P. 1
Persamaan Difrensial Linier Ordo 2

Persamaan Difrensial Linier Ordo 2

|Views: 50|Likes:
Published by Hanter Jum

More info:

Published by: Hanter Jum on Jul 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/20/2013

pdf

text

original

Matematika Dasar

PERSAMAAN DIFERENSIAL LINEAR ORDER DUA HOMOGEN

Bentuk umum PD linear order dua dengan koefisien konstan adalah : a y "+b y '+ c y = f ( x ) dengan a, b dan c konstanta. Bila f(x) = 0 maka a y "+b y '+ c y = 0 disebut PD linear order dua homogen, sedang bila f(x) ≠ 0 maka disebut PD linear order dua tak homogen. Solusi PD homogen ditentukan dengan memperkenalkan pengertian kebebasan linear dan Wronkian dari dua fungsi berikut terlebih dahulu. Dua buah fungsi f(x) dan g(x) dikatakan bebas linear pada interval I bila persamaan kombinasi linear dari dua fungsi tersebut, m f(x) + n g(x) = 0 untuk setiap x ∈ I hanya dipenuhi oleh m = n = 0. Bila tidak demikian maka dikatakan f(x) dan g(x) bergantung linear. Misal diberikan dua fungsi f(x) dan g(x) yang diferensiabel untuk setiap x ∈ ℜ. Maka Wronkian dari f(x) dan g(x ) didefinisikan : f (x ) g ( x ) W ( f ( x), g ( x ) ) = f '( x ) g '( x) Sifat dari kebebasan linear dan wronkian dari dua fungsi f(x) dan g(x) diberikan berikut. Dua fungsi f(x) dan g(x) dikatakan bebas linear pada I bila dan hanya bila wronkian dari dua fungsi tersebut, W [ f(x),g(x)] ≠ 0 untuk setiap x ∈ I. Dari PD order satu didapatkan sebuah solusi sedangkan PD order dua homogen didapatkan dua buah solusi yang bebas linear. Misal y1(x) dan y2(x) merupakan solusi PD homogen dan keduanya bebas linear. Maka kombinasi linear dari keduanya merupakan solusi umum PD homogen, yaitu y = C y1(x) + C2 y2(x). 1 Selanjutnya dalam menentukan solusi PD homogen dilakukan hal berikut. Misal y = e mx merupakan solusi PD homogen : a y "+b y '+ c y = 0 . Dengan mensubstitusikan solusi tersebut dan turunannya ke dalam PD didapatkan :

( ) ( ) emx ( a m2 + b m + c) = 0

" ' a emx + b emx + c emx = 0

Sebab e m x ≠ 0 , ∀ x ∈ℜ, maka a m2 + b m+ c = 0 dan disebut persamaan karakteristik dari PD. Akar persamaan karakteristik dari PD adalah : − b + b 2 − 4 ac − b + D − b − b2 − 4 ac − b − D m1 = = dan m2 = = 2a 2a 2a 2a Kemungkinan nilai m1 dan m2 bergantung dari nilai D, yaitu : 1. Bila D > 0 maka m1 ≠ m2 ( Akar real dan berbeda ) 2. Bila D = 0 maka m1 = m2 ( Akar real dan sama ) 3. Bila D < 0 maka m1 , m2 merupakan bilangan kompleks ( imajiner )

Danang Mursita Sekolah Tinggi Teknologi Telkom, Bandung

y = C1 e 3x + C2 e 2 x dan turunan pertamanya. solusi kedua PD. Bandung . Solusi umum PD.Matematika Dasar 1. . Contoh Diketahui PD : y "−5 y '+ 6 y = 0. Misal persamaan karakteristik dari PD : a y "+b y '+ c y = 0 bilangan real dan sama. Jawab : 2 a. Akar Karakteristik Real dan Sama. m= merupakan −b x −b 2a . y = C1 e 3x + C2 e 2 x b. Maka salah satu solusi PD : y1 = e mx = e 2a Untuk menentukan solusi yang lain. Persamaan karakteristik PD : m . didapatkan dengan memisalkan 2 a . Solusi umum PD b. Maka y1 = e m1 x dan y2 = e m2 x merupakan 1 solusi bebas linear dari PD homogen tersebut. Substitusi nilai awal ke dalam solusi umum. m ≠ m2 . Solusi umum PD dituliskan : y = C1 y1 + C2 y2 = C1 em1 x + C2 em2 x Sedangkan solusi khusus PD dapat ditentukan dengan mencari nilai dari C1 dan C2 dari nilai awal yang diberikan. Fungsi v(x) dicari dengan mensubstitusikan solusi : y2 = v ( x ) y1 = v ( x ) e kedua dan turunannya ke dalam PD : −b x y2 = v ( x) e −b x 2a −b x 2a −b x b 2a v( x ) e 2a   −b x b b2 2a y" =  v "( x ) − v '( x ) + 2 v ( x )  e 2   2a 4a   ' y2 = v '( x ) e − Danang Mursita Sekolah Tinggi Teknologi Telkom. Akar Karakteristik Real dan Berbeda. y '= 3 C1 e3 x + 2 C2 e2 x didapatkan C1 = -2 dan C2 = 3. Solusi khusus PD bila nilai awal y(0) = 1 dan y ‘ ( 0 ) = 0. y = −2 e3 x + 3e 2 x 2. Misal persamaan karakteristik dari PD : a y "+b y '+ c y = 0 merupakan bilangan real dan berbeda. Jadi solusi khusus PD.5 m + 6 = 0 = 0 mempunyai akar m = 3 dan m = 2. Tentukan : a.

Sehingga didapatkan solusi umum PD : y = e px (C3 cos qx + C4 sin qx) y = C1 e px (cos qx + i sin qx) + C2 e p x( cos qx − i sinqx ) Danang Mursita Sekolah Tinggi Teknologi Telkom. v(x) dapat dinyatakan sebagai fungsi linear yaitu v(x) = p x + q. Contoh Diketahui PD : y "− y = 0. Oleh karena itu. y = e x − 2 x e x 3. maka a v "( x) = 0 .Matematika Dasar 2 −b x   −b x b   − b x 2a  v"( x ) − b v' ( x ) + b v( x ) e 2 a + b v '( x ) − 2a = 0 a v ( x)  e + c v (x ) e  2   a 2a 4a     b b2 b   a  v"( x ) − v' ( x ) + 2 v( x ) + b v '( x ) − v (x ) + c v (x ) = 0     a 2a 4a    b2  a v "( x ) −  − c v( x ) = 0  4a    Sebab D = b2 − 4 a c = 0. Solusi umum . y1 dan y2 merupakan solusi bebas linear. y = C1 e x + C2 x e x b. didapatkan v(x) = x dan solusi kedua : y2 = x e 2 a Solusi pertama dan kedua PD. p = −b D dan q = 2a 2a Maka solusi umum PD dituliskan : y = C1 e m1 x + C2 em2 x = C1 e( p +iq ) x + C2 e( p −iq ) x Menggunakan rumus Euler : ei y = cos y + i sin y . Solusi khusus PD. Tentukan : a. didapatkan : = (C1 + C2 ) e p x cos qx + i (C1 − C2 ) e p x sinqx Karena solusi PD yang diharapkan dalam fungsi bernilai real. Bandung . Akar Karakteristik Kompleks Misal akar karakteristik PD : a y "+b y '+ c y = 0 kompleks : m1 = p + i q dan m2 = p − i q dengan: i = −1. sehingga solusi umum PD bila akar karakterisitik dimisalkan m. Solusi khusus PD bila y(0) = 1 dan y ‘(0) = -1 Jawab : a. −b x Ambil p = 1 dan q = 0. Akar persamaan karakteristik PD. yaitu : y = C1 e mx + C2 x emx Cara untuk mendapatkan solusi kedua di atas dikenal dengan nama metode urutan tereduksi. Solusi umum PD b. maka dapat diambil C3 = C1 + C2 dan C4 = i (C1 − C2 ) . m = 1.

y " + 4 y = 0 . y = cos 3x − sin3x Soal latihan ( Nomor 1 sd 5 ) Tentukan solusi umum PD berikut. y '( 0) = −1 7. y '( 0) = −1 9. y " − y = 0 . y "−4 y '−5 y = 0 . Contoh Diketahui PD. y = C3 cos 3x + C4 sin3x . y " + 4 y '+4 y = 0 3. y '( 0) = 0 Danang Mursita Sekolah Tinggi Teknologi Telkom. Solusi khusus PD. Solusi umum PD. m = ± 3 i. y "−4 y '+7 y = 0 . didapatkan C = 1 3 dan C4 = -1. y ( 0) = 0 . Akar persamaan karakteristik PD. y ( 0) = 1 . y ( 0) = 1.Matematika Dasar Hal ini dapat dilakukan karena terlihat bahwa solusi pertama dan solusi kedua PD. y " + 2 y ' + 5 y = 0 4. y "+5 y '− 6 y = 0 2. y "−6 y '+9 y = 0 . Solusi khusus PD bila y(0) = 1 dan y ‘(0) = -3 Jawab : a. y (0) = −1 . y '( 0) = 0 10. Didapatkan p = 0 dan q = 3. y "+2 y '+8 y = 0 5. y ' (0 ) = 0 8. y( 0) = 1 . Solusi umum PD b. b. 3 y "+4 y '+9 y = 0 ( Nomor 6 sd 10 ) Tentukan solusi khusus PD berikut. y1 = e p x cos qx dan y2 = e p x sin qx merupakan solusi bebas linear. 1. 6. Substitusikan nilai awal ke dalam solusi umum dan turunannya. Tentukan : a. y "+ 4 y = 0 . Bandung .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->