"Sebab aku telah mati oleh hukum Tauratuntuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah.

Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan telah menyerahkan diriNya untuk aku" (Gal 2:19-20) Inilah kesaksian dari rasul Paulus–"mati bagi hukum Taurat, tetapi hidup untuk Allah." Ini adalah inspirasi firman Allah, kesaksian dari eksponen yang hebat dari kasih karunia, rasul besar yaitu Paulus sendiri. Sesungguhnya ini adalah suatu pernyataan yang berani dan hebat; namun itu ada sebagai kesaksian Alkitab. Nah kesaksian Paulus ini adalah jawaban dari tindakan dari rasul Petrus yang sangat tidak konsisten di Antiokia. Paulus telah mengajar orang-orang percaya non Yahudi di Antiokia bahwa mereka ber-ada di bawah kasih karunia, dan selama-lamanya bebas dari kutuk dan penghukuman dari perintah-perintah hukum Taurat. Petrus telah mendengar ini dan datang mengunjungi Paulus, dan gereja di Antiokia, dan ketika ia melihat bukti kasih karunia Allah, ia ambil tempat dengan mereka di bawah kasih karunia, bergaul dan menyembah bersama orangorang percaya non Yahudi ini, (suatu yang dilarang oleh hukum Taurat), ia makan ber-sama orang-orang ini (juga dilarang oleh Taurat untuk orang Yahudi melakukannya) dan secara umum ia hidup bersama mereka dalam kebebasan penuh dalam kasih karunia, bebas dari hukum Taurat. Tetapi sesuatu terjadi. Orang-orang penganut Taurat yang legal di Yerusalem mendengar ini semua, dan datang kesana untuk memata-matai kebebasan dari Paulus dan Petrus dan orang-orang Kristen non Yahudi di Antiokia, dan pada waktu Petrus melihat orang-orang ini datang, ia menjadi takut, dan menarik dirinya dari orang-orang percaya non Yahudi dan membawa dirinya kembali di bawah hukum Taurat. Tetapi biarlah Paulus menceritakannya sendiri. Anda dapat menemukannya tercatat di Galatia 2:12: "Tetapi setelah mereka datang, ia mengundurkan diri dan menjauhi mereka karena takut akan saudara-saudara yang bersunat. Tetapi waktu kulihat bahwa kelakuan mereka itu tidak sesuai dengan kebenaran Injil, aku berkata kepada Kefas dihadapan mereka semua, 'Jika engkau, seorang Yahudi, hidup secara kafir dan bukan secara Yahudi, bagaimanakah engkau dapat memaksa saudarasaudara yang tidak bersunat untuk hidup secara Yahudi?' Menurut kelahiran kami adalah orang Yahudi dan bukan orang berdosa dari bangsa-bangsa lain. Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: 'Tidak ada seorangpun yang dibenarkan' oleh karena melakukan hukum Taurat." (Gal 2:12, 14-16) Tingkah laku yang tidak konsisten dari rasul Petrus membuat Paulus sangat marah sehingga ia menegur Petrus secara terbuka untuk ketidak konsistennya. Nah, dalam kaitan inilah Paulus memberikan kesaksiannya ini yang kita telah baca. Ia berkata, "Dengarlah Petrus, sepanjang yang menyangkut diri saya, 'Saya diluar hukum Taurat, mati bagi hukum Taurat.'" "Mati bagi hukum Taurat" kata Paulus.

dan menyuruh sidang tenang. Di mata Taurat saya telah mati.Taurat tidak tidak mengetahui kehadiran saya. ia meliuk sesaat. menuntun dia ke pintu jerat. Si tertuduh menjadi pucat. terjadi untuk keadaanku. kata Paulus. Lagi. dan orang itu didapati bersalah dari kejahatan pembunuhan. Orang mati tidak terjamah oleh hukum. dan saat harinya tiba. dan oleh sebab itu hakim menetapkan hari untuk menghukumnya. Pembunuh yang bersalah ini berdiri menanti putusan. Hakim duduk di bangku. Itu hanya bagi orang yang hidup saja. Dalam penglihatan Taurat. izinkan saya melukiskan ini dengan membawa anda kembali ke sidang pengadilan sekali lagi. orang ini muncul untuk dijatuhi hukuman. kemudian menandatangani surat visumnya. ditawan dan dibawa ke meja hijau. hakim menetapkan hukuman bahwa pada hari Rabu. "Aku telah mati untuk hukum Taurat". dari kasus orang yang telah dibuang ini ia menipu hukum. wajahnya berubah dengan kesakitan. kemudian dengan satu helaan nafas ia jatuh ke lantai dan benar-benar mati. sidang dibubarkan. Saksisaksi telah selesai dengan kesaksian mereka. Ia menipu hukum dari hak hukum yang sah untuk mengesekusinya. dan berkata: "Teruskan pemeriksaan perkara orang ini? Panggil saksi berikutnya. mereka memasang kerudung hitam menutupi kepalanya. sesuai dengan hukum yang berlaku. mati terhadap hukum Taurat. dan sesuai dengan hukum. Taurat itu telah mengeksekusi aku. dan tata tertib (ketenangan) dikembalikan di ruang sidang. ia telah melakukan haknya menghukum mati aku. Paulus berkata tidak saja. secara resmi menyatakan ia mati. seluruh tubuhnya kejang-kejang. telah mati untuk hukum Taurat. matanya menjadi suram. Hukum Taurat itu tidak menipu. apakah yang dilakukan oleh hakim? Apakah ia mengetok palunya. saya bahkan tidak ada lagi." "TELAH MATI OLEH". Ia merampas hak hukum untuk memvonis mati dirinya. dan oleh sebab itu hakim berkata: "Kasus ditutup. si tertuduh duduk di kursi saksi. berjalan tiga belas langkah. Nyatanya hukum Taurat itu sendiri telah memvonis aku mati. Tapi tiba-tiba sesuatu terjadi. Dokter memeriksanya. Aku telah mati bagi hukum Taurat." Dan karena itu ia tambahkan tiga kata yang jelas pada ayat kita dalam Galatia 2:19. Nah. Seorang telah didakwa karena membunuh. Tetapi Paulus berkata: "Tidak demikian dengan saya. Harinya tiba dan orang yang bersalah itu dibawa keluar dari selnya. dan dilepaskan dari hukum Taurat selamalamanya. Tetapi sekarang perhatikanlah. mereka semua memberi kesaksian menyalahkan si kriminal ini. dan pada saat yang telah ditetapkan algojo . dan semua bukti akhirnya masuk. Bayangkan bersama saya suatu kejadian di pengadilan." Kasus itu ditutup karena orang itu telah mati. dan jaksa menampilkan saksi-saksi satu demi satu. tetapi ia menambahi tiga kata ini: "Aku TELAH MATI OLEH hukum Taurat. Hukum tidak dapat mengadili seorang yang telah mati. ia akan digantung pada lehernya sampai mati. ditangkap. Sekarang. Paulus berkata. Nah." Tentu ia saja tidak berbuat demikian. dengan cara mati sebelum hukum dapat dijalankan. mengapakah Paulus dapat mengatakan sesuatu seperti ini? Suatu ilustrtasi mungkin dapat akan membantu. Aku tidak menipu hukum Taurat. Saya bebas dari hukum Taurat. andaikan saja tanggal 29 Oktober.

Hukum tidak antisipasi bahwa ia akan hidup lagi. dan saya juga mati bersama dia. manusia melihat hanya pada suatu yang kelihatan. tidak ada di dalam hukum tentang itu. dan menyatakan bahwa ia telah benarbenar mati. terjadi padaku. Ia mati bagi hukum. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging. Cepat!" Tetapi hakim itu tidak terkesan sama sekali. tidak ada ketetapan di dalam untuk hal darurat seperti itu. tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup. dan katakan kepada mereka untuk membawa orang jahat ini. Dia melihat satu tubuh rohani. kata sang rasul. lehernya tersentak. Ia bebas. kita lihat pada buku catatan. dan saya juga berbuat yang sama. fisik.mengatupkan jerat. Ia telah mati. Mulanya anda tidak percaya mata anda. dimana kita membaca: "Aku telah disalibkan dengan Kristus. kemudian anda segera cepat ke hakim dan berkata: "Pak Hakim. Ketika Kristus tergantung pada kayu salib. Galatia 2:20. Hukum tidak dapat menghukum seseorang dua kali untuk kejahatan yang sama. Disalibkan bersama Kristus. adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku" Aku telah disalibkan dengan Kristus. Tetapi bila Allah melihat kepada Yesus di kayu salib." Dan ia membuka buku catatan dan berkata: "Maaf." Nah alasan apakah yang telah diambil oleh Paulus untuk membuat klaim yang sehebat itu? Saya kira anda akan mengerti alasannya bila anda kembali membaca ayat berikut ini. Apa yang terjadi pada-Nya. orang yang telah digantung pada hari Rabu yang lalu itu hidup. "Aku selesai melalui hukum dan mati bagi hukum. dan aku mati oleh penyaliban. terpaku pada sebuah kayu salib. melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. aku mati. Ia mati. Ia juga telah selesai mati melalui hukum. Tiga hari kemudian. Pegang penjahat itu. Dia itu adalah orang yang sama. Di mata hukum orang itu tetap mati. sherif. hukum ketika membunuh orang itu tidak mengantisipasi kebangkitan. Dia melihat lebih jauh. Ia berkata: "Nah. tubuhnya kejangkejang. hukum telah sungguh-sungguh dipuaskan. ia hidup" dan hakim itu berkata: "Maaf. Paulus berkata. anda tenang. hidup. telah mati secara hukum. Tetapi datanglah suatu kejutan. Kirim polisi dan tangkap dia. ia mati bagi hukum. satpam. Pak Hakim. kita tentu saja harus mengarahkan anda pada ajaran firman Allah tentang tubuh Kristus. Saya telah disalibkan bersama Kristus. . Ia memenuhi semua hukuman hukum Taurat. melalui hukum. anda mendapati orang ini berjalan melalui rumah anda. dan saat ia mencapai ujung tali. anda lihat lagi tetapi tidak dapat diragukan lagi mengenai hal itu. Dokter memeriksanya. Hukum telah membunuh dia. memanggil polisi. Anda yakin. kata Paulus. Di mana semua ini terjadi? Maukah anda katakan pada kami? Di Kalvari. Hukum tidak akan menjamah dia lagi." Tetapi anda berkata: " Pak Hakim . wajahnya membiru. tetapi orang itu telah mati Rabu yang lalu. tetapi ia lebih lagi dari itu. namun aku hidup. tunggu dulu. tubuh orang itu meluncur dengan cepat melalui lubang yang terbuka. Nah untuk mengerti pernyataan ini. tubuh manusia." Nah. oleh sebab itu anda segera ke telepon. Sesuai hukum ia telah mati. itu adalah gambaran dari apa yang terjadi kepada saya di bawah kasih karunia. dan kemudian tubuhnya tergantung lunglai pada tali itu. dan karena itu.

Dalam Efesus 5:30 kita membaca: "Karena kita adalah anggota-angota tubuh-Nya. dan karena kita adalah anggota dari Tubuh itu. Ingatlah. setiap anggota dari Tubuh itu. dari tulang-Nya". Aku disalib bersama Kristus. dan Kristus dan aku telah mati bagi hukum Taurat. Tubuh bangkit. dan hari ini Yesus duduk dalam Tubuh-Nya yang telah disalib. dari daging-Nya. dan tubuh Kristus terdiri dari anggota-anggota Tubuh-Nya." (Roma 6:4) Tetapi itu belum semuanya. Setelah empatpuluh hari. Tubuh itu juga bangkit. kita adalah anggotaanggota dari tubuh-Nya. carilah perkara yang di atas. Allah melihat dalam tubuh Kristus pada kayu salib di Kalvari. Oleh sebab itu.satu tubuh mistik. Kristus. Setelah Yesus mati Tubuh-Nya dikuburkan. Ia melihat Kepala. dan tubuhNya pergi bersama Dia. Tetapi ini belum semuanya. melalui iman. dan kita dapat berkata bersama Paulus: "Kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian. di dalam Sorga. Dalam Efesus 2:6 kita diceritakan bahwa Allah: "Telah membangkitkan kita bersamasama. dan oleh sebab itu adalah juga benar bahwa sebagai angota-anggota kita telah dikuburkan. di mana Kristus duduk di sebelah kanan Allah. telah dibaptis menjadi satu tubuh. Alkitab melukiskan Gereja itu sebagai satu tubuh dan menyebutnya Tubuh Kristus." (Kol 3:1 KJV) Tetapi malah lebih lagi.. dan orang-orang percaya disebut anggotaanggota Tubuh-Nya secara khusus. dari tulang-Nya." (Ef 2:6 KJV) Mati bagi hukum Taurat Ya." Hukum Taurat menghukum mati aku. kita sedang dalam Kristus pada kayu salib. Itu dikatakan oleh Charles Haddin Spurgeon: "Selama kepalamu berada di atas air." (I Kor 12:13 KJV – King James Version). dikuburkan dan dibangkitkan. Aku tidak saja naik ke Sorga. dan dibaringkan dalam lobang kubur. dan apabila kita adalah anggota-anggota dati Tubuh itu oleh iman. dan sebab itu kita membaca dalam Kolose 3:1: "Kalau kamu dibangkitkan bersama Kristus. sesungguhnya Paulus dapat berkata aku mati bagi hukum Taurat. dari daging-Nya. daging-Nya dan tulang-Nya. dan sebab itu ketika Yesus bangkit. tidak satu anggotapun yang tertinggal. Kristus naik ke Sorga. dan apa yang terjadi pada Tubuh itu terjadi pada anggota-anggotanya dan pada kita. dan kita bangkit bersama Dia. dan duduk di sebelah kanan Allah di dalam Kristus. Seluruh Tubuh dari Kristus bangkit. Sekarang kita dapat mengerti Paulus bila ia berkata: "Aku disalibkan bersama Kristus. tetapi aku siap di sana. Allah menghitung dan mempertalikan itu kepada kita." (Ef 5:30 KJV) Karena itu. bangkit. Dalam 1 Korintus 12:13 kita membaca: "Sebab dalam satu Roh kita semua ……. seolah-olah kita sendiri sedang berada di sana . anda tidak . dan membuat kita duduk bersama-sama dalam Sorga di dalam Kristus Yesus. tetapi "kita adalah anggota-anggota dari TubuhNya. di dalam Kristus. dan kita semua diberi minum kedalam satu Roh. dan dalam Dia. mati dikuburkan. kita telah duduk dalam tempat di sorga.

Nah sekarang lihatlah peraturan-peraturan itu. Saya berkata kepada Ny. Perintah no. Janganlah ada padamu suami-suami lain di samping saya selama saya tidak ada. Izinkan saya melukiskannya. karena kasih memenuhi hukum Taurat. itu tidak lagi ada tuntutan bagi anda.. Yah. De Haan: "Engkau lihat peraturan-peraturan itu. bukan karena kekerasan. itu adalah ajaran yang jelas dari Alkitab." Agar aku dapat hidup bagi Allah. atau bila saya datang. bukat karena paksaan. dan dari tulang-tulang-Nya. . hukum kasih dari kebebasan. hukum yang lebih baik. Pailus berkata di dalam kitab Roma: "Kamu juga telah mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus supaya kamu dinikahkan dengan orang lain. De Haan ke dapur." (Titus 2:11-12). atau berbicara merendahkannya." Dan karena itu kita telah mati bagi hukum Taurat. Yah seseorang segera menolak: "Itu adalah doktrin yang berbahaya. Perintan no. namun bukan tanpa hukum. Orang-orang percaya sejati melayani Allah. Coba bayangkan kejadian ini di dapur rumah kami di sini di Grand Rapids. yang mencatat satu set peraturan-peraturan tingkah laku untuk istri saya selama saya di luar. Maukah anda perhatikan kata-kata itu? Dan dalam Titus 2 kita baca: "Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.akan tenggelamkan telapak kaki anda. 3. tetapi oleh karena kasih. bahwa anda tidak tidak mengetahui kasih karunia Allah sama sekali atau anda tidak akan mungkin berkata hal yang demikian itu. Untuk alasan ini Paulus berkata dalam teks kita: "Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat. 2. bukan karena perintah. bukan karena takut. tetapi anda kemudian berkata: "Anda dapat berbuat sesuka hati anda. 1. daging-Nya." Perintah no. yaitu kepada Dia yang telah dibangkitkan dari antara orang mati. anda dapat tidak patuh pada hukum dan melakukan dosa dan itu tidak akan membuat perbedaan sama sekali. Jangan membuat patung ukiran atau gambar-gambar dari laki-laki lain atau menyimpan fotonya di dalam lemarimu." Ya." Anggota yang paling rendah di dalam kristus telah selamat dan aman di dalam Kristus." (Rom 7:4 KJV)." Aku lihat kawan. agar aku dapat hidup bagi Allah. karena kita sekarang berada di bawah sebuah hukum yang lain. Saya harus mengharapkan engkau untuk menuruti itu sampai setiap kata setiap saat selama saya di luar. Anda berkata anda telah bebas dari hukum Taurat. jika engkau melanggar salah satu dari mereka. atau bahkan menceraikan engkau. Jangan menyebut nama suamimu dengan sia-sia. saya akan menghukum engkau. dan saya menunjuk pada papan tulis yang yang saya punya di dinding dapur. yah hukum kebebasan yang rajani. Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginankeinginan duniawi dan supaya kita hidup binaksana adil dan beribadah dalam dunia sekarang ini. karena "kita adalah anggotaanggota dari tubuh-Nya. Kita telah bebas dari perintah-perintah hukum Taurat. Saya akan segera berangkat untuk suatu perjalanan dan karena itu saya memanggil Ny.

adalah pelayanan yang Allah inginkan dari kita. Saya kasihan kepada orang malang. 7. yang tidak layak untuk pelayanan. saling mencium untuk selamat jalan. Kami akan membuat jam kerja. bukan hukum. Saya kasihan orang yang melayani Tuhan dan berbuat dan berusaha keras utuk kekudusan. dan pelayanannya adalah satu dari cinta/kasih. dan mulai nikmati keselamatanmu. Mengapa tidak lari kepada-Nya." (Rom 8:1 KJV) . karena alasan yang sederhana bahwa ia mencintai saya. ia mencintai rumah-tangganya. dan ketakutan akan dihajar. tidak ada hukum atau peraturan untuk gaji atau jam-jam kerja. Jangan membohong tentang saya dan anak-anakku. karena ancaman dari hukum Taurat. karena ia takut bila ia tidak melalukannya. dan tanpa perintah apapun. Dan orang berdosa tanpa kasih karunia Allah. apakah motif bagi pelayanan anda kepada Tuhan? Ketakutan atau kasih? Oh saudara-saudara yang mulia. hukum Taurat berdiri sebagai satu kesaksian bagi keadilan Allah. orang Kristen yang malang. Jika ia seorang pelayan. ia mengasihi anak-anaknya. Pelayanan yang Allah harapkan adalah pelayanan dari kasih. Sebagai penutup bolehkah saya bertanya. Perintah no. waktu istirahat. yang melayani Allah karena ketakutan. hina. gaji. mengapa tidak menyadari kebebasan dan kemerdekaan anda dan kasih karunia bebas dari hukum Taurat. Dan seterusnya.Perintan no. dan banyak sekali peraturan yang berbeda. kami berlutut dan berdoa bersama-sama. barulah kami membutuhkan beberapa peraturan. tanpa keraguan atau takut tentang tingkah laku istri saya. 5. yang tidak hidup menurut daging. ia akan kehilangan keselamatannya. Nah apakah anda kira kami mempunyai sesuatu set dari hukum-hukum yang seperti itu di rumah kami? Anda tahu lebih baik dari pada itu. Ini adalah motif yang buruk. dan saya dalam perjalanan saya. 8. hina. daripada menahannya. karena seorang pelayan bekerja untuk gaji. tetapi seorang istri bekerja karena kasih. 10–semuanya sepuluh. syukur. 9. dan 6. Itu adalah motif yang buruk. rendah. De Haan. Ia tidak di bawa hukum. ketetapan. Ia sendiri berkata: "Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. karena kita telah diselamatkan oleh kasih karunia-Nya. yang tidak layak untuk pelayanan bagi Allah. Saya tidak memerlukan suatu hukum tingkah laku untuk Ny. dan Sepuluh Perintah Allah. dan hukum. dan balik belakangmu terhadap kebenaran anda sendiri dan perbuatan baikmu. dan mempercayakan dirmu kepada perbuatan yang telah selesai dari Tuhan Yesus Kristus. rendah. 4. tetapi menurut Roh. ketaatan. dan telah melepaskan kita dari kutuk hukum Taurat. Kami tidak mempunyai jam loceng untuk dipukul. dalam menghukum anda selama-lamanya. Inilah saudara-saudara yang kekasih. Dan oleh sebab itu ketika saya siap untuk berangkat. pada akhirnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful