SELAMAT MEMPERHATIKAN PRESENTASI KELOMPOK KAMI

PERANAN PERS KELOMPOK 3 : Algi Fajar Ghaniansah Deani Agprikani Ilham Fitrah Laila Nur Syiam Maulana Abdurrahman Rangga Jati Rabbani Syifa Nur Avicenna .

PENGERTIAN • Istilah pers berasal dari kata persen bahasa Belanda atau press bahasa Inggris. serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak. memiliki. gambar. dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan. memperoleh. 2) alat untuk menjepit atau memadatkan. • Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia kata pers berarti: 1) alat cetak untuk mencetak buku atau surat kabar. mengolah. 4) orang yang bekerja di bidang persurat kabaran. media elektronik. menyimpan. suara dan gambar. . yang berarti menekan yang merujuk pada mesin cetak kuno yang harus ditekan dengan keras untuk menghasilkan karya cetak pada lembaran kertas. dan segala jenis saluran yang tersedia. Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik yang meliputi mencari. suara. 3) surat kabar dan majalah yang berisi berita. 40 tahun 1999 tentang Pers. • Menurut UU No.

cerita bersambung. 40 tahun 1999 tentang Pers. . dan masyarakat membeli surat kabar karena memerlukan informasi. dan karikatur. pers memuat tulisan-tulisan yang mengandung pengetahuan sehingga masyarakat bertambah pengetahuan dan wawasannya. teka-teki silang. • Fungsi Menghibur pers juga memuat hal-hal yang bersifat hiburan untuk mengimbangi berita-berita berat (hard news) dan artikel-artikel yang berbobot. • Fungsi Pendidikan pers itu sebagai sarana pendidikan massa (mass Education). disebutkan dalam pasal 3 fungsi pers adalah sebagai berikut : • Sebagai Media Informasi pers itu memberi dan menyediakan informasi tentang peristiwa yang terjadi kepada masyarakat. Berbentuk cerita pendek. pojok. cerita bergambar.FUNGSI Menurut UU No.

• Social Control yaitu kontrol masyarakat terhadap tindakan-tindakan pemerintah. • E.• D. Sebagai Lembaga Ekonomi pers adalah suatu perusahaan yang bergerak dibidang pers dapat memamfaatkan keadaan disekiktarnya sebagai nilai jual sehingga pers sebagai lembaga sosial dapat memperoleh keuntungan maksimal dari hasil prodduksinya untuk kelangsungan hidup lembaga pers itu sendiri. . • Social responsibility yaitu pertanggungjawaban pemerintah terhadap rakyat. Fungsi Kontrol Sosial Terkandung makna demokratis yang didalamnya terdapat unsur-unsur sebagai berikut: • Social particiption yaitu keikutsertaan rakyat dalam pemerintahan. • Social support yaitu dukungan rakyat terhadap pemerintah.

• Mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat. serta menhormati kebhinekaan. koreksi dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum.kritik. • Melakukan pengawasan. 40 tahun 1999 tentang pers. • Menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi. akurat dan benar. . hak asasi manusia.PERANAN Menurut pasal 6 UU No. mendorong terwujudnya supremasi hukum. peranan pers adalah sebagai berikut : • Memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui. • Memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

pers yang bebas dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsinya sebagai penyebar informasi yang benar dan objektif. penyalur aspirasi rakyat. Dengan peristiwa malari beberapa surat kabar dilarang terbit termasuk Kompas. Pers pasca peristiwa malari cenderung pers yang mewakili kepentingan penguasa. Pemerintah orde baru menganggap bahwa pers adalah institusi politik yang harus diatur dan dikontrol sebagaimana organisasi masa dan partai politik. Menurut sidang pleno ke 25 Dewan Pers bahwa Pers Pancasila adalah pers Indonesia dalam arti pers yang orientasi. Hakekat pers Pancasila adalah pers yang sehat. dan kontrol sosial yang konstruktif. sehingga lahirlah istilah pers Pancasila. . hal ini mendapat sambutan positif dari semua tokoh dan kalangan. pemerintah atau negara. kebebasan ini berlangsung selama delapan tahun disebabkan terjadinya pristiwa malari (Lima Belas Januari 1974) sehingga pers kembali seperti zaman orde lama. dan tingkah lakunya didasarkan pada nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Pers tidak pernah melakukan kontrol sosial disaat itu.PERKEMBANGAN PERS • Masa Orde Baru Pada awal kepemimpinan orde baru menyatakan bahwa membuang jauh praktik demokrasi terpimpin diganti dengan demokrasi Pansasila. sikap.

wartawan memiliki hak tolak agar wartawan dapat melindungi sumber informasi. dan pelarangan penyiaran (pasal 4 ayat 2). 40 tahun 1999 tentang pers. Dalam mempertanggungjawabkan pemberitaan di depan hukum.• Era Reformasi Kalangan pers kembali bernafas lega karena pmerintah mengeluarkan UU No. dengan cara menolak menyebutkan identitas sumber informasi. . keselamatan negara yang dinyatakan oleh pengadilan. 39 tahun 1999 tentang Hak Azasi manusia dan UU no. Dalam UU Pers tersebut dengan tegas dijamin adanya kemerdekaan pers sebagai Hak azasi warga negara (pasal 4) dan terhadap persnasioal tidak lagi diadakan penyensoran. pembreidelan. kecuali hak tolak gugur apabila demimkepentingan dan ketertiban umum.

(tanggapan) • Irman: Apakah pers di Indonesia bersifat Pers Pancasila? • Ria: Apakah fungsi pers sebagai media pendidikan sudah terpenuhi? .Forum • Melly: Pers tidak berfungsi sesungguhnya dan cenderung berlebihan.