"Guru Masih Terlalu Dominan di Kelas" (Wakil Menteri Pendidikan Nasional) "JAKARTA, KOMPAS.

com - Proses belajar-mengajar di sekolah kerap membosankan dan tidak menyenangkan karena guru yang terlalu dominan di ruang kelas. 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa.' -- Fasli Jalal 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa,' kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal dalam diskusi panel Pendidikan Profesi Guru di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Sabtu (4/12/2010)" Pendidikan Network Salut Professor Fasli Jalal. Apa masalah utama dalam pelaksanaan pendidikan kita (selain korupsi), Yaitu 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa'. - Apakah kita mungkin dapat berharap anak-anak kita akan Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Indonesia dengan Pembelajaran-Pasif? Prioritas-prioritas pendidikan (selain memberantaskan korupsi) adalah:  Memperbaiki semua sekolah yang rusak dan ambruk supaya Standar Nasional yang lengkap dengan sarana/prasarana supaya aman, nyaman, dan kondusif untuk "semua pelajar" - "Puluhan ribu sekolah dalam keadaan rusak atau ambruk termasuk 70% sekolah di DKI Jakarta - Di Jakarta Saja, 179 Sekolah Tidak Layak Pakai! - Hampir 80% Gedung Sekolah di Pesawaran Rusak, dll","Jumlah ruang kelas (SD dan SMP) rusak berat juga meningkat, dari 640,660 ruang kelas (2000-2004 meningkat 15,5 persen menjadi 739,741 (2004-2008)." (ICW) - Kelihatannya makin lama makin banyak sekolah yang rusak! Ref: http://pendidikan.net/  Mengimplementasikan PAKEM (Pembelajaran Aktif dan Kontekstual) di semua sekolah supaya standar pembelajaran kita sesuai dan kompetitif dengan negara lain. Kapan kita akan menghadapi isu-isu yang terbukti meningkatkan mutu pendidikan? Pendidikan Yang Terbaik Masih Adalah: Pendidikan Berbasis-Guru yang Mampu dan Sejahtera, di Sekolah yang Bermutu, dengan Kurikulum yang Sesuai dengan Kebutuhan Siswa-Siswi dan "Well Balanced" (seimbang, dengan banyak macam keterampilan termasuk teknologi), yang Diimplementasikan secara PAKEM. ("Mampu" termasuk Kreatif) Ref: http://pendidikan.net/pakem.html  Menggunakan "Appropriate Technology" yang sudah ada di semua sekolah, yang terbaik, terjangkau, dan sangat meningkatkan kreativitas siswa-siswi maupun kreativitas guru (seperti di negara maju). Dengan rasio: "Sekarang Satu Komputer Untuk 2.000 Siswa". Jelas TIK (ICT) bukan solusinya, kan? http://teknologipendidikan.com/kebijakan-ict.html

Meningkatkan profesionalisme dan bertanggunjawaban guru untuk meningkatkan ilmu dan kemampuan mengajar sendiri - seperti guru profesional di negara lain. Guru adalah pelaksana pendidikan (dan paling penting) jadi kesejahteraan juga harus sesuai supaya tidak perlu "moonlighting" di tempat lain dan dapat fokus kepada tugasnya.  Meningkatkan Lapangan Kerja - Oleh lulusan yang Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Industri. Ini adalah isu yang sangat penting di Perguruan Tinggi juga di mana "60 Persen Lulusan PT Menganggur" dan dari 40% yang mendapat pekerjaan, berapa % mendapat pekerjaan yang memuaskan? http://menganggur.com/ Ref: http://Pendidikan.Net/5langkah.html Melaksanakan "Pembelajaran-Aktif" yang Gratis dan Standar Dunia (jangan sampai anakanak kita ketinggalan zamam terus - berbasis-hafalan). Pembelajaran-Aktif dan Kontekstual "Mengaktifkan Siswa Dalam Belajar :: Pembelajaran Aktif" dan "Learning and the Changing Needs of The 21st Century" Re: "Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa," Ini juga salah satu (dari banyak) masalah dengan Pembelajaran Berbasis-ICT dan yang lebih parah lagi adalah "E-Learning Dapat Membunuh Kreativitas!"

Model Pembaharuan pada Sekolah Menengah Umum : Pengalaman Indonesia
Keinginan untuk meningkatkan mutu Sekolah Menengah Umum di Indonesia merupakan perhatian utama dari Proyek Peningkatan Mutu Sekolah Menengah Umum (ADB Loan # 1360 INO). Proyek ini menekankan pada pengembangan sarana, persiapan bahan pengajaran dan dukungan konsultan dalam hal pelaksanaan kurikulum, pengembangan buku teks, peningkatan sistem ujian, peningkatan pelayanan penataran guru, peningkatan pembinaan guru, peningkatan supervisi akademik, perawatan preventif, merancang kembali dan melaksanakan program laboratorium bahasa, serta mengembangkan model pengembangan dan pelaksanaan manajemen Sekolah Menengah Umum. Kegiatan konsultasi untuk pengembangan model Sekolah Menengah Umum yang semula adalah untuk menciptakan beberapa sekolah model untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus.. Namun, kemudian tim konsultan ditugaskan untuk menangani kegiatan ini bersama-sama dengan staf Dikmenum dan semua menyetujui bahwa konsep sekolah model yang lama tidak efektif dalam melaksanakan pengembangan sekolah. Konsep baru bagi model "pengembangan sekolah" telah didiskusikan oleh para konsultan Internasional, konsultan Nasional

dan staf Dikmenum. Konsep "model" yang tradisional bergantung kepada gambaran sekolah yang sangat baik dan memperoleh tambahan input (uang, pelatihan, fasilitas dan sumber pembelajaran) menciptakan adanya model yang bagus yang akan ditiru oleh sekolah lain. Masalah yang terlihat jelas untuk pendekatan ini adalah bahwa sekolah biasa akan sulit untuk diubah menjadi sekolah yang bagus apalagi menjadi sekolah model. Masalah kedua adalah apabila input yang sama tidak diterapkan pada sekolah biasa, peniruan model tidak akan difasilitasi. Untuk lebih jelasnya mengenai hal ini lihat Lampiran A. Sebagai alternatif, mereka yang terlibat dalam sekolah model memilih untuk merencanakan langkah yang berbeda dalam pembuatan konsep pengembangan sekolah "model". Kunjungan ke beberapa sekolah di wilayah yang berbeda oleh para konsultan membawa hasil akan kayanya informasi mengenai prakarsa Sekolah Menengah Umum yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sekolah setempat. Usaha inovatif ini menunjukkan bahwa kemampuan untuk meningkatkan mutu sekolah basisnya ada pada tingkat sekolah. Dari sini jelas sekali terlihat oleh para konsultan, bahwa sekolah yang mengalami peningkatan dan pengembangan adalah yang dapat mewakili model pengembangan sekolah. Fokusnya adalah pada "proses" yang dialami oleh sekolah ketika mutu pendidikan meningkat. Apa yang terjadi di dalam sekolah yang membuat adanya pergeseran menuju kepada sekolah yang lebih efektif ? Dari sudut pandang ini konsep "model" pengembangan sekolah muncul. Perhatian kami ditujukan pada identifikasi apa yang terjadi di sekolah yang mengalami peningkatan atau perkembangan. Untuk menjawab pertanyaan tentang "proses" pembaharuan, para konsultan mengajukan usul untuk mempelajari sejumlah kecil sekolah yang telah mengalami perkembangan. Dengan mengadakan penelitian pada sekolah-sekolah tersebut, para konsultan berharap akan menemukan beberapa sebutan nama umum yang dapat digunakan untuk Pengembangan Sekolah Model atau yang biasa disebut "model pembaharuan". Dengan menganggap bahwa ada beberapa sebutan nama umum di antara sekolah-sekolah, ciri-ciri ini dapat dikembangkan menjadi model bagi sekolah lain. Jika demikian maka model tersebut adalah yang didasarkan pada pengalaman nyata pada sekolah-sekolah di Indonesia, sesuatu yang dapat ditiru dan dapat dikerjakan oleh sekolah-sekolah lain. Delapan Sekolah Menengah Umum dari Jawa Barat, D.I. Yogyakarta dan Jawa Timur, telah dipilih karena sekolah-sekolah tersebut telah menunjukkan beberapa tingkat perkembangan selama satu atau dua tahun terakhir ini. Tim konsultan mengadakan wawancara yang intensif dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, Orang tua siswa, Siswa dan Tokoh Masyarakat (lihat Lampiran B sekolah-sekolah yang berperan serta di dalam program dan Lampiran C untuk Pertanyaan Wawancara). Pada beberapa kasus, wakil dari Kandep juga diwawancarai. Setelah semua sekolah diwawancarai, data tersebut diringkas dan

Seluruh pemegang peran mengalami peningkatan tanggung jawab dalam pengambilan keputusan dibandingkan dengan sebelumnya. Memperhatikan Kebutuhan Guru : perhatian dan kemampuan sekolah terhadap hal ini dapat memberikan berbagai tingkatan motivasi pada guru. diskusi informal dan surat (kepada orang tua siswa) atau melalui kegiatan sekolah biasa (misalnya pada upacara bendera setiap hari Senin). Dukungan dari kepala sekolah mengenai kenaikan pangkat bagi pegawai negeri dan kebutuhan pengembangan profesional . Karakteristik berikut ini menggambarkan tema biasa yang dapat dipelajari dari delapan model "Pengembangan Sekolah" (Pengembangan Sekolah Model). semua yang terlibat dan masalah-masalah disampaikan untuk menjadi perhatian para pemegang peran melalui rapat. Semua sekolah itu tampaknya kurang efektif atau hanya bertahan sebelum kehadiran Kepala Sekolah yang sekarang. Guru didukung untuk meningkatkan kualifikasi ke tingkat S1 dan didorong untuk melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi. Pada semua kasus. Dengan adanya komunikasi yang lebih terbuka / transparan. Pengembangan sekolah sebelumnya dibatasi oleh sedikitnya peningkatan sarana. Untuk mencapai tujuan ini. pengembangan profesional dan bantuan dalam pengajaran. guru dapat memberi perhatian yang lebih kepada pengajaran. Hirarki pengambilan keputusan telah ditetapkan dan menunjukkan keputusan apa dan oleh siapa yang diperoleh bagi masing-masing pemegang peran. Pada sekolah lain frekuensi dan kesempatan untuk menerima umpan balik sangat kurang. Pada beberapa sekolah. Komunikasi yang lebih terbuka: secara umum komunikasi di antara para pemegang peran meningkat dari sebelumnya. Hal ini dapat menciptakan dasar yang kuat untuk mendukung pengembangan sekolah melalui peran serta para pemegang peran. walaupun pemegang peran merasa bahwa keadaan sekarang lebih baik daripada sebelumnya. Pengambilan keputusan bersama: secara umum para pemegang peran mengalami lebih banyak tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Para pemegang peran merasa lebih terlibat di dalam proses tersebut dan yakin bahwa Kepala Sekolah menghargai pendapat mereka. Tingkat pengambilan keputusan yang harus diambil oleh para pemegang peran berbeda antara satu sekolah dengan sekolah yang lain. Ada beberapa perbedaan tingkat keterbukaan dan cara pendekatan yang dikomunikasikan pada setiap sekolah. Kebutuhan guru termasuk juga kesejahteraan pribadi. Kepala Sekolah yang baru telah mencoba mengadakan penilaian mengenai kondisi sekolah baik secara formal maupun informal untuk merumuskan tujuan sekolah. maka para pemegang peran akan merasa lebih positif mengenai sekolah. beberapa karakteristik mendasari pengembangan sekolah telah diamati. Apabila kesejahteraan guru terjamin.dibandingkan sebagai pengalaman biasa.

Salah satu hasilnya adalah apabila kebutuhan siswa diperhatikan. keinginan kepala sekolah untuk meningkatkan intensitas komunikasi di antara para pemegang peran merupakan . menambah kegiatan ekstra kurikuler. Dalam mengkajiulang data pada model "pengembangan sekolah" yang telah dipilih. Mereka konsisten dengan studi lain mengenai sekolah yang efektif di seluruh dunia. Keterpaduan Sekolah dan Masyarakat: sekolah mempunyai peran sosial yang penting dalam masyarakat. Kebutuhan siswa termasuk pula peningkatan pengajaran. and Squires. bahwa hal tersebut penting demi tercapainya tujuan pendidikan sekolah. BP3 adalah alat utama untuk saling bertemu bagi sekolah dan orang tua siswa. Yang akan diusulkan oleh para konsultan adalah kerangka kerja yang memberi pedoman pada proses pembaharuan (lihat Diagram 1). Dengan memberikan ketrampilan yang menarik dan peningkatan kegiatan ekstra. Yang termasuk masyarakat dalam konteks ini adalah orang tua siswa dan masyarakat setempat. namun tercermin dalam pemikiran guru. serta mengembangkan program pelatihan keterampilan (ekstra kurikuler) untuk mempersiapkan ke dunia kerja.dikomunikasikan kepada guru. Memperhatikan Kebutuhan Siswa: sekolah yang memperhatikan kebutuhan siswa lebih diterima oleh siswa. orang tua siswa dan masyarakat. siswa. Usulan Model Pembaharuan Untuk Pengembangan Sekolah Mengembangkan model pembaharuan adalah tugas yang sulit karena proses pembaharuan adalah usaha yang multi-dimensional. melibatkan siswa dalam pengambilan keputusan mengenai masalah-masalah mereka. Pertama. orang tua dan masyarakat. memberikan waktu pengajaran tambahan untuk persiapan EBTANAS. Akhirnya beberapa sekolah menyediakan bantuan pengajaran langsung dengan mengalokasikan dana untuk bahan pengajaran. Karakteristik di atas memberikan kerangka kerja dalam pembuatan model pembaharuan bagi Sekolah Menengah Umum. siswa dari kecamatan lain akan tertarik untuk bergabung. Biasanya rekomendasi kepala sekolah dikaji ulang dalam rapat BP3 dan anggotanya memutuskan rekomendasi mana yang akan didukung sebagai masalah utama yang perlu didanai. pengembangan perpustakaan dan mengizinkan guru untuk lebih kreatif didalam kelas. siswa akan lebih termotivasi untuk pergi ke sekolah. bahwa sekolah perlu dijadikan tempat yang menyenangkan bagi para siswa sehingga merasa betah berada di sana. Rekomendasi kepala sekolah didasarkan pada perhatian tersebut. Perhatian pemegang peran telah dikomunikasikan secara formal melalui rapat (misalnya rapat guru) atau secara informal melalui diskusi perseorangan dengan kepala sekolah. dua proses utama telah diidentifikasi. Semua sekolah yang melakukan pembaharuan yakin. & Segars. Huitt. Bandingkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Lezotte (1989). Tidak ada satu model pun yang dapat menjelaskan dengan sempurna betapa rumitnya pengembangan sekolah. Lockheed &Levin (1990).

Kedua. Ketika Sekolah Menengah Umum berjalan menuju peningkatan mutu berbasis sekolah) hal ini menunjukkan kepada sekolah bahwa proses pengembangan akan tercapai. Dalam sistem pendidikan di mana kepala sekolah secara periodik diganti. Diagram I. baru diperkenalkan dengan sekolahnya. Pemegang peran menggunakan berbagai istilah. Komponen yang lain akan didiskusikan secara rinci pada bagian berikutnya.alat untuk mengundang mereka untuk menjadi mitra dalam transformasi sekolah (lihat insert A). Masalah utama adalah arah pengembangan sekolah dan identifikasi sumber keuangan untuk membantu pengembangan sekolah yang dapat berjalan terus menerus dalam kegiatan kepala sekolah. Hal ini meningkatkan motivasi dan jati diri para pemegang peran. Model ini merupakan tinjauan yang menyeluruh terhadap semua yang terlibat dalam proses pengembangan kondisi untuk pembaharuan di sekolah. Model Pembaharuan untuk Pengembangan Sekolah Salah satu keuntungan dari model ini adalah apabila sekolah sudah mencapai tingkat-tingkat komunikasi terbuka yang optimal dan pengambilan keputusan bersama. dalam menggambarkan tanggung jawab pengambilankeputusan oleh para pemegang peran mengakibatkan pemecahan masalah yang lebih cepat dan membebaskan kepala sekolah untuk berfungsi sebagai fasilitator dalam pengembangan sekolah (lihat insert B). Hal ini secara tidak langsung menyatakan bahwa kepala sekolah berfungsi sebagai koordinator pada fungsi sekolah yang berbeda. Menciptakan Komunikasi Terbuka Di Antara Para Pemegang Peran Salah satu elemen inti untuk mendorong pengembangan sekolah adalah kesempatan bagi pemegang peran untuk menanyakan pandangan-pandangan dan . Kedua proses tersebut menyebabkan adanya tanggung jawab yang lebih besar bagi para pemegang peran. pendekatan ini membuat pengembangan sekolah dapat tetap dilanjutkan meskipun kepala sekolah yang baru. Insert A. Kesadaran yang lebih tinggi tentang berbagai masalah dan pandangan para pemegang peran dapat menciptakan peluang untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh sekolah dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan. misalnya kemitraan dan suasana kekeluargaan untuk menggambarkan adanya hubungan yang baru di sekolah. sekolah dapat menjadi mandiri.

khususnya apabila pandangan guru diperhatikan dalam penyusunan program. Guru merasa bahwa mereka sebagai mitra dalam pengembangan mutu sekolah. menemukan dukungan lebih untuk pelaksanaan program. Siswa diundang untuk terlibat dalam diskusi dengan kepala sekolah dan guru. siswa dan orang tua siswa. Guru mempunyai kebebasan untuk bertukar pandangan. Masalah mendasar yang dirasa perlu untuk diperhatikan oleh kepala sekolah adalah menetapkan peran guru. Komunikasi yang terbuka memberikan kesempatan kepada para guru untuk diperlakukan sebagai profesional dan memperoleh penghormatan yang patut diterima oleh para guru. kepala sekolah mengadakan rapat rutin untuk mendiskusikan masalahmasalah yang dihadapi oleh sekolah. Dukungan dan kemauan kepala . termasuk juga pandangan yang bertentangan dengan sudut pandang kepala sekolah. Model Pengembangan Sekolah memperoleh pengalaman dalam keterbukaan dan transparansi di beberapa SMU. Kepala sekolah menerima input dari semua pemegang peran dan mempresentasikannya kepada guru. Juga memberikan tema umum bagi pengembangan sekolah. Para Guru mampu mengkomunikasikan perhatian dan bertukar gagasan pada rapat rutin yang telah dijadwalkan dengan Kepala Sekolah. namun ada rasa enggan dan rasa malu dari siswa. kepala sekolah. siswa dan anggota masyarakat melalui pertemuan pribadi dan kegiatan sekolah atau masyarakat.pertukaran gagasan. Kepala sekolah yang mengkaji ulang anggaran sekolah bersamasama dengan para guru. Kepala Sekolah mengumpulkan dukungan dari diskusi dengan para guru dalam usaha pengembagnan sekolah untuk menerima umpan balik dan mengusulkan alternatif pendekatan dan juga masalah-masalah pengembangan lainnya. Rasa turut memiliki menambah minat dan peran serta dalam program. Kepala sekolah dan para guru mendukung adanya diskusi informal dengan orang tua siswa. Anggaran sekolah didiskusikan secara terbuka dan input bagaimana menyesuaikan anggaran agar tujuan sekolah dapat tercapai. Hal lain telah mengacu pada rekomendasi BP3. Hal ini menciptakan adanya arah dan tujuan bagi para pemegang peran. Harapan dan tanggung jawab telah ditetapkan sehingga setiap orang mempunyai pemahaman yang jelas. Biasanya. Melalui dialog ini dapat dicapai pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan pemegang peran yang berbeda-beda dan dasar untuk mencoba memecahkan masalah yang biasa terjadi dan juga memecahkan konflik akan kebutuhan diantara mereka. Berdasarkan kondisi sekolah yang ada. guru dan orang tua siswa mengembangkan misi dan visi yang memperhatikan kebutuhan dan aspirasi para pemegang peran. Perbedaan pendekatan di antara sekolah untuk komunikasi tercermin dari pilihan kepala sekolah. Masalah-masalah pengembangan yang berhubungan dengan program akademik telah diperhatikan di sekolah. Hal ini bervariasi antara satu sekolah dengan sekolah yang lain dari satu kali dalam seminggu sampai satu kali dalam satu cawu.

sekolah untuk mendengarkan para siswa dapat memberikan dorongan kepada mereka. Melalui rapat "OSIS", siswa belajar mengutarakan pendapat-pendapat dalam suasana yang nyaman dan belajar mengatasi masalah-masalah yang melibatkan mereka dengan cara yang terorganisasi. Juga melalui organisasi siswa, para siswa dapat mengutarakan pandangan-pandangan dan mengusulkan berbagai saran. Perhatian Para Orang Tua Siswa ditujukan untuk peningkatan komunikasi. BP3 berfungsi sebagai alat untuk melibatkan para orang tua siswa dalam berbagai prakarsa untuk pengembangan. Jadwal pertemuan-pertemuan BP3 merupakan sarana komunikasi dengan berbagai anggota di sekolah. Program yang paling efektif adalah dengan rapat sebanyak empat kali dalam setahun dan menginformasikan kepada anggota mengenai kegiatan pengembangan pada setiap rapat. Orang tua siswa dapat menyampaikan perhatian mereka, bertanya dan mengkaji ulang pengeluaran untuk program-program yang disponsori oleh BP3 . Anggota memilih proyek yang akan dilaksanakan dengan mengambil suara terbanyak bagi pilihan yang ada. Begitupun juga mempunyai kesempatan untuk berbicara kepada Kepala sekolah dan guru secara informal. Tokoh Masyarakat mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk mendiskusikan masalah-masalah sekolah dan masyarakat dengan kepala sekolah dan BP3. Tokoh masyarakat diundang pada rapat sekolah ketika masalah tertentu yang berkaitan dengan masyarakat akan diselesaikan. Tokoh masyarakat merasa lebih enak berbicara dengan kepala sekolah dan guru secara informal. Terdapat hubungan informal yang kuat yang ada di antara guru dan staf dalam hidup di tengah masyarakat dan sebagai anggota masyarakat. Melalui interaksi formal dan informal, anggota masyarakat menganggap sekolah sebagai komponen penting bagi pengembangan masyarakat. Seorang tokoh masyarakat menjelaskan bahwa tanpa adanya sekolah masyarakat perkebunan karet yang dulu akan ketinggalan. Insert B Berbagi tanggung jawab di antara para pemegang peran Keberhasilan Pengembangan Sekolah Model dapat ditandai dengan terlaksananya praktek pembagian pengambilan keputusan bersama di sekolah. Dengan pembagian tanggung jawab di antara para pemegang peran, kepala sekolah dapat lebih memberi perhatian pada hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan sekolah dan strategi pendanaannya untuk pengembangan sekolah. Aspek lain dari pembagian tanggung jawab dalam pengambilan keputusan adalah memprofesionalkan staf serta mengajak mereka untuk bekerja lebih baik lagi. Rasa menghargai diri sendiri dan percaya diri dapat menggantikan sikap pesimis. Peran Kepala Sekolah bergeser dari pengawas menjadi fasilitator. Dengan memberikan tanggung jawab kepada wakil kepala sekolah dan para guru dari hari ke hari, memungkinkan bagi kepala sekolah untuk memfokuskan tenaganya pada peningkatan program-program akademik dan cara-cara untuk mencapainya. Dia juga dapat memberi perhatian lebih pada pembentukan hubungan antara orang tua

siswa dan masyarakat. Para Wakil Kepala Sekolah diharapkan dapat bertanggung jawab penuh dalam pengambilan keputusan untuk bidangnya. Masalah-masalah yang terjadi di sekolah yang tidak dapat diselesaikan oleh lainnya akan diperhatikan. Pada kasus yang jarang terjadi, dan masalah yang tak dapat diatasi dibawa ke tingkat yang lebih tinggi untuk menjadi perhatian kepala sekolah. Dengan melaksanakan peran ini para wakil kepala sekolah memperoleh ketrampilan kepemimpinan dan pengalaman-pengalaman yang menjamin kesinambungan pengembangan sekolah meskipun kepala sekolah berhalangan untuk suatu kurun waktu tertentu. Para Guru diberikan tanggung jawab yang lebih untuk peningkatan pengajaran dan kreatifitas di dalam kelas. Kepala sekolah dan staf pengawas lainnya siap untuk berdiskusi dengan para guru mengenai pendekatan inovasi di dalam kelas. Bersama-sama mereka dapat mengevaluasi efektifitas pendekatan dan membuat keputusan untuk keterlaksanaannya. Guru juga terlibat dengan siswa yang bermasalah secara lansung. Apabila dibutuhkan, guru dapat meminta orang tua siswa untuk berkunjung ke sekolah atau guru yang mengunjungi orang tua siswa. Dengan pemberian tanggung jawab yang lebih terhadap pencapaian akademis siswa, para guru terlatih untuk menjadi profesional dari pada hanya sebagai pegawai. Siswa diberi kesempatan untuk mendiskusikan dan menyampaikan usulan yang berkenaan dengan mereka melalui OSIS. OSIS terdiri atas wakil dari setiap kelas dan kepala sekolah memimpin pertemuan. Wakil dari tiap kelas menyampaikan masalah-masalah yang perlu diperhatikan pada rapat OSIS. Mereka mendiskusikan hal tersebut dan berusaha mencari cara pemecahannya. OSIS memperhatikan usulan kegiatan yang berfokus pada keinginan dan minat siswa. Hal-hal yang dapat membawa pengaruh terhadap sekolah akan dibicarakan oleh Kepala sekolah dengan para guru. Masalah-masalah lain yang tidak menyangkut akademik akan disampaikan kepada BP3 untuk dipertimbangkan. Konsep yang diterapkan OSIS berhasil memecahkan beberapa masalah pengembangan yang penting. Pertama, hal tersebut membawa siswa menuju usaha pengembangan sekolah dengan memberi perhatian pada kebutuhan mereka serta menginformasikan kepada sekolah akan pandangannya terhadap pengembangan sekolah. Kedua, OSIS berfungsi sebagai contoh kehidupan bernegara di mana siswa belajar berorganisasi dan mengerti struktur politik. Hal ini juga merupakan pengalaman pembelajaran aktif dalam pendidikan bernegara. Ketiga, memperkenalkan dan mengembangkan potensi mereka dalam peran kepemimpinan di sekolah atau yang lebih dari itu. Para Orang Tua Siswa lebih termotivasi dan berkeinginan untuk memberi sumbangan dalam kegiatan pengembangan sekolah pada saat diberi tanggung jawab dalam mengambil keputusan dan monitoring terhadap kegiatan sekolah yang didanai oleh BP3. Program-program BP3 yang efektif membuat para orang

tua mengkaji ulang anggaran dan usulan perubahan, memilih usulan proyek sekolah yang diharapkan untuk didanai tahun ini, serta memonitor pelaksanaan dan pendanaan proyek tersebut. Para orang tua siswa berharap sumbangan BP3 dapat dimanfaatkan dengan tepat dan efisien. Tokoh Masyarakat tidak secara langsung terlibat dalam keputusan-keputusan yang berbasis sekolah, namun mempunyai peran penting di luar sekolah. Dalam beberapa Model Pengembangan Sekolah, peran serta para tokoh masyarakat di sekolah dan rapat BP3 dapat berperan baik sebagai orang tua, peserta biasa ataupun undangan. Dengan berpartisipasi mereka dapat memberi informasi dan sumbangan dalam rapat pengambilan keputusan. Dengan melibatkan tokoh masyarakat, pegawai Depdikbud, pegawai pemerintah daerah dan tokoh usahawan setempat dalam diskusi sekolah mengenai peningkatan mutu, kepala sekolah tidak hanya mampu menjadi pendengar yang baik terhadap persoalan yang terjadi di sekolah, namun juga memperoleh bantuan dalam masalah lingkungan dan pembentukan kerja sama kemitraan demi kelanjutan terhadap dukungan sekolah. Pada bagian berikut ini disampaikan inti temuan dari penelitian yang dilakukan pada sekolah-sekolah yang menjadi Model Pengembangan seperti tergambar pada Diagram 1 Model Pembaharuan dalam Pengembangan Sekolah. Kepala Sekolah: kepala sekolah merupakan pribadi yang menjadi inti dalam peningkatan dan pengembangan sekolah. Para Konsultan melihat bahwa dalam Pengembangan Sekolah Model kepala sekolah mempunyai keinginan untuk memperbaharui sekolah. Tujuannya adalah memperhatikan kebutuhan pembelajaran siswa. Hal ini merupakan inti dari berbagai usaha pengembangan. Kepala sekolah memandu pemegang peran menuju pengembangan visi dan misi sekolah. Melalui diskusi yang diadakan bagi guru dan orang tua siswa, tujuan tertentu telah teridentifikasi untuk tiap tahun pelajaran. Melalui berbagai alat komunikasi, kebutuhan guru dan siswa telah diketahui dan dimasukkan dalam rencana pengembangan. Sebagai pemimpin dalam pengajaran, kepala sekolah menetapkan peranan dari setiap pemegang peran (orang tua siswa, siswa, guru, dan staf). Standar kedisiplinan telah dibuat dan didiskusikan sehingga tiap orang mengetahui pentingnya menciptakan lingkungan belajar. Untuk membantu kepala sekolah, pihak-pihak lain telah diundang untuk memikul bersama tanggung jawab bagi keseluruhan pengembangan sekolah. Guru diberi keleluasaan untuk mengawasi yang lebih dalam proses pembelajaran, namun harus menunjukkan adanya peningkatan prestasi siswa. Gagasan-gagasan telah didiskusikan dengan kepala sekolah lalu diujicobakan. Program yang berhasil akan dilanjutkan, yang tidak berhasil akan dibatalkan. Pemberian kesempatan kepada guru untuk menguji gagasan-gagasan baru mendukung sejumlah pengembangan kritis. Guru dianggap sebagai orang yang profesional dan menganggap sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang dinamis dan tidak membosankan. Pada akhirnya,

Ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Prestasi siswa tergantung pada banyak faktor. agar sekurang-kurangnya berpendidikan S1. Siswa bertanggung jawab dalam belajar sedangkan yang lainnya membantu mereka. Model pembaharuan mencatat adanya keterbukaan dalam komunikasi antara kepala sekolah dan para pemegang peran lainnya. kebutuhan guru dapat diketahui dan dukungan yang memadai diperlukan dari kepala sekolah dan para orang tua siswa. Salah satu yang sangat menentukan adalah motivasi belajar. metode pengajaran dan bahan pengajaran yang tepat dan efektif akan memperkuat prospek keberhasilan siswa. Oleh karena itu pencapaian hasil belajar siswa merupakan perhatian utama dalam semua usaha pengembangan. Kebutuhan Siswa: Tujuan utama sekolah adalah memberikan pendidikan yang baik bagi generasi muda Indonesia. Hal ini dapat tercapai melalui peranan yang jelas dari masing-masing pemegang peran termasuk siswa dan orang tua siswa. Apabila seluruh pemegang peran mempunyai pandangan yang sama mengenai pentingnya pembelajaran. makan siang gratis. Pengalaman dari Pengembangan Sekolah Model memperjelas adanya beragam cara untuk membantu guru. Pertanian dan botani). Beberapa kepala sekolah membentuk OSIS yang terdiri atas wakil-wakil dari . hal itu merupakan pesan yang kuat kepada siswa. Hal ketiga adalah memperhatikan penyediaan bahan tambahan untuk mata pelajaran yang diajarkan. Kepala sekolah mempunyai perhatian lebih dalam pengembangan profesional guru dengan mengkaji-ulang kriteria kenaikan pangkat pegawai negeri dan membantu guru dalam hal ini dan mendukung semua jenjang pelatihan. Untuk mendorong motivasi guru. Mendukung mereka dalam berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah sangat penting. Hal ini dapat bervariasi. tambahan sumber perpustakaan. Guru dan kepala sekolah menaruh harapan yang tinggi terhadap masing-masing siswa. Rencana lainnya yang dapat memberikan motivasi adalah penambahan kegiatan ekstra kurikuler yang menarik bagi siswa. Peran serta siswa dalam pengambilan-keputusan merupakan sarana lain untuk memotivasi siswa. Kesejahteraan guru dapat ditingkatkan melalui pemberian biaya transport. Bahasa Inggris. pengembangan profesional dan bantuan dalam pengajaran. mulai dari kegiatan olahraga. Semua sekolah model menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. semua itu perlu diperhatikan. Melalui proses ini. peningkatan laboratorium bahasa dan IPA. yaitu : kesejahteraan guru. penyediaan laboratorium komputer dan perlengkapan audio-visual. Semua sekolah menitikberatkan pada peningkatan pendidikan guru. pendidikan keagamaan.hal ini akan membuat guru merasa diberdayakan. Selain mempunyai pemahaman umum mengenai peranan pendidikan. pemberian honor tambahan untuk kelebihan jam mengajar atau mengikuti pelatihan khusus. keajegan dalam memberikan perhatian untuk keberhasilan siswa. program pelatihan ketrampilan untuk persiapan kerja (komputer. Kebutuhan guru: guru merupakan dasar bagi semua usaha pendidikan.

Motivasi orang tua siswa sangat tinggi ketika mereka diberi tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Satu hasil penting yang tersirat namun belum diteliti adalah bahwa sekolahsekolah tersebut sebelumnya hanya menarik bagi siswa di Kecamatan yang bersangkutan. Masalah-masalah lain yang juga menjadi perhatian dari semua sekolah adalah kebutuhan akan adanya lingkungan yang aman bagi siswa (dan guru) untuk datang ke sekolah. Kepala sekolah berfungsi sebagai penasihat pada keseluruhan proyek ini. Terdapat variasi fungsi BP3. Beberapa usulan kegiatan. sekolah memperoleh sumber tambahan baik dalam hal dukungan pendidikan maupun sumber-sumber keuangan tambahan untuk pengembangan sekolah. serta pengusaha setempat. tampak bahwa sekolah menerima penghargaan dan perhatian masyarakat luas. namun program yang paling efektif dapat memberikan pertanggungjawaban terhadap organisasi dalam memutuskan program mana yang akan didanai.setiap kelas untuk mendiskusikan kepada kepala sekolah apa yang menjadi perhatian siswa. Gagasangagasan tersebut akan dirumuskan untuk menjadi program-program oleh kepala sekolah dan dipresentasikan kepada BP3 untuk disetujui. Berdasarkan dana yang tersedia (dan sumbangan khusus dari orang tua siswa dalam hal-hal tertentu). Dengan melibatkan orang tua siswa. kantor pendidikan dan pemerintah. Pada . Keterpaduan Masyarakat: Orang tua siswa dan masyarakat setempat sering kali tidak dilihat sebagai aset yang berharga dalam peningkatan mutu pendidikan. anggota BP3 memutuskan program mana yang akan dilaksanakan pada tahun tersebut. Dinding atau pagar yang mengelilingi lingkungan sekolah merupakan simbol yang menyatakan bahwa sekolah adalah tempat belajar bagi siswa. Hal ini merupakan masalah penting bagi semua sekolah. Hal ini akan diikuti dengan pembentukan komite (yang beranggotakan para pemegang peran) yang akan mengawasi pelaksanaan program. Dalam hal ini siswa mengidentifikasi sendiri apa kebutuhan mereka yang dapat memberi sumbangan kepada pengembangan sekolah. wakil masyarakat dapat pula berperan serta dalam rapat tersebut khususnya apabila bantuan mereka dibutuhkan untuk suatu proyek. Selain para orang tua siswa. Biasanya kepala sekolah dan guru ingin mendiskusikan masalah-masalah yang terkait dengan upaya untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Dengan memperhatikan minat pendidikan dan pribadi siswa. Tetapi sekarang ini. pelaksanaannya menjadi tangung jawab siswa. Semua sekolah menyatakan adanya kebutuhan akan adanya pagar yang dapat melindungi mereka dari hewan maupun orang yang tidak diinginkan serta mencegah siswa berkeliaran di luar. Pada umumnya kepala sekolah menerima masukan dari para pemegang peran mengenai cara meningkatkan sekolah. sekolah dapat menarik perhatian siswa dari Kecamatan atau daerah lain. Beberapa sekolah mencatat adanya kenaikan sumbangan dari orang tua siswa walaupun mengalami masa krisis ekonomi di tahun 1997-1998.

E. Lockhead.M (1990). Indonesia.W (1989). Umaedi (1999) Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Sekolah lain memperoleh bantuan dari pengusaha setempat dalam mendanai pembangunan tembok sekeliling sekolah. Chapter 1 in Effective Schools in Developing Countries. L.M. Kemungkinan pencarian sumber dana secara lokal dapat membantu sekolah sehingga mereka tidak tergantung pada Depdikbud dalam pemenuhan semua kebutuhan mereka. J. D. Effective Schools Products. Eds. H. Washington. Effective Schools Research Model for Planned Change. BP3 setuju untuk menurunkan sumbangan bulanannya karena menurunnya pendapatan orang tua siswa selama masa tersebut. Ketersediaan dana yang dapat dimanfaatkan segera dapat memberi peluang bagi sekolah untuk merencanakan pengembangan berikutnya dan pada saat yang sama terdapat kesinambungan di tingkat sekolah. Michigan Okemos. Directorate Pendidikan Menengah Umum. Directorate Jenderal Pendidikan Dasar dan Menegah. konsep tersebut . Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Association for Supervision and Curriculum Development.K. Virginia.. Limited. Falmer Press.G. DC Squires. Sebagai contoh. Ketika anggota BP3 diberi tanggung jawab untuk menyetujui dan memonitor pemanfaatan dana. July 1989. & Levin. "Creating Effective Schools". ada dua sekolah yang menerima bantuan dari Pemda setempat untuk memperbaiki gerbang sekolah. Februari 1999) Lebih dari 6 bulan kami telah menempatkan beberapa orang konsultan international untuk menangani pengembangan konsep sekolah model. mereka cenderung untuk memberi sumbangan yang lebih banyak setelah mengetahui bahwa dana tersebut dimanfaatkan secara langsung untuk membantu sekolah. Para konsultan tersebut telah bertemu dengan Bapak Budiono and Bapak Totok untuk mendiskusikan tentang perhatian dan visi untuk menentukan kebijakan. & Segars. Dalam pertemuan para konsultan Pengembangan Sekolah Model. Effective Schools and Classrooms : A Research-Based Perspective. Huitt. Lockheed. Referensi Lezotte.A. M. H. Jakarta LAMPIRAN A Peninjauan Kembali Konsep Pengembangan Sekolah Model (Suatu Konsep Baru untuk Direktorat Menengah Umum. Levinand M. Alexandria. Beberapa model "pengembangan sekolah" memperoleh keuntungan dengan bekerja sama dengan Kandep Dikbud dan Pemerintah Daerah setempat dalam mendukung program pendidikan atau meningkatkan lingkungan sekolah.sekolah lain. W.E..

Kontribusi semacam ini penting bagi sekolah. mutu sekolah ikut meningkat. Konsep ini berawal dari konsep tradisional yang cukup penting mengenai "sekolah model". Pertama-tama sekolah biasa perlu dikembangkan menjadi sekolah yang bagus.  Pengembangan sekolah "model" memerlukan tambahan masukan seperti fasilitas. Sehingga perlu dikembangkan model yang sangat umum atau model yang banyak. Yang perlu diperhatikan disini adalah kesinambungannya.  Sekolah "model" mewakili situasi yang ideal. karena pengembangan sekolah didasarkan pada sumber setempat yang tersedia da . Hal-hal tersebut tidak mempertimbangan keistimewaaan kepala sekolah. yang mutunya ditetapkan oleh kantor pusat. Karena sekolah yang bagus ini dikembangkan terus menerus dan bergantung pada kontribusi dari orang tua siswa serta masyarakat yang dermawan. Model harus dapat ditiru. Sebagai contoh adalah pengalaman-pengalaman pada SMU Plus. bentuk peniruan karakteristik semacam ini sulit dilakukan di sekolah biasa. sumber-sumber pengajaran dan dana untuk mendukung upayaupaya ekstra yang dilakukan oleh guru. sehingga mempunyai keuntungan yang jelas dibanding sekolah biasa. para guru. Keanekaragaman lingkungan di Indonesia mempersulit perhatian untuk semua kondisi. para siswa. Ini mewakili pendekatan dari atas ke bawah.  Ketika menerima bantuan dalam merubah sekolah yang baik menjadi sekolah "model". Hal ini menimbulkan masalah karena masukan yang sama dibutuhkan juga oleh sekolah lain yang ingin berkembang. Karena hal ini bukan suatu kasus. dan mengembangkannya agar memenuhi persyaratan untuk menjadi sekolah yang "ideal". Dari diskusi lebih lanjut ternyata bahwa pendekatan ini tidak pernah berhasil untuk dilaksanakan.dikembangkan lebih lanjut dan rencana pelaksanaan telah dipersiapkan oleh Pak Simon Ju. para orangtua dan masyarakat. Kriteria pengembangan dari sudut pandang yang baru adalah sebagai berikut: 1. peniruan tidak mungkin dilakukan. lalu kemudian mencapai kondisi yang lebih ideal untuk konsep sekolah "model". Namun ketika bantuan dihentikan. Perhatian harus diberikan pada sekolah biasa. 2. Kenyataan ini memaksa para konsultan untuk memandang model dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Empat diantara beberapa alasannya adalah:  Biasanya sekolah yang sangat bagus dipilih sebagai "sekolah model". mutu tidak dapat dipertahankan. Kekakuan ini melemahkan kemampuan pemindahan model. Pandangan tradisional tersebut mendukung untuk mengidentifikasi sekolah yang sangat bagus.

Menurut Prof. Contoh bidangnya adalah : o Managerial o Teknologi o Kurikulum  Menurut Miles karakteristik inovasi adalah o Deliberate o Novel o Specific o Direction to goal attaintment  Aspek pokok yang mempengaruhi inovasi adalah : o Struktur o Prosedur o Personal Inovasi yang berbentuk metode dapat berdampak pada perbaikan. Teacher  Dalam hal penerimaan atau sikap terhadap perubahan dua kelompok ini mempunyai pandangan dan sikap yang tidak selalu sama. Superintendent 2. meningkatkan kualitas pendidikan serta sebagai alat atau cara baru dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam kegiatan pendidikan.  Praktisi Pendidikan dapat dikelompokan ke dalam : 1. Azis Inovasi berarti mengintrodusir suatu gagasan maupun teknologi baru. karena peran yang dimainkan dalam melaksanakan kegiatan pendidikan berbeda dan lingkungan kerja yang sering dijalani masing-masing juga berbeda  Menurut Ernest R House. Teacher remain isolated in classroom which does not enhance the diffusion of new idea within the profession . Administrator terdiri dari : 1. Sosial interaction inhibit diffusion across professional boundaries 2. prosedur supervise serta pengelolaan informasi pendidikan yang dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan pendidikan. Sementara itu inovasi dalam teknologi juga perlu diperhatikan mengingat banyak hasilhasil teknologi yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.Inovasi Pendidikan Pengertian Inovasi Pendidikan  Inovasi adalah an idea. Inovasi dapat berupa ide. Dengan demikian metode baru atau cara baru dalam melaksanakan metode yang ada seperti dalam proses pembelajaran dapat menjadi suatu upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran. Principal 2. seperti penggunaannya untuk teknologi pembelajaran. inovasi merupakan genus dari change yang berarti perubahan. 1. dalam pendidikan Administrator (Kepala dan Pengawas lebih mudah menerima inovasi disbanding guru karena : 1. practice or object thatperceived as new by an individual or other unit of adoption. proses dan produk dalam berbagai bidang.

dan kebutuhan potensil adopter. Passive adopter  Dalam konteks Indonesia. atau cara lainnya 2. Menurut Everett M Rogers proses keputusan inovasi adalah the process through which abn individual (or other decision making unit) passes from first knowledge of an innovation. Compatibility 3. kolektif. Communication (Saluran komunikasi) 2. 2) Previously introduces idea. Keadaan dimana inivasi dipandang secara relative sulit difahami dan digunakan.dalam arti inisiatif dalam melakukan inovasi selalu dating dari pihak pemerintah Proses Inovasi Proses Inovasi berkaitan dengan bagaimana suatu inovasi itu terjadi. pengalaman masa lalu. oleh karena itu proses inovasi dapat dimaknai sebagai proses keputusan Inovasi (Innovation decision Process). Keadaan dimana suatu inovasi dapat diuji secara terbatas. Mass media lebih penting/efektif untuk adopter pemula Atribut Dan Sumber-Sumber Inovasi  Terdapat lima atribut inovasi : 1. Kondisi ini berhubungan secara positif dengan tingkat adopsi  Disamping hal tersebut di atas tingkat adopsi juga dipengaruhi oleh : 1. pemberian status. Keadaan dimana suatu inovasi dipandang konsisten dengan nilai-nilai yang ada. Relative Advantage 2. Never adopt innovation as a whole. kondisi ini berhubungan positif dengan tingkat adopsi. 5. Extent of Change agents (upaya promosi) Keinovatifan Dan Kategori Penerima Inovasi Keinovatifan (Innovativeness) adalah the degree to which an individual or other onit of adoption is relativelyearlier in adopting new ideas than other member of a system (Everett M Roger)  Kategori Adopter : 1. 3) Clients needs for innovation 3. inovasi pendidikan umumnya merupakan suatu gerakan yang bersifat top down. di sini ada unsure keputusan yang mendasarinya.3. Nature of Sosial system ( Norma. Innovator . Complexity 4. Keadaan dimana hasil suatu inovasi dapat dilihat orang lain. only bits and pieces 4. and to confirmation of this decision Prinsip-prinsip Komunikasi dalam proses inovasi 1.to forming an attitude toward the innovation. otoritas) 1. Tipe keputusaninovasi (optional. Mass media lebih penting/efektif pada tahap Knowledge 2.yang nampak dari keuntungan ekonomis. Trialibility 5. Kondisi dimana inovasi dipandang lebih baik dari ide sebelumnya. to a decision to adopt or reject. Komunikasi interpersonal lebih penting/efektif pada tahap Persuasion 3. atau inovasi itu dipandang sesuai dengan : 1) Socio cultural value and belief. 4. Keadaan ini berpengaruh negatif terhadap tingkat adopsi. to implementation of the new ide. tingkat hubungan sosial) 3. Observability  Penjelasan : 1.

risky o Kosmopolitan 1. thedaring. seldom lead 1. Early adopter o Lokalist o Has the greater degree of opinion leader (berperan to decrease uncertainty about new idea by adopting it) 1. Late majority 5. including in decision making o Traditional o Suspicious to innovation and change agent . Laggards o Reference to the past. Early Majority o Deliberate before adopting a new idea o Follow with deliberate willingness in adopting innovation. Innovator : o Very eager to try new ideas o Desire the hazardous. Early adopter 3. Early majority 4. Laggards Ciri-cirinya : 1. Late majority o Adopt after average number of sosial system o Approach innovation with skeptical 1. the rash. 2.

namun dapat juga menuju ke arah kemunduran.PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DALAM MASYARAKAT Setiap masyarakat dalam kehidupannya pasti mengalami perubahan-perubahan. termasuk di dalamnya nilai-nilai. ataupun karena adanya penemuan-penemuan baru di dalam masyarakat. kebudayaan. Samuel Koenig menjelaskan bahwa perubahan sosial menunjuk pada modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia. Berdasarkan uraian tersebut. A. yaitu perubahan . Perubahan cepat disebut juga dengan revolusi. Ada kalanya perubahan-perubahan yang terjadi berlangsung demikian cepatnya. namun karena masyarakat mengalami perkembangan. dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Modifikasi-modifikasi tersebut terjadi karena sebab-sebab intern atau sebab-sebab ekstern. sikap. sehingga membingungkan manusia yang menghadapinya. maka bentuk yang sederhana tersebut akan berubah menjadi kompleks. 1. Selo Soemardjan menjelaskan bahwa perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang memengaruhi istem sosialnya. Berdasarkan sifatnya. Berikut ini beberapa ilmuwan yang mengungkapkan tentang batasan-batasan perubahan sosial. dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan unsur-unsur atau struktur sosial dan perilaku manusia dalam masyarakat dari keadaan tertentu ke keadaan yang lain. Perubahan sosial yang terjadi memang telah ada sejak zaman dahulu. Suatu masyarakat pada masa tertentu bentuknya sangat sederhana. dinamika dan komposisi penduduk. perubahan yang terjadi bukan hanya menuju ke arah kemajuan. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial Budaya dan Penyebabnya Perubahan sosial budaya dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk berikut ini. Gillin dan Gillin menyatakan bahwa perubahan sosial sebagai suatu variasi dari caracara hidup yang telah diterima. ideologi. Perubahan Lambat dan Perubahan Cepat Perubahan lambat disebut juga evolusi. Perubahan tersebut terjadi karena usaha-usaha masyarakat dalam menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan dan kondisi-kondisi baru yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat. baik karena perubahan kondisi geografis. Contoh perubahan evolusi adalah perubahan pada struktur masyarakat.

c. b. Ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan. Contoh perubahan secara revolusi adalah gerakan Revolusi Islam Iran pada tahun 1978-1979 yang berhasil menjatuhkan pemerintahan Syah Mohammad Reza Pahlevi yang otoriter dan mengubah sistem pemerintahan monarki menjadi sistem Republik Islam dengan Ayatullah Khomeini sebagai pemimpinnya. 2. Berikut ini beberapa persyaratan yang mendukung terciptanya revolusi. ketegangan-ketegangan tersebut sulit dihindari bahkan semakin berkembang dan tidak dapat dikendalikan. Kemampuan pemimpin dalam menampung.sosial mengenai unsur-unsur kehidupan atau lembaga-lembaga kemasyarakatan yang berlangsung relatif cepat. merumuskan. Contoh perubahan besar adalah dampak ledakan penduduk dan dampak industrialisasi bagi pola kehidupan masyarakat. Harus bisa memanfaatkan momentum untuk melaksanakan revolusi. . perubahan besar adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang membawa pengaruh langsung atau pengaruh berarti bagi masyarakat. Perubahan Kecil dan Perubahan Besar Perubahan kecil adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau pengaruh yang berarti bagi masyarakat. Terjadinya proses revolusi memerlukan persyaratan tertentu. serta menegaskan rasa tidak puas masyarakat dan keinginan-keinginan yang diharapkan untuk dijadikan program dan arah gerakan revolusi. Seringkali perubahan revolusi diawali oleh munculnya konflik atau ketegangan dalam masyarakat. Harus ada tujuan gerakan yang jelas dan dapat ditunjukkan kepada rakyat. Adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat tersebut. Sebaliknya. Contoh perubahan kecil adalah perubahan mode rambut atau perubahan mode pakaian. a. e. d.

Contoh perubahan yang dikehendaki adalah pelaksanaan pembangunan atau perubahan tatanan pemerintahan. Contoh perubahan yang tidak dikehendaki atau tidak direncanakan adalah munculnya berbagai peristiwa kerusuhan menjelang masa peralihan tatanan Orde Lama ke Orde Baru dan peralihan tatanan Orde Baru ke Orde Reformasi. baik dari tatanan negara hingga tatanan dalam keluarga. yaitu pertambahan dan penurunan jumlah penduduk. 3) Munculnya berbagai bentuk pertentangan (conflict) dalam masyarakat. 2) Adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat. yaitu seseorang atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin satu atau lebih lembaga-lembaga kemasyarakatan yang bertujuan untuk mengubah suatu sistem sosial. 4) Terjadinya pemberontakan atau revolusi sehingga mampu menyulut terjadinya perubahanperubahan besar. Revolusi tersebut menyebabkan perubahan yang mendasar. a . Pihak-pihak tersebut dinamakan agent of change.3. Sebab-Sebab yang Berasal dari Luar Masyarakat (Sebab Ekstern) . Misalnya. misalnya perubahan tata pemerintahan Orde Baru menjadi tata pemerintahan Orde Reformasi. Sebab-Sebab Perubahan Sosial Budaya Perubahan sosial dan kebudayaan di masyarakat dapat terjadi karena adanya sebab-sebab yang berasal dari masyarakat sendiri atau yang berasal dari luar masyarakat. baik penemuan yang bersifat baru (discovery) ataupun penemuan baru yang bersifat menyempurnakan dari bentuk penemuan lama (invention). Revolusi Rusia (Oktober 1917) yang mampu menggulingkan pemerintahan kekaisaran dan mengubahnya menjadi sistem diktator proletariat yang dilandaskan pada doktrin Marxis. Perubahan yang Dikehendaki atau Direncanakan dan Perubahan yang Tidak Dikehendaki atau Tidak Direncanakan Perubahan yang dikehendaki atau yang direncanakan merupakan perubahan yang telah diperkirakan atau direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak melakukan perubahan di masyarakat. Perubahan yang tidak dikehendaki atau yang tidak direncanakan merupakan perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat dan dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibat sosial yang tidak diharapkan. Sebab-Sebab yang Berasal dari Dalam Masyarakat (Sebab Intern) Berikut ini sebab-sebab perubahan sosial yang bersumber dari dalam masyarakat (sebab intern) 1) Dinamika penduduk. b . 4.

maka disebut cultural animosity. baik perang saudara maupun perang antarnegara dapat me-nyebabkan perubahan. maka disebut demonstration effect. Sistem Pendidikan Formal yang Maju Pendidikan memberikan nilai-nilai tertentu bagi manusia.Perubahan sosial dan kebudayaan juga dapat terjadi karena adanya sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat (sebab ekstern). Faktor Pendorong dan Penghambat Perubahan Sosial Budaya 1. Penemuan-penemuan baru tersebut dapat berasal dari kebudayaan asing atau merupakan perpaduan antara budaya asing dengan budaya sendiri. b . Jika pengaruh suatu kebudayaan saling menolak. 1) Adanya pengaruh bencana alam. terutama membuka pikiran dan mem- . Jika pengaruh suatu kebudayaan dapat diterima tanpa paksaan. B. Berikut ini sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat. Hal ini kemungkinan besar juga dapat memengaruhi perubahan pada struktur dan pola kelembagaannya. 3) Adanya pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Jika suatu kebudayaan mempunyai taraf yang lebih tinggi dari kebudayaan lain. Proses tersebut dapat mendorong pertumbuhan suatu kebudayaan dan memperkaya kebudayaan yang ada. karena pihak yang menang biasanya akan dapat memaksakan ideologi dan kebudayaannya kepada pihak yang kalah. maka akan muncul proses imitasi yang lambat laun unsur-unsur kebudayaan asli dapat bergeser atau diganti oleh unsur-unsur kebudayaan baru tersebut. Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain Kontak dengan kebudayaan lain dapat menyebabkan manusia saling berinteraksi dan mampu menghimpun penemuan-penemuan baru yang telah dihasilkan. Kondisi ini terkadang memaksa masyarakat suatu daerah untuk mengungsi meninggalkan tanah kelahirannya. maka mereka harus menyesuaikan diri dengan keadaan alam dan lingkungan yang baru tersebut. Bertemunya dua kebudayaan yang berbeda akan menghasilkan perubahan. 2) Adanya peperangan. Faktor-Faktor Pendorong Perubahan a. Apabila masyarakat tersebut mendiami tempat tinggal yang baru.

Hal ini menyebabkan pola-pola pemikiran dan kehidupan masyarakat menjadi statis. Sistem Terbuka Masyarakat ( Open Stratification ) Sistem terbuka memungkinkan adanya gerak sosial vertikal atau horizontal yang lebih luas kepada anggota masyarakat. Hal ini akan memberikan kemampuan manusia untuk menilai apakah kebudayaan masyarakatnya dapat memenuhi perkembangan zaman atau tidak. Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain Penghargaan terhadap hasil karya seseorang akan mendorong seseorang untuk berkarya lebih baik lagi. f . h. . ras. rasional. i . Faktor-Faktor Penghambat Perubahan a. Keadaan demikian merupakan pendorong terjadinya perubahan-perubahan baru dalam masyarakat dalam upayanya untuk mencapai keselarasan sosial. pertentangan. e . Hal ini membuka kesempatan kepada para individu untuk dapat mengembangkan kemampuan dirinya. Heterogenitas Penduduk Di dalam masyarakat heterogen yang mempunyai latar belakang budaya. dan objektif.biasakan berpola pikir ilmiah. dapat merupakan cikal bakal terjadinya perubahan sosial budaya. Orientasi ke Masa Depan Pemikiran yang selalu berorientasi ke masa depan akan membuat masyarakat selalu berpikir maju dan mendorong terciptanya penemuan-penemuan baru yang disesuaikan dengan perkembangan dan tuntutan zaman. dan ideologi yang berbeda akan mudah terjadi pertentangan yang dapat menimbulkan kegoncangan sosial. dan gerakan revolusi untuk mengubahnya. g . sehingga masyarakat akan semakin terpacu untuk menghasilkan karya-karya lain. Masyarakat tidak lagi mempermasalahkan status sosial dalam menjalin hubungan dengan sesamanya. Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu Ketidakpuasan yang berlangsung lama di kehidupan masyarakat dapat menimbulkan reaksi berupa perlawanan.Untuk itu. toleransi dapat diberikan agarsemakin tercipta hal-hal baru yang kreatif. d . Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang Penyimpangan sosial sejauh tidak melanggar hukum atau merupakan tindak pidana. c . 2. Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain Kehidupan terasing menyebabkan suatu masyarakat tidak mengetahui perkembanganperkembangan yang telah terjadi. Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya Ikhtiar harus selalu dilakukan manusia dalam upaya memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan menggunakan sumber daya yang terbatas.

g . c . biasanya diartikan sebagai usaha .b . Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan Integrasi kebudayaan seringkali berjalan tidak sempurna. misalnya oleh bangsa Barat. Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan Kondisi ini dapat dikarenakan kehidupan masyarakat yang terasing dan tertutup. d . Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional Sikap yang mengagung-agungkan tradisi dan masa lampau dapat membuat terlena dan sulit menerima kemajuan dan perubahan zaman. Lebih parah lagi jika masyarakat yang bersangkutan didominasi oleh golongan konservatif (kolot). Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat ( Vested Interest Interest) Organisasi sosial yang mengenal sistem lapisan strata akan menghambat terjadinya perubahan. Mereka mencurigai semua hal yang berasal dari Barat karena belum bisa melupakan pengalaman pahit selama masa penjajahan. Beberapa golongan masyarakat berupaya menghindari risiko ini dan tetap mempertahankan diri pada pola kehidupan atau kebudayaan yang telah ada. kondisi seperti ini dikhawatirkan akan menggoyahkan pola kehidupan atau kebudayaan yang telah ada. contohnya masyarakat pedalaman. sehingga mereka cenderung menutup diri dari pengaruhpengaruh asing. Golongan masyarakat yang mempunyai kedudukan lebih tinggi tentunya akan mempertahankan statusnya tersebut. Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis Setiap usaha perubahan pada unsur-unsur kebudayaan rohaniah. Kondisi inilah yang menyebabkan terhambatnya proses perubahan. f . Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing) Sikap yang demikian banyak dijumpai dalam masyarakat yang pernah dijajah oleh bangsa lain. e . Tapi mungkin juga karena masyarakat itu lama berada di bawah pengaruh masyarakat lain (terjajah).

1. Perilaku Masyarakat sebagai Akibat Adanya Perubahan Sosial Budaya Perubahan sosial budaya akan mengubah adat. Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar ideologi Adat atau kebiasaan merupakan pola-pola perilaku bagi anggota masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Berikut ini hal-hal positif atau bentuk kemajuan akibat adanya perubahan sosial budaya. Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki Pandangan tersebut adalah pandangan pesimistis. 1. Misalnya. C. Tergesernya bentuk-bentuk budaya nasional oleh budaya asing yang terkadang tidak sesuai dengan . h. Membentuk pola pikir masyarakat yang lebih ilmiah dan rasional. cara pandang. 2. Hal ini tentu saja memengaruhi pola dan perilaku masyarakatnya. Berikut ini hal-hal negatif atau bentuk ke-munduran akibat adanya perubahan sosial budaya. i . Hal ini merupakan bentuk halangan terhadap perkembangan dan perubahan kebudayaan. Adakalanya adat dan kebiasaan begitu kuatnya sehingga sulit untuk diubah. memotong padi dengan mesin dapat mempercepat proses pemanenan. Pola pikir semacam ini tentu saja tidak akan memacu pekembangan kehidupan manusia.yang berlawanan dengan masyarakat yang sudah menjadi dasar integrasi masyarakat tersebut. bahkan ideologi suatu masyarakat. Telah dijelaskan di depan bahwa perubahan sosial budaya dapat mengarah pada halhal positif (kemajuan) dan hal-hal negatif (kemunduran). namun karena adat dan kebiasaan masyarakat masih banyak yang menggunakan sabit atau ani-ani. kebiasaan. 3. Memunculkan ide-ide budaya baru yang sesuai dengan perkembangan zaman. maka mesin pemotong padi tidak akan digunakan. Masyarakat cenderung menerima kehidupan apa adanya dengan dalih suatu kehidupan telah diatur oleh Yang Mahakuasa. 4. Terciptanya penemuan-penemuan baru yang dapat membantu aktivitas manusia. Munculnya tatanan kehidupan masyarakat baru yang lebih modern dan ideal.

Dalam pelaksanaannya. D. baik dari sisi pola pikir ataupun dari sisi pola kehidupannya (cultural lag atau kesenjangan budaya). Munculnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial baru yang makin kompleks. Perubahan sosial budaya yang bersifat positif dapat kita terima untuk memperkaya khazanah kebudayaan bangsa kita.kaidah budaya-budaya nasional. Sikap tersebut cenderung akan membuat kita meniru (imitasi) terhadap setiap perubahan sosial budaya yang terjadi. Sikap Kritis terhadap Pengaruh Perubahan Sosial dan Budaya Apapun bentuk perubahan sosial budaya akan menghasilkan suatu bentuk. misalnya lunturnya kesadaran bergotong-royong di dalam kehidupan masyarakat kota. Kalian sebagai pelajar tentu harus bisa menentukan sikap terhadap dampak perubahan sosial budaya yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Sikap apriori yang berlebihan tentu saja tidak perlu kalian kedepankan. kalian harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan memperluas pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang. sebaliknya perubahan sosial budaya yang bersifat negatif harus kita saring dan kita cegah perkembangannya dalam kehidupan masyarakat kita. Kalian diharapkan mampu memiliki dan mengembangkan sikap kritis terhadap proses perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat. Lunturnya kaidah-kaidah atau norma budaya lama. Demikian juga dengan sikap menerima setiap perubahan tanpa terkecuali. Namun di sisi lain. 3. 2. Adanya beberapa kelompok masyarakat yang mengalami ketertinggalan kemajuan budaya dan kemajuan zaman. mengingat sikap tersebut merupakan salah satu penyebab terhambatnya proses perubahan sosial budaya yang berujung pada terhambatnya proses perkembangan masyarakat dan modernisasi. pola. meskipun perubahan tersebut mengarah pada perubahan yang bersifat negatif. 4. dan kondisi kehidupan masyarakat yang baru. nilai-nilai dan norma kehidupan bangsa yang luhur harus dapat terus kalian jaga dan lestarikan .

Selasa. 30 November 2010 Materi: Perubahan Sosial .

Selo Soemarjan Segala perubahan pada lembaga – lemabaga kemasyrakatan dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya. tidak dapat direncanakan atau diarahkan ke titik tertentu. Ogburn Ruang lingkup perubahan sosial mencakup unsur kebudayaan material dan non material. material. ideology maupun adanya difusi ataupun penemuan baru dalam masyarakat 5. pertumbuhan dan keruntuhan . Tidak ada proses perubahan masyarakat secara bertahap sehingga batas antara pola hidup primitif. Definisi Perubahan Menurut Auguste Comte. Kingsley Davis Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat 4. Samuel Koenig Perubahan sosial menunjuk pada modifikasi yang terjadi dalam pola kehidupan manusia karena sebab intern dan ekstern 6. William F. termasuk didalamnya nilai – nilai. Jerman (1880 –1936) : setiap peradaban besar mengalami proses kelahiran. Teori Siklus Teori siklus melihat perubahan merupakan sesuatu yang berulang – ulang. kebudayaan. sikap – sikap dan pola – pola perikelakuan diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat 2. Adapun definisi perubahan sosial menurut beberapa tokoh: 1. komposisi penduduk. tradisional dan modern tidak jelas Menurut beberapa ahli: Oswald Spengler.SKL 6 Menjelaskan proses perubahan sosial pada masyarakat dan dampaknya Materi: • Teori perubahan • Bentuk perubahan • Faktor pendorong dan penghambat perubahan • Dampak modernisasi dan globalisasi • Mengatasi memudarnya jati diri bangsa Ringkasan A. PERUBAHAN SOSIAL 1. Gillin dan Gillin Perubahan sosial merupakan variasi cara hidup yang telah diterima yang disebabkan karena kondisi geografis. Teori – Teori Perubahan Sosial Menurut Lauer ada dua teori utama perubahan sosial: a. Mac Iver Perubahan sosial adalah terjadinya perubahan dalam hubungan sosial (social relationships) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) 3. terutama menekankan pengaruh yang besar dari unsur kebudayaan material terhadap unsur non material 2. sosiologi mempelajari statika dan dinamika masyarakat social meskipun perubahan kita terpusat pada aspek statika masyarakat. tetapi dalam kehidupan sehari – hari kita telah menyentuh perubahan.

berawal dari bentuk sederhana. tahap metafisis (abstraksi) dan tahap ilmiah (positif) Sedangkan Lenski berpendapat bahwa masyarakat berubah dari pra industri. bahwa orang – orang yang cakap yang akan memenangkan perjuangan hidup Ketiga tokoh diatas menggambarkan bahwa setiap masyarakat berkembang melaui tahapan yang pasti Teori Linier dibedakan menjadi: f. Misal dari kelompok homogen ke kelompok yang heterogen sifat dan susunannya (Herbert Spencer) c) Teori Evolusi Multilinear Teori ini menekankan penelitian terhadap tahap perkembangan yang tertentu dalam evolusi masyarakat. Spencer. dapat direncanakan atau diarahkan Beberapa tokoh sosiologi mengemukakan tentang teori linier yaitu: Emile Durkheim: Masyarakat berkembang dari solidaritas mekanik ke solidaritas organic Max Weber : Masyarakat berubah secara linier dari masyarakat yang diliputi oleh pemikiran mistik dan penuh tahayul menuju masyarakat yang rasional Herbert Spencer : mengembangkan teori Darwin. Teori evolusi Perubahan sosial budaya berlangsung sangat lambat dalam jangka waktu lama. misal penelitian pengaruh sistem perubahan sistem mata pencaharian dari berburu ke sistem pertanian atau terhadap sistem kekeluargaan dalam masyarakat yang bersangkutan g. tardisional dan bersahaja menuju masyarakat modern yang kompleks dan maju secara bertahap Comte mengemukakan perkembangan masyarakat mengikuti perkembangan cara berfikir masyarakat tersebut yaitu tahap teologi (khayalan). Teori Linier atau Teori Perkembangan Perubahan sosial budaya bersifat linier atau berkembang menuju titik tertentu. namun setiap peradaban memiliki kemampuan meminjam kebudayaan lain dan belajar dari kesalahan untuk mencapai peradaban yang lebih tinggi Ibnu Kaldun: perubahan msayarakat diwarnai dengan pertumbuhan dan penaklukan kebudayaan.Pitirim Sorokin: semua peradaban besar berada dalam siklus tiga sistem kebudayaan (kebudayaan ideasional. Hal ini akibat konflik antara orang menetap dan orang nomaden b. Perubahan sosial budaya dari masyarakat primitif. dari yang bercorak feodal lalu berubah revolusioner menjadi masyarakat . industri dan pasca industri Beberapa teori Evolusi a) Teori Evolusi Unilinear Masyarakat mengalami perkembangan sesuai dengan tahapan tertentu. idealistis dan sensasi) yang berputar tanpa akhir. Teori Revolusi Perubahan sosial menurut teori revolusi adalah perubahan sosial budaya berlangsung secara drastic atau cepat yang mengarah pada sendi utama kehidupan masyarakat (termasuk kembaga kemasyarakatan) Karl Marx berpendapat bahwa masyarakat berkembang secara linier dan bersifat revolusioner. Suatu Variasi dari teori ini adalah Cylical theories dari Vilfredo Pareto b) Teori Evolusi Universal Perkembangan masyarakat tidaklah perlu melalui tahapan tertentu tetapi mengikuti suatu garis evolusi tertentu. komplek hingga sempurna. Arnold Toynbee: sejarah peradaban adalah rangkaian siklus kemunduran dan pertumbuhan. Comte. Tokohnya antara lain.

Adapun syarat revolusi adalah : 1. Perubahan yang direncanakan ke arah kemajuan (progress) dapat disebut pembangunan. misal. Wajar ( wajib belajar 9 tahun). adanya kelompok yang dianggap mampu memimpin masyarakat 3. Perubahan yang berpengaruh luas dan tidak berpengaruh luas Perubahan berpengaruh luas adalah perubahan yang mendasar sehingga dampaknya mempengaruhi segala sendi kehidupan. Berubahan bergelombang. Revolusi Amerika Secara lambat disebut evolusi. Adapaun perubahan yang tidak direncanakan umumnya terjadi karena diluar kehendak masyarakat. Perubahan yang direncanakan dan tidak direncanakan Perubahan yang direncanakan merupakan bentuk perubahan yang diproses melalui program atau rencana tertentu agar menghasilkan suatu perubahan tertentu pula. perubahan mode pakaian kalangan remaja Adapun pola – pola yang sering tampak pada perubahan sosial budaya adalah : a.. Perubahan secara cepat dan lambat Secara cepat dinamakan revolusi. misal perubahan semangat kegotongroyongan yang mulai luntur. Menurut Soerjono Soekanto factor internal tersebut adalah: . Biasanya mengarah ke kemunduran (regress) 3. Misal proses industrialisasi pada masyarakat agraris. tidak mengubah struktur masyarakat. adanya momentum untuk revolusi B. gerak konjungtur dalam proses ekonomi c. yaitu gangguan keseimbangan yang berulang-ulang sehingga menghasilkan perubahan-perubahan baru. masuknya listrik ke daerah terisolir Perubahan tidak berpengaruh luas hanya terbatas pada lingkungan tertentu saja. yaitu gangguan keseimbangan dalam masyarakat yang selalu timbul kembali. misal perubahan model pakaian. atau bencana alam yang terus menerus b. Revolusi Industri di Inggris. pemimpin menunjukkan suatu tujuan yang konkret dan dapat dilihat masyarakat 5. pemimpin harus mampu manampung keinginan masyarakat 4. Perubahan komulatif. Ada keinginan umum mengadakan suatu perubahan 2. tetapi selau terjadi keseimbangan. pergantian sistem politik dan pendidikan. Revolusi Sosial di Prancis. Gangguan keseimbangan yang hanya sekali terjadi. misal Program NKKBS. kadang mengubah struktur masyarakat. misalnya. PROSES PERUBAHAN SOSIAL 1.kapitalis kemudian berubah menjadi masyarakat sosialis – komunis yang merupakan puncak perkembangan masyarakat Suatu revolusi dapat berlangsung dengan didahului suatu pemberontakan (revolt rebellion). Proklamasi kemerdekaan RI. bencana alam. Faktor Penyebab Internal dan Eksternal Perubahan Sosial Perubahan sosial yang bersumber dari dalam masyarakat dapat terjadi melalui proses akumulasi. baik yang bersifat progress maupun regress. misal adanya penemuan baru. Misal. terjadinya gerakan reformasi yang telah menggantikan pemerintahan orde baru menjadi orde reformasi C. misal perang. perubahan pola hidup dari masyarakat nomaden kemudian menetap 2. BENTUK-BENTUK PERUBAHAN 1.

akulturasi dan asimilasi. Invention adalah proses dimana suatu unsur baru dihasilkan dengan mengkombinasi atau menyusun kembali unsur-unsur lama yang telah ada dalam masyarakat. Adapun yang termasuk proses akulturasi adalah. yaitu adanya unsur budaya lama yang hilang . .Adisi.Sinkretisme. Kontak dengan kebudayaan lain . individu yang kreatif yang memiliki inisiatif baru 3. misal gempa bumi. munculnya kelompok sosial yang inovatif dan kreatif 4. Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginanuntuk maju 4. sebab yang berasal dari lingkungan alam fisik. yaitu adanya unsur budaya baru yang ditambahkan kepada unsur lama yang masih berlaku .Dekulturisasi. menjalar (mengakibatkan perubahan pada bidang yang lain) atau beberapa penemuan baru dapat mengakibatkan timbulnya satu jenis perubahan. yaitu unsur budaya lama bercampur dengan budaya baru sehingga membentuk sistem baru . bencana alam 2. menjalar maupun beberapa penemuan baru mengakibatkan satu jenis perubahan. pemimpin yang progresif Adapun menurut Soerjono Soekanto faktor eksternal (diluar masyarakat tersebut) penyebab perubahan sosial adalah : 1. yaitu masuknya unsur – unsur budaya yang sama sekali baru sehingga membawa perubahan yang sangat besar Faktor Pendorong Perubahan Sosial 1. penemuan – penemuan baru (inovasi) baik discovery maupun invention hal ini karena: a) kesadaran individu.difusi intra masyarakat .ahli dalam suatu kebudayaan c) perangsang bagi aktivitas – aktivitas penciptaan dalam masyarakat Pengaruh dari penemuan baru tersebut dapat bersifat memancar.Originasi. Sistem lapisan masyarakat terbuka .1. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang dan bukan merupakan delik 5. baik berupa alat atau ide/gagasan. yaitu melalui difusi. Sistem pendidikan formal yang maju 3.individu akan kekurangan dalam kebudayaannya b) kualitas ahli.Subtitusi yaitu unsur kebudayaan lama diganti dengan unsur kebudayaan baru yang lebih berdaya guna . bertambah atau berkurangnya penduduk 2. Jika discovery diakui dan telah diterima bahkan sudah diterapkan maka akan menjadi invention. Terjadi pemberontakan atau revolusi Discovery adalah penemuan kebudayaan atau sesuatu yang baru dalam masyarakat. Konflik dalam masyarakat 4. perpecahan dari masyarakat tersebut 2. Kemudian penemuan baru tersebut dapat menyebar (berakibat ke banyak segi kehidupan). Pengaruh kebudayaan lain.difusi antar masyarakat 2. 3. peperangan 3. Faktor dari dalam selain hal tersebut diatas juga terdapat faktor internal lain: 1.

munculnya konflik sosial dan horizontal c. Prasangka terhadap hal-hal yang baru atau asing atau sikap tertutup 7. Hambatan –hambatan yang bersifat ideologis 8. Saluran – saluran perubahan sosial dan budaya (avenue or channel of change) merupakan saluran-saluran yang dilalui oleh proses perubahan. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya Faktor Penghambat Perubahan Sosial 1. Penduduk yang heterogen 7. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang –bidang kehidupan tertentu 8. munculnya krisis multidimensi Adapun bentuk-bentuk disintegrasi sebagai dampak perubahan sosial adalah: 1) Kriminalitas 2) Pergolakan daerah dan separatisme 3) Aksi protes (demonstrasi) 4) Kenakalan remaja 5) Prostitusi D. Penyesuaian Masyarakat terhadap Perubahan Adanya unsur – unsur baru dalam masyarakat dapat mengakibatkan gangguan terhadap keserasian masyarakat. Rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integrasi kebudayaan 6. agama. Sikap masyarakat yang sangat tradisional 4. Adanya penyesuaian memungkinkan dicapainya tahap perkembangan sosial baru yang yang lebih maju dan lebih baik dari keadaan sebelumnya.6. rekreasi dan lain-lan 3. ekonomi. terjadinya berbagai bentuk kerusakan lingkungan dan bencana pencemaran e. Umumnya saluran tersebut adalah lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam bidang pemerintahan. Oreintasi ke masa depan 9. Dampak Perubahan Sosial a. Adat atau kebiasaan 9. Dampak Positif Dampak positif perubahan sosial adalah munculnya penyesuaian atau akomodasi. adanya disorientasi nilai dan norma.K. Nilai bahwa hidup ini pada hakekatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki 2. Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat 3. Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat atau vested interest 5. tidak berfungsinya secara optimal berbagai pranata sosial yang ada d. Bila sebaliknya maka dinamakan ketidaksesuaian sosial (maladjustment). Oleh R. Kondisi tersebut meliputi hal sebagai berikut: a. Dampak Negatif Dampak negatif dari perubahan sosial adalah disintegrasi atau disorganisasi. Proses tersebut dapat dicapai melalui reorganisasi atau reintegrasi yaitu proses pembentukan norma – norma dan nilai-nilai baru agar serasi dengan lembaga – lembaga kemasyarakatan yang telah mengalami perubahan b. Apabila ketidakserasian dapat dipulihkan kembali maka keadaan tersebut dinamakan penyesuaian (adjustment). GLOBALISASI DAN MODERNISASI Pengertian Modernisasi Pengertian modernisasi menurut beberapa ahli adalah: . Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain 2. Merton disebut anomie b. pendidikan.

Alex Inkeles : modernisasi adalah sikap – sikap tertentu yang menandai manusia dalam setiap masyarakat modern 2. Percaya pada keampuhan iptek 9. OKI 2. Senantiasa mempunyai informasi yang lengkap mengenai pendiriannya 5. Modernisasi bersifat preventif dan konstruktif 4. tingkat organisasi yang tinggi 6. Mempunyai kepekaan terhadap masalah – masalah yang dihadapi di sekitarnya 4. Praktis dan efisien Syarat modernisasi menurut Soerjono Soekanto adalah : 1. Bersikap terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru dan penemuan-penemuan baru 2. Lebih banyak berorientasi ke masa kini dan masa mendatang 6. Schoorl merumuskan penerapan ilmu pengetahuan ilmiah yang ada kepada semua aktivitas merupakan factor penting dalam modernisasi Dilihat dari definisi diatas modernisasi dapat dilihat sebagai suatu perubahan fisik yaitu cara – cara tradisional kearah modern atau penggunaan teknologi atau mesin serta dari pola pikir yaitu pola pikir tradisional menjadi pola pikir rasional. Adapun konsep manusia modern dikemukakan oleh Alex Inkeles adalah sebagai berikut: 1. penciptaan iklim yang favourable dari masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat – alat komunikasi massa 5. Soerjono Soekanto : modernisasi adalah suatu bentuk perubahan sosial yang biasanya merupakan perubahan sosial yang terarah (directed change) yang didasarkan pada suatu perencanaan yang disebut sosial planning 5. yang benar-benar mewujudkan birokrasi 3.Susanto: modernisasi adalah proses pembangunan yang diberikan oleh perubahan demi kemajuan 3. J. sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial Setiap modernisasi hal yang paling mendukung adalah sumber daya manusia modern. Tujuan globalisasi adalah untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama misalnya yerbentuknya PBB. Astrid S. Senantiasa siap menerima perubahan 3. Selo Soemardjan : globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia.1. kewajiban serta kehormatan orang lain Pengertian Globalisasi Pengertian Globalisasi menurut beberapa ahli adalah : 1.W. Senantiasa menyadari potensi-potensi yang ada pada dirinya 7. sistem administrasi yang baik. Tidak parah pada nasib 8. Ditandai oleh kesenjangan tingkat kehidupan antara masyarakat industri dan masyarakat dunia ketiga(yang pernah dijajah Barat dan mayoritas . Menyadari hak-hak. Schoorl : modernisasi merupakan penggantian teknik produksi dari cara – cara tradisional ke cara-cara yang tertampung dalam pengertian revolusi industri. Menurut Anthony Giddens (1989). proses peningkatan kesalingtergantungan masyarakat dunia dinamakan dengan globalisasi. Oghburn dan Nimkoff : modernisasi tidak sama dengan reformasi yang menekankan pada factor – factor rehabilitasi. cara berfikir yang ilmiah (scientific thinking) 2. adanya sistem pengumpulan datayang baik dan teratur dan terpusat 4.

pentingnya pendidikan) 2. kelompok masyarakat kota yang telah menikmati berbagai media komunikasi dan informasi globalisasi 3. Pudarnya pengetahuan tradisional 2. Meningkatnya angka kriminalitas dan kenakalan remaja 6. Biasanya unsur globalisasi yang mudah diterima masyarakat adalah berupa teknologi tepat guna dan mudah aplikasinya. Meningkatnya efesiensi dan efektifitas kerja. kelompok masyarakat yang belum mapan atau belum siap menerima perubahan 2. kelompok masyarakat tertinggal yang terasing 3. Menimbulkan kesenjangan sosial ekonomi Dampak positif globalisasi 1. Meningkatnya sector ekonomi. Masuknya nilai – nilai positif (disiplin. menyangkut ideologi. kelompok masyarakat dari kalangan generasi tua yang cenderung mencurigai globalisasi Adapun kelompok masyarakat atau individu yang menerima globalisasi adalah 1. Mempercepat proses pembangunan karena perkembangan iptek 3. Bergesernya nilai budaya akibat kemajuan di bidang teknologi dan pengetahuan 4. kelompok masyarakat yang kedudukan atau status sosialnya sudah mapan 2. Terjadinya cultural shock. transportasi dan komunikasi 4. yaitu masyarakat mengalami disorientasi dan frustasi karena tidak siap menerima kenyataan perubahan akibat globalisasi . Meningkatnya industri yang memungkinkan masyarakat lebih sejahtera (lapangan kerja. Menumbuhkan dinamika terbuka dan tanggap terhadap unsur –unsur pembaruan Dampak negatif globalisasi 1. kesehatan dan kualitas sumber daya manusia Dampak negatif modernisasi antara lain 1. barang konsumsi. pendidikan. Masyarakat penerima globalisasi ada yang mampu menerima globalisasi tersebut atau ada yang menolak. volume ekspor dan lain-lain) 3. Melemahnya etos kerja tradisional 5. kelompok masyarakat dari kalangan generasi muda yang memiliki kecenderungan terbuka menerima unsur-unsur perubahan dan modernisasi Dampak Perubahan Sosial Budaya sebagai Akibat Modernisasi dan Globalisasi Dampak positif modernisasi adalah 1. Meningkatnya tingkat pencemaran lingkungan 7. Adapun mereka yang menolak biasanya adalah : 1. etos kerja. pendidikan formal serta unsur yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat. Tercapainya kemajuan kebudayaan bangsa 2. politik dan kepercayaan serta sukar disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masyarakat.hidup dari pertanian) Globalisasi terbentuk oleh adanya kemajuan teknologi di bidang komunikasi dunia. Pudarnya sistem kepercayaan atau religi tradisional 3. Sedang unsur globalisasi yang sulit diteriba biasanya berupa teknologi yang rumit dan mahal.

Melakukan reorientasi budaya (culture reorientation). Oleh karena itu upaya mencegah memudarnya budaya dan jati diri bangsa perlu dilakukan baik oleh pemerintah. fungsi dan asalusul suatu subkebudayaan 2. Westernisasi 3. Terjadinya cultural lag yaitu unsur – unsur globalisasi tidak berlangsung secara serempak 3. yaitu upaya perombakan dan penyesuaian sedemikian rupa sehingga unsur-unsur budaya tersebut menjadi penting kembali 3. Konsumerisme 2. Sekulerisme 4. Kekurangmandirian 5. senantiasa menempuh jalan musyawarah 3. menghormati harkat dan martabat orang lain (santun dan malu terhadap hal yang berkaitan dengan kesusilaan) 5. Jati diri bangsa Indonesia antara lain 1.2. Tetapi bangsa Inodesia memiliki puncak-puncak kebudayaan daerah yang luhur dan akhirnya diterima oleh seluruh bangsa sehingga memunculkan budaya nasional. Melakukan implementasi budaya Materi: Lembaga Sosial . Meningkatnya sikap egois dan materialistis 8. Melakukan refungsionalisasi budaya. unsur atau nilai: 1. Adapun tantangan global terhadap keberadaan jati diri yang dimiliki bangsa adalah adanya sikap. yaitu aktivitas menengok kembali keberadaan budaya sebagai langkah awal untuk memperkenalkan budaya sendiri kepada generasi baru yang belum memahami nama. Generasi muda merupakan pewaris kebudayaan maupun berkewajiban mempertahankan jati diri bangsa. Jati diri bangsa Indonesia adalah budaya-budaya yang khas atau karakter yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang mampu membedakan dengan bangsa-bangsa lain di dunia. mementingkan nilai-nilai religius dan ketakwaan terhadap Tuhan YME 2. yaitu keadaan tanpa nilai karena nilai dan norma lama telah ditinggalkan sedang nilai dan norma baru belum terbentuk. Adanya demoralisasi. Tantangan global terhadap eksistensi Jati Diri Bangsa Jati Diri Bangsa Indonesia Bangsa Indonesia adalah masyarakat multikultur yang sesungguhnya sulit untuk dirumuskan jati dirinya. tetapi pada faktanya sekarang ini banyak generasi muda merasa asing di negeri sendiri. dapat menerima perbedaan serta menghargai perbedaan Adanya modernisasi maupun globalisasi dapat memudarkan budaya dan jati dir bangsa. Anomi. Kerusakan lingkungan Upaya Mencegah Memudarnya Budaya dan Jati Diri Bangsa Adanya arus globalisasi dan modernisasi memunculkan masalah pada generasi muda. mementingkan gotong royong 4. Melakukan revitalisasi budaya. yaitu membuat suatu budaya mengakar dan berfungsi bagi keperluan sehari-hari masyarakat 4. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain: 1. pihak swasta maupun secara penuh kesadaran oleh masyarakat itu sendiri. kenakalan remaja 6. Munculnya kondisi disharmonis 7. Munculnya pola kehidupan yang kompetitif dan disorganisasi sosial 9. Mengupayakan pelembagaan budaya 5.

dihargaai dan ditaati dalam kehidupan serta norma norma yang internalized yaitu norma telah meresap dalam jiwa anggota masyarakat c. yaitu dikenal. Horton dan Hunt. PROSES PERTUMBUHAN LEMBAGA a. lembaga sosial adalah suatu sistem norma untuk mencapai tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dipandang penting 3.SKL 7 Menjelaskan peran dan fungsi lembaga sosial Materi: • Pengertian dan hakekat lembaga • Tipe-tipe lembaga • Peran dan fungsi lembaga Ringkasan A. Mempunyai suatu atau beberapa tujuan tertentu 4. merupakan cara bertindak yang mengikat C. diakui. Mempunyai alat-alat perlengkapan yang dipergunakan untuk mencapai tujuan . Koentjoroningrat memberi batasan yang dimaksud dengan pranata sosial adalah sistem yang menjadi wahana yang memungkinkan warga masyarakat itu untuk berinteraksi menurut pola resmi atau suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas untuk memenuhi kebutuhan kompleks khusus dalam kehidupan manusia B. Kornblum mengemukakan bahwa lembaga sosial sebagai suatu struktur status dan peran yang diarahkan ke pemenuhan keperluan dasar anggota masyarakat 4. CIRI – CIRI LEMBAGA 1. Merupakan suatu organisasi pola pemikiran dan pola perilaku yang terwujud melalui aktivitas kemasyarakatandan hasilnya terdiri atas adat istiadat. Mempunyai tingkat kekekalan tertentu sehingga orang menganggapnya sebagai himpunan norma yang sudah sewajarnya harus dipertahankan 3. berdasarkan kekuatan pengikatnya terbentuk melalui cara(usage). kebiasaan (folkways). PENGERTIAN LEMBAGA SOSIAL Lembaga Sosial menurut para ahli: 1. merupakan seperangkat aturan 3. berkaitan dengan kebutuhan pokok 2. berdasarkan proses norma-norma dalam pembentukannya sebagai lembaga yaitu proses pelembagaan (institutionalization) . Mac Iver dan Page yaitu tata cara atau prosedur yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia yang berkelompok dalam suatu kelompok kemasyarakatan yang dinamakan asosiasi 2. tata kelakuan (mores) dan adat (custom) b. tata kelakuan dan kebiasaan serta unsur-unsur kebudayaan yang secara langsung dan tidak tergabung dalam suatu unit yang fungsional 2. Unsur penting lembaga sosial yaitu 1.

pencoleng 4. operative institutions : berfungsi menghimpun pola-pola atau tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan dari masyarakat yang bersangkutan. Kristen. Dari Sudut Sistem Nilai yang Diterima oleh Masyarakat a. Mempunyai tradisi tertulis ataupun tidak tertulis yang merupakan dasar dari pranata yang bersangkuat dalam menjalankan fungsinya Unsur penting Lembaga Sosial 1. yaitu menganalisis hubungan antara lembaga-lembaga dalam masyarakat Fungsi Pranata 1. resstricted institutions : dikenal oleh masyarakat tertentu saja. Contoh : pranata agama Islam. unsanctioned institutions : ditolak oleh masyarakat. enacted institutions : sengaja dibentuk dari adat istiadat masyarakat. Merupakan seperangkat aturan dan perilaku yang relatif tetap. Dari Sudut Perkembangannya a. subsidiary institutions: dianggap kurang penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat. budha dan Hindu 5. sekolah. general institutions : diterima oleh sebagian besar masyarakat dunia. Contoh : institusi agama. Dari Sudut Penyebarannya a. Katholik. bertujuan meneliti sejarah timbul dan berkembangnya 2. basic institutions : penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat. memberikan pedoman pada anggota anggota masyarakat bagaimana ia harus bertingkah laku di dalam menghadapi masalah-masalah dalam masyarakat yang bersangkuatan 3. Pranata sosial mencakup kebutuhan dasar (basic need) 2. Analisis secara historis. Contoh : rekreasi 3. bertujuan menelaah suatu lembaga tertentu dalam berbagai masyarakat berlainan atau berbagai lapisan sosial masyarakat 3. walau masyarakat tidak mampu memberantasnya. Merupakan cara bertindak yang mengikat Cara Mempelajari Lembaga Sosial 1. misal. Analisis komparatif. crescive institutions : tidak sengaja dibentuk dari adat istiadat masyarakat. Mempunyai lambang atau simbol yang menggambarkan tujuan dan fungsinya 6. Contoh: pranata agama b. Contoh : institusi pendidikan 2. Contoh: sekolah dan perusahaan dagang b. negara b. TIPE – TIPE LEMBAGA Menurut Gillin dan Gililin tipe lembaga sosial dapat ditinjau dari berbagai sudut antara lain 1. pernikahan b. Contoh : penjahat. Dari Sudut Penerimaan Masyarakat a. approved atau social sanctional institutions : diterima oleh masyarakat. Analisis fungsional. memberikan pegangan kepada masyarakat untuk menandakan sistem pengendalian sosial yaitu sistem pengawasan dari masyarakat terhadap tingkah laku anggota-anggotanya D. tersusun dan terstruktur 3.5. Dari Sudut Fungsinya a. masyarakat industri . Contoh : keluarga. menjaga keutuhan masyarakat yang bersangkutan 2.

yaitu : 1) antar anggota mempunyai hubungan yang intim dan hangat 2) kooperatif 3) face to face 4) anggota keluarga memberlakukan anggota yang lain sebagai tujuan bukan alat untuk mencapai tujuan c. Karakteristik Keluarga Menurut Mac Iver dan Charlen Horton: 1) merupakan hubungan perkawinan 2) bentuk suatu kelembagaan yang berkaitan dengan hubungan perkawinan yang dibentuk atau dipelihara 3) mempunyai suatu sistem tata nama (nomeclatur) termasuk perhitungan garis keturunan 4) mempunyai fungsi ekonomi yang dibentuk oleh anggotanya 5) merupakan tempat tinggal bersama. Lembaga Keluarga a. perlindungan dan ekonomi . Ciri – ciri Keluarga Merupakan gemeinscaft yang didalamnya terdapat ciri kelompok primer. misalnya pranata hukum seperti kejaksaan dan pengadilan D.anak 3) tahap pemeliharaan anak-anak atau child rearing stage yaitu keluarga dengan anak-anak hasil perkawinan 4) Tahap keluarga dewasa atau maturity stage yaitu suatu kelaurga dengan anak-anak yang telah mampu berdiri sendiri dan membentuk keluarga baru Menurut UU No 1 Tahun 1974 Perkawinan adalah ikatan lahir dan batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan YME Perkawinan harus didasarkan persetujuan kedua calon mempelai. sosialisasi 4. afeksi 5. pengaturan hubungan biologis 2. reproduksi 3.b. BEBERAPA LEMBAGA YANG PENTING DI MASYARAKAT 1. definisi status 6. keduanya sebaiknya sudah berusia 21 tahun keatas d. rumah atau rumah tangga b. Fungsi dan Peran Lembaga Keluarga Menurut Horton dan Hunt : 1. masa persiapan sebelum perkewinan. yaitu ketika dilangsungkannya perkawinan dan sesudahnya tetapi sebelum melahirkan anak. Meliputi peminangan atau pertunangan 2) tahap perkawinan atau nuptual stage. Proses Terbentuknya Keluarga 1) tahap formatif atau pre neptual. regulative institutions : bertujuan mengawasi adat istiadat atau tata kelakuan yang ada dalam masyarakat.

Tipe ekonomi campuran yaitu gabungan antara sistem kapitalis dan sosialis c. Sistem ekonomi masyarakat fasis yaitu masyarakat yang dipimpin oleh suatu partai diktaktor yang . Lembaga Ekonomi Lembaga ekonomi merupakan lembaga yang menangani masalah kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan produksi. Mengurangi pengendalian orang tua 3. Alat mobilitas sosial 3. Lembaga Pendidikan Lingkungan pendidikan dibedakan menjadi 3. keluarga orang tua homoseksual (gay parent families) dan hidup membujang 2.Ada pula yang menambahkan keluarga berfungsi sebagai pengawas atau kontrol sosial Fungsi latennya adalah menerusan gelar kebangsawanan Adapun peran keluarga adalah dasar pembantu utama struktur sosial yang lebih luas. Tipe ekonomi Komunis yaitu dipimpin oleh partai tunggal d. Menyediakan sarana untuk pembangkangan 4. distribusi dan konsumsi barang dan jasa yang diperlukan bagi kelangsungan hidup bermasyarakat Ada beberapa tipe sistem ekonomi di dunia yaitu: b. Menciptakan ketidakdewasaan atau memperpanjang masa remaja 2. Mempertahankan sistem kelas sosial 5. sekolah (formal) dan masyarakat (non formal). keluarga (informal). Jadi keluarga sebagai wadah pembentukan tingkah laku masyarakat termasuk dalam saluran penerus tradisi/budaya dalam masyarakat Berkembangnya gaya hidup baru yang merusak fungsi keluarga menurut Giddens yaitu: hidup bersama diluar nikah (cohabitation). misalnya kursus dan bimbingan belajar Menurut Horton dan Hunt fungsi lembaga pendidikan adalah sebagai berikut: Fungsi Manifest Pendidikan Fungsi Utama Manifes Pendidikan Fungsi manifest pendidikan merupakan fungsi yang tampak dan dapat dirasakan manfaat nya secara langsung oleh masyarakat 1) membantu orang untuk sanggup mencari nafkah 2) menolong orang untuk mengembangkan potensinya demi pemenuhan kebutuhan pribadi dan pembangunan masyarakat Fungsi Tambahan Manifest Pendidikan 1) melestarikan kebudayaan melalui proses pewarisan 2) merangsang partisipasi demikratis dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional 3) memperkaya kehidupan dengan pengembangan cakrawala intelektual dan estetika 4) meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan pribadi dan berbagai kursus 5) meningkatkan taraf kesehatan melalui olah raga 6) menciptakan warga negara yang patriotik melalui berbagai pelajaran 7) menunjang integrasi antara ras yang berbeda 8) membentuk kepribadian melalui tata tertib dan aturan lembaga pendidikan Fungsi Laten Pendidikan 1.

menyelenggarakan pelayanan seperti perawatan kesehatan. lembaga politik mempunyai fungsi sebagai berikut: 1. pendidikan. Terbentukanya suatu lembaga politik dalam arti terbentuknya suatu nation (bangsa) dalam suatu negara adalah sebagai berikut: 1) mengadakan kegiatan dan proyek yang dapat menjawab keinginan warga masyarakat 2) menekan adanya persamaan nilai. melindungi para warga mayarakat atau warga negara dari serangan bangsa lain 6. Lembaga Politik Kornblum mendefinisikan institusi politik sebagai seperangkat norma dan status yang mengkhususkan diri pada pelaksanaan kekuasaan dan wewenang. media massa 3) pembentukan tentara nasional dari suatu negara merdeka dengan partisipasi semua golongan yang ada dalam masyarakat 4) mengadakan upacara pada kesempatan tertentu Menurut Weber dominasi dibagi menjadi 3 jenis 1) Dominasi kharismatik yang didasarkan pada kewibawaan atau kharisma seseorang 2) Dominasi Tradisional didasar pada tradisi dan keturunan 3) Dominasi Legal – Rasional yaitu didasarkan kepada aturan hukum yang dibuat dengan sengaja atas dasar pertimbangan rasional Lembaga politik mempunyai fungsi umum sebagai berikut: 1) Menghubungkan antara kekuasaan dengan warga masyarakat sehingga keteraturan tertib sosial terpelihara 2) Menangani masalah administrasi dan tata tertib umum demi terciptanya keamanan dan ketentraman masyarakat Adapun yang ditertibkan adalah kepentingan-kepentingan dari warga masyarakat itu sendiri sehingga tidak terjadi benturan antara kepentingan antar individu maupun kelompok. kekuasaan yudikatif dan kekuasaan eksekutif. Sistem ekonomi Indonesia bertumpu pada pasal 33 UUD 1945 Fungsi Lembaga Ekonomi Dalam hal ini mengacu pada fungsi pasar yaitu: 1) mengatur kehidupan sosial dan ekonomi 2) tempat pertukaran bebas 3) mengubah struktur sosial budaya 4. kesejahteraan dan seterusnya 5. norma atau sejarah melalui pengajaran di sekolah . memelihara kesiapsiagaan atau kewspadaan dalam menghadapi bahaya . meyelesaikan konflik yang terjadi di antara para warga masyarakat sehubungan dengan kepentingan tertentu dari warga masyarakat yang bersangkutan 4. Sebagai wujud nyata atau pelaksana dari kekuasaan. melembagakan norma melalui undang-undang yang disampaikan oleh badan legislatif 2. Untuk melaksanakan suatu kebijakan suatu lembaga memerlukan kekuasaan dan kewenangan dengan demikian kehidupan politik tidak lepas dari sistem penagturan pembagian kekuasaan dan kewenangan. Pembagian kekuasaan dan kewenangan di negara Indonesia dibagi menjadi kekuasaan legislatif. melaksanakan undang-undang yang telah disetujui 3.diorganisir oleh seorang pimpinan yang kharismatik e.

Secara sosiologis agama sangatlah penting bagi kehidupan manusia karena pengetahuan dan keahlian tidak berhasil menjawab seluruh persoalan yang dihadapi manusia. pekerjaan dan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan dunia usaha 2. perubahan pada pekerjaan.. pedoman mengungkapkan rasa kebersamaan 5. merupakan tuntunan prinsip benar dan salah 4. Simbol agama 4. menggunakan tenaga kerja e. mengatur hubungan antarmanusia dan manusia dengan Tuhannya 3. Lembaga sosial dalam masyarakat berfungsi sebagai. a. Pengalaman Adapun fungsi agama secara umum adalah : 1. Praktek keagamaan/ Ritual 3. mengatur harga jual barang d. Umat 5. interaksi pemerintah dan lembaga ekonomi. pedoman jiwa dalam mencari ketenangan dan kesegaran jiwa 8. mendapatkan bahan pangan b. pola atau cara untuk memenuhi kebutuhankat ....5.. memberikan identitas kepada manusia sebagai umat dari suatu agama SOAL UJIAN NASIONAL 1. sumber pedoman hidup bagi individu maupun kelompok 2. melakukan pertukaran barang c. Kepercayaan 2. Menurut Durkheim fungsi agama dari segi mikro yaitu melalui komunikasi dengan Tuhannya orang yang beriman akan menjadi lebih kuat sehingga menurutnya fungsi agama ialah untuk menggerakkan kita dan membantu kita untuk hidup. mengungkapkan keindahan (estetika) 7.. Dari segi makro. Unsur Agama 1. ritual dan aturan perilaku dalam agama. agama menjalankan fungsi positif karena memenuhi kebutuhan masyarakat untuk secara berkal menegakkan dan memperkuat perasaan dan ide kolektif yang menjadi ciri dan inti persatuan masyarakat tersebut. a. Lembaga ekonomi merupakan suatu lembaga yang mengurusi pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Fungsi manifest agama berkaitan dengan segi-segi doktrin. membatasi taraf hidup Jawab: E Lembaga ekonomi adalah lembaga sosial yang memenuhi tugas produksi dan distribusi barang-barang dan jasa-jasa dalam suatu masyarakat. pedoman perasaan keyakinan (belief) 6.Fungsi laten dari agama yaitu membagi masyarakat dunia ke dalam golongan sosial.. Lembaga Agama Menurut Horton dan Hunt agama mempunyai fungsi manifest dan laten. meliputi pula ideologi-ideologi ekonomi yang mempengaruhi perkembangan masyarakat. Menurut Kornblum (1988) penelitian terhadap lembaga ekonomi difokuskan pada pokok bahasan: pasar dan pembagian kerja. Berikut ini yang bukan fungsi lembaga ekonomi adalah. kelas sosial dan atas dasar agama ataupun tingkat keimanan.

b. adat istiadat atau tata kelakuan dalam masyar c. aturan di masyarakat tentang generasi muda d. tata tertib di masyarakat untuk kebaikan bersama e. tata tertib di masyarakat sesuai tujuan sosial Jawab: A Horton dan Horton mendefinisikan lembaga sosial sebagai sistem norma-norma sosial dan hubunganhubungan yang terorganisir, yang menyatukan nilai-nilai dan prosedur tertentu dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. 3. Perhatikan kegiatan lembaga keluarga berikut ini! 1. menyediakan makan dan minum untuk anggotanya 2. memberikan air susu ibu (asi) untuk bayi yang dilahirkan 3. membiasakan sopan santun terhadap orang yang lebih tua 4. mematikan televisi ketika sedanga ada orang sembayang Yang termasuk fungsi sosialisasi adalah a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4 e. 3 dan 4 Jawab: E Disini sebagai fungsi sosialisasi keluarga bertanggungjawab untuk mengajarkan anggota baru masyarakat tentang apa yang seharusnya mereka ketahui, perilaku apa yang seharusnya dilakukan agar dapat berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat 4. Masyarakat Eropa mengalami perubahan menuju kemajuan karena mengamalkan ajaran agama Protestan yang menekankan cara hidup hemat dan kerja keras. Kenyataan tersebut menunjukkan peran agama sebagai.... a. ajaran tentang ketuhanan b. faktor pendorong kehidupan sosial c. tuntutan hidup masyarakat tertentu d. tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan e. norma untuk mencapai kebahagiaan abadi Jawab : D konsep tersebut diuraikan oleh Weber bahwa pada masa itu baginya bahwa semua aktivitas kehidupan dikaitkan dengan agama karena agama berperan sebagai tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan. 5. Masyarakat membangun lembaga ekonomi dalam bentuk perusahaan, badan usaha, maupun koperasi. Semua lembaga ekonomi tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap.... a. keamanan dan kedamaian b. ketertiban dan keteraturan c. kemakmuran dan kesejahteraan d. kerukunan dan ketenangan e. keutuhan dankebersamaan Jawab : C Karena lembaga ekonomi merupakan lembaga sosial yang menangani masalah kesejahteraan material guna tercapai kemakmuran bagi kelangsungan hidup masyarakat.

6. Fungsi pranata agama bagi kelangsungan hidup bermasyarakat adalah mengatur kegiatan bersama dalam memenuhi kebutuhan terhadap.... a. ketertiban dan keamanan b. kehidupan ekonomi c. kebahagiaan hakiki d. kerukunan hidup bersama e. prinsip benar atau salah Jawab : C Fungsi pokok lembaga agama yaitu memberikan pedoman bagi manusia untuk berhubungan dengan Tuhannya dengan tujuan akan kebahagiaan yang hakiki. 7. Lembaga atau pranata sosial berfungsi sebagai sarana untuk memelihara dan mempertahankan sistem sosial. Sedangkan tujuannya adalah... a. mematuhi peraturan di dalam masyarakat b. mengawasi aturan-aturan dalam masyarakat c. melestarikan adat-istiadat dalam masyarakat d. menjaga kebaikan sikap hidup bersama e. memenuhi kebutuhan masyarakat Jawab : E Suatu lembaga sosial bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia. Tanpa adanya lembaga sosial maka manusia sangat mustahil dapat melangsungkan hidupnya karena melalui lembaga tersebutlah segala interaksi antarmanusia dapat memnuhi kebutuhan dan tercapainya keteraturan.

8. Beberapa kegiatan dalam keluarga : 7. Ayah bekerja keras mencari nafkah 8. Ayah menegur anaknya yang duduk di meja 9. Rekreasi bersama di akhir pekan 10. Ibu menanyakan model baju yang disukai anak Kegiatan keluarga yang menunjukkan fungsi afeksi adalah... a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4 e. 3 dan 4 Jawab : E Fungsi afeksi merupakan kebutuhan kasih sayang yang berkaitan dengan perasaan atau emosinya. Kedua contoh tersebut memiliki hubungan sosial yang penuh kemesraan, intim dan afektif juga terlihat oerhatian yang lebih dalam berinteraksi. Materi: Struktur Sosial dan Mobilitas Sosial SKL 4 Menjelaskan bentuk struktur sosial dan konsekuensinya terhadap konflik dan mobilititas sosial Materi • Struktur sosial • Statifikasi sosial • Diferensiasi sosial • Konsekuensi bentuk struktur terhadap konflik dan integrasi • Mobilitas sosial

Ringkasan A. STRUKTUR SOSIAL Struktur sosial adalah cara bagaimana suatu masyarakat terorganisasi dalam hubungan-hubungan yang dapat diprediksi melalui pola perilaku berulang-ulang antar individu dan antar kelompok dalam masyarakat tersebut Struktur sosial memiliki empat element dasar: 1. Status sosial 2. Peran sosial 3. Kelompok 4. Institusi atau lembaga Para ahli teori interaksionis menekankan bahwa perilaku sosial kita dikondisikan oleh peran-peran dan status-status yang kita terima, kelompok mana kita berasal dan institusi mana kita berfungsi Status Sosial dan Peran Adalah salah satu tempat atau posisi seseorang dalam kelompok sosial sehubungan dengan keberadaan orang lain di sekitarnya. . Status dilihat dari proses terjadinya dibedakan menjadi: a. Ascribed Status (Status akibat kelahiran) b. Achieved Status (Status yang diperjuangkan) c. Assigned Status (Status yang dianugerahkan) Status selalu diikuti oleh peran. Peran adalah pelaksanaan hak dan kewajiban seseorang sesuai dengan statusnya atau seperangkat harapan terhadap seseorang yang menempati suatu posisi atau status tertentu Secara sederhana ketidaksamaan dalam masyarakat terjadi akibat beberpa faktor antara lain ras, agama, gender, peran dan status, kelas sosial, kelompok, pendidikan dan lain-lain. Secara umum, perbedaan sosial dapat dibedakan menjadi dua 1. Secara horisontal, diferensiasi, yaitu pembedaan yang dikaitkan dengan interaksi tetapi tidak menunjukkan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah 2. Secara vertikal, stratifikasi, yaitu perbedaan sosial yang menunukkan adanya tingkatan yang berbeda dalam masyarakat

B. DIFERENSIASI SOSIAL Diferensiasi sosial adalah proses penempatan orang-orang dalam berbagai kategori sosial yang berbeda, yang didasarkan pada perbedaan-perbedaan yang diciptakan secara sosial. Menurut Soerjono Soekanto, diferensiasi adalah variasi pekerjaan prestise, kekuasaan kelompok dalam masyarakat yang dikaitkan dengan interaksi atau akibat umum dari proses interaksi sosial yang lain Diferensiasi sosial terjadi karena perbedaan ciri fisik dan ciri sosial dan ciri budaya Beberapa wujud diferensiasi sosial adalah: 1. Ras 5. Jenis kelamin 2. Etnik 6. Klan (kelompok kekerabatan berdasarkan garis 3. Agama dan kepercayaan keturunan) 4. Profesi 7. Suku Bangsa Ada empat hal mendasar yang merupakan persamaan antara suku-suku bangsa di Indonesia, yaitu: 1. kehidupan sosialnya berdasarkan atas kekeluargaan

Stratifikasi tertutup Yaitu adanya pembatasan terhadap kemungkinan pindahnya kedudukan seseorang dari suatu lapisan sosial ke lapisan sosial yang lain. Stratifikasi sosial muncul karena adanya sesuatu yang dianggap berharga dalam masyarakat. adat perkawinan serta persekutuan masyarakat C. stratifikasi dalam bidang ekonomi (klas sosial) Faktor-faktor yang mempengaruhi stratifikasi sosial: 1. kekuasaan (power) 3. Sistem ini terjadi karena: . memiliki hukum adat 4. Stratifikasi sosial campuran Bentuk – bentuk stratifikasi yang ada di masyarakat antara lain . Biasanya stratifikasi didasarkan pada kedudukan yang diperoleh melalui serangkain usaha perjuangan. tingkat pendidikan (pengetahuan) Berdasarkan sifatnya. Stratifikasi sosial yang diperoleh secara alami yaitu: 1. stratifikasi dalam bidang pekerjaan 3. terdapat sistem pemilikan tanah 3. kekerabatan. stratifikasi sosial berdasarkan jenis kelamin 4.kelangkaan hak dan kewajiban 2. stratifikasi sosial karena senioritas 3. kekayaan (materi) 2. stratifikasi dalam bidang pendidikan 2. stratifikasi sosial berdasakan usia 2. kelas sedang dan kelas rendah. stratifikasi sosial adalah pembedaan posisi seseorang atau kelompok dalam kedudukan berbeda-beda secara vertikal. stratifikasi sosial di masyarakat ada dua: 1.pembagian tugas (spesialisasi) . stratifikasi sosial berdasarkan keanggotaan dalam kelompok tertentu Stratifikasi sosial berdasarkan status yang diperoleh melalui usaha-usaha tertentu yaitu: 1. 3. stratifikasi sosial berdasarkan sistem kekerabatan 5. Sedangkan menurut Soerjono Soekanto. sistem stratifikasi adalah pembedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas – kelas secara bertingkat.2. Stratifikasi terbuka Yaitu sistem stratifikasi yang memberikan kesempatan kepada seseornag untuk berusaha dengan kemampuannya sendiri masuk ke kelas tertentu. STRATIFIKASI SOSIAL Stratifikasi sosial adalah perbedaan individu atau kelompok dalam masyarakat yang menempatkan seseorang pada kelas-kelas sosial sosial yang berbeda-beda secara hierarki dan memberikan hak serta kewajiban yang berbeda-beda pula antara individu pada suatu lapisan sosial lainnya.perbedaan ras dan sistem nilai . kehormatan/kebangsawanan 4. Menurut Pitirim Sorokin. yang diwujudkan dalam kelas tinggi.

yaitu berkaitan dengan kedudukannya di masyarakat 3. wewenang pada jabatan 2. seperti tingkah laku. Sistem Kasta Sistem kasta mempunyai ciri-ciri : keanggotaan berdasar keturunan. Pelapisan sosial terdiri dari (dari puncak) penguasa tertinggi yaitu bangsawan. kasta yang lebih rendah dikendalikan oleh kasta yang lebih tinggi. Lapisan kedua adalah para tukang. terutama kesempatan untuk memperoleh kekuasaan-kekuasaan tertentu. hubungan dengan kelompok sosial lain terbatas. seperti menentukan penghasilan. raja. petani dan pedagang. kerabat tertentu. pengusaha. misalnya pada seseorang yang menerima anugerah penghargaan/gelar/kebangsawanan 3. Tipe Demokratis Adalah tipe kekuasaan yang menunjukkan kenyataan akan aanya garis pemisah antara laipsan yang bersifat fleksibel. pengacara. cara berpakaian dan bentuk rumah 5. pegawai tinggi. ekonomi . yaitu berdasarkan pada status yang diusahakan 3. Penentu lambang-lambang (simbol status) atau kedudukan. politik. pemilik dan penggarap c. yaitu apakah didapat melalui kualitas pribadi. Lapisan ketiga terdiri dari buruh tani dan budak 3. tetapi dasar pembedaan kelas sosial ditentukan oleh kebudayaan masyarakat. kepemilikan. penyesuaian diri ketat pada norma-norma kasta. status sosial. yaitu berdasarkan kekuasaan dan kewenangan yang dimiliki seseorang Menurut Mac Iver tiga pola umum sistem pelapisan kekuasaan yaitu: 1. tingkat kekayaan. 2. pemilik atau tuan tanah atau bangsawan b. bangsawan. diikat oleh kedudukan yang sudah ditetapkan secara tradisional. Lapisan atas terdiri dari raja. perkawinan endogami.1. wewenang atau kekuasaan 4. ksatria dan petani. keunggulan yang diwariskan berlaku seumur hidup. tentara dan pendeta. Tipe Oligarkis Adalah sistem pelapisan kekuasaan yang masih mempunyai garis pemisah yang tegas. nelayan. Berdasarkan kepemilikan tanah. Tingkat mudah tidaknya bertukar kedudukan 6. Distribusi hak-hak istimewa yang obyektif. yaitu berdasarkan kepemilikan tanah. Sistem pertanggaan (tingkatan) pada strata yang diciptakan masyarakat menyangkut prestise dan penghargaan. Tipe Kasta Adalah sistem pelapisan kekuasaan dengan garis pemisah yang tegas dan kaku dimana hampir tidak terjadi mobilitas vertikal antar lapisan. yaitu berdasarkan warna kulit Fungsi stratifikasi sosial adalah sebagai berikut: 1. keanggotaan kelompok. Sistem Apartheid. buruh tani 4. Sistem Kelas Sosial. prestise kasta dijaga. masyarakat dapat dikategorikan menjadi empat golongan yaitu: a. Kedudukan seseorang ditentukan oleh kemampuan dan kadang faktor keberuntungan. Alat solidaritas diantara individu-individu atau kelompok yang menduduki sistem sosial yang sama dalam masyarakat Pelapisan sosial dalam masyarakat terjadi pada bidang: 1. . yaitu menjadi kelas atas. Sistem Feodal. Kriteria sistem pertentangan. penyakap (penggarap tanah bagi hasil datau sewa) d. Lapisan kedua terdiri dari tukang. petani dan buruh dan lapiran ketiga diisi oleh para budak 2. menengah dan bawah 2.

individu-individu di dalam masayrakat tersebut akan mengikuti dan menggunakan kebudayaan lain tersebut. yaitu pegawai pemerintahan di desa atau pimpinan formal di desa 2. orang Bali identik dengan agama Hindu. Golongan bumiputera D. yaitu penggarap sawah dengan sistem sewa 4.Misalnya Suku Melayu identik dengan agama Islam. golongan kuli gundul.meningkatkan solidaritas antar anggota suatu kelompok sosial . pimpinan organisasi besar. Lapisan menengah terdiri dari pejabat administrasi. misalnya perkawinan. perindustrian . pendidikan . golongan kuli kenceng.hubungan ekonomi. orang-orang kaya. Interseksi mempunyai akibat terhadap kemajemukan masyarakat yaitu: . misalnya partai Konsolidasi Adalah suatu proses penguatan atau peneguhan keanggotaan individu atau beberapa kelompok yangberbeda dalam satu kelompok melalui tumpang tindih keanggotaan. Konsekuensi Diferensiasi Interseksi Sifat hubungan antara ras. KONSEKUENSI BENTUK STRUKTUR TERHADAP KONFLIK DAN INTEGRASI 1. Arah dari mutual akulturasi ini adalah terjadinya integrasi Premordialisme . suku bangsa dan agama. Golongan Timur Asing (orang Cina. India) 3.menimbulkan konflik jika perbedaan-perbedaan semakin tajam Saluran-saluran interseksi di Indonesia adalah .Lapisan atas terdiri dari pemimpin parpol. indung tlosor yaitu kelas buruh tani. Portugis. kelas atas dasar keahlian. lapisan pertama adalah golongan priyayi. yaitu pemilik sawah yang juga sebagai pedagang perantara 3. Perancis) 2. tidak punya rumah dan tanah pekarangan Pelapisan sosial pada masa kolonial adalah sebagai berikut: 1.hubungan sosial. petani dan pedagang. suku bangsa dan agama disebut proses interseksi atau persilangan.hubungan politik. artinya anggota kelompok sosial tertentu termasuk jug anggota kelompok sosial yang memungkinkan anggota masyarakat memiliki keberagaman sifat yang berdasarkan ras. yaitu buruh tani yang hanya mempunyai rumah dan pekarangan saja tetapi tidak punya tanah pertanian sendir 5. Adanya konsolidasi berdampak: .penguatan kelompok lain akan menimbulkan kecurigaan yang memicu terjadinya konflik Mutual akulturasi Adalah suatu proses interseksi yang berjalan terus menerus sehingga menimbulkan rasa saling menyukai budaya kelompok lain sehingga sadar atau tidak.memperkuat rasa persatuan antara komponen . kuli karang kopek. Golongan Eropa (orang Belanda. Lapisan terakhir terdiri dari pekerja-pekerja dan petani rendahan Pada masyarakat pedesaan (Jawa) maka sistem pelapisan sosialnya adalah: 1. misalnya perdagangan. Arab.

pendidikan c. kekerabatan dan kelompok-kelompok tertentu yang bersifat tradisional. atau jabatan e. Politik aliran adalah politik yang mementingkan pandangan atau cara berfikir kelompok tertentu yang sangat bertentangan dengan politik demokrasi 2 . keadilan sosial 3. kegiatan rekreasi. harapan hidup d. Sifat keaslian ini misalnya berdasarkan kesukuan. pangkat. Konflik dapat berdampak: . olah raga. Dan keterikatan terhadap kelompoknya atau ingroup feeling ditunjukkan dengan adanya saling membantu dan saling menghormati.Diartikan sebagai ikatan-ikatan dalam masyarakat yang bersifat keaslian. Sifat etnosentrisme bermula dari perasaan premodial yang kemudian meluas dan berkembang termasuk diantaranya politik aliran. kegemaran dan penggunaan waktu luang f. tipe atau bentuk dan letak pemukiman g. seragam yang dipakai f.keretakan hubungan antara anggota kelompok . yaitu suatu proses sosial individu atau kelompok yang berusaha memenuhi tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan disertai dengan ancaman dan atau kekerasan. Jika pembedaan ini terlalu tajam maka akan menimbulkan kesenjangan sosial sehingga melahirkan kecemburuan sosial dan pada akhirnya konflik atau disintegrasi. Hal tersebut menimbulkan solidaritas dan kesetiaan terhadap kelompok. Premordialisme dapat diartikan pula keterikatan terhadap daerah asal. kesehatan b. Menurut Soerjono Soekanto. pola komunikasi nonverbal d. stratifikasi dan kesempatan hidup adalah sebagai berikut: a. paling istimewa dan paling hebat. menurut Sumner adalah anggota in-group menganggap bahwa segala sesuatu yang termasuk kelompoknya adalah yang terbaik. cara berbusana b. antara lain sebagai berikut: a.meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain . selera makan Perbedaan perilaku individu pada kelas-kelas sosial tertentu. penyebutan gelar. Seseorang yang menjadi anggota kelompok menyebut dirinya sebagai ”in group’ dan orang lain di luar kelompoknya sebagai ”out group”. menyebutkan konflik sebagai pertentangan atau pertikaian. berbahasa dan gaya bahasa c.Konsekuensi Stratifikasi Sosial Akibat dari sistem stratifikasi sosial adalah adanya perbedaan-perbedaan perilaku individu atau kelompok yang berada di dalamnya. Konflik Suatu proses antara dua pihak yang saling berusaha menyingkirkan dengan cara menghancurkan atau membuat pihak lain tidak berdaya. Politik Aliran Sifat etnosentrisme. Aspek-aspek kehidupan sosial masyarakat yang dipengaruhi oleh diferensiasi. selain mempunyai tujuan yang nyata juga mempunyai tujuan yang lain yaitu menunjukkan kedudukan seeorang di dalam masyarakat.

Apabila syarat-syarat tersebut tidak dipenuhi kelompok-kelompok yang berkonflik maka tanpa diduga sebelumnya akan meledak dalam bentuk kekerasan. Masing-masing kelompok yang terlibat konflik menyadari akan situasi konflik antara mereka 2. konflik antara kelompok-kelompok sosial c. Menurut Dharendorf pembagian konflik di masyarakat ada lima: a.akomodasi. Kekerasan tidak akan muncul apabila kelompok yang saling bertentangan mampu memenuhi 3 macam prasyarat: 1. Kekerasan merupakan konflik-konflik sosial yang tidak terkendali oleh masyarakat atau mengabaikan sama sekali norma dan nilai sosial yang ada sehingga berwujud pada tindakan merusak (destruktif). misalnya antara peranan-peranan dalam keluarga atau profesi b.. Aturan main ini pada saatnya akan menjamin keberlangsungan hidup kelompok-kelompok itu sendiri. pertentangan pribadi b. pertentangan rasial c. perbedaan individu b. Namun dipahami bahwa konflik berbeda dengan kekerasan. jalan untuk mengurangi ketergantungan antarindividu dan kelompok d. Ada tiga . membantu menghidupkan kembali norma-norma lama dan menciptakan norma. konflik antara satuan nasional. perubahan-perubahan nilai yang cepat Menurut De Moor. pertentangan antar kelas sosial d. antara negara-negara atau organisasi – organisasi internasional Segi positif konflik adalah: a. konflik antara kelompok-kelompok yang terorganisir dan tidak terorganisir d. Setiap kelompok yang terlibat di dalam konflik harus mematuhi aturan-aturan permainan tertentu. memperjelas aspek-aspek kehidupan b.perubahan kepribadian pada individu . dalam suatu sistem sosial konflik terjadi jika para penghuni sistem tersebut membiarkan dirinya dibimbing oleh tujuan-tujuan (nilai-nilai) yang bertentangan dan terjadi secara besar-besaran. Konflik sosial tidak akan berubah menjadi kekerasan apabila terjadi pengendalian kelompok yang berkonflik dengan cara yang baik. Kekerasan Konflik yang tidak terkendali akan mengarah pada kekerasan (violent). Pengendalian konflik tersebut hanya mungkin dilakukan apabila berbagai kekuatan sosial yang saling bertentangan itu terorganisasi dengan jelas sehingga mudah untuk dikendalikan 3.norma-norma baru 4.kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia . dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik Bentuk-bentuk konflik dapat berupa: a. perbedaan kepentingan d. suatu hal yang akan memungkinkan hubungan-hubungan sosial diantara mereka menemukan suatu pola tertentu. pertentangan internasional Faktor-faktor Penyebab Suatu Konflik a. menungkinkan adanya penyesuaian kembali norma-norma dan nilai-nilai c. konflik antara atau dalam peran sosial. misalnya partai politik. perbedaan latar belakang budaya c. pertentangan politik e.

Munculnya teori ini karena teori Deprivasi Relatif tidak menjelaskan tahapantahapan yang terjadi sehingga pecahnya kekerasan. suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya konsensus diantara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental. minoritas-mayoritas dan sebagainya c. mediasi c. yaitu membandingkan antara harapan dan kenyataan. termasuk kekerasan.bentuk pengendalian konflik sosial: a. Adanya PT Freeport di Papua menyebabkan kedatangan orang luar Papua termasuk orang asing dengan kehidupan yang lebih canggih. maka akan berpotensi menjadi tindak kekerasan atau kekacauan 5. arbitrasi Teori-Teori Kekerasan a. Integrasi Sosial Integrasi mengandung dua pengetian. Setiap konflik akan segera dinetralkan dengan adanya loyalitas ganda dari para anggota masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial . sistem sosial senantiasa terintegrasi di atas dua landasan berikut. huru hara dan tetorisme selalu berawal dari individu b. yaitu pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan dalam suatu sistem sosial dan membuat suatu keseluruhan atau menyatukan unsur-unsur tertentu. rasa aman. Pertama. Teori Faktor Individual Menurut beberapa ahli . Teori Faktor Kelompok Teori ini berawal dari individu membentuk kelompok dan tiap kelompok memiliki identitas kelompok. Smelser menjelaskan tahapan-tahapan terjadinya kekerasan sebagai berikut 1) situasi sosial yang memungkinkan timbulnya kerusuhan akibat struktur sosial tertentu 2) kejengkelan atau tekanan sosial 3) berkembangnya prasangka kebencian yang meluas terhadap suatu sasaran tertentu 4) mobilisasi massa untuk beraksi 5) kontrol sosial d. kerusuhan massal atau kekerasan hanya dilakukan oleh orang-orang tertentu saja yaitu orang-orang yang memperoleh anonimitas. Teori Dinamika Kelompok Teori Deprivasi Relatif.J. kekuasaan dan keuntungan dari kerusuhan itu serta tidak merasa bertanggung jawab atas perilakunya dalam kerusuhan itu Teori Ideologi menyatakan kekerasan dilakukan oleh sekelompok kecil orang yang memiliki ideologi yang berbeda. konsiliasi b. Konflik rasial diatas bermuara pada masalah lainnya yaitu ketidakadilan. N. Misalnya kasus Freeport.Melihat kecanggihan para pendatang para penduduk lokal merasa sangat tertinggal sehingga sering melakukan perlawanan terhadap pendatang dan aparat keamanan. Jadi integrasi sosial adalah proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan bermasyarakat. Teori Alternatif Teori Lingkungan Sosial menyatakan bahwa kerusuhan berawal dari lingkungan fisik yang tidak kondusif Teori Individu menurut MacPail. Identitas kelompok yang sering dijadikan alasan pemicu kerusuhan adalah identitas rasial atau etnik. setiap perilaku kelompok . masyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial (cross-cutting affiliations). Jika kelompok kecil merasa tidak ada wadah untuk menyalurkan peran sertanya dalam kelompok yang lebih luas.khususnya dalam suatu masyarakat yang beranekaragam. Teori Kerusuhan Massa. Menurut pandangan fungsionalisme struktural. Kedua.

Perubahan kondisi sosial b. Mobilitas Sosial Mobilitas Sosial adalah gerak perpindahan dari strata satu ke strata sosial lainnya secara vertikal atau horisontal. turunnya kedudukan b.Para penganut teori konflik berpandangan bahwa suatu masyarakat terintegrasi atas dasar paksaan (coercion) dari suatu kelompok atau satuan sosial yang dominan terhadap kelompok atau satuan sosial yang lain Faktor-faktor pendorong integrasi sosial antara lain: a. Tingkat vertilitas yang berbeda f. perubahan tingkah laku. homogenitas kelompok b. Mobilitas intragenerasi merupakan mobilitas yang terjadi dalam satu kelompok generasi yang sama. Mobilitas sosial vertikal merupakan perpindahan individu atau objek-objek sosial lainnya daru suatu kedudukan ke kedudukan lainnya yang tidak sederajat. perkawinan dan bergabung . mobilitas geografi d. urbanisasi. membentuk kelompok baru Mobilitas sosial vertikal ke bawah mempunyai dua bentuk utama a. turunnya derajat kelompok Mobilitas Antargenerasi yaitu mobilitas yang ditandai dengan perkembangan taraf hidup naik atau turun dalam suatu generasi. Pembagian kerja e. Mobilitas sosial vertikal ke atas mempunyai dua bentuk utama a. Ekspansi teritorial dan gerak populasi c. perubahan tempat tinggal. Bentuk-bentuk Mobilitas Sosial Mobilitas sosial horisontal merupakan peralihan individu atau objek-objek sosial lainnya dari suatu kedudukan ke kedudukan lain yang sederajat. Komunikasi yang bebas d. dapat mobilitas sosial vertikal naik (social climbing) atau mobilitas sosial turun (social singking). dan migrasi Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mobilitas a. Pada mobilitas antargenerasi tidak mungkin terjadi mobilitas horisontal karena berarti tidak terjadi perubahan pada taraf hidup Mobilitas Intragenerasi adalah peralihan status sosial yang terjadi dalam satu generasi. perubahan nama. efektivitas dan efesiensi komunikasi Bentuk-bentuk integrasi dapat berupa asimilasi atau akulturasi 6. besar kecilnya kelompok c. Situasi politik Beberapa cara yang digunakan untuk gerak ke atas dalam mobilitas yaitu perubahan standar hidup. masuk ke dalam kedudukan yang lebih tinggi b. Misalnya pemuda angkatan sembilan puluh memiliki kesempatan untuk mengembangkan iptek karena hidup di tengah industrialisasi Gerak Sosial Geografis adalah perpindahan individu atau kelompok dari satu daerah ke daerah yang lain seperti transmigrasi.

Hal tersebut menunjukkan adanya diferensiasi sosial yang disebabkan oleh. Organisasi Ekonomi f. konflik antarkelompok sosial c.dengan asosiasi tertentu Saluran – Saluran Mobilitas Sosial (Social Circulation) a. terbuka . 1 Keterangan: 2 1 = pekerja profesional 2 = Pekerja Terampil 3 = Pekerja kasar 3 Pelapisan sosial pada masyarakat seperti digambarkan di atas bersifat a. Saluran Perkawinan Adanya mobilitas sosialdapat menyebabkan a. a. konflik antarkelas b. homogen b. kedudukan manusia di hadapan Tuhan adalah sama c. Di Indonesia terdapat Agama Islam. statis e. konflik antargenerasi d. terbatas c. campuran d. Angkatan Bersenjata b. setiap agama mempunyai kepercayaan berdasarkan wahyu Jawab : B Karena diferensiasi menunjukkan pembedaan yang dikaitkan dengan interaksi. agama menjadi salah satu faktor pembentuk identitas sosial e. Organisasi keahlian g. Kristen. Hindu dan Budha sehingga berkembang kelompokkelompok umat beragama. Organisasi politik e. setiap umat beragama mempunyai tingkatan sosial yang berbeda d. setiap agama memiliki perbedaan dalam beribadah b. penyesuaian (akomodasi) SOAL UJIAN NASIONAL 1. Lembaga pendidikan (dianggap sebagai social elevator) d... tetapi tidak menunjukkan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah 2. Lembaga-lembaga keagamaan c.

perjuangan Jawab: E Jabatan adalah sesuatu yang status yang diperoleh melalui perjuangan 4... pemberian c. Penyelesaian konflik politik dilakukan melalui perundingan antara lembaga perwakilan rakyat dengan lembaga pemerintah.. kompetisi e.. penunjukan d. mediasi Jawab: A Kompromi merupakan suatu bentuk akomodasi ketika pihak-pihak yang terlibat perselisihan saling mengurangi tuntuan agar tercapai suatu penyelesaian. Setelah berhasil saling memahami pendapat yang berkembang mereka menyapakati konsensus baru sebagai jalan tengah.. Pada gambar diatas kesempatan untuk menjadi pekerja profesional dapat diperoleh siapapun dari lapisan pekerja terampil yang berjuang untuk menjadi profesional. . kooperasi d. kompromi b. Perhatikan skema struktur interseksi di bawah ini Skema diatas menunjukkan telah terjadi persilangan keanggotaan dalam kelompok sosial berdasarkan kriteria . a. Bentuk akomodasi tersebut adalah. pengangkatan e. kolaborasi c. a.Jawab: E Sifat sistem pelapisan terbuka terjadi manakala setiap setiap anggota masyarakat mempunyai kesempatan untuk berusaha dengan kecakapannya sendiri untuk naik lapisan. Sikap dasar untuk melaksanakan kompromi adalah bersedia untuk merasakan dan memahami keadaan pihak lainnya 5. Perhatikan gambar piramida sosial di bawah ini ! Presiden Gubernur Walikota Status sosial diatas diperoleh berdasarkan . begitu pula sebaliknya 3... penghargaan b.

suku dan pekerjaan Jawab: A Terjadi persilangan dari pemeluk agama Islam yang berasal dari suku Banjar. 2 dan 3 d. 1 dan 3 c. yang termasuk pendorong mobilitas adalah...a.. a. agama dan daerah c. Hal ini muncul disebabkan kesulitan politik dan kesalahan pendekatan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat di daerah. 1 dan 2 b. keadaan ekonomi masih sangat rendah (miskin) 3. agama dan suku b... 2 dan 4 e. organisasi keahlian yang baik dan berfungsi bagi anggota 4. budaya c. Perhatikan gejala-gejala sosial berikut ! 1. a.. angkatan bersenjata mempunyai jenjang kepangkatan 3. ajaran agama didasarkan pada kitab suci yang sakral 2. potensi sumber daya alam yang minim 2. wilayah d. Konflik vertikal yang terjadi di Maluku antara pemerintah Indonesia dan gerakan separatis Republik Maluku Selatan sudah lama berlangsung. 2 dan 4 . ekonomi e. 8. politik Jawab : E Gerakan separatisme di Indonesia adalah pergolakan di daerah yang ingin memisahkan diri dari NKRI. 1 dan 3 c. konflik status yang dialami individu dari strata atas dan menengah Dari faktor sosial di atas.. ras dan agama e. 7. a. politik masyarakat yang mengatur hak dan kewajiban para warga Yang merupakan saluran mobilitas sosial vertikal naik adalah. Konflik tersebut dilatarbelakangi oleh kepentingan. dan pemeluk agama Kristen dari suku Jawa 6. sosial b. 3 dan 4 Jawab : C Pitirim Sorokin menyatakan terdapat saluran-saluran tertentu dalam masyarakat.. 2 dan 3 d. suku dan adat d. Perhatikan faktor sosial dibawah ini: 1. perkawinan antara dua individu yang berbeda status sosial 4. 1 dan 2 b. Proses gerak sosial vertikal melalui saluran tersebut disebut social circulation yaitu: (1) Angkatan Bersenjata (2) Lembaga-lembaga Keagamaan (3) Lembaga Pendidikan (4) Organisasi Politik (5) Organisasi Ekonomi (6) Organisasi Keahlian (7) Saluran Perkawinan.

Perhatikan skema berikut ! Ayah Ibu (petani) (pedagang) Anak 1 Anak 2 Anak 3 (pegawai) (manajer) (direktur) Berdasarkan gambar di atas telah terjadi mobilitas sosial . peranan yang berbeda . vertikal intragenerasi turun e. vertikal antargenerasi turun b. potensi sumber daya alam yang rendah 7. sikap.. vertikal intragenerasi naik d. umur/usia b. 3 dan 4 Jawab: A Faktor pendorong mobilitas adalah 1. horisontal antargenerasi Jawab: B Perubahan sosial vertikal adalah terjadinya perubahan starta /tingkat pada kehidupan. vertikal antargenerasi naik c. Konflik yang kadang-kadang terjadi antara kelompok generasi tua dengan generasi muda ditandai dengan adanya perbedaan pandangan. a.. kepentingan c. Dapat karena naik atau turunnya status atau jabatan... Pada gambar diatas terjadi perubahan sosial antargenerasi dan terjadi perubahan strata naik dari kehidupan generasi oranga tua ke anak.. situasi politik. sistem pemerintahan yang demokratis 4. tingkah laku dan tutur kata. perubahan sosial d. keadaan ekonomi 6.e. keinginan melihat daerah lain 9. Contoh konflik antargenerasi tersebut pada umumnya disebabkan oleh faktor. 10. a. posisi dalam masyarakat e.. misalnya karena perang 3. faktor kependudukan 5. sistem sosial terbuka 2.

spesialisasi keahlian Jawab : A Karena dalam bidang ekonomi khususnya dikalangan pengusaha sebagai penentu strata sosial mereka adalah jumlah/besarnya modal yang dimiliki sehingga tercipta lapisan atas yang dihuni oleh pengusaha besar. 12. a. mediasi b. 13. Dalam masalah ini terjadi benturan perbedaan kepentingan antara generasi tua dan generasi muda 11.Jawab : B Konflik antargenerasi terjadi antara generasi tua yang mempertahankan nilai-nilai lama dan generasi muda yang ingin mengadakan perubahan. penguasaan teknologi e. konsiliasi Jawab: C Ajudikasi adalah bentuk proses penyelesaian masalah atau penysuaian (akomodasi) melalui jalur hukum atau peradilan. Karena tidak dapat diselesaikan di tingkat RT/RW. sengketa batas tanah pekarangan antara Pak Akhmad dengan Pak Badu diselesaikan di pengadilan. Hal tersebut menimbulkan konflik karena generasi tua ingin mempertahankan nilai-nilai lama yang masih relevan dengan kehidupan budayanya. kuantitas modal b.. (lihat soal) Keterangan: A 1 = golongan Eropa 2a = Golongan bangsawan 2b = Golongan bangsawan ... Perhatikan gambar stratifikasi sosial berikut ! A Keterangan: A A : Pengusaha Besar B B : Pengusaha Menengah C C : Pengusaha Kecil Berdasarkan gambar diatas dapat disimpulkan bahwa pembentukan stratifikasi sosial didasarkan atas kriteria... ajudikasi d. gelas kesarjanaan c. tingkat pendidikan d. Gambar stratifikasi sosial pada masa kolonial di samping mempunyai sifat. lapisan menengah adalah pengusaha menengah dan lapisan bawah adalah pengusaha kecil yang memiliki modal paling kecil. sebaliknya generasi muda ingin ada perubahan sesuai dengan perkembangan zaman. Bentuk akomodasi tersebut termasuk. a. arbitrasi c.... koersi e..

Henry melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum UNDIP 2. Untuk menentukan perubahan status sosial seseorang bisa melalui usaha atau perkawinan. a. namun untuk mobilitas sosial horisontal sifatnya tertutup kelompok sosial tersebut. campuran Jawab: C Dari gambar tersebut tidak terjadi perpindahan antar strata. campuran d. seorang staff dipromosikan menjadi kepala bagian di kantornya . terbuka b.. Bersifat campuran karena terjadi kemungkinan mobilitas sosial. tetutup d.3 = Golongan pribumi a. Poniman. 14. Ibu Siti pindah ke daerah asal karena ingin mendekati orang tuanya 3. Perhatikan sekma struktur sosial di bawah ini ! Dicopy-an Skema diatas menunjukkan struktur sosial vertikal yang bersifat. golongan timur jauh.. homogen e. dan golongan pribumi yang menduduki strata paling bawah. otomatis c. golongan bangsawan. heterogen Jawab : C Di masa kolonial stratifikasi sosial bersifat campuran dimana strata terdiri dari golongan eropa. Pada lapisan campuran terlihat bahwa mobilitas vertikal hanya dapat terjadi pada golongan yang sama. Artinya strata yang satu tidak bisa dimasuki oleh individu atau kelompok yang berasal dari strata yang lain 15. Perhatikan contoh mobilitas berikut: 1. tertutup c. Setelah lulus SMA. homogen e. sengaja b.

asimilasi sosial e. organisasi politik.. a. Pemuda tersebut kemudian menempati status sosial yang setara dengan istrinya. lembaga keagamaan. 1 dan 3 c. a. Dari kasus tersebut pemuda tersebut dapat melakukan perpindahan kedudukan sosialnya dengan cara perkawinan. karena semakin tinggi pendidikan yang diperoleh maka semakin tinggi pula secara otomatis trata/tingkatan yang diperolehnya.. perkawinan dan pendidikan e. seorang pelajar ikut program pertukaran siswa ke Malaysia Dari pernyataan di atas yang merupakan mobilitas vertikal adalah. konsolidasi sosial b. 1 dan 2 b. Seorang pemuda terpelajar dari kalangan biasa menikah dengan putri hartawan. interseksi sosial c... dan keahlian serta perkawinan. Sedangkan pendidikan merupakan social elevator bagi individu yang mengikutinya. 2 dan 3 d.ekonomi. a.. Tomy. pendidikan dasar b. partai politik c.4. 17. organisasi ekonomi formal Jawab : D Seseorang dapat melakukan mobilitas sosial dengan melalui saluran antara lain : angkatan bersenjata. sekolah/pendidikan. akulturasi sosial Jawab: B Interseksi sosial merupakan persilangan atau pertemuan/titik potong keanggotaan anggota-anggota dari . Saluran yang digunakan untuk mobilitas adalah.. lembaga keagamaan d. Perhatikan skema berikut ! Struktur sosial pada masyarakat majemuk di atas berbentuk .. integrasi sosial d.. 3 dan 4 Jawab : B Karena dari contoh nomor 1 dan 3 terlihat bahwa ada sebuah perpindahan seseorang atau kelompok dari suatu kedudukan sosial pada kedudukan sosial yang lain yang tidak sederajat 16. 2 dan 4 e.

Dari struktur sosial pada soal merupakan sebuah interseksi golongan suku bangsa dan agama Materi: Perilaku Menyimpang dan Pengendalian SKL 3 Mengidentifikasi berbagai perilaku menyimpang dan pengendalian sosial dalam masyarakat Materi • Perilaku meyimpang • Pengendalian sosial Ringkasan A. Perilaku menyimpang Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku yang menyimpang tersebut. yaitu kejahatan yang dilakuakn oleh orang yang memiliki kedudukan dan pengetahuan tinggi. pemabok 4. misalnya perdagangan perempuan. Kejahatan kerah putih. Kejahatan terorganisir. misalnya penghindaran pajak. perilaku menyimpang sekunder. Keller dan Calhoun membedakan tipe kejahatan menjadi: 1. Pergaulan dengan kawan yang kurang baik mengakibatkan perilaku menyimpang 2. misalnya konsumsi narkoba 2. Penyimpangan dalam bentuk konsumsi yang berlebih. Perilaku menyimpang yang dianggap sebagai kejahatan atau kriminal 2. penggelapan uang perusahaan. Penyimpangan dalam bentuk gaya hidup.Z Lawang mengemukakan macam penyimpangan yaitu: 1. Ada dua proses pembentukan perilaku menyimpang yaitu: 1. perilaku menyimpang primer. misalnya penjudi. misalnya pembuangan limbah di laut. Penyimpangan sebagai hasil sosialisasi dari nilai-nilai subkebudayaan menyimpang Perilaku menyimpang bersumber pada pergaulan yang berbeda.dua suku bangsa atau lebih dalam kelompok-kelompok sosial dalam suatu masyarakat yang majemuk. Penyimpangan dari sosialisasi yang tidak sempurna Proses ini terjadi karena nilai dan norma yang dipelajari kurang dapat dipahami dalam proses sosialisasi sehingga orang tidak mempertimbangkan resiko dan melakukan penyimpangan B. Perilaku menyimpang ditentukan batasannya oleh norma-norma kemasyarakatan yang berlaku dalam suatu budaya sehingga pengertian perilaku menyimpang berbeda-beda di setiap masyarakat. misalnya alkoholisme Light. korupsi 4. Kejahatan koorporat. bersifat sementara dan masyarakat masih bisa menerima 2. yaitu kejahatan yang dilakukan atas nama perusahaan yang bertujuan menaikkan keuntungan atau menekan kerugian. kejahatan terhadap konsumen Berdasarkan banyaknya pelaku penyimpangan dibedakan menjadi: 1. secara khas dilakukan secara terus-menerus sehingga menjadi dominan dalam kehidupan pelaku dan dikenal umum oleh masyarakat Robert M. Bentuk-Bentuk Penyimpangan Perilaku menyimpang dibedakan menjadi dua yaitu: 1. Penyimpangan seksual 3. Kejahatan tanpa korban. penyimpangan kelompok 3. penyimpangan campuran . penyimpangan individual 2. mafia peradilan 3. sindikat.

ego adalah bagian diri yang bersifat sadar dan rasional. Misalnya seseorang yang ingin berprofesi sebagai perampok maka ia mempelajari (berinteraksi) cara-cara merampok dengan teman-temannya yang terlebih dahulu jadi perampok Teori Labelling dari Edwin M. Id adalah bagian diri yang tidak sadar atau naluri. kelompok dan budaya. tetapi adanya julukan membuat pelaku mengidentifikasi dirinya sesuai dengan julukan tersebut. Mula-mula sifat penyimpangannya primer. Merton Perilaku menyimpang timbul karena anomi yaitu adanya ketidakharmonisan antara tujuan budaya dengan cara-cara yang dipakai untuk mencapai tujuan budaya tersebut. Sutherland Sutherland memandang bahwa perilaku menyimpang bersumber dari pergaulan yang berbeda. Menurut K Merton terdapat lima cara pencapaian tujuan budaya dari cara yang wajar sampai dengan yang menyimpang. cap atau etiket yang ditujukan pada seseorang oleh masyarakat. Tipologi adaptasi individu dari K Merton No Cara-cara Adaptasi Tujuan Budaya Cara-cra yang Melembaga 1. Superego adalah bagian diri yang telah menyerap nilai dan norma dan berfungsi sebagai suara hati Teori K. artinya seorang individu mempelajari perilaku menyimpang dari interaksinya dengan seorang individu yang berbeda latar belakang asal.: sikap menolak + : penolakan terhadap nilai-nilai yang berlaku dan berupaya mengganti dengan nilai-nilai baru . 2 3 4 5 Konformitas Inovasi Ritualisme Retrealisme (pengunduran diri) Rebellion (pemberontakan) + + ++ + + Keterangan: + : menunjukan sikap menerima . Teori-teori Perilaku Menyimpang Teori Differential Association (kelompok yang berbeda) oleh Edward H. Lemert Menurut teori ini seseorang menjadi menyimpang karena proses labelling berupa julukan. Teori Psikologi dari Sigmud Freud Perilaku menyimpang terjadi karena id tidak bisa dikendalikan oleh ego yang seharusnya dominan maupun superego yang tidak aktif.C.

mendidik. Coersif (paksaan) 3. agama 3.Teori Fungsi dari Emile Durkheim Menyatakan bahwa tercapainya kesadaran moral dari semua anggota masyarakat karena faktor keturunan. proses belajar yang menyimpang 8. intimidasi . desas desus 7. ostrasisme (pengucilan) 8. ketidaksanggupan menyerap norma budaya 9. keluarga yang broken home 3. akibat kegagalan dalam proses sosialisasi Media pembentukan perilaku menyimpang dapat diperoleh melalui keluarga. prevantif (pencegahan) 2. lingkungan tempat tinggal. atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku F. pengaruh lingkungan dan media massa 5. Kompulsif. pendidikan 2. akibat proses sosialisasi nilai-nilai subkebudayaan menyimpang 11. Pervasi yaitu nilai dan norma disampaikan atau dimasukkan secara berulang-ulang dan terus menerus dengan harapan akan melekat dalam jiwa seseorang sehingga akan terbentuk sikap yang diharapkan G. dorongan kebutuhan ekonomi 6. Pengendalian Sosial Pengendalian Sosial (social control) adalah segenap cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan. pelampiasan rasa kecewa 4. cemooh 6. kelompok bermain dan media massa E. Bentuk-bentuk pengendalian sosial 1. pengawasan dari kelompok terhadap individu Dilihat dari aspek pelaksanaannya 1. pengawasan dari individu terhadap individu lain 2. Artinya kejahatan itu selalu ada. pengawasan dari individu terhadap kelompok 3. sebab orang yang berwatak jahat pun akan selalu ada. pengawasan dari kelompok terhadap kelompok 4. represif (memperbaiki) 3. Sifat-sifat Pengendalian Sosial Dilihat dari waktu pelaksanaannya 1. Bahkan Durkheim berpangan bahwa kejahatan itu perlu agar moralitas dan hukum dapat berkembang secara normal D. keinginan untuk dipuji atau gaya-gayaan 7. yaitu menciptakan suatu situasi yang dapat mengubah sikap atau perilaku yang negatif dan seseorang terpaksa taat dari situasi yang sengaja diciptakan pengendali 4. yang bertujuan untuk mengajak. sikap mental yang tidak sehat 2. dan gabungan Dilihat dari jumlah cakupan yang terlibat 1. adanya ikatan sosial yang berlebihan 10. Sebab-sebab Perilaku Menyimpang 1. Persuasif (tanpa kekerasan) 2. perbedaan lingkungan fisik dan lingkungan sosial.

ketertiban sosial . jaksa. gunjingan hingga pengucilan 4.. Menciptakan sistem hukum Pengendalian sosial dapat dilaksanakan melalui 1. Tokoh Masyarakat Tokoh masyarakat adalah seseorang yang dianggap mempunyai kelebihan tertentu dan menjadi penuntun di masyarakat sekitarnya 5.. Ketika terjadi pelanggaran terhadap adat maka masyarakat akan memberikan cemooh. Mempertebal keyakinan masyarakat tentang kebaikan norma 2. menegur dan bahkan menghukum agar anak kembali mematuhi nilai dan norma yang berlaku SOAL UJIAN NASIONAL 1. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk dari. Mengembangkan rasa takut 5. fraundulens (pihak ketiga) 9. Masyarakat dapat memberikan sanksi terhadap individu yang melanggar aturan kelompok I. Keluarga Keluarga merupakan lembaga pengendalian secara non formal dan keluarga juga merupakan media sosialisasi. Adapun pelaksanaannya juga terprogram menurut kurikulum tertentu 6.. Usaha penanaman pengetian tentang nilai dan norma kepada anggota masyarakat diberikan dalam Pengendalian Sosial : 1. Seorang polisi menilang seorang pengendara motor karena tidak memakai helm dengan maksud untuk menciptakan keteraturan sosial di masyarakat.4. Peranan Pranata Sosial paksaan. Dalam keluarga orang tua mengendalikan perilaku anak-anaknya agar sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dengan cara mendidik. panitera. Adat Adat merupakan tata kelakuan yang kuat sehingga merupakan hukum non formal bagi masyarakat. kekerasan fisik 5. Fungsi Pengendalian Sosial 1. hukuman H. Sekolah Sekolah merupakan cara pengendalian yang efektif karena merupakan media sosialisasi yaitu wadah pembelajaran siswa dalam bertingkahlaku. teguran 10. Pengadilan Unsur pengadilan terdiri dari hakim. Polisi Polisi merupakan salah satu pranata sosial yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban 2. menasehati. Sosialisasi Sosialisai dilakukan agar anggota masyarakat bertingkah laku seperti yang diharapkan tanpa melalui jalur formal dan informal 2. Memberikan imbalan kepada warga yang mentaati norma 3. Di sekekolah siswa dapat melakukan pembiasaan dan tersistimatis. mensosialisasi. Mengembangkan rasa malu 4. a. pengacara dan polisi Unsur-unsur tersebut bertugas menyelenggarakan pengadilan terhadap individu yang melanggara norma hukum yang berlaku 3. Tekanan Sosial Tekanan Sosial perlu dilakukan agar masyarakat sada dan mau menyesuaikan diri dengan aturan kelompok.

positif d. hukuman sosial Jawab : B Pengendalian Sosial (social control) adalah segenap cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan. anomi d.. a. bagi yang melakukan penyimpangan diusahakan agar kembali mematuhi norma-norma yang berlaku 2. perilaku menyimpang d. hukuman b.. atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku. perilaku c.. negatif . yang bertujuan untuk mengajak. a. labeling b. desas-desus c. Terjadinya perilaku menyimpang tersebut sesuai dengan teori . baik dengan kesadaran sendiri maupun karena paksaan 2. Remaja yang sedang mengalami stress berat berupaya untuk menghilangkan kekalutannya dengan mengkonsumsi narkoba. agar masyarakat mau mematuhi norma-norma sosial yang berlaku. Julukan sebagai pembolos dari gurunya juga diikuti oleh teman-temannya. sekunder c. Karena perlakuan dari guru dan teman-temannya yang mencap Rudi sebagai pembolos. fungsi e. Rudi yang bolos sekolah satu kali dicap pembolos oleh gurunya. primer b.. sosialisasi norma e.. maka ia kemudian mengulang perbuatannya secara terus-menerus.. mendidik. Jenis pengendalian sosial yang menekankan pada tindakan atau ancaman dengan menggunakan kekuatan fisik antara lain.. Penyimpangan yang dilakukan remaja tersebut dapat diancam dengan sanksi berat karena termasuk penyimpangan. Hukuman yang mungkin diterapkan apabila seseorang tidak berhasil menyesuaikan diri 4. pendidikan e. Dengan demikian tujuan pengendalian sosial adalah 1. konflik Jawab: A Teori labeling dipelopori oleh Edwin M.. pengendalian sosial c..b. teguran Jawab: A Hukuman adalah jenis pengendalian yang menggunakan fisik. Lemert yang menyatakan bahwa seseorang yang melakukan penyimpangan pada tahap awal (primer) lalu oleh masyarakat sudah diberi cap sebagai penyimpang maka orang tersebut terdorong untuk melakukan penyimpangan sekunder (tahap lanjut) dengan alasan terlanjur ”kepalang basah” 3. pelatihan d. agar dapat mewujudkan keserasian dan ketentraman dalam masyarakat 3. a.

Proses pembentukan perilaku menyimpang anak tersebut terjadi karena. Ketika keluarga tidak berhasil mendidik anggotanya. sosialisasi efektif Jawab: C Bentuk pengendalian sosial desas-desus adalah berita yang menyebar secara cepat dan tidak . diferensiasi sosial c.. Dari kasus tersebut dapat disimpulkan bahwa gosip dapat berfungsi sebagai alat. korektif Jawab: C Pengendalian sosial secara preventif adalah usaha yang dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran. Mendengar dirinya digosipkan sebagai wanita nakal. Setiap hari.e. gangguan mental atau jiwa individu Jawab: B Sosialisasi yang tidak sempurna adalah ketidakmampuan individu menyerap nilai dan norma yang diajarkan. a.. persuasif e. pemberian label/cap sebagai penyimpang d... maka yang terjadi adalah penyimpangan perilaku 6. pelapisan sosial b. Keluarga adalah lembaga yang paling bertanggungjawab atas penanaman norma-norma masyarakat dalam diri anggota keluarga.. sosialisasi yang tidak sempurna c. a. Seorang ibu menasehati putranya untuk berhati-hati dalam memilih teman bergaulnya agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif. perubahan sosial e. Proses sosialisasi bisa dianggap tidak berhasil jika individu tersebut tidak berhasil mendalami norma-norma dalam masyarakat.. Setiap malam Ani selalu keluar. Seorang anak mengalami keterbatasan komunikasi dengan kedua orang tuanya. sosialisasi dengan subkultur menyimpang e. sehingga anak tersebut berbeda atau menyimpang dari kebiasaan masyarakat. maka ia pun tidak suka lagi keluar malam.. preventif d.. Contoh tersebut merupakan bentuk pengendalian sosial yang bersifat. Keterbatasan perhatian dan komunikasi dengan orang tuanya membuat anak ini tidak dapat memahami nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat. pengendalian sosial d. gaya hidupnya didominasi oleh perilaku menyimpang b. a. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang 7.. kuratif c. asosiasi diferensiasl b. represif b. gaya hidup Jawab: B Penyimpangan sekunder adalah perbuatan yang dilakukan secara khas dengan memperlihatkan perilaku menyimpang dengan ciri-ciri: a. masyarakat tidak bisa mentolerir perilaku menyimpang tersebut. ibu dan ayah anak ini sangat sibuk karena harus mengurus perusahaannya. maka ia pun kemudian digosipkan sebagai wanita nakal. 5.

yaitu tindakan dengan memperhitungkan manfaat atau sesuai dengan nilai-nilai masyarakat. yaitu kecenderungan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain 4. antara kelompok-kelompok dengan kelompok-kelompok lain maupun antara kelompok manusia dengan individu. yaitu kesesuaian tujuan dengan cara bertindak 2. tindakan afektif.berdasarkan kenyataan. Sugesti. Tindakan sosial adalah tindakan yang dipengaruhi atau untuk mempengaruhi orang lain Ada empat tindakan sosial: 1. Identifikasi. Perasaan simpati yang mendalam akan melahirkan empati. yaitu pemberian pengaruh dari satu pihak ke pihak lain sehingga pihak yang dipengaruhi bertindak tanpa berfikir panjang. lembaga dan organisasi sosial • Status dan Peranan Ringkasan A. tujuan tidak diperhatikan 3. Imitasi. INTERAKSI SOSIAL Interaksi sosial berawal dari tindakan sosial. Tetapi yang terpenting dalam kontak adalah kedua belah pihak sadar akan kesadarannya sehingga saling memberikan tindakan atau tanggapan Wujud kontak sosial yaitu . Simpati. yaitu tindakan berdasakan afeksi (perasaan) atau emosi Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antar orang perorang. tindakan. Ciri interaksi adalah resiprokal yaitu adanya aksi dan reaksi Faktor yang menjadi dasar proses interaksi: 1. yaitu proses dimana seseorang tertarik dengan pihak lawan Sugesti yang mendalam akan melahirkan motivasi. yaitu dorongan yang diberikan individu atau kelompok kepada individu atau kelompok lainnya sehingga individu atau kelompok yang diberi motivasi melaksanakan apa yang dimotivasikan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. yaitu perasaan seolah-olah merasakan apa yang dialami oleh pihak lain yang diempatikannya. Interaksi sosial karena pada dasarnya manusia memiliki naluri gregariousness (naluri untuk hidup bersama). kelompok mayoritas terhadap minoritas 3. yaitu tindakan meniru sikap. Pemberi sugesti biasanya orang yang berwibawa. yaitu tindakan berdasarkan kebiasaan dalam masyarakat 4. berpengaruh. Jadi secara harfiah kontak berarti saling menyentuh. tindakan tradisional. tindakan sosial instrumental. tingkah laku atau penampilan fisik 2. tindakan rasional berorientasi nilai. Syarat interaksi yaitu kontak dan komunikasi Kata kontak berasal dari con atau cum yang artinya bersama-sama dan kata tango yang artinya menyentuh. Biasanya setelah mendapat gosip individu tersebut akan merasa malu dan bersalah sehingga akan lebih berhati-hati dalam bertindak Diposkan oleh luwesagustina di 19:45 Materi: Interaksi Sosial SKL 1 Mendeskripsikan interaksi sosial sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat Materi : • Interaksi sosial • Bentuk-bentuk interaksi • Proses pembentukan kelompok.

menjaga keutuhan bangsa dan menggalang persatuan dan kesatuan warga Adapun bentuk-bentuk akomodasi 1. Misalnya Yanto meminta tolong Joko untuk mengajak Erna bergabung dalam kegiatan palang merah remaja. BENTUK_BRNTUK INTERAKSI Bentuk – bentuk interaksi secara garis besar dibedakan menjadi dua yaitu yang mengarah pada asosiati dan disosiatif Asosiatif yaitu proses sosial yang mengarah pada kerukunan.menghindari disintegrasi . kontak antar kelompok 3. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan dari satu pihak kepada pihak lain. kontak antara individu dan suatu kelompok Dilihat dari langsung-tidaklangsung kontak dibedakan menjadi: 1. yaitu isi atau maksud yang disampaikan komunikator kepada komunikan 4. yaitu cara atau alat menyampaikan pesan 5. Komunikan.1. ada komunikasi dua arah 3. Misalnya tatap muka. ada dimensi waktu (masa sekarang dan akan datang) 4.mendorong dan memudahkan proses integrasi dan asimilasi . kontak sekunder. Media. yaitu kontak sosial yang memerlukan pihak ketiga sebagai media untuk melakukan hubungan timbal balik. kontak primer atau kontak langsung yaitu hubungan timbal balik yang terjadi secara langsung. ada tujuan tertentu yang hendak dicapai B. Akomodasi Akomodasi adalah bentuk penyelesaian pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan Tujuan Akomodasi adalah: . ada pelaku lebih dari satu orang 2. yaitu pihak penerima pesan 3. kontak antarindividu 2. coersion yaitu paksaan pihak kuat terhadap yang lemah . Joint Venture yaitu kerjasama dalam mengusahakan proyek-proyek tertentu 2. koalisi yaitu kejasama dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama 4. jabat tangan. Kerja sama (cooperation) Bentuk-bentuk kerjasama 1. yaitu pihak penyampai pesan 2. Komponen komunikasi adalah: 1.meredam dan mencegah konflik . bargaining (tawar menawar) yaitu perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa 2. Umpan balik (feedback) yaitu tanggapan dari penerima pesan kepada penyampai Ciri-ciri interaksi 1. Pesan. saling melirik 2. Komunikator. kesatuan atau integrasi 1. kooptasi yaitu penerimaan unsur baru dalam kepemimpinan 3.

meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain ( + ) . konsilisasi yaitu usaha mempertemukan pihak yang bertikai bagi tercapainya persetujuan bersama melalui badan tetap 6. segregasi.amalgamasi (kawin campur) 4. case fire (genjatan senjata) yaitu penghentian pertikaian untuk sementara waktu 3. Konflik Suatu proses antara dua pihak yang saling berusaha menyingkirkan dengan cara menghancurkan atau membuat pihak lain tidak berdaya. arbritrasi yaitu penyelesaian masalah melalui pihak ketika dimana keputusan pihak ketiga bersifat mengikat 4. stalemate yaitu bentuk akomodasi dimana pihak yang bertentangan mempunyai kekuatan seimbang sehingga berhenti pada suatu tempat tertentu 8.2. Persaingan (competition) Persaingan terjadi jika beberapa pihak menginginkan sesuatu yang jumlahnya terbatas. yaitu saling mengurangi tuntutan antara pihak yang bertikai 3.kontravensi rahasia misalnya pembocoran rahasia.kesediaan menghormati budaya asing .persamaan unsur-unsur kebudayan .kesempatan yang sama di bidang ekonomi .kontravensi taktis misalnya provokasi. ajudikasi. mengejutkan pihat lawan 3. Bentuk-bentuk kontravensi menurut Leopold von Wiese .toleransi di antara kelompok yang berbeda .kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia . 2.perubahan kepribadian pada individu . displacement. berpisah 11.. Asimilasi yaitu pada dasarnya merupakan perubahan yang dilakukan secara sukarela yang ditandai dengan adanya usaha mengurangi perbedaan yang ada Adapun faktor pendorongnya adalah: .sikap terbuka golongan penguasa . Pertikaian Merupakan sosial bentuk lanjut dari kontravensi. penolakan dan penyangkalan yang tidak diungkapkan secara terbuka.kontravensi sederhana misalnya menyangkal pernyataan orang di depan umum . Kontravensi Kontravensi merupakan proses sosial yang ditandai dengan ketidakpastian.keretakan hubungan antara anggota kelompok . toleransi yaitu penyelesaian pertikaian dengan cara membiarkan dan menghormati pihak lain 7. pengalihan perhatian 10. keengganan . Akulturasi yaitu proses penerimaan dan pengolahan unsur budaya asing menjadi bagian dari kebudayaan suatu kelompok tanpa menghilangkan kepribadian kebudayaan yang asli Disosiatif. yaitu proses sosial yang mengarah pada perpecahan dan disintegrasi 1. Konflik dapat berdampak: . desas desus . yaitu penyelesaian pertentangan melalui pengadilan 9. intimidasi.kontravensi umum misalnya penolakan. mediasi yaitu penyelesaian masalah yang difasilitasi oleh pihak ketiga yang bersifat netral 5. khianat . artinya pertikaian sudah bersifat terbuka 4. kompromi.kontravensi intensif misalnya penghasutan. keraguan.

nilai dan norma berperan dalam menentukan perilaku seseorang. status dan peran. Macam kelompok sosial menurut Bierstedt. a. Tertib sosial yaitu adanya keselarasan antara tindakan masyarakat dengan nilai dan norma yang berlaku 2. banyak kelompok masyarakat memberi bantuan kepada para korban bencana. Adapun unsur-unsur keteraturan sosial adalah: 1. yaitu kelompok yang bukan organisasi. negara Faktor pembentuk kelompok sosial adalah kedekatan dan kesamaan SOAL UJIAN NASIONAL 1. pertentangan pribadi b. organisasi. pertentangan internasional C. kekerabatan 4. kelompok asosiasi. pertentangan politik e. yaitu kelompok memiliki persamaan tetapi tidak mempunyai organisasi dan hubungan sosial anggotanya 3. Keajegan yaitu suatu keadaan yang memperlihatkan kondisi keteraturan yang tetap dan berlangsung terus menerus 4. kelompok statis. misalnya kelompok pertemuan. Order sosial (social order) yaitu suatu sistem nilai dan norma yang diakui dan dipatuhi oleh warga masyarakat 3. serasi. sugesti . penuh persatuan dan akan menciptakan suatu integrasi sosial. Ketika terjadi bencana alam. KETERATURAN SOSIAL Dalam interaksi sosial. kelompok kemasyarakatan. terdapat suatu sistem nilai dan norma yang jelas 2. maka akan tercipta suatu keteraturan sosial. Keteraturan sosial yaitu suatu keadaan kehidupan masyarakat yang selaras. kelompok sosial. 1... misalnya kelompok usia penduduk 2.. tidak memiliki hubungan sosial dan kesadaran jenis. yaitu kelompok yang anggotanya memiliki kesadaran jenis dan hubungan satu dengan yang lain tetapi tidak terikat dalam ikatan organisasi. Pola yaitu bentuk umum dari suatu interaksi sosial Adapun tertib sosial ditandai oleh tiga hal: 1. lembaga sosial.dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik Bentuk-bentuk konflik dapat berupa: a. individu atau kelompok di dalam masyarakat mengetahui dan memahami norma-norma dan nilai-nilai sosial yang berlaku 3. Interaksi ini sangat dipengaruhi oleh faktor. Apabila semua anggota masyarakat mematuhi nilai dan norma yang berlaku. pertentangan rasial c. misalnya sekolah. yaitu kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis dan persamaan kepentingan. pertentangan antar kelas sosial d. Hasil dari interaksi melahirkan kelompok sosial. Kelompok Sosial Kelompok sosial adalah kumpulan orang yang memiliki kesadaran akan keanggotaan dan saling berinteraksi. individu atau kelompok dalam masyarakat menyesuaikan tindakan-tindakannya dengan norma-orma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku..

2 dan 3 d.. ada komunikasi dua arah 3. a..b. motivasi c. Doni memelihara burung beo hasil tangkapannya sendiri Jawab : A Kontak sosial menurut proses terjadinya terdiri dari: 1. empati e. Tindakan sosial para pendukung terhadap tokoh politiknya sangat dipengaruhi oleh faktor. mempunyai maksud dan tujuan yang jelas 4. Berikut ini merupakan bentuk komunikasi sekunder langsung adalah. Interaksi sosial terjadi jika terdapat kontak dan komunikasi. penjual dan pembeli melakukan transaksi di pasar c. pelakunya lebih dari satu orang 2. ada pelaku lebih dari satu orang 2.. Sikap ini timbul karena adanya . imitasi b. yaitu terjadi pada awal komunikasi sosial itu berlangsung 2. 1 dan 2 b.. simpati Jawab: E Simpati merupakan sikap ketertarikan seseorang terhadap orang lain. dimensi waktunya adalah masa lalu Dari daftar di atas yang termasuk ciri-ciri interaksi sosial adalah. Kelompok masyarakat memberikan tepuk tangan terhadap pidato kampanye tokoh politik yang dikagumi sebagai bentuk dukungan.. tidak ada komunikasi diantara pelaku 3. imitasi Jawab: B Empati pada hakekatnya mirip dengan simpati.. yaitu apabila pesan dari komunikator disampaikan kepada komunikan melalui pihak ketiga atau melalui media komunikasi 4. kontak sekunder. 3 dan 4 Jawab: B Ciri interaksi yang dapat dikenali adalah: 1. sesama siswa melakukan pembicaraan melalui telepon b. identfikasi c. simpati d. kontak primer. 1 dan 3 c. masyarakat pendukungnya meneriakkan yel-yel tanda persetujuan terhadap pidato yang disampaikan secara langsung di tempat terbuka. guru dan murid melaksanakan kegiatan belajar mengajar d. empati e. a. sugesti d. namun sikap empati lebih menjiwai atau lebih terlibat secara emosi. ada tujuan tertentu yang hendak dicapai 3. a. orang tua dan anak bekerjasama mengolah tanah e. 2. 2 dan 4 e. ada dimensi waktu (masa sekarang dan akan datang) 4. Di sela-sela pidato. Perhatikan beberapa gejala sosial berikut: 1.

yaitu nilai yang berisi keyakinan terhadap Tuhan YME Fungsi nilai yaitu 1. Alat solidaritas atau pendorong masyarakat untuk saling bekerja sama 5. Bisa juga disampaikan kepada seseorang atau sekelompok orang atau suatu lembaga formal pada saatsaat khusus 5. kooperasi c. pembatas... Pengawas. nilai rohani . perasaan ingin menjatuhkan tetapi sikap-sikap tersebut tidak sampai pada tahap konflik Materi : Nilai dan Norma SKL 2 Menjelaskan proses sosialisasi dalam pembentukan kepribadian Matei • Nilai • Norma sosial • Sosialisasi • Kepribadian Ringkasan A. yaitu nilai yang bersumber dari karsa dan etika 4) Nilai religius. Mengarahkan masayrakat untuk berfikir dan bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai yang adal dalam masyarakat 3. Alat untuk menentukan harga sosial 2. benci. pendorong dan penekan idividu untuk berbuat baik B. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi pemenuhan kebutuhan rohani. Nilai rohani dibedakan menjadi : 1) Nilai kebenaran dan nilai empiris yaitu nilai yang bersumber dari proses berfikir atau akal manusia 2) Nilai keindahan. kebijakan atau penampilannya.kesesuaian nilai yang dianut oleh kedua belah pihak. Agar nilai dapat terlaksana maka dibentuklah norma yaitu ketentuan yang berisi perintah dan larangan yang dilengkapi dengan sanksi. seperti pola pikir.. Nilai terdiri dari: 1. Realitas sosial demikian merupakan contoh interaksi sosial yang berbentuk. Nilai Nilai adalah sesuatu yang dianggap baik dan benar yang dicita-citakan oleh warga. konsiliasi e. konflik Jawab: C Kontravensi merupakan bentuk proses sosial yang berada diantara persaingan dan konflik yang ditandai dengan adanya sikap tidak senang. Norma Sosial . nilai vital yaitu segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk melakukan aktivitas 3. Pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah di beberapa tempat diwarnai aksi saling menghasut atau saling memfitnah antara para pendukung calon kepala daerah untuk mendapatkan kemengangan. kompetisi b. a. nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia 2. yaitu nilai yang bersumber dari unsur rasa manusia 3) Nilai moral. Memotivasi atau memberi semangat pada manusia untuk mewujudkan dirinya dalam perilaku sesuai dengan yang diharapkan oleh peran-perannya 4. kontravensi d.

Norma hukum yaitu aturan sosial yang dibuat oleh lembaga tertentu. Norma kesusilaan yaitu peraturan sosial yang berasal dari hati nurani yang menghasilkan akhlak. B. Pengertian Sosialisasi Manusia tercipta sebagai gregoriouness atau zoonpoliticon. Soerjono Soekanto : sosialisasi adalah suatu proses social tempat seorang individu mendapatkan pembentukan sikap untuk berperilaku yang sesuai dengan perilaku orang – orang dalam kelompoknya Tujuan Sosialisasi 1. Cara (usage) Cara merupakan suatu bentuk perbuatan tertentu. mempunyai sanksi yang tegas bagi pelanggarnya.Adalah patokan perilaku dalam suatu kelompok masyarakat tertentu sebagai perwujudan dari nilai.Cohen : sosialisasi adalah proses – proses manusia mempelajari tata cara kehidupan dalam masyarakat untuk memperoleh kepribadian dan membangun kapasitasnya agar berfungsi dengan baik sebagai individu maupun sebagai anggota suatu kelompok 3. individu dengan kelompok maupun kelompok dengan kelompok melahirkan suatu proses yang disebut sosialisasi. Tata Kelakuan (Mores) Tata kelakuakn adalah sekumpulan perbuatan yang mencerminkan sifat-sifat hidup dari sekelompok manusia yang dilakukan secara sadar guna melaksanakan pengawasan oleh sekelompok masyarakat terhadap anggota-anggotanya. 3. Kebiasaan (folkways) Kebiasaan merupakan bentuk perbuatan yang diulang-ulang secara sadar dan mempunyai tujuan yang jelas serta dianggap baik dan benar 3. C.Berdasarkan tingkatannya. Adat Istiadat (Custom) Custom adalah kumpulan tata kelakuan yang paling tinggi kedudukannya karena bersifat kekal dan terintegrasi kuat dalam masyarakat yang memiliki custom tersebut Macam norma sosial dibedakan sebagai berikut 1. Dalam memenuhi kebutuhannya ia selalu membutuhkan orang lain yang menyebabakan ia harus berinteraksi dengan orang lain. 4.Sosialisasi secara sederhana berarti proses seumur hidup yang berkenaan dengan bagaimana individu mempelajari cara – cara hidup. norma dalam masyarakat dibedakan menjadi: 1. Dari interaksi antar individu. Memberikan pengetahuan dan ketrampilan bekal bermasyarakat . norma dan nilai yang terdapat dalam kelompoknya agar dapat berkembang menjadi pribadi yang dapat diterima kelompoknya. Fungsi mores adalah: .memberikan batasan pada perilaku individu . Norma agama yaitu peraturan sosial yang sifat mutlak dan tidak bisa ditawar karena berasal dari Tuhan.membentuk solidaritas sekaligus memberikan perlindungan terhadap keutuhan dan kerjasama antara anggota-anggota yang bergaul dalam masyarakat 4. yaitu manusia yang tidak bisa hidup tanpa orang lain atau selalu berkelompok dan bermasyarakat. Pengertian Sosialisasi menurut beberapa tokoh 1. Peter Berger : sosialisasi adalah suatu proses dimana seorang anak belajar menjadi seorang anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat 2. Norma kesopanan yaitu peraturan sosial yang mengarah pada hal-hal yang berkenaan dengan bagaimana seseorang harus bertingkah laku wajar dalam masyarakat.mendorong seseorang agar sanggup menyesuaiakan tindakan dengan tata kelakuan yang berlaku . 2. misalnya cara makan 2. Oleh sebab itu dalam mepelajari sosialisasi maka perlu dipahami dahulu tentang nilai dan norma.J.

Sosialisasi partisipasi (participatory socialization) yaitu mengutamakan adanya partisipasi dari anak. mendorong anak agar dapat membedakan antara benar dan salah. membantu pengendalian fungsi – fungsi organic yang dipelajari melalui latihan mawas diri yang tepat 4. meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efisien 3. Selalu dekat dengan anak-anaknya 2). anak memperhatikan keinginan orang tua h. menasehati anak jika melakukan kesalahan serta mengarahkan anak ke jalan yang benar Pola sosialisasi dalam keluarga dibedakan menjadi 2 1). memberikan pengawasan dan pengendalian yang wajar 3). Represif (repressive socialization) yaitu menekankan ketaatan anak pada orang tua. kepatuhan anak d. ibu dan ayah dapat membawakan peran sebagai orang tua yang baik. Disini orang tua sebaagi significant other yaitu orang yang amat berarti bagi anak dan dianggap penting bagi pembentukanan dan bertahannya diri dimaan anak menyerap nilai dan norma 3. Ciri yang lain adalah : a. Tahap Penerimaan Norma Kolektif (Generalized other) Tahap seseorang dianggap dewasa dimana ia telah menjadi warga masyarakat dalam arti sepenuhnya Media Sosialisasi dalam Pembentukan Kepribadian 1. Tapap Meniru (Play Stage) Ditandai dengan semakin sempurnanya anak meniru peran. benar dan terpuji serta menghindari perbuatan yang keliru di muka anak-anaknya 5). hukuman dan imbalan material c. memberikan imbalan bagi perilaku yang baik b.2. hukuman dan imbalan simbolis . menghukum perilaku yang keliru b. keluarga sebagai significant order (dominasi orang tua) 2). antara lain: a. Tahap persiapan (Preparatory Stage) Dimulai saat lahir dan balita dimana seorang anak mulai kegiatan meniru tidak sempurna. baik dan buruk 4). serta memperoleh awal pemahaman tentang diri 2. komunikasi sebagai perintah e. Tahap Siap Bertindak (Game Stage) Tahap pada masa remaja dimana sering terjadi proses identifikasi seseorang terhadap idolanya. Keluarga (Kinship) Keluarga merupakan media sosialisasi awal seseorang. misal bermain perang – perangan sebagai tentara. sekolah – sekolahan sebaagi guru atau murid. Disini remaja juga dapat memainkan peran sendiri dengan penuh kesadaran. sosialisasi berpusat pada orang tua g. 4. Disini orang tua sangat berperan untuk : 1). komunikasi nonverbal f. membiasakan individu dengan nilai nilai dan kepercayaan pokok yang ada pada masyarakat Proses Sosialisasi Menurut Goerge Herbert Mead (Role Theory) 1.

Lingkungan Kerja Lingkungan kerja juga mempunyai pengaruh bsar dalam pembentukan kepribadian. Peranana positif kelompok persahabatan bagi perkembangan kepribadian anak antara lain 1) rasa aman dan dianggap penting dalam kelompok 2) perkembangan kemandirian remaja tumbuh dengan baik dalam kelompok persahabatan 3) remaja mendapat tempat yang baik bagi penyaluran rasa kecewa. menunjang integrasi antarsuku dan antarbudaya 7) mengadakan hiburan umum (kompetisi olah raga dan pensi) 4. Geng sering dikonotasikan negatif karena kegiatannya yang melanggar norma. meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan dan penyuluhan 5) meningkatkan taraf kesehatan melalui penjaskes 6) menciptakan warga negara yang mencitai tanah air. Pengaruh dari lingkungan kerja tersebut pada umumnya mengendap dalam diri seseorang dan sukar dirubah apabila yang bersangkuta lama bekerja di lingkungan tersebut. Aspek yang dipelajari selain belajar membaca. Klik adalah kelompok kecil tanpa struktur formal yang mempunyai pandangan atau kepentingan bersama. gembira dan lainnya yang tidak didapat dirumah 4) melalui interaksi dapat berkembang ketrampilan social yang berguna bagi kehidupan mendatang 5) pola perilaku dan kaidah – kaidah tertentu dalam persahabatan mendorong remaja bersikap lebih dewasa Dalam kelompok remaja ada yang berbentuk geng atau klik. misal penggunaan narkoba. komunikasi sebagai interaksi e. orang tua memperhatikan keinginan anak h. takut.c. otonomi pada anak d. Teman Sepermainan Disebut juga peer group. keluarga merupakan generalized order (kerjasama ke arah tujuan) 2. Ada juga geng yang dapat mengembangkan kepribadian yang positif bagi anggotanya antara lain. khawatir. universalisme dan kekhasan (specifikasy). sekolah. sosialisasi berpusat pada anak g. Pada usia remaja berkembang menjadi kelompok persahabatan yang lebih luas. komunikasi verbal f. . menulis dan berhitung adalah aturan – aturan mengenai kemandirian ( independence). pelanggaran lalu lintas untuk geng motor dll. daerah dan sebagainya. kelompok sebaya. prestasi (achievement). 1) mengembangkan ketrampilan berorganisasi dan kepemimpinan 2) menumbuhkan rasa kesetiakawanan social yang kuat 3) rela berkorban untk sesama anggota kelompok 4) menyalurkan semangan patriotisme 3. Geng adalah kelompok remaja yang terkenal karena kesamaan latarbelakang social. Sekolah Sekolah merupakan media sosialisasi yang mendasar setelah keluarga karena di sekolah terjadi proses pembelajaran yang sistematis terhadap individu. Fungsi sekolah sebagai media sosialisasi antara lain: 1) mengembangkan potensi anak untuk mengenalkan kemampuan dan bakatnya 2) melestarikan kebudayaan dengan cara mewariskannya dari generasi ke generasi 3) merangsang partisipasi demokrasi dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional dan bebas 4) memperkaya kehidaupan dengan menciptakan cakrawala intelektual.

Kepribadian merupakan hasil sosialisasi dan enkulturisasi. Berger dan Luckmann yaitu sosialisasi pertama yang dijalani individu semasa kecil dengan belajar menjadi anggota masyarakat (keluarga). faktor biologis misalnya ketekunan. faktor kebudayaan khusus misalnya desa. IQ. Hubungan antara Sosialisasi dengan Kepribadian Kepribadian adalah corak tingkah laku sosial yang meliputi corak kekuatan. majalah. 2. tayangan visual (bisa dilihat) dan didengar. organisasi rekreasional. RSJ D. kebutuhan keluarga c. kota. bersama – sama menjalani hidup terkukung dan diatur secara formal.5. opini dan sikap yang melekat pada seseorang apabila dihubungan dengan orang lain atau menaggapi suatu keadaan. keluarga petani d. karena sosialisasi merupakan proses social yang didapat atau terjadi dalam diri seorang individu sejak ia kecil untuk membentuk kepribadian dan sikapnya dalam berperilaku sehingga sesuai dengan perilaku dan kepribadian kelompoknya sehingga ia diterima sebagai bagian dari kelompok tersebut. ketetanggaan. media cetak (surat kabar. Tempat tinggal yang dimaksud adalah terpisah dari masyarakat luas dalam waktu tertentu. Media masa terbagi menjadi 2.. masyarakat merupakan agen sosialisasi yang dapat mempengaruhi kepribadian seseorang. tabloid) dan media elektronika ( TV. Media Massa Media massa dapat mempengaruhi kepribadian individu melalui pesan yang disampaikan oleh media massa tersebut. Menurut Irving Goofmen adalah suatu sosialisasi yang ditandai dengan adanya keterputusan sosialyang diawali dengan desosialisasi(pencabutan peran) dan resosialisasi (pemberian peran social baru) melalui institusi total yaitu tempat tinggal dan tempat bekerja. jumlah anggota keluarga e. Media yang lain Media sosialisasi yang lain adalah institusi agama. a.. ambisi b.. lingkungan keluarga b. Media TV meupakan media yang paling efektif dalam penyampaian pesan karena hampir dimiliki oleh setiap lapisan masyarakat. Sosialisasi Sekunder Adalah suatu proses sosialisasi lanjutan setelah sosialisasi primer yang memperkenalkan individu kedalam kelompok tertentu dalam masyarakat. pendapatan keluarga d. Jenis sosialisasi 1. faktor geografis (lingkungan fisik) misalnya tinggal di pegunungan atau pantai c. perilaku anggota keluarga . perasaan dan naluri Faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian yaitu: a. dorongan. Norrma tersebut berfungsi untuk mengatur . misal LP. Unsur kepribadian yang menyusun manusia adalah pengetahuan. Tayangan TV sering dijadikan acuan perilaku dan gaya hidup bagi penontonya. pesantren. Dalam keluarga terdapat norma tentang bagaimana hubungan antara sesama anggota keluarga. film). faktor pengalaman kelompok SOAL UJIAN NASIONAL 1. internet. Sosialisasi Primer Menurut Peter L. leinginan. radio.

Makanan berguna untuk kesehatan badan 2... norma kebiasaan c. Pakaian berfungsi melindungi jasmani manusia 4. agen sosialisasi e. pengendalian sosial d. norma tata kelakuan b. 1 dan 3 c. tertulis dan disertai sanksi tergolong jenis. Agen sosialisasi disebut pula media sosialisasi yaitu tempat/lingkungan dimana seseorang melakukan sosialisasi 5. a. a.. norma adat e. Agama memberikan arah dan pedoman hidup 3. Teknologi komunikasi berfungsi memudahkan interaksi sosial Yang mengandung nilai material dalam kehidupan bermasyarakat adalah. Norma merupakan ukuran yang digunakan oleh masyarakat untuk mengukur apakah tindakan yang dilakukan merupakan tindakan yang wajar dan dapat diterima ataukah merupakan tindakan yang menyimpang karena tidak sesuai dengan harapan sebagian besar masyarakat 2. 2 dan 4 e. norma kelaziman d. 1 dan 2 b. ... dengan menggunakan bahasa Jawa Kromo (bahasa halus) untuk berkomunikasi dengan yang lebih tua. Ketentuan aturan dan sanksi terhadap pelanggar dinyatakan dengan tegas bila dibandingkan dengan norma-norma yang lain. Semua pihak yang berperan memberikan nilai..Jawab : E Norma merupakan aturan-aturan dengan sanksi-sanksi yang dimaksudkan untuk mendorong. sosialisasi norma c. Nilai-nilai dalam masyarakat: 1. norma hukum Jawab: E Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau peraturan-peraturan yang formal dan tertulis. Kaidah untuk mengatur perilaku individu atau kelompok dalam masyarakat yang berlaku secara tegas. norma dan peran sosial kepada individu sehingga berperilaku dan berkepribadian dewasa sesuai dengan harapan masyarakat disebut. kontrol sosial b. peran sosial Jawab: D Agen sosialisasi adalah pihak-pihak yang melaksanakan atau melakukan sosialisasi. 4. Bapak dan Ibu Sosro berasal dari Jawa Tengah mendidik putra-putrinya secara adat/tradisi kejawen. a.. 2 dan 3 d. 3 dan 4 Jawab: B nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia 3. bahkan menekan anggota masyarakat secara keseluruhan untuk mencapai nilai-nilai sosial.

agama c.. budaya khusus berdasarkan faktor kedaerahan b. Di sekolah. hukum d. Ketika guru berinteraksi dengan murid. kebiasaan e.. kebudayaan dengan keturunan d. susila b. komunal e. Sekelompok penyeberang jalan melintas di zebra cross. individu Jawab : A Karena terjadi secara sistematis dan dalam institusi resmi 7. sosialisasi dengan kebudayaan b. lingkungan dengan kebudayaan e.. 8. a. ia harus menghargai dan hormat terhaap gurunya.. kesopanan Jawab: D Norma kesopanan atau etika merupakan ketentuan-ketentuan hidup yang berlaku dalam hubungan atau interaksi sosial masyarakat . Faktor yang mendasari perilaku sosial pada contoh di atas adalah.. Demikian juga dengan murid. formal b. Proses sosialisasi yang terjadi tergolong berbentuk. seorang guru menyayangi siswa sesuai dengan etika guru. agama c. a.. a.. kesusilaan Jawab : A Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau peraturan-peraturan yang formal dan tertulis. non-formal c. a. kesopanan d.Contoh tersebut menunjukkan adanya hubungan yang erat antara. yaitu: a. kepribadian dengan kedaerahan c. hukum b. kebudayaan e. budaya khusus berdasarkan profesi 6... pergaulan para siswa dengan teman maupun guru diatur secara jelas.. in-formal d.. sementara itu pengendara roda dua melaju dengan tertib dan memakai helm sesuai aturan lalu lintas yang berlaku. budaya khusus kelas sosial d. budaya khusus atas dasar agama e. Ketentuan aturan dan sanksi terhadap pelanggar dinyatakan dengan tegas bila dibandingkan dengan norma-norma yang lain. Kondisi tersebut menggambarkan pelaksanaan norma. kepribadian dengan lingkungan Jawab: B Menurut Soerjono Soekanto ada beberapa tipe kebudayaan khusus atau subculture yang secara nyata dapat mempengaruhi bentuk kepribadian individu.. budaya khusus masyarakat desa dan kota c.

sosialisasi yang dilakukan ibu terhadap anaknya tergolong. motivasi individu b.. Dijelaskan kepadanya bahwa sikap seperti itu tidak baik.9. sekunder e.. 11.. tingkah laku anak sesuai kebudayaan daerah d. Bagi generasi baru.. memperkaya kehidupan dengan mencipytakan kemungkinan untuk mengembangkan cakrawala intelektual dan cita rasa keindahan d. Karakteristik kepribadian tersebut menunjukkan adanya hubungan sosialisasi dengan .. Oleh sebab itu kebudayaan senantiasa dirombak dan disesuaikan dengan kebutuhan dan disesuaikan dengan situasi yang ada dalam masyarakat. merangsang partisipasi demokratis melalui ketrampilan bicara dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional c. Pada soal diatas sosialisasi terjadi pada lingkungan keluarga. pantang berbicara keras dan menggunakan bahasa yang halus jika berbicara dengan orang yang lebih tua. pengendalian sosial c.. artinya sebagai sarana untuk menyelenggarakan seluruh tata kehidupan warga masyarakat tersebut. tersier Jawab : A Sosialisasi primer merupakan sosialisasi pertama yang dialami individu sewaktu kecil. motivasi belajar berbagai ilmu dan teknologi c.. Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan masyarakat Jawa cenderung bersifat tenang. ketrampilan kerja di industri hulu dan hilir e. warisan biologis Jawab: C Dalam masyarakat.. Seorang anak yang sedang makan sambil mengangkat kaki ditegur oleh ibunya. meningkatkan taraf kesehatan melalui latihan olah raga f. kepribadian yang mempunyai rasa cinta tanah air b. meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan pribadi dan berbagai kursus e. yaitu susunan unsur-unsur dan jiwa yang menentukan perbedaan tingkah laku atau tindakan dari tiap-tiap individu 10. familier c. a. menunjang integrasi antara ras yang berbeda h.. Pada tahap ini anak mengenal keluarganya. Ditinjau dari tahap waktunya. otoriter b. kebudayaan merupakan perangkat yang dihasilkan oleh suatu bentuk kehidupan bersama yang selanjutnya digunakan sebagai pedoman hidup. a. sopan. kebudayaan tersebut akan berfungsi membentuk atau mencetak pola- .. membentuk kepribadian. Sekolah sebagai salah satu media sosialisasi yang mempengaruhi perkembangan kehidupan bangsa. tetapi juga berfungsi untuk membentuk. a. lembaga masyarakat e. status dan peran sosial di masyarakat Jawab : A Menurut Horton dan Hunt sekolah mempunyai fungsi utama membantu orang untuk sanggup mencari nafkah serta mengembangkan potensi seseorang selain itu fungsi tambahan yang lain adalah: a. menciptakan warga negara yang patriotikk melalui pelajaran yang menggambarkan kejayaan bangsa g.. lingkungan kebudayaan d. primer d. melestarikan budaya dengan cara mewariskan dari generasi satu ke generasi berikutnya b. tidak saja mengajarkan pengetahuan dan ketrampilan.

pola perilaku yang selanjutnya akan membentuk suatu kepribadian yang tetap dan khas. Jadi kebudayaan dapat menentukan corak kepribadian dari warga masyarakat. .

.SOAL UJIAN NASIONAL 1... a. terjadi secara lambat dalam masyarakat b. a. a. setiap individu pasti mengalami perubahan b. berkurangnya kesenjangan sosial d. Oleh karena itu perubahan yang terjadi pada suatu lembaga akan menyebabkan perubahan pada lembaga sosial lainnya 4. Salah satu dampak positif dari upaya pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya adalah. terbentuknya sikap individu c. lembaga kemasyarakatan pasti mengalami perubahan d. meningkatnya konsumerisme karena iklan dalam media massa e. mempunyai dampak positif bagi masyarakat e.. Contoh di atas merupakan kemajuan di bidang. Sebagai contoh dampak negatif dari perubahan sosial yang disebabkan oleh berkembangannya teknologi di desa adalah. perubahan tidak merata dalam masyarakat Jawab:B Perubahan yang pengaruhnya kecil adalah perubahan sosial yang tidak menyangkut berbagai aspek kehidupan dan perubahan tersebut tidak menimbulkan perubahan pada struktur 5. Pemerintah telah menetapkan UU mengenai Perlindungan Terhadap Anak dan Perempuan untuk melindungi dari aksi tindak kekerasan.. banyaknya westernisasi di kalangan remaja Jawab: C Terjadinya kesenjangan sosial yang tinggi akan menimbulkan gejolak dalam masyarakat. terjadinya disintegrasi sosial budaya e. oleh karena itu adanya upaya pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya dapat menyebabkan berkurangnya kesenjangan sosial 3.. Adanya suatu perubahan sosial dalam bidang kehidupan tertentu akan diikuti oleh perubahan di bidang-bidang yang lain. melemahnya kehidupan religius karena listrik masuk desa c... tidak mengubah struktur sosial masyarakat c. Perubahan mode pakaian merupakan bentuk perubahan sosial yang pengaruhnya kecil karena. perubahan sosial terjadi dengan sendirinya dan terus menerus Jawab D Dalam proses perubahan terdapat ciri bahwa antarlembaga sosial yang ada dalam struktur saling berkaitan. setiap bidang mengalami perubahan secara bertahap c. meningkatnya penemuan baru b.. berkurangnya interaksi primer karena adanya telepon seluler d. 2. Kehadiran traktor dapat dianggap menghancurkan sumber mata pencaharian buruh tani dan akhirnya para buruh tani mengadakan protes.. menurunnya solidaritas sosial karena sistem pertanian modern b. yaitu dengan penggunaan traktor.. telah direncanakan oleh kelompok tertentu d.. meningkatnya kebutuhan hidup karena kemajuan zaman Jawab: A Perkembangan teknologi pertanian yang bergitu pesat . Hal ini karena. struktur lembaga kemasyarakatan saling kait mengait e. melalui sistem pengolahan lahan pertanian dengan teknologi dan mekanisasi. a.

e) Antarlembaga sosial yang ada dalam struktur sosial masyarakat saling berkaitan.. tidak percaya adanya ajaran dosa dan pahala c. a.. kecuali … . kegiatan masyarakat industri modern menjadi berhenti berkembang c. 6. Berdasarkan deskripsi tersebut. masyarakat yang terisolasi tidak mengalami perubahan sosial b. kebebasan individu c. ekonomis. produktif. Namun modernisasi juga mendorong terciptanya pola hidup yang cenderung mengejar kemewahan duniawi dan konsumtif. sekuler... perubahan material tidak berpengaruh pada bidang spiritual Jawab C Menurut Soerjono Soekanto proses perubahan sosial di masyarakat memiliki ciri-ciri sebagai berikut : d) Tidak ada masyarakat yang berhenti berkembang karena masyarakat berkembang baik secaralambat maupun cepat. g) Perubahan-perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja karena kedua biang tersebut berkaitan Latihan soal IPS kelas 9 – dari bank soal untuk menghadapi ujian semester sekolah dan ujian nasional (7) (syarat timbulnya revolusi…) 1. harus dapat memanfaatkan momentum . ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan b.a. adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat tersebut c. fanatis. praktis dan nyaman. Modernisasi mengubah kehidupan masyarakat menjadi serba efisien. anarkis. perubahan lembaga tertentu diikuti oleh perubahan lembaga sosial lainnya d. melakukan pengrusakan fasilitas umum b. f) Perubahan sosial yang cepat menyebabkan disorganisasi yang bersifat sementara karena berada dalam proses penyesuaian diri. Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi pada struktur kemasyarakatan. hedonis. a. Berikut merupakan syarat timbulnya revolusi.. dampak negatif dari modernisasi adalah munculnya gaya hidup. perubahan evolusioner tidak berpengaruh pada bidang spiritual e. emansipasi wanita d. mengutamakan kenikmatan jangka pendek d. hanya mengakui kebenaran kelompok sendiri Jawab : D Hedonis adalah dampak negatif sebuah modernisasi yang merupakan sikap hidup yang cenderung mengejar material keduniawian saja sehingga lebih menikmati kenikmatan dalam jangka pendek 7. berbicara dan kebebasan dari tekanan. menghemat anggaran belanja/pengeluaran e. kebebasan berpendapat Jawab : D Dalam HAM ada sebuah perlindungan terhadap anak dan wanita dari suatu tindak kekerasaan dan ada sebuah kebebasan dari rasa takut. Oleh karena itu perubahan yang terjadi pada suatu lembaga sosial akan menyebabkan perubahan sosial lainnya. rasa lapar. Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan ciri-ciri perubahan sosial sistemik adalah. a. pengakuan HAM e. kesetaraan gender b.

akulturasi budaya . revolusi d. terjadinya pemberontakan atau revolusi d. sistem sama rata/sosialis b. a. meningkatkan produktivitas kerja d. tidak bertentangan dengan keyakinan masyarakat 4. sistem kekuatan dari rakyat 6. bencana alam berpotensi menimbulkan konflik dalam masyarakat 7. bencana alam terkadang memaksa seseorang untuk mengungsi dan beradaptasi dengan tempat baru dipengungsian b.d. a. hanya berhubungan dengan kebutuhan sekunder b. adanya dinamika penduduk 5. memunculkan ide-ide baru b. Bentuk faktor pendorong terjadinya perubahan sosial budaya yang tidak lagi memerhatikan perbedaan status sosial disebut … . bencana alam mendorong orang lain untuk bersimpati d. adanya bencana alam akan mengurangi jumlah penduduk c. hanya diikuti oleh golongan tertentu c. Perubahan mode pakaian dikategorikan sebagai perubahan yang pengaruhnya kecil dengan ruang lingkup yang tidak luas. Pelaksanaan Proklamasi 17 Agustus 1945 termasuk dalam kategori … . Adanya bencana alam dapat mendorong terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat karena …. sistem terbuka masyarakat c. rotasi c. reformasi 3. tergesernya bentuk-bentuk budaya nasional d. karena … . a. adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat c. Proses bertemunya dua kebudayaan atau lebih yang saling bercampur menjadi satu disebut … . tidak ada hubungannya dengan bidang kebudayaan d. Pada dasarnya modernisasi dengan komputerisasi tersebut bertujuan … . membentuk pola pikir masyarakat lebih logis/ilmiah c. a. adanya peperangan b. a. Komputerisasi di bidang ekonomi perbankan yang berdampak pada pengangguran karyawan dimaksudkan untuk mempertinggi efisiensi kerja. meningkatkan keterampilan karyawan 8. adanya keinginan individu yang inovatif 2. kecuali … . kecuali … . sistem kasta dalam masyarakat d. memanfaatkan teknologi maju b. memanfaatkan manajemen modern c. Berikut ini merupakan sebab-sebab intern terjadinya perubahan sosial budaya. munculnya tatanan kehidupan masyarakat baru yang lebih modern 9. Berikut ini bentuk kemajuan akibat perubahan sosial budaya. a. evolusi b. asimilasi budaya b. a. a.

Alasan terjadinya perubahan sosial dalam bidang ekonomi yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat adalah … . pengaruh industrialisasi d. terciptanya integrasi sosial b. pola perilaku dan asal-usul c. rasa tidak puas dengan kondisi yang sedang berlangsung b. masyarakat tidak peduli 15. lahirnya golongan menengah c. listrik masuk desa mengakibatkan kenakalan remaja b. Perubahan sosial mengakibatkan masalah sosial yang dimulai dengan … . a. pengaruh urbanisasi c. pengaruh bencana alam b. a. a. keyakinan. upacara adat perkawinan c. a. a. tata cara beribadah d. disintegrasi budaya 10. kurangnya tenaga ahli dalam pelaksanaan pembangunan 14. penemuan komputer yang dapat memperlancar sistem informasi 11. pengaruh perang 17. Perubahan pada lembaga kemasyarakatan akan memengaruhi sistem sosialnya yang meliputi …. solidaritas kelompok 12. kebutuhan hidup. a. sistem pendidikan yang maju b. norma. heterogenitas penduduk c. difusi budaya d. sistem terbuka masyarakat . Adanya gerak sosial vertikal atau horizontal yang lebih luas di masyarakat merupakan pengaruh dari adanya … . a. masyarakat menghendaki penundaan c. berkembangnya kriminalitas 13. a. Contoh dari kecenderungan masyarakat mempertahankan unsur lama karena diperoleh melalui proses sosialisasi sejak kecil adalah … . ini menandakan bahwa … . suku bangsa dan adat istiadat 16. kurangnya sumber daya manusia dalam bidang ekonomi d. masyarakat setuju perubahan d. makanan pokok b. ingin meningkatkan pendapatan perkapita c. sikap dan pola perilaku masyarakatnya d. siaran televisi menyebabkan siswa malas belajar c. lahirnya disintegrasi sosial d.c. masyarakat mengadakan protes. Pemaksaan suatu ideologi budaya biasanya terjadi karena adanya … . nilai dan seluruh kondisi alam lingkungan b. masyarakat menolak perubahan b. Berikut ini yang merupakan contoh perubahan yang berbentuk progres adalah … . banyak wanita berpakaian sangat minim d. Pada saat pemerintah berencana menaikkan tarif listrik. nilai.

Munculnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial baru yang lebih kompleks merupakan dampak negatif dari … . sikap pesimistis c. kritis dan terbuka dengan memfilter segala bentuk perubahan 20. sikap ingin meniru budaya asing 18. pertambahan penduduk b. a. Alasan perlawanan rakyat terhadap Jepang adalah kewajiban melakukan seikerei. Negara-negara fasis pada umumnya menganut paham chauvinisme. Adolf Hittler sangat membenci orang Yahudi c. menganggap dirinya unggul dari ras lainnya b. yaitu … .d. a. orang Yahudi menguasai perekonomian Jerman b. a. daerah Italia dipersempit b. menganggap semua bangsa itu sama d. memimpikan persatuan seluruh negara di bumi 3. a. masa bodoh terhadap setiap pengaruh perubahan d. a. a. haus akan hal-hal baru yang dibawa pihak penguasa Latihan soal IPS kelas 9 – dari bank soal untuk menghadapi ujian semester sekolah dan ujian nasional (6) (Salah satu tindakan Hittler dalam mengembangkan fasisme…) 1. negara di atas segala kepentingan rakyat c. Alasan tindakan Hittler adalah … . rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan b. Masyarakat yang pernah dijajah bangsa lain akan memiliki sikap … . kemajuan di bidang pendidikan d. mengikuti latihan militer ala Jepang . orang Yahudi tidak mau tunduk pada kebijaksanaan Hittler 2. migrasi penduduk c. sikap tertutup d. Perang Dunia II di kawasan Eropa disebabkan oleh … . yaitu … . serangan Jepang terhadap pangkalan Sekutu di Hawai c. a. politik mencari kawan di antara negara-negara Eropa 4. Pulau Kurile dan Sakhalin diserahkan kepada Rusia c. apriori terhadap segala bentuk pengaruh perubahan b. menerima setiap perubahan tanpa terkecuali c. orang Yahudi dianggap sebagai biang kekalahan Jerman dalam PD I d. Jerman dibagi menjadi dua daerah pendudukan d. serangan Jerman terhadap kota Danzig di Polandia d. perubahan sosial budaya 19. Perjanjian San Fransisco berisi antara lain … . wajib menjadi tenaga romusha b. terbunuhnya putra mahkota Austria b. Salah satu tindakan Hittler dalam mengembangkan fasisme adalah membunuh dan mengusir orang-orang Yahudi. Sebagai pelajar sebaiknya kita menyikapi segala bentuk perubahan sosial dan budaya dengan sikap … . a. Secara khusus. Jerman harus mengganti kerugian perang 5.

Jepang masuk ke Indonesia lewat Tarakan d. a. Jepang akhirnya membubarkan Gerakan Tiga A sebab … . Gerakan Tiga A tidak mendapat sambutan dari rakyat Indonesia 14. mengadili setiap anggota PETA yang melakukan pemberontakan c. Indonesia sudah menjadi jajahan Jepang b. mengajukan usul dan pertimbangan kepada pemerintah Jepang d. mempertahankan Indonesia dari serangan musuh b. mengizinkan menyanyikan lagu Indonesia Raya b. menjaga ketertiban umum d. mengerahkan rakyat untuk mengumpulkan padi . Putera bertujuan untuk … . Gerakan Tiga A tidak bermanfaat bagi bangsa Indonesia c. Heiho dan PETA yang dibentuk pemerintah Jepang mempunyai tugas utama … a. kecuali … . a. Jepang membutuhkan sumber kekayaan alam Indonesia untuk membantu perang Jepang d. menyampaikan aspirasi rakyat Indonesia kepada pemerintah Jepang 13.c. membantu pertahanan bangsa Indonesia menghadapi Belanda b. memberikan kemerdekaan secara bertahap 10. memeriksa kebijakan-kebijakan yang akan diambil pemerintah Jepang b. dibomnya kota Hiroshima dan Nagasaki 9. menambah kekuatan angkatan perang di negeri Jepang 12. mendidik bangsa Indonesia agar siap jika merdeka kelak d. Berikut ini yang merupakan alasan munculnya perlawanan rakyat Indonesia terhadap Jepang. Jepang berusaha mengeksploitasi sumber kekayaan alam Indonesia sebab … . memperkuat pasukan Jepang di Indonesia 11. a. mempersiapkan tenaga prajurit untuk membantu Jepang c. melakukan penghormatan terhadap Kaisar Jepang d. dibomnya pangkalan angkatan laut AS di Pearl Harbour b. Gerakan Tiga A murni bentukan Jepang b. Beberapa propaganda awal Jepang untuk menarik hati bangsa Indonesia. Gerakan Tiga A didominasi orang-orang Jepang d. adanya penderitaan rakyat akibat kekejaman Jepang b. mengizinkan penggunaan bahasa Indonesia d. menyerahkan tanaman padi kepada Jepang 6. a. kewajiban melakukan seikerei c. a. a. Bagi bangsa Indonesia. kebutuhan yang dicari Jepang hanya ada di Indonesia 8. Jepang tidak segera memerdekakan Indonesia 7. membantu Jepang di front pertempuran Asia Pasifik c. a. a. Tugas badan Cuo Sangi In hampir sama dengan badan DPA yaitu … . kesewenang-wenangan tindakan Jepang d. Tujuan yang sebenarnya dari Jepang membentuk organisasi semi militer adalah … . Peristiwa penting yang menandai dimulainya penjajahan Jepang di Indonesia yaitu … . Pada masa pemerintahannya di Indonesia. Jepang khawatir kekayaan alam Indonesia dihabiskan oleh Belanda c. kecuali … . Belanda menyerahkan kepada Jepang dalam Perjanjian Kalijati c. melarang penggunaan Bahasa Belanda c.

penderitaan rakyat yang sangat berat 16. a. Alasan Syahrir melakukan perlawanan terhadap Jepang adalah … . kecuali … . persiapan yang kurang matang 20. a.. persenjataan Jepang lebih modern b. a. segera memerdekakan tanah jajahannya b. Jepang tidak segera memerdekakan Indonesia c. Aspek mentalitas yang ditimbulkan dari adanya romusha adalah … . D atau E pada lembar jawab 1. mengadakan kerja sama dengan sayap kiri Jepang c. Realitas sosial demikian merupakan contoh interaksi sosial yang berbentuk . Untuk menghadapi invasi Jepang di Asia Tenggara. masyarakat pedesaan dihantui oleh ketakutan kolektif c. Indonesia mulai dijajah Jepang c. Belanda memberikan kemerdekaan kepada jajahannya d. a. membangun kembali segala yang telah dirobohkan oleh Belanda d. negara-negara imperialis memberi kemerdekaan kepada jajahannya 18. tidak mendapat dukungan dari rakyat d. diwarnai aksi saling menghasut atau saling memfitnah antara para pendukung calon kepala daerah untuk mendapatkan kemenangan. menyelidiki kekuatan Jepang dalam Perang Pasifik 15. a. Dampak Perang Dunia II bagi Indonesia antara lain … .. mempersatukan kekuatan untuk melawan Jepang c. ekonomi rakyat mengalami kerusakan LATIHAN UJIAN NASIONAL TAHUN 2010 SOAL 14 Petunjuk : Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada A. golongan Timur Asing menempati lapisan paling bawah 17. C. pergerakan nasional semakin radikal b. lapisan paling atas ditempati oleh golongan Jepang c. B. Jepang adalah negara fasis b. maka pihak Sekutu … . Pernyataan berikut yang benar mengenai stratifikasi sosial masyarakat Jepang. A. Pemberontakan PETA di Blitar dapat dikatakan mengalami kegagalan sebab … . menolak modernisasi yang dilakukan oleh Jepang d. desa kehilangan para pemuda dan kaum laki-laki b. membentuk komando gabungan ABDACOM 19. Lapisan kedua diduduki oleh golongan pribumi d. meminta bantuan Amerika Serikat dan Rusia d. terjadi kelaparan dan wabah penyakit d. golongan pribumi menempati lapisan paling bawah b. kompetisi . rencana pemberontakan sudah diketahui oleh Jepang c. a. Pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah di beberapa tempat.b.

simpati 3.B. A. konsiliasi E. Dijelaskan kepadanya bahwa sikap seperti itu tidak baik... agama C. A. demikian juga dengan murid.. tersier . agama C. A. identifikasi C. primer D.. masyarakat pendukungnya meneriakkan yel-yel tanda persetujuan terhadap pidato yang disampaikan secara langsung di tempat terbuka. otoriter B. sementara itu pengendara roda dua melaju dengan tertib dan memakai helm sesuai peraturan lalu lintas yang berlaku. sosialisasi yang dilakukan ibu terhadap anaknya tersebut tergolong . imitasi B. empati E. Ditinjau dari tahap waktunya. ia harus menghargai dan hormat terhadap gurunya.. Kondisi tersebut menggambarkan pelaksanaan norma .. hukum D.. seorang guru menyayangi sisea sesuai dengan etika guru. kesopanan 4. Faktor yang mendasari perilaku sosial pada contoh di atas adalah norma . Seorang anak yang sedang makan sambil mengangkat kaki ditegur oleh ibunya. sugesti D. Di sela-sela pidato. Ketika guru berinteraksi dengan murid. Kelompok masyarakat memberikan tepuk tangan terhadap pidato kampanye tokoh politik yang dikagumi sebagai bentuk dukungan. familier C. kontravensi D. kooperasi C. sekunder E. Tindakan sosial para pendukung terhadap tokoh politiknya sangat dipengaruhi oleh faktor . kebudayaan E. susila B. Sekelompok penyeberang jalan melintas di zebra cross. kesopanan D. kebiasaan E.. hukum B. kesusilaan 5. konflik 2. A.

tidak saja mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. primer B.. Seorang anak mengalami keterbatasan komunikasi dengan kedua orang tuanya.. warisan biologis 8.. pelapisan sosial B. A. Keterbatasan perhatian dan komunikasi dengan orang tuanya membuat anak tidak dapat memahami nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat. asosiasi diferensial B. status dan peran sosial di masyarakat baru 7. Setiap malam Ani selalu keluar. motivasi belajar berbahai ilmu dan teknologi C.6. gangguan mental atau jiwa individu 9. Karakteristik kepribadian tersebut menunjukkan adanya hubungan antara sosialisasi dengan .. gaya hidup 10. keterampilan kerja di industri hulu dan hilir E. positif D. tingkah laku anak sesuai kebudayaan daerah D. lembaga masyarakat E. ibu dan ayah anak ini sangat sibuk. kepribadian yang mempunyai rasa cinta tanah air B.. Sekolah sebagai salah satu media sosialisasi yang mempengaruhi perkembangan kehidupan bangsa. lingkungan budaya D. pantang berbicara keras. negatif E... sosialisasi tidak sempurna C. sekunder C.. motivasi individu B. karena harus mengurus perusahaannya. Mendengar dirinya digosipkan sebagai wanita nakal. dan mengunakan bahasa yang halus jika berbicara dengan orang yang lebih tua. maka ia pun tidak suka lagi keluar malam. pemberian label/cap sebagai penyimpang D. sosialisai dengan subkultur menyimpang E. tetapi juga berfungsi untuk membentuk . A. Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan masyarakat jawa cenderung berdifat tenang. pengendalian sosial . pengendalian sosial C. A. Dari kasus tersebut dapat disimpulkan baahwa gosip dapat berfungsi sebagai alat . A. Remaja yang sedang mengalami stres berat berupaya untuk menghilangkan kekalutannya dengan mengonsumsi narkoba. maka ia pun kemudian digosipkan sebagai wanita nakal. Setiap hari.. sopan. Penyimpangan yang dilakukan tersebut dapat diancam dengan sanksi berat karena termasuk penyimpangan . diferensiasi sosial C. sehingga perilaku anak tersebut berbeda atau menyimpang dari kebiasaan masyarakat Proses pembentukan perilaku menyimpang anak tersebut terjadi karena . A..

korektif 12. A. campuran .. Gambar stratifikasi sosial pada masa kolonial di bawah mempunyai sifat .. tertutup B. persuasif E. represif B. A.. Contoh tersebut merupakan bentuk pengendalian sosial yang bersifat . perubahan sosial E. tingkat pendidikan D. sosialisasi efektif 11. preventif D. Seorang ibu menasehati putranya untuk berhati-hati dalam memilih teman bergaul agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif. Perhatikan gambar stratifikasi berikut! Keterangan : A = Pengusaha Besar B = Pengusaha Menengah C = Pengusaha Kecil Berdasarkan gambar di atas dapat disimpulkan bahwa pembentukan stratifikasi sosial didasarkan atas kriteria .D. Keterangan : 1 = golongan eropa 2a = golongan timur jauh 2b = golongan bangsawan 3 = golongan pribumi A... kuratif C.. penguasaan teknologi E. kuantitas modal B. spesialisasi keahlian 13. gelar kesarjanaan C. terbuka C.

konsolidasi sosial B. homogen E. peranan yang berbeda 16. sikap. Karena tidak dapat diselesaikan di tingkat RT/RW. A. koersi E. Perhatikan skema berikut! Struktur sosial pada masyarakat majemuk di atas berbentuk . posisi dalam masyarakat E. ajudikasi D.D. konsiliasi 17. mediasi B. kemenangan kelompok dengan simbol sosial tertentu di satu daerah B. sengaja B. homogen E. sengketa batas tanah pekarangan antara Pak Akhmad dengan Pak Badu diselesaikan di pengadilan. otomoatis C. dan tutur kata.. arbitrasi C. campuran 15. heterogen 14. Contoh konflik antargenerasi tersebut umumnya disebabkan oleh faktor .. perubahan sosial D. Perbedaan antarkelompok akan menguat pada suku yang didominasi oleh simbol sosial tersebut... A.. A. interseksi sosial C. anggapan pada kelompok lain sebagai pihak yang harus dikalahkan . Kelompok sosial yang eksklusif membawa simbol tertentu (misalnya agama Islam) akan memicu kelompok sejenis bermunculan dengan simbol yang berbeda (misalnya agama Kristen). Hal ini dapat menimbulkan potensi konflik berupa . A. umur/usia B. akulturasi sosial 18... asimilasi sosial E. tingkah laku. Konflik yang kadang-kadang terjadi antara kelompok generasi tua dengan generasi muda ditandai adanya perbedaan pandangan.. kepentingan C. integrasi sosial D.. Perhatikan skema struktur sosial di bawah ini: Skema diatas menunjukkan struktur sosial vertikal yang bersifat .. Bentuk akomodasi tersebut termasuk .. A. tertutup D.

A. keinginan untuk mempengaruhi kelompok lain untuk bersatu D. Perhatikan beberapa ciri kehidupan sosial di bawah ini! 1) Terjadinya segmentasi kelompok-kelompok sosial 2) Memiliki sub-kebudayaan yang berbeda/beragam 3) Mengembangkan sikap konsensus terhadap nilai dasar 4) Struktur sosial terbagi ke dalam lembaga yang bersifat komplementer Yang termasuk ciri kehidupan politik dalam masyarakat majemuk adalah . lembaga keagamaan D. 2 dan 3 D.. 1 dan 3 C.. A... 1 dan 2 B. 2 dan 3 . Perhatikan contoh mobilitas berikut: 1) Setelah lulus SMA. 3 dan 4 20... A. 1 dan 2 B. seorang staf dipromosikan menjadi kepala bagian di kantornya 4) Tomy. Pemuda tersebut kemudian menempati status sosial yang setara dengan istrinya..C. Perhatikan ciri-ciri hubungan sosial berikut! 1) Interaksi antarindividu bersifat formal 2) Hubungan sosial berlangsung erat dan intim 3) Solidaritas dan kontrol sosial relatif sangat kuat 4) Hubungan sosial dilandasi kepentingan ekonomi Yang menjadi ciri-ciri dalam masyarakat paguyuban adalah . menghargai kelompok lain sebagai elemen bangsa E. 2 dan 4 E. Seorang pemuda terpelajar dari kalangan rakyat biasa menikah dengan putri seorang hartawan. seorang pelajar ikut dalam program pertukaran siswa ke Malaysia Dari pernyataan di atas yang merupakan mobilitas vertikal adalah .. 3 dan 4 22. 2 dan 3 D. perkawinan dan pendidikan E. 1 dan 3 C. partai politik C. Saluran yang digunakan untuk mobilitas sosial adalah . 1 dan 2 B. A. peningkatan kesadaran kolektif untuk hidup bersama 19. pendidikan dasar B. 1 dan 3 C. 2 dan 4 E. Herry melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum UNDIP 2) Ibu Siti pindah tugas ke daerah asal karena ingin mendekati orang tuanya 3) Poniman. organisasi ekonomi formal 21.

. 2 dan 3 D. Perubahan evolusioner menimbulkan disorganisasi sosial tertentu E. A. 1 dan 3 C. . yaitu . Kenyataan tersebut menunjukkan peran agama sebagai . perbedaan keturunan 24. Kegiatan masyarakat industri modern menjadi berhenti berkembang C. orang Sunda beragama Islam. 3 dan 4 26.. Beberapa perilaku dalam masyarakat: 1) menghargai solidaritas antara kelompok suku bangsa 2) melestarikan budaya yang diwarnai dari leluhur 3) menghambat proses pembangunan fasilitas modern 4) memilih pemimpin yang berasal dari putra daerah Yang merupakan sikap primordial dalam masyarakat majemuk adalah . iklim yang berbeda C. A.. Kemajemukan suku bangsa di indonesia disebabkan oleh terjadinya isolasi sosial di antara berbagai kelompok yang dipengaruhi oleh faktor . Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan ciri-ciri perubahan sosial yang sistemik adalah . Pertengkaran mereka dipengarui faktor struktur sosial majemuk. Perubahan lembaga tertentu diikuti oleh perubahan lembaga sosial lain D... A. Keluarga Umar.. Pada suatu hari keduanya bertengkar hebat.. Perubahan material tidak berpengaruh pada bidang spiritual Paragraf berikut untuk soal nomor 28 dan 29 Bacalah paragraf berikut dengan saksama! 27. 2 dan 4 E. kondisi stalemate di antara mereka E. Mereka mempunyai profesi yang berbeda. 1 dan 2 B. 2 dan 4 E. pengaruh kebudayaan asing D. adanya konsolidasi sosial B. Masyarakat eropa mengalami perubahan menuju kemajuan karena mengamalkan ajaran agama protestan yang menekankan cara hidup hemat dan kerja keras... A. rasa harga diri yang berlebihan C. Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dari struktur kemasyarakatan. pelaksanaan pembangunan E. bertetangga dengan keluarga Agus yang orang Jawa beragama Kristen. Masyarakat yang terisolisasi tidak dapat mengalami perubahan sosial B. dianggap remeh satu sama lain 25. perasaan kompetitif yang tidak sehat D.D.. keadaan geografis B. 3 dan 4 23.

A. anarkis. Kesetaraan gender B.. 1 dan 3 C. Mengawasi aturan-aturan yang diberlakukan C. dampak negatif dari modernisasi adalah munculnya gaya hidup . Pengakuan HAM E. menghemat anggaran belanja/pengeluaran E. ajaran tentang ketuhanan B. Emansipasi wanita D.. ekonomis. Menjaga kebaikan sikap hidup bersama E. mengutamakan kenikmatan jangka pendek D. 2 dan 3 D.. melakukan pengrusakan fsilitas umum B. tidak percaya adanya ajaran dosa dan pahala C.. norma untuk mencapai kebahagiaan abadi 28. hanya mengakui kebenaran kelompok sendiri 30. Fungsi pranata agama bagi kelangsungan hidup masyarakat adalah mengatur kegiatan bersama dalam memenuhi kebutuhan terhadap . A. Pemerintah telah menetapkan UU mengenai Perlindungan Terhadap Anak dan Perempuan untuk melindungi dari aksi tindak kekerasan. 1 dan 2 B.. produktif. 2 dan 4 E. Contoh di atas merupaka kemajuan di bidang… A. Beberapa kegiatan dalam keluarga : 1) ayah bekerja keras mencari nafkah 2) ayah menegur anaknya yang duduk di meja 3) rekreasi bersama pada akhir pekan 4) ibu menanyakan model baju yang disukai anak Kegiatan keluarga yang menunjukkan fungsi afeksi adalah . 3 dan 4 32. Lembaga atau pranata sosial berfungsi sebagai sarana untuk memelihara dan mempertahankan sistem sosial masyarakat. A. Kebebasan berpendapat 29. . Kebebasan individu C. Namun modernisasi juga mendorong tercoptanya pola hidup yang cenderung mengejar kemewahan duniawi dan konsumtof. Memenuhi kebutuhan masyarakat 31. Mematuhi peraturan di dalam masyarakat B... fanatis.. sekuler. Berdasarkan deskropsi tersebut. Modernisasi mengubah kehidupan masyarakat menjadi seba efisien. Sedangkan tujuannya adalah . A. faktor pendorong kehidupan sosial C. tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan E. hedonis. tuntunan hidup masyarakat tertentu D. Melestarikan adat istiadat dalam masyarakat D. praktis dan nyaman.

meningkatkan pengetahuan masyarakat 35. kehidupan ekonomi C. kebahagiaan hakiki D. Sampel yang menjadi subjek data diambil berdasarkan jenjang kelas dengan rincian 15 siswa kelas X. Teknik pengumpulan data tersebut adalah .. strata 37. badan usaha. lapangan D. Keutuhan dan kebersamaan 34. Salah satu syarat topik yang baik yaitu cukup menarik untuk diteliti. Peneliti terjun secara langsung ikut serta menjadi bagian dari kegihupan mereka selama berbulan-bulan. Ketertiban dan keteraturan C. wilayah D. 15 siswa kelas XI. prinsip benar atau salah 33. berkaitan erat dengan isu-isu yang terjadi C. dan 15 siswa kelas XII. jumlah populasi masyarakat miskin. memiliki manfaat bagi masyarakat luas B. Keamanan dan kedamaian B. maupun koperasi. A. . Masyarakat membangun lembaga ekonomi dalam bentuk perusahaan.. kepustakaan C. mendorong semangat melakukan penelitian D. Teknik sampling tersebut dinamakan . Dengan demikan dia dapat memperoleh data empirik tentang suku Asmat. kelompok B. Kerukunan dan ketenteraman E.. jenis pekerjaan dan lamanya menempati wilayah tertentu. Kemakmuran dan kesejahteraan D. kuota C.. A. primer 36. Hasil pengumpulan data penelitain tentang kehidupan masyarakt miskin kota diperoleh dari data pemda setempat antara lain tentang penyebaran lokasi permukiman. menambah jumlah topik penelitian E. sekunder E. Dalam rancangan penelitian sosial yang perlu diperhatikan adalah pemilihan topik penelitian. ketertiban dan keamanan B.. artinya … A. kerukunan hidup bersama E.A. Sebuah penelitain dengan populasi yaitu semua siswa di SMA tertentu. Semua lembaga ekonomi tersebut dibangun untu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap . Seorang peneliti ingin mengetahui secara lebih mendalam tentang kehidupan suku Asmat yang ada di papua. acak E. laboratorium B. Data tersebut termasuk data … A..

1 dan 2 B. Menginformasikan tata cara melakukan kegiatan penelitan ilmiah C. obserbasi non partisipatif E.. Mendorong semangat untuk menyusun hasil penelitian E. A. 3 dan 4 39... obserbasi partisipatif D. peserta ulangan sebanyak 350 siswa D. Fungsi penulisan laporan hasil penelitian sosial sederhana bagi kepentingan praktis peneliti adalah . siswa mencapai kkm sebanyak 110 siswa C. A. wawancara berstruktur C. Membantu memecahkan masalah sosial yang ada dalam masyarakat D. 2 dan 3 D. paling banyak siswa mendapat nilai 80 E..A. A. 1 dan 3 C. siswa yang tidak mengikuti remedial 80 siswa B. Memudahkan dalam melakukan penelitan lanjutan . Memberikan pengalaman dalam melakukan kegiatan penelitian B.. Perhatikan pernyataan berikut! 1) Dapat mengamati perubahan perilaku kelompok 2) Memungkinkan pencatatan berbagai gejala dengan cepat 3) Tidak terbatas pada tingkat pendidikan tertentu 4) Teknik terbaik untuk mendapatkan data pribadi Sari pernyataan di atas yang menunjukkan kelebihan dari teknik wancara adalah .. kuesioner/engket tertutup B. Tabel nilai ulangan sosiologi kelas XI IPS-2 : Nilai Frekuansi Keterangan : Modus = 80 50 40 60 60 70 80 80 110 90 60 Jumlah 350 Dari modus yang ada pada tabel tersebut dapat diketahui bahwa . 2 dan 4 E. nilei terendah diperolah siswa 40 40. analisis isi media massa 38.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful