P. 1
Dipa Bab III

Dipa Bab III

4.5

|Views: 357|Likes:
Published by Amrullah Ibrahim

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Amrullah Ibrahim on Jan 13, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

01/20/2011

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

BAB III CETAK DOKUMEN
Setelah melakukan kegiatan pada menu Input Data, kegiatan selanjutnya adalah menayangkan atau mencetak dokumen yang diperlukan baik ke layar monitor maupun ke printer. Menu Cetak tersebut dapat di lihat pada menu dibawah ini :

Menu Cetak terdiri dari : - Cetak DIPA. - Cetak SRAA. - Cetak Petikan DIPA. - Cetak Laporan

A. DIPA
Menu ini disediakan untuk melaksanakan kegiatan penayangan DIPA melalui layar Monitor atau pencetakan DIPA. Data DIPA yang muncul pada tampilan layar maupun tercetak, merupakan hasil kegiatan sebelumnya, yaitu Input Data secara manual atau Import Data RKAKL.

HALAMAN

37

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

Untuk melakukan kegiatan cetak DIPA, dari menu utama pilih fasilitas Cetak, kemudian pilih DIPA. Sehingga pada layar akan muncul tayangan menu sebagai berikut:

-

Isikan Kode Tahun Anggaran dari data, dapat memilih dengan cara panah ke bawah pada kotak kecil bertanda segitiga menekan tombol pada kotak bagian kanan; Isikan kode departemen yang DIPA-nya akan dicetak, dapat memilih dengan cara menekan tombol panah kebawah pada kolom bagian kanan; Nomor SP dari data-data yang ada akan muncul pada baris Nomor SP, beri tanda checklist (√) pada kotak yang ada pada pilihan SP, IA, IB, II, III, IV (sesuaikan dengan kebutuhan laporan yang akan dicetak); Isikan kode Kewenangan Pelaksanaan, dapat memilih dengan cara menekan tombol panah kebawah pada kolom bagian kanan; Isikan Kode Kanwil Ditjen PBN dari satker tersebut, dapat memilih dengan cara menekan tombol panah kebawah pada kolom bagian kanan; Isikan kode revisi dari DIPA; Isikan sifat DIPA; Isikan nama tempat dan tanggal penandatanganan DIPA; Isikan pejabat DJPbn yang menandatangani DIPA. Dapat memilih dari tabel pejabat, dengan cara menekan tombol panah kebawah pada kolom bagian kanan; Catatan : Pejabat DJPbn yang menandatangani DIPA dapat disesuaikan, sesuai dengan Kepala Kanwil setiap daerah melalui menu Referensi > Penandatangan. (Dijelaskan pada penjelasan menu Referensi) Pilihan Tayang, untuk menayangkan cetakan DIPA pada layar monitor; Pilihan Cetak, untuk mencetak pada printer;

-

-

-

-

-

HALAMAN

38

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

-

Pilihan Keluar, untuk keluar dari menu Cetak.

Tombol Tayang digunakan untuk melakukan proses penayangan cetakan DIPA pada layar monitor. Klik tombol Tayang atau tekan enter saat berada pada pilihan tayang, maka pada layar akan tampil hasil cetakan dari DIPA sesuai dengan pilihan, Anda dapat meng-klik icon printer jika ingin mencetak cetakan DIPA tersebut ke printer. Tombol Cetak digunakan untuk melakukan proses pencetakan DIPA. Klik tombol Cetak atau tekan enter saat berada pada pilihan cetak, maka pada layar akan tampil pilihan printer yang akan digunakan untuk mencetak DIPA, seperti yang ditunjukkan pada layar berikut ini :

Pada saat penayangan atau cetak DIPA akan diberikan informasi apabila terdapat data DIPA yang masih salah, serta ditampilkan form status validasi cetakan.

Hasil dari menu cetak DIPA seperti dibawah ini: 1. Halaman Surat PengesahanDIPA
Dari aplikasi DIPA ini hanya bisa dicetak Konsep SP DIPA. Untuk pencetakan Net SP DIPA dilakukan melalui Aplikasi lain yang ada di Dit. PA dan Kanwil DJPBN.

HALAMAN

39

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

2. DIPA Halaman IA
Berisi informasi tentang identitas satuan kerja (kode dan nama satker, kementerian/lembaga dan unit eselon satu yang membawahi, lokasi), nama kuasa pengguna anggaran, bendahara, pejabat penandatangan SPM, sasaran keluaran kegiatan beserta satuan dan volumenya dan indikator keluaran sub kegiatan beserta satuan dan volumenya.

3. DIPA Halaman IB
Berisi informasi tentang sumber dana pada DIPA satker bersangkutan beserta jumlah pagu dari masing-masing sumberdana dan rincian Pinjaman/Hibah Luar Negeri yang diterima satker berkenaan.

4. DIPA Halaman II
Berisi rincian pengeluaran per jenis belanja, KPPN pembayar, sumber dana, register PHLN.

HALAMAN

40

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

5. DIPA Halaman III
Berisi data rencana penarikan dana per bulan dan perkiraan penerimaan yang meliputi perpajakan, PNBP, dan BLU.

6. DIPA Halaman IV
Berisi catatan tentang MAK yang mengikat, dana yang diblokir, MAK yang mendapat catatan khusus, serta catatan PNBP.

HALAMAN

41

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

7. STATUS VALIDASI CETAKAN
Catatan status validasi cetakan diberikan jika masih ada data DIPA yang salah, yaitu: Terdapat angka pagu MAK tidak dalam ribuan rupiah; Kode KPPN tidak sesuai dengan kode lokasi Propinsi, Kab./Kota (KPPN harus pada Propinsi, Kab./Kota yang sama dengan lokasi kegiatan satker bersangkutan); Register PHLN tidak sesuai dengan tabel register PHLN; Register PHLN masih 99999999 atau 00000000; Volume sasaran keluaran kegiatan bernilai nol (0) atau kosong dan satuannya kosong; Volume indikator keluaran sub kegiatan bernilai nol (0) atau kosong dan satuannya kosong.

HALAMAN

42

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

B. SRAA
Menu ini disediakan untuk melaksanakan kegiatan penayangan SRAA melalui layar Monitor atau pencetakan SRAA. Data SRAA yang muncul pada tampilan layar maupun tercetak, merupakan hasil kegiatan sebelumnya, yaitu Input Data secara manual atau Import Data RKAKL. Untuk melakukan kegiatan cetak SRAA, dari menu utama pilih fasilitas Cetak, kemudian pilih SRAA. Sehingga pada layar akan muncul tayangan menu sebagai berikut:

HALAMAN

43

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

-

-

Isikan kode Tahun Anggaran; Isikan kode Departemen di kolom yang tersedia, atau tekan tombol untuk menampilkan daftar Departemen yang datanya sudah terekam (ada dalam file SRAA); Catatan : Pilihan Kode Departemen secara otomatis akan menampilkan data SRAA dari setiap Unit Organisasi dan lokasi. Dan daftarnya akan muncul di menu cetak SRAA. Isian Nomor SRAA akan terisi secara otomatis setelah empat kolom isian diatasnya diisi (tahun anggaran, departemen, unit, dan propinsi); Pilih dokumen yang akan dicetak dengan cara memberi tanda checklist (√) pada kolom pilihan di samping kiri menu; 1. SRAA : Dokumen yang akan ditayangkan/dicetak berupa dokumen pengesahan SRAA. 2. Lampiran I : Dokumen yang akan ditayangkan/dicetak adalah Lampiran I SRAA yang menguraikan Alokasi Anggaran per Satker/Fungsi/Sub Fungsi/Program dan Kegiatan. 3. Lampiran II : Dokumen yang akan ditayangkan/dicetak adalah Lampiran II SRAA yang menguraikan jumlah belanja per Satuan Kerja, per Kegiatan, Sararan keluaran kegiatan, indikator keluaran sub kegiatan, dan volume serta satuannya. 4. Lapiran III : Dokumen yang akan ditayangkan/dicetak adalah Lampiran III SRAA tentang jumlah dana yang diblokir yang diperinci satker per sumber dana dan per MAK.

HALAMAN

44

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

5. Lampiran IV: Dokumen yang akan ditayangkan/dicetak berupa daftar satker yang mendapat Pinjaman/Hibah Luar Negeri, kode register dan jumlah pagu PHLN. 6. Listing Error : Dokumen yang akan ditayangkan/dicetak berupa daftar kesalahan pada data SRAA (secara otomatis akan muncul jika terdapat kesalahan pada data SRAA) 7. Gunakan fasilitas pencarian untuk mempermudah proses pencarian. Isian kode Kanwil DJPbn secara otomatis muncul sesuai dengan pilihan yang ditentukan pada kolom Propinsi; Isian uraian Nama Tempat dan tanggal penandatanganan SRAA secara default muncul; Isian kode NIP dari pejabat penandatangan SRAA secara default muncul dan tidak dapat diubah; Pilihan Tayang, untuk menayangkan cetakan SRAA pada layar monitor; Pilihan Cetak, untuk mencetak pada printer; Pilihan Keluar, untuk keluar dari menu Cetak Dokumen.

Tombol Tayang digunakan untuk melakukan proses penayangan cetakan SRAA ke layar monitor . Klik tombol Tayang atau tekan enter saat berada pada pilihan tayang, maka pada layar akan tampil hasil cetakan dari SRAA sesuai dengan pilihan, Anda dapat mengklik icon printer jika ingin mencetak SRAA tersebut ke printer. Tombol Cetak digunakan untuk melakukan proses pencetakan SRAA. Klik tombol Cetak atau tekan enter saat berada pada pilihan cetak, maka pada layar akan tampil pilihan printer yang akan digunakan untuk mencetak SRAA, seperti yang ditunjukkan pada layar berikut ini :

HALAMAN

45

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

Hasil menu tayang/cetak SRAA: 1. SRAA

HALAMAN

46

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

2. SRAA Lampiran I

3. SRAA Lampiran II

HALAMAN

47

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

4. SRAA Lampiran III

5. SRAA Lampiran IV

HALAMAN

48

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

6. Listing Error
Listing error diberikan jika masih ada data SRAA yang salah, yaitu: Terdapat angka pagu MAK tidak dalam ribuan rupiah; Kode KPPN tidak sesuai dengan kode lokasi propinsi (KPPN harus pada Propinsi,Kab./Kota yang sama dengan lokasi kegiatan Satker bersangkutan); Register PHLN tidak sesuai dengan tabel register PHLN; Register PHLN masih 99999999 atau 00000000; Volume sasaran keluaran kegiatan bernilai nol (0) atau kosong dan satuannya kosong; Volume indikator keluaran sub kegiatan bernilai nol (0) atau kosong dan satuannya kosong.

C. PETIKAN DIPA. Menu Cetak Petikan DIPA berfungsi untuk mencetak rincian dari satu satker Bagian Anggaran tertentu yang tergabung dalam satu SP DIPA, apabila dalam satu SP DIPA terdapat beberapa satker. Format petikan DIPA sama dengan format DIPA, namun hanya menampilkan rincian dari satker yang dipilih. Tekan tombol menu Cetak dan pilih Petikan DIPA. Tampilan menu selanjutnya akan tampak seperti berikut.

HALAMAN

49

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

Pada kolom Departemen isikan kode Departemen atau atau tekan tombol untuk memilih salah satu Departemen yang muncul pada tampilan. Beri tanda Checklist (√) pada Satker yang ingin ditampilkan atau dicetak. Klik tombol Tayang untuk menampilkannya pada layar monitor atau klik tombol Cetak untuk mencetaknya melalui printer. Format cetakan Petikan DIPA sama dengan DIPA BA yang bersangkutan, namun pada petikan DIPA hanya menampilkan rincian satker yang dipilih. Tampilan Dokumen Petikan DIPA

HALAMAN

50

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

D. CETAK LAPORAN Menu Cetak Laporan terdiri dari dua pilihan, yaitu : 1. Cetak Data MAK. 2. Cetak Pagu DIPA. 1). Cetak Data MAK. Tekan Tombol menu Cetak dan pilih menu laporan. Pada menu laporan terdapat dua sub-menu lagi, yaitu : - Laporan Data MAK. - Laporan Pagu DIPA. Pilih sub-menu Laporan Data MAK untuk mencetak rincian pagu per MAK. Dan tampilan seperti berikut akan tampak dilayar.

Beri tanda Checklist (√) pada Satker yang ingin ditampilkan Laporan Data per MAK-nya. Klik Tayang untuk menampilkannya pada layar monitor atau Cetak untuk mencetaknya. Format laporan Data MAK disajikan dengan penjelasan Fungsi, SubFungsi,Program, Kegiatan, Sub kegiatan, BKPK dan MAK yang pada tiaptiap barisnya diperinci dengan jumlah, kode KPPN dan Cara penarikkan.

HALAMAN

51

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

Format laporan pada Cetak Data MAK adalah sebagai berikut:

2. Cetak Pagu DIPA. Pilih menu Cetak dan pilih sub-menu Laporan > Cetak Pagu DIPA. Tampilan dari menunya adalah sebagai berikut.

-

Lakukan pengisian Tahun Anggaran dengan menekan tombol Tahun Anggaran, lalu pilih Kementerian / Lembaga dan unit organisasi.
HALAMAN

52

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

-

-

Tentukan data hasil proses pada menu isian Cetak ke. Menu pilihan Layar akan menampilkan laporan hanya pada layar dan menu Printer akan mencetak laporan tersebut dengan kertas. Jenis-jenis laporan yang dapat menjadi pilihan pelaporan terintegrasi dalam form Cetak Laporan DIPA. Pilih salah satu jenis laporan dengan memberi Checklist (√) pada jenis laporan dan tekan tombol proses untuk menampilkan laporan yang sudah dipilih sebelumnya. Tekan tombol untuk mempersiapkan laporan. Jenis-jenis Laporan Pagu Dipa yang dapat disajikan melalui menu ini adalah : 1. Laporan per Departemen, Fungsi, Sub Fungsi, Program dan Kegiatan. 2. Laporan Per Departemen/Unit Organisasi, Fungsi, Sub Fungsi, Program dan Kegiatan. 3. Laporan Departemen/Unit/Satker, Fungsi, Sub Fungsi, Program dan Kegiatan. 4. Laporan per Departemen. 5. Laporan per Departemen/Unit Organisasi. 6. Laporan per Departemen/Unit Organisasi/Satker. 7. Rekap Kementerian/Lembaga. 8. Rekap Departemen/Unit Organisasi. 9. Rekap Departemen/Unit Organisasi/Satker. 10. Laporan per Departemen/Sumber Dana/Belanja. 11. Laporan per Departemen/Unit Organisasi/Sumber Dana/Belanja. 12. Laporan per Departemen/Unit Organisasi/Satker/Sumber Dana/Belanja. 13. Laporan per Departemen/BLN. 14. Laporan per Departemen/Unit Organisasi/BLN. 15. Laporan per Departemen/Total Sumber Dana. 16. Laporan per Departemen/MAK. 17. Laporan per Kementerian/Lembaga, Nomor SP. 18. Laporan per Nomor SP per BKPK.

-

Pilih salah satu jenis laporan di atas dengan memberi tanda checklist di kolom isian jenis laporan. Untuk penayangan pada layar monitor saja pilih Cetak ke : Layar. Dan untuk cetak laporan ke printer, pilih Cetak ke : Printer. Tekan untuk menampilkan pada layar monitor atau mencetaknya lewat printer.

HALAMAN

53

Petunjuk Operasional Aplikasi DIPA 2009

Contoh Laporan :

HALAMAN

54

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->