SOSIOLOGI

Suku terasing di Indonesia

XI IPS 2

ADZRA TSAMARA ANANDA MAKKAH NADYANI PRILIA SYARIFAH FITRIA

tinggal didalam hutan dalam kelompok-kelompok kecil. Menurut cerita yang beredar di masyarakat. polahi adalah masyarakat pelarian zaman dahulu yang melakukan eksodus ke hutan karena takut dan tidak mau dijajah oleh Belanda sehingga menjadikan mereka sebagai suku terasing sampai dengan saat ini. dan sebagainya. Provinsi Gorontalo hidup beberapa kelompok masyarakat nomaden yang lebih di kenal dengan sebutan Suku Polahi. Kelompok 21. Paguyaman dan Suwawa. Kelompok 70. berdasarkan jumlah anggota kelompok dalam satu . Departemen Sosial di tingkat Kabupaten Gorontalo mengidentifikasi masyarakat Polahi dengan Kelompok 9.Suku Polahi Di zaman modern seperti sekarang ini ternyata masih ada kelompok masyarakat yang memiliki pola kehidupan seperti pada zaman purba. Di pedalaman hutan Boliyohato. Kelompok 18. Polahi adalah julukan untuk suku terasing yang hidup di hutan pedalaman Gorontalo. Jumlah masyarakat Polahi seluruhnya kurang lebih sekitar 500 orang.

Rata rata suku primitive yang lain setidaknya sudah mulai hidup menetap dan mulai terbuka dengan kehidupan luar."kampung". . yakni "satu" dan "banyak". Sebelumnya orang Polahi hanya mengenal dua kriteria. dan suku polahi menganut agama tradisional. Mereka terbelakang. tak hanya karena keterpencilan dan tak mempunyai pendidikan formal. Angka maksimum yang dapat mereka hitung adalah empat. Literatur mengenai masyarakat tidak ada di suku polahi. Bahasanya adalah dialek Gorontalo. bahkan dalam kebudayaan mereka tak dikenal hitung-menghitung dan tak kenal hari. Selebihnya adalah "banyak". Suku Polahi ini bahkan jauh lebih tertinggal daripada suku suku yang masih dianggap primitive lainnya di Indonesia. Dalam kesehariannya mereka menghabiskan seluruh waktu mereka di dalam hutan dengan hanya mengandalkan gubuk kecil beratapkan dedaunan tanpa dinding. mereka tidak mengenak sekolah dan fasilitas kesehatan modern. dapur dibuat di tengah yang berfungsi untuk penghangat.

. Cawat ini juga digunakan oleh kaum perempuan. Hal unik lainnya dari suku polahi adalah cara berpakaian. Selain itu mereka juga mengkonsumsi dedaunan.Mereka hidup dari bercocok tanam alakadarnya dan berburu babi hutan. Makanan tersebut 100% asli tanpa bumbu apapun karena mereka juga belum mengenal bumbu bumbuan. Untuk memasak mereka menggunakan batang bamboo sebagai wadah.rusa dan ular. Cara memasaknya juga amat sangat sederhana yaitu dengan memasukkan semua bahan makanan kedalam lubang bambu lalu membakarnya diatas perapian hingga batang bamboo tadi retak atau pecah sebagai tanda bahwa makanan telah selesai di masak. Mereka belum mengenal penutup dada alias Bra. Jadi kaum perempuan Suku Polahi dalam kesehariannya adalah Toples alias setengah bugil. Kalau kita mengenal beberapa suku di papua menggunakan Koteka sebagai penutup aurat. umbi umbian dan akar rotan sebagai makanan sehari hari. maka Suku Polahi lebih memilih menggunakan cawat yang mereka buat dari daun yang diikat menggunaan tali dari kuit kayu.

. Mereka mungkin satu satunya Suku di Indonesia yang menganut perkawinan sedarah. mengintegrasikannya dengan pembangunan di Indonesia Semoga pemerintah Indonesia bisa memberikan perhatian terhadap semua Suku Terasing di negeri ini agar mereka juga bisa menikmati kehidupan modern dan mendapatkan hak hak mereka sebagai warga negara. Dengan mudah dapat dibayangkan betapa beratnya tantangan untuk memajukan masyarakat ini. Bahkan sang ibu bisa menikahi anak lelakinya dan sang ayah bisa menikahi anak perempuannya.Yang paling unik dari suku ini adalah system perkawinan. Jadi anak anak mereka sekaligus menjadi menantu mereka. dimana jika satu keluarga memiliki anak laki laki dan perempuan maka mereka otomatis akan di nikahkan dengan saudaranya tersebut.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful