"Guru Masih Terlalu Dominan di Kelas" (Wakil Menteri Pendidikan Nasional) "JAKARTA, KOMPAS.

com - Proses belajar-mengajar di sekolah kerap membosankan dan tidak menyenangkan karena guru yang terlalu dominan di ruang kelas. 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa.' -- Fasli Jalal 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa,' kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal dalam diskusi panel Pendidikan Profesi Guru di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Sabtu (4/12/2010)" Pendidikan Network Salut Professor Fasli Jalal. Apa masalah utama dalam pelaksanaan pendidikan kita (selain korupsi), Yaitu 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa'. - Apakah kita mungkin dapat berharap anak-anak kita akan Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Indonesia dengan Pembelajaran-Pasif? Prioritas-prioritas pendidikan (selain memberantaskan korupsi) adalah:  Memperbaiki semua sekolah yang rusak dan ambruk supaya Standar Nasional yang lengkap dengan sarana/prasarana supaya aman, nyaman, dan kondusif untuk "semua pelajar" - "Puluhan ribu sekolah dalam keadaan rusak atau ambruk termasuk 70% sekolah di DKI Jakarta - Di Jakarta Saja, 179 Sekolah Tidak Layak Pakai! - Hampir 80% Gedung Sekolah di Pesawaran Rusak, dll","Jumlah ruang kelas (SD dan SMP) rusak berat juga meningkat, dari 640,660 ruang kelas (2000-2004 meningkat 15,5 persen menjadi 739,741 (2004-2008)." (ICW) - Kelihatannya makin lama makin banyak sekolah yang rusak! Ref: http://pendidikan.net/  Mengimplementasikan PAKEM (Pembelajaran Aktif dan Kontekstual) di semua sekolah supaya standar pembelajaran kita sesuai dan kompetitif dengan negara lain. Kapan kita akan menghadapi isu-isu yang terbukti meningkatkan mutu pendidikan? Pendidikan Yang Terbaik Masih Adalah: Pendidikan Berbasis-Guru yang Mampu dan Sejahtera, di Sekolah yang Bermutu, dengan Kurikulum yang Sesuai dengan Kebutuhan Siswa-Siswi dan "Well Balanced" (seimbang, dengan banyak macam keterampilan termasuk teknologi), yang Diimplementasikan secara PAKEM. ("Mampu" termasuk Kreatif) Ref: http://pendidikan.net/pakem.html  Menggunakan "Appropriate Technology" yang sudah ada di semua sekolah, yang terbaik, terjangkau, dan sangat meningkatkan kreativitas siswa-siswi maupun kreativitas guru (seperti di negara maju). Dengan rasio: "Sekarang Satu Komputer Untuk 2.000 Siswa". Jelas TIK (ICT) bukan solusinya, kan? http://teknologipendidikan.com/kebijakan-ict.html

Meningkatkan profesionalisme dan bertanggunjawaban guru untuk meningkatkan ilmu dan kemampuan mengajar sendiri - seperti guru profesional di negara lain. Guru adalah pelaksana pendidikan (dan paling penting) jadi kesejahteraan juga harus sesuai supaya tidak perlu "moonlighting" di tempat lain dan dapat fokus kepada tugasnya.  Meningkatkan Lapangan Kerja - Oleh lulusan yang Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Industri. Ini adalah isu yang sangat penting di Perguruan Tinggi juga di mana "60 Persen Lulusan PT Menganggur" dan dari 40% yang mendapat pekerjaan, berapa % mendapat pekerjaan yang memuaskan? http://menganggur.com/ Ref: http://Pendidikan.Net/5langkah.html Melaksanakan "Pembelajaran-Aktif" yang Gratis dan Standar Dunia (jangan sampai anakanak kita ketinggalan zamam terus - berbasis-hafalan). Pembelajaran-Aktif dan Kontekstual "Mengaktifkan Siswa Dalam Belajar :: Pembelajaran Aktif" dan "Learning and the Changing Needs of The 21st Century" Re: "Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa," Ini juga salah satu (dari banyak) masalah dengan Pembelajaran Berbasis-ICT dan yang lebih parah lagi adalah "E-Learning Dapat Membunuh Kreativitas!"

Model Pembaharuan pada Sekolah Menengah Umum : Pengalaman Indonesia
Keinginan untuk meningkatkan mutu Sekolah Menengah Umum di Indonesia merupakan perhatian utama dari Proyek Peningkatan Mutu Sekolah Menengah Umum (ADB Loan # 1360 INO). Proyek ini menekankan pada pengembangan sarana, persiapan bahan pengajaran dan dukungan konsultan dalam hal pelaksanaan kurikulum, pengembangan buku teks, peningkatan sistem ujian, peningkatan pelayanan penataran guru, peningkatan pembinaan guru, peningkatan supervisi akademik, perawatan preventif, merancang kembali dan melaksanakan program laboratorium bahasa, serta mengembangkan model pengembangan dan pelaksanaan manajemen Sekolah Menengah Umum. Kegiatan konsultasi untuk pengembangan model Sekolah Menengah Umum yang semula adalah untuk menciptakan beberapa sekolah model untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus.. Namun, kemudian tim konsultan ditugaskan untuk menangani kegiatan ini bersama-sama dengan staf Dikmenum dan semua menyetujui bahwa konsep sekolah model yang lama tidak efektif dalam melaksanakan pengembangan sekolah. Konsep baru bagi model "pengembangan sekolah" telah didiskusikan oleh para konsultan Internasional, konsultan Nasional

dan staf Dikmenum. Konsep "model" yang tradisional bergantung kepada gambaran sekolah yang sangat baik dan memperoleh tambahan input (uang, pelatihan, fasilitas dan sumber pembelajaran) menciptakan adanya model yang bagus yang akan ditiru oleh sekolah lain. Masalah yang terlihat jelas untuk pendekatan ini adalah bahwa sekolah biasa akan sulit untuk diubah menjadi sekolah yang bagus apalagi menjadi sekolah model. Masalah kedua adalah apabila input yang sama tidak diterapkan pada sekolah biasa, peniruan model tidak akan difasilitasi. Untuk lebih jelasnya mengenai hal ini lihat Lampiran A. Sebagai alternatif, mereka yang terlibat dalam sekolah model memilih untuk merencanakan langkah yang berbeda dalam pembuatan konsep pengembangan sekolah "model". Kunjungan ke beberapa sekolah di wilayah yang berbeda oleh para konsultan membawa hasil akan kayanya informasi mengenai prakarsa Sekolah Menengah Umum yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sekolah setempat. Usaha inovatif ini menunjukkan bahwa kemampuan untuk meningkatkan mutu sekolah basisnya ada pada tingkat sekolah. Dari sini jelas sekali terlihat oleh para konsultan, bahwa sekolah yang mengalami peningkatan dan pengembangan adalah yang dapat mewakili model pengembangan sekolah. Fokusnya adalah pada "proses" yang dialami oleh sekolah ketika mutu pendidikan meningkat. Apa yang terjadi di dalam sekolah yang membuat adanya pergeseran menuju kepada sekolah yang lebih efektif ? Dari sudut pandang ini konsep "model" pengembangan sekolah muncul. Perhatian kami ditujukan pada identifikasi apa yang terjadi di sekolah yang mengalami peningkatan atau perkembangan. Untuk menjawab pertanyaan tentang "proses" pembaharuan, para konsultan mengajukan usul untuk mempelajari sejumlah kecil sekolah yang telah mengalami perkembangan. Dengan mengadakan penelitian pada sekolah-sekolah tersebut, para konsultan berharap akan menemukan beberapa sebutan nama umum yang dapat digunakan untuk Pengembangan Sekolah Model atau yang biasa disebut "model pembaharuan". Dengan menganggap bahwa ada beberapa sebutan nama umum di antara sekolah-sekolah, ciri-ciri ini dapat dikembangkan menjadi model bagi sekolah lain. Jika demikian maka model tersebut adalah yang didasarkan pada pengalaman nyata pada sekolah-sekolah di Indonesia, sesuatu yang dapat ditiru dan dapat dikerjakan oleh sekolah-sekolah lain. Delapan Sekolah Menengah Umum dari Jawa Barat, D.I. Yogyakarta dan Jawa Timur, telah dipilih karena sekolah-sekolah tersebut telah menunjukkan beberapa tingkat perkembangan selama satu atau dua tahun terakhir ini. Tim konsultan mengadakan wawancara yang intensif dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, Orang tua siswa, Siswa dan Tokoh Masyarakat (lihat Lampiran B sekolah-sekolah yang berperan serta di dalam program dan Lampiran C untuk Pertanyaan Wawancara). Pada beberapa kasus, wakil dari Kandep juga diwawancarai. Setelah semua sekolah diwawancarai, data tersebut diringkas dan

walaupun pemegang peran merasa bahwa keadaan sekarang lebih baik daripada sebelumnya. Hal ini dapat menciptakan dasar yang kuat untuk mendukung pengembangan sekolah melalui peran serta para pemegang peran. Tingkat pengambilan keputusan yang harus diambil oleh para pemegang peran berbeda antara satu sekolah dengan sekolah yang lain.dibandingkan sebagai pengalaman biasa. Pada beberapa sekolah. Dukungan dari kepala sekolah mengenai kenaikan pangkat bagi pegawai negeri dan kebutuhan pengembangan profesional . Para pemegang peran merasa lebih terlibat di dalam proses tersebut dan yakin bahwa Kepala Sekolah menghargai pendapat mereka. Semua sekolah itu tampaknya kurang efektif atau hanya bertahan sebelum kehadiran Kepala Sekolah yang sekarang. Pada sekolah lain frekuensi dan kesempatan untuk menerima umpan balik sangat kurang. diskusi informal dan surat (kepada orang tua siswa) atau melalui kegiatan sekolah biasa (misalnya pada upacara bendera setiap hari Senin). Kepala Sekolah yang baru telah mencoba mengadakan penilaian mengenai kondisi sekolah baik secara formal maupun informal untuk merumuskan tujuan sekolah. Seluruh pemegang peran mengalami peningkatan tanggung jawab dalam pengambilan keputusan dibandingkan dengan sebelumnya. Pengembangan sekolah sebelumnya dibatasi oleh sedikitnya peningkatan sarana. Karakteristik berikut ini menggambarkan tema biasa yang dapat dipelajari dari delapan model "Pengembangan Sekolah" (Pengembangan Sekolah Model). pengembangan profesional dan bantuan dalam pengajaran. beberapa karakteristik mendasari pengembangan sekolah telah diamati. semua yang terlibat dan masalah-masalah disampaikan untuk menjadi perhatian para pemegang peran melalui rapat. guru dapat memberi perhatian yang lebih kepada pengajaran. Komunikasi yang lebih terbuka: secara umum komunikasi di antara para pemegang peran meningkat dari sebelumnya. Memperhatikan Kebutuhan Guru : perhatian dan kemampuan sekolah terhadap hal ini dapat memberikan berbagai tingkatan motivasi pada guru. Guru didukung untuk meningkatkan kualifikasi ke tingkat S1 dan didorong untuk melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan adanya komunikasi yang lebih terbuka / transparan. maka para pemegang peran akan merasa lebih positif mengenai sekolah. Ada beberapa perbedaan tingkat keterbukaan dan cara pendekatan yang dikomunikasikan pada setiap sekolah. Kebutuhan guru termasuk juga kesejahteraan pribadi. Untuk mencapai tujuan ini. Apabila kesejahteraan guru terjamin. Pada semua kasus. Pengambilan keputusan bersama: secara umum para pemegang peran mengalami lebih banyak tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Hirarki pengambilan keputusan telah ditetapkan dan menunjukkan keputusan apa dan oleh siapa yang diperoleh bagi masing-masing pemegang peran.

siswa. Dengan memberikan ketrampilan yang menarik dan peningkatan kegiatan ekstra. orang tua siswa dan masyarakat. Kebutuhan siswa termasuk pula peningkatan pengajaran. and Squires. namun tercermin dalam pemikiran guru. Memperhatikan Kebutuhan Siswa: sekolah yang memperhatikan kebutuhan siswa lebih diterima oleh siswa. Keterpaduan Sekolah dan Masyarakat: sekolah mempunyai peran sosial yang penting dalam masyarakat. keinginan kepala sekolah untuk meningkatkan intensitas komunikasi di antara para pemegang peran merupakan . & Segars. dua proses utama telah diidentifikasi. Pertama. memberikan waktu pengajaran tambahan untuk persiapan EBTANAS. BP3 adalah alat utama untuk saling bertemu bagi sekolah dan orang tua siswa. menambah kegiatan ekstra kurikuler. Rekomendasi kepala sekolah didasarkan pada perhatian tersebut. Bandingkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Lezotte (1989).dikomunikasikan kepada guru. Karakteristik di atas memberikan kerangka kerja dalam pembuatan model pembaharuan bagi Sekolah Menengah Umum. Biasanya rekomendasi kepala sekolah dikaji ulang dalam rapat BP3 dan anggotanya memutuskan rekomendasi mana yang akan didukung sebagai masalah utama yang perlu didanai. pengembangan perpustakaan dan mengizinkan guru untuk lebih kreatif didalam kelas. Mereka konsisten dengan studi lain mengenai sekolah yang efektif di seluruh dunia. Akhirnya beberapa sekolah menyediakan bantuan pengajaran langsung dengan mengalokasikan dana untuk bahan pengajaran. Tidak ada satu model pun yang dapat menjelaskan dengan sempurna betapa rumitnya pengembangan sekolah. siswa akan lebih termotivasi untuk pergi ke sekolah. Lockheed &Levin (1990). Yang termasuk masyarakat dalam konteks ini adalah orang tua siswa dan masyarakat setempat. Usulan Model Pembaharuan Untuk Pengembangan Sekolah Mengembangkan model pembaharuan adalah tugas yang sulit karena proses pembaharuan adalah usaha yang multi-dimensional. melibatkan siswa dalam pengambilan keputusan mengenai masalah-masalah mereka. Dalam mengkajiulang data pada model "pengembangan sekolah" yang telah dipilih. Perhatian pemegang peran telah dikomunikasikan secara formal melalui rapat (misalnya rapat guru) atau secara informal melalui diskusi perseorangan dengan kepala sekolah. bahwa hal tersebut penting demi tercapainya tujuan pendidikan sekolah. serta mengembangkan program pelatihan keterampilan (ekstra kurikuler) untuk mempersiapkan ke dunia kerja. Yang akan diusulkan oleh para konsultan adalah kerangka kerja yang memberi pedoman pada proses pembaharuan (lihat Diagram 1). Semua sekolah yang melakukan pembaharuan yakin. siswa dari kecamatan lain akan tertarik untuk bergabung. bahwa sekolah perlu dijadikan tempat yang menyenangkan bagi para siswa sehingga merasa betah berada di sana. Huitt. Salah satu hasilnya adalah apabila kebutuhan siswa diperhatikan. orang tua dan masyarakat.

Komponen yang lain akan didiskusikan secara rinci pada bagian berikutnya. sekolah dapat menjadi mandiri. Masalah utama adalah arah pengembangan sekolah dan identifikasi sumber keuangan untuk membantu pengembangan sekolah yang dapat berjalan terus menerus dalam kegiatan kepala sekolah. Hal ini secara tidak langsung menyatakan bahwa kepala sekolah berfungsi sebagai koordinator pada fungsi sekolah yang berbeda. Menciptakan Komunikasi Terbuka Di Antara Para Pemegang Peran Salah satu elemen inti untuk mendorong pengembangan sekolah adalah kesempatan bagi pemegang peran untuk menanyakan pandangan-pandangan dan . Model ini merupakan tinjauan yang menyeluruh terhadap semua yang terlibat dalam proses pengembangan kondisi untuk pembaharuan di sekolah. Insert A. baru diperkenalkan dengan sekolahnya. Ketika Sekolah Menengah Umum berjalan menuju peningkatan mutu berbasis sekolah) hal ini menunjukkan kepada sekolah bahwa proses pengembangan akan tercapai. Model Pembaharuan untuk Pengembangan Sekolah Salah satu keuntungan dari model ini adalah apabila sekolah sudah mencapai tingkat-tingkat komunikasi terbuka yang optimal dan pengambilan keputusan bersama. Diagram I. Kedua. Pemegang peran menggunakan berbagai istilah. Dalam sistem pendidikan di mana kepala sekolah secara periodik diganti. Hal ini meningkatkan motivasi dan jati diri para pemegang peran.alat untuk mengundang mereka untuk menjadi mitra dalam transformasi sekolah (lihat insert A). Kesadaran yang lebih tinggi tentang berbagai masalah dan pandangan para pemegang peran dapat menciptakan peluang untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh sekolah dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan. pendekatan ini membuat pengembangan sekolah dapat tetap dilanjutkan meskipun kepala sekolah yang baru. Kedua proses tersebut menyebabkan adanya tanggung jawab yang lebih besar bagi para pemegang peran. dalam menggambarkan tanggung jawab pengambilankeputusan oleh para pemegang peran mengakibatkan pemecahan masalah yang lebih cepat dan membebaskan kepala sekolah untuk berfungsi sebagai fasilitator dalam pengembangan sekolah (lihat insert B). misalnya kemitraan dan suasana kekeluargaan untuk menggambarkan adanya hubungan yang baru di sekolah.

Harapan dan tanggung jawab telah ditetapkan sehingga setiap orang mempunyai pemahaman yang jelas. Melalui dialog ini dapat dicapai pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan pemegang peran yang berbeda-beda dan dasar untuk mencoba memecahkan masalah yang biasa terjadi dan juga memecahkan konflik akan kebutuhan diantara mereka. Berdasarkan kondisi sekolah yang ada. Siswa diundang untuk terlibat dalam diskusi dengan kepala sekolah dan guru. Guru merasa bahwa mereka sebagai mitra dalam pengembangan mutu sekolah. Kepala sekolah menerima input dari semua pemegang peran dan mempresentasikannya kepada guru. Juga memberikan tema umum bagi pengembangan sekolah. kepala sekolah. Guru mempunyai kebebasan untuk bertukar pandangan. Rasa turut memiliki menambah minat dan peran serta dalam program. Komunikasi yang terbuka memberikan kesempatan kepada para guru untuk diperlakukan sebagai profesional dan memperoleh penghormatan yang patut diterima oleh para guru. Perbedaan pendekatan di antara sekolah untuk komunikasi tercermin dari pilihan kepala sekolah. Kepala sekolah dan para guru mendukung adanya diskusi informal dengan orang tua siswa. Para Guru mampu mengkomunikasikan perhatian dan bertukar gagasan pada rapat rutin yang telah dijadwalkan dengan Kepala Sekolah. Hal lain telah mengacu pada rekomendasi BP3. termasuk juga pandangan yang bertentangan dengan sudut pandang kepala sekolah. menemukan dukungan lebih untuk pelaksanaan program. Masalah mendasar yang dirasa perlu untuk diperhatikan oleh kepala sekolah adalah menetapkan peran guru. Model Pengembangan Sekolah memperoleh pengalaman dalam keterbukaan dan transparansi di beberapa SMU. Kepala sekolah yang mengkaji ulang anggaran sekolah bersamasama dengan para guru. Biasanya. namun ada rasa enggan dan rasa malu dari siswa. kepala sekolah mengadakan rapat rutin untuk mendiskusikan masalahmasalah yang dihadapi oleh sekolah. siswa dan orang tua siswa. Hal ini menciptakan adanya arah dan tujuan bagi para pemegang peran. khususnya apabila pandangan guru diperhatikan dalam penyusunan program. Anggaran sekolah didiskusikan secara terbuka dan input bagaimana menyesuaikan anggaran agar tujuan sekolah dapat tercapai. Kepala Sekolah mengumpulkan dukungan dari diskusi dengan para guru dalam usaha pengembagnan sekolah untuk menerima umpan balik dan mengusulkan alternatif pendekatan dan juga masalah-masalah pengembangan lainnya. Masalah-masalah pengembangan yang berhubungan dengan program akademik telah diperhatikan di sekolah.pertukaran gagasan. guru dan orang tua siswa mengembangkan misi dan visi yang memperhatikan kebutuhan dan aspirasi para pemegang peran. Hal ini bervariasi antara satu sekolah dengan sekolah yang lain dari satu kali dalam seminggu sampai satu kali dalam satu cawu. siswa dan anggota masyarakat melalui pertemuan pribadi dan kegiatan sekolah atau masyarakat. Dukungan dan kemauan kepala .

sekolah untuk mendengarkan para siswa dapat memberikan dorongan kepada mereka. Melalui rapat "OSIS", siswa belajar mengutarakan pendapat-pendapat dalam suasana yang nyaman dan belajar mengatasi masalah-masalah yang melibatkan mereka dengan cara yang terorganisasi. Juga melalui organisasi siswa, para siswa dapat mengutarakan pandangan-pandangan dan mengusulkan berbagai saran. Perhatian Para Orang Tua Siswa ditujukan untuk peningkatan komunikasi. BP3 berfungsi sebagai alat untuk melibatkan para orang tua siswa dalam berbagai prakarsa untuk pengembangan. Jadwal pertemuan-pertemuan BP3 merupakan sarana komunikasi dengan berbagai anggota di sekolah. Program yang paling efektif adalah dengan rapat sebanyak empat kali dalam setahun dan menginformasikan kepada anggota mengenai kegiatan pengembangan pada setiap rapat. Orang tua siswa dapat menyampaikan perhatian mereka, bertanya dan mengkaji ulang pengeluaran untuk program-program yang disponsori oleh BP3 . Anggota memilih proyek yang akan dilaksanakan dengan mengambil suara terbanyak bagi pilihan yang ada. Begitupun juga mempunyai kesempatan untuk berbicara kepada Kepala sekolah dan guru secara informal. Tokoh Masyarakat mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk mendiskusikan masalah-masalah sekolah dan masyarakat dengan kepala sekolah dan BP3. Tokoh masyarakat diundang pada rapat sekolah ketika masalah tertentu yang berkaitan dengan masyarakat akan diselesaikan. Tokoh masyarakat merasa lebih enak berbicara dengan kepala sekolah dan guru secara informal. Terdapat hubungan informal yang kuat yang ada di antara guru dan staf dalam hidup di tengah masyarakat dan sebagai anggota masyarakat. Melalui interaksi formal dan informal, anggota masyarakat menganggap sekolah sebagai komponen penting bagi pengembangan masyarakat. Seorang tokoh masyarakat menjelaskan bahwa tanpa adanya sekolah masyarakat perkebunan karet yang dulu akan ketinggalan. Insert B Berbagi tanggung jawab di antara para pemegang peran Keberhasilan Pengembangan Sekolah Model dapat ditandai dengan terlaksananya praktek pembagian pengambilan keputusan bersama di sekolah. Dengan pembagian tanggung jawab di antara para pemegang peran, kepala sekolah dapat lebih memberi perhatian pada hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan sekolah dan strategi pendanaannya untuk pengembangan sekolah. Aspek lain dari pembagian tanggung jawab dalam pengambilan keputusan adalah memprofesionalkan staf serta mengajak mereka untuk bekerja lebih baik lagi. Rasa menghargai diri sendiri dan percaya diri dapat menggantikan sikap pesimis. Peran Kepala Sekolah bergeser dari pengawas menjadi fasilitator. Dengan memberikan tanggung jawab kepada wakil kepala sekolah dan para guru dari hari ke hari, memungkinkan bagi kepala sekolah untuk memfokuskan tenaganya pada peningkatan program-program akademik dan cara-cara untuk mencapainya. Dia juga dapat memberi perhatian lebih pada pembentukan hubungan antara orang tua

siswa dan masyarakat. Para Wakil Kepala Sekolah diharapkan dapat bertanggung jawab penuh dalam pengambilan keputusan untuk bidangnya. Masalah-masalah yang terjadi di sekolah yang tidak dapat diselesaikan oleh lainnya akan diperhatikan. Pada kasus yang jarang terjadi, dan masalah yang tak dapat diatasi dibawa ke tingkat yang lebih tinggi untuk menjadi perhatian kepala sekolah. Dengan melaksanakan peran ini para wakil kepala sekolah memperoleh ketrampilan kepemimpinan dan pengalaman-pengalaman yang menjamin kesinambungan pengembangan sekolah meskipun kepala sekolah berhalangan untuk suatu kurun waktu tertentu. Para Guru diberikan tanggung jawab yang lebih untuk peningkatan pengajaran dan kreatifitas di dalam kelas. Kepala sekolah dan staf pengawas lainnya siap untuk berdiskusi dengan para guru mengenai pendekatan inovasi di dalam kelas. Bersama-sama mereka dapat mengevaluasi efektifitas pendekatan dan membuat keputusan untuk keterlaksanaannya. Guru juga terlibat dengan siswa yang bermasalah secara lansung. Apabila dibutuhkan, guru dapat meminta orang tua siswa untuk berkunjung ke sekolah atau guru yang mengunjungi orang tua siswa. Dengan pemberian tanggung jawab yang lebih terhadap pencapaian akademis siswa, para guru terlatih untuk menjadi profesional dari pada hanya sebagai pegawai. Siswa diberi kesempatan untuk mendiskusikan dan menyampaikan usulan yang berkenaan dengan mereka melalui OSIS. OSIS terdiri atas wakil dari setiap kelas dan kepala sekolah memimpin pertemuan. Wakil dari tiap kelas menyampaikan masalah-masalah yang perlu diperhatikan pada rapat OSIS. Mereka mendiskusikan hal tersebut dan berusaha mencari cara pemecahannya. OSIS memperhatikan usulan kegiatan yang berfokus pada keinginan dan minat siswa. Hal-hal yang dapat membawa pengaruh terhadap sekolah akan dibicarakan oleh Kepala sekolah dengan para guru. Masalah-masalah lain yang tidak menyangkut akademik akan disampaikan kepada BP3 untuk dipertimbangkan. Konsep yang diterapkan OSIS berhasil memecahkan beberapa masalah pengembangan yang penting. Pertama, hal tersebut membawa siswa menuju usaha pengembangan sekolah dengan memberi perhatian pada kebutuhan mereka serta menginformasikan kepada sekolah akan pandangannya terhadap pengembangan sekolah. Kedua, OSIS berfungsi sebagai contoh kehidupan bernegara di mana siswa belajar berorganisasi dan mengerti struktur politik. Hal ini juga merupakan pengalaman pembelajaran aktif dalam pendidikan bernegara. Ketiga, memperkenalkan dan mengembangkan potensi mereka dalam peran kepemimpinan di sekolah atau yang lebih dari itu. Para Orang Tua Siswa lebih termotivasi dan berkeinginan untuk memberi sumbangan dalam kegiatan pengembangan sekolah pada saat diberi tanggung jawab dalam mengambil keputusan dan monitoring terhadap kegiatan sekolah yang didanai oleh BP3. Program-program BP3 yang efektif membuat para orang

tua mengkaji ulang anggaran dan usulan perubahan, memilih usulan proyek sekolah yang diharapkan untuk didanai tahun ini, serta memonitor pelaksanaan dan pendanaan proyek tersebut. Para orang tua siswa berharap sumbangan BP3 dapat dimanfaatkan dengan tepat dan efisien. Tokoh Masyarakat tidak secara langsung terlibat dalam keputusan-keputusan yang berbasis sekolah, namun mempunyai peran penting di luar sekolah. Dalam beberapa Model Pengembangan Sekolah, peran serta para tokoh masyarakat di sekolah dan rapat BP3 dapat berperan baik sebagai orang tua, peserta biasa ataupun undangan. Dengan berpartisipasi mereka dapat memberi informasi dan sumbangan dalam rapat pengambilan keputusan. Dengan melibatkan tokoh masyarakat, pegawai Depdikbud, pegawai pemerintah daerah dan tokoh usahawan setempat dalam diskusi sekolah mengenai peningkatan mutu, kepala sekolah tidak hanya mampu menjadi pendengar yang baik terhadap persoalan yang terjadi di sekolah, namun juga memperoleh bantuan dalam masalah lingkungan dan pembentukan kerja sama kemitraan demi kelanjutan terhadap dukungan sekolah. Pada bagian berikut ini disampaikan inti temuan dari penelitian yang dilakukan pada sekolah-sekolah yang menjadi Model Pengembangan seperti tergambar pada Diagram 1 Model Pembaharuan dalam Pengembangan Sekolah. Kepala Sekolah: kepala sekolah merupakan pribadi yang menjadi inti dalam peningkatan dan pengembangan sekolah. Para Konsultan melihat bahwa dalam Pengembangan Sekolah Model kepala sekolah mempunyai keinginan untuk memperbaharui sekolah. Tujuannya adalah memperhatikan kebutuhan pembelajaran siswa. Hal ini merupakan inti dari berbagai usaha pengembangan. Kepala sekolah memandu pemegang peran menuju pengembangan visi dan misi sekolah. Melalui diskusi yang diadakan bagi guru dan orang tua siswa, tujuan tertentu telah teridentifikasi untuk tiap tahun pelajaran. Melalui berbagai alat komunikasi, kebutuhan guru dan siswa telah diketahui dan dimasukkan dalam rencana pengembangan. Sebagai pemimpin dalam pengajaran, kepala sekolah menetapkan peranan dari setiap pemegang peran (orang tua siswa, siswa, guru, dan staf). Standar kedisiplinan telah dibuat dan didiskusikan sehingga tiap orang mengetahui pentingnya menciptakan lingkungan belajar. Untuk membantu kepala sekolah, pihak-pihak lain telah diundang untuk memikul bersama tanggung jawab bagi keseluruhan pengembangan sekolah. Guru diberi keleluasaan untuk mengawasi yang lebih dalam proses pembelajaran, namun harus menunjukkan adanya peningkatan prestasi siswa. Gagasan-gagasan telah didiskusikan dengan kepala sekolah lalu diujicobakan. Program yang berhasil akan dilanjutkan, yang tidak berhasil akan dibatalkan. Pemberian kesempatan kepada guru untuk menguji gagasan-gagasan baru mendukung sejumlah pengembangan kritis. Guru dianggap sebagai orang yang profesional dan menganggap sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang dinamis dan tidak membosankan. Pada akhirnya,

Ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Siswa bertanggung jawab dalam belajar sedangkan yang lainnya membantu mereka. metode pengajaran dan bahan pengajaran yang tepat dan efektif akan memperkuat prospek keberhasilan siswa. makan siang gratis. Bahasa Inggris. Pertanian dan botani). Hal ini dapat tercapai melalui peranan yang jelas dari masing-masing pemegang peran termasuk siswa dan orang tua siswa. Salah satu yang sangat menentukan adalah motivasi belajar. keajegan dalam memberikan perhatian untuk keberhasilan siswa. Oleh karena itu pencapaian hasil belajar siswa merupakan perhatian utama dalam semua usaha pengembangan. pemberian honor tambahan untuk kelebihan jam mengajar atau mengikuti pelatihan khusus. Kebutuhan Siswa: Tujuan utama sekolah adalah memberikan pendidikan yang baik bagi generasi muda Indonesia. Peran serta siswa dalam pengambilan-keputusan merupakan sarana lain untuk memotivasi siswa. Rencana lainnya yang dapat memberikan motivasi adalah penambahan kegiatan ekstra kurikuler yang menarik bagi siswa. kebutuhan guru dapat diketahui dan dukungan yang memadai diperlukan dari kepala sekolah dan para orang tua siswa. program pelatihan ketrampilan untuk persiapan kerja (komputer. semua itu perlu diperhatikan. Melalui proses ini. Hal ketiga adalah memperhatikan penyediaan bahan tambahan untuk mata pelajaran yang diajarkan. mulai dari kegiatan olahraga. yaitu : kesejahteraan guru. Kesejahteraan guru dapat ditingkatkan melalui pemberian biaya transport. penyediaan laboratorium komputer dan perlengkapan audio-visual. pendidikan keagamaan. Semua sekolah menitikberatkan pada peningkatan pendidikan guru. peningkatan laboratorium bahasa dan IPA. Selain mempunyai pemahaman umum mengenai peranan pendidikan. Untuk mendorong motivasi guru. Pengalaman dari Pengembangan Sekolah Model memperjelas adanya beragam cara untuk membantu guru. Apabila seluruh pemegang peran mempunyai pandangan yang sama mengenai pentingnya pembelajaran. Kebutuhan guru: guru merupakan dasar bagi semua usaha pendidikan. Beberapa kepala sekolah membentuk OSIS yang terdiri atas wakil-wakil dari . pengembangan profesional dan bantuan dalam pengajaran. tambahan sumber perpustakaan. Hal ini dapat bervariasi. Prestasi siswa tergantung pada banyak faktor. Model pembaharuan mencatat adanya keterbukaan dalam komunikasi antara kepala sekolah dan para pemegang peran lainnya. Kepala sekolah mempunyai perhatian lebih dalam pengembangan profesional guru dengan mengkaji-ulang kriteria kenaikan pangkat pegawai negeri dan membantu guru dalam hal ini dan mendukung semua jenjang pelatihan. Semua sekolah model menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Guru dan kepala sekolah menaruh harapan yang tinggi terhadap masing-masing siswa. Mendukung mereka dalam berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah sangat penting. hal itu merupakan pesan yang kuat kepada siswa. agar sekurang-kurangnya berpendidikan S1.hal ini akan membuat guru merasa diberdayakan.

Masalah-masalah lain yang juga menjadi perhatian dari semua sekolah adalah kebutuhan akan adanya lingkungan yang aman bagi siswa (dan guru) untuk datang ke sekolah. Gagasangagasan tersebut akan dirumuskan untuk menjadi program-program oleh kepala sekolah dan dipresentasikan kepada BP3 untuk disetujui. Pada umumnya kepala sekolah menerima masukan dari para pemegang peran mengenai cara meningkatkan sekolah. Dalam hal ini siswa mengidentifikasi sendiri apa kebutuhan mereka yang dapat memberi sumbangan kepada pengembangan sekolah. namun program yang paling efektif dapat memberikan pertanggungjawaban terhadap organisasi dalam memutuskan program mana yang akan didanai. Beberapa sekolah mencatat adanya kenaikan sumbangan dari orang tua siswa walaupun mengalami masa krisis ekonomi di tahun 1997-1998. Tetapi sekarang ini. pelaksanaannya menjadi tangung jawab siswa. tampak bahwa sekolah menerima penghargaan dan perhatian masyarakat luas. Satu hasil penting yang tersirat namun belum diteliti adalah bahwa sekolahsekolah tersebut sebelumnya hanya menarik bagi siswa di Kecamatan yang bersangkutan. Kepala sekolah berfungsi sebagai penasihat pada keseluruhan proyek ini. kantor pendidikan dan pemerintah. Dengan melibatkan orang tua siswa. Selain para orang tua siswa. Terdapat variasi fungsi BP3. Motivasi orang tua siswa sangat tinggi ketika mereka diberi tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Pada . wakil masyarakat dapat pula berperan serta dalam rapat tersebut khususnya apabila bantuan mereka dibutuhkan untuk suatu proyek. Berdasarkan dana yang tersedia (dan sumbangan khusus dari orang tua siswa dalam hal-hal tertentu). Keterpaduan Masyarakat: Orang tua siswa dan masyarakat setempat sering kali tidak dilihat sebagai aset yang berharga dalam peningkatan mutu pendidikan. anggota BP3 memutuskan program mana yang akan dilaksanakan pada tahun tersebut. Hal ini akan diikuti dengan pembentukan komite (yang beranggotakan para pemegang peran) yang akan mengawasi pelaksanaan program. Hal ini merupakan masalah penting bagi semua sekolah. Semua sekolah menyatakan adanya kebutuhan akan adanya pagar yang dapat melindungi mereka dari hewan maupun orang yang tidak diinginkan serta mencegah siswa berkeliaran di luar. Biasanya kepala sekolah dan guru ingin mendiskusikan masalah-masalah yang terkait dengan upaya untuk meningkatkan mutu pembelajaran. serta pengusaha setempat. sekolah dapat menarik perhatian siswa dari Kecamatan atau daerah lain. Dinding atau pagar yang mengelilingi lingkungan sekolah merupakan simbol yang menyatakan bahwa sekolah adalah tempat belajar bagi siswa. Dengan memperhatikan minat pendidikan dan pribadi siswa. Beberapa usulan kegiatan.setiap kelas untuk mendiskusikan kepada kepala sekolah apa yang menjadi perhatian siswa. sekolah memperoleh sumber tambahan baik dalam hal dukungan pendidikan maupun sumber-sumber keuangan tambahan untuk pengembangan sekolah.

M. Februari 1999) Lebih dari 6 bulan kami telah menempatkan beberapa orang konsultan international untuk menangani pengembangan konsep sekolah model. BP3 setuju untuk menurunkan sumbangan bulanannya karena menurunnya pendapatan orang tua siswa selama masa tersebut. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. H. Effective Schools Research Model for Planned Change. mereka cenderung untuk memberi sumbangan yang lebih banyak setelah mengetahui bahwa dana tersebut dimanfaatkan secara langsung untuk membantu sekolah. Sebagai contoh. Ketika anggota BP3 diberi tanggung jawab untuk menyetujui dan memonitor pemanfaatan dana.G.. Indonesia.E. Para konsultan tersebut telah bertemu dengan Bapak Budiono and Bapak Totok untuk mendiskusikan tentang perhatian dan visi untuk menentukan kebijakan. Directorate Jenderal Pendidikan Dasar dan Menegah. Effective Schools and Classrooms : A Research-Based Perspective.K. Alexandria. L.A. Levinand M.W (1989). Lockheed.M (1990). Lockhead. Directorate Pendidikan Menengah Umum. "Creating Effective Schools". Kemungkinan pencarian sumber dana secara lokal dapat membantu sekolah sehingga mereka tidak tergantung pada Depdikbud dalam pemenuhan semua kebutuhan mereka. H. Referensi Lezotte.M. Washington. Eds. Ketersediaan dana yang dapat dimanfaatkan segera dapat memberi peluang bagi sekolah untuk merencanakan pengembangan berikutnya dan pada saat yang sama terdapat kesinambungan di tingkat sekolah.. Beberapa model "pengembangan sekolah" memperoleh keuntungan dengan bekerja sama dengan Kandep Dikbud dan Pemerintah Daerah setempat dalam mendukung program pendidikan atau meningkatkan lingkungan sekolah.sekolah lain. Limited. July 1989. J. Jakarta LAMPIRAN A Peninjauan Kembali Konsep Pengembangan Sekolah Model (Suatu Konsep Baru untuk Direktorat Menengah Umum. Sekolah lain memperoleh bantuan dari pengusaha setempat dalam mendanai pembangunan tembok sekeliling sekolah. DC Squires.E. Dalam pertemuan para konsultan Pengembangan Sekolah Model. & Levin. & Segars. Chapter 1 in Effective Schools in Developing Countries. W. Association for Supervision and Curriculum Development. Umaedi (1999) Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Michigan Okemos. D. Falmer Press. ada dua sekolah yang menerima bantuan dari Pemda setempat untuk memperbaiki gerbang sekolah. Huitt. Virginia. Effective Schools Products. konsep tersebut .

Sebagai contoh adalah pengalaman-pengalaman pada SMU Plus. Perhatian harus diberikan pada sekolah biasa. Kenyataan ini memaksa para konsultan untuk memandang model dari berbagai sudut pandang yang berbeda.dikembangkan lebih lanjut dan rencana pelaksanaan telah dipersiapkan oleh Pak Simon Ju. Ini mewakili pendekatan dari atas ke bawah. dan mengembangkannya agar memenuhi persyaratan untuk menjadi sekolah yang "ideal". Pandangan tradisional tersebut mendukung untuk mengidentifikasi sekolah yang sangat bagus. karena pengembangan sekolah didasarkan pada sumber setempat yang tersedia da . para guru. Namun ketika bantuan dihentikan.  Pengembangan sekolah "model" memerlukan tambahan masukan seperti fasilitas. Kontribusi semacam ini penting bagi sekolah. bentuk peniruan karakteristik semacam ini sulit dilakukan di sekolah biasa. 2. Hal-hal tersebut tidak mempertimbangan keistimewaaan kepala sekolah. Sehingga perlu dikembangkan model yang sangat umum atau model yang banyak. Kriteria pengembangan dari sudut pandang yang baru adalah sebagai berikut: 1. Kekakuan ini melemahkan kemampuan pemindahan model. para orangtua dan masyarakat. Konsep ini berawal dari konsep tradisional yang cukup penting mengenai "sekolah model". Karena sekolah yang bagus ini dikembangkan terus menerus dan bergantung pada kontribusi dari orang tua siswa serta masyarakat yang dermawan. Karena hal ini bukan suatu kasus. yang mutunya ditetapkan oleh kantor pusat. lalu kemudian mencapai kondisi yang lebih ideal untuk konsep sekolah "model". Model harus dapat ditiru. mutu tidak dapat dipertahankan.  Ketika menerima bantuan dalam merubah sekolah yang baik menjadi sekolah "model". sumber-sumber pengajaran dan dana untuk mendukung upayaupaya ekstra yang dilakukan oleh guru. Dari diskusi lebih lanjut ternyata bahwa pendekatan ini tidak pernah berhasil untuk dilaksanakan. Keanekaragaman lingkungan di Indonesia mempersulit perhatian untuk semua kondisi. Yang perlu diperhatikan disini adalah kesinambungannya. Empat diantara beberapa alasannya adalah:  Biasanya sekolah yang sangat bagus dipilih sebagai "sekolah model". para siswa. peniruan tidak mungkin dilakukan.  Sekolah "model" mewakili situasi yang ideal. Hal ini menimbulkan masalah karena masukan yang sama dibutuhkan juga oleh sekolah lain yang ingin berkembang. sehingga mempunyai keuntungan yang jelas dibanding sekolah biasa. mutu sekolah ikut meningkat. Pertama-tama sekolah biasa perlu dikembangkan menjadi sekolah yang bagus.

prosedur supervise serta pengelolaan informasi pendidikan yang dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan pendidikan. 1. Sementara itu inovasi dalam teknologi juga perlu diperhatikan mengingat banyak hasilhasil teknologi yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Administrator terdiri dari : 1. Teacher remain isolated in classroom which does not enhance the diffusion of new idea within the profession . proses dan produk dalam berbagai bidang. Principal 2. dalam pendidikan Administrator (Kepala dan Pengawas lebih mudah menerima inovasi disbanding guru karena : 1. Menurut Prof. Sosial interaction inhibit diffusion across professional boundaries 2. Dengan demikian metode baru atau cara baru dalam melaksanakan metode yang ada seperti dalam proses pembelajaran dapat menjadi suatu upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran. meningkatkan kualitas pendidikan serta sebagai alat atau cara baru dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam kegiatan pendidikan. Contoh bidangnya adalah : o Managerial o Teknologi o Kurikulum  Menurut Miles karakteristik inovasi adalah o Deliberate o Novel o Specific o Direction to goal attaintment  Aspek pokok yang mempengaruhi inovasi adalah : o Struktur o Prosedur o Personal Inovasi yang berbentuk metode dapat berdampak pada perbaikan. Azis Inovasi berarti mengintrodusir suatu gagasan maupun teknologi baru. inovasi merupakan genus dari change yang berarti perubahan. karena peran yang dimainkan dalam melaksanakan kegiatan pendidikan berbeda dan lingkungan kerja yang sering dijalani masing-masing juga berbeda  Menurut Ernest R House.Inovasi Pendidikan Pengertian Inovasi Pendidikan  Inovasi adalah an idea. Teacher  Dalam hal penerimaan atau sikap terhadap perubahan dua kelompok ini mempunyai pandangan dan sikap yang tidak selalu sama.  Praktisi Pendidikan dapat dikelompokan ke dalam : 1. Inovasi dapat berupa ide. seperti penggunaannya untuk teknologi pembelajaran. Superintendent 2. practice or object thatperceived as new by an individual or other unit of adoption.

Keadaan dimana hasil suatu inovasi dapat dilihat orang lain. Menurut Everett M Rogers proses keputusan inovasi adalah the process through which abn individual (or other decision making unit) passes from first knowledge of an innovation. atau cara lainnya 2. kolektif. Tipe keputusaninovasi (optional. Communication (Saluran komunikasi) 2. Passive adopter  Dalam konteks Indonesia. Komunikasi interpersonal lebih penting/efektif pada tahap Persuasion 3. dan kebutuhan potensil adopter. 4. Compatibility 3. Nature of Sosial system ( Norma. Relative Advantage 2. 5. 3) Clients needs for innovation 3. Keadaan dimana suatu inovasi dipandang konsisten dengan nilai-nilai yang ada.dalam arti inisiatif dalam melakukan inovasi selalu dating dari pihak pemerintah Proses Inovasi Proses Inovasi berkaitan dengan bagaimana suatu inovasi itu terjadi.3. Keadaan dimana inivasi dipandang secara relative sulit difahami dan digunakan. to implementation of the new ide. Kondisi dimana inovasi dipandang lebih baik dari ide sebelumnya. 2) Previously introduces idea. Keadaan ini berpengaruh negatif terhadap tingkat adopsi. Complexity 4.yang nampak dari keuntungan ekonomis. only bits and pieces 4.to forming an attitude toward the innovation. Keadaan dimana suatu inovasi dapat diuji secara terbatas. di sini ada unsure keputusan yang mendasarinya. inovasi pendidikan umumnya merupakan suatu gerakan yang bersifat top down. Observability  Penjelasan : 1. atau inovasi itu dipandang sesuai dengan : 1) Socio cultural value and belief. to a decision to adopt or reject. tingkat hubungan sosial) 3. Mass media lebih penting/efektif untuk adopter pemula Atribut Dan Sumber-Sumber Inovasi  Terdapat lima atribut inovasi : 1. Innovator . pemberian status. oleh karena itu proses inovasi dapat dimaknai sebagai proses keputusan Inovasi (Innovation decision Process). and to confirmation of this decision Prinsip-prinsip Komunikasi dalam proses inovasi 1. Kondisi ini berhubungan secara positif dengan tingkat adopsi  Disamping hal tersebut di atas tingkat adopsi juga dipengaruhi oleh : 1. Never adopt innovation as a whole. Extent of Change agents (upaya promosi) Keinovatifan Dan Kategori Penerima Inovasi Keinovatifan (Innovativeness) adalah the degree to which an individual or other onit of adoption is relativelyearlier in adopting new ideas than other member of a system (Everett M Roger)  Kategori Adopter : 1. kondisi ini berhubungan positif dengan tingkat adopsi. pengalaman masa lalu. Trialibility 5. otoritas) 1. Mass media lebih penting/efektif pada tahap Knowledge 2.

risky o Kosmopolitan 1. thedaring. the rash. including in decision making o Traditional o Suspicious to innovation and change agent . Early adopter o Lokalist o Has the greater degree of opinion leader (berperan to decrease uncertainty about new idea by adopting it) 1. Innovator : o Very eager to try new ideas o Desire the hazardous. Laggards Ciri-cirinya : 1. Late majority o Adopt after average number of sosial system o Approach innovation with skeptical 1. seldom lead 1. Early Majority o Deliberate before adopting a new idea o Follow with deliberate willingness in adopting innovation. Early adopter 3. Early majority 4. 2. Late majority 5. Laggards o Reference to the past.

Perubahan sosial yang terjadi memang telah ada sejak zaman dahulu. ataupun karena adanya penemuan-penemuan baru di dalam masyarakat. Gillin dan Gillin menyatakan bahwa perubahan sosial sebagai suatu variasi dari caracara hidup yang telah diterima. sikap. Berikut ini beberapa ilmuwan yang mengungkapkan tentang batasan-batasan perubahan sosial. Samuel Koenig menjelaskan bahwa perubahan sosial menunjuk pada modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia. A. Perubahan cepat disebut juga dengan revolusi. dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan unsur-unsur atau struktur sosial dan perilaku manusia dalam masyarakat dari keadaan tertentu ke keadaan yang lain. ideologi. termasuk di dalamnya nilai-nilai. Berdasarkan sifatnya. yaitu perubahan .PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DALAM MASYARAKAT Setiap masyarakat dalam kehidupannya pasti mengalami perubahan-perubahan. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial Budaya dan Penyebabnya Perubahan sosial budaya dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk berikut ini. Contoh perubahan evolusi adalah perubahan pada struktur masyarakat. dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. namun karena masyarakat mengalami perkembangan. sehingga membingungkan manusia yang menghadapinya. maka bentuk yang sederhana tersebut akan berubah menjadi kompleks. Suatu masyarakat pada masa tertentu bentuknya sangat sederhana. Berdasarkan uraian tersebut. dinamika dan komposisi penduduk. Modifikasi-modifikasi tersebut terjadi karena sebab-sebab intern atau sebab-sebab ekstern. namun dapat juga menuju ke arah kemunduran. kebudayaan. perubahan yang terjadi bukan hanya menuju ke arah kemajuan. Selo Soemardjan menjelaskan bahwa perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang memengaruhi istem sosialnya. baik karena perubahan kondisi geografis. Perubahan Lambat dan Perubahan Cepat Perubahan lambat disebut juga evolusi. 1. Ada kalanya perubahan-perubahan yang terjadi berlangsung demikian cepatnya. Perubahan tersebut terjadi karena usaha-usaha masyarakat dalam menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan dan kondisi-kondisi baru yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat.

b. c. serta menegaskan rasa tidak puas masyarakat dan keinginan-keinginan yang diharapkan untuk dijadikan program dan arah gerakan revolusi. a. . Contoh perubahan secara revolusi adalah gerakan Revolusi Islam Iran pada tahun 1978-1979 yang berhasil menjatuhkan pemerintahan Syah Mohammad Reza Pahlevi yang otoriter dan mengubah sistem pemerintahan monarki menjadi sistem Republik Islam dengan Ayatullah Khomeini sebagai pemimpinnya. Terjadinya proses revolusi memerlukan persyaratan tertentu. Kemampuan pemimpin dalam menampung. Ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan. Harus ada tujuan gerakan yang jelas dan dapat ditunjukkan kepada rakyat. perubahan besar adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang membawa pengaruh langsung atau pengaruh berarti bagi masyarakat. Berikut ini beberapa persyaratan yang mendukung terciptanya revolusi. merumuskan. Sebaliknya. Seringkali perubahan revolusi diawali oleh munculnya konflik atau ketegangan dalam masyarakat. e. Contoh perubahan kecil adalah perubahan mode rambut atau perubahan mode pakaian. Perubahan Kecil dan Perubahan Besar Perubahan kecil adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau pengaruh yang berarti bagi masyarakat. d. 2. Contoh perubahan besar adalah dampak ledakan penduduk dan dampak industrialisasi bagi pola kehidupan masyarakat. Adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat tersebut. ketegangan-ketegangan tersebut sulit dihindari bahkan semakin berkembang dan tidak dapat dikendalikan. Harus bisa memanfaatkan momentum untuk melaksanakan revolusi.sosial mengenai unsur-unsur kehidupan atau lembaga-lembaga kemasyarakatan yang berlangsung relatif cepat.

yaitu seseorang atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin satu atau lebih lembaga-lembaga kemasyarakatan yang bertujuan untuk mengubah suatu sistem sosial. Contoh perubahan yang dikehendaki adalah pelaksanaan pembangunan atau perubahan tatanan pemerintahan. Misalnya. Contoh perubahan yang tidak dikehendaki atau tidak direncanakan adalah munculnya berbagai peristiwa kerusuhan menjelang masa peralihan tatanan Orde Lama ke Orde Baru dan peralihan tatanan Orde Baru ke Orde Reformasi. baik penemuan yang bersifat baru (discovery) ataupun penemuan baru yang bersifat menyempurnakan dari bentuk penemuan lama (invention). Sebab-Sebab Perubahan Sosial Budaya Perubahan sosial dan kebudayaan di masyarakat dapat terjadi karena adanya sebab-sebab yang berasal dari masyarakat sendiri atau yang berasal dari luar masyarakat. a . misalnya perubahan tata pemerintahan Orde Baru menjadi tata pemerintahan Orde Reformasi. Perubahan yang tidak dikehendaki atau yang tidak direncanakan merupakan perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat dan dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibat sosial yang tidak diharapkan.3. baik dari tatanan negara hingga tatanan dalam keluarga. Revolusi tersebut menyebabkan perubahan yang mendasar. Pihak-pihak tersebut dinamakan agent of change. 2) Adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat. Sebab-Sebab yang Berasal dari Dalam Masyarakat (Sebab Intern) Berikut ini sebab-sebab perubahan sosial yang bersumber dari dalam masyarakat (sebab intern) 1) Dinamika penduduk. 4) Terjadinya pemberontakan atau revolusi sehingga mampu menyulut terjadinya perubahanperubahan besar. 3) Munculnya berbagai bentuk pertentangan (conflict) dalam masyarakat. b . Perubahan yang Dikehendaki atau Direncanakan dan Perubahan yang Tidak Dikehendaki atau Tidak Direncanakan Perubahan yang dikehendaki atau yang direncanakan merupakan perubahan yang telah diperkirakan atau direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak melakukan perubahan di masyarakat. yaitu pertambahan dan penurunan jumlah penduduk. Revolusi Rusia (Oktober 1917) yang mampu menggulingkan pemerintahan kekaisaran dan mengubahnya menjadi sistem diktator proletariat yang dilandaskan pada doktrin Marxis. 4. Sebab-Sebab yang Berasal dari Luar Masyarakat (Sebab Ekstern) .

terutama membuka pikiran dan mem- . Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain Kontak dengan kebudayaan lain dapat menyebabkan manusia saling berinteraksi dan mampu menghimpun penemuan-penemuan baru yang telah dihasilkan. 1) Adanya pengaruh bencana alam. Proses tersebut dapat mendorong pertumbuhan suatu kebudayaan dan memperkaya kebudayaan yang ada. Jika pengaruh suatu kebudayaan dapat diterima tanpa paksaan. b . karena pihak yang menang biasanya akan dapat memaksakan ideologi dan kebudayaannya kepada pihak yang kalah. Kondisi ini terkadang memaksa masyarakat suatu daerah untuk mengungsi meninggalkan tanah kelahirannya. maka disebut demonstration effect. maka disebut cultural animosity. baik perang saudara maupun perang antarnegara dapat me-nyebabkan perubahan. 2) Adanya peperangan. Jika suatu kebudayaan mempunyai taraf yang lebih tinggi dari kebudayaan lain.Perubahan sosial dan kebudayaan juga dapat terjadi karena adanya sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat (sebab ekstern). Jika pengaruh suatu kebudayaan saling menolak. Hal ini kemungkinan besar juga dapat memengaruhi perubahan pada struktur dan pola kelembagaannya. Sistem Pendidikan Formal yang Maju Pendidikan memberikan nilai-nilai tertentu bagi manusia. B. Penemuan-penemuan baru tersebut dapat berasal dari kebudayaan asing atau merupakan perpaduan antara budaya asing dengan budaya sendiri. 3) Adanya pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Apabila masyarakat tersebut mendiami tempat tinggal yang baru. maka akan muncul proses imitasi yang lambat laun unsur-unsur kebudayaan asli dapat bergeser atau diganti oleh unsur-unsur kebudayaan baru tersebut. Faktor-Faktor Pendorong Perubahan a. Bertemunya dua kebudayaan yang berbeda akan menghasilkan perubahan. maka mereka harus menyesuaikan diri dengan keadaan alam dan lingkungan yang baru tersebut. Berikut ini sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat. Faktor Pendorong dan Penghambat Perubahan Sosial Budaya 1.

Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya Ikhtiar harus selalu dilakukan manusia dalam upaya memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan menggunakan sumber daya yang terbatas. ras. toleransi dapat diberikan agarsemakin tercipta hal-hal baru yang kreatif. Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang Penyimpangan sosial sejauh tidak melanggar hukum atau merupakan tindak pidana. Hal ini membuka kesempatan kepada para individu untuk dapat mengembangkan kemampuan dirinya. g . dan gerakan revolusi untuk mengubahnya. Sistem Terbuka Masyarakat ( Open Stratification ) Sistem terbuka memungkinkan adanya gerak sosial vertikal atau horizontal yang lebih luas kepada anggota masyarakat.biasakan berpola pikir ilmiah.Untuk itu. f . Heterogenitas Penduduk Di dalam masyarakat heterogen yang mempunyai latar belakang budaya. c . Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain Kehidupan terasing menyebabkan suatu masyarakat tidak mengetahui perkembanganperkembangan yang telah terjadi. 2. i . dan ideologi yang berbeda akan mudah terjadi pertentangan yang dapat menimbulkan kegoncangan sosial. Hal ini akan memberikan kemampuan manusia untuk menilai apakah kebudayaan masyarakatnya dapat memenuhi perkembangan zaman atau tidak. Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain Penghargaan terhadap hasil karya seseorang akan mendorong seseorang untuk berkarya lebih baik lagi. Faktor-Faktor Penghambat Perubahan a. Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu Ketidakpuasan yang berlangsung lama di kehidupan masyarakat dapat menimbulkan reaksi berupa perlawanan. pertentangan. dapat merupakan cikal bakal terjadinya perubahan sosial budaya. e . sehingga masyarakat akan semakin terpacu untuk menghasilkan karya-karya lain. Masyarakat tidak lagi mempermasalahkan status sosial dalam menjalin hubungan dengan sesamanya. d . Orientasi ke Masa Depan Pemikiran yang selalu berorientasi ke masa depan akan membuat masyarakat selalu berpikir maju dan mendorong terciptanya penemuan-penemuan baru yang disesuaikan dengan perkembangan dan tuntutan zaman. rasional. dan objektif. Keadaan demikian merupakan pendorong terjadinya perubahan-perubahan baru dalam masyarakat dalam upayanya untuk mencapai keselarasan sosial. . h. Hal ini menyebabkan pola-pola pemikiran dan kehidupan masyarakat menjadi statis.

Mereka mencurigai semua hal yang berasal dari Barat karena belum bisa melupakan pengalaman pahit selama masa penjajahan. f . d . g . e . c . Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan Integrasi kebudayaan seringkali berjalan tidak sempurna. biasanya diartikan sebagai usaha . sehingga mereka cenderung menutup diri dari pengaruhpengaruh asing. contohnya masyarakat pedalaman. Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional Sikap yang mengagung-agungkan tradisi dan masa lampau dapat membuat terlena dan sulit menerima kemajuan dan perubahan zaman.b . Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing) Sikap yang demikian banyak dijumpai dalam masyarakat yang pernah dijajah oleh bangsa lain. Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat ( Vested Interest Interest) Organisasi sosial yang mengenal sistem lapisan strata akan menghambat terjadinya perubahan. Kondisi inilah yang menyebabkan terhambatnya proses perubahan. Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis Setiap usaha perubahan pada unsur-unsur kebudayaan rohaniah. Lebih parah lagi jika masyarakat yang bersangkutan didominasi oleh golongan konservatif (kolot). Beberapa golongan masyarakat berupaya menghindari risiko ini dan tetap mempertahankan diri pada pola kehidupan atau kebudayaan yang telah ada. Golongan masyarakat yang mempunyai kedudukan lebih tinggi tentunya akan mempertahankan statusnya tersebut. Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan Kondisi ini dapat dikarenakan kehidupan masyarakat yang terasing dan tertutup. Tapi mungkin juga karena masyarakat itu lama berada di bawah pengaruh masyarakat lain (terjajah). misalnya oleh bangsa Barat. kondisi seperti ini dikhawatirkan akan menggoyahkan pola kehidupan atau kebudayaan yang telah ada.

Tergesernya bentuk-bentuk budaya nasional oleh budaya asing yang terkadang tidak sesuai dengan . Perilaku Masyarakat sebagai Akibat Adanya Perubahan Sosial Budaya Perubahan sosial budaya akan mengubah adat. Masyarakat cenderung menerima kehidupan apa adanya dengan dalih suatu kehidupan telah diatur oleh Yang Mahakuasa. memotong padi dengan mesin dapat mempercepat proses pemanenan. namun karena adat dan kebiasaan masyarakat masih banyak yang menggunakan sabit atau ani-ani. Memunculkan ide-ide budaya baru yang sesuai dengan perkembangan zaman. Pola pikir semacam ini tentu saja tidak akan memacu pekembangan kehidupan manusia. Membentuk pola pikir masyarakat yang lebih ilmiah dan rasional. Adakalanya adat dan kebiasaan begitu kuatnya sehingga sulit untuk diubah. 2. Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar ideologi Adat atau kebiasaan merupakan pola-pola perilaku bagi anggota masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. 3. 1.yang berlawanan dengan masyarakat yang sudah menjadi dasar integrasi masyarakat tersebut. Terciptanya penemuan-penemuan baru yang dapat membantu aktivitas manusia. maka mesin pemotong padi tidak akan digunakan. Munculnya tatanan kehidupan masyarakat baru yang lebih modern dan ideal. 1. bahkan ideologi suatu masyarakat. Berikut ini hal-hal positif atau bentuk kemajuan akibat adanya perubahan sosial budaya. h. cara pandang. Telah dijelaskan di depan bahwa perubahan sosial budaya dapat mengarah pada halhal positif (kemajuan) dan hal-hal negatif (kemunduran). C. Hal ini tentu saja memengaruhi pola dan perilaku masyarakatnya. Berikut ini hal-hal negatif atau bentuk ke-munduran akibat adanya perubahan sosial budaya. Misalnya. 4. kebiasaan. Hal ini merupakan bentuk halangan terhadap perkembangan dan perubahan kebudayaan. i . Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki Pandangan tersebut adalah pandangan pesimistis.

Namun di sisi lain. Perubahan sosial budaya yang bersifat positif dapat kita terima untuk memperkaya khazanah kebudayaan bangsa kita. Adanya beberapa kelompok masyarakat yang mengalami ketertinggalan kemajuan budaya dan kemajuan zaman. Lunturnya kaidah-kaidah atau norma budaya lama. meskipun perubahan tersebut mengarah pada perubahan yang bersifat negatif.kaidah budaya-budaya nasional. Sikap tersebut cenderung akan membuat kita meniru (imitasi) terhadap setiap perubahan sosial budaya yang terjadi. D. Sikap Kritis terhadap Pengaruh Perubahan Sosial dan Budaya Apapun bentuk perubahan sosial budaya akan menghasilkan suatu bentuk. pola. Sikap apriori yang berlebihan tentu saja tidak perlu kalian kedepankan. misalnya lunturnya kesadaran bergotong-royong di dalam kehidupan masyarakat kota. Kalian diharapkan mampu memiliki dan mengembangkan sikap kritis terhadap proses perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat. Munculnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial baru yang makin kompleks. 3. Dalam pelaksanaannya. Demikian juga dengan sikap menerima setiap perubahan tanpa terkecuali. kalian harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan memperluas pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang. nilai-nilai dan norma kehidupan bangsa yang luhur harus dapat terus kalian jaga dan lestarikan . 4. baik dari sisi pola pikir ataupun dari sisi pola kehidupannya (cultural lag atau kesenjangan budaya). sebaliknya perubahan sosial budaya yang bersifat negatif harus kita saring dan kita cegah perkembangannya dalam kehidupan masyarakat kita. mengingat sikap tersebut merupakan salah satu penyebab terhambatnya proses perubahan sosial budaya yang berujung pada terhambatnya proses perkembangan masyarakat dan modernisasi. dan kondisi kehidupan masyarakat yang baru. Kalian sebagai pelajar tentu harus bisa menentukan sikap terhadap dampak perubahan sosial budaya yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. 2.

30 November 2010 Materi: Perubahan Sosial .Selasa.

material. Samuel Koenig Perubahan sosial menunjuk pada modifikasi yang terjadi dalam pola kehidupan manusia karena sebab intern dan ekstern 6. ideology maupun adanya difusi ataupun penemuan baru dalam masyarakat 5. Teori Siklus Teori siklus melihat perubahan merupakan sesuatu yang berulang – ulang. sosiologi mempelajari statika dan dinamika masyarakat social meskipun perubahan kita terpusat pada aspek statika masyarakat. Jerman (1880 –1936) : setiap peradaban besar mengalami proses kelahiran. Mac Iver Perubahan sosial adalah terjadinya perubahan dalam hubungan sosial (social relationships) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) 3. sikap – sikap dan pola – pola perikelakuan diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat 2. Definisi Perubahan Menurut Auguste Comte. Gillin dan Gillin Perubahan sosial merupakan variasi cara hidup yang telah diterima yang disebabkan karena kondisi geografis. terutama menekankan pengaruh yang besar dari unsur kebudayaan material terhadap unsur non material 2. Tidak ada proses perubahan masyarakat secara bertahap sehingga batas antara pola hidup primitif. komposisi penduduk. PERUBAHAN SOSIAL 1. tradisional dan modern tidak jelas Menurut beberapa ahli: Oswald Spengler. pertumbuhan dan keruntuhan .SKL 6 Menjelaskan proses perubahan sosial pada masyarakat dan dampaknya Materi: • Teori perubahan • Bentuk perubahan • Faktor pendorong dan penghambat perubahan • Dampak modernisasi dan globalisasi • Mengatasi memudarnya jati diri bangsa Ringkasan A. tidak dapat direncanakan atau diarahkan ke titik tertentu. Selo Soemarjan Segala perubahan pada lembaga – lemabaga kemasyrakatan dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya. Adapun definisi perubahan sosial menurut beberapa tokoh: 1. William F. termasuk didalamnya nilai – nilai. tetapi dalam kehidupan sehari – hari kita telah menyentuh perubahan. Teori – Teori Perubahan Sosial Menurut Lauer ada dua teori utama perubahan sosial: a. kebudayaan. Ogburn Ruang lingkup perubahan sosial mencakup unsur kebudayaan material dan non material. Kingsley Davis Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat 4.

Teori Revolusi Perubahan sosial menurut teori revolusi adalah perubahan sosial budaya berlangsung secara drastic atau cepat yang mengarah pada sendi utama kehidupan masyarakat (termasuk kembaga kemasyarakatan) Karl Marx berpendapat bahwa masyarakat berkembang secara linier dan bersifat revolusioner. dapat direncanakan atau diarahkan Beberapa tokoh sosiologi mengemukakan tentang teori linier yaitu: Emile Durkheim: Masyarakat berkembang dari solidaritas mekanik ke solidaritas organic Max Weber : Masyarakat berubah secara linier dari masyarakat yang diliputi oleh pemikiran mistik dan penuh tahayul menuju masyarakat yang rasional Herbert Spencer : mengembangkan teori Darwin. Hal ini akibat konflik antara orang menetap dan orang nomaden b. namun setiap peradaban memiliki kemampuan meminjam kebudayaan lain dan belajar dari kesalahan untuk mencapai peradaban yang lebih tinggi Ibnu Kaldun: perubahan msayarakat diwarnai dengan pertumbuhan dan penaklukan kebudayaan. Teori evolusi Perubahan sosial budaya berlangsung sangat lambat dalam jangka waktu lama. tardisional dan bersahaja menuju masyarakat modern yang kompleks dan maju secara bertahap Comte mengemukakan perkembangan masyarakat mengikuti perkembangan cara berfikir masyarakat tersebut yaitu tahap teologi (khayalan). dari yang bercorak feodal lalu berubah revolusioner menjadi masyarakat . Spencer. industri dan pasca industri Beberapa teori Evolusi a) Teori Evolusi Unilinear Masyarakat mengalami perkembangan sesuai dengan tahapan tertentu. Arnold Toynbee: sejarah peradaban adalah rangkaian siklus kemunduran dan pertumbuhan. Perubahan sosial budaya dari masyarakat primitif. Misal dari kelompok homogen ke kelompok yang heterogen sifat dan susunannya (Herbert Spencer) c) Teori Evolusi Multilinear Teori ini menekankan penelitian terhadap tahap perkembangan yang tertentu dalam evolusi masyarakat. tahap metafisis (abstraksi) dan tahap ilmiah (positif) Sedangkan Lenski berpendapat bahwa masyarakat berubah dari pra industri.Pitirim Sorokin: semua peradaban besar berada dalam siklus tiga sistem kebudayaan (kebudayaan ideasional. Suatu Variasi dari teori ini adalah Cylical theories dari Vilfredo Pareto b) Teori Evolusi Universal Perkembangan masyarakat tidaklah perlu melalui tahapan tertentu tetapi mengikuti suatu garis evolusi tertentu. Comte. idealistis dan sensasi) yang berputar tanpa akhir. Tokohnya antara lain. komplek hingga sempurna. berawal dari bentuk sederhana. Teori Linier atau Teori Perkembangan Perubahan sosial budaya bersifat linier atau berkembang menuju titik tertentu. misal penelitian pengaruh sistem perubahan sistem mata pencaharian dari berburu ke sistem pertanian atau terhadap sistem kekeluargaan dalam masyarakat yang bersangkutan g. bahwa orang – orang yang cakap yang akan memenangkan perjuangan hidup Ketiga tokoh diatas menggambarkan bahwa setiap masyarakat berkembang melaui tahapan yang pasti Teori Linier dibedakan menjadi: f.

bencana alam. atau bencana alam yang terus menerus b. yaitu gangguan keseimbangan dalam masyarakat yang selalu timbul kembali. Adapun syarat revolusi adalah : 1. pemimpin harus mampu manampung keinginan masyarakat 4. misal adanya penemuan baru. Wajar ( wajib belajar 9 tahun). yaitu gangguan keseimbangan yang berulang-ulang sehingga menghasilkan perubahan-perubahan baru. Misal proses industrialisasi pada masyarakat agraris. Perubahan secara cepat dan lambat Secara cepat dinamakan revolusi. Misal. terjadinya gerakan reformasi yang telah menggantikan pemerintahan orde baru menjadi orde reformasi C. misal. adanya momentum untuk revolusi B. perubahan mode pakaian kalangan remaja Adapun pola – pola yang sering tampak pada perubahan sosial budaya adalah : a. Faktor Penyebab Internal dan Eksternal Perubahan Sosial Perubahan sosial yang bersumber dari dalam masyarakat dapat terjadi melalui proses akumulasi. Perubahan yang direncanakan dan tidak direncanakan Perubahan yang direncanakan merupakan bentuk perubahan yang diproses melalui program atau rencana tertentu agar menghasilkan suatu perubahan tertentu pula. Ada keinginan umum mengadakan suatu perubahan 2. masuknya listrik ke daerah terisolir Perubahan tidak berpengaruh luas hanya terbatas pada lingkungan tertentu saja. Biasanya mengarah ke kemunduran (regress) 3. misal perubahan semangat kegotongroyongan yang mulai luntur. Perubahan yang berpengaruh luas dan tidak berpengaruh luas Perubahan berpengaruh luas adalah perubahan yang mendasar sehingga dampaknya mempengaruhi segala sendi kehidupan..kapitalis kemudian berubah menjadi masyarakat sosialis – komunis yang merupakan puncak perkembangan masyarakat Suatu revolusi dapat berlangsung dengan didahului suatu pemberontakan (revolt rebellion). pemimpin menunjukkan suatu tujuan yang konkret dan dapat dilihat masyarakat 5. tidak mengubah struktur masyarakat. baik yang bersifat progress maupun regress. Menurut Soerjono Soekanto factor internal tersebut adalah: . BENTUK-BENTUK PERUBAHAN 1. perubahan pola hidup dari masyarakat nomaden kemudian menetap 2. misalnya. tetapi selau terjadi keseimbangan. misal perang. Proklamasi kemerdekaan RI. Adapaun perubahan yang tidak direncanakan umumnya terjadi karena diluar kehendak masyarakat. Berubahan bergelombang. kadang mengubah struktur masyarakat. misal perubahan model pakaian. gerak konjungtur dalam proses ekonomi c. pergantian sistem politik dan pendidikan. Perubahan komulatif. Gangguan keseimbangan yang hanya sekali terjadi. Revolusi Industri di Inggris. Revolusi Amerika Secara lambat disebut evolusi. Revolusi Sosial di Prancis. adanya kelompok yang dianggap mampu memimpin masyarakat 3. PROSES PERUBAHAN SOSIAL 1. misal Program NKKBS. Perubahan yang direncanakan ke arah kemajuan (progress) dapat disebut pembangunan.

menjalar maupun beberapa penemuan baru mengakibatkan satu jenis perubahan. Jika discovery diakui dan telah diterima bahkan sudah diterapkan maka akan menjadi invention.ahli dalam suatu kebudayaan c) perangsang bagi aktivitas – aktivitas penciptaan dalam masyarakat Pengaruh dari penemuan baru tersebut dapat bersifat memancar.difusi intra masyarakat . Terjadi pemberontakan atau revolusi Discovery adalah penemuan kebudayaan atau sesuatu yang baru dalam masyarakat. Kontak dengan kebudayaan lain . yaitu unsur budaya lama bercampur dengan budaya baru sehingga membentuk sistem baru . pemimpin yang progresif Adapun menurut Soerjono Soekanto faktor eksternal (diluar masyarakat tersebut) penyebab perubahan sosial adalah : 1. yaitu masuknya unsur – unsur budaya yang sama sekali baru sehingga membawa perubahan yang sangat besar Faktor Pendorong Perubahan Sosial 1.1.individu akan kekurangan dalam kebudayaannya b) kualitas ahli. peperangan 3. akulturasi dan asimilasi. bertambah atau berkurangnya penduduk 2.Originasi. penemuan – penemuan baru (inovasi) baik discovery maupun invention hal ini karena: a) kesadaran individu. Adapun yang termasuk proses akulturasi adalah. munculnya kelompok sosial yang inovatif dan kreatif 4. perpecahan dari masyarakat tersebut 2. Faktor dari dalam selain hal tersebut diatas juga terdapat faktor internal lain: 1. Pengaruh kebudayaan lain. yaitu adanya unsur budaya lama yang hilang . Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang dan bukan merupakan delik 5. bencana alam 2.difusi antar masyarakat 2. Konflik dalam masyarakat 4. .Sinkretisme. Invention adalah proses dimana suatu unsur baru dihasilkan dengan mengkombinasi atau menyusun kembali unsur-unsur lama yang telah ada dalam masyarakat. yaitu adanya unsur budaya baru yang ditambahkan kepada unsur lama yang masih berlaku .Dekulturisasi. baik berupa alat atau ide/gagasan. Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginanuntuk maju 4.Subtitusi yaitu unsur kebudayaan lama diganti dengan unsur kebudayaan baru yang lebih berdaya guna . Sistem pendidikan formal yang maju 3. yaitu melalui difusi.Adisi. Sistem lapisan masyarakat terbuka . individu yang kreatif yang memiliki inisiatif baru 3. misal gempa bumi. menjalar (mengakibatkan perubahan pada bidang yang lain) atau beberapa penemuan baru dapat mengakibatkan timbulnya satu jenis perubahan. 3. sebab yang berasal dari lingkungan alam fisik. Kemudian penemuan baru tersebut dapat menyebar (berakibat ke banyak segi kehidupan).

Oreintasi ke masa depan 9. Merton disebut anomie b. Penyesuaian Masyarakat terhadap Perubahan Adanya unsur – unsur baru dalam masyarakat dapat mengakibatkan gangguan terhadap keserasian masyarakat.K. Apabila ketidakserasian dapat dipulihkan kembali maka keadaan tersebut dinamakan penyesuaian (adjustment). Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang –bidang kehidupan tertentu 8. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain 2. Sikap masyarakat yang sangat tradisional 4. Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat 3. Rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integrasi kebudayaan 6. adanya disorientasi nilai dan norma. tidak berfungsinya secara optimal berbagai pranata sosial yang ada d. munculnya krisis multidimensi Adapun bentuk-bentuk disintegrasi sebagai dampak perubahan sosial adalah: 1) Kriminalitas 2) Pergolakan daerah dan separatisme 3) Aksi protes (demonstrasi) 4) Kenakalan remaja 5) Prostitusi D. pendidikan. Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat atau vested interest 5. Proses tersebut dapat dicapai melalui reorganisasi atau reintegrasi yaitu proses pembentukan norma – norma dan nilai-nilai baru agar serasi dengan lembaga – lembaga kemasyarakatan yang telah mengalami perubahan b. Adat atau kebiasaan 9. terjadinya berbagai bentuk kerusakan lingkungan dan bencana pencemaran e. Penduduk yang heterogen 7. ekonomi. Bila sebaliknya maka dinamakan ketidaksesuaian sosial (maladjustment). Dampak Perubahan Sosial a. Nilai bahwa hidup ini pada hakekatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki 2. Dampak Positif Dampak positif perubahan sosial adalah munculnya penyesuaian atau akomodasi. Adanya penyesuaian memungkinkan dicapainya tahap perkembangan sosial baru yang yang lebih maju dan lebih baik dari keadaan sebelumnya. Saluran – saluran perubahan sosial dan budaya (avenue or channel of change) merupakan saluran-saluran yang dilalui oleh proses perubahan. rekreasi dan lain-lan 3. Prasangka terhadap hal-hal yang baru atau asing atau sikap tertutup 7.6. Dampak Negatif Dampak negatif dari perubahan sosial adalah disintegrasi atau disorganisasi. agama. Oleh R. munculnya konflik sosial dan horizontal c. GLOBALISASI DAN MODERNISASI Pengertian Modernisasi Pengertian modernisasi menurut beberapa ahli adalah: . Umumnya saluran tersebut adalah lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam bidang pemerintahan. Kondisi tersebut meliputi hal sebagai berikut: a. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya Faktor Penghambat Perubahan Sosial 1. Hambatan –hambatan yang bersifat ideologis 8.

Tujuan globalisasi adalah untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama misalnya yerbentuknya PBB.Susanto: modernisasi adalah proses pembangunan yang diberikan oleh perubahan demi kemajuan 3. Astrid S. J. yang benar-benar mewujudkan birokrasi 3. Mempunyai kepekaan terhadap masalah – masalah yang dihadapi di sekitarnya 4. adanya sistem pengumpulan datayang baik dan teratur dan terpusat 4. cara berfikir yang ilmiah (scientific thinking) 2. Tidak parah pada nasib 8. OKI 2. Menyadari hak-hak. proses peningkatan kesalingtergantungan masyarakat dunia dinamakan dengan globalisasi. Alex Inkeles : modernisasi adalah sikap – sikap tertentu yang menandai manusia dalam setiap masyarakat modern 2. Oghburn dan Nimkoff : modernisasi tidak sama dengan reformasi yang menekankan pada factor – factor rehabilitasi. Senantiasa mempunyai informasi yang lengkap mengenai pendiriannya 5. Modernisasi bersifat preventif dan konstruktif 4. Soerjono Soekanto : modernisasi adalah suatu bentuk perubahan sosial yang biasanya merupakan perubahan sosial yang terarah (directed change) yang didasarkan pada suatu perencanaan yang disebut sosial planning 5. tingkat organisasi yang tinggi 6. Schoorl merumuskan penerapan ilmu pengetahuan ilmiah yang ada kepada semua aktivitas merupakan factor penting dalam modernisasi Dilihat dari definisi diatas modernisasi dapat dilihat sebagai suatu perubahan fisik yaitu cara – cara tradisional kearah modern atau penggunaan teknologi atau mesin serta dari pola pikir yaitu pola pikir tradisional menjadi pola pikir rasional. Menurut Anthony Giddens (1989). Senantiasa menyadari potensi-potensi yang ada pada dirinya 7. penciptaan iklim yang favourable dari masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat – alat komunikasi massa 5. Schoorl : modernisasi merupakan penggantian teknik produksi dari cara – cara tradisional ke cara-cara yang tertampung dalam pengertian revolusi industri. kewajiban serta kehormatan orang lain Pengertian Globalisasi Pengertian Globalisasi menurut beberapa ahli adalah : 1. sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial Setiap modernisasi hal yang paling mendukung adalah sumber daya manusia modern. Ditandai oleh kesenjangan tingkat kehidupan antara masyarakat industri dan masyarakat dunia ketiga(yang pernah dijajah Barat dan mayoritas . sistem administrasi yang baik. Adapun konsep manusia modern dikemukakan oleh Alex Inkeles adalah sebagai berikut: 1. Lebih banyak berorientasi ke masa kini dan masa mendatang 6.W. Praktis dan efisien Syarat modernisasi menurut Soerjono Soekanto adalah : 1. Senantiasa siap menerima perubahan 3. Percaya pada keampuhan iptek 9.1. Bersikap terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru dan penemuan-penemuan baru 2. Selo Soemardjan : globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia.

Terjadinya cultural shock. Pudarnya sistem kepercayaan atau religi tradisional 3. menyangkut ideologi. kelompok masyarakat dari kalangan generasi tua yang cenderung mencurigai globalisasi Adapun kelompok masyarakat atau individu yang menerima globalisasi adalah 1. Masyarakat penerima globalisasi ada yang mampu menerima globalisasi tersebut atau ada yang menolak. politik dan kepercayaan serta sukar disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masyarakat. Bergesernya nilai budaya akibat kemajuan di bidang teknologi dan pengetahuan 4. kesehatan dan kualitas sumber daya manusia Dampak negatif modernisasi antara lain 1. kelompok masyarakat tertinggal yang terasing 3. Tercapainya kemajuan kebudayaan bangsa 2. etos kerja. Menimbulkan kesenjangan sosial ekonomi Dampak positif globalisasi 1. pendidikan formal serta unsur yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat. Meningkatnya tingkat pencemaran lingkungan 7. Menumbuhkan dinamika terbuka dan tanggap terhadap unsur –unsur pembaruan Dampak negatif globalisasi 1. Meningkatnya efesiensi dan efektifitas kerja. kelompok masyarakat yang kedudukan atau status sosialnya sudah mapan 2. barang konsumsi.hidup dari pertanian) Globalisasi terbentuk oleh adanya kemajuan teknologi di bidang komunikasi dunia. Adapun mereka yang menolak biasanya adalah : 1. kelompok masyarakat kota yang telah menikmati berbagai media komunikasi dan informasi globalisasi 3. Melemahnya etos kerja tradisional 5. kelompok masyarakat dari kalangan generasi muda yang memiliki kecenderungan terbuka menerima unsur-unsur perubahan dan modernisasi Dampak Perubahan Sosial Budaya sebagai Akibat Modernisasi dan Globalisasi Dampak positif modernisasi adalah 1. Mempercepat proses pembangunan karena perkembangan iptek 3. pendidikan. Sedang unsur globalisasi yang sulit diteriba biasanya berupa teknologi yang rumit dan mahal. Masuknya nilai – nilai positif (disiplin. Meningkatnya angka kriminalitas dan kenakalan remaja 6. transportasi dan komunikasi 4. pentingnya pendidikan) 2. Pudarnya pengetahuan tradisional 2. Meningkatnya sector ekonomi. Meningkatnya industri yang memungkinkan masyarakat lebih sejahtera (lapangan kerja. volume ekspor dan lain-lain) 3. yaitu masyarakat mengalami disorientasi dan frustasi karena tidak siap menerima kenyataan perubahan akibat globalisasi . Biasanya unsur globalisasi yang mudah diterima masyarakat adalah berupa teknologi tepat guna dan mudah aplikasinya. kelompok masyarakat yang belum mapan atau belum siap menerima perubahan 2.

Melakukan refungsionalisasi budaya. Munculnya pola kehidupan yang kompetitif dan disorganisasi sosial 9. Tantangan global terhadap eksistensi Jati Diri Bangsa Jati Diri Bangsa Indonesia Bangsa Indonesia adalah masyarakat multikultur yang sesungguhnya sulit untuk dirumuskan jati dirinya. senantiasa menempuh jalan musyawarah 3. Munculnya kondisi disharmonis 7. mementingkan nilai-nilai religius dan ketakwaan terhadap Tuhan YME 2. Jati diri bangsa Indonesia adalah budaya-budaya yang khas atau karakter yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang mampu membedakan dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain: 1. fungsi dan asalusul suatu subkebudayaan 2. Anomi. menghormati harkat dan martabat orang lain (santun dan malu terhadap hal yang berkaitan dengan kesusilaan) 5. yaitu upaya perombakan dan penyesuaian sedemikian rupa sehingga unsur-unsur budaya tersebut menjadi penting kembali 3. Meningkatnya sikap egois dan materialistis 8. Kekurangmandirian 5. yaitu membuat suatu budaya mengakar dan berfungsi bagi keperluan sehari-hari masyarakat 4. kenakalan remaja 6. Adanya demoralisasi. unsur atau nilai: 1. Adapun tantangan global terhadap keberadaan jati diri yang dimiliki bangsa adalah adanya sikap.2. dapat menerima perbedaan serta menghargai perbedaan Adanya modernisasi maupun globalisasi dapat memudarkan budaya dan jati dir bangsa. Konsumerisme 2. Generasi muda merupakan pewaris kebudayaan maupun berkewajiban mempertahankan jati diri bangsa. Melakukan implementasi budaya Materi: Lembaga Sosial . mementingkan gotong royong 4. Jati diri bangsa Indonesia antara lain 1. yaitu keadaan tanpa nilai karena nilai dan norma lama telah ditinggalkan sedang nilai dan norma baru belum terbentuk. tetapi pada faktanya sekarang ini banyak generasi muda merasa asing di negeri sendiri. Melakukan reorientasi budaya (culture reorientation). yaitu aktivitas menengok kembali keberadaan budaya sebagai langkah awal untuk memperkenalkan budaya sendiri kepada generasi baru yang belum memahami nama. Tetapi bangsa Inodesia memiliki puncak-puncak kebudayaan daerah yang luhur dan akhirnya diterima oleh seluruh bangsa sehingga memunculkan budaya nasional. pihak swasta maupun secara penuh kesadaran oleh masyarakat itu sendiri. Melakukan revitalisasi budaya. Mengupayakan pelembagaan budaya 5. Sekulerisme 4. Westernisasi 3. Terjadinya cultural lag yaitu unsur – unsur globalisasi tidak berlangsung secara serempak 3. Oleh karena itu upaya mencegah memudarnya budaya dan jati diri bangsa perlu dilakukan baik oleh pemerintah. Kerusakan lingkungan Upaya Mencegah Memudarnya Budaya dan Jati Diri Bangsa Adanya arus globalisasi dan modernisasi memunculkan masalah pada generasi muda.

merupakan cara bertindak yang mengikat C. Merupakan suatu organisasi pola pemikiran dan pola perilaku yang terwujud melalui aktivitas kemasyarakatandan hasilnya terdiri atas adat istiadat. dihargaai dan ditaati dalam kehidupan serta norma norma yang internalized yaitu norma telah meresap dalam jiwa anggota masyarakat c. berkaitan dengan kebutuhan pokok 2. Koentjoroningrat memberi batasan yang dimaksud dengan pranata sosial adalah sistem yang menjadi wahana yang memungkinkan warga masyarakat itu untuk berinteraksi menurut pola resmi atau suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas untuk memenuhi kebutuhan kompleks khusus dalam kehidupan manusia B. berdasarkan proses norma-norma dalam pembentukannya sebagai lembaga yaitu proses pelembagaan (institutionalization) . merupakan seperangkat aturan 3. Mac Iver dan Page yaitu tata cara atau prosedur yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia yang berkelompok dalam suatu kelompok kemasyarakatan yang dinamakan asosiasi 2. PROSES PERTUMBUHAN LEMBAGA a. yaitu dikenal. Unsur penting lembaga sosial yaitu 1. Mempunyai suatu atau beberapa tujuan tertentu 4. tata kelakuan (mores) dan adat (custom) b. CIRI – CIRI LEMBAGA 1. kebiasaan (folkways). lembaga sosial adalah suatu sistem norma untuk mencapai tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dipandang penting 3. Mempunyai tingkat kekekalan tertentu sehingga orang menganggapnya sebagai himpunan norma yang sudah sewajarnya harus dipertahankan 3. PENGERTIAN LEMBAGA SOSIAL Lembaga Sosial menurut para ahli: 1. tata kelakuan dan kebiasaan serta unsur-unsur kebudayaan yang secara langsung dan tidak tergabung dalam suatu unit yang fungsional 2.SKL 7 Menjelaskan peran dan fungsi lembaga sosial Materi: • Pengertian dan hakekat lembaga • Tipe-tipe lembaga • Peran dan fungsi lembaga Ringkasan A. diakui. berdasarkan kekuatan pengikatnya terbentuk melalui cara(usage). Mempunyai alat-alat perlengkapan yang dipergunakan untuk mencapai tujuan . Kornblum mengemukakan bahwa lembaga sosial sebagai suatu struktur status dan peran yang diarahkan ke pemenuhan keperluan dasar anggota masyarakat 4. Horton dan Hunt.

Contoh : rekreasi 3. TIPE – TIPE LEMBAGA Menurut Gillin dan Gililin tipe lembaga sosial dapat ditinjau dari berbagai sudut antara lain 1. basic institutions : penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat. Dari Sudut Sistem Nilai yang Diterima oleh Masyarakat a. Dari Sudut Fungsinya a. Contoh : institusi pendidikan 2. Katholik. Mempunyai lambang atau simbol yang menggambarkan tujuan dan fungsinya 6. Dari Sudut Penerimaan Masyarakat a. approved atau social sanctional institutions : diterima oleh masyarakat. Contoh : keluarga. Contoh : institusi agama. masyarakat industri . memberikan pedoman pada anggota anggota masyarakat bagaimana ia harus bertingkah laku di dalam menghadapi masalah-masalah dalam masyarakat yang bersangkuatan 3. unsanctioned institutions : ditolak oleh masyarakat. Merupakan cara bertindak yang mengikat Cara Mempelajari Lembaga Sosial 1. resstricted institutions : dikenal oleh masyarakat tertentu saja. Contoh : penjahat. Contoh: pranata agama b.5. misal. sekolah. Contoh: sekolah dan perusahaan dagang b. tersusun dan terstruktur 3. Analisis fungsional. walau masyarakat tidak mampu memberantasnya. general institutions : diterima oleh sebagian besar masyarakat dunia. subsidiary institutions: dianggap kurang penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat. Pranata sosial mencakup kebutuhan dasar (basic need) 2. pencoleng 4. negara b. Mempunyai tradisi tertulis ataupun tidak tertulis yang merupakan dasar dari pranata yang bersangkuat dalam menjalankan fungsinya Unsur penting Lembaga Sosial 1. yaitu menganalisis hubungan antara lembaga-lembaga dalam masyarakat Fungsi Pranata 1. Analisis komparatif. pernikahan b. enacted institutions : sengaja dibentuk dari adat istiadat masyarakat. Dari Sudut Penyebarannya a. Analisis secara historis. crescive institutions : tidak sengaja dibentuk dari adat istiadat masyarakat. menjaga keutuhan masyarakat yang bersangkutan 2. operative institutions : berfungsi menghimpun pola-pola atau tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan dari masyarakat yang bersangkutan. Kristen. Contoh : pranata agama Islam. bertujuan meneliti sejarah timbul dan berkembangnya 2. Merupakan seperangkat aturan dan perilaku yang relatif tetap. bertujuan menelaah suatu lembaga tertentu dalam berbagai masyarakat berlainan atau berbagai lapisan sosial masyarakat 3. budha dan Hindu 5. memberikan pegangan kepada masyarakat untuk menandakan sistem pengendalian sosial yaitu sistem pengawasan dari masyarakat terhadap tingkah laku anggota-anggotanya D. Dari Sudut Perkembangannya a.

yaitu : 1) antar anggota mempunyai hubungan yang intim dan hangat 2) kooperatif 3) face to face 4) anggota keluarga memberlakukan anggota yang lain sebagai tujuan bukan alat untuk mencapai tujuan c.b. Ciri – ciri Keluarga Merupakan gemeinscaft yang didalamnya terdapat ciri kelompok primer. Meliputi peminangan atau pertunangan 2) tahap perkawinan atau nuptual stage. masa persiapan sebelum perkewinan. reproduksi 3. afeksi 5. rumah atau rumah tangga b. keduanya sebaiknya sudah berusia 21 tahun keatas d. Fungsi dan Peran Lembaga Keluarga Menurut Horton dan Hunt : 1. Lembaga Keluarga a. yaitu ketika dilangsungkannya perkawinan dan sesudahnya tetapi sebelum melahirkan anak. sosialisasi 4. Karakteristik Keluarga Menurut Mac Iver dan Charlen Horton: 1) merupakan hubungan perkawinan 2) bentuk suatu kelembagaan yang berkaitan dengan hubungan perkawinan yang dibentuk atau dipelihara 3) mempunyai suatu sistem tata nama (nomeclatur) termasuk perhitungan garis keturunan 4) mempunyai fungsi ekonomi yang dibentuk oleh anggotanya 5) merupakan tempat tinggal bersama. pengaturan hubungan biologis 2. perlindungan dan ekonomi .anak 3) tahap pemeliharaan anak-anak atau child rearing stage yaitu keluarga dengan anak-anak hasil perkawinan 4) Tahap keluarga dewasa atau maturity stage yaitu suatu kelaurga dengan anak-anak yang telah mampu berdiri sendiri dan membentuk keluarga baru Menurut UU No 1 Tahun 1974 Perkawinan adalah ikatan lahir dan batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan YME Perkawinan harus didasarkan persetujuan kedua calon mempelai. BEBERAPA LEMBAGA YANG PENTING DI MASYARAKAT 1. definisi status 6. misalnya pranata hukum seperti kejaksaan dan pengadilan D. Proses Terbentuknya Keluarga 1) tahap formatif atau pre neptual. regulative institutions : bertujuan mengawasi adat istiadat atau tata kelakuan yang ada dalam masyarakat.

Mengurangi pengendalian orang tua 3. Menyediakan sarana untuk pembangkangan 4. keluarga orang tua homoseksual (gay parent families) dan hidup membujang 2. Sistem ekonomi masyarakat fasis yaitu masyarakat yang dipimpin oleh suatu partai diktaktor yang . Tipe ekonomi campuran yaitu gabungan antara sistem kapitalis dan sosialis c. Mempertahankan sistem kelas sosial 5. misalnya kursus dan bimbingan belajar Menurut Horton dan Hunt fungsi lembaga pendidikan adalah sebagai berikut: Fungsi Manifest Pendidikan Fungsi Utama Manifes Pendidikan Fungsi manifest pendidikan merupakan fungsi yang tampak dan dapat dirasakan manfaat nya secara langsung oleh masyarakat 1) membantu orang untuk sanggup mencari nafkah 2) menolong orang untuk mengembangkan potensinya demi pemenuhan kebutuhan pribadi dan pembangunan masyarakat Fungsi Tambahan Manifest Pendidikan 1) melestarikan kebudayaan melalui proses pewarisan 2) merangsang partisipasi demikratis dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional 3) memperkaya kehidupan dengan pengembangan cakrawala intelektual dan estetika 4) meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan pribadi dan berbagai kursus 5) meningkatkan taraf kesehatan melalui olah raga 6) menciptakan warga negara yang patriotik melalui berbagai pelajaran 7) menunjang integrasi antara ras yang berbeda 8) membentuk kepribadian melalui tata tertib dan aturan lembaga pendidikan Fungsi Laten Pendidikan 1. sekolah (formal) dan masyarakat (non formal). Jadi keluarga sebagai wadah pembentukan tingkah laku masyarakat termasuk dalam saluran penerus tradisi/budaya dalam masyarakat Berkembangnya gaya hidup baru yang merusak fungsi keluarga menurut Giddens yaitu: hidup bersama diluar nikah (cohabitation). Lembaga Pendidikan Lingkungan pendidikan dibedakan menjadi 3. distribusi dan konsumsi barang dan jasa yang diperlukan bagi kelangsungan hidup bermasyarakat Ada beberapa tipe sistem ekonomi di dunia yaitu: b. Alat mobilitas sosial 3. Menciptakan ketidakdewasaan atau memperpanjang masa remaja 2. Lembaga Ekonomi Lembaga ekonomi merupakan lembaga yang menangani masalah kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan produksi.Ada pula yang menambahkan keluarga berfungsi sebagai pengawas atau kontrol sosial Fungsi latennya adalah menerusan gelar kebangsawanan Adapun peran keluarga adalah dasar pembantu utama struktur sosial yang lebih luas. keluarga (informal). Tipe ekonomi Komunis yaitu dipimpin oleh partai tunggal d.

kekuasaan yudikatif dan kekuasaan eksekutif. Lembaga Politik Kornblum mendefinisikan institusi politik sebagai seperangkat norma dan status yang mengkhususkan diri pada pelaksanaan kekuasaan dan wewenang. meyelesaikan konflik yang terjadi di antara para warga masyarakat sehubungan dengan kepentingan tertentu dari warga masyarakat yang bersangkutan 4. kesejahteraan dan seterusnya 5. melaksanakan undang-undang yang telah disetujui 3. menyelenggarakan pelayanan seperti perawatan kesehatan. norma atau sejarah melalui pengajaran di sekolah . media massa 3) pembentukan tentara nasional dari suatu negara merdeka dengan partisipasi semua golongan yang ada dalam masyarakat 4) mengadakan upacara pada kesempatan tertentu Menurut Weber dominasi dibagi menjadi 3 jenis 1) Dominasi kharismatik yang didasarkan pada kewibawaan atau kharisma seseorang 2) Dominasi Tradisional didasar pada tradisi dan keturunan 3) Dominasi Legal – Rasional yaitu didasarkan kepada aturan hukum yang dibuat dengan sengaja atas dasar pertimbangan rasional Lembaga politik mempunyai fungsi umum sebagai berikut: 1) Menghubungkan antara kekuasaan dengan warga masyarakat sehingga keteraturan tertib sosial terpelihara 2) Menangani masalah administrasi dan tata tertib umum demi terciptanya keamanan dan ketentraman masyarakat Adapun yang ditertibkan adalah kepentingan-kepentingan dari warga masyarakat itu sendiri sehingga tidak terjadi benturan antara kepentingan antar individu maupun kelompok. Terbentukanya suatu lembaga politik dalam arti terbentuknya suatu nation (bangsa) dalam suatu negara adalah sebagai berikut: 1) mengadakan kegiatan dan proyek yang dapat menjawab keinginan warga masyarakat 2) menekan adanya persamaan nilai. melindungi para warga mayarakat atau warga negara dari serangan bangsa lain 6. pendidikan. Untuk melaksanakan suatu kebijakan suatu lembaga memerlukan kekuasaan dan kewenangan dengan demikian kehidupan politik tidak lepas dari sistem penagturan pembagian kekuasaan dan kewenangan. Sistem ekonomi Indonesia bertumpu pada pasal 33 UUD 1945 Fungsi Lembaga Ekonomi Dalam hal ini mengacu pada fungsi pasar yaitu: 1) mengatur kehidupan sosial dan ekonomi 2) tempat pertukaran bebas 3) mengubah struktur sosial budaya 4. lembaga politik mempunyai fungsi sebagai berikut: 1. Pembagian kekuasaan dan kewenangan di negara Indonesia dibagi menjadi kekuasaan legislatif. melembagakan norma melalui undang-undang yang disampaikan oleh badan legislatif 2. Sebagai wujud nyata atau pelaksana dari kekuasaan. memelihara kesiapsiagaan atau kewspadaan dalam menghadapi bahaya .diorganisir oleh seorang pimpinan yang kharismatik e.

. Lembaga sosial dalam masyarakat berfungsi sebagai. Pengalaman Adapun fungsi agama secara umum adalah : 1. Umat 5. kelas sosial dan atas dasar agama ataupun tingkat keimanan.5. Lembaga ekonomi merupakan suatu lembaga yang mengurusi pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Secara sosiologis agama sangatlah penting bagi kehidupan manusia karena pengetahuan dan keahlian tidak berhasil menjawab seluruh persoalan yang dihadapi manusia. Menurut Kornblum (1988) penelitian terhadap lembaga ekonomi difokuskan pada pokok bahasan: pasar dan pembagian kerja. agama menjalankan fungsi positif karena memenuhi kebutuhan masyarakat untuk secara berkal menegakkan dan memperkuat perasaan dan ide kolektif yang menjadi ciri dan inti persatuan masyarakat tersebut. pola atau cara untuk memenuhi kebutuhankat . mengatur hubungan antarmanusia dan manusia dengan Tuhannya 3. Berikut ini yang bukan fungsi lembaga ekonomi adalah. Fungsi manifest agama berkaitan dengan segi-segi doktrin. pedoman mengungkapkan rasa kebersamaan 5.. menggunakan tenaga kerja e. Dari segi makro. mengungkapkan keindahan (estetika) 7. pedoman jiwa dalam mencari ketenangan dan kesegaran jiwa 8... pekerjaan dan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan dunia usaha 2. melakukan pertukaran barang c. Unsur Agama 1.. perubahan pada pekerjaan. a. ritual dan aturan perilaku dalam agama. Praktek keagamaan/ Ritual 3. Menurut Durkheim fungsi agama dari segi mikro yaitu melalui komunikasi dengan Tuhannya orang yang beriman akan menjadi lebih kuat sehingga menurutnya fungsi agama ialah untuk menggerakkan kita dan membantu kita untuk hidup. mendapatkan bahan pangan b. merupakan tuntunan prinsip benar dan salah 4. Simbol agama 4. pedoman perasaan keyakinan (belief) 6. membatasi taraf hidup Jawab: E Lembaga ekonomi adalah lembaga sosial yang memenuhi tugas produksi dan distribusi barang-barang dan jasa-jasa dalam suatu masyarakat.. interaksi pemerintah dan lembaga ekonomi.Fungsi laten dari agama yaitu membagi masyarakat dunia ke dalam golongan sosial. memberikan identitas kepada manusia sebagai umat dari suatu agama SOAL UJIAN NASIONAL 1. sumber pedoman hidup bagi individu maupun kelompok 2.. Kepercayaan 2. Lembaga Agama Menurut Horton dan Hunt agama mempunyai fungsi manifest dan laten. a. meliputi pula ideologi-ideologi ekonomi yang mempengaruhi perkembangan masyarakat. mengatur harga jual barang d.

b. adat istiadat atau tata kelakuan dalam masyar c. aturan di masyarakat tentang generasi muda d. tata tertib di masyarakat untuk kebaikan bersama e. tata tertib di masyarakat sesuai tujuan sosial Jawab: A Horton dan Horton mendefinisikan lembaga sosial sebagai sistem norma-norma sosial dan hubunganhubungan yang terorganisir, yang menyatukan nilai-nilai dan prosedur tertentu dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. 3. Perhatikan kegiatan lembaga keluarga berikut ini! 1. menyediakan makan dan minum untuk anggotanya 2. memberikan air susu ibu (asi) untuk bayi yang dilahirkan 3. membiasakan sopan santun terhadap orang yang lebih tua 4. mematikan televisi ketika sedanga ada orang sembayang Yang termasuk fungsi sosialisasi adalah a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4 e. 3 dan 4 Jawab: E Disini sebagai fungsi sosialisasi keluarga bertanggungjawab untuk mengajarkan anggota baru masyarakat tentang apa yang seharusnya mereka ketahui, perilaku apa yang seharusnya dilakukan agar dapat berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat 4. Masyarakat Eropa mengalami perubahan menuju kemajuan karena mengamalkan ajaran agama Protestan yang menekankan cara hidup hemat dan kerja keras. Kenyataan tersebut menunjukkan peran agama sebagai.... a. ajaran tentang ketuhanan b. faktor pendorong kehidupan sosial c. tuntutan hidup masyarakat tertentu d. tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan e. norma untuk mencapai kebahagiaan abadi Jawab : D konsep tersebut diuraikan oleh Weber bahwa pada masa itu baginya bahwa semua aktivitas kehidupan dikaitkan dengan agama karena agama berperan sebagai tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan. 5. Masyarakat membangun lembaga ekonomi dalam bentuk perusahaan, badan usaha, maupun koperasi. Semua lembaga ekonomi tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap.... a. keamanan dan kedamaian b. ketertiban dan keteraturan c. kemakmuran dan kesejahteraan d. kerukunan dan ketenangan e. keutuhan dankebersamaan Jawab : C Karena lembaga ekonomi merupakan lembaga sosial yang menangani masalah kesejahteraan material guna tercapai kemakmuran bagi kelangsungan hidup masyarakat.

6. Fungsi pranata agama bagi kelangsungan hidup bermasyarakat adalah mengatur kegiatan bersama dalam memenuhi kebutuhan terhadap.... a. ketertiban dan keamanan b. kehidupan ekonomi c. kebahagiaan hakiki d. kerukunan hidup bersama e. prinsip benar atau salah Jawab : C Fungsi pokok lembaga agama yaitu memberikan pedoman bagi manusia untuk berhubungan dengan Tuhannya dengan tujuan akan kebahagiaan yang hakiki. 7. Lembaga atau pranata sosial berfungsi sebagai sarana untuk memelihara dan mempertahankan sistem sosial. Sedangkan tujuannya adalah... a. mematuhi peraturan di dalam masyarakat b. mengawasi aturan-aturan dalam masyarakat c. melestarikan adat-istiadat dalam masyarakat d. menjaga kebaikan sikap hidup bersama e. memenuhi kebutuhan masyarakat Jawab : E Suatu lembaga sosial bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia. Tanpa adanya lembaga sosial maka manusia sangat mustahil dapat melangsungkan hidupnya karena melalui lembaga tersebutlah segala interaksi antarmanusia dapat memnuhi kebutuhan dan tercapainya keteraturan.

8. Beberapa kegiatan dalam keluarga : 7. Ayah bekerja keras mencari nafkah 8. Ayah menegur anaknya yang duduk di meja 9. Rekreasi bersama di akhir pekan 10. Ibu menanyakan model baju yang disukai anak Kegiatan keluarga yang menunjukkan fungsi afeksi adalah... a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4 e. 3 dan 4 Jawab : E Fungsi afeksi merupakan kebutuhan kasih sayang yang berkaitan dengan perasaan atau emosinya. Kedua contoh tersebut memiliki hubungan sosial yang penuh kemesraan, intim dan afektif juga terlihat oerhatian yang lebih dalam berinteraksi. Materi: Struktur Sosial dan Mobilitas Sosial SKL 4 Menjelaskan bentuk struktur sosial dan konsekuensinya terhadap konflik dan mobilititas sosial Materi • Struktur sosial • Statifikasi sosial • Diferensiasi sosial • Konsekuensi bentuk struktur terhadap konflik dan integrasi • Mobilitas sosial

Ringkasan A. STRUKTUR SOSIAL Struktur sosial adalah cara bagaimana suatu masyarakat terorganisasi dalam hubungan-hubungan yang dapat diprediksi melalui pola perilaku berulang-ulang antar individu dan antar kelompok dalam masyarakat tersebut Struktur sosial memiliki empat element dasar: 1. Status sosial 2. Peran sosial 3. Kelompok 4. Institusi atau lembaga Para ahli teori interaksionis menekankan bahwa perilaku sosial kita dikondisikan oleh peran-peran dan status-status yang kita terima, kelompok mana kita berasal dan institusi mana kita berfungsi Status Sosial dan Peran Adalah salah satu tempat atau posisi seseorang dalam kelompok sosial sehubungan dengan keberadaan orang lain di sekitarnya. . Status dilihat dari proses terjadinya dibedakan menjadi: a. Ascribed Status (Status akibat kelahiran) b. Achieved Status (Status yang diperjuangkan) c. Assigned Status (Status yang dianugerahkan) Status selalu diikuti oleh peran. Peran adalah pelaksanaan hak dan kewajiban seseorang sesuai dengan statusnya atau seperangkat harapan terhadap seseorang yang menempati suatu posisi atau status tertentu Secara sederhana ketidaksamaan dalam masyarakat terjadi akibat beberpa faktor antara lain ras, agama, gender, peran dan status, kelas sosial, kelompok, pendidikan dan lain-lain. Secara umum, perbedaan sosial dapat dibedakan menjadi dua 1. Secara horisontal, diferensiasi, yaitu pembedaan yang dikaitkan dengan interaksi tetapi tidak menunjukkan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah 2. Secara vertikal, stratifikasi, yaitu perbedaan sosial yang menunukkan adanya tingkatan yang berbeda dalam masyarakat

B. DIFERENSIASI SOSIAL Diferensiasi sosial adalah proses penempatan orang-orang dalam berbagai kategori sosial yang berbeda, yang didasarkan pada perbedaan-perbedaan yang diciptakan secara sosial. Menurut Soerjono Soekanto, diferensiasi adalah variasi pekerjaan prestise, kekuasaan kelompok dalam masyarakat yang dikaitkan dengan interaksi atau akibat umum dari proses interaksi sosial yang lain Diferensiasi sosial terjadi karena perbedaan ciri fisik dan ciri sosial dan ciri budaya Beberapa wujud diferensiasi sosial adalah: 1. Ras 5. Jenis kelamin 2. Etnik 6. Klan (kelompok kekerabatan berdasarkan garis 3. Agama dan kepercayaan keturunan) 4. Profesi 7. Suku Bangsa Ada empat hal mendasar yang merupakan persamaan antara suku-suku bangsa di Indonesia, yaitu: 1. kehidupan sosialnya berdasarkan atas kekeluargaan

Sedangkan menurut Soerjono Soekanto. stratifikasi sosial di masyarakat ada dua: 1. stratifikasi sosial berdasarkan keanggotaan dalam kelompok tertentu Stratifikasi sosial berdasarkan status yang diperoleh melalui usaha-usaha tertentu yaitu: 1. Stratifikasi tertutup Yaitu adanya pembatasan terhadap kemungkinan pindahnya kedudukan seseorang dari suatu lapisan sosial ke lapisan sosial yang lain. stratifikasi sosial karena senioritas 3. kehormatan/kebangsawanan 4. Sistem ini terjadi karena: . Biasanya stratifikasi didasarkan pada kedudukan yang diperoleh melalui serangkain usaha perjuangan. sistem stratifikasi adalah pembedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas – kelas secara bertingkat. stratifikasi sosial adalah pembedaan posisi seseorang atau kelompok dalam kedudukan berbeda-beda secara vertikal. kekerabatan.pembagian tugas (spesialisasi) . terdapat sistem pemilikan tanah 3. stratifikasi dalam bidang pekerjaan 3.perbedaan ras dan sistem nilai . Stratifikasi terbuka Yaitu sistem stratifikasi yang memberikan kesempatan kepada seseornag untuk berusaha dengan kemampuannya sendiri masuk ke kelas tertentu. STRATIFIKASI SOSIAL Stratifikasi sosial adalah perbedaan individu atau kelompok dalam masyarakat yang menempatkan seseorang pada kelas-kelas sosial sosial yang berbeda-beda secara hierarki dan memberikan hak serta kewajiban yang berbeda-beda pula antara individu pada suatu lapisan sosial lainnya. memiliki hukum adat 4. Stratifikasi sosial yang diperoleh secara alami yaitu: 1. yang diwujudkan dalam kelas tinggi. stratifikasi sosial berdasakan usia 2. adat perkawinan serta persekutuan masyarakat C. tingkat pendidikan (pengetahuan) Berdasarkan sifatnya.kelangkaan hak dan kewajiban 2. Menurut Pitirim Sorokin. 3. stratifikasi dalam bidang ekonomi (klas sosial) Faktor-faktor yang mempengaruhi stratifikasi sosial: 1. stratifikasi sosial berdasarkan jenis kelamin 4. kekuasaan (power) 3. stratifikasi dalam bidang pendidikan 2. stratifikasi sosial berdasarkan sistem kekerabatan 5.2. kelas sedang dan kelas rendah. kekayaan (materi) 2. Stratifikasi sosial muncul karena adanya sesuatu yang dianggap berharga dalam masyarakat. Stratifikasi sosial campuran Bentuk – bentuk stratifikasi yang ada di masyarakat antara lain .

pengusaha. Lapisan atas terdiri dari raja. kepemilikan. petani dan buruh dan lapiran ketiga diisi oleh para budak 2. tentara dan pendeta. seperti tingkah laku. politik. tetapi dasar pembedaan kelas sosial ditentukan oleh kebudayaan masyarakat. Pelapisan sosial terdiri dari (dari puncak) penguasa tertinggi yaitu bangsawan. masyarakat dapat dikategorikan menjadi empat golongan yaitu: a. pegawai tinggi. Lapisan ketiga terdiri dari buruh tani dan budak 3. diikat oleh kedudukan yang sudah ditetapkan secara tradisional. hubungan dengan kelompok sosial lain terbatas. Sistem Kasta Sistem kasta mempunyai ciri-ciri : keanggotaan berdasar keturunan. Distribusi hak-hak istimewa yang obyektif. pemilik dan penggarap c. tingkat kekayaan. yaitu apakah didapat melalui kualitas pribadi. status sosial. buruh tani 4. Tipe Demokratis Adalah tipe kekuasaan yang menunjukkan kenyataan akan aanya garis pemisah antara laipsan yang bersifat fleksibel. menengah dan bawah 2. Alat solidaritas diantara individu-individu atau kelompok yang menduduki sistem sosial yang sama dalam masyarakat Pelapisan sosial dalam masyarakat terjadi pada bidang: 1. yaitu berkaitan dengan kedudukannya di masyarakat 3. yaitu berdasarkan warna kulit Fungsi stratifikasi sosial adalah sebagai berikut: 1. Sistem pertanggaan (tingkatan) pada strata yang diciptakan masyarakat menyangkut prestise dan penghargaan. kerabat tertentu. Lapisan kedua adalah para tukang. keanggotaan kelompok. Tingkat mudah tidaknya bertukar kedudukan 6. ksatria dan petani. cara berpakaian dan bentuk rumah 5. Sistem Feodal. wewenang pada jabatan 2. nelayan. keunggulan yang diwariskan berlaku seumur hidup. bangsawan. misalnya pada seseorang yang menerima anugerah penghargaan/gelar/kebangsawanan 3. yaitu menjadi kelas atas. penyesuaian diri ketat pada norma-norma kasta. perkawinan endogami. pemilik atau tuan tanah atau bangsawan b. yaitu berdasarkan kepemilikan tanah. Sistem Apartheid. seperti menentukan penghasilan. yaitu berdasarkan kekuasaan dan kewenangan yang dimiliki seseorang Menurut Mac Iver tiga pola umum sistem pelapisan kekuasaan yaitu: 1. Berdasarkan kepemilikan tanah. penyakap (penggarap tanah bagi hasil datau sewa) d. Tipe Oligarkis Adalah sistem pelapisan kekuasaan yang masih mempunyai garis pemisah yang tegas. Tipe Kasta Adalah sistem pelapisan kekuasaan dengan garis pemisah yang tegas dan kaku dimana hampir tidak terjadi mobilitas vertikal antar lapisan. Penentu lambang-lambang (simbol status) atau kedudukan. wewenang atau kekuasaan 4. pengacara. . kasta yang lebih rendah dikendalikan oleh kasta yang lebih tinggi. raja. prestise kasta dijaga. ekonomi .1. Sistem Kelas Sosial. petani dan pedagang. terutama kesempatan untuk memperoleh kekuasaan-kekuasaan tertentu. yaitu berdasarkan pada status yang diusahakan 3. 2. Lapisan kedua terdiri dari tukang. Kriteria sistem pertentangan. Kedudukan seseorang ditentukan oleh kemampuan dan kadang faktor keberuntungan.

Golongan bumiputera D. Lapisan terakhir terdiri dari pekerja-pekerja dan petani rendahan Pada masyarakat pedesaan (Jawa) maka sistem pelapisan sosialnya adalah: 1. yaitu buruh tani yang hanya mempunyai rumah dan pekarangan saja tetapi tidak punya tanah pertanian sendir 5.hubungan sosial. tidak punya rumah dan tanah pekarangan Pelapisan sosial pada masa kolonial adalah sebagai berikut: 1.hubungan ekonomi. kelas atas dasar keahlian. yaitu pemilik sawah yang juga sebagai pedagang perantara 3. misalnya perkawinan. Golongan Timur Asing (orang Cina. India) 3.hubungan politik. suku bangsa dan agama. kuli karang kopek. orang Bali identik dengan agama Hindu. misalnya perdagangan. pimpinan organisasi besar. Portugis. orang-orang kaya. Arah dari mutual akulturasi ini adalah terjadinya integrasi Premordialisme . KONSEKUENSI BENTUK STRUKTUR TERHADAP KONFLIK DAN INTEGRASI 1. suku bangsa dan agama disebut proses interseksi atau persilangan.Lapisan atas terdiri dari pemimpin parpol. misalnya partai Konsolidasi Adalah suatu proses penguatan atau peneguhan keanggotaan individu atau beberapa kelompok yangberbeda dalam satu kelompok melalui tumpang tindih keanggotaan. yaitu penggarap sawah dengan sistem sewa 4. golongan kuli kenceng.Misalnya Suku Melayu identik dengan agama Islam. artinya anggota kelompok sosial tertentu termasuk jug anggota kelompok sosial yang memungkinkan anggota masyarakat memiliki keberagaman sifat yang berdasarkan ras. golongan kuli gundul. Interseksi mempunyai akibat terhadap kemajemukan masyarakat yaitu: . Perancis) 2. Konsekuensi Diferensiasi Interseksi Sifat hubungan antara ras.memperkuat rasa persatuan antara komponen . yaitu pegawai pemerintahan di desa atau pimpinan formal di desa 2. perindustrian . pendidikan . individu-individu di dalam masayrakat tersebut akan mengikuti dan menggunakan kebudayaan lain tersebut.meningkatkan solidaritas antar anggota suatu kelompok sosial . petani dan pedagang. lapisan pertama adalah golongan priyayi. Golongan Eropa (orang Belanda.menimbulkan konflik jika perbedaan-perbedaan semakin tajam Saluran-saluran interseksi di Indonesia adalah . Arab. Lapisan menengah terdiri dari pejabat administrasi. indung tlosor yaitu kelas buruh tani. Adanya konsolidasi berdampak: .penguatan kelompok lain akan menimbulkan kecurigaan yang memicu terjadinya konflik Mutual akulturasi Adalah suatu proses interseksi yang berjalan terus menerus sehingga menimbulkan rasa saling menyukai budaya kelompok lain sehingga sadar atau tidak.

Politik aliran adalah politik yang mementingkan pandangan atau cara berfikir kelompok tertentu yang sangat bertentangan dengan politik demokrasi 2 . antara lain sebagai berikut: a.Diartikan sebagai ikatan-ikatan dalam masyarakat yang bersifat keaslian. kegiatan rekreasi. pangkat. Sifat etnosentrisme bermula dari perasaan premodial yang kemudian meluas dan berkembang termasuk diantaranya politik aliran. Konflik Suatu proses antara dua pihak yang saling berusaha menyingkirkan dengan cara menghancurkan atau membuat pihak lain tidak berdaya. stratifikasi dan kesempatan hidup adalah sebagai berikut: a. selera makan Perbedaan perilaku individu pada kelas-kelas sosial tertentu. Konflik dapat berdampak: . selain mempunyai tujuan yang nyata juga mempunyai tujuan yang lain yaitu menunjukkan kedudukan seeorang di dalam masyarakat. penyebutan gelar. kesehatan b. menyebutkan konflik sebagai pertentangan atau pertikaian. Premordialisme dapat diartikan pula keterikatan terhadap daerah asal. Menurut Soerjono Soekanto. Dan keterikatan terhadap kelompoknya atau ingroup feeling ditunjukkan dengan adanya saling membantu dan saling menghormati. cara berbusana b. menurut Sumner adalah anggota in-group menganggap bahwa segala sesuatu yang termasuk kelompoknya adalah yang terbaik. Politik Aliran Sifat etnosentrisme.Konsekuensi Stratifikasi Sosial Akibat dari sistem stratifikasi sosial adalah adanya perbedaan-perbedaan perilaku individu atau kelompok yang berada di dalamnya. pendidikan c.keretakan hubungan antara anggota kelompok . Jika pembedaan ini terlalu tajam maka akan menimbulkan kesenjangan sosial sehingga melahirkan kecemburuan sosial dan pada akhirnya konflik atau disintegrasi. Hal tersebut menimbulkan solidaritas dan kesetiaan terhadap kelompok. kegemaran dan penggunaan waktu luang f. atau jabatan e. Aspek-aspek kehidupan sosial masyarakat yang dipengaruhi oleh diferensiasi. berbahasa dan gaya bahasa c. paling istimewa dan paling hebat. pola komunikasi nonverbal d. keadilan sosial 3. Seseorang yang menjadi anggota kelompok menyebut dirinya sebagai ”in group’ dan orang lain di luar kelompoknya sebagai ”out group”. seragam yang dipakai f. yaitu suatu proses sosial individu atau kelompok yang berusaha memenuhi tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan disertai dengan ancaman dan atau kekerasan. olah raga. kekerabatan dan kelompok-kelompok tertentu yang bersifat tradisional. tipe atau bentuk dan letak pemukiman g.meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain . harapan hidup d. Sifat keaslian ini misalnya berdasarkan kesukuan.

Masing-masing kelompok yang terlibat konflik menyadari akan situasi konflik antara mereka 2. jalan untuk mengurangi ketergantungan antarindividu dan kelompok d. menungkinkan adanya penyesuaian kembali norma-norma dan nilai-nilai c. dalam suatu sistem sosial konflik terjadi jika para penghuni sistem tersebut membiarkan dirinya dibimbing oleh tujuan-tujuan (nilai-nilai) yang bertentangan dan terjadi secara besar-besaran. Menurut Dharendorf pembagian konflik di masyarakat ada lima: a. Setiap kelompok yang terlibat di dalam konflik harus mematuhi aturan-aturan permainan tertentu. memperjelas aspek-aspek kehidupan b. pertentangan rasial c. Apabila syarat-syarat tersebut tidak dipenuhi kelompok-kelompok yang berkonflik maka tanpa diduga sebelumnya akan meledak dalam bentuk kekerasan. pertentangan antar kelas sosial d. perubahan-perubahan nilai yang cepat Menurut De Moor. misalnya partai politik. perbedaan individu b.. membantu menghidupkan kembali norma-norma lama dan menciptakan norma. konflik antara kelompok-kelompok sosial c. konflik antara kelompok-kelompok yang terorganisir dan tidak terorganisir d. konflik antara satuan nasional. Namun dipahami bahwa konflik berbeda dengan kekerasan.kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia .norma-norma baru 4. Pengendalian konflik tersebut hanya mungkin dilakukan apabila berbagai kekuatan sosial yang saling bertentangan itu terorganisasi dengan jelas sehingga mudah untuk dikendalikan 3. konflik antara atau dalam peran sosial. Konflik sosial tidak akan berubah menjadi kekerasan apabila terjadi pengendalian kelompok yang berkonflik dengan cara yang baik. Ada tiga . pertentangan politik e. suatu hal yang akan memungkinkan hubungan-hubungan sosial diantara mereka menemukan suatu pola tertentu. pertentangan internasional Faktor-faktor Penyebab Suatu Konflik a. perbedaan latar belakang budaya c. dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik Bentuk-bentuk konflik dapat berupa: a. Kekerasan merupakan konflik-konflik sosial yang tidak terkendali oleh masyarakat atau mengabaikan sama sekali norma dan nilai sosial yang ada sehingga berwujud pada tindakan merusak (destruktif).akomodasi. antara negara-negara atau organisasi – organisasi internasional Segi positif konflik adalah: a. Kekerasan tidak akan muncul apabila kelompok yang saling bertentangan mampu memenuhi 3 macam prasyarat: 1. pertentangan pribadi b. Kekerasan Konflik yang tidak terkendali akan mengarah pada kekerasan (violent). misalnya antara peranan-peranan dalam keluarga atau profesi b. perbedaan kepentingan d.perubahan kepribadian pada individu . Aturan main ini pada saatnya akan menjamin keberlangsungan hidup kelompok-kelompok itu sendiri.

huru hara dan tetorisme selalu berawal dari individu b. sistem sosial senantiasa terintegrasi di atas dua landasan berikut. Teori Dinamika Kelompok Teori Deprivasi Relatif. Teori Alternatif Teori Lingkungan Sosial menyatakan bahwa kerusuhan berawal dari lingkungan fisik yang tidak kondusif Teori Individu menurut MacPail. Teori Kerusuhan Massa. kerusuhan massal atau kekerasan hanya dilakukan oleh orang-orang tertentu saja yaitu orang-orang yang memperoleh anonimitas. Identitas kelompok yang sering dijadikan alasan pemicu kerusuhan adalah identitas rasial atau etnik. Menurut pandangan fungsionalisme struktural. Jadi integrasi sosial adalah proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan bermasyarakat. Integrasi Sosial Integrasi mengandung dua pengetian. Konflik rasial diatas bermuara pada masalah lainnya yaitu ketidakadilan. masyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial (cross-cutting affiliations). Teori Faktor Individual Menurut beberapa ahli .J. setiap perilaku kelompok . kekuasaan dan keuntungan dari kerusuhan itu serta tidak merasa bertanggung jawab atas perilakunya dalam kerusuhan itu Teori Ideologi menyatakan kekerasan dilakukan oleh sekelompok kecil orang yang memiliki ideologi yang berbeda. Adanya PT Freeport di Papua menyebabkan kedatangan orang luar Papua termasuk orang asing dengan kehidupan yang lebih canggih. Jika kelompok kecil merasa tidak ada wadah untuk menyalurkan peran sertanya dalam kelompok yang lebih luas. suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya konsensus diantara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental.Melihat kecanggihan para pendatang para penduduk lokal merasa sangat tertinggal sehingga sering melakukan perlawanan terhadap pendatang dan aparat keamanan. Misalnya kasus Freeport. Setiap konflik akan segera dinetralkan dengan adanya loyalitas ganda dari para anggota masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial . Munculnya teori ini karena teori Deprivasi Relatif tidak menjelaskan tahapantahapan yang terjadi sehingga pecahnya kekerasan. mediasi c. Smelser menjelaskan tahapan-tahapan terjadinya kekerasan sebagai berikut 1) situasi sosial yang memungkinkan timbulnya kerusuhan akibat struktur sosial tertentu 2) kejengkelan atau tekanan sosial 3) berkembangnya prasangka kebencian yang meluas terhadap suatu sasaran tertentu 4) mobilisasi massa untuk beraksi 5) kontrol sosial d. minoritas-mayoritas dan sebagainya c.bentuk pengendalian konflik sosial: a. Teori Faktor Kelompok Teori ini berawal dari individu membentuk kelompok dan tiap kelompok memiliki identitas kelompok. arbitrasi Teori-Teori Kekerasan a. yaitu pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan dalam suatu sistem sosial dan membuat suatu keseluruhan atau menyatukan unsur-unsur tertentu. N. konsiliasi b. Pertama. termasuk kekerasan. Kedua. maka akan berpotensi menjadi tindak kekerasan atau kekacauan 5. rasa aman. yaitu membandingkan antara harapan dan kenyataan.khususnya dalam suatu masyarakat yang beranekaragam.

Misalnya pemuda angkatan sembilan puluh memiliki kesempatan untuk mengembangkan iptek karena hidup di tengah industrialisasi Gerak Sosial Geografis adalah perpindahan individu atau kelompok dari satu daerah ke daerah yang lain seperti transmigrasi. homogenitas kelompok b. urbanisasi. Tingkat vertilitas yang berbeda f. masuk ke dalam kedudukan yang lebih tinggi b. mobilitas geografi d. Perubahan kondisi sosial b. perubahan nama.Para penganut teori konflik berpandangan bahwa suatu masyarakat terintegrasi atas dasar paksaan (coercion) dari suatu kelompok atau satuan sosial yang dominan terhadap kelompok atau satuan sosial yang lain Faktor-faktor pendorong integrasi sosial antara lain: a. Pembagian kerja e. perubahan tempat tinggal. perkawinan dan bergabung . Pada mobilitas antargenerasi tidak mungkin terjadi mobilitas horisontal karena berarti tidak terjadi perubahan pada taraf hidup Mobilitas Intragenerasi adalah peralihan status sosial yang terjadi dalam satu generasi. perubahan tingkah laku. Komunikasi yang bebas d. Mobilitas Sosial Mobilitas Sosial adalah gerak perpindahan dari strata satu ke strata sosial lainnya secara vertikal atau horisontal. Situasi politik Beberapa cara yang digunakan untuk gerak ke atas dalam mobilitas yaitu perubahan standar hidup. efektivitas dan efesiensi komunikasi Bentuk-bentuk integrasi dapat berupa asimilasi atau akulturasi 6. Mobilitas sosial vertikal ke atas mempunyai dua bentuk utama a. besar kecilnya kelompok c. Bentuk-bentuk Mobilitas Sosial Mobilitas sosial horisontal merupakan peralihan individu atau objek-objek sosial lainnya dari suatu kedudukan ke kedudukan lain yang sederajat. membentuk kelompok baru Mobilitas sosial vertikal ke bawah mempunyai dua bentuk utama a. dan migrasi Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mobilitas a. turunnya kedudukan b. dapat mobilitas sosial vertikal naik (social climbing) atau mobilitas sosial turun (social singking). Ekspansi teritorial dan gerak populasi c. turunnya derajat kelompok Mobilitas Antargenerasi yaitu mobilitas yang ditandai dengan perkembangan taraf hidup naik atau turun dalam suatu generasi. Mobilitas intragenerasi merupakan mobilitas yang terjadi dalam satu kelompok generasi yang sama. Mobilitas sosial vertikal merupakan perpindahan individu atau objek-objek sosial lainnya daru suatu kedudukan ke kedudukan lainnya yang tidak sederajat.

konflik antarkelas b. tetapi tidak menunjukkan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah 2. Organisasi Ekonomi f. statis e. konflik antargenerasi d. Lembaga-lembaga keagamaan c. kedudukan manusia di hadapan Tuhan adalah sama c. terbatas c. homogen b.. setiap umat beragama mempunyai tingkatan sosial yang berbeda d. setiap agama mempunyai kepercayaan berdasarkan wahyu Jawab : B Karena diferensiasi menunjukkan pembedaan yang dikaitkan dengan interaksi. Lembaga pendidikan (dianggap sebagai social elevator) d. Hindu dan Budha sehingga berkembang kelompokkelompok umat beragama. Organisasi keahlian g. terbuka .. 1 Keterangan: 2 1 = pekerja profesional 2 = Pekerja Terampil 3 = Pekerja kasar 3 Pelapisan sosial pada masyarakat seperti digambarkan di atas bersifat a. Angkatan Bersenjata b. penyesuaian (akomodasi) SOAL UJIAN NASIONAL 1. campuran d. konflik antarkelompok sosial c. setiap agama memiliki perbedaan dalam beribadah b. Saluran Perkawinan Adanya mobilitas sosialdapat menyebabkan a.dengan asosiasi tertentu Saluran – Saluran Mobilitas Sosial (Social Circulation) a. agama menjadi salah satu faktor pembentuk identitas sosial e. Organisasi politik e. Kristen. Di Indonesia terdapat Agama Islam. Hal tersebut menunjukkan adanya diferensiasi sosial yang disebabkan oleh. a.

.. kooperasi d. .. begitu pula sebaliknya 3.. Setelah berhasil saling memahami pendapat yang berkembang mereka menyapakati konsensus baru sebagai jalan tengah. mediasi Jawab: A Kompromi merupakan suatu bentuk akomodasi ketika pihak-pihak yang terlibat perselisihan saling mengurangi tuntuan agar tercapai suatu penyelesaian. Penyelesaian konflik politik dilakukan melalui perundingan antara lembaga perwakilan rakyat dengan lembaga pemerintah.. Sikap dasar untuk melaksanakan kompromi adalah bersedia untuk merasakan dan memahami keadaan pihak lainnya 5. kompromi b..Jawab: E Sifat sistem pelapisan terbuka terjadi manakala setiap setiap anggota masyarakat mempunyai kesempatan untuk berusaha dengan kecakapannya sendiri untuk naik lapisan. a. pemberian c. pengangkatan e. kolaborasi c. Pada gambar diatas kesempatan untuk menjadi pekerja profesional dapat diperoleh siapapun dari lapisan pekerja terampil yang berjuang untuk menjadi profesional. kompetisi e. Perhatikan skema struktur interseksi di bawah ini Skema diatas menunjukkan telah terjadi persilangan keanggotaan dalam kelompok sosial berdasarkan kriteria . Bentuk akomodasi tersebut adalah. penghargaan b. perjuangan Jawab: E Jabatan adalah sesuatu yang status yang diperoleh melalui perjuangan 4.. Perhatikan gambar piramida sosial di bawah ini ! Presiden Gubernur Walikota Status sosial diatas diperoleh berdasarkan . penunjukan d. a.

.. politik Jawab : E Gerakan separatisme di Indonesia adalah pergolakan di daerah yang ingin memisahkan diri dari NKRI. 1 dan 2 b. ekonomi e. angkatan bersenjata mempunyai jenjang kepangkatan 3.. Konflik tersebut dilatarbelakangi oleh kepentingan. wilayah d. 2 dan 4 . yang termasuk pendorong mobilitas adalah. Proses gerak sosial vertikal melalui saluran tersebut disebut social circulation yaitu: (1) Angkatan Bersenjata (2) Lembaga-lembaga Keagamaan (3) Lembaga Pendidikan (4) Organisasi Politik (5) Organisasi Ekonomi (6) Organisasi Keahlian (7) Saluran Perkawinan. 2 dan 4 e.. dan pemeluk agama Kristen dari suku Jawa 6. keadaan ekonomi masih sangat rendah (miskin) 3.. a. 2 dan 3 d. politik masyarakat yang mengatur hak dan kewajiban para warga Yang merupakan saluran mobilitas sosial vertikal naik adalah. 3 dan 4 Jawab : C Pitirim Sorokin menyatakan terdapat saluran-saluran tertentu dalam masyarakat.. 2 dan 3 d. a. Konflik vertikal yang terjadi di Maluku antara pemerintah Indonesia dan gerakan separatis Republik Maluku Selatan sudah lama berlangsung. ras dan agama e. suku dan pekerjaan Jawab: A Terjadi persilangan dari pemeluk agama Islam yang berasal dari suku Banjar.. 8. agama dan suku b. 7. 1 dan 3 c. organisasi keahlian yang baik dan berfungsi bagi anggota 4. perkawinan antara dua individu yang berbeda status sosial 4. sosial b. ajaran agama didasarkan pada kitab suci yang sakral 2. a.a. konflik status yang dialami individu dari strata atas dan menengah Dari faktor sosial di atas. Perhatikan faktor sosial dibawah ini: 1. potensi sumber daya alam yang minim 2.. Hal ini muncul disebabkan kesulitan politik dan kesalahan pendekatan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat di daerah. suku dan adat d. 1 dan 2 b. Perhatikan gejala-gejala sosial berikut ! 1. 1 dan 3 c. agama dan daerah c. budaya c.

e. misalnya karena perang 3.. 10. peranan yang berbeda . perubahan sosial d. 3 dan 4 Jawab: A Faktor pendorong mobilitas adalah 1. kepentingan c. Konflik yang kadang-kadang terjadi antara kelompok generasi tua dengan generasi muda ditandai dengan adanya perbedaan pandangan.. a. Perhatikan skema berikut ! Ayah Ibu (petani) (pedagang) Anak 1 Anak 2 Anak 3 (pegawai) (manajer) (direktur) Berdasarkan gambar di atas telah terjadi mobilitas sosial . Pada gambar diatas terjadi perubahan sosial antargenerasi dan terjadi perubahan strata naik dari kehidupan generasi oranga tua ke anak. sistem sosial terbuka 2. vertikal antargenerasi turun b. sikap. situasi politik. vertikal intragenerasi naik d.. Contoh konflik antargenerasi tersebut pada umumnya disebabkan oleh faktor. umur/usia b. Dapat karena naik atau turunnya status atau jabatan. potensi sumber daya alam yang rendah 7. vertikal intragenerasi turun e. faktor kependudukan 5. posisi dalam masyarakat e. keinginan melihat daerah lain 9. horisontal antargenerasi Jawab: B Perubahan sosial vertikal adalah terjadinya perubahan starta /tingkat pada kehidupan. sistem pemerintahan yang demokratis 4. keadaan ekonomi 6... a. tingkah laku dan tutur kata. vertikal antargenerasi naik c..

Dalam masalah ini terjadi benturan perbedaan kepentingan antara generasi tua dan generasi muda 11.. tingkat pendidikan d.. Karena tidak dapat diselesaikan di tingkat RT/RW. a... a.. Gambar stratifikasi sosial pada masa kolonial di samping mempunyai sifat. 13. penguasaan teknologi e. Perhatikan gambar stratifikasi sosial berikut ! A Keterangan: A A : Pengusaha Besar B B : Pengusaha Menengah C C : Pengusaha Kecil Berdasarkan gambar diatas dapat disimpulkan bahwa pembentukan stratifikasi sosial didasarkan atas kriteria. (lihat soal) Keterangan: A 1 = golongan Eropa 2a = Golongan bangsawan 2b = Golongan bangsawan . Hal tersebut menimbulkan konflik karena generasi tua ingin mempertahankan nilai-nilai lama yang masih relevan dengan kehidupan budayanya. spesialisasi keahlian Jawab : A Karena dalam bidang ekonomi khususnya dikalangan pengusaha sebagai penentu strata sosial mereka adalah jumlah/besarnya modal yang dimiliki sehingga tercipta lapisan atas yang dihuni oleh pengusaha besar. sengketa batas tanah pekarangan antara Pak Akhmad dengan Pak Badu diselesaikan di pengadilan. gelas kesarjanaan c..Jawab : B Konflik antargenerasi terjadi antara generasi tua yang mempertahankan nilai-nilai lama dan generasi muda yang ingin mengadakan perubahan. konsiliasi Jawab: C Ajudikasi adalah bentuk proses penyelesaian masalah atau penysuaian (akomodasi) melalui jalur hukum atau peradilan.. 12. koersi e. Bentuk akomodasi tersebut termasuk. ajudikasi d. kuantitas modal b.. sebaliknya generasi muda ingin ada perubahan sesuai dengan perkembangan zaman. mediasi b. lapisan menengah adalah pengusaha menengah dan lapisan bawah adalah pengusaha kecil yang memiliki modal paling kecil.. arbitrasi c.

Setelah lulus SMA. Perhatikan contoh mobilitas berikut: 1.. Henry melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum UNDIP 2.. homogen e. tetutup d. heterogen Jawab : C Di masa kolonial stratifikasi sosial bersifat campuran dimana strata terdiri dari golongan eropa. seorang staff dipromosikan menjadi kepala bagian di kantornya . homogen e. Poniman. sengaja b. golongan timur jauh. dan golongan pribumi yang menduduki strata paling bawah. campuran d.3 = Golongan pribumi a. tertutup c. Pada lapisan campuran terlihat bahwa mobilitas vertikal hanya dapat terjadi pada golongan yang sama. otomatis c. Ibu Siti pindah ke daerah asal karena ingin mendekati orang tuanya 3. a. campuran Jawab: C Dari gambar tersebut tidak terjadi perpindahan antar strata. namun untuk mobilitas sosial horisontal sifatnya tertutup kelompok sosial tersebut. terbuka b. Perhatikan sekma struktur sosial di bawah ini ! Dicopy-an Skema diatas menunjukkan struktur sosial vertikal yang bersifat. golongan bangsawan. Bersifat campuran karena terjadi kemungkinan mobilitas sosial. 14. Untuk menentukan perubahan status sosial seseorang bisa melalui usaha atau perkawinan. Artinya strata yang satu tidak bisa dimasuki oleh individu atau kelompok yang berasal dari strata yang lain 15.

2 dan 4 e. pendidikan dasar b. integrasi sosial d. karena semakin tinggi pendidikan yang diperoleh maka semakin tinggi pula secara otomatis trata/tingkatan yang diperolehnya. organisasi ekonomi formal Jawab : D Seseorang dapat melakukan mobilitas sosial dengan melalui saluran antara lain : angkatan bersenjata. 1 dan 2 b. 3 dan 4 Jawab : B Karena dari contoh nomor 1 dan 3 terlihat bahwa ada sebuah perpindahan seseorang atau kelompok dari suatu kedudukan sosial pada kedudukan sosial yang lain yang tidak sederajat 16.. 1 dan 3 c. Saluran yang digunakan untuk mobilitas adalah. 2 dan 3 d. konsolidasi sosial b.. 17. partai politik c. Tomy. Pemuda tersebut kemudian menempati status sosial yang setara dengan istrinya.4. akulturasi sosial Jawab: B Interseksi sosial merupakan persilangan atau pertemuan/titik potong keanggotaan anggota-anggota dari . lembaga keagamaan. asimilasi sosial e.. Dari kasus tersebut pemuda tersebut dapat melakukan perpindahan kedudukan sosialnya dengan cara perkawinan. Perhatikan skema berikut ! Struktur sosial pada masyarakat majemuk di atas berbentuk . a. sekolah/pendidikan. a. perkawinan dan pendidikan e... lembaga keagamaan d. dan keahlian serta perkawinan. interseksi sosial c.. Sedangkan pendidikan merupakan social elevator bagi individu yang mengikutinya. a... Seorang pemuda terpelajar dari kalangan biasa menikah dengan putri hartawan.ekonomi. seorang pelajar ikut program pertukaran siswa ke Malaysia Dari pernyataan di atas yang merupakan mobilitas vertikal adalah. organisasi politik.

Bentuk-Bentuk Penyimpangan Perilaku menyimpang dibedakan menjadi dua yaitu: 1. misalnya alkoholisme Light. sindikat. penyimpangan campuran . mafia peradilan 3. Kejahatan tanpa korban. Perilaku menyimpang Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku yang menyimpang tersebut. Kejahatan terorganisir.Z Lawang mengemukakan macam penyimpangan yaitu: 1.dua suku bangsa atau lebih dalam kelompok-kelompok sosial dalam suatu masyarakat yang majemuk. yaitu kejahatan yang dilakukan atas nama perusahaan yang bertujuan menaikkan keuntungan atau menekan kerugian. Perilaku menyimpang ditentukan batasannya oleh norma-norma kemasyarakatan yang berlaku dalam suatu budaya sehingga pengertian perilaku menyimpang berbeda-beda di setiap masyarakat. Penyimpangan dalam bentuk gaya hidup. Kejahatan kerah putih. misalnya perdagangan perempuan. secara khas dilakukan secara terus-menerus sehingga menjadi dominan dalam kehidupan pelaku dan dikenal umum oleh masyarakat Robert M. korupsi 4. perilaku menyimpang primer. perilaku menyimpang sekunder. Penyimpangan dalam bentuk konsumsi yang berlebih. misalnya pembuangan limbah di laut. Perilaku menyimpang yang dianggap sebagai kejahatan atau kriminal 2. penyimpangan individual 2. Pergaulan dengan kawan yang kurang baik mengakibatkan perilaku menyimpang 2. misalnya penghindaran pajak. Dari struktur sosial pada soal merupakan sebuah interseksi golongan suku bangsa dan agama Materi: Perilaku Menyimpang dan Pengendalian SKL 3 Mengidentifikasi berbagai perilaku menyimpang dan pengendalian sosial dalam masyarakat Materi • Perilaku meyimpang • Pengendalian sosial Ringkasan A. misalnya penjudi. Keller dan Calhoun membedakan tipe kejahatan menjadi: 1. bersifat sementara dan masyarakat masih bisa menerima 2. Ada dua proses pembentukan perilaku menyimpang yaitu: 1. yaitu kejahatan yang dilakuakn oleh orang yang memiliki kedudukan dan pengetahuan tinggi. Penyimpangan sebagai hasil sosialisasi dari nilai-nilai subkebudayaan menyimpang Perilaku menyimpang bersumber pada pergaulan yang berbeda. kejahatan terhadap konsumen Berdasarkan banyaknya pelaku penyimpangan dibedakan menjadi: 1. penyimpangan kelompok 3. penggelapan uang perusahaan. Penyimpangan seksual 3. pemabok 4. Kejahatan koorporat. misalnya konsumsi narkoba 2. Penyimpangan dari sosialisasi yang tidak sempurna Proses ini terjadi karena nilai dan norma yang dipelajari kurang dapat dipahami dalam proses sosialisasi sehingga orang tidak mempertimbangkan resiko dan melakukan penyimpangan B.

cap atau etiket yang ditujukan pada seseorang oleh masyarakat.: sikap menolak + : penolakan terhadap nilai-nilai yang berlaku dan berupaya mengganti dengan nilai-nilai baru . Sutherland Sutherland memandang bahwa perilaku menyimpang bersumber dari pergaulan yang berbeda. tetapi adanya julukan membuat pelaku mengidentifikasi dirinya sesuai dengan julukan tersebut. Mula-mula sifat penyimpangannya primer. Teori-teori Perilaku Menyimpang Teori Differential Association (kelompok yang berbeda) oleh Edward H. kelompok dan budaya. Menurut K Merton terdapat lima cara pencapaian tujuan budaya dari cara yang wajar sampai dengan yang menyimpang. Teori Psikologi dari Sigmud Freud Perilaku menyimpang terjadi karena id tidak bisa dikendalikan oleh ego yang seharusnya dominan maupun superego yang tidak aktif. Lemert Menurut teori ini seseorang menjadi menyimpang karena proses labelling berupa julukan.C. Merton Perilaku menyimpang timbul karena anomi yaitu adanya ketidakharmonisan antara tujuan budaya dengan cara-cara yang dipakai untuk mencapai tujuan budaya tersebut. Tipologi adaptasi individu dari K Merton No Cara-cara Adaptasi Tujuan Budaya Cara-cra yang Melembaga 1. Superego adalah bagian diri yang telah menyerap nilai dan norma dan berfungsi sebagai suara hati Teori K. ego adalah bagian diri yang bersifat sadar dan rasional. Misalnya seseorang yang ingin berprofesi sebagai perampok maka ia mempelajari (berinteraksi) cara-cara merampok dengan teman-temannya yang terlebih dahulu jadi perampok Teori Labelling dari Edwin M. Id adalah bagian diri yang tidak sadar atau naluri. 2 3 4 5 Konformitas Inovasi Ritualisme Retrealisme (pengunduran diri) Rebellion (pemberontakan) + + ++ + + Keterangan: + : menunjukan sikap menerima . artinya seorang individu mempelajari perilaku menyimpang dari interaksinya dengan seorang individu yang berbeda latar belakang asal.

sebab orang yang berwatak jahat pun akan selalu ada. akibat proses sosialisasi nilai-nilai subkebudayaan menyimpang 11. perbedaan lingkungan fisik dan lingkungan sosial. Sebab-sebab Perilaku Menyimpang 1. yaitu menciptakan suatu situasi yang dapat mengubah sikap atau perilaku yang negatif dan seseorang terpaksa taat dari situasi yang sengaja diciptakan pengendali 4. lingkungan tempat tinggal. pelampiasan rasa kecewa 4. desas desus 7. intimidasi . pengaruh lingkungan dan media massa 5. sikap mental yang tidak sehat 2. kelompok bermain dan media massa E. adanya ikatan sosial yang berlebihan 10. represif (memperbaiki) 3. Coersif (paksaan) 3. dorongan kebutuhan ekonomi 6. agama 3. Sifat-sifat Pengendalian Sosial Dilihat dari waktu pelaksanaannya 1. yang bertujuan untuk mengajak. prevantif (pencegahan) 2. pendidikan 2. pengawasan dari kelompok terhadap individu Dilihat dari aspek pelaksanaannya 1. pengawasan dari kelompok terhadap kelompok 4. proses belajar yang menyimpang 8. Bahkan Durkheim berpangan bahwa kejahatan itu perlu agar moralitas dan hukum dapat berkembang secara normal D. akibat kegagalan dalam proses sosialisasi Media pembentukan perilaku menyimpang dapat diperoleh melalui keluarga. keluarga yang broken home 3. Pengendalian Sosial Pengendalian Sosial (social control) adalah segenap cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan. atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku F. pengawasan dari individu terhadap kelompok 3. cemooh 6. Bentuk-bentuk pengendalian sosial 1. ketidaksanggupan menyerap norma budaya 9. Persuasif (tanpa kekerasan) 2. mendidik. Kompulsif.Teori Fungsi dari Emile Durkheim Menyatakan bahwa tercapainya kesadaran moral dari semua anggota masyarakat karena faktor keturunan. Pervasi yaitu nilai dan norma disampaikan atau dimasukkan secara berulang-ulang dan terus menerus dengan harapan akan melekat dalam jiwa seseorang sehingga akan terbentuk sikap yang diharapkan G. ostrasisme (pengucilan) 8. Artinya kejahatan itu selalu ada. pengawasan dari individu terhadap individu lain 2. dan gabungan Dilihat dari jumlah cakupan yang terlibat 1. keinginan untuk dipuji atau gaya-gayaan 7.

4. menegur dan bahkan menghukum agar anak kembali mematuhi nilai dan norma yang berlaku SOAL UJIAN NASIONAL 1. kekerasan fisik 5. Masyarakat dapat memberikan sanksi terhadap individu yang melanggar aturan kelompok I. Keluarga Keluarga merupakan lembaga pengendalian secara non formal dan keluarga juga merupakan media sosialisasi. Di sekekolah siswa dapat melakukan pembiasaan dan tersistimatis. Memberikan imbalan kepada warga yang mentaati norma 3. panitera. teguran 10. Tokoh Masyarakat Tokoh masyarakat adalah seseorang yang dianggap mempunyai kelebihan tertentu dan menjadi penuntun di masyarakat sekitarnya 5. Sosialisasi Sosialisai dilakukan agar anggota masyarakat bertingkah laku seperti yang diharapkan tanpa melalui jalur formal dan informal 2. pengacara dan polisi Unsur-unsur tersebut bertugas menyelenggarakan pengadilan terhadap individu yang melanggara norma hukum yang berlaku 3. mensosialisasi. Usaha penanaman pengetian tentang nilai dan norma kepada anggota masyarakat diberikan dalam Pengendalian Sosial : 1. Adat Adat merupakan tata kelakuan yang kuat sehingga merupakan hukum non formal bagi masyarakat. Menciptakan sistem hukum Pengendalian sosial dapat dilaksanakan melalui 1. jaksa. Seorang polisi menilang seorang pengendara motor karena tidak memakai helm dengan maksud untuk menciptakan keteraturan sosial di masyarakat. Mempertebal keyakinan masyarakat tentang kebaikan norma 2. Peranan Pranata Sosial paksaan. Fungsi Pengendalian Sosial 1. Mengembangkan rasa malu 4. Tekanan Sosial Tekanan Sosial perlu dilakukan agar masyarakat sada dan mau menyesuaikan diri dengan aturan kelompok. hukuman H. a. gunjingan hingga pengucilan 4. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk dari. ketertiban sosial . Polisi Polisi merupakan salah satu pranata sosial yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban 2. Sekolah Sekolah merupakan cara pengendalian yang efektif karena merupakan media sosialisasi yaitu wadah pembelajaran siswa dalam bertingkahlaku.. Ketika terjadi pelanggaran terhadap adat maka masyarakat akan memberikan cemooh. Mengembangkan rasa takut 5. Dalam keluarga orang tua mengendalikan perilaku anak-anaknya agar sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dengan cara mendidik.. Adapun pelaksanaannya juga terprogram menurut kurikulum tertentu 6. menasehati.. Pengadilan Unsur pengadilan terdiri dari hakim. fraundulens (pihak ketiga) 9.

Julukan sebagai pembolos dari gurunya juga diikuti oleh teman-temannya. teguran Jawab: A Hukuman adalah jenis pengendalian yang menggunakan fisik. labeling b. Lemert yang menyatakan bahwa seseorang yang melakukan penyimpangan pada tahap awal (primer) lalu oleh masyarakat sudah diberi cap sebagai penyimpang maka orang tersebut terdorong untuk melakukan penyimpangan sekunder (tahap lanjut) dengan alasan terlanjur ”kepalang basah” 3. negatif . fungsi e..... anomi d. Rudi yang bolos sekolah satu kali dicap pembolos oleh gurunya. maka ia kemudian mengulang perbuatannya secara terus-menerus. Jenis pengendalian sosial yang menekankan pada tindakan atau ancaman dengan menggunakan kekuatan fisik antara lain. atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku.. a. bagi yang melakukan penyimpangan diusahakan agar kembali mematuhi norma-norma yang berlaku 2.. sekunder c. desas-desus c. baik dengan kesadaran sendiri maupun karena paksaan 2. yang bertujuan untuk mengajak. positif d. sosialisasi norma e. pelatihan d. mendidik. Karena perlakuan dari guru dan teman-temannya yang mencap Rudi sebagai pembolos. agar masyarakat mau mematuhi norma-norma sosial yang berlaku. agar dapat mewujudkan keserasian dan ketentraman dalam masyarakat 3. pendidikan e..b. hukuman b. konflik Jawab: A Teori labeling dipelopori oleh Edwin M. Dengan demikian tujuan pengendalian sosial adalah 1. perilaku c. primer b.. a. pengendalian sosial c. perilaku menyimpang d. a. hukuman sosial Jawab : B Pengendalian Sosial (social control) adalah segenap cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan. Penyimpangan yang dilakukan remaja tersebut dapat diancam dengan sanksi berat karena termasuk penyimpangan. Hukuman yang mungkin diterapkan apabila seseorang tidak berhasil menyesuaikan diri 4. Remaja yang sedang mengalami stress berat berupaya untuk menghilangkan kekalutannya dengan mengkonsumsi narkoba. Terjadinya perilaku menyimpang tersebut sesuai dengan teori ..

a. a. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang 7. Keluarga adalah lembaga yang paling bertanggungjawab atas penanaman norma-norma masyarakat dalam diri anggota keluarga. a. Seorang ibu menasehati putranya untuk berhati-hati dalam memilih teman bergaulnya agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif. Proses sosialisasi bisa dianggap tidak berhasil jika individu tersebut tidak berhasil mendalami norma-norma dalam masyarakat. maka yang terjadi adalah penyimpangan perilaku 6... gangguan mental atau jiwa individu Jawab: B Sosialisasi yang tidak sempurna adalah ketidakmampuan individu menyerap nilai dan norma yang diajarkan. pelapisan sosial b. Mendengar dirinya digosipkan sebagai wanita nakal. Seorang anak mengalami keterbatasan komunikasi dengan kedua orang tuanya. diferensiasi sosial c. preventif d. asosiasi diferensiasl b. gaya hidupnya didominasi oleh perilaku menyimpang b. Setiap malam Ani selalu keluar. pengendalian sosial d. perubahan sosial e. korektif Jawab: C Pengendalian sosial secara preventif adalah usaha yang dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran.. Keterbatasan perhatian dan komunikasi dengan orang tuanya membuat anak ini tidak dapat memahami nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat. Contoh tersebut merupakan bentuk pengendalian sosial yang bersifat. maka ia pun kemudian digosipkan sebagai wanita nakal. 5. represif b. gaya hidup Jawab: B Penyimpangan sekunder adalah perbuatan yang dilakukan secara khas dengan memperlihatkan perilaku menyimpang dengan ciri-ciri: a. Proses pembentukan perilaku menyimpang anak tersebut terjadi karena.. sehingga anak tersebut berbeda atau menyimpang dari kebiasaan masyarakat.. Setiap hari.. sosialisasi yang tidak sempurna c.. Ketika keluarga tidak berhasil mendidik anggotanya. ibu dan ayah anak ini sangat sibuk karena harus mengurus perusahaannya. pemberian label/cap sebagai penyimpang d. kuratif c. masyarakat tidak bisa mentolerir perilaku menyimpang tersebut... sosialisasi efektif Jawab: C Bentuk pengendalian sosial desas-desus adalah berita yang menyebar secara cepat dan tidak . Dari kasus tersebut dapat disimpulkan bahwa gosip dapat berfungsi sebagai alat.e. maka ia pun tidak suka lagi keluar malam. sosialisasi dengan subkultur menyimpang e. persuasif e.

tindakan rasional berorientasi nilai. Simpati. lembaga dan organisasi sosial • Status dan Peranan Ringkasan A. yaitu pemberian pengaruh dari satu pihak ke pihak lain sehingga pihak yang dipengaruhi bertindak tanpa berfikir panjang. yaitu proses dimana seseorang tertarik dengan pihak lawan Sugesti yang mendalam akan melahirkan motivasi. tindakan. Ciri interaksi adalah resiprokal yaitu adanya aksi dan reaksi Faktor yang menjadi dasar proses interaksi: 1. Jadi secara harfiah kontak berarti saling menyentuh. yaitu tindakan berdasarkan kebiasaan dalam masyarakat 4.berdasarkan kenyataan. antara kelompok-kelompok dengan kelompok-kelompok lain maupun antara kelompok manusia dengan individu. yaitu tindakan berdasakan afeksi (perasaan) atau emosi Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antar orang perorang. yaitu perasaan seolah-olah merasakan apa yang dialami oleh pihak lain yang diempatikannya. berpengaruh. Tetapi yang terpenting dalam kontak adalah kedua belah pihak sadar akan kesadarannya sehingga saling memberikan tindakan atau tanggapan Wujud kontak sosial yaitu . tindakan sosial instrumental. tingkah laku atau penampilan fisik 2. Interaksi sosial karena pada dasarnya manusia memiliki naluri gregariousness (naluri untuk hidup bersama). kelompok mayoritas terhadap minoritas 3. tindakan afektif. Perasaan simpati yang mendalam akan melahirkan empati. Syarat interaksi yaitu kontak dan komunikasi Kata kontak berasal dari con atau cum yang artinya bersama-sama dan kata tango yang artinya menyentuh. INTERAKSI SOSIAL Interaksi sosial berawal dari tindakan sosial. Sugesti. tindakan tradisional. Pemberi sugesti biasanya orang yang berwibawa. Tindakan sosial adalah tindakan yang dipengaruhi atau untuk mempengaruhi orang lain Ada empat tindakan sosial: 1. yaitu tindakan dengan memperhitungkan manfaat atau sesuai dengan nilai-nilai masyarakat. tujuan tidak diperhatikan 3. yaitu kecenderungan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain 4. yaitu tindakan meniru sikap. Biasanya setelah mendapat gosip individu tersebut akan merasa malu dan bersalah sehingga akan lebih berhati-hati dalam bertindak Diposkan oleh luwesagustina di 19:45 Materi: Interaksi Sosial SKL 1 Mendeskripsikan interaksi sosial sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat Materi : • Interaksi sosial • Bentuk-bentuk interaksi • Proses pembentukan kelompok. yaitu dorongan yang diberikan individu atau kelompok kepada individu atau kelompok lainnya sehingga individu atau kelompok yang diberi motivasi melaksanakan apa yang dimotivasikan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Imitasi. yaitu kesesuaian tujuan dengan cara bertindak 2. Identifikasi.

yaitu pihak penyampai pesan 2.menghindari disintegrasi . yaitu cara atau alat menyampaikan pesan 5. kontak sekunder. Akomodasi Akomodasi adalah bentuk penyelesaian pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan Tujuan Akomodasi adalah: .1. BENTUK_BRNTUK INTERAKSI Bentuk – bentuk interaksi secara garis besar dibedakan menjadi dua yaitu yang mengarah pada asosiati dan disosiatif Asosiatif yaitu proses sosial yang mengarah pada kerukunan. kooptasi yaitu penerimaan unsur baru dalam kepemimpinan 3. Pesan.meredam dan mencegah konflik . Komunikator. jabat tangan. kontak antarindividu 2. Joint Venture yaitu kerjasama dalam mengusahakan proyek-proyek tertentu 2. kontak antar kelompok 3. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan dari satu pihak kepada pihak lain. Misalnya Yanto meminta tolong Joko untuk mengajak Erna bergabung dalam kegiatan palang merah remaja.menjaga keutuhan bangsa dan menggalang persatuan dan kesatuan warga Adapun bentuk-bentuk akomodasi 1.mendorong dan memudahkan proses integrasi dan asimilasi . Media. Misalnya tatap muka. Umpan balik (feedback) yaitu tanggapan dari penerima pesan kepada penyampai Ciri-ciri interaksi 1. Komponen komunikasi adalah: 1. kesatuan atau integrasi 1. Komunikan. kontak primer atau kontak langsung yaitu hubungan timbal balik yang terjadi secara langsung. ada tujuan tertentu yang hendak dicapai B. saling melirik 2. yaitu isi atau maksud yang disampaikan komunikator kepada komunikan 4. koalisi yaitu kejasama dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama 4. yaitu pihak penerima pesan 3. yaitu kontak sosial yang memerlukan pihak ketiga sebagai media untuk melakukan hubungan timbal balik. kontak antara individu dan suatu kelompok Dilihat dari langsung-tidaklangsung kontak dibedakan menjadi: 1. coersion yaitu paksaan pihak kuat terhadap yang lemah . ada dimensi waktu (masa sekarang dan akan datang) 4. ada pelaku lebih dari satu orang 2. ada komunikasi dua arah 3. Kerja sama (cooperation) Bentuk-bentuk kerjasama 1. bargaining (tawar menawar) yaitu perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa 2.

kesediaan menghormati budaya asing . arbritrasi yaitu penyelesaian masalah melalui pihak ketika dimana keputusan pihak ketiga bersifat mengikat 4.kontravensi taktis misalnya provokasi. Persaingan (competition) Persaingan terjadi jika beberapa pihak menginginkan sesuatu yang jumlahnya terbatas. artinya pertikaian sudah bersifat terbuka 4. keraguan. pengalihan perhatian 10. yaitu penyelesaian pertentangan melalui pengadilan 9. ajudikasi. desas desus . mediasi yaitu penyelesaian masalah yang difasilitasi oleh pihak ketiga yang bersifat netral 5.kontravensi umum misalnya penolakan. mengejutkan pihat lawan 3. Konflik Suatu proses antara dua pihak yang saling berusaha menyingkirkan dengan cara menghancurkan atau membuat pihak lain tidak berdaya.. stalemate yaitu bentuk akomodasi dimana pihak yang bertentangan mempunyai kekuatan seimbang sehingga berhenti pada suatu tempat tertentu 8.perubahan kepribadian pada individu . Konflik dapat berdampak: . Kontravensi Kontravensi merupakan proses sosial yang ditandai dengan ketidakpastian. khianat . yaitu proses sosial yang mengarah pada perpecahan dan disintegrasi 1. Asimilasi yaitu pada dasarnya merupakan perubahan yang dilakukan secara sukarela yang ditandai dengan adanya usaha mengurangi perbedaan yang ada Adapun faktor pendorongnya adalah: .2.kontravensi sederhana misalnya menyangkal pernyataan orang di depan umum . penolakan dan penyangkalan yang tidak diungkapkan secara terbuka.amalgamasi (kawin campur) 4. 2. yaitu saling mengurangi tuntutan antara pihak yang bertikai 3. kompromi. berpisah 11.meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain ( + ) .kontravensi intensif misalnya penghasutan. Pertikaian Merupakan sosial bentuk lanjut dari kontravensi. keengganan . Bentuk-bentuk kontravensi menurut Leopold von Wiese .toleransi di antara kelompok yang berbeda . Akulturasi yaitu proses penerimaan dan pengolahan unsur budaya asing menjadi bagian dari kebudayaan suatu kelompok tanpa menghilangkan kepribadian kebudayaan yang asli Disosiatif.kontravensi rahasia misalnya pembocoran rahasia.kesempatan yang sama di bidang ekonomi . konsilisasi yaitu usaha mempertemukan pihak yang bertikai bagi tercapainya persetujuan bersama melalui badan tetap 6.sikap terbuka golongan penguasa . segregasi.keretakan hubungan antara anggota kelompok .kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia . displacement.persamaan unsur-unsur kebudayan . toleransi yaitu penyelesaian pertikaian dengan cara membiarkan dan menghormati pihak lain 7. intimidasi. case fire (genjatan senjata) yaitu penghentian pertikaian untuk sementara waktu 3.

Kelompok Sosial Kelompok sosial adalah kumpulan orang yang memiliki kesadaran akan keanggotaan dan saling berinteraksi. Interaksi ini sangat dipengaruhi oleh faktor. negara Faktor pembentuk kelompok sosial adalah kedekatan dan kesamaan SOAL UJIAN NASIONAL 1.. pertentangan antar kelas sosial d. Tertib sosial yaitu adanya keselarasan antara tindakan masyarakat dengan nilai dan norma yang berlaku 2. KETERATURAN SOSIAL Dalam interaksi sosial. a. Macam kelompok sosial menurut Bierstedt. tidak memiliki hubungan sosial dan kesadaran jenis. kekerabatan 4. Ketika terjadi bencana alam. kelompok kemasyarakatan. kelompok statis. misalnya kelompok usia penduduk 2. Order sosial (social order) yaitu suatu sistem nilai dan norma yang diakui dan dipatuhi oleh warga masyarakat 3. pertentangan pribadi b.. pertentangan internasional C. maka akan tercipta suatu keteraturan sosial. Keteraturan sosial yaitu suatu keadaan kehidupan masyarakat yang selaras.. pertentangan politik e. Adapun unsur-unsur keteraturan sosial adalah: 1. individu atau kelompok di dalam masyarakat mengetahui dan memahami norma-norma dan nilai-nilai sosial yang berlaku 3. status dan peran. misalnya kelompok pertemuan. kelompok sosial. Keajegan yaitu suatu keadaan yang memperlihatkan kondisi keteraturan yang tetap dan berlangsung terus menerus 4. yaitu kelompok yang anggotanya memiliki kesadaran jenis dan hubungan satu dengan yang lain tetapi tidak terikat dalam ikatan organisasi. terdapat suatu sistem nilai dan norma yang jelas 2. yaitu kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis dan persamaan kepentingan.dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik Bentuk-bentuk konflik dapat berupa: a. sugesti . banyak kelompok masyarakat memberi bantuan kepada para korban bencana. penuh persatuan dan akan menciptakan suatu integrasi sosial. misalnya sekolah. individu atau kelompok dalam masyarakat menyesuaikan tindakan-tindakannya dengan norma-orma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku. organisasi. Apabila semua anggota masyarakat mematuhi nilai dan norma yang berlaku. lembaga sosial. Hasil dari interaksi melahirkan kelompok sosial.. Pola yaitu bentuk umum dari suatu interaksi sosial Adapun tertib sosial ditandai oleh tiga hal: 1. yaitu kelompok memiliki persamaan tetapi tidak mempunyai organisasi dan hubungan sosial anggotanya 3. serasi. pertentangan rasial c. nilai dan norma berperan dalam menentukan perilaku seseorang. 1. kelompok asosiasi. yaitu kelompok yang bukan organisasi.

mempunyai maksud dan tujuan yang jelas 4. orang tua dan anak bekerjasama mengolah tanah e. imitasi Jawab: B Empati pada hakekatnya mirip dengan simpati. simpati d. identfikasi c.b. tidak ada komunikasi diantara pelaku 3. Perhatikan beberapa gejala sosial berikut: 1. 2. 2 dan 4 e. masyarakat pendukungnya meneriakkan yel-yel tanda persetujuan terhadap pidato yang disampaikan secara langsung di tempat terbuka. a. a. motivasi c. Di sela-sela pidato.. Sikap ini timbul karena adanya . empati e. kontak sekunder.. 1 dan 2 b.. dimensi waktunya adalah masa lalu Dari daftar di atas yang termasuk ciri-ciri interaksi sosial adalah. Doni memelihara burung beo hasil tangkapannya sendiri Jawab : A Kontak sosial menurut proses terjadinya terdiri dari: 1. simpati Jawab: E Simpati merupakan sikap ketertarikan seseorang terhadap orang lain. guru dan murid melaksanakan kegiatan belajar mengajar d. empati e. ada pelaku lebih dari satu orang 2. ada komunikasi dua arah 3. sugesti d. yaitu terjadi pada awal komunikasi sosial itu berlangsung 2. Interaksi sosial terjadi jika terdapat kontak dan komunikasi.. Tindakan sosial para pendukung terhadap tokoh politiknya sangat dipengaruhi oleh faktor. sesama siswa melakukan pembicaraan melalui telepon b. yaitu apabila pesan dari komunikator disampaikan kepada komunikan melalui pihak ketiga atau melalui media komunikasi 4. 2 dan 3 d. 1 dan 3 c. imitasi b. ada dimensi waktu (masa sekarang dan akan datang) 4. ada tujuan tertentu yang hendak dicapai 3. 3 dan 4 Jawab: B Ciri interaksi yang dapat dikenali adalah: 1. a. namun sikap empati lebih menjiwai atau lebih terlibat secara emosi. kontak primer. penjual dan pembeli melakukan transaksi di pasar c... Kelompok masyarakat memberikan tepuk tangan terhadap pidato kampanye tokoh politik yang dikagumi sebagai bentuk dukungan. Berikut ini merupakan bentuk komunikasi sekunder langsung adalah. pelakunya lebih dari satu orang 2.

nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia 2. Nilai rohani dibedakan menjadi : 1) Nilai kebenaran dan nilai empiris yaitu nilai yang bersumber dari proses berfikir atau akal manusia 2) Nilai keindahan. kebijakan atau penampilannya.kesesuaian nilai yang dianut oleh kedua belah pihak. Realitas sosial demikian merupakan contoh interaksi sosial yang berbentuk. yaitu nilai yang bersumber dari karsa dan etika 4) Nilai religius. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi pemenuhan kebutuhan rohani. a. konsiliasi e. yaitu nilai yang bersumber dari unsur rasa manusia 3) Nilai moral. Pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah di beberapa tempat diwarnai aksi saling menghasut atau saling memfitnah antara para pendukung calon kepala daerah untuk mendapatkan kemengangan. yaitu nilai yang berisi keyakinan terhadap Tuhan YME Fungsi nilai yaitu 1. kooperasi c.. pembatas. Mengarahkan masayrakat untuk berfikir dan bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai yang adal dalam masyarakat 3. kompetisi b. Alat solidaritas atau pendorong masyarakat untuk saling bekerja sama 5. kontravensi d. Alat untuk menentukan harga sosial 2. pendorong dan penekan idividu untuk berbuat baik B. benci. Agar nilai dapat terlaksana maka dibentuklah norma yaitu ketentuan yang berisi perintah dan larangan yang dilengkapi dengan sanksi. Nilai Nilai adalah sesuatu yang dianggap baik dan benar yang dicita-citakan oleh warga.. seperti pola pikir. nilai vital yaitu segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk melakukan aktivitas 3. Nilai terdiri dari: 1. Norma Sosial . Pengawas. Bisa juga disampaikan kepada seseorang atau sekelompok orang atau suatu lembaga formal pada saatsaat khusus 5. konflik Jawab: C Kontravensi merupakan bentuk proses sosial yang berada diantara persaingan dan konflik yang ditandai dengan adanya sikap tidak senang. perasaan ingin menjatuhkan tetapi sikap-sikap tersebut tidak sampai pada tahap konflik Materi : Nilai dan Norma SKL 2 Menjelaskan proses sosialisasi dalam pembentukan kepribadian Matei • Nilai • Norma sosial • Sosialisasi • Kepribadian Ringkasan A. nilai rohani . Memotivasi atau memberi semangat pada manusia untuk mewujudkan dirinya dalam perilaku sesuai dengan yang diharapkan oleh peran-perannya 4..

Pengertian Sosialisasi Manusia tercipta sebagai gregoriouness atau zoonpoliticon.Berdasarkan tingkatannya. C.membentuk solidaritas sekaligus memberikan perlindungan terhadap keutuhan dan kerjasama antara anggota-anggota yang bergaul dalam masyarakat 4. Dari interaksi antar individu. norma dan nilai yang terdapat dalam kelompoknya agar dapat berkembang menjadi pribadi yang dapat diterima kelompoknya.J. individu dengan kelompok maupun kelompok dengan kelompok melahirkan suatu proses yang disebut sosialisasi.Cohen : sosialisasi adalah proses – proses manusia mempelajari tata cara kehidupan dalam masyarakat untuk memperoleh kepribadian dan membangun kapasitasnya agar berfungsi dengan baik sebagai individu maupun sebagai anggota suatu kelompok 3. Dalam memenuhi kebutuhannya ia selalu membutuhkan orang lain yang menyebabakan ia harus berinteraksi dengan orang lain.Adalah patokan perilaku dalam suatu kelompok masyarakat tertentu sebagai perwujudan dari nilai. Adat Istiadat (Custom) Custom adalah kumpulan tata kelakuan yang paling tinggi kedudukannya karena bersifat kekal dan terintegrasi kuat dalam masyarakat yang memiliki custom tersebut Macam norma sosial dibedakan sebagai berikut 1. Tata Kelakuan (Mores) Tata kelakuakn adalah sekumpulan perbuatan yang mencerminkan sifat-sifat hidup dari sekelompok manusia yang dilakukan secara sadar guna melaksanakan pengawasan oleh sekelompok masyarakat terhadap anggota-anggotanya. Norma kesopanan yaitu peraturan sosial yang mengarah pada hal-hal yang berkenaan dengan bagaimana seseorang harus bertingkah laku wajar dalam masyarakat. B. 3. 2. Norma agama yaitu peraturan sosial yang sifat mutlak dan tidak bisa ditawar karena berasal dari Tuhan. 4. Cara (usage) Cara merupakan suatu bentuk perbuatan tertentu. Norma kesusilaan yaitu peraturan sosial yang berasal dari hati nurani yang menghasilkan akhlak. Pengertian Sosialisasi menurut beberapa tokoh 1. misalnya cara makan 2. Oleh sebab itu dalam mepelajari sosialisasi maka perlu dipahami dahulu tentang nilai dan norma. Peter Berger : sosialisasi adalah suatu proses dimana seorang anak belajar menjadi seorang anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat 2.memberikan batasan pada perilaku individu . mempunyai sanksi yang tegas bagi pelanggarnya. yaitu manusia yang tidak bisa hidup tanpa orang lain atau selalu berkelompok dan bermasyarakat.Sosialisasi secara sederhana berarti proses seumur hidup yang berkenaan dengan bagaimana individu mempelajari cara – cara hidup. Norma hukum yaitu aturan sosial yang dibuat oleh lembaga tertentu. Kebiasaan (folkways) Kebiasaan merupakan bentuk perbuatan yang diulang-ulang secara sadar dan mempunyai tujuan yang jelas serta dianggap baik dan benar 3. norma dalam masyarakat dibedakan menjadi: 1.mendorong seseorang agar sanggup menyesuaiakan tindakan dengan tata kelakuan yang berlaku . Soerjono Soekanto : sosialisasi adalah suatu proses social tempat seorang individu mendapatkan pembentukan sikap untuk berperilaku yang sesuai dengan perilaku orang – orang dalam kelompoknya Tujuan Sosialisasi 1. Memberikan pengetahuan dan ketrampilan bekal bermasyarakat . Fungsi mores adalah: .

misal bermain perang – perangan sebagai tentara. keluarga sebagai significant order (dominasi orang tua) 2). Tapap Meniru (Play Stage) Ditandai dengan semakin sempurnanya anak meniru peran. memberikan pengawasan dan pengendalian yang wajar 3). Tahap Siap Bertindak (Game Stage) Tahap pada masa remaja dimana sering terjadi proses identifikasi seseorang terhadap idolanya. Sosialisasi partisipasi (participatory socialization) yaitu mengutamakan adanya partisipasi dari anak. Tahap Penerimaan Norma Kolektif (Generalized other) Tahap seseorang dianggap dewasa dimana ia telah menjadi warga masyarakat dalam arti sepenuhnya Media Sosialisasi dalam Pembentukan Kepribadian 1. menghukum perilaku yang keliru b. Disini remaja juga dapat memainkan peran sendiri dengan penuh kesadaran. Selalu dekat dengan anak-anaknya 2). baik dan buruk 4). serta memperoleh awal pemahaman tentang diri 2. sosialisasi berpusat pada orang tua g. mendorong anak agar dapat membedakan antara benar dan salah. sekolah – sekolahan sebaagi guru atau murid. anak memperhatikan keinginan orang tua h. kepatuhan anak d. antara lain: a. komunikasi nonverbal f. menasehati anak jika melakukan kesalahan serta mengarahkan anak ke jalan yang benar Pola sosialisasi dalam keluarga dibedakan menjadi 2 1). meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efisien 3. 4. Keluarga (Kinship) Keluarga merupakan media sosialisasi awal seseorang. Ciri yang lain adalah : a. Tahap persiapan (Preparatory Stage) Dimulai saat lahir dan balita dimana seorang anak mulai kegiatan meniru tidak sempurna. hukuman dan imbalan simbolis . komunikasi sebagai perintah e. ibu dan ayah dapat membawakan peran sebagai orang tua yang baik.2. hukuman dan imbalan material c. benar dan terpuji serta menghindari perbuatan yang keliru di muka anak-anaknya 5). Disini orang tua sebaagi significant other yaitu orang yang amat berarti bagi anak dan dianggap penting bagi pembentukanan dan bertahannya diri dimaan anak menyerap nilai dan norma 3. Represif (repressive socialization) yaitu menekankan ketaatan anak pada orang tua. Disini orang tua sangat berperan untuk : 1). membiasakan individu dengan nilai nilai dan kepercayaan pokok yang ada pada masyarakat Proses Sosialisasi Menurut Goerge Herbert Mead (Role Theory) 1. memberikan imbalan bagi perilaku yang baik b. membantu pengendalian fungsi – fungsi organic yang dipelajari melalui latihan mawas diri yang tepat 4.

kelompok sebaya. prestasi (achievement). Teman Sepermainan Disebut juga peer group. pelanggaran lalu lintas untuk geng motor dll. komunikasi sebagai interaksi e. sekolah. keluarga merupakan generalized order (kerjasama ke arah tujuan) 2. Pengaruh dari lingkungan kerja tersebut pada umumnya mengendap dalam diri seseorang dan sukar dirubah apabila yang bersangkuta lama bekerja di lingkungan tersebut. universalisme dan kekhasan (specifikasy). Klik adalah kelompok kecil tanpa struktur formal yang mempunyai pandangan atau kepentingan bersama. otonomi pada anak d.c. Ada juga geng yang dapat mengembangkan kepribadian yang positif bagi anggotanya antara lain. Sekolah Sekolah merupakan media sosialisasi yang mendasar setelah keluarga karena di sekolah terjadi proses pembelajaran yang sistematis terhadap individu. khawatir. gembira dan lainnya yang tidak didapat dirumah 4) melalui interaksi dapat berkembang ketrampilan social yang berguna bagi kehidupan mendatang 5) pola perilaku dan kaidah – kaidah tertentu dalam persahabatan mendorong remaja bersikap lebih dewasa Dalam kelompok remaja ada yang berbentuk geng atau klik. Pada usia remaja berkembang menjadi kelompok persahabatan yang lebih luas. takut. Geng sering dikonotasikan negatif karena kegiatannya yang melanggar norma. sosialisasi berpusat pada anak g. Lingkungan Kerja Lingkungan kerja juga mempunyai pengaruh bsar dalam pembentukan kepribadian. 1) mengembangkan ketrampilan berorganisasi dan kepemimpinan 2) menumbuhkan rasa kesetiakawanan social yang kuat 3) rela berkorban untk sesama anggota kelompok 4) menyalurkan semangan patriotisme 3. Geng adalah kelompok remaja yang terkenal karena kesamaan latarbelakang social. misal penggunaan narkoba. Aspek yang dipelajari selain belajar membaca. menulis dan berhitung adalah aturan – aturan mengenai kemandirian ( independence). . Fungsi sekolah sebagai media sosialisasi antara lain: 1) mengembangkan potensi anak untuk mengenalkan kemampuan dan bakatnya 2) melestarikan kebudayaan dengan cara mewariskannya dari generasi ke generasi 3) merangsang partisipasi demokrasi dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional dan bebas 4) memperkaya kehidaupan dengan menciptakan cakrawala intelektual. orang tua memperhatikan keinginan anak h. daerah dan sebagainya. Peranana positif kelompok persahabatan bagi perkembangan kepribadian anak antara lain 1) rasa aman dan dianggap penting dalam kelompok 2) perkembangan kemandirian remaja tumbuh dengan baik dalam kelompok persahabatan 3) remaja mendapat tempat yang baik bagi penyaluran rasa kecewa. komunikasi verbal f. meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan dan penyuluhan 5) meningkatkan taraf kesehatan melalui penjaskes 6) menciptakan warga negara yang mencitai tanah air. menunjang integrasi antarsuku dan antarbudaya 7) mengadakan hiburan umum (kompetisi olah raga dan pensi) 4.

IQ. media cetak (surat kabar. pendapatan keluarga d. Tempat tinggal yang dimaksud adalah terpisah dari masyarakat luas dalam waktu tertentu. Tayangan TV sering dijadikan acuan perilaku dan gaya hidup bagi penontonya. Sosialisasi Primer Menurut Peter L. faktor geografis (lingkungan fisik) misalnya tinggal di pegunungan atau pantai c. ketetanggaan. Unsur kepribadian yang menyusun manusia adalah pengetahuan. leinginan. tabloid) dan media elektronika ( TV. perasaan dan naluri Faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian yaitu: a. kebutuhan keluarga c. Media masa terbagi menjadi 2. tayangan visual (bisa dilihat) dan didengar. Hubungan antara Sosialisasi dengan Kepribadian Kepribadian adalah corak tingkah laku sosial yang meliputi corak kekuatan. Menurut Irving Goofmen adalah suatu sosialisasi yang ditandai dengan adanya keterputusan sosialyang diawali dengan desosialisasi(pencabutan peran) dan resosialisasi (pemberian peran social baru) melalui institusi total yaitu tempat tinggal dan tempat bekerja. kota. film). jumlah anggota keluarga e. karena sosialisasi merupakan proses social yang didapat atau terjadi dalam diri seorang individu sejak ia kecil untuk membentuk kepribadian dan sikapnya dalam berperilaku sehingga sesuai dengan perilaku dan kepribadian kelompoknya sehingga ia diterima sebagai bagian dari kelompok tersebut. Kepribadian merupakan hasil sosialisasi dan enkulturisasi. radio. bersama – sama menjalani hidup terkukung dan diatur secara formal. Jenis sosialisasi 1. faktor biologis misalnya ketekunan.5. RSJ D. faktor pengalaman kelompok SOAL UJIAN NASIONAL 1. misal LP. lingkungan keluarga b. 2. perilaku anggota keluarga . a. majalah. keluarga petani d. pesantren. internet. Media yang lain Media sosialisasi yang lain adalah institusi agama. masyarakat merupakan agen sosialisasi yang dapat mempengaruhi kepribadian seseorang. Dalam keluarga terdapat norma tentang bagaimana hubungan antara sesama anggota keluarga.. Sosialisasi Sekunder Adalah suatu proses sosialisasi lanjutan setelah sosialisasi primer yang memperkenalkan individu kedalam kelompok tertentu dalam masyarakat. Norrma tersebut berfungsi untuk mengatur . faktor kebudayaan khusus misalnya desa.. Media Massa Media massa dapat mempengaruhi kepribadian individu melalui pesan yang disampaikan oleh media massa tersebut. opini dan sikap yang melekat pada seseorang apabila dihubungan dengan orang lain atau menaggapi suatu keadaan. Media TV meupakan media yang paling efektif dalam penyampaian pesan karena hampir dimiliki oleh setiap lapisan masyarakat. Berger dan Luckmann yaitu sosialisasi pertama yang dijalani individu semasa kecil dengan belajar menjadi anggota masyarakat (keluarga). organisasi rekreasional. dorongan.. ambisi b.

. kontrol sosial b. norma adat e. dengan menggunakan bahasa Jawa Kromo (bahasa halus) untuk berkomunikasi dengan yang lebih tua. Makanan berguna untuk kesehatan badan 2. norma hukum Jawab: E Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau peraturan-peraturan yang formal dan tertulis. Teknologi komunikasi berfungsi memudahkan interaksi sosial Yang mengandung nilai material dalam kehidupan bermasyarakat adalah. norma dan peran sosial kepada individu sehingga berperilaku dan berkepribadian dewasa sesuai dengan harapan masyarakat disebut. Bapak dan Ibu Sosro berasal dari Jawa Tengah mendidik putra-putrinya secara adat/tradisi kejawen.. Nilai-nilai dalam masyarakat: 1. .Jawab : E Norma merupakan aturan-aturan dengan sanksi-sanksi yang dimaksudkan untuk mendorong. Kaidah untuk mengatur perilaku individu atau kelompok dalam masyarakat yang berlaku secara tegas. Pakaian berfungsi melindungi jasmani manusia 4.. 1 dan 3 c. a. a. 1 dan 2 b. norma kelaziman d. Norma merupakan ukuran yang digunakan oleh masyarakat untuk mengukur apakah tindakan yang dilakukan merupakan tindakan yang wajar dan dapat diterima ataukah merupakan tindakan yang menyimpang karena tidak sesuai dengan harapan sebagian besar masyarakat 2. bahkan menekan anggota masyarakat secara keseluruhan untuk mencapai nilai-nilai sosial. norma tata kelakuan b.. Agen sosialisasi disebut pula media sosialisasi yaitu tempat/lingkungan dimana seseorang melakukan sosialisasi 5. Agama memberikan arah dan pedoman hidup 3. pengendalian sosial d. 2 dan 4 e. sosialisasi norma c.. peran sosial Jawab: D Agen sosialisasi adalah pihak-pihak yang melaksanakan atau melakukan sosialisasi.. 4. a.. agen sosialisasi e. 3 dan 4 Jawab: B nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia 3. Semua pihak yang berperan memberikan nilai. Ketentuan aturan dan sanksi terhadap pelanggar dinyatakan dengan tegas bila dibandingkan dengan norma-norma yang lain. norma kebiasaan c. tertulis dan disertai sanksi tergolong jenis. 2 dan 3 d.

budaya khusus atas dasar agama e. seorang guru menyayangi siswa sesuai dengan etika guru. kesopanan Jawab: D Norma kesopanan atau etika merupakan ketentuan-ketentuan hidup yang berlaku dalam hubungan atau interaksi sosial masyarakat . susila b. kesopanan d. Di sekolah. budaya khusus berdasarkan faktor kedaerahan b.. Proses sosialisasi yang terjadi tergolong berbentuk. hukum b. a.. Sekelompok penyeberang jalan melintas di zebra cross.. individu Jawab : A Karena terjadi secara sistematis dan dalam institusi resmi 7. Demikian juga dengan murid. Faktor yang mendasari perilaku sosial pada contoh di atas adalah. agama c. agama c. ia harus menghargai dan hormat terhaap gurunya.... 8. budaya khusus masyarakat desa dan kota c. in-formal d. a. komunal e. sosialisasi dengan kebudayaan b. a. Kondisi tersebut menggambarkan pelaksanaan norma. formal b. kepribadian dengan kedaerahan c. yaitu: a. kebudayaan dengan keturunan d. kebudayaan e. budaya khusus kelas sosial d....Contoh tersebut menunjukkan adanya hubungan yang erat antara. Ketika guru berinteraksi dengan murid. kesusilaan Jawab : A Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau peraturan-peraturan yang formal dan tertulis.. hukum d. sementara itu pengendara roda dua melaju dengan tertib dan memakai helm sesuai aturan lalu lintas yang berlaku.. lingkungan dengan kebudayaan e. Ketentuan aturan dan sanksi terhadap pelanggar dinyatakan dengan tegas bila dibandingkan dengan norma-norma yang lain. budaya khusus berdasarkan profesi 6. kebiasaan e. a. kepribadian dengan lingkungan Jawab: B Menurut Soerjono Soekanto ada beberapa tipe kebudayaan khusus atau subculture yang secara nyata dapat mempengaruhi bentuk kepribadian individu. pergaulan para siswa dengan teman maupun guru diatur secara jelas. non-formal c..

11.. meningkatkan taraf kesehatan melalui latihan olah raga f. kebudayaan merupakan perangkat yang dihasilkan oleh suatu bentuk kehidupan bersama yang selanjutnya digunakan sebagai pedoman hidup. a. Dijelaskan kepadanya bahwa sikap seperti itu tidak baik. pantang berbicara keras dan menggunakan bahasa yang halus jika berbicara dengan orang yang lebih tua. meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan pribadi dan berbagai kursus e.. Sekolah sebagai salah satu media sosialisasi yang mempengaruhi perkembangan kehidupan bangsa. menunjang integrasi antara ras yang berbeda h. Bagi generasi baru. a.. Seorang anak yang sedang makan sambil mengangkat kaki ditegur oleh ibunya. familier c. lembaga masyarakat e. motivasi individu b. lingkungan kebudayaan d.... a. Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan masyarakat Jawa cenderung bersifat tenang.9. membentuk kepribadian. motivasi belajar berbagai ilmu dan teknologi c. tidak saja mengajarkan pengetahuan dan ketrampilan. warisan biologis Jawab: C Dalam masyarakat.. kepribadian yang mempunyai rasa cinta tanah air b. primer d. status dan peran sosial di masyarakat Jawab : A Menurut Horton dan Hunt sekolah mempunyai fungsi utama membantu orang untuk sanggup mencari nafkah serta mengembangkan potensi seseorang selain itu fungsi tambahan yang lain adalah: a.. ketrampilan kerja di industri hulu dan hilir e. Oleh sebab itu kebudayaan senantiasa dirombak dan disesuaikan dengan kebutuhan dan disesuaikan dengan situasi yang ada dalam masyarakat. sopan. artinya sebagai sarana untuk menyelenggarakan seluruh tata kehidupan warga masyarakat tersebut. Pada soal diatas sosialisasi terjadi pada lingkungan keluarga. Pada tahap ini anak mengenal keluarganya. menciptakan warga negara yang patriotikk melalui pelajaran yang menggambarkan kejayaan bangsa g. Ditinjau dari tahap waktunya. tersier Jawab : A Sosialisasi primer merupakan sosialisasi pertama yang dialami individu sewaktu kecil. tingkah laku anak sesuai kebudayaan daerah d. kebudayaan tersebut akan berfungsi membentuk atau mencetak pola- . memperkaya kehidupan dengan mencipytakan kemungkinan untuk mengembangkan cakrawala intelektual dan cita rasa keindahan d... pengendalian sosial c. tetapi juga berfungsi untuk membentuk. sosialisasi yang dilakukan ibu terhadap anaknya tergolong. merangsang partisipasi demokratis melalui ketrampilan bicara dan mengembangkan kemampuan berfikir rasional c. sekunder e. melestarikan budaya dengan cara mewariskan dari generasi satu ke generasi berikutnya b. yaitu susunan unsur-unsur dan jiwa yang menentukan perbedaan tingkah laku atau tindakan dari tiap-tiap individu 10. Karakteristik kepribadian tersebut menunjukkan adanya hubungan sosialisasi dengan . otoriter b..

Jadi kebudayaan dapat menentukan corak kepribadian dari warga masyarakat.pola perilaku yang selanjutnya akan membentuk suatu kepribadian yang tetap dan khas. .

a. a. meningkatnya kebutuhan hidup karena kemajuan zaman Jawab: A Perkembangan teknologi pertanian yang bergitu pesat . terjadi secara lambat dalam masyarakat b. perubahan sosial terjadi dengan sendirinya dan terus menerus Jawab D Dalam proses perubahan terdapat ciri bahwa antarlembaga sosial yang ada dalam struktur saling berkaitan. a.SOAL UJIAN NASIONAL 1.. menurunnya solidaritas sosial karena sistem pertanian modern b. Hal ini karena.. berkurangnya kesenjangan sosial d. melalui sistem pengolahan lahan pertanian dengan teknologi dan mekanisasi. meningkatnya konsumerisme karena iklan dalam media massa e. melemahnya kehidupan religius karena listrik masuk desa c.. setiap bidang mengalami perubahan secara bertahap c. terjadinya disintegrasi sosial budaya e.. Adanya suatu perubahan sosial dalam bidang kehidupan tertentu akan diikuti oleh perubahan di bidang-bidang yang lain... a. Oleh karena itu perubahan yang terjadi pada suatu lembaga akan menyebabkan perubahan pada lembaga sosial lainnya 4. berkurangnya interaksi primer karena adanya telepon seluler d. mempunyai dampak positif bagi masyarakat e. Contoh di atas merupakan kemajuan di bidang. perubahan tidak merata dalam masyarakat Jawab:B Perubahan yang pengaruhnya kecil adalah perubahan sosial yang tidak menyangkut berbagai aspek kehidupan dan perubahan tersebut tidak menimbulkan perubahan pada struktur 5.. telah direncanakan oleh kelompok tertentu d. Sebagai contoh dampak negatif dari perubahan sosial yang disebabkan oleh berkembangannya teknologi di desa adalah.. yaitu dengan penggunaan traktor. lembaga kemasyarakatan pasti mengalami perubahan d. setiap individu pasti mengalami perubahan b. meningkatnya penemuan baru b. tidak mengubah struktur sosial masyarakat c. terbentuknya sikap individu c. 2. Pemerintah telah menetapkan UU mengenai Perlindungan Terhadap Anak dan Perempuan untuk melindungi dari aksi tindak kekerasan. . oleh karena itu adanya upaya pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya dapat menyebabkan berkurangnya kesenjangan sosial 3. Perubahan mode pakaian merupakan bentuk perubahan sosial yang pengaruhnya kecil karena... Kehadiran traktor dapat dianggap menghancurkan sumber mata pencaharian buruh tani dan akhirnya para buruh tani mengadakan protes. struktur lembaga kemasyarakatan saling kait mengait e.. banyaknya westernisasi di kalangan remaja Jawab: C Terjadinya kesenjangan sosial yang tinggi akan menimbulkan gejolak dalam masyarakat. Salah satu dampak positif dari upaya pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya adalah.

adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat tersebut c. 6. melakukan pengrusakan fasilitas umum b. rasa lapar. Oleh karena itu perubahan yang terjadi pada suatu lembaga sosial akan menyebabkan perubahan sosial lainnya. a.a. berbicara dan kebebasan dari tekanan. a. menghemat anggaran belanja/pengeluaran e. masyarakat yang terisolasi tidak mengalami perubahan sosial b. f) Perubahan sosial yang cepat menyebabkan disorganisasi yang bersifat sementara karena berada dalam proses penyesuaian diri. hedonis. a. Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan ciri-ciri perubahan sosial sistemik adalah. e) Antarlembaga sosial yang ada dalam struktur sosial masyarakat saling berkaitan. tidak percaya adanya ajaran dosa dan pahala c. Modernisasi mengubah kehidupan masyarakat menjadi serba efisien. kebebasan berpendapat Jawab : D Dalam HAM ada sebuah perlindungan terhadap anak dan wanita dari suatu tindak kekerasaan dan ada sebuah kebebasan dari rasa takut. perubahan lembaga tertentu diikuti oleh perubahan lembaga sosial lainnya d. ekonomis.. fanatis. kebebasan individu c.. pengakuan HAM e. perubahan evolusioner tidak berpengaruh pada bidang spiritual e. Namun modernisasi juga mendorong terciptanya pola hidup yang cenderung mengejar kemewahan duniawi dan konsumtif.. ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan b. kegiatan masyarakat industri modern menjadi berhenti berkembang c. emansipasi wanita d. produktif. dampak negatif dari modernisasi adalah munculnya gaya hidup. Berikut merupakan syarat timbulnya revolusi. Berdasarkan deskripsi tersebut. kecuali … . anarkis. mengutamakan kenikmatan jangka pendek d. sekuler.. hanya mengakui kebenaran kelompok sendiri Jawab : D Hedonis adalah dampak negatif sebuah modernisasi yang merupakan sikap hidup yang cenderung mengejar material keduniawian saja sehingga lebih menikmati kenikmatan dalam jangka pendek 7. praktis dan nyaman. harus dapat memanfaatkan momentum . Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi pada struktur kemasyarakatan.. g) Perubahan-perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja karena kedua biang tersebut berkaitan Latihan soal IPS kelas 9 – dari bank soal untuk menghadapi ujian semester sekolah dan ujian nasional (7) (syarat timbulnya revolusi…) 1. perubahan material tidak berpengaruh pada bidang spiritual Jawab C Menurut Soerjono Soekanto proses perubahan sosial di masyarakat memiliki ciri-ciri sebagai berikut : d) Tidak ada masyarakat yang berhenti berkembang karena masyarakat berkembang baik secaralambat maupun cepat. kesetaraan gender b.

bencana alam berpotensi menimbulkan konflik dalam masyarakat 7. adanya keinginan individu yang inovatif 2. a. memanfaatkan manajemen modern c. Adanya bencana alam dapat mendorong terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat karena …. bencana alam mendorong orang lain untuk bersimpati d. bencana alam terkadang memaksa seseorang untuk mengungsi dan beradaptasi dengan tempat baru dipengungsian b. karena … . tidak bertentangan dengan keyakinan masyarakat 4. Pelaksanaan Proklamasi 17 Agustus 1945 termasuk dalam kategori … . a. memanfaatkan teknologi maju b. Proses bertemunya dua kebudayaan atau lebih yang saling bercampur menjadi satu disebut … . sistem sama rata/sosialis b. akulturasi budaya . munculnya tatanan kehidupan masyarakat baru yang lebih modern 9.d. a. kecuali … . evolusi b. adanya peperangan b. Perubahan mode pakaian dikategorikan sebagai perubahan yang pengaruhnya kecil dengan ruang lingkup yang tidak luas. adanya bencana alam akan mengurangi jumlah penduduk c. terjadinya pemberontakan atau revolusi d. sistem kekuatan dari rakyat 6. Pada dasarnya modernisasi dengan komputerisasi tersebut bertujuan … . kecuali … . reformasi 3. asimilasi budaya b. a. hanya berhubungan dengan kebutuhan sekunder b. adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat c. a. Bentuk faktor pendorong terjadinya perubahan sosial budaya yang tidak lagi memerhatikan perbedaan status sosial disebut … . tergesernya bentuk-bentuk budaya nasional d. rotasi c. sistem kasta dalam masyarakat d. sistem terbuka masyarakat c. membentuk pola pikir masyarakat lebih logis/ilmiah c. Berikut ini bentuk kemajuan akibat perubahan sosial budaya. memunculkan ide-ide baru b. Komputerisasi di bidang ekonomi perbankan yang berdampak pada pengangguran karyawan dimaksudkan untuk mempertinggi efisiensi kerja. a. adanya dinamika penduduk 5. revolusi d. meningkatkan produktivitas kerja d. Berikut ini merupakan sebab-sebab intern terjadinya perubahan sosial budaya. meningkatkan keterampilan karyawan 8. hanya diikuti oleh golongan tertentu c. tidak ada hubungannya dengan bidang kebudayaan d. a. a.

rasa tidak puas dengan kondisi yang sedang berlangsung b. upacara adat perkawinan c. Perubahan pada lembaga kemasyarakatan akan memengaruhi sistem sosialnya yang meliputi …. disintegrasi budaya 10. lahirnya disintegrasi sosial d. kebutuhan hidup. berkembangnya kriminalitas 13. lahirnya golongan menengah c. terciptanya integrasi sosial b. a. Adanya gerak sosial vertikal atau horizontal yang lebih luas di masyarakat merupakan pengaruh dari adanya … . masyarakat setuju perubahan d. nilai. pengaruh industrialisasi d. masyarakat menghendaki penundaan c. Contoh dari kecenderungan masyarakat mempertahankan unsur lama karena diperoleh melalui proses sosialisasi sejak kecil adalah … . pengaruh bencana alam b. Berikut ini yang merupakan contoh perubahan yang berbentuk progres adalah … . norma. pola perilaku dan asal-usul c. Pada saat pemerintah berencana menaikkan tarif listrik. penemuan komputer yang dapat memperlancar sistem informasi 11. sikap dan pola perilaku masyarakatnya d. pengaruh urbanisasi c.c. siaran televisi menyebabkan siswa malas belajar c. a. kurangnya tenaga ahli dalam pelaksanaan pembangunan 14. listrik masuk desa mengakibatkan kenakalan remaja b. Alasan terjadinya perubahan sosial dalam bidang ekonomi yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat adalah … . ingin meningkatkan pendapatan perkapita c. Perubahan sosial mengakibatkan masalah sosial yang dimulai dengan … . sistem pendidikan yang maju b. heterogenitas penduduk c. nilai dan seluruh kondisi alam lingkungan b. a. sistem terbuka masyarakat . suku bangsa dan adat istiadat 16. makanan pokok b. tata cara beribadah d. banyak wanita berpakaian sangat minim d. a. a. masyarakat menolak perubahan b. a. ini menandakan bahwa … . kurangnya sumber daya manusia dalam bidang ekonomi d. a. keyakinan. Pemaksaan suatu ideologi budaya biasanya terjadi karena adanya … . pengaruh perang 17. difusi budaya d. masyarakat tidak peduli 15. a. solidaritas kelompok 12. masyarakat mengadakan protes.

menganggap dirinya unggul dari ras lainnya b. wajib menjadi tenaga romusha b. a. yaitu … . Jerman dibagi menjadi dua daerah pendudukan d. Pulau Kurile dan Sakhalin diserahkan kepada Rusia c. Jerman harus mengganti kerugian perang 5. orang Yahudi dianggap sebagai biang kekalahan Jerman dalam PD I d. Alasan perlawanan rakyat terhadap Jepang adalah kewajiban melakukan seikerei. a. Secara khusus. negara di atas segala kepentingan rakyat c. Perang Dunia II di kawasan Eropa disebabkan oleh … . Munculnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial baru yang lebih kompleks merupakan dampak negatif dari … . Negara-negara fasis pada umumnya menganut paham chauvinisme. Perjanjian San Fransisco berisi antara lain … . serangan Jepang terhadap pangkalan Sekutu di Hawai c. perubahan sosial budaya 19. Masyarakat yang pernah dijajah bangsa lain akan memiliki sikap … . Alasan tindakan Hittler adalah … . daerah Italia dipersempit b. kritis dan terbuka dengan memfilter segala bentuk perubahan 20. orang Yahudi tidak mau tunduk pada kebijaksanaan Hittler 2. Sebagai pelajar sebaiknya kita menyikapi segala bentuk perubahan sosial dan budaya dengan sikap … .d. a. menganggap semua bangsa itu sama d. a. orang Yahudi menguasai perekonomian Jerman b. memimpikan persatuan seluruh negara di bumi 3. yaitu … . terbunuhnya putra mahkota Austria b. apriori terhadap segala bentuk pengaruh perubahan b. a. Salah satu tindakan Hittler dalam mengembangkan fasisme adalah membunuh dan mengusir orang-orang Yahudi. a. mengikuti latihan militer ala Jepang . migrasi penduduk c. sikap ingin meniru budaya asing 18. rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan b. sikap pesimistis c. Adolf Hittler sangat membenci orang Yahudi c. haus akan hal-hal baru yang dibawa pihak penguasa Latihan soal IPS kelas 9 – dari bank soal untuk menghadapi ujian semester sekolah dan ujian nasional (6) (Salah satu tindakan Hittler dalam mengembangkan fasisme…) 1. pertambahan penduduk b. a. kemajuan di bidang pendidikan d. politik mencari kawan di antara negara-negara Eropa 4. a. menerima setiap perubahan tanpa terkecuali c. masa bodoh terhadap setiap pengaruh perubahan d. sikap tertutup d. serangan Jerman terhadap kota Danzig di Polandia d.

mengajukan usul dan pertimbangan kepada pemerintah Jepang d. a. kecuali … . kecuali … . Tujuan yang sebenarnya dari Jepang membentuk organisasi semi militer adalah … . Indonesia sudah menjadi jajahan Jepang b. menambah kekuatan angkatan perang di negeri Jepang 12. a. membantu Jepang di front pertempuran Asia Pasifik c. menyampaikan aspirasi rakyat Indonesia kepada pemerintah Jepang 13. Bagi bangsa Indonesia. mempersiapkan tenaga prajurit untuk membantu Jepang c. membantu pertahanan bangsa Indonesia menghadapi Belanda b. Gerakan Tiga A tidak mendapat sambutan dari rakyat Indonesia 14. mengadili setiap anggota PETA yang melakukan pemberontakan c. Jepang akhirnya membubarkan Gerakan Tiga A sebab … . a. Berikut ini yang merupakan alasan munculnya perlawanan rakyat Indonesia terhadap Jepang. Gerakan Tiga A didominasi orang-orang Jepang d. a. Jepang masuk ke Indonesia lewat Tarakan d. memperkuat pasukan Jepang di Indonesia 11. kesewenang-wenangan tindakan Jepang d. memberikan kemerdekaan secara bertahap 10. mempertahankan Indonesia dari serangan musuh b. Gerakan Tiga A tidak bermanfaat bagi bangsa Indonesia c. Beberapa propaganda awal Jepang untuk menarik hati bangsa Indonesia. mendidik bangsa Indonesia agar siap jika merdeka kelak d. Putera bertujuan untuk … . memeriksa kebijakan-kebijakan yang akan diambil pemerintah Jepang b. Heiho dan PETA yang dibentuk pemerintah Jepang mempunyai tugas utama … a. a. a. dibomnya kota Hiroshima dan Nagasaki 9. menyerahkan tanaman padi kepada Jepang 6. Jepang khawatir kekayaan alam Indonesia dihabiskan oleh Belanda c. Pada masa pemerintahannya di Indonesia. mengizinkan menyanyikan lagu Indonesia Raya b. adanya penderitaan rakyat akibat kekejaman Jepang b. menjaga ketertiban umum d. Belanda menyerahkan kepada Jepang dalam Perjanjian Kalijati c. dibomnya pangkalan angkatan laut AS di Pearl Harbour b. Gerakan Tiga A murni bentukan Jepang b. mengerahkan rakyat untuk mengumpulkan padi . Jepang berusaha mengeksploitasi sumber kekayaan alam Indonesia sebab … . Peristiwa penting yang menandai dimulainya penjajahan Jepang di Indonesia yaitu … . a. Jepang tidak segera memerdekakan Indonesia 7. a.c. Jepang membutuhkan sumber kekayaan alam Indonesia untuk membantu perang Jepang d. kebutuhan yang dicari Jepang hanya ada di Indonesia 8. melakukan penghormatan terhadap Kaisar Jepang d. mengizinkan penggunaan bahasa Indonesia d. Tugas badan Cuo Sangi In hampir sama dengan badan DPA yaitu … . melarang penggunaan Bahasa Belanda c. kewajiban melakukan seikerei c.

segera memerdekakan tanah jajahannya b. Indonesia mulai dijajah Jepang c. kecuali … . membangun kembali segala yang telah dirobohkan oleh Belanda d. a. terjadi kelaparan dan wabah penyakit d. maka pihak Sekutu … . Lapisan kedua diduduki oleh golongan pribumi d. a. a. menolak modernisasi yang dilakukan oleh Jepang d. menyelidiki kekuatan Jepang dalam Perang Pasifik 15. A. ekonomi rakyat mengalami kerusakan LATIHAN UJIAN NASIONAL TAHUN 2010 SOAL 14 Petunjuk : Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada A. C. penderitaan rakyat yang sangat berat 16. meminta bantuan Amerika Serikat dan Rusia d. mengadakan kerja sama dengan sayap kiri Jepang c. Pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah di beberapa tempat. desa kehilangan para pemuda dan kaum laki-laki b. tidak mendapat dukungan dari rakyat d. kompetisi . golongan Timur Asing menempati lapisan paling bawah 17. Belanda memberikan kemerdekaan kepada jajahannya d. pergerakan nasional semakin radikal b.. Dampak Perang Dunia II bagi Indonesia antara lain … . rencana pemberontakan sudah diketahui oleh Jepang c. a.. persenjataan Jepang lebih modern b. D atau E pada lembar jawab 1. a. a. Pemberontakan PETA di Blitar dapat dikatakan mengalami kegagalan sebab … . Pernyataan berikut yang benar mengenai stratifikasi sosial masyarakat Jepang. Realitas sosial demikian merupakan contoh interaksi sosial yang berbentuk . masyarakat pedesaan dihantui oleh ketakutan kolektif c. membentuk komando gabungan ABDACOM 19. golongan pribumi menempati lapisan paling bawah b. negara-negara imperialis memberi kemerdekaan kepada jajahannya 18. Jepang tidak segera memerdekakan Indonesia c. lapisan paling atas ditempati oleh golongan Jepang c. mempersatukan kekuatan untuk melawan Jepang c. Untuk menghadapi invasi Jepang di Asia Tenggara.b. persiapan yang kurang matang 20. B. diwarnai aksi saling menghasut atau saling memfitnah antara para pendukung calon kepala daerah untuk mendapatkan kemenangan. Aspek mentalitas yang ditimbulkan dari adanya romusha adalah … . Alasan Syahrir melakukan perlawanan terhadap Jepang adalah … . Jepang adalah negara fasis b.

Faktor yang mendasari perilaku sosial pada contoh di atas adalah norma .. kesusilaan 5. A. simpati 3. primer D. sekunder E. susila B. agama C. otoriter B.. Kondisi tersebut menggambarkan pelaksanaan norma . A. ia harus menghargai dan hormat terhadap gurunya. A. Sekelompok penyeberang jalan melintas di zebra cross. seorang guru menyayangi sisea sesuai dengan etika guru. hukum D. kesopanan 4... A. Tindakan sosial para pendukung terhadap tokoh politiknya sangat dipengaruhi oleh faktor . hukum B... sementara itu pengendara roda dua melaju dengan tertib dan memakai helm sesuai peraturan lalu lintas yang berlaku. kesopanan D. kebiasaan E. kebudayaan E. kontravensi D.B. Ditinjau dari tahap waktunya. kooperasi C. sosialisasi yang dilakukan ibu terhadap anaknya tersebut tergolong . empati E. konsiliasi E. konflik 2. identifikasi C. agama C.. demikian juga dengan murid. Seorang anak yang sedang makan sambil mengangkat kaki ditegur oleh ibunya.. familier C. Dijelaskan kepadanya bahwa sikap seperti itu tidak baik. Kelompok masyarakat memberikan tepuk tangan terhadap pidato kampanye tokoh politik yang dikagumi sebagai bentuk dukungan. tersier . imitasi B. masyarakat pendukungnya meneriakkan yel-yel tanda persetujuan terhadap pidato yang disampaikan secara langsung di tempat terbuka. Di sela-sela pidato. sugesti D. Ketika guru berinteraksi dengan murid.

.. diferensiasi sosial C.. tingkah laku anak sesuai kebudayaan daerah D. sopan.. Sekolah sebagai salah satu media sosialisasi yang mempengaruhi perkembangan kehidupan bangsa. Seorang anak mengalami keterbatasan komunikasi dengan kedua orang tuanya. A.. gangguan mental atau jiwa individu 9. tidak saja mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. maka ia pun tidak suka lagi keluar malam. lembaga masyarakat E. A. Mendengar dirinya digosipkan sebagai wanita nakal. primer B. Keterbatasan perhatian dan komunikasi dengan orang tuanya membuat anak tidak dapat memahami nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat.. kepribadian yang mempunyai rasa cinta tanah air B. maka ia pun kemudian digosipkan sebagai wanita nakal. asosiasi diferensial B. sekunder C. Setiap malam Ani selalu keluar. lingkungan budaya D. sehingga perilaku anak tersebut berbeda atau menyimpang dari kebiasaan masyarakat Proses pembentukan perilaku menyimpang anak tersebut terjadi karena . Dari kasus tersebut dapat disimpulkan baahwa gosip dapat berfungsi sebagai alat . motivasi belajar berbahai ilmu dan teknologi C. pelapisan sosial B.. Karakteristik kepribadian tersebut menunjukkan adanya hubungan antara sosialisasi dengan . karena harus mengurus perusahaannya. Penyimpangan yang dilakukan tersebut dapat diancam dengan sanksi berat karena termasuk penyimpangan . Remaja yang sedang mengalami stres berat berupaya untuk menghilangkan kekalutannya dengan mengonsumsi narkoba. Setiap hari. warisan biologis 8.. gaya hidup 10. pengendalian sosial C. A. tetapi juga berfungsi untuk membentuk . status dan peran sosial di masyarakat baru 7. motivasi individu B.. keterampilan kerja di industri hulu dan hilir E. positif D. Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan masyarakat jawa cenderung berdifat tenang. pengendalian sosial .6. ibu dan ayah anak ini sangat sibuk. dan mengunakan bahasa yang halus jika berbicara dengan orang yang lebih tua. negatif E.. pemberian label/cap sebagai penyimpang D. pantang berbicara keras. A. A. sosialisasi tidak sempurna C. sosialisai dengan subkultur menyimpang E.

Contoh tersebut merupakan bentuk pengendalian sosial yang bersifat . represif B. A. tingkat pendidikan D... Seorang ibu menasehati putranya untuk berhati-hati dalam memilih teman bergaul agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif. terbuka C. spesialisasi keahlian 13. penguasaan teknologi E.. perubahan sosial E. campuran . preventif D. gelar kesarjanaan C. A. Perhatikan gambar stratifikasi berikut! Keterangan : A = Pengusaha Besar B = Pengusaha Menengah C = Pengusaha Kecil Berdasarkan gambar di atas dapat disimpulkan bahwa pembentukan stratifikasi sosial didasarkan atas kriteria . persuasif E.. kuratif C. Keterangan : 1 = golongan eropa 2a = golongan timur jauh 2b = golongan bangsawan 3 = golongan pribumi A.D. korektif 12. tertutup B... kuantitas modal B. sosialisasi efektif 11. Gambar stratifikasi sosial pada masa kolonial di bawah mempunyai sifat .

otomoatis C. konsolidasi sosial B. A. Bentuk akomodasi tersebut termasuk . peranan yang berbeda 16. interseksi sosial C.D. perubahan sosial D. Konflik yang kadang-kadang terjadi antara kelompok generasi tua dengan generasi muda ditandai adanya perbedaan pandangan. Perhatikan skema struktur sosial di bawah ini: Skema diatas menunjukkan struktur sosial vertikal yang bersifat . asimilasi sosial E. integrasi sosial D. homogen E.. A. Hal ini dapat menimbulkan potensi konflik berupa .. Perbedaan antarkelompok akan menguat pada suku yang didominasi oleh simbol sosial tersebut.. tingkah laku. Contoh konflik antargenerasi tersebut umumnya disebabkan oleh faktor . campuran 15.. heterogen 14. akulturasi sosial 18. ajudikasi D. sengaja B. anggapan pada kelompok lain sebagai pihak yang harus dikalahkan ... A.. sengketa batas tanah pekarangan antara Pak Akhmad dengan Pak Badu diselesaikan di pengadilan.. kemenangan kelompok dengan simbol sosial tertentu di satu daerah B.. A. mediasi B.. koersi E. A. sikap.. homogen E. umur/usia B. Kelompok sosial yang eksklusif membawa simbol tertentu (misalnya agama Islam) akan memicu kelompok sejenis bermunculan dengan simbol yang berbeda (misalnya agama Kristen). Perhatikan skema berikut! Struktur sosial pada masyarakat majemuk di atas berbentuk . tertutup D. konsiliasi 17. kepentingan C. dan tutur kata. arbitrasi C. Karena tidak dapat diselesaikan di tingkat RT/RW. posisi dalam masyarakat E.

partai politik C. Seorang pemuda terpelajar dari kalangan rakyat biasa menikah dengan putri seorang hartawan.. Pemuda tersebut kemudian menempati status sosial yang setara dengan istrinya.. 2 dan 4 E. 2 dan 4 E. 3 dan 4 20.. Perhatikan ciri-ciri hubungan sosial berikut! 1) Interaksi antarindividu bersifat formal 2) Hubungan sosial berlangsung erat dan intim 3) Solidaritas dan kontrol sosial relatif sangat kuat 4) Hubungan sosial dilandasi kepentingan ekonomi Yang menjadi ciri-ciri dalam masyarakat paguyuban adalah .. organisasi ekonomi formal 21. A. peningkatan kesadaran kolektif untuk hidup bersama 19.C. A. keinginan untuk mempengaruhi kelompok lain untuk bersatu D. 2 dan 3 . 1 dan 2 B. 3 dan 4 22.. perkawinan dan pendidikan E.. 1 dan 3 C. menghargai kelompok lain sebagai elemen bangsa E. 1 dan 3 C. Herry melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum UNDIP 2) Ibu Siti pindah tugas ke daerah asal karena ingin mendekati orang tuanya 3) Poniman. 1 dan 3 C. A. A. Perhatikan contoh mobilitas berikut: 1) Setelah lulus SMA. Saluran yang digunakan untuk mobilitas sosial adalah . 2 dan 3 D. seorang pelajar ikut dalam program pertukaran siswa ke Malaysia Dari pernyataan di atas yang merupakan mobilitas vertikal adalah . lembaga keagamaan D. pendidikan dasar B. seorang staf dipromosikan menjadi kepala bagian di kantornya 4) Tomy.. 1 dan 2 B. 1 dan 2 B.. 2 dan 3 D. Perhatikan beberapa ciri kehidupan sosial di bawah ini! 1) Terjadinya segmentasi kelompok-kelompok sosial 2) Memiliki sub-kebudayaan yang berbeda/beragam 3) Mengembangkan sikap konsensus terhadap nilai dasar 4) Struktur sosial terbagi ke dalam lembaga yang bersifat komplementer Yang termasuk ciri kehidupan politik dalam masyarakat majemuk adalah .

. Kenyataan tersebut menunjukkan peran agama sebagai . adanya konsolidasi sosial B. 2 dan 3 D... perbedaan keturunan 24. A. keadaan geografis B. A.. Perubahan evolusioner menimbulkan disorganisasi sosial tertentu E. 2 dan 4 E. A. dianggap remeh satu sama lain 25. 3 dan 4 23.. Kegiatan masyarakat industri modern menjadi berhenti berkembang C. yaitu .. 1 dan 2 B.. Kemajemukan suku bangsa di indonesia disebabkan oleh terjadinya isolasi sosial di antara berbagai kelompok yang dipengaruhi oleh faktor . perasaan kompetitif yang tidak sehat D.. Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dari struktur kemasyarakatan.D.. bertetangga dengan keluarga Agus yang orang Jawa beragama Kristen. Pada suatu hari keduanya bertengkar hebat. Masyarakat eropa mengalami perubahan menuju kemajuan karena mengamalkan ajaran agama protestan yang menekankan cara hidup hemat dan kerja keras. Perubahan lembaga tertentu diikuti oleh perubahan lembaga sosial lain D. iklim yang berbeda C. Masyarakat yang terisolisasi tidak dapat mengalami perubahan sosial B. Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan ciri-ciri perubahan sosial yang sistemik adalah . 1 dan 3 C. Mereka mempunyai profesi yang berbeda. pengaruh kebudayaan asing D. . orang Sunda beragama Islam. pelaksanaan pembangunan E. kondisi stalemate di antara mereka E. rasa harga diri yang berlebihan C. 3 dan 4 26. 2 dan 4 E. Beberapa perilaku dalam masyarakat: 1) menghargai solidaritas antara kelompok suku bangsa 2) melestarikan budaya yang diwarnai dari leluhur 3) menghambat proses pembangunan fasilitas modern 4) memilih pemimpin yang berasal dari putra daerah Yang merupakan sikap primordial dalam masyarakat majemuk adalah . A. Pertengkaran mereka dipengarui faktor struktur sosial majemuk.. Perubahan material tidak berpengaruh pada bidang spiritual Paragraf berikut untuk soal nomor 28 dan 29 Bacalah paragraf berikut dengan saksama! 27. Keluarga Umar.

Beberapa kegiatan dalam keluarga : 1) ayah bekerja keras mencari nafkah 2) ayah menegur anaknya yang duduk di meja 3) rekreasi bersama pada akhir pekan 4) ibu menanyakan model baju yang disukai anak Kegiatan keluarga yang menunjukkan fungsi afeksi adalah .. menghemat anggaran belanja/pengeluaran E. tujuan hidup berdasarkan ajaran Tuhan E. 1 dan 3 C. Mengawasi aturan-aturan yang diberlakukan C. Memenuhi kebutuhan masyarakat 31... Sedangkan tujuannya adalah .A. Pemerintah telah menetapkan UU mengenai Perlindungan Terhadap Anak dan Perempuan untuk melindungi dari aksi tindak kekerasan. fanatis. 3 dan 4 32. anarkis. Berdasarkan deskropsi tersebut. sekuler. 2 dan 4 E. Pengakuan HAM E. norma untuk mencapai kebahagiaan abadi 28.. Kesetaraan gender B. A. Menjaga kebaikan sikap hidup bersama E. Namun modernisasi juga mendorong tercoptanya pola hidup yang cenderung mengejar kemewahan duniawi dan konsumtof. melakukan pengrusakan fsilitas umum B. . Kebebasan individu C. Mematuhi peraturan di dalam masyarakat B. praktis dan nyaman. Fungsi pranata agama bagi kelangsungan hidup masyarakat adalah mengatur kegiatan bersama dalam memenuhi kebutuhan terhadap . tuntunan hidup masyarakat tertentu D. 2 dan 3 D. A. Emansipasi wanita D... faktor pendorong kehidupan sosial C. A. dampak negatif dari modernisasi adalah munculnya gaya hidup . Modernisasi mengubah kehidupan masyarakat menjadi seba efisien. Lembaga atau pranata sosial berfungsi sebagai sarana untuk memelihara dan mempertahankan sistem sosial masyarakat. Kebebasan berpendapat 29.. tidak percaya adanya ajaran dosa dan pahala C. hedonis. 1 dan 2 B. produktif. ajaran tentang ketuhanan B. Contoh di atas merupaka kemajuan di bidang… A. ekonomis. hanya mengakui kebenaran kelompok sendiri 30. mengutamakan kenikmatan jangka pendek D.. Melestarikan adat istiadat dalam masyarakat D.

Dengan demikan dia dapat memperoleh data empirik tentang suku Asmat.. ketertiban dan keamanan B. jenis pekerjaan dan lamanya menempati wilayah tertentu. Sampel yang menjadi subjek data diambil berdasarkan jenjang kelas dengan rincian 15 siswa kelas X. berkaitan erat dengan isu-isu yang terjadi C. prinsip benar atau salah 33. kehidupan ekonomi C. kebahagiaan hakiki D.... Keamanan dan kedamaian B. Ketertiban dan keteraturan C. Hasil pengumpulan data penelitain tentang kehidupan masyarakt miskin kota diperoleh dari data pemda setempat antara lain tentang penyebaran lokasi permukiman. wilayah D. . Semua lembaga ekonomi tersebut dibangun untu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap . A. Salah satu syarat topik yang baik yaitu cukup menarik untuk diteliti. lapangan D. artinya … A. Seorang peneliti ingin mengetahui secara lebih mendalam tentang kehidupan suku Asmat yang ada di papua. dan 15 siswa kelas XII. maupun koperasi.A. kuota C. Peneliti terjun secara langsung ikut serta menjadi bagian dari kegihupan mereka selama berbulan-bulan. acak E. sekunder E. kelompok B. badan usaha. kepustakaan C. laboratorium B. kerukunan hidup bersama E. Teknik sampling tersebut dinamakan . Teknik pengumpulan data tersebut adalah . 15 siswa kelas XI.. Keutuhan dan kebersamaan 34. mendorong semangat melakukan penelitian D. memiliki manfaat bagi masyarakat luas B. Kemakmuran dan kesejahteraan D. menambah jumlah topik penelitian E. meningkatkan pengetahuan masyarakat 35. Sebuah penelitain dengan populasi yaitu semua siswa di SMA tertentu. Data tersebut termasuk data … A. jumlah populasi masyarakat miskin. Masyarakat membangun lembaga ekonomi dalam bentuk perusahaan. primer 36. Kerukunan dan ketenteraman E. strata 37.. Dalam rancangan penelitian sosial yang perlu diperhatikan adalah pemilihan topik penelitian. A.

.A. obserbasi non partisipatif E.. siswa yang tidak mengikuti remedial 80 siswa B. 2 dan 4 E. Fungsi penulisan laporan hasil penelitian sosial sederhana bagi kepentingan praktis peneliti adalah . Perhatikan pernyataan berikut! 1) Dapat mengamati perubahan perilaku kelompok 2) Memungkinkan pencatatan berbagai gejala dengan cepat 3) Tidak terbatas pada tingkat pendidikan tertentu 4) Teknik terbaik untuk mendapatkan data pribadi Sari pernyataan di atas yang menunjukkan kelebihan dari teknik wancara adalah . A.. Membantu memecahkan masalah sosial yang ada dalam masyarakat D. 2 dan 3 D. wawancara berstruktur C.. Mendorong semangat untuk menyusun hasil penelitian E.. A. paling banyak siswa mendapat nilai 80 E. 3 dan 4 39. obserbasi partisipatif D. Tabel nilai ulangan sosiologi kelas XI IPS-2 : Nilai Frekuansi Keterangan : Modus = 80 50 40 60 60 70 80 80 110 90 60 Jumlah 350 Dari modus yang ada pada tabel tersebut dapat diketahui bahwa . 1 dan 3 C. Menginformasikan tata cara melakukan kegiatan penelitan ilmiah C. nilei terendah diperolah siswa 40 40. analisis isi media massa 38. kuesioner/engket tertutup B. A. siswa mencapai kkm sebanyak 110 siswa C. 1 dan 2 B.. peserta ulangan sebanyak 350 siswa D. Memberikan pengalaman dalam melakukan kegiatan penelitian B. Memudahkan dalam melakukan penelitan lanjutan .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful