P. 1
Modul Administrasi Jaringan

Modul Administrasi Jaringan

|Views: 202|Likes:
Published by Nato Bondan Sunarto

More info:

Published by: Nato Bondan Sunarto on Aug 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/04/2013

pdf

text

original

A.

PENJELASAN TENTANG SERVER Kata ‘server’ seringkali diucapkan oleh pengguna komputer, terutama ketika sedang membicarakan ‘jaringan komputer’ atau ‘internet’. Dalam bahasa Inggris, kata server berasal dari kata serve yang artinya melayani, meladeni, menghidangkan, menyajikan. Sehingga dalam pembicaraan ‘jaringan komputer’ atau ‘internet’, server adalah sebuah komputer (atau sebuah sistem komputer) yang tugasnya melayani komputer-komputer lainnya. Tentu saja, komputerkomputer yang dilayani adalah komputer-komputer yang terhubung dengan server tersebut. Dengan demikian, komputer server dapat berfungsi sebagai:
1. Situs intenet atau ilmu pengetahuan 2. Penyimpan data atau file, dan membuat data atau file tersebut dapat diambil kembali saat

dibutuhkan.
3. Mengkoneksikan komputer client ke Internet.

Banyak sekali kaum komputeris yang mencoba mendefinisikan arti kata/istilah server dalam hubungannya dengan komputer. Berikut ini disajikan beberapa definisinya:

• Server adalah sebuah komputer di Internet atau di jaringan lainnya yang menyimpan
file dan membuat file tersebut tersedia untuk diambil jika dibutuhkan.

• Server adalah sebuah aplikasi jaringan komputer yang digunakan untuk melayani
banyak pengguna dalam satu jaringan.

• Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam
sebuah jaringan komputer. Komputer server biasanya memiliki RAM yang besar dan dalam operasionalnya menggunakan sistem operasi khusus, yang disebut sistem operasi jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan software administratif yang berguna untuk mengontrol akses ke jaringan, dan mengelola perangkat (sumber daya) yang terdapat di dalamnya, misalnya printer, serta memberikan akses kepada workstation yang menjadi anggota jaringan (workstation yang tersambung ke jaringan). Kata atau istilah workstation berasal dari bahasa Inggris yang terjemahan bebasnya bermakna stasiun kerja. Dalam bahasan jaringan komputer, istilah workstation biasanya dipakai untuk menyebut komputer (yang dipakai oleh pengguna) yang terhubung ke suatu jaringan. Dalam pengertian yang lain, workstation diartikan sebagai single user komputer yang berdaya penuh yang penggunaannya biasanya ditujukan untuk aplikasi high end graphics dan aplikasi desain tambahan. Disebut juga dengan nama graphics workstation.

Jadi server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan. Macam-macam jenis server diantaranya :
1.

Fax Server

Fax server digunakan untuk melayani servis fax bagi client. Dengan adanya server fax ini. Segala permintaan pengiriman fax maupun menerima fax akan melalui server fax ini. Server fax ini juga dilengkapi dengan modem yang mendukung fungsi fax. 2. FTP Server Server ini mempunyai layanan protokol FTP. Artinya dengan adanya server FTP ini, segala permintaan FTP (FTP merupakan protokol untuk layanan transfer data) akan terlaksana. 3. Mail Server Mail server mempunyai peran untuk melayani client dalam hal mail (surat). Surat dalam hal ini, client bisa mengirimkan pesan ke client yang lain, yang dimana surat tersebut disimpan dalam server mail itu juga. Selain sebagai tempat untuk menyimpan surat, server mail juga menyediakan layanan pelengkap mail servis seperti web interface untuk memudahkan client menulis surat dan mengorganisir surat yang dipunya client. 4. Database Server Server database, seperti namanya. Server ini melayani servis bagi client yang membutuhkan layanan penyimpanan database. Dalam server database tersebut, bisa berisi ratusan ataupun ribuan database dari banyak user. Biasanya database tersebut dikelompokkan atau disimpan per user yang memakai layanan database tersebut. Agar tidak terjadinya pencurian data. 5. Proxy Server

Proxy server, bisa digunakan untuk memperkuat security pada sebuah jaringan. Server ini bisa digunakan untuk memfilter permintaan servis masuk maupun keluar dari sebuah

client. Dengan adanya proxy server ini, kita bisa memblock suatu IP agar bisa berkomunikasi misalnya. 6. Web Server Server ini merupakan server yang mungkin tidak aneh lagi didengar. Situs seperti search engine, blog, website dll pasti membutuhkan web server agar file – file web seperti .html .php .asp bisa diproses terlebih dahulu dalam web server sebelum fule tersebut dikirimkan ke client. Web server melayani request servis dengan protokol HTTP, dan ada juga IMAP ataupun FTP. 7. Telnet Server Merupakan server yang digunakan untuk melayani servis Telnet. Dengan adanya server ini, kita bisa melakukan remote komputer yang kita inginkan. Sebelum kita meremote komputer, kita masuk dulu dalam sistem login server telnet ini. Kemudian permintaan telnet diteruskan ke komputer tujuan yang diminta oleh client. 8. File Server File server bisa berarti komputer yang digunakan untuk menampung data – data yang dimiliki oleh sejumlah client. Kapasitas penyimpanan server tersebut juga tergantung dari kapasitas HDD yang dimiliki oleh server tersebut. 9. Game Server Game server merupakan server yang digunakan untuk pusat untuk menghubungkan antar pemain (client) dengan pemain yang lainnya. Game server ini selain merupakan server tersendiri, bisa juga didirikan dari komputer client yang bermain game tersebut. 10. DNS Server DNS server mempunyai kegunaan untuk servis DNS. DNS berguna untuk menerjemahkan alamat domain sebuah komputer ke dalam bentuk IP. Oleh sebab itu jika kita tidak menentukan DNS server pada settingan IP Address, maka kita akan kesulitan untuk membuka situs seperti Google, karena alamat google tersebut harus diterjemahkan dulu ke dalam bentuk IP address sebelum komputer kita bisa terkoneksi ke server google tersebut.. Sedangkan alamat IP server dns belum ditentukan oleh kita. 11. Print Server

Server ini bisa digunakan untuk pusat layanan percetakan (print) bagi client. Dengan adanya server ini, segala aktivitas “print” bisa dilakukan secara bersama dan menghemat biaya hardware karena meskipun terdapat satu printer, printer tersebut bisa digunakan oleh banyak komputer. 12. Application Server Dalam fungsinya, server ini merupakan komputer server yang digunakan untuk menjalankan suatu software applikasi. 13. Streaming Media Server Server ini melayani servis streaming data media seperti musik, video. Servis ini memungkinkan kita dapat mengakses sebuah konten tanpa kita mendownloadnya terlebih dahulu. 14. Home Server Server ini merupakan server yang khusus bagi pengguna rumah yang membutuhkan layanan seperti home entertainment. Komputer ini bisa juga ditambah layanan servis lainnya seperti printing servis, web servis, maupun file servis sebagai backup data. Sehingga komputer ini memiliki berbagai fungsi. B. Aplikasi Yang Terdapat Pada SERVER
1.

Telnet.

Program telnet menyediakan kemampuan untuk melakukan remote login. Dengan program ini, seorang pemakai pada suatu komputer dapat melakukan login (masuk) ke komputer lainnya dan bertindak seolah-olah ia berada langsung di depan komputer kedua yang dihubunginya. Akses dapat dilakukan dari jaringan manapun, asal pemakai mempunyai izin yang sah tidak peduli di network lokal atau sembarang network.
2.

File Transfer Protokol.

Disebut juga FTP. Memungkinkan suatu file pada suatu system komputer di-copy ke system lainnya. Pemakai tidak perlu login sebagai pemakai penuh seperti halnya telnet namun perlu izin akses (username, password dan IP). Apabila koneksi telah terjadi, FTP memungkinkan untuk meng-copy file dari remote komputer ke komputer lokal yang kita pakai.
3.

Simple Mail Transfer Protocol.

Disebut juga SMTP. Digunakan untuk mentransfer electronic mail (e-mail). Saat menggunakan program e-mail, dibalik layar SMTP akan menghubungkan diri ke remote komputer dan mentransfer pesan e-mail seperti halnya program FTP mentransfer file namun kita tidak pernah menyadari kerja “siluman” (SMTP) tersebut.
4.

Remote Procedure Call.

Disebut juga RPC. Suatu set fungsi yang memungkinkan suatu aplikasi untuk berkomunikasi ke komputer lain (server). RPC akan menyediakan fungsi pemrograman, kode return, variabel predefined untuk mendukung distributed computing.
5.

User Datagram Protocol.

Disebut juga UDP. Protokol yang bersifat connectionless. UDP adalah kebalikan dari TCP yang berorientasi connection. UDP memang tidak handal tetapi ia di desain untuk tujuan khusus.
6.

Transmission Control Protokol.

Disebut juga TCP. Protokol komunikasi yang menyediakan data transfer yang andal. TCP bertanggung jawab untuk mengatur dan menyusun (assembling) data yang dilewatikan dari lapisan (layer) aplikasi menjadi suatu paket standar dan memastikan bahwa data telah dikirim dengan benar.
7.

Internet protokol.

Disebut juga IP. Bagian yang bertanggung jawab dalam memindahkan paket data yang telah di-assembling oleh TCP atau UDP (User datagram protocol) melalui network. IP menggunakan satu set address unik untuk setiap device yang ada pada network sehingga ia dapat menentukan dan menangani jalur perjalanan (route) dan alamat tujuan.
8.

Domain Name System.

Disebut juga DNS. Memungkinkan suatu komputer dengan nama umum dikonversi ke alamat network khusus. Sebagai contoh, suatu komputer dengan nama biasa “komputer”, tidak dapat diakses oleh komputer lain pada network yang sama atau network lainnya, jika tidak ada metode untuk memeriksa nama mesin lokal dan menggantinya dengan alamat fisik (hardware) mesin. DNS menyediakan konversi dari nama lokal ke alamat fisik dari suatu koneksi.
C.

Sistem Operasi Jaringan

1. Pertimbangan dalam memilih sistem operasi server Dalam sebuah organisasi, suatu saat organisasi tersebut kemungkinan besar perlu mengambil keputusan dalam melakukan investasi untuk membeli peralatan server. Alasan perusahaan tersebut membeli server bisa bermacam - macam, seperti sebagai server database, file sharing server, email server, sampai menjadi web server. Dalam berintestasi membeli server, ada dua bagian utama, yaitu dari sisi hardware dan dari sisi software. Dari sisi software, bagian terpenting tentunya adalah software utama yang menjadi dasarnya, yaitu sistem operasi (Operating System). Oleh karena itu ada beberapa hal yang kita perlu perhatikan: 1. Nilai investasi Salah satu pertimbangan utama yang perlu diperhatikan dalam memilih sebuah sistem operasi server adalah nilai investasi pembelian sistem operasi tersebut. Nilai investasi tersebut tidak hanya dilihat berdasarkan harga dari sistem operasi itu saja, namun semua investasi finansial yang berhubungan dengan sistem operasi tersebut. Contoh hal - hal yang berhubungan dengan nilai investasi: a. Harga dari sistem operasi itu sendiri Dalam melakukan pemilihan sistem operasi perlu membandingkan nilai pembelian dari masing - masing sistem operasi yang berbeda tersebut. Di kategori ini, ada dua jenis biaya, yaitu operating system yang berbayar (sering juga disebut proprietary), dan ada juga operating system yang tidak berbayar. Sistem operasi yang tidak berbayar biasanya berjenis software open source. b. Biaya pelatihan penggunaan sistem operasi Perlu dipertimbangkan pula biaya yang akan keluar untuk melakukan pelatihan penggunaan sistem operasi server. c. Biaya instalasi sistem operasi ke server Bila sistem operasi dalam kondisi sudah terinstalasi, maka biaya di atas tentulah tidak akan ada lagi. Namun bila belum maka kemungkinan akan ada biaya tambahan untuk installation sistem operasi. Harap diingat bahwa biaya tersebut juga harus mempertimbangkan biaya konfigurasi sistem operasi. d. Biaya maintenance support Beberapa sistem operasi mendapatkan perjanjian support yang merupakan bagian dari harga sistem operasi tersebut. Beberapa sistem operasi lainnya yang tidak berbayar biasanya memasangkan biaya dari sisi maintenance service (karena

sebetulnya pemasukan perusahaan – perusahaan tersebut adalah dari maintenance contract).
e. Biaya upgrade di masa mendatang

Beberapa sistem operasi memiliki kemungkinan membutuhkan pengeluaran biaya tambahan untuk melakukan upgrade berkala. Biaya tersebut juga perlu dipertimbangkan dalam menentukan pilihan. 2. Stabilitas sistem Suatu hal yang sangat krusial pada sebuah sistem operasi server adalah stabilitas sistem itu sendiri. Sebuah server seharusnya memiliki downtime (berhenti beroperasi karena suatu gangguan) yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan sebuah komputer desktop. Sudah menjadi suatu hal yang biasa bahwa perangkat server selalu dibiarkan menyala sepanjang tahun hingga beberapa tahun berturut – turut. Untuk memungkinkan hal tersebut, maka sistem operasi server haruslah memiliki kestabilan dan kehandalan yang tinggi. 3. Dukungan hardware Karena sebuah server merupakan perpaduan dari software dan hardware, maka perlu diperhatikan bahwa sistem operasi yang dipilih menunjang penggunaan seluruh hardware yang ada pada server tersebut. Perlu dipertimbangkan juga bahwa hardware tersebut bukan hanya berjalan, namun bekerja optimal – hal tersebut tentu berarti bahwa hardware tersebut memerlukan driver yang paling cocok dari driver yang ada. 4. Dukungan aplikasi Aplikasi di sini adalah aplikasi yang tersedia bagi server tersebut dan bisa didapatkan dengan mudah. Kita perlu memperhatikan sejumlah aplikasi yang sangat berhubungan dengan optimalisasi penggunaan server tersebut, seperti: a. Firewall Firewall adalah sistem yang penting bagi server untuk menjaga server tersebut akan bahaya dari luar, seperti akses remote yang dilarang, serta terobosan dari virus yang bisa merusak sistem operasi dan / atau menghilangkan data. b. Backup application Sebuah server belum menjadi server yang sebenarnya tanpa ada sistem backup. Sangatlah penting bagi sebuah perusahaan untuk selalu merencanakan langkah penanggulangan bencana, seperti hard disk yang rusak, hardware yang dicuri, dan

masalah – masalah lainnya. Aplikasi server tersebut perlu memiliki aplikasi yang mudah dipergunakan dalam rangka melakukan backup tersebut. c. Scheduled tasks Server juga biasanya memiliki tugas – tugas yang sering dilakukan secara berkala, seperti melakukan backup otomatis, mengirimkan email, maintenance, dan banyak lagi. Hal – hal tersebut juga perlu didukung oleh sebuah server.
d. Server applications

Dan paling penting, adalah aplikasi fungsional server tersebut. Untuk database server, apakah jenis database yang disupport oleh server tersebut? Untuk email server, apakah email server tersebut tersedia pada OS ini? Untuk web server, apakah aplikasi web servernya bekerja optimal pada sistem operasi ini? 5. Fitur sistem operasi Bagian yang terakhir ini adalah kemampuan tambahan yang bisa menjadi suatu kemampuan krusial bagi sebuah server a. Kemampuan remote administration Bila server tersebut akan ditempatkan di lokasi luar kantor (contohnya colocation), kita harus memastikan bahwa server tersebut akan mudah untuk diakses. Juga hal yang patut dipertanyakan adalah berapa besar bandwidth yang dibutuhkan oleh sistem remote administration ini dan apakah ada pilihan mengatur fungsi administrasi secara web interface (pengaturan melalui sebuah web browser) b. Dukungan bahasa pemrograman Bila organisasi merencanakan dan membangun sebuah aplikasi khusus untuk server tersebut, perlu dipastikan bahwa sistem operasinya bisa menjalankan aplikasi tersebut dari sisi intrepreter. Juga perlu dipertimbangkan kemampuan ini pula dari sisi pengembangan di masa mendatang. c. Kemudahan mempergunakan Sebuah server tidak akan berfungsi secara baik bila tidak ada yang mengerti cara penggunaannya. Hal ini tentu penting, namun tidak sepenting kemudahan seperti di environment desktop. Kemudahan ini perlu bila pada saat krusial seorang pengguna memerlukan data yang ada di server dia bisa langsung mendapatkannya. D. Macam-Macam Sistem Operasi Jaringan
1. Novell NetWare

Novell NetWare adalah Menggunakan dedicated server dimana komputer server memang khusus untuk melayani komputer client, Protokol jaringan menggunakan IPX/SPX dan NetWare adalah sebuah sistem operasi jaringan yang dikembangkan oleh Novell, Inc koperasi ini mulanya digunakan multitasking untuk menjalankan berbagai layanan pada sebuah komputer pribadi, dan protokol jaringan didasarkan pada pola dasar Sistem Network Xerox stack. NetWare telah digantikan oleh Open Enterprise Server (OES). Versi terbaru NetWare adalah v6.5 Dukungan Paket 8, yang identik dengan OES 2 SP1, NetWare Kernel.

2. Microsoft LAN Manager Merupakan sebuah sistem operasi jaringan yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation bersama-sama dengan 3Com Corporation. LAN Manager didesain sebagai penerus perangkat lunak server jaringan 3+Share yang berjalan di atas sistem operasi MS-DOS.

3. Microsoft Windows NT Server menggunakan non-dedicated server sehingga memungkinkan untuk bekerja pada komputer server, protocol jaringan menggunakan TCP/IP dan Windows NT merupakan sebuah sistem operasi 32-bit dari Microsoft yang menjadi leluhur sistem operasi Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista. Sistem operasi tersebut pada awalnya mendukung beberapa platform mikroprosesor, dimulai dari Intel 80×86 (hingga sekarang),

MIPS R4x00 (dihentikan pada versi Windows NT 4.0), Digital Equipment Corporation Alpha AXP (dihentikan pada versi Windows 2000 Beta 3), IBM PowerPC (dimulai dari versi Windows NT 3.51 dan dihentikan pada versi Windows NT 4.0), serta beberapa platform lainnya, seperti Clipper dan SPARC (tidak dirilis untuk umum, karena dibuat oleh pihak ketiga, Intergraph). Saat ini, sistem operasi berbasis Windows

NT hanya mendukung platform Intel 80×86, Intel IA64 dan AMD64 (atau x64), sementara platform lainnya tidak didukung lagi, mengingat kurangnya dukungan dari pihak ketiga untuk prosesor tersebut. 4. Mac OS Server Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standardnya, dengan perbedaan bahwa versi Server mencakup piranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasi workgroup dalam komputer berskala besar. Contoh fitur tambahan yang tersedia untuk versi ini adalah piranti lunak untuk menjalankan fungsi-fungsi seperti SMTP, SMB, LDAP dan DNS.

5. FreeBSD

FreeBSD merupakan turunan dari UNIX versi 4.4.BSD-Lite untuk komputer Intel (x86), DEC Alpha, dan Sun Ultra SPARC. FreeBSD dibuat oleh Computer Systems Research Group (CSRG) di University of California at Berkeley.

Menurut FreeBSD Handbook (2003), FreeBSD dikatakan sebagai Sistem Operasi server karena mempunyai fitur-fitur seperti berikut ini: 1. Preemptive Multitasking.

Merupakan pembagian kerja proses yang dapat disela, sehingga mengakibatkan sharing sumberdaya komputer antar aplikasi maupun antar user terjadi dengan adil dan baik, walaupun sistem sedang dalam beban yang berat dan penuh. 2. Multi-user facilities.

Fasilitas ini mengijinkan banyak user menggunakan sistem FreeBSD secara bersama-sama dan bersamaan untuk mengerjakan hal yang saling berbeda. 3. TCP/IP Networking.

TCP/IP Networking di FreeBSD mendukung standar-standar industri, misalnya DHCP dan NFS. FreeBSD juga mendukung penomoran IP versi 6. Ini berarti sistem FreeBSD dapat beroperasi lintas sistem dengan mudah dan tetap dapat digunakan ketika IP versi 6 harus digunakan. Sehingga FreeBSD dapat digunakan untuk enterprise server yang menyediakan layanan vital seperti WWW, FTP, routing, dan firewall. 4. Memory Protection.

Menjamin bahwa aplikasi atau user tidak dapat saling menginterferensi satu dengan lainnya. Ini berarti, satu aplikasi yang crash tidak akan mempengaruhi aplikasi lainnya. 5. Mendukung Symetric Multi Processor.

Mendukung komputer yang mempunyai lebih dari satu prosesor yang simetris.
6.

Binary Compatibility.

Kompatibilitas dengan program-program lain yang dibuat untuk Linux, SCO, SVR4, BSDI, dan NetBSD.

6. GNU/Linux GNU/Linux adalah turunan dari Unix yang merupakan freeware dan powerfull operating system,memiliki implementasi lengkap dari arsitektur TCP/IP Banyak VINES Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, atau Solaris

E. Komponen-komponen Server Komponen yang digunakan dalam komputer server biasanya memiliki kualifikasi yang lebih baik dari komponen yang digunakan pada komputer desktop. Komponen-komponen komputer server yang harus diperhatikan:

Motherboard (CPU Type, Chipset, Memory Support, expansion slots, hard drive controller, i/o ports, scsi drive controller, network interface). Processor (jenis prosesor - Itanium 2, Xeon, processor clock speed). Memori (tipe memori, total kapasitas memori yang disupport). Hard drive (SCSI Drives, SATA, IDE / ATA). Network Connection (Build in, Separate Network Card). Power Supply (semakin besar beban server, akan membutuhkan supply power yang semakin besar).

• • • • •

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->