Diterbitkan oleh :

Pusat Penelitian dan Pengembangan PT. Kalbe Farma

Daftar Isi :

2.

Editorial

Artikel :

Karya Sriwidodo

3. Dasar-dasar Kosmetologi Kedokteran 10. Aspek Farmakologi Beberapa Obat Yang Mempengaruhi Kecantikan 14. Efek Samping Kosmetika dan Penatalaksanannya 18. Uji Kulit Untuk Kosmetika 20. Kegunaan Kosmetika Untuk Kesehatan Kulit 23. Laporan Monitoring Efek Samping Kosmetika 26. Pengaruh Kosmetika Pada Kejiwaan 29. Penatalaksanaan Akne Vulgaris 38. Bedah Kulit Kosmetik 40. Miastenia Gravis 43. Perdarahan Intrakranial Pada Neonatus 47. Penggunaan Obat-obat di Luar DOEN Untuk Peserta BPDPK Yang Dirawat di RSU Madiun, Ponorogo & Magetan tahun 1984 51. Perkembangan: Common Cold: Ada Obatnya ? Angina dan Penyakit Esofagus 53. 56. 57. 59. 60. Hukum & Etika: Tepatkah Tindakan Saudara ? Catatan Singkat Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Fokus

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempat kerja si penulis.

Banyak dokter yang bertanya, baik melalui surat maupun secara langsung per telepon : "Kok CDK lama tidak muncul-muncul ?" Masalahnya, karena satu dan lain hal, memang CDK tidak terbit untuk beberapa waktu. Untuk itu kami mohon maaf. Tapi, dengan terbitnya nomor ini, mudah-mudahan CDK akan kembali secara rutin mengunjungi dokter-dokter, di mana pun berada. Dan, mudah-mudahan pula manfaat dari CDK sebagai penyegar dan penambah pengetahuan untuk para dokter, dapat terlaksana sebaikbaiknya. Dalam nomor ini, kami sajikan sebagai tema utama : Komestika, yang pernah disimposiumkan oleh P.A.D. V.I. (Persatuan Ahli Dermato Venereologi Indonesia) Jakarta Raya, tahun lalu. Masalah kosmetik memang cukup menarik dan mengundang banyak perhatian. Sejalan dengan perkembangan jaman, kosmetika menjadi semakin beranekaragam corak dan jenisnya. Konsumen tidak lagi terbatas pada kaum wanita; kaum pria pun banyak yang mulai berpaling dan menaruh minat. Lepas dari segala itu, pemakaian kosmetika bukan tidak ada risiko efek sampingnya. Risiko itu selalu ada. Nah, untuk itulah kami sajikan : "Pemakaian kosmetika yang aman ".

Redaksi

2 Cermin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

Demikian pula dengan penderita yang datang kepada seorang Dokter Ahli Kulit pada saat ini.D.M. Penyelenggara P. fisiologi dari bahan-bahannya. wajah yang cantik. pengetahuan yang lengkap tentang kulit dan fungsinya. pengalaman yang luas tentang penggunaan dan pemakaian remedial kosmetika pada kulit. Pada zaman modern ini. 1986 3 . pertanyaan-pertanyaan tentang perawatan kulit. SEJARAH KOSMETOLOGI DAN KOSMETIKA Dalam sejarah kosmetologi dan kosmetika. Kosmetika untuk merias (decoratio) 2. kelainan-kelainan kulit akibat penggunaan-penggunaan kosmetika. Ny. kimia. penampilan pribadi yang baik dan kepercayaan pada diri sendiri. Kosmetika untuk pengobatan kelainan patologi kulit. teknik perawatan kulit dan penggunaan kosmetika. dan etnologi di Mesir dan India dengan ditemukannya salep-salep aromatik. tetapi juga telah mengembangkan ilmu di bidang kulit estetik yang meliputi penyakit kulit dengan keluhan estetik. meluasnya pemakaian kosmetika oleh masyarakat dengan segala dampak positif dan negatif yang diterima oleh kulit. kelainan kulit estetik telah merupakan problema yang mendapat perhatian khusus dalam kehidupan manusia. 41. telah membawa perkembangan pula dalam ilmu Kedokteran pada umumnya.I. maka diadakan pemisahan kosmetologi dari Ilmu Kedokteran (HENRI de NODEVILI 1260 — 1325). tetapi juga dengan segala problema kulit estetik. ilmu kedokteran telah ikut mengambil peranan sejak zaman kuno. keluhan tentang penyakit kulit. telah membawa perobahan dalam sikap hidup seseorang. baik bersifat primer maupun bersifat sekunder. Kemajuan peradaban dan taraf kehidupan manusia. tidak hanya dengan *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. penelitian lebih Cermin Dunia Kedokteran No. maupun absorpsi dan efeknya pada kulit dan Ilmu Bedah Kulit Estetik. Lies Yul Achyar Bagian Kosmetologi Departemen Penyakit Kulit & Kelamin RSPAD Gatot Soebroto Jakarta PENDAHULUAN Berkembangnya ilmu pengetahuan di segala bidang. H. dikenal 2 bentuk kosmetika : 1. bahan-bahan pengawet mayat dan lain-lain yang dapat dianggap sebagai bentuk awal dari kosmetika.sampai usia lanjut. Dokter Ahli Kulit tidak hanya mengembangkan ilmunya dalam bidang Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. GOODMAN. (1936).dari penyelidikan antropologi. Ilmu Kedokteran bertambah luas dan kosmetologi terus berkembang. penggunaan kosmetika dan lain-lain. JA YA. telah membawa manusia kearah pemenuhan kebutuhan. tidak terkecuali pria maupun wanita dengan tujuan untuk mendapatkan kulit yang sehat. perkembangan sosial budaya. yang .A. telah memegang peranan penting dalam menangani segala masalah yang menyangkut bidang kulit estetik tersebut di atas. Pemakaian kosmetika merupakan hal yang sangat diperlukan oleh seseorang.) dan kawan-kawan telah membuat resep-resep kosmetika dan menghubungkannya dengan ilmu kedokteran. maupun tentang pemakaian dan akibat-akibatnya pada kulit. V.Artikel Dasar-dasar Kosmetologi Kedokteran Dr. aerkologi. seorang dermatolog telah mempelajari secara mendalam tentang kosmetika baik mengenai sifat-sifat fisika. Seorang bapak ilmu kedokteran HIPPOCRATES (460 — 370 S. baik mengenai bentuk dan bahanbahannya. Data-data diperoleh . Penulis mengemukakan perlunya latar belakang dermatologi dalam masalah kosmetika. sejak usia bayi. di bidang Dermatologi pada khususnya. Perhatian yang berlebihan terhadap masalah kulit estetik. mempelajari segala sesuatu tentang kosmetika. Dibentuknya Sub Bagian Kosmetologi di FKUI — RSCM pada tahun 1970 dan sampai saat ini telah berkembang di beberapa Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin lainnya di Indonesia. kemajuan di bidang teknologi.

breath freshener dan lain-lain. Cermin Dunia Kedokteran No. dan lain-lain. Kosmedik adalah kosmetika yang ke dalamnya ditambahkan bahan-bahan aktif tertentu seperti zat-zat anti bakteri atau jasad renik lainnya. salicylic acid. 13. pemerah pipi. 2. cleansing. LUBOWE (1955) mengemukakan istilah Cosmedics disusul oleh FAUST (1975) dengan istilah Medicated Cosmetics untuk bentuk gabungan dari kosmetika dan obat. Kosmetika adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan. terdapat kosmetika semi-tradisional. after shave. pengemulsi dan lain-lain.jauh tentang berbagai efek bahan-bahan kosmetika terhadap kulit. 1986 . biologi dan microbiologi tentang pembuatan. resoi- Kosmetika tradisional Kosmetika tradisional adalah kosmetika yang terdiri dari bahan-bahan yang berasal dari alam dan diolah secara tradisional.I. heksaklorofen 4 dan lain-lain. hairbleach. Y.220/Men Kes/Per/IX/76. cat kuku. • Pembagian yang dipakai di Bagian Kosmetologi Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. saat ini pada beberapa produk tertentu batas antara kosmetika dan obat menjadi kabur. Preparat untuk mata. cat rambut. Kosmetika hipoalergik Kosmetika hipoalergik. 2. 5. anti produk keringat. sehingga terdapat beberapa bentuk penggolongan sebagai berikut : • Penggolongan menurut Peraturan Menteri Kesehatan R. 9. Preparat kuku. Preparat untuk suntan dan sunscreen. 1. pembersih. feminim hygiene spray dan lain-lain. pengeriting rambut dan lain-lain. deodoran. Preparat perawatan kulit. Cosmetic treatment yang berhubungan dengan ilmu kedokteran dan beberapa ilmu pengetahuan lainnya seperti dermatologi. No. hairspray. 8. Preparat untuk kebersihan badan. ahli imunologi. anti jerawat. ahli mikrobiologi. kesehatan gigi dan lain-lain. oil of lavender. Preparat untuk bayi. • Penggolongan menurut NATER. sunscreen foundation dan lain-lain. ahli kimia. Proteksi : sunscreen dan lain-lain. Banyak bahanbahan yang sering menimbulkan reaksi iritasi dan sensitasi telah dikeluarkan dari daftar kosmetika hipoalergik seperti arsenic compounds. dan lainlain. farmakologi. kosmetologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari hukum-hukum kimia. Untuk itu para ahli berusaha mengelompokkan kosmetika sesederhana mungkin. pemerah bibir. hair color. dan kawan-kawan berdasarkan kegunaannya. yaitu kosmetika tradisional yang pengolahannya dilakukan secara modern dengan mencampurkan zat-zat kimia sintetik ke dalamnya.I. parfum. lanolin. fenol. 1. Rias : make up. dan lain-lain. 2. ahli kecantikan dan lain-lain. suntan gel. dan lain-lain. dimasukkan dalam. 7. Preparat pewarna rambut. fisika. Cosmetic decorative yang lebih banyak melibatkan ahli kecantikan. Zat tersebut tidak boleh mengganggu faal kulit atau kesehatan tubuh secara keseluruhan. sampo. after shave lotion. dipercikkan atau disemprotkan pada. krem dan lotion kuku. Tetapi penggolongan yang dibuat masing-masing ahli ternyata tidak mina satu dengan lainnya. cat rambut. menambah daya tank dan mengubah rupa dan tidak termasuk golongan obat. memelihara. eye shadow. gum arabic. aluminium sulfat . Kosmetika Menurut FEDERAL FOOD AND COSMETIC ACT (1958) sesuai dengan definisi dalam Peraturan Menteri Kesehatan R. mercury compounds. dan lain-lain. 4. dan lain-lain. bath capsules. Preparat cukur. 3. Preparat untuk rambut. pelindung dan lain-lain. 6. kosmetika digolongkan menjadi 13 golongan. 10. Preparat wangi-wangian. penyimpanan dan penggunaan bahan kosmetika. pasta gigi. Di samping itu. 1. balsam of peru. terapi dan lain-lain. berdasarkan kegunaan dan lokalisasi pemakaian pada tubuh. 11. Seperti bahan pengawet. paraphenylennediamin. Preparat make up (kecuali mata). 3. Pada abad modern ini kosmetologi dan kosmetika telah melibatkan banyak profesi. Preparat untuk mandi. 41. anti gatal. Pada tahun 1700 — 1900 kosmetika dibagi menjadi : 1. dilekatkan. ahli farmasi. Kosmedik Dalam perkembangan kosmetika. bismuth compounds. sabun cukur. oil of bergamot. seperti dokter ahli kulit. minyak mandi. ahli biokimia. Kegunaan kosmetika ini dalam ilmu kedokteran baik untuk pemeliharaan kesehatan kulit maupun untuk pengobatan masih memerlukan penelitian lebih lanjut. berdasarkan kegunaan dan cara bekerjanya kosmetika dibagi dalam kelompok. mouth washes. adalah kosmetika yang di dalamnya tidak mengandung zat-zat yang dapat menyebabkan reaksi iritasi dan reaksi sensitasi. 12. Kosmetika jenis ini bila dapat terwujud akan merupakan kosmetika yang lebih aman untuk kesehatan kulit. pelernbab. parfum. bedak bayi. aluminium klorida. maskara. 4. toilet water dan lainlain. PENGERTIAN KOSMETOLOGI DAN KOSMETIKA Kosmetologi Menurut JELLINEX. desinfektan. anti ketombe dan lain-lain dengan tujuan profilaksis. PENGGOLONGAN KOSMETIKA Banyaknya kosmetika yang beredar dengan segala macam bentuk dan nama. Higiene tubuh : sabun. Kosmetika pemeliharaan dan perawatan kulit terdiri dari : a. dituangkan. dipergunakan pada badan manusia dengan maksud untuk membersihkan. Preparat untuk kebersihan mulut. telah membingungkan baik para pemakai maupun pihak-pihak lain yang berperan serta di dalamnya.P. ahli fotobiologi. Wangi-wangian : deodorant. minyak bayi. Pembersih (cleansing) : pembersih dengan bahan dasar sinol. bedak muka dan lain-lain. Dalam definisi ini jelas dibedakan antara kosmetika dengan obat yang dapat mempengaruhi struktur dan faal tubuh. fern)] formaldehide.

bahan kimia. c. belum diketahui dengan pasti. kepentingan estetik. Melalui folikel rambut yang merupakan 0. di daerah fleksor. 4. Menurut BALSAM (1974). Vitamin-vitamin yang larut lemak. infeksi dan lain-lain. kecuali panthanol suatu derivat dari "panthothenic acid yang larut dalam lemak dapat diabsorpsi. sedang vitamin E dan F masih diragukan. terangkat. a. K dan karoten dapat diabsorpsi. ukuran dan bentuk molekul dari bahan-bahan. pemakaian secara oklusi akan meningkatkan daya penetrasi. 2. 3. Teori dasar absorpsi bahan melalui kulit Kulit adalah organ tubuh yang hidup berguna untuk : 1. penetrasi lebih baik pada kulit bayi daripada umur lanjut. Difusi melalui lapisan epidermis berlangsung secara lambat dan pasif. daya larut bahan-bahan dalam lemak. Transepidermal resorption pada umumnya akan dilalui oleh bahan-bahan yang dapat menembus barrier kulit. pemerah bibir. konsentrasi dari bahan aktif b. dan lain-lain). d. Penipis (thinning) : bubuk peeling dan lain-lain. a. juga lemak hewan dan tumbuh-tumbuhCermin Dunia Kedokteran No. skin freshener dan lain-lain). temperatur. pembersih dengan bahan dasar padat (masker). Faktor-faktor dalarn kulit dan di luar kulit yang dapat mempengaruhi absorpsi bahan-bahan melalui kulit telah banyak diselidiki. a. Melindungi organ-organ dalam tubuh terhadap pengaruh luar seperti sinar matahari. Menurut YANET MARKS (1976) terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi absorpsi dan penetrasi bahan-bahan melalui kulit. Pelindung (protecting) : sunscreen. vaginal spray. 2.2% dari permukaan kulit (transfollicular resorption). night cream. bahan-bahan dasar yang dipakai. Sifat-sifat dari kulit. Bahan baru akan bermanfaat bagi kulit apabila dapat mencapai bagian terdalam kulit yaitu stratum basale. DASAR-DASAR PENGGUNAAN KOSMETIKA PADA KULIT Kulit merupakan sasaran utama yang menerima berbagai efek. D. daya larut dalam bahan dasar c. umur. deodoran. menebal. eye shadow dan lain-lain. tingkat penetrasi dari bahan-bahan melalui kulit yang utuh tergantung pada : 1. sedangkan peranan kelenjar keringat sebagai media difusi sangat kecil. 1. tetapi cortison acetat sangat sukar untuk diabsorpsi. Kosmetika rias (decorated cosmetic) : kosmetika yang dipakai untuk make up seperti : pemerah pipi. haik positif maupun negatif pada penggunaan kosmetika. 6. Semua bentuk gas. 5. Sejumlah bahan-bahan dapat melewati permukaan kulit. daya larut dalam lemak d. lokalisasi dari pemakaian. Hormon-hormon seperti. termasuk uap air. Melalui seluruh permukaan stratum korneum yang utuh yang merupakan 99. tetapi garamgaramnya yang larut dalam air dan tidak larut dalam lemak sama sekali tidak diabsorpsi. pembersih dengan bahan dasar minyak (cleansing cream. 2.7% dari permukaan kulit (transepidermal resorption). esterifikasi (esterifcation) b. 5. b. 1976). moisturizing. Setiap lapisan kulit tidak sama permeabilitasnya.04% dari permukaan kulit. cleansing milk. Bahanbahan yang larut air mempunyai kemampuan berdifusi lebih kecil dibandingkan bahan-bahan yang larut lemak. air dan stratum korneum. 2. 41. Memelihara keseimbangan cairn tubuh dan mempertahankan suhu tubuh. yaitu vitamin A. base make up dan lain-lain. Absorpsi dan penetrasi dari bahan-bahan yang digunakan secara topikal dapat terjadi melalui 3 cara : 1. merupakan 0. penetrasi akan lebih baik. dermis (kulit jangat) dan subkutis. konsentrasi dari bahan-bahan aktif. Cara aplikasi pada kulit. Kosmetika wangi-wangian : parfum. tetapi bahan-bahan yang sangat hydrophobic seperti minyak mineral tidak dapat menembus barrier kulit. c. yaitu : 1. karena kulit merupakan media difusi. estrogen. 3. 3. tetapi beberapa penulis telah membuat pengamatan secara umum mengenai penetrasi bahan-bahan melalui kulit sebagai berikut. Setiap bahan mempunyai keniampuan tertentu untuk berdifusi. Pelembab (moisturizing) : cold cream. 3. 2. disoxicorticosteron dan hydrocortison acetat mudah diabsorpsi. cologne. ras dan lain-lain. trauma mekanis. difusi melalui folikel rambut berlangsung cepat dan aktif. keadaan hidrasi dari stratum korneum. dan lain-lain. dan larutan organik yang mudah menguap segera dapat melakukan penetrasi dengan baik. lemak hewan lebih mudah diabsorpsi daripada lemak tumbuh-tumbuhan. testosteron. Meskipun proses resorpsi yang lengkap dan cara mana yang ditempuh oleh masing-masing bahan yang berbeda. kestabilannya (stability) 2. campuran dari bahan-bahan yang tidak sesuai. after shave dan lain-lain. 3. akan mempengaruhi daya penetrasi. Sifat kimia fisika dari bahan-bahan tersebut. Sifat dasar preparat. keadaan dari stratum korneum. 3. Menyokong penampilan dan kepribadian seseorang. progesteron.air (face tonic. Minyakminyak mineral ini. 4. Karena itu. dan tidak banyak diketahui tentang absorpsi dari vitamin B dan C yang larut dalam air. yang akan menghalangi penetrasi dari bahan-bahan lainnya. Melalui saluran kelenjar keringat. Beberapa lemak esensial dapat diabsorpsi. seperti stratum korneum yang rusak. semua pihak yang tersangkut di dalamnya perlu mempunyai pengetahuan dasar tentang kulit dan kosmetika. Lapisan stratum korneum (lapisan tanduk) pada epidermis merupakan lapisan barrier dari kulit dan merupakan dasar permeabilitas yang selektif dari kulit terhadap berbagai bahan dari luar (SCHEUPLEIN. c. Phenol dan alkaloid bebas dapat diabsorpsi. 4. Kulit terdiri dari epidermis (kulit ari). intertriginosa. foundation cream. 1986 5 . b. lapisan epidermis lebih impermeabel daripada dermis . susunan dan sifat kimia fisika dari bahan dasar.

mengandung sejumlah bahan aktif seperti vitamin. dapat melunakkan stratum corneum dan membesihkan kotoran yang dapat larut di dalamnya. perlu ditambahkan bahan dasar lainnya. 6 Cermin Dunia Kedokteran No. 4. 3. Pemakaian alkohol 20 — 40% pada preparat pembersih bertujuan untuk mendapatkan efeknya yaitu : 1. 2. dapat meninggikan permeabilitas kulit terhadap air. ALKOHOL Pemakaian bahan-bahan aktif dalam pelarut organik seperti alkohol. karena air mudah berhubungan dengan semua bagian tubuh. hormon. mengurangi tegangan permukaan kulit sehingga daya pembasahan oleh air lebih baik. pemberian secara oral tidak mungkin dilakukan atau efeknya merugikan. sehingga dapat melembutkan atau melemaskan permukaan kulit. yaitu sebagai pelumas (lubrikan) dari lapisan tanduk. • Efek dari bahan aktif Pemakaian preparat topikal yang mengandung bahan aktif akan bermanfaat bila : 1. sel-sel epidermis dan sedikit oleh kelenjar keringat. ada khasiatnya pada kulit. Tingkat penetrasi bahan-bahan yang larut air tergantung pada jumlah (water content) dari stratum corneum. dan setelah absorpsi bagaimana fungsinya di dalam tubuh. detergen lainnya). 6. tetapi air dan bahan-bahan yang larut air lebih sulit mengadakan penetrasidaripada lemak dan bahan-bahan larut lemak. gula. karena adanya pendapat yang berbeda antara para penulis. . AIR Dari golongan kosmetika ternyata bahan dasar yang terbanyak dipakai adalah lemak/minyak. bersifat sebagai astringen dan desinfektan. tidak mudah teroksidasi. Lemak kulit ini berfungsi untuk : 1. surfactant (sabun. LEMAK Pemakaian lemak pada preparat kosmetika disenangi karena lemak mempunyai keuntungan-keuntungan sebagai bahan dasar dan punya efek tertentu pada kulit yaitu : a. 41.1986 Air dapat diabsorpsi oleh kulit. Jadi sifat dan efek dari preparat kosmetika tidaklah ditentukan oleh bahan aktifnya. mudah diabsorpsi oleh kulit. komposisi lemak yang terdapat pada tubuh/ kulit berbeda dengan lemak yang terdapat di alam (lemak pada kosmetika). mempunyai sifat pembasah (wetting effect) terhadap keratin. lemak hewan dan tumbuh-tumbuhan. Bahan-bahan aromatik parfum seperti oil of thyme. eucalyptus oil. Bi 3+ . memperbaiki daya larut kotoran berlemak. 7. protein. Merupakan proteksi kimiawi terhadap mikro-organisme dari luar. Sehingga air bukanlah bahan dasar yang baik untuk mengantarkan bahan aktif ke dalam lapisan kulit. Semua garam-garam yang larut dalam air. ekstrak binatang dan tumbuh-tumbuhan. Bahan-bahan aktif yang biasanya ditambahkan ke dalam preparat kosmetika antara lain vitamin. alkohol dan lain-lain. chloroform dan lain-lain tidak dianjurkan karena efek iritasinya pada kulit. 3. sehingga dapat mencegah kekeringan kulit. b. juga protein yang bermolekul besar tidak diabsorpsi oleh kulit. d. bahkan kadang-kadang tidak mengandung bahan-bahan aktif. Air sebagai bahan dasar banyak dipakai pada preparat pembersih. Pb dan Cu e+ semua dapat melakukan penetrasi dengan baik. 1975). Menurut LEITZ. tetapi terutama oleh bahan dasarnya (JELLINEK. selain itu dipakai pula air. 3. 2+ lemak dari Hg 2+ . potasiumcuanate dan garam-garam yang larut. beberapa bentuk lemak seperti : lemak hewan. Membentuk lapisan lemak tipis permukaan kulit (surface lipid film) yang dapat merupakan lapisan pelindung terhadap penguapan air. c. Bahan-bahan anorganik seperti sulfur. sehingga berguna untuk menjaga dan memeliharakan elastisitas kulit yang menyebabkan kulit menjadi lembut dan halus. enzim. belum dapat dijelaskan dengan pasti. alkohol 20 — 40% (skin freshener. dan juga bakteri dan sebagian besar kotoran tidak dapat larut dalam air. Untuk mendapatkan efek pembersih yang sempurna ke dalam bahan dasar air. lemak dapat membentuk lapisan tipis di permukaan kulit yang berfungsi sebagai lapisan pelindung (protective film) untuk menghalangi penguapan air. Lemak kulit (skin surface lipid) diproduksi oleh kelenjarkelenjar sebum. bahan tersebut dapat diabsorpsi oleh kulit sekurang-kurangnya sebagian dari padanya. hormon. 4. dapat melarutkan kotoran-kotoran yang larut lemak seperti sisa-sisa make up. tetapi sejauh mana absorpsi dapat terjadi. aseton. Efek Kosmetika Preparat kosmetika 95% terdiri dari bahan dasar dan hanya 5% bahan aktif. • Efek dari bahan dasar 4. mercury. Mempertahankan kondisi kulit (skin conditioner). Meskipun lemak dapat diabsorpsi oleh kulit. seperti minyak (cleansing cream). Jadi jelaslah bahwa kegunaan lemak dalam preparat kosmetika hanya diharapkan untuk membentuk lapisan pelin dung pada permukaan kulit dan memberi kesan berlemak pada kulit. face tonic). sehingga mencegah kekeringan pada kulit. semua zat-zat padat. sehingga merupakan bahan dasar yang baik pada preparat pembersih. Tetapi air tidak punya daya membasahkan kulit yang sempurna (wetting effect). sehingga adalah merupakan bahan dasar yang baik untuk mengantarkan bahan-bahan aktif ke dalam kulit. lemak turnbuh-tumbuhan dan malam. lecithin dan lainlain yang mempunyai efek tertentu pada kulit. Ikut membantu pembentukan keratin mikrofibril pada stratum korneum yang punya peranan dalam proses absorpsi dan penetrasi.an lainnya lebih mudah mengadakan transfollicular resorption. 2. 2. ether. Jadi tidak mungkin secara fisiologis/biologis lemak disuplai dari luar ke dalam kulit untuk menggantikan fungsi metabolisme dari lemak kulit. linalyl geranyl acetate dan lain-lain juga diabsorpsi dengan cepat. jodium boric acid. e. 8.

3. meningkatkan sirkulasi darah pada kulit. Vitamin E (d-tocopherol) Vitamin E antara lain berguna untuk regenerasi sel-sel epitel kulit (peremajaan kulit). Asam amino dapat diabsorpsi oleh kulit dan beberapa di antaranya punya fungsi khusus dalam jaringan epidermis misalnya cysteine. Defisiensi vitamin B kompleks dapat menimbulkan berbagai kelainan kulit dan rambut. seperti yang terdapat pada ekstrak plasenta.hormon yang biasa ditarnbahkan dalam preparat kosmetika adalah hormon -hormon seks terutama estrogen. Vitamin D Tidak ada indikasi untuk pemakaian vitamin D secara topikal dan tidak ada kelainan kulit yang spesifik karena defisiensi vitamin D. tidak ada efeknya pada kulit yang fungsi hormon dan epidermis masih baik (usia muda) hanya berkhasiat pada kulit dengan gejala atrofi senilis (usia lanjut). ekstrak plasenta. PROTEIN Pemakaian protein. Dalam preparat kosmetika vitamin E dipakai sebagai bahan pelengkap yaitu sebagai antioksidan. yang biasanya aktif bila ada coenzym. Ingredients complex adalah sekelompok bahan-bahan aktif alarniah yang berasal dari binatang dan tumbuh -tumbuhan. 1986 7 . Dalam dermatologi derivat vitamin A1 yaitu vitamin A acid (tretinoin) dipakai sebagai anti keratinisasi pada penderita akne. sehingga penambahan vitamin B kompleks pada preparat kosmetika tidak dianjurkan. yaitu melicinkan. pepton. lactic protein dan lain-lain. punya efek lokal yang baik. 5. KOMPLEKS BAHAN-BAHAN AKTIF (COMPLEXES OF ACTIVE INGREDIENTS) Tujuan penambahan hormon dalam preparat kosmetika umumnya untuk memperlambat proses ketuaan. Laporan tentang absorpsi dari vitamin -vitamin ini oleh kulit sangat sedikit. meningkatkan pembentukan serat-serat elastin sehingga elastisitas kulit bertambah. Vitamin C (ascorbic acid) Vitamin C berfungsi pada pembentukan kolagen dan proses pigmentasi. tetapi antara lain digunakan sebagai : 1. 2. Tidak ada indikasi untuk pemakaian secara topikal. larut dalam lemak dan mudah diabsorpsi oleh kulit. membentuk lapisan film pada protecting cream tertentu. bahan pengental pada preparat-preparat masker (misalnya gelatin). Molekul-molekul protein yang besar tidak diabsorpsi oleh kulit. karena itu penggunaan sebagai preparat topikal dalam kosmetika tidak dianjurkan. dan kulit akan kernbali ke keadaan semula. menyebabkan proliferasi sel-sel epidermis sehingga epidermis jadi menebal. misalnya casein. efek pada kulit dengan pemberian per oral lebih menguntungkan.penyakit hiperkeratosis dan penyakit difisiensi vitamin A lainnya. sehingga didapat gambaran wajah yang lebih muda. Tetapi pemakaian vitamin C dalam preparat kosmetika tidak dianjurkan karena sangat mudah teroksidasi. Jadi efek hormon ini hanyalah bersifat sementara. meskipun mempunyai efek menarnbah daya kerja dari bahan-bahan aktif tertentu. Pemakaian topikal dari hormon ini tidak dianjurkan karena : a.000 i. ginseng dan lain-lain. ENZIM Umumnya terdiri dari protein. peptida dan asam-asam amino dalam preparat kosmetika telah pernah dilaporkan. 2. Hormon .VITAMIN Vitamin A 1 Vitamin A pada kulit antara lain berguna untuk mempertahankan pertumbuhan normal dari sel epitel yaitu sebagai anti keratinisasi. dosis ini terlalu tinggi untuk preparat kosmetika yang dipakai bebas dalam jangka waktu lama. HORMON 2. karena sangat tidak menguntungkan bila dibandingkan pemberian per oral dalam makanan dan juga belum ada data-data yang jelas tentang pemakaiannya dalam preparat kosmetika. 41. Pemakaian protein dalam preparat kosmetika bukan sebagai bahan aktif. Keseluruhannya memberikan gambaran luar kulit menjadi segar dan lebih muda. Vitamin B kompleks. c. meskipun vitamin ini larut dalam air dan stabil terhadap oksidasi. Beberapa bentuk vitamin B kompleks yang pernah dianjurkan untuk dipakai yaitu : panthathenic acid. vitamin C dapat diabsorpsi oleh kulit. Efek kosmetika yang dihasilkannya adalah merupakan efek gabungan dari bahan-bahan aktif yang ada di dalamnya. dan dilindungi dari cahaya matahari. royal jelly. menghilangkan kerutan-kerutan. Pemakaian vitamin A secara topikal dibenarkan karena : 1. pyridoxintripalmitate. Belum diketahui dengan pasti bentuk dan jumlah bahan-bahan aktif yang terdapat di dalamnya dan masih perlu penelitian lebih jauh mengenai efeknya yang pasti pada kulit.preparat rambut. b. pada preparat yang mudah teroksidasi. Kesulitan penggunaan vitamin A pada kosmetika adalah karena mudah teroksidasi sehingga harus diberikan dalam bentuk ester alkohol yang lebih stabil. menyebabkan turgor kulit bertambah. meningkatkan water holding sehingga cell content epidermis bertambah.u. Belum ada data-data mengenai efek dari pemakaian vitamin E secara topikal. berakhir setelah pengobatan dihentikan. Beberapa bentuk ekstrak tumbuh .tumbuhan dan binatang yang sering ditambahkan ke dalam preparat kosmetika antara lain. tyrosin. yang digunakan dalam preparat . seperti preparat yang mengandung vitamin A. Efek hormon estrogen pada kulit yaitu : 1. (misalnya casein)./ounce. efeknya pada kulit hanya bersifat sementara. Efek maksimum pada kulit akan terlihat sesudah hari ke 30 sampai ke 50 setelah pemakaian topikal. nicotinic acid. Cermin Dunia Kedokteran No. dan mencegah kekeringan pada kulit. 4. efek topikal pada kulit didapatkan bila dosis lebih dari 15. penyakit . cystine. melunakkan kulit.

2. Kurangnya atau hilangnya lapisan air di kulit berkurang. hindari penggunaan sabun medikated yang mengandung bahan-bahan aktif tertentu seperti hexachlorophen. 1986 kat. menjaga kelembaban kulit dengan sedikit mungkin menggunakan bahan-bahan iritan. hal ini disebabkan beberapa faktor antara lain faktor hormon. Bahan ini mempunyai efek sebagai oksidator dan reduktor dan juga sebagai keratolitik. dan produksi keringat meningkat. Sekresi kelenjar lemak cukup. Prinsip perawatan pada kulit kering harus mempertahankan lemak kulit yang ada. Digunakan pada preparat anti ketombe. tribromo solicyl anilida (TBS).BAHAN AKTIF DALAM KOSMETIKA MEDIKATED Bahan-bahan aktif yang biasanya ditambahkan ke dalam kosmetika medikated antara lain adalah : a. KULIT PADA BERBAGAI TINGKAT UMUR DAN PERAWATAN DENGAN KOSMETIKA Kulit pada bayi dan anak-anak Kulit bayi dan anak-anak relatif tipis. Kulit kering Kekeringan kulit dapat terjadi pada orang tertentu yang secara genetik mempunyai kecenderungan kulit kering. pomade dan lain-lain. Kurangnya produksi sebum dan kurangnya lapisan lemak kulit. kondisi kulit juga terpengaruh oleh siklus menstrual. dan lain-lain. Q napthol dan berbagai bentuk phenol lainnya. Jenis kulit pada remaja kebanyakan jenis kulit berminyak. benzolkonium chloride dan lain-lain yang bersifat anti bakteri. Digunakan pada preparat-preparat rambut. pyrogallol. papila dermis lebih mendatar. hindari pemakaian kosmetika berlemak misalnya pemakaian berbagai jenis krem. seperti pelembab. lapisan lemak subkutan relatif lebih sedikit. Kulit lebih edema karena banyak mengandung air dan natrium. preparat yang mengandung phenol. Dengan kondisi kulit seperti di atas pada remaja sangat diutamakan pemeliharaan kebersihan kulit. kelenjar sebasea tidak aktif sampai masa remaja sehingga produksi sebum sangat berkurang. foundation cream. d. Kulit kepala dan rambut mengkilat. Perawatan kulit pada bayi dan anak Pemeliharaan kulit pada bayi dan anak dengan menggunakan kosmetika perlu berhati-hati. kulit menjadi kering. Digunakan sebagai zat anti bakteri pada sabun-sabun medicated. Bahan-bahan ini bersifat iritrasi dan punya efek meningkatkan sirkulasi dan metabolisme pada kulit untuk merangsang pertumbuhan rambut. keseimbangan fungsionil terpelihara baik. Warna kulit lebih merah karena kurangnya keratohialin. tetapi bila terus-menerus dipakai dapat menimbulkan miliaria terutama di daerah tropis. preparat yang mengandung cantharidin. bithional. faktor lingkungan yang selalu panas dan lembab yang mempergiat aktivitas kelenjar lemak. terdapat pula jenis kulit normal dan kulit kering. . tidak mengandung parfum yang berat. Dianjurkan memakai pelembab atau bahan emolien lainnya untuk melindungi evaporasi air dari kulit. Perawatan dan pembersihan jenis kulit seperti ini adalah : 1. capsicin. 41. Terdapat pula preparat deodoran. faktor heriditer dan lain-lain. pembersih kimiawi. Kulit pada remaja dan dewasa muda Pada usia remaja aktivitas pembentukan hormon mening8 Cermin Dunia Kedokteran No. berlemak dan cepat berbau. Lapisan lemak kulit bertambah. Perawatan kulit pada remaja dan dewasa muda Kulit berminyak Pada kulit jenis ini aktivitas kelenjar sebasea berlebihan dengan produksi lemak kulit secara berlebihan. tidak merupakan masalah di daerah tropis. mengingat sifat kulit yang mudah teriritasi. kulit muka dan rambut jadi berminyak.4 — 6. tidak menimbulkan kelebihan lemak kulit yang menyumbat pori-pori. sering timbul akne 4 — 7 hari sebelum menstruasi. dianjurkan untuk menggunakan pembersih beberapa kali sehari dengan air hangat dan pembersih dengan bahan dasar air. Pemakaian minyak bayi merupakan emolien yang efektif. mercury yodida. e. 3. selenium dan lain-lain. Lapisan epidermis terutama stratum comeum dan lapisan dermis lebih tipis. preparat yang mengandung mercury yodida. benzolkonium chlorida dan lain-lain. preparat yang mengandung sulfur. cleansing milk dan lainlain. keseimbangan kadar air terpelihara baik. karena hal-hal tersebut di atas kulit bayi dan anak lebih mudah mengalami iritasi oleh bahan-bahan kimia yang ditempelkan pada kulit dan mudah mendapat infeksi. pilih sabun yang lunak dan sedikit mengandung alkali. b. Diferensiasi apendik kulit belum sempurna. Kulit normal Kulit normal adalah kulit dalam kondisi yang sehat. tebalnya ± 1 mm. Dianjurkan pakai pembersih dengan bahan dasar minyak. Diet yang banyak lemak juga mempengaruhi keadaan lemak kulit. preparat yang mengandung hexachlorophen. Pada penggunaan pembersih. Biasanya dipakai pada preparat rambut sebagai keratolitik desinfektan dan stimulan. bervariasi rata-rata antara 3. pengaruh hormonal dan juga pada dermatosis yang kronis atau gangguan keratinisasi. seperti sabun. tegang dan berwarna cerah. Kulit muka lebih berminyak. karena kulit jenis ini menghasilkan lebih dari cukup minyak alamiah yang dapat berfungsi sebagai pelembab. tetapi di daerah beriklim dingin diperlukan penggunaan pelembab untuk mencegah kekeringan kulit. kelenjar sebasea menjadi besar dan aktif. perlu dilakukan penipisan dengan serbuk penggosok (peeling) untuk menghilangkan lapisan kotoran berlemak bersama sel-sel kulit yang mati atau yang terlepas dari permukaan. Hindari penggunaan bedak yang mengandung antiseptik seperti perubalsem. Tetapi dapat pula terjadi akibat penggunaan sabun yang berlebihan. tampak mengkilat. formic acid. di samping sebagai pembersih. anti akne dan lain-lain. resorcinol. tribromo salicyl anilida dan lain-lain. pH kulit lebih ke arah asam. cleansing lotion. asam borat. kelenjar apokrin mengadakan sekresi di tempat tertentu. pelindung dan lain-lain. Perawatan pada kulit normal tidak membutuhkan hal yang khusus. c. dapat pula berfungsi sebagai pelumas. sehingga kulit cukup elastis.5. mudah kotor dan berjerawat.

Perlu ditingkatkan pengetahuan tentang kulit dan kosmetika untuk dapat memilih jenis/bentuk kosmetika yang sesuai. 1979. Cermin Dunia Kedokteran No. 16. 11. Cosmetics science and technology vol. Kadar air menjadi sedikit. 12. Princeton Excerpta Medica. kulit lebih mudah mengalami dehidrasi. Adolescent Dermatology. Balsam MS and Sagarin E. 1983. New York. 1974. Cosmetics science and technology vol. KEPUSTAKAAN 1. Weis FW and Lubowe II. 17. sering terasa gatal. 1. 2nd ed. London. 5. London : Mc Graw Hil Book Co. London : Wiley Interscience. juga terjadi pengurangan jumlah melanosit yang aktif dan berkurangnya kemampuan thanning. 15. RANGKUMAN 1. Pengaruh hormon yang berkurang. Reaksi Kulit Terhadap Kosmetika. mengakibatkan atrofi kulit dan apendiknya. Pharmacokinetic factors affecting epidermal penetration and percutaneus absorption. Tregear RT. kering dan keriput. 1970. New York. Frost P and Horwitz SN.Kulit pada usia lanjut Bertambahnya usia dan terjadinya proses menua. Physical function of skin. 1974. 41. New York. In : Avery's. 1979. Perawatan kuratif secara medis lebih banyak diperlukan untuk mengatasi rasa gatal. Penggunaan bahan-bahan kimia atau kosmetika secara topikal pada kulit perlu mempertimbangkan kondisi kulit sesuai dengan usia dan lingkungan pemakai. Practical Pediatric Dermatology. aman. Faust RE. 3. gangguan sirkulasi yang menurun. 7. 2nd ed. 1978. New York : Academic Press. Kosmetika dalam dermatolog. lemak kulit berkurang. kulit mudah mengalami luka. mengurangi keriput dan kelainan-kelainan kulit lainnya. Rapat Konsultasi Peningkatan Keamanan Kosmetika. Scheuplein RY and Roos LW. 2. Toronto : Wiley Inter science. Percutaneus absorption after twenty five years old ("Old wine in new wines skin"). London. Sydney. kaku dan kurang lentur dan jumlahnya menurun. Esterly NB and Loeffel ED. Toronto : WB Saunders Co. Produksi kelenjar sebasea menurun. 6. Leitz G. 1972. Cosmetic and the supply of fats to the skin. Drug Treatment. Jakarta 1985. Toronto : Wiley Interscience. 1936. 67 31 -9. In : Soap. Groot AC and Liam Dli. I Invest Dermatol. Cosmetics science and technology. Dir Jen POM Dep Kes RI Jakarta 1979. 62 : 353 — 60. New York. Pharmacokinetics 1974. Mengatasi kekeringan kulit pada usia lanjut sama seperti perawatan kulit kering pada umumnya yaitu dengan menggunakan emolien. Rapat Konsultasi Keamanan Kosmetika. 1975. vol XLIII 2nd ed. Unwanted effects of cosmetics and drugs used in dermatology. Sydney. Sydney : John Wiley & Sous lnterscience Publishers. 1969. Vaskularisasi yang berkurang dan lapisan lemak yang menipis menyebabkan pengaturan suhu terganggu. 1986 9 . Sagarin E. Perkembangan dunia kosmetika. Yellinex YS. 3. Amsterdam. Clinic 1 pharmacological consideration of general prin- ciples of treatment. 2. The Chemistry and Manufacture of Cosmetics. vol IV 2nd ed. Marks Y. 16 873 — 83. trauma yang ringan dapat menimbulkan kelainan kulit dan lain-lain. 13. Rigelman S. Scheuplein RY. sabun dan detergen lainnya. Little Brown and Co. 19. Tranggono RIS. 1982. 1976. Orlando Flourd : Continental Press. Principles of Cosmetics for dermatologist. New York. Masalah kulit estetik dan meningkatnya penggunaan kosmetika telah membawa perkembangan baru dalam ilmu kedokteran pada umumnya. 1975. Balsam MS and Sagarin E. Mechanism of Percutaneus Absorption. di bidang Dermatologi pada khususnya. Toronto. Tranggono RIS. Formulation and function of cosmetics 2nd ed. Goodman H. 18. 9. dan menghindari faktor-faktor yang menambah kekeringan kulit seperti pakai bahan pembersih yang mengandung alkohol. 1968. St Louis. 3. Philadelphia. dan terhindar dari bahan-bahan yang merusak kulit. Oxford. begitu pula aktivitas pengeluaran keringat berkurang. 1966. Solomon LM. 4. 20. Jakarta 1979. Perawatan kulit dengan kosmetika pada usia lanjut ditujukan terutama untuk mengatasi kekeringan. New York. 2nd ed. London. United States of America. London. 14. Nater YP. London : Reinhold Book Co. kulit pun mengalami perubahan secara bertahap. Karnen B. 8. 10. Seminar Penggunaan Produk Kosmetika Dalam Negeri. Amsterdam. Cosmetic Dermatology. sehingga kulit jadi tipis. I Invest Dermatol. Dirjen POM Depkes RI. Perfumery and Cosmetic. Dermal protein berubah jadi amorf. Weston WL. Cosmetic and the skin. kolagen menjadi kurang larut. London : The CV Mosby Co. memakai pelembab.

Senyawa atau obat dermatologik dikatagorikan menjadi (1) vehikulum. Sardjono O. kuku. Kita telah mengenal banyak preparat (formulasi) farmakologik dijual secara bebas (preparat OTC) dan dapat diperoleh tanpa resep dokter. Usaha peningkatan kecantikan ini dilakukan dengan berbagai cara dari yang tradisional (alami) sampai penggunaan zat-zat kimia secara modern sesuai dengan kemajuan teknologi. menghilangkan pigmentasi dan sebagainya. Pada kesempatan kali ini terutama dibicarakan mengenai aspek farmakologi preparat atau obat dermatologik. manusia yang sudah cantik berkehendak supaya *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Penyelenggara P. Pada preparat yang diperoleh dengan resep dokter (preparat prescription = ethical drug). Perbedaan yang terlihat antara manusia dan mahluk yang lain adalah umumnya pada manusia usaha meningkatkan pada jenis wanita sedangkan pada mahluk atau hewan lainnya banyak dilakukan oleh. dan sebagainya. Tentu saja ada beberapa kekecualian. anti acne. antiinflamasi. jamu singset. mengurangi bau badan. vehikulum dan ukuran pengemasnya dicantumkan. V.I. Santoso Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia PENDAHULUAN Manusia telah diciptakan Tuhan Yang Maha Esa sebagai mahluk yang paling sempurna dan paling cantik.Aspek Farmakologi Beberapa Obat Yang Mempengaruhi Kecantikan Dr. antara lain untuk membersihkan dan mempercantik kulit. obat penambah gairah seks (hormonal). (2) zat-zat yang digunakan secara profilaksis dan untuk maksud pengobatan. Terlepas dari apa atau cara mana yang dipergunakan. jenis jantan.1986 . kadang. antibiotik.D. Secara naluri mahluk -mahluk lain berusaha mempertahankan dan meningkatkan kecantikan mereka untuk menimbulkan dan meningkatkan daya tarik terhadap lawan jenisnya. BEBERAPA UPAYA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KECANTIKAN Dalam upayanya untuk memelihara dan meningkatkan kecantikan. membersihkan dan mengobati kulit yang terganggu dengan menggunakan antiseptik.kadang digunakan pula obat atau zat secara sistemik. Manusia dengan akal kepandaiannya yang merupakan kelebihan mereka dibandingkan mahluk ciptaan Tuhan yang lain sejak dulu kala telah berusaha bagaimana mereka dapat mempertahankan dan meningkatkan kecantikan mereka untuk dapat lebih memikat pasangannya. mengurangi keringat yang berlebihan.41. anti ketombe. Vehikulum Kriteria yang akan dipertimbangkan mencakup apakah vehi- 10 Cermin Dunia Kedokteran No. Sedangkan mereka yang merasa kurang cantik berusaha untuk meningkatkannya. JENIS OBAT YANG MEMPENGARUHI KECANTIKAN Dari upaya untuk meningkatkan kecantikan yang disebutkan di atas ternyata sebagian besar merupakan senyawa obatobat yang mempengaruhi kulit dan digunakan secara topikal. JA YA. Terdapat beberapa cara yang kita kenal untuk meningkatkan kecantikan ini. maka konsentrasi zat atau dosisnya. kecantikan mereka tidak pudar atau tetap bertahan.A. sebagaimana kita saksikan pada masa sekarang banyak pula pria yang berusaha untuk meningkatkan kecantikannya atau ketampanannya dengan alasan karena profesinya. apakah cara dan zat ini benar-benar bermanfaat dan aman bagi tubuh kita. Dalam makalah ini akan ditinjau aspek farmakologi beberapa zat atau obat yang mempengaruhi kecantikan manusia. untuk pergaulan atau karena alasan "emansipasi" belaka. kortikosteroid. Selain penggunaan obat-obat atau senyawa secara topikal. sedangkan pada obat-obat OTC (Over the Counter drugs) sebagian besar tidak dicantumkan. rambut. seperti misalnya penggunaan obat-obat pelangsing tubuh (anorexiant).

Cermin Dunia Kedokteran No.pelarut organik. spray tepat untuk tempat .kulum bersifat sebagai pengering atau pelumas. derivat polietilen glikol (polioksi 40 stearat. base (dasar) salep sering digunakan dalam berbagai krem dan salep. tergantung dari konsentrasinya maka alkohol dapat bersifat antiseptik atau astringen. Walaupun bentonit (hydrated aluminium silicate) tidak larut dalam air. zaitun dan kacang. yakni air. Seng oksida dicampur dengan sedikit fern oksida mempunyai warna merah muda (pink).tempat yang berambut. Alkohol merupakan pelarut dan digunakan untuk mendinginkan kulit. kosmetika. tinggur hidro alkoholik atau pelarut . Pada kulit yang rusak (tidak intact) dapat menyebabkan iritasi subjektif (rasa terbakar dan tersengat) sehingga membatasi penggunaannya. Puder ini ditaburkan di alas kulit atau merupakan komponen dalam lotion atas pasta. kalsium karbonat. 41. dan silikon. cairan (liquids). shampo. Tidak seperti minyak tumbuhan (nabati). dan lotion tubuh dan tangan. krem-krem emulsified finishing tupe digunakan untuk tempattempat yang mempunyai sela-sela seperti jari umpamanya. kastor. polisorbat 80) dan sodium lauril sulfat digunakan sebagai zat pendispersi dalam lotion. bentonit. Propilen glikol adalah suatu pelarut yang sangat baik dan telah menggantikan tempat gliserin sebagai vehikulum dalam formulasi obat topikal. stabilitas penyimpanannya dan kapasitas emulsifikasi. Paraben (metilparaben dan propilparaben). senyawa kuarterner ammonium organik. Precipitated calsium carbonate merupakan puder halus berwarna putih yang tidak larut dalam alkohol dan air. talk. perbedaannya terletak pada baunya. Calamin. Berbagai contoh puder mencakup puder seng oksida. oksikinolin sulfat. Metilselulose dan gum tragacanth yang merupakan zat-zat inert dipakai sebagai suspending agents dalam salep atau pasta. Minyak mineral merupakan suatu campuran hidrokarbon dengan berat molekul tinggi yang diperoleh dari petroleum. Zat-zat pendispersi dan pengemulsi memberi stabilitas dan homogenitas bila mencampur cairan yang tidak dapat tercampurkan. Minyak adalah lemak cair atau semisolid yang berasal dari mineral. Seperti minyak. krem dan salep yang mengandung ingredien berminyak dan air. hidrokarbon petroleum. parakloro-metasilenol dan kloributanol sering ditambahkan sebagai preservatif antimikroba. tumbuhan atau hewan. dapat dicampur dengan air dan alkohol. namun perlu ditambahkan suatu stabilizer seperti tokoferol atau butilhidroksil toluen (Farmakope Amerika Serikat mensyaratkan dituliskannya stabilizer dalam label). Zat-zat (obat-obat) yang digunakan secara profilaksis dan untuk maksud pengobatan Dalam upaya meningkatkan kecantikan. mengobati acne vulgaris. air akan meningkatkan atau menurunkan suhu kulit dan menimbulkan maserasi lapisan permukaan kulit sehingga memperbesar penetrasi zat aktif. mengurangi friksi dan pruritus (gatal -gatal) dan menimbulkan rasa dingin (cooling sensation). dan kecocokannya untuk dipergunakan di daerah kulit yang diinginkan. Talk dapat menyebabkan reaksi granulomatous hebat bila dikenakan kepada luka-luka. Gliserin merupakan suatu pelarut dan emolien dalam lotion. — puder — minyak — dasar salep (ointment bases) — zat pembantu farmasetik sering terdapat sebagai aditif Liquid (cairan) mempunyai sifat-sifat yang diinginkan yang menambahkan kegunaannya sebagai vehikulum. Gliseril monostearat. titanium oksida. seng stearat. krem atau salep. jagung. Di dalam preparat -preparat untuk maksud profilaksis dan pengobatan selain bahan vehikulum ditambahkan pula zat-zat lain yang berkhasiat (mempunyai efek farmakologik) seperti. kloasma gravidarum dan sebagainya. walaupun demikian paraben kadang. digunakan sebagai lotion kocok. Bilamana digunakan sebagai kompres panas atau dingin. Asam stearat dan stearil alkohol. krem. yang bekerja sebagai lubricant (pelumas). Penggunaan topikal minyak relatif tidak menimbulkan efek samping. Campuran ini. mengurangi keringat yang berlebihan. Minyak ini dapat digunakan tunggal atau merupakan ingredien dalam lotion. heksakloroform. Minyak yang berasal dari tumbuhan dan mineral banyak dipakai untuk pengobatan topikal. emolien atau antifoaming agent. krem dan beberapa salep. bagaimana vehikulum menahan atau melepaskan atau membantu absorpsi zat aktif. Air bekerja sebagai suatu vehikulum dan hydrating agent pada kompres basah. Seng oksida dan talk (terutama magnesium silikat hidrous): bersifat sebagai protektif dan menyerap sejumlah air bilamana digunakan dalam suatu pasta dalam petrolatum. tepung jagung (corn starch).kadang menyebabkan dermatitis kontak dan lauril sulfat menyebabkan iritasi. dan pasta. Dasar salep ini mencakup lemaklemak nabati dan hewan semisolid (setengah padat). Banyak surface agents meningkatkan permeabilitas stratum corneum tidak saja terhadap medikamen tetapi juga terhadap zat-zat yang toksik sehingga secara tidak langsung menyebabkan iritasi. lotion "baths". Sebagian besar zat-zat ini tidak berbahaya pada konsentrasi rendah. dan salep paling cocok untuk mencegah maserasi kulit. magnesium stearat. Titanium oksida adalah zat yang opak dan merupakan ingredien lotion atau pasta yang digunakan sebagai sun screen. Minyak tumbuhan yang lazim dicampur dalam krem dan lotion adalah minyak -minyak biji kapas. zat ini bergabung dengan air menjadi gel. Efek emolien minyak -minyak ini serupa. Additif lain yang banyak dipakai termasuk etilendiamin dan setilpalmitat dan ester lain yang berkaitan yang memperbaiki konsistensi dan penampakan krem. Zat-zat bantu farmaseutik (Pharmaceutic acid additives) banyak dipakai dalam preparat topikal. Puder mempunyai sifat meningkatkan evaporasi (penguapan). minyak mineral tidak berbau tengik. Zat ini bersifat higroskopik dan mempunyai efek melembutkan (softening action). menghilangkan atau mengurangi hiperpigmentasi akibat kontrasepsi oral. selain menggunakan zat-zat Vehikulum ditambahkan pula zat-zat untuk mencegah dan mengobati keadaan yang mengurangi kecantikan seseorang misalnya mengurangi bau badan. Zat ini memberikan rasa kering dan lebih bersifat sebagai absorben dibandingkan dengan talk. Konstituen utama vehikulum mencakup — liquid (cairan. misalnya lotions gel. yang memperbaiki dispersi seng oksida dan belerang dalam campuran minyak dalam air. 1986 11 .

Apakah sebenarnya ketombe itu? Ketombe timbul oleh karena terjadinya peningkatan kecepatan mat urasi dan proliferasi sel-sel epidermal. Anti-dandruff (anti ketombe) Anti ketombe banyak digunakan baik oleh pria maupun wanita. sedangkan monobenzon hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Penggunaan obat pelangsing amfetamin dapat menimbulkan ketergantungan 'obat dan psikosis biokimiawi. Pernah pula dilaporkan adanya kasus yang mengalami degenerasi ganas (kanker kulit) akibat penggunaan suatu kosmetik. Meskipun ketombe sering dapat diatasi dengan penggunaan shampoo biasa (2 — 3 x seminggu). Preparat lain. dan mengenai orang yang terdapat dalam upperlimit variasi normal dalam hal kecepatan tu rn-over selsel epidermal. Obat ini biasanya memberikan efek yang reversibel. pergerakan butir-butir melanin dan pertumbuhan melanosit juga terhambat. Penggunaan preparat hormon untuk maksud " awet muda" tidak dibenarkan atau tidak rasional karena penggunaan hormon hanya untuk penderita yang mengalami defisiensi hormon . untuk maksud profilaksis atau terapi dalam kosmetik. karena keringat yang dikeluarkan akibat hawa panas mudah menjadi tengik dan mengeluarkan bau busuk. Hidrokinon juga toksik terhadap melanosit. namun anda boleh mencobanya karena sebegitu jauh belum dilaporkan efek toksik akibat penggunaan kunyit dan beluntas. Selain itu. 4) tidak toksik. inflamasi. maka obat deodoran seyogyanya harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1) pembunuh kuman (antiseptik). Sebegitu jauh tidak dilaporkan efek hebat yang tidak diingini akibat penggunaan obat ini. setelah 6 jam mandi bau busuk akan timbul kembali. Eldopaque). sehingga menghambat sintesis melanin. Bedanya adalah.sulfa. Setiap hari 70 cc air dikeluarkan melalui transpirasi kulit. bau badan ini dapat dikurangi dengan makan lalaban daun beluntas (Pluchea indica) dan kunyit (Curcum dormestica). Air dari transpirasi menguap begitu keluar dari badan. vesikulasi kulit. walaupun tiap hari mandi dan membersihkan badan beberapa kali. Umumnya. Ketombe dianggap bukan suatu fenomenon patologik. kloasma gravidarum. Apakah yang dimaksudkan dengan efek samping obat? Efek samping obat adalah efek yang timbul akibat penggunaan obat atau zat pada dosis terapi atau penggunaan zat sebagaimana yang dianjurkan oleh pembuat zat kosmetika/obat. kinetik sebum. Namun terjadi rasa tersengat dan terbakar pada waktu pemakaian dan timbul eritema sesudahnya serta terjadi inflamasi pada 5% dan 32% penderita yang menggunakan obat ini dengan konsentrasi 2% dan 5%. 3) tidak merangsang (iritatif). mempunyai cara kerja dan efek samping yang serupa. Dalam pemilihan obat-obat deodoran persyaratan tersebut di atas harus dipertimbangkan dengan seksama. Perlu diperhatikan dalam menggunakan preparat-preparat ini kemungkinan terjadinya efek yang tak diinginkan akibat ingredien yang ditambahkan seperti iritasi. agitasi. Efek samping yang terakhir biasanya diakibatkan oleh zat aktif (ingredien). dan digunakan hanya untuk vitiligo yang luas. bagi mereka yang menggemari obat tradisional. EFEK SAMPING OBAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KECANTIKAN Semua zat kimia atau obat yang dapat menimbulkan efek samping betapapun kecilnya. mulut dan vagina. lentignes dapat diobati atau dikurangi dengan pemberian hidrokinon (Eldoquin. depresi saraf pusat dan mengantuk. yang cepat menjadi tengik karena adanya kuman-kuman dan mengeluarkan hawa bau busuk yang tidak enak. beberapa orang memerlukan preparat medicated shampoo yang dijual bebas dan mengandung belerang dan asam salisilat biasanya memberikan hasil yang baik. Deodoran (Obat penghilang bau busuk badan) Bau busuk badan adalah sesuatu yang khas alami dan dimiliki oleh setiap mahluk termasuk manusia. Sejak dulu manusia berusaha untuk menghilangkan bau busuk badan ini. sindroma Steven Johnson yakni adanya "skin rash" hebat disertai perdarahan pada mukosa hidung. Obat pelangsing lain dapat menimbulkan gangguan-gangguan pada susunan saraf pusat seperti insomnia. frecles. dan meninggalkan sisa-sisa lemak di atas kulit. Hidrokinon dengan konsentrasi yang kurang dari 5% telah disetujui oleh FDA sebagai ingredien yang aman dan efektif pada preparat yang dijual bebas untuk mengurangi kulit yang mengalami hiperpigmentasi pada daerah yang terbatas. Obat untuk hiperpigmentasi Hiperpigmentasi yang terlokalisasi di muka akibat kontraseptif oral. Dari keterangan tersebut di atas. Konon. namun hasilnya belum memuaskan. yakni untuk menghilangkan warna kulit normal yang tersisa. namun beberapa yang resisten terhadap preparat ini dapat diberikan preparat yang mengandung seng pirition atau selenium sulfid. alergi dan efek toksik bagi mereka yang sensitif terhadap salah satu ingredien. Pengelupasan (scaling) yang paling jelas terjadi pada kulit kepala dan tidak disertai infeksi. antibiotik dan antiseptik. Sayang belum dilakukan uji pemantapan khasiat secara luas. obat ini mempunyai efek depigmentasi yang ireversibel. tremor. pola aneh hipopigmentasi dapat terjadi jauh dari tempat yang mengalami hiperpigmentasi. Misalnya ditambahkannya derivat sulfonamida pada terapi acne vulgaris pada suatu rangkaian perawatan kecantikan. Pengeluaran ini sama dengan ± 1⁄4 liter air yang keluar dari dalam tubuh. hipopigmentasi. 2) dapat mengurangi bau busuk. monobenzone (Benoquine). tidak dapat menghilangkan bau busuk ini. Pengelolaan terapi monobenzon sering mengalami kesulitan dan perlu tindak lanjut yang hati-hati pada penderita. 41. perubahan patologik atau hyperplasia epidermis. hiperpigmentasi. Karena dalam upaya meningkatkan kecantikan umumnya kita menggunakan zat kimia. maka kita harus waspada terhadap timbulnya efek samping ini. 12 Cermin Donis Kedokteran No. ruam kulit (skin rash). Bila terjadi inflamasi obat ini tidak usah dihentikan namun perlu diberikan kortisol (hidrokortison) secara topikal untuk menghilangkan gejala-gejala ini. Dermatitis kontak jauh lebih jarang terjadi dibandingkan dengan iritasi. Kejadian sensitisasi akibat obat ini lebih besar dibandingkan dengan hidrokinon. 1986 Hidrokinon bekerja dengan menghambat tyrosinase dalam melanosit. Efek samping yang disebabkan oleh zat-zat vehikulum antara lain dapat berupa iritasi kulit. atau sebaliknya. Bau busuk ini bervariasi dari satu orang ke orang lain yang satu tidak terlalu bau sedangkan yang lain sangat berbau busuk. Orang-orang yang tergolong pada golongan kedua.

1980. Jakarta : Pustaka Karya. 30 April 1986. American Medical Association Drug Evaluations. 4th ed. Sjartina Sofyan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya tahun 1973 dan lulus ahli Akupuntur tahun 1985. 1980. Littleton. Unit Akupuntur RSCM sudah ada sejak tahun 1963. perlu dicari titik temu ilmu kedokteran yang bersendikan negara Barat dengan Akupuntur yang bersendi negara Timur". Inc. Cermin Dunia Kedokteran No. p951—63. dan telah dikenal oleh masyarakat hingga saat ini. 3. Prof. beberapa obat yang digunakan sebagai profilaksis dan pengobatan serta kemungkinan efek samping atau efek yang tak diingini akibat penggunaan obat untuk peningkatan kecantikan. In : The Pharmacological Basic of Therapeutics. dianabol) untuk menggemukkan badan atau "memontokkan" badan.p 1009 — 45. Surface Acting Drugs. PELANTIKAN TIGA DOKTER AHLI AKUPUNTUR RS CIPTO MANGUNKUSUMO. 1986 13 . New York : Macmillan Publishing Co. dan hingga kini RSCM telah berhasil mendidik 44 orang ahli Akupuntur. dalam waktu kurang lebih 3 minggu mereka akan "montok" atau gemuk tetapi. periactin. 1965. Musaro Muji. Inc. 2. KEPUSTAKAAN 1. Massachusets : Publishing Sciences Group. Prof Dr Asri Rasad. masyarakat luas tidak meragukan cara pengobatan yang dahulu dikenal sebagai pengobatan tradisional. dan para dokter ahli di bidang ilmu kedokteran lainnya. preparat enzym. Penggunaan obat untuk Me-'rapet'-kan vagina secara topikal tidak dibenarkan karena banyak kasus yang mengalami vaginitis akibat obat atau alat-alat semacam ini. Ke-tiga dokter tersebut adalah Dr. demikian ucapan Direktur RS Cipto Mangunkusumo. lulus Akupuntur 1986. Ini menandakan. 4. Sebagai contoh misalnya. Jakarta : Pradnja Paramita. Editor : Goodman & Gilman 6th ed. Efek Samping Obat Tradisional. Dr Syartina Sofyan "Untuk kemajuan ilmu Akupuntur. PENUTUP Aspek farmakologi beberapa obat yang mempengaruhi kecan- tikan telah dikemukakan secara singkat terutama dalam hal sifat-sifat obat vehikulum. JAKARTA Direktur RSCM memerikan selamat pada tiga Dokter Ahli Akupuntur baru Angkatan X. Jakarta. Chen AS. Resep Pusaka Tradisional Madura. Memang. DR Rukmono. kegemukan ini tidak wajar karena pada hakekatnya terjadi penimbunan air dalam tubuhnya. penggunaan hormon anabolik yang terdapat dalam obat 4-serangkai (oradexon. Obat atau obat tradisional semacam ini umumnya mengandung tanin dan tawas yang dapat menyerap air dari vagina dan bersifat sebagai astringen. pada pelantikan tiga dokter ahli Akupuntur pada tanggal 30 April 1986. bahkan kini ilmu Akupuntur di bidang pengobatan medis sudah semakin maju.tersebut atau mereka yang oleh nasihat dokter memerlukan dan mempunyai indikasi untuk mendapat terapi tersebut. 41. Dari kiri: Dr Ratnawati Latief. Hadir pula pada acara tersebut Bapak Dekan FK UI. 5. Dr Ratnawati Latief lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1975. Vademacum Resep Obat-obat Kosmetik. Ketiga dokter yang baru dilantik ini merupakan angkatan ke X. Dermatologic Preparation. Proceeding Simposium Aspek Medis Obat Tradisional Indonesia (SAMOTI) Mei 1980. lulus Akupuntur tahun 1986. di samping itu wanita-wanita ini dapat timbul kumisnya atau suaranya berubah seperti suara pria. Dr Dharma Kumara Widya. Dr Dharma Kumara Widya lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1975. Sardjono 0 Santoso & Hendra Utama. Swinyard EA and Pathak MA.

yaitu : 1. Karena struktur dan fungsi kulit dipengaruhi lingkungan maka dapat terjadi pengaruh kosmetika pada kulit. — Banyak pabrik atau produsen tidak mencantumkan bahanbahan yang ada dalam kosmetika yang diproduksinya. Data tentang insidensi efek samping kosmetika sangat herbeda-beda. Kelainan kulit yang terjadi antara lain disebabkan cara pemakaian kosmetika yang salah atau berlebihan. 41. POM 1980 … Juli 1984. Diagnosa hasil monitoring efek samping kosmetika No. 2.M. 35. Penyelenggara P. JAVA. Dalam definisi. Departemen Kesehatan Republik Indonesia yang telah mengumpulkan angka efek samping kosmetika dari beberapa daerah di Indonesia didapat hasil sebagai berikut : Tabel 1. Ditinjau dari jenis kosmetika yang sering menyebabkan efek *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985.Efek Samping Kosmetika dan Penatalaksanaannya Dr Lily Soepardiman Perkumpulan Ahli Dermato. Kosmetika rias mata 4. 2. tetapi bahan perontok rambut meski- 14 Cermin Dunia Kedokteran No. Berbeda dengan data di atas. 3. samping ada enam.D. Direktorat Jenderal P. 4. penggunaan bahan-bahan aktif dalam kosmetika yang tidak tepat.Venereologi Indonesia PENDAHULUAN Meluasnya pemakaian kosmetika oleh masyarakat pada akhir-akhir ini telah menyebabkan meningkatnya insidensi penyakit atau kelainan kulit akibat pemakaian kosmetika.87 Disarikan dari Dit.98 31. didapatkan bahwa rias mata meskipun mempunyai insidensi efek samping tinggi tetapi menduduki derajat risiko sedang.A.I.80 3.35 100% Risiko kostetika sebenarnya tidak berhubungan langsung dengan data insidensi efek samping. kosmetika pemeliharaan kulit baru diikuti oleh cat dan pemucat rambut serta deodoran-antiperspiran. Jen. Kosmetika pemeliharaan kulit muka (pelembab dan pembersih).O. ternyata kosmetika yang paling sering memberi efek samping adalah rias mata. — Tidak semua penderita datang ke dokter. 1. Dengan cara ini. V. INSIDENSI Diagnosis dan jumlah yang tepat dari kelainan kulit akibat kosmetika sulit diketahui karena faktor -faktor antara lain : — Kosmetika yang dipakai biasanya beberapa jenis dan komposisi dari produk kosmetika merupakan campuran beberapa macam bahan dan di antaranya ada yang bersifat sebagai perangsang lemah sehingga bila dipakai untuk uji coba kulit memberi hasil yang sulit diartikan. 3. Kosmetika rambut (cat rambut dan pemucat rambut). 1986 . pengolahan kosmetika yang kurang baik. karena penderita mengatasi sendiri dengan cara menghentikan pemakaian kosmetika tersebut. Jenis penyakit Dermatitis kontak Jumlah 69 86 76 8 239 % Keterangan alergika Akne vulgaris Hiperpigmentasi Lain-lain Jumlah 28. Derajat risiko (risk grading) memerlukan perhitungan risk index (jumlah unit kosmetika yang menyebabkan 1 efek samping). Pengaruh tersebut dapat berupa reaksi yang dikehendaki atau efek samping yang tidak dikehendaki. dicantumkan bahwa kosmetika tidak termasuk golongan obat dan kosmetika tidak dimaksudkan untuk mempengaruhi faal tubuh manusia. Rias wajah 6. Deodoran antiperspiran 5. Hair Conditioner Dari laporan beberapa negara di Eropa dan Amerika.

kelainan ini sebenarnya merupakan akibat dermatitis kontak alergik atau foto alergik karena bahan pewangi atau zat warna yang terdapat dalam kosmetika. dalam vehikulum dan konsentrasi yang tepat. misalnya : — iritasi pada mata pada pemakaian shampo dan rias mata — gangguan pernafasan pada pemakaian sprai rambut — efek toksik jangka panjang seperti kelainan darah dan organ tubuh. butil stearat. pemeriksaan klinis dan dilakukan tes eliminasi atau tes tempel/ tes tempel sinar. Sebagai contoh adalah tioglikolat dengan pH 12. Jen. I1320/C/XI/1983. mempunyai derajat risiko tinggi. Kremkrem ini mengandung 1 — 4% powdered pearl. Penggunaan kosmetika akan menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan karena pengaruh faktor . Lokasi pemakaian. dan dipakai kernbali kosmetika yang dicurigai maka gejala akan timbul kernbah. muka atau kuku daripada karena rias mata sendiri. Pada umumnya kelainan berbatas tegas dan dapat berupa eritematodeskuamasi sampai vesikobulosa. 3. Tes tempel Yang paling ideal adalah melakukan tes tempel dengan semua bahan unsurnya secara terpisah. kadang-kadang hitam atau biru hitam. Reaksi iritasi Kelainan pada kulit : Reaksi ini dapat disebabkan oleh kosmetika yang mengan- .faktor antara lain : 1. Juga perlu dipertimbangkan alat-alat yang digunakan untuk memakai kosmetika. Kosmetika dcngan pH alkali misalnya pelurus atau perontok rambut akan lebih mudah memberikan efek samping. Manifestasi klinis/bentuk reaksi kulit akibat kosmetika Setiap bahan yang ditempelkan pada kulit dapat menyebabkan kelainan kulit. dan menurut penyelidikan mengandung merkuri amonia. bahan pengawet. pH kosmetika. 4. 2. Meskipun kosmetika umumnya dipakai pada kulit. bila bahan tersebut sudah menguap akan mempertinggi konsentrasi bahan aktif sehingga dapat menimbulkan efek samping. 3. parfum. Kelainan yang terjadi tidak selalu pada lokasi aplikasi kosmetika. Tetapi hal ini sukar dilaksanakan oleh karena : Cermin Dunia Kedokteran No.6 1 Disarikan dari Ult.l umlah % Keterangan dung asam atau basa.95 5. Akne Lesi terutama berbentuk komedo yang ditemukan pada wanita dewasa yang terutama disebabkan oleh kosmetika krem muka. oleh karena itu tata rias mata diharapkan lebih banyak memberikan reaksi daripada kosmetika untuk daerah kulit lainnya. eksematosa atau hiperpigmentasi yang biasanya disebabkan oleh parfum. 2. Kandungan bahan yang mudah menguap misalnya alkohol. 1.5 yang terdapat pada perontok rambut. POM 1980 — Juli 1984 7. Penyebab Kosmetika untuk pemeliharaan kulit . Kelainan dapat berupa eritem. atau kombinasi keduanya. 41. Daerah sekitar mata kulitnya lebih tipis dan lebih sensitif. 2. Kelainan pigmentasi Suatu bentuk kelainan pigmentasi pada kulit dikenal sebagai Pigmented cosmetic dermatitis. Bahan-bahan yang sering menyebabkan efek samping dapat dilihat pada lampiran. Dapat bersifat foto toksik maupun foto alergik.44 100% Bedak Cat rambut Jumlah Reaksi ini pada umumnya berupa dermatitis eksematosa. dasar bedak akan lebih banyak mengakibatkan efek samping dibandingkan dengan kosmetika yang sebentar menempel di kulit misalnya shampo. Bahan-bahan yang bersifat komedogenik antara lain: lanolin. Reaksi alergi 207 19 13 239 (skin care) 86. Manifestasi kulit berupa bercak/difus/ retikuler kecoklatan. Tes eliminasi Tes ini dilakukan dengan cara menghentikan semua kosmetika yang dipakai. 4. hal ini terlihat pada dermatitis kelopak mata yang lebih sering disebabkan karena kosmetika rambut. Penyebab efek samping kosmetika No. sedangkan bahan yang dapat menimbulkan kelainan setelah pemakaian berulang disebut sensitizer. 1. Intensitas/lamanya kontak dengan kulit. Reaksi foto sensitivitas pun insidensi efek sampingnya rendah. 3. bahan anti mikroba. Oleh karena produk kosmetika terjadi dari bermacam campuran bahan maka bahan yang dicurigai harus dicari antara : bahan aktif.Tabel 2. petrolatum. 1986 15 Istilah intoleransi dipakai bila pemakai kosmetika mengeluh dijumpai kelainan. tidak tertutup kemungkinan efek sampingnya mengenai daerah lain. zat warna dan vehikulum. Bahan yang dapat memberi kelainan kulit pada aplikasi pertama disebut iritan. bahan anti oksidan. dengan demikian maka pelembab. Bila gejala telah mereda. lauril alkohol. Akhir-akhir ini banyak dipersoalkan tentang krem pemutih atau pearl cream yang peredarannya telah dilarang pemerintah dengan Surat Edaran No. tetapi pada kenyataannya masih beredar di pasaran. walaupun sukar dibuktikan tetapi patut mendapat perhatian. misalnya sikat atau aplikator karet/busa. rasa kurang nyaman misalnya rasa pusing atau rasa mual setelah memakai kosmetik tertentu sedang pada kulit tidak Reaksi ini terjadi oleh karena aplikasi kosmetika yang mengandung fotosensitizer dan terpapar cahaya. asam oleat dan zat warna D & C Red-dyes yang terdapat dalam pemerah pipi. 4. Produk deodoran antiperspiran risiko dan insidensi efek samping yang tinggi. PENATALAKSANAAN Diagnosis ditegakkan berdasarkan riwayat penderita. Pada tes ini perlu dipertimbangkan juga kosmetika yang telah dipakai dalam waktu lama (karena sensitisasi terlambat atau modifikasi atau kemerosotan produk kosmetik).

Penanggulangan efek samping kosmetika ialah menghentikan kosmetika penyebab dan diberi pengobatan sesuai dengan kelainan yang timbul. 6. ini disebabkan karena sistem pengawetan yang tidak memenuhi syarat. reaksi fotosensitasi dan akne kosmetika. ini akan menghindarkan pemakaian produk oleh konsumen yang sensitif terhadap salah satu bahan kandungannya. Heksaklorofen — kontak alergi — diserap oleh ku. Preparat kosmetika terdiri dari berbagai jenis bahan. Pencantuman kandungan bahan. — cat rambut foto alergik reaksi silang terhapurpura dap : anemia aplastik(?) — azoic (nitrogen) mutagenik (?) — prokain. maka biasanya tes tempel menggunakan bentuk jadi kosmetika itu sendiri (as is). hidrokuinon — hipo/ — bleaching hiperpigmentasi 10. 4. selenium sulfid — kontak iritan shampoo — sistemik toksik — rambut rontok — sebore 5. bensokain — PABA sulfomanid — para amino salicylic acid — dilarang di — Perancis — Skandinavia — Jerman 3. Untuk menanggulangi atau memperkecil efek samping kosmetika disarankan untuk memperhatikan : 1. Bila sudah terdapat kelainan kulit maka pengobatan sesuai dengan kelainan klinis. 2. Nikel — kontak alergi kontaminasi 7. produser kosmetika dan penderita) untuk menghindarkan kelainan kulit akibat kosmetika. Perlu dijelaskan. b. Balsam peru Tradisional — hiperpigmentasi — urtikaria — bedak. leher. 3.A.a. merkuri amonia — kontak alergi — bleaching — sistemik — dilarang — pigmentasi 9.iritasi lit normal — fotokontak — di Perancis dan — efek sistemik Amerika dilarang (neurotoksik) teratogenik — karsinogenik 16.A. lubanglubang alami. Penderita pada umumnya memakai berbagai jenis bahan. Kontaminasi mikroba dapat menyebabkan kerusakan produk dan memberi kelainan pada tubuh manusia pada penggunaannya. salep organic colouring agents : — para venilen kontak alergi — rinitis — urtikaria cat rambut . c. Bahan aktif Bahan 1. Hampir semua bahan isi kosmetika tidak mempunyai data tentang konsentrasi tes tempel yang tidak iritatif. Pada banyak negara. Monosulfiram — kontak alergi — sabun 15. kecuali Amerika Serikat. — bentuk dermatitis diobati seperti mengobati dermatitis. KESIMPULAN 1. generalisata 14. Bahan-bahan dalam kosmetika dapat menimbulkan reaksi iritasi primer. Perlu diadakan tes sensitasi antara lain : — tes pada hewan percobaan — Kligman maximization test — tes tempel pada sampel yang adekuat — consumer test dengan mengikut sertakan ahli kulit dan ahli farmasi untuk mengontrol produk kosmetika. setiap kosmetika dapat bersifat aknegenik terutama bila pemakaiannya berlangsung lama. C-I 16 901 (kuning) — perubahan warna kosmetika kuku 13. Kelainan kulit akibat pemakaian kosmetika dapat terjadi bila ada kepekaan terhadap salah satu bahan yang terkandung dalam kosmetika tersebut dan bersifat individual. Penggunaan bahan yang dapat menimbulkan toksisitas sebaiknya dihindari.(PPDA) — — — — 18. 5. garam aluminium — hiperkeratosis — antiperspirant ostium folikular . — foto alergi tabir cahaya — erupsi kulit 11. Konsentrasi bahan yang dipakai sebaiknya tidak boleh melampaui batas aturan. LAMPIRAN Bahan-bahan kosmetika yang sering menyebabkan efek samping : I. amonium tioglikolat — kontak iritan keriting rambut — kontak alergi 8. reaksi alergik. Batas dalu warsa (expire date) harus dicantumkan untuk mencegah pemakaian produk kosmetika yang sudah berubah komposisinya. P. 41. kalau perlu dengan steroid secara oral maupun topikal. produsen kosmetika tidak diwajibkan mencantumkan isi kosmetikanya. 2. Tanda peringatan untuk kosmetika yang mengandung bahan yang menimbulkan efek samping misalnya PPDA. Oleh karena hal-hal tersebut di atas. 19. Open test dengan memoleskan kosmetika 2 — 3 kali per hari pada lengan bawah selama 2 hari berturut-turut.B. resin polimer — kontak alergi cat kuku — kontak iritan 6. Sirkonium — granuloma — antiperspirant — kontak alergi 17. d. Dianjurkan untuk memakai kosmetika seperlunya saja dan pada waktu istirahat hendaknya babas dari kosmetika. ahli 16 Cermin Dunia Kedokteran No. asam borat — intoksikasi 12. 3. resin formaldehide — kontak alergi — pengeras — iritasi — reaksi di mata. Perlu diingat bahwa pengobatan setiap kasus sangat individual. — bentuk akne diobati seperti akne vulgaris dengan sulfur atau resorsin secara topikal dan kalau perlu dengan antibiotik. amonium persulfat — kontak alergik "hair bleach" — urtikaria 4. sehingga diperlukan pengenceran serial dan tes kontrol.1986 kecantikan. Diperlukan kerja sama dari berbagai pihak (ahli kulit. — folikulitis —diamin. Efek samping Keterangan vegetables coloring agents : — Henna 2. — hiperpigmentasi diobati seperti melasma dengan preparat hidrokinon secara topikal maupun dengan kombinasi vitamin C dosis tinggi dan glutathion secara oral.

Emulsifier Bahan 1. KPPIK VII. Fisher AA. 1. Lokakarya Perlindungan Kesehatan Terhadap Penggunaan Kosmetika. Yasmin absolut 11. Harada R.dermatitis kontak alergi . 1976. Rata IGAK.dermatitis kontak alergi . 6. Bronopol 3. Minyak ylang-ylang 13.Bahan — aloe — kapsikum — sitrus lemon — zingiber officinalis — piperniqrum Efek samping iritasi fotokontak . Hayakawa K. Jakarta 1981.dermatitis kontak alergi 3. 7. Pigmented Cosmetic Dermatitis. Minyak kenanga 10. 1972. De Groot AC.pigmentasi .tes tempel sering memberikan ha- Cermin Dunia Kedokteran No.kontak urtikaria Keterangan . 1983. aldeids dan ester).50. IV. Aminium klorida 5. Cosmetics Dermatitis in Indonesia. 1985. Efek Samping Kosmetika. Philadelphia : Lea & Febiger. Matsuo S. 3. Seminar Sehari Penggunaan Kosmetika Dalam Negeri. Bergamot III.parfum dari binatang tidak menyebabkan iritasi . Soebaryo RW. Toda M. Penggunaan Kosmetika dan Akibatnya Bagi Kesehatan. Ota S. 0. 1984. Milis OH. Paraben anti mikrobial dan anti oksidan Efek samping . Int J Dermatol. Translated from the German by Feniton GL. Pengetahuan Efek Samping Kosmetika Sebagai Penunjang Keberhasilan Produksi Dalam Negeri.Trietanolamin Efek samping Keterangan . The 34th annual meeting of The Mid-Japan Dermatology Society. 2. Formaldehide 2.parfum dari vegetables -. Nagoya 1983. Merkuri 4. Jellinek JS.305.iritasi . Metoksi sitrinelal 8.iritasi (bergamot sinnamon. Takhasi K.kontak alergi .dermatitis kontak alergi 2. Tranggono RIS. UNUD Denpasar. Parfum Bahan Efek samping Keterangan . lavender dll) atau sintetik (sesquiterpens. Nakayama H. 23 : 299 . Liam DH. Contact Dermatitis.kontak alergi . Kligman AM. 9.foto sensitisasi . Red zia 5. Acne Cosmetica. 1970. Minyak cendana 6. New York : Wiley Interscience. Int J Dermatol. Bahan pengawet : Bahan 1. Soebaryo RW.dermatitis kontak alergi II. 106: 843 . Pigmented Cosmetic Dermatitis. 4.kontak alergi .dermatitis kontak alergi — foto toksik kontak alergi Keterangan sil positif kuat. Nater JP.iritasi . Amsterdam-Oxford-Princenton : Excerpta Medica. 17 Mei 1985. KEPUSTAKAAN 1. Jakarta. 1986 17 . Sinamik Alkohol 9. 1975. Arch Dermatol.5. Bensil alkohol 2. Minyak lavender 12. Hidroksi sitrinelal 7. 41. Gliseril mono stearat . Geramiol 4.banyak dipakai pada makanan . 5. Bensil salisilat 3. Shigenatsu T. Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used In Dermatology. Sodium lauril sulfat . Nakayama H. Formulationand Fundation of Cosmetics.hipo/ hiperpigmentasi .dermatitis kontak sistemik . 15 : 673 . 8. Rata IGAK.

tetapi selalu merupakan campuran berbagai jenis bahan. 2. 2) uji tempel 'patch test '. kebanyakan dari bahan komponen kosmetika tidak diketahui dengan tepat konsentrasinya untuk melakukan uji kulit. Setelah reaksi kulit mereda atau menghilang. maka sebaiknya seluruh bahan pembentuknya harus diujikan secara terpisah pada bahan dan konsentrasi yang sesuai. Sukar untuk dapat mengetahui secara tepat penyebab reaksi kulit akibat kosmetika karena kosmetika terdiri dari berbagai macam komponen serta pemakaian berbagai jenis kosmetika pada saat yang sama.D. dengan sinar. Apabila reaksinya segera menghilang setelah penghentian. Kosmetika baru dan lama serta slat pembantu pemakaian kosmetika tanpa kecuali harus dicurigai sebagai penyebab reaksi kulit akibat kosmetika. *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. maka diduga salah satu jenis kosmetika merupakan ataupun mengandung bahan penyebabnya.A.I. 4. namun insidensi reaksi kulit akibat kosmetika relatif rendah. terdapat 3 cara melakukan uji tempel : a. sehingga perlu dilakukan pengenceran serta pemakaian kontrol yang akan menyulitkan prosedur penelitian. Uji tempel tertutup biasanya dilakukan di punggung dengan 18 Cermin Dania Kedokteran No. Produk kosmetika tidak pernah hanya terdiri dari satu bahan saja. Meskipun pemakaian kosmetika sangat luas bahkan sudah merupakan suatu kebutuhan. dilakukan dengan cara menghentikan pemakaian seluruh jenis kosmetika baik yang lama maupun baru. Kosmetika terakhir yang dipakai sebelum timbulnya reaksi menjadi kosmetika tersangka. satu jenis kosmetika tidak hanya terdiri dari satu macam komponen. Namun prosedur demikian sangat sulit pelaksanaannya berhubung antara lain : 1.41. sehingga menyukarkan penentuan penyebab reaksi kulit. di samping pengawasan terhadap produksi yang makin baik.1986 . Keuntungan melakukan uji tempel terhadap tes eliminasi ialah kemungkinan ditemukannya bahan penyebab reaksi kulit akibat kosmetika dalam waktu 48 jam. di beberapa negara tidak ada keharusan untuk mencantumkan komposisi suatu kosmetika. JA YA.Uji Kulit Untuk Kosmetika Dr. Kemungkinan hal tersebut disebabkan bahwa tidak semua penderita datang ke dokter untuk mencari pertolongan. Retno Widowati Soebaryo Perkumpulan Ahli Dermato-venereologi Indonesia PENDAHULUAN Kosmetika didefinisikan sebagai bahan yang dipakai pada kulit. rambut dan atau kuku dengan maksud untuk memperbaiki dan mempercantik penampilan seseorang. UJI KULIT Uji kulit merupakan salah satu cara untuk dapat menemukan penyebab reaksi kulit akibat kosmetika. terbuka c. Sehingga apabila suatu jenis kosmetika tersangka sebagai penyebab reaksi kulit akibat kosmetika. dapat dicobakan kembali pemakaian kosmetika-kosmetika tersebut satu demi satu. Tahan uji kulit untuk kosmetika : 1) tes eliminasi. konsumen biasanya memakai beberapa jenis kosmetika secara bersamaan pada suatu waktu. Penyelenggara P. 3. tertutup b. V.

Nijmegen: Dekker & Van de Vegt. J Appl Cometol 1983. 2) reaksi negatif semu sering ditemui karena konsentrasi sensitizer dalam kosmetika terlalu rendah untuk dapat menimbulkan rcaksi positif.30 menit setelah pembukaan untuk menghindari positif semu. Nater JP. ' 4) uji pakai atau 'usage test . Hal ini terutarna dijumpai pada bahan pengawet dan wewangian. Pembacaan uji tempel diulangi pada 72 jam dan 96 jam. KEPUSTAKAAN 1. 2. Pada uji tempel biasanya dipakai kosmetika sebagaimana adanya. Cronin E. 3) uji tempel tertutup memakai kosmetika tanpa pengenceran dapat menimbulkan sensitisasi pada konsumen meskipun jarang. Pada hasil yang negatif apabila dilakukan uji tempel ulang di atau sekitar tempat terjadinya kelainan klinis kemungkinan akan memberikan hasil yang positif terutama pada sensitizer lemah. hanya dikerjakan secara duplo dan ditutup dengan bahan yang tidak tembus cahaya. namun terdapat beberapa kegagalan antara lain : 1) terjadi reaksi positif semu karena kebanyakan kosmetika Hal ini akan memerupakan iritan lemah pada penutupan. Patch testing Guidelines. Unit tersebut dibiarkan menempel selama 48 jam.menempelkan kosmetika yang telah dioleskan pada unit uji tempel. Uji tempel terbuka. Edinburg: Churchill Livingstone. 1:43-57. Van Ketel WG . 3. kosmetika rambut. Perlu diingat bahwa banyak bahan kosmetika juga dipergunakan pada preparat topikal non-kosmetika. KESIMPULAN Kosmetika pada saat ini sudah tidak atau sedikit sekali mengandung bahan-bahan sensitizer kuat. 1976. Fisher AA. hasil negatif dapat dilanjutkan dengan uji pakai. 2nd ed. dilakukan pada reaksi fotodermatosis. Cara ini dikerjakan pada bahan-bahan yang mudah menguap misalnya kosmetika kuku. sehingga reaksi akibat kosmetika dapat berlangsung terus meskipun sudah menghindari pemakaian kosmetika penyebabnya. 1983. apabila uji terbuka memberikan Cermin Dunia Kedokteran No. 3) uji terbuka atau 'open test'. 5. 4. Uji tempel dengan sinar. Istilah hipo-alergenik atau analergenik yang tertera pada etiket hanya menggambarkan bahwa kosmetika tersebut telah diuji dengan hasil tanpa atau sedikit sekali memberikan reaksi. nyulitkan pembedaan dengan reaksi-reaksi alergi. setelah itu disinari dengan sumber cahaya. Kosmetika tersangka sebaiknya dipisahkan tempatnya. Adverse Reaction to Cosmetics in Dermatology. Perlindungan terbaik bagi konsumen kosmetika ialah dengan menyebutkan komposisi kosmetika secara kualitatif maupun kuantitatif. De Groot AC Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology. kemudian dibuka dan ditandai daerah tertempelnya. 1980. Muscardin LM. Philadelphi: Lea & Febiger. Pembacaan dilakukan 15 . dilakukan dengan mengoleskan badan tanpa dilakukan penutupan. Amsterdam: Excerpta Medica. meskipun pelaksanaannya sukar dan nrcnrbutuhkan waktu serta kesabaran baik dari si peneliti maupun konsumen. di man kosmetika dipakai sesuai dengan pemakaian sehari-hari. 1975. Apabila hasilnya positif maka dilanjutkan dengan memakai masing. namun secara terpisah jenis demi jenis. Dengan adanya hasil positif pada uji tempel menggambarkan bahwa kosmetika dapat menyebabkan dermatitis kontak alergik. 41. tonik. Randazzo SD.masing bahan komponen kosmetika. Peraturan mengenai pencantuman komposisi kosmetika di Indonesia merupakan suatu langkah untuk mempermudah penanggulangan serta penelusuran penyebab reaksi kulit akibat kosmetika dan sedapat mungkin menghindari timbulnya reaksi. sehingga apabila terjadi reaksi yang tidak diinginkan dapat segera dibuka tanpa mengganggu yang lain. Pembacaan dilakukan 24 jam kemudian dengan membandingkannya terhadap kontrol pada deretan yang lainnya. apabila dijumpai hasil negatif pada uji tempel maka dapat dilakukan uji terbuka dengan mengoleskan kosmetika 2 € 3 kali perhari pada daerah tertentu atau sania di lengan bawah selarna 2 hari berturut -turut. Pada dasarnya teknik pelaksanaan sama dengan uji tempel tertutup. Setelah 24 jam tes dibuka dan dibaca. tanpa perlindungan yang lebih daripada kosmetika biasa terhadap timbulnya reaksi kulit. Pelaksanaannya sama dengan tes eliminasi. Nater JP. Pada umumnya reaksi kulit akibat kosmetika akan meinberikan hasil negatif semua pada uji tempel kecuali apabila dilakukan dengan memakai bahan komponennya. Malten KE. 1986 19 . Biasanya dikerjakan di belakang telinga karena daerah tersebut tidak mudah terhapus. Contact Dermatitis. misalnya cat rambut. Contact Dermatitis.

telah dipergunakan bahan-bahan kecantikan berupa minyak-minyak hewan maupun tumbuhan. ternyata faktanya antara kosmetika ditambah dengan zat-zat pembunuh bakteri atau jasad renik lain. dipergunakan pada bahan atau bagian badan manusia dengan maksud untuk membersihkan. obat tanpa efek tertentu kecuali efek psikis. Dalam arti kata yang sempit sehat berarti tidak sakit. ekspresi. V. termasuk pula kulit. Meskipun definisi kosme*I Dibawakan pada simposium Kosmetika pada 'tanggal 7 September 1985. mempunyai fungsi tertentu untuk kesehatan. anti gatal. menambah daya tarik atau mengubah rupa dan tidak termasuk obat. No. Di Indonesia tempo doeloe. 41. Meskipun demikian. Penyelenggara P. Kulit mempunyai fungsi proteksi.M. D). Pada tulisan Jawa kuno kita dapat menemukan uraian tentang pembuatan jamu-jamu tradisionil baik untuk kesehatan maupun untuk kecantikan.I. susu. Pembagian menurut tujuan penggunaan saja diajukan oleh Nater J. arang dan lain-lainnya. Beberapa penyelidik menyebutkan sebagai kosmedik. tanah liat. rempah. suatu hal yang bila dikembangkan akan tak kalah artinya dengan kosmetika manapun.2 m2 dan berat ± 15% dari berat badan terdiri dari susunan sel-sel yang membentuk lapisan-lapisan kulit epidermis. Oleh karena banyaknya kosmetika yang beredar dapat membingungkan baik konsumen maupun pihak-pihak yang berkecimpung dalamnya. 220/Menkes/per/IX/1976. Sjarif M. dioleskan. dituangkan.500 S. Pada lampiran Peraturan Menteri Kesehatan R. anti jerawat. Menurut peraturan Menteri Kesehatan R. madu.P.D. seorang bapak ilmu kedokteran telah membuat resep-resep kosmetika dan menghubungkannya dengan ilmu kedokteran. Di Mesir. Hipocrates (460 — 377 SM). tika demikian jelas.A. respirasi dan absorpsi. kelenjar lemak. Sebagian terbesar lainnya baik pemakai atau salonsalon kecantikan yang bertebaran di seluruh pelosok Indonesia masih menggunakan kosmetika modern dengan cara aplikasi dan sistem yang diambil dari negara-negara maju seperti Eropa.I. 20 Cermin Dunia Kedokteran No. Para ahli telah berusaha untuk menyederhanakan berbagai macam kosmetika dengan cara mengelompokkannya. KESEHATAN KULIT Sehat menurut Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) adalah keadaan yang sempurna baik fisik. JA YA. pada dewasa ini di dalam lapisan masyarakat Indonesia kecenderungan untuk memakai kosmetika tradisionil masih sedikit. kosmetika adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan. No. memelihara. 1986 . dkk. Amerika atau Jepang. Penggolongan yang dibuat oleh masingmasing ahli ternyata tidak sama satu dengan lainnya. dan dipakai di RSCM setelah modifikasi. produksi (vit. anti produk keringat dan lainlainnya. termoregulasi. Wasitaatmadja PENDAHULUAN Kosmetika telah dikenal sejak dahulu kala. perawatan kecantikan bersumber pada pengetahuan nenek moyang yang merupakan tradisi turun-temurun menurut adat istiadat masing-masing daerah. Kulit yang sehat adalah kulit yang tidak menderita suatu penyakit baik dari luar tubuh maupun dari dalam tubuh. Dewasa ini di pasaran kita menemukan berbagai macam kosmetika yang dihasilkan oleh produsen-produsen baik nasional maupun internasional.I. Setiap organ tubuh manusia. sensorik. Kulit dengan luas ± 1. kosmetika telah digolongkan menjadi 13 golongan berdasarkan tujuan penggunaan dan lokasi tubuh yang dikenainya. yang dilakukan baik oleh sel-sel kulitnya maupun oleh appendagesnya seperti otot. dermis dan jaringan bawah dermis. dimasukkan dalam. tersebut di atas. Melalui berbagai tempat dan waktu ilmu untuk mempersolek diri meluas dan menyebar ke dalam berbagai kalangan masyarakat di dunia ini. sekresi. dipercikkan atau disemprotkan pada. Hal ini ternyata tidak mudah.Kegunaan Kosmetika Untuk Kesehatan Kulit Dr. mental dan ekonomis. Di dalam dunia kedokteran dikenal pula placebo. 3.

gigi dan mulut. Kosmetika pembersih dengan bahan dasar padat. panas. lapisan ini tetap melekat. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi hal tersebut di atas yaitu antara lain: umur. vitamin (vitamin cream). rambut atau kuku. meskipun jarang digunakan. lokalisasi kulit. dari satu suku ke suku lain. KEGUNAAN LAIN Kegunaan lain dari kosmetika adalah riasan. kuku. Sebagai bagian dari tubuh.B. sehingga terlihat kesan seolah-olah kulit tersebut tebal. KEGUNAAN UNTUK KESEHATAN KULIT Dari definisi dan pembagian kosmetika. seperti krem pembersih. asetofenon. ( : 2900 A — 310 A). kelenturan. lapisan kulit terluar. tetapi dapat ditemui. Tabir sinar matahari yang biasa dipakai adalah : PABA. temperatur. Penduduk sebanyak itu mendiami 3 ribu pulau yang luasnya hampir seluas Eropa dan yang paling banyak terdapat di ptIlau Jawa. tekanan. Kadang -kadang kulit perlu pula ditipiskan. pertumbuhan rambut.V. Lapisan sel tanduk. Adanya iritasi kronis dapat pula menebalkan kulit dengan secara setempat. night cream dan sebagainya. Tentu diperlukan seni tersendiri karena tanpa bakat seni kosmetika rias tak akan mencapai tujuannya. kulit mendapat porsi yang paling besar dari tujuan tersebut. keringat dan keratinisasi). Harus diingat bahwa derajat kebersihan dari kulit dari setiap manusia tidak sama satu sama lainnya. Untuk kesehatan kulit. 1986 21 . kegunaan kosmetika terutama terletak pada kemampuan perawatan dan pemeliharaannya. merupakan hal dasar yang mutlak dimiliki agar tujuan mulia dari kosmetika tidak salah arah. Cermin Dunia Kedokteran No. struktur bentuk dan besarnya sel-sel & jaringan kulit lain. pembentukan minyak kulit. Kosmetika rias dan kosmetika wangi . alis terlalu tipis atau tebal dan lain sebagainya dapat dikaburkan oleh kosmetika rias ini. keringat yang terlalu banyak. KOSMETIKA INDONESIA ? Indonesia dengan 160 juta penduduk di antaranya lebih dari setengah wanita. kelembaban. pembentukan keringat. seperti sinar matahari.kelenjar keringat. persarafan. dikenal pula kosmetika pembersih untuk rambut. jelas bahwa tujuan pemakaian kosmetika adalah pemeliharaan/perawatan. seperti air mawar. Sampai saat ini belum dikembangkan kosmetika yang dapat melindungi kulit terhadap sinar radioaktif. fenol dan sebagainya. distributor maupun konsumen. Kosmetika pembersih dengan bahan dasar minyak seperti oil of Ulan atau minyak bayi banyak dipakai untuk melarutkan bahan-bahan kotoran yang larut dalam minyak. macam bahan dasar. Secara fisik. penambahan daya tarik/rias dan menambah bau-bauan. ras. kehamilan. pipi terlalu luas. Kosmetika pelembab dan pelindung kulit biasanya berbentuk bahan dasar minyak yang berguna untuk menambah minyak permukaan kulit yang kurang se- perti terdapat pada moisturising cream. mungkin tidak dapat melarutkan semua kotoran yang melekat di kulit kita. iklim. Untuk hal ini dapat dilakukan dengan berbagai bahan pembersih. Kulit harus dibersihkan. Kosmetika pelindung terhadap trauma mekanik bersifat sebagai pelumas kulit (lubricants). hormon (hormonal cream) bahkan obat -obatan (medicated cosmetic). goresan. Secara alamiah sebenarnya kulit membentuk skin surface lipid yang berguna untuk proteksi terhadap penguapan air dari sel-sel kulit (in sensible water loss perspiration). Di samping itu. udara kering). Perlindungan terhadap cuaca dingin maupun panas adalah sama dengan perlindungan terhadap kehilangan air dari kulit. Dengan kosmetika yang sama sekaligus dapat pula dilindungi kulit terhadap debu zat kimia yang dapat bereaksi merusakkan kulit. wangi . Sudah barang tentu ketiga tujuan penggunaan kosmetika tidak boleh mengganggu kulit pada khususnya dan kesehatan tubuh pada umumnya. tanin. ester salisilat. Kosmetika penipis kulit (thinning) biasanya mengandung bahan-bahan serbuk dengan partikel -partikel besar yang kita gosokkan ke kulit akan bekerja sebagai sikat amplas. dari satu ras ke ras lain berbeda-beda. kosmetika pelembab ini tentu tidak banyak gunanya. kelembaban dan sudah barang tentu peraturan/perundang-undangan. Beberapa jenis kosmetika bertujuan untuk memberi makanan (skin food). Oleh karena itulah dibuat orang kosmetika dengan bahan dasar air + alkohol atau air + sabun. minyak. secara alamiah akan diganti lapis perlapis dalam waktu kira-kira 3 minggu. Mata yang terlalu kecil atau terlalu besar. Apakah tujuan ini sampai dengan baik akan ditentukan oleh faktorfaktor absorpsi perkutan. Pada keadaan-keadaan tertentu (tua. konsentrasi. Dengan demikian pengetahuan tentang kesehatan bagi semua pihak yang tersangkut paut (involve) : baik produsen. Bila ingin tak terlalu lengket (sesak) dapat digunakan kosmetika pembersih dengan bahan dasar minyak + air. Secara langsung kosmetika jenis jenis inipun ada pula gunanya untuk kesehatan kulit. seks. kulit yang sehat terlihat dari warna. minyak atau padat. 41. keutuhan kulit. ester asam antranilat. Kulit adalah pagar terluar dari tubuh yang melindungi tubuh dari berbagai pengaruh / trauma luar yang dapat merusakkannya. zat-zat kimia.wangian dan kesenangan (enjoyment). tergantung dari faktor endogen dan eksogen tadi.wangian bersifat mengurangi atau menutupi kekurangan (cacat) bagian tubuh (kulit) kita. air. konsistensi. minyak permukaan ini berkurang. Gambaran kulit sehat Kulit yang sehat terlihat sebagai kulit yang optimal secara fisik maupun fisiologik. umpamanya oleh adanya kotoran. Kulit yang kurang lembab/berminyak atau kering dapat diberikan kosmetika pelembab berupa minyak atau kombinasinya dengan air. kuman-kuman penyakit. Pada orang-orang di mana kulit masih menggambarkan kemampuannya untuk membentuk minyak permukaan kulit dengan baik atau bahkan berlebih -lebihan. Secara fisiologik terlihat dari keratinisasi. Ternyata gambaran (appearance) kulit sehat dari satu orang ke orang lain. karena kulit selalu terpapar (expose) pada lingkungan luar yang penuh polusi di samping adanya kotoran dari tubuh sendiri yang keluar lewat alat-alat sekretoar (lemak. dari satu bangsa ke bangsa lain. Pada keadaankeadaan tertentu. pigmentasi. merupakan konsumen yang mempunyai potensi besar untuk pemasaran produk kosmetika. Kosmetika pembersih dengan bahan dasar air. jamur dan sebagainya. lokalisasi kulit. tarikan. Kosmetika pelindung terhadap sinar matahari (sunscreen) adalah kosmetika yang mengandung zat yang menahan komponen sinar matahari yang dapat merusakkan kulit yaitu U.

V. pengawasan. 1970. 4. banyak pengalaman dan banyak waktu. Penggunaan Kosmetika dan Akibatnya bagi Kesehatan. Dep Kes RI.Indonesia terletak di daerah tropis dengan 2 iklim yang berganti setiap tahun. Breuer MM. Ini bukanlah suatu hal yang mudah sehingga memerlukan banyak pemikiran. Wasitaatmadja SM. Cosmetica Science 1st ed. 3. 1983. Paris. Kligman AM and Leyden JJ. Soebaryo RW dan Rata IGAK. 6. satu kesatuan bahasa dan satu kesatuan negara: Indonesia.41. Suatu formulasi tentang kosmetika yang cocok atau khas Indonesia sampai saat ini belum dibuat. Toronto : Grune & Stratton. Toronto : Wilay — Interscience. ekonomi dan lain -lainnya. London. San Fransisco : Academic Press. Letak Indonesia yang dilintasi garis khatulistiwa menyebabkan sinar matahari dengan komponen U. Nater JP. San Fransisco. 2. Jakarta 1979. budaya. Unwanted Effects of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology 1st ed. 9. di dalanmya terpancar sepanjang tahun. Amsterdam. Malam Klinis PAD VI JAYA. Sydney. Jakarta 1981. Lokakarya Perlindungan Kesehatan Terhadap Kosmetika. kebutuhan. Formulation and Function of Cosmatics 3rd ed. ekologi. Penduduk Indonesia terdiri dari berbagai suku dan ras berbagai adat istiadat dan kebudayaan. Kelembaban udara di daerah ini cukup tinggi. Jakarta 1981. 1969. Sydney. New York. Temperatur udara di berbagai tempat tidak persis sama 0 tetapi berkisar antara 20 — 30°C. Juli 1984. London : Reinhold Book Corp.1986 . 5. musim hujan yang panjang dan musim panas yang menyengat. berbagai kebiasaan. Safety and Efficacy of Topical and Cosmetics 1st ed. Tranggono RIS. peraturan. Princeton : Exerpta Medica. Amsterdam. Dir Jen POM Dep Kes RI. Untuk mencapai suatu kriteria kosmetika Indonesia diperlukan forum atau lembaga khusus yang lebih luas untuk menilai dan membicarakan berbagai aspek ke arah itu memang sebaiknya dimulai. 1978. Kursus Regular Yayasan Lembaga Konsumen. Kosmetika Dalam Dermatologi. Oxford. KEPUSTAKAAN 1. S~sialis Ko Setelah sele . 1982. Untuk itu harus dipertimbangkan berbagai aspek sosial. New York. 8. New York. New York. Cosmetics and The Skin 2 nd ed. Wasitaatmadja SM. Kosmetika Untuk Kesehatan dan Kecantikan. Bedah stnefik Sal bcdah kosv eJik hnna ' lal ysuru9 ke khl taryslTvt 22 Cermin Dunia Kedokteran No. banyak penyelidikan. Sao Paulo. London. Jellinek JS. London. Tokyo. Welis FV and Lubowe II. 7. etnis. Masalah Kosmetika di Indonesia. Rapat Konsultasi Peningkatan Kosmetika. edukasi. Groot AC and Liem BH. kepentingan dan lainnya yang terikat kuat dalam satu kesatuan bangsa.

Cara pelaksanaan monitoring 3. Dep. Dengan memperhatikan secara lebih mendalam soal tujuarpemakaian kosmetika seperti tersebut di atas sangat diperlukan kosmetika yang relatif aman bagi konsumen.P. Kasus efek samping kosmetika akan selamanya ditemukan selama manusia memakai kosmetika karena soal efek samping kosmetika terutama jenis alergi bersifat sangat individual. memperindah. P.I.K. P. bila dilakukan pendataan yang memadai akan didapatkan : 1. maka kebutuhan akan pemakaian kosmetika cukup meningkat. Fadilah Rival** *) Sub Bagian Kosmetik Medik.A. akan tetapi mempunyai arti yang pada hakekatnya sangat luas. Tujuan keseluruhan dari mempercantik diri bukan hanya sekedar merawat kesehatan dan mempercantik diri saja.M.D. Kosmetika merupakan produksi yang dipakai oleh manusia sejak lahir sampai mati. menyenangkan serta membahagiakan lahir dan batin. Konsumen dengan kelainan kulit sebagai akibat efek samping kosmetika akan datang berobat.O. Untuk menunjang keamanan ini maka diperlukan: umpan balik dari konsumen. R. Daya beli masyarakat meningkat setelah kebutuhan pokok terpenuhi c. 41. dapat diambil tindakan yang perlu terhadap produk kosmetika agar keamanan bagi konsumen dapat dipenuhi.15) tahun yang lalu berbeda dengan laporan-laporan yang ada pada tahun-tahun terakhir ini. JAYA. Jenis kasus (10 . 1986 23 . 3. Jumlah dan jenis kasus efek samping kosmetika. **) Pimpinan Proyek Pengendalian dan Pengawasan Kosmetika. Kebutuhan manusia akan kosmetika memuncak sejak menjelang dewasa . lama Cermin Dunia Kedokteran No.Laporan Monitoring Efek Samping Kosmetika I Gusti Agung K. Hudiono). menambah daya tarik serta mempengaruhi suasana dengan baubauan menjadi demikian rupa sehingga dapat menjadi situasi yang harmoni. 2. Jen.K. Dengan data ini. Jakarta. Jenis kosmetika yang memberikan efek samping serta pabrik yang memproduksi. PENDAHULUAN Kosmetika merupakan kebutuhan yang selalu dihubungkan dengan keinginan untuk mempercantik. Sejak berkembangnya soal memperrintik diri secara menonjol tahun 1968. Napitupulu). Oleh karena pemakaian kosmetika tidak selamanya aman maka tercatatlah kasus-kasus efek samping kosmetika yang datang ke dokter/Rumah Sakit untuk menyembuhkan kelainan kulitnya. meliputi hal-hal antara lain : 1. maka produksi dan pemakaian kosmetika pun ikut berkembang dengan cepat dan meluas sampai ke penjuru tanah air.. 2. umumnya ke dokter. Dengan demikian. Akan diuraikan di bawah ini secara singkat laporan sementara efek samping kosmetika yang dikelola oleh Dir.I.M.waktu ingin menarik hati lawan jenis sampai menjelang menopause . Tujuan monitoring *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Di samping itu perlu diperhatikan juga faktor lain untuk keamanan ini seperti: cara pemakaian kosmetika. Promosi yang gencar oleh produsen kosmetika d. Peningkatan taraf pendidikan masyarakat b. Rata* dan A. Penyelenggara P. Tujuan monitoring Peningkatan pemakaian kosmetika disebabkan oleh beberapa faktor antara lain : a.O.yaitu sehingga salah satu unsur untuk membahagiakan keluarga yang selanjutnya akan ikut menentukan kesejahteraan masyarakat (W.waktu ingin tetap awet muda. di tingkat desapun telah diajarkan soal pemeliharaan kulit dan rambut dengan kosmetika. Dir. Produksi kosmetika dalam negeri yang telah dapat memenuhi kebutuhan secara kuantitatif maupun kualitatif (Yos. Dalam hal ini soal yang bersangkutan dengan kesehatan tidak boleh dilupakan. V. Dengan terpenuhinya kebutuhan sandang-pangan. Kes. Pada masa sekarang P. Laporan sementara data yang ada (Januari s/d April 1985). Jen. Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FKUI/RSCM. Bila mungkin bahan-bahan aktif formula kosmetika yang menyebabkan efek samping.

Jen. Khusus di RSCM Jakarta. Denpasar Jumlah 1.O. Laporan sementara monitoring Tabel 1. Dengan meningkatnya pemakaian kosmetika serta tersebarnya pen24 Cermin Dunia Kedokteran No. P.M. larnanya datang ke dokter/melapor di samping tiap-tiap orang — Diperlukan dana dan tenaga yang cukup besar untuk pemumumnya memakai lebih dari satu jenis kosmetika. akan tetapi — Telah dilaporkan hasil monitoring efek samping kosmetika bagaimanapun juga sudah merupakan gambaran yang mendari 10 rumah sakit Propinsi di Indonesia.S. (Tabel 2) DISKUSI Menurut Nater. Dir. maka secara relatif efek sampingnyapun akan meningkat pula. kosmetika adalah aknegenik yang ringan. peningkatan kualitas penata kecantikan di salon-salon kecantikan serta peningkatan mutu produksi kosmetika serta pengawasan yang lebih teliti/ketat oleh Dir.10)% dari pasien. Ketelitian belum — Walaupun data yang diperoleh masih kasar akan tetapi sepenuhnya dapat dipenuhi oleh karena: penderita tidak sesangat berguna untuk menentukan tindak lanjut. pengaruh cahaya matahari terhadap pemakaian kosmetika dan saat-saat yang perlu memakai kosmetika. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa kerja sama yang baik antara: pusat akademik (dokter). Palembang 9. Kota Jumlah 77 34 30 26 25 24 21 17 14 12 Keterangan Tiap rumah sakit Propinsi bertindak sebagai koordinator terhadap R. Karena pemakaian kosmetika berlangsung setiap hari sampai bertahun-tahun maka dengan sendirinya dapat memberikan akibat akne. Pelaksanaan monitoring ini tentu belum menunjukkan RINGKASAN variasi. didikan kilat soal pemakaian kosmetika sampai ke pelosok tanah air.. Medan 5. No.O. Menado 3. kuantitatif yang sebenarnya di masyarakat. Selama 4 bulan telah tercatat 280 kasus efek samping dari seluruh Indonesia. Menunjuk Pelaksana Evaluasi hasil monitoring. Semarang 6. Nilai ini walaupun kasar dapat dipakai sebagai saringan kasar guna menentukan tindakan berupa: intensifikasi monitoring sehingga bila mungkin dapat ditemukan bahan/bahan aktif sebagai penyebab efek samping. dkk. Status yang ada sekarang telah mengalami perubahan dan kiranya perlu diperbaiki lagi atas dasar pengalaman-pengalaman yang ada dalam pelaksanaan yang lalu agar dapat berdayaguna maksimal. Oleh karena itu tidaklah mengherankan bila hal yang sama ini ditemukan juga di Indonesia. Peranan dokter dalam hal ini memberikan umpan balik kepada pihak yang berkepentingan agar keamanan pemakaian kosmetika dapat ditingkatkan. Pelaksana evaluasi tengah berjalan yang anggauta-anggautanya berasal dari semua pihak yang berkepentingan. Jen. Surabaya 280 Di antara jenis kosmetika tersebut yang banyak mengakibatkan kontak dermatitis ialah hair dyes dan Bleaching cream. Menunjuk 10 Rumah Sakit Propinsi sebagai koordinator monitoring daerah yang bersangkutan. Jakarta 2. Jumlah kasus efek samping kosmetika (Januari s/d April 1985). 3. Bentuk efek samping yang terbanyak ialah acneiform dan melasma (hyperpigmented contact dermatitis?). sub kosmetik 4. 2. Mempersiapkan status/formulir efek samping kosmetika. dekati terhadap keadaan yang sebenarnya. Lebihbuktian bahan yang menyebabkan efek samping. Yogyakarta 10. 41. para konsumen (salon-salon kecantikan/Tiara Kusuma) dan Produsen kosmetika dapat melahirkan keamanan pemakaian kosmetika. Sedangkan yang terbanyak memberikan efek samping ialah dasar beda. Cara pelaksanaan monitoring Untuk pelaksanaan monitoring dilakukan beberapa hal yang perlu : 1. P.M. Efek samping ini dapat dikurangi dengan meningkatkan pengetahuan/pendidikan masyarakat. Padang 8. 1986 ./dokter di sekitarnya. terhadap segala kemungkinan pemalsuan dan penyimpangannya dari peraturanperaturan yang ada terhadap kosmetika. insiden kasus efek samping sekitar (5 .pemakaian kosmetika. lebih bila setiap berhias dipakai kosmetika dari yang berbedabeda merek/pabriknya keadaan akan menjadi bertambah sulit untuk dinilai. Bandung 7. Bila bahan aktif ini dapat ditemukan maka merupakan hal yang tak ternilai harganya bagi kepentingan konsumen.

07 1.43 2. 6. 3.57 2.79 100 KEPUSTAKAAN 1. Jakarta 1985. Unwanted Effect of Cosmetics and Drugs Used in Dermatology. 12. Jenis kosmetika Merk a b 27 20 — — — 5 — — pabri k e 9 4 2 f 4 — — 2 —— g 3 2 Dll Jumlah Persentase c 19 15 — 9 — 4 — — — — — d 3 Dasar bedak Bedak "Pearl cream" "Bleaching cream" "Ploycolor cream" "Cleansing milk" "Hair dyes" Pelembab 31 8 22 4 — — — — "Lipstick" "Masker" "Deodorant" "Eye shadow" Sabun Dli.79 1. Laporan Formulis Monitoring Efek Samping Kosmetika yang masuk dari 1 Januari 1985 s/d 30 April 1985. 11. 1986 25 . 1983. 13. Seminar tentang Penggunaan Produk Kosmetika Dalam Negeri.07 — 1. Jumlah — — — — 1 1 54 — — 47 — — 65 3 100 7 57 26 — — —4 2 2 24 2 3 6 — 6 — 8 — — — — 17 18 18 — — — — 6 — — 6 3 5 2— — — — — 3 1 — — 1 — — — 3 —3 — — — 5 —5 5— — — —4 5 — 5 — — — — 6 8 74 280 17 9 35. Pokokpokok isi Seminar Nasional Kosmetika dan Penatalaksanaannya di Indonesia.79 1. No. 4. John P et al. Bandung. Kosmetika Dalam Negeri sebagai Cermin Kemandirian Bangsa. Hudiono YOS. 14. 20 Maret 1981. Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan Dep Kes RI. 9. 3.14 6. 2. 10. Oxford. Princeton : Excepta Medica. 2. 41. 7. 4.35 9. Himpunan Mahasiswa Farmasi : "Ars Praeparandi" ITB.29 8.79 — 1.07 6.71 20. Amsterdam. 8.Tabel 2.14 1. 1. Cermin Dunia Kedokteran No. Jenis kosmetika yang disangka menyebabkan efek ramping. Nater. 5.

Tetapi dalam perkembangan lanjut. dan ketenteraman kehidupan emosional. tidak jarang dikonsultasikan terlebih dahulu kepada psikiater akan dampak sampingan yang mungkin timbul di bidang kejiwaan. electro caustic. lotion-lotion pembersih. JAYA. Dari segi bau perfume sampai kepada lipstick sampai cara menggunakan dan model alis yang menantang. cara berjalan dan seterusnya. terhadap berbagai kelainan kulit. pemberian warna pada kuku. mammoplasty. baik oleh isyarat-isyarat yang diberikan oleh ayahnya. sering melihat dirinya di cermin. tetapi sampai seluruh tubuh. Perhatian tidak jarang merupakan dorongan bagi orang lain untuk menghargai dan menghormati. Mendapat rasa dihormati menyebabkan manusia merasa adem tenteram. 7) Ketenangan. 8) inengangkat keadaan untuk mendapatkan perhatian. Melebihi keadaan tersebut mungkin sudah dapat dimasukkan dalam kategori gangguan jiwa. Remaja gadis demikian dikenal sebagai yang tergolong "Tom Boy Lady". baik yang bersifat wajar.A. benjolan-benjolan tertentu pada badan atau muka. 5) Pada gadis-gadis yang feminim. Kemungkinan bahwa kasus menunjukkan sikap perilaku menarik perhatian seksual. Aspek-aspek di atas dapat saja dinilai agak berlainan. Sikap perilaku memenangkan memberikan kesan yang sangat penting. 26 Cermin Dunia Kedokteran No. 9) Melangkah lebih lanjut. ditambah lagi cara memandang. asal masih dalam ukuran-ukuran yang wajar. memperhatikan masalah warna kulit.Pengaruh Kosmetika Pada Kejiwaan Dr Suharko Kasran Ahli Syaraf dan Jiwa PENDAHULUAN Latar belakang permasalahan • Menurut Harold I Kaplan dan Benyamin J Saddock. 3) melangkah lebih jauh ialah tindakan yang lebih aktif. pemberian krim pembersih dari tidak hanya muka. selain apa yang telah diutarakan. menentang. face lift. Kosmetika akan sangat besar peranannya untuk membantu lebih efektif. 41. 1986 . Diperhatikan orang merupakan kebutuhan orang dalam hidup. self esteem. Medicure. operasi-operasi yang lebih berat. ataupun untuk mendapatkan perhatian yang berlebih dari masyarakat sekelilingnya. proses perhatian terhadap dirinya tampaknya lebih cepat daripada yang diduga. • Tindakan kosmetik ditinjau dari segi kejiwaan mempunyai maksud dan tujuan berbagai arah terutama bagi orang yang lebih dewasa : 6) Peningkatan rasa harga diri. hiperpigmentasi sering menjadi problem yang tidak terlepas dari pemikirannya. 2) Tindakan yang lebih sophisticated. termasuk menggincu tebal-tebal. Penyelenggara P. kasus demi kasus tergantung temperamen orang tersebut. dan lain-lain. Nota : Pada beberapa kasus bila didorong oleh Ibunya malah *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Di negara-negara maju tindakan operatif. baik pria ataupun wanita. apalagi bila ia mempunyai identitas erat terhadap ayahnya. berupa langkah bermacammacam : 1) dari yang bersifat sederhana : sekedar memberi bedak pada muka meningkat memberi gincu tipis pada bibir meningkat lagi kepada pemberian bedak yang lebih tebal pada muka. terjemahan dari istilah kosmetik. pembicaraannya. misalnya rhinoplasty.D. • Dalam keadaan normal 4) Pada umumnya remaja tertentu kurang menyenangi penggunaan kosmetika. cara duduk. orang melakukan tindakan yang bersifat memperindah diri. kehidupan maupun perikehidupan.I. sedang-sedang. V. atau oleh dorongan teman pria tertentu sedikit demi sedikit remaja gadis mulai memperhatikan dirinya. yang disebut sebagai sikap perilaku seductif. Sikap perilaku narcistik.

Orang yang perfeksionistik. atau yang disebut conditioning. TANGGAPAN DAN PENANGGULANGAN 1) Dari semula dapat diraba rasakan dan dihayati. dan kesegaran dan kemantapan kehidupan emosional. rambut akan terganggu bila sudah di-set. apalagi bila berlebihan. Mungkin secara tidak langsung memberikan sesuatu. Ternyata evaluasi terhadap klien-klien tidaklah selalu demikian. Sedangkan bentuk akibat interaksi dan penggunaan kosmetika mempunyai variabel yang luas. Orang lain sangat mengagumi hasil karya kosmetika. yang merangsang dan segar. Dari sikap yang benar-benar wajar. bermata hijau bila melihat perempuan kan atas rasa takut kalau-kalau suami bertindak serong seperti dirinya sendiri. tetapi tidak memperdulikan atau memperhatikan cacat orang lain yang lebih berat. Tetapi di luar ia bersikap perilaku pseudo puritan. Sudah diutarakan bahwa maksud tujuan penggunaan kosmetika adalah peningkatan harga did.Maksud dan tujuan Maksud penulisan adalah memenuhi permintaan PADVI. e. Keluar air mata banyak. maka kecantikan isteri mungkin tidak menjadi tumpu perhatian. d. Misalnya pada waktu tunangan. Baik pada laki-laki ataupun wanita tidak jarang menunjukkan tanda-tanda krisis identitas pribadi khususnya psikoseksual. tetapi dirinya sendiri tidak menyenanginya. Mungkin pasien tersebut tergolong golongan gangguan kepribadian. f. Dukungan moril dari ahli kulit atau ahli bedah yang menyertai pembedahan sering memberikan dampak yang positif. Pada waktu menjadi temanten. Remaja yang selalu ditekan-tekan oleh orang tuanya untuk mempergunakan kosmetika sedangkan pribadinya masih belum tertarik. Derajat psikopatologi yang diketemukan tidaklah identik dengan cacat-cacat jasmaniah yang mengurangi kecantikan atau kebagusannya. Pada kejadian-kejadian tertentu misalnya ulang tahun pernikahan. bahwa seolah-olah dipergunakan untuk orang lain untuk mencapai kepuasan pribadinya. usaha-usaha yang dilakukan bukanlah semata-mata merias diri tetapi lebih banyak simbolik bagi keselamatan bayi dan ibunya. yaitu mitoni (kehamilan pertama 7 bulan). disertai makna arti yang sukar ditebak. kemungkinan besar karena sudah ada gangguan jiwa sebelum pembedahan dilakukan sebagai faktor yang melandasi. sampai kepada cemburu terhadap suami tetapi didasar- . Kepuasan dilihat orang. Biasanya seorang wanita muda yang didesak oleh ibunya atau oleh suaminya. Mungkin ia seorang yang egosentrik. PERMASALAHAN Tinjauan penggunaan Kosmetika ditinjau dari lingkungan dan orang lain Penggunaan kosmetika. Psikoterapi kadang-kadang jauh lebih menguntungkan. Sepanjang bekerja di bidang Psikiatri. Seandaikan ada gangguan jiwa yang lama sesudah pembedahan. 1986 27 berjidat halus. hanya memikir diri sendiri. Seseorang yang mencari tindakan bedah kosmetik bukan karena keinginannya. Ada pula pria yang kurang senang bila wanita yang dimiliki dalam hal ini istri menggunakan kosmetika. bahkan mungkin tertier. 41. kadang-kadang seorang wanita menggunakan kosmetika ala kadarnya bagi suaminya. suami dan isteri tampak erat sekali kaitannya dengan interaksi emosional antara suami dan isteri sepanjang umur pernikahan. atau tindakan bedah kosmetika : a. ingin sekali menguasai wanita as such. Lupa bahwa kadang-kadang seorang suami membutuhkan wanita dalam hal ini isteri yang sensual. Pasien paranoid yang menunjukkan waham somatik yang berlebihan tentang kelainan atau cacat yang terdapat pada !. bahwa penggunaan kosmetika untuk suami menjadi masalah bukan primer. c. penggunaan kosmetika baik (apalagi) pada wanita ataupun pria merupakan Cermin Dunia Kedokteran No. Seolah-olah suci. Dengan tujuan memberikan orientasi "Pengaruh Kosmetika pada Kejiwaan Secara Timbal Balik " . dirinya yang sesungguhnya tidak ada. Klien sering menggambarkan problema identitas dan devaluasi harga diri pribadinya di bidang psikoseksual. atau borderline schizophrenia. Jakarta 7 September 1985. tidak pernah puas dengan segala tindakan kosmetika termasuk bedah kosmetika. Seseorang dengan harapan-harapan yang tidak realistik terhadap hasil bedah kosmetika atau tindakan kosmetika lainnya. jadi akan menjadi isterinya. Bukan ditujukan kepada suami. Menerima apa adanya mungkin lebih menyenangkan daripada mengharapkan sesuatu yang belum tentu. h. Walau mengeluh khawatir sanggul akan copot. b. Tetapi ada kesan saja. kepuasan menunjukkan kelebihan (Adler). untuk disajikan pada simposium KOSMETIKA. Pria dalam keadaan demikian sukar dimasukkan dalam kategori yang bagaimana. tetap usaha mempercantik diri dipertahankan. Kosmetika harapan dan kenyataan a. b. Kemungkinan depresi tetap terdapat pada dirinya sesudah tindakan bedah kosmetika masih besar. Waktu proses khususnya untuk orang Jawa. khususnya untuk wanita atau yang mirip wanita ada dugaan atau praduga. Ada pria yang sangat berorientasikan kepada ilmu pengetahuan. Tetapi keadaan dapat berubah dengan pembinaan. ketenangan bagi suami atau arti lain dari segi para psikologik. Seseorang yang hanya dapat melukiskan cacatnya secara kabur. g. Pasien depresi berumur 40 tahunan yang pada umumnya wanita yang memerlukan face lift. Atau mungkin ia seorang yang menurut teori tertentu. Situasi-situasi Klinis yang perlu menjadi perhatian dan bahkan merupakan kontra indikasi untuk pemberian kosmetika. Usaha penggunaan kosmetika dalam kaitannya dengan suami dilakukan pada kejadian tertentu. bersikap mendua. Hubungan antara kosmetika. sampai kepada bersikap curiga cemburu terhadap suami. tetapi celangakan. sangat sedikit diketemukan usaha penggunaan Kosmetika yang ditujukan kepada suami sebagaimana adanya. perasaan camas sering terjadi sesudah mcngalami pembedahan. Perlu diketahui bahwa menurut literatur sekitar 50 persen usaha bedah rinoplasti mengalami transient dyshporia. Pada saat tertentu suami mengkhayal beristerikan Tetapi pandangan-pandangan tersebut terakhir sangat tergantung kepada watak sikap perilaku pria yang bersangkutan.

Pada umumnya memikir masalah kosmetika praktis tidaklah tersentuh. umur. tidaklah perlu diherankan. Kosmetika. Kosmetika dan masalah keluarga Kenyataan bahwa para ibu lebih banyak ribut di cermin jika akan memenuhi undanga'i adalah ironi hidup. Tidak jarang ada pertanyaan mengapa seorang laki-laki yang sudah mempunyai isteri cakap. karena memang isterinya mempunyai modal untuk dapat dibawa dan menjadi kebanggaan setiap laki-laki tidak pandang suku. Seorang ahli kecantikan tentu harus mempergunakan. Pelanggan cara penggunaan. memberikan dampak pembicaraan yang unik. baik secara timbal balik pengaruh psikiatris maupun psikologik serta kaitannya dengan wanita profesional. Mendesak-desak secara obsesif compulsif untuk merubah tata bentuk salah satu atau beberapa bagian dari tubuh merupakan aspek-aspek kejiwaan yang patut diperhatikan.iai sangat menentukan. tidak tergantung kepada suami. kemantapan dan kesadaran penggunaan kosmetika. Kesadaran akan sifat perkembangan suami sebagai seorang laki-laki dirasakan perlu menjadi perhatian. Ada kasus seorang pria yang terang -terang menyatakan bahwa rasa harga dirinya tidak hanya disinggung oleh perilaku isteri yang tidak memperhatikan dirinya. tetapi oleh takdir lain bahwa wanita dapat menerima laki-laki yang bagaimanapun dari segi organoseksual. Kasus yang pernah dihadapi berakhir dengan perceraian. maupun sebagai contoh kasus. justru masih mencari atau melakukan hal-hal yang kurang diinginkan oleh pihak isteri. Sebagai seorang isteri militer kecenderungan untuk cepat lebih tua sangatlah besar mengingat cara hidup baik psikologik ataupun sosial yang penuh ketegangan. Seorang pegawai diperkirakan mungkin akan membawa kesulitan dalam membawa diri dalam pekerjaan dan jabatannya. diperkirakan akan membawa dampak sampingan yang sulit ditanggulangi sendiri oleh guru tersebut. Begitu pula wanita isteri militer sering duduk dalam persimpangan jalan petasan yang sulit. Di dunia kemiliteran tidak jarang ada doktrin sampingan yang tidak tertulis yang menyangkut berbagai aspek di samping masalah penggunaan kosmetika yaitu problema keprawanan. tidak memperdulikan rasa perasaan suaminya. Tetapi bila seorang guru menggunakan kosmetika yang terlalu menyolok. cara menuntun ke tingkat kejiwaan yang dewasa yang ses. penggunaan ataupun langkah -langkah yang diambil. Kualitas maupun kuantitas berkembang sesuai kebutuhan. seduktif. Baik dalam cara pemakaian. 2) Perkembangan kejiwaan. harus pula mengetahui sifat umum apa itu pria. kecuali bagi kalangan-kalangan tertentu. serta mampu berdiri sendiri. cenderung paranoid akan mengalami perubahan kejiwaan yang sangat besar bila mendapatkan pasangan yang sangat terlalu yakin akan dirinya sen- diri. 28 Cermin Dunia Kedokteran No. Lebih jatuh lagi harga dirinya bila isterinya cantik molek. Terkecuali di luar dinas maka penggunaan kecantikan dalam tugas merawat perlu menjadi perhatian. 41. dan wanita militer. imatur mungkin sangat membahayakan bagi dirinya dalam cara penggunaan kosmetika. baik untuk promosi profesinya.proses yang berjalan bertahap. maksud dan tujuan. Di samping keharusan penampilan yang meyakinkan sebagai seorang isteri pejabat militer. Dalam keadaan demikian kemungkinan suami mencoba menunjukkan kejantanan dalam berbagai cara. Seorang laki-laki yang introversif. PENUTUP Demikian telah diuraikan pengaruh kejiwaan dan kosmetika. terburu-buru menggunakan kosmetika tertentu karena terpengaruh oleh iklan yang palsu. kehidupan dan perikehidupan yang tidak atau sukar dielakkan. 1986 . Kosmetika dan profesi Penggunaan kosmetika dan profesi sangat erat hubungannya. Kehidupan yang emosional.

juga untuk akne yang berat seperti bentuk pustulokistik. Keberhasilan pengobatan tergantung dari adanya kerjasama yang baik antara penderita dan dokter. Bila rencana pengobatan yang baik dan terpadu.Penatalaksanaan Akne Vulgaris Dr. Pada daerah kulit kepala. 41. folikel terminal atau beard follicle b. histologi. kita perlu memiliki pengetahuan tentang: anatomi. JAYA. memilih serta mengawasi secara tepat dan hati-hati obat yang akan diberikan. Hamma Halim dan Dr. dipergunakan pada pengobatan akne vulgaris. papel. pustul. Penyelenggara P.D. Meskipun penyebab yang mendasar dari akne vulgaris masih belum diketahui. kista. sudah dapat diakui. hal tersebut lebih mempermudah berhasilnya pengobatan. Widowati Sambijono S. dahi. Obat pilihan yang cocok untuk tiap penderita akan berbeda dan tergantung juga dari individu sendiri. pipi dan dagu jumlah kelenjar per cm2 ialah 400 — 900 buah sedangkan pada daerah lain lebih kecil dari 100 buah kelenjar per cm 2 . Perkumpulan Ahli Dermato. Paling banyak dan dengan ukuran yang besar terdapat pada daerah garis tengah punggung.Venereologi Indonesia. Rambut serta muaranya halus dan sukar dilihat dengan mata teCermin Dunia Kedokteran No. Penyakit ini dijumpai pada hampir semua (90%) orang akil baliq yang menginjak masa pubertas pada usia 15 — 19 tahun. nodulus. Folikel velus pada daerah muka jumlahnya lima kali folikel sebaseus. dahi. Ny. Lokalisasi lesi terutama di daerah seboroik dan dijumpai baik pada laki-laki maupun perempuan. Sampai saat ini tidak ada pengobatan tunggal yang berhasil untuk akne vulgaris. fisiologi kelenjar sebaseus dan etiologi. dan akne jarang terjadi pada folikel ini. bakteriologi serta morfogenesis akne vulgaris. kelenjar Tyson pada prepusium. 1/5 bagian atas disebut akroinfundibulum atau bagian epidermal dan 4/5 bagian bawah disebut infrainfundibulum atau bagian dermal. telapak kaki. kesungguhan penderita untuk berobat dan di pihak dokter meneliti. Pada beberapa tempat kelenjar sebaseus bermuara langsung di permukaan kulit atau tidak melalui saluran folikel rambut yaitu seperti kelenjar Meibom yang terdapat pada kelopak mata. muka. leher. Apalagi dengan pengetahuan dan mengenal patogenesis akne. Selanjutnya selain penatalaksanaan akan dibicarakan juga sedikit mengenai anatomi. V. morfogenesis dari akne vulgaris serta pengetahuan obat-obat/alat-alat yang *) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. 1986 29 . Infundibulum adalah bagian folikel rambut (pilary canal) yang menghubungkan muara folikel dengan duktus kelenjar sebaseus. patogenesis. glans penis dan korona penis. meatus akustikus eksternus dan daerah anogenital. maka hasil pengobatan tersebut mungkin akan memberikan hasil yang lebih baik. patogenesis. folikel sebaseus Folikel terminal rambutnya kaku dan tebal mengisi saluran folikel. Cabang Jakarta Raya PENDAHULUAN Akne vulgaris adalah penyakit peradangan menahun dari unit pilosebaseus disertai penyumbatan dan penimbunan bahan keratin serta didapatkan terutama di daerah muka. kulit kepala. bahwa baik pengobatan rnaupun penatalaksanaan kelainan tersebut sudah lebih baik.A. lemaklemak permukaan kulit. dada dan punggung yang ditandai adanya komedo. etiologi. orang dewasa dan dapat juga pada orang dengan usia lanjut. labia minor dan areola mamma. KELENJAR SEBASEUS ANATOMI Kelenjar sebaseus (glandula sebaceous) terdapat pada kulit seluruh tubuh kecuali telapak tangan.I. folikel velus c. Jadi untuk penatalaksanaan akne vulgaris yang lebih rasionil. Dikenal tiga macam folikel pada daerah muka yaitu : a. biokimia dari kelenjar sebaseus. fisiologi. namun dari beberapa data mengenai patogenesisnya yang dikumpulkan pada tahun-tahun terakhir ini.

5 alfa dihidrotestosteron lebih mudah dibentuk pada kulit dengan akne. tetapi ada dugaan bahwa makanan tinggi kadar karbohidrat untuk berbagai orang dapat memperberat keadaan akne serta dapat dibuktikan bahwa makanan tersebut dapat mempertinggi susunan lemak-lemak permukaan kulit dan pada penyelidikan lain ternyata dapat mempertinggi produksi sebum pada orang gemuk (obesitas). Pochi (1979) dalam penyelidikannya telah membuktikan bahwa kambuhnya akne sebelum haid adalah karena pengaruh progesteron. e. keju dan sejenisnya dapat menyebabkan kambuhnya akne. malam. dengan kata lain sekresinya atau sebum yang dihasilkan ialah dengan jalan desintegrasi sel-sel kelenjar. menurut Cunliffe (1975) belum ada penyelidikan yang memadai dalam hubungan antara ras dan akne. Folikel sebaseus di sini kelenjar sebaseus besar dan multilokuler dan rambut kebanyakan jenis telogen. dengan demikian dapat memperberat keadaan akne. bahwa hormon sebotropik asal kelenjar hipofisis dapat merangsang perkembangan kelenjar sebaseus. Vorhees dkk. susu. androgen asal jaringan. b. Pada umumnya para spesialis kulit menganggap berbagai makanan ada hubungan dengan akne meskipun berdasarkan data-data anamnesis belaka. ester-ester malam. Skualen. tetapi yang sudah pasti adalah multifaktoral. coklat. Strauss dan Kligman (1961) tidak dapat dibuktikan adanya pengaruh hormon progesteron pada kelenjar sebaseus manusia. ovari dan kelenjar adrenal. pada 60 sampai 70% perempuan keadaan lesi akne lebih aktif pada satu minggu sebelum haid. diduga faktor genetik berperan dalam gambaran klinik penyebaran lesi dan lamanya kemungkinan mendapat akne. sterol. pada penyelidikan lain disepakati bahwa coklat tidak ada pengaruh pada akne. c. f. a. menurut Schleicher (1960) penderita akne yang berat mempunyai riwayat dalam keluarga yang positif. akne kemungkinan besar penyakit genetik di man pada penderita adanya peningkatan respon unit pilosebaseus terhadap kadar normal androgen dalam darah. kolesterol. pil anti hamil pil mini/pil maksi pil mini mengandung 0. Lemak-lemak permukaan kulit ini adalah senyawaan yang kompleks terdiri atas skualen. mono-digliserida dan kolesterol. namun masih ada faktor lain yang harus masih di perhitungkan. ada dugaan. lemaklemak polar (polar lipide) asal epidermis. Faktor genetik dapat dipelajari lewat kembar identik dan ras. faktor endokrin a. insidensi dan beratnya akne pada orang Jepang lebih besar daripada golongan Kaukasoid. b. belum dapat dipastikan makanan tinggi kadar karbohidrat dapat merubah keadaan akne. kacang-kacang. Pada permukaan kulit sebum bercampur dengan lemak-lemak lain berasal terutama dari epidermis dan bersama-sama membentuk lemak-lemak permukaan kulit. f.05 mg mempunyai efek yang menguntungkan pada akne. estrogen dalam kadar tertentu dapat menekan pertumbuhan akne.5% pada orang Negro dengan umur yang sama. lemak. faktor makanan Menurut berbagai penyelidik. lemak dalam makanan dapat mempertinggi kadar komposisi sebum. . c. FISIOLOGI Sekresi kelenjar sebaseus adalah jenis holokrin. serta hormon-hormon ini merangsang kelenjar sebaseus. d. hormon gonadrotropin dan hormon adrenokortikostestoroid mempengaruhi secara tidak langsung masing-masing lewat testis. Berperan juga dalam lemak-lemak permukaan kulit dan tidak cenderung membentuk akne. asam lemak bebas. faktor ras (racial) a. c. trigliserida. c. 30 Cennin Dunia Kedokteran No. b. 1986 faktor haid dan pil anti hamil a. sebesar 82% orang penderita akne ditemukan pada saudarasaudaranya paling sedikit ada seorang menderita. e. menurut penyelidikan Jarrett (1957). faktor musim negara dengan berbagai musim. akne biasanya memburuk pada bulan-bulan dimana suhu itu dingin. menurut Wiliams dan Vorhees (1970) akne pada orang Amerika berkulit putih lebih banyak dibandingkan dengan orang Negro. (1972) Beberapa penderita dengan akne bentuk nodulokistik berat mempunyai kromosom XYY abnormal dan keadaan ini masih perlu diselidiki lebih lanjut. b. Pada 60% orang dengan riwayat akne. d. Faktor-faktor tersebut antara lain ialah : faktor-faktor genetik a. trigliserida terutama asal kelenjar sebaseus. folikel berisi sel keratin yang lepas dan jenis folikel ini merupakan sumber terbentuknya akne.05 mg etinilestradiol tidak begitu berpengaruh pada akne sebaliknya pil maksi dengan etinilestradiol lebih besar dari 0. ester. d.lanjang. akne tidak berkembang pada orang kebiri (castrates). d. peranan makanan pada akne belum jelas. Sebum mencapai permukaan kulit melalui duktus pilosebaseus. pada perempuan untuk menekan pertumbuhan akne perlu dosis melebihi kebutuhan fisiologis dan pada laki-laki dosis tersebut dapat menimbulkan feminisasi. Thyroid stimulating hormon dengan jalan tertentu juga dapat merangsang pertumbuhan akne. penyakit tersebut juga didapatkan pada satu atau kedua orang tua. 41. menurut penyelidikan pada orang tahanan di Amerika Serikat akne yang berat terdapat 5% pada Kaukasoid umur antara 15 — 21 tahun dan hanya 0. ovarektomi sebelum dewasa dan agenesis ovarii mencegah timbulnya akne. sedangkan ester sterol. b. androgen memegang peranan penting. ETIOLOGI Etiologi akne belum diketahui secara lengkap. dengan demikian memperberat keadaan akne.

Dalam hal ini mikro organisme yang mungkin banyak berperan ialah Propionibacterium acnes dengan MicrQcoccaceae (Baird Parker type II Staphylococcus epidermidis) dan PityrosCermin Dania Kedokteran No. BAKTERIOLOGI Peranan kuman adalah penting dalam perkembangan akne. di mana faktor mekanik tersebut dapat berupa gesekan. Peningkatan kadar androgen dalam darah menyebabkan hiperplasia dan hipertropi kelenjar sebaseus.22. 8-dienic acid) permukaan kulit meningkat dan asam lemak bebas. Kelenjar sebaseus menghasilkan lemak yang dikeluarkan melalui saluran unit pilosebaseus dan Propionibacterium acnes berada di antrum duktus kelenjar sebaseus serta mengeluarkan enzim lipase. perubahan biokimia susunan lemak-lemak permukaan kulit 4. Penyelidikan mengenai komposisi lemak-lemak pada permukaan kulit adalah sulit. asam lemak bebas inilah yang mempengaruhi proses keratinisasi pada duktus unit pilosebaseus yang disebut dengan istilah retention hyperkeratosis dan dengan retensi sel-sel baru tersebut dalam folikel terjadilah peregangan epitel sehingga komedomikro terbentuk dan ini merupakan ciri dari penyakit akne. peregangan dan cubitan pada kulit. Enzim tersebut menghidrolisis trigliserida yang terdapat di dalam butir lemak menjadi komponen asam lemak bebas dan gliserol. Pada musim kemarau (summer) 60% penderita akne menyembuh. Keadaan tersebut dikenal sebagai akne mekanika. b. 1986 31 . kemungkinan lain (other consideration) Kira-kira 30 — 40 tahun yang lalu para klinisi menekankan pada penderita akne agar memperbaiki keadaan kurang tidur. Keadaan tersebut mempunyai efek yang menguntungkan bagi akne. apalagi sinar ultra violet juga mempunyai efek bakterisid terhadap kuman permukaan kulit. sedangkan yang tidak jenuh terdiri atas rangkaian atom karbon 11-20. dan terbentuklah komedomikro. faktor bahan kimia Perkembangan akne vulgaris dapat dipengaruhi oleh kontak dengan minyak mineral dan lain-lain bahan aknegenik. emosional stress pada umumnya memegang peranan kecil pada patogenesis akne. infeksi bakterial Propionibacterium acnes (Corynebacterium acnes) dan Staphylococcus epidermidis biasanya ditemukan pada lesi-lesi akne. 50% pada perempuan biasanya disebabkan oleh peningkatan testosteron dalam plasma. skualen asam sebaleik (octadeca-5. Sinar matahari dapat menolong banyak penderita akne. Asam lemak bebas terdiri atas asam lemak jenuh dan tidak jenuh. Diduga hormon-hormon androgen mempengaruhi langsung terhadap perubahan susunan lemak di dalam kelenjar sebaseus. dan disusul retention hyperkeratosis. • meningkatnya kegiatan produksi sebum kelenjar sebaseus dipengaruhi oleh hormon androgen.Pada keadaan lembab dan suhu yang tinggi di beberapa daerah tropis dapat memudahkan kambuhnya akne. Asam lemak jenuh terdiri atas rangkaian atom karbon 7 . Jadi faktor yang penting bagi terjadinya akne adalah adanya iritasi pada dinding duktus pilosebaseus oleh asam lemak bebas. Kuman yang berperan dalam hal ini ialah Propionibacterium acnes (Corynebacterium acnes). skualen bersifat komedogenik serta beberapa asam lemak bebas mengadakan iritasi di bagian infrainfundibulum. tekanan. asam lemak bebas tersebut memungkinkan terjadinya lesi komedo. 41. selanjutnya dapat berkembang menjadi komedo tertutup (closed comedo atau white head) atau papel. PATOGENESIS Berdasarkan hipotesis ada empat faktor utama yang mempengaruhi terjadinya penyakit akne vulgaris : 1. tetapi pada banyak kasus kambuhnya akne justru ada hubungan dengan timbulnya stress. • asam lemak bebas yang ada di permukaan kulit berasal dari trigliserida berbagai lemak yang merupakan hasil lipolisis kuman. yang bila meradang kemudian menjadi pustul. Berbagai strain Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis dapat menghidrolis trigliserida menjadi asam lemak bebas dan gliserol. • penyumbatan duktus pilosebaseus oleh keratin dimulai di infundibulum. karena lemak tersebut juga berasal dari kelenjar sebaseus yang sehat. penyumbatan duktus pilosebaseus 2. Sinar ultra violet yang terdapat dalam sinar matahari atau sinar ultra violet buatan dapat menyebabkan pigmentasi meningkat dan pengelupasan (scaling). Kosmetika Menurut Kligman (1975). Dari komedo tertutup dapat berkembang menjadi komedo terbuka (open comedo atau black head). hubungan psikis dan akne perlu penyelidikan lebih lanjut. tetapi peranannya masih belum jelas. Pada penderita dengan akne kadar asam lemak bebas. faktor trauma Menurut Wills dan Kligman (1970) akne memberat setelah mendapat trauma. Androgen yang berperan di sini ialah testosteron. buang hajad yang teratur dan mengobati konstipasi. Hal ini jelas terlihat pada pertumbuhan ko- medomikro setelah terjadi poliferasi epitel yang ada hubungannya dengan penimbunan keratin dan faktor-faktor lain yang belum jelas. Kuman lainnya Staphylococcus epidermidis mempunyai peranan kecil dan Pityrosporum ovale et orbiculare peranannya masih belum jelas. apa yang disebut dengan istilah akne kosmetika biasanya terdapat pada perempuan dewasa setelah pemakaian kosmetika terutama pelembab (moisturizers). kolonisasi kuman di dalam folikel sebaseus. Patogenesis akne adalah rumit dan banyak faktor yang saling berkaitan serta banyak terdapat pendapat sehingga peranan mengenai patogenesis hanya merupakan hipotesis. faktor kejiwaan (psikis) a. sedangkan 20% memburuk bukan disebabkan oleh sinar matahari tetapi olah karena berkeringat banyak. • susunan biokimia kelenjar sebaseus adalah rumit. keaktifan kelenjar sebaseus Dibuktikan adanya faktor peningkatan produksi sebum pada penderita akne. meningkatnya produksi sebum 3. Akhirakhir ini sedikit atau tidak ada perhatian pada keadaan-keadaan tersebut di atas. Pityrosporum ovale et orbiculare juga ditemukan.

ester malam. Pustul Lokalisasinya pustul sering di daerah dagu. white head 3. 2. 2. Dikenal dua macam pustul : 1. komedomikro terjadi oleh karena adanya peregangan dini dari duktus pilosebaseus disebabkan oleh bahan tanduk. Papul Papul terjadi dari komedo tertutup yang pecah (collaps). Nodulus terjadi dari komedo tertutup. pustul letak dalam Peradangan tidak terbatas di epidermis saja. Dalam pembentukan polyporous comedo memperlihatkan gambaran repeated rupture. bentuk pertama: tidak meradang dan dapat berlangsung dua minggu. Bagian puncak dari komedo dengan warna kehitaman adalah pigmen melanin. Diphtheroid anaerob tumbuh subur di dalam komedo tertutup. Komedo dapat berkembang sebagai berikut : A. koliform. 1. Sejumlah mikroorganisme lain yang ditemukan di dalam lesi pustul ialah Staphylococcus aureus. kulit sekitarnya eritem dan dapat sembuh spontan 1 — 3 minggu serta dapat berkembang menjadi pustul atau nodulus. Bila nodulus 32 Cermin Dunia Kedokteran No. dahi. Dikenal dua bentuk komedo sekunder. Papul dikenal dalam tiga bentuk : a. black head B. Seperti juga kista. komedo tertutup atau closed comedo. Penyembuhan pustul ini berlangsung 2 — 6 minggu. c. Menurut Kligman (1979) peradangan pada lesi akne tergantung dari produksi Propionibacterium acnes serta mempengaruhi pecahnya komedo. Kista timbul sering di daerah punggung. Pustul biasa mulai sebagai suatu lesi yang padat disusul oleh perlunakan dan biasanya bagian puncak dari pustul pecah serta mengeluarkan nanah dan bahan sisa komedo. muaranya kecil sekali dan hampir tidak tampak dan terjadi karena penyumbatan duktus pilosebaseus dengan bahan keratin. pustul superfisial Pustul superfisial terjadi akibat penyumbatan dan peradangan di bagian atas dari duktus pilosebaseus. sel datia (giant cells). komedo primer 1. Polyporous comedo selalu terbuka dengan muara yang lebar serta puncak berpigmen. Bahan rambut didapatkan sedikit dan dapat menghilang pada kista yang tua (old cysta). dengan penampang 1 — 2 mm. komedo sekunder 1. Mikro-organisme yang menonjol di dalam saluran folikuler ialah diphtheroid yaitu Propionibacterium dan dibagi dalam dua golongan ialah Propionibacterium acnes (golongan I) dan Propionibacterium granulosum (golongan II).porum ovale et orbiculare yang hanya memegang peranan kecil dalam perkembangan lesi-lesi akne. sedikit di daerah muka dan biasa menonjol di permukaan kulit dengan permukaan yang licin serta dapat digerakkan. Polyporous comedo (fistulous comedo. Komedo sekunder dapat dikenal dengan bentuknya yang tidak rata dan pada umumnya berukuran lebih besar. epitel yang membatasinya rusak dan sel-sel neutrofil masuk jauh ke dalam jaringan. jaringan granulasi dan hiperplasia epitel. punggung. kompleks lemak (trigliserida. Proteus. Ukuran besar biasanya dengan penampang 7 — 15 mm. Pada bentuk ini konsistensinya padat dan berlangsung hanya beberapa hari saja. 3. 41. komedo terbuka. 2. Folikel yang berdekatan dapat saling berhubungan dan membentuk satu kelompok komedo. MORFOGENESIS Lesi dapat berupa : • komedo. B. kista sebenarnya bukan kista sesungguhnya karena mempunyai muara. 1986 . Polyporous comedones • papul • pustul • nodulus Komedo Komedo adalah ciri lesi primer dari akne dan terjadi oleh karena penyumbatan bahan tanduk dalam unit pilosebaseus yang terdiri terutama atas keratin. komedo tertutup. terdiri atas : A. Kista ini merupakan sebagian gambaran klinis dari akne konglobata. Pustul yang berukuran kecil dapat sembuh sendiri. rambut dan kuman. komedo primer 1. polyporous comedo adalah ciri khas dari akne konglobata yang dapat sangat menonjol dan timbulnya di daerah punggung. Polyporous comedo terjadi karena adanya perpecahan setempat (localized rupture) membentuk diverticulum yang dibatasi oleh keratinizing epithelium. bentuk kedua: bentuk yang meradang. komedomikro 2. yaltu kista dan polyporous comedo. komedo yang sama dapat pecah berulang kali. b. merupakan lesi pertama yang tampak. tetapi lebih dalam di lapisan dermis dan konsistensinya agak lunak. komedo terbuka atau open comedo. bentuk ketiga: Resolving phase: berasal dari bentuk papul meradang. komedo sekunder terjadi oleh karena pecahnya komedo primer disertai terbentuknya pembungkus baru (rupture and reencapsulation). kista 2. Bentuk kista kebanyakan bulat dan dapat sembuh spontan. Kista ini tidak meradang dan isinya terdiri atas bahan seperti keju atau malam (waxy material). pigmen melanin. dengan muara melebar akibat keluarnya masa zat tanduk berpigmen warna gelap dengan penampang 5 mm kadang-kadang lebih besar. Nodulus Nodulus konsistensinya lunak dan kadang-kadang berkeropeng (crusted). terlihat adanya sebukan sel-sel radang. pustul atau nodulus dengan ukuran penampang 1 — 4 mm dan dapat berlangsung 1 — 3 minggu. skualen). Besar penampang papel 1 — 4 mm. Klebsiella aerobacter dan mikro-organisme tersebut sebagai secondary invaders atau timbul disebabkan perubahan ekologi karena pengobatan dengan antibiotika atau bakteriostatika. double comedo).

Perawatan kulit (Skin care) 3.1%: bentuk cair 0. c. 6. 2.05 — 0. b. petunjuk yang diberikan mengenai makanan tidak ada selain dianjurkan makan bebas dalam jumlah secukupnya. 41. mencegah pembentukan komedo. jangan memegang atau dipijit lesi-lesi. berdasarkan pengalaman. menghirup udara segar (outdoor life) dan gerak badan teratur. 3. trikarbanilid dan chlorinated salicylanilides dapat mengurangi flora aerobik kulit tetapi tidak ada efek pada Propionibacterium acnes. tindakan khusus. f. e. SEKUELE Ada dua bentuk parut yang sering terjadi pada akne vulgaris. e. 1986 33 . c. mengeluarkan isi komedo d. serta atrofi (superficial atropic scars). mengurangi perlekatan sel di epidermis (decreased cohesiveness). Konsentrasi 0. secara topikal b. tretinoin) mempunyai efek sebagai iritan dan efek lainnya ialah : a.1%.pecah bahan tanduk ada yang tetap di tempat dan sebagian masuk ke dalam jaringan dengan sebukan sel neutrofil dengan epitel yang rusak. peeling agents. berbagai iritan seperti: resorsinol. Sulfur Dapat berupa unsur (elemental) sulfur atau ikatan (compound) sulfur. Pada bentuk ini kadang-kadang ditemukan juga jembatan keloid (keloid bridging). Perawatan kulit (skin care) a. d. gabungan oral dan topikal d. punggung. Sabun abrasif 5. dibagi : a. terdiri dari parut cekung dan superficial. ternyata faktor makanan sebenarnya jarang sekali terlibat. 2. fenol. Astringen Aluminium sulfas dalam alkohol atau akua rosari. muka dicuci dengan air hangat dan sabun dua kali sehari. Pengobatan Pengobatan secara topikal. 7. Downing dan Strauss (1970) tidak dapat disangkal bahwa penurunan kalori total akan menghasilkan penurunan produksi sebum secara bermakna. secara oral c. b. lengan dan sangat jarang di daerah muka. sulfur. disebut juga shallow pock type serta bentuk lain ice pick scars dan didapat sering di daerah dagu berasal dari papul meradang. mempertinggi penetrasi transepidermal untuk antibiotika dan benzoil peroksida. sintesa maupun kwalitas produksinya tidak banyak dipengaruhi suasana eksternal maupun internal. mengurangi proses radang. Parut tersebut terjadi oleh karena bagian dalam dermis mengalami suatu proses disebabkan adanya nodulus atau pustul. Semua susunan lemak kelenjar sebaseus disintesa asal fragmen karbon hidrat arang seperti glukosa. c. d. Asam salisilat Asam salisilat selain sebagai iritan juga mempunyai sifat keratolitik pada konsentrasi di atas 3%. Asam vitamin A (asam retionik. sabun-sabun bakteriostatik yang biasanya mengandung bahan-bahan heksaklorofen. bedak kocok. meningkatkan pulih asal (turnover) sel di dalam duktus pilosebaseus. jangan mencuci muka berlebihan dengan sabun (6 — 8 kali sehari) karena sabun bersifat komedogenik dan dapat menyebabkan akne detergen. krem dan bahan pembersih (cleansing pre- Zat-zat iritan golongan kemikal paration). Bentuk pertama: keloid hipertrofi Lokalisasinya di dada. Makanan Mengenai makanan timbul pendapat kontraversi a. dicegah pemakaian kosmetika yang berminyak.05% krem 0. b. Prinsip umum Pengobatan dapat ditujukan pada beberapa tingkat sesuai dengan patogenesisnya akne vulgaris. I. mempercepat resolusi lesi yang meradang Dapat dipakai cara pembekuan dengan karbon dioksida padat (solid carbon dioxide slush). lemak dalam serum darah tidak melewati kelenjar sebaseus. e. sinar ultra violet. Pada keadaan ini dapat dipakai antibiotika. PENATALAKSANAAN AKNE VULGARIS Dibagi menjadi : 1. beta naftol dan lain-lain. f. gel 0. Benzoil peroksida mempunyai efek sebagai iritan dan efek lain ialah : Cermin Dunia Kedokteran No. Pengobatan. 1. mencegah pecahnya mikro komedo atau melemahkan reaksi radang yang sedang berlangsung. Nasihat makanan 4. kompres. makanan tinggi kadar hidrat arang dan lemak tidak merubah produksi sebum atau susunannya. pemakaian bahan ini berkurang setelah dikenal benzoil peroksida.02%. mengeringkan dan Zat-zat tersebut dapat dalam bentuk larutan. Zat-zat iritan mempunyai efek eritem. Zat-zat iritan peeling. disayangkan berdasarkan kenyataan bahwa hanya ada bukti yang sangat terbatas yang mengatakan bahwa makanan memegang peranan dalam patogenesis akne vulgaris. Masa radang akut berlangsung 1 — 7 hari dan penyembuhan selama 6 minggu.05 — 0. Lemak-lemak asal kelenjar sebaseus tidak sejenis lemak-lemak dalam serum darah. Kelenjar sebaseus secara fisiologis berdiri sendiri atau otonom. Menurut urutannya yang terpenting ialah : a. Prinsip umum 2. menurut Pochi. 4. Menurut Mills dan Kligman (1972) unsur sulfur bersifat komedogenik. pasta. di sini dapat dipakai b. Bentuk kedua : sekuele. Resorsin Konsentrasi resorsin 1 — 10%. c.

(4) Khasiat secara topikal lebih baik dari eritromisin dan tetrasiklin.5 cc Propilen glikol 12. sinar dengan voltase rendah Grenz-ray Untuk mengurangi radiasi yang berlebih -lebihan dipakai saringan (filter) aluminium atau sejenis dengan tebal 0. a.5 cc 2) Tetrasiklin Tetrasiklin hidroklorida 0. tetrasiklin. Efek samping: seperti pada CO 2 padat. CO 2 padat (CO 2 snow) Cara pemberian dengan sedikit tekanan 3 — 5 detik. alat sun alphine Honovia lamp. Pertimbangan pemakaian klidamisin secara topikal pada akne vulgaris : (1) Efek samping pemberian secara oral lebihbesar. Cara pemakaian: dua sendok teh larutan diencerkan dalam 50 ml air panas.22 % 4-epit etrasiklin hidroklorida 0. pada lesi noduler 25 detik tanpa tekanan. Hasilnya: resolusi lesi dalam waktu 7 — 10 hari. juga jarang.a. Larutan VLEMINCKX Indikasi diberikan pada lesi-lesi akne yang meradang berat.0 mg Etil alkohol (95%) 12. Cryo slush Indikasi: dipakai pada bentuk akne nodulo . yaitu kolitis pseudomemranosa. bila pengobatan topikal konvensional atau antibiotika secara oral gagal. Antibiotika yang digunakan ialah: eritromisin. Menurut Wechsler dkk (1970). Efek samping: Zat-zat antibakterial a) b) hiperpigmentasi radiodermatitis 1. 9. 8. bakteriostatik terhadap Propionibacterium acnes d. tetapi jarang b) atrofi. klindamisin. hiperpigmentasi dan hatihati pada penderita dengan anamnesis cold urticaria.kistik yang berat dan akne konglobata.0 cc Klindamisin adalah suatu antibiotik terdiri atas 7-dioksi-7 kloro derivat linkomisin. dapat mengurangi intensitas radiasi 50% dan diabsorpsi pada kedalaman 0.125 % natrium bisulfit 0. sedangkan pada sinar-X konvensional 4 mm atau lebih.0 cc Isopropil atau etil alkohol (95%) 30. Yang penting ialah syarat. telangiektasi dan radiodermatitis. waktu 8 menit. karena adanya fosfatase kulit. selama 4 — 6 minggu dan bagian mata harus dilindungi. mencegah hidrolisis trigliserida Konsentrasi 5 — 10% dalam bentuk'krem atau gel. radiasi sinar-X superfisial konvensional Sering digunakan sebelum dimulai pemakaian antibiotika. Zat-zat iritan golongan fisikal (Vlem-Dome-liquid concentrate). 41. c. 2 — 3 kali seminggu. Sinar-X superfisial a. Becker dan kawan-kawan pernah . b. Bradly mengemukakan bahwa eritromisin pada pengobatan akne secara topikal biasanya efektif. Efeknya juga mempertinggi peredaran darah setempat.5 cc Air suling 2. c.125 % ester sukrosa 0. Cara penyinaran: jarak 1 meter. Pilihan untuk memakai antibiotika secara topikal disebabkan sensitasi pada kulit sangat kecil dan untuk mencegah pengobatan secara sistemik dalam jangka panjang dengan segala akibatnya.28 % N-desil metil sulfoksid 0. 2. Kerjanya sebagai antibakterial ialah dengan jalan mengikat ribosom. Losio vane dioakai antara lain : 1) Eritromisin Eritromisin gluseptat obat suntik 500. dipakai secara kompres sebelum tidur selama 20 menit. (2) Penyerapan lewat kulit tidak berarti. biasanya diberikan 85 R tiap minggu sebanyak 8 kali. Efeknya mengecilkan kelenjar sebaseus 20 — 50%. 1986 Antibiotika Pemakaian antibiotika secara topikal pada pengobatan akne dimulai pada tahun 1957.0 mg propilen glikol 3.0 cc air suling 27. Pengobatan cara radiasi ini banyak dianjurkan. Laporan pengkajian klinis terkendali mengenai klindamisin. dengan demikian menghalangi pemindahan RNA (Ribo Nucleic Acid) yang berguna untuk pembentukan kompleks ribosomal/messenger-RNA dari kuman dengan akibat mikroorganisme tersebut tidak dapat membentuk protein esensial. dipakai yang satu siang hari dan yang lainnya pada malam sebelum tidur. Komposisi: dilute Vleminckx (sulfurrated lime) solution Cara kerja : peeling dan mengeringkan lesi akne. Sinar ultra violet Sumber: matahari. Dosis total tidak boleh lebih dari 1000 R untuk tiap daerah lesi. Indikasi pada penderita umur lebih dari 17 tahun. (3) Ikatan dengan fosfat lebih efektif. Pada tahun 1978 Larry E. sinar ultra violet buatan. Efek samping: a) hiperpigmentasi. freon belum banyak digunakan.066 mm dan kekuatan 8 — 10 KV. Efek samping: timbul bula. ke dalam duktus pilosebaseus. b. dua kali seminggu. bahwa bahan pelarut harus dapat membawa bahan aktif (active ingredient). losio tetrasiklin tidak mempunyai efek terhadap lesi komedo dan kistik.1 % etil alkohol 40 bagian air 60 bagian 3) Klindamisin Klindamisin fosfat 1 % Etil alkohol (95%) air suling sama banyak Bentuk lain Klindamisin fosfat obat suntik atau klindamisin HCI. b. 3. No. HCI hidrat 600. Jadi khasiat klindamisin pada pengobatan akne vulgaris secara topikal adalah menurunkan jumlah populasi propionibacterium acnes. N 2 0 cair(N 2 0 liquid) Cara pemberian: nitrogen spray selama 20 detik. Gabungan benzoil peroksida dan tretinoin. dalam hal ini antibiotika.5 mm oleh kulit normal. deskuamasi intraepidermal. 34 Cermin Dunia Kedokteran. Keuntungan: hampir tidak nyeri. menekan asam lemak bebas.

Doksisiklin HORMON Dosis tinggi: 2 x 200 mg sehari. jadi secara tidak Obat ini merupakan pilihan kedua serta obat ini dapat dilangsung juga pada kelenjar sebaseus. selanjutnya dosis disesuaikan tromboembolik.menyelidiki pada 11 lembaga dalam sebuah pengkajian klinis setiap 4 — 6 minggu. selama 3 — 6 minggu. diberikan selama 4 — 6 Gabungan dengan benzoil peroksida ialah kuinoderm. hari berlebih dengan pengawasan yang seksama. 1986 35 . berikan pada perempuan hamil. (a . Susu serta makanan tidak mempengaruhi penyerapan. Minosiklin pok pengobatan dalam hubungan dengan: pengelupasan kulit. Indikasi ialah lesi meradang. c. Efek samping pada perempuan: mual. minggu. selanjutnya dosis disesuaikan dengan keadaan Diberi bentuk salep misalnya preparat betametason 17 valerat penyakit. baik pada klindasetiap 6 minggu. diberikan selama Antibiotika ini yang paling banyak dipakai sedangkan 2 — 4 minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan setiap 4 oksitetrasiklin dan klortetrasiklin jarang. Dosis 50 mikrogram. e. diteruskan dengan h. mempengaruhi metabolisme enzim dan ion logam. Cermin Dunia Kedokteran No.01). papulo . Tetrasiklin hidroklorida Dosis rendah: 2 x 75 — 150 mg sehari. atau fluosinolon. Klindamisin langi efek kemotaksis leukosit. folikulitis dan akne stedrome.d. derita akne vulgaris dengan klindamisin hidroklorida 1 %. Obat ini Efek samping : jarang dipakai. pseudomembranosa. selanjutnya dosis disesuaikan setiap 3 — 6 minggu adanya kolitis pseudomembranosa clan diare hilang dalam tiga berikutnya. Eritromisin Kerjanya menghambat produksi endrogen. efek teratogenik pada janin. a. diberikan satu jam seEfek samping: kolitis pseudomembranosa. menghag. diberikan satu jam sebelum Hasil pengkajian klinis tersebut adalah : makan. diberikan satu jam sebelum nurun. sampai empat hari. Demeklosiklin klindamisin fosfat 1 % dan sebuah wahana (vehicle). pustul. suksinat sedangkan yang estolat adalah hepatotoksik. karena tidak mempunyai Bentuk: etinil estradiol dan mestranol. selama 6 minggu dan dosis berikutnya disesuaikan 2. berikan selama 4 minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan kistik dan konglobata. sebaiknya 80 — 100 mikrogram seBentuk . setiap 4 minggu berikutnya. diberikan selama 3 — 6 yang menerima klindamisin hidroklorida tidak menunjukkan minggu. 41. a. Efek samping gangguan keseimbangan pada 5% penderita 4) Hidroksikuinolin dan nausea. minggu. Dosis tinggi: 4 x 250 mg setiap hari. misin fosfat maupun pada klindamisin hidroklorida dari Obat ini fototoksik dan keadaan ini berguna untuk pepermulaan jauh lebih besar dari perubahan penghitungan nyembuhan akne dengan syarat menghindarkan sinar matapada wahana (vehicle) (a . diberikan satu jam sebelum C lcbih rendah dari penghitungan wahana (vehicle). selanjutnya dosis disesuaikan setiap 6 minggu. Linkomisin Anjuran: pemakaian jangan lebih dari 1 bulan. Dipakai secara topikal. • Hormon Pemberian dapat berlangsung 3 — 6 bulan atau lebih. Estrogen b. mengurangi asam lemak bebas. renal diabetes insipidus synEfek samping: atrofi. monilial vaginitis. Dosis tinggi: 3 x 150 mg sehari atau 2 x 300 mg sehari diIndikasi: pada akne dengan lesi papul. lama 6 — 8 minggu tergantung hasil pengobatan. telangiektasi.bentuk yang dipakai ialah garam stearat dan etilenhari selama ± 2 — 10 minggu. selanjutnya dosis disesuaikan dengan keadaan (a) Kortikosteroid berikut. Penghitungan jumlah rata-rata papula baik klindamisin 3 — 4 minggu berikutnya. selama 2 — 6 minggu.05). Dosis tinggi tidak dianjurkan. f. diberikan selama 2 — 4 • Antibakterial minggu dan selanjutnya dosis disesuaikan setiap 4 minggu Antibiotika sering dipakai pada pengobatan akne secara oral. belum makan. Gabungan trimetoprim -sulfametoksazol dosis dinaikkan atau diturunkan sampai 250 mg sehari seDosis: trimetoprim 80 mg + sulfametoksazol 400 mg. makan. Efek samping seperti pada sulfonamida. Dosis tinggi: 4 x 250 mg sehari. selanjutnya dosis disesuaikan setiap terkendali selama 8 minggu dan menilai pengobatan 358 pen4 — 6 minggu berikutnya. Perubahan penghitungan/jumlah pustula. (b) Pengobatan secara oral Dosis rendah: 2 x 250 mg sehari. fenomen makan. berat badan meDosis tinggi: 4 x 250 mg sehari. rasa papas dan gatal. minggu berikutnya.pustul. diberikan selama 6 — 8 relatif pendek. Kerjanya bakteriostatik Dosis rendah: 50 — 100 mg sehari. berikutnya. makan atau 2 jam setelah makan selama 4 — 8 minggu berikutnya. roida bila dipakai fluorinated steroide. selama 3 — 6 minggu dan dosis disesuaikan setiap 1. diberikan satu jam sebelum dipakai disebabkan pengalaman klinik belum banyak. diberikan selama 2 — 4 minggu. hipertensi. Efek samping: diare disebabkan karena adanya kolitis mengurangi jumlah lipase. secara sangat terbatas dalam waktu Dosis rendah: 1 x 200 mg sehari. fosfat maupun klindamisin hidroklorida ternyata jauh Dosis rendah: 150 mg sehari. Sigmoidiskopi pada penderita Dosis tinggi: 2 x 100 mg sehari. eritem. kloasma. karena mempunyai sifat: menghambat perkembangan kuman. Belum begitu luas Dosis rendah: 250 mg sehari. Tidak ada perbedaan yang bermakna antara kelompok-kelom. Efek samping: fototoksik.

Efek samping: keilitis. c.: kombinasi psoralen dan sinar ultraviolet A. Anti-androgen Dikenal klormadinon asetat dan siproteron asetat (6-k1oro1 alfa 2 alfa-metilen-1.kerjanya menurunkan jumlah Propionibacterium acnes. kista ovarium. Kontra .b.0 aqua ad 105 kerja losio ini peeling dan antibakterial. libido menurun. h. Dosis 80 — 240 mg sehari. Untuk mencegah hiperkeratosis duktus pilosebaseus perlu digunakan dosis 400. Timbulnya fotosensitasi pada pemakaian P. peningkatan berat badan.u.000 — 700. sehari dan dosis ini tidak dianjurkan karena berada di dalam dosis toksis. Efek samping: anemia hemolitik .indikasi: mastitis. Kerja siproteron asetat: antiandrogen (antigonadotrofik) dan progestogen. Vaksin Pernah dipakai vaksin: Staphylococcus aureus. f. P. mempertinggi penetrasi antibiotik lewat kulit.41. aktivitas enzim. perasaan kurang enak pada payudara.0 sol. tetapi tidak disenangi karena memberi efek samping: lesu. Dosis 150 mg sehari atau 300 mg seminggu selama 3 bulan.V. selama 6 — 9 bulan dan bila pengobatan dihentikan akne dapat kambuh. tidak begitu efektif terhadap lesi-lesi akne. Sekarang tidak dipakai lagi. diaminodifenil sulfone) Indikasi akne bentuk kista dan konglobata. gangguan tidur. konglobata. karena pada pemberian 50.0 oleum rosae 1 gtt calicii oxydum colloidele 1.V. P. c. Efek samping lesu. serosis. krem atau gel. kloasma. Sifat antiandrogen siproteron asetat lebih besar dari klormadinon asetat dan sering dipakai pada pengobatan akne yang berat digabung dengan etinil estradiol. kehilangan libido. dengan disertai juga edema keratin unit pilosebaseus sehingga terjadi penyumbatan duktus unit pilosebaseus. Dosis gabungan: siproteron asetat 100 mg dan etinil estradiol 50 mikrogram.7 alumini et magnesii silicas colloidele 2. — tetrasiklin secara oral dan losio Kummerfeldi secara topikal.U.bahwa 7 — 10 hari sebelum haid timbul edema epidermal dan dermal. selama 4 minggu.dosis 600 mg sehari selama tiga bulan diteruskan 300 mg sehari. Asam retinoik kerjanya komedolitik. nausea. memperbaiki gangguan kemotoksis leukosit. pil ini cukup bermakna untuk akne jenis ringan.A. sakit kepala. Pil ini juga efektif terhadap akne premenstrual. Staphylococcus albus. 1986 Pada penyelidikan ternyata diuretika tidak dapat mengurangi atau menghilangkan edema keratin tersebut maka pengobatan dengan diuretika tidak dianjurkan.000 — 100. (dapsone.S.000 i. konstipasi.U.000 i. Pada akne kerjanya belum jelas namun ada dugaan berpengaruh pada metabolisme vitamin A. Di sini yang berperan adalah estrogen. sehari dapat menurunkan ekskresi 17-ketosteroid dalam urine.u. varises. fortior ketonatus 3. (d) Tindakan Khusus a. e. sehingga efeknya tidak terlihat pada pengobatan akne. Dosis: prednison 30 — 40 mg sehari dan dosis diturunkan 5 — 10 mg seminggu (tapering off). perdarahan hidung.u. Dosis 50. Zink Pada tukak berperan dalam penyembuhan luka (wound healing). Losio Kummerfeldi (sulfur lotio) Susunan : camphora 1. (c) Gabungan pengobatan secara oral dan topikal — Dipakai tetrasiklin secara oral dan asam retinoik secara topikal. 6-pregnandien-17 alfa 01-1. diduga akan bermakna pada pengobatan akne. penyakit hepar. depresif. Yang menjadi persoalan ialah kebanyakan pabrik obat merendahkan kadar estrogen dalam pil. trombosis .A.05%.0 sulfus praec 6. D. hipertensi. Propionibacterium acnes. Pada laki-laki tidak dianjurkan karena mempunyai efek feminisasi dengan akibat ginekomastia.000 — 100. Kortikosteroid Sebagai obat anti radang pada akne berat dipakai glukokortikosteroid. calcii hydroxidi 45 spir.U. Tetrasiklina yang dipakai adalah demeklosiklin.A.A. g. 36 . libido menurun. Dosis: 3 x 200 mg sehari zinksulfat. Retinoid Bentuk 3-cis-retinoic acid paling efektif pada pengobatan akne bentuk kista konglobata. Lain-lain Vitamin A Vitamin A kerjanya diduga mempengaruhi metabolisme atau produksi androgen. Dalam hal demikian dianjurkan dosis ganda (dua pil sekaligus).10dione). Indikasi terutama pada lesi pustular. dosis tetrasiklin 3 x 250 mg sehari selama 3 — 6 bulan.V. Dari hasil percobaan -percobaan ternyata pengobatan P. selama 3 bulan. methemoglobinemia. b. Cermin Dunia Kedokteran No. perdarahan uterus yang tidak teratur.000 i. Kedua obat tersebut cara bekerjanya berbeda pada akne dengan harapan hasil penyembuhan lebih baik. dengan keterangan. Tidak dianjurkan pemakaian yang lama karena dapat menyebabkan timbulnya akne steroid. atrofi testis. Ekstraksi komedo dipakai alat komedo ekstraktor untuk mengeluarkan komedo terbuka (black head).V. sehari. Diuretika Diuretika diberikan pada akne premenstrual. dermatitis fasial. • a.U. Pil antihamil Pengobatan kombinasi progesteron -estrogen. 0. pigmentasi areola. Dosis larutan. Belakangan diprodusir pil antihamil dengan gab ungan 2 mg siproteron asetat dan 50 mikrogram etinil estradiol. tromboplebitis. kistik. d. Cara pemberian: diberikan pada hari ke 5 sampai hari ke 24 dari suatu siklus haid.D.

Chocolate and acne. Acne vulgaris current concepta of pathogenesis and treatment. The Lancet 5 April 1969. 9. 25. 112 : 53 — 4. Andrews diseased of the skin. The safety of long term clindamycin therapy for acne. An update on acne gulgaris. 22. Marples RR and Kligman AM. Marks R. 1 1 2 : 482 -4. Acne and The Sebaceous Glands. triamsinolon diasetat. 112 : 33 — 5. Hurwitz S. 21. 34. p254—71. 1 (3) : 201 — 5. Proceeding book. But J Dermatol. Jakarta. Pathogenesis of acne vulgaris. 8. Waisman M. Froster RA and Williams SM. 26. 11. Bacteriology of acne comedones. 24. Arch DermatoL 1976. Acneform changes in areas of cobalt irradiation. b. Tranggono RI. Leyedn JJ. KESIMPULAN Untuk penatalaksanaan akne vulgaris yang lebih rasionil. d. Efek samping: timbul milia. Jakarta). 2. Indikasi: komedo poliporus (polyporous comedones) draining sinuses. 15. Lipases : their questionable role in acne vulgaris. Cotterill JA. New Uses for Benzoyl Peroxide a broad spectrum anti microbial agent. 133 : 536 — 44. Soedarto. Zink and acne : does it work ? Internationa society of dermatology. 35. Cuncliffe WJ. Lever WP. Hurwitz S. f. Common facial Dermatoses. New York : Springer Verlag. Int J Dermatol. 1979. 117 : 482-5. 1976. 3rd regional conference of Dermatology. 1971. Post graduate medicine. prednisolon diasetat. 1986 37 . Bristol : John Wright & Sons Ltd. update for the practitioner. 1976. Heidelberg. 1981. 31. 1976. Acne and diet. Int J Dermatol 1977. 1966. parut akne yang hipertrofi. Guin JD. J Invest Dermatol 1974. Arch Dermatol. kista. Baer RL and Michaelides P. 1979. Cutis. Traunnell TN. 16.3 — 1 mg. 1976.p 180 — 1. New York : Yorke Medical Books. The Acnes. Desikasi elektro (electrodesiccation) Desikasi elektro dengan jarum ukuran kecil. Histopathology of the skin 5th ed. Fulton JE. Cermin Dunia Kedokteran No. 15 : 732 — 7. 1964. Toronto : WB Saunders Co. A Cooperative Clinical Study. Tan SG. 10. 1979. Hamilton JB. 12. Denpasar. 18 : 489 — 96. London. J Clin Endocr. 16 : 413 — 7. Mackie BS and Mackie LE. 1975. 1975. 41. 1975. Acne. Aust J Dennatol 1974. observation on the number and size of pilo sebaceuous ducts in acne vulgaris. Cutis. Frank SB. Izumi AK. Cuncliffe WJ. Acne. Topical clindamycin : a double blind study comparing clindamycin phosphate with clindamycin hidrochloride. Arch Dermatol. Arch DermatoL 1976.15:103—9. Toronto : JB Lippincott Co. 5. Kligman AM. 24 : 267 — 72. 15 : 337 — 43. memilihkan obat yang tepat serta adanya kerja sama yang baik antara dokter dan penderita. Topically Administered Clindamycin in the Treatment of Acne Vulgaris and Other Dermatologic Disorders. Greater tendency to acne white American than in Japanese population. Akne vulgaris di bagian Kulit (subbagian Kosmetik/Bedah Kulit RSCM. 17. 6. Arch Dermatol 1972. 20. Int J DermatoL 1977. pada satu kali pemberian tidak boleh lebih dari 1 0 mg. Hoehn GH. kista. Naskah Ilmiah Lengkap Kongres Nasional PADVI I. morphogenesis and treatment. Efek samping: atrofi lokal yang sifatnya sementara. Strauss JS. pigmentasi dan lesi akneformis. 17 : 585 — 90.9. Philadelphia. Witkowski JA and Parish LC. Pilo Sebaceuous duct physiology. Ace pathogenesis and treatment. Dermabrasi Abrasi diadakan dengan menggunakan sikat logam dan penderita diberi anestesi umum pada pelaksanaannya. Williams M. Potential Hazards of Clindamycin in Acne Therapy. Arch DermatoL 1970. Acne and serum androgen during puberty. 1972. Bali Indonesia. Lubowe II. 28. Kortikosteroid intra-lesi Bentuk kortikosteroid yang dipakai: hidrokortison asetat. 33. The combined effect of vitamin A acid and benzoyl peroxide in the treatment of acne. 30. 13. Basler RSW. 19. 32. Am J Dis Child. Acne perspectives.95 : 153 — 5. Handojo L The combined use of topical benzoyl peroxide and tretionin in the treatment of acne vulgaris. Dosis: bila dipakai triamsinolon asetonida ialah 0. 16 : 409 — 12. 29. Int J DermatoL 1979. Pathogenesis of Acne. Igaku Shoin Ltd Tokyo. 15:490—5. 102 : 397 — 9. Skripsi FKUL Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Halim H. Fulton JE. Pharmacotherapy. Int J Dermatol 1976. Perera DH.Untuk komedo tertutup harus ditusuk dulu dan kemudian ditekan dengan komedo ekstraktor untuk mengeluarkan isinya. 14. Indikasi pada parut akne. Lee PA. 1978. An overview of acne. Domonkos AN. betametason disodium fosfat. 18. Insisi dan drainage Indikasi pada nodul akne konglobata dengan fluktuasi. jarang dilakukan karena timbul parut. Cuncliffe WJ. biasanya satu kali sudah cukup. 1981. Acne and Acne Care. Shuster S. Efek samping: timbul parut terutama pada desikasi kome do. pharmacology and therapeutic. 106 : 73 — 5. Cara kerja: mempercepat resolusi lesi meradang dengan demikian mencegah timbulnya parut. How to care for acne. Int J DermatoL 1976. London : WB Saunders Co Ltd. Kligman AM. Thackeray P. Leyden JJ and Stewart R. keloid dan parut hipertropik. 4. Terada H. triamsinolon heksasetonida. triamsinolon asetonida. Philadelphia.IS. dapat diulang 1 — 1½ bulan berikutnya. 9 : 704 — 5.62 : 321 — 5. Int J DermatoL 1976. 62 : 268 — 87. c. 52 : 85 -. Becker LE et a1 Topical Clindamycin Therapy for Acne Vulgaris. Emerson GW and Strauss . 3. Pochi PE and Downing DT. Cuncliffe WJ. 18 : 164 — 6. 1979. 105 : 407 — 11. 2 : 389 — 94. Rosen T. Indikasi: lesi nodul. 23. 1972. 7. Eksisi Beberapa lesi tidak menyembuh dengan pengobatan konvensional maka perlu diadakan eksisi. Berlin. Arch DermatoL 1981. 1972. e. Frank SB. 27. KEPUSTAKAAN 1. Kligman GPAM. Pengobatan acne vulgaris dengan gabungan benzoil peroksida dan tretionin secara topikal. diperlukan pengetahuan mengenai patogenesis akne vulgaris dan pengenalan. J Invest Dermatol 1974. Danzig PI.

Bedah Kulit Kosmetik
Dr. Marwali Harahap
Bagian Penyakit Kulit Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara/RS Dr. Pirngadi, Medan.

Dalam praktek sehari-hari ahli penyakit kulit tidak jarang menjumpai kasus-kasus kelainan kulit yang memerlukan pembedahan untuk kepentingan pengobatan dan/atau kosmetik. NEVUS (TAHI LALAT) Tiap-tiap orang mempunyai sekurang-kurangnya beberapa nevus pada berbagai tempat di tubuh. Namun, tidaklah praktis dan tidaklah dianjurkan untuk membuang semua nevus tersebut. Tidak-jarang penderita meminta agar nevusnya dibuang karena alasan kosmetik. Sesungguhnya, belum ada kriteria yang benar-benar mutlak mengenai pembuangan nevus. Nevus pada anak-anak tidak perlu dikhawatirkan menjadi kanker ganas. Nevus pada orang dewasa dianjurkan untuk dibuang (eksisi) dan dilakukan pemeriksaan histopatologik, bila : 1. Terdapat perobahan warna 2. Terbentuknya lingkaran pigmen di sekitar dasar nevus. 3. Nevus berkoreng (ulserasi) 4. Nevus berdarah 5. Nevus berkeropeng (krusta) 6. Nevus rontok rambutnya dan menjadi lebih licin permukaannya. Untuk nevus pada tempat tertentu di badan yang sering mengalami trauma, seperti di leher, sepanjang pinggir BH, di pinggang, di tapak tangan dan kaki ada baiknya dibuang (eksisi) sebagai tindakan preventif 1. Cara eksisi merupakan cara terbaik untuk membuang nevus. Berapa luas eksisi dilakukan dari pinggir nevus, belum ada kesatuan pendapat, tiga atau empat mm dinilai sudah cukup. Pada lesi yang secara klinik sangat dicurigai kemungkin-

an kanker ganas (melanokarsinoma), eksisi sebaiknya dilakukan 1,5 cm dari pinggir lesi dan dalamnya sampai subkutan. 2.3 Untuk nevus yang tidak lebar yang pada pemeriksaan klinik jelas jinak dan tidak menimbulkan kecurigaan, sedang pembuangannya semata-mata bertujuan kosmetik, maka nevus tersebut disayat secara horizontal kemudian diperiksa secara histopatologik.. Sayatan yang tepat menghasilkan spesimen yang batas dermo-epidermal junction dapat diperiksa secara mikroskopik. Hasil cara ini sangat memuaskan. HEMANGIOMA Hemangioma kulit ada 3 jenis 1. nevus flammeus (portwine stain), 2. angioma tidak dewasa (nevus vasculosus, strawberry mark), dan 3. angioma dewasa (angioma cavernosum). Hemangioma tidak jarang ditemui pada anak-anak. Sebagian besar menghilang atau mengecil dengan sendirinya. Pada jenis tertentu, hemangioma tidak berinvolusi. Hal ini menimbulkan masalah kosmetik, terutama bila terdapat di daerah kulit yang terbuka. Untuk jenis hemangioma yang menetap dan menimbulkan masalah kosmetik dapat dihilangkan dengan cara eksisi. 4 XANTHELASMA Xanthelasma palpebrarum yang terdapat dikelopak mata merupakan jenis xanthoma yang paling sering ditemui. Terdapat dikelopak mata atas berupa tonjolan berwarna kuning, lunak, lonjong. Tidak jarang simetrik, berukuran antara 2 sampai 30 mm. Biasa terdapat pada orang dewasa berusia menengah ke atas, terutama pada wanita. Kelainan kulit ini karena terletak di muka menimbulkan masalah kosmetik.

*) Dibawakan pada simposium Kosmetika pada tanggal 7 September 1985. Penyelenggara P.A.D. V.I. JA YA.

38

Cermin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

Cara pengobatan yang terbaik adalah eksisi. Ruam tersebut dan kulit sekitarnya terlebih dulu dianestesi secara lokal. Kemudian ruam tersebut dijepit dengan pinset, lalu digunting. Pinggir kulit yang luka dibebaskan dari jaringan bawahnya, kemudian dijahit dengan benang sutera halus. 5 PARUT SIKATRIKS Parut dimuka dan leher, apalagi bila mencekung menimbulkan pandangan yang kurang menarik. Sebabnya macam - macam, karena penyakit kulit, infeksi, rudapaksa atau hal-hal lain. Sering gangguan kosmetik ini menyebabkan penderita mengeluh kepada dokter agar diperbaiki. Dengan anestesi lokal, kulit yang mencekung dapat diisi dengan jaringan disekitarnya sehingga cekungan menghilang dan parut yang lebar diperhalus sehingga hampir tidak kelihatan lagi.6,7 ALIS MATA HILANG Adakalanya karena sesuatu penyakit, bulu pada alis mata hilang semua. Muka tanpa alismata kelihatan kosong sama seperti halaman rumah tanpa tumbuh -tumbuhan. Dapat digunakan bahan kosmetik atau tattoo untuk memperbaiki ini, tetapi ini tidak asli. Oleh karena itu, dapat diperbaiki dengan memindahkan rambut dari kepala dan menanamnya di daerah alis mata. Mula-mula rambut yang ditanam tersebut rontok dulu, setelah 3 bulan rambut baru tumbuh hingga alis mata menjadi lebat. 5 LUBANG ANTING-ANTING DI TELINGA PUTUS Sering terjadi lobang anting -anting ditelinga robek. Ini disebabkan oleh anting - anting terlalu berat atau anting -anting tiba-tiba ditarik atau karena rudapaksa lain. Ada berbagai tehnik operasi dapat dilakukan untuk menyambung kembali cuping telinga yang robek tersebut. Cara yang baik yaitu menjahit kembali pinggir robekan cuping telinga tersebut

dengan rapi dan halus. 8 VARISES (PEMBULUH DARAH VENA MENONJOL) Pada orang dewasa, terutama pada wanita yang agak gemuk atau karena sering melahirkan, pada tungkai bawah terlihat pembuluh darah menonjol. Kadang - kadang sangat jelas kelihatan berkelok-kelok. Ini dirasakan mengganggu pandangan kosmetik, apalagi tungkai di samping muka, leher dan tangan merupakan bagian badan yang terlihat sehingga memerlukan penampilan yang sedap dipandang mata. Untuk keperluan kosmetik pembuluh darah vena tersebut dapat dibuang hingga tidak terlihat lagi. 9 Dengan anestesi lokal dilakukan sayatan kecil pada kulit diatas vena tersebut, lalu vena tersebut secara perlahan-lahan ditarik, sehingga semua vena-vena yang menonjol dan kelihatan membayang di kulit menjadi tidak terlihat lagi.
KEPUSTAKAAN 1. Harahap M. The management of pigmented nevi. Modern Medicine of Asia 1979;15 : 39 – 40. 2. Digman RO, Watanabe MJ. and Izenberg PH. Scalpel and scissor surgery as seen by the plastic surgeon. In : Epstein E and E. Jr (Eds.) : Skin Surgery. Fifth edition. Springfield: Charles C. Thomas. 1982; pp. 230 – 244. 3. Harahap M. Surgical removal of nevi – Sixth International Congress of DermatologieSurgery. Rome, October 6 – 9, 1985. 4. Harahap M. Surgical correction of deformities on upper lip and lower lids. Dermatol Surg Oncol 1981, 7 : 149. 5. Harahap M. The Orbital region. In : Harahap M. (Ed.) : Skin Surgery St. Louis: Warren Green, 1985; pp. 253 – 298. 6. Borges AF. Principles of scar camouflage. Facial Plastic Surgery 1984,1 : 181 – 190. 7. Harahap M. Revision of a depressed scar. Dermatol Surg Oncol. 1984; 10 : 206 – 209. 8. Harahap M. Repair of Split Earlobes. A review and a new technique. Dermatol Surg Oncol. 1982;8 : 187 – 191. 9. Harahap M. International Dermatosurgery. Cosmetic Varicectomy. Dermatol Surg Oncol. 1985; 11 :873 – 878.

Cerinin Dunia Kedokteran No. 41, 1986

39

Miastenia Gravis

Dr. Endang D Thamrin dan Dr. P. Nara
Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Ujung Pandang

PENDAHULUAN Miastenia gravis (MG) dengan nama-nama lain seperti asthenic bulbar palsy, myasthenia gravis pseudoparalytica atau Goldflam's disease ialah suatu penyakit kronik dengan dasar imunologik, ditandai oleh kelemahan otot serat lintang, berpredileksi otot-otot mata dan otot-otot lain yang disarafi saraf kranial1 . Miastenia gravis terhitung penyakit neromuskuler dengan lokasi kelainan pada neuromuscular junction Gejala klinik akibat kelemahan otot, sering timbul atau bertambah setelah kegiatan yang cenderung membaik atau berkurang sesudah istirahat2 '. Yang diserang umumnya otot-otot gerak mata, kelopak mata, pengunyah, gerakan menelan, otot-otot mimik. Walaupun jarang, juga otot-otot pernapasan leher, badan dan anggota gerak. Otot jantung dan otot polos tidak diserang2 ' 4 . Kelainan primer MG dihubungkan dengan gangguan transrnisi pada neuromuscular junction. Penyebab pasti belum diketahui, tetapi teori terakhir mengatakan bahwa MG merupakan kelainan imunologik3, 4 . MG lebih sering terdapat pada orang dewasa, dapat juga pada anak dan bisa timbul segera setelah lahir atau sesudah umur 10 tahun2.5 . MG perlu diobati meskipun kadang - kadang dapat terjadi remisi spontan. Makalah ini membahas secara singkat MG pada anak mengenai insidensi, etiologi, patofisiologi, patologi, gambaran klinik, diagnosis, pengobatan & prognosis. INSIDENSI Prevalensi MG 33/1,000,000 penduduk, 11% pada anak • 6 . Kira-kira 10—20% timbul pada bayi baru lahir dari ibu yang menderita MG2,3. Sie Pek Giok di Jakarta, antara Januari 1959 — Mei 1960 menemukan 6 kasus MG, 3 di antaranya 7 anak yang berumur 3—6 tahun . Meskipun pernah dilaporkan kasus familier, namun tidak terdapat bukti bahwa faktor
40 Cermin Dunia Kedokteran NO.41, 1986

herediter memegang peranan. Pada tipe neonatal, insidensi antara kedua jenis kelamin sama; pada tipe juvenile, lebih sering 2—6x pada anak perempuan daripada anak laki-laki1.5 . ETIOLOGI Kelainan primer pada MG dihubungkan dengan gangguan transmisi pada neuromuscular junction, yaitu penghubung antara unsur saraf dan unsur otot. Pada ujung akson motor

neuron terdapat partikel - partikel globuler yang merupakan penimbunan asetilkolin (ACh). Jika rangsangan motorik tiba pada ujung akson, partikel globuler pecah dan ACh dibebaskan yang dapat memindahkan gaya sarafi yang kemudian bereaksi dengan ACh Reseptor (AChR) pada membran postsinaptik. Reaksi ini membuka saluran ion pada membran serat otot dan menyebabkan masuknya kation, terutama Na, sehingga dengan demikian terjadilah kontraksi otot 8 . Penyebab pasti gangguan transmisi neromuskuler pada MG tidak diketahui. Dulu dikatakan, pada MG terdapat kekurangan ACh atau kelebihan kolinesterase, tetapi menurut teori terakhir, faktor imunologik yang berperanan1,2 .

Neonatal transient MG Tipe ini terdapat pada 10 — 20% bayi baru lahir dari ibuibu yang menderita MG. 2. Adanya proses imunologik pada MG sudah diduga oleh Simpson dan Nastuk pada tahun 1960 3 . Beratnya gejala tidak berkaitan dengan beratnya penyakit pada ibu 2. Relatif resisten terhadap pengobatan dan remisi komplit jarang2. Adanya riwayat penyakit dan gejala kelemahan otot serat lintang yang dimulai pada otot-otot mata dan otot-otot bulber. Gejala klinik MG akan timbul bila 75% AChR tidak berfungsi3 . gangguan mengunyah. 7. akan tetapi dengan uji prostigmin dapat dibuktikan pada anak umur 18 bulan—10 tahun 10 Millichap dan Dodge 4 membagi MG pada anak dalam 3 tipe: 1. kelainan transmisi neuromuskuler pada MG dianggap karena kekurangan ACh.4 Juvenile MG Tipe ini timbul pada umur 2 tahun sampai remaja 4 . bayi menjadi lemah. Anti-AChR ini akan mempercepat penghancuran AChR. sukar menelan. Gejala hampir sama dengan tipe neonatal transient MG. Pemeriksaan serologik menunjukkan anti-AChR dan antibodi terhadap jaringan otot serat lintang.2. 1986 41 . Juvenile MG. Di dapat berupa proliferasi limfositik atau timoma l. Dengan ditemukan antibodi terhadap AChR (anti . Pada biopsi otot serat lintang ditemukan lymphorrhage dan proliferasi limfositik dan sel-sel mioid pada timus. Gejala kelemahan otot dapat diprovokasi oleh aktivitas. congenital ptosis dan ocular myopathy. Kadar anti-AChR pada MG bervariasi antara 2—1000 nMol/L. bersifat ringan. bila diserang terutama otot-otot bahu dan ekstensor jari. dipakai pada bayi-bayi kecil.3 samping itu ditemukan sel-sel miod yang menyerupai sel otot serat lintang dalam timus yang juga mengandung AChR. . Kelemahan otot bertambah jelas pada sore hari dan sesudah kegiatan. Keluhan dan gejala sama seperti pada orang dewasa dan gejala pertama biasanya diplopia dan ptosis atau gejala THT seperti gangguan mengunyah. Anti-AChR ditemukan pada 80—90% penderita. Dengan uji prostigmin/tensilon atau provokasi dengan kurare terjadi perbaikan secara dramatik. dalam serum penderita MG juga dijumpai antibodi terhadap jaringan otot serat lintang 30—40% dan antibodi antinuklear 25% 3. Gejala ini berlangsung tidak lebih dari 1 bulan ' 9 dan bayi berangsur . yaitu tiba-tiba terjadi kelemahan yang hebat dan kesukaran bernapas yang berat 1. 41. GAMBARAN KLINIK Gejala klinik MG diakibatkan oleh kelemahan otot dengan sifat karakteristik yaitu bertambah berat sesudah aktivitas. tetapi ibunya tidak sakit MG2.AChR). Kelemahan otototot pernapasan dapat menimbulkan apnoe bila batuk. 2. 4. Pemeriksaan elektromiografi yang pada prinsip rangsangan pada saraf motorik akan menimbulkan kontraksi otot dengan amplitudo yang makin lama makin turun secara progresif. Kelemahan otot ekstremitas jarang.9 Neonatal persistent MG (congenital MG) Gejala timbul pada waktu lahir. membran postsinaptik mengalami perubahan sehingga jarak antara ujung saraf dan membran post sinaptik bertambah lebar & dengan demikian kolinesterase mendaaat kesempatan lebih banyak untuk menghancurkan ACh3. 6. makin lama makin buruk5 . tidak dapat mengisap. untuk provokasi timbulnya gejala MG. Umumnya gejala pertama berupa kelemahan otot mata yang menyebabkan diplopia dan ptosis l • 3 . Neonatal persistent MG (congenital MG).4 . demam dan obat-obat tertentu seperti B— blocker.PATOFISIOLOGI Sebelum tahun 1973. Uji ini sering berbahaya karena dapat menimbulkan krisis miastenia. perubahan otot mulut. Segera atau beberapa jam setelah lahir. Uji kurare. yaitu kumpulan limfosit kecil yang dikelilingi pembuluh darah. Neonatal transient MG. Pada pemeriksaan neurologik tidak ditemukan kelainan. Selain itu. DIAGNOSIS BANDING Tipe neonatal dibedakan dengan floppy infant syndrome. Uji tensilon: Dengan tensilon (edroponium klorida) 0.8 . polimiositis dan miopati lain 5 . tetapi tidak menghambat pembentukan AChR baru 3 . Hanya digunakan pada kasus-kasus yang sukar didiagnosis. kelemahan otot-otot tungkai sangat jarang.4 5. menelan atau suara sengau 5 . PATOLOGI Perubahan patologik terbatas pada otot serat lintang yang diserang & kelenjar timus l . Jarang dikerjakan. gangguan menelan.4 • 9 Dulu diduga MG tidak timbul sebelum pubertas. pernapasan 4 melemah. nabgis dan gerakan berkurang. berlangsung lama. 3.5.1—1 ml IV. biasanya dipakai pada anak yang lebih besar. dan berkurang atau menghilang setelah istirahat.4 . Sebagai akibat proses imunologik. Mikroskopik terdapat pada serat otot "lymphorrhage". stres. Perbaikan dramatik setelah uji prostigmin dan gambaran Cermin Dunia Kedokteran No. & sebaliknya 1/3 penderita timoma disertai MG3 .02 mg/kg BB subkutan dan gejala berkurang atau menghilang. aminoglikosida dan lain-lain 3. Sedangkan 20% penderita menunjukkan gangguan otot-otot yang dipersarafi oleh saraf kranial yang menimbulkan disartri.9 . Dengan gejala ini. Uji prostigmin: Disuntik prostigmin (neostigmin bromida) 0. derivat kinine. 9—1-6% MG disertai timoma. gangguan tersebut adalah suatu proses imunologik yang menyebabkan jumlah AChR pada membran postsinaptik berkurang 3.terjadi perbaikan dalam 2 menit. kesukaran menegakkan kepala. Adanya riwayat remisi dan eksaserbasi. dan kadar ini berbeda secara individu. siang hari lebih berat daripada pagi hari4 • 10 . sedangkan tipe juvenil dibedakan dengan polineuropati. Kelenjar timus sering abnormal. 50—60% MG datang ke dokter 3 . perubahan mimik. DIAGNOSIS Diagnosis MG dapat ditegakkan berdasarkan: 1. nervositas.angsur kembali normal karena masuknya anti—AChR dari ibu secara transplasenter ke dalam tubuh bayi4. 3.9 . atau jumlahnya berkurang 1/3 dari normal9 . baru diketahui.

penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot. mencapai puncak sesudah 3 . 1972. pengobatan MG berdasarkan 3 prinsip. setelah 3 tahun ± 25% penderita akan mengalami remisi klinik dan 40 — 50% mengalami perbaikan 3 . Los Altos.Snead III OC. semua otot serat lintang dapat diserang. terutama otot-otot tubuh bagian atas. 11 : 172—6. pp 350—354. Evanston. 3. 10% MG tetap terbatas pada otot-otot mata. diberikan penegak leher.Newson DJ. Ned T Geneesk.. 452—5. phenintoin. Beeson PP and Dermot WM. Silver HK and O'Brien D. 31 . dan umumnya lebih baik daripada orang dewasa. 1966. • Mempengaruhi proses imunologik. Kerja kortikosteroid untuk mencegah kerusakan jaringan oleh pengaruh imunologik atau bekerja langsung pada transmisi neromuskuler. Morley BJ. Philadelphia— London—Toronto: WB Saunders Co. pp 581—5. Myasthenia Gravis in Infancy. 1961.Sie Pek Giok.cepat atau lambat akan mengalami atrofi otot . Diseases of The Nervous System in Infancy. piridostigmin. 4. USA: Charles C Thomas Publisher. Myasthenia Gravis. Kemp GE. Mempengaruhi proses imunologik: 1) Timektomi dianjurkan pada MG tanpa timoma yang telah berlangsung 3 — 5 tahun. 1976. Philadelphia—London—Toronto. kemudian berangsur-angsur baik dalam 15—20 tahun dan ± 20% antaranya mengalami remisi. PROGNOSIS Pada anak. 11.Oosterhius HJGH. mandi sauna. 10. Publisher Hagerstown. 1983. London: Harper & Row. 11 . In: Testbook of Medicine 13th ed.Rowland LP. 2) Alat bantuan non medikamentosa: Pada MG dengan ptosis diberikan kaca mata khusus yang dilengkapi dengan pengkait kelopak mata. juga obat-obat yang menyerupai kurare 3 '9 . Pada bayi dapat dimulai dengan dosis 10 mg piridostigmin per os dan pada anak besar 30 mg4 . 3) Imunosupresif: Biasanya digunakan azathioprin (imuran) dengan dosis 2½ mg/kg BB. 2) Memblokir pemecahan ACh: Dengan anti kolinesterase. Neurology 1980. New York. 1981. dinaikkan perlahan-lahan sampai dicapai dosis yang diinginkan. seperti prostigmin. 42 Cermin Dunia Kedokteran No. Maryland. hal 13—4. 8. 1986 . juvenile MG. 7. Dalam perjalanan penyakit. Kombinasi azathioprin dan kortikosteroid lebih efektif yang dianjurkan terutama pada kasus-kasus berat 9 . Disease of Muscle and Neuromuscular Junction. Neurology. bila kadar dapat diturunkan sampai 50% akan terjadi perbaikan klinik. 2) Kortikosteroid: Diberikan prednison dosis tunggal atau alternating untuk mencegah efek samping. RINGKASAN Miastenia gravis pada anak jarang. Pediatrics 15th ed.5 tahun. Jakarta • PT Dian Rakyat.Ford FR. makanan yang merangsang. San Francisco. Neurologi Klinis Dasar cetakan keempat. kelebihan dosis dapat menyebabkan krisis kolinergik. Penyebab gangguan transmisi neuromuskuler merupakan suatu kelainan imunologik yang menyebabkan berkurangnya AChR pada membran postsinaptik. K E P U S T A K A AN 1. Remisi spontan pada awal penyakit terjadi pada 10% MG. Brodley RJ and Oh SJ. Penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot: Tujuannya agar penderita dapat menyesuaikan kelemahan otot dengan. PENGOBATAN Secara garis besar. • Penyesuaian penderita terhadap kelemahan otot. 2). Pediatric Neurology 2nd ed. neonatal transient MG. antibiotika seperti aminoglikosida. Klinik MG pada anak mempunyai 3 tipe: 1). 1975. 476—80. Dengan timektomi. • Mempengaruhi transmisi neuromuskuler. Dimulai dengan dosis kecil. uji prostigmin serta pemeriksaan elektromiografi. Juga dianjurkan untuk menghindari panas matahari. 4) Plasma exhange: Berguna untuk mengurangi kadar anti— AChR. WB Saunders Co.Barnet HL and Einhorn AH. Myasthenia Gravis: Klinisch Beeld. 30: 732—9. 20% mengalami insufisiensi pernapasan yang dapat 3 fatal. 1981. Childhood and Adolescence 5th ed. benzodiazepin. Prinsip pengobatan ialah 1). Bila otot-otot leher yang kena. pp 492—6. 5. neonatal persistent MG (congenital MG) dan 3). banyaknya ACh dengan r angsangan saraf akan bertambah sehingga serat-serat otot yang kekurangan AChR di bawah ambang rangsang dapat berkontraksi 3 . 1971. Illinois. 2). Prognosis pada anak sangat bervariasi. Current Pediatric Diagnosis and Treatment 4th ed. 10%. Myasthenia Gravis. Springfield. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala klinik. Progresi penyakit lambat. California: Lange Medical Publications. Perbaikan lambat sesudah 3 — 12 bulan3 . 1973. Benton JW. Pathofysiologie en Behandeling.Gellis SS and Kagan BM. 9. menekan emosi dan jangan minum obat-obatan yang mengganggu transmisi neuromuskuler seperti B-blocker. prognosis sangat bervariasi tetapi relatif lebih baik dari pada orang dewasa. Mempengaruhi transmisi neuromuskuler: 1) Istirahat: Dengan istirahat. 1) Memberikan penjelasan mengenai penyakitnya untuk mencegah problem psikis. 2. derivat kinine.Seybold ME and Lindstrom JM. 1983. Gangguan MG berlokasi pada neuromuscular junction.Kempe CH.Mahar Mardjono dan Priguna Sidharta. Eds. pp 1260—9. 1 : 1765—71. tetrasiklin dan d-penisilamin. 127: 1765—71. 12. Juvenile Myasthenia Gravis. Majalah Kedokteran Indonesia. mempengaruhi proses imunologik dan 3).elektromiografi yang khas merupakan upaya untuk membedakan MG dari kelainan-kelainan tersebut di atas. pp 1036—9. Dwyer D.Farmer TW. biasanya dimulai dosis kecil sampai dicapai dosis optimal 4. 6. 41. Current Pediatric Therapy. edroponium atau ambenonium diberikan sesuai toleransi penderita. mempengaruhi transmisi neromuskuler. International Medicine. New York: Appleton—Century Crofts.

— disproporsi antara kepala anak dan jalan lahir sehingga terjadi mulase 6 .kadang membentuk huruf U sehingga mudah sekali terjadi kerusakan bila ada faktor -faktor pencetus (hipoksia/iskemia). Gejala-gejala dapat ti mbul segera dapat sampai berminggu-minggu. etiologi. usaha yang lebih penting ialah profilaksis seperti perawatan prenatal. Laki-laki : perempuan = 5 : 2. P. • Bukan trauma kelahiran: umumnya ditemukan pada bayi kurang bulan (BKB). asfiksia. diagnosis. PIN meliputi perdarahan epidural. gambaran klinik. kadang . 6 ETIOLOGI • Trauma kelahiran 1. pembuluh darah otak masih embrional dengan dinding tipis. patogenesis. kejang -kejang. Penatalaksanaan dan penanggulangan PIN masih kurang memuaskan. subaraknoid. Pada perdarahan yang bukan karena trauma kelahiran. Keadaan ini terutama terjadi pada perdarahan intraventrikuler/periventrikuler. Di sini perdarahan terjadi akibat pecahnya vena-vena kortikal yang menghubungkan rongga subdural dengan sinus-sinus pada duramater. Keadaan ini jarang ditemukan pada neonatus. insidensi perdarahan subdural sudah sangat menurun. infeksi intrauterin.7 (Saxena). Sebabnya PIN banyak. Perdarahan epidural/ ekstradural terjadi oleh robekan arteri atau vena meningika media antara tulang tengkorak dan duramater. penatalaksanaan. PIN ialah perdarahan dalam rongga kranium dan isinya pada bayi sejak lahir sampai umur 4 minggu. partus presipitatus.7 Ada pula PIN yang disebabkan oleh penyakit perdarahan/gangguan pembekuan darah. Perdarahan subdural lebih sering pada BCB daripada BKB sebab pada BKB vena-vena superfisial belum berkembang baik dan mulase tulang tengkorak sangat jarang terjadi 6 . jaringan penunjang sangat kurang dan pada beberapa tempat tertentu jalannya berkelok . PIN mempunyai arti penting karena dapat menyebabkan kematian atau cacat jasmani dan mental1 . Nara Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Holt 3 menemukan pada otopsi bayi-bayi lahir mati dan yang meninggal dalam 2 minggu pertama.1% kematian perinatal oleh PI. Menurut Saxena 4 13. Pada robekan tentorium serebeli atau vena galena dapat terjadi hematoma retroserebeler. faktor dasar ialah prematuritas. 1986 43 . Makalah ini membahas sekedar insidensi. pertolongan persalinan dan perawatan postnatal yang sebaik-baiknya. 30% PI. 1. Jonggu L.kelok. kelainan jantung bawaan. cunam). Sering PIN tak dikenal/dipikirkan karena gejala -gejalanya tidak khas. Untuk menurunkan angka kejadian PIN. Tetapi perdarahan subdural merupakan jenis PIN yang banyak dijumpai pada BCB. prognosis dan pencegahan PIN yang berkaitan dengan persalinan. pada bayi-bayi tersebut. INSIDENSI Dilaporkan angka berbeda-beda tentang insidensi PIN. memberikan gejala-gejala kenaikan tekanan intrakranial. Pada umumnya prognosis PIN tidak terlalu menggembirakan. Dengan kemajuan dalam bidang obstetri. partus buatan (ekstraksi vakum. intraserebral/parenkim dan intraventrikuler 2 . Tarau dan Dr. Ujung Pandang PENDAHULUAN Perdarahan intrakranial pada neonatus (PIN) tidak jarang dijumpai. 2. 41. subdural. Faktor dasar ialah prematuritas dan yang lain merupakan faktor pencetus PIN seperti hipoksia dan iskemia otak yang dapat timbul pada syok. Cermin Dunia Kedokteran No. hipotermi. Perdarahan dapat berlangsung perlahan-lahan dan membentuk hematoma subdural. perdarahan terjadi oleh kerusakan/ robekan pembuluh-pembuluh darah intrakranial secara langsung. — pemutaran/penarikan kepala yang berlebihan.5.9 : 1 (Banerjee)4. Angka kematian PI pada bayi prematur 5x lebih tinggi daripada bayi cukup bulan (BCB). PATOGENESIS Pada trauma kelahiran. 3.Perdarahan Intrakranial Pada Neonatus Dr. juga hiperosmolaritas/hipernatremia1. partus biasa.

41. dianjurkan CT Scan untuk mengetahui lokalisasi dan luasnya perdarahan. • Iritasi korteks serebri berupa kejang-kejang. LABORATORIUM • pemeriksaan likuor terutama untuk perdarahan subaraknoid dan intraventrikuler/periventrikuler. Bila cairan likuor berdarah. PIN dapat dibedakan 2 sindrom7 : 1. • Gejala gerakan lidah yang menjulur ke luar di sekitar bibir seperti lidah ular (snake like flicking of the tongue) menunjukkan perdarahan yang luas dengan kerusakan pada korteks 9 . catastrophic syndrome. antitrombin III & faktor VIII 10 . misalnya pada perdarahan subaraknoid. Pupil melebar. Perdarahan intraventrikuler dalam kepustakaan ada yang gabungkan bersama perdarahan intraserebral yang disebut perdarahan periventrikuler7. perdarahan terjadi dalam parenkim otak. somnolen. Tujuan fungsi lumbal pada PIN untuk diagnostik. Selain hipoksia. derajat IV : perdarahan intraventrikuler + dilatasi ventrikel dengan perluasan ke parenkim otak. ternyata bukan. • Tonus otot lemah atau spastis umum. • Dengan computerized tomography (CT Scan) semua jenis PIN dapat diketahui 12 . maka PI dapat dipikirkan. DIAGNOSIS Diagnosis PIN sangat sukar. opistotonus. Pada perdarahan intraserebral/intraserebeler. Apabila gejala-gejala tersebut di atas ditemukan pada bayi prematur yang 24—48 jam sebelumnya menderita asfiksia. perdarahan periventrikuler memegang peranan penting. sopor atau koma). oleh riwayat persalinan yang jelas. • Pemeriksaan ultrasonografi banyak digunakan. Pada pemeriksaan likuor dapat dijumpai tekanan yang meninggi. jarang pada neonatus karena hanya terdapat pada trauma kepala yang sangat hebat (kecelakaan)8 . perdarahan terjadi di rongga subaraknoid yang biasanya ditemukan pada persalinan sulit. kadang-kadang juga perdarahan subaraknoid oleh robekan tentorium yang luas. gejala klinik makin lama makin berat. Oleh karena itu. Berdasarkan USG. yang berperanan penting ialah hipoksia yang menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah otak dan kongesti vena. Keadaan ini dapat meninggikan tekanan darah otak yang diteruskan ke kapiler sehingga dapat pecah. Derajat I & II umumnya ringan. 2. Dari semua jenis PIN. Sekitar 75—90% perdarahan peri ventrikuler berasal dari jaringan subependimal germinal matriks/jaringan embrional di sekitar ventrikel lateral. warna merah/santokrom. flaksiditas akan berubah menjadi spastis yang menetap. menangis lemah. refleks cahaya lambat sampai negatif. irritable. • Cephalic cry (menangis merintih). Gejala-gejala berikut dapat ditemukan : • Fontanel tegang dan menonjol oleh kenaikan tekanan intrakranial. sebagai pengobatan (mengurangi tekanan intrakranial) dan untuk mencegah komplikasi hidrosefalus (fungsi lumbal berulang-ulang). trombosit. kadang-kadang ada hipotermi yang menetap. karena frekuensi dan mortalitasnya tinggi pada bayi prematur. kadar glukose menurun. Dapat serabuh sempurna tetapi biasanya dengan gejala sisa. dan umumnya sukar didiagnosis jika tidak didukung. Faktor-faktor ini menjadi normal bila keadaan bayi membaik. saltatory syndrome: gejala klinik dapat berlangsung berjamjam/berhari-hari yang kemudian berangsur-angsur menjadi baik. Bertambahnya aliran darah ini.Pada perdarahan subaraknoid. Adanya perdarahan subaraknoid dapat dibuktikan dengan fungsi likuor. Kadang-kadang ada perdarahan retina. • Foto kepala tidak dapat menunjukkan adanya perdarahan. derajat III : perdarahan intraventrikuler + dilatasi ventrikel. derajat I : perdarahan hanya terbatas pada daerah subependimal. Berdasarkan perjalanan klinik. Apnea dapat berupa serangan diselingi pernapasan normal/takipnea dan sianosis intermiten. Tetapi bila perdarahan berlangsung lebih lama. Jika perdarahan dan asfiksia tidak berlangsung lama. meninggikan tekanan pembuluh darah otak yang diteruskan ke daerah anyaman kapiler sehingga mudah ruptur. PIN harus didiagnosis banding dengan beberapa penyakit . 1986 • Gejala-gejala lain yang dapat ditemukan ialah gangguan kesadaran (apati. Gejala-gejala ini baru timbul beberapa jam setelah lahir dan menunjukkan adanya perdarahan subdural . pada pemeriksaan ulangan 3—4 minggu kemudian biasanya tidak ditemukan kelainan lagi. GAMBARAN KLINIK Gejala-gejala PIN tidak khas. tidak mau minum. Burstein dkk menentukan derajat perdarahan intraventrikuler sebagai berikut l1 derajat 0 : tidak ada perdarahan intrakranial. berlangsung beberapa menit sampai berjam-jam dan akhirnya meninggal. Khusus pada neonatus/BKB. hiperosmolaritas pula dapat menyebabkan perdarahan intraventrikuler1 Hiperosmolaritas antara lain terjadi karena hipernatremia akibat pemberian natrium bikarbonat yang berlebihan/plasma ekspander. Derajat III & IV umumnya berprognosis buruk. 44 Cermin Dunia Kedokteean No. derajat II : perdarahan intraventrikuler. Cara ini tidak secara rutin karena biayanya sangat mahal. lipatanlipatan kulit kepala dan mulase. terutama bila tidak ada hubungan dengan trauma kelahiran karena gejala-gejalanya tidak khas. nistagmus dan eksoftalmus. • pada pemeriksaan darah dapat ditemukan: — tanda-tanda anemi posthemoragik — analisa gas darah (0 2 dan CO 2 ) — gangguan pembekuan darah terutama pada PIN yang non traumatik. • Apnea: berat dan lamanya apnea bergantung pada derajat perdarahan dan kerusakan susunan saraf pusat. twitching. Kelumpuhan lokal dapat terjadi misalnya kelumpuhan otot-otot pergerakan mata. Pada perdarahan intraventrikuler. Hipotonia dapat berakhir dengan kematian bila perdarahan hebat dan luas. hanya fraktur yang sukar dibedakan dengan sutura. Mc Donald dkk mendapat kadar rendah fibrinogen. otot-otot muka/anggota gerak (monoplegi/hemiplegi) menunjukkan perdarahan subdural/ parenkim. kadar protein meninggi. • Mata terbuka dan hanya memandang ke satu arah tanpa reaksi. tonus otot akan segera pulih kembali. sekitar 20% kasus dengan gejalagejala yang diduga PIN. bila tidak meninggal akan disertai komplikasi berat seperti hidrosefalus. nadi lambat/cepat.

Hidrosefalus bangkan. berupa larutan glukosa (5—10%) dan NaCl 0. kalau berhenti diberikan luminal 10 mg/kgBB (neonatus 30 mg). gangguan • Pemberian vitamin K serta transfusi darah dapat dipertim.9% 4:1 atau glukosa 5—10%dan Nabik 1. tunggu 15 menit. fungsi lumbal pada PIN kadang-kadang ada perdarahan. Cermin Dunia Kedokteran No. dilakukan shunt antara ventrikel lateral dan atrium kanan. ikterus. Pada perdarahan epidural terjadi penekanan pada jaringan otak ke arah sisi yang berlawanan. 1986 45 pada neonatus yang memberikan gejala -gejala yang hampir sama. epilepsi. misalnya • Infeksi pada bayi baru lahir/neonatus yang dapat memberikan gejala. evakuasi hematoma dengan irigasi menggunakan cairan garam fisiologik. gangguan bicara atau strabismus. frekuensi pernapasan. mortalitas bergantung • Menjaga jalan napas tetap bebas. kontinu dan pemberian O 2 . muntah dan lain-lain. sianosis. untuk mencegah aspirasi serta penyumbatan larings oleh lidah sebagian kecil dengan sekuele ringan. retardasi mental dan hidrosefalus. mortalitas 50—70% dan sekitar 30% sembuh dengan serebral. dalam koma diberikan 0 2 . Dibedakan dengan PIN berdasarkan anamnesis dan pengobatan ex juvantibus pada bayi. kalau belum berhenti diulangi dosis yang sama. sekuele berat.bicara. menurut Rabe suhu tubuh.gejala yang mencurigakan. • pemeriksaan fisik: adanya tanda-tanda PI. kejang -kejang. — antibiotika dapat diberikan untuk mencegah infeksi sekunder. • Respiratory distress of the newborn dengan apnea. retraksi sternum dan kosta. Perdarahan yang meliputi batang otak pada bagian formasi retikuler. tindakan explorative burrhole dilanjutkan dengan kraniotomi. diagnosis PIN ditegakkan berdasarkan : • anamnesis: riwayat kehamilan. 41. merintih (expiratory grunting). takipnea. sianosis). sebagian besar sembuh sempurna. evakuasi hematoma dan hemostasis yang cermat 8 . cepatnya didiagnosis dan pertolongan. perdarahan antepartum dan lain-lain). Ibunya penderita DM dan perlu pemeriksaan kadar glukosa darah bayi. kejang -kejang. Diuresis darahan subdural dengan hilangnya kesadaran yang lama. Selain itu lekositosis. bayi mula-mula minum baik dan tiba-tiba sukar minum karena trismus dan gejala lain. Prognosis PIN bergantung pada lokasi dan luasnya perdarahan.gejala kesukaran bernapas (apnea. Pada penderita yang tidak meninggal. Biasanya disertai kelainan kongenital lain. • Tindakan bedah darurat: Bila perdarahan/hematoma epidural walaupun jarang dilakukan explorative burrhole dan bila positif dilanjutkan dengan kraniotomi. • Pemberian obat -obatan : — valium/luminal bila ada kejang-kejang. apalagi kalau penderita pada derajat perdarahan17. hanya 40% dapat sembuh sempurna setelah dilakukan aktivitas motorik. PIN oleh trauma kelahiran sudah sangat berkurang. pneumoni 13 . dibedakan dengan PIN karena partus tetanus neonatorum umumnya oleh dukun. Yang agak khas pada infeksi ialah hepatosplenomegali. TN hampir selalu terjadi pada akhir minggu pertama. derajat kesadaran. pembukaan duramater. dosis valium 0. Dibedakan dengan PIN yaitu gejala gangguan pernapasan dan riwayat persalinan (ibu toksemia. • Penyakit metabolisme (hipoglikemi) yang dapat memberikan kejang & letargi. Keadaan ini dapat fatal bila tidak mendapat pertolongan segera. • Tetanus neonatorum dengan kejang -kejang. • pemeriksaan laboratorium: likuor dan darah. dapat terjadi herniasi unkus dan kerusakan batang otak. mengeluarkan darah. hipotermi. prematuritas. Bayi letak dalam posisi miring angka kematian 10—25%. antara lain bayi kejang -kejang akibat ketergantungan vitamin B 6 karena ibunya sebelumnya mendapat pengobatan vitamin B 6 dosis tinggi. bradikardi. Untuk membedakan dengan PIN yaitu riwayat persalinan seperti ketuban pecah dini. ketuban keruh/berbau.3—0. • Kelainan kongetinal saraf pusat memberikan gejala kejang dan letargi. Perlu diobservasi secara cermat: Pada perdarahan subdural akibat trauma. terutama bila ada manipulasi yang berlebihan. Pada perdarahan intraventrikuler karena sering terdapat obstruksi aliran likuor. Lebih jelas. Kalau ada gangguan Diusahakan tindakan dibatasi untuk mencegah terjadinya serebelum dapat terjadi ataksi serebeler. seksio sesar. nadi cepat. Pada perdarahan/hematoma subdural. • Bayi dirawat dalam inkubator yang memudahkan observasi sindrom hiperaktivitet. selanjutnya 4 mg/kgBB dibagi dalam 2 dosis sambil perhatikan keadaan umum seterusnya. umur kehamilan. pernapasan tidak teratur dan demam tinggi. Pada derajat 3—4 (sedangdan kepala agak ditinggikan untuk mengurangi tekanan vena berat). baik 15 Pada perdarahan intraventrikuler. fraktur tulang kepala dan tanda-tanda peninggian tekanan intrakranial. persalinan. kurang dari 1 ml/kgBB/jam berarti perfusi ke ginjal berkurang.Karena kemajuan obstetri. frekuensi jantung fungsi subdural berulang-ulang atau tindakan bedah 16 . memberikan kerusakan/kelainan yang lebih parah14 .5% 4:1. — kortikosteroid berupa deksametason 0. • Fungsi lumbal untuk menurunkan tekanan intrakranial. Per(bradikardi/takikardi). 4 jam kemudian luminal per os 8 mg/kgBB dibagi dalam 2 dosis selama 2 hari. denyut nadi dan diuresis.5—1 mg/kgBB/24 jam yang mempunyai efek baik terhadap hipoksia dan edema otak. keadaan bayi sesudah lahir dan gejala . gejala . dkk. mencegah terjadinya obstruksi aliran likuor dan mengurangi efek iritasi pada permukaan korteks. Mortalitas PIN non traumatik 50—70% 7 .5 mg/kgBB. memdiuresis lebih dari 1 ml/kgBB/jam menunjukkan fungsi ginjal punyai prognosis jelek. • Kecanduan obat dari ibu.gejala nerologik. besarnya dan reaksi pupil. dapat disertai spastisiPENATALAKSANAAN tas. merupakan komplikasi paling sering (44%) dari perdarahan • Infus untuk pemberian elektrolit dan nutrisi yang adekuat periventrikuler7 . hipotoni. • pemeriksaan penunjang: CT Scan USG dan foto kepala. PROGNOSIS . infeksi perinatal pada ibu. lemah (letargi). Pada derajat 1—2 (ringan-sedang). Sekuele dapat berupa cerebral palsy.

memberikan pertolongan dan perawatan yang sebaik -baiknya. Purnomo Suryantoro. 1979. Paediatrics. 6. 1962. Timing and Antecedent of Intracranial Haemorrhage in The Newborn Pediatrics. Mc Donald MM. Berkat kemajuan obstetri. Indian Ped. Hafid A dan Sajid DM. Appleton-Century-Crofts. 10th ed. 1984. 10. 34: 32-4. of Intraventicular Haemorrhage in Newborn Infants. 1986 . PIN oleh trauma kelahiran sudah sangat berkurang. Peranan Radiologik Pada Kelainan Otak. yang paling penting ialah pencegahan. 3. Hypernatremia as a Cause of Intracranial Haemorrhage. 13th ed. Cedera Otak dan Dasardasar Pengelolaannya. baik menyangkut diagnosis maupun penatalaksanaan dan pencegahannya. pp 527-9. Intracranial Haemorrhage. RINGKASAN Telah dilaporkan tinjauan kepustakaan perdarahan intrakranial pada neonatus yang berkaitan dengan persalinan. Cole VA. 1984. Renjatan Pada Neonatus. Volpe JJ. A Cause of Perinatal Mortality. Cermin Dunia Kedokteran. Rivers RP and Smith 1F. 46 Cermin Dunia Kedokteran No. Penanganan Infeksi Pada Bayi Baru Lahir. Present and Future. Cermin Dunia Kedokteran. Mc Intosh R and Barnett HL. BIKA I'KUI. Leksmono PR. Jakarta 1977. Disease of Newborn.49: 722-3. 7. The Ped Clinics North Am. Perhatian khusus harus diberikan kepada bayi-bayi prematur (BKB) yaitu mencegah episode asfiksia sebelum dan sesudah persalinan. Infantile Subdural Hematomas. 11. Pemberian koagulans sebagai usaha untuk mencegah timbulnya PIN sampai saat ini belum ada persesuaian paham. 22: 433-5. Mc Donald MM. Kumpulan Naskah Ilmiah Simposium dan Seminar Neonatologi.74: 26-7. Koops BL. 17. Pediatrics. Behrman RE and Driscoll JM. Philadelphia-London-Toronto: WB Saunders Co. Durbin GM. pp 421-8. 2. Moch Bachtiar dan Achmad Suryono. Mithilesh C. 1975. Rumack CM. 011afson A. Pathogenesis. hal 36-40. Koops BL. Intracranial Haemorrhage. 1973. baik waktu persalinan maupun sesudah anak lahir. Schaffer and Avery. Role of Coagulopathy in Newborn Intracranial Haemorrhage. 3rd ed. 29: 32-4. Neurol. 1984. 16. 41. Narang A and Bhakov ON. Santos KB and Gosh S. Intracranial Hemorrhage in The Newborn: Current Understanding and Dilemmas. 1974. Arhan Arief. 1977. 5. 15. 50: 938-41. 12. 14: 115-6. 1978. Textbook of Child Neurology. 14. Dalam hal ini perlu monitoring keadaan bayi intrapartum. Tokyo: Igaku Shoin Ltd. 15: 403. 1975. Mealy J. 13. Guggenheim MA and Hathaway WE. 92: 693-5. 1978. Johnson ML. 1984. resusitasi segera sesudah lahir dan mencegah kemungkinan hipoksia oleh sebab-sebab lain 18 . Nelson. Saxena HMK. Holt LE. yang meliputi pemeriksaan ibu-ibu hamil secara teratur. KEPUSTAKAAN 1. Volpe JJ. Guggenheim MA and Hathaway WE. 8. Indian Ped. 2nd ed. Menurut etiologi dapat dibedakan PIN yang traumatik/trauma kelahiran dan non-traumatik. pp 1034-8. tetapi pemberian vitamin K secara rutin pada BKB dapat dianjurkan. Roberton NRC and Howart P. Texbook of Pediatrics. Neonatal Periventricular Haemorrhage: Past.PENCEGAHAN Untuk mengurangi terjadinya PIN. Menkes JH. 18. Banerjee CK. St Louis: CV Mosby Co. 1975. Cerebral Intraventricular Haemorrhage and Autopsy. Neonatology. 74: 32. Reynolds EO. Arch Dis Child. 1983. Philadelphia: Lea & Febiger. 1971. J Paed. 9. Susworo. Arch Dis Child. Johnson ML. 4. PIN non-traumatik yang ditemukan pada BKB merupakan masalah pediatrik. 1980. Inc. 34: 28-9. pp 601-5.

Apabila dapat. Coritrat. Wasis Budiarto *) *) Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan **) Kantor BPDPK Jawa Timur PENDAHULUAN Dalam pengelolaan suatu asuransi kesehatan. Chymomed. untuk saluran cerna: Dulcolax.Penggunaan Obat-obat di luar DOEN Untuk Peserta BPDPK Yang Dirawat di RSU Madiun. Ponorogo & Magetan tahun 1984 Subagyo Martodipuro *). obat-obat yang dipakai yang tidak tercantum dalam DOEN golongan analgesik adalah Ponstan. Sanpiccillin. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk membahas. Penstrep 10: 1h. Vasodistal. Ponorogo dan Magetan Macam penyakit 1. sehingga ada keseimbangan antara premi yang dibayar oleh peserta dan santunan yang diperolehnya. neuritis. Hal ini perlu untuk dapat mengontrol pengeluaran. Abses. Unagen. Erysanbe. Neuritis 8. Hemoroid 6. yang terdiri atas struma. Pentrexyl. penenang Valium 5.penyakit tersebut di atas. Viccillin 1000. Alpara. HASIL Seluruhnya terdapat 46 kasus. Pehazon dan Flosint. Ekspektoran Cermin Dunia Kedokteran No. Bactrim. Neonovapon. Kemicyclin. meningitis. Untuk perawatan tinggal peserta BPDPK juga ada ketentuan. Wahyu Hidayat *). Diarent. ternyata terdapat sebelas macam penyakit seperti tersebut dalam tabel 1. Urosulfin. Golongan antibiotika Ampipen. METODIK 30 macam penyakit yang terbanyak diderita peserta BPDPK yang dirawat tinggal di RSU Madiun. Bioplacenton dan Kemoterapika. Viccillin S. Neobiotic. epilepsi. kombusio. Kombusio 5. Hematokel 4. Daniclox. Struma 2. Xylomidon. 41. Rochjat Soetarmo **). bahkan ada kelebihan saldo yang diperlukan untuk investasi kapital. Obat-obat yang digunakan untuk penyakit -penyakit tersebut di atas tetapi tak tercantum dalam DOEN tercantum dalam lampiran I. antara lain obat-obat yang diberkan di RSU Pemerintah sebaiknya berasal dari daftar obat esensial nasional (DOEN) sehingga peserta tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk beli obat sendiri. Ponorogo dan Magetan telah disisihkan untuk dianalisa biaya. Polycrol. golongan anti inflamasi: Danzen. Meningitis. Obat-obat yang digunakan yang tidak terdapat dalam DOEN dicatat dan ditinjau apakah dalam DOEN memang ada yang sejenis atau dapat disubstitusikan. Kalpicillin 500. dan anti kolik: Baralgin. tetanus. Urfamycin. Kemicetin. Ponorogo & Magetan 1984. ensefalitis RSU Madiun RSU Ponorogo RSU Magetan Total 5 4 4 2 3 1 1 3 3 — — 26 2 — — 1 1 1 1 — — 1 7 1 1 — 1 2 2 — — 2 2 2 13 6 7 4 3 6 4 2 4 5 3 46 2 Total Untuk penyakit . yang ditinjau dari macam obatnya. selalu ada ketentuan dan pembatasan dalam bentuk dan jenis pelayanan yang dapat diperolch peserta. Papase. Spasmocibalgin. Berikut akan dibahas sebelas penyakit lain. Untuk obat kardiovaskuler: Norpace. berarti akan meringankan beban peserta BPDPK. morbili (lihat tabel 1). selulitis 3. Flagyl 500. Pyogenta. apakah obat non DOEN yang digunakan untuk peserta BPDPK sebenarnya dapat diatasi oleh obat yang tercantum dalam DOEN atau tidak. abses. ditinjau dari biayanya. Tetanus 9. Tabel 1 : Penyakit dan obat-obatan non DOEN yang digunakan untuk penderita peserta BPDPK di RSU Madiun. hematokel. Epilepsi 10. Untuk kortikosteroid oradexon. Dalam studi analisa biaya rawat tinggal peserta BPDPK di RSU Madiun. 1986 47 . Lexotan. telah disoroti 30 macam penyakit yang terbanyak diderita peserta. Binotal. Neuropiron. artritis. Amoflox. Dari sisanya penyakit yang diderita oleh 3 — 7 orang. Artritis 7. hemoroid. Lincocin. Morbili 11. Golongan antasid: Camalox. Ativan.

Emetine hidroklorida suntik.Silomat dan Plausitin. Alinamin F. Antasid yang tercantum dalam DOEN adalah kombinasi antara aluminium hidroksida dengan magensium hidroksida saja. 4) antasid 5) sedativa. 1) obat tersebut memang tidak tercantum dalam daftar obat esensial nasional (DOEN). Mengenai obat yang tidak dianggap perlu masuk dalam DOEN dapat dibagi dalam golongan obat yang dikategorikan sebagai pemborosan. Sangobion. Mengenai penggunaan antibiotika untuk kasus-kasus di atas. kalpicillin. Lain-lain Efortil. DISKUSI Ada beberapa kemungkinan mengapa obat yang dipilih tidak dapat diperoleh dari rumah sakit secara bebas (untuk peserta BPDPK). Hal ini akan mengingatkan kita untuk bekerja secara konsisten. anti aritmia. Tetapi kalau anti inflamasi enzimatik tersebut diberikan tanpa antibiotika. dapat dilakukan penggolongan. a. dapat saja diberi resep obat yang mahal asal pemberiannya rasional. kemudian dikeluarkan dari DOEN 1984 antara lain asam askorbat suntik dan piridoksin hidroklorida suntik. seperti vitamin dan mineral dalam dosis tinggi. Kalysmon.l. atau dengan penenang. 7) ekspektoran dan 8) vitamin & mineral. dapat diperkuat dengan analgesik — narkotik. Anti inflamasi enzimatik mengadakan lisis proteolitik sehingga anti biotika dapat menembus membran tersebut dan membunuh kuman yang ada dalam kantung abses. Mengenai pencantuman obat dalam DOEN sudah ditegaskan bahwa obat tersebut ditulis dalam nama generik. asetosal. lisis proteolitik membran abses tersebut dimanfaatkan oleh kuman untuk menembus membran dan menyebar ke luar. Sedangkan levo kloramfenikol juga. dengan memesan obat sesuai dengan penggunaannya. tetapi dalam larutan 10% ada. valium). Obat yang dipilih (Camalox dan Polycrol) adalah obat kombinasi yang lebih kompleks. tetapi dalam bentuk tablet masih ada. Yodium povidon 1% tidak ada lagi. Ardivit. tidak ada lagi dalam daftar. Dalam DOEN 1984 untuk obat vasodilatator koroner perifer memang belum ditetapkan obat-obat pilihannya. Eritrosin dan linkomisin ada dalam daftar. Biasanya tidak semua obat akan habis persediaannya. perlu digunakan nama generik. obat apa yang sebenarnya diinginkan dan mana yang tidak dunginkan. Fercee. glikosida jantung dan vasodilatator koroner). antihipertensi. ampisilin dengan kloksasilin. sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa untuk analgesik dapat diatasi oleh obat dalam DOEN. Theragran. Hemafort. hanya diazepam yang tercantum dalam DOEN. Melihat daftar obat yang digunakan untuk penderita peserta BPDPK. . ampisilin dengan dikloksasilin. Begitu pula campuran kloramfenikol dengan tetrasiklin dan penstrep 10 : 1⁄2 dan 6 : ½. begitu pula analgesik campuran seperti metampiron dengan klordiasepoksid tidak masuk dalam daftar. tetapi dalam revisi tahun 1984. Dengan menyadari hal-hal tersebut di atas. vissillin) tidak ada dalam daftar. obat tersebut dikeluarkan dari daftar. Ardivit. terjadi membran abses. Tetapi obat campuran. misalnya Neurobion. Hal ini mengharuskan pemakai untuk mempelajari kembali namanama generik. jadi bukan masalah. dokter dapat membatasi dirinya untuk menggunakan obat yang tercantum dalam DOEN apabila ia harus merawat penderita peserta BPDPK atau penderita umum yang tergolong ekonomi lemah. yakni ampisilin tunggal. glafenina tidak ada dalam DOEN. 3) obat tersebut tercantum dalam DOEN. Dalam hal ini ada keleluasaan untuk menentukan macam obatnya sendiri. Vasodistal. Dalam DOEN telah dicantumkan berbagai analgesik yang dapat dipilih. tetapi dihidroemetina masih ada. Untuk dua campuran terakhir masing-masing komponennya dicantumkan dalam DOEN. Dapat juga karena sebenarnya kegunaannya masih diragukan. Fercee. Golongan vitamin dan mineral: Neurobion. Kalau dianggap kurang poten. Betadine. Pada umumnya obat yang tercantum dalam DOEN itu obat tunggal dengan jumlah pilihan cukup banyak (antiangina. Effortil). Alinamin F.serasio peptidase prolase 300. Pada awalnya hal ini tampaknya ganjil. asetosal dan paracetamol. tetapi dengan sedikit kemasan. jadi tidak ada dalam DOEN. Sebagai usaha tubuh untuk melokalisir infeksi. walaupun obat tersebut tercantum dalam DOEN. 2) antibiotika — kemoterapika. Asam mefenamat tidak banyak keunggulannya terhadap analgesik yang ada. 6) kortikosteroid. lorazepam. Jadi perlu dijaga keseimbangan stok obat. Untuk penderita yang mampu membayar sendiri atau yang dibayarian oleh fihak ketiga dan tidak ada restriksi. asal disebutkan nama generiknya. Ultravita. seperti obat enzim anti radang. binotal. Kalysmon. Dari sedativa yang ditulis (bromazepam. kalau dikehendaki untuk mendapatkan obat dari rumah sakit. misalnya apabila kita beranggapan bahwa metampiron terlalu toksis untuk digunakan pada penderita. asam mefenamat. Fenovit dan Tathion. Neurofort dan Fenovit.harus yakin. yang lainnya tidak. Dengan nama pabrik mungkin lebih jelas. Sekiranya diperlukan pemakai dapat mengkombinasikannya sendiri sebab komponennya sudah ada. merupakan masalah kronis yang seharusnya dapat dipecahkan. Mengenai analgesika non narkotik dalam DOEN dibatasi dengan metampiron. tetapi yang dituliskan adalah nama generik dan bukannya nama pabriknya. tetapi karena yang tertulis adalah nama pabrik. Hemafort Sangobion. Kandungan obat-obat tersebut di atas serta obat yang sejenis dalam DOEN dapat dilihat dalam lapiran II. amoksilin dengan flukloksasilin. Mengenai kortikosteroid (oradexon) ada dalam DOEN sebagai deksametason. tidak ada dalam daftar. Obat kardiovaskuler yang digunakan kesemuanya tidak ada dalam DOEN (Norpace. 41. Mengenai persediaan obat habis. 2) obat tersebut semula ada dalam DOEN 1981. tidak mau memakai antalgin. 3) obat kardio vaskuler. Theragran. tetapi masih mau menggunakan xylomidon yang isinya tidak lain adalah metampiron juga. sanpicillin. tetapi ada obat lain yang bertumpuk karena jarang dipakai. yang juga ada dalam DOEN. walaupun kalau perlu menggunakan catatan khusus di meja tulis atau di dinding ruang kerja. Contoh obat yang semula ada dalam DOEN 1981. kimotripsin. Ultravita. memang tidak ada dalam DOEN. sebagian saja yang tercantum dalam DOEN. Neurofort. metampiron dan paracetamol. 5) panitia DOEN memang belum memutuskan untuk mencantumkannya dalam daftar. nama generikpun dapat diingat dengan mudah. 1986 menggunakan obat tersebut walaupun menggunakan nama lain. Dengan perkataan lain. jangan sampai 48 Cermin Dunia Kedokteran No. 1) analgesik — anti inflamasi. Coritrat. Yang penting pemakai . dapat saja dianggap obat tersebut (ampipen. misalnya obat yang mengandung tripsin. 4) obat tersebut ada dalam DOEN tetapi persediaannya sudah habis.

Unagen (mengandung mempiron. obat anestesi. melainkan hanya vitamin tertentu saja. pipazetat HCI. Kortikosteroid dalam DOEN cukup banyak. Obat kardiovaskuler cukup banyak macamnya. Tak boleh digunakan lebih dari satu minggu. dianggap tidak ada dan penderita harus membelinya di apotek luar. Di samping itu masalahnya kadang . Struma : Valium 5 Neuritis Ponstan Danzen Xylomidon Penstrep 10 : 1⁄2 Viccillin S Kalpicillin 500 mg Tetanus Sangobion Fercee : Danzen Epilepsi Ponstan Vasodistal Coritrat Norpace Meningitis Lincocin Penstrep 10 : 1⁄2 Viccillin S Theragran Neurofort : Bioplacenton Morbili Penstrep 6 : 1⁄2 : Tathion Neurobion Ultravita Camalox Sanpiccillin 500 : Efortil Betadin : Penstrep 6 : 1⁄2 Diarent Plausitin Neurobion Neuropyron Lexotan Alinamin F Dibecasin Valium 2. fenilpropanolamina. etoksibenzamida. penenang. kofeina) Alpara (parasetamol) Neurop yron (metampiron. analgesik yang tersedia dalam DOEN dapat mencukupi.5 Pentrexyl Hematokel. antibiotika. Di samping itu. klorfeniramina. retinol. OBP/OBH. vitamin. sehingga ada kemungkinan jenis obat yang ingin digunakan itu ada. perlu diingat bahwa yang dicantumkan dalam DOEN adalah nama generik. aminofenagon. asal digunakan nama generik. sebaliknya dengan antasid dalam DOEN hanya didapatkan kombinasi yang sangat terbatas. Dokter dipersilahkan membuat kombinasinya sendiri. Dalam hal kekurangan vitamin. klordiasepoksida) Xylomidon (metampiron. tidak tergantung pada dosis. fenpipramid) Spasmocibalgin (Propifenazon. maka bukan semua vitamin yang dibutuhkan. namun karena nama pabrik yang disebutkan. antasid. Mengenai vitamin dan mineral dalam dosis tinggi. klordiazepoksid. yakni asam askorbat. zat besi dan sianokobalamin. vasodilatator. Tentang vitamin dan mineral dosis tinggi tidak disediakan dalam DOEN. dan kelebihannya akan terbuang bersama air seni. piridoksi. karena sebagian besar toh . Obat Ponstan (asam mefenamat) DOEN — Catatan Kurang efektif dibanding aspirin. Lampiran I Obat-obat yang tidak tercantum dalam DOEN saja yang disebutkan di sini. bahwa vitamin hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit saja dalam keadaan seharihari. tetapi macamnya cukup. anti inflamasi dapat dipertimbangkan apabila dianggap bahwa antibiotika yang diberikan akan tidak efektif. Reaksi bersifat alergik. xilokain) Neovapon (asetoaminofen. Tetapi bila diinginkan dapat ditambahkan sedativa sendiri. KESIMPULAN Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan. tiamina dan vitamin B kompleks.Ekspektoran yang ditulis (Silomat dan Plausitin) keduanya tidak ada dalam DOEN. kalau apotekernya bersedia. diazepam) Baralgin (metampiron. kodein.kadang karena kemasannya. Di samping itu ditambah dengan asam folat. Ekspektoran dalam DOEN merupakan obat-obat tunggal. tipetidina hibenzat. Alasannya dapat diterima. sirup timi. Yang tersedia dalam DOEN adalah dekstrometorfan. memang tidak diperlukan. 1986 49 . Dan yang terakhir ini yang dicantumkan dalam DOEN. sistokel Binotal Ponstan : Hesna Ativan Urosulfin Penstrep 10 : Chymomed Kemicyciin Kemicetin Alinamin Sangobion Fenovit : Unagen . karena keduanya adalah kombinasi obat yang kompleks. tapi lebih toksis. Dapat menyebabkan agranulositosis. dialilbarbiturat) Amfipen (ampisilin) Sampicitlin (ampisilin) Kalpicillin 500 (ampisilin) Antalgin (metampiron) Metampiron (Antalgin) Parasetamol (asetoaminofen) " — — — Abses : Ampisilin " " Kombusio : Cermin Dunia Kedokteran No. bromheksin dan gliseril guayakolat. akan dikeluarkan melalui air seni. dll. Ponstan Danzen Papase Dulcolax Diarent Evisol Spasmocibalgin Valium 5 Ketalar Ampipen Viccillin 1000 Bactrim Artritis : Neonovapon Penstrep 125 mg Oradexon Silomat Polycrol Baralgin Veronax Flosint Alpara Flagyl 500 Kalysmon Erysanbe Hemoroid Lampiran II Pengelompokan obat : analgesik. Antibiotika yang terdapat dalam DOEN cukup variasinya asal digunakan nama generik. anti inflamasi. 41.

orsiprenalina-SO4) Plausitin (morklofon. 41. kalsium karbonat) Polycrol (metilpolisiloksan. ajmalina. fibrilasi atrial Arteritis anggota bawah Asam askorbat 50 mg Piridoksin Hidroklorida 10 mg Retinol 50. Papase (prolase. 1986 .000 IU Tiamina Hidroklorida 50 mg Vitamin B kompleks Asam folat 1 mg Besi sulfat 7 H 2O 300 mg Sianokobalamin 500 mcg Dekstrometorfan Kodeina Sir. kinidina. Timi Bromheksin HCI OB H/OB P Yodium povidon - Ultravita Kalysmon Metronidazol Gentamisin Dexametason Aluminium hidroksida Magnesium hidroksida . teofilina. ekstrak balsam Tolu) Betadine (poviden iodida) Chymomed (tripsin + kimotrip sin) - 50 Cermin Dunia Kedokteran No. aluminium hidroksida) Pehazon (aminofenazon. fenobarbital.300) Lexo tan (bromazepan) Valium 5 Ativan (lorazepam) Efortil (etilfenilefrin) Norpace (disopiramida) Coritrat (prokainamida. aluminium hidroksida. takhikardia paraksismal. fenazopiridina HCI) Camalox (magnesium hidoksida. Alinamin F Ardivit Hemafort Sangobion Ferree Theragran Neurofort Fenovit Tathion (glutation) Silomat (klobutinol HCI. 6 : ½ Streptomisin 1 gram Eritromisina Erysanbe stearat Eritromisina etil suksinat Kloramfenikol Kemicyclin Tetrasiklina (kloramfenikol + stetrasiklin HCI Hidroklorida Kemicetin (levo kloramfenikol) Urfamycin (tiamfenikol) Pentrexyl Neobiotic (neomisina) Bactrim (sulfametoksazol + trimeprim) Flagyl 500 (metronidazol) Pyogenta Bioplacenton (ekstrak plasenta + neomisina) Dulcolax (bisakodil) Diarent (kliokinol) Oradexon (deksmetason) Urosulfin (sulfametizol. gliserilguaiakolat. meprobramate) Vasodistal (sinepazida maleat) Neurobion Diazepam Hipotensi ortostatik Antiaritmia Ekstrasistol supraventri kuler.. mengeluarkan nanah dan eksudat dari daerah peradangan. fenilbutazbn) Flozint (indoprofen) Ampisilin Kotrimoksazol Danzen (serasiopeptidase) - Mempercepat penyembuhan jaringan. magnesium hidroksida.Binotal " (ampisilin) Viccillin 1000 " (ampisilin) Viecillin S (ainpisilin + kloksasilin) Amoflox (amoksilin + fluklosalin) Danicdox Natrium (ampisilin + dikloksasilin) dikloksasilin Lincocin Linkomisina (linkosina) Penicilin 10 juta Penstrep 10 : ½.

No. Susahnya.bila dibiarkan. vaksin rinovirus tidak cukup dapat meningkatkan jumlah antibodi IgA hidung. Dengan munculnya teknis pengutak . Tapi. kita boleh cukup yakin akan data hasil penelitan itu. atau mengobati gejala-gejalanya. Nama common cold. agar mencapai hasil maksimal. hanya 39 — 41 persen common cold yang dapat dicegah. diperlukan sejumlah besar orang percobaan. inter feron dapat dibuat dalam jumlah yang cukup banyak. usia pasien. Dan ini belum dapat dilakukan. Tapi. dua penelitian. 1986 51 . Karena begitu seringnya ia ditemui . semprotan itu sebaiknya diberikan hanya pada kasus-kasus yang diperkirakan disebabkan oleh rinovirus. pada beberapa keadaan. tampak lebih inenarik. ternyata memberi hasil hampir serupa. kekebalannya tidak berlangsung seumur hidup. Jadi. adenovirus. karena begitu banyak penyebabnya. Tapi. seperti sering diamati oleh para medikus praktikus. ada beberapa hal yang patut kita catat. Banyak mitos tentang common cold ini. Tapi. Keduanya memakai interferon alfa dalam 'bentuk spray. tidak mengurangi imunitas kita terhadap virus ini atau mengaktifkan infeksi laten. dapat banyak membantu Cermin Dunia Kedokteran. majalah New England Journal of Medicine memuat laporan tentang dua penelitian terpisah yang menunjukkan hasil hampir sama. semua efek yang dilihat itu adalah pada infeksi rinovirus. epidemiologinya. Hubungan dengan hawa dingin itu mungkin akibat banyaknya virus tersebut di musim tertentu. dapat dipahami mengapa serangan penyakit ini tampak rutin. zat antivirus broadspektrum yang sekurang-kurangnya diharapkan efektif untuk beberapa jenis virus common cold. dan hampir semua orang pernah mengalaminya. ternyata zat yang in-vitro ampuh sekali terhadap rinovirus. common cold — atau sering kita sebut "flu". Mengingat kemajuan . dan penggunaan kertas tissue yang telah diberi zat antivirus. kalau mau. Sayang. yang di lakukan di dua benua yang terpisah jauh itu. Dan. konon rongga mulut kita bukan tempat yang ideal untuk inokulasi virus tadi. memperkirakan adanya hubungan penyakit dengan hawa dingin. Kemajuan lain yang dicapai dalam dekade terakhir ini ialah. sehingga pendekatan ini menjadi tak praktis. Dari zat-zat antivirus yang tersedia. Beberapa virus memang dapat ditularkan lewat udara (aerosol) dalam jarak jauh. Yang dapat dilakukan cuma anjuran mencuci tangan setelah kontak dengan penderita penyakit ini. Yang mengherankan ialah. sedang lainnya penelitian di Amerika Serikat. untuk pencegahan jangka pendek bila ada anggota keluarga yang terkena common cold.atikan DNA. atau di Indonesia "masuk angin". gejala -gejala common cold ini akan hilang dalam 1 minggu bila diobati secara intensif dengan antibiotika dan lain-lain. Seakan-akan tiada yang dapat kita lakukan untuk mencegah kedatangannya yang rutin itu. Tapi common cold tampaknya hanya dapat ditularkan lewat kontak yang erat saja. yang terpenting ialah rinovirus. atau berendam di air dingin. Yang sangat mengherankan ialah. kita gagal membuat vaksinnya. dan sejauh ini. tampaknya ada be berapa cara untuk mencegah penyakit ini. yang ditemukan pada sekitar 30 — 50 persen penderita. Maka pendekatan kedua. 41. Yang satu penelitian di Australia. meski rinovirus dapat dicegah sebesar 78 — 79 persen. Tapi. Belakangan konon dibuktikan bahwa interferon alfa dapat mencegah common cold eksperimental di laboratorium. meski bukan influensa yang sebenarnya — tetap tegas bertahan terhadap kemajuan pengobatan modern. sebaliknya. paramiksovirus. penelitian awal menunjukkan bahwa diperlukan jumlah interferon yang besar sekali. yang kemudian menginokulasi sendiri konjungtiva mata atau mukosa hidungnya dengan tangannya. Penyebab penyakit ini tampaknya berubah-ubah. Selain itu. cara-cara itu tidak praktis. tidak terbukti berguna dalam percobaan klinik. Ini. Banyak di antaranya termasuk golongan miksovirus. karena ternyata interferon punya toksisitas terhadap hidung: menyebabkan ulserasi dan pendarahan. Bulan lalu. pencegahan transmisi. dan tidak terlihat keefektifannya pada common cold yang diakibatkan virus lain. Penularan virus itu konon terjadi lewat tangan si penderita. tergantung dari iklirn. kita dapat ramalkan jenis virus tersebut. yakni 10% risiko perdarahan hidung. sekurangkurangnya untuk common cold ini. koronavirus. secara meyakinkan. atau pemakaian krim antivirus di tangan. Misalnya. Banyak infeksi virus yang dapat ditanggulangi dengan vaksin. Keadaan yang dimaksud ialah pada saat seorang anggota keluarga terserang common cold. Keduanya.PERKEMBANGAN COMMOND COLD : Ada Obatnya ? Sejauh ini. seperti enviroksim. telah dibuktikan bahwa hawa dingin. mungkin dapat mengurangi penularan.kemajuan ini. Maka. Sering mencuci tangan. untuk membuktikan manfaat kliniknya. Meski belum ada kemajuan berarti dalam 30 tahun terakhir ini. menunjukkan bahwa semprotan di hidung itu memang dapat mengurangi frekuensi serangan penyakit pada keadaan di mana keuntungan dianggap melebihi kerugian. Sehingga profilaksis jangka panjang belum berani dicoba. ke tangan orang yang rentan. dan beberapa faktor lainnya. bertambahnya pengetahuan kita tentang mekanisme penularannya. kepastian bahwa ia disebabkan oleh virus. Lebih dari 200 jenis virus (yang secara serologik berbeda) dapat menyebabkan gejala ini. Zat yang paling menarik perhatian ialah interferon. Maka. Dari berbagai golongan itu. dan pikornavirus. Zat penginduksi interferon konon juga tak banyak berguna. ia akan lenyap dalam 7 hari. Diperkirakan pasaran obat "flu" dan sejenisnya di Indonesia mencapai ratusan juta rupiah.

Pada penelitian Dart.pasien nyeri esofagus. Juga. Efek ini dapat dihilangkan oleh atropin atau vagotomi. Pada pasien -pasien tadi. ada baiknya pada pasien -pasien yang dicurigai. Mengingat bahwa cara mendiagnosis nyeri esofagus itu cukup mudah. Nyeri esofagus tadi dapat juga dicetuskan pada pasienpasien yang jelas-jelas menderita kelainan arteri koroner. Karena ada petunjuk bahwa pasien demikian cenderung mengalami infark jantung. bisa juga terjadi sesudah makan atau ketika gejala refluks esofagus meningkat. makin canggihnya tes-tes untuk mendiagnosis penyakit jantung koroner. Salah satu contoh yang nyata ialah pasien Morris (1963) yang berusia 50 tahun dan menderita hiatus hernia plus angina. respons simpatik terhadap nyeri esofagus itu meningkatkan kebutuhan oksigen melewati batas kritisnya. Dulu ia merupakan konsep umum. Tapi. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa nyeri semacam ini dapat juga dicetuskan bila pasien diminta hiperventilasi. pengembungan esofagus sering mencetuskan nyeri angina. 41. tes-tes standar yang kini ada. dan hanya pada 1 pasien ditemukan spasine koroner. Pembedahan terhadap hernia tersebut menyebabkan serangan angina dan perubahan EKG hilang bila pasien makan. tes ini dilakukan. Nyeri dada dan perubahan EKG akan muncul bila pasien berolahraga. dari 98 pasien nyeri angina yang arteri koronernya normal. Tapi. Namun. berbaring segera setelah makan. Pasien dengan angina -terkait ini mendapat nyeri yang khas dan menunjukkan perubahan EKG yang jelas bila esofagus dirangsang dengan meneteskan asam. masalah nyeri dada menjadi makin ruwet. i : 191-2 . stimulasi esofagus mungkin memulai angina dengan mengurangi suplai oksigen miokardium. ternyata amat tidak sensitif dibanding dengan manometri. nyeri tadi tak disertai kelainan EKG pada pasienpasien tersebut. di mana faktor -faktor gastrointestinal. atau bila hernianya digembungkan dengan larutan barium. penelitian transit dengan radionuklid. patut diingat bahwa nyeri akibat spasme koroner itu jauh lebih jarang daripada nyeri spasme esofagus. dan skeletal mencetuskan serangan angina sejati pada pasien yang positif menderita penyakit jantung koroner. refleks semacam ini belum terbukti ada pada manusia.pasien koroner yang juga menunjukkan nyeri esofagus. tapi refluks asam lambung ke esofagus. yakni dengan instilasi asam ke esofagus. ditemukan gejala ini pada 17 pasien. 1986 banyak sekali ditemukan kelainan EKG. terbukti bahwa refleks vagal viserokardiak dapat mengerutkan arteri koroner bila bagian bawah esofagus dikembungkan dengan balon. angiografi menunjukkan bahwa arteri koroner adalah normal pada seperempat pasien yang diduga angina.penyakit lain. Dengan ditegakkannya sindroma ini. Mekanismenya tak jelas berkaitan dengan peningkatan kerja jantung.dengan laporan-laporan epidemiologik. Lancet 1986. Pada kebanyakan kasus. Angina dan Penyakit Esofagus Telah lama diketahui bahwa angina pektoris dapat berkaitan dengan penyakit . penyakit jantung koroner sering dianggap ada bila riwayat penyakitnya menyokong angina. Hubungan antara nyeri kardiak dan nyeri esofagus itu menjadi makin rumit karena pada pasien . bilier. hendaklah diperingatkan agar berhati-hati. 52 Cerrnin Dunia Kedokteran No. Kini. Pada anjing. tapi kini tak banyak klinisi yang memperhatikannya bila ia menangani pasien penyakit jantung koroner. diagnosis angina harus dilakukan dengan amat berhati-hati. Pada pasien . untuk mencegah pasien menjadi penderita "penyakit jantung palsu". dan penelitian pH. atau dikembungkan dengan balon. Sebelum arteriografi koroner banyak dipakai. Bagaimana pun. common cold masih merupakan tantangan bagi dunia kedokteran. Diduga. cairan garam faali. pasien . Suatu kemungkinan lain ialah. yakni endoskopi dan pemeriksaan radiografi dengan barium. Maka timbul istilah anginaterkait (linked angina).pasien inilah antara 17 — 100% ditemukan adanya penyakit sofagus (Besarnya variasi prevalensi tadi disebabkan karena perbedaan kriteria para peneliti tersebut). Mengingat semua ini. tapi gejala tak berubah bila dia berolahraga. Anehnya. Mungkin karena sindroma ini menunjukkan bahwa kelainan koroner telah meluas. pencetus iskemia tadi bukannya kontraksi esofagus yang terlalu hebat. Pengetahuan tentang pengaruh esofagus ini kini makin mudah diselidiki berkat 2 perkembangan terakhir. dan kemajuan pengetahuan tentang kelainan -kelainan motilitas yang menyebabkan nyeri mirip-angina. dan segera hilang bila balon dikempiskan. meskipun EKG normal. Rasa nyeri yang khas timbul bila pasien membungkuk.

guru dan sebagainya? Belum dirumuskan secara konkrit. yakni tidak ingin kerja. selain tambahan kekuasaan dalam masyarakat. Memang dengan makin majunya taraf pendidikan bangsa kita. supir. setiap dokter— boleh dikata — dapat memberikan surat keterangan sehat tersebut bagi setiap orang. Memang kriteria sakit ialah sakit rohani. tentu ini ada baiknya. tuli. ketidaksediaan kita mengobral surat keterangan sehat. SD.U. tapi seyogyanya dalam keterangan supaya disebutkan : "gangguan emosionil". Yang menjadi masalah. Bila seorang penderita epilepsi kita periksa. tapi juga sosial emosional. Apa kriteria "sehat" untuk masuk TK. Apalagi mereka yang akan mengambil Surat Izin Mengemudi. Ambil contoh saja. baik karena sakit sebenarnya atau hanya ingin libur dapat saya beri surat sakit. Bila dulu Surat Keterangan Sehat hanya diperlukan oleh mereka yang melamar pekerjaan atau menjadi pegawai negeri. Kecuali buat mereka yang benar-benar secara fisik tak mampu naik kendaraannya. Jadi masalahnya cukup fair. Bukankah ia berhak mendapat surat keterangan sehat? Pada hal di kemudian hari ia dapat membahayakan dirinya atau menabrak orang lain." Bagaimana tanggapan sejawat? Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIKA KEDOKTERAN Masalah surat keterangan sehat dan sakit. Hal yang lebih mudah adalah soal surat keterangan sakit yang memerlukan istirahat. ini dan bila dokter tidak memberitahu dan juga tidak mengobati. kiranya dapat disusun oleh IDI dengan MKEK-nya atau dibantu oleh MDA. mungkin secara pokrol-pokrolan bisa. Namun. buta total. pihak korps kedokteran. Namun di antara penyakit-penyakit atau keadaan sakit yang betul-betul mcmerlukan istirahat. Tentunya. SMA. yang dikabarkan berulang kali tak hadir di pengadilan dengan bekal surat keterangan sakit.SURAT KETERANGAN SAKIT DAN SEHAT Belakangan ini. SMP. Bagi kita. tentu cukup jelas bagi semua dokter! Orang yang ingin bolos. 41. bisa pula berakibat mematikan masa depan seseorang. Jadi sang atasan yang akan " mengobati". Seperti kita ketahui. atau kelumpuhan kedua tungkai dan lengan. lantas dinilai ada gangguan emosionil. memang cukup rawan dan sangat mudah kita tergelincir ke arah kekurang-jujuran. Terutama dalam kaitan dengan perkara Drs N. berarti Cermin Dunia Kedokteran No. karena kita umumnya dapat "menenggang rasa". bila diteliti dari segi etik. Batasan "keadaan sehat" belum disusun secara cermat untuk kategori pekerjaan. harus dilampirkan surat keterangan "berbadan sehat". Dan ini selalu dapat dipertanggungjawabkan. tak jarang ini disertai dengan masalah-masalah hukum dan etika. Kiranya dokter dapat menghindarkan diri dari permainan kata-kata atau istilah popnya main pokrol-pokrolan. yakni dengan disiplin kerja dan berbagai aspek kepegawaian & penggajian dan sebagainya yang dapat diberikan atasannya. makin banyak pihak yang memerlukan surat keterangan dokter. surat keterangan sehat yang diperlukan untuk mengambil SIM. Sikap mana hanya dapat di "rasa" kan dan sulit untuk diukur secara lugas. Sebaliknya. Sedikit-sedikit dapat memberi kita tambahan penghasilan. Kes. perlu diberitahu tentang diagnosa "sakit khas". dengan cara yang tepat. Contoh yang "paling lucu" ialah untuk mendapat SIP Perseorangan Semata-mata. Sekiranya sejawat yang paraplegia tersebut minta SIP di Indonesia. bahwa calon pengemudi itu kesehatan badannya cukup baik untuk mengemudi sehingga tak membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Secara tegas mungkin yang bisa dinilai "cacad" ialah skizofrenia. Kita belum lama ini diperkenalkan pada seorang neurologist top dari Jepang yang menderita paraplegia. Yang ada sekarang ini nampaknya masih bersifat umum. dus dinilai "sakit" dan diberi "istirahat". Dalam hal demikian kiranya lebih Etis bila menyebutkan diagnosa si sakit pada atasannya. atau masuk asuransi kesehatan/asuransi jiwa. yang diperlukan ialah keterangan dokter. jasmani dan sosial emosionil. Bila segala sesuatu perbuatan dokter di kemudian hari harus disesuaikan dengan hukum. Bukankah mereka ingin lari dari tugasnya dalam pekerjaan itu dapat disebut 'sakit' secara sosial atau emosional? Apalagi mereka yang mangkir karena terpaksa merawat anak yang sakit. adalah kriteria "cukup sehat" tadi. pegawai kantor. masalah Surat Keterangan Sakit banyak dibicarakan dalam surat kabar. kini beberapa Sekolah Taman Kanak-kanak juga ikut mensaratkan adanya surat keterangan tersebut untuk dapat diterima. kemudian diusulkan kepada Dep. masuk ke Universitas. banyak negara di dunia — termasuk Indonesia — mengakui bahwa kesehatan itu bukan hanya sehat fisiknya saja. Sakit malas/tidak ingin kerja tersebut harus diobati. apa kira-kira akan dapat diberi surat keterangan "sehat"? Batasan "sehat" untuk berbagai kategori pekerjaan. maka mungkin waktu itu sikap tenggang rasa akan terpaksa ditinggalkan. dari pada merahasiakannya sebagai rahasia jabatan dokter. dan fisiknya waktu itu cukup sehat. Sepintas lalu hal ini bisa dianggap remeh. Seorang sejawat pernah berkata : "Semua orang yang meminta surat keterangan sakit. Apakah seorang dokter yang pada waktu mengajukan SIP sedang dapat bronkhitis atau sakit lain yang bisa disembuhkan dalam jangka pendek. 1986 53 . PT dengan berbagai jurusan? Begitupun kriteria sehat untuk yang akan bekerja sebagai pilot. sedang malas kerja. Hal yang sama terjadi dengan surat keterangan sakit. harus ditolak? Mestinya harus ditegaskan penyakit apa saja yang tidak boleh diderita oleh dokter yang akan berpraktek.

dapat saya katakan. tapi seharusnya si penderita masih dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya dan dokter memberi "istirahat"... kelemahan atau cacat. kita kebetulan lebih berhak menentukan tentang sakit/tidaknya seseorang! Dengan menghormati Sejawat yang lebih ahli. Rasa hormat pada sejawat yang lebih ahli. Untuk keterangan sehat.U.Pidana pasal 263 ayat (1) berbunyi : Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan suatu hak. Oleh karena itu dalam "Surat Keterangan Sakit" biasanya dipergunakan kata-kata yang netral. adanya suatu penyakit pada orang itu. yaitu Pasal 267 yang berbunyi : (1) Seorang dokter yang dengan sengaja memberikan surat keteranean oalsu tentang ada atau tidaknya penyakit. diancam jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian.. 41...H. Tentang pernyataan bahwa seseorang "tidak dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya" tidak diatur dalam K.. tapi dengan sengaja ia nyatakan sakit. (2) Jika keterangan diberikan dengan maksud untuk memasukkan seseorang ke dalam rumah sakit jiwa atau untuk menahannya di situ. perlu dipupuk dan dikembangkan. dengan pidana penjara paling lanta enam tahun. sebaiknya tidak langsung diberi "istirahat sakit". sehingga dokter yang membuat kesalahan karena kebodohan atau ketidak cakapan (onbekwaamheid). Kiranya pasal ini juga tidak cocok. Dan secara Etis kesalahan ini lebih merugikan si pasien maupun orang lain. dapatkah dokter itu dituntut sebagai melakukan "pemalsuan surat" (valschheid in geschriften)? Pasal yang berkaitan dengan ini. apalagi yang bekerja dalam tim Resmi. yang barangkali bukan dokter. bahwa paling sedikit ada dua faktor yang ikut menentukan seseorang berhalangan melakukan pekerjaan atau tugasnya : a. maka ia dapat dituntut menurut K. sehingga ia juga tidak dapat dituntut menurut K. perlu batasan yang jelas. Dengan demikian sebenarnya dokter menyatakan dua hal sekaligus : 1. tidak dapat dituntut.undang.. b. harus diakui dalam praktek sehari-hari banyak di antara kita yang terlalu "toleran" terhadap pasien yang minta surat sakit sekadar untuk tidak masuk kerja dengan berbagai motif! Kesalahan atau penyimpangan Etis lebih mudah dirasakan dengan hati nurani daripada dengan ketentuan & patokan tertulis! KESIMPULAN 1. pekerjaan dan profesi. H. Mungkin kesalahan itu tidak seberat kesalahan menyembunyikan/tidak melaporkan penderita berpenyakit menular yang wajib lapor! Akan tetapi secara jujur.. tapi tidak demikian hainya jika ia . yaitu K.. kemauan orangnya.. barang siapa dengan sengaja memakai surat keterangan palsu itu seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran. agar ia tidak dicatat sebagai "membolos" oleh atasannya.. Tidak palsu dan juga tidak dipalsu. Untuk tujuan ini ia minta dibuatkan "Surat Keterangan Sakit". Tentang kata-kata "seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu". Ia jelas-jelas tabu bahwa orang itu tidak sakit. Sakit "sosial" yang tidak bisa diobati dokter.. berarti secara implisit kita telah menghormati profesi kita sendiri atau telah membela martabat dokter...seorang prajurit yang sedang melakukan latihan perang-perangan. orang itu tidak dapat melakukan pekerjaan atau tugasnya. Kemudian ia minta "Surat Keterangan Sakit" untuk tidak masuk kerja selama tiga hari dan dokter memberikannya.. tapi atasan atau Bagian Personalia kantor yang bersangkutan. perikatan atau pembebasan hutang.U.dokter menelantarkan pasiennya yang sakit malas/ingin bolos.. 2. Tidak semua penyakit berakibat si penderita penyakit itu berhalangan melakukan pekerjaan atau tugasnya. maka ia masih dapat bekerja bilamana ia seorang karyawan administrasi di suatu kantor. atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak palsu. Jika ada penyakit. lebih baik dirujuk kepada yang bisa menyembuhkan. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. 3..H.H. perlu istirahat .Undang Hukum Pidana (KUH Pidana) kita terdapat pasal yang mengatur tindak pidana yang berhubungan masalah di atas.Pidana pasal 267 itu. biarpun menurut undang . Jika seorang menderita penyakit cantengan pada ibu jari kakinya. karena "Surat Keterangan Sakit" itu asli. Ia menolak untuk disuntik dan minta obat saja yang "ces pleng".Pidana pasal 267 itu. misalnya penyakit panu pada umumnya. Baiklah kita tinjau dulu persoalan "Surat Keterangan Sakit" yang akhir-akhir ini mendapat sorotan yang cukup tajam.H. 1986 kalimat : "karena sakitnya. sakit yang mutlak memerlukan istirahat. Untuk keterangan sakit. jenis tugas/pekerjaan yang akan dilakukan..U. 2. yaitu "perlu istirahat" dan tidak diberi spesifikasi tugasnya. karena pemalsuan surat. Dalam hal ini tidak terdapat unsur "sengaja" dari fihak dokter dan dokter itu hanya "kebobolan" saja. kiranya perlu dipikirkan untuk menguraikan untuk berbagai kategori pendidikan. tapi ingin pulang kampung lebih cepat untuk merayakan hari raya. dijatuhkan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. misal- . Jika dokter memberikan surat keterangan itu. Masri Rustam Direktorat Transfusi Darah PMI Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN Dalam Kitab Undang . 2) Seorang "pasien" datang pada dokter dan menceritakan bahwa ia sudah buang air besar lebih dari sepuluh kali dan yang keluar adalah lendir dengan sedikit darah. Tentang "adanya penyakit" kiranya dua contoh di bawah ini dapat menjelaskan persoalannya : 1) Seorang "pasien" datang pada dokter dan dengan terus terang mengatakan. bahwa ia tidak sakit. (3) Diancam dengan pidana yang sama. yang syukur masih banyak yang menganggap tinggi!. Akankah kita para dokter sendiri yang akan menjatuhkan martabat tersebut? Dr.Pidana pasal 267 itu...U. Dalam pasal ini dicantumkan unsur "sengaja". menurut pasal ini. hari"... Dalam "Surat Keterangan Sakit" ini lazimnya dipergunakan 54 Cermin Dania Kedokteran No.. Pada waktu diperiksa ia "nyengir kesakitan" setiap kali perutnya diraba/dipegang. Ternyata tiga hari ini ia pergunakan untuk berpergian dengan pacarnya dan hal ini kemudian diketahui oleh atasannya.

kalau ia memberikan surat keterangan itu. jadi adanya kesalahan (yang tidak disengaja). Oleh karena pemberian istirahat ini dikaitkan dengan adanya suatu penyakit. asalkan dapat dibuktikan timbulnya kerugian bagi si penggugat. Pidana pasal 267 tadi. Tentang "Surat Keterangan Sehat" berlaku prinsip yang sama dengan "Surat Keterangan Sakit" tadi. — tidak dapat baris-berbaris. Handoko Tjondroputranto Lembaga Kriminologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. maka dokter A ini dapat dituntut menurut K.Perdata pasal 1365 berbunyi : Tiap perbuatan melanggar hukum yang membawa kerugian kepada orang lain. — tidak dapat hadir di sidang pengadilan dan lain sebagainya. Kalau pasien ini hanya berobat pada dokter A untuk tekanan darah tingginya dan setelah tekanan darahnya turun minta "Surat Keterangan Sehat" kepada dokter B. 41. Sebagian tidak mendapat gangguan apa-apa dan luput dari perhatian kita. N. Di sini tidak diperlukan unsur "sengaja". Dr. maka dokter B tidak salah. tapi sampai di sini merasa mules dan buang air sampai berkali-kali. persoalannya memang agak "lebih berbaliaya" bagi dokter. maka dengan sendirinya dokter tidak dapat seenaknya memberikan istirahat itu. Apa yang dinamakan "penyakit" harus tercantum dalam buku "Klasifikasi Penyakit-penyakit" yang juga dikeluarkan oleh W.H. karena mungkin saja dalam beberapa jam keadaan si terdakwa itu sudah berubah. tetapi juga untuk kerugian yang disebabkan karena kelalaian atau kurang hati-hatinya.O. Seorang terdakwa yang telah dirawat di rumah sakit (karena jatuh pingsan sewaktu membacakan pembelaannya). karena K. Jakarta Cermin Dunia Kedokteran No. Kita sendiri mungkin juga pernah mengalami keadaan demikian. diijinkan menghadiri sidang pengadilan dan di sini ia berak dalam celananya. bahkan kelalaian atau kurang hatihati sudah cukup untuk menggugat dokternya.U. tapi dokter A bersedia memberi "Surat Keterangan Sehat". Ditinjau dari sudut Hukum Perdata. — tidak dapat duduk lama.H. Jika seorang pasien berobat pada dokter A dan ditemukan tekanan darah yang tinggi. Dapatkah dokter yang mengijinkan ia hadir di sidang pengadilan itu dituntut karena kejadian tadi? Kiranya dokter itu juga tidak dapat dituntut.H. dapat dibuktikan dengan adanya orang-orang yang masih tetap bekerja (berat). yaitu berangkat ke tempat kerja dalam keadaan sehat.nya : — tidak dapat ikut ujian.O. Bahwa "kemauan orangnya" juga memegang peranan dalam hal ini. Kejadian yang kebalikannya dengan kasus Drs.Perdata pasal 1366 berbunyi : Setiap orang bertanggung jawab tidak saja untuk kerugian yang disebabkan karena perbuatannya. mewajibkan orang yang karena kesalahannya menyebabkan kerugian itu. Memang untuk "kesehatan " diberikan definisi yang sangat luas oleh W. juga terjadi dalam kurun waktu yang sama.H.H. mental and social well being".U.U. Sebagian kecil meninggal di tempat pekerjaan/tugas dan menjadi berita besar.. yaitu "Health is a state of organic. tapi janganlah diputar balik seenaknya untuk membuat definisi "penyakit".U.1986 55 . mengganti kerugian tersebut sedangkan K. walaupun sudah dilarang oleh dokter.

Science 1985. 36:891-7 • Menurut penyelidikan yang dilakukan baru-baru ini. mereka akan mengalami kegagalan demi kegagalan yang akhirnya memperburuk keadaan. Beberapa penelitian pendahuluan di Boston. atau nodul-nodul subkutan. dapat membunuh. atau paling tidak menginaktivasi larva-larva yang berbahaya. Karena. yang dipilih secara acak. kaum wanitanya. 10 dari 12 bayi demikian yang dioperasi — malahan ada yang berat badannya hanya 5400 gram —. kebanyakan menderita depresi dan fobia. erosi tulang. Maret 1985. seperti : kekakuan di pagi hari. Tanpa pertolongan apa-apa. 70-75 • Ibu-ibu yang sedang menyusui bayinya. Enam musim dingm yang abnormal selama 8 tahun terakhir ini. J Pa ed 1982: 100:6 75-80 • Satu dari setiap lima orang Amerika. dengan pengobatan apa pun tidak sembuh. Keadaan ini tampaknya akibat reaksi iskemik karena penghisapan oleh bayi. dikatakan. tiga dari delapan musim dingin terakhir itu lebih dingin dari normal. Hasil yang lebih baik bila dibandingkan dengan donor ginjalnya dari anak yang telah meninggal. J Chronic Dis 1983. 1985. atau adiksi obat dan alkohol. Ini menurut Institut Kesehatan Jiwa Nasional di sana.Catatan Singkat • Kebiasaan makan ikan mentah di Jepang. anak-anak dengan Down's syndrome dapat belajar lebih banyak bila di dirangsang. deposit kalsium pada katup aorta itu dapat dihancurkan dengan sinar laser. dapat hidup 18 bulan sampai 9 tahun kemudian. yang juga menjalar ke Amerika Serikat dan tempat-tempat lainnya termasuk Indonesia. Kaum lakilakinya banyak yang berkepribadian antisocial. Tentunya. sekitar 5 sampai 10 tahun. diduga. 226:324 56 Cermin Dunia Kedokteran No. Membekukan ikan tadi pada suhu — 20°C selama 24 jam. dan gangguan pergerakan. nyeri. dapat berubah lebih baik keadaannya bila ditangani secara serius. 26:185-91 • Ada satu lagi manfaat dari sinar laser. Penemuan ini sekaligus menghindari perlunya operasi penggantian katup tersebut. Tapi. tapi dapat disembuhkan dengan menyusui bayinya itu sambil berendam dalam bak mandi. Menurut mereka. bagaimana dengan rasa ikan itu sendiri? Food Technology. dirasakan orang berbeda dari biasanya. 102:44-9 • Gangguan ginjal yang berat pada bayi. menduga. Perbaikan ini meliputi aktivitas persendian. perlu follo up yang w lama. dengan strategi dan penanganan yang tepat keadaan di atas dapat diperbaiki. J Child Psycho & Psvchiat 1985. menunjukkan perbaikan penyakit dengan radiasi pada sistem limfatik. sedangkan tiga musim dingin lainnya lebih panas dari normal. Penderita penyakit tersebut jarang sampai mengalami keadaan-keadaan seperti: seropositif. kadangkadang merasakan nyeri hebat pada daerah sekitar puting susunya. 188:869 •Musim dingin yang terjadi selama beberapa tahun terakhir di Amerika. Jumlah pasien yang sedikit itu belum merupakan ukuran keberhasilan pengobatan. Brit Med J1984. Terbukti. Apa sebabnya? Tidak seorang pun yang mengetahui. Science 1984. dan tampak daerah tersebut berwarna pucat. hampir semua ikan mengandung parasit dalam tubuhnya. Annals Intern Med. mempunyai gejala-gejala gangguan mental. dapat disembuhkan dengan transplantasi ginjal yang diperoleh dari salah satu orang tuanya. ataupun bebas dari efek samping. American Heart J 1985. Juga pada anak-anak autistik. serangan penyakit rematoid artritis menjadi lebih ringan baik pada laki-laki maupun wanita. dapat menyebabkan seseorang terkena infeksi berbagai jenis parasit. dengan jumlah pasien yang lebih banyak. 227:506 • Akhir-akhir ini. 448-52 • Uji coba klinik yang dilakukan secara double blind terhadap 26 pasien rematoid artritis. 1986 . Untuk menilainya. paling tidak. tidak akan terulang lagi selama lebih kurang 1000 tahun. dan menyebabkan suatu sindroma "learned helplessness". Ini juga ditegaskan oleh pusat peneliti cuaca di Washington DC. 41.

.. dan beberapa orang gadis tampak mesem-mesem . Semua pasien dapat dijelaskan dengan baik serta menyebutkan diagnosis seperti dekompensasi kordis. dan sampai pada pasien yang kesepuluh atau yang terakhir. bahkan k-e tiga kakinya sekaligus hingga berdiri hanya pada satu kaki. Karena biaya perawatannya besar.TUMPANG TINDIH Pada suatu hari saya memberi kuliah dan menggunakan istilah "turnpang tindih" serta saya jelaskan bahwa istilah tersebut sebagai ganti "overlapping". saya minta pada teman saya itu untuk menjelaskan diagnosis pasien . Segera saya bertanya : "Ingat kumpul kebo ya?" yang segera disambut tawa riuh oleh para mahasiswa.... Sejenak saya dan teman saya cuma bisa bengong dan penasaran. dan dengan sekuat tenaga memukulkan palu besi itu ke " biji" sang gajah.. yang bertugas di desa. "Saya akan mencoba". Suatu hari. akan dapat hadiah 1 juta rupiah.. TORIS = Turis = Wisatawan)..pasien yang sudah dia evaluasi sebelumnya.. Dr. Seperti biasanya. mempunyai seekor gajah. Rupanya mahasiswa tersebut mempunyai asosiasi yang lain. Setelah agak lama merenung.. mulai dari merayu sampai menghipnotis. Tetapi saya heran karena seorang mahasiswa yang duduk paling depan tersenyum. melompat ke udara dengan ke empat kakinya tidak menyentuh tanah! Mr "J" Cermin Dunia Kedokteran No. ini diagnosanya adalah ANGINA PEKTORIS " ..... ia mencari akal untuk meng"karya"kan gajah tersebut agar dapat uang.. 41.. Tanpa diduga.. dia mengatakan: "Nab. seorang pemuda dengan suara agak berbisik menyeletuk: "Wah. sebuah mobil sport berhenti di rumah dokter Tono dan keluar seorang laki-laki kecil. tapi tidak satu pun yang berhasil. dsb. 1986 57 . kemudian menghampiri gajah sambil menatap matanya. Adhi Djuanda PAK DOKTER PORNO (?) Suatu ketika. Orang pun berdatangan untuk mencoba.... dsb . la kembali ke mobil sebentar untuk mengambil palu besi. Sambil berteriak kesakitan. Akhirnya ia dapat ide. Dipasang pengumuman.. Ketut Ngurah Lab Parasitologi. Sebab kata PEK TORIS (dalam bahasa Bali) bisa berarti lain (PEK = Kemaluan Wanita. Jadi. FK Unud Denpasar GAJAH KAPOK Dokter Tono. dua kakinya. Dengan lancar dan bersemangat dia menerangkan diagnosis setiap pasien di ruangan itu dan saya membuntutinya sambil manggut-manggut.. Bagian Kulit dan Kelamin FKUI DR. Setelah itu ia berjalan ke belakang gajah. setiap pasien dalam satu ruangan di sal dievaluasi oleh ko-asisten secara bergilir... gajah itu .. katanya sambil menyerahkan seribu rupiah pada dokter Tono... barang siapa yang dapat membuat gajahnya berdiri dengan ke empat kakinya di udara.. tiba-tiba saja para penjenguk pasien tertawa cekikikan. barulah saya mengerti.... Tatkala akan pergantian tugas. maka saya pun ikut tersenyum. Karena sebagai dosen harus cepat tanggap... Saya teringat kata PEKTORIS yang tadi diucapkan oleh teman saya. dokternya kok porno sekali". saya bersama seorang teman mendapat tugas selaku ko-asisten di bangsal Bagian Penyakit Dalam RSUP. . la pernah melihat gajah di sirkus mengangkat satu kakinya. nefrotik sindrom.. apa sebetulnya yang menyebabkan teman saya ditertawakan tadi. kemudian dengan muka bersemu merah kami cepat-cepat meninggalkan ruangan itu.... Syaratnya? Yang ingin mencoba harus membayar seribu rupiah.... PEK TORIS (bahasa Bali) jelas artinya..

Kapten S : "Stop. hanya ada pembantunya yang akan mengunci pintu pagar. Betapa tidak demikian. tanya dokter. Adhi P Semarang SURAT BUAT ISTIRAHAT Seorang Komandan Tekab bernama Kapten Seriosa (bukan nama sesungguhnya) menugasi anak buahnya yang bernama Sersan Doglo (bukan nama sesungguhnya) untuk memberantas pemutaran Blue Film di suatu desa. seorang wanita yang genit dan cantik. Sewaktu saya menggerebek pertunjukan Blue Film di desa itu. kok kelihatan takut benar! B : Memang saya takut sekali sebab saya sedang mendapat hukuman Tuhan Allah. Sang Komandan dengan serius memberi perintah agar Sang Sersan dapat menangkap biang keladi penyebar film yang bisa merusak moral generasi muda di desa itu. Tadi sore sebetulnya saya sudah kemari tapi ditolak oleh pak mantri yang mendaftar pasien. Di situ tak terlihat tanda tangan. sebagai seorang komandan yang bijaksana Kapten Seriosa tidak marah. saya baru saja melakukan sesuatu yang terlarang.Memang setelah periksa dari dokter tadi saya berobat sama dokter gigi! Dokter: ?????????? OLH 58 Cermin Dunia Kedokteran No. talas (keladi) inilah yang paling besar.. kecuali satu yaitu bagian bawah surat yang harusnya berisi tanda tangan pak Bejo. Ketut Ngurah TAKUT DIRINYA AKAN MEMBATU Pada suatu hari seorang pemuda A melihat temannya B. Oleh perawat tersebut diterangkan mengenai cara mengisinya dan ternpat dimana harus ditandatangani. 41. celana dalam saya sudah ketemu. Kapten S : "Sersan. Meskipun demikian." Dokter : ??? Ny. Dan sekarang ini saya merasakan hukuman Tuhan Allah sudah mulai bekerja. Namun sekembalinya dari bertugas.. Jadi. cuma ada tulisan : TAPAKASMO! (yang berarti "tanda tangan" dalam bahasa Jawa. Saat itu sudah sepi. Kenapa tidak kau lakukan?" Sersan D : "Sudah saya laksanakan. yang menanyakan : "Dokter. A : ???????? OLH TERTINGGAL DI PRAKTEK DOKTER GIGI Pada suatu hari seorang dokter mendapat tilpon dari seorang pasiennya. TANDA TANGAN Seorang perawat menyodorkan Surat Perjanjian operasi kepada pak Bejo. yaitu saya mengintip seorang gadis yang sedang mandi. dia diterima oleh komandannya dengan rasa kecewa bercampur heran.) Dr.. jelas ini merupakan biang keladinya!" Kapten S : "Baguss! Kau memang pantas mendapat surat. Kemudian.... Bambang S.. Semuanya sudah betul.00 malam datang seorang laki-laki bersama anaknya ke tempat praktek dokter spesialis. Sersan D : "Surat penghargaan?!" Kapten S "Bukan! Kau perlu mendapat surat buat istirahat beberapa lama di Rumah Sakit Jiwa. Ternyata tertinggal di praktek dokter gigi. Minta tolong dokter periksa di kamar praktek apakah celana dalam saya tertinggal di situ??? Dokter yang memang sedang sibuk menjawab: "Saya sedang sibuk sekarang dengan pasien. saya sengaja datang tengah malam begini. penontonnya semua pada lari blingsatan kecuali bocah ini masih asyik menonton. tapi yang sakit itu dalamnya. kenapa kau bawa bocah ingusan ini. .. di desa itu ada kebun talas dan di antara talas-talas itu. seorang laki-laki berusia sekitar 11 tahun datang dengan wajah yang menunjukkan rasa takut sekali : A : Ada apa sih. Saya percaya kalau dokter tidak mungkin akan menolak saya. Seharusnya bapak membawanya ke dokter spesialis anak. dan untuk apa pula pohon talas ini?" Sersan D : "Begini. masa? Coba ceritakan apayang membuat kau takut? B : Kau kan ingat cerita dalam Kitab Perjanjian Lama: istri Lot kan menjadi batu sebagai hukuman Tuhan Allah oleh karena melanggar perintah: tidak boleh menengok ke belakang untuk melihat sesuatu yang terlarang!. .. Saya mohon dokter mau memeriksa anak saya. stop! Bukan itu yang kumaksud. Dengan tersenyum dokter itu berkata: "Saya bukan ahli penyakit anak melainkan ahli penyakit dalam. Kapt. surat itu dikembalikan kepada sang perawat. sebab Sersan Doglo kembali hanya membawa seorang bocah cilik dan sebatang pohon talas (keladi) yang besar. Kapt. Itulah sebabnya saya menciduk bocah ini untuk nanti dihadapkan sebagai saksi hidup ... sedangkan dokternya baru saja masuk ke dalam rumah yang terletak di sebelah tempat prakteknya. yang baru lulus Kejar Paket A. Selain itu.. A : Eh. Tadi pagi saya kan datang periksa pada dokter.HARAPAN SEORANG PASIEN Sekitar jam 11." Laki-laki itu dengan gugup berkata: "Ini memang masih anak-anak. dengan sikap yang meyakinkan Sersan Doglo berangkat ke desa itu menunaikan tugasnya. Aku menyuruh kau supaya menangkap biang keladinya." kata pasien. tetapi dengan sikap berwibawa menanyakan hasil kerja anak buahnya yang belakangan ini prestasinya memang rada merosot. . berhubung besok pagi isterinya akan dioperasi. dan . Nanti coba tilpon setengah jam lagi!" Kurang lebih 10 menit nyonya Polan menilpon si dokter lagi dan menyatakan : "Maaf ya dok. kau juga dibebastugaskan selama kau belum dibolehkan pulang oleh dokter di RSJ itu!" Dr. "Dokter." kata pasien itu sambil terengah-engah. 1986 . Buktinya. sebab saya sudah memulai membatu! B terus berlari pergi sambil kedua tangannya memegang bagian bawah perutnya. Nah. Setelah selesai. saya nyonya Polan. "Anak saya ini sudah dua minggu perutnya kembung dan sebentarsebentar muntah. "Ada apa pak?" .

41. si pemakai dapat mengeluh rasa kurang nyaman. badan dan anggota gerak Absorbsi dan penetrasi yang berlangsung secara cepat dan aktif dari bahan-bahan yang digunakan secara topikal itu melalui: a) stratum korneum yang utuh b) folikel rambut c) saluran kelenjar keringat d) tergantung bahan yang digunakan e) tidak ada perbedaan absorbsi 8. 10. karena: a) memberikan efek sugesti terhadap pasien b) akne disebabkan oleh kuman c) antibiotika dapat mengurangi asam lemak bebas d) a dan b benar e) b dan c benar Pada miastenia gravis.7 m 2 e) 2 m2 Hemangioma adalah sejenis tumor pada kulit: a) sering ditemui pada anak-anak b) c) d) e) 7. 1986 59 . yaitu: a) 5 % b) 7% c) 10% d) 15% e) 17% Sedangkan luas permukaan kulit adalah: a) l m 2 b) 1. 5. penetrasi lebih baik daripada kulit bayi c) Bahan-bahan yang larut air mempunyai kemampuan berdifusi lebih kecil dibandingkan bahan-bahan yang larut lemak. Cermin Dunia Kedokteran No. sedangkan pada kulit tidak dijumpai kelainan. seperti: a) Gastro intestinal b) bilier c) skeletal d) semua benar 6.2 m 2 c) 1. kecuali: a) otot-otot gerak mata b) otot-otot mimik c) otot-otot jantung d) otot-otot pengunyah e) otot-otot pernapasan leher. otot-otot yang diserang pada umumnya otot-otot seperti berikut. dapat mengecil/menghilang dengan sendirinya bianyanya menyebabkan gangguan kosmetik saja terapinya dengan mengeksisi tumor tersebut semua benar 2. Suatu bahan yang dioleskan pada kulit. baru akan bermanfaat bagi kulit apabila telah mencapai: a) stratum korneum b) stratum lucidum c) stratum granulosum d) stratum basale Pada pemakaian kosmetik. 4. Antibiotika sering dipakai pada pengobatan akne secara oral. d) Setiap bagian tubuh pada satu orang mempunyai daya penetrasi yang sama e) difusi hanya terjadi melalui folikel rambut Berat kulit dapat diperkirakan dari berat badan. 9. misalnya rasa pusing atau mual setelah memakai kosmetik tertentu. 3. Keadaan ini disebut: a) alergi b) iritasi c) intoleransi d) fotosensitivitas e) bukan salah satu di atas Pada Pemakaian suatu bahan secara topical: a) pemakaian secara oklusi akan menurunkan daya penetrasi b) Pada usia lanjut.1. Istilah angina terkait (linked angina) adalah angina pektoris yang berkaitan dengan penyakit-penyakit lain.5 m 2 d) 1.

Somatren merupakan produk rekayasa genetik kedua yang berhasil dipasarkan. jika mungkin. pengobatan harus terus-menerus. 2) Pengobatan bersifat individual. Dikabarkan. 1985. mengemukakan 10 aturan pengobatan hipertensi. 1986 • Menetapkan umur janin. Karena. atau mendekati normal. Produk ini dipasarkan dengan nama dagang Protropin. dan melokalisir letak plasenta. yaitu anak-anak yang mendapat suntikan somatren 3 kali seminggu secara teratur. 31:101 KABAR BAIK BAGI PENDERITA DEFISIENSI HORMON PERTUMBUHAN Ribuan anak yang menderita defisiensi hormon pertumbuhan. derajat gangguan hemodinamik. USG DAN KEHAMILAN USG hampir dilakukan secara rutin pada wanita hamil di Jerman Barat. • Menetapkan presentasi dan letak fetus. akan mempunyai kesempatan pertumbuhan yang normal. distribusi hormon yang diperoleh dari mayat ini akan dihentikan. setelah dewasa hanya mempunyai tinggi badan 5 kaki 2 inci bagi prianya. dengan menggunakan hormon pertumbuhan manusia yang diproduksi secara rekayasa genetik. pada keluarga dengan riwayat kelainan kongenital. 8) Obat-obat yang tidak mempengaruhi afek dan mood lebih disukai. 41. 7) Kuasailah hanya beberapa obat tertentu dengan baik. dosis masing-masing obat menjadi lebih kecil. 1) Tekanan darah harus diturunkan perlahanlahan. Yang pertama yaitu insulin. kelompok kelola yang terdiri dari anak-anak penderita defisiensi hormon pertumbuhan yang tidak diobati. mengenai indikasi kegunaan USG pada wanita hamil : • Rasa nyeri dan perdarahan pada kehamilan muda (untuk mendiagnosis kehamilan ektopik. Pemberian obat harus sederhana. dan telah mendapat persetujuan dari FDA pada bulan Oktober 1985. • Bila hamil setelah minum obat-obat penyubur (sangat mungkin terjadi kehamilan ganda). tergantung beratnya penyakit. • Menyelidiki sebab-sebab perdarahan anteparturn. mencari sumber perdarahan. • Memonitor pertumbuhan fetus pada wanita diabetes. satu tablet sehari. bila ibu tidak past dengan hari terakhir menstruasinya. dan ajari juga pasien anda untuk senantiasa bersikap tenang. berikut adalah pernyataanpernyataan dari "The Royal College of Gynecologist". seperti yang dimuat dalam buku petunjuk untuk dokter dan tenaga kesehatan terbitan WHO tahun 1984. Dalam suatu uji klinik. 60 Cermin Dunia Kedokteran No. Obat yang terbaru belum tentu yang terbaik. Kelompok diobati. • Bila diperlukan prosedur-prosedur diagnosis yang invasif. dan memeriksa viabilitas fetus). dan hanya 4 kaki bagi wanitanya. • Memeriksa anatomi fetus. 10)Bersikaplah tenang dalam menghadapi pasien. 4) Pengobatan kombinasi lebih baik daripada obat tunggal dengan dosis yang tinggi. 6) Jangan hentikan pengobatan secara tiba-tiba. dan lain-lain. Produk biosintetik ini diharapkan akan dipakai sebagai pengganti hormon yang selama ini diperoleh dari kelenjar hipofisis mayat. • Muntah-muntah yang berat pada hamil muda (menyingkirkan kemungkinan mola hidatid dan kehamilan ganda). yang diproduksi dan dipasarkan oleh Eli Lilly pada tahun 1982. 3) Pemilihan obat berdasarkan tahap-tahap terapi hipertensi. Timbul pertanyaan: Apakah memang benar-benar perlu dilakukan? Dan. dengan kombinasi obat. karena dapat menyebabkan infeksi yang fatal akibat kontaminasi virus. kecuali pada kasus-kasus hipertensi berat. Dimulai dengan obat tunggal. February 1986 (VSR) . Somatren. Jangan mengganti obat bila tidak benar-benar perlu. bagaimana segi keamanannya? Mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. • Menduga berat fetus terhadap usia kehamilannya.Fokus PRINSIP PENGOBATAN HIPERTENSI Gross F et al. merupakan produik biosintetik yang diproduksi oleh para ilmuwan Genetech Inc. 9) Pada kebanyakan pasien. karena tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Update. ternyata kecepatan perturnbuhannya meningkat sampai 3 kali dibanding sebelum pemberian obat. FDA Consumer. 5) Hindari pemberian dosis yang tidak adekuat untuk segala macam obat. sekaligus efek sampingnya berkurang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful