P. 1
Guru Masih Terlalu Dominan Di Kelas

Guru Masih Terlalu Dominan Di Kelas

|Views: 64|Likes:
Published by Evih Apriani

More info:

Published by: Evih Apriani on Aug 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/01/2012

pdf

text

original

"Guru Masih Terlalu Dominan di Kelas" (Wakil Menteri Pendidikan Nasional) "JAKARTA, KOMPAS.

com - Proses belajar-mengajar di sekolah kerap membosankan dan tidak menyenangkan karena guru yang terlalu dominan di ruang kelas. 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa.' -- Fasli Jalal 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa,' kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal dalam diskusi panel Pendidikan Profesi Guru di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Sabtu (4/12/2010)" Pendidikan Network Salut Professor Fasli Jalal. Apa masalah utama dalam pelaksanaan pendidikan kita (selain korupsi), Yaitu 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa'. - Apakah kita mungkin dapat berharap anak-anak kita akan Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Indonesia dengan Pembelajaran-Pasif? Prioritas-prioritas pendidikan (selain memberantaskan korupsi) adalah:  Memperbaiki semua sekolah yang rusak dan ambruk supaya Standar Nasional yang lengkap dengan sarana/prasarana supaya aman, nyaman, dan kondusif untuk "semua pelajar" - "Puluhan ribu sekolah dalam keadaan rusak atau ambruk termasuk 70% sekolah di DKI Jakarta - Di Jakarta Saja, 179 Sekolah Tidak Layak Pakai! - Hampir 80% Gedung Sekolah di Pesawaran Rusak, dll","Jumlah ruang kelas (SD dan SMP) rusak berat juga meningkat, dari 640,660 ruang kelas (2000-2004 meningkat 15,5 persen menjadi 739,741 (2004-2008)." (ICW) - Kelihatannya makin lama makin banyak sekolah yang rusak! Ref: http://pendidikan.net/  Mengimplementasikan PAKEM (Pembelajaran Aktif dan Kontekstual) di semua sekolah supaya standar pembelajaran kita sesuai dan kompetitif dengan negara lain. Kapan kita akan menghadapi isu-isu yang terbukti meningkatkan mutu pendidikan? Pendidikan Yang Terbaik Masih Adalah: Pendidikan Berbasis-Guru yang Mampu dan Sejahtera, di Sekolah yang Bermutu, dengan Kurikulum yang Sesuai dengan Kebutuhan Siswa-Siswi dan "Well Balanced" (seimbang, dengan banyak macam keterampilan termasuk teknologi), yang Diimplementasikan secara PAKEM. ("Mampu" termasuk Kreatif) Ref: http://pendidikan.net/pakem.html  Menggunakan "Appropriate Technology" yang sudah ada di semua sekolah, yang terbaik, terjangkau, dan sangat meningkatkan kreativitas siswa-siswi maupun kreativitas guru (seperti di negara maju). Dengan rasio: "Sekarang Satu Komputer Untuk 2.000 Siswa". Jelas TIK (ICT) bukan solusinya, kan? http://teknologipendidikan.com/kebijakan-ict.html

Meningkatkan profesionalisme dan bertanggunjawaban guru untuk meningkatkan ilmu dan kemampuan mengajar sendiri - seperti guru profesional di negara lain. Guru adalah pelaksana pendidikan (dan paling penting) jadi kesejahteraan juga harus sesuai supaya tidak perlu "moonlighting" di tempat lain dan dapat fokus kepada tugasnya.  Meningkatkan Lapangan Kerja - Oleh lulusan yang Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Industri. Ini adalah isu yang sangat penting di Perguruan Tinggi juga di mana "60 Persen Lulusan PT Menganggur" dan dari 40% yang mendapat pekerjaan, berapa % mendapat pekerjaan yang memuaskan? http://menganggur.com/ Ref: http://Pendidikan.Net/5langkah.html Melaksanakan "Pembelajaran-Aktif" yang Gratis dan Standar Dunia (jangan sampai anakanak kita ketinggalan zamam terus - berbasis-hafalan). Pembelajaran-Aktif dan Kontekstual "Mengaktifkan Siswa Dalam Belajar :: Pembelajaran Aktif" dan "Learning and the Changing Needs of The 21st Century" Re: "Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa," Ini juga salah satu (dari banyak) masalah dengan Pembelajaran Berbasis-ICT dan yang lebih parah lagi adalah "E-Learning Dapat Membunuh Kreativitas!"

Model Pembaharuan pada Sekolah Menengah Umum : Pengalaman Indonesia
Keinginan untuk meningkatkan mutu Sekolah Menengah Umum di Indonesia merupakan perhatian utama dari Proyek Peningkatan Mutu Sekolah Menengah Umum (ADB Loan # 1360 INO). Proyek ini menekankan pada pengembangan sarana, persiapan bahan pengajaran dan dukungan konsultan dalam hal pelaksanaan kurikulum, pengembangan buku teks, peningkatan sistem ujian, peningkatan pelayanan penataran guru, peningkatan pembinaan guru, peningkatan supervisi akademik, perawatan preventif, merancang kembali dan melaksanakan program laboratorium bahasa, serta mengembangkan model pengembangan dan pelaksanaan manajemen Sekolah Menengah Umum. Kegiatan konsultasi untuk pengembangan model Sekolah Menengah Umum yang semula adalah untuk menciptakan beberapa sekolah model untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus.. Namun, kemudian tim konsultan ditugaskan untuk menangani kegiatan ini bersama-sama dengan staf Dikmenum dan semua menyetujui bahwa konsep sekolah model yang lama tidak efektif dalam melaksanakan pengembangan sekolah. Konsep baru bagi model "pengembangan sekolah" telah didiskusikan oleh para konsultan Internasional, konsultan Nasional

dan staf Dikmenum. Konsep "model" yang tradisional bergantung kepada gambaran sekolah yang sangat baik dan memperoleh tambahan input (uang, pelatihan, fasilitas dan sumber pembelajaran) menciptakan adanya model yang bagus yang akan ditiru oleh sekolah lain. Masalah yang terlihat jelas untuk pendekatan ini adalah bahwa sekolah biasa akan sulit untuk diubah menjadi sekolah yang bagus apalagi menjadi sekolah model. Masalah kedua adalah apabila input yang sama tidak diterapkan pada sekolah biasa, peniruan model tidak akan difasilitasi. Untuk lebih jelasnya mengenai hal ini lihat Lampiran A. Sebagai alternatif, mereka yang terlibat dalam sekolah model memilih untuk merencanakan langkah yang berbeda dalam pembuatan konsep pengembangan sekolah "model". Kunjungan ke beberapa sekolah di wilayah yang berbeda oleh para konsultan membawa hasil akan kayanya informasi mengenai prakarsa Sekolah Menengah Umum yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sekolah setempat. Usaha inovatif ini menunjukkan bahwa kemampuan untuk meningkatkan mutu sekolah basisnya ada pada tingkat sekolah. Dari sini jelas sekali terlihat oleh para konsultan, bahwa sekolah yang mengalami peningkatan dan pengembangan adalah yang dapat mewakili model pengembangan sekolah. Fokusnya adalah pada "proses" yang dialami oleh sekolah ketika mutu pendidikan meningkat. Apa yang terjadi di dalam sekolah yang membuat adanya pergeseran menuju kepada sekolah yang lebih efektif ? Dari sudut pandang ini konsep "model" pengembangan sekolah muncul. Perhatian kami ditujukan pada identifikasi apa yang terjadi di sekolah yang mengalami peningkatan atau perkembangan. Untuk menjawab pertanyaan tentang "proses" pembaharuan, para konsultan mengajukan usul untuk mempelajari sejumlah kecil sekolah yang telah mengalami perkembangan. Dengan mengadakan penelitian pada sekolah-sekolah tersebut, para konsultan berharap akan menemukan beberapa sebutan nama umum yang dapat digunakan untuk Pengembangan Sekolah Model atau yang biasa disebut "model pembaharuan". Dengan menganggap bahwa ada beberapa sebutan nama umum di antara sekolah-sekolah, ciri-ciri ini dapat dikembangkan menjadi model bagi sekolah lain. Jika demikian maka model tersebut adalah yang didasarkan pada pengalaman nyata pada sekolah-sekolah di Indonesia, sesuatu yang dapat ditiru dan dapat dikerjakan oleh sekolah-sekolah lain. Delapan Sekolah Menengah Umum dari Jawa Barat, D.I. Yogyakarta dan Jawa Timur, telah dipilih karena sekolah-sekolah tersebut telah menunjukkan beberapa tingkat perkembangan selama satu atau dua tahun terakhir ini. Tim konsultan mengadakan wawancara yang intensif dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, Orang tua siswa, Siswa dan Tokoh Masyarakat (lihat Lampiran B sekolah-sekolah yang berperan serta di dalam program dan Lampiran C untuk Pertanyaan Wawancara). Pada beberapa kasus, wakil dari Kandep juga diwawancarai. Setelah semua sekolah diwawancarai, data tersebut diringkas dan

Dengan adanya komunikasi yang lebih terbuka / transparan. Untuk mencapai tujuan ini. Pengembangan sekolah sebelumnya dibatasi oleh sedikitnya peningkatan sarana. Komunikasi yang lebih terbuka: secara umum komunikasi di antara para pemegang peran meningkat dari sebelumnya. walaupun pemegang peran merasa bahwa keadaan sekarang lebih baik daripada sebelumnya. Pada beberapa sekolah. Kebutuhan guru termasuk juga kesejahteraan pribadi. Hirarki pengambilan keputusan telah ditetapkan dan menunjukkan keputusan apa dan oleh siapa yang diperoleh bagi masing-masing pemegang peran. diskusi informal dan surat (kepada orang tua siswa) atau melalui kegiatan sekolah biasa (misalnya pada upacara bendera setiap hari Senin). Kepala Sekolah yang baru telah mencoba mengadakan penilaian mengenai kondisi sekolah baik secara formal maupun informal untuk merumuskan tujuan sekolah. semua yang terlibat dan masalah-masalah disampaikan untuk menjadi perhatian para pemegang peran melalui rapat. Karakteristik berikut ini menggambarkan tema biasa yang dapat dipelajari dari delapan model "Pengembangan Sekolah" (Pengembangan Sekolah Model). pengembangan profesional dan bantuan dalam pengajaran. Para pemegang peran merasa lebih terlibat di dalam proses tersebut dan yakin bahwa Kepala Sekolah menghargai pendapat mereka. Pada sekolah lain frekuensi dan kesempatan untuk menerima umpan balik sangat kurang. Guru didukung untuk meningkatkan kualifikasi ke tingkat S1 dan didorong untuk melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi. Dukungan dari kepala sekolah mengenai kenaikan pangkat bagi pegawai negeri dan kebutuhan pengembangan profesional . Semua sekolah itu tampaknya kurang efektif atau hanya bertahan sebelum kehadiran Kepala Sekolah yang sekarang. Pada semua kasus. maka para pemegang peran akan merasa lebih positif mengenai sekolah. Memperhatikan Kebutuhan Guru : perhatian dan kemampuan sekolah terhadap hal ini dapat memberikan berbagai tingkatan motivasi pada guru.dibandingkan sebagai pengalaman biasa. Apabila kesejahteraan guru terjamin. Pengambilan keputusan bersama: secara umum para pemegang peran mengalami lebih banyak tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. beberapa karakteristik mendasari pengembangan sekolah telah diamati. Seluruh pemegang peran mengalami peningkatan tanggung jawab dalam pengambilan keputusan dibandingkan dengan sebelumnya. Tingkat pengambilan keputusan yang harus diambil oleh para pemegang peran berbeda antara satu sekolah dengan sekolah yang lain. Ada beberapa perbedaan tingkat keterbukaan dan cara pendekatan yang dikomunikasikan pada setiap sekolah. guru dapat memberi perhatian yang lebih kepada pengajaran. Hal ini dapat menciptakan dasar yang kuat untuk mendukung pengembangan sekolah melalui peran serta para pemegang peran.

& Segars. Mereka konsisten dengan studi lain mengenai sekolah yang efektif di seluruh dunia. melibatkan siswa dalam pengambilan keputusan mengenai masalah-masalah mereka. Lockheed &Levin (1990). and Squires. BP3 adalah alat utama untuk saling bertemu bagi sekolah dan orang tua siswa. Dengan memberikan ketrampilan yang menarik dan peningkatan kegiatan ekstra. namun tercermin dalam pemikiran guru. menambah kegiatan ekstra kurikuler. Memperhatikan Kebutuhan Siswa: sekolah yang memperhatikan kebutuhan siswa lebih diterima oleh siswa. dua proses utama telah diidentifikasi. Usulan Model Pembaharuan Untuk Pengembangan Sekolah Mengembangkan model pembaharuan adalah tugas yang sulit karena proses pembaharuan adalah usaha yang multi-dimensional. siswa akan lebih termotivasi untuk pergi ke sekolah. Pertama. Rekomendasi kepala sekolah didasarkan pada perhatian tersebut. Karakteristik di atas memberikan kerangka kerja dalam pembuatan model pembaharuan bagi Sekolah Menengah Umum. pengembangan perpustakaan dan mengizinkan guru untuk lebih kreatif didalam kelas. Keterpaduan Sekolah dan Masyarakat: sekolah mempunyai peran sosial yang penting dalam masyarakat. orang tua dan masyarakat. bahwa hal tersebut penting demi tercapainya tujuan pendidikan sekolah. Semua sekolah yang melakukan pembaharuan yakin. Akhirnya beberapa sekolah menyediakan bantuan pengajaran langsung dengan mengalokasikan dana untuk bahan pengajaran. Salah satu hasilnya adalah apabila kebutuhan siswa diperhatikan.dikomunikasikan kepada guru. Perhatian pemegang peran telah dikomunikasikan secara formal melalui rapat (misalnya rapat guru) atau secara informal melalui diskusi perseorangan dengan kepala sekolah. Yang termasuk masyarakat dalam konteks ini adalah orang tua siswa dan masyarakat setempat. orang tua siswa dan masyarakat. serta mengembangkan program pelatihan keterampilan (ekstra kurikuler) untuk mempersiapkan ke dunia kerja. Dalam mengkajiulang data pada model "pengembangan sekolah" yang telah dipilih. Biasanya rekomendasi kepala sekolah dikaji ulang dalam rapat BP3 dan anggotanya memutuskan rekomendasi mana yang akan didukung sebagai masalah utama yang perlu didanai. Bandingkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Lezotte (1989). memberikan waktu pengajaran tambahan untuk persiapan EBTANAS. Huitt. Yang akan diusulkan oleh para konsultan adalah kerangka kerja yang memberi pedoman pada proses pembaharuan (lihat Diagram 1). siswa dari kecamatan lain akan tertarik untuk bergabung. keinginan kepala sekolah untuk meningkatkan intensitas komunikasi di antara para pemegang peran merupakan . Kebutuhan siswa termasuk pula peningkatan pengajaran. siswa. bahwa sekolah perlu dijadikan tempat yang menyenangkan bagi para siswa sehingga merasa betah berada di sana. Tidak ada satu model pun yang dapat menjelaskan dengan sempurna betapa rumitnya pengembangan sekolah.

Hal ini secara tidak langsung menyatakan bahwa kepala sekolah berfungsi sebagai koordinator pada fungsi sekolah yang berbeda. Hal ini meningkatkan motivasi dan jati diri para pemegang peran. Kedua proses tersebut menyebabkan adanya tanggung jawab yang lebih besar bagi para pemegang peran. Model Pembaharuan untuk Pengembangan Sekolah Salah satu keuntungan dari model ini adalah apabila sekolah sudah mencapai tingkat-tingkat komunikasi terbuka yang optimal dan pengambilan keputusan bersama. Komponen yang lain akan didiskusikan secara rinci pada bagian berikutnya. Kedua. Dalam sistem pendidikan di mana kepala sekolah secara periodik diganti. Masalah utama adalah arah pengembangan sekolah dan identifikasi sumber keuangan untuk membantu pengembangan sekolah yang dapat berjalan terus menerus dalam kegiatan kepala sekolah. sekolah dapat menjadi mandiri. Insert A. Kesadaran yang lebih tinggi tentang berbagai masalah dan pandangan para pemegang peran dapat menciptakan peluang untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh sekolah dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan.alat untuk mengundang mereka untuk menjadi mitra dalam transformasi sekolah (lihat insert A). baru diperkenalkan dengan sekolahnya. pendekatan ini membuat pengembangan sekolah dapat tetap dilanjutkan meskipun kepala sekolah yang baru. Menciptakan Komunikasi Terbuka Di Antara Para Pemegang Peran Salah satu elemen inti untuk mendorong pengembangan sekolah adalah kesempatan bagi pemegang peran untuk menanyakan pandangan-pandangan dan . Ketika Sekolah Menengah Umum berjalan menuju peningkatan mutu berbasis sekolah) hal ini menunjukkan kepada sekolah bahwa proses pengembangan akan tercapai. misalnya kemitraan dan suasana kekeluargaan untuk menggambarkan adanya hubungan yang baru di sekolah. Model ini merupakan tinjauan yang menyeluruh terhadap semua yang terlibat dalam proses pengembangan kondisi untuk pembaharuan di sekolah. dalam menggambarkan tanggung jawab pengambilankeputusan oleh para pemegang peran mengakibatkan pemecahan masalah yang lebih cepat dan membebaskan kepala sekolah untuk berfungsi sebagai fasilitator dalam pengembangan sekolah (lihat insert B). Diagram I. Pemegang peran menggunakan berbagai istilah.

Dukungan dan kemauan kepala . menemukan dukungan lebih untuk pelaksanaan program. Kepala sekolah yang mengkaji ulang anggaran sekolah bersamasama dengan para guru. Juga memberikan tema umum bagi pengembangan sekolah. siswa dan orang tua siswa. Guru merasa bahwa mereka sebagai mitra dalam pengembangan mutu sekolah. Hal ini bervariasi antara satu sekolah dengan sekolah yang lain dari satu kali dalam seminggu sampai satu kali dalam satu cawu. namun ada rasa enggan dan rasa malu dari siswa. Perbedaan pendekatan di antara sekolah untuk komunikasi tercermin dari pilihan kepala sekolah. Berdasarkan kondisi sekolah yang ada. kepala sekolah. Masalah-masalah pengembangan yang berhubungan dengan program akademik telah diperhatikan di sekolah. Para Guru mampu mengkomunikasikan perhatian dan bertukar gagasan pada rapat rutin yang telah dijadwalkan dengan Kepala Sekolah. siswa dan anggota masyarakat melalui pertemuan pribadi dan kegiatan sekolah atau masyarakat. Melalui dialog ini dapat dicapai pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan pemegang peran yang berbeda-beda dan dasar untuk mencoba memecahkan masalah yang biasa terjadi dan juga memecahkan konflik akan kebutuhan diantara mereka. Rasa turut memiliki menambah minat dan peran serta dalam program. Masalah mendasar yang dirasa perlu untuk diperhatikan oleh kepala sekolah adalah menetapkan peran guru. Anggaran sekolah didiskusikan secara terbuka dan input bagaimana menyesuaikan anggaran agar tujuan sekolah dapat tercapai. Kepala sekolah dan para guru mendukung adanya diskusi informal dengan orang tua siswa. khususnya apabila pandangan guru diperhatikan dalam penyusunan program. Model Pengembangan Sekolah memperoleh pengalaman dalam keterbukaan dan transparansi di beberapa SMU. Hal lain telah mengacu pada rekomendasi BP3. termasuk juga pandangan yang bertentangan dengan sudut pandang kepala sekolah. guru dan orang tua siswa mengembangkan misi dan visi yang memperhatikan kebutuhan dan aspirasi para pemegang peran. Komunikasi yang terbuka memberikan kesempatan kepada para guru untuk diperlakukan sebagai profesional dan memperoleh penghormatan yang patut diterima oleh para guru. Guru mempunyai kebebasan untuk bertukar pandangan. Siswa diundang untuk terlibat dalam diskusi dengan kepala sekolah dan guru. Kepala Sekolah mengumpulkan dukungan dari diskusi dengan para guru dalam usaha pengembagnan sekolah untuk menerima umpan balik dan mengusulkan alternatif pendekatan dan juga masalah-masalah pengembangan lainnya. Hal ini menciptakan adanya arah dan tujuan bagi para pemegang peran. Harapan dan tanggung jawab telah ditetapkan sehingga setiap orang mempunyai pemahaman yang jelas. Biasanya. kepala sekolah mengadakan rapat rutin untuk mendiskusikan masalahmasalah yang dihadapi oleh sekolah.pertukaran gagasan. Kepala sekolah menerima input dari semua pemegang peran dan mempresentasikannya kepada guru.

sekolah untuk mendengarkan para siswa dapat memberikan dorongan kepada mereka. Melalui rapat "OSIS", siswa belajar mengutarakan pendapat-pendapat dalam suasana yang nyaman dan belajar mengatasi masalah-masalah yang melibatkan mereka dengan cara yang terorganisasi. Juga melalui organisasi siswa, para siswa dapat mengutarakan pandangan-pandangan dan mengusulkan berbagai saran. Perhatian Para Orang Tua Siswa ditujukan untuk peningkatan komunikasi. BP3 berfungsi sebagai alat untuk melibatkan para orang tua siswa dalam berbagai prakarsa untuk pengembangan. Jadwal pertemuan-pertemuan BP3 merupakan sarana komunikasi dengan berbagai anggota di sekolah. Program yang paling efektif adalah dengan rapat sebanyak empat kali dalam setahun dan menginformasikan kepada anggota mengenai kegiatan pengembangan pada setiap rapat. Orang tua siswa dapat menyampaikan perhatian mereka, bertanya dan mengkaji ulang pengeluaran untuk program-program yang disponsori oleh BP3 . Anggota memilih proyek yang akan dilaksanakan dengan mengambil suara terbanyak bagi pilihan yang ada. Begitupun juga mempunyai kesempatan untuk berbicara kepada Kepala sekolah dan guru secara informal. Tokoh Masyarakat mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk mendiskusikan masalah-masalah sekolah dan masyarakat dengan kepala sekolah dan BP3. Tokoh masyarakat diundang pada rapat sekolah ketika masalah tertentu yang berkaitan dengan masyarakat akan diselesaikan. Tokoh masyarakat merasa lebih enak berbicara dengan kepala sekolah dan guru secara informal. Terdapat hubungan informal yang kuat yang ada di antara guru dan staf dalam hidup di tengah masyarakat dan sebagai anggota masyarakat. Melalui interaksi formal dan informal, anggota masyarakat menganggap sekolah sebagai komponen penting bagi pengembangan masyarakat. Seorang tokoh masyarakat menjelaskan bahwa tanpa adanya sekolah masyarakat perkebunan karet yang dulu akan ketinggalan. Insert B Berbagi tanggung jawab di antara para pemegang peran Keberhasilan Pengembangan Sekolah Model dapat ditandai dengan terlaksananya praktek pembagian pengambilan keputusan bersama di sekolah. Dengan pembagian tanggung jawab di antara para pemegang peran, kepala sekolah dapat lebih memberi perhatian pada hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan sekolah dan strategi pendanaannya untuk pengembangan sekolah. Aspek lain dari pembagian tanggung jawab dalam pengambilan keputusan adalah memprofesionalkan staf serta mengajak mereka untuk bekerja lebih baik lagi. Rasa menghargai diri sendiri dan percaya diri dapat menggantikan sikap pesimis. Peran Kepala Sekolah bergeser dari pengawas menjadi fasilitator. Dengan memberikan tanggung jawab kepada wakil kepala sekolah dan para guru dari hari ke hari, memungkinkan bagi kepala sekolah untuk memfokuskan tenaganya pada peningkatan program-program akademik dan cara-cara untuk mencapainya. Dia juga dapat memberi perhatian lebih pada pembentukan hubungan antara orang tua

siswa dan masyarakat. Para Wakil Kepala Sekolah diharapkan dapat bertanggung jawab penuh dalam pengambilan keputusan untuk bidangnya. Masalah-masalah yang terjadi di sekolah yang tidak dapat diselesaikan oleh lainnya akan diperhatikan. Pada kasus yang jarang terjadi, dan masalah yang tak dapat diatasi dibawa ke tingkat yang lebih tinggi untuk menjadi perhatian kepala sekolah. Dengan melaksanakan peran ini para wakil kepala sekolah memperoleh ketrampilan kepemimpinan dan pengalaman-pengalaman yang menjamin kesinambungan pengembangan sekolah meskipun kepala sekolah berhalangan untuk suatu kurun waktu tertentu. Para Guru diberikan tanggung jawab yang lebih untuk peningkatan pengajaran dan kreatifitas di dalam kelas. Kepala sekolah dan staf pengawas lainnya siap untuk berdiskusi dengan para guru mengenai pendekatan inovasi di dalam kelas. Bersama-sama mereka dapat mengevaluasi efektifitas pendekatan dan membuat keputusan untuk keterlaksanaannya. Guru juga terlibat dengan siswa yang bermasalah secara lansung. Apabila dibutuhkan, guru dapat meminta orang tua siswa untuk berkunjung ke sekolah atau guru yang mengunjungi orang tua siswa. Dengan pemberian tanggung jawab yang lebih terhadap pencapaian akademis siswa, para guru terlatih untuk menjadi profesional dari pada hanya sebagai pegawai. Siswa diberi kesempatan untuk mendiskusikan dan menyampaikan usulan yang berkenaan dengan mereka melalui OSIS. OSIS terdiri atas wakil dari setiap kelas dan kepala sekolah memimpin pertemuan. Wakil dari tiap kelas menyampaikan masalah-masalah yang perlu diperhatikan pada rapat OSIS. Mereka mendiskusikan hal tersebut dan berusaha mencari cara pemecahannya. OSIS memperhatikan usulan kegiatan yang berfokus pada keinginan dan minat siswa. Hal-hal yang dapat membawa pengaruh terhadap sekolah akan dibicarakan oleh Kepala sekolah dengan para guru. Masalah-masalah lain yang tidak menyangkut akademik akan disampaikan kepada BP3 untuk dipertimbangkan. Konsep yang diterapkan OSIS berhasil memecahkan beberapa masalah pengembangan yang penting. Pertama, hal tersebut membawa siswa menuju usaha pengembangan sekolah dengan memberi perhatian pada kebutuhan mereka serta menginformasikan kepada sekolah akan pandangannya terhadap pengembangan sekolah. Kedua, OSIS berfungsi sebagai contoh kehidupan bernegara di mana siswa belajar berorganisasi dan mengerti struktur politik. Hal ini juga merupakan pengalaman pembelajaran aktif dalam pendidikan bernegara. Ketiga, memperkenalkan dan mengembangkan potensi mereka dalam peran kepemimpinan di sekolah atau yang lebih dari itu. Para Orang Tua Siswa lebih termotivasi dan berkeinginan untuk memberi sumbangan dalam kegiatan pengembangan sekolah pada saat diberi tanggung jawab dalam mengambil keputusan dan monitoring terhadap kegiatan sekolah yang didanai oleh BP3. Program-program BP3 yang efektif membuat para orang

tua mengkaji ulang anggaran dan usulan perubahan, memilih usulan proyek sekolah yang diharapkan untuk didanai tahun ini, serta memonitor pelaksanaan dan pendanaan proyek tersebut. Para orang tua siswa berharap sumbangan BP3 dapat dimanfaatkan dengan tepat dan efisien. Tokoh Masyarakat tidak secara langsung terlibat dalam keputusan-keputusan yang berbasis sekolah, namun mempunyai peran penting di luar sekolah. Dalam beberapa Model Pengembangan Sekolah, peran serta para tokoh masyarakat di sekolah dan rapat BP3 dapat berperan baik sebagai orang tua, peserta biasa ataupun undangan. Dengan berpartisipasi mereka dapat memberi informasi dan sumbangan dalam rapat pengambilan keputusan. Dengan melibatkan tokoh masyarakat, pegawai Depdikbud, pegawai pemerintah daerah dan tokoh usahawan setempat dalam diskusi sekolah mengenai peningkatan mutu, kepala sekolah tidak hanya mampu menjadi pendengar yang baik terhadap persoalan yang terjadi di sekolah, namun juga memperoleh bantuan dalam masalah lingkungan dan pembentukan kerja sama kemitraan demi kelanjutan terhadap dukungan sekolah. Pada bagian berikut ini disampaikan inti temuan dari penelitian yang dilakukan pada sekolah-sekolah yang menjadi Model Pengembangan seperti tergambar pada Diagram 1 Model Pembaharuan dalam Pengembangan Sekolah. Kepala Sekolah: kepala sekolah merupakan pribadi yang menjadi inti dalam peningkatan dan pengembangan sekolah. Para Konsultan melihat bahwa dalam Pengembangan Sekolah Model kepala sekolah mempunyai keinginan untuk memperbaharui sekolah. Tujuannya adalah memperhatikan kebutuhan pembelajaran siswa. Hal ini merupakan inti dari berbagai usaha pengembangan. Kepala sekolah memandu pemegang peran menuju pengembangan visi dan misi sekolah. Melalui diskusi yang diadakan bagi guru dan orang tua siswa, tujuan tertentu telah teridentifikasi untuk tiap tahun pelajaran. Melalui berbagai alat komunikasi, kebutuhan guru dan siswa telah diketahui dan dimasukkan dalam rencana pengembangan. Sebagai pemimpin dalam pengajaran, kepala sekolah menetapkan peranan dari setiap pemegang peran (orang tua siswa, siswa, guru, dan staf). Standar kedisiplinan telah dibuat dan didiskusikan sehingga tiap orang mengetahui pentingnya menciptakan lingkungan belajar. Untuk membantu kepala sekolah, pihak-pihak lain telah diundang untuk memikul bersama tanggung jawab bagi keseluruhan pengembangan sekolah. Guru diberi keleluasaan untuk mengawasi yang lebih dalam proses pembelajaran, namun harus menunjukkan adanya peningkatan prestasi siswa. Gagasan-gagasan telah didiskusikan dengan kepala sekolah lalu diujicobakan. Program yang berhasil akan dilanjutkan, yang tidak berhasil akan dibatalkan. Pemberian kesempatan kepada guru untuk menguji gagasan-gagasan baru mendukung sejumlah pengembangan kritis. Guru dianggap sebagai orang yang profesional dan menganggap sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang dinamis dan tidak membosankan. Pada akhirnya,

Bahasa Inggris. pendidikan keagamaan. Mendukung mereka dalam berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah sangat penting. Hal ini dapat tercapai melalui peranan yang jelas dari masing-masing pemegang peran termasuk siswa dan orang tua siswa. pengembangan profesional dan bantuan dalam pengajaran. makan siang gratis. mulai dari kegiatan olahraga. Beberapa kepala sekolah membentuk OSIS yang terdiri atas wakil-wakil dari . pemberian honor tambahan untuk kelebihan jam mengajar atau mengikuti pelatihan khusus. Salah satu yang sangat menentukan adalah motivasi belajar. Rencana lainnya yang dapat memberikan motivasi adalah penambahan kegiatan ekstra kurikuler yang menarik bagi siswa. peningkatan laboratorium bahasa dan IPA. penyediaan laboratorium komputer dan perlengkapan audio-visual. tambahan sumber perpustakaan. Apabila seluruh pemegang peran mempunyai pandangan yang sama mengenai pentingnya pembelajaran. Melalui proses ini. keajegan dalam memberikan perhatian untuk keberhasilan siswa. Hal ini dapat bervariasi. Kesejahteraan guru dapat ditingkatkan melalui pemberian biaya transport. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan. agar sekurang-kurangnya berpendidikan S1. Pertanian dan botani). hal itu merupakan pesan yang kuat kepada siswa. Kepala sekolah mempunyai perhatian lebih dalam pengembangan profesional guru dengan mengkaji-ulang kriteria kenaikan pangkat pegawai negeri dan membantu guru dalam hal ini dan mendukung semua jenjang pelatihan. Siswa bertanggung jawab dalam belajar sedangkan yang lainnya membantu mereka. Semua sekolah model menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. metode pengajaran dan bahan pengajaran yang tepat dan efektif akan memperkuat prospek keberhasilan siswa. Oleh karena itu pencapaian hasil belajar siswa merupakan perhatian utama dalam semua usaha pengembangan. Peran serta siswa dalam pengambilan-keputusan merupakan sarana lain untuk memotivasi siswa. Untuk mendorong motivasi guru. Semua sekolah menitikberatkan pada peningkatan pendidikan guru. yaitu : kesejahteraan guru.hal ini akan membuat guru merasa diberdayakan. Prestasi siswa tergantung pada banyak faktor. Hal ketiga adalah memperhatikan penyediaan bahan tambahan untuk mata pelajaran yang diajarkan. Model pembaharuan mencatat adanya keterbukaan dalam komunikasi antara kepala sekolah dan para pemegang peran lainnya. Pengalaman dari Pengembangan Sekolah Model memperjelas adanya beragam cara untuk membantu guru. Kebutuhan guru: guru merupakan dasar bagi semua usaha pendidikan. Selain mempunyai pemahaman umum mengenai peranan pendidikan. semua itu perlu diperhatikan. Guru dan kepala sekolah menaruh harapan yang tinggi terhadap masing-masing siswa. kebutuhan guru dapat diketahui dan dukungan yang memadai diperlukan dari kepala sekolah dan para orang tua siswa. Kebutuhan Siswa: Tujuan utama sekolah adalah memberikan pendidikan yang baik bagi generasi muda Indonesia. program pelatihan ketrampilan untuk persiapan kerja (komputer.

Motivasi orang tua siswa sangat tinggi ketika mereka diberi tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Dengan melibatkan orang tua siswa. Selain para orang tua siswa. wakil masyarakat dapat pula berperan serta dalam rapat tersebut khususnya apabila bantuan mereka dibutuhkan untuk suatu proyek. Gagasangagasan tersebut akan dirumuskan untuk menjadi program-program oleh kepala sekolah dan dipresentasikan kepada BP3 untuk disetujui. Dalam hal ini siswa mengidentifikasi sendiri apa kebutuhan mereka yang dapat memberi sumbangan kepada pengembangan sekolah. Beberapa usulan kegiatan. kantor pendidikan dan pemerintah. Pada . serta pengusaha setempat. namun program yang paling efektif dapat memberikan pertanggungjawaban terhadap organisasi dalam memutuskan program mana yang akan didanai. Berdasarkan dana yang tersedia (dan sumbangan khusus dari orang tua siswa dalam hal-hal tertentu). pelaksanaannya menjadi tangung jawab siswa. Hal ini merupakan masalah penting bagi semua sekolah. Dinding atau pagar yang mengelilingi lingkungan sekolah merupakan simbol yang menyatakan bahwa sekolah adalah tempat belajar bagi siswa. sekolah dapat menarik perhatian siswa dari Kecamatan atau daerah lain. Pada umumnya kepala sekolah menerima masukan dari para pemegang peran mengenai cara meningkatkan sekolah. Terdapat variasi fungsi BP3. Masalah-masalah lain yang juga menjadi perhatian dari semua sekolah adalah kebutuhan akan adanya lingkungan yang aman bagi siswa (dan guru) untuk datang ke sekolah. Kepala sekolah berfungsi sebagai penasihat pada keseluruhan proyek ini. Satu hasil penting yang tersirat namun belum diteliti adalah bahwa sekolahsekolah tersebut sebelumnya hanya menarik bagi siswa di Kecamatan yang bersangkutan. Hal ini akan diikuti dengan pembentukan komite (yang beranggotakan para pemegang peran) yang akan mengawasi pelaksanaan program. Semua sekolah menyatakan adanya kebutuhan akan adanya pagar yang dapat melindungi mereka dari hewan maupun orang yang tidak diinginkan serta mencegah siswa berkeliaran di luar. Biasanya kepala sekolah dan guru ingin mendiskusikan masalah-masalah yang terkait dengan upaya untuk meningkatkan mutu pembelajaran. tampak bahwa sekolah menerima penghargaan dan perhatian masyarakat luas. Beberapa sekolah mencatat adanya kenaikan sumbangan dari orang tua siswa walaupun mengalami masa krisis ekonomi di tahun 1997-1998. sekolah memperoleh sumber tambahan baik dalam hal dukungan pendidikan maupun sumber-sumber keuangan tambahan untuk pengembangan sekolah. Keterpaduan Masyarakat: Orang tua siswa dan masyarakat setempat sering kali tidak dilihat sebagai aset yang berharga dalam peningkatan mutu pendidikan. Tetapi sekarang ini. anggota BP3 memutuskan program mana yang akan dilaksanakan pada tahun tersebut. Dengan memperhatikan minat pendidikan dan pribadi siswa.setiap kelas untuk mendiskusikan kepada kepala sekolah apa yang menjadi perhatian siswa.

Effective Schools Research Model for Planned Change.M.G. Directorate Pendidikan Menengah Umum.E. DC Squires. Umaedi (1999) Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Virginia. Sekolah lain memperoleh bantuan dari pengusaha setempat dalam mendanai pembangunan tembok sekeliling sekolah. Levinand M. Michigan Okemos. Sebagai contoh. J. & Levin. konsep tersebut . Falmer Press.K. Alexandria. Februari 1999) Lebih dari 6 bulan kami telah menempatkan beberapa orang konsultan international untuk menangani pengembangan konsep sekolah model. Beberapa model "pengembangan sekolah" memperoleh keuntungan dengan bekerja sama dengan Kandep Dikbud dan Pemerintah Daerah setempat dalam mendukung program pendidikan atau meningkatkan lingkungan sekolah..E. Directorate Jenderal Pendidikan Dasar dan Menegah. H.A. Kemungkinan pencarian sumber dana secara lokal dapat membantu sekolah sehingga mereka tidak tergantung pada Depdikbud dalam pemenuhan semua kebutuhan mereka. July 1989. Referensi Lezotte. Ketersediaan dana yang dapat dimanfaatkan segera dapat memberi peluang bagi sekolah untuk merencanakan pengembangan berikutnya dan pada saat yang sama terdapat kesinambungan di tingkat sekolah.W (1989). Limited. Indonesia. H. BP3 setuju untuk menurunkan sumbangan bulanannya karena menurunnya pendapatan orang tua siswa selama masa tersebut.M (1990). Association for Supervision and Curriculum Development.sekolah lain. Ketika anggota BP3 diberi tanggung jawab untuk menyetujui dan memonitor pemanfaatan dana. mereka cenderung untuk memberi sumbangan yang lebih banyak setelah mengetahui bahwa dana tersebut dimanfaatkan secara langsung untuk membantu sekolah. Washington. Jakarta LAMPIRAN A Peninjauan Kembali Konsep Pengembangan Sekolah Model (Suatu Konsep Baru untuk Direktorat Menengah Umum. ada dua sekolah yang menerima bantuan dari Pemda setempat untuk memperbaiki gerbang sekolah. Chapter 1 in Effective Schools in Developing Countries. Effective Schools Products. D. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. W. L. M. Dalam pertemuan para konsultan Pengembangan Sekolah Model. & Segars.. Huitt. Eds. Effective Schools and Classrooms : A Research-Based Perspective. "Creating Effective Schools". Lockheed. Para konsultan tersebut telah bertemu dengan Bapak Budiono and Bapak Totok untuk mendiskusikan tentang perhatian dan visi untuk menentukan kebijakan. Lockhead.

Pertama-tama sekolah biasa perlu dikembangkan menjadi sekolah yang bagus. Konsep ini berawal dari konsep tradisional yang cukup penting mengenai "sekolah model". Hal-hal tersebut tidak mempertimbangan keistimewaaan kepala sekolah. lalu kemudian mencapai kondisi yang lebih ideal untuk konsep sekolah "model". Empat diantara beberapa alasannya adalah:  Biasanya sekolah yang sangat bagus dipilih sebagai "sekolah model". Pandangan tradisional tersebut mendukung untuk mengidentifikasi sekolah yang sangat bagus. sumber-sumber pengajaran dan dana untuk mendukung upayaupaya ekstra yang dilakukan oleh guru.  Sekolah "model" mewakili situasi yang ideal. Karena sekolah yang bagus ini dikembangkan terus menerus dan bergantung pada kontribusi dari orang tua siswa serta masyarakat yang dermawan. yang mutunya ditetapkan oleh kantor pusat. Ini mewakili pendekatan dari atas ke bawah. Perhatian harus diberikan pada sekolah biasa. Sebagai contoh adalah pengalaman-pengalaman pada SMU Plus. dan mengembangkannya agar memenuhi persyaratan untuk menjadi sekolah yang "ideal". peniruan tidak mungkin dilakukan. Model harus dapat ditiru. Kriteria pengembangan dari sudut pandang yang baru adalah sebagai berikut: 1. para orangtua dan masyarakat. Namun ketika bantuan dihentikan. Kenyataan ini memaksa para konsultan untuk memandang model dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Sehingga perlu dikembangkan model yang sangat umum atau model yang banyak. bentuk peniruan karakteristik semacam ini sulit dilakukan di sekolah biasa.  Ketika menerima bantuan dalam merubah sekolah yang baik menjadi sekolah "model". sehingga mempunyai keuntungan yang jelas dibanding sekolah biasa.dikembangkan lebih lanjut dan rencana pelaksanaan telah dipersiapkan oleh Pak Simon Ju. para guru. mutu sekolah ikut meningkat.  Pengembangan sekolah "model" memerlukan tambahan masukan seperti fasilitas. mutu tidak dapat dipertahankan. Yang perlu diperhatikan disini adalah kesinambungannya. karena pengembangan sekolah didasarkan pada sumber setempat yang tersedia da . para siswa. Kontribusi semacam ini penting bagi sekolah. Dari diskusi lebih lanjut ternyata bahwa pendekatan ini tidak pernah berhasil untuk dilaksanakan. Keanekaragaman lingkungan di Indonesia mempersulit perhatian untuk semua kondisi. Hal ini menimbulkan masalah karena masukan yang sama dibutuhkan juga oleh sekolah lain yang ingin berkembang. 2. Karena hal ini bukan suatu kasus. Kekakuan ini melemahkan kemampuan pemindahan model.

karena peran yang dimainkan dalam melaksanakan kegiatan pendidikan berbeda dan lingkungan kerja yang sering dijalani masing-masing juga berbeda  Menurut Ernest R House. proses dan produk dalam berbagai bidang. inovasi merupakan genus dari change yang berarti perubahan. Menurut Prof. Superintendent 2. Azis Inovasi berarti mengintrodusir suatu gagasan maupun teknologi baru. Sementara itu inovasi dalam teknologi juga perlu diperhatikan mengingat banyak hasilhasil teknologi yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Teacher  Dalam hal penerimaan atau sikap terhadap perubahan dua kelompok ini mempunyai pandangan dan sikap yang tidak selalu sama. Administrator terdiri dari : 1. Teacher remain isolated in classroom which does not enhance the diffusion of new idea within the profession . meningkatkan kualitas pendidikan serta sebagai alat atau cara baru dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam kegiatan pendidikan. Sosial interaction inhibit diffusion across professional boundaries 2. practice or object thatperceived as new by an individual or other unit of adoption. Dengan demikian metode baru atau cara baru dalam melaksanakan metode yang ada seperti dalam proses pembelajaran dapat menjadi suatu upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran. Contoh bidangnya adalah : o Managerial o Teknologi o Kurikulum  Menurut Miles karakteristik inovasi adalah o Deliberate o Novel o Specific o Direction to goal attaintment  Aspek pokok yang mempengaruhi inovasi adalah : o Struktur o Prosedur o Personal Inovasi yang berbentuk metode dapat berdampak pada perbaikan. Principal 2.  Praktisi Pendidikan dapat dikelompokan ke dalam : 1. prosedur supervise serta pengelolaan informasi pendidikan yang dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan pendidikan.Inovasi Pendidikan Pengertian Inovasi Pendidikan  Inovasi adalah an idea. seperti penggunaannya untuk teknologi pembelajaran. 1. Inovasi dapat berupa ide. dalam pendidikan Administrator (Kepala dan Pengawas lebih mudah menerima inovasi disbanding guru karena : 1.

to forming an attitude toward the innovation. dan kebutuhan potensil adopter. 4. tingkat hubungan sosial) 3. to a decision to adopt or reject. inovasi pendidikan umumnya merupakan suatu gerakan yang bersifat top down. Observability  Penjelasan : 1. 5. Kondisi ini berhubungan secara positif dengan tingkat adopsi  Disamping hal tersebut di atas tingkat adopsi juga dipengaruhi oleh : 1. Mass media lebih penting/efektif untuk adopter pemula Atribut Dan Sumber-Sumber Inovasi  Terdapat lima atribut inovasi : 1.dalam arti inisiatif dalam melakukan inovasi selalu dating dari pihak pemerintah Proses Inovasi Proses Inovasi berkaitan dengan bagaimana suatu inovasi itu terjadi. kondisi ini berhubungan positif dengan tingkat adopsi. Keadaan dimana inivasi dipandang secara relative sulit difahami dan digunakan. Tipe keputusaninovasi (optional. Menurut Everett M Rogers proses keputusan inovasi adalah the process through which abn individual (or other decision making unit) passes from first knowledge of an innovation. Communication (Saluran komunikasi) 2. Passive adopter  Dalam konteks Indonesia. pemberian status.yang nampak dari keuntungan ekonomis. Kondisi dimana inovasi dipandang lebih baik dari ide sebelumnya. di sini ada unsure keputusan yang mendasarinya. Relative Advantage 2. atau cara lainnya 2. and to confirmation of this decision Prinsip-prinsip Komunikasi dalam proses inovasi 1. Keadaan dimana suatu inovasi dipandang konsisten dengan nilai-nilai yang ada. Keadaan dimana suatu inovasi dapat diuji secara terbatas. Komunikasi interpersonal lebih penting/efektif pada tahap Persuasion 3. Extent of Change agents (upaya promosi) Keinovatifan Dan Kategori Penerima Inovasi Keinovatifan (Innovativeness) adalah the degree to which an individual or other onit of adoption is relativelyearlier in adopting new ideas than other member of a system (Everett M Roger)  Kategori Adopter : 1. pengalaman masa lalu. Compatibility 3. Mass media lebih penting/efektif pada tahap Knowledge 2. Innovator . Never adopt innovation as a whole. Nature of Sosial system ( Norma. only bits and pieces 4.3. atau inovasi itu dipandang sesuai dengan : 1) Socio cultural value and belief. to implementation of the new ide. 2) Previously introduces idea. oleh karena itu proses inovasi dapat dimaknai sebagai proses keputusan Inovasi (Innovation decision Process). Trialibility 5. kolektif. Complexity 4. 3) Clients needs for innovation 3. otoritas) 1. Keadaan dimana hasil suatu inovasi dapat dilihat orang lain. Keadaan ini berpengaruh negatif terhadap tingkat adopsi.

seldom lead 1. the rash. Laggards Ciri-cirinya : 1. thedaring. Early majority 4. 2. including in decision making o Traditional o Suspicious to innovation and change agent . risky o Kosmopolitan 1. Early adopter 3. Innovator : o Very eager to try new ideas o Desire the hazardous. Late majority o Adopt after average number of sosial system o Approach innovation with skeptical 1. Early Majority o Deliberate before adopting a new idea o Follow with deliberate willingness in adopting innovation. Laggards o Reference to the past. Early adopter o Lokalist o Has the greater degree of opinion leader (berperan to decrease uncertainty about new idea by adopting it) 1. Late majority 5.

sikap. ideologi. 1. Selo Soemardjan menjelaskan bahwa perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang memengaruhi istem sosialnya. termasuk di dalamnya nilai-nilai. dinamika dan komposisi penduduk. Samuel Koenig menjelaskan bahwa perubahan sosial menunjuk pada modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia. Ada kalanya perubahan-perubahan yang terjadi berlangsung demikian cepatnya. Perubahan Lambat dan Perubahan Cepat Perubahan lambat disebut juga evolusi. maka bentuk yang sederhana tersebut akan berubah menjadi kompleks. baik karena perubahan kondisi geografis. Perubahan cepat disebut juga dengan revolusi. namun karena masyarakat mengalami perkembangan. Suatu masyarakat pada masa tertentu bentuknya sangat sederhana. Berdasarkan uraian tersebut. A. kebudayaan. namun dapat juga menuju ke arah kemunduran. dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Perubahan sosial yang terjadi memang telah ada sejak zaman dahulu. sehingga membingungkan manusia yang menghadapinya. dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan unsur-unsur atau struktur sosial dan perilaku manusia dalam masyarakat dari keadaan tertentu ke keadaan yang lain.PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DALAM MASYARAKAT Setiap masyarakat dalam kehidupannya pasti mengalami perubahan-perubahan. Modifikasi-modifikasi tersebut terjadi karena sebab-sebab intern atau sebab-sebab ekstern. Berdasarkan sifatnya. Contoh perubahan evolusi adalah perubahan pada struktur masyarakat. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial Budaya dan Penyebabnya Perubahan sosial budaya dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk berikut ini. perubahan yang terjadi bukan hanya menuju ke arah kemajuan. yaitu perubahan . Berikut ini beberapa ilmuwan yang mengungkapkan tentang batasan-batasan perubahan sosial. Perubahan tersebut terjadi karena usaha-usaha masyarakat dalam menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan dan kondisi-kondisi baru yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat. ataupun karena adanya penemuan-penemuan baru di dalam masyarakat. Gillin dan Gillin menyatakan bahwa perubahan sosial sebagai suatu variasi dari caracara hidup yang telah diterima.

Contoh perubahan kecil adalah perubahan mode rambut atau perubahan mode pakaian. 2. perubahan besar adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang membawa pengaruh langsung atau pengaruh berarti bagi masyarakat. Harus bisa memanfaatkan momentum untuk melaksanakan revolusi. d. Berikut ini beberapa persyaratan yang mendukung terciptanya revolusi. e. Contoh perubahan besar adalah dampak ledakan penduduk dan dampak industrialisasi bagi pola kehidupan masyarakat. Contoh perubahan secara revolusi adalah gerakan Revolusi Islam Iran pada tahun 1978-1979 yang berhasil menjatuhkan pemerintahan Syah Mohammad Reza Pahlevi yang otoriter dan mengubah sistem pemerintahan monarki menjadi sistem Republik Islam dengan Ayatullah Khomeini sebagai pemimpinnya. merumuskan.sosial mengenai unsur-unsur kehidupan atau lembaga-lembaga kemasyarakatan yang berlangsung relatif cepat. Seringkali perubahan revolusi diawali oleh munculnya konflik atau ketegangan dalam masyarakat. . b. Harus ada tujuan gerakan yang jelas dan dapat ditunjukkan kepada rakyat. a. Sebaliknya. Ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan. Adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat tersebut. Kemampuan pemimpin dalam menampung. serta menegaskan rasa tidak puas masyarakat dan keinginan-keinginan yang diharapkan untuk dijadikan program dan arah gerakan revolusi. c. Perubahan Kecil dan Perubahan Besar Perubahan kecil adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau pengaruh yang berarti bagi masyarakat. Terjadinya proses revolusi memerlukan persyaratan tertentu. ketegangan-ketegangan tersebut sulit dihindari bahkan semakin berkembang dan tidak dapat dikendalikan.

4. Sebab-Sebab Perubahan Sosial Budaya Perubahan sosial dan kebudayaan di masyarakat dapat terjadi karena adanya sebab-sebab yang berasal dari masyarakat sendiri atau yang berasal dari luar masyarakat.3. Contoh perubahan yang tidak dikehendaki atau tidak direncanakan adalah munculnya berbagai peristiwa kerusuhan menjelang masa peralihan tatanan Orde Lama ke Orde Baru dan peralihan tatanan Orde Baru ke Orde Reformasi. b . Perubahan yang Dikehendaki atau Direncanakan dan Perubahan yang Tidak Dikehendaki atau Tidak Direncanakan Perubahan yang dikehendaki atau yang direncanakan merupakan perubahan yang telah diperkirakan atau direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak melakukan perubahan di masyarakat. Sebab-Sebab yang Berasal dari Luar Masyarakat (Sebab Ekstern) . baik penemuan yang bersifat baru (discovery) ataupun penemuan baru yang bersifat menyempurnakan dari bentuk penemuan lama (invention). Revolusi tersebut menyebabkan perubahan yang mendasar. Pihak-pihak tersebut dinamakan agent of change. yaitu seseorang atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin satu atau lebih lembaga-lembaga kemasyarakatan yang bertujuan untuk mengubah suatu sistem sosial. yaitu pertambahan dan penurunan jumlah penduduk. Misalnya. a . Perubahan yang tidak dikehendaki atau yang tidak direncanakan merupakan perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat dan dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibat sosial yang tidak diharapkan. Contoh perubahan yang dikehendaki adalah pelaksanaan pembangunan atau perubahan tatanan pemerintahan. Revolusi Rusia (Oktober 1917) yang mampu menggulingkan pemerintahan kekaisaran dan mengubahnya menjadi sistem diktator proletariat yang dilandaskan pada doktrin Marxis. baik dari tatanan negara hingga tatanan dalam keluarga. misalnya perubahan tata pemerintahan Orde Baru menjadi tata pemerintahan Orde Reformasi. 2) Adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat. 3) Munculnya berbagai bentuk pertentangan (conflict) dalam masyarakat. 4) Terjadinya pemberontakan atau revolusi sehingga mampu menyulut terjadinya perubahanperubahan besar. Sebab-Sebab yang Berasal dari Dalam Masyarakat (Sebab Intern) Berikut ini sebab-sebab perubahan sosial yang bersumber dari dalam masyarakat (sebab intern) 1) Dinamika penduduk.

Jika pengaruh suatu kebudayaan saling menolak. Jika pengaruh suatu kebudayaan dapat diterima tanpa paksaan. baik perang saudara maupun perang antarnegara dapat me-nyebabkan perubahan. 2) Adanya peperangan. B. Hal ini kemungkinan besar juga dapat memengaruhi perubahan pada struktur dan pola kelembagaannya. 1) Adanya pengaruh bencana alam. Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain Kontak dengan kebudayaan lain dapat menyebabkan manusia saling berinteraksi dan mampu menghimpun penemuan-penemuan baru yang telah dihasilkan. Kondisi ini terkadang memaksa masyarakat suatu daerah untuk mengungsi meninggalkan tanah kelahirannya. Faktor Pendorong dan Penghambat Perubahan Sosial Budaya 1. karena pihak yang menang biasanya akan dapat memaksakan ideologi dan kebudayaannya kepada pihak yang kalah. terutama membuka pikiran dan mem- . Proses tersebut dapat mendorong pertumbuhan suatu kebudayaan dan memperkaya kebudayaan yang ada. Sistem Pendidikan Formal yang Maju Pendidikan memberikan nilai-nilai tertentu bagi manusia. maka disebut cultural animosity.Perubahan sosial dan kebudayaan juga dapat terjadi karena adanya sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat (sebab ekstern). maka akan muncul proses imitasi yang lambat laun unsur-unsur kebudayaan asli dapat bergeser atau diganti oleh unsur-unsur kebudayaan baru tersebut. maka disebut demonstration effect. maka mereka harus menyesuaikan diri dengan keadaan alam dan lingkungan yang baru tersebut. Jika suatu kebudayaan mempunyai taraf yang lebih tinggi dari kebudayaan lain. b . 3) Adanya pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Penemuan-penemuan baru tersebut dapat berasal dari kebudayaan asing atau merupakan perpaduan antara budaya asing dengan budaya sendiri. Bertemunya dua kebudayaan yang berbeda akan menghasilkan perubahan. Apabila masyarakat tersebut mendiami tempat tinggal yang baru. Berikut ini sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat. Faktor-Faktor Pendorong Perubahan a.

Heterogenitas Penduduk Di dalam masyarakat heterogen yang mempunyai latar belakang budaya. toleransi dapat diberikan agarsemakin tercipta hal-hal baru yang kreatif. dapat merupakan cikal bakal terjadinya perubahan sosial budaya. dan gerakan revolusi untuk mengubahnya. Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang Penyimpangan sosial sejauh tidak melanggar hukum atau merupakan tindak pidana. dan ideologi yang berbeda akan mudah terjadi pertentangan yang dapat menimbulkan kegoncangan sosial. g . Sistem Terbuka Masyarakat ( Open Stratification ) Sistem terbuka memungkinkan adanya gerak sosial vertikal atau horizontal yang lebih luas kepada anggota masyarakat. sehingga masyarakat akan semakin terpacu untuk menghasilkan karya-karya lain. h. c . rasional. dan objektif. Hal ini membuka kesempatan kepada para individu untuk dapat mengembangkan kemampuan dirinya. Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain Penghargaan terhadap hasil karya seseorang akan mendorong seseorang untuk berkarya lebih baik lagi. Masyarakat tidak lagi mempermasalahkan status sosial dalam menjalin hubungan dengan sesamanya. . e . f .Untuk itu. pertentangan. Hal ini menyebabkan pola-pola pemikiran dan kehidupan masyarakat menjadi statis. Keadaan demikian merupakan pendorong terjadinya perubahan-perubahan baru dalam masyarakat dalam upayanya untuk mencapai keselarasan sosial. 2. ras. d . Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya Ikhtiar harus selalu dilakukan manusia dalam upaya memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan menggunakan sumber daya yang terbatas. Faktor-Faktor Penghambat Perubahan a.biasakan berpola pikir ilmiah. Hal ini akan memberikan kemampuan manusia untuk menilai apakah kebudayaan masyarakatnya dapat memenuhi perkembangan zaman atau tidak. Orientasi ke Masa Depan Pemikiran yang selalu berorientasi ke masa depan akan membuat masyarakat selalu berpikir maju dan mendorong terciptanya penemuan-penemuan baru yang disesuaikan dengan perkembangan dan tuntutan zaman. Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain Kehidupan terasing menyebabkan suatu masyarakat tidak mengetahui perkembanganperkembangan yang telah terjadi. i . Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu Ketidakpuasan yang berlangsung lama di kehidupan masyarakat dapat menimbulkan reaksi berupa perlawanan.

Kondisi inilah yang menyebabkan terhambatnya proses perubahan. Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan Integrasi kebudayaan seringkali berjalan tidak sempurna. Golongan masyarakat yang mempunyai kedudukan lebih tinggi tentunya akan mempertahankan statusnya tersebut. f . misalnya oleh bangsa Barat. Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis Setiap usaha perubahan pada unsur-unsur kebudayaan rohaniah. Mereka mencurigai semua hal yang berasal dari Barat karena belum bisa melupakan pengalaman pahit selama masa penjajahan. Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing) Sikap yang demikian banyak dijumpai dalam masyarakat yang pernah dijajah oleh bangsa lain. contohnya masyarakat pedalaman. Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional Sikap yang mengagung-agungkan tradisi dan masa lampau dapat membuat terlena dan sulit menerima kemajuan dan perubahan zaman. Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat ( Vested Interest Interest) Organisasi sosial yang mengenal sistem lapisan strata akan menghambat terjadinya perubahan. d .b . c . biasanya diartikan sebagai usaha . e . Beberapa golongan masyarakat berupaya menghindari risiko ini dan tetap mempertahankan diri pada pola kehidupan atau kebudayaan yang telah ada. kondisi seperti ini dikhawatirkan akan menggoyahkan pola kehidupan atau kebudayaan yang telah ada. g . sehingga mereka cenderung menutup diri dari pengaruhpengaruh asing. Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan Kondisi ini dapat dikarenakan kehidupan masyarakat yang terasing dan tertutup. Lebih parah lagi jika masyarakat yang bersangkutan didominasi oleh golongan konservatif (kolot). Tapi mungkin juga karena masyarakat itu lama berada di bawah pengaruh masyarakat lain (terjajah).

Misalnya. namun karena adat dan kebiasaan masyarakat masih banyak yang menggunakan sabit atau ani-ani.yang berlawanan dengan masyarakat yang sudah menjadi dasar integrasi masyarakat tersebut. h. Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki Pandangan tersebut adalah pandangan pesimistis. Pola pikir semacam ini tentu saja tidak akan memacu pekembangan kehidupan manusia. memotong padi dengan mesin dapat mempercepat proses pemanenan. Membentuk pola pikir masyarakat yang lebih ilmiah dan rasional. cara pandang. i . kebiasaan. 1. bahkan ideologi suatu masyarakat. maka mesin pemotong padi tidak akan digunakan. 2. Hal ini merupakan bentuk halangan terhadap perkembangan dan perubahan kebudayaan. Berikut ini hal-hal negatif atau bentuk ke-munduran akibat adanya perubahan sosial budaya. 1. Perilaku Masyarakat sebagai Akibat Adanya Perubahan Sosial Budaya Perubahan sosial budaya akan mengubah adat. Adakalanya adat dan kebiasaan begitu kuatnya sehingga sulit untuk diubah. Telah dijelaskan di depan bahwa perubahan sosial budaya dapat mengarah pada halhal positif (kemajuan) dan hal-hal negatif (kemunduran). 4. Munculnya tatanan kehidupan masyarakat baru yang lebih modern dan ideal. Tergesernya bentuk-bentuk budaya nasional oleh budaya asing yang terkadang tidak sesuai dengan . C. Memunculkan ide-ide budaya baru yang sesuai dengan perkembangan zaman. Hal ini tentu saja memengaruhi pola dan perilaku masyarakatnya. 3. Terciptanya penemuan-penemuan baru yang dapat membantu aktivitas manusia. Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar ideologi Adat atau kebiasaan merupakan pola-pola perilaku bagi anggota masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Masyarakat cenderung menerima kehidupan apa adanya dengan dalih suatu kehidupan telah diatur oleh Yang Mahakuasa. Berikut ini hal-hal positif atau bentuk kemajuan akibat adanya perubahan sosial budaya.

nilai-nilai dan norma kehidupan bangsa yang luhur harus dapat terus kalian jaga dan lestarikan . 2. baik dari sisi pola pikir ataupun dari sisi pola kehidupannya (cultural lag atau kesenjangan budaya).kaidah budaya-budaya nasional. Sikap Kritis terhadap Pengaruh Perubahan Sosial dan Budaya Apapun bentuk perubahan sosial budaya akan menghasilkan suatu bentuk. Kalian diharapkan mampu memiliki dan mengembangkan sikap kritis terhadap proses perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat. mengingat sikap tersebut merupakan salah satu penyebab terhambatnya proses perubahan sosial budaya yang berujung pada terhambatnya proses perkembangan masyarakat dan modernisasi. dan kondisi kehidupan masyarakat yang baru. Munculnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial baru yang makin kompleks. D. Dalam pelaksanaannya. 4. Adanya beberapa kelompok masyarakat yang mengalami ketertinggalan kemajuan budaya dan kemajuan zaman. misalnya lunturnya kesadaran bergotong-royong di dalam kehidupan masyarakat kota. pola. Sikap tersebut cenderung akan membuat kita meniru (imitasi) terhadap setiap perubahan sosial budaya yang terjadi. 3. meskipun perubahan tersebut mengarah pada perubahan yang bersifat negatif. sebaliknya perubahan sosial budaya yang bersifat negatif harus kita saring dan kita cegah perkembangannya dalam kehidupan masyarakat kita. Perubahan sosial budaya yang bersifat positif dapat kita terima untuk memperkaya khazanah kebudayaan bangsa kita. Lunturnya kaidah-kaidah atau norma budaya lama. Demikian juga dengan sikap menerima setiap perubahan tanpa terkecuali. kalian harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan memperluas pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang. Sikap apriori yang berlebihan tentu saja tidak perlu kalian kedepankan. Kalian sebagai pelajar tentu harus bisa menentukan sikap terhadap dampak perubahan sosial budaya yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Namun di sisi lain.

30 November 2010 Materi: Perubahan Sosial .Selasa.

SKL 6 Menjelaskan proses perubahan sosial pada masyarakat dan dampaknya Materi: • Teori perubahan • Bentuk perubahan • Faktor pendorong dan penghambat perubahan • Dampak modernisasi dan globalisasi • Mengatasi memudarnya jati diri bangsa Ringkasan A. Ogburn Ruang lingkup perubahan sosial mencakup unsur kebudayaan material dan non material. Teori – Teori Perubahan Sosial Menurut Lauer ada dua teori utama perubahan sosial: a. sikap – sikap dan pola – pola perikelakuan diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat 2. material. Samuel Koenig Perubahan sosial menunjuk pada modifikasi yang terjadi dalam pola kehidupan manusia karena sebab intern dan ekstern 6. sosiologi mempelajari statika dan dinamika masyarakat social meskipun perubahan kita terpusat pada aspek statika masyarakat. komposisi penduduk. tradisional dan modern tidak jelas Menurut beberapa ahli: Oswald Spengler. Gillin dan Gillin Perubahan sosial merupakan variasi cara hidup yang telah diterima yang disebabkan karena kondisi geografis. kebudayaan. tetapi dalam kehidupan sehari – hari kita telah menyentuh perubahan. termasuk didalamnya nilai – nilai. Kingsley Davis Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat 4. Mac Iver Perubahan sosial adalah terjadinya perubahan dalam hubungan sosial (social relationships) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) 3. Jerman (1880 –1936) : setiap peradaban besar mengalami proses kelahiran. PERUBAHAN SOSIAL 1. ideology maupun adanya difusi ataupun penemuan baru dalam masyarakat 5. William F. Adapun definisi perubahan sosial menurut beberapa tokoh: 1. Tidak ada proses perubahan masyarakat secara bertahap sehingga batas antara pola hidup primitif. Definisi Perubahan Menurut Auguste Comte. pertumbuhan dan keruntuhan . tidak dapat direncanakan atau diarahkan ke titik tertentu. terutama menekankan pengaruh yang besar dari unsur kebudayaan material terhadap unsur non material 2. Teori Siklus Teori siklus melihat perubahan merupakan sesuatu yang berulang – ulang. Selo Soemarjan Segala perubahan pada lembaga – lemabaga kemasyrakatan dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya.

berawal dari bentuk sederhana. bahwa orang – orang yang cakap yang akan memenangkan perjuangan hidup Ketiga tokoh diatas menggambarkan bahwa setiap masyarakat berkembang melaui tahapan yang pasti Teori Linier dibedakan menjadi: f. dari yang bercorak feodal lalu berubah revolusioner menjadi masyarakat . tahap metafisis (abstraksi) dan tahap ilmiah (positif) Sedangkan Lenski berpendapat bahwa masyarakat berubah dari pra industri. Teori Linier atau Teori Perkembangan Perubahan sosial budaya bersifat linier atau berkembang menuju titik tertentu. idealistis dan sensasi) yang berputar tanpa akhir. Arnold Toynbee: sejarah peradaban adalah rangkaian siklus kemunduran dan pertumbuhan. Perubahan sosial budaya dari masyarakat primitif. Misal dari kelompok homogen ke kelompok yang heterogen sifat dan susunannya (Herbert Spencer) c) Teori Evolusi Multilinear Teori ini menekankan penelitian terhadap tahap perkembangan yang tertentu dalam evolusi masyarakat. dapat direncanakan atau diarahkan Beberapa tokoh sosiologi mengemukakan tentang teori linier yaitu: Emile Durkheim: Masyarakat berkembang dari solidaritas mekanik ke solidaritas organic Max Weber : Masyarakat berubah secara linier dari masyarakat yang diliputi oleh pemikiran mistik dan penuh tahayul menuju masyarakat yang rasional Herbert Spencer : mengembangkan teori Darwin. Suatu Variasi dari teori ini adalah Cylical theories dari Vilfredo Pareto b) Teori Evolusi Universal Perkembangan masyarakat tidaklah perlu melalui tahapan tertentu tetapi mengikuti suatu garis evolusi tertentu. Hal ini akibat konflik antara orang menetap dan orang nomaden b. industri dan pasca industri Beberapa teori Evolusi a) Teori Evolusi Unilinear Masyarakat mengalami perkembangan sesuai dengan tahapan tertentu. komplek hingga sempurna. Tokohnya antara lain. Comte. tardisional dan bersahaja menuju masyarakat modern yang kompleks dan maju secara bertahap Comte mengemukakan perkembangan masyarakat mengikuti perkembangan cara berfikir masyarakat tersebut yaitu tahap teologi (khayalan). Teori evolusi Perubahan sosial budaya berlangsung sangat lambat dalam jangka waktu lama.Pitirim Sorokin: semua peradaban besar berada dalam siklus tiga sistem kebudayaan (kebudayaan ideasional. misal penelitian pengaruh sistem perubahan sistem mata pencaharian dari berburu ke sistem pertanian atau terhadap sistem kekeluargaan dalam masyarakat yang bersangkutan g. Spencer. namun setiap peradaban memiliki kemampuan meminjam kebudayaan lain dan belajar dari kesalahan untuk mencapai peradaban yang lebih tinggi Ibnu Kaldun: perubahan msayarakat diwarnai dengan pertumbuhan dan penaklukan kebudayaan. Teori Revolusi Perubahan sosial menurut teori revolusi adalah perubahan sosial budaya berlangsung secara drastic atau cepat yang mengarah pada sendi utama kehidupan masyarakat (termasuk kembaga kemasyarakatan) Karl Marx berpendapat bahwa masyarakat berkembang secara linier dan bersifat revolusioner.

misal perubahan model pakaian. Perubahan komulatif. yaitu gangguan keseimbangan yang berulang-ulang sehingga menghasilkan perubahan-perubahan baru. Proklamasi kemerdekaan RI. Berubahan bergelombang. pemimpin harus mampu manampung keinginan masyarakat 4. kadang mengubah struktur masyarakat.. gerak konjungtur dalam proses ekonomi c. misal Program NKKBS. masuknya listrik ke daerah terisolir Perubahan tidak berpengaruh luas hanya terbatas pada lingkungan tertentu saja. pemimpin menunjukkan suatu tujuan yang konkret dan dapat dilihat masyarakat 5. terjadinya gerakan reformasi yang telah menggantikan pemerintahan orde baru menjadi orde reformasi C. tetapi selau terjadi keseimbangan. perubahan mode pakaian kalangan remaja Adapun pola – pola yang sering tampak pada perubahan sosial budaya adalah : a. Misal. Perubahan secara cepat dan lambat Secara cepat dinamakan revolusi. Menurut Soerjono Soekanto factor internal tersebut adalah: .kapitalis kemudian berubah menjadi masyarakat sosialis – komunis yang merupakan puncak perkembangan masyarakat Suatu revolusi dapat berlangsung dengan didahului suatu pemberontakan (revolt rebellion). Faktor Penyebab Internal dan Eksternal Perubahan Sosial Perubahan sosial yang bersumber dari dalam masyarakat dapat terjadi melalui proses akumulasi. misal. Adapun syarat revolusi adalah : 1. misalnya. tidak mengubah struktur masyarakat. Perubahan yang direncanakan dan tidak direncanakan Perubahan yang direncanakan merupakan bentuk perubahan yang diproses melalui program atau rencana tertentu agar menghasilkan suatu perubahan tertentu pula. PROSES PERUBAHAN SOSIAL 1. perubahan pola hidup dari masyarakat nomaden kemudian menetap 2. Gangguan keseimbangan yang hanya sekali terjadi. misal adanya penemuan baru. Biasanya mengarah ke kemunduran (regress) 3. bencana alam. misal perubahan semangat kegotongroyongan yang mulai luntur. Revolusi Industri di Inggris. Revolusi Amerika Secara lambat disebut evolusi. Ada keinginan umum mengadakan suatu perubahan 2. pergantian sistem politik dan pendidikan. Perubahan yang direncanakan ke arah kemajuan (progress) dapat disebut pembangunan. Adapaun perubahan yang tidak direncanakan umumnya terjadi karena diluar kehendak masyarakat. Misal proses industrialisasi pada masyarakat agraris. Perubahan yang berpengaruh luas dan tidak berpengaruh luas Perubahan berpengaruh luas adalah perubahan yang mendasar sehingga dampaknya mempengaruhi segala sendi kehidupan. Revolusi Sosial di Prancis. misal perang. adanya kelompok yang dianggap mampu memimpin masyarakat 3. baik yang bersifat progress maupun regress. BENTUK-BENTUK PERUBAHAN 1. atau bencana alam yang terus menerus b. Wajar ( wajib belajar 9 tahun). yaitu gangguan keseimbangan dalam masyarakat yang selalu timbul kembali. adanya momentum untuk revolusi B.

ahli dalam suatu kebudayaan c) perangsang bagi aktivitas – aktivitas penciptaan dalam masyarakat Pengaruh dari penemuan baru tersebut dapat bersifat memancar. Sistem pendidikan formal yang maju 3.Dekulturisasi.Originasi. Jika discovery diakui dan telah diterima bahkan sudah diterapkan maka akan menjadi invention.individu akan kekurangan dalam kebudayaannya b) kualitas ahli. pemimpin yang progresif Adapun menurut Soerjono Soekanto faktor eksternal (diluar masyarakat tersebut) penyebab perubahan sosial adalah : 1. menjalar (mengakibatkan perubahan pada bidang yang lain) atau beberapa penemuan baru dapat mengakibatkan timbulnya satu jenis perubahan.1. penemuan – penemuan baru (inovasi) baik discovery maupun invention hal ini karena: a) kesadaran individu. Faktor dari dalam selain hal tersebut diatas juga terdapat faktor internal lain: 1. Sistem lapisan masyarakat terbuka . bencana alam 2. Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginanuntuk maju 4. Konflik dalam masyarakat 4. 3. individu yang kreatif yang memiliki inisiatif baru 3. sebab yang berasal dari lingkungan alam fisik.Subtitusi yaitu unsur kebudayaan lama diganti dengan unsur kebudayaan baru yang lebih berdaya guna . Pengaruh kebudayaan lain. yaitu adanya unsur budaya baru yang ditambahkan kepada unsur lama yang masih berlaku . Invention adalah proses dimana suatu unsur baru dihasilkan dengan mengkombinasi atau menyusun kembali unsur-unsur lama yang telah ada dalam masyarakat. perpecahan dari masyarakat tersebut 2. bertambah atau berkurangnya penduduk 2. misal gempa bumi. munculnya kelompok sosial yang inovatif dan kreatif 4.difusi intra masyarakat . Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang dan bukan merupakan delik 5.Adisi. baik berupa alat atau ide/gagasan. yaitu unsur budaya lama bercampur dengan budaya baru sehingga membentuk sistem baru .Sinkretisme.difusi antar masyarakat 2. . Kontak dengan kebudayaan lain . yaitu masuknya unsur – unsur budaya yang sama sekali baru sehingga membawa perubahan yang sangat besar Faktor Pendorong Perubahan Sosial 1. Terjadi pemberontakan atau revolusi Discovery adalah penemuan kebudayaan atau sesuatu yang baru dalam masyarakat. Adapun yang termasuk proses akulturasi adalah. yaitu adanya unsur budaya lama yang hilang . Kemudian penemuan baru tersebut dapat menyebar (berakibat ke banyak segi kehidupan). akulturasi dan asimilasi. menjalar maupun beberapa penemuan baru mengakibatkan satu jenis perubahan. yaitu melalui difusi. peperangan 3.

Dampak Positif Dampak positif perubahan sosial adalah munculnya penyesuaian atau akomodasi. rekreasi dan lain-lan 3. GLOBALISASI DAN MODERNISASI Pengertian Modernisasi Pengertian modernisasi menurut beberapa ahli adalah: . Umumnya saluran tersebut adalah lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam bidang pemerintahan. Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat atau vested interest 5. Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat 3. Dampak Negatif Dampak negatif dari perubahan sosial adalah disintegrasi atau disorganisasi. agama. Penduduk yang heterogen 7.6. Oreintasi ke masa depan 9. Saluran – saluran perubahan sosial dan budaya (avenue or channel of change) merupakan saluran-saluran yang dilalui oleh proses perubahan. ekonomi. Rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integrasi kebudayaan 6. Adanya penyesuaian memungkinkan dicapainya tahap perkembangan sosial baru yang yang lebih maju dan lebih baik dari keadaan sebelumnya. adanya disorientasi nilai dan norma. tidak berfungsinya secara optimal berbagai pranata sosial yang ada d. Apabila ketidakserasian dapat dipulihkan kembali maka keadaan tersebut dinamakan penyesuaian (adjustment). Hambatan –hambatan yang bersifat ideologis 8. Nilai bahwa hidup ini pada hakekatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki 2. Adat atau kebiasaan 9. Prasangka terhadap hal-hal yang baru atau asing atau sikap tertutup 7. munculnya krisis multidimensi Adapun bentuk-bentuk disintegrasi sebagai dampak perubahan sosial adalah: 1) Kriminalitas 2) Pergolakan daerah dan separatisme 3) Aksi protes (demonstrasi) 4) Kenakalan remaja 5) Prostitusi D. Dampak Perubahan Sosial a. Sikap masyarakat yang sangat tradisional 4. munculnya konflik sosial dan horizontal c. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain 2. Kondisi tersebut meliputi hal sebagai berikut: a. terjadinya berbagai bentuk kerusakan lingkungan dan bencana pencemaran e. Merton disebut anomie b. Proses tersebut dapat dicapai melalui reorganisasi atau reintegrasi yaitu proses pembentukan norma – norma dan nilai-nilai baru agar serasi dengan lembaga – lembaga kemasyarakatan yang telah mengalami perubahan b. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang –bidang kehidupan tertentu 8. pendidikan. Penyesuaian Masyarakat terhadap Perubahan Adanya unsur – unsur baru dalam masyarakat dapat mengakibatkan gangguan terhadap keserasian masyarakat. Bila sebaliknya maka dinamakan ketidaksesuaian sosial (maladjustment). Oleh R. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya Faktor Penghambat Perubahan Sosial 1.K.

Susanto: modernisasi adalah proses pembangunan yang diberikan oleh perubahan demi kemajuan 3. sistem administrasi yang baik. Lebih banyak berorientasi ke masa kini dan masa mendatang 6. Ditandai oleh kesenjangan tingkat kehidupan antara masyarakat industri dan masyarakat dunia ketiga(yang pernah dijajah Barat dan mayoritas . Adapun konsep manusia modern dikemukakan oleh Alex Inkeles adalah sebagai berikut: 1.1. Alex Inkeles : modernisasi adalah sikap – sikap tertentu yang menandai manusia dalam setiap masyarakat modern 2. Astrid S. cara berfikir yang ilmiah (scientific thinking) 2. J. Tidak parah pada nasib 8. adanya sistem pengumpulan datayang baik dan teratur dan terpusat 4. tingkat organisasi yang tinggi 6. Oghburn dan Nimkoff : modernisasi tidak sama dengan reformasi yang menekankan pada factor – factor rehabilitasi. Soerjono Soekanto : modernisasi adalah suatu bentuk perubahan sosial yang biasanya merupakan perubahan sosial yang terarah (directed change) yang didasarkan pada suatu perencanaan yang disebut sosial planning 5. penciptaan iklim yang favourable dari masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat – alat komunikasi massa 5. Senantiasa siap menerima perubahan 3. Schoorl : modernisasi merupakan penggantian teknik produksi dari cara – cara tradisional ke cara-cara yang tertampung dalam pengertian revolusi industri. Menyadari hak-hak. Modernisasi bersifat preventif dan konstruktif 4. Senantiasa mempunyai informasi yang lengkap mengenai pendiriannya 5. Mempunyai kepekaan terhadap masalah – masalah yang dihadapi di sekitarnya 4. Praktis dan efisien Syarat modernisasi menurut Soerjono Soekanto adalah : 1. OKI 2.W. proses peningkatan kesalingtergantungan masyarakat dunia dinamakan dengan globalisasi. Schoorl merumuskan penerapan ilmu pengetahuan ilmiah yang ada kepada semua aktivitas merupakan factor penting dalam modernisasi Dilihat dari definisi diatas modernisasi dapat dilihat sebagai suatu perubahan fisik yaitu cara – cara tradisional kearah modern atau penggunaan teknologi atau mesin serta dari pola pikir yaitu pola pikir tradisional menjadi pola pikir rasional. yang benar-benar mewujudkan birokrasi 3. Bersikap terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru dan penemuan-penemuan baru 2. Percaya pada keampuhan iptek 9. Selo Soemardjan : globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia. Menurut Anthony Giddens (1989). Senantiasa menyadari potensi-potensi yang ada pada dirinya 7. sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial Setiap modernisasi hal yang paling mendukung adalah sumber daya manusia modern. kewajiban serta kehormatan orang lain Pengertian Globalisasi Pengertian Globalisasi menurut beberapa ahli adalah : 1. Tujuan globalisasi adalah untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama misalnya yerbentuknya PBB.

menyangkut ideologi. etos kerja. volume ekspor dan lain-lain) 3. Meningkatnya tingkat pencemaran lingkungan 7. Menumbuhkan dinamika terbuka dan tanggap terhadap unsur –unsur pembaruan Dampak negatif globalisasi 1. yaitu masyarakat mengalami disorientasi dan frustasi karena tidak siap menerima kenyataan perubahan akibat globalisasi . Biasanya unsur globalisasi yang mudah diterima masyarakat adalah berupa teknologi tepat guna dan mudah aplikasinya.hidup dari pertanian) Globalisasi terbentuk oleh adanya kemajuan teknologi di bidang komunikasi dunia. Mempercepat proses pembangunan karena perkembangan iptek 3. Menimbulkan kesenjangan sosial ekonomi Dampak positif globalisasi 1. kelompok masyarakat dari kalangan generasi tua yang cenderung mencurigai globalisasi Adapun kelompok masyarakat atau individu yang menerima globalisasi adalah 1. Bergesernya nilai budaya akibat kemajuan di bidang teknologi dan pengetahuan 4. Tercapainya kemajuan kebudayaan bangsa 2. politik dan kepercayaan serta sukar disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masyarakat. Melemahnya etos kerja tradisional 5. kelompok masyarakat tertinggal yang terasing 3. kelompok masyarakat kota yang telah menikmati berbagai media komunikasi dan informasi globalisasi 3. Pudarnya pengetahuan tradisional 2. Meningkatnya angka kriminalitas dan kenakalan remaja 6. Masuknya nilai – nilai positif (disiplin. Adapun mereka yang menolak biasanya adalah : 1. Meningkatnya industri yang memungkinkan masyarakat lebih sejahtera (lapangan kerja. Masyarakat penerima globalisasi ada yang mampu menerima globalisasi tersebut atau ada yang menolak. kesehatan dan kualitas sumber daya manusia Dampak negatif modernisasi antara lain 1. kelompok masyarakat yang kedudukan atau status sosialnya sudah mapan 2. Sedang unsur globalisasi yang sulit diteriba biasanya berupa teknologi yang rumit dan mahal. Terjadinya cultural shock. pendidikan formal serta unsur yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat. Pudarnya sistem kepercayaan atau religi tradisional 3. barang konsumsi. transportasi dan komunikasi 4. Meningkatnya efesiensi dan efektifitas kerja. pentingnya pendidikan) 2. Meningkatnya sector ekonomi. pendidikan. kelompok masyarakat yang belum mapan atau belum siap menerima perubahan 2. kelompok masyarakat dari kalangan generasi muda yang memiliki kecenderungan terbuka menerima unsur-unsur perubahan dan modernisasi Dampak Perubahan Sosial Budaya sebagai Akibat Modernisasi dan Globalisasi Dampak positif modernisasi adalah 1.

Munculnya kondisi disharmonis 7. mementingkan nilai-nilai religius dan ketakwaan terhadap Tuhan YME 2. Terjadinya cultural lag yaitu unsur – unsur globalisasi tidak berlangsung secara serempak 3. pihak swasta maupun secara penuh kesadaran oleh masyarakat itu sendiri. yaitu aktivitas menengok kembali keberadaan budaya sebagai langkah awal untuk memperkenalkan budaya sendiri kepada generasi baru yang belum memahami nama. Meningkatnya sikap egois dan materialistis 8. unsur atau nilai: 1. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain: 1. Mengupayakan pelembagaan budaya 5. Munculnya pola kehidupan yang kompetitif dan disorganisasi sosial 9. Oleh karena itu upaya mencegah memudarnya budaya dan jati diri bangsa perlu dilakukan baik oleh pemerintah. Adapun tantangan global terhadap keberadaan jati diri yang dimiliki bangsa adalah adanya sikap. Kekurangmandirian 5. Adanya demoralisasi. Konsumerisme 2. kenakalan remaja 6. Melakukan reorientasi budaya (culture reorientation). dapat menerima perbedaan serta menghargai perbedaan Adanya modernisasi maupun globalisasi dapat memudarkan budaya dan jati dir bangsa. Anomi. senantiasa menempuh jalan musyawarah 3. yaitu keadaan tanpa nilai karena nilai dan norma lama telah ditinggalkan sedang nilai dan norma baru belum terbentuk. tetapi pada faktanya sekarang ini banyak generasi muda merasa asing di negeri sendiri. Melakukan revitalisasi budaya. Tetapi bangsa Inodesia memiliki puncak-puncak kebudayaan daerah yang luhur dan akhirnya diterima oleh seluruh bangsa sehingga memunculkan budaya nasional. yaitu membuat suatu budaya mengakar dan berfungsi bagi keperluan sehari-hari masyarakat 4. Jati diri bangsa Indonesia adalah budaya-budaya yang khas atau karakter yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang mampu membedakan dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Melakukan implementasi budaya Materi: Lembaga Sosial . fungsi dan asalusul suatu subkebudayaan 2. Generasi muda merupakan pewaris kebudayaan maupun berkewajiban mempertahankan jati diri bangsa. Westernisasi 3. Jati diri bangsa Indonesia antara lain 1. menghormati harkat dan martabat orang lain (santun dan malu terhadap hal yang berkaitan dengan kesusilaan) 5.2. Sekulerisme 4. Kerusakan lingkungan Upaya Mencegah Memudarnya Budaya dan Jati Diri Bangsa Adanya arus globalisasi dan modernisasi memunculkan masalah pada generasi muda. mementingkan gotong royong 4. Tantangan global terhadap eksistensi Jati Diri Bangsa Jati Diri Bangsa Indonesia Bangsa Indonesia adalah masyarakat multikultur yang sesungguhnya sulit untuk dirumuskan jati dirinya. Melakukan refungsionalisasi budaya. yaitu upaya perombakan dan penyesuaian sedemikian rupa sehingga unsur-unsur budaya tersebut menjadi penting kembali 3.

Mempunyai tingkat kekekalan tertentu sehingga orang menganggapnya sebagai himpunan norma yang sudah sewajarnya harus dipertahankan 3. CIRI – CIRI LEMBAGA 1. lembaga sosial adalah suatu sistem norma untuk mencapai tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dipandang penting 3. kebiasaan (folkways). PENGERTIAN LEMBAGA SOSIAL Lembaga Sosial menurut para ahli: 1. Mempunyai alat-alat perlengkapan yang dipergunakan untuk mencapai tujuan . Merupakan suatu organisasi pola pemikiran dan pola perilaku yang terwujud melalui aktivitas kemasyarakatandan hasilnya terdiri atas adat istiadat. Horton dan Hunt. Unsur penting lembaga sosial yaitu 1. PROSES PERTUMBUHAN LEMBAGA a. Koentjoroningrat memberi batasan yang dimaksud dengan pranata sosial adalah sistem yang menjadi wahana yang memungkinkan warga masyarakat itu untuk berinteraksi menurut pola resmi atau suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas untuk memenuhi kebutuhan kompleks khusus dalam kehidupan manusia B. berdasarkan proses norma-norma dalam pembentukannya sebagai lembaga yaitu proses pelembagaan (institutionalization) . berkaitan dengan kebutuhan pokok 2. berdasarkan kekuatan pengikatnya terbentuk melalui cara(usage). merupakan cara bertindak yang mengikat C. dihargaai dan ditaati dalam kehidupan serta norma norma yang internalized yaitu norma telah meresap dalam jiwa anggota masyarakat c.SKL 7 Menjelaskan peran dan fungsi lembaga sosial Materi: • Pengertian dan hakekat lembaga • Tipe-tipe lembaga • Peran dan fungsi lembaga Ringkasan A. yaitu dikenal. Mempunyai suatu atau beberapa tujuan tertentu 4. Kornblum mengemukakan bahwa lembaga sosial sebagai suatu struktur status dan peran yang diarahkan ke pemenuhan keperluan dasar anggota masyarakat 4. merupakan seperangkat aturan 3. diakui. tata kelakuan dan kebiasaan serta unsur-unsur kebudayaan yang secara langsung dan tidak tergabung dalam suatu unit yang fungsional 2. tata kelakuan (mores) dan adat (custom) b. Mac Iver dan Page yaitu tata cara atau prosedur yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia yang berkelompok dalam suatu kelompok kemasyarakatan yang dinamakan asosiasi 2.

basic institutions : penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat. tersusun dan terstruktur 3. Mempunyai tradisi tertulis ataupun tidak tertulis yang merupakan dasar dari pranata yang bersangkuat dalam menjalankan fungsinya Unsur penting Lembaga Sosial 1. enacted institutions : sengaja dibentuk dari adat istiadat masyarakat. general institutions : diterima oleh sebagian besar masyarakat dunia. Contoh : keluarga. operative institutions : berfungsi menghimpun pola-pola atau tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan dari masyarakat yang bersangkutan. sekolah. Dari Sudut Penerimaan Masyarakat a. misal. Contoh : rekreasi 3. Analisis komparatif. Contoh : pranata agama Islam. pencoleng 4. Analisis secara historis. Pranata sosial mencakup kebutuhan dasar (basic need) 2. Mempunyai lambang atau simbol yang menggambarkan tujuan dan fungsinya 6. unsanctioned institutions : ditolak oleh masyarakat. Merupakan seperangkat aturan dan perilaku yang relatif tetap. Analisis fungsional. Contoh: sekolah dan perusahaan dagang b. resstricted institutions : dikenal oleh masyarakat tertentu saja. bertujuan meneliti sejarah timbul dan berkembangnya 2. bertujuan menelaah suatu lembaga tertentu dalam berbagai masyarakat berlainan atau berbagai lapisan sosial masyarakat 3. yaitu menganalisis hubungan antara lembaga-lembaga dalam masyarakat Fungsi Pranata 1. Contoh : institusi pendidikan 2. Kristen. TIPE – TIPE LEMBAGA Menurut Gillin dan Gililin tipe lembaga sosial dapat ditinjau dari berbagai sudut antara lain 1. Katholik. budha dan Hindu 5. pernikahan b.5. Dari Sudut Penyebarannya a. walau masyarakat tidak mampu memberantasnya. masyarakat industri . Contoh : penjahat. approved atau social sanctional institutions : diterima oleh masyarakat. Dari Sudut Sistem Nilai yang Diterima oleh Masyarakat a. Dari Sudut Fungsinya a. Dari Sudut Perkembangannya a. memberikan pegangan kepada masyarakat untuk menandakan sistem pengendalian sosial yaitu sistem pengawasan dari masyarakat terhadap tingkah laku anggota-anggotanya D. subsidiary institutions: dianggap kurang penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat. memberikan pedoman pada anggota anggota masyarakat bagaimana ia harus bertingkah laku di dalam menghadapi masalah-masalah dalam masyarakat yang bersangkuatan 3. Contoh: pranata agama b. Merupakan cara bertindak yang mengikat Cara Mempelajari Lembaga Sosial 1. negara b. menjaga keutuhan masyarakat yang bersangkutan 2. Contoh : institusi agama. crescive institutions : tidak sengaja dibentuk dari adat istiadat masyarakat.

keduanya sebaiknya sudah berusia 21 tahun keatas d. masa persiapan sebelum perkewinan.anak 3) tahap pemeliharaan anak-anak atau child rearing stage yaitu keluarga dengan anak-anak hasil perkawinan 4) Tahap keluarga dewasa atau maturity stage yaitu suatu kelaurga dengan anak-anak yang telah mampu berdiri sendiri dan membentuk keluarga baru Menurut UU No 1 Tahun 1974 Perkawinan adalah ikatan lahir dan batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan YME Perkawinan harus didasarkan persetujuan kedua calon mempelai. Fungsi dan Peran Lembaga Keluarga Menurut Horton dan Hunt : 1. sosialisasi 4. yaitu : 1) antar anggota mempunyai hubungan yang intim dan hangat 2) kooperatif 3) face to face 4) anggota keluarga memberlakukan anggota yang lain sebagai tujuan bukan alat untuk mencapai tujuan c. rumah atau rumah tangga b.b. regulative institutions : bertujuan mengawasi adat istiadat atau tata kelakuan yang ada dalam masyarakat. Lembaga Keluarga a. perlindungan dan ekonomi . BEBERAPA LEMBAGA YANG PENTING DI MASYARAKAT 1. misalnya pranata hukum seperti kejaksaan dan pengadilan D. afeksi 5. definisi status 6. yaitu ketika dilangsungkannya perkawinan dan sesudahnya tetapi sebelum melahirkan anak. Ciri – ciri Keluarga Merupakan gemeinscaft yang didalamnya terdapat ciri kelompok primer. Karakteristik Keluarga Menurut Mac Iver dan Charlen Horton: 1) merupakan hubungan perkawinan 2) bentuk suatu kelembagaan yang berkaitan dengan hubungan perkawinan yang dibentuk atau dipelihara 3) mempunyai suatu sistem tata nama (nomeclatur) termasuk perhitungan garis keturunan 4) mempunyai fungsi ekonomi yang dibentuk oleh anggotanya 5) merupakan tempat tinggal bersama. reproduksi 3. pengaturan hubungan biologis 2. Proses Terbentuknya Keluarga 1) tahap formatif atau pre neptual. Meliputi peminangan atau pertunangan 2) tahap perkawinan atau nuptual stage.

Lembaga Ekonomi Lembaga ekonomi merupakan lembaga yang menangani masalah kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan produksi. keluarga (informal). Sistem ekonomi masyarakat fasis yaitu masyarakat yang dipimpin oleh suatu partai diktaktor yang . distribusi dan konsumsi barang dan jasa yang diperlukan bagi kelangsungan hidup bermasyarakat Ada beberapa tipe sistem ekonomi di dunia yaitu: b. Alat mobilitas sosial 3. Tipe ekonomi Komunis yaitu dipimpin oleh partai tunggal d. Jadi keluarga sebagai wadah pembentukan tingkah laku masyarakat termasuk dalam saluran penerus tradisi/budaya dalam masyarakat Berkembangnya gaya hidup baru yang merusak fungsi keluarga menurut Giddens yaitu: hidup bersama diluar nikah (cohabitation). sekolah (formal) dan masyarakat (non formal). Menyediakan sarana untuk pembangkangan 4. Mempertahankan sistem kelas sosial 5. keluarga orang tua homoseksual (gay parent families) dan hidup membujang 2.Ada pula yang menambahkan keluarga berfungsi sebagai pengawas atau kontrol sosial Fungsi latennya adalah menerusan gelar kebangsawanan Adapun peran keluarga adalah dasar pembantu utama struktur sosial yang lebih luas. Lembaga Pendidikan Lingkungan pendidikan dibedakan menjadi 3. Tipe ekonomi campuran yaitu gabungan antara sistem kapitalis dan sosialis c. Menciptakan ketidakdewasaan atau memperpanjang masa remaja 2. misalnya kursus dan bimbingan belajar Menurut Horton dan Hunt fungsi lembaga pendidikan adalah sebagai berikut: Fungsi Manifest Pendidikan Fungsi Utama Manifes Pendidikan Fungsi manifest pendidikan merupakan fungsi yang tampak dan dapat dirasakan manfaat nya secara langsung oleh masyarakat 1) membantu orang untuk sanggup mencari nafkah 2) menolong orang untuk mengembangkan potensinya demi pemenuhan kebutuhan pribadi dan pembangunan masyarakat Fungsi Tambahan Manifest Pendidikan 1) melestarikan kebudayaan melalui proses pewarisan 2) merangsang partisipasi demikratis dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional 3) memperkaya kehidupan dengan pengembangan cakrawala intelektual dan estetika 4) meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan pribadi dan berbagai kursus 5) meningkatkan taraf kesehatan melalui olah raga 6) menciptakan warga negara yang patriotik melalui berbagai pelajaran 7) menunjang integrasi antara ras yang berbeda 8) membentuk kepribadian melalui tata tertib dan aturan lembaga pendidikan Fungsi Laten Pendidikan 1. Mengurangi pengendalian orang tua 3.

Terbentukanya suatu lembaga politik dalam arti terbentuknya suatu nation (bangsa) dalam suatu negara adalah sebagai berikut: 1) mengadakan kegiatan dan proyek yang dapat menjawab keinginan warga masyarakat 2) menekan adanya persamaan nilai. norma atau sejarah melalui pengajaran di sekolah . pendidikan. Pembagian kekuasaan dan kewenangan di negara Indonesia dibagi menjadi kekuasaan legislatif. menyelenggarakan pelayanan seperti perawatan kesehatan. meyelesaikan konflik yang terjadi di antara para warga masyarakat sehubungan dengan kepentingan tertentu dari warga masyarakat yang bersangkutan 4. media massa 3) pembentukan tentara nasional dari suatu negara merdeka dengan partisipasi semua golongan yang ada dalam masyarakat 4) mengadakan upacara pada kesempatan tertentu Menurut Weber dominasi dibagi menjadi 3 jenis 1) Dominasi kharismatik yang didasarkan pada kewibawaan atau kharisma seseorang 2) Dominasi Tradisional didasar pada tradisi dan keturunan 3) Dominasi Legal – Rasional yaitu didasarkan kepada aturan hukum yang dibuat dengan sengaja atas dasar pertimbangan rasional Lembaga politik mempunyai fungsi umum sebagai berikut: 1) Menghubungkan antara kekuasaan dengan warga masyarakat sehingga keteraturan tertib sosial terpelihara 2) Menangani masalah administrasi dan tata tertib umum demi terciptanya keamanan dan ketentraman masyarakat Adapun yang ditertibkan adalah kepentingan-kepentingan dari warga masyarakat itu sendiri sehingga tidak terjadi benturan antara kepentingan antar individu maupun kelompok. Lembaga Politik Kornblum mendefinisikan institusi politik sebagai seperangkat norma dan status yang mengkhususkan diri pada pelaksanaan kekuasaan dan wewenang. kekuasaan yudikatif dan kekuasaan eksekutif. memelihara kesiapsiagaan atau kewspadaan dalam menghadapi bahaya . Sebagai wujud nyata atau pelaksana dari kekuasaan. melembagakan norma melalui undang-undang yang disampaikan oleh badan legislatif 2. kesejahteraan dan seterusnya 5. lembaga politik mempunyai fungsi sebagai berikut: 1. melindungi para warga mayarakat atau warga negara dari serangan bangsa lain 6. Sistem ekonomi Indonesia bertumpu pada pasal 33 UUD 1945 Fungsi Lembaga Ekonomi Dalam hal ini mengacu pada fungsi pasar yaitu: 1) mengatur kehidupan sosial dan ekonomi 2) tempat pertukaran bebas 3) mengubah struktur sosial budaya 4. melaksanakan undang-undang yang telah disetujui 3. Untuk melaksanakan suatu kebijakan suatu lembaga memerlukan kekuasaan dan kewenangan dengan demikian kehidupan politik tidak lepas dari sistem penagturan pembagian kekuasaan dan kewenangan.diorganisir oleh seorang pimpinan yang kharismatik e.

Secara sosiologis agama sangatlah penting bagi kehidupan manusia karena pengetahuan dan keahlian tidak berhasil menjawab seluruh persoalan yang dihadapi manusia.. Fungsi manifest agama berkaitan dengan segi-segi doktrin... Berikut ini yang bukan fungsi lembaga ekonomi adalah. Lembaga Agama Menurut Horton dan Hunt agama mempunyai fungsi manifest dan laten. Simbol agama 4. menggunakan tenaga kerja e. pola atau cara untuk memenuhi kebutuhankat . Lembaga ekonomi merupakan suatu lembaga yang mengurusi pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.. Dari segi makro. mendapatkan bahan pangan b. pedoman mengungkapkan rasa kebersamaan 5. a. mengungkapkan keindahan (estetika) 7. mengatur hubungan antarmanusia dan manusia dengan Tuhannya 3. Lembaga sosial dalam masyarakat berfungsi sebagai. Pengalaman Adapun fungsi agama secara umum adalah : 1. meliputi pula ideologi-ideologi ekonomi yang mempengaruhi perkembangan masyarakat. memberikan identitas kepada manusia sebagai umat dari suatu agama SOAL UJIAN NASIONAL 1.5.. mengatur harga jual barang d. membatasi taraf hidup Jawab: E Lembaga ekonomi adalah lembaga sosial yang memenuhi tugas produksi dan distribusi barang-barang dan jasa-jasa dalam suatu masyarakat. Unsur Agama 1. kelas sosial dan atas dasar agama ataupun tingkat keimanan. Menurut Durkheim fungsi agama dari segi mikro yaitu melalui komunikasi dengan Tuhannya orang yang beriman akan menjadi lebih kuat sehingga menurutnya fungsi agama ialah untuk menggerakkan kita dan membantu kita untuk hidup. sumber pedoman hidup bagi individu maupun kelompok 2. interaksi pemerintah dan lembaga ekonomi. a. pekerjaan dan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan dunia usaha 2. ritual dan aturan perilaku dalam agama. perubahan pada pekerjaan. Menurut Kornblum (1988) penelitian terhadap lembaga ekonomi difokuskan pada pokok bahasan: pasar dan pembagian kerja. Praktek keagamaan/ Ritual 3.. pedoman jiwa dalam mencari ketenangan dan kesegaran jiwa 8. melakukan pertukaran barang c. Kepercayaan 2. agama menjalankan fungsi positif karena memenuhi kebutuhan masyarakat untuk secara berkal menegakkan dan memperkuat perasaan dan ide kolektif yang menjadi ciri dan inti persatuan masyarakat tersebut. Umat 5.Fungsi laten dari agama yaitu membagi masyarakat dunia ke dalam golongan sosial. merupakan tuntunan prinsip benar dan salah 4. pedoman perasaan keyakinan (belief) 6..

b. adat istiadat atau tata kelakuan dalam masyar c. aturan di masyarakat tentang generasi muda d. tata tertib di masyarakat untuk kebaikan bersama e. tata tertib di masyarakat sesuai tujuan sosial Jawab: A Horton dan Horton mendefinisikan lembaga sosial sebagai sistem norma-norma sosial dan hubunganhubungan yang terorganisir, yang menyatukan nilai-nilai dan prosedur tertentu dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. 3. Perhatikan kegiatan lembaga keluarga berikut ini! 1. menyediakan makan dan minum untuk anggotanya 2. memberikan air susu ibu (asi) untuk bayi yang dilahirkan 3. membiasakan sopan santun terhadap orang yang lebih tua 4. mematikan televisi ketika sedanga ada orang sembayang Yang termasuk fungsi sosialisasi adalah a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4 e. 3 dan 4 Jawab: E Disini sebagai fungsi sosialisasi keluarga bertanggungjawab untuk mengajarkan anggota baru masyarakat tentang apa yang seharusnya mereka ketahui, perilaku apa yang seharusnya dilakukan agar dapat berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat 4. Masyarakat Eropa mengalami perubahan menuju kemajuan karena mengamalkan ajaran agama Protestan yang menekankan cara hidup hemat dan kerja keras. Kenyataan tersebut menunjukkan peran agama sebagai.... a. ajaran tentang ketuhanan b. faktor pendorong kehidupan sosial c. tuntutan hidup masyarakat tertentu d. tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan e. norma untuk mencapai kebahagiaan abadi Jawab : D konsep tersebut diuraikan oleh Weber bahwa pada masa itu baginya bahwa semua aktivitas kehidupan dikaitkan dengan agama karena agama berperan sebagai tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan. 5. Masyarakat membangun lembaga ekonomi dalam bentuk perusahaan, badan usaha, maupun koperasi. Semua lembaga ekonomi tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap.... a. keamanan dan kedamaian b. ketertiban dan keteraturan c. kemakmuran dan kesejahteraan d. kerukunan dan ketenangan e. keutuhan dankebersamaan Jawab : C Karena lembaga ekonomi merupakan lembaga sosial yang menangani masalah kesejahteraan material guna tercapai kemakmuran bagi kelangsungan hidup masyarakat.

6. Fungsi pranata agama bagi kelangsungan hidup bermasyarakat adalah mengatur kegiatan bersama dalam memenuhi kebutuhan terhadap.... a. ketertiban dan keamanan b. kehidupan ekonomi c. kebahagiaan hakiki d. kerukunan hidup bersama e. prinsip benar atau salah Jawab : C Fungsi pokok lembaga agama yaitu memberikan pedoman bagi manusia untuk berhubungan dengan Tuhannya dengan tujuan akan kebahagiaan yang hakiki. 7. Lembaga atau pranata sosial berfungsi sebagai sarana untuk memelihara dan mempertahankan sistem sosial. Sedangkan tujuannya adalah... a. mematuhi peraturan di dalam masyarakat b. mengawasi aturan-aturan dalam masyarakat c. melestarikan adat-istiadat dalam masyarakat d. menjaga kebaikan sikap hidup bersama e. memenuhi kebutuhan masyarakat Jawab : E Suatu lembaga sosial bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia. Tanpa adanya lembaga sosial maka manusia sangat mustahil dapat melangsungkan hidupnya karena melalui lembaga tersebutlah segala interaksi antarmanusia dapat memnuhi kebutuhan dan tercapainya keteraturan.

8. Beberapa kegiatan dalam keluarga : 7. Ayah bekerja keras mencari nafkah 8. Ayah menegur anaknya yang duduk di meja 9. Rekreasi bersama di akhir pekan 10. Ibu menanyakan model baju yang disukai anak Kegiatan keluarga yang menunjukkan fungsi afeksi adalah... a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4 e. 3 dan 4 Jawab : E Fungsi afeksi merupakan kebutuhan kasih sayang yang berkaitan dengan perasaan atau emosinya. Kedua contoh tersebut memiliki hubungan sosial yang penuh kemesraan, intim dan afektif juga terlihat oerhatian yang lebih dalam berinteraksi. Materi: Struktur Sosial dan Mobilitas Sosial SKL 4 Menjelaskan bentuk struktur sosial dan konsekuensinya terhadap konflik dan mobilititas sosial Materi • Struktur sosial • Statifikasi sosial • Diferensiasi sosial • Konsekuensi bentuk struktur terhadap konflik dan integrasi • Mobilitas sosial

Ringkasan A. STRUKTUR SOSIAL Struktur sosial adalah cara bagaimana suatu masyarakat terorganisasi dalam hubungan-hubungan yang dapat diprediksi melalui pola perilaku berulang-ulang antar individu dan antar kelompok dalam masyarakat tersebut Struktur sosial memiliki empat element dasar: 1. Status sosial 2. Peran sosial 3. Kelompok 4. Institusi atau lembaga Para ahli teori interaksionis menekankan bahwa perilaku sosial kita dikondisikan oleh peran-peran dan status-status yang kita terima, kelompok mana kita berasal dan institusi mana kita berfungsi Status Sosial dan Peran Adalah salah satu tempat atau posisi seseorang dalam kelompok sosial sehubungan dengan keberadaan orang lain di sekitarnya. . Status dilihat dari proses terjadinya dibedakan menjadi: a. Ascribed Status (Status akibat kelahiran) b. Achieved Status (Status yang diperjuangkan) c. Assigned Status (Status yang dianugerahkan) Status selalu diikuti oleh peran. Peran adalah pelaksanaan hak dan kewajiban seseorang sesuai dengan statusnya atau seperangkat harapan terhadap seseorang yang menempati suatu posisi atau status tertentu Secara sederhana ketidaksamaan dalam masyarakat terjadi akibat beberpa faktor antara lain ras, agama, gender, peran dan status, kelas sosial, kelompok, pendidikan dan lain-lain. Secara umum, perbedaan sosial dapat dibedakan menjadi dua 1. Secara horisontal, diferensiasi, yaitu pembedaan yang dikaitkan dengan interaksi tetapi tidak menunjukkan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah 2. Secara vertikal, stratifikasi, yaitu perbedaan sosial yang menunukkan adanya tingkatan yang berbeda dalam masyarakat

B. DIFERENSIASI SOSIAL Diferensiasi sosial adalah proses penempatan orang-orang dalam berbagai kategori sosial yang berbeda, yang didasarkan pada perbedaan-perbedaan yang diciptakan secara sosial. Menurut Soerjono Soekanto, diferensiasi adalah variasi pekerjaan prestise, kekuasaan kelompok dalam masyarakat yang dikaitkan dengan interaksi atau akibat umum dari proses interaksi sosial yang lain Diferensiasi sosial terjadi karena perbedaan ciri fisik dan ciri sosial dan ciri budaya Beberapa wujud diferensiasi sosial adalah: 1. Ras 5. Jenis kelamin 2. Etnik 6. Klan (kelompok kekerabatan berdasarkan garis 3. Agama dan kepercayaan keturunan) 4. Profesi 7. Suku Bangsa Ada empat hal mendasar yang merupakan persamaan antara suku-suku bangsa di Indonesia, yaitu: 1. kehidupan sosialnya berdasarkan atas kekeluargaan

kehormatan/kebangsawanan 4. Stratifikasi sosial yang diperoleh secara alami yaitu: 1. kelas sedang dan kelas rendah. kekerabatan. yang diwujudkan dalam kelas tinggi. stratifikasi dalam bidang ekonomi (klas sosial) Faktor-faktor yang mempengaruhi stratifikasi sosial: 1. STRATIFIKASI SOSIAL Stratifikasi sosial adalah perbedaan individu atau kelompok dalam masyarakat yang menempatkan seseorang pada kelas-kelas sosial sosial yang berbeda-beda secara hierarki dan memberikan hak serta kewajiban yang berbeda-beda pula antara individu pada suatu lapisan sosial lainnya. Sedangkan menurut Soerjono Soekanto. adat perkawinan serta persekutuan masyarakat C. kekayaan (materi) 2. memiliki hukum adat 4. Sistem ini terjadi karena: . Biasanya stratifikasi didasarkan pada kedudukan yang diperoleh melalui serangkain usaha perjuangan. Menurut Pitirim Sorokin.2. stratifikasi sosial karena senioritas 3. Stratifikasi tertutup Yaitu adanya pembatasan terhadap kemungkinan pindahnya kedudukan seseorang dari suatu lapisan sosial ke lapisan sosial yang lain.kelangkaan hak dan kewajiban 2. stratifikasi sosial berdasarkan sistem kekerabatan 5. stratifikasi dalam bidang pendidikan 2. stratifikasi sosial di masyarakat ada dua: 1.perbedaan ras dan sistem nilai . Stratifikasi sosial muncul karena adanya sesuatu yang dianggap berharga dalam masyarakat. stratifikasi dalam bidang pekerjaan 3. stratifikasi sosial berdasarkan jenis kelamin 4. sistem stratifikasi adalah pembedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas – kelas secara bertingkat. 3. terdapat sistem pemilikan tanah 3. Stratifikasi sosial campuran Bentuk – bentuk stratifikasi yang ada di masyarakat antara lain . stratifikasi sosial berdasarkan keanggotaan dalam kelompok tertentu Stratifikasi sosial berdasarkan status yang diperoleh melalui usaha-usaha tertentu yaitu: 1. Stratifikasi terbuka Yaitu sistem stratifikasi yang memberikan kesempatan kepada seseornag untuk berusaha dengan kemampuannya sendiri masuk ke kelas tertentu. stratifikasi sosial adalah pembedaan posisi seseorang atau kelompok dalam kedudukan berbeda-beda secara vertikal. stratifikasi sosial berdasakan usia 2.pembagian tugas (spesialisasi) . tingkat pendidikan (pengetahuan) Berdasarkan sifatnya. kekuasaan (power) 3.

kasta yang lebih rendah dikendalikan oleh kasta yang lebih tinggi. penyesuaian diri ketat pada norma-norma kasta. masyarakat dapat dikategorikan menjadi empat golongan yaitu: a. Sistem Feodal. pemilik atau tuan tanah atau bangsawan b. ekonomi . yaitu menjadi kelas atas. Lapisan kedua terdiri dari tukang. yaitu berdasarkan kepemilikan tanah. cara berpakaian dan bentuk rumah 5. tingkat kekayaan. status sosial. buruh tani 4. ksatria dan petani. Sistem pertanggaan (tingkatan) pada strata yang diciptakan masyarakat menyangkut prestise dan penghargaan. petani dan pedagang. prestise kasta dijaga. seperti tingkah laku. yaitu berkaitan dengan kedudukannya di masyarakat 3. Kedudukan seseorang ditentukan oleh kemampuan dan kadang faktor keberuntungan. wewenang pada jabatan 2. Tipe Demokratis Adalah tipe kekuasaan yang menunjukkan kenyataan akan aanya garis pemisah antara laipsan yang bersifat fleksibel. hubungan dengan kelompok sosial lain terbatas. misalnya pada seseorang yang menerima anugerah penghargaan/gelar/kebangsawanan 3. seperti menentukan penghasilan. yaitu berdasarkan pada status yang diusahakan 3. bangsawan. penyakap (penggarap tanah bagi hasil datau sewa) d. . Penentu lambang-lambang (simbol status) atau kedudukan. tetapi dasar pembedaan kelas sosial ditentukan oleh kebudayaan masyarakat. Pelapisan sosial terdiri dari (dari puncak) penguasa tertinggi yaitu bangsawan. politik. perkawinan endogami. nelayan. kepemilikan. keunggulan yang diwariskan berlaku seumur hidup. yaitu berdasarkan warna kulit Fungsi stratifikasi sosial adalah sebagai berikut: 1. pegawai tinggi. menengah dan bawah 2. Lapisan ketiga terdiri dari buruh tani dan budak 3. 2. pengacara. terutama kesempatan untuk memperoleh kekuasaan-kekuasaan tertentu. raja. Tingkat mudah tidaknya bertukar kedudukan 6. Berdasarkan kepemilikan tanah. Sistem Kelas Sosial. pemilik dan penggarap c. Lapisan kedua adalah para tukang. kerabat tertentu. diikat oleh kedudukan yang sudah ditetapkan secara tradisional.1. Distribusi hak-hak istimewa yang obyektif. keanggotaan kelompok. pengusaha. Alat solidaritas diantara individu-individu atau kelompok yang menduduki sistem sosial yang sama dalam masyarakat Pelapisan sosial dalam masyarakat terjadi pada bidang: 1. Sistem Apartheid. tentara dan pendeta. Sistem Kasta Sistem kasta mempunyai ciri-ciri : keanggotaan berdasar keturunan. yaitu apakah didapat melalui kualitas pribadi. Lapisan atas terdiri dari raja. Tipe Oligarkis Adalah sistem pelapisan kekuasaan yang masih mempunyai garis pemisah yang tegas. petani dan buruh dan lapiran ketiga diisi oleh para budak 2. Kriteria sistem pertentangan. yaitu berdasarkan kekuasaan dan kewenangan yang dimiliki seseorang Menurut Mac Iver tiga pola umum sistem pelapisan kekuasaan yaitu: 1. wewenang atau kekuasaan 4. Tipe Kasta Adalah sistem pelapisan kekuasaan dengan garis pemisah yang tegas dan kaku dimana hampir tidak terjadi mobilitas vertikal antar lapisan.

Arah dari mutual akulturasi ini adalah terjadinya integrasi Premordialisme . yaitu pemilik sawah yang juga sebagai pedagang perantara 3. yaitu penggarap sawah dengan sistem sewa 4. yaitu buruh tani yang hanya mempunyai rumah dan pekarangan saja tetapi tidak punya tanah pertanian sendir 5. suku bangsa dan agama disebut proses interseksi atau persilangan. tidak punya rumah dan tanah pekarangan Pelapisan sosial pada masa kolonial adalah sebagai berikut: 1. KONSEKUENSI BENTUK STRUKTUR TERHADAP KONFLIK DAN INTEGRASI 1. Golongan Eropa (orang Belanda. Golongan Timur Asing (orang Cina. orang-orang kaya. Lapisan menengah terdiri dari pejabat administrasi.hubungan ekonomi. Portugis. lapisan pertama adalah golongan priyayi. Golongan bumiputera D. Arab.Misalnya Suku Melayu identik dengan agama Islam. petani dan pedagang. misalnya partai Konsolidasi Adalah suatu proses penguatan atau peneguhan keanggotaan individu atau beberapa kelompok yangberbeda dalam satu kelompok melalui tumpang tindih keanggotaan.meningkatkan solidaritas antar anggota suatu kelompok sosial . misalnya perkawinan. perindustrian .memperkuat rasa persatuan antara komponen . misalnya perdagangan. suku bangsa dan agama. Adanya konsolidasi berdampak: . artinya anggota kelompok sosial tertentu termasuk jug anggota kelompok sosial yang memungkinkan anggota masyarakat memiliki keberagaman sifat yang berdasarkan ras. India) 3. yaitu pegawai pemerintahan di desa atau pimpinan formal di desa 2.menimbulkan konflik jika perbedaan-perbedaan semakin tajam Saluran-saluran interseksi di Indonesia adalah .hubungan politik. individu-individu di dalam masayrakat tersebut akan mengikuti dan menggunakan kebudayaan lain tersebut.Lapisan atas terdiri dari pemimpin parpol. orang Bali identik dengan agama Hindu. Lapisan terakhir terdiri dari pekerja-pekerja dan petani rendahan Pada masyarakat pedesaan (Jawa) maka sistem pelapisan sosialnya adalah: 1. golongan kuli kenceng.penguatan kelompok lain akan menimbulkan kecurigaan yang memicu terjadinya konflik Mutual akulturasi Adalah suatu proses interseksi yang berjalan terus menerus sehingga menimbulkan rasa saling menyukai budaya kelompok lain sehingga sadar atau tidak. kuli karang kopek. golongan kuli gundul. pendidikan . Perancis) 2. Interseksi mempunyai akibat terhadap kemajemukan masyarakat yaitu: . kelas atas dasar keahlian. pimpinan organisasi besar. indung tlosor yaitu kelas buruh tani.hubungan sosial. Konsekuensi Diferensiasi Interseksi Sifat hubungan antara ras.

berbahasa dan gaya bahasa c. Hal tersebut menimbulkan solidaritas dan kesetiaan terhadap kelompok. kekerabatan dan kelompok-kelompok tertentu yang bersifat tradisional. Dan keterikatan terhadap kelompoknya atau ingroup feeling ditunjukkan dengan adanya saling membantu dan saling menghormati. kegiatan rekreasi.Konsekuensi Stratifikasi Sosial Akibat dari sistem stratifikasi sosial adalah adanya perbedaan-perbedaan perilaku individu atau kelompok yang berada di dalamnya.keretakan hubungan antara anggota kelompok . pola komunikasi nonverbal d. Premordialisme dapat diartikan pula keterikatan terhadap daerah asal.Diartikan sebagai ikatan-ikatan dalam masyarakat yang bersifat keaslian. stratifikasi dan kesempatan hidup adalah sebagai berikut: a. pangkat. Aspek-aspek kehidupan sosial masyarakat yang dipengaruhi oleh diferensiasi. harapan hidup d. Politik Aliran Sifat etnosentrisme. Konflik dapat berdampak: . cara berbusana b. paling istimewa dan paling hebat. kegemaran dan penggunaan waktu luang f.meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain . Sifat etnosentrisme bermula dari perasaan premodial yang kemudian meluas dan berkembang termasuk diantaranya politik aliran. selain mempunyai tujuan yang nyata juga mempunyai tujuan yang lain yaitu menunjukkan kedudukan seeorang di dalam masyarakat. Konflik Suatu proses antara dua pihak yang saling berusaha menyingkirkan dengan cara menghancurkan atau membuat pihak lain tidak berdaya. antara lain sebagai berikut: a. penyebutan gelar. menyebutkan konflik sebagai pertentangan atau pertikaian. keadilan sosial 3. Menurut Soerjono Soekanto. selera makan Perbedaan perilaku individu pada kelas-kelas sosial tertentu. pendidikan c. kesehatan b. Seseorang yang menjadi anggota kelompok menyebut dirinya sebagai ”in group’ dan orang lain di luar kelompoknya sebagai ”out group”. olah raga. Politik aliran adalah politik yang mementingkan pandangan atau cara berfikir kelompok tertentu yang sangat bertentangan dengan politik demokrasi 2 . atau jabatan e. Sifat keaslian ini misalnya berdasarkan kesukuan. yaitu suatu proses sosial individu atau kelompok yang berusaha memenuhi tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan disertai dengan ancaman dan atau kekerasan. seragam yang dipakai f. Jika pembedaan ini terlalu tajam maka akan menimbulkan kesenjangan sosial sehingga melahirkan kecemburuan sosial dan pada akhirnya konflik atau disintegrasi. tipe atau bentuk dan letak pemukiman g. menurut Sumner adalah anggota in-group menganggap bahwa segala sesuatu yang termasuk kelompoknya adalah yang terbaik.

konflik antara kelompok-kelompok sosial c. Konflik sosial tidak akan berubah menjadi kekerasan apabila terjadi pengendalian kelompok yang berkonflik dengan cara yang baik. Masing-masing kelompok yang terlibat konflik menyadari akan situasi konflik antara mereka 2.akomodasi. suatu hal yang akan memungkinkan hubungan-hubungan sosial diantara mereka menemukan suatu pola tertentu. perbedaan kepentingan d. misalnya partai politik. pertentangan politik e. Aturan main ini pada saatnya akan menjamin keberlangsungan hidup kelompok-kelompok itu sendiri. perbedaan individu b. Ada tiga . Kekerasan merupakan konflik-konflik sosial yang tidak terkendali oleh masyarakat atau mengabaikan sama sekali norma dan nilai sosial yang ada sehingga berwujud pada tindakan merusak (destruktif). misalnya antara peranan-peranan dalam keluarga atau profesi b. pertentangan pribadi b. konflik antara kelompok-kelompok yang terorganisir dan tidak terorganisir d. pertentangan internasional Faktor-faktor Penyebab Suatu Konflik a. Kekerasan Konflik yang tidak terkendali akan mengarah pada kekerasan (violent). perubahan-perubahan nilai yang cepat Menurut De Moor. Apabila syarat-syarat tersebut tidak dipenuhi kelompok-kelompok yang berkonflik maka tanpa diduga sebelumnya akan meledak dalam bentuk kekerasan. Kekerasan tidak akan muncul apabila kelompok yang saling bertentangan mampu memenuhi 3 macam prasyarat: 1. memperjelas aspek-aspek kehidupan b. Pengendalian konflik tersebut hanya mungkin dilakukan apabila berbagai kekuatan sosial yang saling bertentangan itu terorganisasi dengan jelas sehingga mudah untuk dikendalikan 3. Menurut Dharendorf pembagian konflik di masyarakat ada lima: a.norma-norma baru 4. antara negara-negara atau organisasi – organisasi internasional Segi positif konflik adalah: a. Namun dipahami bahwa konflik berbeda dengan kekerasan. pertentangan rasial c.kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia . menungkinkan adanya penyesuaian kembali norma-norma dan nilai-nilai c. perbedaan latar belakang budaya c. dalam suatu sistem sosial konflik terjadi jika para penghuni sistem tersebut membiarkan dirinya dibimbing oleh tujuan-tujuan (nilai-nilai) yang bertentangan dan terjadi secara besar-besaran. dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik Bentuk-bentuk konflik dapat berupa: a. membantu menghidupkan kembali norma-norma lama dan menciptakan norma. jalan untuk mengurangi ketergantungan antarindividu dan kelompok d.. pertentangan antar kelas sosial d. konflik antara atau dalam peran sosial. konflik antara satuan nasional. Setiap kelompok yang terlibat di dalam konflik harus mematuhi aturan-aturan permainan tertentu.perubahan kepribadian pada individu .

suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya konsensus diantara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental. Smelser menjelaskan tahapan-tahapan terjadinya kekerasan sebagai berikut 1) situasi sosial yang memungkinkan timbulnya kerusuhan akibat struktur sosial tertentu 2) kejengkelan atau tekanan sosial 3) berkembangnya prasangka kebencian yang meluas terhadap suatu sasaran tertentu 4) mobilisasi massa untuk beraksi 5) kontrol sosial d. Integrasi Sosial Integrasi mengandung dua pengetian. setiap perilaku kelompok . kerusuhan massal atau kekerasan hanya dilakukan oleh orang-orang tertentu saja yaitu orang-orang yang memperoleh anonimitas. Setiap konflik akan segera dinetralkan dengan adanya loyalitas ganda dari para anggota masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial . konsiliasi b. yaitu membandingkan antara harapan dan kenyataan. Munculnya teori ini karena teori Deprivasi Relatif tidak menjelaskan tahapantahapan yang terjadi sehingga pecahnya kekerasan. yaitu pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan dalam suatu sistem sosial dan membuat suatu keseluruhan atau menyatukan unsur-unsur tertentu. Teori Faktor Individual Menurut beberapa ahli . sistem sosial senantiasa terintegrasi di atas dua landasan berikut. maka akan berpotensi menjadi tindak kekerasan atau kekacauan 5. Jadi integrasi sosial adalah proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan bermasyarakat.Melihat kecanggihan para pendatang para penduduk lokal merasa sangat tertinggal sehingga sering melakukan perlawanan terhadap pendatang dan aparat keamanan. Kedua. termasuk kekerasan. arbitrasi Teori-Teori Kekerasan a. Konflik rasial diatas bermuara pada masalah lainnya yaitu ketidakadilan. masyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial (cross-cutting affiliations). Misalnya kasus Freeport.khususnya dalam suatu masyarakat yang beranekaragam. Teori Dinamika Kelompok Teori Deprivasi Relatif.J. Adanya PT Freeport di Papua menyebabkan kedatangan orang luar Papua termasuk orang asing dengan kehidupan yang lebih canggih. minoritas-mayoritas dan sebagainya c. Identitas kelompok yang sering dijadikan alasan pemicu kerusuhan adalah identitas rasial atau etnik. Menurut pandangan fungsionalisme struktural. kekuasaan dan keuntungan dari kerusuhan itu serta tidak merasa bertanggung jawab atas perilakunya dalam kerusuhan itu Teori Ideologi menyatakan kekerasan dilakukan oleh sekelompok kecil orang yang memiliki ideologi yang berbeda. Jika kelompok kecil merasa tidak ada wadah untuk menyalurkan peran sertanya dalam kelompok yang lebih luas. N. Teori Kerusuhan Massa. rasa aman. huru hara dan tetorisme selalu berawal dari individu b. Pertama. Teori Faktor Kelompok Teori ini berawal dari individu membentuk kelompok dan tiap kelompok memiliki identitas kelompok. mediasi c. Teori Alternatif Teori Lingkungan Sosial menyatakan bahwa kerusuhan berawal dari lingkungan fisik yang tidak kondusif Teori Individu menurut MacPail.bentuk pengendalian konflik sosial: a.

turunnya kedudukan b. perubahan tingkah laku. efektivitas dan efesiensi komunikasi Bentuk-bentuk integrasi dapat berupa asimilasi atau akulturasi 6. Mobilitas intragenerasi merupakan mobilitas yang terjadi dalam satu kelompok generasi yang sama. Pembagian kerja e. perkawinan dan bergabung . Ekspansi teritorial dan gerak populasi c. perubahan nama.Para penganut teori konflik berpandangan bahwa suatu masyarakat terintegrasi atas dasar paksaan (coercion) dari suatu kelompok atau satuan sosial yang dominan terhadap kelompok atau satuan sosial yang lain Faktor-faktor pendorong integrasi sosial antara lain: a. Tingkat vertilitas yang berbeda f. Pada mobilitas antargenerasi tidak mungkin terjadi mobilitas horisontal karena berarti tidak terjadi perubahan pada taraf hidup Mobilitas Intragenerasi adalah peralihan status sosial yang terjadi dalam satu generasi. dan migrasi Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mobilitas a. Komunikasi yang bebas d. urbanisasi. Mobilitas sosial vertikal ke atas mempunyai dua bentuk utama a. Mobilitas Sosial Mobilitas Sosial adalah gerak perpindahan dari strata satu ke strata sosial lainnya secara vertikal atau horisontal. turunnya derajat kelompok Mobilitas Antargenerasi yaitu mobilitas yang ditandai dengan perkembangan taraf hidup naik atau turun dalam suatu generasi. Bentuk-bentuk Mobilitas Sosial Mobilitas sosial horisontal merupakan peralihan individu atau objek-objek sosial lainnya dari suatu kedudukan ke kedudukan lain yang sederajat. besar kecilnya kelompok c. dapat mobilitas sosial vertikal naik (social climbing) atau mobilitas sosial turun (social singking). Perubahan kondisi sosial b. Mobilitas sosial vertikal merupakan perpindahan individu atau objek-objek sosial lainnya daru suatu kedudukan ke kedudukan lainnya yang tidak sederajat. mobilitas geografi d. membentuk kelompok baru Mobilitas sosial vertikal ke bawah mempunyai dua bentuk utama a. masuk ke dalam kedudukan yang lebih tinggi b. perubahan tempat tinggal. homogenitas kelompok b. Situasi politik Beberapa cara yang digunakan untuk gerak ke atas dalam mobilitas yaitu perubahan standar hidup. Misalnya pemuda angkatan sembilan puluh memiliki kesempatan untuk mengembangkan iptek karena hidup di tengah industrialisasi Gerak Sosial Geografis adalah perpindahan individu atau kelompok dari satu daerah ke daerah yang lain seperti transmigrasi.

dengan asosiasi tertentu Saluran – Saluran Mobilitas Sosial (Social Circulation) a. setiap umat beragama mempunyai tingkatan sosial yang berbeda d. kedudukan manusia di hadapan Tuhan adalah sama c. campuran d. Lembaga-lembaga keagamaan c. Organisasi politik e. setiap agama memiliki perbedaan dalam beribadah b. konflik antarkelompok sosial c. a. Lembaga pendidikan (dianggap sebagai social elevator) d. Di Indonesia terdapat Agama Islam. konflik antargenerasi d.. terbatas c. Angkatan Bersenjata b. homogen b. konflik antarkelas b. Organisasi keahlian g. 1 Keterangan: 2 1 = pekerja profesional 2 = Pekerja Terampil 3 = Pekerja kasar 3 Pelapisan sosial pada masyarakat seperti digambarkan di atas bersifat a. statis e. Hindu dan Budha sehingga berkembang kelompokkelompok umat beragama. agama menjadi salah satu faktor pembentuk identitas sosial e. terbuka . Saluran Perkawinan Adanya mobilitas sosialdapat menyebabkan a. Kristen.. Organisasi Ekonomi f. Hal tersebut menunjukkan adanya diferensiasi sosial yang disebabkan oleh. setiap agama mempunyai kepercayaan berdasarkan wahyu Jawab : B Karena diferensiasi menunjukkan pembedaan yang dikaitkan dengan interaksi. penyesuaian (akomodasi) SOAL UJIAN NASIONAL 1. tetapi tidak menunjukkan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah 2.

penunjukan d.. Sikap dasar untuk melaksanakan kompromi adalah bersedia untuk merasakan dan memahami keadaan pihak lainnya 5. Pada gambar diatas kesempatan untuk menjadi pekerja profesional dapat diperoleh siapapun dari lapisan pekerja terampil yang berjuang untuk menjadi profesional... pemberian c.. kompetisi e. Perhatikan skema struktur interseksi di bawah ini Skema diatas menunjukkan telah terjadi persilangan keanggotaan dalam kelompok sosial berdasarkan kriteria . kompromi b. . perjuangan Jawab: E Jabatan adalah sesuatu yang status yang diperoleh melalui perjuangan 4. Perhatikan gambar piramida sosial di bawah ini ! Presiden Gubernur Walikota Status sosial diatas diperoleh berdasarkan . pengangkatan e. a. Penyelesaian konflik politik dilakukan melalui perundingan antara lembaga perwakilan rakyat dengan lembaga pemerintah. kooperasi d. kolaborasi c.. a. begitu pula sebaliknya 3. mediasi Jawab: A Kompromi merupakan suatu bentuk akomodasi ketika pihak-pihak yang terlibat perselisihan saling mengurangi tuntuan agar tercapai suatu penyelesaian.. Bentuk akomodasi tersebut adalah. Setelah berhasil saling memahami pendapat yang berkembang mereka menyapakati konsensus baru sebagai jalan tengah. penghargaan b..Jawab: E Sifat sistem pelapisan terbuka terjadi manakala setiap setiap anggota masyarakat mempunyai kesempatan untuk berusaha dengan kecakapannya sendiri untuk naik lapisan.

angkatan bersenjata mempunyai jenjang kepangkatan 3.. yang termasuk pendorong mobilitas adalah.. 2 dan 3 d. 1 dan 3 c. 7. konflik status yang dialami individu dari strata atas dan menengah Dari faktor sosial di atas. a. 1 dan 2 b. potensi sumber daya alam yang minim 2. agama dan suku b. Konflik vertikal yang terjadi di Maluku antara pemerintah Indonesia dan gerakan separatis Republik Maluku Selatan sudah lama berlangsung. ras dan agama e. keadaan ekonomi masih sangat rendah (miskin) 3. ajaran agama didasarkan pada kitab suci yang sakral 2. sosial b. Konflik tersebut dilatarbelakangi oleh kepentingan. a. 8.. wilayah d. Proses gerak sosial vertikal melalui saluran tersebut disebut social circulation yaitu: (1) Angkatan Bersenjata (2) Lembaga-lembaga Keagamaan (3) Lembaga Pendidikan (4) Organisasi Politik (5) Organisasi Ekonomi (6) Organisasi Keahlian (7) Saluran Perkawinan. 2 dan 3 d. Perhatikan faktor sosial dibawah ini: 1. suku dan adat d. perkawinan antara dua individu yang berbeda status sosial 4. a. 1 dan 3 c. Hal ini muncul disebabkan kesulitan politik dan kesalahan pendekatan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat di daerah.. organisasi keahlian yang baik dan berfungsi bagi anggota 4. ekonomi e.a. agama dan daerah c. suku dan pekerjaan Jawab: A Terjadi persilangan dari pemeluk agama Islam yang berasal dari suku Banjar. 2 dan 4 e. Perhatikan gejala-gejala sosial berikut ! 1.. politik masyarakat yang mengatur hak dan kewajiban para warga Yang merupakan saluran mobilitas sosial vertikal naik adalah.. dan pemeluk agama Kristen dari suku Jawa 6. politik Jawab : E Gerakan separatisme di Indonesia adalah pergolakan di daerah yang ingin memisahkan diri dari NKRI. 3 dan 4 Jawab : C Pitirim Sorokin menyatakan terdapat saluran-saluran tertentu dalam masyarakat. budaya c.. 2 dan 4 . 1 dan 2 b..

sistem pemerintahan yang demokratis 4. vertikal antargenerasi naik c. Pada gambar diatas terjadi perubahan sosial antargenerasi dan terjadi perubahan strata naik dari kehidupan generasi oranga tua ke anak. 10. Contoh konflik antargenerasi tersebut pada umumnya disebabkan oleh faktor. 3 dan 4 Jawab: A Faktor pendorong mobilitas adalah 1. potensi sumber daya alam yang rendah 7. keadaan ekonomi 6. Konflik yang kadang-kadang terjadi antara kelompok generasi tua dengan generasi muda ditandai dengan adanya perbedaan pandangan. a.e. sikap. peranan yang berbeda . perubahan sosial d. vertikal intragenerasi turun e. posisi dalam masyarakat e.. vertikal antargenerasi turun b. situasi politik. sistem sosial terbuka 2.. Dapat karena naik atau turunnya status atau jabatan. misalnya karena perang 3... a. faktor kependudukan 5. keinginan melihat daerah lain 9. umur/usia b.. vertikal intragenerasi naik d. Perhatikan skema berikut ! Ayah Ibu (petani) (pedagang) Anak 1 Anak 2 Anak 3 (pegawai) (manajer) (direktur) Berdasarkan gambar di atas telah terjadi mobilitas sosial . tingkah laku dan tutur kata. kepentingan c. horisontal antargenerasi Jawab: B Perubahan sosial vertikal adalah terjadinya perubahan starta /tingkat pada kehidupan..

. lapisan menengah adalah pengusaha menengah dan lapisan bawah adalah pengusaha kecil yang memiliki modal paling kecil.. a. koersi e. tingkat pendidikan d. Perhatikan gambar stratifikasi sosial berikut ! A Keterangan: A A : Pengusaha Besar B B : Pengusaha Menengah C C : Pengusaha Kecil Berdasarkan gambar diatas dapat disimpulkan bahwa pembentukan stratifikasi sosial didasarkan atas kriteria. Karena tidak dapat diselesaikan di tingkat RT/RW. penguasaan teknologi e. ajudikasi d... Dalam masalah ini terjadi benturan perbedaan kepentingan antara generasi tua dan generasi muda 11..Jawab : B Konflik antargenerasi terjadi antara generasi tua yang mempertahankan nilai-nilai lama dan generasi muda yang ingin mengadakan perubahan. 13. 12. a. (lihat soal) Keterangan: A 1 = golongan Eropa 2a = Golongan bangsawan 2b = Golongan bangsawan . konsiliasi Jawab: C Ajudikasi adalah bentuk proses penyelesaian masalah atau penysuaian (akomodasi) melalui jalur hukum atau peradilan. sengketa batas tanah pekarangan antara Pak Akhmad dengan Pak Badu diselesaikan di pengadilan... arbitrasi c. Gambar stratifikasi sosial pada masa kolonial di samping mempunyai sifat. mediasi b. sebaliknya generasi muda ingin ada perubahan sesuai dengan perkembangan zaman. spesialisasi keahlian Jawab : A Karena dalam bidang ekonomi khususnya dikalangan pengusaha sebagai penentu strata sosial mereka adalah jumlah/besarnya modal yang dimiliki sehingga tercipta lapisan atas yang dihuni oleh pengusaha besar. Bentuk akomodasi tersebut termasuk.. gelas kesarjanaan c.. kuantitas modal b. Hal tersebut menimbulkan konflik karena generasi tua ingin mempertahankan nilai-nilai lama yang masih relevan dengan kehidupan budayanya.

namun untuk mobilitas sosial horisontal sifatnya tertutup kelompok sosial tersebut. Pada lapisan campuran terlihat bahwa mobilitas vertikal hanya dapat terjadi pada golongan yang sama. Perhatikan contoh mobilitas berikut: 1. sengaja b. Artinya strata yang satu tidak bisa dimasuki oleh individu atau kelompok yang berasal dari strata yang lain 15. a. seorang staff dipromosikan menjadi kepala bagian di kantornya . campuran d. tetutup d. golongan bangsawan.. Bersifat campuran karena terjadi kemungkinan mobilitas sosial. Ibu Siti pindah ke daerah asal karena ingin mendekati orang tuanya 3.3 = Golongan pribumi a. Perhatikan sekma struktur sosial di bawah ini ! Dicopy-an Skema diatas menunjukkan struktur sosial vertikal yang bersifat. Untuk menentukan perubahan status sosial seseorang bisa melalui usaha atau perkawinan. dan golongan pribumi yang menduduki strata paling bawah. tertutup c. otomatis c.. Henry melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum UNDIP 2. campuran Jawab: C Dari gambar tersebut tidak terjadi perpindahan antar strata. homogen e. 14. heterogen Jawab : C Di masa kolonial stratifikasi sosial bersifat campuran dimana strata terdiri dari golongan eropa. golongan timur jauh. homogen e. terbuka b. Poniman. Setelah lulus SMA.

.4. lembaga keagamaan d.. seorang pelajar ikut program pertukaran siswa ke Malaysia Dari pernyataan di atas yang merupakan mobilitas vertikal adalah. Dari kasus tersebut pemuda tersebut dapat melakukan perpindahan kedudukan sosialnya dengan cara perkawinan. a. Seorang pemuda terpelajar dari kalangan biasa menikah dengan putri hartawan.. Saluran yang digunakan untuk mobilitas adalah... 1 dan 3 c. Sedangkan pendidikan merupakan social elevator bagi individu yang mengikutinya. asimilasi sosial e. 2 dan 4 e. 3 dan 4 Jawab : B Karena dari contoh nomor 1 dan 3 terlihat bahwa ada sebuah perpindahan seseorang atau kelompok dari suatu kedudukan sosial pada kedudukan sosial yang lain yang tidak sederajat 16. partai politik c. a. perkawinan dan pendidikan e. 2 dan 3 d. organisasi politik. sekolah/pendidikan. pendidikan dasar b..ekonomi. Perhatikan skema berikut ! Struktur sosial pada masyarakat majemuk di atas berbentuk . Tomy. 1 dan 2 b. organisasi ekonomi formal Jawab : D Seseorang dapat melakukan mobilitas sosial dengan melalui saluran antara lain : angkatan bersenjata. dan keahlian serta perkawinan. lembaga keagamaan. 17. konsolidasi sosial b. interseksi sosial c.. a. akulturasi sosial Jawab: B Interseksi sosial merupakan persilangan atau pertemuan/titik potong keanggotaan anggota-anggota dari . karena semakin tinggi pendidikan yang diperoleh maka semakin tinggi pula secara otomatis trata/tingkatan yang diperolehnya.. integrasi sosial d. Pemuda tersebut kemudian menempati status sosial yang setara dengan istrinya.

penyimpangan kelompok 3. Perilaku menyimpang yang dianggap sebagai kejahatan atau kriminal 2.Z Lawang mengemukakan macam penyimpangan yaitu: 1. Penyimpangan dalam bentuk konsumsi yang berlebih. Kejahatan koorporat. Penyimpangan dari sosialisasi yang tidak sempurna Proses ini terjadi karena nilai dan norma yang dipelajari kurang dapat dipahami dalam proses sosialisasi sehingga orang tidak mempertimbangkan resiko dan melakukan penyimpangan B. perilaku menyimpang sekunder.dua suku bangsa atau lebih dalam kelompok-kelompok sosial dalam suatu masyarakat yang majemuk. Kejahatan terorganisir. yaitu kejahatan yang dilakukan atas nama perusahaan yang bertujuan menaikkan keuntungan atau menekan kerugian. Perilaku menyimpang ditentukan batasannya oleh norma-norma kemasyarakatan yang berlaku dalam suatu budaya sehingga pengertian perilaku menyimpang berbeda-beda di setiap masyarakat. penyimpangan campuran . misalnya penghindaran pajak. misalnya penjudi. penggelapan uang perusahaan. Penyimpangan seksual 3. Ada dua proses pembentukan perilaku menyimpang yaitu: 1. kejahatan terhadap konsumen Berdasarkan banyaknya pelaku penyimpangan dibedakan menjadi: 1. misalnya perdagangan perempuan. sindikat. bersifat sementara dan masyarakat masih bisa menerima 2. Perilaku menyimpang Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku yang menyimpang tersebut. Penyimpangan sebagai hasil sosialisasi dari nilai-nilai subkebudayaan menyimpang Perilaku menyimpang bersumber pada pergaulan yang berbeda. misalnya alkoholisme Light. korupsi 4. mafia peradilan 3. perilaku menyimpang primer. pemabok 4. Keller dan Calhoun membedakan tipe kejahatan menjadi: 1. Kejahatan kerah putih. misalnya pembuangan limbah di laut. Pergaulan dengan kawan yang kurang baik mengakibatkan perilaku menyimpang 2. misalnya konsumsi narkoba 2. yaitu kejahatan yang dilakuakn oleh orang yang memiliki kedudukan dan pengetahuan tinggi. penyimpangan individual 2. Bentuk-Bentuk Penyimpangan Perilaku menyimpang dibedakan menjadi dua yaitu: 1. Penyimpangan dalam bentuk gaya hidup. Dari struktur sosial pada soal merupakan sebuah interseksi golongan suku bangsa dan agama Materi: Perilaku Menyimpang dan Pengendalian SKL 3 Mengidentifikasi berbagai perilaku menyimpang dan pengendalian sosial dalam masyarakat Materi • Perilaku meyimpang • Pengendalian sosial Ringkasan A. Kejahatan tanpa korban. secara khas dilakukan secara terus-menerus sehingga menjadi dominan dalam kehidupan pelaku dan dikenal umum oleh masyarakat Robert M.

Tipologi adaptasi individu dari K Merton No Cara-cara Adaptasi Tujuan Budaya Cara-cra yang Melembaga 1. Merton Perilaku menyimpang timbul karena anomi yaitu adanya ketidakharmonisan antara tujuan budaya dengan cara-cara yang dipakai untuk mencapai tujuan budaya tersebut. kelompok dan budaya. 2 3 4 5 Konformitas Inovasi Ritualisme Retrealisme (pengunduran diri) Rebellion (pemberontakan) + + ++ + + Keterangan: + : menunjukan sikap menerima . Teori-teori Perilaku Menyimpang Teori Differential Association (kelompok yang berbeda) oleh Edward H. Superego adalah bagian diri yang telah menyerap nilai dan norma dan berfungsi sebagai suara hati Teori K. tetapi adanya julukan membuat pelaku mengidentifikasi dirinya sesuai dengan julukan tersebut. Id adalah bagian diri yang tidak sadar atau naluri. ego adalah bagian diri yang bersifat sadar dan rasional. Misalnya seseorang yang ingin berprofesi sebagai perampok maka ia mempelajari (berinteraksi) cara-cara merampok dengan teman-temannya yang terlebih dahulu jadi perampok Teori Labelling dari Edwin M.: sikap menolak + : penolakan terhadap nilai-nilai yang berlaku dan berupaya mengganti dengan nilai-nilai baru . Mula-mula sifat penyimpangannya primer.C. cap atau etiket yang ditujukan pada seseorang oleh masyarakat. Teori Psikologi dari Sigmud Freud Perilaku menyimpang terjadi karena id tidak bisa dikendalikan oleh ego yang seharusnya dominan maupun superego yang tidak aktif. Menurut K Merton terdapat lima cara pencapaian tujuan budaya dari cara yang wajar sampai dengan yang menyimpang. artinya seorang individu mempelajari perilaku menyimpang dari interaksinya dengan seorang individu yang berbeda latar belakang asal. Sutherland Sutherland memandang bahwa perilaku menyimpang bersumber dari pergaulan yang berbeda. Lemert Menurut teori ini seseorang menjadi menyimpang karena proses labelling berupa julukan.

Teori Fungsi dari Emile Durkheim Menyatakan bahwa tercapainya kesadaran moral dari semua anggota masyarakat karena faktor keturunan. Pervasi yaitu nilai dan norma disampaikan atau dimasukkan secara berulang-ulang dan terus menerus dengan harapan akan melekat dalam jiwa seseorang sehingga akan terbentuk sikap yang diharapkan G. pengawasan dari kelompok terhadap kelompok 4. akibat kegagalan dalam proses sosialisasi Media pembentukan perilaku menyimpang dapat diperoleh melalui keluarga. Sebab-sebab Perilaku Menyimpang 1. desas desus 7. pendidikan 2. adanya ikatan sosial yang berlebihan 10. agama 3. yaitu menciptakan suatu situasi yang dapat mengubah sikap atau perilaku yang negatif dan seseorang terpaksa taat dari situasi yang sengaja diciptakan pengendali 4. ketidaksanggupan menyerap norma budaya 9. pengaruh lingkungan dan media massa 5. prevantif (pencegahan) 2. Bahkan Durkheim berpangan bahwa kejahatan itu perlu agar moralitas dan hukum dapat berkembang secara normal D. pengawasan dari kelompok terhadap individu Dilihat dari aspek pelaksanaannya 1. sikap mental yang tidak sehat 2. yang bertujuan untuk mengajak. Bentuk-bentuk pengendalian sosial 1. represif (memperbaiki) 3. keluarga yang broken home 3. atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku F. Persuasif (tanpa kekerasan) 2. Kompulsif. ostrasisme (pengucilan) 8. intimidasi . kelompok bermain dan media massa E. dorongan kebutuhan ekonomi 6. Coersif (paksaan) 3. perbedaan lingkungan fisik dan lingkungan sosial. akibat proses sosialisasi nilai-nilai subkebudayaan menyimpang 11. keinginan untuk dipuji atau gaya-gayaan 7. pengawasan dari individu terhadap individu lain 2. mendidik. proses belajar yang menyimpang 8. lingkungan tempat tinggal. sebab orang yang berwatak jahat pun akan selalu ada. dan gabungan Dilihat dari jumlah cakupan yang terlibat 1. cemooh 6. Artinya kejahatan itu selalu ada. pelampiasan rasa kecewa 4. Sifat-sifat Pengendalian Sosial Dilihat dari waktu pelaksanaannya 1. Pengendalian Sosial Pengendalian Sosial (social control) adalah segenap cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan. pengawasan dari individu terhadap kelompok 3.

Pengadilan Unsur pengadilan terdiri dari hakim. menasehati. Menciptakan sistem hukum Pengendalian sosial dapat dilaksanakan melalui 1. Masyarakat dapat memberikan sanksi terhadap individu yang melanggar aturan kelompok I.4. kekerasan fisik 5. mensosialisasi. panitera.. Peranan Pranata Sosial paksaan.. Polisi Polisi merupakan salah satu pranata sosial yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban 2. teguran 10. Dalam keluarga orang tua mengendalikan perilaku anak-anaknya agar sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dengan cara mendidik. Adat Adat merupakan tata kelakuan yang kuat sehingga merupakan hukum non formal bagi masyarakat. ketertiban sosial . Mengembangkan rasa malu 4. Di sekekolah siswa dapat melakukan pembiasaan dan tersistimatis.. Tekanan Sosial Tekanan Sosial perlu dilakukan agar masyarakat sada dan mau menyesuaikan diri dengan aturan kelompok. a. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk dari. Sekolah Sekolah merupakan cara pengendalian yang efektif karena merupakan media sosialisasi yaitu wadah pembelajaran siswa dalam bertingkahlaku. Seorang polisi menilang seorang pengendara motor karena tidak memakai helm dengan maksud untuk menciptakan keteraturan sosial di masyarakat. Adapun pelaksanaannya juga terprogram menurut kurikulum tertentu 6. pengacara dan polisi Unsur-unsur tersebut bertugas menyelenggarakan pengadilan terhadap individu yang melanggara norma hukum yang berlaku 3. Memberikan imbalan kepada warga yang mentaati norma 3. gunjingan hingga pengucilan 4. Mempertebal keyakinan masyarakat tentang kebaikan norma 2. Ketika terjadi pelanggaran terhadap adat maka masyarakat akan memberikan cemooh. Tokoh Masyarakat Tokoh masyarakat adalah seseorang yang dianggap mempunyai kelebihan tertentu dan menjadi penuntun di masyarakat sekitarnya 5. fraundulens (pihak ketiga) 9. Keluarga Keluarga merupakan lembaga pengendalian secara non formal dan keluarga juga merupakan media sosialisasi. Sosialisasi Sosialisai dilakukan agar anggota masyarakat bertingkah laku seperti yang diharapkan tanpa melalui jalur formal dan informal 2. jaksa. menegur dan bahkan menghukum agar anak kembali mematuhi nilai dan norma yang berlaku SOAL UJIAN NASIONAL 1. Mengembangkan rasa takut 5. hukuman H. Usaha penanaman pengetian tentang nilai dan norma kepada anggota masyarakat diberikan dalam Pengendalian Sosial : 1. Fungsi Pengendalian Sosial 1.

Jenis pengendalian sosial yang menekankan pada tindakan atau ancaman dengan menggunakan kekuatan fisik antara lain. sekunder c. anomi d. a. teguran Jawab: A Hukuman adalah jenis pengendalian yang menggunakan fisik. primer b. maka ia kemudian mengulang perbuatannya secara terus-menerus. labeling b. konflik Jawab: A Teori labeling dipelopori oleh Edwin M.. baik dengan kesadaran sendiri maupun karena paksaan 2. agar dapat mewujudkan keserasian dan ketentraman dalam masyarakat 3.. Rudi yang bolos sekolah satu kali dicap pembolos oleh gurunya. pelatihan d.. fungsi e. Penyimpangan yang dilakukan remaja tersebut dapat diancam dengan sanksi berat karena termasuk penyimpangan. a. a..b. Terjadinya perilaku menyimpang tersebut sesuai dengan teori . hukuman b. perilaku c. yang bertujuan untuk mengajak. Remaja yang sedang mengalami stress berat berupaya untuk menghilangkan kekalutannya dengan mengkonsumsi narkoba. sosialisasi norma e. pendidikan e. Lemert yang menyatakan bahwa seseorang yang melakukan penyimpangan pada tahap awal (primer) lalu oleh masyarakat sudah diberi cap sebagai penyimpang maka orang tersebut terdorong untuk melakukan penyimpangan sekunder (tahap lanjut) dengan alasan terlanjur ”kepalang basah” 3. bagi yang melakukan penyimpangan diusahakan agar kembali mematuhi norma-norma yang berlaku 2.. Karena perlakuan dari guru dan teman-temannya yang mencap Rudi sebagai pembolos. Hukuman yang mungkin diterapkan apabila seseorang tidak berhasil menyesuaikan diri 4. pengendalian sosial c.... agar masyarakat mau mematuhi norma-norma sosial yang berlaku. negatif . Dengan demikian tujuan pengendalian sosial adalah 1. positif d.. perilaku menyimpang d. desas-desus c. mendidik. atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku. hukuman sosial Jawab : B Pengendalian Sosial (social control) adalah segenap cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan. Julukan sebagai pembolos dari gurunya juga diikuti oleh teman-temannya.

gaya hidupnya didominasi oleh perilaku menyimpang b. maka ia pun kemudian digosipkan sebagai wanita nakal. Setiap malam Ani selalu keluar. sosialisasi yang tidak sempurna c. preventif d. korektif Jawab: C Pengendalian sosial secara preventif adalah usaha yang dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran. sosialisasi efektif Jawab: C Bentuk pengendalian sosial desas-desus adalah berita yang menyebar secara cepat dan tidak .. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang 7.. maka yang terjadi adalah penyimpangan perilaku 6. Contoh tersebut merupakan bentuk pengendalian sosial yang bersifat. pemberian label/cap sebagai penyimpang d.. sosialisasi dengan subkultur menyimpang e. kuratif c. persuasif e. a. Seorang ibu menasehati putranya untuk berhati-hati dalam memilih teman bergaulnya agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif. sehingga anak tersebut berbeda atau menyimpang dari kebiasaan masyarakat. 5. Ketika keluarga tidak berhasil mendidik anggotanya. Seorang anak mengalami keterbatasan komunikasi dengan kedua orang tuanya.. ibu dan ayah anak ini sangat sibuk karena harus mengurus perusahaannya. maka ia pun tidak suka lagi keluar malam. Keterbatasan perhatian dan komunikasi dengan orang tuanya membuat anak ini tidak dapat memahami nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat. Mendengar dirinya digosipkan sebagai wanita nakal.e.. Setiap hari.. gangguan mental atau jiwa individu Jawab: B Sosialisasi yang tidak sempurna adalah ketidakmampuan individu menyerap nilai dan norma yang diajarkan. represif b. perubahan sosial e. pengendalian sosial d.. diferensiasi sosial c. asosiasi diferensiasl b. gaya hidup Jawab: B Penyimpangan sekunder adalah perbuatan yang dilakukan secara khas dengan memperlihatkan perilaku menyimpang dengan ciri-ciri: a.. Dari kasus tersebut dapat disimpulkan bahwa gosip dapat berfungsi sebagai alat. a. Proses pembentukan perilaku menyimpang anak tersebut terjadi karena. pelapisan sosial b. Proses sosialisasi bisa dianggap tidak berhasil jika individu tersebut tidak berhasil mendalami norma-norma dalam masyarakat.. masyarakat tidak bisa mentolerir perilaku menyimpang tersebut. Keluarga adalah lembaga yang paling bertanggungjawab atas penanaman norma-norma masyarakat dalam diri anggota keluarga. a.

tindakan rasional berorientasi nilai. Tetapi yang terpenting dalam kontak adalah kedua belah pihak sadar akan kesadarannya sehingga saling memberikan tindakan atau tanggapan Wujud kontak sosial yaitu . Identifikasi. INTERAKSI SOSIAL Interaksi sosial berawal dari tindakan sosial. tujuan tidak diperhatikan 3. Pemberi sugesti biasanya orang yang berwibawa. yaitu kesesuaian tujuan dengan cara bertindak 2. yaitu pemberian pengaruh dari satu pihak ke pihak lain sehingga pihak yang dipengaruhi bertindak tanpa berfikir panjang.berdasarkan kenyataan. yaitu proses dimana seseorang tertarik dengan pihak lawan Sugesti yang mendalam akan melahirkan motivasi. Jadi secara harfiah kontak berarti saling menyentuh. yaitu tindakan meniru sikap. yaitu kecenderungan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain 4. antara kelompok-kelompok dengan kelompok-kelompok lain maupun antara kelompok manusia dengan individu. yaitu dorongan yang diberikan individu atau kelompok kepada individu atau kelompok lainnya sehingga individu atau kelompok yang diberi motivasi melaksanakan apa yang dimotivasikan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Sugesti. berpengaruh. Ciri interaksi adalah resiprokal yaitu adanya aksi dan reaksi Faktor yang menjadi dasar proses interaksi: 1. yaitu tindakan berdasarkan kebiasaan dalam masyarakat 4. lembaga dan organisasi sosial • Status dan Peranan Ringkasan A. Biasanya setelah mendapat gosip individu tersebut akan merasa malu dan bersalah sehingga akan lebih berhati-hati dalam bertindak Diposkan oleh luwesagustina di 19:45 Materi: Interaksi Sosial SKL 1 Mendeskripsikan interaksi sosial sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat Materi : • Interaksi sosial • Bentuk-bentuk interaksi • Proses pembentukan kelompok. kelompok mayoritas terhadap minoritas 3. Syarat interaksi yaitu kontak dan komunikasi Kata kontak berasal dari con atau cum yang artinya bersama-sama dan kata tango yang artinya menyentuh. Tindakan sosial adalah tindakan yang dipengaruhi atau untuk mempengaruhi orang lain Ada empat tindakan sosial: 1. Simpati. tindakan afektif. Imitasi. yaitu tindakan dengan memperhitungkan manfaat atau sesuai dengan nilai-nilai masyarakat. yaitu perasaan seolah-olah merasakan apa yang dialami oleh pihak lain yang diempatikannya. tindakan sosial instrumental. tingkah laku atau penampilan fisik 2. Perasaan simpati yang mendalam akan melahirkan empati. tindakan. yaitu tindakan berdasakan afeksi (perasaan) atau emosi Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antar orang perorang. Interaksi sosial karena pada dasarnya manusia memiliki naluri gregariousness (naluri untuk hidup bersama). tindakan tradisional.

yaitu kontak sosial yang memerlukan pihak ketiga sebagai media untuk melakukan hubungan timbal balik. yaitu isi atau maksud yang disampaikan komunikator kepada komunikan 4. jabat tangan. Misalnya Yanto meminta tolong Joko untuk mengajak Erna bergabung dalam kegiatan palang merah remaja. koalisi yaitu kejasama dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama 4. Umpan balik (feedback) yaitu tanggapan dari penerima pesan kepada penyampai Ciri-ciri interaksi 1.mendorong dan memudahkan proses integrasi dan asimilasi . Akomodasi Akomodasi adalah bentuk penyelesaian pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan Tujuan Akomodasi adalah: . kontak antar kelompok 3. Komponen komunikasi adalah: 1.menjaga keutuhan bangsa dan menggalang persatuan dan kesatuan warga Adapun bentuk-bentuk akomodasi 1. ada komunikasi dua arah 3. Pesan.meredam dan mencegah konflik .1. Kerja sama (cooperation) Bentuk-bentuk kerjasama 1. Joint Venture yaitu kerjasama dalam mengusahakan proyek-proyek tertentu 2. Komunikan. kooptasi yaitu penerimaan unsur baru dalam kepemimpinan 3. ada tujuan tertentu yang hendak dicapai B. Media. bargaining (tawar menawar) yaitu perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa 2. kontak antara individu dan suatu kelompok Dilihat dari langsung-tidaklangsung kontak dibedakan menjadi: 1. kesatuan atau integrasi 1. BENTUK_BRNTUK INTERAKSI Bentuk – bentuk interaksi secara garis besar dibedakan menjadi dua yaitu yang mengarah pada asosiati dan disosiatif Asosiatif yaitu proses sosial yang mengarah pada kerukunan. Misalnya tatap muka. yaitu pihak penyampai pesan 2. Komunikator.menghindari disintegrasi . ada dimensi waktu (masa sekarang dan akan datang) 4. yaitu pihak penerima pesan 3. ada pelaku lebih dari satu orang 2. kontak antarindividu 2. yaitu cara atau alat menyampaikan pesan 5. coersion yaitu paksaan pihak kuat terhadap yang lemah . kontak sekunder. saling melirik 2. kontak primer atau kontak langsung yaitu hubungan timbal balik yang terjadi secara langsung. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan dari satu pihak kepada pihak lain.

case fire (genjatan senjata) yaitu penghentian pertikaian untuk sementara waktu 3.keretakan hubungan antara anggota kelompok . artinya pertikaian sudah bersifat terbuka 4. yaitu proses sosial yang mengarah pada perpecahan dan disintegrasi 1. Konflik Suatu proses antara dua pihak yang saling berusaha menyingkirkan dengan cara menghancurkan atau membuat pihak lain tidak berdaya. yaitu penyelesaian pertentangan melalui pengadilan 9.persamaan unsur-unsur kebudayan . stalemate yaitu bentuk akomodasi dimana pihak yang bertentangan mempunyai kekuatan seimbang sehingga berhenti pada suatu tempat tertentu 8.kontravensi umum misalnya penolakan. arbritrasi yaitu penyelesaian masalah melalui pihak ketika dimana keputusan pihak ketiga bersifat mengikat 4. pengalihan perhatian 10. keengganan . mengejutkan pihat lawan 3.kesediaan menghormati budaya asing . berpisah 11. keraguan. toleransi yaitu penyelesaian pertikaian dengan cara membiarkan dan menghormati pihak lain 7. penolakan dan penyangkalan yang tidak diungkapkan secara terbuka.kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia . 2. yaitu saling mengurangi tuntutan antara pihak yang bertikai 3. ajudikasi. Pertikaian Merupakan sosial bentuk lanjut dari kontravensi..kontravensi intensif misalnya penghasutan. Persaingan (competition) Persaingan terjadi jika beberapa pihak menginginkan sesuatu yang jumlahnya terbatas.kontravensi taktis misalnya provokasi.perubahan kepribadian pada individu .2. Kontravensi Kontravensi merupakan proses sosial yang ditandai dengan ketidakpastian. kompromi. konsilisasi yaitu usaha mempertemukan pihak yang bertikai bagi tercapainya persetujuan bersama melalui badan tetap 6. mediasi yaitu penyelesaian masalah yang difasilitasi oleh pihak ketiga yang bersifat netral 5.toleransi di antara kelompok yang berbeda . Asimilasi yaitu pada dasarnya merupakan perubahan yang dilakukan secara sukarela yang ditandai dengan adanya usaha mengurangi perbedaan yang ada Adapun faktor pendorongnya adalah: . Konflik dapat berdampak: . displacement.kontravensi sederhana misalnya menyangkal pernyataan orang di depan umum . intimidasi. Bentuk-bentuk kontravensi menurut Leopold von Wiese . desas desus . khianat .sikap terbuka golongan penguasa .meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain ( + ) . segregasi. Akulturasi yaitu proses penerimaan dan pengolahan unsur budaya asing menjadi bagian dari kebudayaan suatu kelompok tanpa menghilangkan kepribadian kebudayaan yang asli Disosiatif.kesempatan yang sama di bidang ekonomi .amalgamasi (kawin campur) 4.kontravensi rahasia misalnya pembocoran rahasia.

Kelompok Sosial Kelompok sosial adalah kumpulan orang yang memiliki kesadaran akan keanggotaan dan saling berinteraksi. kekerabatan 4. Ketika terjadi bencana alam. Macam kelompok sosial menurut Bierstedt. Apabila semua anggota masyarakat mematuhi nilai dan norma yang berlaku. kelompok sosial. organisasi. misalnya kelompok pertemuan. pertentangan antar kelas sosial d. Keteraturan sosial yaitu suatu keadaan kehidupan masyarakat yang selaras. pertentangan rasial c.. 1.. a. yaitu kelompok yang bukan organisasi.. sugesti . pertentangan internasional C. Tertib sosial yaitu adanya keselarasan antara tindakan masyarakat dengan nilai dan norma yang berlaku 2. yaitu kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis dan persamaan kepentingan. Keajegan yaitu suatu keadaan yang memperlihatkan kondisi keteraturan yang tetap dan berlangsung terus menerus 4. nilai dan norma berperan dalam menentukan perilaku seseorang. Order sosial (social order) yaitu suatu sistem nilai dan norma yang diakui dan dipatuhi oleh warga masyarakat 3. Adapun unsur-unsur keteraturan sosial adalah: 1. kelompok asosiasi. Interaksi ini sangat dipengaruhi oleh faktor. Hasil dari interaksi melahirkan kelompok sosial. tidak memiliki hubungan sosial dan kesadaran jenis. penuh persatuan dan akan menciptakan suatu integrasi sosial. banyak kelompok masyarakat memberi bantuan kepada para korban bencana. kelompok kemasyarakatan. negara Faktor pembentuk kelompok sosial adalah kedekatan dan kesamaan SOAL UJIAN NASIONAL 1. kelompok statis. individu atau kelompok dalam masyarakat menyesuaikan tindakan-tindakannya dengan norma-orma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku. misalnya sekolah. maka akan tercipta suatu keteraturan sosial. yaitu kelompok yang anggotanya memiliki kesadaran jenis dan hubungan satu dengan yang lain tetapi tidak terikat dalam ikatan organisasi. pertentangan politik e. yaitu kelompok memiliki persamaan tetapi tidak mempunyai organisasi dan hubungan sosial anggotanya 3. status dan peran. misalnya kelompok usia penduduk 2.dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik Bentuk-bentuk konflik dapat berupa: a. lembaga sosial. pertentangan pribadi b.. individu atau kelompok di dalam masyarakat mengetahui dan memahami norma-norma dan nilai-nilai sosial yang berlaku 3. terdapat suatu sistem nilai dan norma yang jelas 2. Pola yaitu bentuk umum dari suatu interaksi sosial Adapun tertib sosial ditandai oleh tiga hal: 1. serasi. KETERATURAN SOSIAL Dalam interaksi sosial.

. simpati Jawab: E Simpati merupakan sikap ketertarikan seseorang terhadap orang lain. namun sikap empati lebih menjiwai atau lebih terlibat secara emosi. dimensi waktunya adalah masa lalu Dari daftar di atas yang termasuk ciri-ciri interaksi sosial adalah. mempunyai maksud dan tujuan yang jelas 4. yaitu apabila pesan dari komunikator disampaikan kepada komunikan melalui pihak ketiga atau melalui media komunikasi 4. orang tua dan anak bekerjasama mengolah tanah e. 1 dan 2 b. tidak ada komunikasi diantara pelaku 3. ada komunikasi dua arah 3. imitasi b. 2 dan 4 e. motivasi c. Berikut ini merupakan bentuk komunikasi sekunder langsung adalah...b. Sikap ini timbul karena adanya . ada pelaku lebih dari satu orang 2. Interaksi sosial terjadi jika terdapat kontak dan komunikasi. 1 dan 3 c. pelakunya lebih dari satu orang 2. sesama siswa melakukan pembicaraan melalui telepon b.. 2. empati e. Doni memelihara burung beo hasil tangkapannya sendiri Jawab : A Kontak sosial menurut proses terjadinya terdiri dari: 1. guru dan murid melaksanakan kegiatan belajar mengajar d. a. ada dimensi waktu (masa sekarang dan akan datang) 4. a.. a. Di sela-sela pidato. kontak primer. 2 dan 3 d. yaitu terjadi pada awal komunikasi sosial itu berlangsung 2. identfikasi c. empati e. penjual dan pembeli melakukan transaksi di pasar c. Perhatikan beberapa gejala sosial berikut: 1. masyarakat pendukungnya meneriakkan yel-yel tanda persetujuan terhadap pidato yang disampaikan secara langsung di tempat terbuka. imitasi Jawab: B Empati pada hakekatnya mirip dengan simpati. sugesti d. 3 dan 4 Jawab: B Ciri interaksi yang dapat dikenali adalah: 1. ada tujuan tertentu yang hendak dicapai 3. kontak sekunder. Kelompok masyarakat memberikan tepuk tangan terhadap pidato kampanye tokoh politik yang dikagumi sebagai bentuk dukungan. simpati d. Tindakan sosial para pendukung terhadap tokoh politiknya sangat dipengaruhi oleh faktor..

yaitu nilai yang bersumber dari unsur rasa manusia 3) Nilai moral. pembatas. konsiliasi e.. Nilai Nilai adalah sesuatu yang dianggap baik dan benar yang dicita-citakan oleh warga. Mengarahkan masayrakat untuk berfikir dan bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai yang adal dalam masyarakat 3. Alat solidaritas atau pendorong masyarakat untuk saling bekerja sama 5. nilai rohani . kompetisi b. a. yaitu nilai yang berisi keyakinan terhadap Tuhan YME Fungsi nilai yaitu 1.. kooperasi c. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi pemenuhan kebutuhan rohani. Bisa juga disampaikan kepada seseorang atau sekelompok orang atau suatu lembaga formal pada saatsaat khusus 5. benci. Agar nilai dapat terlaksana maka dibentuklah norma yaitu ketentuan yang berisi perintah dan larangan yang dilengkapi dengan sanksi. nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia 2. perasaan ingin menjatuhkan tetapi sikap-sikap tersebut tidak sampai pada tahap konflik Materi : Nilai dan Norma SKL 2 Menjelaskan proses sosialisasi dalam pembentukan kepribadian Matei • Nilai • Norma sosial • Sosialisasi • Kepribadian Ringkasan A. Nilai terdiri dari: 1. Alat untuk menentukan harga sosial 2. Pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah di beberapa tempat diwarnai aksi saling menghasut atau saling memfitnah antara para pendukung calon kepala daerah untuk mendapatkan kemengangan.kesesuaian nilai yang dianut oleh kedua belah pihak. seperti pola pikir. kontravensi d. konflik Jawab: C Kontravensi merupakan bentuk proses sosial yang berada diantara persaingan dan konflik yang ditandai dengan adanya sikap tidak senang. pendorong dan penekan idividu untuk berbuat baik B. nilai vital yaitu segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk melakukan aktivitas 3. Nilai rohani dibedakan menjadi : 1) Nilai kebenaran dan nilai empiris yaitu nilai yang bersumber dari proses berfikir atau akal manusia 2) Nilai keindahan.. kebijakan atau penampilannya. Realitas sosial demikian merupakan contoh interaksi sosial yang berbentuk. Memotivasi atau memberi semangat pada manusia untuk mewujudkan dirinya dalam perilaku sesuai dengan yang diharapkan oleh peran-perannya 4. Norma Sosial . yaitu nilai yang bersumber dari karsa dan etika 4) Nilai religius. Pengawas.

Oleh sebab itu dalam mepelajari sosialisasi maka perlu dipahami dahulu tentang nilai dan norma.Sosialisasi secara sederhana berarti proses seumur hidup yang berkenaan dengan bagaimana individu mempelajari cara – cara hidup.membentuk solidaritas sekaligus memberikan perlindungan terhadap keutuhan dan kerjasama antara anggota-anggota yang bergaul dalam masyarakat 4. Peter Berger : sosialisasi adalah suatu proses dimana seorang anak belajar menjadi seorang anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat 2. 4.J. Soerjono Soekanto : sosialisasi adalah suatu proses social tempat seorang individu mendapatkan pembentukan sikap untuk berperilaku yang sesuai dengan perilaku orang – orang dalam kelompoknya Tujuan Sosialisasi 1. Dalam memenuhi kebutuhannya ia selalu membutuhkan orang lain yang menyebabakan ia harus berinteraksi dengan orang lain. mempunyai sanksi yang tegas bagi pelanggarnya. yaitu manusia yang tidak bisa hidup tanpa orang lain atau selalu berkelompok dan bermasyarakat. Norma hukum yaitu aturan sosial yang dibuat oleh lembaga tertentu. individu dengan kelompok maupun kelompok dengan kelompok melahirkan suatu proses yang disebut sosialisasi. Pengertian Sosialisasi menurut beberapa tokoh 1.Cohen : sosialisasi adalah proses – proses manusia mempelajari tata cara kehidupan dalam masyarakat untuk memperoleh kepribadian dan membangun kapasitasnya agar berfungsi dengan baik sebagai individu maupun sebagai anggota suatu kelompok 3.Adalah patokan perilaku dalam suatu kelompok masyarakat tertentu sebagai perwujudan dari nilai. 3. Dari interaksi antar individu.mendorong seseorang agar sanggup menyesuaiakan tindakan dengan tata kelakuan yang berlaku . Kebiasaan (folkways) Kebiasaan merupakan bentuk perbuatan yang diulang-ulang secara sadar dan mempunyai tujuan yang jelas serta dianggap baik dan benar 3. Norma kesusilaan yaitu peraturan sosial yang berasal dari hati nurani yang menghasilkan akhlak. Fungsi mores adalah: . Adat Istiadat (Custom) Custom adalah kumpulan tata kelakuan yang paling tinggi kedudukannya karena bersifat kekal dan terintegrasi kuat dalam masyarakat yang memiliki custom tersebut Macam norma sosial dibedakan sebagai berikut 1. norma dalam masyarakat dibedakan menjadi: 1. C. Norma kesopanan yaitu peraturan sosial yang mengarah pada hal-hal yang berkenaan dengan bagaimana seseorang harus bertingkah laku wajar dalam masyarakat. misalnya cara makan 2. Memberikan pengetahuan dan ketrampilan bekal bermasyarakat .Berdasarkan tingkatannya. Tata Kelakuan (Mores) Tata kelakuakn adalah sekumpulan perbuatan yang mencerminkan sifat-sifat hidup dari sekelompok manusia yang dilakukan secara sadar guna melaksanakan pengawasan oleh sekelompok masyarakat terhadap anggota-anggotanya. Pengertian Sosialisasi Manusia tercipta sebagai gregoriouness atau zoonpoliticon. B. Norma agama yaitu peraturan sosial yang sifat mutlak dan tidak bisa ditawar karena berasal dari Tuhan. norma dan nilai yang terdapat dalam kelompoknya agar dapat berkembang menjadi pribadi yang dapat diterima kelompoknya. 2. Cara (usage) Cara merupakan suatu bentuk perbuatan tertentu.memberikan batasan pada perilaku individu .

Disini orang tua sebaagi significant other yaitu orang yang amat berarti bagi anak dan dianggap penting bagi pembentukanan dan bertahannya diri dimaan anak menyerap nilai dan norma 3. membantu pengendalian fungsi – fungsi organic yang dipelajari melalui latihan mawas diri yang tepat 4. Represif (repressive socialization) yaitu menekankan ketaatan anak pada orang tua. Disini remaja juga dapat memainkan peran sendiri dengan penuh kesadaran. komunikasi nonverbal f. Selalu dekat dengan anak-anaknya 2). Ciri yang lain adalah : a. Disini orang tua sangat berperan untuk : 1). kepatuhan anak d. 4. hukuman dan imbalan simbolis . memberikan imbalan bagi perilaku yang baik b. komunikasi sebagai perintah e. meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efisien 3. Sosialisasi partisipasi (participatory socialization) yaitu mengutamakan adanya partisipasi dari anak. keluarga sebagai significant order (dominasi orang tua) 2). misal bermain perang – perangan sebagai tentara. Tahap Penerimaan Norma Kolektif (Generalized other) Tahap seseorang dianggap dewasa dimana ia telah menjadi warga masyarakat dalam arti sepenuhnya Media Sosialisasi dalam Pembentukan Kepribadian 1.2. baik dan buruk 4). Keluarga (Kinship) Keluarga merupakan media sosialisasi awal seseorang. benar dan terpuji serta menghindari perbuatan yang keliru di muka anak-anaknya 5). membiasakan individu dengan nilai nilai dan kepercayaan pokok yang ada pada masyarakat Proses Sosialisasi Menurut Goerge Herbert Mead (Role Theory) 1. memberikan pengawasan dan pengendalian yang wajar 3). serta memperoleh awal pemahaman tentang diri 2. hukuman dan imbalan material c. menasehati anak jika melakukan kesalahan serta mengarahkan anak ke jalan yang benar Pola sosialisasi dalam keluarga dibedakan menjadi 2 1). Tapap Meniru (Play Stage) Ditandai dengan semakin sempurnanya anak meniru peran. mendorong anak agar dapat membedakan antara benar dan salah. menghukum perilaku yang keliru b. antara lain: a. ibu dan ayah dapat membawakan peran sebagai orang tua yang baik. Tahap persiapan (Preparatory Stage) Dimulai saat lahir dan balita dimana seorang anak mulai kegiatan meniru tidak sempurna. sosialisasi berpusat pada orang tua g. sekolah – sekolahan sebaagi guru atau murid. Tahap Siap Bertindak (Game Stage) Tahap pada masa remaja dimana sering terjadi proses identifikasi seseorang terhadap idolanya. anak memperhatikan keinginan orang tua h.

misal penggunaan narkoba. menunjang integrasi antarsuku dan antarbudaya 7) mengadakan hiburan umum (kompetisi olah raga dan pensi) 4. sekolah. orang tua memperhatikan keinginan anak h. komunikasi sebagai interaksi e. Lingkungan Kerja Lingkungan kerja juga mempunyai pengaruh bsar dalam pembentukan kepribadian. Klik adalah kelompok kecil tanpa struktur formal yang mempunyai pandangan atau kepentingan bersama. meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan dan penyuluhan 5) meningkatkan taraf kesehatan melalui penjaskes 6) menciptakan warga negara yang mencitai tanah air. khawatir. menulis dan berhitung adalah aturan – aturan mengenai kemandirian ( independence). . kelompok sebaya. Pada usia remaja berkembang menjadi kelompok persahabatan yang lebih luas. komunikasi verbal f. Ada juga geng yang dapat mengembangkan kepribadian yang positif bagi anggotanya antara lain. Teman Sepermainan Disebut juga peer group. Geng adalah kelompok remaja yang terkenal karena kesamaan latarbelakang social. gembira dan lainnya yang tidak didapat dirumah 4) melalui interaksi dapat berkembang ketrampilan social yang berguna bagi kehidupan mendatang 5) pola perilaku dan kaidah – kaidah tertentu dalam persahabatan mendorong remaja bersikap lebih dewasa Dalam kelompok remaja ada yang berbentuk geng atau klik. takut. keluarga merupakan generalized order (kerjasama ke arah tujuan) 2. otonomi pada anak d. Geng sering dikonotasikan negatif karena kegiatannya yang melanggar norma. sosialisasi berpusat pada anak g. daerah dan sebagainya. universalisme dan kekhasan (specifikasy). 1) mengembangkan ketrampilan berorganisasi dan kepemimpinan 2) menumbuhkan rasa kesetiakawanan social yang kuat 3) rela berkorban untk sesama anggota kelompok 4) menyalurkan semangan patriotisme 3. Fungsi sekolah sebagai media sosialisasi antara lain: 1) mengembangkan potensi anak untuk mengenalkan kemampuan dan bakatnya 2) melestarikan kebudayaan dengan cara mewariskannya dari generasi ke generasi 3) merangsang partisipasi demokrasi dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional dan bebas 4) memperkaya kehidaupan dengan menciptakan cakrawala intelektual. Pengaruh dari lingkungan kerja tersebut pada umumnya mengendap dalam diri seseorang dan sukar dirubah apabila yang bersangkuta lama bekerja di lingkungan tersebut.c. prestasi (achievement). Sekolah Sekolah merupakan media sosialisasi yang mendasar setelah keluarga karena di sekolah terjadi proses pembelajaran yang sistematis terhadap individu. Peranana positif kelompok persahabatan bagi perkembangan kepribadian anak antara lain 1) rasa aman dan dianggap penting dalam kelompok 2) perkembangan kemandirian remaja tumbuh dengan baik dalam kelompok persahabatan 3) remaja mendapat tempat yang baik bagi penyaluran rasa kecewa. pelanggaran lalu lintas untuk geng motor dll. Aspek yang dipelajari selain belajar membaca.

Media Massa Media massa dapat mempengaruhi kepribadian individu melalui pesan yang disampaikan oleh media massa tersebut. jumlah anggota keluarga e. IQ. tabloid) dan media elektronika ( TV. Norrma tersebut berfungsi untuk mengatur . Tempat tinggal yang dimaksud adalah terpisah dari masyarakat luas dalam waktu tertentu. Media masa terbagi menjadi 2.5. 2. faktor kebudayaan khusus misalnya desa. Jenis sosialisasi 1. a. RSJ D. lingkungan keluarga b. tayangan visual (bisa dilihat) dan didengar. pendapatan keluarga d. ketetanggaan. Hubungan antara Sosialisasi dengan Kepribadian Kepribadian adalah corak tingkah laku sosial yang meliputi corak kekuatan. misal LP. Kepribadian merupakan hasil sosialisasi dan enkulturisasi. bersama – sama menjalani hidup terkukung dan diatur secara formal.. perasaan dan naluri Faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian yaitu: a. faktor geografis (lingkungan fisik) misalnya tinggal di pegunungan atau pantai c. Unsur kepribadian yang menyusun manusia adalah pengetahuan. dorongan. Media yang lain Media sosialisasi yang lain adalah institusi agama. radio. leinginan. faktor biologis misalnya ketekunan. karena sosialisasi merupakan proses social yang didapat atau terjadi dalam diri seorang individu sejak ia kecil untuk membentuk kepribadian dan sikapnya dalam berperilaku sehingga sesuai dengan perilaku dan kepribadian kelompoknya sehingga ia diterima sebagai bagian dari kelompok tersebut.. Tayangan TV sering dijadikan acuan perilaku dan gaya hidup bagi penontonya. opini dan sikap yang melekat pada seseorang apabila dihubungan dengan orang lain atau menaggapi suatu keadaan. masyarakat merupakan agen sosialisasi yang dapat mempengaruhi kepribadian seseorang. pesantren. film). perilaku anggota keluarga . majalah. keluarga petani d. kebutuhan keluarga c. media cetak (surat kabar. Berger dan Luckmann yaitu sosialisasi pertama yang dijalani individu semasa kecil dengan belajar menjadi anggota masyarakat (keluarga). ambisi b. internet. kota.. Dalam keluarga terdapat norma tentang bagaimana hubungan antara sesama anggota keluarga. Menurut Irving Goofmen adalah suatu sosialisasi yang ditandai dengan adanya keterputusan sosialyang diawali dengan desosialisasi(pencabutan peran) dan resosialisasi (pemberian peran social baru) melalui institusi total yaitu tempat tinggal dan tempat bekerja. faktor pengalaman kelompok SOAL UJIAN NASIONAL 1. organisasi rekreasional. Sosialisasi Sekunder Adalah suatu proses sosialisasi lanjutan setelah sosialisasi primer yang memperkenalkan individu kedalam kelompok tertentu dalam masyarakat. Sosialisasi Primer Menurut Peter L. Media TV meupakan media yang paling efektif dalam penyampaian pesan karena hampir dimiliki oleh setiap lapisan masyarakat.

a. peran sosial Jawab: D Agen sosialisasi adalah pihak-pihak yang melaksanakan atau melakukan sosialisasi. pengendalian sosial d. Makanan berguna untuk kesehatan badan 2. Nilai-nilai dalam masyarakat: 1. 1 dan 2 b. Kaidah untuk mengatur perilaku individu atau kelompok dalam masyarakat yang berlaku secara tegas.. Bapak dan Ibu Sosro berasal dari Jawa Tengah mendidik putra-putrinya secara adat/tradisi kejawen. norma hukum Jawab: E Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau peraturan-peraturan yang formal dan tertulis. norma kebiasaan c.. norma kelaziman d.Jawab : E Norma merupakan aturan-aturan dengan sanksi-sanksi yang dimaksudkan untuk mendorong. Semua pihak yang berperan memberikan nilai. a. norma dan peran sosial kepada individu sehingga berperilaku dan berkepribadian dewasa sesuai dengan harapan masyarakat disebut. .. 1 dan 3 c. norma tata kelakuan b.. bahkan menekan anggota masyarakat secara keseluruhan untuk mencapai nilai-nilai sosial. Agama memberikan arah dan pedoman hidup 3.. tertulis dan disertai sanksi tergolong jenis.. agen sosialisasi e. norma adat e. dengan menggunakan bahasa Jawa Kromo (bahasa halus) untuk berkomunikasi dengan yang lebih tua. Teknologi komunikasi berfungsi memudahkan interaksi sosial Yang mengandung nilai material dalam kehidupan bermasyarakat adalah. Agen sosialisasi disebut pula media sosialisasi yaitu tempat/lingkungan dimana seseorang melakukan sosialisasi 5. 4.. 2 dan 4 e. Ketentuan aturan dan sanksi terhadap pelanggar dinyatakan dengan tegas bila dibandingkan dengan norma-norma yang lain. sosialisasi norma c. 2 dan 3 d. Pakaian berfungsi melindungi jasmani manusia 4. 3 dan 4 Jawab: B nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia 3. a. Norma merupakan ukuran yang digunakan oleh masyarakat untuk mengukur apakah tindakan yang dilakukan merupakan tindakan yang wajar dan dapat diterima ataukah merupakan tindakan yang menyimpang karena tidak sesuai dengan harapan sebagian besar masyarakat 2. kontrol sosial b.

Sekelompok penyeberang jalan melintas di zebra cross. Faktor yang mendasari perilaku sosial pada contoh di atas adalah. kepribadian dengan lingkungan Jawab: B Menurut Soerjono Soekanto ada beberapa tipe kebudayaan khusus atau subculture yang secara nyata dapat mempengaruhi bentuk kepribadian individu. ia harus menghargai dan hormat terhaap gurunya. lingkungan dengan kebudayaan e. a.. kebudayaan e. hukum d. budaya khusus atas dasar agama e. budaya khusus masyarakat desa dan kota c. kesusilaan Jawab : A Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau peraturan-peraturan yang formal dan tertulis. kesopanan Jawab: D Norma kesopanan atau etika merupakan ketentuan-ketentuan hidup yang berlaku dalam hubungan atau interaksi sosial masyarakat . kesopanan d.. sementara itu pengendara roda dua melaju dengan tertib dan memakai helm sesuai aturan lalu lintas yang berlaku. susila b. komunal e. Ketentuan aturan dan sanksi terhadap pelanggar dinyatakan dengan tegas bila dibandingkan dengan norma-norma yang lain. kepribadian dengan kedaerahan c. seorang guru menyayangi siswa sesuai dengan etika guru. hukum b.. kebiasaan e.. in-formal d. formal b... budaya khusus berdasarkan faktor kedaerahan b. individu Jawab : A Karena terjadi secara sistematis dan dalam institusi resmi 7. agama c. Di sekolah.. non-formal c.. Demikian juga dengan murid.. agama c. Kondisi tersebut menggambarkan pelaksanaan norma. a.Contoh tersebut menunjukkan adanya hubungan yang erat antara. sosialisasi dengan kebudayaan b. pergaulan para siswa dengan teman maupun guru diatur secara jelas. a. Ketika guru berinteraksi dengan murid. a. kebudayaan dengan keturunan d. Proses sosialisasi yang terjadi tergolong berbentuk. budaya khusus kelas sosial d. 8... yaitu: a. budaya khusus berdasarkan profesi 6..

. Ditinjau dari tahap waktunya. memperkaya kehidupan dengan mencipytakan kemungkinan untuk mengembangkan cakrawala intelektual dan cita rasa keindahan d. melestarikan budaya dengan cara mewariskan dari generasi satu ke generasi berikutnya b. artinya sebagai sarana untuk menyelenggarakan seluruh tata kehidupan warga masyarakat tersebut. warisan biologis Jawab: C Dalam masyarakat. sosialisasi yang dilakukan ibu terhadap anaknya tergolong.9.. Karakteristik kepribadian tersebut menunjukkan adanya hubungan sosialisasi dengan . kepribadian yang mempunyai rasa cinta tanah air b.. a. Seorang anak yang sedang makan sambil mengangkat kaki ditegur oleh ibunya. kebudayaan merupakan perangkat yang dihasilkan oleh suatu bentuk kehidupan bersama yang selanjutnya digunakan sebagai pedoman hidup. sopan. motivasi individu b.. a. 11. tetapi juga berfungsi untuk membentuk. Dijelaskan kepadanya bahwa sikap seperti itu tidak baik. Bagi generasi baru. menunjang integrasi antara ras yang berbeda h. tingkah laku anak sesuai kebudayaan daerah d. Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan masyarakat Jawa cenderung bersifat tenang. Sekolah sebagai salah satu media sosialisasi yang mempengaruhi perkembangan kehidupan bangsa. tidak saja mengajarkan pengetahuan dan ketrampilan. tersier Jawab : A Sosialisasi primer merupakan sosialisasi pertama yang dialami individu sewaktu kecil.. motivasi belajar berbagai ilmu dan teknologi c. menciptakan warga negara yang patriotikk melalui pelajaran yang menggambarkan kejayaan bangsa g.. familier c. pantang berbicara keras dan menggunakan bahasa yang halus jika berbicara dengan orang yang lebih tua. primer d. kebudayaan tersebut akan berfungsi membentuk atau mencetak pola- . merangsang partisipasi demokratis melalui ketrampilan bicara dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional c. sekunder e. meningkatkan taraf kesehatan melalui latihan olah raga f.. status dan peran sosial di masyarakat Jawab : A Menurut Horton dan Hunt sekolah mempunyai fungsi utama membantu orang untuk sanggup mencari nafkah serta mengembangkan potensi seseorang selain itu fungsi tambahan yang lain adalah: a. membentuk kepribadian. lingkungan kebudayaan d. lembaga masyarakat e. ketrampilan kerja di industri hulu dan hilir e... Pada tahap ini anak mengenal keluarganya. pengendalian sosial c. Pada soal diatas sosialisasi terjadi pada lingkungan keluarga. yaitu susunan unsur-unsur dan jiwa yang menentukan perbedaan tingkah laku atau tindakan dari tiap-tiap individu 10. a.. otoriter b. Oleh sebab itu kebudayaan senantiasa dirombak dan disesuaikan dengan kebutuhan dan disesuaikan dengan situasi yang ada dalam masyarakat.. meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan pribadi dan berbagai kursus e.

. Jadi kebudayaan dapat menentukan corak kepribadian dari warga masyarakat.pola perilaku yang selanjutnya akan membentuk suatu kepribadian yang tetap dan khas.

a. mempunyai dampak positif bagi masyarakat e. terjadinya disintegrasi sosial budaya e.. terjadi secara lambat dalam masyarakat b. melemahnya kehidupan religius karena listrik masuk desa c. a. setiap bidang mengalami perubahan secara bertahap c. a. perubahan sosial terjadi dengan sendirinya dan terus menerus Jawab D Dalam proses perubahan terdapat ciri bahwa antarlembaga sosial yang ada dalam struktur saling berkaitan. 2.. telah direncanakan oleh kelompok tertentu d. Pemerintah telah menetapkan UU mengenai Perlindungan Terhadap Anak dan Perempuan untuk melindungi dari aksi tindak kekerasan. lembaga kemasyarakatan pasti mengalami perubahan d. melalui sistem pengolahan lahan pertanian dengan teknologi dan mekanisasi.SOAL UJIAN NASIONAL 1. meningkatnya kebutuhan hidup karena kemajuan zaman Jawab: A Perkembangan teknologi pertanian yang bergitu pesat . . yaitu dengan penggunaan traktor. oleh karena itu adanya upaya pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya dapat menyebabkan berkurangnya kesenjangan sosial 3... meningkatnya penemuan baru b. tidak mengubah struktur sosial masyarakat c. perubahan tidak merata dalam masyarakat Jawab:B Perubahan yang pengaruhnya kecil adalah perubahan sosial yang tidak menyangkut berbagai aspek kehidupan dan perubahan tersebut tidak menimbulkan perubahan pada struktur 5. berkurangnya interaksi primer karena adanya telepon seluler d.... Kehadiran traktor dapat dianggap menghancurkan sumber mata pencaharian buruh tani dan akhirnya para buruh tani mengadakan protes. struktur lembaga kemasyarakatan saling kait mengait e. menurunnya solidaritas sosial karena sistem pertanian modern b. Contoh di atas merupakan kemajuan di bidang.. Salah satu dampak positif dari upaya pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya adalah. banyaknya westernisasi di kalangan remaja Jawab: C Terjadinya kesenjangan sosial yang tinggi akan menimbulkan gejolak dalam masyarakat.. berkurangnya kesenjangan sosial d.. terbentuknya sikap individu c. Perubahan mode pakaian merupakan bentuk perubahan sosial yang pengaruhnya kecil karena. Adanya suatu perubahan sosial dalam bidang kehidupan tertentu akan diikuti oleh perubahan di bidang-bidang yang lain. meningkatnya konsumerisme karena iklan dalam media massa e. Sebagai contoh dampak negatif dari perubahan sosial yang disebabkan oleh berkembangannya teknologi di desa adalah. Oleh karena itu perubahan yang terjadi pada suatu lembaga akan menyebabkan perubahan pada lembaga sosial lainnya 4. a. setiap individu pasti mengalami perubahan b.. Hal ini karena.

sekuler. ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan b. Namun modernisasi juga mendorong terciptanya pola hidup yang cenderung mengejar kemewahan duniawi dan konsumtif. kebebasan berpendapat Jawab : D Dalam HAM ada sebuah perlindungan terhadap anak dan wanita dari suatu tindak kekerasaan dan ada sebuah kebebasan dari rasa takut.. tidak percaya adanya ajaran dosa dan pahala c. Oleh karena itu perubahan yang terjadi pada suatu lembaga sosial akan menyebabkan perubahan sosial lainnya. masyarakat yang terisolasi tidak mengalami perubahan sosial b. perubahan lembaga tertentu diikuti oleh perubahan lembaga sosial lainnya d. emansipasi wanita d. Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi pada struktur kemasyarakatan. Berikut merupakan syarat timbulnya revolusi. perubahan evolusioner tidak berpengaruh pada bidang spiritual e.. kesetaraan gender b. f) Perubahan sosial yang cepat menyebabkan disorganisasi yang bersifat sementara karena berada dalam proses penyesuaian diri. a. hanya mengakui kebenaran kelompok sendiri Jawab : D Hedonis adalah dampak negatif sebuah modernisasi yang merupakan sikap hidup yang cenderung mengejar material keduniawian saja sehingga lebih menikmati kenikmatan dalam jangka pendek 7. produktif. a. ekonomis. e) Antarlembaga sosial yang ada dalam struktur sosial masyarakat saling berkaitan. kecuali … . Berdasarkan deskripsi tersebut. berbicara dan kebebasan dari tekanan. hedonis. fanatis. anarkis. mengutamakan kenikmatan jangka pendek d. dampak negatif dari modernisasi adalah munculnya gaya hidup. melakukan pengrusakan fasilitas umum b.. praktis dan nyaman. pengakuan HAM e.. kegiatan masyarakat industri modern menjadi berhenti berkembang c. g) Perubahan-perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja karena kedua biang tersebut berkaitan Latihan soal IPS kelas 9 – dari bank soal untuk menghadapi ujian semester sekolah dan ujian nasional (7) (syarat timbulnya revolusi…) 1. Modernisasi mengubah kehidupan masyarakat menjadi serba efisien. harus dapat memanfaatkan momentum . kebebasan individu c. Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan ciri-ciri perubahan sosial sistemik adalah. perubahan material tidak berpengaruh pada bidang spiritual Jawab C Menurut Soerjono Soekanto proses perubahan sosial di masyarakat memiliki ciri-ciri sebagai berikut : d) Tidak ada masyarakat yang berhenti berkembang karena masyarakat berkembang baik secaralambat maupun cepat. adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat tersebut c. menghemat anggaran belanja/pengeluaran e. 6.a. a. rasa lapar..

a. membentuk pola pikir masyarakat lebih logis/ilmiah c. terjadinya pemberontakan atau revolusi d. tergesernya bentuk-bentuk budaya nasional d. kecuali … . tidak bertentangan dengan keyakinan masyarakat 4. evolusi b. a. Pada dasarnya modernisasi dengan komputerisasi tersebut bertujuan … . Berikut ini merupakan sebab-sebab intern terjadinya perubahan sosial budaya. meningkatkan produktivitas kerja d. memanfaatkan teknologi maju b. munculnya tatanan kehidupan masyarakat baru yang lebih modern 9. hanya diikuti oleh golongan tertentu c. adanya bencana alam akan mengurangi jumlah penduduk c. Proses bertemunya dua kebudayaan atau lebih yang saling bercampur menjadi satu disebut … . asimilasi budaya b. a. bencana alam terkadang memaksa seseorang untuk mengungsi dan beradaptasi dengan tempat baru dipengungsian b. reformasi 3.d. memunculkan ide-ide baru b. a. bencana alam mendorong orang lain untuk bersimpati d. meningkatkan keterampilan karyawan 8. Perubahan mode pakaian dikategorikan sebagai perubahan yang pengaruhnya kecil dengan ruang lingkup yang tidak luas. a. rotasi c. memanfaatkan manajemen modern c. akulturasi budaya . sistem kasta dalam masyarakat d. sistem terbuka masyarakat c. adanya dinamika penduduk 5. adanya keinginan individu yang inovatif 2. adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat c. a. adanya peperangan b. Bentuk faktor pendorong terjadinya perubahan sosial budaya yang tidak lagi memerhatikan perbedaan status sosial disebut … . a. a. hanya berhubungan dengan kebutuhan sekunder b. kecuali … . bencana alam berpotensi menimbulkan konflik dalam masyarakat 7. revolusi d. Adanya bencana alam dapat mendorong terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat karena …. sistem kekuatan dari rakyat 6. karena … . sistem sama rata/sosialis b. Berikut ini bentuk kemajuan akibat perubahan sosial budaya. tidak ada hubungannya dengan bidang kebudayaan d. Pelaksanaan Proklamasi 17 Agustus 1945 termasuk dalam kategori … . Komputerisasi di bidang ekonomi perbankan yang berdampak pada pengangguran karyawan dimaksudkan untuk mempertinggi efisiensi kerja.

disintegrasi budaya 10. pengaruh industrialisasi d. Berikut ini yang merupakan contoh perubahan yang berbentuk progres adalah … . a. Perubahan pada lembaga kemasyarakatan akan memengaruhi sistem sosialnya yang meliputi …. ingin meningkatkan pendapatan perkapita c. heterogenitas penduduk c. masyarakat menolak perubahan b. Pemaksaan suatu ideologi budaya biasanya terjadi karena adanya … . masyarakat setuju perubahan d. masyarakat menghendaki penundaan c. kurangnya sumber daya manusia dalam bidang ekonomi d. kebutuhan hidup. a. Perubahan sosial mengakibatkan masalah sosial yang dimulai dengan … . difusi budaya d. banyak wanita berpakaian sangat minim d. ini menandakan bahwa … . makanan pokok b. penemuan komputer yang dapat memperlancar sistem informasi 11. pola perilaku dan asal-usul c. norma. pengaruh bencana alam b. pengaruh urbanisasi c. a. lahirnya golongan menengah c. Contoh dari kecenderungan masyarakat mempertahankan unsur lama karena diperoleh melalui proses sosialisasi sejak kecil adalah … . pengaruh perang 17. listrik masuk desa mengakibatkan kenakalan remaja b. Alasan terjadinya perubahan sosial dalam bidang ekonomi yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat adalah … . terciptanya integrasi sosial b. nilai. lahirnya disintegrasi sosial d. rasa tidak puas dengan kondisi yang sedang berlangsung b. nilai dan seluruh kondisi alam lingkungan b. a. a. a. solidaritas kelompok 12. masyarakat mengadakan protes. keyakinan. masyarakat tidak peduli 15. sikap dan pola perilaku masyarakatnya d. Pada saat pemerintah berencana menaikkan tarif listrik. a.c. berkembangnya kriminalitas 13. tata cara beribadah d. upacara adat perkawinan c. kurangnya tenaga ahli dalam pelaksanaan pembangunan 14. Adanya gerak sosial vertikal atau horizontal yang lebih luas di masyarakat merupakan pengaruh dari adanya … . sistem pendidikan yang maju b. sistem terbuka masyarakat . siaran televisi menyebabkan siswa malas belajar c. suku bangsa dan adat istiadat 16. a.

d. Perang Dunia II di kawasan Eropa disebabkan oleh … . serangan Jerman terhadap kota Danzig di Polandia d. wajib menjadi tenaga romusha b. kritis dan terbuka dengan memfilter segala bentuk perubahan 20. migrasi penduduk c. a. orang Yahudi tidak mau tunduk pada kebijaksanaan Hittler 2. Pulau Kurile dan Sakhalin diserahkan kepada Rusia c. terbunuhnya putra mahkota Austria b. Munculnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial baru yang lebih kompleks merupakan dampak negatif dari … . a. mengikuti latihan militer ala Jepang . a. Perjanjian San Fransisco berisi antara lain … . a. daerah Italia dipersempit b. sikap pesimistis c. rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan b. Adolf Hittler sangat membenci orang Yahudi c. masa bodoh terhadap setiap pengaruh perubahan d. haus akan hal-hal baru yang dibawa pihak penguasa Latihan soal IPS kelas 9 – dari bank soal untuk menghadapi ujian semester sekolah dan ujian nasional (6) (Salah satu tindakan Hittler dalam mengembangkan fasisme…) 1. apriori terhadap segala bentuk pengaruh perubahan b. a. a. Negara-negara fasis pada umumnya menganut paham chauvinisme. memimpikan persatuan seluruh negara di bumi 3. Jerman dibagi menjadi dua daerah pendudukan d. orang Yahudi menguasai perekonomian Jerman b. pertambahan penduduk b. kemajuan di bidang pendidikan d. sikap tertutup d. Masyarakat yang pernah dijajah bangsa lain akan memiliki sikap … . perubahan sosial budaya 19. Sebagai pelajar sebaiknya kita menyikapi segala bentuk perubahan sosial dan budaya dengan sikap … . Secara khusus. menerima setiap perubahan tanpa terkecuali c. menganggap dirinya unggul dari ras lainnya b. Alasan tindakan Hittler adalah … . menganggap semua bangsa itu sama d. a. sikap ingin meniru budaya asing 18. a. Alasan perlawanan rakyat terhadap Jepang adalah kewajiban melakukan seikerei. Salah satu tindakan Hittler dalam mengembangkan fasisme adalah membunuh dan mengusir orang-orang Yahudi. Jerman harus mengganti kerugian perang 5. yaitu … . politik mencari kawan di antara negara-negara Eropa 4. orang Yahudi dianggap sebagai biang kekalahan Jerman dalam PD I d. yaitu … . serangan Jepang terhadap pangkalan Sekutu di Hawai c. negara di atas segala kepentingan rakyat c.

mengizinkan penggunaan bahasa Indonesia d. mengadili setiap anggota PETA yang melakukan pemberontakan c. memperkuat pasukan Jepang di Indonesia 11. kesewenang-wenangan tindakan Jepang d. Bagi bangsa Indonesia.c. Gerakan Tiga A tidak mendapat sambutan dari rakyat Indonesia 14. Jepang akhirnya membubarkan Gerakan Tiga A sebab … . Peristiwa penting yang menandai dimulainya penjajahan Jepang di Indonesia yaitu … . a. Heiho dan PETA yang dibentuk pemerintah Jepang mempunyai tugas utama … a. membantu pertahanan bangsa Indonesia menghadapi Belanda b. Gerakan Tiga A tidak bermanfaat bagi bangsa Indonesia c. Gerakan Tiga A didominasi orang-orang Jepang d. mengajukan usul dan pertimbangan kepada pemerintah Jepang d. memberikan kemerdekaan secara bertahap 10. kebutuhan yang dicari Jepang hanya ada di Indonesia 8. a. menjaga ketertiban umum d. Tugas badan Cuo Sangi In hampir sama dengan badan DPA yaitu … . Pada masa pemerintahannya di Indonesia. mendidik bangsa Indonesia agar siap jika merdeka kelak d. membantu Jepang di front pertempuran Asia Pasifik c. melakukan penghormatan terhadap Kaisar Jepang d. a. Belanda menyerahkan kepada Jepang dalam Perjanjian Kalijati c. menyampaikan aspirasi rakyat Indonesia kepada pemerintah Jepang 13. kecuali … . kewajiban melakukan seikerei c. mengizinkan menyanyikan lagu Indonesia Raya b. Jepang berusaha mengeksploitasi sumber kekayaan alam Indonesia sebab … . memeriksa kebijakan-kebijakan yang akan diambil pemerintah Jepang b. Jepang membutuhkan sumber kekayaan alam Indonesia untuk membantu perang Jepang d. mengerahkan rakyat untuk mengumpulkan padi . Beberapa propaganda awal Jepang untuk menarik hati bangsa Indonesia. mempersiapkan tenaga prajurit untuk membantu Jepang c. a. a. menyerahkan tanaman padi kepada Jepang 6. a. adanya penderitaan rakyat akibat kekejaman Jepang b. Jepang tidak segera memerdekakan Indonesia 7. Tujuan yang sebenarnya dari Jepang membentuk organisasi semi militer adalah … . mempertahankan Indonesia dari serangan musuh b. Gerakan Tiga A murni bentukan Jepang b. menambah kekuatan angkatan perang di negeri Jepang 12. Putera bertujuan untuk … . Berikut ini yang merupakan alasan munculnya perlawanan rakyat Indonesia terhadap Jepang. Jepang khawatir kekayaan alam Indonesia dihabiskan oleh Belanda c. kecuali … . Jepang masuk ke Indonesia lewat Tarakan d. dibomnya kota Hiroshima dan Nagasaki 9. a. Indonesia sudah menjadi jajahan Jepang b. a. melarang penggunaan Bahasa Belanda c. dibomnya pangkalan angkatan laut AS di Pearl Harbour b.

kecuali … . desa kehilangan para pemuda dan kaum laki-laki b. maka pihak Sekutu … . Alasan Syahrir melakukan perlawanan terhadap Jepang adalah … .. Untuk menghadapi invasi Jepang di Asia Tenggara. mempersatukan kekuatan untuk melawan Jepang c. diwarnai aksi saling menghasut atau saling memfitnah antara para pendukung calon kepala daerah untuk mendapatkan kemenangan. C. pergerakan nasional semakin radikal b. segera memerdekakan tanah jajahannya b. a.b. ekonomi rakyat mengalami kerusakan LATIHAN UJIAN NASIONAL TAHUN 2010 SOAL 14 Petunjuk : Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada A. D atau E pada lembar jawab 1. terjadi kelaparan dan wabah penyakit d. Belanda memberikan kemerdekaan kepada jajahannya d. kompetisi . menyelidiki kekuatan Jepang dalam Perang Pasifik 15. a. Realitas sosial demikian merupakan contoh interaksi sosial yang berbentuk . a. Pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah di beberapa tempat. penderitaan rakyat yang sangat berat 16. lapisan paling atas ditempati oleh golongan Jepang c. meminta bantuan Amerika Serikat dan Rusia d. Dampak Perang Dunia II bagi Indonesia antara lain … . Indonesia mulai dijajah Jepang c. Aspek mentalitas yang ditimbulkan dari adanya romusha adalah … . mengadakan kerja sama dengan sayap kiri Jepang c. masyarakat pedesaan dihantui oleh ketakutan kolektif c. A. Jepang tidak segera memerdekakan Indonesia c. Pernyataan berikut yang benar mengenai stratifikasi sosial masyarakat Jepang. membangun kembali segala yang telah dirobohkan oleh Belanda d. a. golongan pribumi menempati lapisan paling bawah b. persenjataan Jepang lebih modern b. tidak mendapat dukungan dari rakyat d. persiapan yang kurang matang 20. a.. Jepang adalah negara fasis b. Pemberontakan PETA di Blitar dapat dikatakan mengalami kegagalan sebab … . B. a. golongan Timur Asing menempati lapisan paling bawah 17. menolak modernisasi yang dilakukan oleh Jepang d. rencana pemberontakan sudah diketahui oleh Jepang c. membentuk komando gabungan ABDACOM 19. Lapisan kedua diduduki oleh golongan pribumi d. negara-negara imperialis memberi kemerdekaan kepada jajahannya 18.

Ditinjau dari tahap waktunya. Tindakan sosial para pendukung terhadap tokoh politiknya sangat dipengaruhi oleh faktor . simpati 3. identifikasi C. konflik 2.. hukum D.. Sekelompok penyeberang jalan melintas di zebra cross. ia harus menghargai dan hormat terhadap gurunya. sekunder E.B. kooperasi C. kesopanan D. kontravensi D. Dijelaskan kepadanya bahwa sikap seperti itu tidak baik. A.. empati E. Ketika guru berinteraksi dengan murid. Faktor yang mendasari perilaku sosial pada contoh di atas adalah norma . sementara itu pengendara roda dua melaju dengan tertib dan memakai helm sesuai peraturan lalu lintas yang berlaku. konsiliasi E. Kondisi tersebut menggambarkan pelaksanaan norma .. kesusilaan 5. otoriter B. Di sela-sela pidato. familier C. imitasi B. A.. tersier . susila B. A. masyarakat pendukungnya meneriakkan yel-yel tanda persetujuan terhadap pidato yang disampaikan secara langsung di tempat terbuka. demikian juga dengan murid. A.. sosialisasi yang dilakukan ibu terhadap anaknya tersebut tergolong ... primer D. sugesti D. kesopanan 4. seorang guru menyayangi sisea sesuai dengan etika guru. kebiasaan E. agama C. Kelompok masyarakat memberikan tepuk tangan terhadap pidato kampanye tokoh politik yang dikagumi sebagai bentuk dukungan. hukum B. kebudayaan E. agama C. Seorang anak yang sedang makan sambil mengangkat kaki ditegur oleh ibunya.

Seorang anak mengalami keterbatasan komunikasi dengan kedua orang tuanya. pantang berbicara keras. diferensiasi sosial C. karena harus mengurus perusahaannya. tingkah laku anak sesuai kebudayaan daerah D.. Setiap malam Ani selalu keluar. Dari kasus tersebut dapat disimpulkan baahwa gosip dapat berfungsi sebagai alat . keterampilan kerja di industri hulu dan hilir E. positif D. A.. maka ia pun kemudian digosipkan sebagai wanita nakal. asosiasi diferensial B. Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan masyarakat jawa cenderung berdifat tenang. lembaga masyarakat E. Remaja yang sedang mengalami stres berat berupaya untuk menghilangkan kekalutannya dengan mengonsumsi narkoba.. negatif E. sosialisasi tidak sempurna C. status dan peran sosial di masyarakat baru 7. pengendalian sosial . motivasi belajar berbahai ilmu dan teknologi C.6. Penyimpangan yang dilakukan tersebut dapat diancam dengan sanksi berat karena termasuk penyimpangan . Mendengar dirinya digosipkan sebagai wanita nakal... maka ia pun tidak suka lagi keluar malam. A. pelapisan sosial B. dan mengunakan bahasa yang halus jika berbicara dengan orang yang lebih tua. tidak saja mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. Sekolah sebagai salah satu media sosialisasi yang mempengaruhi perkembangan kehidupan bangsa. A... A. warisan biologis 8. tetapi juga berfungsi untuk membentuk . sehingga perilaku anak tersebut berbeda atau menyimpang dari kebiasaan masyarakat Proses pembentukan perilaku menyimpang anak tersebut terjadi karena . gaya hidup 10.. sekunder C. kepribadian yang mempunyai rasa cinta tanah air B. Karakteristik kepribadian tersebut menunjukkan adanya hubungan antara sosialisasi dengan .. lingkungan budaya D.. pemberian label/cap sebagai penyimpang D. Keterbatasan perhatian dan komunikasi dengan orang tuanya membuat anak tidak dapat memahami nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat. motivasi individu B. ibu dan ayah anak ini sangat sibuk. Setiap hari. A. gangguan mental atau jiwa individu 9. primer B. sosialisai dengan subkultur menyimpang E. sopan. pengendalian sosial C.

Perhatikan gambar stratifikasi berikut! Keterangan : A = Pengusaha Besar B = Pengusaha Menengah C = Pengusaha Kecil Berdasarkan gambar di atas dapat disimpulkan bahwa pembentukan stratifikasi sosial didasarkan atas kriteria . perubahan sosial E. gelar kesarjanaan C... campuran .. represif B.D. korektif 12. Seorang ibu menasehati putranya untuk berhati-hati dalam memilih teman bergaul agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif. preventif D. sosialisasi efektif 11. Contoh tersebut merupakan bentuk pengendalian sosial yang bersifat . spesialisasi keahlian 13. tingkat pendidikan D. A.. kuratif C. Keterangan : 1 = golongan eropa 2a = golongan timur jauh 2b = golongan bangsawan 3 = golongan pribumi A. A. persuasif E. tertutup B.. kuantitas modal B.. penguasaan teknologi E. Gambar stratifikasi sosial pada masa kolonial di bawah mempunyai sifat . terbuka C.

. Perbedaan antarkelompok akan menguat pada suku yang didominasi oleh simbol sosial tersebut.. dan tutur kata.D. anggapan pada kelompok lain sebagai pihak yang harus dikalahkan . arbitrasi C. mediasi B. kemenangan kelompok dengan simbol sosial tertentu di satu daerah B. A. konsiliasi 17. A.. tingkah laku. otomoatis C. peranan yang berbeda 16. interseksi sosial C.. posisi dalam masyarakat E. A. homogen E.. Perhatikan skema struktur sosial di bawah ini: Skema diatas menunjukkan struktur sosial vertikal yang bersifat . A. Kelompok sosial yang eksklusif membawa simbol tertentu (misalnya agama Islam) akan memicu kelompok sejenis bermunculan dengan simbol yang berbeda (misalnya agama Kristen).. Perhatikan skema berikut! Struktur sosial pada masyarakat majemuk di atas berbentuk . integrasi sosial D.. Contoh konflik antargenerasi tersebut umumnya disebabkan oleh faktor . perubahan sosial D.. homogen E. Konflik yang kadang-kadang terjadi antara kelompok generasi tua dengan generasi muda ditandai adanya perbedaan pandangan. sikap. Hal ini dapat menimbulkan potensi konflik berupa . sengketa batas tanah pekarangan antara Pak Akhmad dengan Pak Badu diselesaikan di pengadilan. kepentingan C. Karena tidak dapat diselesaikan di tingkat RT/RW.. sengaja B. konsolidasi sosial B. ajudikasi D. Bentuk akomodasi tersebut termasuk . akulturasi sosial 18. A. heterogen 14. asimilasi sosial E. campuran 15. koersi E... tertutup D. umur/usia B.

Herry melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum UNDIP 2) Ibu Siti pindah tugas ke daerah asal karena ingin mendekati orang tuanya 3) Poniman. partai politik C. 2 dan 3 D. 1 dan 2 B. Pemuda tersebut kemudian menempati status sosial yang setara dengan istrinya. 3 dan 4 22. Perhatikan contoh mobilitas berikut: 1) Setelah lulus SMA. A.. 2 dan 4 E. 1 dan 3 C. seorang staf dipromosikan menjadi kepala bagian di kantornya 4) Tomy. 1 dan 2 B. A. perkawinan dan pendidikan E. peningkatan kesadaran kolektif untuk hidup bersama 19.. pendidikan dasar B. organisasi ekonomi formal 21. A. A. menghargai kelompok lain sebagai elemen bangsa E. 2 dan 3 D. Seorang pemuda terpelajar dari kalangan rakyat biasa menikah dengan putri seorang hartawan. 2 dan 3 . Perhatikan beberapa ciri kehidupan sosial di bawah ini! 1) Terjadinya segmentasi kelompok-kelompok sosial 2) Memiliki sub-kebudayaan yang berbeda/beragam 3) Mengembangkan sikap konsensus terhadap nilai dasar 4) Struktur sosial terbagi ke dalam lembaga yang bersifat komplementer Yang termasuk ciri kehidupan politik dalam masyarakat majemuk adalah .. 2 dan 4 E. lembaga keagamaan D.. Saluran yang digunakan untuk mobilitas sosial adalah . Perhatikan ciri-ciri hubungan sosial berikut! 1) Interaksi antarindividu bersifat formal 2) Hubungan sosial berlangsung erat dan intim 3) Solidaritas dan kontrol sosial relatif sangat kuat 4) Hubungan sosial dilandasi kepentingan ekonomi Yang menjadi ciri-ciri dalam masyarakat paguyuban adalah . 1 dan 3 C.. 1 dan 3 C. keinginan untuk mempengaruhi kelompok lain untuk bersatu D. 1 dan 2 B.. 3 dan 4 20. seorang pelajar ikut dalam program pertukaran siswa ke Malaysia Dari pernyataan di atas yang merupakan mobilitas vertikal adalah ..C..

Kemajemukan suku bangsa di indonesia disebabkan oleh terjadinya isolasi sosial di antara berbagai kelompok yang dipengaruhi oleh faktor .. Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan ciri-ciri perubahan sosial yang sistemik adalah . pengaruh kebudayaan asing D. Pertengkaran mereka dipengarui faktor struktur sosial majemuk. yaitu . Kenyataan tersebut menunjukkan peran agama sebagai . Mereka mempunyai profesi yang berbeda.. iklim yang berbeda C. Pada suatu hari keduanya bertengkar hebat. A. A. Kegiatan masyarakat industri modern menjadi berhenti berkembang C. Masyarakat eropa mengalami perubahan menuju kemajuan karena mengamalkan ajaran agama protestan yang menekankan cara hidup hemat dan kerja keras. Perubahan evolusioner menimbulkan disorganisasi sosial tertentu E. dianggap remeh satu sama lain 25. 2 dan 4 E. keadaan geografis B... perasaan kompetitif yang tidak sehat D. 3 dan 4 26. 2 dan 4 E... Perubahan lembaga tertentu diikuti oleh perubahan lembaga sosial lain D. . A.... kondisi stalemate di antara mereka E. 1 dan 3 C. bertetangga dengan keluarga Agus yang orang Jawa beragama Kristen.. pelaksanaan pembangunan E. 3 dan 4 23. A.D. Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dari struktur kemasyarakatan. Masyarakat yang terisolisasi tidak dapat mengalami perubahan sosial B. perbedaan keturunan 24. adanya konsolidasi sosial B. 2 dan 3 D. rasa harga diri yang berlebihan C. Keluarga Umar. Beberapa perilaku dalam masyarakat: 1) menghargai solidaritas antara kelompok suku bangsa 2) melestarikan budaya yang diwarnai dari leluhur 3) menghambat proses pembangunan fasilitas modern 4) memilih pemimpin yang berasal dari putra daerah Yang merupakan sikap primordial dalam masyarakat majemuk adalah . 1 dan 2 B. Perubahan material tidak berpengaruh pada bidang spiritual Paragraf berikut untuk soal nomor 28 dan 29 Bacalah paragraf berikut dengan saksama! 27. orang Sunda beragama Islam.

Pengakuan HAM E. Modernisasi mengubah kehidupan masyarakat menjadi seba efisien. mengutamakan kenikmatan jangka pendek D. Kebebasan berpendapat 29..A.. praktis dan nyaman. Sedangkan tujuannya adalah .. Emansipasi wanita D. fanatis. tuntunan hidup masyarakat tertentu D.. A. tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan E. Namun modernisasi juga mendorong tercoptanya pola hidup yang cenderung mengejar kemewahan duniawi dan konsumtof. Lembaga atau pranata sosial berfungsi sebagai sarana untuk memelihara dan mempertahankan sistem sosial masyarakat. 1 dan 2 B.. sekuler. norma untuk mencapai kebahagiaan abadi 28. tidak percaya adanya ajaran dosa dan pahala C. 1 dan 3 C. anarkis. Kebebasan individu C. menghemat anggaran belanja/pengeluaran E. Memenuhi kebutuhan masyarakat 31. produktif.. Mengawasi aturan-aturan yang diberlakukan C... Contoh di atas merupaka kemajuan di bidang… A. Pemerintah telah menetapkan UU mengenai Perlindungan Terhadap Anak dan Perempuan untuk melindungi dari aksi tindak kekerasan. faktor pendorong kehidupan sosial C. Fungsi pranata agama bagi kelangsungan hidup masyarakat adalah mengatur kegiatan bersama dalam memenuhi kebutuhan terhadap . Mematuhi peraturan di dalam masyarakat B. Berdasarkan deskropsi tersebut. hedonis. Kesetaraan gender B. Menjaga kebaikan sikap hidup bersama E. A. 3 dan 4 32. Beberapa kegiatan dalam keluarga : 1) ayah bekerja keras mencari nafkah 2) ayah menegur anaknya yang duduk di meja 3) rekreasi bersama pada akhir pekan 4) ibu menanyakan model baju yang disukai anak Kegiatan keluarga yang menunjukkan fungsi afeksi adalah . 2 dan 4 E. Melestarikan adat istiadat dalam masyarakat D. hanya mengakui kebenaran kelompok sendiri 30. melakukan pengrusakan fsilitas umum B. ajaran tentang ketuhanan B. dampak negatif dari modernisasi adalah munculnya gaya hidup . 2 dan 3 D. A. . ekonomis.

Teknik pengumpulan data tersebut adalah . kepustakaan C. prinsip benar atau salah 33.A.. menambah jumlah topik penelitian E. Semua lembaga ekonomi tersebut dibangun untu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap . mendorong semangat melakukan penelitian D. jenis pekerjaan dan lamanya menempati wilayah tertentu.. 15 siswa kelas XI. Dengan demikan dia dapat memperoleh data empirik tentang suku Asmat. Kerukunan dan ketenteraman E. laboratorium B. Sampel yang menjadi subjek data diambil berdasarkan jenjang kelas dengan rincian 15 siswa kelas X.. dan 15 siswa kelas XII. Masyarakat membangun lembaga ekonomi dalam bentuk perusahaan.. jumlah populasi masyarakat miskin. Seorang peneliti ingin mengetahui secara lebih mendalam tentang kehidupan suku Asmat yang ada di papua. acak E. primer 36. Sebuah penelitain dengan populasi yaitu semua siswa di SMA tertentu. Peneliti terjun secara langsung ikut serta menjadi bagian dari kegihupan mereka selama berbulan-bulan. sekunder E.. kelompok B. lapangan D. Dalam rancangan penelitian sosial yang perlu diperhatikan adalah pemilihan topik penelitian. A. Data tersebut termasuk data … A. . Ketertiban dan keteraturan C. Keamanan dan kedamaian B. wilayah D. kerukunan hidup bersama E. Hasil pengumpulan data penelitain tentang kehidupan masyarakt miskin kota diperoleh dari data pemda setempat antara lain tentang penyebaran lokasi permukiman. Teknik sampling tersebut dinamakan . kehidupan ekonomi C. artinya … A. Salah satu syarat topik yang baik yaitu cukup menarik untuk diteliti.. Keutuhan dan kebersamaan 34. ketertiban dan keamanan B. kuota C. kebahagiaan hakiki D. Kemakmuran dan kesejahteraan D. maupun koperasi. berkaitan erat dengan isu-isu yang terjadi C. badan usaha. meningkatkan pengetahuan masyarakat 35. memiliki manfaat bagi masyarakat luas B. strata 37. A.

. 3 dan 4 39. Tabel nilai ulangan sosiologi kelas XI IPS-2 : Nilai Frekuansi Keterangan : Modus = 80 50 40 60 60 70 80 80 110 90 60 Jumlah 350 Dari modus yang ada pada tabel tersebut dapat diketahui bahwa . siswa yang tidak mengikuti remedial 80 siswa B. 2 dan 4 E.. A. obserbasi partisipatif D. obserbasi non partisipatif E. 1 dan 3 C.. Perhatikan pernyataan berikut! 1) Dapat mengamati perubahan perilaku kelompok 2) Memungkinkan pencatatan berbagai gejala dengan cepat 3) Tidak terbatas pada tingkat pendidikan tertentu 4) Teknik terbaik untuk mendapatkan data pribadi Sari pernyataan di atas yang menunjukkan kelebihan dari teknik wancara adalah . paling banyak siswa mendapat nilai 80 E. Mendorong semangat untuk menyusun hasil penelitian E. peserta ulangan sebanyak 350 siswa D. 2 dan 3 D.A. Menginformasikan tata cara melakukan kegiatan penelitan ilmiah C. nilei terendah diperolah siswa 40 40. A. 1 dan 2 B. wawancara berstruktur C. siswa mencapai kkm sebanyak 110 siswa C. A. analisis isi media massa 38. Membantu memecahkan masalah sosial yang ada dalam masyarakat D... Memudahkan dalam melakukan penelitan lanjutan . Memberikan pengalaman dalam melakukan kegiatan penelitian B. kuesioner/engket tertutup B. Fungsi penulisan laporan hasil penelitian sosial sederhana bagi kepentingan praktis peneliti adalah ..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->