"Guru Masih Terlalu Dominan di Kelas" (Wakil Menteri Pendidikan Nasional) "JAKARTA, KOMPAS.

com - Proses belajar-mengajar di sekolah kerap membosankan dan tidak menyenangkan karena guru yang terlalu dominan di ruang kelas. 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa.' -- Fasli Jalal 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa,' kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal dalam diskusi panel Pendidikan Profesi Guru di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Sabtu (4/12/2010)" Pendidikan Network Salut Professor Fasli Jalal. Apa masalah utama dalam pelaksanaan pendidikan kita (selain korupsi), Yaitu 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa'. - Apakah kita mungkin dapat berharap anak-anak kita akan Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Indonesia dengan Pembelajaran-Pasif? Prioritas-prioritas pendidikan (selain memberantaskan korupsi) adalah:  Memperbaiki semua sekolah yang rusak dan ambruk supaya Standar Nasional yang lengkap dengan sarana/prasarana supaya aman, nyaman, dan kondusif untuk "semua pelajar" - "Puluhan ribu sekolah dalam keadaan rusak atau ambruk termasuk 70% sekolah di DKI Jakarta - Di Jakarta Saja, 179 Sekolah Tidak Layak Pakai! - Hampir 80% Gedung Sekolah di Pesawaran Rusak, dll","Jumlah ruang kelas (SD dan SMP) rusak berat juga meningkat, dari 640,660 ruang kelas (2000-2004 meningkat 15,5 persen menjadi 739,741 (2004-2008)." (ICW) - Kelihatannya makin lama makin banyak sekolah yang rusak! Ref: http://pendidikan.net/  Mengimplementasikan PAKEM (Pembelajaran Aktif dan Kontekstual) di semua sekolah supaya standar pembelajaran kita sesuai dan kompetitif dengan negara lain. Kapan kita akan menghadapi isu-isu yang terbukti meningkatkan mutu pendidikan? Pendidikan Yang Terbaik Masih Adalah: Pendidikan Berbasis-Guru yang Mampu dan Sejahtera, di Sekolah yang Bermutu, dengan Kurikulum yang Sesuai dengan Kebutuhan Siswa-Siswi dan "Well Balanced" (seimbang, dengan banyak macam keterampilan termasuk teknologi), yang Diimplementasikan secara PAKEM. ("Mampu" termasuk Kreatif) Ref: http://pendidikan.net/pakem.html  Menggunakan "Appropriate Technology" yang sudah ada di semua sekolah, yang terbaik, terjangkau, dan sangat meningkatkan kreativitas siswa-siswi maupun kreativitas guru (seperti di negara maju). Dengan rasio: "Sekarang Satu Komputer Untuk 2.000 Siswa". Jelas TIK (ICT) bukan solusinya, kan? http://teknologipendidikan.com/kebijakan-ict.html

Meningkatkan profesionalisme dan bertanggunjawaban guru untuk meningkatkan ilmu dan kemampuan mengajar sendiri - seperti guru profesional di negara lain. Guru adalah pelaksana pendidikan (dan paling penting) jadi kesejahteraan juga harus sesuai supaya tidak perlu "moonlighting" di tempat lain dan dapat fokus kepada tugasnya.  Meningkatkan Lapangan Kerja - Oleh lulusan yang Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Industri. Ini adalah isu yang sangat penting di Perguruan Tinggi juga di mana "60 Persen Lulusan PT Menganggur" dan dari 40% yang mendapat pekerjaan, berapa % mendapat pekerjaan yang memuaskan? http://menganggur.com/ Ref: http://Pendidikan.Net/5langkah.html Melaksanakan "Pembelajaran-Aktif" yang Gratis dan Standar Dunia (jangan sampai anakanak kita ketinggalan zamam terus - berbasis-hafalan). Pembelajaran-Aktif dan Kontekstual "Mengaktifkan Siswa Dalam Belajar :: Pembelajaran Aktif" dan "Learning and the Changing Needs of The 21st Century" Re: "Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa," Ini juga salah satu (dari banyak) masalah dengan Pembelajaran Berbasis-ICT dan yang lebih parah lagi adalah "E-Learning Dapat Membunuh Kreativitas!"

Model Pembaharuan pada Sekolah Menengah Umum : Pengalaman Indonesia
Keinginan untuk meningkatkan mutu Sekolah Menengah Umum di Indonesia merupakan perhatian utama dari Proyek Peningkatan Mutu Sekolah Menengah Umum (ADB Loan # 1360 INO). Proyek ini menekankan pada pengembangan sarana, persiapan bahan pengajaran dan dukungan konsultan dalam hal pelaksanaan kurikulum, pengembangan buku teks, peningkatan sistem ujian, peningkatan pelayanan penataran guru, peningkatan pembinaan guru, peningkatan supervisi akademik, perawatan preventif, merancang kembali dan melaksanakan program laboratorium bahasa, serta mengembangkan model pengembangan dan pelaksanaan manajemen Sekolah Menengah Umum. Kegiatan konsultasi untuk pengembangan model Sekolah Menengah Umum yang semula adalah untuk menciptakan beberapa sekolah model untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus.. Namun, kemudian tim konsultan ditugaskan untuk menangani kegiatan ini bersama-sama dengan staf Dikmenum dan semua menyetujui bahwa konsep sekolah model yang lama tidak efektif dalam melaksanakan pengembangan sekolah. Konsep baru bagi model "pengembangan sekolah" telah didiskusikan oleh para konsultan Internasional, konsultan Nasional

dan staf Dikmenum. Konsep "model" yang tradisional bergantung kepada gambaran sekolah yang sangat baik dan memperoleh tambahan input (uang, pelatihan, fasilitas dan sumber pembelajaran) menciptakan adanya model yang bagus yang akan ditiru oleh sekolah lain. Masalah yang terlihat jelas untuk pendekatan ini adalah bahwa sekolah biasa akan sulit untuk diubah menjadi sekolah yang bagus apalagi menjadi sekolah model. Masalah kedua adalah apabila input yang sama tidak diterapkan pada sekolah biasa, peniruan model tidak akan difasilitasi. Untuk lebih jelasnya mengenai hal ini lihat Lampiran A. Sebagai alternatif, mereka yang terlibat dalam sekolah model memilih untuk merencanakan langkah yang berbeda dalam pembuatan konsep pengembangan sekolah "model". Kunjungan ke beberapa sekolah di wilayah yang berbeda oleh para konsultan membawa hasil akan kayanya informasi mengenai prakarsa Sekolah Menengah Umum yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sekolah setempat. Usaha inovatif ini menunjukkan bahwa kemampuan untuk meningkatkan mutu sekolah basisnya ada pada tingkat sekolah. Dari sini jelas sekali terlihat oleh para konsultan, bahwa sekolah yang mengalami peningkatan dan pengembangan adalah yang dapat mewakili model pengembangan sekolah. Fokusnya adalah pada "proses" yang dialami oleh sekolah ketika mutu pendidikan meningkat. Apa yang terjadi di dalam sekolah yang membuat adanya pergeseran menuju kepada sekolah yang lebih efektif ? Dari sudut pandang ini konsep "model" pengembangan sekolah muncul. Perhatian kami ditujukan pada identifikasi apa yang terjadi di sekolah yang mengalami peningkatan atau perkembangan. Untuk menjawab pertanyaan tentang "proses" pembaharuan, para konsultan mengajukan usul untuk mempelajari sejumlah kecil sekolah yang telah mengalami perkembangan. Dengan mengadakan penelitian pada sekolah-sekolah tersebut, para konsultan berharap akan menemukan beberapa sebutan nama umum yang dapat digunakan untuk Pengembangan Sekolah Model atau yang biasa disebut "model pembaharuan". Dengan menganggap bahwa ada beberapa sebutan nama umum di antara sekolah-sekolah, ciri-ciri ini dapat dikembangkan menjadi model bagi sekolah lain. Jika demikian maka model tersebut adalah yang didasarkan pada pengalaman nyata pada sekolah-sekolah di Indonesia, sesuatu yang dapat ditiru dan dapat dikerjakan oleh sekolah-sekolah lain. Delapan Sekolah Menengah Umum dari Jawa Barat, D.I. Yogyakarta dan Jawa Timur, telah dipilih karena sekolah-sekolah tersebut telah menunjukkan beberapa tingkat perkembangan selama satu atau dua tahun terakhir ini. Tim konsultan mengadakan wawancara yang intensif dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, Orang tua siswa, Siswa dan Tokoh Masyarakat (lihat Lampiran B sekolah-sekolah yang berperan serta di dalam program dan Lampiran C untuk Pertanyaan Wawancara). Pada beberapa kasus, wakil dari Kandep juga diwawancarai. Setelah semua sekolah diwawancarai, data tersebut diringkas dan

Seluruh pemegang peran mengalami peningkatan tanggung jawab dalam pengambilan keputusan dibandingkan dengan sebelumnya. Komunikasi yang lebih terbuka: secara umum komunikasi di antara para pemegang peran meningkat dari sebelumnya. Untuk mencapai tujuan ini. guru dapat memberi perhatian yang lebih kepada pengajaran. semua yang terlibat dan masalah-masalah disampaikan untuk menjadi perhatian para pemegang peran melalui rapat. diskusi informal dan surat (kepada orang tua siswa) atau melalui kegiatan sekolah biasa (misalnya pada upacara bendera setiap hari Senin). Dukungan dari kepala sekolah mengenai kenaikan pangkat bagi pegawai negeri dan kebutuhan pengembangan profesional . Para pemegang peran merasa lebih terlibat di dalam proses tersebut dan yakin bahwa Kepala Sekolah menghargai pendapat mereka. beberapa karakteristik mendasari pengembangan sekolah telah diamati. Kebutuhan guru termasuk juga kesejahteraan pribadi. Tingkat pengambilan keputusan yang harus diambil oleh para pemegang peran berbeda antara satu sekolah dengan sekolah yang lain. maka para pemegang peran akan merasa lebih positif mengenai sekolah. Dengan adanya komunikasi yang lebih terbuka / transparan. Hirarki pengambilan keputusan telah ditetapkan dan menunjukkan keputusan apa dan oleh siapa yang diperoleh bagi masing-masing pemegang peran. Pada sekolah lain frekuensi dan kesempatan untuk menerima umpan balik sangat kurang. Pada semua kasus. Guru didukung untuk meningkatkan kualifikasi ke tingkat S1 dan didorong untuk melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi. Pengambilan keputusan bersama: secara umum para pemegang peran mengalami lebih banyak tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Semua sekolah itu tampaknya kurang efektif atau hanya bertahan sebelum kehadiran Kepala Sekolah yang sekarang. Kepala Sekolah yang baru telah mencoba mengadakan penilaian mengenai kondisi sekolah baik secara formal maupun informal untuk merumuskan tujuan sekolah. walaupun pemegang peran merasa bahwa keadaan sekarang lebih baik daripada sebelumnya. Memperhatikan Kebutuhan Guru : perhatian dan kemampuan sekolah terhadap hal ini dapat memberikan berbagai tingkatan motivasi pada guru. Pengembangan sekolah sebelumnya dibatasi oleh sedikitnya peningkatan sarana.dibandingkan sebagai pengalaman biasa. pengembangan profesional dan bantuan dalam pengajaran. Pada beberapa sekolah. Ada beberapa perbedaan tingkat keterbukaan dan cara pendekatan yang dikomunikasikan pada setiap sekolah. Hal ini dapat menciptakan dasar yang kuat untuk mendukung pengembangan sekolah melalui peran serta para pemegang peran. Karakteristik berikut ini menggambarkan tema biasa yang dapat dipelajari dari delapan model "Pengembangan Sekolah" (Pengembangan Sekolah Model). Apabila kesejahteraan guru terjamin.

Yang akan diusulkan oleh para konsultan adalah kerangka kerja yang memberi pedoman pada proses pembaharuan (lihat Diagram 1). keinginan kepala sekolah untuk meningkatkan intensitas komunikasi di antara para pemegang peran merupakan . Salah satu hasilnya adalah apabila kebutuhan siswa diperhatikan. Memperhatikan Kebutuhan Siswa: sekolah yang memperhatikan kebutuhan siswa lebih diterima oleh siswa. Karakteristik di atas memberikan kerangka kerja dalam pembuatan model pembaharuan bagi Sekolah Menengah Umum. melibatkan siswa dalam pengambilan keputusan mengenai masalah-masalah mereka. Kebutuhan siswa termasuk pula peningkatan pengajaran. bahwa sekolah perlu dijadikan tempat yang menyenangkan bagi para siswa sehingga merasa betah berada di sana. orang tua siswa dan masyarakat. Tidak ada satu model pun yang dapat menjelaskan dengan sempurna betapa rumitnya pengembangan sekolah. siswa dari kecamatan lain akan tertarik untuk bergabung. Pertama. dua proses utama telah diidentifikasi. and Squires. menambah kegiatan ekstra kurikuler. Usulan Model Pembaharuan Untuk Pengembangan Sekolah Mengembangkan model pembaharuan adalah tugas yang sulit karena proses pembaharuan adalah usaha yang multi-dimensional. Semua sekolah yang melakukan pembaharuan yakin.dikomunikasikan kepada guru. Yang termasuk masyarakat dalam konteks ini adalah orang tua siswa dan masyarakat setempat. namun tercermin dalam pemikiran guru. & Segars. pengembangan perpustakaan dan mengizinkan guru untuk lebih kreatif didalam kelas. siswa akan lebih termotivasi untuk pergi ke sekolah. Perhatian pemegang peran telah dikomunikasikan secara formal melalui rapat (misalnya rapat guru) atau secara informal melalui diskusi perseorangan dengan kepala sekolah. Huitt. bahwa hal tersebut penting demi tercapainya tujuan pendidikan sekolah. Rekomendasi kepala sekolah didasarkan pada perhatian tersebut. Akhirnya beberapa sekolah menyediakan bantuan pengajaran langsung dengan mengalokasikan dana untuk bahan pengajaran. memberikan waktu pengajaran tambahan untuk persiapan EBTANAS. Lockheed &Levin (1990). orang tua dan masyarakat. Keterpaduan Sekolah dan Masyarakat: sekolah mempunyai peran sosial yang penting dalam masyarakat. Biasanya rekomendasi kepala sekolah dikaji ulang dalam rapat BP3 dan anggotanya memutuskan rekomendasi mana yang akan didukung sebagai masalah utama yang perlu didanai. Mereka konsisten dengan studi lain mengenai sekolah yang efektif di seluruh dunia. Dengan memberikan ketrampilan yang menarik dan peningkatan kegiatan ekstra. BP3 adalah alat utama untuk saling bertemu bagi sekolah dan orang tua siswa. siswa. Dalam mengkajiulang data pada model "pengembangan sekolah" yang telah dipilih. serta mengembangkan program pelatihan keterampilan (ekstra kurikuler) untuk mempersiapkan ke dunia kerja. Bandingkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Lezotte (1989).

alat untuk mengundang mereka untuk menjadi mitra dalam transformasi sekolah (lihat insert A). pendekatan ini membuat pengembangan sekolah dapat tetap dilanjutkan meskipun kepala sekolah yang baru. Masalah utama adalah arah pengembangan sekolah dan identifikasi sumber keuangan untuk membantu pengembangan sekolah yang dapat berjalan terus menerus dalam kegiatan kepala sekolah. sekolah dapat menjadi mandiri. Model Pembaharuan untuk Pengembangan Sekolah Salah satu keuntungan dari model ini adalah apabila sekolah sudah mencapai tingkat-tingkat komunikasi terbuka yang optimal dan pengambilan keputusan bersama. baru diperkenalkan dengan sekolahnya. Menciptakan Komunikasi Terbuka Di Antara Para Pemegang Peran Salah satu elemen inti untuk mendorong pengembangan sekolah adalah kesempatan bagi pemegang peran untuk menanyakan pandangan-pandangan dan . dalam menggambarkan tanggung jawab pengambilankeputusan oleh para pemegang peran mengakibatkan pemecahan masalah yang lebih cepat dan membebaskan kepala sekolah untuk berfungsi sebagai fasilitator dalam pengembangan sekolah (lihat insert B). Ketika Sekolah Menengah Umum berjalan menuju peningkatan mutu berbasis sekolah) hal ini menunjukkan kepada sekolah bahwa proses pengembangan akan tercapai. misalnya kemitraan dan suasana kekeluargaan untuk menggambarkan adanya hubungan yang baru di sekolah. Model ini merupakan tinjauan yang menyeluruh terhadap semua yang terlibat dalam proses pengembangan kondisi untuk pembaharuan di sekolah. Kesadaran yang lebih tinggi tentang berbagai masalah dan pandangan para pemegang peran dapat menciptakan peluang untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh sekolah dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan. Hal ini secara tidak langsung menyatakan bahwa kepala sekolah berfungsi sebagai koordinator pada fungsi sekolah yang berbeda. Diagram I. Komponen yang lain akan didiskusikan secara rinci pada bagian berikutnya. Pemegang peran menggunakan berbagai istilah. Kedua. Kedua proses tersebut menyebabkan adanya tanggung jawab yang lebih besar bagi para pemegang peran. Dalam sistem pendidikan di mana kepala sekolah secara periodik diganti. Insert A. Hal ini meningkatkan motivasi dan jati diri para pemegang peran.

Masalah mendasar yang dirasa perlu untuk diperhatikan oleh kepala sekolah adalah menetapkan peran guru. Juga memberikan tema umum bagi pengembangan sekolah. Hal ini menciptakan adanya arah dan tujuan bagi para pemegang peran. namun ada rasa enggan dan rasa malu dari siswa. Kepala Sekolah mengumpulkan dukungan dari diskusi dengan para guru dalam usaha pengembagnan sekolah untuk menerima umpan balik dan mengusulkan alternatif pendekatan dan juga masalah-masalah pengembangan lainnya. siswa dan orang tua siswa. Hal ini bervariasi antara satu sekolah dengan sekolah yang lain dari satu kali dalam seminggu sampai satu kali dalam satu cawu. Kepala sekolah dan para guru mendukung adanya diskusi informal dengan orang tua siswa. Komunikasi yang terbuka memberikan kesempatan kepada para guru untuk diperlakukan sebagai profesional dan memperoleh penghormatan yang patut diterima oleh para guru. Model Pengembangan Sekolah memperoleh pengalaman dalam keterbukaan dan transparansi di beberapa SMU. Perbedaan pendekatan di antara sekolah untuk komunikasi tercermin dari pilihan kepala sekolah. khususnya apabila pandangan guru diperhatikan dalam penyusunan program. Siswa diundang untuk terlibat dalam diskusi dengan kepala sekolah dan guru. Hal lain telah mengacu pada rekomendasi BP3.pertukaran gagasan. Anggaran sekolah didiskusikan secara terbuka dan input bagaimana menyesuaikan anggaran agar tujuan sekolah dapat tercapai. siswa dan anggota masyarakat melalui pertemuan pribadi dan kegiatan sekolah atau masyarakat. kepala sekolah mengadakan rapat rutin untuk mendiskusikan masalahmasalah yang dihadapi oleh sekolah. guru dan orang tua siswa mengembangkan misi dan visi yang memperhatikan kebutuhan dan aspirasi para pemegang peran. Dukungan dan kemauan kepala . Kepala sekolah yang mengkaji ulang anggaran sekolah bersamasama dengan para guru. menemukan dukungan lebih untuk pelaksanaan program. Rasa turut memiliki menambah minat dan peran serta dalam program. Harapan dan tanggung jawab telah ditetapkan sehingga setiap orang mempunyai pemahaman yang jelas. Guru mempunyai kebebasan untuk bertukar pandangan. termasuk juga pandangan yang bertentangan dengan sudut pandang kepala sekolah. Masalah-masalah pengembangan yang berhubungan dengan program akademik telah diperhatikan di sekolah. kepala sekolah. Melalui dialog ini dapat dicapai pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan pemegang peran yang berbeda-beda dan dasar untuk mencoba memecahkan masalah yang biasa terjadi dan juga memecahkan konflik akan kebutuhan diantara mereka. Para Guru mampu mengkomunikasikan perhatian dan bertukar gagasan pada rapat rutin yang telah dijadwalkan dengan Kepala Sekolah. Guru merasa bahwa mereka sebagai mitra dalam pengembangan mutu sekolah. Kepala sekolah menerima input dari semua pemegang peran dan mempresentasikannya kepada guru. Biasanya. Berdasarkan kondisi sekolah yang ada.

sekolah untuk mendengarkan para siswa dapat memberikan dorongan kepada mereka. Melalui rapat "OSIS", siswa belajar mengutarakan pendapat-pendapat dalam suasana yang nyaman dan belajar mengatasi masalah-masalah yang melibatkan mereka dengan cara yang terorganisasi. Juga melalui organisasi siswa, para siswa dapat mengutarakan pandangan-pandangan dan mengusulkan berbagai saran. Perhatian Para Orang Tua Siswa ditujukan untuk peningkatan komunikasi. BP3 berfungsi sebagai alat untuk melibatkan para orang tua siswa dalam berbagai prakarsa untuk pengembangan. Jadwal pertemuan-pertemuan BP3 merupakan sarana komunikasi dengan berbagai anggota di sekolah. Program yang paling efektif adalah dengan rapat sebanyak empat kali dalam setahun dan menginformasikan kepada anggota mengenai kegiatan pengembangan pada setiap rapat. Orang tua siswa dapat menyampaikan perhatian mereka, bertanya dan mengkaji ulang pengeluaran untuk program-program yang disponsori oleh BP3 . Anggota memilih proyek yang akan dilaksanakan dengan mengambil suara terbanyak bagi pilihan yang ada. Begitupun juga mempunyai kesempatan untuk berbicara kepada Kepala sekolah dan guru secara informal. Tokoh Masyarakat mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk mendiskusikan masalah-masalah sekolah dan masyarakat dengan kepala sekolah dan BP3. Tokoh masyarakat diundang pada rapat sekolah ketika masalah tertentu yang berkaitan dengan masyarakat akan diselesaikan. Tokoh masyarakat merasa lebih enak berbicara dengan kepala sekolah dan guru secara informal. Terdapat hubungan informal yang kuat yang ada di antara guru dan staf dalam hidup di tengah masyarakat dan sebagai anggota masyarakat. Melalui interaksi formal dan informal, anggota masyarakat menganggap sekolah sebagai komponen penting bagi pengembangan masyarakat. Seorang tokoh masyarakat menjelaskan bahwa tanpa adanya sekolah masyarakat perkebunan karet yang dulu akan ketinggalan. Insert B Berbagi tanggung jawab di antara para pemegang peran Keberhasilan Pengembangan Sekolah Model dapat ditandai dengan terlaksananya praktek pembagian pengambilan keputusan bersama di sekolah. Dengan pembagian tanggung jawab di antara para pemegang peran, kepala sekolah dapat lebih memberi perhatian pada hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan sekolah dan strategi pendanaannya untuk pengembangan sekolah. Aspek lain dari pembagian tanggung jawab dalam pengambilan keputusan adalah memprofesionalkan staf serta mengajak mereka untuk bekerja lebih baik lagi. Rasa menghargai diri sendiri dan percaya diri dapat menggantikan sikap pesimis. Peran Kepala Sekolah bergeser dari pengawas menjadi fasilitator. Dengan memberikan tanggung jawab kepada wakil kepala sekolah dan para guru dari hari ke hari, memungkinkan bagi kepala sekolah untuk memfokuskan tenaganya pada peningkatan program-program akademik dan cara-cara untuk mencapainya. Dia juga dapat memberi perhatian lebih pada pembentukan hubungan antara orang tua

siswa dan masyarakat. Para Wakil Kepala Sekolah diharapkan dapat bertanggung jawab penuh dalam pengambilan keputusan untuk bidangnya. Masalah-masalah yang terjadi di sekolah yang tidak dapat diselesaikan oleh lainnya akan diperhatikan. Pada kasus yang jarang terjadi, dan masalah yang tak dapat diatasi dibawa ke tingkat yang lebih tinggi untuk menjadi perhatian kepala sekolah. Dengan melaksanakan peran ini para wakil kepala sekolah memperoleh ketrampilan kepemimpinan dan pengalaman-pengalaman yang menjamin kesinambungan pengembangan sekolah meskipun kepala sekolah berhalangan untuk suatu kurun waktu tertentu. Para Guru diberikan tanggung jawab yang lebih untuk peningkatan pengajaran dan kreatifitas di dalam kelas. Kepala sekolah dan staf pengawas lainnya siap untuk berdiskusi dengan para guru mengenai pendekatan inovasi di dalam kelas. Bersama-sama mereka dapat mengevaluasi efektifitas pendekatan dan membuat keputusan untuk keterlaksanaannya. Guru juga terlibat dengan siswa yang bermasalah secara lansung. Apabila dibutuhkan, guru dapat meminta orang tua siswa untuk berkunjung ke sekolah atau guru yang mengunjungi orang tua siswa. Dengan pemberian tanggung jawab yang lebih terhadap pencapaian akademis siswa, para guru terlatih untuk menjadi profesional dari pada hanya sebagai pegawai. Siswa diberi kesempatan untuk mendiskusikan dan menyampaikan usulan yang berkenaan dengan mereka melalui OSIS. OSIS terdiri atas wakil dari setiap kelas dan kepala sekolah memimpin pertemuan. Wakil dari tiap kelas menyampaikan masalah-masalah yang perlu diperhatikan pada rapat OSIS. Mereka mendiskusikan hal tersebut dan berusaha mencari cara pemecahannya. OSIS memperhatikan usulan kegiatan yang berfokus pada keinginan dan minat siswa. Hal-hal yang dapat membawa pengaruh terhadap sekolah akan dibicarakan oleh Kepala sekolah dengan para guru. Masalah-masalah lain yang tidak menyangkut akademik akan disampaikan kepada BP3 untuk dipertimbangkan. Konsep yang diterapkan OSIS berhasil memecahkan beberapa masalah pengembangan yang penting. Pertama, hal tersebut membawa siswa menuju usaha pengembangan sekolah dengan memberi perhatian pada kebutuhan mereka serta menginformasikan kepada sekolah akan pandangannya terhadap pengembangan sekolah. Kedua, OSIS berfungsi sebagai contoh kehidupan bernegara di mana siswa belajar berorganisasi dan mengerti struktur politik. Hal ini juga merupakan pengalaman pembelajaran aktif dalam pendidikan bernegara. Ketiga, memperkenalkan dan mengembangkan potensi mereka dalam peran kepemimpinan di sekolah atau yang lebih dari itu. Para Orang Tua Siswa lebih termotivasi dan berkeinginan untuk memberi sumbangan dalam kegiatan pengembangan sekolah pada saat diberi tanggung jawab dalam mengambil keputusan dan monitoring terhadap kegiatan sekolah yang didanai oleh BP3. Program-program BP3 yang efektif membuat para orang

tua mengkaji ulang anggaran dan usulan perubahan, memilih usulan proyek sekolah yang diharapkan untuk didanai tahun ini, serta memonitor pelaksanaan dan pendanaan proyek tersebut. Para orang tua siswa berharap sumbangan BP3 dapat dimanfaatkan dengan tepat dan efisien. Tokoh Masyarakat tidak secara langsung terlibat dalam keputusan-keputusan yang berbasis sekolah, namun mempunyai peran penting di luar sekolah. Dalam beberapa Model Pengembangan Sekolah, peran serta para tokoh masyarakat di sekolah dan rapat BP3 dapat berperan baik sebagai orang tua, peserta biasa ataupun undangan. Dengan berpartisipasi mereka dapat memberi informasi dan sumbangan dalam rapat pengambilan keputusan. Dengan melibatkan tokoh masyarakat, pegawai Depdikbud, pegawai pemerintah daerah dan tokoh usahawan setempat dalam diskusi sekolah mengenai peningkatan mutu, kepala sekolah tidak hanya mampu menjadi pendengar yang baik terhadap persoalan yang terjadi di sekolah, namun juga memperoleh bantuan dalam masalah lingkungan dan pembentukan kerja sama kemitraan demi kelanjutan terhadap dukungan sekolah. Pada bagian berikut ini disampaikan inti temuan dari penelitian yang dilakukan pada sekolah-sekolah yang menjadi Model Pengembangan seperti tergambar pada Diagram 1 Model Pembaharuan dalam Pengembangan Sekolah. Kepala Sekolah: kepala sekolah merupakan pribadi yang menjadi inti dalam peningkatan dan pengembangan sekolah. Para Konsultan melihat bahwa dalam Pengembangan Sekolah Model kepala sekolah mempunyai keinginan untuk memperbaharui sekolah. Tujuannya adalah memperhatikan kebutuhan pembelajaran siswa. Hal ini merupakan inti dari berbagai usaha pengembangan. Kepala sekolah memandu pemegang peran menuju pengembangan visi dan misi sekolah. Melalui diskusi yang diadakan bagi guru dan orang tua siswa, tujuan tertentu telah teridentifikasi untuk tiap tahun pelajaran. Melalui berbagai alat komunikasi, kebutuhan guru dan siswa telah diketahui dan dimasukkan dalam rencana pengembangan. Sebagai pemimpin dalam pengajaran, kepala sekolah menetapkan peranan dari setiap pemegang peran (orang tua siswa, siswa, guru, dan staf). Standar kedisiplinan telah dibuat dan didiskusikan sehingga tiap orang mengetahui pentingnya menciptakan lingkungan belajar. Untuk membantu kepala sekolah, pihak-pihak lain telah diundang untuk memikul bersama tanggung jawab bagi keseluruhan pengembangan sekolah. Guru diberi keleluasaan untuk mengawasi yang lebih dalam proses pembelajaran, namun harus menunjukkan adanya peningkatan prestasi siswa. Gagasan-gagasan telah didiskusikan dengan kepala sekolah lalu diujicobakan. Program yang berhasil akan dilanjutkan, yang tidak berhasil akan dibatalkan. Pemberian kesempatan kepada guru untuk menguji gagasan-gagasan baru mendukung sejumlah pengembangan kritis. Guru dianggap sebagai orang yang profesional dan menganggap sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang dinamis dan tidak membosankan. Pada akhirnya,

Mendukung mereka dalam berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah sangat penting. Hal ketiga adalah memperhatikan penyediaan bahan tambahan untuk mata pelajaran yang diajarkan. Rencana lainnya yang dapat memberikan motivasi adalah penambahan kegiatan ekstra kurikuler yang menarik bagi siswa. yaitu : kesejahteraan guru. penyediaan laboratorium komputer dan perlengkapan audio-visual. Kebutuhan Siswa: Tujuan utama sekolah adalah memberikan pendidikan yang baik bagi generasi muda Indonesia. agar sekurang-kurangnya berpendidikan S1. Model pembaharuan mencatat adanya keterbukaan dalam komunikasi antara kepala sekolah dan para pemegang peran lainnya. program pelatihan ketrampilan untuk persiapan kerja (komputer. keajegan dalam memberikan perhatian untuk keberhasilan siswa. Salah satu yang sangat menentukan adalah motivasi belajar. Siswa bertanggung jawab dalam belajar sedangkan yang lainnya membantu mereka. Melalui proses ini. makan siang gratis. Pengalaman dari Pengembangan Sekolah Model memperjelas adanya beragam cara untuk membantu guru.hal ini akan membuat guru merasa diberdayakan. kebutuhan guru dapat diketahui dan dukungan yang memadai diperlukan dari kepala sekolah dan para orang tua siswa. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Kebutuhan guru: guru merupakan dasar bagi semua usaha pendidikan. Kepala sekolah mempunyai perhatian lebih dalam pengembangan profesional guru dengan mengkaji-ulang kriteria kenaikan pangkat pegawai negeri dan membantu guru dalam hal ini dan mendukung semua jenjang pelatihan. pengembangan profesional dan bantuan dalam pengajaran. Apabila seluruh pemegang peran mempunyai pandangan yang sama mengenai pentingnya pembelajaran. Kesejahteraan guru dapat ditingkatkan melalui pemberian biaya transport. pendidikan keagamaan. metode pengajaran dan bahan pengajaran yang tepat dan efektif akan memperkuat prospek keberhasilan siswa. peningkatan laboratorium bahasa dan IPA. tambahan sumber perpustakaan. Hal ini dapat tercapai melalui peranan yang jelas dari masing-masing pemegang peran termasuk siswa dan orang tua siswa. Semua sekolah model menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. mulai dari kegiatan olahraga. Oleh karena itu pencapaian hasil belajar siswa merupakan perhatian utama dalam semua usaha pengembangan. hal itu merupakan pesan yang kuat kepada siswa. pemberian honor tambahan untuk kelebihan jam mengajar atau mengikuti pelatihan khusus. Peran serta siswa dalam pengambilan-keputusan merupakan sarana lain untuk memotivasi siswa. Guru dan kepala sekolah menaruh harapan yang tinggi terhadap masing-masing siswa. Selain mempunyai pemahaman umum mengenai peranan pendidikan. Hal ini dapat bervariasi. Untuk mendorong motivasi guru. Semua sekolah menitikberatkan pada peningkatan pendidikan guru. Beberapa kepala sekolah membentuk OSIS yang terdiri atas wakil-wakil dari . Pertanian dan botani). semua itu perlu diperhatikan. Bahasa Inggris. Prestasi siswa tergantung pada banyak faktor.

pelaksanaannya menjadi tangung jawab siswa. sekolah memperoleh sumber tambahan baik dalam hal dukungan pendidikan maupun sumber-sumber keuangan tambahan untuk pengembangan sekolah. tampak bahwa sekolah menerima penghargaan dan perhatian masyarakat luas. serta pengusaha setempat. Tetapi sekarang ini. Motivasi orang tua siswa sangat tinggi ketika mereka diberi tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Dinding atau pagar yang mengelilingi lingkungan sekolah merupakan simbol yang menyatakan bahwa sekolah adalah tempat belajar bagi siswa. Kepala sekolah berfungsi sebagai penasihat pada keseluruhan proyek ini. kantor pendidikan dan pemerintah. Hal ini akan diikuti dengan pembentukan komite (yang beranggotakan para pemegang peran) yang akan mengawasi pelaksanaan program.setiap kelas untuk mendiskusikan kepada kepala sekolah apa yang menjadi perhatian siswa. Pada . anggota BP3 memutuskan program mana yang akan dilaksanakan pada tahun tersebut. namun program yang paling efektif dapat memberikan pertanggungjawaban terhadap organisasi dalam memutuskan program mana yang akan didanai. Selain para orang tua siswa. Beberapa sekolah mencatat adanya kenaikan sumbangan dari orang tua siswa walaupun mengalami masa krisis ekonomi di tahun 1997-1998. Berdasarkan dana yang tersedia (dan sumbangan khusus dari orang tua siswa dalam hal-hal tertentu). Dengan melibatkan orang tua siswa. Dengan memperhatikan minat pendidikan dan pribadi siswa. Biasanya kepala sekolah dan guru ingin mendiskusikan masalah-masalah yang terkait dengan upaya untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Masalah-masalah lain yang juga menjadi perhatian dari semua sekolah adalah kebutuhan akan adanya lingkungan yang aman bagi siswa (dan guru) untuk datang ke sekolah. Beberapa usulan kegiatan. Gagasangagasan tersebut akan dirumuskan untuk menjadi program-program oleh kepala sekolah dan dipresentasikan kepada BP3 untuk disetujui. Satu hasil penting yang tersirat namun belum diteliti adalah bahwa sekolahsekolah tersebut sebelumnya hanya menarik bagi siswa di Kecamatan yang bersangkutan. wakil masyarakat dapat pula berperan serta dalam rapat tersebut khususnya apabila bantuan mereka dibutuhkan untuk suatu proyek. sekolah dapat menarik perhatian siswa dari Kecamatan atau daerah lain. Dalam hal ini siswa mengidentifikasi sendiri apa kebutuhan mereka yang dapat memberi sumbangan kepada pengembangan sekolah. Keterpaduan Masyarakat: Orang tua siswa dan masyarakat setempat sering kali tidak dilihat sebagai aset yang berharga dalam peningkatan mutu pendidikan. Pada umumnya kepala sekolah menerima masukan dari para pemegang peran mengenai cara meningkatkan sekolah. Hal ini merupakan masalah penting bagi semua sekolah. Terdapat variasi fungsi BP3. Semua sekolah menyatakan adanya kebutuhan akan adanya pagar yang dapat melindungi mereka dari hewan maupun orang yang tidak diinginkan serta mencegah siswa berkeliaran di luar.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. W.. Levinand M. & Segars. & Levin. Umaedi (1999) Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. D.M (1990). H. Limited. H. Ketika anggota BP3 diberi tanggung jawab untuk menyetujui dan memonitor pemanfaatan dana. Chapter 1 in Effective Schools in Developing Countries. M. Jakarta LAMPIRAN A Peninjauan Kembali Konsep Pengembangan Sekolah Model (Suatu Konsep Baru untuk Direktorat Menengah Umum. Eds. Directorate Jenderal Pendidikan Dasar dan Menegah. Effective Schools and Classrooms : A Research-Based Perspective. Lockhead. Indonesia. Kemungkinan pencarian sumber dana secara lokal dapat membantu sekolah sehingga mereka tidak tergantung pada Depdikbud dalam pemenuhan semua kebutuhan mereka. L. J. DC Squires. Dalam pertemuan para konsultan Pengembangan Sekolah Model. Februari 1999) Lebih dari 6 bulan kami telah menempatkan beberapa orang konsultan international untuk menangani pengembangan konsep sekolah model. Sebagai contoh.E. Directorate Pendidikan Menengah Umum.G. Alexandria. konsep tersebut .W (1989).K.sekolah lain. Lockheed. Para konsultan tersebut telah bertemu dengan Bapak Budiono and Bapak Totok untuk mendiskusikan tentang perhatian dan visi untuk menentukan kebijakan. July 1989. Effective Schools Research Model for Planned Change. BP3 setuju untuk menurunkan sumbangan bulanannya karena menurunnya pendapatan orang tua siswa selama masa tersebut. Beberapa model "pengembangan sekolah" memperoleh keuntungan dengan bekerja sama dengan Kandep Dikbud dan Pemerintah Daerah setempat dalam mendukung program pendidikan atau meningkatkan lingkungan sekolah. "Creating Effective Schools".M. Huitt.. Association for Supervision and Curriculum Development. Washington. Referensi Lezotte. Sekolah lain memperoleh bantuan dari pengusaha setempat dalam mendanai pembangunan tembok sekeliling sekolah. mereka cenderung untuk memberi sumbangan yang lebih banyak setelah mengetahui bahwa dana tersebut dimanfaatkan secara langsung untuk membantu sekolah. Virginia. Effective Schools Products.A. Falmer Press. Ketersediaan dana yang dapat dimanfaatkan segera dapat memberi peluang bagi sekolah untuk merencanakan pengembangan berikutnya dan pada saat yang sama terdapat kesinambungan di tingkat sekolah. ada dua sekolah yang menerima bantuan dari Pemda setempat untuk memperbaiki gerbang sekolah. Michigan Okemos.E.

lalu kemudian mencapai kondisi yang lebih ideal untuk konsep sekolah "model". sehingga mempunyai keuntungan yang jelas dibanding sekolah biasa. Keanekaragaman lingkungan di Indonesia mempersulit perhatian untuk semua kondisi. Pertama-tama sekolah biasa perlu dikembangkan menjadi sekolah yang bagus. karena pengembangan sekolah didasarkan pada sumber setempat yang tersedia da . Ini mewakili pendekatan dari atas ke bawah. mutu tidak dapat dipertahankan. 2. sumber-sumber pengajaran dan dana untuk mendukung upayaupaya ekstra yang dilakukan oleh guru. Kekakuan ini melemahkan kemampuan pemindahan model. mutu sekolah ikut meningkat. Hal ini menimbulkan masalah karena masukan yang sama dibutuhkan juga oleh sekolah lain yang ingin berkembang. Kenyataan ini memaksa para konsultan untuk memandang model dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Yang perlu diperhatikan disini adalah kesinambungannya. Model harus dapat ditiru. para orangtua dan masyarakat. peniruan tidak mungkin dilakukan. Perhatian harus diberikan pada sekolah biasa. dan mengembangkannya agar memenuhi persyaratan untuk menjadi sekolah yang "ideal".dikembangkan lebih lanjut dan rencana pelaksanaan telah dipersiapkan oleh Pak Simon Ju. Dari diskusi lebih lanjut ternyata bahwa pendekatan ini tidak pernah berhasil untuk dilaksanakan. Sebagai contoh adalah pengalaman-pengalaman pada SMU Plus. Pandangan tradisional tersebut mendukung untuk mengidentifikasi sekolah yang sangat bagus. Kriteria pengembangan dari sudut pandang yang baru adalah sebagai berikut: 1. bentuk peniruan karakteristik semacam ini sulit dilakukan di sekolah biasa. para siswa.  Ketika menerima bantuan dalam merubah sekolah yang baik menjadi sekolah "model". Karena sekolah yang bagus ini dikembangkan terus menerus dan bergantung pada kontribusi dari orang tua siswa serta masyarakat yang dermawan. Namun ketika bantuan dihentikan. Kontribusi semacam ini penting bagi sekolah. para guru. Konsep ini berawal dari konsep tradisional yang cukup penting mengenai "sekolah model". Hal-hal tersebut tidak mempertimbangan keistimewaaan kepala sekolah. yang mutunya ditetapkan oleh kantor pusat.  Sekolah "model" mewakili situasi yang ideal. Sehingga perlu dikembangkan model yang sangat umum atau model yang banyak.  Pengembangan sekolah "model" memerlukan tambahan masukan seperti fasilitas. Empat diantara beberapa alasannya adalah:  Biasanya sekolah yang sangat bagus dipilih sebagai "sekolah model". Karena hal ini bukan suatu kasus.

prosedur supervise serta pengelolaan informasi pendidikan yang dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan pendidikan. 1. Superintendent 2.  Praktisi Pendidikan dapat dikelompokan ke dalam : 1. Menurut Prof. inovasi merupakan genus dari change yang berarti perubahan. meningkatkan kualitas pendidikan serta sebagai alat atau cara baru dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam kegiatan pendidikan. Sosial interaction inhibit diffusion across professional boundaries 2. Teacher remain isolated in classroom which does not enhance the diffusion of new idea within the profession . Dengan demikian metode baru atau cara baru dalam melaksanakan metode yang ada seperti dalam proses pembelajaran dapat menjadi suatu upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran. seperti penggunaannya untuk teknologi pembelajaran. Teacher  Dalam hal penerimaan atau sikap terhadap perubahan dua kelompok ini mempunyai pandangan dan sikap yang tidak selalu sama. Principal 2. Azis Inovasi berarti mengintrodusir suatu gagasan maupun teknologi baru. proses dan produk dalam berbagai bidang.Inovasi Pendidikan Pengertian Inovasi Pendidikan  Inovasi adalah an idea. Sementara itu inovasi dalam teknologi juga perlu diperhatikan mengingat banyak hasilhasil teknologi yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. practice or object thatperceived as new by an individual or other unit of adoption. dalam pendidikan Administrator (Kepala dan Pengawas lebih mudah menerima inovasi disbanding guru karena : 1. Inovasi dapat berupa ide. Administrator terdiri dari : 1. karena peran yang dimainkan dalam melaksanakan kegiatan pendidikan berbeda dan lingkungan kerja yang sering dijalani masing-masing juga berbeda  Menurut Ernest R House. Contoh bidangnya adalah : o Managerial o Teknologi o Kurikulum  Menurut Miles karakteristik inovasi adalah o Deliberate o Novel o Specific o Direction to goal attaintment  Aspek pokok yang mempengaruhi inovasi adalah : o Struktur o Prosedur o Personal Inovasi yang berbentuk metode dapat berdampak pada perbaikan.

to forming an attitude toward the innovation. to implementation of the new ide. Kondisi dimana inovasi dipandang lebih baik dari ide sebelumnya. tingkat hubungan sosial) 3. di sini ada unsure keputusan yang mendasarinya. atau inovasi itu dipandang sesuai dengan : 1) Socio cultural value and belief. only bits and pieces 4. Keadaan dimana suatu inovasi dipandang konsisten dengan nilai-nilai yang ada. pemberian status. atau cara lainnya 2. Menurut Everett M Rogers proses keputusan inovasi adalah the process through which abn individual (or other decision making unit) passes from first knowledge of an innovation. Extent of Change agents (upaya promosi) Keinovatifan Dan Kategori Penerima Inovasi Keinovatifan (Innovativeness) adalah the degree to which an individual or other onit of adoption is relativelyearlier in adopting new ideas than other member of a system (Everett M Roger)  Kategori Adopter : 1. Komunikasi interpersonal lebih penting/efektif pada tahap Persuasion 3. kolektif. Mass media lebih penting/efektif untuk adopter pemula Atribut Dan Sumber-Sumber Inovasi  Terdapat lima atribut inovasi : 1. Never adopt innovation as a whole. Communication (Saluran komunikasi) 2. kondisi ini berhubungan positif dengan tingkat adopsi. Tipe keputusaninovasi (optional. Keadaan dimana hasil suatu inovasi dapat dilihat orang lain. Trialibility 5. Keadaan dimana inivasi dipandang secara relative sulit difahami dan digunakan. Compatibility 3. Mass media lebih penting/efektif pada tahap Knowledge 2. and to confirmation of this decision Prinsip-prinsip Komunikasi dalam proses inovasi 1.3. Passive adopter  Dalam konteks Indonesia.dalam arti inisiatif dalam melakukan inovasi selalu dating dari pihak pemerintah Proses Inovasi Proses Inovasi berkaitan dengan bagaimana suatu inovasi itu terjadi. to a decision to adopt or reject. oleh karena itu proses inovasi dapat dimaknai sebagai proses keputusan Inovasi (Innovation decision Process). Keadaan ini berpengaruh negatif terhadap tingkat adopsi. Observability  Penjelasan : 1. dan kebutuhan potensil adopter. 5. Nature of Sosial system ( Norma. Innovator . 2) Previously introduces idea. pengalaman masa lalu. 4. 3) Clients needs for innovation 3. Keadaan dimana suatu inovasi dapat diuji secara terbatas. Kondisi ini berhubungan secara positif dengan tingkat adopsi  Disamping hal tersebut di atas tingkat adopsi juga dipengaruhi oleh : 1. inovasi pendidikan umumnya merupakan suatu gerakan yang bersifat top down. otoritas) 1. Relative Advantage 2. Complexity 4.yang nampak dari keuntungan ekonomis.

seldom lead 1. Laggards o Reference to the past. Innovator : o Very eager to try new ideas o Desire the hazardous. including in decision making o Traditional o Suspicious to innovation and change agent . risky o Kosmopolitan 1. 2. Laggards Ciri-cirinya : 1. Early adopter 3. Late majority 5. thedaring. the rash. Early Majority o Deliberate before adopting a new idea o Follow with deliberate willingness in adopting innovation. Early adopter o Lokalist o Has the greater degree of opinion leader (berperan to decrease uncertainty about new idea by adopting it) 1. Early majority 4. Late majority o Adopt after average number of sosial system o Approach innovation with skeptical 1.

PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DALAM MASYARAKAT Setiap masyarakat dalam kehidupannya pasti mengalami perubahan-perubahan. Perubahan cepat disebut juga dengan revolusi. sikap. Berdasarkan uraian tersebut. Contoh perubahan evolusi adalah perubahan pada struktur masyarakat. Samuel Koenig menjelaskan bahwa perubahan sosial menunjuk pada modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia. dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan unsur-unsur atau struktur sosial dan perilaku manusia dalam masyarakat dari keadaan tertentu ke keadaan yang lain. ataupun karena adanya penemuan-penemuan baru di dalam masyarakat. Perubahan tersebut terjadi karena usaha-usaha masyarakat dalam menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan dan kondisi-kondisi baru yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial Budaya dan Penyebabnya Perubahan sosial budaya dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk berikut ini. Gillin dan Gillin menyatakan bahwa perubahan sosial sebagai suatu variasi dari caracara hidup yang telah diterima. maka bentuk yang sederhana tersebut akan berubah menjadi kompleks. Berikut ini beberapa ilmuwan yang mengungkapkan tentang batasan-batasan perubahan sosial. baik karena perubahan kondisi geografis. namun karena masyarakat mengalami perkembangan. Perubahan sosial yang terjadi memang telah ada sejak zaman dahulu. A. dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Berdasarkan sifatnya. dinamika dan komposisi penduduk. ideologi. namun dapat juga menuju ke arah kemunduran. perubahan yang terjadi bukan hanya menuju ke arah kemajuan. 1. Selo Soemardjan menjelaskan bahwa perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang memengaruhi istem sosialnya. Modifikasi-modifikasi tersebut terjadi karena sebab-sebab intern atau sebab-sebab ekstern. Suatu masyarakat pada masa tertentu bentuknya sangat sederhana. yaitu perubahan . Ada kalanya perubahan-perubahan yang terjadi berlangsung demikian cepatnya. termasuk di dalamnya nilai-nilai. kebudayaan. sehingga membingungkan manusia yang menghadapinya. Perubahan Lambat dan Perubahan Cepat Perubahan lambat disebut juga evolusi.

. Ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan. Contoh perubahan besar adalah dampak ledakan penduduk dan dampak industrialisasi bagi pola kehidupan masyarakat. e. d. b. Harus ada tujuan gerakan yang jelas dan dapat ditunjukkan kepada rakyat. Contoh perubahan kecil adalah perubahan mode rambut atau perubahan mode pakaian. perubahan besar adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang membawa pengaruh langsung atau pengaruh berarti bagi masyarakat. Terjadinya proses revolusi memerlukan persyaratan tertentu. serta menegaskan rasa tidak puas masyarakat dan keinginan-keinginan yang diharapkan untuk dijadikan program dan arah gerakan revolusi. ketegangan-ketegangan tersebut sulit dihindari bahkan semakin berkembang dan tidak dapat dikendalikan. Contoh perubahan secara revolusi adalah gerakan Revolusi Islam Iran pada tahun 1978-1979 yang berhasil menjatuhkan pemerintahan Syah Mohammad Reza Pahlevi yang otoriter dan mengubah sistem pemerintahan monarki menjadi sistem Republik Islam dengan Ayatullah Khomeini sebagai pemimpinnya. merumuskan. Seringkali perubahan revolusi diawali oleh munculnya konflik atau ketegangan dalam masyarakat.sosial mengenai unsur-unsur kehidupan atau lembaga-lembaga kemasyarakatan yang berlangsung relatif cepat. Sebaliknya. Harus bisa memanfaatkan momentum untuk melaksanakan revolusi. Adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat tersebut. c. a. Kemampuan pemimpin dalam menampung. Berikut ini beberapa persyaratan yang mendukung terciptanya revolusi. 2. Perubahan Kecil dan Perubahan Besar Perubahan kecil adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau pengaruh yang berarti bagi masyarakat.

3) Munculnya berbagai bentuk pertentangan (conflict) dalam masyarakat. baik dari tatanan negara hingga tatanan dalam keluarga. Sebab-Sebab yang Berasal dari Luar Masyarakat (Sebab Ekstern) . Perubahan yang Dikehendaki atau Direncanakan dan Perubahan yang Tidak Dikehendaki atau Tidak Direncanakan Perubahan yang dikehendaki atau yang direncanakan merupakan perubahan yang telah diperkirakan atau direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak melakukan perubahan di masyarakat. Contoh perubahan yang tidak dikehendaki atau tidak direncanakan adalah munculnya berbagai peristiwa kerusuhan menjelang masa peralihan tatanan Orde Lama ke Orde Baru dan peralihan tatanan Orde Baru ke Orde Reformasi. Revolusi Rusia (Oktober 1917) yang mampu menggulingkan pemerintahan kekaisaran dan mengubahnya menjadi sistem diktator proletariat yang dilandaskan pada doktrin Marxis. Revolusi tersebut menyebabkan perubahan yang mendasar.3. 2) Adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat. b . Perubahan yang tidak dikehendaki atau yang tidak direncanakan merupakan perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat dan dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibat sosial yang tidak diharapkan. Sebab-Sebab Perubahan Sosial Budaya Perubahan sosial dan kebudayaan di masyarakat dapat terjadi karena adanya sebab-sebab yang berasal dari masyarakat sendiri atau yang berasal dari luar masyarakat. Pihak-pihak tersebut dinamakan agent of change. Contoh perubahan yang dikehendaki adalah pelaksanaan pembangunan atau perubahan tatanan pemerintahan. a . Sebab-Sebab yang Berasal dari Dalam Masyarakat (Sebab Intern) Berikut ini sebab-sebab perubahan sosial yang bersumber dari dalam masyarakat (sebab intern) 1) Dinamika penduduk. Misalnya. yaitu seseorang atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin satu atau lebih lembaga-lembaga kemasyarakatan yang bertujuan untuk mengubah suatu sistem sosial. misalnya perubahan tata pemerintahan Orde Baru menjadi tata pemerintahan Orde Reformasi. baik penemuan yang bersifat baru (discovery) ataupun penemuan baru yang bersifat menyempurnakan dari bentuk penemuan lama (invention). 4. 4) Terjadinya pemberontakan atau revolusi sehingga mampu menyulut terjadinya perubahanperubahan besar. yaitu pertambahan dan penurunan jumlah penduduk.

2) Adanya peperangan. b . 1) Adanya pengaruh bencana alam. karena pihak yang menang biasanya akan dapat memaksakan ideologi dan kebudayaannya kepada pihak yang kalah. Sistem Pendidikan Formal yang Maju Pendidikan memberikan nilai-nilai tertentu bagi manusia. Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain Kontak dengan kebudayaan lain dapat menyebabkan manusia saling berinteraksi dan mampu menghimpun penemuan-penemuan baru yang telah dihasilkan. maka mereka harus menyesuaikan diri dengan keadaan alam dan lingkungan yang baru tersebut. Faktor Pendorong dan Penghambat Perubahan Sosial Budaya 1. Hal ini kemungkinan besar juga dapat memengaruhi perubahan pada struktur dan pola kelembagaannya. Berikut ini sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat. Jika pengaruh suatu kebudayaan dapat diterima tanpa paksaan.Perubahan sosial dan kebudayaan juga dapat terjadi karena adanya sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat (sebab ekstern). Faktor-Faktor Pendorong Perubahan a. Apabila masyarakat tersebut mendiami tempat tinggal yang baru. maka disebut demonstration effect. 3) Adanya pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Jika suatu kebudayaan mempunyai taraf yang lebih tinggi dari kebudayaan lain. B. maka disebut cultural animosity. Jika pengaruh suatu kebudayaan saling menolak. Penemuan-penemuan baru tersebut dapat berasal dari kebudayaan asing atau merupakan perpaduan antara budaya asing dengan budaya sendiri. terutama membuka pikiran dan mem- . Kondisi ini terkadang memaksa masyarakat suatu daerah untuk mengungsi meninggalkan tanah kelahirannya. Proses tersebut dapat mendorong pertumbuhan suatu kebudayaan dan memperkaya kebudayaan yang ada. baik perang saudara maupun perang antarnegara dapat me-nyebabkan perubahan. Bertemunya dua kebudayaan yang berbeda akan menghasilkan perubahan. maka akan muncul proses imitasi yang lambat laun unsur-unsur kebudayaan asli dapat bergeser atau diganti oleh unsur-unsur kebudayaan baru tersebut.

e . ras. dan gerakan revolusi untuk mengubahnya. . f . Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu Ketidakpuasan yang berlangsung lama di kehidupan masyarakat dapat menimbulkan reaksi berupa perlawanan. c . Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang Penyimpangan sosial sejauh tidak melanggar hukum atau merupakan tindak pidana. pertentangan.Untuk itu. Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain Kehidupan terasing menyebabkan suatu masyarakat tidak mengetahui perkembanganperkembangan yang telah terjadi. g . toleransi dapat diberikan agarsemakin tercipta hal-hal baru yang kreatif. Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain Penghargaan terhadap hasil karya seseorang akan mendorong seseorang untuk berkarya lebih baik lagi. Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya Ikhtiar harus selalu dilakukan manusia dalam upaya memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan menggunakan sumber daya yang terbatas. dapat merupakan cikal bakal terjadinya perubahan sosial budaya. Sistem Terbuka Masyarakat ( Open Stratification ) Sistem terbuka memungkinkan adanya gerak sosial vertikal atau horizontal yang lebih luas kepada anggota masyarakat. rasional. Faktor-Faktor Penghambat Perubahan a. sehingga masyarakat akan semakin terpacu untuk menghasilkan karya-karya lain. dan objektif. Hal ini akan memberikan kemampuan manusia untuk menilai apakah kebudayaan masyarakatnya dapat memenuhi perkembangan zaman atau tidak. Hal ini membuka kesempatan kepada para individu untuk dapat mengembangkan kemampuan dirinya. Orientasi ke Masa Depan Pemikiran yang selalu berorientasi ke masa depan akan membuat masyarakat selalu berpikir maju dan mendorong terciptanya penemuan-penemuan baru yang disesuaikan dengan perkembangan dan tuntutan zaman.biasakan berpola pikir ilmiah. Keadaan demikian merupakan pendorong terjadinya perubahan-perubahan baru dalam masyarakat dalam upayanya untuk mencapai keselarasan sosial. 2. d . h. dan ideologi yang berbeda akan mudah terjadi pertentangan yang dapat menimbulkan kegoncangan sosial. Hal ini menyebabkan pola-pola pemikiran dan kehidupan masyarakat menjadi statis. i . Masyarakat tidak lagi mempermasalahkan status sosial dalam menjalin hubungan dengan sesamanya. Heterogenitas Penduduk Di dalam masyarakat heterogen yang mempunyai latar belakang budaya.

Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis Setiap usaha perubahan pada unsur-unsur kebudayaan rohaniah. Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan Kondisi ini dapat dikarenakan kehidupan masyarakat yang terasing dan tertutup. g . Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan Integrasi kebudayaan seringkali berjalan tidak sempurna. Mereka mencurigai semua hal yang berasal dari Barat karena belum bisa melupakan pengalaman pahit selama masa penjajahan. misalnya oleh bangsa Barat. sehingga mereka cenderung menutup diri dari pengaruhpengaruh asing. Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat ( Vested Interest Interest) Organisasi sosial yang mengenal sistem lapisan strata akan menghambat terjadinya perubahan. d . Kondisi inilah yang menyebabkan terhambatnya proses perubahan. contohnya masyarakat pedalaman. Golongan masyarakat yang mempunyai kedudukan lebih tinggi tentunya akan mempertahankan statusnya tersebut.b . Tapi mungkin juga karena masyarakat itu lama berada di bawah pengaruh masyarakat lain (terjajah). e . biasanya diartikan sebagai usaha . f . Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing) Sikap yang demikian banyak dijumpai dalam masyarakat yang pernah dijajah oleh bangsa lain. Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional Sikap yang mengagung-agungkan tradisi dan masa lampau dapat membuat terlena dan sulit menerima kemajuan dan perubahan zaman. c . Lebih parah lagi jika masyarakat yang bersangkutan didominasi oleh golongan konservatif (kolot). Beberapa golongan masyarakat berupaya menghindari risiko ini dan tetap mempertahankan diri pada pola kehidupan atau kebudayaan yang telah ada. kondisi seperti ini dikhawatirkan akan menggoyahkan pola kehidupan atau kebudayaan yang telah ada.

C. Munculnya tatanan kehidupan masyarakat baru yang lebih modern dan ideal. Hal ini merupakan bentuk halangan terhadap perkembangan dan perubahan kebudayaan. Berikut ini hal-hal positif atau bentuk kemajuan akibat adanya perubahan sosial budaya. bahkan ideologi suatu masyarakat. Masyarakat cenderung menerima kehidupan apa adanya dengan dalih suatu kehidupan telah diatur oleh Yang Mahakuasa. Adakalanya adat dan kebiasaan begitu kuatnya sehingga sulit untuk diubah. 2. namun karena adat dan kebiasaan masyarakat masih banyak yang menggunakan sabit atau ani-ani. Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar ideologi Adat atau kebiasaan merupakan pola-pola perilaku bagi anggota masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. 3. Pola pikir semacam ini tentu saja tidak akan memacu pekembangan kehidupan manusia. Telah dijelaskan di depan bahwa perubahan sosial budaya dapat mengarah pada halhal positif (kemajuan) dan hal-hal negatif (kemunduran). Tergesernya bentuk-bentuk budaya nasional oleh budaya asing yang terkadang tidak sesuai dengan . Memunculkan ide-ide budaya baru yang sesuai dengan perkembangan zaman. Misalnya. i . Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki Pandangan tersebut adalah pandangan pesimistis. 1. maka mesin pemotong padi tidak akan digunakan. Perilaku Masyarakat sebagai Akibat Adanya Perubahan Sosial Budaya Perubahan sosial budaya akan mengubah adat. 1. 4. kebiasaan.yang berlawanan dengan masyarakat yang sudah menjadi dasar integrasi masyarakat tersebut. h. memotong padi dengan mesin dapat mempercepat proses pemanenan. Berikut ini hal-hal negatif atau bentuk ke-munduran akibat adanya perubahan sosial budaya. Terciptanya penemuan-penemuan baru yang dapat membantu aktivitas manusia. cara pandang. Hal ini tentu saja memengaruhi pola dan perilaku masyarakatnya. Membentuk pola pikir masyarakat yang lebih ilmiah dan rasional.

Kalian diharapkan mampu memiliki dan mengembangkan sikap kritis terhadap proses perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat. 3. Demikian juga dengan sikap menerima setiap perubahan tanpa terkecuali. kalian harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan memperluas pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang. misalnya lunturnya kesadaran bergotong-royong di dalam kehidupan masyarakat kota. dan kondisi kehidupan masyarakat yang baru. Kalian sebagai pelajar tentu harus bisa menentukan sikap terhadap dampak perubahan sosial budaya yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. 4. mengingat sikap tersebut merupakan salah satu penyebab terhambatnya proses perubahan sosial budaya yang berujung pada terhambatnya proses perkembangan masyarakat dan modernisasi. 2. baik dari sisi pola pikir ataupun dari sisi pola kehidupannya (cultural lag atau kesenjangan budaya). Sikap Kritis terhadap Pengaruh Perubahan Sosial dan Budaya Apapun bentuk perubahan sosial budaya akan menghasilkan suatu bentuk. Perubahan sosial budaya yang bersifat positif dapat kita terima untuk memperkaya khazanah kebudayaan bangsa kita. sebaliknya perubahan sosial budaya yang bersifat negatif harus kita saring dan kita cegah perkembangannya dalam kehidupan masyarakat kita. Lunturnya kaidah-kaidah atau norma budaya lama. meskipun perubahan tersebut mengarah pada perubahan yang bersifat negatif. Sikap apriori yang berlebihan tentu saja tidak perlu kalian kedepankan. Namun di sisi lain. nilai-nilai dan norma kehidupan bangsa yang luhur harus dapat terus kalian jaga dan lestarikan . D. pola. Munculnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial baru yang makin kompleks.kaidah budaya-budaya nasional. Sikap tersebut cenderung akan membuat kita meniru (imitasi) terhadap setiap perubahan sosial budaya yang terjadi. Dalam pelaksanaannya. Adanya beberapa kelompok masyarakat yang mengalami ketertinggalan kemajuan budaya dan kemajuan zaman.

Selasa. 30 November 2010 Materi: Perubahan Sosial .

pertumbuhan dan keruntuhan . komposisi penduduk. Samuel Koenig Perubahan sosial menunjuk pada modifikasi yang terjadi dalam pola kehidupan manusia karena sebab intern dan ekstern 6. ideology maupun adanya difusi ataupun penemuan baru dalam masyarakat 5. sikap – sikap dan pola – pola perikelakuan diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat 2. terutama menekankan pengaruh yang besar dari unsur kebudayaan material terhadap unsur non material 2. PERUBAHAN SOSIAL 1. termasuk didalamnya nilai – nilai.SKL 6 Menjelaskan proses perubahan sosial pada masyarakat dan dampaknya Materi: • Teori perubahan • Bentuk perubahan • Faktor pendorong dan penghambat perubahan • Dampak modernisasi dan globalisasi • Mengatasi memudarnya jati diri bangsa Ringkasan A. tidak dapat direncanakan atau diarahkan ke titik tertentu. tetapi dalam kehidupan sehari – hari kita telah menyentuh perubahan. Adapun definisi perubahan sosial menurut beberapa tokoh: 1. sosiologi mempelajari statika dan dinamika masyarakat social meskipun perubahan kita terpusat pada aspek statika masyarakat. kebudayaan. Kingsley Davis Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat 4. Teori Siklus Teori siklus melihat perubahan merupakan sesuatu yang berulang – ulang. Mac Iver Perubahan sosial adalah terjadinya perubahan dalam hubungan sosial (social relationships) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) 3. tradisional dan modern tidak jelas Menurut beberapa ahli: Oswald Spengler. material. Definisi Perubahan Menurut Auguste Comte. Jerman (1880 –1936) : setiap peradaban besar mengalami proses kelahiran. Gillin dan Gillin Perubahan sosial merupakan variasi cara hidup yang telah diterima yang disebabkan karena kondisi geografis. Tidak ada proses perubahan masyarakat secara bertahap sehingga batas antara pola hidup primitif. Selo Soemarjan Segala perubahan pada lembaga – lemabaga kemasyrakatan dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya. Teori – Teori Perubahan Sosial Menurut Lauer ada dua teori utama perubahan sosial: a. William F. Ogburn Ruang lingkup perubahan sosial mencakup unsur kebudayaan material dan non material.

Misal dari kelompok homogen ke kelompok yang heterogen sifat dan susunannya (Herbert Spencer) c) Teori Evolusi Multilinear Teori ini menekankan penelitian terhadap tahap perkembangan yang tertentu dalam evolusi masyarakat. Teori Revolusi Perubahan sosial menurut teori revolusi adalah perubahan sosial budaya berlangsung secara drastic atau cepat yang mengarah pada sendi utama kehidupan masyarakat (termasuk kembaga kemasyarakatan) Karl Marx berpendapat bahwa masyarakat berkembang secara linier dan bersifat revolusioner. dapat direncanakan atau diarahkan Beberapa tokoh sosiologi mengemukakan tentang teori linier yaitu: Emile Durkheim: Masyarakat berkembang dari solidaritas mekanik ke solidaritas organic Max Weber : Masyarakat berubah secara linier dari masyarakat yang diliputi oleh pemikiran mistik dan penuh tahayul menuju masyarakat yang rasional Herbert Spencer : mengembangkan teori Darwin. Spencer. namun setiap peradaban memiliki kemampuan meminjam kebudayaan lain dan belajar dari kesalahan untuk mencapai peradaban yang lebih tinggi Ibnu Kaldun: perubahan msayarakat diwarnai dengan pertumbuhan dan penaklukan kebudayaan. tahap metafisis (abstraksi) dan tahap ilmiah (positif) Sedangkan Lenski berpendapat bahwa masyarakat berubah dari pra industri. Arnold Toynbee: sejarah peradaban adalah rangkaian siklus kemunduran dan pertumbuhan. bahwa orang – orang yang cakap yang akan memenangkan perjuangan hidup Ketiga tokoh diatas menggambarkan bahwa setiap masyarakat berkembang melaui tahapan yang pasti Teori Linier dibedakan menjadi: f. tardisional dan bersahaja menuju masyarakat modern yang kompleks dan maju secara bertahap Comte mengemukakan perkembangan masyarakat mengikuti perkembangan cara berfikir masyarakat tersebut yaitu tahap teologi (khayalan). komplek hingga sempurna. Hal ini akibat konflik antara orang menetap dan orang nomaden b. dari yang bercorak feodal lalu berubah revolusioner menjadi masyarakat . berawal dari bentuk sederhana. Tokohnya antara lain. misal penelitian pengaruh sistem perubahan sistem mata pencaharian dari berburu ke sistem pertanian atau terhadap sistem kekeluargaan dalam masyarakat yang bersangkutan g. Comte. industri dan pasca industri Beberapa teori Evolusi a) Teori Evolusi Unilinear Masyarakat mengalami perkembangan sesuai dengan tahapan tertentu. idealistis dan sensasi) yang berputar tanpa akhir. Suatu Variasi dari teori ini adalah Cylical theories dari Vilfredo Pareto b) Teori Evolusi Universal Perkembangan masyarakat tidaklah perlu melalui tahapan tertentu tetapi mengikuti suatu garis evolusi tertentu. Teori evolusi Perubahan sosial budaya berlangsung sangat lambat dalam jangka waktu lama. Perubahan sosial budaya dari masyarakat primitif.Pitirim Sorokin: semua peradaban besar berada dalam siklus tiga sistem kebudayaan (kebudayaan ideasional. Teori Linier atau Teori Perkembangan Perubahan sosial budaya bersifat linier atau berkembang menuju titik tertentu.

tetapi selau terjadi keseimbangan.kapitalis kemudian berubah menjadi masyarakat sosialis – komunis yang merupakan puncak perkembangan masyarakat Suatu revolusi dapat berlangsung dengan didahului suatu pemberontakan (revolt rebellion). atau bencana alam yang terus menerus b. Menurut Soerjono Soekanto factor internal tersebut adalah: . PROSES PERUBAHAN SOSIAL 1. Perubahan komulatif. kadang mengubah struktur masyarakat. Perubahan yang berpengaruh luas dan tidak berpengaruh luas Perubahan berpengaruh luas adalah perubahan yang mendasar sehingga dampaknya mempengaruhi segala sendi kehidupan. Ada keinginan umum mengadakan suatu perubahan 2. misal Program NKKBS. bencana alam. pergantian sistem politik dan pendidikan. Biasanya mengarah ke kemunduran (regress) 3. Perubahan yang direncanakan ke arah kemajuan (progress) dapat disebut pembangunan. Wajar ( wajib belajar 9 tahun). misal adanya penemuan baru. pemimpin harus mampu manampung keinginan masyarakat 4.. misal perubahan model pakaian. Berubahan bergelombang. misalnya. Perubahan yang direncanakan dan tidak direncanakan Perubahan yang direncanakan merupakan bentuk perubahan yang diproses melalui program atau rencana tertentu agar menghasilkan suatu perubahan tertentu pula. perubahan pola hidup dari masyarakat nomaden kemudian menetap 2. perubahan mode pakaian kalangan remaja Adapun pola – pola yang sering tampak pada perubahan sosial budaya adalah : a. yaitu gangguan keseimbangan dalam masyarakat yang selalu timbul kembali. BENTUK-BENTUK PERUBAHAN 1. misal perang. tidak mengubah struktur masyarakat. Faktor Penyebab Internal dan Eksternal Perubahan Sosial Perubahan sosial yang bersumber dari dalam masyarakat dapat terjadi melalui proses akumulasi. terjadinya gerakan reformasi yang telah menggantikan pemerintahan orde baru menjadi orde reformasi C. misal. gerak konjungtur dalam proses ekonomi c. masuknya listrik ke daerah terisolir Perubahan tidak berpengaruh luas hanya terbatas pada lingkungan tertentu saja. Adapaun perubahan yang tidak direncanakan umumnya terjadi karena diluar kehendak masyarakat. Misal. Perubahan secara cepat dan lambat Secara cepat dinamakan revolusi. yaitu gangguan keseimbangan yang berulang-ulang sehingga menghasilkan perubahan-perubahan baru. Misal proses industrialisasi pada masyarakat agraris. Revolusi Industri di Inggris. adanya kelompok yang dianggap mampu memimpin masyarakat 3. misal perubahan semangat kegotongroyongan yang mulai luntur. Adapun syarat revolusi adalah : 1. Revolusi Amerika Secara lambat disebut evolusi. Gangguan keseimbangan yang hanya sekali terjadi. baik yang bersifat progress maupun regress. Revolusi Sosial di Prancis. pemimpin menunjukkan suatu tujuan yang konkret dan dapat dilihat masyarakat 5. Proklamasi kemerdekaan RI. adanya momentum untuk revolusi B.

Konflik dalam masyarakat 4. Terjadi pemberontakan atau revolusi Discovery adalah penemuan kebudayaan atau sesuatu yang baru dalam masyarakat. individu yang kreatif yang memiliki inisiatif baru 3. peperangan 3.1. yaitu adanya unsur budaya lama yang hilang . 3. yaitu adanya unsur budaya baru yang ditambahkan kepada unsur lama yang masih berlaku . . Kontak dengan kebudayaan lain . menjalar maupun beberapa penemuan baru mengakibatkan satu jenis perubahan. penemuan – penemuan baru (inovasi) baik discovery maupun invention hal ini karena: a) kesadaran individu.ahli dalam suatu kebudayaan c) perangsang bagi aktivitas – aktivitas penciptaan dalam masyarakat Pengaruh dari penemuan baru tersebut dapat bersifat memancar.Dekulturisasi.individu akan kekurangan dalam kebudayaannya b) kualitas ahli. Sistem lapisan masyarakat terbuka .Sinkretisme. Pengaruh kebudayaan lain.Subtitusi yaitu unsur kebudayaan lama diganti dengan unsur kebudayaan baru yang lebih berdaya guna . bencana alam 2. menjalar (mengakibatkan perubahan pada bidang yang lain) atau beberapa penemuan baru dapat mengakibatkan timbulnya satu jenis perubahan. perpecahan dari masyarakat tersebut 2. sebab yang berasal dari lingkungan alam fisik. Invention adalah proses dimana suatu unsur baru dihasilkan dengan mengkombinasi atau menyusun kembali unsur-unsur lama yang telah ada dalam masyarakat. yaitu unsur budaya lama bercampur dengan budaya baru sehingga membentuk sistem baru . yaitu masuknya unsur – unsur budaya yang sama sekali baru sehingga membawa perubahan yang sangat besar Faktor Pendorong Perubahan Sosial 1. baik berupa alat atau ide/gagasan.difusi antar masyarakat 2.Originasi. munculnya kelompok sosial yang inovatif dan kreatif 4. pemimpin yang progresif Adapun menurut Soerjono Soekanto faktor eksternal (diluar masyarakat tersebut) penyebab perubahan sosial adalah : 1. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang dan bukan merupakan delik 5. Adapun yang termasuk proses akulturasi adalah. Sistem pendidikan formal yang maju 3. yaitu melalui difusi. Faktor dari dalam selain hal tersebut diatas juga terdapat faktor internal lain: 1.difusi intra masyarakat . Kemudian penemuan baru tersebut dapat menyebar (berakibat ke banyak segi kehidupan). bertambah atau berkurangnya penduduk 2.Adisi. misal gempa bumi. Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginanuntuk maju 4. Jika discovery diakui dan telah diterima bahkan sudah diterapkan maka akan menjadi invention. akulturasi dan asimilasi.

munculnya konflik sosial dan horizontal c. pendidikan. Penyesuaian Masyarakat terhadap Perubahan Adanya unsur – unsur baru dalam masyarakat dapat mengakibatkan gangguan terhadap keserasian masyarakat. Proses tersebut dapat dicapai melalui reorganisasi atau reintegrasi yaitu proses pembentukan norma – norma dan nilai-nilai baru agar serasi dengan lembaga – lembaga kemasyarakatan yang telah mengalami perubahan b. Umumnya saluran tersebut adalah lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam bidang pemerintahan. Merton disebut anomie b. Penduduk yang heterogen 7. Oleh R. Dampak Perubahan Sosial a. terjadinya berbagai bentuk kerusakan lingkungan dan bencana pencemaran e. ekonomi. Dampak Positif Dampak positif perubahan sosial adalah munculnya penyesuaian atau akomodasi. Oreintasi ke masa depan 9. Prasangka terhadap hal-hal yang baru atau asing atau sikap tertutup 7. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang –bidang kehidupan tertentu 8. Adat atau kebiasaan 9. Apabila ketidakserasian dapat dipulihkan kembali maka keadaan tersebut dinamakan penyesuaian (adjustment). GLOBALISASI DAN MODERNISASI Pengertian Modernisasi Pengertian modernisasi menurut beberapa ahli adalah: .6. Sikap masyarakat yang sangat tradisional 4. Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat atau vested interest 5. Nilai bahwa hidup ini pada hakekatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki 2. Hambatan –hambatan yang bersifat ideologis 8. tidak berfungsinya secara optimal berbagai pranata sosial yang ada d. Saluran – saluran perubahan sosial dan budaya (avenue or channel of change) merupakan saluran-saluran yang dilalui oleh proses perubahan.K. agama. adanya disorientasi nilai dan norma. Bila sebaliknya maka dinamakan ketidaksesuaian sosial (maladjustment). Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain 2. Kondisi tersebut meliputi hal sebagai berikut: a. Dampak Negatif Dampak negatif dari perubahan sosial adalah disintegrasi atau disorganisasi. Adanya penyesuaian memungkinkan dicapainya tahap perkembangan sosial baru yang yang lebih maju dan lebih baik dari keadaan sebelumnya. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya Faktor Penghambat Perubahan Sosial 1. Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat 3. rekreasi dan lain-lan 3. Rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integrasi kebudayaan 6. munculnya krisis multidimensi Adapun bentuk-bentuk disintegrasi sebagai dampak perubahan sosial adalah: 1) Kriminalitas 2) Pergolakan daerah dan separatisme 3) Aksi protes (demonstrasi) 4) Kenakalan remaja 5) Prostitusi D.

Astrid S. Schoorl merumuskan penerapan ilmu pengetahuan ilmiah yang ada kepada semua aktivitas merupakan factor penting dalam modernisasi Dilihat dari definisi diatas modernisasi dapat dilihat sebagai suatu perubahan fisik yaitu cara – cara tradisional kearah modern atau penggunaan teknologi atau mesin serta dari pola pikir yaitu pola pikir tradisional menjadi pola pikir rasional. Senantiasa menyadari potensi-potensi yang ada pada dirinya 7. adanya sistem pengumpulan datayang baik dan teratur dan terpusat 4. sistem administrasi yang baik. yang benar-benar mewujudkan birokrasi 3. Senantiasa siap menerima perubahan 3. Percaya pada keampuhan iptek 9.W. Tujuan globalisasi adalah untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama misalnya yerbentuknya PBB. Oghburn dan Nimkoff : modernisasi tidak sama dengan reformasi yang menekankan pada factor – factor rehabilitasi. Selo Soemardjan : globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia. Senantiasa mempunyai informasi yang lengkap mengenai pendiriannya 5.Susanto: modernisasi adalah proses pembangunan yang diberikan oleh perubahan demi kemajuan 3. Tidak parah pada nasib 8. tingkat organisasi yang tinggi 6. Adapun konsep manusia modern dikemukakan oleh Alex Inkeles adalah sebagai berikut: 1. Modernisasi bersifat preventif dan konstruktif 4. Ditandai oleh kesenjangan tingkat kehidupan antara masyarakat industri dan masyarakat dunia ketiga(yang pernah dijajah Barat dan mayoritas . Menyadari hak-hak. OKI 2. Alex Inkeles : modernisasi adalah sikap – sikap tertentu yang menandai manusia dalam setiap masyarakat modern 2. sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial Setiap modernisasi hal yang paling mendukung adalah sumber daya manusia modern. Bersikap terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru dan penemuan-penemuan baru 2. cara berfikir yang ilmiah (scientific thinking) 2. J. kewajiban serta kehormatan orang lain Pengertian Globalisasi Pengertian Globalisasi menurut beberapa ahli adalah : 1. penciptaan iklim yang favourable dari masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat – alat komunikasi massa 5. Soerjono Soekanto : modernisasi adalah suatu bentuk perubahan sosial yang biasanya merupakan perubahan sosial yang terarah (directed change) yang didasarkan pada suatu perencanaan yang disebut sosial planning 5. Menurut Anthony Giddens (1989).1. proses peningkatan kesalingtergantungan masyarakat dunia dinamakan dengan globalisasi. Praktis dan efisien Syarat modernisasi menurut Soerjono Soekanto adalah : 1. Lebih banyak berorientasi ke masa kini dan masa mendatang 6. Mempunyai kepekaan terhadap masalah – masalah yang dihadapi di sekitarnya 4. Schoorl : modernisasi merupakan penggantian teknik produksi dari cara – cara tradisional ke cara-cara yang tertampung dalam pengertian revolusi industri.

Meningkatnya angka kriminalitas dan kenakalan remaja 6. Tercapainya kemajuan kebudayaan bangsa 2. Terjadinya cultural shock. Melemahnya etos kerja tradisional 5. kelompok masyarakat yang kedudukan atau status sosialnya sudah mapan 2. Masyarakat penerima globalisasi ada yang mampu menerima globalisasi tersebut atau ada yang menolak. Meningkatnya sector ekonomi.hidup dari pertanian) Globalisasi terbentuk oleh adanya kemajuan teknologi di bidang komunikasi dunia. pentingnya pendidikan) 2. barang konsumsi. Menumbuhkan dinamika terbuka dan tanggap terhadap unsur –unsur pembaruan Dampak negatif globalisasi 1. kelompok masyarakat yang belum mapan atau belum siap menerima perubahan 2. Adapun mereka yang menolak biasanya adalah : 1. Pudarnya sistem kepercayaan atau religi tradisional 3. politik dan kepercayaan serta sukar disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masyarakat. menyangkut ideologi. kelompok masyarakat kota yang telah menikmati berbagai media komunikasi dan informasi globalisasi 3. Menimbulkan kesenjangan sosial ekonomi Dampak positif globalisasi 1. Meningkatnya tingkat pencemaran lingkungan 7. kelompok masyarakat dari kalangan generasi tua yang cenderung mencurigai globalisasi Adapun kelompok masyarakat atau individu yang menerima globalisasi adalah 1. Sedang unsur globalisasi yang sulit diteriba biasanya berupa teknologi yang rumit dan mahal. Biasanya unsur globalisasi yang mudah diterima masyarakat adalah berupa teknologi tepat guna dan mudah aplikasinya. transportasi dan komunikasi 4. kelompok masyarakat dari kalangan generasi muda yang memiliki kecenderungan terbuka menerima unsur-unsur perubahan dan modernisasi Dampak Perubahan Sosial Budaya sebagai Akibat Modernisasi dan Globalisasi Dampak positif modernisasi adalah 1. etos kerja. Meningkatnya efesiensi dan efektifitas kerja. Masuknya nilai – nilai positif (disiplin. Bergesernya nilai budaya akibat kemajuan di bidang teknologi dan pengetahuan 4. yaitu masyarakat mengalami disorientasi dan frustasi karena tidak siap menerima kenyataan perubahan akibat globalisasi . Mempercepat proses pembangunan karena perkembangan iptek 3. Meningkatnya industri yang memungkinkan masyarakat lebih sejahtera (lapangan kerja. pendidikan formal serta unsur yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat. pendidikan. volume ekspor dan lain-lain) 3. kelompok masyarakat tertinggal yang terasing 3. kesehatan dan kualitas sumber daya manusia Dampak negatif modernisasi antara lain 1. Pudarnya pengetahuan tradisional 2.

Meningkatnya sikap egois dan materialistis 8. Melakukan revitalisasi budaya. Jati diri bangsa Indonesia antara lain 1. Munculnya kondisi disharmonis 7. yaitu membuat suatu budaya mengakar dan berfungsi bagi keperluan sehari-hari masyarakat 4. Terjadinya cultural lag yaitu unsur – unsur globalisasi tidak berlangsung secara serempak 3. tetapi pada faktanya sekarang ini banyak generasi muda merasa asing di negeri sendiri. Kerusakan lingkungan Upaya Mencegah Memudarnya Budaya dan Jati Diri Bangsa Adanya arus globalisasi dan modernisasi memunculkan masalah pada generasi muda. Adapun tantangan global terhadap keberadaan jati diri yang dimiliki bangsa adalah adanya sikap. Generasi muda merupakan pewaris kebudayaan maupun berkewajiban mempertahankan jati diri bangsa. yaitu upaya perombakan dan penyesuaian sedemikian rupa sehingga unsur-unsur budaya tersebut menjadi penting kembali 3. menghormati harkat dan martabat orang lain (santun dan malu terhadap hal yang berkaitan dengan kesusilaan) 5. mementingkan gotong royong 4. dapat menerima perbedaan serta menghargai perbedaan Adanya modernisasi maupun globalisasi dapat memudarkan budaya dan jati dir bangsa. Melakukan refungsionalisasi budaya.2. kenakalan remaja 6. Melakukan reorientasi budaya (culture reorientation). Anomi. senantiasa menempuh jalan musyawarah 3. Mengupayakan pelembagaan budaya 5. Jati diri bangsa Indonesia adalah budaya-budaya yang khas atau karakter yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang mampu membedakan dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Munculnya pola kehidupan yang kompetitif dan disorganisasi sosial 9. Konsumerisme 2. unsur atau nilai: 1. Tantangan global terhadap eksistensi Jati Diri Bangsa Jati Diri Bangsa Indonesia Bangsa Indonesia adalah masyarakat multikultur yang sesungguhnya sulit untuk dirumuskan jati dirinya. mementingkan nilai-nilai religius dan ketakwaan terhadap Tuhan YME 2. Adanya demoralisasi. Sekulerisme 4. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain: 1. Westernisasi 3. pihak swasta maupun secara penuh kesadaran oleh masyarakat itu sendiri. Tetapi bangsa Inodesia memiliki puncak-puncak kebudayaan daerah yang luhur dan akhirnya diterima oleh seluruh bangsa sehingga memunculkan budaya nasional. Oleh karena itu upaya mencegah memudarnya budaya dan jati diri bangsa perlu dilakukan baik oleh pemerintah. fungsi dan asalusul suatu subkebudayaan 2. Melakukan implementasi budaya Materi: Lembaga Sosial . Kekurangmandirian 5. yaitu aktivitas menengok kembali keberadaan budaya sebagai langkah awal untuk memperkenalkan budaya sendiri kepada generasi baru yang belum memahami nama. yaitu keadaan tanpa nilai karena nilai dan norma lama telah ditinggalkan sedang nilai dan norma baru belum terbentuk.

Horton dan Hunt. PROSES PERTUMBUHAN LEMBAGA a. kebiasaan (folkways). berkaitan dengan kebutuhan pokok 2. Mempunyai suatu atau beberapa tujuan tertentu 4. Koentjoroningrat memberi batasan yang dimaksud dengan pranata sosial adalah sistem yang menjadi wahana yang memungkinkan warga masyarakat itu untuk berinteraksi menurut pola resmi atau suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas untuk memenuhi kebutuhan kompleks khusus dalam kehidupan manusia B. berdasarkan kekuatan pengikatnya terbentuk melalui cara(usage). PENGERTIAN LEMBAGA SOSIAL Lembaga Sosial menurut para ahli: 1. berdasarkan proses norma-norma dalam pembentukannya sebagai lembaga yaitu proses pelembagaan (institutionalization) . Mempunyai tingkat kekekalan tertentu sehingga orang menganggapnya sebagai himpunan norma yang sudah sewajarnya harus dipertahankan 3. Merupakan suatu organisasi pola pemikiran dan pola perilaku yang terwujud melalui aktivitas kemasyarakatandan hasilnya terdiri atas adat istiadat. Kornblum mengemukakan bahwa lembaga sosial sebagai suatu struktur status dan peran yang diarahkan ke pemenuhan keperluan dasar anggota masyarakat 4. merupakan seperangkat aturan 3. diakui. Mac Iver dan Page yaitu tata cara atau prosedur yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia yang berkelompok dalam suatu kelompok kemasyarakatan yang dinamakan asosiasi 2. Unsur penting lembaga sosial yaitu 1. dihargaai dan ditaati dalam kehidupan serta norma norma yang internalized yaitu norma telah meresap dalam jiwa anggota masyarakat c. lembaga sosial adalah suatu sistem norma untuk mencapai tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dipandang penting 3. Mempunyai alat-alat perlengkapan yang dipergunakan untuk mencapai tujuan .SKL 7 Menjelaskan peran dan fungsi lembaga sosial Materi: • Pengertian dan hakekat lembaga • Tipe-tipe lembaga • Peran dan fungsi lembaga Ringkasan A. merupakan cara bertindak yang mengikat C. tata kelakuan (mores) dan adat (custom) b. yaitu dikenal. CIRI – CIRI LEMBAGA 1. tata kelakuan dan kebiasaan serta unsur-unsur kebudayaan yang secara langsung dan tidak tergabung dalam suatu unit yang fungsional 2.

walau masyarakat tidak mampu memberantasnya. masyarakat industri . Katholik. bertujuan meneliti sejarah timbul dan berkembangnya 2. Contoh : institusi pendidikan 2. misal. memberikan pedoman pada anggota anggota masyarakat bagaimana ia harus bertingkah laku di dalam menghadapi masalah-masalah dalam masyarakat yang bersangkuatan 3. Mempunyai lambang atau simbol yang menggambarkan tujuan dan fungsinya 6. bertujuan menelaah suatu lembaga tertentu dalam berbagai masyarakat berlainan atau berbagai lapisan sosial masyarakat 3. Dari Sudut Fungsinya a. memberikan pegangan kepada masyarakat untuk menandakan sistem pengendalian sosial yaitu sistem pengawasan dari masyarakat terhadap tingkah laku anggota-anggotanya D. Dari Sudut Sistem Nilai yang Diterima oleh Masyarakat a. Analisis fungsional. crescive institutions : tidak sengaja dibentuk dari adat istiadat masyarakat. Kristen. enacted institutions : sengaja dibentuk dari adat istiadat masyarakat. Dari Sudut Perkembangannya a. general institutions : diterima oleh sebagian besar masyarakat dunia. menjaga keutuhan masyarakat yang bersangkutan 2. Contoh : keluarga. pencoleng 4.5. Dari Sudut Penerimaan Masyarakat a. resstricted institutions : dikenal oleh masyarakat tertentu saja. budha dan Hindu 5. basic institutions : penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat. Contoh: pranata agama b. Contoh : penjahat. Mempunyai tradisi tertulis ataupun tidak tertulis yang merupakan dasar dari pranata yang bersangkuat dalam menjalankan fungsinya Unsur penting Lembaga Sosial 1. unsanctioned institutions : ditolak oleh masyarakat. Contoh: sekolah dan perusahaan dagang b. yaitu menganalisis hubungan antara lembaga-lembaga dalam masyarakat Fungsi Pranata 1. sekolah. Dari Sudut Penyebarannya a. tersusun dan terstruktur 3. negara b. pernikahan b. operative institutions : berfungsi menghimpun pola-pola atau tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan dari masyarakat yang bersangkutan. Merupakan seperangkat aturan dan perilaku yang relatif tetap. Contoh : pranata agama Islam. Analisis secara historis. Contoh : institusi agama. Merupakan cara bertindak yang mengikat Cara Mempelajari Lembaga Sosial 1. Pranata sosial mencakup kebutuhan dasar (basic need) 2. TIPE – TIPE LEMBAGA Menurut Gillin dan Gililin tipe lembaga sosial dapat ditinjau dari berbagai sudut antara lain 1. Analisis komparatif. approved atau social sanctional institutions : diterima oleh masyarakat. subsidiary institutions: dianggap kurang penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat. Contoh : rekreasi 3.

Karakteristik Keluarga Menurut Mac Iver dan Charlen Horton: 1) merupakan hubungan perkawinan 2) bentuk suatu kelembagaan yang berkaitan dengan hubungan perkawinan yang dibentuk atau dipelihara 3) mempunyai suatu sistem tata nama (nomeclatur) termasuk perhitungan garis keturunan 4) mempunyai fungsi ekonomi yang dibentuk oleh anggotanya 5) merupakan tempat tinggal bersama. reproduksi 3. masa persiapan sebelum perkewinan. Meliputi peminangan atau pertunangan 2) tahap perkawinan atau nuptual stage. BEBERAPA LEMBAGA YANG PENTING DI MASYARAKAT 1. rumah atau rumah tangga b. afeksi 5. regulative institutions : bertujuan mengawasi adat istiadat atau tata kelakuan yang ada dalam masyarakat. misalnya pranata hukum seperti kejaksaan dan pengadilan D. perlindungan dan ekonomi . keduanya sebaiknya sudah berusia 21 tahun keatas d. yaitu : 1) antar anggota mempunyai hubungan yang intim dan hangat 2) kooperatif 3) face to face 4) anggota keluarga memberlakukan anggota yang lain sebagai tujuan bukan alat untuk mencapai tujuan c.anak 3) tahap pemeliharaan anak-anak atau child rearing stage yaitu keluarga dengan anak-anak hasil perkawinan 4) Tahap keluarga dewasa atau maturity stage yaitu suatu kelaurga dengan anak-anak yang telah mampu berdiri sendiri dan membentuk keluarga baru Menurut UU No 1 Tahun 1974 Perkawinan adalah ikatan lahir dan batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan YME Perkawinan harus didasarkan persetujuan kedua calon mempelai. Lembaga Keluarga a. pengaturan hubungan biologis 2. Ciri – ciri Keluarga Merupakan gemeinscaft yang didalamnya terdapat ciri kelompok primer.b. Proses Terbentuknya Keluarga 1) tahap formatif atau pre neptual. sosialisasi 4. definisi status 6. yaitu ketika dilangsungkannya perkawinan dan sesudahnya tetapi sebelum melahirkan anak. Fungsi dan Peran Lembaga Keluarga Menurut Horton dan Hunt : 1.

keluarga (informal). Menyediakan sarana untuk pembangkangan 4. Mempertahankan sistem kelas sosial 5. Jadi keluarga sebagai wadah pembentukan tingkah laku masyarakat termasuk dalam saluran penerus tradisi/budaya dalam masyarakat Berkembangnya gaya hidup baru yang merusak fungsi keluarga menurut Giddens yaitu: hidup bersama diluar nikah (cohabitation). Lembaga Pendidikan Lingkungan pendidikan dibedakan menjadi 3. misalnya kursus dan bimbingan belajar Menurut Horton dan Hunt fungsi lembaga pendidikan adalah sebagai berikut: Fungsi Manifest Pendidikan Fungsi Utama Manifes Pendidikan Fungsi manifest pendidikan merupakan fungsi yang tampak dan dapat dirasakan manfaat nya secara langsung oleh masyarakat 1) membantu orang untuk sanggup mencari nafkah 2) menolong orang untuk mengembangkan potensinya demi pemenuhan kebutuhan pribadi dan pembangunan masyarakat Fungsi Tambahan Manifest Pendidikan 1) melestarikan kebudayaan melalui proses pewarisan 2) merangsang partisipasi demikratis dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional 3) memperkaya kehidupan dengan pengembangan cakrawala intelektual dan estetika 4) meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan pribadi dan berbagai kursus 5) meningkatkan taraf kesehatan melalui olah raga 6) menciptakan warga negara yang patriotik melalui berbagai pelajaran 7) menunjang integrasi antara ras yang berbeda 8) membentuk kepribadian melalui tata tertib dan aturan lembaga pendidikan Fungsi Laten Pendidikan 1. Tipe ekonomi Komunis yaitu dipimpin oleh partai tunggal d. Menciptakan ketidakdewasaan atau memperpanjang masa remaja 2. Alat mobilitas sosial 3. sekolah (formal) dan masyarakat (non formal). Tipe ekonomi campuran yaitu gabungan antara sistem kapitalis dan sosialis c. Lembaga Ekonomi Lembaga ekonomi merupakan lembaga yang menangani masalah kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan produksi. Sistem ekonomi masyarakat fasis yaitu masyarakat yang dipimpin oleh suatu partai diktaktor yang .Ada pula yang menambahkan keluarga berfungsi sebagai pengawas atau kontrol sosial Fungsi latennya adalah menerusan gelar kebangsawanan Adapun peran keluarga adalah dasar pembantu utama struktur sosial yang lebih luas. distribusi dan konsumsi barang dan jasa yang diperlukan bagi kelangsungan hidup bermasyarakat Ada beberapa tipe sistem ekonomi di dunia yaitu: b. Mengurangi pengendalian orang tua 3. keluarga orang tua homoseksual (gay parent families) dan hidup membujang 2.

memelihara kesiapsiagaan atau kewspadaan dalam menghadapi bahaya . melindungi para warga mayarakat atau warga negara dari serangan bangsa lain 6. media massa 3) pembentukan tentara nasional dari suatu negara merdeka dengan partisipasi semua golongan yang ada dalam masyarakat 4) mengadakan upacara pada kesempatan tertentu Menurut Weber dominasi dibagi menjadi 3 jenis 1) Dominasi kharismatik yang didasarkan pada kewibawaan atau kharisma seseorang 2) Dominasi Tradisional didasar pada tradisi dan keturunan 3) Dominasi Legal – Rasional yaitu didasarkan kepada aturan hukum yang dibuat dengan sengaja atas dasar pertimbangan rasional Lembaga politik mempunyai fungsi umum sebagai berikut: 1) Menghubungkan antara kekuasaan dengan warga masyarakat sehingga keteraturan tertib sosial terpelihara 2) Menangani masalah administrasi dan tata tertib umum demi terciptanya keamanan dan ketentraman masyarakat Adapun yang ditertibkan adalah kepentingan-kepentingan dari warga masyarakat itu sendiri sehingga tidak terjadi benturan antara kepentingan antar individu maupun kelompok. Lembaga Politik Kornblum mendefinisikan institusi politik sebagai seperangkat norma dan status yang mengkhususkan diri pada pelaksanaan kekuasaan dan wewenang. Sistem ekonomi Indonesia bertumpu pada pasal 33 UUD 1945 Fungsi Lembaga Ekonomi Dalam hal ini mengacu pada fungsi pasar yaitu: 1) mengatur kehidupan sosial dan ekonomi 2) tempat pertukaran bebas 3) mengubah struktur sosial budaya 4. menyelenggarakan pelayanan seperti perawatan kesehatan. kekuasaan yudikatif dan kekuasaan eksekutif. meyelesaikan konflik yang terjadi di antara para warga masyarakat sehubungan dengan kepentingan tertentu dari warga masyarakat yang bersangkutan 4. pendidikan. kesejahteraan dan seterusnya 5. Sebagai wujud nyata atau pelaksana dari kekuasaan. melembagakan norma melalui undang-undang yang disampaikan oleh badan legislatif 2. lembaga politik mempunyai fungsi sebagai berikut: 1.diorganisir oleh seorang pimpinan yang kharismatik e. Pembagian kekuasaan dan kewenangan di negara Indonesia dibagi menjadi kekuasaan legislatif. norma atau sejarah melalui pengajaran di sekolah . melaksanakan undang-undang yang telah disetujui 3. Terbentukanya suatu lembaga politik dalam arti terbentuknya suatu nation (bangsa) dalam suatu negara adalah sebagai berikut: 1) mengadakan kegiatan dan proyek yang dapat menjawab keinginan warga masyarakat 2) menekan adanya persamaan nilai. Untuk melaksanakan suatu kebijakan suatu lembaga memerlukan kekuasaan dan kewenangan dengan demikian kehidupan politik tidak lepas dari sistem penagturan pembagian kekuasaan dan kewenangan.

Pengalaman Adapun fungsi agama secara umum adalah : 1. perubahan pada pekerjaan. pekerjaan dan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan dunia usaha 2. mengatur harga jual barang d.. Praktek keagamaan/ Ritual 3. pedoman jiwa dalam mencari ketenangan dan kesegaran jiwa 8. mendapatkan bahan pangan b.. Menurut Kornblum (1988) penelitian terhadap lembaga ekonomi difokuskan pada pokok bahasan: pasar dan pembagian kerja. Umat 5. Lembaga sosial dalam masyarakat berfungsi sebagai. mengungkapkan keindahan (estetika) 7. meliputi pula ideologi-ideologi ekonomi yang mempengaruhi perkembangan masyarakat. ritual dan aturan perilaku dalam agama. Fungsi manifest agama berkaitan dengan segi-segi doktrin.. a. melakukan pertukaran barang c..Fungsi laten dari agama yaitu membagi masyarakat dunia ke dalam golongan sosial. mengatur hubungan antarmanusia dan manusia dengan Tuhannya 3.. Lembaga Agama Menurut Horton dan Hunt agama mempunyai fungsi manifest dan laten.. memberikan identitas kepada manusia sebagai umat dari suatu agama SOAL UJIAN NASIONAL 1. Lembaga ekonomi merupakan suatu lembaga yang mengurusi pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. pedoman perasaan keyakinan (belief) 6. Secara sosiologis agama sangatlah penting bagi kehidupan manusia karena pengetahuan dan keahlian tidak berhasil menjawab seluruh persoalan yang dihadapi manusia. Dari segi makro. Unsur Agama 1. agama menjalankan fungsi positif karena memenuhi kebutuhan masyarakat untuk secara berkal menegakkan dan memperkuat perasaan dan ide kolektif yang menjadi ciri dan inti persatuan masyarakat tersebut. Simbol agama 4. kelas sosial dan atas dasar agama ataupun tingkat keimanan. merupakan tuntunan prinsip benar dan salah 4. a. interaksi pemerintah dan lembaga ekonomi. pola atau cara untuk memenuhi kebutuhankat .5. Kepercayaan 2.. Menurut Durkheim fungsi agama dari segi mikro yaitu melalui komunikasi dengan Tuhannya orang yang beriman akan menjadi lebih kuat sehingga menurutnya fungsi agama ialah untuk menggerakkan kita dan membantu kita untuk hidup. pedoman mengungkapkan rasa kebersamaan 5. membatasi taraf hidup Jawab: E Lembaga ekonomi adalah lembaga sosial yang memenuhi tugas produksi dan distribusi barang-barang dan jasa-jasa dalam suatu masyarakat. menggunakan tenaga kerja e. Berikut ini yang bukan fungsi lembaga ekonomi adalah. sumber pedoman hidup bagi individu maupun kelompok 2.

b. adat istiadat atau tata kelakuan dalam masyar c. aturan di masyarakat tentang generasi muda d. tata tertib di masyarakat untuk kebaikan bersama e. tata tertib di masyarakat sesuai tujuan sosial Jawab: A Horton dan Horton mendefinisikan lembaga sosial sebagai sistem norma-norma sosial dan hubunganhubungan yang terorganisir, yang menyatukan nilai-nilai dan prosedur tertentu dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. 3. Perhatikan kegiatan lembaga keluarga berikut ini! 1. menyediakan makan dan minum untuk anggotanya 2. memberikan air susu ibu (asi) untuk bayi yang dilahirkan 3. membiasakan sopan santun terhadap orang yang lebih tua 4. mematikan televisi ketika sedanga ada orang sembayang Yang termasuk fungsi sosialisasi adalah a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4 e. 3 dan 4 Jawab: E Disini sebagai fungsi sosialisasi keluarga bertanggungjawab untuk mengajarkan anggota baru masyarakat tentang apa yang seharusnya mereka ketahui, perilaku apa yang seharusnya dilakukan agar dapat berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat 4. Masyarakat Eropa mengalami perubahan menuju kemajuan karena mengamalkan ajaran agama Protestan yang menekankan cara hidup hemat dan kerja keras. Kenyataan tersebut menunjukkan peran agama sebagai.... a. ajaran tentang ketuhanan b. faktor pendorong kehidupan sosial c. tuntutan hidup masyarakat tertentu d. tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan e. norma untuk mencapai kebahagiaan abadi Jawab : D konsep tersebut diuraikan oleh Weber bahwa pada masa itu baginya bahwa semua aktivitas kehidupan dikaitkan dengan agama karena agama berperan sebagai tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan. 5. Masyarakat membangun lembaga ekonomi dalam bentuk perusahaan, badan usaha, maupun koperasi. Semua lembaga ekonomi tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap.... a. keamanan dan kedamaian b. ketertiban dan keteraturan c. kemakmuran dan kesejahteraan d. kerukunan dan ketenangan e. keutuhan dankebersamaan Jawab : C Karena lembaga ekonomi merupakan lembaga sosial yang menangani masalah kesejahteraan material guna tercapai kemakmuran bagi kelangsungan hidup masyarakat.

6. Fungsi pranata agama bagi kelangsungan hidup bermasyarakat adalah mengatur kegiatan bersama dalam memenuhi kebutuhan terhadap.... a. ketertiban dan keamanan b. kehidupan ekonomi c. kebahagiaan hakiki d. kerukunan hidup bersama e. prinsip benar atau salah Jawab : C Fungsi pokok lembaga agama yaitu memberikan pedoman bagi manusia untuk berhubungan dengan Tuhannya dengan tujuan akan kebahagiaan yang hakiki. 7. Lembaga atau pranata sosial berfungsi sebagai sarana untuk memelihara dan mempertahankan sistem sosial. Sedangkan tujuannya adalah... a. mematuhi peraturan di dalam masyarakat b. mengawasi aturan-aturan dalam masyarakat c. melestarikan adat-istiadat dalam masyarakat d. menjaga kebaikan sikap hidup bersama e. memenuhi kebutuhan masyarakat Jawab : E Suatu lembaga sosial bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia. Tanpa adanya lembaga sosial maka manusia sangat mustahil dapat melangsungkan hidupnya karena melalui lembaga tersebutlah segala interaksi antarmanusia dapat memnuhi kebutuhan dan tercapainya keteraturan.

8. Beberapa kegiatan dalam keluarga : 7. Ayah bekerja keras mencari nafkah 8. Ayah menegur anaknya yang duduk di meja 9. Rekreasi bersama di akhir pekan 10. Ibu menanyakan model baju yang disukai anak Kegiatan keluarga yang menunjukkan fungsi afeksi adalah... a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4 e. 3 dan 4 Jawab : E Fungsi afeksi merupakan kebutuhan kasih sayang yang berkaitan dengan perasaan atau emosinya. Kedua contoh tersebut memiliki hubungan sosial yang penuh kemesraan, intim dan afektif juga terlihat oerhatian yang lebih dalam berinteraksi. Materi: Struktur Sosial dan Mobilitas Sosial SKL 4 Menjelaskan bentuk struktur sosial dan konsekuensinya terhadap konflik dan mobilititas sosial Materi • Struktur sosial • Statifikasi sosial • Diferensiasi sosial • Konsekuensi bentuk struktur terhadap konflik dan integrasi • Mobilitas sosial

Ringkasan A. STRUKTUR SOSIAL Struktur sosial adalah cara bagaimana suatu masyarakat terorganisasi dalam hubungan-hubungan yang dapat diprediksi melalui pola perilaku berulang-ulang antar individu dan antar kelompok dalam masyarakat tersebut Struktur sosial memiliki empat element dasar: 1. Status sosial 2. Peran sosial 3. Kelompok 4. Institusi atau lembaga Para ahli teori interaksionis menekankan bahwa perilaku sosial kita dikondisikan oleh peran-peran dan status-status yang kita terima, kelompok mana kita berasal dan institusi mana kita berfungsi Status Sosial dan Peran Adalah salah satu tempat atau posisi seseorang dalam kelompok sosial sehubungan dengan keberadaan orang lain di sekitarnya. . Status dilihat dari proses terjadinya dibedakan menjadi: a. Ascribed Status (Status akibat kelahiran) b. Achieved Status (Status yang diperjuangkan) c. Assigned Status (Status yang dianugerahkan) Status selalu diikuti oleh peran. Peran adalah pelaksanaan hak dan kewajiban seseorang sesuai dengan statusnya atau seperangkat harapan terhadap seseorang yang menempati suatu posisi atau status tertentu Secara sederhana ketidaksamaan dalam masyarakat terjadi akibat beberpa faktor antara lain ras, agama, gender, peran dan status, kelas sosial, kelompok, pendidikan dan lain-lain. Secara umum, perbedaan sosial dapat dibedakan menjadi dua 1. Secara horisontal, diferensiasi, yaitu pembedaan yang dikaitkan dengan interaksi tetapi tidak menunjukkan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah 2. Secara vertikal, stratifikasi, yaitu perbedaan sosial yang menunukkan adanya tingkatan yang berbeda dalam masyarakat

B. DIFERENSIASI SOSIAL Diferensiasi sosial adalah proses penempatan orang-orang dalam berbagai kategori sosial yang berbeda, yang didasarkan pada perbedaan-perbedaan yang diciptakan secara sosial. Menurut Soerjono Soekanto, diferensiasi adalah variasi pekerjaan prestise, kekuasaan kelompok dalam masyarakat yang dikaitkan dengan interaksi atau akibat umum dari proses interaksi sosial yang lain Diferensiasi sosial terjadi karena perbedaan ciri fisik dan ciri sosial dan ciri budaya Beberapa wujud diferensiasi sosial adalah: 1. Ras 5. Jenis kelamin 2. Etnik 6. Klan (kelompok kekerabatan berdasarkan garis 3. Agama dan kepercayaan keturunan) 4. Profesi 7. Suku Bangsa Ada empat hal mendasar yang merupakan persamaan antara suku-suku bangsa di Indonesia, yaitu: 1. kehidupan sosialnya berdasarkan atas kekeluargaan

Biasanya stratifikasi didasarkan pada kedudukan yang diperoleh melalui serangkain usaha perjuangan. kekuasaan (power) 3. stratifikasi dalam bidang pendidikan 2. stratifikasi sosial berdasarkan sistem kekerabatan 5. yang diwujudkan dalam kelas tinggi.kelangkaan hak dan kewajiban 2. kelas sedang dan kelas rendah. stratifikasi sosial adalah pembedaan posisi seseorang atau kelompok dalam kedudukan berbeda-beda secara vertikal. Sistem ini terjadi karena: . memiliki hukum adat 4. stratifikasi sosial berdasarkan jenis kelamin 4. sistem stratifikasi adalah pembedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas – kelas secara bertingkat. Stratifikasi tertutup Yaitu adanya pembatasan terhadap kemungkinan pindahnya kedudukan seseorang dari suatu lapisan sosial ke lapisan sosial yang lain. Menurut Pitirim Sorokin. tingkat pendidikan (pengetahuan) Berdasarkan sifatnya. STRATIFIKASI SOSIAL Stratifikasi sosial adalah perbedaan individu atau kelompok dalam masyarakat yang menempatkan seseorang pada kelas-kelas sosial sosial yang berbeda-beda secara hierarki dan memberikan hak serta kewajiban yang berbeda-beda pula antara individu pada suatu lapisan sosial lainnya. stratifikasi sosial berdasakan usia 2. kekerabatan. Sedangkan menurut Soerjono Soekanto. stratifikasi sosial karena senioritas 3. Stratifikasi sosial campuran Bentuk – bentuk stratifikasi yang ada di masyarakat antara lain . adat perkawinan serta persekutuan masyarakat C.2. kehormatan/kebangsawanan 4. stratifikasi sosial di masyarakat ada dua: 1. Stratifikasi sosial muncul karena adanya sesuatu yang dianggap berharga dalam masyarakat.pembagian tugas (spesialisasi) . Stratifikasi terbuka Yaitu sistem stratifikasi yang memberikan kesempatan kepada seseornag untuk berusaha dengan kemampuannya sendiri masuk ke kelas tertentu. kekayaan (materi) 2. stratifikasi dalam bidang pekerjaan 3. Stratifikasi sosial yang diperoleh secara alami yaitu: 1. stratifikasi sosial berdasarkan keanggotaan dalam kelompok tertentu Stratifikasi sosial berdasarkan status yang diperoleh melalui usaha-usaha tertentu yaitu: 1. 3. stratifikasi dalam bidang ekonomi (klas sosial) Faktor-faktor yang mempengaruhi stratifikasi sosial: 1.perbedaan ras dan sistem nilai . terdapat sistem pemilikan tanah 3.

politik. yaitu berdasarkan warna kulit Fungsi stratifikasi sosial adalah sebagai berikut: 1. seperti tingkah laku. yaitu berdasarkan pada status yang diusahakan 3. ekonomi . menengah dan bawah 2. Berdasarkan kepemilikan tanah. Distribusi hak-hak istimewa yang obyektif. pemilik atau tuan tanah atau bangsawan b. Lapisan atas terdiri dari raja. yaitu apakah didapat melalui kualitas pribadi. pengusaha. Tipe Kasta Adalah sistem pelapisan kekuasaan dengan garis pemisah yang tegas dan kaku dimana hampir tidak terjadi mobilitas vertikal antar lapisan. pengacara. kerabat tertentu. Penentu lambang-lambang (simbol status) atau kedudukan. raja. misalnya pada seseorang yang menerima anugerah penghargaan/gelar/kebangsawanan 3. hubungan dengan kelompok sosial lain terbatas. penyesuaian diri ketat pada norma-norma kasta. Kriteria sistem pertentangan. Lapisan kedua adalah para tukang. yaitu berdasarkan kekuasaan dan kewenangan yang dimiliki seseorang Menurut Mac Iver tiga pola umum sistem pelapisan kekuasaan yaitu: 1. cara berpakaian dan bentuk rumah 5.1. masyarakat dapat dikategorikan menjadi empat golongan yaitu: a. yaitu berkaitan dengan kedudukannya di masyarakat 3. pegawai tinggi. kepemilikan. wewenang pada jabatan 2. petani dan pedagang. perkawinan endogami. . terutama kesempatan untuk memperoleh kekuasaan-kekuasaan tertentu. keanggotaan kelompok. bangsawan. pemilik dan penggarap c. kasta yang lebih rendah dikendalikan oleh kasta yang lebih tinggi. ksatria dan petani. Tingkat mudah tidaknya bertukar kedudukan 6. Lapisan kedua terdiri dari tukang. status sosial. Tipe Oligarkis Adalah sistem pelapisan kekuasaan yang masih mempunyai garis pemisah yang tegas. diikat oleh kedudukan yang sudah ditetapkan secara tradisional. tentara dan pendeta. nelayan. seperti menentukan penghasilan. Sistem Apartheid. Sistem Feodal. Sistem Kelas Sosial. Sistem Kasta Sistem kasta mempunyai ciri-ciri : keanggotaan berdasar keturunan. yaitu menjadi kelas atas. buruh tani 4. prestise kasta dijaga. Alat solidaritas diantara individu-individu atau kelompok yang menduduki sistem sosial yang sama dalam masyarakat Pelapisan sosial dalam masyarakat terjadi pada bidang: 1. Tipe Demokratis Adalah tipe kekuasaan yang menunjukkan kenyataan akan aanya garis pemisah antara laipsan yang bersifat fleksibel. yaitu berdasarkan kepemilikan tanah. keunggulan yang diwariskan berlaku seumur hidup. tetapi dasar pembedaan kelas sosial ditentukan oleh kebudayaan masyarakat. Kedudukan seseorang ditentukan oleh kemampuan dan kadang faktor keberuntungan. Lapisan ketiga terdiri dari buruh tani dan budak 3. Sistem pertanggaan (tingkatan) pada strata yang diciptakan masyarakat menyangkut prestise dan penghargaan. tingkat kekayaan. wewenang atau kekuasaan 4. 2. petani dan buruh dan lapiran ketiga diisi oleh para budak 2. Pelapisan sosial terdiri dari (dari puncak) penguasa tertinggi yaitu bangsawan. penyakap (penggarap tanah bagi hasil datau sewa) d.

menimbulkan konflik jika perbedaan-perbedaan semakin tajam Saluran-saluran interseksi di Indonesia adalah . individu-individu di dalam masayrakat tersebut akan mengikuti dan menggunakan kebudayaan lain tersebut. kelas atas dasar keahlian.memperkuat rasa persatuan antara komponen . India) 3. Lapisan menengah terdiri dari pejabat administrasi.hubungan politik. golongan kuli gundul. Golongan bumiputera D. Interseksi mempunyai akibat terhadap kemajemukan masyarakat yaitu: . Perancis) 2. yaitu pegawai pemerintahan di desa atau pimpinan formal di desa 2. golongan kuli kenceng. Golongan Eropa (orang Belanda. Lapisan terakhir terdiri dari pekerja-pekerja dan petani rendahan Pada masyarakat pedesaan (Jawa) maka sistem pelapisan sosialnya adalah: 1.hubungan sosial.meningkatkan solidaritas antar anggota suatu kelompok sosial .penguatan kelompok lain akan menimbulkan kecurigaan yang memicu terjadinya konflik Mutual akulturasi Adalah suatu proses interseksi yang berjalan terus menerus sehingga menimbulkan rasa saling menyukai budaya kelompok lain sehingga sadar atau tidak. perindustrian . tidak punya rumah dan tanah pekarangan Pelapisan sosial pada masa kolonial adalah sebagai berikut: 1. Portugis. Arah dari mutual akulturasi ini adalah terjadinya integrasi Premordialisme . pimpinan organisasi besar. misalnya perkawinan. suku bangsa dan agama. yaitu pemilik sawah yang juga sebagai pedagang perantara 3. Adanya konsolidasi berdampak: . indung tlosor yaitu kelas buruh tani. lapisan pertama adalah golongan priyayi. misalnya perdagangan. KONSEKUENSI BENTUK STRUKTUR TERHADAP KONFLIK DAN INTEGRASI 1. petani dan pedagang. Golongan Timur Asing (orang Cina. misalnya partai Konsolidasi Adalah suatu proses penguatan atau peneguhan keanggotaan individu atau beberapa kelompok yangberbeda dalam satu kelompok melalui tumpang tindih keanggotaan. orang Bali identik dengan agama Hindu. Arab. suku bangsa dan agama disebut proses interseksi atau persilangan. pendidikan .Misalnya Suku Melayu identik dengan agama Islam.Lapisan atas terdiri dari pemimpin parpol. Konsekuensi Diferensiasi Interseksi Sifat hubungan antara ras. yaitu penggarap sawah dengan sistem sewa 4. kuli karang kopek. artinya anggota kelompok sosial tertentu termasuk jug anggota kelompok sosial yang memungkinkan anggota masyarakat memiliki keberagaman sifat yang berdasarkan ras. yaitu buruh tani yang hanya mempunyai rumah dan pekarangan saja tetapi tidak punya tanah pertanian sendir 5. orang-orang kaya.hubungan ekonomi.

tipe atau bentuk dan letak pemukiman g. pola komunikasi nonverbal d. pendidikan c.meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain . Seseorang yang menjadi anggota kelompok menyebut dirinya sebagai ”in group’ dan orang lain di luar kelompoknya sebagai ”out group”. yaitu suatu proses sosial individu atau kelompok yang berusaha memenuhi tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan disertai dengan ancaman dan atau kekerasan. pangkat. menyebutkan konflik sebagai pertentangan atau pertikaian.Konsekuensi Stratifikasi Sosial Akibat dari sistem stratifikasi sosial adalah adanya perbedaan-perbedaan perilaku individu atau kelompok yang berada di dalamnya. Konflik dapat berdampak: . kesehatan b. Sifat etnosentrisme bermula dari perasaan premodial yang kemudian meluas dan berkembang termasuk diantaranya politik aliran. selain mempunyai tujuan yang nyata juga mempunyai tujuan yang lain yaitu menunjukkan kedudukan seeorang di dalam masyarakat. Politik Aliran Sifat etnosentrisme.keretakan hubungan antara anggota kelompok . seragam yang dipakai f. antara lain sebagai berikut: a. paling istimewa dan paling hebat. menurut Sumner adalah anggota in-group menganggap bahwa segala sesuatu yang termasuk kelompoknya adalah yang terbaik. kegiatan rekreasi. kekerabatan dan kelompok-kelompok tertentu yang bersifat tradisional. selera makan Perbedaan perilaku individu pada kelas-kelas sosial tertentu. Menurut Soerjono Soekanto.Diartikan sebagai ikatan-ikatan dalam masyarakat yang bersifat keaslian. stratifikasi dan kesempatan hidup adalah sebagai berikut: a. berbahasa dan gaya bahasa c. atau jabatan e. Hal tersebut menimbulkan solidaritas dan kesetiaan terhadap kelompok. kegemaran dan penggunaan waktu luang f. Premordialisme dapat diartikan pula keterikatan terhadap daerah asal. Jika pembedaan ini terlalu tajam maka akan menimbulkan kesenjangan sosial sehingga melahirkan kecemburuan sosial dan pada akhirnya konflik atau disintegrasi. cara berbusana b. olah raga. harapan hidup d. Dan keterikatan terhadap kelompoknya atau ingroup feeling ditunjukkan dengan adanya saling membantu dan saling menghormati. Aspek-aspek kehidupan sosial masyarakat yang dipengaruhi oleh diferensiasi. Politik aliran adalah politik yang mementingkan pandangan atau cara berfikir kelompok tertentu yang sangat bertentangan dengan politik demokrasi 2 . Sifat keaslian ini misalnya berdasarkan kesukuan. keadilan sosial 3. Konflik Suatu proses antara dua pihak yang saling berusaha menyingkirkan dengan cara menghancurkan atau membuat pihak lain tidak berdaya. penyebutan gelar.

perubahan-perubahan nilai yang cepat Menurut De Moor. membantu menghidupkan kembali norma-norma lama dan menciptakan norma. Kekerasan Konflik yang tidak terkendali akan mengarah pada kekerasan (violent). menungkinkan adanya penyesuaian kembali norma-norma dan nilai-nilai c. perbedaan latar belakang budaya c. misalnya antara peranan-peranan dalam keluarga atau profesi b.perubahan kepribadian pada individu .akomodasi. perbedaan kepentingan d. pertentangan pribadi b. konflik antara atau dalam peran sosial. dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik Bentuk-bentuk konflik dapat berupa: a. Namun dipahami bahwa konflik berbeda dengan kekerasan. misalnya partai politik.kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia .. konflik antara satuan nasional. antara negara-negara atau organisasi – organisasi internasional Segi positif konflik adalah: a. Setiap kelompok yang terlibat di dalam konflik harus mematuhi aturan-aturan permainan tertentu. suatu hal yang akan memungkinkan hubungan-hubungan sosial diantara mereka menemukan suatu pola tertentu. perbedaan individu b. Konflik sosial tidak akan berubah menjadi kekerasan apabila terjadi pengendalian kelompok yang berkonflik dengan cara yang baik. jalan untuk mengurangi ketergantungan antarindividu dan kelompok d. Ada tiga . pertentangan antar kelas sosial d. Aturan main ini pada saatnya akan menjamin keberlangsungan hidup kelompok-kelompok itu sendiri. pertentangan internasional Faktor-faktor Penyebab Suatu Konflik a. Menurut Dharendorf pembagian konflik di masyarakat ada lima: a. Kekerasan tidak akan muncul apabila kelompok yang saling bertentangan mampu memenuhi 3 macam prasyarat: 1.norma-norma baru 4. konflik antara kelompok-kelompok yang terorganisir dan tidak terorganisir d. Masing-masing kelompok yang terlibat konflik menyadari akan situasi konflik antara mereka 2. Pengendalian konflik tersebut hanya mungkin dilakukan apabila berbagai kekuatan sosial yang saling bertentangan itu terorganisasi dengan jelas sehingga mudah untuk dikendalikan 3. Kekerasan merupakan konflik-konflik sosial yang tidak terkendali oleh masyarakat atau mengabaikan sama sekali norma dan nilai sosial yang ada sehingga berwujud pada tindakan merusak (destruktif). dalam suatu sistem sosial konflik terjadi jika para penghuni sistem tersebut membiarkan dirinya dibimbing oleh tujuan-tujuan (nilai-nilai) yang bertentangan dan terjadi secara besar-besaran. konflik antara kelompok-kelompok sosial c. memperjelas aspek-aspek kehidupan b. pertentangan rasial c. pertentangan politik e. Apabila syarat-syarat tersebut tidak dipenuhi kelompok-kelompok yang berkonflik maka tanpa diduga sebelumnya akan meledak dalam bentuk kekerasan.

Setiap konflik akan segera dinetralkan dengan adanya loyalitas ganda dari para anggota masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial . suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya konsensus diantara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental. yaitu pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan dalam suatu sistem sosial dan membuat suatu keseluruhan atau menyatukan unsur-unsur tertentu. kerusuhan massal atau kekerasan hanya dilakukan oleh orang-orang tertentu saja yaitu orang-orang yang memperoleh anonimitas. Munculnya teori ini karena teori Deprivasi Relatif tidak menjelaskan tahapantahapan yang terjadi sehingga pecahnya kekerasan. Teori Faktor Kelompok Teori ini berawal dari individu membentuk kelompok dan tiap kelompok memiliki identitas kelompok. Pertama. masyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial (cross-cutting affiliations). maka akan berpotensi menjadi tindak kekerasan atau kekacauan 5. Teori Faktor Individual Menurut beberapa ahli . N. rasa aman. Smelser menjelaskan tahapan-tahapan terjadinya kekerasan sebagai berikut 1) situasi sosial yang memungkinkan timbulnya kerusuhan akibat struktur sosial tertentu 2) kejengkelan atau tekanan sosial 3) berkembangnya prasangka kebencian yang meluas terhadap suatu sasaran tertentu 4) mobilisasi massa untuk beraksi 5) kontrol sosial d. Adanya PT Freeport di Papua menyebabkan kedatangan orang luar Papua termasuk orang asing dengan kehidupan yang lebih canggih. Teori Alternatif Teori Lingkungan Sosial menyatakan bahwa kerusuhan berawal dari lingkungan fisik yang tidak kondusif Teori Individu menurut MacPail. Konflik rasial diatas bermuara pada masalah lainnya yaitu ketidakadilan.khususnya dalam suatu masyarakat yang beranekaragam. kekuasaan dan keuntungan dari kerusuhan itu serta tidak merasa bertanggung jawab atas perilakunya dalam kerusuhan itu Teori Ideologi menyatakan kekerasan dilakukan oleh sekelompok kecil orang yang memiliki ideologi yang berbeda. Teori Dinamika Kelompok Teori Deprivasi Relatif. Integrasi Sosial Integrasi mengandung dua pengetian. yaitu membandingkan antara harapan dan kenyataan. arbitrasi Teori-Teori Kekerasan a. huru hara dan tetorisme selalu berawal dari individu b. Misalnya kasus Freeport. Menurut pandangan fungsionalisme struktural. termasuk kekerasan.Melihat kecanggihan para pendatang para penduduk lokal merasa sangat tertinggal sehingga sering melakukan perlawanan terhadap pendatang dan aparat keamanan. Jadi integrasi sosial adalah proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan bermasyarakat. Kedua. minoritas-mayoritas dan sebagainya c. sistem sosial senantiasa terintegrasi di atas dua landasan berikut.J. Identitas kelompok yang sering dijadikan alasan pemicu kerusuhan adalah identitas rasial atau etnik.bentuk pengendalian konflik sosial: a. Teori Kerusuhan Massa. mediasi c. konsiliasi b. Jika kelompok kecil merasa tidak ada wadah untuk menyalurkan peran sertanya dalam kelompok yang lebih luas. setiap perilaku kelompok .

urbanisasi. Pada mobilitas antargenerasi tidak mungkin terjadi mobilitas horisontal karena berarti tidak terjadi perubahan pada taraf hidup Mobilitas Intragenerasi adalah peralihan status sosial yang terjadi dalam satu generasi.Para penganut teori konflik berpandangan bahwa suatu masyarakat terintegrasi atas dasar paksaan (coercion) dari suatu kelompok atau satuan sosial yang dominan terhadap kelompok atau satuan sosial yang lain Faktor-faktor pendorong integrasi sosial antara lain: a. Mobilitas sosial vertikal ke atas mempunyai dua bentuk utama a. dan migrasi Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mobilitas a. Komunikasi yang bebas d. Mobilitas Sosial Mobilitas Sosial adalah gerak perpindahan dari strata satu ke strata sosial lainnya secara vertikal atau horisontal. perubahan tempat tinggal. homogenitas kelompok b. Misalnya pemuda angkatan sembilan puluh memiliki kesempatan untuk mengembangkan iptek karena hidup di tengah industrialisasi Gerak Sosial Geografis adalah perpindahan individu atau kelompok dari satu daerah ke daerah yang lain seperti transmigrasi. Situasi politik Beberapa cara yang digunakan untuk gerak ke atas dalam mobilitas yaitu perubahan standar hidup. Perubahan kondisi sosial b. Bentuk-bentuk Mobilitas Sosial Mobilitas sosial horisontal merupakan peralihan individu atau objek-objek sosial lainnya dari suatu kedudukan ke kedudukan lain yang sederajat. Pembagian kerja e. perubahan nama. besar kecilnya kelompok c. turunnya kedudukan b. masuk ke dalam kedudukan yang lebih tinggi b. Mobilitas intragenerasi merupakan mobilitas yang terjadi dalam satu kelompok generasi yang sama. efektivitas dan efesiensi komunikasi Bentuk-bentuk integrasi dapat berupa asimilasi atau akulturasi 6. dapat mobilitas sosial vertikal naik (social climbing) atau mobilitas sosial turun (social singking). membentuk kelompok baru Mobilitas sosial vertikal ke bawah mempunyai dua bentuk utama a. Ekspansi teritorial dan gerak populasi c. mobilitas geografi d. Tingkat vertilitas yang berbeda f. perubahan tingkah laku. perkawinan dan bergabung . turunnya derajat kelompok Mobilitas Antargenerasi yaitu mobilitas yang ditandai dengan perkembangan taraf hidup naik atau turun dalam suatu generasi. Mobilitas sosial vertikal merupakan perpindahan individu atau objek-objek sosial lainnya daru suatu kedudukan ke kedudukan lainnya yang tidak sederajat.

Lembaga pendidikan (dianggap sebagai social elevator) d. Di Indonesia terdapat Agama Islam.. setiap agama memiliki perbedaan dalam beribadah b. penyesuaian (akomodasi) SOAL UJIAN NASIONAL 1. a. homogen b. Organisasi keahlian g. campuran d. terbuka . terbatas c. 1 Keterangan: 2 1 = pekerja profesional 2 = Pekerja Terampil 3 = Pekerja kasar 3 Pelapisan sosial pada masyarakat seperti digambarkan di atas bersifat a. Organisasi Ekonomi f. Lembaga-lembaga keagamaan c. Hindu dan Budha sehingga berkembang kelompokkelompok umat beragama.. setiap agama mempunyai kepercayaan berdasarkan wahyu Jawab : B Karena diferensiasi menunjukkan pembedaan yang dikaitkan dengan interaksi. konflik antarkelas b. konflik antargenerasi d. Saluran Perkawinan Adanya mobilitas sosialdapat menyebabkan a. Angkatan Bersenjata b. agama menjadi salah satu faktor pembentuk identitas sosial e. Organisasi politik e.dengan asosiasi tertentu Saluran – Saluran Mobilitas Sosial (Social Circulation) a. setiap umat beragama mempunyai tingkatan sosial yang berbeda d. kedudukan manusia di hadapan Tuhan adalah sama c. konflik antarkelompok sosial c. tetapi tidak menunjukkan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah 2. Kristen. Hal tersebut menunjukkan adanya diferensiasi sosial yang disebabkan oleh. statis e.

Pada gambar diatas kesempatan untuk menjadi pekerja profesional dapat diperoleh siapapun dari lapisan pekerja terampil yang berjuang untuk menjadi profesional. Bentuk akomodasi tersebut adalah. perjuangan Jawab: E Jabatan adalah sesuatu yang status yang diperoleh melalui perjuangan 4. kolaborasi c... Perhatikan gambar piramida sosial di bawah ini ! Presiden Gubernur Walikota Status sosial diatas diperoleh berdasarkan . Penyelesaian konflik politik dilakukan melalui perundingan antara lembaga perwakilan rakyat dengan lembaga pemerintah. . Perhatikan skema struktur interseksi di bawah ini Skema diatas menunjukkan telah terjadi persilangan keanggotaan dalam kelompok sosial berdasarkan kriteria . mediasi Jawab: A Kompromi merupakan suatu bentuk akomodasi ketika pihak-pihak yang terlibat perselisihan saling mengurangi tuntuan agar tercapai suatu penyelesaian. Sikap dasar untuk melaksanakan kompromi adalah bersedia untuk merasakan dan memahami keadaan pihak lainnya 5. kompromi b. pemberian c.... kompetisi e. kooperasi d. a.. Setelah berhasil saling memahami pendapat yang berkembang mereka menyapakati konsensus baru sebagai jalan tengah. penghargaan b. penunjukan d.Jawab: E Sifat sistem pelapisan terbuka terjadi manakala setiap setiap anggota masyarakat mempunyai kesempatan untuk berusaha dengan kecakapannya sendiri untuk naik lapisan.. pengangkatan e. a. begitu pula sebaliknya 3.

wilayah d. organisasi keahlian yang baik dan berfungsi bagi anggota 4. Hal ini muncul disebabkan kesulitan politik dan kesalahan pendekatan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat di daerah.. 2 dan 3 d. sosial b.a. suku dan adat d. 1 dan 3 c. 2 dan 4 e.. dan pemeluk agama Kristen dari suku Jawa 6. budaya c. agama dan daerah c. keadaan ekonomi masih sangat rendah (miskin) 3. yang termasuk pendorong mobilitas adalah. politik masyarakat yang mengatur hak dan kewajiban para warga Yang merupakan saluran mobilitas sosial vertikal naik adalah. angkatan bersenjata mempunyai jenjang kepangkatan 3. 1 dan 2 b. a. Proses gerak sosial vertikal melalui saluran tersebut disebut social circulation yaitu: (1) Angkatan Bersenjata (2) Lembaga-lembaga Keagamaan (3) Lembaga Pendidikan (4) Organisasi Politik (5) Organisasi Ekonomi (6) Organisasi Keahlian (7) Saluran Perkawinan... a. ajaran agama didasarkan pada kitab suci yang sakral 2. 1 dan 3 c. ekonomi e. perkawinan antara dua individu yang berbeda status sosial 4. politik Jawab : E Gerakan separatisme di Indonesia adalah pergolakan di daerah yang ingin memisahkan diri dari NKRI. 1 dan 2 b. konflik status yang dialami individu dari strata atas dan menengah Dari faktor sosial di atas. agama dan suku b. 3 dan 4 Jawab : C Pitirim Sorokin menyatakan terdapat saluran-saluran tertentu dalam masyarakat. Perhatikan gejala-gejala sosial berikut ! 1. 8.. suku dan pekerjaan Jawab: A Terjadi persilangan dari pemeluk agama Islam yang berasal dari suku Banjar. 7. ras dan agama e. 2 dan 4 .. 2 dan 3 d.. Perhatikan faktor sosial dibawah ini: 1. Konflik vertikal yang terjadi di Maluku antara pemerintah Indonesia dan gerakan separatis Republik Maluku Selatan sudah lama berlangsung. a. Konflik tersebut dilatarbelakangi oleh kepentingan. potensi sumber daya alam yang minim 2..

vertikal intragenerasi naik d. sistem sosial terbuka 2. sistem pemerintahan yang demokratis 4. Dapat karena naik atau turunnya status atau jabatan. keinginan melihat daerah lain 9.. peranan yang berbeda . perubahan sosial d. 10. Contoh konflik antargenerasi tersebut pada umumnya disebabkan oleh faktor. Pada gambar diatas terjadi perubahan sosial antargenerasi dan terjadi perubahan strata naik dari kehidupan generasi oranga tua ke anak. faktor kependudukan 5. sikap. a. Perhatikan skema berikut ! Ayah Ibu (petani) (pedagang) Anak 1 Anak 2 Anak 3 (pegawai) (manajer) (direktur) Berdasarkan gambar di atas telah terjadi mobilitas sosial .e. posisi dalam masyarakat e. kepentingan c. vertikal intragenerasi turun e. 3 dan 4 Jawab: A Faktor pendorong mobilitas adalah 1. misalnya karena perang 3. potensi sumber daya alam yang rendah 7. vertikal antargenerasi turun b. umur/usia b. keadaan ekonomi 6.. situasi politik. tingkah laku dan tutur kata. horisontal antargenerasi Jawab: B Perubahan sosial vertikal adalah terjadinya perubahan starta /tingkat pada kehidupan. a. Konflik yang kadang-kadang terjadi antara kelompok generasi tua dengan generasi muda ditandai dengan adanya perbedaan pandangan... vertikal antargenerasi naik c...

(lihat soal) Keterangan: A 1 = golongan Eropa 2a = Golongan bangsawan 2b = Golongan bangsawan . tingkat pendidikan d... Perhatikan gambar stratifikasi sosial berikut ! A Keterangan: A A : Pengusaha Besar B B : Pengusaha Menengah C C : Pengusaha Kecil Berdasarkan gambar diatas dapat disimpulkan bahwa pembentukan stratifikasi sosial didasarkan atas kriteria.Jawab : B Konflik antargenerasi terjadi antara generasi tua yang mempertahankan nilai-nilai lama dan generasi muda yang ingin mengadakan perubahan. koersi e.. Karena tidak dapat diselesaikan di tingkat RT/RW.. arbitrasi c. lapisan menengah adalah pengusaha menengah dan lapisan bawah adalah pengusaha kecil yang memiliki modal paling kecil. 13.. Bentuk akomodasi tersebut termasuk. Hal tersebut menimbulkan konflik karena generasi tua ingin mempertahankan nilai-nilai lama yang masih relevan dengan kehidupan budayanya. mediasi b.. kuantitas modal b. ajudikasi d.. Gambar stratifikasi sosial pada masa kolonial di samping mempunyai sifat. gelas kesarjanaan c. sebaliknya generasi muda ingin ada perubahan sesuai dengan perkembangan zaman. a. spesialisasi keahlian Jawab : A Karena dalam bidang ekonomi khususnya dikalangan pengusaha sebagai penentu strata sosial mereka adalah jumlah/besarnya modal yang dimiliki sehingga tercipta lapisan atas yang dihuni oleh pengusaha besar. a. 12. Dalam masalah ini terjadi benturan perbedaan kepentingan antara generasi tua dan generasi muda 11.. sengketa batas tanah pekarangan antara Pak Akhmad dengan Pak Badu diselesaikan di pengadilan. penguasaan teknologi e. konsiliasi Jawab: C Ajudikasi adalah bentuk proses penyelesaian masalah atau penysuaian (akomodasi) melalui jalur hukum atau peradilan..

seorang staff dipromosikan menjadi kepala bagian di kantornya . a. Poniman. Henry melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum UNDIP 2.. campuran Jawab: C Dari gambar tersebut tidak terjadi perpindahan antar strata. tetutup d. otomatis c. 14. Ibu Siti pindah ke daerah asal karena ingin mendekati orang tuanya 3. namun untuk mobilitas sosial horisontal sifatnya tertutup kelompok sosial tersebut. Artinya strata yang satu tidak bisa dimasuki oleh individu atau kelompok yang berasal dari strata yang lain 15. homogen e. homogen e.3 = Golongan pribumi a. Untuk menentukan perubahan status sosial seseorang bisa melalui usaha atau perkawinan. Setelah lulus SMA. sengaja b. heterogen Jawab : C Di masa kolonial stratifikasi sosial bersifat campuran dimana strata terdiri dari golongan eropa. Pada lapisan campuran terlihat bahwa mobilitas vertikal hanya dapat terjadi pada golongan yang sama. terbuka b. tertutup c. golongan bangsawan. Bersifat campuran karena terjadi kemungkinan mobilitas sosial. Perhatikan contoh mobilitas berikut: 1. dan golongan pribumi yang menduduki strata paling bawah.. campuran d. golongan timur jauh. Perhatikan sekma struktur sosial di bawah ini ! Dicopy-an Skema diatas menunjukkan struktur sosial vertikal yang bersifat.

Seorang pemuda terpelajar dari kalangan biasa menikah dengan putri hartawan. Tomy. perkawinan dan pendidikan e. lembaga keagamaan. interseksi sosial c. asimilasi sosial e..4. organisasi politik. 2 dan 4 e. partai politik c. karena semakin tinggi pendidikan yang diperoleh maka semakin tinggi pula secara otomatis trata/tingkatan yang diperolehnya. sekolah/pendidikan. a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c.. konsolidasi sosial b.. integrasi sosial d. akulturasi sosial Jawab: B Interseksi sosial merupakan persilangan atau pertemuan/titik potong keanggotaan anggota-anggota dari . Dari kasus tersebut pemuda tersebut dapat melakukan perpindahan kedudukan sosialnya dengan cara perkawinan.. dan keahlian serta perkawinan.. Sedangkan pendidikan merupakan social elevator bagi individu yang mengikutinya. Perhatikan skema berikut ! Struktur sosial pada masyarakat majemuk di atas berbentuk . a. 17. 3 dan 4 Jawab : B Karena dari contoh nomor 1 dan 3 terlihat bahwa ada sebuah perpindahan seseorang atau kelompok dari suatu kedudukan sosial pada kedudukan sosial yang lain yang tidak sederajat 16. Saluran yang digunakan untuk mobilitas adalah.. lembaga keagamaan d. Pemuda tersebut kemudian menempati status sosial yang setara dengan istrinya. a. 2 dan 3 d. pendidikan dasar b.. organisasi ekonomi formal Jawab : D Seseorang dapat melakukan mobilitas sosial dengan melalui saluran antara lain : angkatan bersenjata.ekonomi.. seorang pelajar ikut program pertukaran siswa ke Malaysia Dari pernyataan di atas yang merupakan mobilitas vertikal adalah.

misalnya pembuangan limbah di laut. perilaku menyimpang sekunder. yaitu kejahatan yang dilakuakn oleh orang yang memiliki kedudukan dan pengetahuan tinggi. penggelapan uang perusahaan. misalnya penghindaran pajak. yaitu kejahatan yang dilakukan atas nama perusahaan yang bertujuan menaikkan keuntungan atau menekan kerugian. Ada dua proses pembentukan perilaku menyimpang yaitu: 1. penyimpangan kelompok 3. Perilaku menyimpang Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku yang menyimpang tersebut. perilaku menyimpang primer. sindikat. Keller dan Calhoun membedakan tipe kejahatan menjadi: 1. Penyimpangan seksual 3. Bentuk-Bentuk Penyimpangan Perilaku menyimpang dibedakan menjadi dua yaitu: 1. misalnya alkoholisme Light. bersifat sementara dan masyarakat masih bisa menerima 2.dua suku bangsa atau lebih dalam kelompok-kelompok sosial dalam suatu masyarakat yang majemuk.Z Lawang mengemukakan macam penyimpangan yaitu: 1. penyimpangan individual 2. Pergaulan dengan kawan yang kurang baik mengakibatkan perilaku menyimpang 2. kejahatan terhadap konsumen Berdasarkan banyaknya pelaku penyimpangan dibedakan menjadi: 1. Kejahatan kerah putih. Penyimpangan sebagai hasil sosialisasi dari nilai-nilai subkebudayaan menyimpang Perilaku menyimpang bersumber pada pergaulan yang berbeda. Penyimpangan dalam bentuk konsumsi yang berlebih. Kejahatan terorganisir. Perilaku menyimpang ditentukan batasannya oleh norma-norma kemasyarakatan yang berlaku dalam suatu budaya sehingga pengertian perilaku menyimpang berbeda-beda di setiap masyarakat. pemabok 4. Penyimpangan dari sosialisasi yang tidak sempurna Proses ini terjadi karena nilai dan norma yang dipelajari kurang dapat dipahami dalam proses sosialisasi sehingga orang tidak mempertimbangkan resiko dan melakukan penyimpangan B. Dari struktur sosial pada soal merupakan sebuah interseksi golongan suku bangsa dan agama Materi: Perilaku Menyimpang dan Pengendalian SKL 3 Mengidentifikasi berbagai perilaku menyimpang dan pengendalian sosial dalam masyarakat Materi • Perilaku meyimpang • Pengendalian sosial Ringkasan A. Penyimpangan dalam bentuk gaya hidup. penyimpangan campuran . mafia peradilan 3. korupsi 4. secara khas dilakukan secara terus-menerus sehingga menjadi dominan dalam kehidupan pelaku dan dikenal umum oleh masyarakat Robert M. misalnya penjudi. Perilaku menyimpang yang dianggap sebagai kejahatan atau kriminal 2. Kejahatan koorporat. misalnya perdagangan perempuan. Kejahatan tanpa korban. misalnya konsumsi narkoba 2.

cap atau etiket yang ditujukan pada seseorang oleh masyarakat. ego adalah bagian diri yang bersifat sadar dan rasional. Teori-teori Perilaku Menyimpang Teori Differential Association (kelompok yang berbeda) oleh Edward H. Lemert Menurut teori ini seseorang menjadi menyimpang karena proses labelling berupa julukan. Id adalah bagian diri yang tidak sadar atau naluri. Merton Perilaku menyimpang timbul karena anomi yaitu adanya ketidakharmonisan antara tujuan budaya dengan cara-cara yang dipakai untuk mencapai tujuan budaya tersebut. Teori Psikologi dari Sigmud Freud Perilaku menyimpang terjadi karena id tidak bisa dikendalikan oleh ego yang seharusnya dominan maupun superego yang tidak aktif. Menurut K Merton terdapat lima cara pencapaian tujuan budaya dari cara yang wajar sampai dengan yang menyimpang.: sikap menolak + : penolakan terhadap nilai-nilai yang berlaku dan berupaya mengganti dengan nilai-nilai baru . 2 3 4 5 Konformitas Inovasi Ritualisme Retrealisme (pengunduran diri) Rebellion (pemberontakan) + + ++ + + Keterangan: + : menunjukan sikap menerima . Tipologi adaptasi individu dari K Merton No Cara-cara Adaptasi Tujuan Budaya Cara-cra yang Melembaga 1. tetapi adanya julukan membuat pelaku mengidentifikasi dirinya sesuai dengan julukan tersebut. Mula-mula sifat penyimpangannya primer. Superego adalah bagian diri yang telah menyerap nilai dan norma dan berfungsi sebagai suara hati Teori K. artinya seorang individu mempelajari perilaku menyimpang dari interaksinya dengan seorang individu yang berbeda latar belakang asal. Sutherland Sutherland memandang bahwa perilaku menyimpang bersumber dari pergaulan yang berbeda. kelompok dan budaya.C. Misalnya seseorang yang ingin berprofesi sebagai perampok maka ia mempelajari (berinteraksi) cara-cara merampok dengan teman-temannya yang terlebih dahulu jadi perampok Teori Labelling dari Edwin M.

Teori Fungsi dari Emile Durkheim Menyatakan bahwa tercapainya kesadaran moral dari semua anggota masyarakat karena faktor keturunan. Bentuk-bentuk pengendalian sosial 1. Pervasi yaitu nilai dan norma disampaikan atau dimasukkan secara berulang-ulang dan terus menerus dengan harapan akan melekat dalam jiwa seseorang sehingga akan terbentuk sikap yang diharapkan G. pengawasan dari kelompok terhadap individu Dilihat dari aspek pelaksanaannya 1. keluarga yang broken home 3. adanya ikatan sosial yang berlebihan 10. pengaruh lingkungan dan media massa 5. ostrasisme (pengucilan) 8. cemooh 6. desas desus 7. kelompok bermain dan media massa E. prevantif (pencegahan) 2. yang bertujuan untuk mengajak. dan gabungan Dilihat dari jumlah cakupan yang terlibat 1. Sifat-sifat Pengendalian Sosial Dilihat dari waktu pelaksanaannya 1. akibat kegagalan dalam proses sosialisasi Media pembentukan perilaku menyimpang dapat diperoleh melalui keluarga. akibat proses sosialisasi nilai-nilai subkebudayaan menyimpang 11. Artinya kejahatan itu selalu ada. lingkungan tempat tinggal. intimidasi . Bahkan Durkheim berpangan bahwa kejahatan itu perlu agar moralitas dan hukum dapat berkembang secara normal D. agama 3. Coersif (paksaan) 3. dorongan kebutuhan ekonomi 6. yaitu menciptakan suatu situasi yang dapat mengubah sikap atau perilaku yang negatif dan seseorang terpaksa taat dari situasi yang sengaja diciptakan pengendali 4. sebab orang yang berwatak jahat pun akan selalu ada. proses belajar yang menyimpang 8. pengawasan dari kelompok terhadap kelompok 4. mendidik. atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku F. Pengendalian Sosial Pengendalian Sosial (social control) adalah segenap cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan. ketidaksanggupan menyerap norma budaya 9. perbedaan lingkungan fisik dan lingkungan sosial. Persuasif (tanpa kekerasan) 2. pelampiasan rasa kecewa 4. pengawasan dari individu terhadap kelompok 3. keinginan untuk dipuji atau gaya-gayaan 7. Sebab-sebab Perilaku Menyimpang 1. sikap mental yang tidak sehat 2. represif (memperbaiki) 3. pengawasan dari individu terhadap individu lain 2. pendidikan 2. Kompulsif.

Keluarga Keluarga merupakan lembaga pengendalian secara non formal dan keluarga juga merupakan media sosialisasi. Seorang polisi menilang seorang pengendara motor karena tidak memakai helm dengan maksud untuk menciptakan keteraturan sosial di masyarakat. Menciptakan sistem hukum Pengendalian sosial dapat dilaksanakan melalui 1. kekerasan fisik 5. jaksa. Mempertebal keyakinan masyarakat tentang kebaikan norma 2. Sosialisasi Sosialisai dilakukan agar anggota masyarakat bertingkah laku seperti yang diharapkan tanpa melalui jalur formal dan informal 2. Usaha penanaman pengetian tentang nilai dan norma kepada anggota masyarakat diberikan dalam Pengendalian Sosial : 1. gunjingan hingga pengucilan 4. menasehati. Mengembangkan rasa takut 5.. Di sekekolah siswa dapat melakukan pembiasaan dan tersistimatis. pengacara dan polisi Unsur-unsur tersebut bertugas menyelenggarakan pengadilan terhadap individu yang melanggara norma hukum yang berlaku 3. Pengadilan Unsur pengadilan terdiri dari hakim.. hukuman H. teguran 10. Sekolah Sekolah merupakan cara pengendalian yang efektif karena merupakan media sosialisasi yaitu wadah pembelajaran siswa dalam bertingkahlaku. Memberikan imbalan kepada warga yang mentaati norma 3. panitera. Tokoh Masyarakat Tokoh masyarakat adalah seseorang yang dianggap mempunyai kelebihan tertentu dan menjadi penuntun di masyarakat sekitarnya 5. Adapun pelaksanaannya juga terprogram menurut kurikulum tertentu 6.4. Mengembangkan rasa malu 4. mensosialisasi. menegur dan bahkan menghukum agar anak kembali mematuhi nilai dan norma yang berlaku SOAL UJIAN NASIONAL 1. Ketika terjadi pelanggaran terhadap adat maka masyarakat akan memberikan cemooh. fraundulens (pihak ketiga) 9. Polisi Polisi merupakan salah satu pranata sosial yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban 2. Masyarakat dapat memberikan sanksi terhadap individu yang melanggar aturan kelompok I. Tekanan Sosial Tekanan Sosial perlu dilakukan agar masyarakat sada dan mau menyesuaikan diri dengan aturan kelompok. Fungsi Pengendalian Sosial 1. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk dari.. Peranan Pranata Sosial paksaan. Dalam keluarga orang tua mengendalikan perilaku anak-anaknya agar sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dengan cara mendidik. Adat Adat merupakan tata kelakuan yang kuat sehingga merupakan hukum non formal bagi masyarakat. ketertiban sosial . a.

. perilaku c. hukuman b... labeling b. a. a. atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku.b.. pendidikan e. primer b. Julukan sebagai pembolos dari gurunya juga diikuti oleh teman-temannya. teguran Jawab: A Hukuman adalah jenis pengendalian yang menggunakan fisik. yang bertujuan untuk mengajak. konflik Jawab: A Teori labeling dipelopori oleh Edwin M.. baik dengan kesadaran sendiri maupun karena paksaan 2. fungsi e. agar dapat mewujudkan keserasian dan ketentraman dalam masyarakat 3. bagi yang melakukan penyimpangan diusahakan agar kembali mematuhi norma-norma yang berlaku 2. a. Terjadinya perilaku menyimpang tersebut sesuai dengan teori . Hukuman yang mungkin diterapkan apabila seseorang tidak berhasil menyesuaikan diri 4. positif d. anomi d... sosialisasi norma e. negatif .. perilaku menyimpang d.. pelatihan d. pengendalian sosial c. Lemert yang menyatakan bahwa seseorang yang melakukan penyimpangan pada tahap awal (primer) lalu oleh masyarakat sudah diberi cap sebagai penyimpang maka orang tersebut terdorong untuk melakukan penyimpangan sekunder (tahap lanjut) dengan alasan terlanjur ”kepalang basah” 3. agar masyarakat mau mematuhi norma-norma sosial yang berlaku. Rudi yang bolos sekolah satu kali dicap pembolos oleh gurunya. Penyimpangan yang dilakukan remaja tersebut dapat diancam dengan sanksi berat karena termasuk penyimpangan. maka ia kemudian mengulang perbuatannya secara terus-menerus. Remaja yang sedang mengalami stress berat berupaya untuk menghilangkan kekalutannya dengan mengkonsumsi narkoba. Karena perlakuan dari guru dan teman-temannya yang mencap Rudi sebagai pembolos. sekunder c. Dengan demikian tujuan pengendalian sosial adalah 1. hukuman sosial Jawab : B Pengendalian Sosial (social control) adalah segenap cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan. Jenis pengendalian sosial yang menekankan pada tindakan atau ancaman dengan menggunakan kekuatan fisik antara lain. mendidik. desas-desus c.

. Mendengar dirinya digosipkan sebagai wanita nakal. a... Ketika keluarga tidak berhasil mendidik anggotanya.. persuasif e. sehingga anak tersebut berbeda atau menyimpang dari kebiasaan masyarakat. represif b. sosialisasi dengan subkultur menyimpang e. diferensiasi sosial c. Keterbatasan perhatian dan komunikasi dengan orang tuanya membuat anak ini tidak dapat memahami nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat. pelapisan sosial b. preventif d. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang 7. gaya hidup Jawab: B Penyimpangan sekunder adalah perbuatan yang dilakukan secara khas dengan memperlihatkan perilaku menyimpang dengan ciri-ciri: a. Keluarga adalah lembaga yang paling bertanggungjawab atas penanaman norma-norma masyarakat dalam diri anggota keluarga. Seorang anak mengalami keterbatasan komunikasi dengan kedua orang tuanya. Proses sosialisasi bisa dianggap tidak berhasil jika individu tersebut tidak berhasil mendalami norma-norma dalam masyarakat. a. Setiap hari. pemberian label/cap sebagai penyimpang d. Dari kasus tersebut dapat disimpulkan bahwa gosip dapat berfungsi sebagai alat. perubahan sosial e. asosiasi diferensiasl b. Proses pembentukan perilaku menyimpang anak tersebut terjadi karena. masyarakat tidak bisa mentolerir perilaku menyimpang tersebut.. pengendalian sosial d. maka ia pun tidak suka lagi keluar malam. 5.. Seorang ibu menasehati putranya untuk berhati-hati dalam memilih teman bergaulnya agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif. gangguan mental atau jiwa individu Jawab: B Sosialisasi yang tidak sempurna adalah ketidakmampuan individu menyerap nilai dan norma yang diajarkan. maka yang terjadi adalah penyimpangan perilaku 6.. sosialisasi yang tidak sempurna c. korektif Jawab: C Pengendalian sosial secara preventif adalah usaha yang dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran.. gaya hidupnya didominasi oleh perilaku menyimpang b. Setiap malam Ani selalu keluar. a.e.. maka ia pun kemudian digosipkan sebagai wanita nakal. sosialisasi efektif Jawab: C Bentuk pengendalian sosial desas-desus adalah berita yang menyebar secara cepat dan tidak . kuratif c. ibu dan ayah anak ini sangat sibuk karena harus mengurus perusahaannya. Contoh tersebut merupakan bentuk pengendalian sosial yang bersifat.

yaitu tindakan berdasarkan kebiasaan dalam masyarakat 4. yaitu tindakan dengan memperhitungkan manfaat atau sesuai dengan nilai-nilai masyarakat.berdasarkan kenyataan. INTERAKSI SOSIAL Interaksi sosial berawal dari tindakan sosial. tindakan rasional berorientasi nilai. Tetapi yang terpenting dalam kontak adalah kedua belah pihak sadar akan kesadarannya sehingga saling memberikan tindakan atau tanggapan Wujud kontak sosial yaitu . Simpati. tingkah laku atau penampilan fisik 2. yaitu kesesuaian tujuan dengan cara bertindak 2. yaitu tindakan meniru sikap. Biasanya setelah mendapat gosip individu tersebut akan merasa malu dan bersalah sehingga akan lebih berhati-hati dalam bertindak Diposkan oleh luwesagustina di 19:45 Materi: Interaksi Sosial SKL 1 Mendeskripsikan interaksi sosial sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat Materi : • Interaksi sosial • Bentuk-bentuk interaksi • Proses pembentukan kelompok. Sugesti. tujuan tidak diperhatikan 3. berpengaruh. tindakan sosial instrumental. tindakan tradisional. Imitasi. Syarat interaksi yaitu kontak dan komunikasi Kata kontak berasal dari con atau cum yang artinya bersama-sama dan kata tango yang artinya menyentuh. tindakan afektif. yaitu tindakan berdasakan afeksi (perasaan) atau emosi Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antar orang perorang. yaitu proses dimana seseorang tertarik dengan pihak lawan Sugesti yang mendalam akan melahirkan motivasi. lembaga dan organisasi sosial • Status dan Peranan Ringkasan A. yaitu dorongan yang diberikan individu atau kelompok kepada individu atau kelompok lainnya sehingga individu atau kelompok yang diberi motivasi melaksanakan apa yang dimotivasikan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Pemberi sugesti biasanya orang yang berwibawa. antara kelompok-kelompok dengan kelompok-kelompok lain maupun antara kelompok manusia dengan individu. Identifikasi. yaitu perasaan seolah-olah merasakan apa yang dialami oleh pihak lain yang diempatikannya. yaitu kecenderungan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain 4. yaitu pemberian pengaruh dari satu pihak ke pihak lain sehingga pihak yang dipengaruhi bertindak tanpa berfikir panjang. Perasaan simpati yang mendalam akan melahirkan empati. Ciri interaksi adalah resiprokal yaitu adanya aksi dan reaksi Faktor yang menjadi dasar proses interaksi: 1. Jadi secara harfiah kontak berarti saling menyentuh. Interaksi sosial karena pada dasarnya manusia memiliki naluri gregariousness (naluri untuk hidup bersama). tindakan. kelompok mayoritas terhadap minoritas 3. Tindakan sosial adalah tindakan yang dipengaruhi atau untuk mempengaruhi orang lain Ada empat tindakan sosial: 1.

Media. Kerja sama (cooperation) Bentuk-bentuk kerjasama 1. Umpan balik (feedback) yaitu tanggapan dari penerima pesan kepada penyampai Ciri-ciri interaksi 1. Komponen komunikasi adalah: 1. yaitu isi atau maksud yang disampaikan komunikator kepada komunikan 4. kontak antar kelompok 3. ada komunikasi dua arah 3. Misalnya tatap muka. kontak antarindividu 2. kontak primer atau kontak langsung yaitu hubungan timbal balik yang terjadi secara langsung. koalisi yaitu kejasama dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama 4.meredam dan mencegah konflik . kontak sekunder. ada pelaku lebih dari satu orang 2. Komunikan. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan dari satu pihak kepada pihak lain. Pesan.menghindari disintegrasi . saling melirik 2.mendorong dan memudahkan proses integrasi dan asimilasi . kesatuan atau integrasi 1. kooptasi yaitu penerimaan unsur baru dalam kepemimpinan 3. yaitu cara atau alat menyampaikan pesan 5. yaitu kontak sosial yang memerlukan pihak ketiga sebagai media untuk melakukan hubungan timbal balik.1. jabat tangan. ada tujuan tertentu yang hendak dicapai B. yaitu pihak penerima pesan 3. Komunikator. BENTUK_BRNTUK INTERAKSI Bentuk – bentuk interaksi secara garis besar dibedakan menjadi dua yaitu yang mengarah pada asosiati dan disosiatif Asosiatif yaitu proses sosial yang mengarah pada kerukunan. Joint Venture yaitu kerjasama dalam mengusahakan proyek-proyek tertentu 2. Misalnya Yanto meminta tolong Joko untuk mengajak Erna bergabung dalam kegiatan palang merah remaja.menjaga keutuhan bangsa dan menggalang persatuan dan kesatuan warga Adapun bentuk-bentuk akomodasi 1. yaitu pihak penyampai pesan 2. Akomodasi Akomodasi adalah bentuk penyelesaian pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan Tujuan Akomodasi adalah: . bargaining (tawar menawar) yaitu perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa 2. ada dimensi waktu (masa sekarang dan akan datang) 4. kontak antara individu dan suatu kelompok Dilihat dari langsung-tidaklangsung kontak dibedakan menjadi: 1. coersion yaitu paksaan pihak kuat terhadap yang lemah .

kesediaan menghormati budaya asing . berpisah 11.toleransi di antara kelompok yang berbeda .kontravensi rahasia misalnya pembocoran rahasia..kesempatan yang sama di bidang ekonomi . Pertikaian Merupakan sosial bentuk lanjut dari kontravensi. keengganan . artinya pertikaian sudah bersifat terbuka 4. yaitu penyelesaian pertentangan melalui pengadilan 9. penolakan dan penyangkalan yang tidak diungkapkan secara terbuka. Bentuk-bentuk kontravensi menurut Leopold von Wiese .kontravensi taktis misalnya provokasi.2. displacement.perubahan kepribadian pada individu . Persaingan (competition) Persaingan terjadi jika beberapa pihak menginginkan sesuatu yang jumlahnya terbatas. ajudikasi.sikap terbuka golongan penguasa . Konflik dapat berdampak: .persamaan unsur-unsur kebudayan . mediasi yaitu penyelesaian masalah yang difasilitasi oleh pihak ketiga yang bersifat netral 5. khianat . Konflik Suatu proses antara dua pihak yang saling berusaha menyingkirkan dengan cara menghancurkan atau membuat pihak lain tidak berdaya.kontravensi intensif misalnya penghasutan.kontravensi sederhana misalnya menyangkal pernyataan orang di depan umum . arbritrasi yaitu penyelesaian masalah melalui pihak ketika dimana keputusan pihak ketiga bersifat mengikat 4. kompromi.kontravensi umum misalnya penolakan. Akulturasi yaitu proses penerimaan dan pengolahan unsur budaya asing menjadi bagian dari kebudayaan suatu kelompok tanpa menghilangkan kepribadian kebudayaan yang asli Disosiatif. 2. yaitu proses sosial yang mengarah pada perpecahan dan disintegrasi 1. case fire (genjatan senjata) yaitu penghentian pertikaian untuk sementara waktu 3. toleransi yaitu penyelesaian pertikaian dengan cara membiarkan dan menghormati pihak lain 7. segregasi.amalgamasi (kawin campur) 4. Kontravensi Kontravensi merupakan proses sosial yang ditandai dengan ketidakpastian.keretakan hubungan antara anggota kelompok . keraguan. yaitu saling mengurangi tuntutan antara pihak yang bertikai 3. desas desus . intimidasi. konsilisasi yaitu usaha mempertemukan pihak yang bertikai bagi tercapainya persetujuan bersama melalui badan tetap 6.kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia . pengalihan perhatian 10. stalemate yaitu bentuk akomodasi dimana pihak yang bertentangan mempunyai kekuatan seimbang sehingga berhenti pada suatu tempat tertentu 8.meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain ( + ) . mengejutkan pihat lawan 3. Asimilasi yaitu pada dasarnya merupakan perubahan yang dilakukan secara sukarela yang ditandai dengan adanya usaha mengurangi perbedaan yang ada Adapun faktor pendorongnya adalah: .

Order sosial (social order) yaitu suatu sistem nilai dan norma yang diakui dan dipatuhi oleh warga masyarakat 3. status dan peran. yaitu kelompok yang bukan organisasi.dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik Bentuk-bentuk konflik dapat berupa: a. serasi. maka akan tercipta suatu keteraturan sosial. Apabila semua anggota masyarakat mematuhi nilai dan norma yang berlaku. terdapat suatu sistem nilai dan norma yang jelas 2. individu atau kelompok dalam masyarakat menyesuaikan tindakan-tindakannya dengan norma-orma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku. misalnya sekolah. penuh persatuan dan akan menciptakan suatu integrasi sosial. 1. kelompok sosial. Ketika terjadi bencana alam. Tertib sosial yaitu adanya keselarasan antara tindakan masyarakat dengan nilai dan norma yang berlaku 2. Keteraturan sosial yaitu suatu keadaan kehidupan masyarakat yang selaras. yaitu kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis dan persamaan kepentingan. a. pertentangan antar kelas sosial d. KETERATURAN SOSIAL Dalam interaksi sosial. Hasil dari interaksi melahirkan kelompok sosial. pertentangan pribadi b.. kekerabatan 4.. Keajegan yaitu suatu keadaan yang memperlihatkan kondisi keteraturan yang tetap dan berlangsung terus menerus 4. negara Faktor pembentuk kelompok sosial adalah kedekatan dan kesamaan SOAL UJIAN NASIONAL 1. organisasi.. sugesti . nilai dan norma berperan dalam menentukan perilaku seseorang. banyak kelompok masyarakat memberi bantuan kepada para korban bencana. individu atau kelompok di dalam masyarakat mengetahui dan memahami norma-norma dan nilai-nilai sosial yang berlaku 3. kelompok statis. yaitu kelompok yang anggotanya memiliki kesadaran jenis dan hubungan satu dengan yang lain tetapi tidak terikat dalam ikatan organisasi. Kelompok Sosial Kelompok sosial adalah kumpulan orang yang memiliki kesadaran akan keanggotaan dan saling berinteraksi. Adapun unsur-unsur keteraturan sosial adalah: 1. kelompok kemasyarakatan. misalnya kelompok usia penduduk 2. kelompok asosiasi. Interaksi ini sangat dipengaruhi oleh faktor. yaitu kelompok memiliki persamaan tetapi tidak mempunyai organisasi dan hubungan sosial anggotanya 3. pertentangan politik e.. pertentangan internasional C. tidak memiliki hubungan sosial dan kesadaran jenis. Macam kelompok sosial menurut Bierstedt. pertentangan rasial c. lembaga sosial. misalnya kelompok pertemuan. Pola yaitu bentuk umum dari suatu interaksi sosial Adapun tertib sosial ditandai oleh tiga hal: 1.

sugesti d. Sikap ini timbul karena adanya . ada tujuan tertentu yang hendak dicapai 3.b. a. kontak primer. ada komunikasi dua arah 3. Berikut ini merupakan bentuk komunikasi sekunder langsung adalah.. yaitu terjadi pada awal komunikasi sosial itu berlangsung 2. tidak ada komunikasi diantara pelaku 3. ada pelaku lebih dari satu orang 2. Interaksi sosial terjadi jika terdapat kontak dan komunikasi. identfikasi c. mempunyai maksud dan tujuan yang jelas 4. dimensi waktunya adalah masa lalu Dari daftar di atas yang termasuk ciri-ciri interaksi sosial adalah. empati e. yaitu apabila pesan dari komunikator disampaikan kepada komunikan melalui pihak ketiga atau melalui media komunikasi 4. ada dimensi waktu (masa sekarang dan akan datang) 4. Perhatikan beberapa gejala sosial berikut: 1. Doni memelihara burung beo hasil tangkapannya sendiri Jawab : A Kontak sosial menurut proses terjadinya terdiri dari: 1. namun sikap empati lebih menjiwai atau lebih terlibat secara emosi. sesama siswa melakukan pembicaraan melalui telepon b.. 2 dan 4 e. Tindakan sosial para pendukung terhadap tokoh politiknya sangat dipengaruhi oleh faktor. simpati Jawab: E Simpati merupakan sikap ketertarikan seseorang terhadap orang lain. imitasi Jawab: B Empati pada hakekatnya mirip dengan simpati. simpati d. orang tua dan anak bekerjasama mengolah tanah e. guru dan murid melaksanakan kegiatan belajar mengajar d. penjual dan pembeli melakukan transaksi di pasar c. imitasi b.. 1 dan 3 c.. a. masyarakat pendukungnya meneriakkan yel-yel tanda persetujuan terhadap pidato yang disampaikan secara langsung di tempat terbuka.. Di sela-sela pidato. a. empati e. Kelompok masyarakat memberikan tepuk tangan terhadap pidato kampanye tokoh politik yang dikagumi sebagai bentuk dukungan.. 2 dan 3 d. kontak sekunder. pelakunya lebih dari satu orang 2. 2. 1 dan 2 b. 3 dan 4 Jawab: B Ciri interaksi yang dapat dikenali adalah: 1. motivasi c.

Pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah di beberapa tempat diwarnai aksi saling menghasut atau saling memfitnah antara para pendukung calon kepala daerah untuk mendapatkan kemengangan. Alat untuk menentukan harga sosial 2. kompetisi b. Nilai Nilai adalah sesuatu yang dianggap baik dan benar yang dicita-citakan oleh warga. yaitu nilai yang bersumber dari karsa dan etika 4) Nilai religius. Nilai rohani dibedakan menjadi : 1) Nilai kebenaran dan nilai empiris yaitu nilai yang bersumber dari proses berfikir atau akal manusia 2) Nilai keindahan. Realitas sosial demikian merupakan contoh interaksi sosial yang berbentuk. benci. konflik Jawab: C Kontravensi merupakan bentuk proses sosial yang berada diantara persaingan dan konflik yang ditandai dengan adanya sikap tidak senang. Nilai terdiri dari: 1. Memotivasi atau memberi semangat pada manusia untuk mewujudkan dirinya dalam perilaku sesuai dengan yang diharapkan oleh peran-perannya 4. seperti pola pikir. kebijakan atau penampilannya. nilai rohani .kesesuaian nilai yang dianut oleh kedua belah pihak. pendorong dan penekan idividu untuk berbuat baik B. Mengarahkan masayrakat untuk berfikir dan bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai yang adal dalam masyarakat 3. perasaan ingin menjatuhkan tetapi sikap-sikap tersebut tidak sampai pada tahap konflik Materi : Nilai dan Norma SKL 2 Menjelaskan proses sosialisasi dalam pembentukan kepribadian Matei • Nilai • Norma sosial • Sosialisasi • Kepribadian Ringkasan A. pembatas. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi pemenuhan kebutuhan rohani. Agar nilai dapat terlaksana maka dibentuklah norma yaitu ketentuan yang berisi perintah dan larangan yang dilengkapi dengan sanksi.. a.. yaitu nilai yang bersumber dari unsur rasa manusia 3) Nilai moral. konsiliasi e. kooperasi c. kontravensi d. nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia 2. Pengawas. Alat solidaritas atau pendorong masyarakat untuk saling bekerja sama 5. nilai vital yaitu segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk melakukan aktivitas 3. Norma Sosial . Bisa juga disampaikan kepada seseorang atau sekelompok orang atau suatu lembaga formal pada saatsaat khusus 5. yaitu nilai yang berisi keyakinan terhadap Tuhan YME Fungsi nilai yaitu 1..

Norma hukum yaitu aturan sosial yang dibuat oleh lembaga tertentu. Dari interaksi antar individu. misalnya cara makan 2. Adat Istiadat (Custom) Custom adalah kumpulan tata kelakuan yang paling tinggi kedudukannya karena bersifat kekal dan terintegrasi kuat dalam masyarakat yang memiliki custom tersebut Macam norma sosial dibedakan sebagai berikut 1.Adalah patokan perilaku dalam suatu kelompok masyarakat tertentu sebagai perwujudan dari nilai. norma dan nilai yang terdapat dalam kelompoknya agar dapat berkembang menjadi pribadi yang dapat diterima kelompoknya. Cara (usage) Cara merupakan suatu bentuk perbuatan tertentu. mempunyai sanksi yang tegas bagi pelanggarnya. yaitu manusia yang tidak bisa hidup tanpa orang lain atau selalu berkelompok dan bermasyarakat. norma dalam masyarakat dibedakan menjadi: 1.Cohen : sosialisasi adalah proses – proses manusia mempelajari tata cara kehidupan dalam masyarakat untuk memperoleh kepribadian dan membangun kapasitasnya agar berfungsi dengan baik sebagai individu maupun sebagai anggota suatu kelompok 3. Tata Kelakuan (Mores) Tata kelakuakn adalah sekumpulan perbuatan yang mencerminkan sifat-sifat hidup dari sekelompok manusia yang dilakukan secara sadar guna melaksanakan pengawasan oleh sekelompok masyarakat terhadap anggota-anggotanya.memberikan batasan pada perilaku individu . C.Sosialisasi secara sederhana berarti proses seumur hidup yang berkenaan dengan bagaimana individu mempelajari cara – cara hidup.membentuk solidaritas sekaligus memberikan perlindungan terhadap keutuhan dan kerjasama antara anggota-anggota yang bergaul dalam masyarakat 4. 2.mendorong seseorang agar sanggup menyesuaiakan tindakan dengan tata kelakuan yang berlaku . Peter Berger : sosialisasi adalah suatu proses dimana seorang anak belajar menjadi seorang anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat 2. Norma kesusilaan yaitu peraturan sosial yang berasal dari hati nurani yang menghasilkan akhlak. Oleh sebab itu dalam mepelajari sosialisasi maka perlu dipahami dahulu tentang nilai dan norma.J. Fungsi mores adalah: . Norma kesopanan yaitu peraturan sosial yang mengarah pada hal-hal yang berkenaan dengan bagaimana seseorang harus bertingkah laku wajar dalam masyarakat. Dalam memenuhi kebutuhannya ia selalu membutuhkan orang lain yang menyebabakan ia harus berinteraksi dengan orang lain. Pengertian Sosialisasi menurut beberapa tokoh 1. 4. Norma agama yaitu peraturan sosial yang sifat mutlak dan tidak bisa ditawar karena berasal dari Tuhan. 3.Berdasarkan tingkatannya. Memberikan pengetahuan dan ketrampilan bekal bermasyarakat . Soerjono Soekanto : sosialisasi adalah suatu proses social tempat seorang individu mendapatkan pembentukan sikap untuk berperilaku yang sesuai dengan perilaku orang – orang dalam kelompoknya Tujuan Sosialisasi 1. Pengertian Sosialisasi Manusia tercipta sebagai gregoriouness atau zoonpoliticon. B. Kebiasaan (folkways) Kebiasaan merupakan bentuk perbuatan yang diulang-ulang secara sadar dan mempunyai tujuan yang jelas serta dianggap baik dan benar 3. individu dengan kelompok maupun kelompok dengan kelompok melahirkan suatu proses yang disebut sosialisasi.

serta memperoleh awal pemahaman tentang diri 2.2. Tapap Meniru (Play Stage) Ditandai dengan semakin sempurnanya anak meniru peran. hukuman dan imbalan material c. keluarga sebagai significant order (dominasi orang tua) 2). membiasakan individu dengan nilai nilai dan kepercayaan pokok yang ada pada masyarakat Proses Sosialisasi Menurut Goerge Herbert Mead (Role Theory) 1. baik dan buruk 4). Keluarga (Kinship) Keluarga merupakan media sosialisasi awal seseorang. memberikan imbalan bagi perilaku yang baik b. 4. meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efisien 3. menasehati anak jika melakukan kesalahan serta mengarahkan anak ke jalan yang benar Pola sosialisasi dalam keluarga dibedakan menjadi 2 1). memberikan pengawasan dan pengendalian yang wajar 3). Selalu dekat dengan anak-anaknya 2). benar dan terpuji serta menghindari perbuatan yang keliru di muka anak-anaknya 5). Tahap Siap Bertindak (Game Stage) Tahap pada masa remaja dimana sering terjadi proses identifikasi seseorang terhadap idolanya. menghukum perilaku yang keliru b. Disini remaja juga dapat memainkan peran sendiri dengan penuh kesadaran. ibu dan ayah dapat membawakan peran sebagai orang tua yang baik. kepatuhan anak d. sosialisasi berpusat pada orang tua g. Ciri yang lain adalah : a. anak memperhatikan keinginan orang tua h. misal bermain perang – perangan sebagai tentara. Disini orang tua sangat berperan untuk : 1). komunikasi sebagai perintah e. komunikasi nonverbal f. Tahap Penerimaan Norma Kolektif (Generalized other) Tahap seseorang dianggap dewasa dimana ia telah menjadi warga masyarakat dalam arti sepenuhnya Media Sosialisasi dalam Pembentukan Kepribadian 1. mendorong anak agar dapat membedakan antara benar dan salah. Sosialisasi partisipasi (participatory socialization) yaitu mengutamakan adanya partisipasi dari anak. Disini orang tua sebaagi significant other yaitu orang yang amat berarti bagi anak dan dianggap penting bagi pembentukanan dan bertahannya diri dimaan anak menyerap nilai dan norma 3. sekolah – sekolahan sebaagi guru atau murid. membantu pengendalian fungsi – fungsi organic yang dipelajari melalui latihan mawas diri yang tepat 4. Tahap persiapan (Preparatory Stage) Dimulai saat lahir dan balita dimana seorang anak mulai kegiatan meniru tidak sempurna. antara lain: a. Represif (repressive socialization) yaitu menekankan ketaatan anak pada orang tua. hukuman dan imbalan simbolis .

. Klik adalah kelompok kecil tanpa struktur formal yang mempunyai pandangan atau kepentingan bersama. komunikasi sebagai interaksi e. sekolah. khawatir. Lingkungan Kerja Lingkungan kerja juga mempunyai pengaruh bsar dalam pembentukan kepribadian. Pada usia remaja berkembang menjadi kelompok persahabatan yang lebih luas. misal penggunaan narkoba. menulis dan berhitung adalah aturan – aturan mengenai kemandirian ( independence). keluarga merupakan generalized order (kerjasama ke arah tujuan) 2. daerah dan sebagainya. Ada juga geng yang dapat mengembangkan kepribadian yang positif bagi anggotanya antara lain. prestasi (achievement). Geng sering dikonotasikan negatif karena kegiatannya yang melanggar norma. Fungsi sekolah sebagai media sosialisasi antara lain: 1) mengembangkan potensi anak untuk mengenalkan kemampuan dan bakatnya 2) melestarikan kebudayaan dengan cara mewariskannya dari generasi ke generasi 3) merangsang partisipasi demokrasi dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional dan bebas 4) memperkaya kehidaupan dengan menciptakan cakrawala intelektual.c. Pengaruh dari lingkungan kerja tersebut pada umumnya mengendap dalam diri seseorang dan sukar dirubah apabila yang bersangkuta lama bekerja di lingkungan tersebut. universalisme dan kekhasan (specifikasy). meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan dan penyuluhan 5) meningkatkan taraf kesehatan melalui penjaskes 6) menciptakan warga negara yang mencitai tanah air. sosialisasi berpusat pada anak g. orang tua memperhatikan keinginan anak h. takut. Geng adalah kelompok remaja yang terkenal karena kesamaan latarbelakang social. Sekolah Sekolah merupakan media sosialisasi yang mendasar setelah keluarga karena di sekolah terjadi proses pembelajaran yang sistematis terhadap individu. Teman Sepermainan Disebut juga peer group. Aspek yang dipelajari selain belajar membaca. 1) mengembangkan ketrampilan berorganisasi dan kepemimpinan 2) menumbuhkan rasa kesetiakawanan social yang kuat 3) rela berkorban untk sesama anggota kelompok 4) menyalurkan semangan patriotisme 3. pelanggaran lalu lintas untuk geng motor dll. Peranana positif kelompok persahabatan bagi perkembangan kepribadian anak antara lain 1) rasa aman dan dianggap penting dalam kelompok 2) perkembangan kemandirian remaja tumbuh dengan baik dalam kelompok persahabatan 3) remaja mendapat tempat yang baik bagi penyaluran rasa kecewa. kelompok sebaya. gembira dan lainnya yang tidak didapat dirumah 4) melalui interaksi dapat berkembang ketrampilan social yang berguna bagi kehidupan mendatang 5) pola perilaku dan kaidah – kaidah tertentu dalam persahabatan mendorong remaja bersikap lebih dewasa Dalam kelompok remaja ada yang berbentuk geng atau klik. otonomi pada anak d. komunikasi verbal f. menunjang integrasi antarsuku dan antarbudaya 7) mengadakan hiburan umum (kompetisi olah raga dan pensi) 4.

lingkungan keluarga b. Media TV meupakan media yang paling efektif dalam penyampaian pesan karena hampir dimiliki oleh setiap lapisan masyarakat. pendapatan keluarga d. film). karena sosialisasi merupakan proses social yang didapat atau terjadi dalam diri seorang individu sejak ia kecil untuk membentuk kepribadian dan sikapnya dalam berperilaku sehingga sesuai dengan perilaku dan kepribadian kelompoknya sehingga ia diterima sebagai bagian dari kelompok tersebut. Tayangan TV sering dijadikan acuan perilaku dan gaya hidup bagi penontonya. faktor geografis (lingkungan fisik) misalnya tinggal di pegunungan atau pantai c. media cetak (surat kabar. IQ. Tempat tinggal yang dimaksud adalah terpisah dari masyarakat luas dalam waktu tertentu. Sosialisasi Sekunder Adalah suatu proses sosialisasi lanjutan setelah sosialisasi primer yang memperkenalkan individu kedalam kelompok tertentu dalam masyarakat. Media yang lain Media sosialisasi yang lain adalah institusi agama. Media Massa Media massa dapat mempengaruhi kepribadian individu melalui pesan yang disampaikan oleh media massa tersebut. opini dan sikap yang melekat pada seseorang apabila dihubungan dengan orang lain atau menaggapi suatu keadaan. Dalam keluarga terdapat norma tentang bagaimana hubungan antara sesama anggota keluarga. organisasi rekreasional. jumlah anggota keluarga e. leinginan. internet. perasaan dan naluri Faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian yaitu: a. Sosialisasi Primer Menurut Peter L. masyarakat merupakan agen sosialisasi yang dapat mempengaruhi kepribadian seseorang. Norrma tersebut berfungsi untuk mengatur . faktor pengalaman kelompok SOAL UJIAN NASIONAL 1.. ambisi b. Kepribadian merupakan hasil sosialisasi dan enkulturisasi. Hubungan antara Sosialisasi dengan Kepribadian Kepribadian adalah corak tingkah laku sosial yang meliputi corak kekuatan.. 2. faktor biologis misalnya ketekunan. kebutuhan keluarga c. Media masa terbagi menjadi 2. misal LP.5. bersama – sama menjalani hidup terkukung dan diatur secara formal. pesantren. Unsur kepribadian yang menyusun manusia adalah pengetahuan. tayangan visual (bisa dilihat) dan didengar. dorongan.. faktor kebudayaan khusus misalnya desa. Berger dan Luckmann yaitu sosialisasi pertama yang dijalani individu semasa kecil dengan belajar menjadi anggota masyarakat (keluarga). perilaku anggota keluarga . radio. keluarga petani d. kota. ketetanggaan. RSJ D. tabloid) dan media elektronika ( TV. majalah. Jenis sosialisasi 1. a. Menurut Irving Goofmen adalah suatu sosialisasi yang ditandai dengan adanya keterputusan sosialyang diawali dengan desosialisasi(pencabutan peran) dan resosialisasi (pemberian peran social baru) melalui institusi total yaitu tempat tinggal dan tempat bekerja.

2 dan 3 d.. a. Norma merupakan ukuran yang digunakan oleh masyarakat untuk mengukur apakah tindakan yang dilakukan merupakan tindakan yang wajar dan dapat diterima ataukah merupakan tindakan yang menyimpang karena tidak sesuai dengan harapan sebagian besar masyarakat 2. 2 dan 4 e.. Agen sosialisasi disebut pula media sosialisasi yaitu tempat/lingkungan dimana seseorang melakukan sosialisasi 5. peran sosial Jawab: D Agen sosialisasi adalah pihak-pihak yang melaksanakan atau melakukan sosialisasi.. norma adat e. Nilai-nilai dalam masyarakat: 1. norma hukum Jawab: E Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau peraturan-peraturan yang formal dan tertulis. dengan menggunakan bahasa Jawa Kromo (bahasa halus) untuk berkomunikasi dengan yang lebih tua. 3 dan 4 Jawab: B nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia 3. . Teknologi komunikasi berfungsi memudahkan interaksi sosial Yang mengandung nilai material dalam kehidupan bermasyarakat adalah. norma tata kelakuan b.. 1 dan 3 c.. Pakaian berfungsi melindungi jasmani manusia 4. kontrol sosial b.Jawab : E Norma merupakan aturan-aturan dengan sanksi-sanksi yang dimaksudkan untuk mendorong. sosialisasi norma c. Makanan berguna untuk kesehatan badan 2. 4. Kaidah untuk mengatur perilaku individu atau kelompok dalam masyarakat yang berlaku secara tegas. norma kebiasaan c. bahkan menekan anggota masyarakat secara keseluruhan untuk mencapai nilai-nilai sosial. norma dan peran sosial kepada individu sehingga berperilaku dan berkepribadian dewasa sesuai dengan harapan masyarakat disebut. a. Semua pihak yang berperan memberikan nilai. Bapak dan Ibu Sosro berasal dari Jawa Tengah mendidik putra-putrinya secara adat/tradisi kejawen. Ketentuan aturan dan sanksi terhadap pelanggar dinyatakan dengan tegas bila dibandingkan dengan norma-norma yang lain. a. norma kelaziman d. Agama memberikan arah dan pedoman hidup 3. agen sosialisasi e. tertulis dan disertai sanksi tergolong jenis. pengendalian sosial d.. 1 dan 2 b..

kepribadian dengan kedaerahan c.. budaya khusus kelas sosial d. hukum d.. kesusilaan Jawab : A Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau peraturan-peraturan yang formal dan tertulis. budaya khusus berdasarkan profesi 6. Ketentuan aturan dan sanksi terhadap pelanggar dinyatakan dengan tegas bila dibandingkan dengan norma-norma yang lain.. hukum b.. a. Kondisi tersebut menggambarkan pelaksanaan norma. susila b. Ketika guru berinteraksi dengan murid. pergaulan para siswa dengan teman maupun guru diatur secara jelas. budaya khusus masyarakat desa dan kota c. sementara itu pengendara roda dua melaju dengan tertib dan memakai helm sesuai aturan lalu lintas yang berlaku.. yaitu: a.. in-formal d. budaya khusus berdasarkan faktor kedaerahan b. ia harus menghargai dan hormat terhaap gurunya. a. agama c. lingkungan dengan kebudayaan e. individu Jawab : A Karena terjadi secara sistematis dan dalam institusi resmi 7. komunal e. seorang guru menyayangi siswa sesuai dengan etika guru. formal b.Contoh tersebut menunjukkan adanya hubungan yang erat antara.. sosialisasi dengan kebudayaan b. kesopanan Jawab: D Norma kesopanan atau etika merupakan ketentuan-ketentuan hidup yang berlaku dalam hubungan atau interaksi sosial masyarakat . Proses sosialisasi yang terjadi tergolong berbentuk. budaya khusus atas dasar agama e. agama c. Faktor yang mendasari perilaku sosial pada contoh di atas adalah. Sekelompok penyeberang jalan melintas di zebra cross. Di sekolah.. non-formal c.. a. kesopanan d. a. kebudayaan e... kebudayaan dengan keturunan d. kepribadian dengan lingkungan Jawab: B Menurut Soerjono Soekanto ada beberapa tipe kebudayaan khusus atau subculture yang secara nyata dapat mempengaruhi bentuk kepribadian individu. Demikian juga dengan murid. 8.. kebiasaan e.

kepribadian yang mempunyai rasa cinta tanah air b.. status dan peran sosial di masyarakat Jawab : A Menurut Horton dan Hunt sekolah mempunyai fungsi utama membantu orang untuk sanggup mencari nafkah serta mengembangkan potensi seseorang selain itu fungsi tambahan yang lain adalah: a. a. menunjang integrasi antara ras yang berbeda h. pengendalian sosial c. merangsang partisipasi demokratis melalui ketrampilan bicara dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional c. Ditinjau dari tahap waktunya.. meningkatkan taraf kesehatan melalui latihan olah raga f. lingkungan kebudayaan d. Oleh sebab itu kebudayaan senantiasa dirombak dan disesuaikan dengan kebutuhan dan disesuaikan dengan situasi yang ada dalam masyarakat. kebudayaan merupakan perangkat yang dihasilkan oleh suatu bentuk kehidupan bersama yang selanjutnya digunakan sebagai pedoman hidup. sosialisasi yang dilakukan ibu terhadap anaknya tergolong.. Seorang anak yang sedang makan sambil mengangkat kaki ditegur oleh ibunya. tersier Jawab : A Sosialisasi primer merupakan sosialisasi pertama yang dialami individu sewaktu kecil. artinya sebagai sarana untuk menyelenggarakan seluruh tata kehidupan warga masyarakat tersebut.. melestarikan budaya dengan cara mewariskan dari generasi satu ke generasi berikutnya b. pantang berbicara keras dan menggunakan bahasa yang halus jika berbicara dengan orang yang lebih tua. tingkah laku anak sesuai kebudayaan daerah d. lembaga masyarakat e. a. membentuk kepribadian.. tetapi juga berfungsi untuk membentuk. sopan. ketrampilan kerja di industri hulu dan hilir e.. Bagi generasi baru.. otoriter b. yaitu susunan unsur-unsur dan jiwa yang menentukan perbedaan tingkah laku atau tindakan dari tiap-tiap individu 10. warisan biologis Jawab: C Dalam masyarakat. memperkaya kehidupan dengan mencipytakan kemungkinan untuk mengembangkan cakrawala intelektual dan cita rasa keindahan d. Pada tahap ini anak mengenal keluarganya. kebudayaan tersebut akan berfungsi membentuk atau mencetak pola- . sekunder e. Pada soal diatas sosialisasi terjadi pada lingkungan keluarga. a. tidak saja mengajarkan pengetahuan dan ketrampilan.. menciptakan warga negara yang patriotikk melalui pelajaran yang menggambarkan kejayaan bangsa g. Sekolah sebagai salah satu media sosialisasi yang mempengaruhi perkembangan kehidupan bangsa. primer d... motivasi belajar berbagai ilmu dan teknologi c.. motivasi individu b. 11. Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan masyarakat Jawa cenderung bersifat tenang.9. meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan pribadi dan berbagai kursus e. familier c. Karakteristik kepribadian tersebut menunjukkan adanya hubungan sosialisasi dengan . Dijelaskan kepadanya bahwa sikap seperti itu tidak baik.

. Jadi kebudayaan dapat menentukan corak kepribadian dari warga masyarakat.pola perilaku yang selanjutnya akan membentuk suatu kepribadian yang tetap dan khas.

Salah satu dampak positif dari upaya pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya adalah.. a. Sebagai contoh dampak negatif dari perubahan sosial yang disebabkan oleh berkembangannya teknologi di desa adalah. a. Adanya suatu perubahan sosial dalam bidang kehidupan tertentu akan diikuti oleh perubahan di bidang-bidang yang lain. telah direncanakan oleh kelompok tertentu d.... lembaga kemasyarakatan pasti mengalami perubahan d. perubahan sosial terjadi dengan sendirinya dan terus menerus Jawab D Dalam proses perubahan terdapat ciri bahwa antarlembaga sosial yang ada dalam struktur saling berkaitan. setiap bidang mengalami perubahan secara bertahap c.. Pemerintah telah menetapkan UU mengenai Perlindungan Terhadap Anak dan Perempuan untuk melindungi dari aksi tindak kekerasan. Perubahan mode pakaian merupakan bentuk perubahan sosial yang pengaruhnya kecil karena. meningkatnya konsumerisme karena iklan dalam media massa e.. banyaknya westernisasi di kalangan remaja Jawab: C Terjadinya kesenjangan sosial yang tinggi akan menimbulkan gejolak dalam masyarakat. meningkatnya penemuan baru b. a. melalui sistem pengolahan lahan pertanian dengan teknologi dan mekanisasi. struktur lembaga kemasyarakatan saling kait mengait e. perubahan tidak merata dalam masyarakat Jawab:B Perubahan yang pengaruhnya kecil adalah perubahan sosial yang tidak menyangkut berbagai aspek kehidupan dan perubahan tersebut tidak menimbulkan perubahan pada struktur 5. Contoh di atas merupakan kemajuan di bidang. 2.. berkurangnya interaksi primer karena adanya telepon seluler d. Oleh karena itu perubahan yang terjadi pada suatu lembaga akan menyebabkan perubahan pada lembaga sosial lainnya 4. melemahnya kehidupan religius karena listrik masuk desa c.. Kehadiran traktor dapat dianggap menghancurkan sumber mata pencaharian buruh tani dan akhirnya para buruh tani mengadakan protes. oleh karena itu adanya upaya pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya dapat menyebabkan berkurangnya kesenjangan sosial 3. tidak mengubah struktur sosial masyarakat c. yaitu dengan penggunaan traktor. . a..SOAL UJIAN NASIONAL 1.. Hal ini karena. mempunyai dampak positif bagi masyarakat e. terjadinya disintegrasi sosial budaya e. terbentuknya sikap individu c. menurunnya solidaritas sosial karena sistem pertanian modern b. berkurangnya kesenjangan sosial d. setiap individu pasti mengalami perubahan b.. terjadi secara lambat dalam masyarakat b. meningkatnya kebutuhan hidup karena kemajuan zaman Jawab: A Perkembangan teknologi pertanian yang bergitu pesat .

fanatis.a. kegiatan masyarakat industri modern menjadi berhenti berkembang c. adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat tersebut c. tidak percaya adanya ajaran dosa dan pahala c. menghemat anggaran belanja/pengeluaran e. emansipasi wanita d. Namun modernisasi juga mendorong terciptanya pola hidup yang cenderung mengejar kemewahan duniawi dan konsumtif. pengakuan HAM e.. sekuler.. rasa lapar. g) Perubahan-perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja karena kedua biang tersebut berkaitan Latihan soal IPS kelas 9 – dari bank soal untuk menghadapi ujian semester sekolah dan ujian nasional (7) (syarat timbulnya revolusi…) 1. ekonomis. hanya mengakui kebenaran kelompok sendiri Jawab : D Hedonis adalah dampak negatif sebuah modernisasi yang merupakan sikap hidup yang cenderung mengejar material keduniawian saja sehingga lebih menikmati kenikmatan dalam jangka pendek 7. masyarakat yang terisolasi tidak mengalami perubahan sosial b. f) Perubahan sosial yang cepat menyebabkan disorganisasi yang bersifat sementara karena berada dalam proses penyesuaian diri. e) Antarlembaga sosial yang ada dalam struktur sosial masyarakat saling berkaitan. produktif. Modernisasi mengubah kehidupan masyarakat menjadi serba efisien.. mengutamakan kenikmatan jangka pendek d. harus dapat memanfaatkan momentum . a. Berdasarkan deskripsi tersebut. a. dampak negatif dari modernisasi adalah munculnya gaya hidup. kebebasan berpendapat Jawab : D Dalam HAM ada sebuah perlindungan terhadap anak dan wanita dari suatu tindak kekerasaan dan ada sebuah kebebasan dari rasa takut. kecuali … . anarkis. perubahan lembaga tertentu diikuti oleh perubahan lembaga sosial lainnya d. Oleh karena itu perubahan yang terjadi pada suatu lembaga sosial akan menyebabkan perubahan sosial lainnya. praktis dan nyaman. Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi pada struktur kemasyarakatan.. perubahan material tidak berpengaruh pada bidang spiritual Jawab C Menurut Soerjono Soekanto proses perubahan sosial di masyarakat memiliki ciri-ciri sebagai berikut : d) Tidak ada masyarakat yang berhenti berkembang karena masyarakat berkembang baik secaralambat maupun cepat. ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan b. Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan ciri-ciri perubahan sosial sistemik adalah. kebebasan individu c. kesetaraan gender b.. a. Berikut merupakan syarat timbulnya revolusi. berbicara dan kebebasan dari tekanan. hedonis. 6. melakukan pengrusakan fasilitas umum b. perubahan evolusioner tidak berpengaruh pada bidang spiritual e.

akulturasi budaya . kecuali … . a. memanfaatkan manajemen modern c. adanya keinginan individu yang inovatif 2. Adanya bencana alam dapat mendorong terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat karena …. bencana alam berpotensi menimbulkan konflik dalam masyarakat 7. meningkatkan keterampilan karyawan 8. hanya berhubungan dengan kebutuhan sekunder b.d. kecuali … . Perubahan mode pakaian dikategorikan sebagai perubahan yang pengaruhnya kecil dengan ruang lingkup yang tidak luas. Proses bertemunya dua kebudayaan atau lebih yang saling bercampur menjadi satu disebut … . tidak ada hubungannya dengan bidang kebudayaan d. Komputerisasi di bidang ekonomi perbankan yang berdampak pada pengangguran karyawan dimaksudkan untuk mempertinggi efisiensi kerja. Pelaksanaan Proklamasi 17 Agustus 1945 termasuk dalam kategori … . a. a. evolusi b. tidak bertentangan dengan keyakinan masyarakat 4. bencana alam mendorong orang lain untuk bersimpati d. asimilasi budaya b. hanya diikuti oleh golongan tertentu c. sistem kasta dalam masyarakat d. terjadinya pemberontakan atau revolusi d. adanya peperangan b. revolusi d. Berikut ini bentuk kemajuan akibat perubahan sosial budaya. membentuk pola pikir masyarakat lebih logis/ilmiah c. reformasi 3. sistem terbuka masyarakat c. meningkatkan produktivitas kerja d. rotasi c. Bentuk faktor pendorong terjadinya perubahan sosial budaya yang tidak lagi memerhatikan perbedaan status sosial disebut … . sistem kekuatan dari rakyat 6. sistem sama rata/sosialis b. Pada dasarnya modernisasi dengan komputerisasi tersebut bertujuan … . memunculkan ide-ide baru b. a. a. karena … . adanya bencana alam akan mengurangi jumlah penduduk c. tergesernya bentuk-bentuk budaya nasional d. munculnya tatanan kehidupan masyarakat baru yang lebih modern 9. adanya dinamika penduduk 5. memanfaatkan teknologi maju b. a. a. bencana alam terkadang memaksa seseorang untuk mengungsi dan beradaptasi dengan tempat baru dipengungsian b. a. Berikut ini merupakan sebab-sebab intern terjadinya perubahan sosial budaya. adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat c.

rasa tidak puas dengan kondisi yang sedang berlangsung b. Contoh dari kecenderungan masyarakat mempertahankan unsur lama karena diperoleh melalui proses sosialisasi sejak kecil adalah … . a. banyak wanita berpakaian sangat minim d. ingin meningkatkan pendapatan perkapita c. Pemaksaan suatu ideologi budaya biasanya terjadi karena adanya … . Alasan terjadinya perubahan sosial dalam bidang ekonomi yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat adalah … . kurangnya tenaga ahli dalam pelaksanaan pembangunan 14. a. upacara adat perkawinan c. siaran televisi menyebabkan siswa malas belajar c. heterogenitas penduduk c. ini menandakan bahwa … . masyarakat menolak perubahan b. sistem pendidikan yang maju b. Adanya gerak sosial vertikal atau horizontal yang lebih luas di masyarakat merupakan pengaruh dari adanya … . pola perilaku dan asal-usul c. makanan pokok b. pengaruh perang 17. difusi budaya d. sikap dan pola perilaku masyarakatnya d. sistem terbuka masyarakat . nilai dan seluruh kondisi alam lingkungan b. kebutuhan hidup. masyarakat menghendaki penundaan c. a. listrik masuk desa mengakibatkan kenakalan remaja b. a. a. keyakinan. Perubahan sosial mengakibatkan masalah sosial yang dimulai dengan … . pengaruh urbanisasi c. penemuan komputer yang dapat memperlancar sistem informasi 11. a. lahirnya disintegrasi sosial d. Pada saat pemerintah berencana menaikkan tarif listrik. masyarakat setuju perubahan d. berkembangnya kriminalitas 13.c. a. a. Perubahan pada lembaga kemasyarakatan akan memengaruhi sistem sosialnya yang meliputi …. nilai. disintegrasi budaya 10. Berikut ini yang merupakan contoh perubahan yang berbentuk progres adalah … . suku bangsa dan adat istiadat 16. solidaritas kelompok 12. pengaruh industrialisasi d. terciptanya integrasi sosial b. lahirnya golongan menengah c. masyarakat mengadakan protes. pengaruh bencana alam b. tata cara beribadah d. kurangnya sumber daya manusia dalam bidang ekonomi d. norma. masyarakat tidak peduli 15.

Munculnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial baru yang lebih kompleks merupakan dampak negatif dari … . apriori terhadap segala bentuk pengaruh perubahan b. masa bodoh terhadap setiap pengaruh perubahan d. sikap tertutup d. Pulau Kurile dan Sakhalin diserahkan kepada Rusia c. daerah Italia dipersempit b. kemajuan di bidang pendidikan d. menganggap semua bangsa itu sama d. menganggap dirinya unggul dari ras lainnya b. perubahan sosial budaya 19. negara di atas segala kepentingan rakyat c. serangan Jepang terhadap pangkalan Sekutu di Hawai c. wajib menjadi tenaga romusha b. yaitu … . Perang Dunia II di kawasan Eropa disebabkan oleh … . yaitu … . haus akan hal-hal baru yang dibawa pihak penguasa Latihan soal IPS kelas 9 – dari bank soal untuk menghadapi ujian semester sekolah dan ujian nasional (6) (Salah satu tindakan Hittler dalam mengembangkan fasisme…) 1. a. a. pertambahan penduduk b. orang Yahudi tidak mau tunduk pada kebijaksanaan Hittler 2. Alasan tindakan Hittler adalah … . Adolf Hittler sangat membenci orang Yahudi c. Jerman dibagi menjadi dua daerah pendudukan d. Alasan perlawanan rakyat terhadap Jepang adalah kewajiban melakukan seikerei. migrasi penduduk c. Sebagai pelajar sebaiknya kita menyikapi segala bentuk perubahan sosial dan budaya dengan sikap … . memimpikan persatuan seluruh negara di bumi 3. orang Yahudi menguasai perekonomian Jerman b. politik mencari kawan di antara negara-negara Eropa 4.d. terbunuhnya putra mahkota Austria b. rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan b. a. a. a. menerima setiap perubahan tanpa terkecuali c. sikap ingin meniru budaya asing 18. Jerman harus mengganti kerugian perang 5. serangan Jerman terhadap kota Danzig di Polandia d. kritis dan terbuka dengan memfilter segala bentuk perubahan 20. a. Secara khusus. Salah satu tindakan Hittler dalam mengembangkan fasisme adalah membunuh dan mengusir orang-orang Yahudi. a. a. mengikuti latihan militer ala Jepang . Perjanjian San Fransisco berisi antara lain … . orang Yahudi dianggap sebagai biang kekalahan Jerman dalam PD I d. sikap pesimistis c. Masyarakat yang pernah dijajah bangsa lain akan memiliki sikap … . Negara-negara fasis pada umumnya menganut paham chauvinisme.

Peristiwa penting yang menandai dimulainya penjajahan Jepang di Indonesia yaitu … . mempertahankan Indonesia dari serangan musuh b. menambah kekuatan angkatan perang di negeri Jepang 12. mengizinkan penggunaan bahasa Indonesia d. mengadili setiap anggota PETA yang melakukan pemberontakan c. a. Jepang berusaha mengeksploitasi sumber kekayaan alam Indonesia sebab … . Putera bertujuan untuk … . memeriksa kebijakan-kebijakan yang akan diambil pemerintah Jepang b. kesewenang-wenangan tindakan Jepang d. menyerahkan tanaman padi kepada Jepang 6. kebutuhan yang dicari Jepang hanya ada di Indonesia 8.c. Beberapa propaganda awal Jepang untuk menarik hati bangsa Indonesia. a. mengajukan usul dan pertimbangan kepada pemerintah Jepang d. a. Gerakan Tiga A murni bentukan Jepang b. Berikut ini yang merupakan alasan munculnya perlawanan rakyat Indonesia terhadap Jepang. Jepang tidak segera memerdekakan Indonesia 7. dibomnya kota Hiroshima dan Nagasaki 9. membantu Jepang di front pertempuran Asia Pasifik c. melakukan penghormatan terhadap Kaisar Jepang d. adanya penderitaan rakyat akibat kekejaman Jepang b. a. kecuali … . Bagi bangsa Indonesia. mengizinkan menyanyikan lagu Indonesia Raya b. membantu pertahanan bangsa Indonesia menghadapi Belanda b. mendidik bangsa Indonesia agar siap jika merdeka kelak d. a. Indonesia sudah menjadi jajahan Jepang b. mempersiapkan tenaga prajurit untuk membantu Jepang c. Gerakan Tiga A didominasi orang-orang Jepang d. a. Jepang khawatir kekayaan alam Indonesia dihabiskan oleh Belanda c. menjaga ketertiban umum d. a. Gerakan Tiga A tidak mendapat sambutan dari rakyat Indonesia 14. Tugas badan Cuo Sangi In hampir sama dengan badan DPA yaitu … . memberikan kemerdekaan secara bertahap 10. Gerakan Tiga A tidak bermanfaat bagi bangsa Indonesia c. Heiho dan PETA yang dibentuk pemerintah Jepang mempunyai tugas utama … a. menyampaikan aspirasi rakyat Indonesia kepada pemerintah Jepang 13. melarang penggunaan Bahasa Belanda c. memperkuat pasukan Jepang di Indonesia 11. Jepang membutuhkan sumber kekayaan alam Indonesia untuk membantu perang Jepang d. mengerahkan rakyat untuk mengumpulkan padi . dibomnya pangkalan angkatan laut AS di Pearl Harbour b. Pada masa pemerintahannya di Indonesia. kecuali … . Belanda menyerahkan kepada Jepang dalam Perjanjian Kalijati c. Jepang akhirnya membubarkan Gerakan Tiga A sebab … . kewajiban melakukan seikerei c. Tujuan yang sebenarnya dari Jepang membentuk organisasi semi militer adalah … . a. Jepang masuk ke Indonesia lewat Tarakan d.

kompetisi . menolak modernisasi yang dilakukan oleh Jepang d. Realitas sosial demikian merupakan contoh interaksi sosial yang berbentuk . negara-negara imperialis memberi kemerdekaan kepada jajahannya 18. golongan Timur Asing menempati lapisan paling bawah 17. kecuali … . Pernyataan berikut yang benar mengenai stratifikasi sosial masyarakat Jepang. a. a. Pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah di beberapa tempat. tidak mendapat dukungan dari rakyat d. Aspek mentalitas yang ditimbulkan dari adanya romusha adalah … . maka pihak Sekutu … . Untuk menghadapi invasi Jepang di Asia Tenggara. mengadakan kerja sama dengan sayap kiri Jepang c. segera memerdekakan tanah jajahannya b. Pemberontakan PETA di Blitar dapat dikatakan mengalami kegagalan sebab … . C. masyarakat pedesaan dihantui oleh ketakutan kolektif c. diwarnai aksi saling menghasut atau saling memfitnah antara para pendukung calon kepala daerah untuk mendapatkan kemenangan. a. terjadi kelaparan dan wabah penyakit d. D atau E pada lembar jawab 1. pergerakan nasional semakin radikal b. penderitaan rakyat yang sangat berat 16. Alasan Syahrir melakukan perlawanan terhadap Jepang adalah … . Jepang tidak segera memerdekakan Indonesia c. Indonesia mulai dijajah Jepang c. a. Lapisan kedua diduduki oleh golongan pribumi d. desa kehilangan para pemuda dan kaum laki-laki b.b.. persiapan yang kurang matang 20. A.. B. rencana pemberontakan sudah diketahui oleh Jepang c. persenjataan Jepang lebih modern b. ekonomi rakyat mengalami kerusakan LATIHAN UJIAN NASIONAL TAHUN 2010 SOAL 14 Petunjuk : Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada A. menyelidiki kekuatan Jepang dalam Perang Pasifik 15. meminta bantuan Amerika Serikat dan Rusia d. mempersatukan kekuatan untuk melawan Jepang c. lapisan paling atas ditempati oleh golongan Jepang c. a. membentuk komando gabungan ABDACOM 19. Belanda memberikan kemerdekaan kepada jajahannya d. Dampak Perang Dunia II bagi Indonesia antara lain … . membangun kembali segala yang telah dirobohkan oleh Belanda d. a. golongan pribumi menempati lapisan paling bawah b. Jepang adalah negara fasis b.

B. Faktor yang mendasari perilaku sosial pada contoh di atas adalah norma . A. agama C. sementara itu pengendara roda dua melaju dengan tertib dan memakai helm sesuai peraturan lalu lintas yang berlaku. identifikasi C. familier C. kesopanan D. simpati 3. Seorang anak yang sedang makan sambil mengangkat kaki ditegur oleh ibunya. imitasi B. Dijelaskan kepadanya bahwa sikap seperti itu tidak baik. susila B. agama C. otoriter B. Tindakan sosial para pendukung terhadap tokoh politiknya sangat dipengaruhi oleh faktor . kebudayaan E. Kondisi tersebut menggambarkan pelaksanaan norma . sekunder E.. tersier . Ditinjau dari tahap waktunya. masyarakat pendukungnya meneriakkan yel-yel tanda persetujuan terhadap pidato yang disampaikan secara langsung di tempat terbuka. demikian juga dengan murid. primer D. konsiliasi E. kontravensi D. Sekelompok penyeberang jalan melintas di zebra cross.. kesusilaan 5.. Kelompok masyarakat memberikan tepuk tangan terhadap pidato kampanye tokoh politik yang dikagumi sebagai bentuk dukungan.... A. kesopanan 4. seorang guru menyayangi sisea sesuai dengan etika guru. konflik 2. sugesti D. hukum D. A. kooperasi C. ia harus menghargai dan hormat terhadap gurunya. Di sela-sela pidato.. A.. sosialisasi yang dilakukan ibu terhadap anaknya tersebut tergolong . hukum B. kebiasaan E. Ketika guru berinteraksi dengan murid. empati E.

tidak saja mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. status dan peran sosial di masyarakat baru 7. gangguan mental atau jiwa individu 9. pemberian label/cap sebagai penyimpang D. Setiap malam Ani selalu keluar. sehingga perilaku anak tersebut berbeda atau menyimpang dari kebiasaan masyarakat Proses pembentukan perilaku menyimpang anak tersebut terjadi karena . lingkungan budaya D. Remaja yang sedang mengalami stres berat berupaya untuk menghilangkan kekalutannya dengan mengonsumsi narkoba.. keterampilan kerja di industri hulu dan hilir E.. maka ia pun kemudian digosipkan sebagai wanita nakal.. kepribadian yang mempunyai rasa cinta tanah air B.. motivasi belajar berbahai ilmu dan teknologi C. sekunder C. A. A. positif D. gaya hidup 10. A. negatif E. Penyimpangan yang dilakukan tersebut dapat diancam dengan sanksi berat karena termasuk penyimpangan . Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan masyarakat jawa cenderung berdifat tenang. primer B. Karakteristik kepribadian tersebut menunjukkan adanya hubungan antara sosialisasi dengan . dan mengunakan bahasa yang halus jika berbicara dengan orang yang lebih tua.. karena harus mengurus perusahaannya... sosialisasi tidak sempurna C. Sekolah sebagai salah satu media sosialisasi yang mempengaruhi perkembangan kehidupan bangsa. sopan.. Seorang anak mengalami keterbatasan komunikasi dengan kedua orang tuanya. lembaga masyarakat E. motivasi individu B. Setiap hari. Dari kasus tersebut dapat disimpulkan baahwa gosip dapat berfungsi sebagai alat . pantang berbicara keras. tetapi juga berfungsi untuk membentuk . ibu dan ayah anak ini sangat sibuk. A. Keterbatasan perhatian dan komunikasi dengan orang tuanya membuat anak tidak dapat memahami nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat. warisan biologis 8. pengendalian sosial C. maka ia pun tidak suka lagi keluar malam.. A. asosiasi diferensial B.. Mendengar dirinya digosipkan sebagai wanita nakal. pengendalian sosial . tingkah laku anak sesuai kebudayaan daerah D.6. pelapisan sosial B. sosialisai dengan subkultur menyimpang E. diferensiasi sosial C.

represif B. perubahan sosial E. kuantitas modal B. Keterangan : 1 = golongan eropa 2a = golongan timur jauh 2b = golongan bangsawan 3 = golongan pribumi A. kuratif C. spesialisasi keahlian 13. gelar kesarjanaan C. tingkat pendidikan D. penguasaan teknologi E. Contoh tersebut merupakan bentuk pengendalian sosial yang bersifat . terbuka C. preventif D. persuasif E.D.. sosialisasi efektif 11. Seorang ibu menasehati putranya untuk berhati-hati dalam memilih teman bergaul agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif... campuran .... Perhatikan gambar stratifikasi berikut! Keterangan : A = Pengusaha Besar B = Pengusaha Menengah C = Pengusaha Kecil Berdasarkan gambar di atas dapat disimpulkan bahwa pembentukan stratifikasi sosial didasarkan atas kriteria . korektif 12. tertutup B. Gambar stratifikasi sosial pada masa kolonial di bawah mempunyai sifat . A. A.

mediasi B. sikap. A. interseksi sosial C.. tertutup D. sengketa batas tanah pekarangan antara Pak Akhmad dengan Pak Badu diselesaikan di pengadilan. Perbedaan antarkelompok akan menguat pada suku yang didominasi oleh simbol sosial tersebut. Hal ini dapat menimbulkan potensi konflik berupa .. A... anggapan pada kelompok lain sebagai pihak yang harus dikalahkan . A. campuran 15. dan tutur kata.. asimilasi sosial E. A. homogen E. homogen E. konsolidasi sosial B.. perubahan sosial D. peranan yang berbeda 16. koersi E.D. Karena tidak dapat diselesaikan di tingkat RT/RW. Contoh konflik antargenerasi tersebut umumnya disebabkan oleh faktor . akulturasi sosial 18... Perhatikan skema berikut! Struktur sosial pada masyarakat majemuk di atas berbentuk ... arbitrasi C. sengaja B. integrasi sosial D. ajudikasi D. umur/usia B. A.. heterogen 14. Konflik yang kadang-kadang terjadi antara kelompok generasi tua dengan generasi muda ditandai adanya perbedaan pandangan. konsiliasi 17. tingkah laku. otomoatis C. posisi dalam masyarakat E. Perhatikan skema struktur sosial di bawah ini: Skema diatas menunjukkan struktur sosial vertikal yang bersifat . Bentuk akomodasi tersebut termasuk . Kelompok sosial yang eksklusif membawa simbol tertentu (misalnya agama Islam) akan memicu kelompok sejenis bermunculan dengan simbol yang berbeda (misalnya agama Kristen). kemenangan kelompok dengan simbol sosial tertentu di satu daerah B. kepentingan C.

menghargai kelompok lain sebagai elemen bangsa E. keinginan untuk mempengaruhi kelompok lain untuk bersatu D... A. Saluran yang digunakan untuk mobilitas sosial adalah . Perhatikan contoh mobilitas berikut: 1) Setelah lulus SMA. partai politik C. 1 dan 2 B... 1 dan 3 C. 3 dan 4 22. lembaga keagamaan D. A. 2 dan 4 E. A.. 2 dan 3 D. 1 dan 2 B. Perhatikan ciri-ciri hubungan sosial berikut! 1) Interaksi antarindividu bersifat formal 2) Hubungan sosial berlangsung erat dan intim 3) Solidaritas dan kontrol sosial relatif sangat kuat 4) Hubungan sosial dilandasi kepentingan ekonomi Yang menjadi ciri-ciri dalam masyarakat paguyuban adalah . Herry melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum UNDIP 2) Ibu Siti pindah tugas ke daerah asal karena ingin mendekati orang tuanya 3) Poniman. seorang staf dipromosikan menjadi kepala bagian di kantornya 4) Tomy. Pemuda tersebut kemudian menempati status sosial yang setara dengan istrinya. Perhatikan beberapa ciri kehidupan sosial di bawah ini! 1) Terjadinya segmentasi kelompok-kelompok sosial 2) Memiliki sub-kebudayaan yang berbeda/beragam 3) Mengembangkan sikap konsensus terhadap nilai dasar 4) Struktur sosial terbagi ke dalam lembaga yang bersifat komplementer Yang termasuk ciri kehidupan politik dalam masyarakat majemuk adalah . seorang pelajar ikut dalam program pertukaran siswa ke Malaysia Dari pernyataan di atas yang merupakan mobilitas vertikal adalah . pendidikan dasar B.. A. 2 dan 4 E. 1 dan 3 C. peningkatan kesadaran kolektif untuk hidup bersama 19. 2 dan 3 . perkawinan dan pendidikan E. 2 dan 3 D.. Seorang pemuda terpelajar dari kalangan rakyat biasa menikah dengan putri seorang hartawan. organisasi ekonomi formal 21. 1 dan 3 C.. 1 dan 2 B. 3 dan 4 20.C.

A. Keluarga Umar. Pertengkaran mereka dipengarui faktor struktur sosial majemuk. Perubahan evolusioner menimbulkan disorganisasi sosial tertentu E.. Mereka mempunyai profesi yang berbeda. kondisi stalemate di antara mereka E. pelaksanaan pembangunan E. 2 dan 3 D. Kenyataan tersebut menunjukkan peran agama sebagai ... iklim yang berbeda C. 2 dan 4 E. Perubahan material tidak berpengaruh pada bidang spiritual Paragraf berikut untuk soal nomor 28 dan 29 Bacalah paragraf berikut dengan saksama! 27. yaitu . A. orang Sunda beragama Islam. Masyarakat yang terisolisasi tidak dapat mengalami perubahan sosial B.. Perubahan lembaga tertentu diikuti oleh perubahan lembaga sosial lain D. 3 dan 4 26. pengaruh kebudayaan asing D. . rasa harga diri yang berlebihan C. dianggap remeh satu sama lain 25. perbedaan keturunan 24. keadaan geografis B. Beberapa perilaku dalam masyarakat: 1) menghargai solidaritas antara kelompok suku bangsa 2) melestarikan budaya yang diwarnai dari leluhur 3) menghambat proses pembangunan fasilitas modern 4) memilih pemimpin yang berasal dari putra daerah Yang merupakan sikap primordial dalam masyarakat majemuk adalah . adanya konsolidasi sosial B.. 1 dan 3 C. A. Kemajemukan suku bangsa di indonesia disebabkan oleh terjadinya isolasi sosial di antara berbagai kelompok yang dipengaruhi oleh faktor . perasaan kompetitif yang tidak sehat D. Pada suatu hari keduanya bertengkar hebat. Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan ciri-ciri perubahan sosial yang sistemik adalah . Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dari struktur kemasyarakatan. 3 dan 4 23. bertetangga dengan keluarga Agus yang orang Jawa beragama Kristen. Masyarakat eropa mengalami perubahan menuju kemajuan karena mengamalkan ajaran agama protestan yang menekankan cara hidup hemat dan kerja keras. A.... 1 dan 2 B.. 2 dan 4 E.D. Kegiatan masyarakat industri modern menjadi berhenti berkembang C..

Namun modernisasi juga mendorong tercoptanya pola hidup yang cenderung mengejar kemewahan duniawi dan konsumtof. A. tidak percaya adanya ajaran dosa dan pahala C. Emansipasi wanita D. A. dampak negatif dari modernisasi adalah munculnya gaya hidup . Beberapa kegiatan dalam keluarga : 1) ayah bekerja keras mencari nafkah 2) ayah menegur anaknya yang duduk di meja 3) rekreasi bersama pada akhir pekan 4) ibu menanyakan model baju yang disukai anak Kegiatan keluarga yang menunjukkan fungsi afeksi adalah . A. ajaran tentang ketuhanan B... Melestarikan adat istiadat dalam masyarakat D. tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan E. Pemerintah telah menetapkan UU mengenai Perlindungan Terhadap Anak dan Perempuan untuk melindungi dari aksi tindak kekerasan. Kesetaraan gender B. produktif. Kebebasan individu C. norma untuk mencapai kebahagiaan abadi 28.A... sekuler. 3 dan 4 32.. Kebebasan berpendapat 29. Memenuhi kebutuhan masyarakat 31. mengutamakan kenikmatan jangka pendek D. Mematuhi peraturan di dalam masyarakat B. hanya mengakui kebenaran kelompok sendiri 30. 1 dan 2 B. 2 dan 3 D. . Fungsi pranata agama bagi kelangsungan hidup masyarakat adalah mengatur kegiatan bersama dalam memenuhi kebutuhan terhadap . ekonomis. Berdasarkan deskropsi tersebut. 2 dan 4 E. Sedangkan tujuannya adalah . menghemat anggaran belanja/pengeluaran E. Pengakuan HAM E. Contoh di atas merupaka kemajuan di bidang… A. faktor pendorong kehidupan sosial C. Mengawasi aturan-aturan yang diberlakukan C... fanatis. tuntunan hidup masyarakat tertentu D. praktis dan nyaman. Lembaga atau pranata sosial berfungsi sebagai sarana untuk memelihara dan mempertahankan sistem sosial masyarakat. hedonis. 1 dan 3 C.. anarkis. Modernisasi mengubah kehidupan masyarakat menjadi seba efisien. melakukan pengrusakan fsilitas umum B. Menjaga kebaikan sikap hidup bersama E.

berkaitan erat dengan isu-isu yang terjadi C.. Semua lembaga ekonomi tersebut dibangun untu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap . menambah jumlah topik penelitian E. Dengan demikan dia dapat memperoleh data empirik tentang suku Asmat. kuota C. jumlah populasi masyarakat miskin. kebahagiaan hakiki D.. kerukunan hidup bersama E.A. Data tersebut termasuk data … A. Peneliti terjun secara langsung ikut serta menjadi bagian dari kegihupan mereka selama berbulan-bulan. mendorong semangat melakukan penelitian D. 15 siswa kelas XI. Teknik sampling tersebut dinamakan . sekunder E. wilayah D. Masyarakat membangun lembaga ekonomi dalam bentuk perusahaan. kehidupan ekonomi C. badan usaha. memiliki manfaat bagi masyarakat luas B. acak E. Dalam rancangan penelitian sosial yang perlu diperhatikan adalah pemilihan topik penelitian. dan 15 siswa kelas XII. Kerukunan dan ketenteraman E. Hasil pengumpulan data penelitain tentang kehidupan masyarakt miskin kota diperoleh dari data pemda setempat antara lain tentang penyebaran lokasi permukiman. meningkatkan pengetahuan masyarakat 35. . jenis pekerjaan dan lamanya menempati wilayah tertentu. ketertiban dan keamanan B. prinsip benar atau salah 33. primer 36.. lapangan D. A. laboratorium B. kepustakaan C. Ketertiban dan keteraturan C. A. maupun koperasi... Keamanan dan kedamaian B. Salah satu syarat topik yang baik yaitu cukup menarik untuk diteliti. artinya … A. Keutuhan dan kebersamaan 34. Seorang peneliti ingin mengetahui secara lebih mendalam tentang kehidupan suku Asmat yang ada di papua. strata 37. Kemakmuran dan kesejahteraan D. kelompok B. Teknik pengumpulan data tersebut adalah .. Sebuah penelitain dengan populasi yaitu semua siswa di SMA tertentu. Sampel yang menjadi subjek data diambil berdasarkan jenjang kelas dengan rincian 15 siswa kelas X.

1 dan 2 B. A. Fungsi penulisan laporan hasil penelitian sosial sederhana bagi kepentingan praktis peneliti adalah . A.. peserta ulangan sebanyak 350 siswa D. Memudahkan dalam melakukan penelitan lanjutan .. analisis isi media massa 38. Perhatikan pernyataan berikut! 1) Dapat mengamati perubahan perilaku kelompok 2) Memungkinkan pencatatan berbagai gejala dengan cepat 3) Tidak terbatas pada tingkat pendidikan tertentu 4) Teknik terbaik untuk mendapatkan data pribadi Sari pernyataan di atas yang menunjukkan kelebihan dari teknik wancara adalah . siswa mencapai kkm sebanyak 110 siswa C. nilei terendah diperolah siswa 40 40. A.. obserbasi non partisipatif E. 3 dan 4 39.A. Mendorong semangat untuk menyusun hasil penelitian E. Tabel nilai ulangan sosiologi kelas XI IPS-2 : Nilai Frekuansi Keterangan : Modus = 80 50 40 60 60 70 80 80 110 90 60 Jumlah 350 Dari modus yang ada pada tabel tersebut dapat diketahui bahwa . kuesioner/engket tertutup B. siswa yang tidak mengikuti remedial 80 siswa B. Membantu memecahkan masalah sosial yang ada dalam masyarakat D. Memberikan pengalaman dalam melakukan kegiatan penelitian B. 1 dan 3 C. Menginformasikan tata cara melakukan kegiatan penelitan ilmiah C. obserbasi partisipatif D... 2 dan 4 E. paling banyak siswa mendapat nilai 80 E. 2 dan 3 D. wawancara berstruktur C..