DIODA

-

Nama Kelompok : Dika Anggara Tyas Yusuf Ardiansyah Bakhtiyar Sierad 7110040003 7110040004 7110040009

Dioda diberi tegangan positive  Dioda Diberi Tegangan Nol Gambar 3.A.2 Dioda diberi tegangan nol Ketika dioda diberi tegangan nol maka tidak ada medan listrik yang menarik elektron dari katoda. Dioda tabung pertama kali diciptakan oleh seorang ilmuwan dari Inggris yang bernama Sir J. Dioda diberi tegangan nol 2. Gambar 3. Dioda diberi tegangan negative 3.1 Struktur Dioda Struktur dan skema dari dioda dapat dilihat pada gambar di atas. Teori Dasar Dioda ialah jenis VACUUM tube yang memiliki dua buah elektroda. Elektron pada katoda yang dipanaskan oleh heater akan bergerak dari katoda menuju plate. Elektron yang mengalami pemanasan pada katoda hanya mampu melompat sampai pada posisi yang tidak begitu jauh dari katoda dan membentuk muatan ruang (Space Charge).3 Dioda dibari tegangan negatif . Untuk dapat memahami bagaimana cara kerja dioda pada rangkaian Elektronik kita dapat meninjau 3 situasi sebagai berikut ini yaitu : 1. Fleming (1849-1945) pada tahun 1904. Tidak mampunya elektron melompat menuju katoda disebabkan karena energi yang diberikan pada elektron melalui pemanasan oleh heater belum cukup untuk menggerakkan elektron menjangkau plate.  Dioda Diberi Tegangan Negative Gambar 3.1. Pada dioda. plate diletakkan dalam posisi mengelilingi katoda sedangkan heater disisipkan di dalam katoda.

Sisi Positif (P) disebut Anoda dan sisi Negatif (N) disebut Katoda. karena bentuknya sederhana dan penggunaannya sangat luas. .  Dioda Diberi Tegangan Positive Gambar 3. penyearah gelombang penuh (Full-Wave Rectifier).Ketika dioda diberi tegangan negatif maka potensial negatif yang ada pada plate akan menolak elektron yang sudah membentuk muatan ruang sehingga elektron tersebut tidak akan dapat menjangkau plate sebaliknya akan terdorong kembali ke katoda. Dioda sebagai salah satu komponen aktif sangat popular digunakan dalam rangkaian Elektronika. Lambang dioda seperti anak panah yang arahnya dari sisi P ke sisi N. Karakteristik Dioda Hampir semua peralatan Elektronika memerlukan sumber arus searah. pada situasi inilah arus listrik baru akan terjadi. Oleh karena sifat dioda yang seperti ini yaitu hanya dapat mengalirkan arus listrik pada situasi tegangan tertentu saja. sehingga tidak akan ada arus yang mengalir. Seberapa besar arus listrik yang akan mengalir tergantung daripada besarnya tegangan positif yang dikenakan pada plate.4 Dioda diberi tegangan positif Ketika dioda diberi tegangan positif maka potensial positif yang ada pada plate akan menarik elektron yang baru saja terlepas dari katoda oleh karena emisi thermionic. maka dioda dapat digunakan sebagai penyearah arus listrik (rectifier). Di bawah ini merupakan gambar yang melambangkan dioda penyearah. Pada kenyataannya memang dioda banyak digunakan sebagai penyearah tegangan AC menjadi tegangan DC pada rangkaian Elektronik. Arus atau tegangan tersebut harus benar-benar rata tidak boleh berdenyut-denyut agar tidak menimbulkan gangguan bagi peralatan yang dicatu. Karenanya ini mengingatkan kita pada arus konvensional dimana arus mudah mengalir dari sisi P ke sisi N. Semakin besar tegangan plate akan semakin besar pula arus listrik yang akan mengalir. Penyearah digunakan untuk mendapatkan arus searah dari suatu arus bolak-balik. Ada beberapa macam rangkaian dioda. 2. diantaranya : penyearah setengah gelombang (Half-Wave Rectifier). rangkaian pemotong (Clipper). rangkaian penjepit (Clamper) maupun pengganda tegangan (Voltage Multiplier).

Macam Macam Dioda A. Batasan batasan itu seperti batasan tegangan reverse. Dioda silikon mempunyai tegangan maju 0.3. Sesuai karakteristiknya dioda ini bisa dipakai untuk fungsi-fungsi sebagai berikut:      Penyearah sinyal AC Pemotong level Sensor suhu Penurun tegangan Pengaman polaritas terbalik pada dc input Contoh dioda jenis ini adalah 1N400x (1A).6V sedangkan dioda germanium 0.5A). arus. 1N5392 (1.Dioda Kuprok B. dan 1N4148 (500mA).Dioda Selenium . penyearah terkendali dan lain sebagainya.Dioda Rectifier .Dioda Kapasitansi 4. Dioda Umum B.Dioda Thyristor/SCR .Dioda Germanium . Dioda khusus A. Dioda Umum Yang dimaksud dioda umum adalah dioda yang dipergunakan dalam rangkaian rangkaian sederhana dan biasanya berfungsi sebagai perata atau pembatas arus listrik. dan suhu. Yang termasuk dioda umum : . beberapa aplikasinya adalah sensor.025V setiap kenaikan 1 derajat dari suhu normal.Dioda Zener .Dioda LED -Dioda Photosel/Photo Dioda . Dioda khusus Dioda jenis khusus bekerja bukan hanya sebagai perata/pembatas arus namun pemakaiannya sangat bervariasi. stabilizer.Dioda DIAC .3V.Dioda Silikon .Dioda TRIAC . Dioda jenis ini mempunyai beberapa batasan tertentu tergantung spesifikasi. Penjelasan Macam Dioda Dioda Standar Dioda jenis ini ada dua macam yaitu silikon dan germanium. Yang termasuk dioda khusus : . Tegangan maju dari dioda akan turun 0. frekuensi. Dioda umum ini dalam operasinya dapat bekerja bila diberi arus bolak balikatau searah Arus listrik yang melewati dioda sebagian akan dilewatkan baik tegangan positifnya maupun tegangan negatifnya tergantung cara pemasangannya. .

Maka jika arus 12 volt maka arus akan tetap stabil menjadi 12 volt meskipun arus naik. Dioda zener dibias mundur (reverse). Sehingga bila tunggangan tak dilengkapi aki. 2 kaki diantaranya merupakan bagian inputnya tegangan arus AC & 2 kaki lainnya sebagai output yang diberi tanda (+) & (-) yang menghasilkan arus DC. Namun memiliki ampere yang berbeda-beda. Dioda selenium dirancang memiliki 4 kaki. sebenarnya tidak ada bedanya dengan Rectifier namun kiprok adalah gabungan komponen tambahan sebagai penyetabil tegangan. Selain itu dioda zener juga dapat dipakai sebagai pembatas tegangan pada level tertentu untuk keamanan rangkaian.Dioda Selenium disebut dioda selenium karena banyak terbuat dari selenium.. tetapi lebih spesifik lagi merupakan fungsi dari rectifier. . bohlam lampu pada sepeda motor tidak cepat putus.Dioda Zener dioda zener adalah diode yang berfungsi sebagai penstabil tegangan. Dioda ini memiliki keandalan yang tinggi & mampu dialiri tegangan arus listrik yang cukup tinggi.Dioda Kiprok kiprok berfungsi untuk regulator tegangan yang biasa digunkan pada kendaraan bermotor. . Karena kemampuan arusnya yang kecil maka pada penggunaan dioda zener sebagai penstabil tegangan untuk arus besar diperlukan sebuah buffer arus. Biasanya dipergunakan sebagai perata dalam rangkaian power supply.Dioda Rectifier Rectifier berfungsi sebagai penyearah Arus ( AC ke DC ). Biasanya Rectifier lebih dikenal sebagai Dioda karena penyearah arus ialah fungsi dasar dari dioda. . .

UJT (uni-junction transistor ). yang akan kemukakan adalah komponen-komponen thyristor yang dikenal dengan sebutan SCR (silicon controlled rectifier).. infra merah dan laser diode. Contoh:pada optocoupler dan optical pick-up pada sistem CD. Diatas nilai tersebut dipastikan umur led tidak lama. . TRIAC dan DIAC. Pembaca dapat menyimak lebih jelas bagaimana prinsip kerja serta aplikasinya. Selain sebagai indikator beberapa LED mempunyai fungsi khusus seperti LED inframerah yang dipakai untuk transmisi pada sistem remote control dan opto sensor juga laser diode yang dipakai untuk optical pick-up pada sistem CD. Jenis led ditentukan oleh cahaya yang dipancarkan. Dioda jenis ini dibias maju (forward). hijau. Gambar-1 : Struktur Thyristor . oranye. aplikasi dioda photo banyak pada sistem sensor cahaya (optical).Thyristor . tetapi struktur P-N junction yang dimilikinya lebih kompleks dibanding transistor bipolar atau MOS. Struktur Thyristor Ciri-ciri utama dari sebuah thyristor adalah komponen yang terbuat dari bahan semiconductor silicon. kuning.LED (light emiting diode) Dioda jenis ini mempunyai lapisan fosfor yang bisa memancarkan cahaya saat diberi polaritas pada kedua kutubnya. Walaupun bahannya sama. LED mempunyai batasan arus maksimal yang mengalir melaluinya. Dioda ini akan menghantar jika ada cahaya yang mauk dengan intensitas tertentu. TRIAC dan DIAC Thyristor berakar kata dari bahasa Yunani yang berarti ‘pintu'. Seperti led merah. Dinamakan demikian barangkali karena sifat dari komponen ini yang mirip dengan pintu yang dapat dibuka dan ditutup untuk melewatkan arus listrik.SCR. Dioda photo dibias maju (forward). biru. Namun pada kesempatan ini. photo SCR dan sebagainya. . GTO (gate turn off switch).Dioda photo / photodiode Dioda photo merupakan jenis komponen peka cahaya. Komponen thyristor lebih digunakan sebagai saklar (switch) ketimbang sebagai penguat arus atau tegangan seperti halnya transistor. Ada beberapa komponen yang termasuk thyristor antara lain PUT (programmable uni-junction transistor).

Demikian seterusnya sehingga makin lama sambungan PN dari thyristor ini di bagian tengah akan mengecil dan hilang. Ya betul. Yaitu dengan membuat kaki gate pada thyristor PNPN seperti pada gambar-4a.Struktur dasar thyristor adalah struktur 4 layer PNPN seperti yang ditunjukkan pada gambar-1a. Dimana diketahui bahwa Ic =  Ib. Jika dipilah. Pada saat ini disebut thyristor dalam keadaan OFF karena tidak ada arus yang bisa mengalir atau sangat kecil sekali. yaitu arus kolektor adalah penguatan dari arus base. Tertinggal hanyalah lapisan P dan N dibagian luar. maka struktur yang demikian todak lain adalah struktur dioda PN (anodakatoda) yang sudah dikenal. Ini tidak lain adalah dua buah transistor PNP dan NPN yang tersambung pada masing-masing kolektor dan base. tentu saja lampu akan tetap padam karena lapisan N-P yang ada ditengah akan mendapatkan reverse-bias (teori dioda). SCR dalam banyak literatur disebut Thyristor saja. Jika keadaan ini tercapai. Arus kolektor ini merupakan arus base Ib pada transistor Q1. maka akan ada arus Ic yang mengalir pada kolektor Q2. Rangkaian transistor yang demikian menunjukkan adanya loop penguatan arus di bagian tengah. disebut bahwa thyristor dalam keadaan ON dan dapat mengalirkan arus dari anoda menuju katoda seperti layaknya sebuah dioda. Jika misalnya ada arus sebesar Ib yang mengalir pada base transistor Q2. Gambar-2 : visualisasi dengan transistor Terlihat di sini kolektor transistor Q1 tersambung pada base transistor Q2 dan sebaliknya kolektor transistor Q2 tersambung pada base transistor Q1. Arus tidak dapat mengalir sampai pada suatu tegangan reverse-bias tertentu yang menyebabkan sambungan NP ini jenuh dan hilang. Arus kolektor transistor Q1 tdak lain adalah arus base bagi transistor Q2. Pada thyristor tegangan ini disebut tegangan breakover Vbo. Tegangan ini disebut tegangan breakdown dan pada saat itu arus mulai dapat mengalir melewati thyristor sebagaimana dioda umumnya. Gambar-3 : Thyristor diberi tegangan Bagaimana kalau pada thyristor ini kita beri beban lampu dc dan diberi suplai tegangan dari nol sampai tegangan tertentu seperti pada gambar 3. Beginilah SCR dibuat dan simbol SCR digambarkan seperti gambar4b. bahwa untuk membuat thyristor menjadi ON adalah dengan memberi arus trigger lapisan P yang dekat dengan katoda. Karena letaknya yang dekat dengan katoda. sehingga akan muncul penguatan pada pada arus kolektor transistor Q1. struktur ini dapat dilihat sebagai dua buah struktur junction PNP dan NPN yang tersambung di tengah seperti pada gambar-1b. Apa yang terjadi pada lampu ketika tegangan dinaikkan dari nol. . maka struktur thyristor ini dapat diperlihatkan seperti pada gambar-2 yang berikut ini. bisa juga pin gate ini disebut pin gate katoda (cathode gate). SCR Telah dibahas. Pada saat yang demikian. Jika divisualisasikan sebagai transistor Q1 dan Q2.

Cara membuat SCR menjadi OFF tersebut adalah sama saja dengan menurunkan tegangan anodakatoda ke titik nol. Berapa besar arus holding ini. yang jika tegangan forward SCR mencapai titik ini. Pada gambar ada ditunjukkan juga arus Ih yaitu arus holding yang mempertahankan SCR tetap ON. yaitu VGT. Pada datasheet SCR. Satu-satunya cara untuk membuat SCR menjadi OFF adalah dengan membuat arus anoda-katoda turun dibawah arus Ih (holding current). Kurva tegangan dan arus dari sebuah SCR adalah seperti yang ada pada gambar-5 yang berikut ini. Gambar-5 : Karakteristik kurva I-V SCR Pada gambar tertera tegangan breakover Vbo. Pada gambar ditunjukkan beberapa arus Ig dan korelasinya terhadap tegangan breakover. ternyata akan sangat mudah membuat SCR menjadi ON. Pada kenyataannya. Jadi agar SCR tetap ON maka arus forward dari anoda menuju katoda harus berada di atas parameter ini. jika arus forward berada dibawah titik Ih.9 volt . Ada satu parameter penting lain dari SCR. yaitu dengan memberi arus gate. Kalau dilihat dari model thyristor pada gambar-2.7 volt. VGT seperti halnya Vbe. arus trigger gate ini sering ditulis dengan notasi IGT (gate trigger current). Lebih penting lagi adalah arus Ig yang dapat menyebabkan tegangan Vbo turun menjadi lebih kecil. Seperti contoh rangkaian gambar-8 berikut ini sebuah SCR diketahui memiliki IGT = 10 mA dan VGT = 0.Gambar-4 : Struktur SCR Melalui kaki (pin) gate tersebut memungkinkan komponen ini di trigger menjadi ON. Parameter ini adalah tegangan trigger pada gate yang menyebabkab SCR ON. dimana SCR bisa OFF pada saat gelombang tegangan AC berada di titik nol. sekali SCR mencapai keadaan ON maka selamanya akan ON. Komponen ini lebih banyak digunakan untuk aplikasi-aplikasi tegangan AC. Sampai pada suatu besar arus gate tertentu. umumnya ada di dalam datasheet SCR. besarnya kira-kira 0. Sejauh ini yang dikemukakan adalah bagaimana membuat SCR menjadi ON. tegangan ini adalah tegangan Vbe pada transistor Q2.7 volt. Pada gambar-5 kurva I-V SCR. maka SCR akan ON. Ternyata dengan memberi arus gate Ig yang semakin besar dapat menurunkan tegangan breakover (Vbo) sebuah SCR. Dimana tegangan ini adalah tegangan minimum yang diperlukan SCR untuk menjadi ON. Misalnya 1 volt saja atau lebih kecil lagi. Maka dapat dihitung tegangan Vin yang diperlukan agar SCR ini ON adalah sebesar : Vin = Vr + VGT Vin = IGT(R) + VGT = 4. Bahkan dengan tegangan forward yang kecil sekalipun. Karena inilah SCR atau thyristor pada umumnya tidak cocok digunakan untuk aplikasi DC. maka SCR kembali pada keadaan OFF. walaupun tegangan gate dilepas atau di short ke katoda.

bisa dianggap parameter ini simetris sehingga lebih mudah di hitung. Gambar-6 : Simbol TRIAC TRIAC bekerja mirip seperti SCR yang paralel bolak-balik. TRIAC biasa juga disebut thyristor bi-directional. Struktur DIAC yang demikian dapat juga dipandang sebagai dua buah dioda PN dan NP. lalu IGT dan -IGT. Simbol TRIAC ditunjukkan pada gambar-6. Ih serta -Ih dan sebagainya. Umumnya besar parameter ini simetris antara yang plus dan yang minus. Kurva karakteristik dari TRIAC adalah seperti pada gambar-7 berikut ini. karena ketika ON hanya bisa melewatkan arus satu arah saja yaitu dari anoda menuju katoda. Gambar-7 : Karakteristik kurva I-V TRIAC Pada datasheet akan lebih detail diberikan besar parameter-parameter seperti Vbo dan -Vbo. sehingga dalam beberapa literatur DIAC digolongkan sebagai dioda. . Struktur TRIAC sebenarnya adalah sama dengan dua buah SCR yang arahnya bolak-balik dan kedua gate-nya disatukan. DIAC bukanlah termasuk keluarga thyristor. sehingga dapat melewatkan arus dua arah. Dalam perhitungan desain. DIAC Kalau dilihat strukturnya seperti gambar-8a. Lapisan N pada transistor dibuat sangat tipis sehingga elektron dengan mudah dapat menyeberang menembus lapisan ini. lapisan N di buat cukup tebal sehingga elektron cukup sukar untuk menembusnya.Gambar-8 : Rangkaian SCR TRIAC Boleh dikatakan SCR adalah thyristor yang uni-directional. Sedangkan pada DIAC. DIAC dibuat dengan struktur PNP mirip seperti transistor. namun prisip kerjanya membuat ia digolongkan sebagai thyristor.

Fungsi Dioda 1. yaitu dioda varactor . Arus yang dihantarkan tentu saja bisa bolak-balik dari anoda menuju katoda dan sebaliknya. Sebagai rangkaian VCO (voltage controlled oscilator). Contohnya adalah aplikasi dimmer lampu yang berikut pada gambar-9. DIAC umumnya dipakai sebagai pemicu TRIAC agar ON pada tegangan input tertentu yang relatif tinggi. Sebagai sensor cahaya. 4. tetapi yang hanya perlu diketahui adalah berapa tegangan breakdown-nya. 3. Sebagai indikator. 2. Penyearah. yaitu dioda zener Pengaman /sekering Sebagai rangkaian clipper. yaitu dioda photo 10. yaitu LED (light emiting diode) 8. Gambar 9 : Rangkaian Dimmer 4. Sebagai rangkaian clamper. Simbol dari DIAC adalah seperti yang ditunjukkan pada gambar-8b. contoh : dioda bridge Penstabil tegangan (voltage regulator). yaitu untuk memangkas/membuang level sinyal yang ada di atas atau di bawah level tegangan tertentu.Gambar-8 : Struktur dan simbol DIAC Sukar dilewati oleh arus dua arah. yaitu untuk menambahkan komponen dc kepada suatu sinyal ac 6. contoh aplikasi pada rangkaian power amplifier 9. Kurva karakteristik DIAC sama seperti TRIAC. Hanya dengan tegangan breakdown tertentu barulah DIAC dapat menghantarkan arus. DIAC memang dimaksudkan untuk tujuan ini. Sebagai sensor panas. Pengganda tegangan. 7. 5.

Rangkaian penyearah arus listrik dari AC ke DC . Di pasar banyak ditemukan dioda seperti 1N4001.Rangkaian regulator tegangan Implementasi diode sebagai pelipat ganda frekuensi. dan juga kemampuan dissipasi daya. LED sering dipakai sebagai indikator yang masing-masing warna bisa memiliki arti yang berbeda.5. Masingmasing tipe berbeda tergantung dari arus maksimum dan juga tegangan breakdown-nya. Biasanya digunakan untuk menampilkan angka numerik dan alphabet. Zener banyak digunakan untuk aplikasi regulator tegangan (voltage regulator). Contoh circuit sederhana dari diode .. 1N4007 dan lain-lain. Di dalam datasheet biasanya spesifikasi ini disebut Vz (zener voltage) lengkap dengan toleransinya. Dikenal juga LED dalam bentuk 7 segment atau ada juga yang 14 segment. LED dalam bentuk susunan (array) bisa menjadi display yang besar. Aplikasi Penggunaan Dioda banyak diaplikasikan pada rangkaian penyearah arus (rectifier) power suplai atau konverter AC ke DC. padam dan berkedip juga bisa berarti lain. misal frekuensi input 50 Hz maka output menjadi 100 Hz . Zener yang ada dipasaran tentu saja banyak jenisnya tergantung dari tegangan breakdown-nya. Menyala.Diode sebagai pencampur sinyal .

Implementasi LED ..Diode sebagai saklar (Switch) .

html http://abisabrina.blogspot.inverterplus.com/ http://onesus.wordpress.DaftarPusataka http://www.electroniclab.com/2010/07/14/komponen-dasar-elektronika-dioda/ http://www.com/2010/08/jenis-jenis-dioda-dan-implementasinya.html .com/2010/06/macam-macam-dioda.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful