cover

dafar isi

BAB I I. PENDAHULUAN
1.1.Latar belakang
Proses bisnis adalah suatu kumpulan pekerjaan yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu. Suatu proses bisnis dapat dipecah menjadi beberapa subproses yang masing-masing memiliki atribut sendiri tapi juga berkontribusi untuk mencapai tujuan dari superprosesnya. Dari banyaknya macam – macam proses bisnis tersebut, tak jarang yang memiliki sebuah kelemahan dan membuat konsumen tidak puas. Kualitas pelayanan merupakan suatu kunci mutlak bagi suatu perusahaan. Oleh karena itu, suatu perusahaan hendaknya terus berusaha meningkatkan kegiatan pelayanan pada konsumen, dimana semakin tinggi kualitas pelayanan yang diberikan, maka konsumen akan merasa semakin puas. Peluang-peluang ini ditanggapi segera oleh perusahaan perusahaan jasa pengiriman, baik domestic maupun yang bertaraf internasional. Untuk memenuhi kebutuhan yang semakin meningkat terhadap pengiriman atau pertukaran informasi seperti pengiriman, penerimaan dokumen, paket, uang dengan menjanjikan pelayanan pengiriman yang cepat dan aman, serta didukung oleh peralatan dan teknologi yang canggih,sehinggga hanya perusahaan yang memiliki nilai lebihlah yang akan bertahan berkembang dan maju kedepan. Keadaan ini tentunya harus diantisipasi oleh setiap perusahaan apabila ia ingin tetap bertahan dan terus berkembang mencapai tujuan yang telah direncanakan. PT. POS Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa pengiriman surat atau barang. Namun sekarang ini, pelayanan pengiriman surat dan barang melalu kantor POS dikenal memerlukan waktu proses yang lama dan surat terkadang hilang di tengah jalan dan tidak sampai pada alamat tujuan. Oleh karena itu, pada makalah kami kali ini, kami akan mencoba memperbaiki proses bisnis pengiriman surat atau barang melalui kantor POS. Pada makalah kami ini, kami akan meneliti proses bisnis pengiriman barang atau surat yang di lakukan oleh kantor POS cabang IT TELKOM dengan alamat tujuan surat adalah di daerah Bogor. Kami akan membenchmark dengan PT. TIKI Indonesia.

Proses perbaikan itu sendiri bisa dilakukan dengan cara Bussiness Process Improvement atau Benchmarking. Pada proses BPI, tidak dilakukan perbaikan yang sangat ekstrim, pada proses ini dilakukan streamlining pada proses RVA dan menghapuskan proses NVA. Sedangkan pada benchmarking, kita meniru proses bisnis perusahaan lain yang memiliki level minimal sama atau lebih dari perusahaan yang akan melakukan benchmarking. Pada proses ini, si peniru tidak hanya meniru, namun melakukan analisis dan mengambil hal – hal yang baiknya saja, sehingga muncul suatu hasil yang terbaik.

1.2.profil perusahaan

1.2.1. PT. POS Indonesia

Pos Indonesia merupakan sebuah badan usaha milik negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang layanan pos. Saat ini, bentuk badan usaha Pos Indonesia merupakan perseroan terbatas dan sering disebut dengan PT. Pos Indonesia. Bentuk usaha Pos Indonesia ini berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1995. Peraturan Pemerintah tersebut berisi tentang pengalihan bentuk awal Pos Indonesia yang berupa perusahaan umum (perum) menjadi sebuah perusahaan (persero). Pos Indonesia memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang dicatatkan di Akta Notaris Sutjipto, S. H. Nomor 117 pada tanggal 20 Juni 1995 yang juga telah mengalami perubahan sebagaimana yang dicatatkan di Akta Notaris Sutjipto, S. H. Nomor 89 pada tanggal 21 September 1998 dan Nomor 111 pada tanggal 28 Oktober 1998. Ekspansi wilayah pelayanan Pos Indonesia tidak hanya meliputi wilayah Indonesia saja, tetapi juga sudah meliputi dunia internasional. Pelayanan dalam skala internasional ini memungkinkan Pos Indonesia untuk melaksanakan salah satu tujuannya untuk bisa go international. Ekspansi wilayah pelayanan Pos Indonesia ini dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan badan-badan usaha di negara lain yang berskala internasional, seperti Western Union.

Andil Pos Indonesia dalam melayani pelanggannya, baik di skala nasional ataupun internasional, tidak terbatas hanya dalam dunia perposan, tetapi juga dalam dunia keuangan. Fasilitas transfer uang melalui Pos Indonesia bisa dinikmati oleh para pelanggannya. Fasilitas pembayaran tagihan listrik, air, dan telepon pun bisa dinikmati di kantor-kantor Pos Indonesia. Berbagai kemudahan yang ditawarkan dalam pelayanan Pos Indonesia terhadap pelanggannya merupakan suatu strategi yang diambil oleh Pos Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya. Sejarah Dunia perposan modern muncul di Indonesia sejak tahun 1602 pada saat VOC menguasai bumi nusantara ini. Pada saat itu, perhubungan pos hanya dilakukan di kota-kota tertentu yang berada di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa. Surat-surat atau paket-paket pos hanya diletakkan di Stadsherbrg atau Gedung Penginapan Kota sehingga orang-orang harus selalu mengecek apakah ada surat atau paket untuknya di dalam gedung itu. Untuk meningkatkan keamanan surat-surat dan paket-paket pos tersebut, Gubernur Jenderal G. W. Baron Van Imhoff mendirikan kantor pos pertama di Indonesia yang terletak di Batavia (Jakarta). Pos pertama ini didirikan pada tanggal 20 Agustus 1746. Era kepemimpinan Gubernur Jenderal Daendels di VOC membuat sebuah kemajuan yang cukup berarti di dalam pelayanan pos di nusantara. Kemajuan tersebut berupa pembuatan jalan yang terbentang dari Anyer sampai Panarukan. Jalan sepanjang 1.000 km ini sangat membantu dalam mempercepat pengantaran surat-surat dan paket-paket antarkota di Pulau Jawa. Jalan yang dibuat dengan metode rodi (kerja paksa) ini dikenal dengan nama Groote Postweg (Jalan Raya Pos). Dengan adanya jalan ini, perjalanan antara Provinsi Jawa Barat sampai Provinsi Jawa Timur, yang awalnya bisa memakan waktu puluhan hari, bisa ditempuh dalam jangka waktu kurang dari seminggu. Arus perkembangan teknologi telepon dan telegraf yang masuk ke Indonesia pun mengubah sistem pelayanan pos di Indonesia. Pada tahun 1906, pos di Indonesia pun akhirnya berubah menjadi Posts Telegraafend Telefoon Dienst atau Jawatan Pos, Telegraf, dan Telepon (PTT). Layanan pos yang awalnya berpusat di Welrevender (Gambir) juga berpindah ke Dinas Pekerjaan Umum atau Burgerlijke Openbare Werker (BOW) di Bandung pada tahun 1923. Pada saat pendudukan Jepang di Indonesia, Jawatan PTT dikuasai oleh militer Jepang. Angkatan Muda PTT (AMPTT) mengambil alih kekuasaan Jawatan PTT tersebut dan kemudian secara resmi berubah menjadi Jawatan PTT Republik Indonesia. Peristiwa tersebut

Pos Indonesia (Persero) sehingga bisa lebih baik dalam melayani masyarakat dan menghadapi perkembangan dunia bisnis yang semakin ketat persaingannya. Perusahaan Negara Pos dan Giro berubah menjadi Perusahaan Umum Pos dan Giro (Perum Pos dan Giro). Cukup banyak perubahan dalam sistem Pos Indonesia sendiri. Apabila logo tersebut adalah milik sebuah perusahaan. Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel) mengalami pemecahan menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro) dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi). Pada tahun 1961. serta ideologi yang dimiliki . Pos Indonesia (Persero). Perubahan tersebut terlihat dari bentuk badan usaha yang dimiliki oleh Pos Indonesia secara terus-menerus dari tahun ke tahun. Pemecahan PN Postel menjadi PN Pos dan Giro dan PN Telekomunikasi ini memiliki legalitas hukum melalui Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1965 dan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1965. Logo juga merupakan identitas suatu perusahaan yang menggambarkan tujuan-tujuan. Setelah menjadi perusahaan negara. Dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 1995. Hal ini bertujuan untuk semakin mempermudah keleluasaan pelayanan pos bagi masyarakat Indonesia. visi. dan misi dari pemilik logo tersebut. Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1978 dikeluarkan untuk mengubah lagi bentuk badan usaha dari pelayanan pos di Indonesia ini (melalui PN Pos dan Giro). Logo merupakan sebuah simbol yang menunjukkan citra. Hal ini bertujuan untuk mencapai perkembangan yang lebih luas lagi dari masing-masing badan usaha milik negara (BUMN) ini. Pos Indonesia mengalami perubahan status atau bentuk usaha lagi. logo tersebut akan merefleksikan jati diri perusahaan tersebut. prinsip-prinsip.terjadi pada tanggal 27 September 1945. Hal ini bertujuan untuk memberikan fleksibilitas dan kedinamisan untuk PT. Setelah beberapa tahun memberikan pelayanan dengan statusnya sebagai perusahaan umum. Peraturan tersebut menyebutkan bahwa Jawatan PTT itu kemudian berubah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Dengan dikeluarkannya peraturan tersebut. Perum Pos dan Giro berubah menjadi PT. Hari itu pun diperingati sebagai Hari Bakti PTT atau Hari Bakti Parpostel. Pos Indonesia resmi mejadi perusahaan negara berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 240 Tahun 1961. Perubahan bentuk usaha dari sebuah perusahaan negara menjadi perusahaan umum ini pun disempurnakan lagi supaya bisa mengikuti iklim usaha yang sedang berkembang melalui keluarnya Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1984 mengenai tata cara pembinaan dan pengawasan.

oleh perusahaan tersebut. dan adanya hubungan yang terjalin antarnegara (hubungan yang bersifat internasional). ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di dalam lingkaran yang terbentuk dari kedua banner dengan padi dan kapas tersebut. Logo ini melambangkan memegang ideologi negara dengan adanya dua simbol yang mewakili Pancasila. Logo lama Pos Indonesia ini terdiri dari bannerdi atas yang bertuliskan ‘RI’ yang kemudian tersambung dengan gambar padi dan kapas yang memberntuk sebuah lingkaran yang kemudian berujung kepada banner di bawah yang bertuliskan ‘POS & GIRO’. Hal ini menunjukkan bahwa Pos Indonesia bekerja secara profesional di dalam memberikan pelayanan berskala internasional untuk pelanggan-pelanggannya tujuan BUMN untuk dengan menjunjung juga tetap keadilan memegang dan teguh nasionalisme dan kesejahteraan keteguhan sosial dalam masyarakat Indonesia. Bentuk segilima yang mengelilingi merpati pos tersebut melambangkanPancasila. Secara semantik. kekekalan. Banner yang bertuliskan ‘RI’ dan ‘POS & GIRO’ menunjukkan identitas pemilik logo. Ide utama dari logo lama ini adalah burung merpati pos yang telah lama menjadi simbol dunia perposan. yaitu Perum Pos dan Giro Republik Indonesia. Kantor POS Indonesia cabang IT Telkom merupakan salah satu cabang dari PT. POS Indonesia. Logo suatu perusahaan bisa saja berubah seiring dengan perubahan diri dari perusahaan itu sendiri. kita mendapati arsiran mendatar yang berfungsi sebagai latar belakang ataubackground. Dalam perkembangan PT. yang memiliki lima sila. logo yang mewakili diri Pos Indonesia pun berubah mengikuti perubahan yang terjadi di dalam tubuh PT. kita mendapati sebuah segilima yang di dalamnya terdapat gambar burung merpati yang seolah-olah sedang terbang mengelilingi dunia. Di sisi luar dari segilima tersebut dan di sisi dalam dari lingkaran. Pos Indonesia (Persero) ini dapat kita telaah dan kita analisa. Pos Indonesia (Persero) itu sendiri. Perubahan logo yang mencerminkan hal-hal yang baru dan berubah dari tubuh PT. Unsur padi dan kapas yang menjadi simbol dari sila kelima dari Pancasila mewakili tujuan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan sosial untuk seluruh masyarakat Indonesia. logo ini menunjukkan profesionalitas pos yang diwakili oleh merpati dan bola dunia namun terkurung oleh segilima yang mewakili Pancasila dan juga oleh lingkaran padi dan kapas yang menggambarkan tujuan BUMN. Pos Indonesia (Persero). Bola dunia yang berada di belakang merpati tersebut melambangkan perputaran dunia. Kantor POS cabang IT TELKOM ini membantu mahasiswa dan dosen yang ingin .

Tiki memberikan jasa pengiriman bagi perusahaan perusahaanataupun perorangan yang memerlukan. Survei yang dilaksanakan selama Januari .2. maupun advokasi. Jabodetabek. Dalam pelayanan PT. Balikpapan. . Hoka-hoka Bento. Tiki dibantu oleh beberapa cabang yang ada di beberapa kotadi indonesia antara lain di Jakarta. Banjarmasin. dengan perhitungan per-Kg ataupun pengiriman truck. kepuasan. 1. Masing-masing merek melejit melewati kompetisi di industri masing-masing yangbegitu ketat baik dilihat dari sisi loyalitas.mengirimkan surat atau barang. dan level advokasi di matapelanggan masing-masing. Didirikan pada Januari 2003 di Jl. Tiki juga menyediakanpelayanan door to door service. WOM Finance. Semarang.29. laut maupunudara dengan memberikan rasa aman bagi pengirimnya sehingga semua pelanggan percaya atas jasa yang ditawarkan oleh PT. Tiki.Pengiriman dilakukan dengan beberapa macam kendaraan sesuai permintaan pelanggan. Yang menarik dari survey yang dilakukan oleh SWA ini adalahmelejitnya merek corporate asli Indonesia seperti JNE. Bandung. dimana yang akan dikirim oleh pelanggan. TIKI Corporations adalah suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang pengirimanbarang. melainkan lebih ke loyalitas. Pondok Labu Jakarta selatan. Saat ini TIKI sudah mencapai ke semua daerah tujuan hampir di seluruh indonesia tetapibelum ke manca negara. yaitu Medan. parameter survey ini bukan besaran pangsapasar dan citra merek.256responden tersebar di 6 kota besar di Indonesia. Profil perusahaan PT. kepuasan.Surabaya. Juga jika ingin membayar iuaran yang lain yang dapat dilakukan di kantor POS cabang IT TELKOM. Tiki ini. dengan melibatkan 5. danTaxi Express.2. dijemput atau diambil oleh karyawan PT. Tiki dapat menjadi sukses sampai dengan sekarang tentu saja karena kegigihanpendirinya untuk membangun suatu perusahaan dengan sungguh sungguh dan juga dengandukungan Armada yang handal serta karyawan yang terampil dan berpengalaman dibidangnya. Satu hal yang mesti dicatat.Dalam kegiatannya usahanya PT. Tiki PT. Tiki siap untuk melayani kebutuhan para konsumen titipan kilat baik darat. Dibalik kesuksesan PT.Maret 2011. Tiki PT.PT. Semuadilayani dengan pelayanan yang baik dan cepat. PT. dan Makasar. surabaya dan pntianak. Margasatwa No.

maka dari itu hingga saat ini PT. kaer c. Perumusan Masalah a. Mencari proses bisnis improvement PT. d. POS cabang IT TELKOM sudah efektif? b. POS Indonesia cabang IT Telkom ( yang pada makalah ini kami mengasumsikan daerah tujuan adalah bogor). Perusahaan ini adalah perusahaan penyediaan pengirimanbarang yang sudah dibilang aman bagi semua masyarakat yang ingin melakukan pengirimanbarang kemanapun. Mengetahui efektivitas proses bisnis pengiriman surat atau barang dari PT. Output dari penelitian adalah usulan perbaikan proses bisnis. 1. b. POS cabang IT TELKOM dengan benchmarking ? d. POS dengan metode BPI. Tujuan a. Tidak membahas menajemen sumber daya manusia. Bagaimana perbaikan proses bisnis PT.4. Pos cabang Telkom sampai daerah tujuan di Bogor. Apakah proses bisnis di PT. POS dengan metode benchmarking. c. kami mebatasi proses bisnis pengiriman surat dari PT.3. Bagaimana perbaikan proses bisnis PT. Tidak membahas sistem keamanan sistem informasi. Tiki Menurut saya PT. e. Mengetahui biaya proses bisnis (dalam makalah ini. Mengetahui efisiensi proses eksisting dan efisiensi proses usulan. e.5. Tiki sudah memiliki banyak pelanggan baik. kami tidak mencantumkan perihal alat dan mesin yang digunakan. Tiki adalah perusahaan yang menyediakan jasa pengiriman barangyang sudah diketahui banyak orang.Pandangan Terhadap PT. Bagaimanan efisiensi proses eksisting dan usulan? 1. Selain itu saya melihat bahwa Tiki lebih mengutamakan permintaanpelanggan. b. biaya di asumsikan) 1. Mengcari proses bisnis improvement PT. . Batasan a. Apakah ada perubahan yang signifikan dari penggunaan dua metode tersebut? e. tidak membahas kelanjutan dari proses bisnis tersebut. d. POS cabang IT TELKOM dengan metode BPI ? c. Pada makalah ini. Jika pada pada proses bisnis ada menggunakan otomasi.

5 150 5 150 8400 0 0 Petugas Administrasi Petugas Administrasi Petugas Administrasi Pelanggan 8576. dll) 6.BAB II PENGUMPULAN DATA 2. Nama Aktivitas Pelaku Proses Proses (detik) 1 2.1. 4. POS Indonesia cabang IT TELKOM.98 * 9 10 65 45 65 45 8400 0 . proses bisnis permintaan barang oleh pelanggan di kantor pos Waktu siklus di bawah ini. kesesuaian kriteria barang pengiriman 8. Pelanggan datang Menanyakan akan melakukan transaksi apaPelanggan Memberikan formulir sesuai jenis transaksi Mengisi formulir transaksi Memeriksa barang atau surat 5 yang akan dikirim (kelengkapan alamat. Menimbang berat surat / barang yan akan dikirim Membuat resi / bukti pembayaran Membayar biaya pengiriman Pelanggan 5 8 0 Pelanggan 60 60 Pelanggan Petugas Administrasi Petugas Administrasi Pelanggan 0 60 Waktu Siklus (detik) 0 60 0 8400 Biaya** 3.1.1. Proses bisnis perusahaan PT.8 50 60 10 10 8536. 2. Memberikan surat / barang yang akan dikirim Memeriksa alamat dan 7. tidak termasuk waktu surat atau barang mengangur diluar jam kerja pegawai Waktu No.

000.000. 50833.00 Lama penggunaan (asumsi) : 10 tahun jadi estimasi biaya per hari : Rp.11 Memberikan resi / bukti pembayaran total  * Biaya menimbang: Petugas Administrasi 7 7 8520 457 Rp. 136. 500. 98 ** = biaya dalam sehari Proses dokumentasi: .00 / (10*365) : Rp.78 harga timbangan (timbangan digital) : Rp. 500.

Pelanggan Petugas Administrasi Waktu Proses Start 0 Menanyakan akan melakukan transaksi apa 60 Memberikan formulir sesuai jenis transaksi 5 Mengisi formulir transaksi 150 Memeriksa barang / surat yang akan dikirim 60 Memberikan barang / surat yang akan dikirim 5 Memeriksa alamat dan kesesuaian kriteria barang pengiriman 50 Finish NO Sesuai? 5 YES Menimbang berat barang/ paket kiriman 10 Membuat resi atau bukti pembayaran 65 Membayar biaya pengiriman 45 Memberikan resi atau bukti pembayaran 7 Finish 0 .

2. Soekarno Hatta Asumsi (sampai pada pengumpulan surat di pos yg di soekarno Hatta) Waktu No. Mengumpulkan semua surat atau barang yang diterima di hari itu Memasukkan semua surat atau 2 barang ke dalam mobil pengangkut 3 Memeriksa apakah semua surat atau barang sudah dikumpul Mengangkut semua surat atau 4 barang ke kantor cabang di Soreang 5 Menurunkan semua surak atau barang ke tempat pyortiran Menerima dan mensortir semua surat dan barang Memasukkan surat dan barang ke dalam mobil pengangkutan Mengangkut semua surat atau 8 barang ke kantor wilayah di Soekarno Hatta 9 Menurunkan semua surat dan barang mensortir semua surat dan barang sesuai lokasi atau daerah tujuan total   Petugas Pos 10 10 16700 Petugas Pos 20 22 Petugas Pos 60 Waktu Siklus (menit) 60 16700 Biaya** 16700 Petugas Pos (Kurir) Petugas Pos (Kurir) Petugas Pos Soreang Petugas Pos Soreang Petugas Pos Soreang Petugas pos soekarno hatta Petugas Pos Soekarno Hatta 16700 + 90 90 50000* 20 23 16700 6 45 51 22000 7 30 33 16700 16700 + 65 70 50000* 25 28 16700 10 60 425 67 16700 Rp. proses bisnis pengiriman barang dari cabang IT TELKOM ke Jl.1. Nama Aktivitas Pelaku Proses Proses (menit) 1. 269000 * = biaya mengantar ( termasuk biaya bensin + depresiasi mobil) ** = biaya dalam sehari .2.

Proses dokumentasi: Proses Bisnis Pengiriman Barang Kantor Pos Petugas Pos Petugas Pos (Kurir) Petugas Pos (Soreang) Petugas Pos (Soekarno Hatta) WAKTU PROSES (DETIK) START Mengumpulkan semua surat/ barang di hari itu 60 Memasukkan semua surat/ barang ke mobil pengangkut TIDAK 20 Apakah semua surat/barang sudah terkumpul? 10 YA Mengangkut semua barang ke Kantor di Soreang 90 Menurunkan semua surat/ barang ke tempat penyortiran 20 Menerima surat/ barang dan mensortir semuanya 45 Memasukkan surat/barang ke mobil pengangkutan 30 Mengangkut semua surat/ barang ke kantor yang ada di soekarno hatta Menurunkan semua surat/ barang Mensortir semua surat/barang menurut lokasi tujuannya masingmasing 65 25 60 END .

02 0 0 . 150 150 33000 + 50000* 25000 3. barang sesuai daerah tujuan (jalan Padjadjaran) Mengirim semua surat atau 5 barang ke kantor cabang daerah tujuan Petuga Pos Petugas Pos (Pengantar) Petugas Pos Kantor Wilayah tujuan (Bogor) Petugas Pos Kantor Wilayah tujuan (Bogor) Petugas Pos (kurir) Petugas Pos Menerima semua surat atau barang yang dikirimkan Kantor Cabang daerah tujuan (Jl.5 0. Bogor) Petugas Pos Mengirimkan semua surat atau 7 barang ke alamat tujuan (Jl. 5 33400 + 50000* 90 0.5 0. Padjadjaran. 20 25000 120 33400 + 60 60 50000* 33400 6. Bogor) Kantor Cabang daerah tujuan (kurir pengantar) 8 9 Menerima surat atau barang Menandatangani bukti Penerima Penerima 0. Nama Aktivitas Pelaku Proses Proses (menit) 1 Memasukkan surat dan barang ke mobil pengangkutan Mengirimkan semua surat atau barang sesuai tujuan (Bogor) Menerima semua surat atau barang yang dikirimkan Mensortir semua surat atau 4. Padjadjaran.3.1.02 90 5 120 20 20 Waktu Siklus (menit) 20 16700 Biaya** 2. Proses bisnis pengiriman dari jl. Soekarno Hatta ke daerah tujuan (asumsi pengiriman surat ke pelanggan di daerah bogor) Waktu No.2.

383300 0.54 Rp.02 0.penerimaan surat atau barang Petugas Pos Menerima bukti penerimaan dan melapor ke kantor Kantor Cabang daerah tujuan (kurir pengantar) total   465.02 33400 10 * = biaya mengantar ( termasuk biaya bensin dan depresiasi mobil) ** = biaya dalam sehari Proses bisnis: .

Proses Bisnis Pengantaran ke Tujuan Petugas Pengantar START Memasukkan surat dan barang ke mobil pengangkutan Mengirimkan ke tempat tujuan Petugas Kantor Pos Bogor Menerima semua surat atau barang yang dikirimkan Mensortir semua surat atau barang sesuai daerah tujuan Kurir Pos Bogor A WAKTU PROSES Penerima Kurir Pos Cabang Petugas Kantor Pos Cabang Bogor 20 150 20 120 .

2.02 Dari proses bisnis diatas dapat dilihat bahwa proses bisnisnya panjang dan waktu prosesnya lama.5 0. akan di perbaiki dengan benchmarking dan BPI 2. Maka.Proses Bisnis Pengantaran ke Tujuan Petugas Pengantar FINISH Kurir Pos Bogor Petugas Kantor Pos Bogor A Mengirim semua surat atau barang ke kantor cabang terdekat Petugas Kantor Pos Cabang Bogor Menerima semua surat atau barang yang dikirimkan Kurir Pos Cabang Mengirimkan semua surat atau barang ke alamat tujuan Menerima bukti penerimaan dan melapor ke kantor Menerima surat atau barang Menandatangani bukti penerimaan surat atau barang waktu Penerima 60 5 90 0. Proses Bisnis Pengiriman Barang Dengan Jasa PT.2. data benchmarking 2.02 0. TIKI .1.

80 0. dst) 8 8.05 0.05 7145 7145 0.25 7145 7145 0. 9 10   Mencetak resi atau bukti pembayaran Membayar biaya pengiriman Memberikan resi atau bukti pembayaran Pelanggan meninggal kantor total * = biaya mengantar ( termasuk biaya bensin) ** = biaya dalam sehari Petugas Administrasi Petugas Administrasi Petugas Administrasi Pelanggan Petugas Administrasi pelanggan 0. Alamat pengirim.15 4.16 Petugas Administrasi Petugas Administrasi Pelanggan Petugas Administrasi 1 Pelanggan 1 Waktu Siklus (menit) Biaya** 1 0 1 7145 0 3. Nama Aktivitas Pelaku Proses Proses (menit) Memeriksa surat atau barang 1 yang akan dikirim (alamat tujuan ketentuan lainnya) 2.9 1 0. 50015 . Menyapa Pelanggan Memberikan barang atau surat yang akan dikirimkan Menerima barang atau surat yang akan dikirim Memeriksa barang atau surat.22 0.Waktu No.07 0.02 2 6.67 0. Menimbang berat surat atau barang Menginput data administrasi 7 (Nama. 0.7 0.05 0.3 0.1 2 7145 0 7145 Rp.12 0. apakah sudah lengkap dan 5 sesuai criteria pengiriman (alamat tujuan dan ketentuan jenis barang) 6. Alamat tujuan. 0.

Proses dokumentasi: Proses Bisnis Pengiriman Barang Dengan Jasa PT. TIKI WAKTU PROSES Pelanggan Petugas Administrasi START Memeriksa surat/ barang yang akan dikirim Menyapa pelanggan 1 1 Memberikan barang/surat yang akan dikirim TIDAK 0.05 Memeriksa barang/surat 0.2.3 Membayar biaya pengiriman 0.02 END 2.2 Proses Bisnis Pengiriman Barang dari Kantor TIKI ke Alamat Tujuan .67 Memberikan resi atau bukti pembayaran 0.07 Menerima barang/ surat yang akan dikirim 0.9 YA Menimbang berat barang/surat 0.05 Mencetak nomor resi pengiriman 0.16 Menginput data administrasi 0.

02 0.02 total   * = biaya mengantar ( termasuk biaya bensin) ** = biaya dalam sehari 655.8 0. Menerima semua surat atau barang yang dikirimkan TIKIKantor Wilayah tujuan (Bogor) 14 19 Mengirim semua surat atau 5 barang ke kantor cabang daerah tujuan 8 9 Menerima surat atau barang Menandatangani bukti penerimaan surat atau barang Petugas Pos (kurir) Penerima Penerima Petugas Pos 25000+ 45 46 50000* 0.Waktu No. Nama Aktivitas Pelaku Proses Proses (menit) Mensortir semua surat atau barang sesuai daerah tujuan di bandung) 1 Memasukkan surat dan barang ke mobil pengangkutan(di bandung) Mengirimkan semua surat atau barang sesuai tujuan (Bogor) Petugas TIKI Kantor bandung Waktu Siklus (menit) 25000 Biaya 20 23 Petuga TIKI Petugas TIKI (Pengantar) Petugas 21 24 25000 2.02 0 0 25000 10 Menerima bukti penerimaan dan melapor ke kantor Kantor Cabang daerah tujuan (kurir pengantar) 0.6 0.400 Proses bisnis: .02 0. 333. 150 150 33400 + 50000* 50000 3.64 Rp.

Proses Bisnis Pengiriman Barang dari Kantor TIKI ke Alamat Tujuan Petugas TIKI Kantor bandung START Mensortir semua surat atau barang sesuai daerah tujuan di bandung Memasukkan surat dan barang ke mobil pengangkutan(di bandung) Petugas TIKI Kantor Wilayah tujuan (Bogor) Petugas TIKI (Pengantar) Mengirimkan semua surat atau barang sesuai tujuan (Bogor) Menerima semua surat atau barang yang dikirimkan Petugas Pos (kurir) Mengirim semua surat atau barang ke kantor cabang daerah tujuan Penerima Menerima surat atau barang A Petugas Pos Kantor Cabang daerah tujuan (kurir pengantar) .

biaya yang dikeluarkan kantor TIKI: . Dan biaya yang kami jabarkan biaya yang dikeluarkan per hari. 2. 50713. data biaya Pada makalah kami ini. 78 3. biaya yang dikeluarkan kantor pos: Rp. 701013.78 + Rp.3.3. segala biaya di asumsikan.1. 267000 + Rp.Proses Bisnis Pengantaran ke Tujuan Petugas TIKI Kantor bandung FINISH Penerima Petugas Pos (kurir) Petugas TIKI Kantor Wilayah tujuan (Bogor) Petugas TIKI (Pengantar) A Menandatangani bukti penerimaan surat atau barang Petugas Pos Kantor Penerima Cabang daerah tujuan (kurir pengantar) Menerima bukti penerimaan dan melapor ke kantor 2. 383300 = Rp.2.2.

333.= Rp. 383415. 50015 + Rp.400 = Rp.00 .

Menyapa Pelanggan BVA bagi penyedia jasa.1.BAB III ANALISIS 3. Analisis value added 3.BVA. karena menyangkut kelangsungan proses pengiriman Kegiatan ini merupakan hal yang penting 6. Kegiatan ini merupakan hal yang penting 2. Menerima barang atau surat yang akan dikirim RVA langsung terlaksananya proses pengiriman barang yang menjadi tujuan pengirim dan penyedia jasa. karena menyangkut loyalitas customernya Karena kegiatan ini mendukung secara 3. proses bisnis permintaan barang oleh pelanggan di kantor pos Analisis No. NVA) Memeriksa surat atau barang 1 yang akan dikirim (alamat tujuan ketentuan lainnya) RVA Karena kegiatan ini mendukung secara langsung terlaksananya proses pengiriman barang yang menjadi tujuan pengirim dan penyedia jasa.1. Memberikan barang atau surat yang akan dikirimkan RVA langsung terlaksananya proses pengiriman barang yang menjadi tujuan pengirim dan penyedia jasa. Karena kegiatan ini mendukung secara 4. Memeriksa barang atau surat. Nama Aktivitas ( RVA.1. karena menyangkut kelangsungan pekerjaannya keterangan . apakah sudah lengkap dan sesuai 5 criteria pengiriman (alamat tujuan dan ketentuan jenis barang) RVA Kegiatan ini merupakan hal yang penting bagi pelanggan dan penyedia jasa. Menimbang berat surat BVA bagi penyedia jasa.

BVA. Soekarno Hatta Asumsi (sampai pada pengumpulan surat di pos yg di soekarno Hatta) Analisis No. karena keterangan 3 . karena menyangkut kelangsungan proses pengiriman Kegiatan ini merupakan hal yang penting 8. karena menyangkut kelangsungan proses pengiriman Memasukkan semua surat atau 2 barang ke dalam mobil pengangkut Memeriksa apakah semua surat atau barang sudah dikumpul RVA Kegiatan ini merupakan hal yang penting bagi pelanggan dan penyedia jasa. proses bisnis pengiriman barang ke Jl. Membuat resi atau bukti pembayaran RVA bagi pelanggan dan penyedia jasa. Membayar biaya pengiriman RVA bagi pelanggan dan penyedia jasa. karena menyangkut kelangsungan proses pengiriman Memberikan resi atau bukti pembayaran Kegiatan ini merupakan hal yang penting BVA bagi penyedia jasa.Kegiatan ini merupakan hal yang penting 7. NVA) Kegiatan ini merupakan hal yang penting 1.1.2. karena menyangkut kelangsungan pekerjaannya Kegiatan ini merupakan hal yang penting 10 Pelanggan meninggal kantor pos RVA bagi pelanggan dan penyedia jasa. karena menyangkut kelangsungan proses pengiriman RVA Kegiatan ini merupakan hal yang penting bagi pelanggan dan penyedia jasa. Nama Aktivitas ( RVA. karena menyangkut kelangsungan proses pengiriman 9 3. Mengumpulkan semua surat atau barang yang diterima di hari itu RVA bagi pelanggan dan penyedia jasa.

1.3. dan pengiriman surat langsung saja ke Bogor 5 6 Menerima dan mensortir semua surat dan barang 7 Memasukkan surat dan barang ke dalam mobil pengangkutan Mengangkut semua surat atau 8 barang ke kantor wilayah di Soekarno Hatta Menurunkan semua surat dan barang 9 10 mensortir semua surat dan barang sesuai lokasi atau daerah tujuan 3. dan pengiriman surat langsung saja ke Bogor Kegiatan yang tidak memberikan nilai NVA tambah bagi pelanggan maupun penyedia jasa Kegiatan ini dapat digolongkan pada NVA NVA karena proses ini bisa dieliminasi.BVA. karena menyangkut kelangsungan pekerjaannya Kegiatan yang tidak memberikan nilai NVA tambah bagi pelanggan maupun penyedia jasa Kegiatan ini merupakan hal yang penting BVA bagi penyedia jasa. Nama Aktivitas ( RVA. karena menyangkut Keterangan .menyangkut kelangsungan proses pengiriman Mengangkut semua surat atau 4 barang ke kantor cabang di Soreang Menurunkan semua surak atau barang ke tempat pyortiran BVA Kegiatan ini merupakan hal yang penting bagi penyedia jasa. Soekarno Hatta ke daerah tujuan (asumsi pengiriman) Analisis No. karena menyangkut kelangsungan pekerjaannya Kegiatan ini dapat digolongkan pada NVA NVA karena proses ini bisa dieliminasi. NVA) 1 Memasukkan surat dan barang ke mobil pengangkutan BVA Kegiatan ini merupakan hal yang penting bagi penyedia jasa. karena menyangkut kelangsungan pekerjaannya Kegiatan ini merupakan hal yang penting BVA bagi penyedia jasa. Proses bisnis pengiriman dari jl.

karena menyangkut kelangsungan pekerjaannya Kegiatan ini merupakan hal yang penting BVA bagi penyedia jasa. . barang sesuai daerah tujuan (jalan Padjadjaran) Mengirim semua surat atau 5 barang ke kantor cabang daerah tujuan 6. Menerima semua surat atau barang yang dikirimkan Mensortir semua surat atau 4. karena menyangkut kelangsungan pekerjaannya Kegiatan ini merupakan hal yang penting 8 Menerima surat atau barang RVA bagi pelanggan dan penyedia jasa.2. Menerima semua surat atau barang yang dikirimkan Mengirimkan semua surat atau 7 barang ke alamat tujuan (Jl. Padjadjaran.1.2. 3.kelangsungan pekerjaannya Mengirimkan semua surat atau barang sesuai tujuan (Bogor) Kegiatan ini merupakan hal yang penting BVA bagi penyedia jasa. karena menyangkut kelangsungan pekerjaannya NVA Merupakan pekerjaan yang kurang memberikan nilat tambah pada proses Kegiatan ini merupakan hal yang penting BVA bagi penyedia jasa. karena menjadi tujuan pelanggan dan perusahaan Menandatangani bukti penerimaan surat atau barang Kegiatan ini merupakan hal yang penting BVA bagi penyedia jasa. karena menyangkut kelangsungan pekerjaannya Kegiatan ini merupakan hal yang penting BVA bagi penyedia jasa. Bogor) 9 3. karena merupakan tujuan pelanggan dan perusahaan 2. Analisis efesiensi waktu proses bisnis permintaan barang oleh pelanggan di kantor pos 3. karena menyangkut kelangsungan pekerjaannya Kegiatan ini merupakan hal yang penting BVA bagi penyedia jasa. karena menyangkut kelangsungan pekerjaannya Kegiatan ini merupakan hal yang penting 10 Menerima bukti penerimaan dan melapor ke kantor RVA bagi pelanggan dan penyedia jasa.

3. 9 10 11 RVA BVA RVA 10 65 45 7 10 65 45 7 . RVA 50 60 8.Analisis No.BVA. NVA) 1 2. 5 Pelanggan datang Menanyakan akan melakukan transaksi apaPelanggan Memberikan formulir sesuai jenis transaksi Mengisi formulir transaksi Memeriksa barang atau surat yang akan dikirim (kelengkapan alamat. dll) Memberikan surat / barang yang akan dikirim Memeriksa alamat dan kesesuaian kriteria barang pengiriman Menimbang berat surat / barang yan akan dikirim Membuat resi / bukti pembayaran Membayar biaya pengiriman Memberikan resi / bukti pembayaran RVA BVA RVA RVA RVA Waktu Proses (detik) 0 60 5 150 60 Waktu Siklus (detik) 0 60 5 150 60 6. Nama Aktivitas ( RVA. BVA 5 8 7. 4.

1. Soekarno Hatta ke daerah tujuan (asumsi pengiriman surat dengan tujuan Bogor) . Nama Aktivitas ( RVA.3. NVA) 1. proses bisnis pengiriman barang Asumsi (sampai pada pengumpulan surat di pos yg di soekarno Hatta) Analisis No. Mengumpulkan semua surat atau barang yang diterima di hari itu Memasukkan semua surat atau barang ke dalam mobil pengangkut Memeriksa apakah semua surat atau barang sudah dikumpul Mengangkut semua surat atau barang ke kantor cabang di Soreang 5 Menurunkan semua surak atau barang ke tempat pyortiran Menerima dan mensortir semua surat dan barang Memasukkan surat dan barang ke dalam mobil pengangkutan Mengangkut semua surat atau barang ke kantor wilayah di Soekarno Hatta Menurunkan semua surat dan barang mensortir semua surat dan barang sesuai lokasi atau daerah tujuan RVA Waktu Proses (menit) Waktu Siklus (menit) 60 60 2 RVA 20 22 3 RVA 10 10 4 BVA 90 90 NVA 20 23 6 BVA 45 51 7 BVA 30 33 8 9 10 NVA NVA NVA 65 25 60 70 28 67 3.2.3.1. Proses bisnis pengiriman dari jl.BVA.

BVA 120 120 5 BVA 60 60 6.02 0. Bogor) Menerima surat atau barang Menandatangani bukti penerimaan surat atau barang Menerima bukti penerimaan dan melapor ke kantor BVA Waktu Proses (menit) Waktu Siklus (menit) 20 20 2.02 10 RVA 0. Padjadjaran. proses bisnis permintaan pengiriman barang oleh pelanggan di kantor pos . BVA 20 20 4. NVA 5 5 7 8 9 BVA RVA BVA 90 0.1. Nama Aktivitas ( RVA.5 0. NVA) 1 Memasukkan surat dan barang ke mobil pengangkutan Mengirimkan semua surat atau barang sesuai tujuan (Bogor) Menerima semua surat atau barang yang dikirimkan Mensortir semua surat atau barang sesuai daerah tujuan (jalan Padjadjaran) Mengirim semua surat atau barang ke kantor cabang daerah tujuan Menerima semua surat atau barang yang dikirimkan Mengirimkan semua surat atau barang ke alamat tujuan (Jl.02 90 0.2 analisis streamlining 4.5 0.02 3.BVA.Analisis No. BVA 150 150 3.1.

RVA . atau surat yang akan dikirimkan Menerima barang 4. atau surat yang akan dikirim Memeriksa barang atau surat.Analisis No. Menimbang berat surat dan barang Membuat resi atau bukti pembayaran Membayar biaya pengiriman BVA RVA Process-cycle time reduction Mempercepat proses pemeriksaan dengan menambah karyawan atau menggunakan alat pemeriksa agar mengurangi waktu siklus tanpa mengurangi ketelitian RVA RVA BVA RVA Streamlining Keterangan 7. NVA) Memeriksa surat atau barang yang akan 1 dikirim (alamat tujuan ketentuan lainnya) 2. RVA 8. apakah sudah lengkap dan 5 sesuai criteria pengiriman (alamat tujuan dan ketentuan jenis barang) 6. Menyapa Pelanggan Memberikan barang 3. Nama Aktivitas ( RVA.BVA.

Asumsi (sampai pada pengumpulan surat di pos yg di soekarno Hatta) Analisis No. Nama Aktivitas ( RVA. NVA) Upgrading Mengumpulkan semua surat 1. atau barang yang diterima di hari itu RVA Meningkatkan efektivitas dan performansi dalam proses pengumpulan dengan menggunakan alat pengumpul barang atau memperbanyak karyawan upgrading Memasukkan semua surat 2 atau barang ke dalam mobil pengangkut RVA Meningkatkan efektivitas dan performansi dalam proses pemasukan barang dengan menggunakan alat pengumpul barang atau memperbanyak karyawan Memeriksa apakah semua 3 surat atau barang sudah dikumpul Mengantarkan semua surat 4 atau barang ke kantor cabang di Soreang 5 Menurunkan semua sura BVA Automasi BVA Process-cycle time reduction NVA Eliminasi Pengecekan seharusnya bisa dilakukan sekaligus dengan proses pengumpulan Mengurangi waktu siklus pengantaran dengan meningkatkan kualitas kendaraan pengantar) Penggunaan konveyor streamlining keterangan .9 Memberikan resi atau bukti pembayaran Pelanggan meninggal kantor pos BVA 10 RVA 4.2. proses bisnis pengiriman barang sampai jalan soekarno Hatta.BVA.1.

Nama Aktivitas ( RVA. NVA) upgrading Memasukkan surat dan 1 barang ke mobil pengangkutan BVA Meningkatkan efektivitas dan performansi dalam proses pemasukan barang dengan menggunakan alat pengumpul barang atau memperbanyak karyawan Mengirimkan semua surat 2.atau barang ke tempat pyortiran 6 Menerima dan mensortir semua surat dan barang Memasukkan surat dan 7 barang ke dalam mobil pengangkutan Mengangkut semua surat 8 atau barang ke kantor wilayah di jalan Soekarno Hatta 9 Menurunkan semua surat dan barang mensortir semua surat dan 10 barang sesuai lokasi atau daerah tujuan NVA NVA Eliminasi Seharusnya bisa langsung dikirim langsung ke kantor daerah Jakarta Eliminasi Karena penyortiran sudah dilakukan di soreang.BVA. seharusnya sudah bisa langsung dikirim ke kantor daerah Jakarta Proses bisnis pengiriman dari jl.3. (asumsi pengiriman) Analisis No. Soekarno Hatta ke daerah tujuan NVA Eliminasi Seharusnya bisa langsung dikirim langsung ke kantor daerah Jakarta BVA BVA 4.1. atau barang sesuai tujuan (Bogor) BVA Process-cycle time reduction Mengurangi waktu siklus pengiriman dengan menggunakan kendaraan Streamlining Keterangan .

berkualitas. 3. Menerima semua surat atau barang yang dikirimkan Mensortir semua surat atau 4. . barang sesuai daerah tujuan (jalan Padjadjaran) Process-cycle BVA time reduction BVA BVA Elimnasi Pengecekan seharusnya bisa dilakukan sekaligus dengan proses pengumpulan sebelumnya Mengurangi waktu siklus pengiriman dengan menggunakan kendaraan berkualitas NVA Process-cycle BVA time reduction Mengurangi waktu siklus pengiriman dengan menggunakan kendaraan berkualitas RVA Mengirim semua surat atau 5 barang ke kantor cabang daerah tujuan Menerima semua surat atau barang yang dikirimkan Mengirimkan semua surat 7 atau barang ke alamat tujuan (Jl.Padjadjaran. Bogor) 8 Menerima surat atau barang Menandatangani bukti 9 penerimaan surat atau barang 10 Menerima bukti penerimaan dan melapor ke kantor RVA BVA 6.

Aspek Perbandingan Kerumitan proses Kantor POS Rumit (proses pengirimannya TIKI Tidak rumit (suratnya langsung dikirim . Proses pengiriman barang melalui TIKI mempunyai proses yang lebih sederhana. Aspek perbandingan Tingkat penggunaan teknologi Kerumitan proses Kantor POS Manual (kurang efektif dan efisien) Rumit (harus mengisi formulir secara manual yang merepotkan) Simple (menggunakan teknologi sehingga mempermudah pelanggan dan tidak kerepotan mengisi formulir secara manual) Alokasi waktu Lama(457 detik) Cepat (373.2.2.2 detik) TIKI Sistem komputerisasi 4. tapi karyawan akan mengimput langsung biodata kita.1. dan juga mengurangi waktu proses dan kemungkinan surat atau barang yang hilang. proses bisnis pengiriman barang sampai jalan soekarno Hatta dan proses bisnis pengiriman barang dari soekarno Hatta sampai alamat tujuan akan di benchmark dengan proses bisnis pengiriman barang oleh TIKI. proses bisnis permintaan pengiriman barang oleh pelanggan di kantor pos akan di benchmark dengan proses bisnis permintaan pengiriman barang oleh pelanggan di TIKI. Kita tidak usah mengimput data secara manual. proses bisnis pengiriman barang sampai jalan soekarno Hatta dan proses bisnis pengiriman barang dari soekarno Hatta sampai alamat tujuan. Barang atau surat yang akan dikirim tidak perlu melalui banyak perhentian.2. Proses bisnis di TIKI sudah menggunakan komputerasasi.2.4. Analisi benchmarking proses bisnis permintaan pengiriman barang oleh pelanggan di kantor pos 4.

tampa ada perhentian) Cepat (655. karena langsung dikirm ke alamat tujuan.mempunyai banyak perhentian) Tingkat failure Tinggi (kemungkinan surat hilang banyak.64 menit) Waktu proses Lama (890. karena surat berhentian di banyak pos atau cabang) ke alamat tujuan tampa ada banyak perhentian) Rendah (kemungkinan surat hilang sedikit. sehingga birokrasi lama) Pendek (surat tidak melalui banyak birokrasi.54 menit) . karena surat langsung dikirim ke alamat tujuan tampa ada perhentian di pos atau cabang) Birokrasi Panjang (surat melalui banyak perhentian dan penyortiran di banyak cabang.

1.02 1.3.8 0.2 .5 4. Menimbang berat surat atau barang Menginput data administrasi (Nama. 7 Alamat pengirim.BAB IV PROSES BISNIS USULAN 4. Alamat tujuan. 5 apakah sudah lengkap dan sesuai criteria pengiriman (alamat tujuan dan ketentuan jenis barang) 6. Menyapa Pelanggan Memberikan barang atau surat yang akan dikirimkan Menerima barang atau surat yang akan dikirim Memeriksa barang atau surat.05 0.02 1 1.9 1 3. RVA 0.BVA.7 RVA RVA BVA RVA 1 0.05 RVA 2.7 0. No.7 0.09 0. Nama Aktivitas Pelaku Proses Analisis ( RVA.16 Petugas Administrasi BVA 0. dst) 8 8. rekomendasi perbaikan dengan benchmarking proses bisnis permintaan pengiriman barang oleh pelanggan 4.8 Petugas Administrasi Pelanggan Petugas Administrasi RVA 1 1 Pelanggan RVA 0. 9 10 Mencetak resi atau bukti pembayaran Membayar biaya pengiriman Memberikan resi atau bukti pembayaran Pelanggan meninggal kantor Petugas Administrasi Petugas Administrasi Petugas Administrasi Pelanggan Petugas Administrasi pelanggan BVA 0.16 0. RVA 1 1.3. NVA) Waktu Proses (menit) Waktu Siklus (menit) Memeriksa surat atau barang yang 1 akan dikirim (alamat tujuan ketentuan lainnya) 2.5 2.

Proses dokumentasi: Proses Bisnis Pengiriman Barang Dengan Jasa PT.05 Mencetak nomor resi pengiriman 0.3 Membayar biaya pengiriman 0.9 YA Menimbang berat barang/surat 0.67 Memberikan resi atau bukti pembayaran 0.02 END . POS WAKTU PROSES Pelanggan Petugas Administrasi START Memeriksa surat/ barang yang akan dikirim Menyapa pelanggan 1 1 Memberikan barang/surat yang akan dikirim TIDAK 0.07 Menerima barang/ surat yang akan dikirim 0.05 Memeriksa barang/surat 0.16 Menginput data administrasi 0.

3.8 0. NVA) 1 Mensortir semua surat atau barang sesuai daerah tujuan di bandung) Memasukkan surat dan barang ke mobil pengangkutan(di bandung) Mengirimkan semua surat atau barang sesuai tujuan (Bogor) Menerima semua surat atau barang yang dikirimkan Mengirim semua surat atau barang ke kantor cabang daerah tujuan Menerima surat atau barang Menandatangani bukti penerimaan surat atau barang Petugas POS Kantor bandung Petuga POS Petugas POS(Pengantar) Petugas POS Kantor Wilayah tujuan (Bogor) Petugas Pos (kurir) Penerima Penerima Petugas Pos Menerima bukti penerimaan dan melapor ke kantor Kantor Cabang daerah tujuan (kurir pengantar) Proses dokumentasi: RVA BVA RVA BVA BVA BVA Waktu Proses (menit) 20 Waktu Siklus (menit) 23 1 BVA 21 24 2.02 . 14 19 5 8 9 45 0. BVA 140 150 3.02 46 0.2.4.6 0. Proses Bisnis Pengiriman Barang dari Kantor POS ke Alamat Tujuan Analisis No.02 0.BVA. Nama Aktivitas Pelaku Proses ( RVA.02 10 0.

Proses Bisnis Pengiriman Barang dari Kantor POS ke Alamat Tujuan Petugas POS Kantor bandung START Mensortir semua surat atau barang sesuai daerah tujuan di bandung Memasukkan surat dan barang ke mobil pengangkutan(di bandung) Petugas TIKI Kantor Wilayah tujuan (Bogor) Petugas POS (Pengantar) Mengirimkan semua surat atau barang sesuai tujuan (Bogor) Menerima semua surat atau barang yang dikirimkan Petugas Pos (kurir) Mengirim semua surat atau barang ke kantor cabang daerah tujuan Penerima Menerima surat atau barang A Petugas Pos Kantor Cabang daerah tujuan (kurir pengantar) .

Proses Bisnis Pengantaran ke Tujuan Petugas POS Kantor bandung FINISH Penerima Petugas Pos (kurir) Petugas POS Kantor Wilayah tujuan (Bogor) Petugas POS (Pengantar) A Menandatangani bukti penerimaan surat atau barang Petugas Pos Kantor Penerima Cabang daerah tujuan (kurir pengantar) Menerima bukti penerimaan dan melapor ke kantor Berdasarka perbaikan dengan benchmarking. dapat kita lihata:  Efesiensi waktu hasil perbaikan: Proses bisnis permintaan pengiriman barang oleh pelanggan P R R Proses bisnis pengiriman barang P R R .

64 menit* Maka.1. Nama Aktivitas ( RVA.2. setelah di benchmarking. BVA. terjadi penghematan waktu proses sebanyak : 242. 78 menjadi = Rp. waktu proses pengiriman surat atau barang menggunakan proses bisnis existing ( asumsi sekali pengirman yang tujuan surat adalah di bogor) : = 898. dan pemakaian biaya** akan berkurang dari = Rp. 51 menit 4. 701013. NVA) 1 Pelanggan datang RVA pelaku Waktu siklus Waktu proses biaya 0 Pelanggan 0 0 8400 RVA Petugas 60 60 90 NVA Petugas 90 0 RVA Petugas 60 60 20000 2 Menanyakan akan melakukan transaksi apa Menginputkan data pelanggan dengan sistem informasi Memeriksa surat atau barang 3 4 yang akan dikirim (alamat tujuan ketentuan lainnya) .analisis streamlining 4. proses bisnis improvement permnitaan pengiriman surat atau barang oleh pelanggan Analisis No. 317598 ** = biaya dalam sehari  efesiensi waktu proses: 1.2. waktu proses pengiriman surat atau barang menggunakan proses bisnis improvement dengan benchmarking ( asumsi sekali pengirman yang tujuan surat adalah di bogor) = 655.00 sehingga akan menghemat biaya sebyak : Rp. 383415. 15 menit* 2.

78 Total 382 395 Analisis Efektivitas Value waktu Proses : x 100% = x 100% = 71. Memberikan barang atau surat yang akan dikirimkan Memeriksa barang atau surat.99% . sesuai criteria pengiriman (alamat tujuan dan ketentuan jenis barang) RVA petugas 40 50 7. 9 10 0 8400 62. Menimbang berat surat dan barang Membuat resi atau bukti pembayaran Membayar biaya pengiriman Memberikan resi atau bukti pembayaran Petugas BVA Petugas RVA RVA BVA Pelanggan Petugas 7 7 65 45 65 45 10 10 8536.8 6. apakah sudah lengkap dan Pelanggan RVA 5 8 0 8576.5.98 8400 8.313.

Proses Permohonan Pengiriman Barang oleh Pelanggan di Kantor Pos Pelanggan Petugas Pos IT Telkom Waktu proses START 0 Menanyakan akan melakukan transaksi apa 60 Menginputkan data pelangan 90 Memeriksa surat atau barang yang akan dikirim (alamat tujuan ketentuan lainnya) 60 Memberikan barang atau surat yang akan dikirimkan 5 FINISH Sesuai aturan ? NO YES 40 Menimbang berat 10 A .

proses bisnis pengiriman barang sampai jalan soekarno Hatta.BVA. NVA) Mengumpulkan semua surat 1 atau barang yang diterima di hari itu RVA 50 pelaku biaya Waktu proses 19000 .3.3.Proses Permohonan Pengiriman Barang oleh Pelanggan di Kantor Pos Pelanggan Petugas Pos IT Telkom A Waktu proses Membuat resi pembayaran 65 Membayar biaya pengiriman 45 Memberikan resi 7 FINISH 4. Asumsi (sampai pada pengumpulan surat di pos yg di soekarno Hatta) Analisis No. Nama Aktivitas ( RVA.

dan menunjukkan bahwa proses menjadi lebih baik (Waktu proses eksisting 425) . kita dapat melihat bahwa waktu proses menjadi semakin kecil.Memasukkan semua surat 2 atau barang ke dalam mobil pengangkutdengan konveyor Mengantarkan semua surat 3 atau barang ke kantor cabang di Soreang Menurunkan semua surat 4 atau barang ke tempat penyortiran dengan konveyor 5 Menerima semua surat dan barang Mensortir semua surat dan barang Memasukkan surat dan 7 barang ke dalam mobil pengangkutan Total 225 BVA 30 BVA 10 NVA 10 BVA 80 RVA 10 35000 66700 19000 8500 6 BVA 35 8500 19000 175700 Dengan menggunakan metode BPI.

2. Proses bisnis pengiriman dari Soreang ke daerah tujuan (asumsi pengiriman surat ke daerah yang ada di daerah Bogor) .3.Petugas Kantor Pos Kurir (petugas) Petugas Kantor Pos Soreang Waktu Proses START 0 Mengumpulkan semua surat dan paket yang diterima hari itu 50 Memasukkan semua surat dan paket hari ini ke mobil pengangkut dengan konveyor 10 Mengantarkan semua surat dan paket ke kantor cabang soreang 80 Menurunkan semua surat0 dan paket ke tempat penyortiran dengan konveyor 10 Menerima semua surat dan paket 10 Mensortir semua surat dan paket 35 Memasukkan surat dan paket ke dalam mobil pengangkutan 30 FINISH 3.

Bogor) 5 6 Menerima surat atau barang Menandatangani bukti penerimaan surat atau barang Menerima bukti penerimaan dan melapor ke kantor total RVA BVA 0.Analisis No.Padjadjaran.54) .05 0.02 0 0 BVA 80 83400 BVA 50 83400 BVA 10 BVA 140 83000 Waktu proses Biaya 25000 7 RVA 0. Nama Aktivitas ( RVA. kita dapat melihat bahwa waktu proses menjadi semakin kecil.09 33400 308200 Dengan menggunakan metode BPI. dan menunjukkan bahwa proses menjadi lebih baik (Waktu proses eksisting : 465.BVA.02 280. NVA) 1 Mengirimkan semua surat atau barang sesuai tujuan (Bogor) Menerima semua surat atau 2 barang yang dikirimkan dengankonveyor Mengirim semua surat atau 3 barang ke kantor cabang daerah tujuan Mengirimkan semua surat atau 4 barang ke alamat tujuan (Jl.

Kurir Petugas Kantor Pusat Kurir Kantor Pusat Kurir Kantor cabang Pelanggan Waktu Proses 0 START Mengirimkan semua surat dan paket ke bogor(tujuan) 140 Menerima semua surat dan paket yang diterima dengan konveyor 10 Mengirim semua paket dan surat ke kantor cabang 50 Mengirim surat dan paket ke alamat tujuan 80 Menerima surat atau paket 0.02 Menerima bukti penerimaan paket atau surat 0.02 Melapor ke kantor FINISH .05 Menandatangani bukti penerimaan paket atau surat 0.

78 menjadi = Rp.00 sehingga akan menghemat biaya sebyak : Rp.yang lebih efesien: Efesiensi waktu hasil perbaikan: Sebelum benchmarking: Sesudah benchmarking: Proses bisnis permintaan pengiriman barang oleh pelanggan P R R Proses bisnis pengiriman barang P R R  dan pemakaian biaya** akan berkurang dari = Rp.1. Kesimpulan  proses bisnis existing pada PT.BAB V KESIMPULAN 5. waktu proses pengiriman surat atau barang menggunakan proses bisnis existing ( asumsi sekali pengirman yang tujuan surat adalah di bogor) : = 898.waktu proses yang lama karena birokrasi danm perhentian surat atau barang yang banyak. POS cabang IT TELKOM) masih kurang efektif karena mempunyai waktu proses dan biaya yang kurang efesien. 701013. 15 menit* . POS (yang pada makalah ini dimulai dari kantor PT. 383415.  Dengan benchmarking di dapat waktu proses. 317598 ** = biaya dalam sehari  efesiensi waktu proses: 3. biaya.

64 menit* Maka. 51 menit  Dengan benchmarking di dapat waktu proses. biaya. waktu proses pengiriman surat atau barang menggunakan proses bisnis improvement dengan benchmarking ( asumsi sekali pengirman yang tujuan surat adalah di bogor) = 655.213. 701013.09menit* . 78 menjadi = Rp.yang lebih efesien:  dan pemakaian biaya** akan berkurang dari = Rp. 15 menit* 2.78 ** = biaya dalam sehari  efesiensi waktu proses: 1. setelah di benchmarking. 546. terjadi penghematan waktu proses sebanyak : 242. waktu proses pengiriman surat atau barang menggunakan proses bisnis improvement dengan benchmarking ( asumsi sekali pengirman yang tujuan surat adalah di bogor) = 887.4. waktu proses pengiriman surat atau barang menggunakan proses bisnis existing ( asumsi sekali pengirman yang tujuan surat adalah di bogor) : = 898.

com/info./Chapter%20I.grafindoprinting.org/wiki/JNE es.scribd.id/bitstream/..pdf .html#pemesanan http://achmad..posindonesia.id/cara-pengiriman-barang/ www.com/doc/89607045/pt-tiki repository.wikipedia.co.id/ id.Daftar pustaka: http://www.ac.web.usu.

lampiran: .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful