PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS TEMATIK A.

PENDAHULUAN Bahan belajar tematik adalah suatu sarana/media bahan yang berisi cakupan materi dari suatu bahasan materi yang terkait dengan masalah, dan kebutuhan lokal yang dijadikan tema atau judul dan akan disajikan dalam proses pembelajaran di kelompok belajar. B. Langkah Penerapan Adapun menggunakan berikut: 1. Tutor menyampaikan dan memperkenalkan berbagai masalah
2.

tahap bahan

pembelajaran belajar

keaksaraan adalah

dengan sebagai

tematik

kehidupan

sehari-hari,

melalui

penyajian

cerita dan penggunaan berbagai media belajar. Tutor bersama warga belajar mendiskusikan masalah dan berbagai gagasan yang berkaitan dengan masalah yang dihadapi warga belajar.
3.

Bersama-sama mencari dan mendiskusikan beberapa kata kunci yang berhubungan dengan masalah dan gagasan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari warga belajar.

4.

WB belajar dan berlatih menggunakan kata-kata kunci yang sudah dikenal oleh warga belajar untuk memperluas/mengkaitkan dengan kata-kata baru.

5.

Setelah warga belajar memahami (dapat membaca dan menulis) kata kunci tersebut, kemudian diurai menjadi suku-kata, dan mengurai suku kata menjadi huruf.

yang di istilahkan dengan tematik. 6.Kemudian huruf/suku kata tersebut dirangkai menjadi kata kunci baru yang bermakna bagi warga belajar. Pengembangan Bahan Belajar Tematik Tema-tema umum. Sebenarnya bentuk pembelajaran tematik ini berupa penyajian gambar-gambar yang melukiskan situasi kehidupan nyata . C. dan melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan permasalahan yang dihadapi warga belajar. 7. Warga belajar bersama Tutor membuat satu tulisan lengkap. Warga belajar merangkai kata-kata dalam suatu kalimat yang lengkap. awalnya dikembangkan oleh Paulo Freire yang berbasis pada pendidikan pemunculan masalah (problem possing education) melalui proses penyadaran warga belajar tentang dunia kehidupannya (realita).

adalah untuk mengajak dan menyadarkan warga belajar agar terlibat dalam masalah yang dihadapi terus menerus (tetapi kurang disadari). langkah pertama yang mungkin dijalankan adalah mengaitkan masalah-masalah yang menjadi kendala yang setiap saat. Inti pembelajaran tematik. yang sebenarnya mengganggu situasi dan keadaan mereka.dalam bentuk simbol atau gambar. ke menjadi dalam potensi proses pembelajaran bermanfaat pembelajaran Keaksaraan Fungsional. kemudian kata-kata yang telah dipilih digunakan pikiran kritis sebagai warga tema belajar sejak kunci” untuk awal dan memancing Alasan belajar. digunakannya metode “pengembangan tema umum” ini adalah berdasarkan pertimbangan pentingnya menghubungkan baca-tulis dengan kehidupan nyata sehari-hari. digunakan pula tema-tema penggerak dan kata-kata kunci yang diangkat dari masalah kehidupan masyarakat dan mengandung makna langsung bagi kehidupan warga belajar. dipilih dari berbagai alternatif kata yang diajukan oleh para warga belajar. “kata kegiatan sampai dengan akhir kegiatan pembelajaran. untuk warga belajar dan dirangsang untuk mengenali kenyataan kehidupan mereka ditantang merefleksikan memikirkan kenyataan tersebut (berbasis pada realitas masyarakat). Dalam proses pembelajarannya. Dengan demikian. . Seraya mengamati gambar-gambar dan selanjutnya atau poster tersebut. Kata-kata kunci tersebut. Oleh karena itu.

(2) warga belajar diberi kesempatan untuk memberi masukan terhadap proses dan materi belajar. menarik “Cara dan penanggulangan hama”. bukan sekedar belajar membaca dan menulis. “Cara penggunaan pestisida” dan Tema-tema lebih menguntungkan dikembangkan menjadi tema belajar. dari pada mengambil tema di luar permasalahan yang dihadapi oleh petani pada saat itu. dapat ditarik suatu tema-tema menarik untuk dijadikan sebagainya. (3) dimungkinkan adanya variasi kegiatan. memilih dan menetapkan tema-tema belajar yang dilakukan dalam . hanya pengalihan-pengalihan pemindahan mengajak informasi belaka. tetapi juga Disamping tema-tema itu. Contoh seorang petani yang mengalami gagal panen. proses tidak menggunakan metode kata kunci dan pengembangan umum. diajak “membaca” dan berfikir pembelajaran berfungsi keaksaraan sekedar tentang kehidupan nyata yang sering dialami. melainkan dari dunia proses pembelajaran CALISTUNG tidak hanya sekedar pengetahuan belajar dengan untuk hafalan. belajar warga kehidupannya. Upaya tutor dalam mencari. dan (4) warga belajar dapat melihat dan merefleksikan. sebagai bahan ini belajar jauh seperti. Keunggulan dari bahan belajar tematik adalah (1) bahan belajar ini didasarkan pada penggunaan topik-topik yang bermakna bagi kehidupan masyarakat. menemukan. Implikasinya. serta mendiskusikan berbagai masalah kehidupan yang mereka alami.warga belajar tidak saja hanya belajar tentang kata-kata (CALISTUNG).

Sedangkan penyusunan bahan ajar adalah suatu upaya merumuskan atau merancang materi dan alat yang akan disajikan dalam proses pembelajaran berdasarkan tema-tema yang telah ditetapkan. pegunungan dan daerah terpencil. Tugas tutor adalah memilih tema dan menyusun bahan ajar yang . Terdapat pula warga belajar yang tertarik pada bidang perdagangan dari pada bidang seni. daerah pantai.proses pembelajaran itulah yang disebut Pembelajaran Tematik. Oleh karena itu dituntut kemampuan tutor untuk dapat memilih tema pembelajaran yang sesuai dengan minat dan kebutuhan warga belajar. kota. Situasi belajar yang terjadi pada saat tutor melakukan pembelajaran juga dapat menentukan pemilihan tema. Perbedaan dapat dilihat pula dari lingkungannya seperti desa. Perumusan tema dan bahan ajar bertujuan agar proses pembelajaran memperoleh hasil belajar yang maksimal bagi warga belajar. bidang pertanian dibandingkan dengan Ada warga belajar yang lebih berminat untuk mempelajari perdagangan. Pemilihan tema dalam proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pembelajaran dengan melibatkan warga belajar dapat dimulai pada saat tutor berhadapan dengan warga belajar dalam kelompok belajar. Oleh sebab itu sebelum memulai proses pembelajaran kesiapan tutor amat diperlukan agar hasil dan dampak belajar dapat dicapai secara optimal. dan dapat menyusun bahan belajar sesuai dengan tema yang dipilih. Setiap warga belajar memiliki minat dan kebutuhan yang berbeda dengan warga belajar lainnya.

4) evaluasi: berupa pertanyaan yang tidak hanya berkaitan dengan wacana tapi juga dengan masalah yang dihadapi Langkah-langkah penyusunan bahan belajar tematik e. d. Informasi/materi diidentifikasi berdasarkan tema-tema umum yang menjadi masalah (generative themes) bersama dalam masyarakat. Pemilihan isi atau materi . kerangka pikir dan bahan belajar dibuat oleh tutor/pamong belajar atau penulis naskah b. Bentuk bahan belajar: 1) biasanya berupa leaflet. Pemilihan tema i. Analisis data dan identifikasi kebutuhan g. Struktur penulisan bersifat kombinasi top-down dan bottom-up. c. Identifikasi masalah yang sangat dirasakan oleh warga belajar f. Pemilihan bentuk bahan belajar j. Karakteristik Bahan Belajar Tematik a. bukan ditekankan pada kemauan tutor. buku/modul 2) disediakan petunjuk belajar 3) materi berupa wacana/bacaan tematik yang dipelajari warga belajar.sesuai dengan minat dan kebutuhan warga belajar. Penyusunan skala prioritas h. poster/booklet .

Kemudian huruf/suku kata . kasus. b. membaca menulis) kata kemudian diurai menjadi suku-kata. ceritera. dialog. Revisi naskah dan persiapan cetak n. Tutor menyampaikan masalah dan memperkenalkan sebagai berbagai kehidupan sehari-hari tema penggerak diskusi. dapat berupa. gambar. Pendistribusian Petunjuk proses belajar dengan bahan belajar tematik Adapun tahap pembelajaran keaksaraan dengan menggunakan bahan belajar tematik adalah sebagai berikut: a. Pra-tes naskah bahan belajar m. gagasan berkaitan kehidupan sehari-hari warga belajar. Setelah warga dan belajar memahami kunci (dapat tersebut. dan mengurai suku kata menjadi huruf. film/video. Bersama-sama dan mencari yang mendiskusikan dengan beberapa kata kunci yang berhubungan dengan masalah d.k. ilustrasi. WB belajar dan berlatih menggunakan kata-kata kunci yang sudah dikenal oleh warga belajar untuk memperluas/mengkaitkan dengan kata-kata baru. dengan masalah yang dihadapi warga belajar. dan editing l. e. Tutor bersama warga belajar mendiskusikan dan berbagai gagasan dan yang berkaitan masalah c. Pencetakkan o.Penulisan.

g. belajar . dan melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan permasalahan yang dihadapi warga belajar. tulisan lengkap. f.tersebut dirangkai menjadi kata kunci baru yang bermakna bagi warga belajar. Warga belajar merangkai kata-kata dalam suatu Warga belajar bersama Tutor membuat satu kalimat yang lengkap.