Daftar cabang biologi Cabang dari biologi berjumlah ratusan, yang berkembang pesat terutama sejak abad ke-20.

Biologi sendiri semula merupakan bagian dari ilmu pengetahuan alam (natural sciences) yang dipelajari oleh para naturalis (ahli ilmu-ilmu alamiah). Biologi sebagai ilmu yang mandiri, dalam arti memiliki perangkat analisis dan konsep-konsep ilmiah yang kokoh, baru terbentuk pada abad ke-18, setelah penemuan mikroskop dan tumbangnya dogma generatio spontanea oleh konsep omne vivum ex vivo. Konsep evolusi, pewarisan sifat (hereditas), dan penemuan DNA sebagai bahan genetik memacu perkembangan biologi secara pesat dan menghasilkan cabang-cabang yang dikenal sekarang ini.

Pembagian biologi di bawah ini tidak bersifat mutlak karena beberapa cabang yang sekarang dianggap mandiri masih memiliki keterkaitan dengan bidang induknya, misalnya genetika dengan fisiologi, biologi molekular dengan genetika, dan sebagainya. Selain itu, karena dinamisnya perkembangan ilmu-ilmu ini, seringkali ilmu-ilmu ini saling bertemu dan menghasilkan kajian antardisiplin yang sukar dipisahkan.

CABANG-CABANG BIOLOGI

Biologi merupakan pohon ilmu yang sangat besar. Karena luasnya bahan kajian biologi, biologi dibagi lagi menjadi cabang-cabang ilmu. Beberapa cabang-cabang ilmu biologi antara lain :

1. Zoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan 2. Botani, Ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan 3. Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh 4. Anatomi atau ilmu urai tubuh, ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh 5. Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat 6. Mikrobiologi, ilmu yang mempelajari tentang organism 7. Bakteriologi, ilmu yang mempelajari tentang bakteri 8. Mikobiologi, ilmu yang mempelajari tentang jamur 9. Evolusi, ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang. 10. Biologi Molekuler, kajian biologi pada tingkat molekul

Beberapa cabang ilmu anatomi adalah anatomi perbandingan. Ekologi. dari ἀνατέμνειν anatemnein. Limnologi. Embriologi. Ilmu yang mempelajari tentang ikan 15. Rekayasa Genetika. ilmu yang mempelajari tentang alga 21. Sitologi. dan anatomi manusia . Patologi. ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio 23. Organologi. ilmu yang mempelajari tentang enzim 30. Morfologi. ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organism 29. Ilmu yang mempelajari tentang serangga 19. ilmu yang mempelajari tentang protozoa 20. Terdapat juga anatomi hewan atau zootomi dan anatomi tumbuhan atau fitotomi. ilmu yang mempelajari tentang jaringan 27. Entomologi. ilmu yang mempelajari tentang sistematika makhluk hidup 14. ilmu yang mempelajari tentang rawa 22. ilmu yang mempelajari tentang moluska 16. Endokrinologi. ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbale balik antara makhluk hidup dan lingkungannya 13. Ikhtiologi. yang berarti memotong) adalah cabang dari biologi yang berhubungan dengan struktur dan organisasi dari makhluk hidup. ilmu yang mempelajari tentang burung 18. Protozoologi.11. ilmu yang mempelajari tentang crustacean 17. Taksonomi. Ornitologi. ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetic 12. ilmu yang mempelajari tentang organ 28. Virologi. ilmu yang mempelajari tentang penyakit 24. Algologi. Malakologi. histologi. ilmu yang mempelajari tentang sel 26. Histologi. Enzimologi. ilmu yang mempelajari tentang virus Anatomi Anatomi (berasal dari bahasa Yunani ἀνατομία anatomia. Karsinologi. ilmu yang mempelajari tentang hormone 25.

ukuran. bagian paling penting dari anatomi khusus adalah yang mempelajari tentang manusia dengan berbagai macam pendekatan yang berbeda. cahaya. sebagian besar memiliki spesialisasi di bagian tertentu seperti otak atau bagian dalam. Patologi anatomi adalah ilmu mengenai organ yang memiliki kelainan dan dalam keadaan sakit. sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia. Ekologi. dan mikroba. komunitas. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup. yaitu faktor abiotik dan biotik. namun harus benarbenar mempunyai keakuratan yang tinggi karena dapat digunakan dalam situasi yang darurat. yaitu populasi. dan topografi. Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya.Anatomi manusia Dilihat dari sudut kegunaan. Dalam ekologi. anatomi terdiri dari berbagai pengetahuan tentang bentuk. letak. air. Berasal dari kata Yunani oikos (“habitat”) dan logos (“ilmu”). Dari sudut medis. Ekologi Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Anatomi topografi harus dipelajari dengan pembedahan dan pemeriksaan berulang kali pada tubuh manusia yang telah meninggal ([[kadaver]) Anatomi bukan sekedar ilmu biasa. Ilmu ini diterapkan untuk berbagai tujuan seperti bedah dan ginekologi. kita mempelajari makhluk hidup sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya. biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botani yang menggambarkan hal bahwa ekologi mencoba memperkirakan. dan hubungan berbagai struktur dari tubuh manusia sehat sehingga sering disebut sebagai anatomi deskriptif atau topografis. kelembapan. dan ekosistem yang saling mempengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan. Faktor biotik antara lain suhu. dan ekonomi energi yang menggambarkan kebanyakan rantai makanan manusia dan tingkat tropik. Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. tumbuhan. . Kerumitan tubuh manusia menyebabkan hanya ada sedikit ahli anatomi manusia profesional yang benar-benar menguasai bidang ilmu ini. hewan.

dan Spesies (Jenis). tempat. istilah dalam kurung adalah usulan untuk penggunaan dalam bahasa Indonesia): Filum (hewan). Sistem yang dipakai adalah penamaan dengan dua sebutan. istilah Divisio sering dipakai untuk menggantikan Filum. atau prinsip yang mendasari klasifikasi. benda diam. . Taksonomi dalam biologi Dalam biologi. Hampir semua — benda bergerak. Keluarga/Familia/Famili/Suku (Suku). yang dikenal sebagai tatanama binomial atau binomial nomenclature. Taksonomi Kata taksonomi diambil dari bahasa Yunani tassein yang berarti untuk mengklasifikasi dan nomos yang berarti aturan. dan kejadian — dapat diklasifikasikan menurut beberapa skema taksonomi. Genus/Marga.Ekowilayah bumi dan riset perubahan iklim ialah dua wilayah di mana ekolog (orang yang mempelajari ekologi) kini berfokus. Bagi tumbuh-tumbuhan. seorang naturalis berkebangsaan Swedia. Ia memperkenalkan enam hierarki (pemeringkatan) untuk mengelompokkan semua organisme hidup. taksonomi merupakan cabang ilmu tersendiri. Divisio/Divisi (tumbuhan) Kelas. Keenam hierarki (yang disebut takson) itu berturut-turut (dari tertinggi hingga terendah. Bangsa/Ordo. Taksonomi dapat diartikan sebagai klasifikasi berhirarki dari sesuatu. yang diusulkan oleh Carl von Linne (Latin: Carolus Linnaeus). yang disebut juga klasifikasi atau sistematika.

fisik. Fisiologi dibagi menjadi fisiologi tumbuhan dan fisiologi hewan tetapi prinsip dari fisiologi bersifat universal. dan farmakologi Bidang fisiologi Fisiologi memiliki beberapa subbidang. penamaan suatu jenis cukup hanya menyebutkan nama marga (selalu diawali dengan huruf besar) dan nama jenis (selalu diawali dengan huruf kecil) yang dicetak miring (dicetak tegak jika naskah utama dicetak miring) atau ditulis dengan garis bawah. apa yang dipelajari pada fisiologi sel khamir dapat pula diterapkan pada sel manusia. dari kata Yunani physis = ‘alam’ dan logos = ‘cerita’. neurofisiologi mempelajari fisiologi otak. diantaranya adalah Ekofisiologi yang mempelajari efek ekologis dari ciri fisiologi suatu hewan atau tumbuhan dan sebaliknya. dan biokimia dari makhluk hidup. Cakupan subjek dari fisiologi hewan adalah semua makhluk hidup. adalah ilmu yang mempelajari fungsi mekanik. Fisiologi Fisiologi. Fisiologi tumbuhan banyak menggunakan teknik dari kedua bidang ini. Perkembangan pengetahuan lebih lanjut memaksa dibuatnya takson baru di antara keenam takson yang sudah ada (memakai awalan ‘super-’ dan ‘sub-’) dan juga takson di bawah tingkat jenis (infraspesies) (varietas dan forma). dan Animalia Hewan). Tekanan lingkungan juga sering . Banyaknya subjek menyebabkan penelitian di bidang fisiologi hewan lebih terkonsentrasi pada pemahaman bagaimana ciri fisiologis berubah sepanjang sejarah evolusi hewan. Banyak bidang yang berkaitan dengan fisiologi. Genetika bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi fisiologi hewan dan tumbuhan. Cabang ilmu lain yang berkembang dari fisiologi adalah biokimia. Fisiologi hewan bermula dari metode dan peralatan yang digunakan dalam pembelajaran fisiologi manusia yang kemudian meluas pada spesies hewan selain manusia. Misalnya. fisiologi sel menunjuk pada fungsi sel secara individual. Elektrofisiologi berkaitan dengan cara kerja saraf dan otot. biomekanika. biofisika. Aturan ini seharusnya tidak akan membingungkan karena nama marga tidak boleh sama untuk tingkatan takson lain yang lebih tinggi. tidak bergantung pada jenis organisme yang dipelajari. Plantae atau Tumbuhan. Dibuat pula satu takson di atas Phylum (disebut Regnum (secara harafiah berarti ‘Kerajaan’) untuk membedakan Prokariota (regnum Archaea dan Bacteria) dan Eukariota (regnum Mycota.Dalam tatanama binomial.

dehidrasi dapat menjadi masalah besar. Dehidrasi pada manusia dapat terjadi ketika terdapat peningkatan aktivitas fisik. Penerapan mikrobiologi pada masa kini masuk berbagai bidang dan tidak dapat dipisahkan dari cabang lain. Mikrobiologi Mikrobiologi adalah sebuah cabang dari ilmu biologi yang mempelajari mikroorganisme. alga mikroskopik. Mikrobiologi dimulai sejak ditemukannya mikroskop dan menjadi bidang yang sangat penting dalam biologi setelah Louis Pasteur dapat menjelaskan proses fermentasi anggur (wine) dan membuat serum rabies. Virus sering juga dimasukkan walaupun sebenarnya ia tidak sepenuhnya dapat dianggap sebagai makhluk hidup. yang meliputi : a)Panas . protozoa. Objek kajiannya biasanya adalah semua makhluk (hidup) yang perlu dilihat dengan mikroskop. ilmu gizi. Organisme yang tidak hidup di habitat akuatik harus menyimpan air dalam lingkungan seluler. telah dilakukan berbagai penelitian mengenai efek dehidrasi terhadap homeostasis. teknik kimia.Unsur – unsur Fisik.Denaturasi protein 3. Mikrobiologi diperlukan dalam bidang farmasi. Perkembangan biologi yang pesat pada abad ke-19 terutama dialami pada bidang ini dan memberikan landasan bagi terbukanya bidang penting lain: biokimia. bahkan hingga astrobiologi dan arkeologi . higiene. pertanian. Pada organisme demikian. fungi. khususnya bakteri. kedokteran. dan Archaea.perusakan pada dinding sel bakteri Faktor – faktor yang mempengaruhi resistensi mikroorganisme terhadap Zat – zat Antimikroorganisme 1.menyebabkan kerusakan pada organisme eukariotik.Mekanisme kerja dari zat anti mikroorganisme 1. Dalam bidang exercise physiology.Perusakan DNA 2.Antagonisme kimiawi 5.Gangguan pada gugus Sulfhidirl 4.

Patologi Patologi merupakan cabang bidang kedokteran yang berkaitan dengan ciri-ciri dan perkembangan penyakit melalui analisis perubahan fungsi atau keadaan bagian tubuh. Kedua kelompok ini saat ini juga masih menjadi bidang kajian virologi. Virologi juga menjadi perhatian pada bidang kedokteran. terutama virus.b)Penyinaran oleh sinar uv c)pendinginan pada suhu yang standar 2. Bidang patologi terdiri atas patologi anatomi dan patologi klinik. Virologi memiliki posisi strategis dalam kehidupan dan banyak dipelajari karena bermanfaat bagi industri farmasi dan pestisida.Unsur – unsur kimia. perikanan dan pertanian karena kerugian yang ditimbulkan virus dapat bernilai besar secara ekonomi. Ahli patologi anatomi membuat kajian dengan mengkaji organ sedangkan ahli patologi klinik mengkaji perubahan pada fungsi yang nyata pada fisiologi tubuh. kedokteran hewan. Dalam perkembangannya. . peternakan. yang meliputi : a)Alkohol b)Ion logam berat c)Detergen d)Oksidator Virologi Virologi ialah cabang biologi yang mempelajari makhluk suborganisme. selain virus ditemukan pula viroid dan prion.

yang bersifat menular. fotosintesis. pencemaran (polusi). Fitopatologi Fitopatologi adalah cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari penyakit tumbuhan. Studi ilmu penyakit tumbuhan meliputi studi tentang penyebab penyakit. viroid. dan penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh jasad hidup (biotik). logos berati ilmu atau pengetahuan. nematoda dan tumbuhan parasitik. morfologi yang normal dan lain-lain. sehingga pernah fitopatologi disebut sebagai mikologi terapan (applied mycology). Mikologi sangat besar pengaruhnya terhadap fitopatologi karena banyak penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh jamur. suhu yang sangat rendah ataupun sangat tinggi. fisiologi jamur. studi tentang interaksi antara penyebab penyakit – tumbuhan inang dan lingkungan. virus. Studi penyakit tumbuhan dalam populasi tumbuhana disebut epidemiologi. Penyebab penyakit abiotik antara lain adalah kekurang unsur hara. bakteri. bioteknologi jamur. pathos berarti sakit atau menderita.Mikologi Mikologi merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang jamur (fungi) – banyak orang juga menyebut cendawan. studi tentang fisiologi tanaman sakit. budidaya jamur (mushroom culture). penyakit demikian bersifat tidak menular (noninfectious). seperti berdaya hasil tinggi. penyerapan gizi yang diperlukan dan lain-lain. Kajian dalam mikologi antara lain meliputi taksonomi jamur. fitoplasma. Penyekait tumbuhan biotik antara lain adalah jamur (fungi). yang meliputi respirasi. . Selain itu tanaman sakit juga tidak dapat menunjukkan kapasitas genetiknya. Berasal dari gabungan kata bahasa Yunani: phyton berarti tumbuhan. Berdasarkan penyebabnya penyakit tumbuhan dikelompokkan dalam: penyakit yang disebabkan oleh penyebab non hidup (abiotik). Secara biologis tumbuhan dikatakan sakit bila tidak mampu melakukan kegiatan fisiologis secara normal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful