P. 1
Sopan Santun Duduk Dijalan

Sopan Santun Duduk Dijalan

|Views: 668|Likes:
Published by Sinta Rosanti

More info:

Published by: Sinta Rosanti on Jul 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/30/2014

pdf

text

original

SOPAN SANTUN DUDUK DIJALAN (AN : 29

)

ِِ ِ ِ ‫عن أَبِى سع ْيد الْخدري رضي اهللُ ع ْنوُ عن النَّبِي صلَّى اهللُ علَْيو وسلَّم قَال : إِيَّاكم والْجلُوس‬ َ َ ََِ َ َ ِّ ِ َ َ َ َْ َ ْ ُ َ ُْ َ َ ِّ ْ ُ ‫علَى الطُّرقَات فَ قالُوا : مالَنَابُد إِنَّماىي مجالِسنَا نَتَحدث فِ ْي ها قَال : فَِإذاأَبَ ْيتُم إِالَّ الْمجالِس‬ َ َ ُ َّ َ ُ َ َ َ ِ َ ٌّ َ ْ َ ِ ُ َ ْ َ َ ََ ِ ِ ُّ َ َ َ ْ َ َّ َ َ ِ ْ ْ ُّ َ‫ُّ َ ِو‬ ‫فَأَعطُواالطَّريْق حقها قَالُوا : وماحق الطَّريْق ؟ قَال : غَض اْلبَصرَكف اْالَذَى ورد السالَمِ وأَمر‬ َ ْ َ َّ ُّ َ َ ِ َ ُ ِ َ ْ َ ِ ُْْ َ )‫بِالْمعروف ونَهي عن الْم ْنكر. (رواه البخاري ومسلم وأبوداود‬
1. Terjemahan Hadits : "Dari Abu Said Al-Khudry r.a. Rasulullah SAW. bersabda, Kami semua harus menghindari untuk duduk di atas jalan (pinggir jalan)-dalam riwayat lain, di jalan – mereka berkata, "Mengapa tidak boleh padahal itu adalah tempat duduk kami untuk mengobrol. Nabi bersabda, "Jika tidak mengindahkan larangan tersebut karena hanya itu tempat untuk mengobrol, berilah hak jalan." Mereka bertanya, "Apakah hak jalan itu?" Nabi bersabda, "Menjaga pandangan mata, berusaha untuk tidak menyakiti, menjawab salam, memerintahkan kepada kebaikan dan larangan kemunkaran."1[2] (H.R Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud)

2. Tinjauan Bahasa ‫ الطُّرقَات‬Jama dari ‫ الطُّرق‬yang juga ُُ ُ ُ merupakan jama’ yang berarti jalan. Memejamkan, menundukkan, menahan pandangan mata. Mencegah, menjauhkan dari Bahaya, sesuatu yang membahayakan atau merugikan. : : : ‫غَض‬ ُّ ٌّ َ ‫كف‬ ‫َاْالَذى‬ َ َ : ‫الطُّرق‬ ُ

1[2] Rachmat Syafe'I, Al-Hadits (Aqidah, Akhlaq, Sosial dan Hukum), Jakarta: PT. Pustaka Setia, 2003

dan lain-lain. 2) Tidak Menyakiti Tidak boleh menyakiti orang-orang yang lewat. Dalam al-Qur'an : Artinya : "Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya. Hal itu tidak mungkin dapat dihindari bagi mereka yang sedang duduk dipinggir jalan. mereka yang sedang duduk dipinggir harus betul-betul menjaga pandangannya. yang demikian itu adalah lebih Suci bagi mereka. Oleh karena itu. Sebenarnya larangan tersebut bukan berarti larangan pada tempat duduknya. tangan. dengan tangan misalnya melempar dengan batu-batu kesil atau benda apa saja . baik di tempat duduk yang khusus. Rasulullah SAW. 1) Menjaga Pandangan Mata Menjaga pandangan merupakan suatu keharusan begi setiap muslim atau muslimat. apalagi begi mereka yang mudah tersinggung.3. tidak boleh memandang dengan pandangan sinis atau iri kepada siapa saja yang lewat. sesuai dengan perintah Allah SWT. persengketaan dan memarahan dari orang yang dipandangnya. Ini karena akan banyak sekali orang yang lewat. Terbukti ketika para sahabat merasa keberatan dan berargumen bahwa hanya itulah tempat mereka mengobrol. pun membolehkannya dengan syarat mereka harus memenuhi hak jalan. Begitu pula. dan memelihara kemaluannya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat". dan lain-lain. Pandangan seperti tidak hanya akan melanggar aturan Islam. Tetapi akan menimbulkan kecurigaan. dengan lisan. Maka bagi para lelaki jangalah memandang dengan sengaja kepada para wanita yang bukan muhrim dengan pandanagan syahwat. dari berbagai uisa dan berbagai tipe. yaitu berikut ini. yakni bahwa membuat tempat duduk di pinggir jalan itu haram. Penjelasan Hadits Rasulullah SAW melarang duduk di pinggir jalan. seperti diatas kursi. Dengan lisan misalnya mengata-ngatai atau membicarakannya. kaki. di bawah pohon.

karena kurang memiliki kekuatan untuk itu. 3) Menjawab Salam Menjawab salam hukumnya adalah wajib meskipun mengucapkan.nya sunnat. Oleh karena itu. 4) Memerintahkan kepada Kebaikan dan Melarang kepada Kemungkaran. Untuk lebih jelas tentang salam ini. jika ada yang mengucapkan salam ketika duduk dijalan. dan lain-lain yang akan menyakiti orang yang lewat atau menyinggung perasaannya. Jika tidak mampu. . dan lain-lain. hukum menjawabnya adalah wajib. doakanlah dalam hati supaya orang tersebut menyadari kekeliruan dan kesombongannya. akan dibahas di bawah. tidak memercikkan air.yang akan menyebabkan orang lewat sakit dan tersinggung. diwajibkan menegurnya atau memberinya nasihat dengan cara yang bijak. Apabila sedang duduk di jalan kemudian melihat ada orang yang berjalan dengan sombong atau sambil mabuk atau memakai kendaraan dengan ngebut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->