Komunikasi dalam Fasilitasi & Presentasi

Pelatihan …………….. Jakarta,

Pengertian
Komunikasi adalah suatu proses interaksi dan pertukaran informasi dari satu individu dengan individu yang lain dimana melalui proses tersebut individu yang satu dapat mempengaruhi individu yang lain serta dapat diperoleh suatu pemahaman bersama.

karena umpan-balik memungkinkan bagi pengirim pesan mengubah atau memperbaiki isi pesan. komunikasi sebaiknya dilakukan secara dua arah. serta melibatkan adanya umpan-balik. .Proses Komunikasi Sebagai suatu proses interaksi. tetapi hal tersebut ternyata tidak sesuai dengan apa yang dimaksud oleh pengirim pesan. atau pesan yang diterima meskipun dimengerti dan dilaksanakan oleh penerima pesan. khususnya apabila tujuan pengirim pesan tidak tercapai.

memecahkan masalah secara bersama. mencapai pengertian satu sama lain. membina kepercayaan. merencana strategi untuk pencapaian tujuan. melakukan aktivitas kelompok. membagi pekerjaan. .Peran Komunikasi         menjalin hubungan interpersonal. mengkoordinir tindakan.

kegembiraan. Dalam hubungan dengan organisasi. maupun kepahitan.  Fungsi Motivasi Tujuan dari fungsi komunikasi ini adalah memberi motivasi kepada seseorang atau dalam lingkup organisasi berhubungan dengan komitmen organisasi terhadap tujuan organisasi. Tetapi apabila dilihat secara informal. tidak puas. fungsi komunikasi jenis ini adalah untuk mengekspresikan perasaan puas. . tujuan dari jenis komunikasi ini adalah berhubungan dengan penerimaan dari peran-peran organisasi.Fungsi Komunikasi (1)  Fungsi Emosi Komunikasi jenis ini orientasinya adalah perasaan.

penjelasan tugas-tugas. dan struktur organisasi. otoritas. .Fungsi Komunikasi (2) Fungsi Informasi Tujuan dari fungsi komunikasi ini adalah untuk menyediakan informasi penting untuk mengambil keputusan maupun menyelesaikan masalah. Fungsi Kontrol Tercermin dari peraturan.

Komunikasi oral vs tertulis. Komunikasi tatap muka vs tidak berhadapan. Komunikasi langsung vs tidak langsung. Komunikasi verbal vs non-verbal. . Komunikasi dari atas ke bawah vs dari bawah ke atas.Jenis Komunikasi Komunikasi satu arah vs dua arah.

Memberitahu sesuatu yang mereka ingin tahu. Membuat pesan yang disampaikan menjadi menarik Mengetahui seberapa jauh komunikan mengetahui hal yang akan dibicarakan. . 6.Persiapan Komunikasi 1. Mengetahui sesuatu yang menjadi kesamaan kebutuhan/minat antara komunikator dengan komunikan. 4. 5. Mengetahui sesuatu yang dipercaya komunikan Mengetahui sesuatu yang tidak ingin dibicarakan. 3. 2.

Etika Berkomunikasi Siapa yang diajak berbicara  Situasi dan kondisi  Tempat  Media yang digunakan  Pesan yang disampaikan  .

Bahasa.Hambatan Komunikasi     Latar belakang individu. Lingkungan . Sikap pada waktu komunikasi.

 Sikap “stereotype”.  Pengaruh persamaan dan perbedaan. .  Perbedaan pengalaman dan latar belakang.Hambatan Komunikasi (Latar Belakang Individu)  Perbedaan persepsi.

 .  Penggunaan istilah maupun bahasa tertentu.Hambatan Komunikasi (Bahasa) Perbedaan arti kata.  Komunikasi non-verbal.

Kurang percaya diri.Hambatan Komunikasi (Sikap)            Mendengar hanya apa yang ingin didengar. Sibuk mempersiapkan jawaban. Bukan pendengar yang baik. Gaya/cara berbicara dan nada suara. Dampak “halo” (halo effect) dan kesan pertama. Pengaruh faktor emosional. . Kurang konsentrasi dan perhatian. Memberikan terlalu banyak informasi pada saat yang sama. Menilai pembicara/sumber berita. Mengabaikan informasi yang dapat mengakibatkan konflik.

Hambatan Komunikasi (Lingkungan) Tempat  Situasi/Waktu  .

Fungsi Komunikasi Non Verbal Mengulang (Repetisi)  Mengganti (Substitusi)  Berlawanan (Kontradiksi)  Melengkapi (Komplemen)  Menegaskan (Aksentuasi)  Ungkapan emosi  .

Kaki secara menyeluruh. dengan semua komponennya. Telapak kaki. lengan secara menyeluruh. jari. Kepala dengan semua ekspresi wajah.Jenis Komunikasi Non Verbal  Bahasa tubuh          Cara berbicara dan nada suara Penampilan dan cara berpakaian Sentuhan Kondisi ruang dan tempat Wajah. Tangan. .

Aktivitas Komunikasi  Mendengarkan (45%)  Berbicara (30%)  Membaca (15%)  Menulis (10%) .

Mendengarkan dapat memcapai perubahan yang konstruktif. .Peran Mendengarkan      Mendengarkan diperlukan pada hampir semua kegiatan. Dengan mendengarkan dapat memperbaiki keterampilan dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan. Mendengarkan dapat memberikan hasil yang positif. Bekerja dan mendengarkan tidak dapat dipisahkan.

gerak-gerik.Prinsip Mendengarkan    Dapat dipelajari dan dilatih Mendengarkan dapat dipelajari dan dilatih sehingga merupakan suatu keterampilan yang benar-benar bermanfaat dalam berkomunikasi dan hubungan antar pribadi. . Dengan adanya kesediaan. Setelah merasa lebih tenang. dsb). orang yang mengeluh menjadi tenang setelah keluhan-keluhannya didengar. biasanya ia dapat mengungkapkan persoalan yang sebenarnya. Inti dari mendengarkan adalah sabar dan bersedia untuk mendengarkan orang lain. Dapat bersifat verbal dan non-verbal Keterampilan mendengarkan dapat bersifat verbal (lisan) dan non-verbal (ekspresi wajah.

Menginterprestasikan pesan.Unsur Pokok dalam Mendengarkan Mendengarkan pesan. dan Menanggapi pesan.     . Menilai pesan.

 Adanya pelibatan emosional.  Mendengarkan hanya pada sesuatu yang ingin didengar saja.  Adanya prasangka.Hambatan dalam Mendengarkan Tidak sabar saat mendengarkan.  Tidak berkonsentrasi saat mendengarkan  Terpengaruh penampilan dan gaya bicara.  .

Menghindari bahasa tubuh yang tidak tepat. Ulangi kalimat penting dengan kata-kata sendiri.Kiat Pendengar yang Baik           Mendengarkan dengan penuh konsentrasi. Tidak menginterupsi. Aktif mengikuti isi pembicaraan. Peka terhadap kondisi orang lain. Mendengarkan secara kritis. . Bertanya. Membuat catatan. Memberi komentar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful