HUBUNGAN NEGARA DENGAN AGAMA MENURUT PAHAM KOMUNISME Pahamkomunisme dalam memandang hakikat hubungan Negara dengan agama

mendasari pada pandangan filsofis materialisme dialektis dan materialism historis. Hakikat kenyataan tertinggi menurut paham komunisme adalah materi, Namun materi menurut komunisme berada pada keterangan intern secara dinamis bergerak dari keadaan (tasis) ke keadaan lain (antitesis) kemudian menyatukan (sinesis) ke tingkat yang lebih tinggi, Dalam pengertian inilah menurut komunisme yang di pelopori ole K. Marx, menyatakan bahwa manusia adalah merupakn suatu hakikat yang menciptakan dirinya sendiri dengan menghasilkan sarana-sarana kehiupan sehingga sangat menentukan dalam perubahan social, politik, dan ekonomi.

HUBUNGAN NEGARA DENGAN AGAMA MENURUT PAHAM LIBERALISME Negara liberal hakkikatnya mendasarkan pada kebebasab individu. Negara adalah merupakan alat atau sarana individu, sehingga masalah agama dalam Negara sangat ditentukan oleh kebebasan individu.Paham liberalism dalam pertumbuhannya sangat dipengaruhi oleh paham rasionallisme yang mendasarkan atas kebenaran rasio, Materialisme yang mendasarkan atas hakikat materi, empirisme yang mendasarkan atas kebenaran pengalaman indra serta indiviualisme yang mendasarkan atas kebebasan individu (soeryanto, 1989:185) Negara member kebebasab kepada warganya untuk memeluk agama dan menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya masing-masing. Nilai-nilai agama dalam Negara dipisahkan dan dibedakan dengan Negara, keputusan dan ketentuan kenegaraan terutama peraturan perundang-undangan sangat ditentukan oleh kesepakatan individu-individu sebagai warga Negara.

FAKULTAS EKONOMI MANAJEMEN UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI MEDAN 2012 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful