono PR. Pathogenesis. PIN oleh trauma kelahiran sudah sangat berkurang. pp 1034-8. 16. 10. 46 Cermin Dunia Kedokteran No. 10th ed. 7. 12. 1971. Santos KB and Gosh S. 1983. Nelson. Moch Bachtiar dan Achmad Suryono. Philadelphia: Lea & Febiger. Arhan Arief. Indian Ped. J Paed. 15: 403. pp 527-9. 1986 . Rumack CM. memberikan pertolongan dan perawatan yang sebaik -baiknya. Saxena HMK. yang meliputi pemeriksaan ibu-ibu hamil secara teratur. hal 36-40. 3. 15. Reynolds EO. Neurol. RINGKASAN Telah dilaporkan tinjauan kepustakaan perdarahan intrakranial pada neonatus yang berkaitan dengan persalinan.

Vasodistal. hematokel. morbili (lihat tabel 1). Coritrat. golongan anti inflamasi: Danzen. untuk saluran cerna: Dulcolax. selalu ada ketentuan dan pembatasan dalam bentuk dan jenis pelayanan yang dapat diperolch peserta. ternyata terdapat sebelas macam penyakit seperti tersebut dalam tabel 1. apakah obat non DOEN yang digunakan untuk peserta BPDPK sebenarnya dapat diatasi oleh obat yang tercantum dalam DOEN atau tidak. Untuk perawatan tinggal peserta BPDPK juga ada ketentuan. Urfamycin. Ponorogo dan Magetan Macam penyakit 1. Kemicyclin.penyakit tersebut di atas. dan anti kolik: Baralgin. Unagen. Erysanbe. ditinjau dari biayanya. Ponorogo & Magetan tahun 1984 Subagyo Martodipuro *). Ativan. selulitis 3. METODIK 30 macam penyakit yang terbanyak diderita peserta BPDPK yang dirawat tinggal di RSU Madiun. Binotal. HASIL Seluruhnya terdapat 46 kasus. Hemoroid 6. Kalpicillin 500. 1986 47 . Rochjat Soetarmo **). penenang Valium 5. Flagyl 500. Untuk obat kardiovaskuler: Norpace. Abses. hemoroid. Meningitis. yang terdiri atas struma. Dari sisanya penyakit yang diderita oleh 3 — 7 orang. Chymomed. Kombusio 5. neuritis. epilepsi.Penggunaan Obat-obat di luar DOEN Untuk Peserta BPDPK Yang Dirawat di RSU Madiun. Obat-obat yang digunakan yang tidak terdapat dalam DOEN dicatat dan ditinjau apakah dalam DOEN memang ada yang sejenis atau dapat disubstitusikan. Neuritis 8. telah disoroti 30 macam penyakit yang terbanyak diderita peserta. Untuk kortikosteroid oradexon. Tetanus 9. kombusio. Apabila dapat. berarti akan meringankan beban peserta BPDPK. obat-obat yang dipakai yang tidak tercantum dalam DOEN golongan analgesik adalah Ponstan. Neuropiron. Hematokel 4. Diarent. artritis. Neonovapon. Amoflox. Xylomidon. Sanpiccillin. Pentrexyl. Bactrim. Pyogenta. tetanus. Obat-obat yang digunakan untuk penyakit -penyakit tersebut di atas tetapi tak tercantum dalam DOEN tercantum dalam lampiran I. Spasmocibalgin. sehingga ada keseimbangan antara premi yang dibayar oleh peserta dan santunan yang diperolehnya. Viccillin 1000. 41. Pehazon dan Flosint. Alpara. Urosulfin. Polycrol. bahkan ada kelebihan saldo yang diperlukan untuk investasi kapital. Ponorogo dan Magetan telah disisihkan untuk dianalisa biaya. Golongan antasid: Camalox. meningitis. Papase. Berikut akan dibahas sebelas penyakit lain. ensefalitis RSU Madiun RSU Ponorogo RSU Magetan Total 5 4 4 2 3 1 1 3 3 — — 26 2 — — 1 1 1 1 — — 1 7 1 1 — 1 2 2 — — 2 2 2 13 6 7 4 3 6 4 2 4 5 3 46 2 Total Untuk penyakit . Artritis 7. Lexotan. Viccillin S. Dalam studi analisa biaya rawat tinggal peserta BPDPK di RSU Madiun. Ekspektoran Cermin Dunia Kedokteran No. Kemicetin. Wahyu Hidayat *). Penstrep 10: 1h. Ponorogo & Magetan 1984. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk membahas. Wasis Budiarto *) *) Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan **) Kantor BPDPK Jawa Timur PENDAHULUAN Dalam pengelolaan suatu asuransi kesehatan. Struma 2. Daniclox. abses. Bioplacenton dan Kemoterapika. Morbili 11. Neobiotic. yang ditinjau dari macam obatnya. antara lain obat-obat yang diberkan di RSU Pemerintah sebaiknya berasal dari daftar obat esensial nasional (DOEN) sehingga peserta tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk beli obat sendiri. Tabel 1 : Penyakit dan obat-obatan non DOEN yang digunakan untuk penderita peserta BPDPK di RSU Madiun. Lincocin. Epilepsi 10. Hal ini perlu untuk dapat mengontrol pengeluaran. Golongan antibiotika Ampipen.

Yodium povidon 1% tidak ada lagi. misalnya Neurobion. Hal ini mengharuskan pemakai untuk mempelajari kembali namanama generik. Kandungan obat-obat tersebut di atas serta obat yang sejenis dalam DOEN dapat dilihat dalam lapiran II. kemudian dikeluarkan dari DOEN 1984 antara lain asam askorbat suntik dan piridoksin hidroklorida suntik. 3) obat kardio vaskuler. tetapi yang dituliskan adalah nama generik dan bukannya nama pabriknya. Emetine hidroklorida suntik. jadi bukan masalah. metampiron dan paracetamol. jangan sampai 48 Cermin Dunia Kedokteran No. 7) ekspektoran dan 8) vitamin & mineral. 2) antibiotika — kemoterapika. Theragran. dapat saja dianggap obat tersebut (ampipen. lisis proteolitik membran abses tersebut dimanfaatkan oleh kuman untuk menembus membran dan menyebar ke luar. Ultravita. Betadine. dapat diperkuat dengan analgesik — narkotik. Hemafort Sangobion. Eritrosin dan linkomisin ada dalam daftar. Theragran. Dengan perkataan lain. antihipertensi. tidak ada dalam daftar. vissillin) tidak ada dalam daftar. yang lainnya tidak. Melihat daftar obat yang digunakan untuk penderita peserta BPDPK.serasio peptidase prolase 300. merupakan masalah kronis yang seharusnya dapat dipecahkan. Sedangkan levo kloramfenikol juga. Dengan nama pabrik mungkin lebih jelas. Lain-lain Efortil. dapat saja diberi resep obat yang mahal asal pemberiannya rasional. Alinamin F. terjadi membran abses. Untuk dua campuran terakhir masing-masing komponennya dicantumkan dalam DOEN. memang tidak ada dalam DOEN. Mengenai obat yang tidak dianggap perlu masuk dalam DOEN dapat dibagi dalam golongan obat yang dikategorikan sebagai pemborosan. kalau dikehendaki untuk mendapatkan obat dari rumah sakit. Sangobion. Neurofort dan Fenovit. Fercee. glafenina tidak ada dalam DOEN. kalpicillin. Dapat juga karena sebenarnya kegunaannya masih diragukan. 2) obat tersebut semula ada dalam DOEN 1981. amoksilin dengan flukloksasilin. tidak ada lagi dalam daftar. 6) kortikosteroid. perlu digunakan nama generik. 4) obat tersebut ada dalam DOEN tetapi persediaannya sudah habis. Mengenai analgesika non narkotik dalam DOEN dibatasi dengan metampiron. Golongan vitamin dan mineral: Neurobion. ampisilin dengan kloksasilin.harus yakin. dokter dapat membatasi dirinya untuk menggunakan obat yang tercantum dalam DOEN apabila ia harus merawat penderita peserta BPDPK atau penderita umum yang tergolong ekonomi lemah. Hal ini akan mengingatkan kita untuk bekerja secara konsisten. Dalam DOEN telah dicantumkan berbagai analgesik yang dapat dipilih. begitu pula analgesik campuran seperti metampiron dengan klordiasepoksid tidak masuk dalam daftar. . tetapi dalam revisi tahun 1984. hanya diazepam yang tercantum dalam DOEN. Effortil). tetapi dihidroemetina masih ada. tetapi karena yang tertulis adalah nama pabrik. Yang penting pemakai . Vasodistal. Untuk penderita yang mampu membayar sendiri atau yang dibayarian oleh fihak ketiga dan tidak ada restriksi. Mengenai kortikosteroid (oradexon) ada dalam DOEN sebagai deksametason. kimotripsin. Jadi perlu dijaga keseimbangan stok obat. Kalysmon. asam mefenamat. Ardivit. sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa untuk analgesik dapat diatasi oleh obat dalam DOEN. atau dengan penenang. 1986 menggunakan obat tersebut walaupun menggunakan nama lain. Tetapi kalau anti inflamasi enzimatik tersebut diberikan tanpa antibiotika. jadi tidak ada dalam DOEN. Pada umumnya obat yang tercantum dalam DOEN itu obat tunggal dengan jumlah pilihan cukup banyak (antiangina. DISKUSI Ada beberapa kemungkinan mengapa obat yang dipilih tidak dapat diperoleh dari rumah sakit secara bebas (untuk peserta BPDPK). obat tersebut dikeluarkan dari daftar. tidak mau memakai antalgin. Mengenai pencantuman obat dalam DOEN sudah ditegaskan bahwa obat tersebut ditulis dalam nama generik. Kalysmon. Ardivit. asetosal dan paracetamol. valium). obat apa yang sebenarnya diinginkan dan mana yang tidak dunginkan. a. Antasid yang tercantum dalam DOEN adalah kombinasi antara aluminium hidroksida dengan magensium hidroksida saja. Alinamin F. walaupun obat tersebut tercantum dalam DOEN. Dari sedativa yang ditulis (bromazepam. Kalau dianggap kurang poten. Neurofort. yakni ampisilin tunggal. 3) obat tersebut tercantum dalam DOEN.l. misalnya obat yang mengandung tripsin.Silomat dan Plausitin. seperti vitamin dan mineral dalam dosis tinggi. Fenovit dan Tathion. dengan memesan obat sesuai dengan penggunaannya. Dalam hal ini ada keleluasaan untuk menentukan macam obatnya sendiri. Begitu pula campuran kloramfenikol dengan tetrasiklin dan penstrep 10 : 1⁄2 dan 6 : ½. Coritrat. sanpicillin. Sekiranya diperlukan pemakai dapat mengkombinasikannya sendiri sebab komponennya sudah ada. tetapi masih mau menggunakan xylomidon yang isinya tidak lain adalah metampiron juga. Dengan menyadari hal-hal tersebut di atas. Hemafort. misalnya apabila kita beranggapan bahwa metampiron terlalu toksis untuk digunakan pada penderita. anti aritmia. 1) obat tersebut memang tidak tercantum dalam daftar obat esensial nasional (DOEN). glikosida jantung dan vasodilatator koroner). Mengenai penggunaan antibiotika untuk kasus-kasus di atas. seperti obat enzim anti radang. walaupun kalau perlu menggunakan catatan khusus di meja tulis atau di dinding ruang kerja. Anti inflamasi enzimatik mengadakan lisis proteolitik sehingga anti biotika dapat menembus membran tersebut dan membunuh kuman yang ada dalam kantung abses. nama generikpun dapat diingat dengan mudah. tetapi dalam bentuk tablet masih ada. 4) antasid 5) sedativa. tetapi dalam larutan 10% ada. Sebagai usaha tubuh untuk melokalisir infeksi. Tetapi obat campuran. ampisilin dengan dikloksasilin. tetapi ada obat lain yang bertumpuk karena jarang dipakai. binotal. asal disebutkan nama generiknya. sebagian saja yang tercantum dalam DOEN. dapat dilakukan penggolongan. asetosal. Asam mefenamat tidak banyak keunggulannya terhadap analgesik yang ada. Mengenai persediaan obat habis. Pada awalnya hal ini tampaknya ganjil. Ultravita. Biasanya tidak semua obat akan habis persediaannya. Obat yang dipilih (Camalox dan Polycrol) adalah obat kombinasi yang lebih kompleks. 1) analgesik — anti inflamasi. Dalam DOEN 1984 untuk obat vasodilatator koroner perifer memang belum ditetapkan obat-obat pilihannya. tetapi dengan sedikit kemasan. Contoh obat yang semula ada dalam DOEN 1981. 41. Obat kardiovaskuler yang digunakan kesemuanya tidak ada dalam DOEN (Norpace. lorazepam. 5) panitia DOEN memang belum memutuskan untuk mencantumkannya dalam daftar. Fercee. yang juga ada dalam DOEN.

Antibiotika yang terdapat dalam DOEN cukup variasinya asal digunakan nama generik. bahwa vitamin hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit saja dalam keadaan seharihari. tiamina dan vitamin B kompleks. dianggap tidak ada dan penderita harus membelinya di apotek luar. Yang tersedia dalam DOEN adalah dekstrometorfan. vasodilatator. etoksibenzamida. fenpipramid) Spasmocibalgin (Propifenazon.kadang karena kemasannya. dll. kalau apotekernya bersedia. tidak tergantung pada dosis. Mengenai vitamin dan mineral dalam dosis tinggi. pipazetat HCI.5 Pentrexyl Hematokel. maka bukan semua vitamin yang dibutuhkan. Unagen (mengandung mempiron. Ponstan Danzen Papase Dulcolax Diarent Evisol Spasmocibalgin Valium 5 Ketalar Ampipen Viccillin 1000 Bactrim Artritis : Neonovapon Penstrep 125 mg Oradexon Silomat Polycrol Baralgin Veronax Flosint Alpara Flagyl 500 Kalysmon Erysanbe Hemoroid Lampiran II Pengelompokan obat : analgesik. tipetidina hibenzat. anti inflamasi dapat dipertimbangkan apabila dianggap bahwa antibiotika yang diberikan akan tidak efektif. antasid. Tentang vitamin dan mineral dosis tinggi tidak disediakan dalam DOEN. penenang. vitamin. Dan yang terakhir ini yang dicantumkan dalam DOEN. dialilbarbiturat) Amfipen (ampisilin) Sampicitlin (ampisilin) Kalpicillin 500 (ampisilin) Antalgin (metampiron) Metampiron (Antalgin) Parasetamol (asetoaminofen) " — — — Abses : Ampisilin " " Kombusio : Cermin Dunia Kedokteran No. melainkan hanya vitamin tertentu saja. Tetapi bila diinginkan dapat ditambahkan sedativa sendiri. tetapi macamnya cukup. Di samping itu. klordiasepoksida) Xylomidon (metampiron. fenilpropanolamina. Obat kardiovaskuler cukup banyak macamnya. kofeina) Alpara (parasetamol) Neurop yron (metampiron. anti inflamasi. tapi lebih toksis. zat besi dan sianokobalamin. antibiotika. Ekspektoran dalam DOEN merupakan obat-obat tunggal. yakni asam askorbat. Obat Ponstan (asam mefenamat) DOEN — Catatan Kurang efektif dibanding aspirin. karena keduanya adalah kombinasi obat yang kompleks. retinol. klordiazepoksid. 1986 49 . karena sebagian besar toh . Tak boleh digunakan lebih dari satu minggu. 41. obat anestesi. asal digunakan nama generik. bromheksin dan gliseril guayakolat. analgesik yang tersedia dalam DOEN dapat mencukupi. Lampiran I Obat-obat yang tidak tercantum dalam DOEN saja yang disebutkan di sini. sehingga ada kemungkinan jenis obat yang ingin digunakan itu ada. Kortikosteroid dalam DOEN cukup banyak. memang tidak diperlukan. KESIMPULAN Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan. Di samping itu ditambah dengan asam folat. akan dikeluarkan melalui air seni. OBP/OBH. Reaksi bersifat alergik. xilokain) Neovapon (asetoaminofen. dan kelebihannya akan terbuang bersama air seni. namun karena nama pabrik yang disebutkan. piridoksi. Dalam hal kekurangan vitamin. Dapat menyebabkan agranulositosis. sistokel Binotal Ponstan : Hesna Ativan Urosulfin Penstrep 10 : Chymomed Kemicyciin Kemicetin Alinamin Sangobion Fenovit : Unagen . kodein. Alasannya dapat diterima. Struma : Valium 5 Neuritis Ponstan Danzen Xylomidon Penstrep 10 : 1⁄2 Viccillin S Kalpicillin 500 mg Tetanus Sangobion Fercee : Danzen Epilepsi Ponstan Vasodistal Coritrat Norpace Meningitis Lincocin Penstrep 10 : 1⁄2 Viccillin S Theragran Neurofort : Bioplacenton Morbili Penstrep 6 : 1⁄2 : Tathion Neurobion Ultravita Camalox Sanpiccillin 500 : Efortil Betadin : Penstrep 6 : 1⁄2 Diarent Plausitin Neurobion Neuropyron Lexotan Alinamin F Dibecasin Valium 2. sebaliknya dengan antasid dalam DOEN hanya didapatkan kombinasi yang sangat terbatas. Di samping itu masalahnya kadang . perlu diingat bahwa yang dicantumkan dalam DOEN adalah nama generik. aminofenagon. Dokter dipersilahkan membuat kombinasinya sendiri. sirup timi. klorfeniramina.Ekspektoran yang ditulis (Silomat dan Plausitin) keduanya tidak ada dalam DOEN. diazepam) Baralgin (metampiron.

mengeluarkan nanah dan eksudat dari daerah peradangan. takhikardia paraksismal. ajmalina. fenilbutazbn) Flozint (indoprofen) Ampisilin Kotrimoksazol Danzen (serasiopeptidase) - Mempercepat penyembuhan jaringan. Papase (prolase. kalsium karbonat) Polycrol (metilpolisiloksan. teofilina.Binotal " (ampisilin) Viccillin 1000 " (ampisilin) Viecillin S (ainpisilin + kloksasilin) Amoflox (amoksilin + fluklosalin) Danicdox Natrium (ampisilin + dikloksasilin) dikloksasilin Lincocin Linkomisina (linkosina) Penicilin 10 juta Penstrep 10 : ½.300) Lexo tan (bromazepan) Valium 5 Ativan (lorazepam) Efortil (etilfenilefrin) Norpace (disopiramida) Coritrat (prokainamida.000 IU Tiamina Hidroklorida 50 mg Vitamin B kompleks Asam folat 1 mg Besi sulfat 7 H 2O 300 mg Sianokobalamin 500 mcg Dekstrometorfan Kodeina Sir. gliserilguaiakolat. fibrilasi atrial Arteritis anggota bawah Asam askorbat 50 mg Piridoksin Hidroklorida 10 mg Retinol 50. fenazopiridina HCI) Camalox (magnesium hidoksida.. orsiprenalina-SO4) Plausitin (morklofon. aluminium hidroksida) Pehazon (aminofenazon. kinidina. 6 : ½ Streptomisin 1 gram Eritromisina Erysanbe stearat Eritromisina etil suksinat Kloramfenikol Kemicyclin Tetrasiklina (kloramfenikol + stetrasiklin HCI Hidroklorida Kemicetin (levo kloramfenikol) Urfamycin (tiamfenikol) Pentrexyl Neobiotic (neomisina) Bactrim (sulfametoksazol + trimeprim) Flagyl 500 (metronidazol) Pyogenta Bioplacenton (ekstrak plasenta + neomisina) Dulcolax (bisakodil) Diarent (kliokinol) Oradexon (deksmetason) Urosulfin (sulfametizol. 41. 1986 . magnesium hidroksida. aluminium hidroksida. Timi Bromheksin HCI OB H/OB P Yodium povidon - Ultravita Kalysmon Metronidazol Gentamisin Dexametason Aluminium hidroksida Magnesium hidroksida . meprobramate) Vasodistal (sinepazida maleat) Neurobion Diazepam Hipotensi ortostatik Antiaritmia Ekstrasistol supraventri kuler. fenobarbital. Alinamin F Ardivit Hemafort Sangobion Ferree Theragran Neurofort Fenovit Tathion (glutation) Silomat (klobutinol HCI. ekstrak balsam Tolu) Betadine (poviden iodida) Chymomed (tripsin + kimotrip sin) - 50 Cermin Dunia Kedokteran No.

adenovirus. pada beberapa keadaan. Tapi. Tapi.atikan DNA. cara-cara itu tidak praktis. tergantung dari iklirn. yang terpenting ialah rinovirus. pencegahan transmisi. Selain itu. Yang dapat dilakukan cuma anjuran mencuci tangan setelah kontak dengan penderita penyakit ini. Lebih dari 200 jenis virus (yang secara serologik berbeda) dapat menyebabkan gejala ini. Dengan munculnya teknis pengutak . Penularan virus itu konon terjadi lewat tangan si penderita. tampaknya ada be berapa cara untuk mencegah penyakit ini.bila dibiarkan. kepastian bahwa ia disebabkan oleh virus. vaksin rinovirus tidak cukup dapat meningkatkan jumlah antibodi IgA hidung. seperti enviroksim. secara meyakinkan. memperkirakan adanya hubungan penyakit dengan hawa dingin. untuk pencegahan jangka pendek bila ada anggota keluarga yang terkena common cold. Tapi. Sering mencuci tangan. atau pemakaian krim antivirus di tangan. meski bukan influensa yang sebenarnya — tetap tegas bertahan terhadap kemajuan pengobatan modern. 41. dapat dipahami mengapa serangan penyakit ini tampak rutin. mungkin dapat mengurangi penularan. tampak lebih inenarik. Mengingat kemajuan . Banyak mitos tentang common cold ini. semua efek yang dilihat itu adalah pada infeksi rinovirus. Kemajuan lain yang dicapai dalam dekade terakhir ini ialah. kita gagal membuat vaksinnya. dua penelitian. diperlukan sejumlah besar orang percobaan. atau mengobati gejala-gejalanya. dan hampir semua orang pernah mengalaminya. koronavirus. dan beberapa faktor lainnya. Dan. kalau mau. Ini. ada beberapa hal yang patut kita catat. sehingga pendekatan ini menjadi tak praktis. menunjukkan bahwa semprotan di hidung itu memang dapat mengurangi frekuensi serangan penyakit pada keadaan di mana keuntungan dianggap melebihi kerugian. karena ternyata interferon punya toksisitas terhadap hidung: menyebabkan ulserasi dan pendarahan. Zat penginduksi interferon konon juga tak banyak berguna. Hubungan dengan hawa dingin itu mungkin akibat banyaknya virus tersebut di musim tertentu. Dari zat-zat antivirus yang tersedia. Meski belum ada kemajuan berarti dalam 30 tahun terakhir ini. dapat banyak membantu Cermin Dunia Kedokteran. Maka pendekatan kedua. semprotan itu sebaiknya diberikan hanya pada kasus-kasus yang diperkirakan disebabkan oleh rinovirus. Tapi common cold tampaknya hanya dapat ditularkan lewat kontak yang erat saja.PERKEMBANGAN COMMOND COLD : Ada Obatnya ? Sejauh ini. tidak mengurangi imunitas kita terhadap virus ini atau mengaktifkan infeksi laten. Zat yang paling menarik perhatian ialah interferon. untuk membuktikan manfaat kliniknya. hanya 39 — 41 persen common cold yang dapat dicegah. Keadaan yang dimaksud ialah pada saat seorang anggota keluarga terserang common cold. yang ditemukan pada sekitar 30 — 50 persen penderita. 1986 51 . meski rinovirus dapat dicegah sebesar 78 — 79 persen.kemajuan ini. Diperkirakan pasaran obat "flu" dan sejenisnya di Indonesia mencapai ratusan juta rupiah. Tapi. Keduanya. Sehingga profilaksis jangka panjang belum berani dicoba. agar mencapai hasil maksimal. Beberapa virus memang dapat ditularkan lewat udara (aerosol) dalam jarak jauh. Sayang. dan sejauh ini. sedang lainnya penelitian di Amerika Serikat. Yang mengherankan ialah. Misalnya. Banyak infeksi virus yang dapat ditanggulangi dengan vaksin. Jadi. Dan ini belum dapat dilakukan. Maka. zat antivirus broadspektrum yang sekurang-kurangnya diharapkan efektif untuk beberapa jenis virus common cold. Belakangan konon dibuktikan bahwa interferon alfa dapat mencegah common cold eksperimental di laboratorium. Tapi. seperti sering diamati oleh para medikus praktikus. Susahnya. epidemiologinya. ternyata memberi hasil hampir serupa. common cold — atau sering kita sebut "flu". tidak terbukti berguna dalam percobaan klinik. sekurangkurangnya untuk common cold ini. penelitian awal menunjukkan bahwa diperlukan jumlah interferon yang besar sekali. Nama common cold. dan penggunaan kertas tissue yang telah diberi zat antivirus. Dari berbagai golongan itu. dan tidak terlihat keefektifannya pada common cold yang diakibatkan virus lain. ia akan lenyap dalam 7 hari. kita boleh cukup yakin akan data hasil penelitan itu. bertambahnya pengetahuan kita tentang mekanisme penularannya. Karena begitu seringnya ia ditemui . majalah New England Journal of Medicine memuat laporan tentang dua penelitian terpisah yang menunjukkan hasil hampir sama. Yang satu penelitian di Australia. No. yakni 10% risiko perdarahan hidung. gejala -gejala common cold ini akan hilang dalam 1 minggu bila diobati secara intensif dengan antibiotika dan lain-lain. inter feron dapat dibuat dalam jumlah yang cukup banyak. Penyebab penyakit ini tampaknya berubah-ubah. paramiksovirus. karena begitu banyak penyebabnya. atau di Indonesia "masuk angin". Yang sangat mengherankan ialah. Banyak di antaranya termasuk golongan miksovirus. usia pasien. kekebalannya tidak berlangsung seumur hidup. Maka. ternyata zat yang in-vitro ampuh sekali terhadap rinovirus. Bulan lalu. telah dibuktikan bahwa hawa dingin. ke tangan orang yang rentan. yang di lakukan di dua benua yang terpisah jauh itu. konon rongga mulut kita bukan tempat yang ideal untuk inokulasi virus tadi. dan pikornavirus. kita dapat ramalkan jenis virus tersebut. yang kemudian menginokulasi sendiri konjungtiva mata atau mukosa hidungnya dengan tangannya. Keduanya memakai interferon alfa dalam 'bentuk spray. Seakan-akan tiada yang dapat kita lakukan untuk mencegah kedatangannya yang rutin itu. atau berendam di air dingin. sebaliknya.

pengembungan esofagus sering mencetuskan nyeri angina. yakni dengan instilasi asam ke esofagus. diagnosis angina harus dilakukan dengan amat berhati-hati. 41.pasien koroner yang juga menunjukkan nyeri esofagus. Tapi. ternyata amat tidak sensitif dibanding dengan manometri. Pada pasien -pasien tadi. dan penelitian pH.dengan laporan-laporan epidemiologik. Bagaimana pun. hendaklah diperingatkan agar berhati-hati. ditemukan gejala ini pada 17 pasien. atau dikembungkan dengan balon. dan kemajuan pengetahuan tentang kelainan -kelainan motilitas yang menyebabkan nyeri mirip-angina. ada baiknya pada pasien -pasien yang dicurigai. Nyeri esofagus tadi dapat juga dicetuskan pada pasienpasien yang jelas-jelas menderita kelainan arteri koroner. angiografi menunjukkan bahwa arteri koroner adalah normal pada seperempat pasien yang diduga angina.pasien inilah antara 17 — 100% ditemukan adanya penyakit sofagus (Besarnya variasi prevalensi tadi disebabkan karena perbedaan kriteria para peneliti tersebut). Pada anjing. pasien . Salah satu contoh yang nyata ialah pasien Morris (1963) yang berusia 50 tahun dan menderita hiatus hernia plus angina. dari 98 pasien nyeri angina yang arteri koronernya normal. penyakit jantung koroner sering dianggap ada bila riwayat penyakitnya menyokong angina. Mungkin karena sindroma ini menunjukkan bahwa kelainan koroner telah meluas. untuk mencegah pasien menjadi penderita "penyakit jantung palsu". Pada pasien . Dengan ditegakkannya sindroma ini. pencetus iskemia tadi bukannya kontraksi esofagus yang terlalu hebat. makin canggihnya tes-tes untuk mendiagnosis penyakit jantung koroner. dan skeletal mencetuskan serangan angina sejati pada pasien yang positif menderita penyakit jantung koroner. Rasa nyeri yang khas timbul bila pasien membungkuk. meskipun EKG normal. tapi gejala tak berubah bila dia berolahraga. patut diingat bahwa nyeri akibat spasme koroner itu jauh lebih jarang daripada nyeri spasme esofagus. Mekanismenya tak jelas berkaitan dengan peningkatan kerja jantung. Maka timbul istilah anginaterkait (linked angina). Juga. Namun. Pada penelitian Dart. berbaring segera setelah makan. penelitian transit dengan radionuklid. Angina dan Penyakit Esofagus Telah lama diketahui bahwa angina pektoris dapat berkaitan dengan penyakit . terbukti bahwa refleks vagal viserokardiak dapat mengerutkan arteri koroner bila bagian bawah esofagus dikembungkan dengan balon. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa nyeri semacam ini dapat juga dicetuskan bila pasien diminta hiperventilasi. common cold masih merupakan tantangan bagi dunia kedokteran. atau bila hernianya digembungkan dengan larutan barium. tes-tes standar yang kini ada. bilier. refleks semacam ini belum terbukti ada pada manusia. tapi kini tak banyak klinisi yang memperhatikannya bila ia menangani pasien penyakit jantung koroner. tapi refluks asam lambung ke esofagus. Diduga. Mengingat semua ini. Pada kebanyakan kasus. Pasien dengan angina -terkait ini mendapat nyeri yang khas dan menunjukkan perubahan EKG yang jelas bila esofagus dirangsang dengan meneteskan asam. bisa juga terjadi sesudah makan atau ketika gejala refluks esofagus meningkat. Karena ada petunjuk bahwa pasien demikian cenderung mengalami infark jantung. Sebelum arteriografi koroner banyak dipakai. di mana faktor -faktor gastrointestinal. 52 Cerrnin Dunia Kedokteran No.penyakit lain. dan hanya pada 1 pasien ditemukan spasine koroner. masalah nyeri dada menjadi makin ruwet. cairan garam faali. Hubungan antara nyeri kardiak dan nyeri esofagus itu menjadi makin rumit karena pada pasien . Pengetahuan tentang pengaruh esofagus ini kini makin mudah diselidiki berkat 2 perkembangan terakhir. Lancet 1986. i : 191-2 . respons simpatik terhadap nyeri esofagus itu meningkatkan kebutuhan oksigen melewati batas kritisnya. nyeri tadi tak disertai kelainan EKG pada pasienpasien tersebut. stimulasi esofagus mungkin memulai angina dengan mengurangi suplai oksigen miokardium. Nyeri dada dan perubahan EKG akan muncul bila pasien berolahraga. Mengingat bahwa cara mendiagnosis nyeri esofagus itu cukup mudah. Efek ini dapat dihilangkan oleh atropin atau vagotomi.pasien nyeri esofagus. 1986 banyak sekali ditemukan kelainan EKG. Pembedahan terhadap hernia tersebut menyebabkan serangan angina dan perubahan EKG hilang bila pasien makan. Dulu ia merupakan konsep umum. tes ini dilakukan. yakni endoskopi dan pemeriksaan radiografi dengan barium. Suatu kemungkinan lain ialah. Kini. dan segera hilang bila balon dikempiskan. Anehnya. Tapi.

Sikap mana hanya dapat di "rasa" kan dan sulit untuk diukur secara lugas. Sekiranya sejawat yang paraplegia tersebut minta SIP di Indonesia. Bila segala sesuatu perbuatan dokter di kemudian hari harus disesuaikan dengan hukum. masuk ke Universitas. tentu cukup jelas bagi semua dokter! Orang yang ingin bolos. Yang menjadi masalah. Memang dengan makin majunya taraf pendidikan bangsa kita. Sakit malas/tidak ingin kerja tersebut harus diobati." Bagaimana tanggapan sejawat? Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIKA KEDOKTERAN Masalah surat keterangan sehat dan sakit. Sedikit-sedikit dapat memberi kita tambahan penghasilan. Sepintas lalu hal ini bisa dianggap remeh. maka mungkin waktu itu sikap tenggang rasa akan terpaksa ditinggalkan. harus ditolak? Mestinya harus ditegaskan penyakit apa saja yang tidak boleh diderita oleh dokter yang akan berpraktek. dari pada merahasiakannya sebagai rahasia jabatan dokter. Bukankah ia berhak mendapat surat keterangan sehat? Pada hal di kemudian hari ia dapat membahayakan dirinya atau menabrak orang lain.SURAT KETERANGAN SAKIT DAN SEHAT Belakangan ini. kiranya dapat disusun oleh IDI dengan MKEK-nya atau dibantu oleh MDA. Apa kriteria "sehat" untuk masuk TK. Kiranya dokter dapat menghindarkan diri dari permainan kata-kata atau istilah popnya main pokrol-pokrolan. Namun. Dalam hal demikian kiranya lebih Etis bila menyebutkan diagnosa si sakit pada atasannya. PT dengan berbagai jurusan? Begitupun kriteria sehat untuk yang akan bekerja sebagai pilot. pegawai kantor. Apakah seorang dokter yang pada waktu mengajukan SIP sedang dapat bronkhitis atau sakit lain yang bisa disembuhkan dalam jangka pendek. Bagi kita. bisa pula berakibat mematikan masa depan seseorang. SMA. Bila dulu Surat Keterangan Sehat hanya diperlukan oleh mereka yang melamar pekerjaan atau menjadi pegawai negeri. Hal yang lebih mudah adalah soal surat keterangan sakit yang memerlukan istirahat. supir. adalah kriteria "cukup sehat" tadi. surat keterangan sehat yang diperlukan untuk mengambil SIM. buta total. Bukankah mereka ingin lari dari tugasnya dalam pekerjaan itu dapat disebut 'sakit' secara sosial atau emosional? Apalagi mereka yang mangkir karena terpaksa merawat anak yang sakit. dus dinilai "sakit" dan diberi "istirahat". ini dan bila dokter tidak memberitahu dan juga tidak mengobati. Tentunya. Seperti kita ketahui. SD. yang dikabarkan berulang kali tak hadir di pengadilan dengan bekal surat keterangan sakit. atau masuk asuransi kesehatan/asuransi jiwa. selain tambahan kekuasaan dalam masyarakat. Hal yang sama terjadi dengan surat keterangan sakit. pihak korps kedokteran. Ambil contoh saja. lantas dinilai ada gangguan emosionil. tak jarang ini disertai dengan masalah-masalah hukum dan etika. bila diteliti dari segi etik. 41. 1986 53 . tuli. Memang kriteria sakit ialah sakit rohani. memang cukup rawan dan sangat mudah kita tergelincir ke arah kekurang-jujuran. kini beberapa Sekolah Taman Kanak-kanak juga ikut mensaratkan adanya surat keterangan tersebut untuk dapat diterima. perlu diberitahu tentang diagnosa "sakit khas".U. kemudian diusulkan kepada Dep. Terutama dalam kaitan dengan perkara Drs N. Kecuali buat mereka yang benar-benar secara fisik tak mampu naik kendaraannya. Kes. Dan ini selalu dapat dipertanggungjawabkan. karena kita umumnya dapat "menenggang rasa". setiap dokter— boleh dikata — dapat memberikan surat keterangan sehat tersebut bagi setiap orang. guru dan sebagainya? Belum dirumuskan secara konkrit. makin banyak pihak yang memerlukan surat keterangan dokter. Jadi masalahnya cukup fair. Contoh yang "paling lucu" ialah untuk mendapat SIP Perseorangan Semata-mata. yang diperlukan ialah keterangan dokter. bahwa calon pengemudi itu kesehatan badannya cukup baik untuk mengemudi sehingga tak membahayakan diri sendiri maupun orang lain. sedang malas kerja. atau kelumpuhan kedua tungkai dan lengan. mungkin secara pokrol-pokrolan bisa. Batasan "keadaan sehat" belum disusun secara cermat untuk kategori pekerjaan. yakni tidak ingin kerja. Apalagi mereka yang akan mengambil Surat Izin Mengemudi. tapi seyogyanya dalam keterangan supaya disebutkan : "gangguan emosionil". Sebaliknya. apa kira-kira akan dapat diberi surat keterangan "sehat"? Batasan "sehat" untuk berbagai kategori pekerjaan. banyak negara di dunia — termasuk Indonesia — mengakui bahwa kesehatan itu bukan hanya sehat fisiknya saja. Namun di antara penyakit-penyakit atau keadaan sakit yang betul-betul mcmerlukan istirahat. tapi juga sosial emosional. tentu ini ada baiknya. Kita belum lama ini diperkenalkan pada seorang neurologist top dari Jepang yang menderita paraplegia. masalah Surat Keterangan Sakit banyak dibicarakan dalam surat kabar. Secara tegas mungkin yang bisa dinilai "cacad" ialah skizofrenia. dan fisiknya waktu itu cukup sehat. SMP. baik karena sakit sebenarnya atau hanya ingin libur dapat saya beri surat sakit. ketidaksediaan kita mengobral surat keterangan sehat. yakni dengan disiplin kerja dan berbagai aspek kepegawaian & penggajian dan sebagainya yang dapat diberikan atasannya. dengan cara yang tepat. Yang ada sekarang ini nampaknya masih bersifat umum. Jadi sang atasan yang akan " mengobati". berarti Cermin Dunia Kedokteran No. harus dilampirkan surat keterangan "berbadan sehat". Seorang sejawat pernah berkata : "Semua orang yang meminta surat keterangan sakit. Bila seorang penderita epilepsi kita periksa. jasmani dan sosial emosionil.

. Masri Rustam Direktorat Transfusi Darah PMI Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN Dalam Kitab Undang . yaitu K. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun.. maka ia dapat dituntut menurut K.seorang prajurit yang sedang melakukan latihan perang-perangan. yang syukur masih banyak yang menganggap tinggi!. sebaiknya tidak langsung diberi "istirahat sakit".. 41. lebih baik dirujuk kepada yang bisa menyembuhkan. dapatkah dokter itu dituntut sebagai melakukan "pemalsuan surat" (valschheid in geschriften)? Pasal yang berkaitan dengan ini. bahwa ia tidak sakit. orang itu tidak dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya. sehingga dokter yang membuat kesalahan karena kebodohan atau ketidak cakapan (onbekwaamheid). karena pemalsuan surat. yaitu "perlu istirahat" dan tidak diberi spesifikasi tugasnya. 2) Seorang "pasien" datang pada dokter dan menceritakan bahwa ia sudah buang air besar lebih dari sepuluh kali dan yang keluar adalah lendir dengan sedikit darah.. dapat saya katakan. jenis tugas/pekerjaan yang akan dilakukan. Tentang pernyataan bahwa seseorang "tidak dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya" tidak diatur dalam K. sakit yang mutlak memerlukan istirahat.. bahwa paling sedikit ada dua faktor yang ikut menentukan seseorang berhalangan melakukan pekerjaan atau tugasnya : a. kita kebetulan lebih berhak menentukan tentang sakit/tidaknya seseorang! Dengan menghormati Sejawat yang lebih ahli..undang. H. tapi seharusnya si penderita masih dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya dan dokter memberi "istirahat". Tentang kata-kata "seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu". Kiranya pasal ini juga tidak cocok..Pidana pasal 267 itu. kiranya perlu dipikirkan untuk menguraikan untuk berbagai kategori pendidikan. 1986 kalimat : "karena sakitnya. apalagi yang bekerja dalam tim Resmi. 2. Tidak semua penyakit berakibat si penderita penyakit itu berhalangan melakukan pekerjaan atau tugasnya. karena "Surat Keterangan Sakit" itu asli.H... maka ia masih dapat bekerja bilamana ia seorang karyawan administrasi di suatu kantor. tapi dengan sengaja ia nyatakan sakit. yaitu Pasal 267 yang berbunyi : (1) Seorang dokter yang dengan sengaja memberikan surat keteranean oalsu tentang ada atau tidaknya penyakit. Akankah kita para dokter sendiri yang akan menjatuhkan martabat tersebut? Dr.U. Ia menolak untuk disuntik dan minta obat saja yang "ces pleng". dengan pidana penjara paling lanta enam tahun.. Jika seorang menderita penyakit cantengan pada ibu jari kakinya. dijatuhkan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. Tidak palsu dan juga tidak dipalsu. Sakit "sosial" yang tidak bisa diobati dokter.U..H. Ternyata tiga hari ini ia pergunakan untuk berpergian dengan pacarnya dan hal ini kemudian diketahui oleh atasannya... Tentang "adanya penyakit" kiranya dua contoh di bawah ini dapat menjelaskan persoalannya : 1) Seorang "pasien" datang pada dokter dan dengan terus terang mengatakan. pekerjaan dan profesi. tapi ingin pulang kampung lebih cepat untuk merayakan hari raya. Untuk keterangan sakit.. harus diakui dalam praktek sehari-hari banyak di antara kita yang terlalu "toleran" terhadap pasien yang minta surat sakit sekadar untuk tidak masuk kerja dengan berbagai motif! Kesalahan atau penyimpangan Etis lebih mudah dirasakan dengan hati nurani daripada dengan ketentuan & patokan tertulis! KESIMPULAN 1.H.Pidana pasal 267 itu.dokter menelantarkan pasiennya yang sakit malas/ingin bolos. Dengan demikian sebenarnya dokter menyatakan dua hal sekaligus : 1. Untuk tujuan ini ia minta dibuatkan "Surat Keterangan Sakit". tapi atasan atau Bagian Personalia kantor yang bersangkutan. 2. barang siapa dengan sengaja memakai surat keterangan palsu itu seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran. berarti secara implisit kita telah menghormati profesi kita sendiri atau telah membela martabat dokter. kelemahan atau cacat. kemauan orangnya. menurut pasal ini... Dalam pasal ini dicantumkan unsur "sengaja"..U. perikatan atau pembebasan hutang. perlu istirahat .Pidana pasal 267 itu. Baiklah kita tinjau dulu persoalan "Surat Keterangan Sakit" yang akhir-akhir ini mendapat sorotan yang cukup tajam.. hari". 3. (2) Jika keterangan diberikan dengan maksud untuk memasukkan seseorang ke dalam rumah sakit jiwa atau untuk menahannya di situ. biarpun menurut undang . (3) Diancam dengan pidana yang sama. Kemudian ia minta "Surat Keterangan Sakit" untuk tidak masuk kerja selama tiga hari dan dokter memberikannya. misal- . Dalam hal ini tidak terdapat unsur "sengaja" dari fihak dokter dan dokter itu hanya "kebobolan" saja.. Jika ada penyakit.U.Pidana pasal 263 ayat (1) berbunyi : Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan suatu hak. perlu dipupuk dan dikembangkan. agar ia tidak dicatat sebagai "membolos" oleh atasannya. Dalam "Surat Keterangan Sakit" ini lazimnya dipergunakan 54 Cermin Dania Kedokteran No. perlu batasan yang jelas. tapi tidak demikian hainya jika ia . Pada waktu diperiksa ia "nyengir kesakitan" setiap kali perutnya diraba/dipegang.Undang Hukum Pidana (KUH Pidana) kita terdapat pasal yang mengatur tindak pidana yang berhubungan masalah di atas. sehingga ia juga tidak dapat dituntut menurut K. b. Jika dokter memberikan surat keterangan itu.. Rasa hormat pada sejawat yang lebih ahli. Mungkin kesalahan itu tidak seberat kesalahan menyembunyikan/tidak melaporkan penderita berpenyakit menular yang wajib lapor! Akan tetapi secara jujur..H. Oleh karena itu dalam "Surat Keterangan Sakit" biasanya dipergunakan kata-kata yang netral. tidak dapat dituntut. adanya suatu penyakit pada orang itu. Ia jelas-jelas tabu bahwa orang itu tidak sakit. yang barangkali bukan dokter... atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak palsu. Dan secara Etis kesalahan ini lebih merugikan si pasien maupun orang lain. diancam jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian. misalnya penyakit panu pada umumnya. Untuk keterangan sehat.

Oleh karena pemberian istirahat ini dikaitkan dengan adanya suatu penyakit. Ditinjau dari sudut Hukum Perdata.U. Tentang "Surat Keterangan Sehat" berlaku prinsip yang sama dengan "Surat Keterangan Sakit" tadi. mental and social well being". Handoko Tjondroputranto Lembaga Kriminologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Dr.. — tidak dapat baris-berbaris. Sebagian tidak mendapat gangguan apa-apa dan luput dari perhatian kita. jadi adanya kesalahan (yang tidak disengaja). 41. persoalannya memang agak "lebih berbaliaya" bagi dokter. Jakarta Cermin Dunia Kedokteran No. Pidana pasal 267 tadi. Seorang terdakwa yang telah dirawat di rumah sakit (karena jatuh pingsan sewaktu membacakan pembelaannya).U. maka dokter A ini dapat dituntut menurut K.1986 55 .H. diijinkan menghadiri sidang pengadilan dan di sini ia berak dalam celananya. bahkan kelalaian atau kurang hatihati sudah cukup untuk menggugat dokternya. — tidak dapat duduk lama. Di sini tidak diperlukan unsur "sengaja". Kita sendiri mungkin juga pernah mengalami keadaan demikian.Perdata pasal 1365 berbunyi : Tiap perbuatan melanggar hukum yang membawa kerugian kepada orang lain.U. Sebagian kecil meninggal di tempat pekerjaan/tugas dan menjadi berita besar. tetapi juga untuk kerugian yang disebabkan karena kelalaian atau kurang hati-hatinya. maka dokter B tidak salah. Memang untuk "kesehatan " diberikan definisi yang sangat luas oleh W. N. yaitu berangkat ke tempat kerja dalam keadaan sehat.O. asalkan dapat dibuktikan timbulnya kerugian bagi si penggugat. mengganti kerugian tersebut sedangkan K. maka dengan sendirinya dokter tidak dapat seenaknya memberikan istirahat itu. Kejadian yang kebalikannya dengan kasus Drs. Bahwa "kemauan orangnya" juga memegang peranan dalam hal ini. tapi dokter A bersedia memberi "Surat Keterangan Sehat". kalau ia memberikan surat keterangan itu. mewajibkan orang yang karena kesalahannya menyebabkan kerugian itu.H. yaitu "Health is a state of organic. tapi janganlah diputar balik seenaknya untuk membuat definisi "penyakit". karena mungkin saja dalam beberapa jam keadaan si terdakwa itu sudah berubah.H.nya : — tidak dapat ikut ujian.O.Perdata pasal 1366 berbunyi : Setiap orang bertanggung jawab tidak saja untuk kerugian yang disebabkan karena perbuatannya. Jika seorang pasien berobat pada dokter A dan ditemukan tekanan darah yang tinggi.U. Dapatkah dokter yang mengijinkan ia hadir di sidang pengadilan itu dituntut karena kejadian tadi? Kiranya dokter itu juga tidak dapat dituntut. Apa yang dinamakan "penyakit" harus tercantum dalam buku "Klasifikasi Penyakit-penyakit" yang juga dikeluarkan oleh W.H. tapi sampai di sini merasa mules dan buang air sampai berkali-kali. dapat dibuktikan dengan adanya orang-orang yang masih tetap bekerja (berat). walaupun sudah dilarang oleh dokter. juga terjadi dalam kurun waktu yang sama.H. karena K. — tidak dapat hadir di sidang pengadilan dan lain sebagainya. Kalau pasien ini hanya berobat pada dokter A untuk tekanan darah tingginya dan setelah tekanan darahnya turun minta "Surat Keterangan Sehat" kepada dokter B.

Enam musim dingm yang abnormal selama 8 tahun terakhir ini. Menurut mereka. Hasil yang lebih baik bila dibandingkan dengan donor ginjalnya dari anak yang telah meninggal. dirasakan orang berbeda dari biasanya. American Heart J 1985. dan gangguan pergerakan. dapat membunuh. 26:185-91 • Ada satu lagi manfaat dari sinar laser. ataupun bebas dari efek samping. Science 1985. dengan pengobatan apa pun tidak sembuh. tidak akan terulang lagi selama lebih kurang 1000 tahun. 226:324 56 Cermin Dunia Kedokteran No. paling tidak. 70-75 • Ibu-ibu yang sedang menyusui bayinya. 1986 . tapi dapat disembuhkan dengan menyusui bayinya itu sambil berendam dalam bak mandi. 102:44-9 • Gangguan ginjal yang berat pada bayi. 188:869 •Musim dingin yang terjadi selama beberapa tahun terakhir di Amerika. anak-anak dengan Down's syndrome dapat belajar lebih banyak bila di dirangsang. diduga. sedangkan tiga musim dingin lainnya lebih panas dari normal. atau nodul-nodul subkutan. perlu follo up yang w lama. Terbukti. dan tampak daerah tersebut berwarna pucat. 36:891-7 • Menurut penyelidikan yang dilakukan baru-baru ini. Juga pada anak-anak autistik. Perbaikan ini meliputi aktivitas persendian. menduga. menunjukkan perbaikan penyakit dengan radiasi pada sistem limfatik. Brit Med J1984. bagaimana dengan rasa ikan itu sendiri? Food Technology. serangan penyakit rematoid artritis menjadi lebih ringan baik pada laki-laki maupun wanita. tiga dari delapan musim dingin terakhir itu lebih dingin dari normal. Penemuan ini sekaligus menghindari perlunya operasi penggantian katup tersebut. Jumlah pasien yang sedikit itu belum merupakan ukuran keberhasilan pengobatan. 448-52 • Uji coba klinik yang dilakukan secara double blind terhadap 26 pasien rematoid artritis. dapat hidup 18 bulan sampai 9 tahun kemudian. dikatakan. Ini juga ditegaskan oleh pusat peneliti cuaca di Washington DC. dapat disembuhkan dengan transplantasi ginjal yang diperoleh dari salah satu orang tuanya. Maret 1985. 1985. erosi tulang. J Pa ed 1982: 100:6 75-80 • Satu dari setiap lima orang Amerika. 227:506 • Akhir-akhir ini. atau adiksi obat dan alkohol. Annals Intern Med. atau paling tidak menginaktivasi larva-larva yang berbahaya. dapat menyebabkan seseorang terkena infeksi berbagai jenis parasit. Kaum lakilakinya banyak yang berkepribadian antisocial. Tanpa pertolongan apa-apa. mempunyai gejala-gejala gangguan mental. 10 dari 12 bayi demikian yang dioperasi — malahan ada yang berat badannya hanya 5400 gram —. yang dipilih secara acak. yang juga menjalar ke Amerika Serikat dan tempat-tempat lainnya termasuk Indonesia. dengan jumlah pasien yang lebih banyak. seperti : kekakuan di pagi hari. nyeri. kaum wanitanya. dapat berubah lebih baik keadaannya bila ditangani secara serius. Keadaan ini tampaknya akibat reaksi iskemik karena penghisapan oleh bayi. Beberapa penelitian pendahuluan di Boston. Ini menurut Institut Kesehatan Jiwa Nasional di sana. Apa sebabnya? Tidak seorang pun yang mengetahui. kadangkadang merasakan nyeri hebat pada daerah sekitar puting susunya. Tentunya. kebanyakan menderita depresi dan fobia. Penderita penyakit tersebut jarang sampai mengalami keadaan-keadaan seperti: seropositif. Untuk menilainya. J Child Psycho & Psvchiat 1985. Membekukan ikan tadi pada suhu — 20°C selama 24 jam. mereka akan mengalami kegagalan demi kegagalan yang akhirnya memperburuk keadaan. 41. deposit kalsium pada katup aorta itu dapat dihancurkan dengan sinar laser. Tapi. J Chronic Dis 1983. dan menyebabkan suatu sindroma "learned helplessness". dengan strategi dan penanganan yang tepat keadaan di atas dapat diperbaiki. Karena. hampir semua ikan mengandung parasit dalam tubuhnya. sekitar 5 sampai 10 tahun.Catatan Singkat • Kebiasaan makan ikan mentah di Jepang. Science 1984.

Akhirnya ia dapat ide.. nefrotik sindrom. dokternya kok porno sekali". Rupanya mahasiswa tersebut mempunyai asosiasi yang lain.. Tanpa diduga.... mulai dari merayu sampai menghipnotis. barang siapa yang dapat membuat gajahnya berdiri dengan ke empat kakinya di udara..... kemudian dengan muka bersemu merah kami cepat-cepat meninggalkan ruangan itu. Dengan lancar dan bersemangat dia menerangkan diagnosis setiap pasien di ruangan itu dan saya membuntutinya sambil manggut-manggut...... mempunyai seekor gajah. dsb . PEK TORIS (bahasa Bali) jelas artinya.pasien yang sudah dia evaluasi sebelumnya. Seperti biasanya. Ketut Ngurah Lab Parasitologi. FK Unud Denpasar GAJAH KAPOK Dokter Tono.. . sebuah mobil sport berhenti di rumah dokter Tono dan keluar seorang laki-laki kecil. saya minta pada teman saya itu untuk menjelaskan diagnosis pasien .. Karena biaya perawatannya besar. dan beberapa orang gadis tampak mesem-mesem .. Setelah agak lama merenung. yang bertugas di desa. 1986 57 .... 41.. barulah saya mengerti.. setiap pasien dalam satu ruangan di sal dievaluasi oleh ko-asisten secara bergilir. apa sebetulnya yang menyebabkan teman saya ditertawakan tadi. saya bersama seorang teman mendapat tugas selaku ko-asisten di bangsal Bagian Penyakit Dalam RSUP.. tapi tidak satu pun yang berhasil. dan sampai pada pasien yang kesepuluh atau yang terakhir. bahkan k-e tiga kakinya sekaligus hingga berdiri hanya pada satu kaki. Setelah itu ia berjalan ke belakang gajah. Bagian Kulit dan Kelamin FKUI DR. Orang pun berdatangan untuk mencoba.. Sejenak saya dan teman saya cuma bisa bengong dan penasaran. Tetapi saya heran karena seorang mahasiswa yang duduk paling depan tersenyum. dsb.. TORIS = Turis = Wisatawan). dan dengan sekuat tenaga memukulkan palu besi itu ke " biji" sang gajah... Tatkala akan pergantian tugas. kemudian menghampiri gajah sambil menatap matanya. seorang pemuda dengan suara agak berbisik menyeletuk: "Wah.. ia mencari akal untuk meng"karya"kan gajah tersebut agar dapat uang. "Saya akan mencoba". la pernah melihat gajah di sirkus mengangkat satu kakinya.. dia mengatakan: "Nab.TUMPANG TINDIH Pada suatu hari saya memberi kuliah dan menggunakan istilah "turnpang tindih" serta saya jelaskan bahwa istilah tersebut sebagai ganti "overlapping". Syaratnya? Yang ingin mencoba harus membayar seribu rupiah.. katanya sambil menyerahkan seribu rupiah pada dokter Tono. ini diagnosanya adalah ANGINA PEKTORIS " . melompat ke udara dengan ke empat kakinya tidak menyentuh tanah! Mr "J" Cermin Dunia Kedokteran No. Saya teringat kata PEKTORIS yang tadi diucapkan oleh teman saya... Segera saya bertanya : "Ingat kumpul kebo ya?" yang segera disambut tawa riuh oleh para mahasiswa. akan dapat hadiah 1 juta rupiah. Jadi. Sambil berteriak kesakitan.. la kembali ke mobil sebentar untuk mengambil palu besi. Suatu hari. tiba-tiba saja para penjenguk pasien tertawa cekikikan. Semua pasien dapat dijelaskan dengan baik serta menyebutkan diagnosis seperti dekompensasi kordis.. gajah itu . maka saya pun ikut tersenyum.... Sebab kata PEK TORIS (dalam bahasa Bali) bisa berarti lain (PEK = Kemaluan Wanita... Dr.. Karena sebagai dosen harus cepat tanggap.. dua kakinya. Adhi Djuanda PAK DOKTER PORNO (?) Suatu ketika. Dipasang pengumuman.

tetapi dengan sikap berwibawa menanyakan hasil kerja anak buahnya yang belakangan ini prestasinya memang rada merosot..HARAPAN SEORANG PASIEN Sekitar jam 11. Namun sekembalinya dari bertugas.. Tadi pagi saya kan datang periksa pada dokter. sebab saya sudah memulai membatu! B terus berlari pergi sambil kedua tangannya memegang bagian bawah perutnya. saya baru saja melakukan sesuatu yang terlarang. .. Kapten S : "Stop. jelas ini merupakan biang keladinya!" Kapten S : "Baguss! Kau memang pantas mendapat surat. kecuali satu yaitu bagian bawah surat yang harusnya berisi tanda tangan pak Bejo. Kapten S : "Sersan. Kenapa tidak kau lakukan?" Sersan D : "Sudah saya laksanakan.. Betapa tidak demikian. masa? Coba ceritakan apayang membuat kau takut? B : Kau kan ingat cerita dalam Kitab Perjanjian Lama: istri Lot kan menjadi batu sebagai hukuman Tuhan Allah oleh karena melanggar perintah: tidak boleh menengok ke belakang untuk melihat sesuatu yang terlarang!. Tadi sore sebetulnya saya sudah kemari tapi ditolak oleh pak mantri yang mendaftar pasien. Dan sekarang ini saya merasakan hukuman Tuhan Allah sudah mulai bekerja. penontonnya semua pada lari blingsatan kecuali bocah ini masih asyik menonton. kau juga dibebastugaskan selama kau belum dibolehkan pulang oleh dokter di RSJ itu!" Dr. Seharusnya bapak membawanya ke dokter spesialis anak. seorang wanita yang genit dan cantik. A : Eh. kok kelihatan takut benar! B : Memang saya takut sekali sebab saya sedang mendapat hukuman Tuhan Allah. Ketut Ngurah TAKUT DIRINYA AKAN MEMBATU Pada suatu hari seorang pemuda A melihat temannya B.Memang setelah periksa dari dokter tadi saya berobat sama dokter gigi! Dokter: ?????????? OLH 58 Cermin Dunia Kedokteran No.) Dr. Kapt. . 1986 .. cuma ada tulisan : TAPAKASMO! (yang berarti "tanda tangan" dalam bahasa Jawa. yang baru lulus Kejar Paket A. Bambang S. dia diterima oleh komandannya dengan rasa kecewa bercampur heran. Saya percaya kalau dokter tidak mungkin akan menolak saya. yang menanyakan : "Dokter. Kapt. Sang Komandan dengan serius memberi perintah agar Sang Sersan dapat menangkap biang keladi penyebar film yang bisa merusak moral generasi muda di desa itu. sebagai seorang komandan yang bijaksana Kapten Seriosa tidak marah. surat itu dikembalikan kepada sang perawat. sebab Sersan Doglo kembali hanya membawa seorang bocah cilik dan sebatang pohon talas (keladi) yang besar. A : ???????? OLH TERTINGGAL DI PRAKTEK DOKTER GIGI Pada suatu hari seorang dokter mendapat tilpon dari seorang pasiennya. Sewaktu saya menggerebek pertunjukan Blue Film di desa itu. Nanti coba tilpon setengah jam lagi!" Kurang lebih 10 menit nyonya Polan menilpon si dokter lagi dan menyatakan : "Maaf ya dok. seorang laki-laki berusia sekitar 11 tahun datang dengan wajah yang menunjukkan rasa takut sekali : A : Ada apa sih. tanya dokter. dengan sikap yang meyakinkan Sersan Doglo berangkat ke desa itu menunaikan tugasnya. Aku menyuruh kau supaya menangkap biang keladinya. dan . stop! Bukan itu yang kumaksud. celana dalam saya sudah ketemu. 41. sedangkan dokternya baru saja masuk ke dalam rumah yang terletak di sebelah tempat prakteknya.. kenapa kau bawa bocah ingusan ini. saya sengaja datang tengah malam begini. Minta tolong dokter periksa di kamar praktek apakah celana dalam saya tertinggal di situ??? Dokter yang memang sedang sibuk menjawab: "Saya sedang sibuk sekarang dengan pasien.. Setelah selesai." Laki-laki itu dengan gugup berkata: "Ini memang masih anak-anak.." Dokter : ??? Ny. Sersan D : "Surat penghargaan?!" Kapten S "Bukan! Kau perlu mendapat surat buat istirahat beberapa lama di Rumah Sakit Jiwa. Ternyata tertinggal di praktek dokter gigi. Saat itu sudah sepi. Di situ tak terlihat tanda tangan. Dengan tersenyum dokter itu berkata: "Saya bukan ahli penyakit anak melainkan ahli penyakit dalam." kata pasien itu sambil terengah-engah. "Dokter. hanya ada pembantunya yang akan mengunci pintu pagar. Saya mohon dokter mau memeriksa anak saya.. Jadi. Semuanya sudah betul. talas (keladi) inilah yang paling besar. "Ada apa pak?" . TANDA TANGAN Seorang perawat menyodorkan Surat Perjanjian operasi kepada pak Bejo.00 malam datang seorang laki-laki bersama anaknya ke tempat praktek dokter spesialis. Meskipun demikian. Buktinya.. yaitu saya mengintip seorang gadis yang sedang mandi. Oleh perawat tersebut diterangkan mengenai cara mengisinya dan ternpat dimana harus ditandatangani. Adhi P Semarang SURAT BUAT ISTIRAHAT Seorang Komandan Tekab bernama Kapten Seriosa (bukan nama sesungguhnya) menugasi anak buahnya yang bernama Sersan Doglo (bukan nama sesungguhnya) untuk memberantas pemutaran Blue Film di suatu desa.. saya nyonya Polan. tapi yang sakit itu dalamnya. berhubung besok pagi isterinya akan dioperasi.. "Anak saya ini sudah dua minggu perutnya kembung dan sebentarsebentar muntah. di desa itu ada kebun talas dan di antara talas-talas itu. Nah. ." kata pasien. Kemudian. dan untuk apa pula pohon talas ini?" Sersan D : "Begini. Itulah sebabnya saya menciduk bocah ini untuk nanti dihadapkan sebagai saksi hidup . Selain itu.

Cermin Dunia Kedokteran No. Keadaan ini disebut: a) alergi b) iritasi c) intoleransi d) fotosensitivitas e) bukan salah satu di atas Pada Pemakaian suatu bahan secara topical: a) pemakaian secara oklusi akan menurunkan daya penetrasi b) Pada usia lanjut. 10. si pemakai dapat mengeluh rasa kurang nyaman. badan dan anggota gerak Absorbsi dan penetrasi yang berlangsung secara cepat dan aktif dari bahan-bahan yang digunakan secara topikal itu melalui: a) stratum korneum yang utuh b) folikel rambut c) saluran kelenjar keringat d) tergantung bahan yang digunakan e) tidak ada perbedaan absorbsi 8. dapat mengecil/menghilang dengan sendirinya bianyanya menyebabkan gangguan kosmetik saja terapinya dengan mengeksisi tumor tersebut semua benar 2. 1986 59 . otot-otot yang diserang pada umumnya otot-otot seperti berikut. Antibiotika sering dipakai pada pengobatan akne secara oral. karena: a) memberikan efek sugesti terhadap pasien b) akne disebabkan oleh kuman c) antibiotika dapat mengurangi asam lemak bebas d) a dan b benar e) b dan c benar Pada miastenia gravis. misalnya rasa pusing atau mual setelah memakai kosmetik tertentu. d) Setiap bagian tubuh pada satu orang mempunyai daya penetrasi yang sama e) difusi hanya terjadi melalui folikel rambut Berat kulit dapat diperkirakan dari berat badan. seperti: a) Gastro intestinal b) bilier c) skeletal d) semua benar 6. sedangkan pada kulit tidak dijumpai kelainan.5 m 2 d) 1. penetrasi lebih baik daripada kulit bayi c) Bahan-bahan yang larut air mempunyai kemampuan berdifusi lebih kecil dibandingkan bahan-bahan yang larut lemak. 4. kecuali: a) otot-otot gerak mata b) otot-otot mimik c) otot-otot jantung d) otot-otot pengunyah e) otot-otot pernapasan leher. baru akan bermanfaat bagi kulit apabila telah mencapai: a) stratum korneum b) stratum lucidum c) stratum granulosum d) stratum basale Pada pemakaian kosmetik.2 m 2 c) 1. 41. 9.7 m 2 e) 2 m2 Hemangioma adalah sejenis tumor pada kulit: a) sering ditemui pada anak-anak b) c) d) e) 7. Istilah angina terkait (linked angina) adalah angina pektoris yang berkaitan dengan penyakit-penyakit lain. 3. Suatu bahan yang dioleskan pada kulit.1. yaitu: a) 5 % b) 7% c) 10% d) 15% e) 17% Sedangkan luas permukaan kulit adalah: a) l m 2 b) 1. 5.

setelah dewasa hanya mempunyai tinggi badan 5 kaki 2 inci bagi prianya. berikut adalah pernyataanpernyataan dari "The Royal College of Gynecologist". 7) Kuasailah hanya beberapa obat tertentu dengan baik. seperti yang dimuat dalam buku petunjuk untuk dokter dan tenaga kesehatan terbitan WHO tahun 1984. dan hanya 4 kaki bagi wanitanya. Jangan mengganti obat bila tidak benar-benar perlu. 60 Cermin Dunia Kedokteran No. 41. mengemukakan 10 aturan pengobatan hipertensi. Update. dengan kombinasi obat. February 1986 (VSR) . dan melokalisir letak plasenta. 2) Pengobatan bersifat individual. karena tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. sekaligus efek sampingnya berkurang. pengobatan harus terus-menerus. • Bila hamil setelah minum obat-obat penyubur (sangat mungkin terjadi kehamilan ganda). dan ajari juga pasien anda untuk senantiasa bersikap tenang. 31:101 KABAR BAIK BAGI PENDERITA DEFISIENSI HORMON PERTUMBUHAN Ribuan anak yang menderita defisiensi hormon pertumbuhan. Dikabarkan. satu tablet sehari. 5) Hindari pemberian dosis yang tidak adekuat untuk segala macam obat. 4) Pengobatan kombinasi lebih baik daripada obat tunggal dengan dosis yang tinggi. karena dapat menyebabkan infeksi yang fatal akibat kontaminasi virus. • Memeriksa anatomi fetus. yaitu anak-anak yang mendapat suntikan somatren 3 kali seminggu secara teratur. • Menduga berat fetus terhadap usia kehamilannya. FDA Consumer. dengan menggunakan hormon pertumbuhan manusia yang diproduksi secara rekayasa genetik. 8) Obat-obat yang tidak mempengaruhi afek dan mood lebih disukai. dan telah mendapat persetujuan dari FDA pada bulan Oktober 1985. Dimulai dengan obat tunggal. tergantung beratnya penyakit. Yang pertama yaitu insulin. • Memonitor pertumbuhan fetus pada wanita diabetes. kelompok kelola yang terdiri dari anak-anak penderita defisiensi hormon pertumbuhan yang tidak diobati. 6) Jangan hentikan pengobatan secara tiba-tiba. Dalam suatu uji klinik. 1986 • Menetapkan umur janin. Timbul pertanyaan: Apakah memang benar-benar perlu dilakukan? Dan. Kelompok diobati. ternyata kecepatan perturnbuhannya meningkat sampai 3 kali dibanding sebelum pemberian obat. Karena. 3) Pemilihan obat berdasarkan tahap-tahap terapi hipertensi. bila ibu tidak past dengan hari terakhir menstruasinya. derajat gangguan hemodinamik. distribusi hormon yang diperoleh dari mayat ini akan dihentikan. Somatren. Produk biosintetik ini diharapkan akan dipakai sebagai pengganti hormon yang selama ini diperoleh dari kelenjar hipofisis mayat. • Muntah-muntah yang berat pada hamil muda (menyingkirkan kemungkinan mola hidatid dan kehamilan ganda).Fokus PRINSIP PENGOBATAN HIPERTENSI Gross F et al. bagaimana segi keamanannya? Mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. • Menetapkan presentasi dan letak fetus. 10)Bersikaplah tenang dalam menghadapi pasien. 1) Tekanan darah harus diturunkan perlahanlahan. pada keluarga dengan riwayat kelainan kongenital. • Menyelidiki sebab-sebab perdarahan anteparturn. USG DAN KEHAMILAN USG hampir dilakukan secara rutin pada wanita hamil di Jerman Barat. 9) Pada kebanyakan pasien. Pemberian obat harus sederhana. dan lain-lain. jika mungkin. Somatren merupakan produk rekayasa genetik kedua yang berhasil dipasarkan. Produk ini dipasarkan dengan nama dagang Protropin. kecuali pada kasus-kasus hipertensi berat. dan memeriksa viabilitas fetus). Obat yang terbaru belum tentu yang terbaik. akan mempunyai kesempatan pertumbuhan yang normal. 1985. • Bila diperlukan prosedur-prosedur diagnosis yang invasif. merupakan produik biosintetik yang diproduksi oleh para ilmuwan Genetech Inc. mencari sumber perdarahan. dosis masing-masing obat menjadi lebih kecil. mengenai indikasi kegunaan USG pada wanita hamil : • Rasa nyeri dan perdarahan pada kehamilan muda (untuk mendiagnosis kehamilan ektopik. atau mendekati normal. yang diproduksi dan dipasarkan oleh Eli Lilly pada tahun 1982.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->