"Guru Masih Terlalu Dominan di Kelas" (Wakil Menteri Pendidikan Nasional) "JAKARTA, KOMPAS.

com - Proses belajar-mengajar di sekolah kerap membosankan dan tidak menyenangkan karena guru yang terlalu dominan di ruang kelas. 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa.' -- Fasli Jalal 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa,' kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal dalam diskusi panel Pendidikan Profesi Guru di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Sabtu (4/12/2010)" Pendidikan Network Salut Professor Fasli Jalal. Apa masalah utama dalam pelaksanaan pendidikan kita (selain korupsi), Yaitu 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa'. - Apakah kita mungkin dapat berharap anak-anak kita akan Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Indonesia dengan Pembelajaran-Pasif? Prioritas-prioritas pendidikan (selain memberantaskan korupsi) adalah:  Memperbaiki semua sekolah yang rusak dan ambruk supaya Standar Nasional yang lengkap dengan sarana/prasarana supaya aman, nyaman, dan kondusif untuk "semua pelajar" - "Puluhan ribu sekolah dalam keadaan rusak atau ambruk termasuk 70% sekolah di DKI Jakarta - Di Jakarta Saja, 179 Sekolah Tidak Layak Pakai! - Hampir 80% Gedung Sekolah di Pesawaran Rusak, dll","Jumlah ruang kelas (SD dan SMP) rusak berat juga meningkat, dari 640,660 ruang kelas (2000-2004 meningkat 15,5 persen menjadi 739,741 (2004-2008)." (ICW) - Kelihatannya makin lama makin banyak sekolah yang rusak! Ref: http://pendidikan.net/  Mengimplementasikan PAKEM (Pembelajaran Aktif dan Kontekstual) di semua sekolah supaya standar pembelajaran kita sesuai dan kompetitif dengan negara lain. Kapan kita akan menghadapi isu-isu yang terbukti meningkatkan mutu pendidikan? Pendidikan Yang Terbaik Masih Adalah: Pendidikan Berbasis-Guru yang Mampu dan Sejahtera, di Sekolah yang Bermutu, dengan Kurikulum yang Sesuai dengan Kebutuhan Siswa-Siswi dan "Well Balanced" (seimbang, dengan banyak macam keterampilan termasuk teknologi), yang Diimplementasikan secara PAKEM. ("Mampu" termasuk Kreatif) Ref: http://pendidikan.net/pakem.html  Menggunakan "Appropriate Technology" yang sudah ada di semua sekolah, yang terbaik, terjangkau, dan sangat meningkatkan kreativitas siswa-siswi maupun kreativitas guru (seperti di negara maju). Dengan rasio: "Sekarang Satu Komputer Untuk 2.000 Siswa". Jelas TIK (ICT) bukan solusinya, kan? http://teknologipendidikan.com/kebijakan-ict.html

Meningkatkan profesionalisme dan bertanggunjawaban guru untuk meningkatkan ilmu dan kemampuan mengajar sendiri - seperti guru profesional di negara lain. Guru adalah pelaksana pendidikan (dan paling penting) jadi kesejahteraan juga harus sesuai supaya tidak perlu "moonlighting" di tempat lain dan dapat fokus kepada tugasnya.  Meningkatkan Lapangan Kerja - Oleh lulusan yang Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Industri. Ini adalah isu yang sangat penting di Perguruan Tinggi juga di mana "60 Persen Lulusan PT Menganggur" dan dari 40% yang mendapat pekerjaan, berapa % mendapat pekerjaan yang memuaskan? http://menganggur.com/ Ref: http://Pendidikan.Net/5langkah.html Melaksanakan "Pembelajaran-Aktif" yang Gratis dan Standar Dunia (jangan sampai anakanak kita ketinggalan zamam terus - berbasis-hafalan). Pembelajaran-Aktif dan Kontekstual "Mengaktifkan Siswa Dalam Belajar :: Pembelajaran Aktif" dan "Learning and the Changing Needs of The 21st Century" Re: "Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa," Ini juga salah satu (dari banyak) masalah dengan Pembelajaran Berbasis-ICT dan yang lebih parah lagi adalah "E-Learning Dapat Membunuh Kreativitas!"

Model Pembaharuan pada Sekolah Menengah Umum : Pengalaman Indonesia
Keinginan untuk meningkatkan mutu Sekolah Menengah Umum di Indonesia merupakan perhatian utama dari Proyek Peningkatan Mutu Sekolah Menengah Umum (ADB Loan # 1360 INO). Proyek ini menekankan pada pengembangan sarana, persiapan bahan pengajaran dan dukungan konsultan dalam hal pelaksanaan kurikulum, pengembangan buku teks, peningkatan sistem ujian, peningkatan pelayanan penataran guru, peningkatan pembinaan guru, peningkatan supervisi akademik, perawatan preventif, merancang kembali dan melaksanakan program laboratorium bahasa, serta mengembangkan model pengembangan dan pelaksanaan manajemen Sekolah Menengah Umum. Kegiatan konsultasi untuk pengembangan model Sekolah Menengah Umum yang semula adalah untuk menciptakan beberapa sekolah model untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus.. Namun, kemudian tim konsultan ditugaskan untuk menangani kegiatan ini bersama-sama dengan staf Dikmenum dan semua menyetujui bahwa konsep sekolah model yang lama tidak efektif dalam melaksanakan pengembangan sekolah. Konsep baru bagi model "pengembangan sekolah" telah didiskusikan oleh para konsultan Internasional, konsultan Nasional

dan staf Dikmenum. Konsep "model" yang tradisional bergantung kepada gambaran sekolah yang sangat baik dan memperoleh tambahan input (uang, pelatihan, fasilitas dan sumber pembelajaran) menciptakan adanya model yang bagus yang akan ditiru oleh sekolah lain. Masalah yang terlihat jelas untuk pendekatan ini adalah bahwa sekolah biasa akan sulit untuk diubah menjadi sekolah yang bagus apalagi menjadi sekolah model. Masalah kedua adalah apabila input yang sama tidak diterapkan pada sekolah biasa, peniruan model tidak akan difasilitasi. Untuk lebih jelasnya mengenai hal ini lihat Lampiran A. Sebagai alternatif, mereka yang terlibat dalam sekolah model memilih untuk merencanakan langkah yang berbeda dalam pembuatan konsep pengembangan sekolah "model". Kunjungan ke beberapa sekolah di wilayah yang berbeda oleh para konsultan membawa hasil akan kayanya informasi mengenai prakarsa Sekolah Menengah Umum yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sekolah setempat. Usaha inovatif ini menunjukkan bahwa kemampuan untuk meningkatkan mutu sekolah basisnya ada pada tingkat sekolah. Dari sini jelas sekali terlihat oleh para konsultan, bahwa sekolah yang mengalami peningkatan dan pengembangan adalah yang dapat mewakili model pengembangan sekolah. Fokusnya adalah pada "proses" yang dialami oleh sekolah ketika mutu pendidikan meningkat. Apa yang terjadi di dalam sekolah yang membuat adanya pergeseran menuju kepada sekolah yang lebih efektif ? Dari sudut pandang ini konsep "model" pengembangan sekolah muncul. Perhatian kami ditujukan pada identifikasi apa yang terjadi di sekolah yang mengalami peningkatan atau perkembangan. Untuk menjawab pertanyaan tentang "proses" pembaharuan, para konsultan mengajukan usul untuk mempelajari sejumlah kecil sekolah yang telah mengalami perkembangan. Dengan mengadakan penelitian pada sekolah-sekolah tersebut, para konsultan berharap akan menemukan beberapa sebutan nama umum yang dapat digunakan untuk Pengembangan Sekolah Model atau yang biasa disebut "model pembaharuan". Dengan menganggap bahwa ada beberapa sebutan nama umum di antara sekolah-sekolah, ciri-ciri ini dapat dikembangkan menjadi model bagi sekolah lain. Jika demikian maka model tersebut adalah yang didasarkan pada pengalaman nyata pada sekolah-sekolah di Indonesia, sesuatu yang dapat ditiru dan dapat dikerjakan oleh sekolah-sekolah lain. Delapan Sekolah Menengah Umum dari Jawa Barat, D.I. Yogyakarta dan Jawa Timur, telah dipilih karena sekolah-sekolah tersebut telah menunjukkan beberapa tingkat perkembangan selama satu atau dua tahun terakhir ini. Tim konsultan mengadakan wawancara yang intensif dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, Orang tua siswa, Siswa dan Tokoh Masyarakat (lihat Lampiran B sekolah-sekolah yang berperan serta di dalam program dan Lampiran C untuk Pertanyaan Wawancara). Pada beberapa kasus, wakil dari Kandep juga diwawancarai. Setelah semua sekolah diwawancarai, data tersebut diringkas dan

beberapa karakteristik mendasari pengembangan sekolah telah diamati. diskusi informal dan surat (kepada orang tua siswa) atau melalui kegiatan sekolah biasa (misalnya pada upacara bendera setiap hari Senin). Pengambilan keputusan bersama: secara umum para pemegang peran mengalami lebih banyak tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Apabila kesejahteraan guru terjamin. Hirarki pengambilan keputusan telah ditetapkan dan menunjukkan keputusan apa dan oleh siapa yang diperoleh bagi masing-masing pemegang peran. Hal ini dapat menciptakan dasar yang kuat untuk mendukung pengembangan sekolah melalui peran serta para pemegang peran.dibandingkan sebagai pengalaman biasa. Memperhatikan Kebutuhan Guru : perhatian dan kemampuan sekolah terhadap hal ini dapat memberikan berbagai tingkatan motivasi pada guru. Ada beberapa perbedaan tingkat keterbukaan dan cara pendekatan yang dikomunikasikan pada setiap sekolah. guru dapat memberi perhatian yang lebih kepada pengajaran. Kepala Sekolah yang baru telah mencoba mengadakan penilaian mengenai kondisi sekolah baik secara formal maupun informal untuk merumuskan tujuan sekolah. Para pemegang peran merasa lebih terlibat di dalam proses tersebut dan yakin bahwa Kepala Sekolah menghargai pendapat mereka. Dengan adanya komunikasi yang lebih terbuka / transparan. Pada semua kasus. Pada beberapa sekolah. Pengembangan sekolah sebelumnya dibatasi oleh sedikitnya peningkatan sarana. Komunikasi yang lebih terbuka: secara umum komunikasi di antara para pemegang peran meningkat dari sebelumnya. walaupun pemegang peran merasa bahwa keadaan sekarang lebih baik daripada sebelumnya. Semua sekolah itu tampaknya kurang efektif atau hanya bertahan sebelum kehadiran Kepala Sekolah yang sekarang. pengembangan profesional dan bantuan dalam pengajaran. maka para pemegang peran akan merasa lebih positif mengenai sekolah. Guru didukung untuk meningkatkan kualifikasi ke tingkat S1 dan didorong untuk melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi. Karakteristik berikut ini menggambarkan tema biasa yang dapat dipelajari dari delapan model "Pengembangan Sekolah" (Pengembangan Sekolah Model). Tingkat pengambilan keputusan yang harus diambil oleh para pemegang peran berbeda antara satu sekolah dengan sekolah yang lain. Dukungan dari kepala sekolah mengenai kenaikan pangkat bagi pegawai negeri dan kebutuhan pengembangan profesional . semua yang terlibat dan masalah-masalah disampaikan untuk menjadi perhatian para pemegang peran melalui rapat. Pada sekolah lain frekuensi dan kesempatan untuk menerima umpan balik sangat kurang. Kebutuhan guru termasuk juga kesejahteraan pribadi. Untuk mencapai tujuan ini. Seluruh pemegang peran mengalami peningkatan tanggung jawab dalam pengambilan keputusan dibandingkan dengan sebelumnya.

siswa. and Squires. Yang akan diusulkan oleh para konsultan adalah kerangka kerja yang memberi pedoman pada proses pembaharuan (lihat Diagram 1). melibatkan siswa dalam pengambilan keputusan mengenai masalah-masalah mereka. memberikan waktu pengajaran tambahan untuk persiapan EBTANAS. dua proses utama telah diidentifikasi. & Segars. Akhirnya beberapa sekolah menyediakan bantuan pengajaran langsung dengan mengalokasikan dana untuk bahan pengajaran. Lockheed &Levin (1990). Karakteristik di atas memberikan kerangka kerja dalam pembuatan model pembaharuan bagi Sekolah Menengah Umum.dikomunikasikan kepada guru. Memperhatikan Kebutuhan Siswa: sekolah yang memperhatikan kebutuhan siswa lebih diterima oleh siswa. menambah kegiatan ekstra kurikuler. serta mengembangkan program pelatihan keterampilan (ekstra kurikuler) untuk mempersiapkan ke dunia kerja. Rekomendasi kepala sekolah didasarkan pada perhatian tersebut. siswa dari kecamatan lain akan tertarik untuk bergabung. Salah satu hasilnya adalah apabila kebutuhan siswa diperhatikan. bahwa sekolah perlu dijadikan tempat yang menyenangkan bagi para siswa sehingga merasa betah berada di sana. pengembangan perpustakaan dan mengizinkan guru untuk lebih kreatif didalam kelas. Dalam mengkajiulang data pada model "pengembangan sekolah" yang telah dipilih. Pertama. Tidak ada satu model pun yang dapat menjelaskan dengan sempurna betapa rumitnya pengembangan sekolah. orang tua siswa dan masyarakat. keinginan kepala sekolah untuk meningkatkan intensitas komunikasi di antara para pemegang peran merupakan . siswa akan lebih termotivasi untuk pergi ke sekolah. bahwa hal tersebut penting demi tercapainya tujuan pendidikan sekolah. Huitt. Semua sekolah yang melakukan pembaharuan yakin. Kebutuhan siswa termasuk pula peningkatan pengajaran. Mereka konsisten dengan studi lain mengenai sekolah yang efektif di seluruh dunia. Usulan Model Pembaharuan Untuk Pengembangan Sekolah Mengembangkan model pembaharuan adalah tugas yang sulit karena proses pembaharuan adalah usaha yang multi-dimensional. Bandingkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Lezotte (1989). Dengan memberikan ketrampilan yang menarik dan peningkatan kegiatan ekstra. Keterpaduan Sekolah dan Masyarakat: sekolah mempunyai peran sosial yang penting dalam masyarakat. namun tercermin dalam pemikiran guru. BP3 adalah alat utama untuk saling bertemu bagi sekolah dan orang tua siswa. Perhatian pemegang peran telah dikomunikasikan secara formal melalui rapat (misalnya rapat guru) atau secara informal melalui diskusi perseorangan dengan kepala sekolah. Yang termasuk masyarakat dalam konteks ini adalah orang tua siswa dan masyarakat setempat. Biasanya rekomendasi kepala sekolah dikaji ulang dalam rapat BP3 dan anggotanya memutuskan rekomendasi mana yang akan didukung sebagai masalah utama yang perlu didanai. orang tua dan masyarakat.

Kedua. pendekatan ini membuat pengembangan sekolah dapat tetap dilanjutkan meskipun kepala sekolah yang baru. dalam menggambarkan tanggung jawab pengambilankeputusan oleh para pemegang peran mengakibatkan pemecahan masalah yang lebih cepat dan membebaskan kepala sekolah untuk berfungsi sebagai fasilitator dalam pengembangan sekolah (lihat insert B). Kedua proses tersebut menyebabkan adanya tanggung jawab yang lebih besar bagi para pemegang peran. Menciptakan Komunikasi Terbuka Di Antara Para Pemegang Peran Salah satu elemen inti untuk mendorong pengembangan sekolah adalah kesempatan bagi pemegang peran untuk menanyakan pandangan-pandangan dan .alat untuk mengundang mereka untuk menjadi mitra dalam transformasi sekolah (lihat insert A). sekolah dapat menjadi mandiri. Dalam sistem pendidikan di mana kepala sekolah secara periodik diganti. Diagram I. Komponen yang lain akan didiskusikan secara rinci pada bagian berikutnya. Pemegang peran menggunakan berbagai istilah. Insert A. misalnya kemitraan dan suasana kekeluargaan untuk menggambarkan adanya hubungan yang baru di sekolah. Kesadaran yang lebih tinggi tentang berbagai masalah dan pandangan para pemegang peran dapat menciptakan peluang untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh sekolah dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan. baru diperkenalkan dengan sekolahnya. Model Pembaharuan untuk Pengembangan Sekolah Salah satu keuntungan dari model ini adalah apabila sekolah sudah mencapai tingkat-tingkat komunikasi terbuka yang optimal dan pengambilan keputusan bersama. Model ini merupakan tinjauan yang menyeluruh terhadap semua yang terlibat dalam proses pengembangan kondisi untuk pembaharuan di sekolah. Masalah utama adalah arah pengembangan sekolah dan identifikasi sumber keuangan untuk membantu pengembangan sekolah yang dapat berjalan terus menerus dalam kegiatan kepala sekolah. Hal ini secara tidak langsung menyatakan bahwa kepala sekolah berfungsi sebagai koordinator pada fungsi sekolah yang berbeda. Ketika Sekolah Menengah Umum berjalan menuju peningkatan mutu berbasis sekolah) hal ini menunjukkan kepada sekolah bahwa proses pengembangan akan tercapai. Hal ini meningkatkan motivasi dan jati diri para pemegang peran.

Kepala sekolah menerima input dari semua pemegang peran dan mempresentasikannya kepada guru. Guru merasa bahwa mereka sebagai mitra dalam pengembangan mutu sekolah. menemukan dukungan lebih untuk pelaksanaan program. kepala sekolah mengadakan rapat rutin untuk mendiskusikan masalahmasalah yang dihadapi oleh sekolah. Siswa diundang untuk terlibat dalam diskusi dengan kepala sekolah dan guru. Juga memberikan tema umum bagi pengembangan sekolah. Hal lain telah mengacu pada rekomendasi BP3. Masalah-masalah pengembangan yang berhubungan dengan program akademik telah diperhatikan di sekolah. Melalui dialog ini dapat dicapai pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan pemegang peran yang berbeda-beda dan dasar untuk mencoba memecahkan masalah yang biasa terjadi dan juga memecahkan konflik akan kebutuhan diantara mereka. Kepala sekolah yang mengkaji ulang anggaran sekolah bersamasama dengan para guru. Hal ini bervariasi antara satu sekolah dengan sekolah yang lain dari satu kali dalam seminggu sampai satu kali dalam satu cawu. Harapan dan tanggung jawab telah ditetapkan sehingga setiap orang mempunyai pemahaman yang jelas. kepala sekolah.pertukaran gagasan. Perbedaan pendekatan di antara sekolah untuk komunikasi tercermin dari pilihan kepala sekolah. Model Pengembangan Sekolah memperoleh pengalaman dalam keterbukaan dan transparansi di beberapa SMU. guru dan orang tua siswa mengembangkan misi dan visi yang memperhatikan kebutuhan dan aspirasi para pemegang peran. Berdasarkan kondisi sekolah yang ada. Masalah mendasar yang dirasa perlu untuk diperhatikan oleh kepala sekolah adalah menetapkan peran guru. Anggaran sekolah didiskusikan secara terbuka dan input bagaimana menyesuaikan anggaran agar tujuan sekolah dapat tercapai. siswa dan anggota masyarakat melalui pertemuan pribadi dan kegiatan sekolah atau masyarakat. Biasanya. Hal ini menciptakan adanya arah dan tujuan bagi para pemegang peran. Komunikasi yang terbuka memberikan kesempatan kepada para guru untuk diperlakukan sebagai profesional dan memperoleh penghormatan yang patut diterima oleh para guru. termasuk juga pandangan yang bertentangan dengan sudut pandang kepala sekolah. Dukungan dan kemauan kepala . Kepala sekolah dan para guru mendukung adanya diskusi informal dengan orang tua siswa. Rasa turut memiliki menambah minat dan peran serta dalam program. khususnya apabila pandangan guru diperhatikan dalam penyusunan program. Para Guru mampu mengkomunikasikan perhatian dan bertukar gagasan pada rapat rutin yang telah dijadwalkan dengan Kepala Sekolah. Kepala Sekolah mengumpulkan dukungan dari diskusi dengan para guru dalam usaha pengembagnan sekolah untuk menerima umpan balik dan mengusulkan alternatif pendekatan dan juga masalah-masalah pengembangan lainnya. siswa dan orang tua siswa. Guru mempunyai kebebasan untuk bertukar pandangan. namun ada rasa enggan dan rasa malu dari siswa.

sekolah untuk mendengarkan para siswa dapat memberikan dorongan kepada mereka. Melalui rapat "OSIS", siswa belajar mengutarakan pendapat-pendapat dalam suasana yang nyaman dan belajar mengatasi masalah-masalah yang melibatkan mereka dengan cara yang terorganisasi. Juga melalui organisasi siswa, para siswa dapat mengutarakan pandangan-pandangan dan mengusulkan berbagai saran. Perhatian Para Orang Tua Siswa ditujukan untuk peningkatan komunikasi. BP3 berfungsi sebagai alat untuk melibatkan para orang tua siswa dalam berbagai prakarsa untuk pengembangan. Jadwal pertemuan-pertemuan BP3 merupakan sarana komunikasi dengan berbagai anggota di sekolah. Program yang paling efektif adalah dengan rapat sebanyak empat kali dalam setahun dan menginformasikan kepada anggota mengenai kegiatan pengembangan pada setiap rapat. Orang tua siswa dapat menyampaikan perhatian mereka, bertanya dan mengkaji ulang pengeluaran untuk program-program yang disponsori oleh BP3 . Anggota memilih proyek yang akan dilaksanakan dengan mengambil suara terbanyak bagi pilihan yang ada. Begitupun juga mempunyai kesempatan untuk berbicara kepada Kepala sekolah dan guru secara informal. Tokoh Masyarakat mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk mendiskusikan masalah-masalah sekolah dan masyarakat dengan kepala sekolah dan BP3. Tokoh masyarakat diundang pada rapat sekolah ketika masalah tertentu yang berkaitan dengan masyarakat akan diselesaikan. Tokoh masyarakat merasa lebih enak berbicara dengan kepala sekolah dan guru secara informal. Terdapat hubungan informal yang kuat yang ada di antara guru dan staf dalam hidup di tengah masyarakat dan sebagai anggota masyarakat. Melalui interaksi formal dan informal, anggota masyarakat menganggap sekolah sebagai komponen penting bagi pengembangan masyarakat. Seorang tokoh masyarakat menjelaskan bahwa tanpa adanya sekolah masyarakat perkebunan karet yang dulu akan ketinggalan. Insert B Berbagi tanggung jawab di antara para pemegang peran Keberhasilan Pengembangan Sekolah Model dapat ditandai dengan terlaksananya praktek pembagian pengambilan keputusan bersama di sekolah. Dengan pembagian tanggung jawab di antara para pemegang peran, kepala sekolah dapat lebih memberi perhatian pada hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan sekolah dan strategi pendanaannya untuk pengembangan sekolah. Aspek lain dari pembagian tanggung jawab dalam pengambilan keputusan adalah memprofesionalkan staf serta mengajak mereka untuk bekerja lebih baik lagi. Rasa menghargai diri sendiri dan percaya diri dapat menggantikan sikap pesimis. Peran Kepala Sekolah bergeser dari pengawas menjadi fasilitator. Dengan memberikan tanggung jawab kepada wakil kepala sekolah dan para guru dari hari ke hari, memungkinkan bagi kepala sekolah untuk memfokuskan tenaganya pada peningkatan program-program akademik dan cara-cara untuk mencapainya. Dia juga dapat memberi perhatian lebih pada pembentukan hubungan antara orang tua

siswa dan masyarakat. Para Wakil Kepala Sekolah diharapkan dapat bertanggung jawab penuh dalam pengambilan keputusan untuk bidangnya. Masalah-masalah yang terjadi di sekolah yang tidak dapat diselesaikan oleh lainnya akan diperhatikan. Pada kasus yang jarang terjadi, dan masalah yang tak dapat diatasi dibawa ke tingkat yang lebih tinggi untuk menjadi perhatian kepala sekolah. Dengan melaksanakan peran ini para wakil kepala sekolah memperoleh ketrampilan kepemimpinan dan pengalaman-pengalaman yang menjamin kesinambungan pengembangan sekolah meskipun kepala sekolah berhalangan untuk suatu kurun waktu tertentu. Para Guru diberikan tanggung jawab yang lebih untuk peningkatan pengajaran dan kreatifitas di dalam kelas. Kepala sekolah dan staf pengawas lainnya siap untuk berdiskusi dengan para guru mengenai pendekatan inovasi di dalam kelas. Bersama-sama mereka dapat mengevaluasi efektifitas pendekatan dan membuat keputusan untuk keterlaksanaannya. Guru juga terlibat dengan siswa yang bermasalah secara lansung. Apabila dibutuhkan, guru dapat meminta orang tua siswa untuk berkunjung ke sekolah atau guru yang mengunjungi orang tua siswa. Dengan pemberian tanggung jawab yang lebih terhadap pencapaian akademis siswa, para guru terlatih untuk menjadi profesional dari pada hanya sebagai pegawai. Siswa diberi kesempatan untuk mendiskusikan dan menyampaikan usulan yang berkenaan dengan mereka melalui OSIS. OSIS terdiri atas wakil dari setiap kelas dan kepala sekolah memimpin pertemuan. Wakil dari tiap kelas menyampaikan masalah-masalah yang perlu diperhatikan pada rapat OSIS. Mereka mendiskusikan hal tersebut dan berusaha mencari cara pemecahannya. OSIS memperhatikan usulan kegiatan yang berfokus pada keinginan dan minat siswa. Hal-hal yang dapat membawa pengaruh terhadap sekolah akan dibicarakan oleh Kepala sekolah dengan para guru. Masalah-masalah lain yang tidak menyangkut akademik akan disampaikan kepada BP3 untuk dipertimbangkan. Konsep yang diterapkan OSIS berhasil memecahkan beberapa masalah pengembangan yang penting. Pertama, hal tersebut membawa siswa menuju usaha pengembangan sekolah dengan memberi perhatian pada kebutuhan mereka serta menginformasikan kepada sekolah akan pandangannya terhadap pengembangan sekolah. Kedua, OSIS berfungsi sebagai contoh kehidupan bernegara di mana siswa belajar berorganisasi dan mengerti struktur politik. Hal ini juga merupakan pengalaman pembelajaran aktif dalam pendidikan bernegara. Ketiga, memperkenalkan dan mengembangkan potensi mereka dalam peran kepemimpinan di sekolah atau yang lebih dari itu. Para Orang Tua Siswa lebih termotivasi dan berkeinginan untuk memberi sumbangan dalam kegiatan pengembangan sekolah pada saat diberi tanggung jawab dalam mengambil keputusan dan monitoring terhadap kegiatan sekolah yang didanai oleh BP3. Program-program BP3 yang efektif membuat para orang

tua mengkaji ulang anggaran dan usulan perubahan, memilih usulan proyek sekolah yang diharapkan untuk didanai tahun ini, serta memonitor pelaksanaan dan pendanaan proyek tersebut. Para orang tua siswa berharap sumbangan BP3 dapat dimanfaatkan dengan tepat dan efisien. Tokoh Masyarakat tidak secara langsung terlibat dalam keputusan-keputusan yang berbasis sekolah, namun mempunyai peran penting di luar sekolah. Dalam beberapa Model Pengembangan Sekolah, peran serta para tokoh masyarakat di sekolah dan rapat BP3 dapat berperan baik sebagai orang tua, peserta biasa ataupun undangan. Dengan berpartisipasi mereka dapat memberi informasi dan sumbangan dalam rapat pengambilan keputusan. Dengan melibatkan tokoh masyarakat, pegawai Depdikbud, pegawai pemerintah daerah dan tokoh usahawan setempat dalam diskusi sekolah mengenai peningkatan mutu, kepala sekolah tidak hanya mampu menjadi pendengar yang baik terhadap persoalan yang terjadi di sekolah, namun juga memperoleh bantuan dalam masalah lingkungan dan pembentukan kerja sama kemitraan demi kelanjutan terhadap dukungan sekolah. Pada bagian berikut ini disampaikan inti temuan dari penelitian yang dilakukan pada sekolah-sekolah yang menjadi Model Pengembangan seperti tergambar pada Diagram 1 Model Pembaharuan dalam Pengembangan Sekolah. Kepala Sekolah: kepala sekolah merupakan pribadi yang menjadi inti dalam peningkatan dan pengembangan sekolah. Para Konsultan melihat bahwa dalam Pengembangan Sekolah Model kepala sekolah mempunyai keinginan untuk memperbaharui sekolah. Tujuannya adalah memperhatikan kebutuhan pembelajaran siswa. Hal ini merupakan inti dari berbagai usaha pengembangan. Kepala sekolah memandu pemegang peran menuju pengembangan visi dan misi sekolah. Melalui diskusi yang diadakan bagi guru dan orang tua siswa, tujuan tertentu telah teridentifikasi untuk tiap tahun pelajaran. Melalui berbagai alat komunikasi, kebutuhan guru dan siswa telah diketahui dan dimasukkan dalam rencana pengembangan. Sebagai pemimpin dalam pengajaran, kepala sekolah menetapkan peranan dari setiap pemegang peran (orang tua siswa, siswa, guru, dan staf). Standar kedisiplinan telah dibuat dan didiskusikan sehingga tiap orang mengetahui pentingnya menciptakan lingkungan belajar. Untuk membantu kepala sekolah, pihak-pihak lain telah diundang untuk memikul bersama tanggung jawab bagi keseluruhan pengembangan sekolah. Guru diberi keleluasaan untuk mengawasi yang lebih dalam proses pembelajaran, namun harus menunjukkan adanya peningkatan prestasi siswa. Gagasan-gagasan telah didiskusikan dengan kepala sekolah lalu diujicobakan. Program yang berhasil akan dilanjutkan, yang tidak berhasil akan dibatalkan. Pemberian kesempatan kepada guru untuk menguji gagasan-gagasan baru mendukung sejumlah pengembangan kritis. Guru dianggap sebagai orang yang profesional dan menganggap sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang dinamis dan tidak membosankan. Pada akhirnya,

Apabila seluruh pemegang peran mempunyai pandangan yang sama mengenai pentingnya pembelajaran. Semua sekolah model menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Kepala sekolah mempunyai perhatian lebih dalam pengembangan profesional guru dengan mengkaji-ulang kriteria kenaikan pangkat pegawai negeri dan membantu guru dalam hal ini dan mendukung semua jenjang pelatihan. keajegan dalam memberikan perhatian untuk keberhasilan siswa.hal ini akan membuat guru merasa diberdayakan. makan siang gratis. Rencana lainnya yang dapat memberikan motivasi adalah penambahan kegiatan ekstra kurikuler yang menarik bagi siswa. pemberian honor tambahan untuk kelebihan jam mengajar atau mengikuti pelatihan khusus. metode pengajaran dan bahan pengajaran yang tepat dan efektif akan memperkuat prospek keberhasilan siswa. Semua sekolah menitikberatkan pada peningkatan pendidikan guru. tambahan sumber perpustakaan. Peran serta siswa dalam pengambilan-keputusan merupakan sarana lain untuk memotivasi siswa. Beberapa kepala sekolah membentuk OSIS yang terdiri atas wakil-wakil dari . pendidikan keagamaan. Model pembaharuan mencatat adanya keterbukaan dalam komunikasi antara kepala sekolah dan para pemegang peran lainnya. yaitu : kesejahteraan guru. semua itu perlu diperhatikan. Oleh karena itu pencapaian hasil belajar siswa merupakan perhatian utama dalam semua usaha pengembangan. pengembangan profesional dan bantuan dalam pengajaran. Kesejahteraan guru dapat ditingkatkan melalui pemberian biaya transport. peningkatan laboratorium bahasa dan IPA. program pelatihan ketrampilan untuk persiapan kerja (komputer. Kebutuhan guru: guru merupakan dasar bagi semua usaha pendidikan. Mendukung mereka dalam berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah sangat penting. Salah satu yang sangat menentukan adalah motivasi belajar. Melalui proses ini. Guru dan kepala sekolah menaruh harapan yang tinggi terhadap masing-masing siswa. Pengalaman dari Pengembangan Sekolah Model memperjelas adanya beragam cara untuk membantu guru. agar sekurang-kurangnya berpendidikan S1. Hal ini dapat tercapai melalui peranan yang jelas dari masing-masing pemegang peran termasuk siswa dan orang tua siswa. penyediaan laboratorium komputer dan perlengkapan audio-visual. kebutuhan guru dapat diketahui dan dukungan yang memadai diperlukan dari kepala sekolah dan para orang tua siswa. Untuk mendorong motivasi guru. Hal ketiga adalah memperhatikan penyediaan bahan tambahan untuk mata pelajaran yang diajarkan. Bahasa Inggris. Hal ini dapat bervariasi. hal itu merupakan pesan yang kuat kepada siswa. Siswa bertanggung jawab dalam belajar sedangkan yang lainnya membantu mereka. Selain mempunyai pemahaman umum mengenai peranan pendidikan. mulai dari kegiatan olahraga. Kebutuhan Siswa: Tujuan utama sekolah adalah memberikan pendidikan yang baik bagi generasi muda Indonesia. Pertanian dan botani). Prestasi siswa tergantung pada banyak faktor. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan.

sekolah memperoleh sumber tambahan baik dalam hal dukungan pendidikan maupun sumber-sumber keuangan tambahan untuk pengembangan sekolah. Kepala sekolah berfungsi sebagai penasihat pada keseluruhan proyek ini. Semua sekolah menyatakan adanya kebutuhan akan adanya pagar yang dapat melindungi mereka dari hewan maupun orang yang tidak diinginkan serta mencegah siswa berkeliaran di luar. Selain para orang tua siswa. wakil masyarakat dapat pula berperan serta dalam rapat tersebut khususnya apabila bantuan mereka dibutuhkan untuk suatu proyek. Terdapat variasi fungsi BP3. Dengan melibatkan orang tua siswa. Hal ini akan diikuti dengan pembentukan komite (yang beranggotakan para pemegang peran) yang akan mengawasi pelaksanaan program. Keterpaduan Masyarakat: Orang tua siswa dan masyarakat setempat sering kali tidak dilihat sebagai aset yang berharga dalam peningkatan mutu pendidikan. kantor pendidikan dan pemerintah. Dengan memperhatikan minat pendidikan dan pribadi siswa. Pada . pelaksanaannya menjadi tangung jawab siswa. Biasanya kepala sekolah dan guru ingin mendiskusikan masalah-masalah yang terkait dengan upaya untuk meningkatkan mutu pembelajaran. serta pengusaha setempat. Dalam hal ini siswa mengidentifikasi sendiri apa kebutuhan mereka yang dapat memberi sumbangan kepada pengembangan sekolah. Gagasangagasan tersebut akan dirumuskan untuk menjadi program-program oleh kepala sekolah dan dipresentasikan kepada BP3 untuk disetujui. Pada umumnya kepala sekolah menerima masukan dari para pemegang peran mengenai cara meningkatkan sekolah. Beberapa sekolah mencatat adanya kenaikan sumbangan dari orang tua siswa walaupun mengalami masa krisis ekonomi di tahun 1997-1998. sekolah dapat menarik perhatian siswa dari Kecamatan atau daerah lain. anggota BP3 memutuskan program mana yang akan dilaksanakan pada tahun tersebut. Dinding atau pagar yang mengelilingi lingkungan sekolah merupakan simbol yang menyatakan bahwa sekolah adalah tempat belajar bagi siswa. Beberapa usulan kegiatan. Berdasarkan dana yang tersedia (dan sumbangan khusus dari orang tua siswa dalam hal-hal tertentu). Tetapi sekarang ini. Satu hasil penting yang tersirat namun belum diteliti adalah bahwa sekolahsekolah tersebut sebelumnya hanya menarik bagi siswa di Kecamatan yang bersangkutan. namun program yang paling efektif dapat memberikan pertanggungjawaban terhadap organisasi dalam memutuskan program mana yang akan didanai. Motivasi orang tua siswa sangat tinggi ketika mereka diberi tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. tampak bahwa sekolah menerima penghargaan dan perhatian masyarakat luas. Hal ini merupakan masalah penting bagi semua sekolah.setiap kelas untuk mendiskusikan kepada kepala sekolah apa yang menjadi perhatian siswa. Masalah-masalah lain yang juga menjadi perhatian dari semua sekolah adalah kebutuhan akan adanya lingkungan yang aman bagi siswa (dan guru) untuk datang ke sekolah.

Lockhead. Sekolah lain memperoleh bantuan dari pengusaha setempat dalam mendanai pembangunan tembok sekeliling sekolah. Alexandria.sekolah lain. Directorate Jenderal Pendidikan Dasar dan Menegah. Effective Schools and Classrooms : A Research-Based Perspective. D. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. mereka cenderung untuk memberi sumbangan yang lebih banyak setelah mengetahui bahwa dana tersebut dimanfaatkan secara langsung untuk membantu sekolah.M (1990).M. Washington. Kemungkinan pencarian sumber dana secara lokal dapat membantu sekolah sehingga mereka tidak tergantung pada Depdikbud dalam pemenuhan semua kebutuhan mereka.W (1989). July 1989. Umaedi (1999) Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Effective Schools Research Model for Planned Change.K.A. Sebagai contoh. Beberapa model "pengembangan sekolah" memperoleh keuntungan dengan bekerja sama dengan Kandep Dikbud dan Pemerintah Daerah setempat dalam mendukung program pendidikan atau meningkatkan lingkungan sekolah. BP3 setuju untuk menurunkan sumbangan bulanannya karena menurunnya pendapatan orang tua siswa selama masa tersebut. Ketika anggota BP3 diberi tanggung jawab untuk menyetujui dan memonitor pemanfaatan dana. Michigan Okemos. Directorate Pendidikan Menengah Umum. Limited. Para konsultan tersebut telah bertemu dengan Bapak Budiono and Bapak Totok untuk mendiskusikan tentang perhatian dan visi untuk menentukan kebijakan..E. Huitt. H. Ketersediaan dana yang dapat dimanfaatkan segera dapat memberi peluang bagi sekolah untuk merencanakan pengembangan berikutnya dan pada saat yang sama terdapat kesinambungan di tingkat sekolah. Falmer Press. Chapter 1 in Effective Schools in Developing Countries. "Creating Effective Schools". L. Indonesia. & Levin.E..G. Referensi Lezotte. Effective Schools Products. H. M. DC Squires. & Segars. konsep tersebut . Dalam pertemuan para konsultan Pengembangan Sekolah Model. Virginia. ada dua sekolah yang menerima bantuan dari Pemda setempat untuk memperbaiki gerbang sekolah. W. J. Association for Supervision and Curriculum Development. Februari 1999) Lebih dari 6 bulan kami telah menempatkan beberapa orang konsultan international untuk menangani pengembangan konsep sekolah model. Lockheed. Levinand M. Jakarta LAMPIRAN A Peninjauan Kembali Konsep Pengembangan Sekolah Model (Suatu Konsep Baru untuk Direktorat Menengah Umum. Eds.

Dari diskusi lebih lanjut ternyata bahwa pendekatan ini tidak pernah berhasil untuk dilaksanakan.  Sekolah "model" mewakili situasi yang ideal. sumber-sumber pengajaran dan dana untuk mendukung upayaupaya ekstra yang dilakukan oleh guru. lalu kemudian mencapai kondisi yang lebih ideal untuk konsep sekolah "model". Perhatian harus diberikan pada sekolah biasa. Empat diantara beberapa alasannya adalah:  Biasanya sekolah yang sangat bagus dipilih sebagai "sekolah model".dikembangkan lebih lanjut dan rencana pelaksanaan telah dipersiapkan oleh Pak Simon Ju. sehingga mempunyai keuntungan yang jelas dibanding sekolah biasa.  Pengembangan sekolah "model" memerlukan tambahan masukan seperti fasilitas. karena pengembangan sekolah didasarkan pada sumber setempat yang tersedia da . Namun ketika bantuan dihentikan. Pertama-tama sekolah biasa perlu dikembangkan menjadi sekolah yang bagus. Kekakuan ini melemahkan kemampuan pemindahan model. para orangtua dan masyarakat. mutu sekolah ikut meningkat. dan mengembangkannya agar memenuhi persyaratan untuk menjadi sekolah yang "ideal". para guru.  Ketika menerima bantuan dalam merubah sekolah yang baik menjadi sekolah "model". bentuk peniruan karakteristik semacam ini sulit dilakukan di sekolah biasa. Model harus dapat ditiru. Kriteria pengembangan dari sudut pandang yang baru adalah sebagai berikut: 1. Ini mewakili pendekatan dari atas ke bawah. Hal ini menimbulkan masalah karena masukan yang sama dibutuhkan juga oleh sekolah lain yang ingin berkembang. Karena hal ini bukan suatu kasus. Keanekaragaman lingkungan di Indonesia mempersulit perhatian untuk semua kondisi. yang mutunya ditetapkan oleh kantor pusat. Hal-hal tersebut tidak mempertimbangan keistimewaaan kepala sekolah. Sebagai contoh adalah pengalaman-pengalaman pada SMU Plus. para siswa. Sehingga perlu dikembangkan model yang sangat umum atau model yang banyak. 2. Konsep ini berawal dari konsep tradisional yang cukup penting mengenai "sekolah model". peniruan tidak mungkin dilakukan. Pandangan tradisional tersebut mendukung untuk mengidentifikasi sekolah yang sangat bagus. Kenyataan ini memaksa para konsultan untuk memandang model dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Kontribusi semacam ini penting bagi sekolah. mutu tidak dapat dipertahankan. Karena sekolah yang bagus ini dikembangkan terus menerus dan bergantung pada kontribusi dari orang tua siswa serta masyarakat yang dermawan. Yang perlu diperhatikan disini adalah kesinambungannya.

Inovasi dapat berupa ide. meningkatkan kualitas pendidikan serta sebagai alat atau cara baru dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam kegiatan pendidikan. 1.Inovasi Pendidikan Pengertian Inovasi Pendidikan  Inovasi adalah an idea. Sementara itu inovasi dalam teknologi juga perlu diperhatikan mengingat banyak hasilhasil teknologi yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Sosial interaction inhibit diffusion across professional boundaries 2. Dengan demikian metode baru atau cara baru dalam melaksanakan metode yang ada seperti dalam proses pembelajaran dapat menjadi suatu upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran. Teacher  Dalam hal penerimaan atau sikap terhadap perubahan dua kelompok ini mempunyai pandangan dan sikap yang tidak selalu sama.  Praktisi Pendidikan dapat dikelompokan ke dalam : 1. prosedur supervise serta pengelolaan informasi pendidikan yang dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan pendidikan. practice or object thatperceived as new by an individual or other unit of adoption. dalam pendidikan Administrator (Kepala dan Pengawas lebih mudah menerima inovasi disbanding guru karena : 1. Superintendent 2. Contoh bidangnya adalah : o Managerial o Teknologi o Kurikulum  Menurut Miles karakteristik inovasi adalah o Deliberate o Novel o Specific o Direction to goal attaintment  Aspek pokok yang mempengaruhi inovasi adalah : o Struktur o Prosedur o Personal Inovasi yang berbentuk metode dapat berdampak pada perbaikan. Teacher remain isolated in classroom which does not enhance the diffusion of new idea within the profession . Administrator terdiri dari : 1. Menurut Prof. karena peran yang dimainkan dalam melaksanakan kegiatan pendidikan berbeda dan lingkungan kerja yang sering dijalani masing-masing juga berbeda  Menurut Ernest R House. Azis Inovasi berarti mengintrodusir suatu gagasan maupun teknologi baru. inovasi merupakan genus dari change yang berarti perubahan. Principal 2. proses dan produk dalam berbagai bidang. seperti penggunaannya untuk teknologi pembelajaran.

5. Kondisi dimana inovasi dipandang lebih baik dari ide sebelumnya. kondisi ini berhubungan positif dengan tingkat adopsi. 4. di sini ada unsure keputusan yang mendasarinya. Keadaan dimana hasil suatu inovasi dapat dilihat orang lain.dalam arti inisiatif dalam melakukan inovasi selalu dating dari pihak pemerintah Proses Inovasi Proses Inovasi berkaitan dengan bagaimana suatu inovasi itu terjadi. and to confirmation of this decision Prinsip-prinsip Komunikasi dalam proses inovasi 1. Passive adopter  Dalam konteks Indonesia. 2) Previously introduces idea. atau inovasi itu dipandang sesuai dengan : 1) Socio cultural value and belief. Compatibility 3. Observability  Penjelasan : 1. Keadaan dimana inivasi dipandang secara relative sulit difahami dan digunakan. to implementation of the new ide. otoritas) 1. Menurut Everett M Rogers proses keputusan inovasi adalah the process through which abn individual (or other decision making unit) passes from first knowledge of an innovation. kolektif. Relative Advantage 2. Nature of Sosial system ( Norma. inovasi pendidikan umumnya merupakan suatu gerakan yang bersifat top down. Keadaan dimana suatu inovasi dapat diuji secara terbatas. pengalaman masa lalu. Mass media lebih penting/efektif untuk adopter pemula Atribut Dan Sumber-Sumber Inovasi  Terdapat lima atribut inovasi : 1. pemberian status. to a decision to adopt or reject. Mass media lebih penting/efektif pada tahap Knowledge 2. only bits and pieces 4. dan kebutuhan potensil adopter. Tipe keputusaninovasi (optional.3. Keadaan dimana suatu inovasi dipandang konsisten dengan nilai-nilai yang ada.yang nampak dari keuntungan ekonomis. Never adopt innovation as a whole. Keadaan ini berpengaruh negatif terhadap tingkat adopsi.to forming an attitude toward the innovation. tingkat hubungan sosial) 3. atau cara lainnya 2. Komunikasi interpersonal lebih penting/efektif pada tahap Persuasion 3. oleh karena itu proses inovasi dapat dimaknai sebagai proses keputusan Inovasi (Innovation decision Process). Innovator . 3) Clients needs for innovation 3. Complexity 4. Extent of Change agents (upaya promosi) Keinovatifan Dan Kategori Penerima Inovasi Keinovatifan (Innovativeness) adalah the degree to which an individual or other onit of adoption is relativelyearlier in adopting new ideas than other member of a system (Everett M Roger)  Kategori Adopter : 1. Kondisi ini berhubungan secara positif dengan tingkat adopsi  Disamping hal tersebut di atas tingkat adopsi juga dipengaruhi oleh : 1. Trialibility 5. Communication (Saluran komunikasi) 2.

risky o Kosmopolitan 1. including in decision making o Traditional o Suspicious to innovation and change agent . Late majority 5. Early Majority o Deliberate before adopting a new idea o Follow with deliberate willingness in adopting innovation. seldom lead 1. Early majority 4. Laggards Ciri-cirinya : 1. Late majority o Adopt after average number of sosial system o Approach innovation with skeptical 1. Early adopter o Lokalist o Has the greater degree of opinion leader (berperan to decrease uncertainty about new idea by adopting it) 1. Innovator : o Very eager to try new ideas o Desire the hazardous. thedaring. Early adopter 3. 2. the rash. Laggards o Reference to the past.

termasuk di dalamnya nilai-nilai. Perubahan Lambat dan Perubahan Cepat Perubahan lambat disebut juga evolusi. ataupun karena adanya penemuan-penemuan baru di dalam masyarakat. Samuel Koenig menjelaskan bahwa perubahan sosial menunjuk pada modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia. namun karena masyarakat mengalami perkembangan. dinamika dan komposisi penduduk. perubahan yang terjadi bukan hanya menuju ke arah kemajuan. Perubahan sosial yang terjadi memang telah ada sejak zaman dahulu. Modifikasi-modifikasi tersebut terjadi karena sebab-sebab intern atau sebab-sebab ekstern. 1. Gillin dan Gillin menyatakan bahwa perubahan sosial sebagai suatu variasi dari caracara hidup yang telah diterima. baik karena perubahan kondisi geografis. ideologi. Suatu masyarakat pada masa tertentu bentuknya sangat sederhana. dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Berdasarkan sifatnya. A. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial Budaya dan Penyebabnya Perubahan sosial budaya dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk berikut ini. Berikut ini beberapa ilmuwan yang mengungkapkan tentang batasan-batasan perubahan sosial. sikap. maka bentuk yang sederhana tersebut akan berubah menjadi kompleks. Selo Soemardjan menjelaskan bahwa perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang memengaruhi istem sosialnya.PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DALAM MASYARAKAT Setiap masyarakat dalam kehidupannya pasti mengalami perubahan-perubahan. Contoh perubahan evolusi adalah perubahan pada struktur masyarakat. Perubahan tersebut terjadi karena usaha-usaha masyarakat dalam menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan dan kondisi-kondisi baru yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat. Ada kalanya perubahan-perubahan yang terjadi berlangsung demikian cepatnya. sehingga membingungkan manusia yang menghadapinya. dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan unsur-unsur atau struktur sosial dan perilaku manusia dalam masyarakat dari keadaan tertentu ke keadaan yang lain. yaitu perubahan . Perubahan cepat disebut juga dengan revolusi. Berdasarkan uraian tersebut. kebudayaan. namun dapat juga menuju ke arah kemunduran.

Contoh perubahan secara revolusi adalah gerakan Revolusi Islam Iran pada tahun 1978-1979 yang berhasil menjatuhkan pemerintahan Syah Mohammad Reza Pahlevi yang otoriter dan mengubah sistem pemerintahan monarki menjadi sistem Republik Islam dengan Ayatullah Khomeini sebagai pemimpinnya. 2. Harus ada tujuan gerakan yang jelas dan dapat ditunjukkan kepada rakyat. Contoh perubahan besar adalah dampak ledakan penduduk dan dampak industrialisasi bagi pola kehidupan masyarakat. Berikut ini beberapa persyaratan yang mendukung terciptanya revolusi. Kemampuan pemimpin dalam menampung. ketegangan-ketegangan tersebut sulit dihindari bahkan semakin berkembang dan tidak dapat dikendalikan. Adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat tersebut. merumuskan. Ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan. Sebaliknya. . perubahan besar adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang membawa pengaruh langsung atau pengaruh berarti bagi masyarakat. e. Seringkali perubahan revolusi diawali oleh munculnya konflik atau ketegangan dalam masyarakat. serta menegaskan rasa tidak puas masyarakat dan keinginan-keinginan yang diharapkan untuk dijadikan program dan arah gerakan revolusi. b. d. c. a. Terjadinya proses revolusi memerlukan persyaratan tertentu. Contoh perubahan kecil adalah perubahan mode rambut atau perubahan mode pakaian.sosial mengenai unsur-unsur kehidupan atau lembaga-lembaga kemasyarakatan yang berlangsung relatif cepat. Harus bisa memanfaatkan momentum untuk melaksanakan revolusi. Perubahan Kecil dan Perubahan Besar Perubahan kecil adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau pengaruh yang berarti bagi masyarakat.

3. Revolusi Rusia (Oktober 1917) yang mampu menggulingkan pemerintahan kekaisaran dan mengubahnya menjadi sistem diktator proletariat yang dilandaskan pada doktrin Marxis. 3) Munculnya berbagai bentuk pertentangan (conflict) dalam masyarakat. Perubahan yang Dikehendaki atau Direncanakan dan Perubahan yang Tidak Dikehendaki atau Tidak Direncanakan Perubahan yang dikehendaki atau yang direncanakan merupakan perubahan yang telah diperkirakan atau direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak melakukan perubahan di masyarakat. baik dari tatanan negara hingga tatanan dalam keluarga. 4) Terjadinya pemberontakan atau revolusi sehingga mampu menyulut terjadinya perubahanperubahan besar. b . yaitu pertambahan dan penurunan jumlah penduduk. 4. Sebab-Sebab yang Berasal dari Luar Masyarakat (Sebab Ekstern) . Sebab-Sebab Perubahan Sosial Budaya Perubahan sosial dan kebudayaan di masyarakat dapat terjadi karena adanya sebab-sebab yang berasal dari masyarakat sendiri atau yang berasal dari luar masyarakat. Contoh perubahan yang dikehendaki adalah pelaksanaan pembangunan atau perubahan tatanan pemerintahan. yaitu seseorang atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin satu atau lebih lembaga-lembaga kemasyarakatan yang bertujuan untuk mengubah suatu sistem sosial. 2) Adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat. Perubahan yang tidak dikehendaki atau yang tidak direncanakan merupakan perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat dan dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibat sosial yang tidak diharapkan. Misalnya. Contoh perubahan yang tidak dikehendaki atau tidak direncanakan adalah munculnya berbagai peristiwa kerusuhan menjelang masa peralihan tatanan Orde Lama ke Orde Baru dan peralihan tatanan Orde Baru ke Orde Reformasi. a . baik penemuan yang bersifat baru (discovery) ataupun penemuan baru yang bersifat menyempurnakan dari bentuk penemuan lama (invention). Revolusi tersebut menyebabkan perubahan yang mendasar. misalnya perubahan tata pemerintahan Orde Baru menjadi tata pemerintahan Orde Reformasi. Sebab-Sebab yang Berasal dari Dalam Masyarakat (Sebab Intern) Berikut ini sebab-sebab perubahan sosial yang bersumber dari dalam masyarakat (sebab intern) 1) Dinamika penduduk. Pihak-pihak tersebut dinamakan agent of change.

Penemuan-penemuan baru tersebut dapat berasal dari kebudayaan asing atau merupakan perpaduan antara budaya asing dengan budaya sendiri. Hal ini kemungkinan besar juga dapat memengaruhi perubahan pada struktur dan pola kelembagaannya. b . maka disebut demonstration effect. maka akan muncul proses imitasi yang lambat laun unsur-unsur kebudayaan asli dapat bergeser atau diganti oleh unsur-unsur kebudayaan baru tersebut. B. Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain Kontak dengan kebudayaan lain dapat menyebabkan manusia saling berinteraksi dan mampu menghimpun penemuan-penemuan baru yang telah dihasilkan. Jika suatu kebudayaan mempunyai taraf yang lebih tinggi dari kebudayaan lain. Apabila masyarakat tersebut mendiami tempat tinggal yang baru. Sistem Pendidikan Formal yang Maju Pendidikan memberikan nilai-nilai tertentu bagi manusia. Faktor Pendorong dan Penghambat Perubahan Sosial Budaya 1. Berikut ini sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat. Bertemunya dua kebudayaan yang berbeda akan menghasilkan perubahan. maka mereka harus menyesuaikan diri dengan keadaan alam dan lingkungan yang baru tersebut.Perubahan sosial dan kebudayaan juga dapat terjadi karena adanya sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat (sebab ekstern). Jika pengaruh suatu kebudayaan dapat diterima tanpa paksaan. Jika pengaruh suatu kebudayaan saling menolak. Kondisi ini terkadang memaksa masyarakat suatu daerah untuk mengungsi meninggalkan tanah kelahirannya. terutama membuka pikiran dan mem- . Proses tersebut dapat mendorong pertumbuhan suatu kebudayaan dan memperkaya kebudayaan yang ada. 1) Adanya pengaruh bencana alam. 3) Adanya pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Faktor-Faktor Pendorong Perubahan a. maka disebut cultural animosity. karena pihak yang menang biasanya akan dapat memaksakan ideologi dan kebudayaannya kepada pihak yang kalah. baik perang saudara maupun perang antarnegara dapat me-nyebabkan perubahan. 2) Adanya peperangan.

dan objektif. Hal ini membuka kesempatan kepada para individu untuk dapat mengembangkan kemampuan dirinya. toleransi dapat diberikan agarsemakin tercipta hal-hal baru yang kreatif. c . Faktor-Faktor Penghambat Perubahan a. Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain Kehidupan terasing menyebabkan suatu masyarakat tidak mengetahui perkembanganperkembangan yang telah terjadi.biasakan berpola pikir ilmiah. rasional. Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya Ikhtiar harus selalu dilakukan manusia dalam upaya memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan menggunakan sumber daya yang terbatas. Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu Ketidakpuasan yang berlangsung lama di kehidupan masyarakat dapat menimbulkan reaksi berupa perlawanan. i . pertentangan. g . f . Hal ini akan memberikan kemampuan manusia untuk menilai apakah kebudayaan masyarakatnya dapat memenuhi perkembangan zaman atau tidak. Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang Penyimpangan sosial sejauh tidak melanggar hukum atau merupakan tindak pidana. Heterogenitas Penduduk Di dalam masyarakat heterogen yang mempunyai latar belakang budaya. Hal ini menyebabkan pola-pola pemikiran dan kehidupan masyarakat menjadi statis. dan ideologi yang berbeda akan mudah terjadi pertentangan yang dapat menimbulkan kegoncangan sosial. . sehingga masyarakat akan semakin terpacu untuk menghasilkan karya-karya lain. e . Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain Penghargaan terhadap hasil karya seseorang akan mendorong seseorang untuk berkarya lebih baik lagi. ras. Masyarakat tidak lagi mempermasalahkan status sosial dalam menjalin hubungan dengan sesamanya. d . dan gerakan revolusi untuk mengubahnya. h. dapat merupakan cikal bakal terjadinya perubahan sosial budaya. Orientasi ke Masa Depan Pemikiran yang selalu berorientasi ke masa depan akan membuat masyarakat selalu berpikir maju dan mendorong terciptanya penemuan-penemuan baru yang disesuaikan dengan perkembangan dan tuntutan zaman. Sistem Terbuka Masyarakat ( Open Stratification ) Sistem terbuka memungkinkan adanya gerak sosial vertikal atau horizontal yang lebih luas kepada anggota masyarakat.Untuk itu. Keadaan demikian merupakan pendorong terjadinya perubahan-perubahan baru dalam masyarakat dalam upayanya untuk mencapai keselarasan sosial. 2.

Mereka mencurigai semua hal yang berasal dari Barat karena belum bisa melupakan pengalaman pahit selama masa penjajahan. f . Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan Integrasi kebudayaan seringkali berjalan tidak sempurna. Golongan masyarakat yang mempunyai kedudukan lebih tinggi tentunya akan mempertahankan statusnya tersebut. e . Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat ( Vested Interest Interest) Organisasi sosial yang mengenal sistem lapisan strata akan menghambat terjadinya perubahan. Kondisi inilah yang menyebabkan terhambatnya proses perubahan. Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis Setiap usaha perubahan pada unsur-unsur kebudayaan rohaniah. Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan Kondisi ini dapat dikarenakan kehidupan masyarakat yang terasing dan tertutup. Lebih parah lagi jika masyarakat yang bersangkutan didominasi oleh golongan konservatif (kolot). Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional Sikap yang mengagung-agungkan tradisi dan masa lampau dapat membuat terlena dan sulit menerima kemajuan dan perubahan zaman. contohnya masyarakat pedalaman. Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing) Sikap yang demikian banyak dijumpai dalam masyarakat yang pernah dijajah oleh bangsa lain. kondisi seperti ini dikhawatirkan akan menggoyahkan pola kehidupan atau kebudayaan yang telah ada. Tapi mungkin juga karena masyarakat itu lama berada di bawah pengaruh masyarakat lain (terjajah). c .b . d . misalnya oleh bangsa Barat. biasanya diartikan sebagai usaha . Beberapa golongan masyarakat berupaya menghindari risiko ini dan tetap mempertahankan diri pada pola kehidupan atau kebudayaan yang telah ada. g . sehingga mereka cenderung menutup diri dari pengaruhpengaruh asing.

yang berlawanan dengan masyarakat yang sudah menjadi dasar integrasi masyarakat tersebut. maka mesin pemotong padi tidak akan digunakan. Berikut ini hal-hal negatif atau bentuk ke-munduran akibat adanya perubahan sosial budaya. Memunculkan ide-ide budaya baru yang sesuai dengan perkembangan zaman. Terciptanya penemuan-penemuan baru yang dapat membantu aktivitas manusia. cara pandang. 3. Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar ideologi Adat atau kebiasaan merupakan pola-pola perilaku bagi anggota masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal ini merupakan bentuk halangan terhadap perkembangan dan perubahan kebudayaan. Membentuk pola pikir masyarakat yang lebih ilmiah dan rasional. Masyarakat cenderung menerima kehidupan apa adanya dengan dalih suatu kehidupan telah diatur oleh Yang Mahakuasa. h. Misalnya. Pola pikir semacam ini tentu saja tidak akan memacu pekembangan kehidupan manusia. Perilaku Masyarakat sebagai Akibat Adanya Perubahan Sosial Budaya Perubahan sosial budaya akan mengubah adat. Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki Pandangan tersebut adalah pandangan pesimistis. C. Hal ini tentu saja memengaruhi pola dan perilaku masyarakatnya. Adakalanya adat dan kebiasaan begitu kuatnya sehingga sulit untuk diubah. Tergesernya bentuk-bentuk budaya nasional oleh budaya asing yang terkadang tidak sesuai dengan . memotong padi dengan mesin dapat mempercepat proses pemanenan. i . Berikut ini hal-hal positif atau bentuk kemajuan akibat adanya perubahan sosial budaya. 1. Telah dijelaskan di depan bahwa perubahan sosial budaya dapat mengarah pada halhal positif (kemajuan) dan hal-hal negatif (kemunduran). 2. bahkan ideologi suatu masyarakat. namun karena adat dan kebiasaan masyarakat masih banyak yang menggunakan sabit atau ani-ani. 4. Munculnya tatanan kehidupan masyarakat baru yang lebih modern dan ideal. kebiasaan. 1.

Namun di sisi lain. mengingat sikap tersebut merupakan salah satu penyebab terhambatnya proses perubahan sosial budaya yang berujung pada terhambatnya proses perkembangan masyarakat dan modernisasi. Kalian sebagai pelajar tentu harus bisa menentukan sikap terhadap dampak perubahan sosial budaya yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. D. dan kondisi kehidupan masyarakat yang baru. Sikap Kritis terhadap Pengaruh Perubahan Sosial dan Budaya Apapun bentuk perubahan sosial budaya akan menghasilkan suatu bentuk. Munculnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial baru yang makin kompleks. pola. Dalam pelaksanaannya. Perubahan sosial budaya yang bersifat positif dapat kita terima untuk memperkaya khazanah kebudayaan bangsa kita. meskipun perubahan tersebut mengarah pada perubahan yang bersifat negatif. 4. kalian harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan memperluas pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang.kaidah budaya-budaya nasional. Sikap tersebut cenderung akan membuat kita meniru (imitasi) terhadap setiap perubahan sosial budaya yang terjadi. sebaliknya perubahan sosial budaya yang bersifat negatif harus kita saring dan kita cegah perkembangannya dalam kehidupan masyarakat kita. Lunturnya kaidah-kaidah atau norma budaya lama. Demikian juga dengan sikap menerima setiap perubahan tanpa terkecuali. Kalian diharapkan mampu memiliki dan mengembangkan sikap kritis terhadap proses perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat. Adanya beberapa kelompok masyarakat yang mengalami ketertinggalan kemajuan budaya dan kemajuan zaman. 2. nilai-nilai dan norma kehidupan bangsa yang luhur harus dapat terus kalian jaga dan lestarikan . baik dari sisi pola pikir ataupun dari sisi pola kehidupannya (cultural lag atau kesenjangan budaya). misalnya lunturnya kesadaran bergotong-royong di dalam kehidupan masyarakat kota. 3. Sikap apriori yang berlebihan tentu saja tidak perlu kalian kedepankan.

Selasa. 30 November 2010 Materi: Perubahan Sosial .

PERUBAHAN SOSIAL 1. Definisi Perubahan Menurut Auguste Comte. Mac Iver Perubahan sosial adalah terjadinya perubahan dalam hubungan sosial (social relationships) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) 3. tradisional dan modern tidak jelas Menurut beberapa ahli: Oswald Spengler. tidak dapat direncanakan atau diarahkan ke titik tertentu. Teori – Teori Perubahan Sosial Menurut Lauer ada dua teori utama perubahan sosial: a. Samuel Koenig Perubahan sosial menunjuk pada modifikasi yang terjadi dalam pola kehidupan manusia karena sebab intern dan ekstern 6. sosiologi mempelajari statika dan dinamika masyarakat social meskipun perubahan kita terpusat pada aspek statika masyarakat. termasuk didalamnya nilai – nilai. komposisi penduduk. sikap – sikap dan pola – pola perikelakuan diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat 2. ideology maupun adanya difusi ataupun penemuan baru dalam masyarakat 5. Tidak ada proses perubahan masyarakat secara bertahap sehingga batas antara pola hidup primitif. pertumbuhan dan keruntuhan . Selo Soemarjan Segala perubahan pada lembaga – lemabaga kemasyrakatan dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya. terutama menekankan pengaruh yang besar dari unsur kebudayaan material terhadap unsur non material 2. Ogburn Ruang lingkup perubahan sosial mencakup unsur kebudayaan material dan non material. kebudayaan. material.SKL 6 Menjelaskan proses perubahan sosial pada masyarakat dan dampaknya Materi: • Teori perubahan • Bentuk perubahan • Faktor pendorong dan penghambat perubahan • Dampak modernisasi dan globalisasi • Mengatasi memudarnya jati diri bangsa Ringkasan A. Jerman (1880 –1936) : setiap peradaban besar mengalami proses kelahiran. tetapi dalam kehidupan sehari – hari kita telah menyentuh perubahan. Teori Siklus Teori siklus melihat perubahan merupakan sesuatu yang berulang – ulang. Gillin dan Gillin Perubahan sosial merupakan variasi cara hidup yang telah diterima yang disebabkan karena kondisi geografis. Kingsley Davis Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat 4. William F. Adapun definisi perubahan sosial menurut beberapa tokoh: 1.

Teori Revolusi Perubahan sosial menurut teori revolusi adalah perubahan sosial budaya berlangsung secara drastic atau cepat yang mengarah pada sendi utama kehidupan masyarakat (termasuk kembaga kemasyarakatan) Karl Marx berpendapat bahwa masyarakat berkembang secara linier dan bersifat revolusioner. Tokohnya antara lain. misal penelitian pengaruh sistem perubahan sistem mata pencaharian dari berburu ke sistem pertanian atau terhadap sistem kekeluargaan dalam masyarakat yang bersangkutan g.Pitirim Sorokin: semua peradaban besar berada dalam siklus tiga sistem kebudayaan (kebudayaan ideasional. berawal dari bentuk sederhana. Hal ini akibat konflik antara orang menetap dan orang nomaden b. Arnold Toynbee: sejarah peradaban adalah rangkaian siklus kemunduran dan pertumbuhan. Teori evolusi Perubahan sosial budaya berlangsung sangat lambat dalam jangka waktu lama. tahap metafisis (abstraksi) dan tahap ilmiah (positif) Sedangkan Lenski berpendapat bahwa masyarakat berubah dari pra industri. dapat direncanakan atau diarahkan Beberapa tokoh sosiologi mengemukakan tentang teori linier yaitu: Emile Durkheim: Masyarakat berkembang dari solidaritas mekanik ke solidaritas organic Max Weber : Masyarakat berubah secara linier dari masyarakat yang diliputi oleh pemikiran mistik dan penuh tahayul menuju masyarakat yang rasional Herbert Spencer : mengembangkan teori Darwin. Spencer. idealistis dan sensasi) yang berputar tanpa akhir. bahwa orang – orang yang cakap yang akan memenangkan perjuangan hidup Ketiga tokoh diatas menggambarkan bahwa setiap masyarakat berkembang melaui tahapan yang pasti Teori Linier dibedakan menjadi: f. industri dan pasca industri Beberapa teori Evolusi a) Teori Evolusi Unilinear Masyarakat mengalami perkembangan sesuai dengan tahapan tertentu. Perubahan sosial budaya dari masyarakat primitif. Misal dari kelompok homogen ke kelompok yang heterogen sifat dan susunannya (Herbert Spencer) c) Teori Evolusi Multilinear Teori ini menekankan penelitian terhadap tahap perkembangan yang tertentu dalam evolusi masyarakat. tardisional dan bersahaja menuju masyarakat modern yang kompleks dan maju secara bertahap Comte mengemukakan perkembangan masyarakat mengikuti perkembangan cara berfikir masyarakat tersebut yaitu tahap teologi (khayalan). Comte. Teori Linier atau Teori Perkembangan Perubahan sosial budaya bersifat linier atau berkembang menuju titik tertentu. Suatu Variasi dari teori ini adalah Cylical theories dari Vilfredo Pareto b) Teori Evolusi Universal Perkembangan masyarakat tidaklah perlu melalui tahapan tertentu tetapi mengikuti suatu garis evolusi tertentu. komplek hingga sempurna. dari yang bercorak feodal lalu berubah revolusioner menjadi masyarakat . namun setiap peradaban memiliki kemampuan meminjam kebudayaan lain dan belajar dari kesalahan untuk mencapai peradaban yang lebih tinggi Ibnu Kaldun: perubahan msayarakat diwarnai dengan pertumbuhan dan penaklukan kebudayaan.

Berubahan bergelombang. misalnya. misal perubahan semangat kegotongroyongan yang mulai luntur. Misal proses industrialisasi pada masyarakat agraris. Gangguan keseimbangan yang hanya sekali terjadi. Adapun syarat revolusi adalah : 1. adanya momentum untuk revolusi B. misal perubahan model pakaian. pergantian sistem politik dan pendidikan. Menurut Soerjono Soekanto factor internal tersebut adalah: . Perubahan komulatif. misal Program NKKBS. yaitu gangguan keseimbangan dalam masyarakat yang selalu timbul kembali. Perubahan secara cepat dan lambat Secara cepat dinamakan revolusi. Revolusi Industri di Inggris. adanya kelompok yang dianggap mampu memimpin masyarakat 3. misal perang. pemimpin menunjukkan suatu tujuan yang konkret dan dapat dilihat masyarakat 5. Revolusi Sosial di Prancis. gerak konjungtur dalam proses ekonomi c. Perubahan yang direncanakan dan tidak direncanakan Perubahan yang direncanakan merupakan bentuk perubahan yang diproses melalui program atau rencana tertentu agar menghasilkan suatu perubahan tertentu pula. atau bencana alam yang terus menerus b. tetapi selau terjadi keseimbangan. Misal. PROSES PERUBAHAN SOSIAL 1. masuknya listrik ke daerah terisolir Perubahan tidak berpengaruh luas hanya terbatas pada lingkungan tertentu saja.. bencana alam. Biasanya mengarah ke kemunduran (regress) 3. Adapaun perubahan yang tidak direncanakan umumnya terjadi karena diluar kehendak masyarakat. BENTUK-BENTUK PERUBAHAN 1. baik yang bersifat progress maupun regress. pemimpin harus mampu manampung keinginan masyarakat 4. Faktor Penyebab Internal dan Eksternal Perubahan Sosial Perubahan sosial yang bersumber dari dalam masyarakat dapat terjadi melalui proses akumulasi. Perubahan yang berpengaruh luas dan tidak berpengaruh luas Perubahan berpengaruh luas adalah perubahan yang mendasar sehingga dampaknya mempengaruhi segala sendi kehidupan. misal.kapitalis kemudian berubah menjadi masyarakat sosialis – komunis yang merupakan puncak perkembangan masyarakat Suatu revolusi dapat berlangsung dengan didahului suatu pemberontakan (revolt rebellion). terjadinya gerakan reformasi yang telah menggantikan pemerintahan orde baru menjadi orde reformasi C. Wajar ( wajib belajar 9 tahun). perubahan pola hidup dari masyarakat nomaden kemudian menetap 2. perubahan mode pakaian kalangan remaja Adapun pola – pola yang sering tampak pada perubahan sosial budaya adalah : a. Proklamasi kemerdekaan RI. yaitu gangguan keseimbangan yang berulang-ulang sehingga menghasilkan perubahan-perubahan baru. Revolusi Amerika Secara lambat disebut evolusi. tidak mengubah struktur masyarakat. Perubahan yang direncanakan ke arah kemajuan (progress) dapat disebut pembangunan. Ada keinginan umum mengadakan suatu perubahan 2. kadang mengubah struktur masyarakat. misal adanya penemuan baru.

. Terjadi pemberontakan atau revolusi Discovery adalah penemuan kebudayaan atau sesuatu yang baru dalam masyarakat. baik berupa alat atau ide/gagasan.Dekulturisasi. yaitu adanya unsur budaya baru yang ditambahkan kepada unsur lama yang masih berlaku . bertambah atau berkurangnya penduduk 2. pemimpin yang progresif Adapun menurut Soerjono Soekanto faktor eksternal (diluar masyarakat tersebut) penyebab perubahan sosial adalah : 1.Originasi.Sinkretisme. Faktor dari dalam selain hal tersebut diatas juga terdapat faktor internal lain: 1. Adapun yang termasuk proses akulturasi adalah. munculnya kelompok sosial yang inovatif dan kreatif 4. Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginanuntuk maju 4. yaitu unsur budaya lama bercampur dengan budaya baru sehingga membentuk sistem baru . Jika discovery diakui dan telah diterima bahkan sudah diterapkan maka akan menjadi invention. yaitu melalui difusi. yaitu adanya unsur budaya lama yang hilang . perpecahan dari masyarakat tersebut 2. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang dan bukan merupakan delik 5. bencana alam 2.Adisi. menjalar (mengakibatkan perubahan pada bidang yang lain) atau beberapa penemuan baru dapat mengakibatkan timbulnya satu jenis perubahan. peperangan 3. individu yang kreatif yang memiliki inisiatif baru 3. menjalar maupun beberapa penemuan baru mengakibatkan satu jenis perubahan. Invention adalah proses dimana suatu unsur baru dihasilkan dengan mengkombinasi atau menyusun kembali unsur-unsur lama yang telah ada dalam masyarakat.ahli dalam suatu kebudayaan c) perangsang bagi aktivitas – aktivitas penciptaan dalam masyarakat Pengaruh dari penemuan baru tersebut dapat bersifat memancar. sebab yang berasal dari lingkungan alam fisik.difusi intra masyarakat . yaitu masuknya unsur – unsur budaya yang sama sekali baru sehingga membawa perubahan yang sangat besar Faktor Pendorong Perubahan Sosial 1. 3. Sistem lapisan masyarakat terbuka . Sistem pendidikan formal yang maju 3. Kemudian penemuan baru tersebut dapat menyebar (berakibat ke banyak segi kehidupan).Subtitusi yaitu unsur kebudayaan lama diganti dengan unsur kebudayaan baru yang lebih berdaya guna . Konflik dalam masyarakat 4. penemuan – penemuan baru (inovasi) baik discovery maupun invention hal ini karena: a) kesadaran individu. Pengaruh kebudayaan lain.difusi antar masyarakat 2. misal gempa bumi.individu akan kekurangan dalam kebudayaannya b) kualitas ahli. akulturasi dan asimilasi. Kontak dengan kebudayaan lain .1.

Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang –bidang kehidupan tertentu 8. munculnya krisis multidimensi Adapun bentuk-bentuk disintegrasi sebagai dampak perubahan sosial adalah: 1) Kriminalitas 2) Pergolakan daerah dan separatisme 3) Aksi protes (demonstrasi) 4) Kenakalan remaja 5) Prostitusi D. adanya disorientasi nilai dan norma. Apabila ketidakserasian dapat dipulihkan kembali maka keadaan tersebut dinamakan penyesuaian (adjustment). Oleh R. Umumnya saluran tersebut adalah lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam bidang pemerintahan. tidak berfungsinya secara optimal berbagai pranata sosial yang ada d. Dampak Perubahan Sosial a. Dampak Negatif Dampak negatif dari perubahan sosial adalah disintegrasi atau disorganisasi. rekreasi dan lain-lan 3. Penduduk yang heterogen 7. Hambatan –hambatan yang bersifat ideologis 8. terjadinya berbagai bentuk kerusakan lingkungan dan bencana pencemaran e. Sikap masyarakat yang sangat tradisional 4. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya Faktor Penghambat Perubahan Sosial 1. Dampak Positif Dampak positif perubahan sosial adalah munculnya penyesuaian atau akomodasi. Merton disebut anomie b. Nilai bahwa hidup ini pada hakekatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki 2. munculnya konflik sosial dan horizontal c. agama. Proses tersebut dapat dicapai melalui reorganisasi atau reintegrasi yaitu proses pembentukan norma – norma dan nilai-nilai baru agar serasi dengan lembaga – lembaga kemasyarakatan yang telah mengalami perubahan b. Saluran – saluran perubahan sosial dan budaya (avenue or channel of change) merupakan saluran-saluran yang dilalui oleh proses perubahan. Oreintasi ke masa depan 9.6. Adanya penyesuaian memungkinkan dicapainya tahap perkembangan sosial baru yang yang lebih maju dan lebih baik dari keadaan sebelumnya. GLOBALISASI DAN MODERNISASI Pengertian Modernisasi Pengertian modernisasi menurut beberapa ahli adalah: . Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat atau vested interest 5. Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat 3. Penyesuaian Masyarakat terhadap Perubahan Adanya unsur – unsur baru dalam masyarakat dapat mengakibatkan gangguan terhadap keserasian masyarakat. Prasangka terhadap hal-hal yang baru atau asing atau sikap tertutup 7. pendidikan. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain 2. Rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integrasi kebudayaan 6. Adat atau kebiasaan 9.K. ekonomi. Kondisi tersebut meliputi hal sebagai berikut: a. Bila sebaliknya maka dinamakan ketidaksesuaian sosial (maladjustment).

Astrid S. Senantiasa mempunyai informasi yang lengkap mengenai pendiriannya 5. Tujuan globalisasi adalah untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama misalnya yerbentuknya PBB. kewajiban serta kehormatan orang lain Pengertian Globalisasi Pengertian Globalisasi menurut beberapa ahli adalah : 1. Oghburn dan Nimkoff : modernisasi tidak sama dengan reformasi yang menekankan pada factor – factor rehabilitasi. Selo Soemardjan : globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia. tingkat organisasi yang tinggi 6. proses peningkatan kesalingtergantungan masyarakat dunia dinamakan dengan globalisasi. Adapun konsep manusia modern dikemukakan oleh Alex Inkeles adalah sebagai berikut: 1. yang benar-benar mewujudkan birokrasi 3. Schoorl merumuskan penerapan ilmu pengetahuan ilmiah yang ada kepada semua aktivitas merupakan factor penting dalam modernisasi Dilihat dari definisi diatas modernisasi dapat dilihat sebagai suatu perubahan fisik yaitu cara – cara tradisional kearah modern atau penggunaan teknologi atau mesin serta dari pola pikir yaitu pola pikir tradisional menjadi pola pikir rasional. Ditandai oleh kesenjangan tingkat kehidupan antara masyarakat industri dan masyarakat dunia ketiga(yang pernah dijajah Barat dan mayoritas . Tidak parah pada nasib 8.1. Bersikap terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru dan penemuan-penemuan baru 2. Soerjono Soekanto : modernisasi adalah suatu bentuk perubahan sosial yang biasanya merupakan perubahan sosial yang terarah (directed change) yang didasarkan pada suatu perencanaan yang disebut sosial planning 5. Senantiasa menyadari potensi-potensi yang ada pada dirinya 7. sistem administrasi yang baik. Schoorl : modernisasi merupakan penggantian teknik produksi dari cara – cara tradisional ke cara-cara yang tertampung dalam pengertian revolusi industri. Senantiasa siap menerima perubahan 3. Lebih banyak berorientasi ke masa kini dan masa mendatang 6. Percaya pada keampuhan iptek 9.Susanto: modernisasi adalah proses pembangunan yang diberikan oleh perubahan demi kemajuan 3. Mempunyai kepekaan terhadap masalah – masalah yang dihadapi di sekitarnya 4. Modernisasi bersifat preventif dan konstruktif 4. Menurut Anthony Giddens (1989). J. cara berfikir yang ilmiah (scientific thinking) 2. OKI 2. Praktis dan efisien Syarat modernisasi menurut Soerjono Soekanto adalah : 1. sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial Setiap modernisasi hal yang paling mendukung adalah sumber daya manusia modern. Alex Inkeles : modernisasi adalah sikap – sikap tertentu yang menandai manusia dalam setiap masyarakat modern 2. Menyadari hak-hak. penciptaan iklim yang favourable dari masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat – alat komunikasi massa 5.W. adanya sistem pengumpulan datayang baik dan teratur dan terpusat 4.

Tercapainya kemajuan kebudayaan bangsa 2. etos kerja. pendidikan formal serta unsur yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat. volume ekspor dan lain-lain) 3. Sedang unsur globalisasi yang sulit diteriba biasanya berupa teknologi yang rumit dan mahal. pentingnya pendidikan) 2. kelompok masyarakat yang belum mapan atau belum siap menerima perubahan 2. kelompok masyarakat kota yang telah menikmati berbagai media komunikasi dan informasi globalisasi 3. Menumbuhkan dinamika terbuka dan tanggap terhadap unsur –unsur pembaruan Dampak negatif globalisasi 1. Meningkatnya angka kriminalitas dan kenakalan remaja 6. menyangkut ideologi. Terjadinya cultural shock. Masuknya nilai – nilai positif (disiplin. Pudarnya sistem kepercayaan atau religi tradisional 3. Mempercepat proses pembangunan karena perkembangan iptek 3. pendidikan. Meningkatnya sector ekonomi. kelompok masyarakat dari kalangan generasi muda yang memiliki kecenderungan terbuka menerima unsur-unsur perubahan dan modernisasi Dampak Perubahan Sosial Budaya sebagai Akibat Modernisasi dan Globalisasi Dampak positif modernisasi adalah 1. barang konsumsi. Masyarakat penerima globalisasi ada yang mampu menerima globalisasi tersebut atau ada yang menolak.hidup dari pertanian) Globalisasi terbentuk oleh adanya kemajuan teknologi di bidang komunikasi dunia. kesehatan dan kualitas sumber daya manusia Dampak negatif modernisasi antara lain 1. Meningkatnya efesiensi dan efektifitas kerja. transportasi dan komunikasi 4. Adapun mereka yang menolak biasanya adalah : 1. Bergesernya nilai budaya akibat kemajuan di bidang teknologi dan pengetahuan 4. Pudarnya pengetahuan tradisional 2. politik dan kepercayaan serta sukar disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masyarakat. Meningkatnya industri yang memungkinkan masyarakat lebih sejahtera (lapangan kerja. Melemahnya etos kerja tradisional 5. Meningkatnya tingkat pencemaran lingkungan 7. yaitu masyarakat mengalami disorientasi dan frustasi karena tidak siap menerima kenyataan perubahan akibat globalisasi . Menimbulkan kesenjangan sosial ekonomi Dampak positif globalisasi 1. kelompok masyarakat yang kedudukan atau status sosialnya sudah mapan 2. kelompok masyarakat tertinggal yang terasing 3. kelompok masyarakat dari kalangan generasi tua yang cenderung mencurigai globalisasi Adapun kelompok masyarakat atau individu yang menerima globalisasi adalah 1. Biasanya unsur globalisasi yang mudah diterima masyarakat adalah berupa teknologi tepat guna dan mudah aplikasinya.

Melakukan revitalisasi budaya. kenakalan remaja 6. Kekurangmandirian 5. Adapun tantangan global terhadap keberadaan jati diri yang dimiliki bangsa adalah adanya sikap. Tantangan global terhadap eksistensi Jati Diri Bangsa Jati Diri Bangsa Indonesia Bangsa Indonesia adalah masyarakat multikultur yang sesungguhnya sulit untuk dirumuskan jati dirinya. Meningkatnya sikap egois dan materialistis 8. Munculnya kondisi disharmonis 7. Generasi muda merupakan pewaris kebudayaan maupun berkewajiban mempertahankan jati diri bangsa. Kerusakan lingkungan Upaya Mencegah Memudarnya Budaya dan Jati Diri Bangsa Adanya arus globalisasi dan modernisasi memunculkan masalah pada generasi muda. unsur atau nilai: 1. Anomi. Adanya demoralisasi. Westernisasi 3. Munculnya pola kehidupan yang kompetitif dan disorganisasi sosial 9. pihak swasta maupun secara penuh kesadaran oleh masyarakat itu sendiri. Melakukan reorientasi budaya (culture reorientation). yaitu upaya perombakan dan penyesuaian sedemikian rupa sehingga unsur-unsur budaya tersebut menjadi penting kembali 3. senantiasa menempuh jalan musyawarah 3. Jati diri bangsa Indonesia adalah budaya-budaya yang khas atau karakter yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang mampu membedakan dengan bangsa-bangsa lain di dunia. yaitu aktivitas menengok kembali keberadaan budaya sebagai langkah awal untuk memperkenalkan budaya sendiri kepada generasi baru yang belum memahami nama. mementingkan gotong royong 4. Jati diri bangsa Indonesia antara lain 1. mementingkan nilai-nilai religius dan ketakwaan terhadap Tuhan YME 2. Mengupayakan pelembagaan budaya 5. dapat menerima perbedaan serta menghargai perbedaan Adanya modernisasi maupun globalisasi dapat memudarkan budaya dan jati dir bangsa. menghormati harkat dan martabat orang lain (santun dan malu terhadap hal yang berkaitan dengan kesusilaan) 5. tetapi pada faktanya sekarang ini banyak generasi muda merasa asing di negeri sendiri. fungsi dan asalusul suatu subkebudayaan 2. Konsumerisme 2. Tetapi bangsa Inodesia memiliki puncak-puncak kebudayaan daerah yang luhur dan akhirnya diterima oleh seluruh bangsa sehingga memunculkan budaya nasional. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain: 1. Sekulerisme 4. Melakukan implementasi budaya Materi: Lembaga Sosial . yaitu membuat suatu budaya mengakar dan berfungsi bagi keperluan sehari-hari masyarakat 4. yaitu keadaan tanpa nilai karena nilai dan norma lama telah ditinggalkan sedang nilai dan norma baru belum terbentuk.2. Terjadinya cultural lag yaitu unsur – unsur globalisasi tidak berlangsung secara serempak 3. Oleh karena itu upaya mencegah memudarnya budaya dan jati diri bangsa perlu dilakukan baik oleh pemerintah. Melakukan refungsionalisasi budaya.

Mempunyai suatu atau beberapa tujuan tertentu 4. berkaitan dengan kebutuhan pokok 2. lembaga sosial adalah suatu sistem norma untuk mencapai tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dipandang penting 3. Unsur penting lembaga sosial yaitu 1. Mempunyai tingkat kekekalan tertentu sehingga orang menganggapnya sebagai himpunan norma yang sudah sewajarnya harus dipertahankan 3. Mac Iver dan Page yaitu tata cara atau prosedur yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia yang berkelompok dalam suatu kelompok kemasyarakatan yang dinamakan asosiasi 2. Kornblum mengemukakan bahwa lembaga sosial sebagai suatu struktur status dan peran yang diarahkan ke pemenuhan keperluan dasar anggota masyarakat 4. berdasarkan proses norma-norma dalam pembentukannya sebagai lembaga yaitu proses pelembagaan (institutionalization) . Koentjoroningrat memberi batasan yang dimaksud dengan pranata sosial adalah sistem yang menjadi wahana yang memungkinkan warga masyarakat itu untuk berinteraksi menurut pola resmi atau suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas untuk memenuhi kebutuhan kompleks khusus dalam kehidupan manusia B. merupakan cara bertindak yang mengikat C. merupakan seperangkat aturan 3. kebiasaan (folkways). Mempunyai alat-alat perlengkapan yang dipergunakan untuk mencapai tujuan . yaitu dikenal. diakui. CIRI – CIRI LEMBAGA 1. tata kelakuan (mores) dan adat (custom) b. berdasarkan kekuatan pengikatnya terbentuk melalui cara(usage). PENGERTIAN LEMBAGA SOSIAL Lembaga Sosial menurut para ahli: 1. Horton dan Hunt. dihargaai dan ditaati dalam kehidupan serta norma norma yang internalized yaitu norma telah meresap dalam jiwa anggota masyarakat c. tata kelakuan dan kebiasaan serta unsur-unsur kebudayaan yang secara langsung dan tidak tergabung dalam suatu unit yang fungsional 2. Merupakan suatu organisasi pola pemikiran dan pola perilaku yang terwujud melalui aktivitas kemasyarakatandan hasilnya terdiri atas adat istiadat. PROSES PERTUMBUHAN LEMBAGA a.SKL 7 Menjelaskan peran dan fungsi lembaga sosial Materi: • Pengertian dan hakekat lembaga • Tipe-tipe lembaga • Peran dan fungsi lembaga Ringkasan A.

Contoh : penjahat. Contoh : rekreasi 3. Contoh : institusi agama. operative institutions : berfungsi menghimpun pola-pola atau tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan dari masyarakat yang bersangkutan. bertujuan meneliti sejarah timbul dan berkembangnya 2. resstricted institutions : dikenal oleh masyarakat tertentu saja. walau masyarakat tidak mampu memberantasnya. subsidiary institutions: dianggap kurang penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat. bertujuan menelaah suatu lembaga tertentu dalam berbagai masyarakat berlainan atau berbagai lapisan sosial masyarakat 3. masyarakat industri . Mempunyai tradisi tertulis ataupun tidak tertulis yang merupakan dasar dari pranata yang bersangkuat dalam menjalankan fungsinya Unsur penting Lembaga Sosial 1. Contoh : institusi pendidikan 2. Dari Sudut Sistem Nilai yang Diterima oleh Masyarakat a. Contoh : keluarga. basic institutions : penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat. Dari Sudut Perkembangannya a. TIPE – TIPE LEMBAGA Menurut Gillin dan Gililin tipe lembaga sosial dapat ditinjau dari berbagai sudut antara lain 1. Kristen. enacted institutions : sengaja dibentuk dari adat istiadat masyarakat. Analisis secara historis. budha dan Hindu 5. menjaga keutuhan masyarakat yang bersangkutan 2. sekolah. pencoleng 4. general institutions : diterima oleh sebagian besar masyarakat dunia. Contoh: sekolah dan perusahaan dagang b. Katholik. memberikan pegangan kepada masyarakat untuk menandakan sistem pengendalian sosial yaitu sistem pengawasan dari masyarakat terhadap tingkah laku anggota-anggotanya D. Mempunyai lambang atau simbol yang menggambarkan tujuan dan fungsinya 6. Analisis fungsional.5. crescive institutions : tidak sengaja dibentuk dari adat istiadat masyarakat. Pranata sosial mencakup kebutuhan dasar (basic need) 2. Dari Sudut Penerimaan Masyarakat a. yaitu menganalisis hubungan antara lembaga-lembaga dalam masyarakat Fungsi Pranata 1. Dari Sudut Penyebarannya a. Analisis komparatif. Contoh : pranata agama Islam. memberikan pedoman pada anggota anggota masyarakat bagaimana ia harus bertingkah laku di dalam menghadapi masalah-masalah dalam masyarakat yang bersangkuatan 3. Merupakan cara bertindak yang mengikat Cara Mempelajari Lembaga Sosial 1. misal. pernikahan b. negara b. Merupakan seperangkat aturan dan perilaku yang relatif tetap. tersusun dan terstruktur 3. Contoh: pranata agama b. approved atau social sanctional institutions : diterima oleh masyarakat. Dari Sudut Fungsinya a. unsanctioned institutions : ditolak oleh masyarakat.

perlindungan dan ekonomi . Karakteristik Keluarga Menurut Mac Iver dan Charlen Horton: 1) merupakan hubungan perkawinan 2) bentuk suatu kelembagaan yang berkaitan dengan hubungan perkawinan yang dibentuk atau dipelihara 3) mempunyai suatu sistem tata nama (nomeclatur) termasuk perhitungan garis keturunan 4) mempunyai fungsi ekonomi yang dibentuk oleh anggotanya 5) merupakan tempat tinggal bersama. pengaturan hubungan biologis 2. Ciri – ciri Keluarga Merupakan gemeinscaft yang didalamnya terdapat ciri kelompok primer. BEBERAPA LEMBAGA YANG PENTING DI MASYARAKAT 1. Meliputi peminangan atau pertunangan 2) tahap perkawinan atau nuptual stage. afeksi 5. misalnya pranata hukum seperti kejaksaan dan pengadilan D. reproduksi 3. Proses Terbentuknya Keluarga 1) tahap formatif atau pre neptual. yaitu ketika dilangsungkannya perkawinan dan sesudahnya tetapi sebelum melahirkan anak. keduanya sebaiknya sudah berusia 21 tahun keatas d. definisi status 6. Lembaga Keluarga a. yaitu : 1) antar anggota mempunyai hubungan yang intim dan hangat 2) kooperatif 3) face to face 4) anggota keluarga memberlakukan anggota yang lain sebagai tujuan bukan alat untuk mencapai tujuan c.anak 3) tahap pemeliharaan anak-anak atau child rearing stage yaitu keluarga dengan anak-anak hasil perkawinan 4) Tahap keluarga dewasa atau maturity stage yaitu suatu kelaurga dengan anak-anak yang telah mampu berdiri sendiri dan membentuk keluarga baru Menurut UU No 1 Tahun 1974 Perkawinan adalah ikatan lahir dan batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan YME Perkawinan harus didasarkan persetujuan kedua calon mempelai. rumah atau rumah tangga b. regulative institutions : bertujuan mengawasi adat istiadat atau tata kelakuan yang ada dalam masyarakat. masa persiapan sebelum perkewinan.b. sosialisasi 4. Fungsi dan Peran Lembaga Keluarga Menurut Horton dan Hunt : 1.

Lembaga Ekonomi Lembaga ekonomi merupakan lembaga yang menangani masalah kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan produksi. misalnya kursus dan bimbingan belajar Menurut Horton dan Hunt fungsi lembaga pendidikan adalah sebagai berikut: Fungsi Manifest Pendidikan Fungsi Utama Manifes Pendidikan Fungsi manifest pendidikan merupakan fungsi yang tampak dan dapat dirasakan manfaat nya secara langsung oleh masyarakat 1) membantu orang untuk sanggup mencari nafkah 2) menolong orang untuk mengembangkan potensinya demi pemenuhan kebutuhan pribadi dan pembangunan masyarakat Fungsi Tambahan Manifest Pendidikan 1) melestarikan kebudayaan melalui proses pewarisan 2) merangsang partisipasi demikratis dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional 3) memperkaya kehidupan dengan pengembangan cakrawala intelektual dan estetika 4) meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan pribadi dan berbagai kursus 5) meningkatkan taraf kesehatan melalui olah raga 6) menciptakan warga negara yang patriotik melalui berbagai pelajaran 7) menunjang integrasi antara ras yang berbeda 8) membentuk kepribadian melalui tata tertib dan aturan lembaga pendidikan Fungsi Laten Pendidikan 1. Menciptakan ketidakdewasaan atau memperpanjang masa remaja 2. Menyediakan sarana untuk pembangkangan 4. keluarga (informal). keluarga orang tua homoseksual (gay parent families) dan hidup membujang 2. Tipe ekonomi Komunis yaitu dipimpin oleh partai tunggal d.Ada pula yang menambahkan keluarga berfungsi sebagai pengawas atau kontrol sosial Fungsi latennya adalah menerusan gelar kebangsawanan Adapun peran keluarga adalah dasar pembantu utama struktur sosial yang lebih luas. sekolah (formal) dan masyarakat (non formal). distribusi dan konsumsi barang dan jasa yang diperlukan bagi kelangsungan hidup bermasyarakat Ada beberapa tipe sistem ekonomi di dunia yaitu: b. Jadi keluarga sebagai wadah pembentukan tingkah laku masyarakat termasuk dalam saluran penerus tradisi/budaya dalam masyarakat Berkembangnya gaya hidup baru yang merusak fungsi keluarga menurut Giddens yaitu: hidup bersama diluar nikah (cohabitation). Tipe ekonomi campuran yaitu gabungan antara sistem kapitalis dan sosialis c. Alat mobilitas sosial 3. Lembaga Pendidikan Lingkungan pendidikan dibedakan menjadi 3. Mempertahankan sistem kelas sosial 5. Sistem ekonomi masyarakat fasis yaitu masyarakat yang dipimpin oleh suatu partai diktaktor yang . Mengurangi pengendalian orang tua 3.

norma atau sejarah melalui pengajaran di sekolah . Pembagian kekuasaan dan kewenangan di negara Indonesia dibagi menjadi kekuasaan legislatif. meyelesaikan konflik yang terjadi di antara para warga masyarakat sehubungan dengan kepentingan tertentu dari warga masyarakat yang bersangkutan 4. Terbentukanya suatu lembaga politik dalam arti terbentuknya suatu nation (bangsa) dalam suatu negara adalah sebagai berikut: 1) mengadakan kegiatan dan proyek yang dapat menjawab keinginan warga masyarakat 2) menekan adanya persamaan nilai. media massa 3) pembentukan tentara nasional dari suatu negara merdeka dengan partisipasi semua golongan yang ada dalam masyarakat 4) mengadakan upacara pada kesempatan tertentu Menurut Weber dominasi dibagi menjadi 3 jenis 1) Dominasi kharismatik yang didasarkan pada kewibawaan atau kharisma seseorang 2) Dominasi Tradisional didasar pada tradisi dan keturunan 3) Dominasi Legal – Rasional yaitu didasarkan kepada aturan hukum yang dibuat dengan sengaja atas dasar pertimbangan rasional Lembaga politik mempunyai fungsi umum sebagai berikut: 1) Menghubungkan antara kekuasaan dengan warga masyarakat sehingga keteraturan tertib sosial terpelihara 2) Menangani masalah administrasi dan tata tertib umum demi terciptanya keamanan dan ketentraman masyarakat Adapun yang ditertibkan adalah kepentingan-kepentingan dari warga masyarakat itu sendiri sehingga tidak terjadi benturan antara kepentingan antar individu maupun kelompok. melembagakan norma melalui undang-undang yang disampaikan oleh badan legislatif 2.diorganisir oleh seorang pimpinan yang kharismatik e. menyelenggarakan pelayanan seperti perawatan kesehatan. melaksanakan undang-undang yang telah disetujui 3. Sebagai wujud nyata atau pelaksana dari kekuasaan. melindungi para warga mayarakat atau warga negara dari serangan bangsa lain 6. Untuk melaksanakan suatu kebijakan suatu lembaga memerlukan kekuasaan dan kewenangan dengan demikian kehidupan politik tidak lepas dari sistem penagturan pembagian kekuasaan dan kewenangan. memelihara kesiapsiagaan atau kewspadaan dalam menghadapi bahaya . kekuasaan yudikatif dan kekuasaan eksekutif. pendidikan. Lembaga Politik Kornblum mendefinisikan institusi politik sebagai seperangkat norma dan status yang mengkhususkan diri pada pelaksanaan kekuasaan dan wewenang. lembaga politik mempunyai fungsi sebagai berikut: 1. Sistem ekonomi Indonesia bertumpu pada pasal 33 UUD 1945 Fungsi Lembaga Ekonomi Dalam hal ini mengacu pada fungsi pasar yaitu: 1) mengatur kehidupan sosial dan ekonomi 2) tempat pertukaran bebas 3) mengubah struktur sosial budaya 4. kesejahteraan dan seterusnya 5.

menggunakan tenaga kerja e. mengatur harga jual barang d. Praktek keagamaan/ Ritual 3. Lembaga sosial dalam masyarakat berfungsi sebagai. Kepercayaan 2. Umat 5.. melakukan pertukaran barang c. pola atau cara untuk memenuhi kebutuhankat .. Simbol agama 4. agama menjalankan fungsi positif karena memenuhi kebutuhan masyarakat untuk secara berkal menegakkan dan memperkuat perasaan dan ide kolektif yang menjadi ciri dan inti persatuan masyarakat tersebut.. meliputi pula ideologi-ideologi ekonomi yang mempengaruhi perkembangan masyarakat. Lembaga ekonomi merupakan suatu lembaga yang mengurusi pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Lembaga Agama Menurut Horton dan Hunt agama mempunyai fungsi manifest dan laten. membatasi taraf hidup Jawab: E Lembaga ekonomi adalah lembaga sosial yang memenuhi tugas produksi dan distribusi barang-barang dan jasa-jasa dalam suatu masyarakat. a. pekerjaan dan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan dunia usaha 2. memberikan identitas kepada manusia sebagai umat dari suatu agama SOAL UJIAN NASIONAL 1. mengungkapkan keindahan (estetika) 7. Menurut Kornblum (1988) penelitian terhadap lembaga ekonomi difokuskan pada pokok bahasan: pasar dan pembagian kerja. pedoman jiwa dalam mencari ketenangan dan kesegaran jiwa 8. pedoman mengungkapkan rasa kebersamaan 5.. mendapatkan bahan pangan b. Dari segi makro. Menurut Durkheim fungsi agama dari segi mikro yaitu melalui komunikasi dengan Tuhannya orang yang beriman akan menjadi lebih kuat sehingga menurutnya fungsi agama ialah untuk menggerakkan kita dan membantu kita untuk hidup. pedoman perasaan keyakinan (belief) 6. kelas sosial dan atas dasar agama ataupun tingkat keimanan. merupakan tuntunan prinsip benar dan salah 4.. mengatur hubungan antarmanusia dan manusia dengan Tuhannya 3. ritual dan aturan perilaku dalam agama.. Secara sosiologis agama sangatlah penting bagi kehidupan manusia karena pengetahuan dan keahlian tidak berhasil menjawab seluruh persoalan yang dihadapi manusia. interaksi pemerintah dan lembaga ekonomi. perubahan pada pekerjaan. Fungsi manifest agama berkaitan dengan segi-segi doktrin. sumber pedoman hidup bagi individu maupun kelompok 2. a.Fungsi laten dari agama yaitu membagi masyarakat dunia ke dalam golongan sosial..5. Pengalaman Adapun fungsi agama secara umum adalah : 1. Berikut ini yang bukan fungsi lembaga ekonomi adalah. Unsur Agama 1.

b. adat istiadat atau tata kelakuan dalam masyar c. aturan di masyarakat tentang generasi muda d. tata tertib di masyarakat untuk kebaikan bersama e. tata tertib di masyarakat sesuai tujuan sosial Jawab: A Horton dan Horton mendefinisikan lembaga sosial sebagai sistem norma-norma sosial dan hubunganhubungan yang terorganisir, yang menyatukan nilai-nilai dan prosedur tertentu dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. 3. Perhatikan kegiatan lembaga keluarga berikut ini! 1. menyediakan makan dan minum untuk anggotanya 2. memberikan air susu ibu (asi) untuk bayi yang dilahirkan 3. membiasakan sopan santun terhadap orang yang lebih tua 4. mematikan televisi ketika sedanga ada orang sembayang Yang termasuk fungsi sosialisasi adalah a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4 e. 3 dan 4 Jawab: E Disini sebagai fungsi sosialisasi keluarga bertanggungjawab untuk mengajarkan anggota baru masyarakat tentang apa yang seharusnya mereka ketahui, perilaku apa yang seharusnya dilakukan agar dapat berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat 4. Masyarakat Eropa mengalami perubahan menuju kemajuan karena mengamalkan ajaran agama Protestan yang menekankan cara hidup hemat dan kerja keras. Kenyataan tersebut menunjukkan peran agama sebagai.... a. ajaran tentang ketuhanan b. faktor pendorong kehidupan sosial c. tuntutan hidup masyarakat tertentu d. tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan e. norma untuk mencapai kebahagiaan abadi Jawab : D konsep tersebut diuraikan oleh Weber bahwa pada masa itu baginya bahwa semua aktivitas kehidupan dikaitkan dengan agama karena agama berperan sebagai tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan. 5. Masyarakat membangun lembaga ekonomi dalam bentuk perusahaan, badan usaha, maupun koperasi. Semua lembaga ekonomi tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap.... a. keamanan dan kedamaian b. ketertiban dan keteraturan c. kemakmuran dan kesejahteraan d. kerukunan dan ketenangan e. keutuhan dankebersamaan Jawab : C Karena lembaga ekonomi merupakan lembaga sosial yang menangani masalah kesejahteraan material guna tercapai kemakmuran bagi kelangsungan hidup masyarakat.

6. Fungsi pranata agama bagi kelangsungan hidup bermasyarakat adalah mengatur kegiatan bersama dalam memenuhi kebutuhan terhadap.... a. ketertiban dan keamanan b. kehidupan ekonomi c. kebahagiaan hakiki d. kerukunan hidup bersama e. prinsip benar atau salah Jawab : C Fungsi pokok lembaga agama yaitu memberikan pedoman bagi manusia untuk berhubungan dengan Tuhannya dengan tujuan akan kebahagiaan yang hakiki. 7. Lembaga atau pranata sosial berfungsi sebagai sarana untuk memelihara dan mempertahankan sistem sosial. Sedangkan tujuannya adalah... a. mematuhi peraturan di dalam masyarakat b. mengawasi aturan-aturan dalam masyarakat c. melestarikan adat-istiadat dalam masyarakat d. menjaga kebaikan sikap hidup bersama e. memenuhi kebutuhan masyarakat Jawab : E Suatu lembaga sosial bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia. Tanpa adanya lembaga sosial maka manusia sangat mustahil dapat melangsungkan hidupnya karena melalui lembaga tersebutlah segala interaksi antarmanusia dapat memnuhi kebutuhan dan tercapainya keteraturan.

8. Beberapa kegiatan dalam keluarga : 7. Ayah bekerja keras mencari nafkah 8. Ayah menegur anaknya yang duduk di meja 9. Rekreasi bersama di akhir pekan 10. Ibu menanyakan model baju yang disukai anak Kegiatan keluarga yang menunjukkan fungsi afeksi adalah... a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4 e. 3 dan 4 Jawab : E Fungsi afeksi merupakan kebutuhan kasih sayang yang berkaitan dengan perasaan atau emosinya. Kedua contoh tersebut memiliki hubungan sosial yang penuh kemesraan, intim dan afektif juga terlihat oerhatian yang lebih dalam berinteraksi. Materi: Struktur Sosial dan Mobilitas Sosial SKL 4 Menjelaskan bentuk struktur sosial dan konsekuensinya terhadap konflik dan mobilititas sosial Materi • Struktur sosial • Statifikasi sosial • Diferensiasi sosial • Konsekuensi bentuk struktur terhadap konflik dan integrasi • Mobilitas sosial

Ringkasan A. STRUKTUR SOSIAL Struktur sosial adalah cara bagaimana suatu masyarakat terorganisasi dalam hubungan-hubungan yang dapat diprediksi melalui pola perilaku berulang-ulang antar individu dan antar kelompok dalam masyarakat tersebut Struktur sosial memiliki empat element dasar: 1. Status sosial 2. Peran sosial 3. Kelompok 4. Institusi atau lembaga Para ahli teori interaksionis menekankan bahwa perilaku sosial kita dikondisikan oleh peran-peran dan status-status yang kita terima, kelompok mana kita berasal dan institusi mana kita berfungsi Status Sosial dan Peran Adalah salah satu tempat atau posisi seseorang dalam kelompok sosial sehubungan dengan keberadaan orang lain di sekitarnya. . Status dilihat dari proses terjadinya dibedakan menjadi: a. Ascribed Status (Status akibat kelahiran) b. Achieved Status (Status yang diperjuangkan) c. Assigned Status (Status yang dianugerahkan) Status selalu diikuti oleh peran. Peran adalah pelaksanaan hak dan kewajiban seseorang sesuai dengan statusnya atau seperangkat harapan terhadap seseorang yang menempati suatu posisi atau status tertentu Secara sederhana ketidaksamaan dalam masyarakat terjadi akibat beberpa faktor antara lain ras, agama, gender, peran dan status, kelas sosial, kelompok, pendidikan dan lain-lain. Secara umum, perbedaan sosial dapat dibedakan menjadi dua 1. Secara horisontal, diferensiasi, yaitu pembedaan yang dikaitkan dengan interaksi tetapi tidak menunjukkan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah 2. Secara vertikal, stratifikasi, yaitu perbedaan sosial yang menunukkan adanya tingkatan yang berbeda dalam masyarakat

B. DIFERENSIASI SOSIAL Diferensiasi sosial adalah proses penempatan orang-orang dalam berbagai kategori sosial yang berbeda, yang didasarkan pada perbedaan-perbedaan yang diciptakan secara sosial. Menurut Soerjono Soekanto, diferensiasi adalah variasi pekerjaan prestise, kekuasaan kelompok dalam masyarakat yang dikaitkan dengan interaksi atau akibat umum dari proses interaksi sosial yang lain Diferensiasi sosial terjadi karena perbedaan ciri fisik dan ciri sosial dan ciri budaya Beberapa wujud diferensiasi sosial adalah: 1. Ras 5. Jenis kelamin 2. Etnik 6. Klan (kelompok kekerabatan berdasarkan garis 3. Agama dan kepercayaan keturunan) 4. Profesi 7. Suku Bangsa Ada empat hal mendasar yang merupakan persamaan antara suku-suku bangsa di Indonesia, yaitu: 1. kehidupan sosialnya berdasarkan atas kekeluargaan

3. Stratifikasi sosial muncul karena adanya sesuatu yang dianggap berharga dalam masyarakat.pembagian tugas (spesialisasi) . yang diwujudkan dalam kelas tinggi. kekayaan (materi) 2. sistem stratifikasi adalah pembedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas – kelas secara bertingkat.kelangkaan hak dan kewajiban 2. stratifikasi sosial berdasakan usia 2. Stratifikasi sosial campuran Bentuk – bentuk stratifikasi yang ada di masyarakat antara lain . STRATIFIKASI SOSIAL Stratifikasi sosial adalah perbedaan individu atau kelompok dalam masyarakat yang menempatkan seseorang pada kelas-kelas sosial sosial yang berbeda-beda secara hierarki dan memberikan hak serta kewajiban yang berbeda-beda pula antara individu pada suatu lapisan sosial lainnya. adat perkawinan serta persekutuan masyarakat C. stratifikasi dalam bidang pendidikan 2. Stratifikasi tertutup Yaitu adanya pembatasan terhadap kemungkinan pindahnya kedudukan seseorang dari suatu lapisan sosial ke lapisan sosial yang lain. stratifikasi dalam bidang ekonomi (klas sosial) Faktor-faktor yang mempengaruhi stratifikasi sosial: 1. stratifikasi dalam bidang pekerjaan 3. stratifikasi sosial di masyarakat ada dua: 1. terdapat sistem pemilikan tanah 3.2. stratifikasi sosial berdasarkan keanggotaan dalam kelompok tertentu Stratifikasi sosial berdasarkan status yang diperoleh melalui usaha-usaha tertentu yaitu: 1. stratifikasi sosial karena senioritas 3. kekuasaan (power) 3. kelas sedang dan kelas rendah. stratifikasi sosial adalah pembedaan posisi seseorang atau kelompok dalam kedudukan berbeda-beda secara vertikal. memiliki hukum adat 4. kekerabatan. tingkat pendidikan (pengetahuan) Berdasarkan sifatnya. Stratifikasi terbuka Yaitu sistem stratifikasi yang memberikan kesempatan kepada seseornag untuk berusaha dengan kemampuannya sendiri masuk ke kelas tertentu. Biasanya stratifikasi didasarkan pada kedudukan yang diperoleh melalui serangkain usaha perjuangan. Sistem ini terjadi karena: . kehormatan/kebangsawanan 4. stratifikasi sosial berdasarkan sistem kekerabatan 5. Stratifikasi sosial yang diperoleh secara alami yaitu: 1. stratifikasi sosial berdasarkan jenis kelamin 4. Sedangkan menurut Soerjono Soekanto. Menurut Pitirim Sorokin.perbedaan ras dan sistem nilai .

seperti tingkah laku. seperti menentukan penghasilan. kepemilikan. Kedudukan seseorang ditentukan oleh kemampuan dan kadang faktor keberuntungan. pemilik dan penggarap c. Lapisan ketiga terdiri dari buruh tani dan budak 3. misalnya pada seseorang yang menerima anugerah penghargaan/gelar/kebangsawanan 3. raja. perkawinan endogami. yaitu berdasarkan pada status yang diusahakan 3. Sistem Kasta Sistem kasta mempunyai ciri-ciri : keanggotaan berdasar keturunan. yaitu apakah didapat melalui kualitas pribadi. status sosial. Tipe Kasta Adalah sistem pelapisan kekuasaan dengan garis pemisah yang tegas dan kaku dimana hampir tidak terjadi mobilitas vertikal antar lapisan. buruh tani 4. Sistem Apartheid. Lapisan kedua terdiri dari tukang. yaitu berdasarkan kekuasaan dan kewenangan yang dimiliki seseorang Menurut Mac Iver tiga pola umum sistem pelapisan kekuasaan yaitu: 1. Sistem pertanggaan (tingkatan) pada strata yang diciptakan masyarakat menyangkut prestise dan penghargaan. pengacara. masyarakat dapat dikategorikan menjadi empat golongan yaitu: a. pegawai tinggi. menengah dan bawah 2. hubungan dengan kelompok sosial lain terbatas. diikat oleh kedudukan yang sudah ditetapkan secara tradisional. yaitu menjadi kelas atas. wewenang atau kekuasaan 4. petani dan pedagang. penyesuaian diri ketat pada norma-norma kasta. Tingkat mudah tidaknya bertukar kedudukan 6. yaitu berkaitan dengan kedudukannya di masyarakat 3. yaitu berdasarkan warna kulit Fungsi stratifikasi sosial adalah sebagai berikut: 1. Pelapisan sosial terdiri dari (dari puncak) penguasa tertinggi yaitu bangsawan. Tipe Demokratis Adalah tipe kekuasaan yang menunjukkan kenyataan akan aanya garis pemisah antara laipsan yang bersifat fleksibel. Tipe Oligarkis Adalah sistem pelapisan kekuasaan yang masih mempunyai garis pemisah yang tegas. petani dan buruh dan lapiran ketiga diisi oleh para budak 2.1. keunggulan yang diwariskan berlaku seumur hidup. kasta yang lebih rendah dikendalikan oleh kasta yang lebih tinggi. Alat solidaritas diantara individu-individu atau kelompok yang menduduki sistem sosial yang sama dalam masyarakat Pelapisan sosial dalam masyarakat terjadi pada bidang: 1. politik. bangsawan. keanggotaan kelompok. cara berpakaian dan bentuk rumah 5. Lapisan atas terdiri dari raja. Berdasarkan kepemilikan tanah. nelayan. terutama kesempatan untuk memperoleh kekuasaan-kekuasaan tertentu. 2. kerabat tertentu. tingkat kekayaan. penyakap (penggarap tanah bagi hasil datau sewa) d. wewenang pada jabatan 2. . ekonomi . tentara dan pendeta. Lapisan kedua adalah para tukang. pemilik atau tuan tanah atau bangsawan b. Sistem Kelas Sosial. yaitu berdasarkan kepemilikan tanah. Penentu lambang-lambang (simbol status) atau kedudukan. pengusaha. prestise kasta dijaga. tetapi dasar pembedaan kelas sosial ditentukan oleh kebudayaan masyarakat. ksatria dan petani. Sistem Feodal. Kriteria sistem pertentangan. Distribusi hak-hak istimewa yang obyektif.

golongan kuli gundul. Golongan bumiputera D. yaitu pegawai pemerintahan di desa atau pimpinan formal di desa 2. indung tlosor yaitu kelas buruh tani. lapisan pertama adalah golongan priyayi. perindustrian .Lapisan atas terdiri dari pemimpin parpol. suku bangsa dan agama. artinya anggota kelompok sosial tertentu termasuk jug anggota kelompok sosial yang memungkinkan anggota masyarakat memiliki keberagaman sifat yang berdasarkan ras.hubungan ekonomi.menimbulkan konflik jika perbedaan-perbedaan semakin tajam Saluran-saluran interseksi di Indonesia adalah .hubungan sosial. pendidikan .hubungan politik. kuli karang kopek. yaitu buruh tani yang hanya mempunyai rumah dan pekarangan saja tetapi tidak punya tanah pertanian sendir 5. misalnya perdagangan. Konsekuensi Diferensiasi Interseksi Sifat hubungan antara ras. misalnya perkawinan. orang-orang kaya.penguatan kelompok lain akan menimbulkan kecurigaan yang memicu terjadinya konflik Mutual akulturasi Adalah suatu proses interseksi yang berjalan terus menerus sehingga menimbulkan rasa saling menyukai budaya kelompok lain sehingga sadar atau tidak. orang Bali identik dengan agama Hindu. Adanya konsolidasi berdampak: . Golongan Timur Asing (orang Cina.Misalnya Suku Melayu identik dengan agama Islam. golongan kuli kenceng. Interseksi mempunyai akibat terhadap kemajemukan masyarakat yaitu: . yaitu penggarap sawah dengan sistem sewa 4. pimpinan organisasi besar. kelas atas dasar keahlian. Lapisan terakhir terdiri dari pekerja-pekerja dan petani rendahan Pada masyarakat pedesaan (Jawa) maka sistem pelapisan sosialnya adalah: 1. suku bangsa dan agama disebut proses interseksi atau persilangan.memperkuat rasa persatuan antara komponen . tidak punya rumah dan tanah pekarangan Pelapisan sosial pada masa kolonial adalah sebagai berikut: 1. Portugis.meningkatkan solidaritas antar anggota suatu kelompok sosial . Perancis) 2. Lapisan menengah terdiri dari pejabat administrasi. individu-individu di dalam masayrakat tersebut akan mengikuti dan menggunakan kebudayaan lain tersebut. Golongan Eropa (orang Belanda. KONSEKUENSI BENTUK STRUKTUR TERHADAP KONFLIK DAN INTEGRASI 1. misalnya partai Konsolidasi Adalah suatu proses penguatan atau peneguhan keanggotaan individu atau beberapa kelompok yangberbeda dalam satu kelompok melalui tumpang tindih keanggotaan. yaitu pemilik sawah yang juga sebagai pedagang perantara 3. Arab. India) 3. Arah dari mutual akulturasi ini adalah terjadinya integrasi Premordialisme . petani dan pedagang.

pendidikan c. tipe atau bentuk dan letak pemukiman g. Premordialisme dapat diartikan pula keterikatan terhadap daerah asal. kekerabatan dan kelompok-kelompok tertentu yang bersifat tradisional. menyebutkan konflik sebagai pertentangan atau pertikaian. Seseorang yang menjadi anggota kelompok menyebut dirinya sebagai ”in group’ dan orang lain di luar kelompoknya sebagai ”out group”. pangkat. olah raga. paling istimewa dan paling hebat. Konflik Suatu proses antara dua pihak yang saling berusaha menyingkirkan dengan cara menghancurkan atau membuat pihak lain tidak berdaya. Sifat etnosentrisme bermula dari perasaan premodial yang kemudian meluas dan berkembang termasuk diantaranya politik aliran. Politik Aliran Sifat etnosentrisme. berbahasa dan gaya bahasa c. Menurut Soerjono Soekanto. Konflik dapat berdampak: . kegemaran dan penggunaan waktu luang f.Diartikan sebagai ikatan-ikatan dalam masyarakat yang bersifat keaslian. menurut Sumner adalah anggota in-group menganggap bahwa segala sesuatu yang termasuk kelompoknya adalah yang terbaik. selain mempunyai tujuan yang nyata juga mempunyai tujuan yang lain yaitu menunjukkan kedudukan seeorang di dalam masyarakat. keadilan sosial 3. Sifat keaslian ini misalnya berdasarkan kesukuan. Politik aliran adalah politik yang mementingkan pandangan atau cara berfikir kelompok tertentu yang sangat bertentangan dengan politik demokrasi 2 . selera makan Perbedaan perilaku individu pada kelas-kelas sosial tertentu. pola komunikasi nonverbal d. harapan hidup d. cara berbusana b.keretakan hubungan antara anggota kelompok . Hal tersebut menimbulkan solidaritas dan kesetiaan terhadap kelompok. seragam yang dipakai f. kegiatan rekreasi. Jika pembedaan ini terlalu tajam maka akan menimbulkan kesenjangan sosial sehingga melahirkan kecemburuan sosial dan pada akhirnya konflik atau disintegrasi. kesehatan b.meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain . yaitu suatu proses sosial individu atau kelompok yang berusaha memenuhi tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan disertai dengan ancaman dan atau kekerasan. Dan keterikatan terhadap kelompoknya atau ingroup feeling ditunjukkan dengan adanya saling membantu dan saling menghormati.Konsekuensi Stratifikasi Sosial Akibat dari sistem stratifikasi sosial adalah adanya perbedaan-perbedaan perilaku individu atau kelompok yang berada di dalamnya. stratifikasi dan kesempatan hidup adalah sebagai berikut: a. antara lain sebagai berikut: a. penyebutan gelar. atau jabatan e. Aspek-aspek kehidupan sosial masyarakat yang dipengaruhi oleh diferensiasi.

pertentangan politik e. menungkinkan adanya penyesuaian kembali norma-norma dan nilai-nilai c. Pengendalian konflik tersebut hanya mungkin dilakukan apabila berbagai kekuatan sosial yang saling bertentangan itu terorganisasi dengan jelas sehingga mudah untuk dikendalikan 3. jalan untuk mengurangi ketergantungan antarindividu dan kelompok d. pertentangan antar kelas sosial d. pertentangan pribadi b. Menurut Dharendorf pembagian konflik di masyarakat ada lima: a.akomodasi. membantu menghidupkan kembali norma-norma lama dan menciptakan norma. suatu hal yang akan memungkinkan hubungan-hubungan sosial diantara mereka menemukan suatu pola tertentu. Konflik sosial tidak akan berubah menjadi kekerasan apabila terjadi pengendalian kelompok yang berkonflik dengan cara yang baik. konflik antara atau dalam peran sosial.. pertentangan internasional Faktor-faktor Penyebab Suatu Konflik a. memperjelas aspek-aspek kehidupan b. konflik antara kelompok-kelompok sosial c.norma-norma baru 4. dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik Bentuk-bentuk konflik dapat berupa: a.perubahan kepribadian pada individu . konflik antara satuan nasional. Apabila syarat-syarat tersebut tidak dipenuhi kelompok-kelompok yang berkonflik maka tanpa diduga sebelumnya akan meledak dalam bentuk kekerasan. Kekerasan tidak akan muncul apabila kelompok yang saling bertentangan mampu memenuhi 3 macam prasyarat: 1. Kekerasan Konflik yang tidak terkendali akan mengarah pada kekerasan (violent). Masing-masing kelompok yang terlibat konflik menyadari akan situasi konflik antara mereka 2. antara negara-negara atau organisasi – organisasi internasional Segi positif konflik adalah: a. Aturan main ini pada saatnya akan menjamin keberlangsungan hidup kelompok-kelompok itu sendiri. Ada tiga . perbedaan latar belakang budaya c. konflik antara kelompok-kelompok yang terorganisir dan tidak terorganisir d. dalam suatu sistem sosial konflik terjadi jika para penghuni sistem tersebut membiarkan dirinya dibimbing oleh tujuan-tujuan (nilai-nilai) yang bertentangan dan terjadi secara besar-besaran. perbedaan kepentingan d. perubahan-perubahan nilai yang cepat Menurut De Moor. Setiap kelompok yang terlibat di dalam konflik harus mematuhi aturan-aturan permainan tertentu. Namun dipahami bahwa konflik berbeda dengan kekerasan. misalnya antara peranan-peranan dalam keluarga atau profesi b. misalnya partai politik. perbedaan individu b.kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia . pertentangan rasial c. Kekerasan merupakan konflik-konflik sosial yang tidak terkendali oleh masyarakat atau mengabaikan sama sekali norma dan nilai sosial yang ada sehingga berwujud pada tindakan merusak (destruktif).

Kedua. Identitas kelompok yang sering dijadikan alasan pemicu kerusuhan adalah identitas rasial atau etnik. Pertama. Munculnya teori ini karena teori Deprivasi Relatif tidak menjelaskan tahapantahapan yang terjadi sehingga pecahnya kekerasan. termasuk kekerasan. Teori Dinamika Kelompok Teori Deprivasi Relatif. Integrasi Sosial Integrasi mengandung dua pengetian. Misalnya kasus Freeport. setiap perilaku kelompok . maka akan berpotensi menjadi tindak kekerasan atau kekacauan 5.khususnya dalam suatu masyarakat yang beranekaragam. rasa aman. N. mediasi c. arbitrasi Teori-Teori Kekerasan a. Menurut pandangan fungsionalisme struktural. Setiap konflik akan segera dinetralkan dengan adanya loyalitas ganda dari para anggota masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial . konsiliasi b. Teori Alternatif Teori Lingkungan Sosial menyatakan bahwa kerusuhan berawal dari lingkungan fisik yang tidak kondusif Teori Individu menurut MacPail. Konflik rasial diatas bermuara pada masalah lainnya yaitu ketidakadilan.J. Jika kelompok kecil merasa tidak ada wadah untuk menyalurkan peran sertanya dalam kelompok yang lebih luas. Teori Kerusuhan Massa. yaitu pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan dalam suatu sistem sosial dan membuat suatu keseluruhan atau menyatukan unsur-unsur tertentu. Adanya PT Freeport di Papua menyebabkan kedatangan orang luar Papua termasuk orang asing dengan kehidupan yang lebih canggih.Melihat kecanggihan para pendatang para penduduk lokal merasa sangat tertinggal sehingga sering melakukan perlawanan terhadap pendatang dan aparat keamanan. Teori Faktor Individual Menurut beberapa ahli . kekuasaan dan keuntungan dari kerusuhan itu serta tidak merasa bertanggung jawab atas perilakunya dalam kerusuhan itu Teori Ideologi menyatakan kekerasan dilakukan oleh sekelompok kecil orang yang memiliki ideologi yang berbeda. minoritas-mayoritas dan sebagainya c. sistem sosial senantiasa terintegrasi di atas dua landasan berikut. Jadi integrasi sosial adalah proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan bermasyarakat. Teori Faktor Kelompok Teori ini berawal dari individu membentuk kelompok dan tiap kelompok memiliki identitas kelompok. masyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial (cross-cutting affiliations). yaitu membandingkan antara harapan dan kenyataan. huru hara dan tetorisme selalu berawal dari individu b. suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya konsensus diantara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental. kerusuhan massal atau kekerasan hanya dilakukan oleh orang-orang tertentu saja yaitu orang-orang yang memperoleh anonimitas.bentuk pengendalian konflik sosial: a. Smelser menjelaskan tahapan-tahapan terjadinya kekerasan sebagai berikut 1) situasi sosial yang memungkinkan timbulnya kerusuhan akibat struktur sosial tertentu 2) kejengkelan atau tekanan sosial 3) berkembangnya prasangka kebencian yang meluas terhadap suatu sasaran tertentu 4) mobilisasi massa untuk beraksi 5) kontrol sosial d.

besar kecilnya kelompok c. urbanisasi. Misalnya pemuda angkatan sembilan puluh memiliki kesempatan untuk mengembangkan iptek karena hidup di tengah industrialisasi Gerak Sosial Geografis adalah perpindahan individu atau kelompok dari satu daerah ke daerah yang lain seperti transmigrasi. Mobilitas sosial vertikal merupakan perpindahan individu atau objek-objek sosial lainnya daru suatu kedudukan ke kedudukan lainnya yang tidak sederajat. Komunikasi yang bebas d. Mobilitas intragenerasi merupakan mobilitas yang terjadi dalam satu kelompok generasi yang sama. turunnya derajat kelompok Mobilitas Antargenerasi yaitu mobilitas yang ditandai dengan perkembangan taraf hidup naik atau turun dalam suatu generasi. turunnya kedudukan b. membentuk kelompok baru Mobilitas sosial vertikal ke bawah mempunyai dua bentuk utama a. Situasi politik Beberapa cara yang digunakan untuk gerak ke atas dalam mobilitas yaitu perubahan standar hidup. efektivitas dan efesiensi komunikasi Bentuk-bentuk integrasi dapat berupa asimilasi atau akulturasi 6. Bentuk-bentuk Mobilitas Sosial Mobilitas sosial horisontal merupakan peralihan individu atau objek-objek sosial lainnya dari suatu kedudukan ke kedudukan lain yang sederajat. perkawinan dan bergabung . dapat mobilitas sosial vertikal naik (social climbing) atau mobilitas sosial turun (social singking). Ekspansi teritorial dan gerak populasi c. homogenitas kelompok b. Perubahan kondisi sosial b. Pembagian kerja e. perubahan nama. perubahan tingkah laku.Para penganut teori konflik berpandangan bahwa suatu masyarakat terintegrasi atas dasar paksaan (coercion) dari suatu kelompok atau satuan sosial yang dominan terhadap kelompok atau satuan sosial yang lain Faktor-faktor pendorong integrasi sosial antara lain: a. Mobilitas sosial vertikal ke atas mempunyai dua bentuk utama a. Tingkat vertilitas yang berbeda f. Pada mobilitas antargenerasi tidak mungkin terjadi mobilitas horisontal karena berarti tidak terjadi perubahan pada taraf hidup Mobilitas Intragenerasi adalah peralihan status sosial yang terjadi dalam satu generasi. perubahan tempat tinggal. mobilitas geografi d. masuk ke dalam kedudukan yang lebih tinggi b. dan migrasi Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mobilitas a. Mobilitas Sosial Mobilitas Sosial adalah gerak perpindahan dari strata satu ke strata sosial lainnya secara vertikal atau horisontal.

Organisasi Ekonomi f. Organisasi politik e. konflik antarkelas b. Hindu dan Budha sehingga berkembang kelompokkelompok umat beragama.. setiap agama memiliki perbedaan dalam beribadah b. terbuka . konflik antarkelompok sosial c. setiap agama mempunyai kepercayaan berdasarkan wahyu Jawab : B Karena diferensiasi menunjukkan pembedaan yang dikaitkan dengan interaksi. Lembaga-lembaga keagamaan c. statis e. setiap umat beragama mempunyai tingkatan sosial yang berbeda d. Angkatan Bersenjata b.. a. 1 Keterangan: 2 1 = pekerja profesional 2 = Pekerja Terampil 3 = Pekerja kasar 3 Pelapisan sosial pada masyarakat seperti digambarkan di atas bersifat a. Saluran Perkawinan Adanya mobilitas sosialdapat menyebabkan a. homogen b. Hal tersebut menunjukkan adanya diferensiasi sosial yang disebabkan oleh. penyesuaian (akomodasi) SOAL UJIAN NASIONAL 1. agama menjadi salah satu faktor pembentuk identitas sosial e. kedudukan manusia di hadapan Tuhan adalah sama c.dengan asosiasi tertentu Saluran – Saluran Mobilitas Sosial (Social Circulation) a. konflik antargenerasi d. tetapi tidak menunjukkan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah 2. Di Indonesia terdapat Agama Islam. terbatas c. Kristen. Organisasi keahlian g. Lembaga pendidikan (dianggap sebagai social elevator) d. campuran d.

penghargaan b. penunjukan d. mediasi Jawab: A Kompromi merupakan suatu bentuk akomodasi ketika pihak-pihak yang terlibat perselisihan saling mengurangi tuntuan agar tercapai suatu penyelesaian. Perhatikan gambar piramida sosial di bawah ini ! Presiden Gubernur Walikota Status sosial diatas diperoleh berdasarkan . Penyelesaian konflik politik dilakukan melalui perundingan antara lembaga perwakilan rakyat dengan lembaga pemerintah.. Pada gambar diatas kesempatan untuk menjadi pekerja profesional dapat diperoleh siapapun dari lapisan pekerja terampil yang berjuang untuk menjadi profesional. . a. pemberian c. kompromi b. a.. pengangkatan e. Setelah berhasil saling memahami pendapat yang berkembang mereka menyapakati konsensus baru sebagai jalan tengah. kolaborasi c. Bentuk akomodasi tersebut adalah... kooperasi d. perjuangan Jawab: E Jabatan adalah sesuatu yang status yang diperoleh melalui perjuangan 4. kompetisi e.Jawab: E Sifat sistem pelapisan terbuka terjadi manakala setiap setiap anggota masyarakat mempunyai kesempatan untuk berusaha dengan kecakapannya sendiri untuk naik lapisan. begitu pula sebaliknya 3... Sikap dasar untuk melaksanakan kompromi adalah bersedia untuk merasakan dan memahami keadaan pihak lainnya 5. Perhatikan skema struktur interseksi di bawah ini Skema diatas menunjukkan telah terjadi persilangan keanggotaan dalam kelompok sosial berdasarkan kriteria ..

1 dan 3 c. 1 dan 3 c.. 2 dan 3 d. perkawinan antara dua individu yang berbeda status sosial 4. 2 dan 4 e. agama dan suku b. ras dan agama e. keadaan ekonomi masih sangat rendah (miskin) 3.... politik Jawab : E Gerakan separatisme di Indonesia adalah pergolakan di daerah yang ingin memisahkan diri dari NKRI.. 1 dan 2 b. yang termasuk pendorong mobilitas adalah. organisasi keahlian yang baik dan berfungsi bagi anggota 4. Proses gerak sosial vertikal melalui saluran tersebut disebut social circulation yaitu: (1) Angkatan Bersenjata (2) Lembaga-lembaga Keagamaan (3) Lembaga Pendidikan (4) Organisasi Politik (5) Organisasi Ekonomi (6) Organisasi Keahlian (7) Saluran Perkawinan. a. ajaran agama didasarkan pada kitab suci yang sakral 2. angkatan bersenjata mempunyai jenjang kepangkatan 3. sosial b.. Konflik vertikal yang terjadi di Maluku antara pemerintah Indonesia dan gerakan separatis Republik Maluku Selatan sudah lama berlangsung. suku dan pekerjaan Jawab: A Terjadi persilangan dari pemeluk agama Islam yang berasal dari suku Banjar. 2 dan 4 . potensi sumber daya alam yang minim 2. politik masyarakat yang mengatur hak dan kewajiban para warga Yang merupakan saluran mobilitas sosial vertikal naik adalah. Perhatikan gejala-gejala sosial berikut ! 1. ekonomi e. konflik status yang dialami individu dari strata atas dan menengah Dari faktor sosial di atas. 7.a. 3 dan 4 Jawab : C Pitirim Sorokin menyatakan terdapat saluran-saluran tertentu dalam masyarakat... a. Perhatikan faktor sosial dibawah ini: 1. 2 dan 3 d. suku dan adat d. dan pemeluk agama Kristen dari suku Jawa 6. 8. 1 dan 2 b. wilayah d. Hal ini muncul disebabkan kesulitan politik dan kesalahan pendekatan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat di daerah. budaya c. Konflik tersebut dilatarbelakangi oleh kepentingan. agama dan daerah c. a.

posisi dalam masyarakat e.. Konflik yang kadang-kadang terjadi antara kelompok generasi tua dengan generasi muda ditandai dengan adanya perbedaan pandangan. perubahan sosial d. sikap. Perhatikan skema berikut ! Ayah Ibu (petani) (pedagang) Anak 1 Anak 2 Anak 3 (pegawai) (manajer) (direktur) Berdasarkan gambar di atas telah terjadi mobilitas sosial .e. umur/usia b. peranan yang berbeda . vertikal antargenerasi turun b. misalnya karena perang 3. Contoh konflik antargenerasi tersebut pada umumnya disebabkan oleh faktor. sistem sosial terbuka 2. vertikal intragenerasi turun e. keinginan melihat daerah lain 9.. Dapat karena naik atau turunnya status atau jabatan.. vertikal intragenerasi naik d. 3 dan 4 Jawab: A Faktor pendorong mobilitas adalah 1. tingkah laku dan tutur kata. faktor kependudukan 5. situasi politik. kepentingan c. vertikal antargenerasi naik c... a. a.. horisontal antargenerasi Jawab: B Perubahan sosial vertikal adalah terjadinya perubahan starta /tingkat pada kehidupan. Pada gambar diatas terjadi perubahan sosial antargenerasi dan terjadi perubahan strata naik dari kehidupan generasi oranga tua ke anak. sistem pemerintahan yang demokratis 4. potensi sumber daya alam yang rendah 7. keadaan ekonomi 6. 10.

.. gelas kesarjanaan c. sengketa batas tanah pekarangan antara Pak Akhmad dengan Pak Badu diselesaikan di pengadilan. penguasaan teknologi e.. lapisan menengah adalah pengusaha menengah dan lapisan bawah adalah pengusaha kecil yang memiliki modal paling kecil. Dalam masalah ini terjadi benturan perbedaan kepentingan antara generasi tua dan generasi muda 11.. Karena tidak dapat diselesaikan di tingkat RT/RW. 13.. ajudikasi d. Hal tersebut menimbulkan konflik karena generasi tua ingin mempertahankan nilai-nilai lama yang masih relevan dengan kehidupan budayanya. a. Bentuk akomodasi tersebut termasuk. konsiliasi Jawab: C Ajudikasi adalah bentuk proses penyelesaian masalah atau penysuaian (akomodasi) melalui jalur hukum atau peradilan. mediasi b. a. 12. koersi e. sebaliknya generasi muda ingin ada perubahan sesuai dengan perkembangan zaman. tingkat pendidikan d.Jawab : B Konflik antargenerasi terjadi antara generasi tua yang mempertahankan nilai-nilai lama dan generasi muda yang ingin mengadakan perubahan. kuantitas modal b.. Gambar stratifikasi sosial pada masa kolonial di samping mempunyai sifat. (lihat soal) Keterangan: A 1 = golongan Eropa 2a = Golongan bangsawan 2b = Golongan bangsawan .... Perhatikan gambar stratifikasi sosial berikut ! A Keterangan: A A : Pengusaha Besar B B : Pengusaha Menengah C C : Pengusaha Kecil Berdasarkan gambar diatas dapat disimpulkan bahwa pembentukan stratifikasi sosial didasarkan atas kriteria. spesialisasi keahlian Jawab : A Karena dalam bidang ekonomi khususnya dikalangan pengusaha sebagai penentu strata sosial mereka adalah jumlah/besarnya modal yang dimiliki sehingga tercipta lapisan atas yang dihuni oleh pengusaha besar. arbitrasi c.

homogen e.. namun untuk mobilitas sosial horisontal sifatnya tertutup kelompok sosial tersebut. homogen e. golongan bangsawan. terbuka b. tetutup d. Bersifat campuran karena terjadi kemungkinan mobilitas sosial. Untuk menentukan perubahan status sosial seseorang bisa melalui usaha atau perkawinan. campuran Jawab: C Dari gambar tersebut tidak terjadi perpindahan antar strata. Perhatikan sekma struktur sosial di bawah ini ! Dicopy-an Skema diatas menunjukkan struktur sosial vertikal yang bersifat. Ibu Siti pindah ke daerah asal karena ingin mendekati orang tuanya 3. Perhatikan contoh mobilitas berikut: 1.3 = Golongan pribumi a. campuran d. Setelah lulus SMA. otomatis c. a. 14. seorang staff dipromosikan menjadi kepala bagian di kantornya . dan golongan pribumi yang menduduki strata paling bawah. Pada lapisan campuran terlihat bahwa mobilitas vertikal hanya dapat terjadi pada golongan yang sama.. Henry melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum UNDIP 2. heterogen Jawab : C Di masa kolonial stratifikasi sosial bersifat campuran dimana strata terdiri dari golongan eropa. golongan timur jauh. Poniman. tertutup c. Artinya strata yang satu tidak bisa dimasuki oleh individu atau kelompok yang berasal dari strata yang lain 15. sengaja b.

. Tomy. 1 dan 3 c. Saluran yang digunakan untuk mobilitas adalah.. 3 dan 4 Jawab : B Karena dari contoh nomor 1 dan 3 terlihat bahwa ada sebuah perpindahan seseorang atau kelompok dari suatu kedudukan sosial pada kedudukan sosial yang lain yang tidak sederajat 16. a. Dari kasus tersebut pemuda tersebut dapat melakukan perpindahan kedudukan sosialnya dengan cara perkawinan. pendidikan dasar b. akulturasi sosial Jawab: B Interseksi sosial merupakan persilangan atau pertemuan/titik potong keanggotaan anggota-anggota dari . a. organisasi politik.. Perhatikan skema berikut ! Struktur sosial pada masyarakat majemuk di atas berbentuk . Pemuda tersebut kemudian menempati status sosial yang setara dengan istrinya. Seorang pemuda terpelajar dari kalangan biasa menikah dengan putri hartawan. organisasi ekonomi formal Jawab : D Seseorang dapat melakukan mobilitas sosial dengan melalui saluran antara lain : angkatan bersenjata. Sedangkan pendidikan merupakan social elevator bagi individu yang mengikutinya. a. karena semakin tinggi pendidikan yang diperoleh maka semakin tinggi pula secara otomatis trata/tingkatan yang diperolehnya. 17. sekolah/pendidikan.ekonomi.. integrasi sosial d. interseksi sosial c. 2 dan 4 e.4. 2 dan 3 d.. seorang pelajar ikut program pertukaran siswa ke Malaysia Dari pernyataan di atas yang merupakan mobilitas vertikal adalah.. lembaga keagamaan. perkawinan dan pendidikan e.. asimilasi sosial e. lembaga keagamaan d.. konsolidasi sosial b. 1 dan 2 b. partai politik c. dan keahlian serta perkawinan.

Penyimpangan dalam bentuk konsumsi yang berlebih. Perilaku menyimpang yang dianggap sebagai kejahatan atau kriminal 2. Kejahatan koorporat. misalnya konsumsi narkoba 2. Keller dan Calhoun membedakan tipe kejahatan menjadi: 1. Pergaulan dengan kawan yang kurang baik mengakibatkan perilaku menyimpang 2. misalnya perdagangan perempuan. Dari struktur sosial pada soal merupakan sebuah interseksi golongan suku bangsa dan agama Materi: Perilaku Menyimpang dan Pengendalian SKL 3 Mengidentifikasi berbagai perilaku menyimpang dan pengendalian sosial dalam masyarakat Materi • Perilaku meyimpang • Pengendalian sosial Ringkasan A. penyimpangan individual 2. yaitu kejahatan yang dilakuakn oleh orang yang memiliki kedudukan dan pengetahuan tinggi. Penyimpangan seksual 3. Bentuk-Bentuk Penyimpangan Perilaku menyimpang dibedakan menjadi dua yaitu: 1. Perilaku menyimpang Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku yang menyimpang tersebut. penyimpangan kelompok 3. Penyimpangan dalam bentuk gaya hidup. misalnya alkoholisme Light. Ada dua proses pembentukan perilaku menyimpang yaitu: 1. Penyimpangan sebagai hasil sosialisasi dari nilai-nilai subkebudayaan menyimpang Perilaku menyimpang bersumber pada pergaulan yang berbeda. perilaku menyimpang primer. misalnya penghindaran pajak.Z Lawang mengemukakan macam penyimpangan yaitu: 1. Kejahatan kerah putih. kejahatan terhadap konsumen Berdasarkan banyaknya pelaku penyimpangan dibedakan menjadi: 1. pemabok 4. misalnya pembuangan limbah di laut. bersifat sementara dan masyarakat masih bisa menerima 2. Perilaku menyimpang ditentukan batasannya oleh norma-norma kemasyarakatan yang berlaku dalam suatu budaya sehingga pengertian perilaku menyimpang berbeda-beda di setiap masyarakat. misalnya penjudi. Kejahatan tanpa korban. korupsi 4. mafia peradilan 3. Penyimpangan dari sosialisasi yang tidak sempurna Proses ini terjadi karena nilai dan norma yang dipelajari kurang dapat dipahami dalam proses sosialisasi sehingga orang tidak mempertimbangkan resiko dan melakukan penyimpangan B. perilaku menyimpang sekunder. sindikat. secara khas dilakukan secara terus-menerus sehingga menjadi dominan dalam kehidupan pelaku dan dikenal umum oleh masyarakat Robert M. yaitu kejahatan yang dilakukan atas nama perusahaan yang bertujuan menaikkan keuntungan atau menekan kerugian.dua suku bangsa atau lebih dalam kelompok-kelompok sosial dalam suatu masyarakat yang majemuk. Kejahatan terorganisir. penyimpangan campuran . penggelapan uang perusahaan.

2 3 4 5 Konformitas Inovasi Ritualisme Retrealisme (pengunduran diri) Rebellion (pemberontakan) + + ++ + + Keterangan: + : menunjukan sikap menerima . Id adalah bagian diri yang tidak sadar atau naluri. Merton Perilaku menyimpang timbul karena anomi yaitu adanya ketidakharmonisan antara tujuan budaya dengan cara-cara yang dipakai untuk mencapai tujuan budaya tersebut. tetapi adanya julukan membuat pelaku mengidentifikasi dirinya sesuai dengan julukan tersebut. Superego adalah bagian diri yang telah menyerap nilai dan norma dan berfungsi sebagai suara hati Teori K. cap atau etiket yang ditujukan pada seseorang oleh masyarakat. Sutherland Sutherland memandang bahwa perilaku menyimpang bersumber dari pergaulan yang berbeda. artinya seorang individu mempelajari perilaku menyimpang dari interaksinya dengan seorang individu yang berbeda latar belakang asal. Menurut K Merton terdapat lima cara pencapaian tujuan budaya dari cara yang wajar sampai dengan yang menyimpang. Teori Psikologi dari Sigmud Freud Perilaku menyimpang terjadi karena id tidak bisa dikendalikan oleh ego yang seharusnya dominan maupun superego yang tidak aktif. Tipologi adaptasi individu dari K Merton No Cara-cara Adaptasi Tujuan Budaya Cara-cra yang Melembaga 1. Mula-mula sifat penyimpangannya primer. Misalnya seseorang yang ingin berprofesi sebagai perampok maka ia mempelajari (berinteraksi) cara-cara merampok dengan teman-temannya yang terlebih dahulu jadi perampok Teori Labelling dari Edwin M. kelompok dan budaya. ego adalah bagian diri yang bersifat sadar dan rasional. Lemert Menurut teori ini seseorang menjadi menyimpang karena proses labelling berupa julukan.: sikap menolak + : penolakan terhadap nilai-nilai yang berlaku dan berupaya mengganti dengan nilai-nilai baru . Teori-teori Perilaku Menyimpang Teori Differential Association (kelompok yang berbeda) oleh Edward H.C.

ostrasisme (pengucilan) 8. intimidasi . sebab orang yang berwatak jahat pun akan selalu ada. represif (memperbaiki) 3. Sebab-sebab Perilaku Menyimpang 1. pengawasan dari individu terhadap kelompok 3. adanya ikatan sosial yang berlebihan 10. Persuasif (tanpa kekerasan) 2. perbedaan lingkungan fisik dan lingkungan sosial. prevantif (pencegahan) 2. agama 3. mendidik. Sifat-sifat Pengendalian Sosial Dilihat dari waktu pelaksanaannya 1. pengawasan dari kelompok terhadap individu Dilihat dari aspek pelaksanaannya 1. keluarga yang broken home 3. pengaruh lingkungan dan media massa 5. ketidaksanggupan menyerap norma budaya 9. kelompok bermain dan media massa E. Pengendalian Sosial Pengendalian Sosial (social control) adalah segenap cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan. proses belajar yang menyimpang 8. sikap mental yang tidak sehat 2. Coersif (paksaan) 3. pengawasan dari kelompok terhadap kelompok 4. lingkungan tempat tinggal. Pervasi yaitu nilai dan norma disampaikan atau dimasukkan secara berulang-ulang dan terus menerus dengan harapan akan melekat dalam jiwa seseorang sehingga akan terbentuk sikap yang diharapkan G. Artinya kejahatan itu selalu ada. dorongan kebutuhan ekonomi 6.Teori Fungsi dari Emile Durkheim Menyatakan bahwa tercapainya kesadaran moral dari semua anggota masyarakat karena faktor keturunan. Bahkan Durkheim berpangan bahwa kejahatan itu perlu agar moralitas dan hukum dapat berkembang secara normal D. keinginan untuk dipuji atau gaya-gayaan 7. desas desus 7. dan gabungan Dilihat dari jumlah cakupan yang terlibat 1. pelampiasan rasa kecewa 4. pengawasan dari individu terhadap individu lain 2. atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku F. Bentuk-bentuk pengendalian sosial 1. cemooh 6. pendidikan 2. yang bertujuan untuk mengajak. yaitu menciptakan suatu situasi yang dapat mengubah sikap atau perilaku yang negatif dan seseorang terpaksa taat dari situasi yang sengaja diciptakan pengendali 4. Kompulsif. akibat kegagalan dalam proses sosialisasi Media pembentukan perilaku menyimpang dapat diperoleh melalui keluarga. akibat proses sosialisasi nilai-nilai subkebudayaan menyimpang 11.

Sekolah Sekolah merupakan cara pengendalian yang efektif karena merupakan media sosialisasi yaitu wadah pembelajaran siswa dalam bertingkahlaku. menegur dan bahkan menghukum agar anak kembali mematuhi nilai dan norma yang berlaku SOAL UJIAN NASIONAL 1. jaksa. Adat Adat merupakan tata kelakuan yang kuat sehingga merupakan hukum non formal bagi masyarakat. Sosialisasi Sosialisai dilakukan agar anggota masyarakat bertingkah laku seperti yang diharapkan tanpa melalui jalur formal dan informal 2.4. Pengadilan Unsur pengadilan terdiri dari hakim. Keluarga Keluarga merupakan lembaga pengendalian secara non formal dan keluarga juga merupakan media sosialisasi. Seorang polisi menilang seorang pengendara motor karena tidak memakai helm dengan maksud untuk menciptakan keteraturan sosial di masyarakat. ketertiban sosial . gunjingan hingga pengucilan 4. a. Memberikan imbalan kepada warga yang mentaati norma 3. Peranan Pranata Sosial paksaan. Fungsi Pengendalian Sosial 1. hukuman H. fraundulens (pihak ketiga) 9.. Tokoh Masyarakat Tokoh masyarakat adalah seseorang yang dianggap mempunyai kelebihan tertentu dan menjadi penuntun di masyarakat sekitarnya 5. menasehati.. mensosialisasi. Usaha penanaman pengetian tentang nilai dan norma kepada anggota masyarakat diberikan dalam Pengendalian Sosial : 1. Adapun pelaksanaannya juga terprogram menurut kurikulum tertentu 6. Di sekekolah siswa dapat melakukan pembiasaan dan tersistimatis. pengacara dan polisi Unsur-unsur tersebut bertugas menyelenggarakan pengadilan terhadap individu yang melanggara norma hukum yang berlaku 3. Masyarakat dapat memberikan sanksi terhadap individu yang melanggar aturan kelompok I. Polisi Polisi merupakan salah satu pranata sosial yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban 2. Dalam keluarga orang tua mengendalikan perilaku anak-anaknya agar sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dengan cara mendidik. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk dari. Menciptakan sistem hukum Pengendalian sosial dapat dilaksanakan melalui 1. kekerasan fisik 5. Tekanan Sosial Tekanan Sosial perlu dilakukan agar masyarakat sada dan mau menyesuaikan diri dengan aturan kelompok. Mengembangkan rasa takut 5.. Mengembangkan rasa malu 4. Ketika terjadi pelanggaran terhadap adat maka masyarakat akan memberikan cemooh. panitera. Mempertebal keyakinan masyarakat tentang kebaikan norma 2. teguran 10.

teguran Jawab: A Hukuman adalah jenis pengendalian yang menggunakan fisik.. yang bertujuan untuk mengajak.b. perilaku c.. desas-desus c. konflik Jawab: A Teori labeling dipelopori oleh Edwin M. bagi yang melakukan penyimpangan diusahakan agar kembali mematuhi norma-norma yang berlaku 2.. Julukan sebagai pembolos dari gurunya juga diikuti oleh teman-temannya. agar masyarakat mau mematuhi norma-norma sosial yang berlaku. pengendalian sosial c. maka ia kemudian mengulang perbuatannya secara terus-menerus. agar dapat mewujudkan keserasian dan ketentraman dalam masyarakat 3. hukuman b. atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku. a. Penyimpangan yang dilakukan remaja tersebut dapat diancam dengan sanksi berat karena termasuk penyimpangan. anomi d. Karena perlakuan dari guru dan teman-temannya yang mencap Rudi sebagai pembolos.. Hukuman yang mungkin diterapkan apabila seseorang tidak berhasil menyesuaikan diri 4.. sekunder c. pelatihan d. a. hukuman sosial Jawab : B Pengendalian Sosial (social control) adalah segenap cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan. fungsi e. labeling b. Dengan demikian tujuan pengendalian sosial adalah 1. Rudi yang bolos sekolah satu kali dicap pembolos oleh gurunya. a. Jenis pengendalian sosial yang menekankan pada tindakan atau ancaman dengan menggunakan kekuatan fisik antara lain. positif d.. Lemert yang menyatakan bahwa seseorang yang melakukan penyimpangan pada tahap awal (primer) lalu oleh masyarakat sudah diberi cap sebagai penyimpang maka orang tersebut terdorong untuk melakukan penyimpangan sekunder (tahap lanjut) dengan alasan terlanjur ”kepalang basah” 3.. sosialisasi norma e. Terjadinya perilaku menyimpang tersebut sesuai dengan teori .. pendidikan e. primer b. negatif .. Remaja yang sedang mengalami stress berat berupaya untuk menghilangkan kekalutannya dengan mengkonsumsi narkoba. baik dengan kesadaran sendiri maupun karena paksaan 2. mendidik. perilaku menyimpang d.

Keluarga adalah lembaga yang paling bertanggungjawab atas penanaman norma-norma masyarakat dalam diri anggota keluarga. perubahan sosial e.. Setiap hari. asosiasi diferensiasl b. Proses pembentukan perilaku menyimpang anak tersebut terjadi karena. a. sosialisasi yang tidak sempurna c. 5.. gaya hidup Jawab: B Penyimpangan sekunder adalah perbuatan yang dilakukan secara khas dengan memperlihatkan perilaku menyimpang dengan ciri-ciri: a. Setiap malam Ani selalu keluar. sosialisasi efektif Jawab: C Bentuk pengendalian sosial desas-desus adalah berita yang menyebar secara cepat dan tidak . maka yang terjadi adalah penyimpangan perilaku 6. pemberian label/cap sebagai penyimpang d. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang 7.e.. masyarakat tidak bisa mentolerir perilaku menyimpang tersebut. Contoh tersebut merupakan bentuk pengendalian sosial yang bersifat. diferensiasi sosial c.. kuratif c. Ketika keluarga tidak berhasil mendidik anggotanya. persuasif e. Keterbatasan perhatian dan komunikasi dengan orang tuanya membuat anak ini tidak dapat memahami nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat. Seorang ibu menasehati putranya untuk berhati-hati dalam memilih teman bergaulnya agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif. represif b... Mendengar dirinya digosipkan sebagai wanita nakal. maka ia pun kemudian digosipkan sebagai wanita nakal.. korektif Jawab: C Pengendalian sosial secara preventif adalah usaha yang dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran. preventif d. Seorang anak mengalami keterbatasan komunikasi dengan kedua orang tuanya. gaya hidupnya didominasi oleh perilaku menyimpang b.. a. maka ia pun tidak suka lagi keluar malam. a. gangguan mental atau jiwa individu Jawab: B Sosialisasi yang tidak sempurna adalah ketidakmampuan individu menyerap nilai dan norma yang diajarkan. pelapisan sosial b. pengendalian sosial d. sosialisasi dengan subkultur menyimpang e. Dari kasus tersebut dapat disimpulkan bahwa gosip dapat berfungsi sebagai alat. sehingga anak tersebut berbeda atau menyimpang dari kebiasaan masyarakat. ibu dan ayah anak ini sangat sibuk karena harus mengurus perusahaannya. Proses sosialisasi bisa dianggap tidak berhasil jika individu tersebut tidak berhasil mendalami norma-norma dalam masyarakat..

lembaga dan organisasi sosial • Status dan Peranan Ringkasan A. Identifikasi. Jadi secara harfiah kontak berarti saling menyentuh. Syarat interaksi yaitu kontak dan komunikasi Kata kontak berasal dari con atau cum yang artinya bersama-sama dan kata tango yang artinya menyentuh. Tetapi yang terpenting dalam kontak adalah kedua belah pihak sadar akan kesadarannya sehingga saling memberikan tindakan atau tanggapan Wujud kontak sosial yaitu . Pemberi sugesti biasanya orang yang berwibawa. Sugesti. yaitu proses dimana seseorang tertarik dengan pihak lawan Sugesti yang mendalam akan melahirkan motivasi. tindakan. yaitu perasaan seolah-olah merasakan apa yang dialami oleh pihak lain yang diempatikannya. antara kelompok-kelompok dengan kelompok-kelompok lain maupun antara kelompok manusia dengan individu. tindakan sosial instrumental. Tindakan sosial adalah tindakan yang dipengaruhi atau untuk mempengaruhi orang lain Ada empat tindakan sosial: 1. yaitu pemberian pengaruh dari satu pihak ke pihak lain sehingga pihak yang dipengaruhi bertindak tanpa berfikir panjang. yaitu tindakan berdasakan afeksi (perasaan) atau emosi Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antar orang perorang. tindakan tradisional. berpengaruh. Simpati. yaitu tindakan dengan memperhitungkan manfaat atau sesuai dengan nilai-nilai masyarakat. tujuan tidak diperhatikan 3. Perasaan simpati yang mendalam akan melahirkan empati. Ciri interaksi adalah resiprokal yaitu adanya aksi dan reaksi Faktor yang menjadi dasar proses interaksi: 1.berdasarkan kenyataan. yaitu kesesuaian tujuan dengan cara bertindak 2. kelompok mayoritas terhadap minoritas 3. Interaksi sosial karena pada dasarnya manusia memiliki naluri gregariousness (naluri untuk hidup bersama). yaitu kecenderungan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain 4. tingkah laku atau penampilan fisik 2. yaitu tindakan meniru sikap. tindakan rasional berorientasi nilai. yaitu tindakan berdasarkan kebiasaan dalam masyarakat 4. INTERAKSI SOSIAL Interaksi sosial berawal dari tindakan sosial. Imitasi. tindakan afektif. yaitu dorongan yang diberikan individu atau kelompok kepada individu atau kelompok lainnya sehingga individu atau kelompok yang diberi motivasi melaksanakan apa yang dimotivasikan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Biasanya setelah mendapat gosip individu tersebut akan merasa malu dan bersalah sehingga akan lebih berhati-hati dalam bertindak Diposkan oleh luwesagustina di 19:45 Materi: Interaksi Sosial SKL 1 Mendeskripsikan interaksi sosial sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat Materi : • Interaksi sosial • Bentuk-bentuk interaksi • Proses pembentukan kelompok.

yaitu kontak sosial yang memerlukan pihak ketiga sebagai media untuk melakukan hubungan timbal balik. kontak antara individu dan suatu kelompok Dilihat dari langsung-tidaklangsung kontak dibedakan menjadi: 1. saling melirik 2. kontak sekunder. Komponen komunikasi adalah: 1.meredam dan mencegah konflik . koalisi yaitu kejasama dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama 4. jabat tangan. kooptasi yaitu penerimaan unsur baru dalam kepemimpinan 3.mendorong dan memudahkan proses integrasi dan asimilasi .menjaga keutuhan bangsa dan menggalang persatuan dan kesatuan warga Adapun bentuk-bentuk akomodasi 1. Kerja sama (cooperation) Bentuk-bentuk kerjasama 1. ada pelaku lebih dari satu orang 2.1. yaitu isi atau maksud yang disampaikan komunikator kepada komunikan 4. Media.menghindari disintegrasi . ada dimensi waktu (masa sekarang dan akan datang) 4. coersion yaitu paksaan pihak kuat terhadap yang lemah . bargaining (tawar menawar) yaitu perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa 2. yaitu pihak penerima pesan 3. Joint Venture yaitu kerjasama dalam mengusahakan proyek-proyek tertentu 2. Komunikan. kontak antar kelompok 3. yaitu cara atau alat menyampaikan pesan 5. BENTUK_BRNTUK INTERAKSI Bentuk – bentuk interaksi secara garis besar dibedakan menjadi dua yaitu yang mengarah pada asosiati dan disosiatif Asosiatif yaitu proses sosial yang mengarah pada kerukunan. Komunikator. yaitu pihak penyampai pesan 2. ada komunikasi dua arah 3. Umpan balik (feedback) yaitu tanggapan dari penerima pesan kepada penyampai Ciri-ciri interaksi 1. Akomodasi Akomodasi adalah bentuk penyelesaian pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan Tujuan Akomodasi adalah: . kontak primer atau kontak langsung yaitu hubungan timbal balik yang terjadi secara langsung. Misalnya Yanto meminta tolong Joko untuk mengajak Erna bergabung dalam kegiatan palang merah remaja. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan dari satu pihak kepada pihak lain. Misalnya tatap muka. Pesan. kontak antarindividu 2. ada tujuan tertentu yang hendak dicapai B. kesatuan atau integrasi 1.

kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia . pengalihan perhatian 10.kesempatan yang sama di bidang ekonomi . ajudikasi. Akulturasi yaitu proses penerimaan dan pengolahan unsur budaya asing menjadi bagian dari kebudayaan suatu kelompok tanpa menghilangkan kepribadian kebudayaan yang asli Disosiatif. desas desus .meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain ( + ) . Pertikaian Merupakan sosial bentuk lanjut dari kontravensi. mediasi yaitu penyelesaian masalah yang difasilitasi oleh pihak ketiga yang bersifat netral 5. berpisah 11. kompromi.sikap terbuka golongan penguasa . Konflik dapat berdampak: .perubahan kepribadian pada individu . Konflik Suatu proses antara dua pihak yang saling berusaha menyingkirkan dengan cara menghancurkan atau membuat pihak lain tidak berdaya. toleransi yaitu penyelesaian pertikaian dengan cara membiarkan dan menghormati pihak lain 7. segregasi. keengganan . 2..kesediaan menghormati budaya asing . Persaingan (competition) Persaingan terjadi jika beberapa pihak menginginkan sesuatu yang jumlahnya terbatas. mengejutkan pihat lawan 3.keretakan hubungan antara anggota kelompok . penolakan dan penyangkalan yang tidak diungkapkan secara terbuka. yaitu saling mengurangi tuntutan antara pihak yang bertikai 3. konsilisasi yaitu usaha mempertemukan pihak yang bertikai bagi tercapainya persetujuan bersama melalui badan tetap 6. displacement.2. Kontravensi Kontravensi merupakan proses sosial yang ditandai dengan ketidakpastian. case fire (genjatan senjata) yaitu penghentian pertikaian untuk sementara waktu 3. yaitu penyelesaian pertentangan melalui pengadilan 9. stalemate yaitu bentuk akomodasi dimana pihak yang bertentangan mempunyai kekuatan seimbang sehingga berhenti pada suatu tempat tertentu 8.kontravensi rahasia misalnya pembocoran rahasia. yaitu proses sosial yang mengarah pada perpecahan dan disintegrasi 1. artinya pertikaian sudah bersifat terbuka 4.kontravensi umum misalnya penolakan.kontravensi taktis misalnya provokasi.persamaan unsur-unsur kebudayan .kontravensi sederhana misalnya menyangkal pernyataan orang di depan umum . khianat .kontravensi intensif misalnya penghasutan. intimidasi.amalgamasi (kawin campur) 4. Asimilasi yaitu pada dasarnya merupakan perubahan yang dilakukan secara sukarela yang ditandai dengan adanya usaha mengurangi perbedaan yang ada Adapun faktor pendorongnya adalah: .toleransi di antara kelompok yang berbeda . Bentuk-bentuk kontravensi menurut Leopold von Wiese . arbritrasi yaitu penyelesaian masalah melalui pihak ketika dimana keputusan pihak ketiga bersifat mengikat 4. keraguan.

misalnya kelompok pertemuan. individu atau kelompok di dalam masyarakat mengetahui dan memahami norma-norma dan nilai-nilai sosial yang berlaku 3. yaitu kelompok memiliki persamaan tetapi tidak mempunyai organisasi dan hubungan sosial anggotanya 3. KETERATURAN SOSIAL Dalam interaksi sosial. a. kelompok statis. terdapat suatu sistem nilai dan norma yang jelas 2. Interaksi ini sangat dipengaruhi oleh faktor. kelompok sosial. misalnya sekolah. Keteraturan sosial yaitu suatu keadaan kehidupan masyarakat yang selaras. lembaga sosial. pertentangan pribadi b..dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik Bentuk-bentuk konflik dapat berupa: a. kelompok asosiasi. yaitu kelompok yang bukan organisasi. Apabila semua anggota masyarakat mematuhi nilai dan norma yang berlaku.. Keajegan yaitu suatu keadaan yang memperlihatkan kondisi keteraturan yang tetap dan berlangsung terus menerus 4.. pertentangan antar kelas sosial d. sugesti . Macam kelompok sosial menurut Bierstedt. Pola yaitu bentuk umum dari suatu interaksi sosial Adapun tertib sosial ditandai oleh tiga hal: 1. Order sosial (social order) yaitu suatu sistem nilai dan norma yang diakui dan dipatuhi oleh warga masyarakat 3. organisasi. status dan peran. kelompok kemasyarakatan. nilai dan norma berperan dalam menentukan perilaku seseorang. misalnya kelompok usia penduduk 2. tidak memiliki hubungan sosial dan kesadaran jenis. banyak kelompok masyarakat memberi bantuan kepada para korban bencana. Kelompok Sosial Kelompok sosial adalah kumpulan orang yang memiliki kesadaran akan keanggotaan dan saling berinteraksi. pertentangan rasial c. Adapun unsur-unsur keteraturan sosial adalah: 1. Tertib sosial yaitu adanya keselarasan antara tindakan masyarakat dengan nilai dan norma yang berlaku 2. 1. yaitu kelompok yang anggotanya memiliki kesadaran jenis dan hubungan satu dengan yang lain tetapi tidak terikat dalam ikatan organisasi. penuh persatuan dan akan menciptakan suatu integrasi sosial. maka akan tercipta suatu keteraturan sosial. serasi. pertentangan internasional C. individu atau kelompok dalam masyarakat menyesuaikan tindakan-tindakannya dengan norma-orma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku. Ketika terjadi bencana alam. pertentangan politik e.. negara Faktor pembentuk kelompok sosial adalah kedekatan dan kesamaan SOAL UJIAN NASIONAL 1. yaitu kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis dan persamaan kepentingan. kekerabatan 4. Hasil dari interaksi melahirkan kelompok sosial.

ada dimensi waktu (masa sekarang dan akan datang) 4. simpati Jawab: E Simpati merupakan sikap ketertarikan seseorang terhadap orang lain. Kelompok masyarakat memberikan tepuk tangan terhadap pidato kampanye tokoh politik yang dikagumi sebagai bentuk dukungan. guru dan murid melaksanakan kegiatan belajar mengajar d. imitasi Jawab: B Empati pada hakekatnya mirip dengan simpati. Di sela-sela pidato. 2. a. kontak sekunder.. yaitu terjadi pada awal komunikasi sosial itu berlangsung 2. 2 dan 3 d. yaitu apabila pesan dari komunikator disampaikan kepada komunikan melalui pihak ketiga atau melalui media komunikasi 4. pelakunya lebih dari satu orang 2. Berikut ini merupakan bentuk komunikasi sekunder langsung adalah. penjual dan pembeli melakukan transaksi di pasar c.. simpati d. sesama siswa melakukan pembicaraan melalui telepon b. mempunyai maksud dan tujuan yang jelas 4. 2 dan 4 e. orang tua dan anak bekerjasama mengolah tanah e. identfikasi c. dimensi waktunya adalah masa lalu Dari daftar di atas yang termasuk ciri-ciri interaksi sosial adalah.. Perhatikan beberapa gejala sosial berikut: 1.b.. ada pelaku lebih dari satu orang 2. motivasi c. 1 dan 2 b. Doni memelihara burung beo hasil tangkapannya sendiri Jawab : A Kontak sosial menurut proses terjadinya terdiri dari: 1.. empati e. Tindakan sosial para pendukung terhadap tokoh politiknya sangat dipengaruhi oleh faktor. empati e. tidak ada komunikasi diantara pelaku 3. Sikap ini timbul karena adanya . a. 1 dan 3 c. kontak primer. ada komunikasi dua arah 3. imitasi b. ada tujuan tertentu yang hendak dicapai 3. Interaksi sosial terjadi jika terdapat kontak dan komunikasi. a. 3 dan 4 Jawab: B Ciri interaksi yang dapat dikenali adalah: 1.. namun sikap empati lebih menjiwai atau lebih terlibat secara emosi. sugesti d. masyarakat pendukungnya meneriakkan yel-yel tanda persetujuan terhadap pidato yang disampaikan secara langsung di tempat terbuka.

yaitu nilai yang berisi keyakinan terhadap Tuhan YME Fungsi nilai yaitu 1. Nilai rohani dibedakan menjadi : 1) Nilai kebenaran dan nilai empiris yaitu nilai yang bersumber dari proses berfikir atau akal manusia 2) Nilai keindahan. Norma Sosial . konsiliasi e. Agar nilai dapat terlaksana maka dibentuklah norma yaitu ketentuan yang berisi perintah dan larangan yang dilengkapi dengan sanksi. perasaan ingin menjatuhkan tetapi sikap-sikap tersebut tidak sampai pada tahap konflik Materi : Nilai dan Norma SKL 2 Menjelaskan proses sosialisasi dalam pembentukan kepribadian Matei • Nilai • Norma sosial • Sosialisasi • Kepribadian Ringkasan A. kompetisi b. Alat untuk menentukan harga sosial 2. Alat solidaritas atau pendorong masyarakat untuk saling bekerja sama 5. Realitas sosial demikian merupakan contoh interaksi sosial yang berbentuk. konflik Jawab: C Kontravensi merupakan bentuk proses sosial yang berada diantara persaingan dan konflik yang ditandai dengan adanya sikap tidak senang. Nilai Nilai adalah sesuatu yang dianggap baik dan benar yang dicita-citakan oleh warga. nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia 2. Mengarahkan masayrakat untuk berfikir dan bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai yang adal dalam masyarakat 3. kebijakan atau penampilannya. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi pemenuhan kebutuhan rohani. nilai rohani . a.. pembatas. pendorong dan penekan idividu untuk berbuat baik B.. yaitu nilai yang bersumber dari karsa dan etika 4) Nilai religius. nilai vital yaitu segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk melakukan aktivitas 3. Memotivasi atau memberi semangat pada manusia untuk mewujudkan dirinya dalam perilaku sesuai dengan yang diharapkan oleh peran-perannya 4. benci. kontravensi d. seperti pola pikir.kesesuaian nilai yang dianut oleh kedua belah pihak. Bisa juga disampaikan kepada seseorang atau sekelompok orang atau suatu lembaga formal pada saatsaat khusus 5.. Pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah di beberapa tempat diwarnai aksi saling menghasut atau saling memfitnah antara para pendukung calon kepala daerah untuk mendapatkan kemengangan. yaitu nilai yang bersumber dari unsur rasa manusia 3) Nilai moral. Pengawas. Nilai terdiri dari: 1. kooperasi c.

4. Dalam memenuhi kebutuhannya ia selalu membutuhkan orang lain yang menyebabakan ia harus berinteraksi dengan orang lain.memberikan batasan pada perilaku individu .membentuk solidaritas sekaligus memberikan perlindungan terhadap keutuhan dan kerjasama antara anggota-anggota yang bergaul dalam masyarakat 4.Cohen : sosialisasi adalah proses – proses manusia mempelajari tata cara kehidupan dalam masyarakat untuk memperoleh kepribadian dan membangun kapasitasnya agar berfungsi dengan baik sebagai individu maupun sebagai anggota suatu kelompok 3. 3. yaitu manusia yang tidak bisa hidup tanpa orang lain atau selalu berkelompok dan bermasyarakat. Fungsi mores adalah: . Tata Kelakuan (Mores) Tata kelakuakn adalah sekumpulan perbuatan yang mencerminkan sifat-sifat hidup dari sekelompok manusia yang dilakukan secara sadar guna melaksanakan pengawasan oleh sekelompok masyarakat terhadap anggota-anggotanya. Norma kesusilaan yaitu peraturan sosial yang berasal dari hati nurani yang menghasilkan akhlak.Berdasarkan tingkatannya. B. Oleh sebab itu dalam mepelajari sosialisasi maka perlu dipahami dahulu tentang nilai dan norma. Memberikan pengetahuan dan ketrampilan bekal bermasyarakat .mendorong seseorang agar sanggup menyesuaiakan tindakan dengan tata kelakuan yang berlaku .Adalah patokan perilaku dalam suatu kelompok masyarakat tertentu sebagai perwujudan dari nilai.J. Pengertian Sosialisasi menurut beberapa tokoh 1. Norma kesopanan yaitu peraturan sosial yang mengarah pada hal-hal yang berkenaan dengan bagaimana seseorang harus bertingkah laku wajar dalam masyarakat. Kebiasaan (folkways) Kebiasaan merupakan bentuk perbuatan yang diulang-ulang secara sadar dan mempunyai tujuan yang jelas serta dianggap baik dan benar 3. Norma agama yaitu peraturan sosial yang sifat mutlak dan tidak bisa ditawar karena berasal dari Tuhan.Sosialisasi secara sederhana berarti proses seumur hidup yang berkenaan dengan bagaimana individu mempelajari cara – cara hidup. Cara (usage) Cara merupakan suatu bentuk perbuatan tertentu. Norma hukum yaitu aturan sosial yang dibuat oleh lembaga tertentu. mempunyai sanksi yang tegas bagi pelanggarnya. Peter Berger : sosialisasi adalah suatu proses dimana seorang anak belajar menjadi seorang anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat 2. Pengertian Sosialisasi Manusia tercipta sebagai gregoriouness atau zoonpoliticon. norma dalam masyarakat dibedakan menjadi: 1. Soerjono Soekanto : sosialisasi adalah suatu proses social tempat seorang individu mendapatkan pembentukan sikap untuk berperilaku yang sesuai dengan perilaku orang – orang dalam kelompoknya Tujuan Sosialisasi 1. 2. norma dan nilai yang terdapat dalam kelompoknya agar dapat berkembang menjadi pribadi yang dapat diterima kelompoknya. individu dengan kelompok maupun kelompok dengan kelompok melahirkan suatu proses yang disebut sosialisasi. Dari interaksi antar individu. misalnya cara makan 2. C. Adat Istiadat (Custom) Custom adalah kumpulan tata kelakuan yang paling tinggi kedudukannya karena bersifat kekal dan terintegrasi kuat dalam masyarakat yang memiliki custom tersebut Macam norma sosial dibedakan sebagai berikut 1.

kepatuhan anak d. ibu dan ayah dapat membawakan peran sebagai orang tua yang baik. baik dan buruk 4). membiasakan individu dengan nilai nilai dan kepercayaan pokok yang ada pada masyarakat Proses Sosialisasi Menurut Goerge Herbert Mead (Role Theory) 1. keluarga sebagai significant order (dominasi orang tua) 2). hukuman dan imbalan simbolis . Selalu dekat dengan anak-anaknya 2). Ciri yang lain adalah : a. memberikan imbalan bagi perilaku yang baik b. 4. serta memperoleh awal pemahaman tentang diri 2. komunikasi nonverbal f. Keluarga (Kinship) Keluarga merupakan media sosialisasi awal seseorang. Disini orang tua sangat berperan untuk : 1). Disini remaja juga dapat memainkan peran sendiri dengan penuh kesadaran. memberikan pengawasan dan pengendalian yang wajar 3). menasehati anak jika melakukan kesalahan serta mengarahkan anak ke jalan yang benar Pola sosialisasi dalam keluarga dibedakan menjadi 2 1). Tahap persiapan (Preparatory Stage) Dimulai saat lahir dan balita dimana seorang anak mulai kegiatan meniru tidak sempurna. misal bermain perang – perangan sebagai tentara. meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efisien 3. sekolah – sekolahan sebaagi guru atau murid. Sosialisasi partisipasi (participatory socialization) yaitu mengutamakan adanya partisipasi dari anak. benar dan terpuji serta menghindari perbuatan yang keliru di muka anak-anaknya 5). Tapap Meniru (Play Stage) Ditandai dengan semakin sempurnanya anak meniru peran. menghukum perilaku yang keliru b. antara lain: a. hukuman dan imbalan material c. Disini orang tua sebaagi significant other yaitu orang yang amat berarti bagi anak dan dianggap penting bagi pembentukanan dan bertahannya diri dimaan anak menyerap nilai dan norma 3. anak memperhatikan keinginan orang tua h. komunikasi sebagai perintah e. Represif (repressive socialization) yaitu menekankan ketaatan anak pada orang tua. Tahap Siap Bertindak (Game Stage) Tahap pada masa remaja dimana sering terjadi proses identifikasi seseorang terhadap idolanya. membantu pengendalian fungsi – fungsi organic yang dipelajari melalui latihan mawas diri yang tepat 4. Tahap Penerimaan Norma Kolektif (Generalized other) Tahap seseorang dianggap dewasa dimana ia telah menjadi warga masyarakat dalam arti sepenuhnya Media Sosialisasi dalam Pembentukan Kepribadian 1. mendorong anak agar dapat membedakan antara benar dan salah.2. sosialisasi berpusat pada orang tua g.

khawatir. gembira dan lainnya yang tidak didapat dirumah 4) melalui interaksi dapat berkembang ketrampilan social yang berguna bagi kehidupan mendatang 5) pola perilaku dan kaidah – kaidah tertentu dalam persahabatan mendorong remaja bersikap lebih dewasa Dalam kelompok remaja ada yang berbentuk geng atau klik. takut. Klik adalah kelompok kecil tanpa struktur formal yang mempunyai pandangan atau kepentingan bersama. Geng sering dikonotasikan negatif karena kegiatannya yang melanggar norma. 1) mengembangkan ketrampilan berorganisasi dan kepemimpinan 2) menumbuhkan rasa kesetiakawanan social yang kuat 3) rela berkorban untk sesama anggota kelompok 4) menyalurkan semangan patriotisme 3. orang tua memperhatikan keinginan anak h. otonomi pada anak d. prestasi (achievement). sekolah. Aspek yang dipelajari selain belajar membaca. keluarga merupakan generalized order (kerjasama ke arah tujuan) 2. Sekolah Sekolah merupakan media sosialisasi yang mendasar setelah keluarga karena di sekolah terjadi proses pembelajaran yang sistematis terhadap individu. Lingkungan Kerja Lingkungan kerja juga mempunyai pengaruh bsar dalam pembentukan kepribadian. menunjang integrasi antarsuku dan antarbudaya 7) mengadakan hiburan umum (kompetisi olah raga dan pensi) 4. komunikasi verbal f. Peranana positif kelompok persahabatan bagi perkembangan kepribadian anak antara lain 1) rasa aman dan dianggap penting dalam kelompok 2) perkembangan kemandirian remaja tumbuh dengan baik dalam kelompok persahabatan 3) remaja mendapat tempat yang baik bagi penyaluran rasa kecewa. komunikasi sebagai interaksi e. Geng adalah kelompok remaja yang terkenal karena kesamaan latarbelakang social. . kelompok sebaya. misal penggunaan narkoba. Pengaruh dari lingkungan kerja tersebut pada umumnya mengendap dalam diri seseorang dan sukar dirubah apabila yang bersangkuta lama bekerja di lingkungan tersebut. Ada juga geng yang dapat mengembangkan kepribadian yang positif bagi anggotanya antara lain. menulis dan berhitung adalah aturan – aturan mengenai kemandirian ( independence). Fungsi sekolah sebagai media sosialisasi antara lain: 1) mengembangkan potensi anak untuk mengenalkan kemampuan dan bakatnya 2) melestarikan kebudayaan dengan cara mewariskannya dari generasi ke generasi 3) merangsang partisipasi demokrasi dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional dan bebas 4) memperkaya kehidaupan dengan menciptakan cakrawala intelektual. pelanggaran lalu lintas untuk geng motor dll. meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan dan penyuluhan 5) meningkatkan taraf kesehatan melalui penjaskes 6) menciptakan warga negara yang mencitai tanah air. Pada usia remaja berkembang menjadi kelompok persahabatan yang lebih luas. daerah dan sebagainya. sosialisasi berpusat pada anak g.c. Teman Sepermainan Disebut juga peer group. universalisme dan kekhasan (specifikasy).

perasaan dan naluri Faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian yaitu: a. media cetak (surat kabar. Sosialisasi Sekunder Adalah suatu proses sosialisasi lanjutan setelah sosialisasi primer yang memperkenalkan individu kedalam kelompok tertentu dalam masyarakat. 2. kota. Media Massa Media massa dapat mempengaruhi kepribadian individu melalui pesan yang disampaikan oleh media massa tersebut. Media yang lain Media sosialisasi yang lain adalah institusi agama. Hubungan antara Sosialisasi dengan Kepribadian Kepribadian adalah corak tingkah laku sosial yang meliputi corak kekuatan. Media TV meupakan media yang paling efektif dalam penyampaian pesan karena hampir dimiliki oleh setiap lapisan masyarakat. Jenis sosialisasi 1. Kepribadian merupakan hasil sosialisasi dan enkulturisasi. Tayangan TV sering dijadikan acuan perilaku dan gaya hidup bagi penontonya. ketetanggaan. radio. perilaku anggota keluarga . pendapatan keluarga d. tayangan visual (bisa dilihat) dan didengar. lingkungan keluarga b. Sosialisasi Primer Menurut Peter L.. a. Tempat tinggal yang dimaksud adalah terpisah dari masyarakat luas dalam waktu tertentu. faktor pengalaman kelompok SOAL UJIAN NASIONAL 1. Berger dan Luckmann yaitu sosialisasi pertama yang dijalani individu semasa kecil dengan belajar menjadi anggota masyarakat (keluarga). faktor geografis (lingkungan fisik) misalnya tinggal di pegunungan atau pantai c. Norrma tersebut berfungsi untuk mengatur . internet. kebutuhan keluarga c. Menurut Irving Goofmen adalah suatu sosialisasi yang ditandai dengan adanya keterputusan sosialyang diawali dengan desosialisasi(pencabutan peran) dan resosialisasi (pemberian peran social baru) melalui institusi total yaitu tempat tinggal dan tempat bekerja. dorongan.. faktor kebudayaan khusus misalnya desa. faktor biologis misalnya ketekunan. tabloid) dan media elektronika ( TV. pesantren. majalah.. keluarga petani d. IQ. RSJ D. jumlah anggota keluarga e. misal LP. karena sosialisasi merupakan proses social yang didapat atau terjadi dalam diri seorang individu sejak ia kecil untuk membentuk kepribadian dan sikapnya dalam berperilaku sehingga sesuai dengan perilaku dan kepribadian kelompoknya sehingga ia diterima sebagai bagian dari kelompok tersebut.5. masyarakat merupakan agen sosialisasi yang dapat mempengaruhi kepribadian seseorang. Unsur kepribadian yang menyusun manusia adalah pengetahuan. film). organisasi rekreasional. bersama – sama menjalani hidup terkukung dan diatur secara formal. opini dan sikap yang melekat pada seseorang apabila dihubungan dengan orang lain atau menaggapi suatu keadaan. leinginan. Media masa terbagi menjadi 2. ambisi b. Dalam keluarga terdapat norma tentang bagaimana hubungan antara sesama anggota keluarga.

Makanan berguna untuk kesehatan badan 2. Bapak dan Ibu Sosro berasal dari Jawa Tengah mendidik putra-putrinya secara adat/tradisi kejawen. Semua pihak yang berperan memberikan nilai. Teknologi komunikasi berfungsi memudahkan interaksi sosial Yang mengandung nilai material dalam kehidupan bermasyarakat adalah. 1 dan 2 b.. 4. norma kebiasaan c. 3 dan 4 Jawab: B nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia 3.. norma hukum Jawab: E Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau peraturan-peraturan yang formal dan tertulis. tertulis dan disertai sanksi tergolong jenis. dengan menggunakan bahasa Jawa Kromo (bahasa halus) untuk berkomunikasi dengan yang lebih tua. 2 dan 4 e. bahkan menekan anggota masyarakat secara keseluruhan untuk mencapai nilai-nilai sosial. agen sosialisasi e. Kaidah untuk mengatur perilaku individu atau kelompok dalam masyarakat yang berlaku secara tegas. norma tata kelakuan b. sosialisasi norma c.. Ketentuan aturan dan sanksi terhadap pelanggar dinyatakan dengan tegas bila dibandingkan dengan norma-norma yang lain. norma dan peran sosial kepada individu sehingga berperilaku dan berkepribadian dewasa sesuai dengan harapan masyarakat disebut. Norma merupakan ukuran yang digunakan oleh masyarakat untuk mengukur apakah tindakan yang dilakukan merupakan tindakan yang wajar dan dapat diterima ataukah merupakan tindakan yang menyimpang karena tidak sesuai dengan harapan sebagian besar masyarakat 2. . a. Agama memberikan arah dan pedoman hidup 3. 2 dan 3 d. Agen sosialisasi disebut pula media sosialisasi yaitu tempat/lingkungan dimana seseorang melakukan sosialisasi 5. kontrol sosial b. pengendalian sosial d. norma kelaziman d. Pakaian berfungsi melindungi jasmani manusia 4... Nilai-nilai dalam masyarakat: 1. norma adat e. peran sosial Jawab: D Agen sosialisasi adalah pihak-pihak yang melaksanakan atau melakukan sosialisasi..Jawab : E Norma merupakan aturan-aturan dengan sanksi-sanksi yang dimaksudkan untuk mendorong. 1 dan 3 c.. a. a.

a. kesopanan Jawab: D Norma kesopanan atau etika merupakan ketentuan-ketentuan hidup yang berlaku dalam hubungan atau interaksi sosial masyarakat . sosialisasi dengan kebudayaan b. formal b.. Ketika guru berinteraksi dengan murid.. budaya khusus kelas sosial d. hukum b. budaya khusus berdasarkan profesi 6. kebudayaan e.. agama c.Contoh tersebut menunjukkan adanya hubungan yang erat antara. non-formal c. ia harus menghargai dan hormat terhaap gurunya.. kepribadian dengan kedaerahan c. Faktor yang mendasari perilaku sosial pada contoh di atas adalah. pergaulan para siswa dengan teman maupun guru diatur secara jelas. a. a... Demikian juga dengan murid.. budaya khusus atas dasar agama e. kebudayaan dengan keturunan d. kebiasaan e. lingkungan dengan kebudayaan e. budaya khusus masyarakat desa dan kota c. Sekelompok penyeberang jalan melintas di zebra cross. yaitu: a. individu Jawab : A Karena terjadi secara sistematis dan dalam institusi resmi 7.. hukum d.. Kondisi tersebut menggambarkan pelaksanaan norma. Proses sosialisasi yang terjadi tergolong berbentuk. susila b.. a. agama c.. kesusilaan Jawab : A Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau peraturan-peraturan yang formal dan tertulis. seorang guru menyayangi siswa sesuai dengan etika guru. Ketentuan aturan dan sanksi terhadap pelanggar dinyatakan dengan tegas bila dibandingkan dengan norma-norma yang lain. komunal e. budaya khusus berdasarkan faktor kedaerahan b. Di sekolah. 8. in-formal d.. sementara itu pengendara roda dua melaju dengan tertib dan memakai helm sesuai aturan lalu lintas yang berlaku. kepribadian dengan lingkungan Jawab: B Menurut Soerjono Soekanto ada beberapa tipe kebudayaan khusus atau subculture yang secara nyata dapat mempengaruhi bentuk kepribadian individu. kesopanan d.

tersier Jawab : A Sosialisasi primer merupakan sosialisasi pertama yang dialami individu sewaktu kecil. memperkaya kehidupan dengan mencipytakan kemungkinan untuk mengembangkan cakrawala intelektual dan cita rasa keindahan d. otoriter b.. kebudayaan tersebut akan berfungsi membentuk atau mencetak pola- .9.. 11. Oleh sebab itu kebudayaan senantiasa dirombak dan disesuaikan dengan kebutuhan dan disesuaikan dengan situasi yang ada dalam masyarakat. sopan. a. sekunder e. tidak saja mengajarkan pengetahuan dan ketrampilan. warisan biologis Jawab: C Dalam masyarakat.. Bagi generasi baru. a.. lingkungan kebudayaan d. Pada soal diatas sosialisasi terjadi pada lingkungan keluarga. menunjang integrasi antara ras yang berbeda h. tetapi juga berfungsi untuk membentuk.. Karakteristik kepribadian tersebut menunjukkan adanya hubungan sosialisasi dengan . pantang berbicara keras dan menggunakan bahasa yang halus jika berbicara dengan orang yang lebih tua. status dan peran sosial di masyarakat Jawab : A Menurut Horton dan Hunt sekolah mempunyai fungsi utama membantu orang untuk sanggup mencari nafkah serta mengembangkan potensi seseorang selain itu fungsi tambahan yang lain adalah: a. kebudayaan merupakan perangkat yang dihasilkan oleh suatu bentuk kehidupan bersama yang selanjutnya digunakan sebagai pedoman hidup.. meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan pribadi dan berbagai kursus e. a. motivasi belajar berbagai ilmu dan teknologi c. melestarikan budaya dengan cara mewariskan dari generasi satu ke generasi berikutnya b. yaitu susunan unsur-unsur dan jiwa yang menentukan perbedaan tingkah laku atau tindakan dari tiap-tiap individu 10. Seorang anak yang sedang makan sambil mengangkat kaki ditegur oleh ibunya. menciptakan warga negara yang patriotikk melalui pelajaran yang menggambarkan kejayaan bangsa g. primer d. meningkatkan taraf kesehatan melalui latihan olah raga f. sosialisasi yang dilakukan ibu terhadap anaknya tergolong. familier c. Pada tahap ini anak mengenal keluarganya. kepribadian yang mempunyai rasa cinta tanah air b. merangsang partisipasi demokratis melalui ketrampilan bicara dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional c.. artinya sebagai sarana untuk menyelenggarakan seluruh tata kehidupan warga masyarakat tersebut. membentuk kepribadian. pengendalian sosial c.. Ditinjau dari tahap waktunya. ketrampilan kerja di industri hulu dan hilir e. tingkah laku anak sesuai kebudayaan daerah d.. Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan masyarakat Jawa cenderung bersifat tenang. Dijelaskan kepadanya bahwa sikap seperti itu tidak baik. motivasi individu b.. lembaga masyarakat e.. Sekolah sebagai salah satu media sosialisasi yang mempengaruhi perkembangan kehidupan bangsa.

pola perilaku yang selanjutnya akan membentuk suatu kepribadian yang tetap dan khas. Jadi kebudayaan dapat menentukan corak kepribadian dari warga masyarakat. .

. Pemerintah telah menetapkan UU mengenai Perlindungan Terhadap Anak dan Perempuan untuk melindungi dari aksi tindak kekerasan. setiap bidang mengalami perubahan secara bertahap c.. meningkatnya konsumerisme karena iklan dalam media massa e. menurunnya solidaritas sosial karena sistem pertanian modern b. terjadi secara lambat dalam masyarakat b. berkurangnya interaksi primer karena adanya telepon seluler d. mempunyai dampak positif bagi masyarakat e. Perubahan mode pakaian merupakan bentuk perubahan sosial yang pengaruhnya kecil karena.SOAL UJIAN NASIONAL 1.. banyaknya westernisasi di kalangan remaja Jawab: C Terjadinya kesenjangan sosial yang tinggi akan menimbulkan gejolak dalam masyarakat. melemahnya kehidupan religius karena listrik masuk desa c.. Oleh karena itu perubahan yang terjadi pada suatu lembaga akan menyebabkan perubahan pada lembaga sosial lainnya 4. terjadinya disintegrasi sosial budaya e. Hal ini karena. berkurangnya kesenjangan sosial d. 2. a. setiap individu pasti mengalami perubahan b. lembaga kemasyarakatan pasti mengalami perubahan d. Contoh di atas merupakan kemajuan di bidang.. meningkatnya penemuan baru b... struktur lembaga kemasyarakatan saling kait mengait e. meningkatnya kebutuhan hidup karena kemajuan zaman Jawab: A Perkembangan teknologi pertanian yang bergitu pesat . perubahan tidak merata dalam masyarakat Jawab:B Perubahan yang pengaruhnya kecil adalah perubahan sosial yang tidak menyangkut berbagai aspek kehidupan dan perubahan tersebut tidak menimbulkan perubahan pada struktur 5. Adanya suatu perubahan sosial dalam bidang kehidupan tertentu akan diikuti oleh perubahan di bidang-bidang yang lain. a. a. telah direncanakan oleh kelompok tertentu d. a. Kehadiran traktor dapat dianggap menghancurkan sumber mata pencaharian buruh tani dan akhirnya para buruh tani mengadakan protes. Salah satu dampak positif dari upaya pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya adalah... perubahan sosial terjadi dengan sendirinya dan terus menerus Jawab D Dalam proses perubahan terdapat ciri bahwa antarlembaga sosial yang ada dalam struktur saling berkaitan. melalui sistem pengolahan lahan pertanian dengan teknologi dan mekanisasi. . oleh karena itu adanya upaya pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya dapat menyebabkan berkurangnya kesenjangan sosial 3. terbentuknya sikap individu c... yaitu dengan penggunaan traktor. tidak mengubah struktur sosial masyarakat c. Sebagai contoh dampak negatif dari perubahan sosial yang disebabkan oleh berkembangannya teknologi di desa adalah.

f) Perubahan sosial yang cepat menyebabkan disorganisasi yang bersifat sementara karena berada dalam proses penyesuaian diri.a. a. praktis dan nyaman. Modernisasi mengubah kehidupan masyarakat menjadi serba efisien. ekonomis. Namun modernisasi juga mendorong terciptanya pola hidup yang cenderung mengejar kemewahan duniawi dan konsumtif. perubahan lembaga tertentu diikuti oleh perubahan lembaga sosial lainnya d. kegiatan masyarakat industri modern menjadi berhenti berkembang c. a. Berikut merupakan syarat timbulnya revolusi. ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan b. melakukan pengrusakan fasilitas umum b. Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi pada struktur kemasyarakatan. Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan ciri-ciri perubahan sosial sistemik adalah. mengutamakan kenikmatan jangka pendek d. produktif. g) Perubahan-perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja karena kedua biang tersebut berkaitan Latihan soal IPS kelas 9 – dari bank soal untuk menghadapi ujian semester sekolah dan ujian nasional (7) (syarat timbulnya revolusi…) 1. hedonis. pengakuan HAM e. 6. perubahan evolusioner tidak berpengaruh pada bidang spiritual e.. a.. menghemat anggaran belanja/pengeluaran e. hanya mengakui kebenaran kelompok sendiri Jawab : D Hedonis adalah dampak negatif sebuah modernisasi yang merupakan sikap hidup yang cenderung mengejar material keduniawian saja sehingga lebih menikmati kenikmatan dalam jangka pendek 7. e) Antarlembaga sosial yang ada dalam struktur sosial masyarakat saling berkaitan. kecuali … .. masyarakat yang terisolasi tidak mengalami perubahan sosial b. sekuler. Oleh karena itu perubahan yang terjadi pada suatu lembaga sosial akan menyebabkan perubahan sosial lainnya. adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat tersebut c. emansipasi wanita d.. rasa lapar. fanatis. harus dapat memanfaatkan momentum . tidak percaya adanya ajaran dosa dan pahala c. perubahan material tidak berpengaruh pada bidang spiritual Jawab C Menurut Soerjono Soekanto proses perubahan sosial di masyarakat memiliki ciri-ciri sebagai berikut : d) Tidak ada masyarakat yang berhenti berkembang karena masyarakat berkembang baik secaralambat maupun cepat. kebebasan individu c. kebebasan berpendapat Jawab : D Dalam HAM ada sebuah perlindungan terhadap anak dan wanita dari suatu tindak kekerasaan dan ada sebuah kebebasan dari rasa takut. anarkis. kesetaraan gender b. Berdasarkan deskripsi tersebut. dampak negatif dari modernisasi adalah munculnya gaya hidup. berbicara dan kebebasan dari tekanan..

Berikut ini bentuk kemajuan akibat perubahan sosial budaya. Berikut ini merupakan sebab-sebab intern terjadinya perubahan sosial budaya. sistem kasta dalam masyarakat d. kecuali … . terjadinya pemberontakan atau revolusi d. adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat c. tidak bertentangan dengan keyakinan masyarakat 4. a. Bentuk faktor pendorong terjadinya perubahan sosial budaya yang tidak lagi memerhatikan perbedaan status sosial disebut … . Proses bertemunya dua kebudayaan atau lebih yang saling bercampur menjadi satu disebut … . memunculkan ide-ide baru b. a. Perubahan mode pakaian dikategorikan sebagai perubahan yang pengaruhnya kecil dengan ruang lingkup yang tidak luas. meningkatkan produktivitas kerja d. a. adanya bencana alam akan mengurangi jumlah penduduk c.d. a. memanfaatkan manajemen modern c. Pada dasarnya modernisasi dengan komputerisasi tersebut bertujuan … . Pelaksanaan Proklamasi 17 Agustus 1945 termasuk dalam kategori … . sistem kekuatan dari rakyat 6. munculnya tatanan kehidupan masyarakat baru yang lebih modern 9. adanya peperangan b. adanya keinginan individu yang inovatif 2. a. bencana alam berpotensi menimbulkan konflik dalam masyarakat 7. Komputerisasi di bidang ekonomi perbankan yang berdampak pada pengangguran karyawan dimaksudkan untuk mempertinggi efisiensi kerja. reformasi 3. adanya dinamika penduduk 5. hanya diikuti oleh golongan tertentu c. a. karena … . hanya berhubungan dengan kebutuhan sekunder b. revolusi d. bencana alam terkadang memaksa seseorang untuk mengungsi dan beradaptasi dengan tempat baru dipengungsian b. sistem terbuka masyarakat c. memanfaatkan teknologi maju b. membentuk pola pikir masyarakat lebih logis/ilmiah c. a. meningkatkan keterampilan karyawan 8. tidak ada hubungannya dengan bidang kebudayaan d. bencana alam mendorong orang lain untuk bersimpati d. evolusi b. tergesernya bentuk-bentuk budaya nasional d. kecuali … . rotasi c. a. Adanya bencana alam dapat mendorong terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat karena …. sistem sama rata/sosialis b. akulturasi budaya . asimilasi budaya b.

a. a. tata cara beribadah d. kurangnya tenaga ahli dalam pelaksanaan pembangunan 14. lahirnya disintegrasi sosial d. terciptanya integrasi sosial b. masyarakat menolak perubahan b. Pada saat pemerintah berencana menaikkan tarif listrik. ini menandakan bahwa … . difusi budaya d. upacara adat perkawinan c. listrik masuk desa mengakibatkan kenakalan remaja b. lahirnya golongan menengah c. Perubahan pada lembaga kemasyarakatan akan memengaruhi sistem sosialnya yang meliputi …. pola perilaku dan asal-usul c. a. a. Perubahan sosial mengakibatkan masalah sosial yang dimulai dengan … . pengaruh bencana alam b. heterogenitas penduduk c. nilai. banyak wanita berpakaian sangat minim d. masyarakat tidak peduli 15. masyarakat menghendaki penundaan c. ingin meningkatkan pendapatan perkapita c. penemuan komputer yang dapat memperlancar sistem informasi 11. Contoh dari kecenderungan masyarakat mempertahankan unsur lama karena diperoleh melalui proses sosialisasi sejak kecil adalah … . a. makanan pokok b. kebutuhan hidup. a. keyakinan. solidaritas kelompok 12. pengaruh industrialisasi d. rasa tidak puas dengan kondisi yang sedang berlangsung b. kurangnya sumber daya manusia dalam bidang ekonomi d. Alasan terjadinya perubahan sosial dalam bidang ekonomi yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat adalah … . norma. Adanya gerak sosial vertikal atau horizontal yang lebih luas di masyarakat merupakan pengaruh dari adanya … . Berikut ini yang merupakan contoh perubahan yang berbentuk progres adalah … . disintegrasi budaya 10. siaran televisi menyebabkan siswa malas belajar c. sistem terbuka masyarakat .c. pengaruh perang 17. masyarakat mengadakan protes. Pemaksaan suatu ideologi budaya biasanya terjadi karena adanya … . suku bangsa dan adat istiadat 16. pengaruh urbanisasi c. sikap dan pola perilaku masyarakatnya d. nilai dan seluruh kondisi alam lingkungan b. masyarakat setuju perubahan d. a. sistem pendidikan yang maju b. a. berkembangnya kriminalitas 13.

mengikuti latihan militer ala Jepang . a. sikap pesimistis c. Sebagai pelajar sebaiknya kita menyikapi segala bentuk perubahan sosial dan budaya dengan sikap … . menganggap dirinya unggul dari ras lainnya b. Masyarakat yang pernah dijajah bangsa lain akan memiliki sikap … . Alasan tindakan Hittler adalah … . serangan Jepang terhadap pangkalan Sekutu di Hawai c. negara di atas segala kepentingan rakyat c. Salah satu tindakan Hittler dalam mengembangkan fasisme adalah membunuh dan mengusir orang-orang Yahudi. kritis dan terbuka dengan memfilter segala bentuk perubahan 20. yaitu … . a. perubahan sosial budaya 19. Alasan perlawanan rakyat terhadap Jepang adalah kewajiban melakukan seikerei. a. Jerman dibagi menjadi dua daerah pendudukan d. Secara khusus. daerah Italia dipersempit b. wajib menjadi tenaga romusha b. Jerman harus mengganti kerugian perang 5. sikap ingin meniru budaya asing 18. apriori terhadap segala bentuk pengaruh perubahan b. sikap tertutup d. kemajuan di bidang pendidikan d. a. migrasi penduduk c. terbunuhnya putra mahkota Austria b. Perjanjian San Fransisco berisi antara lain … . serangan Jerman terhadap kota Danzig di Polandia d. Negara-negara fasis pada umumnya menganut paham chauvinisme. yaitu … . Munculnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial baru yang lebih kompleks merupakan dampak negatif dari … . Perang Dunia II di kawasan Eropa disebabkan oleh … . memimpikan persatuan seluruh negara di bumi 3. masa bodoh terhadap setiap pengaruh perubahan d. a. orang Yahudi dianggap sebagai biang kekalahan Jerman dalam PD I d. menganggap semua bangsa itu sama d. pertambahan penduduk b. orang Yahudi menguasai perekonomian Jerman b. a. rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan b. politik mencari kawan di antara negara-negara Eropa 4. menerima setiap perubahan tanpa terkecuali c. Adolf Hittler sangat membenci orang Yahudi c. Pulau Kurile dan Sakhalin diserahkan kepada Rusia c.d. haus akan hal-hal baru yang dibawa pihak penguasa Latihan soal IPS kelas 9 – dari bank soal untuk menghadapi ujian semester sekolah dan ujian nasional (6) (Salah satu tindakan Hittler dalam mengembangkan fasisme…) 1. orang Yahudi tidak mau tunduk pada kebijaksanaan Hittler 2. a. a.

Gerakan Tiga A murni bentukan Jepang b. a. melarang penggunaan Bahasa Belanda c. a. mendidik bangsa Indonesia agar siap jika merdeka kelak d. Gerakan Tiga A didominasi orang-orang Jepang d. Gerakan Tiga A tidak mendapat sambutan dari rakyat Indonesia 14. Jepang khawatir kekayaan alam Indonesia dihabiskan oleh Belanda c. Tugas badan Cuo Sangi In hampir sama dengan badan DPA yaitu … . mempertahankan Indonesia dari serangan musuh b. Jepang berusaha mengeksploitasi sumber kekayaan alam Indonesia sebab … . a. dibomnya pangkalan angkatan laut AS di Pearl Harbour b. menjaga ketertiban umum d. mengizinkan penggunaan bahasa Indonesia d. mengerahkan rakyat untuk mengumpulkan padi . Bagi bangsa Indonesia. Jepang akhirnya membubarkan Gerakan Tiga A sebab … . membantu pertahanan bangsa Indonesia menghadapi Belanda b. memberikan kemerdekaan secara bertahap 10. a. Indonesia sudah menjadi jajahan Jepang b. mengadili setiap anggota PETA yang melakukan pemberontakan c. a.c. mengizinkan menyanyikan lagu Indonesia Raya b. Putera bertujuan untuk … . Berikut ini yang merupakan alasan munculnya perlawanan rakyat Indonesia terhadap Jepang. menyampaikan aspirasi rakyat Indonesia kepada pemerintah Jepang 13. kesewenang-wenangan tindakan Jepang d. a. a. Tujuan yang sebenarnya dari Jepang membentuk organisasi semi militer adalah … . Heiho dan PETA yang dibentuk pemerintah Jepang mempunyai tugas utama … a. Belanda menyerahkan kepada Jepang dalam Perjanjian Kalijati c. adanya penderitaan rakyat akibat kekejaman Jepang b. a. memeriksa kebijakan-kebijakan yang akan diambil pemerintah Jepang b. mempersiapkan tenaga prajurit untuk membantu Jepang c. Beberapa propaganda awal Jepang untuk menarik hati bangsa Indonesia. membantu Jepang di front pertempuran Asia Pasifik c. memperkuat pasukan Jepang di Indonesia 11. melakukan penghormatan terhadap Kaisar Jepang d. kecuali … . Jepang masuk ke Indonesia lewat Tarakan d. Pada masa pemerintahannya di Indonesia. kecuali … . Gerakan Tiga A tidak bermanfaat bagi bangsa Indonesia c. kewajiban melakukan seikerei c. Peristiwa penting yang menandai dimulainya penjajahan Jepang di Indonesia yaitu … . mengajukan usul dan pertimbangan kepada pemerintah Jepang d. kebutuhan yang dicari Jepang hanya ada di Indonesia 8. Jepang tidak segera memerdekakan Indonesia 7. menyerahkan tanaman padi kepada Jepang 6. dibomnya kota Hiroshima dan Nagasaki 9. Jepang membutuhkan sumber kekayaan alam Indonesia untuk membantu perang Jepang d. menambah kekuatan angkatan perang di negeri Jepang 12.

kecuali … . Pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah di beberapa tempat. persenjataan Jepang lebih modern b. a. terjadi kelaparan dan wabah penyakit d. Lapisan kedua diduduki oleh golongan pribumi d. Indonesia mulai dijajah Jepang c. mengadakan kerja sama dengan sayap kiri Jepang c. Dampak Perang Dunia II bagi Indonesia antara lain … . D atau E pada lembar jawab 1. A. masyarakat pedesaan dihantui oleh ketakutan kolektif c.. maka pihak Sekutu … . tidak mendapat dukungan dari rakyat d. segera memerdekakan tanah jajahannya b. meminta bantuan Amerika Serikat dan Rusia d. Alasan Syahrir melakukan perlawanan terhadap Jepang adalah … . a. Belanda memberikan kemerdekaan kepada jajahannya d. lapisan paling atas ditempati oleh golongan Jepang c. golongan Timur Asing menempati lapisan paling bawah 17. C. Jepang adalah negara fasis b. rencana pemberontakan sudah diketahui oleh Jepang c. kompetisi . mempersatukan kekuatan untuk melawan Jepang c. Realitas sosial demikian merupakan contoh interaksi sosial yang berbentuk .b. membentuk komando gabungan ABDACOM 19. penderitaan rakyat yang sangat berat 16. negara-negara imperialis memberi kemerdekaan kepada jajahannya 18. a. menyelidiki kekuatan Jepang dalam Perang Pasifik 15. pergerakan nasional semakin radikal b. a. desa kehilangan para pemuda dan kaum laki-laki b. Jepang tidak segera memerdekakan Indonesia c. B. ekonomi rakyat mengalami kerusakan LATIHAN UJIAN NASIONAL TAHUN 2010 SOAL 14 Petunjuk : Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada A. Pernyataan berikut yang benar mengenai stratifikasi sosial masyarakat Jepang. menolak modernisasi yang dilakukan oleh Jepang d. Pemberontakan PETA di Blitar dapat dikatakan mengalami kegagalan sebab … . diwarnai aksi saling menghasut atau saling memfitnah antara para pendukung calon kepala daerah untuk mendapatkan kemenangan. a. Untuk menghadapi invasi Jepang di Asia Tenggara. a. Aspek mentalitas yang ditimbulkan dari adanya romusha adalah … . membangun kembali segala yang telah dirobohkan oleh Belanda d. persiapan yang kurang matang 20.. golongan pribumi menempati lapisan paling bawah b.

kontravensi D. masyarakat pendukungnya meneriakkan yel-yel tanda persetujuan terhadap pidato yang disampaikan secara langsung di tempat terbuka. Kondisi tersebut menggambarkan pelaksanaan norma .. otoriter B. Tindakan sosial para pendukung terhadap tokoh politiknya sangat dipengaruhi oleh faktor . empati E.. konflik 2. simpati 3. kesusilaan 5. seorang guru menyayangi sisea sesuai dengan etika guru. susila B. Kelompok masyarakat memberikan tepuk tangan terhadap pidato kampanye tokoh politik yang dikagumi sebagai bentuk dukungan. Seorang anak yang sedang makan sambil mengangkat kaki ditegur oleh ibunya. familier C. hukum D.. A. A. demikian juga dengan murid. sugesti D. kebudayaan E. hukum B. A. identifikasi C.. konsiliasi E. A. kesopanan D. Faktor yang mendasari perilaku sosial pada contoh di atas adalah norma .. Ketika guru berinteraksi dengan murid. Ditinjau dari tahap waktunya.. tersier .. Sekelompok penyeberang jalan melintas di zebra cross. agama C. ia harus menghargai dan hormat terhadap gurunya. sosialisasi yang dilakukan ibu terhadap anaknya tersebut tergolong . kesopanan 4. agama C. primer D. Dijelaskan kepadanya bahwa sikap seperti itu tidak baik. Di sela-sela pidato. kooperasi C. sementara itu pengendara roda dua melaju dengan tertib dan memakai helm sesuai peraturan lalu lintas yang berlaku.B. kebiasaan E.. imitasi B. sekunder E.

A. A. motivasi belajar berbahai ilmu dan teknologi C. Keterbatasan perhatian dan komunikasi dengan orang tuanya membuat anak tidak dapat memahami nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat. ibu dan ayah anak ini sangat sibuk. gangguan mental atau jiwa individu 9. maka ia pun tidak suka lagi keluar malam... pelapisan sosial B. positif D. tingkah laku anak sesuai kebudayaan daerah D. A.. maka ia pun kemudian digosipkan sebagai wanita nakal. lingkungan budaya D. motivasi individu B. Sekolah sebagai salah satu media sosialisasi yang mempengaruhi perkembangan kehidupan bangsa. sekunder C. tetapi juga berfungsi untuk membentuk . Seorang anak mengalami keterbatasan komunikasi dengan kedua orang tuanya. primer B. sehingga perilaku anak tersebut berbeda atau menyimpang dari kebiasaan masyarakat Proses pembentukan perilaku menyimpang anak tersebut terjadi karena . warisan biologis 8. Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan masyarakat jawa cenderung berdifat tenang.. lembaga masyarakat E. kepribadian yang mempunyai rasa cinta tanah air B. status dan peran sosial di masyarakat baru 7. Mendengar dirinya digosipkan sebagai wanita nakal. pantang berbicara keras.. dan mengunakan bahasa yang halus jika berbicara dengan orang yang lebih tua. pengendalian sosial . Penyimpangan yang dilakukan tersebut dapat diancam dengan sanksi berat karena termasuk penyimpangan .. A. gaya hidup 10. karena harus mengurus perusahaannya. pemberian label/cap sebagai penyimpang D. Remaja yang sedang mengalami stres berat berupaya untuk menghilangkan kekalutannya dengan mengonsumsi narkoba. sosialisai dengan subkultur menyimpang E.. Karakteristik kepribadian tersebut menunjukkan adanya hubungan antara sosialisasi dengan . negatif E. keterampilan kerja di industri hulu dan hilir E.. asosiasi diferensial B. Setiap hari. Dari kasus tersebut dapat disimpulkan baahwa gosip dapat berfungsi sebagai alat .. A.. sosialisasi tidak sempurna C. tidak saja mengajarkan pengetahuan dan keterampilan.6. pengendalian sosial C. Setiap malam Ani selalu keluar. diferensiasi sosial C. sopan.

represif B.. kuratif C. A. terbuka C. tertutup B. Seorang ibu menasehati putranya untuk berhati-hati dalam memilih teman bergaul agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif. korektif 12. penguasaan teknologi E.. Gambar stratifikasi sosial pada masa kolonial di bawah mempunyai sifat .. perubahan sosial E. campuran . tingkat pendidikan D. kuantitas modal B.. gelar kesarjanaan C. spesialisasi keahlian 13.D. Perhatikan gambar stratifikasi berikut! Keterangan : A = Pengusaha Besar B = Pengusaha Menengah C = Pengusaha Kecil Berdasarkan gambar di atas dapat disimpulkan bahwa pembentukan stratifikasi sosial didasarkan atas kriteria . persuasif E... sosialisasi efektif 11. Keterangan : 1 = golongan eropa 2a = golongan timur jauh 2b = golongan bangsawan 3 = golongan pribumi A. preventif D. Contoh tersebut merupakan bentuk pengendalian sosial yang bersifat . A.

. asimilasi sosial E. Perbedaan antarkelompok akan menguat pada suku yang didominasi oleh simbol sosial tersebut. posisi dalam masyarakat E. dan tutur kata. A. homogen E. Hal ini dapat menimbulkan potensi konflik berupa . homogen E.. campuran 15. Kelompok sosial yang eksklusif membawa simbol tertentu (misalnya agama Islam) akan memicu kelompok sejenis bermunculan dengan simbol yang berbeda (misalnya agama Kristen). interseksi sosial C. A. A. otomoatis C. sengketa batas tanah pekarangan antara Pak Akhmad dengan Pak Badu diselesaikan di pengadilan...... A.. koersi E. anggapan pada kelompok lain sebagai pihak yang harus dikalahkan . konsiliasi 17. heterogen 14. kepentingan C.. integrasi sosial D. peranan yang berbeda 16. Contoh konflik antargenerasi tersebut umumnya disebabkan oleh faktor . Perhatikan skema struktur sosial di bawah ini: Skema diatas menunjukkan struktur sosial vertikal yang bersifat .. tingkah laku. akulturasi sosial 18.D. A. Perhatikan skema berikut! Struktur sosial pada masyarakat majemuk di atas berbentuk . tertutup D. Karena tidak dapat diselesaikan di tingkat RT/RW. sikap. perubahan sosial D. mediasi B. konsolidasi sosial B. Konflik yang kadang-kadang terjadi antara kelompok generasi tua dengan generasi muda ditandai adanya perbedaan pandangan. ajudikasi D. umur/usia B. Bentuk akomodasi tersebut termasuk . arbitrasi C.. sengaja B. kemenangan kelompok dengan simbol sosial tertentu di satu daerah B.

2 dan 4 E. Saluran yang digunakan untuk mobilitas sosial adalah . seorang staf dipromosikan menjadi kepala bagian di kantornya 4) Tomy. 3 dan 4 22. perkawinan dan pendidikan E. Perhatikan contoh mobilitas berikut: 1) Setelah lulus SMA. 2 dan 3 D. keinginan untuk mempengaruhi kelompok lain untuk bersatu D. 1 dan 2 B. Herry melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum UNDIP 2) Ibu Siti pindah tugas ke daerah asal karena ingin mendekati orang tuanya 3) Poniman.. seorang pelajar ikut dalam program pertukaran siswa ke Malaysia Dari pernyataan di atas yang merupakan mobilitas vertikal adalah .. 1 dan 3 C. A. 1 dan 3 C. A. pendidikan dasar B. 1 dan 2 B. lembaga keagamaan D. A. menghargai kelompok lain sebagai elemen bangsa E.... 2 dan 3 D. 2 dan 3 .. peningkatan kesadaran kolektif untuk hidup bersama 19. Perhatikan ciri-ciri hubungan sosial berikut! 1) Interaksi antarindividu bersifat formal 2) Hubungan sosial berlangsung erat dan intim 3) Solidaritas dan kontrol sosial relatif sangat kuat 4) Hubungan sosial dilandasi kepentingan ekonomi Yang menjadi ciri-ciri dalam masyarakat paguyuban adalah .. Pemuda tersebut kemudian menempati status sosial yang setara dengan istrinya.. Seorang pemuda terpelajar dari kalangan rakyat biasa menikah dengan putri seorang hartawan. partai politik C. Perhatikan beberapa ciri kehidupan sosial di bawah ini! 1) Terjadinya segmentasi kelompok-kelompok sosial 2) Memiliki sub-kebudayaan yang berbeda/beragam 3) Mengembangkan sikap konsensus terhadap nilai dasar 4) Struktur sosial terbagi ke dalam lembaga yang bersifat komplementer Yang termasuk ciri kehidupan politik dalam masyarakat majemuk adalah . organisasi ekonomi formal 21. 1 dan 2 B. 3 dan 4 20. A. 2 dan 4 E. 1 dan 3 C.C.

Perubahan material tidak berpengaruh pada bidang spiritual Paragraf berikut untuk soal nomor 28 dan 29 Bacalah paragraf berikut dengan saksama! 27. A. Mereka mempunyai profesi yang berbeda. Perubahan lembaga tertentu diikuti oleh perubahan lembaga sosial lain D.. 2 dan 3 D. Masyarakat eropa mengalami perubahan menuju kemajuan karena mengamalkan ajaran agama protestan yang menekankan cara hidup hemat dan kerja keras.. A. Pertengkaran mereka dipengarui faktor struktur sosial majemuk. Kemajemukan suku bangsa di indonesia disebabkan oleh terjadinya isolasi sosial di antara berbagai kelompok yang dipengaruhi oleh faktor . Perubahan evolusioner menimbulkan disorganisasi sosial tertentu E.. A. 1 dan 2 B... orang Sunda beragama Islam... Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan ciri-ciri perubahan sosial yang sistemik adalah . Keluarga Umar.. Beberapa perilaku dalam masyarakat: 1) menghargai solidaritas antara kelompok suku bangsa 2) melestarikan budaya yang diwarnai dari leluhur 3) menghambat proses pembangunan fasilitas modern 4) memilih pemimpin yang berasal dari putra daerah Yang merupakan sikap primordial dalam masyarakat majemuk adalah . 3 dan 4 23. 2 dan 4 E. pengaruh kebudayaan asing D. dianggap remeh satu sama lain 25.D.. keadaan geografis B. Kegiatan masyarakat industri modern menjadi berhenti berkembang C. 3 dan 4 26. Kenyataan tersebut menunjukkan peran agama sebagai . perbedaan keturunan 24. . 2 dan 4 E. pelaksanaan pembangunan E. perasaan kompetitif yang tidak sehat D. A. yaitu . kondisi stalemate di antara mereka E. rasa harga diri yang berlebihan C. Pada suatu hari keduanya bertengkar hebat. iklim yang berbeda C. Masyarakat yang terisolisasi tidak dapat mengalami perubahan sosial B. Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dari struktur kemasyarakatan. bertetangga dengan keluarga Agus yang orang Jawa beragama Kristen. adanya konsolidasi sosial B.. 1 dan 3 C.

anarkis. Emansipasi wanita D. Namun modernisasi juga mendorong tercoptanya pola hidup yang cenderung mengejar kemewahan duniawi dan konsumtof. Kesetaraan gender B. dampak negatif dari modernisasi adalah munculnya gaya hidup . mengutamakan kenikmatan jangka pendek D. tuntunan hidup masyarakat tertentu D. 3 dan 4 32. Pengakuan HAM E. sekuler. praktis dan nyaman. menghemat anggaran belanja/pengeluaran E. Lembaga atau pranata sosial berfungsi sebagai sarana untuk memelihara dan mempertahankan sistem sosial masyarakat. tidak percaya adanya ajaran dosa dan pahala C. Berdasarkan deskropsi tersebut. Memenuhi kebutuhan masyarakat 31.A. Sedangkan tujuannya adalah . produktif. hedonis. 2 dan 4 E. Mematuhi peraturan di dalam masyarakat B. . faktor pendorong kehidupan sosial C.. 2 dan 3 D. Beberapa kegiatan dalam keluarga : 1) ayah bekerja keras mencari nafkah 2) ayah menegur anaknya yang duduk di meja 3) rekreasi bersama pada akhir pekan 4) ibu menanyakan model baju yang disukai anak Kegiatan keluarga yang menunjukkan fungsi afeksi adalah . Modernisasi mengubah kehidupan masyarakat menjadi seba efisien. ekonomis. Melestarikan adat istiadat dalam masyarakat D... 1 dan 2 B. ajaran tentang ketuhanan B. 1 dan 3 C.. Pemerintah telah menetapkan UU mengenai Perlindungan Terhadap Anak dan Perempuan untuk melindungi dari aksi tindak kekerasan. Kebebasan individu C. Kebebasan berpendapat 29. hanya mengakui kebenaran kelompok sendiri 30. Mengawasi aturan-aturan yang diberlakukan C... norma untuk mencapai kebahagiaan abadi 28. fanatis.. tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan E. Fungsi pranata agama bagi kelangsungan hidup masyarakat adalah mengatur kegiatan bersama dalam memenuhi kebutuhan terhadap .. A. melakukan pengrusakan fsilitas umum B. A. Contoh di atas merupaka kemajuan di bidang… A. Menjaga kebaikan sikap hidup bersama E. A.

strata 37. Kemakmuran dan kesejahteraan D. Teknik sampling tersebut dinamakan . wilayah D. 15 siswa kelas XI. A. jumlah populasi masyarakat miskin. kuota C.. Semua lembaga ekonomi tersebut dibangun untu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap . berkaitan erat dengan isu-isu yang terjadi C. Salah satu syarat topik yang baik yaitu cukup menarik untuk diteliti.. kerukunan hidup bersama E. prinsip benar atau salah 33. primer 36. Sebuah penelitain dengan populasi yaitu semua siswa di SMA tertentu.. maupun koperasi. Dalam rancangan penelitian sosial yang perlu diperhatikan adalah pemilihan topik penelitian. sekunder E. Hasil pengumpulan data penelitain tentang kehidupan masyarakt miskin kota diperoleh dari data pemda setempat antara lain tentang penyebaran lokasi permukiman. kebahagiaan hakiki D. acak E. Seorang peneliti ingin mengetahui secara lebih mendalam tentang kehidupan suku Asmat yang ada di papua. kehidupan ekonomi C. Sampel yang menjadi subjek data diambil berdasarkan jenjang kelas dengan rincian 15 siswa kelas X. artinya … A. Teknik pengumpulan data tersebut adalah . Ketertiban dan keteraturan C.A. Peneliti terjun secara langsung ikut serta menjadi bagian dari kegihupan mereka selama berbulan-bulan. mendorong semangat melakukan penelitian D. dan 15 siswa kelas XII. laboratorium B. A. Masyarakat membangun lembaga ekonomi dalam bentuk perusahaan. badan usaha. . Dengan demikan dia dapat memperoleh data empirik tentang suku Asmat. ketertiban dan keamanan B.. kelompok B. Keamanan dan kedamaian B. menambah jumlah topik penelitian E. Keutuhan dan kebersamaan 34. Kerukunan dan ketenteraman E. kepustakaan C. jenis pekerjaan dan lamanya menempati wilayah tertentu. memiliki manfaat bagi masyarakat luas B. Data tersebut termasuk data … A. lapangan D... meningkatkan pengetahuan masyarakat 35.

Membantu memecahkan masalah sosial yang ada dalam masyarakat D. 2 dan 3 D. Memberikan pengalaman dalam melakukan kegiatan penelitian B. peserta ulangan sebanyak 350 siswa D. Perhatikan pernyataan berikut! 1) Dapat mengamati perubahan perilaku kelompok 2) Memungkinkan pencatatan berbagai gejala dengan cepat 3) Tidak terbatas pada tingkat pendidikan tertentu 4) Teknik terbaik untuk mendapatkan data pribadi Sari pernyataan di atas yang menunjukkan kelebihan dari teknik wancara adalah . 2 dan 4 E. A.. Memudahkan dalam melakukan penelitan lanjutan . analisis isi media massa 38.. paling banyak siswa mendapat nilai 80 E. 1 dan 3 C. siswa yang tidak mengikuti remedial 80 siswa B. Mendorong semangat untuk menyusun hasil penelitian E. kuesioner/engket tertutup B. 3 dan 4 39.A.. Fungsi penulisan laporan hasil penelitian sosial sederhana bagi kepentingan praktis peneliti adalah . Tabel nilai ulangan sosiologi kelas XI IPS-2 : Nilai Frekuansi Keterangan : Modus = 80 50 40 60 60 70 80 80 110 90 60 Jumlah 350 Dari modus yang ada pada tabel tersebut dapat diketahui bahwa . Menginformasikan tata cara melakukan kegiatan penelitan ilmiah C... obserbasi partisipatif D.. siswa mencapai kkm sebanyak 110 siswa C. nilei terendah diperolah siswa 40 40. A. A. wawancara berstruktur C. obserbasi non partisipatif E. 1 dan 2 B.