Jangan Abaikan Lingkar Kepala dan UbunUbun Anak

OPINI | 08 February 2012 | 07:54 menilai bermanfaat Dibaca: 2172 Komentar: 1 2 dari 2 Kompasianer Orang tua dan dokter sebaiknya tidak mengabaikan pertumbuhan lingkar kepala anaknya dan kondisi ubun-ubun anak. Setiap kali melakukan pemeriksaan berat dan tinggi badan bayi atau imunisasi, sebaiknya dokter anak atau praktisi kesehatan lain seperti bidan dan kader posyandu agar mengukur lingkar kepala bayi secara rutin untuk mengetahui pertumbuhan otaknya. Selain mengukur lingkar kepala, memeriksa ubun-ubun anak sangat perlu dilakukan guna mengetahui perkembangan otak anak. Tumbuh dan berkembang seorang anak sangat penting dan merupakan investasi terbaik bagi masa depannya. Gangguan pertumbuhan khususnya gangguan pertumbuhan ukuran kepala dan kondisi ubun-ubun anak sangat penting dilakukan sejak usia di bawah 3 tahun.

Sebagian dokter dan orang tua kadang kurang memperhatikan ukuran lingkar kepala bayi saat melakukan pemeriksaan rutin di praktek. Selama ini yang sering menjadi fokus utama adalah pertumbuhan berat badan, tinggi badan, pemberian susu, makan dan kondisi penyakit anak. Pertumbuhan lingkar kepala dan pemantauan ubun-ubun sering diabaikan. Padahal hal itu sangat penting untuk mendeteksi sejak dini gangguan perkembangan otak dan gangguan lainnya. Bila terlambat dalam mendeteksinya maka daat memperberat kelaianan yang sudah ada. Mengukur lingkar kepala adalah hal yang penting, karena bisa melihat pertumbuhan otaknya setiap bulan. Bila melakukan secara rutin ukuran lingkar kepala maka sekaligus mengevaluasi volume otak. Kalau ukuran lingkar kepala si bayi tak pernah dipantau, maka tak akan pernah tahu apakah ukurannya normal atau tidak. Meski ukuran kepala tidak ada pengaruhnya dengan kecerdasan bayi tetapi ukuran lingkar kepala berkaitan dengan volume otak. Volume normal otak bayi baru lahir adalah 350 gram. Bila

maka dokter dan orang tua tak akan pernah tahu apakah ukurannya normal atau tidak. harus dikenali penyebabnya. perkembangan otaknya akan terganggu. Lingkar Kepala dan Ubun-Ubun Ukuran lingkar kepala berkaitan dengan volume otak. yaitu lapisan tipis jaringan yang menutupi permukaan. Usia 5-12 tahun hanya naik sampai 52-53 cm setelah usia 12 tahun akan menetap tidak akan membesar lagi. Pertumbuhan lingkar kepala akan bertambah 2 cm setiap bulan pada usia 0-3 bulan. yaitu anterior fontanel dan posterior fontanel. Anterior Fontanel merupakan ubun-ubun yang terdapat di puncak kepala bayi. Meski begitu. Walaupun terlihat sangat rapuh. tulang-tulang kepala bayi belum menyambung satu sama lain. Jika di bawah usia itu sudah menutup disebut Craniosynostosis. maka volume otaknya bisa kurang dari itu. Ukuran lingkar kepala bayi dan anak memang berbeda-beda pada setiap individu. Bila perkembangan otak tidak optimal biasa perkembangan motorik dan kecerdasannya juga tidak optimal. Beberapa gangguan dengan terlalu cepat menutupnya Ubun-ubun besar berkaitan dengan gangguan pertumbuhan dan perkembangan khususnya otak dan kecerdasan anak. Tetapi bukan berarti bila volumenya banyak anak jadi cerdas.diameter kepala bayi sekitar 30 cm. kekurangan hormon tiroid dan berbagi penyakit lainnya Dampak yang bisa terjadi pada Craniosynostosis adalah sel-sel otak tak bisa berkembang karena tidak ada ruang. Ubun-ubun pada bayi menandai perkembangan dan pertumbuhan otak anak berlangsung secara normal atau tidak. Bayi atau anak dengan gangguan ukuran besar kepala ini kadang disertai dengan ubun-ubunnya telah tertutup semenjak lahir. Selain apakah penutupan .5 cm per bulan. memeriksa ubun-ubun anak sangat perlu dilakukan guna mengetahui perkembangan otak anak. Kondisi bayi seperti ini. dan pada usia 6-12 bulan pertambahannya 0. Sampai usia 5 tahun biasanya sekitar 50 cm. Gangguan yang muncul antara lain kelumpuhan otak seperti cerebral palsy . Semakin dini ubun-ubun menutup. Terdapat dua jenis ubun-ubun. Ubun-ubun muncul karena setelah beberapa bulan dilahirkan. Lebarnya mencapai kurang lebih 5 cm. Sindroma Down. Begitu juga perbedaan bentuk kepala. Bila ubun-ubun besar cekung bisa disebabkan karena kekurangan cairan. Bila bayi ubun-ubunnya sudah menutup atau proses menutupnya terlalu cepat dari waktu yang normal. posisinya sudah terbentuk berdampingan dan rapi. Sebaliknya bila menonjol harus dicuriga gangguan dalam susunan saraf otak berupa peningkatan tekanan di dalam kepala. ubun-ubun sebenarnya cukup kuat karena dilindungi membran. Sebaliknya bila ubun-ubun terlambat menutup bisa disebabkan karena hidrosefalus. Bila ukuran lingkar kepala si bayi tak pernah dipantau asecara rutin. tak ada kaitan sama sekali denga kecerdasan dan volume otak. Paramater yang sering dipakai oleh seorang klinisi untuk menentukan batas normal ukuran lingkar kepala dengan memakai skala Nellhaus. Ubun-ubun atau fontanel adalah bagian kecil dari kepala bayi yang lunak. Ukuran lingkar kepala normal sekitar 30 sampai 37 cm. Pada usia 4-6 bulan akan bertambah 1 cm per bulan. Penutupan ubun-ubun yang normal berlangsung pada usia 6 sampai 18 bulan. semakin berat dampak yang terjadi. Selain mengukur lingkar kepala. Biasanya gangguan ini disertai dengan ukuran lingkar kepala yang kecil. Dalam keadaan normal ubun-ubun besar (UUB) sekitar 90-95% akan menutup pada usia 19-24 bulan.

kelainan kromosom atau kelainan genetik. Mikrosefali atau gangguan pertumbuhan lingkar kepala yang kurang sesuai normal sering disebabkan gangguan saat dalam kandungan bisa karena infeksi kehamilan seperti infeksi TORCH (toksoplasma. Sebenarnya hanya sebagian kecil kasus makrosefali yang termasuk normal. dan herpes). kemampuan emosi. Pada beberapa kasus-kasus mikrosefali atau makrosefali dapat juga dianggap normal atau disebut familial. Kelainan mikrosefali bisa mempengaruhi kemampuan otak bayi. Bila dicurigai kelainan makrosefali harus pula dilakukan pemeriksaan penuinjang lainnya karena kita tidak bisa menduga kelainan struktur di dalam . dan sebagainya. rubella. disebut makrosefali. Penyebab lainnya karena gangguan secara keseluruhan. Faktor lain yang berpengaruh adalah gangguan saat dalam kandungan bisa karena infeksi kehamilan. maka disebut kelainan mikrosefali. maka sebaiknya diukur juga lingkar kepala orang tuanya. Ketidaknormalan ubun-ubun pertumbuhan ukuran lingkar kepala anak dipengaruhi oleh berbagai faktor. maka kemampuan berpengaruh pada kemampuan intelegensi. Ukuran lingkar kepala anak tidak jauh berbeda dengan ukuran lingkar kepala dengan salah satu orang tuanya bila mereka dewasa kelak. sitomegalo virus. nutrisi dan juga lingkungan yang berupa stimulasi atau rangsangan. Sehingga bila anak ukuran lingkar kepalanya tidak normal. Namun. Biasanya orang tua si bayi juga memiliki lingkar kepala yang hampir sama. bila ukuran lingkaran kepala si bayi lebih besar daripada ukuran normalnya. Hal ini biasanya disebabkan karena faktor genetik atau asupan gizi ibu ke bayi kurang. Demikian pula jika ubun-ubun itu sudah menutup saat bayi berada dalam kandungan. ternyata orang tuanya juga makrosefali. Sebagian besar kasus makrosefali disebabkan karena hidrosefalus. sosial. Pada kasus seperti ini biasanya tidak disertai kelainan persarafan dan tumbuh atau berkembangnya anak lainnya. Kalau perkembangan otak nggak sempurna. kemampuan motorik. Faktor yang paling sering adalah keturunan. Bila ukuran lingkaran kepala si bayi lebih besar daripada 2 standar ukuran normal dikatakan kelainan makrosefali. yaitu kepala besar karena cairan di dalam otaknya berlebihan. Bila bayi dengan kelainan makrosefali. maka dampaknya akan lebih berat dan penanganannya pun lebih kompleks. pertumbuhan fisik bayi kecil maka kepalanya juga kecil. Mikrosefali dan Makrosefali Gangguan ukuran kepala dikatakan tidak normal bila besar lukuran lingkar kepala bayi kurang atau lebih dari 2 Standard Deviasi sesuai usia menurut skala Nelhaus. Jika ukuran lingkar kepala bayi lebih kecil dengan perbedaan sebesar 2 standar deviasi dari ukuran normal.itu diikuti oleh penutupan tulang-tulang ubun-ubun yang lain karena jika semua tulang ubunubun itu menutup dampaknya akan lebih berat. Faktor Yang berpengaruh Proses petumbuhan dan perkembangan susunan saraf pusat dipengaruhi oleh faktor genetik. kelainan kromosom atau kelainan genetik.

bayi mengalami kesulitan menelan. Pada usia anak khususnya tiga tahun pertama. volume otak 1000 gram dan pada usia 2 tahun beratnya 1200 gram. merupakan masa penting periode “Golden Age” karena perkembangan otak luar biasa. Bila gejala timbul saat bayi di kandungan kadang-kadang sudah meninggal di kandungan. Penyebab Hidrosefalus terbagi dua. Bila dilihat secara anatomis Hidrosefalus dibagi 2. Kondisi ini juga termasuk periode rawan atau kritis karena hanya terjadi sekali dalam seumur hidup. Opisthotonus. dan bicara inkoheren. bingung. Hidrosefalus adalah penyakit yang terjadi akibat gangguan aliran cairan di dalam otak (cairan serebro spinal) atau akumulasi cairan serebrospinal dalam ventrikel serebral. Pada usia 1 tahun. gejalanya didapati saat belum lahir atau pada masa bayi. yakni Kongenital. mudah terstimulasi. Gangguan itu menyebabkan cairan tersebut bertambah banyak yang selanjutnya akan menekan jaringan otak di sekitarnya. sakit kepala. Untuk mengetahui kelainan hidrosefalus dan ganguan lainnya dapat dilakukan pemeriksaan USG atau CT-scan. dan infeksi. Pada bayi dengan malformasi mulut. khususnya pusat-pusat saraf yang vital. strabismus (juling). Beberapa infeksi di dalam kandungan juga dapat menyebabkan terjadinya hidrosefalus. Sedangkan volume otak orang dewasa hanya 1400 gram pada pria dan 1250 gram pada wanita. Hidrosefalus non-komunikans disebabkan kelainan bawaan. tidak ada refleks muntah. Produksi cairan otak yang berlebihan dapat disebabkan karena tumor. ataxia (gangguan keseimbangan). Terdapat bunyi creckedpot (tanda Macewen) disertai mata melihat kebawah. papil edema (pembengkakan persarafan mata). kesulitan bernafas. Pencegahan Pertumbuhan otak anak adalah proses yang sangat penting proses penting lainnya adalah periode tercepat pertumbuhan otak terjadi pada trimester 3 hingga usia 3 tahun. Gejala yang dapat ditemui pada seorang anak dengan hidrosefalus tergantung penyebabnya serta umur penderita. atau ruang subdural. kelainan yang terjadi adalah penyerapan cairan otak yang tak memadai di tempat penyerapannya (rongga subarahnoid).Kondisi itu terjadi karena ada penyumbatan di tempat tertentu di dalam otak. apnea (henti napas). meski jarang. Berat otak pada waktu lahir rata-rata 350 gram. Manifestasi Klinis Hidrosefalus adalah lingkar kepala membesar. Bila penyebabnya kelainan bawaan. Bunyi nafas keras (stridor). di jalan sempit yang dilalui cairan otak waktu mengalir keluar dari rongga ventrikel otak. misalnya setelah sakit radang selaput otak (meningitis) atau perdarahan di bawah selaput otak. tumor. Proses petumbuhan dan .otaknya. fontanel antrior menonjol. Karena proses perkembangan otak berlangsung sangat cepat selama masa tersebut. lemah dan kemampuan makan berkurang. Biasanya infeksi ini terjadi pada kehamilan muda sampai trimester kedua. letargi (lemah). Vena pada kulit kepala dilatasi dan terlihat jelas pada saat bayi menangis. dan spatik pada ekstremitas bawah. yaitu hidrosefalus non-komunikans (tersumbat) dan hidrosefalus komunikans. disebapkan ganguan perkembangan janin dalam rahim misalnya Malformasi Arnold Chiari atau infeksi intrauterine. Hidrosefalus komunikans disebabkan kelainan bawaan atau didapat. ruang subarachnoid.

com/ibu-dan-anak/2012/02/08/jangan-abaikan-lingkar-kepala-dan-ubunubun-anak/ . Melakukan konseling sebelum menikah sejak merencanakan untuk punya anak sangat penting. Sehingga pemberian ASI tidak bisa disangkal lagi tidak bisa dikalahkan oleh pemberian susu formula yang manapun.kompasiana. Zat besi. http://kesehatan. Taurin.perkembangan otak bayi dipengaruhi oleh faktor genetik. Kontrol secara teratur ke dokter kandungan untuk mendeteksi adanya kelainan kehamilan sejak dini khususnya infeksi TORCH. Sumber nutrisi yang utama berbagai kandungan tersebut banyak didapatkan di dalam ASI. Pencegahan sejak dini untuk menghindari terjadinya kelainan-kelainan gangguan lingkar kepala dan otak. Beberapa nutri makanan diyakini meningkatkan perkembangan sistem saraf pusat di otak dan sirkulasi oksigen dan replikasi DNA seperti DHA dan AA . Choline dan Zinc. nutrisi dan juga lingkungan yang berupa stimulasi atau rangsangan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful