"Guru Masih Terlalu Dominan di Kelas" (Wakil Menteri Pendidikan Nasional) "JAKARTA, KOMPAS.

com - Proses belajar-mengajar di sekolah kerap membosankan dan tidak menyenangkan karena guru yang terlalu dominan di ruang kelas. 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa.' -- Fasli Jalal 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa,' kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal dalam diskusi panel Pendidikan Profesi Guru di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Sabtu (4/12/2010)" Pendidikan Network Salut Professor Fasli Jalal. Apa masalah utama dalam pelaksanaan pendidikan kita (selain korupsi), Yaitu 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa'. - Apakah kita mungkin dapat berharap anak-anak kita akan Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Indonesia dengan Pembelajaran-Pasif? Prioritas-prioritas pendidikan (selain memberantaskan korupsi) adalah:  Memperbaiki semua sekolah yang rusak dan ambruk supaya Standar Nasional yang lengkap dengan sarana/prasarana supaya aman, nyaman, dan kondusif untuk "semua pelajar" - "Puluhan ribu sekolah dalam keadaan rusak atau ambruk termasuk 70% sekolah di DKI Jakarta - Di Jakarta Saja, 179 Sekolah Tidak Layak Pakai! - Hampir 80% Gedung Sekolah di Pesawaran Rusak, dll","Jumlah ruang kelas (SD dan SMP) rusak berat juga meningkat, dari 640,660 ruang kelas (2000-2004 meningkat 15,5 persen menjadi 739,741 (2004-2008)." (ICW) - Kelihatannya makin lama makin banyak sekolah yang rusak! Ref: http://pendidikan.net/  Mengimplementasikan PAKEM (Pembelajaran Aktif dan Kontekstual) di semua sekolah supaya standar pembelajaran kita sesuai dan kompetitif dengan negara lain. Kapan kita akan menghadapi isu-isu yang terbukti meningkatkan mutu pendidikan? Pendidikan Yang Terbaik Masih Adalah: Pendidikan Berbasis-Guru yang Mampu dan Sejahtera, di Sekolah yang Bermutu, dengan Kurikulum yang Sesuai dengan Kebutuhan Siswa-Siswi dan "Well Balanced" (seimbang, dengan banyak macam keterampilan termasuk teknologi), yang Diimplementasikan secara PAKEM. ("Mampu" termasuk Kreatif) Ref: http://pendidikan.net/pakem.html  Menggunakan "Appropriate Technology" yang sudah ada di semua sekolah, yang terbaik, terjangkau, dan sangat meningkatkan kreativitas siswa-siswi maupun kreativitas guru (seperti di negara maju). Dengan rasio: "Sekarang Satu Komputer Untuk 2.000 Siswa". Jelas TIK (ICT) bukan solusinya, kan? http://teknologipendidikan.com/kebijakan-ict.html

Meningkatkan profesionalisme dan bertanggunjawaban guru untuk meningkatkan ilmu dan kemampuan mengajar sendiri - seperti guru profesional di negara lain. Guru adalah pelaksana pendidikan (dan paling penting) jadi kesejahteraan juga harus sesuai supaya tidak perlu "moonlighting" di tempat lain dan dapat fokus kepada tugasnya.  Meningkatkan Lapangan Kerja - Oleh lulusan yang Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Industri. Ini adalah isu yang sangat penting di Perguruan Tinggi juga di mana "60 Persen Lulusan PT Menganggur" dan dari 40% yang mendapat pekerjaan, berapa % mendapat pekerjaan yang memuaskan? http://menganggur.com/ Ref: http://Pendidikan.Net/5langkah.html Melaksanakan "Pembelajaran-Aktif" yang Gratis dan Standar Dunia (jangan sampai anakanak kita ketinggalan zamam terus - berbasis-hafalan). Pembelajaran-Aktif dan Kontekstual "Mengaktifkan Siswa Dalam Belajar :: Pembelajaran Aktif" dan "Learning and the Changing Needs of The 21st Century" Re: "Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa," Ini juga salah satu (dari banyak) masalah dengan Pembelajaran Berbasis-ICT dan yang lebih parah lagi adalah "E-Learning Dapat Membunuh Kreativitas!"

Model Pembaharuan pada Sekolah Menengah Umum : Pengalaman Indonesia
Keinginan untuk meningkatkan mutu Sekolah Menengah Umum di Indonesia merupakan perhatian utama dari Proyek Peningkatan Mutu Sekolah Menengah Umum (ADB Loan # 1360 INO). Proyek ini menekankan pada pengembangan sarana, persiapan bahan pengajaran dan dukungan konsultan dalam hal pelaksanaan kurikulum, pengembangan buku teks, peningkatan sistem ujian, peningkatan pelayanan penataran guru, peningkatan pembinaan guru, peningkatan supervisi akademik, perawatan preventif, merancang kembali dan melaksanakan program laboratorium bahasa, serta mengembangkan model pengembangan dan pelaksanaan manajemen Sekolah Menengah Umum. Kegiatan konsultasi untuk pengembangan model Sekolah Menengah Umum yang semula adalah untuk menciptakan beberapa sekolah model untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus.. Namun, kemudian tim konsultan ditugaskan untuk menangani kegiatan ini bersama-sama dengan staf Dikmenum dan semua menyetujui bahwa konsep sekolah model yang lama tidak efektif dalam melaksanakan pengembangan sekolah. Konsep baru bagi model "pengembangan sekolah" telah didiskusikan oleh para konsultan Internasional, konsultan Nasional

dan staf Dikmenum. Konsep "model" yang tradisional bergantung kepada gambaran sekolah yang sangat baik dan memperoleh tambahan input (uang, pelatihan, fasilitas dan sumber pembelajaran) menciptakan adanya model yang bagus yang akan ditiru oleh sekolah lain. Masalah yang terlihat jelas untuk pendekatan ini adalah bahwa sekolah biasa akan sulit untuk diubah menjadi sekolah yang bagus apalagi menjadi sekolah model. Masalah kedua adalah apabila input yang sama tidak diterapkan pada sekolah biasa, peniruan model tidak akan difasilitasi. Untuk lebih jelasnya mengenai hal ini lihat Lampiran A. Sebagai alternatif, mereka yang terlibat dalam sekolah model memilih untuk merencanakan langkah yang berbeda dalam pembuatan konsep pengembangan sekolah "model". Kunjungan ke beberapa sekolah di wilayah yang berbeda oleh para konsultan membawa hasil akan kayanya informasi mengenai prakarsa Sekolah Menengah Umum yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sekolah setempat. Usaha inovatif ini menunjukkan bahwa kemampuan untuk meningkatkan mutu sekolah basisnya ada pada tingkat sekolah. Dari sini jelas sekali terlihat oleh para konsultan, bahwa sekolah yang mengalami peningkatan dan pengembangan adalah yang dapat mewakili model pengembangan sekolah. Fokusnya adalah pada "proses" yang dialami oleh sekolah ketika mutu pendidikan meningkat. Apa yang terjadi di dalam sekolah yang membuat adanya pergeseran menuju kepada sekolah yang lebih efektif ? Dari sudut pandang ini konsep "model" pengembangan sekolah muncul. Perhatian kami ditujukan pada identifikasi apa yang terjadi di sekolah yang mengalami peningkatan atau perkembangan. Untuk menjawab pertanyaan tentang "proses" pembaharuan, para konsultan mengajukan usul untuk mempelajari sejumlah kecil sekolah yang telah mengalami perkembangan. Dengan mengadakan penelitian pada sekolah-sekolah tersebut, para konsultan berharap akan menemukan beberapa sebutan nama umum yang dapat digunakan untuk Pengembangan Sekolah Model atau yang biasa disebut "model pembaharuan". Dengan menganggap bahwa ada beberapa sebutan nama umum di antara sekolah-sekolah, ciri-ciri ini dapat dikembangkan menjadi model bagi sekolah lain. Jika demikian maka model tersebut adalah yang didasarkan pada pengalaman nyata pada sekolah-sekolah di Indonesia, sesuatu yang dapat ditiru dan dapat dikerjakan oleh sekolah-sekolah lain. Delapan Sekolah Menengah Umum dari Jawa Barat, D.I. Yogyakarta dan Jawa Timur, telah dipilih karena sekolah-sekolah tersebut telah menunjukkan beberapa tingkat perkembangan selama satu atau dua tahun terakhir ini. Tim konsultan mengadakan wawancara yang intensif dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, Orang tua siswa, Siswa dan Tokoh Masyarakat (lihat Lampiran B sekolah-sekolah yang berperan serta di dalam program dan Lampiran C untuk Pertanyaan Wawancara). Pada beberapa kasus, wakil dari Kandep juga diwawancarai. Setelah semua sekolah diwawancarai, data tersebut diringkas dan

semua yang terlibat dan masalah-masalah disampaikan untuk menjadi perhatian para pemegang peran melalui rapat. diskusi informal dan surat (kepada orang tua siswa) atau melalui kegiatan sekolah biasa (misalnya pada upacara bendera setiap hari Senin). Kepala Sekolah yang baru telah mencoba mengadakan penilaian mengenai kondisi sekolah baik secara formal maupun informal untuk merumuskan tujuan sekolah. Dengan adanya komunikasi yang lebih terbuka / transparan. Guru didukung untuk meningkatkan kualifikasi ke tingkat S1 dan didorong untuk melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi. Pada beberapa sekolah. Hirarki pengambilan keputusan telah ditetapkan dan menunjukkan keputusan apa dan oleh siapa yang diperoleh bagi masing-masing pemegang peran. Hal ini dapat menciptakan dasar yang kuat untuk mendukung pengembangan sekolah melalui peran serta para pemegang peran. Pada semua kasus. Memperhatikan Kebutuhan Guru : perhatian dan kemampuan sekolah terhadap hal ini dapat memberikan berbagai tingkatan motivasi pada guru. Karakteristik berikut ini menggambarkan tema biasa yang dapat dipelajari dari delapan model "Pengembangan Sekolah" (Pengembangan Sekolah Model). Untuk mencapai tujuan ini. Pengambilan keputusan bersama: secara umum para pemegang peran mengalami lebih banyak tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Para pemegang peran merasa lebih terlibat di dalam proses tersebut dan yakin bahwa Kepala Sekolah menghargai pendapat mereka. Dukungan dari kepala sekolah mengenai kenaikan pangkat bagi pegawai negeri dan kebutuhan pengembangan profesional . beberapa karakteristik mendasari pengembangan sekolah telah diamati. walaupun pemegang peran merasa bahwa keadaan sekarang lebih baik daripada sebelumnya. Tingkat pengambilan keputusan yang harus diambil oleh para pemegang peran berbeda antara satu sekolah dengan sekolah yang lain. Kebutuhan guru termasuk juga kesejahteraan pribadi. Pengembangan sekolah sebelumnya dibatasi oleh sedikitnya peningkatan sarana. Semua sekolah itu tampaknya kurang efektif atau hanya bertahan sebelum kehadiran Kepala Sekolah yang sekarang. Apabila kesejahteraan guru terjamin. guru dapat memberi perhatian yang lebih kepada pengajaran. Komunikasi yang lebih terbuka: secara umum komunikasi di antara para pemegang peran meningkat dari sebelumnya. maka para pemegang peran akan merasa lebih positif mengenai sekolah. Pada sekolah lain frekuensi dan kesempatan untuk menerima umpan balik sangat kurang. Ada beberapa perbedaan tingkat keterbukaan dan cara pendekatan yang dikomunikasikan pada setiap sekolah. pengembangan profesional dan bantuan dalam pengajaran. Seluruh pemegang peran mengalami peningkatan tanggung jawab dalam pengambilan keputusan dibandingkan dengan sebelumnya.dibandingkan sebagai pengalaman biasa.

Pertama. Mereka konsisten dengan studi lain mengenai sekolah yang efektif di seluruh dunia. Perhatian pemegang peran telah dikomunikasikan secara formal melalui rapat (misalnya rapat guru) atau secara informal melalui diskusi perseorangan dengan kepala sekolah. Yang akan diusulkan oleh para konsultan adalah kerangka kerja yang memberi pedoman pada proses pembaharuan (lihat Diagram 1). serta mengembangkan program pelatihan keterampilan (ekstra kurikuler) untuk mempersiapkan ke dunia kerja. BP3 adalah alat utama untuk saling bertemu bagi sekolah dan orang tua siswa. Memperhatikan Kebutuhan Siswa: sekolah yang memperhatikan kebutuhan siswa lebih diterima oleh siswa. memberikan waktu pengajaran tambahan untuk persiapan EBTANAS. Keterpaduan Sekolah dan Masyarakat: sekolah mempunyai peran sosial yang penting dalam masyarakat. siswa akan lebih termotivasi untuk pergi ke sekolah. Yang termasuk masyarakat dalam konteks ini adalah orang tua siswa dan masyarakat setempat. Bandingkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Lezotte (1989). Akhirnya beberapa sekolah menyediakan bantuan pengajaran langsung dengan mengalokasikan dana untuk bahan pengajaran. Usulan Model Pembaharuan Untuk Pengembangan Sekolah Mengembangkan model pembaharuan adalah tugas yang sulit karena proses pembaharuan adalah usaha yang multi-dimensional. Lockheed &Levin (1990). siswa dari kecamatan lain akan tertarik untuk bergabung. keinginan kepala sekolah untuk meningkatkan intensitas komunikasi di antara para pemegang peran merupakan . bahwa sekolah perlu dijadikan tempat yang menyenangkan bagi para siswa sehingga merasa betah berada di sana. orang tua dan masyarakat. Salah satu hasilnya adalah apabila kebutuhan siswa diperhatikan. Kebutuhan siswa termasuk pula peningkatan pengajaran.dikomunikasikan kepada guru. dua proses utama telah diidentifikasi. melibatkan siswa dalam pengambilan keputusan mengenai masalah-masalah mereka. and Squires. Huitt. Biasanya rekomendasi kepala sekolah dikaji ulang dalam rapat BP3 dan anggotanya memutuskan rekomendasi mana yang akan didukung sebagai masalah utama yang perlu didanai. Tidak ada satu model pun yang dapat menjelaskan dengan sempurna betapa rumitnya pengembangan sekolah. Semua sekolah yang melakukan pembaharuan yakin. Karakteristik di atas memberikan kerangka kerja dalam pembuatan model pembaharuan bagi Sekolah Menengah Umum. Dalam mengkajiulang data pada model "pengembangan sekolah" yang telah dipilih. Rekomendasi kepala sekolah didasarkan pada perhatian tersebut. siswa. & Segars. menambah kegiatan ekstra kurikuler. Dengan memberikan ketrampilan yang menarik dan peningkatan kegiatan ekstra. bahwa hal tersebut penting demi tercapainya tujuan pendidikan sekolah. namun tercermin dalam pemikiran guru. orang tua siswa dan masyarakat. pengembangan perpustakaan dan mengizinkan guru untuk lebih kreatif didalam kelas.

misalnya kemitraan dan suasana kekeluargaan untuk menggambarkan adanya hubungan yang baru di sekolah. Model Pembaharuan untuk Pengembangan Sekolah Salah satu keuntungan dari model ini adalah apabila sekolah sudah mencapai tingkat-tingkat komunikasi terbuka yang optimal dan pengambilan keputusan bersama. Kedua proses tersebut menyebabkan adanya tanggung jawab yang lebih besar bagi para pemegang peran. pendekatan ini membuat pengembangan sekolah dapat tetap dilanjutkan meskipun kepala sekolah yang baru. sekolah dapat menjadi mandiri. Komponen yang lain akan didiskusikan secara rinci pada bagian berikutnya. Ketika Sekolah Menengah Umum berjalan menuju peningkatan mutu berbasis sekolah) hal ini menunjukkan kepada sekolah bahwa proses pengembangan akan tercapai. Diagram I. Menciptakan Komunikasi Terbuka Di Antara Para Pemegang Peran Salah satu elemen inti untuk mendorong pengembangan sekolah adalah kesempatan bagi pemegang peran untuk menanyakan pandangan-pandangan dan . Model ini merupakan tinjauan yang menyeluruh terhadap semua yang terlibat dalam proses pengembangan kondisi untuk pembaharuan di sekolah. Pemegang peran menggunakan berbagai istilah. dalam menggambarkan tanggung jawab pengambilankeputusan oleh para pemegang peran mengakibatkan pemecahan masalah yang lebih cepat dan membebaskan kepala sekolah untuk berfungsi sebagai fasilitator dalam pengembangan sekolah (lihat insert B).alat untuk mengundang mereka untuk menjadi mitra dalam transformasi sekolah (lihat insert A). Hal ini secara tidak langsung menyatakan bahwa kepala sekolah berfungsi sebagai koordinator pada fungsi sekolah yang berbeda. Dalam sistem pendidikan di mana kepala sekolah secara periodik diganti. Insert A. Kedua. Masalah utama adalah arah pengembangan sekolah dan identifikasi sumber keuangan untuk membantu pengembangan sekolah yang dapat berjalan terus menerus dalam kegiatan kepala sekolah. Kesadaran yang lebih tinggi tentang berbagai masalah dan pandangan para pemegang peran dapat menciptakan peluang untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh sekolah dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan. baru diperkenalkan dengan sekolahnya. Hal ini meningkatkan motivasi dan jati diri para pemegang peran.

Kepala sekolah dan para guru mendukung adanya diskusi informal dengan orang tua siswa. Kepala sekolah yang mengkaji ulang anggaran sekolah bersamasama dengan para guru. kepala sekolah. Kepala sekolah menerima input dari semua pemegang peran dan mempresentasikannya kepada guru. Masalah mendasar yang dirasa perlu untuk diperhatikan oleh kepala sekolah adalah menetapkan peran guru. Guru merasa bahwa mereka sebagai mitra dalam pengembangan mutu sekolah. Anggaran sekolah didiskusikan secara terbuka dan input bagaimana menyesuaikan anggaran agar tujuan sekolah dapat tercapai.pertukaran gagasan. Hal ini bervariasi antara satu sekolah dengan sekolah yang lain dari satu kali dalam seminggu sampai satu kali dalam satu cawu. Para Guru mampu mengkomunikasikan perhatian dan bertukar gagasan pada rapat rutin yang telah dijadwalkan dengan Kepala Sekolah. Guru mempunyai kebebasan untuk bertukar pandangan. Melalui dialog ini dapat dicapai pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan pemegang peran yang berbeda-beda dan dasar untuk mencoba memecahkan masalah yang biasa terjadi dan juga memecahkan konflik akan kebutuhan diantara mereka. Masalah-masalah pengembangan yang berhubungan dengan program akademik telah diperhatikan di sekolah. Hal lain telah mengacu pada rekomendasi BP3. Siswa diundang untuk terlibat dalam diskusi dengan kepala sekolah dan guru. Biasanya. Harapan dan tanggung jawab telah ditetapkan sehingga setiap orang mempunyai pemahaman yang jelas. Model Pengembangan Sekolah memperoleh pengalaman dalam keterbukaan dan transparansi di beberapa SMU. menemukan dukungan lebih untuk pelaksanaan program. namun ada rasa enggan dan rasa malu dari siswa. Rasa turut memiliki menambah minat dan peran serta dalam program. Perbedaan pendekatan di antara sekolah untuk komunikasi tercermin dari pilihan kepala sekolah. khususnya apabila pandangan guru diperhatikan dalam penyusunan program. Juga memberikan tema umum bagi pengembangan sekolah. Berdasarkan kondisi sekolah yang ada. Dukungan dan kemauan kepala . guru dan orang tua siswa mengembangkan misi dan visi yang memperhatikan kebutuhan dan aspirasi para pemegang peran. Hal ini menciptakan adanya arah dan tujuan bagi para pemegang peran. siswa dan anggota masyarakat melalui pertemuan pribadi dan kegiatan sekolah atau masyarakat. Komunikasi yang terbuka memberikan kesempatan kepada para guru untuk diperlakukan sebagai profesional dan memperoleh penghormatan yang patut diterima oleh para guru. kepala sekolah mengadakan rapat rutin untuk mendiskusikan masalahmasalah yang dihadapi oleh sekolah. termasuk juga pandangan yang bertentangan dengan sudut pandang kepala sekolah. siswa dan orang tua siswa. Kepala Sekolah mengumpulkan dukungan dari diskusi dengan para guru dalam usaha pengembagnan sekolah untuk menerima umpan balik dan mengusulkan alternatif pendekatan dan juga masalah-masalah pengembangan lainnya.

sekolah untuk mendengarkan para siswa dapat memberikan dorongan kepada mereka. Melalui rapat "OSIS", siswa belajar mengutarakan pendapat-pendapat dalam suasana yang nyaman dan belajar mengatasi masalah-masalah yang melibatkan mereka dengan cara yang terorganisasi. Juga melalui organisasi siswa, para siswa dapat mengutarakan pandangan-pandangan dan mengusulkan berbagai saran. Perhatian Para Orang Tua Siswa ditujukan untuk peningkatan komunikasi. BP3 berfungsi sebagai alat untuk melibatkan para orang tua siswa dalam berbagai prakarsa untuk pengembangan. Jadwal pertemuan-pertemuan BP3 merupakan sarana komunikasi dengan berbagai anggota di sekolah. Program yang paling efektif adalah dengan rapat sebanyak empat kali dalam setahun dan menginformasikan kepada anggota mengenai kegiatan pengembangan pada setiap rapat. Orang tua siswa dapat menyampaikan perhatian mereka, bertanya dan mengkaji ulang pengeluaran untuk program-program yang disponsori oleh BP3 . Anggota memilih proyek yang akan dilaksanakan dengan mengambil suara terbanyak bagi pilihan yang ada. Begitupun juga mempunyai kesempatan untuk berbicara kepada Kepala sekolah dan guru secara informal. Tokoh Masyarakat mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk mendiskusikan masalah-masalah sekolah dan masyarakat dengan kepala sekolah dan BP3. Tokoh masyarakat diundang pada rapat sekolah ketika masalah tertentu yang berkaitan dengan masyarakat akan diselesaikan. Tokoh masyarakat merasa lebih enak berbicara dengan kepala sekolah dan guru secara informal. Terdapat hubungan informal yang kuat yang ada di antara guru dan staf dalam hidup di tengah masyarakat dan sebagai anggota masyarakat. Melalui interaksi formal dan informal, anggota masyarakat menganggap sekolah sebagai komponen penting bagi pengembangan masyarakat. Seorang tokoh masyarakat menjelaskan bahwa tanpa adanya sekolah masyarakat perkebunan karet yang dulu akan ketinggalan. Insert B Berbagi tanggung jawab di antara para pemegang peran Keberhasilan Pengembangan Sekolah Model dapat ditandai dengan terlaksananya praktek pembagian pengambilan keputusan bersama di sekolah. Dengan pembagian tanggung jawab di antara para pemegang peran, kepala sekolah dapat lebih memberi perhatian pada hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan sekolah dan strategi pendanaannya untuk pengembangan sekolah. Aspek lain dari pembagian tanggung jawab dalam pengambilan keputusan adalah memprofesionalkan staf serta mengajak mereka untuk bekerja lebih baik lagi. Rasa menghargai diri sendiri dan percaya diri dapat menggantikan sikap pesimis. Peran Kepala Sekolah bergeser dari pengawas menjadi fasilitator. Dengan memberikan tanggung jawab kepada wakil kepala sekolah dan para guru dari hari ke hari, memungkinkan bagi kepala sekolah untuk memfokuskan tenaganya pada peningkatan program-program akademik dan cara-cara untuk mencapainya. Dia juga dapat memberi perhatian lebih pada pembentukan hubungan antara orang tua

siswa dan masyarakat. Para Wakil Kepala Sekolah diharapkan dapat bertanggung jawab penuh dalam pengambilan keputusan untuk bidangnya. Masalah-masalah yang terjadi di sekolah yang tidak dapat diselesaikan oleh lainnya akan diperhatikan. Pada kasus yang jarang terjadi, dan masalah yang tak dapat diatasi dibawa ke tingkat yang lebih tinggi untuk menjadi perhatian kepala sekolah. Dengan melaksanakan peran ini para wakil kepala sekolah memperoleh ketrampilan kepemimpinan dan pengalaman-pengalaman yang menjamin kesinambungan pengembangan sekolah meskipun kepala sekolah berhalangan untuk suatu kurun waktu tertentu. Para Guru diberikan tanggung jawab yang lebih untuk peningkatan pengajaran dan kreatifitas di dalam kelas. Kepala sekolah dan staf pengawas lainnya siap untuk berdiskusi dengan para guru mengenai pendekatan inovasi di dalam kelas. Bersama-sama mereka dapat mengevaluasi efektifitas pendekatan dan membuat keputusan untuk keterlaksanaannya. Guru juga terlibat dengan siswa yang bermasalah secara lansung. Apabila dibutuhkan, guru dapat meminta orang tua siswa untuk berkunjung ke sekolah atau guru yang mengunjungi orang tua siswa. Dengan pemberian tanggung jawab yang lebih terhadap pencapaian akademis siswa, para guru terlatih untuk menjadi profesional dari pada hanya sebagai pegawai. Siswa diberi kesempatan untuk mendiskusikan dan menyampaikan usulan yang berkenaan dengan mereka melalui OSIS. OSIS terdiri atas wakil dari setiap kelas dan kepala sekolah memimpin pertemuan. Wakil dari tiap kelas menyampaikan masalah-masalah yang perlu diperhatikan pada rapat OSIS. Mereka mendiskusikan hal tersebut dan berusaha mencari cara pemecahannya. OSIS memperhatikan usulan kegiatan yang berfokus pada keinginan dan minat siswa. Hal-hal yang dapat membawa pengaruh terhadap sekolah akan dibicarakan oleh Kepala sekolah dengan para guru. Masalah-masalah lain yang tidak menyangkut akademik akan disampaikan kepada BP3 untuk dipertimbangkan. Konsep yang diterapkan OSIS berhasil memecahkan beberapa masalah pengembangan yang penting. Pertama, hal tersebut membawa siswa menuju usaha pengembangan sekolah dengan memberi perhatian pada kebutuhan mereka serta menginformasikan kepada sekolah akan pandangannya terhadap pengembangan sekolah. Kedua, OSIS berfungsi sebagai contoh kehidupan bernegara di mana siswa belajar berorganisasi dan mengerti struktur politik. Hal ini juga merupakan pengalaman pembelajaran aktif dalam pendidikan bernegara. Ketiga, memperkenalkan dan mengembangkan potensi mereka dalam peran kepemimpinan di sekolah atau yang lebih dari itu. Para Orang Tua Siswa lebih termotivasi dan berkeinginan untuk memberi sumbangan dalam kegiatan pengembangan sekolah pada saat diberi tanggung jawab dalam mengambil keputusan dan monitoring terhadap kegiatan sekolah yang didanai oleh BP3. Program-program BP3 yang efektif membuat para orang

tua mengkaji ulang anggaran dan usulan perubahan, memilih usulan proyek sekolah yang diharapkan untuk didanai tahun ini, serta memonitor pelaksanaan dan pendanaan proyek tersebut. Para orang tua siswa berharap sumbangan BP3 dapat dimanfaatkan dengan tepat dan efisien. Tokoh Masyarakat tidak secara langsung terlibat dalam keputusan-keputusan yang berbasis sekolah, namun mempunyai peran penting di luar sekolah. Dalam beberapa Model Pengembangan Sekolah, peran serta para tokoh masyarakat di sekolah dan rapat BP3 dapat berperan baik sebagai orang tua, peserta biasa ataupun undangan. Dengan berpartisipasi mereka dapat memberi informasi dan sumbangan dalam rapat pengambilan keputusan. Dengan melibatkan tokoh masyarakat, pegawai Depdikbud, pegawai pemerintah daerah dan tokoh usahawan setempat dalam diskusi sekolah mengenai peningkatan mutu, kepala sekolah tidak hanya mampu menjadi pendengar yang baik terhadap persoalan yang terjadi di sekolah, namun juga memperoleh bantuan dalam masalah lingkungan dan pembentukan kerja sama kemitraan demi kelanjutan terhadap dukungan sekolah. Pada bagian berikut ini disampaikan inti temuan dari penelitian yang dilakukan pada sekolah-sekolah yang menjadi Model Pengembangan seperti tergambar pada Diagram 1 Model Pembaharuan dalam Pengembangan Sekolah. Kepala Sekolah: kepala sekolah merupakan pribadi yang menjadi inti dalam peningkatan dan pengembangan sekolah. Para Konsultan melihat bahwa dalam Pengembangan Sekolah Model kepala sekolah mempunyai keinginan untuk memperbaharui sekolah. Tujuannya adalah memperhatikan kebutuhan pembelajaran siswa. Hal ini merupakan inti dari berbagai usaha pengembangan. Kepala sekolah memandu pemegang peran menuju pengembangan visi dan misi sekolah. Melalui diskusi yang diadakan bagi guru dan orang tua siswa, tujuan tertentu telah teridentifikasi untuk tiap tahun pelajaran. Melalui berbagai alat komunikasi, kebutuhan guru dan siswa telah diketahui dan dimasukkan dalam rencana pengembangan. Sebagai pemimpin dalam pengajaran, kepala sekolah menetapkan peranan dari setiap pemegang peran (orang tua siswa, siswa, guru, dan staf). Standar kedisiplinan telah dibuat dan didiskusikan sehingga tiap orang mengetahui pentingnya menciptakan lingkungan belajar. Untuk membantu kepala sekolah, pihak-pihak lain telah diundang untuk memikul bersama tanggung jawab bagi keseluruhan pengembangan sekolah. Guru diberi keleluasaan untuk mengawasi yang lebih dalam proses pembelajaran, namun harus menunjukkan adanya peningkatan prestasi siswa. Gagasan-gagasan telah didiskusikan dengan kepala sekolah lalu diujicobakan. Program yang berhasil akan dilanjutkan, yang tidak berhasil akan dibatalkan. Pemberian kesempatan kepada guru untuk menguji gagasan-gagasan baru mendukung sejumlah pengembangan kritis. Guru dianggap sebagai orang yang profesional dan menganggap sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang dinamis dan tidak membosankan. Pada akhirnya,

penyediaan laboratorium komputer dan perlengkapan audio-visual. Siswa bertanggung jawab dalam belajar sedangkan yang lainnya membantu mereka. Beberapa kepala sekolah membentuk OSIS yang terdiri atas wakil-wakil dari . Bahasa Inggris. agar sekurang-kurangnya berpendidikan S1. mulai dari kegiatan olahraga. program pelatihan ketrampilan untuk persiapan kerja (komputer. tambahan sumber perpustakaan. Melalui proses ini. metode pengajaran dan bahan pengajaran yang tepat dan efektif akan memperkuat prospek keberhasilan siswa. Semua sekolah menitikberatkan pada peningkatan pendidikan guru. Untuk mendorong motivasi guru. yaitu : kesejahteraan guru. Peran serta siswa dalam pengambilan-keputusan merupakan sarana lain untuk memotivasi siswa. pemberian honor tambahan untuk kelebihan jam mengajar atau mengikuti pelatihan khusus. Hal ini dapat bervariasi. Selain mempunyai pemahaman umum mengenai peranan pendidikan. kebutuhan guru dapat diketahui dan dukungan yang memadai diperlukan dari kepala sekolah dan para orang tua siswa. Mendukung mereka dalam berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah sangat penting. Prestasi siswa tergantung pada banyak faktor. Hal ketiga adalah memperhatikan penyediaan bahan tambahan untuk mata pelajaran yang diajarkan. Pertanian dan botani). Kebutuhan guru: guru merupakan dasar bagi semua usaha pendidikan. peningkatan laboratorium bahasa dan IPA. semua itu perlu diperhatikan. pengembangan profesional dan bantuan dalam pengajaran. Semua sekolah model menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. makan siang gratis. Salah satu yang sangat menentukan adalah motivasi belajar. hal itu merupakan pesan yang kuat kepada siswa. Kesejahteraan guru dapat ditingkatkan melalui pemberian biaya transport. Model pembaharuan mencatat adanya keterbukaan dalam komunikasi antara kepala sekolah dan para pemegang peran lainnya. Guru dan kepala sekolah menaruh harapan yang tinggi terhadap masing-masing siswa. Oleh karena itu pencapaian hasil belajar siswa merupakan perhatian utama dalam semua usaha pengembangan. Hal ini dapat tercapai melalui peranan yang jelas dari masing-masing pemegang peran termasuk siswa dan orang tua siswa. Apabila seluruh pemegang peran mempunyai pandangan yang sama mengenai pentingnya pembelajaran. Pengalaman dari Pengembangan Sekolah Model memperjelas adanya beragam cara untuk membantu guru. Kepala sekolah mempunyai perhatian lebih dalam pengembangan profesional guru dengan mengkaji-ulang kriteria kenaikan pangkat pegawai negeri dan membantu guru dalam hal ini dan mendukung semua jenjang pelatihan. pendidikan keagamaan. keajegan dalam memberikan perhatian untuk keberhasilan siswa. Rencana lainnya yang dapat memberikan motivasi adalah penambahan kegiatan ekstra kurikuler yang menarik bagi siswa. Kebutuhan Siswa: Tujuan utama sekolah adalah memberikan pendidikan yang baik bagi generasi muda Indonesia. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan.hal ini akan membuat guru merasa diberdayakan.

namun program yang paling efektif dapat memberikan pertanggungjawaban terhadap organisasi dalam memutuskan program mana yang akan didanai. Dengan memperhatikan minat pendidikan dan pribadi siswa. Motivasi orang tua siswa sangat tinggi ketika mereka diberi tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Keterpaduan Masyarakat: Orang tua siswa dan masyarakat setempat sering kali tidak dilihat sebagai aset yang berharga dalam peningkatan mutu pendidikan. Beberapa sekolah mencatat adanya kenaikan sumbangan dari orang tua siswa walaupun mengalami masa krisis ekonomi di tahun 1997-1998. Satu hasil penting yang tersirat namun belum diteliti adalah bahwa sekolahsekolah tersebut sebelumnya hanya menarik bagi siswa di Kecamatan yang bersangkutan. Hal ini akan diikuti dengan pembentukan komite (yang beranggotakan para pemegang peran) yang akan mengawasi pelaksanaan program. Beberapa usulan kegiatan. Tetapi sekarang ini.setiap kelas untuk mendiskusikan kepada kepala sekolah apa yang menjadi perhatian siswa. Dalam hal ini siswa mengidentifikasi sendiri apa kebutuhan mereka yang dapat memberi sumbangan kepada pengembangan sekolah. serta pengusaha setempat. Hal ini merupakan masalah penting bagi semua sekolah. pelaksanaannya menjadi tangung jawab siswa. Pada umumnya kepala sekolah menerima masukan dari para pemegang peran mengenai cara meningkatkan sekolah. Dinding atau pagar yang mengelilingi lingkungan sekolah merupakan simbol yang menyatakan bahwa sekolah adalah tempat belajar bagi siswa. tampak bahwa sekolah menerima penghargaan dan perhatian masyarakat luas. Dengan melibatkan orang tua siswa. Selain para orang tua siswa. kantor pendidikan dan pemerintah. Terdapat variasi fungsi BP3. Masalah-masalah lain yang juga menjadi perhatian dari semua sekolah adalah kebutuhan akan adanya lingkungan yang aman bagi siswa (dan guru) untuk datang ke sekolah. Berdasarkan dana yang tersedia (dan sumbangan khusus dari orang tua siswa dalam hal-hal tertentu). sekolah dapat menarik perhatian siswa dari Kecamatan atau daerah lain. Gagasangagasan tersebut akan dirumuskan untuk menjadi program-program oleh kepala sekolah dan dipresentasikan kepada BP3 untuk disetujui. Semua sekolah menyatakan adanya kebutuhan akan adanya pagar yang dapat melindungi mereka dari hewan maupun orang yang tidak diinginkan serta mencegah siswa berkeliaran di luar. Biasanya kepala sekolah dan guru ingin mendiskusikan masalah-masalah yang terkait dengan upaya untuk meningkatkan mutu pembelajaran. wakil masyarakat dapat pula berperan serta dalam rapat tersebut khususnya apabila bantuan mereka dibutuhkan untuk suatu proyek. sekolah memperoleh sumber tambahan baik dalam hal dukungan pendidikan maupun sumber-sumber keuangan tambahan untuk pengembangan sekolah. Kepala sekolah berfungsi sebagai penasihat pada keseluruhan proyek ini. Pada . anggota BP3 memutuskan program mana yang akan dilaksanakan pada tahun tersebut.

Virginia.sekolah lain.M.M (1990).E. ada dua sekolah yang menerima bantuan dari Pemda setempat untuk memperbaiki gerbang sekolah. Kemungkinan pencarian sumber dana secara lokal dapat membantu sekolah sehingga mereka tidak tergantung pada Depdikbud dalam pemenuhan semua kebutuhan mereka. Eds. Para konsultan tersebut telah bertemu dengan Bapak Budiono and Bapak Totok untuk mendiskusikan tentang perhatian dan visi untuk menentukan kebijakan. H. Lockhead. L. Beberapa model "pengembangan sekolah" memperoleh keuntungan dengan bekerja sama dengan Kandep Dikbud dan Pemerintah Daerah setempat dalam mendukung program pendidikan atau meningkatkan lingkungan sekolah. Association for Supervision and Curriculum Development. Dalam pertemuan para konsultan Pengembangan Sekolah Model. Effective Schools Research Model for Planned Change.. J. & Levin. Effective Schools Products. Umaedi (1999) Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah.A. DC Squires. July 1989. Limited. Sebagai contoh. Alexandria. & Segars. konsep tersebut . Directorate Jenderal Pendidikan Dasar dan Menegah. Effective Schools and Classrooms : A Research-Based Perspective.E. Sekolah lain memperoleh bantuan dari pengusaha setempat dalam mendanai pembangunan tembok sekeliling sekolah.W (1989). Ketersediaan dana yang dapat dimanfaatkan segera dapat memberi peluang bagi sekolah untuk merencanakan pengembangan berikutnya dan pada saat yang sama terdapat kesinambungan di tingkat sekolah. H.G.K. Indonesia. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. W. D. M.. Chapter 1 in Effective Schools in Developing Countries. Februari 1999) Lebih dari 6 bulan kami telah menempatkan beberapa orang konsultan international untuk menangani pengembangan konsep sekolah model. mereka cenderung untuk memberi sumbangan yang lebih banyak setelah mengetahui bahwa dana tersebut dimanfaatkan secara langsung untuk membantu sekolah. Michigan Okemos. Directorate Pendidikan Menengah Umum. BP3 setuju untuk menurunkan sumbangan bulanannya karena menurunnya pendapatan orang tua siswa selama masa tersebut. Lockheed. Levinand M. Jakarta LAMPIRAN A Peninjauan Kembali Konsep Pengembangan Sekolah Model (Suatu Konsep Baru untuk Direktorat Menengah Umum. Falmer Press. "Creating Effective Schools". Huitt. Ketika anggota BP3 diberi tanggung jawab untuk menyetujui dan memonitor pemanfaatan dana. Referensi Lezotte. Washington.

Karena sekolah yang bagus ini dikembangkan terus menerus dan bergantung pada kontribusi dari orang tua siswa serta masyarakat yang dermawan.  Ketika menerima bantuan dalam merubah sekolah yang baik menjadi sekolah "model". Namun ketika bantuan dihentikan. Sebagai contoh adalah pengalaman-pengalaman pada SMU Plus. Hal ini menimbulkan masalah karena masukan yang sama dibutuhkan juga oleh sekolah lain yang ingin berkembang. para orangtua dan masyarakat. 2. karena pengembangan sekolah didasarkan pada sumber setempat yang tersedia da . Kekakuan ini melemahkan kemampuan pemindahan model. yang mutunya ditetapkan oleh kantor pusat. Perhatian harus diberikan pada sekolah biasa. Kontribusi semacam ini penting bagi sekolah.  Sekolah "model" mewakili situasi yang ideal. para siswa. Pandangan tradisional tersebut mendukung untuk mengidentifikasi sekolah yang sangat bagus. para guru. Model harus dapat ditiru. Kriteria pengembangan dari sudut pandang yang baru adalah sebagai berikut: 1. mutu sekolah ikut meningkat.dikembangkan lebih lanjut dan rencana pelaksanaan telah dipersiapkan oleh Pak Simon Ju. Hal-hal tersebut tidak mempertimbangan keistimewaaan kepala sekolah. Ini mewakili pendekatan dari atas ke bawah. dan mengembangkannya agar memenuhi persyaratan untuk menjadi sekolah yang "ideal".  Pengembangan sekolah "model" memerlukan tambahan masukan seperti fasilitas. Karena hal ini bukan suatu kasus. Keanekaragaman lingkungan di Indonesia mempersulit perhatian untuk semua kondisi. Sehingga perlu dikembangkan model yang sangat umum atau model yang banyak. peniruan tidak mungkin dilakukan. Yang perlu diperhatikan disini adalah kesinambungannya. bentuk peniruan karakteristik semacam ini sulit dilakukan di sekolah biasa. lalu kemudian mencapai kondisi yang lebih ideal untuk konsep sekolah "model". sehingga mempunyai keuntungan yang jelas dibanding sekolah biasa. sumber-sumber pengajaran dan dana untuk mendukung upayaupaya ekstra yang dilakukan oleh guru. Empat diantara beberapa alasannya adalah:  Biasanya sekolah yang sangat bagus dipilih sebagai "sekolah model". Konsep ini berawal dari konsep tradisional yang cukup penting mengenai "sekolah model". mutu tidak dapat dipertahankan. Pertama-tama sekolah biasa perlu dikembangkan menjadi sekolah yang bagus. Kenyataan ini memaksa para konsultan untuk memandang model dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Dari diskusi lebih lanjut ternyata bahwa pendekatan ini tidak pernah berhasil untuk dilaksanakan.

meningkatkan kualitas pendidikan serta sebagai alat atau cara baru dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam kegiatan pendidikan. Inovasi dapat berupa ide. 1. Dengan demikian metode baru atau cara baru dalam melaksanakan metode yang ada seperti dalam proses pembelajaran dapat menjadi suatu upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran. inovasi merupakan genus dari change yang berarti perubahan. Sementara itu inovasi dalam teknologi juga perlu diperhatikan mengingat banyak hasilhasil teknologi yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Contoh bidangnya adalah : o Managerial o Teknologi o Kurikulum  Menurut Miles karakteristik inovasi adalah o Deliberate o Novel o Specific o Direction to goal attaintment  Aspek pokok yang mempengaruhi inovasi adalah : o Struktur o Prosedur o Personal Inovasi yang berbentuk metode dapat berdampak pada perbaikan. practice or object thatperceived as new by an individual or other unit of adoption.  Praktisi Pendidikan dapat dikelompokan ke dalam : 1. Principal 2. dalam pendidikan Administrator (Kepala dan Pengawas lebih mudah menerima inovasi disbanding guru karena : 1. prosedur supervise serta pengelolaan informasi pendidikan yang dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan pendidikan. Azis Inovasi berarti mengintrodusir suatu gagasan maupun teknologi baru.Inovasi Pendidikan Pengertian Inovasi Pendidikan  Inovasi adalah an idea. karena peran yang dimainkan dalam melaksanakan kegiatan pendidikan berbeda dan lingkungan kerja yang sering dijalani masing-masing juga berbeda  Menurut Ernest R House. Teacher  Dalam hal penerimaan atau sikap terhadap perubahan dua kelompok ini mempunyai pandangan dan sikap yang tidak selalu sama. seperti penggunaannya untuk teknologi pembelajaran. Menurut Prof. proses dan produk dalam berbagai bidang. Superintendent 2. Sosial interaction inhibit diffusion across professional boundaries 2. Administrator terdiri dari : 1. Teacher remain isolated in classroom which does not enhance the diffusion of new idea within the profession .

3) Clients needs for innovation 3. Extent of Change agents (upaya promosi) Keinovatifan Dan Kategori Penerima Inovasi Keinovatifan (Innovativeness) adalah the degree to which an individual or other onit of adoption is relativelyearlier in adopting new ideas than other member of a system (Everett M Roger)  Kategori Adopter : 1. to a decision to adopt or reject. only bits and pieces 4.yang nampak dari keuntungan ekonomis. Tipe keputusaninovasi (optional. Trialibility 5. Passive adopter  Dalam konteks Indonesia. Keadaan dimana hasil suatu inovasi dapat dilihat orang lain.to forming an attitude toward the innovation. 4. Mass media lebih penting/efektif untuk adopter pemula Atribut Dan Sumber-Sumber Inovasi  Terdapat lima atribut inovasi : 1. Compatibility 3. Keadaan dimana suatu inovasi dipandang konsisten dengan nilai-nilai yang ada. Innovator . 2) Previously introduces idea. Relative Advantage 2. Kondisi dimana inovasi dipandang lebih baik dari ide sebelumnya. otoritas) 1. Never adopt innovation as a whole. to implementation of the new ide.3. pengalaman masa lalu. Observability  Penjelasan : 1. tingkat hubungan sosial) 3. Keadaan dimana suatu inovasi dapat diuji secara terbatas. and to confirmation of this decision Prinsip-prinsip Komunikasi dalam proses inovasi 1. inovasi pendidikan umumnya merupakan suatu gerakan yang bersifat top down. dan kebutuhan potensil adopter. oleh karena itu proses inovasi dapat dimaknai sebagai proses keputusan Inovasi (Innovation decision Process). di sini ada unsure keputusan yang mendasarinya. Mass media lebih penting/efektif pada tahap Knowledge 2. Complexity 4.dalam arti inisiatif dalam melakukan inovasi selalu dating dari pihak pemerintah Proses Inovasi Proses Inovasi berkaitan dengan bagaimana suatu inovasi itu terjadi. kolektif. kondisi ini berhubungan positif dengan tingkat adopsi. Menurut Everett M Rogers proses keputusan inovasi adalah the process through which abn individual (or other decision making unit) passes from first knowledge of an innovation. atau cara lainnya 2. Nature of Sosial system ( Norma. Keadaan ini berpengaruh negatif terhadap tingkat adopsi. Komunikasi interpersonal lebih penting/efektif pada tahap Persuasion 3. atau inovasi itu dipandang sesuai dengan : 1) Socio cultural value and belief. pemberian status. Kondisi ini berhubungan secara positif dengan tingkat adopsi  Disamping hal tersebut di atas tingkat adopsi juga dipengaruhi oleh : 1. Communication (Saluran komunikasi) 2. 5. Keadaan dimana inivasi dipandang secara relative sulit difahami dan digunakan.

risky o Kosmopolitan 1. 2. the rash. seldom lead 1. Late majority 5. Innovator : o Very eager to try new ideas o Desire the hazardous. Laggards Ciri-cirinya : 1. Early adopter o Lokalist o Has the greater degree of opinion leader (berperan to decrease uncertainty about new idea by adopting it) 1. Laggards o Reference to the past. Late majority o Adopt after average number of sosial system o Approach innovation with skeptical 1. including in decision making o Traditional o Suspicious to innovation and change agent . thedaring. Early majority 4. Early adopter 3. Early Majority o Deliberate before adopting a new idea o Follow with deliberate willingness in adopting innovation.

Berdasarkan uraian tersebut. A. perubahan yang terjadi bukan hanya menuju ke arah kemajuan. ideologi. Perubahan cepat disebut juga dengan revolusi. kebudayaan. Perubahan Lambat dan Perubahan Cepat Perubahan lambat disebut juga evolusi. maka bentuk yang sederhana tersebut akan berubah menjadi kompleks. sikap. dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Contoh perubahan evolusi adalah perubahan pada struktur masyarakat. Berdasarkan sifatnya. Perubahan tersebut terjadi karena usaha-usaha masyarakat dalam menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan dan kondisi-kondisi baru yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat. dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan unsur-unsur atau struktur sosial dan perilaku manusia dalam masyarakat dari keadaan tertentu ke keadaan yang lain. Modifikasi-modifikasi tersebut terjadi karena sebab-sebab intern atau sebab-sebab ekstern. Gillin dan Gillin menyatakan bahwa perubahan sosial sebagai suatu variasi dari caracara hidup yang telah diterima. Ada kalanya perubahan-perubahan yang terjadi berlangsung demikian cepatnya. Samuel Koenig menjelaskan bahwa perubahan sosial menunjuk pada modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia. namun karena masyarakat mengalami perkembangan. Berikut ini beberapa ilmuwan yang mengungkapkan tentang batasan-batasan perubahan sosial. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial Budaya dan Penyebabnya Perubahan sosial budaya dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk berikut ini. Suatu masyarakat pada masa tertentu bentuknya sangat sederhana. sehingga membingungkan manusia yang menghadapinya. Perubahan sosial yang terjadi memang telah ada sejak zaman dahulu. termasuk di dalamnya nilai-nilai. 1. Selo Soemardjan menjelaskan bahwa perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang memengaruhi istem sosialnya. dinamika dan komposisi penduduk. yaitu perubahan . namun dapat juga menuju ke arah kemunduran. baik karena perubahan kondisi geografis. ataupun karena adanya penemuan-penemuan baru di dalam masyarakat.PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DALAM MASYARAKAT Setiap masyarakat dalam kehidupannya pasti mengalami perubahan-perubahan.

Adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat tersebut. . Harus bisa memanfaatkan momentum untuk melaksanakan revolusi. d. Terjadinya proses revolusi memerlukan persyaratan tertentu. Berikut ini beberapa persyaratan yang mendukung terciptanya revolusi. Sebaliknya. Harus ada tujuan gerakan yang jelas dan dapat ditunjukkan kepada rakyat. serta menegaskan rasa tidak puas masyarakat dan keinginan-keinginan yang diharapkan untuk dijadikan program dan arah gerakan revolusi.sosial mengenai unsur-unsur kehidupan atau lembaga-lembaga kemasyarakatan yang berlangsung relatif cepat. Perubahan Kecil dan Perubahan Besar Perubahan kecil adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau pengaruh yang berarti bagi masyarakat. ketegangan-ketegangan tersebut sulit dihindari bahkan semakin berkembang dan tidak dapat dikendalikan. Kemampuan pemimpin dalam menampung. a. b. e. perubahan besar adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang membawa pengaruh langsung atau pengaruh berarti bagi masyarakat. Contoh perubahan besar adalah dampak ledakan penduduk dan dampak industrialisasi bagi pola kehidupan masyarakat. merumuskan. Contoh perubahan secara revolusi adalah gerakan Revolusi Islam Iran pada tahun 1978-1979 yang berhasil menjatuhkan pemerintahan Syah Mohammad Reza Pahlevi yang otoriter dan mengubah sistem pemerintahan monarki menjadi sistem Republik Islam dengan Ayatullah Khomeini sebagai pemimpinnya. Ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan. Contoh perubahan kecil adalah perubahan mode rambut atau perubahan mode pakaian. 2. c. Seringkali perubahan revolusi diawali oleh munculnya konflik atau ketegangan dalam masyarakat.

Pihak-pihak tersebut dinamakan agent of change. Contoh perubahan yang tidak dikehendaki atau tidak direncanakan adalah munculnya berbagai peristiwa kerusuhan menjelang masa peralihan tatanan Orde Lama ke Orde Baru dan peralihan tatanan Orde Baru ke Orde Reformasi. baik dari tatanan negara hingga tatanan dalam keluarga. yaitu seseorang atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin satu atau lebih lembaga-lembaga kemasyarakatan yang bertujuan untuk mengubah suatu sistem sosial. 4) Terjadinya pemberontakan atau revolusi sehingga mampu menyulut terjadinya perubahanperubahan besar. a . Revolusi Rusia (Oktober 1917) yang mampu menggulingkan pemerintahan kekaisaran dan mengubahnya menjadi sistem diktator proletariat yang dilandaskan pada doktrin Marxis. misalnya perubahan tata pemerintahan Orde Baru menjadi tata pemerintahan Orde Reformasi.3. Perubahan yang Dikehendaki atau Direncanakan dan Perubahan yang Tidak Dikehendaki atau Tidak Direncanakan Perubahan yang dikehendaki atau yang direncanakan merupakan perubahan yang telah diperkirakan atau direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak melakukan perubahan di masyarakat. yaitu pertambahan dan penurunan jumlah penduduk. Sebab-Sebab yang Berasal dari Dalam Masyarakat (Sebab Intern) Berikut ini sebab-sebab perubahan sosial yang bersumber dari dalam masyarakat (sebab intern) 1) Dinamika penduduk. Sebab-Sebab yang Berasal dari Luar Masyarakat (Sebab Ekstern) . Contoh perubahan yang dikehendaki adalah pelaksanaan pembangunan atau perubahan tatanan pemerintahan. 2) Adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat. 3) Munculnya berbagai bentuk pertentangan (conflict) dalam masyarakat. Misalnya. b . Revolusi tersebut menyebabkan perubahan yang mendasar. 4. Perubahan yang tidak dikehendaki atau yang tidak direncanakan merupakan perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat dan dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibat sosial yang tidak diharapkan. Sebab-Sebab Perubahan Sosial Budaya Perubahan sosial dan kebudayaan di masyarakat dapat terjadi karena adanya sebab-sebab yang berasal dari masyarakat sendiri atau yang berasal dari luar masyarakat. baik penemuan yang bersifat baru (discovery) ataupun penemuan baru yang bersifat menyempurnakan dari bentuk penemuan lama (invention).

Jika pengaruh suatu kebudayaan dapat diterima tanpa paksaan. maka akan muncul proses imitasi yang lambat laun unsur-unsur kebudayaan asli dapat bergeser atau diganti oleh unsur-unsur kebudayaan baru tersebut. karena pihak yang menang biasanya akan dapat memaksakan ideologi dan kebudayaannya kepada pihak yang kalah. Kondisi ini terkadang memaksa masyarakat suatu daerah untuk mengungsi meninggalkan tanah kelahirannya. Penemuan-penemuan baru tersebut dapat berasal dari kebudayaan asing atau merupakan perpaduan antara budaya asing dengan budaya sendiri. Bertemunya dua kebudayaan yang berbeda akan menghasilkan perubahan. 3) Adanya pengaruh kebudayaan masyarakat lain. maka disebut demonstration effect. 1) Adanya pengaruh bencana alam. terutama membuka pikiran dan mem- . Jika suatu kebudayaan mempunyai taraf yang lebih tinggi dari kebudayaan lain. baik perang saudara maupun perang antarnegara dapat me-nyebabkan perubahan. Sistem Pendidikan Formal yang Maju Pendidikan memberikan nilai-nilai tertentu bagi manusia. maka mereka harus menyesuaikan diri dengan keadaan alam dan lingkungan yang baru tersebut. B. Apabila masyarakat tersebut mendiami tempat tinggal yang baru. Faktor-Faktor Pendorong Perubahan a. Proses tersebut dapat mendorong pertumbuhan suatu kebudayaan dan memperkaya kebudayaan yang ada. Faktor Pendorong dan Penghambat Perubahan Sosial Budaya 1. Hal ini kemungkinan besar juga dapat memengaruhi perubahan pada struktur dan pola kelembagaannya. b . Berikut ini sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat. Jika pengaruh suatu kebudayaan saling menolak. Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain Kontak dengan kebudayaan lain dapat menyebabkan manusia saling berinteraksi dan mampu menghimpun penemuan-penemuan baru yang telah dihasilkan.Perubahan sosial dan kebudayaan juga dapat terjadi karena adanya sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat (sebab ekstern). maka disebut cultural animosity. 2) Adanya peperangan.

Hal ini akan memberikan kemampuan manusia untuk menilai apakah kebudayaan masyarakatnya dapat memenuhi perkembangan zaman atau tidak. 2. rasional.Untuk itu. Keadaan demikian merupakan pendorong terjadinya perubahan-perubahan baru dalam masyarakat dalam upayanya untuk mencapai keselarasan sosial. . i . sehingga masyarakat akan semakin terpacu untuk menghasilkan karya-karya lain. Masyarakat tidak lagi mempermasalahkan status sosial dalam menjalin hubungan dengan sesamanya. Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang Penyimpangan sosial sejauh tidak melanggar hukum atau merupakan tindak pidana. dan objektif. Heterogenitas Penduduk Di dalam masyarakat heterogen yang mempunyai latar belakang budaya. g . Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain Penghargaan terhadap hasil karya seseorang akan mendorong seseorang untuk berkarya lebih baik lagi. Orientasi ke Masa Depan Pemikiran yang selalu berorientasi ke masa depan akan membuat masyarakat selalu berpikir maju dan mendorong terciptanya penemuan-penemuan baru yang disesuaikan dengan perkembangan dan tuntutan zaman.biasakan berpola pikir ilmiah. f . dapat merupakan cikal bakal terjadinya perubahan sosial budaya. h. Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya Ikhtiar harus selalu dilakukan manusia dalam upaya memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan menggunakan sumber daya yang terbatas. c . Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu Ketidakpuasan yang berlangsung lama di kehidupan masyarakat dapat menimbulkan reaksi berupa perlawanan. Faktor-Faktor Penghambat Perubahan a. toleransi dapat diberikan agarsemakin tercipta hal-hal baru yang kreatif. dan ideologi yang berbeda akan mudah terjadi pertentangan yang dapat menimbulkan kegoncangan sosial. ras. Hal ini menyebabkan pola-pola pemikiran dan kehidupan masyarakat menjadi statis. pertentangan. dan gerakan revolusi untuk mengubahnya. d . Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain Kehidupan terasing menyebabkan suatu masyarakat tidak mengetahui perkembanganperkembangan yang telah terjadi. e . Sistem Terbuka Masyarakat ( Open Stratification ) Sistem terbuka memungkinkan adanya gerak sosial vertikal atau horizontal yang lebih luas kepada anggota masyarakat. Hal ini membuka kesempatan kepada para individu untuk dapat mengembangkan kemampuan dirinya.

e . Golongan masyarakat yang mempunyai kedudukan lebih tinggi tentunya akan mempertahankan statusnya tersebut. Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis Setiap usaha perubahan pada unsur-unsur kebudayaan rohaniah. biasanya diartikan sebagai usaha . Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan Integrasi kebudayaan seringkali berjalan tidak sempurna. Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan Kondisi ini dapat dikarenakan kehidupan masyarakat yang terasing dan tertutup. misalnya oleh bangsa Barat. c . d . sehingga mereka cenderung menutup diri dari pengaruhpengaruh asing.b . Mereka mencurigai semua hal yang berasal dari Barat karena belum bisa melupakan pengalaman pahit selama masa penjajahan. kondisi seperti ini dikhawatirkan akan menggoyahkan pola kehidupan atau kebudayaan yang telah ada. f . Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing) Sikap yang demikian banyak dijumpai dalam masyarakat yang pernah dijajah oleh bangsa lain. contohnya masyarakat pedalaman. Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional Sikap yang mengagung-agungkan tradisi dan masa lampau dapat membuat terlena dan sulit menerima kemajuan dan perubahan zaman. Tapi mungkin juga karena masyarakat itu lama berada di bawah pengaruh masyarakat lain (terjajah). Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat ( Vested Interest Interest) Organisasi sosial yang mengenal sistem lapisan strata akan menghambat terjadinya perubahan. Beberapa golongan masyarakat berupaya menghindari risiko ini dan tetap mempertahankan diri pada pola kehidupan atau kebudayaan yang telah ada. Kondisi inilah yang menyebabkan terhambatnya proses perubahan. g . Lebih parah lagi jika masyarakat yang bersangkutan didominasi oleh golongan konservatif (kolot).

Pola pikir semacam ini tentu saja tidak akan memacu pekembangan kehidupan manusia. Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar ideologi Adat atau kebiasaan merupakan pola-pola perilaku bagi anggota masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Munculnya tatanan kehidupan masyarakat baru yang lebih modern dan ideal. Terciptanya penemuan-penemuan baru yang dapat membantu aktivitas manusia. bahkan ideologi suatu masyarakat. Masyarakat cenderung menerima kehidupan apa adanya dengan dalih suatu kehidupan telah diatur oleh Yang Mahakuasa. Membentuk pola pikir masyarakat yang lebih ilmiah dan rasional. Adakalanya adat dan kebiasaan begitu kuatnya sehingga sulit untuk diubah. h. C. maka mesin pemotong padi tidak akan digunakan. cara pandang. 1. 1. Tergesernya bentuk-bentuk budaya nasional oleh budaya asing yang terkadang tidak sesuai dengan . 2. namun karena adat dan kebiasaan masyarakat masih banyak yang menggunakan sabit atau ani-ani. Telah dijelaskan di depan bahwa perubahan sosial budaya dapat mengarah pada halhal positif (kemajuan) dan hal-hal negatif (kemunduran).yang berlawanan dengan masyarakat yang sudah menjadi dasar integrasi masyarakat tersebut. Misalnya. memotong padi dengan mesin dapat mempercepat proses pemanenan. Hal ini merupakan bentuk halangan terhadap perkembangan dan perubahan kebudayaan. Perilaku Masyarakat sebagai Akibat Adanya Perubahan Sosial Budaya Perubahan sosial budaya akan mengubah adat. i . Berikut ini hal-hal positif atau bentuk kemajuan akibat adanya perubahan sosial budaya. Hal ini tentu saja memengaruhi pola dan perilaku masyarakatnya. kebiasaan. 3. 4. Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki Pandangan tersebut adalah pandangan pesimistis. Berikut ini hal-hal negatif atau bentuk ke-munduran akibat adanya perubahan sosial budaya. Memunculkan ide-ide budaya baru yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Sikap Kritis terhadap Pengaruh Perubahan Sosial dan Budaya Apapun bentuk perubahan sosial budaya akan menghasilkan suatu bentuk. Munculnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial baru yang makin kompleks. D. misalnya lunturnya kesadaran bergotong-royong di dalam kehidupan masyarakat kota. nilai-nilai dan norma kehidupan bangsa yang luhur harus dapat terus kalian jaga dan lestarikan . Kalian diharapkan mampu memiliki dan mengembangkan sikap kritis terhadap proses perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat. pola.kaidah budaya-budaya nasional. Kalian sebagai pelajar tentu harus bisa menentukan sikap terhadap dampak perubahan sosial budaya yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Dalam pelaksanaannya. Adanya beberapa kelompok masyarakat yang mengalami ketertinggalan kemajuan budaya dan kemajuan zaman. Perubahan sosial budaya yang bersifat positif dapat kita terima untuk memperkaya khazanah kebudayaan bangsa kita. 2. 4. mengingat sikap tersebut merupakan salah satu penyebab terhambatnya proses perubahan sosial budaya yang berujung pada terhambatnya proses perkembangan masyarakat dan modernisasi. Sikap apriori yang berlebihan tentu saja tidak perlu kalian kedepankan. kalian harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan memperluas pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang. Lunturnya kaidah-kaidah atau norma budaya lama. dan kondisi kehidupan masyarakat yang baru. Demikian juga dengan sikap menerima setiap perubahan tanpa terkecuali. 3. Namun di sisi lain. Sikap tersebut cenderung akan membuat kita meniru (imitasi) terhadap setiap perubahan sosial budaya yang terjadi. sebaliknya perubahan sosial budaya yang bersifat negatif harus kita saring dan kita cegah perkembangannya dalam kehidupan masyarakat kita. meskipun perubahan tersebut mengarah pada perubahan yang bersifat negatif. baik dari sisi pola pikir ataupun dari sisi pola kehidupannya (cultural lag atau kesenjangan budaya).

30 November 2010 Materi: Perubahan Sosial .Selasa.

pertumbuhan dan keruntuhan . Teori – Teori Perubahan Sosial Menurut Lauer ada dua teori utama perubahan sosial: a. Samuel Koenig Perubahan sosial menunjuk pada modifikasi yang terjadi dalam pola kehidupan manusia karena sebab intern dan ekstern 6. ideology maupun adanya difusi ataupun penemuan baru dalam masyarakat 5. Jerman (1880 –1936) : setiap peradaban besar mengalami proses kelahiran. Mac Iver Perubahan sosial adalah terjadinya perubahan dalam hubungan sosial (social relationships) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) 3. komposisi penduduk. termasuk didalamnya nilai – nilai. material. sosiologi mempelajari statika dan dinamika masyarakat social meskipun perubahan kita terpusat pada aspek statika masyarakat. tradisional dan modern tidak jelas Menurut beberapa ahli: Oswald Spengler. PERUBAHAN SOSIAL 1. tetapi dalam kehidupan sehari – hari kita telah menyentuh perubahan. kebudayaan. tidak dapat direncanakan atau diarahkan ke titik tertentu.SKL 6 Menjelaskan proses perubahan sosial pada masyarakat dan dampaknya Materi: • Teori perubahan • Bentuk perubahan • Faktor pendorong dan penghambat perubahan • Dampak modernisasi dan globalisasi • Mengatasi memudarnya jati diri bangsa Ringkasan A. William F. Ogburn Ruang lingkup perubahan sosial mencakup unsur kebudayaan material dan non material. Tidak ada proses perubahan masyarakat secara bertahap sehingga batas antara pola hidup primitif. Definisi Perubahan Menurut Auguste Comte. Adapun definisi perubahan sosial menurut beberapa tokoh: 1. Teori Siklus Teori siklus melihat perubahan merupakan sesuatu yang berulang – ulang. terutama menekankan pengaruh yang besar dari unsur kebudayaan material terhadap unsur non material 2. Gillin dan Gillin Perubahan sosial merupakan variasi cara hidup yang telah diterima yang disebabkan karena kondisi geografis. Selo Soemarjan Segala perubahan pada lembaga – lemabaga kemasyrakatan dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya. Kingsley Davis Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat 4. sikap – sikap dan pola – pola perikelakuan diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat 2.

Pitirim Sorokin: semua peradaban besar berada dalam siklus tiga sistem kebudayaan (kebudayaan ideasional. dapat direncanakan atau diarahkan Beberapa tokoh sosiologi mengemukakan tentang teori linier yaitu: Emile Durkheim: Masyarakat berkembang dari solidaritas mekanik ke solidaritas organic Max Weber : Masyarakat berubah secara linier dari masyarakat yang diliputi oleh pemikiran mistik dan penuh tahayul menuju masyarakat yang rasional Herbert Spencer : mengembangkan teori Darwin. Tokohnya antara lain. Teori evolusi Perubahan sosial budaya berlangsung sangat lambat dalam jangka waktu lama. Comte. Perubahan sosial budaya dari masyarakat primitif. Spencer. Suatu Variasi dari teori ini adalah Cylical theories dari Vilfredo Pareto b) Teori Evolusi Universal Perkembangan masyarakat tidaklah perlu melalui tahapan tertentu tetapi mengikuti suatu garis evolusi tertentu. Teori Linier atau Teori Perkembangan Perubahan sosial budaya bersifat linier atau berkembang menuju titik tertentu. Misal dari kelompok homogen ke kelompok yang heterogen sifat dan susunannya (Herbert Spencer) c) Teori Evolusi Multilinear Teori ini menekankan penelitian terhadap tahap perkembangan yang tertentu dalam evolusi masyarakat. Hal ini akibat konflik antara orang menetap dan orang nomaden b. bahwa orang – orang yang cakap yang akan memenangkan perjuangan hidup Ketiga tokoh diatas menggambarkan bahwa setiap masyarakat berkembang melaui tahapan yang pasti Teori Linier dibedakan menjadi: f. misal penelitian pengaruh sistem perubahan sistem mata pencaharian dari berburu ke sistem pertanian atau terhadap sistem kekeluargaan dalam masyarakat yang bersangkutan g. industri dan pasca industri Beberapa teori Evolusi a) Teori Evolusi Unilinear Masyarakat mengalami perkembangan sesuai dengan tahapan tertentu. namun setiap peradaban memiliki kemampuan meminjam kebudayaan lain dan belajar dari kesalahan untuk mencapai peradaban yang lebih tinggi Ibnu Kaldun: perubahan msayarakat diwarnai dengan pertumbuhan dan penaklukan kebudayaan. tardisional dan bersahaja menuju masyarakat modern yang kompleks dan maju secara bertahap Comte mengemukakan perkembangan masyarakat mengikuti perkembangan cara berfikir masyarakat tersebut yaitu tahap teologi (khayalan). Arnold Toynbee: sejarah peradaban adalah rangkaian siklus kemunduran dan pertumbuhan. idealistis dan sensasi) yang berputar tanpa akhir. dari yang bercorak feodal lalu berubah revolusioner menjadi masyarakat . berawal dari bentuk sederhana. Teori Revolusi Perubahan sosial menurut teori revolusi adalah perubahan sosial budaya berlangsung secara drastic atau cepat yang mengarah pada sendi utama kehidupan masyarakat (termasuk kembaga kemasyarakatan) Karl Marx berpendapat bahwa masyarakat berkembang secara linier dan bersifat revolusioner. tahap metafisis (abstraksi) dan tahap ilmiah (positif) Sedangkan Lenski berpendapat bahwa masyarakat berubah dari pra industri. komplek hingga sempurna.

Faktor Penyebab Internal dan Eksternal Perubahan Sosial Perubahan sosial yang bersumber dari dalam masyarakat dapat terjadi melalui proses akumulasi. Adapaun perubahan yang tidak direncanakan umumnya terjadi karena diluar kehendak masyarakat. Revolusi Industri di Inggris. tidak mengubah struktur masyarakat. baik yang bersifat progress maupun regress. masuknya listrik ke daerah terisolir Perubahan tidak berpengaruh luas hanya terbatas pada lingkungan tertentu saja. misal. gerak konjungtur dalam proses ekonomi c. terjadinya gerakan reformasi yang telah menggantikan pemerintahan orde baru menjadi orde reformasi C. atau bencana alam yang terus menerus b. Berubahan bergelombang. pergantian sistem politik dan pendidikan. adanya kelompok yang dianggap mampu memimpin masyarakat 3. yaitu gangguan keseimbangan dalam masyarakat yang selalu timbul kembali. kadang mengubah struktur masyarakat. Perubahan yang direncanakan ke arah kemajuan (progress) dapat disebut pembangunan. Perubahan komulatif. Gangguan keseimbangan yang hanya sekali terjadi. Menurut Soerjono Soekanto factor internal tersebut adalah: . misal perubahan model pakaian. tetapi selau terjadi keseimbangan. perubahan pola hidup dari masyarakat nomaden kemudian menetap 2. misal perubahan semangat kegotongroyongan yang mulai luntur. Revolusi Amerika Secara lambat disebut evolusi. BENTUK-BENTUK PERUBAHAN 1. Ada keinginan umum mengadakan suatu perubahan 2. Perubahan yang direncanakan dan tidak direncanakan Perubahan yang direncanakan merupakan bentuk perubahan yang diproses melalui program atau rencana tertentu agar menghasilkan suatu perubahan tertentu pula. Perubahan yang berpengaruh luas dan tidak berpengaruh luas Perubahan berpengaruh luas adalah perubahan yang mendasar sehingga dampaknya mempengaruhi segala sendi kehidupan.kapitalis kemudian berubah menjadi masyarakat sosialis – komunis yang merupakan puncak perkembangan masyarakat Suatu revolusi dapat berlangsung dengan didahului suatu pemberontakan (revolt rebellion). Proklamasi kemerdekaan RI. PROSES PERUBAHAN SOSIAL 1. Adapun syarat revolusi adalah : 1. Misal proses industrialisasi pada masyarakat agraris. Revolusi Sosial di Prancis. Biasanya mengarah ke kemunduran (regress) 3. yaitu gangguan keseimbangan yang berulang-ulang sehingga menghasilkan perubahan-perubahan baru. misal perang. pemimpin menunjukkan suatu tujuan yang konkret dan dapat dilihat masyarakat 5. misal adanya penemuan baru. adanya momentum untuk revolusi B. perubahan mode pakaian kalangan remaja Adapun pola – pola yang sering tampak pada perubahan sosial budaya adalah : a. misal Program NKKBS. misalnya. Wajar ( wajib belajar 9 tahun). Misal. Perubahan secara cepat dan lambat Secara cepat dinamakan revolusi. bencana alam. pemimpin harus mampu manampung keinginan masyarakat 4..

yaitu adanya unsur budaya baru yang ditambahkan kepada unsur lama yang masih berlaku . yaitu adanya unsur budaya lama yang hilang . bertambah atau berkurangnya penduduk 2.difusi intra masyarakat . Sistem lapisan masyarakat terbuka . Invention adalah proses dimana suatu unsur baru dihasilkan dengan mengkombinasi atau menyusun kembali unsur-unsur lama yang telah ada dalam masyarakat. Pengaruh kebudayaan lain.Sinkretisme. peperangan 3. 3.Originasi. pemimpin yang progresif Adapun menurut Soerjono Soekanto faktor eksternal (diluar masyarakat tersebut) penyebab perubahan sosial adalah : 1. bencana alam 2. Jika discovery diakui dan telah diterima bahkan sudah diterapkan maka akan menjadi invention. perpecahan dari masyarakat tersebut 2. yaitu unsur budaya lama bercampur dengan budaya baru sehingga membentuk sistem baru . sebab yang berasal dari lingkungan alam fisik. . yaitu melalui difusi.Dekulturisasi. Terjadi pemberontakan atau revolusi Discovery adalah penemuan kebudayaan atau sesuatu yang baru dalam masyarakat. Konflik dalam masyarakat 4. yaitu masuknya unsur – unsur budaya yang sama sekali baru sehingga membawa perubahan yang sangat besar Faktor Pendorong Perubahan Sosial 1.individu akan kekurangan dalam kebudayaannya b) kualitas ahli. baik berupa alat atau ide/gagasan.Adisi. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang dan bukan merupakan delik 5. Kemudian penemuan baru tersebut dapat menyebar (berakibat ke banyak segi kehidupan). penemuan – penemuan baru (inovasi) baik discovery maupun invention hal ini karena: a) kesadaran individu.Subtitusi yaitu unsur kebudayaan lama diganti dengan unsur kebudayaan baru yang lebih berdaya guna . Kontak dengan kebudayaan lain . Adapun yang termasuk proses akulturasi adalah. individu yang kreatif yang memiliki inisiatif baru 3. menjalar maupun beberapa penemuan baru mengakibatkan satu jenis perubahan.ahli dalam suatu kebudayaan c) perangsang bagi aktivitas – aktivitas penciptaan dalam masyarakat Pengaruh dari penemuan baru tersebut dapat bersifat memancar. menjalar (mengakibatkan perubahan pada bidang yang lain) atau beberapa penemuan baru dapat mengakibatkan timbulnya satu jenis perubahan. munculnya kelompok sosial yang inovatif dan kreatif 4.difusi antar masyarakat 2. akulturasi dan asimilasi. Faktor dari dalam selain hal tersebut diatas juga terdapat faktor internal lain: 1. Sistem pendidikan formal yang maju 3. Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginanuntuk maju 4. misal gempa bumi.1.

terjadinya berbagai bentuk kerusakan lingkungan dan bencana pencemaran e. Merton disebut anomie b. Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat atau vested interest 5. Dampak Perubahan Sosial a. Sikap masyarakat yang sangat tradisional 4. munculnya krisis multidimensi Adapun bentuk-bentuk disintegrasi sebagai dampak perubahan sosial adalah: 1) Kriminalitas 2) Pergolakan daerah dan separatisme 3) Aksi protes (demonstrasi) 4) Kenakalan remaja 5) Prostitusi D. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya Faktor Penghambat Perubahan Sosial 1. GLOBALISASI DAN MODERNISASI Pengertian Modernisasi Pengertian modernisasi menurut beberapa ahli adalah: . ekonomi. Kondisi tersebut meliputi hal sebagai berikut: a. Saluran – saluran perubahan sosial dan budaya (avenue or channel of change) merupakan saluran-saluran yang dilalui oleh proses perubahan. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain 2. Adanya penyesuaian memungkinkan dicapainya tahap perkembangan sosial baru yang yang lebih maju dan lebih baik dari keadaan sebelumnya. Proses tersebut dapat dicapai melalui reorganisasi atau reintegrasi yaitu proses pembentukan norma – norma dan nilai-nilai baru agar serasi dengan lembaga – lembaga kemasyarakatan yang telah mengalami perubahan b. Bila sebaliknya maka dinamakan ketidaksesuaian sosial (maladjustment).6. Dampak Positif Dampak positif perubahan sosial adalah munculnya penyesuaian atau akomodasi. Hambatan –hambatan yang bersifat ideologis 8. Umumnya saluran tersebut adalah lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam bidang pemerintahan. agama. pendidikan. Apabila ketidakserasian dapat dipulihkan kembali maka keadaan tersebut dinamakan penyesuaian (adjustment). Rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integrasi kebudayaan 6. rekreasi dan lain-lan 3. munculnya konflik sosial dan horizontal c. Nilai bahwa hidup ini pada hakekatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki 2. Adat atau kebiasaan 9. Prasangka terhadap hal-hal yang baru atau asing atau sikap tertutup 7.K. Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat 3. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang –bidang kehidupan tertentu 8. Oleh R. Dampak Negatif Dampak negatif dari perubahan sosial adalah disintegrasi atau disorganisasi. adanya disorientasi nilai dan norma. Penduduk yang heterogen 7. Penyesuaian Masyarakat terhadap Perubahan Adanya unsur – unsur baru dalam masyarakat dapat mengakibatkan gangguan terhadap keserasian masyarakat. Oreintasi ke masa depan 9. tidak berfungsinya secara optimal berbagai pranata sosial yang ada d.

1. Senantiasa siap menerima perubahan 3. Schoorl : modernisasi merupakan penggantian teknik produksi dari cara – cara tradisional ke cara-cara yang tertampung dalam pengertian revolusi industri. Alex Inkeles : modernisasi adalah sikap – sikap tertentu yang menandai manusia dalam setiap masyarakat modern 2. adanya sistem pengumpulan datayang baik dan teratur dan terpusat 4. OKI 2. proses peningkatan kesalingtergantungan masyarakat dunia dinamakan dengan globalisasi. kewajiban serta kehormatan orang lain Pengertian Globalisasi Pengertian Globalisasi menurut beberapa ahli adalah : 1. sistem administrasi yang baik. Mempunyai kepekaan terhadap masalah – masalah yang dihadapi di sekitarnya 4. yang benar-benar mewujudkan birokrasi 3. Astrid S. penciptaan iklim yang favourable dari masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat – alat komunikasi massa 5. Lebih banyak berorientasi ke masa kini dan masa mendatang 6.Susanto: modernisasi adalah proses pembangunan yang diberikan oleh perubahan demi kemajuan 3. Menyadari hak-hak.W. Tujuan globalisasi adalah untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama misalnya yerbentuknya PBB. Tidak parah pada nasib 8. cara berfikir yang ilmiah (scientific thinking) 2. Schoorl merumuskan penerapan ilmu pengetahuan ilmiah yang ada kepada semua aktivitas merupakan factor penting dalam modernisasi Dilihat dari definisi diatas modernisasi dapat dilihat sebagai suatu perubahan fisik yaitu cara – cara tradisional kearah modern atau penggunaan teknologi atau mesin serta dari pola pikir yaitu pola pikir tradisional menjadi pola pikir rasional. tingkat organisasi yang tinggi 6. Ditandai oleh kesenjangan tingkat kehidupan antara masyarakat industri dan masyarakat dunia ketiga(yang pernah dijajah Barat dan mayoritas . Selo Soemardjan : globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia. Adapun konsep manusia modern dikemukakan oleh Alex Inkeles adalah sebagai berikut: 1. Menurut Anthony Giddens (1989). Senantiasa mempunyai informasi yang lengkap mengenai pendiriannya 5. Modernisasi bersifat preventif dan konstruktif 4. Praktis dan efisien Syarat modernisasi menurut Soerjono Soekanto adalah : 1. Bersikap terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru dan penemuan-penemuan baru 2. Soerjono Soekanto : modernisasi adalah suatu bentuk perubahan sosial yang biasanya merupakan perubahan sosial yang terarah (directed change) yang didasarkan pada suatu perencanaan yang disebut sosial planning 5. Percaya pada keampuhan iptek 9. Oghburn dan Nimkoff : modernisasi tidak sama dengan reformasi yang menekankan pada factor – factor rehabilitasi. sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial Setiap modernisasi hal yang paling mendukung adalah sumber daya manusia modern. Senantiasa menyadari potensi-potensi yang ada pada dirinya 7. J.

Masuknya nilai – nilai positif (disiplin. Menimbulkan kesenjangan sosial ekonomi Dampak positif globalisasi 1. pendidikan formal serta unsur yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat. Mempercepat proses pembangunan karena perkembangan iptek 3. Bergesernya nilai budaya akibat kemajuan di bidang teknologi dan pengetahuan 4. politik dan kepercayaan serta sukar disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masyarakat. kelompok masyarakat yang belum mapan atau belum siap menerima perubahan 2. kelompok masyarakat dari kalangan generasi muda yang memiliki kecenderungan terbuka menerima unsur-unsur perubahan dan modernisasi Dampak Perubahan Sosial Budaya sebagai Akibat Modernisasi dan Globalisasi Dampak positif modernisasi adalah 1. menyangkut ideologi. kelompok masyarakat yang kedudukan atau status sosialnya sudah mapan 2. Menumbuhkan dinamika terbuka dan tanggap terhadap unsur –unsur pembaruan Dampak negatif globalisasi 1. Meningkatnya efesiensi dan efektifitas kerja. Meningkatnya industri yang memungkinkan masyarakat lebih sejahtera (lapangan kerja. Biasanya unsur globalisasi yang mudah diterima masyarakat adalah berupa teknologi tepat guna dan mudah aplikasinya. Meningkatnya tingkat pencemaran lingkungan 7. volume ekspor dan lain-lain) 3. barang konsumsi. Tercapainya kemajuan kebudayaan bangsa 2. Masyarakat penerima globalisasi ada yang mampu menerima globalisasi tersebut atau ada yang menolak. yaitu masyarakat mengalami disorientasi dan frustasi karena tidak siap menerima kenyataan perubahan akibat globalisasi . kelompok masyarakat tertinggal yang terasing 3. kesehatan dan kualitas sumber daya manusia Dampak negatif modernisasi antara lain 1. Meningkatnya angka kriminalitas dan kenakalan remaja 6. pendidikan. pentingnya pendidikan) 2.hidup dari pertanian) Globalisasi terbentuk oleh adanya kemajuan teknologi di bidang komunikasi dunia. transportasi dan komunikasi 4. Adapun mereka yang menolak biasanya adalah : 1. Sedang unsur globalisasi yang sulit diteriba biasanya berupa teknologi yang rumit dan mahal. Meningkatnya sector ekonomi. etos kerja. Melemahnya etos kerja tradisional 5. Terjadinya cultural shock. kelompok masyarakat kota yang telah menikmati berbagai media komunikasi dan informasi globalisasi 3. Pudarnya pengetahuan tradisional 2. Pudarnya sistem kepercayaan atau religi tradisional 3. kelompok masyarakat dari kalangan generasi tua yang cenderung mencurigai globalisasi Adapun kelompok masyarakat atau individu yang menerima globalisasi adalah 1.

kenakalan remaja 6. Mengupayakan pelembagaan budaya 5. Jati diri bangsa Indonesia antara lain 1. pihak swasta maupun secara penuh kesadaran oleh masyarakat itu sendiri.2. Adapun tantangan global terhadap keberadaan jati diri yang dimiliki bangsa adalah adanya sikap. Anomi. Terjadinya cultural lag yaitu unsur – unsur globalisasi tidak berlangsung secara serempak 3. Meningkatnya sikap egois dan materialistis 8. yaitu upaya perombakan dan penyesuaian sedemikian rupa sehingga unsur-unsur budaya tersebut menjadi penting kembali 3. mementingkan nilai-nilai religius dan ketakwaan terhadap Tuhan YME 2. Adanya demoralisasi. yaitu aktivitas menengok kembali keberadaan budaya sebagai langkah awal untuk memperkenalkan budaya sendiri kepada generasi baru yang belum memahami nama. Melakukan refungsionalisasi budaya. Konsumerisme 2. Melakukan revitalisasi budaya. Jati diri bangsa Indonesia adalah budaya-budaya yang khas atau karakter yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang mampu membedakan dengan bangsa-bangsa lain di dunia. dapat menerima perbedaan serta menghargai perbedaan Adanya modernisasi maupun globalisasi dapat memudarkan budaya dan jati dir bangsa. Melakukan reorientasi budaya (culture reorientation). Sekulerisme 4. Munculnya pola kehidupan yang kompetitif dan disorganisasi sosial 9. unsur atau nilai: 1. Oleh karena itu upaya mencegah memudarnya budaya dan jati diri bangsa perlu dilakukan baik oleh pemerintah. tetapi pada faktanya sekarang ini banyak generasi muda merasa asing di negeri sendiri. Tantangan global terhadap eksistensi Jati Diri Bangsa Jati Diri Bangsa Indonesia Bangsa Indonesia adalah masyarakat multikultur yang sesungguhnya sulit untuk dirumuskan jati dirinya. senantiasa menempuh jalan musyawarah 3. yaitu membuat suatu budaya mengakar dan berfungsi bagi keperluan sehari-hari masyarakat 4. yaitu keadaan tanpa nilai karena nilai dan norma lama telah ditinggalkan sedang nilai dan norma baru belum terbentuk. Kerusakan lingkungan Upaya Mencegah Memudarnya Budaya dan Jati Diri Bangsa Adanya arus globalisasi dan modernisasi memunculkan masalah pada generasi muda. menghormati harkat dan martabat orang lain (santun dan malu terhadap hal yang berkaitan dengan kesusilaan) 5. Westernisasi 3. Melakukan implementasi budaya Materi: Lembaga Sosial . Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain: 1. Kekurangmandirian 5. Munculnya kondisi disharmonis 7. mementingkan gotong royong 4. fungsi dan asalusul suatu subkebudayaan 2. Tetapi bangsa Inodesia memiliki puncak-puncak kebudayaan daerah yang luhur dan akhirnya diterima oleh seluruh bangsa sehingga memunculkan budaya nasional. Generasi muda merupakan pewaris kebudayaan maupun berkewajiban mempertahankan jati diri bangsa.

tata kelakuan dan kebiasaan serta unsur-unsur kebudayaan yang secara langsung dan tidak tergabung dalam suatu unit yang fungsional 2. yaitu dikenal. kebiasaan (folkways). Unsur penting lembaga sosial yaitu 1. berkaitan dengan kebutuhan pokok 2. CIRI – CIRI LEMBAGA 1. dihargaai dan ditaati dalam kehidupan serta norma norma yang internalized yaitu norma telah meresap dalam jiwa anggota masyarakat c. PENGERTIAN LEMBAGA SOSIAL Lembaga Sosial menurut para ahli: 1. Mempunyai suatu atau beberapa tujuan tertentu 4. Horton dan Hunt. diakui. tata kelakuan (mores) dan adat (custom) b. berdasarkan proses norma-norma dalam pembentukannya sebagai lembaga yaitu proses pelembagaan (institutionalization) . Koentjoroningrat memberi batasan yang dimaksud dengan pranata sosial adalah sistem yang menjadi wahana yang memungkinkan warga masyarakat itu untuk berinteraksi menurut pola resmi atau suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas untuk memenuhi kebutuhan kompleks khusus dalam kehidupan manusia B. Merupakan suatu organisasi pola pemikiran dan pola perilaku yang terwujud melalui aktivitas kemasyarakatandan hasilnya terdiri atas adat istiadat. merupakan seperangkat aturan 3. Mac Iver dan Page yaitu tata cara atau prosedur yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia yang berkelompok dalam suatu kelompok kemasyarakatan yang dinamakan asosiasi 2.SKL 7 Menjelaskan peran dan fungsi lembaga sosial Materi: • Pengertian dan hakekat lembaga • Tipe-tipe lembaga • Peran dan fungsi lembaga Ringkasan A. Mempunyai tingkat kekekalan tertentu sehingga orang menganggapnya sebagai himpunan norma yang sudah sewajarnya harus dipertahankan 3. berdasarkan kekuatan pengikatnya terbentuk melalui cara(usage). Mempunyai alat-alat perlengkapan yang dipergunakan untuk mencapai tujuan . Kornblum mengemukakan bahwa lembaga sosial sebagai suatu struktur status dan peran yang diarahkan ke pemenuhan keperluan dasar anggota masyarakat 4. merupakan cara bertindak yang mengikat C. lembaga sosial adalah suatu sistem norma untuk mencapai tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dipandang penting 3. PROSES PERTUMBUHAN LEMBAGA a.

masyarakat industri . Katholik. crescive institutions : tidak sengaja dibentuk dari adat istiadat masyarakat.5. Analisis secara historis. memberikan pegangan kepada masyarakat untuk menandakan sistem pengendalian sosial yaitu sistem pengawasan dari masyarakat terhadap tingkah laku anggota-anggotanya D. Dari Sudut Penyebarannya a. subsidiary institutions: dianggap kurang penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat. Contoh : penjahat. pernikahan b. Kristen. general institutions : diterima oleh sebagian besar masyarakat dunia. Contoh : keluarga. Contoh : pranata agama Islam. negara b. TIPE – TIPE LEMBAGA Menurut Gillin dan Gililin tipe lembaga sosial dapat ditinjau dari berbagai sudut antara lain 1. Pranata sosial mencakup kebutuhan dasar (basic need) 2. sekolah. memberikan pedoman pada anggota anggota masyarakat bagaimana ia harus bertingkah laku di dalam menghadapi masalah-masalah dalam masyarakat yang bersangkuatan 3. Merupakan seperangkat aturan dan perilaku yang relatif tetap. Mempunyai lambang atau simbol yang menggambarkan tujuan dan fungsinya 6. Dari Sudut Penerimaan Masyarakat a. Merupakan cara bertindak yang mengikat Cara Mempelajari Lembaga Sosial 1. budha dan Hindu 5. walau masyarakat tidak mampu memberantasnya. tersusun dan terstruktur 3. approved atau social sanctional institutions : diterima oleh masyarakat. Dari Sudut Sistem Nilai yang Diterima oleh Masyarakat a. Mempunyai tradisi tertulis ataupun tidak tertulis yang merupakan dasar dari pranata yang bersangkuat dalam menjalankan fungsinya Unsur penting Lembaga Sosial 1. menjaga keutuhan masyarakat yang bersangkutan 2. Contoh : institusi pendidikan 2. bertujuan menelaah suatu lembaga tertentu dalam berbagai masyarakat berlainan atau berbagai lapisan sosial masyarakat 3. Analisis fungsional. operative institutions : berfungsi menghimpun pola-pola atau tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan dari masyarakat yang bersangkutan. enacted institutions : sengaja dibentuk dari adat istiadat masyarakat. Contoh : rekreasi 3. pencoleng 4. Contoh: sekolah dan perusahaan dagang b. Contoh: pranata agama b. unsanctioned institutions : ditolak oleh masyarakat. Contoh : institusi agama. misal. basic institutions : penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat. Analisis komparatif. resstricted institutions : dikenal oleh masyarakat tertentu saja. bertujuan meneliti sejarah timbul dan berkembangnya 2. yaitu menganalisis hubungan antara lembaga-lembaga dalam masyarakat Fungsi Pranata 1. Dari Sudut Fungsinya a. Dari Sudut Perkembangannya a.

yaitu : 1) antar anggota mempunyai hubungan yang intim dan hangat 2) kooperatif 3) face to face 4) anggota keluarga memberlakukan anggota yang lain sebagai tujuan bukan alat untuk mencapai tujuan c. yaitu ketika dilangsungkannya perkawinan dan sesudahnya tetapi sebelum melahirkan anak. rumah atau rumah tangga b. Karakteristik Keluarga Menurut Mac Iver dan Charlen Horton: 1) merupakan hubungan perkawinan 2) bentuk suatu kelembagaan yang berkaitan dengan hubungan perkawinan yang dibentuk atau dipelihara 3) mempunyai suatu sistem tata nama (nomeclatur) termasuk perhitungan garis keturunan 4) mempunyai fungsi ekonomi yang dibentuk oleh anggotanya 5) merupakan tempat tinggal bersama. Ciri – ciri Keluarga Merupakan gemeinscaft yang didalamnya terdapat ciri kelompok primer. Fungsi dan Peran Lembaga Keluarga Menurut Horton dan Hunt : 1. reproduksi 3. misalnya pranata hukum seperti kejaksaan dan pengadilan D. afeksi 5. BEBERAPA LEMBAGA YANG PENTING DI MASYARAKAT 1.b. pengaturan hubungan biologis 2. masa persiapan sebelum perkewinan. sosialisasi 4. Lembaga Keluarga a.anak 3) tahap pemeliharaan anak-anak atau child rearing stage yaitu keluarga dengan anak-anak hasil perkawinan 4) Tahap keluarga dewasa atau maturity stage yaitu suatu kelaurga dengan anak-anak yang telah mampu berdiri sendiri dan membentuk keluarga baru Menurut UU No 1 Tahun 1974 Perkawinan adalah ikatan lahir dan batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan YME Perkawinan harus didasarkan persetujuan kedua calon mempelai. regulative institutions : bertujuan mengawasi adat istiadat atau tata kelakuan yang ada dalam masyarakat. Proses Terbentuknya Keluarga 1) tahap formatif atau pre neptual. definisi status 6. perlindungan dan ekonomi . Meliputi peminangan atau pertunangan 2) tahap perkawinan atau nuptual stage. keduanya sebaiknya sudah berusia 21 tahun keatas d.

misalnya kursus dan bimbingan belajar Menurut Horton dan Hunt fungsi lembaga pendidikan adalah sebagai berikut: Fungsi Manifest Pendidikan Fungsi Utama Manifes Pendidikan Fungsi manifest pendidikan merupakan fungsi yang tampak dan dapat dirasakan manfaat nya secara langsung oleh masyarakat 1) membantu orang untuk sanggup mencari nafkah 2) menolong orang untuk mengembangkan potensinya demi pemenuhan kebutuhan pribadi dan pembangunan masyarakat Fungsi Tambahan Manifest Pendidikan 1) melestarikan kebudayaan melalui proses pewarisan 2) merangsang partisipasi demikratis dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional 3) memperkaya kehidupan dengan pengembangan cakrawala intelektual dan estetika 4) meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan pribadi dan berbagai kursus 5) meningkatkan taraf kesehatan melalui olah raga 6) menciptakan warga negara yang patriotik melalui berbagai pelajaran 7) menunjang integrasi antara ras yang berbeda 8) membentuk kepribadian melalui tata tertib dan aturan lembaga pendidikan Fungsi Laten Pendidikan 1. Jadi keluarga sebagai wadah pembentukan tingkah laku masyarakat termasuk dalam saluran penerus tradisi/budaya dalam masyarakat Berkembangnya gaya hidup baru yang merusak fungsi keluarga menurut Giddens yaitu: hidup bersama diluar nikah (cohabitation). Alat mobilitas sosial 3. Sistem ekonomi masyarakat fasis yaitu masyarakat yang dipimpin oleh suatu partai diktaktor yang . Lembaga Pendidikan Lingkungan pendidikan dibedakan menjadi 3. Lembaga Ekonomi Lembaga ekonomi merupakan lembaga yang menangani masalah kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan produksi. sekolah (formal) dan masyarakat (non formal). keluarga orang tua homoseksual (gay parent families) dan hidup membujang 2. Tipe ekonomi campuran yaitu gabungan antara sistem kapitalis dan sosialis c. Mempertahankan sistem kelas sosial 5. Menciptakan ketidakdewasaan atau memperpanjang masa remaja 2. Mengurangi pengendalian orang tua 3. distribusi dan konsumsi barang dan jasa yang diperlukan bagi kelangsungan hidup bermasyarakat Ada beberapa tipe sistem ekonomi di dunia yaitu: b. Menyediakan sarana untuk pembangkangan 4. keluarga (informal). Tipe ekonomi Komunis yaitu dipimpin oleh partai tunggal d.Ada pula yang menambahkan keluarga berfungsi sebagai pengawas atau kontrol sosial Fungsi latennya adalah menerusan gelar kebangsawanan Adapun peran keluarga adalah dasar pembantu utama struktur sosial yang lebih luas.

Sistem ekonomi Indonesia bertumpu pada pasal 33 UUD 1945 Fungsi Lembaga Ekonomi Dalam hal ini mengacu pada fungsi pasar yaitu: 1) mengatur kehidupan sosial dan ekonomi 2) tempat pertukaran bebas 3) mengubah struktur sosial budaya 4. melaksanakan undang-undang yang telah disetujui 3. kekuasaan yudikatif dan kekuasaan eksekutif. kesejahteraan dan seterusnya 5. meyelesaikan konflik yang terjadi di antara para warga masyarakat sehubungan dengan kepentingan tertentu dari warga masyarakat yang bersangkutan 4. memelihara kesiapsiagaan atau kewspadaan dalam menghadapi bahaya . pendidikan. melembagakan norma melalui undang-undang yang disampaikan oleh badan legislatif 2. Lembaga Politik Kornblum mendefinisikan institusi politik sebagai seperangkat norma dan status yang mengkhususkan diri pada pelaksanaan kekuasaan dan wewenang. Pembagian kekuasaan dan kewenangan di negara Indonesia dibagi menjadi kekuasaan legislatif. lembaga politik mempunyai fungsi sebagai berikut: 1. melindungi para warga mayarakat atau warga negara dari serangan bangsa lain 6. menyelenggarakan pelayanan seperti perawatan kesehatan. Untuk melaksanakan suatu kebijakan suatu lembaga memerlukan kekuasaan dan kewenangan dengan demikian kehidupan politik tidak lepas dari sistem penagturan pembagian kekuasaan dan kewenangan. Terbentukanya suatu lembaga politik dalam arti terbentuknya suatu nation (bangsa) dalam suatu negara adalah sebagai berikut: 1) mengadakan kegiatan dan proyek yang dapat menjawab keinginan warga masyarakat 2) menekan adanya persamaan nilai.diorganisir oleh seorang pimpinan yang kharismatik e. norma atau sejarah melalui pengajaran di sekolah . Sebagai wujud nyata atau pelaksana dari kekuasaan. media massa 3) pembentukan tentara nasional dari suatu negara merdeka dengan partisipasi semua golongan yang ada dalam masyarakat 4) mengadakan upacara pada kesempatan tertentu Menurut Weber dominasi dibagi menjadi 3 jenis 1) Dominasi kharismatik yang didasarkan pada kewibawaan atau kharisma seseorang 2) Dominasi Tradisional didasar pada tradisi dan keturunan 3) Dominasi Legal – Rasional yaitu didasarkan kepada aturan hukum yang dibuat dengan sengaja atas dasar pertimbangan rasional Lembaga politik mempunyai fungsi umum sebagai berikut: 1) Menghubungkan antara kekuasaan dengan warga masyarakat sehingga keteraturan tertib sosial terpelihara 2) Menangani masalah administrasi dan tata tertib umum demi terciptanya keamanan dan ketentraman masyarakat Adapun yang ditertibkan adalah kepentingan-kepentingan dari warga masyarakat itu sendiri sehingga tidak terjadi benturan antara kepentingan antar individu maupun kelompok.

Unsur Agama 1.. kelas sosial dan atas dasar agama ataupun tingkat keimanan. Berikut ini yang bukan fungsi lembaga ekonomi adalah. Dari segi makro. mendapatkan bahan pangan b. Lembaga ekonomi merupakan suatu lembaga yang mengurusi pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. pola atau cara untuk memenuhi kebutuhankat . Menurut Kornblum (1988) penelitian terhadap lembaga ekonomi difokuskan pada pokok bahasan: pasar dan pembagian kerja. meliputi pula ideologi-ideologi ekonomi yang mempengaruhi perkembangan masyarakat. perubahan pada pekerjaan. a. Simbol agama 4. mengatur harga jual barang d.. melakukan pertukaran barang c. interaksi pemerintah dan lembaga ekonomi. a. memberikan identitas kepada manusia sebagai umat dari suatu agama SOAL UJIAN NASIONAL 1. Praktek keagamaan/ Ritual 3. membatasi taraf hidup Jawab: E Lembaga ekonomi adalah lembaga sosial yang memenuhi tugas produksi dan distribusi barang-barang dan jasa-jasa dalam suatu masyarakat. Kepercayaan 2. merupakan tuntunan prinsip benar dan salah 4.. sumber pedoman hidup bagi individu maupun kelompok 2.. ritual dan aturan perilaku dalam agama. agama menjalankan fungsi positif karena memenuhi kebutuhan masyarakat untuk secara berkal menegakkan dan memperkuat perasaan dan ide kolektif yang menjadi ciri dan inti persatuan masyarakat tersebut.5. mengatur hubungan antarmanusia dan manusia dengan Tuhannya 3. menggunakan tenaga kerja e. Pengalaman Adapun fungsi agama secara umum adalah : 1.. pekerjaan dan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan dunia usaha 2. mengungkapkan keindahan (estetika) 7. pedoman mengungkapkan rasa kebersamaan 5. Fungsi manifest agama berkaitan dengan segi-segi doktrin. pedoman perasaan keyakinan (belief) 6. Menurut Durkheim fungsi agama dari segi mikro yaitu melalui komunikasi dengan Tuhannya orang yang beriman akan menjadi lebih kuat sehingga menurutnya fungsi agama ialah untuk menggerakkan kita dan membantu kita untuk hidup. Lembaga Agama Menurut Horton dan Hunt agama mempunyai fungsi manifest dan laten. Lembaga sosial dalam masyarakat berfungsi sebagai.. Secara sosiologis agama sangatlah penting bagi kehidupan manusia karena pengetahuan dan keahlian tidak berhasil menjawab seluruh persoalan yang dihadapi manusia.Fungsi laten dari agama yaitu membagi masyarakat dunia ke dalam golongan sosial.. pedoman jiwa dalam mencari ketenangan dan kesegaran jiwa 8. Umat 5.

b. adat istiadat atau tata kelakuan dalam masyar c. aturan di masyarakat tentang generasi muda d. tata tertib di masyarakat untuk kebaikan bersama e. tata tertib di masyarakat sesuai tujuan sosial Jawab: A Horton dan Horton mendefinisikan lembaga sosial sebagai sistem norma-norma sosial dan hubunganhubungan yang terorganisir, yang menyatukan nilai-nilai dan prosedur tertentu dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. 3. Perhatikan kegiatan lembaga keluarga berikut ini! 1. menyediakan makan dan minum untuk anggotanya 2. memberikan air susu ibu (asi) untuk bayi yang dilahirkan 3. membiasakan sopan santun terhadap orang yang lebih tua 4. mematikan televisi ketika sedanga ada orang sembayang Yang termasuk fungsi sosialisasi adalah a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4 e. 3 dan 4 Jawab: E Disini sebagai fungsi sosialisasi keluarga bertanggungjawab untuk mengajarkan anggota baru masyarakat tentang apa yang seharusnya mereka ketahui, perilaku apa yang seharusnya dilakukan agar dapat berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat 4. Masyarakat Eropa mengalami perubahan menuju kemajuan karena mengamalkan ajaran agama Protestan yang menekankan cara hidup hemat dan kerja keras. Kenyataan tersebut menunjukkan peran agama sebagai.... a. ajaran tentang ketuhanan b. faktor pendorong kehidupan sosial c. tuntutan hidup masyarakat tertentu d. tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan e. norma untuk mencapai kebahagiaan abadi Jawab : D konsep tersebut diuraikan oleh Weber bahwa pada masa itu baginya bahwa semua aktivitas kehidupan dikaitkan dengan agama karena agama berperan sebagai tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan. 5. Masyarakat membangun lembaga ekonomi dalam bentuk perusahaan, badan usaha, maupun koperasi. Semua lembaga ekonomi tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap.... a. keamanan dan kedamaian b. ketertiban dan keteraturan c. kemakmuran dan kesejahteraan d. kerukunan dan ketenangan e. keutuhan dankebersamaan Jawab : C Karena lembaga ekonomi merupakan lembaga sosial yang menangani masalah kesejahteraan material guna tercapai kemakmuran bagi kelangsungan hidup masyarakat.

6. Fungsi pranata agama bagi kelangsungan hidup bermasyarakat adalah mengatur kegiatan bersama dalam memenuhi kebutuhan terhadap.... a. ketertiban dan keamanan b. kehidupan ekonomi c. kebahagiaan hakiki d. kerukunan hidup bersama e. prinsip benar atau salah Jawab : C Fungsi pokok lembaga agama yaitu memberikan pedoman bagi manusia untuk berhubungan dengan Tuhannya dengan tujuan akan kebahagiaan yang hakiki. 7. Lembaga atau pranata sosial berfungsi sebagai sarana untuk memelihara dan mempertahankan sistem sosial. Sedangkan tujuannya adalah... a. mematuhi peraturan di dalam masyarakat b. mengawasi aturan-aturan dalam masyarakat c. melestarikan adat-istiadat dalam masyarakat d. menjaga kebaikan sikap hidup bersama e. memenuhi kebutuhan masyarakat Jawab : E Suatu lembaga sosial bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia. Tanpa adanya lembaga sosial maka manusia sangat mustahil dapat melangsungkan hidupnya karena melalui lembaga tersebutlah segala interaksi antarmanusia dapat memnuhi kebutuhan dan tercapainya keteraturan.

8. Beberapa kegiatan dalam keluarga : 7. Ayah bekerja keras mencari nafkah 8. Ayah menegur anaknya yang duduk di meja 9. Rekreasi bersama di akhir pekan 10. Ibu menanyakan model baju yang disukai anak Kegiatan keluarga yang menunjukkan fungsi afeksi adalah... a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4 e. 3 dan 4 Jawab : E Fungsi afeksi merupakan kebutuhan kasih sayang yang berkaitan dengan perasaan atau emosinya. Kedua contoh tersebut memiliki hubungan sosial yang penuh kemesraan, intim dan afektif juga terlihat oerhatian yang lebih dalam berinteraksi. Materi: Struktur Sosial dan Mobilitas Sosial SKL 4 Menjelaskan bentuk struktur sosial dan konsekuensinya terhadap konflik dan mobilititas sosial Materi • Struktur sosial • Statifikasi sosial • Diferensiasi sosial • Konsekuensi bentuk struktur terhadap konflik dan integrasi • Mobilitas sosial

Ringkasan A. STRUKTUR SOSIAL Struktur sosial adalah cara bagaimana suatu masyarakat terorganisasi dalam hubungan-hubungan yang dapat diprediksi melalui pola perilaku berulang-ulang antar individu dan antar kelompok dalam masyarakat tersebut Struktur sosial memiliki empat element dasar: 1. Status sosial 2. Peran sosial 3. Kelompok 4. Institusi atau lembaga Para ahli teori interaksionis menekankan bahwa perilaku sosial kita dikondisikan oleh peran-peran dan status-status yang kita terima, kelompok mana kita berasal dan institusi mana kita berfungsi Status Sosial dan Peran Adalah salah satu tempat atau posisi seseorang dalam kelompok sosial sehubungan dengan keberadaan orang lain di sekitarnya. . Status dilihat dari proses terjadinya dibedakan menjadi: a. Ascribed Status (Status akibat kelahiran) b. Achieved Status (Status yang diperjuangkan) c. Assigned Status (Status yang dianugerahkan) Status selalu diikuti oleh peran. Peran adalah pelaksanaan hak dan kewajiban seseorang sesuai dengan statusnya atau seperangkat harapan terhadap seseorang yang menempati suatu posisi atau status tertentu Secara sederhana ketidaksamaan dalam masyarakat terjadi akibat beberpa faktor antara lain ras, agama, gender, peran dan status, kelas sosial, kelompok, pendidikan dan lain-lain. Secara umum, perbedaan sosial dapat dibedakan menjadi dua 1. Secara horisontal, diferensiasi, yaitu pembedaan yang dikaitkan dengan interaksi tetapi tidak menunjukkan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah 2. Secara vertikal, stratifikasi, yaitu perbedaan sosial yang menunukkan adanya tingkatan yang berbeda dalam masyarakat

B. DIFERENSIASI SOSIAL Diferensiasi sosial adalah proses penempatan orang-orang dalam berbagai kategori sosial yang berbeda, yang didasarkan pada perbedaan-perbedaan yang diciptakan secara sosial. Menurut Soerjono Soekanto, diferensiasi adalah variasi pekerjaan prestise, kekuasaan kelompok dalam masyarakat yang dikaitkan dengan interaksi atau akibat umum dari proses interaksi sosial yang lain Diferensiasi sosial terjadi karena perbedaan ciri fisik dan ciri sosial dan ciri budaya Beberapa wujud diferensiasi sosial adalah: 1. Ras 5. Jenis kelamin 2. Etnik 6. Klan (kelompok kekerabatan berdasarkan garis 3. Agama dan kepercayaan keturunan) 4. Profesi 7. Suku Bangsa Ada empat hal mendasar yang merupakan persamaan antara suku-suku bangsa di Indonesia, yaitu: 1. kehidupan sosialnya berdasarkan atas kekeluargaan

kekayaan (materi) 2. Biasanya stratifikasi didasarkan pada kedudukan yang diperoleh melalui serangkain usaha perjuangan. adat perkawinan serta persekutuan masyarakat C. 3.perbedaan ras dan sistem nilai . Stratifikasi terbuka Yaitu sistem stratifikasi yang memberikan kesempatan kepada seseornag untuk berusaha dengan kemampuannya sendiri masuk ke kelas tertentu. Stratifikasi tertutup Yaitu adanya pembatasan terhadap kemungkinan pindahnya kedudukan seseorang dari suatu lapisan sosial ke lapisan sosial yang lain. stratifikasi sosial karena senioritas 3. sistem stratifikasi adalah pembedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas – kelas secara bertingkat.kelangkaan hak dan kewajiban 2. stratifikasi sosial di masyarakat ada dua: 1. Stratifikasi sosial muncul karena adanya sesuatu yang dianggap berharga dalam masyarakat. Stratifikasi sosial campuran Bentuk – bentuk stratifikasi yang ada di masyarakat antara lain . Menurut Pitirim Sorokin.pembagian tugas (spesialisasi) . terdapat sistem pemilikan tanah 3. stratifikasi dalam bidang pendidikan 2. stratifikasi sosial berdasarkan sistem kekerabatan 5. yang diwujudkan dalam kelas tinggi. memiliki hukum adat 4. Stratifikasi sosial yang diperoleh secara alami yaitu: 1. stratifikasi sosial adalah pembedaan posisi seseorang atau kelompok dalam kedudukan berbeda-beda secara vertikal.2. stratifikasi sosial berdasakan usia 2. stratifikasi dalam bidang pekerjaan 3. kelas sedang dan kelas rendah. stratifikasi sosial berdasarkan keanggotaan dalam kelompok tertentu Stratifikasi sosial berdasarkan status yang diperoleh melalui usaha-usaha tertentu yaitu: 1. stratifikasi sosial berdasarkan jenis kelamin 4. tingkat pendidikan (pengetahuan) Berdasarkan sifatnya. kekuasaan (power) 3. stratifikasi dalam bidang ekonomi (klas sosial) Faktor-faktor yang mempengaruhi stratifikasi sosial: 1. Sistem ini terjadi karena: . kekerabatan. Sedangkan menurut Soerjono Soekanto. kehormatan/kebangsawanan 4. STRATIFIKASI SOSIAL Stratifikasi sosial adalah perbedaan individu atau kelompok dalam masyarakat yang menempatkan seseorang pada kelas-kelas sosial sosial yang berbeda-beda secara hierarki dan memberikan hak serta kewajiban yang berbeda-beda pula antara individu pada suatu lapisan sosial lainnya.

tingkat kekayaan. Sistem Kasta Sistem kasta mempunyai ciri-ciri : keanggotaan berdasar keturunan. Lapisan atas terdiri dari raja. seperti menentukan penghasilan. yaitu berdasarkan kekuasaan dan kewenangan yang dimiliki seseorang Menurut Mac Iver tiga pola umum sistem pelapisan kekuasaan yaitu: 1. keanggotaan kelompok. pemilik dan penggarap c. Alat solidaritas diantara individu-individu atau kelompok yang menduduki sistem sosial yang sama dalam masyarakat Pelapisan sosial dalam masyarakat terjadi pada bidang: 1. buruh tani 4. Distribusi hak-hak istimewa yang obyektif. Sistem Apartheid. Kedudukan seseorang ditentukan oleh kemampuan dan kadang faktor keberuntungan. yaitu menjadi kelas atas. Tipe Oligarkis Adalah sistem pelapisan kekuasaan yang masih mempunyai garis pemisah yang tegas. ksatria dan petani. yaitu berdasarkan kepemilikan tanah. wewenang atau kekuasaan 4. kasta yang lebih rendah dikendalikan oleh kasta yang lebih tinggi. perkawinan endogami. tetapi dasar pembedaan kelas sosial ditentukan oleh kebudayaan masyarakat. wewenang pada jabatan 2. Tipe Demokratis Adalah tipe kekuasaan yang menunjukkan kenyataan akan aanya garis pemisah antara laipsan yang bersifat fleksibel. cara berpakaian dan bentuk rumah 5. Tingkat mudah tidaknya bertukar kedudukan 6. pegawai tinggi. Lapisan ketiga terdiri dari buruh tani dan budak 3. yaitu berdasarkan warna kulit Fungsi stratifikasi sosial adalah sebagai berikut: 1. pemilik atau tuan tanah atau bangsawan b. . Tipe Kasta Adalah sistem pelapisan kekuasaan dengan garis pemisah yang tegas dan kaku dimana hampir tidak terjadi mobilitas vertikal antar lapisan. Kriteria sistem pertentangan. diikat oleh kedudukan yang sudah ditetapkan secara tradisional. Penentu lambang-lambang (simbol status) atau kedudukan. pengusaha. Pelapisan sosial terdiri dari (dari puncak) penguasa tertinggi yaitu bangsawan. hubungan dengan kelompok sosial lain terbatas. penyakap (penggarap tanah bagi hasil datau sewa) d. Lapisan kedua adalah para tukang. keunggulan yang diwariskan berlaku seumur hidup. Lapisan kedua terdiri dari tukang. nelayan. pengacara. 2. Sistem Feodal. politik. petani dan buruh dan lapiran ketiga diisi oleh para budak 2. bangsawan. misalnya pada seseorang yang menerima anugerah penghargaan/gelar/kebangsawanan 3. yaitu apakah didapat melalui kualitas pribadi. kepemilikan. raja. prestise kasta dijaga. seperti tingkah laku. petani dan pedagang. terutama kesempatan untuk memperoleh kekuasaan-kekuasaan tertentu. tentara dan pendeta. yaitu berkaitan dengan kedudukannya di masyarakat 3. status sosial. Berdasarkan kepemilikan tanah. masyarakat dapat dikategorikan menjadi empat golongan yaitu: a. menengah dan bawah 2. kerabat tertentu. Sistem pertanggaan (tingkatan) pada strata yang diciptakan masyarakat menyangkut prestise dan penghargaan.1. Sistem Kelas Sosial. ekonomi . penyesuaian diri ketat pada norma-norma kasta. yaitu berdasarkan pada status yang diusahakan 3.

perindustrian . KONSEKUENSI BENTUK STRUKTUR TERHADAP KONFLIK DAN INTEGRASI 1. Adanya konsolidasi berdampak: . Golongan Timur Asing (orang Cina. Portugis. petani dan pedagang. Lapisan terakhir terdiri dari pekerja-pekerja dan petani rendahan Pada masyarakat pedesaan (Jawa) maka sistem pelapisan sosialnya adalah: 1. indung tlosor yaitu kelas buruh tani. artinya anggota kelompok sosial tertentu termasuk jug anggota kelompok sosial yang memungkinkan anggota masyarakat memiliki keberagaman sifat yang berdasarkan ras. orang Bali identik dengan agama Hindu. Golongan Eropa (orang Belanda.memperkuat rasa persatuan antara komponen .Lapisan atas terdiri dari pemimpin parpol. Interseksi mempunyai akibat terhadap kemajemukan masyarakat yaitu: . Lapisan menengah terdiri dari pejabat administrasi.menimbulkan konflik jika perbedaan-perbedaan semakin tajam Saluran-saluran interseksi di Indonesia adalah .penguatan kelompok lain akan menimbulkan kecurigaan yang memicu terjadinya konflik Mutual akulturasi Adalah suatu proses interseksi yang berjalan terus menerus sehingga menimbulkan rasa saling menyukai budaya kelompok lain sehingga sadar atau tidak.meningkatkan solidaritas antar anggota suatu kelompok sosial .hubungan ekonomi. tidak punya rumah dan tanah pekarangan Pelapisan sosial pada masa kolonial adalah sebagai berikut: 1. kelas atas dasar keahlian. yaitu pemilik sawah yang juga sebagai pedagang perantara 3. pimpinan organisasi besar.hubungan politik. lapisan pertama adalah golongan priyayi. India) 3. Golongan bumiputera D. kuli karang kopek. individu-individu di dalam masayrakat tersebut akan mengikuti dan menggunakan kebudayaan lain tersebut. orang-orang kaya.hubungan sosial. yaitu penggarap sawah dengan sistem sewa 4. misalnya perdagangan. Perancis) 2. golongan kuli gundul. pendidikan . suku bangsa dan agama disebut proses interseksi atau persilangan. Arab. Konsekuensi Diferensiasi Interseksi Sifat hubungan antara ras. yaitu buruh tani yang hanya mempunyai rumah dan pekarangan saja tetapi tidak punya tanah pertanian sendir 5. misalnya partai Konsolidasi Adalah suatu proses penguatan atau peneguhan keanggotaan individu atau beberapa kelompok yangberbeda dalam satu kelompok melalui tumpang tindih keanggotaan.Misalnya Suku Melayu identik dengan agama Islam. misalnya perkawinan. golongan kuli kenceng. yaitu pegawai pemerintahan di desa atau pimpinan formal di desa 2. Arah dari mutual akulturasi ini adalah terjadinya integrasi Premordialisme . suku bangsa dan agama.

Dan keterikatan terhadap kelompoknya atau ingroup feeling ditunjukkan dengan adanya saling membantu dan saling menghormati. seragam yang dipakai f. penyebutan gelar. paling istimewa dan paling hebat. kesehatan b. selain mempunyai tujuan yang nyata juga mempunyai tujuan yang lain yaitu menunjukkan kedudukan seeorang di dalam masyarakat. Sifat keaslian ini misalnya berdasarkan kesukuan. Seseorang yang menjadi anggota kelompok menyebut dirinya sebagai ”in group’ dan orang lain di luar kelompoknya sebagai ”out group”. Jika pembedaan ini terlalu tajam maka akan menimbulkan kesenjangan sosial sehingga melahirkan kecemburuan sosial dan pada akhirnya konflik atau disintegrasi.meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain . pola komunikasi nonverbal d. selera makan Perbedaan perilaku individu pada kelas-kelas sosial tertentu. kegiatan rekreasi. pangkat. berbahasa dan gaya bahasa c. Sifat etnosentrisme bermula dari perasaan premodial yang kemudian meluas dan berkembang termasuk diantaranya politik aliran. atau jabatan e. cara berbusana b. Menurut Soerjono Soekanto. Aspek-aspek kehidupan sosial masyarakat yang dipengaruhi oleh diferensiasi. pendidikan c. Konflik Suatu proses antara dua pihak yang saling berusaha menyingkirkan dengan cara menghancurkan atau membuat pihak lain tidak berdaya. Konflik dapat berdampak: .keretakan hubungan antara anggota kelompok . antara lain sebagai berikut: a. tipe atau bentuk dan letak pemukiman g.Konsekuensi Stratifikasi Sosial Akibat dari sistem stratifikasi sosial adalah adanya perbedaan-perbedaan perilaku individu atau kelompok yang berada di dalamnya. Premordialisme dapat diartikan pula keterikatan terhadap daerah asal. stratifikasi dan kesempatan hidup adalah sebagai berikut: a. kegemaran dan penggunaan waktu luang f. kekerabatan dan kelompok-kelompok tertentu yang bersifat tradisional. Politik aliran adalah politik yang mementingkan pandangan atau cara berfikir kelompok tertentu yang sangat bertentangan dengan politik demokrasi 2 . Politik Aliran Sifat etnosentrisme. harapan hidup d.Diartikan sebagai ikatan-ikatan dalam masyarakat yang bersifat keaslian. menyebutkan konflik sebagai pertentangan atau pertikaian. yaitu suatu proses sosial individu atau kelompok yang berusaha memenuhi tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan disertai dengan ancaman dan atau kekerasan. Hal tersebut menimbulkan solidaritas dan kesetiaan terhadap kelompok. keadilan sosial 3. olah raga. menurut Sumner adalah anggota in-group menganggap bahwa segala sesuatu yang termasuk kelompoknya adalah yang terbaik.

perbedaan kepentingan d.. Apabila syarat-syarat tersebut tidak dipenuhi kelompok-kelompok yang berkonflik maka tanpa diduga sebelumnya akan meledak dalam bentuk kekerasan. Ada tiga . pertentangan pribadi b.kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia . Namun dipahami bahwa konflik berbeda dengan kekerasan. Kekerasan tidak akan muncul apabila kelompok yang saling bertentangan mampu memenuhi 3 macam prasyarat: 1. dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik Bentuk-bentuk konflik dapat berupa: a. Kekerasan Konflik yang tidak terkendali akan mengarah pada kekerasan (violent). Pengendalian konflik tersebut hanya mungkin dilakukan apabila berbagai kekuatan sosial yang saling bertentangan itu terorganisasi dengan jelas sehingga mudah untuk dikendalikan 3. memperjelas aspek-aspek kehidupan b.akomodasi. pertentangan antar kelas sosial d. jalan untuk mengurangi ketergantungan antarindividu dan kelompok d. Konflik sosial tidak akan berubah menjadi kekerasan apabila terjadi pengendalian kelompok yang berkonflik dengan cara yang baik. dalam suatu sistem sosial konflik terjadi jika para penghuni sistem tersebut membiarkan dirinya dibimbing oleh tujuan-tujuan (nilai-nilai) yang bertentangan dan terjadi secara besar-besaran. membantu menghidupkan kembali norma-norma lama dan menciptakan norma. Setiap kelompok yang terlibat di dalam konflik harus mematuhi aturan-aturan permainan tertentu. konflik antara satuan nasional. Kekerasan merupakan konflik-konflik sosial yang tidak terkendali oleh masyarakat atau mengabaikan sama sekali norma dan nilai sosial yang ada sehingga berwujud pada tindakan merusak (destruktif). pertentangan politik e. pertentangan rasial c. menungkinkan adanya penyesuaian kembali norma-norma dan nilai-nilai c. perubahan-perubahan nilai yang cepat Menurut De Moor. pertentangan internasional Faktor-faktor Penyebab Suatu Konflik a. misalnya antara peranan-peranan dalam keluarga atau profesi b. konflik antara kelompok-kelompok sosial c. Masing-masing kelompok yang terlibat konflik menyadari akan situasi konflik antara mereka 2. Menurut Dharendorf pembagian konflik di masyarakat ada lima: a. konflik antara kelompok-kelompok yang terorganisir dan tidak terorganisir d. perbedaan latar belakang budaya c.perubahan kepribadian pada individu . perbedaan individu b.norma-norma baru 4. misalnya partai politik. konflik antara atau dalam peran sosial. suatu hal yang akan memungkinkan hubungan-hubungan sosial diantara mereka menemukan suatu pola tertentu. antara negara-negara atau organisasi – organisasi internasional Segi positif konflik adalah: a. Aturan main ini pada saatnya akan menjamin keberlangsungan hidup kelompok-kelompok itu sendiri.

Munculnya teori ini karena teori Deprivasi Relatif tidak menjelaskan tahapantahapan yang terjadi sehingga pecahnya kekerasan. konsiliasi b. yaitu membandingkan antara harapan dan kenyataan. arbitrasi Teori-Teori Kekerasan a. termasuk kekerasan. N. Misalnya kasus Freeport. rasa aman. Jika kelompok kecil merasa tidak ada wadah untuk menyalurkan peran sertanya dalam kelompok yang lebih luas. Teori Faktor Kelompok Teori ini berawal dari individu membentuk kelompok dan tiap kelompok memiliki identitas kelompok. minoritas-mayoritas dan sebagainya c. Setiap konflik akan segera dinetralkan dengan adanya loyalitas ganda dari para anggota masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial . Kedua. huru hara dan tetorisme selalu berawal dari individu b. Jadi integrasi sosial adalah proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan bermasyarakat. Konflik rasial diatas bermuara pada masalah lainnya yaitu ketidakadilan. kekuasaan dan keuntungan dari kerusuhan itu serta tidak merasa bertanggung jawab atas perilakunya dalam kerusuhan itu Teori Ideologi menyatakan kekerasan dilakukan oleh sekelompok kecil orang yang memiliki ideologi yang berbeda. Adanya PT Freeport di Papua menyebabkan kedatangan orang luar Papua termasuk orang asing dengan kehidupan yang lebih canggih. setiap perilaku kelompok . Smelser menjelaskan tahapan-tahapan terjadinya kekerasan sebagai berikut 1) situasi sosial yang memungkinkan timbulnya kerusuhan akibat struktur sosial tertentu 2) kejengkelan atau tekanan sosial 3) berkembangnya prasangka kebencian yang meluas terhadap suatu sasaran tertentu 4) mobilisasi massa untuk beraksi 5) kontrol sosial d. maka akan berpotensi menjadi tindak kekerasan atau kekacauan 5. sistem sosial senantiasa terintegrasi di atas dua landasan berikut. kerusuhan massal atau kekerasan hanya dilakukan oleh orang-orang tertentu saja yaitu orang-orang yang memperoleh anonimitas. Teori Alternatif Teori Lingkungan Sosial menyatakan bahwa kerusuhan berawal dari lingkungan fisik yang tidak kondusif Teori Individu menurut MacPail. suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya konsensus diantara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental. Teori Dinamika Kelompok Teori Deprivasi Relatif.Melihat kecanggihan para pendatang para penduduk lokal merasa sangat tertinggal sehingga sering melakukan perlawanan terhadap pendatang dan aparat keamanan. Identitas kelompok yang sering dijadikan alasan pemicu kerusuhan adalah identitas rasial atau etnik. Menurut pandangan fungsionalisme struktural. mediasi c. masyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial (cross-cutting affiliations).bentuk pengendalian konflik sosial: a. Teori Kerusuhan Massa. yaitu pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan dalam suatu sistem sosial dan membuat suatu keseluruhan atau menyatukan unsur-unsur tertentu.khususnya dalam suatu masyarakat yang beranekaragam. Integrasi Sosial Integrasi mengandung dua pengetian. Teori Faktor Individual Menurut beberapa ahli .J. Pertama.

mobilitas geografi d. urbanisasi. turunnya derajat kelompok Mobilitas Antargenerasi yaitu mobilitas yang ditandai dengan perkembangan taraf hidup naik atau turun dalam suatu generasi. Perubahan kondisi sosial b. membentuk kelompok baru Mobilitas sosial vertikal ke bawah mempunyai dua bentuk utama a. Misalnya pemuda angkatan sembilan puluh memiliki kesempatan untuk mengembangkan iptek karena hidup di tengah industrialisasi Gerak Sosial Geografis adalah perpindahan individu atau kelompok dari satu daerah ke daerah yang lain seperti transmigrasi. homogenitas kelompok b. Mobilitas sosial vertikal merupakan perpindahan individu atau objek-objek sosial lainnya daru suatu kedudukan ke kedudukan lainnya yang tidak sederajat. Komunikasi yang bebas d. Pada mobilitas antargenerasi tidak mungkin terjadi mobilitas horisontal karena berarti tidak terjadi perubahan pada taraf hidup Mobilitas Intragenerasi adalah peralihan status sosial yang terjadi dalam satu generasi. dan migrasi Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mobilitas a. perkawinan dan bergabung . efektivitas dan efesiensi komunikasi Bentuk-bentuk integrasi dapat berupa asimilasi atau akulturasi 6. Ekspansi teritorial dan gerak populasi c. turunnya kedudukan b. Mobilitas sosial vertikal ke atas mempunyai dua bentuk utama a. Pembagian kerja e. masuk ke dalam kedudukan yang lebih tinggi b. Bentuk-bentuk Mobilitas Sosial Mobilitas sosial horisontal merupakan peralihan individu atau objek-objek sosial lainnya dari suatu kedudukan ke kedudukan lain yang sederajat. perubahan tempat tinggal. besar kecilnya kelompok c. dapat mobilitas sosial vertikal naik (social climbing) atau mobilitas sosial turun (social singking). perubahan nama. perubahan tingkah laku. Mobilitas intragenerasi merupakan mobilitas yang terjadi dalam satu kelompok generasi yang sama. Situasi politik Beberapa cara yang digunakan untuk gerak ke atas dalam mobilitas yaitu perubahan standar hidup.Para penganut teori konflik berpandangan bahwa suatu masyarakat terintegrasi atas dasar paksaan (coercion) dari suatu kelompok atau satuan sosial yang dominan terhadap kelompok atau satuan sosial yang lain Faktor-faktor pendorong integrasi sosial antara lain: a. Tingkat vertilitas yang berbeda f. Mobilitas Sosial Mobilitas Sosial adalah gerak perpindahan dari strata satu ke strata sosial lainnya secara vertikal atau horisontal.

agama menjadi salah satu faktor pembentuk identitas sosial e. terbatas c. homogen b. Organisasi politik e. Lembaga pendidikan (dianggap sebagai social elevator) d. statis e. kedudukan manusia di hadapan Tuhan adalah sama c. terbuka .. campuran d. Lembaga-lembaga keagamaan c. penyesuaian (akomodasi) SOAL UJIAN NASIONAL 1.dengan asosiasi tertentu Saluran – Saluran Mobilitas Sosial (Social Circulation) a. konflik antarkelas b. 1 Keterangan: 2 1 = pekerja profesional 2 = Pekerja Terampil 3 = Pekerja kasar 3 Pelapisan sosial pada masyarakat seperti digambarkan di atas bersifat a. konflik antarkelompok sosial c. Hindu dan Budha sehingga berkembang kelompokkelompok umat beragama. Hal tersebut menunjukkan adanya diferensiasi sosial yang disebabkan oleh. tetapi tidak menunjukkan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah 2. setiap agama memiliki perbedaan dalam beribadah b. Angkatan Bersenjata b. Organisasi keahlian g.. konflik antargenerasi d. a. setiap agama mempunyai kepercayaan berdasarkan wahyu Jawab : B Karena diferensiasi menunjukkan pembedaan yang dikaitkan dengan interaksi. Di Indonesia terdapat Agama Islam. setiap umat beragama mempunyai tingkatan sosial yang berbeda d. Saluran Perkawinan Adanya mobilitas sosialdapat menyebabkan a. Kristen. Organisasi Ekonomi f.

.Jawab: E Sifat sistem pelapisan terbuka terjadi manakala setiap setiap anggota masyarakat mempunyai kesempatan untuk berusaha dengan kecakapannya sendiri untuk naik lapisan.. Pada gambar diatas kesempatan untuk menjadi pekerja profesional dapat diperoleh siapapun dari lapisan pekerja terampil yang berjuang untuk menjadi profesional. perjuangan Jawab: E Jabatan adalah sesuatu yang status yang diperoleh melalui perjuangan 4. Setelah berhasil saling memahami pendapat yang berkembang mereka menyapakati konsensus baru sebagai jalan tengah. pengangkatan e. begitu pula sebaliknya 3. Bentuk akomodasi tersebut adalah.. a... mediasi Jawab: A Kompromi merupakan suatu bentuk akomodasi ketika pihak-pihak yang terlibat perselisihan saling mengurangi tuntuan agar tercapai suatu penyelesaian. Penyelesaian konflik politik dilakukan melalui perundingan antara lembaga perwakilan rakyat dengan lembaga pemerintah. Sikap dasar untuk melaksanakan kompromi adalah bersedia untuk merasakan dan memahami keadaan pihak lainnya 5. kompetisi e.. Perhatikan skema struktur interseksi di bawah ini Skema diatas menunjukkan telah terjadi persilangan keanggotaan dalam kelompok sosial berdasarkan kriteria . .. penghargaan b. kompromi b. pemberian c. a. penunjukan d. kolaborasi c. kooperasi d. Perhatikan gambar piramida sosial di bawah ini ! Presiden Gubernur Walikota Status sosial diatas diperoleh berdasarkan .

Perhatikan gejala-gejala sosial berikut ! 1. 3 dan 4 Jawab : C Pitirim Sorokin menyatakan terdapat saluran-saluran tertentu dalam masyarakat. keadaan ekonomi masih sangat rendah (miskin) 3. 1 dan 2 b... ras dan agama e.. 1 dan 3 c. wilayah d. a. organisasi keahlian yang baik dan berfungsi bagi anggota 4.. konflik status yang dialami individu dari strata atas dan menengah Dari faktor sosial di atas. ekonomi e. politik Jawab : E Gerakan separatisme di Indonesia adalah pergolakan di daerah yang ingin memisahkan diri dari NKRI. suku dan adat d.a.. 1 dan 3 c. a. 2 dan 3 d. Konflik tersebut dilatarbelakangi oleh kepentingan. 2 dan 4 e. Perhatikan faktor sosial dibawah ini: 1. 7. agama dan daerah c. agama dan suku b. perkawinan antara dua individu yang berbeda status sosial 4. 1 dan 2 b. potensi sumber daya alam yang minim 2. 2 dan 4 . Proses gerak sosial vertikal melalui saluran tersebut disebut social circulation yaitu: (1) Angkatan Bersenjata (2) Lembaga-lembaga Keagamaan (3) Lembaga Pendidikan (4) Organisasi Politik (5) Organisasi Ekonomi (6) Organisasi Keahlian (7) Saluran Perkawinan.. sosial b.. yang termasuk pendorong mobilitas adalah. 2 dan 3 d. dan pemeluk agama Kristen dari suku Jawa 6. ajaran agama didasarkan pada kitab suci yang sakral 2. suku dan pekerjaan Jawab: A Terjadi persilangan dari pemeluk agama Islam yang berasal dari suku Banjar.. budaya c. Konflik vertikal yang terjadi di Maluku antara pemerintah Indonesia dan gerakan separatis Republik Maluku Selatan sudah lama berlangsung. politik masyarakat yang mengatur hak dan kewajiban para warga Yang merupakan saluran mobilitas sosial vertikal naik adalah. angkatan bersenjata mempunyai jenjang kepangkatan 3. a. 8. Hal ini muncul disebabkan kesulitan politik dan kesalahan pendekatan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat di daerah.

Perhatikan skema berikut ! Ayah Ibu (petani) (pedagang) Anak 1 Anak 2 Anak 3 (pegawai) (manajer) (direktur) Berdasarkan gambar di atas telah terjadi mobilitas sosial . situasi politik. Konflik yang kadang-kadang terjadi antara kelompok generasi tua dengan generasi muda ditandai dengan adanya perbedaan pandangan.e.. vertikal antargenerasi turun b. Pada gambar diatas terjadi perubahan sosial antargenerasi dan terjadi perubahan strata naik dari kehidupan generasi oranga tua ke anak. a. Contoh konflik antargenerasi tersebut pada umumnya disebabkan oleh faktor. 10. keinginan melihat daerah lain 9. horisontal antargenerasi Jawab: B Perubahan sosial vertikal adalah terjadinya perubahan starta /tingkat pada kehidupan. peranan yang berbeda . posisi dalam masyarakat e. potensi sumber daya alam yang rendah 7. kepentingan c. perubahan sosial d. vertikal intragenerasi naik d.. keadaan ekonomi 6. sistem sosial terbuka 2. sikap. sistem pemerintahan yang demokratis 4. umur/usia b.. 3 dan 4 Jawab: A Faktor pendorong mobilitas adalah 1... Dapat karena naik atau turunnya status atau jabatan. vertikal antargenerasi naik c.. a. tingkah laku dan tutur kata. misalnya karena perang 3. vertikal intragenerasi turun e. faktor kependudukan 5.

. sengketa batas tanah pekarangan antara Pak Akhmad dengan Pak Badu diselesaikan di pengadilan. a.. Perhatikan gambar stratifikasi sosial berikut ! A Keterangan: A A : Pengusaha Besar B B : Pengusaha Menengah C C : Pengusaha Kecil Berdasarkan gambar diatas dapat disimpulkan bahwa pembentukan stratifikasi sosial didasarkan atas kriteria. arbitrasi c. Karena tidak dapat diselesaikan di tingkat RT/RW. 13. Hal tersebut menimbulkan konflik karena generasi tua ingin mempertahankan nilai-nilai lama yang masih relevan dengan kehidupan budayanya. Dalam masalah ini terjadi benturan perbedaan kepentingan antara generasi tua dan generasi muda 11. tingkat pendidikan d. Bentuk akomodasi tersebut termasuk.... penguasaan teknologi e. lapisan menengah adalah pengusaha menengah dan lapisan bawah adalah pengusaha kecil yang memiliki modal paling kecil. ajudikasi d... gelas kesarjanaan c.. Gambar stratifikasi sosial pada masa kolonial di samping mempunyai sifat. konsiliasi Jawab: C Ajudikasi adalah bentuk proses penyelesaian masalah atau penysuaian (akomodasi) melalui jalur hukum atau peradilan. (lihat soal) Keterangan: A 1 = golongan Eropa 2a = Golongan bangsawan 2b = Golongan bangsawan . koersi e. spesialisasi keahlian Jawab : A Karena dalam bidang ekonomi khususnya dikalangan pengusaha sebagai penentu strata sosial mereka adalah jumlah/besarnya modal yang dimiliki sehingga tercipta lapisan atas yang dihuni oleh pengusaha besar. 12. mediasi b. a.. sebaliknya generasi muda ingin ada perubahan sesuai dengan perkembangan zaman. kuantitas modal b.Jawab : B Konflik antargenerasi terjadi antara generasi tua yang mempertahankan nilai-nilai lama dan generasi muda yang ingin mengadakan perubahan.

Pada lapisan campuran terlihat bahwa mobilitas vertikal hanya dapat terjadi pada golongan yang sama. Henry melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum UNDIP 2. tetutup d. dan golongan pribumi yang menduduki strata paling bawah. otomatis c.. Artinya strata yang satu tidak bisa dimasuki oleh individu atau kelompok yang berasal dari strata yang lain 15. sengaja b. Ibu Siti pindah ke daerah asal karena ingin mendekati orang tuanya 3. Setelah lulus SMA. Bersifat campuran karena terjadi kemungkinan mobilitas sosial.. golongan timur jauh. terbuka b. Untuk menentukan perubahan status sosial seseorang bisa melalui usaha atau perkawinan. golongan bangsawan. homogen e. homogen e. namun untuk mobilitas sosial horisontal sifatnya tertutup kelompok sosial tersebut. seorang staff dipromosikan menjadi kepala bagian di kantornya . Poniman. campuran d. heterogen Jawab : C Di masa kolonial stratifikasi sosial bersifat campuran dimana strata terdiri dari golongan eropa. tertutup c. a. campuran Jawab: C Dari gambar tersebut tidak terjadi perpindahan antar strata. 14. Perhatikan contoh mobilitas berikut: 1.3 = Golongan pribumi a. Perhatikan sekma struktur sosial di bawah ini ! Dicopy-an Skema diatas menunjukkan struktur sosial vertikal yang bersifat.

interseksi sosial c. dan keahlian serta perkawinan. lembaga keagamaan d. organisasi ekonomi formal Jawab : D Seseorang dapat melakukan mobilitas sosial dengan melalui saluran antara lain : angkatan bersenjata.ekonomi. pendidikan dasar b. sekolah/pendidikan.. 17. organisasi politik. akulturasi sosial Jawab: B Interseksi sosial merupakan persilangan atau pertemuan/titik potong keanggotaan anggota-anggota dari . 1 dan 2 b.. Pemuda tersebut kemudian menempati status sosial yang setara dengan istrinya. Saluran yang digunakan untuk mobilitas adalah. Tomy.. perkawinan dan pendidikan e. Seorang pemuda terpelajar dari kalangan biasa menikah dengan putri hartawan... a. Dari kasus tersebut pemuda tersebut dapat melakukan perpindahan kedudukan sosialnya dengan cara perkawinan. a. 2 dan 3 d. Perhatikan skema berikut ! Struktur sosial pada masyarakat majemuk di atas berbentuk . 2 dan 4 e. seorang pelajar ikut program pertukaran siswa ke Malaysia Dari pernyataan di atas yang merupakan mobilitas vertikal adalah.. asimilasi sosial e.4.. partai politik c. karena semakin tinggi pendidikan yang diperoleh maka semakin tinggi pula secara otomatis trata/tingkatan yang diperolehnya. konsolidasi sosial b. lembaga keagamaan. 3 dan 4 Jawab : B Karena dari contoh nomor 1 dan 3 terlihat bahwa ada sebuah perpindahan seseorang atau kelompok dari suatu kedudukan sosial pada kedudukan sosial yang lain yang tidak sederajat 16. Sedangkan pendidikan merupakan social elevator bagi individu yang mengikutinya. integrasi sosial d. 1 dan 3 c. a..

Kejahatan terorganisir. secara khas dilakukan secara terus-menerus sehingga menjadi dominan dalam kehidupan pelaku dan dikenal umum oleh masyarakat Robert M.dua suku bangsa atau lebih dalam kelompok-kelompok sosial dalam suatu masyarakat yang majemuk. Penyimpangan dalam bentuk konsumsi yang berlebih. mafia peradilan 3. penyimpangan kelompok 3. Kejahatan koorporat. penggelapan uang perusahaan.Z Lawang mengemukakan macam penyimpangan yaitu: 1. Dari struktur sosial pada soal merupakan sebuah interseksi golongan suku bangsa dan agama Materi: Perilaku Menyimpang dan Pengendalian SKL 3 Mengidentifikasi berbagai perilaku menyimpang dan pengendalian sosial dalam masyarakat Materi • Perilaku meyimpang • Pengendalian sosial Ringkasan A. kejahatan terhadap konsumen Berdasarkan banyaknya pelaku penyimpangan dibedakan menjadi: 1. bersifat sementara dan masyarakat masih bisa menerima 2. Ada dua proses pembentukan perilaku menyimpang yaitu: 1. perilaku menyimpang sekunder. misalnya penjudi. perilaku menyimpang primer. penyimpangan campuran . misalnya perdagangan perempuan. misalnya pembuangan limbah di laut. yaitu kejahatan yang dilakukan atas nama perusahaan yang bertujuan menaikkan keuntungan atau menekan kerugian. Penyimpangan seksual 3. Penyimpangan dalam bentuk gaya hidup. Kejahatan kerah putih. sindikat. Perilaku menyimpang Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku yang menyimpang tersebut. Bentuk-Bentuk Penyimpangan Perilaku menyimpang dibedakan menjadi dua yaitu: 1. Keller dan Calhoun membedakan tipe kejahatan menjadi: 1. penyimpangan individual 2. Penyimpangan sebagai hasil sosialisasi dari nilai-nilai subkebudayaan menyimpang Perilaku menyimpang bersumber pada pergaulan yang berbeda. misalnya alkoholisme Light. misalnya konsumsi narkoba 2. yaitu kejahatan yang dilakuakn oleh orang yang memiliki kedudukan dan pengetahuan tinggi. Kejahatan tanpa korban. Penyimpangan dari sosialisasi yang tidak sempurna Proses ini terjadi karena nilai dan norma yang dipelajari kurang dapat dipahami dalam proses sosialisasi sehingga orang tidak mempertimbangkan resiko dan melakukan penyimpangan B. pemabok 4. Perilaku menyimpang ditentukan batasannya oleh norma-norma kemasyarakatan yang berlaku dalam suatu budaya sehingga pengertian perilaku menyimpang berbeda-beda di setiap masyarakat. Pergaulan dengan kawan yang kurang baik mengakibatkan perilaku menyimpang 2. korupsi 4. misalnya penghindaran pajak. Perilaku menyimpang yang dianggap sebagai kejahatan atau kriminal 2.

2 3 4 5 Konformitas Inovasi Ritualisme Retrealisme (pengunduran diri) Rebellion (pemberontakan) + + ++ + + Keterangan: + : menunjukan sikap menerima . ego adalah bagian diri yang bersifat sadar dan rasional. Id adalah bagian diri yang tidak sadar atau naluri. Superego adalah bagian diri yang telah menyerap nilai dan norma dan berfungsi sebagai suara hati Teori K. tetapi adanya julukan membuat pelaku mengidentifikasi dirinya sesuai dengan julukan tersebut. Sutherland Sutherland memandang bahwa perilaku menyimpang bersumber dari pergaulan yang berbeda.: sikap menolak + : penolakan terhadap nilai-nilai yang berlaku dan berupaya mengganti dengan nilai-nilai baru . Merton Perilaku menyimpang timbul karena anomi yaitu adanya ketidakharmonisan antara tujuan budaya dengan cara-cara yang dipakai untuk mencapai tujuan budaya tersebut. Mula-mula sifat penyimpangannya primer. Misalnya seseorang yang ingin berprofesi sebagai perampok maka ia mempelajari (berinteraksi) cara-cara merampok dengan teman-temannya yang terlebih dahulu jadi perampok Teori Labelling dari Edwin M. Tipologi adaptasi individu dari K Merton No Cara-cara Adaptasi Tujuan Budaya Cara-cra yang Melembaga 1. Teori-teori Perilaku Menyimpang Teori Differential Association (kelompok yang berbeda) oleh Edward H. Teori Psikologi dari Sigmud Freud Perilaku menyimpang terjadi karena id tidak bisa dikendalikan oleh ego yang seharusnya dominan maupun superego yang tidak aktif. Menurut K Merton terdapat lima cara pencapaian tujuan budaya dari cara yang wajar sampai dengan yang menyimpang. kelompok dan budaya.C. cap atau etiket yang ditujukan pada seseorang oleh masyarakat. artinya seorang individu mempelajari perilaku menyimpang dari interaksinya dengan seorang individu yang berbeda latar belakang asal. Lemert Menurut teori ini seseorang menjadi menyimpang karena proses labelling berupa julukan.

yang bertujuan untuk mengajak. dan gabungan Dilihat dari jumlah cakupan yang terlibat 1.Teori Fungsi dari Emile Durkheim Menyatakan bahwa tercapainya kesadaran moral dari semua anggota masyarakat karena faktor keturunan. cemooh 6. atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku F. Coersif (paksaan) 3. represif (memperbaiki) 3. sikap mental yang tidak sehat 2. pengawasan dari individu terhadap kelompok 3. dorongan kebutuhan ekonomi 6. Bentuk-bentuk pengendalian sosial 1. sebab orang yang berwatak jahat pun akan selalu ada. yaitu menciptakan suatu situasi yang dapat mengubah sikap atau perilaku yang negatif dan seseorang terpaksa taat dari situasi yang sengaja diciptakan pengendali 4. intimidasi . prevantif (pencegahan) 2. pengaruh lingkungan dan media massa 5. desas desus 7. pengawasan dari individu terhadap individu lain 2. keinginan untuk dipuji atau gaya-gayaan 7. proses belajar yang menyimpang 8. keluarga yang broken home 3. Artinya kejahatan itu selalu ada. adanya ikatan sosial yang berlebihan 10. ostrasisme (pengucilan) 8. Kompulsif. perbedaan lingkungan fisik dan lingkungan sosial. lingkungan tempat tinggal. ketidaksanggupan menyerap norma budaya 9. kelompok bermain dan media massa E. mendidik. Sifat-sifat Pengendalian Sosial Dilihat dari waktu pelaksanaannya 1. Pervasi yaitu nilai dan norma disampaikan atau dimasukkan secara berulang-ulang dan terus menerus dengan harapan akan melekat dalam jiwa seseorang sehingga akan terbentuk sikap yang diharapkan G. pengawasan dari kelompok terhadap individu Dilihat dari aspek pelaksanaannya 1. akibat proses sosialisasi nilai-nilai subkebudayaan menyimpang 11. Persuasif (tanpa kekerasan) 2. Bahkan Durkheim berpangan bahwa kejahatan itu perlu agar moralitas dan hukum dapat berkembang secara normal D. Pengendalian Sosial Pengendalian Sosial (social control) adalah segenap cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan. akibat kegagalan dalam proses sosialisasi Media pembentukan perilaku menyimpang dapat diperoleh melalui keluarga. Sebab-sebab Perilaku Menyimpang 1. pengawasan dari kelompok terhadap kelompok 4. agama 3. pelampiasan rasa kecewa 4. pendidikan 2.

menasehati. Polisi Polisi merupakan salah satu pranata sosial yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban 2. panitera. jaksa. fraundulens (pihak ketiga) 9.. Tokoh Masyarakat Tokoh masyarakat adalah seseorang yang dianggap mempunyai kelebihan tertentu dan menjadi penuntun di masyarakat sekitarnya 5. Mengembangkan rasa malu 4. Di sekekolah siswa dapat melakukan pembiasaan dan tersistimatis. Seorang polisi menilang seorang pengendara motor karena tidak memakai helm dengan maksud untuk menciptakan keteraturan sosial di masyarakat. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk dari. Fungsi Pengendalian Sosial 1. kekerasan fisik 5.. pengacara dan polisi Unsur-unsur tersebut bertugas menyelenggarakan pengadilan terhadap individu yang melanggara norma hukum yang berlaku 3. a. Adat Adat merupakan tata kelakuan yang kuat sehingga merupakan hukum non formal bagi masyarakat. Sosialisasi Sosialisai dilakukan agar anggota masyarakat bertingkah laku seperti yang diharapkan tanpa melalui jalur formal dan informal 2. Menciptakan sistem hukum Pengendalian sosial dapat dilaksanakan melalui 1. Peranan Pranata Sosial paksaan. Mengembangkan rasa takut 5. menegur dan bahkan menghukum agar anak kembali mematuhi nilai dan norma yang berlaku SOAL UJIAN NASIONAL 1. gunjingan hingga pengucilan 4. Memberikan imbalan kepada warga yang mentaati norma 3. teguran 10. hukuman H. Adapun pelaksanaannya juga terprogram menurut kurikulum tertentu 6. Tekanan Sosial Tekanan Sosial perlu dilakukan agar masyarakat sada dan mau menyesuaikan diri dengan aturan kelompok. Pengadilan Unsur pengadilan terdiri dari hakim. Sekolah Sekolah merupakan cara pengendalian yang efektif karena merupakan media sosialisasi yaitu wadah pembelajaran siswa dalam bertingkahlaku..4. ketertiban sosial . Dalam keluarga orang tua mengendalikan perilaku anak-anaknya agar sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dengan cara mendidik. Mempertebal keyakinan masyarakat tentang kebaikan norma 2. Masyarakat dapat memberikan sanksi terhadap individu yang melanggar aturan kelompok I. Keluarga Keluarga merupakan lembaga pengendalian secara non formal dan keluarga juga merupakan media sosialisasi. Usaha penanaman pengetian tentang nilai dan norma kepada anggota masyarakat diberikan dalam Pengendalian Sosial : 1. mensosialisasi. Ketika terjadi pelanggaran terhadap adat maka masyarakat akan memberikan cemooh.

fungsi e. Hukuman yang mungkin diterapkan apabila seseorang tidak berhasil menyesuaikan diri 4. Terjadinya perilaku menyimpang tersebut sesuai dengan teori . atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku.. yang bertujuan untuk mengajak. Remaja yang sedang mengalami stress berat berupaya untuk menghilangkan kekalutannya dengan mengkonsumsi narkoba... Julukan sebagai pembolos dari gurunya juga diikuti oleh teman-temannya. negatif . sosialisasi norma e. hukuman sosial Jawab : B Pengendalian Sosial (social control) adalah segenap cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan. Penyimpangan yang dilakukan remaja tersebut dapat diancam dengan sanksi berat karena termasuk penyimpangan. hukuman b. Jenis pengendalian sosial yang menekankan pada tindakan atau ancaman dengan menggunakan kekuatan fisik antara lain. maka ia kemudian mengulang perbuatannya secara terus-menerus. primer b. positif d... perilaku menyimpang d. pelatihan d. labeling b. Lemert yang menyatakan bahwa seseorang yang melakukan penyimpangan pada tahap awal (primer) lalu oleh masyarakat sudah diberi cap sebagai penyimpang maka orang tersebut terdorong untuk melakukan penyimpangan sekunder (tahap lanjut) dengan alasan terlanjur ”kepalang basah” 3. sekunder c. desas-desus c. mendidik. a. pengendalian sosial c. konflik Jawab: A Teori labeling dipelopori oleh Edwin M. anomi d... agar masyarakat mau mematuhi norma-norma sosial yang berlaku. Dengan demikian tujuan pengendalian sosial adalah 1. a. pendidikan e.. baik dengan kesadaran sendiri maupun karena paksaan 2.b. perilaku c. agar dapat mewujudkan keserasian dan ketentraman dalam masyarakat 3. a. Karena perlakuan dari guru dan teman-temannya yang mencap Rudi sebagai pembolos.. teguran Jawab: A Hukuman adalah jenis pengendalian yang menggunakan fisik. bagi yang melakukan penyimpangan diusahakan agar kembali mematuhi norma-norma yang berlaku 2. Rudi yang bolos sekolah satu kali dicap pembolos oleh gurunya.

preventif d.. gaya hidupnya didominasi oleh perilaku menyimpang b. masyarakat tidak bisa mentolerir perilaku menyimpang tersebut. a. a. sosialisasi efektif Jawab: C Bentuk pengendalian sosial desas-desus adalah berita yang menyebar secara cepat dan tidak . Setiap malam Ani selalu keluar. Seorang anak mengalami keterbatasan komunikasi dengan kedua orang tuanya. Setiap hari. Dari kasus tersebut dapat disimpulkan bahwa gosip dapat berfungsi sebagai alat. kuratif c. Mendengar dirinya digosipkan sebagai wanita nakal.e. Contoh tersebut merupakan bentuk pengendalian sosial yang bersifat. sehingga anak tersebut berbeda atau menyimpang dari kebiasaan masyarakat. sosialisasi dengan subkultur menyimpang e. perubahan sosial e. a. ibu dan ayah anak ini sangat sibuk karena harus mengurus perusahaannya.. asosiasi diferensiasl b. Keluarga adalah lembaga yang paling bertanggungjawab atas penanaman norma-norma masyarakat dalam diri anggota keluarga. diferensiasi sosial c. Seorang ibu menasehati putranya untuk berhati-hati dalam memilih teman bergaulnya agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif. pemberian label/cap sebagai penyimpang d.. Proses pembentukan perilaku menyimpang anak tersebut terjadi karena. persuasif e... korektif Jawab: C Pengendalian sosial secara preventif adalah usaha yang dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang 7. sosialisasi yang tidak sempurna c.. pelapisan sosial b. gaya hidup Jawab: B Penyimpangan sekunder adalah perbuatan yang dilakukan secara khas dengan memperlihatkan perilaku menyimpang dengan ciri-ciri: a.. maka ia pun tidak suka lagi keluar malam. represif b. Ketika keluarga tidak berhasil mendidik anggotanya. gangguan mental atau jiwa individu Jawab: B Sosialisasi yang tidak sempurna adalah ketidakmampuan individu menyerap nilai dan norma yang diajarkan. maka yang terjadi adalah penyimpangan perilaku 6. maka ia pun kemudian digosipkan sebagai wanita nakal.. Proses sosialisasi bisa dianggap tidak berhasil jika individu tersebut tidak berhasil mendalami norma-norma dalam masyarakat. Keterbatasan perhatian dan komunikasi dengan orang tuanya membuat anak ini tidak dapat memahami nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat. 5. pengendalian sosial d..

INTERAKSI SOSIAL Interaksi sosial berawal dari tindakan sosial. Sugesti. Identifikasi. Perasaan simpati yang mendalam akan melahirkan empati. tujuan tidak diperhatikan 3. yaitu dorongan yang diberikan individu atau kelompok kepada individu atau kelompok lainnya sehingga individu atau kelompok yang diberi motivasi melaksanakan apa yang dimotivasikan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. yaitu kecenderungan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain 4. kelompok mayoritas terhadap minoritas 3. Pemberi sugesti biasanya orang yang berwibawa. yaitu tindakan berdasakan afeksi (perasaan) atau emosi Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antar orang perorang. yaitu tindakan dengan memperhitungkan manfaat atau sesuai dengan nilai-nilai masyarakat. Simpati. antara kelompok-kelompok dengan kelompok-kelompok lain maupun antara kelompok manusia dengan individu. yaitu tindakan meniru sikap. tingkah laku atau penampilan fisik 2. Tindakan sosial adalah tindakan yang dipengaruhi atau untuk mempengaruhi orang lain Ada empat tindakan sosial: 1. tindakan. Interaksi sosial karena pada dasarnya manusia memiliki naluri gregariousness (naluri untuk hidup bersama). yaitu pemberian pengaruh dari satu pihak ke pihak lain sehingga pihak yang dipengaruhi bertindak tanpa berfikir panjang. Biasanya setelah mendapat gosip individu tersebut akan merasa malu dan bersalah sehingga akan lebih berhati-hati dalam bertindak Diposkan oleh luwesagustina di 19:45 Materi: Interaksi Sosial SKL 1 Mendeskripsikan interaksi sosial sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat Materi : • Interaksi sosial • Bentuk-bentuk interaksi • Proses pembentukan kelompok. tindakan rasional berorientasi nilai. Ciri interaksi adalah resiprokal yaitu adanya aksi dan reaksi Faktor yang menjadi dasar proses interaksi: 1.berdasarkan kenyataan. yaitu perasaan seolah-olah merasakan apa yang dialami oleh pihak lain yang diempatikannya. Syarat interaksi yaitu kontak dan komunikasi Kata kontak berasal dari con atau cum yang artinya bersama-sama dan kata tango yang artinya menyentuh. Imitasi. yaitu tindakan berdasarkan kebiasaan dalam masyarakat 4. yaitu kesesuaian tujuan dengan cara bertindak 2. tindakan sosial instrumental. berpengaruh. tindakan afektif. lembaga dan organisasi sosial • Status dan Peranan Ringkasan A. Jadi secara harfiah kontak berarti saling menyentuh. tindakan tradisional. yaitu proses dimana seseorang tertarik dengan pihak lawan Sugesti yang mendalam akan melahirkan motivasi. Tetapi yang terpenting dalam kontak adalah kedua belah pihak sadar akan kesadarannya sehingga saling memberikan tindakan atau tanggapan Wujud kontak sosial yaitu .

Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan dari satu pihak kepada pihak lain. bargaining (tawar menawar) yaitu perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa 2.mendorong dan memudahkan proses integrasi dan asimilasi . Kerja sama (cooperation) Bentuk-bentuk kerjasama 1. yaitu kontak sosial yang memerlukan pihak ketiga sebagai media untuk melakukan hubungan timbal balik. ada tujuan tertentu yang hendak dicapai B. Komponen komunikasi adalah: 1. jabat tangan. yaitu pihak penerima pesan 3. kesatuan atau integrasi 1. ada pelaku lebih dari satu orang 2. BENTUK_BRNTUK INTERAKSI Bentuk – bentuk interaksi secara garis besar dibedakan menjadi dua yaitu yang mengarah pada asosiati dan disosiatif Asosiatif yaitu proses sosial yang mengarah pada kerukunan.menghindari disintegrasi .menjaga keutuhan bangsa dan menggalang persatuan dan kesatuan warga Adapun bentuk-bentuk akomodasi 1. kontak primer atau kontak langsung yaitu hubungan timbal balik yang terjadi secara langsung. Joint Venture yaitu kerjasama dalam mengusahakan proyek-proyek tertentu 2. koalisi yaitu kejasama dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama 4.meredam dan mencegah konflik . kontak sekunder. Komunikator. Akomodasi Akomodasi adalah bentuk penyelesaian pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan Tujuan Akomodasi adalah: . yaitu cara atau alat menyampaikan pesan 5. ada dimensi waktu (masa sekarang dan akan datang) 4. kooptasi yaitu penerimaan unsur baru dalam kepemimpinan 3. yaitu isi atau maksud yang disampaikan komunikator kepada komunikan 4. Misalnya Yanto meminta tolong Joko untuk mengajak Erna bergabung dalam kegiatan palang merah remaja.1. kontak antar kelompok 3. Media. Misalnya tatap muka. saling melirik 2. yaitu pihak penyampai pesan 2. kontak antarindividu 2. Pesan. ada komunikasi dua arah 3. coersion yaitu paksaan pihak kuat terhadap yang lemah . Umpan balik (feedback) yaitu tanggapan dari penerima pesan kepada penyampai Ciri-ciri interaksi 1. Komunikan. kontak antara individu dan suatu kelompok Dilihat dari langsung-tidaklangsung kontak dibedakan menjadi: 1.

artinya pertikaian sudah bersifat terbuka 4.kesediaan menghormati budaya asing .meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain ( + ) .kontravensi umum misalnya penolakan. ajudikasi. Konflik Suatu proses antara dua pihak yang saling berusaha menyingkirkan dengan cara menghancurkan atau membuat pihak lain tidak berdaya.kontravensi taktis misalnya provokasi. 2.kesempatan yang sama di bidang ekonomi . Persaingan (competition) Persaingan terjadi jika beberapa pihak menginginkan sesuatu yang jumlahnya terbatas. keraguan. Akulturasi yaitu proses penerimaan dan pengolahan unsur budaya asing menjadi bagian dari kebudayaan suatu kelompok tanpa menghilangkan kepribadian kebudayaan yang asli Disosiatif.sikap terbuka golongan penguasa . Kontravensi Kontravensi merupakan proses sosial yang ditandai dengan ketidakpastian. arbritrasi yaitu penyelesaian masalah melalui pihak ketika dimana keputusan pihak ketiga bersifat mengikat 4.kontravensi sederhana misalnya menyangkal pernyataan orang di depan umum . khianat .toleransi di antara kelompok yang berbeda . berpisah 11.perubahan kepribadian pada individu . yaitu saling mengurangi tuntutan antara pihak yang bertikai 3.persamaan unsur-unsur kebudayan .kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia .2. desas desus .amalgamasi (kawin campur) 4.. displacement. Konflik dapat berdampak: . penolakan dan penyangkalan yang tidak diungkapkan secara terbuka. yaitu proses sosial yang mengarah pada perpecahan dan disintegrasi 1. Pertikaian Merupakan sosial bentuk lanjut dari kontravensi. intimidasi. Asimilasi yaitu pada dasarnya merupakan perubahan yang dilakukan secara sukarela yang ditandai dengan adanya usaha mengurangi perbedaan yang ada Adapun faktor pendorongnya adalah: . konsilisasi yaitu usaha mempertemukan pihak yang bertikai bagi tercapainya persetujuan bersama melalui badan tetap 6.keretakan hubungan antara anggota kelompok . case fire (genjatan senjata) yaitu penghentian pertikaian untuk sementara waktu 3.kontravensi rahasia misalnya pembocoran rahasia. pengalihan perhatian 10. stalemate yaitu bentuk akomodasi dimana pihak yang bertentangan mempunyai kekuatan seimbang sehingga berhenti pada suatu tempat tertentu 8.kontravensi intensif misalnya penghasutan. mengejutkan pihat lawan 3. segregasi. Bentuk-bentuk kontravensi menurut Leopold von Wiese . mediasi yaitu penyelesaian masalah yang difasilitasi oleh pihak ketiga yang bersifat netral 5. yaitu penyelesaian pertentangan melalui pengadilan 9. kompromi. toleransi yaitu penyelesaian pertikaian dengan cara membiarkan dan menghormati pihak lain 7. keengganan .

misalnya sekolah. Adapun unsur-unsur keteraturan sosial adalah: 1. banyak kelompok masyarakat memberi bantuan kepada para korban bencana.. yaitu kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis dan persamaan kepentingan. KETERATURAN SOSIAL Dalam interaksi sosial. maka akan tercipta suatu keteraturan sosial. yaitu kelompok yang anggotanya memiliki kesadaran jenis dan hubungan satu dengan yang lain tetapi tidak terikat dalam ikatan organisasi. nilai dan norma berperan dalam menentukan perilaku seseorang. Ketika terjadi bencana alam. 1. Kelompok Sosial Kelompok sosial adalah kumpulan orang yang memiliki kesadaran akan keanggotaan dan saling berinteraksi. penuh persatuan dan akan menciptakan suatu integrasi sosial. negara Faktor pembentuk kelompok sosial adalah kedekatan dan kesamaan SOAL UJIAN NASIONAL 1. a. misalnya kelompok usia penduduk 2. status dan peran. Macam kelompok sosial menurut Bierstedt. Hasil dari interaksi melahirkan kelompok sosial. kelompok statis. pertentangan pribadi b. lembaga sosial. sugesti .. Pola yaitu bentuk umum dari suatu interaksi sosial Adapun tertib sosial ditandai oleh tiga hal: 1. yaitu kelompok yang bukan organisasi. serasi.. Keteraturan sosial yaitu suatu keadaan kehidupan masyarakat yang selaras. Order sosial (social order) yaitu suatu sistem nilai dan norma yang diakui dan dipatuhi oleh warga masyarakat 3. tidak memiliki hubungan sosial dan kesadaran jenis. misalnya kelompok pertemuan. kelompok sosial. Keajegan yaitu suatu keadaan yang memperlihatkan kondisi keteraturan yang tetap dan berlangsung terus menerus 4. Apabila semua anggota masyarakat mematuhi nilai dan norma yang berlaku. pertentangan internasional C..dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik Bentuk-bentuk konflik dapat berupa: a. kelompok kemasyarakatan. individu atau kelompok dalam masyarakat menyesuaikan tindakan-tindakannya dengan norma-orma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku. pertentangan politik e. yaitu kelompok memiliki persamaan tetapi tidak mempunyai organisasi dan hubungan sosial anggotanya 3. individu atau kelompok di dalam masyarakat mengetahui dan memahami norma-norma dan nilai-nilai sosial yang berlaku 3. kelompok asosiasi. pertentangan rasial c. kekerabatan 4. Tertib sosial yaitu adanya keselarasan antara tindakan masyarakat dengan nilai dan norma yang berlaku 2. pertentangan antar kelas sosial d. terdapat suatu sistem nilai dan norma yang jelas 2. Interaksi ini sangat dipengaruhi oleh faktor. organisasi.

empati e. sugesti d. ada komunikasi dua arah 3. imitasi b. mempunyai maksud dan tujuan yang jelas 4. ada dimensi waktu (masa sekarang dan akan datang) 4.. Di sela-sela pidato. dimensi waktunya adalah masa lalu Dari daftar di atas yang termasuk ciri-ciri interaksi sosial adalah. sesama siswa melakukan pembicaraan melalui telepon b. simpati Jawab: E Simpati merupakan sikap ketertarikan seseorang terhadap orang lain. tidak ada komunikasi diantara pelaku 3. orang tua dan anak bekerjasama mengolah tanah e. 2. a. Doni memelihara burung beo hasil tangkapannya sendiri Jawab : A Kontak sosial menurut proses terjadinya terdiri dari: 1.. guru dan murid melaksanakan kegiatan belajar mengajar d. Sikap ini timbul karena adanya . yaitu terjadi pada awal komunikasi sosial itu berlangsung 2.. imitasi Jawab: B Empati pada hakekatnya mirip dengan simpati. masyarakat pendukungnya meneriakkan yel-yel tanda persetujuan terhadap pidato yang disampaikan secara langsung di tempat terbuka. empati e. ada tujuan tertentu yang hendak dicapai 3. 2 dan 3 d. Interaksi sosial terjadi jika terdapat kontak dan komunikasi. yaitu apabila pesan dari komunikator disampaikan kepada komunikan melalui pihak ketiga atau melalui media komunikasi 4. penjual dan pembeli melakukan transaksi di pasar c. identfikasi c. Perhatikan beberapa gejala sosial berikut: 1. ada pelaku lebih dari satu orang 2. a. 2 dan 4 e. pelakunya lebih dari satu orang 2. simpati d. Tindakan sosial para pendukung terhadap tokoh politiknya sangat dipengaruhi oleh faktor.. motivasi c. 3 dan 4 Jawab: B Ciri interaksi yang dapat dikenali adalah: 1.b. Kelompok masyarakat memberikan tepuk tangan terhadap pidato kampanye tokoh politik yang dikagumi sebagai bentuk dukungan. kontak sekunder. 1 dan 2 b.. 1 dan 3 c.. kontak primer. a. namun sikap empati lebih menjiwai atau lebih terlibat secara emosi. Berikut ini merupakan bentuk komunikasi sekunder langsung adalah.

. konsiliasi e. nilai vital yaitu segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk melakukan aktivitas 3. Alat untuk menentukan harga sosial 2. Bisa juga disampaikan kepada seseorang atau sekelompok orang atau suatu lembaga formal pada saatsaat khusus 5. benci. yaitu nilai yang bersumber dari karsa dan etika 4) Nilai religius. Mengarahkan masayrakat untuk berfikir dan bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai yang adal dalam masyarakat 3. Agar nilai dapat terlaksana maka dibentuklah norma yaitu ketentuan yang berisi perintah dan larangan yang dilengkapi dengan sanksi. a. pendorong dan penekan idividu untuk berbuat baik B. kebijakan atau penampilannya. Pengawas. pembatas. yaitu nilai yang bersumber dari unsur rasa manusia 3) Nilai moral.. yaitu nilai yang berisi keyakinan terhadap Tuhan YME Fungsi nilai yaitu 1. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi pemenuhan kebutuhan rohani. kooperasi c. nilai rohani . Norma Sosial . Alat solidaritas atau pendorong masyarakat untuk saling bekerja sama 5. kontravensi d.kesesuaian nilai yang dianut oleh kedua belah pihak. Memotivasi atau memberi semangat pada manusia untuk mewujudkan dirinya dalam perilaku sesuai dengan yang diharapkan oleh peran-perannya 4. perasaan ingin menjatuhkan tetapi sikap-sikap tersebut tidak sampai pada tahap konflik Materi : Nilai dan Norma SKL 2 Menjelaskan proses sosialisasi dalam pembentukan kepribadian Matei • Nilai • Norma sosial • Sosialisasi • Kepribadian Ringkasan A. kompetisi b. seperti pola pikir.. Pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah di beberapa tempat diwarnai aksi saling menghasut atau saling memfitnah antara para pendukung calon kepala daerah untuk mendapatkan kemengangan. Realitas sosial demikian merupakan contoh interaksi sosial yang berbentuk. konflik Jawab: C Kontravensi merupakan bentuk proses sosial yang berada diantara persaingan dan konflik yang ditandai dengan adanya sikap tidak senang. Nilai terdiri dari: 1. Nilai Nilai adalah sesuatu yang dianggap baik dan benar yang dicita-citakan oleh warga. Nilai rohani dibedakan menjadi : 1) Nilai kebenaran dan nilai empiris yaitu nilai yang bersumber dari proses berfikir atau akal manusia 2) Nilai keindahan. nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia 2.

memberikan batasan pada perilaku individu . C. 4. Adat Istiadat (Custom) Custom adalah kumpulan tata kelakuan yang paling tinggi kedudukannya karena bersifat kekal dan terintegrasi kuat dalam masyarakat yang memiliki custom tersebut Macam norma sosial dibedakan sebagai berikut 1. Pengertian Sosialisasi Manusia tercipta sebagai gregoriouness atau zoonpoliticon. misalnya cara makan 2. individu dengan kelompok maupun kelompok dengan kelompok melahirkan suatu proses yang disebut sosialisasi. Norma agama yaitu peraturan sosial yang sifat mutlak dan tidak bisa ditawar karena berasal dari Tuhan. yaitu manusia yang tidak bisa hidup tanpa orang lain atau selalu berkelompok dan bermasyarakat. 2. Memberikan pengetahuan dan ketrampilan bekal bermasyarakat . Kebiasaan (folkways) Kebiasaan merupakan bentuk perbuatan yang diulang-ulang secara sadar dan mempunyai tujuan yang jelas serta dianggap baik dan benar 3. Oleh sebab itu dalam mepelajari sosialisasi maka perlu dipahami dahulu tentang nilai dan norma. 3. Soerjono Soekanto : sosialisasi adalah suatu proses social tempat seorang individu mendapatkan pembentukan sikap untuk berperilaku yang sesuai dengan perilaku orang – orang dalam kelompoknya Tujuan Sosialisasi 1.Cohen : sosialisasi adalah proses – proses manusia mempelajari tata cara kehidupan dalam masyarakat untuk memperoleh kepribadian dan membangun kapasitasnya agar berfungsi dengan baik sebagai individu maupun sebagai anggota suatu kelompok 3.Berdasarkan tingkatannya.membentuk solidaritas sekaligus memberikan perlindungan terhadap keutuhan dan kerjasama antara anggota-anggota yang bergaul dalam masyarakat 4.mendorong seseorang agar sanggup menyesuaiakan tindakan dengan tata kelakuan yang berlaku . Pengertian Sosialisasi menurut beberapa tokoh 1. norma dalam masyarakat dibedakan menjadi: 1.Adalah patokan perilaku dalam suatu kelompok masyarakat tertentu sebagai perwujudan dari nilai. Dalam memenuhi kebutuhannya ia selalu membutuhkan orang lain yang menyebabakan ia harus berinteraksi dengan orang lain. Norma kesopanan yaitu peraturan sosial yang mengarah pada hal-hal yang berkenaan dengan bagaimana seseorang harus bertingkah laku wajar dalam masyarakat. Norma kesusilaan yaitu peraturan sosial yang berasal dari hati nurani yang menghasilkan akhlak.J. Fungsi mores adalah: . Cara (usage) Cara merupakan suatu bentuk perbuatan tertentu. Norma hukum yaitu aturan sosial yang dibuat oleh lembaga tertentu. B. Peter Berger : sosialisasi adalah suatu proses dimana seorang anak belajar menjadi seorang anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat 2.Sosialisasi secara sederhana berarti proses seumur hidup yang berkenaan dengan bagaimana individu mempelajari cara – cara hidup. Dari interaksi antar individu. norma dan nilai yang terdapat dalam kelompoknya agar dapat berkembang menjadi pribadi yang dapat diterima kelompoknya. mempunyai sanksi yang tegas bagi pelanggarnya. Tata Kelakuan (Mores) Tata kelakuakn adalah sekumpulan perbuatan yang mencerminkan sifat-sifat hidup dari sekelompok manusia yang dilakukan secara sadar guna melaksanakan pengawasan oleh sekelompok masyarakat terhadap anggota-anggotanya.

serta memperoleh awal pemahaman tentang diri 2. memberikan imbalan bagi perilaku yang baik b. Sosialisasi partisipasi (participatory socialization) yaitu mengutamakan adanya partisipasi dari anak. baik dan buruk 4). Selalu dekat dengan anak-anaknya 2). sekolah – sekolahan sebaagi guru atau murid. membiasakan individu dengan nilai nilai dan kepercayaan pokok yang ada pada masyarakat Proses Sosialisasi Menurut Goerge Herbert Mead (Role Theory) 1. sosialisasi berpusat pada orang tua g. Keluarga (Kinship) Keluarga merupakan media sosialisasi awal seseorang. Ciri yang lain adalah : a. Represif (repressive socialization) yaitu menekankan ketaatan anak pada orang tua. hukuman dan imbalan simbolis . menghukum perilaku yang keliru b. antara lain: a. komunikasi nonverbal f. kepatuhan anak d. memberikan pengawasan dan pengendalian yang wajar 3). Disini orang tua sebaagi significant other yaitu orang yang amat berarti bagi anak dan dianggap penting bagi pembentukanan dan bertahannya diri dimaan anak menyerap nilai dan norma 3. 4. Tahap persiapan (Preparatory Stage) Dimulai saat lahir dan balita dimana seorang anak mulai kegiatan meniru tidak sempurna. membantu pengendalian fungsi – fungsi organic yang dipelajari melalui latihan mawas diri yang tepat 4. Tahap Siap Bertindak (Game Stage) Tahap pada masa remaja dimana sering terjadi proses identifikasi seseorang terhadap idolanya. misal bermain perang – perangan sebagai tentara. hukuman dan imbalan material c. Tapap Meniru (Play Stage) Ditandai dengan semakin sempurnanya anak meniru peran. Tahap Penerimaan Norma Kolektif (Generalized other) Tahap seseorang dianggap dewasa dimana ia telah menjadi warga masyarakat dalam arti sepenuhnya Media Sosialisasi dalam Pembentukan Kepribadian 1. ibu dan ayah dapat membawakan peran sebagai orang tua yang baik. benar dan terpuji serta menghindari perbuatan yang keliru di muka anak-anaknya 5). meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efisien 3. menasehati anak jika melakukan kesalahan serta mengarahkan anak ke jalan yang benar Pola sosialisasi dalam keluarga dibedakan menjadi 2 1). komunikasi sebagai perintah e.2. anak memperhatikan keinginan orang tua h. Disini orang tua sangat berperan untuk : 1). Disini remaja juga dapat memainkan peran sendiri dengan penuh kesadaran. mendorong anak agar dapat membedakan antara benar dan salah. keluarga sebagai significant order (dominasi orang tua) 2).

Pada usia remaja berkembang menjadi kelompok persahabatan yang lebih luas. misal penggunaan narkoba. Lingkungan Kerja Lingkungan kerja juga mempunyai pengaruh bsar dalam pembentukan kepribadian. pelanggaran lalu lintas untuk geng motor dll. menunjang integrasi antarsuku dan antarbudaya 7) mengadakan hiburan umum (kompetisi olah raga dan pensi) 4. Geng sering dikonotasikan negatif karena kegiatannya yang melanggar norma. daerah dan sebagainya. takut. meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan dan penyuluhan 5) meningkatkan taraf kesehatan melalui penjaskes 6) menciptakan warga negara yang mencitai tanah air. otonomi pada anak d. menulis dan berhitung adalah aturan – aturan mengenai kemandirian ( independence). komunikasi sebagai interaksi e. Fungsi sekolah sebagai media sosialisasi antara lain: 1) mengembangkan potensi anak untuk mengenalkan kemampuan dan bakatnya 2) melestarikan kebudayaan dengan cara mewariskannya dari generasi ke generasi 3) merangsang partisipasi demokrasi dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional dan bebas 4) memperkaya kehidaupan dengan menciptakan cakrawala intelektual. Klik adalah kelompok kecil tanpa struktur formal yang mempunyai pandangan atau kepentingan bersama. 1) mengembangkan ketrampilan berorganisasi dan kepemimpinan 2) menumbuhkan rasa kesetiakawanan social yang kuat 3) rela berkorban untk sesama anggota kelompok 4) menyalurkan semangan patriotisme 3. keluarga merupakan generalized order (kerjasama ke arah tujuan) 2. kelompok sebaya. komunikasi verbal f. Teman Sepermainan Disebut juga peer group. gembira dan lainnya yang tidak didapat dirumah 4) melalui interaksi dapat berkembang ketrampilan social yang berguna bagi kehidupan mendatang 5) pola perilaku dan kaidah – kaidah tertentu dalam persahabatan mendorong remaja bersikap lebih dewasa Dalam kelompok remaja ada yang berbentuk geng atau klik. Peranana positif kelompok persahabatan bagi perkembangan kepribadian anak antara lain 1) rasa aman dan dianggap penting dalam kelompok 2) perkembangan kemandirian remaja tumbuh dengan baik dalam kelompok persahabatan 3) remaja mendapat tempat yang baik bagi penyaluran rasa kecewa. Pengaruh dari lingkungan kerja tersebut pada umumnya mengendap dalam diri seseorang dan sukar dirubah apabila yang bersangkuta lama bekerja di lingkungan tersebut. . prestasi (achievement).c. Sekolah Sekolah merupakan media sosialisasi yang mendasar setelah keluarga karena di sekolah terjadi proses pembelajaran yang sistematis terhadap individu. orang tua memperhatikan keinginan anak h. Ada juga geng yang dapat mengembangkan kepribadian yang positif bagi anggotanya antara lain. Geng adalah kelompok remaja yang terkenal karena kesamaan latarbelakang social. sekolah. Aspek yang dipelajari selain belajar membaca. khawatir. universalisme dan kekhasan (specifikasy). sosialisasi berpusat pada anak g.

RSJ D. Kepribadian merupakan hasil sosialisasi dan enkulturisasi. ambisi b.5. tayangan visual (bisa dilihat) dan didengar. bersama – sama menjalani hidup terkukung dan diatur secara formal.. perasaan dan naluri Faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian yaitu: a. Dalam keluarga terdapat norma tentang bagaimana hubungan antara sesama anggota keluarga. Jenis sosialisasi 1. Unsur kepribadian yang menyusun manusia adalah pengetahuan. opini dan sikap yang melekat pada seseorang apabila dihubungan dengan orang lain atau menaggapi suatu keadaan. media cetak (surat kabar. Hubungan antara Sosialisasi dengan Kepribadian Kepribadian adalah corak tingkah laku sosial yang meliputi corak kekuatan. leinginan. a. karena sosialisasi merupakan proses social yang didapat atau terjadi dalam diri seorang individu sejak ia kecil untuk membentuk kepribadian dan sikapnya dalam berperilaku sehingga sesuai dengan perilaku dan kepribadian kelompoknya sehingga ia diterima sebagai bagian dari kelompok tersebut. perilaku anggota keluarga . pendapatan keluarga d. 2. organisasi rekreasional. keluarga petani d. misal LP. ketetanggaan. Norrma tersebut berfungsi untuk mengatur . Media Massa Media massa dapat mempengaruhi kepribadian individu melalui pesan yang disampaikan oleh media massa tersebut. masyarakat merupakan agen sosialisasi yang dapat mempengaruhi kepribadian seseorang. majalah. film). Menurut Irving Goofmen adalah suatu sosialisasi yang ditandai dengan adanya keterputusan sosialyang diawali dengan desosialisasi(pencabutan peran) dan resosialisasi (pemberian peran social baru) melalui institusi total yaitu tempat tinggal dan tempat bekerja. kota. Sosialisasi Primer Menurut Peter L. faktor biologis misalnya ketekunan. faktor kebudayaan khusus misalnya desa. Media TV meupakan media yang paling efektif dalam penyampaian pesan karena hampir dimiliki oleh setiap lapisan masyarakat. IQ. faktor geografis (lingkungan fisik) misalnya tinggal di pegunungan atau pantai c. kebutuhan keluarga c. jumlah anggota keluarga e. faktor pengalaman kelompok SOAL UJIAN NASIONAL 1. Sosialisasi Sekunder Adalah suatu proses sosialisasi lanjutan setelah sosialisasi primer yang memperkenalkan individu kedalam kelompok tertentu dalam masyarakat. dorongan. tabloid) dan media elektronika ( TV. Tempat tinggal yang dimaksud adalah terpisah dari masyarakat luas dalam waktu tertentu. Tayangan TV sering dijadikan acuan perilaku dan gaya hidup bagi penontonya. lingkungan keluarga b. radio. Media masa terbagi menjadi 2... internet. Media yang lain Media sosialisasi yang lain adalah institusi agama. Berger dan Luckmann yaitu sosialisasi pertama yang dijalani individu semasa kecil dengan belajar menjadi anggota masyarakat (keluarga). pesantren.

sosialisasi norma c. norma kebiasaan c. Teknologi komunikasi berfungsi memudahkan interaksi sosial Yang mengandung nilai material dalam kehidupan bermasyarakat adalah. agen sosialisasi e. a. Pakaian berfungsi melindungi jasmani manusia 4. tertulis dan disertai sanksi tergolong jenis. Norma merupakan ukuran yang digunakan oleh masyarakat untuk mengukur apakah tindakan yang dilakukan merupakan tindakan yang wajar dan dapat diterima ataukah merupakan tindakan yang menyimpang karena tidak sesuai dengan harapan sebagian besar masyarakat 2. peran sosial Jawab: D Agen sosialisasi adalah pihak-pihak yang melaksanakan atau melakukan sosialisasi. bahkan menekan anggota masyarakat secara keseluruhan untuk mencapai nilai-nilai sosial. ... Kaidah untuk mengatur perilaku individu atau kelompok dalam masyarakat yang berlaku secara tegas. Makanan berguna untuk kesehatan badan 2. kontrol sosial b.. Semua pihak yang berperan memberikan nilai.. a. 1 dan 2 b. norma dan peran sosial kepada individu sehingga berperilaku dan berkepribadian dewasa sesuai dengan harapan masyarakat disebut. a. pengendalian sosial d. norma hukum Jawab: E Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau peraturan-peraturan yang formal dan tertulis. norma adat e. 1 dan 3 c. 2 dan 4 e.Jawab : E Norma merupakan aturan-aturan dengan sanksi-sanksi yang dimaksudkan untuk mendorong. 3 dan 4 Jawab: B nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia 3.... dengan menggunakan bahasa Jawa Kromo (bahasa halus) untuk berkomunikasi dengan yang lebih tua. Nilai-nilai dalam masyarakat: 1. Agama memberikan arah dan pedoman hidup 3. Ketentuan aturan dan sanksi terhadap pelanggar dinyatakan dengan tegas bila dibandingkan dengan norma-norma yang lain. 2 dan 3 d. norma tata kelakuan b. norma kelaziman d. Bapak dan Ibu Sosro berasal dari Jawa Tengah mendidik putra-putrinya secara adat/tradisi kejawen. Agen sosialisasi disebut pula media sosialisasi yaitu tempat/lingkungan dimana seseorang melakukan sosialisasi 5. 4.

pergaulan para siswa dengan teman maupun guru diatur secara jelas. seorang guru menyayangi siswa sesuai dengan etika guru. agama c. individu Jawab : A Karena terjadi secara sistematis dan dalam institusi resmi 7.... Faktor yang mendasari perilaku sosial pada contoh di atas adalah. kesopanan d. ia harus menghargai dan hormat terhaap gurunya. 8. yaitu: a. budaya khusus kelas sosial d. Ketika guru berinteraksi dengan murid. kesusilaan Jawab : A Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau peraturan-peraturan yang formal dan tertulis. formal b. kepribadian dengan lingkungan Jawab: B Menurut Soerjono Soekanto ada beberapa tipe kebudayaan khusus atau subculture yang secara nyata dapat mempengaruhi bentuk kepribadian individu. budaya khusus atas dasar agama e. lingkungan dengan kebudayaan e. a. agama c. Di sekolah. susila b.. kebudayaan e. Sekelompok penyeberang jalan melintas di zebra cross. budaya khusus berdasarkan faktor kedaerahan b. a. Proses sosialisasi yang terjadi tergolong berbentuk.. Demikian juga dengan murid. a. kebiasaan e.. in-formal d.. kebudayaan dengan keturunan d. a.. budaya khusus masyarakat desa dan kota c.. komunal e. hukum b.. kepribadian dengan kedaerahan c. kesopanan Jawab: D Norma kesopanan atau etika merupakan ketentuan-ketentuan hidup yang berlaku dalam hubungan atau interaksi sosial masyarakat .. Ketentuan aturan dan sanksi terhadap pelanggar dinyatakan dengan tegas bila dibandingkan dengan norma-norma yang lain. sosialisasi dengan kebudayaan b.Contoh tersebut menunjukkan adanya hubungan yang erat antara. non-formal c. hukum d.. Kondisi tersebut menggambarkan pelaksanaan norma. sementara itu pengendara roda dua melaju dengan tertib dan memakai helm sesuai aturan lalu lintas yang berlaku. budaya khusus berdasarkan profesi 6.

. a. Bagi generasi baru. Oleh sebab itu kebudayaan senantiasa dirombak dan disesuaikan dengan kebutuhan dan disesuaikan dengan situasi yang ada dalam masyarakat. tetapi juga berfungsi untuk membentuk. Dijelaskan kepadanya bahwa sikap seperti itu tidak baik. Seorang anak yang sedang makan sambil mengangkat kaki ditegur oleh ibunya. meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan pribadi dan berbagai kursus e. ketrampilan kerja di industri hulu dan hilir e. Sekolah sebagai salah satu media sosialisasi yang mempengaruhi perkembangan kehidupan bangsa.. kepribadian yang mempunyai rasa cinta tanah air b. membentuk kepribadian. tersier Jawab : A Sosialisasi primer merupakan sosialisasi pertama yang dialami individu sewaktu kecil. yaitu susunan unsur-unsur dan jiwa yang menentukan perbedaan tingkah laku atau tindakan dari tiap-tiap individu 10. a.. memperkaya kehidupan dengan mencipytakan kemungkinan untuk mengembangkan cakrawala intelektual dan cita rasa keindahan d.. menunjang integrasi antara ras yang berbeda h. Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan masyarakat Jawa cenderung bersifat tenang. kebudayaan merupakan perangkat yang dihasilkan oleh suatu bentuk kehidupan bersama yang selanjutnya digunakan sebagai pedoman hidup. warisan biologis Jawab: C Dalam masyarakat. Pada tahap ini anak mengenal keluarganya.. lembaga masyarakat e. Pada soal diatas sosialisasi terjadi pada lingkungan keluarga. status dan peran sosial di masyarakat Jawab : A Menurut Horton dan Hunt sekolah mempunyai fungsi utama membantu orang untuk sanggup mencari nafkah serta mengembangkan potensi seseorang selain itu fungsi tambahan yang lain adalah: a. kebudayaan tersebut akan berfungsi membentuk atau mencetak pola- . melestarikan budaya dengan cara mewariskan dari generasi satu ke generasi berikutnya b. pantang berbicara keras dan menggunakan bahasa yang halus jika berbicara dengan orang yang lebih tua.. artinya sebagai sarana untuk menyelenggarakan seluruh tata kehidupan warga masyarakat tersebut. sosialisasi yang dilakukan ibu terhadap anaknya tergolong. tidak saja mengajarkan pengetahuan dan ketrampilan. a. motivasi belajar berbagai ilmu dan teknologi c. menciptakan warga negara yang patriotikk melalui pelajaran yang menggambarkan kejayaan bangsa g... otoriter b. Karakteristik kepribadian tersebut menunjukkan adanya hubungan sosialisasi dengan . merangsang partisipasi demokratis melalui ketrampilan bicara dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional c. familier c. 11. meningkatkan taraf kesehatan melalui latihan olah raga f. lingkungan kebudayaan d. sekunder e. sopan. pengendalian sosial c. Ditinjau dari tahap waktunya.. tingkah laku anak sesuai kebudayaan daerah d. motivasi individu b.9. primer d...

.pola perilaku yang selanjutnya akan membentuk suatu kepribadian yang tetap dan khas. Jadi kebudayaan dapat menentukan corak kepribadian dari warga masyarakat.

. a. a. melalui sistem pengolahan lahan pertanian dengan teknologi dan mekanisasi. menurunnya solidaritas sosial karena sistem pertanian modern b.SOAL UJIAN NASIONAL 1. meningkatnya konsumerisme karena iklan dalam media massa e.. Contoh di atas merupakan kemajuan di bidang. a. Perubahan mode pakaian merupakan bentuk perubahan sosial yang pengaruhnya kecil karena. tidak mengubah struktur sosial masyarakat c. telah direncanakan oleh kelompok tertentu d. setiap bidang mengalami perubahan secara bertahap c. . meningkatnya penemuan baru b. setiap individu pasti mengalami perubahan b.. 2. a. Adanya suatu perubahan sosial dalam bidang kehidupan tertentu akan diikuti oleh perubahan di bidang-bidang yang lain. Oleh karena itu perubahan yang terjadi pada suatu lembaga akan menyebabkan perubahan pada lembaga sosial lainnya 4. Salah satu dampak positif dari upaya pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya adalah.. Pemerintah telah menetapkan UU mengenai Perlindungan Terhadap Anak dan Perempuan untuk melindungi dari aksi tindak kekerasan. Kehadiran traktor dapat dianggap menghancurkan sumber mata pencaharian buruh tani dan akhirnya para buruh tani mengadakan protes. Hal ini karena. meningkatnya kebutuhan hidup karena kemajuan zaman Jawab: A Perkembangan teknologi pertanian yang bergitu pesat . melemahnya kehidupan religius karena listrik masuk desa c. banyaknya westernisasi di kalangan remaja Jawab: C Terjadinya kesenjangan sosial yang tinggi akan menimbulkan gejolak dalam masyarakat. terjadinya disintegrasi sosial budaya e.. perubahan sosial terjadi dengan sendirinya dan terus menerus Jawab D Dalam proses perubahan terdapat ciri bahwa antarlembaga sosial yang ada dalam struktur saling berkaitan. terjadi secara lambat dalam masyarakat b. struktur lembaga kemasyarakatan saling kait mengait e.. lembaga kemasyarakatan pasti mengalami perubahan d. mempunyai dampak positif bagi masyarakat e. Sebagai contoh dampak negatif dari perubahan sosial yang disebabkan oleh berkembangannya teknologi di desa adalah. perubahan tidak merata dalam masyarakat Jawab:B Perubahan yang pengaruhnya kecil adalah perubahan sosial yang tidak menyangkut berbagai aspek kehidupan dan perubahan tersebut tidak menimbulkan perubahan pada struktur 5. oleh karena itu adanya upaya pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya dapat menyebabkan berkurangnya kesenjangan sosial 3... yaitu dengan penggunaan traktor. berkurangnya interaksi primer karena adanya telepon seluler d... berkurangnya kesenjangan sosial d.. terbentuknya sikap individu c.

Berdasarkan deskripsi tersebut. anarkis. masyarakat yang terisolasi tidak mengalami perubahan sosial b. kegiatan masyarakat industri modern menjadi berhenti berkembang c. perubahan material tidak berpengaruh pada bidang spiritual Jawab C Menurut Soerjono Soekanto proses perubahan sosial di masyarakat memiliki ciri-ciri sebagai berikut : d) Tidak ada masyarakat yang berhenti berkembang karena masyarakat berkembang baik secaralambat maupun cepat... berbicara dan kebebasan dari tekanan. Oleh karena itu perubahan yang terjadi pada suatu lembaga sosial akan menyebabkan perubahan sosial lainnya. tidak percaya adanya ajaran dosa dan pahala c. Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi pada struktur kemasyarakatan. a. Modernisasi mengubah kehidupan masyarakat menjadi serba efisien. a. ekonomis. Namun modernisasi juga mendorong terciptanya pola hidup yang cenderung mengejar kemewahan duniawi dan konsumtif. perubahan lembaga tertentu diikuti oleh perubahan lembaga sosial lainnya d. menghemat anggaran belanja/pengeluaran e. adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat tersebut c..a. hanya mengakui kebenaran kelompok sendiri Jawab : D Hedonis adalah dampak negatif sebuah modernisasi yang merupakan sikap hidup yang cenderung mengejar material keduniawian saja sehingga lebih menikmati kenikmatan dalam jangka pendek 7. pengakuan HAM e. g) Perubahan-perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja karena kedua biang tersebut berkaitan Latihan soal IPS kelas 9 – dari bank soal untuk menghadapi ujian semester sekolah dan ujian nasional (7) (syarat timbulnya revolusi…) 1.. kecuali … . produktif. perubahan evolusioner tidak berpengaruh pada bidang spiritual e. 6. hedonis. kebebasan berpendapat Jawab : D Dalam HAM ada sebuah perlindungan terhadap anak dan wanita dari suatu tindak kekerasaan dan ada sebuah kebebasan dari rasa takut. melakukan pengrusakan fasilitas umum b. sekuler. rasa lapar. kesetaraan gender b. f) Perubahan sosial yang cepat menyebabkan disorganisasi yang bersifat sementara karena berada dalam proses penyesuaian diri. harus dapat memanfaatkan momentum .. mengutamakan kenikmatan jangka pendek d. Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan ciri-ciri perubahan sosial sistemik adalah. emansipasi wanita d. e) Antarlembaga sosial yang ada dalam struktur sosial masyarakat saling berkaitan. fanatis. ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan b. kebebasan individu c. dampak negatif dari modernisasi adalah munculnya gaya hidup. Berikut merupakan syarat timbulnya revolusi. a. praktis dan nyaman.

Komputerisasi di bidang ekonomi perbankan yang berdampak pada pengangguran karyawan dimaksudkan untuk mempertinggi efisiensi kerja. reformasi 3. bencana alam mendorong orang lain untuk bersimpati d. Adanya bencana alam dapat mendorong terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat karena …. a. bencana alam terkadang memaksa seseorang untuk mengungsi dan beradaptasi dengan tempat baru dipengungsian b. a. a. akulturasi budaya . hanya diikuti oleh golongan tertentu c. memunculkan ide-ide baru b. tidak ada hubungannya dengan bidang kebudayaan d. sistem sama rata/sosialis b. a. a. memanfaatkan teknologi maju b. adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat c. memanfaatkan manajemen modern c. evolusi b. tidak bertentangan dengan keyakinan masyarakat 4. Berikut ini bentuk kemajuan akibat perubahan sosial budaya. sistem kekuatan dari rakyat 6. adanya keinginan individu yang inovatif 2. terjadinya pemberontakan atau revolusi d. tergesernya bentuk-bentuk budaya nasional d. meningkatkan produktivitas kerja d. bencana alam berpotensi menimbulkan konflik dalam masyarakat 7. Berikut ini merupakan sebab-sebab intern terjadinya perubahan sosial budaya. hanya berhubungan dengan kebutuhan sekunder b.d. sistem terbuka masyarakat c. adanya peperangan b. karena … . revolusi d. Bentuk faktor pendorong terjadinya perubahan sosial budaya yang tidak lagi memerhatikan perbedaan status sosial disebut … . asimilasi budaya b. meningkatkan keterampilan karyawan 8. a. Perubahan mode pakaian dikategorikan sebagai perubahan yang pengaruhnya kecil dengan ruang lingkup yang tidak luas. rotasi c. Pelaksanaan Proklamasi 17 Agustus 1945 termasuk dalam kategori … . kecuali … . kecuali … . adanya dinamika penduduk 5. membentuk pola pikir masyarakat lebih logis/ilmiah c. adanya bencana alam akan mengurangi jumlah penduduk c. Pada dasarnya modernisasi dengan komputerisasi tersebut bertujuan … . a. a. sistem kasta dalam masyarakat d. munculnya tatanan kehidupan masyarakat baru yang lebih modern 9. Proses bertemunya dua kebudayaan atau lebih yang saling bercampur menjadi satu disebut … .

nilai. kurangnya tenaga ahli dalam pelaksanaan pembangunan 14. suku bangsa dan adat istiadat 16. listrik masuk desa mengakibatkan kenakalan remaja b. Berikut ini yang merupakan contoh perubahan yang berbentuk progres adalah … . Perubahan sosial mengakibatkan masalah sosial yang dimulai dengan … . sistem pendidikan yang maju b. a. Pada saat pemerintah berencana menaikkan tarif listrik. nilai dan seluruh kondisi alam lingkungan b. masyarakat setuju perubahan d. masyarakat menolak perubahan b. pengaruh bencana alam b. Adanya gerak sosial vertikal atau horizontal yang lebih luas di masyarakat merupakan pengaruh dari adanya … . tata cara beribadah d. makanan pokok b. penemuan komputer yang dapat memperlancar sistem informasi 11. masyarakat mengadakan protes. ingin meningkatkan pendapatan perkapita c. a. a. heterogenitas penduduk c. a. lahirnya disintegrasi sosial d. rasa tidak puas dengan kondisi yang sedang berlangsung b. Perubahan pada lembaga kemasyarakatan akan memengaruhi sistem sosialnya yang meliputi …. sistem terbuka masyarakat . masyarakat menghendaki penundaan c. upacara adat perkawinan c. masyarakat tidak peduli 15. terciptanya integrasi sosial b. banyak wanita berpakaian sangat minim d. berkembangnya kriminalitas 13. Alasan terjadinya perubahan sosial dalam bidang ekonomi yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat adalah … . pengaruh urbanisasi c. a. lahirnya golongan menengah c. difusi budaya d. sikap dan pola perilaku masyarakatnya d. siaran televisi menyebabkan siswa malas belajar c. pengaruh industrialisasi d. a. norma. pengaruh perang 17. solidaritas kelompok 12. kebutuhan hidup. a. pola perilaku dan asal-usul c. a. Pemaksaan suatu ideologi budaya biasanya terjadi karena adanya … . ini menandakan bahwa … .c. keyakinan. Contoh dari kecenderungan masyarakat mempertahankan unsur lama karena diperoleh melalui proses sosialisasi sejak kecil adalah … . disintegrasi budaya 10. kurangnya sumber daya manusia dalam bidang ekonomi d.

Negara-negara fasis pada umumnya menganut paham chauvinisme. serangan Jerman terhadap kota Danzig di Polandia d. pertambahan penduduk b. perubahan sosial budaya 19. orang Yahudi dianggap sebagai biang kekalahan Jerman dalam PD I d. sikap ingin meniru budaya asing 18. Adolf Hittler sangat membenci orang Yahudi c. masa bodoh terhadap setiap pengaruh perubahan d. haus akan hal-hal baru yang dibawa pihak penguasa Latihan soal IPS kelas 9 – dari bank soal untuk menghadapi ujian semester sekolah dan ujian nasional (6) (Salah satu tindakan Hittler dalam mengembangkan fasisme…) 1.d. Jerman dibagi menjadi dua daerah pendudukan d. a. a. kritis dan terbuka dengan memfilter segala bentuk perubahan 20. terbunuhnya putra mahkota Austria b. a. Sebagai pelajar sebaiknya kita menyikapi segala bentuk perubahan sosial dan budaya dengan sikap … . yaitu … . menganggap semua bangsa itu sama d. a. Masyarakat yang pernah dijajah bangsa lain akan memiliki sikap … . menganggap dirinya unggul dari ras lainnya b. Pulau Kurile dan Sakhalin diserahkan kepada Rusia c. politik mencari kawan di antara negara-negara Eropa 4. negara di atas segala kepentingan rakyat c. Secara khusus. orang Yahudi menguasai perekonomian Jerman b. sikap pesimistis c. Perjanjian San Fransisco berisi antara lain … . Alasan tindakan Hittler adalah … . Salah satu tindakan Hittler dalam mengembangkan fasisme adalah membunuh dan mengusir orang-orang Yahudi. a. kemajuan di bidang pendidikan d. Munculnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial baru yang lebih kompleks merupakan dampak negatif dari … . menerima setiap perubahan tanpa terkecuali c. apriori terhadap segala bentuk pengaruh perubahan b. Jerman harus mengganti kerugian perang 5. Alasan perlawanan rakyat terhadap Jepang adalah kewajiban melakukan seikerei. memimpikan persatuan seluruh negara di bumi 3. yaitu … . a. daerah Italia dipersempit b. serangan Jepang terhadap pangkalan Sekutu di Hawai c. rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan b. sikap tertutup d. Perang Dunia II di kawasan Eropa disebabkan oleh … . orang Yahudi tidak mau tunduk pada kebijaksanaan Hittler 2. a. migrasi penduduk c. a. wajib menjadi tenaga romusha b. mengikuti latihan militer ala Jepang .

Bagi bangsa Indonesia. Putera bertujuan untuk … . Gerakan Tiga A tidak bermanfaat bagi bangsa Indonesia c. kewajiban melakukan seikerei c. a. a. Jepang akhirnya membubarkan Gerakan Tiga A sebab … . a. kecuali … . menyerahkan tanaman padi kepada Jepang 6. Belanda menyerahkan kepada Jepang dalam Perjanjian Kalijati c. a. a. Peristiwa penting yang menandai dimulainya penjajahan Jepang di Indonesia yaitu … . mempersiapkan tenaga prajurit untuk membantu Jepang c. Gerakan Tiga A tidak mendapat sambutan dari rakyat Indonesia 14. Indonesia sudah menjadi jajahan Jepang b. dibomnya kota Hiroshima dan Nagasaki 9. melakukan penghormatan terhadap Kaisar Jepang d. mengajukan usul dan pertimbangan kepada pemerintah Jepang d. Beberapa propaganda awal Jepang untuk menarik hati bangsa Indonesia.c. adanya penderitaan rakyat akibat kekejaman Jepang b. menyampaikan aspirasi rakyat Indonesia kepada pemerintah Jepang 13. melarang penggunaan Bahasa Belanda c. Berikut ini yang merupakan alasan munculnya perlawanan rakyat Indonesia terhadap Jepang. Jepang membutuhkan sumber kekayaan alam Indonesia untuk membantu perang Jepang d. Jepang masuk ke Indonesia lewat Tarakan d. mengerahkan rakyat untuk mengumpulkan padi . memberikan kemerdekaan secara bertahap 10. Pada masa pemerintahannya di Indonesia. Tujuan yang sebenarnya dari Jepang membentuk organisasi semi militer adalah … . a. Gerakan Tiga A didominasi orang-orang Jepang d. kebutuhan yang dicari Jepang hanya ada di Indonesia 8. kecuali … . Tugas badan Cuo Sangi In hampir sama dengan badan DPA yaitu … . Jepang tidak segera memerdekakan Indonesia 7. dibomnya pangkalan angkatan laut AS di Pearl Harbour b. menjaga ketertiban umum d. mengizinkan menyanyikan lagu Indonesia Raya b. membantu pertahanan bangsa Indonesia menghadapi Belanda b. Jepang berusaha mengeksploitasi sumber kekayaan alam Indonesia sebab … . menambah kekuatan angkatan perang di negeri Jepang 12. Heiho dan PETA yang dibentuk pemerintah Jepang mempunyai tugas utama … a. kesewenang-wenangan tindakan Jepang d. mengizinkan penggunaan bahasa Indonesia d. mengadili setiap anggota PETA yang melakukan pemberontakan c. a. Jepang khawatir kekayaan alam Indonesia dihabiskan oleh Belanda c. memperkuat pasukan Jepang di Indonesia 11. membantu Jepang di front pertempuran Asia Pasifik c. mendidik bangsa Indonesia agar siap jika merdeka kelak d. memeriksa kebijakan-kebijakan yang akan diambil pemerintah Jepang b. a. mempertahankan Indonesia dari serangan musuh b. Gerakan Tiga A murni bentukan Jepang b.

penderitaan rakyat yang sangat berat 16. Belanda memberikan kemerdekaan kepada jajahannya d. rencana pemberontakan sudah diketahui oleh Jepang c. maka pihak Sekutu … . diwarnai aksi saling menghasut atau saling memfitnah antara para pendukung calon kepala daerah untuk mendapatkan kemenangan.. desa kehilangan para pemuda dan kaum laki-laki b. a. mengadakan kerja sama dengan sayap kiri Jepang c. B. membangun kembali segala yang telah dirobohkan oleh Belanda d. menolak modernisasi yang dilakukan oleh Jepang d. persiapan yang kurang matang 20. meminta bantuan Amerika Serikat dan Rusia d. Untuk menghadapi invasi Jepang di Asia Tenggara. masyarakat pedesaan dihantui oleh ketakutan kolektif c. A. Realitas sosial demikian merupakan contoh interaksi sosial yang berbentuk . a. lapisan paling atas ditempati oleh golongan Jepang c. Alasan Syahrir melakukan perlawanan terhadap Jepang adalah … . Dampak Perang Dunia II bagi Indonesia antara lain … . persenjataan Jepang lebih modern b. negara-negara imperialis memberi kemerdekaan kepada jajahannya 18. pergerakan nasional semakin radikal b. a. terjadi kelaparan dan wabah penyakit d. segera memerdekakan tanah jajahannya b. a. Lapisan kedua diduduki oleh golongan pribumi d. kecuali … . Pemberontakan PETA di Blitar dapat dikatakan mengalami kegagalan sebab … . Pernyataan berikut yang benar mengenai stratifikasi sosial masyarakat Jepang. membentuk komando gabungan ABDACOM 19. D atau E pada lembar jawab 1. menyelidiki kekuatan Jepang dalam Perang Pasifik 15. golongan pribumi menempati lapisan paling bawah b.b. kompetisi . Aspek mentalitas yang ditimbulkan dari adanya romusha adalah … . Jepang tidak segera memerdekakan Indonesia c. a. a. Indonesia mulai dijajah Jepang c. C. ekonomi rakyat mengalami kerusakan LATIHAN UJIAN NASIONAL TAHUN 2010 SOAL 14 Petunjuk : Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada A. tidak mendapat dukungan dari rakyat d. mempersatukan kekuatan untuk melawan Jepang c. Pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah di beberapa tempat. golongan Timur Asing menempati lapisan paling bawah 17. Jepang adalah negara fasis b..

sementara itu pengendara roda dua melaju dengan tertib dan memakai helm sesuai peraturan lalu lintas yang berlaku. susila B. kebiasaan E. agama C. konsiliasi E. kesopanan D. seorang guru menyayangi sisea sesuai dengan etika guru. agama C. primer D. simpati 3. A..B.. A. A.. sosialisasi yang dilakukan ibu terhadap anaknya tersebut tergolong . Seorang anak yang sedang makan sambil mengangkat kaki ditegur oleh ibunya. ia harus menghargai dan hormat terhadap gurunya. sekunder E. Kondisi tersebut menggambarkan pelaksanaan norma . Tindakan sosial para pendukung terhadap tokoh politiknya sangat dipengaruhi oleh faktor . familier C. konflik 2.. tersier .. hukum D. Ketika guru berinteraksi dengan murid. Kelompok masyarakat memberikan tepuk tangan terhadap pidato kampanye tokoh politik yang dikagumi sebagai bentuk dukungan. kesopanan 4. masyarakat pendukungnya meneriakkan yel-yel tanda persetujuan terhadap pidato yang disampaikan secara langsung di tempat terbuka. sugesti D. hukum B. Faktor yang mendasari perilaku sosial pada contoh di atas adalah norma . kooperasi C. otoriter B. kebudayaan E. A. identifikasi C.. Sekelompok penyeberang jalan melintas di zebra cross.. demikian juga dengan murid. empati E. Di sela-sela pidato. kesusilaan 5. imitasi B. Dijelaskan kepadanya bahwa sikap seperti itu tidak baik.. kontravensi D. Ditinjau dari tahap waktunya.

. Mendengar dirinya digosipkan sebagai wanita nakal. tetapi juga berfungsi untuk membentuk . Dari kasus tersebut dapat disimpulkan baahwa gosip dapat berfungsi sebagai alat . status dan peran sosial di masyarakat baru 7. keterampilan kerja di industri hulu dan hilir E. Sekolah sebagai salah satu media sosialisasi yang mempengaruhi perkembangan kehidupan bangsa. lembaga masyarakat E. sosialisasi tidak sempurna C. pemberian label/cap sebagai penyimpang D. maka ia pun tidak suka lagi keluar malam. sehingga perilaku anak tersebut berbeda atau menyimpang dari kebiasaan masyarakat Proses pembentukan perilaku menyimpang anak tersebut terjadi karena . sopan.. sekunder C. Setiap hari. ibu dan ayah anak ini sangat sibuk. sosialisai dengan subkultur menyimpang E. Penyimpangan yang dilakukan tersebut dapat diancam dengan sanksi berat karena termasuk penyimpangan .6. kepribadian yang mempunyai rasa cinta tanah air B. A... A. pantang berbicara keras. maka ia pun kemudian digosipkan sebagai wanita nakal. A. A. A. Remaja yang sedang mengalami stres berat berupaya untuk menghilangkan kekalutannya dengan mengonsumsi narkoba. motivasi individu B.. Keterbatasan perhatian dan komunikasi dengan orang tuanya membuat anak tidak dapat memahami nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat. tidak saja mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. pengendalian sosial . gaya hidup 10.. karena harus mengurus perusahaannya.. Karakteristik kepribadian tersebut menunjukkan adanya hubungan antara sosialisasi dengan . asosiasi diferensial B. warisan biologis 8. Seorang anak mengalami keterbatasan komunikasi dengan kedua orang tuanya.. Setiap malam Ani selalu keluar. Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan masyarakat jawa cenderung berdifat tenang. dan mengunakan bahasa yang halus jika berbicara dengan orang yang lebih tua. positif D. pengendalian sosial C. primer B.. motivasi belajar berbahai ilmu dan teknologi C. gangguan mental atau jiwa individu 9.. lingkungan budaya D. negatif E. diferensiasi sosial C. pelapisan sosial B. tingkah laku anak sesuai kebudayaan daerah D.

spesialisasi keahlian 13. sosialisasi efektif 11.. Seorang ibu menasehati putranya untuk berhati-hati dalam memilih teman bergaul agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif. campuran . kuratif C. korektif 12. tertutup B.. Perhatikan gambar stratifikasi berikut! Keterangan : A = Pengusaha Besar B = Pengusaha Menengah C = Pengusaha Kecil Berdasarkan gambar di atas dapat disimpulkan bahwa pembentukan stratifikasi sosial didasarkan atas kriteria . terbuka C. tingkat pendidikan D. penguasaan teknologi E. persuasif E. A.D.... A. Gambar stratifikasi sosial pada masa kolonial di bawah mempunyai sifat . represif B. gelar kesarjanaan C. Keterangan : 1 = golongan eropa 2a = golongan timur jauh 2b = golongan bangsawan 3 = golongan pribumi A.. Contoh tersebut merupakan bentuk pengendalian sosial yang bersifat . preventif D. perubahan sosial E. kuantitas modal B.

arbitrasi C. A. posisi dalam masyarakat E.. sengketa batas tanah pekarangan antara Pak Akhmad dengan Pak Badu diselesaikan di pengadilan. kepentingan C. interseksi sosial C.. koersi E. Contoh konflik antargenerasi tersebut umumnya disebabkan oleh faktor . A.. A. Karena tidak dapat diselesaikan di tingkat RT/RW. konsolidasi sosial B. campuran 15. peranan yang berbeda 16.. sikap. perubahan sosial D. Hal ini dapat menimbulkan potensi konflik berupa . integrasi sosial D. Bentuk akomodasi tersebut termasuk . Konflik yang kadang-kadang terjadi antara kelompok generasi tua dengan generasi muda ditandai adanya perbedaan pandangan. sengaja B... Kelompok sosial yang eksklusif membawa simbol tertentu (misalnya agama Islam) akan memicu kelompok sejenis bermunculan dengan simbol yang berbeda (misalnya agama Kristen)... mediasi B. A. anggapan pada kelompok lain sebagai pihak yang harus dikalahkan . akulturasi sosial 18. tertutup D. tingkah laku. kemenangan kelompok dengan simbol sosial tertentu di satu daerah B. konsiliasi 17. heterogen 14. otomoatis C. ajudikasi D. dan tutur kata. umur/usia B. Perbedaan antarkelompok akan menguat pada suku yang didominasi oleh simbol sosial tersebut.D. homogen E.. Perhatikan skema berikut! Struktur sosial pada masyarakat majemuk di atas berbentuk .. homogen E. A.. Perhatikan skema struktur sosial di bawah ini: Skema diatas menunjukkan struktur sosial vertikal yang bersifat . asimilasi sosial E.

Saluran yang digunakan untuk mobilitas sosial adalah . 1 dan 2 B. seorang staf dipromosikan menjadi kepala bagian di kantornya 4) Tomy. seorang pelajar ikut dalam program pertukaran siswa ke Malaysia Dari pernyataan di atas yang merupakan mobilitas vertikal adalah . keinginan untuk mempengaruhi kelompok lain untuk bersatu D..C. 2 dan 3 D. Herry melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum UNDIP 2) Ibu Siti pindah tugas ke daerah asal karena ingin mendekati orang tuanya 3) Poniman... lembaga keagamaan D. 2 dan 3 D. 1 dan 3 C. Perhatikan ciri-ciri hubungan sosial berikut! 1) Interaksi antarindividu bersifat formal 2) Hubungan sosial berlangsung erat dan intim 3) Solidaritas dan kontrol sosial relatif sangat kuat 4) Hubungan sosial dilandasi kepentingan ekonomi Yang menjadi ciri-ciri dalam masyarakat paguyuban adalah .. peningkatan kesadaran kolektif untuk hidup bersama 19. Seorang pemuda terpelajar dari kalangan rakyat biasa menikah dengan putri seorang hartawan. perkawinan dan pendidikan E. A.. A.. A. 2 dan 3 . 1 dan 2 B. 1 dan 2 B. 3 dan 4 22. menghargai kelompok lain sebagai elemen bangsa E. Perhatikan beberapa ciri kehidupan sosial di bawah ini! 1) Terjadinya segmentasi kelompok-kelompok sosial 2) Memiliki sub-kebudayaan yang berbeda/beragam 3) Mengembangkan sikap konsensus terhadap nilai dasar 4) Struktur sosial terbagi ke dalam lembaga yang bersifat komplementer Yang termasuk ciri kehidupan politik dalam masyarakat majemuk adalah . partai politik C. pendidikan dasar B. 2 dan 4 E.. 1 dan 3 C. 2 dan 4 E. 1 dan 3 C. organisasi ekonomi formal 21.. Pemuda tersebut kemudian menempati status sosial yang setara dengan istrinya. A. 3 dan 4 20. Perhatikan contoh mobilitas berikut: 1) Setelah lulus SMA.

perbedaan keturunan 24. Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dari struktur kemasyarakatan. Perubahan lembaga tertentu diikuti oleh perubahan lembaga sosial lain D. keadaan geografis B. 3 dan 4 23.. Masyarakat eropa mengalami perubahan menuju kemajuan karena mengamalkan ajaran agama protestan yang menekankan cara hidup hemat dan kerja keras. 2 dan 4 E. perasaan kompetitif yang tidak sehat D. Mereka mempunyai profesi yang berbeda.. A. Beberapa perilaku dalam masyarakat: 1) menghargai solidaritas antara kelompok suku bangsa 2) melestarikan budaya yang diwarnai dari leluhur 3) menghambat proses pembangunan fasilitas modern 4) memilih pemimpin yang berasal dari putra daerah Yang merupakan sikap primordial dalam masyarakat majemuk adalah . Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan ciri-ciri perubahan sosial yang sistemik adalah . 2 dan 3 D. Pertengkaran mereka dipengarui faktor struktur sosial majemuk.. A. pelaksanaan pembangunan E. 2 dan 4 E. Kegiatan masyarakat industri modern menjadi berhenti berkembang C.. pengaruh kebudayaan asing D..D. Kenyataan tersebut menunjukkan peran agama sebagai . orang Sunda beragama Islam. dianggap remeh satu sama lain 25. 1 dan 2 B. yaitu . bertetangga dengan keluarga Agus yang orang Jawa beragama Kristen. Kemajemukan suku bangsa di indonesia disebabkan oleh terjadinya isolasi sosial di antara berbagai kelompok yang dipengaruhi oleh faktor . A. Perubahan evolusioner menimbulkan disorganisasi sosial tertentu E. kondisi stalemate di antara mereka E.. Keluarga Umar. Perubahan material tidak berpengaruh pada bidang spiritual Paragraf berikut untuk soal nomor 28 dan 29 Bacalah paragraf berikut dengan saksama! 27. iklim yang berbeda C. adanya konsolidasi sosial B. A. rasa harga diri yang berlebihan C. 3 dan 4 26.... Masyarakat yang terisolisasi tidak dapat mengalami perubahan sosial B.. 1 dan 3 C. . Pada suatu hari keduanya bertengkar hebat.

1 dan 2 B. mengutamakan kenikmatan jangka pendek D. Lembaga atau pranata sosial berfungsi sebagai sarana untuk memelihara dan mempertahankan sistem sosial masyarakat.. sekuler. Kebebasan berpendapat 29. ekonomis. menghemat anggaran belanja/pengeluaran E.A. Contoh di atas merupaka kemajuan di bidang… A. hedonis.. 1 dan 3 C. Sedangkan tujuannya adalah . dampak negatif dari modernisasi adalah munculnya gaya hidup . 2 dan 3 D. anarkis.. Kebebasan individu C. tuntunan hidup masyarakat tertentu D. Berdasarkan deskropsi tersebut.. Menjaga kebaikan sikap hidup bersama E. A. 3 dan 4 32. melakukan pengrusakan fsilitas umum B. faktor pendorong kehidupan sosial C. Memenuhi kebutuhan masyarakat 31.. Beberapa kegiatan dalam keluarga : 1) ayah bekerja keras mencari nafkah 2) ayah menegur anaknya yang duduk di meja 3) rekreasi bersama pada akhir pekan 4) ibu menanyakan model baju yang disukai anak Kegiatan keluarga yang menunjukkan fungsi afeksi adalah . hanya mengakui kebenaran kelompok sendiri 30. 2 dan 4 E. Fungsi pranata agama bagi kelangsungan hidup masyarakat adalah mengatur kegiatan bersama dalam memenuhi kebutuhan terhadap . Kesetaraan gender B. tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan E. norma untuk mencapai kebahagiaan abadi 28. tidak percaya adanya ajaran dosa dan pahala C. Modernisasi mengubah kehidupan masyarakat menjadi seba efisien. Mematuhi peraturan di dalam masyarakat B.. A. produktif. Emansipasi wanita D. Mengawasi aturan-aturan yang diberlakukan C. ajaran tentang ketuhanan B. Pengakuan HAM E.. A.. fanatis. Namun modernisasi juga mendorong tercoptanya pola hidup yang cenderung mengejar kemewahan duniawi dan konsumtof. Pemerintah telah menetapkan UU mengenai Perlindungan Terhadap Anak dan Perempuan untuk melindungi dari aksi tindak kekerasan. praktis dan nyaman. . Melestarikan adat istiadat dalam masyarakat D.

Hasil pengumpulan data penelitain tentang kehidupan masyarakt miskin kota diperoleh dari data pemda setempat antara lain tentang penyebaran lokasi permukiman. Ketertiban dan keteraturan C. A. berkaitan erat dengan isu-isu yang terjadi C. kuota C. Peneliti terjun secara langsung ikut serta menjadi bagian dari kegihupan mereka selama berbulan-bulan. maupun koperasi. Keutuhan dan kebersamaan 34. menambah jumlah topik penelitian E. Dalam rancangan penelitian sosial yang perlu diperhatikan adalah pemilihan topik penelitian.. Sebuah penelitain dengan populasi yaitu semua siswa di SMA tertentu.. laboratorium B. 15 siswa kelas XI. prinsip benar atau salah 33.... kehidupan ekonomi C. A. Masyarakat membangun lembaga ekonomi dalam bentuk perusahaan. badan usaha. memiliki manfaat bagi masyarakat luas B. artinya … A. kepustakaan C. acak E. Kerukunan dan ketenteraman E. strata 37. sekunder E. kelompok B. ketertiban dan keamanan B. Dengan demikan dia dapat memperoleh data empirik tentang suku Asmat. primer 36. wilayah D. Salah satu syarat topik yang baik yaitu cukup menarik untuk diteliti.A. kebahagiaan hakiki D. Data tersebut termasuk data … A. Teknik pengumpulan data tersebut adalah . mendorong semangat melakukan penelitian D. meningkatkan pengetahuan masyarakat 35. dan 15 siswa kelas XII.. lapangan D. . Semua lembaga ekonomi tersebut dibangun untu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap . jenis pekerjaan dan lamanya menempati wilayah tertentu. kerukunan hidup bersama E. jumlah populasi masyarakat miskin. Keamanan dan kedamaian B. Kemakmuran dan kesejahteraan D. Teknik sampling tersebut dinamakan . Sampel yang menjadi subjek data diambil berdasarkan jenjang kelas dengan rincian 15 siswa kelas X. Seorang peneliti ingin mengetahui secara lebih mendalam tentang kehidupan suku Asmat yang ada di papua.

obserbasi non partisipatif E.. analisis isi media massa 38. Menginformasikan tata cara melakukan kegiatan penelitan ilmiah C.A.. wawancara berstruktur C. Mendorong semangat untuk menyusun hasil penelitian E. Membantu memecahkan masalah sosial yang ada dalam masyarakat D. paling banyak siswa mendapat nilai 80 E. Fungsi penulisan laporan hasil penelitian sosial sederhana bagi kepentingan praktis peneliti adalah . siswa mencapai kkm sebanyak 110 siswa C. A.. nilei terendah diperolah siswa 40 40.. peserta ulangan sebanyak 350 siswa D. 2 dan 3 D. 2 dan 4 E.. 3 dan 4 39. A. Memudahkan dalam melakukan penelitan lanjutan . obserbasi partisipatif D. kuesioner/engket tertutup B. 1 dan 3 C. Memberikan pengalaman dalam melakukan kegiatan penelitian B. Perhatikan pernyataan berikut! 1) Dapat mengamati perubahan perilaku kelompok 2) Memungkinkan pencatatan berbagai gejala dengan cepat 3) Tidak terbatas pada tingkat pendidikan tertentu 4) Teknik terbaik untuk mendapatkan data pribadi Sari pernyataan di atas yang menunjukkan kelebihan dari teknik wancara adalah .. A. Tabel nilai ulangan sosiologi kelas XI IPS-2 : Nilai Frekuansi Keterangan : Modus = 80 50 40 60 60 70 80 80 110 90 60 Jumlah 350 Dari modus yang ada pada tabel tersebut dapat diketahui bahwa . 1 dan 2 B. siswa yang tidak mengikuti remedial 80 siswa B.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful