P. 1
Peranan Public Relation Dalam Menigkatkan Pelayanan Pada Pt. Pln (Persero) WS2JB Area Muara Bungo

Peranan Public Relation Dalam Menigkatkan Pelayanan Pada Pt. Pln (Persero) WS2JB Area Muara Bungo

|Views: 662|Likes:
Published by Desi Susanti

More info:

Published by: Desi Susanti on Jul 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

04/04/2013

Public Relation merupakan bagian dari organisasi yang berfungsi

untuk menjaga dan membina hubungan baik antara instansi dengan

masyarakat umum atau publik besrta dengan konsumenya . Public Relation

juga menjaga hubungan baik internal perusahaan, yaitu mencoba menjaga

hubungan baik antara semua pegawai kerja dan karyawan baik dari top

manajemen hingga pegawai dengan status pangkat paling rendah di

perusahaan tersebut. Fungsi dasar dari Public Relation adalah membentuk

dan membina hubungan baik, dengan terciptanya hubungan yang baik

19

maka, akan terciptalah kinerja dan kualitas kerja yang baik guna mencapai

keuntungan bagi institusi tersebut. Dalam ElvinaroJ Soemirat (2003 : 87)

Public Relation dikatakan berfungsi dalam suatu organisasi atau

lembaga apabila Public Relation tersebut telah menunjukkan suatu kegiatan

yang jelas dan dapat dibedakan dari kegiatan lainya.

Menurut Bertrand R. Canfield dalam Lubis (2001 : 20), ada tiga

fungsi Public Relation, yaitu :

a. Mengabdi kepada kepentingan umum (it should serve the public

interest)

b. Memelihara hubungan yang baik (maintian good communication)

Menitik beratkan moral dan tingkah laku yang baik (stress good morals

dan manners).

Fungsi utama dari Public Relation Menurut Anne Can Der Meiden

dalam Rumanti (2002 : 204).

Menumbuhkan, mengembangkan hubungan baik antara organisasi

perusahaan dengan publiknya baik internal maupun eksternal.

Menanamkan pengertian, menumbuhkan motivasi, dan meningkatkan

partisipasi publik.

Menciptakan opini publik yang menguntungkan organisasi/ perusahaan

dan publik.

Menurut Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy, M.A. dalam Ruslan

(2005 : 9) fungsi Public Relation Officer (PRO) ketika menjalankan tugas-

20

tugas dan operasionalnya, baik sebagai komunikator dan mediator, maupun

organisator adalah :

a. Menunjang kegiatan manajemen dalam mencapai tujuan organisasi

b. Membina hubungan harmonis antara organisasi dengan publik internal

dan eksternal.

c. Menciptakan komunikasi dua arah dengan menyebarkan informasi dari

organisasi kepada publiknya dan menyalurkan opini publik kepada

organisasinya

d. Melayani publik dan menasehati pimpinan organisasi demi kepentingan

umum.

e. Operasionalisasi dan organisasi Public Relation dalah bagaimana

membina hubungan harmonis antar organisasi dengan publiknyan untuk

mencegah terjadinya rintangan psikologis yang ditimbulkan dari pihak

organisasi maupun dari pihak publiknya.

Dari uraian diatas, dapat ditarik kesimpulan mengenai peran utama Public

Relation yang pada intinya adalah sebagai berikut :

a. Sebagai communicator atau penghubung antara organisasi atau lembaga

yang diwakili dengan publiknya.

b. Membina Relationship, yaitu berupaya membina hubungan yang positif

dan saling menguntungkan dengan pihak publiknya.

c. Peranan back up management, yakni sebagai pendukng dalam fungsi

manajemen organisasi atau perusahaan.

21

d. Membentuk corporate image, artinya peranan Public Relation berupaya

menciptakan citra bagi organisasi atau lembaganya.

Secara sederhana dan singkat dapat dikatakan bahwa fungsi Public

Relation adalah untuk menghubungkan publik atau pihak yang berkepentingan

didalam atau diluar perusahaan, karen Public Relation turut menjalankan

fungsi manajemen.

Didalam suatu perusahaan/instansi, pimpinan selalu mengalami

berbagai macam masalah dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari. Oleh

karena itu tiap-tiap bagian mempunyai tugas masing-masing untuk mencapai

tujuan yang telah ditetapkan. Fungsi Public Relation pada PT. PLN WS2JB

Cabang Muara Bungo antara lain :

1. Menumbukan rasa bangga dan citra perusahaan yang menguntungkan

2. Mensosialisasi kebijakan / program dalam memproduksikan layanan

3. Menanamkan pengertian dan menciptakan kerja sama dengan

karyawan/public

4. Meredam dan menetralkan isu-isu

5. Menciptakan kerja sama dengan badan /lembaga/instansi terkait dan

pemerintah.

6. Menciptakan komunikasi yang harmonis disalam organisasi dan unitnya.

7. Mendeteksi masalah dalam keuangan

8. Mendorong persiapan SDM yang cakap dan profesional.

22

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->