"Guru Masih Terlalu Dominan di Kelas" (Wakil Menteri Pendidikan Nasional) "JAKARTA, KOMPAS.

com - Proses belajar-mengajar di sekolah kerap membosankan dan tidak menyenangkan karena guru yang terlalu dominan di ruang kelas. 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa.' -- Fasli Jalal 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa,' kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal dalam diskusi panel Pendidikan Profesi Guru di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Sabtu (4/12/2010)" Pendidikan Network Salut Professor Fasli Jalal. Apa masalah utama dalam pelaksanaan pendidikan kita (selain korupsi), Yaitu 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa'. - Apakah kita mungkin dapat berharap anak-anak kita akan Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Indonesia dengan Pembelajaran-Pasif? Prioritas-prioritas pendidikan (selain memberantaskan korupsi) adalah:  Memperbaiki semua sekolah yang rusak dan ambruk supaya Standar Nasional yang lengkap dengan sarana/prasarana supaya aman, nyaman, dan kondusif untuk "semua pelajar" - "Puluhan ribu sekolah dalam keadaan rusak atau ambruk termasuk 70% sekolah di DKI Jakarta - Di Jakarta Saja, 179 Sekolah Tidak Layak Pakai! - Hampir 80% Gedung Sekolah di Pesawaran Rusak, dll","Jumlah ruang kelas (SD dan SMP) rusak berat juga meningkat, dari 640,660 ruang kelas (2000-2004 meningkat 15,5 persen menjadi 739,741 (2004-2008)." (ICW) - Kelihatannya makin lama makin banyak sekolah yang rusak! Ref: http://pendidikan.net/  Mengimplementasikan PAKEM (Pembelajaran Aktif dan Kontekstual) di semua sekolah supaya standar pembelajaran kita sesuai dan kompetitif dengan negara lain. Kapan kita akan menghadapi isu-isu yang terbukti meningkatkan mutu pendidikan? Pendidikan Yang Terbaik Masih Adalah: Pendidikan Berbasis-Guru yang Mampu dan Sejahtera, di Sekolah yang Bermutu, dengan Kurikulum yang Sesuai dengan Kebutuhan Siswa-Siswi dan "Well Balanced" (seimbang, dengan banyak macam keterampilan termasuk teknologi), yang Diimplementasikan secara PAKEM. ("Mampu" termasuk Kreatif) Ref: http://pendidikan.net/pakem.html  Menggunakan "Appropriate Technology" yang sudah ada di semua sekolah, yang terbaik, terjangkau, dan sangat meningkatkan kreativitas siswa-siswi maupun kreativitas guru (seperti di negara maju). Dengan rasio: "Sekarang Satu Komputer Untuk 2.000 Siswa". Jelas TIK (ICT) bukan solusinya, kan? http://teknologipendidikan.com/kebijakan-ict.html

Meningkatkan profesionalisme dan bertanggunjawaban guru untuk meningkatkan ilmu dan kemampuan mengajar sendiri - seperti guru profesional di negara lain. Guru adalah pelaksana pendidikan (dan paling penting) jadi kesejahteraan juga harus sesuai supaya tidak perlu "moonlighting" di tempat lain dan dapat fokus kepada tugasnya.  Meningkatkan Lapangan Kerja - Oleh lulusan yang Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Industri. Ini adalah isu yang sangat penting di Perguruan Tinggi juga di mana "60 Persen Lulusan PT Menganggur" dan dari 40% yang mendapat pekerjaan, berapa % mendapat pekerjaan yang memuaskan? http://menganggur.com/ Ref: http://Pendidikan.Net/5langkah.html Melaksanakan "Pembelajaran-Aktif" yang Gratis dan Standar Dunia (jangan sampai anakanak kita ketinggalan zamam terus - berbasis-hafalan). Pembelajaran-Aktif dan Kontekstual "Mengaktifkan Siswa Dalam Belajar :: Pembelajaran Aktif" dan "Learning and the Changing Needs of The 21st Century" Re: "Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa," Ini juga salah satu (dari banyak) masalah dengan Pembelajaran Berbasis-ICT dan yang lebih parah lagi adalah "E-Learning Dapat Membunuh Kreativitas!"

Model Pembaharuan pada Sekolah Menengah Umum : Pengalaman Indonesia
Keinginan untuk meningkatkan mutu Sekolah Menengah Umum di Indonesia merupakan perhatian utama dari Proyek Peningkatan Mutu Sekolah Menengah Umum (ADB Loan # 1360 INO). Proyek ini menekankan pada pengembangan sarana, persiapan bahan pengajaran dan dukungan konsultan dalam hal pelaksanaan kurikulum, pengembangan buku teks, peningkatan sistem ujian, peningkatan pelayanan penataran guru, peningkatan pembinaan guru, peningkatan supervisi akademik, perawatan preventif, merancang kembali dan melaksanakan program laboratorium bahasa, serta mengembangkan model pengembangan dan pelaksanaan manajemen Sekolah Menengah Umum. Kegiatan konsultasi untuk pengembangan model Sekolah Menengah Umum yang semula adalah untuk menciptakan beberapa sekolah model untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus.. Namun, kemudian tim konsultan ditugaskan untuk menangani kegiatan ini bersama-sama dengan staf Dikmenum dan semua menyetujui bahwa konsep sekolah model yang lama tidak efektif dalam melaksanakan pengembangan sekolah. Konsep baru bagi model "pengembangan sekolah" telah didiskusikan oleh para konsultan Internasional, konsultan Nasional

dan staf Dikmenum. Konsep "model" yang tradisional bergantung kepada gambaran sekolah yang sangat baik dan memperoleh tambahan input (uang, pelatihan, fasilitas dan sumber pembelajaran) menciptakan adanya model yang bagus yang akan ditiru oleh sekolah lain. Masalah yang terlihat jelas untuk pendekatan ini adalah bahwa sekolah biasa akan sulit untuk diubah menjadi sekolah yang bagus apalagi menjadi sekolah model. Masalah kedua adalah apabila input yang sama tidak diterapkan pada sekolah biasa, peniruan model tidak akan difasilitasi. Untuk lebih jelasnya mengenai hal ini lihat Lampiran A. Sebagai alternatif, mereka yang terlibat dalam sekolah model memilih untuk merencanakan langkah yang berbeda dalam pembuatan konsep pengembangan sekolah "model". Kunjungan ke beberapa sekolah di wilayah yang berbeda oleh para konsultan membawa hasil akan kayanya informasi mengenai prakarsa Sekolah Menengah Umum yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sekolah setempat. Usaha inovatif ini menunjukkan bahwa kemampuan untuk meningkatkan mutu sekolah basisnya ada pada tingkat sekolah. Dari sini jelas sekali terlihat oleh para konsultan, bahwa sekolah yang mengalami peningkatan dan pengembangan adalah yang dapat mewakili model pengembangan sekolah. Fokusnya adalah pada "proses" yang dialami oleh sekolah ketika mutu pendidikan meningkat. Apa yang terjadi di dalam sekolah yang membuat adanya pergeseran menuju kepada sekolah yang lebih efektif ? Dari sudut pandang ini konsep "model" pengembangan sekolah muncul. Perhatian kami ditujukan pada identifikasi apa yang terjadi di sekolah yang mengalami peningkatan atau perkembangan. Untuk menjawab pertanyaan tentang "proses" pembaharuan, para konsultan mengajukan usul untuk mempelajari sejumlah kecil sekolah yang telah mengalami perkembangan. Dengan mengadakan penelitian pada sekolah-sekolah tersebut, para konsultan berharap akan menemukan beberapa sebutan nama umum yang dapat digunakan untuk Pengembangan Sekolah Model atau yang biasa disebut "model pembaharuan". Dengan menganggap bahwa ada beberapa sebutan nama umum di antara sekolah-sekolah, ciri-ciri ini dapat dikembangkan menjadi model bagi sekolah lain. Jika demikian maka model tersebut adalah yang didasarkan pada pengalaman nyata pada sekolah-sekolah di Indonesia, sesuatu yang dapat ditiru dan dapat dikerjakan oleh sekolah-sekolah lain. Delapan Sekolah Menengah Umum dari Jawa Barat, D.I. Yogyakarta dan Jawa Timur, telah dipilih karena sekolah-sekolah tersebut telah menunjukkan beberapa tingkat perkembangan selama satu atau dua tahun terakhir ini. Tim konsultan mengadakan wawancara yang intensif dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, Orang tua siswa, Siswa dan Tokoh Masyarakat (lihat Lampiran B sekolah-sekolah yang berperan serta di dalam program dan Lampiran C untuk Pertanyaan Wawancara). Pada beberapa kasus, wakil dari Kandep juga diwawancarai. Setelah semua sekolah diwawancarai, data tersebut diringkas dan

Pengambilan keputusan bersama: secara umum para pemegang peran mengalami lebih banyak tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Tingkat pengambilan keputusan yang harus diambil oleh para pemegang peran berbeda antara satu sekolah dengan sekolah yang lain. walaupun pemegang peran merasa bahwa keadaan sekarang lebih baik daripada sebelumnya. Hal ini dapat menciptakan dasar yang kuat untuk mendukung pengembangan sekolah melalui peran serta para pemegang peran.dibandingkan sebagai pengalaman biasa. Dukungan dari kepala sekolah mengenai kenaikan pangkat bagi pegawai negeri dan kebutuhan pengembangan profesional . Kepala Sekolah yang baru telah mencoba mengadakan penilaian mengenai kondisi sekolah baik secara formal maupun informal untuk merumuskan tujuan sekolah. Komunikasi yang lebih terbuka: secara umum komunikasi di antara para pemegang peran meningkat dari sebelumnya. Dengan adanya komunikasi yang lebih terbuka / transparan. Pada beberapa sekolah. Para pemegang peran merasa lebih terlibat di dalam proses tersebut dan yakin bahwa Kepala Sekolah menghargai pendapat mereka. semua yang terlibat dan masalah-masalah disampaikan untuk menjadi perhatian para pemegang peran melalui rapat. Semua sekolah itu tampaknya kurang efektif atau hanya bertahan sebelum kehadiran Kepala Sekolah yang sekarang. Hirarki pengambilan keputusan telah ditetapkan dan menunjukkan keputusan apa dan oleh siapa yang diperoleh bagi masing-masing pemegang peran. Pengembangan sekolah sebelumnya dibatasi oleh sedikitnya peningkatan sarana. Ada beberapa perbedaan tingkat keterbukaan dan cara pendekatan yang dikomunikasikan pada setiap sekolah. maka para pemegang peran akan merasa lebih positif mengenai sekolah. guru dapat memberi perhatian yang lebih kepada pengajaran. Pada semua kasus. Pada sekolah lain frekuensi dan kesempatan untuk menerima umpan balik sangat kurang. Kebutuhan guru termasuk juga kesejahteraan pribadi. beberapa karakteristik mendasari pengembangan sekolah telah diamati. Memperhatikan Kebutuhan Guru : perhatian dan kemampuan sekolah terhadap hal ini dapat memberikan berbagai tingkatan motivasi pada guru. Untuk mencapai tujuan ini. diskusi informal dan surat (kepada orang tua siswa) atau melalui kegiatan sekolah biasa (misalnya pada upacara bendera setiap hari Senin). pengembangan profesional dan bantuan dalam pengajaran. Apabila kesejahteraan guru terjamin. Seluruh pemegang peran mengalami peningkatan tanggung jawab dalam pengambilan keputusan dibandingkan dengan sebelumnya. Guru didukung untuk meningkatkan kualifikasi ke tingkat S1 dan didorong untuk melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi. Karakteristik berikut ini menggambarkan tema biasa yang dapat dipelajari dari delapan model "Pengembangan Sekolah" (Pengembangan Sekolah Model).

Semua sekolah yang melakukan pembaharuan yakin. melibatkan siswa dalam pengambilan keputusan mengenai masalah-masalah mereka. Lockheed &Levin (1990). siswa. Dalam mengkajiulang data pada model "pengembangan sekolah" yang telah dipilih. namun tercermin dalam pemikiran guru. Tidak ada satu model pun yang dapat menjelaskan dengan sempurna betapa rumitnya pengembangan sekolah. Usulan Model Pembaharuan Untuk Pengembangan Sekolah Mengembangkan model pembaharuan adalah tugas yang sulit karena proses pembaharuan adalah usaha yang multi-dimensional. orang tua dan masyarakat.dikomunikasikan kepada guru. serta mengembangkan program pelatihan keterampilan (ekstra kurikuler) untuk mempersiapkan ke dunia kerja. Memperhatikan Kebutuhan Siswa: sekolah yang memperhatikan kebutuhan siswa lebih diterima oleh siswa. Huitt. and Squires. Biasanya rekomendasi kepala sekolah dikaji ulang dalam rapat BP3 dan anggotanya memutuskan rekomendasi mana yang akan didukung sebagai masalah utama yang perlu didanai. Kebutuhan siswa termasuk pula peningkatan pengajaran. Keterpaduan Sekolah dan Masyarakat: sekolah mempunyai peran sosial yang penting dalam masyarakat. Salah satu hasilnya adalah apabila kebutuhan siswa diperhatikan. siswa akan lebih termotivasi untuk pergi ke sekolah. Yang akan diusulkan oleh para konsultan adalah kerangka kerja yang memberi pedoman pada proses pembaharuan (lihat Diagram 1). BP3 adalah alat utama untuk saling bertemu bagi sekolah dan orang tua siswa. & Segars. memberikan waktu pengajaran tambahan untuk persiapan EBTANAS. dua proses utama telah diidentifikasi. menambah kegiatan ekstra kurikuler. orang tua siswa dan masyarakat. Dengan memberikan ketrampilan yang menarik dan peningkatan kegiatan ekstra. bahwa sekolah perlu dijadikan tempat yang menyenangkan bagi para siswa sehingga merasa betah berada di sana. Pertama. bahwa hal tersebut penting demi tercapainya tujuan pendidikan sekolah. keinginan kepala sekolah untuk meningkatkan intensitas komunikasi di antara para pemegang peran merupakan . Bandingkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Lezotte (1989). Akhirnya beberapa sekolah menyediakan bantuan pengajaran langsung dengan mengalokasikan dana untuk bahan pengajaran. Mereka konsisten dengan studi lain mengenai sekolah yang efektif di seluruh dunia. pengembangan perpustakaan dan mengizinkan guru untuk lebih kreatif didalam kelas. Rekomendasi kepala sekolah didasarkan pada perhatian tersebut. siswa dari kecamatan lain akan tertarik untuk bergabung. Perhatian pemegang peran telah dikomunikasikan secara formal melalui rapat (misalnya rapat guru) atau secara informal melalui diskusi perseorangan dengan kepala sekolah. Karakteristik di atas memberikan kerangka kerja dalam pembuatan model pembaharuan bagi Sekolah Menengah Umum. Yang termasuk masyarakat dalam konteks ini adalah orang tua siswa dan masyarakat setempat.

Menciptakan Komunikasi Terbuka Di Antara Para Pemegang Peran Salah satu elemen inti untuk mendorong pengembangan sekolah adalah kesempatan bagi pemegang peran untuk menanyakan pandangan-pandangan dan . Model ini merupakan tinjauan yang menyeluruh terhadap semua yang terlibat dalam proses pengembangan kondisi untuk pembaharuan di sekolah.alat untuk mengundang mereka untuk menjadi mitra dalam transformasi sekolah (lihat insert A). Insert A. Kedua. pendekatan ini membuat pengembangan sekolah dapat tetap dilanjutkan meskipun kepala sekolah yang baru. Komponen yang lain akan didiskusikan secara rinci pada bagian berikutnya. Masalah utama adalah arah pengembangan sekolah dan identifikasi sumber keuangan untuk membantu pengembangan sekolah yang dapat berjalan terus menerus dalam kegiatan kepala sekolah. Diagram I. Model Pembaharuan untuk Pengembangan Sekolah Salah satu keuntungan dari model ini adalah apabila sekolah sudah mencapai tingkat-tingkat komunikasi terbuka yang optimal dan pengambilan keputusan bersama. dalam menggambarkan tanggung jawab pengambilankeputusan oleh para pemegang peran mengakibatkan pemecahan masalah yang lebih cepat dan membebaskan kepala sekolah untuk berfungsi sebagai fasilitator dalam pengembangan sekolah (lihat insert B). Kesadaran yang lebih tinggi tentang berbagai masalah dan pandangan para pemegang peran dapat menciptakan peluang untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh sekolah dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan. Ketika Sekolah Menengah Umum berjalan menuju peningkatan mutu berbasis sekolah) hal ini menunjukkan kepada sekolah bahwa proses pengembangan akan tercapai. Pemegang peran menggunakan berbagai istilah. Dalam sistem pendidikan di mana kepala sekolah secara periodik diganti. Kedua proses tersebut menyebabkan adanya tanggung jawab yang lebih besar bagi para pemegang peran. misalnya kemitraan dan suasana kekeluargaan untuk menggambarkan adanya hubungan yang baru di sekolah. baru diperkenalkan dengan sekolahnya. Hal ini secara tidak langsung menyatakan bahwa kepala sekolah berfungsi sebagai koordinator pada fungsi sekolah yang berbeda. Hal ini meningkatkan motivasi dan jati diri para pemegang peran. sekolah dapat menjadi mandiri.

Melalui dialog ini dapat dicapai pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan pemegang peran yang berbeda-beda dan dasar untuk mencoba memecahkan masalah yang biasa terjadi dan juga memecahkan konflik akan kebutuhan diantara mereka. Komunikasi yang terbuka memberikan kesempatan kepada para guru untuk diperlakukan sebagai profesional dan memperoleh penghormatan yang patut diterima oleh para guru. Masalah-masalah pengembangan yang berhubungan dengan program akademik telah diperhatikan di sekolah. Harapan dan tanggung jawab telah ditetapkan sehingga setiap orang mempunyai pemahaman yang jelas. guru dan orang tua siswa mengembangkan misi dan visi yang memperhatikan kebutuhan dan aspirasi para pemegang peran. Kepala sekolah yang mengkaji ulang anggaran sekolah bersamasama dengan para guru. Dukungan dan kemauan kepala . Kepala sekolah dan para guru mendukung adanya diskusi informal dengan orang tua siswa.pertukaran gagasan. Masalah mendasar yang dirasa perlu untuk diperhatikan oleh kepala sekolah adalah menetapkan peran guru. Juga memberikan tema umum bagi pengembangan sekolah. menemukan dukungan lebih untuk pelaksanaan program. Hal ini bervariasi antara satu sekolah dengan sekolah yang lain dari satu kali dalam seminggu sampai satu kali dalam satu cawu. khususnya apabila pandangan guru diperhatikan dalam penyusunan program. siswa dan orang tua siswa. siswa dan anggota masyarakat melalui pertemuan pribadi dan kegiatan sekolah atau masyarakat. Kepala Sekolah mengumpulkan dukungan dari diskusi dengan para guru dalam usaha pengembagnan sekolah untuk menerima umpan balik dan mengusulkan alternatif pendekatan dan juga masalah-masalah pengembangan lainnya. Rasa turut memiliki menambah minat dan peran serta dalam program. Hal lain telah mengacu pada rekomendasi BP3. Kepala sekolah menerima input dari semua pemegang peran dan mempresentasikannya kepada guru. Guru mempunyai kebebasan untuk bertukar pandangan. Hal ini menciptakan adanya arah dan tujuan bagi para pemegang peran. Berdasarkan kondisi sekolah yang ada. termasuk juga pandangan yang bertentangan dengan sudut pandang kepala sekolah. Model Pengembangan Sekolah memperoleh pengalaman dalam keterbukaan dan transparansi di beberapa SMU. kepala sekolah mengadakan rapat rutin untuk mendiskusikan masalahmasalah yang dihadapi oleh sekolah. Siswa diundang untuk terlibat dalam diskusi dengan kepala sekolah dan guru. Anggaran sekolah didiskusikan secara terbuka dan input bagaimana menyesuaikan anggaran agar tujuan sekolah dapat tercapai. Para Guru mampu mengkomunikasikan perhatian dan bertukar gagasan pada rapat rutin yang telah dijadwalkan dengan Kepala Sekolah. Biasanya. Perbedaan pendekatan di antara sekolah untuk komunikasi tercermin dari pilihan kepala sekolah. Guru merasa bahwa mereka sebagai mitra dalam pengembangan mutu sekolah. namun ada rasa enggan dan rasa malu dari siswa. kepala sekolah.

sekolah untuk mendengarkan para siswa dapat memberikan dorongan kepada mereka. Melalui rapat "OSIS", siswa belajar mengutarakan pendapat-pendapat dalam suasana yang nyaman dan belajar mengatasi masalah-masalah yang melibatkan mereka dengan cara yang terorganisasi. Juga melalui organisasi siswa, para siswa dapat mengutarakan pandangan-pandangan dan mengusulkan berbagai saran. Perhatian Para Orang Tua Siswa ditujukan untuk peningkatan komunikasi. BP3 berfungsi sebagai alat untuk melibatkan para orang tua siswa dalam berbagai prakarsa untuk pengembangan. Jadwal pertemuan-pertemuan BP3 merupakan sarana komunikasi dengan berbagai anggota di sekolah. Program yang paling efektif adalah dengan rapat sebanyak empat kali dalam setahun dan menginformasikan kepada anggota mengenai kegiatan pengembangan pada setiap rapat. Orang tua siswa dapat menyampaikan perhatian mereka, bertanya dan mengkaji ulang pengeluaran untuk program-program yang disponsori oleh BP3 . Anggota memilih proyek yang akan dilaksanakan dengan mengambil suara terbanyak bagi pilihan yang ada. Begitupun juga mempunyai kesempatan untuk berbicara kepada Kepala sekolah dan guru secara informal. Tokoh Masyarakat mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk mendiskusikan masalah-masalah sekolah dan masyarakat dengan kepala sekolah dan BP3. Tokoh masyarakat diundang pada rapat sekolah ketika masalah tertentu yang berkaitan dengan masyarakat akan diselesaikan. Tokoh masyarakat merasa lebih enak berbicara dengan kepala sekolah dan guru secara informal. Terdapat hubungan informal yang kuat yang ada di antara guru dan staf dalam hidup di tengah masyarakat dan sebagai anggota masyarakat. Melalui interaksi formal dan informal, anggota masyarakat menganggap sekolah sebagai komponen penting bagi pengembangan masyarakat. Seorang tokoh masyarakat menjelaskan bahwa tanpa adanya sekolah masyarakat perkebunan karet yang dulu akan ketinggalan. Insert B Berbagi tanggung jawab di antara para pemegang peran Keberhasilan Pengembangan Sekolah Model dapat ditandai dengan terlaksananya praktek pembagian pengambilan keputusan bersama di sekolah. Dengan pembagian tanggung jawab di antara para pemegang peran, kepala sekolah dapat lebih memberi perhatian pada hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan sekolah dan strategi pendanaannya untuk pengembangan sekolah. Aspek lain dari pembagian tanggung jawab dalam pengambilan keputusan adalah memprofesionalkan staf serta mengajak mereka untuk bekerja lebih baik lagi. Rasa menghargai diri sendiri dan percaya diri dapat menggantikan sikap pesimis. Peran Kepala Sekolah bergeser dari pengawas menjadi fasilitator. Dengan memberikan tanggung jawab kepada wakil kepala sekolah dan para guru dari hari ke hari, memungkinkan bagi kepala sekolah untuk memfokuskan tenaganya pada peningkatan program-program akademik dan cara-cara untuk mencapainya. Dia juga dapat memberi perhatian lebih pada pembentukan hubungan antara orang tua

siswa dan masyarakat. Para Wakil Kepala Sekolah diharapkan dapat bertanggung jawab penuh dalam pengambilan keputusan untuk bidangnya. Masalah-masalah yang terjadi di sekolah yang tidak dapat diselesaikan oleh lainnya akan diperhatikan. Pada kasus yang jarang terjadi, dan masalah yang tak dapat diatasi dibawa ke tingkat yang lebih tinggi untuk menjadi perhatian kepala sekolah. Dengan melaksanakan peran ini para wakil kepala sekolah memperoleh ketrampilan kepemimpinan dan pengalaman-pengalaman yang menjamin kesinambungan pengembangan sekolah meskipun kepala sekolah berhalangan untuk suatu kurun waktu tertentu. Para Guru diberikan tanggung jawab yang lebih untuk peningkatan pengajaran dan kreatifitas di dalam kelas. Kepala sekolah dan staf pengawas lainnya siap untuk berdiskusi dengan para guru mengenai pendekatan inovasi di dalam kelas. Bersama-sama mereka dapat mengevaluasi efektifitas pendekatan dan membuat keputusan untuk keterlaksanaannya. Guru juga terlibat dengan siswa yang bermasalah secara lansung. Apabila dibutuhkan, guru dapat meminta orang tua siswa untuk berkunjung ke sekolah atau guru yang mengunjungi orang tua siswa. Dengan pemberian tanggung jawab yang lebih terhadap pencapaian akademis siswa, para guru terlatih untuk menjadi profesional dari pada hanya sebagai pegawai. Siswa diberi kesempatan untuk mendiskusikan dan menyampaikan usulan yang berkenaan dengan mereka melalui OSIS. OSIS terdiri atas wakil dari setiap kelas dan kepala sekolah memimpin pertemuan. Wakil dari tiap kelas menyampaikan masalah-masalah yang perlu diperhatikan pada rapat OSIS. Mereka mendiskusikan hal tersebut dan berusaha mencari cara pemecahannya. OSIS memperhatikan usulan kegiatan yang berfokus pada keinginan dan minat siswa. Hal-hal yang dapat membawa pengaruh terhadap sekolah akan dibicarakan oleh Kepala sekolah dengan para guru. Masalah-masalah lain yang tidak menyangkut akademik akan disampaikan kepada BP3 untuk dipertimbangkan. Konsep yang diterapkan OSIS berhasil memecahkan beberapa masalah pengembangan yang penting. Pertama, hal tersebut membawa siswa menuju usaha pengembangan sekolah dengan memberi perhatian pada kebutuhan mereka serta menginformasikan kepada sekolah akan pandangannya terhadap pengembangan sekolah. Kedua, OSIS berfungsi sebagai contoh kehidupan bernegara di mana siswa belajar berorganisasi dan mengerti struktur politik. Hal ini juga merupakan pengalaman pembelajaran aktif dalam pendidikan bernegara. Ketiga, memperkenalkan dan mengembangkan potensi mereka dalam peran kepemimpinan di sekolah atau yang lebih dari itu. Para Orang Tua Siswa lebih termotivasi dan berkeinginan untuk memberi sumbangan dalam kegiatan pengembangan sekolah pada saat diberi tanggung jawab dalam mengambil keputusan dan monitoring terhadap kegiatan sekolah yang didanai oleh BP3. Program-program BP3 yang efektif membuat para orang

tua mengkaji ulang anggaran dan usulan perubahan, memilih usulan proyek sekolah yang diharapkan untuk didanai tahun ini, serta memonitor pelaksanaan dan pendanaan proyek tersebut. Para orang tua siswa berharap sumbangan BP3 dapat dimanfaatkan dengan tepat dan efisien. Tokoh Masyarakat tidak secara langsung terlibat dalam keputusan-keputusan yang berbasis sekolah, namun mempunyai peran penting di luar sekolah. Dalam beberapa Model Pengembangan Sekolah, peran serta para tokoh masyarakat di sekolah dan rapat BP3 dapat berperan baik sebagai orang tua, peserta biasa ataupun undangan. Dengan berpartisipasi mereka dapat memberi informasi dan sumbangan dalam rapat pengambilan keputusan. Dengan melibatkan tokoh masyarakat, pegawai Depdikbud, pegawai pemerintah daerah dan tokoh usahawan setempat dalam diskusi sekolah mengenai peningkatan mutu, kepala sekolah tidak hanya mampu menjadi pendengar yang baik terhadap persoalan yang terjadi di sekolah, namun juga memperoleh bantuan dalam masalah lingkungan dan pembentukan kerja sama kemitraan demi kelanjutan terhadap dukungan sekolah. Pada bagian berikut ini disampaikan inti temuan dari penelitian yang dilakukan pada sekolah-sekolah yang menjadi Model Pengembangan seperti tergambar pada Diagram 1 Model Pembaharuan dalam Pengembangan Sekolah. Kepala Sekolah: kepala sekolah merupakan pribadi yang menjadi inti dalam peningkatan dan pengembangan sekolah. Para Konsultan melihat bahwa dalam Pengembangan Sekolah Model kepala sekolah mempunyai keinginan untuk memperbaharui sekolah. Tujuannya adalah memperhatikan kebutuhan pembelajaran siswa. Hal ini merupakan inti dari berbagai usaha pengembangan. Kepala sekolah memandu pemegang peran menuju pengembangan visi dan misi sekolah. Melalui diskusi yang diadakan bagi guru dan orang tua siswa, tujuan tertentu telah teridentifikasi untuk tiap tahun pelajaran. Melalui berbagai alat komunikasi, kebutuhan guru dan siswa telah diketahui dan dimasukkan dalam rencana pengembangan. Sebagai pemimpin dalam pengajaran, kepala sekolah menetapkan peranan dari setiap pemegang peran (orang tua siswa, siswa, guru, dan staf). Standar kedisiplinan telah dibuat dan didiskusikan sehingga tiap orang mengetahui pentingnya menciptakan lingkungan belajar. Untuk membantu kepala sekolah, pihak-pihak lain telah diundang untuk memikul bersama tanggung jawab bagi keseluruhan pengembangan sekolah. Guru diberi keleluasaan untuk mengawasi yang lebih dalam proses pembelajaran, namun harus menunjukkan adanya peningkatan prestasi siswa. Gagasan-gagasan telah didiskusikan dengan kepala sekolah lalu diujicobakan. Program yang berhasil akan dilanjutkan, yang tidak berhasil akan dibatalkan. Pemberian kesempatan kepada guru untuk menguji gagasan-gagasan baru mendukung sejumlah pengembangan kritis. Guru dianggap sebagai orang yang profesional dan menganggap sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang dinamis dan tidak membosankan. Pada akhirnya,

Model pembaharuan mencatat adanya keterbukaan dalam komunikasi antara kepala sekolah dan para pemegang peran lainnya. penyediaan laboratorium komputer dan perlengkapan audio-visual. Apabila seluruh pemegang peran mempunyai pandangan yang sama mengenai pentingnya pembelajaran. mulai dari kegiatan olahraga. Kesejahteraan guru dapat ditingkatkan melalui pemberian biaya transport. Beberapa kepala sekolah membentuk OSIS yang terdiri atas wakil-wakil dari . metode pengajaran dan bahan pengajaran yang tepat dan efektif akan memperkuat prospek keberhasilan siswa. Guru dan kepala sekolah menaruh harapan yang tinggi terhadap masing-masing siswa. Semua sekolah menitikberatkan pada peningkatan pendidikan guru. Kepala sekolah mempunyai perhatian lebih dalam pengembangan profesional guru dengan mengkaji-ulang kriteria kenaikan pangkat pegawai negeri dan membantu guru dalam hal ini dan mendukung semua jenjang pelatihan. Untuk mendorong motivasi guru. Siswa bertanggung jawab dalam belajar sedangkan yang lainnya membantu mereka. Salah satu yang sangat menentukan adalah motivasi belajar. Mendukung mereka dalam berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah sangat penting. tambahan sumber perpustakaan. Pertanian dan botani). agar sekurang-kurangnya berpendidikan S1. pemberian honor tambahan untuk kelebihan jam mengajar atau mengikuti pelatihan khusus. Pengalaman dari Pengembangan Sekolah Model memperjelas adanya beragam cara untuk membantu guru. yaitu : kesejahteraan guru. peningkatan laboratorium bahasa dan IPA. semua itu perlu diperhatikan. pendidikan keagamaan. Prestasi siswa tergantung pada banyak faktor. Rencana lainnya yang dapat memberikan motivasi adalah penambahan kegiatan ekstra kurikuler yang menarik bagi siswa. kebutuhan guru dapat diketahui dan dukungan yang memadai diperlukan dari kepala sekolah dan para orang tua siswa. Bahasa Inggris. Kebutuhan guru: guru merupakan dasar bagi semua usaha pendidikan. Hal ini dapat bervariasi. Selain mempunyai pemahaman umum mengenai peranan pendidikan. Peran serta siswa dalam pengambilan-keputusan merupakan sarana lain untuk memotivasi siswa. Oleh karena itu pencapaian hasil belajar siswa merupakan perhatian utama dalam semua usaha pengembangan. Kebutuhan Siswa: Tujuan utama sekolah adalah memberikan pendidikan yang baik bagi generasi muda Indonesia.hal ini akan membuat guru merasa diberdayakan. Semua sekolah model menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Hal ketiga adalah memperhatikan penyediaan bahan tambahan untuk mata pelajaran yang diajarkan. program pelatihan ketrampilan untuk persiapan kerja (komputer. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan. hal itu merupakan pesan yang kuat kepada siswa. Hal ini dapat tercapai melalui peranan yang jelas dari masing-masing pemegang peran termasuk siswa dan orang tua siswa. pengembangan profesional dan bantuan dalam pengajaran. Melalui proses ini. keajegan dalam memberikan perhatian untuk keberhasilan siswa. makan siang gratis.

Semua sekolah menyatakan adanya kebutuhan akan adanya pagar yang dapat melindungi mereka dari hewan maupun orang yang tidak diinginkan serta mencegah siswa berkeliaran di luar. Tetapi sekarang ini. Dalam hal ini siswa mengidentifikasi sendiri apa kebutuhan mereka yang dapat memberi sumbangan kepada pengembangan sekolah. Keterpaduan Masyarakat: Orang tua siswa dan masyarakat setempat sering kali tidak dilihat sebagai aset yang berharga dalam peningkatan mutu pendidikan. Hal ini merupakan masalah penting bagi semua sekolah. sekolah memperoleh sumber tambahan baik dalam hal dukungan pendidikan maupun sumber-sumber keuangan tambahan untuk pengembangan sekolah. Dengan melibatkan orang tua siswa. Kepala sekolah berfungsi sebagai penasihat pada keseluruhan proyek ini. Dinding atau pagar yang mengelilingi lingkungan sekolah merupakan simbol yang menyatakan bahwa sekolah adalah tempat belajar bagi siswa.setiap kelas untuk mendiskusikan kepada kepala sekolah apa yang menjadi perhatian siswa. Biasanya kepala sekolah dan guru ingin mendiskusikan masalah-masalah yang terkait dengan upaya untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Hal ini akan diikuti dengan pembentukan komite (yang beranggotakan para pemegang peran) yang akan mengawasi pelaksanaan program. Pada umumnya kepala sekolah menerima masukan dari para pemegang peran mengenai cara meningkatkan sekolah. Terdapat variasi fungsi BP3. Motivasi orang tua siswa sangat tinggi ketika mereka diberi tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Satu hasil penting yang tersirat namun belum diteliti adalah bahwa sekolahsekolah tersebut sebelumnya hanya menarik bagi siswa di Kecamatan yang bersangkutan. kantor pendidikan dan pemerintah. Gagasangagasan tersebut akan dirumuskan untuk menjadi program-program oleh kepala sekolah dan dipresentasikan kepada BP3 untuk disetujui. Beberapa usulan kegiatan. Selain para orang tua siswa. namun program yang paling efektif dapat memberikan pertanggungjawaban terhadap organisasi dalam memutuskan program mana yang akan didanai. serta pengusaha setempat. wakil masyarakat dapat pula berperan serta dalam rapat tersebut khususnya apabila bantuan mereka dibutuhkan untuk suatu proyek. Dengan memperhatikan minat pendidikan dan pribadi siswa. anggota BP3 memutuskan program mana yang akan dilaksanakan pada tahun tersebut. pelaksanaannya menjadi tangung jawab siswa. sekolah dapat menarik perhatian siswa dari Kecamatan atau daerah lain. tampak bahwa sekolah menerima penghargaan dan perhatian masyarakat luas. Berdasarkan dana yang tersedia (dan sumbangan khusus dari orang tua siswa dalam hal-hal tertentu). Beberapa sekolah mencatat adanya kenaikan sumbangan dari orang tua siswa walaupun mengalami masa krisis ekonomi di tahun 1997-1998. Masalah-masalah lain yang juga menjadi perhatian dari semua sekolah adalah kebutuhan akan adanya lingkungan yang aman bagi siswa (dan guru) untuk datang ke sekolah. Pada .

. Sebagai contoh. J. H. ada dua sekolah yang menerima bantuan dari Pemda setempat untuk memperbaiki gerbang sekolah. Lockhead. Februari 1999) Lebih dari 6 bulan kami telah menempatkan beberapa orang konsultan international untuk menangani pengembangan konsep sekolah model.E. Indonesia. Virginia. Beberapa model "pengembangan sekolah" memperoleh keuntungan dengan bekerja sama dengan Kandep Dikbud dan Pemerintah Daerah setempat dalam mendukung program pendidikan atau meningkatkan lingkungan sekolah.K. L. Levinand M. Ketika anggota BP3 diberi tanggung jawab untuk menyetujui dan memonitor pemanfaatan dana. Kemungkinan pencarian sumber dana secara lokal dapat membantu sekolah sehingga mereka tidak tergantung pada Depdikbud dalam pemenuhan semua kebutuhan mereka. Falmer Press. July 1989. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.W (1989). Para konsultan tersebut telah bertemu dengan Bapak Budiono and Bapak Totok untuk mendiskusikan tentang perhatian dan visi untuk menentukan kebijakan. Dalam pertemuan para konsultan Pengembangan Sekolah Model. Limited. BP3 setuju untuk menurunkan sumbangan bulanannya karena menurunnya pendapatan orang tua siswa selama masa tersebut. Effective Schools and Classrooms : A Research-Based Perspective. konsep tersebut . Michigan Okemos. H. Directorate Pendidikan Menengah Umum. Effective Schools Research Model for Planned Change. Huitt. Alexandria. Jakarta LAMPIRAN A Peninjauan Kembali Konsep Pengembangan Sekolah Model (Suatu Konsep Baru untuk Direktorat Menengah Umum.M (1990). Association for Supervision and Curriculum Development. mereka cenderung untuk memberi sumbangan yang lebih banyak setelah mengetahui bahwa dana tersebut dimanfaatkan secara langsung untuk membantu sekolah. M. Washington.sekolah lain.G. Sekolah lain memperoleh bantuan dari pengusaha setempat dalam mendanai pembangunan tembok sekeliling sekolah. Umaedi (1999) Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Referensi Lezotte.A.. "Creating Effective Schools".E. Directorate Jenderal Pendidikan Dasar dan Menegah. Eds. W. DC Squires. Lockheed. Effective Schools Products.M. D. & Segars. Chapter 1 in Effective Schools in Developing Countries. Ketersediaan dana yang dapat dimanfaatkan segera dapat memberi peluang bagi sekolah untuk merencanakan pengembangan berikutnya dan pada saat yang sama terdapat kesinambungan di tingkat sekolah. & Levin.

karena pengembangan sekolah didasarkan pada sumber setempat yang tersedia da . mutu sekolah ikut meningkat. 2. para siswa.  Pengembangan sekolah "model" memerlukan tambahan masukan seperti fasilitas. Pertama-tama sekolah biasa perlu dikembangkan menjadi sekolah yang bagus. Karena hal ini bukan suatu kasus.  Ketika menerima bantuan dalam merubah sekolah yang baik menjadi sekolah "model". yang mutunya ditetapkan oleh kantor pusat. Ini mewakili pendekatan dari atas ke bawah. Karena sekolah yang bagus ini dikembangkan terus menerus dan bergantung pada kontribusi dari orang tua siswa serta masyarakat yang dermawan. Perhatian harus diberikan pada sekolah biasa.  Sekolah "model" mewakili situasi yang ideal. sumber-sumber pengajaran dan dana untuk mendukung upayaupaya ekstra yang dilakukan oleh guru. para orangtua dan masyarakat. Kenyataan ini memaksa para konsultan untuk memandang model dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Empat diantara beberapa alasannya adalah:  Biasanya sekolah yang sangat bagus dipilih sebagai "sekolah model". Kriteria pengembangan dari sudut pandang yang baru adalah sebagai berikut: 1. Keanekaragaman lingkungan di Indonesia mempersulit perhatian untuk semua kondisi. Konsep ini berawal dari konsep tradisional yang cukup penting mengenai "sekolah model". Sehingga perlu dikembangkan model yang sangat umum atau model yang banyak. Namun ketika bantuan dihentikan. Sebagai contoh adalah pengalaman-pengalaman pada SMU Plus. Yang perlu diperhatikan disini adalah kesinambungannya. sehingga mempunyai keuntungan yang jelas dibanding sekolah biasa. Model harus dapat ditiru. lalu kemudian mencapai kondisi yang lebih ideal untuk konsep sekolah "model". para guru. Kekakuan ini melemahkan kemampuan pemindahan model. Pandangan tradisional tersebut mendukung untuk mengidentifikasi sekolah yang sangat bagus. Hal ini menimbulkan masalah karena masukan yang sama dibutuhkan juga oleh sekolah lain yang ingin berkembang. Dari diskusi lebih lanjut ternyata bahwa pendekatan ini tidak pernah berhasil untuk dilaksanakan.dikembangkan lebih lanjut dan rencana pelaksanaan telah dipersiapkan oleh Pak Simon Ju. dan mengembangkannya agar memenuhi persyaratan untuk menjadi sekolah yang "ideal". mutu tidak dapat dipertahankan. Kontribusi semacam ini penting bagi sekolah. peniruan tidak mungkin dilakukan. bentuk peniruan karakteristik semacam ini sulit dilakukan di sekolah biasa. Hal-hal tersebut tidak mempertimbangan keistimewaaan kepala sekolah.

Inovasi dapat berupa ide. practice or object thatperceived as new by an individual or other unit of adoption. dalam pendidikan Administrator (Kepala dan Pengawas lebih mudah menerima inovasi disbanding guru karena : 1. Teacher remain isolated in classroom which does not enhance the diffusion of new idea within the profession . Menurut Prof. Principal 2.  Praktisi Pendidikan dapat dikelompokan ke dalam : 1. Superintendent 2. meningkatkan kualitas pendidikan serta sebagai alat atau cara baru dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam kegiatan pendidikan. Dengan demikian metode baru atau cara baru dalam melaksanakan metode yang ada seperti dalam proses pembelajaran dapat menjadi suatu upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran. Administrator terdiri dari : 1. Azis Inovasi berarti mengintrodusir suatu gagasan maupun teknologi baru. Contoh bidangnya adalah : o Managerial o Teknologi o Kurikulum  Menurut Miles karakteristik inovasi adalah o Deliberate o Novel o Specific o Direction to goal attaintment  Aspek pokok yang mempengaruhi inovasi adalah : o Struktur o Prosedur o Personal Inovasi yang berbentuk metode dapat berdampak pada perbaikan. proses dan produk dalam berbagai bidang. karena peran yang dimainkan dalam melaksanakan kegiatan pendidikan berbeda dan lingkungan kerja yang sering dijalani masing-masing juga berbeda  Menurut Ernest R House. 1.Inovasi Pendidikan Pengertian Inovasi Pendidikan  Inovasi adalah an idea. Sosial interaction inhibit diffusion across professional boundaries 2. prosedur supervise serta pengelolaan informasi pendidikan yang dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan pendidikan. seperti penggunaannya untuk teknologi pembelajaran. Teacher  Dalam hal penerimaan atau sikap terhadap perubahan dua kelompok ini mempunyai pandangan dan sikap yang tidak selalu sama. inovasi merupakan genus dari change yang berarti perubahan. Sementara itu inovasi dalam teknologi juga perlu diperhatikan mengingat banyak hasilhasil teknologi yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Complexity 4. 5. Never adopt innovation as a whole. di sini ada unsure keputusan yang mendasarinya. Communication (Saluran komunikasi) 2. otoritas) 1. Nature of Sosial system ( Norma. Observability  Penjelasan : 1. Innovator . kondisi ini berhubungan positif dengan tingkat adopsi. pengalaman masa lalu. Keadaan dimana hasil suatu inovasi dapat dilihat orang lain. Kondisi dimana inovasi dipandang lebih baik dari ide sebelumnya. Relative Advantage 2. to a decision to adopt or reject.3. Passive adopter  Dalam konteks Indonesia. Komunikasi interpersonal lebih penting/efektif pada tahap Persuasion 3. and to confirmation of this decision Prinsip-prinsip Komunikasi dalam proses inovasi 1.yang nampak dari keuntungan ekonomis. Keadaan dimana suatu inovasi dapat diuji secara terbatas. Compatibility 3. to implementation of the new ide. Keadaan dimana suatu inovasi dipandang konsisten dengan nilai-nilai yang ada.dalam arti inisiatif dalam melakukan inovasi selalu dating dari pihak pemerintah Proses Inovasi Proses Inovasi berkaitan dengan bagaimana suatu inovasi itu terjadi.to forming an attitude toward the innovation. 3) Clients needs for innovation 3. Mass media lebih penting/efektif pada tahap Knowledge 2. dan kebutuhan potensil adopter. Trialibility 5. 2) Previously introduces idea. pemberian status. inovasi pendidikan umumnya merupakan suatu gerakan yang bersifat top down. 4. atau cara lainnya 2. only bits and pieces 4. kolektif. Keadaan ini berpengaruh negatif terhadap tingkat adopsi. Tipe keputusaninovasi (optional. Mass media lebih penting/efektif untuk adopter pemula Atribut Dan Sumber-Sumber Inovasi  Terdapat lima atribut inovasi : 1. Keadaan dimana inivasi dipandang secara relative sulit difahami dan digunakan. oleh karena itu proses inovasi dapat dimaknai sebagai proses keputusan Inovasi (Innovation decision Process). tingkat hubungan sosial) 3. Kondisi ini berhubungan secara positif dengan tingkat adopsi  Disamping hal tersebut di atas tingkat adopsi juga dipengaruhi oleh : 1. Menurut Everett M Rogers proses keputusan inovasi adalah the process through which abn individual (or other decision making unit) passes from first knowledge of an innovation. atau inovasi itu dipandang sesuai dengan : 1) Socio cultural value and belief. Extent of Change agents (upaya promosi) Keinovatifan Dan Kategori Penerima Inovasi Keinovatifan (Innovativeness) adalah the degree to which an individual or other onit of adoption is relativelyearlier in adopting new ideas than other member of a system (Everett M Roger)  Kategori Adopter : 1.

Early majority 4. Late majority 5. Early adopter o Lokalist o Has the greater degree of opinion leader (berperan to decrease uncertainty about new idea by adopting it) 1. risky o Kosmopolitan 1. Early Majority o Deliberate before adopting a new idea o Follow with deliberate willingness in adopting innovation. the rash. Innovator : o Very eager to try new ideas o Desire the hazardous. Late majority o Adopt after average number of sosial system o Approach innovation with skeptical 1. Laggards Ciri-cirinya : 1. 2. including in decision making o Traditional o Suspicious to innovation and change agent . seldom lead 1. Early adopter 3. thedaring. Laggards o Reference to the past.

Berikut ini beberapa ilmuwan yang mengungkapkan tentang batasan-batasan perubahan sosial. ideologi. maka bentuk yang sederhana tersebut akan berubah menjadi kompleks. sikap. kebudayaan. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial Budaya dan Penyebabnya Perubahan sosial budaya dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk berikut ini. perubahan yang terjadi bukan hanya menuju ke arah kemajuan. dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. termasuk di dalamnya nilai-nilai. Berdasarkan uraian tersebut. Berdasarkan sifatnya. Modifikasi-modifikasi tersebut terjadi karena sebab-sebab intern atau sebab-sebab ekstern.PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DALAM MASYARAKAT Setiap masyarakat dalam kehidupannya pasti mengalami perubahan-perubahan. Selo Soemardjan menjelaskan bahwa perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang memengaruhi istem sosialnya. Perubahan tersebut terjadi karena usaha-usaha masyarakat dalam menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan dan kondisi-kondisi baru yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat. Samuel Koenig menjelaskan bahwa perubahan sosial menunjuk pada modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia. dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan unsur-unsur atau struktur sosial dan perilaku manusia dalam masyarakat dari keadaan tertentu ke keadaan yang lain. 1. Gillin dan Gillin menyatakan bahwa perubahan sosial sebagai suatu variasi dari caracara hidup yang telah diterima. Contoh perubahan evolusi adalah perubahan pada struktur masyarakat. Perubahan Lambat dan Perubahan Cepat Perubahan lambat disebut juga evolusi. Suatu masyarakat pada masa tertentu bentuknya sangat sederhana. baik karena perubahan kondisi geografis. ataupun karena adanya penemuan-penemuan baru di dalam masyarakat. sehingga membingungkan manusia yang menghadapinya. yaitu perubahan . Perubahan cepat disebut juga dengan revolusi. A. Perubahan sosial yang terjadi memang telah ada sejak zaman dahulu. Ada kalanya perubahan-perubahan yang terjadi berlangsung demikian cepatnya. namun dapat juga menuju ke arah kemunduran. namun karena masyarakat mengalami perkembangan. dinamika dan komposisi penduduk.

Contoh perubahan secara revolusi adalah gerakan Revolusi Islam Iran pada tahun 1978-1979 yang berhasil menjatuhkan pemerintahan Syah Mohammad Reza Pahlevi yang otoriter dan mengubah sistem pemerintahan monarki menjadi sistem Republik Islam dengan Ayatullah Khomeini sebagai pemimpinnya. d. Ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan. Kemampuan pemimpin dalam menampung. Contoh perubahan kecil adalah perubahan mode rambut atau perubahan mode pakaian. a. e. Harus ada tujuan gerakan yang jelas dan dapat ditunjukkan kepada rakyat. serta menegaskan rasa tidak puas masyarakat dan keinginan-keinginan yang diharapkan untuk dijadikan program dan arah gerakan revolusi. . Adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat tersebut. Perubahan Kecil dan Perubahan Besar Perubahan kecil adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau pengaruh yang berarti bagi masyarakat. c. b. Contoh perubahan besar adalah dampak ledakan penduduk dan dampak industrialisasi bagi pola kehidupan masyarakat. Berikut ini beberapa persyaratan yang mendukung terciptanya revolusi. merumuskan. Seringkali perubahan revolusi diawali oleh munculnya konflik atau ketegangan dalam masyarakat. Sebaliknya. Harus bisa memanfaatkan momentum untuk melaksanakan revolusi. ketegangan-ketegangan tersebut sulit dihindari bahkan semakin berkembang dan tidak dapat dikendalikan.sosial mengenai unsur-unsur kehidupan atau lembaga-lembaga kemasyarakatan yang berlangsung relatif cepat. 2. perubahan besar adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang membawa pengaruh langsung atau pengaruh berarti bagi masyarakat. Terjadinya proses revolusi memerlukan persyaratan tertentu.

misalnya perubahan tata pemerintahan Orde Baru menjadi tata pemerintahan Orde Reformasi. yaitu pertambahan dan penurunan jumlah penduduk. 2) Adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat. Sebab-Sebab yang Berasal dari Luar Masyarakat (Sebab Ekstern) .3. Contoh perubahan yang tidak dikehendaki atau tidak direncanakan adalah munculnya berbagai peristiwa kerusuhan menjelang masa peralihan tatanan Orde Lama ke Orde Baru dan peralihan tatanan Orde Baru ke Orde Reformasi. 3) Munculnya berbagai bentuk pertentangan (conflict) dalam masyarakat. Revolusi Rusia (Oktober 1917) yang mampu menggulingkan pemerintahan kekaisaran dan mengubahnya menjadi sistem diktator proletariat yang dilandaskan pada doktrin Marxis. Revolusi tersebut menyebabkan perubahan yang mendasar. 4. Perubahan yang Dikehendaki atau Direncanakan dan Perubahan yang Tidak Dikehendaki atau Tidak Direncanakan Perubahan yang dikehendaki atau yang direncanakan merupakan perubahan yang telah diperkirakan atau direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak melakukan perubahan di masyarakat. Misalnya. Contoh perubahan yang dikehendaki adalah pelaksanaan pembangunan atau perubahan tatanan pemerintahan. baik penemuan yang bersifat baru (discovery) ataupun penemuan baru yang bersifat menyempurnakan dari bentuk penemuan lama (invention). a . Pihak-pihak tersebut dinamakan agent of change. 4) Terjadinya pemberontakan atau revolusi sehingga mampu menyulut terjadinya perubahanperubahan besar. baik dari tatanan negara hingga tatanan dalam keluarga. yaitu seseorang atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin satu atau lebih lembaga-lembaga kemasyarakatan yang bertujuan untuk mengubah suatu sistem sosial. b . Sebab-Sebab Perubahan Sosial Budaya Perubahan sosial dan kebudayaan di masyarakat dapat terjadi karena adanya sebab-sebab yang berasal dari masyarakat sendiri atau yang berasal dari luar masyarakat. Sebab-Sebab yang Berasal dari Dalam Masyarakat (Sebab Intern) Berikut ini sebab-sebab perubahan sosial yang bersumber dari dalam masyarakat (sebab intern) 1) Dinamika penduduk. Perubahan yang tidak dikehendaki atau yang tidak direncanakan merupakan perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat dan dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibat sosial yang tidak diharapkan.

Berikut ini sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat. Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain Kontak dengan kebudayaan lain dapat menyebabkan manusia saling berinteraksi dan mampu menghimpun penemuan-penemuan baru yang telah dihasilkan. Penemuan-penemuan baru tersebut dapat berasal dari kebudayaan asing atau merupakan perpaduan antara budaya asing dengan budaya sendiri. maka disebut demonstration effect. karena pihak yang menang biasanya akan dapat memaksakan ideologi dan kebudayaannya kepada pihak yang kalah.Perubahan sosial dan kebudayaan juga dapat terjadi karena adanya sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat (sebab ekstern). Jika suatu kebudayaan mempunyai taraf yang lebih tinggi dari kebudayaan lain. maka disebut cultural animosity. maka mereka harus menyesuaikan diri dengan keadaan alam dan lingkungan yang baru tersebut. maka akan muncul proses imitasi yang lambat laun unsur-unsur kebudayaan asli dapat bergeser atau diganti oleh unsur-unsur kebudayaan baru tersebut. Kondisi ini terkadang memaksa masyarakat suatu daerah untuk mengungsi meninggalkan tanah kelahirannya. terutama membuka pikiran dan mem- . 3) Adanya pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Jika pengaruh suatu kebudayaan dapat diterima tanpa paksaan. Hal ini kemungkinan besar juga dapat memengaruhi perubahan pada struktur dan pola kelembagaannya. B. Jika pengaruh suatu kebudayaan saling menolak. Proses tersebut dapat mendorong pertumbuhan suatu kebudayaan dan memperkaya kebudayaan yang ada. Sistem Pendidikan Formal yang Maju Pendidikan memberikan nilai-nilai tertentu bagi manusia. Faktor-Faktor Pendorong Perubahan a. 2) Adanya peperangan. 1) Adanya pengaruh bencana alam. baik perang saudara maupun perang antarnegara dapat me-nyebabkan perubahan. b . Faktor Pendorong dan Penghambat Perubahan Sosial Budaya 1. Bertemunya dua kebudayaan yang berbeda akan menghasilkan perubahan. Apabila masyarakat tersebut mendiami tempat tinggal yang baru.

d . Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu Ketidakpuasan yang berlangsung lama di kehidupan masyarakat dapat menimbulkan reaksi berupa perlawanan. toleransi dapat diberikan agarsemakin tercipta hal-hal baru yang kreatif. sehingga masyarakat akan semakin terpacu untuk menghasilkan karya-karya lain. dan ideologi yang berbeda akan mudah terjadi pertentangan yang dapat menimbulkan kegoncangan sosial. i . . dan gerakan revolusi untuk mengubahnya. dapat merupakan cikal bakal terjadinya perubahan sosial budaya. Faktor-Faktor Penghambat Perubahan a. pertentangan. Hal ini membuka kesempatan kepada para individu untuk dapat mengembangkan kemampuan dirinya. h. ras. c . Sistem Terbuka Masyarakat ( Open Stratification ) Sistem terbuka memungkinkan adanya gerak sosial vertikal atau horizontal yang lebih luas kepada anggota masyarakat. g . Hal ini menyebabkan pola-pola pemikiran dan kehidupan masyarakat menjadi statis. Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain Penghargaan terhadap hasil karya seseorang akan mendorong seseorang untuk berkarya lebih baik lagi. Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang Penyimpangan sosial sejauh tidak melanggar hukum atau merupakan tindak pidana. Hal ini akan memberikan kemampuan manusia untuk menilai apakah kebudayaan masyarakatnya dapat memenuhi perkembangan zaman atau tidak. Heterogenitas Penduduk Di dalam masyarakat heterogen yang mempunyai latar belakang budaya.Untuk itu. f . Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain Kehidupan terasing menyebabkan suatu masyarakat tidak mengetahui perkembanganperkembangan yang telah terjadi. Orientasi ke Masa Depan Pemikiran yang selalu berorientasi ke masa depan akan membuat masyarakat selalu berpikir maju dan mendorong terciptanya penemuan-penemuan baru yang disesuaikan dengan perkembangan dan tuntutan zaman. e . Keadaan demikian merupakan pendorong terjadinya perubahan-perubahan baru dalam masyarakat dalam upayanya untuk mencapai keselarasan sosial. Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya Ikhtiar harus selalu dilakukan manusia dalam upaya memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan menggunakan sumber daya yang terbatas. 2.biasakan berpola pikir ilmiah. rasional. dan objektif. Masyarakat tidak lagi mempermasalahkan status sosial dalam menjalin hubungan dengan sesamanya.

Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing) Sikap yang demikian banyak dijumpai dalam masyarakat yang pernah dijajah oleh bangsa lain. Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional Sikap yang mengagung-agungkan tradisi dan masa lampau dapat membuat terlena dan sulit menerima kemajuan dan perubahan zaman. e . Beberapa golongan masyarakat berupaya menghindari risiko ini dan tetap mempertahankan diri pada pola kehidupan atau kebudayaan yang telah ada. Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat ( Vested Interest Interest) Organisasi sosial yang mengenal sistem lapisan strata akan menghambat terjadinya perubahan. Tapi mungkin juga karena masyarakat itu lama berada di bawah pengaruh masyarakat lain (terjajah). Golongan masyarakat yang mempunyai kedudukan lebih tinggi tentunya akan mempertahankan statusnya tersebut. f . Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan Kondisi ini dapat dikarenakan kehidupan masyarakat yang terasing dan tertutup. contohnya masyarakat pedalaman. d . misalnya oleh bangsa Barat. sehingga mereka cenderung menutup diri dari pengaruhpengaruh asing.b . Kondisi inilah yang menyebabkan terhambatnya proses perubahan. Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis Setiap usaha perubahan pada unsur-unsur kebudayaan rohaniah. biasanya diartikan sebagai usaha . Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan Integrasi kebudayaan seringkali berjalan tidak sempurna. c . Mereka mencurigai semua hal yang berasal dari Barat karena belum bisa melupakan pengalaman pahit selama masa penjajahan. kondisi seperti ini dikhawatirkan akan menggoyahkan pola kehidupan atau kebudayaan yang telah ada. g . Lebih parah lagi jika masyarakat yang bersangkutan didominasi oleh golongan konservatif (kolot).

i . Masyarakat cenderung menerima kehidupan apa adanya dengan dalih suatu kehidupan telah diatur oleh Yang Mahakuasa. Munculnya tatanan kehidupan masyarakat baru yang lebih modern dan ideal. Hal ini tentu saja memengaruhi pola dan perilaku masyarakatnya. Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki Pandangan tersebut adalah pandangan pesimistis. namun karena adat dan kebiasaan masyarakat masih banyak yang menggunakan sabit atau ani-ani. Pola pikir semacam ini tentu saja tidak akan memacu pekembangan kehidupan manusia. 1. 1. Terciptanya penemuan-penemuan baru yang dapat membantu aktivitas manusia. C. Berikut ini hal-hal positif atau bentuk kemajuan akibat adanya perubahan sosial budaya. Telah dijelaskan di depan bahwa perubahan sosial budaya dapat mengarah pada halhal positif (kemajuan) dan hal-hal negatif (kemunduran). h. Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar ideologi Adat atau kebiasaan merupakan pola-pola perilaku bagi anggota masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. bahkan ideologi suatu masyarakat. cara pandang. 3. 4. 2. Memunculkan ide-ide budaya baru yang sesuai dengan perkembangan zaman. Membentuk pola pikir masyarakat yang lebih ilmiah dan rasional. Misalnya. memotong padi dengan mesin dapat mempercepat proses pemanenan. Tergesernya bentuk-bentuk budaya nasional oleh budaya asing yang terkadang tidak sesuai dengan . kebiasaan. Adakalanya adat dan kebiasaan begitu kuatnya sehingga sulit untuk diubah. maka mesin pemotong padi tidak akan digunakan. Perilaku Masyarakat sebagai Akibat Adanya Perubahan Sosial Budaya Perubahan sosial budaya akan mengubah adat. Hal ini merupakan bentuk halangan terhadap perkembangan dan perubahan kebudayaan.yang berlawanan dengan masyarakat yang sudah menjadi dasar integrasi masyarakat tersebut. Berikut ini hal-hal negatif atau bentuk ke-munduran akibat adanya perubahan sosial budaya.

dan kondisi kehidupan masyarakat yang baru. baik dari sisi pola pikir ataupun dari sisi pola kehidupannya (cultural lag atau kesenjangan budaya). Dalam pelaksanaannya. Lunturnya kaidah-kaidah atau norma budaya lama. nilai-nilai dan norma kehidupan bangsa yang luhur harus dapat terus kalian jaga dan lestarikan . sebaliknya perubahan sosial budaya yang bersifat negatif harus kita saring dan kita cegah perkembangannya dalam kehidupan masyarakat kita. mengingat sikap tersebut merupakan salah satu penyebab terhambatnya proses perubahan sosial budaya yang berujung pada terhambatnya proses perkembangan masyarakat dan modernisasi. Munculnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial baru yang makin kompleks. 4.kaidah budaya-budaya nasional. Kalian diharapkan mampu memiliki dan mengembangkan sikap kritis terhadap proses perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat. meskipun perubahan tersebut mengarah pada perubahan yang bersifat negatif. Perubahan sosial budaya yang bersifat positif dapat kita terima untuk memperkaya khazanah kebudayaan bangsa kita. pola. Kalian sebagai pelajar tentu harus bisa menentukan sikap terhadap dampak perubahan sosial budaya yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. 3. Sikap apriori yang berlebihan tentu saja tidak perlu kalian kedepankan. Adanya beberapa kelompok masyarakat yang mengalami ketertinggalan kemajuan budaya dan kemajuan zaman. Demikian juga dengan sikap menerima setiap perubahan tanpa terkecuali. D. Sikap Kritis terhadap Pengaruh Perubahan Sosial dan Budaya Apapun bentuk perubahan sosial budaya akan menghasilkan suatu bentuk. Namun di sisi lain. Sikap tersebut cenderung akan membuat kita meniru (imitasi) terhadap setiap perubahan sosial budaya yang terjadi. misalnya lunturnya kesadaran bergotong-royong di dalam kehidupan masyarakat kota. kalian harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan memperluas pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang. 2.

Selasa. 30 November 2010 Materi: Perubahan Sosial .

tetapi dalam kehidupan sehari – hari kita telah menyentuh perubahan. Kingsley Davis Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat 4. Definisi Perubahan Menurut Auguste Comte. ideology maupun adanya difusi ataupun penemuan baru dalam masyarakat 5. Selo Soemarjan Segala perubahan pada lembaga – lemabaga kemasyrakatan dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya. Teori – Teori Perubahan Sosial Menurut Lauer ada dua teori utama perubahan sosial: a. tidak dapat direncanakan atau diarahkan ke titik tertentu. Tidak ada proses perubahan masyarakat secara bertahap sehingga batas antara pola hidup primitif. Mac Iver Perubahan sosial adalah terjadinya perubahan dalam hubungan sosial (social relationships) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) 3. Adapun definisi perubahan sosial menurut beberapa tokoh: 1. PERUBAHAN SOSIAL 1. kebudayaan. material.SKL 6 Menjelaskan proses perubahan sosial pada masyarakat dan dampaknya Materi: • Teori perubahan • Bentuk perubahan • Faktor pendorong dan penghambat perubahan • Dampak modernisasi dan globalisasi • Mengatasi memudarnya jati diri bangsa Ringkasan A. terutama menekankan pengaruh yang besar dari unsur kebudayaan material terhadap unsur non material 2. William F. Gillin dan Gillin Perubahan sosial merupakan variasi cara hidup yang telah diterima yang disebabkan karena kondisi geografis. tradisional dan modern tidak jelas Menurut beberapa ahli: Oswald Spengler. Teori Siklus Teori siklus melihat perubahan merupakan sesuatu yang berulang – ulang. komposisi penduduk. sikap – sikap dan pola – pola perikelakuan diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat 2. pertumbuhan dan keruntuhan . Ogburn Ruang lingkup perubahan sosial mencakup unsur kebudayaan material dan non material. termasuk didalamnya nilai – nilai. Samuel Koenig Perubahan sosial menunjuk pada modifikasi yang terjadi dalam pola kehidupan manusia karena sebab intern dan ekstern 6. sosiologi mempelajari statika dan dinamika masyarakat social meskipun perubahan kita terpusat pada aspek statika masyarakat. Jerman (1880 –1936) : setiap peradaban besar mengalami proses kelahiran.

Comte. Teori Revolusi Perubahan sosial menurut teori revolusi adalah perubahan sosial budaya berlangsung secara drastic atau cepat yang mengarah pada sendi utama kehidupan masyarakat (termasuk kembaga kemasyarakatan) Karl Marx berpendapat bahwa masyarakat berkembang secara linier dan bersifat revolusioner. Spencer. Hal ini akibat konflik antara orang menetap dan orang nomaden b. tahap metafisis (abstraksi) dan tahap ilmiah (positif) Sedangkan Lenski berpendapat bahwa masyarakat berubah dari pra industri. dari yang bercorak feodal lalu berubah revolusioner menjadi masyarakat . Arnold Toynbee: sejarah peradaban adalah rangkaian siklus kemunduran dan pertumbuhan. tardisional dan bersahaja menuju masyarakat modern yang kompleks dan maju secara bertahap Comte mengemukakan perkembangan masyarakat mengikuti perkembangan cara berfikir masyarakat tersebut yaitu tahap teologi (khayalan). bahwa orang – orang yang cakap yang akan memenangkan perjuangan hidup Ketiga tokoh diatas menggambarkan bahwa setiap masyarakat berkembang melaui tahapan yang pasti Teori Linier dibedakan menjadi: f. industri dan pasca industri Beberapa teori Evolusi a) Teori Evolusi Unilinear Masyarakat mengalami perkembangan sesuai dengan tahapan tertentu. komplek hingga sempurna. Teori evolusi Perubahan sosial budaya berlangsung sangat lambat dalam jangka waktu lama.Pitirim Sorokin: semua peradaban besar berada dalam siklus tiga sistem kebudayaan (kebudayaan ideasional. misal penelitian pengaruh sistem perubahan sistem mata pencaharian dari berburu ke sistem pertanian atau terhadap sistem kekeluargaan dalam masyarakat yang bersangkutan g. Tokohnya antara lain. Misal dari kelompok homogen ke kelompok yang heterogen sifat dan susunannya (Herbert Spencer) c) Teori Evolusi Multilinear Teori ini menekankan penelitian terhadap tahap perkembangan yang tertentu dalam evolusi masyarakat. berawal dari bentuk sederhana. dapat direncanakan atau diarahkan Beberapa tokoh sosiologi mengemukakan tentang teori linier yaitu: Emile Durkheim: Masyarakat berkembang dari solidaritas mekanik ke solidaritas organic Max Weber : Masyarakat berubah secara linier dari masyarakat yang diliputi oleh pemikiran mistik dan penuh tahayul menuju masyarakat yang rasional Herbert Spencer : mengembangkan teori Darwin. Perubahan sosial budaya dari masyarakat primitif. namun setiap peradaban memiliki kemampuan meminjam kebudayaan lain dan belajar dari kesalahan untuk mencapai peradaban yang lebih tinggi Ibnu Kaldun: perubahan msayarakat diwarnai dengan pertumbuhan dan penaklukan kebudayaan. Teori Linier atau Teori Perkembangan Perubahan sosial budaya bersifat linier atau berkembang menuju titik tertentu. idealistis dan sensasi) yang berputar tanpa akhir. Suatu Variasi dari teori ini adalah Cylical theories dari Vilfredo Pareto b) Teori Evolusi Universal Perkembangan masyarakat tidaklah perlu melalui tahapan tertentu tetapi mengikuti suatu garis evolusi tertentu.

kapitalis kemudian berubah menjadi masyarakat sosialis – komunis yang merupakan puncak perkembangan masyarakat Suatu revolusi dapat berlangsung dengan didahului suatu pemberontakan (revolt rebellion). Perubahan yang direncanakan ke arah kemajuan (progress) dapat disebut pembangunan. Revolusi Industri di Inggris. terjadinya gerakan reformasi yang telah menggantikan pemerintahan orde baru menjadi orde reformasi C. PROSES PERUBAHAN SOSIAL 1. misalnya. Biasanya mengarah ke kemunduran (regress) 3. Adapaun perubahan yang tidak direncanakan umumnya terjadi karena diluar kehendak masyarakat. misal perubahan model pakaian. gerak konjungtur dalam proses ekonomi c. perubahan pola hidup dari masyarakat nomaden kemudian menetap 2. Gangguan keseimbangan yang hanya sekali terjadi. adanya momentum untuk revolusi B. yaitu gangguan keseimbangan dalam masyarakat yang selalu timbul kembali. pemimpin menunjukkan suatu tujuan yang konkret dan dapat dilihat masyarakat 5. baik yang bersifat progress maupun regress. atau bencana alam yang terus menerus b. kadang mengubah struktur masyarakat. Wajar ( wajib belajar 9 tahun). adanya kelompok yang dianggap mampu memimpin masyarakat 3. bencana alam. Misal. Perubahan secara cepat dan lambat Secara cepat dinamakan revolusi. masuknya listrik ke daerah terisolir Perubahan tidak berpengaruh luas hanya terbatas pada lingkungan tertentu saja. Revolusi Sosial di Prancis. pemimpin harus mampu manampung keinginan masyarakat 4. Adapun syarat revolusi adalah : 1. BENTUK-BENTUK PERUBAHAN 1. Revolusi Amerika Secara lambat disebut evolusi. Perubahan yang berpengaruh luas dan tidak berpengaruh luas Perubahan berpengaruh luas adalah perubahan yang mendasar sehingga dampaknya mempengaruhi segala sendi kehidupan. Proklamasi kemerdekaan RI. Faktor Penyebab Internal dan Eksternal Perubahan Sosial Perubahan sosial yang bersumber dari dalam masyarakat dapat terjadi melalui proses akumulasi. tetapi selau terjadi keseimbangan.. misal adanya penemuan baru. misal. Misal proses industrialisasi pada masyarakat agraris. misal perang. Ada keinginan umum mengadakan suatu perubahan 2. Perubahan yang direncanakan dan tidak direncanakan Perubahan yang direncanakan merupakan bentuk perubahan yang diproses melalui program atau rencana tertentu agar menghasilkan suatu perubahan tertentu pula. yaitu gangguan keseimbangan yang berulang-ulang sehingga menghasilkan perubahan-perubahan baru. misal perubahan semangat kegotongroyongan yang mulai luntur. perubahan mode pakaian kalangan remaja Adapun pola – pola yang sering tampak pada perubahan sosial budaya adalah : a. Berubahan bergelombang. misal Program NKKBS. Menurut Soerjono Soekanto factor internal tersebut adalah: . Perubahan komulatif. tidak mengubah struktur masyarakat. pergantian sistem politik dan pendidikan.

baik berupa alat atau ide/gagasan. yaitu melalui difusi. pemimpin yang progresif Adapun menurut Soerjono Soekanto faktor eksternal (diluar masyarakat tersebut) penyebab perubahan sosial adalah : 1. . Adapun yang termasuk proses akulturasi adalah. menjalar (mengakibatkan perubahan pada bidang yang lain) atau beberapa penemuan baru dapat mengakibatkan timbulnya satu jenis perubahan. misal gempa bumi. bertambah atau berkurangnya penduduk 2.1. Faktor dari dalam selain hal tersebut diatas juga terdapat faktor internal lain: 1. akulturasi dan asimilasi. bencana alam 2.ahli dalam suatu kebudayaan c) perangsang bagi aktivitas – aktivitas penciptaan dalam masyarakat Pengaruh dari penemuan baru tersebut dapat bersifat memancar. penemuan – penemuan baru (inovasi) baik discovery maupun invention hal ini karena: a) kesadaran individu.difusi intra masyarakat . Sistem lapisan masyarakat terbuka .Subtitusi yaitu unsur kebudayaan lama diganti dengan unsur kebudayaan baru yang lebih berdaya guna .Dekulturisasi. menjalar maupun beberapa penemuan baru mengakibatkan satu jenis perubahan.difusi antar masyarakat 2. munculnya kelompok sosial yang inovatif dan kreatif 4. Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginanuntuk maju 4. yaitu masuknya unsur – unsur budaya yang sama sekali baru sehingga membawa perubahan yang sangat besar Faktor Pendorong Perubahan Sosial 1. Invention adalah proses dimana suatu unsur baru dihasilkan dengan mengkombinasi atau menyusun kembali unsur-unsur lama yang telah ada dalam masyarakat. yaitu adanya unsur budaya baru yang ditambahkan kepada unsur lama yang masih berlaku . Kemudian penemuan baru tersebut dapat menyebar (berakibat ke banyak segi kehidupan). yaitu unsur budaya lama bercampur dengan budaya baru sehingga membentuk sistem baru . perpecahan dari masyarakat tersebut 2. individu yang kreatif yang memiliki inisiatif baru 3.individu akan kekurangan dalam kebudayaannya b) kualitas ahli. Konflik dalam masyarakat 4. sebab yang berasal dari lingkungan alam fisik. Jika discovery diakui dan telah diterima bahkan sudah diterapkan maka akan menjadi invention. Pengaruh kebudayaan lain.Adisi.Originasi. yaitu adanya unsur budaya lama yang hilang . peperangan 3. Sistem pendidikan formal yang maju 3. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang dan bukan merupakan delik 5. Kontak dengan kebudayaan lain . Terjadi pemberontakan atau revolusi Discovery adalah penemuan kebudayaan atau sesuatu yang baru dalam masyarakat.Sinkretisme. 3.

Sikap masyarakat yang sangat tradisional 4. Umumnya saluran tersebut adalah lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam bidang pemerintahan. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang –bidang kehidupan tertentu 8. agama. Dampak Negatif Dampak negatif dari perubahan sosial adalah disintegrasi atau disorganisasi. pendidikan. Hambatan –hambatan yang bersifat ideologis 8. Dampak Perubahan Sosial a. Saluran – saluran perubahan sosial dan budaya (avenue or channel of change) merupakan saluran-saluran yang dilalui oleh proses perubahan.6. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain 2. Kondisi tersebut meliputi hal sebagai berikut: a. Adat atau kebiasaan 9. GLOBALISASI DAN MODERNISASI Pengertian Modernisasi Pengertian modernisasi menurut beberapa ahli adalah: . Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat 3. Oreintasi ke masa depan 9. Prasangka terhadap hal-hal yang baru atau asing atau sikap tertutup 7. Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat atau vested interest 5. Rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integrasi kebudayaan 6. Proses tersebut dapat dicapai melalui reorganisasi atau reintegrasi yaitu proses pembentukan norma – norma dan nilai-nilai baru agar serasi dengan lembaga – lembaga kemasyarakatan yang telah mengalami perubahan b. Bila sebaliknya maka dinamakan ketidaksesuaian sosial (maladjustment). Penyesuaian Masyarakat terhadap Perubahan Adanya unsur – unsur baru dalam masyarakat dapat mengakibatkan gangguan terhadap keserasian masyarakat. Oleh R. Dampak Positif Dampak positif perubahan sosial adalah munculnya penyesuaian atau akomodasi. rekreasi dan lain-lan 3. adanya disorientasi nilai dan norma. munculnya konflik sosial dan horizontal c. tidak berfungsinya secara optimal berbagai pranata sosial yang ada d. terjadinya berbagai bentuk kerusakan lingkungan dan bencana pencemaran e. Adanya penyesuaian memungkinkan dicapainya tahap perkembangan sosial baru yang yang lebih maju dan lebih baik dari keadaan sebelumnya. Merton disebut anomie b. munculnya krisis multidimensi Adapun bentuk-bentuk disintegrasi sebagai dampak perubahan sosial adalah: 1) Kriminalitas 2) Pergolakan daerah dan separatisme 3) Aksi protes (demonstrasi) 4) Kenakalan remaja 5) Prostitusi D. Apabila ketidakserasian dapat dipulihkan kembali maka keadaan tersebut dinamakan penyesuaian (adjustment). ekonomi. Nilai bahwa hidup ini pada hakekatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki 2.K. Penduduk yang heterogen 7. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya Faktor Penghambat Perubahan Sosial 1.

Ditandai oleh kesenjangan tingkat kehidupan antara masyarakat industri dan masyarakat dunia ketiga(yang pernah dijajah Barat dan mayoritas .W.Susanto: modernisasi adalah proses pembangunan yang diberikan oleh perubahan demi kemajuan 3. Astrid S. yang benar-benar mewujudkan birokrasi 3. Alex Inkeles : modernisasi adalah sikap – sikap tertentu yang menandai manusia dalam setiap masyarakat modern 2. tingkat organisasi yang tinggi 6. Menurut Anthony Giddens (1989). Senantiasa mempunyai informasi yang lengkap mengenai pendiriannya 5. Schoorl merumuskan penerapan ilmu pengetahuan ilmiah yang ada kepada semua aktivitas merupakan factor penting dalam modernisasi Dilihat dari definisi diatas modernisasi dapat dilihat sebagai suatu perubahan fisik yaitu cara – cara tradisional kearah modern atau penggunaan teknologi atau mesin serta dari pola pikir yaitu pola pikir tradisional menjadi pola pikir rasional. Senantiasa menyadari potensi-potensi yang ada pada dirinya 7. sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial Setiap modernisasi hal yang paling mendukung adalah sumber daya manusia modern. OKI 2. Praktis dan efisien Syarat modernisasi menurut Soerjono Soekanto adalah : 1. proses peningkatan kesalingtergantungan masyarakat dunia dinamakan dengan globalisasi. Senantiasa siap menerima perubahan 3. sistem administrasi yang baik. Mempunyai kepekaan terhadap masalah – masalah yang dihadapi di sekitarnya 4. Soerjono Soekanto : modernisasi adalah suatu bentuk perubahan sosial yang biasanya merupakan perubahan sosial yang terarah (directed change) yang didasarkan pada suatu perencanaan yang disebut sosial planning 5. Bersikap terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru dan penemuan-penemuan baru 2. cara berfikir yang ilmiah (scientific thinking) 2. J. Selo Soemardjan : globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia. Adapun konsep manusia modern dikemukakan oleh Alex Inkeles adalah sebagai berikut: 1. Oghburn dan Nimkoff : modernisasi tidak sama dengan reformasi yang menekankan pada factor – factor rehabilitasi. adanya sistem pengumpulan datayang baik dan teratur dan terpusat 4. penciptaan iklim yang favourable dari masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat – alat komunikasi massa 5. Menyadari hak-hak. Tujuan globalisasi adalah untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama misalnya yerbentuknya PBB. Modernisasi bersifat preventif dan konstruktif 4.1. Lebih banyak berorientasi ke masa kini dan masa mendatang 6. Schoorl : modernisasi merupakan penggantian teknik produksi dari cara – cara tradisional ke cara-cara yang tertampung dalam pengertian revolusi industri. Percaya pada keampuhan iptek 9. Tidak parah pada nasib 8. kewajiban serta kehormatan orang lain Pengertian Globalisasi Pengertian Globalisasi menurut beberapa ahli adalah : 1.

Bergesernya nilai budaya akibat kemajuan di bidang teknologi dan pengetahuan 4. pendidikan. kelompok masyarakat dari kalangan generasi tua yang cenderung mencurigai globalisasi Adapun kelompok masyarakat atau individu yang menerima globalisasi adalah 1. Masyarakat penerima globalisasi ada yang mampu menerima globalisasi tersebut atau ada yang menolak. Meningkatnya angka kriminalitas dan kenakalan remaja 6. volume ekspor dan lain-lain) 3. Meningkatnya efesiensi dan efektifitas kerja. kelompok masyarakat yang belum mapan atau belum siap menerima perubahan 2. Melemahnya etos kerja tradisional 5. Pudarnya sistem kepercayaan atau religi tradisional 3. pendidikan formal serta unsur yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat. kesehatan dan kualitas sumber daya manusia Dampak negatif modernisasi antara lain 1. politik dan kepercayaan serta sukar disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masyarakat. Tercapainya kemajuan kebudayaan bangsa 2. kelompok masyarakat yang kedudukan atau status sosialnya sudah mapan 2. Masuknya nilai – nilai positif (disiplin. Menumbuhkan dinamika terbuka dan tanggap terhadap unsur –unsur pembaruan Dampak negatif globalisasi 1. transportasi dan komunikasi 4. kelompok masyarakat kota yang telah menikmati berbagai media komunikasi dan informasi globalisasi 3. barang konsumsi. Adapun mereka yang menolak biasanya adalah : 1. Mempercepat proses pembangunan karena perkembangan iptek 3. Pudarnya pengetahuan tradisional 2. Sedang unsur globalisasi yang sulit diteriba biasanya berupa teknologi yang rumit dan mahal. kelompok masyarakat dari kalangan generasi muda yang memiliki kecenderungan terbuka menerima unsur-unsur perubahan dan modernisasi Dampak Perubahan Sosial Budaya sebagai Akibat Modernisasi dan Globalisasi Dampak positif modernisasi adalah 1. Terjadinya cultural shock. Meningkatnya sector ekonomi. yaitu masyarakat mengalami disorientasi dan frustasi karena tidak siap menerima kenyataan perubahan akibat globalisasi . etos kerja. Meningkatnya industri yang memungkinkan masyarakat lebih sejahtera (lapangan kerja. Menimbulkan kesenjangan sosial ekonomi Dampak positif globalisasi 1. pentingnya pendidikan) 2. menyangkut ideologi. Biasanya unsur globalisasi yang mudah diterima masyarakat adalah berupa teknologi tepat guna dan mudah aplikasinya. kelompok masyarakat tertinggal yang terasing 3.hidup dari pertanian) Globalisasi terbentuk oleh adanya kemajuan teknologi di bidang komunikasi dunia. Meningkatnya tingkat pencemaran lingkungan 7.

Oleh karena itu upaya mencegah memudarnya budaya dan jati diri bangsa perlu dilakukan baik oleh pemerintah. Tetapi bangsa Inodesia memiliki puncak-puncak kebudayaan daerah yang luhur dan akhirnya diterima oleh seluruh bangsa sehingga memunculkan budaya nasional. Kerusakan lingkungan Upaya Mencegah Memudarnya Budaya dan Jati Diri Bangsa Adanya arus globalisasi dan modernisasi memunculkan masalah pada generasi muda. Munculnya pola kehidupan yang kompetitif dan disorganisasi sosial 9. Adanya demoralisasi. yaitu aktivitas menengok kembali keberadaan budaya sebagai langkah awal untuk memperkenalkan budaya sendiri kepada generasi baru yang belum memahami nama. yaitu upaya perombakan dan penyesuaian sedemikian rupa sehingga unsur-unsur budaya tersebut menjadi penting kembali 3. kenakalan remaja 6. Melakukan refungsionalisasi budaya. yaitu membuat suatu budaya mengakar dan berfungsi bagi keperluan sehari-hari masyarakat 4. Munculnya kondisi disharmonis 7. dapat menerima perbedaan serta menghargai perbedaan Adanya modernisasi maupun globalisasi dapat memudarkan budaya dan jati dir bangsa. Adapun tantangan global terhadap keberadaan jati diri yang dimiliki bangsa adalah adanya sikap. Sekulerisme 4. mementingkan gotong royong 4. Kekurangmandirian 5. Westernisasi 3. Tantangan global terhadap eksistensi Jati Diri Bangsa Jati Diri Bangsa Indonesia Bangsa Indonesia adalah masyarakat multikultur yang sesungguhnya sulit untuk dirumuskan jati dirinya. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain: 1. menghormati harkat dan martabat orang lain (santun dan malu terhadap hal yang berkaitan dengan kesusilaan) 5. senantiasa menempuh jalan musyawarah 3. Jati diri bangsa Indonesia adalah budaya-budaya yang khas atau karakter yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang mampu membedakan dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Terjadinya cultural lag yaitu unsur – unsur globalisasi tidak berlangsung secara serempak 3. tetapi pada faktanya sekarang ini banyak generasi muda merasa asing di negeri sendiri. Anomi. yaitu keadaan tanpa nilai karena nilai dan norma lama telah ditinggalkan sedang nilai dan norma baru belum terbentuk. Melakukan implementasi budaya Materi: Lembaga Sosial . fungsi dan asalusul suatu subkebudayaan 2. unsur atau nilai: 1. pihak swasta maupun secara penuh kesadaran oleh masyarakat itu sendiri. Konsumerisme 2.2. Generasi muda merupakan pewaris kebudayaan maupun berkewajiban mempertahankan jati diri bangsa. Melakukan reorientasi budaya (culture reorientation). mementingkan nilai-nilai religius dan ketakwaan terhadap Tuhan YME 2. Meningkatnya sikap egois dan materialistis 8. Melakukan revitalisasi budaya. Mengupayakan pelembagaan budaya 5. Jati diri bangsa Indonesia antara lain 1.

Mac Iver dan Page yaitu tata cara atau prosedur yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia yang berkelompok dalam suatu kelompok kemasyarakatan yang dinamakan asosiasi 2. merupakan seperangkat aturan 3. dihargaai dan ditaati dalam kehidupan serta norma norma yang internalized yaitu norma telah meresap dalam jiwa anggota masyarakat c. PENGERTIAN LEMBAGA SOSIAL Lembaga Sosial menurut para ahli: 1. berdasarkan kekuatan pengikatnya terbentuk melalui cara(usage). yaitu dikenal. berkaitan dengan kebutuhan pokok 2.SKL 7 Menjelaskan peran dan fungsi lembaga sosial Materi: • Pengertian dan hakekat lembaga • Tipe-tipe lembaga • Peran dan fungsi lembaga Ringkasan A. Koentjoroningrat memberi batasan yang dimaksud dengan pranata sosial adalah sistem yang menjadi wahana yang memungkinkan warga masyarakat itu untuk berinteraksi menurut pola resmi atau suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas untuk memenuhi kebutuhan kompleks khusus dalam kehidupan manusia B. Horton dan Hunt. Merupakan suatu organisasi pola pemikiran dan pola perilaku yang terwujud melalui aktivitas kemasyarakatandan hasilnya terdiri atas adat istiadat. PROSES PERTUMBUHAN LEMBAGA a. Unsur penting lembaga sosial yaitu 1. CIRI – CIRI LEMBAGA 1. kebiasaan (folkways). berdasarkan proses norma-norma dalam pembentukannya sebagai lembaga yaitu proses pelembagaan (institutionalization) . Kornblum mengemukakan bahwa lembaga sosial sebagai suatu struktur status dan peran yang diarahkan ke pemenuhan keperluan dasar anggota masyarakat 4. diakui. Mempunyai suatu atau beberapa tujuan tertentu 4. lembaga sosial adalah suatu sistem norma untuk mencapai tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dipandang penting 3. Mempunyai tingkat kekekalan tertentu sehingga orang menganggapnya sebagai himpunan norma yang sudah sewajarnya harus dipertahankan 3. tata kelakuan (mores) dan adat (custom) b. Mempunyai alat-alat perlengkapan yang dipergunakan untuk mencapai tujuan . merupakan cara bertindak yang mengikat C. tata kelakuan dan kebiasaan serta unsur-unsur kebudayaan yang secara langsung dan tidak tergabung dalam suatu unit yang fungsional 2.

Dari Sudut Penyebarannya a. Contoh : institusi pendidikan 2. Mempunyai tradisi tertulis ataupun tidak tertulis yang merupakan dasar dari pranata yang bersangkuat dalam menjalankan fungsinya Unsur penting Lembaga Sosial 1. yaitu menganalisis hubungan antara lembaga-lembaga dalam masyarakat Fungsi Pranata 1. crescive institutions : tidak sengaja dibentuk dari adat istiadat masyarakat. Contoh : keluarga. subsidiary institutions: dianggap kurang penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat.5. misal. Kristen. Dari Sudut Fungsinya a. pencoleng 4. operative institutions : berfungsi menghimpun pola-pola atau tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan dari masyarakat yang bersangkutan. Contoh : rekreasi 3. approved atau social sanctional institutions : diterima oleh masyarakat. Dari Sudut Perkembangannya a. Contoh: pranata agama b. Merupakan seperangkat aturan dan perilaku yang relatif tetap. Pranata sosial mencakup kebutuhan dasar (basic need) 2. Analisis fungsional. pernikahan b. Analisis secara historis. masyarakat industri . bertujuan menelaah suatu lembaga tertentu dalam berbagai masyarakat berlainan atau berbagai lapisan sosial masyarakat 3. negara b. walau masyarakat tidak mampu memberantasnya. Dari Sudut Penerimaan Masyarakat a. Dari Sudut Sistem Nilai yang Diterima oleh Masyarakat a. unsanctioned institutions : ditolak oleh masyarakat. tersusun dan terstruktur 3. TIPE – TIPE LEMBAGA Menurut Gillin dan Gililin tipe lembaga sosial dapat ditinjau dari berbagai sudut antara lain 1. memberikan pegangan kepada masyarakat untuk menandakan sistem pengendalian sosial yaitu sistem pengawasan dari masyarakat terhadap tingkah laku anggota-anggotanya D. memberikan pedoman pada anggota anggota masyarakat bagaimana ia harus bertingkah laku di dalam menghadapi masalah-masalah dalam masyarakat yang bersangkuatan 3. Contoh : pranata agama Islam. sekolah. Contoh : institusi agama. budha dan Hindu 5. resstricted institutions : dikenal oleh masyarakat tertentu saja. Katholik. menjaga keutuhan masyarakat yang bersangkutan 2. enacted institutions : sengaja dibentuk dari adat istiadat masyarakat. Contoh: sekolah dan perusahaan dagang b. basic institutions : penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat. Analisis komparatif. bertujuan meneliti sejarah timbul dan berkembangnya 2. general institutions : diterima oleh sebagian besar masyarakat dunia. Contoh : penjahat. Merupakan cara bertindak yang mengikat Cara Mempelajari Lembaga Sosial 1. Mempunyai lambang atau simbol yang menggambarkan tujuan dan fungsinya 6.

BEBERAPA LEMBAGA YANG PENTING DI MASYARAKAT 1. rumah atau rumah tangga b. Lembaga Keluarga a. afeksi 5. yaitu ketika dilangsungkannya perkawinan dan sesudahnya tetapi sebelum melahirkan anak. misalnya pranata hukum seperti kejaksaan dan pengadilan D.b. pengaturan hubungan biologis 2. Karakteristik Keluarga Menurut Mac Iver dan Charlen Horton: 1) merupakan hubungan perkawinan 2) bentuk suatu kelembagaan yang berkaitan dengan hubungan perkawinan yang dibentuk atau dipelihara 3) mempunyai suatu sistem tata nama (nomeclatur) termasuk perhitungan garis keturunan 4) mempunyai fungsi ekonomi yang dibentuk oleh anggotanya 5) merupakan tempat tinggal bersama. Proses Terbentuknya Keluarga 1) tahap formatif atau pre neptual. regulative institutions : bertujuan mengawasi adat istiadat atau tata kelakuan yang ada dalam masyarakat. definisi status 6. perlindungan dan ekonomi . yaitu : 1) antar anggota mempunyai hubungan yang intim dan hangat 2) kooperatif 3) face to face 4) anggota keluarga memberlakukan anggota yang lain sebagai tujuan bukan alat untuk mencapai tujuan c. Meliputi peminangan atau pertunangan 2) tahap perkawinan atau nuptual stage. sosialisasi 4. masa persiapan sebelum perkewinan. Ciri – ciri Keluarga Merupakan gemeinscaft yang didalamnya terdapat ciri kelompok primer. reproduksi 3. keduanya sebaiknya sudah berusia 21 tahun keatas d. Fungsi dan Peran Lembaga Keluarga Menurut Horton dan Hunt : 1.anak 3) tahap pemeliharaan anak-anak atau child rearing stage yaitu keluarga dengan anak-anak hasil perkawinan 4) Tahap keluarga dewasa atau maturity stage yaitu suatu kelaurga dengan anak-anak yang telah mampu berdiri sendiri dan membentuk keluarga baru Menurut UU No 1 Tahun 1974 Perkawinan adalah ikatan lahir dan batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan YME Perkawinan harus didasarkan persetujuan kedua calon mempelai.

keluarga (informal). Menciptakan ketidakdewasaan atau memperpanjang masa remaja 2. Lembaga Ekonomi Lembaga ekonomi merupakan lembaga yang menangani masalah kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan produksi. Mempertahankan sistem kelas sosial 5. Sistem ekonomi masyarakat fasis yaitu masyarakat yang dipimpin oleh suatu partai diktaktor yang . Menyediakan sarana untuk pembangkangan 4. Tipe ekonomi Komunis yaitu dipimpin oleh partai tunggal d.Ada pula yang menambahkan keluarga berfungsi sebagai pengawas atau kontrol sosial Fungsi latennya adalah menerusan gelar kebangsawanan Adapun peran keluarga adalah dasar pembantu utama struktur sosial yang lebih luas. Alat mobilitas sosial 3. Jadi keluarga sebagai wadah pembentukan tingkah laku masyarakat termasuk dalam saluran penerus tradisi/budaya dalam masyarakat Berkembangnya gaya hidup baru yang merusak fungsi keluarga menurut Giddens yaitu: hidup bersama diluar nikah (cohabitation). keluarga orang tua homoseksual (gay parent families) dan hidup membujang 2. Tipe ekonomi campuran yaitu gabungan antara sistem kapitalis dan sosialis c. Lembaga Pendidikan Lingkungan pendidikan dibedakan menjadi 3. distribusi dan konsumsi barang dan jasa yang diperlukan bagi kelangsungan hidup bermasyarakat Ada beberapa tipe sistem ekonomi di dunia yaitu: b. misalnya kursus dan bimbingan belajar Menurut Horton dan Hunt fungsi lembaga pendidikan adalah sebagai berikut: Fungsi Manifest Pendidikan Fungsi Utama Manifes Pendidikan Fungsi manifest pendidikan merupakan fungsi yang tampak dan dapat dirasakan manfaat nya secara langsung oleh masyarakat 1) membantu orang untuk sanggup mencari nafkah 2) menolong orang untuk mengembangkan potensinya demi pemenuhan kebutuhan pribadi dan pembangunan masyarakat Fungsi Tambahan Manifest Pendidikan 1) melestarikan kebudayaan melalui proses pewarisan 2) merangsang partisipasi demikratis dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional 3) memperkaya kehidupan dengan pengembangan cakrawala intelektual dan estetika 4) meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan pribadi dan berbagai kursus 5) meningkatkan taraf kesehatan melalui olah raga 6) menciptakan warga negara yang patriotik melalui berbagai pelajaran 7) menunjang integrasi antara ras yang berbeda 8) membentuk kepribadian melalui tata tertib dan aturan lembaga pendidikan Fungsi Laten Pendidikan 1. Mengurangi pengendalian orang tua 3. sekolah (formal) dan masyarakat (non formal).

menyelenggarakan pelayanan seperti perawatan kesehatan. melaksanakan undang-undang yang telah disetujui 3. kesejahteraan dan seterusnya 5.diorganisir oleh seorang pimpinan yang kharismatik e. meyelesaikan konflik yang terjadi di antara para warga masyarakat sehubungan dengan kepentingan tertentu dari warga masyarakat yang bersangkutan 4. norma atau sejarah melalui pengajaran di sekolah . Lembaga Politik Kornblum mendefinisikan institusi politik sebagai seperangkat norma dan status yang mengkhususkan diri pada pelaksanaan kekuasaan dan wewenang. pendidikan. Pembagian kekuasaan dan kewenangan di negara Indonesia dibagi menjadi kekuasaan legislatif. memelihara kesiapsiagaan atau kewspadaan dalam menghadapi bahaya . Sistem ekonomi Indonesia bertumpu pada pasal 33 UUD 1945 Fungsi Lembaga Ekonomi Dalam hal ini mengacu pada fungsi pasar yaitu: 1) mengatur kehidupan sosial dan ekonomi 2) tempat pertukaran bebas 3) mengubah struktur sosial budaya 4. Untuk melaksanakan suatu kebijakan suatu lembaga memerlukan kekuasaan dan kewenangan dengan demikian kehidupan politik tidak lepas dari sistem penagturan pembagian kekuasaan dan kewenangan. kekuasaan yudikatif dan kekuasaan eksekutif. Terbentukanya suatu lembaga politik dalam arti terbentuknya suatu nation (bangsa) dalam suatu negara adalah sebagai berikut: 1) mengadakan kegiatan dan proyek yang dapat menjawab keinginan warga masyarakat 2) menekan adanya persamaan nilai. lembaga politik mempunyai fungsi sebagai berikut: 1. Sebagai wujud nyata atau pelaksana dari kekuasaan. melembagakan norma melalui undang-undang yang disampaikan oleh badan legislatif 2. media massa 3) pembentukan tentara nasional dari suatu negara merdeka dengan partisipasi semua golongan yang ada dalam masyarakat 4) mengadakan upacara pada kesempatan tertentu Menurut Weber dominasi dibagi menjadi 3 jenis 1) Dominasi kharismatik yang didasarkan pada kewibawaan atau kharisma seseorang 2) Dominasi Tradisional didasar pada tradisi dan keturunan 3) Dominasi Legal – Rasional yaitu didasarkan kepada aturan hukum yang dibuat dengan sengaja atas dasar pertimbangan rasional Lembaga politik mempunyai fungsi umum sebagai berikut: 1) Menghubungkan antara kekuasaan dengan warga masyarakat sehingga keteraturan tertib sosial terpelihara 2) Menangani masalah administrasi dan tata tertib umum demi terciptanya keamanan dan ketentraman masyarakat Adapun yang ditertibkan adalah kepentingan-kepentingan dari warga masyarakat itu sendiri sehingga tidak terjadi benturan antara kepentingan antar individu maupun kelompok. melindungi para warga mayarakat atau warga negara dari serangan bangsa lain 6.

interaksi pemerintah dan lembaga ekonomi. Praktek keagamaan/ Ritual 3. Dari segi makro. mengatur hubungan antarmanusia dan manusia dengan Tuhannya 3. a. Secara sosiologis agama sangatlah penting bagi kehidupan manusia karena pengetahuan dan keahlian tidak berhasil menjawab seluruh persoalan yang dihadapi manusia. melakukan pertukaran barang c.. meliputi pula ideologi-ideologi ekonomi yang mempengaruhi perkembangan masyarakat. Fungsi manifest agama berkaitan dengan segi-segi doktrin. Unsur Agama 1. menggunakan tenaga kerja e. Lembaga sosial dalam masyarakat berfungsi sebagai. merupakan tuntunan prinsip benar dan salah 4. memberikan identitas kepada manusia sebagai umat dari suatu agama SOAL UJIAN NASIONAL 1. pedoman perasaan keyakinan (belief) 6. a.Fungsi laten dari agama yaitu membagi masyarakat dunia ke dalam golongan sosial.. Pengalaman Adapun fungsi agama secara umum adalah : 1. Berikut ini yang bukan fungsi lembaga ekonomi adalah. mengatur harga jual barang d..5. Kepercayaan 2. pola atau cara untuk memenuhi kebutuhankat . Simbol agama 4. ritual dan aturan perilaku dalam agama. Umat 5. membatasi taraf hidup Jawab: E Lembaga ekonomi adalah lembaga sosial yang memenuhi tugas produksi dan distribusi barang-barang dan jasa-jasa dalam suatu masyarakat... kelas sosial dan atas dasar agama ataupun tingkat keimanan.. mengungkapkan keindahan (estetika) 7. agama menjalankan fungsi positif karena memenuhi kebutuhan masyarakat untuk secara berkal menegakkan dan memperkuat perasaan dan ide kolektif yang menjadi ciri dan inti persatuan masyarakat tersebut. perubahan pada pekerjaan. Lembaga Agama Menurut Horton dan Hunt agama mempunyai fungsi manifest dan laten. pedoman jiwa dalam mencari ketenangan dan kesegaran jiwa 8. Lembaga ekonomi merupakan suatu lembaga yang mengurusi pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Menurut Kornblum (1988) penelitian terhadap lembaga ekonomi difokuskan pada pokok bahasan: pasar dan pembagian kerja. pedoman mengungkapkan rasa kebersamaan 5. Menurut Durkheim fungsi agama dari segi mikro yaitu melalui komunikasi dengan Tuhannya orang yang beriman akan menjadi lebih kuat sehingga menurutnya fungsi agama ialah untuk menggerakkan kita dan membantu kita untuk hidup. sumber pedoman hidup bagi individu maupun kelompok 2.. mendapatkan bahan pangan b. pekerjaan dan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan dunia usaha 2.

b. adat istiadat atau tata kelakuan dalam masyar c. aturan di masyarakat tentang generasi muda d. tata tertib di masyarakat untuk kebaikan bersama e. tata tertib di masyarakat sesuai tujuan sosial Jawab: A Horton dan Horton mendefinisikan lembaga sosial sebagai sistem norma-norma sosial dan hubunganhubungan yang terorganisir, yang menyatukan nilai-nilai dan prosedur tertentu dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. 3. Perhatikan kegiatan lembaga keluarga berikut ini! 1. menyediakan makan dan minum untuk anggotanya 2. memberikan air susu ibu (asi) untuk bayi yang dilahirkan 3. membiasakan sopan santun terhadap orang yang lebih tua 4. mematikan televisi ketika sedanga ada orang sembayang Yang termasuk fungsi sosialisasi adalah a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4 e. 3 dan 4 Jawab: E Disini sebagai fungsi sosialisasi keluarga bertanggungjawab untuk mengajarkan anggota baru masyarakat tentang apa yang seharusnya mereka ketahui, perilaku apa yang seharusnya dilakukan agar dapat berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat 4. Masyarakat Eropa mengalami perubahan menuju kemajuan karena mengamalkan ajaran agama Protestan yang menekankan cara hidup hemat dan kerja keras. Kenyataan tersebut menunjukkan peran agama sebagai.... a. ajaran tentang ketuhanan b. faktor pendorong kehidupan sosial c. tuntutan hidup masyarakat tertentu d. tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan e. norma untuk mencapai kebahagiaan abadi Jawab : D konsep tersebut diuraikan oleh Weber bahwa pada masa itu baginya bahwa semua aktivitas kehidupan dikaitkan dengan agama karena agama berperan sebagai tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan. 5. Masyarakat membangun lembaga ekonomi dalam bentuk perusahaan, badan usaha, maupun koperasi. Semua lembaga ekonomi tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap.... a. keamanan dan kedamaian b. ketertiban dan keteraturan c. kemakmuran dan kesejahteraan d. kerukunan dan ketenangan e. keutuhan dankebersamaan Jawab : C Karena lembaga ekonomi merupakan lembaga sosial yang menangani masalah kesejahteraan material guna tercapai kemakmuran bagi kelangsungan hidup masyarakat.

6. Fungsi pranata agama bagi kelangsungan hidup bermasyarakat adalah mengatur kegiatan bersama dalam memenuhi kebutuhan terhadap.... a. ketertiban dan keamanan b. kehidupan ekonomi c. kebahagiaan hakiki d. kerukunan hidup bersama e. prinsip benar atau salah Jawab : C Fungsi pokok lembaga agama yaitu memberikan pedoman bagi manusia untuk berhubungan dengan Tuhannya dengan tujuan akan kebahagiaan yang hakiki. 7. Lembaga atau pranata sosial berfungsi sebagai sarana untuk memelihara dan mempertahankan sistem sosial. Sedangkan tujuannya adalah... a. mematuhi peraturan di dalam masyarakat b. mengawasi aturan-aturan dalam masyarakat c. melestarikan adat-istiadat dalam masyarakat d. menjaga kebaikan sikap hidup bersama e. memenuhi kebutuhan masyarakat Jawab : E Suatu lembaga sosial bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia. Tanpa adanya lembaga sosial maka manusia sangat mustahil dapat melangsungkan hidupnya karena melalui lembaga tersebutlah segala interaksi antarmanusia dapat memnuhi kebutuhan dan tercapainya keteraturan.

8. Beberapa kegiatan dalam keluarga : 7. Ayah bekerja keras mencari nafkah 8. Ayah menegur anaknya yang duduk di meja 9. Rekreasi bersama di akhir pekan 10. Ibu menanyakan model baju yang disukai anak Kegiatan keluarga yang menunjukkan fungsi afeksi adalah... a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4 e. 3 dan 4 Jawab : E Fungsi afeksi merupakan kebutuhan kasih sayang yang berkaitan dengan perasaan atau emosinya. Kedua contoh tersebut memiliki hubungan sosial yang penuh kemesraan, intim dan afektif juga terlihat oerhatian yang lebih dalam berinteraksi. Materi: Struktur Sosial dan Mobilitas Sosial SKL 4 Menjelaskan bentuk struktur sosial dan konsekuensinya terhadap konflik dan mobilititas sosial Materi • Struktur sosial • Statifikasi sosial • Diferensiasi sosial • Konsekuensi bentuk struktur terhadap konflik dan integrasi • Mobilitas sosial

Ringkasan A. STRUKTUR SOSIAL Struktur sosial adalah cara bagaimana suatu masyarakat terorganisasi dalam hubungan-hubungan yang dapat diprediksi melalui pola perilaku berulang-ulang antar individu dan antar kelompok dalam masyarakat tersebut Struktur sosial memiliki empat element dasar: 1. Status sosial 2. Peran sosial 3. Kelompok 4. Institusi atau lembaga Para ahli teori interaksionis menekankan bahwa perilaku sosial kita dikondisikan oleh peran-peran dan status-status yang kita terima, kelompok mana kita berasal dan institusi mana kita berfungsi Status Sosial dan Peran Adalah salah satu tempat atau posisi seseorang dalam kelompok sosial sehubungan dengan keberadaan orang lain di sekitarnya. . Status dilihat dari proses terjadinya dibedakan menjadi: a. Ascribed Status (Status akibat kelahiran) b. Achieved Status (Status yang diperjuangkan) c. Assigned Status (Status yang dianugerahkan) Status selalu diikuti oleh peran. Peran adalah pelaksanaan hak dan kewajiban seseorang sesuai dengan statusnya atau seperangkat harapan terhadap seseorang yang menempati suatu posisi atau status tertentu Secara sederhana ketidaksamaan dalam masyarakat terjadi akibat beberpa faktor antara lain ras, agama, gender, peran dan status, kelas sosial, kelompok, pendidikan dan lain-lain. Secara umum, perbedaan sosial dapat dibedakan menjadi dua 1. Secara horisontal, diferensiasi, yaitu pembedaan yang dikaitkan dengan interaksi tetapi tidak menunjukkan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah 2. Secara vertikal, stratifikasi, yaitu perbedaan sosial yang menunukkan adanya tingkatan yang berbeda dalam masyarakat

B. DIFERENSIASI SOSIAL Diferensiasi sosial adalah proses penempatan orang-orang dalam berbagai kategori sosial yang berbeda, yang didasarkan pada perbedaan-perbedaan yang diciptakan secara sosial. Menurut Soerjono Soekanto, diferensiasi adalah variasi pekerjaan prestise, kekuasaan kelompok dalam masyarakat yang dikaitkan dengan interaksi atau akibat umum dari proses interaksi sosial yang lain Diferensiasi sosial terjadi karena perbedaan ciri fisik dan ciri sosial dan ciri budaya Beberapa wujud diferensiasi sosial adalah: 1. Ras 5. Jenis kelamin 2. Etnik 6. Klan (kelompok kekerabatan berdasarkan garis 3. Agama dan kepercayaan keturunan) 4. Profesi 7. Suku Bangsa Ada empat hal mendasar yang merupakan persamaan antara suku-suku bangsa di Indonesia, yaitu: 1. kehidupan sosialnya berdasarkan atas kekeluargaan

kekuasaan (power) 3. stratifikasi sosial karena senioritas 3. stratifikasi dalam bidang pekerjaan 3. stratifikasi sosial adalah pembedaan posisi seseorang atau kelompok dalam kedudukan berbeda-beda secara vertikal. STRATIFIKASI SOSIAL Stratifikasi sosial adalah perbedaan individu atau kelompok dalam masyarakat yang menempatkan seseorang pada kelas-kelas sosial sosial yang berbeda-beda secara hierarki dan memberikan hak serta kewajiban yang berbeda-beda pula antara individu pada suatu lapisan sosial lainnya. kehormatan/kebangsawanan 4. sistem stratifikasi adalah pembedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas – kelas secara bertingkat. kekayaan (materi) 2. stratifikasi dalam bidang ekonomi (klas sosial) Faktor-faktor yang mempengaruhi stratifikasi sosial: 1. stratifikasi sosial berdasarkan keanggotaan dalam kelompok tertentu Stratifikasi sosial berdasarkan status yang diperoleh melalui usaha-usaha tertentu yaitu: 1. stratifikasi dalam bidang pendidikan 2. adat perkawinan serta persekutuan masyarakat C. yang diwujudkan dalam kelas tinggi. Menurut Pitirim Sorokin. Stratifikasi tertutup Yaitu adanya pembatasan terhadap kemungkinan pindahnya kedudukan seseorang dari suatu lapisan sosial ke lapisan sosial yang lain. kekerabatan. Stratifikasi sosial muncul karena adanya sesuatu yang dianggap berharga dalam masyarakat. stratifikasi sosial berdasarkan sistem kekerabatan 5. stratifikasi sosial berdasakan usia 2. memiliki hukum adat 4. Stratifikasi sosial campuran Bentuk – bentuk stratifikasi yang ada di masyarakat antara lain . stratifikasi sosial berdasarkan jenis kelamin 4.kelangkaan hak dan kewajiban 2.pembagian tugas (spesialisasi) . tingkat pendidikan (pengetahuan) Berdasarkan sifatnya. stratifikasi sosial di masyarakat ada dua: 1. Stratifikasi terbuka Yaitu sistem stratifikasi yang memberikan kesempatan kepada seseornag untuk berusaha dengan kemampuannya sendiri masuk ke kelas tertentu. kelas sedang dan kelas rendah. 3.perbedaan ras dan sistem nilai . terdapat sistem pemilikan tanah 3. Sedangkan menurut Soerjono Soekanto.2. Biasanya stratifikasi didasarkan pada kedudukan yang diperoleh melalui serangkain usaha perjuangan. Sistem ini terjadi karena: . Stratifikasi sosial yang diperoleh secara alami yaitu: 1.

Sistem Kelas Sosial. Lapisan ketiga terdiri dari buruh tani dan budak 3. penyesuaian diri ketat pada norma-norma kasta. tingkat kekayaan. . yaitu berkaitan dengan kedudukannya di masyarakat 3. Distribusi hak-hak istimewa yang obyektif. Tingkat mudah tidaknya bertukar kedudukan 6. Alat solidaritas diantara individu-individu atau kelompok yang menduduki sistem sosial yang sama dalam masyarakat Pelapisan sosial dalam masyarakat terjadi pada bidang: 1. Sistem Apartheid. yaitu berdasarkan kekuasaan dan kewenangan yang dimiliki seseorang Menurut Mac Iver tiga pola umum sistem pelapisan kekuasaan yaitu: 1. wewenang atau kekuasaan 4. seperti menentukan penghasilan. yaitu berdasarkan pada status yang diusahakan 3. penyakap (penggarap tanah bagi hasil datau sewa) d. petani dan pedagang. Sistem Kasta Sistem kasta mempunyai ciri-ciri : keanggotaan berdasar keturunan. Lapisan atas terdiri dari raja. terutama kesempatan untuk memperoleh kekuasaan-kekuasaan tertentu. buruh tani 4. Berdasarkan kepemilikan tanah. tentara dan pendeta. pemilik atau tuan tanah atau bangsawan b. kepemilikan. Sistem pertanggaan (tingkatan) pada strata yang diciptakan masyarakat menyangkut prestise dan penghargaan. perkawinan endogami. keanggotaan kelompok. kerabat tertentu. hubungan dengan kelompok sosial lain terbatas. pegawai tinggi. Kriteria sistem pertentangan. raja. Kedudukan seseorang ditentukan oleh kemampuan dan kadang faktor keberuntungan. pengacara.1. politik. bangsawan. yaitu apakah didapat melalui kualitas pribadi. ekonomi . yaitu menjadi kelas atas. tetapi dasar pembedaan kelas sosial ditentukan oleh kebudayaan masyarakat. Penentu lambang-lambang (simbol status) atau kedudukan. menengah dan bawah 2. Sistem Feodal. cara berpakaian dan bentuk rumah 5. 2. Pelapisan sosial terdiri dari (dari puncak) penguasa tertinggi yaitu bangsawan. nelayan. pengusaha. diikat oleh kedudukan yang sudah ditetapkan secara tradisional. Lapisan kedua adalah para tukang. kasta yang lebih rendah dikendalikan oleh kasta yang lebih tinggi. yaitu berdasarkan warna kulit Fungsi stratifikasi sosial adalah sebagai berikut: 1. wewenang pada jabatan 2. Lapisan kedua terdiri dari tukang. Tipe Oligarkis Adalah sistem pelapisan kekuasaan yang masih mempunyai garis pemisah yang tegas. pemilik dan penggarap c. keunggulan yang diwariskan berlaku seumur hidup. Tipe Demokratis Adalah tipe kekuasaan yang menunjukkan kenyataan akan aanya garis pemisah antara laipsan yang bersifat fleksibel. masyarakat dapat dikategorikan menjadi empat golongan yaitu: a. status sosial. seperti tingkah laku. ksatria dan petani. prestise kasta dijaga. petani dan buruh dan lapiran ketiga diisi oleh para budak 2. Tipe Kasta Adalah sistem pelapisan kekuasaan dengan garis pemisah yang tegas dan kaku dimana hampir tidak terjadi mobilitas vertikal antar lapisan. misalnya pada seseorang yang menerima anugerah penghargaan/gelar/kebangsawanan 3. yaitu berdasarkan kepemilikan tanah.

Golongan bumiputera D. Arah dari mutual akulturasi ini adalah terjadinya integrasi Premordialisme .hubungan sosial. Perancis) 2. suku bangsa dan agama. kelas atas dasar keahlian. yaitu buruh tani yang hanya mempunyai rumah dan pekarangan saja tetapi tidak punya tanah pertanian sendir 5. pendidikan . petani dan pedagang. yaitu pegawai pemerintahan di desa atau pimpinan formal di desa 2. Portugis. KONSEKUENSI BENTUK STRUKTUR TERHADAP KONFLIK DAN INTEGRASI 1. orang Bali identik dengan agama Hindu.hubungan ekonomi. tidak punya rumah dan tanah pekarangan Pelapisan sosial pada masa kolonial adalah sebagai berikut: 1.Lapisan atas terdiri dari pemimpin parpol. yaitu penggarap sawah dengan sistem sewa 4.menimbulkan konflik jika perbedaan-perbedaan semakin tajam Saluran-saluran interseksi di Indonesia adalah . yaitu pemilik sawah yang juga sebagai pedagang perantara 3.hubungan politik. Konsekuensi Diferensiasi Interseksi Sifat hubungan antara ras. India) 3. pimpinan organisasi besar. golongan kuli gundul.memperkuat rasa persatuan antara komponen . perindustrian . Arab. kuli karang kopek. Golongan Timur Asing (orang Cina.meningkatkan solidaritas antar anggota suatu kelompok sosial . indung tlosor yaitu kelas buruh tani. individu-individu di dalam masayrakat tersebut akan mengikuti dan menggunakan kebudayaan lain tersebut. Interseksi mempunyai akibat terhadap kemajemukan masyarakat yaitu: . misalnya perkawinan. Golongan Eropa (orang Belanda. misalnya partai Konsolidasi Adalah suatu proses penguatan atau peneguhan keanggotaan individu atau beberapa kelompok yangberbeda dalam satu kelompok melalui tumpang tindih keanggotaan. artinya anggota kelompok sosial tertentu termasuk jug anggota kelompok sosial yang memungkinkan anggota masyarakat memiliki keberagaman sifat yang berdasarkan ras. suku bangsa dan agama disebut proses interseksi atau persilangan.penguatan kelompok lain akan menimbulkan kecurigaan yang memicu terjadinya konflik Mutual akulturasi Adalah suatu proses interseksi yang berjalan terus menerus sehingga menimbulkan rasa saling menyukai budaya kelompok lain sehingga sadar atau tidak. lapisan pertama adalah golongan priyayi. Adanya konsolidasi berdampak: .Misalnya Suku Melayu identik dengan agama Islam. orang-orang kaya. golongan kuli kenceng. misalnya perdagangan. Lapisan terakhir terdiri dari pekerja-pekerja dan petani rendahan Pada masyarakat pedesaan (Jawa) maka sistem pelapisan sosialnya adalah: 1. Lapisan menengah terdiri dari pejabat administrasi.

Politik aliran adalah politik yang mementingkan pandangan atau cara berfikir kelompok tertentu yang sangat bertentangan dengan politik demokrasi 2 . harapan hidup d. kesehatan b. Jika pembedaan ini terlalu tajam maka akan menimbulkan kesenjangan sosial sehingga melahirkan kecemburuan sosial dan pada akhirnya konflik atau disintegrasi. Seseorang yang menjadi anggota kelompok menyebut dirinya sebagai ”in group’ dan orang lain di luar kelompoknya sebagai ”out group”. Dan keterikatan terhadap kelompoknya atau ingroup feeling ditunjukkan dengan adanya saling membantu dan saling menghormati. tipe atau bentuk dan letak pemukiman g. Premordialisme dapat diartikan pula keterikatan terhadap daerah asal. pola komunikasi nonverbal d. Hal tersebut menimbulkan solidaritas dan kesetiaan terhadap kelompok. selera makan Perbedaan perilaku individu pada kelas-kelas sosial tertentu. Menurut Soerjono Soekanto.Konsekuensi Stratifikasi Sosial Akibat dari sistem stratifikasi sosial adalah adanya perbedaan-perbedaan perilaku individu atau kelompok yang berada di dalamnya. antara lain sebagai berikut: a. menyebutkan konflik sebagai pertentangan atau pertikaian. paling istimewa dan paling hebat. Politik Aliran Sifat etnosentrisme. selain mempunyai tujuan yang nyata juga mempunyai tujuan yang lain yaitu menunjukkan kedudukan seeorang di dalam masyarakat. Konflik Suatu proses antara dua pihak yang saling berusaha menyingkirkan dengan cara menghancurkan atau membuat pihak lain tidak berdaya. keadilan sosial 3. Sifat keaslian ini misalnya berdasarkan kesukuan. yaitu suatu proses sosial individu atau kelompok yang berusaha memenuhi tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan disertai dengan ancaman dan atau kekerasan. menurut Sumner adalah anggota in-group menganggap bahwa segala sesuatu yang termasuk kelompoknya adalah yang terbaik.keretakan hubungan antara anggota kelompok .Diartikan sebagai ikatan-ikatan dalam masyarakat yang bersifat keaslian. seragam yang dipakai f. Konflik dapat berdampak: . kegemaran dan penggunaan waktu luang f. atau jabatan e. kegiatan rekreasi. kekerabatan dan kelompok-kelompok tertentu yang bersifat tradisional. berbahasa dan gaya bahasa c.meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain . Aspek-aspek kehidupan sosial masyarakat yang dipengaruhi oleh diferensiasi. pendidikan c. pangkat. Sifat etnosentrisme bermula dari perasaan premodial yang kemudian meluas dan berkembang termasuk diantaranya politik aliran. olah raga. stratifikasi dan kesempatan hidup adalah sebagai berikut: a. cara berbusana b. penyebutan gelar.

suatu hal yang akan memungkinkan hubungan-hubungan sosial diantara mereka menemukan suatu pola tertentu. konflik antara kelompok-kelompok yang terorganisir dan tidak terorganisir d. konflik antara atau dalam peran sosial. misalnya antara peranan-peranan dalam keluarga atau profesi b. Pengendalian konflik tersebut hanya mungkin dilakukan apabila berbagai kekuatan sosial yang saling bertentangan itu terorganisasi dengan jelas sehingga mudah untuk dikendalikan 3. perbedaan latar belakang budaya c. Kekerasan merupakan konflik-konflik sosial yang tidak terkendali oleh masyarakat atau mengabaikan sama sekali norma dan nilai sosial yang ada sehingga berwujud pada tindakan merusak (destruktif). membantu menghidupkan kembali norma-norma lama dan menciptakan norma.norma-norma baru 4. menungkinkan adanya penyesuaian kembali norma-norma dan nilai-nilai c. dalam suatu sistem sosial konflik terjadi jika para penghuni sistem tersebut membiarkan dirinya dibimbing oleh tujuan-tujuan (nilai-nilai) yang bertentangan dan terjadi secara besar-besaran. konflik antara kelompok-kelompok sosial c. pertentangan antar kelas sosial d. Kekerasan Konflik yang tidak terkendali akan mengarah pada kekerasan (violent). Kekerasan tidak akan muncul apabila kelompok yang saling bertentangan mampu memenuhi 3 macam prasyarat: 1. pertentangan internasional Faktor-faktor Penyebab Suatu Konflik a.perubahan kepribadian pada individu . perubahan-perubahan nilai yang cepat Menurut De Moor. Konflik sosial tidak akan berubah menjadi kekerasan apabila terjadi pengendalian kelompok yang berkonflik dengan cara yang baik. konflik antara satuan nasional. pertentangan rasial c.akomodasi. Ada tiga .. misalnya partai politik. Menurut Dharendorf pembagian konflik di masyarakat ada lima: a. Masing-masing kelompok yang terlibat konflik menyadari akan situasi konflik antara mereka 2. perbedaan individu b. antara negara-negara atau organisasi – organisasi internasional Segi positif konflik adalah: a. jalan untuk mengurangi ketergantungan antarindividu dan kelompok d. dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik Bentuk-bentuk konflik dapat berupa: a. pertentangan pribadi b.kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia . memperjelas aspek-aspek kehidupan b. Aturan main ini pada saatnya akan menjamin keberlangsungan hidup kelompok-kelompok itu sendiri. Setiap kelompok yang terlibat di dalam konflik harus mematuhi aturan-aturan permainan tertentu. Namun dipahami bahwa konflik berbeda dengan kekerasan. Apabila syarat-syarat tersebut tidak dipenuhi kelompok-kelompok yang berkonflik maka tanpa diduga sebelumnya akan meledak dalam bentuk kekerasan. perbedaan kepentingan d. pertentangan politik e.

Teori Kerusuhan Massa. yaitu pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan dalam suatu sistem sosial dan membuat suatu keseluruhan atau menyatukan unsur-unsur tertentu. Adanya PT Freeport di Papua menyebabkan kedatangan orang luar Papua termasuk orang asing dengan kehidupan yang lebih canggih. sistem sosial senantiasa terintegrasi di atas dua landasan berikut. suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya konsensus diantara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental.khususnya dalam suatu masyarakat yang beranekaragam.J. Munculnya teori ini karena teori Deprivasi Relatif tidak menjelaskan tahapantahapan yang terjadi sehingga pecahnya kekerasan. Kedua. arbitrasi Teori-Teori Kekerasan a.bentuk pengendalian konflik sosial: a. Teori Dinamika Kelompok Teori Deprivasi Relatif. Jadi integrasi sosial adalah proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan bermasyarakat. Teori Faktor Kelompok Teori ini berawal dari individu membentuk kelompok dan tiap kelompok memiliki identitas kelompok. Smelser menjelaskan tahapan-tahapan terjadinya kekerasan sebagai berikut 1) situasi sosial yang memungkinkan timbulnya kerusuhan akibat struktur sosial tertentu 2) kejengkelan atau tekanan sosial 3) berkembangnya prasangka kebencian yang meluas terhadap suatu sasaran tertentu 4) mobilisasi massa untuk beraksi 5) kontrol sosial d.Melihat kecanggihan para pendatang para penduduk lokal merasa sangat tertinggal sehingga sering melakukan perlawanan terhadap pendatang dan aparat keamanan. Jika kelompok kecil merasa tidak ada wadah untuk menyalurkan peran sertanya dalam kelompok yang lebih luas. termasuk kekerasan. Setiap konflik akan segera dinetralkan dengan adanya loyalitas ganda dari para anggota masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial . kekuasaan dan keuntungan dari kerusuhan itu serta tidak merasa bertanggung jawab atas perilakunya dalam kerusuhan itu Teori Ideologi menyatakan kekerasan dilakukan oleh sekelompok kecil orang yang memiliki ideologi yang berbeda. konsiliasi b. Menurut pandangan fungsionalisme struktural. Konflik rasial diatas bermuara pada masalah lainnya yaitu ketidakadilan. minoritas-mayoritas dan sebagainya c. yaitu membandingkan antara harapan dan kenyataan. rasa aman. Teori Faktor Individual Menurut beberapa ahli . huru hara dan tetorisme selalu berawal dari individu b. Misalnya kasus Freeport. mediasi c. kerusuhan massal atau kekerasan hanya dilakukan oleh orang-orang tertentu saja yaitu orang-orang yang memperoleh anonimitas. Teori Alternatif Teori Lingkungan Sosial menyatakan bahwa kerusuhan berawal dari lingkungan fisik yang tidak kondusif Teori Individu menurut MacPail. maka akan berpotensi menjadi tindak kekerasan atau kekacauan 5. masyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial (cross-cutting affiliations). setiap perilaku kelompok . Integrasi Sosial Integrasi mengandung dua pengetian. Identitas kelompok yang sering dijadikan alasan pemicu kerusuhan adalah identitas rasial atau etnik. N. Pertama.

Mobilitas sosial vertikal ke atas mempunyai dua bentuk utama a. mobilitas geografi d. besar kecilnya kelompok c. efektivitas dan efesiensi komunikasi Bentuk-bentuk integrasi dapat berupa asimilasi atau akulturasi 6. Mobilitas sosial vertikal merupakan perpindahan individu atau objek-objek sosial lainnya daru suatu kedudukan ke kedudukan lainnya yang tidak sederajat. Mobilitas intragenerasi merupakan mobilitas yang terjadi dalam satu kelompok generasi yang sama. urbanisasi. perkawinan dan bergabung . Situasi politik Beberapa cara yang digunakan untuk gerak ke atas dalam mobilitas yaitu perubahan standar hidup. Mobilitas Sosial Mobilitas Sosial adalah gerak perpindahan dari strata satu ke strata sosial lainnya secara vertikal atau horisontal. dapat mobilitas sosial vertikal naik (social climbing) atau mobilitas sosial turun (social singking). turunnya kedudukan b. perubahan tempat tinggal. homogenitas kelompok b. perubahan tingkah laku. Misalnya pemuda angkatan sembilan puluh memiliki kesempatan untuk mengembangkan iptek karena hidup di tengah industrialisasi Gerak Sosial Geografis adalah perpindahan individu atau kelompok dari satu daerah ke daerah yang lain seperti transmigrasi. Pada mobilitas antargenerasi tidak mungkin terjadi mobilitas horisontal karena berarti tidak terjadi perubahan pada taraf hidup Mobilitas Intragenerasi adalah peralihan status sosial yang terjadi dalam satu generasi. Ekspansi teritorial dan gerak populasi c. turunnya derajat kelompok Mobilitas Antargenerasi yaitu mobilitas yang ditandai dengan perkembangan taraf hidup naik atau turun dalam suatu generasi. Komunikasi yang bebas d. Tingkat vertilitas yang berbeda f.Para penganut teori konflik berpandangan bahwa suatu masyarakat terintegrasi atas dasar paksaan (coercion) dari suatu kelompok atau satuan sosial yang dominan terhadap kelompok atau satuan sosial yang lain Faktor-faktor pendorong integrasi sosial antara lain: a. Pembagian kerja e. Perubahan kondisi sosial b. masuk ke dalam kedudukan yang lebih tinggi b. dan migrasi Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mobilitas a. Bentuk-bentuk Mobilitas Sosial Mobilitas sosial horisontal merupakan peralihan individu atau objek-objek sosial lainnya dari suatu kedudukan ke kedudukan lain yang sederajat. perubahan nama. membentuk kelompok baru Mobilitas sosial vertikal ke bawah mempunyai dua bentuk utama a.

dengan asosiasi tertentu Saluran – Saluran Mobilitas Sosial (Social Circulation) a. Organisasi politik e. konflik antargenerasi d. setiap agama memiliki perbedaan dalam beribadah b. setiap umat beragama mempunyai tingkatan sosial yang berbeda d. Lembaga-lembaga keagamaan c. Lembaga pendidikan (dianggap sebagai social elevator) d. agama menjadi salah satu faktor pembentuk identitas sosial e. Angkatan Bersenjata b. tetapi tidak menunjukkan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah 2. konflik antarkelas b. Organisasi Ekonomi f. campuran d. penyesuaian (akomodasi) SOAL UJIAN NASIONAL 1. statis e. kedudukan manusia di hadapan Tuhan adalah sama c. Organisasi keahlian g. terbuka . Saluran Perkawinan Adanya mobilitas sosialdapat menyebabkan a. terbatas c. a. homogen b. setiap agama mempunyai kepercayaan berdasarkan wahyu Jawab : B Karena diferensiasi menunjukkan pembedaan yang dikaitkan dengan interaksi. Hindu dan Budha sehingga berkembang kelompokkelompok umat beragama. Hal tersebut menunjukkan adanya diferensiasi sosial yang disebabkan oleh. 1 Keterangan: 2 1 = pekerja profesional 2 = Pekerja Terampil 3 = Pekerja kasar 3 Pelapisan sosial pada masyarakat seperti digambarkan di atas bersifat a. Kristen.. konflik antarkelompok sosial c.. Di Indonesia terdapat Agama Islam.

mediasi Jawab: A Kompromi merupakan suatu bentuk akomodasi ketika pihak-pihak yang terlibat perselisihan saling mengurangi tuntuan agar tercapai suatu penyelesaian. perjuangan Jawab: E Jabatan adalah sesuatu yang status yang diperoleh melalui perjuangan 4. penghargaan b. a. Sikap dasar untuk melaksanakan kompromi adalah bersedia untuk merasakan dan memahami keadaan pihak lainnya 5.. pemberian c. Setelah berhasil saling memahami pendapat yang berkembang mereka menyapakati konsensus baru sebagai jalan tengah.. Perhatikan gambar piramida sosial di bawah ini ! Presiden Gubernur Walikota Status sosial diatas diperoleh berdasarkan . kooperasi d. kompetisi e. Penyelesaian konflik politik dilakukan melalui perundingan antara lembaga perwakilan rakyat dengan lembaga pemerintah. kompromi b. Perhatikan skema struktur interseksi di bawah ini Skema diatas menunjukkan telah terjadi persilangan keanggotaan dalam kelompok sosial berdasarkan kriteria . a.. kolaborasi c.. pengangkatan e.. .Jawab: E Sifat sistem pelapisan terbuka terjadi manakala setiap setiap anggota masyarakat mempunyai kesempatan untuk berusaha dengan kecakapannya sendiri untuk naik lapisan. Pada gambar diatas kesempatan untuk menjadi pekerja profesional dapat diperoleh siapapun dari lapisan pekerja terampil yang berjuang untuk menjadi profesional.. penunjukan d. Bentuk akomodasi tersebut adalah. begitu pula sebaliknya 3..

2 dan 3 d. dan pemeluk agama Kristen dari suku Jawa 6. 2 dan 3 d. 1 dan 2 b. keadaan ekonomi masih sangat rendah (miskin) 3. 8. Perhatikan faktor sosial dibawah ini: 1... Konflik tersebut dilatarbelakangi oleh kepentingan.a. 1 dan 2 b.. yang termasuk pendorong mobilitas adalah.. suku dan adat d. Hal ini muncul disebabkan kesulitan politik dan kesalahan pendekatan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat di daerah.. ekonomi e. organisasi keahlian yang baik dan berfungsi bagi anggota 4. sosial b. 7. Konflik vertikal yang terjadi di Maluku antara pemerintah Indonesia dan gerakan separatis Republik Maluku Selatan sudah lama berlangsung. a. agama dan daerah c. 2 dan 4 . ajaran agama didasarkan pada kitab suci yang sakral 2. budaya c. angkatan bersenjata mempunyai jenjang kepangkatan 3. a. potensi sumber daya alam yang minim 2. 1 dan 3 c.. 1 dan 3 c. Perhatikan gejala-gejala sosial berikut ! 1. wilayah d. Proses gerak sosial vertikal melalui saluran tersebut disebut social circulation yaitu: (1) Angkatan Bersenjata (2) Lembaga-lembaga Keagamaan (3) Lembaga Pendidikan (4) Organisasi Politik (5) Organisasi Ekonomi (6) Organisasi Keahlian (7) Saluran Perkawinan. 3 dan 4 Jawab : C Pitirim Sorokin menyatakan terdapat saluran-saluran tertentu dalam masyarakat. ras dan agama e.. politik Jawab : E Gerakan separatisme di Indonesia adalah pergolakan di daerah yang ingin memisahkan diri dari NKRI. politik masyarakat yang mengatur hak dan kewajiban para warga Yang merupakan saluran mobilitas sosial vertikal naik adalah. suku dan pekerjaan Jawab: A Terjadi persilangan dari pemeluk agama Islam yang berasal dari suku Banjar. 2 dan 4 e. a.. konflik status yang dialami individu dari strata atas dan menengah Dari faktor sosial di atas. perkawinan antara dua individu yang berbeda status sosial 4. agama dan suku b.

faktor kependudukan 5. umur/usia b. potensi sumber daya alam yang rendah 7. Dapat karena naik atau turunnya status atau jabatan. horisontal antargenerasi Jawab: B Perubahan sosial vertikal adalah terjadinya perubahan starta /tingkat pada kehidupan. sistem pemerintahan yang demokratis 4. a.e. 3 dan 4 Jawab: A Faktor pendorong mobilitas adalah 1.. keadaan ekonomi 6. perubahan sosial d. a.. Perhatikan skema berikut ! Ayah Ibu (petani) (pedagang) Anak 1 Anak 2 Anak 3 (pegawai) (manajer) (direktur) Berdasarkan gambar di atas telah terjadi mobilitas sosial . vertikal antargenerasi turun b. sistem sosial terbuka 2.. 10. peranan yang berbeda . sikap.. misalnya karena perang 3. Konflik yang kadang-kadang terjadi antara kelompok generasi tua dengan generasi muda ditandai dengan adanya perbedaan pandangan. vertikal antargenerasi naik c.. Contoh konflik antargenerasi tersebut pada umumnya disebabkan oleh faktor.. tingkah laku dan tutur kata. situasi politik. vertikal intragenerasi naik d. kepentingan c. posisi dalam masyarakat e. keinginan melihat daerah lain 9. Pada gambar diatas terjadi perubahan sosial antargenerasi dan terjadi perubahan strata naik dari kehidupan generasi oranga tua ke anak. vertikal intragenerasi turun e.

penguasaan teknologi e. spesialisasi keahlian Jawab : A Karena dalam bidang ekonomi khususnya dikalangan pengusaha sebagai penentu strata sosial mereka adalah jumlah/besarnya modal yang dimiliki sehingga tercipta lapisan atas yang dihuni oleh pengusaha besar. 12. Bentuk akomodasi tersebut termasuk. konsiliasi Jawab: C Ajudikasi adalah bentuk proses penyelesaian masalah atau penysuaian (akomodasi) melalui jalur hukum atau peradilan.. Gambar stratifikasi sosial pada masa kolonial di samping mempunyai sifat. a. mediasi b. a. Karena tidak dapat diselesaikan di tingkat RT/RW. sebaliknya generasi muda ingin ada perubahan sesuai dengan perkembangan zaman. tingkat pendidikan d. Dalam masalah ini terjadi benturan perbedaan kepentingan antara generasi tua dan generasi muda 11... arbitrasi c.... ajudikasi d. (lihat soal) Keterangan: A 1 = golongan Eropa 2a = Golongan bangsawan 2b = Golongan bangsawan . 13.. koersi e. kuantitas modal b. Hal tersebut menimbulkan konflik karena generasi tua ingin mempertahankan nilai-nilai lama yang masih relevan dengan kehidupan budayanya.. Perhatikan gambar stratifikasi sosial berikut ! A Keterangan: A A : Pengusaha Besar B B : Pengusaha Menengah C C : Pengusaha Kecil Berdasarkan gambar diatas dapat disimpulkan bahwa pembentukan stratifikasi sosial didasarkan atas kriteria. lapisan menengah adalah pengusaha menengah dan lapisan bawah adalah pengusaha kecil yang memiliki modal paling kecil. sengketa batas tanah pekarangan antara Pak Akhmad dengan Pak Badu diselesaikan di pengadilan. gelas kesarjanaan c.Jawab : B Konflik antargenerasi terjadi antara generasi tua yang mempertahankan nilai-nilai lama dan generasi muda yang ingin mengadakan perubahan..

terbuka b. Perhatikan sekma struktur sosial di bawah ini ! Dicopy-an Skema diatas menunjukkan struktur sosial vertikal yang bersifat. tertutup c. sengaja b. a. campuran Jawab: C Dari gambar tersebut tidak terjadi perpindahan antar strata. Setelah lulus SMA.. tetutup d. otomatis c. dan golongan pribumi yang menduduki strata paling bawah. campuran d. Ibu Siti pindah ke daerah asal karena ingin mendekati orang tuanya 3. golongan timur jauh. Henry melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum UNDIP 2. heterogen Jawab : C Di masa kolonial stratifikasi sosial bersifat campuran dimana strata terdiri dari golongan eropa. Bersifat campuran karena terjadi kemungkinan mobilitas sosial.. homogen e. Poniman.3 = Golongan pribumi a. homogen e. 14. Pada lapisan campuran terlihat bahwa mobilitas vertikal hanya dapat terjadi pada golongan yang sama. Untuk menentukan perubahan status sosial seseorang bisa melalui usaha atau perkawinan. Perhatikan contoh mobilitas berikut: 1. namun untuk mobilitas sosial horisontal sifatnya tertutup kelompok sosial tersebut. Artinya strata yang satu tidak bisa dimasuki oleh individu atau kelompok yang berasal dari strata yang lain 15. golongan bangsawan. seorang staff dipromosikan menjadi kepala bagian di kantornya .

Saluran yang digunakan untuk mobilitas adalah. asimilasi sosial e..ekonomi. interseksi sosial c. sekolah/pendidikan. lembaga keagamaan d. 2 dan 4 e. organisasi ekonomi formal Jawab : D Seseorang dapat melakukan mobilitas sosial dengan melalui saluran antara lain : angkatan bersenjata.. 2 dan 3 d. konsolidasi sosial b. 17. Tomy. 1 dan 2 b. Dari kasus tersebut pemuda tersebut dapat melakukan perpindahan kedudukan sosialnya dengan cara perkawinan. 1 dan 3 c. akulturasi sosial Jawab: B Interseksi sosial merupakan persilangan atau pertemuan/titik potong keanggotaan anggota-anggota dari . lembaga keagamaan.. seorang pelajar ikut program pertukaran siswa ke Malaysia Dari pernyataan di atas yang merupakan mobilitas vertikal adalah. perkawinan dan pendidikan e. a.. partai politik c. pendidikan dasar b.. organisasi politik. Sedangkan pendidikan merupakan social elevator bagi individu yang mengikutinya. karena semakin tinggi pendidikan yang diperoleh maka semakin tinggi pula secara otomatis trata/tingkatan yang diperolehnya. a.. Seorang pemuda terpelajar dari kalangan biasa menikah dengan putri hartawan. dan keahlian serta perkawinan. Perhatikan skema berikut ! Struktur sosial pada masyarakat majemuk di atas berbentuk . 3 dan 4 Jawab : B Karena dari contoh nomor 1 dan 3 terlihat bahwa ada sebuah perpindahan seseorang atau kelompok dari suatu kedudukan sosial pada kedudukan sosial yang lain yang tidak sederajat 16. integrasi sosial d. a..4.. Pemuda tersebut kemudian menempati status sosial yang setara dengan istrinya.

penyimpangan campuran . sindikat. Penyimpangan seksual 3. Bentuk-Bentuk Penyimpangan Perilaku menyimpang dibedakan menjadi dua yaitu: 1. Penyimpangan dalam bentuk gaya hidup. misalnya penghindaran pajak. Kejahatan terorganisir. Keller dan Calhoun membedakan tipe kejahatan menjadi: 1. yaitu kejahatan yang dilakukan atas nama perusahaan yang bertujuan menaikkan keuntungan atau menekan kerugian. pemabok 4. Penyimpangan dari sosialisasi yang tidak sempurna Proses ini terjadi karena nilai dan norma yang dipelajari kurang dapat dipahami dalam proses sosialisasi sehingga orang tidak mempertimbangkan resiko dan melakukan penyimpangan B. Dari struktur sosial pada soal merupakan sebuah interseksi golongan suku bangsa dan agama Materi: Perilaku Menyimpang dan Pengendalian SKL 3 Mengidentifikasi berbagai perilaku menyimpang dan pengendalian sosial dalam masyarakat Materi • Perilaku meyimpang • Pengendalian sosial Ringkasan A. korupsi 4. secara khas dilakukan secara terus-menerus sehingga menjadi dominan dalam kehidupan pelaku dan dikenal umum oleh masyarakat Robert M. Perilaku menyimpang yang dianggap sebagai kejahatan atau kriminal 2. misalnya penjudi. perilaku menyimpang sekunder. Perilaku menyimpang Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku yang menyimpang tersebut. Ada dua proses pembentukan perilaku menyimpang yaitu: 1. mafia peradilan 3. Kejahatan kerah putih. misalnya alkoholisme Light. Perilaku menyimpang ditentukan batasannya oleh norma-norma kemasyarakatan yang berlaku dalam suatu budaya sehingga pengertian perilaku menyimpang berbeda-beda di setiap masyarakat. misalnya pembuangan limbah di laut. bersifat sementara dan masyarakat masih bisa menerima 2. Kejahatan tanpa korban. yaitu kejahatan yang dilakuakn oleh orang yang memiliki kedudukan dan pengetahuan tinggi. penyimpangan kelompok 3. misalnya konsumsi narkoba 2. penyimpangan individual 2. Penyimpangan sebagai hasil sosialisasi dari nilai-nilai subkebudayaan menyimpang Perilaku menyimpang bersumber pada pergaulan yang berbeda. kejahatan terhadap konsumen Berdasarkan banyaknya pelaku penyimpangan dibedakan menjadi: 1. Kejahatan koorporat. penggelapan uang perusahaan. perilaku menyimpang primer. Pergaulan dengan kawan yang kurang baik mengakibatkan perilaku menyimpang 2.Z Lawang mengemukakan macam penyimpangan yaitu: 1.dua suku bangsa atau lebih dalam kelompok-kelompok sosial dalam suatu masyarakat yang majemuk. Penyimpangan dalam bentuk konsumsi yang berlebih. misalnya perdagangan perempuan.

artinya seorang individu mempelajari perilaku menyimpang dari interaksinya dengan seorang individu yang berbeda latar belakang asal. Sutherland Sutherland memandang bahwa perilaku menyimpang bersumber dari pergaulan yang berbeda. kelompok dan budaya. Teori-teori Perilaku Menyimpang Teori Differential Association (kelompok yang berbeda) oleh Edward H. Merton Perilaku menyimpang timbul karena anomi yaitu adanya ketidakharmonisan antara tujuan budaya dengan cara-cara yang dipakai untuk mencapai tujuan budaya tersebut.: sikap menolak + : penolakan terhadap nilai-nilai yang berlaku dan berupaya mengganti dengan nilai-nilai baru . Teori Psikologi dari Sigmud Freud Perilaku menyimpang terjadi karena id tidak bisa dikendalikan oleh ego yang seharusnya dominan maupun superego yang tidak aktif. Superego adalah bagian diri yang telah menyerap nilai dan norma dan berfungsi sebagai suara hati Teori K. Menurut K Merton terdapat lima cara pencapaian tujuan budaya dari cara yang wajar sampai dengan yang menyimpang. tetapi adanya julukan membuat pelaku mengidentifikasi dirinya sesuai dengan julukan tersebut.C. ego adalah bagian diri yang bersifat sadar dan rasional. Misalnya seseorang yang ingin berprofesi sebagai perampok maka ia mempelajari (berinteraksi) cara-cara merampok dengan teman-temannya yang terlebih dahulu jadi perampok Teori Labelling dari Edwin M. cap atau etiket yang ditujukan pada seseorang oleh masyarakat. Tipologi adaptasi individu dari K Merton No Cara-cara Adaptasi Tujuan Budaya Cara-cra yang Melembaga 1. 2 3 4 5 Konformitas Inovasi Ritualisme Retrealisme (pengunduran diri) Rebellion (pemberontakan) + + ++ + + Keterangan: + : menunjukan sikap menerima . Lemert Menurut teori ini seseorang menjadi menyimpang karena proses labelling berupa julukan. Mula-mula sifat penyimpangannya primer. Id adalah bagian diri yang tidak sadar atau naluri.

Bentuk-bentuk pengendalian sosial 1. intimidasi . sikap mental yang tidak sehat 2. Bahkan Durkheim berpangan bahwa kejahatan itu perlu agar moralitas dan hukum dapat berkembang secara normal D. sebab orang yang berwatak jahat pun akan selalu ada. adanya ikatan sosial yang berlebihan 10. Sifat-sifat Pengendalian Sosial Dilihat dari waktu pelaksanaannya 1. pengaruh lingkungan dan media massa 5. keinginan untuk dipuji atau gaya-gayaan 7. pengawasan dari kelompok terhadap individu Dilihat dari aspek pelaksanaannya 1. pengawasan dari individu terhadap kelompok 3. akibat proses sosialisasi nilai-nilai subkebudayaan menyimpang 11. keluarga yang broken home 3. perbedaan lingkungan fisik dan lingkungan sosial. Persuasif (tanpa kekerasan) 2. Coersif (paksaan) 3.Teori Fungsi dari Emile Durkheim Menyatakan bahwa tercapainya kesadaran moral dari semua anggota masyarakat karena faktor keturunan. mendidik. kelompok bermain dan media massa E. yang bertujuan untuk mengajak. Kompulsif. pengawasan dari individu terhadap individu lain 2. cemooh 6. dan gabungan Dilihat dari jumlah cakupan yang terlibat 1. lingkungan tempat tinggal. atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku F. prevantif (pencegahan) 2. pelampiasan rasa kecewa 4. yaitu menciptakan suatu situasi yang dapat mengubah sikap atau perilaku yang negatif dan seseorang terpaksa taat dari situasi yang sengaja diciptakan pengendali 4. agama 3. ostrasisme (pengucilan) 8. pengawasan dari kelompok terhadap kelompok 4. akibat kegagalan dalam proses sosialisasi Media pembentukan perilaku menyimpang dapat diperoleh melalui keluarga. Sebab-sebab Perilaku Menyimpang 1. Pengendalian Sosial Pengendalian Sosial (social control) adalah segenap cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan. Pervasi yaitu nilai dan norma disampaikan atau dimasukkan secara berulang-ulang dan terus menerus dengan harapan akan melekat dalam jiwa seseorang sehingga akan terbentuk sikap yang diharapkan G. represif (memperbaiki) 3. desas desus 7. ketidaksanggupan menyerap norma budaya 9. Artinya kejahatan itu selalu ada. proses belajar yang menyimpang 8. pendidikan 2. dorongan kebutuhan ekonomi 6.

. Mengembangkan rasa malu 4. a. teguran 10. Adapun pelaksanaannya juga terprogram menurut kurikulum tertentu 6. Menciptakan sistem hukum Pengendalian sosial dapat dilaksanakan melalui 1. Tokoh Masyarakat Tokoh masyarakat adalah seseorang yang dianggap mempunyai kelebihan tertentu dan menjadi penuntun di masyarakat sekitarnya 5. Mempertebal keyakinan masyarakat tentang kebaikan norma 2. Sekolah Sekolah merupakan cara pengendalian yang efektif karena merupakan media sosialisasi yaitu wadah pembelajaran siswa dalam bertingkahlaku.. Sosialisasi Sosialisai dilakukan agar anggota masyarakat bertingkah laku seperti yang diharapkan tanpa melalui jalur formal dan informal 2. gunjingan hingga pengucilan 4. Adat Adat merupakan tata kelakuan yang kuat sehingga merupakan hukum non formal bagi masyarakat. Masyarakat dapat memberikan sanksi terhadap individu yang melanggar aturan kelompok I. menegur dan bahkan menghukum agar anak kembali mematuhi nilai dan norma yang berlaku SOAL UJIAN NASIONAL 1. fraundulens (pihak ketiga) 9. Memberikan imbalan kepada warga yang mentaati norma 3. Usaha penanaman pengetian tentang nilai dan norma kepada anggota masyarakat diberikan dalam Pengendalian Sosial : 1. Pengadilan Unsur pengadilan terdiri dari hakim. Fungsi Pengendalian Sosial 1.. ketertiban sosial . hukuman H. pengacara dan polisi Unsur-unsur tersebut bertugas menyelenggarakan pengadilan terhadap individu yang melanggara norma hukum yang berlaku 3. Tekanan Sosial Tekanan Sosial perlu dilakukan agar masyarakat sada dan mau menyesuaikan diri dengan aturan kelompok. Mengembangkan rasa takut 5. kekerasan fisik 5. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk dari. Peranan Pranata Sosial paksaan. Seorang polisi menilang seorang pengendara motor karena tidak memakai helm dengan maksud untuk menciptakan keteraturan sosial di masyarakat. panitera. jaksa. Polisi Polisi merupakan salah satu pranata sosial yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban 2. Dalam keluarga orang tua mengendalikan perilaku anak-anaknya agar sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dengan cara mendidik.4. Di sekekolah siswa dapat melakukan pembiasaan dan tersistimatis. menasehati. Keluarga Keluarga merupakan lembaga pengendalian secara non formal dan keluarga juga merupakan media sosialisasi. Ketika terjadi pelanggaran terhadap adat maka masyarakat akan memberikan cemooh. mensosialisasi.

. sekunder c. agar masyarakat mau mematuhi norma-norma sosial yang berlaku.. konflik Jawab: A Teori labeling dipelopori oleh Edwin M. Karena perlakuan dari guru dan teman-temannya yang mencap Rudi sebagai pembolos. Lemert yang menyatakan bahwa seseorang yang melakukan penyimpangan pada tahap awal (primer) lalu oleh masyarakat sudah diberi cap sebagai penyimpang maka orang tersebut terdorong untuk melakukan penyimpangan sekunder (tahap lanjut) dengan alasan terlanjur ”kepalang basah” 3. Julukan sebagai pembolos dari gurunya juga diikuti oleh teman-temannya.. hukuman b. Terjadinya perilaku menyimpang tersebut sesuai dengan teori . teguran Jawab: A Hukuman adalah jenis pengendalian yang menggunakan fisik. desas-desus c. pendidikan e. baik dengan kesadaran sendiri maupun karena paksaan 2. fungsi e. anomi d. Rudi yang bolos sekolah satu kali dicap pembolos oleh gurunya. yang bertujuan untuk mengajak. atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku.. a. a. bagi yang melakukan penyimpangan diusahakan agar kembali mematuhi norma-norma yang berlaku 2.. pelatihan d. perilaku menyimpang d. Jenis pengendalian sosial yang menekankan pada tindakan atau ancaman dengan menggunakan kekuatan fisik antara lain. primer b. mendidik. pengendalian sosial c. perilaku c. Remaja yang sedang mengalami stress berat berupaya untuk menghilangkan kekalutannya dengan mengkonsumsi narkoba.. labeling b. Penyimpangan yang dilakukan remaja tersebut dapat diancam dengan sanksi berat karena termasuk penyimpangan..b. negatif . hukuman sosial Jawab : B Pengendalian Sosial (social control) adalah segenap cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan.. agar dapat mewujudkan keserasian dan ketentraman dalam masyarakat 3. positif d. sosialisasi norma e. Dengan demikian tujuan pengendalian sosial adalah 1. maka ia kemudian mengulang perbuatannya secara terus-menerus. Hukuman yang mungkin diterapkan apabila seseorang tidak berhasil menyesuaikan diri 4. a..

Mendengar dirinya digosipkan sebagai wanita nakal. persuasif e.. Ketika keluarga tidak berhasil mendidik anggotanya. sosialisasi efektif Jawab: C Bentuk pengendalian sosial desas-desus adalah berita yang menyebar secara cepat dan tidak . a. Setiap hari.. sehingga anak tersebut berbeda atau menyimpang dari kebiasaan masyarakat. maka yang terjadi adalah penyimpangan perilaku 6. a. korektif Jawab: C Pengendalian sosial secara preventif adalah usaha yang dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran. Seorang ibu menasehati putranya untuk berhati-hati dalam memilih teman bergaulnya agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif. Contoh tersebut merupakan bentuk pengendalian sosial yang bersifat. Proses pembentukan perilaku menyimpang anak tersebut terjadi karena. masyarakat tidak bisa mentolerir perilaku menyimpang tersebut. asosiasi diferensiasl b. 5.. sosialisasi dengan subkultur menyimpang e. gaya hidupnya didominasi oleh perilaku menyimpang b. pelapisan sosial b. pengendalian sosial d. gangguan mental atau jiwa individu Jawab: B Sosialisasi yang tidak sempurna adalah ketidakmampuan individu menyerap nilai dan norma yang diajarkan..... kuratif c.. diferensiasi sosial c.e. Keterbatasan perhatian dan komunikasi dengan orang tuanya membuat anak ini tidak dapat memahami nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat. a. sosialisasi yang tidak sempurna c. ibu dan ayah anak ini sangat sibuk karena harus mengurus perusahaannya.. pemberian label/cap sebagai penyimpang d. maka ia pun tidak suka lagi keluar malam. gaya hidup Jawab: B Penyimpangan sekunder adalah perbuatan yang dilakukan secara khas dengan memperlihatkan perilaku menyimpang dengan ciri-ciri: a. Keluarga adalah lembaga yang paling bertanggungjawab atas penanaman norma-norma masyarakat dalam diri anggota keluarga. Proses sosialisasi bisa dianggap tidak berhasil jika individu tersebut tidak berhasil mendalami norma-norma dalam masyarakat. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang 7. Setiap malam Ani selalu keluar. represif b. maka ia pun kemudian digosipkan sebagai wanita nakal. Seorang anak mengalami keterbatasan komunikasi dengan kedua orang tuanya. perubahan sosial e. Dari kasus tersebut dapat disimpulkan bahwa gosip dapat berfungsi sebagai alat. preventif d.

tingkah laku atau penampilan fisik 2. Jadi secara harfiah kontak berarti saling menyentuh. Sugesti. yaitu tindakan berdasakan afeksi (perasaan) atau emosi Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antar orang perorang. Interaksi sosial karena pada dasarnya manusia memiliki naluri gregariousness (naluri untuk hidup bersama). yaitu tindakan berdasarkan kebiasaan dalam masyarakat 4. antara kelompok-kelompok dengan kelompok-kelompok lain maupun antara kelompok manusia dengan individu. Biasanya setelah mendapat gosip individu tersebut akan merasa malu dan bersalah sehingga akan lebih berhati-hati dalam bertindak Diposkan oleh luwesagustina di 19:45 Materi: Interaksi Sosial SKL 1 Mendeskripsikan interaksi sosial sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat Materi : • Interaksi sosial • Bentuk-bentuk interaksi • Proses pembentukan kelompok. kelompok mayoritas terhadap minoritas 3. Pemberi sugesti biasanya orang yang berwibawa. Simpati. Identifikasi. yaitu dorongan yang diberikan individu atau kelompok kepada individu atau kelompok lainnya sehingga individu atau kelompok yang diberi motivasi melaksanakan apa yang dimotivasikan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. tindakan tradisional. Tindakan sosial adalah tindakan yang dipengaruhi atau untuk mempengaruhi orang lain Ada empat tindakan sosial: 1. INTERAKSI SOSIAL Interaksi sosial berawal dari tindakan sosial. yaitu kecenderungan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain 4. Syarat interaksi yaitu kontak dan komunikasi Kata kontak berasal dari con atau cum yang artinya bersama-sama dan kata tango yang artinya menyentuh. tindakan afektif. Ciri interaksi adalah resiprokal yaitu adanya aksi dan reaksi Faktor yang menjadi dasar proses interaksi: 1. Imitasi. Perasaan simpati yang mendalam akan melahirkan empati. yaitu pemberian pengaruh dari satu pihak ke pihak lain sehingga pihak yang dipengaruhi bertindak tanpa berfikir panjang. tindakan rasional berorientasi nilai. lembaga dan organisasi sosial • Status dan Peranan Ringkasan A. berpengaruh. yaitu perasaan seolah-olah merasakan apa yang dialami oleh pihak lain yang diempatikannya. tindakan sosial instrumental. yaitu tindakan meniru sikap. Tetapi yang terpenting dalam kontak adalah kedua belah pihak sadar akan kesadarannya sehingga saling memberikan tindakan atau tanggapan Wujud kontak sosial yaitu . tindakan. yaitu tindakan dengan memperhitungkan manfaat atau sesuai dengan nilai-nilai masyarakat. yaitu proses dimana seseorang tertarik dengan pihak lawan Sugesti yang mendalam akan melahirkan motivasi. yaitu kesesuaian tujuan dengan cara bertindak 2. tujuan tidak diperhatikan 3.berdasarkan kenyataan.

kontak antara individu dan suatu kelompok Dilihat dari langsung-tidaklangsung kontak dibedakan menjadi: 1. kontak antar kelompok 3. yaitu pihak penyampai pesan 2. kontak primer atau kontak langsung yaitu hubungan timbal balik yang terjadi secara langsung. Akomodasi Akomodasi adalah bentuk penyelesaian pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan Tujuan Akomodasi adalah: . yaitu isi atau maksud yang disampaikan komunikator kepada komunikan 4. kontak antarindividu 2.menghindari disintegrasi . Joint Venture yaitu kerjasama dalam mengusahakan proyek-proyek tertentu 2. saling melirik 2. yaitu kontak sosial yang memerlukan pihak ketiga sebagai media untuk melakukan hubungan timbal balik. Kerja sama (cooperation) Bentuk-bentuk kerjasama 1.meredam dan mencegah konflik . yaitu pihak penerima pesan 3. ada komunikasi dua arah 3. Misalnya tatap muka.menjaga keutuhan bangsa dan menggalang persatuan dan kesatuan warga Adapun bentuk-bentuk akomodasi 1. jabat tangan.1. ada pelaku lebih dari satu orang 2. BENTUK_BRNTUK INTERAKSI Bentuk – bentuk interaksi secara garis besar dibedakan menjadi dua yaitu yang mengarah pada asosiati dan disosiatif Asosiatif yaitu proses sosial yang mengarah pada kerukunan. ada tujuan tertentu yang hendak dicapai B. ada dimensi waktu (masa sekarang dan akan datang) 4. Komponen komunikasi adalah: 1. kooptasi yaitu penerimaan unsur baru dalam kepemimpinan 3. coersion yaitu paksaan pihak kuat terhadap yang lemah .mendorong dan memudahkan proses integrasi dan asimilasi . Media. yaitu cara atau alat menyampaikan pesan 5. Umpan balik (feedback) yaitu tanggapan dari penerima pesan kepada penyampai Ciri-ciri interaksi 1. Komunikan. kesatuan atau integrasi 1. Pesan. Misalnya Yanto meminta tolong Joko untuk mengajak Erna bergabung dalam kegiatan palang merah remaja. Komunikator. bargaining (tawar menawar) yaitu perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa 2. koalisi yaitu kejasama dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama 4. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan dari satu pihak kepada pihak lain. kontak sekunder.

stalemate yaitu bentuk akomodasi dimana pihak yang bertentangan mempunyai kekuatan seimbang sehingga berhenti pada suatu tempat tertentu 8.kesediaan menghormati budaya asing . khianat .toleransi di antara kelompok yang berbeda . Asimilasi yaitu pada dasarnya merupakan perubahan yang dilakukan secara sukarela yang ditandai dengan adanya usaha mengurangi perbedaan yang ada Adapun faktor pendorongnya adalah: .perubahan kepribadian pada individu . intimidasi. Konflik Suatu proses antara dua pihak yang saling berusaha menyingkirkan dengan cara menghancurkan atau membuat pihak lain tidak berdaya. keraguan.2.meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain ( + ) . yaitu saling mengurangi tuntutan antara pihak yang bertikai 3. berpisah 11. kompromi. Kontravensi Kontravensi merupakan proses sosial yang ditandai dengan ketidakpastian. desas desus .kontravensi sederhana misalnya menyangkal pernyataan orang di depan umum . mediasi yaitu penyelesaian masalah yang difasilitasi oleh pihak ketiga yang bersifat netral 5. case fire (genjatan senjata) yaitu penghentian pertikaian untuk sementara waktu 3.kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia . penolakan dan penyangkalan yang tidak diungkapkan secara terbuka.kontravensi taktis misalnya provokasi.keretakan hubungan antara anggota kelompok . toleransi yaitu penyelesaian pertikaian dengan cara membiarkan dan menghormati pihak lain 7. pengalihan perhatian 10.kontravensi umum misalnya penolakan.sikap terbuka golongan penguasa .amalgamasi (kawin campur) 4. Akulturasi yaitu proses penerimaan dan pengolahan unsur budaya asing menjadi bagian dari kebudayaan suatu kelompok tanpa menghilangkan kepribadian kebudayaan yang asli Disosiatif. yaitu penyelesaian pertentangan melalui pengadilan 9. 2. Pertikaian Merupakan sosial bentuk lanjut dari kontravensi. mengejutkan pihat lawan 3. artinya pertikaian sudah bersifat terbuka 4. keengganan . Persaingan (competition) Persaingan terjadi jika beberapa pihak menginginkan sesuatu yang jumlahnya terbatas. Bentuk-bentuk kontravensi menurut Leopold von Wiese . displacement. Konflik dapat berdampak: .kontravensi intensif misalnya penghasutan. arbritrasi yaitu penyelesaian masalah melalui pihak ketika dimana keputusan pihak ketiga bersifat mengikat 4.kesempatan yang sama di bidang ekonomi .persamaan unsur-unsur kebudayan .. yaitu proses sosial yang mengarah pada perpecahan dan disintegrasi 1.kontravensi rahasia misalnya pembocoran rahasia. konsilisasi yaitu usaha mempertemukan pihak yang bertikai bagi tercapainya persetujuan bersama melalui badan tetap 6. segregasi. ajudikasi.

misalnya sekolah.. a. Adapun unsur-unsur keteraturan sosial adalah: 1. Hasil dari interaksi melahirkan kelompok sosial. banyak kelompok masyarakat memberi bantuan kepada para korban bencana. yaitu kelompok yang anggotanya memiliki kesadaran jenis dan hubungan satu dengan yang lain tetapi tidak terikat dalam ikatan organisasi. Keajegan yaitu suatu keadaan yang memperlihatkan kondisi keteraturan yang tetap dan berlangsung terus menerus 4. nilai dan norma berperan dalam menentukan perilaku seseorang. kelompok statis. terdapat suatu sistem nilai dan norma yang jelas 2. misalnya kelompok pertemuan. Order sosial (social order) yaitu suatu sistem nilai dan norma yang diakui dan dipatuhi oleh warga masyarakat 3. kelompok kemasyarakatan. KETERATURAN SOSIAL Dalam interaksi sosial. Macam kelompok sosial menurut Bierstedt. misalnya kelompok usia penduduk 2. kelompok sosial... pertentangan rasial c. pertentangan internasional C. individu atau kelompok di dalam masyarakat mengetahui dan memahami norma-norma dan nilai-nilai sosial yang berlaku 3. organisasi. kelompok asosiasi. maka akan tercipta suatu keteraturan sosial.. Ketika terjadi bencana alam. yaitu kelompok memiliki persamaan tetapi tidak mempunyai organisasi dan hubungan sosial anggotanya 3. Pola yaitu bentuk umum dari suatu interaksi sosial Adapun tertib sosial ditandai oleh tiga hal: 1. yaitu kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis dan persamaan kepentingan. penuh persatuan dan akan menciptakan suatu integrasi sosial. Keteraturan sosial yaitu suatu keadaan kehidupan masyarakat yang selaras. kekerabatan 4. Apabila semua anggota masyarakat mematuhi nilai dan norma yang berlaku. pertentangan pribadi b. yaitu kelompok yang bukan organisasi. status dan peran.dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik Bentuk-bentuk konflik dapat berupa: a. 1. tidak memiliki hubungan sosial dan kesadaran jenis. Kelompok Sosial Kelompok sosial adalah kumpulan orang yang memiliki kesadaran akan keanggotaan dan saling berinteraksi. sugesti . lembaga sosial. Tertib sosial yaitu adanya keselarasan antara tindakan masyarakat dengan nilai dan norma yang berlaku 2. negara Faktor pembentuk kelompok sosial adalah kedekatan dan kesamaan SOAL UJIAN NASIONAL 1. individu atau kelompok dalam masyarakat menyesuaikan tindakan-tindakannya dengan norma-orma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku. Interaksi ini sangat dipengaruhi oleh faktor. pertentangan antar kelas sosial d. serasi. pertentangan politik e.

identfikasi c. a. tidak ada komunikasi diantara pelaku 3. Di sela-sela pidato. ada pelaku lebih dari satu orang 2. Interaksi sosial terjadi jika terdapat kontak dan komunikasi. Perhatikan beberapa gejala sosial berikut: 1. 2 dan 3 d. motivasi c. 1 dan 2 b. ada komunikasi dua arah 3. sugesti d. sesama siswa melakukan pembicaraan melalui telepon b. Sikap ini timbul karena adanya . orang tua dan anak bekerjasama mengolah tanah e. yaitu apabila pesan dari komunikator disampaikan kepada komunikan melalui pihak ketiga atau melalui media komunikasi 4. 2 dan 4 e. simpati Jawab: E Simpati merupakan sikap ketertarikan seseorang terhadap orang lain. ada tujuan tertentu yang hendak dicapai 3. mempunyai maksud dan tujuan yang jelas 4. dimensi waktunya adalah masa lalu Dari daftar di atas yang termasuk ciri-ciri interaksi sosial adalah. 3 dan 4 Jawab: B Ciri interaksi yang dapat dikenali adalah: 1.. Kelompok masyarakat memberikan tepuk tangan terhadap pidato kampanye tokoh politik yang dikagumi sebagai bentuk dukungan. imitasi Jawab: B Empati pada hakekatnya mirip dengan simpati.... guru dan murid melaksanakan kegiatan belajar mengajar d. ada dimensi waktu (masa sekarang dan akan datang) 4. simpati d.. 1 dan 3 c. penjual dan pembeli melakukan transaksi di pasar c. kontak sekunder. Berikut ini merupakan bentuk komunikasi sekunder langsung adalah. empati e. masyarakat pendukungnya meneriakkan yel-yel tanda persetujuan terhadap pidato yang disampaikan secara langsung di tempat terbuka. a. yaitu terjadi pada awal komunikasi sosial itu berlangsung 2.b. Doni memelihara burung beo hasil tangkapannya sendiri Jawab : A Kontak sosial menurut proses terjadinya terdiri dari: 1. namun sikap empati lebih menjiwai atau lebih terlibat secara emosi. Tindakan sosial para pendukung terhadap tokoh politiknya sangat dipengaruhi oleh faktor. a.. kontak primer. pelakunya lebih dari satu orang 2. imitasi b. 2. empati e.

kebijakan atau penampilannya. Agar nilai dapat terlaksana maka dibentuklah norma yaitu ketentuan yang berisi perintah dan larangan yang dilengkapi dengan sanksi. Realitas sosial demikian merupakan contoh interaksi sosial yang berbentuk. pembatas... yaitu nilai yang bersumber dari karsa dan etika 4) Nilai religius. a. Nilai rohani dibedakan menjadi : 1) Nilai kebenaran dan nilai empiris yaitu nilai yang bersumber dari proses berfikir atau akal manusia 2) Nilai keindahan.kesesuaian nilai yang dianut oleh kedua belah pihak. Norma Sosial . Memotivasi atau memberi semangat pada manusia untuk mewujudkan dirinya dalam perilaku sesuai dengan yang diharapkan oleh peran-perannya 4. Bisa juga disampaikan kepada seseorang atau sekelompok orang atau suatu lembaga formal pada saatsaat khusus 5. nilai rohani . kompetisi b. Pengawas. Mengarahkan masayrakat untuk berfikir dan bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai yang adal dalam masyarakat 3. nilai vital yaitu segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk melakukan aktivitas 3. Alat untuk menentukan harga sosial 2. Alat solidaritas atau pendorong masyarakat untuk saling bekerja sama 5. yaitu nilai yang berisi keyakinan terhadap Tuhan YME Fungsi nilai yaitu 1. Nilai Nilai adalah sesuatu yang dianggap baik dan benar yang dicita-citakan oleh warga. nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia 2. kontravensi d.. Pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah di beberapa tempat diwarnai aksi saling menghasut atau saling memfitnah antara para pendukung calon kepala daerah untuk mendapatkan kemengangan. Nilai terdiri dari: 1. yaitu nilai yang bersumber dari unsur rasa manusia 3) Nilai moral. kooperasi c. pendorong dan penekan idividu untuk berbuat baik B. konflik Jawab: C Kontravensi merupakan bentuk proses sosial yang berada diantara persaingan dan konflik yang ditandai dengan adanya sikap tidak senang. konsiliasi e. perasaan ingin menjatuhkan tetapi sikap-sikap tersebut tidak sampai pada tahap konflik Materi : Nilai dan Norma SKL 2 Menjelaskan proses sosialisasi dalam pembentukan kepribadian Matei • Nilai • Norma sosial • Sosialisasi • Kepribadian Ringkasan A. seperti pola pikir. benci. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi pemenuhan kebutuhan rohani.

4. norma dan nilai yang terdapat dalam kelompoknya agar dapat berkembang menjadi pribadi yang dapat diterima kelompoknya. C. Norma agama yaitu peraturan sosial yang sifat mutlak dan tidak bisa ditawar karena berasal dari Tuhan. Norma hukum yaitu aturan sosial yang dibuat oleh lembaga tertentu. Kebiasaan (folkways) Kebiasaan merupakan bentuk perbuatan yang diulang-ulang secara sadar dan mempunyai tujuan yang jelas serta dianggap baik dan benar 3. Oleh sebab itu dalam mepelajari sosialisasi maka perlu dipahami dahulu tentang nilai dan norma. Memberikan pengetahuan dan ketrampilan bekal bermasyarakat . 2. Cara (usage) Cara merupakan suatu bentuk perbuatan tertentu.Berdasarkan tingkatannya. Norma kesusilaan yaitu peraturan sosial yang berasal dari hati nurani yang menghasilkan akhlak. Soerjono Soekanto : sosialisasi adalah suatu proses social tempat seorang individu mendapatkan pembentukan sikap untuk berperilaku yang sesuai dengan perilaku orang – orang dalam kelompoknya Tujuan Sosialisasi 1. Norma kesopanan yaitu peraturan sosial yang mengarah pada hal-hal yang berkenaan dengan bagaimana seseorang harus bertingkah laku wajar dalam masyarakat. Pengertian Sosialisasi Manusia tercipta sebagai gregoriouness atau zoonpoliticon. mempunyai sanksi yang tegas bagi pelanggarnya.memberikan batasan pada perilaku individu . individu dengan kelompok maupun kelompok dengan kelompok melahirkan suatu proses yang disebut sosialisasi. Pengertian Sosialisasi menurut beberapa tokoh 1. Adat Istiadat (Custom) Custom adalah kumpulan tata kelakuan yang paling tinggi kedudukannya karena bersifat kekal dan terintegrasi kuat dalam masyarakat yang memiliki custom tersebut Macam norma sosial dibedakan sebagai berikut 1. Fungsi mores adalah: .Sosialisasi secara sederhana berarti proses seumur hidup yang berkenaan dengan bagaimana individu mempelajari cara – cara hidup. Dalam memenuhi kebutuhannya ia selalu membutuhkan orang lain yang menyebabakan ia harus berinteraksi dengan orang lain.Cohen : sosialisasi adalah proses – proses manusia mempelajari tata cara kehidupan dalam masyarakat untuk memperoleh kepribadian dan membangun kapasitasnya agar berfungsi dengan baik sebagai individu maupun sebagai anggota suatu kelompok 3. B.mendorong seseorang agar sanggup menyesuaiakan tindakan dengan tata kelakuan yang berlaku . yaitu manusia yang tidak bisa hidup tanpa orang lain atau selalu berkelompok dan bermasyarakat.Adalah patokan perilaku dalam suatu kelompok masyarakat tertentu sebagai perwujudan dari nilai. norma dalam masyarakat dibedakan menjadi: 1. Tata Kelakuan (Mores) Tata kelakuakn adalah sekumpulan perbuatan yang mencerminkan sifat-sifat hidup dari sekelompok manusia yang dilakukan secara sadar guna melaksanakan pengawasan oleh sekelompok masyarakat terhadap anggota-anggotanya. 3. Peter Berger : sosialisasi adalah suatu proses dimana seorang anak belajar menjadi seorang anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat 2.J.membentuk solidaritas sekaligus memberikan perlindungan terhadap keutuhan dan kerjasama antara anggota-anggota yang bergaul dalam masyarakat 4. Dari interaksi antar individu. misalnya cara makan 2.

Selalu dekat dengan anak-anaknya 2). Represif (repressive socialization) yaitu menekankan ketaatan anak pada orang tua. memberikan pengawasan dan pengendalian yang wajar 3). hukuman dan imbalan material c. baik dan buruk 4). serta memperoleh awal pemahaman tentang diri 2. Disini orang tua sebaagi significant other yaitu orang yang amat berarti bagi anak dan dianggap penting bagi pembentukanan dan bertahannya diri dimaan anak menyerap nilai dan norma 3. Disini remaja juga dapat memainkan peran sendiri dengan penuh kesadaran. Sosialisasi partisipasi (participatory socialization) yaitu mengutamakan adanya partisipasi dari anak. membiasakan individu dengan nilai nilai dan kepercayaan pokok yang ada pada masyarakat Proses Sosialisasi Menurut Goerge Herbert Mead (Role Theory) 1. misal bermain perang – perangan sebagai tentara. mendorong anak agar dapat membedakan antara benar dan salah. Tahap Penerimaan Norma Kolektif (Generalized other) Tahap seseorang dianggap dewasa dimana ia telah menjadi warga masyarakat dalam arti sepenuhnya Media Sosialisasi dalam Pembentukan Kepribadian 1. Tahap Siap Bertindak (Game Stage) Tahap pada masa remaja dimana sering terjadi proses identifikasi seseorang terhadap idolanya. menasehati anak jika melakukan kesalahan serta mengarahkan anak ke jalan yang benar Pola sosialisasi dalam keluarga dibedakan menjadi 2 1). antara lain: a. menghukum perilaku yang keliru b. benar dan terpuji serta menghindari perbuatan yang keliru di muka anak-anaknya 5). kepatuhan anak d. sosialisasi berpusat pada orang tua g. komunikasi nonverbal f. komunikasi sebagai perintah e. Tahap persiapan (Preparatory Stage) Dimulai saat lahir dan balita dimana seorang anak mulai kegiatan meniru tidak sempurna. sekolah – sekolahan sebaagi guru atau murid. meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efisien 3. keluarga sebagai significant order (dominasi orang tua) 2). ibu dan ayah dapat membawakan peran sebagai orang tua yang baik. Disini orang tua sangat berperan untuk : 1). memberikan imbalan bagi perilaku yang baik b. 4.2. anak memperhatikan keinginan orang tua h. Ciri yang lain adalah : a. Tapap Meniru (Play Stage) Ditandai dengan semakin sempurnanya anak meniru peran. Keluarga (Kinship) Keluarga merupakan media sosialisasi awal seseorang. membantu pengendalian fungsi – fungsi organic yang dipelajari melalui latihan mawas diri yang tepat 4. hukuman dan imbalan simbolis .

1) mengembangkan ketrampilan berorganisasi dan kepemimpinan 2) menumbuhkan rasa kesetiakawanan social yang kuat 3) rela berkorban untk sesama anggota kelompok 4) menyalurkan semangan patriotisme 3.c. universalisme dan kekhasan (specifikasy). menunjang integrasi antarsuku dan antarbudaya 7) mengadakan hiburan umum (kompetisi olah raga dan pensi) 4. Ada juga geng yang dapat mengembangkan kepribadian yang positif bagi anggotanya antara lain. Geng adalah kelompok remaja yang terkenal karena kesamaan latarbelakang social. komunikasi verbal f. Aspek yang dipelajari selain belajar membaca. gembira dan lainnya yang tidak didapat dirumah 4) melalui interaksi dapat berkembang ketrampilan social yang berguna bagi kehidupan mendatang 5) pola perilaku dan kaidah – kaidah tertentu dalam persahabatan mendorong remaja bersikap lebih dewasa Dalam kelompok remaja ada yang berbentuk geng atau klik. Lingkungan Kerja Lingkungan kerja juga mempunyai pengaruh bsar dalam pembentukan kepribadian. otonomi pada anak d. sekolah. sosialisasi berpusat pada anak g. Fungsi sekolah sebagai media sosialisasi antara lain: 1) mengembangkan potensi anak untuk mengenalkan kemampuan dan bakatnya 2) melestarikan kebudayaan dengan cara mewariskannya dari generasi ke generasi 3) merangsang partisipasi demokrasi dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional dan bebas 4) memperkaya kehidaupan dengan menciptakan cakrawala intelektual. misal penggunaan narkoba. Klik adalah kelompok kecil tanpa struktur formal yang mempunyai pandangan atau kepentingan bersama. Pada usia remaja berkembang menjadi kelompok persahabatan yang lebih luas. Peranana positif kelompok persahabatan bagi perkembangan kepribadian anak antara lain 1) rasa aman dan dianggap penting dalam kelompok 2) perkembangan kemandirian remaja tumbuh dengan baik dalam kelompok persahabatan 3) remaja mendapat tempat yang baik bagi penyaluran rasa kecewa. menulis dan berhitung adalah aturan – aturan mengenai kemandirian ( independence). takut. Teman Sepermainan Disebut juga peer group. Geng sering dikonotasikan negatif karena kegiatannya yang melanggar norma. komunikasi sebagai interaksi e. keluarga merupakan generalized order (kerjasama ke arah tujuan) 2. pelanggaran lalu lintas untuk geng motor dll. kelompok sebaya. prestasi (achievement). khawatir. orang tua memperhatikan keinginan anak h. Sekolah Sekolah merupakan media sosialisasi yang mendasar setelah keluarga karena di sekolah terjadi proses pembelajaran yang sistematis terhadap individu. daerah dan sebagainya. meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan dan penyuluhan 5) meningkatkan taraf kesehatan melalui penjaskes 6) menciptakan warga negara yang mencitai tanah air. Pengaruh dari lingkungan kerja tersebut pada umumnya mengendap dalam diri seseorang dan sukar dirubah apabila yang bersangkuta lama bekerja di lingkungan tersebut. .

Media TV meupakan media yang paling efektif dalam penyampaian pesan karena hampir dimiliki oleh setiap lapisan masyarakat. Sosialisasi Primer Menurut Peter L. dorongan. jumlah anggota keluarga e. Unsur kepribadian yang menyusun manusia adalah pengetahuan.5. opini dan sikap yang melekat pada seseorang apabila dihubungan dengan orang lain atau menaggapi suatu keadaan. Dalam keluarga terdapat norma tentang bagaimana hubungan antara sesama anggota keluarga. leinginan. tabloid) dan media elektronika ( TV. radio. pendapatan keluarga d. Tayangan TV sering dijadikan acuan perilaku dan gaya hidup bagi penontonya. tayangan visual (bisa dilihat) dan didengar. Hubungan antara Sosialisasi dengan Kepribadian Kepribadian adalah corak tingkah laku sosial yang meliputi corak kekuatan. 2. keluarga petani d.. majalah. media cetak (surat kabar. ambisi b. kebutuhan keluarga c. perasaan dan naluri Faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian yaitu: a. internet. Sosialisasi Sekunder Adalah suatu proses sosialisasi lanjutan setelah sosialisasi primer yang memperkenalkan individu kedalam kelompok tertentu dalam masyarakat. Jenis sosialisasi 1. organisasi rekreasional. Berger dan Luckmann yaitu sosialisasi pertama yang dijalani individu semasa kecil dengan belajar menjadi anggota masyarakat (keluarga).. pesantren. Media Massa Media massa dapat mempengaruhi kepribadian individu melalui pesan yang disampaikan oleh media massa tersebut. Norrma tersebut berfungsi untuk mengatur . lingkungan keluarga b. RSJ D. faktor kebudayaan khusus misalnya desa. IQ. Tempat tinggal yang dimaksud adalah terpisah dari masyarakat luas dalam waktu tertentu.. kota. Menurut Irving Goofmen adalah suatu sosialisasi yang ditandai dengan adanya keterputusan sosialyang diawali dengan desosialisasi(pencabutan peran) dan resosialisasi (pemberian peran social baru) melalui institusi total yaitu tempat tinggal dan tempat bekerja. misal LP. Kepribadian merupakan hasil sosialisasi dan enkulturisasi. Media yang lain Media sosialisasi yang lain adalah institusi agama. karena sosialisasi merupakan proses social yang didapat atau terjadi dalam diri seorang individu sejak ia kecil untuk membentuk kepribadian dan sikapnya dalam berperilaku sehingga sesuai dengan perilaku dan kepribadian kelompoknya sehingga ia diterima sebagai bagian dari kelompok tersebut. Media masa terbagi menjadi 2. masyarakat merupakan agen sosialisasi yang dapat mempengaruhi kepribadian seseorang. film). faktor pengalaman kelompok SOAL UJIAN NASIONAL 1. bersama – sama menjalani hidup terkukung dan diatur secara formal. a. faktor geografis (lingkungan fisik) misalnya tinggal di pegunungan atau pantai c. ketetanggaan. perilaku anggota keluarga . faktor biologis misalnya ketekunan.

. Nilai-nilai dalam masyarakat: 1. Teknologi komunikasi berfungsi memudahkan interaksi sosial Yang mengandung nilai material dalam kehidupan bermasyarakat adalah. norma kelaziman d. Norma merupakan ukuran yang digunakan oleh masyarakat untuk mengukur apakah tindakan yang dilakukan merupakan tindakan yang wajar dan dapat diterima ataukah merupakan tindakan yang menyimpang karena tidak sesuai dengan harapan sebagian besar masyarakat 2.. peran sosial Jawab: D Agen sosialisasi adalah pihak-pihak yang melaksanakan atau melakukan sosialisasi. norma tata kelakuan b. a. Agen sosialisasi disebut pula media sosialisasi yaitu tempat/lingkungan dimana seseorang melakukan sosialisasi 5. a. norma kebiasaan c. Pakaian berfungsi melindungi jasmani manusia 4. norma hukum Jawab: E Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau peraturan-peraturan yang formal dan tertulis. 3 dan 4 Jawab: B nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia 3. 2 dan 4 e.. 1 dan 3 c.Jawab : E Norma merupakan aturan-aturan dengan sanksi-sanksi yang dimaksudkan untuk mendorong. dengan menggunakan bahasa Jawa Kromo (bahasa halus) untuk berkomunikasi dengan yang lebih tua.. a. 2 dan 3 d. bahkan menekan anggota masyarakat secara keseluruhan untuk mencapai nilai-nilai sosial.. 1 dan 2 b. kontrol sosial b.. Bapak dan Ibu Sosro berasal dari Jawa Tengah mendidik putra-putrinya secara adat/tradisi kejawen. Kaidah untuk mengatur perilaku individu atau kelompok dalam masyarakat yang berlaku secara tegas. norma adat e. 4. Ketentuan aturan dan sanksi terhadap pelanggar dinyatakan dengan tegas bila dibandingkan dengan norma-norma yang lain.. agen sosialisasi e. Agama memberikan arah dan pedoman hidup 3.. tertulis dan disertai sanksi tergolong jenis. norma dan peran sosial kepada individu sehingga berperilaku dan berkepribadian dewasa sesuai dengan harapan masyarakat disebut. pengendalian sosial d. Makanan berguna untuk kesehatan badan 2. sosialisasi norma c. Semua pihak yang berperan memberikan nilai.

kebudayaan dengan keturunan d. kesopanan Jawab: D Norma kesopanan atau etika merupakan ketentuan-ketentuan hidup yang berlaku dalam hubungan atau interaksi sosial masyarakat .. non-formal c. ia harus menghargai dan hormat terhaap gurunya. kesusilaan Jawab : A Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau peraturan-peraturan yang formal dan tertulis. budaya khusus kelas sosial d. Proses sosialisasi yang terjadi tergolong berbentuk. seorang guru menyayangi siswa sesuai dengan etika guru. formal b. sosialisasi dengan kebudayaan b. yaitu: a.. a. pergaulan para siswa dengan teman maupun guru diatur secara jelas. hukum b. kebiasaan e.. in-formal d. hukum d. susila b. komunal e.. kepribadian dengan lingkungan Jawab: B Menurut Soerjono Soekanto ada beberapa tipe kebudayaan khusus atau subculture yang secara nyata dapat mempengaruhi bentuk kepribadian individu. a. budaya khusus masyarakat desa dan kota c.. kepribadian dengan kedaerahan c. Demikian juga dengan murid.. lingkungan dengan kebudayaan e. a... Ketika guru berinteraksi dengan murid. budaya khusus atas dasar agama e. sementara itu pengendara roda dua melaju dengan tertib dan memakai helm sesuai aturan lalu lintas yang berlaku. agama c.. agama c. Faktor yang mendasari perilaku sosial pada contoh di atas adalah.. a. Kondisi tersebut menggambarkan pelaksanaan norma. individu Jawab : A Karena terjadi secara sistematis dan dalam institusi resmi 7.. kesopanan d.Contoh tersebut menunjukkan adanya hubungan yang erat antara. kebudayaan e. Sekelompok penyeberang jalan melintas di zebra cross.. Di sekolah. Ketentuan aturan dan sanksi terhadap pelanggar dinyatakan dengan tegas bila dibandingkan dengan norma-norma yang lain. 8. budaya khusus berdasarkan faktor kedaerahan b. budaya khusus berdasarkan profesi 6.

Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan masyarakat Jawa cenderung bersifat tenang. status dan peran sosial di masyarakat Jawab : A Menurut Horton dan Hunt sekolah mempunyai fungsi utama membantu orang untuk sanggup mencari nafkah serta mengembangkan potensi seseorang selain itu fungsi tambahan yang lain adalah: a.. otoriter b..9. tetapi juga berfungsi untuk membentuk. merangsang partisipasi demokratis melalui ketrampilan bicara dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional c. Ditinjau dari tahap waktunya. artinya sebagai sarana untuk menyelenggarakan seluruh tata kehidupan warga masyarakat tersebut.. tersier Jawab : A Sosialisasi primer merupakan sosialisasi pertama yang dialami individu sewaktu kecil.. familier c. warisan biologis Jawab: C Dalam masyarakat.. lingkungan kebudayaan d. Bagi generasi baru.. kebudayaan tersebut akan berfungsi membentuk atau mencetak pola- . menciptakan warga negara yang patriotikk melalui pelajaran yang menggambarkan kejayaan bangsa g. sopan. Dijelaskan kepadanya bahwa sikap seperti itu tidak baik. a. primer d. pantang berbicara keras dan menggunakan bahasa yang halus jika berbicara dengan orang yang lebih tua. kepribadian yang mempunyai rasa cinta tanah air b. Karakteristik kepribadian tersebut menunjukkan adanya hubungan sosialisasi dengan . sosialisasi yang dilakukan ibu terhadap anaknya tergolong. a. memperkaya kehidupan dengan mencipytakan kemungkinan untuk mengembangkan cakrawala intelektual dan cita rasa keindahan d. Seorang anak yang sedang makan sambil mengangkat kaki ditegur oleh ibunya. pengendalian sosial c.. membentuk kepribadian. tingkah laku anak sesuai kebudayaan daerah d.. motivasi individu b. Pada soal diatas sosialisasi terjadi pada lingkungan keluarga. 11. Oleh sebab itu kebudayaan senantiasa dirombak dan disesuaikan dengan kebutuhan dan disesuaikan dengan situasi yang ada dalam masyarakat. tidak saja mengajarkan pengetahuan dan ketrampilan.. Pada tahap ini anak mengenal keluarganya. lembaga masyarakat e. Sekolah sebagai salah satu media sosialisasi yang mempengaruhi perkembangan kehidupan bangsa. menunjang integrasi antara ras yang berbeda h. a. ketrampilan kerja di industri hulu dan hilir e.. kebudayaan merupakan perangkat yang dihasilkan oleh suatu bentuk kehidupan bersama yang selanjutnya digunakan sebagai pedoman hidup.. motivasi belajar berbagai ilmu dan teknologi c. melestarikan budaya dengan cara mewariskan dari generasi satu ke generasi berikutnya b. meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan pribadi dan berbagai kursus e. sekunder e. yaitu susunan unsur-unsur dan jiwa yang menentukan perbedaan tingkah laku atau tindakan dari tiap-tiap individu 10. meningkatkan taraf kesehatan melalui latihan olah raga f.

pola perilaku yang selanjutnya akan membentuk suatu kepribadian yang tetap dan khas. Jadi kebudayaan dapat menentukan corak kepribadian dari warga masyarakat. .

a. Oleh karena itu perubahan yang terjadi pada suatu lembaga akan menyebabkan perubahan pada lembaga sosial lainnya 4.. Perubahan mode pakaian merupakan bentuk perubahan sosial yang pengaruhnya kecil karena.. yaitu dengan penggunaan traktor.. terbentuknya sikap individu c. oleh karena itu adanya upaya pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya dapat menyebabkan berkurangnya kesenjangan sosial 3. Kehadiran traktor dapat dianggap menghancurkan sumber mata pencaharian buruh tani dan akhirnya para buruh tani mengadakan protes. setiap bidang mengalami perubahan secara bertahap c... Hal ini karena. melemahnya kehidupan religius karena listrik masuk desa c. tidak mengubah struktur sosial masyarakat c. meningkatnya kebutuhan hidup karena kemajuan zaman Jawab: A Perkembangan teknologi pertanian yang bergitu pesat . Pemerintah telah menetapkan UU mengenai Perlindungan Terhadap Anak dan Perempuan untuk melindungi dari aksi tindak kekerasan. menurunnya solidaritas sosial karena sistem pertanian modern b. berkurangnya kesenjangan sosial d.. terjadinya disintegrasi sosial budaya e. melalui sistem pengolahan lahan pertanian dengan teknologi dan mekanisasi.. Contoh di atas merupakan kemajuan di bidang. banyaknya westernisasi di kalangan remaja Jawab: C Terjadinya kesenjangan sosial yang tinggi akan menimbulkan gejolak dalam masyarakat. a. perubahan sosial terjadi dengan sendirinya dan terus menerus Jawab D Dalam proses perubahan terdapat ciri bahwa antarlembaga sosial yang ada dalam struktur saling berkaitan. Adanya suatu perubahan sosial dalam bidang kehidupan tertentu akan diikuti oleh perubahan di bidang-bidang yang lain. mempunyai dampak positif bagi masyarakat e. 2. berkurangnya interaksi primer karena adanya telepon seluler d. meningkatnya penemuan baru b. telah direncanakan oleh kelompok tertentu d. lembaga kemasyarakatan pasti mengalami perubahan d. setiap individu pasti mengalami perubahan b. terjadi secara lambat dalam masyarakat b. perubahan tidak merata dalam masyarakat Jawab:B Perubahan yang pengaruhnya kecil adalah perubahan sosial yang tidak menyangkut berbagai aspek kehidupan dan perubahan tersebut tidak menimbulkan perubahan pada struktur 5. .. Sebagai contoh dampak negatif dari perubahan sosial yang disebabkan oleh berkembangannya teknologi di desa adalah. a.SOAL UJIAN NASIONAL 1. Salah satu dampak positif dari upaya pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya adalah... struktur lembaga kemasyarakatan saling kait mengait e. meningkatnya konsumerisme karena iklan dalam media massa e.. a.

anarkis. Namun modernisasi juga mendorong terciptanya pola hidup yang cenderung mengejar kemewahan duniawi dan konsumtif. Berikut merupakan syarat timbulnya revolusi. mengutamakan kenikmatan jangka pendek d. praktis dan nyaman. Modernisasi mengubah kehidupan masyarakat menjadi serba efisien. berbicara dan kebebasan dari tekanan.. kecuali … . kebebasan individu c. perubahan evolusioner tidak berpengaruh pada bidang spiritual e. e) Antarlembaga sosial yang ada dalam struktur sosial masyarakat saling berkaitan. dampak negatif dari modernisasi adalah munculnya gaya hidup. masyarakat yang terisolasi tidak mengalami perubahan sosial b. tidak percaya adanya ajaran dosa dan pahala c. sekuler. a. a. melakukan pengrusakan fasilitas umum b. ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan b.. kegiatan masyarakat industri modern menjadi berhenti berkembang c. emansipasi wanita d.. g) Perubahan-perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja karena kedua biang tersebut berkaitan Latihan soal IPS kelas 9 – dari bank soal untuk menghadapi ujian semester sekolah dan ujian nasional (7) (syarat timbulnya revolusi…) 1. Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi pada struktur kemasyarakatan. rasa lapar. produktif. Oleh karena itu perubahan yang terjadi pada suatu lembaga sosial akan menyebabkan perubahan sosial lainnya.a. pengakuan HAM e. Berdasarkan deskripsi tersebut. kesetaraan gender b. harus dapat memanfaatkan momentum . f) Perubahan sosial yang cepat menyebabkan disorganisasi yang bersifat sementara karena berada dalam proses penyesuaian diri.. Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan ciri-ciri perubahan sosial sistemik adalah. ekonomis. perubahan material tidak berpengaruh pada bidang spiritual Jawab C Menurut Soerjono Soekanto proses perubahan sosial di masyarakat memiliki ciri-ciri sebagai berikut : d) Tidak ada masyarakat yang berhenti berkembang karena masyarakat berkembang baik secaralambat maupun cepat. menghemat anggaran belanja/pengeluaran e.. fanatis. adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat tersebut c. 6. kebebasan berpendapat Jawab : D Dalam HAM ada sebuah perlindungan terhadap anak dan wanita dari suatu tindak kekerasaan dan ada sebuah kebebasan dari rasa takut. perubahan lembaga tertentu diikuti oleh perubahan lembaga sosial lainnya d. hanya mengakui kebenaran kelompok sendiri Jawab : D Hedonis adalah dampak negatif sebuah modernisasi yang merupakan sikap hidup yang cenderung mengejar material keduniawian saja sehingga lebih menikmati kenikmatan dalam jangka pendek 7. hedonis. a.

Komputerisasi di bidang ekonomi perbankan yang berdampak pada pengangguran karyawan dimaksudkan untuk mempertinggi efisiensi kerja. bencana alam terkadang memaksa seseorang untuk mengungsi dan beradaptasi dengan tempat baru dipengungsian b. sistem kasta dalam masyarakat d. munculnya tatanan kehidupan masyarakat baru yang lebih modern 9. Pada dasarnya modernisasi dengan komputerisasi tersebut bertujuan … . hanya diikuti oleh golongan tertentu c. a. karena … . membentuk pola pikir masyarakat lebih logis/ilmiah c. sistem terbuka masyarakat c. sistem sama rata/sosialis b. bencana alam mendorong orang lain untuk bersimpati d. revolusi d. adanya peperangan b. evolusi b. asimilasi budaya b. memunculkan ide-ide baru b. a. adanya keinginan individu yang inovatif 2. rotasi c. kecuali … . adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat c.d. Pelaksanaan Proklamasi 17 Agustus 1945 termasuk dalam kategori … . meningkatkan keterampilan karyawan 8. adanya dinamika penduduk 5. Proses bertemunya dua kebudayaan atau lebih yang saling bercampur menjadi satu disebut … . memanfaatkan teknologi maju b. terjadinya pemberontakan atau revolusi d. akulturasi budaya . a. tergesernya bentuk-bentuk budaya nasional d. a. memanfaatkan manajemen modern c. kecuali … . a. Adanya bencana alam dapat mendorong terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat karena …. reformasi 3. Berikut ini merupakan sebab-sebab intern terjadinya perubahan sosial budaya. tidak ada hubungannya dengan bidang kebudayaan d. bencana alam berpotensi menimbulkan konflik dalam masyarakat 7. sistem kekuatan dari rakyat 6. meningkatkan produktivitas kerja d. adanya bencana alam akan mengurangi jumlah penduduk c. a. hanya berhubungan dengan kebutuhan sekunder b. tidak bertentangan dengan keyakinan masyarakat 4. Bentuk faktor pendorong terjadinya perubahan sosial budaya yang tidak lagi memerhatikan perbedaan status sosial disebut … . a. a. Perubahan mode pakaian dikategorikan sebagai perubahan yang pengaruhnya kecil dengan ruang lingkup yang tidak luas. Berikut ini bentuk kemajuan akibat perubahan sosial budaya.

kurangnya tenaga ahli dalam pelaksanaan pembangunan 14. listrik masuk desa mengakibatkan kenakalan remaja b. a. pengaruh urbanisasi c. norma. kurangnya sumber daya manusia dalam bidang ekonomi d. Pada saat pemerintah berencana menaikkan tarif listrik. masyarakat menghendaki penundaan c. Contoh dari kecenderungan masyarakat mempertahankan unsur lama karena diperoleh melalui proses sosialisasi sejak kecil adalah … . sistem terbuka masyarakat . Adanya gerak sosial vertikal atau horizontal yang lebih luas di masyarakat merupakan pengaruh dari adanya … . a. Alasan terjadinya perubahan sosial dalam bidang ekonomi yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat adalah … . sikap dan pola perilaku masyarakatnya d. pola perilaku dan asal-usul c. penemuan komputer yang dapat memperlancar sistem informasi 11. a. masyarakat setuju perubahan d. a. a. disintegrasi budaya 10. suku bangsa dan adat istiadat 16. siaran televisi menyebabkan siswa malas belajar c. masyarakat menolak perubahan b. Berikut ini yang merupakan contoh perubahan yang berbentuk progres adalah … . makanan pokok b. rasa tidak puas dengan kondisi yang sedang berlangsung b. pengaruh bencana alam b. heterogenitas penduduk c. Perubahan pada lembaga kemasyarakatan akan memengaruhi sistem sosialnya yang meliputi …. masyarakat mengadakan protes.c. upacara adat perkawinan c. banyak wanita berpakaian sangat minim d. pengaruh perang 17. nilai. masyarakat tidak peduli 15. lahirnya disintegrasi sosial d. a. ini menandakan bahwa … . solidaritas kelompok 12. ingin meningkatkan pendapatan perkapita c. keyakinan. sistem pendidikan yang maju b. kebutuhan hidup. nilai dan seluruh kondisi alam lingkungan b. lahirnya golongan menengah c. Pemaksaan suatu ideologi budaya biasanya terjadi karena adanya … . a. Perubahan sosial mengakibatkan masalah sosial yang dimulai dengan … . difusi budaya d. pengaruh industrialisasi d. tata cara beribadah d. berkembangnya kriminalitas 13. terciptanya integrasi sosial b. a.

Pulau Kurile dan Sakhalin diserahkan kepada Rusia c. memimpikan persatuan seluruh negara di bumi 3. daerah Italia dipersempit b. Negara-negara fasis pada umumnya menganut paham chauvinisme. rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan b. a. yaitu … . Adolf Hittler sangat membenci orang Yahudi c. Perang Dunia II di kawasan Eropa disebabkan oleh … . orang Yahudi dianggap sebagai biang kekalahan Jerman dalam PD I d. Alasan perlawanan rakyat terhadap Jepang adalah kewajiban melakukan seikerei. kemajuan di bidang pendidikan d. a. sikap tertutup d. serangan Jepang terhadap pangkalan Sekutu di Hawai c. sikap pesimistis c. haus akan hal-hal baru yang dibawa pihak penguasa Latihan soal IPS kelas 9 – dari bank soal untuk menghadapi ujian semester sekolah dan ujian nasional (6) (Salah satu tindakan Hittler dalam mengembangkan fasisme…) 1. mengikuti latihan militer ala Jepang . Secara khusus. orang Yahudi tidak mau tunduk pada kebijaksanaan Hittler 2. Alasan tindakan Hittler adalah … . serangan Jerman terhadap kota Danzig di Polandia d. a. a.d. terbunuhnya putra mahkota Austria b. Perjanjian San Fransisco berisi antara lain … . a. menganggap dirinya unggul dari ras lainnya b. Munculnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial baru yang lebih kompleks merupakan dampak negatif dari … . Jerman dibagi menjadi dua daerah pendudukan d. Salah satu tindakan Hittler dalam mengembangkan fasisme adalah membunuh dan mengusir orang-orang Yahudi. menerima setiap perubahan tanpa terkecuali c. Jerman harus mengganti kerugian perang 5. wajib menjadi tenaga romusha b. yaitu … . migrasi penduduk c. Masyarakat yang pernah dijajah bangsa lain akan memiliki sikap … . menganggap semua bangsa itu sama d. a. orang Yahudi menguasai perekonomian Jerman b. pertambahan penduduk b. apriori terhadap segala bentuk pengaruh perubahan b. politik mencari kawan di antara negara-negara Eropa 4. perubahan sosial budaya 19. sikap ingin meniru budaya asing 18. negara di atas segala kepentingan rakyat c. a. kritis dan terbuka dengan memfilter segala bentuk perubahan 20. Sebagai pelajar sebaiknya kita menyikapi segala bentuk perubahan sosial dan budaya dengan sikap … . a. masa bodoh terhadap setiap pengaruh perubahan d.

mengizinkan penggunaan bahasa Indonesia d. adanya penderitaan rakyat akibat kekejaman Jepang b. dibomnya pangkalan angkatan laut AS di Pearl Harbour b. mempertahankan Indonesia dari serangan musuh b. a. Pada masa pemerintahannya di Indonesia. mengajukan usul dan pertimbangan kepada pemerintah Jepang d. menjaga ketertiban umum d. menambah kekuatan angkatan perang di negeri Jepang 12. a. memberikan kemerdekaan secara bertahap 10. dibomnya kota Hiroshima dan Nagasaki 9. Belanda menyerahkan kepada Jepang dalam Perjanjian Kalijati c. a. melarang penggunaan Bahasa Belanda c. Jepang masuk ke Indonesia lewat Tarakan d. membantu Jepang di front pertempuran Asia Pasifik c. Gerakan Tiga A didominasi orang-orang Jepang d. a. Jepang berusaha mengeksploitasi sumber kekayaan alam Indonesia sebab … . mempersiapkan tenaga prajurit untuk membantu Jepang c. Gerakan Tiga A tidak mendapat sambutan dari rakyat Indonesia 14. Gerakan Tiga A tidak bermanfaat bagi bangsa Indonesia c. Berikut ini yang merupakan alasan munculnya perlawanan rakyat Indonesia terhadap Jepang. mengizinkan menyanyikan lagu Indonesia Raya b. Jepang khawatir kekayaan alam Indonesia dihabiskan oleh Belanda c. kebutuhan yang dicari Jepang hanya ada di Indonesia 8. menyampaikan aspirasi rakyat Indonesia kepada pemerintah Jepang 13. Jepang akhirnya membubarkan Gerakan Tiga A sebab … . Jepang tidak segera memerdekakan Indonesia 7. a. menyerahkan tanaman padi kepada Jepang 6. Tujuan yang sebenarnya dari Jepang membentuk organisasi semi militer adalah … . kecuali … . memperkuat pasukan Jepang di Indonesia 11. membantu pertahanan bangsa Indonesia menghadapi Belanda b.c. Heiho dan PETA yang dibentuk pemerintah Jepang mempunyai tugas utama … a. Tugas badan Cuo Sangi In hampir sama dengan badan DPA yaitu … . Bagi bangsa Indonesia. Beberapa propaganda awal Jepang untuk menarik hati bangsa Indonesia. kecuali … . Gerakan Tiga A murni bentukan Jepang b. a. Jepang membutuhkan sumber kekayaan alam Indonesia untuk membantu perang Jepang d. a. mengerahkan rakyat untuk mengumpulkan padi . a. mendidik bangsa Indonesia agar siap jika merdeka kelak d. memeriksa kebijakan-kebijakan yang akan diambil pemerintah Jepang b. Indonesia sudah menjadi jajahan Jepang b. Peristiwa penting yang menandai dimulainya penjajahan Jepang di Indonesia yaitu … . mengadili setiap anggota PETA yang melakukan pemberontakan c. melakukan penghormatan terhadap Kaisar Jepang d. kewajiban melakukan seikerei c. Putera bertujuan untuk … . kesewenang-wenangan tindakan Jepang d.

. A. persenjataan Jepang lebih modern b. Alasan Syahrir melakukan perlawanan terhadap Jepang adalah … . terjadi kelaparan dan wabah penyakit d.. masyarakat pedesaan dihantui oleh ketakutan kolektif c. golongan Timur Asing menempati lapisan paling bawah 17. a. a. menyelidiki kekuatan Jepang dalam Perang Pasifik 15. mempersatukan kekuatan untuk melawan Jepang c. Pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah di beberapa tempat. ekonomi rakyat mengalami kerusakan LATIHAN UJIAN NASIONAL TAHUN 2010 SOAL 14 Petunjuk : Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada A. mengadakan kerja sama dengan sayap kiri Jepang c. maka pihak Sekutu … . lapisan paling atas ditempati oleh golongan Jepang c. persiapan yang kurang matang 20. menolak modernisasi yang dilakukan oleh Jepang d. C. Realitas sosial demikian merupakan contoh interaksi sosial yang berbentuk . D atau E pada lembar jawab 1. a. kompetisi . tidak mendapat dukungan dari rakyat d. Pemberontakan PETA di Blitar dapat dikatakan mengalami kegagalan sebab … . pergerakan nasional semakin radikal b. negara-negara imperialis memberi kemerdekaan kepada jajahannya 18. Jepang tidak segera memerdekakan Indonesia c. diwarnai aksi saling menghasut atau saling memfitnah antara para pendukung calon kepala daerah untuk mendapatkan kemenangan. Indonesia mulai dijajah Jepang c. Pernyataan berikut yang benar mengenai stratifikasi sosial masyarakat Jepang. membangun kembali segala yang telah dirobohkan oleh Belanda d. a. golongan pribumi menempati lapisan paling bawah b.b. Jepang adalah negara fasis b. Untuk menghadapi invasi Jepang di Asia Tenggara. B. meminta bantuan Amerika Serikat dan Rusia d. Aspek mentalitas yang ditimbulkan dari adanya romusha adalah … . a. a. Lapisan kedua diduduki oleh golongan pribumi d. penderitaan rakyat yang sangat berat 16. membentuk komando gabungan ABDACOM 19. segera memerdekakan tanah jajahannya b. Dampak Perang Dunia II bagi Indonesia antara lain … . kecuali … . Belanda memberikan kemerdekaan kepada jajahannya d. rencana pemberontakan sudah diketahui oleh Jepang c. desa kehilangan para pemuda dan kaum laki-laki b.

. empati E. sosialisasi yang dilakukan ibu terhadap anaknya tersebut tergolong . hukum B. kebiasaan E.. kesopanan 4. familier C. agama C. A. sementara itu pengendara roda dua melaju dengan tertib dan memakai helm sesuai peraturan lalu lintas yang berlaku. kesusilaan 5. sugesti D.. Ketika guru berinteraksi dengan murid. primer D. Ditinjau dari tahap waktunya. kesopanan D. susila B. demikian juga dengan murid. hukum D. kontravensi D.. otoriter B. imitasi B.. A.. Kelompok masyarakat memberikan tepuk tangan terhadap pidato kampanye tokoh politik yang dikagumi sebagai bentuk dukungan. agama C.B. simpati 3. ia harus menghargai dan hormat terhadap gurunya. sekunder E. identifikasi C. Dijelaskan kepadanya bahwa sikap seperti itu tidak baik. kebudayaan E. Sekelompok penyeberang jalan melintas di zebra cross. konflik 2. Faktor yang mendasari perilaku sosial pada contoh di atas adalah norma . konsiliasi E. Tindakan sosial para pendukung terhadap tokoh politiknya sangat dipengaruhi oleh faktor .. Seorang anak yang sedang makan sambil mengangkat kaki ditegur oleh ibunya. A. tersier . Di sela-sela pidato. Kondisi tersebut menggambarkan pelaksanaan norma . seorang guru menyayangi sisea sesuai dengan etika guru. masyarakat pendukungnya meneriakkan yel-yel tanda persetujuan terhadap pidato yang disampaikan secara langsung di tempat terbuka. kooperasi C. A..

primer B. diferensiasi sosial C. Mendengar dirinya digosipkan sebagai wanita nakal. sehingga perilaku anak tersebut berbeda atau menyimpang dari kebiasaan masyarakat Proses pembentukan perilaku menyimpang anak tersebut terjadi karena . sekunder C.. asosiasi diferensial B. keterampilan kerja di industri hulu dan hilir E. Keterbatasan perhatian dan komunikasi dengan orang tuanya membuat anak tidak dapat memahami nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat. dan mengunakan bahasa yang halus jika berbicara dengan orang yang lebih tua. Seorang anak mengalami keterbatasan komunikasi dengan kedua orang tuanya. Penyimpangan yang dilakukan tersebut dapat diancam dengan sanksi berat karena termasuk penyimpangan . Sekolah sebagai salah satu media sosialisasi yang mempengaruhi perkembangan kehidupan bangsa. karena harus mengurus perusahaannya. A. A. tidak saja mengajarkan pengetahuan dan keterampilan.6. Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan masyarakat jawa cenderung berdifat tenang. sosialisasi tidak sempurna C. pemberian label/cap sebagai penyimpang D. kepribadian yang mempunyai rasa cinta tanah air B. pelapisan sosial B. lingkungan budaya D.. Setiap malam Ani selalu keluar. negatif E. pantang berbicara keras. warisan biologis 8. pengendalian sosial . ibu dan ayah anak ini sangat sibuk.. lembaga masyarakat E.. maka ia pun kemudian digosipkan sebagai wanita nakal. gangguan mental atau jiwa individu 9. status dan peran sosial di masyarakat baru 7. A.... motivasi individu B. A. Karakteristik kepribadian tersebut menunjukkan adanya hubungan antara sosialisasi dengan . maka ia pun tidak suka lagi keluar malam. sopan. tetapi juga berfungsi untuk membentuk ... tingkah laku anak sesuai kebudayaan daerah D.. gaya hidup 10. positif D. Remaja yang sedang mengalami stres berat berupaya untuk menghilangkan kekalutannya dengan mengonsumsi narkoba. motivasi belajar berbahai ilmu dan teknologi C. pengendalian sosial C. Dari kasus tersebut dapat disimpulkan baahwa gosip dapat berfungsi sebagai alat . Setiap hari. sosialisai dengan subkultur menyimpang E. A.

represif B.. Gambar stratifikasi sosial pada masa kolonial di bawah mempunyai sifat . Contoh tersebut merupakan bentuk pengendalian sosial yang bersifat . gelar kesarjanaan C. campuran .. korektif 12. perubahan sosial E.. persuasif E. tingkat pendidikan D. A. kuratif C. kuantitas modal B. terbuka C. spesialisasi keahlian 13... Keterangan : 1 = golongan eropa 2a = golongan timur jauh 2b = golongan bangsawan 3 = golongan pribumi A. Perhatikan gambar stratifikasi berikut! Keterangan : A = Pengusaha Besar B = Pengusaha Menengah C = Pengusaha Kecil Berdasarkan gambar di atas dapat disimpulkan bahwa pembentukan stratifikasi sosial didasarkan atas kriteria . Seorang ibu menasehati putranya untuk berhati-hati dalam memilih teman bergaul agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif. preventif D. A. tertutup B.D. penguasaan teknologi E. sosialisasi efektif 11..

mediasi B.. koersi E. posisi dalam masyarakat E. dan tutur kata. Perbedaan antarkelompok akan menguat pada suku yang didominasi oleh simbol sosial tersebut.. campuran 15. konsolidasi sosial B. sengketa batas tanah pekarangan antara Pak Akhmad dengan Pak Badu diselesaikan di pengadilan. Konflik yang kadang-kadang terjadi antara kelompok generasi tua dengan generasi muda ditandai adanya perbedaan pandangan.. sengaja B. heterogen 14. Perhatikan skema struktur sosial di bawah ini: Skema diatas menunjukkan struktur sosial vertikal yang bersifat . Hal ini dapat menimbulkan potensi konflik berupa .. perubahan sosial D.. Karena tidak dapat diselesaikan di tingkat RT/RW. homogen E. A. ajudikasi D. peranan yang berbeda 16. otomoatis C... A. Bentuk akomodasi tersebut termasuk . kemenangan kelompok dengan simbol sosial tertentu di satu daerah B. Contoh konflik antargenerasi tersebut umumnya disebabkan oleh faktor . kepentingan C.D. homogen E... interseksi sosial C. asimilasi sosial E. A. arbitrasi C. Perhatikan skema berikut! Struktur sosial pada masyarakat majemuk di atas berbentuk . tertutup D. umur/usia B. konsiliasi 17. tingkah laku. A. sikap.. anggapan pada kelompok lain sebagai pihak yang harus dikalahkan . integrasi sosial D. A. Kelompok sosial yang eksklusif membawa simbol tertentu (misalnya agama Islam) akan memicu kelompok sejenis bermunculan dengan simbol yang berbeda (misalnya agama Kristen). akulturasi sosial 18..

keinginan untuk mempengaruhi kelompok lain untuk bersatu D. Perhatikan beberapa ciri kehidupan sosial di bawah ini! 1) Terjadinya segmentasi kelompok-kelompok sosial 2) Memiliki sub-kebudayaan yang berbeda/beragam 3) Mengembangkan sikap konsensus terhadap nilai dasar 4) Struktur sosial terbagi ke dalam lembaga yang bersifat komplementer Yang termasuk ciri kehidupan politik dalam masyarakat majemuk adalah . 1 dan 2 B.. partai politik C.. A. A.. 1 dan 2 B. menghargai kelompok lain sebagai elemen bangsa E. 1 dan 3 C. Herry melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum UNDIP 2) Ibu Siti pindah tugas ke daerah asal karena ingin mendekati orang tuanya 3) Poniman. 3 dan 4 20.. Pemuda tersebut kemudian menempati status sosial yang setara dengan istrinya. seorang pelajar ikut dalam program pertukaran siswa ke Malaysia Dari pernyataan di atas yang merupakan mobilitas vertikal adalah . 1 dan 3 C. 2 dan 4 E. 2 dan 4 E. seorang staf dipromosikan menjadi kepala bagian di kantornya 4) Tomy..C. peningkatan kesadaran kolektif untuk hidup bersama 19. 1 dan 2 B. 2 dan 3 . A. Perhatikan ciri-ciri hubungan sosial berikut! 1) Interaksi antarindividu bersifat formal 2) Hubungan sosial berlangsung erat dan intim 3) Solidaritas dan kontrol sosial relatif sangat kuat 4) Hubungan sosial dilandasi kepentingan ekonomi Yang menjadi ciri-ciri dalam masyarakat paguyuban adalah . Seorang pemuda terpelajar dari kalangan rakyat biasa menikah dengan putri seorang hartawan.. 2 dan 3 D. A. pendidikan dasar B. perkawinan dan pendidikan E.. lembaga keagamaan D. 1 dan 3 C.. Perhatikan contoh mobilitas berikut: 1) Setelah lulus SMA. 3 dan 4 22. organisasi ekonomi formal 21. Saluran yang digunakan untuk mobilitas sosial adalah . 2 dan 3 D.

Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan ciri-ciri perubahan sosial yang sistemik adalah . Kemajemukan suku bangsa di indonesia disebabkan oleh terjadinya isolasi sosial di antara berbagai kelompok yang dipengaruhi oleh faktor ... bertetangga dengan keluarga Agus yang orang Jawa beragama Kristen. yaitu .. 1 dan 3 C.. A. adanya konsolidasi sosial B. Pertengkaran mereka dipengarui faktor struktur sosial majemuk. pelaksanaan pembangunan E. 2 dan 4 E. A. perbedaan keturunan 24. keadaan geografis B. pengaruh kebudayaan asing D. Pada suatu hari keduanya bertengkar hebat.. iklim yang berbeda C. Masyarakat yang terisolisasi tidak dapat mengalami perubahan sosial B. perasaan kompetitif yang tidak sehat D. Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dari struktur kemasyarakatan. dianggap remeh satu sama lain 25. 3 dan 4 26.. Masyarakat eropa mengalami perubahan menuju kemajuan karena mengamalkan ajaran agama protestan yang menekankan cara hidup hemat dan kerja keras. . rasa harga diri yang berlebihan C. kondisi stalemate di antara mereka E. Kenyataan tersebut menunjukkan peran agama sebagai .. Perubahan material tidak berpengaruh pada bidang spiritual Paragraf berikut untuk soal nomor 28 dan 29 Bacalah paragraf berikut dengan saksama! 27. A.. orang Sunda beragama Islam. Keluarga Umar. Perubahan evolusioner menimbulkan disorganisasi sosial tertentu E.D. Mereka mempunyai profesi yang berbeda. 2 dan 3 D. Kegiatan masyarakat industri modern menjadi berhenti berkembang C.. Beberapa perilaku dalam masyarakat: 1) menghargai solidaritas antara kelompok suku bangsa 2) melestarikan budaya yang diwarnai dari leluhur 3) menghambat proses pembangunan fasilitas modern 4) memilih pemimpin yang berasal dari putra daerah Yang merupakan sikap primordial dalam masyarakat majemuk adalah . A. 3 dan 4 23. 1 dan 2 B. 2 dan 4 E.. Perubahan lembaga tertentu diikuti oleh perubahan lembaga sosial lain D.

Fungsi pranata agama bagi kelangsungan hidup masyarakat adalah mengatur kegiatan bersama dalam memenuhi kebutuhan terhadap . Memenuhi kebutuhan masyarakat 31. Kesetaraan gender B. Beberapa kegiatan dalam keluarga : 1) ayah bekerja keras mencari nafkah 2) ayah menegur anaknya yang duduk di meja 3) rekreasi bersama pada akhir pekan 4) ibu menanyakan model baju yang disukai anak Kegiatan keluarga yang menunjukkan fungsi afeksi adalah . ajaran tentang ketuhanan B. Sedangkan tujuannya adalah . 2 dan 3 D. anarkis. sekuler.. Menjaga kebaikan sikap hidup bersama E. melakukan pengrusakan fsilitas umum B. Modernisasi mengubah kehidupan masyarakat menjadi seba efisien. Berdasarkan deskropsi tersebut. Emansipasi wanita D. A. Contoh di atas merupaka kemajuan di bidang… A. A. Mematuhi peraturan di dalam masyarakat B. tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan E. Namun modernisasi juga mendorong tercoptanya pola hidup yang cenderung mengejar kemewahan duniawi dan konsumtof. Kebebasan individu C. tuntunan hidup masyarakat tertentu D.. norma untuk mencapai kebahagiaan abadi 28. mengutamakan kenikmatan jangka pendek D. dampak negatif dari modernisasi adalah munculnya gaya hidup . Pengakuan HAM E.. Kebebasan berpendapat 29. faktor pendorong kehidupan sosial C.. menghemat anggaran belanja/pengeluaran E. fanatis. 1 dan 3 C.. tidak percaya adanya ajaran dosa dan pahala C. hedonis. Pemerintah telah menetapkan UU mengenai Perlindungan Terhadap Anak dan Perempuan untuk melindungi dari aksi tindak kekerasan.. praktis dan nyaman. Lembaga atau pranata sosial berfungsi sebagai sarana untuk memelihara dan mempertahankan sistem sosial masyarakat. Melestarikan adat istiadat dalam masyarakat D. ekonomis. produktif.A. Mengawasi aturan-aturan yang diberlakukan C. 3 dan 4 32.. A. hanya mengakui kebenaran kelompok sendiri 30. 1 dan 2 B.. 2 dan 4 E. .

sekunder E. Kemakmuran dan kesejahteraan D. jumlah populasi masyarakat miskin. wilayah D. . Salah satu syarat topik yang baik yaitu cukup menarik untuk diteliti.. kehidupan ekonomi C. Dengan demikan dia dapat memperoleh data empirik tentang suku Asmat. kepustakaan C. dan 15 siswa kelas XII. badan usaha. Keutuhan dan kebersamaan 34. prinsip benar atau salah 33. berkaitan erat dengan isu-isu yang terjadi C. A. kelompok B. Dalam rancangan penelitian sosial yang perlu diperhatikan adalah pemilihan topik penelitian. Semua lembaga ekonomi tersebut dibangun untu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap .. Teknik sampling tersebut dinamakan . Masyarakat membangun lembaga ekonomi dalam bentuk perusahaan. jenis pekerjaan dan lamanya menempati wilayah tertentu.. Sampel yang menjadi subjek data diambil berdasarkan jenjang kelas dengan rincian 15 siswa kelas X. lapangan D. Data tersebut termasuk data … A. artinya … A. kerukunan hidup bersama E. maupun koperasi. kuota C. primer 36. mendorong semangat melakukan penelitian D. Ketertiban dan keteraturan C. Kerukunan dan ketenteraman E. meningkatkan pengetahuan masyarakat 35. acak E.. memiliki manfaat bagi masyarakat luas B. menambah jumlah topik penelitian E. ketertiban dan keamanan B. strata 37.. 15 siswa kelas XI. Peneliti terjun secara langsung ikut serta menjadi bagian dari kegihupan mereka selama berbulan-bulan. kebahagiaan hakiki D. laboratorium B. Seorang peneliti ingin mengetahui secara lebih mendalam tentang kehidupan suku Asmat yang ada di papua. Sebuah penelitain dengan populasi yaitu semua siswa di SMA tertentu.A. Teknik pengumpulan data tersebut adalah . A. Hasil pengumpulan data penelitain tentang kehidupan masyarakt miskin kota diperoleh dari data pemda setempat antara lain tentang penyebaran lokasi permukiman. Keamanan dan kedamaian B..

Tabel nilai ulangan sosiologi kelas XI IPS-2 : Nilai Frekuansi Keterangan : Modus = 80 50 40 60 60 70 80 80 110 90 60 Jumlah 350 Dari modus yang ada pada tabel tersebut dapat diketahui bahwa . siswa mencapai kkm sebanyak 110 siswa C. Perhatikan pernyataan berikut! 1) Dapat mengamati perubahan perilaku kelompok 2) Memungkinkan pencatatan berbagai gejala dengan cepat 3) Tidak terbatas pada tingkat pendidikan tertentu 4) Teknik terbaik untuk mendapatkan data pribadi Sari pernyataan di atas yang menunjukkan kelebihan dari teknik wancara adalah . Menginformasikan tata cara melakukan kegiatan penelitan ilmiah C. siswa yang tidak mengikuti remedial 80 siswa B. Memberikan pengalaman dalam melakukan kegiatan penelitian B. Fungsi penulisan laporan hasil penelitian sosial sederhana bagi kepentingan praktis peneliti adalah . obserbasi partisipatif D. kuesioner/engket tertutup B. Memudahkan dalam melakukan penelitan lanjutan . wawancara berstruktur C..A. Mendorong semangat untuk menyusun hasil penelitian E. 2 dan 3 D.. peserta ulangan sebanyak 350 siswa D. A. 2 dan 4 E. analisis isi media massa 38. 1 dan 2 B.. obserbasi non partisipatif E.. nilei terendah diperolah siswa 40 40. A.. Membantu memecahkan masalah sosial yang ada dalam masyarakat D.. 3 dan 4 39. A. 1 dan 3 C. paling banyak siswa mendapat nilai 80 E.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful