P. 1
Isi

Isi

|Views: 68|Likes:

More info:

Published by: Andika Prayoga Putra on Aug 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/23/2012

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Penelitian
Pada era globalisasi seperti sekarang ini telah banyak dilakukan penerapan teknologi informasi di berbagai bidang. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja sistem sebelumnya. Semua itu sangat diperlukan dalam mempersiapkan diri menuju perdagangan bebas yang telah dimulai sejak tahun 2003. Dukungan dan peran teknologi informasi sangat diperlukan dalam menghadapi perubahan situasi yang mengarah pada semakin ketatnya persaingan dan peluang bisnis yang ada. Sekarang ini dengan semakin canggihnya teknologi perangkat keras (hardware) seperti memori yang semakin besar, processor yang semakin cepat, dan kapasitas hard disk yang semakin besar serta diikuti dengan perkembangan teknologi perangkat lunak (software) yang semakin beranekaragam seperti aplikasi multimedia dan lain-lain menjadikan informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat terpenuhi. Namun selain kedua faktor tersebut ada beberapa komponen penting yang harus diperhatikan yaitu perangkat manusia (brainware) dan basis data (database). Penggunaan basis data dimaksudkan sebagai sarana tempat penyimpanan data atau informasi yang terkomputerisasi. Hal ini dapat mengurangi kesalahan-kesalahan operasi yang selama ini masih dilakukan

1

secara manual. Selain itu dengan basis data dapat menampilkan data secara cepat dan akurat. Oleh karenanya untuk mendukung sistem informasi kepegawaian yang efektif perlu dirancang suatu sistem basis data kepegawaian yang lebih komprehensif sehingga akan memudahkan dalam mengolah data – data yang dibutuhkan.

1.2

Identifikasi Masalah
Adapun masalah-masalah yang dihadapi oleh P.T. SIKAS DUNIA WISATA terutama pada bagian personalia ketika penulis melakukan penelitian antara lain mencakup : 1. Masih adanya proses rekrutmen yang menggunakan sistem hubungan keluarga atau rekomendasi dari karyawan lama tanpa memperhatikan kualitas SDM. 2. Masih adanya karyawan yang mempunyai tingkat kedisiplinan dan SDM yang rendah. 3. Penyimpanan data pelamar dan data karyawan pada bagian personalia masih dilakukan secara manual. 4. Pelaksanaan absensi karyawan masih dilakukan secara manual.

1.3

Pembatasan masalah
Agar pembahasan tidak terlalu meluas maka dibatasi pada: • Penyimpanan data pelamar dan data karyawan pada bagian personalia masih dilakukan secara manual, dan

2

Pelaksanaan absensi karyawan masih dilakukan secara manual.

1.4

Perumusan masalah
Setelah melihat permasalahan yang ada pada P.T. SIKAS DUNIA WISATA maka penulis merumuskan masalah yaitu: Bagaimana agar data karyawan, data pelamar dan pelaksanaan absensi karyawan dilakukan secara otomatis sehingga menjadi lebih cepat, mudah dan akurat?

1.5

Tujuan dan Manfaat Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah : 1. Agar proses kerja bagian personalia yang sebagian masih manual dilakukan dengan sistem komputerisasi, sehingga proses kerja bagian personalia tersebut dapat menjadi lebih baik. 2. Merancang sistem basis data untuk mendukung kebutuhan informasi mengenai data pelamar, data karyawan dan absensi. 3. Untuk mengetahui bagaimana sebuah program database dapat membantu penyimpanan dan penyampaian informasi tentang data pelamar dan data karyawan yang dibutuhkan pada bagian personalia dapat tersedia dengan cepat dan akurat. Adapun manfaat penelitian yang dapat diperoleh adalah sebagai berikut : 1. Dapat memberikan informasi kepegawaian secara cepat, mudah dan akurat. 2. Membantu serta memudahkan pihak manajer dalam mengambil keputusan berdasarkan data-data yang akurat. Sehingga pihak manajer

3

mampu menangani masalah yang terjadi pada perusahaan secara cepat.

1.6

Metodologi Penelitian
Untuk mendapatkan informasi dan data-data yang diperlukan dalam pengumpulan data menggunakan teknik sebagai berikut: • Observasi Observasi adalah pengamatan langsung dari suatu kegiatan yang sedang dilakukan oleh perusahaan yang bersangkutan dengan tujuan mencari dan mengumpulkan data yang diperlukan serta mengamati apa yang menjadi titik kelemahan atau kekurangan dari sistem yang sedang berjalan sehingga kita dapat membantu memberikan jalan keluar dalam memperbaiki sistem tersebut. • Wawancara Wawancara adalah menanyakan langsung beberapa pertanyaan kepada kepala bagian personalia dan staf serta pihak – pihak yang terkait.

4

1999: 1)” 5 . Pendekatan sistem yang menekankan pada prosedur didefinisikan sebagai berikut: “Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan. (Jogiyanto HM.BAB II LANDASAN TEORI 2. Ir.1 Sistem dan Informasi 2.1. berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. yaitu yang menekankan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponen dan elemennya.. dan yang secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan secara fungsional.1 Sistem Definisi sistem menurut Dr. mendefinisikan sistem sebagai berikut: “Sistem adalah himpunan dari bagian – bagian yang saling berhubungan yang secara bersama mencapai tujuan – tujuan yang sama” Terdapat dua kelompok pendekatan dalam mendefinisikan sistem. Harijono Djojodihardjo (1984: 78) adalah sebagai berikut: “Suatu sistem adalah sekumpulan objek yang mencakup hubungan fungsional antara tiap-tiap objek dan hubungan antara ciri tiap objek.” Lani Sidharta (1995: 9).

Ross/James R. “Sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kegiatan atau suatu prosedur/bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan atau tujuantujuan bersama dengan mengoperasikan data atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi. tidak dibuat manusia. energi. adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide – ide yang tidak tampak secara fisik. (1999: 687).Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya menurut Gordon B. Menurut Jogiyanto HM.” Connolly (2002: 274). Elemen dari sistem meliputi input. Sistem dibagi menjadi beberapa bentuk. Sistem alamiah. Claggett (1991: 16). dan barang” McLeod (2001: 11) “Sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai tujuan”. Murdick/Joel E. 6 . adalah sistem yang terjadi melalui proses alam. transformasi dan output.. adalah sistem yang ada secara phisik. Davis (1991: 81) dapat didefinisikan sebagai berikut: “Sistem adalah suatu kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu” Menurut Robert G. antara lain: • Sistem abstrak. • • Sistem phisik. Pendefinisian sistem (System Definition) adalah “penjelasan bidang dan batasan aplikasi basis data dan pandangan pengguna (User view) secara umum.

sistem manusia. sistem perpustakaan. seragam). adalah sistem yang tidak berhubungan dengan lingkungan luarnya. yaitu: • • Sistem fisik seperti sistem molekul. sistem transportasi dan lain sebagainya. • Sistem tertutup. Sistem kehidupan seperti sistem tumbuhan.• • Sistem buatan manusia. Husni Iskandar Pohan dan Kusnasriyanti Saiful Bahri (1997: 2) menjelaskan bahwa pada dasarnya hanya ada dua jenis sistem yaitu: • Sistem alami seperti sistem matahari. 7 . Sistem alami terbagi menjadi dua. doktrin. sistem luar angkasa. adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas. adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. • Sistem tak tentu (probabilistik system). Sistem tertentu (deterministik system). • Sistem buatan manusia seperti sistem hukum. luar angkasa: dan. sistem reproduksi dan lain sebagainya. adalah sistem yang dirancang oleh manusia. • Sistem terbuka. adalah sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan. Sedangkan sistem buatan manusia umumnya dibagi berdasarkan spesifikasi tertentu seperti: • Sistem sosial (hukum.

Pemakai Pada umumnya ada tiga jenis pemakai yaitu operasional. sinyal asap). Manajemen 8 . buku besar). pengawas dan eksekutif. adalah sistem yang sulit diterapkan pada lingkungan yang berbeda (misalnya sistem biologi.• • • • • Sistem organisasi (perpustakaan). 2. Sistem keuangan (akuntansi. adalah sistem yang sebagian besar sumber dayanya berfungsi melakukan perawatan harian (misalnya dinosaurus sebagai sistem biologi menghabiskan sebagian besar masa hidupnya dengan makan dan makan) • Sistem sebagai bagian sistem lain. lautan). kanal. ikan yang dipindahkan ke darat) • Sistem besar. udara. teleks. inventori. dan dapat terbagi menjadi sistem yang lebih kecil • Sistem berkembang walaupun tidak berlaku bagi semua sistem tetapi hampir semua sistem selalu berkembang Sementara pelaku dari sistem yang dimaksud terdiri dari tujuh kelompok yaitu: 1. sistem selalu merupakan bagian dari sistem yang lebih besar. Sistem komunikasi (telepon. Sistem transportasi (jaringan jalan raya. Sistem berdasarkan prinsip dasar secara umum terbagi dalam: • Sistem terspesialisasi. Sistem produksi (pabrik) dan.

yaitu yang menelusuri bagaimana sebenarnya sistem lama berjalan. bagaimana sistem tersebut dijalankan.Tiga jenis manajemen yaitu manajemen pemakai yang bertugas menangani pemakaian dimana sistem baru diterapkan. Penganalisa Sistem Fungsi-fungsinya antara lain adalah sebagai:  Arkeolog.  Inovator. 4.  Mediator. penganalisa sistem haruslah personil yang lebih berpengalaman dari programmer atau desainer. yaitu yang menjalankan fungsi komunikasi dari semua level. Selain itu mengingat penganalisa sistem umumnya ditetapkan terlebih 9 . 3.  Pimpinan proyek. antara lain pemakai. pemeriksa dan pelaku sistem lainnya yang mungkin belum punya sikap dan cara pandang yang sama. manajer. Pemeriksa Pemeriksa biasanya menentukan segala sesuatunya berdasarkan ukuran-ukuran standar yang dikembangkan pada banyak perusahan sejenis. programmer. manajemen sistem yang diterapkan dalam pengembangan sistem itu sendiri dan manajemen umum yang terlibat dalam strategi perencanaan sistem dan sistem pendukung pengambilan keputusan. yaitu yang membantu mengembangkan dan membuka wawasan pemakai bagi kemungkinan-kemungkinan lain. dan segala hal menyangkut sistem lama.

Karena itu programmer baru mulai bekerja setelah penganalisa sistem selesai dengan pekerjaannya. Programmer Setelah pengnalisa sistem memberikan hasil kerjanya dan kemudian diolah oleh pendesain sistem baru programmer dapat mulai bekerja. yang kemudian ditransformasikan ke desain arsitektur tingkat tinggi dan dapat diformulasikan oleh programmer. dan keluaran yang terdiri dari bagian-bagian yang selalu terkait dan beroperasi bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan. pengolahan. pencetakan. keamanan perangkat lunak. Sebuah sistem secara umum adalah terdiri dari masukan. keamanan perangkat keras. 7. Suatu sistem dapat terdiri dari sistem – sistem bagian (subsystems) dimana masing – masing subsistem dapat terdiri dari subsistem – subsistem yang lebih kecil lagi atau komponen – komponen. Personil pengoperasian Pelaku ini bertugas dan bertanggung jawab di pusat komputer misalnya jaringan. yang saling berhubungan dan berinteraksi 10 . 6. Pendesain Sistem Pendesain sistem menerima hasil penganalisa sistem berupa kebutuhan pemakai yang tidak berorientasi pada teknologi tertentu.dahulu dalam suatu pekerjaan sebelum yang lain bekerja. dan back-up. 5. adalah hal yang wajar jika penanggung jawab pekerjaan menjadi porsi penganalisa sistem.

“Informasi adalah data yang disajikan dalam bentuk yang berguna untuk membuat keputusan” Menurut Anton M.1. Meliono (1990: 331). Menurut George H. Bodnar. “Informasi adalah data yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat” Menurut Lani Sidharta (1995: 28).2 Informasi Menurut Jogiyanto HM. “Informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian – kejadian (event) yang nyata (fact) yang digunakan untuk pengambilan keputusan” Abdul Kadir (2002: 31).. (1999: 692).membentuk suatu kesatuan yang terpadu atau terintegrasi (integrated) sehingga tujuan atau sasaran sistem tersebut dapat tercapai. “Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang” 11 . Tujuan tersebut adalah untuk menghasilkan sebuah keputusan” Menurut Gordon B. 2. Davis (1991: 28). (2000: 1). “Informasi adalah data yang telah diproses untuk suatu tujuan tertentu. McFadden dkk (1999) mendefinisikan informasi sebagai data yang telah diproses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan seseorang yang menggunakan data tersebut.

Informasi berguna untuk pembuat keputusan karena informasi menurunkan ketidakpastian (atau meningkatkan pengetahuan) Informasi menjadi penting.3 Sistem Informasi Sistem Informasi dapat didefinisikan sebagai berikut: Menurut Lani Sidharta (1995: 11). 2. yaitu : • Akurat. “Sebuah sistem informasi adalah sistem buatan manusia yang berisi himpunan terintegrasi dari komponen – komponen manual dan komponen – komponen terkomputerisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan data. berarti informasi tersebut mempunyai manfaat dari pemakainya.1. • Relevan. berarti informasi harus bebas dari kesalahankesalahan dan harus jelas mencerminkan maksudnya.Kualitas suatu informasi tergantung dari tiga hal. memproses data. karena berdasarkan informasi itu para pengelola dapat mengetahui kondisi obyektif perusahaannya. dan menghasilkan informasi untuk pemakai” 12 . berarti informasi yang diterima tidak boleh terlambat. Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna untuk membuat keputusan. • Tepat pada waktunya. Informasi tersebut merupakan hasil pengolahan data atau fakta yang dikumpulkan dengan metode ataupun cara – cara tertentu.

” Suatu sistem informasi pada dasarnya terbentuk melalui suatu kelompok kegiatan operasi yang tetap. Davis (1991: 91). 13 .Sistem informasi didefinisikan Robert A. mengolah data tersebut sesuai dengan instruksi dan mengeluarkan hasilnya. yaitu: • • • • • Mengumpulkan data Mengelompokkan data Menghitung Menganalisa Menyajikan laporan Sasaran sistem informasi adalah: • Meningkatkan penyelesaian tugas. bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.. Leitch dan K.” Menurut Gordon B. “Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian. Pemakai harus lebih produktif agar menghasilkan keluaran yang memiliki mutu yang tinggi. (1999: 11). • Meningkatkan efektifitas secara keseluruhan. mendukung operasi. Sistem harus mudah dan sering digunakan. Roscoe Davis dalam buku Jogiyanto HM. “Sistem informasi adalah suatu sistem yang menerima masukan data dan instruksi.

14 .2 Analisis Sistem Menurut Jogiyanto HM. 2. (1999: 129). serta jaring-jaring aliran informasi yang berlangsung.” Sedangkan menurut Dr. • Menentukan daerah-daerah permasalahan (problem areas) dalam sistem organisasi tersebut serta fungsi-fungsi yang terdapat dalam tiap bidang permasalahan. Harijono Djojodihardjo (1984: 89). hambatan- hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya. • Mengidentifikasi kekurangan-kekurangan dan kelemahan-kelemahan serta memperkirakan kemungkinan-kemungkinan perbaikannya. Sistem informasi dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang terintegrasi secara optimal dan berbasis komputer yang dapat menghimpun dan menyajikan berbagai jenis data yang akurat untuk berbagai macam kebutuhan. “Analisis sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan. Keuntungan yang diperoleh dari sistem harus lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. kesempatan-kesempatan. Analisa sistem yang dimaksudkan untuk: • Memahami sistem organisasi yang ada.• Meningkatkan efektifitas ekonomi. Ir.

Adapun caranya sebagai berikut : 1.Wawancara Wawancara adalah teknik yang sering digunakan dan merupakan yang paling berguna karena dilakukan langsung dengan individu yang bersangkutan. form. 15 . serta menggunakan informasi tersebut untuk mengidentifikasi persyaratan pengguna terhadap sistem yang baru. Pengumpulan informasi yang disebut juga dengan fact-finding techniques. menghasilkan anthusiasme.• Atas dasar hal-hal diatas. Pada tahap ini meliputi pengumpulan dan analisa informasi mengenai bagian perusahaan yang harus dilayani oleh basis data. Beberapa tujuan dari wawancara adalah mencari fakta. maka dapat langsung memeriksa dokumen. laporan dan file yang berhubungan dengan sistem yang ada sehingga dapat dimengerti dengan cepat pada sistem tersebut. Menurut Connolly (2002: 276) pengumpulan kebutuhan dan analisis (requirements collection and analysis) adalah proses mengumpulkan dan menganalisa informasi mengenai bagian organisasi yang harus didukung oleh aplikasi basis data.Pemeriksaan dokumentasi Pemeriksaan dokumentasi sangat berguna saat mencoba untuk mendapatkan pengetahuan bagaimana timbulnya keperluan basis data. memeriksa fakta. menjelaskan fakta. merumuskan persyaratan-persyaratan dan pembatasan-pembatasan yang harus dipenuhi bagi suatu rancangan dari sistem informasi. Jika terdapat masalah pada sistem. 2.

• Memungkinkan pewawancara mengamati bahasa isyarat dari orang yang diwawancarai. • Memungkinkan pewawancara beradaptasi dengan pertanyaan saat wawancara. Kerugian : • Memerlukan waktu yang panjang. Keuntungan : • Memungkinkan orang yang diwawancara untuk menganggapi lebih bebas dan terbuka pada pertanyaan yang diajukan. 16 . Selain itu juga bisa saja tergantung pada kemauan dari orang yang diwawancara dalam berpartisipasi pada kegiatan wawancara.mengikutsertakan end-user. • Pengamatan operasi perusahaan Pengamatan merupakan teknik yang paling efektif diantara teknik– teknik yang lain untuk mengetahui dan mengerti jelas tentang sistem. biaya yang besar dan mungkin tidak praktis. • Memungkinkan pewawancara untuk menanggapi komentar yang diberikan oleh orang yang diwawancarai. • Keberhasilan tergantung pada keahlian komunikasi pewawancara. • Memungkinkan orang yang diwawancara merasakan dirinya merupakan bagian dari proyek. mengidentifikasi keperluan serta mengumpulkan ide dan opini.

p307). Internet. • • Bisa kehilangan tugas pengamatan.Penelitian Teknik pengumpulan data yang berguna adalah meneliti aplikasi – aplikasi dan permasalahannya. Tidak praktis. 17 . Kerugiannya : • Orang – orang bisa mengetahui atau bisa pula tidak mengetahui perbedaannya pada saat sedang diamati. • • Tidak membutuhkan biaya yang besar. • Menjaga para peneliti tetap up-to-date dengan perkembangan sekarang.2002. Para peneliti dapat melihat bagaimana orang lain telah memecahkan masalah yang sama atau keperluan yang sama. 3.Keuntungan : • • • Memungkinkan untuk mengecek keaslian fakta dan data yang ada. Pengamat juga bisa memperoleh penjelasan data lingkungan fisik dari suatu tugas. Pengamat bisa mengukur hasil pekerjaannya. Keuntungan : • • Menghemat waktu apabila sudah ada solusi. buku – buku referensi dan jurnal komputer merupakan sumber informasi yang sangat baik untuk pengumpulan fakta (Connolly. Pengamat bisa melihat dengan jelas apa saja yang telah terjadi.

Ada kemungkinan sama sekali tidak dapat membantu dalam memecahkan masalah. 4. • Tanggapan – tanggapan bisa diatur dalam daftar dan analisa yang cepat. Memerlukan akses ke sumber yang tepat dari informasi. • Orang – orang lebih bisa memberikan fakta yang sebenarnya karena data diri responden dirahasiakan. Kuisoner mungkin dikembalikan dalam keadaan tidak lengkap. Keuntungan : • • Orang bisa menyelesaikan dan mengembalikan dengan mudah. Cara yang relatif mudah untuk mengumpulkan data dalam jumlah yang banyak.Kuisioner Kuisioner adalah dokumen dengan tujuan khusus yang memungkinkan data untuk digabungkan dari jumlah yang sangat banyak.Kerugian : • • • Memerlukan banyak waktu. Kerugian : • • • Jumlah responden mungkin rendah. 18 . Tidak menyediakan kesempatan untuk mengubah pertanyaan yang salah disampaikan. karena tidak didokumentasikan. Dapat menghabiskan waktu untuk mempersiapkan kuisoner. • • Tidak bisa mengamati dan analisa bahasa tubuh responden.

System Development Life Cyrules (SDLC) mencakup: • • • • Plan (Perencanaan) Analysis (Analisa) Design (Perancangan) Implementasi (Pelaksanaan atau Realisasi dari Perancangan) Dari kegiatan diatas. termasuk mendiagnosa masalah yang ada dan memberikan solusi penyelesaian dan jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi pada sistem tersebut. Tahap analisis sistem merupakan tahap yang kritis dan penting karena kesalahan didalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan pada tahap selanjutnya. • Report yaitu membuat laporan hasil analisis. Langkah-langkah dalam tahap analisis sistem: • Identify yaitu mengidentifikasikan masalah sebagai suatu pertanyaan yang diinginkan. • Understanding yaitu memahami kerja dari sistem yang ada dengan mempelajari secara terperinci bagaimana sistem yang ada beroperasi. Pengertian analisis sistem (system analysis) dapat dipandang sebagai suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui 19 . tahap analisis sistem dilakukan setelah tahap perencanaan dan sebelum tahap disain. • Analyze yaitu menganalisis sistem berdasarkan data yang telah diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Kesimpulannya analisis merupakan proses untuk memahami sistem yang sudah ada.

2. Menurut Date (1990: 5). Perencanaan basis data harus diintegrasikan dengan strategi sistem informasi organisasi. Menurut Connolly (2002: 273). 20 .Identifikasi rencana dan tujuan perusahaan dengan menentukan kebutuhan sistem informasi berikutnya. dirancang untuk menemukan informasi yang dibutuhkan oleh banyak user dalam suatu organisasi. definisi dari basis data adalah kumpulan terintegrasi dari file yang merupakan representasi data dari suatu model enterprise. (McFadden dan Hoffer.kelemahan-kelemahan dan kekurangan-kekurangan sistem yang ada untuk kemudian mencarikan alternatif-alternatif perbaikan dari kelemahan dan kekurangan sistem tersebut. yaitu : a.3 Basis Data Basis data adalah kumpulan data-data logikal yang berhubungan. Ada tiga topik utama yang terlibat dalam memformulasikan strategi sistem informasi. Perencanaan basis data (Database Planning) adalah aktivitas manajemen yang memperbolehkan tahapan aplikasi basis data untuk direalisasikan secara efisien dan seefektif mungkin. definisi dari basis data adalah kumpulan data yang dihubungkan secara bersama – sama. dan gambaran dari data yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi dari suatu organisasi. 1993: 8) Menurut Connolly (2002: 14).

Setelah pernyataan misi didefinisikan. Perencanaan basis data harus juga meliputi perkembangan standar yang menentukan bagaimana data dikumpulkan. Langkah pertama yang penting dalam perencanaan basis data adalah menjelaskan secara jelas pernyataan misi untuk proyek basis data.Mengevaluasi sistem informasi sebelumnya untuk menentukan kekuatan dan kelemahan yang ada.b. c. bagaimana perancangan format ditetapkan.Penilaian kesempatan Teknologi Informasi (TI) yang mungkin dapat menghasilkan keuntungan yang kompetitif. mendefinisikan Data Flow Diagram (DFD) sebagai berikut: “Data Flow Diagram adalah representasi grafik dari sebuah sistem. dokumentasi apa saja yang dibutuhkan serta bagaimana perancangan dan implementasi harus dijalankan. Lani Sidharta (1995: 65). Pernyataan misi tersebut membantu dalam menjelaskan tujuan dari proyek basis data dan menyediakan langkah yang jelas menuju aplikasi basis data yang dibutuhkan secara lebih efektif dan efisien.4 Data Flow Diagram Alat pengembangan sistem yang digunakan sebagai landasan teori dalam penulisan skripsi ini adalah Data Flow Diagram. aliran – aliran data 21 . 2. yang menggambarkan komponen – komponen sebuah sistem. maka aktivitas selanjutnya meliputi pendefinisian tujuan misi dimana setiap setiap tujuan misi harus mendefinisikan tugas – tugas khusus yang harus didukung oleh basis data.

dan asal. organisasi lainnya yang berada di luar lingkungannya yang akan menerima input atau dari sistem. Simbol–simbol yang digunakan dalam Data Flow Diagram (DFD) : 1. dan penyimpanan dari data tersebut” Diagram arus data (Data Flow Diagram/DFD) merupakan gambaran sistem secara logika. tujuan. Setiap sistem pasti mempunyai batas sistem yang memisahkan suatu sistem dengan lingkungan luarnya. External Entity (kesatuan luar) Sistem akan menerima input dan menghasilkan output kepada lingkungan luarnya. perangkat lunak. Gambaran ini tidak tergantung pada perangkat keras. atau organisasi file. Simbol external entity : 22 .diantara komponen – komponen tersebut. Kesatuan luar merupakan kesatuan luar (entity) di lingkungan luar sistem yang dapat berupa orang. Keuntungan menggunakan DFD adalah untuk memudahkan pemakai (user) yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti yang akan dikerjakan atau dikembangkan. struktur data.

Data Flow (Arus Data) Arus data (DFD) diberi simbol suatu panah dimana digunakan untuk menunjukkan arus dari data atau informasi dari suatu sistem ke bagian proses sistem lainnya dan diberi nama yang jelas serta mempunyai arti. Simbol Data Flow : 4. atau komputer dari suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan keluar dari proses. mesin. Data Store (Simpanan Data) 23 . Process (Proses) Menggambarkan suatu kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang.2. Simbol Proses: 3.

Buchari Zainun. MPA (1990: 7) Fungsi dan urusan kepegawaian dari suatu organisasi muncul karena banyaknya jumlah pegawai organisasi yang perlu diurus.5 Tenaga Kerja dan Rekrutmen Pegawai Menurut Prof. Selain dari jumlah pegawainya juga karena banyak dan beraneka ragamnya soal-soal yang menyangkut organisasi pegawai tersebut yang perlu menjadi urusan organisasi. 24 . Karena itulah disebut sumber daya manusia. H. Pegawai pada hakikatnya merupakan unsur manusia bagi suatu organisasi yang sekaligus juga menjadi sumber daya bagi organisasi itu.Simpanan data merupakan tempat dimana data dikumpulkan dan dikelompokkan menurut jenis juga sebagai basis informasi untuk proses tertentu. Karena adanya unsur sumber daya manusia inilah yang menyebabkan organisasi sama seperti organisme lainnya sehingga disebut sebagai organisme hidup atau living organism. Karenaq ada manusia sebagai sumber daya inilah yang memungkinkan organisasi dapat berfungsi sebagai satu mesin atau pabrik yang mampu menghasilkan apa yang diinginkan oleh dan dari organisasi tersebut. Dr. Simbol Data Store: 2.

untuk mendapatkan sekelompok orang yang tertarik atau ingin mengisi lowongan pekerjaan dan memenuhi persyaratan untuk mengajukan lamaran pekerjaan. dan ditempatkan pada pekerjaan yang tepat. penempatan. dalam jumlah yang tepat. seleksi. Hani Handoko (1991: 69) “Pengadaan tenaga kerja adalah proses penarikan. melalui suatu proses penarikan seleksi dan penempatan.5.” Penerimaan tenaga kerja adalah merupakan usaha untuk mendapatkan orang yang tepat. orientasi.1 Tenaga Kerja Menurut T. • Seleksi tenaga kerja 25 . dan iduksi untuk mendapatkan karyawan yang efektif dan efisien untuk membantu tercapainya tujuan. yang berperan sebagai perencana dan pelaku dari setiap kegiatan perusahaan.2. Jadi penarikan dimaksudkan untuk mendapatkan sejumlah orang yang dianggap potensial untuk diseleksi. Pengadaan tenaga kerja harus mendapatkan perhatian khusus oleh suatu perusahaan karena tenaga kerja merupakan aset utama dalam perusahaan. Berdasarkan uraian diatas dapat diketahui bahwa penerimaan tenaga kerja mencakup kegiatan-kegiatan yang dapat dijelaskan sebagai berikut : • Penarikan tenaga kerja Kegiatan ini merupakan kegiatan-kegiatan pertama dalam proses pengadaan tenaga kerja.

Seleksi adalah proses pengumpulan informasi untuk maksud mengevaluasi dan memutuskan berdasarkan standar siapa yang akan dipekerjakan untuk tujuan jangka pendek dan jangka panjang dari individu dan organisasi. H.5. Buchari Zainun. Dr. dan kemampuan yang dimiliki. Jadi. • Penempatan tenaga kerja Kegiatan terakhir dalam penerimaan tenaga kerja ini dimaksud untuk memastikan bahwa tenaga kerja yang lulus seleksi ditempatkan di bagian yang membutuhkannya sesuai dengan keahlian. Sedangkan kepegawaian yang berasal dari kata pegawai itu berubah maknanya menjadi segala sesuatu yang berkait dengan pegawai yang oleh sesuatu organisasi dipertimbangkan dan mungkin untuk menjadi urusan 26 .dan akhiran –an sehingga mengubah arti kata asalnya. setelah tenaga kerja ditempatkan pada pekerjaan yang tepat. pengetahuan. MPA (1990: 5) mendefinisikan istilah dan pengertian kepegawaian dari segi tata bahasa. Pegawai adalah kata benda berupa orang-orang atau sekelompok orang yang mempunyai status tertentu karena pekerjaannya. maka berarti mereka telah diberikan wewenang dan tanggung jawab yang sesuai dengan pekerjaan dan jabatan.2 Rekrutmen Pegawai Prof. kepegawaian mempunyai asal kata pegawai yang diberi awalan ke. Pegawai pun dalam bahasa jawa berasal dari kata “gawe” atau “kerja”. 2.

kualifikasi. Bahkan kepegawaian dari satu satuan organisasi pemerintah pun bisa berbeda dengan yang terdapat pada satuan organisasi pemerintah yang lain. Perhatian dan keterlibatan setiap atasan atau manajer terhadap soal-soal kepegawaian bisa berbeda antara satu dengan yang lain. 27 . Ini berarti bahwa apa yang tercakup dalam kepegawaian itu berbeda untuk setiap organisasi baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Sejarah perkembangan administrasi atau manajemen kepegawaian ini menunjukan perubahan itu dari masa ke masa seperti yang telah diutarakan oleh banyak ahli. penyaringan. guna memenuhi kebutuhan baik dari segi jumlah. Pegawai adalah seseorang yang bekerja pada suatu perusahaan atau departemen dan mempunyai tugas serta tanggung jawab pada perusahaan tersebut.organisasi. Kepegawaian yang secara formal diatur bisa lain dengan kenyataan praktek yang sebenarnya. pelamaran. persyaratan. dan penempatan. maupun waktu pemenuhan. Rekrutmen pegawai yaitu proses yang dilaksanakan dalam rangka pengaadan pegawai dari mulai pengumuman. Kepegawaian dalam organisasi pemerintahan pasti tidak sama dengan kepegawaian pada organisasi pada umumnya. Penarikan calon pegawai merupakan suatu proses pencarian dan pemikatan para calon tenaga kerja yang mempunyai kemampuan sesuai dengan rencana kebutuhan suatu organisasi.

keterampilan. dan bagi organisasi merupakan penghematan biaya untuk pemanggilan. karena dapat menjaring pelamar dari seluruh lapisan masyarakat. yaitu dari dalam dan dari luar organisasi. dan sikap kerja yang telah ditetapkan • Adanya pengawasan terhadap jumlah karyawan di dalam perusahaan yang sesuai dengan kebutuhan. Pengisian lowongan pekerjaan yang dibutuhkan sesuai dengan perencanaan dapat diperoleh dari dua sumber. baik elektronik maupun media cetak mempunyai efektifitas tinggi. 28 . guna merekrut tenaga kerja yang produktif dan handal. Terdapat banyak sumber – sumber yang bisa digunakan oleh perusahaan dalam merekrut tenaga kerja. Semua itu tergantung dari strategi yang diterapkan oleh perusahaan. Bagi karyawan hal itu merupakan promosi atau peningkatan jabatan. Pengisian lowongan pekerjaan dari dalam organisasi mempunyai beberapa keuntungan. Iklan Menarik calon pegawai melalui iklan di media massa. Sumber – sumber yang digunakan oleh perusahaan dalam merekrut tenaga kerja antara lain melalui: 1. baik dari segi karyawan maupun dari segi organisasi itu sendiri. Sedangkan penarikan dari luar diperoleh dari pasaran tenaga kerja yang ada di luar lingkungan organisasi. sehingga pelamar menjadi lebih banyak.Tujuan rekrutmen pegawai yaitu: • Terpenuhinya kebutuhan yang memenuhi standar pengetahuan.

baik pemerintah maupun swasta yang membutuhkan calon pegawai. Badan penyalur tenaga kerja Tiap – tiap propinsi di Indonesia mempunyai kantor penempatan tenaga kerja (pemerintah) yang fungsinya adalah menyalurkan tenaga – tenaga kerja yang telah mendaftar ke kantor penempatan tersebut ke organisasi – organisasi. Lembaga – lembaga pendidikan Beberapa perusahaan terlebih dahulu memesan dan memberikan beasiswa kepada para mahasiswa/i yang berprestasi untuk selanjutnya akan diangkat menjadi pegawai pada perusahaan tersebut. Nepotisme 29 .2. Leasing (penyewaan) Untuk memenuhi kebutuhan akan pegawai dalam jangka waktu yang pendek. 4. 5. Rekomendasi dari karyawan Pegawai dapat merekomendasikan calon pegawai untuk direkrut oleh perusahaan. 6. dengan sendirinya kemampuan atau keahlian dari pegawai yang direkomendasikan tersebut harus sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh perusahaan. 3. perusahaan dapat menyewa tenaga kerja yang profesional kepada perusahaan penyewaan tenaga kerja.

Perekrutan karyawan melalui cara ini. tidak memprioritaskan kemampuan atau keahlian dari calon pegawai tersebut sebagai bahan pertimbangan.Beberapa perusahaan merekrut calon pegawai dari anggota keluarga para pegawai di perusahaan itu sendiri. BAB III 30 .

SIKAS DUNIA WISATA merupakan suatu badan usaha yang bergerak di bidang jasa pariwisata. salah satu komisaris yang bernama Purnomo Sikas mendirikan sebuah perusahaan baru yang juga berkecimpung di bidang jasa pariwisata. Kemudian pada tahun 2000 dengan bermodalkan sisa hasil usaha dari perusahaan sebelumnya.T. P.T.1 Sejarah Singkat Perusahaan P. Kemudian pindah ke Ciniru 31 .TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN 3.T.T. Perusahaan ini dulunya juga bergerak di bidang jasa pariwisata dan merupakan sebuah perusahaan swasta yang didirikan oleh Purnomo Sikas bersama beberapa orang rekan kerjanya. SIKAS DUNIA WISATA ini merupakan perpecahan dari perusahaan travel sebelumnya yaitu P. Pada akhir 1999 para komisaris dan pemegang saham membubarkan diri karena alasan tertentu sehingga menimbulkan perpecahan pada perusahaan tersebut. SIKAS DUNIA WISATA sudah berjalan selama hampir empat tahun. Dalam jangka waktu tersebut perusahaan ini sudah pindah kantor sebanyak dua kali guna mengejar pasar. Namun karena beberapa sebab barulah pada bulan September 2001 perusahaan ini resmi berdiri. P. Perusahaan ini melayani perjalanan domestik maupun mancanegara. P.T. HAPINDO WISATA. SIKAS DUNIA WISATA secara resmi menjalankan usahanya untuk pertama kali di Cempaka Putih yang berjalan kurang lebih selama enam bulan.

SIKAS DUNIA WISATA adalah sebagai berikut: 1. Mengurus dan melayani kebutuhan jasa angkutan bagi perorangan dan atau kelompok orang yang diurusnya. SIKAS DUNIA WISATA sebagian besar adalah perusahaan-perusahaan besar. seperti:     PT Jasa Raharja PT Jasa Raharja Putra Telkomsel Waskita Karya 3. SIKAS DUNIA WISATA sebagai suatu perusahaan pelayanan jasa pariwisata mempunyai maksud dan tujuan sebagai berikut: • • Membuat. Pejaten Barat. • Pemesanan tiket domestik dan internasional Via telepon Mengurus dokumen perjalanan.sebelum akhirnya pindah ke Jalan H.T.2 Maksud dan Tujuan Didirikannya P.T. • Menyelenggarakan pemanduan perjalanan wisata. Menyelenggarakan pemesanan akomodasi. Pengguna jasa pariwisata P. Adapun jasa-jasa pelayanan dari P.T. • • wisata lainnya. restoran dan sarana 32 . Jakarta sampai saat ini. menjual dan menyelenggarakan paket wisata. Samali no 77.T. SIKAS P.

Goa Luwah dan Goa Gajah di 33 . Paket tour domestik dan internasional mencakup: • • • Akomodasi Transportasi Food and beverage Adapun salah satu paket tour yang dimiliki oleh P. Hari 2: Setelah makan pagi peserta diantar menuju Sangeh untuk melihat keindahan fauna kera yang hidup di alam liar.T. Hari 3: Setelah makan pagi peserta tur mengelilingi desadesa tradisional. 2.Mulai dari pemesanan (booking) sampai pemastian (issued) • Jasa layanan antar Tiket yang sudah dipesan akan diantar langsung ke alamat yang dituju. Desa Mas. para peserta tour langsung dijemput dan diantar menuju hotel **** untuk istirahat dan mempersiapkan diri menjalani acara pada esok hari. Kemudian setelah makan siang perjalanan dilanjutkan menuju Pantai Kuta untuk menikmati terbenamnya matahari. diantaranya Desa Ubud. SIKAS DUNIA WISATA adalah sebagai berikut: SPECIAL TOUR PULAU DEWATA Hari 1: Tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali. Desa Celuk.

Hari 5: Setelah makan pagi peserta langsung berangkat menuju Kintamani. 3. Setelah itu peserta makan siang dan kembali menuju hotel. Kuta untuk sekedar cuci mata atau membeli cindera mata khas Pulau Dewata.Desa Tenganan. Setelah makan siang. Hari 6: Setelah makan pagi di hotel peserta langsung diantar menuju Bandara Ngurah Rai untuk kembali ke Jakarta. kemudian menuju Danau Bratan beserta Candi Ulun Danu. peserta diantar menuju Tanah Lot untuk melihat keindahan Candi Batu dan selanjutnya kembali ke hotel. Setelah menikmati panorama danau dan alam pegunungan disana peserta kemudian menuju Legian. Hari 4: Setelah makan pagi peserta mengunjungi pasar tradisional Sukawati. • • • • • Paket haji dan umroh mencakup: Pelayanan haji Pelayanan umroh Akomodasi Tour Food and beverage 34 .

Istanbul.dll) PAKET HAJI VIP: 1.T.Adapun paket haji / umrah yang ditawarkan oleh P. 35 . 2. Arbain 26 hari Non Arbain 18 hari 3. Dalam banyak hal struktur ini mencerminkan bagaimana cara bagian-bagian di dalam organisasi hendak mengatasi masalah yang timbul dalam lingkungan.3 Struktur Organisasi Berdasarkan Fungsi-Fungsinya Struktur organisasi dapat dikatakan sebagai pola hubungan yang mapan di antara komponen-komponen atau bagian-bagian dari organisasi. Pada umumnya struktur organisasi berupa suatu gambaran grafis yang menunjukkan hubungan antara unit-unit organisasi serta garis-garis wewenang yang ada. Struktur organisasi adalah kerangka dasar yang sangat menentukan dalam melaksanakan kegiatan perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Amman. Disamping itu juga merupakan suatu kerangka yang mewujudkan suatu pola tetap dari hubungan antara kedudukan dan peranan dalam suatu lingkungan kerjasama. SIKAS DUNIA WISATA adalah sebagai berikut: PAKET UMRAH: • • • • Umroh Reguler Umroh Ramadhan Umrah Lailatul Qadr Umroh Plus (Cairo.

SIKAS DUNIA WISATA adalah sebagai berikut: 36 .T.T.Struktur organisasi yang digunakan oleh P. yaitu struktur organisasi yang mengatur hubungan antara pemimpin dan bawahan terlihat jelas dalam bentuk garis lurus. Hubungan timbal balik. SIKAS DUNIA WISATA adalah struktur organisasi garis. Adapun bagan struktur organisasi yang ada di P. sehingga pimpinan berkemampuan untuk mengawasi tugas – tugas bawahannya dan terjun langsung apabila terjadi permasalahan di dalam perusahaan.

37 .

Komisaris berfungsi sebagai pengawas dari seluruh kegiatan-kegiatan yang berlangsung di dalam perusahaan. Melakukan pengawasan / mengontrol kegiatan perusahaan 38 . • secara menyeluruh. bantuan. nasehat. Direktur Adalah orang yang menjadi pimpinan tertinggi dari suatu perusahaan yang bertanggung jawab langsung pada Komisaris. bimbingan. • Mengkoordinasikan seluruh penyelenggaraan kegiatan di perusahaan agar strategi dan perencanaan yang telah ditetapkan oleh perusahaan dapat berjalan dengan baik.T. SIKAS DUNIA WISATA adalah sebagai berikut: 1. Komisaris Adalah orang yang ditunjuk oleh pemegang saham dan bertanggung jawab langsung kepada para pemegang saham. dan penerangan kepada bawahannya serta menerima input / masukan bawahan sebagai hubungan timbal baliknya. menyetujui kebijakan – kebijakan yang telah diusulkan oleh direktur. Ia juga berhak menerima keuntungan perusahaan.Adapun tugas dan kedudukan dari masing-masing pejabat dan staf di P. • Memberikan pengarahan. 2. Yang mempunyai tugas – tugas sebagai berikut: • Mengurus dan mengendalikan jalannya perusahaan dan bertanggung jawab langsung kepada komisaris.

penempatan pegawai. dan mengarsipkannya dengan baik • Menyelenggarakan ketentuan prosedur dan kebijakan yang menyangkut rekrutmen. prestasi dan sanksi. mutasi pegawai. SDM Merupakan salah satu bagian dari perusahaan yang berfungsi sebagai penyelenggara kegiatan penerimaan karyawan baru serta penetapan kebijakan yang berkaitan dengan rencana kebutuhan SDM pada perusahaan tersebut. • Melaksanakan sistem administrasi kepegawaian. • Mengoptimalkan potensi pegawai. penyaringan. pelatihan. pengembangan. promosi. 39 . disiplin. imbalan. • Menyusun dan mengevaluasi peraturan kepegawaian yang berjalan dalam perusahaan. meliputi pembinaan kepribadian. Mempunyai tugas – tugas sebagai berikut: • Menyelenggarakan perencanaan strategis sumber daya manusia yang sesuai bagi kebutuhan perusahaan. pengembangan pegawai. meliputi data penerimaan pegawai. keterampilan secara maksimal bagi kepentingan perusahaan dan karir pegawai. dan menerapkan sanksi pegawai. 3.• Mendayagunakan aset perusahaan secara optimal agar tujuan yang telah ditetapkan perusahaan dapat tercapai dengan baik. penilaian kerja. pendidikan dan pelatihan. data pensiun pegawai. upah pegawai. seleksi.

yang mengurus penyelenggaraan kegiatan keuangan / akuntansi di perusahaan melalui koordinasi pelaksanaan yang baik dan pengendalian untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan oleh perusahaan secara optimal. Antara lain tugas – tugasnya meliputi : • • • • 5.4. Accounting Merupakan salah satu bagian penting dari perusahaan. Marketing Menyelenggarakan kegiatan pemasaran dan pengembangan melalui koordinasi pelaksanaan dan pengendalian unsur – unsur pemasaran serta riset dan pengembangan yang ditetapkan oleh perusahaan secara optimal serta mengusahakan pemenuhan kebutuhan dan kepuasan konsumen.Ticketing & tour 40 . Antara lain tugasnya meliputi : • • Membuat laporan keuangan perusahaan Melaksanakan kegiatan akuntansi / keuangan yang berjalan dalam perusahaan • • • Mencatat dana keluar / masuk Menginput data – data transaksi keuangan Mengarsipkan data – data keuangan perusahaan Memasarkan tiket Mencari klien Menyebarkan informasi perusahaan Membuat strategi penjualan 6.

41 .Mengurus penyelenggaraan kegiatan ticketing dan paket tour serta mempersiapkan kelengkapan surat – surat perjalanan. • • Mengurus asuransi perjalanan haji dan umrah. Mengurus dokumen perjalanan haji dan umrah.Haji / Umrah Mengurus perjalanan ke tanah suci. Mekah untuk menunaikan ibadah haji dan umrah. mulai dari proses pemesanan (boking) sampai dengan tiket keluar • • • • • • • Mencetak tiket Pembatalan tiket Membuat paket tour. • Mengurus transport jamaah untuk perjalanan haji dan umrah baik didalam negri maupun di tanah suci. termasuk transportasi dan akomodasi Mengurus dokumen perjalanan Mengurus asuransi perjalanan Mengurus Visa Mengurus Paspor 7. Divisi ini bertugas antara lain: • Mempersiapkan kebutuhan calon jamaah haji dan umrah mulai dari keberangkatan sampai dengan jamaah pulang kembali ke tanah air. Adapun tugas – tugasnya antara lain : • Mengurus pemesanan tiket.

• • • Mengurus paspor haji dan umrah. penginapan. 42 . mulai dari pemesanan tiket. sampai food and beverage.T. Semua ini merupakan pelayanan yang dilakukan oleh P. mencakup servis haji dan umrah. dan tour mengunjungi tempat – tempat bersejarah atau pusat – pusat perbelanjaan. 3. SIKAS DUNIA WISATA untuk memanjakan serta memberikan kenyamanan bagi para pelanggannya. mulai dari transportasi. Paket tour. food and beverage. akomodasi. Mengurus akomodasi. yaitu sampai diterimanya tiket tersebut di tangan pemesan. hingga jasa antar tiket.4Jenis Usaha Jenis usaha yang dilakukan oleh P. Pelayanan haji dan umrah. Mengurus visa haji dan umrah.T. SIKAS DUNIA WISATA adalah menjalankan usaha dalam bidang jasa pariwisata.

• Proses penyampaian informasi yang kurang cepat. karyawan maupun data absensi. yang pada akhirnya akan menimbulkan kendala-kendala sebagai berikut: • Memerlukan banyak tempat untuk menyimpan data-data dan informasi mengenai pelamar.T. • Perusahaan membutuhkan biaya yang besar setiap pergantian kartu absensi untuk seluruh karyawan.BAB IV PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENERIMAAN KARYAWAN DAN ABSENSI PADA BAGIAN PERSONALIA P. SIKAS DUNIA WISATA 4. karyawan maupun data absensi.2 Pembahasan masalah 43 . • Menyita waktu dalam mengumpulkan data-data atau informasi mengenai pelamar. 4. apabila dibutuhkan data yang siap tersedia maka akan menjadi tertunda sehingga sering mengalami keterlambatan dalam pemberian laporan.1 Analisa Masalah Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah sistem pendataan karyawan yang selama ini berjalan masih secara manual.

Kerugian dalam penggunaan sistem komputerisasi adalah pemakaian listrik akan lebih besar dari sebelumnya. 2. User friendly. karyawan. Dapat dioperasikan dengan mudah oleh pengguna. dan absensi akan menjadi lebih cepat. Data-data dan informasi mengenai pelamar. namun manfaatnya akan lebih banyak daripada kerugian yang akan ditanggung oleh perusahaan. Pengumpulan data-data atau informasi mengenai pelamar. 4. Media untuk penyimpanan data-data dan informasi menjadi tidak memakan banyak tempat. dan absensi akan tersimpan lebih aman dan tidak mudah rusak atau hilang.Untuk mengatasi kendala-kendala yang terjadi pada perusahaan maka dibutuhkan suatu sistem komputerisasi agar pengolahan data pada sistem penerimaan karyawan dan absensi menjadi lebih baik dari sebelumnya. 4. dan apabila sistem komputer terkena virus maka data-data dan informasi dapat menjadi rusak atau hilang. Keuntungan dari penggunaan sistem komputerisasi adalah sebagai berikut: 1. Pimpinan perusahaan dapat dengan mudah dan cepat mendapatkan laporan. 5. namun data-data tersebut dapat di back up secara berkala untuk mengurangi resiko sistem tersebut terkena virus. karyawan.3 Sistem Yang Berjalan 44 . 3. Meskipun terdapat keuntungan dan kerugian dari penggunaan sistem komputerisasi.

Pada sistem ini terdapat lima proses utama. Proses Penempatan Karyawan Pada Proses ini calon karyawan yang terseleksi akan mendapatkan surat panggilan untuk bekerja pada perusahaan dan menjalani masa orientasi selama tiga bulan. tes tertulis. 2.yaitu: 1. Proses Absensi 45 . selanjutnya calon karyawan atau kandidat dari dalam perusahaan dan anak perusahaan mengisi biodata dirinya untuk kemudian diolah menjadi data pelamar. Jika pada proses ini formulir kebutuhan tenaga kerja disetujui maka bagian personalia menyiapkan iklan lowongan kerja atau mencari kandidat dari dalam perusahaan. Proses Permintaan Karyawan Pada proses ini. 4. dan tes kesehatan yang akan dijalankan oleh calon karyawan. setiap bagian yang membutuhkan karyawan diwajibkan untuk mengisi formulir kebutuhan tenaga kerja (FKTK) dan menunggu untuk disetujui. Proses Penerimaan Karyawan Proses ini adalah dimana calon karyawan diseleksi oleh bagian SDM dan disesuaikan dengan kebutuhan karyawan pada bagian yang membutuhkannya. selanjutnya data calon karyawan atau kandidat dari dalam perusahaan yang telah terseleksi tersebut akan disimpan. 3. Pada saat penyeleksian dilakukan beberapa tes mulai dari interview. psikotest.

Proses Pelaporan Dalam pembuatan laporan kepada pimpinan perusahaan. Diagram Konteks 46 . 2. Nomor absensi karyawan dapat diperoleh dari bagian administrasi. 3.4 Diagram Arus Data Untuk dapat melihat bagaimana proses dari sistem tersebut. digambarkan dengan Diagram Arus Data (Data Flow Diagram) berikut ini. 4. bagian administrasi menyusun laporan bulanan dan tahunan berdasarkan data karyawan dan data absensi karyawan di setiap bagian. yaitu: 1.Proses ini adalah dimana karyawan memberikan data kehadirannya setiap hari kerja. Setiap karyawan mempunyai nomor absensi yang berbeda dengan karyawan yang lain. Terdapat tiga tingkatan Diagram Arus Data (DAD). Diagram detail Diagram detail merupakan gambaran arus data secara lebih detail dan terperinci lagi dari tahapan proses yang ada dalam diagram Nol. Diagram Nol Diagram Nol dibuat untuk menggambarkan tahap – tahap proses yang ada didalam diagram konteks secara terperinci. 5. Diagram konteks Diagram konteks dibuat untuk menggambarkan suatu sistem secara global dari keseluruhan sistem yang ada.

Data Pelamar. Panggilan Kerja Data Kebutuhan Tenaga Kerja (Kriteria) Bagian Butuh Karyawan Karyawan Daftar Hadir Sistem Informasi Penerimaan Karyawan Dan Absensi Form. Panggilan Tes. Laporan Absensi Karyawan DIREKTUR Keterangan: FKTK : Formulir Kebutuhan Tenaga Kerja Diagram Level 0 47 . Terseleksi. Data Absensi Lamaran Kerja. Data yang harus dilengkapi Data Karyawan Baru. FKTK Disetujui. Calon Karyawan Terseleksi.FKTK (kriteria). Data Absensi Karyawan Calon Karyawan Administrasi Surat Panggilan Tes. Laporan Karyawan Baru. Surat Panggilan Kerja Data Kriteria Calon Karyawan Disetujui FKTK (Kriteria) Terkoreksi. Form. Kelengkapan Data Karyawan FKTK Disetujui SDM Data Kebutuhan Tenaga Kerja Terkoreksi. Data Calon Kary.

0 Penerimaan Karyawan Surat Panggilan Tes Form Calon Kary.0 Penempata n Karyawan Form Calon Kary. Terseleksi Surat Panggilan Kerja Data yang harus dilengkapi Administrasi Form Data Absensi Daftar Hadir Karyawan Data Karyawan Baru Data Absensi Kary. Terseleksi Data Karyawan Panggilan Kerja Kelengkapan Data Karyawan Form Calon Kary.0 Absensi Data Absensi Data Absensi Data Absensi Karyawan Data Kebutuhan Tenaga Kerja Terkoreksi FKTK Disetujui 5. Terseleksi 2. Lamaran Kerja Lamaran Kerja Data Pelamar Data Pelamar Calon Karyawan Data Pelamar Panggilan Tes Data Calon Kary.SDM FKTK (Kriteria) 1. 4. Terseleksi 3.0 Permintaan karyawan Data Kebutuhan Tenaga Kerja (Kriteria) Bagian butuh Karyawan S.0 Pelaporan FKTK Disetujui FKTK (Kriteria) Terkoreksi Laporan Karyawan Baru Laporan Absensi Karyawan Data Kriteria Calon Karyawan Disetujui DIREKTUR Diagram Level 1 Proses 1 48 .

FKTK (Kriteria) Data Kebutuhan Tenaga Kerja (Kriteria) SDM 1.1 Permintaan Karyawan Bagian Butuh Karyawan Lamaran Kerja Surat Lamaran Kerja Calon Karyawan 1.2 Pemasukan Data Pelamar Data Pelamar Diagram Level 1 Proses 2 49 .

2 Tes Karyawan Panggilan Tes Form Calon Karyawan Terseleksi 2.3 Pemasukan Data Karyawan Data Karyawan Diagram Level 1 Proses 3 50 .Data Pelamar Data pelamar Data pelamar 2.1 Penerimaan Karyawan Calon Karyawan SDM Data calon karyawan Terseleksi Data calon karyawan Terseleksi Surat Panggilan Tes 2.

Data Karyawan Form Calon Karyawan Terseleksi Calon Karyawan S.1 Penempata n Karyawan Panggilan kerja SDM Form Calon Karyawan Terseleksi Administrasi Data-data yg harus dilengkapi 3.2 Laporan pemenuhan Karyawan Kelengkapan Data karyawan Diagram Level 1 Proses 4 51 . Panggilan kerja 3.

1 Absensi Karyawan 4.Karyawan Daftar Hadir Form Data Absensi Administrasi 4.2 Pemasukan Data Absensi Karyawan Data Absensi Karyawan Data Absensi 52 .

Diagram Level 1 Proses 5 Data Absensi Administrasi Data Absensi Karyawan 5.1 Pengambilan Data Data Karyawan Baru Data Absensi Karyawan.2 Cetak Laporan FKTK Disetujui SDM Data Kebutuhan Tenaga Kerja (Terkoreksi) Data Kriteria Calon Karyawan Disetujui FKTK (Kriteria) Terkoreksi. Laporan Karyawan Baru DIREKTUR 53 . Data Karyawan Baru Bagian Butuh Karyawan FKTK Disetujui 5. Laporan Absensi Karyawan.

Data Absensi Data Absensi Karyawan Administrasi Laporan Pelamar Laporan Karyawan Baru Laporan Absensi Karyawan DIREKTUR 54 .Diagram Konteks Usulan SDM Data Pelamar Data Karyawan Data Calon Karyawan Karyawan Daftar Hadir Sistem Informasi Penerimaan Karyawan Dan Absensi Usulan Form.

0 Pelamar Update Data Pelamar Data pelamar Data calon karyawan Data pelamar diterima 2.0 Laporan Data Karyawan Laporan Pelamar Laporan Karyawan Laporan Absensi DIREKTUR 55 .0 Karyawan Update Data Karyawan Save Karyawan Daftar hadir Form data Absensi Administrasi Data Absensi Data Absensi Data Absensi Karyawan Data Pelamar 3.Diagram Level 0 Usulan SDM 1.0 Absensi Data Absensi Karyawan 4.

1 Pelamar Update Data Pelamar Data Pelamar 56 .Diagram Level 1 Proses 1 Usulan SDM Data Calon Karyawan 1.

Diagram Level 1 proses 2 Usulan Data Pelamar Data Pelamar 2.1 Pengambilan Data Pelamar Data Pelamar Terseleksi 2.2 Pemasukan Data Karyawan Update Data Karyawan Data Karyawan 57 .

2 Pemasukan Data Absensi Data Absensi Data Absensi Calon Karyawan 58 DIREKTUR .Diagram Level 1 Proses 3 Usulan Karyawan Daftar Hadir Form Data Absensi Administrasi 3.1 Absensi Karyawan Data Absensi Karyawan 3.

Pelamar DIREKTUR 4.2 Laporan Pelamar Lap.Diagram Level 1 Proses 4 Usulan 4.1 Data Absensi Laporan Absensi Laporan Absensi Data Pelamar 4.3 Data Karyawan Laporan Karyawan Laporan Karyawan 59 .

Entity bagian butuh karyawan  Proses permintaan karyawan.4. Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: Dari bagian - Tanggal Pendidikan Pengalaman Untuk jabatan Jumlah kebutuhan Waktu kebutuhan Umur max Kemampuan Jenis kelamin Pemohon 2. Nama arus data: Data kebutuhan tenaga kerja (kriteria) Alur data: Dari Ext. Nama arus data: FKTK (kriteria) Alur data: Dari proses permintaan karyawan  Ext.5 Kamus Data 1.Entity SDM Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form Item data: Dari bagian 60 .

Pemohon Nama arus data: Data kebutuhan tenaga kerja terkoreksi Alur data: Dari Ext.Entity SDM  Proses pelaporan Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: Dari bagian - Tanggal Pendidikan Pengalaman Untuk jabatan Jumlah kebutuhan Waktu kebutuhan Umur max Kemampuan 61 .- Tanggal Pendidikan Pengalaman Untuk jabatan Jumlah kebutuhan Waktu kebutuhan Umur max Kemampuan Jenis kelamin 3.

Pemohon Bagian SDM Nama arus data: FKTK (kriteria) terkoreksi Alur data: Dari proses pelaporan  Ext.Entity direktur Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Laporan Item data: Dari bagian - Tanggal Pendidikan Pengalaman Untuk jabatan Jumlah kebutuhan Waktu kebutuhan Umur max Kemampuan Jenis kelamin 5.- Jenis kelamin 4.Entity direktur  Proses pelaporan Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan 62 . Pemohon Bagian SDM Nama arus data: Data kriteria calon karyawan disetujui Alur data: Ext.

Pemohon Bagian SDM Persetujuan direktur Dari bagian Nama arus data: FKTK disetujui Alur data: Dari proses pelaporan  Ext.Item data: Tanggal Pendidikan Pengalaman Untuk jabatan Jumlah kebutuhan Waktu kebutuhan Umur max Kemampuan Jenis kelamin 6.Entity SDM.Entity bagian butuh karyawan dan Ext. Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form Item data: Dari bagian - Tanggal Pendidikan Pengalaman 63 .

Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: C.V.Entity calon karyawan  Proses permintaan karyawan. Nama arus data: Surat lamaran kerja Alur data: Dari proses permintaan karyawan  Data store data pelamar. Pemohon Bagian SDM Persetujuan direktur Nama arus data: Lamaran kerja Alur data: Dari Ext. Ijazah Pendukung 8. Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form Item data: ID Pelamar 64 .- Untuk jabatan Jumlah kebutuhan Waktu kebutuhan Umur max Kemampuan Jenis kelamin 7.

9. Nama lengkap Tanggal lahir Jenis kelamin Alamat Kode pos Telepon Status Agama Tinggi badan Berat badan Pendidikan Pengalaman Nama arus data: Data pelamar (data store) Alur data: Dari data store data pelamar  Proses penerimaan karyawan. Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: ID Pelamar Nama lengkap Tanggal lahir Jenis kelamin Alamat Kode pos 65 .

Entity SDM Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form Item data: ID Pelamar Nama lengkap Tanggal lahir Jenis kelamin Alamat Kode pos Telepon Status Agama Tinggi badan Berat badan Pendidikan 66 .10. Telepon Status Agama Tinggi badan Berat badan Pendidikan Pengalaman Nama arus data: Data pelamar Alur data: Dari proses penerimaan karyawan  Ext.

Nama arus data: Surat panggilan tes Alur data: Dari proses penerimaan karyawan  Ext.Entity calon karyawan. Pengalaman Nama arus data: Panggilan tes Alur data: Dari Ext.11. Nama arus data: Data calon karyawan terseleksi Alur data: Dari Ext. Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form Item data: Pemberitahuan tes penyeleksian bagi calon karyawan 13.Entity SDM  Proses penerimaan karyawan Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: Pemberitahuan tes penyeleksian bagi calon karyawan 12.Entity SDM  Proses penerimaan karyawan Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: ID Pelamar Nama lengkap Tanggal lahir Jenis kelamin Alamat Kode pos Telepon 67 .

Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form Item data: NIK Nama lengkap Alamat Kode pos Telepon Tanggal lahir Agama Jenis kelamin Pendidikan Pengalaman Gaji Pokok Fasilitas 68 . Status Agama Tinggi badan Berat badan Pendidikan Pengalaman Nama arus data: Form calon karyawan terseleksi Alur data: Dari proses penerimaan karyawan  Data store data karyawan.14.

Nama arus data: Form calon karyawan terseleksi Alur data: Dari proses penempatan karyawan  Ext. Nama arus data: Form calon karyawan terseleksi (data store) Alur data: Dari data store data karyawan  Proses penempatan karyawan.Entity administrasi.15. Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: NIK Nama lengkap Alamat Kode pos Telepon Tanggal lahir Agama Jenis kelamin Pendidikan Pengalaman Gaji Pokok Fasilitas 16. Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form 69 .

NIK Nama lengkap Alamat Kode pos Telepon Tanggal lahir Agama Jenis kelamin Pendidikan Pengalaman Gaji Pokok Fasilitas Nama arus data: Data karyawan baru Alur data: Dari Ext.Item data: 17.Entity administrasi  Proses pelaporan Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: NIK Nama lengkap Alamat Kode pos Telepon Tanggal lahir 70 .

Entity direktur Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Laporan Item data: NIK Nama lengkap Alamat Kode pos Telepon Tanggal lahir Agama Jenis kelamin Pendidikan Pengalaman Gaji Pokok Fasilitas 71 .18. Agama Jenis kelamin Pendidikan Pengalaman Gaji Pokok Fasilitas Nama arus data: Laporan karyawan baru Alur data: Dari proses pelaporan  Ext.

Nama arus data: Data yang harus dilengkapi Alur data: Dari Ext.Entity SDM Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form Item data: Pernyataan tertulis karyawan diatas materai untuk siap bekerja dan patuh pada peraturan serta sanksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan. 20.Entity calon karyawan  Proses penempatan karyawan. Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: Pernyataan tertulis karyawan diatas materai untuk siap bekerja dan patuh pada peraturan serta sanksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Nama arus data: Surat panggilan kerja Alur data: Dari proses penempatan karyawan  Ext. Nama arus data: Kelengkapan data karyawan Alur data: Dari proses penempatan karyawan  Ext. 72 . 22.Entity SDM  Proses penempatan karyawan Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Inputan Item data: Pemberitahuan untuk karyawan yang terseleksi untuk mulai bekerja pada perusahaan.Entity calon karyawan.19. Nama arus data: Panggilan kerja Alur data: Dari Ext. 21.

23.Entity karyawan  Proses absensi Periode: 1 hari kerja Jenis data: Inputan Item data: 24. Nama arus data: Daftar hadir Alur data: Dari Ext.Entity administrasi Periode: 1 hari kerja Jenis data: Form Item data: No Absen NIK Tanggal Hadir Keterangan 73 .Periode: Sesuai permintaan Jenis data: Form Item data: Pemberitahuan untuk karyawan yang terseleksi untuk mulai bekerja pada perusahaan. No Absen NIK Tanggal Hadir Keterangan Nama arus data: Form data absensi Alur data: Dari proses absensi  Ext.

Nama arus data: Data absensi karyawan Alur data: Dari Ext.Entity administrasi  Proses absensi Periode: 1 hari kerja Jenis data: Inputan Item data: No Absen NIK Tanggal Hadir Keterangan 26. Nama arus data: Data absensi Alur data: Dari proses absensi  Data store data absensi Periode: 1 hari kerja Jenis data: Form Item data: No Absen NIK Tanggal Hadir Keterangan 27.25. Nama arus data: Data absensi karyawan (data store) Alur data: Dari data store data absensi  Proses pelaporan Periode: 1 bulan dan 12 bulan Jenis data: Inputan 74 .

Item data: 28.Entity direktur Periode: 1 bulan dan 12 bulan Jenis data: Laporan Item data: No Absen NIK Tanggal Hadir Keterangan 75 . No Absen NIK Tanggal Hadir Keterangan Nama arus data: Laporan absensi karyawan Alur data: Dari proses pelaporan  Ext.

3=Alpa Tabel Pelamar No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 NIK 0 4 0 2 0 0 Jumlah Karyawan di Divisi Terkait Tahun Mulai Masuk Kerja Tabel Karyawan No 1 Item Data NIK Tipe Text Lebar 6 Keterangan Item Data ID Pelamar Nama Lengkap Tanggal Lahir Jenis Kelamin Alamat Kode Pos Telepon Status Agama Tinggi Badan Berat Badan Pendidikan Pengalaman Tipe Text Text Date/Time Text Text Text Text Text Text Text Text Text Text Lebar 5 50 Medium Date 1 50 5 12 1 1 3 3 1 50 Keterangan L/P Single / Married I/K/P/H/B Tinggi Badan Pelamar Berat Badan Pelamar 1=SMU Sederajat. 4=S2 76 . 2=Diploma. Absen NIK Tanggal Hadir Keterangan Tipe Text Text Date/Time Text Text Lebar 4 6 Medium Date 1 1 Keterangan Y/T 1=Sakit. 3=S1.4.6 Rancangan Data Base Tabel Absensi No 1 2 3 4 5 Item Data No. 2=Izin.

2 3 4 5 6 Nama Lengkap Alamat Kode Pos Telepon Tanggal Lahir Text Text Text Text Date/Time 50 50 5 12 Medium Date 7 8 9 Agama Jenis Kelamin Pendidikan Text Text Text 1 1 1 I/K/P/H/B L/P 1=SMU Sederajat. 4=S2 10 11 12 Pengalaman Gaji Fasilitas Text Text Text 50 8 50 Tabel Data Kebutuhan Tenaga Kerja No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Item Data Dari Bagian Tanggal Pendidikan Pengalaman Untuk jabatan Jumlah kebutuhan Waktu kebutuhan Umur max Jenis kelamin Kemampuan Tipe Text Date/Time Text Text Text Number Text Number Text Text Lebar 20 Medium Date 20 20 20 Long Integer 20 Long Integer 50 Keterangan Ijazah Minimum Posisi yg dibutuhkan Combo Box 77 . 2=Diploma. 3=S1.

7.1 Menu Utama 78 .7Rancangan Tampilan 4.4.

4.2 Menu Absensi 79 .7.

7.4.3 Menu Pelamar 80 .

4.4 Menu Karyawan 81 .7.

4.7.5 Menu Laporan

82

Laporan Absensi Pegawai

No Absen xxxx xxxx

NIK xxxxxx xxxxxx

Tanggal xx/xx/xx xx/xx/xx

Jam xx.xx xx.xx

Hadir x x

Keteranga n xxxxx xxxxx

83

Laporan Pelamar

ID Pelamar Nama Lengkap Tanggal Lahir Jenis Kelamin Alamat Kode Pos Telepon Status Agama Tinggi Badan Berat Badan Pendidikan Pengalaman

xxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xx/xx/xx x xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxx xxxxxxxxxxxx x x xxx xxx x xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Laporan Karyawan

84

NIK Nama Lengkap Alamat Kode Pos Telepon Tanggal Lahir Agama Jenis Kelamin Pendidikan Pengalaman Gaji Pokok Fasilitas

Xxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxx xxxxxxxxxxxx xx/xx/xx x x x xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

85

disamping itu juga memerlukan banyak tempat untuk penyimpanan data-data tersebut. Sistem penerimaan karyawan dan absensi yang berjalan terdiri dari lima proses. seperti kemungkinan untuk data-data menjadi rusak. SIKAS DUNIA WISATA dapat ditarik beberapa kesimpulan.1 Kesimpulan Berdasarkan uraian bab – bab yang telah dikemukakan di depan. dan absensi karyawan. yaitu proses permintaan karyawan. 5. sistem yang berjalan selama ini mempunyai lebih banyak kekurangannya dari sistem yang diusulkan. antara lain sebagai berikut: 1. Dari segi keamanan. Jika menggunakan sistem yang berjalan. perusahaan membutuhkan waktu cukup lama untuk mengumpulkan data-data mengenai pelamar. proses absensi.Berdasarkan uraian – uraian pada bab sebelumnya. 3. maka dalam perancangan sistem informasi penerimaan karyawan dan absensi pada P. proses penempatan karyawan. serta proses pelaporan. 5. hilang atau diubah lebih besar.T.2 Saran 86 . maka dalam bab ini penulis mengambil beberapa kesimpulan. karyawan. 2. proses penerimaan karyawan. dan selanjutnya memberikan saran – saran yang mungkin bermanfaat bagi perusahaan sebagai bahan pertimbangan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi.

serta melihat keahlian dan keterampilan calon karyawan tersebut sehingga dapat ditempatkan pada bagian yang sesuai dengan keterampilan dan kemampuannya. tetapi sebaiknya juga memanfaatkan media internet dalam mencari karyawan.T. 3. 2. Sebaiknya dalam penerimaan karyawan dan absensi pada P. atau bekerja sama dengan AKPAR / Sekolah Tinggi Pariwisata yang ada di Jakarta. karena akan memberikan kemudahan baik dari segi fasilitas yang disediakan maupun dari segi keamanan dan validasi data yang dapat mempercepat pekerjaan ini.Saran – saran yang dapat diberikan penulis antara lain: 1. Sebaiknya perusahaan tetap melakukan seleksi bagi calon karyawan yang direkomendasikan oleh karyawan lama. SIKAS DUNIA WISATA menggunakan jasa komputer untuk mengolah datanya. 87 . Penerimaan karyawan sebaiknya tidak hanya bersumber dari rekomendasi karyawan lama dan iklan – iklan di media cetak saja.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->