P. 1
Pendidikan Dan Masyarakat

Pendidikan Dan Masyarakat

|Views: 112|Likes:
Published by eiqsetiia

More info:

Published by: eiqsetiia on Aug 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2012

pdf

text

original

MAKALAH

PENDIDIKAN DAN MASYARAKAT
Makalah ini disusun sebagai tugas kelompok III mata kuliah Sosiologi Pendidikan Semester IV-B Sekolah Tinggi Agama Islam Laa Roiba Tahun Pelajaran 2011/2012 Dosen : Arif Rahman H, M.Si

Disusun oleh : ♦ HERRIK SAPUTRA ♦ ESIH SUKAESIH ♦ FETY SITI FATIMAH Semester IV-B

Program Studi Pendidikan Agama Islam

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM LAA ROIBA BOGOR

Makalah ini di susun dalam rangka memenuhi tugas kelompok mata kuliah Sosiologi Pendidikan.Kata Pengantar Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul “ PENDIDIKAN DAN MASYARAKAT“. Pebruari 2012 Penulis . Penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca umumnya. Oleh karena itu. Program Studi Pendidikan Agama Islam STAI Laa-Roiba. Dalam menyusun makalah ini. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Leuwiliang. Penulis menyadari bahwa dalam menyusun makalah ini masih jauh dari sempurna. penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini sehingga dapat selesai dengan lancar tepat pada waktunya. penulis banyak memperoleh bantuan serta bimbingan dari berbagai pihak. untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun guna sempurnanya makalah ini.

...…… DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………… BAB I PENDAHULUAN ………………………………………………………………….................................................................................. Tujuan Hubungan Sekolah dengan Masyarakat .......... DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………………… ...... Latar Belakang ......................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ………………………………………………………………............................... H..... Faktor Pendukung Hubungan Sekolah dengan Masyarakat ....................................................................................................................................... D...........................................… Kesimpulan …………………………………………………………………………………... C........................... Hubungan Pendidikan dan Masyarakat .................. BAB II PEMBAHASAN ………………………………………………………......... Manfaat Hubungan Sekolah dengan Masyarakat .............………… A.................... Jenis Kegiatan Hubungan Sekolah dengan Masyarakat ............................. F. Pengertian Masyarakat ......... BAB III PENUTUP ……………………………………………………………………....................... A................................................ B.................................... Fungsi Hubungan Sekolah dengan Masyarakat ............. E........ G...... Pengertian Pendidikan .....

.BAB I PENDAHULUAN A. baik instansi atasan maupun masyarakat. Latar belakang Berbagai persoalan yang dihadapi oleh dunia pendidikan sampai lembaga pendidikan di era globalisasi dan desentralistik (otonomi daerah) menuntut team work yang solid antara pihak sekolah itu sendiri dengan pihak luar.

maka diharapkan tercapai tujuan utama yaitu terlaksananya proses pendidikan di sekolah secara produktif. maka administrasi hubungan sekolah dengan masyarakat menjadi kunci sukses di dalamnya. Dari pandangan tersebut. Fungsi Hubungan Sekolah dengan Masyarakat BAB II PEMBAHASAN I. Tujuan Hubungan Sekolah dengan Masyarakat. Faktor Pendukung Hubungan Sekolah dengan Masyarakat. spritual dan sosial. maka dalam makalah ini kami membahas mengenai Pendidikan dan Masyarakat baik dari Hubungan Pendidikan dan Masyarakat. Dan ketika hubungan sekolah dengan masyarakat ini dapat berjalan harmonis dan dinamis dengan sifat pedagogis. Jenis Kegiatan Hubungan Sekolah dengan Masyarakat. sosiologis dan produktif.Melalui Manajemen Berbasis Sekolah. Pengertian Pendidikan Pada dasarnya pengertian pendidikan (Wikipedia) adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif . efektif. Manfaat Hubungan Sekolah dengan Masyarakat. efisien dan berhasil sehingga menghasilkan out-put yang berkualitas secara inteletual.

Dari beberapa definisi diatas tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Pendidikan adalah Bimbingan atau pertolongan yang diberikan oleh orang dewasa kepada perkembangan anak untuk mencapai kedewasaannya dengan tujuan agar anak cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan orang lain. dan Negara. Menurut Selo Soemardjan mengatakan bahwa masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama yang menghasilkan kebudayaan. . pengendalian diri. Dalam bahasa inggris dipakai istilah society yang berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan.P Gillin mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan.mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. Menurut kamus Bahasa Indonesia Kata pendidikan berasal dari kata ‘didik’ dan mendapat imbuhan ‘pe’ dan akhiran ‘an’. maka kata ini mempunyai arti proses atau cara atau perbuatan mendidik.dan yang terikat oleh suatu rasa identitas bersama. antara lain sebagai berikut: 1. kecerdasan. serta ketrampilan yang diperlukan dirinya. masyarakat. akhlak mulia. J. kepribadian. bangsa. sikap. Menurut Koentjaraningrat masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu system adat istiadat tertentu yang bersifat kontinu. Pengertian Masyarakat Istilah masyarakat berasal dari akar kata Arab “syaraka” yang berarti ikut serta (berpartisipasi). Menurut J.L Gillin dan J. Ada beberapa para ahli yang memberikan definisi tentang masyarakat. akhlak mulia. wilayah. Menurut UU No. pengendalian diri. kecerdasan. Secara bahasa definisi pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusiamelalui upaya pengajaran dan pelatihan. 3. 20 tahun 2003 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaaan. tradisi. dan identitas. Mereka mempunyai kesamaan budaya. 2. serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. kepribadian. Sehingga bisa dikatakan bahwa masyarakat adalah sekumpulan manusia yang berinteraksi dalam suatu hubungan sosial. dan perasaan persatuan yang sama.

tempat permainan. sekolah. Kewajiban itu muncul bukan hasil dari proses pemaksaan eksternal yang mekanistis melainkan selalu diikuti oleh gejala resiprositas individu dengan lingkungan luarnya sehingga pada tahap akhirnya masyarakat telah menghasilkan ribuan . Begitulah proses tersebut berlangsung selama si bayi masih tetap memerlukan pertolongan intensif dari manusia lain. Dari sini bisa kita sadari selain anggota keluarga baru itu belajar mengetahui. Bagi masyarakat sendiri hakikat pendidikan sangat bermanfaat bagi kelangsungan dan proses kemajuan hidupnya. pengetahuan. pendidikan sudah dimulai semenjak seorang individu pertama kali berinteraksi dengan lingkungan eksternal di luar dirinya. pekerjaan dan sebagainya. sikap. Seorang bayi yang baru lahir tentunya hidup dalam keadaan yang tidak berdaya sama sekali. Agar masyarakat itu dapat melanjutkan eksistensinya. Sampai pada umur lima tahun bayi itu tumbuh dan berkembang dengan sehat di dalam mahligai cinta kasih perpaduan sepasang manusia yang menjadi orang tuanya. kepercayaan. belajar berbicara. Ilustrasi di atas hanyalah sekelumit kecil dari siklus belajar individu di dalam masyarakat. secara khusus melalui interaksi sosial. Wajar pula apabila segala sesuatu yang kita ketahui adalah hasil hubungan timbal balik yang ternyata sudah sedemikian rupa dibentuk oleh masyarakat kita. tertawa serta semua tindak tanduk yang menggambarkan bahwa jiwa raganya telah terpaut erat oleh belaian kasih sayang manusia dewasa.K. Apabila kita memenuhi kewajiban sebagai saudara laki-laki. Dengan demikian pendidikan dapat diartikan sebagai proses sosialisasi. Proses tersebut berlangsung pula ketika kita menjadi manusia dewasa. karena apabila kita sadari arti pendidikan sebagai proses transmisi pengetahuan. yakni keluarga. suami atau warga Negara serta menjalankan hal-hal lain yang tertanam kuat dalam benak kesadaran kita. mempelajari serta melakukan berbagai reaksi terhadap stimulus dari dunia barunya maka bisa kita cermati pula bahwa sang bayi juga memahami esensi nilai-nilai kemanusiaan dari keluarganya dalam bentuk gerak tubuh. Dalam pengertian tersebut. Hampir segala sesuatu yang kita pelajari merupakan hasil hubungan kita dengan orang lain baik di rumah. maka kepada anggota mudanya harus diteruskan nilai-nilai. perawatan yang lembut serta gendongan yang begitu mesra kepada si bayi. keterampilan dan bentuk tata perilaku lainnya yang diharapkan akan dimiliki oleh setiap anggota. itu berarti kita melakukan tugas yang sudah ditentukan secara eksternal oleh hukum-hukum kodrat sosial (droit) dan kebiasaan-kebiasaan yang berkembang begitu alamiah dari lingkungan sosial. keterampilan dan aspekaspek kelakuan lainnya kepada generasi muda maka seluruh upaya tersebut sudah dilakukan sepenuhnya oleh kekuatankekuatan masyarakat. Setiap masyarakat berupaya meneruskan kebudayaannya dengan proses adaptasi tertentu sesuai corak masing-masing periode jaman kepada generasi muda melalui pendidikan. Menyadari hal demikian sang ibu berupaya memberikan segala bentuk curahan kasih sayang dan buaian cinta kasih melalui air susunya. Hubungan Pendidikan dan Masyarakat Secara singkat pendidikan merupakan produk dari masyarakat.

dan kegiatan pentas seni. Kegiatan Eksternal Kegiatan ini selalu berhubungan atau ditujukan kepada instansi atasan dan masyarakat di luar sekolah. 2. Indirect act adalah kegiatan internal melalui penyampaian informasi melalui surat edaran. penyebaran informasi lewat radio. penyelenggaraan majalah dinding. Ada dua kemungkinan yang bisa dilakukan dalam hal ini yakni: a. b. pameran sekolah dan berusaha independen dalam penerbitan majalah atau buletin sekolah. upacara sekolah. karyawan. dan peserta didik. misalnya: rapat bersama dengan komitte sekolah. melayani kunjungan tamu dan sebagainya. Faktor Pendukung Hubungan Sekolah dengan Masyarakat Kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat bisa berjalan baik apabila di dukung oleh beberapa faktor yakni: . 1986). dan penjelasan pada berbagai kesempatan. L. Kegiatan Internal Kegiatan ini merupakan publisitas ke dalam. Direct act adalah kegiatan internal yang dapat berupa: rapat dewan guru. sasarannya adalah warga sekolah yang bersangkutan yaitu para pendidik. b. Kegiatan ini juga dapat dilakukan dengan dua kemungkinan yakni: a. Indirect act adalah kegiatan hubungan sekolah dengan masyar\akat melalui perantara media tertentu seperti misalnya: informasi lewat televisi. Jenis Kegiatan Hubungan Sekolah dengan Masyarakat 1. menerbitkan buletin sekolah untuk dibagikan pada warga sekolah.atau bahkan jutaan manusia yang tunduk lahir batin dengan ketentuan-ketentuan kolektif (Abdullah dan Van der Leeden. karyawisata/rekreasi bersama. penyebaran informasi melalui media cetak. penggunaan papn pengumuman di sekolah. konsultasi dengan tokoh masyarakat. Direct act adalah kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat melalui tatap muka. M. pemasangan iklan/pemberitahuan khusus melalui mass media.

4.1. terampil dan alat sarana serta dana yang memadai. G. surat kabar dan mendatangkan sumber). Tersedia basis dokumentasi yang lengkap. 2. Fungsi Hubungan Sekolah dengan Masyarakat Fungsi pokok hubungan sekolah dengan masyarakat adalah menarik simpati masyarakat umumnya serta publik khususnya. 3. Kondisi organisasi sekolah yang memungkinkan untuk meningkatkan kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat. Memelihara hubungan baik dengan komitte sekolah. 2. Tersedia tenaga ahli. F. Dengan popularitas ini sekolah eksis dan semakin maju. Tujuan Hubungan Sekolah dengan Masyarakat Hubungan sekolah dengan masyarakat dibangun dengan tujuan popularitas sekolah di mata masyarakat. Memelihara dan mengembangkan hubungan sekolah dengan lembagalembaga pemerintah. Memberi pengertian kepada masyarakat tentang fungsi sekolah melalui bermacam-macam tehnik komunikasi (majalah. Hal ini akan membantu sekolah mensukseskan programprogramnya. 3. Mengatur hubungan sekolah dengan orang tua. . Popularitas sekolah akan tinggi jika mampu menciptakan programprogram sekolah yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan dan cita-cita bersama dan dari program tersebut mampu melahirkan sosok–sosok individu yang mapan secara intelektual dan spiritual. swasta dan organisasi nasional. Sehingga mampu mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan. Fungsi hubungan sekolah dengan masyarakat diantarnya sebagai berikut : 1. Tujuan hubungan sekolah dengan masyarakat diantaranya sebagai berikut: 1. sehingga dapat meningkatkan relasi serta animo pada sekolah tersebut. Adanya proram dan perencanaan yang sistematis. Memberi penjelasan tentang kebijaksanaan penyelenggaraan sekolah situasi dan perkembangannya. 4.

Dapat memelihara hubungan yang harmonis dan terciptanya kerja sama antar warga sekolah sendiri. 2. baik instansi atasan maupun masyarakat. . (2) memperkokoh tujuan serta meningkatkan kualitas hidup dan penghidupan masyarakat. tujuan dari hubungan sekolah dengan masyarakat adalah: (1) memajukan kualitas pembelajaran dan pertumbuhan peserta didik. arti dan pentingnya peranan masing-masing. Sedangkan menurut Mulyasa (2007: 50). Hal ini akan tampak sebagai berikut: 1. BAB III PENUTUP 3. Menampung sarana-sarana dan pendapat-pendapat dari warga sekolah dalam hubungannya dengan pembinaan dan pengembangan sekolah. 3. dan (3) menggairahkan masyarakat untuk menjalin hubungan dengan sekolah. Manfaat Hubungan Sekolah dengan Masyarakat Manfaat dari hubungan sekolah dengan masyarakat adalah menambah atau meningkatkan simpati masyarakat secara sadar dan sukarela yang dapat meningkatkan harga diri sekolah serta dukungan terhadap sekolah secar spiritual dan material atau finansial. Adanya saling pengertian antara sekolah dengan pihak luar. Adanya kerjasama yang erat dengan masing-masing pihak dan merasa ikut bertanggungjawab atas suksesnya usaha pihak lain. Adanya kegiatan yang membantu karena mengetahui manfaat. 3.2. H.1 Kesimpulan Berbagai persoalan yang dihadapi oleh dunia pendidikan sampai lembaga pendidikan di era globalisasi dan desentralistik (otonomi daerah) menuntut team work yang solid antara pihak sekolah itu sendiri dengan pihak luar.

Mulyasa. 2007. PP RI No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 1996. Administrasi Sekolah. —–. Pidarta. 2004. maka diharapkan tercapai tujuan utama yaitu terlaksananya proses pendidikan di sekolah secara produktif. Manajemen Pendidikan Di Sekolah. sosiologis dan produktif. Jakarta: PT Rineka Cipta. efisien dan berhasil sehingga menghasilkan out-put yang berkualitas secara inteletual. Ary. . spritual dan sosial. DAFTAR PUSTAKA Gunawan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.Melalui Manajemen Berbasis Sekolah. Endang. Jakarta: PT Rineka Cipta. Jakarta: PT Rineka Cipta. maka administrasi hubungan sekolah dengan masyarakat menjadi kunci sukses di dalamnya. Made. Manajemen Berbasis Sekolah. Landasan Kependidikan. efektif. Suryosubroto. UU RI No 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS. Dan ketika hubungan sekolah dengan masyarakat ini dapat berjalan harmonis dan dinamis dengan sifat pedagogis.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->