P. 1
Kabupaten Sumedang Word

Kabupaten Sumedang Word

|Views: 108|Likes:
Published by Muchamad Rinaldy

More info:

Published by: Muchamad Rinaldy on Jul 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2012

pdf

text

original

ALFISYAHRIN 1102009023

KABUPATEN SUMEDANG

LAMBANG DAERAH SUMEDANG : Lambang Sumedang diciptakan oleh R. MAHAR MARTANEGARA dengan arti dan makna sebagai berikut : Perisai : Melambangkan jiwa kesatria utama, percaya pada diri sendiri. Sisi Merah : Semangat keberanian Dasar Hijau : Lambang kesuburan Bentuk setengah bola serta bentuk kubus pada ” LINGGA ” : Melambangkan bahwa manusia tidak ada yang sempurna. Sinar Matahari : Melambangkan semangat rakyat dalam mencapai kemajuan. Warna Kuning Emas : berarti keluhuran budi dan kebesaran jiwa. Sinar yang ke 17 : Angka Sakti, tanggal Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Delapan bentuk dari pada ” LINGGA ” : Lambang bulan Proklamasi Indonesia. Sembilan belah batu pada ” LINGGA ”, empat buah kaki tembok dan lima buah anak – anak tangga : Lambang Tahu Proklamasi Republik Indonesia (1945). Tulisan ” INSUN MEDAL ” : Melambangkan kristalisasi dari pada jiwa dan kepribadian rakyat Sumedang. Kabupaten Sumedang, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Sumedang, sekitar 45 km Timur Laut Kota Bandung. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Indramayu di Utara, Kabupaten Majalengka di Timur, Kabupaten Garut di Selatan, Kabupaten Bandung di Barat Daya, serta Kabupaten Subang di Barat. Kabupaten Sumedang terdiri atas 26 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah desa dan kelurahan. Sumedang, ibukota kabupaten ini, terletak sekitar 45 km dari Kota Bandung. Kota ini meliputi kecamatan Sumedang Utara dan Sumedang Selatan. Sumedang dilintasi jalur utama BandungCirebon. Bagian Barat Daya wilayah Kabupaten Sumedang merupakan kawasan perkembangan Kota Bandung. IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri), sebelumnya bernama STPDN (Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri), serta Universitas Padjadjaran berlokasi di Kecamatan Jatinangor. Sebagian besar wilayah Sumedang adalah pegunungan, kecuali di sebagian kecil wilayah Utara berupa dataran rendah.Gunung Tampomas (1.684 m), berada di Utara Sumedang.

ALFISYAHRIN 1102009023

Lambang Kabupaten Sumedang Motto: TANDANG (Tertib, Aman, Nyaman, Damai, ANGgun)

Peta lokasi Kabupaten Sumedang Koordinat: 6°51′35″LS,107°55′15″BT

Provinsi Dasar hukum Tanggal Ibu kota Pemerintahan - Bupati - DAU Luas Populasi - Total Kepadatan Demografi

Jawa Barat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950

Sumedang

Don Murdono Rp. 731.141.647.000,1.522,21 km2
[1]

1.043.000 jiwa

(2003)

685,19 jiwa/km2

ALFISYAHRIN 1102009023
- Kode area telepon Pembagian administratif Kecamatan Kelurahan - Situs web http://www.sumedangkab.go.id 277 26 0261 dan 022(wilayah Tanjungsari,Jatinangor, Cimanggung & Sukasari)

Batas Wilayah Kabupaten Sumedang memiliki batas wilayah administratif sebagai berikut : Sebelah Utara : Kabupaten Indramayu Sebelah Selatan : Kabupaten Garut Sebelah Barat : Kabupaten Bandung dan Kabupaten Subang Sebelah Timur : Kabupaten Majalengka

ALFISYAHRIN 1102009023

Sejarah
Sejarah singkat Kabupaten Sumedang Berdasarkan ahli sejarah, runtuhnya kerajaan Padjadjaran pada abad ke 16 erat kaitannya dengan perkembangan kerajaan Sumedang Larang , Kekuasan Padjadjaran berakhir setelah adanya serangan laskar gabungan dari kerajaan Banten , Pakungwati, Demak dan Angke. Pada waktu itu Sumedang Larang tidak ikut runtuh karena sebagian besar rakyatnya sudah memeluk Agama Islam yang datang dari arah timur, oleh karena itu pula pemegang pemerintahan kerajaan Sumedang Larang waktu itu adalah Pangeran Kusumahdinata yang berkuasa dari tahun 1530-1578, yang lebih dikenal dengan sebutan Pangeran Santri. Berdasarkan catatan sejarah yang ada, sebelum menjadi Kabupaten Sumedang seperti sekarang ini, telah terjadi beberapa peristiwa penting diantaranya : - Pada mulanya kabupaten Sumedang adalah sebuah kerajaan bernama Kerajaan Tembong Agung dengan rajanya bernama Prabu Galuh Hadji Adji Putih ( Adji Purwa Sumedang ) Pada masa pemerintahan Prabu Tuntang Buana yang juga dikenal dengan sebutan Prabu Tadjimalela, Kerajaan Tembong Agung berubah nama menjadi kerajaan Sumedang Larang Kerajaan Sumedang Larang mencapai masa keemasan pada masa pemerintahan Pangeran Angka Widjaya atau dikenal dengan sebutan Prabu Geusan Ulun. Pada masa pemerintahan Prabu Geusan Ulun inilah diterapkan mulainya Sistem Pemerintahan Kabupaten Pada tanggal 22 april 1579, Prabu Geusan Ulun dinobatkan menjadi Prabu Sumedang Larang oleh Prabu Siliwangi. Penobatan ini menjadi titik awal berkembangnya Kabupaten Sumedang sebagai sebuah pemerintahan yang memiliki otoritas penuh. Oleh sebab itu Tanggal 22 April ditetapkan menjadi hari jadi Kota Sumedang.

Ibukota kabupaten Sumedang adalah Kota Sumedang, yang memiliki ciri seperti kota-kota kuno khas Jawa Barat yaitu terdapat alun-alun sebagai pusat Kota yang dikelilingi Mesjid Agung, penjara dan kantor pusat pemerintahan. Ditengah–tengah alun-alun terdapat Monumen Lingga yaitu tugu peringatan atas jasa-jasa Pangeran Suriatmaja dalam mengembangkan Sumedang. Monumen tersebut dibangun pada tahun 1902 oleh Pemerintahan Belanda dan hingga kini dijadikan lambang kabupaten Sumedang.

ALFISYAHRIN 1102009023 Perekonomian PDRB ( Produk Domestik Regional Bruto ) Beberapa penjelasan mengenai pengertian PDRB yaitu PDRB atas dasar harga berlaku, PDRB atas dasar harga konstan, pendapatan regional, pendapatan perkapita dan lain-lain. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dapat dihasilkan melalui tiga pendekatan yaitu : Pendekatan Produksi (Pruduction Approach) yaitu PDRB merupakan jumlah nilai produk barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh berbagai unit produksi dalam suatu wilayah / region pada suatu jangka waktu tertentu, biasanya setahun. Pendekatan Pendapatan (Income Approach) yaituPDRB merupakan jumlah balas jasa yang diterima oleh faktor-faktor produksi yang ikut di dalam proses produksi di suatu wilayah pada jangka waktu tertentu (setahun). Balas jasa faktor produksi tersebut adalah upah dan gaji, sewa tanah, bunga modal dan keuntungan. Dalam pengertian PDRB termasuk pula penyusutan barang modal tetap dan pajak tidak langsung neto. Jumlah komponen pendapatan ini per-sektor disebut sebagai nilai tambah bruto seluruh sector (lapangan usaha). Pendapatan Pengeluaran (Expenditure Approach) yaitu PDRB merupakan jumlah semua pengeluaran untuk konsumsi rumah tangga dan lembaga swasta yang tidak mencari untung, perubahan stok dan ekspor neto di suatu wilayah pada suatu periode (biasanya setahun). Ekspor neto disini adalah ekspor dikurangi impor. Hasil perhitungan PDRB di Kabupaten Sumedang disajikan dalam seri 5 (lima) tahun yaitu Tahun 2003-2007 menurut jenis lapangan usaha yang terdiri dari sembilan sektor, yaitu sebagai berikut : 1. Sektor Pertanian; 2. Sektor Pertambangan dan Penggalian; 3. Sektor Industri Pengolahan; 4. Sektor Listrik, Gas dan Air Minum; 5. Sektor Bangunan / Konstruksi; 6. Sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran; 7. Sektor Angkutan dan Komunikasi; 8. Sektor Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan; 9. Sektor Jasa-jasa.

ALFISYAHRIN 1102009023 PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN SUMEDANG 2004-2008

Kerajinan

Kerajinan perkusi merupakan kerajina yang terbuat dari kayu dan kulit dari kecamatan cimanggung dan jatinangor. Kerajinan ini dikemas dalam berbagai ukuran kecil sedang dan besar. Biasanya kerajinan ini dipergunakan sebagai cinderamata. Jarak tempuh kurang lebih 25 km dari pusat kota. Atau 1 Km dari pintu gerbang tol Cileunyi.

Kerajinan Wayang Golek adalah kerajinan yang terbuat dari kayu yang kebanyakan terdapat di Kecamatan Pamulihan dan Rancakalong, kerajinan wayang golek tersebut beraneka ragam bentuk ukuran jenis wayang, diantaranya ukuran wayang biasa, ukuran kecil berbentuk pulpen, dan ukuran sedang dikemas untuk Cenderamata, jarak tempuh kurang lebih 15 km dari pusat kota.

ALFISYAHRIN 1102009023

Kerajinan senapan angin terdapat di daerah cimanggung dan jatinangor. Senapan ini tersedia dalam berbagai bentuk, laras panjang maupun laras pendek. Senapan ini banyak diminati oleh mereka yang mempunyai hobi berburu dari berbagai daerah di indonesia. Jarak tempuh kurang lebih 25 km dari pusat kota.

ALFISYAHRIN 1102009023

Seni Tradisional
SIPAN Sipan adalah anak peternak kuda yang berasal dari Buahdua, Sipan tergerak hatinya untuk mengamati gerak kuda peliharaannya terutama pada gerakan kepala dan kaki, gerakan-gerakan itulah yang menjadi dasar intuisi dalam hal penciptaan kesenian Kuda Renggong (kuda yang bisa menari).

Tari Topeng Pionir pencipta tari topeng kasumedangan adalah Raden Ono Lesmana dengan memadukan unsur tarian khas topeng Cirebon dengan unsur tari wayang, yang karyanya lebih dikenal dengan nama tari topeng Jayengrasana.

KESENIAN TARAWANGSA Jenis kesenian ini muncul karena kalangenan para petani pada waktu sibuk panen. Nilai-nilai yang terkandung didalamnya merupakan cerminan kegembiraan dan rasa syukur para petani pada waktu panen. Kesenian ini menonjol di daerah Kecamatan Rancakalong

ALFISYAHRIN 1102009023

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->