BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Penelitian
Pada era globalisasi seperti sekarang ini telah banyak dilakukan penerapan teknologi informasi di berbagai bidang. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja sistem sebelumnya. Semua itu sangat diperlukan dalam mempersiapkan diri menuju perdagangan bebas yang telah dimulai sejak tahun 2003. Dukungan dan peran teknologi informasi sangat diperlukan dalam menghadapi perubahan situasi yang mengarah pada semakin ketatnya persaingan dan peluang bisnis yang ada. Sekarang ini dengan semakin canggihnya teknologi perangkat keras (hardware) seperti memori yang semakin besar, processor yang semakin cepat, dan kapasitas hard disk yang semakin besar serta diikuti dengan perkembangan teknologi perangkat lunak (software) yang semakin beranekaragam seperti aplikasi multimedia dan lain-lain menjadikan informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat terpenuhi. Namun selain kedua faktor tersebut ada beberapa komponen penting yang harus diperhatikan yaitu perangkat manusia (brainware) dan basis data (database). Penggunaan basis data dimaksudkan sebagai sarana tempat penyimpanan data atau informasi yang terkomputerisasi. Hal ini dapat mengurangi kesalahan-kesalahan operasi yang selama ini masih dilakukan

1

secara manual. Selain itu dengan basis data dapat menampilkan data secara cepat dan akurat. Oleh karenanya untuk mendukung sistem informasi kepegawaian yang efektif perlu dirancang suatu sistem basis data kepegawaian yang lebih komprehensif sehingga akan memudahkan dalam mengolah data – data yang dibutuhkan.

1.2

Identifikasi Masalah
Adapun masalah-masalah yang dihadapi oleh P.T. SIKAS DUNIA WISATA terutama pada bagian personalia ketika penulis melakukan penelitian antara lain mencakup : 1. Masih adanya proses rekrutmen yang menggunakan sistem hubungan keluarga atau rekomendasi dari karyawan lama tanpa memperhatikan kualitas SDM. 2. Masih adanya karyawan yang mempunyai tingkat kedisiplinan dan SDM yang rendah. 3. Penyimpanan data pelamar dan data karyawan pada bagian personalia masih dilakukan secara manual. 4. Pelaksanaan absensi karyawan masih dilakukan secara manual.

1.3

Pembatasan masalah
Agar pembahasan tidak terlalu meluas maka dibatasi pada: • Penyimpanan data pelamar dan data karyawan pada bagian personalia masih dilakukan secara manual, dan

2

Pelaksanaan absensi karyawan masih dilakukan secara manual.

1.4

Perumusan masalah
Setelah melihat permasalahan yang ada pada P.T. SIKAS DUNIA WISATA maka penulis merumuskan masalah yaitu: Bagaimana agar data karyawan, data pelamar dan pelaksanaan absensi karyawan dilakukan secara otomatis sehingga menjadi lebih cepat, mudah dan akurat?

1.5

Tujuan dan Manfaat Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah : 1. Agar proses kerja bagian personalia yang sebagian masih manual dilakukan dengan sistem komputerisasi, sehingga proses kerja bagian personalia tersebut dapat menjadi lebih baik. 2. Merancang sistem basis data untuk mendukung kebutuhan informasi mengenai data pelamar, data karyawan dan absensi. 3. Untuk mengetahui bagaimana sebuah program database dapat membantu penyimpanan dan penyampaian informasi tentang data pelamar dan data karyawan yang dibutuhkan pada bagian personalia dapat tersedia dengan cepat dan akurat. Adapun manfaat penelitian yang dapat diperoleh adalah sebagai berikut : 1. Dapat memberikan informasi kepegawaian secara cepat, mudah dan akurat. 2. Membantu serta memudahkan pihak manajer dalam mengambil keputusan berdasarkan data-data yang akurat. Sehingga pihak manajer

3

mampu menangani masalah yang terjadi pada perusahaan secara cepat.

1.6

Metodologi Penelitian
Untuk mendapatkan informasi dan data-data yang diperlukan dalam pengumpulan data menggunakan teknik sebagai berikut: • Observasi Observasi adalah pengamatan langsung dari suatu kegiatan yang sedang dilakukan oleh perusahaan yang bersangkutan dengan tujuan mencari dan mengumpulkan data yang diperlukan serta mengamati apa yang menjadi titik kelemahan atau kekurangan dari sistem yang sedang berjalan sehingga kita dapat membantu memberikan jalan keluar dalam memperbaiki sistem tersebut. • Wawancara Wawancara adalah menanyakan langsung beberapa pertanyaan kepada kepala bagian personalia dan staf serta pihak – pihak yang terkait.

4

1.” Lani Sidharta (1995: 9).1 Sistem dan Informasi 2.1999: 1)” 5 .BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Definisi sistem menurut Dr. Ir. dan yang secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan secara fungsional. Pendekatan sistem yang menekankan pada prosedur didefinisikan sebagai berikut: “Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan. mendefinisikan sistem sebagai berikut: “Sistem adalah himpunan dari bagian – bagian yang saling berhubungan yang secara bersama mencapai tujuan – tujuan yang sama” Terdapat dua kelompok pendekatan dalam mendefinisikan sistem. Harijono Djojodihardjo (1984: 78) adalah sebagai berikut: “Suatu sistem adalah sekumpulan objek yang mencakup hubungan fungsional antara tiap-tiap objek dan hubungan antara ciri tiap objek. berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. yaitu yang menekankan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponen dan elemennya. (Jogiyanto HM..

dan barang” McLeod (2001: 11) “Sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai tujuan”. Pendefinisian sistem (System Definition) adalah “penjelasan bidang dan batasan aplikasi basis data dan pandangan pengguna (User view) secara umum. adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide – ide yang tidak tampak secara fisik. “Sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kegiatan atau suatu prosedur/bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan atau tujuantujuan bersama dengan mengoperasikan data atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi. adalah sistem yang ada secara phisik. Murdick/Joel E.. Sistem dibagi menjadi beberapa bentuk. energi. tidak dibuat manusia. Claggett (1991: 16). adalah sistem yang terjadi melalui proses alam. Menurut Jogiyanto HM. Davis (1991: 81) dapat didefinisikan sebagai berikut: “Sistem adalah suatu kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu” Menurut Robert G. Elemen dari sistem meliputi input. 6 . • • Sistem phisik. Sistem alamiah. (1999: 687). antara lain: • Sistem abstrak. Ross/James R.” Connolly (2002: 274).Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya menurut Gordon B. transformasi dan output.

sistem luar angkasa. adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas. adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. adalah sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan. sistem reproduksi dan lain sebagainya. seragam). adalah sistem yang tidak berhubungan dengan lingkungan luarnya. Sedangkan sistem buatan manusia umumnya dibagi berdasarkan spesifikasi tertentu seperti: • Sistem sosial (hukum. Husni Iskandar Pohan dan Kusnasriyanti Saiful Bahri (1997: 2) menjelaskan bahwa pada dasarnya hanya ada dua jenis sistem yaitu: • Sistem alami seperti sistem matahari. sistem transportasi dan lain sebagainya. • Sistem buatan manusia seperti sistem hukum. • Sistem terbuka. 7 . sistem manusia.• • Sistem buatan manusia. doktrin. Sistem tertentu (deterministik system). adalah sistem yang dirancang oleh manusia. Sistem alami terbagi menjadi dua. • Sistem tertutup. luar angkasa: dan. Sistem kehidupan seperti sistem tumbuhan. • Sistem tak tentu (probabilistik system). sistem perpustakaan. yaitu: • • Sistem fisik seperti sistem molekul.

Sistem produksi (pabrik) dan. Pemakai Pada umumnya ada tiga jenis pemakai yaitu operasional. lautan). 2. Sistem komunikasi (telepon. sistem selalu merupakan bagian dari sistem yang lebih besar. buku besar). dan dapat terbagi menjadi sistem yang lebih kecil • Sistem berkembang walaupun tidak berlaku bagi semua sistem tetapi hampir semua sistem selalu berkembang Sementara pelaku dari sistem yang dimaksud terdiri dari tujuh kelompok yaitu: 1.• • • • • Sistem organisasi (perpustakaan). ikan yang dipindahkan ke darat) • Sistem besar. sinyal asap). teleks. Manajemen 8 . Sistem keuangan (akuntansi. adalah sistem yang sulit diterapkan pada lingkungan yang berbeda (misalnya sistem biologi. inventori. Sistem berdasarkan prinsip dasar secara umum terbagi dalam: • Sistem terspesialisasi. Sistem transportasi (jaringan jalan raya. udara. kanal. pengawas dan eksekutif. adalah sistem yang sebagian besar sumber dayanya berfungsi melakukan perawatan harian (misalnya dinosaurus sebagai sistem biologi menghabiskan sebagian besar masa hidupnya dengan makan dan makan) • Sistem sebagai bagian sistem lain.

Selain itu mengingat penganalisa sistem umumnya ditetapkan terlebih 9 .  Pimpinan proyek.Tiga jenis manajemen yaitu manajemen pemakai yang bertugas menangani pemakaian dimana sistem baru diterapkan. dan segala hal menyangkut sistem lama. penganalisa sistem haruslah personil yang lebih berpengalaman dari programmer atau desainer. manajemen sistem yang diterapkan dalam pengembangan sistem itu sendiri dan manajemen umum yang terlibat dalam strategi perencanaan sistem dan sistem pendukung pengambilan keputusan.  Mediator. bagaimana sistem tersebut dijalankan. 3. manajer. Penganalisa Sistem Fungsi-fungsinya antara lain adalah sebagai:  Arkeolog. Pemeriksa Pemeriksa biasanya menentukan segala sesuatunya berdasarkan ukuran-ukuran standar yang dikembangkan pada banyak perusahan sejenis. 4. yaitu yang membantu mengembangkan dan membuka wawasan pemakai bagi kemungkinan-kemungkinan lain. pemeriksa dan pelaku sistem lainnya yang mungkin belum punya sikap dan cara pandang yang sama. yaitu yang menelusuri bagaimana sebenarnya sistem lama berjalan. antara lain pemakai. programmer. yaitu yang menjalankan fungsi komunikasi dari semua level.  Inovator.

5. Sebuah sistem secara umum adalah terdiri dari masukan. dan keluaran yang terdiri dari bagian-bagian yang selalu terkait dan beroperasi bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan. Karena itu programmer baru mulai bekerja setelah penganalisa sistem selesai dengan pekerjaannya. Pendesain Sistem Pendesain sistem menerima hasil penganalisa sistem berupa kebutuhan pemakai yang tidak berorientasi pada teknologi tertentu. dan back-up.dahulu dalam suatu pekerjaan sebelum yang lain bekerja. pengolahan. keamanan perangkat keras. 7. Suatu sistem dapat terdiri dari sistem – sistem bagian (subsystems) dimana masing – masing subsistem dapat terdiri dari subsistem – subsistem yang lebih kecil lagi atau komponen – komponen. pencetakan. Programmer Setelah pengnalisa sistem memberikan hasil kerjanya dan kemudian diolah oleh pendesain sistem baru programmer dapat mulai bekerja. adalah hal yang wajar jika penanggung jawab pekerjaan menjadi porsi penganalisa sistem. yang saling berhubungan dan berinteraksi 10 . 6. keamanan perangkat lunak. Personil pengoperasian Pelaku ini bertugas dan bertanggung jawab di pusat komputer misalnya jaringan. yang kemudian ditransformasikan ke desain arsitektur tingkat tinggi dan dapat diformulasikan oleh programmer.

“Informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian – kejadian (event) yang nyata (fact) yang digunakan untuk pengambilan keputusan” Abdul Kadir (2002: 31). Meliono (1990: 331). “Informasi adalah data yang telah diproses untuk suatu tujuan tertentu.1. “Informasi adalah data yang disajikan dalam bentuk yang berguna untuk membuat keputusan” Menurut Anton M. Bodnar. “Informasi adalah data yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat” Menurut Lani Sidharta (1995: 28)..2 Informasi Menurut Jogiyanto HM. Menurut George H. 2. Davis (1991: 28). Tujuan tersebut adalah untuk menghasilkan sebuah keputusan” Menurut Gordon B. (1999: 692). “Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang” 11 . McFadden dkk (1999) mendefinisikan informasi sebagai data yang telah diproses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan seseorang yang menggunakan data tersebut.membentuk suatu kesatuan yang terpadu atau terintegrasi (integrated) sehingga tujuan atau sasaran sistem tersebut dapat tercapai. (2000: 1).

2. yaitu : • Akurat.1. Informasi berguna untuk pembuat keputusan karena informasi menurunkan ketidakpastian (atau meningkatkan pengetahuan) Informasi menjadi penting. berarti informasi tersebut mempunyai manfaat dari pemakainya. Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna untuk membuat keputusan. “Sebuah sistem informasi adalah sistem buatan manusia yang berisi himpunan terintegrasi dari komponen – komponen manual dan komponen – komponen terkomputerisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan data.Kualitas suatu informasi tergantung dari tiga hal. • Relevan. • Tepat pada waktunya. Informasi tersebut merupakan hasil pengolahan data atau fakta yang dikumpulkan dengan metode ataupun cara – cara tertentu. dan menghasilkan informasi untuk pemakai” 12 . berarti informasi harus bebas dari kesalahankesalahan dan harus jelas mencerminkan maksudnya. karena berdasarkan informasi itu para pengelola dapat mengetahui kondisi obyektif perusahaannya.3 Sistem Informasi Sistem Informasi dapat didefinisikan sebagai berikut: Menurut Lani Sidharta (1995: 11). berarti informasi yang diterima tidak boleh terlambat. memproses data.

• Meningkatkan efektifitas secara keseluruhan. Pemakai harus lebih produktif agar menghasilkan keluaran yang memiliki mutu yang tinggi.Sistem informasi didefinisikan Robert A. “Sistem informasi adalah suatu sistem yang menerima masukan data dan instruksi. Leitch dan K. Sistem harus mudah dan sering digunakan.” Menurut Gordon B. mendukung operasi. Roscoe Davis dalam buku Jogiyanto HM.” Suatu sistem informasi pada dasarnya terbentuk melalui suatu kelompok kegiatan operasi yang tetap. 13 . mengolah data tersebut sesuai dengan instruksi dan mengeluarkan hasilnya. (1999: 11). “Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian. Davis (1991: 91).. yaitu: • • • • • Mengumpulkan data Mengelompokkan data Menghitung Menganalisa Menyajikan laporan Sasaran sistem informasi adalah: • Meningkatkan penyelesaian tugas. bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

Analisa sistem yang dimaksudkan untuk: • Memahami sistem organisasi yang ada. hambatan- hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya. Harijono Djojodihardjo (1984: 89).• Meningkatkan efektifitas ekonomi. • Menentukan daerah-daerah permasalahan (problem areas) dalam sistem organisasi tersebut serta fungsi-fungsi yang terdapat dalam tiap bidang permasalahan. • Mengidentifikasi kekurangan-kekurangan dan kelemahan-kelemahan serta memperkirakan kemungkinan-kemungkinan perbaikannya. 2. “Analisis sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan. (1999: 129). Sistem informasi dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang terintegrasi secara optimal dan berbasis komputer yang dapat menghimpun dan menyajikan berbagai jenis data yang akurat untuk berbagai macam kebutuhan. 14 . Keuntungan yang diperoleh dari sistem harus lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. Ir. kesempatan-kesempatan.2 Analisis Sistem Menurut Jogiyanto HM.” Sedangkan menurut Dr. serta jaring-jaring aliran informasi yang berlangsung.

laporan dan file yang berhubungan dengan sistem yang ada sehingga dapat dimengerti dengan cepat pada sistem tersebut. serta menggunakan informasi tersebut untuk mengidentifikasi persyaratan pengguna terhadap sistem yang baru.Wawancara Wawancara adalah teknik yang sering digunakan dan merupakan yang paling berguna karena dilakukan langsung dengan individu yang bersangkutan. Menurut Connolly (2002: 276) pengumpulan kebutuhan dan analisis (requirements collection and analysis) adalah proses mengumpulkan dan menganalisa informasi mengenai bagian organisasi yang harus didukung oleh aplikasi basis data.• Atas dasar hal-hal diatas. Pengumpulan informasi yang disebut juga dengan fact-finding techniques. Beberapa tujuan dari wawancara adalah mencari fakta. menjelaskan fakta. form.Pemeriksaan dokumentasi Pemeriksaan dokumentasi sangat berguna saat mencoba untuk mendapatkan pengetahuan bagaimana timbulnya keperluan basis data. memeriksa fakta. 2. merumuskan persyaratan-persyaratan dan pembatasan-pembatasan yang harus dipenuhi bagi suatu rancangan dari sistem informasi. Pada tahap ini meliputi pengumpulan dan analisa informasi mengenai bagian perusahaan yang harus dilayani oleh basis data. Jika terdapat masalah pada sistem. Adapun caranya sebagai berikut : 1. maka dapat langsung memeriksa dokumen. 15 . menghasilkan anthusiasme.

• Pengamatan operasi perusahaan Pengamatan merupakan teknik yang paling efektif diantara teknik– teknik yang lain untuk mengetahui dan mengerti jelas tentang sistem. • Memungkinkan orang yang diwawancara merasakan dirinya merupakan bagian dari proyek. Kerugian : • Memerlukan waktu yang panjang. Keuntungan : • Memungkinkan orang yang diwawancara untuk menganggapi lebih bebas dan terbuka pada pertanyaan yang diajukan.mengikutsertakan end-user. 16 . • Memungkinkan pewawancara mengamati bahasa isyarat dari orang yang diwawancarai. biaya yang besar dan mungkin tidak praktis. • Memungkinkan pewawancara untuk menanggapi komentar yang diberikan oleh orang yang diwawancarai. • Memungkinkan pewawancara beradaptasi dengan pertanyaan saat wawancara. mengidentifikasi keperluan serta mengumpulkan ide dan opini. • Keberhasilan tergantung pada keahlian komunikasi pewawancara. Selain itu juga bisa saja tergantung pada kemauan dari orang yang diwawancara dalam berpartisipasi pada kegiatan wawancara.

Tidak praktis. Pengamat bisa mengukur hasil pekerjaannya. • • Tidak membutuhkan biaya yang besar.Penelitian Teknik pengumpulan data yang berguna adalah meneliti aplikasi – aplikasi dan permasalahannya. Internet.p307). Pengamat bisa melihat dengan jelas apa saja yang telah terjadi. • Menjaga para peneliti tetap up-to-date dengan perkembangan sekarang. • • Bisa kehilangan tugas pengamatan.2002. Para peneliti dapat melihat bagaimana orang lain telah memecahkan masalah yang sama atau keperluan yang sama. 17 . Keuntungan : • • Menghemat waktu apabila sudah ada solusi. 3. Kerugiannya : • Orang – orang bisa mengetahui atau bisa pula tidak mengetahui perbedaannya pada saat sedang diamati. buku – buku referensi dan jurnal komputer merupakan sumber informasi yang sangat baik untuk pengumpulan fakta (Connolly.Keuntungan : • • • Memungkinkan untuk mengecek keaslian fakta dan data yang ada. Pengamat juga bisa memperoleh penjelasan data lingkungan fisik dari suatu tugas.

Kuisioner Kuisioner adalah dokumen dengan tujuan khusus yang memungkinkan data untuk digabungkan dari jumlah yang sangat banyak. • Orang – orang lebih bisa memberikan fakta yang sebenarnya karena data diri responden dirahasiakan. 18 . Memerlukan akses ke sumber yang tepat dari informasi. Ada kemungkinan sama sekali tidak dapat membantu dalam memecahkan masalah. Tidak menyediakan kesempatan untuk mengubah pertanyaan yang salah disampaikan. • • Tidak bisa mengamati dan analisa bahasa tubuh responden.Kerugian : • • • Memerlukan banyak waktu. Kuisoner mungkin dikembalikan dalam keadaan tidak lengkap. Cara yang relatif mudah untuk mengumpulkan data dalam jumlah yang banyak. • Tanggapan – tanggapan bisa diatur dalam daftar dan analisa yang cepat. karena tidak didokumentasikan. Kerugian : • • • Jumlah responden mungkin rendah. Keuntungan : • • Orang bisa menyelesaikan dan mengembalikan dengan mudah. 4. Dapat menghabiskan waktu untuk mempersiapkan kuisoner.

• Report yaitu membuat laporan hasil analisis. • Understanding yaitu memahami kerja dari sistem yang ada dengan mempelajari secara terperinci bagaimana sistem yang ada beroperasi. Tahap analisis sistem merupakan tahap yang kritis dan penting karena kesalahan didalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan pada tahap selanjutnya. Langkah-langkah dalam tahap analisis sistem: • Identify yaitu mengidentifikasikan masalah sebagai suatu pertanyaan yang diinginkan. tahap analisis sistem dilakukan setelah tahap perencanaan dan sebelum tahap disain. • Analyze yaitu menganalisis sistem berdasarkan data yang telah diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan. termasuk mendiagnosa masalah yang ada dan memberikan solusi penyelesaian dan jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi pada sistem tersebut. Kesimpulannya analisis merupakan proses untuk memahami sistem yang sudah ada.System Development Life Cyrules (SDLC) mencakup: • • • • Plan (Perencanaan) Analysis (Analisa) Design (Perancangan) Implementasi (Pelaksanaan atau Realisasi dari Perancangan) Dari kegiatan diatas. Pengertian analisis sistem (system analysis) dapat dipandang sebagai suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui 19 .

definisi dari basis data adalah kumpulan data yang dihubungkan secara bersama – sama. dan gambaran dari data yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi dari suatu organisasi. Ada tiga topik utama yang terlibat dalam memformulasikan strategi sistem informasi. 1993: 8) Menurut Connolly (2002: 14).3 Basis Data Basis data adalah kumpulan data-data logikal yang berhubungan. Menurut Connolly (2002: 273). 2. Menurut Date (1990: 5). Perencanaan basis data (Database Planning) adalah aktivitas manajemen yang memperbolehkan tahapan aplikasi basis data untuk direalisasikan secara efisien dan seefektif mungkin.Identifikasi rencana dan tujuan perusahaan dengan menentukan kebutuhan sistem informasi berikutnya. 20 . (McFadden dan Hoffer. yaitu : a. Perencanaan basis data harus diintegrasikan dengan strategi sistem informasi organisasi. definisi dari basis data adalah kumpulan terintegrasi dari file yang merupakan representasi data dari suatu model enterprise.kelemahan-kelemahan dan kekurangan-kekurangan sistem yang ada untuk kemudian mencarikan alternatif-alternatif perbaikan dari kelemahan dan kekurangan sistem tersebut. dirancang untuk menemukan informasi yang dibutuhkan oleh banyak user dalam suatu organisasi.

4 Data Flow Diagram Alat pengembangan sistem yang digunakan sebagai landasan teori dalam penulisan skripsi ini adalah Data Flow Diagram. Perencanaan basis data harus juga meliputi perkembangan standar yang menentukan bagaimana data dikumpulkan. Pernyataan misi tersebut membantu dalam menjelaskan tujuan dari proyek basis data dan menyediakan langkah yang jelas menuju aplikasi basis data yang dibutuhkan secara lebih efektif dan efisien. bagaimana perancangan format ditetapkan. Setelah pernyataan misi didefinisikan. Lani Sidharta (1995: 65). Langkah pertama yang penting dalam perencanaan basis data adalah menjelaskan secara jelas pernyataan misi untuk proyek basis data. aliran – aliran data 21 . mendefinisikan Data Flow Diagram (DFD) sebagai berikut: “Data Flow Diagram adalah representasi grafik dari sebuah sistem. dokumentasi apa saja yang dibutuhkan serta bagaimana perancangan dan implementasi harus dijalankan. maka aktivitas selanjutnya meliputi pendefinisian tujuan misi dimana setiap setiap tujuan misi harus mendefinisikan tugas – tugas khusus yang harus didukung oleh basis data.Mengevaluasi sistem informasi sebelumnya untuk menentukan kekuatan dan kelemahan yang ada. 2.Penilaian kesempatan Teknologi Informasi (TI) yang mungkin dapat menghasilkan keuntungan yang kompetitif.b. c. yang menggambarkan komponen – komponen sebuah sistem.

Simbol–simbol yang digunakan dalam Data Flow Diagram (DFD) : 1. Kesatuan luar merupakan kesatuan luar (entity) di lingkungan luar sistem yang dapat berupa orang. Keuntungan menggunakan DFD adalah untuk memudahkan pemakai (user) yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti yang akan dikerjakan atau dikembangkan. atau organisasi file. organisasi lainnya yang berada di luar lingkungannya yang akan menerima input atau dari sistem.diantara komponen – komponen tersebut. struktur data. dan penyimpanan dari data tersebut” Diagram arus data (Data Flow Diagram/DFD) merupakan gambaran sistem secara logika. Simbol external entity : 22 . Gambaran ini tidak tergantung pada perangkat keras. perangkat lunak. Setiap sistem pasti mempunyai batas sistem yang memisahkan suatu sistem dengan lingkungan luarnya. dan asal. tujuan. External Entity (kesatuan luar) Sistem akan menerima input dan menghasilkan output kepada lingkungan luarnya.

2. Data Store (Simpanan Data) 23 . atau komputer dari suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan keluar dari proses. Data Flow (Arus Data) Arus data (DFD) diberi simbol suatu panah dimana digunakan untuk menunjukkan arus dari data atau informasi dari suatu sistem ke bagian proses sistem lainnya dan diberi nama yang jelas serta mempunyai arti. Simbol Data Flow : 4. mesin. Simbol Proses: 3. Process (Proses) Menggambarkan suatu kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang.

Buchari Zainun. Karenaq ada manusia sebagai sumber daya inilah yang memungkinkan organisasi dapat berfungsi sebagai satu mesin atau pabrik yang mampu menghasilkan apa yang diinginkan oleh dan dari organisasi tersebut. H. Karena itulah disebut sumber daya manusia. Pegawai pada hakikatnya merupakan unsur manusia bagi suatu organisasi yang sekaligus juga menjadi sumber daya bagi organisasi itu.5 Tenaga Kerja dan Rekrutmen Pegawai Menurut Prof. Karena adanya unsur sumber daya manusia inilah yang menyebabkan organisasi sama seperti organisme lainnya sehingga disebut sebagai organisme hidup atau living organism. 24 .Simpanan data merupakan tempat dimana data dikumpulkan dan dikelompokkan menurut jenis juga sebagai basis informasi untuk proses tertentu. Selain dari jumlah pegawainya juga karena banyak dan beraneka ragamnya soal-soal yang menyangkut organisasi pegawai tersebut yang perlu menjadi urusan organisasi. Dr. Simbol Data Store: 2. MPA (1990: 7) Fungsi dan urusan kepegawaian dari suatu organisasi muncul karena banyaknya jumlah pegawai organisasi yang perlu diurus.

5. Hani Handoko (1991: 69) “Pengadaan tenaga kerja adalah proses penarikan.” Penerimaan tenaga kerja adalah merupakan usaha untuk mendapatkan orang yang tepat. yang berperan sebagai perencana dan pelaku dari setiap kegiatan perusahaan. Jadi penarikan dimaksudkan untuk mendapatkan sejumlah orang yang dianggap potensial untuk diseleksi. dan iduksi untuk mendapatkan karyawan yang efektif dan efisien untuk membantu tercapainya tujuan. seleksi. melalui suatu proses penarikan seleksi dan penempatan. Pengadaan tenaga kerja harus mendapatkan perhatian khusus oleh suatu perusahaan karena tenaga kerja merupakan aset utama dalam perusahaan.1 Tenaga Kerja Menurut T. • Seleksi tenaga kerja 25 . untuk mendapatkan sekelompok orang yang tertarik atau ingin mengisi lowongan pekerjaan dan memenuhi persyaratan untuk mengajukan lamaran pekerjaan. Berdasarkan uraian diatas dapat diketahui bahwa penerimaan tenaga kerja mencakup kegiatan-kegiatan yang dapat dijelaskan sebagai berikut : • Penarikan tenaga kerja Kegiatan ini merupakan kegiatan-kegiatan pertama dalam proses pengadaan tenaga kerja. dan ditempatkan pada pekerjaan yang tepat.2. dalam jumlah yang tepat. penempatan. orientasi.

Pegawai adalah kata benda berupa orang-orang atau sekelompok orang yang mempunyai status tertentu karena pekerjaannya.Seleksi adalah proses pengumpulan informasi untuk maksud mengevaluasi dan memutuskan berdasarkan standar siapa yang akan dipekerjakan untuk tujuan jangka pendek dan jangka panjang dari individu dan organisasi. 2. Buchari Zainun. Sedangkan kepegawaian yang berasal dari kata pegawai itu berubah maknanya menjadi segala sesuatu yang berkait dengan pegawai yang oleh sesuatu organisasi dipertimbangkan dan mungkin untuk menjadi urusan 26 . Jadi.2 Rekrutmen Pegawai Prof.5. maka berarti mereka telah diberikan wewenang dan tanggung jawab yang sesuai dengan pekerjaan dan jabatan. pengetahuan. H. Pegawai pun dalam bahasa jawa berasal dari kata “gawe” atau “kerja”. dan kemampuan yang dimiliki. • Penempatan tenaga kerja Kegiatan terakhir dalam penerimaan tenaga kerja ini dimaksud untuk memastikan bahwa tenaga kerja yang lulus seleksi ditempatkan di bagian yang membutuhkannya sesuai dengan keahlian. Dr. setelah tenaga kerja ditempatkan pada pekerjaan yang tepat. kepegawaian mempunyai asal kata pegawai yang diberi awalan ke. MPA (1990: 5) mendefinisikan istilah dan pengertian kepegawaian dari segi tata bahasa.dan akhiran –an sehingga mengubah arti kata asalnya.

Perhatian dan keterlibatan setiap atasan atau manajer terhadap soal-soal kepegawaian bisa berbeda antara satu dengan yang lain. Ini berarti bahwa apa yang tercakup dalam kepegawaian itu berbeda untuk setiap organisasi baik secara kuantitatif maupun kualitatif. pelamaran.organisasi. Bahkan kepegawaian dari satu satuan organisasi pemerintah pun bisa berbeda dengan yang terdapat pada satuan organisasi pemerintah yang lain. Kepegawaian yang secara formal diatur bisa lain dengan kenyataan praktek yang sebenarnya. persyaratan. Penarikan calon pegawai merupakan suatu proses pencarian dan pemikatan para calon tenaga kerja yang mempunyai kemampuan sesuai dengan rencana kebutuhan suatu organisasi. kualifikasi. guna memenuhi kebutuhan baik dari segi jumlah. Kepegawaian dalam organisasi pemerintahan pasti tidak sama dengan kepegawaian pada organisasi pada umumnya. maupun waktu pemenuhan. penyaringan. 27 . dan penempatan. Sejarah perkembangan administrasi atau manajemen kepegawaian ini menunjukan perubahan itu dari masa ke masa seperti yang telah diutarakan oleh banyak ahli. Rekrutmen pegawai yaitu proses yang dilaksanakan dalam rangka pengaadan pegawai dari mulai pengumuman. Pegawai adalah seseorang yang bekerja pada suatu perusahaan atau departemen dan mempunyai tugas serta tanggung jawab pada perusahaan tersebut.

sehingga pelamar menjadi lebih banyak. 28 . Iklan Menarik calon pegawai melalui iklan di media massa. guna merekrut tenaga kerja yang produktif dan handal. karena dapat menjaring pelamar dari seluruh lapisan masyarakat. Pengisian lowongan pekerjaan yang dibutuhkan sesuai dengan perencanaan dapat diperoleh dari dua sumber. Pengisian lowongan pekerjaan dari dalam organisasi mempunyai beberapa keuntungan. yaitu dari dalam dan dari luar organisasi.Tujuan rekrutmen pegawai yaitu: • Terpenuhinya kebutuhan yang memenuhi standar pengetahuan. Semua itu tergantung dari strategi yang diterapkan oleh perusahaan. dan bagi organisasi merupakan penghematan biaya untuk pemanggilan. Sumber – sumber yang digunakan oleh perusahaan dalam merekrut tenaga kerja antara lain melalui: 1. Sedangkan penarikan dari luar diperoleh dari pasaran tenaga kerja yang ada di luar lingkungan organisasi. Bagi karyawan hal itu merupakan promosi atau peningkatan jabatan. Terdapat banyak sumber – sumber yang bisa digunakan oleh perusahaan dalam merekrut tenaga kerja. baik elektronik maupun media cetak mempunyai efektifitas tinggi. dan sikap kerja yang telah ditetapkan • Adanya pengawasan terhadap jumlah karyawan di dalam perusahaan yang sesuai dengan kebutuhan. keterampilan. baik dari segi karyawan maupun dari segi organisasi itu sendiri.

4. Badan penyalur tenaga kerja Tiap – tiap propinsi di Indonesia mempunyai kantor penempatan tenaga kerja (pemerintah) yang fungsinya adalah menyalurkan tenaga – tenaga kerja yang telah mendaftar ke kantor penempatan tersebut ke organisasi – organisasi. 6.2. perusahaan dapat menyewa tenaga kerja yang profesional kepada perusahaan penyewaan tenaga kerja. dengan sendirinya kemampuan atau keahlian dari pegawai yang direkomendasikan tersebut harus sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh perusahaan. Lembaga – lembaga pendidikan Beberapa perusahaan terlebih dahulu memesan dan memberikan beasiswa kepada para mahasiswa/i yang berprestasi untuk selanjutnya akan diangkat menjadi pegawai pada perusahaan tersebut. 3. Rekomendasi dari karyawan Pegawai dapat merekomendasikan calon pegawai untuk direkrut oleh perusahaan. 5. baik pemerintah maupun swasta yang membutuhkan calon pegawai. Nepotisme 29 . Leasing (penyewaan) Untuk memenuhi kebutuhan akan pegawai dalam jangka waktu yang pendek.

tidak memprioritaskan kemampuan atau keahlian dari calon pegawai tersebut sebagai bahan pertimbangan. Perekrutan karyawan melalui cara ini.Beberapa perusahaan merekrut calon pegawai dari anggota keluarga para pegawai di perusahaan itu sendiri. BAB III 30 .

T. P. SIKAS DUNIA WISATA secara resmi menjalankan usahanya untuk pertama kali di Cempaka Putih yang berjalan kurang lebih selama enam bulan. Namun karena beberapa sebab barulah pada bulan September 2001 perusahaan ini resmi berdiri. SIKAS DUNIA WISATA merupakan suatu badan usaha yang bergerak di bidang jasa pariwisata. HAPINDO WISATA. Perusahaan ini melayani perjalanan domestik maupun mancanegara. SIKAS DUNIA WISATA sudah berjalan selama hampir empat tahun. Dalam jangka waktu tersebut perusahaan ini sudah pindah kantor sebanyak dua kali guna mengejar pasar. SIKAS DUNIA WISATA ini merupakan perpecahan dari perusahaan travel sebelumnya yaitu P. P. Kemudian pada tahun 2000 dengan bermodalkan sisa hasil usaha dari perusahaan sebelumnya. Perusahaan ini dulunya juga bergerak di bidang jasa pariwisata dan merupakan sebuah perusahaan swasta yang didirikan oleh Purnomo Sikas bersama beberapa orang rekan kerjanya. P.1 Sejarah Singkat Perusahaan P.T. Pada akhir 1999 para komisaris dan pemegang saham membubarkan diri karena alasan tertentu sehingga menimbulkan perpecahan pada perusahaan tersebut. Kemudian pindah ke Ciniru 31 .T. salah satu komisaris yang bernama Purnomo Sikas mendirikan sebuah perusahaan baru yang juga berkecimpung di bidang jasa pariwisata.T.TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN 3.T.

SIKAS P. Adapun jasa-jasa pelayanan dari P. • Pemesanan tiket domestik dan internasional Via telepon Mengurus dokumen perjalanan. Menyelenggarakan pemesanan akomodasi. menjual dan menyelenggarakan paket wisata. SIKAS DUNIA WISATA adalah sebagai berikut: 1. Mengurus dan melayani kebutuhan jasa angkutan bagi perorangan dan atau kelompok orang yang diurusnya.T. SIKAS DUNIA WISATA sebagai suatu perusahaan pelayanan jasa pariwisata mempunyai maksud dan tujuan sebagai berikut: • • Membuat.sebelum akhirnya pindah ke Jalan H. • Menyelenggarakan pemanduan perjalanan wisata.2 Maksud dan Tujuan Didirikannya P. Jakarta sampai saat ini.T. Pengguna jasa pariwisata P. seperti:     PT Jasa Raharja PT Jasa Raharja Putra Telkomsel Waskita Karya 3. Pejaten Barat. SIKAS DUNIA WISATA sebagian besar adalah perusahaan-perusahaan besar.T. • • wisata lainnya. Samali no 77.T. restoran dan sarana 32 .

para peserta tour langsung dijemput dan diantar menuju hotel **** untuk istirahat dan mempersiapkan diri menjalani acara pada esok hari. SIKAS DUNIA WISATA adalah sebagai berikut: SPECIAL TOUR PULAU DEWATA Hari 1: Tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali.T. diantaranya Desa Ubud. Kemudian setelah makan siang perjalanan dilanjutkan menuju Pantai Kuta untuk menikmati terbenamnya matahari. Desa Mas. Paket tour domestik dan internasional mencakup: • • • Akomodasi Transportasi Food and beverage Adapun salah satu paket tour yang dimiliki oleh P. Desa Celuk. 2. Goa Luwah dan Goa Gajah di 33 . Hari 3: Setelah makan pagi peserta tur mengelilingi desadesa tradisional.Mulai dari pemesanan (booking) sampai pemastian (issued) • Jasa layanan antar Tiket yang sudah dipesan akan diantar langsung ke alamat yang dituju. Hari 2: Setelah makan pagi peserta diantar menuju Sangeh untuk melihat keindahan fauna kera yang hidup di alam liar.

Hari 4: Setelah makan pagi peserta mengunjungi pasar tradisional Sukawati. Setelah itu peserta makan siang dan kembali menuju hotel. Hari 5: Setelah makan pagi peserta langsung berangkat menuju Kintamani.Desa Tenganan. Setelah menikmati panorama danau dan alam pegunungan disana peserta kemudian menuju Legian. 3. Hari 6: Setelah makan pagi di hotel peserta langsung diantar menuju Bandara Ngurah Rai untuk kembali ke Jakarta. kemudian menuju Danau Bratan beserta Candi Ulun Danu. Setelah makan siang. Kuta untuk sekedar cuci mata atau membeli cindera mata khas Pulau Dewata. peserta diantar menuju Tanah Lot untuk melihat keindahan Candi Batu dan selanjutnya kembali ke hotel. • • • • • Paket haji dan umroh mencakup: Pelayanan haji Pelayanan umroh Akomodasi Tour Food and beverage 34 .

Arbain 26 hari Non Arbain 18 hari 3.dll) PAKET HAJI VIP: 1.T. Pada umumnya struktur organisasi berupa suatu gambaran grafis yang menunjukkan hubungan antara unit-unit organisasi serta garis-garis wewenang yang ada. Dalam banyak hal struktur ini mencerminkan bagaimana cara bagian-bagian di dalam organisasi hendak mengatasi masalah yang timbul dalam lingkungan. Amman. Struktur organisasi adalah kerangka dasar yang sangat menentukan dalam melaksanakan kegiatan perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 35 .3 Struktur Organisasi Berdasarkan Fungsi-Fungsinya Struktur organisasi dapat dikatakan sebagai pola hubungan yang mapan di antara komponen-komponen atau bagian-bagian dari organisasi. SIKAS DUNIA WISATA adalah sebagai berikut: PAKET UMRAH: • • • • Umroh Reguler Umroh Ramadhan Umrah Lailatul Qadr Umroh Plus (Cairo. Disamping itu juga merupakan suatu kerangka yang mewujudkan suatu pola tetap dari hubungan antara kedudukan dan peranan dalam suatu lingkungan kerjasama. 2.Adapun paket haji / umrah yang ditawarkan oleh P. Istanbul.

Hubungan timbal balik.T.T. sehingga pimpinan berkemampuan untuk mengawasi tugas – tugas bawahannya dan terjun langsung apabila terjadi permasalahan di dalam perusahaan. SIKAS DUNIA WISATA adalah struktur organisasi garis. yaitu struktur organisasi yang mengatur hubungan antara pemimpin dan bawahan terlihat jelas dalam bentuk garis lurus. SIKAS DUNIA WISATA adalah sebagai berikut: 36 .Struktur organisasi yang digunakan oleh P. Adapun bagan struktur organisasi yang ada di P.

37 .

Ia juga berhak menerima keuntungan perusahaan. • Mengkoordinasikan seluruh penyelenggaraan kegiatan di perusahaan agar strategi dan perencanaan yang telah ditetapkan oleh perusahaan dapat berjalan dengan baik. Komisaris berfungsi sebagai pengawas dari seluruh kegiatan-kegiatan yang berlangsung di dalam perusahaan.T. • Memberikan pengarahan. Melakukan pengawasan / mengontrol kegiatan perusahaan 38 . bimbingan. nasehat. bantuan. • secara menyeluruh. dan penerangan kepada bawahannya serta menerima input / masukan bawahan sebagai hubungan timbal baliknya. Yang mempunyai tugas – tugas sebagai berikut: • Mengurus dan mengendalikan jalannya perusahaan dan bertanggung jawab langsung kepada komisaris. menyetujui kebijakan – kebijakan yang telah diusulkan oleh direktur. Komisaris Adalah orang yang ditunjuk oleh pemegang saham dan bertanggung jawab langsung kepada para pemegang saham. 2. SIKAS DUNIA WISATA adalah sebagai berikut: 1. Direktur Adalah orang yang menjadi pimpinan tertinggi dari suatu perusahaan yang bertanggung jawab langsung pada Komisaris.Adapun tugas dan kedudukan dari masing-masing pejabat dan staf di P.

pelatihan. promosi. seleksi. Mempunyai tugas – tugas sebagai berikut: • Menyelenggarakan perencanaan strategis sumber daya manusia yang sesuai bagi kebutuhan perusahaan. data pensiun pegawai. meliputi pembinaan kepribadian. pengembangan. dan menerapkan sanksi pegawai. SDM Merupakan salah satu bagian dari perusahaan yang berfungsi sebagai penyelenggara kegiatan penerimaan karyawan baru serta penetapan kebijakan yang berkaitan dengan rencana kebutuhan SDM pada perusahaan tersebut. mutasi pegawai. 39 . penilaian kerja. • Melaksanakan sistem administrasi kepegawaian. meliputi data penerimaan pegawai.• Mendayagunakan aset perusahaan secara optimal agar tujuan yang telah ditetapkan perusahaan dapat tercapai dengan baik. penyaringan. pendidikan dan pelatihan. dan mengarsipkannya dengan baik • Menyelenggarakan ketentuan prosedur dan kebijakan yang menyangkut rekrutmen. • Mengoptimalkan potensi pegawai. imbalan. • Menyusun dan mengevaluasi peraturan kepegawaian yang berjalan dalam perusahaan. prestasi dan sanksi. disiplin. pengembangan pegawai. upah pegawai. penempatan pegawai. 3. keterampilan secara maksimal bagi kepentingan perusahaan dan karir pegawai.

Ticketing & tour 40 .4. Marketing Menyelenggarakan kegiatan pemasaran dan pengembangan melalui koordinasi pelaksanaan dan pengendalian unsur – unsur pemasaran serta riset dan pengembangan yang ditetapkan oleh perusahaan secara optimal serta mengusahakan pemenuhan kebutuhan dan kepuasan konsumen. Accounting Merupakan salah satu bagian penting dari perusahaan. Antara lain tugasnya meliputi : • • Membuat laporan keuangan perusahaan Melaksanakan kegiatan akuntansi / keuangan yang berjalan dalam perusahaan • • • Mencatat dana keluar / masuk Menginput data – data transaksi keuangan Mengarsipkan data – data keuangan perusahaan Memasarkan tiket Mencari klien Menyebarkan informasi perusahaan Membuat strategi penjualan 6. Antara lain tugas – tugasnya meliputi : • • • • 5. yang mengurus penyelenggaraan kegiatan keuangan / akuntansi di perusahaan melalui koordinasi pelaksanaan yang baik dan pengendalian untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan oleh perusahaan secara optimal.

Mengurus dokumen perjalanan haji dan umrah. 41 . termasuk transportasi dan akomodasi Mengurus dokumen perjalanan Mengurus asuransi perjalanan Mengurus Visa Mengurus Paspor 7. • • Mengurus asuransi perjalanan haji dan umrah. • Mengurus transport jamaah untuk perjalanan haji dan umrah baik didalam negri maupun di tanah suci.Mengurus penyelenggaraan kegiatan ticketing dan paket tour serta mempersiapkan kelengkapan surat – surat perjalanan. Divisi ini bertugas antara lain: • Mempersiapkan kebutuhan calon jamaah haji dan umrah mulai dari keberangkatan sampai dengan jamaah pulang kembali ke tanah air. mulai dari proses pemesanan (boking) sampai dengan tiket keluar • • • • • • • Mencetak tiket Pembatalan tiket Membuat paket tour. Mekah untuk menunaikan ibadah haji dan umrah.Haji / Umrah Mengurus perjalanan ke tanah suci. Adapun tugas – tugasnya antara lain : • Mengurus pemesanan tiket.

mencakup servis haji dan umrah. Paket tour. mulai dari pemesanan tiket. Mengurus visa haji dan umrah. Pelayanan haji dan umrah.4Jenis Usaha Jenis usaha yang dilakukan oleh P.T. Mengurus akomodasi. 3. yaitu sampai diterimanya tiket tersebut di tangan pemesan. SIKAS DUNIA WISATA untuk memanjakan serta memberikan kenyamanan bagi para pelanggannya. Semua ini merupakan pelayanan yang dilakukan oleh P. SIKAS DUNIA WISATA adalah menjalankan usaha dalam bidang jasa pariwisata.T. 42 . dan tour mengunjungi tempat – tempat bersejarah atau pusat – pusat perbelanjaan. sampai food and beverage. hingga jasa antar tiket. mulai dari transportasi. akomodasi. penginapan. food and beverage.• • • Mengurus paspor haji dan umrah.

• Perusahaan membutuhkan biaya yang besar setiap pergantian kartu absensi untuk seluruh karyawan.2 Pembahasan masalah 43 . • Proses penyampaian informasi yang kurang cepat. • Menyita waktu dalam mengumpulkan data-data atau informasi mengenai pelamar. karyawan maupun data absensi. SIKAS DUNIA WISATA 4.1 Analisa Masalah Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah sistem pendataan karyawan yang selama ini berjalan masih secara manual. yang pada akhirnya akan menimbulkan kendala-kendala sebagai berikut: • Memerlukan banyak tempat untuk menyimpan data-data dan informasi mengenai pelamar. apabila dibutuhkan data yang siap tersedia maka akan menjadi tertunda sehingga sering mengalami keterlambatan dalam pemberian laporan. karyawan maupun data absensi.BAB IV PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENERIMAAN KARYAWAN DAN ABSENSI PADA BAGIAN PERSONALIA P.T. 4.

Meskipun terdapat keuntungan dan kerugian dari penggunaan sistem komputerisasi. 3. dan apabila sistem komputer terkena virus maka data-data dan informasi dapat menjadi rusak atau hilang. User friendly. Data-data dan informasi mengenai pelamar.3 Sistem Yang Berjalan 44 . dan absensi akan tersimpan lebih aman dan tidak mudah rusak atau hilang. 4. karyawan. Dapat dioperasikan dengan mudah oleh pengguna. 2. Media untuk penyimpanan data-data dan informasi menjadi tidak memakan banyak tempat. 4. namun data-data tersebut dapat di back up secara berkala untuk mengurangi resiko sistem tersebut terkena virus. Kerugian dalam penggunaan sistem komputerisasi adalah pemakaian listrik akan lebih besar dari sebelumnya. namun manfaatnya akan lebih banyak daripada kerugian yang akan ditanggung oleh perusahaan. 5. karyawan. Pimpinan perusahaan dapat dengan mudah dan cepat mendapatkan laporan.Untuk mengatasi kendala-kendala yang terjadi pada perusahaan maka dibutuhkan suatu sistem komputerisasi agar pengolahan data pada sistem penerimaan karyawan dan absensi menjadi lebih baik dari sebelumnya. Keuntungan dari penggunaan sistem komputerisasi adalah sebagai berikut: 1. dan absensi akan menjadi lebih cepat. Pengumpulan data-data atau informasi mengenai pelamar.

Pada sistem ini terdapat lima proses utama. dan tes kesehatan yang akan dijalankan oleh calon karyawan. Proses Permintaan Karyawan Pada proses ini. psikotest. Proses Penempatan Karyawan Pada Proses ini calon karyawan yang terseleksi akan mendapatkan surat panggilan untuk bekerja pada perusahaan dan menjalani masa orientasi selama tiga bulan.yaitu: 1. selanjutnya calon karyawan atau kandidat dari dalam perusahaan dan anak perusahaan mengisi biodata dirinya untuk kemudian diolah menjadi data pelamar. setiap bagian yang membutuhkan karyawan diwajibkan untuk mengisi formulir kebutuhan tenaga kerja (FKTK) dan menunggu untuk disetujui. Pada saat penyeleksian dilakukan beberapa tes mulai dari interview. Jika pada proses ini formulir kebutuhan tenaga kerja disetujui maka bagian personalia menyiapkan iklan lowongan kerja atau mencari kandidat dari dalam perusahaan. selanjutnya data calon karyawan atau kandidat dari dalam perusahaan yang telah terseleksi tersebut akan disimpan. tes tertulis. 3. Proses Penerimaan Karyawan Proses ini adalah dimana calon karyawan diseleksi oleh bagian SDM dan disesuaikan dengan kebutuhan karyawan pada bagian yang membutuhkannya. Proses Absensi 45 . 4. 2.

Diagram konteks Diagram konteks dibuat untuk menggambarkan suatu sistem secara global dari keseluruhan sistem yang ada. Diagram Konteks 46 . 3. 5. Diagram detail Diagram detail merupakan gambaran arus data secara lebih detail dan terperinci lagi dari tahapan proses yang ada dalam diagram Nol. 4. Proses Pelaporan Dalam pembuatan laporan kepada pimpinan perusahaan.Proses ini adalah dimana karyawan memberikan data kehadirannya setiap hari kerja. digambarkan dengan Diagram Arus Data (Data Flow Diagram) berikut ini. bagian administrasi menyusun laporan bulanan dan tahunan berdasarkan data karyawan dan data absensi karyawan di setiap bagian. yaitu: 1. Terdapat tiga tingkatan Diagram Arus Data (DAD).4 Diagram Arus Data Untuk dapat melihat bagaimana proses dari sistem tersebut. Nomor absensi karyawan dapat diperoleh dari bagian administrasi. 2. Diagram Nol Diagram Nol dibuat untuk menggambarkan tahap – tahap proses yang ada didalam diagram konteks secara terperinci. Setiap karyawan mempunyai nomor absensi yang berbeda dengan karyawan yang lain.

Data Pelamar. FKTK Disetujui. Data Absensi Lamaran Kerja. Terseleksi. Data Absensi Karyawan Calon Karyawan Administrasi Surat Panggilan Tes. Laporan Absensi Karyawan DIREKTUR Keterangan: FKTK : Formulir Kebutuhan Tenaga Kerja Diagram Level 0 47 . Data Calon Kary.FKTK (kriteria). Surat Panggilan Kerja Data Kriteria Calon Karyawan Disetujui FKTK (Kriteria) Terkoreksi. Laporan Karyawan Baru. Calon Karyawan Terseleksi. Panggilan Kerja Data Kebutuhan Tenaga Kerja (Kriteria) Bagian Butuh Karyawan Karyawan Daftar Hadir Sistem Informasi Penerimaan Karyawan Dan Absensi Form. Data yang harus dilengkapi Data Karyawan Baru. Form. Kelengkapan Data Karyawan FKTK Disetujui SDM Data Kebutuhan Tenaga Kerja Terkoreksi. Panggilan Tes.

0 Pelaporan FKTK Disetujui FKTK (Kriteria) Terkoreksi Laporan Karyawan Baru Laporan Absensi Karyawan Data Kriteria Calon Karyawan Disetujui DIREKTUR Diagram Level 1 Proses 1 48 . Terseleksi Surat Panggilan Kerja Data yang harus dilengkapi Administrasi Form Data Absensi Daftar Hadir Karyawan Data Karyawan Baru Data Absensi Kary. Terseleksi Data Karyawan Panggilan Kerja Kelengkapan Data Karyawan Form Calon Kary.0 Permintaan karyawan Data Kebutuhan Tenaga Kerja (Kriteria) Bagian butuh Karyawan S. 4. Terseleksi 2. Lamaran Kerja Lamaran Kerja Data Pelamar Data Pelamar Calon Karyawan Data Pelamar Panggilan Tes Data Calon Kary.0 Absensi Data Absensi Data Absensi Data Absensi Karyawan Data Kebutuhan Tenaga Kerja Terkoreksi FKTK Disetujui 5.0 Penempata n Karyawan Form Calon Kary.SDM FKTK (Kriteria) 1. Terseleksi 3.0 Penerimaan Karyawan Surat Panggilan Tes Form Calon Kary.

1 Permintaan Karyawan Bagian Butuh Karyawan Lamaran Kerja Surat Lamaran Kerja Calon Karyawan 1.FKTK (Kriteria) Data Kebutuhan Tenaga Kerja (Kriteria) SDM 1.2 Pemasukan Data Pelamar Data Pelamar Diagram Level 1 Proses 2 49 .

1 Penerimaan Karyawan Calon Karyawan SDM Data calon karyawan Terseleksi Data calon karyawan Terseleksi Surat Panggilan Tes 2.Data Pelamar Data pelamar Data pelamar 2.2 Tes Karyawan Panggilan Tes Form Calon Karyawan Terseleksi 2.3 Pemasukan Data Karyawan Data Karyawan Diagram Level 1 Proses 3 50 .

2 Laporan pemenuhan Karyawan Kelengkapan Data karyawan Diagram Level 1 Proses 4 51 . Panggilan kerja 3.1 Penempata n Karyawan Panggilan kerja SDM Form Calon Karyawan Terseleksi Administrasi Data-data yg harus dilengkapi 3.Data Karyawan Form Calon Karyawan Terseleksi Calon Karyawan S.

Karyawan Daftar Hadir Form Data Absensi Administrasi 4.1 Absensi Karyawan 4.2 Pemasukan Data Absensi Karyawan Data Absensi Karyawan Data Absensi 52 .

Diagram Level 1 Proses 5 Data Absensi Administrasi Data Absensi Karyawan 5. Data Karyawan Baru Bagian Butuh Karyawan FKTK Disetujui 5.1 Pengambilan Data Data Karyawan Baru Data Absensi Karyawan. Laporan Karyawan Baru DIREKTUR 53 .2 Cetak Laporan FKTK Disetujui SDM Data Kebutuhan Tenaga Kerja (Terkoreksi) Data Kriteria Calon Karyawan Disetujui FKTK (Kriteria) Terkoreksi. Laporan Absensi Karyawan.

Diagram Konteks Usulan SDM Data Pelamar Data Karyawan Data Calon Karyawan Karyawan Daftar Hadir Sistem Informasi Penerimaan Karyawan Dan Absensi Usulan Form. Data Absensi Data Absensi Karyawan Administrasi Laporan Pelamar Laporan Karyawan Baru Laporan Absensi Karyawan DIREKTUR 54 .

0 Absensi Data Absensi Karyawan 4.0 Laporan Data Karyawan Laporan Pelamar Laporan Karyawan Laporan Absensi DIREKTUR 55 .0 Karyawan Update Data Karyawan Save Karyawan Daftar hadir Form data Absensi Administrasi Data Absensi Data Absensi Data Absensi Karyawan Data Pelamar 3.0 Pelamar Update Data Pelamar Data pelamar Data calon karyawan Data pelamar diterima 2.Diagram Level 0 Usulan SDM 1.

1 Pelamar Update Data Pelamar Data Pelamar 56 .Diagram Level 1 Proses 1 Usulan SDM Data Calon Karyawan 1.

Diagram Level 1 proses 2 Usulan Data Pelamar Data Pelamar 2.1 Pengambilan Data Pelamar Data Pelamar Terseleksi 2.2 Pemasukan Data Karyawan Update Data Karyawan Data Karyawan 57 .

Diagram Level 1 Proses 3 Usulan Karyawan Daftar Hadir Form Data Absensi Administrasi 3.2 Pemasukan Data Absensi Data Absensi Data Absensi Calon Karyawan 58 DIREKTUR .1 Absensi Karyawan Data Absensi Karyawan 3.

2 Laporan Pelamar Lap. Pelamar DIREKTUR 4.3 Data Karyawan Laporan Karyawan Laporan Karyawan 59 .1 Data Absensi Laporan Absensi Laporan Absensi Data Pelamar 4.Diagram Level 1 Proses 4 Usulan 4.

Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: Dari bagian - Tanggal Pendidikan Pengalaman Untuk jabatan Jumlah kebutuhan Waktu kebutuhan Umur max Kemampuan Jenis kelamin Pemohon 2. Nama arus data: FKTK (kriteria) Alur data: Dari proses permintaan karyawan  Ext.5 Kamus Data 1.4.Entity SDM Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form Item data: Dari bagian 60 . Nama arus data: Data kebutuhan tenaga kerja (kriteria) Alur data: Dari Ext.Entity bagian butuh karyawan  Proses permintaan karyawan.

Pemohon Nama arus data: Data kebutuhan tenaga kerja terkoreksi Alur data: Dari Ext.Entity SDM  Proses pelaporan Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: Dari bagian - Tanggal Pendidikan Pengalaman Untuk jabatan Jumlah kebutuhan Waktu kebutuhan Umur max Kemampuan 61 .- Tanggal Pendidikan Pengalaman Untuk jabatan Jumlah kebutuhan Waktu kebutuhan Umur max Kemampuan Jenis kelamin 3.

Entity direktur  Proses pelaporan Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan 62 .- Jenis kelamin 4. Pemohon Bagian SDM Nama arus data: Data kriteria calon karyawan disetujui Alur data: Ext.Entity direktur Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Laporan Item data: Dari bagian - Tanggal Pendidikan Pengalaman Untuk jabatan Jumlah kebutuhan Waktu kebutuhan Umur max Kemampuan Jenis kelamin 5. Pemohon Bagian SDM Nama arus data: FKTK (kriteria) terkoreksi Alur data: Dari proses pelaporan  Ext.

Entity bagian butuh karyawan dan Ext. Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form Item data: Dari bagian - Tanggal Pendidikan Pengalaman 63 . Pemohon Bagian SDM Persetujuan direktur Dari bagian Nama arus data: FKTK disetujui Alur data: Dari proses pelaporan  Ext.Entity SDM.Item data: Tanggal Pendidikan Pengalaman Untuk jabatan Jumlah kebutuhan Waktu kebutuhan Umur max Kemampuan Jenis kelamin 6.

Entity calon karyawan  Proses permintaan karyawan. Nama arus data: Surat lamaran kerja Alur data: Dari proses permintaan karyawan  Data store data pelamar. Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: C. Pemohon Bagian SDM Persetujuan direktur Nama arus data: Lamaran kerja Alur data: Dari Ext.V. Ijazah Pendukung 8.- Untuk jabatan Jumlah kebutuhan Waktu kebutuhan Umur max Kemampuan Jenis kelamin 7. Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form Item data: ID Pelamar 64 .

Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: ID Pelamar Nama lengkap Tanggal lahir Jenis kelamin Alamat Kode pos 65 .9. Nama lengkap Tanggal lahir Jenis kelamin Alamat Kode pos Telepon Status Agama Tinggi badan Berat badan Pendidikan Pengalaman Nama arus data: Data pelamar (data store) Alur data: Dari data store data pelamar  Proses penerimaan karyawan.

Telepon Status Agama Tinggi badan Berat badan Pendidikan Pengalaman Nama arus data: Data pelamar Alur data: Dari proses penerimaan karyawan  Ext.10.Entity SDM Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form Item data: ID Pelamar Nama lengkap Tanggal lahir Jenis kelamin Alamat Kode pos Telepon Status Agama Tinggi badan Berat badan Pendidikan 66 .

Entity calon karyawan. Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form Item data: Pemberitahuan tes penyeleksian bagi calon karyawan 13. Pengalaman Nama arus data: Panggilan tes Alur data: Dari Ext.11. Nama arus data: Data calon karyawan terseleksi Alur data: Dari Ext. Nama arus data: Surat panggilan tes Alur data: Dari proses penerimaan karyawan  Ext.Entity SDM  Proses penerimaan karyawan Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: Pemberitahuan tes penyeleksian bagi calon karyawan 12.Entity SDM  Proses penerimaan karyawan Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: ID Pelamar Nama lengkap Tanggal lahir Jenis kelamin Alamat Kode pos Telepon 67 .

Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form Item data: NIK Nama lengkap Alamat Kode pos Telepon Tanggal lahir Agama Jenis kelamin Pendidikan Pengalaman Gaji Pokok Fasilitas 68 .14. Status Agama Tinggi badan Berat badan Pendidikan Pengalaman Nama arus data: Form calon karyawan terseleksi Alur data: Dari proses penerimaan karyawan  Data store data karyawan.

Nama arus data: Form calon karyawan terseleksi Alur data: Dari proses penempatan karyawan  Ext. Nama arus data: Form calon karyawan terseleksi (data store) Alur data: Dari data store data karyawan  Proses penempatan karyawan.Entity administrasi. Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form 69 . Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: NIK Nama lengkap Alamat Kode pos Telepon Tanggal lahir Agama Jenis kelamin Pendidikan Pengalaman Gaji Pokok Fasilitas 16.15.

Item data: 17. NIK Nama lengkap Alamat Kode pos Telepon Tanggal lahir Agama Jenis kelamin Pendidikan Pengalaman Gaji Pokok Fasilitas Nama arus data: Data karyawan baru Alur data: Dari Ext.Entity administrasi  Proses pelaporan Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: NIK Nama lengkap Alamat Kode pos Telepon Tanggal lahir 70 .

Entity direktur Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Laporan Item data: NIK Nama lengkap Alamat Kode pos Telepon Tanggal lahir Agama Jenis kelamin Pendidikan Pengalaman Gaji Pokok Fasilitas 71 . Agama Jenis kelamin Pendidikan Pengalaman Gaji Pokok Fasilitas Nama arus data: Laporan karyawan baru Alur data: Dari proses pelaporan  Ext.18.

Entity SDM Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form Item data: Pernyataan tertulis karyawan diatas materai untuk siap bekerja dan patuh pada peraturan serta sanksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan.19. 72 .Entity SDM  Proses penempatan karyawan Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: Pemberitahuan untuk karyawan yang terseleksi untuk mulai bekerja pada perusahaan.Entity calon karyawan. 21. Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: Pernyataan tertulis karyawan diatas materai untuk siap bekerja dan patuh pada peraturan serta sanksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan.Entity calon karyawan  Proses penempatan karyawan. Nama arus data: Panggilan kerja Alur data: Dari Ext. 20. Nama arus data: Data yang harus dilengkapi Alur data: Dari Ext. Nama arus data: Kelengkapan data karyawan Alur data: Dari proses penempatan karyawan  Ext. 22. Nama arus data: Surat panggilan kerja Alur data: Dari proses penempatan karyawan  Ext.

Entity administrasi Periode: 1 hari kerja Jenis data: Form Item data: No Absen NIK Tanggal Hadir Keterangan 73 . No Absen NIK Tanggal Hadir Keterangan Nama arus data: Form data absensi Alur data: Dari proses absensi  Ext.Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form Item data: Pemberitahuan untuk karyawan yang terseleksi untuk mulai bekerja pada perusahaan. 23. Nama arus data: Daftar hadir Alur data: Dari Ext.Entity karyawan  Proses absensi Periode: 1 hari kerja Jenis data: Inputan Item data: 24.

Nama arus data: Data absensi karyawan (data store) Alur data: Dari data store data absensi  Proses pelaporan Periode: 1 bulan dan 12 bulan Jenis data: Inputan 74 . Nama arus data: Data absensi karyawan Alur data: Dari Ext.Entity administrasi  Proses absensi Periode: 1 hari kerja Jenis data: Inputan Item data: No Absen NIK Tanggal Hadir Keterangan 26. Nama arus data: Data absensi Alur data: Dari proses absensi  Data store data absensi Periode: 1 hari kerja Jenis data: Form Item data: No Absen NIK Tanggal Hadir Keterangan 27.25.

Item data: 28. No Absen NIK Tanggal Hadir Keterangan Nama arus data: Laporan absensi karyawan Alur data: Dari proses pelaporan  Ext.Entity direktur Periode: 1 bulan dan 12 bulan Jenis data: Laporan Item data: No Absen NIK Tanggal Hadir Keterangan 75 .

4=S2 76 .6 Rancangan Data Base Tabel Absensi No 1 2 3 4 5 Item Data No. 2=Izin. 3=Alpa Tabel Pelamar No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 NIK 0 4 0 2 0 0 Jumlah Karyawan di Divisi Terkait Tahun Mulai Masuk Kerja Tabel Karyawan No 1 Item Data NIK Tipe Text Lebar 6 Keterangan Item Data ID Pelamar Nama Lengkap Tanggal Lahir Jenis Kelamin Alamat Kode Pos Telepon Status Agama Tinggi Badan Berat Badan Pendidikan Pengalaman Tipe Text Text Date/Time Text Text Text Text Text Text Text Text Text Text Lebar 5 50 Medium Date 1 50 5 12 1 1 3 3 1 50 Keterangan L/P Single / Married I/K/P/H/B Tinggi Badan Pelamar Berat Badan Pelamar 1=SMU Sederajat. Absen NIK Tanggal Hadir Keterangan Tipe Text Text Date/Time Text Text Lebar 4 6 Medium Date 1 1 Keterangan Y/T 1=Sakit. 2=Diploma. 3=S1.4.

3=S1. 2=Diploma.2 3 4 5 6 Nama Lengkap Alamat Kode Pos Telepon Tanggal Lahir Text Text Text Text Date/Time 50 50 5 12 Medium Date 7 8 9 Agama Jenis Kelamin Pendidikan Text Text Text 1 1 1 I/K/P/H/B L/P 1=SMU Sederajat. 4=S2 10 11 12 Pengalaman Gaji Fasilitas Text Text Text 50 8 50 Tabel Data Kebutuhan Tenaga Kerja No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Item Data Dari Bagian Tanggal Pendidikan Pengalaman Untuk jabatan Jumlah kebutuhan Waktu kebutuhan Umur max Jenis kelamin Kemampuan Tipe Text Date/Time Text Text Text Number Text Number Text Text Lebar 20 Medium Date 20 20 20 Long Integer 20 Long Integer 50 Keterangan Ijazah Minimum Posisi yg dibutuhkan Combo Box 77 .

7Rancangan Tampilan 4.1 Menu Utama 78 .4.7.

7.4.2 Menu Absensi 79 .

3 Menu Pelamar 80 .4.7.

7.4.4 Menu Karyawan 81 .

4.7.5 Menu Laporan

82

Laporan Absensi Pegawai

No Absen xxxx xxxx

NIK xxxxxx xxxxxx

Tanggal xx/xx/xx xx/xx/xx

Jam xx.xx xx.xx

Hadir x x

Keteranga n xxxxx xxxxx

83

Laporan Pelamar

ID Pelamar Nama Lengkap Tanggal Lahir Jenis Kelamin Alamat Kode Pos Telepon Status Agama Tinggi Badan Berat Badan Pendidikan Pengalaman

xxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xx/xx/xx x xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxx xxxxxxxxxxxx x x xxx xxx x xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Laporan Karyawan

84

NIK Nama Lengkap Alamat Kode Pos Telepon Tanggal Lahir Agama Jenis Kelamin Pendidikan Pengalaman Gaji Pokok Fasilitas

Xxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxx xxxxxxxxxxxx xx/xx/xx x x x xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

85

serta proses pelaporan. proses penerimaan karyawan. perusahaan membutuhkan waktu cukup lama untuk mengumpulkan data-data mengenai pelamar. dan selanjutnya memberikan saran – saran yang mungkin bermanfaat bagi perusahaan sebagai bahan pertimbangan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi. dan absensi karyawan. yaitu proses permintaan karyawan. proses penempatan karyawan.2 Saran 86 .Berdasarkan uraian – uraian pada bab sebelumnya. SIKAS DUNIA WISATA dapat ditarik beberapa kesimpulan. Sistem penerimaan karyawan dan absensi yang berjalan terdiri dari lima proses.T. maka dalam bab ini penulis mengambil beberapa kesimpulan. disamping itu juga memerlukan banyak tempat untuk penyimpanan data-data tersebut. Jika menggunakan sistem yang berjalan. 5. karyawan. 2. hilang atau diubah lebih besar. proses absensi. Dari segi keamanan. sistem yang berjalan selama ini mempunyai lebih banyak kekurangannya dari sistem yang diusulkan. 5.1 Kesimpulan Berdasarkan uraian bab – bab yang telah dikemukakan di depan. antara lain sebagai berikut: 1. 3. seperti kemungkinan untuk data-data menjadi rusak. maka dalam perancangan sistem informasi penerimaan karyawan dan absensi pada P.

Saran – saran yang dapat diberikan penulis antara lain: 1. Sebaiknya dalam penerimaan karyawan dan absensi pada P. 2. 87 . karena akan memberikan kemudahan baik dari segi fasilitas yang disediakan maupun dari segi keamanan dan validasi data yang dapat mempercepat pekerjaan ini.T. atau bekerja sama dengan AKPAR / Sekolah Tinggi Pariwisata yang ada di Jakarta. tetapi sebaiknya juga memanfaatkan media internet dalam mencari karyawan. SIKAS DUNIA WISATA menggunakan jasa komputer untuk mengolah datanya. 3. serta melihat keahlian dan keterampilan calon karyawan tersebut sehingga dapat ditempatkan pada bagian yang sesuai dengan keterampilan dan kemampuannya. Penerimaan karyawan sebaiknya tidak hanya bersumber dari rekomendasi karyawan lama dan iklan – iklan di media cetak saja. Sebaiknya perusahaan tetap melakukan seleksi bagi calon karyawan yang direkomendasikan oleh karyawan lama.