Katarina Wijaya 1 XII IPA 7

PROSES PERUMUSAN PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA
Pancasila sebagai dasar negara berkembang melalui suatu proses yang cukup panjang. Pada awalnya bersumber dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yaitu dalam adat-istiadat, serta dalam agama-agama sebagai pandangan hidup bangsa. Pada awal tahun 1945, Indonesia masih dijajah oleh Jepang. Jepang menjajah Indonesia selama tiga tahun. Jepang menjajah Indonesia sejak tahun 1942. Penjajahan itu dimulai setelah mereka berhasil mengusir Belanda. Jepang juga berhasil menjajah beberapa negara di Asia Tenggara. Selama tahun 1945, keadaan berbalik. Tentara Jepang mulai mengalami kekalahan di berbagai medan pertempuran. Akhirnya, Jepang terpaksa menjanjikan kemerdekaan kepada rakyat Indonesia. Janji tersebut bertujuan untuk meredam gejolak dan perlawanan rakyat Indonesia. Selain itu juga dimaksudkan untuk memberi kesan bahwa Jepanglah yang memerdekaan Indonesia. Dengan janji tersebut, rakyat Indonesia diharapkan bersedia membantu Jepang menghadapi Sekutu. Untuk memenuhi janjinya, Jepang kemudian membentuk BPUPKI. BPUPKI merupakan singkatan dari Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Badan ini dibentuk pada tanggal 1 Maret 1945. Dalam bahasa Jepang, BPUPKI disebut Dokuritsu Zjunbi Tyoosakai. BPUPKI bertugas menyelidiki kesiapan bangsa Indonesia dalam menyongsong kemerdekaan dan membentuk pemerintahan sendiri. Penguasa Jepang menunjuk Dr. Radjiman Wediodiningrat sebagai ketua BPUPKI. Beberapa tokoh terkemuka menjadi anggotanya. Beberapa tokoh tersebut antara lain Soekarno, Moh. Hatta, PROSES PERUMUSAN PANCASILA Anggota BPUPKI resmi dilantik pada tanggal 28 Mei 1945. Sehari berikutnya yaitu tanggal 29 Mei 1945, BPUPKI mulai bersidang. Sidang berlangsung sampai tanggal 1 Juni 1945. Salah satu agendanya adalah merumuskan dasar negara Indonesia merdeka. Dalam sidang tersebut, beberapa anggota mengajukan usulan tentang dasar negara. Ada tiga tokoh yang mengajukan gagasan tentang dasar negara Indonesia. Mereka adalah Mohammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno. Pada tanggal 29 Mei 1945, Mohammad Yamin mengemukakan gagasannya. Menurutnya, negara Indonesia harus berpijak pada lima dasar Merdeka yang diidam-idamkan. Kelima asas tersebut adalah: 1. Peri Kebangsaan. 2. Peri Kemanusiaan. 3. Peri Ketuhanan. 4. Peri Kerakyatan. 5. Kesejahteraan Rakyat. Setelah berpidato, Mr. Muhammad Yamin menyampaikan usulan secara tertulis mengenai rancangan Undang-Undang Dasar (UUD) Republik Indonesia. Dalam rancangan UUD itu tercantum pula rumusan lima asas dasar negara sebagai berikut: 1. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Kebangsaan Persatuan Indonesia 3. Rasa Kemanusian yang Adil dan Beradab

Maramis (anggota) 6. Ir. Soekarno mengusulkan bahwa Tri Sila tersebut masih dapat diperas lagi menjadi Eka Sila atau satu sila yang intinya adalah “gotong-royong”. K. Otto Iskandardinata 3.A. Ketuhanan yang berkebudayaan Lima asas di atas oleh Ir. Mohammad Hatta (anggota) (anggota) Kemudian. Internasionalisme atau Perikemanusiaan 3. Radjiman Wedyodiningrat. Kesejahteraan sosial 5. dan Tyuo Sangi In (Badan Penasihat Pemerintah Pusat Bala Tentara Jepang). Soepomo tampil berpidato di hadapan sidang BPUPKI. Rapat menyetujui Indonesia merdeka . Muhammad Yamin 4. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia 4. M. Soetardjo Kartohadikeosoemo 8. Setelah Ir. Mr. Soekarno diusulkan agar diberi nama “Pancasila”. Rumusan dasar negara yang diusulkan Ir. Sosio Demokrasi. selaku ketua BPUPKI menganjurkan supaya para anggota mengajukan usulnya secara tertulis. Dikatakan oleh beliau istilah itu atas saran dari salah seorang ahli bahasa. yaitu Demokrasi dengan Kesejahteraan Rakyat 3. yakni sebagai berikut: 1. pada tanggal 22 Juni 1945 diadakan rapat gabungan antara BPUPKI. Soekarno tersebut adalah sebagai berikut. 1. Ir. Pada tanggal 31 Mei 1945 Prof. Mr. Keadilan rakyat Pada tanggal 1 Juni 1945. Rapat dipimpin Ir. Dalam pidato tersebut diajukan oleh Ir. Soekarno (Ketua). Soekarno secara lisan usulan lima asas sebagai dasar negara Indonesia yang akan dibentuk. Ketuhanan Yang Maha Esa Ir. Drs. Rd. Dr. Soekarno di rumah kediaman beliau Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta. Panitia Delapan. Nasionalisme atau Kebangsaan Indonesia 2. Wahid Hasjim (anggota) (anggota) 5. yaitu Nasionalisme dan Internasionalisme 2. Sosio Nasionalisme.H. Selanjutnya beliau mengusulkan bahwa kelima sila tersebut dapat diperas menjadi Tri Sila yang rumusannya: 1. Usul mengenai nama “Pancasila” bagai dasar negara tersebut secara bulat diterima oleh sidang. Kekeluargaan 3. Usul tertulis harus sudah masuk paling lambat tanggal 20 Juni 1945. Soekarno menyampaikan pidatonya di hadapan sidang BPUPKI. Dalam pidatonya itu beliau menyampaikan gagasannya mengenai lima dasar negara Indonesia merdeka yang terdiri dari: 1. Ki Bagoes Hadikoesoemo (anggota) (anggota) 7. Mr. Dibentuklah Panitia Kecil untuk menampung dan memeriksa usulan lain mengenai rumusan dasar negara. Persatuan 2. dengan anggota-anggotanya terdiri atas: 2. Anggota panitia terdiri atas delapan orang (Panitia Delapan). A. Soekarno menyampaikan pidatonya. dr. Mufakat atau Demokrasi 4. Musyawarah 5. Keseimbangan lahir batin 4.Katarina Wijaya 2 XII IPA 7 Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan 5.

Mukadimah tersebut selanjutnya dibawa ke sidang BPUPKI tanggal 1017 Juli 1945. sebagai negara hukum yang memiliki hukum dasar dan memuat dasar/filsafat negara dalam Mukadimahnya. Terauchi memberikan keputusan sebagai berikut: 1. 2. Setelah pertemuan di Saigon terjadi dua peristiwa yang sangat bersejarah dalam proses kenerdekaan Republik Indonesia. Persatuan Indonesia 4. PPKI bersidang untuk mengesahkan naskah Hukum Dasar Indonesia yang sekarang kita kenal dengan Undang-Undang Dasar Tahun . Mr. pada tanggal 8 Agustus 1945. Achmad Soebardjo (Anggota) (Anggota) 4. Muhammad Yamin (Anggota) Anggota) 5. Mohammad Hata dan dr. 1. Soekarno (Ketua) 6. Abdoel Kahar Meozakir (Anggota) Pada tanggal 22 Juni 1945 malam Panitia Sembilan langsung mengadakan rapat di rumah kediaman Ir. Akhirnya disepakati rumusan dasar negara yang tercantum dalam Mukadimah (Pembukaan) Hukum Dasar. Mohammad Hata 7. Radjiman Wedyodiningrat berangkat ke Saigon untuk memenuhi panggilan Jenderal Besar Terauchi. Panitia persiapan boleh mulai bekerja pada tanggal 9 Agustus 1945 3. Drs Mohammad Hatta sebagai wakil ketua dan dr. 1.A. Tanggal 18 Agustus 1945.Katarina Wijaya 3 XII IPA 7 selekasnya.H. pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia memproklamirkan kemerdekaanya. Ir. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan 5. Pada tanggal 14 Juli 1945 Mukadimah disepakati oleh BPUPKI. Ir Soekarno. Maramis 8. Rapat berlangsung alot. Pemerintah Jepang membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Zyunby Inkai. Mr. Dalam perkembangan selanjutnya. Wahid Hasjim 9. Kedua. Abikeosno Tjokrosoejoso (Anggota) (Anggota) 3. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. Jepang mengalami kekalahan dalam perang melawan sekutu. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ke-Tuhanan. K. Mr. tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat. A. Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta. Menurut Ir. Pertama. Drs. Soekarno. Agoes Salim (Anggota) 2. Untuk menuntaskan hukum dasar maka dibentuklah Panitia Sembilan dengan susunan anggota sebagai berikut. Cepat atau tidaknya pekerjaan panitia diserahkan sepenuhnya kepada panitia. Untuk keperluan pembentukan panitia tersebut. Pada tanggal 17 Juli 1945 sidang berhasil menyelesaikan rumusan Hukum Dasar dan Pernyataan Indonesia Merdeka. Drs. karena terjadi perbedaan konsepsi antara golongan nasionalis dan Islam tentang rumusan dasar negara. Naskah Mukadimah yang ditandatangani oleh 9 orang anggota Panitia Sembilan itu kemudian terkenal dengan nama “Jakarta Carter” atau “Piagam Jakarta”. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk pemeluknya 2. H. Radjiman Wedyodiningrat sebagai anggota. Soekarno dianggkat sebagai Ketua PPKI. sebagai berikut. Ir.

Persatuan Indonesia 4. Pada alenia keempat tercantum rumusan Pancasila yang berbunyi sebagai berikut: 1. Walaupun dalam alinea IV Pembukaan UUD 1945 tidak termuat istilah Pancasila. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan.Katarina Wijaya 4 XII IPA 7 1945 yang disingkat UUD 1945. 5. 4 pasal aturan peralihan dan 2 pasal aturan tambahan) dan Penjelasan. . Pembukaan UUD 1945 terdiri atas empat alenia. UUD 1945 terdiri atas tiga bagian yaitu Pembukaan. namun yang dimaksudkan dasar negara Republik Indonesia adalah Pancasila. Batang Tubuh (yang berisi 37 pasal. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sejak saat itulah perkataan Pancasila telah menjadi salah satu kosakata dalam bahasa Indonesia dan merupakan istilah umum. Ketuhanan yang maha esa 2.